POPULARITY
Dengan membawa nama Indonesia, Farid Zanzabil Al Ayubi menjadi relawan di tanah Gaza, Palestina, melalui lembaga kemanusiaan MER-C. Pertanyaan di benaknya sebelum pergi ke sana hanya satu: apakah Palestina selalu merasakan perang setiap hari? Pengalamannya selama empat tahun memberikan jawaban. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/antaranews-podcast/message
Masuk ke minggu kedua di 2024 nih Sobat Sompral! Di Episode ini kita membahas tentang : -Cerita Pengalaman Teman Shaqeel mengenai Pengalamannya melihat orang kesurupan -Kurikulum Ilmu Maling -Cerita dari Teh Astria mengenai Tragedi Kecelakaan Truk yang terjadi di Kantornya Jangan lupa untuk follow dan subscribe media sosial Podcast Sompral di IG, Tiktok, Youtube, dan X AWAS, SOMPRAL!
Pengalamannya lebih dari 20 tahun dengan rekam jejak yang beragam. Mulai dari tenaga penjual, pengembang usaha hingga saat ini sebagai seorang professional coach untuk bisnis dan juga penjualan. Perjalanan yang dialaminya juga tidak melulu seperti garis lurus, selalu ada persimpangan yang membuatnya bertanya dalam diri. Apa gunanya ia di dunia. Ikuti obrolan bersama Coach Willy Premadi yang bisa diikuti kanal sosial medianya di https://www.linkedin.com/in/willy-premadi-9b713aa9/ IG : willypremadi www.coachwilly.com Youtube : Sahabat Coach TV
Tidak sedikit warga negara Indonesia yang merantau ke luar negeri untuk berkarir di sana. Bima adalah salah satu contohnya, ketika ia memulai karirnya di Trivago beberapa tahun silam, dan saat ini meniti berkarir di Singapura dengan bergabung dengan SportsFive. Pengalamannya bekerjasama dengan warga negara asing membuatnya memiliki banyak pandangan baru soal manusia dan lingkungan kerja di perusahaan multinasional. Bima juga memberikan saran dan tips bagaimana kita bisa berkarir di luar negeri sesuai keinginan kita dan kebutuhan perusahaan tersebut --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/helloatl/support
Episode ini seharusnya membahas kejadian kejadian di jalan, cuma kok kebanyakan tilangannya ya???
Akrab disapa ustadz Aza, muballigh LDTQN Jakarta Barat ini memang dari kecil hobi untuk tampil dakwah. Pengalamannya berinteraksi dengan Almarhum KH. Zezen Zainal Abidin, sangat mewarnainya dalam berdakwah. Pesan Almarhum Ajengan Zezen untuk ustadz Asep Zainal Arifin (AZA) membuat konsep dakwah di hari kelahirannya, masih terus dilakoni hingga hari ini. Seperti apa pembekalan khusus yang diterima anggota Tim Dakwah Komedi (Dakom) dan pengalamannya selama ini? Saksikan Podcast Tasawuf hanya di TQN News!
Memiliki passion untuk menjadi MC sejak kecil, guest kali ini pernah membawakan acara milik Bapak Jusuf Kalla dan juga aktor kenamaan Raditya Dika. Komunikasi dan dirinya adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Pengalamannya bekerja di NET TV juga membuatnya mengerti akan dunia media yang serba cepat dan aktif. Ingin memiliki kemampuan public speaking yang handal seperti Antan? Simak tips-tips darinya dalam #SIRAM episode kali ini. --- Support this podcast: https://anchor.fm/steffi-melati-achlam/support
Pengalamannya gak banyak tapi tetep penting buat diceritakan, tentang online dating.
Mahasiswa jurusan Bahasa Jepang praktik menjadi tour guide. Berikut cerita Ajarn Sony Tatar tentang Bukit Pu Hin Rong Kla. Kebetulan ada (Aj. Tor ) minta konfirmasi mana yang lebih tinggi Kao Ko atau Pu Hin Rong Kla. Cara menjadi tour guide: Memahami lokasi tempat wisata, Persiapan peralatan seorang tour guide. Pengalamannya menyiapkan calon tour guide dari Thailand.
Sebuah cerita dari Tamara Putri alias Tara tentang pengalaman pendekatan dengan pria yang menurutnya alus dan gak terlihat modus sama sekali. Bagaimana cara agar tidak terlihat modus? Mungkin hal tersebut sangat penting sekarang ini mengingat sudah banyak kejadian yang tidak mengenakan walaupun sudah ada di tahap pendekatan. Tara juga bercerita tentang PDKT yang menurutnya berbeda dengan wanita lain. Pengalamannya bahkan Ia lakukan sejak dulu, sebelum sosmed menjadi bebas lepas seperti sekarang ini. Tunggu cerita Tara selanjutnya hanya di Podcast Hydrant! --- Send in a voice message: https://anchor.fm/podcasthydrant/message Support this podcast: https://anchor.fm/podcasthydrant/support
Pengalamannya di SMPN 269 menjadi bukti nyata dahsyatnya pengaruh dzikrullah. Pengurus LDTQN DKI Jakarta bidang penelitian dan pengembangan ini juga mendirikan Majelis Dzikir Qalbun Salim di bilangan Bekasi Utara. Bagaimana cerita seru guru dan pengurus Syuriah NU ini dalam mendakwahlan TQN Pontren Suryalaya? Yuk belajar dari pengalaman Pak Nursidin, M.Pd., di Podcast Tasawuf hanya di TQN News!
“Hal-hal baru bikin kita selalu semangat gak sih?” “Baju baru, gadget baru, buku bacaan baru semoga ngomongin energi baru terbarukan juga bisa bikin kita semangat ya!” Nahh berbeda dengan episode sebelumnya, di episode 2 ini kita akan membahas sesuatu yang menarik dan seru bersama dengan kak Sessario Bayu Mangkara! Sessario Bayu Mangkara, S.Si., M.Si atau akrab disapa Rio merupakan seorang spesialis lingkungan dan profesional pengembangan masyarakat serta tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) didukung dengan latar belakang akademis yang kuat disertai pengalaman langsung lebih dari 7 tahun dalam beberapa program pengembangan terkait dengan dukungan pemerintah daerah, pengembangan kelembagaan dan masyarakat, pengelolaan sampah terpadu lokal (TPST), dan manajemen proyek CSR. Pengalamannya bersama Yayasan Danamon Peduli dan konsultan lingkungan selama 5 tahun membuatnya memiliki kemampuan untuk mengelola program dan acara, pelibatan pemangku kepentingan, dan penelitian sosial lingkungan. Dalam tim ia tampil dengan gaya fleksibilitas-adaptasi, memimpin dan membimbing individu untuk memaksimalkan tingkat kinerja dan produktivitas. Wah menarik kan? So let's hear it now! --- Send in a voice message: https://anchor.fm/motion-for-nature/message
Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah gelar Datuk Indomo, populer dengan nama penanya Hamka (bahasa Arab: عبد الملك كريم أمر الله; lahir di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, 17 Februari 1908 – meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun) adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Ia berkarier sebagai wartawan, penulis, dan pengajar. Ia terjun dalam politik melalui Masyumi sampai partai tersebut dibubarkan, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif dalam Muhammadiyah hingga akhir hayatnya. Universitas al-Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahkannya gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo, Jakarta mengukuhkan Hamka sebagai guru besar. Namanya disematkan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah dan masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia. Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka remaja sering melakukan perjalanan jauh sendirian. Ia meninggalkan pendidikannya di Thawalib, menempuh perjalanan ke Jawa dalam usia 16 tahun. Setelah setahun melewatkan perantauannya, Hamka kembali ke Padang Panjang membesarkan Muhammadiyah. Pengalamannya ditolak sebagai guru di sekolah milik Muhammadiyah karena tak memiliki diploma dan kritik atas kemampuannya berbahasa Arab melecut keinginan Hamka pergi ke Mekkah. Dengan bahasa Arab yang dipelajarinya, Hamka mendalami sejarah Islam dan sastra secara otodidak. Kembali ke Tanah Air, Hamka merintis karier sebagai wartawan sambil bekerja sebagai guru agama di Deli. Dalam pertemuan memenuhi kerinduan ayahnya, Hamka mengukuhkan tekadnya untuk meneruskan cita-cita ayahnya dan dirinya sebagai ulama dan sastrawan. Kembali ke Medan pada 1936 setelah pernikahannya, ia menerbitkan majalah Pedoman Masyarakat. Lewat karyanya Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, nama Hamka melambung sebagai sastrawan.Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah gelar Datuk Indomo, populer dengan nama penanya Hamka (bahasa Arab: عبد الملك كريم أمر الله; lahir di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, 17 Februari 1908 – meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun) adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Ia berkarier sebagai wartawan, penulis, dan pengajar. Ia terjun dalam politik melalui Masyumi sampai partai tersebut dibubarkan, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif dalam Muhammadiyah hingga akhir hayatnya. Universitas al-Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahkannya gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo, Jakarta mengukuhkan Hamka sebagai guru besar. Namanya disematkan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah dan masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia. Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka remaja sering melakukan perjalanan jauh sendirian. Ia meninggalkan pendidikannya di Thawalib, menempuh perjalanan ke Jawa dalam usia 16 tahun. Setelah setahun melewatkan perantauannya, Hamka kembali ke Padang Panjang membesarkan Muhammadiyah. Pengalamannya ditolak sebagai guru di sekolah milik Muhammadiyah karena tak memiliki diploma dan kritik atas kemampuannya berbahasa Arab melecut keinginan Hamka pergi ke Mekkah. Dengan bahasa Arab yang dipelajarinya, Hamka mendalami sejarah Islam dan sastra secara otodidak. Kembali ke Tanah Air, Hamka merintis karier sebagai wartawan sambil bekerja sebagai guru agama di Deli. Dalam pertemuan memenuhi kerinduan ayahnya, Hamka mengukuhkan tekadnya untuk meneruskan cita-cita ayahnya dan dirinya sebagai ulama dan sastrawan. Kembali ke Medan pada 1936 setelah pernikahannya, ia menerbitkan majalah Pedoman Masyarakat. Lewat karyanya Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, nama Hamka melambung sebagai sastrawan.
Pengurangan jejak karbon saat ini menjadi hal yang penting sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir polusi udara di bumi. Berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya adalah dengan dilakukannya penelitian terhadap bahan bakar yang ramah lingkungan. Bioavtur adalah salah satunya. Penelitian dan pengembangan Bioavtur adalah langkah besar menuju tercapainya emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan avtur konvensional. Di Indonesia sendiri, penelitian Bioavtur telah mulai digaungkan sejak 2016 yang lalu dan kini sudah mulai menampakkan hasilnya. Memanfaatkan minyak inti kelapa sawit yang semula dianggap sebagai sampah dan tidak bernilai ekonomis, para ilmuwan Indonesia berhasil membuat bioavtur yang bernilai ekonomis tinggi. Bersama Kak @rinnasijabat sebagai salah satu perempuan yang berperan aktif di dalam proses mewujudkan Indonesia yang berdaulat dalam hal produksi Bioavtur, Podtatoes menghadirkan episode kali ini. Panjang dan serunya proses penelitian hingga pengujian dan keterlibatan berbagai pihak di dalam proses rasanya menjadi penting untuk kita ketahui bersama. Pengalamannya yang seru dan ternyata tidak mudah itu, apa lagi sebagai seorang perempuan yang masih minoritas di kalangan penggiat energi nasional, melatarbelakangi Kak Santi untuk membuat sebuah komunitas bernama @womeninenergy.id Komunitas yang dibangun sebagai wadah bagi para perempuan, khususnya yang sedang atau akan berkarir di bidang energi, untuk saling bertukar pendapat, mendukung atau menguatkan satu sama lain yang ternyata selama ini masih minim dan sangat dibutuhkan. Bisnis energi yang sampai saat ini masih didominasi oleh para laki-laki, ternyata secara tidak sadar dapat mempersempit ruang gerak bagi perempuan sehingga berujung kepada memperlambat karir mereka. Yuk simak cerita lengkapnya, hanya di Podtatoes!
Setelah menyelesaikan studi S2-nya di University of Auckland, Elvyna Tunggawan (@vexenta) bekerja di perusahaan yang menyediakan SaaS berbasis AI di kota yang sama. Pengalamannya bekerja sebagai konsultan untuk berbagai perusahaan merupakan pengalaman yang baru setelah sebelumnya menghabiskan hampir 4 tahun sebagai data scientist (DS) di sebuah startup di bidang perhotelan di Jakarta. Di episode ini, Elvyna menceritakan perbedaan pengalaman di kedua perusahaan tersebut. Penasaran juga apa yang membedakan bekerja sebagai DS di dalam dan luar negeri? Simak ceritanya di episode kali ini!
Listen to Kimi FM is never stop to Support Each Other. • • • Memperingati "HARI ANAK NASIONAL" Tanggal 23 JULI. Menghadirkan,Virginania Chandira/Ibu talu - Mom of 2, Motherhood Talking @ibutalu Membahas, "Perlakukan anak sesuai dengan usia & pengalamannya" Di pemutar podcast kesayangan.
Selamat datang kembali di Nona Chats - seri di mana kita berbicara dari hati ke hati dengan Nona yang sangat inspiratif dari berbagai bidang. Di sini kita berbicara tentang segalanya, termasuk kehidupan pribadi mereka, perjalanan karir mereka, healthy habits mereka, dan tentu saja cerita menstruasi mereka. --- Nona Chats with Vanessa: Untuk episode ini, kami berbicara dengan Vanessa. Vanessa adalah health & exercise coach yang tinggal di Bali, Indonesia. Pengalamannya selama lebih dari 10 tahun dalam komunikasi korporat, pemasaran digital, manajemen proyek dan kesehatan dan kebugaran sejajar dengan perjalanannya sebagai atlet dan aktivis lingkungan dan kesehatan dan perempuan. Dengarkan kami mengobrol tentang bagaimana dia memulai perjalanan health and fitness journey dia, crossfit & manfaat weight training, burnout, pentingnya istirahat & tidur, berolahraga saat menstruasi, dan memberi nutrisi pada tubuh. Kami berbicara tentang mesntruasinya atlet (atau kehilangan mensnya) dan risiko makan kurang atau berolahraga berlebihan pada hormon. Sebagai aktivis lingkungan, kami juga berbicara tentang non-toxic produk favoritnya untuk kehidupan dan menstruasi yang lebih ramah lingkungan. Follow Vanessa di @chillibean --- Nona Woman: Website: www.nonawoman.com Instagram: @nonawoman Youtube: Nona Woman Nona Woman Mobile App: Apple App Store: Download Free Google Play Store: Download Free
Siapakah Pahlawanmu ? Dia adalah dirimu sendiri. Ia bertransformasi dari seorang eksekutif profesional korporasi kemudian menjadi seorang yang sangat tertarik dan terjun dalam sektor pendidikan. Pengalamannya ini membuatnya melakukan observasi bahwa kesuksesan generasi masa depan atau bahkan korporasi yang menjalankan bisnis tidak akan pernah lepas dari kemampuan sumber daya manusianya. Dimana kemampuan sumber daya manusianya ini berawal dari pengalaman hidupnya semenjak sangat muda. Mari kita ikuti, dengarkan, dan belajar dari seorang Ning Nathan yang juga turut bertransformasi. NING NATHAN | Professional Educator | Catatan Pinggir Season 2 Episode 7
Bersama dengan Sinta Tri Januastuti atau Ita Sjanu yang memang berprofesi sebagai seorang karyawan swasta di hotel bintang 5 di kawasan Mega Kuningan Jakarta. Namun Ia juga berprofesi sebagai seorang model freelance. Ita banyak bercerita mengenai pengalamannya bertemu dengan banyak pria random dari beberapa aplikasi. Pengalamannya memang sangat menarik karena hampir semua cenderung ke arah pertemanan yang spesial, namun bukan untuk pacaran. Kira-kira apa saja yang pernah Ia lakukan dengan para pria tersebut? Bagaimana Ita bisa menjaga dirinya dari pria random yang Ia temui di tinder dan kenapa Ia ada di titik sekarang ini? --- Send in a voice message: https://anchor.fm/podcasthydrant/message Support this podcast: https://anchor.fm/podcasthydrant/support
Gimana sih kehidupan menjadi mahasiswi di Jepang? Pengalamannya apa aja? Kali ini bersama mahasiswi ke Jepang, Salsa. --- Support this podcast: https://anchor.fm/nadhif-muhammad-farhan/support
Balik lagi di PiPods kali ini ada @ryandvndi yang bagi" Pengalamannya di selama di dunia profesional! Yuk cus dengerin sekarang! Buat saran dan krituk bisa lsng kirim di dm instagram @sampijar. Enjoy! --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/PiPods/support
Balik lagi di PiPods kali ini ada @anggiesndr owner dari @barayaan_store yang bagi" Pengalamannya di dunia bisnia! Yuk cus dengerin sekarang! Buat saran dan krituk bisa lsng kirim di dm instagram @sampijar. Enjoy! --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/PiPods/support
Balok lagi di PiPods kali ini ada @mendeldee yang bagi" Pengalamannya di selama di cina bareng AIESEC! Yuk cus dengerin sekarang! Buat saran dan krituk bisa lsng kirim di dm instagram @sampijar. Enjoy! --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/PiPods/support
Siapa tak kenaaaal dia.... @semmy.blank street dancer idola kebanggaan Indonesia. Pengalamannya segudang, baik budi dan tidak sombong.... mirip mirip lah sifatnya sama tokoh Mas Boy di film era 80an :) Kakak kita yang satu ini sungguh patut dicontoh nih kawan kawan, kalian tonton aja deh videonya biar kalian tau hustle-nya kak Semmy Blank yang menurut @itsyacko dan @tuantigabelas tidak ada blanknya sama sekali... #icecoldshot @jagermeisterindonesia untuk kak Semmy semoga apa yang beliau cita citakan dan perjuangkan selama ini dapat terwujud di kemudian hari. Salut!! Terima kasih kak @semmy.blank sudah bersedia sharing sharing informasi dan pengalamannya dengan Hiphophore, terima kasih juga untuk kalian yang sudah support kami dengan menonton dan subscribe channel HIPHOPHORE. Jangan lupa follow juga akun instagram @hiphophorebymugos ya. DANKE & DRINK RESPONSIBLY Reach us on : HIPHOPHORE https://www.instagram.com/hiphophoreb... MUGOS MEDIA https://www.instagram.com/mugosmedia https://www.youtube.com/c/MUGOSMEDIA https://www.mugosmedia.com YACKO https://www.instagram.com/itsyacko TUAN TIGABELAS https://www.instagram.com/tuantigabelas SEMMY BLANK https://www.instagram.com/semmy.blank/ https://www.youtube.com/user/SemmyBlank SEMMY BLANK DANCE SESSION https://www.instagram.com/sbds.jakarta/ For Business Inquiries : Email : hiphophoremugos@gmail.com
Episode kali ini ngobrol bareng bersama salah satu Mantan Pramugari yang memiliki segudang pengalaman! dari cerita lendir di Udara, Body Count, hingga Pengalamannya menjalin hubungan Friends with Benefits! bersama Joanna di FWB Podcast SIKAAT!!
Frislly adalah sosok youtuber yang dikenal memiliki teman kecil bernama Marsya. Pengalamannya dengan Marsya membentuk kemampuannya hingga berkembang seperti sekarang. Simak cerita hidupnya yang penuh misteri disini!
Untuk Episode 5 alias sesi OPSI (Obrolan Pintar Singkat) bersama Kak Raihanif Putra Pratama akan membahas tentang Pengalamannya selama menjadi relawan nih gaes. Jadi langsung meluncur aja nih temen temen, bisa kalian klik nanti di bio instagram kita ya atau cek instastory kita buat langsung klik linknya.
Teologi bukanlah suatu bidang yang cukup populer untuk dipelajari, tapi narasumber kita satu ini bahkan mengitari separuh bumi untuk mendalami bidang studi ini yang dia harap dapat membawa pengaruh positif yang besar bagi masyarakat di Indonesia. Pengalamannya belajar teologi di Jerman berhasil membuka matanya dan menumbuhkan ide-ide bagaimana membangun masyarakat yang lebih toleransi dan terbuka terhadap perubahan. Mau tau pembicaraan selengkapnya? Dengarkan “Tentang Teologi” bersama Mikhael di platform podcast favorit kalian!