POPULARITY
Categories
Ustadz Abdullah Zaen - Tips Hidup Bahagia Bahagia Dengan Berbuat Baik Tanpa Pamrih
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juni 2026Bacaan: "..... janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana....." (Roma 12:16)Renungan: Ketika kita bercita-cita menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama, kita harus banyak menulis. Kedua, kita harus banyak membaca. Ya, penulis harus banyak membaca, seperti juga musisi harus banyak mendengarkan musik, sineas harus banyak menonton film, barista harus suka minum kopi, dst. Pertanyaannya, buku apa yang harus dibaca agar kita bisa menjadi penulis yang baik? Seorang penulis memberi nasihat cukup unik, la menyarankan membaca dua jenis buku: buku yang benar-benar bagus dan buku yang benar-benar jelek. Membaca buku yang sangat bagus tentu agar kita terinspirasi dan bisa membuat tulisan yang makin berkualitas. Bagaimana dengan membaca buku yang sangat jelek? Menurut penulis itu, buku yang sangat jelek juga bisa membuat kita termotivasi. "Jika tulisan sejelek itu saja ada yang mau menerbitkan, tulisan kita pasti bisa diterbitkan juga." Ada benarnya juga. Nyatanya, kita sering kali takut, bahkan putus asa karena yang kita lihat saat baru memulai sesuatu hanyalah orang-orang yang sudah ada di level sangat tinggi. Kita berhenti menulis karena tidak bisa menulis sebaik peraih Nobel Sastra. Kita berhenti menjadi musisi karena minder melihat keahlian para musisi kelas nasional bahkan internasional. Kita putus asa karena usaha yang kita rintis tidak kunjung sebesar perusahaan top. Maka, ada kalanya kita perlu juga melihat kepada hal-hal yang lebih "membumi". Bukan berarti menurunkan standar atau tak punya cita-cita tinggi. Kadang kita memang harus melihat ke atas, tapi penting juga untuk bisa melihat ke samping atau ke bawah. Keseimbangan seperti ini perlu supaya kita tidak jatuh menjadi hidup sekadar mengejar ambisi yang tak pernah habis-habisnya. Melihat ke hal-hal yang di bawah atau di sekitar, juga membuat kita bisa lebih bersyukur daripada hanya mengeluh karena kondisi kita tidak seperti orang lain. Kepada jemaat di Roma, Paulus dua kali mengingatkan mereka untuk tidak hanya memikirkan hal-hal yang tinggi (Rm. 12:3, 16), tapi mengarahkan pikiran ke hal sederhana agar tetap rendah hati. Tak ada yang salah dengan memiliki cita-cita besar, tapi jangan sampai kita lalu menjadi tak menghargai hal-hal kecil dan sederhana, karena itupun adalah berkat Tuhan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas hal-hal besar dan kecil dalam hidupku karena semua itu adalah berkat-Mu yang Kau berikan untukku. Amin. (Dod).
Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana MEdan
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Kajian Islam Menjadi Pembisik Yang Baik (Bagian 2) - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A
Sapaan Lansia GKP Jemaat BandungKamis, 11 Juni 2026Tema : "Jangan Berhenti Berbuat Baik"Bahan Alkitab : Gal 6:9-10 ; Ef 2:10Pelayan Firman : Pnt. Lukas WidodoEpisode 24 - Season 6@GKP Bandung Juni 2026
Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam,
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam,
Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, setiap orang dari padamu akan mengundang temannya duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara."
[PNG Eps. 6 "Apakah Hidupku Jadi Lebih Baik Ketika Ikut Tuhan?" bersama RD. Fransiskus Xaverius Gunawan]Hi Algonerz!Pernahkah muncul dalam pikiranmu, di tengah dunia yang makin maju, semua serba mudah dan tersedia, kamu mulai bertanya, apakah aku butuh Tuhan? Atau.. Apakah hidupku jadi lebih baik ketika ikut Tuhan, disaat tanpa Tuhan hidupku baik-baik saja?Lewat obrolan bareng RD. Fransiskus Xaverius Gunawan, kamu akan menemukan jawaban dari pergumulan iman ini. Yuk, sediakan waktu untuk mendengar dan jujur pada diri sendiri tentang kondisi iman kita sekarang iniSudah siap ikut obrolan ini?
Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, setiap orang dari padamu akan mengundang temannya duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara."
Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan
Perpindahan Jemaah dari Madinah ke Makkah Membutuhkan Manajemen Logistik yang Baik agar Berjalan Tertib. Untuk Mendukung Sukses Ekosistem Penyelenggaraan Haji, Jemaah Diimbau untuk Mengatur Barang Bawaannya secara Cerdas. Seperti yang Dilakukan oleh Jemaah Embarkasi Kualanamu, Nanda Eko Dinata, yang Telah Membuat Daftar Barang Bawaan Sejak Satu Malam Sebelum Keberangkatan.(BEH/MCH2026)
Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan, oleh Pdt. Agus Lianto - Mengakhiri Pertandingan yang Baik.
Haji khusus memiliki masa antrian lebih singkat selama 5 hingga 6 tahun dengan estimasi biaya sekitar 300 juta rupiah. Hal itu dikatakan Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Kementerian Haji dan Umroh RI, Dhani Pramudia. Dengan durasi ibadah selama 22 hari, jamaah mendapatkan fasilitas yang lebih terkondisikan, termasuk kemudahan bagi jamaah reguler yang ingin berpindah ke kuota khusus melalui penyesuaian biaya tambahan.Dari perbedaannya haji khusus dan reguler itu, yang pertama dari waktu antriannya mereka 5 tahun, ada juga yang 6 tahun, kemudian lamanya di ibadah mereka 22 hari, dan juga biayanya mungkin sekitaran 300 jutaan. Kalau di haji khusus itu dia travel ya, PIHK namanya, terus dia tetap melaporkan keberangkatan ke Kementerian Haji. Program ini mengutamakan kenyamanan melalui lokasi maktab di Mina yang lebih dekat dengan area jamarat, hingga sangat mendukung jamaah lansia dan disabilitas.
Bismillah,2076. GODAAN SYAITHAN UNTUK ORANG-ORANG YANG BAIKRiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Menilik 15 Sisi Baik Dibalik Musibah
IHSAN FAISAL KADAKER MEKAH – Kartu Nusuk menjadi salah satu dokumen penting yang wajib dimiliki dan dijaga dengan baik oleh seluruh jemaah haji selama berada di Tanah Suci. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus akses layanan ibadah, sehingga kehilangan atau penyalahgunaannya dapat menghambat kelancaran pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,
Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,
Khutbah Jum'at - Ustadz Gigih Surya Nugraha, SH. hafizhahullahu.Judul : Meningkatkan Baik Sangka kepada Allah.Sumber : YouTube.
Gus Ipul mengungkap bahwa kondisi menarik di sejumlah perpustakaan dalam program sekolah rakyat bahwa ternyata minat baca siswa ini yang paling diminati adalah buku bertema superhero.
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Tips Hidup Bahagia: Bahagia Dengan Berbuat Baik Tanpa Pamrih
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Golongan Yang Selamat Beriman Kepada Takdir Baik dan Buruknya
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau rumah susun aparatur sipil negara di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, pada Senin 20 April 2026.Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan kualitas hunian ASN, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Masih membahas topik seputar Iran yang sedang berkonflik dengan Amerika & Israel, kita telah mengundang Ibu Dina Sulaeman seorang Pengamat Timur Tengah, analis geopolitik, dosen HI di Unpad. Beliau pernah kuliah dan bekerja di media Iran selama kurang lebih 8 tahun yang akan membawa perspektif soal Iran dari seseorang yang pernah tinggal lama di sana. Simak selengkapnya!
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Muslim Yang Baik
Ustadz Nizar - Menjadi Istri Yang Baik
Bismillah,Sejatinya, semua penuntut ilmu itu dermawan. Memiliki sifat dermawan itu adalah pembuktian kita bertauhid kepada Allah Ta'ala. Meyakini bahwa Allah Ta'ala itu Ar-Razzaq; sejatinya Pemberi rizqi. Mempercayai apa yang kita sedekahkan, pasti akan Allah ganti.Mari kita simak cuplikan Kajian Rutin Tadzkiratus saami' yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri dengan judul “240. Hubungan antara sifat Dermawan & Sabar” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Matius 7: 17-18Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Di tengah berbagai dinamika keamanan yang masih menjadi sorotan publik, penilaian terhadap kinerja Polri menjadi sorotan beberapa akhir-akhir ini. Temuan ini mengindikasikan adanya perbaikan di mata publik, kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah peningkatan tersebut benar-benar mencerminkan situasi keamanan yang membaik secara nyata, atau lebih pada persepsi yang terbentuk dari respons jangka pendek dan pengelolaan komunikasi publik. Bagaimana anda melihat tren kenaikan penilaian terhadap kinerja Polri ini? Apakah ini indikator perbaikan substantif, atau masih sebatas persepsi publik?TALK :: Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia sekaligus Penasihat Ahli Kapolri, Komjen Pol Purn.Ito Sumardi
Episode PutCast kali ini berbincang dengan pasangan suami istri Kalis Mardiasih dan Agus Mulyadi. Obrolan diawali dengn membedah konsep buku baru Kalis Mardiasih "Parenting di Negara Gagal". Kemudian berlanjut dengan bagaimana cara memahami pola asuh anak-anak kita hari ini. Perlukah tindakan politis yang memerlukan kekuatan kolektif? Simak selengkapnya di podcast ini.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 April 2026Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Yacouba Sawadogo lahir di Burkina Faso, Afrika, tahun 1946. Sebagai petani kecil, ia berhasil menghijaukan 20 hektar lahan tandus di desanya. Tandusnya lahan di desanya disebabkan oleh kelebihan manusia dan sistem pertanian kasar yang menyebabkan erosi tanah. Banyak peneliti menyerah mengatasi masalah lahan itu. Yacouba prihatin. la lalu mencoba teknik menanam tradisional Afrika. Dengan alat seperti sekop dan kapak, la membuat lubang-lubang untuk diisi pupuk dan bibit. la ditertawakan karena teknik itu dianggap kuno. Namun, dalam 20 tahun terbukti bahwa lahan tandus itu berubah menjadi lahan hijau yang subur dan lebat. Perjuangan Yacouba didorong oleh hasrat ingin memajukan desanya. Hasrat dan perjuangan seperti inilah yang dimaksudkan Paulus dalam Galatia 6:9. Janganlah kita jemu-jemu mencoba dan berusaha melakukan pekerjaan baik. Ketika situasi memburuk dan kenyataan begitu getir, pada saat itulah komitmen kita dibutuhkan untuk tekun berbuat baik. Pekerjaan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik. Setidaknya, itulah yang dibuktikan oleh Yacouba. la menuai hasil yang sangat baik, bahkan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Burkina Faso. Percayalah, setiap pekerjaan baik kita juga akan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat membangun komitmen yang teguh untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, dalam rangka memajukan keluarga, gereja, dan masyarakat di manapun aku berada. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 April 2026Bacaan: Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri." (Matius 27:5)Renungan: Ana dan Ani adalah dua sahabat yang saling mengasihi. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka. Mereka juga saling terbuka satu sama lain, bahkan dalam hal-hal yang merupakan privasi masing-masing, seperti hubungan dengan pacar. Orang tua Ana bahkan sudah menganggap Ani sebagai anak kandungnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua Ani sudah menganggap Ana seperti anak kandungnya sendiri. Ana berasal dari keluarga yang cukup berada, sedangkan Ani dari keluarga yang sederhana. Namun demikian, hal itu tidak memengaruhi persahabatan mereka.Suatu kali, Ani sedang membutuhkan sejumlah uang. Karena itu ia mencoba meminjam uang kepada Ana. Sebagai seorang teman, Ana pun bersedia memberikannya. Ani membayarnya tepat waktu. Suatu waktu, Ani punya kebutuhan yang cukup besar. Jadi, Ani meminta tolong lagi kepada Ana agar mau meminjamkan uang yang lebih besar kepadanya. Sebenarnya, Ana agak ragu untuk memberikannya, sebab ia tahu betul kemampuan Ani untuk membayarnya. Tetapi karena Ani sedang membutuhkannya dan berjanji akan membayarnya tepat waktu, maka Ana pun memberikannya. Namun, ketika tiba waktu untuk membayar uang tersebut, Ani tidak membayarnya. Bahkan, ia tidak mengatakan apa pun kepada Ana, padahal mereka masih sering ketemu. Setelah lewat beberapa hari dari waktu yang disepakati, Ani tidak juga ada inisiatif untuk membayarnya. Ana mencoba mendiamkannya untuk beberapa saat, karena ia tidak ingin temannya itu tersinggung. Sebulan setelah lewat dari janji Ani untuk mengembalikan uang Ana, akhirnya Ana tidak sabar lagi. Ia pun memberanikan diri berbicara kepada Ani. Ani hanya berkata bahwa ia belum ada uang, ia pasti membayarnya nanti kalau sudah punya uang. Mendengar itu Ana pun kecewa kepada Ani, karena Ani dianggapnya tidak bertanggung jawab dalam membayar utangnya. Ana mulai mengurangi pertemuannya dengan Ani. Lama-kelamaan mereka berdua semakin jarang bertemu, bahkan tidak pernah ada kontak lagi. Sejak itu pertemanan Ana dan Ani pun berakhir. Uang dapat membuat hubungan persahabatan menjadi rusak. Yesus adalah sahabat Yudas Iskariot (Mat 9:15), namun ia nekat "menjual" Sahabatnya itu kepada para pemimpin Yahudi. Yudas rela menjual Yesus hanya demi uang 30 keping perak, yang pada waktu itu bukanlah nilai yang besar. Pada akhirnya hal itu telah membuatnya sangat menyesal dan akhirnya gantung diri. Hati-hatilah dalam persahabatan kita. Jangan sampai uang membuat hubungan dengan sahabat kita menjadi rusak. Jadikanlah uang sebagai perekat persahabatan, bukan sebagai penghancur persahabatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku menghargai persahabatanku melebihi uang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Maret 2026Bacaan: Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" (Kejadian 4:9)Renungan: Seseorang berkata, "Seorang kakak kadang suka memosisikan dirinya sebagai bos, tetapi dalam masa-masa sulit, dia akan membela saudaranya yang lebih muda, berapa pun harga yang harus dia tanggung. Di dalam diri seorang kakak, kita bisa melihat gambar seorang ayah. Siapa pun saudara kita, kita tidak punya pilihan. Kita hanya harus menerimanya dengan bangga dan sukacita. Seorang saudara akan mendengarkan masalah kita dan memberi nasihat yang baik Seorang saudara dapat membawa sukacita bagi keluarga, pelukan yang baik, tertawa dan menyenangkan." Itulah 'The Good Brother'! Tidak demikian dengan Kain. Kain bukan 'The Good Brother', tetapi 'The Bad Brother'. Beberapa hal berikut membuktikan bahwa Kain adalah 'The Bad Brother'. 1. Kain iri hati kepada saudaranya sendiri. Kain dan persembahannya memang tidak diperkenan Tuhan, tetapi bukan berarti itu bisa dijadikan alasan yang layak untuk dia iri hati kepada Habel. Bukankah tanggung jawab ada di masing-masing pribadi? Seharusnya Kain introspeksi diri, dan sebagai saudara, seharusnya dia tetap bersyukur karena Habel dan persembahannya diperkenan Tuhan, bukannya iri hati. Orang yang iri hati dengan keberhasilan saudaranya adalah seorang saudara yang buruk.2. Kain merasa bukan seorang penjaga saudara mudanya. Dengan lantang Kain berkata, "Apakah aku penjaga adikku?" "Penjaga" bisa dimengerti seperti seorang bodyguard, juga bisa dimengerti sebagai seorang pengawas. Kalaupun tidak bertindak seperti seorang bodyguard, jawaban Kain tersebut tetap salah, karena dia menyangkal bahwa dirinya adalah orang yang seharusnya mengawasi adiknya. Artinya, dia tidak bertindak sebagai pengganti ayahnya, terutama ketika mereka berada jauh dari rumah. Masakan dia sama sekali tidak tahu keberadaan Habel, adiknya? Jawaban Kain menunjukkan bahwa dia adalah seorang 'the bad brother', yaitu tidak ada kepedulian sama sekali kepada saudaranya.3.Kain membunuh adiknya. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa inilah wujud nyata seorang 'the bad brother'. Lebih parah lagi, pembunuhan ini sudah direncanakan dan disertai dengan tipu muslihat. Pasti Habel tidak menyangka kalau kakaknya merencanakan sesuatu yang jahat. Kita bisa bayangkan betapa tenang dan tulusnya hati Habel ketika Kain mengajaknya pergi ke padang. Sungguh, pembunuhan keji, pembunuhan tingkat satu. Tidak jarang hubungan antar saudara diselingi dengan perselisihan atau pertengkaran. Sekalipun begitu, tetaplah menjadi seorang 'the good brother'. Jauhkan iri hati, dendam, rencana jahat, dan tipu muslihat terhadap saudara kita, sebab tanpa curiga dia hidup bersama dengan kita. Jangan menjadi 'the bad brother', karena Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita atas kepercayaan yang Dia berikan untuk menjagai saudara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk keberadaan saudaraku. Mampukan aku untuk terus bersikap benar kepadanya, sehingga dia merasa nyaman hidup bersamaku. Amin. (Dod).
Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Maret 2026Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17)Renungan: Bo Laoma adalah seorang tukang sol sepatu yang mengalami kelumpuhan dari pinggang hingga ke bawah. la terbilang sangat beruntung, karena dalam kondisinya yang demikian, ia memiliki sahabat yang begitu setia mendorong kursi rodanya menuju tempat reparasi sepatu di mana ia bekerja. Jalanan menuju ke tempat kerja juga menjadi perjuangan yang berat bagi sahabat Bo Laoma untuk mendorong kursi roda, sebab jalanannya menanjak, sehingga membutuhkan tenaga yang besar agar dapat mendorong kursi roda Bo Laoma. Bagi Bo, ia dan sahabatnya tidak akan bisa terpisahkan. Mereka saling menyayangi dan melengkapi satu sama lainnya. Namun, siapa sangka bahwa sosok sahabat yang begitu hebat di mata Bo itu ternyata adalah seekor anjing! Kehadiran sahabat berekornya sangat melengkapi kesendirian Bo, yang harus menghadapi kerasnya hidup dalam dunia ini. Bo menyayangi sahabatnya dan sebaliknya sahabatnya juga menyayanginya dan menjadi penolong dalam kesulitan Bo. Baginya, anjing tersebut jauh lebih pintar dari anjing yang biasa tampil di televisi. Ketika berkisah tentang sahabat, adakah seseorang yang terlintas dalam pikiran kita? Sudahkah kita memiliki sahabat, atau adakah seseorang yang menganggap kita sahabatnya?Persahabatan adalah hubungan yang sangat menyenangkan. Kita dapat berbagi suka-duka dan dapat menceritakan apa pun tanpa takut ia membuka rahasia kita. Sahabat adalah seseorang yang memahami segala sesuatu tentang kelebihan dan kekurangan kita, tetapi masih tetap mengasihi kita. Sahabat adalah seseorang yang akan selalu kita rindukan di kala senang maupun susah. Walau demikian pentingnya persahabatan itu, namun yang namanya "sahabat", saat ini sudah menjadi "barang langka" yang sulit ditemukan. Ini adalah akibat dari pembunuhan terhadap persahabatan itu dengan sikap yang egois dan tanpa kasih, sehingga lambat laun tanpa disadari persahabatan itu pun bisa punah. Bahkan beberapa orang berkata, "Mencari uang lebih mudah dibandingkan mencari sahabat sejati." Kini, kitalah yang bertanggung jawab untuk melestarikan hubungan persahabatan ini lagi. Hubungan dengan sesama harus dipupuk dengan kasih yang tulus sehingga persahabatan itu mulai bertumbuh kembali. Mari kita sama-sama mendemonstrasikan pelestarian sahabat di dalam dunia ini, sehingga ia tidak lagi menjadi barang langka yang sulit ditemukan. Jadikan diri kita sebagai pelestari persahabatan dengan cara menjadi sahabat yang setia bagi orang lain. Dengan demikian persahabatan tidak akan berakhir sebagai sejarah tetapi tetap bertumbuh di dalam dunia ini. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih telah mengingatkanku tentang persahabatan. Jadikan aku sahabat yang baik dan setia bagi para sahabatku. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Maret 2026Bacaan: "Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, (1 Petrus 1:24-25)tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu."Renungan: Alkisah ada seorang pengusaha kaya yang mendirikan sebuah pabrik kertas yang besar. Ketika segala sesuatu telah siap untuk beroperasi sesuai dengan rencana, pengusaha itu lantas memerintahkan kepada orang kepercayaannya untuk menuliskan di gerbang pabrik itu sebuah kata, yaitu "Relinquenda" yang artinya "Aku akan meninggalkannya!" Pengusaha itu telah bersusah payah bertahun-tahun mengumpulkan modal untuk membangunnya dan dengan keberhasilannya membangun pabrik itu, ia dikagumi oleh kawan-kawannya dan dipuja oleh masyarakat. Pengusaha itu amat yakin bahwa ia akan memperoleh keuntungan yang besar, tetapi mengapa ia harus menuliskan kata "Relinquenda" di gerbang pabriknya yang megah dan besar itu? Ternyata ia sadar bahwa pada suatu ketika ia akan pergi menghadap Tuhannya dan segalanya akan ditinggalkannya. Di dalam keberhasilan hidup kadang kita lupa diri dan selalu menyombongkan keberhasilan yang telah kita capai. Kita lupa bahwa apa yang kita capai hanyalah kepercayaan yang sifatnya sementara. Jika kita renungkan tindakan pengusaha yang menuliskan kata "Relinquenda" di gerbang pabriknya, tentu harus diakui bahwa tindakannya itu sungguh arif sebab ternyata suka atau tidak suka, segala sesuatu akan kita tinggalkan. Banyak orang yang terikat pada dunia ini. Kita menganggap bahwa harta kekayaan adalah segala-galanya. Kita bahkan tidak segan-segan melakukan perbuatan jahat demi memperoleh kekayaan atau demi mempertahankan kekuasaan. Kita lupa bahwa semuanya hanya sementara dan akan ditinggalkan. Baik kita orang tak berharta ataupun orang berharta dan berkuasa, marilah kita bersikap arif. Tuliskanlah "Relinquenda" di atas seluruh kekayaan dan kekuasaan kita karena semua itu akan kita tinggalkan. Marilah kita memuliakan Kristus di atas segala yang kita kasihi dan di atas segala yang kita miliki sebab hanya dengan demikian kita akan berkenan kepada-Nya. Harta kekayaan serta kedudukan bersifat sementara. Sebab itu selama kita masih berada di dunia ini, kejarlah terutama harta rohani yang sifatnya kekal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari keterikatan dengan hal-hal duniawi agar ketika semua harus kutinggalkan, hatiku tetap bebas merdeka karena hatiku hanya terikat pada-Mu saja. Amin. (Dod).
Pdm. Handoyo Salim (TB) Pengkhotbah 7:14Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang inipun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya.
Double pivot andalan anda ngomongin Park Ji Sung
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Macau Mat. 5:17-37
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Februari 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Suatu hari, ada dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Bahkan sepanjang melayani, wajahnya terlihat cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Namun orang kedua tetap santai, tidak mempermasalahkan itu sama sekali. Bahkan ketika membayar dan hendak pergi dari sana, ia bersikap sopan kepada penjual itu. Di sebuah kafe, orang pertama berkata kepada sahabatnya, "Saya tidak habis pikir, mengapa kamu masih bisa bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan tadi itu." Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain." "Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama yang masih merasa jengkel. "Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh itu tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri." Seringkali orang memang terpengaruh oleh sesamanya. Jika mereka baik, kita akan berbuat sebaliknya. Kalau orang-orang menghargai kita, kita akan dengan senang hati menghargai mereka juga. Namun jika orang berlaku buruk, kurang ramah, ketus dalam bicara, tidak sopan, kita pun cenderung melakukan hal yang sama. Tanpa sadar orang jadi ikut-ikutan kesal, tidak terima, dan seterusnya. Bila ini terjadi, berarti kita sudah membiarkan diri dikontrol orang. Mari kita belajar bertanggung jawab atas diri sendiri. Kita bersikap sopan, bukan karena orang layak menerimanya, bukan karena mereka sudah melakukan kebaikan pada kita, akan tetapi kita melakukannya karena kita adalah orang-orang yang baik, santun dan terhormat, yang tetap sopan sekalipun diperlakukan arogan. Pastikan perilaku buruk orang sekitar tidak memengaruhi kualitas kerja dan keberadaan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, sehingga walau pun banyak orang mengecewakanku, hatiku tetap tenang karena Engkau telah menguasaiku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Rudi Rahkito Jati, OMI Dangkan Silat – Kalimantan Barat Mrk. 6:30-34
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 28 Januari 2026Bacaan: Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11)Renungan: Ted Williams adalah seorang penyiar radio dan pengisi suara ternama yang dijuluki "The Golden Voice". Tetapi sayang, ia suka mabuk-mabukan dan kecanduan obat terlarang. Hasilnya, Ted kehilangan pekerjaan impian. Tiga bulan setelah menghisap kokain, kekayaan yang dikumpulkannya selama lima tahun ketenaran hilang lenyap. Ted jatuh miskin, menjadi tunawisma, terlibat kriminalitas, bahkan sampai di penjara. Ted kemudian bertemu Dr. Phil yang menawarkannya untuk rehabilitasi, tetapi ia tidak bersungguh-sungguh dan keluar setelah 12 hari tinggal di tempat itu. Berbulan-bulan kemudian Ted tetap mengonsumsi alkohol sampai akhirnya ia merasa jera. Kemudian, sekali lagi Ted kembali kepada Dr. Phil memohon kesempatan kedua. Kesempatan kedua itu membuahkan hasil. Untuk pertama kalinya sejak kehilangan kesempatan di radio tahun-tahun sebelumnya, Ted merasa bersih. Wanita yang kedapatan berzina itu mendapat keberuntungan yang sama. Sementara para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawanya dengan keinginan untuk melemparinya dengan batu, Yesus justru memberinya tiket pengampunan. Tiket pengampunan tersebut tidak lain merupakan wujud dari kesempatan kedua. Terhadap kita orang-orang berdosa, Yesus juga memberikan anugerah berupa kesempatan kedua. Tetapi ingat, kesempatan tersebut diberikan bukan untuk disia-siakan, melainkan dipergunakan sebaik-baiknya! Perhatikan bahwa sewaktu Yesus melepas perempuan itu pergi, Dia berpesan, "... mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." Sebagai penerima kesempatan kedua, mulai hari ini, mari berusaha menjalani kehidupan dengan terus mengupayakan perubahan positif yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan hidup yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk menggunakan kesempatan ini untuk hidup lebih baik lagi, agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 27 Januari 2026Bacaan: "la pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat." (2 TAWARIKH 22:3)Renungan: Seorang ibu adalah sosok yang sangat istimewa dalam hati anak-anaknya. Besarnya perhatian dan pengorbanan ibu kepada anak-anaknya tergambar dalam ungkapan "kasih ibu sepanjang jalan". Tidak ada ujungnya. Bagi banyak orang, makanan paling enak adalah masakan ibu. Tempat yang paling aman adalah pelukan ibu. Figur ibu dijadikan teladan. Nasihatnya didengarkan dan ditaati. Sayangnya, tidak semua ibu memberi pengaruh yang baik bagi anak-anaknya. Ahazia adalah salah satu raja Yehuda yang memerintah dalam waktu singkat, yakni hanya satu tahun. la adalah anak Yoram, raja Yehuda. Ibunya adalah Atalya. Pengaruh ibunya sangat kuat terhadap Ahazia. Sang ibu mendikte apa yang harus dilakukannya. Juga menjadi penasihatnya, termasuk dalam urusan perang. Sayangnya, nasihat-nasihat sang ibu justru menjerumuskan Ahazia ke dalam berbagai kejahatan, sebab Atalya bukanlah seorang yang takut akan Tuhan. Ia mewarisi kejahatan ayah dan ibunya, yakni Ahab dan Izebel, raja dan ratu Israel yang terkenal sebagai penyembah berhala. Ahazia pun dilenyapkan bersama keluarga Ahab lainnya, sebagaimana yang sudah Tuhan firmankan. Bagi para ibu-dan tentunya berlaku untuk para ayah juga-nasihat apa yang telah kita berikan kepada anak-anak kita? Apakah kita mendidik mereka di jalan Tuhan? Apakah kita mengajar mereka menaati Dia dan mengusahakan kebaikan bagi orang lain? Atau sebaliknya? Sadarilah bahwa pengaruh kita amat besar bagi mereka. Kiranya kita mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk ibu yang telah Kau izinkan hadir dalam hidupku. Penuhilah ia dengan kasih-Mu, agar melalui kehadirannya, aku sungguh merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : Sr. Renata, MASF Balikpapan Luk 1:5-25
What if you could reach your biggest practice goals in half the time you planned, without sacrificing your well-being along the way? In this episode, Dr. Justin Baik reveals how he rapidly transformed his vision of dental practice ownership into reality, smashing his five-year plan in just two and a half years. Driven by the weight of student debt, Dr. Baik didn't wait for the "perfect moment." Instead, he seized unique opportunities presented during the COVID-19 pandemic, optimizing financial strategies and decisively launching his practice in a prime retail location outside Chicago.Dr. Baik shares the blueprints behind his accelerated success, from leveraging low-interest rates and student loan refinancing to painstaking demographic research and data-driven site selection. He opens up about the practical sacrifices, the value of focusing on growing income (not just saving) and why prioritizing staff satisfaction and operational efficiency are non-negotiable for long-term success. Through honest reflection, Dr. Baik demonstrates how calculated risks, meticulous planning, and adaptable leadership can not only jumpstart your professional journey but also create space for a healthier work-life balance down the line.What You'll Learn in This Episode:Smart strategies for paying off student loans in record timeHow to leverage economic cycles and low-interest rates for financial growthThe step-by-step process of using data and demographics to select a winning practice locationWhy increasing income outperforms simply cutting expenses for rapid debt payoffTactics to boost staff happiness and retain top talentThe importance of relentless operational improvementNavigating the mental challenges and sacrifices of early practice ownershipCreating robust systems that eventually give you more personal freedomThe mindset shifts needed for sustainable, accelerated growthPractical resources Dr. Baik used to get aheadHit play to discover Dr. Baik's proven path to achieving dental practice success, faster and smarter!Sponsors:Net32: Founded by a dentist, for dentists. Net32 is the leading online marketplace for dental supplies, helping dental and medical professionals save on high-quality products for over 25 years. Start saving today at: net32.com/dentalmarketerGuest: Dr. Justin BaikPractice Name: Fox Pediatric DentistryCheck out Justin's Media:Website: foxpediatricdentistry.comEmail: justinbaik88@gmail.comHost: Michael AriasJoin my newsletter: https://thedentalmarketer.lpages.co/newsletter/Join this podcast's Facebook Group: The Dental Marketer SocietyLove the Podcast? Let Us Know How We're Doing on Apple Podcasts!
Steffie Baik joins The Steebee Weebee Show for the 3rd time!! We talk about: the weird co-host-"Baseball face"-and his unusual disappearance, her bumping into Karen O from the Yeah Yeah Yeah's, bad dating scenarios dealing with "poo breath" versus "body odor", the resurgence of Dumbfoundead, Steffie, and Rick Lee's upcoming podcast, the inevitable "dangers" of Artificial Intelligence in the near future, ways of making movie living as a vampire in the city , and much much more. Go this week to: www.youtube.com/steebeeweebee to watch. More Steffie : https://www.instagram.com/steffiebaik ** Now on iTunes: https://goo.gl/CdSwyV ** Subscribe: https://goo.gl/d239PO Little Ray promises a Karma Boost if you join our Patreon: https://goo.gl/aiOi7J Or, click here for a one time Karma Boost. https://www.paypal.me/steebeeweebeeshow/2 More Steven: Instagram: https://www.instagram.com/quangou Bandcamp: https://steebeeweebee.bandcamp.com/ Itunes: https://goo.gl/PSooa0 Twitch: https://www.twitch.tv/steebeeweebee Send stuff to: 1425 N. Cherokee Ave P.O. Box 1391 Los Angeles, CA 90093
BTS, BONUS CONTENT AND MORE! Only on Patreon: https://www.patreon.com/c/TrashTuesdayPodcast Feet theories, family dynamics, and UNFILTERED HOT TAKES. Steffie Baik and Andrea Jin join us and things go off the rails fast. You’ll laugh, you’ll cry, you’ll………hide your toothbrush from us. Just remember YOU.CHOSE.TO.BE.HERE. Thank you to out sponsors:Thank you Cash App! Use our exclusive referral code [THATSMONEY10] Download Cash App Today: https://capl.onelink.me/vFut/9vos470a #CashAppPod #CashAppPartnerAs a Cash App partner, I may earn a commission when you sign up for a Cash App account. Cash App is a financial services platform, not a bank. Banking services provided by Cash App’s bank partner(s). Prepaid debit cards issued by Sutton Bank, Member FDIC. Visit cash.app/legal/podcast for full disclosures. Thank you NUULY! Use Code [TRASHTUESDAY] and sign up to get $28 off your first month www.nuuly.com *PRETTY LITTLE BABY TOUR* Esther is coming to a city near you! Grab your tickets now at www.prettylittlebabytour.com *Listen to Esther's New Solo Pod!* https://www.esthersgrouptherapy.substack.com *Visit Ebb Ocean Club & Holiday Shop* https://www.ebboceanclub.com/ for Khalyla’s reef safe and biodegradable hair products! FOLLOW TRASH ON SOCIALS: Instagram: https://www.instagram.com/itstrashtuesday Tiktok: https://www.tiktok.com/@itstrashtuesday MORE ESTHER:TikTok: https://www.tiktok.com/@esthermonster Instagram: https://www.instagram.com/esthermonster/ MORE KHALYLA:Instagram: https://www.instagram.com/khalamityk/ Tigerbelly Podcast: https://www.youtube.com/@UCIyIoM_Nd8HtY19fuR_ov2A PRODUCTION:Guy Robinson: https://www.instagram.com/grobfps/ Arielle Jade (Editor): https://www.instagram.com/jade.rabbit.cce/ Elisa Hernandez Kohler: https://www.instagram.com/ellie.lianna/ Megan Clements: https://www.instagram.com/egggymeg/