Podcasts about sebagai

  • 1,414PODCASTS
  • 4,440EPISODES
  • 24mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Mar 5, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sebagai

Show all podcasts related to sebagai

Latest podcast episodes about sebagai

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
New website and app to safeguard international students in Australia - Web dan Aplikasi baru sebagai perlindungan mahasiswa internasional di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 7:08


A new initiative designed for international students, aims to make services easier to find. - Inisiatif baru dirancang ini bertujuan agar memudahkan para mahasiswa internasional untuk akses ke layanan kesehatan.

Radio Elshinta
Pesantren di Radio : Penguatan Struktur Ditjen Pesantren sebagai Orkestrator Ekosistem

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 46:28


Kami hadirkan program khusus pesantren di radio bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI saat ini adalah Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum yang dipandu SuwiryoDengan tema : Penguatan Struktur Ditjen Pesantren sebagai Orkestrator Ekosistem

Ini Koper
#883 Koneksi Tersembunyi: Biologi, Kognitif dan Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:44


Fritjof Capra mengajak kita melihat dunia bukan sebagai mesin raksasa yang kaku, melainkan sebagai simfoni jaring kehidupan yang saling bertautan secara harmonis. Inti dari kehidupan terletak pada konsep "autopoiesis", di mana setiap sel hingga organisme terkecil secara aktif terus menciptakan dan meregenerasi dirinya sendiri dalam sebuah jaringan metabolisme yang dinamis. Dalam pandangan ini, batas antara makhluk hidup dan lingkungannya menjadi kabur; kehidupan didefinisikan bukan oleh materi fisik yang menyusunnya, melainkan oleh proses kognisi dan hubungan yang terus mengalir untuk mempertahankan integritas sistem secara keseluruhan. Menariknya, Capra menjembatani hukum biologi ini ke dalam dimensi sosial manusia, di mana jaringan komunikasi menjadi napas utama bagi budaya dan organisasi. Pikiran manusia, melalui bahasa dan simbol, menciptakan dunia makna yang kompleks, namun strukturnya tetap mengikuti pola jaringan biologis yang adaptif dan belajar. Kegagalan besar peradaban modern saat ini seringkali berakar pada kecenderungan kita untuk memperlakukan organisasi sosial dan sistem ekonomi seperti mesin mekanis yang bisa dikendalikan secara linier, padahal mereka adalah sistem hidup yang membutuhkan ruang kreativitas dan aliran informasi yang bebas agar tetap sehat. Sebagai jalan keluar dari krisis global, Capra menawarkan urgensi "Literasi Ekologis", yaitu kemampuan manusia untuk kembali belajar dari kebijaksanaan alam dalam merancang masa depan. Kita didorong untuk menciptakan sistem ekonomi dan teknologi yang meniru pola ekosistem—di mana keragaman adalah kekuatan, limbah adalah nutrisi, dan kemitraan adalah kunci keberlanjutan. Dengan memahami koneksi tersembunyi yang mengikat biologi, kognisi, dan masyarakat, kita tidak lagi melihat diri kita sebagai penguasa alam yang terpisah, melainkan sebagai bagian yang bertanggung jawab dari jaring kehidupan yang agung demi kelangsungan generasi mendatang.

Ini Koper
#887 China, Demokrasi Vertikal dan Mentalitas Sekoci

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 5:38


Buku China's Megatrends karya John dan Doris Naisbitt memaparkan transformasi luar biasa China yang tidak lagi sekadar meniru Barat, melainkan membangun sistem orisinal yang disebut sebagai "Demokrasi Vertikal." Melalui delapan pilar utama, China berhasil menciptakan stabilitas politik sekaligus pertumbuhan ekonomi yang eksplosif dalam tiga dekade terakhir. Fondasi ini menunjukkan bahwa China telah bergeser dari masyarakat yang kaku secara ideologis menjadi entitas dinamis yang mengutamakan hasil nyata serta prestasi dalam meningkatkan taraf hidup rakyat, daripada proses politik formal yang seringkali disruptif di negara-negara Barat. Salah satu rahasia sukses yang diuraikan dalam megatren ini adalah sinkronisasi harmonis antara arahan pemerintah pusat (top-down) dan energi rakyat di tingkat bawah (bottom-up). Dengan filosofi "membingkai hutan dan membiarkan pohon tumbuh," pemerintah menetapkan parameter strategis nasional sementara memberikan keleluasaan penuh bagi inisiatif lokal serta kreativitas individu untuk berkembang. Pendekatan pragmatis ini, yang sering digambarkan dengan metafora "menyeberangi sungai dengan merasakan batu," memungkinkan China melakukan berbagai eksperimen kebijakan melalui zona ekonomi khusus tanpa risiko kegagalan sistemik yang luas di tingkat nasional. Transformasi ekonomi China juga menandai pergeseran paradigma besar, dari sekadar "bengkel dunia" yang memproduksi barang murah menjadi pemimpin inovasi teknologi global. Ambisi untuk beralih dari pencapaian "medali emas" menuju perburuan "Hadiah Nobel" mencerminkan investasi masif pemerintah dalam bidang pendidikan tinggi, riset kedirgantaraan, dan teknologi hijau. Dengan melibatkan diri sepenuhnya dalam ekosistem global dan memperkuat institusi keuangannya, China kini telah berevolusi menjadi pemain kunci yang menentukan arah perdagangan dunia dan menantang dominasi ekonomi tradisional Amerika Serikat maupun Eropa. Di sisi sosial dan budaya, China mengalami apa yang disebut sebagai "emansipasi pikiran," di mana kreativitas individu mulai dihargai di luar batas-batas dogma lama demi kemajuan bangsa. Meskipun dunia Barat sering memberikan kritik tajam terkait isu hak asasi manusia, China menawarkan perspektif alternatif yang memprioritaskan hak atas keamanan ekonomi dan pengentasan kemiskinan sebagai hak yang paling fundamental bagi rakyatnya. Perkembangan artistik dan intelektual yang kini meledak di berbagai kota besar di China menjadi bukti nyata bahwa kemajuan materi tengah diiringi dengan pembentukan identitas budaya baru yang lebih modern dan percaya diri. Sebagai kesimpulan, megatren China merupakan bukti lahirnya tatanan dunia baru di mana demokrasi liberal Barat bukan lagi satu-satunya jalan mutlak menuju kemakmuran global. Keberhasilan China mengelola transisi besar-besaran ini secara berkelanjutan memaksa komunitas internasional untuk mengakui keberadaan model sosial-politik alternatif yang terbukti efektif dalam mengorganisir masyarakat yang sangat luas. Memahami pilar-pilar ini menjadi sangat krusial bagi siapa pun yang ingin menavigasi masa depan, di mana dua sistem besar yang berbeda ini akan terus bersaing sekaligus saling bergantung di panggung sejarah abad ke-21.

Ini Koper
#888 Dinamika dan Kedalaman Budaya Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:04


Organisasi bukanlah sekadar struktur hierarki atau sekumpulan proses bisnis yang kaku, melainkan sebuah entitas hidup yang bernapas melalui interaksi manusia. Di dalamnya, terdapat kekuatan tak kasat mata yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah visi, yakni budaya organisasi. Budaya bertindak sebagai perekat sosial yang menyatukan individu dalam satu identitas kolektif yang unik. Budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai pola asumsi dasar yang ditemukan, ditemukan kembali, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat mereka belajar menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Jika pola tersebut terbukti efektif, ia akan diajarkan kepada anggota baru sebagai cara yang benar untuk mempersepsikan, memikirkan, dan merasakan masalah-masalah tersebut. Menurut Edgar Schein, budaya tidak bisa dipahami secara dangkal melalui survei belaka, melainkan harus dilihat melalui tiga tingkatan. Tingkat pertama adalah artifak, yaitu segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan secara fisik di lingkungan organisasi. Ini mencakup arsitektur kantor, cara berpakaian, hingga bahasa formal yang digunakan sehari-hari. Namun, artifak seringkali menyesatkan karena mudah diamati tetapi sulit untuk ditafsirkan maknanya. Di bawah artifak terdapat nilai-nilai yang dideklarasikan (espoused values), yang mencakup strategi, tujuan, dan filosofi yang secara sadar diungkapkan oleh pemimpin. Nilai-nilai ini adalah apa yang "seharusnya" dilakukan menurut norma kelompok. Tingkatan terdalam dan yang paling kuat adalah asumsi dasar (basic underlying assumptions). Asumsi ini bersifat tidak sadar dan dianggap sudah semestinya benar (taken for granted), sehingga anggota organisasi tidak lagi mempertanyakan keberadaannya. Inilah inti sebenarnya dari budaya yang menentukan bagaimana realitas dipahami oleh setiap individu di dalamnya. Asumsi dasar ini seringkali berakar pada sejarah panjang organisasi dalam mengatasi krisis atau merayakan kesuksesan. Ketika suatu tindakan secara konsisten membawa keberhasilan, tindakan tersebut berubah dari sekadar hipotesis menjadi keyakinan yang tidak tergoyahkan. Budaya, dalam hal ini, adalah hasil dari proses pembelajaran kolektif yang terakumulasi. Salah satu fungsi utama budaya adalah membantu organisasi dalam adaptasi eksternal. Budaya menentukan misi inti organisasi, strategi operasional, hingga kriteria keberhasilan yang mereka tetapkan sendiri. Tanpa kesepakatan budaya mengenai hal-hal fundamental ini, organisasi akan kehilangan arah di tengah persaingan pasar yang dinamis. Selain adaptasi ke luar, budaya juga berfungsi menjaga integrasi internal. Budaya memberikan bahasa bersama, menentukan batasan kelompok, menetapkan kriteria untuk kekuasaan dan status, serta menciptakan norma-norma tentang keintiman dan persahabatan. Hal ini menciptakan rasa aman dan stabilitas psikologis bagi setiap anggota. Pembentukan budaya sangat dipengaruhi oleh peran pendiri organisasi. Para pendiri membawa asumsi awal mereka tentang dunia dan cara terbaik untuk menjalankan bisnis. Melalui kepemimpinan mereka, nilai-nilai pribadi sang pendiri perlahan-lahan menyerap ke dalam struktur dan menjadi identitas permanen bagi organisasi tersebut. Seiring bertumbuhnya organisasi, budaya tidak lagi bersifat monolitik. Seringkali muncul subkultur yang berbeda berdasarkan fungsi departemen, lokasi geografis, atau tingkatan hierarki. Tantangan bagi seorang pemimpin adalah bagaimana menyelaraskan subkultur ini agar tidak terjadi konflik yang dapat melumpuhkan efektivitas kerja. Budaya juga berfungsi sebagai mekanisme pengurangan kecemasan (anxiety reduction). Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, budaya memberikan kerangka berpikir yang stabil sehingga individu tahu bagaimana harus bereaksi tanpa perlu menganalisis setiap situasi dari nol. Budaya memberikan prediktabilitas dalam interaksi sosial. Kepemimpinan dan budaya adalah dua sisi dari koin yang sama. Pemimpin menciptakan budaya melalui tindakan-tindakan mereka, namun di saat yang sama, budaya yang sudah mapan juga menentukan jenis pemimpin seperti apa yang akan diterima oleh organisasi. Pemimpin yang gagal memahami budaya organisasinya akan mengalami penolakan sistemik. Mendiagnosis budaya organisasi memerlukan pendekatan kualitatif yang mendalam daripada sekadar metode kuantitatif. Pemimpin harus mampu menjadi "detektif budaya" yang mengamati perilaku, mendengarkan cerita, dan menggali asumsi yang tersembunyi. Memahami budaya berarti memahami jiwa dari organisasi itu sendiri. Perubahan budaya adalah proses yang sangat menyakitkan karena melibatkan aspek "pembongkaran" identitas lama. Edgar Schein menekankan bahwa untuk mengubah budaya, seseorang harus melalui tahap unfreezing, di mana stabilitas lama digoyahkan untuk menciptakan motivasi bagi perubahan. Tanpa rasa urgensi, budaya lama akan selalu menang. Setelah tahap unfreezing, organisasi perlu melakukan restrukturisasi kognitif. Anggota organisasi harus belajar melihat realitas dengan cara baru dan mengadopsi asumsi-asumsi baru yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Proses ini membutuhkan pendampingan yang intens dan contoh nyata dari para pemimpin puncak. Salah satu penghambat terbesar perubahan budaya adalah learning anxiety atau kecemasan untuk belajar hal baru. Manusia cenderung takut akan kegagalan atau kehilangan status saat mencoba cara-cara baru. Oleh karena itu, menciptakan rasa aman psikologis (psychological safety) adalah prasyarat mutlak dalam transformasi budaya. Kepemimpinan yang transformasional harus mampu mengomunikasikan visi baru secara konsisten melalui segala saluran. Bukan hanya melalui pidato, tetapi juga melalui kebijakan rekrutmen, sistem penghargaan, dan alokasi sumber daya. Apa yang diprioritaskan oleh pemimpin adalah apa yang akan dianggap penting oleh budaya. Budaya organisasi juga sangat dipengaruhi oleh budaya nasional atau makro di mana organisasi tersebut berada. Nilai-nilai tentang otoritas, waktu, dan individualisme yang dipegang oleh masyarakat sekitar akan mewarnai bagaimana budaya perusahaan terbentuk. Globalisasi menuntut organisasi untuk lebih peka terhadap perbedaan budaya ini. Teknologi modern juga turut mengubah wajah budaya organisasi. Cara kita berkomunikasi secara digital telah merubah pola interaksi sosial dan struktur otoritas dalam perusahaan. Meskipun teknologinya baru, asumsi dasar manusia tentang kebutuhan akan pengakuan dan rasa memiliki tetap menjadi inti dari budaya. Dalam organisasi yang matang, budaya bisa menjadi beban jika ia menjadi kaku dan menolak inovasi. Inilah yang disebut sebagai "kekakuan budaya" yang bisa menyebabkan organisasi runtuh meskipun pernah sukses di masa lalu. Kemampuan untuk melakukan pembelajaran berkelanjutan adalah ciri budaya yang sehat. Budaya yang kuat bukan berarti budaya yang seragam tanpa perbedaan pendapat. Budaya yang kuat adalah budaya yang memiliki nilai-nilai inti yang kokoh, namun tetap memberikan ruang bagi keberagaman ide dan kritik konstruktif. Fleksibilitas di dalam kerangka nilai adalah kunci ketahanan jangka panjang. Evaluasi terhadap budaya tidak boleh dilakukan secara menghakimi sebagai "baik" atau "buruk" secara abstrak. Budaya harus dinilai berdasarkan efektivitasnya dalam mendukung tujuan organisasi dan kesejahteraan anggotanya. Budaya yang efektif adalah budaya yang selaras dengan realitas lingkungan eksternal. Akhirnya, manajemen budaya adalah tugas berkelanjutan bagi setiap pemimpin. Budaya bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu program pelatihan, melainkan sesuatu yang dipelihara setiap hari melalui setiap keputusan kecil yang diambil. Budaya adalah akumulasi dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang menjadi karakter. Kesadaran akan budaya memberikan kekuatan bagi organisasi untuk melampaui keterbatasan teknis. Dengan budaya yang sehat, sebuah organisasi mampu bertahan melewati krisis ekonomi, perubahan pasar, hingga pergantian kepemimpinan. Budaya adalah warisan abadi yang ditinggalkan oleh sebuah kelompok kepada generasi berikutnya. Sebagai penutup, memahami organisasi berarti memahami manusia di dalamnya dengan segala kompleksitas budaya yang mereka bangun. Organisasi yang hebat adalah organisasi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga membangun budaya yang memuliakan martabat manusia dan mendorong pertumbuhan bersama menuju tujuan yang lebih besar.

Ini Koper
#890 Strategi Menjangkau Kelompok Paling Miskin

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:04


Konsep Bottom of the Pyramid (BOP) yang dipopulerkan oleh C.K. Prahalad merupakan paradigma revolusioner yang melihat masyarakat termiskin di dunia bukan sebagai beban sosial, melainkan sebagai pasar yang dinamis dan penuh potensi. Dengan populasi mencapai miliaran orang yang hidup dengan pendapatan rendah, kelompok ini memiliki daya beli kolektif yang sangat besar namun sering kali diabaikan oleh perusahaan multinasional karena dianggap tidak menguntungkan dan sulit dijangkau. Prahalad menantang gagasan tradisional dengan berargumen bahwa sektor swasta dapat berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan melalui model bisnis yang inklusif, di mana penciptaan laba berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan martabat sosial. Inti dari keberhasilan di pasar BOP terletak pada inovasi radikal yang menyesuaikan diri dengan realitas ekonomi dan keterbatasan infrastruktur di tingkat akar rumput. Strategi seperti kemasan "sachet" yang terjangkau atau sistem layanan kesehatan massal yang efisien membuktikan bahwa produk dan jasa berkualitas tinggi dapat diakses oleh konsumen berpendapatan rendah melalui volume penjualan yang masif. Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, pendekatan ini memberikan martabat dan hak pilih kepada kaum miskin, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam pasar formal dan menghindari eksploitasi oleh pihak ketiga yang tidak efisien. Dengan demikian, inovasi di pasar ini menuntut perubahan pola pikir dari sekadar menjual produk menjadi menciptakan ekosistem yang memberdayakan masyarakat secara mandiri. Sebagai kesimpulan, strategi Bottom of the Pyramid menawarkan jalur berkelanjutan menuju kemakmuran global yang lebih merata melalui sinergi antara keuntungan korporasi dan dampak sosial yang nyata. Integrasi masyarakat miskin ke dalam rantai nilai global, baik sebagai konsumen yang cerdas maupun sebagai produsen yang kreatif, merupakan kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang benar-benar inklusif. Visi Prahalad membuktikan bahwa kapitalisme dapat menjadi kekuatan positif yang kuat, di mana dorongan untuk meraih laba menjadi motor penggerak bagi inovasi yang menghapuskan marjinalisasi ekonomi dan membuka pintu peluang bagi mereka yang selama ini terlupakan di dasar piramida dunia.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Mengaku Sebagai Allah (2 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 2:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGAKU SEBAGAI ALLAHDiambil dari: Yohanes 8:58 “Yesus berkata kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.'”Wonder Kids, banyak orang Yahudi menantikan Mesias yang akan mengalahkan bangsa Romawi dan mendirikan kerajaan di bumi. Karena itu, ketika Yesus datang, mereka kecewa. Yesus tidak memimpin pasukan atau menjadi raja dunia. Ia mengajar, menolong orang sakit, dan berbicara tentang Kerajaan Allah.Banyak orang bingung: Siapakah Yesus sebenarnya? Dalam Yohanes 8, orang-orang bertanya kepada Yesus tentang siapa diri-Nya. Lalu Yesus berkata sesuatu yang sangat mengejutkan: “Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”Kalimat ini sangat penting. Yesus sedang mengingatkan mereka pada kisah Musa di padang gurun. Ketika Musa bertanya kepada Allah tentang nama-Nya, Allah menjawab, “AKU ADALAH AKU.” (Keluaran 3:14). Dengan mengatakan “Aku telah ada”, Yesus sedang menyatakan bahwa Ia adalah Allah sendiri.Artinya, Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi. Yesus adalah Allah yang datang ke dunia menjadi manusia. Ia selalu ada sejak kekal dan tidak pernah berubah.Wonder Kids, mungkin kita tidak selalu mengerti semua perkataan Yesus, tetapi kebenarannya tetap sama. Kita boleh bertanya dan belajar, tetapi kita perlu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Kalau kamu bingung tentang Yesus, jangan menjauh. Datanglah kepada Tuhan lewat doa dan firman-Nya. Percayalah bahwa Yesus adalah Allah yang mengasihimu dan selalu ada untukmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang hidup. Tolong aku supaya sungguh-sungguh percaya bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Tolong aku untuk terus belajar mengenal-Mu lebih dalam. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus bukan hanya guru yang baik, tetapi Allah yang datang untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
Amerika-israel mulai menyerang Iran di tengah perundingan nuklir, apa yang bisa dilakukan Presiden Prabowo sebagai anggota dewan perdamaian bentukan Trump?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 10:24


Simak pembahasannya bersama: 1. Pengamat Timur Tengah, Dosen Hub Internasional Univ Binus - Tia Mariatul Khibtiah2. Pengamat Timur Tengah, Pendiri Situs albalad.co, Faisal Assegaf

Bingkai Suara
[Music] ANGEL PIETERS Talks About Music Journey, Quiet Room, and Embracing the Ache

Bingkai Suara

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 24:37


Hello Listeners!Di episode kali ini Wulan ngobrol-ngobrol dengan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat junior dan terus berkembang hingga dewasa sebagai musisi dengan identitas vokal yang kuat dan matang. Episode kali ini kita ditemani Angel PietersAngel Pieters memulai langkah profesional sejak usia dini dan terus berkembang hingga dewasa sebagai musisi. Dalam perjalanannya Angel tampil di konser internasional seperti “Hitman Returns: David Foster & Friends” (2011) Berbagi panggung dengan musisi kelas dunia yang mana adalah pencapaian langka bagi penyanyi Indonesia muda. Dalam episode kali ini Angel Pieters kembali ke industri musik dengan karya single barunya berjudul “Rindu”. Sebuah pop balada yang memilih ketenangan daripada drama, dan memilih kejujuran rasa daripada kalimat-kalimat besar yang meledak-ledak. Dalam lagu “Rindu” Angel memaknai kerinduan bukan sebagai sesuatu yang harus “diselesaikan”, melainkan diakui dengan tenang. Tentang kehangatan sederhana yang pernah ada, lalu berubah oleh jarak dan keadaan, menyisakan memori yang pelan-pelan dipahami. Sebagai penyanyi dengan perjalanan karier panjang, Angel Pieters dikenal sebagai penyanyi yang mampu menyampaikan emosi dengan kedalaman interpretasi, bukan hanya lewat teknik, tetapi lewat cara ia “menghidupkan” cerita. Melalui “Rindu”, Angel kembali menegaskan posisinya sebagai penyanyi pop dewasa yang memilih ketulusan sebagai pusat karyanya.Untuk Cerita lebih lengkapnya yuk dengarkan obrolan Langsung di Channel Podcast Bingkai Suara Season 8 di Spotify, Apple Podcast, Youtube atau kunjungi website kita di ⁠⁠⁠⁠www.bingkaikarya.com

Ini Koper
#881 Masyarakat Adat, Masyarakat Hukum Adat dan Masyarakat Tradisional

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 17:55


Istilah "Masyarakat Tradisional" merupakan warisan cara pandang modernisme abad ke-19 yang sering kali memosisikan komunitas lokal sebagai pihak yang tertinggal atau "belum modern". Dalam kacamata negara, kategori ini digunakan untuk melegitimalisasi proyek pembinaan dan penyeragaman identitas, di mana masyarakat dianggap sebagai relik masa lalu yang harus "dimodernisasi" agar sesuai dengan standar pembangunan. Sayangnya, upaya pemberian baju dan rumah permanen ini sering kali menjadi pintu masuk bagi pengambilalihan tanah leluhur, karena tradisi dianggap sebagai beban sejarah yang menghambat kemajuan ekonomi bangsa. Sebagai bentuk perlawanan terhadap stigmatisasi tersebut, muncullah istilah "Masyarakat Adat" yang menekankan pada kedaulatan dan identitas mandiri (self-identification). Istilah ini bukan sekadar label sosiologis, melainkan sebuah pernyataan politik bahwa komunitas tersebut memiliki sistem nilai, pemerintahan, dan hukum sendiri yang hidup jauh sebelum negara ini berdiri. Dengan menyebut diri mereka sebagai masyarakat adat, komunitas-komunitas ini menolak didefinisikan oleh pihak luar dan menuntut pengakuan atas hak-hak dasar mereka sebagai subjek hukum yang setara, bukan lagi sebagai objek pembinaan birokrasi. Namun, pengakuan tersebut sering kali terbentur pada istilah teknis-yuridis "Masyarakat Hukum Adat" yang menjadi syarat mutlak dalam administrasi negara. Meski Putusan Mahkamah Konstitusi No. 35 Tahun 2012 telah memisahkan hutan adat dari hutan negara, komunitas di lapangan tetap terjebak dalam paradoks birokrasi: mereka harus membuktikan eksistensinya melalui proses verifikasi dan peraturan daerah yang panjang serta melelahkan. Akibatnya, banyak komunitas yang nasibnya tertahan di ruang tunggu—diakui secara sosial namun belum sah secara hukum—sementara hutan mereka terus terancam oleh desakan investasi dan kebijakan yang sering kali lebih berpihak pada kertas daripada kenyataan di lapangan.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 27 Februari 2026 – Mat. 5:20-26 : Tampil beda sebagai anak-anak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026


Pembawa Renungan: Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Mat. 5:20-26.

Ini Koper
#872 Plastic Inc. Cara Ekonomi Hidrokarbon Bersiasat

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026 7:29


Plastic Inc. karya Beth Gardiner mengungkap agenda tersembunyi industri minyak yang menjadikan plastik sebagai fondasi ekonomi masa depan di tengah tekanan transisi energi global. Gardiner berargumen secara tajam bahwa banjir plastik sekali pakai yang kita alami saat ini bukanlah sekadar ketidaksengajaan pasar, melainkan strategi bertahan hidup raksasa petrokimia yang memanfaatkan melimpahnya gas alam murah hasil revolusi fracking. Dengan mengalihkan fokus dari bahan bakar kendaraan menuju produksi plastik dasar, perusahaan-perusahaan energi fosil ini berupaya memastikan bahwa ketergantungan dunia terhadap hidrokarbon tetap terkunci rapat, bahkan ketika masyarakat mulai meninggalkan bensin dan batu bara demi energi terbarukan. Di balik narasi kenyamanan modern, buku ini membongkar kepalsuan sistem daur ulang yang selama dekade terakhir telah dipromosikan secara masif sebagai solusi utama. Gardiner memaparkan bagaimana kampanye pemasaran yang cerdik telah berhasil memindahkan beban moral polusi dari produsen ke pundak konsumen melalui simbol-simbol yang menyesatkan. Kenyataannya, sebagian besar plastik secara ekonomi tidak layak dan secara teknis sulit untuk didaur ulang. Krisis ini semakin diperparah dengan ancaman kesehatan yang nyata dari bahan kimia pengganggu endokrin yang merembes ke dalam tubuh manusia serta ketidakadilan lingkungan yang dialami oleh komunitas rentan di wilayah-wilayah seperti "Cancer Alley", di mana keuntungan korporasi seringkali dibayar dengan kesehatan masyarakat lokal. Sebagai kesimpulan, Gardiner menekankan bahwa penyelesaian krisis plastik tidak lagi bisa hanya mengandalkan inisiatif individu yang bersifat sporadis, melainkan memerlukan perombakan sistemik yang radikal. Transformasi ini harus melibatkan regulasi yang memaksa produsen untuk bertanggung jawab penuh atas seluruh siklus hidup produk mereka melalui kebijakan Tanggung Jawab Produsen yang Diperluas (EPR) dan pembatasan produksi plastik global yang mengikat secara hukum. Solusi sejati bukanlah sekadar mengganti satu material dengan material lainnya, melainkan merancang ulang infrastruktur konsumsi kita menuju sistem yang mengutamakan penggunaan kembali (reuse) dan pengisian ulang (refill), guna mengakhiri budaya "sekali buang" yang merusak ekosistem planet ini.

METRO TV
Kim Jong Un Kembali Terpilih Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea - Headline News Edisi News MetroTV 7441

METRO TV

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 1:03


Dalam Kongres Partai Buruh Korea yang diadakan di Pyongyang, Kim Jong Un kembali terpilih sebagai Sekretaris Jenderal. Delegasi kongres memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinannya yang dianggap berhasil memperkuat kekuatan nuklir Korea Utara dan meningkatkan posisi negara di kawasan. Kongres juga mengumumkan perubahan besar dalam komite sentral, dengan wajah baru menggantikan sejumlah pejabat senior, menandai pergeseran generasi dalam kepemimpinan negara.

MORAT MARIT FM
EPS.346 - Ramadan Sebagai Trigger Untuk Menjadi Lebih Baik

MORAT MARIT FM

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 16:29


Apa pendapat anda tentang episode ini? https://open.firstory.me/user/cllnqvpto01n101w7acsdamo6/comments Powered by Firstory Hosting

Ini Koper
#856 Climate Capital sebagai Paradigma Baru Ekonomi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 7:03


Climate Capital karya Tom Chi menawarkan paradigma baru untuk menghadapi tiga krisis eksistensial abad ke-21: destabilisasi iklim, disrupsi pekerjaan oleh AI, dan perpecahan informasi global. Chi berargumen bahwa model ekonomi ekstraktif saat ini—yang hanya mengambil sumber daya dari Bumi—telah mencapai batasnya dan harus segera digantikan oleh ekonomi regeneratif atau "Net Positive". Visi ini menuntut manusia untuk melampaui konsep keberlanjutan yang pasif dan mulai secara aktif memulihkan kesehatan biosfer, di mana setiap aktivitas ekonomi yang dilakukan justru meningkatkan kualitas air, tanah, dan keanekaragaman hayati di planet ini. Untuk mewujudkan transformasi sistemik tersebut, Chi memperkenalkan empat pilar kognitif yang disebut sebagai "4Cs": Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creativity (Kreativitas), Compassion (Kasih Sayang), dan Community (Komunitas). Berpikir kritis digunakan untuk mematahkan kerangka berpikir lama yang menghambat inovasi, sementara kreativitas difokuskan pada proses membangun melalui prototipe cepat daripada sekadar berteori. Kasih sayang berfungsi sebagai kompas etis dalam merancang teknologi agar tetap manusiawi, dan komunitas menjadi fondasi ketahanan kolektif dalam menghadapi volatilitas lingkungan yang kian meningkat. Pada bagian akhir, buku ini menjabarkan peta jalan praktis untuk transisi ekonomi melalui tiga epok, mulai dari memaksimalkan efisiensi material hingga mencapai titik di mana kehadiran manusia memperkaya metabolisme ekosistem. Chi menekankan pentingnya peran manusia sebagai "insinyur ekosistem" yang memperbaiki siklus air dan memulihkan habitat flora serta fauna, mirip dengan peran semut yang mengonsumsi banyak namun tetap menyuburkan tanah. Pada akhirnya, Climate Capital adalah sebuah seruan untuk menjadi "leluhur yang baik" dengan menginvestasikan kecerdasan dan empati kita demi meninggalkan warisan Bumi yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

MORAT MARIT FM
EPS.343 - Menjalankan Puasa Sebagai Sebuah Victor

MORAT MARIT FM

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 36:09


Apa pendapat anda tentang episode bersama Victor kali ini? Powered by Firstory Hosting

DiMedia
Puasa Sebagai Konsekuensi Orang Beriman | Tarawih 1447H, Ust. Ahmad Rifa'i, MEI., 18 Feb 26 @Assofia

DiMedia

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 9:48


Kultum & Sholat TarawihMasjid As-sofia, Kota Bogor Rabu, 18 Februari 2026 / 01 Ramadhan 1447HNarasumber: Ustadz Ahmad Rifa'i, MEI.Tema: Puasa Sebagai Konsekuensi Orang BerimanImam: Ustadz Fathoni, SE. ME.LIVE Streaming :- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/bXTu1ipW9oM?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/dx0RDh4MBGs?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/2728517760839492/- Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:- Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #tarawih #kultumtarawih #kultumramadhan #ramadhan #sholattarawih #ramadhan1447h #ramadhan2025 #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama takwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,tarawih, kultum tarawih, kultum ramadhan, sholat tarawih,ramadhan 1447h,ramadhan,ramadhan 2026,

Parenting Podcast
Cara Menghindari Pola Asuh Orang tua Helikopter - oleh Rena Masri, S.Psi, M.Si, Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 3:00


"Sebagai orang tua, kita semua ingin yang terbaik untuk buah hati, tetapi bagaimana cara memastikan kita tidak jatuh pada pola asuh orang tua helikopter? Tipsnya akan kami share di audio ini, ya. Yuk, simak bersama! Kalo ada satu tips khusus Moms & Dads praktikkan dalam pola asuh agar tidak jadi orang tua helikopter parenting, jangan ragu berbagi di kolom komentar yaa, mungkin bisa menjadi inspirasi untuk yang lain! "#tanambenih #parenting#belajarparenting#orangtua#anak#remaja#parentingtips#parentinglife#komunitasparenting#pengasuhan#ayahbunda #orangtuahelikopter

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Lukas? (19 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 2:30


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI LUKAS?Diambil dari: Lukas 14:13–14 (TB)“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang miskin, orang cacat, orang lumpuh dan orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak dapat membalasmu…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Lukas. Lukas menulis Injilnya dengan satu tujuan besar: supaya orang-orang tahu siapa Yesus sebenarnya dan siapa yang dikasihi Yesus. Sebagai seorang dokter dan sejarawan, Lukas sangat teliti. Ia menyelidiki semua cerita tentang Yesus sejak awal dan menuliskannya dengan rapi. Namun Lukas tidak hanya peduli pada fakta, ia juga peduli pada orang-orang kecil.Di dalam Injil Lukas, kita sering melihat Yesus memperhatikan: orang miskin, orang sakit, orang buta, dan juga orang yang tertindas. Lukas menulis bagaimana Yesus datang untuk membawa kabar baik bagi orang miskin, membebaskan orang yang tertawan, dan menolong mereka yang terlupakan.Yesus pernah membaca kitab Yesaya dan berkata bahwa nubuat itu digenapi pada hari itu juga. Artinya, Yesus benar-benar datang untuk menolong mereka yang membutuhkan. Melalui Injil Lukas, kita belajar bahwa mengasihi Tuhan juga berarti mengasihi orang lain, terutama mereka yang sering tidak diperhatikan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang mungkin sedang sedih, kesepian, atau membutuhkan bantuan. Tanyakan pada dirimu, “Apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk menunjukkan kasih Yesus?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi orang miskin dan orang yang menderita seperti Engkau mengasihi mereka. Pakai hidupku untuk membawa kebaikan bagi orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi Yesus berarti peduli pada orang-orang yang sering dilupakan. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 17 Februari 2026 - Mengendalikan Diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 7:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Februari 2026Bacaan: "Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!" (Amsal 23:1-2) Renungan: Katak Amazon bertanduk adalah seekor katak yang memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan dengan katak-katak lain. Amfibi gemuk ini dapat tumbuh sepanjang 20 cm, dan banyak ditemukan di Kolombia sampai ke Brazil, khususnya di rawa-rawa daerah sungai Amazon. Namanya didapat dari dua tanduk runcing yang mencuat dari kepalanya. Katak yang betina ukurannya lebih besar dari yang jantan, namun warna kulitnya tidak secerah yang jantan. Namun, yang jauh lebih menarik untuk dibahas dari hewan ini adalah nafsu makannya yang luar biasa besar! Katak ini sangat gemuk dan merupakan katak paling rakus di antara katak-katak jenis lainnya. Sangat sering katak ini ditemukan dalam keadaan mati sewaktu berusaha mencoba menelan mangsa mereka yang terlalu besar, sehingga mulut mereka masih berisi mangsa yang tersangkut dan tidak dapat tertelan ketika ditemukan. Nafsu makan berlebihan sungguh sangat berbahaya! Ternyata, bukan cuma katak yang bisa mengalami hal ini. Alkitab menyampaikan sebuah kisah tragis dari bangsa Israel yang mati konyol karena tidak dapat mengendalikan nafsu rakus mereka yang liar. Kisah tragis ini terjadi di daerah yang diberi nama Kibrot-Taawa. Dikatakan bahwa waktu itu ada orang-orang bajingan yang kemasukan nafsu rakus, hingga mereka berteriak meminta makan daging. Hal ini terjadi karena mereka bosan dengan manna yang tiap hari mereka makan. Akhirnya, Musa datang kepada Tuhan dengan membawa segala keluhan bangsa itu, dan singkat cerita Tuhan mengirimkan burung-burung puyuh dari arah sebelah laut dalam jumlah yang luar biasa besar ke sekeliling perkemahan mereka. Burung-burung itu dihamburkan Tuhan begitu saja, sehingga dapat dengan mudah dikumpulkan orang Israel. Namun, hal mengerikan terjadi ketika orang-orang rakus yang mengeluh itu dengan bernafsunya langsung memakan burung itu. Dan sewaktu daging burung itu sudah di mulut mereka dan belum sempat dikunyah, Tuhan yang sangat murka memukul orang-orang rakus tersebut dengan tulah yang besar sehingga mereka mati dalam kekonyolan mereka sendiri. Kondisi ini seperti katak Amazon bertanduk yang mati karena makanan. Terkadang kita menganggap sepele nafsu makan yang berlebihan. Namun, sadarkah kita bahwa ternyata kerakusan adalah suatu kesalahan di mata Tuhan? Kitab Amsal memberikan nasihat kepada kita untuk mencegah nafsu makan yang berlebihan. Dikatakan, jika nafsu makan kita besar, taruhlah sebuah pisau pada leher kita! Sebagai bukti bahwa rakus adalah hal yang jelek, kita bisa lihat ada berbagai macam penyakit yang dapat timbul karena kerakusan akan makanan. Dan rakus akan makanan biasanya mengarah kepada obesitas yang membawa berbagai penyakit di dalamnya, seperti penyakit jantung ataupun diabetes. Kegemukan juga akan membuat gerakan kita terbatas dan kita akan menjadi malas. Jadi, mari kendalikan nafsu makan kita, sebelum kita dibuat mati karenanya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk dapat mengontrol nafsu makanku yang mungkin terlalu berlebihan, sehingga aku berusaha makan sesuai batas yang normal dan sehat. Amin. (Dod).

Alex Nanlohy's Podcast
MELAYANI TUHAN SEBAGAI WIIJUD KASIH DAN SYUKUR

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 32:59


Kolose 3:22-25

Radio Elshinta
26 Tahun Radio Elshinta: Menjaga Akurasi, Menjadi Rujukan di Tengah Arus Hoaks

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 37:06


26 tahun bukan waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan panjang Radio Elshinta, ragam peristiwa menyertai perjalanan Elshinta dengan menyajikan berita dan fakta peristiwa. Sebagai radio berita tentu saja tantangan yang dihadapi menyajikan berita dengan cepat tepat dan akurat. Pentingnya peran Radio Elshinta sebagai rujukan informasi yang aktual membantu masyarakat untuk menghindari berita bohong atau hoax.Inilah penuturan Dosen dan Wartawan Senior, Norman Meoko

Radio Elshinta
Sepekan Menteri Agama di Elshinta " Ramadhan Sebagai Sekolah Spiritual dan Sosial ".

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 15:09


Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sekolah spiritual dan sosial. Di bulan ini, kita belajar mengendalikan diri, membersihkan hati, dan memperkuat kesabaran. Rasa lapar mengajarkan empati, sementara ibadah dan berbagi menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Jika dijalani dengan kesadaran, Ramadhan membentuk pribadi yang lebih peduli, jujur, dan manusiawi—bukan hanya selama sebulan, tetapi sepanjang hidup.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 13 Februari 2026 - Tuhan tidak pernah melupakanmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 9 Februari 2026 – Mrk. 6:53-56 : Panggilan Sebagai Orang Kristen

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026


Pembawa Renungan : RP. Antonius Tukiran MSC Manado Mrk. 6:53-56

Newnormal
Reflexi sebagai Riview

Newnormal

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 27:46


Menelaah untuk mengambil hikmah

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1996. "JADIKAN KESEDIHAN SEBAGAI IBADAH"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 31:47


Bismillah,1996. JADIKAN KESEDIHAN SEBAGAI IBADAHRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-4 masa biasa, 7 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 8:25


Dibawakan oleh Suster Yolastri MCFSM dan Suster Tania MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 3: 4-13; Mazmur tg 119: 9.10.11.12.13.14; Markus 6: 30-34.CHAS ENERGI  Renungan kita pada hari ini bertema: Chas Energi. Ada banyak kesaksian baik secara langsung maupunmelalui media sosial tentang bahaya memakai hp atau telpon seluler saat sedangdi-chas. Orang-orang saling memberikan peringatan untuk tidak menelpon atauberaktivitas dengan hp ketika sedang di-chas. Katanya hp bisa terbakar ataumeledak. Sudah ada banyak bukti tentang ini dan disebarkan secara viral untukdiperhatikan oleh banyak orang. Maksudnya, hp itu harus dalam keadaan diam atau istirahatsehingga proses penambahan energi listrik ke dalam baterainya, tidak terganggudengan penggunaan energi yang sama untuk proses komunikasi. Pertimbangan ituada benarnya, karena baterai itu seperti gudang. Ia menerima dahulu energi,lalu nanti selesai baru ia menyalurkan keluar untuk berbagai pemakaian. Iabukan selang yang menerima dan langsung mengalirkan energinya. Pengalaman chas energi secara rohani digambarkan olehbacaan-bacaan kita pada hari ini. Raja Salomo mewariskan kerajaan yang begitubesar dan kuat dari bapaknya Daud. Tapi ia berhenti sejenak untuk pergi kebukit persembahan yang paling besar, namanya Gibeon. Di sana ia berdoa danmembuat persembahan kepada Allah. Sebagai jawabannya, ia mendapat kebijaksanaandari Tuhan setelah ia disuruh untuk membuat satu permintaan yang terbaik bagidia dan kerajaannya. Sebuah energi baru akan membantu untuk suatu pekerjaanbaru. Yesus dan para rasul menyempatkan suasana sepi untukmereka sendiri dalam istirahat, berdoa, dan memperkuat persekutuan di antaramereka di tengah-tengah kesibukan pelayanan mereka terhadap begitu banyakorang. Namun kenyataannya orang banyak tidak surut keinginannya untukmendengarkan dan mendapatkan penyembuhan dari Tuhan. Mereka mengikuti terus kemana pun tempat menyepinya Yesus dan para rasul. Setelah proses chas kembalienergi itu, kekuatan dan semangat baru bangkit dengan passion, bela rasa, gerakan hati, kobaran semangat, yaitu“tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka sepertidomba yang tidak mempunyai gembala.” Chas energi yang baru atau menambah dan memperkuat yangsudah ada sangat penting untuk tugas selanjutnya, tantangan baru, perjuanganyang berkelanjutan, dan kesulitan-kesulitan yang bakal dihadapi. Kita memilikisaat-saat pemeriksaan batin, pengakuan dosa, ekaristi harian dan mingguan,puasa, rekoleksi, dan retret; semua ini adalah kesempatan chas kembali energirohani. Ini bukan sekedar kegiatan-kegiatan rohani, karena nantinyamenghasilkan orang-orang seperti selang: terima chas energi langsung menguap dankeluar. Ini adalah cara kita mengisi gudang rohani kita, supaya padasaat-saatnya kita menyalurkannya dalam aneka kegunaannya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus,perkuatkanlah kami dalam memberikan kesaksian yang benar tentang Dikau.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Radio Elshinta
Firman Subagyo: Negara harus lindungi sawit sebagai komoditas strategis nasional

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 2:16


Anggota Komisi V DPR RI Firman Subagyo menegaskan pentingnya keberanian negara dalam melindungi kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional dan sumber energi baru terbarukan. Dalam wawancara bersama Radio Elshinta, Firman menyoroti kontribusi besar sawit bagi perekonomian, perlunya kepastian hukum, serta pembenahan regulasi agar industri sawit berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

METRO TV
Uni Eropa Tunjuk Garda Revolusi Iran Sebagai Organisasi Teroris - Headline News Edisi News MetroTV 7216

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 1:46


Uni Eropa telah resmi memasukkan Garda Revolusi paramiliter Iran sebagai organisasi teroris setelah aksi keras yang mereka lakukan terhadap demonstrasi nasional di Teheran, yang menewaskan lebih dari 6.300 orang. Keputusan ini diambil setelah rapat para Menteri Luar Negeri Uni Eropa di Brussel, Belgia, pada Kamis waktu setempat.

Renungan Anak GKY Mabes
Air di Padang Gurun (31 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 3:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah AIR DI PADANG GURUNDiambil dari: 2 Timotius 2:24–25 (TB)“Sedangkan hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang; ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran.”Wonder Kids, Bayangkan kamu berada di padang gurun. Matahari panas sekali, dan air sangat sulit ditemukan. Tiba-tiba muncul seseorang dari kejauhan. Ia berkata dengan suara lembut dan penuh semangat, “Ayo ikut aku! Ada air segar dan tempat teduh di sini!”Pasti kita akan mengikuti orang itu. Tapi bayangkan kalau orang itu berteriak, “Hei, kenapa kalian bodoh sekali berjalan di sini? Airnya ada di sana! Sudah jelas!” Apa kita masih mau ikut?Mungkin tidak. Kita malah pergi ke arah lain. Sebagai orang Kristen, kita tahu Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Kita ingin orang lain juga mengenal Yesus, tetapi cara kita menyampaikan kabar baik sangat penting. Kalau kita kasar, marah-marah, atau merasa paling benar, orang akan menolak. Tapi kalau kita lembut, sabar, dan penuh kasih, orang akan lebih mudah mendengar. Tuhan meminta kita untuk:ramah kepada semua orang,penuh kasih,menunjukkan kebenaran dengan sikap yang baik.Doa kita adalah supaya orang yang belum mengenal Tuhan bisa melihat kasih Yesus melalui hidup kita, lalu mau mendengarkan kabar baik yang membawa keselamatan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang di sekitarmu yang mungkin belum mengenal Tuhan Yesus. Doakan dia, dan cari kesempatan untuk menunjukkan kebaikan kecil hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku memberitakan kabar baik tentang Engkau dengan hati yang lembut dan penuh kasih. Pakai hidupku untuk menuntun orang lain mengenal Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: cara kita berkata dan bertindak bisa menolong orang lain melihat kasih Yesus yang menyelamatkan. Tuhan Yesus memberkati

METRO TV
Kalimantan Utara Bebas Desa Tertinggal: Pencapaian Pembangunan Desa - Headline News Edisi News MetroTV 7223

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 2:06


Peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum positif bagi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan penurunan tajam jumlah desa tertinggal. Dari 208 desa pada 2021, kini hanya sekitar 60 desa yang tertinggal. Bahkan, sejak 2025, Kaltara diprediksi bebas dari desa sangat tertinggal. Sebagai provinsi termuda di Kalimantan yang berada di wilayah perbatasan dan pedalaman, Kaltara berhasil mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan desa, salah satunya melalui tumbuhnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa-desa. Peringatan Hari Desa Nasional yang dipusatkan di Desa Wisata Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, juga menampilkan berbagai potensi unggulan desa, mulai dari hasil pertanian hingga kerajinan tangan. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menegaskan bahwa UMKM desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi serta pemasaran digital.

Radio Elshinta
DPR setujui mantan wakil ketua DPR Adies Kadir sebagai calon Hakim MK, bagaimana nasib independensi MK?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 14:08


Bersama: 1. Pakar Hukum Tata Negara dari STIH IBLAM, Radian Syam2. Pengamat hukum dan politik dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 28 Januari 2026 - Kesempatan kedua untuk hidup lebih baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 28 Januari 2026Bacaan: Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11)Renungan: Ted Williams adalah seorang penyiar radio dan pengisi suara ternama yang dijuluki "The Golden Voice". Tetapi sayang, ia suka mabuk-mabukan dan kecanduan obat terlarang. Hasilnya, Ted kehilangan pekerjaan impian. Tiga bulan setelah menghisap kokain, kekayaan yang dikumpulkannya selama lima tahun ketenaran hilang lenyap. Ted jatuh miskin, menjadi tunawisma, terlibat kriminalitas, bahkan sampai di penjara. Ted kemudian bertemu Dr. Phil yang menawarkannya untuk rehabilitasi, tetapi ia tidak bersungguh-sungguh dan keluar setelah 12 hari tinggal di tempat itu. Berbulan-bulan kemudian Ted tetap mengonsumsi alkohol sampai akhirnya ia merasa jera. Kemudian, sekali lagi Ted kembali kepada Dr. Phil memohon kesempatan kedua. Kesempatan kedua itu membuahkan hasil. Untuk pertama kalinya sejak kehilangan kesempatan di radio tahun-tahun sebelumnya, Ted merasa bersih. Wanita yang kedapatan berzina itu mendapat keberuntungan yang sama. Sementara para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawanya dengan keinginan untuk melemparinya dengan batu, Yesus justru memberinya tiket pengampunan. Tiket pengampunan tersebut tidak lain merupakan wujud dari kesempatan kedua. Terhadap kita orang-orang berdosa, Yesus juga memberikan anugerah berupa kesempatan kedua. Tetapi ingat, kesempatan tersebut diberikan bukan untuk disia-siakan, melainkan dipergunakan sebaik-baiknya! Perhatikan bahwa sewaktu Yesus melepas perempuan itu pergi, Dia berpesan, "... mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." Sebagai penerima kesempatan kedua, mulai hari ini, mari berusaha menjalani kehidupan dengan terus mengupayakan perubahan positif yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan hidup yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk menggunakan kesempatan ini untuk hidup lebih baik lagi, agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

METRO TV
Jelang Sidang Penetapan Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur BI - Headline News Edisi News MetroTV 7185

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 4:09


DPR RI menggelar rapat paripurna ke-12 masa persidangan ketiga tahun 2025 hingga 2026. Rapat akan melaporkan hasil uji kelayakan terhadap calon deputi gubernur bank Indonesia, sekaligus menjadi momen pengambilan keputusan.#RapatParipurna #DPR #BankIndonesia #DeputiGubernurBI #EkonomiIndonesia #KeputusanDPR

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 26 Januari 2026 - Tetap setia bersandar padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 26 Januari 2026Bacaan: "Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu." (Amsal 27:19)Renungan: Banyak orang berusaha mengetahui karakter seseorang bahkan karakternya sendiri. Mulai dari yang agak ilmiah seperti tes psikologi hingga ke yang berbau mitos (bentuk wajah ini karakternya sabar, tanggal lahir ini punya sifat pendendam, dll). Padahal, sebenarnya melihat karakter asli seseorang itu bukan hal yang sulit. Caranya cukup dengan melihat bagaimana respons sikapnya saat berada dalam tekanan masalah. Sebagai pemimpin, Saul dan Daud pernah menghadapi situasi sulit. Tapi, respons mereka sangat berbeda. Ketika Goliat menantang pasukan Saul, Saul justru membuat sayembara dan bukan memohon pertolongan kepada Tuhan. Tampak bahwa Saul lebih mengandalkan manusia. Kenekadan Saul membakar korban akibat tak sabar menunggu Samuel juga karena ia takut rakyatnya meninggalkannya. Sekali lagi, ia lebih bersandar pada manusia. Berbeda dengan Daud. Saat menghadapi tekanan karena keluarganya dan keluarga pasukannya ditawan musuh, Daud memilih mencari Allah. Dalam masa-masa pelarian dan menghadapi berbagai masalah, kita juga bisa melihat mazmur-mazmurnya yang bukan hanya memohon pertolongan Allah tapi percaya pada-Nya. Bagaimana karakter kita ketika masalah datang? Apakah kita tetap beriman pada-Nya? Apakah kita tetap setia berjalan dalam kebenaran? Ataukah masalah justru membuat kita kecewa dan kemudian memilih menempuh cara-cara dunia? Filsuf Romawi, Marcus Aurellius berkata, "Hal-hal buruk hanya bisa menghancurkanmu ketika hal-hal tersebut sudah menghancurkan karaktermu." Biarlah iman kita selalu lebih besar dari masalah kita, karena kita sendiri punya Tuhan yang jauh lebih hebat dari segala masalah yang kita hadapi. Andalkan Dia saat masalah datang. Berjalanlah dengan kekuatan dari-Nya dan bukan dengan kekuatan sendiri. Ikuti kehendak-Nya dan bukan keinginan sendiri. Biarlah masalah justru membuat kita tekun, tahan uji, dan berpengharapan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah diriku agar dari hari ke hari karakterku semakin serupa dengan-Mu, sehingga walau masalah mendera hidupku aku tetap bersikap penuh kerendahan hati. Amin. (Dod).

Ini Koper
#833 Practical Empathy sebagai Ketrampilan Strategis

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 7:46


Practical Empathy, atau empati kognitif, bukan sekadar perasaan kasihan atau ikut sedih saat orang lain berduka, melainkan sebuah keterampilan strategis untuk memahami pola pikir orang lain secara netral. Dalam dunia profesional, ini berarti kita berupaya menangkap penalaran, reaksi, dan prinsip yang mendasari tindakan seseorang tanpa mencampuradukkannya dengan emosi pribadi kita sendiri. Dengan memisahkan antara "merasakan" dan "memahami," kita dapat membangun fondasi komunikasi yang lebih kuat dan objektif, yang sangat krusial bagi para desainer, manajer, maupun pemimpin dalam mengambil keputusan yang tepat sasaran. Penerapannya dilakukan melalui teknik "Sesi Mendengarkan" yang mendalam, di mana kita memposisikan diri sebagai seorang turis yang tidak tahu apa-apa dan membiarkan narasumber menjadi pemandu ceritanya. Alih-alih membawa daftar pertanyaan wawancara yang kaku, kita harus berani melepas kendali dan mengikuti alur berpikir subjek guna menggali motivasi batin mereka yang sering kali tidak terungkap lewat data statistik semata. Kunci keberhasilannya terletak pada kemampuan kita untuk menunda penilaian (judgment) dan benar-benar hadir secara mental untuk menyerap perspektif unik mereka tanpa interupsi dari asumsi atau bias pribadi. Pada akhirnya, mengadopsi empati praktis adalah tentang menciptakan keseimbangan antara data kuantitatif dan pemahaman kualitatif yang manusiawi dalam setiap inovasi. Bisnis yang hanya mengejar angka sering kali kehilangan arah karena gagal memahami alasan di balik perilaku penggunanya, sedangkan organisasi yang berempati mampu menciptakan solusi yang benar-benar relevan dan bermakna bagi kehidupan manusia. Dengan memahami manusia di balik setiap interaksi, kita tidak hanya meningkatkan kualitas produk dan layanan, tetapi juga memupuk kolaborasi yang lebih kreatif serta lingkungan kerja yang lebih inklusif.

Radio Elshinta
Hadirin di WEF 2026 Kagum saat Prabowo Bandingkan Program MBG dengan Skala McDonald's

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 3:01


Davos — Forum tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 mendadak terisi riuh tepuk tangan saat Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulainya pada awal 2025. Prabowo menyebut hingga hari ini, ada 21.102 dapur MBG di berbagai titik Tanah Air dan melayani 59,8 juta penerima manfaat.Ia pun membadingkan produksi dapur MBG ini dengan skala produksi harian McDonald's yang merupakan waralaba makanan cepat saji besar di dunia. Menurut catatan Prabowo, McDonald's memproduksi 68 juta porsi tiap hari. Dia pun yakin dalam waktu satu bukan lagi, produksi dapur MBG bisa segera melampaui produksi harian McDonald's."Hari ini, dalam satu tahun, kami telah mencapai 21.102 dapur yang melayani secara nasional. Hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta porsi untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari," kata Prabowo saat berpidato di forum WEF 2026, di Davos, Swiss, Kamis (22/1).“Sebagai konteks, dalam waktu sekitar satu bulan lagi, kami akan melampaui McDonald's yang memproduksi 68 juta porsi per hari,” tambahnya disambut riuh tepuk tangan para hadirin WEF.Prabowo menargetkan pada 2026 ini dapur-dapur MBG bisa menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. Mereka tak cuma anak-anak sekolah, tapi juga ibu hamil dan warga lanjut usia (lansia).“Tahun ini, kami menargetkan melayani 82,9 juta porsi per hari. Seluruh anak Indonesia sejak dalam kandungan ibunya hingga mencapai usia 18 tahun mendapatkan manfaat program ini. Untuk ibu hamil dan menyusui kami mengantarkan makanan setiap hari ke rumah mereka. Demikian juga bagi para lansia yang hidup sendiri,” tuturnya.Prabowo menegaskan skala perbandingan itu jadi gambaran kecepatan perluasan program MBG. Ia menyebut McDonald's yang butuh waktu hingga lima dekade untuk sampai di titik produksi 68 juta porsi per hari. Namun, dapur MBG akan melampaui capaian produksi McDonald's hanya dalam waktu sekitar dua tahun."Dalam konteks yang saya sebutkan, saya kira McDonald's memulai dapur pertamanya pada 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan, ya, lebih dari lima dekade. Kami akan mencapai 82,9 juta, saya harap pada akhir Desember 2026,” ucapnya.Ia juga memaparkan MBG telah memperkuat perekonomian nasional Indonesia. Prabowo menyatakan lebih dari 61.000 UMKM dan korporasi jadi bagian dari rantai pasok dapur MBG. Selain itu, dapur MBG telah menciptakan 600.000 lapangan kerja.“Kami menciptakan lebih dari 600.000 lapangan kerja hanya dari dapur-dapur saja. Pada puncaknya, kami optimistis akan mencapai 1,5 juta pekerjaan langsung bersama para vendor dan pemasok,” kata Presiden.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 11 Januari 2026 - Tetap memberikan yang terbaik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Januari 2026Bacaan: la mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (Kisah Para Rasul 16:30-31)Renungan: Setetes embun jatuh di sebuah daun. Lama kelamaan, daun itu tidak bisa menahan butiran embun dan menetes ke bebatuan di bawahnya. Ternyata setiap hari, bebatuan itu basah terkena titik embun segar yang jatuh dari daun-daun. Makin hari, batu yang lembab menumbuhkan lumut pada permukaan batu-batu tersebut. Tidak hanya itu, pada bebatuan itu juga, para semut mulai membuat sarangnya. Melihat itu, banyak burung hinggap untuk mematuk semut, binatang yang menjadi makanan favoritnya. Bebatuan yang awalnya gersang, kini ditumbuhi lumut, rumput-rumput kecil, sarang semut hingga membentuk habitat baru. Itu semua terjadi karena ada peran setetes embun. Sekalipun cuma setetes, tapi embun sudah menjalankan fungsinya dengan maksimal. Sebagai manusia, sudah seharusnya kita berlaku demikian. Lihatlah Yusuf, meskipun seorang narapidana namun perannya di penjara tidaklah kecil. Paulus dan Silas pun sama. Walaupun ada di penjara, itu tidak menghalangi mereka untuk melakukan sesuatu bagi orang-orang. Bahkan di tempat gelap, sepi, kotor, dingin pun, mereka tetap berfungsi optimal, memberitakan Injil, menyelamatkan jiwa-jiwa. Tidak peduli di mana pun kita berkarya hari ini, di ruang kerja yang kecil, di garasi yang sempit, di toko yang terpencil, di gudang paling belakang, di kantor yang jauh dari keramaian, di lapangan yang kotor, panas, tetaplah jalankan fungsi kita dengan baik. Tetap berilah yang terbaik meskipun mungkin tidak dilihat banyak orang. Tetaplah giat sambil terus percaya dan berharap kalau sesuatu yang besar, yang dari Tuhan pasti akan datang. Seringkali bukan tempat yang membesarkan seseorang namun kualitas diri orang itu sendirilah yang menentukan apakah kelak ia akan menjelma menjadi orang hebat, atau tetap menjadi individu yang biasa-biasa saja. Mari tingkatkan kemampuan diri, terus menjadi berkat bagi orang, terus berdampak positif bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku agar melalui hidupku aku dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Ajivatthamakasila (Sila dengan Penghidupan sebagai yang Kedelapan)

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Jan 9, 2026 33:18


Sukhī hontu kalyāṇamittā,Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Ājīvaṭṭhamakasīla (Sila dengan Penghidupan sebagai yang Kedelapan)".

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 5 Januari 2026 - Menjadi bijaksana dengan melakukan firmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 5 Januari 2026Bacaan: "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. " (Matius 7:24-25)Renungan: Ada seorang dosen yang sangat pandai dan hebat dalam mengajar. Karena itu, berbagai universitas sering mengundangnya untuk mengajar. Suatu kali ia diundang mengajar di satu universitas yang ia belum pernah mengajar sebelumnya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, ia diantar sopirnya pergi ke universitas itu. Di tengah perjalanan ia iseng berkata kepada sopirnya, "Sebenarnya hari ini saya lelah sekali. Saya tidak ingin mengajar." Sopirnya berkata, "Bapak tidak usah mengajar sore ini, biar saya saja yang menggantikan Bapak." "Lho, kamu bisa gantiin saya?" tanya dosen tersebut. "Iya Pak. Saya kan sudah mengantar Bapak puluhan kali dan Bapak mengajar yang itu-itu juga, jadi saya sudah hafal Pak. Saya pasti bisa. Lagipula universitas itu belum tahu bagaimana wajah Bapak, jadi tidak perlu khawatir, Pak!" jawab sopir itu dengan yakinnya. Akhirnya dosen itu pun setuju. Lalu mereka bertukar tempat, dosen menyetir mobil dan sopir duduk di belakang layaknya seorang dosen. Tiba di universitas tersebut, sopir yang berlagak seperti dosen itu masuk kelas dan langsung mengajar. Sedangkan dosen yang asli mendengar dan melihat dari luar apa yang diajarkan oleh sopir itu. Dan ternyata, dengan mendengar puluhan kali saja, sopir itu betul-betul bisa mengajar persis dari A sampai Z. Namun di akhir perkuliahan timbul masalah, yaitu ketika sampai di sesi tanya jawab. Seorang mahasiswa bertanya, "Pak, bagaimana menerapkan apa yang Bapak ajarkan itu ke dalam kehidupan sehari-hari?" Sopir itu bingung karena ia tidak bisa menjawab. Tetapi ia tidak habis akal. "Wah, ini pertanyaan yang sangat mudah. Saking mudahnya sopir saya saja bisa menjawabnya!" Lalu ia memanggil "sopirnya". Akhirnya "sopirnya" itu dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut dan pertanyaan-pertanyaan yang lainnya. Seperti sopir itu, orang bisa memiliki banyak pengetahuan tanpa tahu mempraktikkannya. Sebagai anak-anak Tuhan kita bisa juga seperti sopir ini yang tahu banyak kebenaran firman Tuhan, tetapi berhenti hanya sampai di pengetahuan saja, tanpa mempraktikkannya. Yesus berfirman, "Setiap orang yang mendengar perkataanku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu." Perkataan ini diberikan oleh Yesus sebagai penutup dari khotbah di bukit. Oleh karena itu, mari kita menjadi orang yang bijaksana, yakni orang yang setelah mendengarkan firman Tuhan kemudian menjadi pelaku dari firman tersebut. Jauhkan diri dari menjadi orang bodoh, yang hanya mendengar tanpa mau melakukan. Keputusan ada di tangan kita masing-masing, mau menjadi orang bijak atau orang bodoh. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin menjadi orang yang bijaksana, dengan menjadi pelaku dari setiap firman Tuhan yang aku dengar setiap hari. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Jakarta overtakes Tokyo as World's Most Populated City: Between challenges and enduring appeal - Jakarta Kalahkan Tokyo sebagai Kota Terpadat Dunia: Antara Tantangan dan Daya Tarik yang Tak Pudar

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 16:53


The UN has officially declared Jakarta the world's most populous city with 42 million people, surpassing Tokyo. A demographer discusses the implications and whether the Indonesian diaspora should think twice about returning home. - Jakarta kini resmi menjadi kota terpadat di dunia dengan 42 juta jiwa, menggeser Tokyo, menurut PBB. Ahli demografi menjelaskan dampaknya dan apakah diaspora Indonesia perlu berpikir ulang untuk pulang.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 28 Desember 2025 - Melangkah untuk perubahan, tinggalkan bayang-bayang masa lalu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Desember 2025Bacaan: "Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya, maka tinggallah Ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." (Kejadian 39:2)Renungan: Edwin Cole berkata, "Anda tidak tenggelam karena jatuh ke dalam air, kecuali anda tetap tinggal di dalam air. Umumnya ketika seseorang sudah merasa nyaman, Ia tidak suka akan perubahan. Mereka yang berada dalam zona nyaman, akan menganggap perubahan seperti langit yang akan runtuh. Artinya perubahan tersebut begitu mengagetkan sekaligus mendatangkan ketakutan yang hebat. Sebagai contoh seorang karyawan yang di PHK, orang yang tadinya kaya sekarang jatuh miskin, anak pandai tapi nilainya hancur. Perubahan seperti ini dapat membuat orang menjadi putus asa. sehingga tidak bisa melihat peluang yang lebih baik di depannya. Kisah Yusuf mengingatkan kita untuk tidak takut terhadap perubahan apapun selama kita berpaut pada Tuhan. Terkadang untuk menyatakan kuasa dan mujizatNya, Tuhan menghendaki kita untuk berani melangkah dan meninggalkan kenyamanan kita. Tuhan lebih besar dari segalanya. Ia sanggup melakukan yang lebih baik dan lebih besar ketika kita berserah kepada-Nya. Dibalik tantangan, perubahan atau kesulitan terdapat kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Perubahan tidak selamanya berarti kemunduran, tetapi bisa berarti kemajuan. Jika saat ini Tuhan mengizinkan kita mengalami perubahan dalam bidang tertentu, melangkahlah dengan berani. Jangan tinggal dalam bayang-bayang masa lalu, karena itu akan menghambat langkah kita untuk meraih keberhasilan berikutnya. Percayalah, bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:24). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk dapat menerima setiap perubahan yang terjadi dalam hidupku. Aku percaya, jika Engkau melepaskan aku dari kenyamananku, pekerjaanku. kesalahanku hari ini, Engkau sudah mempersiapkan sesuatu yang baru, yang lebih indah untuk masa depanku. Penuhilah aku dengan Roh Kekuatan Mu, agar apapun yang akan terjadi hari ini, adalah perbaikan yang harus kujalani untuk menggapai masa depan yang penuh harapan bersama-Mu. Amin. (Dod).

ROTI HIDUP
KESUNYIAN SEBAGAI TEMPAT TUHAN BEKERJA

ROTI HIDUP

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 10:40


 Lukas 1:5-25 I.Kisah Zakharia dan Elisabet II.Keraguan yang Membawa Kesunyian III.Tuhan Bekerja dalam Kesunyian IV.Harapan yang Garang V.Aplikasi untuk Kehidupan Kristen Masa Kini

Radio Rodja 756 AM
Ilmu Sebagai Modal Utama Keshalihan Orang Tua

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 48:13


Ilmu Sebagai Modal Utama Keshalihan Orang Tua merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 18 Jumadil Akhir 1447 H / 9 Desember 2025 M. Kajian Tentang Ilmu Sebagai Modal Utama Keshalihan Orang Tua Kita melanjutkan […] Tulisan Ilmu Sebagai Modal Utama Keshalihan Orang Tua ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 11 Desember 2025 - Hidup sejati sebagai Anak-anakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Desember 2025Bacaan: Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku." (Lukas 15:29)Renungan: Di dalam kisah anak yang hilang, kita mendapat kesan bahwa si anak sulung lebih baik dari adiknya, karena ia tidak meminta warisan, tidak pergi dari rumah dan tidak menghabiskan hartanya. Bahkan, si anak sulung berani mengklaim bahwa dirinya adalah anak yang taat dan rajin bekerja kepada sang ayah. Mungkin keburukannya hanyalah ia merasa iri kepada adiknya yang itu pun mungkin bisa kita maklumi. Namun, melalui respons sang ayah, kita belajar bahwa sesungguhnya anak yang hilang bukan saja si anak bungsu, melainkan si anak sulung juga, karena ia sebagai anak namun tidak merasa atau menempatkan dirinya sebagai anak. Sebagai anak, ia pun turut memiliki apa yang dimiliki oleh sang ayah, dan sebagai anak yang baik seharusnya ia turut bersukacita dengan sang ayah karena adiknya telah kembali. Namun, si anak sulung menempatkan dirinya sebagai orang upahan, dengan merasa ketaatan dan kerajinannya bekerja untuk sang ayah patut diberi upah atau penghargaan. Mental demikian kadang dimiliki oleh para pengikut Yesus. Sebagai anak-anak Tuhan, kita seringkali mengklaim perbuatan baik, masa pelayanan, pengorbanan waktu kita untuk Tuhan, dll. kepada Dia dan menuntut Tuhan menjawab doa kita sesuai dengan apa yang kita mau. Kita menjadikan Tuhan berhutang atas kebaikan kita. Padahal, Tuhan tidak pernah berhutang kepada kita, karena apa yang la berikan jauh lebih besar dari apa yang mampu kita berikan kepada-Nya. Sebagai Bapa, la tidak ingin kita menjadi anak-anak-Nya yang bermental upahan. Karena apa yang dimiliki oleh Bapa telah diberikan kepada kita untuk dikelola sebaik-baiknya untuk menjadi kemuliaan-Nya. Apa yang menjadi sukacita Bapa, itu juga yang harus menjadi sukacita kita. Sosok ayah dalam perumpamaan ini menggambarkan kasih Bapa yang begitu besar kepada anak-anak-Nya, sehingga la tetap mau menerima anak-anak-Nya yang mau bertobat. Dengan kasih-Nya yang begitu besar, la memanggil kita untuk kembali dan memiliki hidup sejati sebagai anak-anak-Nya, bukan dengan mental seorang upahan. Tuhan Yesus memberkati. DOATuhan Yesus, biarlah aku hidup sebagai anak-anak-Mu yang sejati, bukan sebagai anak dengan mental upahan. Amin. (Dod).

Keluar Sekejap
[EPISOD KHAS] KS Live | Masa Depan Tenaga Malaysia: NUR Power & Kedah Sebagai Game Changer

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 63:19


Keluar Sekejap turun ke Kulim untuk episod khas sempena Karnival Literasi Tenaga yang dianjurkan oleh NUR Power bagi menyokong agenda Malaysia Energy Literacy Program (MELP) iaitu salah satu inisiatif nasional dari Kementerian Peralihan Tenaga dan Transformasi Air (PETRA) pada 29 November lalu!Dalam episod ini, Keluar Sekejap menemubual Dato' Haji Mohd Sahil bin Zabidi, Group CEO, Kulim Technology Park Corporation Sdn. Bhd. Beliau berkongsi pandangan eksklusif tentang masa depan KHTP, strategi menarik pelaburan, dan bagaimana Kedah boleh memimpin ekonomi hijau Malaysia.Keluar Sekejap juga mengupas masa depan tenaga Malaysia khususnya KHTP, pusat industri yang bergantung kepada NUR Power, satu-satunya utiliti bebas dengan rekod kebolehpercayaan bertaraf dunia.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Ingin menjemput Keluar Sekejap untuk Live Show?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 5 Desember 2025 - Taat dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 5 Desember 2025Bacaan: "Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." (Matius 17:27)Renungan: Nelayan yang sangat berpengalaman seperti Simon Petrus sekalipun, tidak akan pernah dengan tepat mengetahui ke mana seekor ikan atau gerombolan ikan akan berenang sehingga ia dapat menangkapnya. Tetapi mukjizat yang dilakukan Yesus membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan semesta alam, yaitu ketika Ia memerintahkan Petrus untuk menangkap ikan dan mengambil uang senilai 4 dirham dari dalam mulut ikan yang pertama kali didapatnya. Sebagai seorang nelayan yang berpengalaman, Petrus taat pada perintah Yesus. Oleh karena itu dengan tenang ia duduk dan memancing di tepi danau Galilea demi mendapat uang 4 dirham dalam mulut ikan untuk membayar pajak seperti yang diperintahkan Yesus padanya. Petrus sangat terheran-heran ketika apa yang dikatakan Yesus sungguh terjadi. Sebagai Tuhan, Yesus memerintahkan seekor ikan yang sedang mengulum uang senilai 4 dirham bergerak untuk memakan umpan Petrus, dan semua itu dilakukan-Nya untuk memenuhi kewajiban yang tidak seharusnya dikenakan kepada Dia dan pengikut-Nya. Sungguh ajaib bukan? Sebagai Tuhan, Yesus tahu segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini dan Dia berkuasa memerintahkan apa saja untuk menjawab kebutuhan umat-Nya. Yesus yang disembah dan dipercaya oleh Petrus adalah Yesus yang sama yang saat ini kita sembah dan kita percaya, tetapi mengapa kita sering khawatir tentang hidup ini? Tentang makan, minum, pakaian, tempat tinggal, studi, pasangan hidup dan masa depan kita? Bukankah Dia telah lebih dulu mengetahui semua kebutuhan kita dan berkuasa mengatur yang terbaik bagi hidup kita? Bagian kita hanyalah taat dan melangkah manakala Yesus memerintahkan sesuatu kepada kita. Marilah kita berubah untuk lebih percaya lagi, dan menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya. Percayalah, bahwa Yesus tidak membiarkan kita sendirian menanggung beban hidup kita yang datang silih berganti. Kalau Yesus bisa memerintahkan seekor. Ikan untuk memberkati Petrus, maka Ia juga bisa memerintahkan banyak hal untuk menyelesaikan pergumulan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu pada ku sampai dengan saat ini. Ajarilah aku untuk senantiasa taat pada perintah-Mu, sebab Engkau lebih tahu apa yang terbaik bagiku dalam hidup ini. Tambahkanlah imanku agar aku percaya bahwa Engkau sanggup menyelesaikan setiap permasalahanku dengan cara-Mu yang ajaib. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 4 Desember 2025 - Berkat lewat perkataan lidah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 Desember 2025Bacaan: "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah." (Yakobus 3:9)Renungan: Di dalam kitab Talmud Yahudi diceritakan ada seorang raja yang mengutus 2 orang pelawak untuk suatu tugas. Raja itu berkata, "Hai, Simon, si bodoh, pergilah dan carikan bagiku sesuatu yang paling baik di dunia ini. Dan kamu, si John yang bebal, pergilah carikan bagiku sesuatu yang paling buruk di dunia ini!" Kedua pelawak itu kembali dengan membawa bungkusannya masing-masing. Simon menyembah Raja dan berkata, "Lihat, tuanku, yang paling baik di dunia ada ini," Lalu Simon membuka bungkusan yang dibawanya itu, yang berisi sebuah lidah. Kemudian John menyembah Raja dan berkata, "Lihatlah, tuanku, yang paling buruk di dunia ada ini." Lalu John membuka bungkusan yang dibawanya, berisi sebuah lidah yang lain. Lidah dapat berguna menjadi alat yang baik. Melalui lidah, nama Tuhan dipuji dan dibesarkan. Tetapi lidah juga dapat menjadi alat yang buruk. Melalui lidah manusia dapat mengutuk, memfitnah, mencaci maki dan merendahkan martabat orang lain. Sebagai pengikut Yesus, kita harus berhati-hati dalam menggunakan lidah, karena setiap perkataan yang kita ucapkan harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan kelak. Mampukan kita menjaga kekudusan lidah kita, sehingga melalui perkataan kita, nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas lidah yang Kau berikan padaku. Kuduskan lidahku, agar perkataan yg keluar dari mulutku, dapat membawa kesembuhan, kelepasan dan damai sejahtera bagi banyak orang. Jangan biarkan lidahku membuat banyak air mata mengalir dan hati terluka. Tetapi biarlah dengan lidahku semakin banyak senyuman yang terlihat dari banyak orang. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Sebagai Contoh

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 3:37


Pdt. Wigand Sugandi (TB) 2 Timotius 3:15Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.