Podcasts about sebagai

  • 1,420PODCASTS
  • 4,544EPISODES
  • 24mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jul 21, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sebagai

Show all podcasts related to sebagai

Latest podcast episodes about sebagai

METRO TV
Pidato Perdana Andy Burnham Sebagai PM Inggris Baru - Headline News Edisi News MetroTV 75859

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 1:13


Perdana Menteri Inggris baru, Andy Burnham, menyampaikan pidato perdananya dari tangga Downing Street, London. Dalam pidato tersebut, Burnham secara terbuka mengakui kekurangan pemerintahan sebelumnya dan berjanji akan membawa stabilitas baru bagi Inggris.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
World Cup Update: Kalahkan Argentina 1-0, Spanyol Dinobatkan sebagai Juara Dunia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 6:26


Setelah 104 pertandingan dan satu bulan penuh aksi sepak bola yang tak terlupakan, Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia FIFA 2026, mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final yang mendebarkan untuk mengangkat trofi paling bergengsi dalam dunia sepak bola.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 Juli 2026 - Saling mengasihi dan menghargai dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 19, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 18 Juli 2026 - Datang padaNya dalam kelemahan, mohon kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 5:15


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Juli 2026Bacaan: “Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." (Markus 5:28)Renungan: Bethany Hamilton adalah seorang atlet selancar profesional. Pada usia 13 tahun, lengannya digigit hiu saat latihan di Hawaii. Dia hampir mati kehabisan darah. Dokter mengatakan karir selancarnya selesai. Banyak orang merasa kasihan dan berkata, "Sudahlah, berhenti saja." Tapi empat minggu kemudian dia sudah kembali ke papan selancarnya dengan 1 tangan. Waktu ditanya apa yang menguatkan dia, dia menjawab, "Saya tidak berdoa minta lengan saya kembali. Saya berdoa minta Tuhan pakai hidup saya. Asal saya bisa dekat dengan Dia, itu cukup." Pada akhirnya dia pun meraih juara dunia, punya keluarga, dan jadi kesaksian bahwa Tuhan sanggup memakai kekurangan menjadi kekuatan. Dia "menjamah jubah Yesus" di tengah luka, dan Tuhan beri dia kekuatan baru. Bacaan di atas mengisahkan tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan. Bayangkan: 12 tahun sakit, uang habis untuk biaya pengobatan, tetapi tidak sembuh, malah semakin parah. Secara agama dia najis. Tidak boleh memegang orang, hidupnya sendirian, malu dan putus asa. Tapi ketika dia mendengar tentang Yesus, muncullah iman di hatinya dengan berkata, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Ketika ia berhasil menjamah jubah Yesus, saat itu juga pendarahannya berhenti. Yesus berkata, "Imanmu telah menyelamatkan engkau." Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuhnya, tapi juga memulihkan identitasnya. Sebagai pengikut Yesus, saat kita punya masalah kita sering meminta pertolongan ke dukun, orang pintar, curhat di medsos, curhat ke semua orang, cari motivasi. Tapi lupa datang dan menjamah Yesus. Yesus hari ini masih berjalan di tengah keramaian hidup kita. Dia tidak sibuk. Dia berhenti untuk satu orang yang beriman. Pertanyaannya: Maukah kita punya iman seperti perempuan itu? "Tuhan, aku tidak tahu jalan keluarnya. Tapi asal aku bisa dekat dengan-Mu, aku percaya Engkau sanggup menolong aku." Jangan tunggu kuat dulu baru datang kepada Tuhan. Datanglah dalam kelemahan. Karena di sanalah kuasa-Nya menjadi sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku datang seperti perempuan itu hari ini. Dengan iman kecil, dengan hati lelah, asal aku jamah Engkau saja, aku percaya ada kesembuhan. Jamah lukaku. Jamah kekuatiranku. Jamah hidupku. Aku tidak mau lari ke tempat lain lagi. Aku mau dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).

Kajian Tafsir Al Qur'an
[Nasihat] Al Qur'an Sebagai Hujjah

Kajian Tafsir Al Qur'an

Play Episode Listen Later Jul 14, 2026 96:40


(Tematik) Al Qur'an Sebagai Hujjah.dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., MA. hafizhahullahu.

lc sebagai nasihat ustadz dr firanda andirja
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 13 Juli 2026 - Merangkul dan menyambut sesama yang terabaikan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 Juli 2026Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Pada tahun 1967, seorang laki-laki bernama Joni Eareckson umur 17 tahun meloncat ke danau untuk menyelam. Namun karena salah perhitungan, dia cedera tulang belakang. Sejak hari itu dia lumpuh dari leher ke bawah. Dunia Joni runtuh. Orang tuanya sedih, teman-temannya menjauh. Dia marah sama Tuhan. "Kenapa aku? Kenapa Tuhan izinkan ini?" Di tempat tidur rumah sakit, dia merasa benar-benar ditinggalkan. Fisiknya lemah, masa depannya gelap, dan dia merasa tidak ada yang mengerti. Tapi di titik paling hancur itu, Joni mulai membuka Alkitab. Mazmur 27:10 jadi pegangannya: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." Tuhan tidak menyembuhkan tubuhnya. Tapi Tuhan menyambut dia. Dari kursi roda, Joni menjadi pelukis dengan kuas di mulut, penulis 40 buku, dan pendiri yayasan yang menolong ribuan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dia berkata, "Tuhan tidak selalu mengeluarkan kita dari air, tapi Dia selalu masuk ke dalam air bersama kita." Daud menulis mazmur di atas ini saat dia dikejar-kejar, difitnah, bahkan mungkin ditinggal orang terdekatnya. "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku", ini merupakan kalimat yang paling menyakitkan. Keluarga seharusnya jadi tempat paling aman. Tapi Daud berkata, bahkan tempat paling aman itu mengecewakan. Kalimat selanjutnya, "...namun TUHAN menyambut aku", itu merupakan kalimat yang meneguhkan dan menguatkan karena itu berarti Tuhan mengumpulkan, merangkul dan membawanya pulang. Mazmur ini mengajarkan kita bahwa pengharapan tidak boleh hanya ditaruh di tangan manusia tetapi di tangan Tuhan. Manusia bisa gagal, bisa pergi, bisa melukai. Tapi Tuhan tidak pernah. Dia selalu jadi rumah yang tidak pernah menolak kita pulang. Sebagai pengikut Yesus kita pasti pernah merasa "ditinggalkan", antara lain ditinggalkan orang. Teman yang unfollow karena kita beda pilihan. Keluarga yang tidak mendukung panggilan kita. Rekan kerja yang menikam dari belakang. Rasanya sakit. Tapi ingat, Tuhan menyambut kita. Dia tidak pernah meng-unfollow kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan harapan. Doa belum dijawab, pintu kerja tertutup dan rencana gagal. Rasanya Tuhan diam, tetapi ternyata dia tetap "menyambut" artinya Dia tetap dekat. Dia peluk kita di tengah penantian kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan diri sendiri. Kita kecewa pada diri sendiri sehingga kita berkata, "Aku gagal lagi". Tapi Tuhan berkata, "Aku tidak meninggalkan kamu. Aku mengumpulkan kepingan harapanmu satu persatu." Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil juga untuk menjadi "tangan Tuhan yang menyambut". Ketika melihat rekan kerja yang dikucilkan, murid yang diabaikan, keluarga yang kesepian, jadilah rumah bagi mereka, karena kita sudah lebih dahulu disambut Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Ampunilah aku kalau aku sering mencari penerimaan di tempat yang salah. Hari ini aku mau pulang dan berlindung dalam pelukan-Mu. Pakailah aku juga untuk menyambut orang-orang di sekitarku yang merasa ditinggalkan. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Mabes polri tetapkan mantan Jampidsus Febri Ardiansyah sebagai tersangka kasus korupsi dan TPPU tata kelola batu bara, apa yang harus dilakukan agar tidak picu perselisihan antara polri dan kejagung?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 11, 2026 12:55


Mabes Polri telah menetapkan eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola batu bara.Untuk mencegah perselisihan antara Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) pasca-penetapan tersangka ini, kedua lembaga perlu mengedepankan koordinasi kasus secara terbuka, gelar perkara bersama (sinergi), menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, serta menjaga fokus penegakan hukum dari muatan politis.Saat ini, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri secara resmi telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi dan TPPU ini kepada pihak Kejaksaan Agung untuk memperkuat sinergi institusi.Mabes Polri tetapkan mantan Jampidsus Febri Ardiansyah sbg tersangka kasus korupsi dan TPPU tata kelola batu bara, apa yang harus dilakukan agar tdk picu perselisihan antara polri dan kejagung? Narasumber1. Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK), Ronald Loblobly2. Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 Juli 2026 - Menjadi Berkat bagi sesama yang membutuhkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Juli 2026Bacaan: "Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)Renungan: Suatu kali di sebuah komplek perumahan terjadi kebanjiran. Air masuk ke rumah warga. Semua panik. Ada ibu-ibu bawa anak kecil, ada kakek yang tidak bisa jalan. Di grup RT langsung ramai. Ada yang bilang: "Lapor kelurahan aja", "Tunggu bantuan datang", "Kita kan tidak punya perahu". Semuanya punya alasan kenapa "tidak bisa" bergerak sekarang. Tiba-tiba Pak RT ambil ember, galon kosong, dan teriak: "Yang bisa berenang, ikut saya! Kita evakuasi dulu yang anak kecil dan lansia. Soal makan nanti kita pikir bareng." Warga yang tadinya diam jadi ikut. Ada yang masak mie di pos ronda, ada yang buka dapur, ada yang kumpulin pakaian layak pakai. Sore itu semua warga selamat dan dapat makan. Bantuan dari kelurahan baru datang malam. Pak RT bilang, "Kalau kita menunggu bantuan dulu, orang bisa keburu lapar dan kedinginan. Kasih dulu apa yang kita punya." Peristiwa dalam Injil Matius 14:16 terjadi saat 5000 orang kelaparan di tempat yang sepi. Para murid melihat masalahnya besar dan mereka memberikan jalan keluar dengan berkata, "Suruh mereka pergi, supaya mereka dapat mencari makan sendiri." Pola pikir mereka adalah, "Masalah terlalu besar. Bukan kapasitas saya. Biar orang lain." Tetapi Yesus mengingatkan mereka dengan berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu yang harus memberi mereka makan." Yesus tidak minta mereka mencetak uang atau buka supermarket. Dia minta mereka menyerahkan apa yang ada pada mereka, dalam hal ini 5 roti 2 ikan. Hasilnya? Semua kenyang, bahkan sisa 12 bakul. Sebagai pengikut Yesus terkadang saat ada orang yang membutuhkan pertolongan kita berkata, "Tidak bisa. Tidak cukup. Bukan urusan saya. Sudah ada pemerintah biar mereka yang menangani." Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa hal kecil yang kita lakukan dengan ketulusan hati, maka akan menjadi berkat yang luar biasa. Mari kita belajar untuk percaya bahwa Tuhan kita Yesus Kristus lebih besar dari masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita percaya penuh pada-Nya maka akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada di sekitar kita atau yang kita alami. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku cepat berkata "tidak bisa" dan menyuruh orang lain pergi. Buka mataku untuk melihat kebutuhan di sekitarku dan ajarilah aku agar mau memberi dulu apa yang ada di tanganku: waktu, harta, tenaga, dan kasih. Pakailah aku untuk jadi jawaban doa bagi sesama. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 11:43


Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 11 Muharram 1448 H / 26 Juni 2026 M. Khutbah Jumat Pertama: Hati Sebagai Bejana Ilmu Di antara sekian banyak nikmat yang Allah Subhanahu wa […] Tulisan Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 29 Juni 2026 - Membuang Sampah Gosip, Pelihara Damai Sejahtera di Hati dan Pikiran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 28, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 Juni 2026Bacaan: "Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri." (Amsal 11:12)Renungan: Apakah kita pernah tidak senang hati bahkan marah jika digosipkan? Fakta yang terjadi adalah kita justru suka menggosipkan orang lain. Ini hal yang mengherankan, kita melakukan sesuatu kepada orang lain untuk hal yang tidak kita inginkan terjadi pada diri kita. Lagipula, sebenarnya kita semua tahu bahwa gosip itu tidak lebih dari sampah. Bagaimana seharusnya pengikut Yesus menangani gosip atau sampah ini? Ada analogi menarik berkenaan dengan hal itu. Ada tiga tipe manusia berkaitan dengan sampah. Pertama, tipe menebarkan. Ada orang yang tidak menaruh sampah pada tempat yang seharusnya. Bahkan, ada orang yang suka membuang sampah sembarangan dan menebarkan sampah di sepanjang jalan yang ia lalui. Dalam dunia gosip, orang seperti ini akan menyebarkan gosip kapan pun, di mana pun, dan kepada siapa pun. Bahkan orang seperti ini bisa menggosipkan sesuatu kepada orang yang baru dikenalnya! Hebat, bukan? Kedua, tipe mengumpulkan. Ada orang tertentu yang suka mengumpulkan sampah. Sampah yang mestinya dibuang, malah dikoleksi. Orang tipe ini tidak selalu menjadi biang gosip, namun yang jelas orang seperti ini suka mengumpulkan berita-berita gosip terbaru. Bayangkan penderitaan batin yang harus ditanggung seseorang yang sedang digosipkan. Sebagai pengikut Yesus kita seharusnya memilih tipe yang ketiga, yaitu tipe membuang. Orang yang sadar lingkungan, tidak akan membiarkan sampah berserakan di jalan. la akan mengambil sampah itu dan membuang ke tempat yang seharusnya. Soal gosip, orang tipe ini sebisa mungkin menghindari gosip. Namun, kalaupun akhirnya ia mendengar sebuah gosip, maka ia akan segera membuang "sampah" itu pada tempatnya dan tidak membiarkan berita itu tersebar ke mana-mana. Gosip itu seperti mata rantai. Kita bisa memutuskan mata rantai yang saling terkait itu dengan bersikap diam. Diam membuat gosip akan berhenti dengan sendirinya. Hari ini, jika ada yang menebarkan "sampah gosip" di depan kita, kita tahu apa yang harus dilakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku pikiran dan hati yang jernih sehingga aku dipenuhi dengan damai sejahtera-Mu dan tidak ada keinginan untuk menggosipkan orang-orang yang ada di sekitarku. Amin. (Dod).

METRO TV
HUT Bhayangkara ke-80, Kapolri Buka Pekan Olahraga Polri 2026 - Headline News Edisi News MetroTV 75653

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 28, 2026 4:27


MetroTV, Sebagai rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Republik Indonesia menggelar pembukaan Pekan Olahraga Polri, Kapolri Cup.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Kristus Sebagai Pusat Pemberitaan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 27, 2026 2:57


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:28Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan  dalam Kristus.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Ayah sebagai Imam Keluarga

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 26, 2026 6:55


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Cara Memposisikan Diri Sebagai Expert Tanpa Terdengar Sombong

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jun 25, 2026 6:48 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis ingin terlihat lebih expert dan lebih dipercaya oleh pelanggan.Namun, semakin keras mereka berusaha menunjukkan bahwa mereka hebat, semakin sulit pula mendapatkan kepercayaan.Di episodekali ini, Ryan Kristo membahas elemen Guide dalam StoryBrand Framework dan bagaimana membangun positioning sebagai seorang expert dengan cara yang lebih efektif.Dalam episode ini, Anda akan mempelajari:• Mengapa pelanggan membutuhkan guide, bukan hero• Perbedaan antara authority dan arrogance• Pentingnya empathy dalam membangun kepercayaan• Cara menunjukkan expertise tanpa terkesan membanggakan diri• Tiga langkah sederhana untuk membangun positioning yang lebih kuatAuthority yang kuat tidak dibangun dengan mengatakan bahwa Anda hebat. Authority dibangun ketika pelanggan percaya bahwa Anda mampu membantu mereka mencapai hasil yang mereka inginkan.Ingin membangun positioning yang lebih kuat dan memperjelas pesan marketing bisnis Anda?Book sesi konsultasi bersama Ryan Kristo sekarang juga

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Ayah Sebagai Pemelihara dan Penopang

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 24, 2026 7:47


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yesus Sebagai Gambar Allah Yang Tidak Kelihatan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:23


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Juni 2026 - Rendah hati dan menerima keterbatasan orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Juni 2026Bacaan: "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." (Lukas 6:31)Renungan: Seorang pria bercerita: "Waktu kecil, aku ingat suatu malam ketika Ibu menyiapkan makan malam setelah seharian kerja yang melelahkan. Saat itu, la menghidangkan telur dadar, sosis, dan beberapa biskuit gosong di hadapan ayahku. Aku menunggu reaksi kaget atau protes ayahku. Tapi, yang Ayah lakukan saat itu justru langsung mengambil biskuit itu, memakannya, sambil bertanya apa yang terjadi di sekolahku hari itu. Sesaat setelah itu, aku mendengar Ibu meminta maaf pada Ayah karena biskuitnya sedikit gosong. Dan Ayah menjawab: 'Tidak apa-apa Sayang, enak kok biskuitnya. Penasaran, aku pun bertanya pada Ayah mengenai apakah ia benar-benar menyukai biskuit gosong ketika kami hanya berdua di kamar. Ayah pun memelukku sambil menjawab: 'Ibumu sudah bekerja keras seharian dan ia sudah lelah. Lagipula, biskuit yang sedikit gosong juga tidak akan membuat perut Ayah atau perutmu sakit, kan?'" Dalam hidup keseharian, kita akan sering menemukan ketidaksempurnaan seperti itu. Biskuit gosong di atas adalah perlambang dari segala kelemahan/perbedaan orang-orang yang ada di sekitar kita. Orang tua kita mungkin bukanlah orang kaya yang bisa memberi kita berbagai macam fasilitas. Sahabat kita orangnya mungkin sedikit lemot. Teman sekolah kita mungkin punya hobi suka menggosip. Atau, rekan kantor kita mungkin ada yang maunya di zona aman terus, cenderung pasif, dan susah diajak maju. Tapi, coba lihat diri kita sendiri, bukankah kita juga punya kelemahan? Sebagai rekan kerja, misalnya, kita mungkin cenderung berani dan punya ambisi kuat, tapi di sisi lain kita mungkin adalah seorang pelupa. Atau sebagai sahabat, kita mungkin pinter, tapi di sisi lain kita orangnya kurang tepat waktu. Maka, lebih baik syukuri kelemahan dan perbedaan itu daripada mengeluhkan apalagi mengutukinya. Kita tidak mungkin berharap semua orang punya karakter yang baik dan sesuai keinginan kita. Menerima kelemahan orang-orang yang ada di sekitar kita dan perbedaan yang ada, adalah salah satu kunci penting buat menciptakan relasi atau hubungan yang sehat, selalu bertumbuh, dan bertahan lama. Yang penting bukan "biskuit gosongnya", tapi "relasi" kita dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati sehingga dapat menerima kekurangan orang-orang di sekitarku dan mampu memotivasi mereka untuk melangkah lebih maju. Amin. (Dod).

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Ayah sebagai Penjaga dan Pelindung?

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 8:22


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
220 Kehidupan sebagai Chindo di Indonesia | Life as Chinese-Indonesian in Indonesia

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 9:40


https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/windah/posts/kehidupan-chindo-161579955?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/windah/posts/eng-kehidupan-di-161580197?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku berbagi soal pengalaman hidupku sebagai Chindo, dan juga kehidupan Chindo secara umum di Indonesia. Selamat mendengarkan!Gambar: Jakarta, 2026Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer Foley태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJohn RichardsonMarkRickRuby den BoerTata HelenkiRowenaRolandJoey ProwCarmen ChuiAngelia OngCatherine Collier AntjeChanatip TatiyakaroonwongHariyanto H.kaydee donkersDavid McLeanTomo振 袁Ryad BelkacemBali SamRuRu_paBert Scholtengino GroenevelJeshua MorrisseDaniel GrahamKartikaTed ChanTomiGiacomo GrisonGeorgeJulia LDerynAndrewAndrew Joesoef宇豪 蔡JoeSLTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyRoman PicardMartin AwalYohiEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter동원 이MojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonIsabel TeoMasaDannyMark SeemanpillaiNicky BrownEstelle蕾 戴倫 阿David Kasakeijan-RossTakuAniek ReindersPhilippАндрій ШпакPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Iga KomarJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей ТутаевAzharra Al FaridLitaTwindadfrankStephen Wellesley-SquiresAnnayi xue sunEdwin HantsonGabriel Adler

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Juni 2026 - Lakukan kebaikan dengan Tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).

Mitra Keluarga
Konter Sehat: EEG untuk Deteksi Epilepsi pada Anak - dr. Fereza Amelia, Sp. A, Subsp.Neuro (Eps : 195)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Jun 19, 2026 6:51


Kejang pada anak sering dikaitkan dengan gejala epilepsi. Sebagai orang tua, tentu Sahabat MIKA akan sangat merasa khawatir jika hal ini terjadi karena akan mengganggu rutinitas dan tumbuh kembang anak.Maka dari itu, ketika melihat gejala kejang dan mengarah pada epilepsi, Sahabat MIKA harus membawa anak untuk berkonsultasi dengan dokter. Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan untuk menjalani pemeriksaan elektroensefalografi (EEG). Hasil dari tes EEG akan membantu dokter menegakkan diagnosis, apakah anak mengalami epilepsi atau tidak.Lalu, bagaimana cara kerja dan kapan harus memerlukan pemeriksaan EEG? Yuk, konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak Mitra Keluarga Bekasi, dr. Fereza Amelia, M.Ked (Ped), Sp. A, Subsp.Neuro!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-11 masa biasa, 19 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 7:37


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Raja-Raja 11: 1-4.9-18.20; Mazmur tg 132: 11-12.13-14.17-18; Matius 6: 19-23.ARAH HATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Arah Hati. Mujizatyang terjadi pada manusia tidak terlepas dari doa-doa yang kita panjatkan. Kitamemperoleh keuntungan jasmani dan rohani berkat doa-doa kita. Melalui doa danjalinan relasi dengan Tuhan, terjadilah suatu arah hati manusia kepada Tuhan.Doa yang tidak disertai dengan arahan hati, pikiran, dan jalinan cinta denganTuhan akan menjadi doa yang sesat. Di luar waktu, tempat dan suasana doa, arah hati kita bisake mana saja mengikuti keinginan hati. Biasanya yang sangat umum menjadi tujuanperhatian keinginan hati manusia ialah kekayaan dunia. Seorang pemuda sedangberjudi bola pada saat terjadi perhelatan sepak bola piala dunia  tahun ini. Ketika ia sedang menghadiri Misapada hari Minggu, seluruh perhatian dan kecondongan hatinya ialah kemenangantim favoritnya. Misa Kudus itu sebenarnya tidak bernilai bagi dia pada  saatitu. Ini adalah sebuah contoh arahan hati yang sebenarnya kepada Tuhan, tetapi bisa dengangampang berubah arahnya kepada peristiwa dan kenikmatan duniawi. Pada hari iniSabda Tuhan memberi peringatan bahwa kekayaan duniawi dan harta milik banyakkali menjadi ancaman untuk ketenangan dan kedamaian hati kita. Kita akan mudahsekali terbawa dan termakan oleh keinginan untuk terus mencari, mendapatkan danmemilikinya. Banyak dari kita berpikir bahwa setelah kita memiliki semua itukita akan menjadi aman dan tenang.  Yesus mengatakan bahwa cara hidup seperti inimemperhambakan dan membodohkan. Harta milik, uang, dan kepentingan duniawimemang kita perlukan, tetapi bukan untuk menggantikan arahan hati kita kepadaTuhan. Semua itu tidak mungkin kita bawa setelah kematian di dunia ini. Hartadan tujuan surgawilah yang harus menjadi fokus perhatian dan keseriusan kita. Dengan firman pada hariini Tuhan berkenan membuka hati, budi dan kehendak kita untuk menimbun danmemperbanyak harta surgawi kita.  Harta surgawi kita tidak mungkin tersimpan di bank sepertiuang dan harta dunia. Suatu saat bank itu dibobol atau terkena kecelakaan maka harta dunia akan hilang. Tetapi harta surgawi sepertihidup rohani, hubungan dengan Tuhan, ajaran Tuhan, semangat pelayanan dan kasihyang tersimpan di dalam kerajaan Allah, tidak mungkin hilang. Harta itu yangmenemani kita setelah kematian nanti. Kalau Anda ditanya: di manakah hartamu?Atau ke mana arah hatimu? Sebagai pengikut Kristus, jawabannya harus menjadi:harta surgawi. Peristiwa pemusnahan kekuasaan Baal yang dikisahkan dalam bacaanpertama hari ini memperkuat keyakinan kita bahwa Kerajaan Allah yang berdiritegak di dunia harus dapat mempertahankan harta surgawi kita di dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga hati kami selalutertuju kepada-Mu dan akhirnya beristirahat di dalam Dikau selama-lamanya.Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 18 Juni 2026 - Kita bersyukur maka kita Bahagia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 Juni 2026Bacaan: Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." (Yesaya 26:3)Renungan: Hidup adalah sekumpulan pilihan. Banyak alasan untuk membuat kita tertawa, tapi banyak orang memilih untuk kecewa. Banyak hal yang seharusnya membuat kita tersenyum, tapi banyak orang justru memilih untuk bersedih. Banyak hal yang seharusnya kita abaikan, tapi banyak orang justru mempersoalkan. Banyak hal yang seharusnya mudah dan sederhana untuk dijalani, tapi banyak orang memilih untuk ribet dan mempersulitnya. Banyak hal yang seharusnya kita syukuri, tapi banyak orang memilih untuk mengeluhkan hal-hal yang tidak ia miliki. Jika kita mau merenungkan lebih dalam, sesungguhnya hidup kita penuh dengan kebahagiaan, sayangnya kita tidak menyadarinya. Sebagai gantinya, kita justru memandang bahwa hidup kita seolah-olah hanya berisi penderitaan dan masalah saja. Lupa bahwa di dalam penderitaan sekalipun, kita bisa menemukan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan. Pilihlah yang baik, bukan yang buruk. Pilihlah yang mendatangkan sukacita, bukan yang mengundang kecemasan. Pilihlah untuk berbahagia, bukan takut dan khawatir. Semuanya itu mungkin terjadi kalau kita bisa menguasai hati. Menguasai hati untuk terus bersyukur, dan bukan iri karena membandingkan diri dengan orang lain. Bukankah berkat tidak selalu urusan materi? Di saat jiwa kita tenang dan hati kita damai, bukankah itu kebahagiaan yang jauh lebih berharga daripada sekadar kekayaan dan materi saja? Itulah sebabnya untuk bahagia tidak selalu berarti harus memiliki segalanya, melainkan bersyukur untuk semuanya. Seperti halnya sebuah kalimat bijak berkata, "Bukan karena bahagia yang membuat kita bersyukur, tetapi karena kita bersyukur maka kita jadi bahagia." Jika kita mengerti rahasia kehidupan ini, tidak ada alasan untuk kita melupakan segala kebaikan dan kasih karunia Tuhan yang telah kita terima. Bahkan, di saat kita mengalami masa-masa yang paling sulit sekalipun, kita akan tetap merasakan ketenangan di dalam Tuhan. Di tengah badai kita merasakan damai! Apakah kita ketenangan jiwa seperti ini terjadi dalam hidup kita? Marilah kita ubah cara pandang kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan, bahkan di masa-masa sulit pun aku rindu Engkau hadir untuk memberi ketenangan padaku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-11 masa biasa, 18 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 8:46


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-14; Mazmur tg 97: 1-2.3-4.5-6.7; Matius 6: 7-15.DOA YANGBERDEVOSI         Tema renungan kita pada hari ini ialah: Doa yang Berdevosi. Seorang siswaSMP menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya. Sebagai ungkapan syukur,pertama-tama ia berdoa di kamarnya untuk berterima kasih kepada Tuhan. Kemudiania pergi ke bapa dan ibunya untuk menyampaikan suka cita dan terima kasihnya.Kepada orang tuanya ia berkata: "Terima kasih Bapa dan Ibu, aku berusahauntuk tetap menjadi anak yang baik dan setia kepada Bapa dan Ibu."   Seorang anak yang setia, patuh dan menyayangi orang tuanya akan berbuatyang terbaik untuk membahagiakan mereka. Ia tidak pernah mempunyai niat untukmengecewakan atau menyakitkan mereka. Inilah yang dimaksudkan dengan seoranganak memiliki devosi kepada orang tuanya. Demikian juga kalau doa-doa kitapenuh devosi kepada Tuhan, itu berarti kita berdoa dalam posisi sebagaiputra-putri atau anak-anak yang patuh dan setia kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi, karena merupakan doa YesusKristus sebagai Putra Allah, yang menyatukan kita semua sebagaisaudara-saudari-Nya, untuk menempatkan diri kita di bawah kuasa perlindunganBapa di surga. Doa devosi ini berisi kata-kata sederhana berupa pujian,kemuliaan, syukur dan permintaan. Doa anak-anak selalu memiliki ciri-ciriseperti itu.                                                                                                                        Sedangkan doa orang besar, penguasa, cendekia dan cerdas-pandai cenderungmenjadi doa yang berlebihan. Mereka lebih suka membanjiri Tuhan dengankata-kata indah, puitis, megah dan bertele-tele. Mereka cenderung menyampaikankemampuan dan prestasi mereka di dunia seperti ingin menunjukkan bahwa merekabegitu penting di hadapan Tuhan. Sibuk dengan sebegitu rumitnya isi kata-kataitu, mereka lupa untuk bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi karena mengungkapkan ketulusandan komitmen, bahwa mengambil bagian dalam Yesus Kristus adalah panggilan. Iniberarti, berada jauh atau bahkan di luar Yesus, sapaan kepada Tuhan sebagai“Bapa” akan menjadi aneh dan tidak logis. Devosi sangat menuntut ketulusan dankomitmen. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena didoakan setiap saat,didoakan oleh publik, dan didoakan dalam semua jenis ibadat. Singkatnya doa inimodel bagi semua jenis doa orang-orang beriman. Doa ini diterjemahkan dalamberbagai bahasa dan dialek, maka dapat didoakan siapa saja dan di mana pun. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena memakai kata “kami” yaitusemua pribadi orang-orang percaya yang berdevosi kepada Bapa yang ada di surga.Kita tidak memakai kata “aku” yang berarti untuk diri sendiri, atau “kita” yangtidak tepat untuk komunikasi doa dua arah, antara Tuhan dan si pendoa.  Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, semoga semangat doa  kami tetap kuat dan membantu kami menjadikudus. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

METRO TV
Laos Hadiahkan Dua Bayi Gajah ke Rusia Sebagai Simbol Persahabatan Diplomatik - Headline News Edisi News MetroTV 75565

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 16, 2026 1:22


Menjelang KTT Rusia-ASEAN di Kota Kazan, dua bayi gajah Asia yang merupakan hadiah dari pemerintah Laos untuk Presiden Rusia Vladimir Putin resmi tiba di Kebun Binatang dan Botani Kazan.Kedua gajah betina bernama Sahar dan Udacha tersebut menjadi simbol peringatan 65 tahun hubungan diplomatik antara Laos dan Rusia. Kedatangan mereka disambut sebagai bentuk persahabatan kedua negara di tengah agenda diplomatik tingkat tinggi.Rekaman video menunjukkan Sahar dan Udacha sedang beradaptasi di kandang baru mereka, bermain dan menikmati makanan di lingkungan yang telah disiapkan. Pihak kebun binatang menyebut kedua gajah beradaptasi dengan baik, termasuk terhadap perubahan pola makan dari pisang dan tebu menjadi buah pir.Kedua bayi gajah yang berusia empat dan lima tahun itu nantinya akan bergabung dengan Filimon, seekor gajah jantan Asia yang sudah lebih dulu berada di Kazan. Kehadiran mereka menjadi salah satu simbol hubungan erat Laos dan Rusia menjelang KTT Rusia-ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 Juni mendatang.

METRO TV
GIGI: FOREVER IN THE AIR - QNA Edisi 053

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 40:55


Sebagai salah satu legenda Tanah Air, band yang beranggotakan Armand, Dewa Budjana, Thomas dan Gusti Hendy akan berbagi cerita tentang proses berkarya, dinamika perjalanan bermusik, hingga bagaimana mereka tetap bertahan berkarya hingga saat ini. Tak lupa juga mereka membahas pembuatan album terbaru dan tour mereka di tahun 2026 yang bertajuk 'Forever in the Air'. Tak hanya soal musik, episode ini juga menggali pandangan mereka mengenai industri kreatif, konsistensi dalam berkarya, serta makna kebersamaan yang terus mereka jaga hingga saat ini.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-11 masa biasa, 15 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 8:23


Dibawakan oleh Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. 1 Raja-Raja 21: 1-16; Mazmur tg 5: 2-3.5-6.7; Matius 5: 38-42.RAHMAT DAN BELASKASIH MENGATASI KEADILAN Renungan kita pada hari ini bertema: Rahmat dan Belas Kasih MengatasiKeadilan. Ada seorang pemuda bernama Julio yang mempunyai dua adik perempuan.Kedua adiknya itu selalu bertengkar biarpun atas hal-hal yang sepele. Julioyang sedang kuliah itu menyadari bahwa tugasnya sebagai kakak tidak sekedarmenengahi kedua adik kesayangannya, tetapi mengajarkan mereka tentang salingmenghormati dan mengasihi. Ia selalu menasihatkan mereka dengan mengatakan:"Kalian tidak cukup bersikap adil satu terhadap yang lain, tetapi harusada kasih yang melebih perlakuan yang adil".  Sebenarnya yang diperbuat Julio adalah perbuatan Tuhan Yesus sendiri. TuhanYesus adalah sumber rahmat, kerahiman dan belas kasih yang melengkapi hukum didunia yang berdasarkan keadilan. Kita manusia memang membutuhkan keadilan.Keadilan adalah keutamaan sekaligus peraturan. Sebagai keutamaan berarti yangadil ialah sesuai hak dan kewajiban setiap orang yang terjamin. Sebagaiperaturan, keadilan menuntut adanya hukuman bagi yang bersalah dan pujian atauimbalan bagi yang benar. Fungsi keadilan dalam memberikan hukuman yang setimpal, memiliki celakelemahan, sehingga Yesus bekerja untuk menutupinya. Kalau tidak ditutupi ataudiatasi, maka hukum mata ganti mata, gigi ganti gigi tidak akan pernahberhenti. Yesus menggunakan rahmat, kerahiman dan belas kasih untuk mengatasikekurangan keadilan di dunia. Inilah yang disebut misericordia, yaitu ada pengampunan dan terjalin rekonsiliasisehingga tercipta kedamaian. Di dalam damai orang-orang menerima satu sama laindan saling melengkapi. Peristiwa yang terjadi terhadap Nabot, baik harta maupun jiwanya sendiriyang dihabiskan oleh penguasa yang jahat, merupakan sebuah contoh ketidakadilanyang ada di dalam dunia ini. Orang atau golongan yang kecil dan lemah selalukalah. Bagi Yesus dan kita semua pengikut-Nya, jika ketidakadilan ini tidakdihentikan, membalas dendam dan kebencian akan tumbuh subur. Untuk menghentikanini, diperlukan hukum cinta kasih yang tentu saja melampaui rasa keadilan.Ketika seseorang diampuni dan diterima, maka ia bukan lagi dilihat sebagaipendosa atau pembuat kekacauan tetapi seorang yang baru. Mungkin saat ini kita mengalami betapa sulitnya menyelesaikan masalahdengan pengampunan dan belas kasih, tetapi bukan berarti hal ini tidak mungkinkita lakukan. Mengampuni, menanggapi dengan senyum, tenang, diam dan bahkanmendoakan mereka yang telah berbuat tidak adil atau jahat terhadap kita, bukansuatu tindakan dari titik nol. Kita bukan baru mau belajar dan berlatih untukmengampuni. Kita sudah dikaruniai Tuhan untuk melakukannya. Kita hanya perlukeberanian, konsistensi dan semangat untuk mewujudkannya.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, tambahkanlah keberanian dan kuatkanlahkonsistensi kami untuk melakukan belas kasih dan pengampunan sesuai yang Engkauinginkan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-11, 14 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 10:34


Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Komunitas Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Keluaran 19: 2-6a; Mazmur tg 100: 2.3.5; Roma 5: 6-11; Matius 9: 35 - 10:8.DIPANGGIL UNTUK DIUTUS, DIUTUS KARENA DIPANGGIL  Tema renungan kita pada hari Minggu ini ialah:Dipanggil Untuk Diutus, Diutus Karena Dipanggil. Dalam kehidupan iman,sering kali kita berbicara tentang panggilan dan perutusan seolah-olah keduanyamerupakan dua hal yang berbeda. Padahal, keduanya tidak dapat dipisahkan.Panggilan tanpa perutusan akan kehilangan arah, sedangkan perutusan tanpa panggilanakan kehilangan dasar dan makna. Ketika Tuhan memanggil seseorang, di dalampanggilan itu sudah tersimpan tugas yang harus dijalankan. Sebaliknya, ketikaTuhan mengutus seseorang, perutusan itu lahir karena sebelumnya Tuhan telahmemanggil dan memilihnya. Kitab Suci menunjukkan kenyataan ini berulang kali.Abraham dipanggil untuk meninggalkan negerinya dan sekaligus diutus menjadiberkat bagi banyak bangsa. Musa dipanggil melalui semak yang menyala dankemudian diutus membebaskan bangsa Israel dari perbudakan. Para rasul dipanggilsatu per satu oleh Yesus, bukan sekadar untuk menjadi murid-Nya, melainkan jugauntuk pergi mewartakan Kerajaan Allah. Tidak ada panggilan yang berhenti padadiri sendiri. Setiap panggilan selalu mengarah pada pelayanan dan pengabdianbagi sesama. Kita kadang lebih menyukai salah satu dari keduanya.Ada yang suka berbicara tentang panggilan, tetapi kurang berani menjalankantugas yang dipercayakan. Ada pula yang begitu sibuk dengan berbagai pelayanansehingga lupa merawat hubungan pribadinya dengan Tuhan yang memanggil. Padahal,panggilan dan perutusan harus berjalan bersama. Perutusan memperoleh kekuatandari kedekatan dengan Tuhan, sedangkan panggilan menemukan maknanya ketikadiwujudkan dalam tindakan nyata. Sebagai orang beriman, kita dipanggil bukan hanya untukmenikmati kenyamanan rohani. Tuhan memanggil kita agar menjadi alat kasih-Nyadi tengah dunia. Panggilan menjadi orang tua, guru, imam, biarawan-biarawati,pekerja, atau pemimpin selalu mengandung tanggung jawab yang membawa kebaikanbagi orang lain. Setiap panggilan selalu membawa misi. Tidak ada panggilanuntuk dirinya sendiri. Dengan perutusan, yang pertama-tama bekerja bukanlahkemampuan kita, melainkan Tuhan yang memanggil. Ini membuat kita tetap rendahhati. Kita diutus bukan karena paling pandai, suci, atau kuat, tetapi karenaTuhan memilih dan mempercayai kita. Ketika menghadapi kesulitan, kegagalan,atau penolakan, kita dapat kembali kepada sumber perutusan itu, yaitu Tuhansendiri yang telah memanggil kita sejak awal. Hendaknya kita terus memelihara kesatuan antarapanggilan dan perutusan. Setiap kali mendengar suara Tuhan, hendaknya kita siapmelangkah menjalankan tugas yang dipercayakan-Nya. Dan setiap kali menjalankanperutusan, hendaknya kita tidak lupa kembali kepada Tuhan yang memanggil. Disanalah hidup beriman menemukan kepenuhannya, ketika panggilan menjadipelayanan dan pelayanan menjadi jawaban kasih kepada Tuhan. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Tuhan, di hari Minggu ini, kami mohon supaya kasih-Mu yang Engkaucurahkan melalui ibadat Ekaristi, berbuah pula dalam kasih bagi diri kamisendiri dan yang kami bagikan kepada sasama kami. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

Radio Rodja 756 AM
Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 61:52


Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 4 Dzulhijjah 1447 H / 21 Mei 2026 M. Kajian Islam Tentang Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan Kajian rutin pada Kamis pagi ini kembali […] Tulisan Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Helmy Yahya Bicara
LIKA LIKU ANAK GUSDUR, TIDAK DITINGGALKAN WARISAN NAMUN PRINSIP - INAYA WAHID | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 48:16


Ramai dibahas di Threads dan sosial media, penampilan "Inaya Wahid" yaitu anak dari Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur (K.H. Abdurrahman Wahid) yang dinilai "nyentrik". Sebagai anak presiden dan ketua organisasi Islam terbesar di Indonesia, pernah gak sih beliau merasa terbebani dengan ekspektasi sosial? Kita akan ngobrol langsung di episode kali ini! Kita juga akan kulik dan kupas mengenai pandangan beliau mengenai lanskap politik sekarang ini. Adakah ia ingin terjun ke dunia politik juga?Simak selengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!

PERIPODCAST
Episode 209. Ibu Rani Anggraeni Dewi: Book Launch "Untuk Apa Keluarga”

PERIPODCAST

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 2:37


SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Berpartisipasi dalam Karya Keselamatan Allah Melalui Profesi Sebagai Pendidik

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 5:04


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 9 Juni 2026 - Menjadi Utusan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Juni 2026Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2 Korintus 5:20)Renungan: Sebelum sebuah film diluncurkan, biasanya produsen film akan meluncurkan lebih dulu trailernya. Di trailer yang biasanya hanya berdurasi 1-3 menit ini, ditampilkan cuplikan-cuplikan sebuah film yang dimaksudkan untuk membuat orang tertarik menonton filmnya. Membuat trailer ini tak mudah. Narasi yang disampaikan, cuplikan adegan yang dipilih ditampilkan, musik yang ditampilkan, harus menarik dan membuat orang yang melihat penasaran untuk menonton. Tidak heran, untuk film yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, trailernya bisa dirilis sejak setahun sebelum filmnya tayang, dibuat dalam beberapa versi, dan menjadi pembahasan tersendiri oleh para fans film itu. Bahkan ada penghargaan untuk trailer terbaik di beberapa festival film. Jika trailernya menarik, filmnya juga harus benar-benar menarik atau orang akan merasa tertipu. Sebaliknya, film bagus tapi trailernya buruk juga patut disayangkan. Sadarkah kita bahwa kehidupan kita juga ibarat sebuah trailer film? Orang-orang melihat hidup kita, bagaimana sikap dan karakter kita, bagaimana keputusan-keputusan kita, cara kita merespons segala sesuatu, dan prioritas hidup kita. Sebagai pengikut Kristus, semua itu ibarat trailer tentang Kristus yang kita ikuti. Alkitab berkata bahwa kita adalah utusan Kristus (2 Kor. 5:20). Orang percaya adalah ibarat surat Kristus yang bisa dibaca semua orang (2 Kor. 3:2-3). Sebelum benar-benar mengenal Kristus, maka orang dunia akan melihat terlebih dulu hidup kita, sikap kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat. Apakah ucapan kita membuat orang tertarik datang pada Kristus? Ataukah tindakan kita justru membuat orang ilfeel dengan Kristus dan kekristenan? Melalui kitalah, orang dunia mendapatkan kesan pertama tentang Kristus. Dan jika trailer film kadang lebih menarik dari film aslinya, tidak demikian dengan Kristus. Ketika seseorang tertarik melihat hidup seorang Kristen yang dipenuhi damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sehingga ia membuka hati untuk Kristus secara pribadi, maka ia akan mendapati hal yang jauh lebih indah lagi! Nah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai trailernya Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku alat-Mu, sehingga melalui kehadiranku banyak orang tertarik untuk mengenal dan mengikut-Mu. Amin.

METRO TV
Iran Serang Kuwait dan Bahrain AS Balas Gempur Fasilitas Militer - Headline News Edisi News MetroTV 75491

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 1:27


Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik dan drone ke arah Kuwait dan Bahrain. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas yang terkait dengan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan. Sebagai respons, militer AS melakukan pencegatan dan melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas radar serta pengawasan pantai di Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

METRO TV
Senin Depan Prabowo Akan Lantik Nanik Sebagai Kepala BGN Baru - Headline News Edisi News MetroTV 75471

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 2:16


Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin mendatang.Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis kemarin.

Gus Aria
Pimpinan beserta beberapa Staf BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gus Aria

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 16:54


Nyangka gak lu pada?. Yaudah, Happy Listening and Enjoy.

Pinter Politik
Luhut-Sjafrie, Letjen Pangkat Legend

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 28, 2026 8:49


Pengaruh terbesar seorang perwira kadang baru terasa setelah seragamnya dilepas. Menariknya, seragam dengan bintang tiga di pundak atau kerah yang bukan tanda batas akhir karier. Sebagai penanda kematangan yang paling cair untuk dikonversi menjadi kekuasaan baru. Mengapa demikian?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 7 Mei 2026 - Melakukan kebaikan dengan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 6, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Mei 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik batu. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus, Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Perbuata baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan, Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah hatiku saat melakukan perbuatan baik, sehingga kebaikan yang aku lakukan semata-mata hanya untuk kemuliaan nama-Mu dan bukan untuk menyombongkan diriku sendiri. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 4 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dan Percaya pada RencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 3, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Mei 2026Bacaan: 'Setelah selesai berbicara, la berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (Lukas 5:4) Renungan: Sehebat apapun manusia, pasti mempunyai kekurangan dan keterbatasan. Salah satu contoh, Ramesh Chandra, pebisnis real estate India. la adalah 1 dari 10 miliader dunia yang pernah bangkrut. Pada puncaknya, Ramesh Chandra memiliki kekayaan US$ 9,2 miliar. Namun pada 2001, perusahaan terlibat skandal telekomunikasi nasional hingga akhirnya bangkrut. Ramesh Chandra sebagai pebisnis pasti sudah mempunyai banyak pengalaman, pengetahuan dan keahlian di bidang bisnis. Akan tetapi karena keterbatasannya, akhirnya, Ramesh gagal juga dalam membangun bisnisnya. Seperti yang kita ketahui Simon Petrus adalah salah satu murid Tuhan Yesus yang berlatar belakang sebagai nelayan. Keahlian dalam mencari ikan di laut, tentu tidak diragukan lagi. Simon Petrus sebagai nelayan kawakan pasti bisa memprediksi tempat-tempat di laut yang banyak ikannya. Setiap bekerja mencari ikan, Simon Petrus pasti sudah menggunakan cara-cara yang benar sesuai pengetahuan dan pengalamannya sebagai nelayan. Namun demikian, karena keterbatasannya, ia juga pernah mengalami kegagalan dalam mencari ikan semalam suntuk. Ketika Tuhan Yesus berfirman supaya Simon Petrus menebarkan jalanya ke tempat yang dalam, dan ia melakukan seperti yang difirmankan Yesus kepadanya, sejumlah besar ikan pun ditangkapnya (Luk. 5:4-6). Setiap orang pasti memiliki pengetahuan, pengalaman dan keahlian sesuai bidang yang dijalani. Akan tetapi, bagaimanapun hebatnya diri sendiri, sebagai manusia biasa, tetap memiliki keterbatasan. Kita tidak boleh mengandalkan pengetahuan dan pengalaman diri sendiri sepenuhnya dalam bekerja. Sebagai orang percaya, kita mempunyai Tuhan Yesus yang firman-Nya penuh kuasa. Jika kita ingin berhasil dalam setiap pekerjaan yang kita jalani, sertakan Tuhan Yesus selalu di dalamnya. Dengar dan terimalah firman-Nya kemudian lakukan, maka apa yang kita kerjakan akan dibuat-Nya berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanku aku selalu mengandalkan Engkau. Karena tanpa-Mu aku tidak bisa berbuat apa-apa. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Cultural Amnesia: The Wounds of History and Art as a Prayer for Change - Cultural Amnesia: Luka Sejarah dan Seni Sebagai Doa Perubahan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 15:59


Cultural Amnesia, Tisna Sanjaya's inaugural exhibition in Sydney presents a critical narrative of political and environmental conditions through diverse media such as painting, etching and installation. - Cultural Amnesia, pameran perdana Tisna Sanjaya di Sydney menyajikan narasi kritis atas kondisi politik dan lingkungan melalui beragam medium seperti lukisan, etsa, dan instalasi.

Radio Rodja 756 AM
Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 50:32


Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 18 Syawal 1447 H / 7 April 2026 M. Kajian Tentang Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri Pembahasan kali ini melanjutkan bab mengenai pentingnya […] Tulisan Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 April 2026 - Setiap Pekerjaan baik adalah berkat bagi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 9, 2026 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 April 2026Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Yacouba Sawadogo lahir di Burkina Faso, Afrika, tahun 1946. Sebagai petani kecil, ia berhasil menghijaukan 20 hektar lahan tandus di desanya. Tandusnya lahan di desanya disebabkan oleh kelebihan manusia dan sistem pertanian kasar yang menyebabkan erosi tanah. Banyak peneliti menyerah mengatasi masalah lahan itu. Yacouba prihatin. la lalu mencoba teknik menanam tradisional Afrika. Dengan alat seperti sekop dan kapak, la membuat lubang-lubang untuk diisi pupuk dan bibit. la ditertawakan karena teknik itu dianggap kuno. Namun, dalam 20 tahun terbukti bahwa lahan tandus itu berubah menjadi lahan hijau yang subur dan lebat. Perjuangan Yacouba didorong oleh hasrat ingin memajukan desanya. Hasrat dan perjuangan seperti inilah yang dimaksudkan Paulus dalam Galatia 6:9. Janganlah kita jemu-jemu mencoba dan berusaha melakukan pekerjaan baik. Ketika situasi memburuk dan kenyataan begitu getir, pada saat itulah komitmen kita dibutuhkan untuk tekun berbuat baik. Pekerjaan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik. Setidaknya, itulah yang dibuktikan oleh Yacouba. la menuai hasil yang sangat baik, bahkan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Burkina Faso. Percayalah, setiap pekerjaan baik kita juga akan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat membangun komitmen yang teguh untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, dalam rangka memajukan keluarga, gereja, dan masyarakat di manapun aku berada. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 8 April 2026 - Menjadi sahabat yang baik dan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 April 2026Bacaan: Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri." (Matius 27:5)Renungan: Ana dan Ani adalah dua sahabat yang saling mengasihi. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka. Mereka juga saling terbuka satu sama lain, bahkan dalam hal-hal yang merupakan privasi masing-masing, seperti hubungan dengan pacar. Orang tua Ana bahkan sudah menganggap Ani sebagai anak kandungnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua Ani sudah menganggap Ana seperti anak kandungnya sendiri. Ana berasal dari keluarga yang cukup berada, sedangkan Ani dari keluarga yang sederhana. Namun demikian, hal itu tidak memengaruhi persahabatan mereka.Suatu kali, Ani sedang membutuhkan sejumlah uang. Karena itu ia mencoba meminjam uang kepada Ana. Sebagai seorang teman, Ana pun bersedia memberikannya. Ani membayarnya tepat waktu. Suatu waktu, Ani punya kebutuhan yang cukup besar. Jadi, Ani meminta tolong lagi kepada Ana agar mau meminjamkan uang yang lebih besar kepadanya. Sebenarnya, Ana agak ragu untuk memberikannya, sebab ia tahu betul kemampuan Ani untuk membayarnya. Tetapi karena Ani sedang membutuhkannya dan berjanji akan membayarnya tepat waktu, maka Ana pun memberikannya. Namun, ketika tiba waktu untuk membayar uang tersebut, Ani tidak membayarnya. Bahkan, ia tidak mengatakan apa pun kepada Ana, padahal mereka masih sering ketemu. Setelah lewat beberapa hari dari waktu yang disepakati, Ani tidak juga ada inisiatif untuk membayarnya. Ana mencoba mendiamkannya untuk beberapa saat, karena ia tidak ingin temannya itu tersinggung. Sebulan setelah lewat dari janji Ani untuk mengembalikan uang Ana, akhirnya Ana tidak sabar lagi. Ia pun memberanikan diri berbicara kepada Ani. Ani hanya berkata bahwa ia belum ada uang, ia pasti membayarnya nanti kalau sudah punya uang. Mendengar itu Ana pun kecewa kepada Ani, karena Ani dianggapnya tidak bertanggung jawab dalam membayar utangnya. Ana mulai mengurangi pertemuannya dengan Ani. Lama-kelamaan mereka berdua semakin jarang bertemu, bahkan tidak pernah ada kontak lagi. Sejak itu pertemanan Ana dan Ani pun berakhir. Uang dapat membuat hubungan persahabatan menjadi rusak. Yesus adalah sahabat Yudas Iskariot (Mat 9:15), namun ia nekat "menjual" Sahabatnya itu kepada para pemimpin Yahudi. Yudas rela menjual Yesus hanya demi uang 30 keping perak, yang pada waktu itu bukanlah nilai yang besar. Pada akhirnya hal itu telah membuatnya sangat menyesal dan akhirnya gantung diri. Hati-hatilah dalam persahabatan kita. Jangan sampai uang membuat hubungan dengan sahabat kita menjadi rusak. Jadikanlah uang sebagai perekat persahabatan, bukan sebagai penghancur persahabatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku menghargai persahabatanku melebihi uang. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Mar 18, 2026 58:59


Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 13 Ramadhan 1447 H / 3 Maret 2026 M. Kajian Tentang Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah Pembahasan kali ini berkaitan dengan pemahaman bagi […] Tulisan Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 13 Maret 2026 – Mrk. 12:28b-34 : Kasih Sebagai Ukuran Terakhir

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026


Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Cilacap - Jawa TengahMrk. 12:28b-34.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
New website and app to safeguard international students in Australia - Web dan Aplikasi baru sebagai perlindungan mahasiswa internasional di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 7:08


A new initiative designed for international students, aims to make services easier to find. - Inisiatif baru dirancang ini bertujuan agar memudahkan para mahasiswa internasional untuk akses ke layanan kesehatan.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 27 Februari 2026 – Mat. 5:20-26 : Tampil beda sebagai anak-anak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026


Pembawa Renungan: Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Mat. 5:20-26.