Podcasts about sebagai

  • 1,418PODCASTS
  • 4,515EPISODES
  • 24mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 11, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sebagai

Show all podcasts related to sebagai

Latest podcast episodes about sebagai

Radio Rodja 756 AM
Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 61:52


Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 4 Dzulhijjah 1447 H / 21 Mei 2026 M. Kajian Islam Tentang Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan Kajian rutin pada Kamis pagi ini kembali […] Tulisan Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Helmy Yahya Bicara
LIKA LIKU ANAK GUSDUR, TIDAK DITINGGALKAN WARISAN NAMUN PRINSIP - INAYA WAHID | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 48:16


Ramai dibahas di Threads dan sosial media, penampilan "Inaya Wahid" yaitu anak dari Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur (K.H. Abdurrahman Wahid) yang dinilai "nyentrik". Sebagai anak presiden dan ketua organisasi Islam terbesar di Indonesia, pernah gak sih beliau merasa terbebani dengan ekspektasi sosial? Kita akan ngobrol langsung di episode kali ini! Kita juga akan kulik dan kupas mengenai pandangan beliau mengenai lanskap politik sekarang ini. Adakah ia ingin terjun ke dunia politik juga?Simak selengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!

PERIPODCAST
Episode 209. Ibu Rani Anggraeni Dewi: Book Launch "Untuk Apa Keluarga”

PERIPODCAST

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 2:37


SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Berpartisipasi dalam Karya Keselamatan Allah Melalui Profesi Sebagai Pendidik

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 5:04


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 9 Juni 2026 - Menjadi Utusan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Juni 2026Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2 Korintus 5:20)Renungan: Sebelum sebuah film diluncurkan, biasanya produsen film akan meluncurkan lebih dulu trailernya. Di trailer yang biasanya hanya berdurasi 1-3 menit ini, ditampilkan cuplikan-cuplikan sebuah film yang dimaksudkan untuk membuat orang tertarik menonton filmnya. Membuat trailer ini tak mudah. Narasi yang disampaikan, cuplikan adegan yang dipilih ditampilkan, musik yang ditampilkan, harus menarik dan membuat orang yang melihat penasaran untuk menonton. Tidak heran, untuk film yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, trailernya bisa dirilis sejak setahun sebelum filmnya tayang, dibuat dalam beberapa versi, dan menjadi pembahasan tersendiri oleh para fans film itu. Bahkan ada penghargaan untuk trailer terbaik di beberapa festival film. Jika trailernya menarik, filmnya juga harus benar-benar menarik atau orang akan merasa tertipu. Sebaliknya, film bagus tapi trailernya buruk juga patut disayangkan. Sadarkah kita bahwa kehidupan kita juga ibarat sebuah trailer film? Orang-orang melihat hidup kita, bagaimana sikap dan karakter kita, bagaimana keputusan-keputusan kita, cara kita merespons segala sesuatu, dan prioritas hidup kita. Sebagai pengikut Kristus, semua itu ibarat trailer tentang Kristus yang kita ikuti. Alkitab berkata bahwa kita adalah utusan Kristus (2 Kor. 5:20). Orang percaya adalah ibarat surat Kristus yang bisa dibaca semua orang (2 Kor. 3:2-3). Sebelum benar-benar mengenal Kristus, maka orang dunia akan melihat terlebih dulu hidup kita, sikap kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat. Apakah ucapan kita membuat orang tertarik datang pada Kristus? Ataukah tindakan kita justru membuat orang ilfeel dengan Kristus dan kekristenan? Melalui kitalah, orang dunia mendapatkan kesan pertama tentang Kristus. Dan jika trailer film kadang lebih menarik dari film aslinya, tidak demikian dengan Kristus. Ketika seseorang tertarik melihat hidup seorang Kristen yang dipenuhi damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sehingga ia membuka hati untuk Kristus secara pribadi, maka ia akan mendapati hal yang jauh lebih indah lagi! Nah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai trailernya Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku alat-Mu, sehingga melalui kehadiranku banyak orang tertarik untuk mengenal dan mengikut-Mu. Amin.

METRO TV
Iran Serang Kuwait dan Bahrain AS Balas Gempur Fasilitas Militer - Headline News Edisi News MetroTV 75491

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 1:27


Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik dan drone ke arah Kuwait dan Bahrain. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas yang terkait dengan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan. Sebagai respons, militer AS melakukan pencegatan dan melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas radar serta pengawasan pantai di Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Gus Aria
Pimpinan beserta beberapa Staf BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gus Aria

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 16:54


Nyangka gak lu pada?. Yaudah, Happy Listening and Enjoy.

METRO TV
Senin Depan Prabowo Akan Lantik Nanik Sebagai Kepala BGN Baru - Headline News Edisi News MetroTV 75471

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 2:16


Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin mendatang.Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis kemarin.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-9 masa biasa, 2 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 7:38


Dibawakan oleh Arthur J. Homeric dari Paroki St. Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 3: 12-15a.17-18; Mazmur tg 90: 2.3-4.10.14.16; Markus 12: 13-17.MENGAMBIL RUPAALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengambil Rupa Allah. Kita parapengikut Kristus ini seperti koin. Gambaran rupa Allah dicap pada kita padawaktu pembaptisan kita masing-masing. Kita dilekatkan meterai dan terikat matioleh Roh Kudus melalui Sakramen Penguatan. Rupa dan meterai itu mempertegaskepada dunia bahwa kita ini adalah milik Allah. Seperti sapi dan kerbau yang ditandai pada tubuh mereka oleh pemiliknya,orang yang melihat koin Romawi akan langsung mengatakan rupa atau milik siapasebenarnya. Pada setiap koin Romawi ditaruh wajah Kaisar. Oleh karena itu,Yesus begitu melihat koin yang ditanyakan orang-orang Ia langsung sajamengatakan bahwa itu miliknya Kaisar, maka perhatian dan pengabdian diberikankepada Kaisar. Pajak dan segala tagihan negara diberikan ke Kaisar. Sebaliknya kita yang sudah dicap dan dimeteraikan dengan rupa Allah,mestinya kita berikan perhatian, dedikasi dan penyembahan kepada Allah dalamseluruh hidup kita. Artinya kita tampilkan dan hadirkan rupa Allah kepadadunia: khususnya di hadapan kaisar, penguasa dan kekuatan dunia ini bahwa adarupa Allah yang mempunyai kualitas yang berbeda bahkan lebih tinggidibandingkan dengan yang dimiliki dunia ini.  Koin-koin dapat dilihat dan diinginkan di mana-mana, bergantung padakegiatan manusia. Mereka punya harga dari yang murah sampai yang paling tinggi,dari membeli selembar kertas sampai yang miliaran untuk membeli tanah ataurumah.  Sama dengan koin-koin itu, kitayang dicap dengan rupa Allah mesti dapat juga menjangkau dan berbuat di manapun di seluruh dunia, dalam berbagai tempat dan situasi untuk menjadi garam danterang dunia. Sebagai contoh, wajah Tuhan sebagai pengampun hadir pada diri Anda yangadalah seorang pengikut Kristus, ketika kebijakan publik atau institusi negaraditerapkan sedemikian sampai membuat hak Anda diperlakukan tidak adil. Di sini,tindakan pengampunan mestinya bisa sangat diperlukan meskipun penegakan hukumyang mengikuti ranahnya sendiri tentu akan dilakukan untuk menegakkan keadilandan kebenaran. Jika dunia atau kebanyakan orang tidak memperhatikan atau mengindahkanpengampunan, perdamaian, dan toleransi mungkin karena jiwa mereka dikuasai olehkaisar dunia ini. Sedangkan koin para pengikut Kristus, yaitu wajah Allahmestinya semakin bersinar terang supaya Kerajaan-Nya dapat menguasai seluruhdunia dan setiap pribadi manusia sehingga dapat menyelamatkannya. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, kami menyadari bahwa rupa Bapa-Mu adapada-Mu dan kami mengambil rupa yang sama karena telah memilih dan mengikutiEngkau. Semoga kami tetap semangat dan tekun memakai wajah-Mu dalam setiap saathidup kami, kini dan sepanjang masa. Amin. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Radio Elshinta
Menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara apakah sudah diimplementasikan?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 31, 2026 11:49


Menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara apakah sudah diimplementasikan?Narasumber: Pkl 23.00 ::: Pakar Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Tata negara Universitas Brawijaya, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H. M.Hum. &Pkl 24.00 ::: Sosiolog Unika Soegijapranata, Hermawan Pancasiwi

MORAT MARIT FM
EPS.377 - MEMBEDAH PARFUM SEBAGAI MESIN WAKTU

MORAT MARIT FM

Play Episode Listen Later May 31, 2026 48:02


Bersama Naya Loui Domas, si Pencinta Parfum dari Kota Nganjukhttps://open.firstory.me/user/cllnqvpto01n101w7acsdamo6/comments Powered by Firstory Hosting

Alex Nanlohy's Podcast
Pemuridan yang Diperjuangkan dan Realita sebagai PKK - Tokoh Timotius

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later May 31, 2026 51:47


Tokoh Timotius

Suara Buddharatana
Sudahkan kita memenuhi standar sebagai orang baik?

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later May 29, 2026 13:12


Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan

Pinter Politik
Luhut-Sjafrie, Letjen Pangkat Legend

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 28, 2026 8:49


Pengaruh terbesar seorang perwira kadang baru terasa setelah seragamnya dilepas. Menariknya, seragam dengan bintang tiga di pundak atau kerah yang bukan tanda batas akhir karier. Sebagai penanda kematangan yang paling cair untuk dikonversi menjadi kekuasaan baru. Mengapa demikian?

Parenting Podcast
20.000 Kata Sehari, Jadi Ibu Pasti Cerewet? - oleh Jovita Maria Ferliana, M.Psi., Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later May 24, 2026 1:12


La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-8 masa biasa, 25 Mei 2026, Peringatan Santa Perawan Maria Bunda Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 24, 2026 8:08


Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Kejadian 3: 9-15.20; Mazmur tg 87: 1-2.3.5.6-7; Yohanes 19: 25-34.KARUNIA SEORANG IBU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Karunia Seorang Ibu. Pada suatuhari Minggu yang jatuh pada "Hari Para Bapak" sedunia, imam yangmemimpin Misa mengundang para bapak untuk maju ke dekat altar sebelum berkatpenutup Misa. Mereka didoakan dan diberkati khusus oleh imam. Pada waktu ituada tiga bapak menangis haru dan terlihat oleh imam yang sedang mendoakanmereka.                                      Imam itu bertemu mereka di luar gereja setelah misa selesai. Satu persatudari mereka ditanyakan alasan mereka menangis waktu berada di depannya. Merekasemua menjawab bahwa istrinya memaksa mereka maju ke depan dengan ancaman yangberbeda-beda. Kalau mereka tidak mau maju, sanksi akan diberikan tanpa ampun.Yang satu diancam tidak boleh masuk rumah setelah kembali dari misa. Yang laindiancam tidak ditemani kalau diajak untuk pergi berdua. Yang lain lagi diancamtidak disiapkan makanan favoritnya.  Ancaman-ancaman ini sungguh serius. Seorang istri dan ibu adalah kunci bagirumah, makanan dan relasi. Jika ketiga unsur ditiadakan, bagaimana jadinyadengan seorang suami dan bapak, bahkan kehidupan kita yang sesungguhnya! Ketigabapak yang menangis seharusnya bukan karena istri mereka galak, tetapisesungguhnya mereka sangat sedih dan sakit untuk kehilangan bagian kehidupanyang dibawa dan dihidupi oleh para istrinya. Jadi para istri atau wanita iniadalah representasi dari kebaikan Allah untuk melawan semua bentuk kejahatanyang ingin merusak dan membinasakan kehidupan. Kita berbahagia di hari peringatan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja ini,yang merupakan perayaan untuk menghormati dan memuliakan peran ke-Ibuan untukseluruh Gereja. Pada prinsipnya Gereja disebut ibu dengan alasan palingkentara, ialah karena Bunda Maria dipercayakan oleh Putra-nya sendiri, YesusKristus yang adalah kepala Gereja, sebagai bunda Gereja. Yesus nyatakan itusecara langsung dan pribadi ketika Ia bergantung di atas salib dan sesaat lagiakan wafat. Ia berkata kepada seorang murid yang dikasihi-Nya: “Inilah ibu-mu”! Gereja sebagai ibu memiliki tanggung jawab maha penting untuk melindungidan mengarahkan setiap anggotanya ke jalan keselamatan. Maria tentu bekerjasama dengan Yesus Kristus, sang Kepala Gereja, untuk membuat Gereja dan seluruhanggotanya hidup dalam iman, kasih dan pengharapan yang kuat. Sebagai ibu,Maria menjiwai seluruh Gereja sepanjang jalan tersebut. Meskipun ancaman setandan musuh-musuh tak pernah berhenti untuk mencelakakan dan menghancurkanGereja, ibu Gereja memiliki kekuatan untuk bertahan dan melawannya. Perlawananitu tidak pernah berhenti selama dunia ini masih berputar, seperti yangdiwartakan oleh bacaan pertama hari ini. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Bunda Maria selalu bersama dengan kami didalam segala kesulitan kami, khususnya dalam saat-saat kesulitan dan ancamanmusuh yang mematikan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Ini Koper
#1014 Kepemimpinan Masa Depan: Dari Ego-system Menuju Eco-system

Ini Koper

Play Episode Listen Later May 23, 2026 7:31


Konsep Kepemimpinan Masa Depan Indonesia" memetakan sebuah perjalanan transformasi paradigma yang sangat mendasar bagi para calon pemimpin bangsa, yakni peralihan radikal dari paradigma Ego-system menuju Eco-system. Di sisi kiri grafis, kita disuguhi potret usang kepemimpinan berbasis Ego-system—sebuah model mekanistik kaku yang ditandai dengan fokus sempit pada "Saya", pemuasan kekuasaan personal, dan pengejaran keuntungan jangka pendek. Sebaliknya, di sisi kanan membentang masa depan ideal yang disebut Eco-system, sebuah tatanan kehidupan yang harmonis, kolaboratif, dan lestari demi kemakmuran bersama. Proses transformasi untuk menyeberang dari ego yang sempit menuju ekosistem yang luas inilah yang dijembatani oleh perpaduan tiga konsep kepemimpinan modern di bagian tengah gambar. Mesin penggerak utama dari transformasi ini diletakkan pada integrasi antara Systems Thinking (Berpikir Sistem) dan Quantum Thinking & Leadership (Kepemimpinan Kuantum). Systems Thinking digambarkan di bagian kiri atas sebagai pisau analisis otak yang mengajarkan pemimpin untuk tidak lagi melihat masalah secara eceran, melainkan memahami pola keterhubungan global dan mencari akar masalah yang sesungguhnya secara holistik. Sementara itu, Quantum Thinking di bagian kanan atas bertindak sebagai energi kesadaran baru yang memahami bahwa niat, integritas, dan kelenturan adaptasi seorang pemimpin laksana riak kuantum yang mampu menumbuhkan potensi tak terbatas di seluruh organisasi. Kedua pilar berpikir ini meruntuhkan sekat-sekat ego sektoral dan menyadarkan kita bahwa tidak ada satu bagian pun dalam sistem kehidupan yang terpisah dari yang lain. Sebagai penopang di bagian bawah, seluruh konsep berpikir yang luhur tersebut dibumikan melalui pilar ketiga, yaitu Servant Leadership (Kepemimpinan Pelayan). Konsep ini merupakan wujud aksi nyata dari hati yang tulus melayani, kemampuan mendengarkan secara mendalam, empati yang tinggi, dan komitmen kuat untuk memberdayakan sesama manusia demi menopang seluruh sistem dari bawah. Ketika para pemimpin muda Indonesia mengadopsi ketiganya—pikiran yang sistemik, kesadaran yang kuantum, dan tindakan yang melayani—maka transisi menuju Eco-system bukan lagi sekadar impian di atas kertas. Perpaduan indah inilah yang akan melahirkan kepemimpinan yang berdampak nyata, membawa Indonesia keluar dari ego sektoral menuju masa depan yang berkelanjutan dan penuh kolaborasi.

Radio Elshinta
Jemaah Haji Indonesia Diakui Dunia sebagai Teladan Ketertiban dan Akhlakul Karimah

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 13, 2026 4:30


Jemaah haji asal Indonesia sejak lama diakui oleh dunia internasional dan otoritas Arab Saudi sebagai jemaah yang paling tertib, memiliki sopan santun, serta mudah diatur. Ciri khas akhlakul karimah dan sikap saling bantu sesama jemaah ini dinilai sebagai implementasi nyata dari pencapaian Sukses Peradaban, salah satu visi utama penyelenggaraan haji Kemenhaj. Laporan Bhery Hamzah

Helmy Yahya Bicara
Guru Gembul: Menuduh Iluminati Sebagai Penjahat Itu Orang yang Tertipu!? | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later May 11, 2026 33:18


Bersama Guru Gembul, podcast kali ini kita membahas mengenai media saat ini yang katanya "didesain" untuk menciptakan kebencian demi meningkatkan jumlah penonton, mirip dengan teori-teori konspirasi yang sering dikaitkan dengan Iluminati, Freemason ataupun Elit Global. Apakah benar elite global memfitnah Illuminati agar terkesan buruk? Simak selengkapnya!

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Menghadirkan Kasih Allah Sebagai Seorang Ibu

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later May 11, 2026 7:25


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

semoga sebagai tuhan seorang samas kasih allah menghadirkan
Podcast Literatur Perkantas Nasional
KISAH BUKU "Kaya Roh -- Berpikir sebagai Anak-anak Allah"

Podcast Literatur Perkantas Nasional

Play Episode Listen Later May 10, 2026 3:33


Kaya Roh: Hidup oleh Roh, Berada dalam Kristus(H. ten Brinke, J.W. Maris, dkk.)

METANOIA
Ep 10: Sabar, semua ada waktunya

METANOIA

Play Episode Listen Later May 8, 2026 5:38


[Sabar, Semua Ada Waktunya]Sabar.
Semua ada waktunya.Kalimat ini sering aku ucapkan pelan pada diri sendiri,
saat harapan belum sampai di tempat yang aku inginkan.Sabar.
Semua ada waktunya.Aku ulangi kalimat yang sama,
ketika tanpa sadar mulai membandingkan hidupku
dengan hidup orang lain.Sabar.
Semua ada waktunya.Aku pegang kalimat ini erat-erat,
saat sesuatu yang sudah aku usahakan dengan sungguh-sungguh
ternyata belum juga berhasil tercapai.Sebagai manusia, kita sering terjebak pada kebiasaan yang melelahkan:
membandingkan diri dengan orang lain,
merasa hampa ketika gagal,
dan menganggap usaha yang sudah dilakukan sebagai sesuatu yang sia-sia.Kita ingin banyak hal tercapai dalam satu waktu.
Kita ingin semuanya berjalan cepat,
seolah hidup punya garis waktu yang sama untuk setiap orang. Padahal, ga ada satu pun usaha yang benar-benar sia-sia.
Semua yang kita jalani—bahkan yang terasa gagal—
adalah bagian dari jalan menuju tujuan kita. Jadi lebih baik, jadi lebih bijaksana, jadi lebih pintar.Kalau cita-citanya besar,
wajar aja perjalanannya tidak selalu lurus.
Naik dan turun bukan jadi tanda salah jalan,
tapi tanda bagus kalau kita sedang berjalan.Kalau cita-cita nya besar,wajar aja rasanya sedih, karena ini tandanya kalau kita masi peduli dan masih ingin tumbuh.Kadang kalau ada kegagalan, seringnya kita fokus sama hal buruknya. Kalau gak berhasil, kalo ada yang salah, kalo gagal. Tapi kita suka lupa apa yang bikin kita cinta sama tujuannya, apa yang bikin kita masih berjalan, apa yang udah kita buat, semua ide yang udah keluar dari kepala kita. Selalu inget semua hal baik yang udha berhasil tercapai, semua progress yang udah dibuat. Kamu tidak gagal, ini cuman jadi salah satu cerita dalam perjalanan. Hidup masih panjang, masih banyak hal yang bisa di coba. tenang… jangan lupa buat nikmatin hidup.. jangan lupa jangan jadi terlalu keras buat diri sendiri..tenang.. ada waktunyaayang terpenting:
jangan menyerah,
jangan takut,
dan teruslah mengusahakan yang terbaik,
jangan berhenti percaya sama diri sendiri Nikmati apa yang ada hari ini.
Nikmati prosesnya.
Karena perjalanan yang panjang
tidak hanya tentang tujuan,
tetapi juga tentang siapa kita yang tumbuh di sepanjang jalan.Hadir sepenuhnya di hari ini, di masa sekarang. Kadang kita terlalu ingin sampai cepat sampai kadang lupa hidup di masaa sekarang. 
Padahal, saat tujuan itu akhirnya tercapai,
justru momen-momen kecil di perjalannya yang buat warna. Selalu ada harapan.
Untuk setiap orang.Karena setiap kita diciptakan
dengan tujuan yang berbeda,
melalui jalan yang berbeda,Punya ritme nya sendiri, punya waktunya senndiri.
Tenang.
Semua ada waktunya.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨

GELAP CAKAP
149. Culture Shock - Adat istiadat kehidupan sosial di Jakarta

GELAP CAKAP

Play Episode Listen Later May 7, 2026 31:58


Sebagai pendatang kadang kita di kagetkan oleh banyak hal yg hanya ada di ibukota . Segala kemajuan dan perkembangan yg hanya terfokus di ibukota membuat kita yg pertama kali merantau merasa perlu membiasakan diri dan menyesuaikan kembali tentang hal hal baru di ibukota

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 7 Mei 2026 - Melakukan kebaikan dengan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 6, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Mei 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik batu. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus, Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Perbuata baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan, Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah hatiku saat melakukan perbuatan baik, sehingga kebaikan yang aku lakukan semata-mata hanya untuk kemuliaan nama-Mu dan bukan untuk menyombongkan diriku sendiri. Amin. (Dod).

Ini Koper
#1009 Menyelami Keajaiban Miselium

Ini Koper

Play Episode Listen Later May 4, 2026 7:25


Miselium merupakan jaringan bawah tanah yang luar biasa, sering dijuluki sebagai "internet biologis" bumi karena kemampuannya menghubungkan seluruh ekosistem hutan dalam satu kesatuan. Terdiri dari benang-benang hifa yang sangat halus, miselium membentuk sistem komunikasi kompleks yang disebut Wood Wide Web, di mana pohon-pohon dapat saling berbagi nutrisi, air, dan informasi penting tentang ancaman lingkungan. Melalui simbiosis mikoriza ini, hutan beralih dari sekumpulan individu yang bersaing menjadi sebuah komunitas kooperatif yang saling mendukung demi kelangsungan hidup bersama. Selain perannya sebagai komunikator alam, miselium memiliki kekuatan regeneratif yang sangat besar bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Sebagai agen dekomposisi utama, ia mendaur ulang materi organik mati menjadi nutrisi baru dan menyimpan karbon dalam jumlah besar di dalam tanah, yang sangat krusial untuk menjaga keseimbangan iklim global. Dalam dunia medis, berbagai jenis jamur yang bersumber dari jaringan miselium ini menawarkan potensi penyembuhan yang revolusioner, mulai dari peningkatan sistem imun dan pemulihan sel saraf hingga terobosan dalam terapi kesehatan mental yang membantu manusia menemukan kembali koneksi spiritual dengan alam. Keajaiban miselium juga membuka pintu menuju masa depan industri yang berkelanjutan melalui teknologi bioremediasi dan inovasi biomaterial. Kemampuannya untuk memecah polutan kimia kompleks seperti minyak bumi menjadikannya solusi alami untuk memulihkan lahan industri yang rusak, sementara struktur fisiknya yang kuat namun mudah terurai kini dikembangkan menjadi alternatif plastik, kulit sintetis, hingga bahan bangunan ramah lingkungan. Pada akhirnya, mempelajari miselium mengajarkan kita tentang filosofi konektivitas; bahwa di bawah setiap langkah kaki kita, terdapat jaringan cerdas yang mengingatkan bahwa semua kehidupan di planet ini saling terjalin erat dan bergantung satu sama lain.

Jam Istirahat
Bisikan Teror Malam : Rahasia Kelam di Balik Sunyinya SMAN1C [PODCAST SMAWON : EPISODE 5]

Jam Istirahat

Play Episode Listen Later May 4, 2026 9:40


Suara Buddharatana
Ūpasamānussati sebagai Objek Meditasi Pasca Jhāna

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later May 4, 2026 29:31


Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 4 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dan Percaya pada RencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 3, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Mei 2026Bacaan: 'Setelah selesai berbicara, la berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (Lukas 5:4) Renungan: Sehebat apapun manusia, pasti mempunyai kekurangan dan keterbatasan. Salah satu contoh, Ramesh Chandra, pebisnis real estate India. la adalah 1 dari 10 miliader dunia yang pernah bangkrut. Pada puncaknya, Ramesh Chandra memiliki kekayaan US$ 9,2 miliar. Namun pada 2001, perusahaan terlibat skandal telekomunikasi nasional hingga akhirnya bangkrut. Ramesh Chandra sebagai pebisnis pasti sudah mempunyai banyak pengalaman, pengetahuan dan keahlian di bidang bisnis. Akan tetapi karena keterbatasannya, akhirnya, Ramesh gagal juga dalam membangun bisnisnya. Seperti yang kita ketahui Simon Petrus adalah salah satu murid Tuhan Yesus yang berlatar belakang sebagai nelayan. Keahlian dalam mencari ikan di laut, tentu tidak diragukan lagi. Simon Petrus sebagai nelayan kawakan pasti bisa memprediksi tempat-tempat di laut yang banyak ikannya. Setiap bekerja mencari ikan, Simon Petrus pasti sudah menggunakan cara-cara yang benar sesuai pengetahuan dan pengalamannya sebagai nelayan. Namun demikian, karena keterbatasannya, ia juga pernah mengalami kegagalan dalam mencari ikan semalam suntuk. Ketika Tuhan Yesus berfirman supaya Simon Petrus menebarkan jalanya ke tempat yang dalam, dan ia melakukan seperti yang difirmankan Yesus kepadanya, sejumlah besar ikan pun ditangkapnya (Luk. 5:4-6). Setiap orang pasti memiliki pengetahuan, pengalaman dan keahlian sesuai bidang yang dijalani. Akan tetapi, bagaimanapun hebatnya diri sendiri, sebagai manusia biasa, tetap memiliki keterbatasan. Kita tidak boleh mengandalkan pengetahuan dan pengalaman diri sendiri sepenuhnya dalam bekerja. Sebagai orang percaya, kita mempunyai Tuhan Yesus yang firman-Nya penuh kuasa. Jika kita ingin berhasil dalam setiap pekerjaan yang kita jalani, sertakan Tuhan Yesus selalu di dalamnya. Dengar dan terimalah firman-Nya kemudian lakukan, maka apa yang kita kerjakan akan dibuat-Nya berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanku aku selalu mengandalkan Engkau. Karena tanpa-Mu aku tidak bisa berbuat apa-apa. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Paskah ke-5, 3 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 2, 2026 14:04


Dibawakan oleh Christian Tandiary dan Thres Woen dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Katedral dan Arthur J. Homeric dari Paroki St. Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 1-7; Mazmur tg 33: 1-2.4-5.18-19; 1 Petrus 2: 4-9; Yohanes 14: 1-12.YESUS ADALAH JALAN BAGI KITA Tema renungan kita pada hariMinggu Paskah ke-5 ini ialah: Yesus Adalah Jalan Bagi Kita. Pada suatu hariMinggu pagi, seorang pastor bersiap untuk merayakan Misa di salah satu parokiyang berjarak 20 kilometer dari tempat ia tinggal di kota. Ia menyetir mobilmelewati jalan yang bekelok-kelok dengan kecepatan antara 60-80 km per jam.Tetapi pada saat tinggal 3 kilometer sampai di gereja , jalan yang menujugereja paroki ditutup. Ada kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh wargamasyarakat setempat. Semua kendaraan harus memilih jalan lain.                                                                     Waktu untuk perayaan Misa tinggal20 menit. Ia harus mencari jalan lain, biarpun yang berukuran pas untukdilewati mobil, agar segera sampai di gereja. Awalnya ia  kehabisan akal dan tidak tahu harus berbuat.Tetapi ia segera menyadari bahwa GPS (navigasi) di handphone dapat membantu. Iamenyetel GPS untuk mengarahkannya ke gereja. Dalam waktu kurang dari 10 menit iasudah berada di halaman parkir gereja, tepat waktunya untuk persiapan diri disakristi dan Misa akan segera dimulai. Ibarat GPS yang mengarahkan kitajalan dengan memakai suara, grafik arah jalan, peringatan dan pemberitahuanyang kita perlukan, GPS di dalam perjalanan iman kita juga melakukan pekerjaanyang sama. GPS dalam iman kita ialah Tuhan Yesus Kristus. Ia menyebutkanidentitas diri-Nya sebagai jalan yang kita lalui untuk sampai kepada tujuankita, yaitu keselamatan dan persatuan kita dengan Bapa di surga. Sebagai jalanbagi kita, Ia memberikan kita kebenaran yang menjadi makanan utama kita supayakita memiliki kehidupan yang sesungguhnya dan sepenuhnya. Kehidupan yangsempurna ialah di surga. Firman Tuhan hari ini palingkurang memberikan kita dua refleksi betapa fundamentalnya pendasaran iman kitapada Tuhan Yesus sebagai jalan kita. Pertama ialah Tuhan Yesus Kristus sebagaipenyelamat kita. Di tengah bahaya dan kesulitan yang menimpah hidup kita, Iamenjadi solusi dan jawaban sehingga kita tidak dapat binasa dan mati. Kejadiandi dalam Gereja Perdana di Yerusalem, adalah perpecahan di antara paraanggotanya. Tapi kuasa Allah datang untuk menyelamatkan Gereja denganditetapkannya enam orang diakon. Kedua ialah Tuhan Yesusmemberikan kita martabat yang tinggi, yaitu panggilan menjadi kudus. Iamerahmati kita sebagai bangunan rohani yang suci dan suatu imamat yang kudus.Dengan begitu, kita menerima dari-Nya tugas besar untuk menguduskan dunia.Bersama dengan Dia, kita akan membawa dunia ini dan segala ciptaan melaluijalan Yesus Kristus yang menuju kepada Bapa. Jalan kekudusan pertama-tamaberguna bagi kita sendiri, kemudian berguna juga bagi orang-orang yang kitalayani di dalam perutusan kita masing-masing. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur danmemuji-Mu karena Engkau senantiasa sebagai jalan kami untuk sampai kepada Bapa.Semoga kami tetap setia mengikuti jalan ini. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Suara Buddharatana
Alasan pemilihan 4 warna sebagai kasina objek meditasi

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later Apr 27, 2026 18:26


Dhammasākaccha oleh Bhante Mahā Dhammadhīro

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Ramadhan Sebagai Madrasah Keluarga

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 25, 2026 42:35


Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Ramadhan Sebagai Madrasah Keluarga

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Muslimah Sebagai Putri, Istri Dan Ibu

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 25, 2026 82:36


Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Muslimah Sebagai Putri, Istri Dan Ibu

Grace Alone Ministry
Eksposisi Amos 3:3-8 - Pdt. Yakub Tri Handoko

Grace Alone Ministry

Play Episode Listen Later Apr 23, 2026 58:52


Banyak orang mengira kesuksesan sebagai tanda perkenanan Tuhan. Celakanya, definisi “kesuksesan” di sini dipahami secara duniawi. Jika semua yang terlihat baik – misalnya kesehatan, penghasilan, keamanan, dan kemakmuran – ada pada diri seseorang, orang itu sedang diberkati oleh Tuhan. Allah menyertai hidupnya.Dengan konsep semacam ini, orang yang merasa dirinya diperkenan oleh Tuhan cenderung meremehkan kesalahan-kesalahan mereka. Mereka berpikir bahwa Tuhan maklum dengan semuanya itu. Buktinya, Allah tetap memberikat berkat-berkat-Nya.Benarkah semua kesuksesan itu merupakan tanda perkenanan Tuhan? Benarkah perkenanan itu membuat Tuhan mengesampingkan kesalahan mereka? Khotbah hari ini akan menyediakan jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini.Teks kita hari ini, yaitu Amos 3:3-8, tidak boleh dipisahkan dari bagian sebelumnya (3:1-2). Seperti yang kita sudah pelajari bersama di khotbah sebelumnya, bangsa Israel menganggap sepi ucapan penghukuman yang diberitakan oleh Amos di 2:6-16. Mereka tidak percaya pada berita itu.Mengapa mereka tidak percaya? Alasan utama adalah keadaan mereka yang sedang baik-baik saja. Di bawah pemerintahan Raja Yerobeam II, bangsa Israel memiliki kekuatan militer yang kuat. Beberapa daerah yang sempat dikuasai oleh musuh berhasil direbut kembali. Secara ekonomi mereka juga berjaya. Banyak orang kaya di Israel. Secara relijius mereka juga masih mempersembahkan kurban dan merayakan ritual-ritual penting. Tuhan tampaknya sedang memberkati mereka. Teguran yang disampaikan oleh Amos di 2:6-16 terlalu dibesar-besarkan. Jika TUHAN tidak berkenan kepada mereka, mengapa mereka dalam keadaan yang nyaman, aman dan baik-baik saja?Alasan lain adalah posisi mereka sebagai umat Allah. Mereka adalah umat tebusan yang dilepaskan secara ajaib dari tanah Mesir. Mereka dijadikan umat perjanjian. Posisi mereka di antara segala bangsa sangat unik. Tidak ada bangsa lain seperti mereka.Rasa aman yang palsu seperti itulah yang mendorong mereka untuk mengabaikan dan menentang pemberitaan Amos. Sebagai respons terhadap mereka, Amos mengingatkan bahwa posisi sebagai umat TUHAN bukan jaminan dihindarkan dari hukuman (3:1-2). Dalam perjanjian itu sudah ada aturan: ketidaktaatan akan disikapi TUHAN dengan hukuman. Keadaan bangsa Israel yang terlihat baik-baik saja sebenarnya bukan tanda perkenanan dari Tuhan. Allah tidak berkenan pada pelbagai pelanggaran yang mereka lakukan. Hukuman Allah sudah disiapkan. Mereka perlu mendengarkan dengan kesungguhan. Dalam konteks seperti ini, Amos mengucapkan berita kenabian di 3:3-8.Melalui teks hari ini kita akan belajar beberapa konsep tentang hukuman Allah. Di dalam hukuman Allah kita menemukan keadilan sekaligus kemurahan-Nya. Keseriusan-Nya dalam menegakkan keadilan sama dengan keseriusan-Nya dalam menegakkan kita di atas kasih karunia-Nya.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Otoritas Rasul (23 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - 05. Bab Menjadikan Orang Musyrik Sebagai Wali

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 72:23


Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - 05. Bab Menjadikan Orang Musyrik Sebagai Wali

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 Paskah, 22 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 7:19


Dibawakan oleh Erlin dari Paroki Santo Yosep Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 8: 1b-8; Mazmur tg 66: 1-3a.4-5.6-7a; Yohanes 6: 35-40.DENGARKANORANG-ORANG TERPILIH Tema renungan kita pada hari ini ialah: DengarkanOrang-Orang Terpilih. Ada anekdot yang berkata bahwa pada saat perutusanmurid-murid dan rasul-rasul ke seluruh penjuru dunia, Yesus yang telah bangkitberpesan bahwa, "Sebagai laki-laki kalian tidak perlu risau karena tidakditemani oleh perempuan. Di mana pun kalian berada selalu ada perempuan yangmembantu dalam berbagai urusan pekerjaan Gereja." Meskipun ini hanyalahadekdot, tetapi di dalam kenyataan sungguh benar adanya. Fakta menunjukkan bahwa di dalam semua urusan Gereja, parawanita sangat penting peranannya. Selain kita temukan contoh-contohnya di dalamkitab suci, di dalam sejarah Gereja pun ditunjukkan, seperti yang dilakukanoleh Katarina dari Siena. Ia dapat dianggap sebagai seorang penasihat PausGregorius VII yang handal, terutama ketika Bapa Suci yang sedang diasingkan diAvignon (Spanyol), ia mempengaruhinya untuk kembali ke Vatican, di Roma. Ituterjadi pada tahun 1370. Banyak peran lain yang luar biasa dari Katarina bagikebaikan Gereja. Mulai dari Bunda Maria, Santo Yosef, hingga ke orang-orangkudus seperti Katarina dari Siena, mereka semua adalah orang-orang terpilih danterpercaya yang perlu kita dengarkan dan teladani. Kita pantas mengikuti dan mendengarkan mereka, karenamereka menafsirkan ajaran Kristus secara benar dan berusaha menjalankannya.Yesus Kristus sendiri telah meninggalkan ajaran-Nya kepada para saksi-Nya itu,dan Gereja selalu menghadirkan mereka sebagai model yang benar dan teladanhidup mereka tidak akan hilang ditelan waktu. Mereka menjadi contoh dalam aspekkebajikan, ajaran iman dan moral, serta kesucian dengan sinarnya yangterang-benderang. Jadi menolak mendengarkan Gereja, berarti melawan Kristussendiri dan berakibat pada hukuman dosa. Satu pelajaran penting buat kita ialah bahwa ajaran danpengetahuan iman telah menjangkau seluruh pelosok bumi dan ke dalam hati setiapmanusia, berkat pekerjaan para rasul dan pelayan Gereja yang penuh dedikasi danpengorbanan. Intinya ialah ajaran dan pengetahuan iman itu hendaknya memberikansemangat hidup yang baru dan mempertahankan kita ketika kesulitan atau bahayadatang mengancam. Yesus adalah roti hidup yang menjadi makanan kita. Kita hidupdan bertahan karena Dia adalah sumber kekuatan dan pengharapan kita.     Bukankah nantinya orang yang menggunakan sarana ini secaraefektif, pengetahuannya tentang Tuhan memadai dan siap selalu mewartakannyakepada sesama, ia dapat dianggap sebagai orang terpilih yang pantasdidengarkan? Bisa jadi orang itu adalah Anda.  Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, bersabdalah kepada kami,sehingga kami mendapatkan kekuatan dan semangat baru, terutama di saat-saatkami dalam kesulitan hidup. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Cultural Amnesia: The Wounds of History and Art as a Prayer for Change - Cultural Amnesia: Luka Sejarah dan Seni Sebagai Doa Perubahan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 15:59


Cultural Amnesia, Tisna Sanjaya's inaugural exhibition in Sydney presents a critical narrative of political and environmental conditions through diverse media such as painting, etching and installation. - Cultural Amnesia, pameran perdana Tisna Sanjaya di Sydney menyajikan narasi kritis atas kondisi politik dan lingkungan melalui beragam medium seperti lukisan, etsa, dan instalasi.

Radio Rodja 756 AM
Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 50:32


Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 18 Syawal 1447 H / 7 April 2026 M. Kajian Tentang Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri Pembahasan kali ini melanjutkan bab mengenai pentingnya […] Tulisan Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 April 2026 - Setiap Pekerjaan baik adalah berkat bagi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 9, 2026 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 April 2026Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Yacouba Sawadogo lahir di Burkina Faso, Afrika, tahun 1946. Sebagai petani kecil, ia berhasil menghijaukan 20 hektar lahan tandus di desanya. Tandusnya lahan di desanya disebabkan oleh kelebihan manusia dan sistem pertanian kasar yang menyebabkan erosi tanah. Banyak peneliti menyerah mengatasi masalah lahan itu. Yacouba prihatin. la lalu mencoba teknik menanam tradisional Afrika. Dengan alat seperti sekop dan kapak, la membuat lubang-lubang untuk diisi pupuk dan bibit. la ditertawakan karena teknik itu dianggap kuno. Namun, dalam 20 tahun terbukti bahwa lahan tandus itu berubah menjadi lahan hijau yang subur dan lebat. Perjuangan Yacouba didorong oleh hasrat ingin memajukan desanya. Hasrat dan perjuangan seperti inilah yang dimaksudkan Paulus dalam Galatia 6:9. Janganlah kita jemu-jemu mencoba dan berusaha melakukan pekerjaan baik. Ketika situasi memburuk dan kenyataan begitu getir, pada saat itulah komitmen kita dibutuhkan untuk tekun berbuat baik. Pekerjaan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik. Setidaknya, itulah yang dibuktikan oleh Yacouba. la menuai hasil yang sangat baik, bahkan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Burkina Faso. Percayalah, setiap pekerjaan baik kita juga akan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat membangun komitmen yang teguh untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, dalam rangka memajukan keluarga, gereja, dan masyarakat di manapun aku berada. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 8 April 2026 - Menjadi sahabat yang baik dan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 April 2026Bacaan: Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri." (Matius 27:5)Renungan: Ana dan Ani adalah dua sahabat yang saling mengasihi. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka. Mereka juga saling terbuka satu sama lain, bahkan dalam hal-hal yang merupakan privasi masing-masing, seperti hubungan dengan pacar. Orang tua Ana bahkan sudah menganggap Ani sebagai anak kandungnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua Ani sudah menganggap Ana seperti anak kandungnya sendiri. Ana berasal dari keluarga yang cukup berada, sedangkan Ani dari keluarga yang sederhana. Namun demikian, hal itu tidak memengaruhi persahabatan mereka.Suatu kali, Ani sedang membutuhkan sejumlah uang. Karena itu ia mencoba meminjam uang kepada Ana. Sebagai seorang teman, Ana pun bersedia memberikannya. Ani membayarnya tepat waktu. Suatu waktu, Ani punya kebutuhan yang cukup besar. Jadi, Ani meminta tolong lagi kepada Ana agar mau meminjamkan uang yang lebih besar kepadanya. Sebenarnya, Ana agak ragu untuk memberikannya, sebab ia tahu betul kemampuan Ani untuk membayarnya. Tetapi karena Ani sedang membutuhkannya dan berjanji akan membayarnya tepat waktu, maka Ana pun memberikannya. Namun, ketika tiba waktu untuk membayar uang tersebut, Ani tidak membayarnya. Bahkan, ia tidak mengatakan apa pun kepada Ana, padahal mereka masih sering ketemu. Setelah lewat beberapa hari dari waktu yang disepakati, Ani tidak juga ada inisiatif untuk membayarnya. Ana mencoba mendiamkannya untuk beberapa saat, karena ia tidak ingin temannya itu tersinggung. Sebulan setelah lewat dari janji Ani untuk mengembalikan uang Ana, akhirnya Ana tidak sabar lagi. Ia pun memberanikan diri berbicara kepada Ani. Ani hanya berkata bahwa ia belum ada uang, ia pasti membayarnya nanti kalau sudah punya uang. Mendengar itu Ana pun kecewa kepada Ani, karena Ani dianggapnya tidak bertanggung jawab dalam membayar utangnya. Ana mulai mengurangi pertemuannya dengan Ani. Lama-kelamaan mereka berdua semakin jarang bertemu, bahkan tidak pernah ada kontak lagi. Sejak itu pertemanan Ana dan Ani pun berakhir. Uang dapat membuat hubungan persahabatan menjadi rusak. Yesus adalah sahabat Yudas Iskariot (Mat 9:15), namun ia nekat "menjual" Sahabatnya itu kepada para pemimpin Yahudi. Yudas rela menjual Yesus hanya demi uang 30 keping perak, yang pada waktu itu bukanlah nilai yang besar. Pada akhirnya hal itu telah membuatnya sangat menyesal dan akhirnya gantung diri. Hati-hatilah dalam persahabatan kita. Jangan sampai uang membuat hubungan dengan sahabat kita menjadi rusak. Jadikanlah uang sebagai perekat persahabatan, bukan sebagai penghancur persahabatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku menghargai persahabatanku melebihi uang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 29 Maret 2026 - Selalu mendekat kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 29 Maret 2026Bacaan: Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia." (Lukas 24:16) Renungan: Ada sebuah kisah menarik dalam Injil Lukas 24:13-35, ketika Tuhan Yesus menampakkan diri di jalan ke Emaus. Suatu hari dua murid Yesus sedang berjalan menuju sebuah kampung. Mereka sibuk membahas apa yang sedang terjadi setelah wafatnya Yesus di kayu salib. Dalam perjalanan tersebut tiba-tiba Tuhan Yesus datang mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka, namun mereka tidak mengenal Dia. Kalau dipikir dengan logika sederhana, bagaimana mungkin kedua murid itu tidak mengenal Tuhan Yesus? Bukankah baru tiga hari Yesus meninggalkan mereka? Bukan waktu yang lama sampai bisa membuat mereka lupa akan wajah-Nya, tetapi itulah yang terjadi. Dalam kisah selanjutnya di ayat 16 dikatakan, "Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia." Ada sesuatu yang menghalangi mata mereka sehingga mereka tidak mengenal Tuhan Yesus! Sebagai murid yang ditinggal oleh Gurunya, wajar bila mereka merasa ketakutan, sedih, kecewa, dan bahkan mungkin kehilangan harapan. Rasa bingung dan putus asa telah menutupi pandangan mereka. Mata mereka seolah tertutup, tidak mengenali Tuhan Yesus meski Dia berada tepat bersama mereka. Masalah bisa menghalangi kita memandang Tuhan. Tuhan menjadi seolah hilang, tidak kelihatan. Jarak juga bisa mengubah persepsi kita tentang Tuhan. Kalau kita jauh dari Tuhan, la seolah terlihat kecil. Oleh sebab itu, selalulah berusaha untuk mendekat kepada Tuhan dan la pun mendekat kepada kita. Ketika kita terus mengarahkan pandangan kepada Tuhan, kita akan bertambah kuat. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah menjauh, kitalah yang berubah menjadi tidak setia. Tuhan selalu mengarahkan pandangan-Nya kepada kita anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jika beban berat datang melanda hidupku, buka mataku Tuhan untuk selalu bisa memandang-Mu. Aku percaya tak ada masalah yang bisa memisahkan aku dari kasih-Mu. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Mar 18, 2026 58:59


Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 13 Ramadhan 1447 H / 3 Maret 2026 M. Kajian Tentang Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah Pembahasan kali ini berkaitan dengan pemahaman bagi […] Tulisan Menjaga Tubuh sebagai Amanah Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 13 Maret 2026 – Mrk. 12:28b-34 : Kasih Sebagai Ukuran Terakhir

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026


Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Cilacap - Jawa TengahMrk. 12:28b-34.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
New website and app to safeguard international students in Australia - Web dan Aplikasi baru sebagai perlindungan mahasiswa internasional di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 7:08


A new initiative designed for international students, aims to make services easier to find. - Inisiatif baru dirancang ini bertujuan agar memudahkan para mahasiswa internasional untuk akses ke layanan kesehatan.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 27 Februari 2026 – Mat. 5:20-26 : Tampil beda sebagai anak-anak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026


Pembawa Renungan: Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Mat. 5:20-26.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 17 Februari 2026 - Mengendalikan Diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 7:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Februari 2026Bacaan: "Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!" (Amsal 23:1-2) Renungan: Katak Amazon bertanduk adalah seekor katak yang memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan dengan katak-katak lain. Amfibi gemuk ini dapat tumbuh sepanjang 20 cm, dan banyak ditemukan di Kolombia sampai ke Brazil, khususnya di rawa-rawa daerah sungai Amazon. Namanya didapat dari dua tanduk runcing yang mencuat dari kepalanya. Katak yang betina ukurannya lebih besar dari yang jantan, namun warna kulitnya tidak secerah yang jantan. Namun, yang jauh lebih menarik untuk dibahas dari hewan ini adalah nafsu makannya yang luar biasa besar! Katak ini sangat gemuk dan merupakan katak paling rakus di antara katak-katak jenis lainnya. Sangat sering katak ini ditemukan dalam keadaan mati sewaktu berusaha mencoba menelan mangsa mereka yang terlalu besar, sehingga mulut mereka masih berisi mangsa yang tersangkut dan tidak dapat tertelan ketika ditemukan. Nafsu makan berlebihan sungguh sangat berbahaya! Ternyata, bukan cuma katak yang bisa mengalami hal ini. Alkitab menyampaikan sebuah kisah tragis dari bangsa Israel yang mati konyol karena tidak dapat mengendalikan nafsu rakus mereka yang liar. Kisah tragis ini terjadi di daerah yang diberi nama Kibrot-Taawa. Dikatakan bahwa waktu itu ada orang-orang bajingan yang kemasukan nafsu rakus, hingga mereka berteriak meminta makan daging. Hal ini terjadi karena mereka bosan dengan manna yang tiap hari mereka makan. Akhirnya, Musa datang kepada Tuhan dengan membawa segala keluhan bangsa itu, dan singkat cerita Tuhan mengirimkan burung-burung puyuh dari arah sebelah laut dalam jumlah yang luar biasa besar ke sekeliling perkemahan mereka. Burung-burung itu dihamburkan Tuhan begitu saja, sehingga dapat dengan mudah dikumpulkan orang Israel. Namun, hal mengerikan terjadi ketika orang-orang rakus yang mengeluh itu dengan bernafsunya langsung memakan burung itu. Dan sewaktu daging burung itu sudah di mulut mereka dan belum sempat dikunyah, Tuhan yang sangat murka memukul orang-orang rakus tersebut dengan tulah yang besar sehingga mereka mati dalam kekonyolan mereka sendiri. Kondisi ini seperti katak Amazon bertanduk yang mati karena makanan. Terkadang kita menganggap sepele nafsu makan yang berlebihan. Namun, sadarkah kita bahwa ternyata kerakusan adalah suatu kesalahan di mata Tuhan? Kitab Amsal memberikan nasihat kepada kita untuk mencegah nafsu makan yang berlebihan. Dikatakan, jika nafsu makan kita besar, taruhlah sebuah pisau pada leher kita! Sebagai bukti bahwa rakus adalah hal yang jelek, kita bisa lihat ada berbagai macam penyakit yang dapat timbul karena kerakusan akan makanan. Dan rakus akan makanan biasanya mengarah kepada obesitas yang membawa berbagai penyakit di dalamnya, seperti penyakit jantung ataupun diabetes. Kegemukan juga akan membuat gerakan kita terbatas dan kita akan menjadi malas. Jadi, mari kendalikan nafsu makan kita, sebelum kita dibuat mati karenanya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk dapat mengontrol nafsu makanku yang mungkin terlalu berlebihan, sehingga aku berusaha makan sesuai batas yang normal dan sehat. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 13 Februari 2026 - Tuhan tidak pernah melupakanmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 9 Februari 2026 – Mrk. 6:53-56 : Panggilan Sebagai Orang Kristen

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026


Pembawa Renungan : RP. Antonius Tukiran MSC Manado Mrk. 6:53-56