Podcasts about sebagai

  • 1,420PODCASTS
  • 4,569EPISODES
  • 24mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Aug 13, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sebagai

Show all podcasts related to sebagai

Latest podcast episodes about sebagai

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 14 Agustus 2026 – Mat 19:3-12 : Perkawinan Sebagai Jalan Kesucian

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Aug 13, 2026


Pembawa Renungan: RP. Antonius Rajabana, OMI CilacapMat 19:3-12

Ini Koper
#1024 Mengapa Gambut Penting bagi Kita

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 7:57


Di balik tenangnya rawa-rawa Indonesia, tersimpan salah satu benteng pertahanan iklim terpenting di bumi: ekosistem gambut tropis. Lahan basah alami ini terbentuk selama puluhan ribu tahun dengan laju penambahan yang sangat perlahan, yakni hanya 1 hingga 2 mm per tahun, namun mampu mengunci miliaran ton karbon terestrial global. Sayangnya, intervensi manusia seperti pembuatan saluran drainase tanpa kendali dapat mengeringkan bentang alam ini secara masif, memicu penurunan tanah (subsidence) hingga 5 cm per tahun dan mengubah surga keanekaragaman hayati ini menjadi rawan kebakaran hutan yang dahsyat. Ketimpangan antara lamanya proses pembentukan dan cepatnya laju kerusakan menuntut tindakan nyata sebelum ekosistem yang tak tergantikan ini sirna secara permanen. Sebagai tanggapan atas krisis tersebut, Pemerintah Indonesia menghadirkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) sebagai cetak biru tata kelola jangka panjang berdurasi 30 tahun. RPPEG bukan sekadar dokumen administrasi di atas kertas, melainkan panduan strategis yang membagi ruang gambut secara tegas antara Fungsi Lindung untuk menjaga kubah air dan cadangan karbon, serta Fungsi Budidaya yang ramah lingkungan. Operasionalisasinya di tingkat tapak digerakkan melalui pilar pemulihan 3R: Rewetting (pembasahan kembali melalui sekat kanal), Revegetation (penanaman kembali vegetasi asli), dan Livelihood Revitalization (pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal tanpa bakar). Melalui pendekatan komprehensif ini, pemulihan ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga berjalan secara harmonis. Pada akhirnya, memahami dan mengawal implementasi RPPEG adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas iklim global dan keberlanjutan masa depan. Kebijakan ini menjembatani target komitmen iklim nasional dengan aksi nyata di tingkat tapak, memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menghirup udara bersih dan terbebas dari bencana asap berulang. Melindungi lahan gambut berarti melindungi kehidupan; dan melalui RPPEG, kita sedang meletakkan fondasi yang kokoh untuk tatanan lingkungan hidup Indonesia yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.

Keluarga Epiphaneia
Bagian dan Warisan Orang Lewi

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 39:15


Lewi tidak mengawali sejarah tentangnya dengan indah. Sebagai seorang anak yang ingin membela nama baik keluarganya, dia melakukan tindakan yg tidak disukai Tuhan dan mendatangkan kutuk atas keturunannya untuk tidak mendapat tempat seperti saudara-saudaranya yang lain. Namun kehidupannya tidak berhenti, yang dikerjakannya pada masa tuanya, meskipun tidak tersurat dalam Alkitab, memberikan dampak besar bagi keturunan-Nya. Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 9 Agustus 2026.Kirim pesan

Renungan Anak GKY Mabes
Seperti Apa Wajah Yesus? (9 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 4:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Seperti Apa Wajah Yesus? Diambil dari: Yesaya 53:2 “Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.”Wonder Kids, sekarang kita hidup di dunia yang sangat mementingkan penampilan. Banyak orang berpikir bahwa supaya disukai, seseorang harus terlihat keren, cantik, gagah, atau menarik. Dunia sering menilai orang dari wajah, pakaian, dan penampilan luar.Tetapi waktu Alkitab berbicara tentang Yesus, kita diberi tahu sesuatu yang berbeda. Yesaya 53 berkata bahwa Yesus tidak datang dengan penampilan yang membuat orang langsung kagum. Yesus tidak datang seperti tokoh yang kelihatan luar biasa dari luar. Penampilan-Nya bukanlah hal yang membuat orang tertarik kepada-Nya.Lalu mengapa orang mengikuti Yesus? Karena yang membuat Yesus indah bukan penampilan luar-Nya, tetapi siapa Dia sebenarnya. Yesus penuh kasih, penuh kebenaran, penuh kuasa, dan penuh kemurnian. Orang-orang yang sungguh melihat Yesus bukan hanya melihat tubuh-Nya, tetapi melihat hati, perkataan, dan perbuatan-Nya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang kita juga bisa terlalu sibuk memikirkan penampilan. Kita bisa takut tidak keren, takut tidak cantik, takut tidak ganteng, atau takut tidak diterima orang lain. Tetapi Tuhan mengingatkan bahwa yang paling penting bukanlah luar kita, melainkan hati kita di hadapan-Nya.Bukan berarti penampilan sama sekali tidak penting. Kita tetap perlu menjaga tubuh, kebersihan, dan kerapian. Tetapi kita tidak boleh menjadikan penampilan sebagai hal yang paling utama. Yesus tidak membangun hubungan dengan orang lewat penampilan luar, tetapi lewat kasih, kebenaran, dan kehidupan-Nya yang kudus.Jadi, Wonder Kids, Tuhan mau kita belajar melihat dengan cara yang benar. Jangan terlalu cepat kagum pada penampilan luar. Dan jangan juga terlalu stres dengan penampilanmu sendiri. Yang Tuhan lihat terutama adalah hati. Tuhan ingin hatimu bersih, lembut, jujur, dan mengasihi Dia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak datang untuk menarik orang dengan penampilan luar, tetapi dengan kasih, kebenaran, dan kekudusan-Mu. Tolong aku supaya tidak terlalu sibuk dengan penampilan, tetapi belajar memiliki hati yang indah di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: yang paling penting bukan penampilan luar, tetapi hati yang dikasihi dan dibentuk oleh Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Radio Muhajir Project
Bangkit dari Ujian, Ikut Menebar Kebaikan

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 1:41


Bismillah,Saudaraku,Ingin tahu bagaimana sebuah kebaikan menginspirasi kebaikan lainnya?Simak perjuangan pak Hasanusi, pemilik bengkel sepeda di pelosok Aceh Tamiang. Banjir besar selama sepuluh hari menenggelamkan rumah, bengkelnya dan semua perlengkapan yang ada di dalamnya.Namun alhamdulillah, zakat yang disampaikan ke beliau melalui LAZ Muhajir, kembali membuka jalan nafkah baginya dan keluarga.Sebagai wujud rasa syukur atas pemberian alat-alat dan beroperasinya kembali bengkelnya, beliau menurunkan harga jasa untuk membahagiakan para pelanggan.Semoga Allah Ta'ala menerimanya sebagai amal shalih yang membersihkan harta dan jiwa serta menebarkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Aamiin.Nantikan kisah semangat bangkit dari Aceh Tamiang, berikutnya, Insya Allah.Ingin tahu lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui nomor konsultasi dan konfirmasi zakat 082211211136 atau kunjungi lazmuhajir.org.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.

Ini Koper
#1020 Environmentalists or Capitalists?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 7:24


Podcast kali ini menggarisbawahi urgensi reorientasi sistem ekonomi global dari model kapitalisme konvensional yang eksploitatif menuju "Kapitalisme Hijau" yang berkelanjutan. Model ekonomi saat ini dinilai gagal karena mengabaikan keterbatasan sumber daya alam dan mengeksternalisasi kerusakan lingkungan demi mengejar keuntungan jangka pendek,yang pada akhirnya memicu krisis iklim global. Sebagai solusinya, esai ini memperkenalkan konsep Natural Capitalism,sebuah kerangka kerja yang menuntut dunia usaha untuk memperhitungkan nilai modal alam dalam setiap keputusan presisi mereka, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak lagi harus mengorbankan integritas ekologis planet ini. Implementasi nyata dari ambisi rekonsiliasi antara keuntungan dan kepedulian lingkungan ini dieksplorasi melalui studi kasus dua pionir bisnis beretika, yaitu Anita Roddick dengan The Body Shop dan Tom Chappell dengan Tom's of Maine.Melalui pendekatan "Aktivisme sebagai Model Bisnis" dan "Kepemimpinan Berbasis Nilai," kedua tokoh ini berhasil membuktikan bahwa nilai-nilai ekologis dapat diintegrasikan secara sukses ke dalam strategi korporasi arus utama,sekaligus membawa kesadaran lingkungan ke masyarakat luas. Namun, sejarah mencatat bahwa kedua perusahaan ini pada akhirnya diakuisisi oleh raksasa korporasi konvensional, L'Oréal dan Colgate-Palmolive, yang memicu perdebatan mengenai keberlanjutan idealisme tersebut. Kegagalan jangka panjang dalam mempertahankan integrasi nilai sosial-ekologis ini menjadi salah satu temuan kunci James O'Toole dalam bukunya, yang menyoroti pola melunturnya praktik etis pasca-pendiri akibat tekanan pasar modal dan masalah suksesi kepemimpinan. Hal ini memberikan pelajaran berharga bahwa integritas misi lingkungan sering kali rentan terhadap tekanan komersial, terutama ketika perusahaan masuk ke pasar saham atau diakuisisi oleh konglomerat yang fokus utamanya adalah margin keuntungan. Oleh karena itu, O'Toole menyimpulkan bahwa selain idealisme,diperlukan struktur tata kelola, hukum, dan sistem kepemilikan yang kuat—seperti yang diterapkan oleh Lincoln Electric dan John Lewis Partnership—untuk melindungi dan memastikan keberlanjutan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial di masa depan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-18 masa biasa, 7 Agustus 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 7:59


Dibawakan oleh Lusia Uki Marina Lusi dan Yohanes Pryojatmiko dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Nahum 1: 15; 2: 2; 3: 1-3.6-7; Mazmur tg: Ul 32: 35cd-36ab.39abcd.41; Matius 16: 24-28.JIKA HIDUP INI BISA DITUKAR                                        Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Hidup Ini Bisa Ditukar.Pertukaran barang di zaman dahulu dengan sistem barter, terjadi misalnya pisangdibawa dari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dansistem pertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukarbarang, tetapi membeli barang. Kita memakai uang untuk membeli barang yangdijual di pasar, toko dan pusat-pusat perbelanjaan.  Apakah hidup seseorang bisa ditukar atau dibeli mengikuti cara seperti ini?Misalnya, seseorang pergi ke seorang pemegang uang, lalu ia diambil oleh orangkaya tersebut dan sejumlah uang berpindah tangan ke keluarga orang yang dibelitersebut. Mungkin bisa saja terjadi, namun kejadian itu dapat digolongkansebagai sesuatu tindakan tidak normal bahkan kriminalitas. Pertukaran jenis ini terjadi dalam konteks pasar dan perdagangan. TuhanYesus mengajarkan satu jenis pertukaran hidup, tetapi tidak sebagai sebuahperdagangan. Ia menghadirkan sebuah gaya hidup baru demi meraih keselamatanjiwa dan raga bagi umat manusia. Kepada mereka yang memilih untukmengikuti-Nya, syarat utamanya ialah melakukan sebuah pertukaran hidup, yaituperubahan pribadi dan semangat hidupnya.  Gaya dan semangat duniawi yang membuat kita mementingkan diri kita saja danhidup serba gampang serta ingin selalu dilayani, ditukar dengan gaya hidup barudari Yesus ialah penyangkalan diri. Tanda utamanya ialah memanggul salib. Inimelengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan, yaitu membeli kita dari duniaini dengan harga yang mahal sekali. Kita dijadikan milik-Nya dengan ditandaipembaptisan dan kita menjadi bagian dalam Gereja. Jadi kita mengalami suatupertukaran hidup yang mencakup kepemilikan Tuhan atas diri kita dan gaya hidupdunia ini ditukar dengan gayanya Yesus Kristus yaitu penyangkalan diri. Ini bukan berarti dunia, budaya dan hidup sosial tidak lagi sebagai bagiandari hidup kita, atau sebaliknya kita sendiri kehilangan status di dunia ini.Kita sebenarnya masih mengalami dan memiliki semua, tetapi diri kita telahbertukar kualitasnya menjadi lebih tinggi, yaitu sebagai para pengikut Kristus.Martabat ini sudah kita miliki dan kita merasakan betapa berartinya kita.Buktinya kita berjanji untuk setia kepada Tuhan dalam kata dan perbuatan kita. Namun hal ini tidak membuat kita selaluluput dari godaan dan dosa. Justru tantangan besar bagi putra dan putri Allahialah mempertahankan martabatnya itu. Nabi Nahum dalam pewartaannya mengatakanbahwa, Tuhan selalu ingin memulihkan hidup manusia yang telah rusak karenadosa. Sebagai putra dan putri Allah, kita menjadi istimewa karena selaludipulihkan oleh Tuhan yang maha baik.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... ya Bapa, kami ingin menguduskan diri kami melalui perkataandan perbuatan kami, dan semoga pada hari ini hidup kami berkenan kepada-Mu.Salam Maria... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-18 masa biasa, 5 Agustus 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 9:14


Dibawakan oleh JM Runtiti Rahayu dan Paulus Kardiman dari Gereja Kristus Raja, Paroki Baciro Yogyakarta, di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yeremia 31: 1-7; Mazmur tg 31: 10.11-12ab.13; Matius 15: 21-28.TUHAN MENDENGAR TERIAKAN KITA                   Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Mendengar Teriakan Kita. Adaseorang teman bercerita tentang mimpinya beberapa waktu lalu. Setan berusahamencobai dia dan membawanya pergi ke berbagai tempat. Setan menunjukkankepadanya tempat-tempat yang amat bagus dan menyenangkan. Setan berkatakepadanya bahwa ia mesti segera memutuskan untuk tinggal bersamanya, dan semuakeindahan yang telah dilihatnya itu akan menjadi jaminan bagi seluruh hidupnya.Ia pasti hidup bahagia yang tiada batasnya.  Tetapi orang itu menolak. Ia memberikan alasan kepada Setan bahwa Tuhansudah lebih dahulu memilikinya, anggota-anggota keluarganya dan teman-temannya.Lebih baik Setan pergi menggodai orang lain, bukan dirinya. Setan marah sekalidan mengancam akan menghancurkan dia. Setan membawa dia persis di tepi jurangdan ia sendiri dapat melihat jauh ke bawah yang tidak ada ujungnya. Ia akandijatuhkan di situ sebagai hukuman dari Setan.  Saat ia mulai jatuh, ia berteriak sekeras-keras dengan menyebut nama TuhanYesus. Segera ada Malaikat Tuhan dengan sayapnya yang sangat kokoh, melebihsayapnya Setan, memegang dia lalu membawanya ke sebuah pendaratan, yaitu dirumahnya sendiri. Ia selamat dari kuasa Setan dan ia terbangun dari mimpinyaitu. Ia telah berhasil mengalahkan Setan. Tuhan selalu menjadi tujuan pengaduan dan teriakan kita, baik itu berupaungkapan dari dalam hati maupun dengan suara normal atau lantang. Ada begitubanyak teriakan minta tolong dari dunia ini dan Tuhan mendengar semuanya lalumemberikan jawaban-Nya. Kita selalu mengadu, memanggil dan meneriak memanggilnama-Nya, atau menangis dan memohon dengan sangat kepada-Nya, yang berartibahwa kita sangat bergantung kepada-Nya.  Hari ini juga kita diberitahu dalam Injil, bahwa melalui teriakan mintatolong, perempuan yang bukan beriman Yahudi itu mendapatkan pertolongan YesusKristus. Imannya kepada Yesus membantu menyembuhkan anaknya dari cengkeramanroh jahat. Sungguh, berteriak minta tolong kepada Tuhan itu penting danmendesak. Sama urgennya dengan mengadu dan meminta tolong kepada sesama atassuatu kebutuhan yang mendesak. Musibah bencana alam, kebakaran, kecelakaan,sakit, kelaparan merupakan contoh kebutuhan urgen di sekitar kita, di sampingbanyak masalah lain sejenis. Sebagai anak-anak Tuhan, hendaknya kita tidakmenahan diri dan pasif baik untuk meminta pertolongan, maupun membuka diriuntuk memberikan pertolongan. Hendaklah kita tidak menyimpan rapat-rapatteriakan kita minta tolong dan membiarkan saja teriakan sesama kita hanyaseperti angin lalu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Allah yang maha murah, penuhilah hati dan pikiran kamidengan rahmat kemurahan hati sehingga kami dapat memberikan perhatian yangsesuai dengan kebutuhan saudara dan saudara kami yang mengalami kesulitan.Kemuliaan kepada Bapa ... Dalam nama Bapa ...

Lifehouse Jakarta
Ibadah Umum 02 Agustus 2026 - Identitas sebagai fondasi yang kuat

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Aug 2, 2026 37:03


SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Why Indonesian students are choosing Australia to study - Alasan Mahasiswa Indonesia Memilih Australia sebagai Tujuan Belajar

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 10:40


Two Indonesian students share their experiences of studying and living in Australia at the International Student Summit 2026 in Melbourne. - Dua mahasiswa Indonesia berbagi pengalaman kuliah dan tinggal di Australia pada International Student Summit 2026 di Melbourne.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 31 Juli 2026 - Serahkan Kuatirmu, Dia beri penghiburan dan kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 31 Juli 2026Bacaan: “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.” (Mazmur 94:19)Renungan: Setelah Elia mengalahkan 450 nabi Baal di gunung Karmel, dia seharusnya bersukacita. Tapi sehari kemudian, dia lari ketakutan karena ancaman Izebel. Elia duduk di bawah pohon arar dan berkata, “Cukuplah! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku.” Kekhawatiran, ketakutan, dan rasa gagal bertumpuk di hatinya. Di gua Horeb, Tuhan tidak langsung menegurnya. Tuhan memberi dia makan dan kesempatan beristirahat, lalu berbisik pelan: “Apakah yang kaulakukan di sini, hai Elia?” Di tengah kekhawatiran yang bertambah banyak, penghiburan Tuhan itulah yang menguatkan dan membangkitkan Elia lagi. Tuhan mengingatkan dia, “Aku masih punya pekerjaan untukmu.” Pemazmur Daud berkata jujur pada Tuhan, “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku." Kekhawatiran itu nyata. Soal uang, pekerjaan, keluarga, masa depan, kesehatan. Kadang datangnya bukan satu-satu, tapi bertumpuk. Namun Tuhan tetap menjanjikan penghiburan. Kata "penghiburan" di sini artinya "penguatan, dorongan, penenang". Bukan sekadar kata "sabar ya". Tapi hadirat Tuhan sendiri yang masuk dan menenangkan badai di dalam hati kita. Daud tidak berkata, "kekhawatiranku hilang". Tapi dia berkata, "Jiwaku disenangkan". Artinya, di tengah masalah yang sama, hati kita bisa tenang karena ada Tuhan. Sebagai pengikut Yesus, kita juga sering cemas, antara lain cemas masalah finansial, cemas masa depan, cemas keluarga. Tuhan tidak berjanji menghapus semua masalah. Tapi Dia berjanji menemani dan memberi kita kelegaan dalam Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Bagaimana caranya dapat penghiburan dan kelegaan dari Tuhan? Pertama jujur di dalam doa dengan menceritakan semua kekhawatiran kita seperti Daud pada Tuhan. Kedua membaca Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah surat cinta-Nya yang menghibur kita. Ketiga, diam dan rasakan hadirat-Nya. Seperti Elia, kadang Tuhan berbicara melalui bisikan yang lembut. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat ini kekhawatiranku bertambah banyak. Aku serahkan semuanya ke dalam tangan-Mu. Aku membutuhkan penghiburan-Mu. Tenangkanlah jiwaku. Ingatkan aku bahwa aku tidak sendiri. Engkau Allah yang melihat dan memelihara. Penuhilah hatiku dengan damai-Mu yang melampaui segala akal. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 30 Juli 2026 - Tetap Rendah Hati dan melayani seturut kehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 4:50


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 30 Juli 2026Bacaan: "Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan kokoh kedudukannya, ia membunuh semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel dengan pedang." (2 Tawarikh 21:4)Renungan: Abraham Lincoln, mantan Presiden Amerika Serikat, pernah berkata, "Bila Anda ingin mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan." Pernyataan ini telah teruji kepada banyak orang dalam berbagai situasi. Bahwa banyak orang yang tadinya bersikap rendah hati, sederhana, dan tulus, tetapi berubah menjadi sombong, egois, dan serakah ketika mereka berkuasa. Kekuasaan menyingkapkan sifat asli mereka. Mereka menggunakannya sebagai alat untuk mengendalikan, bahkan menindas orang lain demi kepentingan sendiri. Sebagai anak sulung, Yoram mewarisi kerajaan Yehuda dari ayahnya. Sedangkan untuk adik-adiknya, sang ayah memberikan berbagai barang berharga, juga beberapa kota untuk mereka kuasai. Seiring waktu, ketika kedudukannya sebagai raja semakin kokoh, Yoram membunuh semua adik-adiknya, juga beberapa pembesar Israel. Ia memandang mereka sebagai ancaman yang harus ditumpas agar jabatannya tetap kokoh. Namun, ia hanya berkuasa delapan tahun dengan dua tahun penderitaan hebat karena sakit. Hukuman itu telah dinubuatkan Nabi Elia sebelumnya, tetapi Yoram mengabaikannya. la mati sebagai orang yang dibenci oleh rakyatnya sehingga ia bahkan tidak dikuburkan dalam pekuburan raja-raja. Sesungguhnya, kekuasaan itu ibarat sebuah pisau tajam. Sangat bermanfaat jika berada di tangan yang tepat, tetapi sangat berbahaya di tangan yang salah. Kekuasaan dapat digunakan untuk menyejahterakan atau menyengsarakan banyak orang. Dalam kapasitas yang beragam, kita semua memiliki kekuasaan. Kiranya kita mempergunakannya seturut kehendak Allah, demi kebaikan banyak orang. Karena sesungguhnya, Dialah pemilik kekuasaan sejati, termasuk atas hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati yang tulus agar saat Engkau memercayakan aku menjabat satu jabatan tertentu aku tetap rendah hati dan menjalankan tugas itu sesuai kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Padepokan Budi Rahardjo
Musik Sebagai (bagian dari) Pengobatan

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 8:40


Kemarin kami membahas buku "Music as Medicine" dari Daniel Levitin. Saya suka dengan kebenaran (atau pembenaran?) ini, bahwa musik dapat menjadi bagian dari pengobatan.Ini adalah video yang paling susah saya buat karena terlalu emosional. Dibuat sambil menangis. Mohon maaf.Link terkait:John Williams - Cavatina - https://www.youtube.com/watch?v=wen_dkUQIjIThe Hollies - He Ain't Heavy, He's My Brother - https://www.youtube.com/watch?v=eUWZqbumaZo#music #medicine

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 29 Juli 2026 - Perkataan yang tepat dan jadi berkat bagi yang menerima

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 6:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 Juli 2026Bacaan: “Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.” (Amsal 25:11)Renungan: Ada seorang bapak bernama Pak Adi. Ia mempunyai anak yang duduk di kelas 2 SMP. Saat pulang sekolah wajahnya kusut karena mendapat nilai jelek. Reaksi Pak Adi pertama hampir keluar kata-kata, “Dasar pemalas! Bodoh kamu!" Tetapi dia ingat Amsal 25:11. Dia menarik napas, memeluk anaknya dulu, lalu berkata pelan: “Nak, Papa kecewa sama nilainya. Tapi Papa bangga kamu masih mau cerita ke Papa. Yuk, kita cari jalan keluarnya untuk memperbaiki nilaimu." Malam itu anaknya menangis bukan karena dimarahi, tapi karena merasa diterima. Tiga bulan kemudian anaknya mendapat ranking 5 saat kenaikan kelas. Dia berkata, “Aku belajar karena kata-kata Papa waktu itu. Nggak bikin aku down, tapi bikin aku semangat.” Satu kalimat di waktu yang tepat, bisa mengubah arah hidup seseorang. Salomo dalam bacaan di atas memakai dua gambaran yang mahal yaitu apel emas dan pinggan perak. Dalam bacaan itu dijelaskan bahwa "perkataan yang diucapkan” ini adalah soal isinya yaitu benar, membangun, jujur, penuh kasih. Bukan gosip, bukan sindiran, bukan kebohongan. Sedangkan "tepat pada waktunya" adalah saat yang paling baik untuk dikatakan. Emas paling berharga kalau diberikan saat seseorang membutuhkan. Demikian juga ketika kita menghibur seseorang saat ia sedih, menegur seseorang saat ia bersikap sombong dan memuji seseorang saat ia putus asa. Perkataan "seperti buah apel emas di pinggan perak" merupakan isi dari perkataan dan cara penyampaian yang sama-sama baik dan tidak menyakitkan. Intinya adalah Tuhan mau kita jadi orang yang bukan hanya “benar” dalam berkata-kata tetapi juga “tepat” pada waktunya ketika seseorang membutuhkan perkataan itu. Sebagai pengikut Yesus, lidah kita adalah alat. Bisa jadi pedang atau bisa jadi obat, tergantung saat kita mengatakannya. Kalau kita mengatakannya saat marah, maka bisa saja menjadi pedang yang menusuk sampai lubuk hati terdalam. Tapi kalau kita mengatakannya dengan penuh kasih dan kesabaran, bisa menjadi obat ketika hati seseorang sedang galau dan sakit. Efesus 4:29 berkata, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun.” itu artinya kita harus bertanya dulu dalam hati kita sebelum bicara, “Apakah ini benar? Apakah ini perlu? Apakah ini tepat waktunya?” Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jagalah mulutku hari ini. Ajarilah aku untuk berpikir sebelum berbicara. Berikan aku hikmat untuk tahu kata apa yang harus diucapkan, dan kapan harus diam. Pakai perkataanku menjadi "apel emas" yang menguatkan orang di sekitarku, seperti Engkau yang selalu tahu kata yang tepat untuk dikatakan pada orang yang datang pada-Mu. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
The Story of Constable First Class Trama Farizal – Proud to Be a Police Officer - Kisah Konstabel Satu Trama Farizal: Bangga sebagai Anggota Polisi di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 19:42


Although Australia's population is multicultural, this diversity is not well reflected in certain employment sectors. One such area is the Australian police force. Why is this the case? What factors might be acting as barriers? - Dalam beberapa bidang pekerjaan, kondisi atau situasi masyarakat Australia yang multibudaya atau multikultural itu tidak tercerminkan dengan baik. Salah satunya adalah di Angkatan Kepolisian Australia. Mengapa demikian? Faktor apa kira-kira yang menjadi kendala?

METRO TV
Presiden Tunjuk Sudaryono Sebagai Kepala BGN - Headline News Edisi News MetroTV 75868

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 3:51


Sudaryono resmi ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryati Deyang. Pelantikan rencananya akan dilakukan Presiden Prabowo di Istana sore ini. Berikut pernyataan Sudaryono.

METRO TV
FINAL PESTA BOLA 2026, SIAPA LAYAK JADI JUARA - Meet Nite Live MetroTv Edisi 119

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 42:59


Di segmen Meet Nite Live kali ini, kita ngobrol bareng sosok cantik pecinta sepak bola, Kartika Berliana. Sebagai fans berat sepak bola, Kartika membagikan prediksi dan pandangannya mengenai laga final antara Argentina vs Spanyol yang penuh gengsi dan dinantikan para pecinta olahraga dunia.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Indonesian diaspora's journey to becoming an aged carer, starting from zero - Cerita Diaspora Indonesia Tidak Ragu Mulai Karier dari Nol sebagai Perawat Lansia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 11:27


Many in the Indonesian diaspora have had to rebuild their careers from zero in Australia, and Nirmala Nadia is one of them. She shares her experience pursuing certification in the aged care and disability support sector while still learning English. - Banyak diaspora Indonesia yang mulai karier dari nol di Australia, dan Nirmala Nadia adalah salah satunya. Ia berbagi pengalamannya menempuh sertifikasi di sektor perawatan lansia dan disabilitas meski harus berjuang dengan keterbatasan bahasa Inggris.

METRO TV
Pidato Perdana Andy Burnham Sebagai PM Inggris Baru - Headline News Edisi News MetroTV 75859

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 1:13


Perdana Menteri Inggris baru, Andy Burnham, menyampaikan pidato perdananya dari tangga Downing Street, London. Dalam pidato tersebut, Burnham secara terbuka mengakui kekurangan pemerintahan sebelumnya dan berjanji akan membawa stabilitas baru bagi Inggris.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
World Cup Update: Kalahkan Argentina 1-0, Spanyol Dinobatkan sebagai Juara Dunia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 6:26


Setelah 104 pertandingan dan satu bulan penuh aksi sepak bola yang tak terlupakan, Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia FIFA 2026, mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final yang mendebarkan untuk mengangkat trofi paling bergengsi dalam dunia sepak bola.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 Juli 2026 - Saling mengasihi dan menghargai dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 19, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 18 Juli 2026 - Datang padaNya dalam kelemahan, mohon kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 5:15


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Juli 2026Bacaan: “Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." (Markus 5:28)Renungan: Bethany Hamilton adalah seorang atlet selancar profesional. Pada usia 13 tahun, lengannya digigit hiu saat latihan di Hawaii. Dia hampir mati kehabisan darah. Dokter mengatakan karir selancarnya selesai. Banyak orang merasa kasihan dan berkata, "Sudahlah, berhenti saja." Tapi empat minggu kemudian dia sudah kembali ke papan selancarnya dengan 1 tangan. Waktu ditanya apa yang menguatkan dia, dia menjawab, "Saya tidak berdoa minta lengan saya kembali. Saya berdoa minta Tuhan pakai hidup saya. Asal saya bisa dekat dengan Dia, itu cukup." Pada akhirnya dia pun meraih juara dunia, punya keluarga, dan jadi kesaksian bahwa Tuhan sanggup memakai kekurangan menjadi kekuatan. Dia "menjamah jubah Yesus" di tengah luka, dan Tuhan beri dia kekuatan baru. Bacaan di atas mengisahkan tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan. Bayangkan: 12 tahun sakit, uang habis untuk biaya pengobatan, tetapi tidak sembuh, malah semakin parah. Secara agama dia najis. Tidak boleh memegang orang, hidupnya sendirian, malu dan putus asa. Tapi ketika dia mendengar tentang Yesus, muncullah iman di hatinya dengan berkata, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Ketika ia berhasil menjamah jubah Yesus, saat itu juga pendarahannya berhenti. Yesus berkata, "Imanmu telah menyelamatkan engkau." Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuhnya, tapi juga memulihkan identitasnya. Sebagai pengikut Yesus, saat kita punya masalah kita sering meminta pertolongan ke dukun, orang pintar, curhat di medsos, curhat ke semua orang, cari motivasi. Tapi lupa datang dan menjamah Yesus. Yesus hari ini masih berjalan di tengah keramaian hidup kita. Dia tidak sibuk. Dia berhenti untuk satu orang yang beriman. Pertanyaannya: Maukah kita punya iman seperti perempuan itu? "Tuhan, aku tidak tahu jalan keluarnya. Tapi asal aku bisa dekat dengan-Mu, aku percaya Engkau sanggup menolong aku." Jangan tunggu kuat dulu baru datang kepada Tuhan. Datanglah dalam kelemahan. Karena di sanalah kuasa-Nya menjadi sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku datang seperti perempuan itu hari ini. Dengan iman kecil, dengan hati lelah, asal aku jamah Engkau saja, aku percaya ada kesembuhan. Jamah lukaku. Jamah kekuatiranku. Jamah hidupku. Aku tidak mau lari ke tempat lain lagi. Aku mau dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).

Kajian Tafsir Al Qur'an
[Nasihat] Al Qur'an Sebagai Hujjah

Kajian Tafsir Al Qur'an

Play Episode Listen Later Jul 14, 2026 96:40


(Tematik) Al Qur'an Sebagai Hujjah.dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., MA. hafizhahullahu.

lc sebagai nasihat ustadz dr firanda andirja
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 13 Juli 2026 - Merangkul dan menyambut sesama yang terabaikan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 Juli 2026Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Pada tahun 1967, seorang laki-laki bernama Joni Eareckson umur 17 tahun meloncat ke danau untuk menyelam. Namun karena salah perhitungan, dia cedera tulang belakang. Sejak hari itu dia lumpuh dari leher ke bawah. Dunia Joni runtuh. Orang tuanya sedih, teman-temannya menjauh. Dia marah sama Tuhan. "Kenapa aku? Kenapa Tuhan izinkan ini?" Di tempat tidur rumah sakit, dia merasa benar-benar ditinggalkan. Fisiknya lemah, masa depannya gelap, dan dia merasa tidak ada yang mengerti. Tapi di titik paling hancur itu, Joni mulai membuka Alkitab. Mazmur 27:10 jadi pegangannya: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." Tuhan tidak menyembuhkan tubuhnya. Tapi Tuhan menyambut dia. Dari kursi roda, Joni menjadi pelukis dengan kuas di mulut, penulis 40 buku, dan pendiri yayasan yang menolong ribuan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dia berkata, "Tuhan tidak selalu mengeluarkan kita dari air, tapi Dia selalu masuk ke dalam air bersama kita." Daud menulis mazmur di atas ini saat dia dikejar-kejar, difitnah, bahkan mungkin ditinggal orang terdekatnya. "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku", ini merupakan kalimat yang paling menyakitkan. Keluarga seharusnya jadi tempat paling aman. Tapi Daud berkata, bahkan tempat paling aman itu mengecewakan. Kalimat selanjutnya, "...namun TUHAN menyambut aku", itu merupakan kalimat yang meneguhkan dan menguatkan karena itu berarti Tuhan mengumpulkan, merangkul dan membawanya pulang. Mazmur ini mengajarkan kita bahwa pengharapan tidak boleh hanya ditaruh di tangan manusia tetapi di tangan Tuhan. Manusia bisa gagal, bisa pergi, bisa melukai. Tapi Tuhan tidak pernah. Dia selalu jadi rumah yang tidak pernah menolak kita pulang. Sebagai pengikut Yesus kita pasti pernah merasa "ditinggalkan", antara lain ditinggalkan orang. Teman yang unfollow karena kita beda pilihan. Keluarga yang tidak mendukung panggilan kita. Rekan kerja yang menikam dari belakang. Rasanya sakit. Tapi ingat, Tuhan menyambut kita. Dia tidak pernah meng-unfollow kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan harapan. Doa belum dijawab, pintu kerja tertutup dan rencana gagal. Rasanya Tuhan diam, tetapi ternyata dia tetap "menyambut" artinya Dia tetap dekat. Dia peluk kita di tengah penantian kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan diri sendiri. Kita kecewa pada diri sendiri sehingga kita berkata, "Aku gagal lagi". Tapi Tuhan berkata, "Aku tidak meninggalkan kamu. Aku mengumpulkan kepingan harapanmu satu persatu." Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil juga untuk menjadi "tangan Tuhan yang menyambut". Ketika melihat rekan kerja yang dikucilkan, murid yang diabaikan, keluarga yang kesepian, jadilah rumah bagi mereka, karena kita sudah lebih dahulu disambut Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Ampunilah aku kalau aku sering mencari penerimaan di tempat yang salah. Hari ini aku mau pulang dan berlindung dalam pelukan-Mu. Pakailah aku juga untuk menyambut orang-orang di sekitarku yang merasa ditinggalkan. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Mabes polri tetapkan mantan Jampidsus Febri Ardiansyah sebagai tersangka kasus korupsi dan TPPU tata kelola batu bara, apa yang harus dilakukan agar tidak picu perselisihan antara polri dan kejagung?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 11, 2026 12:55


Mabes Polri telah menetapkan eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola batu bara.Untuk mencegah perselisihan antara Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) pasca-penetapan tersangka ini, kedua lembaga perlu mengedepankan koordinasi kasus secara terbuka, gelar perkara bersama (sinergi), menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, serta menjaga fokus penegakan hukum dari muatan politis.Saat ini, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri secara resmi telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi dan TPPU ini kepada pihak Kejaksaan Agung untuk memperkuat sinergi institusi.Mabes Polri tetapkan mantan Jampidsus Febri Ardiansyah sbg tersangka kasus korupsi dan TPPU tata kelola batu bara, apa yang harus dilakukan agar tdk picu perselisihan antara polri dan kejagung? Narasumber1. Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK), Ronald Loblobly2. Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 Juli 2026 - Menjadi Berkat bagi sesama yang membutuhkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Juli 2026Bacaan: "Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)Renungan: Suatu kali di sebuah komplek perumahan terjadi kebanjiran. Air masuk ke rumah warga. Semua panik. Ada ibu-ibu bawa anak kecil, ada kakek yang tidak bisa jalan. Di grup RT langsung ramai. Ada yang bilang: "Lapor kelurahan aja", "Tunggu bantuan datang", "Kita kan tidak punya perahu". Semuanya punya alasan kenapa "tidak bisa" bergerak sekarang. Tiba-tiba Pak RT ambil ember, galon kosong, dan teriak: "Yang bisa berenang, ikut saya! Kita evakuasi dulu yang anak kecil dan lansia. Soal makan nanti kita pikir bareng." Warga yang tadinya diam jadi ikut. Ada yang masak mie di pos ronda, ada yang buka dapur, ada yang kumpulin pakaian layak pakai. Sore itu semua warga selamat dan dapat makan. Bantuan dari kelurahan baru datang malam. Pak RT bilang, "Kalau kita menunggu bantuan dulu, orang bisa keburu lapar dan kedinginan. Kasih dulu apa yang kita punya." Peristiwa dalam Injil Matius 14:16 terjadi saat 5000 orang kelaparan di tempat yang sepi. Para murid melihat masalahnya besar dan mereka memberikan jalan keluar dengan berkata, "Suruh mereka pergi, supaya mereka dapat mencari makan sendiri." Pola pikir mereka adalah, "Masalah terlalu besar. Bukan kapasitas saya. Biar orang lain." Tetapi Yesus mengingatkan mereka dengan berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu yang harus memberi mereka makan." Yesus tidak minta mereka mencetak uang atau buka supermarket. Dia minta mereka menyerahkan apa yang ada pada mereka, dalam hal ini 5 roti 2 ikan. Hasilnya? Semua kenyang, bahkan sisa 12 bakul. Sebagai pengikut Yesus terkadang saat ada orang yang membutuhkan pertolongan kita berkata, "Tidak bisa. Tidak cukup. Bukan urusan saya. Sudah ada pemerintah biar mereka yang menangani." Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa hal kecil yang kita lakukan dengan ketulusan hati, maka akan menjadi berkat yang luar biasa. Mari kita belajar untuk percaya bahwa Tuhan kita Yesus Kristus lebih besar dari masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita percaya penuh pada-Nya maka akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada di sekitar kita atau yang kita alami. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku cepat berkata "tidak bisa" dan menyuruh orang lain pergi. Buka mataku untuk melihat kebutuhan di sekitarku dan ajarilah aku agar mau memberi dulu apa yang ada di tanganku: waktu, harta, tenaga, dan kasih. Pakailah aku untuk jadi jawaban doa bagi sesama. Amin. (Dod).

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, - 3 Pesan Nabi Sebagai Penolong Kehidupan

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jul 5, 2026 27:54


Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, - 3 Pesan Nabi Sebagai

sebagai kehidupan nabi pesan penolong ustadz muhammad nuzul dzikri
Radio Rodja 756 AM
Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 11:43


Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 11 Muharram 1448 H / 26 Juni 2026 M. Khutbah Jumat Pertama: Hati Sebagai Bejana Ilmu Di antara sekian banyak nikmat yang Allah Subhanahu wa […] Tulisan Khutbah Jumat Singkat: Hati Sebagai Bejana Ilmu ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 29 Juni 2026 - Membuang Sampah Gosip, Pelihara Damai Sejahtera di Hati dan Pikiran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 28, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 Juni 2026Bacaan: "Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri." (Amsal 11:12)Renungan: Apakah kita pernah tidak senang hati bahkan marah jika digosipkan? Fakta yang terjadi adalah kita justru suka menggosipkan orang lain. Ini hal yang mengherankan, kita melakukan sesuatu kepada orang lain untuk hal yang tidak kita inginkan terjadi pada diri kita. Lagipula, sebenarnya kita semua tahu bahwa gosip itu tidak lebih dari sampah. Bagaimana seharusnya pengikut Yesus menangani gosip atau sampah ini? Ada analogi menarik berkenaan dengan hal itu. Ada tiga tipe manusia berkaitan dengan sampah. Pertama, tipe menebarkan. Ada orang yang tidak menaruh sampah pada tempat yang seharusnya. Bahkan, ada orang yang suka membuang sampah sembarangan dan menebarkan sampah di sepanjang jalan yang ia lalui. Dalam dunia gosip, orang seperti ini akan menyebarkan gosip kapan pun, di mana pun, dan kepada siapa pun. Bahkan orang seperti ini bisa menggosipkan sesuatu kepada orang yang baru dikenalnya! Hebat, bukan? Kedua, tipe mengumpulkan. Ada orang tertentu yang suka mengumpulkan sampah. Sampah yang mestinya dibuang, malah dikoleksi. Orang tipe ini tidak selalu menjadi biang gosip, namun yang jelas orang seperti ini suka mengumpulkan berita-berita gosip terbaru. Bayangkan penderitaan batin yang harus ditanggung seseorang yang sedang digosipkan. Sebagai pengikut Yesus kita seharusnya memilih tipe yang ketiga, yaitu tipe membuang. Orang yang sadar lingkungan, tidak akan membiarkan sampah berserakan di jalan. la akan mengambil sampah itu dan membuang ke tempat yang seharusnya. Soal gosip, orang tipe ini sebisa mungkin menghindari gosip. Namun, kalaupun akhirnya ia mendengar sebuah gosip, maka ia akan segera membuang "sampah" itu pada tempatnya dan tidak membiarkan berita itu tersebar ke mana-mana. Gosip itu seperti mata rantai. Kita bisa memutuskan mata rantai yang saling terkait itu dengan bersikap diam. Diam membuat gosip akan berhenti dengan sendirinya. Hari ini, jika ada yang menebarkan "sampah gosip" di depan kita, kita tahu apa yang harus dilakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku pikiran dan hati yang jernih sehingga aku dipenuhi dengan damai sejahtera-Mu dan tidak ada keinginan untuk menggosipkan orang-orang yang ada di sekitarku. Amin. (Dod).

METRO TV
HUT Bhayangkara ke-80, Kapolri Buka Pekan Olahraga Polri 2026 - Headline News Edisi News MetroTV 75653

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 28, 2026 4:27


MetroTV, Sebagai rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Republik Indonesia menggelar pembukaan Pekan Olahraga Polri, Kapolri Cup.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Kristus Sebagai Pusat Pemberitaan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 27, 2026 2:57


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:28Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan  dalam Kristus.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Ayah sebagai Imam Keluarga

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 26, 2026 6:55


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yesus Sebagai Gambar Allah Yang Tidak Kelihatan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:23


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Juni 2026 - Rendah hati dan menerima keterbatasan orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Juni 2026Bacaan: "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." (Lukas 6:31)Renungan: Seorang pria bercerita: "Waktu kecil, aku ingat suatu malam ketika Ibu menyiapkan makan malam setelah seharian kerja yang melelahkan. Saat itu, la menghidangkan telur dadar, sosis, dan beberapa biskuit gosong di hadapan ayahku. Aku menunggu reaksi kaget atau protes ayahku. Tapi, yang Ayah lakukan saat itu justru langsung mengambil biskuit itu, memakannya, sambil bertanya apa yang terjadi di sekolahku hari itu. Sesaat setelah itu, aku mendengar Ibu meminta maaf pada Ayah karena biskuitnya sedikit gosong. Dan Ayah menjawab: 'Tidak apa-apa Sayang, enak kok biskuitnya. Penasaran, aku pun bertanya pada Ayah mengenai apakah ia benar-benar menyukai biskuit gosong ketika kami hanya berdua di kamar. Ayah pun memelukku sambil menjawab: 'Ibumu sudah bekerja keras seharian dan ia sudah lelah. Lagipula, biskuit yang sedikit gosong juga tidak akan membuat perut Ayah atau perutmu sakit, kan?'" Dalam hidup keseharian, kita akan sering menemukan ketidaksempurnaan seperti itu. Biskuit gosong di atas adalah perlambang dari segala kelemahan/perbedaan orang-orang yang ada di sekitar kita. Orang tua kita mungkin bukanlah orang kaya yang bisa memberi kita berbagai macam fasilitas. Sahabat kita orangnya mungkin sedikit lemot. Teman sekolah kita mungkin punya hobi suka menggosip. Atau, rekan kantor kita mungkin ada yang maunya di zona aman terus, cenderung pasif, dan susah diajak maju. Tapi, coba lihat diri kita sendiri, bukankah kita juga punya kelemahan? Sebagai rekan kerja, misalnya, kita mungkin cenderung berani dan punya ambisi kuat, tapi di sisi lain kita mungkin adalah seorang pelupa. Atau sebagai sahabat, kita mungkin pinter, tapi di sisi lain kita orangnya kurang tepat waktu. Maka, lebih baik syukuri kelemahan dan perbedaan itu daripada mengeluhkan apalagi mengutukinya. Kita tidak mungkin berharap semua orang punya karakter yang baik dan sesuai keinginan kita. Menerima kelemahan orang-orang yang ada di sekitar kita dan perbedaan yang ada, adalah salah satu kunci penting buat menciptakan relasi atau hubungan yang sehat, selalu bertumbuh, dan bertahan lama. Yang penting bukan "biskuit gosongnya", tapi "relasi" kita dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati sehingga dapat menerima kekurangan orang-orang di sekitarku dan mampu memotivasi mereka untuk melangkah lebih maju. Amin. (Dod).

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
220 Kehidupan sebagai Chindo di Indonesia | Life as Chinese-Indonesian in Indonesia

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 9:40


https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/windah/posts/kehidupan-chindo-161579955?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/windah/posts/eng-kehidupan-di-161580197?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku berbagi soal pengalaman hidupku sebagai Chindo, dan juga kehidupan Chindo secara umum di Indonesia. Selamat mendengarkan!Gambar: Jakarta, 2026Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer Foley태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJohn RichardsonMarkRickRuby den BoerTata HelenkiRowenaRolandJoey ProwCarmen ChuiAngelia OngCatherine Collier AntjeChanatip TatiyakaroonwongHariyanto H.kaydee donkersDavid McLeanTomo振 袁Ryad BelkacemBali SamRuRu_paBert Scholtengino GroenevelJeshua MorrisseDaniel GrahamKartikaTed ChanTomiGiacomo GrisonGeorgeJulia LDerynAndrewAndrew Joesoef宇豪 蔡JoeSLTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyRoman PicardMartin AwalYohiEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter동원 이MojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonIsabel TeoMasaDannyMark SeemanpillaiNicky BrownEstelle蕾 戴倫 阿David Kasakeijan-RossTakuAniek ReindersPhilippАндрій ШпакPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Iga KomarJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей ТутаевAzharra Al FaridLitaTwindadfrankStephen Wellesley-SquiresAnnayi xue sunEdwin HantsonGabriel Adler

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Juni 2026 - Lakukan kebaikan dengan Tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 18 Juni 2026 - Kita bersyukur maka kita Bahagia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 Juni 2026Bacaan: Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." (Yesaya 26:3)Renungan: Hidup adalah sekumpulan pilihan. Banyak alasan untuk membuat kita tertawa, tapi banyak orang memilih untuk kecewa. Banyak hal yang seharusnya membuat kita tersenyum, tapi banyak orang justru memilih untuk bersedih. Banyak hal yang seharusnya kita abaikan, tapi banyak orang justru mempersoalkan. Banyak hal yang seharusnya mudah dan sederhana untuk dijalani, tapi banyak orang memilih untuk ribet dan mempersulitnya. Banyak hal yang seharusnya kita syukuri, tapi banyak orang memilih untuk mengeluhkan hal-hal yang tidak ia miliki. Jika kita mau merenungkan lebih dalam, sesungguhnya hidup kita penuh dengan kebahagiaan, sayangnya kita tidak menyadarinya. Sebagai gantinya, kita justru memandang bahwa hidup kita seolah-olah hanya berisi penderitaan dan masalah saja. Lupa bahwa di dalam penderitaan sekalipun, kita bisa menemukan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan. Pilihlah yang baik, bukan yang buruk. Pilihlah yang mendatangkan sukacita, bukan yang mengundang kecemasan. Pilihlah untuk berbahagia, bukan takut dan khawatir. Semuanya itu mungkin terjadi kalau kita bisa menguasai hati. Menguasai hati untuk terus bersyukur, dan bukan iri karena membandingkan diri dengan orang lain. Bukankah berkat tidak selalu urusan materi? Di saat jiwa kita tenang dan hati kita damai, bukankah itu kebahagiaan yang jauh lebih berharga daripada sekadar kekayaan dan materi saja? Itulah sebabnya untuk bahagia tidak selalu berarti harus memiliki segalanya, melainkan bersyukur untuk semuanya. Seperti halnya sebuah kalimat bijak berkata, "Bukan karena bahagia yang membuat kita bersyukur, tetapi karena kita bersyukur maka kita jadi bahagia." Jika kita mengerti rahasia kehidupan ini, tidak ada alasan untuk kita melupakan segala kebaikan dan kasih karunia Tuhan yang telah kita terima. Bahkan, di saat kita mengalami masa-masa yang paling sulit sekalipun, kita akan tetap merasakan ketenangan di dalam Tuhan. Di tengah badai kita merasakan damai! Apakah kita ketenangan jiwa seperti ini terjadi dalam hidup kita? Marilah kita ubah cara pandang kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan, bahkan di masa-masa sulit pun aku rindu Engkau hadir untuk memberi ketenangan padaku. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 61:52


Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 4 Dzulhijjah 1447 H / 21 Mei 2026 M. Kajian Islam Tentang Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan Kajian rutin pada Kamis pagi ini kembali […] Tulisan Sabar dan Syukur Sebagai Fondasi Keimanan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 9 Juni 2026 - Menjadi Utusan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Juni 2026Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2 Korintus 5:20)Renungan: Sebelum sebuah film diluncurkan, biasanya produsen film akan meluncurkan lebih dulu trailernya. Di trailer yang biasanya hanya berdurasi 1-3 menit ini, ditampilkan cuplikan-cuplikan sebuah film yang dimaksudkan untuk membuat orang tertarik menonton filmnya. Membuat trailer ini tak mudah. Narasi yang disampaikan, cuplikan adegan yang dipilih ditampilkan, musik yang ditampilkan, harus menarik dan membuat orang yang melihat penasaran untuk menonton. Tidak heran, untuk film yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, trailernya bisa dirilis sejak setahun sebelum filmnya tayang, dibuat dalam beberapa versi, dan menjadi pembahasan tersendiri oleh para fans film itu. Bahkan ada penghargaan untuk trailer terbaik di beberapa festival film. Jika trailernya menarik, filmnya juga harus benar-benar menarik atau orang akan merasa tertipu. Sebaliknya, film bagus tapi trailernya buruk juga patut disayangkan. Sadarkah kita bahwa kehidupan kita juga ibarat sebuah trailer film? Orang-orang melihat hidup kita, bagaimana sikap dan karakter kita, bagaimana keputusan-keputusan kita, cara kita merespons segala sesuatu, dan prioritas hidup kita. Sebagai pengikut Kristus, semua itu ibarat trailer tentang Kristus yang kita ikuti. Alkitab berkata bahwa kita adalah utusan Kristus (2 Kor. 5:20). Orang percaya adalah ibarat surat Kristus yang bisa dibaca semua orang (2 Kor. 3:2-3). Sebelum benar-benar mengenal Kristus, maka orang dunia akan melihat terlebih dulu hidup kita, sikap kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat. Apakah ucapan kita membuat orang tertarik datang pada Kristus? Ataukah tindakan kita justru membuat orang ilfeel dengan Kristus dan kekristenan? Melalui kitalah, orang dunia mendapatkan kesan pertama tentang Kristus. Dan jika trailer film kadang lebih menarik dari film aslinya, tidak demikian dengan Kristus. Ketika seseorang tertarik melihat hidup seorang Kristen yang dipenuhi damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sehingga ia membuka hati untuk Kristus secara pribadi, maka ia akan mendapati hal yang jauh lebih indah lagi! Nah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai trailernya Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku alat-Mu, sehingga melalui kehadiranku banyak orang tertarik untuk mengenal dan mengikut-Mu. Amin.

Pinter Politik
Luhut-Sjafrie, Letjen Pangkat Legend

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 28, 2026 8:49


Pengaruh terbesar seorang perwira kadang baru terasa setelah seragamnya dilepas. Menariknya, seragam dengan bintang tiga di pundak atau kerah yang bukan tanda batas akhir karier. Sebagai penanda kematangan yang paling cair untuk dikonversi menjadi kekuasaan baru. Mengapa demikian?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 7 Mei 2026 - Melakukan kebaikan dengan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 6, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Mei 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik batu. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus, Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Perbuata baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan, Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah hatiku saat melakukan perbuatan baik, sehingga kebaikan yang aku lakukan semata-mata hanya untuk kemuliaan nama-Mu dan bukan untuk menyombongkan diriku sendiri. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 4 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dan Percaya pada RencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 3, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Mei 2026Bacaan: 'Setelah selesai berbicara, la berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (Lukas 5:4) Renungan: Sehebat apapun manusia, pasti mempunyai kekurangan dan keterbatasan. Salah satu contoh, Ramesh Chandra, pebisnis real estate India. la adalah 1 dari 10 miliader dunia yang pernah bangkrut. Pada puncaknya, Ramesh Chandra memiliki kekayaan US$ 9,2 miliar. Namun pada 2001, perusahaan terlibat skandal telekomunikasi nasional hingga akhirnya bangkrut. Ramesh Chandra sebagai pebisnis pasti sudah mempunyai banyak pengalaman, pengetahuan dan keahlian di bidang bisnis. Akan tetapi karena keterbatasannya, akhirnya, Ramesh gagal juga dalam membangun bisnisnya. Seperti yang kita ketahui Simon Petrus adalah salah satu murid Tuhan Yesus yang berlatar belakang sebagai nelayan. Keahlian dalam mencari ikan di laut, tentu tidak diragukan lagi. Simon Petrus sebagai nelayan kawakan pasti bisa memprediksi tempat-tempat di laut yang banyak ikannya. Setiap bekerja mencari ikan, Simon Petrus pasti sudah menggunakan cara-cara yang benar sesuai pengetahuan dan pengalamannya sebagai nelayan. Namun demikian, karena keterbatasannya, ia juga pernah mengalami kegagalan dalam mencari ikan semalam suntuk. Ketika Tuhan Yesus berfirman supaya Simon Petrus menebarkan jalanya ke tempat yang dalam, dan ia melakukan seperti yang difirmankan Yesus kepadanya, sejumlah besar ikan pun ditangkapnya (Luk. 5:4-6). Setiap orang pasti memiliki pengetahuan, pengalaman dan keahlian sesuai bidang yang dijalani. Akan tetapi, bagaimanapun hebatnya diri sendiri, sebagai manusia biasa, tetap memiliki keterbatasan. Kita tidak boleh mengandalkan pengetahuan dan pengalaman diri sendiri sepenuhnya dalam bekerja. Sebagai orang percaya, kita mempunyai Tuhan Yesus yang firman-Nya penuh kuasa. Jika kita ingin berhasil dalam setiap pekerjaan yang kita jalani, sertakan Tuhan Yesus selalu di dalamnya. Dengar dan terimalah firman-Nya kemudian lakukan, maka apa yang kita kerjakan akan dibuat-Nya berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanku aku selalu mengandalkan Engkau. Karena tanpa-Mu aku tidak bisa berbuat apa-apa. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Cultural Amnesia: The Wounds of History and Art as a Prayer for Change - Cultural Amnesia: Luka Sejarah dan Seni Sebagai Doa Perubahan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 15:59


Cultural Amnesia, Tisna Sanjaya's inaugural exhibition in Sydney presents a critical narrative of political and environmental conditions through diverse media such as painting, etching and installation. - Cultural Amnesia, pameran perdana Tisna Sanjaya di Sydney menyajikan narasi kritis atas kondisi politik dan lingkungan melalui beragam medium seperti lukisan, etsa, dan instalasi.

Radio Rodja 756 AM
Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 50:32


Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 18 Syawal 1447 H / 7 April 2026 M. Kajian Tentang Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri Pembahasan kali ini melanjutkan bab mengenai pentingnya […] Tulisan Malu sebagai Benteng Pertahanan Diri ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 April 2026 - Setiap Pekerjaan baik adalah berkat bagi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 9, 2026 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 April 2026Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Yacouba Sawadogo lahir di Burkina Faso, Afrika, tahun 1946. Sebagai petani kecil, ia berhasil menghijaukan 20 hektar lahan tandus di desanya. Tandusnya lahan di desanya disebabkan oleh kelebihan manusia dan sistem pertanian kasar yang menyebabkan erosi tanah. Banyak peneliti menyerah mengatasi masalah lahan itu. Yacouba prihatin. la lalu mencoba teknik menanam tradisional Afrika. Dengan alat seperti sekop dan kapak, la membuat lubang-lubang untuk diisi pupuk dan bibit. la ditertawakan karena teknik itu dianggap kuno. Namun, dalam 20 tahun terbukti bahwa lahan tandus itu berubah menjadi lahan hijau yang subur dan lebat. Perjuangan Yacouba didorong oleh hasrat ingin memajukan desanya. Hasrat dan perjuangan seperti inilah yang dimaksudkan Paulus dalam Galatia 6:9. Janganlah kita jemu-jemu mencoba dan berusaha melakukan pekerjaan baik. Ketika situasi memburuk dan kenyataan begitu getir, pada saat itulah komitmen kita dibutuhkan untuk tekun berbuat baik. Pekerjaan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik. Setidaknya, itulah yang dibuktikan oleh Yacouba. la menuai hasil yang sangat baik, bahkan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Burkina Faso. Percayalah, setiap pekerjaan baik kita juga akan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat membangun komitmen yang teguh untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, dalam rangka memajukan keluarga, gereja, dan masyarakat di manapun aku berada. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 13 Maret 2026 – Mrk. 12:28b-34 : Kasih Sebagai Ukuran Terakhir

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026


Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Cilacap - Jawa TengahMrk. 12:28b-34.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 27 Februari 2026 – Mat. 5:20-26 : Tampil beda sebagai anak-anak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026


Pembawa Renungan: Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Mat. 5:20-26.