POPULARITY
Categories
Tahun 2025 hampir habis. Napas kita mungkin tersengal-sengal. Tapi, di dada kita ada rasa puas yang sulit dilukiskan. Saya melihat teman-teman di ROEMI dan INSPIRIT terus berlari. Begitu juga kawan-kawan di WLF, Rektorat Universitas Jambi, B2SDM di Kementerian Kehutanan, hingga Kedeputian LHSDA di OIKN. Ada satu kata yang terus menghantui meja rapat kita sepanjang tahun ini: Transformasi. Kata yang indah di telinga, tapi sering kali bikin meriang di badan. Kenapa kita harus bertransformasi? Karena model organisasi perubahan sosial yang lama sudah "kedaluwarsa". Dulu, organisasi itu seperti benteng. Kokoh, punya batas jelas, sangat protektif terhadap logonya sendiri, dan sering kali merasa paling benar. Sekarang, benteng itu harus dirubuhkan. Organisasi harus berubah menjadi ekosistem—sebuah platform tempat semua energi perubahan bisa saling bertemu dan membesar. Coba tengok hutan hujan tropis kita. Kenapa dia begitu tangguh menghadapi badai? Ternyata rahasianya bukan pada pohon yang paling tinggi. Rahasianya ada di bawah tanah. Namanya: Miselium. Jaringan jamur halus yang menyambungkan akar satu pohon dengan pohon lainnya. Miselium ini adalah simbol Koneksi. Luas, beragam, dan jumlahnya tak terhitung. Inilah fondasi pertama ekosistem kita. Di platform ini, kita melakukan Active Learning. Tidak lagi hanya berdiskusi di ruangan ber-AC, tapi belajar sambil bergerak dan praktik langsung di lapangan. Di sana pula terjadi Social Learning. Kita saling belajar satu sama lain. Bukan dari guru ke murid, tapi dari praktisi ke praktisi lainnya. Inilah yang melahirkan Collaborative Intelligences. Kecerdasan kolektif. Satu otak mungkin pintar, tapi ribuan otak yang tersambung miselium akan menjadi jenius. Miselium itu bekerja lewat Kolaborasi. Ini bukan sekadar kolaborasi basa-basi di atas meterai atau tanda tangan MoU yang kemudian berdebu. Ini adalah kolaborasi teknis yang strategis. Saya menyebutnya: Great Collaboration. Kerja nyata yang memastikan nutrisi mengalir dari yang berlebih kepada yang kekurangan. Puncaknya adalah Aksi Kolektif. Inilah yang kita saksikan di Pasar Kolaboraya 2025 kemarin. Namanya saja sudah "Raya". Artinya besar, megah, dan berdampak luas. Ingat buku Frederic Laloux, Reinventing Organizations? Dia bicara soal organisasi "Teal" yang digerakkan oleh kesadaran kolektif dan tujuan yang berevolusi. Lalu ada Adrienne Maree Brown dalam Emergent Strategy. Dia mengingatkan bahwa perubahan kecil yang terkoneksi secara luas akan menciptakan pola perubahan yang masif. Dan Ori Brafman dalam The Starfish and the Spider menegaskan: masa depan milik mereka yang berani mendesentralisasi kekuatan agar tetap hidup meski "dipotong". Transformasi itu enak sekali dikatakan, tapi sulit dijalankan karena ego. Kita masih senang jadi "pohon tunggal" yang ingin paling menonjol, namun akarnya ketakutan bertemu akar yang lain. Tahun 2026 sudah melambai. Inilah saatnya semua gagasan itu tidak lagi berhenti di atas kertas, tapi harus Embodied—meraga, menjadi urat nadi, dan hidup dalam setiap langkah nyata kita. Selamat bertransformasi!
Allah masih berbicara sampai sekarang dan kita dapat mendengar Allah berbicara melalui Anak-Nya. yang adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah..Selamat mendengarkan Episode ' "Allah berfirman'Yeshua Hamashiach Bless
Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc., M.Pd. - Mereka Yang Selamat Dari Api Neraka
Dalam perenungan Natal, kita akan belajar dari seri ini yaitu pergumulan antara kemuliaan dan damai. Selalu ada pergumulan antara kemuliaan dan damai. Lalu seperti apa pergumulan itu? Sebab ada dua kalimat yaitu "kemuliaan" dan "damai," dimana banyak dari semua kita bergumul akan hal itu, sebab kemuliaan yang kita terima saat ini tidak berbicara tentang kita, dan damai yang kita terima saat ini pun belum tentu damai yang dapat memuaskan jiwa kita. Lalu seperti apa yang hendak kita pelajari dari Seri Perenungan Natal ini? Mari simak secara mendalam, dalam Full Episode: Seri Perenungan Natal | Ps. Charles Bessie. Selamat mendengarkan, silahakan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 9: 1-6; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.11-12.13; Titus 2: 11-14; Lukas 2: 1-14.LAHIRLAH RAJA DAMAI Renungan kita pada perayaan MalamNatal ini bertema: Lahirlah Raja Damai. Pada waktu itu suasana malam yang gelap. Aktivitas penduduk berhenti danorang-orang tenang di rumahnya. Dalam kesunyian hanya ada cahaya penerangan dirumah-rumah penduduk yang meramaikan malam itu. Hanya sedikit orang yangberaktivitas pada malam hari. Mereka itu di antaranya ialah para gembala ternakdi padang gurun. Mereka harus menjaga kawanan ternaknya. Namun ada satu aktivitas yangtidak biasa, yaitu perjalanan lumayan jauh, sekitar 250-an kilometer denganperjalanan menanjak dari wilayah Yudea ke Yerusalem. Perjalanan itu dilakukanoleh sepasang suami-istri, mereka adalah Yosef dan Maria. Wanita ini sedanghamil besar. Sesampai di Betlehem mereka tak menemui tempat bagi sang istri iniuntuk bersalin. Terpaksa mereka harus mencari tempat di luar kota, dan merekaharus berjalan sekitar 20an-kilometer lagi di malam hari. Lalu sampailah merekadi wilayah pinggiran yang merupakan padang rumput. Satu-satunya tempat yangtersedia untuk persalinan ialah kadang hewan yang mereka temukan. Lalu disitulah terjadi Natal yang pertama: Yesus Kristus Lahir. Di kampung Betlehem, masih dalamsuasana gelap itu, keberadaan para gembala adalah di sebuah bukit. SementaraYosef, Maria dan bayi Yesus ada di sebuah bukit yang lain. Jarak antara keduabukit itu kira-kira 5-6 kilometer. Teriakan orang dari bukit yang satu bisakedengaran di bukit yang lain. Seorang yang berdiri di bukit sana paling-palingkelihatan ukurannya seperti lidi. Apalagi malam yang pekat dan tak ada cahayapenerangan di kandang kelahiran itu, praktis tidak ada tanda-tanda yangditangkap para gembala. Tetapi kuasa surgawi membuka hati mereka melalui beritapara malaikat. Lalu mereka satu persatu bersama hewan-hewan mereka bergegas kekandang itu. Di situ terjadi penampakan Natal yang pertama: Yesus tampak kepadaorang-orang yang sangat sederhana dan dianggap pendosa, yaitu para gembala. Penampakan pertama Putra Allah,Yesus Kristus, ketika memasuki sejarah dunia ini ialah kepada kedua orangtua-Nya Yosef dan Maria. Mereka terpilih secara istimewa oleh Allah, meskitetap sederhana dan taat kepada Tuhan secara luar biasa. Penampakan kedua ialahpara gembala, yang juga terkenal miskin, sederhana dan pendosa. Bersama merekaialah domba-domba yang mewakili alam-lingkungan bumi ini. Setelah itu barumenyusul penampakan-Nya kepada semua orang yang lain. Jadi damai Natal ialah terangsurgawi tentang kehadiran Putra Allah yang memecah kepekatan malam, menampakkandiri kepada keluarga, menyatu dengan orang-orang sederhana, miskin, pendosa,dan akhirnya menyebarkan suka cita kepada seluruh dunia. Selamat hari Raya Natal bagimu semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, semoga di malam ini saya dan keluarga atau komunitasku mendapat damaisejati dari-Mu supaya menguasai hidup kami setiap hari. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...
Yah, tentu saja berbeda ya dengan orang yang umurnya 49, seperti Mas Joe. Tapi yang pasti seperti yang dinyanyikan oleh Mas Duta Sheila on 7 di lagunya yang berjudul "Saat Aku Lanjut Usia":"Saat perutku mulai buncit, yakinlah ku tetap terseksi, yuhuuu..."Yak, saatnya kuis! Berapakah jumlah lagu yang dinyanyikan di episode ini?Siapa yang menjawab benar, akan mendapatkan kartu ucapan bertuliskan "Selamat, Anda menang kuis!"
Khutbah Jum'at Selamat Lahir Anak Tuhan ? - Ust. Dr. Firanda Andrija, Lc., MA. hafizhahullahu.Judul : Selamat Lahir Anak Tuhan ?Sumber : YouTube.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/196-makanan-di-146266066?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-196-makanan-146266083?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, kita membahas bubur ayam, rasanya, isinya, bahkan sampai cara makannya: tim bubur diaduk atau tanpa diaduk. Selamat mendengarkan!Gambar: Jakarta, 2025Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi Kunisada詠訢 張TDaniel TanPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan Bailey
Apa yang terjadi di Betlehem, bukanlah peristiwa kecil. Dimana para gembala berjumpa dengan malaikat-malaikat dan mendapat kabar tentang kelahiran Yesus, dan merupakan sebuah berita yang luar biasa sebab, itu merupakan babak baru dari sejarah manusia, yang Allah sendiri sedang rencanakan dan oleh karena itulah, peristiwa ini ialah peristiwa yang besar. Walaupun kita tidak melihat unsur kemewahan disana, sebab kelahiran Yesus ada di kandang yang hina, dibungkus kain lampin, tetapi "MAKNA" yang ada dalam peristiwa ini: luar biasa besar. Untuk itu, mari mendengarkan seri penutup dari Makna Kelahiran Yesus, Seri 3 oleh Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Location: Unika Atma Jaya. Collaboration Faculty of Education and Language with Periplus Education. Full Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=LrFO8uQ26zw
Pernahkah Anda merasa seperti hantu di hidup Anda sendiri? Tubuh Anda ada di ruang rapat, di meja makan bersama keluarga, atau sedang bermain dengan anak, tapi pikiran Anda mengembara jauh ke masa lalu atau mencemaskan masa depan. Kita menjadi manusia yang "gaib": terlihat ada, tapi nyawanya tidak di tempat. Di tengah hiruk-pikuk notifikasi dan tuntutan zaman yang serba cepat ini, kita kehilangan satu hal yang paling fundamental: Presence, atau kemampuan untuk hadir secara utuh. Kita sibuk downloading solusi lama untuk masalah baru, tanpa sadar bahwa cara itu justru membuat kita usang dan tak relevan. Edisi podcast kali ini bukan sekadar obrolan santai, melainkan sebuah panduan bertahan hidup di era modern. Kita akan membedah mengapa "hadir utuh" bukan sekadar soal konsentrasi, melainkan sebuah seni untuk menahan penghakiman dan membuka pintu bagi intuisi terbaik kita. Kita akan mengupas bagaimana mematikan Voice of Judgment di kepala yang selama ini menghalangi ide-ide brilian, dan mengapa para pemimpin besar justru memimpin dengan keheningan, bukan teriakan. Ini adalah tentang mengasah kemampuan sensing—merasakan masa depan yang ingin lahir—sebelum orang lain menyadarinya. Jadi, saya undang Anda untuk berhenti sejenak. Taruh ponsel Anda, pasang earphone, dan izinkan diri Anda untuk benar-benar mendengarkan. Dalam beberapa menit ke depan, kita akan belajar bagaimana memutus siklus robotik keseharian dan menemukan kembali koneksi yang hilang antara pikiran, tubuh, dan jiwa. Karena di dunia yang bising ini, kemampuan untuk diam dan hadir sepenuhnya adalah superpower yang paling langka. Selamat mendengarkan, mari belajar menjadi manusia yang utuh kembali.
Pernahkah Anda merasa bahwa konflik datang seperti badai yang tak diundang, mengacaukan ketenangan dan menuntut penyelesaian secepat kilat? Di sini, kita akan berhenti sejenak dari kepanikan itu. Alih-alih buru-buru mencari tempat berteduh atau sekadar memadamkan api, kita justru akan belajar bagaimana berselancar di atas ombak masalah tersebut. Hari ini, kita tidak hanya berbicara tentang bagaimana mengakhiri pertikaian, tetapi bagaimana mengubah energi kemarahan menjadi daya cipta yang luar biasa untuk kehidupan kita. Dalam episode spesial ini, kita akan menyelami pemikiran mendalam tentang Transformasi Konflik—sebuah kacamata baru yang melihat perselisihan bukan sebagai gangguan semata, melainkan sebagai motor perubahan yang alami dan tak terelakkan. Kita akan membedah mengapa sekadar "resolusi" sering kali tidak cukup, dan bagaimana kita perlu menyelam lebih dalam dari sekadar permukaan "episode" konflik menuju "episentrum" masalah untuk memulihkan retaknya hubungan antarmanusia. Ini bukan lagi soal memotong buah jeruk agar adil, melainkan tentang memastikan pohon dan tanah tempatnya tumbuh tetap subur dan berkeadilan. Jadi, siapkan diri Anda untuk melihat dunia dengan lensa yang berbeda. Apakah Anda siap naik kelas dari sekadar pemadam kebakaran menjadi arsitek perubahan sosial yang visioner? Mari pasang telinga dan buka hati, simak bahasan eksploratif dan menggugah ini hanya di podcast INIKOPER. Temukan bagaimana kita bisa melampaui resolusi yang kaku dan bergerak menuju transformasi yang sejati, demi merajut kembali benang-benang kemanusiaan yang sempat terurai. Selamat mendengarkan!
Haloooo...Lama tak jumpa ya... Apa kabar? Ada Ibu Tildy Rodrigues di podcast episode 014. Salam dari Ruteng bikin kontens khusus untuk Hari Guru Nasional 2022 ini dan berharap obrolan ini akan menginspirasi. Para guru yang menyaksikannya, semoga bisa lebih bersemangat dan mengajar dengan lebih ceria dan menyenangkan. Ada kurikulum merdeka belajar to? Itu bagus sekali! Selamat menonton, kaka-kaka semua!Simak episode ini di Youtube: Tildy Rodrigues
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/195-semua-akan-145819533?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-195-semua-be-145819970?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku membahas kalimat “Semua akan pret pada waktunya”, mulai dari arti kata “pret”, sampai makna kalimat ini dalam kehidupan sehari-hari. Selamat mendengarkan!Sumber gambar: Vitaly Gariev di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi Kunisada詠訢 張TDaniel TanPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan Bailey
Selamat datan di INIKOPER, Inspirasi untuk Komunitas Perubahan, satu-satunya wadah audio bagi para visioner yang tak lelah membawa dampak positif bagi sekitarnya. Pernahkah Anda merasa memiliki gagasan cemerlang yang sebenarnya mampu mengubah dunia—atau setidaknya mengubah tim Anda—namun ide tersebut layu sebelum berkembang hanya karena gagal disampaikan dengan tepat? Hari ini, kita akan membongkar rahasia besar mengapa sekadar data yang akurat dan logika yang tajam sering kali tidak cukup untuk menggerakkan hati manusia melakukan sebuah aksi nyata. Dalam episode spesial kali ini, kita akan membedah mahakarya Nancy Duarte berjudul Resonate. Buku ini bukan sekadar panduan teknis tentang mendesain slide presentasi yang cantik, melainkan sebuah manifesto tentang seni mengubah presentasi menjadi narasi visual yang menggetarkan jiwa. Kita akan belajar filosofi radikal tentang bagaimana melepaskan ego sebagai "pahlawan" di atas panggung, dan justru menempatkan audiens Anda sebagai tokoh utamanya. Bersiaplah untuk mengubah total paradigma Anda, dari sekadar "melaporkan informasi" menjadi "menuturkan kisah" yang mampu menjembatani kesenjangan antara apa yang ada saat ini dengan masa depan gemilang yang Anda tawarkan. Jadi, siapkan catatan, kencangkan sabuk pengaman imajinasi, dan buka koper wawasan Anda lebar-lebar. Apakah Anda siap menciptakan gelombang perubahan melalui kekuatan suara dan cerita Anda? Mari kita temukan frekuensi yang tepat agar ide-ide liar Anda tidak hanya sekadar didengar lalu dilupakan, tetapi benar-benar beresonansi kuat hingga memicu pergerakan. Inilah INIKOPER, mari kita mulai perjalanan transformasinya sekarang!
Selamat datang di Podcast INIKOPER, ruang belajar bagi kita yang berani mengambil peran lebih dari sekadar pelaksana tugas. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami sebuah identitas baru bagi para ASN muda terpilih: Ecosystem Builders atau Perawat Ekosistem. Kita akan membahas bagaimana peran ini menuntut kita untuk bekerja layaknya miselium jamur di lantai hutan—bergerak dalam senyap, merajut koneksi yang terputus, dan menyalurkan "nutrisi" kepercayaan di tengah kompleksitas birokrasi dan tantangan lingkungan yang kian tidak menentu. Dunia tempat kita mengabdi hari ini bukan lagi kolam yang tenang, melainkan lautan badai yang penuh gejolak. Kita menghadapi era TUNA dan BANI, di mana masalah deforestasi dan kerusakan lingkungan tidak lagi bisa diselesaikan dengan cara-cara mekanistik masa lalu. Di episode ini, kita akan mengeksplorasi mengapa pendekatan kontrol kaku ala mesin sudah usang, dan bagaimana kita harus beralih memandang organisasi serta hutan sebagai sistem hidup yang dinamis. Bersama-sama, kita akan belajar untuk tidak takut pada kekacauan, melainkan merangkulnya sebagai pintu gerbang menuju tatanan baru yang lebih lestari. Lebih dari sekadar wawasan teknis, episode ini adalah undangan untuk transformasi diri. Kita akan membedah bagaimana kualitas kepemimpinan kita sangat ditentukan oleh kondisi batin kita sendiri—dari kemampuan mendengar secara mendalam (Deep Listening) hingga keberanian untuk hadir utuh (Presencing) menyambut masa depan. Dengan memadukan pemikiran Otto Scharmer, Margaret Wheatley, dan Daniel Pink, kita akan menemukan bahwa menjadi pemimpin masa depan bukan hanya soal kecerdasan otak, tetapi juga soal kecerdasan hati dan tangan untuk menenun kolaborasi yang berdampak nyata bagi hutan dan masyarakat.
Seri sebelumnya kita belajar dari sosok pribadi Yusuf, maka seri ini kita akan belajar dari pribadi Maria, yang menurut perspektifnya apa yang ia alami atau rasakan tentang makna kelahiran Yesus. Sebab Maria mendapat perspektif yang jauh berbeda dari Yusuf, yang melalui Nabi intertestamen: Simeon datang dan menyingkapkan sesuatu bagi Maria. Kita akan belajar bagaimana ketaatan dari pribadi Maria, yang akan mengekspos, membongkar isi hati dan motivasi kita dalam mengiring Tuhan. Mari simak bagaimana respon maria dalam Seri 2 - Makna Kelahiran Yesus | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Pernahkah Anda membayangkan betapa rumitnya mengelola hutan Indonesia di era yang serba tidak pasti ini? Kita tidak lagi sekadar berbicara tentang menanam pohon atau menjaga batas wilayah, tetapi menghadapi era TUNA (Turbulent, Uncertain, Novel, Ambiguous) dan BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible). Konflik lahan yang meledak tiba-tiba, dampak krisis iklim yang sulit diprediksi, hingga disrupsi teknologi, membuat cara-cara lama birokrasi tak lagi mempan. Lantas, siapa yang siap menahkodai kapal besar ini di tengah badai? Dalam episode INIKOPER kali ini, kita akan menyelami sebuah inisiatif revolusioner dari Kementerian Kehutanan bernama Program MATAHARI ("Mangrove and Forest Gamechanger"). Ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa, melainkan sebuah "kawah candradimuka" bagi para ASN Muda. Program ini hadir dengan misi besar: mengubah mindset dari sekadar Birokrat Administratif yang kaku menjadi seorang Ecosystem Builder yang adaptif dan lincah. Kita akan membedah bagaimana para calon pemimpin masa depan ini ditempa selama empat hari penuh. Mulai dari membongkar pola pikir lama dengan System Thinking untuk melihat hutan melampaui pepohonan, hingga melatih empati lewat Design Thinking agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Anda akan mendengar bagaimana mereka didorong untuk berpikir liar namun solutif, mengubah ide menjadi inovasi yang berdampak nyata. Tak hanya soal inovasi, episode ini juga akan mengupas sisi "keras" dari pengelolaan hutan: konflik dan diplomasi. Bagaimana seorang ASN muda dilatih menjadi mediator ulung di tengah sengketa lahan? Bagaimana mereka membangun aliansi strategis dan menavigasi kepentingan politik yang rumit? Kita akan membahas transformasi mental mereka dari sekadar petugas negara menjadi diplomat lapangan yang mampu mengubah konflik menjadi kolaborasi. Jadi, jika Anda peduli dengan masa depan hutan Indonesia, atau sekadar ingin tahu bagaimana reformasi birokrasi dijalankan dengan cara yang benar-benar berbeda, episode ini wajib Anda dengarkan. Siapkan diri Anda untuk terinspirasi oleh perjalanan transformasi para "Forest Gamechanger" yang siap menjawab tantangan zaman. Selamat mendengarkan INIKOPER!
Sabda Tuhan ingatkan bahwa Tuhan bisa pakai yang pahit untuk tumbangkan arogan, tumbuhkan pertobatan, mendewasakan dan menyelamatkan, di tangan-Nya yang pahit jadi obat jiwa
Pernahkah Anda merasa aneh bahwa kita menggunakan otak setiap detik sepanjang hidup kita, tetapi kita tidak pernah benar-benar mendapatkan "buku manual" tentang cara mengoperasikannya? Di episode INIKOPER kali ini, kita akan membongkar rahasia di balik organ paling kompleks di kepala kita melalui bedah buku legendaris "Brain Rules" karya John Medina. Ini bukan sekadar teori sains yang membosankan, melainkan sebuah peta harta karun yang mengungkap bagaimana sebenarnya otak kita dirancang untuk bekerja—yang sering kali bertentangan 180 derajat dengan cara kita menjalani rutinitas di kantor maupun di sekolah saat ini. Bayangkan jika ternyata kunci untuk menjadi lebih cerdas dan kreatif bukanlah dengan duduk diam belajar, melainkan dengan berlari di atas treadmill. Atau bagaimana jika tidur siang ternyata bukan tanda kemalasan, melainkan strategi biologis mutlak untuk mendongkrak kinerja otak Anda di sore hari? Kita akan mengupas 12 prinsip mengejutkan yang didukung sains, mulai dari mengapa presentasi yang membosankan itu "haram" bagi memori jangka panjang kita, hingga fakta mencengangkan bahwa indra penglihatan ternyata mengalahkan semua indra lainnya dalam memproses informasi. Jadi, siapkan diri Anda untuk mengubah total cara pandang Anda terhadap kesehatan, produktivitas, dan pembelajaran. Jangan lewatkan episode ini, karena kita akan menemukan "cheat codes" kehidupan yang sebenarnya sudah tertanam dalam DNA kita sejak zaman purba. Pelajari cara mengoptimalkan otak Anda agar tidak sekadar bertahan hidup, tetapi benar-benar berkembang maksimal. Selamat datang di INIKOPER, dan mari kita selami dunia menakjubkan dari "Brain Rules"!
Halo pendengar INIKOPER! Selamat datang kembali di ruang dengar kita yang selalu penuh inspirasi. Pernahkah Anda merasa bahwa rumus-rumus lama tentang efisiensi dan logika kaku sudah tidak lagi mempan untuk menaklukkan tantangan hari ini? Kita sedang hidup di tengah badai perubahan teknologi dan ketidakpastian ekonomi—sebuah era yang sering disebut sebagai dunia VUCA. Di episode kali ini, kita tidak akan berbicara tentang bagaimana bekerja lebih keras, melainkan tentang bagaimana berpikir lebih cerdas menggunakan "mata uang baru" abad ke-21, yaitu Creative Intelligence atau Kecerdasan Kreatif. Lupakan mitos bahwa kreativitas adalah bakat gaib yang hanya dimiliki oleh seniman atau jenius yang menyendiri. Dalam diskusi kita nanti, kita akan membedah gagasan Bruce Nussbaum bahwa Creative Intelligence sejatinya adalah keterampilan sosial yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Kita akan mengupas lima kompetensi intinya: mulai dari seni menambang pengetahuan (Knowledge Mining), membingkai ulang masalah (Framing), keberanian bermain dengan ide (Playing), mewujudkan gagasan (Making), hingga kemampuan banting setir menuju inovasi nyata (Pivoting). Episode ini sangat penting bagi Anda yang ingin tetap relevan dan tangguh secara ekonomi. Kita akan melihat bagaimana penerapan kecerdasan ini melahirkan era "Indie Capitalism", di mana nilai sebuah produk tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, tetapi oleh makna dan orisinalitasnya. Jadi, siapkan kopi Anda dan buka pikiran selebar-lebarnya, karena INIKOPER kali ini akan mengubah cara pandang Anda terhadap ketidakpastian—dari sebuah ancaman, menjadi ladang peluang tanpa batas. Mari kita mulai!
Selamat malam, Auwwmania! Di episode kali ini, kita bahas soal bencana alam yang menyerang Sumatra, yang nggak cuma bikin tanah bergerak, tapi juga menghentak nurani kita.Hutan harus dijaga, bukan dikorbankan. Mari simak obrolannya di Meet Nite Live!#MeetNiteLive #BencanaAlam #Hutan #BanjirBandang #Longsor #PerusakanHutan
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-link...Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-links/Donasiumum1Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/194-tentang-145253976?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-194-tentang-145254571?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku menyampaikan pemikiran dan perasaanku tentang banjir Sumatra. Selamat mendengarkan.Kirimkan donasi ke:Bank PANIN 5702041523 Paroki Padang BaruatauPayPal @WindahAnastasia: https://paypal.me/WindahAnastasiaSumber gambar: Warta AhmadiyahTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoRich GambleMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud
Hello Everyone, wellcome back to Day By Day Podcast with me J-Key or Joa. Selamat datang kembali di Podcast bilingual kita. Episode kali ini kita bakal ngebahas tentang La Traffic- eaJ. Lagu ini termasuk lagu yang cukup pendek tapi ceritanya cukup ngena. Kira-kira tentang apa ya? Dengerin sampai akhir ya Day By Day Lovers. Jangan lupa buat follow Podcast kita di Day By Day Podcast. boleh follow IG @daybydaypods @mydaysix.
Kita suka mencari makna dari sebuah peristiwa. Apalagi itu ialah peristiwa unik & besar, bahkan tidak lazim dan kita cenderung mencari tahu apa makna di balik peristiwa tersebut. Dalam seri ini kita akan belajar untuk melihat & merefleksi profil orang-orang yang ada di sekeliling peristiwa kelahiran Yesus dan kita akan melihat dari sudut pandang yang berbeda dari makna kelahiran Yesus, melalui pribadi Yusuf. Menarik sebab ketika kita ingin mencari tahu profil tentang Yusuf, tidak begitu banyak data yang digambarkan Alkitab, tetapi bukan tentang data seorang Yusuf yang mau kita ketahui, melainkan bagaimana kualitas hati dari pribadi yang bernama Yusuf ini. Lalu apa yang hendak kita pelajari dari pribadi Yusuf? Mari simak ulasannya dalam Seri 1 - Makna Kelahiran Yesus | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Selamat datang di podcast INIKOPER, inspirasi untuk komunitas perubahan. Sebuah ruang di mana kita tidak hanya berbicara tentang masalah lingkungan, tetapi merayakan solusinya. Dalam episode spesial kali ini, kita akan membedah sebuah manifesto luar biasa berjudul Sinaran Generasi Pelestari Hutan. Bayangkan, di tengah riuh rendah berita tentang krisis iklim, ada 50 ide brilian yang lahir dari tangan anak-anak muda Indonesia. Dari hutan Sawala Mandapa di Jawa, Pondok Buluh di Sumatera, hingga Tabo-Tabo di Sulawesi, mereka tidak sekadar bermimpi, tetapi membangun laboratorium hidup di tengah belantara. Kita akan menjelajahi bagaimana batas antara teknologi canggih dan kearifan lokal menjadi kabur di tangan mereka. Anda akan mendengar kisah tentang robot patroli anti-api yang bekerja dalam sunyi, sistem adopsi pohon berbasis blockchain dan NFT, hingga bagaimana limbah pelepah aren diubah menjadi emas hitam ekonomi desa. Ini bukan lagi soal konservasi kaku yang melarang manusia menyentuh hutan, melainkan tentang Forest Youthverse—sebuah semesta di mana ekonomi hijau, digitalisasi, dan kesehatan mental berpadu harmonis dengan pelestarian alam. Jadi, siapkan diri Anda untuk mengubah cara pandang. Kita akan meninggalkan narasi pesimisme dan beralih ke mode regenerasi. Apakah benar hutan bisa menjadi klinik kesehatan mental? Bisakah game monopoli menyelamatkan ekosistem? Temukan jawabannya saat kita menyelami "Sinaran 50 Inovasi Generasi Pelestari Hutan." Mari kita mulai perjalanan menuju Indonesia Emas yang hijau, langsung dari garis depan inovasi!
Selamat datang kembali di INIOPER, wadah inspirasi bagi kita semua, para penggerak komunitas perubahan. Di episode kali ini, kita akan menyelami sebuah topik yang sangat krusial bagi masa depan peradaban kita. Saat ini, kita berdiri di persimpangan jalan sejarah, menghadapi apa yang disebut sebagai polycrisis—mulai dari perubahan iklim yang ekstrem hingga ketimpangan sosial yang kian melebar. Model ekonomi konvensional yang memperlakukan bumi layaknya mesin raksasa untuk diekstraksi tanpa batas, kini terbukti telah membawa kita ke ambang kerusakan yang serius. Namun, di tengah kegelapan ini, kita tidak kehilangan harapan; kita justru menemukan sebuah jalan baru untuk menata ulang kehidupan. Jalan baru tersebut adalah Ekonomi Restoratif. Lebih dari sekadar keberlanjutan atau sustainability yang hanya berfokus pada menahan laju kerusakan, Ekonomi Restoratif mengajak kita untuk memulihkan, memperbarui, dan menumbuhkan kembali vitalitas sistem kehidupan yang telah rusak. Berlandaskan pada pemikiran bahwa ekonomi sejatinya adalah sistem yang hidup—seperti halnya hutan atau tubuh manusia—konsep ini menuntut kita untuk beroperasi selaras dengan prinsip-prinsip alam. Kita diajak untuk tidak lagi sekadar mengambil dan membuang, melainkan membangun hubungan yang tepat (right relationship) dengan alam dan sesama, memandang kekayaan secara holistik, serta menciptakan sirkulasi kemakmuran yang inklusif dan memberdayakan. Kabar baiknya, Indonesia adalah tanah yang sangat subur bagi tumbuhnya ekonomi masa depan ini. Nilai-nilai Ekonomi Restoratif sejatinya telah lama mengakar dalam DNA Nusantara melalui kearifan lokal seperti Gotong Royong, filosofi Tri Hita Karana, hingga praktik Subak di Bali dan Sasi di Maluku. Dalam episode ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana memadukan sains modern dengan kearifan leluhur tersebut untuk menjawab tantangan zaman, mengubah mimpi tentang kemajuan menjadi realitas yang memulihkan bumi dan memuliakan manusia. Mari kita simak bersama perjalanan menuju fajar kebangkitan kearifan kehidupan ini.
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-link...Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098Facebook : Bidar iccGroup Fb : ICC Jakarta / 23105. .Fanpage Fb : ICCJakartaOfficial / iccjakartaof. .Instagram : @iccjakartaofficialWhatsapp :https://chat.whatsapp.com/Ef8z3IspWrw...Telegram : https://t.me/iccjakartaJangan sungkan untuk klik LIKE, SHARE dan SUBSCRIBE
Pernahkah Anda membayangkan sebuah negeri di mana kekayaan alam bukan dieksploitasi oleh pihak luar, melainkan dilindungi dan dikelola dengan bangga oleh rakyatnya sendiri demi kemakmuran bersama? Kita semua terpesona oleh Wakanda dan Vibranium-nya, namun tahukah Anda bahwa semangat kedaulatan dan kecanggihan yang sama sebenarnya sedang tumbuh di halaman rumah kita sendiri? Hutan tropis Indonesia adalah "Vibranium" kita, sebuah aset strategis yang menyimpan potensi tak terbatas jika kita berani melihatnya dengan kacamata baru. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami sebuah visi revolusioner: bagaimana jika kita menerapkan "Imajinasi Wakanda" ke dalam gerakan Perhutanan Sosial di Indonesia? Kita tidak hanya bicara soal menanam pohon, tapi soal membangun peradaban ekologis di mana kearifan leluhur berpadu harmonis dengan teknologi mutakhir—persis seperti laboratorium Shuri. Kita akan membahas bagaimana masyarakat adat menjadi penjaga hutan yang tangguh, dan bagaimana peran perempuan dalam menjaga kelestarian alam ternyata setara dengan ketangguhan Jenderal Okoye dan Dora Milaje. Jadi, siapkan diri Anda untuk mengubah cara pandang terhadap hutan selamanya. Mari kita tinggalkan narasi lama yang melihat masyarakat sekitar hutan sebagai objek pasif, dan mulai melihat mereka sebagai inovator dan pahlawan iklim masa depan. Bersama-sama, kita akan menelusuri jalan menuju masa depan di mana hutan dan manusia hidup berdampingan dalam kejayaan, menciptakan "Wakanda" nyata di nusantara. Selamat mendengarkan, dan mari kita mulai eksplorasi ini!
Selamat datang kembali di INIKOPER, ruang di mana kita membongkar koper berisi ide-ide yang menantang cara pandang kita terhadap dunia. Pernahkah Anda merasa bahwa masa depan hanyalah sebuah takdir yang menakutkan, layaknya adegan film fiksi ilmiah yang penuh bencana, atau sekadar deretan statistik dingin yang tak terelakkan? Seringkali, kita terjebak dalam pola pikir pasif: sekadar menunggu apa yang akan terjadi, atau panik mencoba memprediksi hari esok dengan logika masa lalu yang sudah usang. Namun, hari ini kita akan membalikkan narasi tersebut. Dalam episode spesial tentang "Proyeksi Masa Depan" ini, kita tidak akan berbicara tentang ramalan bola kristal. Sebaliknya, kita akan menyelami seni dan sains dari Speculative Future—sebuah pendekatan desain berani yang mengajak kita bertanya "bagaimana jika?" dan "mengapa tidak?". Kita akan menelusuri bagaimana imajinasi radikal dan simulasi pengalaman bisa menjadi alat paling ampuh untuk merancang, bukan sekadar memprediksi, realitas yang lebih tangguh dan manusiawi. Bersiaplah untuk mengubah ketidakpastian menjadi kanvas kreativitas. Dari eksperimen "negara mikro" di Amsterdam hingga visi teknologi yang selaras dengan alam ala Wakanda, kita akan membedah bagaimana kita bisa bergerak dari sekadar penonton yang cemas menjadi arsitek aktif bagi peradaban kita sendiri. Pasang telinga Anda dan buka pikiran Anda, karena masa depan belum tertulis, dan pena itu sesungguhnya ada di tangan kita. Ini INIKOPER, mari kita mulai perjalanannya.
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama lamanya.Selamat mendengarkan Yeshua Hamashiach Bless
Pernahkah Anda merasa kepala ingin pecah saat dihadapkan pada pilihan sulit, di mana hati dan logika seolah berperang tanpa henti? Entah itu memilih karier, menentukan strategi bisnis, atau bahkan keputusan krusial seperti memilih pemimpin yang jujur. Kita sering terjebak dalam keraguan karena terlalu banyak faktor yang harus ditimbang, dan akhirnya malah salah langkah karena hanya mengandalkan insting semata. Tapi, bagaimana jika saya katakan ada sebuah "alat navigasi" canggih yang bisa mengubah semua kebingungan subjektif itu menjadi peta keputusan yang jelas, terukur, dan anti-galau? Selamat datang di INIKOPER, dan di episode spesial kali ini, kita akan membongkar rahasia di balik metode Analytic Hierarchy Process atau AHP. Jangan takut dengan istilahnya yang terdengar rumit! Kita akan mengupasnya dengan santai, mulai dari cara mengubah "perasaan" menjadi "angka", hingga studi kasus nyata yang mengejutkan: bagaimana rumus matematika ini bisa digunakan untuk menyeleksi hakim berintegritas tinggi dan menyelamatkan wajah hukum di negeri ini. Ini bukan sekadar teori, ini adalah seni mengubah kerumitan menjadi keputusan yang presisi. Jadi, untuk Anda yang ingin naik level dari sekadar decision maker biasa menjadi perancang strategi yang tajam, episode ini haram untuk dilewatkan. Siapkan kopi terbaik Anda, cari posisi paling nyaman, dan mari kita belajar bagaimana caranya agar tidak pernah lagi salah pilih dalam hidup. Tekan tombol play sekarang, dan temukan jawaban pastinya hanya di INIKOPER!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Y. Sandra Isrudianti dan Dony Hari Nugroho dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 7: 15-27; Mazmur tg: T.Dan 3: 82.83.84.85.86.87; Lukas 21: 34-36.PROGRAM STRATEGIS Tema renungan kita pada hari ini ialah: Program Strategis.Renungan kita di hari terakhir tahun liturgi C ini sepatutnya berisi sebuahoptimisme. Kata sakti “program strategis” yang dipakai secara merata diberbagai tingkat kehidupan dapat kita pakai untuk memperkuat semangat itu. Sebuahprogram selalu berupa rencana kegiatan untuk dilakukan, dan strategis menunjukpada pilihan terbaik untuk dilakukan. Kehidupan rohani atau ziarah iman kita di dunia ini sangatmembutuhkan suatu program strategis, sesuatu yang sangat penting juga baginegara, organisasi gereja dan aktivitas sosial lainnya. Kehidupan rohani atauziarah iman yang paling konkret dan mendasar ialah seorang pribadi beriman.Agama, Gereja, pelajaran agama, keluarga, persekutuan, kelompok doa, semuanyamenjadi instrumen yang memupuk dan memperkuat kehidupan rohani pribadi itu.Yang akan selamat melalui keputusan pengadilan terakhir nanti ialah pribadiitu, dan bukan instrumen-instrumen tadi. Jadi program strategis yang kita maksudkan di sini ialahuntuk pribadi kita masing-masing. Di akhir tahun liturgi ini, lalu untukmenyambut tahun liturgi A yang ditandai dengan Minggu Pertama Adven, mendesainsebuah program hidup rohani yang strategis ialah sesuatu yang sangat tepat.Metode untuk membuat program ini sederhana, yaitu kita mulai dengan kata kunciutama: Bersiap siaga atau waspada, sebuah kata yang sering dipakai oleh Yesusdalam pengajaran-Nya kepada kita tentang penyambutan Kerajaan Allah. Mengapa dipilih kata strategis dalam semangat bersiap ini,karena kesadaran perlu dibangun, kelupaan perlu diingatkan, kemalasan perludisuntik kerajinan, masa bodoh perlu dibakar semangatnya, cuek perlu ditutupidengan kepekaan, menyendiri perlu diberi vitamin hidup bersaudara dan bersama,dan kesedihan perlu diubah dengan suka cita. Kata kunci bersiap menjadi pentingdan mendesak supaya orang-orang beriman cepat lepas dari gaya lama, yang selamaini sudah cukup menyiksa namun kurang disadarinya. Mulai dengan bersiap, dan kita selanjutnya mengisi: denganberdoa dalam ketekunan supaya kita dapat menguasai diri dari godaan-godaan sijahat, lalu kita menjadi aman di hadirat Tuhan; dengan berpuasa dan mati ragademi memberi peluang lebih besar kepada jiwa untuk fokus kepada Tuhan, daripada terbawa-bawa oleh nafsu atau tipu daya duniawi; dengan taat-setia selalukepada Allah yang senantiasa melihat dan menyayangimu; dengan bangga danbersyukur atas segala kebaikan dari Tuhan; dengan selalu bersuka cita; denganmengampuni sebanyak 70 kali 7 kali; dengan bersaksi tentang Yesus; denganmencintai sesama tanpa kenal lelah. Selamat berziarah iman dalam masa Advenini. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yang baik,utuslah Roh-Mu untuk membantu kami hidup selalu dalam kesiap-siagaan. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-links/Donasiumum1Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-links/Donasiumum1Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-links/Donasiumum1Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098
Pernahkah Anda merasa bahwa model kepemimpinan konvensional—yang hanya berfokus pada target angka dan persaingan ketat—semakin tidak relevan di tengah kekacauan dunia saat ini? Dalam episode spesial INIKOPER kali ini, kita akan menyelami sebuah paradigma baru yang revolusioner: Quantum Leadership. Berdasarkan pemikiran Frederick Chavalit Tsao dan Chris Laszlo, konsep ini menantang kita untuk melihat bisnis bukan sebagai mesin pencetak uang semata, melainkan sebagai organisme hidup yang saling terhubung dengan kesejahteraan manusia dan alam semesta. Kita akan membongkar bagaimana sains modern—mulai dari fisika kuantum hingga neurosains—sebenarnya mendukung kebijaksanaan kuno tentang kesatuan dan keterhubungan. Bayangkan sebuah gaya kepemimpinan di mana intuisi sama berharganya dengan analisis data, dan di mana kesuksesan finansial berjalan beriringan dengan dampak sosial yang positif. Ini bukan utopia, melainkan evolusi yang diperlukan bagi siapa saja yang ingin memimpin dengan dampak nyata di abad ke-21. Jadi, jika Anda siap untuk mengubah cara pandang Anda tentang apa artinya menjadi seorang pemimpin dan ingin menemukan "rahasia" di balik perusahaan-perusahaan yang tidak hanya bertahan tapi juga berkembang mekar (flourishing), jangan lewatkan diskusi mendalam ini. Siapkan kopi Anda, pasang earphone, dan mari kita jelajahi dimensi baru kepemimpinan bersama INIKOPER. Selamat mendengarkan!
Selamat pagi! Today, travel medicine specialists Drs. Paul Pottinger & Chris Sanford answer your travel health questions, including:Myocarditis & Moderna–is the risk real?Is Waymo a safe way to get around?West Nile Virus in France–really?What changes are coming up with regulations for European travel?What should I know about leptospirosis to stay safe?What Travel apps do you recommend?How can I get my health insurance to cover pre-travel office visits?How do you recommend I learn a new language quickly?We hope you enjoy this podcast! If so, please follow us on the socials @germ.and.worm, subscribe to our RSS feed and share with your friends! We would so appreciate your rating and review to help us grow our audience. And, please visit our website: germandworm.com where you can find all our content and send us your questions and travel health anecdotes. Or, just send us an email: germandworm@gmail.com.Our Disclaimer: The Germ and Worm Podcast is designed to inform, inspire, and entertain. However, this podcast does NOT establish a doctor-patient relationship, and it should NOT replace your conversation with a qualified healthcare professional. Please see one before your next adventure. The opinions in this podcast are Dr. Sanford's & Dr. Pottinger's alone, and do not necessarily represent the opinions of the University of Washington or UW Medicine.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/192-warga-papua-144198888?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-192-warga-to-144200134?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, kita membahas video yang viral di internet tentang warga Papua yang bekerja bakti membuat jalan agar sepatu guru tidak kotor. Selamat mendengarkan!Tautan video kaka.guru di TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSfBfWGGJ/Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoRich GambleMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/191-sepandai-no-143680221?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-191-sepandai-143680381?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku membahas arti peribahasa “Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga“, dan juga curhatanku yang berhubungan dengan peribahasa tersebut. Selamat mendengarkan!Sumber gambar: Andrey Svistunov di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoRich GambleMarkRickTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButterАндрій Шпак한윤희동원 이PENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud
Selamat datang di Ngobrol Sore Semaunya Special Episode: Follow Me Sydney & Hongkong!Ikutin Putri Tanjung Get Ready With Me sebelum menghadiri dua event spesialnya: SXSW di Sydney dan Nikkei Business of Luxury Summit di Hong Kong.Follow Us!Instagram: https://www.instagram.com/ngobrolsoresemaunyaTikTok: https://www.tiktok.com/@ngobrolsoresemaunyaNgobrol Sore Semaunya hadir setiap Kamis jam 18.00 WIB hanya di cxomedia.id & YouTube CXO Media#NgobrolSoreSemaunya #PutriTanjung #FollowMe #Sydney #HongKong
Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/189-enak-dan-di-142633960?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-189-enak-dan-142633972?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku curhat tentang enak dan nggak enaknya tinggal di kota, terutama di Jakarta, mulai dari suasananya, biaya, sampai keinginanku di masa depan. Selamat mendengarkan!Sumber gambar: Marcel Ardivan di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonMark ChavezDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud
Hear home-grown rapper Abangsapau's intimate live take of wow. and selamat, sayang, two songs from his latest debut album, Abangsapau. Synopsis (headphones recommended): This Music Lab playlist features the full live performance of music acts invited by The Straits Times to its podcast studio. Listen to Abangsapau talk about his musical journey in the full audio-only podcast here: https://str.sg/sNxa Discover home-grown artiste Abangsapau at: YouTube: https://str.sg/oGhpp Spotify: https://str.sg/KwtC Instagram: https://str.sg/DSEN Read Eddino Hadi's articles: https://str.sg/wFVa Host: Eddino Abdul Hadi (dinohadi@sph.com.sg) Produced by: ST Podcast Team & ST Outreach & Engagement Team Edited by: Amirul Karim Executive producers: Ernest Luis & Lynda Hong Discover previous artistes' live performances featured on Music Lab Podcast: Channel: https://str.sg/7m92 Apple Podcasts: https://str.sg/w9TB Spotify: https://str.sg/w9T6 Feedback to: podcast@sph.com.sg --- Follow more ST podcast channels: All-in-one ST Podcasts channel: https://str.sg/wvz7 Get more updates: http://str.sg/stpodcasts The Usual Place Podcast YouTube: https://str.sg/4Vwsa --- Get The Straits Times app, which has a dedicated podcast player section: The App Store: https://str.sg/icyB Google Play: https://str.sg/icyX -- #musiclabSee omnystudio.com/listener for privacy information.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/makanan-di-roll-141021931?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-makanan-di-141021932?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku membahas lumpia, camilan khas Semarang, mulai dari rasanya sampai harganya. Selamat mendengarkan!Gambar: Jakarta, 2025Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SaySussanGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonMark ChavezDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山Nathalie Goud
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/liburan-di-in-140416957?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-liburan-di-140417756?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, aku bercerita tentang liburanku ke Kepulauan Seribu di Jakarta, mulai dari berangkat sampai pulang. Selamat mendengarkan!Gambar: Pulau Dolphin, Kepulauan Seribu, Jakarta, 2025Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SaySussanGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonMark ChavezDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山Nathalie Goud
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/rokok-di-and-in-139373232?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-rokok-di-and-139374659?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, kita membahas rokok, efeknya, serta peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan rokok di Indonesia. Selamat mendengarkan!Sumber gambar: Dimas Rizki Pratama di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SaySussanGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJPTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonMark ChavezDevlin KuyekDaniel TanDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山