POPULARITY
Categories
Banyak orang sudah sadar asuransi itu penting. Tapi ketika harus memilih produk, justru bingung sendiri karena informasinya terlalu banyak dan detailnya tidak selalu dipahami.Apa yang sebenarnya perlu diperhatikan saat membeli asuransi pertama? Bagaimana membaca polis dengan benar, memahami masa tunggu dan pengecualian, serta menghindari gimmick yang terlihat menarik tapi tidak relevan dengan kebutuhan.Di episode ini, Puri Anindita ngobrol langsung dengan Head of Product Development Management Sequis, Wina Indah Lestari soal cara memilih asuransi secara rasional, menilai kredibilitas perusahaan, hingga memahami peran agent dalam prosesnya.Simak di kanal Youtube KBR Media dan platform podcast kesayangan kamu.
Imam mempunyai sahabat yang nekat mengajukan diri ikut balap liar demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, semuanya berakhir tragis di lintasan. Sejak kejadian itu, Imam dan teman-temannya mengalami teror mulai dari motor yang menyala sendiri hingga penampakan sosok sahabatnya.Apa yang sebenarnya terjadi, dan pesan apa yang ingin disampaikan oleh arwah sahabat Imam?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2026, Lentera Malam
Pesantren Sebagai Pusat Budaya ke IndonesiaanPesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tapi juga menjadi simbol pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.Selain pendidikan Agama, Pesantren memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan budaya lokal, seperti bahasa, seni, dan adat istiadat. Mereka juga menjadi pusat penyebaran nilai-nilai keindonesiaan, seperti gotong royong, toleransi, dan rasa kebersamaan.Namun, di Era modern ini, pesantren juga dihadapkan pada tantangan globalisasi dan modernisasi.Bagaimana pesantren bisa tetap relevan dan menjadi pusat budaya keindonesiaan di tengah arus perubahan zaman?Simak Pembahasannya dalam Program Pesantren di Radio“ Pesantren Sebagai Pusat Budaya KeIndonesiaan “.Bersama Dr. KH. Khoirul Huda Basyir, Lc. S.Ag. M.Si.Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Pengasuh PPTQ. Al Kaukab Bogor. #pesantren #kemenag #pesantrendiradio
Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus Rp17 ribu per dolar AS memicu kekhawatiran di pasar keuangan. Namun pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meminta pelaku pasar tidak panik karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat. Pemerintah juga menilai pergerakan rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut dipengaruhi oleh pernyataan sejumlah ekonom yang menyebut Indonesia berada di ambang resesi.Lalu bagaimana pelaku pasar dan investor seharusnya menyikapi dinamika ini? Apakah pelemahan rupiah dan fluktuasi IHSG merupakan gejala jangka pendek atau sinyal tekanan ekonomi yang lebih serius?Dalam diskusi interaktif Radio Elshinta kali ini, kami membahas kondisi pasar keuangan, sentimen ekonomi, serta langkah yang perlu diperhatikan investor bersama Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia, David Sutyanto.
Tim SAR gabungan masih mencari 4 orang diduga masih tertimbun longsoran gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Timsar mengerahkan alat berat dan ratusan personil untuk pencarian korban. Bagaimana perkembangan pencarian korban?TALK: Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari
Di balik senyum dan wajahnya yang sering disebut mirip orang Korea, Pdt Marcel menyimpan perjalanan hidup yang tidak banyak orang tahu.Dari masa-masa sederhana, bahkan pernah minum dari air keran, hingga pengalaman-pengalaman unik setelah berkhotbah yang mengundang tawa sekaligus haru.Pdt Marcel berbagi tentang iman, harapan, dan bagaimana nilai-nilai kebaikan bisa menjadi jembatan yang menyatukan, terlebih di momen Ramadhan yang penuh makna.Sebuah obrolan hangat yang bukan hanya menghibur, tetapi juga memberi refleksi tentang kehidupan, toleransi, dan kemanusiaan.Bagaimana cerita selengkapnya?Simak selengkapnya Jangan lupa Like, Comment and Subscribe❤️Simak selengkapnya ya
Rumah tangga Andini yang semula baik-baik saja seketika berubah ketika suaminya mulai menjadi sensitif dan berujung kekerasan. Hal itu memicu keputusan Andini untuk menceraikan suaminya. Namun salah satu tetangganya memberi saran untuk pergi ke ustad agar bisa diobati, karena pemicu emosi rumah tangga tersebut akibat kiriman gaib yang datang untuk menghancurkan rumah tangga mereka.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BAGAIMANA KEHIDUPAN GEREJA MULA-MULA?Diambil dari: Matius 18:20 “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”Wonder Kids, Injil ditulis untuk menceritakan tentang kehidupan Yesus. Sedangkan kitab Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana para pengikut Yesus hidup setelah Yesus naik ke surga. Dari situlah kita bisa tahu seperti apa kehidupan gereja mula-mula.Orang-orang percaya pada waktu itu berkumpul setiap hari. Mereka berdoa bersama, belajar firman Tuhan, dan saling berbagi. Mereka bahkan menjual harta milik mereka untuk menolong teman-teman yang kekurangan. Mereka hidup sebagai satu keluarga di dalam Tuhan.Setiap hari mereka memuji Tuhan dengan sukacita dan hidup saling mengasihi. Tuhan menambahkan jumlah orang yang diselamatkan setiap hari. Gereja bertumbuh bukan karena gedungnya besar, tetapi karena kasih Tuhan nyata di antara mereka.Wonder Kids, gereja bukan hanya bangunan, tetapi kumpulan orang-orang yang percaya kepada Yesus. Ketika kita datang ke gereja, kita belajar firman Tuhan, berdoa, menyanyi memuji Tuhan, dan saling menguatkan.Karena itu, pergi ke gereja itu penting. Di gereja, iman kita dikuatkan. Kita belajar mengasihi sesama dan hidup sebagai anak-anak Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, datanglah ke gereja dengan hati yang rindu belajar tentang Tuhan. Cobalah menyapa teman di gereja dan tunjukkan kasih Yesus lewat sikapmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk gereja yang Engkau berikan. Tolong aku supaya suka datang ke gereja, belajar firman-Mu, dan mengasihi teman-temanku. Pakailah aku supaya bisa menjadi berkat bagi orang lain di gereja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, gereja adalah keluarga Tuhan tempat kita bertumbuh bersama di dalam Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 39 RT dan 13 ruas jalan tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak semalam hingga dini hari. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 120 sentimeter, dengan salah satu titik terdampak berada di Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan.Bagaimana perkembangan terbaru kondisi banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota? Langkah penanganan apa saja yang telah dilakukan BPBD bersama instansi terkait untuk membantu warga terdampak dan mempercepat surutnya genangan? Ikuti perbincangan kami bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Aji
Desakan agar Indonesia keluar dari Belt and Road Initiative (BRI) atau yang kerap disebut BOP kembali mencuat dari sejumlah kalangan akademisi. Mereka menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap manfaat, risiko utang, hingga dampaknya terhadap kedaulatan ekonomi nasional.Di sisi lain, pemerintah selama ini memandang kerja sama tersebut sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat konektivitas ekonomi. Lalu bagaimana seharusnya sikap Presiden menyikapi desakan ini? Apakah Indonesia perlu tetap bertahan, melakukan renegosiasi, atau justru mempertimbangkan keluar dari skema kerja sama tersebut?Dalam episode ini, kita akan membahas berbagai pandangan dan pertimbangan strategis terkait posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan kepentingan pembangunan nasional.TALK :: Pakar Hubungan Internasional UGM, Prof Dr. Siti Mutiah Setiawati & Pakar Intelijen/Executive Coordinator at Indonesia Intelligence Institute, Ridwan Habib
Rey sebagai perawat di salah satu rumah sakit, menceritakan fenomena yang dialami dengan perawat lainnya saat shift malam. Sebuah teror dimulai berasal dari pasien ruang ICU 209, yang membuat ruangan tersebut hingga kini ditutup karena adanya kejadian yang cukup gempar di rumah sakit itu.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2026, Lentera Malam
Di balik kewibawaan yang umumnya dimiliki para dosen, ternyata menyimpan sejumlah cerita perjuangan yang tidak kecil. Seringkali dianggap hanya bertugas untuk mengajar mahasiswa, dosen juga memiliki kewajiban untuk meneliti, dan juga melakukan pengabdian pada negeri dalam bentuk lain. Bagaimana sebenarnya cerita dibalik itu semua? Bagaimana upaya mereka untuk meningkatkan kapasitas diri guna memberikan pengabdian terbaik? Dan khususunya, apa visi para dosen HI untuk membangun Indonesia kedepannya?Pada episode kolaborasi ini, Muhammad Rum (HI UGM) bersama Karina Utami Dewi (HI UII) berdiskusi dengan Agus Haryanto (Ketum AIHII) dan Nibras Fadhlillah (HI UNILA), mengenai kehidupan dosen di luar kelas. Yuk simak cerita selengkapnya hanya di Edisi khusus Podcast Hubungan Internasional featuring NGALIR!=======
Banyak orang di usia produktif merasa kondisi finansialnya aman karena masih sehat dan punya penghasilan tetap. Padahal satu risiko kesehatan bisa langsung mengganggu arus kas, menggerus tabungan, bahkan memaksa berutang.Apa saja risiko keuangan yang kerap tidak disadari? Bagaimana asuransi berperan untuk meminimalkan dampak finansial saat hal tak terduga terjadi.Di episode ini Puri Anindita akan ngobrol langsung dengan Head of Product Development Management Sequis, Wina Indah Lestari soal risiko dan proteksi sebagai bagian dari strategi keuangan.Simak di kanal Youtube KBR Media, dan platform podcast kesayangan kamu.
Rasa bersalah sering menghantui dan membebani hati, namun, ia tak harus tinggal selamanya. Hal ini bisa hilang dari ingatan & hidup Kita. Bagaimana caranya?Simak Obrolannya yang asik hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
Sadarkah bahwa kita semua punya trauma yang belum dibereskan? Bagaimana otak mencerna trauma dan dampak bagi organ tubuh lain? Psikiater dan Terapis Trauma, dr. Jiemi Ardian berbagi pengalaman pribadinya dan pendekatannya terhadap trauma. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #mentalhealth #psikologi #trauma #traumahealing #depresion #artimimpi #kejiwaan #memaafkan #mengikhlaskan #meditasi #toxic #spirituality #logika #emosi — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Jiemi Ardian ☆ https://www.instagram.com/jiemiardian/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ —Time Stamp 00.00 Intro 05.30 Perbedaan logika dan emosi 07.25 Otak mengingat trauma lebih kuat 11.35 Gula lebih berbahaya daripada nikotin 17.00 Trauma bisa diturunkan 25.00 Arti mimpi buruk 29.45 Tanda depresi 35.43 Toxic spirituality 40.16 Keinginan bunuh diri itu keturunan 48.34 Tidak semua orang cocok meditasi 50.05 Memaafkan tidak selalu menyembuhkan
Perang antara Iran, Israel, dan AS semakin memanas. Bagaimana kesiapan pemerintah Indonesia menghadapi dampak konflik yang berkepanjangan, mulai dari ekonomi hingga keamanan warga negara? Simak pembahasannya di episode ini.Talk: - Fungsionaris Kadin Indonesia, Ketum HIPPI Jakarta Timur, Muhammad Sirod-Pengamat Ekonomi Internasional, Irwan Ibrahim
Memimpin tanpa otoritas adalah seni memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama tanpa adanya garis hierarki formal atau tongkat komando. Dalam konteks Kawasan Timur Indonesia (KTI), peran ini menjadi krusial bagi para orkestrator yang harus mengelola jejaring peneliti lintas disiplin dengan ego intelektual yang seringkali tinggi. Alih-alih menggunakan instruksi kaku, kepemimpinan jenis ini mengandalkan kemampuan seseorang untuk menjadi jembatan antara dunia akademis yang teoretis dan realitas akar rumput yang dinamis, memastikan bahwa setiap aktivitas riset tidak hanya menjadi artefak di perpustakaan tetapi benar-benar mampu menjawab persoalan nyata masyarakat setempat. Keberhasilan dalam memimpin tanpa otoritas bertumpu pada pergeseran pola pikir dari seorang komandan menjadi seorang pelayan dan fasilitator melalui pendekatan Servant Leadership. Dengan menawarkan solusi praktis dan membantu mengatasi hambatan teknis yang dihadapi para peneliti—seperti akses lapangan atau perizinan yang rumit—seorang orkestrator membangun rasa percaya dan resiprositas psikologis yang kuat. Hal ini menciptakan ruang aman (psychological safety) di mana kolaborasi dapat tumbuh secara organik. Di sini, pengaruh tidak lahir dari ancaman atau insentif finansial, melainkan dari komitmen tulus untuk saling mendukung demi keberhasilan misi kolektif yang memiliki daya tawar lebih besar bagi kemajuan daerah. Di tengah budaya KTI yang cenderung paternalistik, strategi ini mencapai efektivitas puncaknya ketika dipadukan dengan kearifan lokal melalui konsep otoritas pinjaman dan otoritas relasional. Dengan melibatkan tokoh adat atau akademisi senior sebagai pelindung, orkestrator dapat menyelaraskan ego para peneliti tanpa perlu berkonfrontasi langsung, sementara pendekatan kekeluargaan mengubah relasi profesional yang dingin menjadi semangat gotong royong. Filosofi seperti Pela Gandong di Maluku atau Sipakatau di Sulawesi menjadi jangkar yang mengubah jaringan riset menjadi sebuah persaudaraan intelektual. Hal ini membuktikan bahwa kepemimpinan sejati adalah tentang bagaimana kita menyentuh sisi kemanusiaan orang lain agar mereka bersedia bergerak bersama secara sukarela demi tanah kelahiran.
Di era transparansi, kepercayaan adalah aset termahal organisasi. Bagaimana para pakar komunikasi mengelola reputasi agar tetap relevan dan berkelanjutan?Host Asmono Wikan mengupas tuntas strategi trust-building bersama lima praktisi ahli:Luqman Firmansyah (PT Pelindo Marine ServiceHanindito (InJourney)Mamit Setiawan (PLN Energi Primer Indonesia)Chrysanthi Tarigan (Chandra Asri Group)Rivan Tanjung (Praktisi Komunikasi)Highlight Episode:Mengapa transparansi menjadi kunci reputasi masa kini.Tantangan mengelola ekspektasi publik di berbagai industri.Langkah konkret menjaga narasi positif yang berkelanjutan.Dengarkan sekarang untuk memperdalam wawasan komunikasi strategis Anda!#MAWTalk #PublicRelations #Reputasi #CorporateCommunication #PodcastIndonesia
Perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran dinilai berpotensi merembet pada stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia, terutama dalam aspek ketahanan pangan, sebelumnya pemerintah telah menyampaikan bahwa stok BBM nasional berada di kisaran 20 hari. Apakah jika perang yang terjadi berlangsung lebih lama akan berdampak terhadap aspek ketahanan pangan di dalam negeri?TALK: Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang juga Rektor Perbanas Institute, Prof. Hermanto Siregar
Bagaimana bursa saham pada hari ini menyusul serangan AS dan Israel ke Iran? Informasi selengkapnya, kita bergabung dengan rekan Insan Suardi dari Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Hingga Sabtu kemarin, KBRI Teheran memastikan seluruh Warga Negara Indonesia di Iran dalam kondisi aman. Sebanyak 329 WNI telah melapor dan tercatat secara resmi. Lalu, bagaimana perkembangan situasi terkini di tengah dinamika kawasan? Kami berbincang langsung dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran merangkap Turkmenistan, Rolliansyah Soemirat.
Presiden Republik Indonesia pernah menyebut bahwa serangan terhadap Iran berpotensi memicu perang dunia ketiga. Pernyataan itu dulu mungkin terdengar berlebihan bagi sebagian orang. Namun hari ini, dunia melihat betapa eskalasi bisa terjadi dalam hitungan jam di kawasan Timur Tengah. Bagi Indonesia, perang ini adalah alarm keras. Ketahanan dalam negeri bukan lagi slogan. Ia menjadi kebutuhan mendesak. Ketika dunia tidak stabil, negara harus berdiri di atas kaki sendiri. Bagaimana persiapan Indonesia menghadapi situasi ini?TALK :: Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro
Ruslan ikut merayakan ulang tahun adik temannya di sebuah pulau. Awalnya hanya bermain di tepi pantai dan mendirikan tenda, hingga mereka nekat menerobos area terlarang. Sejak itu, suasana berubah mencekam, dan perjalanan pulang berakhir nahas di tengah laut.Apa yang sebenarnya terjadi di pulau itu, dan rahasia apa yang tersembunyi di balik area terlarang tersebut?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Anggi dan ibunya yang berniat untuk membuka bisnis kuliner ternyata membuahkan hasil yang bagus. Dagangan ibunya sangat diminati oleh para pembelinya, bahkan tak jarang semua menu habis terjual saat jam makan siang. Tapi kesuksesan tersebut mengundang iri dari orang terdekat dan berujung pada teror teror yang dirasakan keluarga Anggi selama bertahun-tahun.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Di antara kita pasti banyak dijumpai orang yang menjengkelkan dan mereka dirasa sulit untuk menerima kasih. Bagaimana caranya kita dapat mengasihi orang-orang sulit tersebut? Pertama. Berdoalah untuk diri sendiri terlebih dahulu, supaya kita dapat memiliki sikap yang benar sebelum berdoa untuk perubahan mereka. Kedua. Berdoalah supaya kita dapat mengetahui kesalahan diri sendiri terlebih dahulu, sehingga kita dapat menjadi lebih sabar terhadap kelemahan sesama. Ketiga. Berdoalah untuk orang yang menjengkelkan, tetapi jangan berdoa hanya supaya mereka tidak lagi mempersulit hidup kita. Berdoalah supaya mereka dapat menjadi pribadi yang Tuhan inginkan. Keempat. Berdoa dan mintalah pada Tuhan, discerning of spirits / karunia untuk membedakan bermacam-macam roh (1 Korintus 12:10). Kelima. Berdoalah supaya kita dimampukan Tuhan untuk dapat mengampuni sesama, berkali-kali. Marilah kita menjadi seorang problem solver, yang dimampukan Tuhan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan juga dapat mengalirkan kasih-Nya pada sesama. Mereka tidak membutuhkan fasihnya lidah perkataan kita, tetapi membutuhkan tulusnya kasih kita. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Loving Difficult People.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 22 Februari 2026.
Via menikah dan tinggal di rumah keluarga suaminya. Sejak ayah mertua jatuh sakit dengan berbagai kejanggalan. Suasana rumah perlahan berubah, mulai dari pertengkaran hingga tragedi beruntun yang menelan korban jiwa.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Kita lahir dan dibesarkan di atas tanah yang tak terhingga kekayaannya, namun ironisnya, kita sering kali tumbuh dengan mimpi yang dikurung dalam sangkar ketakutan. Sejak kecil, telinga kita terlalu akrab dengan pepatah yang bermaksud baik, namun diam-diam membelenggu: "Jangan bermimpi terlalu tinggi, nanti kalau jatuh sakit." atau "Syukuri saja apa yang ada, tidak usah muluk-muluk." Tanpa sadar, narasi-narasi kompromistis ini membangun sebuah langit-langit kaca di kepala kita. Kita menjadi generasi yang ahli dalam merunduk, bermain aman, dan puas menjadi sekrup kecil dalam mesin raksasa ciptaan orang lain. Kita diajarkan untuk bertahan hidup, bukan untuk mengubah dunia. Namun, mari kita berhenti sejenak dan menatap cakrawala. Dunia sedang berlari dengan kecepatan eksponensial. Jika kaum muda Indonesia hari ini hanya berani bermimpi sebatas "mendapat pekerjaan yang aman" atau "lulus dengan IPK tinggi", lalu siapa yang akan memimpin bangsa ini menavigasi badai masa depan? Siapa yang akan menyelesaikan krisis iklim, ketimpangan ekonomi, dan membangun teknologi yang memanusiakan manusia di negeri ini? Inilah saatnya kita memeluk satu mentalitas radikal: Big Thinking, atau Berpikir Besar. Berpikir besar bukanlah tentang kesombongan, arogansi, atau ambisi buta untuk menumpuk harta pribadi. Bagi pemuda Indonesia, Big Thinking adalah sebuah bentuk tanggung jawab moral. Ini adalah keberanian untuk melihat masalah raksasa di sekitar kita—mulai dari petani yang terjebak tengkulak, sistem pendidikan yang tertinggal, hingga tumpukan sampah plastik di lautan kita—dan berkata dengan lantang, "Saya bisa menciptakan solusinya." Berpikir besar berarti menolak untuk mendaur ulang solusi masa lalu. Saat orang lain berpikir bagaimana membuat sesuatu 10% lebih baik, pemikir besar bertanya, "Bagaimana saya bisa membuatnya 10 kali lipat lebih berdampak?"Mereka tidak sekadar mencari perahu yang lebih baik untuk mengarungi lautan; mereka berpikir bagaimana cara membangun jembatan yang membelah samudra. Tentu saja, memilih jalan Big Thinking adalah memilih jalan yang sunyi dan penuh cibiran. Akan ada ribuan suara, mungkin dari orang-orang terdekat, yang menyuruhmu untuk kembali membumi dan realistis. Kamu akan dihadapkan pada ketakutan terbesarmu: kegagalan. Namun, ketahuilah ini: Kegagalan terbesar bukanlah ketika mimpimu yang setinggi langit itu meleset. Kegagalan paling tragis adalah ketika mimpimu terlalu rendah, dan kamu berhasil mencapainya. Kamu merayakan kemenangan kecil di zona nyaman, sementara potensimu yang sesungguhnya terkubur bersama waktu. Menjelang Visi Indonesia Emas 2045, bangsa ini tidak butuh pemuda yang manja dan penakut. Bangsa ini merindukan para pendobrak. Kita butuh anak-anak muda dari ujung Sumatera hingga Papua yang berani menantang gravitasi kemustahilan. Kita butuh seniman yang karyanya mengguncang dunia, insinyur yang membangun teknologi pelopor, dan wirausahawan yang solusinya mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Jangan tunggu izin dari siapa pun untuk menjadi besar. Mulailah dari kamarmu, dari meja kosmu, dari diskusi di warung kopi. Pertanyakan segala hal yang dianggap "sudah dari sananya begitu". Bongkar asumsi, perluas wawasanmu melampaui batas negara, dan bertemanlah dengan ide-ide gila. Hari ini, kanvas sejarah sedang dibentangkan di hadapanmu. Kamu bisa memilih untuk melukisnya dengan coretan keraguan yang pudar dan aman. Atau, kamu bisa mengambil kuas paling berani, mencelupkannya dalam warna-warna terang inovasi dan keberanian, lalu melukiskan sebuah mahakarya yang akan diingat oleh generasi setelahmu. Langit-langit kaca itu sebenarnya tidak pernah ada. Ia hanya ilusi yang menunggu untuk dihancurkan oleh mereka yang berani berpikir besar. Pertanyaannya sekarang: Beranikan kamu menjadi salah satu dari mereka? Bangkitlah, Pemuda Indonesia. Dunia sedang menunggu gagasan besarmu.
Dalam sepekan terakhir, Indonesia secara konsisten melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya menciptakan perdamaian di Gaza, Palestina. Usai menghadiri rapat perdana atau KTT Board of Peace (BoP), Presiden Prabowo terbang ke Yordania, untuk memperkuat kerja sama menangani krisis kemanusiaan Gaza dan Tepi Barat. Bagaimana melihat peran Indonesia, dalam panggung diplomasi global? Talk bersama Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi.
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor perbankan saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Owen Tjandra, Research Associate Sector - Banks & Auto CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #131 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
If you've spent any time in Australia, you've probably noticed how relaxed the style is. You might notice activewear, surf brands and casual clothes everywhere. But there's another side to Australian fashion. Aboriginal and Torres Strait Islander designers have been creating clothes and accessories for thousands of years — and that work is very much alive today. You'll see it on runways, in global fashion campaigns and in everyday clothing. Find out what makes First Nations fashion different, how it connects to the environment and what you should be aware of if you want to wear it. - Jika Anda pernah menghabiskan waktu di Australia, Anda mungkin memperhatikan betapa santainya gaya itu. Anda mungkin memperhatikan pakaian aktif, merek selancar, dan pakaian kasual di mana-mana. Tapi ada sisi lain dari mode Australia. Desainer Aborigin dan Torres Strait Islander telah menciptakan pakaian dan aksesori selama ribuan tahun - dan karya itu sangat hidup saat ini. Anda akan melihatnya di landasan pacu, dalam kampanye mode global, dan pakaian sehari-hari. Cari tahu apa yang membuat mode First Nations berbeda, bagaimana itu terhubung dengan lingkungan dan apa yang harus Anda ketahui jika Anda ingin memakainya.
Orang yang telah menerima pembebasan dari Tuhan pasti berapi-api dalam ketaatan kepada-Nya. Namun tidak sedikit yang ketaatannya mulai pudar ketika diperhadapkan dengan waktu, masalah, dan kondisi yang lain. Bagaimana kali ini kita belajar dari ketaatan orang-orang yang dipilih Tuhan menerima akibat ketidaktaatan mereka? Bagaimana kita mengerti arti taat sampai mati dari orang-orang yang mengikuti perintah Tuhan sampai waktu menutup mata? Bagaimana kesalahan mereka pun dituliskan sehingga kita dapat taat kepada Tuhan senantiasa?Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 22 Februari 2026.Kirim pesan
Bismillah,Sering Dihina, Bagaimana Percaya Diri Lagi? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 05
Situasi keamanan di negara bagian Jalisco, Meksiko, dilaporkan mencekam menyusul tewasnya pimpinan kartel narkoba Cartel de Jalisco Nueva Generation (CJNG) Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam baku tembak dengan militer. Kementerian Luar Negeri RI mencatat sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) tinggal di wilayah tersebut dan memastikan seluruhnya dalam kondisi aman, sembari mengimbau WNI agar tetap waspada dan terus menjalin komunikasi dengan perwakilan RI setempat. Bagaimana pemantauan dan koordinasi Kemlu dengan KBRI serta otoritas setempat dalam memantau situasi keamanan WNI? Talk: Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia diprediksi akan melanjutkan penguatan pada hari ini. Informasi selengkapnya, kita bergabung dengan rekan Insan Suardi dari Bursa Efek Indonesia Jakarta.
Arini Suryokusumo Alliod, an Indonesian living in Sydney with her French husband, shares what it is like to raise two children across three languages: Indonesian, French and English, and why the mother tongue remains a priority in the midst of life abroad. - Arini Suryokusumo Alliod, diaspora Indonesia yang tinggal di Sydney bersama suaminya yang berkebangsaan Prancis, berbagi cerita tentang bagaimana ia membesarkan dua anaknya dengan tiga bahasa sekaligus — Indonesia, Prancis, dan Inggris — dan mengapa bahasa ibu tetap menjadi prioritas di tengah kehidupan di perantauan.
Di episode sebelumnya, Opik yang telah menghabisi nyawa istrinya dan menjadi buronan selama 7 bulan akhirnya mulai menjalani masa tahanan.Selama masa tahanan tersebut, arwah sang istri ternyata masih juga meneror dirinya dan menjadi lebih ekstrim hingga ia harus dipindahkan ke dalam sel khusus.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Pemerintah memastikan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berproses sesuai mekanisme yang telah disepakati, meskipun terdapat putusan terbaru dari Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Trump. Sebelumnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menandatangani kesepakatan perjanjian kerjasama perdagangan dengan tarif sebesar 19 persen. Sedangkan produk-produk asal AS menurut Trump, tidak akan dikenakan tarif apapun atau nol persen saat masuk ke Indonesia. Putusan ini menuai kontroversi di dalam negeri. Bagaimana mencermati hal ini dan apakah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Trump, menguntungkan Indonesia? Talk bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.
Bismillah,Saudaraku,Manusia itu hakekatnya menyukai uang dan harta. Ada potensi pelit dan tamak di setiap kita. Bagaimana kita bisa mengatasinya? Mari kita simak cuplikan Kajian Rutin Tadzkiratus saami' yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah dengan judul “240. Hubungan antara sifat Dermawan & Sabar” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
With the Lunar New Year entering the Year of the Fire Horse, how do people born in the Year of the Horse view their fortunes for this year? - Dengan Tahun Baru Imlek memasuki Tahun Kuda Api, bagaimana mereka yang lahir di Tahun Kuda memandang peruntungan mereka untuk tahun ini?
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).
Australia's hot, dry climate and unique landscapes make it one of the most bushfire-prone countries in the world. As climate change drives higher temperatures and drier conditions, we can expect more frequent and more intense bushfires in the future. But once the fire is out, how do you return home safely, find support, and look after yourself? - Iklim Australia yang panas, kering, dan bentang alam yang unik menjadikannya salah satu negara yang paling rawan kebakaran hutan di dunia. Karena perubahan iklim mendorong suhu yang lebih tinggi dan kondisi yang lebih kering, kita dapat mengharapkan kebakaran hutan yang lebih sering dan lebih intens di masa depan. Tapi begitu api padam, bagaimana Anda kembali ke rumah dengan selamat, mencari dukungan, dan menjaga diri sendiri?
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Februari 2026Bacaan: "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (Matius 7:1)Renungan: Suatu hari, di kereta api ada seorang anak gadis duduk di samping ibunya. Di dalam kereta, gadis itu memandang keluar jendela, dan tak henti-hentinya menyebut hal-hal yang ia lihat di sepanjang perjalanan dengan antusias. "Ma lihat, pohon-pohon itu. Wah, sawahnya benar-benar bagus ! Sungainya indah!" Di depan mereka duduk sepasang anak muda. Keduanya melihatnya dengan tatapan heran. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan anak gadis itu tampak begitu kekanak-kanakan dan berlebihan. Karena gadis tersebut terus saja menyebut hal-hal yang ia lihat, akhirnya salah satu dari anak muda itu mulai tidak tahan dan mengeluh kepada sang ibu. "Kenapa sih anak ibu lebay, sekali ? Masak, sungai, pohon, saja dibilang bagus? Norak! Kayak ga pernah lihat aja sebelumnya!" Si anak terdiam. Ibunya langsung menjawab, "Ya, anak saya ini memang sudah lama sekali tidak melihat hal-hal seperti ini. Beberapa tahun ini, matanya mengalami kebutaan, dan baru hari ini, setelah dioperasi seminggu yang lalu, penglihatannya kembali normal." Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar juga bersikap demikian? Ketika melihat ada teman yang begitu bersemangat karena doanya dijawab, mungkin ada yang menilai bahwa ia berlebihan. Padahal, orang tidak tahu, berapa lama ia sudah menanti untuk jawaban doa itu. Saat pemilik Facebook, Mark Zuckerberg menikah dengan wanita yang parasnya biasa saja, banyak orang menilai bahwa pilihannya kurang tepat. Padahal, mereka tidak tahu dengan keadaan yang sebenarnya. Ya, orang hanya bisa menilai dari luar, cuma memerhatikan yang di permukaan saja. Mari kita belajar untuk tidak cepat menghakimi. Apa yang kita nilai benar, baik, salah, keliru atau tidak baik kadang-kadang faktanya tidak seperti yang kita pikirkan. Oleh sebab itu, berhati-hatilah sebelum bicara. Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai. Jika kita melakukannya, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar tidak mudah menghakimi orang lain, karena apa yang kupikirkan belum tentu sama dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Amin. (Dod).
Episod 9 Kena Soal menampilkan gandingan host Zaidel, Luqman Hariz, dan Ibrahim Sani yang membincangkan pelbagai isu semasa, termasuk pilihan raya DBKL, isu pemansuhan AUKU, prestasi ringgit yang semakin mengukuh, serta pendedahan berkaitan fail Epstein.PILIHAN RAYA DBKL•syahazzly — Kenapa Datuk Bandar KL tidak dipilih secara undi seperti New York, London dan lain-lain? •qiuril — Mengapa Dr Akmal menolak cadangan pilihan raya Datuk Bandar KL?AUKU•sylthegreat._ — Bahas isu AUKU. •arif_radzwan — Pandangan KS mengenai AUKU: mansuh atau hanya perlu dipinda? •scopethelegend — AUKU: mansuh sepenuhnya atau reform sahaja?RINGGIT NAIK •jx_kek — Kesan ringgit semakin kuat. Bagaimana rakyat biasa boleh dapat manfaat? •docaptr — Nilai MYR vs USD makin baik — boleh jadi petunjuk kejayaan PMX? •backpacker_travelog — Adakah ringgit kuat mengurangkan eksport negara? •rjnobody — Patutkah kita bimbang data center investment melihat kadar USD yang makin buruk? •nazhan87 — Keluaran RM naik cepat terutama dengan USD — baik atau buruk untuk negara?FAIL EPSTEIN •rahmanjunaidi — Epstein file, please ulas. •aiymi.njzm — Kes fail Epstein yang didedahkan kepada umum — pandangan KS? •maarufi23 — Epstein file: beberapa nama PMX disebut — apa pandangan KS? •redzuanm — Epstein Files: impak pada US, DOJ & kredibiliti. Patutkah ada pendakwaan? •hafizhuffaz_ — Epstein filesssss. •mhhbht — Cuba bincangkan tentang Epstein Files.
Did you know that IVF is not the first, but in fact the last step in a sequence of fertility treatments? In Vitro Fertilisation is regulated by state and territory laws. It can also be expensive and emotionally challenging. Here's what to expect when aiming to start a pregnancy with IVF in Australia. - Tahukah Anda bahwa IVF bukan yang pertama, tetapi sebenarnya langkah terakhir dalam urutan perawatan kesuburan? Pemupukan in Vitro diatur oleh undang-undang negara bagian dan teritori. Ini juga bisa mahal dan menantang secara emosional. Inilah yang diharapkan ketika bertujuan untuk memulai kehamilan dengan IVF di Australia.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Februari 2026Bacaan: "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25)Renungan: Kita tentu tidak mau hidup bersama seorang pembunuh, bukan? Akan tetapi, sadarkah bahwa kita sering kali hidup nyaman bersama pembunuh yang kejam? Pembunuh itu bernama kemalasan. Apa yang dibunuhnya? Semua kemungkinan kita untuk mencapai keberhasilan. Meskipun kita memiliki pelbagai faktor yang dibutuhkan untuk berhasil tetapi bila kita malas maka keberhasilan tidak akan menghampiri diri kita. Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah hidup dalam kemalasan? Amsal memberikan empat karakteristik orang yang malas. Pertama, si pemalas selalu menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk membenarkan kemalasannya. Kedua, si pemalas suka menunda suatu pekerjaan. Ketiga, si pemalas terbiasa tidak menyelesaikan tugas yang sudah dimulainya. Terakhir, si pemalas sering merasa diri paling benar dibandingkan orang lain. Berdasarkan panduan dari Amsal ini, marilah kita memeriksa diri dengan teliti dan jujur. Apakah kita sudah bersahabat dan bahkan dikuasai oleh kemalasan? Bertobatlah dari kemalasan sebelum kita menyesal karena sudah membuang banyak kesempatan berharga untuk berhasil tanpa bisa memperolehnya kembali. Jangan lupa, kemalasan juga adalah dosa yang dibenci oleh Tuhan karena kita tidak mengembangkan potensi yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerajinan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga apapun yang aku lakukan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 29 Januari 2026Bacaan: "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." (Matius 1:21)Renungan: Bagaimanakah reaksi kita seandainya Allah hendak memberikan seorang bayi yang spesial dalam hidup kita, dengan pesan bahwa kelak anak tersebut akan menjadi gubernur atau presiden di Indonesia? Tentulah pesan tersebut sangat menggembirakan, meski sebenarnya juga dapat mendatangkan pertanyaan besar: Bagaimana dapat membesarkan anak ini dan memastikan dia agar kelak menjadi gubernur atau presiden? Bagaimana jika nanti yang terjadi tidak seperti itu? Yusuf mungkin menghadapi dilema serupa saat mendengar bahwa anak yang sedang dikandung oleh Maria, yang harus diberinya nama "Yesus" kelak akan menjadi penyelamat umat Allah dari dosa mereka. Namun, syukurlah Allah tidak membiarkan Yusuf berada dalam kebingungan, dengan menyatakan bahwa kelak anak yang akan segera hadir itu akan disebut juga "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. Inilah yang kelak akan menjadi penentu kehidupan Yesus di dunia ini, sampai la menggenapi rencana Bapa di surga dengan berkorban di kayu salib, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Bagi kita para orang tua, kita meyakini bahwa Allah punya rencana bagi anak yang Allah berikan kepada kita. Tentu kita harus melakukan bagian tugas kita sebagai orang tua dengan sebaik mungkin. Namun, jangan pernah lupakan faktor kunci yang membuat rencana dan kehendak Allah digenapi dalam hidupnya, yaitu penyertaan Allah. Perkara yang sama dapat terjadi dalam bidang kehidupan lainnya, karena jika Allah menyertai, maka kehendak-Nya pasti digenapi atas kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sertailah keluargaku selalu, agar kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).
Ammar Roesad won a bronze medal at the Australian Open Short Track Championships. How did this 12-year-old athlete manage to shine in a winter sport that may not be popular among the diaspora in Australia? - Ammar Roesad berhasil meraih medali perunggu di Australian Open Short Track Championship. Bagaimana atlet berusia 12 tahun ini berhasil bersinar di olahraga musim dingin yang mungkin tidak populer di kalangan diaspora di Australia?
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Mengupas cerita di balik layar Danantara langsung bersama sang CIO, Pandu SjahrirPercakapan yang diramu untuk menjawab rasa penasaran kita semua: Apa sebenernya yang dilakukan Danantara? Mengapa penting? Bagaimana ejawantah ide dan gagasan yang dibawa? Siapa saja orang-orang di baliknya?#Endgame #GitaWirjawan #PanduSjahrirTopik selengkapnya:00:00 - Intro01:08 - Masuk ke ‘kampus militer'-nya ekonomi05:36 - Pentingya berjejaring08:35 - 5 nilai yang diajarkan orang tua Pandu13:31 - Danantara17:28 - Yang dicari dari investasi23:05 - Passion Pandu sesungguhnya: Pendidikan dan Guru27:06 - Patahkan mitos tentang Danantara38:27 - Korupsi43:19 - Ketahanan Pangan46:51 - Ketahanan Energi54:02 - Kenapa investasi asing itu penting1:04:46 - Harus lihat 50—100 tahun ke depan1:11:25 - Narasi dari Asia Tenggara1:17:03 - Waste to Energy------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/Ss6ud71pmvQ?si=4fgqA2LlfICPLpArhttps://youtu.be/lpQrUTWXHZU?si=1gpeWZBUH6lydFeYhttps://youtu.be/Ne6hcWoWzDo?si=bvlj1YiMlSWqDL-g------------------
Pembawa Renungan : Christian Aditya Tangerang Mrk. 1:40-45.