POPULARITY
Categories
If you've spent any time in Australia, you've probably noticed how relaxed the style is. You might notice activewear, surf brands and casual clothes everywhere. But there's another side to Australian fashion. Aboriginal and Torres Strait Islander designers have been creating clothes and accessories for thousands of years — and that work is very much alive today. You'll see it on runways, in global fashion campaigns and in everyday clothing. Find out what makes First Nations fashion different, how it connects to the environment and what you should be aware of if you want to wear it. - Jika Anda pernah menghabiskan waktu di Australia, Anda mungkin memperhatikan betapa santainya gaya itu. Anda mungkin memperhatikan pakaian aktif, merek selancar, dan pakaian kasual di mana-mana. Tapi ada sisi lain dari mode Australia. Desainer Aborigin dan Torres Strait Islander telah menciptakan pakaian dan aksesori selama ribuan tahun - dan karya itu sangat hidup saat ini. Anda akan melihatnya di landasan pacu, dalam kampanye mode global, dan pakaian sehari-hari. Cari tahu apa yang membuat mode First Nations berbeda, bagaimana itu terhubung dengan lingkungan dan apa yang harus Anda ketahui jika Anda ingin memakainya.
Orang yang telah menerima pembebasan dari Tuhan pasti berapi-api dalam ketaatan kepada-Nya. Namun tidak sedikit yang ketaatannya mulai pudar ketika diperhadapkan dengan waktu, masalah, dan kondisi yang lain. Bagaimana kali ini kita belajar dari ketaatan orang-orang yang dipilih Tuhan menerima akibat ketidaktaatan mereka? Bagaimana kita mengerti arti taat sampai mati dari orang-orang yang mengikuti perintah Tuhan sampai waktu menutup mata? Bagaimana kesalahan mereka pun dituliskan sehingga kita dapat taat kepada Tuhan senantiasa?Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 22 Februari 2026.Kirim pesan
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia diprediksi akan melanjutkan penguatan pada hari ini. Informasi selengkapnya, kita bergabung dengan rekan Insan Suardi dari Bursa Efek Indonesia Jakarta.
Situasi keamanan di negara bagian Jalisco, Meksiko, dilaporkan mencekam menyusul tewasnya pimpinan kartel narkoba Cartel de Jalisco Nueva Generation (CJNG) Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam baku tembak dengan militer. Kementerian Luar Negeri RI mencatat sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) tinggal di wilayah tersebut dan memastikan seluruhnya dalam kondisi aman, sembari mengimbau WNI agar tetap waspada dan terus menjalin komunikasi dengan perwakilan RI setempat. Bagaimana pemantauan dan koordinasi Kemlu dengan KBRI serta otoritas setempat dalam memantau situasi keamanan WNI? Talk: Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela
Arini Suryokusumo Alliod, an Indonesian living in Sydney with her French husband, shares what it is like to raise two children across three languages: Indonesian, French and English, and why the mother tongue remains a priority in the midst of life abroad. - Arini Suryokusumo Alliod, diaspora Indonesia yang tinggal di Sydney bersama suaminya yang berkebangsaan Prancis, berbagi cerita tentang bagaimana ia membesarkan dua anaknya dengan tiga bahasa sekaligus — Indonesia, Prancis, dan Inggris — dan mengapa bahasa ibu tetap menjadi prioritas di tengah kehidupan di perantauan.
Di episode sebelumnya, Opik yang telah menghabisi nyawa istrinya dan menjadi buronan selama 7 bulan akhirnya mulai menjalani masa tahanan.Selama masa tahanan tersebut, arwah sang istri ternyata masih juga meneror dirinya dan menjadi lebih ekstrim hingga ia harus dipindahkan ke dalam sel khusus.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Pemerintah memastikan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berproses sesuai mekanisme yang telah disepakati, meskipun terdapat putusan terbaru dari Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Trump. Sebelumnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menandatangani kesepakatan perjanjian kerjasama perdagangan dengan tarif sebesar 19 persen. Sedangkan produk-produk asal AS menurut Trump, tidak akan dikenakan tarif apapun atau nol persen saat masuk ke Indonesia. Putusan ini menuai kontroversi di dalam negeri. Bagaimana mencermati hal ini dan apakah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Trump, menguntungkan Indonesia? Talk bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.
Bismillah,Saudaraku,Manusia itu hakekatnya menyukai uang dan harta. Ada potensi pelit dan tamak di setiap kita. Bagaimana kita bisa mengatasinya? Mari kita simak cuplikan Kajian Rutin Tadzkiratus saami' yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah dengan judul “240. Hubungan antara sifat Dermawan & Sabar” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
Simak pembahasannya bersama narasumber:1. Pakar Hukum Tata Negara dari STIH IBLAM, Radian Syam2. Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Opik pertama kali mengenal istrinya saat ia sedang mengamen pada sebuah bus. Dari pertemuan itu ia dan istrinya memutuskan untuk lanjut ke jenjang pernikahan. Pernikahan berjalan mulus selama bertahun tahun hingga mereka memiliki anak. Namun sebuah tragedi terjadi sampai merenggut nyawa istrinya dan membuat Opik menjadi buronan selama 7 bulan.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Siapa yang tak kenal Meriam Bellina, Di balik karakter kuat dan sering disebut “antagonis”, ada perjalanan hidup yang penuh perjuangan dan nilai keluarga yang begitu dalam. masa kecilnya yang sudah bekerja sejak usia 10 tahun, Dari masa kecil sebagai loper koran, menghadapi kerasnya kehidupan, hingga ditempa oleh berbagai pengalaman yang membentuknya menjadi sosok tangguh seperti sekarang.Hidup tidak selalu ramah, tetapi justru dari situlah lahir prinsip yang ia pegang teguh: tidak hidup untuk menyenangkan semua orang, melainkan untuk bertanggung jawab atas pilihan sendiri.Bagaimana cerita selengkapnya?Simak Selengkapnya
Pemerintah diprotes habis-habisan karena menonaktifkan 13,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Seperti yang sudah-sudah, protes harus sampai viral dulu, baru pemerintah bergerak membenahi. Kepesertaan belasan juta warga itu akhirnya direaktivasi, tak lupa dengan memberi dalih soal pemutakhiran data nasional oleh Kementerian Sosial.Dampak buruk kekacauan ini ditanggung warga miskin yang harusnya dilindungi negara, dibayar lewat kepanikan ratusan pasien gagal ginjal yang tak dapat mengakses layanan cuci darah. Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) menemukan setidaknya 150 kasus di berbagai daerah seperti Banten, Bekasi, Cirebon, Yogyakarta, Aceh, Kendari hingga Papua. Tercatat ada 200 ribu lebih pasien cuci darah berdasarkan data Kementerian Kesehatan, mayoritas bergantung pada skema PBI.Dampak nyata serupa juga dialami warga miskin lain yang sedang berjuang melawan penyakit-penyakit berat berbiaya mahal. Kasus tersebut seolah menguatkan pernyataan miris bahwa orang miskin dilarang sakit.Apa yang salah dari kasus BPJS kali ini? Mengapa persoalan klasik seperti pendataan tak kunjung ketemu solusi? Bagaimana mengurainya?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Sekjen Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Peter Petrus Hariyanto dan Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar.
Pesawat yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dikabarkan jatuh di kawasan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Peristiwa tersebut berlangsung siang tadi, dan belum diketahui penyebab dari jatuhnya pesawat. Tim SAR gabungan sendiri telah diturunkan untuk mencari pilot dari pesawat tersebut. Bagaimana perkembangannya? TALK :: Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril
Bagaimana orang percaya memandang Imlek dalam terang kebenaran Firman Tuhan? Imlek dapat dimaknai sebagai momen refleksi dan pembaruan. Dalam kebenaran Firman Tuhan, pembaruan sejati bukan hanya perubahan lahiriah, melainkan pembaruan hati dan hidup yang semakin selaras dengan kehendak-Nya.Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Ps. Yung Susilo hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).www.youtube.com/@JakartaCityBlessing
Jelang der klassiker, Dortmund masih dalam mode tancap gas. Namun sedikit terganggu dengan krisis di lini belakang, walaupun muncul sosok muda Luca Reggiani. Sementara itu di kubu Bayern, Neuer juga harus absen. Bagaimana kesiapan kedua tim ini? Selain itu kami juga membahas kiper-kiper jerman, setelah Neuer memastikan tidak akan kembali dari pensiun
With the Lunar New Year entering the Year of the Fire Horse, how do people born in the Year of the Horse view their fortunes for this year? - Dengan Tahun Baru Imlek memasuki Tahun Kuda Api, bagaimana mereka yang lahir di Tahun Kuda memandang peruntungan mereka untuk tahun ini?
Bismillah,Saudaraku, Bagaimana cara berfikir yang benar tentang perjuangan meraih cita-cita dunia, khususnya dalam mengelola harta? Mari kita simak cuplikan dari Kajian Rutin Tadzkiratus saami' yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri dengan judul “238. SUKA KEBABLASAN” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
Fey menceritakan saat ia masih tinggal di komplek perumahannya, pernah ada kejadian yang membuat warga sekitar gempar setelah adanya salah satu tetangga yang meninggal. Selama 40 hari tidak boleh keluar diatas jam 9 malam, kira kira apa yang terjadi jika fey melanggar hal tersebut?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Kasus bunuh diri anak di Indonesia kian menjadi sorotan. Dalam siaran Radio (15/02/2026), psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, dr. Ida Rohmawati, menjelaskan bahwa tindakan bunuh diri tidak terjadi secara mendadak. Ada tahapan psikologis yang dilalui, mulai dari ambivalensi, rigiditas berpikir, hingga impulsivitas yang dipicu oleh faktor tertentu.Bagaimana anak memahami konsep kematian? Apa saja faktor predisposisi dan pencetusnya? Seberapa besar peran keluarga, pola asuh, lingkungan sosial, hingga kondisi ekonomi dalam membentuk kerentanan mental anak?Simak pembahasan lengkap mengenai kesehatan mental anak, tanda-tanda perubahan perilaku yang perlu diwaspadai, serta pentingnya ruang diskusi dan literasi pola asuh di tengah tantangan zaman.
Generasi sandwich adalah sebutan untuk orang dewasa yang harus menanggung kebutuhan ekonomi diri sendiri, keluarga inti, dan orang tua.Dalam sebuah survey Sun Life disebutkan 90 persen pekerja di Indonesia mengaku terjebak dalam fenomena sandwich generation atau tekanan finansial tersebut.Kondisi beban finansial ganda ini secara signifikan memengaruhi ekspektasi masa tua para pekerja, beberapa terpaksa menurunkan standar gaya hidup saat pensiun, yang lain memilih untuk menunda masa pensiun atau memperkirakan akan tetap bekerja setelah memasuki usia non-produktif.Bagaimana mengatasi tekanan finansial para pekerja Indonesia yang menurut survei 90 persen adalah sandwich generation?Bersama Narasumber:1. Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat2. Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Bismillah,2007. AKU INGIN MENCINTAI AYAH, HARUS BAGAIMANARiyaadhush ShaalihiinTanya JawabUstadz Muhammad Nuzul Dzikri
Rendy menceritakan tentang pabrik kapuknya, yang sering mengalami banyak kejadian yang menimpa karyawannya setiap tahunnya. Kira kira sebenarnya ada apa di pabrik tersebut?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
#DiskusiInteraktif Jalan berlubang sudah menelan korban, Bagaimana menuntut penyelenggara jalan agar tidak terjadi pembiaran?[TALK] Pakar Transportasi, yang juga mantan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Dr Iskandar Abubakar&Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch, Edison Siahaan
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).
Insiden penembakan menimpa pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Air Aviation di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu kemarin. Dalam peristiwa tersebut, pilot dan co-pilot dilaporkan meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan diri, sementara 13 penumpang lainnya berhasil selamat. Bagaimana kondisi terkini di lokasi kejadian? Sejauh mana penanganan aparat keamanan dan situasi keamanan wilayah pasca-insiden?Kami akan membahasnya bersama Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, untuk mendapatkan penjelasan lengkap dan terbaru.
Heboh sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan yang tiba-tiba nonaktif saat akan digunakan di rumah sakit.
Australia's hot, dry climate and unique landscapes make it one of the most bushfire-prone countries in the world. As climate change drives higher temperatures and drier conditions, we can expect more frequent and more intense bushfires in the future. But once the fire is out, how do you return home safely, find support, and look after yourself? - Iklim Australia yang panas, kering, dan bentang alam yang unik menjadikannya salah satu negara yang paling rawan kebakaran hutan di dunia. Karena perubahan iklim mendorong suhu yang lebih tinggi dan kondisi yang lebih kering, kita dapat mengharapkan kebakaran hutan yang lebih sering dan lebih intens di masa depan. Tapi begitu api padam, bagaimana Anda kembali ke rumah dengan selamat, mencari dukungan, dan menjaga diri sendiri?
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Februari 2026Bacaan: "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (Matius 7:1)Renungan: Suatu hari, di kereta api ada seorang anak gadis duduk di samping ibunya. Di dalam kereta, gadis itu memandang keluar jendela, dan tak henti-hentinya menyebut hal-hal yang ia lihat di sepanjang perjalanan dengan antusias. "Ma lihat, pohon-pohon itu. Wah, sawahnya benar-benar bagus ! Sungainya indah!" Di depan mereka duduk sepasang anak muda. Keduanya melihatnya dengan tatapan heran. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan anak gadis itu tampak begitu kekanak-kanakan dan berlebihan. Karena gadis tersebut terus saja menyebut hal-hal yang ia lihat, akhirnya salah satu dari anak muda itu mulai tidak tahan dan mengeluh kepada sang ibu. "Kenapa sih anak ibu lebay, sekali ? Masak, sungai, pohon, saja dibilang bagus? Norak! Kayak ga pernah lihat aja sebelumnya!" Si anak terdiam. Ibunya langsung menjawab, "Ya, anak saya ini memang sudah lama sekali tidak melihat hal-hal seperti ini. Beberapa tahun ini, matanya mengalami kebutaan, dan baru hari ini, setelah dioperasi seminggu yang lalu, penglihatannya kembali normal." Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar juga bersikap demikian? Ketika melihat ada teman yang begitu bersemangat karena doanya dijawab, mungkin ada yang menilai bahwa ia berlebihan. Padahal, orang tidak tahu, berapa lama ia sudah menanti untuk jawaban doa itu. Saat pemilik Facebook, Mark Zuckerberg menikah dengan wanita yang parasnya biasa saja, banyak orang menilai bahwa pilihannya kurang tepat. Padahal, mereka tidak tahu dengan keadaan yang sebenarnya. Ya, orang hanya bisa menilai dari luar, cuma memerhatikan yang di permukaan saja. Mari kita belajar untuk tidak cepat menghakimi. Apa yang kita nilai benar, baik, salah, keliru atau tidak baik kadang-kadang faktanya tidak seperti yang kita pikirkan. Oleh sebab itu, berhati-hatilah sebelum bicara. Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai. Jika kita melakukannya, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar tidak mudah menghakimi orang lain, karena apa yang kupikirkan belum tentu sama dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Amin. (Dod).
Kita sering mendengar bahwa orang beriman adalah mereka yang hidupnya dipimpin Tuhan. Mungkin kita sendiri juga sering mengatakannya. Namun, benarkah dalam setiap langkah, kita mengingat dan menaati pimpinan Tuhan? Bagaimana ketika kita merasa cukup dengan apa yang kita miliki, puas dengan keadaan yang kita alami, apakah kita tetap sadar dan berjaga-jaga apakah kita berpegang pada firman Tuhan? Atau bilamana kita dalam kesusahan dan di padang gurun dunia, adakah firman Tuhan yang pertama kita cari?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 8 Februari 2026.Kirim pesan
Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mulai dibahas Komisi III DPR bersama Badan Keahlian DPR sejak pertengahan Januari lalu. RUU ini masuk prioritas legislasi nasional di 2026.Nasibnya terkatung-katung hampir dua dekade sejak diusulkan pada masa pemerintahan Presiden SBY. Desakan agar rancangan tersebut segera dibahas dan disahkan terus menguat, termasuk saat demo akbar Agustus 2025 lalu. Harapannya bisa menjadi terobosan dalam upaya pemberantasan korupsi.Urgensi ini menilik laporan pemulihan aset Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2020–2024 yang mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Capaian yang sangat kecil dibanding kerugian negara yang pada 2024 saja ditaksir Rp45,7 triliun. Artinya, ada celah besar antara uang yang dirampas koruptor dengan nominal yang kembali ke kas publik.Di sisi lain, banyak catatan atas draf regulasi ini, misalnya, potensi penyalahgunaan wewenang, salah sita, alat represi politik, hingga rentan pelanggaran HAM. Berbagai catatan tersebut berulang kali muncul tanpa arah penyelesaian yang jelas.Mengapa begitu sulit mengegolkan RUU Perampasan Aset? Siapa saja yang bakal dirugikan jika skema perampasan aset disahkan? Apakah RUU ini layak didukung sebagai terobosan baru pemberantasan korupsi? Bagaimana peluangnya disahkan di 2026?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama eks-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang.
Episod 9 Kena Soal menampilkan gandingan host Zaidel, Luqman Hariz, dan Ibrahim Sani yang membincangkan pelbagai isu semasa, termasuk pilihan raya DBKL, isu pemansuhan AUKU, prestasi ringgit yang semakin mengukuh, serta pendedahan berkaitan fail Epstein.PILIHAN RAYA DBKL•syahazzly — Kenapa Datuk Bandar KL tidak dipilih secara undi seperti New York, London dan lain-lain? •qiuril — Mengapa Dr Akmal menolak cadangan pilihan raya Datuk Bandar KL?AUKU•sylthegreat._ — Bahas isu AUKU. •arif_radzwan — Pandangan KS mengenai AUKU: mansuh atau hanya perlu dipinda? •scopethelegend — AUKU: mansuh sepenuhnya atau reform sahaja?RINGGIT NAIK •jx_kek — Kesan ringgit semakin kuat. Bagaimana rakyat biasa boleh dapat manfaat? •docaptr — Nilai MYR vs USD makin baik — boleh jadi petunjuk kejayaan PMX? •backpacker_travelog — Adakah ringgit kuat mengurangkan eksport negara? •rjnobody — Patutkah kita bimbang data center investment melihat kadar USD yang makin buruk? •nazhan87 — Keluaran RM naik cepat terutama dengan USD — baik atau buruk untuk negara?FAIL EPSTEIN •rahmanjunaidi — Epstein file, please ulas. •aiymi.njzm — Kes fail Epstein yang didedahkan kepada umum — pandangan KS? •maarufi23 — Epstein file: beberapa nama PMX disebut — apa pandangan KS? •redzuanm — Epstein Files: impak pada US, DOJ & kredibiliti. Patutkah ada pendakwaan? •hafizhuffaz_ — Epstein filesssss. •mhhbht — Cuba bincangkan tentang Epstein Files.
DPR bersama Pemerintah resmi menyepakati penjaminan layanan kesehatan BPJS PBI selama 3 bulan di masa pemutakhiran data dalam rapat konsultasi lintas sektor hari ini. Pemutakhiran data desil akan dilakukan oleh Kementerian Sosial, Pemerintah Daerah, BPS, dan BPJS Kesehatan. Langkah ini diambil agar alokasi anggaran dalam APBN benar-benar tepat sasaran dan didasarkan pada data yang akurat. Bagaimana nasib peserta BPJS PBI yang tengah berobat, dengan keluarnya keputusan DPR - Pemerintah tsb? Talk dengan Anggota Komisi IX DPR Fraksi Nasdem - Irma Suryani Chaniago.
Sedikitnya 2000 warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman, setelah mengungsi akibat tanah bergerak, sejak Sabtu lalu. Sebagaimana yg beredar di video, fenomena tanah bergerak tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga rusak. Bagaimana menangani fenomena tanah bergerak tersebut? Talk bersama Pakar Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) - Prof Amien Widodo.
Andi merantau ke kota Kalimantan, tanpa mengetahui bahwa ia akan mengalami kejadian kelam. Dari gaji yang tak pernah sesuai, konflik antarpekerja, hingga keputusan nekat meninggalkan pabrik kelapa sawit. Semua berujung pada peristiwa yang memakan korban jiwa.Sebenarnya apa yang terjadi sepanjang perjalanan kabur itu, dan siapa sosok yang mereka temui di dalam hutan?Saksikan kisah lengkapnya!Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Daya beli masyrakat disebut masih terjaga, salah satunya imbas kebijakan bantuan sosial. Data BPS pada Kuartal IV 2025, melaporkan konsumsi rumah tangga meningkat 4,98 persen dan memberikan kontribusi sebesar 53,63 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan IV 2025. Sementara upah riil, pada Agustus 2025 tumbuh sedikit, lebih rendah dibandingkan laju inflasi. Bagaimana sebenarnya kondisi daya beli masyarakat saat ini? Talk bersama Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji.
Kasus OTT KPK di PN Depok disebut berawal dari sengketa lahan milik PT Karabha Digdaya, perusahaan di bawah Kementerian Keuangan. Eksekusi pengosongan lahan itu diduga dipercepat dengan pemberian uang suap Rp850 juta. Perkara ini menyeret pimpinan PN Depok, juru sita, serta pihak perusahaan. Bagaimana penjelasannya? Talk bersama Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Did you know that IVF is not the first, but in fact the last step in a sequence of fertility treatments? In Vitro Fertilisation is regulated by state and territory laws. It can also be expensive and emotionally challenging. Here's what to expect when aiming to start a pregnancy with IVF in Australia. - Tahukah Anda bahwa IVF bukan yang pertama, tetapi sebenarnya langkah terakhir dalam urutan perawatan kesuburan? Pemupukan in Vitro diatur oleh undang-undang negara bagian dan teritori. Ini juga bisa mahal dan menantang secara emosional. Inilah yang diharapkan ketika bertujuan untuk memulai kehamilan dengan IVF di Australia.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Februari 2026Bacaan: "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25)Renungan: Kita tentu tidak mau hidup bersama seorang pembunuh, bukan? Akan tetapi, sadarkah bahwa kita sering kali hidup nyaman bersama pembunuh yang kejam? Pembunuh itu bernama kemalasan. Apa yang dibunuhnya? Semua kemungkinan kita untuk mencapai keberhasilan. Meskipun kita memiliki pelbagai faktor yang dibutuhkan untuk berhasil tetapi bila kita malas maka keberhasilan tidak akan menghampiri diri kita. Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah hidup dalam kemalasan? Amsal memberikan empat karakteristik orang yang malas. Pertama, si pemalas selalu menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk membenarkan kemalasannya. Kedua, si pemalas suka menunda suatu pekerjaan. Ketiga, si pemalas terbiasa tidak menyelesaikan tugas yang sudah dimulainya. Terakhir, si pemalas sering merasa diri paling benar dibandingkan orang lain. Berdasarkan panduan dari Amsal ini, marilah kita memeriksa diri dengan teliti dan jujur. Apakah kita sudah bersahabat dan bahkan dikuasai oleh kemalasan? Bertobatlah dari kemalasan sebelum kita menyesal karena sudah membuang banyak kesempatan berharga untuk berhasil tanpa bisa memperolehnya kembali. Jangan lupa, kemalasan juga adalah dosa yang dibenci oleh Tuhan karena kita tidak mengembangkan potensi yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerajinan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga apapun yang aku lakukan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 29 Januari 2026Bacaan: "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." (Matius 1:21)Renungan: Bagaimanakah reaksi kita seandainya Allah hendak memberikan seorang bayi yang spesial dalam hidup kita, dengan pesan bahwa kelak anak tersebut akan menjadi gubernur atau presiden di Indonesia? Tentulah pesan tersebut sangat menggembirakan, meski sebenarnya juga dapat mendatangkan pertanyaan besar: Bagaimana dapat membesarkan anak ini dan memastikan dia agar kelak menjadi gubernur atau presiden? Bagaimana jika nanti yang terjadi tidak seperti itu? Yusuf mungkin menghadapi dilema serupa saat mendengar bahwa anak yang sedang dikandung oleh Maria, yang harus diberinya nama "Yesus" kelak akan menjadi penyelamat umat Allah dari dosa mereka. Namun, syukurlah Allah tidak membiarkan Yusuf berada dalam kebingungan, dengan menyatakan bahwa kelak anak yang akan segera hadir itu akan disebut juga "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. Inilah yang kelak akan menjadi penentu kehidupan Yesus di dunia ini, sampai la menggenapi rencana Bapa di surga dengan berkorban di kayu salib, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Bagi kita para orang tua, kita meyakini bahwa Allah punya rencana bagi anak yang Allah berikan kepada kita. Tentu kita harus melakukan bagian tugas kita sebagai orang tua dengan sebaik mungkin. Namun, jangan pernah lupakan faktor kunci yang membuat rencana dan kehendak Allah digenapi dalam hidupnya, yaitu penyertaan Allah. Perkara yang sama dapat terjadi dalam bidang kehidupan lainnya, karena jika Allah menyertai, maka kehendak-Nya pasti digenapi atas kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sertailah keluargaku selalu, agar kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).
S20E4 Part 2: Asal Orang SabahPodcast dalam kereta kali ni kami contentkan semasa balik dari podcast di Kinabatangan Sabah... jaraknya 7 jam dari Kota Marudu.Dalam part 1 ini kami cerita : - Dulu apa yang exist di tanah Sabah ni?- Bagaimana peradaban bahasa? siapa cipta bahasa bercakap?- Asal usul orang Sabah- Datuk Kung Tao mengikut kisah Kenny- Stop cakap Indon! bahasakan "indon' itu adalah racist!kenali kami di seluruh social media kami dan dengarkan kami di seluruh podcast platfrom hari ini!#kinabalupodcast #podcastdalamkereta #viralpodcast
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 26 Januari 2026Bacaan: "Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu." (Amsal 27:19)Renungan: Banyak orang berusaha mengetahui karakter seseorang bahkan karakternya sendiri. Mulai dari yang agak ilmiah seperti tes psikologi hingga ke yang berbau mitos (bentuk wajah ini karakternya sabar, tanggal lahir ini punya sifat pendendam, dll). Padahal, sebenarnya melihat karakter asli seseorang itu bukan hal yang sulit. Caranya cukup dengan melihat bagaimana respons sikapnya saat berada dalam tekanan masalah. Sebagai pemimpin, Saul dan Daud pernah menghadapi situasi sulit. Tapi, respons mereka sangat berbeda. Ketika Goliat menantang pasukan Saul, Saul justru membuat sayembara dan bukan memohon pertolongan kepada Tuhan. Tampak bahwa Saul lebih mengandalkan manusia. Kenekadan Saul membakar korban akibat tak sabar menunggu Samuel juga karena ia takut rakyatnya meninggalkannya. Sekali lagi, ia lebih bersandar pada manusia. Berbeda dengan Daud. Saat menghadapi tekanan karena keluarganya dan keluarga pasukannya ditawan musuh, Daud memilih mencari Allah. Dalam masa-masa pelarian dan menghadapi berbagai masalah, kita juga bisa melihat mazmur-mazmurnya yang bukan hanya memohon pertolongan Allah tapi percaya pada-Nya. Bagaimana karakter kita ketika masalah datang? Apakah kita tetap beriman pada-Nya? Apakah kita tetap setia berjalan dalam kebenaran? Ataukah masalah justru membuat kita kecewa dan kemudian memilih menempuh cara-cara dunia? Filsuf Romawi, Marcus Aurellius berkata, "Hal-hal buruk hanya bisa menghancurkanmu ketika hal-hal tersebut sudah menghancurkan karaktermu." Biarlah iman kita selalu lebih besar dari masalah kita, karena kita sendiri punya Tuhan yang jauh lebih hebat dari segala masalah yang kita hadapi. Andalkan Dia saat masalah datang. Berjalanlah dengan kekuatan dari-Nya dan bukan dengan kekuatan sendiri. Ikuti kehendak-Nya dan bukan keinginan sendiri. Biarlah masalah justru membuat kita tekun, tahan uji, dan berpengharapan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah diriku agar dari hari ke hari karakterku semakin serupa dengan-Mu, sehingga walau masalah mendera hidupku aku tetap bersikap penuh kerendahan hati. Amin. (Dod).
Ammar Roesad won a bronze medal at the Australian Open Short Track Championships. How did this 12-year-old athlete manage to shine in a winter sport that may not be popular among the diaspora in Australia? - Ammar Roesad berhasil meraih medali perunggu di Australian Open Short Track Championship. Bagaimana atlet berusia 12 tahun ini berhasil bersinar di olahraga musim dingin yang mungkin tidak populer di kalangan diaspora di Australia?
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Mengupas cerita di balik layar Danantara langsung bersama sang CIO, Pandu SjahrirPercakapan yang diramu untuk menjawab rasa penasaran kita semua: Apa sebenernya yang dilakukan Danantara? Mengapa penting? Bagaimana ejawantah ide dan gagasan yang dibawa? Siapa saja orang-orang di baliknya?#Endgame #GitaWirjawan #PanduSjahrirTopik selengkapnya:00:00 - Intro01:08 - Masuk ke ‘kampus militer'-nya ekonomi05:36 - Pentingya berjejaring08:35 - 5 nilai yang diajarkan orang tua Pandu13:31 - Danantara17:28 - Yang dicari dari investasi23:05 - Passion Pandu sesungguhnya: Pendidikan dan Guru27:06 - Patahkan mitos tentang Danantara38:27 - Korupsi43:19 - Ketahanan Pangan46:51 - Ketahanan Energi54:02 - Kenapa investasi asing itu penting1:04:46 - Harus lihat 50—100 tahun ke depan1:11:25 - Narasi dari Asia Tenggara1:17:03 - Waste to Energy------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/Ss6ud71pmvQ?si=4fgqA2LlfICPLpArhttps://youtu.be/lpQrUTWXHZU?si=1gpeWZBUH6lydFeYhttps://youtu.be/Ne6hcWoWzDo?si=bvlj1YiMlSWqDL-g------------------
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Januari 2026Bacaan: "Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! " (Daniel 6:6)Renungan: Setiap orang pasti memiliki masalah. Kalau seseorang ditanya apa masalahmu saat ini, beragam jawaban diberikan. Kalau kita bertanya pada seorang siswa, biasanya ia menjawab masalahnya seputar pelajaran di sekolah dan teman-temannya. Kalau kita bertanya pada seorang karyawan, biasanya ia menjawab masalahnya seputar keuangan dan pekerjaannya. Kalau kita bertanya pada orang tua, mereka menjawab masalahnya seputar keluarga dan anak. Kalau kita bertanya pada seorang jomblo, masalahnya pasti seputar cinta dan pasangan hidup. Namun, pernahkah kita bertemu orang yang mengalami masalah karena giat berdoa? Mungkin belum pernah, namun ada satu orang yang mengalaminya. Daniel namanya. Daniel mengalami masalah bukan karena berdosa tapi karena berdoa. Aneh, bukan? Bagaimana mungkin melakukan hal yang baik justru kena masalah? Namun itulah proses kehidupan yang harus dialami oleh Daniel. Jika kita mendapat ganjaran atas kesalahan yang kita buat, itu hal yang wajar. Namun jika kita mendapat masalah atas kebaikan yang kita lakukan, tidak semua kita bisa menerima kenyataan itu. Gua singa yang dihadapi Daniel sekaligus menjadi ujian imannya. Hasilnya, kualitas Daniel teruji! Melalui peristiwa itu, raja Darius dan seluruh rakyat Babel membuktikan betapa dahsyat dan luar biasa Allah Daniel! Jika kita sudah melakukan hal baik namun kita justru mendapatkan yang buruk, jangan putus asa. Jangan berburuk sangka. Apalagi kita berpendapat bahwa Tuhan tidak adil. Jangan berpikir bahwa kebaikan yang kita lakukan sia-sia belaka dan tidak menghasilkan apa-apa. Hari ini kita belum tahu, namun suatu saat nanti kita akan melihat rencana Tuhan yang sempurna atas hidup kita. Karena itu, jangan jemu-jemu berbuat baik. Ada waktunya kita menuai dari apa yang kita tabur saat ini. Bahkan, kebaikan yang kita tabur akan dilipatgandakan oleh Tuhan pada saatnya nanti. Bukankah Daniel diangkat menjadi orang penting di kerajaan Babel pada akhirnya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belas kasih-Mu, sehingga aku mampu menjalankan perintah-Mu untuk membagikan kasih-Mu pada sesamaku. Ajarilah aku melakukannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan dari siapapun. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 19 Januari 2026Bacaan: "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan "Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)Renungan: Ketika merayakan ulang tahun, selalu ada momen tiup lilin. Di momen tiup lilin inilah biasanya ada sedikit masalah: bingung cari korek api. Hal ini sering terjadi ketika yang hadir tidak ada yang merokok. Beda cerita kalau perayaan tersebut dihadiri oleh perokok, tentu saja sangat mudah mendapatkan korek api. Kita tidak mungkin bisa memberikan apa yang tidak kita punya. Jika Anda minta korek api kepada saya, jelas saya sulit untuk memberikannya. Bukan karena saya pelit, tapi karena saya memang tidak merokok. Sebaliknya, jika Anda memintanya kepada perokok, dengan mudah Anda mendapatkannya. Mengapa? Karena setiap saat mereka membawanya! Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang menarik pajak lebih dari jumlah yang seharusnya. Suka memeras dan bertindak semena-mena terhadap rakyat. Sulit bagi Zakheus untuk berbuat baik kepada orang lain. Tapi begitu berjumpa dengan Yesus dan mengalami kasih-Nya, tiba-tiba saja Zakheus jadi murah hati. la membagi-bagikan uangnya kepada orang miskin. la mengembalikan uang berkali-kali lipat kepada orang yang telah ia peras. Bagaimana mungkin tiba-tiba Zakheus jadi murah hati? Sebenarnya ini bukan terjadi secara tiba-tiba, sebab sebelumnya Zakheus lebih dulu menerima kemurahan hati Tuhan. la menerima kasih, sebab itu ia bisa memberikan kasih itu kepada orang lain. Kisah tersebut di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan, "Mengapa saya sulit mengasihi? Mengapa saya tidak bisa mengampuni?" Bukan karena kita memiliki watak keras. Bukan karena kita pendendam. Bukan juga karena kesalahan orang tersebut sangatlah besar. Tapi jawabannya adalah karena kita tidak mengalami kasih Allah. Kita tidak mungkin memberi dari sesuatu yang tidak kita punya. Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain selama kita sendiri belum mengalami kasih Tuhan. Kita sulit mengampuni karena kita belum membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Begitu kita mengalami kasih Tuhan, mengasihi dan mengampuni bukan lagi menjadi sebuah kemustahilan, bahkan tidak lagi menjadi hal yang sulit bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang mau mengampuni, mengasihi dan menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).
Saat Banjir dan Hanyut, Pegang Tangan Siapa? Bagaimana Sukacita dan Damai Sejahtera Bersatu?Saat manusia mencari sukacita dan damai sejahtera, pada saat yang sama manusia mengalami musibah demi musibah. Adakah sukacita dan damai sejahtera di bumi? Saat banjir besar yang menghanyutkan kita, apa yang kita pegang? Kepada siapa kita minta pertolongan?Natal Keluarga Besar PAGUYUBAN SOSIAL MARGA TIONGHOA INDONESIA (PSMTI), JAKARTAJumat, 12 Des 2025Thien Thien Lai Chinese Restaurant
From January 5, 2026, eligible families are now guaranteed three days per week of childcare subsidies without having to prove hours worked. How does this policy affect the work decisions and activities of Indonesian mothers in Australia? - Mulai 5 Januari 2026, keluarga yang memenuhi syarat kini dijamin mendapat tiga hari per minggu subsidi penitipan anak tanpa harus membuktikan jam kerja. Bagaimana kebijakan ini mempengaruhi keputusan kerja dan aktivitas para ibu Indonesia di Australia?
Pembawa Renungan : Christian Aditya Tangerang Mrk. 1:40-45.
Australia is known as the allergy capital of the world. Our diverse population also means that we express our religious beliefs, ethics, health and personal choices through the food we eat. We called on some experts to help us navigate all the labelling, certifications and resources that can inform our food choices. - Australia dikenal sebagai ibukota alergi dunia. Populasi kita yang beragam juga berarti bahwa kita mengekspresikan keyakinan agama, etika, kesehatan, dan pilihan pribadi kita melalui makanan yang kita makan. Kami meminta beberapa ahli untuk membantu kami menavigasi semua pelabelan, sertifikasi, dan sumber daya yang dapat menginformasikan pilihan makanan kami.