Podcasts about menjadi

  • 1,945PODCASTS
  • 5,833EPISODES
  • 25mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Dec 21, 2025LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about menjadi

Show all podcasts related to menjadi

Latest podcast episodes about menjadi

AWR Indonesian - Daily Devotional
MENGUBAH KESEDIHAN MENJADI SUKACITA!

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 6:39


untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu,minyak untuk pesta ganti kain kabung,

AWR in Indonesian - Renungan Harian
MENGUBAH KESEDIHAN MENJADI SUKACITA!

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 6:39


untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu,minyak untuk pesta ganti kain kabung,

Ini Koper
#764 Menjadi Great Learner yang Bersengaja

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 5:38


Pembelajar Hebat atau Great Learner bukanlah sekadar individu yang memiliki kapasitas intelektual tinggi, melainkan seseorang yang memiliki "learnership"—kemahiran untuk mengelola proses belajarnya secara sadar dan sengaja. Berdasarkan konsep arketipe "Brian" dalam buku Great Learners by Design, pembelajar hebat dicirikan oleh integrasi antara keterampilan (skill), kemauan (will), dan motivasi (thrill). Mereka bukan pembelajar pasif yang sekadar mengikuti instruksi, melainkan individu yang mampu menjadi "guru bagi dirinya sendiri," yang memahami kapan harus fokus pada penguasaan fakta dasar dan kapan harus menyelami hubungan antar-ide yang lebih kompleks. Implementasi untuk menjadi pembelajar hebat dilakukan melalui pemahaman terhadap siklus pembelajaran kognitif yang terdiri dari tahap permukaan (surface), mendalam (deep), dan transfer. Tahap pertama dimulai dengan akuisisi dan konsolidasi fakta menggunakan strategi seperti ringkasan dan practice testing. Setelah pondasi kuat, pembelajar harus beralih ke tahap mendalam untuk menghubungkan konsep-konsep tersebut melalui strategi seperti self-verbalization dan pencarian pola. Puncaknya adalah kemampuan transfer, di mana pembelajar secara aktif mencari persamaan dan perbedaan untuk menerapkan pemahamannya ke dalam konteks baru yang asing, sehingga pengetahuan tidak berhenti pada teori semata. Dalam konteks pekerjaan dan keseharian, menjadi pembelajar hebat berarti menerapkan "kesengajaan" (intentionality) dalam setiap aktivitas. Hal ini diwujudkan dengan membangun budaya "manajemen kesalahan," di mana kekeliruan dipandang sebagai peluang belajar yang berharga, bukan kegagalan yang memalukan. Secara praktis, seseorang harus secara nosy atau "ingin tahu" mencari kejelasan (seeking clarity) mengenai kriteria keberhasilan dari setiap tugas yang dihadapi. Dengan terus mengevaluasi dampak dari strategi belajar yang digunakan dan menyesuaikan tindakan berdasarkan umpan balik, seorang pembelajar hebat memastikan bahwa setiap pengalaman berkontribusi pada pertumbuhan kapasitas yang berkelanjutan dan adaptif.

DiMedia
TIGA KUNCI MENJADI ORANG SUKSES | Khutbah Jumat, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Pd, 19 Des 25, AsSofia

DiMedia

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 15:53


Khutbah Jum'atMasjid As-sofia, Kota Bogor Tanggal 19 Desember 2025 / 28 Jumadil Akhir 1447HKhotib: Prof. Dr. H. Endin Mujahidin, M.Pd.Tema: TIGA KUNCI MENJADI ORANG SUKSES: AL-WASILAHImam: Ust. Ahmad Fathoni, SE., ME.Muadzin: Ust. Ginanjar Natasasmita, ST.LIVE Streaming :-- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/506YBTGfYDs?feature=share-- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/SLWiwtNUb6I?feature=share-- IG: @DiMediaTV-- IG: @MasjidAsSofia-- Facebook DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/883430610743499/-- Odysee.com/@DiMediaTV - https://odysee.com/--Khutbah-Jumat---Prof.-Dr.-H.-Endin-Mujahidin%2C-M.Pd.%2C-19-Des-25-Masjid-AsSofia:964b4747ef88d6bb14a0824bf2caa32f5bf6a9ff-- Podcast: Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #khutbahjumat #khotbahjumat #khotbahjummuah #khutbah #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama #endinmujahidintakwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,Endin Mujahidin,Prof. Dr. H. Endin Mujahidin. M.Pd.,Rektor UIKA,

Ini Koper
#758 The Listening Leader: Memberikan Ruang untuk Berbicara dengan Nyaman

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:07


Menjadi seorang Listening Leader bukan sekadar tentang diam saat orang lain berbicara, melainkan sebuah kompetensi strategis yang mengubah dinamika organisasi. Menurut Janie van Hool, Listening Leader adalah pemimpin yang secara aktif menciptakan kondisi di mana orang lain merasa aman secara psikologis untuk berkontribusi. Di tengah era digital yang penuh distraksi, kemampuan untuk benar-benar hadir (presence) menjadi langka namun krusial. Pemimpin jenis ini memahami bahwa mendengarkan adalah fondasi dari kepercayaan; tanpa kemampuan untuk mendengar apa yang tersirat di balik kata-kata—emosi, ketakutan, dan harapan tim—seorang pemimpin akan kehilangan koneksi dengan realitas yang ada di lapangan, yang pada akhirnya menghambat inovasi dan keterlibatan karyawan. Metodologi menjadi Listening Leader menuntut disiplin kognitif yang ketat, dimulai dari kemampuan mendengar diri sendiri (mindfulness) untuk mengelola bias internal yang sering menghakimi. Van Hool memperkenalkan teknik praktis seperti Speaker/Listener Technique untuk memastikan pemahaman yang akurat tanpa interpretasi dini, serta penggunaan "pertanyaan yang berminat" (interested questions) untuk menggali kedalaman percakapan. Lebih jauh lagi, pemimpin ini juga harus terampil dalam aspek penyampaian pesan; mereka menggunakan struktur komunikasi yang jelas (Logos, Ethos, Pathos) dan menguasai dinamika vokal (VAPER: Volume, Articulation, Pitch, Emphasis, Rate) agar diri mereka sendiri layak untuk didengar. Ini mematahkan mitos bahwa mendengarkan adalah aktivitas pasif, melainkan sebuah pertukaran energi yang dinamis dan terencana. Pada akhirnya, dampak dari kepemimpinan yang mendengarkan melampaui kepuasan karyawan semata; ini adalah tentang efisiensi bisnis dan kelincahan organisasi. Ketika pemimpin mendengarkan dengan empati kognitif—memahami perspektif tanpa larut dalam emosi—mereka dapat meredakan resistensi terhadap perubahan dan menavigasi konflik dengan lebih elegan. Listening Leadership berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan strategi perusahaan dengan eksekusi di lapangan. Dengan memvalidasi pengalaman manusia di dalam tim, seorang pemimpin tidak hanya mendapatkan loyalitas, tetapi juga membuka pintu bagi solusi-solusi kreatif yang mungkin terlewatkan dalam budaya kerja yang hanya berfokus pada hierarki dan instruksi satu arah.

MDC Surabaya
Elsypurnama Adisuputra - Menjadi Saksi Kristus dari Kehidupan yang Berbuah

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 37:07


Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan, oleh Pdt. Elsypurnama Adisuputra - Menjadi Saksi Kristus dari Kehidupan yang Berbuah.

Renungan Anak GKY Mabes
Anak-Anak-Nya (13 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 12, 2025 3:48


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahANAK-ANAK-NYAMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 1: 12Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;Wonder Kids, Tahukah kamu bahwa kamu bisa menjadi anak Allah? Kamu tidak harus sempurna, tidak harus punya nilai bagus terus, atau selalu jadi anak paling baik. Allah menerima kita bukan karena kita hebat, tapi karena kita percaya kepada Tuhan Yesus.Alkitab berkata, “Semua orang yang menerima Tuhan Yesus dan percaya kepada-Nya, diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.”Apa artinya menjadi anak Allah?• Kamu memiliki Bapa di surga yang selalu menyayangimu.• Kamu punya keluarga rohani di dalam gereja.• Kamu punya warisan di surga, tempat yang disiapkan Tuhan untukmu.Menjadi anak Allah adalah anugerah, bukan hasil dari perbuatan kita. Sama seperti bayi tidak bisa memilih siapa orang tuanya, kita juga tidak bisa memilih untuk jadi anak Allah dengan usaha sendiri. Itu adalah pemberian dari Allah.MARI BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANCoba bayangkan ini: Seorang anak diadopsi oleh keluarga baru. Ia diberi nama keluarga itu, dirawat dengan kasih sayang, dan dijanjikan rumah yang aman. Begitu juga dengan kita. Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus:• Kita diberi identitas baru sebagai anak Allah.• Kita dipelihara oleh kasih-Nya.• Kita dijanjikan tempat di surga.Hari ini, renungkan betapa bersyukurnya kita karena boleh menjadi bagian dari keluarga Allah.Mari kita berdoa,Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadikanku anak-Mu. Ajar aku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu, dan bersyukur atas anugerah yang besar ini. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.Wonder Kids, Kamu bukan anak sembarangan. Kamu adalah anak Allah yang dikasihi, dipilih, dan dijaga oleh-Nya. Jangan lupa bersyukur hari ini karena kamu tidak sendirian—kamu adalah bagian dari keluarga Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#737 Menjadi Matahari Masa Depan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 6:28


Pernahkah Anda membayangkan betapa rumitnya mengelola hutan Indonesia di era yang serba tidak pasti ini? Kita tidak lagi sekadar berbicara tentang menanam pohon atau menjaga batas wilayah, tetapi menghadapi era TUNA (Turbulent, Uncertain, Novel, Ambiguous) dan BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible). Konflik lahan yang meledak tiba-tiba, dampak krisis iklim yang sulit diprediksi, hingga disrupsi teknologi, membuat cara-cara lama birokrasi tak lagi mempan. Lantas, siapa yang siap menahkodai kapal besar ini di tengah badai? Dalam episode INIKOPER kali ini, kita akan menyelami sebuah inisiatif revolusioner dari Kementerian Kehutanan bernama Program MATAHARI ("Mangrove and Forest Gamechanger"). Ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa, melainkan sebuah "kawah candradimuka" bagi para ASN Muda. Program ini hadir dengan misi besar: mengubah mindset dari sekadar Birokrat Administratif yang kaku menjadi seorang Ecosystem Builder yang adaptif dan lincah. Kita akan membedah bagaimana para calon pemimpin masa depan ini ditempa selama empat hari penuh. Mulai dari membongkar pola pikir lama dengan System Thinking untuk melihat hutan melampaui pepohonan, hingga melatih empati lewat Design Thinking agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Anda akan mendengar bagaimana mereka didorong untuk berpikir liar namun solutif, mengubah ide menjadi inovasi yang berdampak nyata. Tak hanya soal inovasi, episode ini juga akan mengupas sisi "keras" dari pengelolaan hutan: konflik dan diplomasi. Bagaimana seorang ASN muda dilatih menjadi mediator ulung di tengah sengketa lahan? Bagaimana mereka membangun aliansi strategis dan menavigasi kepentingan politik yang rumit? Kita akan membahas transformasi mental mereka dari sekadar petugas negara menjadi diplomat lapangan yang mampu mengubah konflik menjadi kolaborasi. Jadi, jika Anda peduli dengan masa depan hutan Indonesia, atau sekadar ingin tahu bagaimana reformasi birokrasi dijalankan dengan cara yang benar-benar berbeda, episode ini wajib Anda dengarkan. Siapkan diri Anda untuk terinspirasi oleh perjalanan transformasi para "Forest Gamechanger" yang siap menjawab tantangan zaman. Selamat mendengarkan INIKOPER!

Ini Koper
# 740 Gamechanger: Menjadi Pencipta Masa Depan?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 7:06


Pernahkah Anda merasa bahwa aturan main dalam bisnis dan kehidupan terus berubah dengan cara yang tak terduga, "berzigzag" dan sulit ditebak? Di dunia yang bergerak eksponensial ini, sekadar menjadi "sedikit lebih baik" atau "sedikit lebih murah" tidak lagi cukup untuk bertahan, apalagi menang. Podcast INIKOPER kali ini hadir untuk mengguncang perspektif Anda. Kami akan membahas bagaimana para visioner tidak hanya mengikuti arus, tetapi berani membalikkan meja dan menulis ulang aturan permainan itu sendiri. Apakah Anda hanya pemain, atau Anda siap menjadi pencipta masa depan? Dalam episode spesial ini, kita akan membedah DNA dari para "Gamechanger"—mereka yang melihat peluang di balik kekacauan kaleidoskop pasar global. Kita akan mengupas bagaimana perusahaan kecil bisa menenggelamkan raksasa korporasi, mengapa inovasi model bisnis jauh lebih mematikan daripada sekadar produk baru, dan bagaimana sebuah tujuan mulia (higher purpose) bisa menjadi bahan bakar roket untuk pertumbuhan yang tak terhentikan. Dari strategi "frugal" yang cerdas hingga keberanian berpikir terbalik, INIKOPER akan menyajikan intisari pemikiran Peter Fisk yang provokatif dan sangat relevan untuk siapa saja yang ingin meninggalkan jejak. Jangan biarkan masa depan terjadi begitu saja pada Anda; saatnya Anda yang membentuknya. Bergabunglah bersama kami di INIKOPER untuk sebuah perjalanan audio yang akan membakar semangat inovasi Anda. Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga inspirasi nyata untuk mengubah pola pikir dari sekadar "bertahan" menjadi "berani menang". Siapkan diri Anda untuk berpikir lebih besar, bertindak lebih berani, dan menjadi brilian. Tekan tombol play, dan mari kita ubah permainannya bersama-sama!

Padepokan Budi Rahardjo
Buku Pelajaran dari Kegagalan

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 7, 2025 10:49


Harusnya memang ada buku yang membahas kegagalan2 dari para pimpinan perusahaan (CEO) atau organisasi. Tujuannya agar generasi berikutnya tidak terjeblos kepada kesalahan yang sama. Menjadi pimpinan itu memang sunyi. Lonely.

TERSUA (Tempat Seru Untuk Cerita) Bersama HMP Ganesha
Eps.23 Sosma Bercerita : Satu Periode Menjadi Sosmasolole

TERSUA (Tempat Seru Untuk Cerita) Bersama HMP Ganesha

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 52:12


Eitss Tunggu dulu Sobat Tersua! Masih bareng kita di Podcast Tersua, ini dia yang ditunggu - tunggu, jadi dipenghujung tahun ini kita kedatengan tamu undangan satu bidang, siapa diaa? ya betul orang orang dibalik layarr! Yuk dengerin keseruan cerita mereka saat berada dibalik layar dan lika - likunya selama seperiode ini!

TERSUA (Tempat Seru Untuk Cerita) Bersama HMP Ganesha
Eps.22 DOSTALK : Dosen Talk, Bagaimana sih Lika - Liku menjadi Dosen?

TERSUA (Tempat Seru Untuk Cerita) Bersama HMP Ganesha

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 44:39


Halo Hai Sobat Tersua! Kita kembali lagi nih di Podcast Tersua, tentunya dengan tema yang lebih menarik lagii, buat kalian yang pengen tahu kehidupan seputar " Gimanasih jadi Dosen itu ? " mending langsungg dengerin yuk podcast kali ini!!

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 4 Desember 2025 – Mat 7:21.24-27 : Menjadi Pribadi yang berintegritas

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025


Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar Bali Mat 7:21.24-27

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 1 Desember 2025 – Mat 8:5-11 : Menjadi Pendoa Bagi Orang Lain

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025


Pembawa Renungan : RD. Revi Tanod Manado Mat 8:5-11

Curhat Babu
Keke Kania: Menjadi Teman dan Pembimbing Buat Anak

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Nov 26, 2025 50:36


Parents, banyak yang pengen anaknya jauh lebih baik dari orang tuanya.. Tapi berharap perubahan dari anak itu sulit, kalo orang tuanya sendiri belum berubah..Nah, di episode Podcast Curhat BaBu kali ini bersama Keke Kania, terungkap kalo banyak yang harus diupayakan oleh orang tua agar anak bisa tumbuh jadi versi terbaik dirinya. Mulai dari aktualisasi diri, menerapkan active listening, sampai memutus siklus trauma dari generasi sebelumnya.Teh Keke juga mempromosikan buku yang baru ia rilis, yakni ‘Can I Talk To You,' berisi obrolan-obrolan bermakna beliau bersama dua orang buah hatinya, juga cerita-cerita menarik di dalamnya. Simak sampai selesai buat obrolan-obrolan seru dan insightful ya!Timestamp:00:00 Opening02:50 Membangun kedekatan dengan orang tua dan mertua08:30 Menerapkan ‘active listening' dan aktualisasi diri13:45 Cara membuat anak bisa terbuka ke orang tua21:15 Gak bisa sekadar nanya ‘how was your day?' ke anak24:00 Kekhawatiran ketika anak tumbuh dewasa26:58 Gak nyiapin peninggalan investasi buat anak-anak30:43 Pentingnya nyontohin relationship yang baik ke anak38:05 Cerita yang ditulis di buku ‘Can I Talk To You?'42:46 Perspektif anak-anak dan ‘learning shutdown'45:42 Detail buku ‘Can I Talk To You?'Link pembelian buku Can I Talk To You: https://www.tokopedia.com/geometrymedia/can-i-talk-to-you-conversations-with-my-children-a-mother-s-reflection-kania-annisa-anggiani-1732946712951882907Website Keke Kania: https://www.kekekania.com/

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1935. "TIPS MENJADI HAMBA YANG KUAT"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 26, 2025 21:46


Bismillah,1935. TIPS MENJADI HAMBA YANG KUATRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 26 November 2025 - Menjadi Berkat lewat keteladanan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 26 November 2025Bacaan:"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah," (Yohanes 12:24)Renungan: Suatu ketika, ada seorang anak yang bertanya pada ibunya, "Ibu, temanku tadi cerita kalau ibunya selalu membiarkan tangannya sendiri digigit nyamuk sampai nyamuk itu kenyang supaya ia tak menggigit temanku. Apa ibu juga akan berbuat yang sama?" Sang ibu tertawa dan menjawab terus terang, "Tidak. Tapi, Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam supaya tidak sempat menggigit kamu atau keluarga kita." Mendengar jawaban itu, si anak tersenyum. "Terus Bu, aku waktu itu pernah dengar cerita ada ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Kalau ibu bagaimana?" Kali ini sang Ibu menjawab dengan suara lebih tegas, "Ibu akan bekerja keras agar kita semua bisa makan sampai kenyang." Si anak kembali tersenyum, lalu memeluk ibunya dengan penuh sayang. "Makasih, Ibu. Aku bisa selalu bersandar pada Ibu." Sembari mengusap-usap rambut anaknya, sang Ibu membalas, "Tidak, Nak! Tapi Ibu akan mendidikmu supaya bisa berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, agar kamu nantinya tidak sampai jatuh tersungkur ketika Ibu sudah tidak ada lagi di sisimu. Karena tidak selamanya ibu bisa mendampingimu." Ada berapa banyak orangtua di antara kita yang sering kali merasa rela berkorban diri demi sang buah hati? Tidak sadarkah kita bahwa sikap seperti itu bisa menumpulkan mental pemberani si anak? Jadi, adalah bijak bila semua orangtua tidak hanya menjadikan dirinya tempat bersandar bagi buah hati mereka, melainkan juga membuat sandaran itu tidak lagi diperlukan di kemudian hari. Adalah bijak jika para orangtua membentuk anak-anaknya sebagai pribadi mandiri kelak di saat orangtua itu sendiri tidak bisa lagi mendampingi anak-anaknya di dunia. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas anugrah kehidupanku ini. Ajarilah aku agar melalui hidupku ini banyak hal yang bisa dipelajari oleh orang-orang yang terdekat denganku sehingga mereka boleh menjadi sukses dan mandiri melalui kehidupan yang dicontoh dariku. Berilah aku kemampuan untuk terus memberkati banyak orang melalui keteladanan hidupku. Yesus, jadikan diriku seperti diri-Mu yang dapat membuat kehidupan ini menjadi lebih berarti. Amin. (Dod).

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Kristus Raja yang Menjadi Gembala

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Nov 24, 2025 7:31


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari JUmat, 21 November 2025 - Senyuman yang menjadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 3:35


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 21 November 2025Bacaan: "Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu." (Yohanes 13:15)Renungan: Mother Teresa pernah menulis: "Tebarkan kasih ke manapun anda pergi. Mulailah dari dalam rumah anda sendiri. Berikan kasih anda kepada anak-anak anda, kepada istri atau suami anda, kepada tetangga anda. Jangan pernah membiarkan seseorang yang datang kepada anda pergi begitu saja tanpa ia merasa lebih baik dan lebih bahagia. Jadilah ekspresi hidup dari kebaikan-kebaikan Tuhan. Kebaikan hati di wajahmu, kebaikan hati dalam senyumanmu, kebaikan hati dengan salam hangatmu!" Apakah hari ini kita mampu memberikan senyuman yang terindah untuk anak, orang tua, pasangan teman dan orang-orang yang kita jumpai hari ini. Mampukah kita melakukannya terhadap orang yang sudah mengecewakan hati kita? Sadarkah kita bahwa begitu banyak kita mengecewakan hati Tuhan? Tetapi walau Tuhan sering kita kecewakan, Ia tetap memberikan berkat-Nya yang selalu baru kepada kita. Lakukanlah hal yang sama juga terhadap orang yang pernah mengecewakan kita. Senyuman dan sapaan kita akan membuka rahmat Allah masuk dalam hati mereka, sehingga hati mereka menjadi gelisah dan ingin berdamai dengan kita. Hari ini seseorang merindukan senyuman kita. Berikan senyuman yang paling indah untuknya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk tetap tersenyum sekalipun hatiku sakit karena perkataan dan perbuatan orang-orang yang ada di sekitarku. Semoga dengan senyum ketulusanku untuk mereka, tangan-Mu yang penuh kuasa menjamah mereka sehingga hati mereka gelisah dan mau berdamai denganku. Yesus, masuklah dalam hatiku dan hati mereka yang sudah mengecewakanku. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Kajian Wanita 246. "MENJADI WANITA YANG BENAR-BENAR HIDUP" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 45:44


Bismillah,246. MENJADI WANITA YANG BENAR-BENAR HIDUPKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam Shahih al-Bukhari, dari Abu Musa Radhiallahu 'anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda: مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ"Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan orang yang tidak berdzikir kepada Rabb-nya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati."

GKY Green Ville Podcast
KD - Menjadi Pelaku Firman, Bukan Hanya Pendengar

GKY Green Ville Podcast

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 20:14


Ini Koper
#714 Ecosystem Builder : Surat dari Jamur

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 17, 2025 3:02


Perkenalkan, saya Jamur. Saya tidak punya daun untuk berfotosintesis. Saya tidak punya batang gagah untuk menopang langit. KTP pun saya tak punya. Saya hanya punya miselium. Benang-benang tipis dan rapuh yang merayap dalam gelap. Di atas saya, Tuan Pinus yang jangkung merasa paling hebat sedunia. Nyonya Beringin yang rimbun merasa paling mandiri se-RT. Mereka sibuk adu tinggi, sibuk saling pamer daun, lupa bahwa di bawah kaki mereka, saya sedang bekerja. Tuan Pinus kehausan di musim kering. Akarnya tak sampai ke mata air. Saya yang merayap diam-diam, saya carikan dia air. Nyonya Beringin kekurangan fosfor. Masakannya (fotosintesis) jadi tidak enak. Saya yang mengetuk akar Tuan Pakis di seberang jalan, saya mintakan sedikit fosfor untuknya. Saya ini apa, Tuan dan Puan? Saya adalah kabel fiber optik hutan. Saya adalah marketplace nutrisi. Saya adalah aplikasi pesan instan yang menghubungkan akar dengan akar. Saya adalah kurir gosend yang tak pernah minta bintang lima. Mereka pikir, mereka adalah raksasa yang hidup sendiri-sendiri. Padahal, mereka adalah jaringan. Mereka adalah simpul. Dan saya, si Jamur yang sering kalian injak, adalah jaringannya. Saya menghubungkan yang jauh. Saya mengakrabkan yang dekat. Saya menukar kelebihan si A dengan kekurangan si B. Saya tidak membangun monumen. Saya membangun koneksi. Saya tidak mencari panggung. Saya merawat kehidupan. Hutan, Saudara-saudara, adalah ekosistem yang hidup bukan karena kompetisi. Ia hidup karena kolaborasi. Ia hidup karena ia adalah sebuah simfoni, dan saya adalah konduktornya yang tak terlihat. Tugas kalian hari ini, para ecosystem builder, bukanlah menjadi pohon yang paling tinggi. Bukan menjadi yang paling rimbun. Tugas kalian adalah menjadi Jamur. Menjadi jaringan yang tak terlihat, yang diam-diam, menghidupi segalanya. Terima kasih.

Ini Koper
#712 Orchestrating Connection : Menjadi Konduktor yang Menggerakkan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 17, 2025 5:40


Dalam dunia yang semakin terfragmentasi dan "tribal", kita dihadapkan pada paradoks besar: konektivitas digital yang tak terbatas seringkali diiringi dengan epidemi kesepian yang mendalam. "Orchestrating Connection" karya David Homan dan Noah Askin hadir sebagai jawaban atas krisis koneksi ini. Buku ini menantang gagasan "networking" tradisional yang seringkali terasa transaksional dan tidak autentik. Sebaliknya, Homan dan Askin mengusulkan metafora yang kuat: alih-alih menjadi musisi solo yang terisolasi di atas panggung, kita harus bercita-cita menjadi seorang konduktor, yang secara sengaja menyatukan beragam suara untuk menciptakan sebuah simfoni yang harmonis. Inti dari argumen mereka adalah pergeseran dari sekadar mengumpulkan kontak menjadi membangun "komunitas yang bertujuan" (purposeful community). Ini adalah sekelompok individu yang terikat bukan oleh kenyamanan demografis atau kesamaan yang dangkal, melainkan oleh seperangkat nilai-nilai inti yang sama, kepercayaan yang mendalam, dan komitmen terhadap tujuan yang lebih besar. Buku ini berfungsi sebagai cetak biru praktis untuk merancang dan memelihara ekosistem semacam itu, dimulai dengan langkah fundamental untuk setiap individu: pertama-tama "menemukan melodi Anda" atau mengartikulasikan tujuan pribadi Anda. Homan dan Askin tidak hanya berhenti pada teori. Mereka menyediakan kerangka kerja yang dapat ditindaklanjuti, termasuk alat-alat seperti "Impact Ask" (Permintaan Dampak) untuk mengartikulasikan kebutuhan Anda secara efektif. Seluruh model ini ditopang oleh lima prinsip inti: Keberagaman (Diversity), Kerentanan (Vulnerability), Rasa Ingin Tahu (Curiosity), Kemurahan Hati (Generosity), dan Rasa Syukur (Gratitude). Melalui praktik-praktik yang disengaja, seperti "Menghormati Rantai Koneksi," "Orchestrating Connection" menawarkan panduan inspiratif untuk mengubah cara kita berhubungan, menjauh dari isolasi menuju kehidupan yang lebih kaya, lebih bermakna, dan benar-benar terhubung.

Ini Koper
#707 Friendship : Menjadi Penyala Api Persahabatan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 6:22


Pada era modern yang serba terhubung, sebuah paradoks ironis muncul: semakin banyak "teman" yang kita miliki di dunia maya, semakin banyak dari kita yang merasa terisolasi secara emosional. Persahabatan, yang dulu terasa sebagai bagian alami dari kehidupan, kini terasa "liar" dan penuh tantangan. Dulu, ikatan terbentuk secara pasif melalui kedekatan di lingkungan atau tempat kerja. Sekarang, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa merawat hubungan yang bermakna membutuhkan upaya sadar yang jauh lebih besar di tengah tuntutan hidup yang tak henti-hentinya. Akar dari kesulitan ini terletak pada perubahan struktural dalam masyarakat kita. Kita telah beralih dari model komunitas "lingkaran konsentris"—di mana keluarga, tetangga, dan rekan kerja saling tumpang tindih—ke "model jeruji" yang individualistis. Dalam model baru ini, kita berada di pusat, dan setiap lingkaran pertemanan (kantor, hobi, sekolah lama) terpisah satu sama lain. Beban untuk memelihara setiap ikatan ini jatuh sepenuhnya pada kita sebagai individu, tanpa "lem sosial" dari komunitas yang terintegrasi. Ditambah dengan mobilitas geografis yang tinggi dan jadwal hidup yang semakin tidak sinkron, persahabatan modern menjadi rapuh dan mudah menghilang jika tidak dirawat secara aktif. Selain tantangan struktural, tuntutan psikologis persahabatan modern juga meningkat. Hubungan yang pasif tidak lagi cukup; kita dituntut untuk menjadi "inisiator" atau "penyala api"—mereka yang proaktif mengambil tanggung jawab untuk merencanakan dan menjangkau. Lebih jauh lagi, kita membutuhkan "pola pikir yang fleksibel" untuk menerima bahwa persahabatan akan berubah bentuk seiring berjalannya waktu, menggantikan ekspektasi kaku dengan penerimaan yang matang. Pada akhirnya, persahabatan menjadi lebih sulit karena ia telah bergeser dari sesuatu yang terjadi secara alami menjadi sebuah praktik sadar—sebuah keterampilan yang harus dipelajari dan diasah dengan sengaja.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Stop Promosi ke Semua Orang! Buat Audiens Anda Siap Menjadi Pelanggan Setia!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 8:11 Transcription Available


Send us a textMasih percaya kalau promosi yang dilihat banyak orang otomatis bikin penjualan naik?Dalam episode ini, Ryan Kristo Muljono membahas penyebab brand justru bisa rugi waktu, tenaga, dan budget jika menargetkan semua orang. Bayangkan jika setiap konten dan promosi Anda hanya dilihat oleh orang-orang yang benar-benar membutuhkan produk atau layanan Anda. Dengan pesan yang lebih relevan dan tepat sasaran, tingkat kepercayaan naik, interaksi meningkat, dan konversi pun membaik.Siap membangun strategi komunikasi brand yang lebih efektif dan berdampak? Ikuti Workshop Brand Message dari ToffeeDev dan pelajari cara menyusun pesan brand yang jelas, kuat, dan tepat sasaran. Klaim Free Local SEO Audit sekarang di https://lbo.toffeedev.com dan cek visibilitas bisnis Anda hari ini.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy - Agar Hidup Menjadi Mudah

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 100:05


Ustadz Abu Haidar As-Sundawy - Agar Hidup Menjadi Mudah

Podkes Kanal KPK
#236 - Mencari Pahlawan Moral

Podkes Kanal KPK

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 27:29


Dulu, pahlawan berjuang mengusir penjajah dari bumi pertiwi.Kini, perjuangan kita adalah melawan korupsi menggerogoti keadilan, merampas hak, dan melemahkan moral bangsa.Menjadi pahlawan moral berarti berani jujur ditengah budaya kompromi, menjaga integritas, dan menolak segala bentuk korupsi di mana pun kita berada.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 11 November 2025 - Kata-kata yang menjadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 11 November 2025Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5)Renungani Salah satu peristiwa kebakaran yang besar adalah kebakaran yang terjadi di Provinsi Heilojiang, bagian timur laut Cina pada tanggal 6 Mei 1987. Kejadian itu diawali dengan peristiwa sederhana, seorang pekerja hutan membuang puntung rokok. Puntung rokok tersebut jatuh pada tumpahan minyak dari mesin pemotong semak belukar yang bocor. Timbul kebakaran besar yang membumihanguskan hutan seluas 650.000 hektar dan menewaskan lebih dari 200 orang. Kita lihat, bahwa api kecil dari puntung rokok ternyata dapat membesar dan membuat masalah yang sangat besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami masalah yang serupa. Seringkali masalah kecil menjadi besar karena kita tidak dapat menahan lidah kita. Marilah kita mulai berusaha untuk menahan setiap perkataan yang sekiranya dapat membuat orang lain kecewa. Ingatlah satu hal, bahwa kata sia-sia yang keluar dari mulut kita, kelak harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuasailah lidahku, agar tidak ada perkataan yang membuat orang lain kecewa, tersakiti dan merasa tidak nyaman bila ada dekat denganku. Jangan pula keluar perkataan najis dan kotor yang dapat mencemarkan kekudusan diriku. Yesus, urapilah mulut, bibir, lidah dan suaraku, agar setiap perkataan yang keluar dari mulutku dapat memberikan berkat dan motivasi yang membangun bagi setiap orang yang mendengarnya. Amin. (Dod).

Bergoblok
BELAJAR MENJADI PENDENGAR

Bergoblok

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 6:33


Hal yang baru bagiku, ternyata tidak semua cerita harus diselesaikan, ia cukup didengarkan

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Menjadi Keluarga Damai yang Berintegritas

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 5:44


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-31 masa biasa, 7 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 6, 2025 7:46


Dibawakan oleh Bernadete Lamatokan dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Roma 15: 14-21; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Lukas 16: 1-8.INISIATIFORANG-ORANG BERIMAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: InisiatifOrang-Orang Beriman. Di sebuah pemukiman kampung, jalan menuju ke sekolah dasarselalu tergenang air beberapa hari meskipun hujan sudah berhenti. Akibatnya,orang selalu membuka sandal atau sepatu, lalu menggulungkan celana panjangsupaya tidak terkena air dan basah. Bapa atau ibu guru yang lewat di situ,selalu membuka sepatu dan menggulungkan celana panjang mereka. Para murid jugamelakukan yang sama. Tetapi ada suatu kejadian yang spesial.  Rio, murid kelas 4 sd, mengumpulkan beberapa batu yangditemukannya di sekitar tempat itu. Ia menaruh batu di sepanjang genangan airtersebut. Hasilnya, setiap orang yang melewati di situ setelah Rio, dapatberpijak pada batu-batu tersebut, tanpa harus melepaskan sepatu danmenggulungkan celana panjang. Rio membuat sebuah inisiatif yang tidakdipikirkan orang-orang lain. Kata inisiatif dari bahasa Latin itiare atau initium mengandungarti memulai atau mengawali. Untuk sebuah pekerjaan atau tindakan, inisiatifitu ialah mengambil atau membuat langkah pertama dan membuat terobosan. Didalam kisah Injil yang baru saja kita dengar, Tuhan Yesus menguraikan bahwatuan yang kaya itu memuji pegawainya yang cerdik, meski ia berbuat tidak jujurkarena memanipulasi data hutang para piutang tuannya.  Cerdik ini ditafsirkan sebagai kemampuan memperhitungkanmasa depan. Pegawai tersebut mewakili banyak orang dari antara kita yang seringkuatir akan hari esok. Ada orang menabung banyak uang di bank. Yang laininvestasi berupa harta milik. Yang lain lagi ingin menjamin masa depan denganmenyekolahkan anak cucunya sebaik mungkin. Semua itu adalah bentuk-bentukinisiatif. Orang bisa saja mengisi inisiatifnya itu dengan cara tidak jujurseperti pegawai tadi, atau sebaliknya dengan cara benar dan jujur. Kita akandipuji oleh Tuhan karena mampu memperhitungkan masa depan demi suatu nasibhidup yang lebih baik Untuk kehidupan rohani, kita perlu insiatif rohani. SantoPaulus menggambarkan masa depannya seterang Yesus Kristus, agar dapat melayanibangsa lain, khususnya orang Roma sesuai harapan. Mereka dijanjikan masa depanrohani yang gemilang sebagai anak-anak terang untuk hidup bahagia di dalamKerajaan Allah. Inisiatif iman mengajarkan kita untuk mengambil langkah pertamamenjadi terang bagi mereka yang bingung, gelisah, putus asa dan tersesathidupnya. Menjadi pembawa damai di tengah kebencian dan kemarahan. Menjadipencipta keadilan daripada hantu ketidakadilan. Menjadi pembawa kebenarandaripada penyebaran kebohongan dan tipu daya. Dan masih banyak lagi. Semua iniadalah masa depan yang dikehendaki Tuhan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, terangilah kami selalu dalam jalan hidup kami supaya kami menujukepada Bapa tanpa halangan apa pun. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ...  Dalam nama Bapa...

Parenting Podcast
"Mengubah Kesalahan Menjadi Kekuatan dalam Pola Asuh" - oleh Melly Amaya Kiong

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Nov 6, 2025 1:55


"Bagaimana pengalaman masa lalu Moms & Dads mempengaruhi cara Moms & Dads menjadi orang tua?

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Bagaimana Menjadi Layak di Hadapan Tuhan

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 11:28


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Padepokan Budi Rahardjo
Bagaimana menghadapi orang?

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Nov 3, 2025 11:38


Keberuntungan bagi orang yang berusia adalah menemui banyak orang; menyenangkan dan menyebalkan. Bagaimana menghadapi mereka? Belajar untuk menerima. Sabar. Turunkan ego. Tidak melarikan diri (dari masalah). Problems are to be solved. Tidak mudah memang. Itulah sebabnya dibutuhkan waktu untuk menjadi lebih matang. Menjadi lebih bijak.Pilihan lainnya? Marah-marah (kepada dunia, kepada keadaan, kepada siapa saja, dan bahkan kepada Tuhan).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 26 Oktober 2025 - Menjadi pribadi rendah hati dan penuh kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 25, 2025 3:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 26 Oktober 2025Bacaan: "Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu." (Efesus 4:2)Renungan: Salah satu bagian dari doa Santo Fransiskus Asisi adalah, "Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai-Mu, di mana ada kebencian jadikanlah aku pembawa cinta kasih." Pepatah lain mengatakan, "Bila engkau memberikan sesuatu kepada seseorang, berikanlah sesuatu yang di luar perkiraannya." Saudara-saudara Yusuf gemetar ketakutan di hadapan Yusuf yang menjadi pembesar di Mesir. Mereka menyangka inilah saatnya Yusuf membalas perlakuan buruk mereka terhadapnya. Tetapi sungguh di luar dugaan yang mengagumkan, Yusuf memberi dan melakukan sesuatu yang di luar perkiraan mereka. Yusuf mengampuni dan mengasihi mereka. Sudahkah kita juga memiliki kelemah lembutan yang memampukan kita mengampuni dan selalu membawa damai di mana ada kebencian. Kenakanlah kasih dan berilah pengampunan sebanyak mungkin bagi mereka yang menyinggung perasaan kita, bahkan bagi orang yang pernah punya rencana jahat terhadap kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh dengan damai dan pengampunan. Jangan biarkan kebencian dan amarah menguasai hatiku tetapi biarlah pengampunan-Mu menguasai hatiku sehingga melalui kehadiranku, aku dapat menghadirkan-Mu di tengah-tengah sesamaku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 25 Oktober 2025 – Luk. 13:1-9 : Berbuah yang Menjadi Berkat

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 24, 2025


Pembawa Renungan : Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Luk. 13:1-9

menjadi berkat fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 25 Oktober 2025 - Menjadi Kurir Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 24, 2025 7:19


Kencan Dengan Tuhan Sabtu, 25 Oktober 2025Bacaan: Yesaya 52:7 "Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!" Renungan: Lima belas tahun lalu tepatnya tanggal 25 Oktober 2010 setelah saya membeli handphone blackberry second, Tuhan menggerakkan saya untuk mengirim doa pagi untuk murid-murid, orang tua murid dan juga teman-teman yang juga memakai blackberry. Tujuan saya hanya sederhana, yaitu supaya saya dan mereka bisa meluangkan waktu beberapa menit untuk menyapa Tuhan. Setelah beberapa hari ada seorang murid yang memberikan komentar, "Pak Doddy, kenapa hanya doa pagi saja. Kenapa bapak gak buat satu paket, ada bacaan, renungan singkat dan doa singkat, sehingga kita bisa baca lengkap tiap hari." Kemudian saya pun memulai untuk mewujudkan usulan murid saya tersebut. Setiap hari dalam perjalan pulang pergi ke sekolah, di sekolah atau saat bertemu teman-teman, kalau ada kejadian menarik saya selalu tulis menjadi sebuah renungan harian yang saya beri nama "Kencan Dengan Tuhan". Terkadang kalau saya sedang kumpul dengan teman-teman dan kalau ada hal menarik, ada saja teman yang berkata, " Wah, hati-hati nih, besok bisa masuk Kencan Dengan Tuhan." Seiring berjalannya waktu saya pun mulai membeli buku-buku cerita singkat mengenai kehidupan yang menginspirasi dan sebagainya. Melalui kisah itu saya mengemas menjadi renungan singkat. Ternyata tanpa saya sadari ada banyak orang yang terberkati dengan renungan Kencan Dengan Tuhan. Banyak orang-orang baik hati yang Tuhan pilih menjadi kurir-kurir-Nya untuk juga menyebarkan renungan tersebut, sampai akhirnya pada tanggal 30 April 2021 melalui orang-orang yang baik, saya mendapatkan Rekor Indonesia Muri sebagai penulis naskah harian Kencan Dengan Tuhan. Tidak terasa hari ini sudah 15 tahun Kencan Dengan Tuhan menemani hari-hari banyak orang untuk memberi makanan bagi rohani mereka. Kita adalah kurir Tuhan. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus membawa sesuatu yang baik dalam diri kita. Sesuatu yang baik itu adalah firman Tuhan, bukan gosip, fitnah, cemoohan, berita dusta atau kata-kata yang menjatuhkan. Firman Tuhan akan menghibur, menguatkan dan menasihati orang, tetapi gosip dan "teman-temannya" tersebut akan menghancurkan orang. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus memastikan menjaga firman Tuhan itu hingga sampai kepada setiap orang. Kadang firman Tuhan ditolak gara-gara sang kurir yang berkelakuan buruk, sekalipun firman yang dibawanya adalah benar. Oleh sebab itu, mari, apa yang sudah ditanamkan dalam diri kita, yaitu karakter yang baik, kita wujudkan dalam sikap hidup dan perbuatan nyata sehari-hari. Saya sudah berusaha menjadi kurir Tuhan walau harus jatuh bangun. Kini saya mengajak kita semua yang setia membaca Kencan Dengan Tuhan, untuk juga menjadi kurir-kurir rohani sehingga banyak jiwa dibawa semakin dekat pada Tuhan. Terima kasih untuk kesetiaannya membaca renungan Kencan Dengan Tuhan selama 15 tahun ini. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah mulut, bibir, lidah dan suaraku dengan kuasa-Mu, agar setiap pemberitaan firman yang kusampaikan dapat diterima oleh setiap orang, sehingga mereka mendapatkan kelepasan, kesembuhan dan kelegaan. Perbaharui juga karakterku, agar melalui kehadiranku, nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 21 Oktober 2025 - Kehadiran yang menjadi Berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 20, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 Oktober 2025Bacaan: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya." (Matius 13:31b) Renungan: Yesus memberikan suatu perumpamaan bahwa Kerajaan Sorga seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain. Hal ini mau menggambarkan bahwa bilamana hidup kekristenan kita sehari-hari tumbuh subur dengan nilai-nilai kebenaran firman Tuhan sehingga tidak ada lagi tipu daya, kemunafikan, dusta, kebohongan, dan segala sesuatu yang berbau tidak benar, maka hal itu akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi orang-orang yang belum percaya. Bilamana hidup kita dipenuhi dengan nilai-nilai hidup kristiani dan kuasa Tuhan, maka hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang. Orang akan senang datang dan bergaul dengan kita. Mereka akan datang meminta nasihat dan jalan keluar. Mungkin mereka datang sekadar untuk curhat karena mereka yakin, kitalah tempat yang pas untuk itu. Apakah saat ini kehadiran kita memberikan kenyamanan sehingga banyak orang datang meminta nasihat, pertolongan dan doa? Atau kehadiran kita membuat orang lain tidak nyaman dan ingin cepat-cepat pergi meninggalkan kita? Mari kita undang Yesus masuk dalam hati kita yang terdalam, agar Ia menguasai seluruh keberadaan kita, sehingga kehadiran kita senantiasa dinantikan oleh banyak orang. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sampai hari ini hidupku belum bertumbuh seperti yang Engkau kehendaki. Masih begitu banyak godaan dunia yang menyita waktu dan perhatianku terhadap orang lain. Ingatkan aku Yesus, agar hidupku bisa berarti bagi orang lain, sehingga melalui kehadiranku, nama-Mu semakin dimuiakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 Oktober 2025 - Menjadi perpanjangan tangan Yesus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 20, 2025 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Oktober 2025Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami: dalam nama Kristus kami meminta kepadamu berilah dirimu didamaikan dengan Allah." (2 Korintus 5:20)Renungan: Selama perang dunia II, ada sebuah Gereja kecil di Frankfurt Jerman yang rusak berat karena kena bom. Seusai perang, mulailah warga paroki memperbaiki Gereja tersebut. Salah satu yang hancur berserakan adalah patung Yesus. Syukurlah, akhirnya mereka dapat menemukan bagian-bagian patung tersebut kecuali kedua belah tangannya. Dalam sebuah pertemuan, mereka mendiskusikan dan memperdebatkan perlunya seorang pemahat untuk membuat kedua tangan yang baru bagi patung tersebut. Namun pada akhirnyamereka memutuskan untuk membiarkan patung tersebut tanpa tangan. Sebagai gantinya mereka menulis di bawah patung tersebut "Kristus Tidak Memiliki Tangan-Tangan Lagi Selain Tangan Kita." Semakin banyak warga Paroki dan orang-orang yang datang ke Gereja tersebut disadarkan bahwa sekarang karya Yesus di dunia ini harus dilaksanakan oleh mereka yang telah memilih untuk mengikuti Yesus. Kristus tidak memiliki tangan lagi, Ia hanya memiliki tangan kita di dunia ini untuk mengerjakan apa yang hari ini Ia ingin selesaikan. Kristus tak memiliki kaki lagi, Ia hanya memiliki kaki kita di dunia ini untuk mencari orang yang membutuhkan pertolongan-Nya. Kristus tak memiliki mulut lagi, Ia hanya memiliki mulut kita di dunia ini untuk menceritakan kepada orang semua kebaikan-Nya. Kristus hanya memiliki kita untuk tetap tinggal di dunia ini. Marilah kita menebar kasih kepada semua orang agar mereka tahu bahwa Yesus sungguh mengasihi mereka melalui kehadiran kita. Tuhan Yesus Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mencurahkan kasih-Mu yang terbesar dengan memberi Yesus Putera-Mu menjadi Tuhan dan Juruselamat kami. Melalui kehadiran Yesus kami diajarkan bagaimana mengasihi Allah dan sesama. Kini Yesus sudah tidak hadir lagi secara jasmani di dunia, namun kami percaya tugas menebar kasih yang sudah dilakukan Yesus belum selesai. Kini Ia menugaskan kami untuk menyelesaikan semua tugas itu. Curahkanlah Roh Cinta Kasih-Mu dalam hati kami, agar kami mampu menebar kasih-Mu pada sesama yang membutuhkan kasih kami, teristimewa orang-orang yang terdekat dengan kami; suami, istri, anak-anak, orang tua dan kekasih kami. Yesus jadikanlah hati kami seperti hatimu, hati yang mampu membagi cinta, perhatian dan tindakan kasih kepada siapapun juga. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 Oktober 2025 - Perubahan yang menjadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 15, 2025 4:06


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 Oktober 2025Bacaan: "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2)Renungan: Ada banyak pengikut Yesus yang seringkali menjadi pembicaraan orang lain, "Orang itu rajin ke gereja dan berdoa, kok hidupnya tidak berubah ya? Katanya sudah ikut pelayanan, tapi kok masih suka gosip, sombong dan suka bohong." Hidup kekristenan sebenarnya adalah suatu proses perubahan hidup, pikiran, hati, tutur kata, sikap, tingkah laku dan perbuatan. Pengikut Yesus yang tidak berubah adalah pengikut Yesus yang mati rohaninya. Kita akan tahu bahwa kehidupan kita sudah berubah ketika orang lain mulai menyadari perubahan yang terjadi dalam diri kita, bukan kita yang menggembar gemborkan. Seseorang dikatakan berubah, baik itu ke arah positif maupun negatif, apabila apa yang biasa dilakukan sebelumnya sudah tidak lagi dilakukan dan diganti dengan perbuatan yang berbeda. Misalnya, orang yang biasanya keluyuran malam dan dugem, kini sudah tidak lagi dan mulai aktif dalampesekutuan doa. Orang yang biasanya omong jorok dan penggosip, kini perkataannya selalu membangun dan menguatkan orang lain. Perubahan itu perlu bukti nyata, bukan hanya di mulut saja. Jadi, seorang pengikut Yesus dikatakan hidupnya sudah berubah apabila ada bukti lahiriah yang dapat dilihat oleh orang lain dengan jelas sehingga menjadi kesaksian yang baik bagi mereka. Sudahkah saya berubah dan menjadi berkat bagi orang lain? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih karena Engkau sudah mau mati untuk aku agar hidup kedosaanku diganti dengan pengampunan-Mu. Urapilah seluruh keberadaanku dengan kuasa Roh Kudus-Mu, agar semua sifat buruk dalam hidupku Kau ubahkan menjadi baru, sehingga hidupku tidak lagi menjadi kutuk bagi orang lain, tetapi menjadi berkat yang dapat membahagiakan orang lain dan menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).

PodcasThinker
MENJADI ASKAR - Podcasthinker w/ Capt. Raeiz - PodcasThinker S7 Ep11

PodcasThinker

Play Episode Listen Later Oct 15, 2025 87:57


Episod kali ini, yang keluar pada bulan Kebangsaan, kita sembang dengan Capt. Raeiz, seorang content creator yang juga merupakan juruterbang untuk TUDM.Instagram Thinker:⁠⁠⁠⁠ https://www.instagram.com/thinker.studios/?hl=en⁠⁠⁠⁠Hear us on Spotify: ⁠⁠⁠⁠https://open.spotify.com/show/5KXoqorpVXT9sIVq8lYMyK

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 6 Oktober 2025 – Luk. 10:25-37 : Menjadi Orang Samaria Yang Baik Hati

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025


Pembawa Renungan : RD. Revi Tanod Manado Luk. 10:25-37

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Apakah Semua Manusia Akan Menjadi Buddha

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 32:51


Sukhī hontu kalyāṇamittā,Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Apakah Semua Manusia Akan Menjadi Buddha".

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 2 Oktober 2025 - Hadir menjadi berkat bagi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 1, 2025 3:32


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Oktober 2025Bacaan: "Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaku diberikan-Nya kepadamu." (Yohanes 15:16b) Renungan: Seseorang pernah berkata, "Anda tidak dapat mengontrol lamanya hidup anda Namun anda dapat mengontrol luas dan kedalamannya." Kalau kita renungkan memang ada kebenaran di balik ungkapan tersebut. Kita memang tidak dapat mengontrol lamanya kita hidup, tapi kita dapat menentukan seberapa dalam dan luas hidup kita ini dapat berbuah sekaligus berdampak bagi orang lain. Ketika kita lahir, kita memerlukan pertolongan orang lain, setelah beranjak remaja kita menolong diri sendiri. Kita dapat makan, minum, ataupun mandi sendiri, dan setelah dewasa selain menolong diri sendiri, kita seharusnya menolong orang lain. Biarkan orang lain merasakan buah yang kita hasilkan. Isilah hidup kita dengan hal-hal yang berguna. Pergunakan waktu yang ada dengan melakukan hal-hal yang membangun. Seberapa banyak orang yang merasa diberkati dengan kehadiran kita, kita sendirilah yang menentukan. Marilah kita isi hidup ini dengan menghasilkan buah kehidupan bagi orang lain. Selamat memberkati banyak orang dengan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk dapat menggunakan hidupku ini dengan bijak, sehingga hidupku menghasilkan buah kebaikan bagi banyak orang dan aku dapat membuat-Mu tersenyum karena aku dapat menjadi kepanjangan tangan, kaki dan mulut-Mu bagi sesamaku. Semoga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan dari hari ini sampai hidup yang kekal. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 30 September 2025 – Luk. 9:51-56 : Sebab didalam kelemahanlah kuasa Tuhan menjadi nyata!

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025


Pembawa Renungan : dr. Robert Reverger, SpKJDenpasar Bali Luk. 9:51-56

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #276: Terakhir Menjadi Terdahulu

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Sep 21, 2025 12:33


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 276 (Matius 20:1-16): Bagian ini melanjutkan tema “terdahulu menjadi terakhir dan terakhir menjadi terdahulu”. Tuhan Yesus mendidik para murid dengan memberikan perumpamaan mengenai pekerja-pekerja di kebun anggur. Kebun anggur dan pemiliknya adalah simbol Israel dan Allah yang memiliki Israel (Yes. 5:1-7). Dan pada bagian ini dikisahkan bahwa pemilik kebun anggur pergi mencari pekerja bagi kebun anggurnya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 22 September 2025 - Menjadi berkat bagi orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 21, 2025 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 22 September 2025Bacaan: "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)Renungan Suatu ketika saya membimbing retret untuk anak-anak SD di suatu sekolah. Dari sekian banyak anak ada seorang anak yang mengalami autis. Setiap saat dia bisa melompat-lompat atau berjalan-jalan walaupun saat pengajaran diberikan. Satu hal yang sungguh mengharukan saya adalah ketika anak itu mulai beranjak dari tempat duduknya dan mulai berjalan, selalu ada saja teman-temannya yang dengan sabar menuntun dia kembali ke tempat duduk. Saat melaksanakan tugas pribadi atau kelompok, ada saja teman-temannya yang senantiasa mendampingi dia, memberi pengarahan bahkan dengan sabar mengajarinya tanpa diminta oleh saya atau guru kelasnya. Hal itu membuat suasana retret sungguh mengharukan sekaligus menyenangkan bagi saya, karena saya melihat anak-anak dapat menjadi malaikat penolong bagi teman yang mengalami kesulitan. Seseorang pernah berkata. "Agar dikasihi, jadilah orang yang menyenangkan." Jika kita mau setiap pagi memotivasi diri untuk menjadi orang yang menyenangkan hati Tuhan dan sesama, tentu kita bisa menjadi malaikat penolong di manapun kita berada. Perangkat yang kita perlukan adalah hati yang peka dan rela menolong sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Jika kita hanya memiliki tangan, perkataan yang membangun, materi atau telinga untuk mendengar. pakailah itu dengan baik. Jadilah malaikat penolong dengan mengasah anggota tubuh, terutama hati nurani agar peka dan terlatih menolong sesama. Singkirkanlah keegoisan, jadilah pribadi yang ramah dan murah hati. Kembangkan sikap saling melayani dan jauhkan diri dari tindakan yang saling menggigit, mencela atau mencelakakan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, taruhlah dalam hatiku roh kerelaan dan kepedulian seperti yang dimiliki oleh orang Samaria yang murah hati. Berilah aku kuasa penuh untuk menjadi berkat bagi orang lain baik melalui perkataan, perasaan, pikiran dan perbuatanku. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
ANAK-ANAK MENJADI LEBIH CEPAT GEMUK

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 21, 2025 6:40


Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 1 September 2025 - Perkataan yang menjadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 31, 2025 3:31


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 September 2025Bacaan: "Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang." (Amsal 16:24)Renungan: Setiap orang senang menerima kata-kata pujian yang menyatakan bahwa dia dihargai. Memberi kata-kata pujian sebagai bentuk penghargaan adalah hal yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, namun banyak orang yang tidak menyadari besarnya arti dan pengaruh kata-kata pujian yang diberikan dengan tulus kepada pasanganya, anak, orang tua, sahabat dan kenalan. Ada banyak faktor yang menyebabkan rumah tangga retak, persahabatan putus, anak memberontak dan sebagainya. Tetapi kata-kata pujian dan penghargaan akan menguatkan dan memperbaharui tali pernikahan, persahabatan, kekeluargaan yang hampir lapuk dimakan situasi dan waktu. Penulis Amsal berkata bahwa kata-kata penghargaan yang manis dan membangun seperti buah apel emas di pinggan perak (Ams 25:11). Siapa yang tidak menginginkan apel emas di pinggan perak? Semua orang tentu menginginkannya, sebab itu jangan biarkan apapun menghalangi kita untuk mengungkapkan isi hati kita kepada orang yang kita kasihi. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, urapilah mulut bibir dan suaraku, agar setiap perkataan yang keluar dari mulutku dapat menjadi berkat bagi sesamaku, sehingga yang sakit disembuhkan, yang berbeban dilepaskan, yang terluka dilegakan. Yesus, jadikanlah mulutku seperti mulut-Mu, lidahku seperti lidah-Mu dan perkataanku seperti perkataan-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 24 Agustus 2025 – Luk. 13:22-30 : Salibmu bisa menjadi Jalan Cinta

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Aug 23, 2025


Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko) Palembang Luk. 13:22-30