Podcasts about seperti

  • 1,558PODCASTS
  • 5,292EPISODES
  • 25mAVG DURATION
  • 1DAILY NEW EPISODE
  • Jun 13, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about seperti

Show all podcasts related to seperti

Latest podcast episodes about seperti

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Firanda Andirja - Miliki Hati Seperti Hati Burung

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 58:01


Ustadz Firanda Andirja - Miliki Hati Seperti Hati Burung

Hifzan Belajar
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP22 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Makna lain untuk ungkapan Turunnya ayat untuk perkara seperti ini

Hifzan Belajar

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 16:25


Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP22 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Makna lain untuk ungkapan Turunnya ayat untuk perkara seperti ini

Spieltag Indonesia
Eps 308 - Piala Dunia yang Tidak Akan Mudah Bagi Timnas Jerman

Spieltag Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 43:07


Piala Dunia sudah dimulai dan Jerman juga akan memulai perjalanannya. Seperti apa persaingan Jerman di grup? Bagaimana kekuatan Jerman secara skuad dan taktik? Selain itu kami juga memprediksi nama-nama pemain Bundesliga yang layak disaksikan di Piala Dunia kali ini

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 7 Juni 2026 - Menghadirkan kasih Tuhan untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 Juni 2026Bacaan: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." (2 Timotius 4:2)Renungan: Ada seorang tentara yang bercerita bahwa selama karir militernya, sudah berkali-kali ia ditugaskan ke daerah konflik. Setiap kali akan berangkat, kesedihan mendalam dirasakannya karena harus berpisah dengan keluarga. Hal yang membuatnya sedih bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kenyataan kalau ia bisa saja kelak pulang tinggal nama karena gugur dalam tugas. Namun, ia amat memahami tugas dan kewajibannya sebagai tentara sehingga ia tetap berangkat menunaikan tugas. Seperti tentara yang selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan padanya, demikian juga kita sebagai orang percaya harus selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan. Salah satu tugas tersebut adalah memberitakan firman. Sayangnya, banyak orang percaya yang masih beranggapan bahwa tugas tersebut merupakan tugas pastor, biarawan, biarawati, guru agama, dan para aktivis gereja. Pemikiran ini tentu saja keliru! Sebab, sesungguhnya Tuhan mempercayakan tugas memberitakan firman kepada semua orang yang telah menerima keselamatan kekal dari-Nya. Artinya, apapun profesi yang kita geluti, memberitakan firman dalam kehidupan sehari-hari adalah keharusan. Sekalipun kita adalah seorang ibu rumah tanggap sepenuh waktu, kita juga harus melakukannya. Memberitakan firman tidak identik dengan pengkhotbah mimbar, akan tetapi hal yang Tuhan inginkan adalah kita menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita, melalui tutur kata; sikap dan perbuatan; pola pikir; etos kerja; dan seluruh hidup kita. Singkat kata, memberitakan firman adalah menunjukkan kehidupan yang mencerminkan kasih dan karakter Kristus. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan panggilan Tuhan, yaitu memberitakan firman-Nya sampai keujung bumi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar melalui pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku aku dapat mewartakan kasih-Mu, sehingga banyak orang semakin mengenal Engkau sebagai Sang Sumber Kasih dan keselamatan. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Hari Minggu, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, 7 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 13:38


Dibawakan oleh Elan Parera, Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komuntias Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 8: 2-3.14b-16a; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; 1 Korintus 10: 16-17; Yohanes 6: 51-58.KITA HIDUP OLEH TUBUH DAN DARAHKRISTUS Tema renungan kita pada hariMinggu ini ialah: Kita Hidup Oleh Tubuh Dan Darah Kristus. Hari Raya Tubuh danDarah Kristus yang Mahakudus mengundang kita untuk merenungkan kebenaran yangmendalam: Kristus tidak hanya mengajar kita dari kejauhan. Dia memberikandiri-Nya sepenuhnya kepada kita. Dalam Ekaristi, Yesus menjadi makanan danminuman kita sehingga kita dapat memiliki hidup di dalam Dia dan melanjutkanperjalanan kita dengan kekuatan, harapan, dan kasih. Dalam Injil, Yesus berkata terusterang bahwa tubuh-Nya sebagai daging Anak Manusia dan darah-Nya adalah makananyang sepatutnya kita santap. Ini mengungkapkan lebih dari sekadar kuasa-Nyauntuk menyediakan makanan materi, tetapi suatu karunia yang lebih dalam. Sama seperti orang-orang dipelihara secarafisik, Kristus memelihara kita secara rohani melalui Tubuh dan Darah-Nya.Manusia lapar akan banyak hal seperti: penerimaan, kedamaian, makna,pengampunan, dan cinta. Tidak ada suatu pemberian dari dunia ini yang dapatsepenuhnya memuaskan rasa lapar Kita. Hanya Kristus yang dapat memenuhikerinduan terdalam hati manusia. Ekaristi mengingatkan kita bahwa Tuhan memahamikelemahan kita. Kita sering menjadi lelah, putus asa, dan terbebani olehpergumulan hidup. Kadang-kadang kita mungkin merasa tidak memadai dalampanggilan, tanggung jawab keluarga, pelayanan, studi, atau pekerjaan kita.Namun Yesus tidak membiarkan kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri.Setiap kali kita menerima Ekaristi dengan iman, Dia berbagi hidup-Nya sendiridengan kita. Kesabaran-Nya memperkuat ketidaksabaran kita. Kasih-Nya menyembuhkanhati kita yang terluka. Keberaniannya menopang kita ketika kita merasa takut. Ekaristi juga merupakan panggilan untuk menjadi apayang kita terima. Kita menerima Tubuh Kristus supaya kita dapat menjadi TubuhKristus bagi orang lain. Roti yang dipecahkan untuk kita menantang kita untukberbagi diri kita dengan murah hati. Cawan keselamatan mengundang kita untukmencurahkan hidup kita dalam pelayanan, belas kasihan, dan pengampunan.Dipelihara oleh Kristus, kita diutus untuk memelihara orang lain melaluikata-kata, kehadiran, dan tindakan kebaikan kita. Ada seorang bapa berbagi cerita tentang Ekaristiharian dan mingguan yang menopang dirinya dan keluarga. Beban hidup dantanggung jawab memelihara keluarga merupakan tugas setiap hari yang tidak bolehdiabaikan. Maka setiap kali menghadiri Ekaristi menjadi kesempatan untukmenerima Tuhan Yesus dan membawa Dia ke dalam setiap situasi dan kegiatanhidupnya. Seperti bapa itu, kita sering menemukan bahwa kekuatan kita tidakmencukupi. Ekaristi mengingatkan kita bahwa kita tidak ditopang oleh upaya kitasaja. Kita hidup oleh Kristus sendiri. Dia memberi kita makan sehingga kitadapat melanjutkan perjalanan kita dengan setia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Tuhan Yesus, Engkau berikan kepada kami Tubuhdan Darah-Mu sebagai makanan hidup yang kekal. Ketika kami lemah, kuatkan kami.Ketika kami putus asa, perbarui harapan kami. Ketika kami tergoda untuk hanyamengandalkan diri kami sendiri, ingatkan kami bahwa Engkau selalu bersama kami.Semoga setiap Ekaristi memperdalam persatuan kami dengan-Mu dan mengubah kamimenjadi instrumen kasih-Mu kepada orang lain. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa …

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 3 Juni 2026 - Berani menjawab tantangan Kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).

Podcast Bebas Linear
#203: Pengalaman Kami Mengajar

Podcast Bebas Linear

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 156:34


Masih pada jetlag habis dari Kanada, kita bahas keseruan apalagi yang belum terungkapkan, dan bahasan utamanya adalah tentang pengalaman kedua host mengajar di kampusnya masing-masing. Seperti apa suka-dukanya mengajar di kampus luar negeri?Bahasan utama mulai dari (1:54:48)

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-9 masa biasa, 2 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 7:38


Dibawakan oleh Arthur J. Homeric dari Paroki St. Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 3: 12-15a.17-18; Mazmur tg 90: 2.3-4.10.14.16; Markus 12: 13-17.MENGAMBIL RUPAALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengambil Rupa Allah. Kita parapengikut Kristus ini seperti koin. Gambaran rupa Allah dicap pada kita padawaktu pembaptisan kita masing-masing. Kita dilekatkan meterai dan terikat matioleh Roh Kudus melalui Sakramen Penguatan. Rupa dan meterai itu mempertegaskepada dunia bahwa kita ini adalah milik Allah. Seperti sapi dan kerbau yang ditandai pada tubuh mereka oleh pemiliknya,orang yang melihat koin Romawi akan langsung mengatakan rupa atau milik siapasebenarnya. Pada setiap koin Romawi ditaruh wajah Kaisar. Oleh karena itu,Yesus begitu melihat koin yang ditanyakan orang-orang Ia langsung sajamengatakan bahwa itu miliknya Kaisar, maka perhatian dan pengabdian diberikankepada Kaisar. Pajak dan segala tagihan negara diberikan ke Kaisar. Sebaliknya kita yang sudah dicap dan dimeteraikan dengan rupa Allah,mestinya kita berikan perhatian, dedikasi dan penyembahan kepada Allah dalamseluruh hidup kita. Artinya kita tampilkan dan hadirkan rupa Allah kepadadunia: khususnya di hadapan kaisar, penguasa dan kekuatan dunia ini bahwa adarupa Allah yang mempunyai kualitas yang berbeda bahkan lebih tinggidibandingkan dengan yang dimiliki dunia ini.  Koin-koin dapat dilihat dan diinginkan di mana-mana, bergantung padakegiatan manusia. Mereka punya harga dari yang murah sampai yang paling tinggi,dari membeli selembar kertas sampai yang miliaran untuk membeli tanah ataurumah.  Sama dengan koin-koin itu, kitayang dicap dengan rupa Allah mesti dapat juga menjangkau dan berbuat di manapun di seluruh dunia, dalam berbagai tempat dan situasi untuk menjadi garam danterang dunia. Sebagai contoh, wajah Tuhan sebagai pengampun hadir pada diri Anda yangadalah seorang pengikut Kristus, ketika kebijakan publik atau institusi negaraditerapkan sedemikian sampai membuat hak Anda diperlakukan tidak adil. Di sini,tindakan pengampunan mestinya bisa sangat diperlukan meskipun penegakan hukumyang mengikuti ranahnya sendiri tentu akan dilakukan untuk menegakkan keadilandan kebenaran. Jika dunia atau kebanyakan orang tidak memperhatikan atau mengindahkanpengampunan, perdamaian, dan toleransi mungkin karena jiwa mereka dikuasai olehkaisar dunia ini. Sedangkan koin para pengikut Kristus, yaitu wajah Allahmestinya semakin bersinar terang supaya Kerajaan-Nya dapat menguasai seluruhdunia dan setiap pribadi manusia sehingga dapat menyelamatkannya. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, kami menyadari bahwa rupa Bapa-Mu adapada-Mu dan kami mengambil rupa yang sama karena telah memilih dan mengikutiEngkau. Semoga kami tetap semangat dan tekun memakai wajah-Mu dalam setiap saathidup kami, kini dan sepanjang masa. Amin. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

METRO TV
Libur Panjang, Penumpang Padati Stasiun KA Bandung - Headline News Edisi News MetroTV 75425

METRO TV

Play Episode Listen Later May 28, 2026 1:59


Seperti inilah kepadatan penumpang yang terjadi di Stasiun Kereta Api Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis pagi. Memanfaatkan libur panjang Idul Adha, para penumpang ini akan melakukan perjalanan jarak jauh ke sejumlah wilayah.

Radio Elshinta
Relawan Gaza Pulang: Kisah Penahanan di Israel dan Lanjutan Misi Kemanusiaan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 25, 2026 36:48


Sembilan relawan Global Sumud Flotila yang ditahan tentara Israel tiba di Bandara Soekarno Hatta, pada Minggu sore. Insiden penahanan relawan dalam misi kemanusiaan ke Gaza menjadi sorotan luas di masyarakat dan dunia. Kedatangan relawan disambut haru keluarga yang menjemput. Seperti apa kisah relawan selama ditahan di Israel dan bagaimana rencana misi kemanusiaan ke Gaza?[Talk] : - Corporate Secretary Rumah Zakat, Tantan Supriatna- Relawan Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa

#NoTapis
Episod 465 NoTapis - Cabaran ibadah haji yang ramai tak tahu…seperti sukan ekstrem?

#NoTapis

Play Episode Listen Later May 15, 2026 46:16


Adakah anda benar-benar bersedia menyahut seruan ilahi ke Tanah Suci? Apa tips persediaan haji secara fizikal? Kali ini, penerbit Cik Natasha Mustafa membongkar satu topik yang sering dipandang remeh oleh bakal jemaah: Persediaan fFizikal. Kita selalu sibuk kursus haji dan hantar barang, tapi adakah jantung dan kaki kita cukup kuat untuk berjalan berbatu-batu di bawah terik matahari lebih 40°C? Dalam episod NoTapis ini, seorang peserta program Get Fit for Haj, Cik Ju’airah Kothiram, Pengurus Kanan, Lembaga Penggalakan Kesihatan (HPB), Encik Aliff Izwan Ariffin, dan Setiausaha Kehormat AMTAS dan Pengarah, Noor Mohamad Services & Travel Pte Ltd, Ustazah Juyda Noor Mohamad, mengupas realiti sebenar di bumi suci.See omnystudio.com/listener for privacy information.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 11 Mei 2026 - Hidup yang bergantung pada perkataan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2026 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Mei 2026Bacaan: Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang ditawari rokok oleh temannya. "Kalau kamu tak merokok, berarti kamu banci," tantang temannya. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la merokok dan akhirnya ketagihan. Selanjutnya temannya menawari ganja. "Kalau kamu tak menghisap ganja, berarti kamu banci," tantang temannya lagi. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la menghisap ganja dan akhirnya kecanduan. Hanya karena tak mau dikatakan banci oleh temannya, pemuda itu "merusak" masa depan sendiri. Ditantang sering membuat kita panas hati. Namun bukan berarti kita meladeni semua tantangan yang dihadapkan kepada kita tanpa memikirkan risiko di belakangnya. Berbicara tentang tantangan, Yesus pernah menghadapinya. Si penantangnya tidak lain adalah Iblis. Pada pencobaan pertama dan kedua yang disodorkan Iblis, di situ diawali kata-kata: "Jika Engkau Anak Allah". Tampaknya, Iblis berusaha mengutak-atik ego Yesus supaya menunjukkan sisi kemahakuasaan-Nya. Lalu respons Yesus? Dia mengabaikannya sama sekali! Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis," yang artinya semua tindakan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan keinginan sendiri. Lagipula, Yesus mengetahui bahwa tanpa Dia melakukan tantangan itu, identitas diri-Nya sebagai Anak Allah tidak pernah berubah. Seperti pengalaman Yesus tersebut, tantangan-tantangan yang disodorkan seseorang kepada kita bertujuan mengutak-atik ego kita. Terhadap semua tantangan itu, abaikan saja! Jangan hanya gara-gara panas hati, seperti pemuda tadi, ujungnya kita "merusak" masa depan sendiri. Ingatlah hidup kita tidak tergantung pada kata-kata orang lain, tetapi perkataan Tuhan! Tidak perlu resah bila ada orang menyebut atau melabeli kita begini dan begitu. Ketahuilah tanpa meladeni tantangan-tantangan itu, identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang terkasih tidak akan berubah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang Engkau tidak suka dan yang dapat merusak masa depanku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-6 Paskah, 11 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 10, 2026 8:11


Dibawakan oleh Nofy Laurens dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus, Katedral, di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 16: 11-15; Mazmur tg 149: 1-2.3-4.5-6a.9b; Yohanes 15: 26 - 16: 4a.RAHASIA SEORANGPENOLONG Renungan kita pada hari ini bertema: Rahasia Seorang Penolong. Ada seekoranjing betina dengan tiga anaknya yang sangat lucu. Pada pagi hari ibu anjingitu membawa sejumlah tulang dari belakang dapur untuk menjadi santapan ketigaanaknya. Siang dan malam juga makanannya adalah tulang-tulang sisa makanantuannya. Dua hari berikutnya makanannya tetap berupa tulang-tulang. Tiga anakitu mulai bosan dan berencana untuk melawan.                                                Lalu ketiganya kompak untuk mogok makan. Mereka memilih untuk tidur ataubermain dari pada makan tulang-tulang. Ternyata ketika mereka sedang asyikdengan dirinya masing-masing, ibu mereka membawa nasi goreng yang dibawanyadari dapur. Makanan enak itu terlanjur dibiarkan saja sampai rusak, dananak-anak itu kecewa sekali ketika mereka melihat sendiri bahwa yang dibawaibunya itu bukan tulang-tulang, tetapi nasi goreng yang paling enak. Induk anjing tersebut adalah contoh penolong setia bagi anak-anaknya. Banyakdari kita adalah penolong yang baik dan setia. Seperti apa bentuk pertolonganitu dan bagaimana melakukannya, sangat bergantung pada si penolong. Pihak yangditolong tidak usah tergoda berimajinasi tentang wujud pertolongan itu. Lidia,seorang wanita Kristen dalam bacaan pertama, mempersembahkan pertolonganpenginapan kepada Paulus dan rombongannya. Itu adalah rahasia Lidia, sipenolong yang baik. Paulus dan Silas tidak perlu repot mengetahui semua isirencana penolong wanita itu dan keluarganya. Inilah yang dimaksudkan oleh renungan ini tentang rahasia seorang penolong.Apakah kita pernah tahu rahasia kehendak Tuhan yang menolong kita? Tidakpernah. Roh Kudus diutus Yesus Kristus dan Bapa-Nya dari surga bagi kita, jugamempunyai rahasia sesuai kehendak-Nya. Yesus hanya membuka kartu dengan berkatabahwa utusan-Nya itu adalah Penasihat dan Pembela kita. Kita biarkan saja hal itusebagai urusan Dia dalam menolong kita. Kita tidak mempunyai wewenang untukmemaksakan keinginan kita kepada Roh Kudus. Yang jelas, apa yang akandiperbuatkan-Nya bagi kita adalah kebaikan dan keselamatan kita. Siapa pun dari kita yang mempunyai niat, kehendak, rencana dan hakikathidup untuk menolong, hendaklah ia mendasari dirinya pada prinsip cinta kasih. Pertolongannyaharus pantas, positif, sehat dan dengan tujuan untuk membawa kebaikan dankeselamatan bagi yang ditolong. Jangan pernah menolong sesama dengan cara dantujuan yang jahat. Itu bukan menolong, tetapi hanya memaksakan kehendak sendiriyang akan menjerumuskan pihak yang ditolong ke dalam kesulitan dan penderitaan.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami selalu untuk meneladanidiri-Mu dalam menolong sesama, dan semoga kami terbuka dengan semua ajaran RohKudus-Mu. Semoga kami juga meneladani Bunda-Mu Perawan Maria yang juga seorangpenolong yang sejati. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

UMM FM
EPS 61 BAPER: Bahas Percintaan | Hubungan yang Sehat itu Seperti Apa?

UMM FM

Play Episode Listen Later May 9, 2026 16:59


Halo Kawan Muda!Podcast UMMFM balik lagi nemenin harimu!So stay tuned ya, karena episode kali ini bakal bahas sesuatu yang sering dipertanyakan banyak orang

Radio Elshinta
Perpindahan Jemaah dari Madinah ke Makkah Membutuhkan Manajemen Logistik yang Baik agar Berjalan Tertib

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 9, 2026 1:47


Perpindahan Jemaah dari Madinah ke Makkah Membutuhkan Manajemen Logistik yang Baik agar Berjalan Tertib. Untuk Mendukung Sukses Ekosistem Penyelenggaraan Haji, Jemaah Diimbau untuk Mengatur Barang Bawaannya secara Cerdas. Seperti yang Dilakukan oleh Jemaah Embarkasi Kualanamu, Nanda Eko Dinata, yang Telah Membuat Daftar Barang Bawaan Sejak Satu Malam Sebelum Keberangkatan.(BEH/MCH2026)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2082. "SEPERTI KELEDAI YANG MEMBAWA KITAB"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 4, 2026 21:43


Bismillah,2082. SEPERTI KELEDAI YANG MEMBAWA KITABRiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2083. "ILMU SEPERTI HARTA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 4, 2026 19:11


Bismillah,2083. ILMU SEPERTI HARTARiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 4 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dan Percaya pada RencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 3, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Mei 2026Bacaan: 'Setelah selesai berbicara, la berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (Lukas 5:4) Renungan: Sehebat apapun manusia, pasti mempunyai kekurangan dan keterbatasan. Salah satu contoh, Ramesh Chandra, pebisnis real estate India. la adalah 1 dari 10 miliader dunia yang pernah bangkrut. Pada puncaknya, Ramesh Chandra memiliki kekayaan US$ 9,2 miliar. Namun pada 2001, perusahaan terlibat skandal telekomunikasi nasional hingga akhirnya bangkrut. Ramesh Chandra sebagai pebisnis pasti sudah mempunyai banyak pengalaman, pengetahuan dan keahlian di bidang bisnis. Akan tetapi karena keterbatasannya, akhirnya, Ramesh gagal juga dalam membangun bisnisnya. Seperti yang kita ketahui Simon Petrus adalah salah satu murid Tuhan Yesus yang berlatar belakang sebagai nelayan. Keahlian dalam mencari ikan di laut, tentu tidak diragukan lagi. Simon Petrus sebagai nelayan kawakan pasti bisa memprediksi tempat-tempat di laut yang banyak ikannya. Setiap bekerja mencari ikan, Simon Petrus pasti sudah menggunakan cara-cara yang benar sesuai pengetahuan dan pengalamannya sebagai nelayan. Namun demikian, karena keterbatasannya, ia juga pernah mengalami kegagalan dalam mencari ikan semalam suntuk. Ketika Tuhan Yesus berfirman supaya Simon Petrus menebarkan jalanya ke tempat yang dalam, dan ia melakukan seperti yang difirmankan Yesus kepadanya, sejumlah besar ikan pun ditangkapnya (Luk. 5:4-6). Setiap orang pasti memiliki pengetahuan, pengalaman dan keahlian sesuai bidang yang dijalani. Akan tetapi, bagaimanapun hebatnya diri sendiri, sebagai manusia biasa, tetap memiliki keterbatasan. Kita tidak boleh mengandalkan pengetahuan dan pengalaman diri sendiri sepenuhnya dalam bekerja. Sebagai orang percaya, kita mempunyai Tuhan Yesus yang firman-Nya penuh kuasa. Jika kita ingin berhasil dalam setiap pekerjaan yang kita jalani, sertakan Tuhan Yesus selalu di dalamnya. Dengar dan terimalah firman-Nya kemudian lakukan, maka apa yang kita kerjakan akan dibuat-Nya berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanku aku selalu mengandalkan Engkau. Karena tanpa-Mu aku tidak bisa berbuat apa-apa. Amin. (Dod).

Gus Aria
Hai, Udah Lama nih gak Nongol di Spotify, hehehe

Gus Aria

Play Episode Listen Later May 2, 2026 15:44


gimana kabarnya guys?sehat semua?aku harap semua sehat, yang lagi gak enak badan cepat sembuh ya.Seperti biasa, Stay Tune and Happy Listening.

Radio Elshinta
Bagaimana mempercepat realisasi pembenahan perlintasan kereta sebidang seperti yang dijanjikan Presiden Prabowo?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 13:32


Simak Pembahasannya Bersama Narasumber: 1. Pakar Transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), R. Sony Sulaksono Wibowo 2. Koordinator Komunitas Edan Sepur Daerah 2 Bandung Abdullah Putra Gandhara

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Dipakai dan Diaku (25 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Dipakai dan DiakuiDiambil dari: Kisah Para Rasul 2:42 (TB)“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan…”Wonder Kids, ada satu ujian lagi yang dipakai gereja mula-mula untuk mengenali kitab-kitab Perjanjian Baru. Ujian ketiga adalah: Apakah kitab itu dipakai secara luas dan diterima oleh jemaat sejak awal?Kalau sebuah kitab benar-benar berasal dari Tuhan, maka jemaat-jemaat di berbagai tempat akan membacanya, mengajarkannya, dan mengakuinya sebagai firman Tuhan. Kitab-kitab seperti Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan surat-surat Paulus sudah digunakan sejak awal oleh banyak gereja. Mereka dibacakan dalam ibadah, diajarkan kepada jemaat, dan diterima sebagai pengajaran rasuli.Sebaliknya, ada tulisan-tulisan lain yang muncul belakangan dan tidak digunakan secara luas oleh gereja mula-mula. Tulisan-tulisan itu tidak lulus ujian ini. Artinya, kanon bukan diputuskan hanya oleh satu orang atau satu pertemuan. Itu adalah pengakuan yang bertumbuh secara alami di antara jemaat-jemaat yang setia kepada ajaran rasul. Seperti dalam Kisah Para Rasul 2:42, jemaat mula-mula bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Itulah standar mereka.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bangun hidupmu di atas firman yang telah dipegang teguh oleh gereja sejak awal.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memimpin gereja-Mu sejak awal untuk mengenali firman-Mu yang benar. Tolong aku bertekun dalam pengajaran yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan bukan hanya benar — ia telah diuji dan dipegang teguh oleh umat Tuhan sepanjang sejarah. Tuhan Yesus memberkati.

Grace Alone Ministry
Eksposisi Amos 3:3-8 - Pdt. Yakub Tri Handoko

Grace Alone Ministry

Play Episode Listen Later Apr 23, 2026 58:52


Banyak orang mengira kesuksesan sebagai tanda perkenanan Tuhan. Celakanya, definisi “kesuksesan” di sini dipahami secara duniawi. Jika semua yang terlihat baik – misalnya kesehatan, penghasilan, keamanan, dan kemakmuran – ada pada diri seseorang, orang itu sedang diberkati oleh Tuhan. Allah menyertai hidupnya.Dengan konsep semacam ini, orang yang merasa dirinya diperkenan oleh Tuhan cenderung meremehkan kesalahan-kesalahan mereka. Mereka berpikir bahwa Tuhan maklum dengan semuanya itu. Buktinya, Allah tetap memberikat berkat-berkat-Nya.Benarkah semua kesuksesan itu merupakan tanda perkenanan Tuhan? Benarkah perkenanan itu membuat Tuhan mengesampingkan kesalahan mereka? Khotbah hari ini akan menyediakan jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini.Teks kita hari ini, yaitu Amos 3:3-8, tidak boleh dipisahkan dari bagian sebelumnya (3:1-2). Seperti yang kita sudah pelajari bersama di khotbah sebelumnya, bangsa Israel menganggap sepi ucapan penghukuman yang diberitakan oleh Amos di 2:6-16. Mereka tidak percaya pada berita itu.Mengapa mereka tidak percaya? Alasan utama adalah keadaan mereka yang sedang baik-baik saja. Di bawah pemerintahan Raja Yerobeam II, bangsa Israel memiliki kekuatan militer yang kuat. Beberapa daerah yang sempat dikuasai oleh musuh berhasil direbut kembali. Secara ekonomi mereka juga berjaya. Banyak orang kaya di Israel. Secara relijius mereka juga masih mempersembahkan kurban dan merayakan ritual-ritual penting. Tuhan tampaknya sedang memberkati mereka. Teguran yang disampaikan oleh Amos di 2:6-16 terlalu dibesar-besarkan. Jika TUHAN tidak berkenan kepada mereka, mengapa mereka dalam keadaan yang nyaman, aman dan baik-baik saja?Alasan lain adalah posisi mereka sebagai umat Allah. Mereka adalah umat tebusan yang dilepaskan secara ajaib dari tanah Mesir. Mereka dijadikan umat perjanjian. Posisi mereka di antara segala bangsa sangat unik. Tidak ada bangsa lain seperti mereka.Rasa aman yang palsu seperti itulah yang mendorong mereka untuk mengabaikan dan menentang pemberitaan Amos. Sebagai respons terhadap mereka, Amos mengingatkan bahwa posisi sebagai umat TUHAN bukan jaminan dihindarkan dari hukuman (3:1-2). Dalam perjanjian itu sudah ada aturan: ketidaktaatan akan disikapi TUHAN dengan hukuman. Keadaan bangsa Israel yang terlihat baik-baik saja sebenarnya bukan tanda perkenanan dari Tuhan. Allah tidak berkenan pada pelbagai pelanggaran yang mereka lakukan. Hukuman Allah sudah disiapkan. Mereka perlu mendengarkan dengan kesungguhan. Dalam konteks seperti ini, Amos mengucapkan berita kenabian di 3:3-8.Melalui teks hari ini kita akan belajar beberapa konsep tentang hukuman Allah. Di dalam hukuman Allah kita menemukan keadilan sekaligus kemurahan-Nya. Keseriusan-Nya dalam menegakkan keadilan sama dengan keseriusan-Nya dalam menegakkan kita di atas kasih karunia-Nya.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Otoritas Rasul (23 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Firman yang Dihidupi oleh Nafas Allah (22 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahFirman yang Dihidupi oleh Nafas AllahDiambil dari: Yohanes 16:13 (TB)“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran…”Wonder Kids, pernah dengar kata “diilhamkan”? Kadang orang berkata, “Aku terinspirasi!”Biasanya maksudnya merasa termotivasi atau punya ide bagus. Tapi ketika Alkitab berkata bahwa Kitab Suci “diilhamkan oleh Allah,” artinya jauh lebih dalam.Dalam 2 Timotius 3:16 dikatakan bahwa “Segala tulisan yang diilhamkan Allah…” Kata aslinya berarti “Allah menghembuskan.” Seperti dalam Kejadian 2:7, ketika Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam manusia. Artinya, firman Tuhan bukan hanya ide manusia yang pintar. Itu adalah firman yang berasal dari Allah sendiri.Para penulis Alkitab memang manusia biasa — mereka punya gaya bahasa dan kepribadian masing-masing. Tetapi Roh Kudus memimpin mereka sehingga apa yang mereka tulis adalah apa yang Allah kehendaki. Itu sebabnya Alkitab memiliki otoritas. Karena sumbernya adalah Allah sendiri.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Saat kamu membaca Alkitab, jangan anggap itu hanya buku biasa. Mintalah Roh Kudus menolongmu memahami dan melakukannya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu berasal dari-Mu sendiri. Tolong aku membaca dan mengerti firman-Mu dengan hati yang terbuka. Pimpin aku dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab bukan hanya tentang Tuhan — Alkitab berasal dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Miliki Hati Seperti Hati Burung

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 58:01


Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Miliki Hati Seperti Hati Burung

hati seperti miliki ustadz dr firanda andirja
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 19 April 2026 - Menentukan pilihan sesuai HikmatNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 18, 2026 5:01


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 April 2026Bacaan: "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu." (Ulangan 30:19)Renungan: Hidup ini penuh dengan pilihan, dan setiap hari kita diperhadapkan pada beragam pilihan. Kita bisa memilih untuk tidur sampai siang dan bermalas-malasan, tetapi kita juga bisa memilih untuk bangun pagi-pagi dan mulai beraktivitas, bekerja serta mengusahakan sesuatu. Kita bisa memilih untuk berbuat baik, namun kita juga bisa memilih untuk berbuat jahat. Yang pasti, semua pilihan yang kita buat tentu ada akibatnya. Tangan orang malas mendatangkan kemiskinan, tetapi tangan orang rajin mendatangkan banyak rejeki. Orang yang berbuat baik akan menuai kebaikan, tetapi orang yang berbuat jahat akan menuai kejahatan juga. Di dalam hidupnya, Esau telah menentukan pilihan-pilihan yang mendatangkan penyesalan dan kesusahan baginya, karena jalan hidupnya selanjutnya ditentukan oleh akibat pilihan-pilihan yang sudah ia buat. Menukar hak kesulungannya dengan sepiring bubur kacang merah merupakan salah satu contoh dari pilihan Esau yang akhirnya melahirkan penyesalan yang teramat sangat, sehingga ia akhirnya menangis meraung-raung ketika mengetahui bahwa Ishak ayahnya telah memberikan berkat kesulungan itu kepada Yakub. Pilihan berikutnya yang dibuat oleh Esau adalah menikahi wanita-wanita Kanaan yang sangat tidak diharapkan oleh kedua orang tuanya dan hal itu pun membuatnya merasa bersalah kepada orang tuanya, sehingga untuk "mengobati" kekecewaan mereka, ia berusaha menikah lagi dengan Mahalat seorang wanita kerabatnya yang tidak lain adalah anak Ismael. Karena pilihan yang dibuatnya, Esau harus melewati saat-saat yang tidak menyenangkan, ia disiksa oleh rasa kebencian kepada adiknya Yakub, bahkan ia pernah bermaksud membunuh adiknya itu. Pilihan-pilihan yang diambil akan mempengaruhi hidup dan masa depan seseorang. Seperti sebuah kata bijak mengatakan, "Keputusan yang engkau ambil hari ini, akan menentukan apa yang akan terjadi pada hari esok". Tuhan telah memberikan banyak arahan atau rambu-rambu melalui firman-Nya, agar kita bisa memilih apa yang baik dan berkenan kepada-Nya. Jika kita menginginkan kehidupan yang diberkati, pilihlah apa yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. Kita tidak akan pernah bisa menarik kembali waktu yang sudah berlalu dan kemudian mengubah pilihan-pilihan yang sudah kita buat. Yang dapat kita lakukan adalah memilih yang baik dan benar hari ini, sehingga tidak ada penyesalan di hari esok! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku memohon hikmat-Mu di dalam setiap pilihan yang kuambil, sehingga aku dapat menyukakan hati-Mu dengan pilihanku itu. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Ingin Semangat Ibadah Tetap Sama seperti Ramadhan (Want to keep the same enthusiasm for worship as in Ramadan)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Apr 18, 2026 5:00


Bismillah,Ingin Semangat Ibadah Tetap Sama seperti Ramadhan(Want to keep the same enthusiasm for worship as in Ramadan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 2065“Semangat Ramadhan yang Hilang Kala Syawal”

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 14 April 2026 - Aku mau dibentuk seperti Yesus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 7:27


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 14 April 2026Bacaan: "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2) Renungan: Seorang wanita mendatangi George Crane untuk berkonsultasi, karena ia membaca artikel yang ditulis oleh George Crane di salah satu surat kabar. la bercerita tentang suaminya dengan kebencian yang sangat besar. la berkata bahwa ia tidak tahan lagi hidup dengan suaminya dan akan segera minta diceraikan. Tetapi sebelum ia diceraikan, ia harus membuat rencana balas dendam atas semua rasa sakit yang dialaminya. George Crane berpikir sejenak, kemudian ia berkata, "Nyonya, sekarang pulanglah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Bersabarlah sedikit waktu lagi agar Anda dapat membalaskan sakit hati itu. Saran saya, cobalah untuk menunjukkan seolah-olah Anda sangat mencintainya. Setiap pagi berikan ia secangkir kopi dan roti, sambil mengatakan bahwa Anda mengasihinya. Ketika ia melakukan sesuatu yang tidak baik, cobalah untuk tersenyum kepadanya. Berusahalah sabar untuk mendengar keluh kesah atau petualangan-petualangannya sepanjang hari, sehingga ia berpikir bahwa Anda sangat mengerti akan dia. Kemudian setelah dua bulan, barulah Anda menyatakan bahwa Anda ingin bercerai dengannya. Itu akan menjadi seperti sebuah bom yang menghancurkan hatinya." "Wah, ide Anda bagus sekali Pak." sahut wanita itu. Kemudian wanita itu pulang dengan suatu rencana yang jitu. Dua bulan kemudian wanita itu kembali menemui George Crane. Setelah ia duduk, George Crane bertanya, "Apakah sekarang Anda siap menceraikan suami Anda?" "Bercerai? Saya tidak akan pernah menceraikan suami saya Pak. Sekarang saya benar-benar mengasihinya!" jawabnya dengan yakin. Jika kita menginginkan situasi yang lebih baik di rumah atau di kantor, kita tidak perlu menuntut orang lain untuk berubah terlebih dulu, mulailah perubahan itu dari diri kita sendiri. Ketika kita menunjukkan bahwa kita mau memulai perubahan dari diri kita sendiri, maka itu akan memberi inspirasi dan memotivasi orang-orang di sekitar kita untuk berubah. Pada awalnya perubahan yang kita mulai memang akan membuat orang lain bertanya-tanya, apa gerangan yang terjadi sehingga ia yang tadinya sangat cerewet kini jadi lebih bisa menguasai lidahnya; dia yang tadinya kasar, kini lebih lemah lembut, dia yang tadinya cuek habis, kini mulai perhatian; dia yang tadinya pelit, kini mulai murah hati; dia yang tadinya pemalas, kini mulai rajin, dan seterusnya. Tetapi, seiring dengan perubahan yang kita mulai, orang-orang di sekeliling kita juga akan mulai berubah. Marilah kita berubah dari hari ke hari menjadi pribadi yang karakternya semakin serupa dengan Kristus. "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Rm 12:2). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku mau dibentuk supaya menjadi seperti Yesus di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Baharuilah hati dan pikiranku setiap hari. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Kebenaran yang Mengejutkan (12 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 11, 2026 2:58


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKebenaran yang MengejutkanDiambil dari: Mazmur 33:11 (TB)“Rancangan TUHAN tetap selama-lamanya, rencana hati-Nya turun-temurun.”Wonder Kids, pada tahun 1947 terjadi sebuah penemuan yang sangat penting. Di dekat Laut Mati, seorang gembala menemukan gua-gua yang berisi gulungan-gulungan kuno. Gulungan itu sekarang dikenal sebagai Gulungan Laut Mati. Lebih dari 800 gulungan ditemukan. Banyak di antaranya berisi bagian-bagian dari Perjanjian Lama. Beberapa sangat rapuh dan harus disusun kembali seperti potongan puzzle.Mengapa penemuan ini penting? Karena gulungan-gulungan itu sangat tua — jauh lebih tua daripada salinan Alkitab yang sebelumnya kita miliki. Para ahli kemudian membandingkan isi Gulungan Laut Mati dengan Alkitab yang kita miliki sekarang. Dan hasilnya? Isinya sangat sama.Itu berarti selama ratusan bahkan ribuan tahun, firman Tuhan disalin dengan sangat hati-hati dan tetap terjaga. Bayangkan itu, Wonder Kids. Selama begitu banyak generasi, firman Tuhan tidak berubah secara sembarangan. Seperti yang dikatakan Mazmur, rancangan Tuhan tetap selama-lamanya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan bukan hanya berbicara dalam sejarah. Ia juga menjaga firman-Nya sepanjang sejarah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Bersyukurlah karena kamu memegang Alkitab yang sama isinya dengan yang dibaca oleh orang-orang percaya ribuan tahun yang lalu.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap sama dari dulu sampai sekarang. Tolong aku supaya menghargai dan mempercayai firman-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan tidak berubah — Ia setia sepanjang generasi. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#978 Cara Gampang Belajar "Game Theory"

Ini Koper

Play Episode Listen Later Apr 8, 2026 7:47


Cara Gampang Belajar "Game Theory" adalah memahami istilah-istilah yang sering digunakan.   Seperti kita ketahui "Game Theory", dalam proses konflik dan damai, tidak melulu soal emosi.  Banyak hal bisa dijelaskan dengan menggunakan cara-cara rasional yang presisi.  Silakan memahami istilah yang sering digunakan.

Radio Elshinta
Amsal Bebas, Jaksa Diperiksa: Ada Apa di Balik Putusan?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 31:40


Kasus Amsal Christy Sitepu, pekerja kreatif di Karo, Sumatera Utara masih berlanjut. Kejaksaan Agung menarik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Dante Rajagukguk dan para jaksa yang menangani kasus tersebut utk menjalani pemeriksaan dan klarifikasi. Seperti diketahui PN Medan menjatuhkan vonis bebas Amsal dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bagaimana mencermati dinamika antara putusan pengadilan dan evaluasi internal kejaksaan?TALK :: Ketua Komisi Kejaksaan, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam Oktaf Paskah, 7 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 6, 2026 8:56


Dibawakan oleh Matilda Riza Mashun dari Paroki Santo Agustinus di Keuskupan Agung Pontianak, Indonesia. Kisah Para Rasul 2: 36-41; Mazmur tg 33: 4-5.18-19.20.22; Yohanes 20: 11-18.RESPONS ATASKOTBAH PERTAMA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Respons AtasKotbah Pertama. Ketika kebenaran atau fakta suatu peristiwa diungkapkan secaraterang-terangan dan tanpa halangan apa pun, tanggapan yang datang biasanyatidak selalu seragam: ya atau tidak. Pasti ada tanggapan menyambut danmenyetujui, pasti tanggapan lain yang tidak setuju dan menolak. Ada jugatanggapan yang samar-samar atau tidak jelas apakah setuju atau tidak setuju.Dengan kata lain, kita tidak mungkin menyenangkan dan memuaskan semua orangsekaligus. Seperti ketika Yesus masih hidup tidak diterima semuaorang, kotbah pertama oleh Petrus yang dikelilingi para rasul dan murid inidipercaya bernasib yang sama. Namun teks Kisah Para Rasul pada hari inimenonjolkan bagian orang yang setuju dan menerima ajaran Injil Yesus Kristusyang disampaikan. Bagian kotbah pada hari Pentakosta berbunyi demikian: Allahtelah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus. Lalusecara spesifik respons orang-orang Yahudi yang mendengarkan kotbah itu ialah hatimereka sangat terharu. Selanjutnya mereka bertanya kepada Petrus dan para rasultentang apa yang perlu dilakukan sebagai kelanjutan dari rasa haru mereka. Mereka memahami isi kotbah tersebut dengan pikirannya,lalu mereka terbawa di dalam perasaan harunya, dan selanjutnya ialah kemauannyayang sudah terbuka untuk diisi. Yang bertugas mengisi ialah pembawa kabar sukacita dalam hal ini ialah para rasul. Keterbukaan itu tidak serta-merta segeradiisi dengan pengakuan dan tindakan iman. Keterbukaan hati dan pikiran itumemungkinkan sebuah proses bertumbuhnya iman yang sesungguhnya. Yangselanjutnya diperlukan ialah pertobatan, pembaptisan dalam nama Yesus Kristussebagai pengampunan dosa, dan pencurahan karunia Roh Kudus. Jadi apa yang terjadi dalam konteks kotbah pertama tentangInjil Yesus Kristus itu telah membuahkan sebuah tanggapan mendasar dariorang-orang yang percaya. Di dalam kehidupan Gereja saat ini kita menyebutnyasebagai tiga sakramen inisiasi, yaitu pembaptisan, komuni kudus, dan penguatan.Ketiganya merupakan tahap awal dan mendasar kehidupan Kristiani dan menggereja. Firman Tuhan yang didengar dan diterima mengarahkanseseorang pada pembaharuan arah hidup. Lalu ia dipersiapkan untuk menerimapembaptisan yang membuatnya bertemu dan melihat Tuhan secara pribadi. Bahkan iadipanggil namanya seperti Yesus yang bangkit menyebut nama “Maria” dalamperistiwa penampakan. Ini layaknya pengalaman menerima Tuhan secara pribadiseperti Komuni Suci. Selanjutnya penguatan iman yang diterima dan diakui itumelalui pencurahan Roh Kudus di dalam sakramen krisma. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tidakluput dari mengenali-Mu secara benar dan sungguh-sungguh melalui pewartaanfirman-Mu setiap hari. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari SABTU SUCI, 4 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 3, 2026 9:11


Dibawakan oleh Netty dari Gereja Santa Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kejadian 1: 1 - 2: 2; Mazmur tg 104: 1-2a.5-6.10.12.13-14.24.35c; Roma 6: 3-11; Matius 28: 1-10. TERANG MENGUASAI GELAP Tema renungan kita pada hari Sabtu Suciini ialah: Terang Menguasai Gelap. Kita baru saja melewati Jumat Agung dansuasana kehilangan, berkabung dan kesedihan masih terasa. Suasana ini membuatkita seperti ditinggalkan dan merana. Hari ini Gereja mewartakan pada kitabahwa ada pengharapan dan pertolongan. Yesus adalah terang bagi kita dan Dialahpenolong kita yang setia. Hari ini dari pagi hingga menjelang sore, suasanasunyi dan tenang mengiringi kita untuk meninggalkan perasaan dan pikirantentang kehilangan, untuk menuju kepada terang yang menggembirakan. Satu ilustrasi begini. Kalau kitamemasuki sebuah rumah atau ruangan yang gelap, kita pasti tidak bisa melihatapa-apa. Sangatlah sulit untuk menemukan jalan untuk melangkah. Seperti orangbuta, kita hanya dapat “merasa” suasana dan keberadaan kita. Kita mesti sangathati-hati dengan setiap langkah karena kalau tidak kita terpeleset dan jatuh,khususnya karena kita tidak begitu familiar dengan tempat atau lokasi kitaberada. Begitulah suasana kehidupan di dunia yang kita hidupi kalau tanpaYesus. Di dalam kegelapan ada godaan-godaan yang sangat membahayakan. Kita bisasaja melangkah dan jatuh dalam pencobaan.  Tetapi bagi Tuhan dan kita yang hidup didalam rahmat-Nya pasti ada terang. Terang itu adalah Yesus, dan Dia ada didalam nurani kita. Satu terang saja sudah sangat penting dan diri kita sendirimemiliki terang itu. Sementara lingkungan di sekitar gelap, kita pertahankanterang itu. Kita perlu tetap menjadi kuat dalam iman dan terus bercahaya tanpaharus terbawa oleh kegelapan yang mungkin jauh lebih hebat. Jadi meskipun hanyasatu terang dan kecil, orang-orang dan dunia sekitarnya sangat bergantung padanya.Satu terang saja yang bersinar pasti kegelapan tidak menjadi kegelapan yangsempurna.  Yesus berkata, “Akulah terang dunia.Barang siapa yang mengikuti Aku tidak akan jatuh di dalam kegelapan.” TerangYesus itu bukan sesuatu yang fisik atau lahiriah seperti terang lilin atau api.Terang itu adalah bimbingan rohani dan jalan kepada Bapa. Maka dengan mengikutiterang itu, kita memiliki seorang pembimbing yang membimbing hidup kita dengansebaik-baiknya. Kita akan tahu bagaimana menyembah Bapa kita di surga, kitaakan tahu bagaimana kita berbicara dengan sesama kita dan kita akan tahu bagaimanamenjadi kuat dalam mempertahankan dan melakukan yang baik dan benar.  Renungkan kita tentang terang Kristusyang menguasai kuasa kegelapan ini mengantarkan kita untuk perayaan MalamPaskah yang sebentar lagi akan kita rayakan dengan meriah. Dengan persiapanbatin dan semangat melalui renungan ini, kita sungguh menyongsong Malam Paskahnanti dengan penuh suka cita.   Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah yang mahakuasa, lindungilah kami selalu di dalam terang-Mu yang mengagumkan. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Ini Koper
#968 Membaca Orang Seperti Sebuah Buku

Ini Koper

Play Episode Listen Later Apr 3, 2026 14:32


Membaca manusia itu seperti membaca buku—jangan cuma lihat sampulnya. Sampul bisa mengkilap, tapi isinya mungkin membosankan. Kita harus berani "membuka halaman" dengan memahami motivasi terdalamnya: apakah dia mengejar kenikmatan atau sekadar lari dari rasa sakit. Inilah bensin yang menggerakkan alur cerita setiap individu di depan kita. Membaca buku ini juga butuh "kamus" yang pas. Kita bisa pakai MBTI, Enneagram, atau Big Five. Alat-alat ini membantu kita tahu apakah buku ini bergenre "petualangan" yang ekstrovert atau "misteri" yang penuh analisis. Ditambah dengan pengamatan pada ekspresi mikro, kita bisa tahu mana paragraf yang jujur dan mana yang cuma "tipografi" untuk menutupi kebohongan. Akhirnya, menjadi pembaca orang yang mahir bukan untuk menjadi hakim yang galak. Ini soal empati. Soal memahami mengapa sebuah bab ditulis dengan penuh air mata atau amarah. Dengan membaca orang lain secara jernih, kita sebenarnya sedang belajar menulis bab-bab kehidupan kita sendiri dengan tinta kebijaksanaan yang lebih kental.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 3 April 2026 - Karna SalibMu, Aku hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 2, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 3 April 2026Bacaan: "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." (Roma 5:8) Renungan: Kiera Larsen adalah seorang gadis kecil berusia 10 tahun. la pada akhirnya harus meninggalkan dunia ini pada usia yang masih sangat muda karena menyelamatkan orang lain. Peristiwa nahas itu terjadi ketika Kiera sedang bermain di halaman rumahnya bersama dengan Adison yang berusia satu tahun dan Emma, dua tahun, anak tetangganya. Ketika sedang asyik bermain, tiba-tiba sebuah mobil Mercedes-Benz terguling. Kiera pun dengan sigap mendorong kedua balita tersebut tanpa sempat menolong dirinya sendiri. Bahkan terlihat luka goresan pada tubuh kedua balita akibat cengkeraman dan dorongan yang kuat dari Kiera saat mendorong mereka. la pun meninggal akibat hantaman keras mobil tersebut. Kiera selalu diingat sebagai pahlawan bagi kedua anak itu oleh ibu mereka. Kisah di atas mengingatkan kita kepada pengorbanan Yesus untuk keselamatan umat-Nya. Kematian dan kebangkitan Yesus yang masih disangkal oleh para pembenci-Nya hingga saat ini memang hanya dapat dipahami oleh mereka yang telah merasakan arti dari pengorbanan-Nya. Yesus adalah Pahlawan bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Ketika hidup kita terancam oleh maut, la datang dan mendorong kita ke tempat yang aman. Seperti kisah Kiera, yang bila diingat oleh orang-orang, akan selalu mengundang decak kagum bahkan tersentuh oleh pengorbanannya. Seharusnya kita pun tersentuh dan berdecak kagum setiap kali mengingat, mendengar, dan membaca kisah pengorbanan Sang Juruselamat. Kisah pengorbanan Yesus adalah kisah spektakuler sepanjang masa. Pengorbanan-Nya adalah nyata bukan hanya sekadar mitos. Kehidupan yang kita miliki saat ini adalah salah satu bukti dari pengorbanan Yesus. Kisah Yesus ini bukanlah sekadar sepenggal kisah yang diceritakan setiap kali umat Kristen hendak merayakan Paskah. Kisah ini benar-benar nyata dan wajib kita syukuri karena tanpa pengorbanan Yesus kita telah menjadi orang-orang yang tidak mengenal kebenaran dan bahkan hidup di dalam dosa. Yesus sangat mengasihi kita. la tidak mengasihi kita dengan kata-kata yang indah dan manis didengar, tetapi dengan bukti nyata. Manusia tidak perlu lagi menagih janji-janji-Nya untuk yakin bahwa la mengasihi manusia, tetapi cukup dengan melihat pengorbanan-Nya yang besar sebagai bukti kasih-Nya yang luar biasa. Pengorbanan-Nya tidak perlu lagi dipertanyakan karena itu sudah pasti. Bersyukurlah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku hati yang tiada henti-hentinya bersyukur atas pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 30 Maret 2026 - Waktu untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 3:26


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Maret 2026Bacaan: "....tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam." (Mazmur 1:2)Renungan: Ada seorang Profesor Jerman yang begitu baik sehingga membuat para mahasiswanya kagum dan bertanya-tanya. Beberapa dari mereka bertekad mencari tahu apa rahasianya. Pada suatu hari, mereka menyuruh seseorang untuk bersembunyi di ruang belajar tempat sang profesor melewatkan waktunya setiap malam. Akhirnya ia datang juga dalam keadaan sangat capai. Tapi ia duduk dan selama satu jam mempelajari Alkitab. Lalu menundukkan kepala serta memanjatkan doa, kemudian menutup Kitab Sucinya. Setelah itu ia berkata, "Tuhan Yesus, kita masih memiliki hubungan lama yang sama." Hubungan kita dengan Tuhan Yesus merupakan hal yang paling utama dalam hidup ini. Itulah sebabnya kita wajib memeliharanya baik-baik. Bagaimana caranya? Seperti kata Pemazmur: suka melakukan perintah Tuhan dan merenungkannya siang malam. Bukankah kita punya waktu untuk menyalurkan hobi atau kegemaran kita di tengah kesibukan sehari-hari? Alasannya, karena itu penting bagi kita. Maka apabila hubungan akrab dengan Tuhan Yesus kita anggap penting, tentunya kita selalu rindu menyediakan waktu bagi Dia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengutamakan Engkau di atas segala sesuatu. Ingatkanlah aku agar senantiasa menjaga hubungan akrab dengan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi hari Senin, 16 Maret 2026 - Belajar menjadi orang yang bijaksana

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 16, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Maret 2026Bacaan: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:13)Renungan: Suatu hari seseorang bertanya kepada seorang pemimpin agama, apakah yang akan ia lakukan jika ia mengetahui bahwa Tuhan akan datang menjemputnya esok hari. Dia menjawab, "Saya akan pergi tidur dan bangun esok paginya dan melanjutkan pekerjaan karena saya ingin la menemukan saya sedang melakukan tugas yang la perintahkan." Demikian kita pun akan memberikan jawaban ketika kita diberitahukan tentang "dead line' atau akhir dari kehidupan kita. Namun sayangnya kebanyakan kita tidak akan pernah tahu kapan 'dead line' kehidupan kita. Seperti perumpamaan tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh yang tidak mengetahui kapan waktu kedatangan sang mempelai pria. Selanjutnya dikatakan bahwa pelita mereka hampir padam. Lima gadis bijaksana memiliki cadangan minyak dan segera membereskan pelita mereka. Sementara, lima gadis bodoh yang lain pergi membeli minyak, namun pada saat itulah mempelai datang. Lima gadis yang bijaksana masuk dalam perjamuan kawin, dan lima gadis bodoh lainnya tertinggal. Yesus mengakhiri perumpamaan ini dengan memberikan sebuah pernyataan, "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Demikianlah, Yesus menyatakan bahwa hanya ada dua pilihan situasi ketika kita menghadapi 'dead line' kehidupan ini, yaitu: siap atau tidak! Lima gadis yang bijaksana mengambil sebuah tindakan yang tepat dan penuh hikmat untuk mengantisipasi waktu kedatangan mempelai yang tidak dapat diprediksi, yaitu dengan membawa cadangan minyak agar pelita mereka tetap bisa menyala selama masa penantian. Sementara lima gadis yang lainnya dikatakan bodoh karena sekalipun mereka melihat bagaimana lima rekan mereka membawa cadangan minyak, mereka tidak meneladani apa yang mereka lihat. Demikianlah kita pun akan mengalami akhir hidup yang sama dengan lima gadis yang bodoh ini ketika kita masa bodoh saat melihat begitu banyak orang percaya lainnya yang menjalani kehidupan yang takut akan Tuhan dan mengalami pertumbuhan rohani yang signifikan. Setiap minggu mereka yang bijaksana tekun beribadah, sementara kita tetap tinggal di rumah saja. Mereka tekun membaca Alkitab, kita tekun membaca WA dan medsos. Mereka rajin berdoa dan memuji Tuhan, kita rajin nonton drama Korea. Mereka belajar menyisihkan waktu untuk melayani, kita masih sibuk hidup hura-hura. Mereka melatih diri untuk hidup dalam kekudusan, kita masih berkutat dalam dosa. Mereka menggunakan kesempatan hidup dengan menjadi berkat, sementara kita menyia-nyiakan waktu yang ada. Demikianlah, Yesus menyampaikan perumpamaan ini agar kita menjadi bijak dengan berkaca pada tindakan yang tepat dan berhikmat yang dapat kita teladani dari kesalehan dan kedewasaan rohani orang-orang yang ada di sekitar kita. Ingatlah bahwa hidup ini adalah sebuah kesempatan agar kita bisa belajar menjadi lebih baik, lebih bijak, dan lebih berjaga-jaga! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjadi orang yang bijak dan berhikmat, dengan meneladani perbuatan baik dari orang-orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 3 Maret 2026 - RancanganNya selalu sempurna

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 6:17


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Maret 2026Bacaan: "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlahı tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:9)Renungan: Suatu hari ada seorang pria yang sedang mengemudikan mobil bermerk Ford. Tidak disangka, mobil Ford yang ia kendarai mogok ditengah jalan. Pria itu pun membuka kap mobilnya dan berusaha untuk mencari penyebab dan memperbaiki kerusakannya. Namun pria itu tidak juga menemukan solusinya. Tidak lama kemudian, datanglah seorang pria tua yang juga mengendarai mobil Ford. Melihat sesama pengendara Ford yang mogok ditengah jalan, pria itu langsung berhenti dan keluar dari mobil untuk membantu pria muda itu. Tanpa memakan waktu banyak, pria itu sukses memperbaiki mobil yang rusak itu. Pria muda itu kemudian berterima kasih dan pria tua itupun memperkenalkan diri katanya, "Saya Henry Ford. Saya yang telah merancang mobil ini." Kehidupan manusia tak ubahnya seperti kisah diatas, di mana sering kali "mobil yang kita kendarai" tiba-tiba saja mogok dan berhenti ditengah jalan karena masalah yang mungkin datang tanpa kita duga sebelumnya. Saat itu mungkin kita merasa jengkel, kecewa, marah, dan sedih karena apa yang kita harapkan ternyata berbeda jauh dengan kenyataan. Kita merasa gagal dan sering kali kita kehilangan pengharapan karena kita menganggap bahwa masalah yang kita hadapi adalah akhir dari segala-galanya. Kita sering lupa bahwa segala problema yang kita alami adalah bagian dari rencana Tuhan yang akan mendatangkan kebaikan dalam hidup kita. Sebenarnya Tuhan selalu menyediakan berkat yang melimpah dibalik semua masalah yang kita hadapi. Dia sanggup mengubah setiap kegagalan dan kesalahan kita menjadi sebuah berkat yang luar biasa dalam hidup kita. Tuhan sudah merancang segala yang baik dalam hidup kita. Dia tahu segala kelemahan dan kegagalan kita. Yang perlu kita lakukan adalah kembali kepada Tuhan. Kita percayakan hidup kita seluruhnya kepada-Nya. Berusahalah dan berdoa, sebab itulah bagian kita. Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Tuhan selalu memberikan solusi atas segala masalah kita. Karena itu, jangan takut dan bimbang. Percayalah bahwa Tuhan adalah Bapa yang baik, dia tidak akan menjerumuskan kita. Percayalah bahwa rancangan-Nya selalu sempurna bagi hidup kita, jika kita selalu setia dan menaruh iman serta pengharapan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kupercayakan hidupku pada rencana-Mu yang indah. Apapun yang terjadi, jika itu sesuai dengan kehendak-Mu, maka aku percaya semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 19 Februari 2026 - Ketekunan dan kejujuran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 4:36


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Februari 2026Bacaan: "Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: 'Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku..." (Yosua 7:20)Renungan: Salah satu penghambat kesuksesan bagi sebagian orang adalah keinginan mereka menggunakan jalan pintas. Memang mungkin jalan pintas bisa saja berhasil untuk sementara waktu, tetapi tidak dalam jangka panjang. Hal ini seperti terjadi dalam lomba marathon yang diselenggarakan di Boston. Jaqueline Gareau, seorang peserta wanita sedang dalam Marathon garis finish, tiba-tiba melihat seorang pelari wanita lain mendahuluinya. Dia adalah Ruiz. Rupanya Ruiz menyelinap dan memotong lintasan sehingga dia dapat menyelesaikan finish dengan stamina yang masih segar. Kemenangan Ruiz ini mengantarnya menuju lomba Marathon di New York. Ruiz pun kembali melakukan kecurangan dengan menyelinap dan memotong jalur. Kali ini Ruiz tidak dapat mengelak. Panitia mendiskualifikasi Ruiz dan menyerahkan medalinya pada Gaseau. Dalam Alkitab kita juga mengenal tokoh yang bernama Akhan yang ingin kaya dalam waktu singkat dengan menyimpan barang jarahan yang dikhususkan di tendanya. Akhan ingin mengambil keuntungan, tetapi dia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu mendatangkan malapetaka bagi yang lain. Setelah perbuatannya diketahui, Yosua menghukum Akhan dengan merajamnya hingga mati. Sebenarnya, Tuhan telah berjanji untuk memberkati bangsa Israel dengan kemakmuran dan kelimpahan. Namun ketidaksabaran Akhan membuatnya gagal bahkan harus merasakan hukuman mati. Kesuksesan memerlukan proses dan proses itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Sesuatu yang instan tidaklah baik. Seperti yang dikatakan dalam Amsal 20:21 "Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati. "Tuhan juga tidak akan memberikan keberhasilan dalam sekejap. Tuhan memberkati kita setahap demi setahap. Kita harus melangkah bersama Tuhan dengan sabar dan penuh keyakinan. Kta harus menjalani setiap proses yang ada, menyelesaikan masalah-masalah, melalui berbagai rintangan, dan gigih berjuang di saat-saat yang sulit. Kita harus terus belajar mengembangkan diri dan memperbesar kemampuan kita. Asalkan kita tekun, maka keberhasilan tinggal masalah waktu saja. Semakin banyak kita menabur semakin besar tuaian kita. Semakin cepat kita bertindak maka semakin cepat pula kita akan memperoleh hasilnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kejujuran dalam melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan padaku. Jangan biarkan aku berbuat curang sehingga menjadi baru sandungan bagi berkat-Mu untuk tercurah atas diriku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Februari 2026 - Berpikir Positif di Tengah Situasi Negatif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Februari 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah meka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Suatu hari, seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, Christian Friedich Schon bein sedang bereksperimen dengan pekerjaannya di dapur saat istrinya tidak ada di rumah, karena istrinya melarangnya dia bekerja di dapur. Tanpa sengaja, dia menumpahkan cairan asam sulfur dan asam nitrat. Supaya tidak ketahuan, dia segera mengelap dengan celemek yang terbuat dari katun lalu menggantung celemek itu di dekat perapian untuk mengeringkannya. Tidak di duga, celek itu meledak dengan dahsyat. Ledakan itu terjadi karena campuran cellulose mengalami reaksi kimia yang dinamakan nitrasi. Temuan itu kemudian dinamakan nitrocellulose, yaitu bubuk mesiu yang tidak berasap. Dia kemudian memperbanyaknya dan menjualnya dan mendapatkan banyak uang. Kekeliruan dan kegagalan yang tidak disengaja seringkali mendatangkan manfaat yang tidak kita duga sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Yusuf. Yusuf diperlakukan semena-mena oleh Saudaranya. Dia dimasukkan dalam sumur, dijual dan dibertahukan sudah mati. Bagi orang awam, hal itu mungkin sebuah kekeliruan yang fatal. Tetapi tidak bagi Yusuf. Yusuf sadar betul bahwa peristiwa itu adalah cara Tuhan untuk menggenapi janjinya menjadi pemimpin Mesir dan melakukan suatu pekerjaan besar yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Seringkali apa yang tidak kita harapkan terjadi begitu saja. Kita mungkin akan sedih kecewa dan tidak dapat menerima kenyataan saat itu. Namun tahukah kita bahwa dalam kegagalan-kegagalan itu, Tuhan juga turut bekerja untuk mendatangkan sesuatu yang baik yang mungkin tidak kita duga sebelumnya? Tetap berpikir positif di tengah situasi yang negatif sangatlah penting bagi kita. Kita harus bersabar dan melakukan yang terbaik untuk mengubah keadaan. Kita harus memetik manfaat yang sebanyak-banyaknya dari setiap peristiwa. Percayalah, bahwa tidak semua kegagalan itu buruk. Tetapi yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah baik bagi kita, sebab jika kita mampu jeli dan dapat mengendalikannya, maka kegagalan dan masalah itu justru menjadi titik balik kita meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku tetap dapat berpikir positif di tengah situasi yang negatif. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Gong Xi Fa Cai

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 4:07


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Mazmur 133: 1-3Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 30 Januari 2026 - Lepaskan diri dari belenggu dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 30 Januari 2026Bacaan: "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24) Renungan: Suatu kali ada seorang anak laki-laki yang kedapatan sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga yang sangat mahal. Anak ini memasukkan tangannya ke dalam vas itu, tetapi ia tak bisa menariknya keluar. Ayahnya berusaha keras menolongnya, tetapi semua usahanya sia-sia. Keduanya murung karena tidak rela memecahkan vas yang indah itu. Lalu sang ayah menarik nafas dan berkata, "Sekarang anakku, kita coba sekali lagi. Buka tanganmu, dan luruskan jari-jarimu seperti yang Ayah lakukan, lalu tarik." Yang mengejutkan adalah si anak menjawab, "Tidak, Ayah. Saya tidak mungkin meluruskan jari-jari saya seperti itu. Jika saya melakukannya, saya akan menjatuhkan koin saya! Dan saya tidak mau hal itu terjadi." Seperti anak kecil tersebut, kebanyakan dari kita sering bertindak seperti itu. Kita begitu sibuk memegangi recehan yang tak berharga sehingga kita tidak dapat menerima kebebasan. Terkadang kehidupan dalam dosa dianggap sebagai sesuatu harta yang sebenarnya telah membutakan mata rohani kita. Padahal sebagai orang percaya yang telah hidup di dalam Kristus, kita telah dimerdekakan dari segala bentuk kutuk dosa. Namun yang menjadi kesulitannya adalah kita tidak rela melepaskan sesuatu yang kita anggap berharga dan lebih memilih hidup dalam kesesakan karena ikatan dosa yang memberikan kenikmatan sesaat. Semua kembali ke diri kita, pilihan di tangan kita, apakah mau melepaskannya atau tidak. Hal yang sama pernah dialami oleh perempuan Samaria yang mengalami perjumpaan dengan Yesus. Setelah berjumpa dengan Yesus ia melepaskan prinsip hidup dan semua genggaman masa lalunya dan melangkah dengan hidup baru yang Tuhan karuniakan. Yang lebih luar biasa ia menjadi pekabar Injil bagi orang-orang di sekitarnya. Begitulah kehidupan kita bisa menjadi lebih baik jika kita menyerahkan bejana hidup kita ke tangan Tuhan, dengan cara melepaskan genggaman yang kita anggap berharga namun tidak sesuai dengan pandangan Tuhan lalu menjalani kehidupan yang benar dalam ikatan kasih kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku melepaskan segala genggaman dosa dan prinsip hidup lama yang tak berkenan di mata-Mu sehingga mengalami kemerdekaan sejati. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Public transport in Australia: breaking down the basics - Australia Explained: Cara Menggunakan Angkutan Umum di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 9:51


Like in most countries, public transport in Australia is the cheapest way to get around. It includes trams, buses, trains and ferry services. And each state or territory has its own transport network. However, navigating Australia's public transport system with ease requires knowing the basics around how it works and what to expect. - Seperti di kebanyakan negara, transportasi umum di Australia adalah cara termurah untuk berkeliling. Ini termasuk trem, bus, kereta api, dan layanan feri. Dan setiap negara bagian atau teritori memiliki jaringan transportasi sendiri. Namun, menavigasi sistem transportasi umum Australia dengan mudah membutuhkan pengetahuan dasar-dasar seputar cara kerjanya dan apa yang diharapkan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 26 Januari 2026 - Tetap setia bersandar padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 26 Januari 2026Bacaan: "Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu." (Amsal 27:19)Renungan: Banyak orang berusaha mengetahui karakter seseorang bahkan karakternya sendiri. Mulai dari yang agak ilmiah seperti tes psikologi hingga ke yang berbau mitos (bentuk wajah ini karakternya sabar, tanggal lahir ini punya sifat pendendam, dll). Padahal, sebenarnya melihat karakter asli seseorang itu bukan hal yang sulit. Caranya cukup dengan melihat bagaimana respons sikapnya saat berada dalam tekanan masalah. Sebagai pemimpin, Saul dan Daud pernah menghadapi situasi sulit. Tapi, respons mereka sangat berbeda. Ketika Goliat menantang pasukan Saul, Saul justru membuat sayembara dan bukan memohon pertolongan kepada Tuhan. Tampak bahwa Saul lebih mengandalkan manusia. Kenekadan Saul membakar korban akibat tak sabar menunggu Samuel juga karena ia takut rakyatnya meninggalkannya. Sekali lagi, ia lebih bersandar pada manusia. Berbeda dengan Daud. Saat menghadapi tekanan karena keluarganya dan keluarga pasukannya ditawan musuh, Daud memilih mencari Allah. Dalam masa-masa pelarian dan menghadapi berbagai masalah, kita juga bisa melihat mazmur-mazmurnya yang bukan hanya memohon pertolongan Allah tapi percaya pada-Nya. Bagaimana karakter kita ketika masalah datang? Apakah kita tetap beriman pada-Nya? Apakah kita tetap setia berjalan dalam kebenaran? Ataukah masalah justru membuat kita kecewa dan kemudian memilih menempuh cara-cara dunia? Filsuf Romawi, Marcus Aurellius berkata, "Hal-hal buruk hanya bisa menghancurkanmu ketika hal-hal tersebut sudah menghancurkan karaktermu." Biarlah iman kita selalu lebih besar dari masalah kita, karena kita sendiri punya Tuhan yang jauh lebih hebat dari segala masalah yang kita hadapi. Andalkan Dia saat masalah datang. Berjalanlah dengan kekuatan dari-Nya dan bukan dengan kekuatan sendiri. Ikuti kehendak-Nya dan bukan keinginan sendiri. Biarlah masalah justru membuat kita tekun, tahan uji, dan berpengharapan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah diriku agar dari hari ke hari karakterku semakin serupa dengan-Mu, sehingga walau masalah mendera hidupku aku tetap bersikap penuh kerendahan hati. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 20 Januari 2026 - Berseru dan berharaplah padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Januari 2026Bacaan: ".... Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (2 Tawarikh 20:12)Renungan: Pada saat seorang pasien berobat ke rumah sakit harus siap dengan vonis apapun. Walau demikian, ada satu jenis vonis yang membuat siapapun tidak siap untuk menerimanya, yaitu jika pasien divonis penyakit terminal. Penyakit terminal adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh yang diakibatkan kegagalan organ atau multiorgan sehingga sangat dekat proses kematian. Penyakit terminal bermacam-macam mulai kanker, alzheimer, komplikasi, dsb. Inti dari penyakit terminal adalah dokter sudah angkat tangan dan pasien hanya tinggal tunggu waktu kapan kematian datang menjemput. Sudah tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan atau diupayakan lagi. Masalah dan tantangan hidup bisa terjadi kepada siapa saja. Namun selama kita masih bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi masalah tersebut, kita tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana jika semua jalan sudah buntu, sudah mentok, dan kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan lagi? Seperti penyakit terminal, ini keadaan yang sangat gawat. Raja Yosafat pernah menghadapi "masalah terminal" seperti itu. Kerajaan Yehuda diserang oleh bani Moab, bani Amon, dan sepasukan orang Meunim. Menghadapi satu musuh saja berat, sekarang harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus dengan laskar yang sangat besar. Yosafat takut. Yosafat bahkan berada pada satu titik di mana ia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Walau demikian masih ada satu hal yang bisa dilakukan Yosafat yaitu berseru kepada Tuhan! Justru ini adalah solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya. Terbukti, Tuhan ganti berperang bagi Yosafat dan memberi kemenangan besar kepada bangsa Yehuda. Jika saat ini kita dihadapkan dengan masalah yang rumit, yang mana kita bahkan tidak tahu lagi harus melakukan apa- apa, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan. Berserulah dan berharaplah kepada-Nya, maka pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya apapun masalah yang aku hadapi saat ini, kalau aku mau setia datang pada-Mu, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Daniel Tetangga Kamu
Dr. Garth Graham Ungkap Cara Mendidik Anak di Era Digital | Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 51:48


Hai Tetangga kesayangan!Di Daniel Tetangga Kamu kali ini, Daniel ngobrol bareng Dr. Garth Graham tentang tantangan membesarkan anak di era digital. Mulai dari pentingnya bikin family plan bareng, menetapkan batasan yang sehat, sampai menemukan keseimbangan antara screen time dan kehidupan nyata.Lewat obrolan yang jujur dan reflektif, Dr. Garth Graham mengingatkan bahwa peran orang tua bukan cuma soal memberi aturan, tapi juga memberi contoh. Karena anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ucapkan, tapi dari apa yang mereka lihat setiap hari.Obrolan ini membuka perspektif baru tentang pola asuh, kebiasaan digital, dan nilai keluarga yang relevan dengan kehidupan orang tua masa kini.Seperti apa obrolannya? Yuk tonton di sini!Dapatkan Merchandise Daniel Tetangga Kamu di sini:https://tokopedia.link/dmnmerch

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 15 Januari 2026 - Selalu dekat dan bertumbuh dalam Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 15 Januari 2026Bacaan: "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24) Renungan: Apakah kita pernah mendengar seorang pengikut Kristus atau mungkin kita sendiri mengeluh seperti ini, "Semenjak saya jadi pengikut Yesus, mengapa justru masalah datang silih berganti? Dulu ketika saya belum bertobat, malah tidak mengalami berbagai macam masalah seperti sekarang ini." Sebenarnya itu keluhan yang berlebihan. Coba jujur kepada diri sendiri, benarkah saat kita belum mengikut Yesus kita tidak pernah mengalami masalah sama sekali? Tidak, bukan? Lalu mengapa ada pengikut Yesus yang mengeluh seperti itu? Sederhana, saat memutuskan mengikut Yesus yang muncul di benak pikirannya adalah kehidupan tanpa masalah dan diberkati secara berlimpah-limpah. Maka ketika ia sudah jadi pengikut Yesus dan tetap mengalami masalah, ia pun menjadi kecewa dan melebih-lebihkan masalah serta pergumulan hidupnya. Kenapa makin dekat dengan Tuhan, masalah kita seakan makin banyak? Dekat Tuhan memang ada masalah, tapi jauh dengan Yesus bukan berarti tanpa masalah. Lalu apa bedanya? Bedanya, kalau dekat Yesus kita bisa saja menghadapi masalah, bahkan mengalami jatuh dan gagal, tapi kita tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak, sebab Tuhan akan selalu menopang kita! Bagaimana jika kita menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan? Saat kita jatuh, selesai sudah! Seperti yang tertulis dalam Mazmur 73:19, ketika orang fasik jatuh maka mereka binasa dalam sekejap mata, habis oleh karena kedahsyatan. Jangan sampai kita memiliki pandangan yang keliru dalam hal mengikut Yesus, seolah-olah mengikut Yesus berarti tidak mengalami masalah. Kita bisa sakit. Kita bisa bangkrut. Kita bisa jatuh. Kita bisa gagal. Tapi bersama Tuhan, kita jatuh dan bangkit kembali. Kita gagal dan diberikan semangat untuk bangun lagi. Kita bangkrut, tapi Tuhan menolong dan memulihkan lagi. Kita sakit, tapi Tuhan menyembuhkan. Derigan iman seperti ini, kita tidak akan menjadi pengikut Yesus yang cengeng, yang sedikit-sedikit mengeluhkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Jadilah dewasa dalam Tuhan dan jangan pernah menjauhkan diri dari kasih karunia-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Ajarilah aku percaya bahwa bersama Engkau apapun masalah yang ku hadapi, selalu ada jalan keluarnya ketika aku hanya berharap pada-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 5 Januari 2026 - Menjadi bijaksana dengan melakukan firmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 5 Januari 2026Bacaan: "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. " (Matius 7:24-25)Renungan: Ada seorang dosen yang sangat pandai dan hebat dalam mengajar. Karena itu, berbagai universitas sering mengundangnya untuk mengajar. Suatu kali ia diundang mengajar di satu universitas yang ia belum pernah mengajar sebelumnya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, ia diantar sopirnya pergi ke universitas itu. Di tengah perjalanan ia iseng berkata kepada sopirnya, "Sebenarnya hari ini saya lelah sekali. Saya tidak ingin mengajar." Sopirnya berkata, "Bapak tidak usah mengajar sore ini, biar saya saja yang menggantikan Bapak." "Lho, kamu bisa gantiin saya?" tanya dosen tersebut. "Iya Pak. Saya kan sudah mengantar Bapak puluhan kali dan Bapak mengajar yang itu-itu juga, jadi saya sudah hafal Pak. Saya pasti bisa. Lagipula universitas itu belum tahu bagaimana wajah Bapak, jadi tidak perlu khawatir, Pak!" jawab sopir itu dengan yakinnya. Akhirnya dosen itu pun setuju. Lalu mereka bertukar tempat, dosen menyetir mobil dan sopir duduk di belakang layaknya seorang dosen. Tiba di universitas tersebut, sopir yang berlagak seperti dosen itu masuk kelas dan langsung mengajar. Sedangkan dosen yang asli mendengar dan melihat dari luar apa yang diajarkan oleh sopir itu. Dan ternyata, dengan mendengar puluhan kali saja, sopir itu betul-betul bisa mengajar persis dari A sampai Z. Namun di akhir perkuliahan timbul masalah, yaitu ketika sampai di sesi tanya jawab. Seorang mahasiswa bertanya, "Pak, bagaimana menerapkan apa yang Bapak ajarkan itu ke dalam kehidupan sehari-hari?" Sopir itu bingung karena ia tidak bisa menjawab. Tetapi ia tidak habis akal. "Wah, ini pertanyaan yang sangat mudah. Saking mudahnya sopir saya saja bisa menjawabnya!" Lalu ia memanggil "sopirnya". Akhirnya "sopirnya" itu dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut dan pertanyaan-pertanyaan yang lainnya. Seperti sopir itu, orang bisa memiliki banyak pengetahuan tanpa tahu mempraktikkannya. Sebagai anak-anak Tuhan kita bisa juga seperti sopir ini yang tahu banyak kebenaran firman Tuhan, tetapi berhenti hanya sampai di pengetahuan saja, tanpa mempraktikkannya. Yesus berfirman, "Setiap orang yang mendengar perkataanku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu." Perkataan ini diberikan oleh Yesus sebagai penutup dari khotbah di bukit. Oleh karena itu, mari kita menjadi orang yang bijaksana, yakni orang yang setelah mendengarkan firman Tuhan kemudian menjadi pelaku dari firman tersebut. Jauhkan diri dari menjadi orang bodoh, yang hanya mendengar tanpa mau melakukan. Keputusan ada di tangan kita masing-masing, mau menjadi orang bijak atau orang bodoh. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin menjadi orang yang bijaksana, dengan menjadi pelaku dari setiap firman Tuhan yang aku dengar setiap hari. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Rendah Hati Seperti Kristus

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 2, 2026 4:21


Pdm. Handoyo Salim (TB) Filipi 2: 5-8Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 3 Januari 2026 - Kita dipanggil untuk setia melayaniNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 2, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Januari 2026Bacaan: "Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus." (2 Petrus 1:10-11)Renungan: "Quo vadis Domine" adalah kalimat berbahasa Latin yang sangat terkenal. Kisahnya berawal dari pinggiran Kota Roma kuno, tahun 60-an Masehi. Pada masa itu yang memerintah Kerajaan Romawi adalah Kaisar Nero. Kaisar Nero adalah kaisar yang terkenal paling kejam dalam sejarah kekristenan. Dia melakukan penganiayaan dan pembunuhan orang-orang Kristen dengan cara-cara yang teramat kejam dan tidak manusiawi. Seperti dengan memberikan orang-orang Kristen kepada binatang-binatang buas, dan ini dipertontonkan. Atau dijadikan gladiator untuk saling membunuh di suatu arena yang juga dipertontonkan. Selain itu banyak orang Kristen yang diikat di tiang-tiang dan dibakar hidup-hidup sebagai hiasan dan sebagai obor penerang taman rekreasi Kaisar Nero di malam hari, dll. Pada masa itu Rasul Petrus melayani di Roma. Oleh para pengikutnya Petrus diminta pergi menyelamatkan dirinya, keluar dari kota Roma. Petrus mengikuti permintaan itu. Namun ketika dia sudah berada di pinggiran kota Roma, melewati Via Appia Antica dia melihat penampakan Yesus. Petrus terkejut, berlutut dan bertanya, "Quo vadis Domine?" Yang arti harafiahnya, "Hendak ke manakah Engkau pergi Tuhan?"Yesus menjawab, "Eo Romam crucifigi iterum." Yang artinya, "Aku pergi ke Roma untuk disalibkan kedua kalinya." Seketika itu juga Petrus sadar bahwa dia telah lari dari tanggung jawabnya. Petrus mengerti bahwa dia harus berkorban dan mati bagi Yesus. Dia menangis, menyesal, meminta ampun, bangkit, dan berputar kembali ke kota Roma. Akhir kisahnya kita tahu, Petrus ditangkap dan disalibkan dengan posisi kepala di bawah. Hari ini, ingatlah akan panggilanNya atas hidup kita. Kita semua dipanggil untuk menjadi anak-anak-Nya yang setia melayani Dia. Bagi kita yang telah jauh meninggalkan panggilan dari Tuhan, mari berbalik. Jangan teruskan perjalanan kita yang semakin menjauh dari-Nya, tetapi berputarlah dan kembali kepada-Nya. Walaupun ada banyak tantangan dan rintangan, teguhlah terhadap panggilan kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin tetap teguh dalam menjalani panggilan-Mu atas hidupku. Walaupun banyak tantangan dan rintangan aku tetap akan maju. Berkatilah niatku ini Yesus. Amin. (Dod).