POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 1 Januari 2026Bacaan: "Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak." (Mazmur 37:5)Renungan: Istilah "Que sera-sera" menjadi cukup populer setelah Doris Day mempopulerkan lagu itu di tahun 1956. Que sera sera adalah bahasa Spanyol yang berarti "Apapun yang akan terjadi, terjadilah". Benar bahwa kita tidak bisa mengetahui secara persis apa yang ada di masa depan. Satu-satunya yang mengetahui masa depan kita hanyalah Tuhan saja. Kita bisa memegang janji Tuhan bahwa ada masa depan untuk kita, dan rancangan-Nya untuk masa depan kita adalah kebaikan semata-mata. Kita tidak perlu bersusah-susah datang ke paranormal untuk mencari tahu masa depan kita, siapa jodoh kita, apa yang akan terjadi nanti, karena hanya Tuhanlah yang tahu secara persis masa depan kita. Jika saat ini kita sedang khawatir mengenai apa yang akan terjadi pada hari esok khususnya di tahun 2026 ini, ingatlah janji Tuhan dan pegang itu. Tuhan ingin agar anak-anak-Nya menjadi dewasa dalam segala hal. Bijaksana dalam menyikapi kondisi apapun, tidak cengeng dan mengasihani diri sendiri, atau meragukan kuasa-Nya. Jadi selama kita setia, percaya kepada Tuhan dan melakukan yang terbaik, kita boleh berkata, "Que sera-sera, yang akan terjadi terjadilah." Tidak ada yang bisa membatasi kuasa Tuhan. Dia sanggup mengubah keadaan buruk menjadi baik. Selamat Tahun Baru 2026. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, tambahkan iman percayaku pada-Mu, agar dalam situasi yang tidak menentu dan buruk sekalipun, aku tetap mengandalkan janji dan kuasa-Mu. Aku tahu, janji Mu selalu pasti buatku. Amin. (Dod).
Guru Besar IPB University sekaligus PakarHutan dan Lingkungan Prof. Sudarsono Soedomo menegaskan pentingnya melihat isu sawit secara adil, ilmiah, dan rasional. Dalam wawancara bersama Radio Elshinta, ia menilai sawit dapat menjadi solusi ekonomi jika dikelola sesuai tata ruang dan kaidah lingkungan, tanpa saling menyalahkan secara emosional. Kunci utama pengelolaan lingkungan, menurutnya, terletak pada perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, dan edukasi publik berbasis data.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Desember 2025Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uturan tangan kita untuk menolong mereka. Namun apapun alasan yang ada dibalik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memperhitungkannya. Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 diakatakan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang yang tidak mau lagi berbuat baik, kerena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita di dalam melakukan Firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firman-Mu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasih-Mu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Sadarkanlah aku bahwa hidupku selama ini adalah karena belas kasih-Mu semata dan karena Campur tangan orang-orang yang ada di sekitarku. Maka berilah aku hati yang selalu mau memberi dengan ketulusan hatiku. Amin. (Dod).
Antara Agama & Sains : Anak Diarahkan Jadi Ustadz atau Ilmuan?
Batuk lama, dada terasa berat, hingga sesak napas sering dianggap masuk angin atau kelelahan. Padahal, gejala ini bisa menjadi sinyal lung nodul di paru-paru.Apa itu lung nodul? dr. Dhihintia Jiwangga Suta Winarno Sp.B.TKV, Dokter Spesialis Bedah Thorax & Kardiovaskular Mitra Keluarga Surabaya, membahas tuntas mengenai apa itu lung nodul hingga langkah pengobatannya.Yuk, simak selengkapnya di sesi Konter Sehat kali ini!
Tim SAR masih melanjutkan pencarian 4 warga negara Spanyol yang hilang akibat tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Petugas gabungan melakukan penyisiran bawah laut di sekitar lokasi kapal tenggelam.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 Desember 2025Bacaan: "Dan kamu bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Ada sebuah kapal laut yang berlayar selama sekitar 3 tahun. Kapal laut tersebut dalam perjalanan menangkap ikan paus. Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mercusuar. Ia menanti putranya pulang karena memang sudah waktunya kapal penangkap ikan paus itu kembali pulang. Suatu malam terjadi badai besar, dan sang ayah tertidur. Waktu ia tertidur lampu mercusuar padam. Ketika terbangun, ia melihat ke tepi laut, dan melihat sebuah kapal laut yang telah karam. Segera ia bergegas turun dan melihat siapa yang masih hidup agar dapat ia selamatkan. Ternyata tubuh pertama yang ia temukan mengambang di tepi pantai adalah tubuh puteranya sendiri. Itu membawa dukacita besar baginya. la telah menantinya berhari-hari saat kepulangan itu, setelah puteranya pergi selama 3 tahun. Akhirnya, ketika putranya sudah dekat ke rumahnya, ia justru binasa karena ayahnya tertidur dan membiarkan lampu mercusuar padam. Ilustrasi ini mau mengingatkan bahwa saat ini banyak ayah dan ibu yang membiarkan lampu mercusuar "rohani"nya padam. Mereka hanya memberikan perhatian secara jasmani, kebutuhan sehari-hari dan sekolah, tetapi mereka belum mengajarkan firman Tuhan, belum berdoa ataupun menunjukkan kesaksian kehidupan kristiani bagi anak-anaknya. Sehingga banyak anak-anak yang akhirnya mengalami kekeringan rohani dan mudah jatuh dalam jerat dosa. Marilah semua ayah dan ibu untuk mulai menyalakan kembali "mercusuar rohani" dengan menanamkan benih-benih firman Allah dalam hati anak-anak anda, agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Allah dan menjadi berkat bagi keluarga, masyarakat dan dunia. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, saat ini banyak jiwa-jiwa muda yang terhilang daripada-Mu. Orang tua mereka terlalu sibuk bekerja mencari nafkah, sehingga kebutuhan rohani anak-anaknya terabaikan. Banyak di antara mereka yang menyatakan diri pengikut Yesus, tetapi hidup rohani mereka seperti pohon kering yang tidak pernah disiram air, sehingga batang-batangnya kering dan mudah patah. Nyalakanlah kembali ya Yesus, lampu mercusuar rohani para ayah dan ibu yang sudah mulai padam, agar anak-anak mereka tidak binasa karena jerat dan tipu daya kegelapan. Amin. (Dod).
Media Partner - Wug Gumi Wug merupakan nama pameran dan wadah bareng para perupa muda dan penulis yang memiliki kegelisahan akan apa yang terjadi di Bali belakangan ini terutama dengan keadaan alam dan kota Denpasar. Dalam perjalanan mempersiapkan sampai pada berlangsungnya pameran ini, para pemuda ini tidak berhenti aktif dalam mengekspresikan Wug Gumi Wug. Ditambah keadaan di depan tempat pamerannya uwug juga dengan adanya pembenahan saluran di bawah trotoar sekaligus membangun trotoar baru. Jadi, apa saja yang terjadi selama Wug Gumi Wug di TOKE Denpasar? Yuk, dengerin!
Media Partner - Wug Gumi Wug merupakan nama pameran dan wadah bareng para perupa muda dan penulis yang memiliki kegelisahan akan apa yang terjadi di Bali belakangan ini terutama dengan keadaan alam dan kota Denpasar. Dalam perjalanan mempersiapkan sampai pada berlangsungnya pameran ini, para pemuda ini tidak berhenti aktif dalam mengekspresikan Wug Gumi Wug. Ditambah keadaan di depan tempat pamerannya uwug juga dengan adanya pembenahan saluran di bawah trotoar sekaligus membangun trotoar baru. Jadi, apa saja yang terjadi selama Wug Gumi Wug di TOKE Denpasar? Yuk, dengerin!
Indonesia resmi dinominasikan sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB periode 2026, dengan dukungan negara-negara kawasan Asia–Pasifik. Pencalonan ini mendapat respons positif dari DPR RI.Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, kepada Radio Elshinta menilai posisi tersebut membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi dan menjelaskan berbagai isu HAM yang selama ini kerap mendapat sorotan negatif di forum internasional.Seberapa siap Indonesia mengemban peran penting ini? Ikuti analisis dan pandangan Teuku Rezasyah, Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, menjelang pemilihan yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026.
Tingginya angka bunuh diri di Bali, khususnya Denpasar, dinilai sebagai dampak langsung tekanan ekonomi akibat ketimpangan tajam antara UMK dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Pengamat sosial Anak Agung Gede Agung Aryawan alias Gung De menyoroti UMK Denpasar 2026 sekitar Rp3,5 juta yang tertinggal jauh dari KHL Rp5,2 juta, menciptakan defisit hampir Rp2 juta per bulan yang mustahil ditutup pekerja bergaji tetap. Beban biaya pendidikan, kewajiban sosial-budaya, serta minimnya transportasi umum yang memaksa penggunaan kendaraan pribadi memperparah stres rumah tangga. Dibandingkan DKI Jakarta yang selisih UMK dan KHL-nya hanya sekitar Rp100 ribu, kondisi Denpasar dinilai sebagai ironi kebijakan di kota pariwisata berbiaya hidup tinggi. Gung De memperingatkan, ketimpangan ini merupakan bom waktu sosial, dengan meningkatnya bunuh diri sebagai gejala kegagalan sistem upah menopang kehidupan layak.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 26 Desember 2025Bacaan: "Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah." (Ibrani 13:16)Renungan: Seorang pria sedang mengendarai mobilnya, ketika dia melihat seorang wanita setengah baya kebingungan di pinggir jalan karena mobilnya mogok. Pria ini melihat dia membutuhkan bantuan. Jadi dia menghentikan kendaraannya. Dia tersenyum saat mendekati wanita tersebut. Dia bisa melihat betapa ketakutannya wanita tersebut, mungkin karena pakaiannya yang lusuh. Dia mencoba menenangkannya, "Saya ingin membantu Anda, jangan khawatir. Saya Bryan Anderson." Ternyata ban mobil wanita itu kempes, jadi dia harus merangkak di bawah mobil untuk memasang dongkrak. Saat mengganti ban, pakaiannya menjadi kotor dan tangannya terluka. Ketika pekerjaannya selesai, wanita itu bertanya berapa yang dia harus bayar untuk bantuannya. Bryan tersenyum dan berkata, "Jika Anda benar-benar ingin membayar saya kembali, lain kali ketika anda melihat seseorang yang membutuhkan bantuan, berikanlah bantuan yang dibutuhkan orang itu. Dan ingatlah akan aku." Pada malam hari yang sama, wanita itu mampir ke sebuah kafe kecil. Dia melihat seorang pelayan, dalam kondisi hamil delapan bulan, sedang menyeka rambutnya yang basah dengan handuk. Pelayan ini memiliki senyum ramah yang manis, meskipun dia telah menghabiskan sepanjang hari untuk berdiri melayani orang-orang. Wanita itu bertanya-tanya di dalam hatinya bagaimana seseorang yang terlihat lusuh, bisa begitu baik, tersenyum ramah kepada para pembeli yang tidak dikenalnya. Lalu dia ingat Bryan. Selesai makan, wanita ini membayar dengan uang seratus dolar. Pelayan pergi untuk mengambil kembalian dan ketika dia kembali, wanita itu sudah pergi. Dia meninggalkan catatan di serbet: "Kamu tidak berhutang apa pun kepadaku. Seseorang pernah membantu saya, sama seperti sekarang saya membantu anda. Jika anda benar-benar ingin membayar saya kembali, jangan biarkan rantai cinta ini berakhir di anda, bantulah orang lain yang memerlukan bantuan." Pelayan itu menemukan empat lembar lagi ratusan dollar di bawah serbet. Malam itu, pelayan itu pulang lebih awal. Dia memikirkan wanita yang baik hati itu dan uang yang dia tinggalkan. Dia bertanya-tanya, bagaimana mungkin wanita itu bisa tahu, betapa dia dan suaminya sangat membutuhkan uang, apalagi sekarang, ketika bayinya akan segera lahir. Dia tahu bahwa suaminya mengkhawatirkan hal itu, jadi dengan senang hati dia menyampaikan kabar baik itu kepada suaminya. Dia mencium suaminya dan berbisik, "Sekarang semuanya akan baik-baik saja. Aku mencintaimu, Bryan Anderson." Firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak lupa untuk berbuat baik dan memberikan bantuan. Berilah bantuan kepada orang yang betul-betul memerlukannya. Tapi kita juga harus ingat, jangan memberi bantuan yang dapat membuat orang menjadi malas bekerja dan manja. Berilah kepada mereka yang benar-benar membutuhkannya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu yang senantiasa tergerak untuk membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan, sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-10; 7: 54-59; Mazmur tg 31: 3cd-4.6.8ab.16bc.17; Matius 10: 17-22.JALAN SALIBSETELAH NATAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan SalibSetelah Natal. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Stefanus, seorang muridYesus yang istimewa dan martir pertama Gereja. Dia salah satu para diakon yangterpilih untuk melayani urusan-urusan jasmani komunitas Gereja Perdana,sementara para rasul fokus pada pelayanan sabda dan doa, seperti yangdikisahkan dalam Kisah Para Rasul. Dengan suatu kenangan peristiwa kemartiran pada hari keduasetelah Natal ini, inspirasi yang pas buat kita ialah semangat hidup di dalamRoh Kudus. Misteri inkarnasi dapat kita masuki, memahami dan mengimaninyakarena bantuan Roh Kudus. Yesus Kristus yang terbaring sebagai bayi dalampalungan tahu jelas nasib-Nya nanti di puncak Golgota. Kandang Bethlehemdihubungkan dengan bukit Golgota, di mana jalan itu akan mulai dilalui olehYesus, sang juru selamat. Jadi kaitan kedua simbol tempat ini sebenarnyamengungkapkan alasan utama mengapa Putra Allah, Sabda kekal itu, menjadimanusia untuk menebus umat manusia dari perbudakan dosa dan kematian. Hasilnyaialah kehidupan baru dianugerahkan bagi semua pengikut Yesus Kristus yangadalah putra-putri Bapa. Yesus sedari awal hidupnya sudah memberikan pelajaran,dan ia memastikan jalan hidup-Nya, bahwa jalan kepada Bapa ialah jalan salib. Santo Stefanus sebagai yang pertama di dalam Gereja yangbaru saja berdiri di Yerusalem pada waktu itu, menikmati salib itu. Jika kitasemua memilih untuk berbagi di dalam kemuliaan Yesus Kristus, maka kita harusmemanggul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus melewati jalan yangtelah Ia lalui. Untuk memberikan semangat dan kekuatan kepada kita, Yesus terusterang saja berkata kepada para rasul, murid dan semua pengikut-Nya tentangrisiko dalam pilihan mengikuti Dia. Ini semua menjadi mungkin hanya di dalam terangdan bimbingan Roh Kudus. Pesan Natal sebenarnya berisi risiko sebagai para pengikutKristus itu. Yesus dari awal lahir-Nya memiliki risiko itu. Setiap orang yangdibaptis juga dibuat jelas tentang ini, bahwa risiko dan tujuan akhir darimengambil bagian dalam Kristus hanya akan dicapai melalui salib. Kemuliaan dankebahagiaan di dalam Kristus harus dibayar dahulu dengan suatu harga amatmahal, ialah pengorbanan diri dengan kematian, termasuk dalam cara mati demiKristus seperti yang dialami Santo Stefanus. Yesus berpesan bahwa Ia telah memberikan rahmat yangmemadai untuk setiap orang dalam memanggul salib dan membuat suatu pengorbanandalam hidup demi mendapatkan kemuliaan bersama Dia. Jadi tak akan ada salib,pengorbanan, dan penderitaan yang jelek atau hampa di dalam Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, kuatkanlah kami selalu dengan rahmat-Mu supaya kami memanggul salibkami dengan gembira dan dalam pengharapan. Kemuliaan kepada Bapa dan Purta danRoh Kudus... Dalam nama Bapa...
Di balik laki-laki yang gak cerita, ada segudang perjuangan yang dialami.Epsiode kali ini cocok ditonton berdua sama pasangan, buat saling validasi mana yang relate dan bisa dipraktekin bareng.Timestamp:00:00 Opening04:05 Tuntutan yang diterima laki-laki06:15 Nggak cerita itu coming from good intentions09:35 Cari timing untuk cerita, dan belajar ekspresiin diri11:55 Self awareness untuk atur ekspektasi18:00 Cantik itu gimana?20:00 Pengalaman konseling pernikahan25:38 Ketakutan paling besar seorang Bapak34:08 Pertanyaan paling bikin patah hati dari anak
Helena Anggraeni, a teacher in Victoria, was the recipient of an Indonesian language teaching award from the Australian government. - Helena Anggraeni, seorang guru di Victoria, menjadi penerima penghargaan pengajaran Bahasa Indonesia dari pemerintah Australia.
Umur 25 memang umur yang ideal untuk mengarungi jenjang pernikahan.Seperti kata filosofi bahasa Jawa, penyebutan angka ada artinya.Selikur (21): SEneng LIngguh KURsi, yang maksudnya mulai mapan dan bekerja.Selawe (25): SEneng LAnang lan WEdok, menunjukkan usia ideal untuk menikah.Seket (50): SEneng KEThunan (topi/peci), mulai tobat dan sering beribadah.Sewidak (60): SEjatine WIs wayahe tinDAK, atau sudah waktunya "pergi" karena usiamu sudah Maghrib.Jadi untuk kawan-kawan yang sudah umur 25 tapi masih single, ya sudah, terima nasibmu ya! Mungkin jodohmu belum lahir...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 9: 1-6; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.11-12.13; Titus 2: 11-14; Lukas 2: 1-14.LAHIRLAH RAJA DAMAI Renungan kita pada perayaan MalamNatal ini bertema: Lahirlah Raja Damai. Pada waktu itu suasana malam yang gelap. Aktivitas penduduk berhenti danorang-orang tenang di rumahnya. Dalam kesunyian hanya ada cahaya penerangan dirumah-rumah penduduk yang meramaikan malam itu. Hanya sedikit orang yangberaktivitas pada malam hari. Mereka itu di antaranya ialah para gembala ternakdi padang gurun. Mereka harus menjaga kawanan ternaknya. Namun ada satu aktivitas yangtidak biasa, yaitu perjalanan lumayan jauh, sekitar 250-an kilometer denganperjalanan menanjak dari wilayah Yudea ke Yerusalem. Perjalanan itu dilakukanoleh sepasang suami-istri, mereka adalah Yosef dan Maria. Wanita ini sedanghamil besar. Sesampai di Betlehem mereka tak menemui tempat bagi sang istri iniuntuk bersalin. Terpaksa mereka harus mencari tempat di luar kota, dan merekaharus berjalan sekitar 20an-kilometer lagi di malam hari. Lalu sampailah merekadi wilayah pinggiran yang merupakan padang rumput. Satu-satunya tempat yangtersedia untuk persalinan ialah kadang hewan yang mereka temukan. Lalu disitulah terjadi Natal yang pertama: Yesus Kristus Lahir. Di kampung Betlehem, masih dalamsuasana gelap itu, keberadaan para gembala adalah di sebuah bukit. SementaraYosef, Maria dan bayi Yesus ada di sebuah bukit yang lain. Jarak antara keduabukit itu kira-kira 5-6 kilometer. Teriakan orang dari bukit yang satu bisakedengaran di bukit yang lain. Seorang yang berdiri di bukit sana paling-palingkelihatan ukurannya seperti lidi. Apalagi malam yang pekat dan tak ada cahayapenerangan di kandang kelahiran itu, praktis tidak ada tanda-tanda yangditangkap para gembala. Tetapi kuasa surgawi membuka hati mereka melalui beritapara malaikat. Lalu mereka satu persatu bersama hewan-hewan mereka bergegas kekandang itu. Di situ terjadi penampakan Natal yang pertama: Yesus tampak kepadaorang-orang yang sangat sederhana dan dianggap pendosa, yaitu para gembala. Penampakan pertama Putra Allah,Yesus Kristus, ketika memasuki sejarah dunia ini ialah kepada kedua orangtua-Nya Yosef dan Maria. Mereka terpilih secara istimewa oleh Allah, meskitetap sederhana dan taat kepada Tuhan secara luar biasa. Penampakan kedua ialahpara gembala, yang juga terkenal miskin, sederhana dan pendosa. Bersama merekaialah domba-domba yang mewakili alam-lingkungan bumi ini. Setelah itu barumenyusul penampakan-Nya kepada semua orang yang lain. Jadi damai Natal ialah terangsurgawi tentang kehadiran Putra Allah yang memecah kepekatan malam, menampakkandiri kepada keluarga, menyatu dengan orang-orang sederhana, miskin, pendosa,dan akhirnya menyebarkan suka cita kepada seluruh dunia. Selamat hari Raya Natal bagimu semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, semoga di malam ini saya dan keluarga atau komunitasku mendapat damaisejati dari-Mu supaya menguasai hidup kami setiap hari. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...
Guru Besar IPB University (Institut Pertanian Bogor) sekaligus pakar hutan dan lingkungan Prof. Dr. Ir. Sudarsono Soedomo, MSc., menegaskan pentingnya melihat isu sawit dan pengelolaan lahan secara jernih, ilmiah, dan tidak emosional. Menurutnya, sawit tidak bisa serta-merta disalahkan atas berbagai persoalan lingkungan, terutama jika dikelola sesuai tata ruang dan kaidah yang berlaku. Dalam wawancara khusus bersama Radio Elshinta, Senin (22/12/2025), Prof. Soedarsono menilai, perdebatan publik terkait bencana alam kerap dibumbui emosi berlebihan dan saling menyalahkan, tanpa melihat akar persoalan secara utuh. “Kita tidak akan menyelesaikan masalah dengan emosi. Mari melihat dengan kepala dingin dan secara fair,” ujar Prof. Soedarsono.
A fresh start for Ben, who fled Afghanistan 13 years ago and later struggled to survive as a refugee in Asia, Jakarta, capital city of Indonesia. - Awal yang baru bagi Ben, ia melarikan diri dari Afghanistan 13 tahun yang lalu dan berjuang untuk bertahan hidup sebagai pengungsi di Asia, tepatnya ibu kota Indonesia, Jakarta.
Kasus pengeroyokan Kalibata ini merugikan para pedagang yang ada di sekitar Kalibata.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 1: 26-38.SAAT INKARNASI Renungan kita pada hari ini bertema: Saat Inkarnasi. Kitaselalu merenungkan tema besar Adven ini yaitu persiapan. Selama hari-hari yanglalu renungan kita menampilkan tokoh-tokoh istimewa yang dapat disebut kategorilingkaran dekat, yaitu mereka yang berperan utama untuk membantu persiapan itu. Hari ini bacaan-bacaan liturgis mengantar kita kepadasuatu sisi persiapan inti, yang menampilkan tokoh-tokoh inti yang secaralangsung menjadi instrumen bagi kelahiran Yesus Kristus. Mereka ini bukan lagisebagai lingkaran dekat, tetapi sebagai pelaku utama untuk mewujudkan rencanaBapa yang amat dahsyat dalam sejarah keselamatan, yaitu inkarnasi. Katainkarnasi ini ialah Sabda Allah yang abadi menjadi manusia. Putra Allah sebagaipribadi Tritunggal yang kedua, datang ke dunia yang kita kenal sebagai YesusKristus. Peristiwa inkarnasi itu masuk ke dalam dunia melalui pintuutama, yaitu salam dari surga yang besar dan ajaib. Kebesaran dan keajaibanTuhan mengenai kedatangan Mesias yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya olehpara nabi, melalui pewartaan bacaan-bacaan hari ini mulai terbuka untukditampilkan. Penampilan ini menghadirkan tokoh-tokoh utama, yaitu malaikatagung Gabriel yang membawa kabar suka cita surgawi dari Allah, perawan Mariadari Nazareth di daerah Galilea, dan Yosef, calon suami perawan itu. Merekaadalah pelaku-pelaku utama yang berperan langsung untuk kehadiran Yesus Kristusdi dunia. Kita sedang menuju ke puncak inkarnasi. Hari ini kitaberada di pintu masuk, yaitu mengalami salam suka cita yang disampaikan kepadaMaria, salam itu amat ajaib, dan jawaban Maria yang menjadi ungkapan iman yangbegitu besar. Semua yang terjadi pada pintu inkarnasi ini mengkonfirmasi apayang sudah disampaikan dahulu oleh nabi Yesaya ketika menyampaikan kabar sukacita ini kepada keluarga Daud, bahwa seorang perempuan akan melahirkan Emanuel.Jadi pintu salam yang besar dan ajaib ini memang sudah dirancang dandipersiapkan untuk dibuka sudah sejak lama. Kita hendaknya tidak berada di luar lingkaran sekedarmenyaksikan dan mengagumi saja. Sebaiknya kita masuk dan berada di dalam pintuitu supaya ikut mengalami salam yang besar dan ajaib itu. Lebih bagus lagi,salam yang berbunyi “Tuhan menyertaimu” juga masuk ke dalam diri kitamasing-masing dan keluarga kita. Sungguh luar biasa terjadi inkarnasi, di manaSabda yang kekal itu masuk dan berdiam di dalam kita. Persiapan kita sebenarnyaialah berada pada pintu inkarnasi itu, dan bukan jauh dari situ atau sekedarmenonton.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha besar,semoga kami semakin bersuka cita ketika berada dalam persiapan yang sudah amatdekat ini untuk merayakan pesta kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
Born into a farming family from Cirebon, Alfan Musthafa is now known as a chef who won the title of Queenland Chef of the Year 2025. How did his culinary career develop? - Lahir dari keluarga petani asal Cirebon, Alfan Musthafa kini dikenal sebagai koki yang memenangkan gelar Queenland Chef of the Year 2025. Bagaimana perjalanan karir memasaknya?
Para Ahli Gizi di setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) harus kreatif dalam menyusun menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain harus sesuai dengan kandungan gizi, Ahli Gizi juga perlu memahami harga bahan baku pangan, sehingga dapat memilih bahan baku pangan yang bagus dengan harga terjangkau. Dengan pemahaman ini, program MBG bisa menjadi instrumen pengendali harga bahan baku pangan di tengah masyarakat.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 17 Desember 2025Renungan: "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!" (1 Korintus 6:15) Renungan: Pernahkah kita tinggal di dalam satu rumah selama bertahun-tahun lamanya, di mana di dalam rumah itu terjadi banyak kenangan manis bersama keluarga? Di mana di dalam rumah itu pernah hidup salah satu anggota keluarga kita yang begitu kita cintai, namun kini telah tiada? Bagaimanakah perasaan kita ketika kita harus meninggalkan rumah itu dan pindah ke daerah lain? Apa yang akan kita rasakan ketika harus melupakan untuk selamanya semua memori akan rumah tersebut? Namun itu semua akan menjadi semakin berat ketika kita harus meninggalkannya karena suatu paksaan. Misalnya ketika batas waktu kontrak sudah habis dan kita tidak mampu untuk memperpanjang. Atau ketika kita kehilangan rumah akibat banjir besar, kebakaran, dan bencana lainnya. Kita tidak menginginkan hal itu terjadi, kita tetap sangat ingin tinggal di dalam rumah tersebut, namun kita terpaksa merelakan kehilangan semua yang manis itu. Dan lagi jika rumah yang dulu kita tempati kini dipakai menjadi sarang kejahatan, seperti diubah menjadi tempat perjudian oleh pemilik yang baru, atau menjadi tempat yang diisi oleh hal-hal yang tidak baik lainnya. Bukankah akan terasa sangat menyakitkan? Hal yang sama juga bisa dirasakan oleh Roh Kudus. Dikatakan di dalam 1 Kor 6:19, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" Firman Tuhan berkata bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus sendiri, yang artinya tubuh kita merupakan tempat kediaman Roh Kudus. Dalam bahasa lainnya, tubuh kita adalah rumah-Nya Roh Kudus. Bayangkan betapa kita mendukakan hati Roh Kudus ketika kita "mengusirNya" dari rumahNya sendiri. Dengan cara apa? Dengan mengisinya melalui segala tindakan jahat dan keji di hadapan Tuhan! Percabulan menjadi contoh dari hal ini. Ketika kita mengotori diri kita dengan percabulan. secara otomatis kita telah mengusir Roh Kudus dari dalam tubuh kita. Paulus mengatakan bahwa kita telah dibeli oleh darah Kristus, dan karenanya kita telah lunas dibayar! Jadi perintah Tuhan selanjutnya adalah agar kita bisa memuliakan-Nya dengan tubuh kita, membuat-Nya tetap nyaman tinggal di dalam kita, dan bukan mengusir Nya keluar dengan hal-hal yang tidak berkenan di hadapan-Nya! Jadilah pekerja Tuhan yang melayani Tuhan dan memuliakan Dia lewat pekerjaan tubuh kita, sehingga Roh Kudus tidak perlu didukakan hati-Nya oleh tindakan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Ya Allah Roh Kudus, berdiamlah selalu di dalam hatiku, teruslah bernaung dan menjadi Juru Mudi dalam hidupku. Amin. (Dod).
Pernahkah Anda merasa seperti hantu di hidup Anda sendiri? Tubuh Anda ada di ruang rapat, di meja makan bersama keluarga, atau sedang bermain dengan anak, tapi pikiran Anda mengembara jauh ke masa lalu atau mencemaskan masa depan. Kita menjadi manusia yang "gaib": terlihat ada, tapi nyawanya tidak di tempat. Di tengah hiruk-pikuk notifikasi dan tuntutan zaman yang serba cepat ini, kita kehilangan satu hal yang paling fundamental: Presence, atau kemampuan untuk hadir secara utuh. Kita sibuk downloading solusi lama untuk masalah baru, tanpa sadar bahwa cara itu justru membuat kita usang dan tak relevan. Edisi podcast kali ini bukan sekadar obrolan santai, melainkan sebuah panduan bertahan hidup di era modern. Kita akan membedah mengapa "hadir utuh" bukan sekadar soal konsentrasi, melainkan sebuah seni untuk menahan penghakiman dan membuka pintu bagi intuisi terbaik kita. Kita akan mengupas bagaimana mematikan Voice of Judgment di kepala yang selama ini menghalangi ide-ide brilian, dan mengapa para pemimpin besar justru memimpin dengan keheningan, bukan teriakan. Ini adalah tentang mengasah kemampuan sensing—merasakan masa depan yang ingin lahir—sebelum orang lain menyadarinya. Jadi, saya undang Anda untuk berhenti sejenak. Taruh ponsel Anda, pasang earphone, dan izinkan diri Anda untuk benar-benar mendengarkan. Dalam beberapa menit ke depan, kita akan belajar bagaimana memutus siklus robotik keseharian dan menemukan kembali koneksi yang hilang antara pikiran, tubuh, dan jiwa. Karena di dunia yang bising ini, kemampuan untuk diam dan hadir sepenuhnya adalah superpower yang paling langka. Selamat mendengarkan, mari belajar menjadi manusia yang utuh kembali.
Saya terpukau pada teknologi kecerdasan buatan dalam dua tahun terakhir. Saya bisa belajar banyak hal bersama mereka mulai membaca buku, mencipta kloning suara, mencipta kloning video, mencipta lagu baru, membuat foto rekaan, dan membuat video cerita. Walaupun bekerja dengan sunyi, saya bisa melahirkan banyak hal hal baru yang kreatif. Saya mendudukan kecerdasan buatan sebagai asisten yang memiliki pengetahuan luas dan lengkap. Saya harus belajar berbisik dan berbicara dengan mereka. Merangkai prompting yang lebih bagus, lengkap, dan tajam, adalah proses belajar yang tak pernah berhenti. Pada situasi ini, saya belajar menghindari kata "TIDAK BISA" dalam mengerjakan segala sesuatu. Mulai dari keingintahuan pada sesuatu dan pada sesuatu yang ingin diciptakan. Jadi, mari belajar menjadi manusia yang lebih cerdas dan waras.
Pernahkah Anda mendengar istilah "Biohacking"? Mungkin yang terlintas di benak Anda seketika adalah adegan film fiksi ilmiah, manusia setengah robot, atau chip canggih yang ditanam di dalam otak. Tahan dulu imajinasi itu. Dalam dunia kepemimpinan modern, biohacking bukanlah tentang mengubah diri menjadi mesin, melainkan seni menguasai mesin tercanggih yang sudah Anda miliki: tubuh biologis Anda sendiri. Ini adalah rahasia yang jarang dibicarakan, tentang bagaimana detak jantung, hormon, dan bahasa tubuh Anda ternyata memegang kendali penuh atas seberapa besar pengaruh Anda terhadap orang lain. Bayangkan jika Anda memiliki kemampuan untuk "meretas" sistem saraf Anda sendiri—mengubah ketegangan menjadi karisma, atau menyulap kecemasan menjadi ketenangan yang menular kepada seluruh tim. Kita sering lupa bahwa kepemimpinan bukan sekadar strategi di atas kertas, melainkan pertukaran sinyal biologis yang tak kasat mata. Di episode kali ini, kita akan menyelami bagaimana para pemimpin hebat bertindak layaknya spesies kunci di alam liar: membangun fondasi kokoh seperti berang-berang, menjaga keseimbangan tegas bak serigala, dan merawat keragaman ala bintang laut. Kita akan membongkar sains di balik bagaimana Anda bisa menekan tombol "jeda" di dalam diri untuk menciptakan ekosistem sosial yang tangguh. Jadi, apakah Anda siap berhenti memimpin dengan cara lama yang melelahkan dan mulai memimpin dengan kecerdasan biologis? Siapkan diri Anda untuk membuka wawasan baru yang mungkin belum pernah Anda pelajari di sekolah bisnis atau seminar manapun. Kita akan belajar bagaimana menjadi hacker bagi tubuh sendiri demi menciptakan dampak perubahan sosial yang nyata dan berkelanjutan. Pasang telinga Anda, tarik napas panjang, dan selamat datang di perjalanan menuju Biohacking Leadership.
در رادیوی ۲۰۳، بارها یاد سه سال پیش رو می کنیم و از آدمفروشی میگیم که جای شما رو به رییس لو میده و جایزهها و عکسهای روی جلد رو مرور میکنیم. در این آخر سالی با ما باشین که دنیا هکرهای بیشتری لازم داره. متاسفانه براوزر شما از اچ تی ام ال ۵ پشتیبانی … ادامه خواندن "رادیوجادی ۲۰۳ – سه سال گذشت"
Pernahkah Anda berpikir bahwa strategi negosiasi tingkat tinggi yang digunakan para duta besar di PBB sebenarnya adalah kunci rahasia untuk memenangkan hati mertua atau meredakan ketegangan dengan rekan kerja? Seringkali kita menganggap diplomasi sebagai dunia yang eksklusif, penuh dengan protokoler kaku di istana negara. Namun, kenyataannya, diplomasi adalah institusi sosial tertua manusia. Setiap kali Anda mencoba membagi tugas rumah tangga tanpa memicu pertengkaran, atau menolak ajakan teman tanpa menyakiti perasaannya, Anda sejatinya sedang berdiplomasi. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami "Esensi Diplomasi" bukan sebagai teori politik yang rumit, melainkan sebagai panduan praktis untuk menavigasi kehidupan sosial modern. Kita akan membongkar bagaimana teknik soft diplomacy—seperti seni menjaga wajah (face-saving) dan penggunaan "ambiguitas konstruktif"—dapat mengubah dinamika hubungan Anda secara drastis. Bayangkan memiliki kemampuan membaca yang tersirat layaknya seorang diplomat ulung, memahami kapan harus bicara dan kapan cukup memberi sinyal, serta mengubah potensi konflik menjadi kolaborasi yang menguntungkan. Jadi, jika Anda ingin berhenti terjebak dalam drama yang tidak perlu dan mulai membangun jembatan pengertian yang kokoh, episode ini wajib Anda dengarkan. Kita akan membahas strategi jitu tentang apa yang boleh dan haram dilakukan dalam interaksi sosial, mulai dari pentingnya ritual "basa-basi" hingga bahaya fatal mentalitas "saya menang, kamu kalah". Pasang telinga Anda, siapkan diri, dan mari kita pelajari bersama bagaimana menjadi duta besar terbaik bagi kehidupan Anda sendiri.
Pernahkah Anda merasa bahwa konflik datang seperti badai yang tak diundang, mengacaukan ketenangan dan menuntut penyelesaian secepat kilat? Di sini, kita akan berhenti sejenak dari kepanikan itu. Alih-alih buru-buru mencari tempat berteduh atau sekadar memadamkan api, kita justru akan belajar bagaimana berselancar di atas ombak masalah tersebut. Hari ini, kita tidak hanya berbicara tentang bagaimana mengakhiri pertikaian, tetapi bagaimana mengubah energi kemarahan menjadi daya cipta yang luar biasa untuk kehidupan kita. Dalam episode spesial ini, kita akan menyelami pemikiran mendalam tentang Transformasi Konflik—sebuah kacamata baru yang melihat perselisihan bukan sebagai gangguan semata, melainkan sebagai motor perubahan yang alami dan tak terelakkan. Kita akan membedah mengapa sekadar "resolusi" sering kali tidak cukup, dan bagaimana kita perlu menyelam lebih dalam dari sekadar permukaan "episode" konflik menuju "episentrum" masalah untuk memulihkan retaknya hubungan antarmanusia. Ini bukan lagi soal memotong buah jeruk agar adil, melainkan tentang memastikan pohon dan tanah tempatnya tumbuh tetap subur dan berkeadilan. Jadi, siapkan diri Anda untuk melihat dunia dengan lensa yang berbeda. Apakah Anda siap naik kelas dari sekadar pemadam kebakaran menjadi arsitek perubahan sosial yang visioner? Mari pasang telinga dan buka hati, simak bahasan eksploratif dan menggugah ini hanya di podcast INIKOPER. Temukan bagaimana kita bisa melampaui resolusi yang kaku dan bergerak menuju transformasi yang sejati, demi merajut kembali benang-benang kemanusiaan yang sempat terurai. Selamat mendengarkan!
MetroTV, Enam pasukan penjaga perdamaian PBB tewas dan delapan lainnya luka-luka setelah serangan drone menghantam fasilitas PBB di Kadugli, Sudan. Seluruh korban merupakan personel asal Bangladesh yang bertugas dalam misi UNISFA. PBB menegaskan serangan terhadap pasukan perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang dan menyerukan gencatan senjata segera.
Pernahkah Anda membayangkan memiliki asisten super cerdas yang siap melakukan apa saja, namun hanya diam menunggu perintah yang tepat? Di episode kali ini, kita akan membongkar wawasan tentang prompting—sebuah seni baru dalam berkomunikasi dengan kecerdasan buatan. Prompting bukan sekadar mengetik kata kunci di kolom pencarian; ini adalah bahasa literasi baru abad ke-21, jembatan penghubung antara imajinasi manusia yang abstrak dan kemampuan eksekusi mesin yang luar biasa presisi. Lupakan cara lama Anda menggunakan internet. Di era AI generatif, kita tidak lagi sekadar mencari informasi yang sudah ada, kita sedang menciptakannya bersama mitra digital. Namun, ingat satu aturan emas: mesin tidak bisa membaca pikiran, ia hanya membaca instruksi. Kualitas jawaban yang Anda dapatkan berbanding lurus dengan kualitas promptyang Anda berikan. Kita akan membahas mengapa memberi konteks, menetapkan peran, dan menjadi spesifik adalah kunci untuk mengubah jawaban robot yang kaku menjadi solusi yang brilian dan penuh wawasan. Jadi, siapkan diri Anda untuk mengubah cara bekerja dan berkarya secara fundamental. Baik Anda seorang profesional, mahasiswa, atau sekadar penjelajah teknologi, menguasai prompting berarti memegang kendali penuh atas potensi teknologi di ujung jari Anda. Mari kita pelajari bagaimana caranya menjadi "konduktor" bagi orkestra digital ini dan membuat AI bekerja sesuai keinginan kita, selengkapnya hanya di INIKOPER!
ernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sebagian orang tampak begitu mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan, sementara yang lain harus berjuang mati-matian hanya untuk kompromi kecil? Sering kali, kita terjebak dalam mitos bahwa negosiasi adalah bakat lahiriah—sebuah seni mistis yang hanya dimiliki oleh mereka yang pandai bicara. Namun, bagaimana jika saya katakan bahwa di balik setiap kesepakatan sukses, terdapat struktur logis dan psikologis yang bisa dipelajari oleh siapa saja? Hari ini, kita akan mematahkan mitos tersebut. Dalam episode spesial kali ini, kita akan membongkar "Seni dan Sains Negosiasi." Kita tidak hanya akan bicara soal intuisi, tetapi kita akan menyelami kerangka kerja ilmiah yang mengubah cara Anda mengambil keputusan. Mulai dari menghindari jebakan mental yang merugikan, memahami matematika di balik tawar-menawar, hingga menggunakan empati sebagai senjata strategis. Ini adalah tentang memadukan ketajaman analisis data dengan kepekaan perilaku manusia untuk menciptakan kesepakatan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bermartabat. Jadi, apakah Anda sedang bersiap meminta kenaikan gaji, menutup kesepakatan bisnis besar, atau sekadar ingin menang debat dengan pasangan, episode ini adalah peta jalan Anda. Siapkan koper wawasan Anda, karena kita akan melengkapinya dengan strategi jitu yang mengubah lawan menjadi kawan kolaborasi. Kencangkan sabuk pengaman, tetaplah bersama kami di INIKOPER, dan mari kita ubah setiap konflik menjadi peluang emas!
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 15 Desember 2025Bacaan: "Hai istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan. Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25)Renungan: Ada sebuah kisah nyata yang terjadi di India. Seorang pria terjangkit penyakit polio saat kecil, sehingga ia tidak bisa berjalan. Sepanjang masa hidupnya, ia hanya duduk di atas kursi roda. Namun ia tidak pernah merasa berbeda dari orang-orang yang lain. la selalu mempertahankan sikap hidup yang positif karena arahan dari ibunya. Dia bahkan mendapat pekerjaan di sebuah bank dengan posisi yang bagus. Suatu ketika saudara laki-lakinya mendaftarkannya di kolom mencari jodoh untuk penyandang disabilitas: Seorang pria berusia 37 tahun dengan pekerjaan di sebuah bank mencari pasangan hidup. Kasta tidak menjadi masalah. Merespons iklannya, datanglah seorang wanita bersama keluarganya. Pada pertemuan pertama mereka, wanita itu menyatakan bahwa dia ingin menikah dengan pria itu. Tangan wanita itu cacat dan dia selalu menutupinya dengan selendang atau 'dupatta'. Dia tidak pernah membiarkan tangannya terlihat di foto mana pun. Mereka pindah ke rumah mereka sendiri setelah mereka memiliki seorang anak. Pria itu berkata, "Jika kami harus berlari di belakang putri kami atau saya perlu meraih sesuatu di rak, dia adalah penyelamat saya dan jika dia membutuhkan bantuan dengan surat-suratnya, tugas bank atau memotong sayuran, saya yang akan ambil alih. Perlahan-lahan, kami bersama-sama membangun hidup kami yang sederhana dan indah." Suatu ketika mereka melakukan perjalanan ke luar negeri yang pertama kali, yaitu ke Swiss. "Istriku sangat ketakutan saat pesawat lepas landas dan mendarat sehingga dia mencengkeram lenganku erat-erat sepanjang waktu. Saya menikmati saat-saat ini setiap menitnya! Jadi kunci dasar dari sebuah pernikahan yang berbahagia adalah: kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. Dan kami sudah menjalaninya selama 29 tahun dengan menjadi bagian yang saling melengkapi satu terhadap yang lain. Jadi kalian harus mempercayai kata-kata saya ini!" Kunci rumah tangga yang berbahagia menurut pasangan ini adalah: kepercayaan, cinta dan rasa hormat! Percaya kepada pasangan kita, bahwa dia mengasihi kita dengan tulus dan tidak hanya berlaku manis di depan kita saja. Sang istri percaya bahwa suaminya adalah tempat perlindungan yang aman. Sang suami siap berkorban demi istri dan anak-anaknya. Kasihilah pasangan kita bagaikan kita mengasihi diri kita sendiri dan hormatilah pasangan kita dengan tidak merendahkan kekurangannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah keluargaku. Hadirlah di tengah-tengah keluargaku sehingga kami saling mengasihi satu dengan yang lain. Amin. (Dod).
Komeng datang bertemu dengan korban-korban bencana banjir di Sumatra Barat (Sumbar). Mungkinkah ini perjalanan seorang jester menjadi king?
Connecting with Indigenous Australia can be daunting for a newcomer to the country. So, where do you start? We asked Yawuru woman Shannan Dodson, CEO of the Healing Foundation, about simple ways to engage with First Nations issues and people within your local community. - Terhubung dengan Pribumi Australia dapat menjadi hal yang menakutkan bagi pendatang baru di negara ini. Jadi, dari mana Anda mulai? Kami bertanya kepada wanita Yawuru Shannan Dodson, CEO Healing Foundation, tentang cara-cara sederhana untuk terlibat dengan isu-isu First Nations dan orang-orang dalam komunitas lokal Anda.
Peter Susanto, the youngest medical student at his university and a UNICEF Young Ambassador for the Northern Territory, has racked up an impressive list of achievements. How did Peter get to this point and how did he deal with being bullied because of his young age? - Peter Susanto, mahasiswa S2 Kedokteran termuda di kampusnya dan UNICEF Young Ambassador untuk Northern Territory, meraih banyak prestasi. Bagaimana Peter bisa sampai di titik ini dan bagaimana pengalamannya menjadi korban perundungan karena usia mudanya?
Hai Tetangga Kesayangan!Di episode kali ini, kita ngobrol bareng UST. Handy Bonny tentang hal-hal yang sering kita rasain… tapi jarang kita obrolin serius: iman, cinta, rezeki, dan cara bersikap dalam hidup.Dalam percakapan ini, Ust. Handy Bonny berbagi sudut pandang yang dalam tapi membumi, mulai dari makna mencintai karena Allah, pentingnya menghormati orang yang bekerja dengan kita, sampai bagaimana sikap kita bisa memengaruhi ketenangan hati dan kelancaran hidup.Banyak hal yang kelihatan “biasa”, tapi ternyata punya doa dan nilai besar di baliknya. Tentang bersyukur, tentang adil dalam hal kecil, tentang memaknai nikmat bukan dari jumlahnya… tapi dari siapa yang memberikan.Buat kamu yang lagi capek, lagi nyari makna, atau lagi pengen beresin hati dan hidup pelan-pelan, episode ini bisa jadi temen refleksi yang hangat!
اگر برای چیزهای سکسی به این شماره میاین، نیاین. سکسی مخفف «سیم کارت سفید» است و در کنارش اتوبوسها، خودرانها و فیلمهای پورنی که فیسبوکیها گفتن برای مصرف شخصی دانلود کردن. این شماره نه از کارخونه پادکست، که از یک کارگاه خونگی بیرون اومده. متاسفانه براوزر شما از اچ تی ام ال ۵ پشتیبانی نمی … ادامه خواندن "رادیوجادی ۲۰۲ – سکسیها"
Latest data from the Australian Bureau of Statistics (ABS) shows dementia is the leading cause of death in Australia. What should you know? - Data terbaru dari Biro Statistik Australia (ABS) menunjukkan bahwa demensia kini merupakan penyebab kematian utama di Australia. Apa yang perlu Anda ketahui?
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Desember 2025Bacaan: "Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus." (Yesaya 45:19)Renungan: Pada suatu subuh seorang bapak pergi ke stasiun kereta api untuk menjemput seorang kerabat berusia lanjut yang datang dengan naik kereta api. Setiba di stasiun, kerabatnya itu tidak berada di tempat yang ia pikir kerabatnya ada di sana. Dengan penuh kecemasan bapak itu menjelajah stasiun itu dengan teliti, tapi hasilnya sia-sia saja. Karena mengira kerabatnya tidak datang karena ketinggalan kereta, bapak itupun bersiap untuk pergi sambil melirik ke arah lorong yang menuju ke tempat pengambilan barang bawaan. Ternyata kerabatnya tersebut ada di tempat itu dengan barang bawaan di dekat kakinya, sedang menanti kedatangan sang bapak dengan sabarnya. Kerabatnya itu menunggu di tempat itu selama sang bapak mencarinya. Bapak itu bertambah malu karena mengetahui bahwa kerabatnya itu berada di tempat sesuai yang dijanjikan padanya, sementara ia mencari di tempat lain. Demikian juga dengan Allah. Dia ada di tempat-Nya dan menanti kita dengan sabar. Dia memberi jaminan kepada kita, "Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia!" (Yes 45:19). Jika demikian, mengapa kita sering mengalami kesulitan ketika mencari-Nya? Mungkin karena kita mencari diri-Nya di tempat-tempat yang keliru. Kita akan menemukan Allah di tempat Dia seharusnya berada di dalam firman-Nya, dalam doa, dan dalam suara Roh Kudus yang hidup di dalam diri kita. Allah yang berkata, "Carilah maka kamu akan mendapat" (Mat 7:7) juga berjanji bahwa "Allah akan memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibr 11:6). Jadi kita dapat bersukacita karena Allah ada di tempat Dia seharusnya berada, dan Dia sedang menanti kita sekarang juga dalam doa harian kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Bapa di surga, aku bersyukur pada-Mu karena Putera-Mu Yesus mengajarkan aku untuk memanggil-Mu dengan sebutan Bapa. Itu artinya, Engkau adalah Allah yang dekat dengan diriku. Ampunilah aku, karena kesibukkanku, aku sering melupakan Engkau dalam jam-jam doaku, dalam pembacaan firmanMu dan dalam perayaan ibadahku. Hal itulah yang menyebabkan aku sering merasa Engkau tinggalkan ketika masalah datang mendera hidupku. Bantulah aku ya Bapa, agar aku dapat menyediakan waktuku yang singkat ini untuk mau berbagi dengan Engkau dalam jam-jam doaku, sehingga apapun masalah yang terjadi dalam hidupku, aku tetap percaya bahwa Engkau senantiasa ada dan hadir dalam diriku. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 26 November 2025Bacaan:"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah," (Yohanes 12:24)Renungan: Suatu ketika, ada seorang anak yang bertanya pada ibunya, "Ibu, temanku tadi cerita kalau ibunya selalu membiarkan tangannya sendiri digigit nyamuk sampai nyamuk itu kenyang supaya ia tak menggigit temanku. Apa ibu juga akan berbuat yang sama?" Sang ibu tertawa dan menjawab terus terang, "Tidak. Tapi, Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam supaya tidak sempat menggigit kamu atau keluarga kita." Mendengar jawaban itu, si anak tersenyum. "Terus Bu, aku waktu itu pernah dengar cerita ada ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Kalau ibu bagaimana?" Kali ini sang Ibu menjawab dengan suara lebih tegas, "Ibu akan bekerja keras agar kita semua bisa makan sampai kenyang." Si anak kembali tersenyum, lalu memeluk ibunya dengan penuh sayang. "Makasih, Ibu. Aku bisa selalu bersandar pada Ibu." Sembari mengusap-usap rambut anaknya, sang Ibu membalas, "Tidak, Nak! Tapi Ibu akan mendidikmu supaya bisa berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, agar kamu nantinya tidak sampai jatuh tersungkur ketika Ibu sudah tidak ada lagi di sisimu. Karena tidak selamanya ibu bisa mendampingimu." Ada berapa banyak orangtua di antara kita yang sering kali merasa rela berkorban diri demi sang buah hati? Tidak sadarkah kita bahwa sikap seperti itu bisa menumpulkan mental pemberani si anak? Jadi, adalah bijak bila semua orangtua tidak hanya menjadikan dirinya tempat bersandar bagi buah hati mereka, melainkan juga membuat sandaran itu tidak lagi diperlukan di kemudian hari. Adalah bijak jika para orangtua membentuk anak-anaknya sebagai pribadi mandiri kelak di saat orangtua itu sendiri tidak bisa lagi mendampingi anak-anaknya di dunia. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas anugrah kehidupanku ini. Ajarilah aku agar melalui hidupku ini banyak hal yang bisa dipelajari oleh orang-orang yang terdekat denganku sehingga mereka boleh menjadi sukses dan mandiri melalui kehidupan yang dicontoh dariku. Berilah aku kemampuan untuk terus memberkati banyak orang melalui keteladanan hidupku. Yesus, jadikan diriku seperti diri-Mu yang dapat membuat kehidupan ini menjadi lebih berarti. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 24 November 2025Bacaan: "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yohanes 8:36)Renungan: Ada seorang pandai besi yang sangat terkenal karena hasil kerjanya sangat bermutu. Suatu ketika karena satu kesalahan ia ditangkap dan dipenjarakan di ruangan bawah tanah. Kedua kakinya dirantai dengan rantai yang sangat kuat. Ia mencoba untuk memutuskan mata rantai yang mengikat kakinya. Ia terus mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat memutuskan mata-mata rantai itu. Setelah bergumul cukup lama akhirnya harapannya pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang membelenggunya adalah buatan tangannya sendiri. Dulu ia sangat bangga karena telah menciptakan rantai yang kuat, tetapi kini ia sangat menyesal karena rantai yang kuat yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat. Dosa adalah rantai yag sangat kuat, yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging. Tangan kita sendirilah yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi untuk melepaskan diri dari belenggunya. Tidak ada yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Yesus Kristus yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga. Apakah kita akan hidup merdeka dari dosa atau tetap dibelenggu dosa sampai maut menjemput? Jika kita bijak, undanglah Yesus masuk dalam hati kita untuk memerdekakan kita saat ini juga. Kemudian hiduplah dalam kebenaran firman-Nya, karena hanya ketika kita berkomitmen hidup dalam kebenaran firman-Nya, kita akan mengalami kemerdekaan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mau mati untukku. Begitu besar dosa yang kubuat yang selalu mengecewakan hati-Mu. Tapi tangan-Mu senantiasa terbuka untuk menerimaku kembali. Terima kasih Yesus, karena kasih-Mu terlalu besar untukku. Amin. (Dod).
Kaum Predator alias Yautja seringkali digambarkan sebagai ras pemburu bengis dan handal. Tapi Predator: Badlands ini bikin protagonis Yautja-nya jadi figur yang relatable dan mudah untuk didukung. The role reversal is unique, but also refreshing. Simak pembahasannya di PretelinPanel kali ini!
Episod 178 KeluarSekejap menampilkan wawancara eksklusif bersama YB Senator Datuk Seri Utama Tengku Zafrul Abdul Aziz, Menteri Pelaburan, Perdagangan dan Industri (MITI) yang menjelaskan secara mendalam isu Perjanjian Timbal Balas Perdagangan Malaysia–Amerika Syarikat (ART 2025) yang ditandatangani sempena lawatan rasmi Presiden Donald Trump ke Malaysia.Perbincangan kali ini membongkar persoalan besar adakah perjanjian ini benar-benar menguntungkan Malaysia, atau satu langkah politik yang terpaksa demi melindungi kepentingan strategik negara?Episod ini turut menyentuh masa depan politik Tengku Zafrul, peralihan daripada UMNO ke PKR, serta hala tuju politik beliau selepas ini di peringkat negeri mahupun persekutuan.Episod ini dibawakan khas oleh NUR Power. NUR Power bukan sekadar pembekal elektrik untuk industri teknologi tinggi, tetapi turut menjadi penggerak utama dalam ekosistem tenaga hijau dan inovasi lestari negara. Mereka aktif membangunkan inisiatif tenaga mampan dan menyokong sektor OGSE (Oil, Gas & Energy Services) dalam memastikan industri Malaysia terus berdaya saing serta mesra alam.Jangan lepaskan peluang untuk menghadiri Karnival Literasi Tenaga. KeluarSekejap akan turut berada di sana!Jadi, datanglah beramai-ramai ke Karnival Literasi Tenaga untuk bertemu kami secara langsung
AKHIRNYA SETELAH MELAWAN RASA MALAS, PODCAST BERCANDA BALIK LAGI! DENGERIN LANGSUNG GAS NGEEEEENG MWWWAH!#PodcastBercanda
Banyak yang bilang, kalo Ibu itu harus olahraga, biar kurus dan langsing. Padahal, sekarang tuh trennya justru Ibu-Ibu yang berolahraga biar kuat. Istilahnya, lagi “rise of the strong mom era.”Tapi, banyak juga di antara Ibu yang sering kejebak toxic positivity ketika olahraga. Karena, olahraga tuh gak harus tiap hari banget lho Bu. Konsisten itu, tetep ngelakuin olahraga, tapi intensitasnya ngikutin kondisi tubuh saat itu lagi gimana. Juga, istirahat itu bagian dari journey berolahraga. Jadi jangan lupa rest!Nah, episode ini ngulik banyak hal terkait olahraga buat Ibu.. Mulai dari mental Ibu yang juga akan kuat dengan olahraga, pentingnya ambil jeda di tengah hiruk pikuk pekerjaan, tips olahraga untuk kaum mager, gimana memulai olahraga.Timestamp:00:00 Opening2:12 Tujuan olahraga tiap orang gak bisa disamaratakan6:54 Konsisten kadang bisa toxic12:09 Yoga bisa jadi sarana berhenti sejenak15:13 Kalau mau mulai olahraga, caranya banyak17:40 Gym khusus perempuan20:28 Persepsi orang tentang yoga24:55 Olahraga buat Ibu itu kayak gimana sih?31:07 Tips buat ibu-ibu untuk mulai olahraga tanpa FOMO36:24 Cerita Salsa dan Amanda nemuin motivasi olahraga41:57 Experience Amanda ikut silent meditation
Pembawa Renungan : RD. Alip Suwito Magelang Luk. 16:1-8
در رادیوی ۲۰۱، از آزادی اندروید میگیم و اخراج شرکتهای بزرگ در حوزه ای آی و قوانین محدود کننده چین و روسیه و کلی چیز دیگه. با ما باشین که جهان هکرهای بیشتری میخواد بخصوص حالا که روسیه میخواد هکرهای روسی رو مجبور به همکاری کنه متاسفانه براوزر شما از اچ تی ام ال ۵ … ادامه خواندن "رادیو جادی ۲۰۱ – اینبار اخراج"
در شماره ۲۰۰ رادیو جادی بالاخره سراغ بحث اصلی میریم: هکرهای ناشناس و فروم افسانهای ۴چن. توی این شماره براتون از تاریخ می گم و از خاطره و از مبارزه علیه کسانی که نمیخوان اینترنت، اینترنت ما باشه! ما ناشناس هستیم، ما یک ارتش هستیم، ما نمیبخشیم، ما فراموش نمیکنیم، منتظر ما باشید! ولی شایدم … ادامه خواندن "رادیوجادی ۲۰۰ – هکرهای انانیموس و ۴چن و بقیه قصههاشون"