Podcasts about tanpa

  • 1,385PODCASTS
  • 3,200EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 25, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about tanpa

Show all podcasts related to tanpa

Latest podcast episodes about tanpa

Manap & Mawi
Episode 556 - Isteri Aku Send Gambar Bogel - Part 1

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 23:27


Bila trust pecah… semuanya berubah.Dalam episode ni, kita bincang tentang seorang suami yang terjumpa mesej yang tak sepatutnya ada. Bukan drama kosong, tapi real emotions, real consequences.Curang di zaman digital… salah siapa? Dan lepas tahu, apa langkah seterusnya?Sembang jujur. Tanpa tapis.Oi geng!

Manap & Mawi
Episode 557 - Isteri Aku Send Gambar Bogel - Part 2

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 26:06


Bila trust pecah… semuanya berubah.Dalam episode ni, kita bincang tentang seorang suami yang terjumpa mesej yang tak sepatutnya ada. Bukan drama kosong, tapi real emotions, real consequences.Curang di zaman digital… salah siapa? Dan lepas tahu, apa langkah seterusnya?Sembang jujur. Tanpa tapis.Oi geng!

Ini Koper
#860 Dialektika antara Energi dan Entropi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 6:41


Energi sering kali dipahami sebagai mata uang alam semesta yang kekal, namun perannya jauh lebih mendalam sebagai arsitek utama keteraturan. Berdasarkan Hukum Pertama Termodinamika, energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, ia hanya berubah bentuk sambil terus berupaya mencari titik potensial terendah demi mencapai stabilitas sistem. Dalam perspektif ini, energi bertindak sebagai kekuatan yang mengikat atom-atom dalam struktur yang rapi dan kaku, meminimalkan fluktuasi demi menciptakan bentuk-bentuk materi yang solid dan terorganisir. Tanpa dominasi energi, struktur-struktur kompleks di alam semesta tidak akan pernah memiliki fondasi untuk berdiri tegak melawan gempuran ketidakpastian fisik. Di sisi lain, entropi muncul sebagai pesaing abadi yang mewakili dorongan alam menuju kebebasan, probabilitas maksimum, dan ketidakteraturan. Jika energi berupaya membangun struktur, maka entropi adalah ukuran dari degradasi kualitas energi tersebut dan manifestasi dari "panah waktu" yang tak terelakkan. Hukum Kedua Termodinamika menegaskan bahwa dalam setiap proses fisik yang terjadi secara alami, entropi total akan selalu meningkat, mencerminkan fakta statistik bahwa keadaan acak jauh lebih mungkin terjadi daripada keadaan teratur. Entropi bukan sekadar kekacauan tanpa makna, melainkan konsekuensi dari alam semesta yang secara inheren bergerak menuju distribusi yang paling merata, yang pada akhirnya mengikis setiap tatanan yang telah dibangun dengan susah payah. Eksistensi alam semesta sesungguhnya adalah hasil dari kompetisi tanpa henti antara kedua besaran ini, sebuah dialektika fisik yang dipandu oleh suhu sebagai wasit utamanya. Melalui konsep energi bebas, kita dapat melihat bagaimana materi berubah fase—dari kristal yang kaku menjadi gas yang liar—ketika pengaruh entropi mulai mengalahkan tarikan energi seiring dengan meningkatnya suhu. Bahkan kehidupan itu sendiri merupakan anomali indah di mana organisme mampu menunda kekalahan terhadap entropi dengan terus-menerus mengonsumsi energi berkualitas tinggi dari lingkungan. Memahami energi dan entropi berarti memahami mekanisme dasar yang menggerakkan segala sesuatu, mulai dari detak jantung manusia hingga nasib akhir kosmos yang luas.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 22 Februari 2026 - Tulus menerima jawaban doa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 22 Februari 2026Bacaan: "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." (1 Yohanes 5:14) Renungan: Seseorang pernah berkata demikian tentang jawaban dari sebuah doa, "Masalah terbesar dari doa adalah bagaimana membiarkan doa terus mengalir dan mengizinkan Allah menjawab sesuai dengan cara-Nya." Ada satu kisah yang menarik dari seorang anak, tentang sikap dan ketulusannya di dalam menerima jawaban doa. Hari itu Adi dititipkan oleh mamanya di rumah neneknya, tetapi neneknya pergi bersama teman-temannya sehingga Erny, yaitu tantenya yang harus menjaga Adi. Adi segera mengambil kelerengnya dan bermain bersama beberapa orang temannya, tetapi tiba-tiba ia berlari dan menghampiri Erny yang sedang memasak di dapur. Dengan lugu Adi berkata, "Tante kelereng Adi hilang satu. Tante boleh nggak Adi sekarang berlutut dan meminta Tuhan untuk membantu Adi menemukan kelerang Adi yang hilang itu?" Tanpa pikir panjang, Erny pun mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju. Kemudian Adi berlutut, ia melipat kedua belah tangannya dan berdoa, katanya, "Bapa yang baik, kelereng Adi hilang satu dan Adi mau supaya Engkau membantu Adi untuk menemukannya. Amin Setelah selesai berdoa, Adi segera bangkit dan bermain kembali. Ketika hari telah sore, Erny teringat pada perbuatan Adi tadi. Karena khawatir Adi akan kecewa terhadap Tuhan, maka Erny memanggil dan menanyakan kepada Adi, "Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu yang hilang?" "Belum Tante, tetapi Tuhan telah membuat Adi tidak menginginkan kelereng itu lagi," jawab Adi. Alangkah indahnya sikap dan iman Adi yang begitu tulus dalam menerima jawaban doanya. Banyak orang yang bersungut-sungut dan kecewa kepada Tuhan karena doa mereka tidak dijawab sesuai dengan keinginan hati mereka. Doa bukanlah masalah dijawab atau tidaknya setiap permohonan doa yang kita panjatkan, tetapi doa adalah sikap dan tindakan penyerahan segala masalah hidup kita ke dalam tangan Tuhan. Dijawab atau tidaknya doa-doa kita adalah keputusan mutlak Tuhan. Tidak menjadi soal apakah Tuhan menjawab "Tidak," "Ya," atau "Ya, tetapi tunggu dulu," terhadap permohonan doa yang kita panjatkan. Yang penting adalah kita tetap setia berdoa dan selebihnya adalah bagian Tuhan untuk memutuskan yang terbaik bagi kita, karena Tuhan tahu dengan pasti apa yang menjadi kebutuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang selalu khawatir dan memaksakan kehendak dalam doa-doa yang kupanjatkan kapada-Mu. Kini kuserahkan semua pengharapanku hanya pada-Mu, karena Engkau lebih mengetahui kebutuhanku. Amin. (Dod).

SUARA SENJA
[season 3, episode 19] #penadya "sebuah sapaan dari bayang tanpa wujud."

SUARA SENJA

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 4:09


welcome to #penadya.a calm and slow paced corner of adyalogue. di episode ini, kata–kata nggak cuma dibaca… tapi dirasakan.kekeliruan sang pencipta yang menguntungkan isinya tentang rasa syukur dan jatuh cinta berkali-kali sama manusia yang untungnya adalah milik kita sendiri. u can listen to this and share to ur perfect partner! anw, this is a space for quiet thoughts, deep monologues, and little pieces of soul that finally find a voice.sometimes, life feels lighter when the words are allowed to speak softly, honestly, and without pressure.take a breath, slow down, and let the words flow.sometimes life feels lighter when the words can finally speak. Leave a comment and share your thoughts: Powered by Firstory Hosting

Surabaya Mengaji
Audio Buletin 203 - Rugi Besar Jika Ramadan Berlalu Tanpa Pahala

Surabaya Mengaji

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 1:11


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Februari 2026 - Berpikir Positif di Tengah Situasi Negatif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Februari 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah meka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Suatu hari, seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, Christian Friedich Schon bein sedang bereksperimen dengan pekerjaannya di dapur saat istrinya tidak ada di rumah, karena istrinya melarangnya dia bekerja di dapur. Tanpa sengaja, dia menumpahkan cairan asam sulfur dan asam nitrat. Supaya tidak ketahuan, dia segera mengelap dengan celemek yang terbuat dari katun lalu menggantung celemek itu di dekat perapian untuk mengeringkannya. Tidak di duga, celek itu meledak dengan dahsyat. Ledakan itu terjadi karena campuran cellulose mengalami reaksi kimia yang dinamakan nitrasi. Temuan itu kemudian dinamakan nitrocellulose, yaitu bubuk mesiu yang tidak berasap. Dia kemudian memperbanyaknya dan menjualnya dan mendapatkan banyak uang. Kekeliruan dan kegagalan yang tidak disengaja seringkali mendatangkan manfaat yang tidak kita duga sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Yusuf. Yusuf diperlakukan semena-mena oleh Saudaranya. Dia dimasukkan dalam sumur, dijual dan dibertahukan sudah mati. Bagi orang awam, hal itu mungkin sebuah kekeliruan yang fatal. Tetapi tidak bagi Yusuf. Yusuf sadar betul bahwa peristiwa itu adalah cara Tuhan untuk menggenapi janjinya menjadi pemimpin Mesir dan melakukan suatu pekerjaan besar yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Seringkali apa yang tidak kita harapkan terjadi begitu saja. Kita mungkin akan sedih kecewa dan tidak dapat menerima kenyataan saat itu. Namun tahukah kita bahwa dalam kegagalan-kegagalan itu, Tuhan juga turut bekerja untuk mendatangkan sesuatu yang baik yang mungkin tidak kita duga sebelumnya? Tetap berpikir positif di tengah situasi yang negatif sangatlah penting bagi kita. Kita harus bersabar dan melakukan yang terbaik untuk mengubah keadaan. Kita harus memetik manfaat yang sebanyak-banyaknya dari setiap peristiwa. Percayalah, bahwa tidak semua kegagalan itu buruk. Tetapi yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah baik bagi kita, sebab jika kita mampu jeli dan dapat mengendalikannya, maka kegagalan dan masalah itu justru menjadi titik balik kita meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku tetap dapat berpikir positif di tengah situasi yang negatif. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Pernikahan Tanpa Support Keluarga (Marriage Without Family Support)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 2:58


Bismillah,Pernikahan Tanpa Support Keluarga(Marriage Without Family Support)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Wanita No. 205“Jangan Umbar Dosa Yang Telah Allah -Ta'ala- Tutupi“

OM BOB Indonesia
Pemerintah Larang RPH Naikkan Harga Jual Daging Sapi Tanpa Sanksi. Peraturan Macan Betulan Apa Ompong? | Ep. 2653

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 8:01


Menteri Pertanian mengeluarkan instruksi kepada rumah potong hewan agar tidak menaikkan harga jual daging sapi menjelan bulan ramadhan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 9 Februari 2026 - Tetaplah membalas dengan sikap baik dan sopan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 4:57


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Februari 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Suatu hari, ada dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Bahkan sepanjang melayani, wajahnya terlihat cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Namun orang kedua tetap santai, tidak mempermasalahkan itu sama sekali. Bahkan ketika membayar dan hendak pergi dari sana, ia bersikap sopan kepada penjual itu. Di sebuah kafe, orang pertama berkata kepada sahabatnya, "Saya tidak habis pikir, mengapa kamu masih bisa bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan tadi itu." Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain." "Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama yang masih merasa jengkel. "Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh itu tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri." Seringkali orang memang terpengaruh oleh sesamanya. Jika mereka baik, kita akan berbuat sebaliknya. Kalau orang-orang menghargai kita, kita akan dengan senang hati menghargai mereka juga. Namun jika orang berlaku buruk, kurang ramah, ketus dalam bicara, tidak sopan, kita pun cenderung melakukan hal yang sama. Tanpa sadar orang jadi ikut-ikutan kesal, tidak terima, dan seterusnya. Bila ini terjadi, berarti kita sudah membiarkan diri dikontrol orang. Mari kita belajar bertanggung jawab atas diri sendiri. Kita bersikap sopan, bukan karena orang layak menerimanya, bukan karena mereka sudah melakukan kebaikan pada kita, akan tetapi kita melakukannya karena kita adalah orang-orang yang baik, santun dan terhormat, yang tetap sopan sekalipun diperlakukan arogan. Pastikan perilaku buruk orang sekitar tidak memengaruhi kualitas kerja dan keberadaan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, sehingga walau pun banyak orang mengecewakanku, hatiku tetap tenang karena Engkau telah menguasaiku. Amin. (Dod).

Ini Koper
#843 Menerawang Kapitalisme Intelektual

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 6:38


Kapitalisme kontemporer telah bergeser dari penguasaan aset fisik menuju apa yang disebut Cecilia Rikap sebagai Intellectual Monopoly Capitalism (IMC). Di era ini, kekuasaan tidak lagi ditentukan oleh siapa yang memiliki pabrik atau lahan terluas, melainkan oleh siapa yang memonopoli proses penciptaan dan distribusi pengetahuan. Informasi memang tersedia secara gratis di mana-mana, namun "otak" di balik algoritma, paten medis, dan desain teknologi dikuasai oleh segelintir raksasa global yang memagari inovasi demi keuntungan sepihak, mengubah ilmu pengetahuan yang seharusnya menjadi milik publik menjadi komoditas yang terbatas. Mekanisme monopoli ini bekerja dengan cara menyedot hasil riset dari universitas dan kolaborasi terbuka yang didanai uang rakyat, untuk kemudian dipatenkan secara privat oleh korporasi besar. Perusahaan-perusahaan ini seringkali tidak melakukan produksi fisik sendiri, melainkan bertindak sebagai "perancang utama" yang mengendalikan seluruh rantai nilai global. Akibatnya, terjadi ketimpangan yang ekstrem: negara-negara pemilik paten semakin kaya melalui royalti dan data, sementara negara-negara lain hanya terjebak sebagai penyedia tenaga kerja murah atau pasar konsumen yang ketergantungan pada teknologi asing. Bagi Indonesia, fenomena ini merupakan ancaman serius bagi kedaulatan ekonomi. Kita berisiko hanya menjadi "ladang data" yang menyuplai bahan baku algoritma bagi platform global tanpa pernah memiliki kendali atas teknologi inti tersebut. Tanpa keberanian untuk membangun kedaulatan riset dan memutus rantai ketergantungan intelektual, Indonesia hanya akan menjadi penyewa di rumah sendiri, merayakan ekonomi digital yang semu sementara nilai tambah terbesarnya terus mengalir ke luar negeri. Transformasi dari konsumen menjadi inovator mandiri bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk keluar dari jebakan kapitalisme intelektual ini.

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || MENDIDIK TANPA MERUSAK JIWA IIPs. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 17:02


Renungan D'Message || MENDIDIK TANPA MERUSAK JIWA IIPs. Steven Liem

Gaya Suria
Resepi petola air tanpa minyak terkecur rasa

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 1:47


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Apa Kata Tempo
Cetak Sawit di Tanah Papua

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 17:55


Setelah proyek cetak sawah di Papua meleset, pemerintah malah memperluas pembukaan lahan yang menggerus hutan. Bukan hanya untuk cetak sawah dan perkebunan tebu, proyek ini hendak membuka perkebunan sawit seluas 426 ribu hektare. Ada pengusaha besar di balik proyek ini. Tanpa kajian lingkungan, ambisi swasembada menjadi lagu lama yang bisa menimbulkan bencana bagi Papua. - - - Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

METRO TV
Kerusakan Penambangan Emas Tanpa Izin Meluas - Headline News Edisi News MetroTV 7186

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 1:52


Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, bersama Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melakukan peninjauan Program Magang Nasional di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan.Kunjungan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan Program Magang Nasional batch kedua, yang mendapat antusiasme tinggi dari para pencari kerja muda.#MagangNasional #Yassierli #TeddyIndraWijaya #ParagonCommunityHub #JakartaSelatan #PencariKerjaMuda #ProgramMagang #BeritaTerkini #NewsUpdate #Ketenagakerjaan

Ini Koper
#835 Perhutanan Sosial : Akselerasi atau Refleksi Dampak

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 7:04


Perhutanan Sosial telah menjadi mercusuar kebijakan agraria Indonesia, menjanjikan akses legal bagi masyarakat lokal terhadap sumber daya hutan yang selama puluhan tahun dikuasai secara eksklusif oleh negara dan korporasi. Memasuki fase krusial 2026-2029, wacana "akselerasi" mendominasi agenda pemerintah guna memenuhi target luas areal yang ambisius sebagai bagian dari komitmen iklim global dan pemerataan ekonomi. Namun, di balik kemegahan angka-angka statistik tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah percepatan ini benar-benar memperkuat kedaulatan rakyat di tingkat tapak, atau justru sekadar formalitas administratif yang rapuh dan rentan terhadap kegagalan institusional? Di sinilah letak kontradiksi strategis antara ambisi untuk berlari kencang dan kebutuhan akan "perlambatan" yang bertujuan. Akselerasi yang dipacu oleh target hektar seringkali terjebak dalam logika birokrasi yang mengabaikan kompleksitas sosial dan kesiapan komunitas, sehingga melahirkan "dokumen tidur" yang tidak mengubah realitas ekonomi. Sebaliknya, gagasan mengenai perlambatan muncul bukan sebagai bentuk stagnasi, melainkan sebagai jeda reflektif untuk memastikan bahwa fondasi keadilan tenurial, penguatan kelembagaan kelompok, dan manajemen konflik telah benar-benar kokoh. Tanpa jeda tersebut, akselerasi berisiko menjadi bumerang yang justru memperlebar jurang ketimpangan melalui skema-skema pasar yang teknokratis dan asing bagi masyarakat hutan. Esai ini akan membedah dialektika antara kecepatan dan esensi dalam pengelolaan hutan di Indonesia ke depan. Dengan menimbang tantangan global seperti krisis iklim, pasar karbon, dan ancaman degradasi lingkungan, kita diajak untuk melihat melampaui sekadar izin dan SK. Apakah Perhutanan Sosial masih merupakan instrumen yang relevan untuk menjawab tantangan masa depan, ataukah kita membutuhkan pergeseran paradigma yang lebih radikal menuju kedaulatan hutan rakyat? Pada akhirnya, pilihan antara akselerasi dan perlambatan akan menentukan apakah Perhutanan Sosial akan berakhir sebagai proyek administratif belaka atau benar-benar menjadi ruh bagi pemulihan sosio-ekologis yang berkeadilan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 22 Januari 2026 - Tetap jujur dan berintegritas

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 22 Januari 2026Bacaan: "Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya." (Amsal 11:3)Renungan: Lear Jet pertama kali diluncurkan pada tahun 1963. Tahun 1964 seorang klien memesan Lear Jet, dan sejak sat itu Bill Lear menerima banyak pembelian pesawat Lear Jet. Namun beberapa waktu kemudian, dua pesawatnya jatuh tanpa diketahui penyebabnya. Padahal, sudah ada lima puluh lima buah pesawat yang terjual untuk keperluan pribadi. Bill Lear pun segera mengambil langkah menghubungi para pembelinya untuk tidak menggunakan Lear Jet hingga ia menemukan penyebab kecelakaan dua pesawat tersebut. Hal itu tentu membuat Lear mengalami kerugian, karena untuk sementara penjualan terhenti, tetapi ia lebih memilih rugi daripada orang lain kehilangan nyawa. Setelah diselidiki, Bill Lear menemukan penyebabnya, namun harus dibuktikan dengan menerbangkan pesawatnya terlebih dahulu. la sendiri yang harus melakukannya. Dengan demikian Bill Lear mempertaruhkan nyawanya untuk penyelidikan tersebut. Uji coba pun dilakukan, dan pesawatnya juga hampir mengalami nasib yang sama dengan kedua pesawat yang jatuh. Dari sini Bill Lear berhasil menemukan penyebabnya, dan ia pun membuatkan sebuah suku cadang yang baru dan dipasang pada setiap pesawat yang diproduksinya, bahkan pada pesawat yang telah dibeli oleh orang. Tanpa disadari ternyata ia telah menghabiskan waktu sekitar dua tahun untuk penyelidikan tersebut. Tentu saja Bill Lear kehilangan kepercayaan dari para konsumennya, tetapi ia tidak pernah menyesali keputusan itu. Bahkan, ia pun tidak pernah menyesali kerugian yang dialaminya. Tetapi pada akhirnya, ia kembali mendapatkan kepercayaan dari konsumennya. Menjaga kualitas diri bukanlah hal yang mudah, apalagi jika hal itu berkaitan dengan integritas. Ketika kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit untuk memilih antara kepercayaan orang lain atau karier sendiri, manakah yang akan kita pilih? Hanya dengan hikmat Tuhan sajalah kita dapat membuat keputusan yang bijaksana. Percayalah bahwa kerugian apa pun yang kita alami demi menjaga integritas, akan membawa kita pada keuntungan yang jauh lebih besar. Dan mereka yang menggadaikan integritas demi kariernya mungkin dapat menuai keuntungan untuk sesaat, tetapi selanjutnya akan kehilangan segalanya. Oleh sebab itu, tetaplah berpegang teguh pada prinsip menjaga integritas diri kita, sehingga kita dapat dipercaya oleh orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk menjaga kepercayaan diriku dengan baik sehingga tidak merugikan orang lain. Amin. (Dod).

Keluarga Epiphaneia
Bukan Pengembaraan Tanpa Tujuan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 31:43


Jarak yang seharusnya dapat ditempuh dalam waktu beberapa hari atau minggu, berubah menjadi puluhan tahun bagi Bangsa Israel dalam perjalanan mereka di padang gurun. Banyak yang menganggap mereka hanya berputar-putar, seolah tanpa tujuan dan sebagai akibat persungutan mereka. Namun bagi anak-anak Yakub yang memiliki firman TUHAN dalam hati dan pikiran mereka, perjalanan itu bukanlah sebuah pengembaraan tanpa tujuan. Ada berkat dan kasih Tuhan, ada mujizat dan hukum Ilahi, yang menuntun mereka menuju Tanah Perjanjian.Bagaimana dengan perjalanan hidup kita? Apakah kita hanya berputar-putar tanpa tahu arah tujuan? Adakah firman Tuhan dalam hati dan hidup kita, sehingga tujuan kita tidak suram?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 18 Januari 2026.Kirim pesan

Radio Elshinta
Biaya Politik Tinggi di Balik Maraknya OTT Kepala Daerah, Solusinya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 13:00


Maraknya OTT kepala daerah tak lepas dari tingginya biaya politik. Sejak pencalonan hingga kampanye, ongkos besar kerap mendorong praktik korupsi demi balik modal. Data Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukkan, banyak kasus bermula dari suap perizinan dan proyek.Solusinya, perlu transparansi pendanaan politik, pembatasan biaya kampanye, serta penguatan peran partai dalam kaderisasi dan pengawasan. Tanpa perbaikan sistem, OTT akan terus berulang.Talk: - Mantan Ketua Panwaslu Jakarta, Pengamat Pemilu, Ramdansyah- Direktur Emrus Corner/Pakar Komunikasi Politik/Komunikolog Indonesia, Dr. Emrus Sihombing

Ini Koper
#829 Seni Menulis Esai yang Memikat

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 6:36


Esai yang memikat dimulai jauh sebelum pena menyentuh kertas, yakni pada saat rasa ingin tahu yang tulus bertemu dengan sudut pandang yang tajam. Sebuah pembuka atau "lead" yang kuat berfungsi sebagai pintu masuk yang mengundang pembaca untuk menanggalkan kesibukan mereka sejenak dan menyelami pemikiran Anda. Tanpa kegelisahan intelektual yang nyata dari sang penulis, sebuah esai hanya akan menjadi tumpukan kata tanpa nyawa; oleh karena itu, temukanlah hal yang paling mengusik rasa penasaran Anda dan jadikan itu sebagai jangkar narasi yang memberikan arah bagi seluruh tulisan. Setelah berhasil menarik perhatian, tantangan berikutnya adalah menjaga ritme dan kedalaman isi dengan menerapkan prinsip "tunjukkan, jangan hanya katakan" (show, don't tell). Alih-alih menyuapi pembaca dengan kesimpulan yang kaku, gunakanlah metafora, data yang akurat, serta analogi yang membumi agar gagasan yang abstrak menjadi nyata dalam imajinasi mereka. Penulis harus selalu mampu menjawab pertanyaan "mengapa ini penting?" melalui relevansi yang kuat, sehingga esai tersebut tidak terjebak menjadi menara gading yang sulit dijangkau, melainkan menjadi dialog yang hangat, jernih, dan mencerahkan antara penulis dan pembaca. Akhirnya, kekuatan sebuah esai seringkali ditentukan oleh kejujuran suara penulis dan ketajaman proses penyuntingan yang dilakukan tanpa ampun. Jangan takut untuk memangkas kalimat yang bertele-tele atau jargon yang mengaburkan makna, karena keindahan esai populer terletak pada kesederhanaan bahasa yang mengandung kedalaman makna. Tutuplah tulisan dengan sebuah "kicker" atau kalimat penutup yang meninggalkan gema di pikiran pembaca, memaksa mereka untuk merenung lama setelah paragraf terakhir usai. Menulis esai pada akhirnya adalah upaya untuk membagikan sepenggal kebenaran dengan suara yang paling otentik milik Anda sendiri.

MODESTALK
Ep. 92 Itsar Syar'i Sukses Jualan Tanpa E-commerce

MODESTALK

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 41:39


Meski usia brand ini baru 3 tahun, Itsar Syar'i sudah terkenal luas hingga ke luar pulau Jawa. Menariknya, Itsar tidak menggunakan channel e-commerce untuk penjualannya, hanya melalui website resmi dan WhatsApp. Dengarkan yuk cerita selengkapnya di episode ini!

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Community: Childcare Subsidy Unconditional Working Hours - Komunitas: Subsidi Penitipan Anak Tanpa Syarat Jam Kerja

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 7:09


From January 5, 2026, eligible families are now guaranteed three days per week of childcare subsidies without having to prove hours worked. How does this policy affect the work decisions and activities of Indonesian mothers in Australia? - Mulai 5 Januari 2026, keluarga yang memenuhi syarat kini dijamin mendapat tiga hari per minggu subsidi penitipan anak tanpa harus membuktikan jam kerja. Bagaimana kebijakan ini mempengaruhi keputusan kerja dan aktivitas para ibu Indonesia di Australia?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 17 Januari 2026 - Pertemanan yang baik dan saling membentuk

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 17 Januari 2026Bacaan: "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." (Amsal 27:17)Renungan: Amsal 27:17 berkata, "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Jika tidak ada besi yang lain, besi kita tidak akan pernah tajam. Jika tidak ada orang lain, karakter kita tidak akan terbentuk. Tanpa kita sadari, karakter kita selalu diasah, dibentuk, dan dipertajam oleh orang-orang di sekitar kita. Bukan saja oleh orang-orang baik dan menyenangkan, tapi juga dibentuk oleh "orang-orang sulit dan menjengkelkan." Terkadang kita protes dengan Tuhan, mengapa Dia menempatkan orang-orang yang sedemikian menyebalkan di sekeliling kita. Sekarang kita tahu bahwa tanpa "orang-orang sulit" karakter kita juga "sulit" terbentuk! Teman yang keras mengajarkan kita untuk jadi orang yang berani dan bersikap tegas. Teman yang lembut mengajarkan kita akan cinta dan keluwesan. Kalaupun kita dikelilingi orang-orang yang berperangai buruk, kita tetap bisa belajar dari mereka, tentu saja dalam arti kita jangan sampai seperti mereka. Teman yang cuek justru mengajarkan kepedulian dengan sesama. Teman yang sombong itu membuat kita tidak nyaman, itu sebabnya kita mau belajar rendah hati. Kita mungkin pernah dikecewakan oleh teman kita yang mengumbar janji, tapi biarlah hal itu mengajarkan kepada kita untuk hati-hati dalam perkataan. Kita mungkin pernah dikhianati, itu menyakitkan, karena itu kita ingin menjadi orang yang setia. Bukankah benar bahwa karakter kita bisa terbentuk karena orang-orang dengan berbagai karakter yang ada di sekeliling kita? Yang terpenting adalah kita bisa belajar dari pengalaman hidup yang terjadi bersama mereka. Ambil hal yang baik dan positif, jauhi hal-hal yang buruk. Sekarang kita tidak perlu protes kepada Tuhan, "Mengapa Engkau menempatkan orang-orang menjengkelkan ini di sekelilingku?" Ada dua alasan. Pertama, jelas semua orang itu akan membentuk karakter kita. Kedua. jangan-jangan di mata orang lain kita justru termasuk orang yang menjengkelkan juga. Pertemanan itu indah. Jadilah berkat bagi teman-teman kita, pada saat yang sama kita juga terberkati dalam pertemanan itu karena karakter kita juga terbentuk dari pertemanan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk orang-orang baik dan orang-orang yang menjengkelkan yang senantiasa Kau hadirkan dalam hidupku. Melalui kehadiran mereka karakterku sebagai anak-Mu yang baik dapat terbentuk. Amin. (Dod).

Ini Koper
#819 Gender itu Bukan Hanya Urusan Emak-Emak

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 7:19


Jender sering kali disalahpahami sebagai isu yang hanya berkaitan dengan perempuan, gerakan feminisme, atau urusan domestik. Namun, pada hakikatnya, jender adalah sebuah konstruksi sosial yang berlaku bagi semua orang, termasuk laki-laki. Memahami jender berarti menyadari bahwa peran, label, dan ekspektasi yang disematkan masyarakat kepada kita bukanlah sesuatu yang bersifat alami atau netral, melainkan hasil bentukan budaya yang perlu ditelaah kembali. Dalam konteks sosial, laki-laki sering kali diposisikan sebagai "standar umum" atau norma yang netral, sehingga mereka cenderung merasa tidak memiliki beban jender. Padahal, tuntutan untuk selalu tampil kuat, pantang menunjukkan emosi, dan kewajiban menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga merupakan bentuk konstruksi jender yang nyata. Tanpa kesadaran akan hal ini, banyak laki-laki terjebak dalam peran yang melelahkan dan mengalami tekanan mental tanpa menyadari bahwa akar masalahnya terletak pada tuntutan peran yang tidak realistis. Kesetaraan jender yang sejati hanya dapat terwujud jika kaum laki-laki bersedia berefleksi dan membongkar ego serta privilese mereka dalam praktik kehidupan sehari-hari. Jender bukanlah sekadar teori atau bahan diskusi di ruang publik, melainkan isu kemanusiaan yang menuntut perubahan nyata dalam cara kita membangun relasi. Dengan mengakui bahwa jender melibatkan semua pihak, kita dapat menciptakan hubungan yang lebih adil, setara, dan bermartabat bagi setiap individu tanpa terikat pada narasi kekuasaan yang kaku.

Keluarga Epiphaneia
Adven 4: Setia Tanpa Persungutan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 28:49


Kirim pesan

SUARA PALMERAH
MUSIM HAJI DI ERA PRABOWO, HARUS BERGIZI TANPA KORUPSI! - SATU MEJA THE FORUM

SUARA PALMERAH

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 50:48


Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji. Kasus ini menambah panjang daftar buruknya  penyelenggaraan haji Indonesia. Lantas, bagaimana penyelenggaraan haji tahun ini di bawah Kementerian Haji dan Umroh yang baru?

Misteri Jam 12
MJ12 ORIGINAL EP78: DISANTAU BOMOH SIAM

Misteri Jam 12

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 13:47


Satu malam di kolej kediaman, Nor, seorang JPK KerohaniaN, dipanggil untuk membantu seorang pelajar yang dirasuk. Apa yang disangka gangguan biasa, rupa-rupanya satu perbuatan santau Bomoh Siam yang datang berulang kali, mengikut kehendak si pengamalnya. Tanpa perlindungan diri yang sempurna, Nor terperangkap dalam satu malam panjang penuh jeritan, mantera, dan tenaga yang terasa “berat” hingga ke hari ini.See omnystudio.com/listener for privacy information.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Community: Unlimited Permanent Stay Permits for GCI (Global Citizenship of Indonesia) Recipients - Komunitas: Izin Tinggal Tetap Tanpa Batas untuk Penerima GCI visa (Global Citizenship of Indonesia)

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 8:26


The Indonesian government has launched and rolled out the Global Citizenship of Indonesia (GCI) visa intended for descendants or former WNI (XWNI). - Pemerintah Indonesia telah meluncurkan dan menggulirkan visa Global Citizenship of Indonesia (GCI) yang ditujukan bagi keturunan atau mantan WNI (XWNI).

Hubungan Internasional
Episode 102 | Pemantauan Ruang-Waktu Sipil: Connect, Defend, Act!

Hubungan Internasional

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 23:57


Tanpa kontestasi bermakna, tidak mungkin demokrasi berjaya. Persoalannya, ruang-waktu sipil untuk berkontestasi secara nirkekerasan terus digerus secara sistematis setidaknya satu dekade terakhir.Sebagai bagian dari Connect, Defend, Act!, Institute of International Studies merancang CoDA, sebuah proyek pemantauan ruang-waktu sipil. Proyek ini didukung oleh Humanis, Hivos, dan NORAD.Apa yang dipantau? Bagaimana memantaunya? Simak diskusi Maurizka, Nadya, dan Daniel di Podcast Hubungan Internasional episode 102.================This publication has been produced with financial support from Norway.The contents of this publication are the sole responsibility of the Institute of International Studies, Hivos, and Humanis, and can in no way be taken to reflect the views of the Government of Norway.==================================

Renungan Anak GKY Mabes
Percaya Tanpa Ragu (12 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   PERCAYA TANPA RAGUDiambil dari: Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”Wonder Kids, Dalam ruang sidang, seorang hakim atau juri hanya bisa memutuskan seseorang bersalah jika mereka yakin “tanpa keraguan yang masuk akal.”Artinya, mereka harus sangat yakin sebelum membuat keputusan.Kadang, orang yang tidak percaya Alkitab juga punya banyak keraguan.Mereka ragu apakah Alkitab itu benar atau apakah Yesus sungguh-sungguh bangkit.Bahkan anak Tuhan pun bisa mengalami masa-masa ragu. Amsal 3:5 mengingatkan kita untuk percaya kepada Tuhan dan tidak hanya mengandalkan pikiran kita sendiri.Tuhan itu jauh lebih besar daripada yang bisa dipahami manusia.Ibaratnya seperti ini: mencoba memahami Tuhan sepenuhnya dengan otak manusia seperti seekor cacing tanah mencoba memahami siapa manusia—sangat sulit!Tuhan begitu besar, kekal, dan penuh hikmat. Ketika kita mengalami keraguan, Tuhan tidak marah dan tidak meninggalkan kita. Dia tahu kita sedang berjuang, dan Dia menguatkan kita.Yang luar biasa adalah ini:Kita sebenarnya bukan “juri” yang sedang menilai Tuhan.Kitalah yang seharusnya dihukum karena dosa.Tetapi Yesus sudah datang, mengambil hukuman kita, dan menyatakan bahwa kita tidak bersalah karena kasih-Nya.Itulah alasan paling kuat mengapa kita bisa percaya kepada Tuhan, bahkan ketika kita belum mengerti semuanya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada hal tentang Tuhan yang belum kamu mengerti, katakan kepada-Nya:“Tuhan, aku belum paham, tapi aku mau percaya kepada-Mu.”Tuhan senang ketika kita datang dengan hati yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau jauh lebih besar dari apa yang bisa kupahami. Ketika aku ragu, tolong aku tetap percaya kepada-Mu. Terima kasih karena Yesus sudah mengambil hukumanku dan menyatakan aku tidak bersalah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita tidak selalu bisa mengerti semuanya, tetapi kita selalu bisa percaya kepada Tuhan yang setia. Tuhan Yesus memberkati

Ini Koper
#797 Bagaimana Otak Membentuk Kenangan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 6:20


Memori sering kali disalahpahami sebagai sekadar rekaman video masa lalu, padahal fungsi utamanya adalah sebagai alat navigasi untuk masa depan. Otak manusia tidak didesain secara evolusioner untuk menyimpan setiap detail remeh yang kita alami, melainkan untuk menyaring informasi yang berguna bagi kelangsungan hidup. Dengan mengingat pola-pola dari pengalaman sebelumnya, kita dapat membuat prediksi yang lebih akurat tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, sehingga memori sebenarnya adalah fondasi utama dari kemampuan kita untuk beradaptasi, mengantisipasi risiko, dan membuat keputusan cerdas dalam lingkungan yang terus berubah. Mekanisme ingatan kita bekerja secara sangat selektif dan dinamis, di mana perhatian atau atensi bertindak sebagai pintu gerbang utamanya. Kita cenderung mengingat hal-hal yang memiliki muatan emosional kuat atau hal-hal yang terasa baru, karena sistem saraf kita memprioritaskan informasi yang dianggap krusial bagi kesejahteraan atau identitas kita. Ketidaksempurnaan memori—seperti lupa atau terjadinya distorsi—bukanlah sebuah cacat biologis, melainkan cara otak untuk menjaga efisiensi kognitif agar tidak kelebihan beban oleh data yang tidak relevan, sehingga kita tetap mampu fokus pada informasi yang benar-benar memberikan makna dalam hidup. Pada akhirnya, memori adalah benang merah yang merajut identitas diri dan memungkinkan kita untuk berkembang sebagai makhluk sosial yang bijaksana. Tanpa kemampuan untuk mengingat, kita tidak akan memiliki rasa kontinuitas diri atau kapasitas untuk belajar dari kesalahan masa lalu guna memperbaiki hari esok. Memahami mengapa kita mengingat memberikan kita kekuatan untuk lebih sadar dalam mengelola narasi hidup, memperkaya cara kita belajar, dan menggunakan fragmen-fragmen pengalaman kemarin sebagai lentera untuk menerangi jalan yang akan kita tempuh di masa depan.

Ini Koper
#795 Eco Jihad : Melawan Nafsu Keserakahan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 6:21


Bagi Hening Parlan, ziarah hijau adalah sebuah perjalanan melampaui batas-barang angka dan data statistik. Perjalanan ini bermula dari lumpur konflik agraria dan jelaga hutan yang terbakar di bawah bendera WALHI, sebelum akhirnya menemukan muaranya di pelataran rumah ibadah. Ini bukan sekadar perpindahan ruang gerak, melainkan sebuah eskalasi kesadaran: bahwa membela alam bukan hanya urusan teknis pengelolaan sumber daya, melainkan sebuah ziarah batin untuk menemukan kembali hakikat manusia sebagai penjaga kehidupan. Di titik ini, aktivisme lingkungan berhenti menjadi sekadar protes politik dan mulai menjadi sebuah laku spiritual yang mendalam. Dalam spektrum ini, lahirlah apa yang disebut sebagai Eco-Jihad. Istilah "jihad" yang sering kali disalahpahami sebagai amuk atau pedang, dikembalikan maknanya oleh Hening ke akar yang paling murni: sebuah perjuangan moral yang tak kenal lelah. Eco-Jihad adalah perlawanan terhadap nafsu ekstraktif yang rakus dan pembangunan yang menyingkirkan martabat manusia. Ia adalah jihad melawan ketidakpedulian, sebuah ikhtiar spiritual untuk memastikan bahwa setiap sujud di atas sajadah selaras dengan perlindungan terhadap bumi yang kita pijak. Keimanan, dalam konteks ini, menjadi energi gerak yang menolak kerusakan (fasad) dan memilih jalan keberlanjutan. Pada akhirnya, gerakan lintas agama ini menunjukkan bahwa krisis ekologis adalah krisis peradaban yang membutuhkan daya sosial yang dahsyat. Kita belajar dari tragedi, seperti Tsunami Aceh, bahwa di saat krisis paling kelam, agama hadir sebagai sumber solidaritas yang tak kunjung kering. Ziarah Hijau dan Eco-Jihad mengingatkan kita bahwa merawat bumi adalah perintah iman yang tak bisa ditawar. Tanpa keberanian untuk mengintegrasikan nilai ekologis ke dalam denyut nadi keagamaan, kita hanya akan mewariskan dunia yang retak kepada generasi mendatang—sebuah pengkhianatan terhadap amanah Tuhan yang menitipkan alam ini sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya.

Ini Koper
#792 Paradoks Nusantara: Antara Kelimpahan dan Ketertinggalan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 7:10


Nusantara berdiri di atas fondasi sejarah migrasi yang luar biasa, di mana nenek moyang Austronesia menaklukkan samudra demi mencapai gugusan pulau ini. Namun, ironisnya, keberanian maritim itu perlahan meredup ketika mereka menetap di tanah yang terlalu ramah dan subur. Fragmentasi geografis kepulauan menciptakan sekat-sekat lokalitas yang membuat kita cenderung merasa cukup dengan zona nyaman, sehingga insting kompetisi yang tajam—seperti yang dimiliki bangsa-bangsa di daratan Asia yang keras—menjadi tumpul oleh kelimpahan alam yang membuai. Ketertinggalan kita saat ini juga berakar pada trauma sejarah kolonial yang mewariskan mentalitas inlander dan birokrasi yang memuja kepatuhan di atas kreativitas. Selama berabad-abad, struktur sosial didesain untuk menekan ambisi penduduk asli, menciptakan rasa rendah diri kolektif yang sulit dipatahkan hingga era modern. Akibatnya, dalam kancah ekonomi global maupun prestasi olahraga, kita seringkali menghadapi "kekalahan mental" bahkan sebelum perjuangan fisik dimulai, karena bayang-bayang inferioritas masa lalu masih menghantui cara kita memandang dunia luar. Di era digital ini, paradoks tersebut memuncak pada fenomena brain drain, di mana talenta-talenta terbaik Indonesia justru memilih bermigrasi keluar demi mencari meritokrasi yang tidak mereka temukan di tanah air. Ketika sistem domestik lebih menghargai koneksi daripada kompetensi, kita kehilangan lapisan otak paling cerdas yang seharusnya memimpin inovasi. Tanpa adanya "migrasi mental" yang radikal—perpindahan dari pola pikir pasif-agraris menuju karakter maritim yang dinamis dan kompetitif—kita akan terus terjebak menjadi bangsa penonton di tengah kemajuan pesat tetangga-tetangga kita di Asia Tenggara.

Radio Elshinta
Guru Besar Unila nilai B50 perlu kehati-hatian, produktivitas sawit rakyat terancam stagnan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 5:14


Rencana pemerintah meningkatkan campuran biodiesel dari B40 menjadi B50 perlu dikaji secara cermat, terutama di tengah masih rendahnya produktivitas sawit rakyat dan lambatnya peremajaan kebun. Tanpa tambahan produksi yang signifikan dari sisi hulu, kebijakan B50 berpotensi menekan pasokan crude palm oil (CPO) dan berdampak pada kenaikan harga minyak goreng. Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Lampung sekaligus ekonom senior INDEF, Prof. Bustanul Arifin, menegaskan hal tersebut dalam wawancara program Talk Highlight Radio Elshinta, Selasa (6/1/2026).“Kalau B50 dipaksakan, ada risiko harga minyak goreng naik. Titik optimal blending menurut kajian ada di kisaran 38 persen. B40 masih relatif aman, tapi B50 perlu kehati-hatian,” ujar Bustanul. Ia menjelaskan, tantangan utama sektor sawit nasional saat ini justru berada di sisi hulu. Sekitar 41–42 persen perkebunan sawit Indonesia dimiliki rakyat, sementara sekitar 48 persen dikelola perusahaan swasta besar, dan sisanya perkebunan negara.“Data terakhir menunjukkan sekitar 41 sampai 42 persen sawit kita adalah milik rakyat. Luasannya umumnya 2 sampai 3 hektare, ada juga yang sampai 10 hektare. Perusahaan swasta sekitar 48 persen, sisanya perkebunan negara,” jelasnya. Total luas perkebunan sawit Indonesia pada 2024 tercatat sekitar 16,8 juta hektare dan diperkirakan meningkat menjadi 17 juta hektare pada 2025. Dari sisi produksi, Indonesia diproyeksikan menghasilkan sekitar 49 juta ton CPO pada 2025, naik dari sekitar 45 juta ton pada 2024 yang terdampak fenomena El Nino.Namun, Bustanul menilai besarnya produksi nasional tersebut belum mencerminkan kinerja kebun sawit rakyat. Produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit rakyat rata-rata masih di kisaran 10–12 ton per hektare per tahun, jauh di bawah potensi ideal. “Kalau kondisi ideal, produktivitas TBS bisa mencapai 30 ton per hektare. Perusahaan swasta rata-rata sudah di kisaran 16–18 ton. Sawit rakyat masih tertinggal jauh,” katanya.Setelah dikonversi menjadi CPO, produktivitas sawit rakyat hanya sekitar 3 ton per hektare, sementara perusahaan swasta mampu mencapai 6–7 ton per hektare. Sebagai perbandingan, produktivitas sawit di Malaysia bahkan bisa menembus 8–9 ton per hektare. Salah satu penyebab utama rendahnya produktivitas tersebut adalah usia tanaman yang sudah tua. Banyak kebun sawit rakyat di Sumatera dan Kalimantan telah berumur lebih dari 25 tahun, sehingga secara agronomis memang membutuhkan peremajaan. Pemerintah sebenarnya telah menjalankan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan bantuan dana yang kini mencapai Rp60 juta per hektare. Namun, menurut Bustanul, biaya riil peremajaan masih berada di kisaran Rp70–80 juta per hektare. Akibatnya, realisasi PSR masih jauh dari target. Pemerintah sempat menargetkan peremajaan 180 ribu hektare per tahun, kemudian diturunkan menjadi 120 ribu hektare, namun realisasinya baru sekitar 29–30 persen.Dengan kondisi tersebut, Bustanul mengingatkan potensi stagnasi produksi sawit nasional mulai 2026. Ia menilai, dengan laju peremajaan yang lambat dan kebun yang terus menua, produksi sawit sulit melonjak signifikan. Di sisi lain, ia juga menyoroti tantangan global terkait isu keberlanjutan, termasuk kewajiban sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) serta kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang berpotensi memengaruhi ekspor sawit Indonesia ke Uni Eropa. Meski demikian, harga CPO global yang masih berada di kisaran USD 970–1.000 per ton sepanjang 2025 dinilai cukup menguntungkan. Harga TBS di tingkat petani bahkan mencapai sekitar Rp3.000 per kilogram, jauh lebih baik dibanding periode sebelum program biodiesel diperluas. Ke depan, Bustanul menegaskan pemerintah perlu menyeimbangkan kebijakan energi dan pangan, mempercepat peremajaan sawit rakyat, serta memperkuat pendampingan teknis agar industri sawit tetap berkelanjutan, petani berdaya, dan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Bisnis Ramai Tanpa Diskon: Bangun Trust, Bukan Potong Harga!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 7:12 Transcription Available


Send us a textSudah kasih diskon besar-besaran, tapi bisnis tetap tidak pernah benar-benar ramai?Masalahnya bukan di produk atau usaha Anda. Masalahnya, pelanggan hari ini memilih bisnis yang terlihat terpercaya dan profesional di Google, bukan sekadar yang paling murah. Saat bisnis Anda tidak terlihat meyakinkan, pelanggan yang sudah siap beli akan berpindah ke kompetitor.Di episode ini, kami membahas cara membangun kepercayaan pelanggan dan membuat bisnis Anda tampil lebih profesional di Google Maps, agar pelanggan memilih Anda bahkan tanpa diskon.

Radio Muhajir Project
Beratnya Hidup Tanpa Aturan (The Difficulty of Life Without Rules)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 1:19


Bismillah,Beratnya Hidup Tanpa Aturan(The Difficulty of Life Without Rules)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 231“Sabar Tapi Bisa Masuk Neraka? Kok Bisa?

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin sesudah penampakan Tuhan, 5 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 4, 2026 7:18


Dibawakan oleh Imelda Palma dan Agustinus Windu Aji dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 3: 22 - 4: 6; Mazmur tg 2: 7-8.10-11; Matius 4: 12-17.23-25.MENGIKUTI CAHAYABINTANG Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengikuti CahayaBintang. Peristiwa penampakan Tuhan, yang ditandai dengan kunjungan tiga orangmajus dari Timur yang memberikan persembahan mereka kepada bayi Yesus, masihkuat inspirasinya kepada kita. Tiga orang Majus itu akhirnya memilih jalan lainsetelah berjumpa dan mempersembahkan dirinya kepada Tuhan. Pilihan ini sangatbermakna dalam sebuah perjalanan iman. Pilihan jalan lain bermakna perubahan setelah orangberjumpa dengan Tuhan. Kekuatan dan karunia-Nya membuat seseorang tidak bisasama lagi seperti yang dulu. Di sini dapat kita pahami bahwa bintang yangmembimbing mereka sampai ke atas Bethlehem itu, tetap bercahaya dan membimbingmereka untuk berjalan terus di dalam hidupnya, yaitu di jalan baru yangdipilihnya itu. Bintang itu ialah Tuhan sendiri, yang dengan Roh-Nya mengaturdan menerangi setiap langkah kehidupan manusia.  Tuhan Yesus adalah bintang kita. He is our star. Orang-orang zaman sekarang suka memilih bintangkesukaannya entah dalam olahraga entah dalam bidang lain seperti musik, filmdan selebritas. Namun terkait dengan panggilan hidup dan keselamatan jiwa-jiwakita, bintang kita hanya satu, yaitu Yesus Kristus, yang kenangan kelahirannyatelah kita rayakan dalam hari Natal yang baru saja berlalu. Perjalanan hidupkita sejak awal tahun baru 2026 ini sepantasnya berada di bawah bimbingancahaya bintang Yesus Kristus. Menurut inspirasi bacaan-bacaan kita pada hari ini, palingkurang ada tiga kekuatan cahaya bintang Yesus Kristus. Yang pertama ialahcahaya pertobatan. Kekuatan cahaya ini mampu mengubah hati dan budi yangcenderung berseberangan dengan jalan Yesus Kristus. Ini dimulai dengan Herodesdan seluruh Yerusalem yang ragu, heran atau kurang percaya dengan kehadiranYesus Sang Juru Selamat. Yesus sendiri, menurut Injil Matius pada hari ini,menyerukan pertobatan itu. Sudah waktunya untuk bertobat, dan jangan sampaiwaktu yang istimewa itu berlalu pergi tanpa ada pertobatan. Kedua ialah cahaya doa dan keteguhan hati. Sebuah hubunganyang dekat dan menyatu dengan Tuhan perlu dijamin oleh semangat doa dan iman.Tanpa kedua unsur ini, hubungan akan menjadi kaku dan akhirnya berhenti. SuratYohanes yang pertama dalam bacaan pertama menyebutnya sebagai permintaan danpermohonan kita kepada Tuhan, yang selalu menjadi isi doa-doa kita. Ketigaialah cahaya pelayanan. Yesus adalah bintang utama kita dalam pelayanan, danhari ini ia memberikan teladan dengan mengajar dan memberitakan Injil,melenyapkan sakit dan derita orang-orang, serta mengusir roh-roh jahat yangmenyiksa hidup orang-orang yang dirasuki. Pelayanan adalah kasih itu sendiri. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik,semoga kami senantiasa taat pada kehendak-Mu yaitu melakukan tugas-tugasKerajaan Allah yang sudah Engkau teladankan kepada kami. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 4 Januari 2026 - Kasih yang selalu menyala dalam Hidup Perkawinan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 3, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 4 Januari 2026Bacaan: "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25) Renungan: Ada sebuah ungkapan hati Stephanie kepada suaminya Daniel. Wanita ini mencatatnya dalam buku harian, "Percuma jika pernikahan ini diteruskan, Daniel tampak tidak bahagia setiap hari. Terkadang aku melihat dia termenung dengan tatapan kosong dan sedih. Hatiku begitu pilu! Ini semua pasti salahku, karena aku tidak dapat memberikannya keturunan! Padahal sudah 9 tahun kami menikah, hina sekali aku ini! Mungkin lebih baik aku pergi dan berharap Daniel dapat melupakan aku serta segera mencari penggantiku, yang jauh lebih baik dan dapat membuatnya bahagia setiap saat!" Kemudian dengan diam-diam Stephanie membereskan pakaiannya dan pergi ketika suaminya sedang bekerja. Satu bulan lamanya Stephanie tinggal di rumah sahabat karibnya di daerah yang jauh dari rumah suaminya. Stephanie merasa sakit hati, karena ternyata dugaannya benar, Daniel tidak mencintainya. Daniel tidak pernah menghubunginya sekalipun! Akhirnya, setelah beberapa waktu lamanya, ada telepon masuk ke ponsel Stephanie. Telepon itu berasal dari seorang ibu yang adalah tetangga mereka. Betapa terkejutnya Stephanie ketika dikabarkan bahwa saat ini Daniel sedang terbaring lemas di rumahnya, dan tidak dapat bangun sama sekali! Tanpa pikir panjang, Stephanie segera pulang ke rumah. Yang ia temukan di rumah ternyata begitu aneh, di luar dugaannya. Taman kecil di depan rumah begitu rapi dan bersih. Ketika memasuki rumah, ruangan pun harum dan terlihat sejuk. Namun yang paling menarik perhatiannya adalah dinding rumah mereka kini dipenuhi oleh bingkai-bingkai foto yang tidak pernah ada sebelumnya! Itu adalah foto-foto sejak Daniel dan Stephanie berkenalan pertama kali sampai foto dari 3 tahun yang lalu. Ia baru teringat, bahwa sejak 3 tahun terakhir mereka tidak pernah berfoto lagi seperti dulu. Segera ia masuk ke ruang tengah dan mendapati sebuah kain putih besar yang bertuliskan, "Jangan cemas, aku tidak sakit. Ketika engkau pergi, aku menemukan buku harianmu dan membaca semua isinya. Betapa sedihnya aku karena yang kau pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan. Aku termenung setiap saat karena sedih memikirkan dirimu yang tidak terlihat bahagia. Sayangku, aku tidak pernah berhenti mencintaimu. Kehadiran anak tidak lebih berarti daripada kehadiranmu di sampingku. Engkau jauh lebih berharga! Sayang, selamat ulang tahun ya. I Love You." Stephanie langsung berderai air mata, ia bahkan tidak ingat kalau hari ini dirinya ulang tahun! Segera ia berlari ke kamar tidur dan mendapati suaminya berpakaian sangat rapi dan memegang kue tart coklat kesukaan Stephanie di tangannya. Mereka pun berpelukan dan kini Stephanie sangat bahagia! Pernikahan sangatlah mahal dan berharga. Jadi apa pun yang terjadi, sebagai orang percaya kita harus tetap menjaga gairah kasih itu menyala dalam hidup pernikahan kita. Pahamilah pribadi masing-masing, dan tetaplah katakan, "I love you!" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kami ingin agar kasih-Mu itu dapat tetap menyala dalam hidup pernikahan kami walau masalah yang kami hadapi sangat berat. Hadirlah selalu dalam kehidupan pernikahan kami. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Guru Besar IPB: Sawit Perlu Dilihat Secara Adil, Bisa Jadi Solusi Ekonomi Tanpa Abaikan Lingkungan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 29:44


Guru Besar IPB University sekaligus PakarHutan dan Lingkungan Prof. Sudarsono Soedomo menegaskan pentingnya melihat isu sawit secara adil, ilmiah, dan rasional. Dalam wawancara bersama Radio Elshinta, ia menilai sawit dapat menjadi solusi ekonomi jika dikelola sesuai tata ruang dan kaidah lingkungan, tanpa saling menyalahkan secara emosional. Kunci utama pengelolaan lingkungan, menurutnya, terletak pada perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, dan edukasi publik berbasis data.

Aku Si Introvert
Cara Mencintai Diri Tanpa Drama Self-Love

Aku Si Introvert

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 3:47


Mencintai diri bisa sesederhana bersikap adil pada diri sendiri. Tanpa drama. Tanpa tuntutan.

Apa Kata Tempo
Siapa Pelindung Pembunuh Munir

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 20:15


Upaya Komnas HAM memulai kembali penyelidikan kasus pembunuhan Munir mendapat gangguan. Sejumlah anggota DPR ditengarai mengintervensi dan meminta penyelidikan dihentikan. Kasus pembunuhan berencana Munir semakin gelap. Tanpa komitmen negara, derasnya dominasi militer di pemerintahan dan konstelasi politik membuat dalang kejahatan sulit tersentuh hukum. Negara hukum yang gagal menegakkan hukum. - - - Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 13 Desember 2025 - Lakukan hal sederhana dengan cinta yang besar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 12, 2025 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Desember 2025Bacaan: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2) Renungan: Satu kali, Ibu Teresa pernah menulis begini, "Kalau kamu belum bisa memberi makan 100 orang, berilah makan satu orang saja dulu." la juga menulis, "Tidak semua kita bisa melakukan hal-hal besar. Tapi semua kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar." Dari pikirannya yang belajar membatasi hidup dengan cara yang sangat sederhana, ia telah menemukan banyak hikmat untuk disampaikan tentang bagaimana kita melayani sesama. la membantu kemanusiaan untuk melihat apa yang tidak bisa dilihat orang lain, bahwa kebesaran itu adalah jalan yang menurun, bukan naik. la juga mengajari kita orang modern bahwa milik kita saat ini belum tentu mewakili perkenanan Tuhan, tapi kita mendapatkan kewajiban memikul kesusahan sesama. Setiap kali bencana terjadi, terutama bencana alam, kita menarik napas panjang dan menghembuskan dengan cepat sebagai tanda, "Kenapa yang seperti itu terjadi lagi?" Kita tidak suka mendengar kabar buruk tentang kesusahan orang lain. Tahu apa sebabnya? Karena kesusahan yang kita dengar, langsung mewajibkan kita untuk menanggung sedikit atau banyak dari kesusahan itu. Tanpa kita sadari, semua kejadian itu memanggil kita untuk bertindak. Jika kita mengabaikan panggilan itu maka secara alamiah hati kita menimbun sejumlah rasa bersalah. Suatu kali nanti rasa bersalah itulah yang akan turut menentukan seberapa kuat kita bisa berdiri di hadapan Tuhan. Bencana alam adalah cara Tuhan menyadarkan kita bahwa kita adalah sesama manusia, kita sepenanggungan, kita harus mengatasinya bersama. Hari ini kita membantu, mungkin besok kitalah yang dibantu. Firman-Nya tegas berbicara, "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." Mari kita memenuhi hukum Kristus dengan saling tolong menolong. Jangan pandang bulu dalam menolong. Tolonglah dengan tulus hati. Jangan ada pamrih dalam menolong. Semua bagi kemuliaan nama Tuhan saja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, taruhlah roh belas kasih-Mu dalam hatiku, sehingga aku selalu tergerak untuk menolong orang lain yang sedang mengalami kesusahan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 24 November 2025 - Kasih Yesus Mengalahkan Dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 4:29


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 24 November 2025Bacaan: "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yohanes 8:36)Renungan: Ada seorang pandai besi yang sangat terkenal karena hasil kerjanya sangat bermutu. Suatu ketika karena satu kesalahan ia ditangkap dan dipenjarakan di ruangan bawah tanah. Kedua kakinya dirantai dengan rantai yang sangat kuat. Ia mencoba untuk memutuskan mata rantai yang mengikat kakinya. Ia terus mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat memutuskan mata-mata rantai itu. Setelah bergumul cukup lama akhirnya harapannya pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang membelenggunya adalah buatan tangannya sendiri. Dulu ia sangat bangga karena telah menciptakan rantai yang kuat, tetapi kini ia sangat menyesal karena rantai yang kuat yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat. Dosa adalah rantai yag sangat kuat, yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging. Tangan kita sendirilah yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi untuk melepaskan diri dari belenggunya. Tidak ada yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Yesus Kristus yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga. Apakah kita akan hidup merdeka dari dosa atau tetap dibelenggu dosa sampai maut menjemput? Jika kita bijak, undanglah Yesus masuk dalam hati kita untuk memerdekakan kita saat ini juga. Kemudian hiduplah dalam kebenaran firman-Nya, karena hanya ketika kita berkomitmen hidup dalam kebenaran firman-Nya, kita akan mengalami kemerdekaan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mau mati untukku. Begitu besar dosa yang kubuat yang selalu mengecewakan hati-Mu. Tapi tangan-Mu senantiasa terbuka untuk menerimaku kembali. Terima kasih Yesus, karena kasih-Mu terlalu besar untukku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 23 November 2025 - Dibentuk lewat penderitaan dan dukacita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 22, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 23 November 2025Bacaan: "Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian." (2 Korintus 7:10)Renungan: Perjalanan hidup kita adalah seperti sebuah proses. Seperti sebuah benda yang begitu indah dan berharga mahal, harus melalui suatu proses yang tidak mudah: diolah, diremukkan dan dibentuk. Oleh karena itu kita harus melewati berbagai tekanan, kesulitan, masalah, penyakit dan juga penderitaan, dan kesemuanya itu terkadang membawa kita kepada dukacita. Namun bila kita mampu menguasai diri dan mengaturnya dengan baik, serta membiarkan tangan Tuhan bekerja dalam hidup kita, kehidupan kita akan menjadi luar biasa dan berbeda. Tuhan tidak menghendaki kita bersedih atau berduka karena masalah yang ada. Justru DIA ingin memakai dukacita yang kita alami ini sebagai sarana yang membawa kita pada sebuah kehidupan yang lebih baik lagi. Oleh karena itu firman-Nya mengatakan: "Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur." (Mat 5:4). Tidak semua bentuk dukacita dapat membawa kebaikan, hanya ketika kita membawa dukacita itu kepada Tuhan, maka dukacita itu akan menjadi suatu kebaikan bagi kita. Tanpa adanya perasaan dukacita dan penyesalan tidak akan pernah ada pertobatan. Dan tanpa pertobatan kitapun tidak akan pernah menerima anugerah pengampunan dan kasih karunia dari Tuhan. Mari kita bawa semua permasalahan dan kesulitan hidup ini kepada Tuhan; dan biarlah DIA yang menyelesaikannya dengan caraNYA dan bukan dengan cara kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku percaya melalui penderitaan dan permasalahan hidup ini, Engkau mau membentuk aku menjadi pribadi yang tegar dan tahan uji, seperti emas yang murni yang harus dibakar di perapian agar menjadi berharga. Kini kuserahkan semua beban hidupku pada-Mu, selesaikanlah semuanya dengan caramu dan bukan dengan caraku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 14 November 2025 - Berbuat Kebaikan sepanjang sisa hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 13, 2025 7:06


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 14 November 2025Bacaan: "Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!" (Pengkhotbah 11:9)Renungan: Kemacetan bukanlah suatu pemandangan yang baru di Jakarta. Hampir dipastikan setiap pagi, siang dan sore di jalan-jalan tertentu kendaraan berlapis-lapis dan tersendat. Sehingga banyak orang yang harus meluangkan waktu 2 jam lebih awal atau lebih untuk pergi ke tempat tertentu pada hari-hari kerja. Saat mengantri dalam kendaraan di tengah kemacetan, banyak hal yang bisa dilakukan. Ada yang marah-marah dan mengomel, ada yang panik karena takut terlambat, ada yang santai sambil mendengarkan musik, bahkan ada yang diam dan berdoa. Saat sampai ke tempat tujuan, suasana hati dan fisik merekapun berbeda. Mereka yang penuh kemarahan dan panik, akan membawa suasana hati mereka sampai di rumah, sehingga kepanikan dan kemarahan bisa berlanjut dan suasana rumah menjadi tidak nyaman lagi. Mereka yang tenang mendengarkan musik dan berdoa, tetap akan membawa suasana sukacita ketika sampai di rumah, sehingga sukacita tetap memenuhi rumah mereka. Ternyata bukan hanya kendaraan yang mengantri berjam-jam di tengah kepadatan jalan ibukota. Tanpa kita sadari pribadi kita masing-masing pun saat ini sedang mengantri untuk kembali ke rumah Bapa. Cepat atau lambat semua kita akan kembali kepada-Nya. Apakah di saat mengantri giliran kita, hati kita dipenuhi ketakutan, kemarahan, kedosaan atau kenajisan? Ataukah hati kita tetap tenang, percaya dan berharap? Jika antrian manusia yang akan kembali ke rumah Bapa bisa digambarkan, kira-kira masih berapa meterkah jarak anda dan saya saat ini untuk sampai ke sana? Kalau dihitung pakai hitungan hari, kira-kira tinggal berapa hari lagikah anda dan saya sampai ke sana? Marilah kita persiapkan diri kita dengan baik, baik jasmani dan rohani kita, sehingga ketika kita sampai di rumah Bapa, kita akan melihat senyum-Nya yang terindah menyambut kedatangan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas rahmat kehidupan yang Kau berikan padaku sampai hari ini. Pagi ini Kau sadarkan aku bahwa hidupku di dunia hanya sementara saja. Kalau di hari-hari yang lalu banyak waktu yang kusia-siakan dengan hal yang mengecewakan hati-Mu dan hati banyak orang, maka hari ini ajarkanlah aku untuk mulai memanfaatkan sisa umurku ini untuk berbuat banyak kebaikan bagi orang lain. Biarlah apapun yang akan ku perbuat semata-mata hanya untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 11 November 2025 – Luk. 17:7-10 : Pelayanan yang tulus tanpa pamrih

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025


Pembawa Renungan : RD. Dwi Joko Surabaya Luk. 17:7-10

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 31 Oktober 2025 – Luk. 14:1-6 : Belas Kasih Tanpa Batas

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 30, 2025


Pembawa Renungan : RP. Pionius Hendi, OFMCap. Pontianak Luk. 14:1-6

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 23 Oktober 2025 - Melihat dan menilai secara positif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 22, 2025 3:05


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 Oktober 2025Bacaan: "Nama baik lebih besar daripada kekayaan besar." (Amsal 22:1) Renungan: Nama baik merupakan harta milik seseorang yang paling berharga. Kalau kita menggosipkan seseorang, sama saja dengan menghancurkan miliknya yang paling berharga, yaitu nama baiknya. Gosip itu gampang dan mudah ditumbuhkan, namun sangat membahayakan dan menyakitkan rasanya. Penggosip tidak dapat menarik kembali gunjingan yang telah mereka katakan. Setelah berucap, gosip itu tersebar kemana-mana. Sama seperti bulu yang kita tebarkan dari atas atap rumah, begitu kita tebarkan, angin akan menerbangkannya kemana-mana dan kita tidak akan dapat mengumpulkannya kembali. Orang yang suka membicarakan orang lain, sebenarnya dia sedang menghancurkan hubungan yang telah dimilikinya, dan ia tidak akan lagi menemukan teman-teman yang menyenangkan pada masa yang akan datang. Oleh sebab itu sebelum kita berbicara atau mengulangi suatu cerita yang pernah kita dengar, tanyalah diri sendiri. Benarkah ini? Adilkan ini? Perlukah ini? Membangunkah ini? Jika tidak, diamlah! Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku kalau aku sering membicarakan kejelekan orang lain. Tanpa kusadari orang tersebut terluka hatinya karena pembicaraan mulutku yang menyakitkan. Balutlah hatinya, agar semua lukanya Kau pulihkan dengan darah-Mu sendiri. Kini urapilah pikiran, perasaan dan perkataanku, agar menjadi berkat dan bukan kutuk bagi orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 5 Oktober 2025 - Mengampuni dan Berdamai dengan Masa Lalu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 4, 2025 5:37


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 Oktober 2025Bacaan: "Hikmat manusia menjadikan wajahnya bercahaya dan berubahlah kekerasan wajahnya." (Pengkhotbah 8:1c)Renungan Suatu ketika saya bertemu dengan seorang mantan murid yang sudah bekerja. Dia bercerita bahwa sampai saat ini dia sering bertengkar dengan kedua orang tua dan dia sangat menikmati ketika pertengkaran itu terjadi, Saya heran, karena dia sangat menikmati pertengkaran itu. Akhirnya dia menyingkapkan bahwa ketika dia masih sekolah terlalu banyak tuntutan yang diminta oleh orang tuanya, dan saat itu dia hanya bisa memendam kemarahan dan kekecewaan di dalam hatinya tanpa berani melawan. Dia terus mengingat peristiwa-peristiwa yang menekannya sampai dia dewasa saat ini. Dan dia merasa menikmati setiap pertengkaran dengan orang tuanya sebagai wujud balas dendam karena dulu tidak berani melawan orang tuanya. Saat ini begitu banyak orang yang masih hidup di masa lalunya dengan memendam kekecewaan, amarah, akar kepahitan terhadap orang lain. Tanpa disadarinya hal itu membawa penderitaan bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Luka di masa lalu yang masih disimpan sampa saat ini menimbulkan perubahan karakter yang negatif dalam diri seseorang. Sehingga tanpa disadarinya banyak orang yang merasa tidak nyaman bila dekat dengannya. Hari ini Yesus menawarkan kelegaan pada kita, asalkan kita mau menyerahkan semua beban kita pada-Nya dan mulai untuk mengampuni siapapun yang pernah membuat hati kita terluka. Kalau saat ini perangai kita begitu keras dan kata-kata kita terlalu ketus sehingga membuat banyak orang terluka akibat perkataan kita, telusurilah masa lalu kita, mungkin ada pribadi-pribadi di masa lalu yang begitu menekan kita, lalu mulailah mendoakan mereka dan mengampuninya. Saat kita mulai melepaskan pengampunan untuk mereka, beban kita akan terangkat, wajah kita pun akan bercahaya dan berubahlah kekerasan wajah kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, selidikilah hatiku dan telusurilah masa laluku karena aku merasa ada kesesakan di hatiku yang membuat sikapku begitu keras dan perkataanku bagitu menyakitkan banyak orang sehingga keberadaanku membuat orang lain tidak merasa nyaman. Ajarilah aku untuk mengampuni pribadi-pribadi di masa laluku, mungkin itu papa atau mamaku, atau saudara-saudaraku, atau pasanganku atau temanku yang telah merendahkan dan melecehkanku. Yesus, aku mau jadi pribadi yang merdeka, karena itu bebaskan aku dari akar kepahitanku ini. Amin. (Dod)

Ps. Juan Mogi
Berkat Dimulai Dari Hati - Ps. Juan Mogi

Ps. Juan Mogi

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 39:13


Tuhan telah memberikan kemampuan untuk kita menjadi orang yang asli. Jangan sampai kita menjadi orang yang munafik. Contoh hati yang murni:1. Cepat bertobat dan cepat kembali kepada Tuhan (Daud)- Mazmur 78:70-72- Mazmur 51:10-122. Tanpa kepalsuan (Natanael)- Yohanes 1:50-513. Menjaga Integritas (Yusuf)- Kejadian 39:7, Kejadian 41:39-414. Setia di tengah tekanan (Daniel)- Daniel 1:8, Daniel 6:25-26,295. Tulus dalam pelayanan (Paulus)- 2 Korintus 12:1-2