Podcasts about mungkin

  • 1,265PODCASTS
  • 3,086EPISODES
  • 19mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mungkin

Show all podcasts related to mungkin

Latest podcast episodes about mungkin

SLC Marketing Inc.
Capek Marah-Marah ke Tim Sales? Mungkin Training-Nya yang Perlu Diaudit

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 6:21


Apakah omset bisnis Anda baru jalan kalau Anda turun tangan langsung mengawasi tim sales? Jangan-jangan, masalahnya bukan pada tim Anda, melainkan sistem training yang belum matang.Di episode kali ini, kita akan mengupas tuntas:- Mengapa banyak bisnis gagal membangun tim sales yang mandiri.- Bagaimana Sales Audit bisa membongkar akar masalah performa tim Anda.- 3 pilar penting dalam menyusun kurikulum sales yang terbukti mencetak profit, loyalitas pelanggan, dan kemampuan problem solving berbasis data.Wajib didengar untuk para Business Owner, CEO, dan Sales Manager yang ingin punya tim proaktif tanpa harus selalu disuapi! Tekan tombol Play sekarang.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan “Secret Mark” (13 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 4:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan “Secret Mark”Diambil dari: Yohanes 14:1  “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Mungkin ada kitab rahasia tentang Yesus yang menunjukkan bahwa Yesus sebenarnya tidak seperti yang diajarkan Alkitab.” Salah satu hal yang pernah dibicarakan orang adalah tulisan yang disebut “Secret Mark.” Ada yang menganggap tulisan ini sangat penting, bahkan lebih benar daripada Injil Markus yang ada di Alkitab.Tetapi setelah diteliti, ternyata tidak ada bukti kuat bahwa tulisan itu sungguh asli dan bisa dipercaya. Bahkan banyak ahli justru meragukannya. Jadi, kita tidak punya alasan yang kuat untuk percaya bahwa ada “rahasia besar” tentang Yesus yang tersembunyi lalu baru ditemukan belakangan.Nah, ini penting, Wonder Kids. Kadang-kadang sesuatu yang terdengar misterius atau rahasia memang bisa membuat orang penasaran. Tetapi tidak semua yang terdengar heboh itu benar. Tuhan tidak membangun iman kita di atas gosip, cerita aneh, atau dokumen yang tidak jelas. Tuhan memberi kita firman-Nya yang kokoh dan dapat dipercaya.Yang kita tahu dengan jelas adalah ini: ada banyak bukti yang kuat bahwa Injil-injil dalam Alkitab dapat dipercaya. Di sanalah kita belajar bahwa Yesus sungguh hidup, sungguh mati di kayu salib untuk dosa kita, dan sungguh bangkit. Jadi kita tidak perlu gelisah saat ada orang membawa cerita-cerita aneh tentang Yesus. Kita bisa tetap tenang dan berpegang pada firman Tuhan.Firman Tuhan dalam Yohanes 14:1 berkata, “Janganlah gelisah hatimu.” Mengapa? Karena Yesus sendiri meminta kita percaya kepada-Nya. Saat dunia penuh suara yang membingungkan, kita tidak perlu panik. Kita tetap bisa berkata, “Aku mau percaya kepada Yesus yang dinyatakan dalam firman Tuhan.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mendengar hal yang membuatmu bingung tentang Tuhan atau Alkitab, jangan langsung takut. Katakan kepada orang dewasa yang bisa membimbingmu, lalu berdoalah, “Tuhan, tolong aku tetap berpegang pada firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak mudah bingung oleh hal-hal yang aneh atau menakutkan, tetapi tetap percaya kepada-Mu dengan hati yang tenang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak perlu takut pada cerita yang membingungkan, karena firman Tuhan tetap kokoh dan Yesus tetap dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Gulungan Laut Mati (6 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Gulungan Laut Mati Diambil dari: Matius 11:4–5  “Jawab Yesus kepada mereka: ‘Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.'”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa bingung lalu bertanya, “Benarkah Yesus itu Mesias?” Yohanes Pembaptis juga pernah berada dalam keadaan yang sulit. Saat ia dipenjara, ia mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Engkaukah yang akan datang itu, atau haruskah kami menantikan orang lain?” Itu pertanyaan yang jujur.Lalu bagaimana Yesus menjawab? Yesus tidak marah. Yesus menjawab dengan menunjukkan apa yang sedang Ia kerjakan. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang sakit disembuhkan, orang mati dibangkitkan, dan kabar baik diberitakan kepada orang miskin. Jawaban Yesus menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang sudah dijanjikan Allah.Menariknya, para peneliti juga menemukan gulungan-gulungan kuno yang menolong kita melihat bahwa orang-orang Yahudi pada zaman itu memang sedang menantikan karya besar dari Mesias. Jadi saat Yesus menjawab seperti itu, jawaban-Nya bukan asal-asalan. Yesus sedang menunjukkan bahwa janji Allah sedang digenapi di dalam diri-Nya.Wonder Kids, ini mengajarkan kita sesuatu yang penting. Saat kita punya keraguan atau pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Tuhan. Yohanes membawa pertanyaannya kepada Yesus. Dan Yesus menjawab dengan menunjukkan kebenaran. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur. Tuhan mau kita datang kepada-Nya dan melihat siapa Dia sebenarnya.Kadang-kadang kita juga bisa ragu. Mungkin kita bertanya, “Apakah Yesus sungguh mendengar doaku?” atau “Apakah Tuhan sungguh bekerja?” Saat itu terjadi, lihatlah kembali kepada Yesus. Lihat firman-Nya. Lihat apa yang sudah Ia lakukan. Yesus adalah Juruselamat yang dijanjikan, dan Dia tidak pernah berubah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu pertanyaan atau keraguan di hatimu, katakan itu dengan jujur kepada Tuhan dalam doa. Lalu bacalah satu kisah tentang Yesus dalam Injil dan perhatikan apa yang Yesus lakukan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya saat aku ragu atau bingung, aku datang kepada-Mu dan belajar percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu punya pertanyaan, datanglah kepada Yesus, karena Dialah Mesias yang sejati dan jawaban yang kamu butuhkan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? (4 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 3:45


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? Diambil dari: Lukas 4:16  “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci.”Wonder Kids, ada orang yang pernah meragukan apakah Nazaret itu benar-benar sebuah kota pada zaman Tuhan Yesus. Mereka berpikir mungkin Nazaret terlalu kecil, terlalu tidak terkenal, atau bahkan mungkin belum ada. Karena itu mereka bertanya, “Benarkah Yesus dibesarkan di sana?”Tetapi para peneliti menemukan bahwa Nazaret memang adalah tempat yang nyata. Di daerah itu ditemukan sisa-sisa rumah, bangunan, dan tanda-tanda kehidupan dari zaman kuno. Semua itu menunjukkan bahwa Nazaret memang dihuni pada masa Tuhan Yesus. Jadi, sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab tidak menceritakan dongeng, tetapi peristiwa yang benar-benar terjadi di tempat yang nyata.Menariknya, Nazaret bukan kota besar dan terkenal. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi justru di tempat kecil itulah Yesus dibesarkan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal yang dianggap kecil oleh manusia. Orang mungkin memandang rendah tempat kecil, orang kecil, atau hal kecil. Tetapi Tuhan tidak demikian. Tuhan bisa memakai apa yang sederhana untuk menjalankan rencana-Nya yang besar.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kamu merasa dirimu biasa saja. Mungkin kamu bukan anak yang paling pintar, paling berani, atau paling menonjol. Mungkin kamu merasa hidupmu kecil dan tidak terlalu penting. Tetapi ingat, Yesus dibesarkan di Nazaret, kota kecil yang dipandang sederhana. Itu berarti Tuhan tidak perlu tempat besar atau hal yang hebat menurut manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan bisa memakai hidupmu juga.Yang paling penting bukan apakah kita berasal dari tempat besar atau kecil, tetapi apakah kita mau hidup bagi Tuhan. Tuhan melihat hati. Tuhan bisa memakai anak yang sederhana, yang mau taat, mau belajar firman Tuhan, dan mau hidup benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun aku kecil, pakailah hidupku untuk melakukan yang baik bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak memandang seperti manusia memandang. Terima kasih karena Engkau bisa memakai hal-hal yang kecil untuk pekerjaan-Mu yang besar. Tolong aku supaya tidak rendah diri, tetapi percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai anak yang sederhana dan tempat yang kecil untuk menjalankan rencana-Nya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-9 masa biasa, 4 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 8:55


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. 2 Timotius 2: 8-15; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.8-9.10.14; Markus 12: 28b-34.JANTUNGNYA CINTA Renungan kita pada hari ini bertema: Jantungnya Cinta.Biasanya cinta itu indah dalam kata-kata. Tetapi cinta itu menjadi sempurnajika dilakukan atau dipraktikkan. Jadi cinta yang terungkap dalam kata-kata dandiwujudkan dalam tindakan yang sesuai dengan kata-kata, sebenarnya itu adalahjantungnya cinta. Tetapi ada masalah dengan cinta di sini. Persoalannyaialah orang menjalankan cinta sebagai sebuah teori atau rumusan, jadi bentuknyaialah ide, gagasan dan norma-norma. Misalnya jangan bicara kasar, jangan nampakkotor pada orang lain, dan banyak jangan atau larangan lainnya.  Itu yang dibuat oleh orang-orang Yahudi, khususnya kaumcendekia dan ahli taurat. Mereka memiliki 600 lebih rumusan aturan agar orang-orang menjadi lebih baik dan beriman. Tapi ternyatajantung cinta atau inti cintanya tidak mereka miliki. Terlalu larut dalam teoridan rumusan, mereka lupa untuk menghidupi cinta itu. Dan Yesus sendiri yangmengajarkan mereka: jantung cinta ialah mencintai Allah dan sesama, keduanyasama penting dan sama sejatinya.  Maka syarat fundamental ialah jangan berbuat ekstrem yaitufanatik untuk yang satu, sementara melupakan atau membenci yang lain. RasulPaulus menasihatkan Timotius di dalam suratnya yang kedua bahwa pewartaan danpendalaman keyakinan tentang kematian dan kebangkitan Kristus adalah metodedasar dalam pertumbuhan iman. Isi pewartaan itu sudah dimulai oleh Rasul Petruspada hari-hari pertama setelah Yesus bangkit. Ia berkotbah di hadapan semuaorang yang percaya dan yang belum. Aspek lain yang juga sangat penting ialah menghidupikeyakinan dan pemahaman iman tersebut. Rasul Paulus melanjutkan nasihatnya itu,bahwa muridnya itu dan kita semua pengikut Kristus hendaknya mati juga bersamaKristus supaya kita nanti hidup bersama Dia. Kita hendaknya bertekun agar kitaikut memerintah bersama Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia akan menyangkalkita. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, sebab Yesus tidak dapatmenyangkal diri-Nya sendiri. Mungkin hidup kita saat ini berlebur dalam urusan cintaberupa kata-kata, ilusi, gambar, janji, teori, rumusan, aturan, mimpi, ambisipribadi, uang, karir dan semua kaitan dengan kebutuhan duniawi. Bisa jadijantung cintanya, yaitu perbuatan mencintai sesama dan Tuhan yang nyata,langsung, dan berguna jauh dari perhitungan. Batin terasa sedang mencarijantung cinta yang kabur atau hilang. Apakah jantung cinta sekarang bersamamuatau jauh darimu? Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tetapdalam bimbingan Roh-Mu dalam kesetiaan dan ketaatan mencintai Dikau dan sesamakami, sebab dengan demikian kami sanggup menunjukkan diri sebagaimurid-murid-Mu yang sesungguhnya. Berkatilah kami untuk intensi ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 1 Juni 2026 - Melekat padaNya dan mohon kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 31, 2026 4:50


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 Juni 2026Bacaan: "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." (2 Timotius 1:7)Renungan: Ibrahim Hamadtou terus mengasihani dirinya sendiri setelah kedua lengannya diamputasi waktu kecil. Semangatnya kembali bangkit saat ia tahu bahwa ada atlet dengan kekurangan fisik di pusat pemuda setempat. lapun memilih menekuni tenis meja meski pada awalnya sulit memakai lengannya yang tersisa. Setelah gagal berkali-kali, akhirnya ia memegang gagang bet dengan mulutnya. Melekukkan leher, pinggul dan bahunya sambil menggunakan kakinya yang lincah, sedangkan kaki satunya menjemput bola dan melemparkannya ke udara. Gaya uniknya membawanya ke Paralimpiade Rio 2016. Kita sadari atau tidak, ketakutan yang menguasai diri kita dapat membuat gerakan kita menjadi terbatas, hingga timbul perasaan frustrasi dan putus asa. Padahal, Tuhan senantiasa mempunyai rencana yang indah atas hidup kita. Namun, jika Roh Tuhan berdiam dalam kita maka kita akan dimampukan untuk dapat menemukan visi-Nya, yang menjadikan hari-hari kita bersinar dan menimbulkan keyakinan bahwa masa depan kita selalu terjamin. Itu sebabnya, Rasul Paulus menuliskan dalam suratnya kepada Timotius, anak rohaninya, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." Paulus mengingatkan agar Timotius tidak ragu untuk memberitakan Injil Kristus, karena Dia sendiri yang akan memampukannya, sehingga ia selalu dapat memancarkan terang kasih-Nya. Mungkin hari-hari ini kita mempunyai kelemahan yang membuat diri sendiri berpikir kalau kita tidak akan bisa sukses. Ingat pesan Rasul Paulus kepada Timotius pagi ini! Daripada merasa minder karena kelemahan yang kita miliki, marilah kita melekat kepada Tuhan karena Dia dapat mengubah ketakutan kita menjadi semangat yang berkobar, untuk terus maju menuntaskan panggilan Tuhan atas hidup kita. Yakinlah bersama Tuhan, kita mampu mengalahkan kelemahan diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah roh ketakutan dari dalam diriku dan gantikan dengan damai sejahtera-Mu, sehingga dengan damai-Mu aku dapat menjalani hari-hari hidupku dengan penuh pengharapan dan keyakinan bahwa bersama Engkau semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Sumur Yakub (1 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 31, 2026 3:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Sumur Yakub Diambil dari: Yohanes 4:5–6  “Maka sampailah Ia ke suatu kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.”Wonder Kids, di Yohanes 4 kita membaca cerita tentang Yesus bertemu dengan seorang perempuan Samaria di dekat sumur Yakub. Yohanes menuliskan tempat itu dengan jelas, seolah-olah ia ingin kita tahu bahwa ini bukan cerita khayalan. Dan memang, tempat itu dikenal dalam sejarah. Jadi sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab berbicara tentang tempat yang nyata dan peristiwa yang sungguh terjadi.Tetapi yang lebih indah dari sekadar tempatnya adalah apa yang Yesus lakukan di sana. Yesus sengaja datang ke daerah Samaria dan duduk di dekat sumur itu. Lalu datanglah seorang perempuan untuk menimba air. Biasanya orang Yahudi dan orang Samaria tidak akrab. Bahkan sering saling menjauh. Tetapi Yesus justru berbicara kepadanya. Yesus tidak menjauh seperti banyak orang lain. Yesus datang mendekat.Perempuan itu sebenarnya datang untuk mengambil air biasa. Tetapi Yesus ingin menunjukkan bahwa ia membutuhkan sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu air hidup. Air dari sumur hanya bisa menghilangkan haus untuk sementara. Tetapi Yesus bisa memberi kehidupan yang sejati. Yesus bisa memuaskan hati yang kosong dan menyelamatkan orang berdosa.Wonder Kids, ini sangat menghibur. Kadang-kadang kita juga seperti perempuan itu. Di luar kelihatannya biasa saja, tetapi di dalam hati bisa ada rasa takut, sedih, malu, atau kosong. Mungkin orang lain tidak tahu. Tetapi Yesus tahu. Yesus tahu isi hati kita dan tetap mau datang kepada kita. Yesus tidak jijik kepada orang berdosa yang mau datang kepada-Nya. Ia justru datang untuk menyelamatkan.Jadi, saat kita membaca kisah ini, kita bukan hanya belajar bahwa sumur Yakub itu benar-benar ada. Kita juga belajar bahwa Yesus sungguh mengasihi orang yang haus akan kasih dan keselamatan. Yesus tahu siapa kita, tetapi Ia tetap mau menolong kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Datanglah kepada Tuhan dalam doa dan katakan dengan jujur satu hal yang ada di hatimu hari ini, entah itu sedih, takut, malu, atau bingung. Ceritakan itu kepada Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengenalku dan tetap mau datang kepadaku. Tolong aku supaya datang kepada-Mu saat hatiku haus dan kosong, karena hanya Engkau yang bisa memberi hidup yang sejati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu isi hatimu, dan Dia tetap mengasihimu serta mau memberi hidup yang sejati. Tuhan Yesus memberkati.

Dewa Risqullah
mengenai cinta dan keikhlasan

Dewa Risqullah

Play Episode Listen Later May 29, 2026 5:38


Dan kalau hari ini kamu sedang belajar ikhlas, semoga kamu paham, kehilangan seseorang bukan berarti cintamu gagal. Mungkin saja cintamu hanya sedang mengajarkanmu cara menerima.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“SELASAYANG” Eps 06 Season 8… Kembali Menjadi Asing

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later May 26, 2026 2:39


Aku kira kita adalah bait cerita yang akan abadi. Namun, kamu justru memilih pergi dan meninggalkanku yang harus merangkai kembali pecahan hati, dengan kepala yang masih bising oleh ribuan pertanyaan. Mungkin kembali menjadi asing adalah satu-satunya cara terbaik untuk menerima perpisahan ini.“Dan bahkan amigdala pun tidak sempat menyuruhku bersiap untuk kehilanganmu.”Penyiar: Tiara & FayOp Md: Alif & FaizEditor : EchaFollow Our Social Media:Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Menggali Kebenaran (25 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 24, 2026 4:18


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggali KebenaranDiambil dari: Yesaya 61:4 “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan membangkitkan kembali tempat-tempat yang sudah lama sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang telah menjadi reruntuhan, yang turun-temurun sunyi.”Wonder Kids, kadang-kadang orang bertanya, “Apakah cerita dalam Alkitab itu sungguh benar?” Pertanyaan seperti itu tidak selalu salah. Justru kadang pertanyaan bisa mendorong orang untuk mencari lebih dalam. Hari ini kita belajar tentang seorang ahli arkeologi bernama John McRay. Ia meneliti tempat-tempat kuno yang berhubungan dengan cerita Alkitab.Salah satu hal yang ia teliti adalah sebuah pelabuhan kuno di tepi laut Israel. Dulu ada orang yang meragukan catatan seorang penulis sejarah bernama Yosefus tentang pelabuhan itu. Mereka pikir Yosefus membesar-besarkan ceritanya. Tetapi setelah para peneliti menggali dan mempelajari tempat itu dengan lebih teliti, ternyata banyak bagian dari catatan Yosefus memang cocok dengan kenyataan.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, kadang-kadang manusia terlalu cepat meragukan sesuatu sebelum melihat lebih banyak bukti. Penelitian seperti ini menolong kita melihat bahwa catatan kuno tidak boleh langsung dianggap salah. Dan hal ini juga menolong kita semakin yakin bahwa banyak hal dalam Alkitab dan sejarah di sekitarnya berdiri di dunia yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya soal menemukan bukti-bukti lama. Yang paling penting adalah hati yang mau datang kepada firman Tuhan dengan sikap rendah hati. Saat kita punya pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Alkitab. Justru kita bisa datang kepada Tuhan, membaca firman-Nya, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa Tuhan tidak takut diperiksa. Kebenaran Tuhan tetap berdiri.Mungkin ada saatnya kamu juga bingung atau punya pertanyaan tentang Alkitab. Itu tidak apa-apa. Jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu. Belajarlah mencari jawaban dengan sungguh-sungguh. Tuhan bisa memakai pertanyaanmu untuk membuat imanmu semakin kuat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal tentang Alkitab yang pernah membuatmu bingung, coba tanyakan hari ini kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya saat aku punya pertanyaan, aku tidak menjauh dari-Mu, tetapi mau belajar mencari kebenaran-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: pertanyaan yang dibawa kepada Tuhan dan firman-Nya bisa menolong imanmu bertumbuh semakin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Gaya Suria
PIERE ANDRE filem seram mungkin tak relevan sekarang

Gaya Suria

Play Episode Listen Later May 21, 2026 1:39


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Pinter Politik
Naik Gaji Tanpa Integritas: Lawan Korupsi?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 19, 2026 8:12


Ketika negara memilih reformasi yang paling aman secara politik, apakah mungkin negara sedang menunjukan political will-nya dalam mereformasi tubuhnya? Mungkin belum cukup.

Renungan Anak GKY Mabes
Surat-Surat Ignatius (18 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 17, 2026 4:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Surat-Surat IgnatiusDiambil dari: Yohanes 11:25 “Jawab Yesus: ‘Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh gereja mula-mula bernama Ignatius. Ignatius adalah seorang pemimpin jemaat yang hidup tidak lama setelah zaman para rasul. Ia menulis beberapa surat yang sangat penting bagi orang Kristen pada masa itu. Dalam surat-suratnya, Ignatius menegaskan bahwa Yesus sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah.Mengapa itu penting? Karena pada waktu itu ada orang-orang yang mengajarkan hal yang salah. Mereka berkata bahwa Yesus hanya kelihatan seperti manusia, tetapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh menderita atau mati. Ignatius melawan ajaran itu. Ia menulis dengan tegas bahwa Yesus benar-benar lahir, benar-benar menderita, benar-benar disalibkan, benar-benar mati, dan benar-benar bangkit. Jadi, iman Kristen bukan cerita pura-pura, tetapi kebenaran yang sungguh terjadi.Yang lebih kuat lagi, Ignatius bukan hanya menulis tentang Yesus. Ia sendiri rela menderita karena imannya. Bahkan ia tetap setia kepada Tuhan Yesus walaupun harus menghadapi kematian. Itu menunjukkan bahwa Ignatius sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup. Orang yang rela tetap setia sampai akhir menunjukkan bahwa imannya bukan main-main.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu jawaban yang benar. Percaya kepada Yesus berarti sungguh yakin bahwa Dia hidup, lalu tetap setia kepada-Nya. Mungkin kita tidak menghadapi bahaya besar seperti Ignatius, tetapi kita tetap perlu berani mengikut Yesus saat diejek, saat sulit taat, atau saat harus memilih yang benar.Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup.” Itu berarti orang yang percaya kepada Yesus memiliki pengharapan yang besar. Karena Yesus hidup, kita juga boleh hidup dengan berani dan setia kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan dalam doamu, “Tuhan Yesus, tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan tetap setia walaupun tidak mudah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan Engkau adalah kebangkitan dan hidup. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan setia mengikut Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh hidup, sungguh bangkit, dan anak-anak Tuhan dipanggil untuk percaya kepada-Nya dengan setia. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Paulus yang Menguatkan (17 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 16, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Paulus yang MenguatkanDiambil dari: Filipi 2:1–2 “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”Wonder Kids, Paulus tidak pernah bertemu Yesus sebelum Yesus mati di kayu salib. Tetapi setelah Yesus bangkit, Paulus bertemu dengan Tuhan Yesus dan hidupnya berubah total. Dari orang yang dulu memusuhi orang Kristen, Paulus menjadi orang yang justru memberitakan Yesus ke mana-mana.Yang menarik, surat-surat Paulus ditulis sangat awal, bahkan lebih dekat ke masa hidup Yesus daripada banyak catatan lain. Dalam surat-surat itu, Paulus menulis tentang kematian dan kebangkitan Yesus. Ia juga menuliskan siapa Yesus itu. Paulus menyebut Yesus sebagai Tuhan, Anak Allah, dan gambar Allah yang sempurna. Jadi, dari tulisan Paulus, kita melihat bahwa sejak awal orang Kristen memang percaya bahwa Yesus sungguh hidup, mati, bangkit, dan adalah Tuhan.Tetapi bukan hanya itu. Hidup Paulus sendiri juga menjadi bukti yang kuat. Paulus berubah karena bertemu dengan Yesus. Tuhan mengubah hatinya, tujuannya, dan seluruh hidupnya. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang benar-benar hidup dan sanggup mengubah manusia.Wonder Kids, mungkin kamu juga pernah merasa sulit berubah. Mungkin kamu gampang marah, suka membantah, atau susah taat. Tetapi ingat, Tuhan Yesus sanggup mengubah hidup seseorang, sama seperti Ia mengubah Paulus. Kalau kita sungguh datang kepada Yesus, Tuhan juga bisa bekerja di dalam hati kita sedikit demi sedikit.Dan saat Tuhan mengubah hidup kita, itu bisa menjadi kesaksian bagi orang lain. Orang bisa melihat bahwa Yesus sungguh hidup karena mereka melihat perubahan dalam hidup anak-anak Tuhan. Karena itu, jangan hanya berkata bahwa kamu percaya kepada Yesus. Biarlah hidupmu juga menunjukkan bahwa Yesus benar-benar bekerja di dalam dirimu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal dalam hidupmu yang perlu diubah oleh Tuhan. Lalu berdoalah dengan sungguh-sungguh, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mengalami perubahan karena Engkau hidup di dalamku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang diubah oleh Tuhan Yesus adalah kesaksian yang kuat bahwa Yesus sungguh hidup dan bekerja. Tuhan Yesus memberkati.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“SELASAYANG” Eps 04 Season 8… Sinyal di Antara Rak Buku

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later May 13, 2026 3:09


Di antara ribuan bab yang ditulis orang lain, aku justru menemukan rumah di sela-sela rak buku yang membisu. Kita mungkin asing, tapi tinta yang kamu tinggalkan membuatku merasa ‘ditemukan'. Mungkin benar, perpustakaan ini tidak lagi dingin sejak ada sinyal darimu yang menyusup pelan ke dalam benakku.“Aku lelah membaca cerita orang lain. Bisakah kita mulai menulis cerita kita sendiri?”Penyiar : Tiara & FayOp Md : Alif & FaizEditor : EchaFollow our social media:Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio

Renungan Anak GKY Mabes
Plinius dan Hidup Orang Kristen (11 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 10, 2026 3:17


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Plinius dan Hidup Orang KristenDiambil dari: Roma 13:9–10  “Karena firman: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini, dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.”Wonder Kids, Plinius Muda pernah menulis sesuatu yang menarik tentang orang-orang Kristen pada zaman gereja mula-mula. Ia melihat bahwa mereka bukan hanya berkumpul untuk beribadah, tetapi juga berusaha hidup dengan benar. Mereka berjanji untuk tidak mencuri, tidak menipu, tidak berbuat jahat, dan tidak hidup sembarangan. Mereka mau hidup dengan cara yang menyenangkan Tuhan.Ini penting sekali, Wonder Kids. Menjadi orang Kristen bukan hanya soal datang ke ibadah atau berkata bahwa kita percaya kepada Yesus. Menjadi orang Kristen juga terlihat dari cara hidup kita sehari-hari. Apakah kita jujur? Apakah kita mengasihi orang lain? Apakah kita menolak berbuat jahat? Orang-orang Kristen mula-mula menunjukkan bahwa iman kepada Yesus mengubah hidup mereka.Firman Tuhan dalam Roma 13:9–10 mengajarkan bahwa kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama. Jadi, kalau kita sungguh mengasihi Tuhan, itu akan terlihat juga dari cara kita memperlakukan orang lain. Anak yang suka menolong, berkata jujur, tidak mencuri, tidak memukul, dan mau berbuat baik sedang menunjukkan kasih Tuhan dalam hidupnya.Mungkin kadang-kadang kita tergoda untuk berbuat salah. Misalnya, ingin mengambil barang yang bukan milik kita, berkata tidak jujur supaya tidak dimarahi, atau membalas teman yang menyebalkan. Tetapi Tuhan memanggil kita untuk hidup berbeda. Tuhan mau hidup kita menjadi kesaksian bahwa Yesus sungguh bekerja di dalam hati kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu cara untuk menunjukkan kasih kepada orang di rumah atau di sekolah hari ini. Misalnya, berkata jujur, menolong tanpa disuruh, atau tidak membalas saat diganggu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarku untuk hidup benar dan mengasihi sesama. Tolong aku supaya imanku tidak hanya terlihat dari kata-kata, tetapi juga dari hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: orang yang sungguh mengasihi Yesus akan belajar hidup benar dan mengasihi sesamanya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Plinius Muda? (9 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 8, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Plinius Muda? Diambil dari: 2 Korintus 12:10  “Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh bernama Plinius Muda. Ia adalah seorang pejabat Romawi yang hidup pada zaman gereja mula-mula. Plinius Muda bukan orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kepada orang-orang Kristen. Tetapi ia pernah menulis surat tentang mereka, dan surat itu masih disimpan sampai sekarang.Dalam salah satu suratnya, Plinius Muda menceritakan bahwa orang-orang Kristen tetap setia kepada Kristus. Mereka berkumpul untuk menyanyi bagi Kristus dan hidup dengan sungguh-sungguh. Ini penting sekali, karena dari surat itu kita bisa melihat bahwa sejak awal, orang Kristen memang benar-benar percaya kepada Yesus dan beribadah kepada-Nya.Plinius Muda mungkin tidak mengerti mengapa orang-orang Kristen begitu setia. Bagi dia, mungkin itu aneh. Tetapi bagi orang-orang percaya, kekuatan mereka bukan berasal dari diri sendiri. Kekuatan mereka datang dari Tuhan. Itulah sebabnya firman Tuhan dalam 2 Korintus 12:10 berkata, “jika aku lemah, maka aku kuat.” Saat kita merasa lemah, takut, atau sedih, Tuhan bisa memberi kekuatan supaya kita tetap setia.Wonder Kids, mungkin kamu juga pernah merasa lemah. Mungkin kamu takut diejek karena percaya kepada Yesus. Mungkin kamu merasa sulit untuk tetap jujur, tetap baik, atau tetap taat. Tetapi ingat, Tuhan bisa memberi kekuatan pada saat kita merasa lemah. Kita tidak harus menjadi kuat dengan kekuatan kita sendiri. Kita bisa bersandar kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa lemah atau takut hari ini, berhentilah sebentar dan berdoalah singkat, “Tuhan Yesus, tolong kuatkan aku untuk tetap setia kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena saat aku lemah, Engkau bisa membuatku kuat. Tolong aku untuk tidak mengandalkan diriku sendiri, tetapi bersandar kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu lemah, Tuhan Yesus sanggup memberi kamu kekuatan untuk tetap setia. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 8 Mei 2026 - Mengampuni dan hadirkan damai di hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 7, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 8 Mei 2026Bacaan: "Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh." (Amsal 12:16)Renungan: Biasanyasakit hati diawali rasa kecewa. Kadang perkataan yang mungkin tidak sengaja terucap dari orang terdekat sering membuat hati diri sendiri terluka. Umumnya, reaksi kebanyakan orang menanggapi rasa sakit itu adalah membalasnya secara spontan tanpa disengaja. Sebagian lagi ada yang membalasnya dengan halus tetapi terasa lebih menyakitkan bagi yang bersangkutan. Mungkin kebanyakan beranggapan membalaskan sakit hati seakan mengobati. Faktanya sebaliknya! Menyakiti kembali justru mendatangkan ketidaksejahteraan dalam hati, bahkan menimbulkan akar kepahitan yang sulit terobati. Dari berbagai kasus penyakit kronis yang sulit disembuhkan ternyata dapat berawal dari sakit hati yang sulit terobati. Mengapa? Sebab saat sakit hati tubuh kita meresponnya dengan melepaskan hormon kortisol yang membuat diri sendiri stres berkepanjangan. Sebaliknya, bila kita bisa mengelola dengan baik, bahkan mengabaikannya akan membawa pengaruh baik bagi diri sendiri. Saat kita melupakan dan mengabaikan sakit hati, kemudian menggantinya dengan melupakan dan berusaha bersukacita, hormon endorphin lebih banyak dikeluarkan oleh tubuh. Hormon endorphin membuat tubuh kita lebih imun, tahan terhadap serangan penyakit. Rasanya memang mustahil manusia tidak sakit hati. Namun bukan hal mustahil kita menyikapinya dengan benar. Contoh pengalaman Yusuf. Walau ia disakiti oleh saudara-saudaranya hingga berdampak hidupnya susah, Yusuf memilih untuk mengabaikannya kemudian belajar untuk memahami bahwa ada Tuhan yang adil kepada setiap orang. Jadi, daripada kita menyakiti diri sendiri dengan merespons secara negatif setiap cemooh yang terlontar dari mulut orang lain, alangkah bijaknya kita respons secara positif. Abaikan dan tidak membalasnya, kemudian bawa rasa sakit hati kita kepada Tuhan dengan mendoakan orang yang bersangkutan. Niscaya hidup kita diberkati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah rasa sakit hatiku terhadap seseorang yang telah mengecewakan hatiku. Aku mau mengampuninya agar hatiku bebas merdeka sehingga damai-Mu kembali menguasai hatiku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yosefus dan Yakobus (4 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 3, 2026 3:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan YakobusDiambil dari: Yakobus 1:12  “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”Wonder Kids, pernahkah kamu mendengar nama Yakobus? Yakobus adalah adik Tuhan Yesus. Pada awalnya, Yakobus tidak langsung percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Tetapi setelah Yesus bangkit, hidup Yakobus berubah. Ia menjadi salah satu pemimpin penting dalam jemaat mula-mula di Yerusalem.Menariknya, tentang Yakobus ini bukan hanya Alkitab yang menulis. Seorang penulis sejarah Yahudi bernama Yosefus juga menuliskan tentang kematian Yakobus. Yosefus menceritakan bahwa Yakobus dibawa ke depan Mahkamah Agama lalu dihukum mati. Ini penting, karena catatan ini menolong kita melihat bahwa Yakobus benar-benar melayani, dan mati karena imannya kepada Tuhan.Coba pikirkan, Wonder Kids. Kalau seseorang dulu tidak percaya, lalu akhirnya rela hidup bagi Yesus, bahkan sampai mati karena percaya kepada-Nya, itu menunjukkan sesuatu yang besar. Yakobus berubah bukan karena dipaksa, tetapi karena ia sungguh yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias. Perubahan hidup Yakobus menjadi salah satu kesaksian yang kuat bahwa kebangkitan Yesus itu bukan cerita kosong.Tuhan juga bisa mengubah hati seseorang. Mungkin hari ini ada orang yang masih ragu, masih belum sungguh-sungguh percaya, atau masih setengah hati mengikut Yesus. Tetapi seperti Yakobus, Tuhan sanggup mengubahkan hati itu menjadi hati yang percaya dan setia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang masih sulit sungguh-sungguh taat kepada Yesus. Lalu berdoalah secara khusus dan minta Tuhan menolongmu percaya dan setia kepada-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hati manusia. Tolong aku supaya aku tidak ragu kepada-Mu, tetapi percaya dan setia mengikuti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup mengubah orang yang ragu menjadi orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti yang Menguatkan (2 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 1, 2026 4:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti yang MenguatkanDiambil dari: Yeremia 17:8 “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa ada pohon yang sangat tinggi dan bisa hidup sangat lama? Salah satunya adalah pohon redwood. Pohon ini bisa tumbuh sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari banyak gedung. Mungkin kita mengira akar pohon sebesar itu pasti masuk sangat dalam ke tanah. Tetapi ternyata tidak. Akar pohon redwood justru tidak terlalu dalam. Akar-akar itu melebar ke samping dan saling terjalin dengan akar pohon redwood yang lain. Karena itulah mereka bisa saling menguatkan dan tetap berdiri kokoh.Begitu juga saat kita belajar tentang Tuhan Yesus. Ada orang yang meragukan apakah kisah tentang Yesus dalam Alkitab itu sungguh benar. Tetapi Tuhan tidak meninggalkan kita tanpa bukti. Selain dari kitab-kitab Injil, ada juga penulis-penulis sejarah pada zaman dahulu yang menulis tentang Yesus. Hal ini menolong kita melihat bahwa berita tentang Yesus bukan cerita yang dibuat-buat. Injil adalah berita yang benar dan dapat dipercaya.Seorang ahli bernama Edwin Yamauchi pernah berkata bahwa catatan sejarah tentang Yesus justru lebih kuat daripada catatan tentang pendiri agama-agama kuno lainnya. Jadi, Wonder Kids, kita tidak percaya kepada Yesus secara buta. Iman kita punya dasar. Firman Tuhan itu benar, dan kesaksian tentang Yesus itu kuat.Sama seperti akar-akar pohon redwood saling menguatkan, Tuhan juga memberi kita firman-Nya, gereja, dan sesama orang percaya untuk meneguhkan iman kita. Karena itu, jangan berjalan sendirian. Teruslah bertumbuh dalam firman Tuhan bersama orang-orang yang juga mengasihi Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau temanmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa kisah tentang Yesus dalam Alkitab adalah benar.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya imanku makin kuat dan berakar di dalam-Mu. Pakailah juga orang-orang percaya di sekitarku untuk menolongku tetap teguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kepada Yesus bukan iman yang kosong, karena Tuhan telah memberi kesaksian yang benar tentang Anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-4 Paskah, 30 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 9:14


Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 13: 13-25; Mazmur tg 89: 2-3.21-22.25.27; Yohanes 13: 16-20.GEMBALA YANGBAIK MENCERAHKAN PENGERTIAN                    Renungan kita pada hari ini bertema:Gembala yang Baik Mencerahkan Pengertian. Sang Gembala Yesus Kristus menerangidunia dan hati kita dengan firman-Nya. Jika firman itu hanya sampai padatelinga manusia, pekerjaan evangelisasi itu dianggap masih sangat mentah. Darimendengar, kemampuan kita perlu berkembang sampai pada pengertian. Tuhan terusberperan membuat kita mengerti Dia, yaitu melalui firman-Nya yang disampaikanitu.  Sejak pembaptisan kita dicurahkan Roh Kudus dan melalui Sakramen Penguatankita diurapi kepenuhannya. Salah satu karunia yang diberikan kepada kita ialah karuniapengertian. Di dalam Injil pada hari ini Tuhan Yesus gembala yang baikmengajarkan kita bahwa dengan mengerti pengajaran-Nya kita menjadi orang-orangyang terberkati. Ia sangat berkenan kepada orang-orang yang tidak hanyamendengarkan, tetapi juga mengerti. Sebab melalui pengertian itulah sikap orangterbentuk dan dari sana ia mulai bersikap dan bertindak.  Tidak berarti bahwa tak ada sama sekali pengertian pada setiap manusia,kelompok orang atau sebuah kultur. Yang sering menjadi soal ialah bahwapengertian manusia terbatas dan cenderung berbeda-beda  atas sesuatu hal. Apalagi dalam soal ajaraniman tertentu, bahaya kurang pengertian dan penafsiran yang berbeda-beda seringberakibat pada konflik sosial di antara kita.  Hal ini sungguh menjadi pengalaman Santo Paulus. Ia mengalami bagaimanaYesus membuat pemikiran dan pengertiannya menjadi baru. Kini giliran Paulusyang mencerahkan pikiran dan pengertian orang-orang yang belum tahu apa-apatentang Yesus Kristus. Sering urusan menjelaskan orang-orang dari tidak tahuuntuk mendapatkan suatu pengertian dasar akan suatu ajaran baru menjadi tugasyang lebih muda. Sedangkan memberikan pemahaman kepada orang-orang yang sudah mempunyaipemikiran sendiri akan menjadi lebih sulit.  Bagi kita, pengertian tentang Tuhan Yesus Kristus dan segala hal mengenaiiman kita memang sudah ada dengan ukuran berbeda-beda dari seorang ke oranglain. Tetapi urusan mencerahkan atau menyegarkan pengertian itu merupakan suatuhal yang lain. Lalu bagaimana caranya? Mungkin usulan ini sangatlah sederhana,tapi siapa tahu bisa sangat berguna. Anak sekolah harus membaca satu bukupelajaran sepuluh kali untuk bisa hadapi ujian, daripada membaca sepuluh bukusatu kali saja. Maka hal yang sama, kita mesti bertemu dan belajar pada Yesusberulang-ulang dan banyak kali. Tidak efektif kalau hanya sesekali atau jarang. Hendaklah kita saling mengajarkan untuk mengembangkan pengertian di antarakita. Bagi yang lebih mengerti, usahakan untuk mengajarkan yang belum. Yangbelum mengerti hendaknya meminta kepada mereka yang lebih mengerti. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik, terima kasih berlimpah atas Putera-MuYesus Kristus yang menjadi gembala yang baik bagi kami. Ajarilah kami untukmenjadi gembala yang baik seperti Dia. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 April 2026 - Mengatasi kelemahan dan semakin memperkuat diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 3:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 April 2026Bacaan: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna," (2 Korintus 12:9)Renungan: Special Olympics Games adalah olimpiade khusus bagi anak-anak tunagrahita, penyandang keterbelakangan mental. Kegiatan ini dirintis oleh Eunice Kennedy, adik Presiden John F. Kennedy pada tahun 1968, di Maryland. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri pada penyandang tunagrahita. Mereka diajak menemukan bakatnya, mengembangkan diri seoptimal mungkin, dibangun semangatnya agar dapat hidup lebih mandiri. Ternyata mereka mampu mengukir prestasi di tengah keterbatasannya. Mereka menjadi bangga dan bahagia. Seiring bertambahnya usia, diri kita juga makin lemah dan terbatas. Jangan gelisah dan mengasihani diri sendiri! Tapi pupuklah rasa percaya diri dan berusaha memelihara kemampuan yang ada. Mungkin ada potensi yang tidak kita sadari tapi dapat kita kembangkan melalui berbagai kegiatan sederhana. Jangan biarkan diri kita bermuram durja. Usahakan untuk tetap melakukan aktifitas yang kita sukai dan tekunilah. Semangat akan kembali berkobar menyemangati hidup kita dan tidak mustahil kita menjadi lebih kreatif dan ceria. Sungguh, dalam kelemahan kita kasih karunia Tuhan menjadi nyata. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar tidak meratapi keterbatasanku, melainkan selalu berserah pada kehendak-Mu sambil tetap berjuang untuk melakukan apa yang mampu kulakukan. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pasca gagalnya perundingan Iran dan Amerika.

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 12, 2026 12:13


Simak pembahasannya bersama narasumber:1. Pakar Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Agus Haryanto, S.IP, M.Si2. Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 11 April 2026 - Berani bertindak mewujudkan mimpi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 10, 2026 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 April 2026Bacaan: "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja." (Amsal 14:23) Renungan: Dahulu kala di sebuah desa, hiduplah dua orang pengikut Yesus, yang satu miskin dan yang satunya lagi lebih berada. Suatu hari, orang yang miskin itu berkata kepada temannya yang lebih berada, bahwa ia akan pergi ke sebuah negeri untuk belajar memperdalam ilmu. Setengah mengejek, temannya berkata, "Kamu tidak usah berangan-angan. Pergi ke negeri seberang itu tidaklah mudah karena butuh uang yang banyak. Lagi pula kamu belum pernah keluar dari desa kecil kita ini." Orang yang miskin pun menjawab, "Aku akan membawa sebuah cangkir untuk menampung air dan sebuah piring untuk menampung nasi dan itu sudah cukup bagiku." "Itu semua omong kosong, kamu mimpi," jawab temannya yang lebih berada itu. Dua tahun kemudian, si miskin kembali setelah berhasil mewujudkan semua impiannya. Mendengar si miskin telah berhasil, temannya menjadi sangat malu karena sampai saat itu hidupnya masih seperti dulu, tidak ada perubahan dan kemajuan sedikitpun. Napoleon Hill berkata, "Ketika Anda mengambil satu keputusan, berusahalah secepatnya untuk mewujudkannya. Sekecil apapun langkah yang Anda ambil, itu akan cukup menjadi pemacu semangat Anda." Angan-angan dan perencanaan besar akan tetap menjadi angan-angan jika kita tidak segera mewujudkannya. Keputusan dan rencana apapun yang telah diambil, harus kita mulai dengan langkah-langkah nyata. Jangan menunggu sampai keadaan menjadi baik atau kondisi terlihat menguntungkan baru kita mulai bertindak, karena hanya dengan tindakan sebuah impian akan menjadi kenyataan. Abraham tidak akan pernah merasakan perbuatan-perbuatan Allah yang dahsyat dan ajaib kalau ia tidak mengambil keputusan untuk meninggalkan negerinya. Mengapa sampai saat ini kita belum melihat suatu perubahan di dalam pekerjaan maupun pelayanan kita? Mungkin saja ini disebabkan karena kita belum juga bertindak. Program-program pelayanan maupun ide-ide yang bagus untuk pekerjaan kita tidak ada gunanya kalau kita hanya mencanangkan dan membicarakannya saja. Demikian juga dengan impian-impian besar mengenai suatu usaha atau bisnis, tidak akan pernah terwujud kalau kita tidak bertindak. Mulailah dari apa yang dapat kita kerjakan, kerjakan itu dengan kesungguhan dan ketekunan dan di dalam semuanya itu, izinkan Tuhan yang menuntun. Andalkan Dia dan bukan kemampuan kita. Jangan lupa bahwa langkah pertama itu sangatlah penting. Kalau kita tidak pernah mengambil langkah pertama, maka langkah-langkah selanjutnya tidak akan pernah ada. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku keberanian untuk bertindak dan mewujudkan impian-impianku. Aku percaya, bersama-Mu selalu ada jalan keluar menuju kesuksesan. Amin. (Dod).

Podcast Jurnal Lembu

Pukul 05 Pagi. Untuk sahabatku, Inay, Selamat menempuh langkah yang baru. Selamat pagi. Saat kamu membaca ini, aku bersyukur karena kamu adalah salah satu teman baik yang selalu nyaman diajak bertukar pikiran. Ada satu hal yang selalu membuatku merasa dekat denganmu—kepribadianmu yang mengingatkanku pada mendiang ibuku.Ia, seorang Taurus, adalah sosok wanita dengan tekad yang begitu kuat. Mungkin memang begitulah cirinya. Ketika mengambil keputusan, ia selalu melakukannya dengan penuh keteguhan hati.Tekad, bagiku, adalah kekuatan untuk tetap berjalan meski jalan terasa berat. Ia bukan sekadar keinginan. Keinginan bisa berubah, tetapi tekad membuat kita bertahan. Seperti yang ditulis Napoleon Hill dalam Think and Grow Rich:“Strength and growth come only through continuous effort and struggle.”Tekad yang sama juga hadir saat kita mengambil keputusan besar bernama resign. Keputusan ini sering kali tidak mudah, karena kita harus keluar dari zona nyaman demi kebahagiaan di masa depan—baik secara fisik maupun batin.Resign adalah hal yang lumrah dalam dunia kerja. Ada yang datang, dan ada yang pergi. Generasi terus berganti. Kita tidak selalu berharap untuk dikenang, tetapi jika ada yang masih mengingat kita, itu berarti kehadiran kita pernah berarti.Hidup harus terus berjalan.Bukan berarti kita melupakan orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. Justru, yang membuat kata “resign” terasa berat adalah kenangan—baik manis maupun pahit—serta nilai-nilai yang kita peroleh sepanjang perjalanan itu.Value adalah prinsip hidup yang kita pegang. Ia membentuk cara kita berpikir, memilih, dan bertindak. Seperti yang dikatakan Stephen R. Covey dalam The 7 Habits of Highly Effective People:“Values are like fingerprints. Nobody's are the same, but you leave them all over everything you do.”Yang terpenting, saat kita memutuskan untuk melangkah pergi, pastikan kita membawa value yang positif—untuk diri kita, untuk portofolio kehidupan kita, dan untuk masa depan yang lebih baik.Aku percaya, value membentuk identitas. Ia mungkin tidak terlihat, tetapi selalu hadir dalam setiap langkah kita.Mengapa Monkey D. Luffy dalam One Piece terus berjuang mengejar mimpinya?Mengapa Helen Keller mampu menembus keterbatasannya?Mengapa Mother Teresa tetap melayani meski dalam lelah dan air mata?Mengapa Children of Heaven begitu menyentuh?Karena mereka semua memiliki value yang menuntun tujuan hidup mereka.Lalu bagaimana dengan kita?Value akan menjaga arah kita, dan tekad akan mendorong kita untuk terus melangkah.Seperti yang dikatakan Viktor E. Frankl:“When we are no longer able to change a situation, we are challenged to change ourselves.”Salam cintaku seluas angkasa,Segelas kopi dari Labuan Bajo.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mungkin Selama Ini Kita Salah Fokus

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 3:33


Bpk. Felix Witanto (TB) Kisah Para Rasul 20:25b Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 5 Maret 2026 - Sang Idola

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Maret 2026Bacaan: "Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!" (Yeremia 20:11) Renungan: Setiap orang biasanya memiliki tokoh idola, panutan atau pahlawan dalam hidupnya namun kita tahu bahwa sesungguhnya setiap orang, termasuk kita dapat juga menjadi tokoh idola, panutan atau pahlawan bagi orang lain. Yang paling dibutuhkan adalah hati yang tulus dan bersedia memberikan hal-hal positif bagi sesama. Jika saat ini kita ditanya, "Siapa nama lima wanita peraih penghargaan Putri Indonesia selama lima tahun terakhir ini?" atau, "Siapa nama lima Miss Universe yang kita tahu?", atau "Siapa nama lima sutradara yang meraih Piala Oscar?" atau "Siapa nama lima tokoh dunia peraih Nobel Perdamaian dalam lima tahun terakhir Ini?" Barangkali kita tidak akan bisa menjawab semuanya dengan benar, sekalipun mereka semua yang ditanyakan itu, adalah orang-orang yang hebat, terkenal dan berprestasi. Namun, jika pertanyaannya diganti menjadi, "Siapa nama lima orang yang paling berpengaruh positif dalam hidup kita?" hampir dapat dipastikan kita akan menyebutkan nama mereka dengan lancar. Mungkin kita akan membayangkan wajah mereka sambil tersenyum dan mengingat kebaikan mereka. Sebagian dari mereka barangkali telah berpulang atau sudah lama sekali tidak berjumpa dengan kita. Mereka membantu kita meraih banyak hal dalam hidup ini, baik secara langsung atau pun tidak langsung. Tanpa mereka, bisa jadi kita tidak akan seperti hari ini. Mereka bisa saja orang tua, saudara, pasangan hidup atau sahabat kita. Bisa jadi, pahlawan itu barangkali guru kita atau mentor kita. Kita mungkin teringat kepada beberapa sahabat dan guru yang selalu mendukung kita, ketika begitu banyak pihak yang meragukan kemampuan kita untuk bisa mencapai banyak hal yang kita capai sekarang ini. "Jangan takut! Maju terus! Kami senantiasa mendoakanmu," begitu kalimat-kalimat positif mereka yang selalu terekam indah dalam hati sanubari kita. Yang menarik, seringkali kehadiran para pahlawan ini bukanlah sesuatu yang istimewa bagi kita. Kita mungkin menganggapnya biasa-biasa saja sampai suatu ketika kita menyadari bahwa mereka adalah "mukjizat" yang dikirim oleh Tuhan untuk mampir dalam kehidupan kita. Kalau boleh jujur, sudahkah kita mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada mereka? Saat terbaik untuk menunjukkannya adalah saat ini. Jangan menunda sampai besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan atau pada hari ulang tahun mereka, karena bisa jadi waktu itu tidak akan pernah ada. Dan orang yang tahu berterimakasih adalah orang yang rendah hati dan disenangi Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk orang-orang baik yang Kau kirimkan untuk memberkati aku selama ini. Kuserahkan mereka pada kasih dan perlindungan-Mu, sehingga perbuatan baik mereka akan Kau berkati dengan kuasa-Mu agar dapat juga memberkati kehidupan mereka. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 23 Februari 2026 - Hitunglah berkat Allah dan caraNya memelihara kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Februari 2026Bacaan: "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. " (1 Raj 17:6)Renungan: Ada sebuah lagu rohani berjudul "Hitung Berkatmu." Di bait pertama lagu tersebut tertulis "Bila laut hidupmu jadi garang; Hati jadi takut dan iman goncang; Hitunglah berkatmu satu persatu; Ingat cara Tuhan memberkatimu". Menghitung berkat yang pernah kita terima akan melahirkan ucapan syukur atas pemberian-Nya. Dengan mengingat cara Tuhan memberkati kehidupan kita, dapat menguatkan iman dan pengharapan kita, terutama ketika kita mengalami masa-masa sukar terkait kondisi keuangan dalam kehidupan kita. Kita pun dapat meyakini, "Jika dahulu Tuhan memberkati dan menolong, ke depannya Dia juga akan melakukan hal yang sama." Mengingat hal seperti ini jauh lebih baik daripada khawatir, bukan? Bacaan hari ini mengingatkan kita akan cara Allah dalam memelihara Elia, melalui seekor burung gagak yang datang dua kali sehari membawa roti dan daging. Sukar untuk dipahami secara logika, tetapi itulah fakta bahwa Allah sanggup memelihara umat-Nya dengan berbagai macam cara. Bila perlu, Allah akan memakai cara yang tak biasa atau yang belum pernah dialami oleh siapa pun, sama seperti burung gagak dipakai-Nya untuk memberi makan Elia. Mengenai asal dari roti dan daging yang dibawa kepada Elia, biarlah menjadi bagian dari "misteri ilahi" yang tidak perlu kita pikirkan. Mari kita ingat lagi akan masa-masa di mana Allah memelihara kehidupan kita. Mungkin cara Allah tak selalu terlihat spektakuler seperti kisah Elia diberi makan oleh burung gagak. Namun yakinlah bahwa Allah yang mengasihi dan memelihara hidup kita pada masa lalu, akan terus melakukannya sampai seumur hidup kita. Mari hitunglah berkat Allah dan ingat cara Allah memberkati kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas setiap berkat tersebut. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 20 Februari 2026 - Percaya dan berharap hanya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 7:27


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Februari 2026Bacaan: Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka." (Keluaran 3:7) Renungan: Seorang warga Perancis yang bernama Charney telah membuat kecewa Napoleon. Oleh karena itu dia dimasukkan ke dalam penjara. Dia merasa telah ditinggalkan oleh teman-temannya dan dilupakan oleh setiap orang di luar penjara. Dalam kesendirian dan keputusasaannya. Charney mengambil sebuah batu dan menggoreskannya pada dinding selnya dengan tulisan, "Tak seorang pun peduli". Suatu hari sebuah tunas hijau tumbuh menembus lantai penjara di tempat bekas sebuah batu yang telah diambilnya tersebut. Tunas itu menjulur ke arah terang yang masuk melalui jendela kecil di selnya. Setiap hari saat ada kesempatan keluar sel, Charney membawa air untuk menyirami tunas itu. Tunas itu terus bertumbuh dan akhirnya menjadi sebuah tanaman. Beberapa hari kemudian tanaman itu mengeluarkan sebuah kuncup bunga indah berwarna biru. Hari berganti hari, kuncup bunga itu akhirnya mekar dengan sangat indahnya. Di tengah-tengah kesendiriannya, Charney menghayati pertumbuhan tunas itu menjadi sebuah tanaman yang berbunga indah dan kemudian di atas goresan yang pertama, ia menggores dinding itu lagi dengan batu yang sama dengan sebuah tulisan, "Allah peduli". Tulisan itu bukan sekadar tulisan tanpa makna, tetapi Allah benar-benar mempunyai berkat bagi "tahanan itu". Di sel yang lain, seorang tahanan mempunyai anak perempuan yang diizinkan mengunjungi para tahanan. Dia juga menengok ke arah sel di mana Charney ditempatkan. Perempuan ini juga mendengar kasih Charney kepada sebuah tanaman yang tumbuh di selnya. Berita tersebut kemudian disampaikan kepada Ratu Josephine yang terkenal ramah. Ratu berkata, "Seorang yang mengasihi dengan sungguh dan memelihara sebuah bunga tidak akan menjadi seorang yang jahat." Sang Ratu kemudian membujuk Napoleon untuk membebaskan Charney dan Charney pun dibebaskan. Charney membawa bunganya ke rumah dan dengan hati-hati memelihara bunga tersebut. Hal itulah yang mengajarnya untuk percaya kepada Allah dan kepedulianNya terhadap orang lemah. Mungkin saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat. Kira sedang mengalami kejatuhan dan kita merasa tidak ada orang yang peduli terhadap kita. Ingatlah bahwa Allah peduli kepada kita. Allah peduli akan pergumulan yang kita alami. Allah yang tidak berubah itu, yang telah mempedulikan umat Israel dalam penderitaan mereka di Mesir, Ia juga akan mempedulikan kita. Belajarlah akan kepedulian Allah terhadap alam semesta. Burung pipit dan bunga bakung pun dipedulikan Allah, masakan Allah tidak mempedulikan kita? Jangan berharap pada manusia, tetapi percayalah kepada Allah dan kepedulian-Nya kepada kita, serta nantikan pertolongan dan berkat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku jika aku kurang percaya kepada-Mu. Sekarang aku bertambah yakin bahwa Engkau peduli terhadap umat-Mu yang mengalami pergumulan berat, termasuk kepadaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 8 Februari 2026 - Belajar menerima dan menghargai kebaikan dari orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Februari 2026Bacaan: "Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu." (Yohanes 12:3) Renungan: Kisah Tuhan Yesus diurapi oleh Maria merupakan kisah yang memiliki makna yang sangat kaya dan sangat dalam. Namun kita akan melihat kisah ini dari permukaan yang nampak sangat jelas. Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal. Tiga ratus dinar yang setara dengan upah pekerja hampir selama 1 tahun pada saat itu. Tuhan Yesus menerima perbuatan baik Maria, bahkan memujinya sebagai peringatan akan kematian-Nya. Namun Yudas menilai perbuatan tersebut sebagai pemborosan besar dengan kedok membantu orang-orang miskin. Dari fakta-fakta ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Tuhan Yesus menerima sepenuhnya kebaikan Maria, walaupun la sendiri adalah sumber kebaikan dan belas kasihan. Namun, salah satu murid Nya menentang hal tersebut karena menggunakan sudut pandang untung rugi. Mungkin saja penilaian Yudas tidak salah, mengingat secara ekonomis nilai minyak narwastu tersebut sangat tinggi. Namun Tuhan Yesus menggunakan sudut pandang yang melampaui perhitungan untung rugi secara ekonomi, yaitu sudut pandang kasih dan ucapan syukur Maria. Tindakan Maria ini merupakan ucapan syukur kepada Tuhan karena kasih, anugerah dan kebaikan yang telah ia terima. Ada kalanya kita merasa enggan untuk menerima kebaikan orang lain, terlebih lagi ketika kita melihat status ekonomi orang tersebut berada di bawah kita. Mungkin kita merasa bahwa kitalah yang seharusnya menolong dia, bukan sebaliknya. Namun terkadang dengan menolak kebaikan orang lain, itu merupakan salah satu bentuk kesombongan rohani yang tersembunyi. Kita menempatkan diri sendiri dalam posisi yang lebih tinggi, dan dia dalam posisi yang tidak berdaya. Dengan kata lain, kita menghalangi orang tersebut untuk mempraktikkan kasih atau ucapan syukur atas kebaikan yang pernah ia terima. Belajar dari Tuhan Yesus yang menggunakan sudut pandang melampaui perhitungan untung rugi, kita pun harus belajar untuk menerima kebaikan orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolong aku untuk bisa menghargai kebaikan orang lain, sehingga orang tersebut akan bersukacita bisa melakukan kebaikan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 2 Februari 2026 - Taat kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 2 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." (Yunus 1:3a)Renungan: Ngeyel dalam bahasa Jawa berarti sulit diberi tahu, suka menentang, cenderung menuruti kemauan sendiri, mengambil jalan tidak pada arah yang seharusnya ditempuh, bahkan memilih langkah yang menjauhi atau bertentangan dengan tujuan yang harus dicapai, tanpa alasan memadai, atau tanpa alasan sama sekali. Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe untuk mengingatkan penduduk kota itu agar mereka bertobat, tetapi Yunus justru ke Yafo, lalu berlayar ke Tarsis untuk menjauhi tugas itu, bahkan untuk menjauh dari Tuhan. Alasan Yunus adalah Yunus tidak mau orang Niniwe bertobat, diampuni, dan selamat. Yunus ingin orang Niniwe dibinasakan. Alasan yang egois dan kejam. Ternyata, Yunus adalah orang yang ngeyel, bahkan tidak tanggung-tanggung Yunus ngeyel kepada Tuhan. Tahukah kita bahwa kita pun sesekali atau sering bersikap seperti Yunus: ngeyel kepada Tuhan? Mungkin ada yang bilang, "Ngeyel kepada Tuhan? Mana kami berani? Kalaupun ngeyel, kami ngeyel yang biasa-biasa saja." Benarkah? Coba lihat ini: Mestinya beribadah di gereja, tetapi menghabiskan hari Minggu di tempat wisata. Mestinya bertindak jujur, tetapi melakukan korupsi. Mestinya menggunakan waktu secara bertanggung jawab, tetapi menghabiskannya untuk hal-hal tak bermakna. Bukankah itu bentuk ngeyel kepada Tuhan? Sepertinya, tak habis-habisnya kita harus bertelut memohon ampun kepada Tuhan, karena makin dalam kita memandang hidup kita, makin banyaklah kita temukan ke-ngeyel-an kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena tanpa aku sadari begitu banyak ketidaktaatan yang kulakukan pada-Mu, sehingga seringkali aku berada di luar jalan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 18 Januari 2026 - Tetap tekun berdoa dan berbuat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Januari 2026Bacaan: "Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! " (Daniel 6:6)Renungan: Setiap orang pasti memiliki masalah. Kalau seseorang ditanya apa masalahmu saat ini, beragam jawaban diberikan. Kalau kita bertanya pada seorang siswa, biasanya ia menjawab masalahnya seputar pelajaran di sekolah dan teman-temannya. Kalau kita bertanya pada seorang karyawan, biasanya ia menjawab masalahnya seputar keuangan dan pekerjaannya. Kalau kita bertanya pada orang tua, mereka menjawab masalahnya seputar keluarga dan anak. Kalau kita bertanya pada seorang jomblo, masalahnya pasti seputar cinta dan pasangan hidup. Namun, pernahkah kita bertemu orang yang mengalami masalah karena giat berdoa? Mungkin belum pernah, namun ada satu orang yang mengalaminya. Daniel namanya. Daniel mengalami masalah bukan karena berdosa tapi karena berdoa. Aneh, bukan? Bagaimana mungkin melakukan hal yang baik justru kena masalah? Namun itulah proses kehidupan yang harus dialami oleh Daniel. Jika kita mendapat ganjaran atas kesalahan yang kita buat, itu hal yang wajar. Namun jika kita mendapat masalah atas kebaikan yang kita lakukan, tidak semua kita bisa menerima kenyataan itu. Gua singa yang dihadapi Daniel sekaligus menjadi ujian imannya. Hasilnya, kualitas Daniel teruji! Melalui peristiwa itu, raja Darius dan seluruh rakyat Babel membuktikan betapa dahsyat dan luar biasa Allah Daniel! Jika kita sudah melakukan hal baik namun kita justru mendapatkan yang buruk, jangan putus asa. Jangan berburuk sangka. Apalagi kita berpendapat bahwa Tuhan tidak adil. Jangan berpikir bahwa kebaikan yang kita lakukan sia-sia belaka dan tidak menghasilkan apa-apa. Hari ini kita belum tahu, namun suatu saat nanti kita akan melihat rencana Tuhan yang sempurna atas hidup kita. Karena itu, jangan jemu-jemu berbuat baik. Ada waktunya kita menuai dari apa yang kita tabur saat ini. Bahkan, kebaikan yang kita tabur akan dilipatgandakan oleh Tuhan pada saatnya nanti. Bukankah Daniel diangkat menjadi orang penting di kerajaan Babel pada akhirnya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belas kasih-Mu, sehingga aku mampu menjalankan perintah-Mu untuk membagikan kasih-Mu pada sesamaku. Ajarilah aku melakukannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan dari siapapun. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Januari 2026 - Tekun dalam Doa dan Percaya PadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Januari 2026Bacaan: "Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." (Lukas 19:5) Renungan: Zakheus, seorang pemungut cukai, sangat penasaran ketika mendengar bahwa Tuhan Yesus datang ke kotanya. Mungkin saja Zakheus sudah sering mendengar cerita orang-orang tentang Tuhan Yesus, namun ia belum pernah melihat seperti apakah Tuhan Yesus itu. Karena badannya yang pendek dan banyak orang yang mengerubungi Tuhan Yesus, la harus berlari dan memanjat pohon ara untuk dapat melihat Tuhan Yesus. Sepertinya Zakheus tidak berharap lebih selain hanya untuk melihat Tuhan Yesus. Rasa penasarannya mungkin sudah terjawab, namun Tuhan Yesus tidak berhenti sampai di situ saja. Tuhan Yesus melihat Zakheus di atas pohon ara, lalu berbicara kepadanya, dan menginginkan perjumpaan yang lebih pribadi dengannya di rumah Zakheus. Zakheus merespons permintaan Tuhan Yesus dengan segera turun dari pohon dan menerima Tuhan Yesus di rumahnya dengan sukacita. Menerima Tuhan Yesus di rumahnya mengundang cibiran dari banyak orang yang tidak menyukai dirinya. Namun sepertinya Zakheus tidak terlalu mempedulikannya, karena ia sudah lama menantikan untuk bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus. Bahkan melalui perjumpaan ini, Zakheus mengalami pertobatan dan perubahan hidup yang dengan rela membagikan hartanya kepada orang miskin dan mengembalikan harta jika ada orang yang ia peras melalui pekerjaannya. Suatu "hadiah tidak terduga" diterima Zakheus. Bukan hanya melihat, namun ia berjumpa dan mengalami pertobatan di dalam Tuhan Yesus. Dalam berdoa, kita terbiasa untuk menyampaikan permintaan dan harapan kita kepada Tuhan. Kita berharap agar Tuhan menjawab sesuai permintaan kita. Namun terkadang Tuhan menjawabnya melebihi dari yang kita doakan. Melalui anugerah-Nya, Tuhan akan menjawab doa-doa kita dan membawa kita semakin dekat dan memuliakan-Nya. Seperti Zakheus yang dengan gigih hanya ingin melihat Tuhan Yesus, namun ia mendapatkan "hadiah" terindah, yaitu keselamatan bagi dirinya dan seisi rumahnya. Yang penting adalah kita tekun di dalam doa-doa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk berkat-berkat-Mu yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya. Aku menjadi semakin yakin untuk memercayai-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 9 Januari 2026 - Sabar dan Setia Menanti pertolonganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 5:14


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 9 Januari 2026Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN." (Yesaya 55:8) Renungan: Maria, Marta, dan Lazarus adalah tiga bersaudara yang cukup dekat dengan Yesus. Ketika Lazarus sakit, kedua saudarinya mengirim pesan kepada Yesus. Saat itu, Yesus terkesan sengaja berlama-lama untuk datang bahkan hingga akhirnya Lazarus meninggal dunia pun, Yesus tidak kunjung datang. Tetapi sebelumnya Yesus sudah meyakinkan mereka bahwa penyakit yang diderita Lazarus tidak akan membawanya kepada kematian, namun oleh karena penyakit itulah nama Tuhan akan dipermuliakan. Ketika Lazarus sudah dikubur empat hari lamanya, barulah Yesus datang. Saat mengetahui kedatangan Yesus, Marta dan Maria berkata kepada-Nya, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. "(Yoh 11:21). Namun, hal ini dilakukan-Nya bukan tanpa alasan, Yesus menginginkan banyak orang menjadi percaya. Jika Yesus datang pada saat Lazarus sakit, maka hanya akan ada sedikit orang yang menjadi percaya, tetapi Dia membuat segala sesuatu tepat pada waktunya dan akhirnya banyak orang menjadi percaya. Alkitab mencatat, "Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya." (Yoh 11:45) Terkadang kita bersikap seperti Marta dan Maria. Ketika permasalahan menghimpit, kita meminta Tuhan untuk menolong kita dengan segera. Bahkan seiring berjalannya waktu, kita merasa bahwa Tuhan terlalu lama merespon atau tidak merespon doa-doa kita. Bukankah Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, cara yang tidak akan pernah terselami oleh pemikiran manusia? Dan, bukankah waktu Tuhan itu tepat dan indah? Mungkin saat ini kita mengalami masalah yang sangat menguras air mata kita, menguras habis tenaga, waktu, bahkan pikiran kita. Mungkin saat ini kita merasa Tuhan terlalu lama merespon doa-doa kita, bahkan merasa Tuhan tidak meresponnya. Atau, mungkin saat ini kita merasa hanya ada sedikit harapan yang tersisa untuk percaya bahwa mujizat akan terjadi. Ingatlah, waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Tuhan meminta kita untuk sedikit lebih lama menunggu, agar kemuliaan-Nya dapat dinyatakan dalam hidup kita, bahkan dalam kehidupan orang banyak. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan tidak pernah ada kata terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kesetiaan di dalam menanti pertolongan-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa dinyatakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 8 Januari 2026 - Peka dan peduli dengan keadaan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 8 Januari 2026Bacaan: "Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!" (Mazmur 100:2) Renungan: Ada sebuah pertanyaan yang mungkin dapat menjadi bahan renungan untuk kita semua, "Apakah kita masih perlu diingatkan untuk beribadah kepada Tuhan?" Kenyataan yang sering terjadi pada kehidupan saat ini adalah banyak orang percaya semakin melupakan Tuhan. Mungkin saja lonceng gereja, lagu rohani atau apa pun bisa mengingatkan kita untuk datang ke gereja, tetapi bagaimana dengan kehidupan kita sehari-hari? Apa yang harus mengingatkan kita supaya kita datang ke hadirat Tuhan dalam sebuah persekutuan pribadi? Sebenarnya ada hal-hal yang bisa kita jadikan "lonceng gereja" untuk mengingatkan kita pada persekutuan dengan Tuhan: Pertama, keadaan kita sendiri. Ketika pikiran kita galau karena banyaknya masalah yang kita alami, itulah pertanda bahwa kita harus datang ke hadirat Tuhan. Bukankah Tuhan Yesus berkata, "Marilah kepadaku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Kedua, keadaan orang lain. Keadaan orang lain yang positif, yaitu ketika mereka berbondong-bondong menuju rumah ibadah mereka. Bukankah seharusnya kita lebih bersemangat lagi datang ke hadirat Tuhan. sebab kita adalah orang-orang yang sudah diselamatkan, bukan sedang mencari keselamatan? Keadaan orang lain yang negatif, yaitu ketika orang lain mengalami masalah atau kecelakaan. Bukankah hal itu seharusnya mengingatkan kita untuk lebih dekat kepada Tuhan? Ketiga, keadaan lingkungan. Adanya bencana alam, entah itu banjir, gunung meletus, kebakaran dan asap, atau kekeringan, seharusnya membuat kita semakin menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan, karena ada kekuatan yang kita terima ketika kita berada di hadirat Tuhan, apalagi jika kita turut merasakan bencana alam tersebut. Jadi, kita tidak harus menunggu lonceng gereja berbunyi untuk menghadap hadirat Tuhan. Pekalah dengan keadaan dan jadikan itu "lonceng gereja" yang mengingatkan kita untuk datang kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kepekaan akan alarm-alarm yang ada di sekitarku supaya aku senantiasa menjaga hubunganku dengan-Mu. Amin. (Dod).

Pinter Politik
KPK-Kejagung “Tukar Guling”?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 5:31


Apakah menguatnya Kejagung menandai babak baru pemberantasan korupsi di Indonesia? Mungkin ini bukan soal siapa menang—melainkan bagaimana sistem hukum kita sedang berevolusi.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 4 Januari 2026 - Kasih yang selalu menyala dalam Hidup Perkawinan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 3, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 4 Januari 2026Bacaan: "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25) Renungan: Ada sebuah ungkapan hati Stephanie kepada suaminya Daniel. Wanita ini mencatatnya dalam buku harian, "Percuma jika pernikahan ini diteruskan, Daniel tampak tidak bahagia setiap hari. Terkadang aku melihat dia termenung dengan tatapan kosong dan sedih. Hatiku begitu pilu! Ini semua pasti salahku, karena aku tidak dapat memberikannya keturunan! Padahal sudah 9 tahun kami menikah, hina sekali aku ini! Mungkin lebih baik aku pergi dan berharap Daniel dapat melupakan aku serta segera mencari penggantiku, yang jauh lebih baik dan dapat membuatnya bahagia setiap saat!" Kemudian dengan diam-diam Stephanie membereskan pakaiannya dan pergi ketika suaminya sedang bekerja. Satu bulan lamanya Stephanie tinggal di rumah sahabat karibnya di daerah yang jauh dari rumah suaminya. Stephanie merasa sakit hati, karena ternyata dugaannya benar, Daniel tidak mencintainya. Daniel tidak pernah menghubunginya sekalipun! Akhirnya, setelah beberapa waktu lamanya, ada telepon masuk ke ponsel Stephanie. Telepon itu berasal dari seorang ibu yang adalah tetangga mereka. Betapa terkejutnya Stephanie ketika dikabarkan bahwa saat ini Daniel sedang terbaring lemas di rumahnya, dan tidak dapat bangun sama sekali! Tanpa pikir panjang, Stephanie segera pulang ke rumah. Yang ia temukan di rumah ternyata begitu aneh, di luar dugaannya. Taman kecil di depan rumah begitu rapi dan bersih. Ketika memasuki rumah, ruangan pun harum dan terlihat sejuk. Namun yang paling menarik perhatiannya adalah dinding rumah mereka kini dipenuhi oleh bingkai-bingkai foto yang tidak pernah ada sebelumnya! Itu adalah foto-foto sejak Daniel dan Stephanie berkenalan pertama kali sampai foto dari 3 tahun yang lalu. Ia baru teringat, bahwa sejak 3 tahun terakhir mereka tidak pernah berfoto lagi seperti dulu. Segera ia masuk ke ruang tengah dan mendapati sebuah kain putih besar yang bertuliskan, "Jangan cemas, aku tidak sakit. Ketika engkau pergi, aku menemukan buku harianmu dan membaca semua isinya. Betapa sedihnya aku karena yang kau pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan. Aku termenung setiap saat karena sedih memikirkan dirimu yang tidak terlihat bahagia. Sayangku, aku tidak pernah berhenti mencintaimu. Kehadiran anak tidak lebih berarti daripada kehadiranmu di sampingku. Engkau jauh lebih berharga! Sayang, selamat ulang tahun ya. I Love You." Stephanie langsung berderai air mata, ia bahkan tidak ingat kalau hari ini dirinya ulang tahun! Segera ia berlari ke kamar tidur dan mendapati suaminya berpakaian sangat rapi dan memegang kue tart coklat kesukaan Stephanie di tangannya. Mereka pun berpelukan dan kini Stephanie sangat bahagia! Pernikahan sangatlah mahal dan berharga. Jadi apa pun yang terjadi, sebagai orang percaya kita harus tetap menjaga gairah kasih itu menyala dalam hidup pernikahan kita. Pahamilah pribadi masing-masing, dan tetaplah katakan, "I love you!" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kami ingin agar kasih-Mu itu dapat tetap menyala dalam hidup pernikahan kami walau masalah yang kami hadapi sangat berat. Hadirlah selalu dalam kehidupan pernikahan kami. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 31 Desember 2025 - Tuhan Membutuhkan kita menjadi saluran kasihNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 6:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 31 Desember 2025Bacaan: "Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar, tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59-1-2)Renungan: Banyak pengikut Yesus yang berdoa agar Tuhan menyertal kehidupannya, namun di sisi lain mereka kurang menghargai penyertaan Tuhan. Mungkin kita bertanya. "Kapan saya tidak menghargai penyertaan Tuhan?" Jawabnya adalah ketika kita tidak lagi hidup dalam ketaatan dan lebih memilih menuruti keinginan daging; ketika kita membenci orang lain dan tidak mau mengampuni; ketika kita berbohong; ketika kita mengabaikan jam-jam doa dan kesempatan untuk beribadah di gereja serta malas untuk membaca Firman Tuhan; ketika kita berdoa supaya usaha suami/ Istri diberkati dan anak-anak diberi ketaatan pada orang tua, pandai sehingga naik kelas, tetapi gadget telah menyita waktu dan perhatian kita terhadap suami/istri atau anak-anak; ketika kita menutup mata terhadap orang miskin, lemah dan menderita, dsb. Saat kita melakukan itu semua, itu artinya kita sedang tidak menghargai penyertaan Tuhan. Akibatnya adalah. "Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama (2 Tim 3:2-7). Marilah kita mengintrospeksi diri, kalau hari ini kesetiaan kita dengan pasangan mulai luntur; atau perhatian kita terhadap anak-anak mulai berkurang; atau anak-anak mulai memberontak terhadap kita, mungkin dalam hal ini kita harus lebih lagi menghargai penyertaan Tuhan terhadap hidup kita dan mensyukuri semua yang Tuhan berikan untuk kita. Ingatlah. Tuhan membutuhkan kita untuk menjadi saluran kasih bagi orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai saluran kasih itu menjadi racun yang mematikan bagi kehidupan orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berjanji untuk tidak pernah meninggalkan aku. Namun karena dosa dan kelalaianku, mengakibatkan aku menyembunyikan diri terhadap-Mu. Ajarilah aku untuk mulai menghargai setiap penyertaan dan berkat-berkat yang telah Kau curahkan kepadaku. Jangan biarkan nafsu duniawi menyita waktu ku untuk Engkau dan keluargaku. Yesus masuklah dalam diriku, dan kuasailah hati dan pikiranku, agar aku dapat menjadi saluran berkat bagi pasangan, anak-anak, orang tua dan sesamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 30 Desember 2025 - Berbuat baiklah kepada sesama, Dia selalu Melihat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 29, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Desember 2025Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uturan tangan kita untuk menolong mereka. Namun apapun alasan yang ada dibalik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memperhitungkannya. Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 diakatakan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang yang tidak mau lagi berbuat baik, kerena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita di dalam melakukan Firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firman-Mu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasih-Mu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Sadarkanlah aku bahwa hidupku selama ini adalah karena belas kasih-Mu semata dan karena Campur tangan orang-orang yang ada di sekitarku. Maka berilah aku hati yang selalu mau memberi dengan ketulusan hatiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 Desember 2025 - Hadirkan Damai Natal & Berkat Bagi Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 5:57


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Desember 2025Bacaan: Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu." (Matius 2:16) Renungan: Suatu ketika pada tanggal 25 Desember yang berkabut, sebuah kapal besar menabrak kapal yang lebih kecil. Kapal kecil mengalami kerusakan berat dan terpaksa diseret kembali ke Inggris. Pemilik kapal kecil lalu mengadukan perkara tabrakan tersebut ke pengadilan. Para saksi mata melihat bahwa kapal besar itu memang menabrak kapal kecil. Tetapi kapten kapal besar mengatakan bahwa beberapa saat sebelum terjadi tabrakan, kapalnya telah mengirimkan sinyal kepada kapal kecil. Hakim bertanya, "Siapa yang bertugas mengirim sinyal?" Seorang kelasi muda maju dan berkata, "Saya, Pak Hakim." Hakim bertanya kepada kelasi muda tersebut, "Coba beritahu saya, apa isi sinyal yang Anda kirimkan." Kelasi muda itu menjawab dengan muka merah, "MERRY CHRISTMAS & HAPPY NEW YEAR!" Mungkin kita tersenyum mendengar kisah ini, dan berpikir alangkah cerobohnya kelasi muda itu. Suatu tindakan yang sulit kita terima dengan akal sehat. Natal yang pertama pun tidak mendatangkan berkat bahkan merugikan bagi banyak orang! Mulanya Herodes mau memanfaatkan orang Majus, tetapi ketaatan orang Majus pada suara Tuhan menggagalkan rencana jahat Herodes. Kemudian ia membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia di bawah 2 tahun karena ia tidak tahu kapan persisnya bayi Yesus itu dilahirkan. Apa yang diberikan Herodes kepada Tuhan Yesus pada Natal pertama? Kematian bayi-bayi yang tidak berdosa! Apa yang dilakukan oleh Herodes ini mirip dengan yang dilakukan oleh Firaun dalam Keluaran 1:15-22. Herodes mengulang kesalahan dan dosa yang dilakukan oleh Firaun, yang mengakibatkan banyak orang kehilangan anak-anak mereka. Baik Herodes maupun Firaun adalah orang-orang yang melawan dan berusaha menggagalkan rencana Allah, tetapi merekalah yang akhirnya gagal, karena rencana Allah tidak mungkin gagal. Terkadang kita memberikan hadiah kepada Yesus, sama seperti sang kelasi muda dan Herodes, yaitu kematian iman dan bencana bagi orang lain. Kalau kita mau jujur dan menengok kembali kehidupan kita, sadar atau tidak sadar seringkali hal seperti itu juga yang kita lakukan saat kita merayakan Natal. Maksud kita merayakan dan mengucapkan "Selamat Natal" tetapi ternyata ada orang-orang yang kecewa dan dirugikan, misalnya oleh panitia Natal, oleh sikap kita yang glamour di dalam merayakannya atau sikap acuh tak acuh kita pada saudara yang berkekurangan. Dengan demikian Natal sudah kehilangan makna yang sesungguhnya, yaitu untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera di bumi. Marilah pada hari Natal ini kita minta agar Tuhan memperbaharui seluruh keberadaan kita sehingga melalui kehadiran kita banyak orang diberkati dan nama Tuhan semakin dimuliakan. Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu untuk selalu mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu. Perbaharuilah seluruh keberadaanku agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Desember 2025 - Berkat dari jalan yang tak terduga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Desember 2025Bacaan: "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora." (Kejadian 13:10)Renungan: Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan nama Walt Disney dulunya adalah seorang pengangguran. Karena punya bakat menggambar, ia mencoba mengirim hasil gambarnya kepada beberapa penerbit namun ditolak. Keadaan itu membuatnya frustrasi. Bahkan saking tak punya uang, la mesti tinggal di sembarang tempat, di sebuah gudang tua yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus. Siapa sangka berkat justru datang dari tempat yang kotor tersebut. Ya, saat melihat tikus-tikus berkeliaran itu, muncul ide di pikiran Disney untuk membuat tokoh kartun dari sosok tikus. Itulah awal bagaimana Mickey Mouse tercipta. Ide ini begitu unik sehingga menarik industry film untuk membuat film animasinya. Selanjutnya, kita tahu bagaimana cerita akhirnya. Saat Lot melihat tanah Sodom yang sangat subur, ia melihat tempat itu penuh berkat. Apa yang kelihatan menjanjikan, nyatanya di kemudian hari malah menjerumuskan. Sebaliknya, Abraham mulanya mungkin hanya melihat tanah Kanaan yang gersang, yang jauh dari kata subur, namun ujungnya tanah itu limpah dengan susu dan madu. Apa yang kita lihat hari-hari ini dalam pekerjaan kita ? Mungkin kita melihat hal yang masih kecil, sesuatu yang belum menjanjikan apa-apa, atau hal yang jauh dari berkat. Namun apa yang kita lihat hari ini seolah nampak hanya 'batu', suatu saat dapat berubah menjadi 'berlian' jika saja kita mau tetap setia ada di situ. Ketahuilah, Allah mampu memunculkan berkat dan kebaikan dari hal-hal, dari tempat yang tak pernah kita duga sama sekali. Maka, jangan mengecilkan pekerjaan dan usaha kita hari ini. Jangan meremehkan tempat kerja yang kecil, perusahaan yang belum maju. Ingatlah bahwa yang memberi berkat itu adalah Kristus sendiri. Pekerjaan, atasan, usaha hanyalah saluran-Nya. Jika hubungan kita dengan Allah benar, tidak mungkin berkat-Nya tidak mengalir dalam hidup kita. Maka dari itu, mari jalin relasi yang intim, yang rukun, yang tak ada permusuhan dengan Tuhan. Niscaya, la akan memerintahkan berkat-berkat tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dan bersyukur atas pekerjaan yang saat ini aku kerjakan. Lepaskanlah sungut-sungut dan gerutuanku, agar tidak menjadi penghalang bagi berkat-Mu masuk dalam diriku dan tempat kerjaku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Culture: How learning Indonesian language can be made 'as close as possible' to Australian students - Budaya: Bagaimana Bahasa Indonesia Dapat Dipelajari dengan 'Sedekat Mungkin' oleh Murid Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 12:38


One of Victoria's Indonesian language teachers, Helena Anggraeni, shares how Indonesian language teaching is conducted in her classroom and how it impacts the students. - Salah seorang guru Bahasa Indonesia di Victoria, Helena Anggraeni, berbagi tentang bagaimana pengajaran Bahasa Indonesia dilakukan di kelasnya dan bagaimana dampaknya bagi para siswa.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 11 Desember 2025 - Hidup sejati sebagai Anak-anakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Desember 2025Bacaan: Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku." (Lukas 15:29)Renungan: Di dalam kisah anak yang hilang, kita mendapat kesan bahwa si anak sulung lebih baik dari adiknya, karena ia tidak meminta warisan, tidak pergi dari rumah dan tidak menghabiskan hartanya. Bahkan, si anak sulung berani mengklaim bahwa dirinya adalah anak yang taat dan rajin bekerja kepada sang ayah. Mungkin keburukannya hanyalah ia merasa iri kepada adiknya yang itu pun mungkin bisa kita maklumi. Namun, melalui respons sang ayah, kita belajar bahwa sesungguhnya anak yang hilang bukan saja si anak bungsu, melainkan si anak sulung juga, karena ia sebagai anak namun tidak merasa atau menempatkan dirinya sebagai anak. Sebagai anak, ia pun turut memiliki apa yang dimiliki oleh sang ayah, dan sebagai anak yang baik seharusnya ia turut bersukacita dengan sang ayah karena adiknya telah kembali. Namun, si anak sulung menempatkan dirinya sebagai orang upahan, dengan merasa ketaatan dan kerajinannya bekerja untuk sang ayah patut diberi upah atau penghargaan. Mental demikian kadang dimiliki oleh para pengikut Yesus. Sebagai anak-anak Tuhan, kita seringkali mengklaim perbuatan baik, masa pelayanan, pengorbanan waktu kita untuk Tuhan, dll. kepada Dia dan menuntut Tuhan menjawab doa kita sesuai dengan apa yang kita mau. Kita menjadikan Tuhan berhutang atas kebaikan kita. Padahal, Tuhan tidak pernah berhutang kepada kita, karena apa yang la berikan jauh lebih besar dari apa yang mampu kita berikan kepada-Nya. Sebagai Bapa, la tidak ingin kita menjadi anak-anak-Nya yang bermental upahan. Karena apa yang dimiliki oleh Bapa telah diberikan kepada kita untuk dikelola sebaik-baiknya untuk menjadi kemuliaan-Nya. Apa yang menjadi sukacita Bapa, itu juga yang harus menjadi sukacita kita. Sosok ayah dalam perumpamaan ini menggambarkan kasih Bapa yang begitu besar kepada anak-anak-Nya, sehingga la tetap mau menerima anak-anak-Nya yang mau bertobat. Dengan kasih-Nya yang begitu besar, la memanggil kita untuk kembali dan memiliki hidup sejati sebagai anak-anak-Nya, bukan dengan mental seorang upahan. Tuhan Yesus memberkati. DOATuhan Yesus, biarlah aku hidup sebagai anak-anak-Mu yang sejati, bukan sebagai anak dengan mental upahan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 3 Desember 2025 - Dia Setia Menanti Dalam Waktu Doamu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Desember 2025Bacaan: "Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus." (Yesaya 45:19)Renungan: Pada suatu subuh seorang bapak pergi ke stasiun kereta api untuk menjemput seorang kerabat berusia lanjut yang datang dengan naik kereta api. Setiba di stasiun, kerabatnya itu tidak berada di tempat yang ia pikir kerabatnya ada di sana. Dengan penuh kecemasan bapak itu menjelajah stasiun itu dengan teliti, tapi hasilnya sia-sia saja. Karena mengira kerabatnya tidak datang karena ketinggalan kereta, bapak itupun bersiap untuk pergi sambil melirik ke arah lorong yang menuju ke tempat pengambilan barang bawaan. Ternyata kerabatnya tersebut ada di tempat itu dengan barang bawaan di dekat kakinya, sedang menanti kedatangan sang bapak dengan sabarnya. Kerabatnya itu menunggu di tempat itu selama sang bapak mencarinya. Bapak itu bertambah malu karena mengetahui bahwa kerabatnya itu berada di tempat sesuai yang dijanjikan padanya, sementara ia mencari di tempat lain. Demikian juga dengan Allah. Dia ada di tempat-Nya dan menanti kita dengan sabar. Dia memberi jaminan kepada kita, "Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia!" (Yes 45:19). Jika demikian, mengapa kita sering mengalami kesulitan ketika mencari-Nya? Mungkin karena kita mencari diri-Nya di tempat-tempat yang keliru. Kita akan menemukan Allah di tempat Dia seharusnya berada di dalam firman-Nya, dalam doa, dan dalam suara Roh Kudus yang hidup di dalam diri kita. Allah yang berkata, "Carilah maka kamu akan mendapat" (Mat 7:7) juga berjanji bahwa "Allah akan memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibr 11:6). Jadi kita dapat bersukacita karena Allah ada di tempat Dia seharusnya berada, dan Dia sedang menanti kita sekarang juga dalam doa harian kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Bapa di surga, aku bersyukur pada-Mu karena Putera-Mu Yesus mengajarkan aku untuk memanggil-Mu dengan sebutan Bapa. Itu artinya, Engkau adalah Allah yang dekat dengan diriku. Ampunilah aku, karena kesibukkanku, aku sering melupakan Engkau dalam jam-jam doaku, dalam pembacaan firmanMu dan dalam perayaan ibadahku. Hal itulah yang menyebabkan aku sering merasa Engkau tinggalkan ketika masalah datang mendera hidupku. Bantulah aku ya Bapa, agar aku dapat menyediakan waktuku yang singkat ini untuk mau berbagi dengan Engkau dalam jam-jam doaku, sehingga apapun masalah yang terjadi dalam hidupku, aku tetap percaya bahwa Engkau senantiasa ada dan hadir dalam diriku. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi hari Minggu, 30 November 2025 - Waktu Terbaik untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 4:45


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 30 November 2025Bacaan: "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Tawarikh 16:9)Renungan: Tidak sedikit pengikut Yesus yang menganggap bahwa beribadah ke gereja di hari Minggu bukanlah keharusan. Hari Minggu sering dijadikan hari istirahat dan bersenang-senang setelah bekerja atau belajar selama 6 hari penuh. Kalaupun ke gereja, tidak sedikit yang datang terlambat. Seolah-olah beribadah di gereja bukan hal penting, sehingga bisa diremehkan. Padahal kita kalau berangkat ke tempat kerja atau sekolah lebih awal agar tidak terlambat. Mungkin juga kita akan memaksakan diri untuk tetap bekerja atau sekolah meskipun sakit, karena takut pada pimpinan atau takut ketinggalan pelajaran. Bagaimana dengan beribadah di gereja? Apakah kita juga sudah menerapkan ketaatan dan kedisiplinan yang sama untuk beribadah? Kerinduan yang besar untuk datang bersekutu dengan Tuhan melalui ibadah, merupakan salah satu patokan untuk mengukur kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan. Jika kita menjadikan Tuhan sebagai harta yang paling berharga, maka hati kita akan melekat kepada-Nya, kita akan rindu bersekutu dengan Dia. Kehadiran untuk beribadah di gereja tidak dapat digantikan dengan apapun. Ketika kita datang untuk beribadah, kita telah menunjukkan kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan, bahwa kita menghormati Dia lebih dari yang lain. Gantikan kemalasan dengan ketaatan, karena Tuhan mengasihi orang yang bersungguh hati kepada-Nya. "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Taw 16:9). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, dari lubuk hatiku yang terdalam aku sungguh membutuhkan Engkau, tetapi godaan dunia kerap berusaha menjauhkan aku daripada-Mu sehingga aku melalaikan jam-jam ibadah dan jam doaku. Aku mengatakan bahwa aku mengasihi-Mu, tetapi sangat sedikit waktu yang kuberikan pada-Mu. Aku terlalu perhitungan waktu untuk-Mu, tetapi untuk hal-hal dunia, aku rela memberikan seluruh waktuku padanya. Yesus tambahkan cintaku pada-Mu, sehingga aku dapat memberikan waktu terbaikku untuk-Mu dan bukan sisa waktuku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 26 November 2025 – Luk. 21:12-19 : Bertahanlah, Tuhan gak mungkin bohong

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025


Pembawa Renungan : RD. Stevanus Micky Kojongian Manado Luk. 21:12-19

mungkin tuhan fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 November 2025 - Tetap tenang dan mau mengampuni

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 18, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 November 2025Bacaan: "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15)Renungan: Setiap orang bisa saja berbuat salah. Tetapi tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya. Biasakanlah untuk tetap tenang dalam menghadapai satu permasalahan, karena dengan ketenangan Tuhan akan beracara dalam proses penyelesaian masalah tersebut. Kita masih akan tetap membutuhkan orang-orang yang pernah mengecewakan kita dalam perjalanan hidup kita. Pengampunan lebih mulia daripada balas dendam. Dendam dan kekecewaan hanya akan membuat kita menderita seumur hidup dan terlebih lagi kita akan kehilangan damai sejahtera dari Tuhan dalam hati kita. Yesus sendiri sudah memberi contoh bagaimana sikap untuk mengampuni, "Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang telah mereka perbuat." Kita semua adalah orang berdosa, dosa dan kesalahan kita tidak lebih besar daripada orang-orang yang pernah berbuat salah kepada kita. Tetapi Tuhan tidak pernah memandang kesalahan kita. Dengan pengorbanan-Nya di kayu salib dosa kita sudah dihapuskan. Kalau Yesus yang adalah Allah saja mau merendahkan diri dengan mengampuni kesalahan kita, mengapa kita manusia yang hanya seperti sebutir debu di hadapan Tuhan justru meninggikan diri dengan tidak mau mengampuni? Lalu siapakah yang menjadi Allahnya? Banyak orang yang begitu kagum dengan ajaran Yesus yang penuh cinta kasih dan pengampuan, tetapi justru para pengikutnya seringkali menjadi batu sandungan bagi orang lain dengan tidak mau untuk mengampuni. Sehingga melalui sikap-sikap kita tersebut nama Yesus dicela oleh orang lain. Marilah kita merendahkan diri untuk mulai belajar mengampuni. Mungkin orang-orang tersebut adalah anak, orang tua, pasangan hidup, kekasih, teman, sahabat, guru atau orang-orang di sekitar kita. Tuhan sedang menunggu tindakan kita untuk mengampuni mereka. Saat kita bisa mengampuni dengan tulus orang yang telah menyakiti kita, maka kita adalah seorang pemenang di dalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau sudah mau mati untuk menebus dosaku. Kini aku diperhadapkan pada orang-orang di sekitarku yang telah menyakiti hatiku. Beri aku rahmat untuk bisa mengampuni, agar damai sejahtera-Mu dapat tetap tinggal dalam hatiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 17 November 2025 - Mengampuni dan mengubah kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 7:22


Kencan dengan Tuhan - Senin, 17 November 2025Bacaan "Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang." (Mazmur 130:3-4)Renungan: Suatu ketika saya Misa sore Jumat Pertama di gereja Santa Theresia. Setelah belasan tahun tidak misa di sana, tiba tiba ada kerinduan untuk kembali di masa lalu, di saat saya kuliah di gedung sekolah Santa Theresia. Seperti Film yang diputar saya mengingat kembali dulu setiap pagi sebelum kuliah dimulai saya selalu misa pagi di gereja tersebut. Kemudian terbayang pula orang tua, saudara, teman-teman juga om saya yang telah membiayai saya kuliah. Semua kebaikan mereka seolah-olah muncul kembali di depan mata saya. Di situlah saya berdoa untuk mereka satu persatu, mengucap syukur atas semua kebaikan mereka yang mungkin selama ini hampir terlupakan karena kesibukan saya Dalam hidup keseharian kita, masing-masing dari kita punya kenangan dengan orang-orang di masa lalu yang pada akhirnya membentuk pribadi kita seperti sekarang ini. Tapi seiring perjalanan waktu mungkin kenangan manis itu bisa berubah menjadi kenangan pahit yang mungkin tidak ingin diingat kembali. Semua kebaikan mereka mungkin saat ini sudah tertutup karena perlakuan mereka yang telah mengecewakan dan menyakitkan hati kita. Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah mengingat-ingat kesalahan kita. Kalau setiap kesalahan kita Dia ingat, maka kita tidak akan pernah tahan menghadapi hukuman-Nya yang kita akan terima. Tetapi Tuhan itu baik, sebesar apapun kesalahan kita, asal kita mau datang dengan hati yang hancur, maka belaskasih dan pengampunannya akan tercurah atas kita. Mungkin saat ini pasangan kita sudah terlalu membuat kita tertekan dengan larangan, sikap dan perkataan yang kasar. Mungkin anak-anak kita saat ini sudah terlalu menyakitkan hati kita dengan sikap pemberontakannya. Mungkin orang tua kita saat ini sudah terlalu jauh mengatur kehidupan kita sehingga kita benci dengan mereka. Kalaupun hal itu semua sudah terjadi, saat ini Tuhan mengajak kita untuk tenang, dan mulai mengingat saat pertama kali kita bertemu dengan mereka, atau saat pertama kali kita memiliki mereka. Ada begitu banyak kebaikan yang kita terima dari mereka, sehingga kita mau menerima mereka masuk dalam hidup kita. Sekecil apapun kebaikan mereka, itu semua pernah kita terima dan pada akhirnya kita mau menerima mereka apa adanya. Mungkin setelah kita mengingat semua kebaikannya, ada sedikit senyum dan ketegaan menghiasi hati kita. Hidupilah itu, maka kita dapat memulai untuk mengampuninya. Setelah kita mampu mengampuni, kita akan melihat kuasa Allah akan bekerja untuk mengubah kehidupan kita dan keluarga kita. Tuhan Yesus memberkati.DoaTuhan Yesus, terima kasih atas orang-orang terdekat yang pernah dan masih Kau hadirkan dalam hidupku saat ini. Aku bersyukur karena aku boleh masuk dalam kehidupan mereka dan boleh menerima mereka masuk dalam kehidupanku. Tapi seiring perjalanan waktu, aku merasa kalau saat ini aku tertekan hidup dengan pasangan, anak-anakku atau orang tua dan sahabatku. Aku rindu Tuhan, untuk bertemu dengan pribadi-pribadi itu di masa lalu di mana mereka pernah membuat aku bahagia karenanya. Tolong kembalikan hati dan cintaku yang mula-mula pada mereka, sehingga aku dapat menerima mereka seperti dulu aku bahagia menerima kehadiran mereka pertama kali. Hidupkan semua kebaikan mereka dalam hatiku Tuhan, agar aku mampu mengalahkan semua kekecewaan yang kudapati saat in. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 November 2025 - Hadiah Terindah dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 7:16


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).