Podcasts about mungkin

  • 1,263PODCASTS
  • 3,055EPISODES
  • 19mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 22, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mungkin

Show all podcasts related to mungkin

Latest podcast episodes about mungkin

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 23 Februari 2026 - Hitunglah berkat Allah dan caraNya memelihara kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Februari 2026Bacaan: "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. " (1 Raj 17:6)Renungan: Ada sebuah lagu rohani berjudul "Hitung Berkatmu." Di bait pertama lagu tersebut tertulis "Bila laut hidupmu jadi garang; Hati jadi takut dan iman goncang; Hitunglah berkatmu satu persatu; Ingat cara Tuhan memberkatimu". Menghitung berkat yang pernah kita terima akan melahirkan ucapan syukur atas pemberian-Nya. Dengan mengingat cara Tuhan memberkati kehidupan kita, dapat menguatkan iman dan pengharapan kita, terutama ketika kita mengalami masa-masa sukar terkait kondisi keuangan dalam kehidupan kita. Kita pun dapat meyakini, "Jika dahulu Tuhan memberkati dan menolong, ke depannya Dia juga akan melakukan hal yang sama." Mengingat hal seperti ini jauh lebih baik daripada khawatir, bukan? Bacaan hari ini mengingatkan kita akan cara Allah dalam memelihara Elia, melalui seekor burung gagak yang datang dua kali sehari membawa roti dan daging. Sukar untuk dipahami secara logika, tetapi itulah fakta bahwa Allah sanggup memelihara umat-Nya dengan berbagai macam cara. Bila perlu, Allah akan memakai cara yang tak biasa atau yang belum pernah dialami oleh siapa pun, sama seperti burung gagak dipakai-Nya untuk memberi makan Elia. Mengenai asal dari roti dan daging yang dibawa kepada Elia, biarlah menjadi bagian dari "misteri ilahi" yang tidak perlu kita pikirkan. Mari kita ingat lagi akan masa-masa di mana Allah memelihara kehidupan kita. Mungkin cara Allah tak selalu terlihat spektakuler seperti kisah Elia diberi makan oleh burung gagak. Namun yakinlah bahwa Allah yang mengasihi dan memelihara hidup kita pada masa lalu, akan terus melakukannya sampai seumur hidup kita. Mari hitunglah berkat Allah dan ingat cara Allah memberkati kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas setiap berkat tersebut. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 20 Februari 2026 - Percaya dan berharap hanya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 7:27


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Februari 2026Bacaan: Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka." (Keluaran 3:7) Renungan: Seorang warga Perancis yang bernama Charney telah membuat kecewa Napoleon. Oleh karena itu dia dimasukkan ke dalam penjara. Dia merasa telah ditinggalkan oleh teman-temannya dan dilupakan oleh setiap orang di luar penjara. Dalam kesendirian dan keputusasaannya. Charney mengambil sebuah batu dan menggoreskannya pada dinding selnya dengan tulisan, "Tak seorang pun peduli". Suatu hari sebuah tunas hijau tumbuh menembus lantai penjara di tempat bekas sebuah batu yang telah diambilnya tersebut. Tunas itu menjulur ke arah terang yang masuk melalui jendela kecil di selnya. Setiap hari saat ada kesempatan keluar sel, Charney membawa air untuk menyirami tunas itu. Tunas itu terus bertumbuh dan akhirnya menjadi sebuah tanaman. Beberapa hari kemudian tanaman itu mengeluarkan sebuah kuncup bunga indah berwarna biru. Hari berganti hari, kuncup bunga itu akhirnya mekar dengan sangat indahnya. Di tengah-tengah kesendiriannya, Charney menghayati pertumbuhan tunas itu menjadi sebuah tanaman yang berbunga indah dan kemudian di atas goresan yang pertama, ia menggores dinding itu lagi dengan batu yang sama dengan sebuah tulisan, "Allah peduli". Tulisan itu bukan sekadar tulisan tanpa makna, tetapi Allah benar-benar mempunyai berkat bagi "tahanan itu". Di sel yang lain, seorang tahanan mempunyai anak perempuan yang diizinkan mengunjungi para tahanan. Dia juga menengok ke arah sel di mana Charney ditempatkan. Perempuan ini juga mendengar kasih Charney kepada sebuah tanaman yang tumbuh di selnya. Berita tersebut kemudian disampaikan kepada Ratu Josephine yang terkenal ramah. Ratu berkata, "Seorang yang mengasihi dengan sungguh dan memelihara sebuah bunga tidak akan menjadi seorang yang jahat." Sang Ratu kemudian membujuk Napoleon untuk membebaskan Charney dan Charney pun dibebaskan. Charney membawa bunganya ke rumah dan dengan hati-hati memelihara bunga tersebut. Hal itulah yang mengajarnya untuk percaya kepada Allah dan kepedulianNya terhadap orang lemah. Mungkin saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat. Kira sedang mengalami kejatuhan dan kita merasa tidak ada orang yang peduli terhadap kita. Ingatlah bahwa Allah peduli kepada kita. Allah peduli akan pergumulan yang kita alami. Allah yang tidak berubah itu, yang telah mempedulikan umat Israel dalam penderitaan mereka di Mesir, Ia juga akan mempedulikan kita. Belajarlah akan kepedulian Allah terhadap alam semesta. Burung pipit dan bunga bakung pun dipedulikan Allah, masakan Allah tidak mempedulikan kita? Jangan berharap pada manusia, tetapi percayalah kepada Allah dan kepedulian-Nya kepada kita, serta nantikan pertolongan dan berkat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku jika aku kurang percaya kepada-Mu. Sekarang aku bertambah yakin bahwa Engkau peduli terhadap umat-Mu yang mengalami pergumulan berat, termasuk kepadaku. Amin. (Dod).

Helmy Yahya Bicara
Kuliah Kelola Keuangan Gratis dari Adrian Maulana! Daging Semua Isinya! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 56:07


Siapa di dunia ini sekarang yang tak pernah berhutang? Mungkin ada, tetapi lebih banyak yang berhutang. Berhutang memang gak salah, yang salah itu ketika rasio hutang lebih besar daripada pendapatan kita. Apalagi hutang untuk konsumtif, sampai pakai pinjol! Sudah saya undang ke studio, Adrian Maulana, ST, CPF yaitu seorang artis yang akhirnya menjadi seorang Certified Financial Planner! Di podcast ini Adrian berbagi bersama kita kenapa dia bisa meninggalkan dunia keartisannya, hingga menjadi seorang financial planner. Dia juga akan berbagi tips soal mengelola keuangan agar kita tidak dibudakkan dengan uang apalagi sampai berhutang! Daging banget ini podcast! Simak sampai habis ya!

Keluarga Epiphaneia
Mau Dipimpin Tuhan Setiap Saat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 33:27


Kita sering mendengar bahwa orang beriman adalah mereka yang hidupnya dipimpin Tuhan. Mungkin kita sendiri juga sering mengatakannya. Namun, benarkah dalam setiap langkah, kita mengingat dan menaati pimpinan Tuhan? Bagaimana ketika kita merasa cukup dengan apa yang kita miliki, puas dengan keadaan yang kita alami, apakah kita tetap sadar dan berjaga-jaga apakah kita berpegang pada firman Tuhan? Atau bilamana kita dalam kesusahan dan di padang gurun dunia, adakah firman Tuhan yang pertama kita cari?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 8 Februari 2026.Kirim pesan

Radio Muhajir Project
Kajian Wanita 259. "ALLAH ﷻ TIDAK MUNGKIN MENAKDIRKAN SIA-SIA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 17:46


Bismillah,259. ALLAH ﷻ TIDAK MUNGKIN MENAKDIRKAN SIA-SIAKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim), dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits qudsi: أنا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي، وأنا معهُ إذا ذَكَرَنِي، فإنْ ذَكَرَنِي في نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي، وإنْ ذَكَرَنِي في مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ في مَلَإٍ خَيْرٍ منهمْ، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ بشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ ذِراعًا، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِراعًا تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ باعًا، وإنْ أتانِي يَمْشِي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً"Aku menurut persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; jika ia mengingatku dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka, jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepada-nya sehasta; jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; jika ia mendatangiku sambil berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari-lari kecil."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 8 Februari 2026 - Belajar menerima dan menghargai kebaikan dari orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Februari 2026Bacaan: "Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu." (Yohanes 12:3) Renungan: Kisah Tuhan Yesus diurapi oleh Maria merupakan kisah yang memiliki makna yang sangat kaya dan sangat dalam. Namun kita akan melihat kisah ini dari permukaan yang nampak sangat jelas. Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal. Tiga ratus dinar yang setara dengan upah pekerja hampir selama 1 tahun pada saat itu. Tuhan Yesus menerima perbuatan baik Maria, bahkan memujinya sebagai peringatan akan kematian-Nya. Namun Yudas menilai perbuatan tersebut sebagai pemborosan besar dengan kedok membantu orang-orang miskin. Dari fakta-fakta ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Tuhan Yesus menerima sepenuhnya kebaikan Maria, walaupun la sendiri adalah sumber kebaikan dan belas kasihan. Namun, salah satu murid Nya menentang hal tersebut karena menggunakan sudut pandang untung rugi. Mungkin saja penilaian Yudas tidak salah, mengingat secara ekonomis nilai minyak narwastu tersebut sangat tinggi. Namun Tuhan Yesus menggunakan sudut pandang yang melampaui perhitungan untung rugi secara ekonomi, yaitu sudut pandang kasih dan ucapan syukur Maria. Tindakan Maria ini merupakan ucapan syukur kepada Tuhan karena kasih, anugerah dan kebaikan yang telah ia terima. Ada kalanya kita merasa enggan untuk menerima kebaikan orang lain, terlebih lagi ketika kita melihat status ekonomi orang tersebut berada di bawah kita. Mungkin kita merasa bahwa kitalah yang seharusnya menolong dia, bukan sebaliknya. Namun terkadang dengan menolak kebaikan orang lain, itu merupakan salah satu bentuk kesombongan rohani yang tersembunyi. Kita menempatkan diri sendiri dalam posisi yang lebih tinggi, dan dia dalam posisi yang tidak berdaya. Dengan kata lain, kita menghalangi orang tersebut untuk mempraktikkan kasih atau ucapan syukur atas kebaikan yang pernah ia terima. Belajar dari Tuhan Yesus yang menggunakan sudut pandang melampaui perhitungan untung rugi, kita pun harus belajar untuk menerima kebaikan orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolong aku untuk bisa menghargai kebaikan orang lain, sehingga orang tersebut akan bersukacita bisa melakukan kebaikan. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-4 masa biasa, 3 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 11:20


Dibawakan oleh Suster Kristin MCFSM dan Suster Puspitasari MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Aloysius Gonzaga Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. 2 Samuel 18: 9-10.14b.24-25a.30 - 19: 3; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Markus 5: 21-43.JALANTERUS DAN TETAP SEMANGAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan Terus dan TetapSemangat. Ungkapan dalam bahasa Inggris yang mirip dengan tema ini ialah: the game must go on. Orang Italiamenyebutnya “sempre avanti”. Kitamenyadari bahwa setan-setan tidak berhenti atau tidak lelah menggodai kita.Demikian juga kita paham bahwa kesulitan dan penderitaan akan selalu kitaalami. Kita mengingat tentang godaan terhadap Yesus sebanyak tigakali ketika Ia berpuasa selama 40 hari di pada gurun. Diceritakan bahwa ketikaYesus mengusir si penggoda itu dengan seruan: Enyalah engkau, Setan!, Penjahatitu memang pergi, namun ia tetap menunggu kesempatan lain yang tepat agar iadapat menjalankan tugasnya menggodai dan memperdayai Yesus. Hari ini bacaan-bacaan kita sepertinya memberikan kesan bahwasetan-setan sedang istirahat sejenak. Dengan begitu Yesus mempunyai kesempatanyang leluasa untuk menyembuhkan orang-orang sakit. Mungkin setan sedang kasihanjuga kepada orang-orang sakit, sehingga ia tidak ingin menambah penderitaanatas mereka. Atau mungkin mereka menghormati Yesus yang sedang bekerja. Daud yang sedang dilawan oleh orang-orang dekatnya jugaterbebas dari ancaman itu. Anaknya Absalom yang mengancamnya telah meninggaldunia. Di istananya itu Daud sedih dan menangisi anaknya. Ia harus melanjutkantugasnya memimpin kerajaan karena itu adalah mandat dari Tuhan. Kesedihanmemang wajar dan tetap terjadi, tetapi kesedihan tidak bisa menjadi selamanya. Kita harus berjalan terus dan tetap bersemangat.  Tugas utama, mandat, perutusan, dan tanggungjawab harus tetap menjadi urusan kita setiap saat. Meski godaan, tantangan,gangguan, kesulitan, bahkan ancaman apa pun bentuknya menghadang, kita jalanterus saja, semangat saja. Tuhan tahu kita sedang berjuang dan diancam sekalipun, tapi Ia mengizinkan kita jalan terus dan Ia akan turun tangan membantupada saat kita sudah tidak mampu lagi. Hal ini paling kurang mencegah duakebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Pertama, ketika sudah berhasil melewati sebuah ujian ataukesulitan kita menjadi santai, kurang waspada, dan menjadi kendor semangatnya.Ini justru menjadi kesempatan baik bagi setan untuk mendekat dan melakukantugasnya.  Kedua, ketika sudah melewati semua rintangan atau kesulitantidak lama berselang datang lagi kesulitan yang lain. Akibatnya orang menjadiputus asa, lelah, dan menyerah. Ini juga menjadi kesempatan bagi setan untukmendekat dan bersemangat bekerja. Jadi untuk mengatasi sikap santai dan putusasa, kita perlu memiliki satu kekuatan, yaitu berjalan terus dan tetapbersemangat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ...Ya Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah iman kami supaya kami dapat mengalahkansikap santai dan putus asa di dalam diri kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 2 Februari 2026 - Taat kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 2 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." (Yunus 1:3a)Renungan: Ngeyel dalam bahasa Jawa berarti sulit diberi tahu, suka menentang, cenderung menuruti kemauan sendiri, mengambil jalan tidak pada arah yang seharusnya ditempuh, bahkan memilih langkah yang menjauhi atau bertentangan dengan tujuan yang harus dicapai, tanpa alasan memadai, atau tanpa alasan sama sekali. Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe untuk mengingatkan penduduk kota itu agar mereka bertobat, tetapi Yunus justru ke Yafo, lalu berlayar ke Tarsis untuk menjauhi tugas itu, bahkan untuk menjauh dari Tuhan. Alasan Yunus adalah Yunus tidak mau orang Niniwe bertobat, diampuni, dan selamat. Yunus ingin orang Niniwe dibinasakan. Alasan yang egois dan kejam. Ternyata, Yunus adalah orang yang ngeyel, bahkan tidak tanggung-tanggung Yunus ngeyel kepada Tuhan. Tahukah kita bahwa kita pun sesekali atau sering bersikap seperti Yunus: ngeyel kepada Tuhan? Mungkin ada yang bilang, "Ngeyel kepada Tuhan? Mana kami berani? Kalaupun ngeyel, kami ngeyel yang biasa-biasa saja." Benarkah? Coba lihat ini: Mestinya beribadah di gereja, tetapi menghabiskan hari Minggu di tempat wisata. Mestinya bertindak jujur, tetapi melakukan korupsi. Mestinya menggunakan waktu secara bertanggung jawab, tetapi menghabiskannya untuk hal-hal tak bermakna. Bukankah itu bentuk ngeyel kepada Tuhan? Sepertinya, tak habis-habisnya kita harus bertelut memohon ampun kepada Tuhan, karena makin dalam kita memandang hidup kita, makin banyaklah kita temukan ke-ngeyel-an kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena tanpa aku sadari begitu banyak ketidaktaatan yang kulakukan pada-Mu, sehingga seringkali aku berada di luar jalan-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Air di Padang Gurun (31 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 3:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah AIR DI PADANG GURUNDiambil dari: 2 Timotius 2:24–25 (TB)“Sedangkan hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang; ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran.”Wonder Kids, Bayangkan kamu berada di padang gurun. Matahari panas sekali, dan air sangat sulit ditemukan. Tiba-tiba muncul seseorang dari kejauhan. Ia berkata dengan suara lembut dan penuh semangat, “Ayo ikut aku! Ada air segar dan tempat teduh di sini!”Pasti kita akan mengikuti orang itu. Tapi bayangkan kalau orang itu berteriak, “Hei, kenapa kalian bodoh sekali berjalan di sini? Airnya ada di sana! Sudah jelas!” Apa kita masih mau ikut?Mungkin tidak. Kita malah pergi ke arah lain. Sebagai orang Kristen, kita tahu Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Kita ingin orang lain juga mengenal Yesus, tetapi cara kita menyampaikan kabar baik sangat penting. Kalau kita kasar, marah-marah, atau merasa paling benar, orang akan menolak. Tapi kalau kita lembut, sabar, dan penuh kasih, orang akan lebih mudah mendengar. Tuhan meminta kita untuk:ramah kepada semua orang,penuh kasih,menunjukkan kebenaran dengan sikap yang baik.Doa kita adalah supaya orang yang belum mengenal Tuhan bisa melihat kasih Yesus melalui hidup kita, lalu mau mendengarkan kabar baik yang membawa keselamatan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang di sekitarmu yang mungkin belum mengenal Tuhan Yesus. Doakan dia, dan cari kesempatan untuk menunjukkan kebaikan kecil hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku memberitakan kabar baik tentang Engkau dengan hati yang lembut dan penuh kasih. Pakai hidupku untuk menuntun orang lain mengenal Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: cara kita berkata dan bertindak bisa menolong orang lain melihat kasih Yesus yang menyelamatkan. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 18 Januari 2026 - Tetap tekun berdoa dan berbuat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Januari 2026Bacaan: "Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! " (Daniel 6:6)Renungan: Setiap orang pasti memiliki masalah. Kalau seseorang ditanya apa masalahmu saat ini, beragam jawaban diberikan. Kalau kita bertanya pada seorang siswa, biasanya ia menjawab masalahnya seputar pelajaran di sekolah dan teman-temannya. Kalau kita bertanya pada seorang karyawan, biasanya ia menjawab masalahnya seputar keuangan dan pekerjaannya. Kalau kita bertanya pada orang tua, mereka menjawab masalahnya seputar keluarga dan anak. Kalau kita bertanya pada seorang jomblo, masalahnya pasti seputar cinta dan pasangan hidup. Namun, pernahkah kita bertemu orang yang mengalami masalah karena giat berdoa? Mungkin belum pernah, namun ada satu orang yang mengalaminya. Daniel namanya. Daniel mengalami masalah bukan karena berdosa tapi karena berdoa. Aneh, bukan? Bagaimana mungkin melakukan hal yang baik justru kena masalah? Namun itulah proses kehidupan yang harus dialami oleh Daniel. Jika kita mendapat ganjaran atas kesalahan yang kita buat, itu hal yang wajar. Namun jika kita mendapat masalah atas kebaikan yang kita lakukan, tidak semua kita bisa menerima kenyataan itu. Gua singa yang dihadapi Daniel sekaligus menjadi ujian imannya. Hasilnya, kualitas Daniel teruji! Melalui peristiwa itu, raja Darius dan seluruh rakyat Babel membuktikan betapa dahsyat dan luar biasa Allah Daniel! Jika kita sudah melakukan hal baik namun kita justru mendapatkan yang buruk, jangan putus asa. Jangan berburuk sangka. Apalagi kita berpendapat bahwa Tuhan tidak adil. Jangan berpikir bahwa kebaikan yang kita lakukan sia-sia belaka dan tidak menghasilkan apa-apa. Hari ini kita belum tahu, namun suatu saat nanti kita akan melihat rencana Tuhan yang sempurna atas hidup kita. Karena itu, jangan jemu-jemu berbuat baik. Ada waktunya kita menuai dari apa yang kita tabur saat ini. Bahkan, kebaikan yang kita tabur akan dilipatgandakan oleh Tuhan pada saatnya nanti. Bukankah Daniel diangkat menjadi orang penting di kerajaan Babel pada akhirnya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belas kasih-Mu, sehingga aku mampu menjalankan perintah-Mu untuk membagikan kasih-Mu pada sesamaku. Ajarilah aku melakukannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan dari siapapun. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-1 masa biasa, 15 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 8:15


Dibawakan oleh Jovita dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 4: 1-11; Mazmur tg 44: 10-11.14-15.24-25; Markus 1: 40-45.TUHAN MEMULIHKAN KITA Tema renungan kita pada ini ialah: Tuhan MemulihkanKita. Kebutuhan akan pemulihan di dalam kehidupan adalah mutlak. Tuhan sendiriyang menghendaki pemulihan dan kita diperintahkan untuk menjalani pemulihan itu.Tuhan memulihkan kita dari keadaan sebagai pendosa dan orang yang menderitakesulitan atau sakit. Kita juga wajib memulihkan diri kita sendiri dan sesamakita yang perlu dipulihkan. Seorang bapak mengisi lima hari setiap minggu denganbekerja sangat fokus dan penuh dedikasi. Ia memiliki sedikit sekali waktubersama istri dan anak-anaknya. Pekerjaan yang sangat banyak itu membuatdirinya sangat lelah ketika sudah berada di rumah. Meski begitu ia masih terusbekerja di rumah. Kekurangan yang membuatnya menderita ialah tidak adakesempatan untuk bersama keluarga. Maka ia memulihkan dirinya dari kesulitanitu dengan menyempatkan diri secara penuh bersama keluarga selama akhirpekan.   Bacaan hari ini dari kitab pertama Samuelmenggambarkan tentang kekalahan pasukan Israel dari peperangan melawan bangsaFilistin. Puluhan ribu tentaranya mati dibunuh. Bangsa Israel harus mengakuidiri tidak berdaya dan menerima kekalahan itu sebagai tanda kerapuhan manusiadan kedosaan. Sebagai bangsa yang ber-Tuhan, mereka harus menarik diri untukmemulihkan diri mereka dan memulihkan huhungan mereka dengan Tuhan yang sudahrusak akibat ketidaktaatan mereka. Yesus menyembuhkan orang kusta merupakan bagian daritugas-Nya sebagai Penyelamat, untuk mentahirkan umat pilihan-Nya dariborok-borok sakit mengerikan, yang membuat mereka tersiksa sekian lama. Bagikita saat ini, pemulihan sebuah kehidupan pribadi, keluarga, kelompok, danbangsa menjadi sebuah kebutuhan. Upaya untuk mewujudkan suatu pemulihan hidupdi dalam dunia ini hanya dapat berhasil baik kalau dilakukan dengan kuasaAllah. Kita meminta campur tangan Tuhan Yesus untukmentahirkan atau memulihkan hidup kita dalam segala aspek. Seseorang secarapribadi memohon untuk pemulihan atas sakit jasmani atau rohani yang sedangmenderanya. Mungkin pemulihan sangat diperlukan sebuah kehidupan keluarga,kampung, desa, kota, atau wilayah. Mungkin suatu kebutuhan pemulihan lebihdiperlukan oleh sebuah bangsa atas kondisi ekonomi atau keamanan bagi segenapmasyarakatnya. Tuhan berkuasa memulihkan hidup kita. Namun ini menuntutadanya permohonan yang disampaikan kepada-Nya. Dengan mendapatkan pemulihan,kita dapat kembali bekerja, mendapatkan lagi semangat hidup, bangun dariketerpurukan, dan mengalami hidup baru. Dalam mengawali tahun 2026 ini,hendaklah kita meminta rahmat pemulihan dari Tuhan, agar dapat membuat hidupkita lebih baik lagi dari pada sebelumnya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha kuasa,inilah diri kami, baharuilah kami sesuai dengan kehendak-Mu. Bapa kami yang adadi surga ... Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-1 masa biasa, 14 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 8:03


Dibawakan oleh Mulan dan Bernard dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 3: 1-10.19-20; Mazmur tg 40: 2.5.7-8a.8b-9.10; Markus 1: 29-39.DEMI AKU TUHANDATANG KE DUNIA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Demi Aku TuhanDatang ke Dunia. Secara eksplisit Tuhan Yesus menyampaikan alasan mengapa Iadatang ke dalam dunia, seperti yang Ia nyatakan dalam bacaan Injil hari ini.Kenyataan hidup di dunia ini yang menjadi alasan utama. Diri kita masing-masingtentu sangat bagus dapat berseru: karena diriku inilah maka Yesus datang kedunia. Dengan menunjuk pada diri sendiri seperti ini, kitasungguh merasa yakin bahwa Tuhan sangat mencintai diri setiap orang. Setiappribadi sesungguhnya begitu spesial dan penting, sampai-sampai Tuhan rela turundari tempat-Nya di surga untuk menjadi bagian dari hidupnya. Siapakah aku iniTuhan sampai Engkau memperhatikan aku, begitu seruan pemazmur (Mz. 8, 5).Panggilan terhadap Samuel dalam kitab pertama Samuel amat menegaskan hal ini,keterpilihannya itu sudah merupakan perhatian Tuhan yang sangat spesial.  Panggilan atas diri setiap orang merupakan kepercayaanyang diberikan oleh Tuhan. Terwujudnya panggilan itu juga melalui partisipasisesama di sekitarnya, terutama yang membantunya dalam menyanggupi pekerjaanatau suatu tugas tertentu. Kita memahami hal ini sebagai karunia yang istimewa.Keuntungan dan kesuksesan dalam panggilan sering dipahami sebagai bentuk kasihTuhan yang luar biasa. Orang sering berseru: “Ini sungguh berkat dari Tuhan”atau “Ini pantas dan layak untuk didapatkan” atau “Tuhan berpihak padakita”,  semua ini cukup untuk menguatkankeyakinan bahwa Tuhan itu sangat baik.  Betapa kita juga terus menyadari bahwa Ia datang dan Iaberada bersama kita ketika situasi hidup ini kurang menguntungkan. Sesungguhnyaseruan yang terkenal ini Ia ungkapkan dalam pengalaman pencerahan danpenyelamatan hidup manusia. Mereka yang sakit, dalam kekurangan, kesulitan, dansedih mendapatkan keselamatan dari-Nya. Mungkin para rasul yang menyertainyapenasaran lalu bertanya, “Tidak capek, tidak lelah, tidak bosan-bosan melayanibegini ya?” Yesus menjawab dengan tegas dan telak: “Untuk itulah Aku datang.”Jawaban seperti ini adalah sebuah kunci untuk sebuah kebenaran dalampembicaraan. Orang langsung mengerti dan tak bertanya-tanya lagi. Apakah jawaban kunci Anda, misalnya ditanya soal panggilanhidup, komitmen berkeluarga, pengembangan diri, pendidikan, pelayanan,pengabdian dan seterusnya? Kalau ada jawaban kunci dan itu yang menjadi alasanmengapa Anda gembira, bertahan dan yakin dengan kehendak Tuhan bagi dirimu,Anda akan hidup dalam suka cita dan kedamaian. Orang-orang di sekelilingmengagumi dan menjadikanmu teladan. Pada hari ini, mantapkan dan kuatkanlahtekat hidupmu dengan mengulang ini: Karena untuk itulah aku ada di sini dan sekarang. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus,buatlah kami mampu mempertahankan alasan dasar atas hidup kami di dunia dansenantiasa menyukurinya dalam suka cita. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Januari 2026 - Tekun dalam Doa dan Percaya PadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Januari 2026Bacaan: "Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." (Lukas 19:5) Renungan: Zakheus, seorang pemungut cukai, sangat penasaran ketika mendengar bahwa Tuhan Yesus datang ke kotanya. Mungkin saja Zakheus sudah sering mendengar cerita orang-orang tentang Tuhan Yesus, namun ia belum pernah melihat seperti apakah Tuhan Yesus itu. Karena badannya yang pendek dan banyak orang yang mengerubungi Tuhan Yesus, la harus berlari dan memanjat pohon ara untuk dapat melihat Tuhan Yesus. Sepertinya Zakheus tidak berharap lebih selain hanya untuk melihat Tuhan Yesus. Rasa penasarannya mungkin sudah terjawab, namun Tuhan Yesus tidak berhenti sampai di situ saja. Tuhan Yesus melihat Zakheus di atas pohon ara, lalu berbicara kepadanya, dan menginginkan perjumpaan yang lebih pribadi dengannya di rumah Zakheus. Zakheus merespons permintaan Tuhan Yesus dengan segera turun dari pohon dan menerima Tuhan Yesus di rumahnya dengan sukacita. Menerima Tuhan Yesus di rumahnya mengundang cibiran dari banyak orang yang tidak menyukai dirinya. Namun sepertinya Zakheus tidak terlalu mempedulikannya, karena ia sudah lama menantikan untuk bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus. Bahkan melalui perjumpaan ini, Zakheus mengalami pertobatan dan perubahan hidup yang dengan rela membagikan hartanya kepada orang miskin dan mengembalikan harta jika ada orang yang ia peras melalui pekerjaannya. Suatu "hadiah tidak terduga" diterima Zakheus. Bukan hanya melihat, namun ia berjumpa dan mengalami pertobatan di dalam Tuhan Yesus. Dalam berdoa, kita terbiasa untuk menyampaikan permintaan dan harapan kita kepada Tuhan. Kita berharap agar Tuhan menjawab sesuai permintaan kita. Namun terkadang Tuhan menjawabnya melebihi dari yang kita doakan. Melalui anugerah-Nya, Tuhan akan menjawab doa-doa kita dan membawa kita semakin dekat dan memuliakan-Nya. Seperti Zakheus yang dengan gigih hanya ingin melihat Tuhan Yesus, namun ia mendapatkan "hadiah" terindah, yaitu keselamatan bagi dirinya dan seisi rumahnya. Yang penting adalah kita tekun di dalam doa-doa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk berkat-berkat-Mu yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya. Aku menjadi semakin yakin untuk memercayai-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 9 Januari 2026 - Sabar dan Setia Menanti pertolonganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 5:14


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 9 Januari 2026Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN." (Yesaya 55:8) Renungan: Maria, Marta, dan Lazarus adalah tiga bersaudara yang cukup dekat dengan Yesus. Ketika Lazarus sakit, kedua saudarinya mengirim pesan kepada Yesus. Saat itu, Yesus terkesan sengaja berlama-lama untuk datang bahkan hingga akhirnya Lazarus meninggal dunia pun, Yesus tidak kunjung datang. Tetapi sebelumnya Yesus sudah meyakinkan mereka bahwa penyakit yang diderita Lazarus tidak akan membawanya kepada kematian, namun oleh karena penyakit itulah nama Tuhan akan dipermuliakan. Ketika Lazarus sudah dikubur empat hari lamanya, barulah Yesus datang. Saat mengetahui kedatangan Yesus, Marta dan Maria berkata kepada-Nya, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. "(Yoh 11:21). Namun, hal ini dilakukan-Nya bukan tanpa alasan, Yesus menginginkan banyak orang menjadi percaya. Jika Yesus datang pada saat Lazarus sakit, maka hanya akan ada sedikit orang yang menjadi percaya, tetapi Dia membuat segala sesuatu tepat pada waktunya dan akhirnya banyak orang menjadi percaya. Alkitab mencatat, "Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya." (Yoh 11:45) Terkadang kita bersikap seperti Marta dan Maria. Ketika permasalahan menghimpit, kita meminta Tuhan untuk menolong kita dengan segera. Bahkan seiring berjalannya waktu, kita merasa bahwa Tuhan terlalu lama merespon atau tidak merespon doa-doa kita. Bukankah Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, cara yang tidak akan pernah terselami oleh pemikiran manusia? Dan, bukankah waktu Tuhan itu tepat dan indah? Mungkin saat ini kita mengalami masalah yang sangat menguras air mata kita, menguras habis tenaga, waktu, bahkan pikiran kita. Mungkin saat ini kita merasa Tuhan terlalu lama merespon doa-doa kita, bahkan merasa Tuhan tidak meresponnya. Atau, mungkin saat ini kita merasa hanya ada sedikit harapan yang tersisa untuk percaya bahwa mujizat akan terjadi. Ingatlah, waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Tuhan meminta kita untuk sedikit lebih lama menunggu, agar kemuliaan-Nya dapat dinyatakan dalam hidup kita, bahkan dalam kehidupan orang banyak. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan tidak pernah ada kata terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kesetiaan di dalam menanti pertolongan-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa dinyatakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 8 Januari 2026 - Peka dan peduli dengan keadaan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 8 Januari 2026Bacaan: "Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!" (Mazmur 100:2) Renungan: Ada sebuah pertanyaan yang mungkin dapat menjadi bahan renungan untuk kita semua, "Apakah kita masih perlu diingatkan untuk beribadah kepada Tuhan?" Kenyataan yang sering terjadi pada kehidupan saat ini adalah banyak orang percaya semakin melupakan Tuhan. Mungkin saja lonceng gereja, lagu rohani atau apa pun bisa mengingatkan kita untuk datang ke gereja, tetapi bagaimana dengan kehidupan kita sehari-hari? Apa yang harus mengingatkan kita supaya kita datang ke hadirat Tuhan dalam sebuah persekutuan pribadi? Sebenarnya ada hal-hal yang bisa kita jadikan "lonceng gereja" untuk mengingatkan kita pada persekutuan dengan Tuhan: Pertama, keadaan kita sendiri. Ketika pikiran kita galau karena banyaknya masalah yang kita alami, itulah pertanda bahwa kita harus datang ke hadirat Tuhan. Bukankah Tuhan Yesus berkata, "Marilah kepadaku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Kedua, keadaan orang lain. Keadaan orang lain yang positif, yaitu ketika mereka berbondong-bondong menuju rumah ibadah mereka. Bukankah seharusnya kita lebih bersemangat lagi datang ke hadirat Tuhan. sebab kita adalah orang-orang yang sudah diselamatkan, bukan sedang mencari keselamatan? Keadaan orang lain yang negatif, yaitu ketika orang lain mengalami masalah atau kecelakaan. Bukankah hal itu seharusnya mengingatkan kita untuk lebih dekat kepada Tuhan? Ketiga, keadaan lingkungan. Adanya bencana alam, entah itu banjir, gunung meletus, kebakaran dan asap, atau kekeringan, seharusnya membuat kita semakin menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan, karena ada kekuatan yang kita terima ketika kita berada di hadirat Tuhan, apalagi jika kita turut merasakan bencana alam tersebut. Jadi, kita tidak harus menunggu lonceng gereja berbunyi untuk menghadap hadirat Tuhan. Pekalah dengan keadaan dan jadikan itu "lonceng gereja" yang mengingatkan kita untuk datang kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kepekaan akan alarm-alarm yang ada di sekitarku supaya aku senantiasa menjaga hubunganku dengan-Mu. Amin. (Dod).

Pinter Politik
KPK-Kejagung “Tukar Guling”?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 5:31


Apakah menguatnya Kejagung menandai babak baru pemberantasan korupsi di Indonesia? Mungkin ini bukan soal siapa menang—melainkan bagaimana sistem hukum kita sedang berevolusi.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 4 Januari 2026 - Kasih yang selalu menyala dalam Hidup Perkawinan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 3, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 4 Januari 2026Bacaan: "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25) Renungan: Ada sebuah ungkapan hati Stephanie kepada suaminya Daniel. Wanita ini mencatatnya dalam buku harian, "Percuma jika pernikahan ini diteruskan, Daniel tampak tidak bahagia setiap hari. Terkadang aku melihat dia termenung dengan tatapan kosong dan sedih. Hatiku begitu pilu! Ini semua pasti salahku, karena aku tidak dapat memberikannya keturunan! Padahal sudah 9 tahun kami menikah, hina sekali aku ini! Mungkin lebih baik aku pergi dan berharap Daniel dapat melupakan aku serta segera mencari penggantiku, yang jauh lebih baik dan dapat membuatnya bahagia setiap saat!" Kemudian dengan diam-diam Stephanie membereskan pakaiannya dan pergi ketika suaminya sedang bekerja. Satu bulan lamanya Stephanie tinggal di rumah sahabat karibnya di daerah yang jauh dari rumah suaminya. Stephanie merasa sakit hati, karena ternyata dugaannya benar, Daniel tidak mencintainya. Daniel tidak pernah menghubunginya sekalipun! Akhirnya, setelah beberapa waktu lamanya, ada telepon masuk ke ponsel Stephanie. Telepon itu berasal dari seorang ibu yang adalah tetangga mereka. Betapa terkejutnya Stephanie ketika dikabarkan bahwa saat ini Daniel sedang terbaring lemas di rumahnya, dan tidak dapat bangun sama sekali! Tanpa pikir panjang, Stephanie segera pulang ke rumah. Yang ia temukan di rumah ternyata begitu aneh, di luar dugaannya. Taman kecil di depan rumah begitu rapi dan bersih. Ketika memasuki rumah, ruangan pun harum dan terlihat sejuk. Namun yang paling menarik perhatiannya adalah dinding rumah mereka kini dipenuhi oleh bingkai-bingkai foto yang tidak pernah ada sebelumnya! Itu adalah foto-foto sejak Daniel dan Stephanie berkenalan pertama kali sampai foto dari 3 tahun yang lalu. Ia baru teringat, bahwa sejak 3 tahun terakhir mereka tidak pernah berfoto lagi seperti dulu. Segera ia masuk ke ruang tengah dan mendapati sebuah kain putih besar yang bertuliskan, "Jangan cemas, aku tidak sakit. Ketika engkau pergi, aku menemukan buku harianmu dan membaca semua isinya. Betapa sedihnya aku karena yang kau pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan. Aku termenung setiap saat karena sedih memikirkan dirimu yang tidak terlihat bahagia. Sayangku, aku tidak pernah berhenti mencintaimu. Kehadiran anak tidak lebih berarti daripada kehadiranmu di sampingku. Engkau jauh lebih berharga! Sayang, selamat ulang tahun ya. I Love You." Stephanie langsung berderai air mata, ia bahkan tidak ingat kalau hari ini dirinya ulang tahun! Segera ia berlari ke kamar tidur dan mendapati suaminya berpakaian sangat rapi dan memegang kue tart coklat kesukaan Stephanie di tangannya. Mereka pun berpelukan dan kini Stephanie sangat bahagia! Pernikahan sangatlah mahal dan berharga. Jadi apa pun yang terjadi, sebagai orang percaya kita harus tetap menjaga gairah kasih itu menyala dalam hidup pernikahan kita. Pahamilah pribadi masing-masing, dan tetaplah katakan, "I love you!" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kami ingin agar kasih-Mu itu dapat tetap menyala dalam hidup pernikahan kami walau masalah yang kami hadapi sangat berat. Hadirlah selalu dalam kehidupan pernikahan kami. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 31 Desember 2025 - Tuhan Membutuhkan kita menjadi saluran kasihNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 6:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 31 Desember 2025Bacaan: "Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar, tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59-1-2)Renungan: Banyak pengikut Yesus yang berdoa agar Tuhan menyertal kehidupannya, namun di sisi lain mereka kurang menghargai penyertaan Tuhan. Mungkin kita bertanya. "Kapan saya tidak menghargai penyertaan Tuhan?" Jawabnya adalah ketika kita tidak lagi hidup dalam ketaatan dan lebih memilih menuruti keinginan daging; ketika kita membenci orang lain dan tidak mau mengampuni; ketika kita berbohong; ketika kita mengabaikan jam-jam doa dan kesempatan untuk beribadah di gereja serta malas untuk membaca Firman Tuhan; ketika kita berdoa supaya usaha suami/ Istri diberkati dan anak-anak diberi ketaatan pada orang tua, pandai sehingga naik kelas, tetapi gadget telah menyita waktu dan perhatian kita terhadap suami/istri atau anak-anak; ketika kita menutup mata terhadap orang miskin, lemah dan menderita, dsb. Saat kita melakukan itu semua, itu artinya kita sedang tidak menghargai penyertaan Tuhan. Akibatnya adalah. "Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama (2 Tim 3:2-7). Marilah kita mengintrospeksi diri, kalau hari ini kesetiaan kita dengan pasangan mulai luntur; atau perhatian kita terhadap anak-anak mulai berkurang; atau anak-anak mulai memberontak terhadap kita, mungkin dalam hal ini kita harus lebih lagi menghargai penyertaan Tuhan terhadap hidup kita dan mensyukuri semua yang Tuhan berikan untuk kita. Ingatlah. Tuhan membutuhkan kita untuk menjadi saluran kasih bagi orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai saluran kasih itu menjadi racun yang mematikan bagi kehidupan orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berjanji untuk tidak pernah meninggalkan aku. Namun karena dosa dan kelalaianku, mengakibatkan aku menyembunyikan diri terhadap-Mu. Ajarilah aku untuk mulai menghargai setiap penyertaan dan berkat-berkat yang telah Kau curahkan kepadaku. Jangan biarkan nafsu duniawi menyita waktu ku untuk Engkau dan keluargaku. Yesus masuklah dalam diriku, dan kuasailah hati dan pikiranku, agar aku dapat menjadi saluran berkat bagi pasangan, anak-anak, orang tua dan sesamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 30 Desember 2025 - Berbuat baiklah kepada sesama, Dia selalu Melihat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 29, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Desember 2025Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uturan tangan kita untuk menolong mereka. Namun apapun alasan yang ada dibalik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memperhitungkannya. Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 diakatakan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang yang tidak mau lagi berbuat baik, kerena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita di dalam melakukan Firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firman-Mu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasih-Mu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Sadarkanlah aku bahwa hidupku selama ini adalah karena belas kasih-Mu semata dan karena Campur tangan orang-orang yang ada di sekitarku. Maka berilah aku hati yang selalu mau memberi dengan ketulusan hatiku. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
"Contoh Komunikasi yang Menghalangi Kedekatan Emosi Orang tua dengan Anak!" - oleh Hanlie Muliani, M.Psi

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Dec 29, 2025 2:51


“Pernahkah merasa anak tidak mendengarkan atau menjauh? Mungkin tanpa sadar kita memberikan respons yang malah menjadi penghalang komunikasi. Coba tuliskan di kolom komentar, respons apa yang sering kamu berikan saat anak menyampaikan keluhannya? Apakah itu membantu atau justru sebaliknya?”

Renungan Anak GKY Mabes
Sukacita Sejati (27 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 2:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahSUKACITA SEJATIMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 30: 11Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,Wonder Kids, pernahkah kalian sangat ingin melakukan sesuatu?Mungkin kalian ingin masuk tim olahraga, ikut bermain drama, atau pergi berlibur. Saat berhasil, pasti rasanya senang sekali! Tapi, kenapa ya kegembiraan itu tidak bertahan lama?Itu karena kegembiraan biasa berbeda dengan sukacita sejati. Sukacita sejati datang dari Allah! Sukacita sejati tidak hanya muncul saat kita berhasil melakukan sesuatu, tetapi saat kita percaya bahwa ada hal yang hanya Allah bisa lakukan—seperti mengampuni dosa kita dan menyelamatkan kita.Di dunia ini, mengakui kelemahan kadang terasa tidak menyenangkan. Tapi Allah itu luar biasa! Sukacita yang Allah berikan bukan sukacita biasa—sukacita dari Allah itu kekal!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, sebentar lagi kita memasuki tahun yang baru. Banyak orang membuat daftar impian mereka, seperti berolahraga lebih rajin, makan lebih sehat, atau mendapatkan nilai bagus di sekolah. Bagaimana kalau tahun depan kamu juga punya tujuan rohani? Salah satunya, kamu bisa berusaha menemukan sukacita dari Allah setiap hari!Mari kita berdoaBapa, terima kasih telah mengubah kesedihanku menjadi sukacita. Bantu saya selalu melihat kasih dan kebesaran-Mu dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH DAPAT MENGUBAH KESEDIHAN KITA MENJADI SUKACITA. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 Desember 2025 - Hadirkan Damai Natal & Berkat Bagi Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 5:57


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Desember 2025Bacaan: Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu." (Matius 2:16) Renungan: Suatu ketika pada tanggal 25 Desember yang berkabut, sebuah kapal besar menabrak kapal yang lebih kecil. Kapal kecil mengalami kerusakan berat dan terpaksa diseret kembali ke Inggris. Pemilik kapal kecil lalu mengadukan perkara tabrakan tersebut ke pengadilan. Para saksi mata melihat bahwa kapal besar itu memang menabrak kapal kecil. Tetapi kapten kapal besar mengatakan bahwa beberapa saat sebelum terjadi tabrakan, kapalnya telah mengirimkan sinyal kepada kapal kecil. Hakim bertanya, "Siapa yang bertugas mengirim sinyal?" Seorang kelasi muda maju dan berkata, "Saya, Pak Hakim." Hakim bertanya kepada kelasi muda tersebut, "Coba beritahu saya, apa isi sinyal yang Anda kirimkan." Kelasi muda itu menjawab dengan muka merah, "MERRY CHRISTMAS & HAPPY NEW YEAR!" Mungkin kita tersenyum mendengar kisah ini, dan berpikir alangkah cerobohnya kelasi muda itu. Suatu tindakan yang sulit kita terima dengan akal sehat. Natal yang pertama pun tidak mendatangkan berkat bahkan merugikan bagi banyak orang! Mulanya Herodes mau memanfaatkan orang Majus, tetapi ketaatan orang Majus pada suara Tuhan menggagalkan rencana jahat Herodes. Kemudian ia membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia di bawah 2 tahun karena ia tidak tahu kapan persisnya bayi Yesus itu dilahirkan. Apa yang diberikan Herodes kepada Tuhan Yesus pada Natal pertama? Kematian bayi-bayi yang tidak berdosa! Apa yang dilakukan oleh Herodes ini mirip dengan yang dilakukan oleh Firaun dalam Keluaran 1:15-22. Herodes mengulang kesalahan dan dosa yang dilakukan oleh Firaun, yang mengakibatkan banyak orang kehilangan anak-anak mereka. Baik Herodes maupun Firaun adalah orang-orang yang melawan dan berusaha menggagalkan rencana Allah, tetapi merekalah yang akhirnya gagal, karena rencana Allah tidak mungkin gagal. Terkadang kita memberikan hadiah kepada Yesus, sama seperti sang kelasi muda dan Herodes, yaitu kematian iman dan bencana bagi orang lain. Kalau kita mau jujur dan menengok kembali kehidupan kita, sadar atau tidak sadar seringkali hal seperti itu juga yang kita lakukan saat kita merayakan Natal. Maksud kita merayakan dan mengucapkan "Selamat Natal" tetapi ternyata ada orang-orang yang kecewa dan dirugikan, misalnya oleh panitia Natal, oleh sikap kita yang glamour di dalam merayakannya atau sikap acuh tak acuh kita pada saudara yang berkekurangan. Dengan demikian Natal sudah kehilangan makna yang sesungguhnya, yaitu untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera di bumi. Marilah pada hari Natal ini kita minta agar Tuhan memperbaharui seluruh keberadaan kita sehingga melalui kehadiran kita banyak orang diberkati dan nama Tuhan semakin dimuliakan. Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu untuk selalu mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu. Perbaharuilah seluruh keberadaanku agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

SerSerGairah
S06E05 - Gimana Rasanya, Wahai Kawan-Kawan yang Umurnya Sudah Seperempat Abad?

SerSerGairah

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 32:36


Umur 25 memang umur yang ideal untuk mengarungi jenjang pernikahan.Seperti kata filosofi bahasa Jawa, penyebutan angka ada artinya.Selikur (21): SEneng LIngguh KURsi, yang maksudnya mulai mapan dan bekerja.Selawe (25): SEneng LAnang lan WEdok, menunjukkan usia ideal untuk menikah.Seket (50): SEneng KEThunan (topi/peci), mulai tobat dan sering beribadah.Sewidak (60): SEjatine WIs wayahe tinDAK, atau sudah waktunya "pergi" karena usiamu sudah Maghrib.Jadi untuk kawan-kawan yang sudah umur 25 tapi masih single, ya sudah, terima nasibmu ya! Mungkin jodohmu belum lahir...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Desember 2025 - Berkat dari jalan yang tak terduga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Desember 2025Bacaan: "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora." (Kejadian 13:10)Renungan: Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan nama Walt Disney dulunya adalah seorang pengangguran. Karena punya bakat menggambar, ia mencoba mengirim hasil gambarnya kepada beberapa penerbit namun ditolak. Keadaan itu membuatnya frustrasi. Bahkan saking tak punya uang, la mesti tinggal di sembarang tempat, di sebuah gudang tua yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus. Siapa sangka berkat justru datang dari tempat yang kotor tersebut. Ya, saat melihat tikus-tikus berkeliaran itu, muncul ide di pikiran Disney untuk membuat tokoh kartun dari sosok tikus. Itulah awal bagaimana Mickey Mouse tercipta. Ide ini begitu unik sehingga menarik industry film untuk membuat film animasinya. Selanjutnya, kita tahu bagaimana cerita akhirnya. Saat Lot melihat tanah Sodom yang sangat subur, ia melihat tempat itu penuh berkat. Apa yang kelihatan menjanjikan, nyatanya di kemudian hari malah menjerumuskan. Sebaliknya, Abraham mulanya mungkin hanya melihat tanah Kanaan yang gersang, yang jauh dari kata subur, namun ujungnya tanah itu limpah dengan susu dan madu. Apa yang kita lihat hari-hari ini dalam pekerjaan kita ? Mungkin kita melihat hal yang masih kecil, sesuatu yang belum menjanjikan apa-apa, atau hal yang jauh dari berkat. Namun apa yang kita lihat hari ini seolah nampak hanya 'batu', suatu saat dapat berubah menjadi 'berlian' jika saja kita mau tetap setia ada di situ. Ketahuilah, Allah mampu memunculkan berkat dan kebaikan dari hal-hal, dari tempat yang tak pernah kita duga sama sekali. Maka, jangan mengecilkan pekerjaan dan usaha kita hari ini. Jangan meremehkan tempat kerja yang kecil, perusahaan yang belum maju. Ingatlah bahwa yang memberi berkat itu adalah Kristus sendiri. Pekerjaan, atasan, usaha hanyalah saluran-Nya. Jika hubungan kita dengan Allah benar, tidak mungkin berkat-Nya tidak mengalir dalam hidup kita. Maka dari itu, mari jalin relasi yang intim, yang rukun, yang tak ada permusuhan dengan Tuhan. Niscaya, la akan memerintahkan berkat-berkat tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dan bersyukur atas pekerjaan yang saat ini aku kerjakan. Lepaskanlah sungut-sungut dan gerutuanku, agar tidak menjadi penghalang bagi berkat-Mu masuk dalam diriku dan tempat kerjaku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin, hari khusus dalam masa Adven, 22 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 7:46


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Samuel 1: 24-28; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Lukas 1: 46-56.PERSIAPAN KELAHIRAN Renungan kita pada hari ini bertema: PersiapanKelahiran. Sudah di depan mata kita hari kelahiran Yesus Kristus. Persiapankita yang paling pas ialah persiapan kelahiran. Renungan kita kemarin-kemarinmengatar kita ke pintu kelahiran ini, di mana hari ini kita berjumpa dengankelahiran Yohanes Pembaptis, yang membuka jalan untuk kelahiran berikutnya yangjauh lebih besar dari padanya. Mungkin kedua bayi yang sudah berjumpa dalamkandungan ibu mereka masing-masing waktu perawan Maria berjumpa Elisabeth,sempat memberikan isyarat: Yohanes lahir lebih dahulu untuk memberikanpengumuman kepada seluruh dunia bahwa kelahiran sang Mesias akan segeramenyusul. Kitab suci jelas mengisahkan bahwa kelahiran keduanya itu satumenyusul yang lain. Kelahiran Yohanes pembaptis bermakna pertama-tamauntuk menggenapi penubuatan kitab suci atau rencana Allah bahwa nantinya iamenjadi suara yang berseru di padang gurun untuk menyiapkan jalan bagidatangnya sang Sabda. Selanjutnya kelahiran itu menjadi persiapan jalanpertobatan dan pembebasan orang-orang dari kegelapan, kebutaan, ketidak-tahuandan kedosaan. Persiapan ini mulai dengan bapaknya sendiri, Zakaria yang terbukamulutnya setelah membisu sebelum anaknya lahir. Kelahiran Yohanes menginspirasikan kita untuklahir sebelum hari Natal nanti. Secara rohani kita perlu lahir kembali.Pembaptisan kita adalah kelahiran baru kita di dalam Kristus. Kita jugamendapatkan pencurahan Roh Kudus melalui sakramen Krisma untuk dilahirkan dalamRoh Kudus. Setiap kali kita menghadiri perayaan Ekaristi, kelahiran barudiperoleh dengan masuknya firman Allah menjadi daging yang kita santap.Pengakuan iman melalui doa Aku Percaya dan doa-doa serta devosi-devosimemperkuat kelahiran kita kembali. Semua ini selalu kia jalani secara baik danrutin. Tinggal beberapa hari perayaan Natal, hendaknyakita luangkan waktu untuk merenungkan semua peristiwa iman tentang kelahirankita kembali. Kita mengingat kembali kelahiran kita sepanjang tahun ini  untuk menjadi pakaian pesta yang menutup dirikita, yang menjadi isi pikiran dan hati kita, yang menjadi tanda syukur, danyang menjadi tanda persiapan kelahiran kita terbaru.  Memang tepat dan bagus bagi kita untuk mengalamisuatu perjumpaan yang indah, yaitu perjumpaan kehidupan. Kita yang terlahirkembali melalui Gereja yang kudus, Sabda kekal yang menjelma menjadi manusiadalam suatu kelahiran melalui seorang perawan terberkati, masuk ke dalam Gerejayang sama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim, baharuilah diri kami dalamRoh–Mu supaya kami terlahir kembali menjadi baru, demi menyambut kelahiranYesus Kristus, juru selamat dunia. Salam Maria... Dalam nama Bapa...

VOTalent
mungkin memang benar

VOTalent

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 0:18


Mungkin memang benarBenar memang mungkinYang gak mungkinYang gak benarDaripada mikir macam macamLebih baik dengar musik di Spotify

Ini Koper
#750 Biohacking Leadership : Meretas Kecerdasan Biologi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 7:11


Pernahkah Anda mendengar istilah "Biohacking"? Mungkin yang terlintas di benak Anda seketika adalah adegan film fiksi ilmiah, manusia setengah robot, atau chip canggih yang ditanam di dalam otak. Tahan dulu imajinasi itu. Dalam dunia kepemimpinan modern, biohacking bukanlah tentang mengubah diri menjadi mesin, melainkan seni menguasai mesin tercanggih yang sudah Anda miliki: tubuh biologis Anda sendiri. Ini adalah rahasia yang jarang dibicarakan, tentang bagaimana detak jantung, hormon, dan bahasa tubuh Anda ternyata memegang kendali penuh atas seberapa besar pengaruh Anda terhadap orang lain. Bayangkan jika Anda memiliki kemampuan untuk "meretas" sistem saraf Anda sendiri—mengubah ketegangan menjadi karisma, atau menyulap kecemasan menjadi ketenangan yang menular kepada seluruh tim. Kita sering lupa bahwa kepemimpinan bukan sekadar strategi di atas kertas, melainkan pertukaran sinyal biologis yang tak kasat mata. Di episode kali ini, kita akan menyelami bagaimana para pemimpin hebat bertindak layaknya spesies kunci di alam liar: membangun fondasi kokoh seperti berang-berang, menjaga keseimbangan tegas bak serigala, dan merawat keragaman ala bintang laut. Kita akan membongkar sains di balik bagaimana Anda bisa menekan tombol "jeda" di dalam diri untuk menciptakan ekosistem sosial yang tangguh. Jadi, apakah Anda siap berhenti memimpin dengan cara lama yang melelahkan dan mulai memimpin dengan kecerdasan biologis? Siapkan diri Anda untuk membuka wawasan baru yang mungkin belum pernah Anda pelajari di sekolah bisnis atau seminar manapun. Kita akan belajar bagaimana menjadi hacker bagi tubuh sendiri demi menciptakan dampak perubahan sosial yang nyata dan berkelanjutan. Pasang telinga Anda, tarik napas panjang, dan selamat datang di perjalanan menuju Biohacking Leadership.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Culture: How learning Indonesian language can be made 'as close as possible' to Australian students - Budaya: Bagaimana Bahasa Indonesia Dapat Dipelajari dengan 'Sedekat Mungkin' oleh Murid Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 12:38


One of Victoria's Indonesian language teachers, Helena Anggraeni, shares how Indonesian language teaching is conducted in her classroom and how it impacts the students. - Salah seorang guru Bahasa Indonesia di Victoria, Helena Anggraeni, berbagi tentang bagaimana pengajaran Bahasa Indonesia dilakukan di kelasnya dan bagaimana dampaknya bagi para siswa.

Renungan Anak GKY Mabes
Memilih Untuk Mengampuni (15 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 14, 2025 3:11


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahMEMILIH UNTUK MENGAMPUNIMari kita membaca Firman Tuhan dariAMSAL 15: 9Jalan orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya.Wonder Kids, pernahkah kamu disakiti?Mungkin orang tuamu pernah memarahimu padahal itu bukan salahmu. Atau gurumu tidak memperhatikanmu. Mungkin temanmu berhutang tapi membeli HP baru, atau kamu tidak diundang ke pesta ulang tahun teman. Itu membuat hatimu terluka dan kamu merasa marah.Sebagian dari dirimu ingin menangis, tapi sebagian lagi ingin marah atau melawan. Hatimu seperti terbakar oleh api kemarahan.Sekarang, kamu harus memilih:Apakah kamu akan memadamkan api di hati ini, atau malah membuatnya makin besar? Apakah kamu akan memaafkan dan melupakan, atau memilih untuk membalas dendam?Ingat, Wonder Kids:Balas dendam itu tidak baik, dan malah membuat hatimu semakin penuh dengan kemarahan. Tapi jika kamu memilih untuk mengampuni, hatimu akan terasa lebih ringan.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, jika kamu marah kepada seseorang, buatlah kartu Natal untuknya. Saat membuat kartu, berdoalah agar TUHAN membantumu mengampuni orang itu. Ketika kamu memberi kartunya, lepaskan semua amarahmu kepada TUHAN. Mari kita berdoaBapa, ajariku untuk mencintai jalan yang benar dan menjauhkan diriku dari jalan yang jahat. Bimbinglah langkahku agar selalu berkenan di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, TUHAN MENYUKAI ORANG YANG MEMILIH UNTUK HIDUP DENGAN CARA YANG BAIK DAN BENAR. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 11 Desember 2025 - Hidup sejati sebagai Anak-anakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Desember 2025Bacaan: Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku." (Lukas 15:29)Renungan: Di dalam kisah anak yang hilang, kita mendapat kesan bahwa si anak sulung lebih baik dari adiknya, karena ia tidak meminta warisan, tidak pergi dari rumah dan tidak menghabiskan hartanya. Bahkan, si anak sulung berani mengklaim bahwa dirinya adalah anak yang taat dan rajin bekerja kepada sang ayah. Mungkin keburukannya hanyalah ia merasa iri kepada adiknya yang itu pun mungkin bisa kita maklumi. Namun, melalui respons sang ayah, kita belajar bahwa sesungguhnya anak yang hilang bukan saja si anak bungsu, melainkan si anak sulung juga, karena ia sebagai anak namun tidak merasa atau menempatkan dirinya sebagai anak. Sebagai anak, ia pun turut memiliki apa yang dimiliki oleh sang ayah, dan sebagai anak yang baik seharusnya ia turut bersukacita dengan sang ayah karena adiknya telah kembali. Namun, si anak sulung menempatkan dirinya sebagai orang upahan, dengan merasa ketaatan dan kerajinannya bekerja untuk sang ayah patut diberi upah atau penghargaan. Mental demikian kadang dimiliki oleh para pengikut Yesus. Sebagai anak-anak Tuhan, kita seringkali mengklaim perbuatan baik, masa pelayanan, pengorbanan waktu kita untuk Tuhan, dll. kepada Dia dan menuntut Tuhan menjawab doa kita sesuai dengan apa yang kita mau. Kita menjadikan Tuhan berhutang atas kebaikan kita. Padahal, Tuhan tidak pernah berhutang kepada kita, karena apa yang la berikan jauh lebih besar dari apa yang mampu kita berikan kepada-Nya. Sebagai Bapa, la tidak ingin kita menjadi anak-anak-Nya yang bermental upahan. Karena apa yang dimiliki oleh Bapa telah diberikan kepada kita untuk dikelola sebaik-baiknya untuk menjadi kemuliaan-Nya. Apa yang menjadi sukacita Bapa, itu juga yang harus menjadi sukacita kita. Sosok ayah dalam perumpamaan ini menggambarkan kasih Bapa yang begitu besar kepada anak-anak-Nya, sehingga la tetap mau menerima anak-anak-Nya yang mau bertobat. Dengan kasih-Nya yang begitu besar, la memanggil kita untuk kembali dan memiliki hidup sejati sebagai anak-anak-Nya, bukan dengan mental seorang upahan. Tuhan Yesus memberkati. DOATuhan Yesus, biarlah aku hidup sebagai anak-anak-Mu yang sejati, bukan sebagai anak dengan mental upahan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 3 Desember 2025 - Dia Setia Menanti Dalam Waktu Doamu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Desember 2025Bacaan: "Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus." (Yesaya 45:19)Renungan: Pada suatu subuh seorang bapak pergi ke stasiun kereta api untuk menjemput seorang kerabat berusia lanjut yang datang dengan naik kereta api. Setiba di stasiun, kerabatnya itu tidak berada di tempat yang ia pikir kerabatnya ada di sana. Dengan penuh kecemasan bapak itu menjelajah stasiun itu dengan teliti, tapi hasilnya sia-sia saja. Karena mengira kerabatnya tidak datang karena ketinggalan kereta, bapak itupun bersiap untuk pergi sambil melirik ke arah lorong yang menuju ke tempat pengambilan barang bawaan. Ternyata kerabatnya tersebut ada di tempat itu dengan barang bawaan di dekat kakinya, sedang menanti kedatangan sang bapak dengan sabarnya. Kerabatnya itu menunggu di tempat itu selama sang bapak mencarinya. Bapak itu bertambah malu karena mengetahui bahwa kerabatnya itu berada di tempat sesuai yang dijanjikan padanya, sementara ia mencari di tempat lain. Demikian juga dengan Allah. Dia ada di tempat-Nya dan menanti kita dengan sabar. Dia memberi jaminan kepada kita, "Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia!" (Yes 45:19). Jika demikian, mengapa kita sering mengalami kesulitan ketika mencari-Nya? Mungkin karena kita mencari diri-Nya di tempat-tempat yang keliru. Kita akan menemukan Allah di tempat Dia seharusnya berada di dalam firman-Nya, dalam doa, dan dalam suara Roh Kudus yang hidup di dalam diri kita. Allah yang berkata, "Carilah maka kamu akan mendapat" (Mat 7:7) juga berjanji bahwa "Allah akan memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibr 11:6). Jadi kita dapat bersukacita karena Allah ada di tempat Dia seharusnya berada, dan Dia sedang menanti kita sekarang juga dalam doa harian kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Bapa di surga, aku bersyukur pada-Mu karena Putera-Mu Yesus mengajarkan aku untuk memanggil-Mu dengan sebutan Bapa. Itu artinya, Engkau adalah Allah yang dekat dengan diriku. Ampunilah aku, karena kesibukkanku, aku sering melupakan Engkau dalam jam-jam doaku, dalam pembacaan firmanMu dan dalam perayaan ibadahku. Hal itulah yang menyebabkan aku sering merasa Engkau tinggalkan ketika masalah datang mendera hidupku. Bantulah aku ya Bapa, agar aku dapat menyediakan waktuku yang singkat ini untuk mau berbagi dengan Engkau dalam jam-jam doaku, sehingga apapun masalah yang terjadi dalam hidupku, aku tetap percaya bahwa Engkau senantiasa ada dan hadir dalam diriku. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi hari Minggu, 30 November 2025 - Waktu Terbaik untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 4:45


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 30 November 2025Bacaan: "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Tawarikh 16:9)Renungan: Tidak sedikit pengikut Yesus yang menganggap bahwa beribadah ke gereja di hari Minggu bukanlah keharusan. Hari Minggu sering dijadikan hari istirahat dan bersenang-senang setelah bekerja atau belajar selama 6 hari penuh. Kalaupun ke gereja, tidak sedikit yang datang terlambat. Seolah-olah beribadah di gereja bukan hal penting, sehingga bisa diremehkan. Padahal kita kalau berangkat ke tempat kerja atau sekolah lebih awal agar tidak terlambat. Mungkin juga kita akan memaksakan diri untuk tetap bekerja atau sekolah meskipun sakit, karena takut pada pimpinan atau takut ketinggalan pelajaran. Bagaimana dengan beribadah di gereja? Apakah kita juga sudah menerapkan ketaatan dan kedisiplinan yang sama untuk beribadah? Kerinduan yang besar untuk datang bersekutu dengan Tuhan melalui ibadah, merupakan salah satu patokan untuk mengukur kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan. Jika kita menjadikan Tuhan sebagai harta yang paling berharga, maka hati kita akan melekat kepada-Nya, kita akan rindu bersekutu dengan Dia. Kehadiran untuk beribadah di gereja tidak dapat digantikan dengan apapun. Ketika kita datang untuk beribadah, kita telah menunjukkan kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan, bahwa kita menghormati Dia lebih dari yang lain. Gantikan kemalasan dengan ketaatan, karena Tuhan mengasihi orang yang bersungguh hati kepada-Nya. "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Taw 16:9). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, dari lubuk hatiku yang terdalam aku sungguh membutuhkan Engkau, tetapi godaan dunia kerap berusaha menjauhkan aku daripada-Mu sehingga aku melalaikan jam-jam ibadah dan jam doaku. Aku mengatakan bahwa aku mengasihi-Mu, tetapi sangat sedikit waktu yang kuberikan pada-Mu. Aku terlalu perhitungan waktu untuk-Mu, tetapi untuk hal-hal dunia, aku rela memberikan seluruh waktuku padanya. Yesus tambahkan cintaku pada-Mu, sehingga aku dapat memberikan waktu terbaikku untuk-Mu dan bukan sisa waktuku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 26 November 2025 – Luk. 21:12-19 : Bertahanlah, Tuhan gak mungkin bohong

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025


Pembawa Renungan : RD. Stevanus Micky Kojongian Manado Luk. 21:12-19

mungkin tuhan fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 November 2025 - Tetap tenang dan mau mengampuni

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 18, 2025 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 November 2025Bacaan: "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15)Renungan: Setiap orang bisa saja berbuat salah. Tetapi tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya. Biasakanlah untuk tetap tenang dalam menghadapai satu permasalahan, karena dengan ketenangan Tuhan akan beracara dalam proses penyelesaian masalah tersebut. Kita masih akan tetap membutuhkan orang-orang yang pernah mengecewakan kita dalam perjalanan hidup kita. Pengampunan lebih mulia daripada balas dendam. Dendam dan kekecewaan hanya akan membuat kita menderita seumur hidup dan terlebih lagi kita akan kehilangan damai sejahtera dari Tuhan dalam hati kita. Yesus sendiri sudah memberi contoh bagaimana sikap untuk mengampuni, "Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang telah mereka perbuat." Kita semua adalah orang berdosa, dosa dan kesalahan kita tidak lebih besar daripada orang-orang yang pernah berbuat salah kepada kita. Tetapi Tuhan tidak pernah memandang kesalahan kita. Dengan pengorbanan-Nya di kayu salib dosa kita sudah dihapuskan. Kalau Yesus yang adalah Allah saja mau merendahkan diri dengan mengampuni kesalahan kita, mengapa kita manusia yang hanya seperti sebutir debu di hadapan Tuhan justru meninggikan diri dengan tidak mau mengampuni? Lalu siapakah yang menjadi Allahnya? Banyak orang yang begitu kagum dengan ajaran Yesus yang penuh cinta kasih dan pengampuan, tetapi justru para pengikutnya seringkali menjadi batu sandungan bagi orang lain dengan tidak mau untuk mengampuni. Sehingga melalui sikap-sikap kita tersebut nama Yesus dicela oleh orang lain. Marilah kita merendahkan diri untuk mulai belajar mengampuni. Mungkin orang-orang tersebut adalah anak, orang tua, pasangan hidup, kekasih, teman, sahabat, guru atau orang-orang di sekitar kita. Tuhan sedang menunggu tindakan kita untuk mengampuni mereka. Saat kita bisa mengampuni dengan tulus orang yang telah menyakiti kita, maka kita adalah seorang pemenang di dalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau sudah mau mati untuk menebus dosaku. Kini aku diperhadapkan pada orang-orang di sekitarku yang telah menyakiti hatiku. Beri aku rahmat untuk bisa mengampuni, agar damai sejahtera-Mu dapat tetap tinggal dalam hatiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 17 November 2025 - Mengampuni dan mengubah kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 7:22


Kencan dengan Tuhan - Senin, 17 November 2025Bacaan "Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang." (Mazmur 130:3-4)Renungan: Suatu ketika saya Misa sore Jumat Pertama di gereja Santa Theresia. Setelah belasan tahun tidak misa di sana, tiba tiba ada kerinduan untuk kembali di masa lalu, di saat saya kuliah di gedung sekolah Santa Theresia. Seperti Film yang diputar saya mengingat kembali dulu setiap pagi sebelum kuliah dimulai saya selalu misa pagi di gereja tersebut. Kemudian terbayang pula orang tua, saudara, teman-teman juga om saya yang telah membiayai saya kuliah. Semua kebaikan mereka seolah-olah muncul kembali di depan mata saya. Di situlah saya berdoa untuk mereka satu persatu, mengucap syukur atas semua kebaikan mereka yang mungkin selama ini hampir terlupakan karena kesibukan saya Dalam hidup keseharian kita, masing-masing dari kita punya kenangan dengan orang-orang di masa lalu yang pada akhirnya membentuk pribadi kita seperti sekarang ini. Tapi seiring perjalanan waktu mungkin kenangan manis itu bisa berubah menjadi kenangan pahit yang mungkin tidak ingin diingat kembali. Semua kebaikan mereka mungkin saat ini sudah tertutup karena perlakuan mereka yang telah mengecewakan dan menyakitkan hati kita. Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah mengingat-ingat kesalahan kita. Kalau setiap kesalahan kita Dia ingat, maka kita tidak akan pernah tahan menghadapi hukuman-Nya yang kita akan terima. Tetapi Tuhan itu baik, sebesar apapun kesalahan kita, asal kita mau datang dengan hati yang hancur, maka belaskasih dan pengampunannya akan tercurah atas kita. Mungkin saat ini pasangan kita sudah terlalu membuat kita tertekan dengan larangan, sikap dan perkataan yang kasar. Mungkin anak-anak kita saat ini sudah terlalu menyakitkan hati kita dengan sikap pemberontakannya. Mungkin orang tua kita saat ini sudah terlalu jauh mengatur kehidupan kita sehingga kita benci dengan mereka. Kalaupun hal itu semua sudah terjadi, saat ini Tuhan mengajak kita untuk tenang, dan mulai mengingat saat pertama kali kita bertemu dengan mereka, atau saat pertama kali kita memiliki mereka. Ada begitu banyak kebaikan yang kita terima dari mereka, sehingga kita mau menerima mereka masuk dalam hidup kita. Sekecil apapun kebaikan mereka, itu semua pernah kita terima dan pada akhirnya kita mau menerima mereka apa adanya. Mungkin setelah kita mengingat semua kebaikannya, ada sedikit senyum dan ketegaan menghiasi hati kita. Hidupilah itu, maka kita dapat memulai untuk mengampuninya. Setelah kita mampu mengampuni, kita akan melihat kuasa Allah akan bekerja untuk mengubah kehidupan kita dan keluarga kita. Tuhan Yesus memberkati.DoaTuhan Yesus, terima kasih atas orang-orang terdekat yang pernah dan masih Kau hadirkan dalam hidupku saat ini. Aku bersyukur karena aku boleh masuk dalam kehidupan mereka dan boleh menerima mereka masuk dalam kehidupanku. Tapi seiring perjalanan waktu, aku merasa kalau saat ini aku tertekan hidup dengan pasangan, anak-anakku atau orang tua dan sahabatku. Aku rindu Tuhan, untuk bertemu dengan pribadi-pribadi itu di masa lalu di mana mereka pernah membuat aku bahagia karenanya. Tolong kembalikan hati dan cintaku yang mula-mula pada mereka, sehingga aku dapat menerima mereka seperti dulu aku bahagia menerima kehadiran mereka pertama kali. Hidupkan semua kebaikan mereka dalam hatiku Tuhan, agar aku mampu mengalahkan semua kekecewaan yang kudapati saat in. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 November 2025 - Hadiah Terindah dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 7:16


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 28 Oktober 2025 - Bangkit dan belajar dari kegagalan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 27, 2025 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 Oktober 2025Bacaan: "Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." (Mazmur 37:24) Renungan: Terikat dengan kegagalan masa lalu dapat membelenggu kita sehingga tidak bisa mengupayakan sesuatu yang lebih baik lagi. Kegagalan apakah yang pernah kita alami dan sampai saat ini menyebabkan kita susah untuk bangkit dan mencoba lagi? Seberapa besar kegagalan itu dibandingkan dengan kegagalan Petrus, salah satu murid Yesus yang sudah menyangkal-Nya? Bagaimana pula dengan Thomas A. Edison yang telah mencoba dan gagal lebih dari 1000 kali di dalam upaya menemukan bohlam pijar? Namun demikian ia terus mencoba dan mencoba. Ia menganggap kegagalan-kegagalannya sebagai upaya untuk membetulkan cara-cara yang salah di dalam melakukan sesuatu. Berapa kali kita telah gagal? Mungkin baru satu, dua atau tiga kali. Kegagalan apapun yang sudah kita alami, itu bukan alasan untuk tidak mencoba lagi, apalagi terbelenggu dengan kegagalan itu. Kalau ada orang yang tidak pernah gagal, mungkin ia adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu. Kegagalan seharusnya membuat kita lebih bersemangat untuk belajar, membenahi diri dan mengupayakan sesuatu yang lebih baik. Ingatlah bahwa sekalipun kita jatuh, Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita tergeletak. Ia mau agar kita bangkit dan bangkit lagi tanpa pernah menyerah pada kegagalan masa lalu. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, lepaskan aku dari kekecewaan atas kegagalanku di masa lalu. Perbaharui kembali semangatku agar aku bisa bangkit lagi untuk menyongsong masa depanku kembali yang penuh harapan bersama dengan Engkau. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 Oktober 2025 - Kasih di dalam hati kita harus jadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Oktober 2025Bacaan: "Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki." (Amsal 28:27) Renungan: Suatu kali sehari sebelum lebaran saya bersama beberapa murid berbagi paket sembako untuk tukang sapu jalanan dan pemulung. Saat itu ada seorang kakek pemulung yang duduk dipinggir jalan di samping gerobaknya. Lalu seorang murid saya memberikan paket sembako itu. Wajah kakek itu kelihatan sukacita sekali. Saat murid saya mengucapkan, "Tuhan memberkati ya, kek, " kakek itu terlihat hampir menangis dengan air mata tergenang di pelupuk matanya sambil mengucapkan terima kasih. Mereka itu adalah obyek kasih yang membutuhkan sedikit uluran tangan kita. Dalam pelayanan-Nya di dunia, Yesus sering diperhadapkan pada obyek kasih yang harus ditolongnya. Ketika Yesus keluar dari kota Yeriko, ada orang buta duduk di pinggir jalan mendengar bahwa Yesus lewat, lalu ia berseru, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Saat Tuhan Yesus mendengar seruan orang buta itu, Ia segera menghampirinya. Dalam hati Tuhan Yesus timbul belas kasihan, lalu Ia menjamah mata orang tersebut dan seketika itu juga mata orang buta itu disembuhkan, sehingga bisa melihat lagi. Yesus memberikan pertolongan sesuai kebutuhan mereka. Di sekitar kita banyak obyek kasih yang membutuhkan uluran tangan kita. Mungkin mereka adalah tetangga kita yang membutuhkan beras untuk makan, mungkin itu adalah teman sekolah kita yang mengalami kesulitan untuk membayar uang sekolah, mungkin dia adalah anak kita yang membutuhkan sedikit perhatian karena orang tua yang terlalu sibuk bekerja sehingga jarang di rumah, mungkin itu orang tua kita yang tinggal di suatu tempat yang jarang kita sapa dan kunjungi. Mengapa kita menutup mata dan seolah-olah tidak melihat kebutuhan mereka? Memang sebagian obyek kasih adalah bukan keluarga, sahabat atau teman seiman kita, tetapi Yesus tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk pilih bulu di dalam berbagi kasih. Ingatlah, Tuhan menempatkan mereka di tengah-tengah kita untuk menguji kita, apakah ada kasih di dalam hati kita? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ada banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kasihku. Pakailah keberadaanku untuk menjadi berkat bagi banyak orang, sehingga kehadiranku bisa memberikan kelegaan bagi yang berbeban, kepuasan bagi yang haus dan lapar, sukacita bagi yang bersedih dan pengharapan bagi yang berputus asa. Yesus, jadikah kehadiranku menjadi kehadiran-Mu sendiri di tengah-tengah keluarga dan masyarakatku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 21 Oktober 2025 - Kehadiran yang menjadi Berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 20, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 Oktober 2025Bacaan: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya." (Matius 13:31b) Renungan: Yesus memberikan suatu perumpamaan bahwa Kerajaan Sorga seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain. Hal ini mau menggambarkan bahwa bilamana hidup kekristenan kita sehari-hari tumbuh subur dengan nilai-nilai kebenaran firman Tuhan sehingga tidak ada lagi tipu daya, kemunafikan, dusta, kebohongan, dan segala sesuatu yang berbau tidak benar, maka hal itu akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi orang-orang yang belum percaya. Bilamana hidup kita dipenuhi dengan nilai-nilai hidup kristiani dan kuasa Tuhan, maka hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang. Orang akan senang datang dan bergaul dengan kita. Mereka akan datang meminta nasihat dan jalan keluar. Mungkin mereka datang sekadar untuk curhat karena mereka yakin, kitalah tempat yang pas untuk itu. Apakah saat ini kehadiran kita memberikan kenyamanan sehingga banyak orang datang meminta nasihat, pertolongan dan doa? Atau kehadiran kita membuat orang lain tidak nyaman dan ingin cepat-cepat pergi meninggalkan kita? Mari kita undang Yesus masuk dalam hati kita yang terdalam, agar Ia menguasai seluruh keberadaan kita, sehingga kehadiran kita senantiasa dinantikan oleh banyak orang. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sampai hari ini hidupku belum bertumbuh seperti yang Engkau kehendaki. Masih begitu banyak godaan dunia yang menyita waktu dan perhatianku terhadap orang lain. Ingatkan aku Yesus, agar hidupku bisa berarti bagi orang lain, sehingga melalui kehadiranku, nama-Mu semakin dimuiakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 19 Oktober 2025 - Menyadari kehadiran Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 18, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Oktober 2025Bacaan: "Maka Ia akan menjawab mereka, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku." (Matius 25:45)Renungan: Pada suatu hari Tuhan berjanji untuk mengunjungi rumah seorang perempuan tua. Perempuan ini sangat gembira dan ia menyiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan Tuhan. Setelah selesai, ia duduk dan menunggu kedatangan Tuhan. Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu. Ia bergegas ke luar dan membuka pintu. Dilihatnya seorang pengemis berdiri di depan pintunya. Perempuan itu mengatakan: "Tolong, jangan hari ini. Jangan ganggu aku. Aku sedang menunggu Tuhan yang ingin mengunjungiku. " Ia menolak pengemis itu dan menutup pintu. Tidak lama setelah itu, terdengar lagi ketukan di pintu. Perempuan itu dengan cepat membuka pintu. Ternyata yang ditemuinya hanyalah seorang tua miskin yang minta pertolongan. Ia pun menolak wanita itu sambil membanting pintunya. Tidak lama kemudian terdengar pintu diketuk lagi. Kali ini adalah tetangga rumahnya yang ingin meminjam uang untuk keperluan anaknya ke dokter. Perempuan inipun menolaknya dengan alasan uangnya sudah dipakai untuk membeli keperluan menyambut Tuhan. Perempuan itupun tetap menunggu Tuhan. Haripun telah malam, namun belum ada tanda-tanda kehadiran Tuhan. Perempuan tua inipun putus asa dan bertanya-tanya, "Di manakah Tuhan yang telah berjanji mengunjungiku?" Akhirnya ia tertidur dan bermimpi. Tuhan memperlihatkan diri kepadanya dan berkata: "Aku telah mengunjungimu 3 kali dan kau menolak-Ku 3 kali." Ada banyak kesempatan Tuhan datang mengunjungi kita, tetapi karena kita tidak mau direpotkan oleh mereka maka sering kita mengabaikan mereka. Padahal kalau Tuhan tidak mengizinkan mereka datang kepada kita, maka hal itu tidak akan terjadi. Ada sesuatu yang menarik dari diri kita sehingga orang lain seolah-olah terhipnotis dan datang kepada kita. Mungkin mereka hanya ingin bercerita, ingin didengarkan, ingin didoakan, ingin melihat permainan musik kita, ingin mendengar kita bernyanyi atau bercerita. Marilah kita menyadari bahwa banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan perhatian dari kita, entah itu anak, suami, istri, kekasih, orang tua atau sahabat. Mereka itu adalah orang-orang yang dikirim Tuhan untuk mendapat kasih dan perhatian dari kita. Sebelum mereka tawar hati kepada kita, marilah kita mulai kembali untuk mengasihi mereka sebagaimana awalnya kasih itu mulai bertumbuh atas mereka. Tuhan Yesus memberkati.DOA:Tuhan Yesus, pagi ini, tambahkanlah kasih-Mu dalam hatiku, agar siapapun yang datang dan membutuhkan pertolongan, sapaan, nasihat, senyuman, cerita dan curahan hati, aku siap untuk menerima mereka. Mereka adalah pribadi-pribadi yang Kau kirim padaku untuk aku pulihkan kekosongan hati mereka melalui kasih dan perhatian. Ampuni aku kalau aku pernah menolak mereka datang karena aku tidak mau disibukkan oleh mereka. Tuhan jadikan hatiku seluas samudera agar mampu menampung dan menerima jiwa-jiwa yang terhilang itu dalam hatiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 17 Oktober 2025, Pengampunan hadirkan Damai dan Sukacita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 6:56


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Oktober 2025Bacaan: "Segala kepahitan kegeraman kemarahan pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:31-32)Renungan: Suatu hari Petrus bertanya kepada Yesus, "Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia bersalah kepadaku? Sampai 7 kali?" Yesus berkata kepadanya, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali." Sering kali kita dibuat terkaget-kaget dengan jawaban Yesus ini. Betapa sulitnya kemampuan mengampuni itu. Namun, juga betapa pentingnya kemampuan mengampuni itu. Mungkin akan sangat membantu kalau kita memahami dan sekaligus mengalami "mengampuni dan sekaligus diampuni." Tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah dan rasa salah. Tak peduli apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau betapa salahnya mereka, bila kita tidak memaafkan mereka, kita juga akan ikut serta menanggung akibatnya. Memaafkan orang lain tidak hanya akan membebaskan orang yang bersalah tersebut, tetapi juga membebaskan kita dari kelumpuhan perasaan. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga yang dapat kita arahkan menuju sukacita. Pengampunan itu menyembuhkan, membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat di dalam tubuh dan membiarkan daya hidup mengalir bebas melalui kita. Marilah kita merdekakan roh kita dari belenggu dendam, akar kepahitan, kesedihan, luka batin, amarah dan sebagainya. Kita minta pada Tuhan agar mengganti semua itu dengan pengampunan dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku dengan rahmat-Mu agar aku mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakitiku. Jangan biarkan akar kepahitan, dendam, amarah, sakit hati dan luka batin menguasai hatiku. Biarlah damai sukacita-Mu saja yang menguasai hatiku agar tidak ada penghalang bagi doa-doaku untuk naik ke hadiratMu. Siapakah aku Tuhan kalau aku tidak bisa mengampuni sesamaku yang bersalah padaku, sementara dosaku yang begitu banyak di hadapan-Mu sudah Kau ampuni, Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa mau mengampuni siapapun juga. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 12 Oktober 2025 - Pertobatan, pengampunan dan perubahan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 3:50


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 12 Oktober 2025Bacaan: "Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. la berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek." (Lukas 19:2-3)Renungan: Apa yang kita ketahui tentang Zakheus? Pasti yang kita ingat, dia orangnya pendek, pemungut cukai, tukang korupsi, jahat karena suka memeras orang. Sekalipun banyak orang menilai Zakheus negatif, namun Yesus melihat bahwa ada kemurnian di dalam hati Zakheus untuk bertemu dengan-Nya. Itulah sebabnya Zakheus tidak peduli pada orang lain ketika mereka tidak memberinya kesempatan. Mungkin semua mata memandang sinis kepadanya, tetapi dia tidak peduli. Oleh sebab kemurnian hatinya, Yesus memberikan respon. Kemurnian hati Zakheus terbukti dengan ia mau memberikan segala-galanya bagi orang miskin dan orang-orang yang diperasnya. Kemurnian hatinya membawanya pada pertobatan yang benar. Mari kita belajar memandang dan menilai orang lain seperti Yesus memandang dan menilai Zakheus. Ingat Zakheus bukan lagi ingat soal pemungut cukainya, tetapi ingat kemurnian hatinya. Saat kita ingat seorang yang pernah menyakiti kita, bukan lagi mengingat kesalahannya melainkan ingatlah kebutuhannya untuk diampuni oleh kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku selalu mudah berpikir yang negatif tentang orang lain. Bantulah aku untuk mengubah cara berpikir dan cara pandangku menjadi cara berpikir dan cara pandang-Mu sendiri yang positif, sehingga melalui penilaianku yang positif terhadap seseorang, mampu menjadikannya pribadi yang baik di mataku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 1 Oktober 2025 - Tetaplah Berdoa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 4:04


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Oktober 2025Bacaan: "Tetaplah berdoa." (1 Tes 5:17)Renungan: Alkitab telah mengajarkan prinsip bahwa seorang ayah juga berperan sebagai pendoa bagi kehidupan anak-anaknya. Alkitab mencatat bahwa Ayub senantiasa berdoa bagi anak-anaknya, "...keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: 'Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa (Ayb 1:5). Jadi tidak peduli apakah kita jarang mendapati pria sebagai sosok yang berdoa, tetapi jika firman Tuhan mencatat peran Ayub dalam berdoa, berarti Tuhan juga menghendaki setiap ayah bisa menjadi pendoa di dalam kehidupan bersama keluarganya. Ada keterbatasan seorang ayah untuk mengawasi penuh kehidupan anak-anaknya. Dengan berdoa seorang ayah telah menyerahkan pemeliharaan anak-anaknya ke dalam tangan Tuhan. Mari, para ayah, jadikanlah hidup anda sebagai pendoa dan wakil keluarga di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, penuhilah para ayah dengan kuasa doa-Mu. Sehingga merekapun bisa menjadi wakil bagi keluarga mereka di hadapan-Mu. Jangan biarkan kesibukan mereka menyita waktunya untuk berkomunikasi dengan Engkau. Biarlah dengan kuasa doa-Mu, Engkau pun menguduskan hati, pikiran, perkataan dan pekerjaan para ayah, sehingga walau mereka jauh dengan keluarga karena jarak dan tugas pekerjaan mereka, mereka tetapi mempunyai hati yang takut akan Engkau. Tuhan Yesus, jadikanlah pada ayah sebagai prajurit-prajurit-Mu untuk menjadi benteng dan mengawal setiap pribadi dalam keluarga mereka agar keluarga mereka semakin dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 26 September 2025 - Gembala yang tidak pernah meninggalkan dombaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 25, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 26 September 2025Bacaan: "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku..." (Mazmur 23:4)Renungan: Suatu pagi seorang ahli pertanahan dan pertanian di universitas Toronto Kanada ingin membawa domba-dombanya ke padang rumput dan ia harus menggiring mereka melalui lembah. Ia menyadari bahwa di perjalanan ia akan melalui beberapa rintangan, mungkin di celah-celah tebing bersembunyi ular atau binatang buas yang akan mencelakakan domba-dombanya, atau bisa saja batu-batu dari tebing berjatuhan, namun ia mengabaikan semua itu karena domba-dombanya membutuhkan rumput yang segar. Saat tiba di lembah, cuaca yang cerah tiba-tiba berubah menjadi kelam. Angin dingin bertiup dan tidak lama kemudian hujan air yang disertai es mengguyur lembah itu. Kawanan dombanya mulai gelisah. Oleh karena itu ia segera menggiring mereka berteduh di celah-celah gunung batu. Domba-domba itu kelihatan lebih tenang karena mengetahui bahwa gembalanya ada bersama-sama dengan mereka. Untunglah di lembah itu ia menemukan rumput hijau dan air yang dibutuhkan domba-dombanya. Ternyata di sepanjang lembah itu tumbuh rumput segar dengan kualitas terbaik. Gembala tahu bagaimana memberi rasa aman bagi domba-dombanya. Sebagai Gembala yang baik, Yesus melakukan yang terbaik bagi kita, domba gembalaan-Nya. Dan sebagai domba, seharusnya kita tidak keberatan ketika Dia mengajak kita berjalan melalui lembah kehidupan. Mungkin di sana kita akan mengalami ketakutan, kekecewaan, frustasi, dan hilang harapan. Tapi ingatlah bahwa Sang Gembala tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Dia ada bersama kita untuk menjaga, bahkan menyediakan semua kebutuhan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah menjadi gembala utama dalam hidupku yang senantiasa menjaga dan menuntunku ke padang berumput hijau. Berilah aku keyakinan bahwa bersama Engkau semua akan berjalan dengan baik. Jangan biarkan keraguan dan ketakutan membuat aku tidak percaya akan kuasa-Mu. Kini kuserahkan keterbatasanku dalam tangan-Mu, sempurnakanlah aku agar aku tetap percaya pada-Mu walau di tengah badai. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 September 2025 - Dia selalu menyertaimu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 September 2025Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Seorang wanita berusia 40 an tahun menjatuhkan dirinya dari lantai 14 sebuah apartemen. Sebelumnya ia masih sempat tersenyum kepada seorang pria yang sedang membersihkan kaca jendela apartemen. Tetapi ketika petugas kebersihan itu kembali memalingkan wajah ke arahnya. wanita tersebut sudah menjatuhkan diri ke bawah. Di sebuah kursi tak jauh dari jendela tempat ia menjatuhkan diri, terdapat secarik kertas yang ditinggalkannya. Dalam kertas tersebut tertulis. "Aku tidak dapat lagi menahan rasa kesepian ini. Teleponku tidak pernah berdering. Aku tidak pernah menerima surat. Aku tidak punya teman." Ternyata di sekitar kita terdapat orang-orang yang merasa kesepian dan putus asa. Kesepian dan putus asa bisa menimpa siapa saja. Orang kaya maupun miskin, orang yang bekerja maupun yang mengganggur, orang menikah maupun yang tidak menikah, orang terkenal maupun tidak terkenal. Mungkin kita adalah seorang ibu, bapak, guru, hamba Tuhan, pengusaha atau pelajar. Banyak orang diberkati melalui pelayanan kita. Namun, ada saat-saat tertentu di mana kita merasa tidak berdaya, kesepian atau putus asa. Kondisi seperti ini mungkin disebabkan masalah keluarga, atau masalah pribadi kita yang tidak diketahui oleh siapapun. Jangan takut, Tuhan mengasihi kita dan Ia tahu apa yang kita butuhkan di saat seperti itu. Ia ingin memulihkan setiap aspek kehidupan kita. Saudara dan sahabat boleh meninggalkan kita, tapi Tuhan akan selalu menjadi sahabat setia bagi kita. Oleh karena itu, jika saat ini kita sedang merasakan kesendirian dan mulai putus asa, ingatlah janji penyertaan Tuhan. Ia tidak pernah membiarkan kita sendiri. Ia akan selalu ada untuk kita, seperti janji-Nya"...... Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20).Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa ada untuk ku. Sering di saat-saat tertentu aku merasakan kesepian dan kegalauan dalam hidupku. Aku merasa tidak tahu harus berbuat apa. Aku merasa ditinggalkan oleh orang yang sangat kukasihi dan aku merasa seolah-olah Engkau begitu jauh dari kehidupanku. Tapi kini aku tahu, bahwa janji penyertaan-Mu juga ditujukan kepadaku. Engkau senantiasa ada dan hadir dalam keseluruhan hidupku. Kini kuserahkan rasa sepi dan tak berdaya ku padaMu, hiburlah dan ubahlah hatiku, agar damai dan sukacitaku kembali masuk dan menguasai hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 September 2025 - Tanda titik dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 20, 2025 4:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 September 2025Bacaan: "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." (Filipi 4:13)Renungan: Sejak Musa membunuh orang Mesir yang menganiaya seorang laki-laki sebangsanya, ia melarikan diri ke Midian. Impiannya untuk membela dan membebaskan bangsanya dari perbudakan orang Mesir terkubur sudah. Tetapi meskipun harapan untuk membebaskan bangsanya sudah terkubur, ternyata Tuhan masih mempunyai urusan dengan Musa. Tuhan mau memakai Musa untuk membawa bangsanya keluar dari Mesir. Pertolongan Tuhan membuat Musa yang merasa tidak mampu, menjadi orang hebat yang dapat mengerjakan perkara yang besar. Kerinduan untuk menyelamatkan bangsanya menjadi kenyataan. Sebuah kata-kata bijak mengatakan, "Jangan membubuhkan tanda titik, di mana Tuhan masih membutuhkan tanda koma." Sejarah hidup Musa mengajarkan kepada kita agar jangan pernah menyerah dan berhenti pada satu titik di mana kita merasa tidak mampu berbuat sesuatu. Ketika kita mempercayakan hidup ini kepada Tuhan, maka Ia yang akan merendanya menjadi karya yang indah di pemandangan mata-Nya. Kemustahilan akan terhalau jika tangan Tuhan yang bekerja. Jika keadaan kita saat ini seolah tidak bersahabat dan kita seolah tergilas, jangan menyerah dulu. Mungkin saja Tuhan belum selesai bekerja dan Ia masih membutuhkan tanda koma dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku percaya bahwa rencana-Mu indah bagi hidupku. Bekerjalah secara bebas dalam hidupku dan bentuklah aku seturut kehendak Mu. Aku percaya bahwa kehendak-Mu adalah yang terbaik bagi hidupku. Engkau yang telah memulai kehidupanku, maka kuserahkan penyelesaiannya ke dalam rencana dan karya-Mu. Kuatkanlah dan yakinkanlah aku bahwa bersama Engkau aku dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh pengharapan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 16 September 2025 - Tetap melakukan kebaikan kepada sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 15, 2025 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 September 2025Bacaan: "Apapun juga yang kamu perbuat perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23)Renungan Apakah kita pernah terluka karena orang yang mengaku sangat mencintai kita, tetapi diam diam ternyata mencintai orang lain? Cinta dan kebaikan kita kepadanya diabaikan begitu saja dan kita dicampakkannya. Apakah kita pernah terluka karena orang-orang kepercayaan kita, yang diperjuangkan mati-matian agar mendapatkan posisi yang lebih baik dan taraf hidup yang meningkat, ternyata mengkhianati dan menjelek-jelekkan kita di belakang? Apakah kita pernah terluka karena sahabat-sahabat kita yang kelihatannya sangat mendukung dan berpihak kepada kita, namun mereka menusuk dari belakang dan menjatuhkan kita? Apakah kita pernah terluka, karena anak yang kita besarkan dengan kasih sayang dan pengorbanan, setelah dewasa tidak mempedulikan kita sebagai orang tuanya?Apakah kita pernah terluka pada orang-orang yang kita percaya untuk mencurahkan isi hati kita, namun mereka membeberkan rahasia tersebut kepada orang lain? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang selalu menerima pertolongan dan pemberian dari kita, ternyata sering menggosipkan serta menjelekkan kita? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang di depan berlaku manis, taat, hormat dan berpihak pada kita, ternyata mencemoohkan kita di belakang? Mungkin pernah terbersit penyesalan di dalam hati, untuk apa lagi berbuat baik kepada mereka yang munafik, yang ternyata tidak tulus mengasihi dan bersahabat dengan kita. Hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap terus melakukan kebaikan kepada semua orang. Itulah ciri pengikut Yesus, senantiasa menebar kasih walau di tanah berbatu-batu yang tidak ada harapan untuk bertumbuh. Yesus sudah menerima kita apa adanya, kini terimalah orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, perbaharuilah kasihku agar aku dapat bersikap tulus terhadap orang lain sekalipun mereka mengecewakan dan menyakitiku. Jangan biarkan kasihku pudar karena perilaku mereka yang tidak sesuai dengan harapanku. Engkau sudah mau menerima aku apa adanya dengan segala kekuranganku, maka ajarilah aku menerima orang lain apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka. Tugasku hanya menebar kasih dengan tulus, dan Engkau yang akan menumbuhkannya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 13 September 2025 - Tetap setia di jalanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 13, 2025 6:32


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 September 2025Bacaan: "Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yoh 2:16-17)Renungan: Suatu malam sekelompok pencuri membobol sebuah toko perhiasan. Mereka tidak mengambil satu perhiasan pun, tetapi mereka menukar label harga dari perhiasan-perhiasan yang ada. Perhiasan yang harganya murah menjadi sangat mahal, sebaliknya perhiasan yang harganya mahal diberi label harga yang sangat murah. Mungkin dengan manukar label harga tersebut, mereka bisa mendapatkan perhiasan-perhiasan mahal dengan harga yang murah. Keesokan harinya, para penjaga toko datang dan mereka tidak memperhatikan tentang label-label harga yang sudah ditukar tersebut. Mereka hanya menjual perhiasan sesuai dengan label yang ada. Akhirnya perhiasan yang mahal dibeli dengan harga murah dan perhiasan yang murah dibeli dengan harga mahal. Di dalam dunia ini semua label harga juga telah dikacaukan. Akibatnya orang sulit membedakan mana yang paling bernilai dan mana yang kurang bernilai. Ada yang menganggap bahwa kekayaan, kemasyhuran, kecantikan, ketampanan, popularitas dan kekuasaanlah yang paling bernilai sehingga mereka akan berusaha mengejarnya. Tetapi Yesus mengajarkan bahwa semua hal di atas hanya bersifat sementara. Kerajaan Sorga dan kebenarannya merupakan sesuatu yang jauh lebih berharga dan tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia. Marilah kita introspeksi diri masing-masing, apakah yang kita anggap paling berharga saat ini sehingga kita berusaha keras untuk mendapatkannya? Dunia ini memang telah membutakan mata kebanyakan orang dengan segala macam kenikmatannya (perzinahan, perselingkuhan, seks bebas, kemabukan, pesta pora, narkoba, korupsi, abonsi, pornografi, dll) yang tanpa disadari membawa mereka pada maut. Dunia memberi nilai yang lebih kepada sesuatu yang hanya bersifat sementara, sedangkan kepada sesuatu yang bersifat kekal diberi label murah, sehingga sering kita memberi waktu yang sisa untuk Tuhan. Berapakah waktu yang kita berikan untuk Tuhan dalam 24 jam setiap harinya? Doa sebelum dan sesudah bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah bekerja, dalam perjalanan dan doa khusus yang lainnya? Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu senantiasa mengingatkan aku untuk tetap berada dalam jalan-Mu. Aku sadar bahwa saat ini dunia begitu memikat dengan segala macam kenikmatannya, sehingga banyak anak-anak Tuhan yg sudah terseret ke dalamnya dan mulai menjauhkan diri dari-Mu. Sadarkan aku bahwa aku ini adalah anak tebusan-Mu yang harganya sudah lunas dibayar dengan darah-Mu. Jangan biarkan aku direbut oleh si jahat sehingga aku melecehkan pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 27 Agustus 2025 - Berlomba-lomba berbuat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 26, 2025 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 27 Agustus 2025Bacaan: "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat." (Roma 12:10)Renungan: Dari semua tanaman di Palestina, Badam atau almond adalah pohon yang pertama kali berbunga pada akhir musim dingin atau di awal musim semi. Bunganya berwarna putih atau merah jambu keputih-putihan. Yang paling berharga dari badam adalah bijinya, karena bisa dimakan atau dijadikan bahan penting untuk campuran berbagai jenis makanan. Berbunga lebih awal dari pohon-pohon yang lain, itulah salah satu hal penting yang kita ketahui tentang pohon badam. Ini mengingatkan kita sebagai anak-anak Tuhan untuk selalu berlomba-lomba dan saling mendahului di dalam berbuat baik. Sangatlah mudah untuk membenci ketika seseorang menyakiti hati kita, kita mudah memfitnah seseorang karena sentimen pribadi, mudah menipu untuk mendapatkan keuntungan, mudah melontarkan kata-kata makian yang kasar ketika emosi, dan sebagainya. Tetapi untuk berlomba-lomba dan saling mendahului dalam berbuat baik, tidak semua orang mampu melakukannya. Ada sebuah pernyataan, "Kebaikan bukanlah sifat yang diturunkan, melainkan perilaku yang harus dipelajari." Mungkin selama ini kita hanya menyatakan kebaikan kepada orang-orang yang sudah berbuat baik kepada kita terlebih dahulu. Kita menunggu dan hanya menjadi penonton saja ketika orang lain berlomba-lomba berbuat baik. Kini saatnya kita belajar menjadi yang pertama di dalam berbuat baik, supaya di mana ada pertikaian, kita datang membawa damai. di mana ada kesedihan, kita datang membawa penghiburan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah lebih dulu mencintai dan mengasihiku. Aku rindu untuk membalas cinta-Mu. Bantulah aku untuk mau menyisihkan waktu dan sedikit penghasilanku untuk membantu mereka yang berkekurangan. Pakailah aku sebagai kepanjangan seluruh diri-Mu, agar melalui kehadiranku ada sukacita mengalir di hati mereka. Amin. (Dod).