POPULARITY
Categories
Deine Chance auf einen Job im Profisport
Wetzlarer Stadträtin Andrea Biermann steht vor erneuter Abwahl, mehr Besucher beim zweiten Offroad-Treffen und Mutter empört über Freispruch in Missbrauchsprozess. Das und mehr heute im Podcast. Alle Hintergründe zu den Nachrichten des Tages finden Sie hier: https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/wetzlarer-stadtverordnete-muessen-biermann-erneut-abberufen-6101826 https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/wetzlarer-altstadt-verwandelt-sich-in-ein-spieleparadies-6104882 https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/so-lief-das-zweite-offroad-treffen-im-wetzlarer-finsterloh-6104899 https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/kita-garbenheim-erhaelt-ein-neues-aussengelaende-6108640 https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/wetzlar-mann-soll-7-jaehrige-im-intimbereich-angefasst-haben-5986198 https://www.mittelhessen.de/lokales/lahn-dill-kreis/wetzlar/landstrasse-wetzlar-giessen-ab-dienstag-voll-gesperrt-globus-6101944 Ein Angebot der VRM.
Wie kann Nordhorn wachsen, bezahlbar bleiben und gleichzeitig noch lebenswerter werden? Im Format „Bauexperte trifft…“ spricht Tobias Stahl mit Silvia van den Berg, Bürgermeisterkandidatin für die Stadt Nordhorn. Es geht um den Menschen hinter der Kandidatin, ihre Werte, ihren ungewöhnlich vielseitigen beruflichen Werdegang und ihre Ideen für die Zukunft der Kreisstadt in der Grafschaft Bentheim. Als Sozialwissenschaftlerin, Bildungsexpertin und ausgebildete KI-Trainerin möchte Silvia van den Berg Menschen zusammenbringen, neue Ideen ermöglichen und Nordhorn gemeinsam mit Bürgern, Wirtschaft und Verwaltung weiterentwickeln. Im Podcast geht es unter anderem um:
Nächste Schritte bei Baugebieten rundum Hechtsheim und Ebersheim, Mainzer Kunsthalle vor finanziellen Herausforderungen und Friseur auf Lerchenberg ist Stammlokal von berühmten Fußballspielern. Das und mehr heute im Podcast. Alle Hintergründe zu den Nachrichten des Tages finden Sie hier: Die nächsten Schritte bei Baugebieten Hechtsheim-Ebersheim https://www.allgemeine-zeitung.de/lokales/mainz/stadt-mainz/die-naechsten-schritte-bei-baugebieten-hechtsheim-ebersheim-5981866 Mainzer Kunsthalle: Neues zu Leitung und Kosten https://www.allgemeine-zeitung.de/lokales/mainz/stadt-mainz/mainzer-kunsthalle-neues-zu-leitung-und-kosten-6096898 Das ist der Lieblingsfriseur von Mainz-05-Star Nadiem Amiri https://www.allgemeine-zeitung.de/lokales/mainz/stadt-mainz/nadiem-amiri-lieblingsfriseur-mainz-05-star-mainz-05-dfb-nationalspieler-6012220 Raus aus den Containern: Neustart für Kita „Am Zagrebplatz“ https://www.allgemeine-zeitung.de/lokales/mainz/mainz-hechtsheim/raus-aus-den-containern-neustart-fuer-kita-am-zagrebplatz-6016958 Die „Nachtstreife“ verabschiedet sich aus Mainz https://www.allgemeine-zeitung.de/lokales/mainz/stadt-mainz/nachtstreife-serie-swr-ard-mainz-abschied-staffel-ludwigshafen-5941662 Ein Angebot der VRM.
L'unique show radio dédié aux courses hippiques ! En partenariat avec le PMU, "les courses RMC" sont le rendez-vous des parieurs et des amateurs de chevaux. Tous les samedis de 13h à 14h, Dimitri Blanleuil, Lionel Charbonnier, Frédéric Kita et Mathieu Zaccagnini donnent la parole au monde des courses (entraineurs, drivers, jockey, propriétaires) et fournissent aux auditeurs les meilleurs conseils pour leurs paris du week-end.
Le nouveau podcast football du FC Copains
Kehadiran ialah kata yang manis, bermakna, penuh nostalgia dan nikmat. Semua kita diciptakan untuk mendambakan sebuah kehadiran. Dalam konteks pribadi, tidak ada orang yang bisa mengantikan posisi orang-orang terkasih dan yang kita cintai di hidup kita, mungkin dalam bentuk hadiah bisa, pada level tertentu dia memuaskan kita tetapi kita masih menuntut yang namanya "kehadiran." Ucapan, telfon, oleh-oleh, atau apapun itu mungkin bisa menghibur 'sedikit,' namun tetap kita menuntut yang namanya kehadiran. Kehadiran begitu dirindukan, bukankah? Bahkan teknologi saat ini diciptakan untuk menjembatani kehadiran tersebut dengan orang-orang yang kita kasihi, tetapi di satu titik seberapa kuat kita berusaha menciptakan dan mencari solusi untuk hadir dalam momen tersebut, kita sadar bahwa selalu ada yang namanya kekurangan. Kita tahu bahwa kita tidak maha hadir, kita tidak bisa ada dalam setiap momen waktu apalagi kalau itu momen yang bersamaan. Allah menciptakan kita seperti itu, agar dalam perjalanan musim kehidupan ini akan lebih baik kalau kita tahu bahwa kita tidak dapat berjalan sendiri. Kalau kita tahu bahwa ada pribadi yang menyertai, berjalan dan menuntun setiap langkah kita. Entah itu dalam duka atau suka, kalau kita tidak sendiri maka kita dapat melewatinya. Tetapi jikalau sendirian, terkadang beban yang sebenarnya tidak terlalu berat, menjadi sangat membebani sebab semua itu kita pikul sendiri. Seri ini menolong kita mengenal bahwa kita punya satu Pribadi yang setia hadir dan menyertai kita. Mari simak secara spesifik dalam Seri 5 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Fenomena El Niño diperkirakan kembali meningkatkan risiko musim kemarau yang lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat memicu meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut dan wilayah perkebunan.Di sisi lain, industri perkebunan sawit yang merupakan salah satu sektor strategis perekonomian nasional juga terus dituntut untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla melalui penerapan teknologi, tata kelola lingkungan, serta kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan kalangan akademisi. Pertanyaannya, sejauh mana kesiapan industri sawit menghadapi ancaman El Niño tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan?Untuk membahasnya, telah hadir dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, M.P., Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University serta Pakar Ekologi Hutan, Konservasi Keanekaragaman Hayati, dan Kebakaran Hutan/Lahan, serta Dr. Ir. Basuki Sumawinata, M.Agr., Ahli Gambut dan Hidrologi Lahan Gambut, Akademisi Senior IPB University, sekaligus pakar pengelolaan ekosistem dan restorasi lahan gambut.Kita akan mengulas bagaimana perspektif ilmiah melihat kesiapan industri perkebunan sawit dalam menghadapi El Niño, efektivitas berbagai langkah mitigasi yang telah dilakukan, hingga strategi kolaborasi yang diperlukan agar produktivitas perkebunan tetap terjaga seiring dengan komitmen melindungi lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sudah hadir di podcast saya, Ibu Ira Puspadewi, mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang pernah tersangkut kasus korupsi terkait proses Kerja Sama Usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) oleh PT ASDP pada periode 2019–2022. Kita akan kupas tuntas langsung perjalanan hidup beliau yang penuh lika-liku. Sudah sukses bekerja di Amerika, ia pulang untuk mengabdi kepada Indonesia, namun malah dipenjara. Ada apa sebenarnya? Simak selengkapnya di Helmy Yahya Bicara!
audio ini berisi dari salah satu buku milik seorang penulis yaitu boy Candra dalam novel nya yang berjudul sebuah usaha untuk melukan
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tulang-Tulang Terkilir Supaya Kita DisembuhkanDiambil dari: Mazmur 22:15 “Aku tercurah seperti air, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus digantung di kayu salib, tubuh-Nya menanggung penderitaan yang sangat berat. Tangan dan kaki-Nya dipaku, tubuh-Nya tergantung, dan seluruh berat badan-Nya menarik ke bawah. Karena itulah, tubuh Yesus meregang dengan sangat kuat. Mazmur 22 menggambarkan keadaan ini dengan kata-kata, “segala tulangku terlepas dari sendinya.”Artinya, penderitaan Yesus bukan hanya soal luka di kulit atau darah yang keluar. Seluruh tubuh-Nya benar-benar menanggung rasa sakit yang dalam sekali. Bahu, tangan, dan bagian-bagian tubuh lain merasakan tekanan yang luar biasa. Ditambah lagi, Yesus sudah dicambuk, dipukul, dihina, dan sangat lemah sebelum penyaliban itu dimulai.Wah, Wonder Kids, ini menolong kita melihat betapa mahalnya keselamatan kita. Yesus tidak menyelamatkan kita dengan cara yang mudah. Ia rela menanggung rasa sakit yang sangat besar di tubuh-Nya sendiri. Semua itu Ia alami karena kasih-Nya kepada kita.Mazmur 22 juga menunjukkan sesuatu yang indah: jauh sebelum Yesus disalibkan, firman Tuhan sudah lebih dulu menggambarkan penderitaan itu. Jadi, apa yang terjadi pada Yesus bukan kecelakaan. Semua ada dalam rencana Allah. Yesus tahu apa yang akan Ia hadapi, tetapi Ia tetap rela menjalaninya demi menyelamatkan manusia berdosa.Lalu apa hasilnya bagi kita? Karena Yesus rela menderita, kita bisa menerima pengampunan dan hidup yang baru. Alkitab berkata bahwa Yesus menanggung dosa kita di tubuh-Nya di kayu salib supaya kita hidup untuk kebenaran. Jadi, penderitaan Yesus tidak sia-sia. Dari salib itu, Tuhan membuka jalan supaya kita diperdamaikan dengan Allah.Kadang-kadang kita bisa lupa betapa seriusnya dosa kita. Kita menganggap dosa hanya kesalahan kecil. Tetapi salib menunjukkan bahwa dosa begitu berat sampai Yesus harus menderita sedemikian besar. Namun, salib juga menunjukkan bahwa kasih Yesus lebih besar dari dosa kita.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menderita di kayu salib untuk menanggung dosaku. Terima kasih karena tidak ada penderitaan-Mu yang sia-sia. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa hal yang kecil, tetapi sungguh menghargai kasih-Mu yang begitu besar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: setiap penderitaan Yesus di kayu salib menunjukkan bahwa kasih-Nya kepadamu sangat besar dan keselamatanmu dibayar sangat mahal. Tuhan Yesus memberkati.
Klar ist: Ein Mann wird Nachfolger von SP-Mann Reto Müller, der in die Kantonsregierung gewechselt hat. Ob es mit Roland Loser wieder ein SP-Mann schafft in der mehrheitlich bürgerlichen Stadt? Oder doch Patrick Freudiger von der SVP? Die Ausgangslage. Weiter in der Sendung: · Die Stadt Bern schliesst eine Kita und legt zwei weitere zusammen. Mögliche Gründe für die sinkende Nachfrage. · Wegen der anhaltenden Trockenheit und der damit verbundenen hohen Brandgefahr findet das Gurnigel-Bergrennen dieses Jahr nicht statt. · Der als «Sadist von Romont» bekannt gewordene Mörder und Sexualstraftäter wird nicht bedingt entlassen. Das hat das Bundesgericht entschieden.
Der Fachkräftemangel stellt Kindertageseinrichtungen in Deutschland vor große Herausforderungen. Viele Kitas suchen händeringend nach qualifiziertem Personal. Die Leidtragenden sind nicht nur die Kollegen, sondern vor allem auch Familien und Kinder. Wie lässt sich die Situation verbessern? Und was braucht es, um den Beruf der Erzieherin/des Erziehers wieder attraktiver zu machen? Marc Urban spricht mit Erzieherin Kalina Nikolowa
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tangan dan Kaki yang DipakuDiambil dari: Zakharia 12:10 “... mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapinya seperti orang meratapi anak tunggal...”Wonder Kids, ketika Tuhan Yesus sampai di tempat penyaliban, Ia dibaringkan di atas kayu salib. Lalu paku-paku besar ditancapkan pada tangan dan kaki-Nya. Itu adalah penderitaan yang sangat mengerikan. Bukan hanya sakit biasa, tetapi sakit yang amat dalam dan sangat menyiksa.Orang-orang zaman sekarang kadang membayangkan paku itu ditancapkan di telapak tangan seperti di banyak gambar. Tetapi para ahli menjelaskan bahwa kemungkinan besar paku itu dipasang di bagian pergelangan tangan, karena bagian itu lebih kuat untuk menahan berat tubuh di kayu salib. Kaki Yesus juga dipaku. Jadi seluruh tubuh-Nya tergantung dengan rasa sakit yang luar biasa.Bayangkan, Wonder Kids, setiap kali Yesus harus menahan tubuh-Nya, bergerak sedikit, atau mengambil napas, rasa sakit itu pasti makin terasa. Tangan dan kaki yang terluka itu terus menanggung beban tubuh-Nya. Ini bukan cerita yang ringan. Ini adalah penderitaan yang sungguh nyata.Mengapa Yesus rela mengalami semua itu? Karena kasih-Nya kepada kita. Tangan yang dipaku itu adalah tangan yang dulu menyentuh orang sakit dan menyembuhkan mereka. Kaki yang dipaku itu adalah kaki yang berjalan ke banyak tempat untuk menolong orang. Tetapi sekarang tangan dan kaki itu rela disakiti supaya kita bisa diselamatkan.Renungan hari ini menolong kita melihat bahwa keselamatan kita dibayar sangat mahal. Yesus tidak menyelamatkan kita dengan kata-kata saja. Ia menyelamatkan kita dengan tubuh-Nya sendiri yang diserahkan di kayu salib. Setiap luka-Nya berbicara tentang kasih yang besar.Kadang-kadang kita bisa terlalu biasa mendengar cerita salib. Kita tahu Yesus disalib, lalu kita cepat lewat begitu saja. Tetapi hari ini, berhentilah sejenak dan pikirkan: Tuhan Yesus sungguh rela dipaku untukku. Wah, itu kasih yang tidak kecil sama sekali.Dan ada satu pelajaran lagi, Wonder Kids. Tangan dan kaki kita sekarang tidak dipaku, tetapi bisa dipakai untuk dua arah: untuk dosa atau untuk Tuhan. Tangan kita bisa dipakai menolong atau menyakiti. Kaki kita bisa dipakai berjalan ke tempat yang baik atau ke tempat yang salah. Karena Yesus sudah menyerahkan tangan dan kaki-Nya bagiku, aku juga mau memakai hidupku bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Lihatlah tanganmu hari ini dan katakan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena tangan-Mu rela dipaku bagiku. Tolong aku memakai tanganku untuk melakukan yang baik.” Lalu pikirkan juga ke mana kakimu akan melangkah hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela dipaku di kayu salib untuk menyelamatkanku. Terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar. Tolong aku supaya tidak menganggap salib-Mu hal yang biasa, tetapi hidupku sungguh dipakai untuk melakukan yang baik bagi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tangan dan kaki Yesus rela dipaku karena kasih-Nya kepadamu, jadi pakailah hidupmu untuk berjalan dan bekerja bagi Dia. Tuhan Yesus memberkati.
DZIKIR & SHOLAWAT: MERAIH MANFAATUstadz Hisyam Mukhlas ArruyaniKAJIAN MT TQu (Tathmainul Quluub)Terbuka Untuk Umum MuslimahRabu, 12 Agustus 2026 / 29 Safar 1448HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Kota BogorRasulullah ﷺ bersabda:"Apabila kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah."Para sahabat bertanya, "Apakah taman-taman surga itu?"Beliau ﷺ menjawab, "Majelis-majelis ilmu." (HR. Tirmidzi)Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Sedekah JariyahBSI 7158 607 195 a.n. Masjid As-SofiaBSI 7329 455 135 a.n. Majelis IlmuWakaf Peralatan Live StreamingBSI 7149 665 026 a.n. DiMediaTVLIVE Streaming: ~ Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/SI8reaUyuKo?feature=share~ Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/eNcDfSIFCa4?feature=share~ IG @DiMediaTV~ IG @MasjidAssofia~ FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1687051342376973/~ Tiktok DiMediaTV~ Spotify: "Dimedia Radio" "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. #dimediatv #dimediatv #dimediaradio #MasjidAssofia #masjidassofiabogor #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslive #obslivestudio #obslivestream #obsstream #obsstreaming #mt.tq_you #MTTatma'inulQhuluub #mttquJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid assofia,masjid assofia bogor,obs, obs studio, obs studio live, obs live, obs live studio, obs live stream, obs stream, obs streaming, Sony A7RIII,Sony A7R3,mt.tq_you,MT TQu,MT Tatma'inul Qhuluub,
Zwei-Klassen-Gesellschaft bei Wiesbadens Kitas?, was wird aus dem Wiesbadener „Sommermarkt“? und Regierung in Sicht – Maracuja präsentiert Koalitionsvertrag. Das und mehr heute im Podcast. Alle Hintergründe zu den Nachrichten des Tages finden Sie hier: Zwei-Klassen-Gesellschaft bei Wiesbadens Kitas? https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/zwei-klassen-gesellschaft-bei-wiesbadens-kitas-6003172 Vertrag endet: Was wird aus dem Wiesbadener „Sommermarkt“? https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/vertrag-endet-was-wird-aus-dem-wiesbadener-sommermarkt-5887968 Regierung in Sicht – Maracuja präsentiert Koalitionsvertrag https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/wiesbaden-neue-koalition-in-sicht-cdu-laedt-zum-parteitag-6009591 Unterbringung in Psychiatrie für Brandstifter gefordert https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/unterbringung-in-psychiatrie-fuer-brandstifter-gefordert-5988607 Zukunft für Wiesbadener Feuerlöschboot gesichert https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/zukunft-fuer-wiesbadener-feuerloeschboot-gesichert-6003663 Werbeanhänger blockieren unerlaubt Parkplätze in Schierstein https://www.wiesbadener-kurier.de/lokales/wiesbaden/stadt-wiesbaden/werbeanhaenger-blockieren-unerlaubt-parkplaetze-5978339 Ein Angebot der VRM.
Di balik tenangnya rawa-rawa Indonesia, tersimpan salah satu benteng pertahanan iklim terpenting di bumi: ekosistem gambut tropis. Lahan basah alami ini terbentuk selama puluhan ribu tahun dengan laju penambahan yang sangat perlahan, yakni hanya 1 hingga 2 mm per tahun, namun mampu mengunci miliaran ton karbon terestrial global. Sayangnya, intervensi manusia seperti pembuatan saluran drainase tanpa kendali dapat mengeringkan bentang alam ini secara masif, memicu penurunan tanah (subsidence) hingga 5 cm per tahun dan mengubah surga keanekaragaman hayati ini menjadi rawan kebakaran hutan yang dahsyat. Ketimpangan antara lamanya proses pembentukan dan cepatnya laju kerusakan menuntut tindakan nyata sebelum ekosistem yang tak tergantikan ini sirna secara permanen. Sebagai tanggapan atas krisis tersebut, Pemerintah Indonesia menghadirkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) sebagai cetak biru tata kelola jangka panjang berdurasi 30 tahun. RPPEG bukan sekadar dokumen administrasi di atas kertas, melainkan panduan strategis yang membagi ruang gambut secara tegas antara Fungsi Lindung untuk menjaga kubah air dan cadangan karbon, serta Fungsi Budidaya yang ramah lingkungan. Operasionalisasinya di tingkat tapak digerakkan melalui pilar pemulihan 3R: Rewetting (pembasahan kembali melalui sekat kanal), Revegetation (penanaman kembali vegetasi asli), dan Livelihood Revitalization (pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal tanpa bakar). Melalui pendekatan komprehensif ini, pemulihan ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga berjalan secara harmonis. Pada akhirnya, memahami dan mengawal implementasi RPPEG adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas iklim global dan keberlanjutan masa depan. Kebijakan ini menjembatani target komitmen iklim nasional dengan aksi nyata di tingkat tapak, memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menghirup udara bersih dan terbebas dari bencana asap berulang. Melindungi lahan gambut berarti melindungi kehidupan; dan melalui RPPEG, kita sedang meletakkan fondasi yang kokoh untuk tatanan lingkungan hidup Indonesia yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 12 Agustus 2026Bacaan: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:23-24)Renungan: Andre mendapat pekerjaan di sebuah toko bahan makanan. Suatu hari seorang pelanggan memasuki toko itu dan setelah membeli beberapa buah, lalu berbisik kepada Andre, "Berilah kepadaku beberapa buah lagi! Karyawan yang dahulu di sini, biasa melakukannya untuk mendapatkan uang persenan." "Tidak," kata Andre, "Saya tidak bisa melakukannya, atasanku tidak akan memperbolehkannya." "Tapi," kata orang itu, "Atasanmu tidak ada di sini." "Oh, dia ada," kata Andre, "Tuhan selalu ada di sini dan mengawasiku. Dialah atasanku." Bagaimanakah sikap kita dalam bekerja? Apakah kita hanya bekerja dengan baik bila atasan kita ada di kantor atau hanya bila kita sedang diawasi? Bila kita menyadari bahwa atasan kita adalah Tuhan, dan pimpinan ataupun perusahaan tempat kita bekerja hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk memberkati kita, maka sikap kita adalah:Pertama, melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, seolah untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bila kita menyadari bahwa Tuhan adalah pimpinan kita, akankah kita memberikan kepada Raja di atas segala raja itu hasil yang buruk? Tentu tidak bukan? Sebaliknya, kita akan mempersembahkan karya kita yang terbaik. Kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menyenangkan hati-Nya.Kedua, bekerja dengan kejujuran atau integritas. Meskipun atasan kita tidak ada di tempat, tidak mengawasi, kita akan tetap bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan bersemangat. Namun kebanyakan yang terjadi justru sebaliknya, ketika atasan kita keluar kantor, kita merasa merdeka karena sang mandor tidak lagi mengawasi kita. Mari mulai saat ini kita belajar untuk memiliki kebiasaan dan sikap yang baik dalam bekerja, mari menjadikan Tuhan sebagai atasan kita. Karena manusia, baik itu pimpinan ataupun atasan kita, bisa saja mengecewakan kita, namun Tuhan tidak pernah mengecewakan kita, Dia akan selalu memberikan upah yang terbaik bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk kesempatan sekolah dan bekerja yang Kau izinkan aku jalani. Bantulah aku agar aku dapat menjalankannya dengan baik, sehingga semuanya dapat berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).
Di episode kali ini, kita akan ngobrol bareng one of the owner dari venue Industry Bandung 2026, tepatnya di Kisah Manis Huis Bandung bersama Christian Aryadharma. Kita akan bahas seputar perjalanan Kisah Manis di Bandung sebagai salah satu tempat favorit warga Bandung untuk spend time sendiri ataupun bersama keluarga. Kita juga akan membahas seputar trend F&B di Bandung, dan perkembangannya seperti apa. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Kisah Manis https://www.instagram.com/kopikisahmanis/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #F&BBandung
KATA PEMRED #64PinterPolitik.comKita mempercayai beberapa benda justru karena benda itu tidak bisa diajak bicara.Meteran air berdiri di depan rumah. Timbangan menunggu di pasar pagi. Jarum jam bergerak di stasiun tanpa peduli siapa yang berlari mengejar kereta. Kita menitipkan sebagian nasib kepada benda-benda itu bukan karena mereka baik hati. Mereka tidak punya hati sama sekali.Kalender masuk dalam kategori ini.
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Ruh Pulang Kerumah Hari Ke 3,7, 40 & Malam Jum'at?ternyata Selama ini Kita Sala! ini Menurut Ulama
„Die kindliche Sexualität ist für Erwachsene oft schwer zu verstehen“, sagt Enrico Plöttner. Als Sozialpädagoge (ISP) bei den Ambulanten Hilfen des SOS-Kinderdorf Hamburg begleitet er seit vielen Jahren Kinder, Jugendliche und Familien. Darüber hinaus gibt er Workshops für Fachkräfte zu sexualpädagogischen Handlungsfeldern. Einen kleinen Einblick in seine Arbeit gibt es in dieser Podcastfolge. Im Interview mit Florian (herrschleinig.de) von der Online-Community Echte Papas und Marco (dad-mag.de) erzählt Enrico, warum Aufklärung nicht erst in der Pubertät beginnt, dass Körpererkundungsspiele in der Kita ganz normal sind, wie man Geschlechtsteile am besten benennt, was Pornografie im Netz mit Kindern macht und wie man am besten reagiert, wenn das Kind sagt: „Papa, ich glaube, ich bin queer“. Zusätzlich gibt es natürlich auch dieses Mal wieder einen neuen Song auf der Spotify-Playlist der ECHTEN PAPAS: https://spoti.fi/2Zutj4H, natürlich ausgesucht von Rico. Downloaden, anhören und am besten auch gleich abonnieren wie auch den Podcast selbst. Ihr habt Feedback? Zu der Playlist? Zu dieser Folge? Oder eine allgemeine Frage? Dann schreibt gerne eine Mail an: podcast@echtepapas.de! Und jetzt: Viel Spaß beim Hören.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 10 Agustus 2026Bacaan: Kata perempuan Samaria Itu kepada-Nya, "Bagaimana mungkin Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang perempuan Samaria?" Adapun orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria." (Yohanes 4:9)Renungan: Suatu ketika seorang bernama jo menceritakan masa lalunya dan bagaimana Kristus mengubah hidupnya. Ia adalah seorang pria yang suka berkelahi, berbicara kasar, mabuk-mabukan dan suka menyeleweng. Akibatnya, semua orang malas berhubungan dengannya. Istrinya hampir minta cerai karena tak tahan dengan kelakuannya. Jo lalu bertemu satu orang saat makan di warung dan mereka berbicara cukup lama. Orang ini bersaksi tentang Yesus dan imannya. Jo terbuka dengan Injil, belajar Alkitab, dan dibaptis. Seiring dengan pertumbuhan imannya, Jo mulai berbicara dengan sopan, mampu mengendalikan emosi, dan mengasihi istrinya. Sering kali orang yang kita sangka tertutup dan menolak pewartaan Injil, ternyata sangat terbuka untuk menerima pewartaan Injil tersebut. Pada zaman Yesus, laki-laki tidak berbicara kepada perempuan di depan umum, terutama seorang Rabi. Orang Samaria dibenci orang Yahudi karena beberapa alasan. Perempuan Samaria yang diajak bicara oleh Yesus adalah orang bermasalah, hatinya telah mengalami banyak penderitaan. Orang-orang melihat perempuan ini sebagai sosok yang harus dihindari. Yesus melihatnya sebagai sosok yang harus diperhatikan dan dikasihi. Hasilnya, bukan hanya perempuan ini percaya kepada Yesus, tapi banyak orang Sikhar menerima pewartaan Injil yang disampaikan wanita tersebut. Yesus adalah Sang Pembuka Mata. Marilah kita menjadi seperti Yesus. Kita tahu ada orang yang hidupnya berantakan, buruk kelakuannya dan dijauhi banyak orang. pandanglah mereka seperti Yesus memandang kita. Mari sediakan waktu untuk menemui dan berbicara dengan mereka, lakukan tindakan kasih sesuai kebutuhan mereka, dan mohonlah kepada Tuhan untuk menjamah hati mereka sehingga hidup mereka bisa berubah dan berbuah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bukalah hatiku agar hatiku selalu terpaut pada-Mu, sehingga apa yang kupikirkan, kurasakan, ku katakan dan kuperbuat sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 8 Agustus 2026Bacaan: "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melintasi sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau au tidak akan dihanguskan, nyala api tidak akan membakar engkau." (Yesaya 43:2)Renungan: Untuk menghasilkan sebuah biola yang berkualitas dibutuhkan serangkain proses yang tidak mudah. Sang seniman awalnya memilih potongan kayu yang halus. Kemudian ia memulai memahat bagian depan dan belakang hingga memperoleh ketebalan yang diinginkan. Setelah itu, ia mulai membengkokkan dan menekan kayu itu. Seniman itu tahu persis seberapa kuat tekanan yang dibutuhkan agar kayu itu menjadi alat musik yang indah. Setelah selesai, ia pun menggoreskan inisial namanya di bagian belakang untuk menyempurnakan biola ciptaannya itu. Demikianlah Tuhan membentuk dan memproses hidup umat pilihan-Nya itu. Sekalipun umat itu harus dibawa Tuhan dan berjalan melewati tempat-tempat yang menyakitkan, tetapi Tuhan memberi jaminan bahwa semua itu tidak akan "mematahkan" hidup mereka. Umat Israel harus melewati air dan sungai, tetapi Tuhan berjanji menyertai mereka sehingga sungai pun tak akan menghanyutkan. Bahkan jika mereka melewati api, mereka tidak akan dihanguskan. Tuhan tahu persis seberapa kuat kita sanggup menanggung beban ketika kita ditekan, dibengkokkan, walaupun kita sendiri merasa seolah tak mampu memikulnya. Tuhan tidak akan membiarkan hidup kita rusak. Setiap tekanan yang kita lewati hanyalah bagian proses penyempurnaan dan setelahnya la menuliskan nama-Nya pada hidup kita. Kita adalah karya-Nya yang mulia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap masalah kehidupan yang aku terima. Dulu aku begitu rapuh. Tapi ketika hidupku semakin dekat pada-Mu, aku menjadi mengerti bahwa ketika aku mengandalkan-Mu saja, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Morgens Schule, Arbeit und Kita, nachmittags Hobbys und abends die völlige Erschöpfung vor den Bildschirmen. Wenn es euch auch manchmal so vorkommt, als wenn das Familienleben sich manchmal ein bisschen einsam anfühlt, dann seid ihr damit ganz und gar nicht alleine. Im Podcast sprechen Host Christine und Familiencoach Daniela Schmidt darüber, wie wir wieder zueinander finden und was überhaupt dazu führt, dass wir manchmal einfach nebeneinanderherleben anstatt wirklich in Verbindung zu gehen. Kleiner Spoiler: Netflix ist nicht wirklich schuld... zumindest nicht nur. Mehr zu Daniela Schmidt: Daniela Schmidt ist Mama von zwei Kindern und HypnoKids®-Spezialistin. Sie begleitet Kinder und Eltern dabei, die Ursachen hinter Gefühlen und Verhaltensweisen zu verstehen und gemeinsam Wege zu mehr Leichtigkeit, Vertrauen und nachhaltiger Veränderung zu finden. Website Instagram Mehr von Christine Rickhoff: Instagram Bücher von Christine Rickhoff: Für Geschwister ab 4 Jahren: Das Beste an uns: Eine Geschichte über zwei ziemlich ungleiche Geschwister* Für Mädchen ab 10 Jahren: Du bist 100% richtig* Buch mit Tipps gegen Angst ab 7 Jahre: Keine Angst vor der Angst* Schwangerschaftsbegleiter: Du & ich. Das Mama-Buch* Zum Eintragen und Verschenken: Dein Leben, deine Geschichte: Ein besonderes Erinnerungsalbum* Schwangerschaftskalender: Deine Schwangerschaft Tag für Tag* *https://www.eltern.de/services/affiliate-links-auf-elternde +++ Weitere Infos zu unseren Werbepartnern finden Sie hier: https://linktr.ee/elterngespraechpodcast +++ +++++++++++++++++ Habt ihr Lob, Tadel oder Themenvorschläge und Fragen zu den Themen Partnerschaft sowie Erziehung? Schreibt Christine eine persönliche Mail an podcast@eltern.de. Außerdem erreicht ihr uns auf unserem Instagram-Account @elternmagazin oder folgt Christine auf Instagram @christinerickhoff. Wir würden uns freuen, wenn ihr unseren Podcast auf iTunes, Spotify oder Deezer abonniert und bewertet. Infos und Links zu unseren Werbepartnern: Unser Werbepartner KOSMOS: Kostenlose Leseproben entdecken und mit etwas Glück ein exklusives Einschulungspaket gewinnen: Auf www.kosmos.de/eltern wartet ein BÜCHERHELDEN-Bücherpaket, ein ergobag Schulranzen, sowie weitere Überraschungen. RBB Podcast Mimi Sandmädchen: Sie ist jung, trägt eine Sternentasche und bringt schöne Geschichten für die kleinen Pausen im Alltag: Im Kinder-Podcast „Mimi Sandmädchen“ warten lustige, musikalische Abenteuer rund um Fantasie, Gefühle, Freundschaft und Wissen – exklusiv in ARD Sounds. Mimi Sandmädchen · Neue Folgen - Jetzt Podcast anhören!
Pembawa Renungan: Linda Wahjudi Denpasar BaliMat. 17:1-9
KATA PEMRED #60PinterPolitik.comSeorang lelaki berusia 85 tahun duduk di ruangan berpanel kayu, ditanya hari apa hari itu.Ia tidak menjawab.Ditanya warna dasi yang dikenakannya. Ia juga tidak menjawab. Jawaban 2 pertanyaan itu ada pada tubuhnya sendiri, dan keduanya ia serahkan kepada Amandemen Kelima. Hampir 3 jam pada 29 Juli 2026, lebih dari 100 kali, Anthony Fauci memilih diam.Beberapa hari sebelumnya, komite yang sama meletakkan sesuatu di atas meja publik. Lebih dari 1.000 halaman buku harian pribadinya, Desember 2019 sampai Desember 2022. Terbuka. Gratis. Bisa diunduh dari mana saja, termasuk Jakarta.
On this episode, we talk about saving yourself for marriage, coming out of the closet, and, of course, cheating... Ako si Kapitan Rapsa.
Ständiger Personalmangel, zunehmende Gewalt und kurzfristige Gruppenschließungen belasten Familien und Erzieherinnen und Erzieher – und die Gesellschaft. Dorothee Machai berichtet über ein Kita-System am Limit. Von Dorothee Machai.
Ibu Monika Kusnandar (TB) Yohanes 14:21Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
Pembawa Renungan: RD. Revi Tanod ManadoMat. 14:22-36
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 3 Agustus 2026Bacaan: Aku tahu segala pekerjaanmu. Engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!" (Wahyu 3:1)Renungan: Semua orang tentunya ingin memiliki reputasi yang baik. Reputasi atau nama baik ini tidak datang begitu saja, melainkan sebagai hasil perbuatan atau tindakan kita. Namun, banyak orang ingin dikenal dengan reputasi yang baik sekalipun sebenarnya hidup mereka berbeda dengan yang dicitrakan di depan orang lain. Mereka lebih khawatir tentang anggapan orang dibandingkan fakta yang sebenarnya. Bahkan ada tokoh publik yang membayar konsultan untuk melekatkan citra tertentu pada diri mereka. Berbagai lembaga atau perusahaan melakukan banyak cara, bahkan membayar biaya iklan yang mahal demi mendapatkan reputasi yang baik, tentunya dengan tujuan memperoleh untung yang lebih besar. Kita dapat menjalani hidup bersandiwara di hadapan manusia dengan hanya menampilkan hal-hal yang baik sambil menyembunyikan sifat buruk kita. Namun, semua ini tak dapat kita tutupi dari Allah Yang Maha Tahu. Pendapat-Nya tentang kitalah yang terpenting dan paling menentukan. Orang-orang menilai jemaat di Sardis sebagai gereja yang hidup. Namun, Tuhan menilai mereka sebagai gereja yang mati. Sekalipun mereka melakukan berbagai macam pelayanan, tetapi ternyata tak satu pun pekerjaan itu beres menurut Tuhan. Karenanya, Dia meminta mereka untuk bangun, serta menguatkan apa yang masih tersisa yang masih dapat diperjuangkan. Tuhan memperingatkan agar mereka bertobat serta kembali kepada firman yang telah mereka terima sebelumnya. Sehebat apa pun anggapan orang tentang diri, keluarga, karir, atau pelayanan kita, semuanya tak berarti jika Tuhan menilai sebaliknya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dalam berkata-kata dan bertindak, agar aku tetap ada di jalan-Mu sehingga orang bisa menilai aku baik sesuai dengan penilaian-Mu. Amin. (Dod).
Damit sie nicht zu Hause rumhängen, können Kinder im Kindergartenalter auch 12 Stunden am Tag in einer Raffinerie arbeiten. Das nennt man ganztägige Erdölförderung. Von Ulrich Winters.
Beate Glöser wuchs bescheiden in Polen auf und wollte nie Millionärin werden. Heute führt sie ein mehrfaches Millionen-Business. In dieser Folge spricht sie mit Jeanine offen über den Weg aus der Kita, warum sich die erste Million nach nichts anfühlte und was Reichtum wirklich mit Einsamkeit macht.In dieser Folge geht es um:Wie aus einer Diplompädagogin eine Millionärin wurdeWarum die erste Million weniger spektakulär ist als gedachtEigene Bedürfnisse über die der Kinder stellen, ohne schlechtes GewissenWie sich Freundschaften auf dem Weg zu mehr Geld verändernÜber meinen Gast — Beate Glöser:Erfolgsunternehmerin, Keynote-Speakerin und Gründerin der Greatness Academy in Freiburg. ❤️ Autorin des Amazon-Bestsellers „Mein spiritueller Weg zur Millionenunternehmerin" https://www.amazon.com/Mein-spiritueller-Weg-zum-Millionenunternehmen/dp/1955655782/
Ist es ein Problem, wenn ein knapp 4-jähriges Mädchen nur gleichaltrige Jungs in der Kita-Gruppe hat? Und brauchen Kinder gleichgeschlechtliche Freundschaften für eine gesunde soziale Entwicklung? Sollte man deshalb die Kita wechseln? In dieser „EURE FRAGEN“-Folge widmen sich Christine und Elke der Frage, wie Eltern wichtige Entscheidungen für Kinder treffen können – auch wenn sie nicht so recht wissen, was das richtige ist. Elke erklärt die Pro- und Contra-Liste mit Gewichtung und wie man aus einem vermeintlichen Dilemma ein Tetralemma macht. Mehr von Elke Schicke: Website Mehr von Christine Rickhoff: Instagram Bücher von Christine Rickhoff: Für Geschwister ab 4 Jahren: Das Beste an uns: Eine Geschichte über zwei ziemlich ungleiche Geschwister* Für Mädchen ab 10 Jahren: Du bist 100% richtig* Buch mit Tipps gegen Angst ab 7 Jahre: Keine Angst vor der Angst* Schwangerschaftsbegleiter: Du & ich. Das Mama-Buch* Zum Eintragen und Verschenken: Dein Leben, deine Geschichte: Ein besonderes Erinnerungsalbum* Schwangerschaftskalender: Deine Schwangerschaft Tag für Tag* *https://www.eltern.de/services/affiliate-links-auf-elternde +++ Weitere Infos zu unseren Werbepartnern finden Sie hier: https://linktr.ee/elterngespraechpodcast +++ +++++++++++++++++ Habt ihr Lob, Tadel oder Themenvorschläge und Fragen zu den Themen Partnerschaft sowie Erziehung? Schreibt Christine eine persönliche Mail an podcast@eltern.de. Außerdem erreicht ihr uns auf unserem Instagram-Account @elternmagazin oder folgt Christine auf Instagram @christinerickhoff. Wir würden uns freuen, wenn ihr unseren Podcast auf iTunes, Spotify oder Deezer abonniert und bewertet. Infos und Links zu unseren Werbepartnern: Unser Werbepartner KOSMOS: Kostenlose Leseproben entdecken und mit etwas Glück ein exklusives Einschulungspaket gewinnen: Auf www.kosmos.de/eltern wartet ein BÜCHERHELDEN-Bücherpaket, ein ergobag Schulranzen, sowie weitere Überraschungen. RBB Podcast Mimi Sandmädchen: Sie ist jung, trägt eine Sternentasche und bringt schöne Geschichten für die kleinen Pausen im Alltag: Im Kinder-Podcast „Mimi Sandmädchen“ warten lustige, musikalische Abenteuer rund um Fantasie, Gefühle, Freundschaft und Wissen – exklusiv in ARD Sounds. Mimi Sandmädchen · Neue Folgen - Jetzt Podcast anhören!
Pembawa Renungan: Sandy Kusuma TangerangMat 13:36-43.
Jahn, Thekla www.deutschlandfunk.de, Campus & Karriere
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 26 Juli 2026Bacaan: “Tetaplah berdoa.” (1 Tesalonika 5:17)Renungan: Ibu Ani, 42 tahun divonis dokter terkena kanker stadium 3. Hari pertama di rumah sakit dia menangis seharian. Takut, marah dan ia bertanya kepada Tuhan, “Kenapa aku Tuhan?” Dokter mengatakan bahwa Ibu Ani harus kemoterapi panjang. Biaya besar dan keluarganya juga panik. Tiap malam sebelum tidur, suaminya memegang tangannya dan bekata, “Bu, kita nggak bisa apa-apa. Tapi kita bisa berdoa. Yuk tetap berdoa.” Mereka mulai berdoa pendek 1 menit setiap bangun tidur. Doa 1 menit setiap mau ke rumah sakit. Doa 1 menit setiap efek kemoterapi datang. Setahun kemudian, hasil labnya membaik. Ibu Ani berkata, “Aku nggak tahu Tuhan sembuhkan karena apa. Tapi aku tahu, doa itu yang bikin aku nggak sendirian. Tuhan menemani aku di tiap jarum infus.” Penyakitnya belum tentu langsung sembuh, tapi hatinya disembuhkan terlebih dahulu, ada damai. Paulus tidak menuliskan dalam suratnya tersebut "berdoa kalau sempat" atau "berdoa kalau ada masalah besar". Tetapi tetaplah berdoa, artinya: terus-menerus, tidak putus dan menjadi gaya hidup. Doa bukan cuma acara 30 menit di kamar. Doa itu seperti napas rohani kita. Bangun tidur berdoa, di jalan macet berdoa, mendapat kabar baik berdoa syukur. Mendapat kabar buruk berdoa minta tolong. Tuhan tidak menyuruh kita berdoa yang panjang dan indah. Dia hanya mau hati kita tetap terjalin dengan-Nya. Kita semua punya "ruang rumah sakit" versi kita yaitu pertama sakit hati. Dikhianati teman dan disakiti keluarga, rasanya kita tidak bisa memaafkan. Kedua sakit jiwa. Kecemasan, overthinking, depresi. Pikiran berputar terus sepanjang malam. Ketiga sakit keadaan. Banyak hutang, pengangguran, anak yang jauh dari Tuhan, sudah usaha tapi mentok. Di titik itu kita sering berpikir, “Percuma berdoa. Tuhan tidak menjawab." Padahal dalam 1 Tesalonika 5:17 kita diingatkan jangan berhenti berdoa. Tetap berdoa bukan untuk "menyogok" Tuhan. Tapi supaya kita tetap memegang tangan-Nya saat kita berjalan di lembah kekelaman. Mungkin jawabannya belum datang, tapi kekuatan, damai, dan hikmat-Nya akan datang terlebih dahulu waktu kita berdoa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku datang kepada-Mu dengan segala sakit penyakitku. Ajarilah aku untuk tetap berdoa, bahkan saat aku lelah dan tidak mengerti. Jangan biarkan aku menjauh dari-Mu. Pegang tanganku hari ini. Aku percaya, bersama-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 25 Juli 2026Bacaan: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Keluarga Pak Budi baru aja kena musibah. Usaha kecilnya bangkrut saat menjelang Natal. Tabungan habis untuk membayar utang. Malam itu di meja makan suasananya hening. Anak sulungnya berkata, “Pa, kita masih bisa makan nasi sama telur. Berarti Tuhan masih pelihara kita ya.” Istri Pak Budi menyambung, “Iya. Listrik masih menyala. Rumah masih ada. Kita masih lengkap 4 orang di sini.” Mereka tidak pura-pura bahagia. Tapi malam itu mereka memutuskan untuk berdoa dan mengucap syukur dahulu, sebelum memikirkan jalan keluarnya. Tiga bulan kemudian, pelan-pelan ada pintu berkat baru terbuka. Paulus menulis ayat ini kepada jemaat yang sedang tertekan. Dia tidak berkata, "Bersyukur kalau segala hal baik". Tetapi "bersyukur dalam segala hal". Ada 2 pesa penting dari bacaan tersebut. Pertama, “Mengucap syukurlah dalam segala hal”. Dalam segala hal itu artinya baik suka maupun duka, sehat maupun sakit, berkecukupan maupun berkekurangan. Bersyukur bukan karena situasinya baik-baik saja, tetapi karena Tuhan kita tetap baik. Kedua, “Sebab itulah yang dikehendaki Allah”. Ini bukan saran, tetapi ini adalah kehendak Tuhan. Waktu kita bersyukur, kita sedang taat. Dan ketaatan akan membuka pintu berkat baru dan damai Tuhan. Bersyukur itu bukan menyangkal masalah. Bersyukur itu memilih fokus kepada Tuhan yang memegang masalah itu. Kita gampang bersyukur kalau gaji naik, anak lulus, badan sehat. Tapi bagaimana kalau dalam kerjaan bos tidak menyenangkan, target tidak tercapai, di-PHK? Yang terjadi adalah kita akan gampang mengeluh dan menyalahkan. Bagaimana jika dalam keluarga anak susah diatur, pasangan cuek, orang tua sakit? Rasanya capai dan tidak dihargai. Bagaimana juga di dalam iman? Doa udah lama tidak dijawab. Melihat orang lain diberkati, kita pun bertanya, "Tuhan, Engkau di mana?". 1 Tesalonika 5:18 mengajak kita memasang "kacamata bersyukur" tiap hari. Bukan bersyukur karena masalahnya, tapi bersyukur bahwa di tengah masalah Tuhan masih ada, Tuhan masih mengasihi, Tuhan masih bekerja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sering mengeluh dan lupa bersyukur. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku mengucap syukur dalam segala hal, karena Engkau tetap baik. Ajarilah aku melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah kesulitan dan isi hatiku dengan ucapan syukur. Amin. (Dod).
Mengapa Kita Perlu Menyembah Tuhan?Penyembahan bukanlah tuntutan Allah kepada manusia, melainkan cara Allah mengembalikan manusia kepada tujuan penciptaannya.Prinsip:- Penyembahan adalah kehidupan bersama Allah.- Penyembahan menjadi jalan untuk kembali kepada Allah- Penyembahan adalah tujuan keselamatanApa yang perlu kita lakukan sebagai penyembah yang benar?1. Jangan mengganti hubungan dengan ritual.2. Jadikan seluruh hidup sebagai penyembahan.3. Ingat tujuan keselamatan
Menjadi orang tua tidak harus sempurna. Temukan cara mengurangi beban pola asuh anak agar Anda bisa lebih tenang dalam mendidik buah hati. Banyak orang merasa tertekan dengan ekspektasi tinggi dalam dunia parenting modern. Podcast ini membahas kegelisahan tersebut dan mengapa standar yang terlalu berat justru bisa menghambat pertumbuhan keluarga. Episode ini cocok bagi Anda yang sedang berjuang menyeimbangkan tuntutan zaman dengan kebutuhan emosional anak. Kita akan membahas mengapa belajar dari anak justru menjadi kunci dalam menjadi orang tua yang lebih bijak. Anda akan mendapatkan perspektif baru tentang pentingnya memperbaiki diri setiap hari daripada mengejar kesempurnaan. Dengan menerapkan pola asuh anak yang lebih fleksibel, Anda bisa menciptakan hubungan yang lebih sehat dan suportif di rumah. Mari mulai menerapkan parenting santai dan berhenti menghakimi diri sendiri. Subscribe untuk mendapatkan tips parenting mingguan yang praktis, dan tulis di kolom komentar, apa tantangan terbesar Anda saat ini dalam mendidik anak?
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: what-it-takes------------------Rahayu Saraswati Djojohadikusumo membahas latar belakang keluarga, lika-liku perjalanan pendidikan, hingga aktivisme kepemimpinan perempuan, demokrasi, dan industri kreatif. Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:23 - Jatuh cinta dengan seni peran sejak kecil0:14:41 - Kesehatan mental0:32:14 - Dua sisi latar belakang keluarga0:40:10 - Demokrasi dan Pendidikan1:06:57 - Kepemimpinan perempuan1:18:23 - 4 cara kelola talenta terbaik1:26:46 - Kemampuan bercerita, soft power, IP1:37:42 - Spiritualitas dalam menjaga kesehatan mental1:48:46 - Menemukan purpose tidaklah instan1:55:45 - Meritokrasi2:09:32 - AI#Endgame #GitaWirjawan #SaraswatiDjojohadikusumo------------------Special thanks to our ‘Future Narrators' channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, QunÔºáan Syukrilah, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Muhammad Ismail Mubarak, KATE WOLSKA, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, Mr Gman, Irawan Purwono, Agnes Pranindita, nazaruddin nasir, 747sgw, Patricia S, Gusko Adnyana, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Naufal M, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna felicia, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Seno wibowo, Hendry Ahen, Ferdy Reza, Haju Ara Podcast, Ayu Arman, Flores Exotic Tours, Niki S, Anita Amalia, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, erna girirachman, Ronny Wijaya, Alvin Rivaldi, Stella sinaga, Kawal Jakarta, Freddy Wijaya, Bambang Made, fsoenardi, ULFA, Daniel Tagu Dedo, Yoggi Dinata, Omabudi Herawan, Dina Siswa, rita triani, Beatrice Cynthia Walter, Dendy Hernama, sentraikanlaut sentraikanlaut, Nur Aini, Sri Rahayu Fitriani, Ainia Putri Ayu Kusuma, faiza kamalia, agung Murdifi, Liely Noor Qadarwati, agita sari, Boodguns, Anang Rikza Masyhadi OFFICIAL, Didik Muktiyanto, muksin muksin, Rudi Gmail Nuriadi, Vindow Harum, irawan karseno, gaby diovani, abson Ly26, jaka susila, Reinhard Santoso, tjia martin, Roni Pebrianto, Roberto Sontani, achmad subarkah, Omo Abdul Madjid, Uswatun Khasanah, alex ondang, Arya Family, muzakir tombolotutu, Timmy Kids, only1su, Wee Khien Tan, Dawani Magdalena, Ricko Ciady, theresia margriet, Tri Laylaa Shaiza, Retno Sri, Buyung Aji Saputro, Fredrik Ong, Gricelle Sachi Sihombing, Erwin Loe, Dhanie Soeharto
In this hilarious episode we had our friends Pretti Yonna & Kita Reign pull up on us for some laughs and controversial gender debates. We also filmed this episode when Pretti Yonna was pregnant, which makes this our first episode with a pregnant guest. Hope you guys enjoy this one as much as we did.This episode of the Everyday Is Friday Show is sponsored by Maxxm!Take your game to the next level with Maxxm, the premium men's enhancement brand designed to help boost confidence and performance. Check out our exclusive offer below:https://www.maxxm.com/edifFOR UNCENSORED EPISODES, BEHIND-THE-SCENES CONTENT, AND MORE, SUBSCRIBE TO OUR PATREON!http://patreon.com/everydayisfridayshowThis episode of the Everyday Is Friday Show is also brought to you by Jerkmate, the camsite that has something for everyone. Whether you're just curious or ready to jump in, getting started is simple and completely free. All you have to do is click the link and sign up today. There are no contracts and no hidden fees, just instant access whenever you're ready.https://www.jkmte.com/EDIFConnect with Everyday Is Friday ShowPatreon http://patreon.com/everydayisfridayshowInstagram http://instagram.com/everydayisfridayshowFacebook http://facebook.com/everydayisfridayshowTikTok http://tiktok.com/@everydayisfridayshowX (Twitter) http://twitter.com/edifshowFollow Your Favorite HostsRobiiiworld http://instagram.com/robiiiworldTeddy2Stupid http://instagram.com/teddy2stupidFollow Our Special GuestsKita Reign http://instagram.com/kitareignllcPretti Yonna http://instagram.com/damndrii
Pembawa Renungan : F.X Warindrayana, S.T.B YogyakartaMat 12:14-21.
Kita Lorah So Prabh Hoi, ਕੀਤਾ ਲੋੜਹਿ ਸੋ ਪ੍ਰਭ ਹੋਇ (Sri Guru Granth Sahib Ang 736 Sabad 1993)
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ MacauMat 11:28-30.
Kita bakal belajar dari dua konten kreator yang bisa berhasil hidup dari karya dengan dua cara yang berbeda. Lo bisa mulai dari bagian yang paling menarik buat lo : 00:00 Sinopsis01:05 Awal Mula Bikin Konten11:43 Pilih Niche dari Awal atau Cobain Aja?20:28 Top 3 Lessons Buat Yang Mau Mulai28:02 Kapan Harus Hire Tim?33:30 Maksimalin Monetisasi di Setiap Platform46:23 Cara Lain Untuk Bertahan dari Konten53:39 Hal yang Paling Sulit Jadi Content Creator58:58 Jadi Content Creator Sampe Umur 50
Kita Karna Sarab Rajai, ਕੀਤਾ ਕਰਣਾ ਸਰਬ ਰਜਾਈ (Sri Guru Granth Sahib Ang 736 Sabad 1991)
Lou Diamond Phillips joined us to talk: -Mahal kita - Pronounced: mah HAHL kee TAH - Lou has no idea what that means -His new movie "Gangland" -In the movie he is working for a Tribal Police Dept - which is very different -"It's basically Denzel Washington's Training Day. I play a tribal cop ... it's griddy, it's tense, there's a lot of intensity throughout" -The complicated nature of his character -Wearing a LOINCLOTH on stage for The King and I -Kiefer and Young Guns Watch Gangland Trailer Here To subscribe to The Pete McMurray Show Podcast just click here