POPULARITY
Categories
Ain dilahirkan sebagai seorang little person, tapi itu tak pernah jadi penghalang untuk dia mengejar impian. Dalam episode ini, Ain berkongsi tentang cabaran yang dia hadapi, bagaimana dia menghadapinya, dan bagaimana dia membuktikan bahawa kejayaan bukan ditentukan oleh fizikal, tetapi oleh semangat dan ketabahan.Kisah yang jujur, menyentuh hati, dan penuh inspirasi.
Ain dilahirkan sebagai seorang little person, tapi itu tak pernah jadi penghalang untuk dia mengejar impian. Dalam episode ini, Ain berkongsi tentang cabaran yang dia hadapi, bagaimana dia menghadapinya, dan bagaimana dia membuktikan bahawa kejayaan bukan ditentukan oleh fizikal, tetapi oleh semangat dan ketabahan.Kisah yang jujur, menyentuh hati, dan penuh inspirasi.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Siprianus T. Betekeneng dan Kristina K. Opong dari Paroki Santa Maria Assumpta Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Yeremia 17: 5-10; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 16: 19-31.MENGANDALKANTUHAN MELALUI MANUSIA Renungan kita pada hari ini bertema: Mengandalkan TuhanMelalui Manusia. Kisah terkenal tentang Lazarus dan orang kaya yang tidak punyanama menjadi bahan katekese yangmenarik. Kisah ini dapat dipakai untuk memperkayai isi pengajaran tentangbersandar sepenuhnya kepada Tuhan di satu pihak, dan di lain pihak mengharapkankebaikan sesama manusia di mana kasih Tuhan didapatkan. Lazarus ditampilkan sebagai orang yang sangat terbataskemungkinan untuk menyambung hidupnya di dunia. Sesuai dengan standar imankita, Tuhan mestinya memakai orang kaya itu untuk menolong Lazarus, namun tidakterjadi demikian. Nabi Yesaya dalam bacaan pertama mengingatkan supayaorang-orang beriman mengandalkan Tuhan untuk kelangsungan hidupnya. Lazarus dankita semua sangat memerlukan campur tangan Tuhan bagi kelangsungan hidup kita.Yang tidak pantas ialah ketika seseorang di dalam kesusahan hidup, ia tidakingat dan bahkan tidak memerlukan Tuhan. Lazarus dan banyak orang lain yang senasib selalu ada didunia ini. Mereka hidup bersama orang-orang lain yang lebih beruntung atau yangtercukupi kebutuhan hidupnya. Kata penginjil Markus, “Orang-orang miskin selaluada bersama kalian” (Mk 14,3). Yang lebih konkret dapat kita lihat di dalamsebuah paroki. Gereja teritorial ini selalu memiliki lapisan umat yang hidupnyadalam kekurangan. Gereja kemudian mempunyai karya pelayanan yang memberiperhatian bagi mereka untuk bisa menyambung hidupnya. Kolekte dan sumbanganyang dilakukan di paroki, salah satu kegunaannya tentu untuk kepentingan ini.Gambaran ini cukup menerangkan bahwa golongan Lazarus ini mengandalkan Tuhanmelalui sesamanya di dalam sebuah komunitas beriman. Namun semuanya tidak selalu lancar dan menjadi suatubentuk pelayanan yang memadai. Maksudnya ialah bahwa golongan Lazarus belumtentu mendapatkan yang mereka perlukan. Campur tangan Tuhan bisa saja tidakdijalankan melalui sesama manusia yang lebih beruntung hidupnya. Yesus sangatjelas memperlihatkan kalau golongan Lazarus sangat memerlukan pertolongan. Yangmenjadi krusial ialah orang-orang mampu yang dapat berkontribusi, tidak mampumenjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menolong golongan Lazarus. Itu yangsebenarnya ingin ditekankan oleh Yesus. Itu berarti dosa mereka ialah dosa kelalaian yang mestinyatidak boleh terjadi dalam kehidupan berjemaat, berkomunitas, dan beriman yangsama. Mereka ini tidak merealisasikan yang disebut tadi “mengandalkan Tuhanmelalui sesama.” Akibatnya sudah jelas, seperti yang sudah kita dengar dalamInjil tadi. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang baik, buatlah kami selalumenyadari dan melakukan kewajiban kami sebagai pengikut-pengikut-Mu, yaitumenolong sesama kami yang berkekurangan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalamnama Bapa ...
Lebih Berharga dari Emas Tua: Pengantar Memahami dan Mengkhotbahkan Mazmur (Victor P.H. Nikijuluw)
Kepikiran gak sih kalau olaharaga bisa mengubah sejarah dunia
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya." (Amsal 15:29)Renungan: Jim Johnson ditugaskan oleh pimpinan sebuah hotel untuk menyelamatkan hotel itu dari "bencana" kebangkrutan. Banyak manager lain telah mencoba dan berjuang tetapi tetap gagal dan sia-sia. Hotel sekarang diambang kehancuran dan kalau ini terjadi, maka banyak karyawan akan kehilangan pekerjaan. Jim Jonhson mencoba cara lain yang belum pernah dibuat oleh manager lain. la pergi ke salah satu bukit di mana dari sana ia bisa melihat hotel itu dengan jelas. la tinggal disana selama kurang lebih 20 menit. Apa yang ia lakukan? la berdoa dan berdoa. Pertama-tama ia mendoakan tamu-tamu hotel, semoga mereka sehat dan ceria, dan tergerak melangkahkan kaki ke hotel itu. Semoga mereka mendapatkan apa yang diinginkan, bukan hanya sarana yang lengkap tetapi sapaan dan sambutan hangat dari para karyawan hotel. Kemudian ia berdoa untuk orang-orang yang tinggal dan berada di sekitar hotel. Mereka yang berbisnis di area itu, juga tidak luput dari doanya. Ia juga berdoa bagi semua penduduk kota. Semoga mereka mendapat rejeki dan hidup layak. Begitulah pekerjaan yang Jim Johnson lakukan tiap malam, ia mendoakan hal yang sama. Lambat laun, suasana hotel mulai bergairah. Tamu-tamu mulai berdatangan. Roda perjalanan hotel itu menampakkan geliat yang sangat terasa. Walau ada harapan, Jim Johnson tidak berhenti berdoa, memohon dan berharap. Akhirnya keadaan hotel kembali pulih dan bahkan melebihi harapan dan perkiraan pimpinan sehingga Jim Johnson menjadi berkat bagi karyawan hotel tersebut. Jika doa satu orang mampu mengembalikan masa depan hotel itu, kita bisa membayangkan bila seluruh penghuni dunia berdoa bagi dunia dan seluruh isinya. Memang secara manusiawi kita kadang sulit mengerti akan masalah dan problema hidup kita. Namun harus selalu kita percaya bahwa Allah lewat cara-Nya yang kadang tak terpahami, tak terduga, tak terselami sanggup menolong kita. Allah mendengar doa-doa kita. Kisah selamatnya hotel itu dari kebangkrutan adalah satu bukti. Banyak manager mencoba cara luar biasa, tetapi tidak membuahkah hasil. Jim Johnson mencoba cara sederhana dan biasa namun "berkuasa" membawa hotel itu ke permukaan kembali. Masihkah kita meragukan kuasa doa itu? Berdoalah jika kita memang merindukan ada jalan. Berdoalah, supaya kita kuat, maka Dia akan menolong kita. Tuhan Yesus memberkati. Dia:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh Doa-Mu, sehingga doaku penuh kuasa untuk memberkati banyak orang. Amin. (Dod).
Ramadan tempoh muhasabah dan perubahan diri. Tetapi bagi perokok, cabaran sebenar bukan sekadar menahan lapar dan dahaga - tetapi melawan keinginan merokok lepas berbuka. Dalam episod NoTapis kali ini, kami tampilkan Encik Muchtar Abdul Karim, yang berjaya berhenti merokok selepas 15 tahun, serta kaunselor QuitLine Lembaga Penggalakan Kesihatan (HPB), Cik Siti Zuliana Nandir. Encik Muchtar berkongsi perjalanan penuh jatuh bangun tinggalkan rokok - termasuk beberapa cubaan yang gagal sebelum akhirnya menemui motivasi sebenar: keluarga. Sementara itu, Cik Zuliana jelaskan realiti proses berhenti merokok- mengapa ramai gagal berkali-kali, bagaimana Ramadan boleh jadi peluang terbaik, dan strategi praktikal untuk mengawal keinginan terutama selepas iftar. Persoalannya - boleh ke Ramadan kali ini jadi permulaan kita berhenti merokok atau bantu keluarga kita lakukan demikian?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Ceramah Khas yang berlangsung di Surau Al Husna, Taman Bertam Perdana, Kepala Batas, Pulau Pinang pada 1 Mei 2025.~ Sekumpulan orang-orang miskin jumpa Nabi mengadu orang kaya tapau pahala~ Orang kaya setiap tahun pergi buat ibadah haji~ Orang miskin jenuh tunggu giliran nak boleh buat haji~ Satu amalan mudah yang berpahala besar~ Kaya adalah kelebihan yang Allah bagi kepada orang yang Allah pilih~ Sahabat bersaing untuk buat kebaikan~ Tidak semua orang kaya akan gunakan duit untuk kebaikan~ Kita cuba sehabis baik untuk jadi orang kaya~ Jadi kaya tidak mustahil bagi sesiapa pun~ Tak ada jalan nak kaya dunia, pulun untuk kaya akhirat~ Amalan-amalan Saidina Abu Bakar~ Punya meriah orang mati ~ Nampak macam malaikat Maut dok ronda kot sini~ Kalau ditakdirkan kita mati hari ni, adakah dah bersedia nak jawab soalan malaikat~ Masa lapang banyak diisikan dengan benda dosa~ Banyaknya pintu-pintu kebaikan~ Tak perlu ada jawatan untuk dapat pahala~ Nanti akan masuk dari pintu, seorang ahli syurga~ Apa istimewanya dia ni?~ Tidak pernah sekali mulut bercakap buruk tentang orang lain~ Sedaya upaya tidak akan tipu sesiapa, tiada hasad dengki ~ Susahnya nak jaga hati untuk sangka baik kepada orang~ Cuba buat untuk tidak menulis dan menjawab apa orang kata kat kita~ Nabi wafat pada hari Isnin (detik sakaratul maut Nabi)~ Ustaz paling tua di Masjid Abdullah Fahim~ Syok duduk rumah~ Cara Nabi bersugi sebelum Nabi wafat~ Video kajian kebaikan kayu sugi~ Pada kayu sufi itu sudah ada florida~ Tidak ada satu pun sunnah Nabi yang tidak baik~ Kita punya penyakit, lebih kagum kepada WHO berbanding hadis Nabi~ Kotoran ketika mandi mayat~ What you give, you get back~ Sebab Ustaz datang ke Surau Al Husna~ Team Tok Adi Surau Al Husna~ Buat kerja sukarela untuk gali kubur dan uruskan jenazah~ Masak dengan kasih sayang~ Bayangkan berapa banyak pahala yang dituai~ Pahala sebesar Bukit Uhud~ Bukit yang sayang kita~ Kita tak kisah dan tak ambil peduli dengan apa yang jadi disekeliling kita~ Kalau kita tak boleh buat baik, jangan buat jahat~ Kebanyakkan sahabat Nabi mati diluar Madinah untuk sampaikan dakwah~ Sunnah Nabi jika dengar orang nak buat ibadah Haji~ Doa mustajab dari seorang kawan~ Kisah sahabat yang ditangkap minum arak~ Jangan terlebih dalam menghukum orang - kita bukan tuhan~ Ramalan cuaca Pak Haji Fattah ~ Syukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepada kita
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …
Opik pertama kali mengenal istrinya saat ia sedang mengamen pada sebuah bus. Dari pertemuan itu ia dan istrinya memutuskan untuk lanjut ke jenjang pernikahan. Pernikahan berjalan mulus selama bertahun tahun hingga mereka memiliki anak. Namun sebuah tragedi terjadi sampai merenggut nyawa istrinya dan membuat Opik menjadi buronan selama 7 bulan.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Discovering Single – Memahami identitas & relasidalam terang Firman Tuhan (Jevin Sengge, Alfa Imannuel , Sara Kristi dkk)
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Februari 2026Bacaan: "Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!" (Amsal 23:1-2) Renungan: Katak Amazon bertanduk adalah seekor katak yang memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan dengan katak-katak lain. Amfibi gemuk ini dapat tumbuh sepanjang 20 cm, dan banyak ditemukan di Kolombia sampai ke Brazil, khususnya di rawa-rawa daerah sungai Amazon. Namanya didapat dari dua tanduk runcing yang mencuat dari kepalanya. Katak yang betina ukurannya lebih besar dari yang jantan, namun warna kulitnya tidak secerah yang jantan. Namun, yang jauh lebih menarik untuk dibahas dari hewan ini adalah nafsu makannya yang luar biasa besar! Katak ini sangat gemuk dan merupakan katak paling rakus di antara katak-katak jenis lainnya. Sangat sering katak ini ditemukan dalam keadaan mati sewaktu berusaha mencoba menelan mangsa mereka yang terlalu besar, sehingga mulut mereka masih berisi mangsa yang tersangkut dan tidak dapat tertelan ketika ditemukan. Nafsu makan berlebihan sungguh sangat berbahaya! Ternyata, bukan cuma katak yang bisa mengalami hal ini. Alkitab menyampaikan sebuah kisah tragis dari bangsa Israel yang mati konyol karena tidak dapat mengendalikan nafsu rakus mereka yang liar. Kisah tragis ini terjadi di daerah yang diberi nama Kibrot-Taawa. Dikatakan bahwa waktu itu ada orang-orang bajingan yang kemasukan nafsu rakus, hingga mereka berteriak meminta makan daging. Hal ini terjadi karena mereka bosan dengan manna yang tiap hari mereka makan. Akhirnya, Musa datang kepada Tuhan dengan membawa segala keluhan bangsa itu, dan singkat cerita Tuhan mengirimkan burung-burung puyuh dari arah sebelah laut dalam jumlah yang luar biasa besar ke sekeliling perkemahan mereka. Burung-burung itu dihamburkan Tuhan begitu saja, sehingga dapat dengan mudah dikumpulkan orang Israel. Namun, hal mengerikan terjadi ketika orang-orang rakus yang mengeluh itu dengan bernafsunya langsung memakan burung itu. Dan sewaktu daging burung itu sudah di mulut mereka dan belum sempat dikunyah, Tuhan yang sangat murka memukul orang-orang rakus tersebut dengan tulah yang besar sehingga mereka mati dalam kekonyolan mereka sendiri. Kondisi ini seperti katak Amazon bertanduk yang mati karena makanan. Terkadang kita menganggap sepele nafsu makan yang berlebihan. Namun, sadarkah kita bahwa ternyata kerakusan adalah suatu kesalahan di mata Tuhan? Kitab Amsal memberikan nasihat kepada kita untuk mencegah nafsu makan yang berlebihan. Dikatakan, jika nafsu makan kita besar, taruhlah sebuah pisau pada leher kita! Sebagai bukti bahwa rakus adalah hal yang jelek, kita bisa lihat ada berbagai macam penyakit yang dapat timbul karena kerakusan akan makanan. Dan rakus akan makanan biasanya mengarah kepada obesitas yang membawa berbagai penyakit di dalamnya, seperti penyakit jantung ataupun diabetes. Kegemukan juga akan membuat gerakan kita terbatas dan kita akan menjadi malas. Jadi, mari kendalikan nafsu makan kita, sebelum kita dibuat mati karenanya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk dapat mengontrol nafsu makanku yang mungkin terlalu berlebihan, sehingga aku berusaha makan sesuai batas yang normal dan sehat. Amin. (Dod).
Cinta Romantis, Cinta Realistis (Robert & Alice Fryling)
Kuliah Khas Ramadan yang berlangsung di Surau Lake Homes, Bertam, Pulau Pinang pada 19 Ogos 2011.~ Sejarah permulaan solat sunat malam Ramadan~ Nabi bimbang solat tarawih di fardhukan~ Asal usul nama solat sunat Tarawih~ Nabi buat 8 rakaat berserta 3 solat witir~ Ibadah rehat yang enjoy~ Qunut di dalam witir~ Saidina Umar seorang pemimpin "Batman" ~ Asal usul solat berjemaah tarawih~ Inilah bidaah yang baik~ Solat sepertiga akhir malam lebih baik~ Islam adalah agama yang suka kepada perpaduan, dan tidak sukakan pepecahan~ Pepecahan sangat merugikan dan mengundang kepada kebinasaan~ Kejadian di Iraq akhirnya menguntungkan musuh~ Solat tarawih dua rakaat, duduk tahiyat macam mana?~ Duduk tahiyat akhir yang disepakati oleh semua mazhab dalam solat 3 rakaat~ Perbezaan pendapat antara ulama mazhab tentang duduk tahiyat~ Kafir berbeza agama, tapi bersatu~ Alasan 8 dan 20 rakaat tarawih~ Kejadian Nabi terkejut jaga dari tidur~ Apalah fitnah yang Allah nak datangkan kepada umat Nabi?~ Umat akhir zaman akan diuji dengan soal akidah~ Kenapa Ustaz Shamsuri suka sentuh isu murtad?~ Kerana cinta sanggup tinggal Islam~ Orang agama kita nak berdakwah minta duit~ Satu ceramah minta RM1500~ Guru Tuisyen ajar agama Kristian~ Tangkapan malam tahun baru~ Apalah kemewahan yang Allah nak datangkan kepada umat Nabi?~ Umat Islam semakin kaya~ Kekayaan boleh mengubah manusia~ Kisah orang Melayu di Subang Jaya~ Sembunyi mini bar penuh arak~ Cahaya hidayah, "I tak sangka minum arak ni berdosa besar"--Dapatkan External SSD 512GB Sempena 11 Tahun Zonkuliah : https://toyyibpay.com/Zonkuliah-External-SSD-512GB--Sokong Projek Zonkuliah Dengan Menyumbang Ke Akaun Berikut : ➢ https://payment.tngdigital.com.my/sc/bDLnYClrWk➢ MAYBANK (Produksi Zonkita) - 557250054584➢ PAYPAL - paypal.me/DanaZK---☑● Doakan Dimurahkan Rezeki dan Diberikan Kesihatan Yang Baik Untuk Kami Teruskan Projek ZonKuliah ☑●✚ Untuk update terkini sila like Facebook Page kami : www.facebook.com/zonkuliah---#Zonkuliah #UstazShamsuri #KuliahAgama
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).
Apa yang terjadi ketika prediksi besar gagal total? Kisah mengejutkan bagaimana kekecewaan spiritual tahun 1844 justru melahirkan pemahaman baru tentang makna dan tujuan hidup.
Peristiwa pilu seorang anak di Ngada, Nusa Tenggara Timur, menjadi sorotan dan pengingat tentang dampak kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Keterbatasan ekonomi bukan hanya menekan kehidupan, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis keluarga yang hidup dalam beban berkepanjangan. Kejadian ini kembali membuka mata bahwa persoalan kemiskinan adalah isu kemanusiaan yang memerlukan perhatian serius, sudahkah kita cukup peka dengan lingkungan di sekitar? Kepedulian sosial yang tumbuh dari lingkungan terdekat dapat menjadi pelindung bagi mereka yang rentan. Ketika satu nyawa menjadi pengingat seluruh bangsa. Kini, langkah nyata apa yang bisa kita lakukan agar peristiwa serupa tak kembali terulang?
Apa yang terjadi ketika prediksi besar gagal total? Kisah mengejutkan bagaimana kekecewaan spiritual tahun 1844 justru melahirkan pemahaman baru tentang makna dan tujuan hidup.
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
FAKTA MENGEJUTKAN KISAH SEDIH MUSA & HARUN KEBAKTIAN MINGGU GPIG IMANUEL KOTA GORONTALOMinggu, 18 Jan 2026
Sukhī hontu kalyāṇamittā,Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Kisah Bhante Kumārakassapa".
Kajian Ustadz Firanda Andirja tentang Kisah Teladan Nabi Isa Alaihissalam
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 31 Januari 2026Bacaan: "Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2) Renungan: Ada seorang pelayan Tuhan yang bercerita bahwa seseorang yang telah banyak ia tolong selama ini, telah menjelek-jelekkan dirinya di hadapan banyak orang Hal ini disebabkan karena kekecewaan orang tersebut kepadanya yang tidak bersedia lagi membantunya di dalam mengatasi kesusahan yang ia alami. Alasannya, menurut pelayan Tuhan tersebut, orang itu tidak perlu dibantu lagi karena dia tidak pernah mau berusaha keras di dalam hidupnya, dia hanya mengharapkan bantuan orang lain. Lagi pula ia mempunyai sifat yang kurang baik. Harapan pelayan Tuhan itu adalah bisa mendidik dia untuk belajar bertanggung jawab. Karena itulah orang itu menjadi kecewa dan menjelek-jelekkan pelayan Tuhan itu di hadapan orang lain. Dia sudah tidak ingat lagi segala kebaikan yang dia terima darinya. Banyak orang seperti itu, begitu cepat melupakan kebaikan orang lain. Itu adalah suatu sifat yang tidak baik. Namun, yang lebih parah lagi adalah orang Kristen yang begitu cepat melupakan kebaikan Tuhan. Setiap kita pasti pernah mengalami kebaikan Tuhan, walaupun kadangkala kita tidak menyadarinya. Ada kebaikan Tuhan secara khusus yang kita alami, seperti berkat materi di kala kita kekurangan, kesembuhan di kala kita sakit. Ada juga berkat Tuhan secara umum yang kita alami, seperti napas hidup dan kekuatan yang Dia beri setiap hari. Itu semua adalah kebaikan Tuhan yang tidak bisa kita lupakan. Demikian juga dengan Daud, setelah mengalami banyak kebaikan Tuhan, dia tidak melupakannya, "Pujilah TUHAN. hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikanNya!" Daud dengan gamblang menjelaskan kebaikan Tuhan yang telah dia rasakan. Daud mengakui bahwa Tuhan sudah mengampuni kesalahannya. Dia merasakan bagaimana Tuhan menyembuhkan penyakitnya. Dia merasakan anugerah penebusan, kasih dan rahmat-Nya. Bahkan, dia merasakan bahwa Tuhan telah memampukannya untuk berbuat baik. Itulah sebabnya dia terus merasakan kekuatan yang luar biasa, baik waktu muda, maupun ketika sudah berumur senja. Daud menggambarkan dirinya seperti burung rajawali yang mengalami pembaruan. Ini berbeda dengan bangsa Israel yang keluar dari Mesir, khususnya yang usianya 20 tahun ke atas. Kisah pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir dan segala berkat Tuhan selanjutnya, tidak membuat mereka berpaut sepenuhnya kepada Tuhan. Ketika ada masalah, dengan segera mereka melupakan semua berkat Tuhan itu. Tentu banyak kebaikan Tuhan yang juga sudah kita rasakan. Untuk itu, sudah seharusnya kita selalu mengingat kebaikan Tuhan dengan selalu bersyukur dan memuji nama-Nya, ketika dalam keadaan senang maupun ketika dalam keadaan susah. Jika kebaikan orang lain saja tidak boleh kita lupakan, masakan kebaikan Tuhan akan kita lupakan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, dalam keadaan susah maupun senang, ajarilah aku untuk selalu mengingat segala kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin. (Dod).
Buku Desain Besar dari Allah: Hidup Sesuai Maksud Allah (Vaughan Roberts)
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
The book, “Jayanto Tan - Rainbow Miniature Series” is not just a diary, but an in-depth exploration of identity, family history, and art that bridges the longing for hometown with the reality of life from artist Jayanto Tan. - Buku yang berjudul "Jayanto Tan - Rainbow Miniature Series" ini bukan sekadar catatan harian, melainkan sebuah riset mendalam mengenai identitas, sejarah keluarga, dan seni yang menjembatani kerinduan akan kampung halaman dengan realitas kehidupan dari seniman Jayanto Tan.
Kisah Nurse Nora mengisahkan pengalaman sebenar seorang jururawat senior yang terkenal dengan sikap tegas dan dingin. Di sebalik wajah garangnya, tersembunyi satu tragedi hitam yang bermula daripada kemasukan seorang pesakit tua misteri ke wad hospital pada lewat malam. See omnystudio.com/listener for privacy information.
Selamat Hari Gajian dan jangan lupa berinvestasi. Kisah berikut ini adalah true story, kisah nyata, dan kiranya elo mau dengerin kisah nyata orang tua asuh gw ini. Belum lama terjadi. namun maaf gw samarkan semua data pribadinya. Semoga jadi pembelajaran buat kita dimasa depan agar keuangan kita jauh lebih siap walau gak pernah ada yang benar-benar sempurna tentang mengatur keuangan.
Di bawah kepemimpinan Amran Sulaiman, pertanian Indonesia seolah kembali berdenyut dan menemukan harapan. Dari sawah hingga sistem digital, “padi berbisik” menjadi metafora kebangkitan agraria modern—sebuah kisah tentang teknokrat, kapital, dan tanah yang berbicara, menakar apakah legenda itu akan abadi atau sekadar gema sesaat
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 19 Januari 2026Bacaan: "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan "Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)Renungan: Ketika merayakan ulang tahun, selalu ada momen tiup lilin. Di momen tiup lilin inilah biasanya ada sedikit masalah: bingung cari korek api. Hal ini sering terjadi ketika yang hadir tidak ada yang merokok. Beda cerita kalau perayaan tersebut dihadiri oleh perokok, tentu saja sangat mudah mendapatkan korek api. Kita tidak mungkin bisa memberikan apa yang tidak kita punya. Jika Anda minta korek api kepada saya, jelas saya sulit untuk memberikannya. Bukan karena saya pelit, tapi karena saya memang tidak merokok. Sebaliknya, jika Anda memintanya kepada perokok, dengan mudah Anda mendapatkannya. Mengapa? Karena setiap saat mereka membawanya! Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang menarik pajak lebih dari jumlah yang seharusnya. Suka memeras dan bertindak semena-mena terhadap rakyat. Sulit bagi Zakheus untuk berbuat baik kepada orang lain. Tapi begitu berjumpa dengan Yesus dan mengalami kasih-Nya, tiba-tiba saja Zakheus jadi murah hati. la membagi-bagikan uangnya kepada orang miskin. la mengembalikan uang berkali-kali lipat kepada orang yang telah ia peras. Bagaimana mungkin tiba-tiba Zakheus jadi murah hati? Sebenarnya ini bukan terjadi secara tiba-tiba, sebab sebelumnya Zakheus lebih dulu menerima kemurahan hati Tuhan. la menerima kasih, sebab itu ia bisa memberikan kasih itu kepada orang lain. Kisah tersebut di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan, "Mengapa saya sulit mengasihi? Mengapa saya tidak bisa mengampuni?" Bukan karena kita memiliki watak keras. Bukan karena kita pendendam. Bukan juga karena kesalahan orang tersebut sangatlah besar. Tapi jawabannya adalah karena kita tidak mengalami kasih Allah. Kita tidak mungkin memberi dari sesuatu yang tidak kita punya. Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain selama kita sendiri belum mengalami kasih Tuhan. Kita sulit mengampuni karena kita belum membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Begitu kita mengalami kasih Tuhan, mengasihi dan mengampuni bukan lagi menjadi sebuah kemustahilan, bahkan tidak lagi menjadi hal yang sulit bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang mau mengampuni, mengasihi dan menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Samuel 15: 16-23; Mazmur tg 50: 8-9.16bc-17.21.23; Markus 2: 18-22.HIDUPDALAM TERANG FIRMAN ALLAH, BUKAN DENGAN MEMBERIKAN PERSEMBAHAN Renungankita hari ini bertema: Hidup dalam Terang Firman Allah, Bukan dengan MemberikanPersembahan. Kisah tentang Raja Saul, yang diceritakan dalam kitab Samuel yang pertamabab 15, menggambarkan bagaimana Allah menegur Raja Saul melalui nabi Samuel.Saul mengabdikan diri kepada Allah dengan mempersembahkan korban bakaran dan sembelian,tetapi ia mengabaikan perintah Allah. Di sinilah Firman Allah ditegaskan dengankuat: yang utama bukanlah persembahan lahiriah, tetapi ketaatan yang lahir darihati yang mendengarkan dan percaya. Kurban tanpa ketaatan kehilangan maknanya,karena Allah menginginkan relasi mesra, bukan hanya ritual. KetikaAllah berbicara dan memberikan perintah-Nya, sikap dasar manusia seharusnyaadalah mendengar, percaya, dan melaksanakannya. Mendengar berarti membuka hati,bukan hanya telinga. Percaya berarti percaya bahwa Firman Allah membawakehidupan, bukan beban. Melaksanakan berarti membiarkan Firman membentukpilihan, sikap, dan tindakan nyata. Ketaatan adalah syarat dasar untuk tumbuhdan berbuahnya iman. Relasiini digambarkan bukan sebagai relasi yang jauh dan menakutkan, tetapi relasiyang dekat seperti orang tua dan anak. Allah yang berbicara adalah Allah yangpeduli, yang membimbing, dan yang menguatkan. Kehadiran-Nya bukanlah sesuatuyang abstrak, tetapi dapat dialami dalam kehidupan sehari-hari. Ketika manusiahidup dalam terang Firman-Nya, ia tidak berjalan sendirian, tetapi ditopangoleh kuasa dan kasih setia Allah. Pengalamanakan kehadiran Allah seharusnya mendorong rasa syukur dan perayaan iman. KetikaAllah benar-benar dirasakan, kehidupan iman tidak jatuh ke dalam rutinitas yangkering atau disiplin yang dipaksakan. Puasa dan praktik spiritual lainnyaseharusnya bukan sekadar kewajiban, tetapi ungkapan kasih dan kerinduan kepadaAllah. Jika praktik spiritual kehilangan semangat kasihnya, manusia akanmenjauh dari Allah yang hidup. Injilmenegaskan bahwa selama mempelai laki-laki sedang ada bersama kita, kita tidakperlu berpuasa. Mempelai ini melambangkan kehadiran Allah yang menyelamatkandan membawa sukacita. Ketika Allah hadir dan dialami secara nyata, yang tepatbukanlah ratapan, melainkan sukacita dan rasa syukur. Puasa menjadi relevanketika mempelai itu "tidak ada", yaitu ketika manusia mengalamikekosongan, jarak, dan kerinduan akan Allah. Pada saat itulah puasa menjadisarana pertobatan dan pencarian akan kehadiran-Nya. Olehkarena itu, hidup dalam terang Firman Allah berarti mengutamakan ketaatan diatas formalitas, relasi di atas ritual, dan cinta di atas kebiasaan kosong.Persembahan sejati adalah hati yang bersedia dibentuk oleh Firman Allah. Dalamketaatanlah manusia mengalami Allah yang dekat, menguatkan, dan selalumencurahkan berkat, kasih sayang, dan rahmat-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Marilahkita berdoa. Dengan nama Bapa... Ya Allah Yang Mahakuasa, tambahkanlah imankami kepada-Mu, agar kami selalu dapat merasakan kehadiran-Mu yang memberikehidupan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dengan nama Bapa ...
Khutbah Jum'at - Ustadz Mufy Hanif Thalib, Lc. hafizhahullahu.Judul : Kisah Sedekah Orang Terdahulu.Sumber : YouTube.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Januari 2026Bacaan: "Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia." (Lukas 15:28) Renungan: Kisah anak yang hilang tentu sudah sering kita dengar. Kisah ini sering dipakai untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa kepada mereka yang mau bertobat, bahwa la bukan hanya mengampuni, tapi juga akan memberi segala yang baik. Selain itu, kisah anak yang hilang juga sering dipakai untuk menunjukkan bagaimana anak Tuhan juga bisa "hilang" walau sehari-hari tampak dekat dengan Tuhan. Tandanya adalah ketika ia tidak lagi bisa mengasihi orang yang berdosa, tapi justru iri ketika Tuhan menerima kembali mereka yang mau bertobat. Tanda lainnya adalah ketika ia merasa tak diberkati padahal ia sendiri tak pernah meminta kepada Bapa yang sangat baik. Kisah ini begitu luar biasa karena memberikan harapan bagi mereka yang belum percaya tapi juga mengingatkan orang percaya bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya harus punya hati seperti Tuhan tapi juga harus bersyukur karena telah dilayakkan menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Nah, ada satu hal yang mungkin luput kita perhatikan. Lihatlah bagaimana perhatian bapa kepada si sulung. Meski si sulung merasa dikesampingkan, sesungguhnya perhatian sang bapa kepadanya sangat istimewa. Sang bapa memang rindu kepada si bungsu, tapi ia tak pergi mencarinya. Setelah anak itu bertobat, baru ia menyongsong dan menerima si bungsu dengan sukacita. Lain dengan saat si sulung yang "terhilang". Saat ia marah karena ada pesta untuk adiknya, si sulung tak mau masuk ke rumah. Namun, apa yang dilakukan bapanya? Ayahnya melangkahkan kaki ke luar untuk bertemu dia. Jangan pernah mengira Tuhan itu seperti Bapa yang cuek. Apalagi kepada kita, yang telah bekerja keras melayani-Nya, sesungguhnya perhatian Tuhan sangat istimewa. la sendiri yang akan datang menghampiri dan menghibur kita. Pertanyaannya, apakah kita menyadarinya? Atau kita justru terus fokus pada masalah, atau bahkan merasa iri kepada orang lain yang tampak diberkati lebih dari kita? Ingat kita punya Bapa yang baik, penuh kasih dan peduli pada anak-anak-Nya. Tidak perlu urusi berkat orang lain, ingatlah bahwa hidup dekat pada Allah pun sudah jadi berkat tersendiri, karena asal dekat Allah, maka kita bisa tenang sebab Dialah sumber pertolongan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering merasa Engkau meninggalkan aku saat masalah mendera dalam hidupku. Kini aku tahu bahwa Engkau selalu peduli padaku dan senantiasa mencari aku saat hatiku mulai menjauh dari-Mu. Amin. (Dod).
Buku "Growing Up: Bagaimana Menjadi Murid yang Memuridkan" (Robby Gallaty)
Aris mengikuti KKN di sebuah desa terpencil di Cianjur Selatan. Awalnya semua berjalan normal, hingga malam pertama ia diganggu sosok tak kasat mata. Ternyata, desa itu menyimpan urban legend yang hanya diketahui warga lokal tentang sosok misterius yang muncul di tepi pantai saat malam tiba. Siapakah sosok itu sebenarnya, dan apa hubungannya dengan gangguan yang dialami Aris?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
"Siapa sih yang menang lawan pemerintah?" bertahun-tahun Sri Wahyuni menggumamkan kalimat ini tiap kali teringat gugatan yang diajukan bersama delapan tetangganya.Pada 2010, sembilan warga Kampung Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, menggugat Gubernur Jakarta atas penggusuran paksa rumah mereka. Demi menggapai keadilan, warga Semper mengorganisir diri, belajar advokasi, dan bersidang di pengadilan.Enam belas tahun bersabar, penantian itu berakhir manis. Di 2025, Mahkamah Agung memenangkan gugatan warga Kampung Semper atas Gubernur Jakarta.Kisah mereka menjadi rujukan dan penyemangat bagi masyarakat miskin kota untuk berjuang melawan kesewenang-wenangan penguasa. Simak selengkapnya di SAGA KBR.Editorial: Wahyu Setiawan, Hoirunnisa, Ninik Yuniati, Malika
Pdt. Ellya Makarawung (TB) Matius 2:16-18Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: "Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi."
Through her work, Kamila Andini captures the stories of women's lives in the 1960s, as a bridge connecting the past and the present. - Melalui karyanya, Kamila Andini memotret kisah kehidupan wanita pada masa tahun 1960-an, menjadi jembatan menghubungkan masa lalu dan kini.
Kami di Keluar Sekejap ucapkan terima kasih kepada semua pendengar dan penonton yang setia bersama kami sepanjang 2025! Keluar Sekejap Episod 183 merupakan episod penutup bagi tahun 2025 yang merumuskan perkembangan utama sepanjang tahun serta jangkaan untuk 2026. KJ dan Shahril mengupas landskap politik 2025, perkembangan ekonomi, serta isu-isu antarabangsa yang memberi kesan kepada Malaysia. Episod ini turut menampilkan refleksi terhadap prestasi Keluar Sekejap sepanjang 2025, di samping perkongsian perancangan awal bagi tahun hadapan.Episod ringkas untuk menutup 2025 dan menetapkan konteks perbincangan bagi 2026!Episod ini dibawakan khas oleh Merrytime, sebuah platform industri maritim yang menyediakan perkhidmatan profesional berfokus kepada sektor maritim dan perkapalan. Merrytime akan menganjurkan Career Talk terbuka, dan syarikat serta individu yang berminat dijemput untuk turut serta. Penyertaan adalah PERCUMA untuk syarikat dengan menggunakan kod promosi "KS x Merrytime". Promosi ini terbuka sehingga 31 Disember 2025, Daftar Sekarang! Layari www.merrytime.proSebarang pertanyaan boleh dikemukakan melalui emel : hola@merrytime.pro00:00 Intro00:31 Rakan Episod 183 : Merrytime14:42 Mengimbas Tahun 2025, Apa Isu Politik Paling Hangat 2025?51:58 Dari Hal Kita ke Luka Mereka, Realiti Antarabangsa01:04:06 Pendengar, Demografi & Episod Paling Popular 2025
Kisah Pembangunan Baitullah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 18 Jumadil Akhir 1447 H / 9 Desember 2025 M. Kajian sebelumnya: Hadits Syafa’at Kajian Tentang Kisah Pembangunan Baitullah Berikut adalah kisah perjalanan […] Tulisan Kisah Pembangunan Baitullah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Nearly 80 per cent of Melbourne's tram seats are now reupholstered by women from migrant, refugee and asylum seeker backgrounds. - Hampir 80 persen kursi tram di Melbourne kini diperbaiki oleh para wanita dengan latar belakang migran, pengungsi, dan pencari suaka.
Keutamaan Doa dalam Kisah Nabi Sulaiman ‘Alaihis Salam adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 10 Jumadil Akhir 1447 H / 1 Desember 2025 M. Kajian sebelumnya: Bahaya Sihir Kajian Tentang Keutamaan Doa dalam Kisah Nabi Sulaiman ‘Alaihis Salam […] Tulisan Keutamaan Doa dalam Kisah Nabi Sulaiman ‘Alaihis Salam ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Australia is known around the world for its rich and diverse First Nations cultures. But when it comes to native title and land rights, you might still wonder what they actually mean. Discover what native title means in Australia, how it began with the Mabo Case, what the Native Title Act does, and why it matters for all Australians. - Australia dikenal di seluruh dunia karena budaya First Nations yang kaya dan beragam. Tetapi ketika menyangkut hak milik tanah tradisional (Native Title) dan hak atas tanah, Anda mungkin masih bertanya-tanya apa artinya sebenarnya. Temukan apa arti hak milik tanah tradisional di Australia, bagaimana hal itu dimulai dengan Kasus Mabo, apa yang dilakukan Undang-Undang hak milik tanah tradisional, dan mengapa itu penting bagi semua orang Australia.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 16 November 2025Bacaan: "Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian." (Amsal 29:23)Renungan: Ada seorang profesor yang naik sebuah perahu bersama seorang nelayan untuk menikmati keindahan danau. Profesor itu bertanya, "Apakah engkau pernah belajar ilmu fisika tentang energi angin dan matahari?" "Tidak", jawab sang nelayan. "Kalau begitu engkau telah kehilangan seperempat peluang hidup." Profesor bertanya lagi, "Apakah engkau pernah belajar tentang filsafat dan bahasa asing?" "Tidak", jawab sang nelayan. "Ooh. berarti engkau telah kehilangan tiga perempat peluang kehidupan." Tiba-tiba angin kencang bertiup, sehingga perahu mereka terombang-ambing dan mulai oleng. Sang nelayan lalu bertanya pada sang Profesor yang kelihatan ketakutan, "Apakah anda pernah belajar berenang?" Dengan wajah pucat pasi karena takut sang profesor menjawab, "Tidak pernah." Nelayanpun berkata, "Ah, jika demikian bapak telah kehilangan semua peluang hidup bapak." Kisah di atas memberikan pelajaran penting bagi kita agar jangan menyombongkan diri dan menganggap rendah orang lain. Sekalipun memiliki kelebihan, tapi kita tetap terbatas dan punya kelemahan di bidang lain." Kerendahan hati merupakan salah satu ciri dari tingkat kecerdasan emosional dan kedewasaan rohani seseorang. Mari kita terus melatih diri untuk bisa memiliki kerendahan hati, karena Tuhan akan meninggikan orang-orang yang rendah hati. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk memiliki kerendahan hati yang penuh. Sebagaimana Engkau telah merendahkan diri menjadi manusia, maka jangan biarkan kesombongan mengikat diriku. Aku hanya sebutir debu yang tak berarti di telapak kaki-Mu, karena itu biarlah teladan kerendahan hati-Mu menguasai hidupku sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Rafi lahir dari keluarga Muslim sederhana di Bandung. Ayahnya tukang servis radio, ibunya penjual kue. Sejak kecil, suara azan selalu terdengar di telinganya, tapi ketika dewasa dan pindah ke Jakarta untuk kuliah, semua berubah. Mall, kafe, dan musik K-Pop lebih sering menemaninya daripada doa dan sajadah. Ia masih hafal surah Al-Fatihah, tapi sudah jarang membaca. Shalat Jum'at pun kadang kalah oleh diskon sepatu.Rafi tumbuh menjadi “anak kota modern” yang sibuk mengejar mimpi, tapi lupa arah spiritual. Di pikirannya, agama hanya tradisi orang tua di kampung. Ia merasa logika lebih penting daripada iman, dan mulai menganggap ibadah sebagai sesuatu yang kuno. Namun, dalam diamnya, ada kehampaan yang tidak pernah ia akui. Di balik senyum dan kopi latte, jiwanya terasa kering seperti mesin tanpa pelumas.
Allan Kneefel, diving around the world but his heart always belong to Indonesia's oceans - Allan Kneefel, menyelam ke penjuru dunia tapi hati tetap di Laut Indonesia
Xeno Legendium Kisah Hikayat Senja Di Usia Tua Dan Taubat Nasuha Dari Hati Terdalam Podcast Edition by Muhammad Hamzah Sakura Ryuki.Ada seorang pemuda dari kalangan Bani Israil yang beribadah kepada Allah SWT selama dua puluh tahun lamanya. Namun kemudian, ia tergelincir dalam kelalaian, dan hidup dalam kemaksiatan selama dua puluh tahun berikutnya.Suatu hari, ketika ia menatap bayangannya di cermin, ia melihat helai-helai rambutnya telah memutih. Hatinya tertegun, dan matanya basah oleh rasa penyesalan yang tiba-tiba menyeruak. Maka ia pun berbisik dengan lirih.“Wahai Tuhanku, wahai Allah SWT, selama dua puluh tahun aku telah taat kepada-Mu, lalu dua puluh tahun aku durhaka kepada-Mu. Kini, jika aku kembali kepada-Mu, akankah Engkau menerima aku lagi?”
The journey of Nirmala Syarifuddin Baco, an Indonesian Maritime Studies graduate, in traditional Makassan boatbuilding and sailing, was captured in a documentary titled Wangany Mala. - Perjalanan Nirmala Syarifuddin Baco, seorang lulusan Ilmu Kelautan di Indonesia, saat mendalami dunia pembuatan dan pelayaran perahu khas Makassar, diabadikan dalam film dokumenter berjudul Wangany Mala.
Xeno Legendium Islamic Folklore Kisah Kaum Al-Araf Perjalanan Ruh Di Antara Cahaya Surga Firdaus Dan Kegelapan Neraka Jahannam Podcast Edition by Muhammad Hamzah Sakura Ryuki & Xeno Legendium.Di antara Surga Firdaus dan Neraka Jahannam, Allah SWT meletakkan sebuah batas yang tinggi bernama Al-A'raf. Ia bukan sekadar tembok pemisah, tetapi juga lambang dari ketetapan Ilahi atas mereka yang amal baik dan buruknya seimbang. Dalam Surah Al-A'raf ayat 46, Allah SWT menggambarkan bahwa kaum ini belum masuk Surga, meski hatinya rindu kepada rahmat-Nya. Mereka berdiri di ketinggian, menyaksikan keindahan Surga dan kedahsyatan Neraka. Dada mereka penuh harap, mata mereka meneteskan air, dan hati mereka menunggu keputusan Sang Hakim Yang Maha Adil Dan Maha PenyayangPara ulama seperti Ibnu Katsir dan Al-Qurtubi menjelaskan bahwa kaum ini adalah orang-orang yang amal kebaikan dan keburukannya sama berat. Mereka tidak cukup buruk untuk dilemparkan ke dalam Jahannam, tapi juga belum cukup baik untuk segera melangkah ke Surga. Di sinilah letak keadilan dan kasih sayang Allah SWT dipertontonkan secara nyata. Al-A'raf menjadi tempat penantian yang mulia, bukan kehinaan. Mereka adalah pelajaran hidup bagi umat manusia: bahwa setiap amal, sekecil apapun, tidak akan sia-sia.
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJPalembang Luk. 9:1-6