POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Maret 2026Bacaan: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11)Renungan: Suatu hari, seorang Pastor pergi ke rumah sakit untuk menjenguk umatNya yang bernama Ruth. Ruth dan suaminya telah melayani di gereja selama lebih dari duapuluh tahun. Sang Pastor merasa bahwa wanita tersebut tidak sepantasnya menderita kanker paru-paru stadium akhir yang tak dapat dioperasi. la tak pernah merokok atau melakukan apa pun yang biasanya berkaitan dengan penyakit paru-paru. Banyaknya kemoterapi yang menyakitkan, telah menunjukkan akibatnya dan kini perawatan itu telah ditinggalkan. Ruth hanya dapat menunggu kematian yang tak terelakkan. Sang Pastor segera berdoa dalam hatinya, memohon petunjuk Roh kudus tentang apa yang harus dia doakan dan katakan kepada Ruth. Namun ia segera menyadari bahwa Tuhan menuntun dia ke kamar Ruth justru untuk mendengarkan, bukan berbicara. Selain rambut rontok, Ruth tidak menunjukkan tanda-tanda menderita kanker stadium akhir. la memancarkan kedamaian saat ia mulai bercerita kepada sang Pastor. Betapa bersyukurnya dia karena Tuhan mengizinkannya mengalami penderitaan ini. "Sebelum ini, saya selalu menjadi seorang Martha, terlalu sibuk melayani sehingga tidak bisa mengambil waktu untuk duduk di kaki Yesus, namun Tuhan menggunakan kanker ini untuk memperlambat saya supaya saya dapat mengenal Dia dengan cara-cara yang tak saya lakukan sebelumnya," katanya. Tidak berapa lama kemudian, sang Pastor meninggalkan kamar Ruth dengan perasaan dikuatkan, bukan lagi bersedih. Sebelumnya, ia memang bertanya kepada Tuhan, mengapa Ruth harus menderita. Padahal, Ruth sendiri justru bersyukur kepada-Nya atas pengalamannya itu. Tuhan memang tidak pernah mencobai kita melampaui kekuatan kita, karena Dia adalah Allah yang baik dan selalu baik apa yang Dia kerjakan. Jika Allah mengizinkan sesuatu terjadi dalam kehidupan kita, percayalah bahwa Dia selalu merancangkannya untuk kebaikan kita dan bukan untuk menyengsarakan kita. Jadi, percayalah selalu bahwa apa yang semula digunakan musuh untuk menghancurkan kita, justru dapat digunakan Tuhan untuk kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas suka dan duka hidup yang aku alami. Aku percaya dalam keadaan apapun Engkau selalu ada untukku. Sebab rancangan-Mu pada akhirnya selalu indah untukku. Amin. (Dod).
Renungan D'Message || TIDAK MENYISAKAN APAPUN II Ps. Steven Liem
Bupati Pekalongan Fedi Arafic tertangkap tangan oleh KPK pada beberapa waktu yang lalu.
Pemerintah Yordania menegaskan negaranya tidak akan menjadi medan pertempuran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Direktur Media Militer Yordania, Mustafa Al-Hayari, menyatakan pihaknya telah memberi tahu semua pihak bahwa wilayah Yordania tidak boleh digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah MENGURUTKAN PERJANJIAN BARUDiambil dari: 2 Tesalonika 3:17 “Salam dari Paulus kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap suratku; beginilah caraku menulis.”Wonder Kids, mungkin kamu pernah melihat Alkitab dan berpikir bahwa semua kitab di dalam Perjanjian Baru ditulis sesuai urutan waktu. Tetapi sebenarnya, urutan kitab dalam Alkitab tidak selalu sesuai dengan waktu penulisannya.Sebagian besar surat Paulus ditulis lebih awal daripada Injil. Paulus berkeliling banyak tempat untuk memberitakan Injil, lalu ia menulis surat kepada jemaat-jemaat yang sudah percaya kepada Yesus. Surat-surat itu ditulis sekitar tahun 50-an Masehi.Paulus sendiri bertemu dengan Yesus yang bangkit di jalan ke Damsyik. Setelah itu, ia percaya kepada Yesus dan menjadi pemberita Injil. Tidak lama kemudian, ia mulai mengajar banyak orang tentang Tuhan Yesus dan menulis surat-surat untuk menolong jemaat hidup benar.Barulah setelah itu, Injil-Injil ditulis oleh Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Injil-injil itu menceritakan kembali tentang kehidupan, ajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus supaya semakin banyak orang mengenal-Nya.Wonder Kids, Tuhan memakai banyak orang dan banyak cara untuk menyampaikan firman-Nya. Ada yang menulis Injil, ada yang menulis surat, tetapi semuanya dipakai Tuhan untuk satu tujuan: supaya kita mengenal Yesus dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, bersyukurlah kepada Tuhan karena firman-Nya ditulis dengan begitu rapi dan lengkap. Saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa setiap bagian ditulis untuk menolong kita percaya kepada Yesus dan hidup taat kepada-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai banyak orang untuk menuliskan firman-Mu. Terima kasih karena melalui Alkitab aku bisa mengenal Yesus. Tolong aku supaya rajin membaca firman-Mu dan mau hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, semua bagian Alkitab ditulis supaya kita mengenal Yesus dan hidup bagi-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi, Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Keluaran 17: 3-7; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Roma 5: 1-2.5-8; Yohanes 5-42.KASIH YANG TIDAKBERTEPI DAN TOTAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kasih Yang TidakBertepi Dan Total. Seorang pemuda benar-benar berjuang supaya gadis pilihannyaitu menerima dirinya, dan akhirnya mereka dapat menikah. Keluarga si gadisbelum semuanya yakin dengan perjuangan pemuda itu. Di mata mereka, ia memangbersikap baik, dan jujur. Tetapi semua itu masih sebagai anggapan dan asumsi.Belum ada bukti nyata kesungguhan cintanya. Sikap keluarga menjadi tantanganbagi pemuda itu. Lalu saat pernikahan itu datang. Tidak ada halangan dalamsemua proses dan acara pernikahan itu sendiri. Semua pihak yang terlibatmerasakan suka cita dan kepuasannya. Di dalam sebuah pertemuan, keluarga keduabelah pihak berkesempatan memberikan pesan-pesan kepada pasangan yang baru sajamenikah. Dari semua masukan yang diterima, pemuda itu kemudian menyatakan isihatinya. Ia berkata begini: "Imanku kepada Tuhan Yesus menuntut aku untukmencintai dengan benar. Cintaku yang benar kepada istriku ini, akan akubuktikan dalam hidup bersama dengannya mulai dari saat pernikahan kami." Pembuktian cinta kasih hanya dengan satu cara, yaituperbuatan. Lelaki itu ingin buktikan dengan hidup bersama istrinya dalam segalasituasi hidup keluarga. Di dalam pekerjaan, pelayanan dan pengorbanan ia ingintunjukkan bahwa istrinya merasa dicintai. Yesus adalah teladan utamanya. Kitasemua pengikut Kristus juga seperti dirinya, yang menjadikan Yesus teladanutama kita. Tuhan Yesus Kristus, seperti yang disampaikan bacaan kedua padahari ini, sudah membuktikan kasih-Nya bagi kita dengan pengorbanan diri-Nyasampai mati. Cinta kasih Yesus Kristus itu dinyatakan kepada semuaorang sampai menghilangkan batas-batas ras, suku, budaya, dan bangsa. Cintakasih-Nya itu tidak mengenal siapa yang beriman dan yang tidak. Mereka yangsudah lama dibaptis dan mereka yang baru kemarin dibaptis berhak mendapatkankasih Tuhan tersebut. Kasih-Nya itu pada dasarnya tidak bertepi. Kelompokmanusia dan budaya yang tidak beriman seperti orang Samaria dan khususnyawanita yang berjumpa dengan Yesus adalah contohnya. Kasih kepada semua atau kasih yang tidak bertepi adalahkasih yang total. Tuhan menyembuhkan yang sakit dan luka. Tuhan melengkapi danmemenuhi yang kurang. Tuhan mengembalikan yang hilang dan tersesat. Tuhanmerangkul mereka yang belum tercakup dan tercerai-berai. Tuhan menjadi solusiatas semua bentuk persoalan hidup, sekalipun itu amat tidak mungkin teratasimenurut perhitungan dan kemampuan manusia. Tuhan mengisi air kehidupan ke dalamjiwa wanita Samaria dan jiwa semua orang lain di mana pun yang sedang kosongdan putus asa. Kita beruntung menerima kasih Tuhan yang total. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, penuhilah diri kami dengan kasih danberkat karunia-Mu sehingga kami dapat menyiapkan diri dengan segenap hati untukperayaan Paskah tahun ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...
Sadarkah bahwa kita semua punya trauma yang belum dibereskan? Bagaimana otak mencerna trauma dan dampak bagi organ tubuh lain? Psikiater dan Terapis Trauma, dr. Jiemi Ardian berbagi pengalaman pribadinya dan pendekatannya terhadap trauma. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #mentalhealth #psikologi #trauma #traumahealing #depresion #artimimpi #kejiwaan #memaafkan #mengikhlaskan #meditasi #toxic #spirituality #logika #emosi — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Jiemi Ardian ☆ https://www.instagram.com/jiemiardian/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ —Time Stamp 00.00 Intro 05.30 Perbedaan logika dan emosi 07.25 Otak mengingat trauma lebih kuat 11.35 Gula lebih berbahaya daripada nikotin 17.00 Trauma bisa diturunkan 25.00 Arti mimpi buruk 29.45 Tanda depresi 35.43 Toxic spirituality 40.16 Keinginan bunuh diri itu keturunan 48.34 Tidak semua orang cocok meditasi 50.05 Memaafkan tidak selalu menyembuhkan
Rasa bersalah sering menghantui dan membebani hati, namun, ia tak harus tinggal selamanya. Hal ini bisa hilang dari ingatan & hidup Kita. Bagaimana caranya?Simak Obrolannya yang asik hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
hidup sering terasa seperti perlombaan yang tidak pernah kita daftari. Satu per satu teman terlihat melangkah lebih jauh—karier stabil, pencapaian bertambah, hidup tampak lebih jelas arahnya. Sementara itu, kita masih berdiri di tempat yang sama, membawa tanya yang belum terjawab.Episode ini adalah ruang aman untuk kamu yang merasa tertinggal. Untuk kamu yang lelah membandingkan diri. Untuk kamu yang diam-diam meragukan kemampuan sendiri setiap malam sebelum tidur.Kita akan membicarakan tentang rasa tidak cukup, tentang overthinking yang datang tanpa diundang, dan tentang tekanan sosial yang sering membuat kita lupa bahwa setiap orang memiliki garis waktunya masing-masing. Tidak ada motivasi kosong. Tidak ada janji instan. Hanya refleksi yang jujur dan pengingat bahwa prosesmu tetap berharga, meskipun belum terlihat besar.Kalau hari ini kamu merasa langkahmu lebih lambat dari orang lain, mungkin kamu tidak tertinggal—kamu hanya sedang tumbuh dengan caramu sendiri.Dengarkan perlahan.Resapi tanpa terburu-buru.Dan izinkan dirimu untuk percaya lagi.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Maret 2026Bacaan: "Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang." (1 Tesalonika 5:15)Renungan: Seorang petani merasa terganggu oleh tetangganya yang adalah seorang pemburu. Pemburu itu memiliki beberapa anjing galak, yang sering melompati pagar dan memangsa domba-domba petani tersebut. Petani itu sudah sering meminta tetangganya untuk mengendalikan anjing-anjingnya, tapi tidak juga ada tindakan yang nyata dari pihak si pemburu. Tiap kali anjing-anjing itu melompati pagar yang memisahkan rumah si petani dan si pemburu, beberapa ekor domba pasti terluka parah. Karena kesabaran si petani sudah sampai di ambang batas, ia pergi ke kota untuk menemui seorang hakim dan menceritakan duduk perkaranya dengan si pemburu. "Pak, saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan agar anjingnya dirantai atau dikurung. Kalau saya melakukan itu, Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang ingin Anda miliki, tetangga yang menjadi teman atau musuh?" tanya si hakim dengan bijak. Karena si petani lebih memilih untuk menambah satu orang teman lagi dalam hidupnya, maka si hakim menawarkan sebuah solusi, "Baiklah, saya akan memberikan sebuah jalan keluar yang baik bagi Anda, sehingga domba-domba Anda aman, dan tetangga Anda itu dapat menjadi sahabat yang sejati." Setelah mendengar penjelasan, si petani pun pulang. Sesampai di rumah, si petani menjalankan saran dari hakim tersebut. Dia mengambil tiga ekor domba dan memberikannya kepada ketiga orang putra tetangganya yang masih kecil. Ketiga bocah itu sangat senang dan selalu bermain dengan domba-domba pemberian si petani. Melihat kegembiraan putra-putranya, si pemburu pun membangun sebuah kandang yang tinggi bagi anjing-anjingnya sehingga domba-domba milik putranya aman. Sejak saat itu anjing-anjing si pemburu tidak pernah lagi mengganggu domba si petani. Efek lain dari sikap baik si petani adalah jembatan persahabatan yang lebih dulu dibangun si petani membuat si pemburu suka berbagi hasil buruan kepadanya. Di lain kesempatan si petani menibalasnya dengan mengirimkan daging domba atau keju kepada keluarga si pemburu. Dalam waktu yang relatif singkat mereka menjadi tetangga yang bersahabat. Tidak masalah di mana ia ditabur, kasih dan penerimaan selalu membawa dampak yang positif. Kita seharusnya mengembangkan sikap yang luhur, saling menghormati, dan penuh kasih ketika menjalani hidup dengan sesama, supaya kita dapat menikmati indahnya sebuah kerukunan seperti yang dikatakan dalam Mazmur 133:1, "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Rukun itu sebuah berkat Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk bisa hidup rukun dengan semua orang, sehingga dengan demikian aku bisa menjadi garam dan terang dunia. Amin. (Dod).
Di episode podcast kali ini, kita akan diajak untuk membahas sebuah pertanyaan besar dalam dunia yang berubah begitu cepat. Apakah strategi old money yang selama ini kita pegang masih relevan?Episode ini membahas berbagai mitos yang sering beredar seputar Bitcoin, mulai dari anggapan bahwa hanya orang IT yang bisa memahaminya, sampai stigma bahwa ini hanya hype sesaat. Kita akan menemukan sudut pandang yang berbeda bahwa sebelum memutuskan membeli atau menolak, yang paling penting adalah belajar dan memahami terlebih dahulu, bukan karena ikut-ikutan ataupun panik.Diskusi ini juga membawa kita pada refleksi yang lebih dalam tentang sejarah uang, inflasi, dan bagaimana nilai kerja keras bisa tergerus tanpa kita sadari. Dengan analogi sederhana seperti "emas digital", konsep Bitcoin dijelaskan secara mudah dipahami bahkan untuk kita yang merasa belum pernah bersentuhan dengan dunia kripto sebelumnya.Salah satu hal yang menarik dari pembahasan podcast ini adalah keseimbangannya. Tidak ada ajakan membeli. Tidak ada janji instan. Yang ada adalah dorongan untuk berpikir kritis, melakukan riset sendiri, dan melihat peluang dari sudut pandang yang lebih strategis terutama bagi para pebisnis yang sedang memikirkan bagaimana menjaga dan menumbuhkan aset di era digital.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Maret 2026Bacaan: "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlahı tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:9)Renungan: Suatu hari ada seorang pria yang sedang mengemudikan mobil bermerk Ford. Tidak disangka, mobil Ford yang ia kendarai mogok ditengah jalan. Pria itu pun membuka kap mobilnya dan berusaha untuk mencari penyebab dan memperbaiki kerusakannya. Namun pria itu tidak juga menemukan solusinya. Tidak lama kemudian, datanglah seorang pria tua yang juga mengendarai mobil Ford. Melihat sesama pengendara Ford yang mogok ditengah jalan, pria itu langsung berhenti dan keluar dari mobil untuk membantu pria muda itu. Tanpa memakan waktu banyak, pria itu sukses memperbaiki mobil yang rusak itu. Pria muda itu kemudian berterima kasih dan pria tua itupun memperkenalkan diri katanya, "Saya Henry Ford. Saya yang telah merancang mobil ini." Kehidupan manusia tak ubahnya seperti kisah diatas, di mana sering kali "mobil yang kita kendarai" tiba-tiba saja mogok dan berhenti ditengah jalan karena masalah yang mungkin datang tanpa kita duga sebelumnya. Saat itu mungkin kita merasa jengkel, kecewa, marah, dan sedih karena apa yang kita harapkan ternyata berbeda jauh dengan kenyataan. Kita merasa gagal dan sering kali kita kehilangan pengharapan karena kita menganggap bahwa masalah yang kita hadapi adalah akhir dari segala-galanya. Kita sering lupa bahwa segala problema yang kita alami adalah bagian dari rencana Tuhan yang akan mendatangkan kebaikan dalam hidup kita. Sebenarnya Tuhan selalu menyediakan berkat yang melimpah dibalik semua masalah yang kita hadapi. Dia sanggup mengubah setiap kegagalan dan kesalahan kita menjadi sebuah berkat yang luar biasa dalam hidup kita. Tuhan sudah merancang segala yang baik dalam hidup kita. Dia tahu segala kelemahan dan kegagalan kita. Yang perlu kita lakukan adalah kembali kepada Tuhan. Kita percayakan hidup kita seluruhnya kepada-Nya. Berusahalah dan berdoa, sebab itulah bagian kita. Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Tuhan selalu memberikan solusi atas segala masalah kita. Karena itu, jangan takut dan bimbang. Percayalah bahwa Tuhan adalah Bapa yang baik, dia tidak akan menjerumuskan kita. Percayalah bahwa rancangan-Nya selalu sempurna bagi hidup kita, jika kita selalu setia dan menaruh iman serta pengharapan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kupercayakan hidupku pada rencana-Mu yang indah. Apapun yang terjadi, jika itu sesuai dengan kehendak-Mu, maka aku percaya semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod)
Simak Pembahasannya bersama:1. Pengamat Ekonomi Kerakyatan UIN Syarif Hidayatullah Dr Hendra Kholid2. Fungsionaris Kadin Indonesia, yang juga Ketua Umum Pengamat Timur Tengah juga pendiri situs Albalad.Co, Faisal Asegaf
Ceramah Khas yang berlangsung di Surau Al Husna, Taman Bertam Perdana, Kepala Batas, Pulau Pinang pada 1 Mei 2025.~ Sekumpulan orang-orang miskin jumpa Nabi mengadu orang kaya tapau pahala~ Orang kaya setiap tahun pergi buat ibadah haji~ Orang miskin jenuh tunggu giliran nak boleh buat haji~ Satu amalan mudah yang berpahala besar~ Kaya adalah kelebihan yang Allah bagi kepada orang yang Allah pilih~ Sahabat bersaing untuk buat kebaikan~ Tidak semua orang kaya akan gunakan duit untuk kebaikan~ Kita cuba sehabis baik untuk jadi orang kaya~ Jadi kaya tidak mustahil bagi sesiapa pun~ Tak ada jalan nak kaya dunia, pulun untuk kaya akhirat~ Amalan-amalan Saidina Abu Bakar~ Punya meriah orang mati ~ Nampak macam malaikat Maut dok ronda kot sini~ Kalau ditakdirkan kita mati hari ni, adakah dah bersedia nak jawab soalan malaikat~ Masa lapang banyak diisikan dengan benda dosa~ Banyaknya pintu-pintu kebaikan~ Tak perlu ada jawatan untuk dapat pahala~ Nanti akan masuk dari pintu, seorang ahli syurga~ Apa istimewanya dia ni?~ Tidak pernah sekali mulut bercakap buruk tentang orang lain~ Sedaya upaya tidak akan tipu sesiapa, tiada hasad dengki ~ Susahnya nak jaga hati untuk sangka baik kepada orang~ Cuba buat untuk tidak menulis dan menjawab apa orang kata kat kita~ Nabi wafat pada hari Isnin (detik sakaratul maut Nabi)~ Ustaz paling tua di Masjid Abdullah Fahim~ Syok duduk rumah~ Cara Nabi bersugi sebelum Nabi wafat~ Video kajian kebaikan kayu sugi~ Pada kayu sufi itu sudah ada florida~ Tidak ada satu pun sunnah Nabi yang tidak baik~ Kita punya penyakit, lebih kagum kepada WHO berbanding hadis Nabi~ Kotoran ketika mandi mayat~ What you give, you get back~ Sebab Ustaz datang ke Surau Al Husna~ Team Tok Adi Surau Al Husna~ Buat kerja sukarela untuk gali kubur dan uruskan jenazah~ Masak dengan kasih sayang~ Bayangkan berapa banyak pahala yang dituai~ Pahala sebesar Bukit Uhud~ Bukit yang sayang kita~ Kita tak kisah dan tak ambil peduli dengan apa yang jadi disekeliling kita~ Kalau kita tak boleh buat baik, jangan buat jahat~ Kebanyakkan sahabat Nabi mati diluar Madinah untuk sampaikan dakwah~ Sunnah Nabi jika dengar orang nak buat ibadah Haji~ Doa mustajab dari seorang kawan~ Kisah sahabat yang ditangkap minum arak~ Jangan terlebih dalam menghukum orang - kita bukan tuhan~ Ramalan cuaca Pak Haji Fattah ~ Syukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepada kita
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Februari 2026Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? " Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembala kanlah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17)Renungan: Di sebuah sekolah dasar, ada seorang anak laki-laki yang bandel dan suka ribut di kelas. Hampir setiap hari, anak ini membuat masalah dan membuat kelas menjadi gaduh sehingga kerap kali dia menjadi sasaran kemarahan para guru. Anak ini kemudian dipanggil dengan sapaan "Surib" yang berarti "Suka Ribut". Suatu hari, ketika ada tugas melukis, seorang guru menyuruh para murid untuk melukis potret diri masing-masing. Surib pun dengan penuh antusias melukis dirinya sendiri. Dalam lukisannya, Surib menulis satu kalimat yang berbunyi, "Tuhan belum selesai menciptakan saya." Lukisan ini kemudian menjadi salah satu lukisan terbaik di sekolahnya. Suatu hari, seorang guru mendapati bahwa kelas Surib sangat gaduh. Dan seperti biasa, Suriblah yang menjadi penyebabnya. Ketika guru itu hendak memarahi Surib, beliau melihat lukisan Surib yang dipajang didepan kelas, yang bertuliskan, "Tuhan belum selesai menciptakan saya." Wajah sang guru langsung berubah. Dalam hati Sang Guru berkata, "Ya! Tuhan belum selesai menciptkannya, aku harus sabar." Dalam kehidupan kita sehari-hari, sering kali kita begitu mudah untuk menghakimi orang lain. Banyak orang cenderung memberi penilaian kepada orang lain dengan harga mati, seolah-olah orang lain sama sekali tidak akan berubah selamanya. Terlebih ketika, orang lain melakukan kesalahan. Akan sangat mudah baginya untuk melihat segala sisi dengan cara pandang negatif yang berlebihan. Banyak orang lupa bahwa Tuhan belum selesai menciptakan sesamanya. Kita pasti ingat dengan Petrus. Petrus bukanlah orang yang sempurna. Sebaliknya, Petrus selalu mendapat teguran keras dari Yesus, bahkan pernah menyangkal Yesus. Demikian pula dengan Rahab, Maria Magdalena dan Paulus. Mereka adalah para pendosa. Kendati begitu, mereka justru dipakai Tuhan secara luar biasa. Seseorang bisa saja berubah menjadi baik bahkan menjadi sesuatu yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Namun demikian, Tuhan juga membutuhkan bantuan kita, jadi janganlah kita buru-buru menghakimi dan menjauhi orang-orang yang mungkin berbuat salah terhadap kita. Namun tegurlah mereka dengan penuh kasih. Jangan lupa doakanlah dan berkatilah mereka selalu. Percayalah bahwa suatu saat mereka juga bisa berubah meski sekarang mereka melakukan kesalahan. Bimbinglah mereka untuk kembali di jalan yang benar agar mereka segera bertobat mendapat pemulihan dan akhirnya dapat diselamatkan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku mudah menghakimi orang lain. Kini aku sadar bahwa kekuranganku lebih banyak daripada orang yang sering aku hakimi. Amin. (Dod).
#DiskusiInteraktif Tidak jalankan kewajiban, awardee LPDP terancam sanksi kembalikan dana, Apa dampaknya?[TALK] Ketua Yayasan Maha Islamic School - Founder dan Pembina Backpacker Teaching, Assoc. Prof. Dr. Dirgantara Wicaksono (Dr. Bombom)&Pengamat Ketenagakerjaan, Timbul Siregar
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Eugenesia Maria Tada Tolok dan Andreas Muhi Pukai dari Paroki Santo Yohanes Rasul Kedaton di Keuskupan Tanjung Karang-Lampung, Indonesia. T. Ester 4: 10a.10c-12.17-19; Mazmur tg 138: 1-2a.2bc-3.7c-8; Matius 7: 7-12.TUHAN ADALAHPENOLONG KITA Renungan kita pada hari ini bertema: Tuhan Adalah PenolongKita. Ibu Marta, seorang janda sudah bekerja lebih dari dua puluh tahun sebagaikoster di gereja parokinya. Gajinya setiap bulan jauh lebih kecil daripada gajipegawai negeri yang paling rendah. Sementara itu ia memiliki anak sulung yangsedang kuliah dan adiknya yang masih di bangku SMA. Anaknya yang mahasiswa sedang memerlukan uang untuk suatukegiatan akademik yang penting sekali. Namun ibu Marta tidak memiliki samasekali jumlah yang diperlukan anaknya. Ia bekerja seperti biasa dan terusberdoa di gereja, sambil menyambut bermacam-macam umat yang datang berdoa. Adaseorang tamu dari luar wilayah, yang setelah berdoa, memberikan dia sebuahamplop berisi uang. Katanya, novenanya terkabulkan dan orang pertama yang iajumpai di gereja layak mendapatkan tanda kasih darinya yang sangat tulus. Uangitu jumlahnya pas dengan yang dibutuhkan anaknya di universitas. Di dalam kenyataan, setengah doa-doa kita adalah doapermohonan. Kita meminta dan memohon karena kita percaya bahwa Tuhan mahamurah. Tidak mungkin kita meminta terus tanpa henti kepada orang yang tidakpunya apa-apa. Karena Ia sangat berlimpah maka kita memohon kepada-Nya tanpahenti. Jadi Tuhan sesungguhnya adalah penolong kita. Melalui permintaan danpermohonan dalam doa-doa, Tuhan memberikan kita sesuai kehendak-Nya. Kebutuhan manusia tidak akan habis ketika ia masih beradadi dunia. Pada saat-saat keadaan kita tidak terdesak atau bukan dalam bahaya,tampaknya doa-doa kita tidak berisi permohonan-permohonan. Mungkin juga doa-doakita setiap hari tidak spesifik mengungkapkan permintaan atau permohonan,karena hidup kita mengalir saja dan normal. Namun jika dilihat secara objektif,hidup kita sendiri merupakan anugerah untuk dijalani siang dan malam. Kitajustru perlu bimbingan dan perlindungan Tuhan. Kita tentunya menyatakan rasa syukur atas anugerah itu.Tetapi sebenarnya di dalam doa syukur itu, tersirat permohonan supaya hidupkita dijauhkan dari segala pengaruh jahat dan ancaman musuh. Kita berharapsupaya iman dan pengharapan kita akan penyelenggaraan Tuhan tetap kuat. KitabEster dalam perjanjian lama mengisahkan betapa bahaya maut sedang mengancamhidupnya. Ratu Ester sangat yakin bahwa hanya pertolongan Tuhan yang iaandalkan. Meskipun merasa sangat sendirian dan tidak ada seorang penolong di sampingnya,ia sungguh yakin bahwa Tuhan adalah penolongnya yang utama. Tuhan tidak tega menolak anak-anak-Nya minta tolong dalamiman yang teguh dan pengharapan yang kuat. Terlebih-lebih di dalam kesulitandan kesesakan hidup, harapan kita satu-satunya ialah Tuhan yang maha kuasa. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah, semogakuasa-Mu menyertai kami di dalam kesulitan dan kesesakan hidup kami. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Bismillah,2024. KARAKTER ORANG BAIK YANG TIDAK BOLEH ANDA LEWATKANRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.
Apa pendapat anda tentang episode day 5 puasa ini? Powered by Firstory Hosting
Revolusi AI dalam dunia pelatihan bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan kebutuhan strategis bagi organisasi yang ingin tetap relevan di era digital. Kecerdasan buatan mampu mengubah proses analisis kebutuhan pembelajaran yang dulunya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hitungan menit, sehingga penyusunan kurikulum dapat dilakukan dengan kecepatan yang selaras dengan dinamika industri. Dengan efisiensi ini, tim pengembang sumber daya manusia dapat lebih fokus pada strategi jangka panjang daripada terjebak dalam urusan administratif penyusunan materi yang repetitif. Salah satu kekuatan terbesar AI adalah kemampuannya dalam menciptakan pengalaman belajar yang personal melalui konsep adaptive learning. Tidak ada lagi pendekatan "satu ukuran untuk semua," karena sistem berbasis AI dapat mendeteksi kecepatan pemahaman setiap peserta secara unik; memberikan tantangan lebih bagi mereka yang cepat tanggap dan menyediakan bantuan ekstra bagi yang kesulitan. Personalisasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas penyerapan ilmu, tetapi juga menumbuhkan motivasi belajar yang lebih tinggi karena setiap individu merasa didengar dan didukung sesuai kapasitasnya masing-masing. Kendati demikian, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, AI tetaplah alat bantu yang membutuhkan sentuhan manusia sebagai arsitek utamanya. Peran instruktur kini berevolusi dari sekadar penyampai informasi menjadi kurator dan mentor yang memastikan bahwa konten yang dihasilkan mesin tetap menjunjung tinggi etika, empati, dan nilai-nilai budaya organisasi. Pada akhirnya, keberhasilan pelatihan di masa depan akan sangat bergantung pada harmoni antara kecepatan pemrosesan data oleh mesin dan kedalaman rasa serta kebijaksanaan yang hanya dimiliki oleh manusia.
Bismillah,Etika Makan saat Sedang Tidak Berpuasa(Proper etiquette of eating for those who are not fasting)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 22 Februari 2026Bacaan: "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." (1 Yohanes 5:14) Renungan: Seseorang pernah berkata demikian tentang jawaban dari sebuah doa, "Masalah terbesar dari doa adalah bagaimana membiarkan doa terus mengalir dan mengizinkan Allah menjawab sesuai dengan cara-Nya." Ada satu kisah yang menarik dari seorang anak, tentang sikap dan ketulusannya di dalam menerima jawaban doa. Hari itu Adi dititipkan oleh mamanya di rumah neneknya, tetapi neneknya pergi bersama teman-temannya sehingga Erny, yaitu tantenya yang harus menjaga Adi. Adi segera mengambil kelerengnya dan bermain bersama beberapa orang temannya, tetapi tiba-tiba ia berlari dan menghampiri Erny yang sedang memasak di dapur. Dengan lugu Adi berkata, "Tante kelereng Adi hilang satu. Tante boleh nggak Adi sekarang berlutut dan meminta Tuhan untuk membantu Adi menemukan kelerang Adi yang hilang itu?" Tanpa pikir panjang, Erny pun mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju. Kemudian Adi berlutut, ia melipat kedua belah tangannya dan berdoa, katanya, "Bapa yang baik, kelereng Adi hilang satu dan Adi mau supaya Engkau membantu Adi untuk menemukannya. Amin Setelah selesai berdoa, Adi segera bangkit dan bermain kembali. Ketika hari telah sore, Erny teringat pada perbuatan Adi tadi. Karena khawatir Adi akan kecewa terhadap Tuhan, maka Erny memanggil dan menanyakan kepada Adi, "Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu yang hilang?" "Belum Tante, tetapi Tuhan telah membuat Adi tidak menginginkan kelereng itu lagi," jawab Adi. Alangkah indahnya sikap dan iman Adi yang begitu tulus dalam menerima jawaban doanya. Banyak orang yang bersungut-sungut dan kecewa kepada Tuhan karena doa mereka tidak dijawab sesuai dengan keinginan hati mereka. Doa bukanlah masalah dijawab atau tidaknya setiap permohonan doa yang kita panjatkan, tetapi doa adalah sikap dan tindakan penyerahan segala masalah hidup kita ke dalam tangan Tuhan. Dijawab atau tidaknya doa-doa kita adalah keputusan mutlak Tuhan. Tidak menjadi soal apakah Tuhan menjawab "Tidak," "Ya," atau "Ya, tetapi tunggu dulu," terhadap permohonan doa yang kita panjatkan. Yang penting adalah kita tetap setia berdoa dan selebihnya adalah bagian Tuhan untuk memutuskan yang terbaik bagi kita, karena Tuhan tahu dengan pasti apa yang menjadi kebutuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang selalu khawatir dan memaksakan kehendak dalam doa-doa yang kupanjatkan kapada-Mu. Kini kuserahkan semua pengharapanku hanya pada-Mu, karena Engkau lebih mengetahui kebutuhanku. Amin. (Dod).
Bismillah,2022. SAAT SUAMI TIDAK SESUAI EKSPEKTASIUstadz Muhammad Nuzul DzikriRiyaadhsush ShaalihiinTanya Jawab
Publik patut curiga dengan keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Tidak ada penjelasan gamblang dari pemerintah soal langkah ini. Padahal, ada dana APBN yang bakal digunakan untuk membayar iuran sebagai anggota Dewan Perdamaian sebesar 1 juta dollar AS atau setara 17 triliun rupiah. Pemerintah meredam protes dengan memberi narasi bahwa iuran bersifat sukarela dan bisa dicicil.Peluang publik mengkritisi kian tertutup setelah Prabowo menggelar rangkaian pertemuan dengan sejumlah pimpinan ormas keagamaan, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, anggota DPR, hingga akademisi. Banyak yang berbalik mendukung, memaklumi, atau melunak soal keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian.Apa sebenarnya Dewan Perdamaian bentukan Trump ini? Tepatkah langkah yang diambil Presiden Prabowo? Apakah selaras dengan sikap politik luar negeri Indonesia? Apa saja konsekuensinya bagi Indonesia?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Prof. Hikmahanto Juwana.
Send a textBanyak pemilik bisnis lokal merasa bingung dan frustrasi. Bisnis sudah lama berdiri, lokasi jelas, produk dan layanan berkualitas, namun tetap tidak muncul di Google dan Google Maps.Masalahnya bukan sekadar soal lokasi atau kualitas. Ada alasan mengapa Google “memilih” bisnis tertentu untuk ditampilkan di hasil pencarian, dan banyak pemilik usaha tidak menyadari kesalahan-kesalahan mendasar yang membuat bisnis mereka sulit ditemukan. Di episode ini, Ryan Kristo Muljono akan membahas secara jelas dan praktis tentang Google tidak “memilih” bisnis Anda, dan kesalahan paling umum yang membuat bisnis lokal sulit ditemukan.Ini bukan soal trik SEO atau teknis rumit, ini soal bagaimana Google membaca bisnis Anda.Jika Anda ingin bisnis Anda lebih mudah ditemukan oleh pelanggan di sekitar, meningkatkan visibilitas secara organik, dan memahami cara kerja Google dengan lebih sederhana, episode ini wajib Anda dengarkan sampai selesai Klaim Free Local SEO Audit sekarang di https://lbo.toffeedev.com dan cek visibilitas bisnis Anda hari ini.
"Penyelamatan-Mu memberinya kemuliaan yang besar; Engkau mengurniainya kehormatan dan kedaulatan. Kerana Engkau telah menjadikannya paling diberkati selama-lamanya Engkau membuatnya paling bahagia dengan kehadiran-Mu. Kerana raja percaya penuh kepada TUHAN; dengan kasih setia Yang Maha Tinggi dia tidak akan dapat digugat" (Mazmur 21:5-7)
Kasus bunuh diri seorang siswa SD berusia 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur memancing perhatian publik.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Februari 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah meka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Suatu hari, seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, Christian Friedich Schon bein sedang bereksperimen dengan pekerjaannya di dapur saat istrinya tidak ada di rumah, karena istrinya melarangnya dia bekerja di dapur. Tanpa sengaja, dia menumpahkan cairan asam sulfur dan asam nitrat. Supaya tidak ketahuan, dia segera mengelap dengan celemek yang terbuat dari katun lalu menggantung celemek itu di dekat perapian untuk mengeringkannya. Tidak di duga, celek itu meledak dengan dahsyat. Ledakan itu terjadi karena campuran cellulose mengalami reaksi kimia yang dinamakan nitrasi. Temuan itu kemudian dinamakan nitrocellulose, yaitu bubuk mesiu yang tidak berasap. Dia kemudian memperbanyaknya dan menjualnya dan mendapatkan banyak uang. Kekeliruan dan kegagalan yang tidak disengaja seringkali mendatangkan manfaat yang tidak kita duga sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Yusuf. Yusuf diperlakukan semena-mena oleh Saudaranya. Dia dimasukkan dalam sumur, dijual dan dibertahukan sudah mati. Bagi orang awam, hal itu mungkin sebuah kekeliruan yang fatal. Tetapi tidak bagi Yusuf. Yusuf sadar betul bahwa peristiwa itu adalah cara Tuhan untuk menggenapi janjinya menjadi pemimpin Mesir dan melakukan suatu pekerjaan besar yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Seringkali apa yang tidak kita harapkan terjadi begitu saja. Kita mungkin akan sedih kecewa dan tidak dapat menerima kenyataan saat itu. Namun tahukah kita bahwa dalam kegagalan-kegagalan itu, Tuhan juga turut bekerja untuk mendatangkan sesuatu yang baik yang mungkin tidak kita duga sebelumnya? Tetap berpikir positif di tengah situasi yang negatif sangatlah penting bagi kita. Kita harus bersabar dan melakukan yang terbaik untuk mengubah keadaan. Kita harus memetik manfaat yang sebanyak-banyaknya dari setiap peristiwa. Percayalah, bahwa tidak semua kegagalan itu buruk. Tetapi yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah baik bagi kita, sebab jika kita mampu jeli dan dapat mengendalikannya, maka kegagalan dan masalah itu justru menjadi titik balik kita meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku tetap dapat berpikir positif di tengah situasi yang negatif. Amin. (Dod).
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/203-seri-kata-18-150819346?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-203-seri-18-150819368?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkMalu = Perasaan setelah berbuat tidak baikMalu = Perasaan ketika orang lain melihat kekurangan kitaMalu = Perasaan waktu jatuh cinta atau tidak percaya diriPutri malu = Tanaman yang menutup waktu disentuhKemaluan = alat kelamin, bagian reproduksiUrat malu putus = Tidak tahu malu, sudah tidak punya rasa maluMalu bertanya, sesat di jalan = Kalau kita malu bertanya/minta bantuan, kita tidak akan menemukan jalan keluar.Sumber gambar: Shawn Rain di Unsplash Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathK TaguchiRolandJoey ProwCarmen ChuiLynden AinslieAngelia OngCatherine Collier Antje蕾 戴Ping PribadiAntjeChanatip TatiyakaroonwongTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyJordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей Тутаев
Dhammasākacchā oleh Bhante Dhammadhīro usai kegiatan dana makan di Pluit, Jakarta.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).
The Indonesian Diaspora Network Victoria hosted the Diaspora Fair 2026, showcasing Indonesian culture and providing a platform for diverse diaspora communities to celebrate their traditions. - Indonesian Diaspora Network Victoria menggelar Diaspora Fair 2026 yang tidak hanya menampilkan budaya Indonesia, tetapi juga memberi ruang bagi berbagai komunitas diaspora untuk berbagi tradisi mereka.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Februari 2026Bacaan: "Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah." (1 Petrus 4:2)Renungan: Suatu ketika seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia bertemu seorang prajurit yang tak akan pernah dilupakannya, bernama Harry. Harry yang dikirim untuk menjemput profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian ia juga menolong orang yang tersesat dan menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya. "Darimana kamu belajar hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Oh," jawab Harry. "Selama perang, saya kira." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat tugasnya membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya. "Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah," katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan saat mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan anugerah dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Jika kita bisa bangun pagi hari ini tanpa kekurangan suatu apa pun yang baik, itu semua merupakan sebuah anugerah dan kesempatan berharga yang Tuhan berikan. Oleh karena itu sudah seharusnya kita memanfaatkan hari ini, dengan menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang positif, yang Allah kehendaki. Berhentilah beranggapan bahwa keberadaan kita hanya sebuah hal yang biasa. Tidak. Jika Tuhan memberi nafas hidup yang baru, berarti ada hal baru pula yang ingin Dia beri, harapan, iman yang baru, terobosan yang baru dan masih banyak lagi hal-hal besar yang mau Dia nyatakan bagi karir dan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belaskasih-Mu, sehingga hatiku pun mudah tergerak untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Amin. (Dod).
"Kalau aku meninggal duluan, kamu nanti nikah lagi gak?"Obrolan soal kematian memang cukup menakutkan untuk dibahas..Tapi hal ini perlu diagendakan karena duka adalah sebuah keniscayaan.Episode kali ini, Parents akan mendengarkan cerita Bucha (Rissa Riandini) tentang perjuangannya bersahabat dengan duka dan menjalani hari-hari setelah kepergian suami.Timestamp:00:00 Opening04:30 Sosok almarhum Bimo sejak pacaran hingga kepergiannya09:15 Tidak akan pernah ada manusia yang siap ditinggalkan16:32 Rasa takut saat menyaksikan yang berhubungan dengan momen kepergian suami17:15 Masa down dan ngerop sampai harus didampingi profesional25:50 Harus kuat demi anak, apakah benar menguatkan?30:10 Pentingnya kehadiran ayah untuk menguatkan mental si Kecil38:00 Apa saja bantuan yang dibutuhkan seseorang yang berduka?43:17 Bimo selalu bilang "I love you" apapun kondisinya
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Februari 2026Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"... Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17) Renungan: Seorang pelukis duduk menghadap selembar kertas kosong. Satu demi satu cat warna ia bubuhkan. Tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya dan oh... lukisan itu tergores! Tampaknya sebuah karya telah berakhir. Semua orang berpikir sang pelukis akan melemparkan lukisan "cacat"-nya ke tempat sampah. Ternyata tidak. Dengan cekatan sang pelukis membaurkan noda goresan dengan cat warna lainnya. Luar biasa di tangan seorang pelukis handal, lukisan yang tergores dapat tetap menjadi sebuah mahakarya! Tuhan ialah Sang Pelukis Handal. la duduk melukis tiap lembar kehidupan kita. Ada saat kita "menyenggol" tangan Tuhan. Kita melakukan dosa yang membuat karya Tuhan tergores. Apakah Tuhan "membuang" kita? Tidak! Kita dapat melihat buktinya dari pengalaman Petrus. Betapa indah Tuhan melukis kehidupan Petrus! Penjala ikan dijadikan-Nya penjala manusia. Namun tiga kali Petrus menyangkal Yesus Tergores sudah lukisan kehidupan Petrus! Tetapi Tuhan tetap mau memakai hidupnya. Tiga kali Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku". Tiga kali Petrus menggores karya Tuhan, tiga kali pula Tuhan membubuhkan warna kasih yang membaurkan noda goresan pelanggarannya. Saat ini lukisan kehidupan kita mungkin tergores. Kesalahan kita lakukan, dosa kita perbuat. Daripada berkubang dalam kesedihan, mari datang kepada Tuhan untuk menyerahkan lukisan itu kepada-Nya! Tidak peduli betapa buruk pelanggaran dan dosa merusaknya, Tuhan mampu memperbaiki. Warna kasih Tuhan membaurkan noda goresan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat sebuah mahakarya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku sebab aku orang berdosa. Basuhlah diriku dengan kuasa Darah-Mu, sehingga Kau kuduskan kembali diriku untuk melayani-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 30 Januari 2026Bacaan: "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24) Renungan: Suatu kali ada seorang anak laki-laki yang kedapatan sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga yang sangat mahal. Anak ini memasukkan tangannya ke dalam vas itu, tetapi ia tak bisa menariknya keluar. Ayahnya berusaha keras menolongnya, tetapi semua usahanya sia-sia. Keduanya murung karena tidak rela memecahkan vas yang indah itu. Lalu sang ayah menarik nafas dan berkata, "Sekarang anakku, kita coba sekali lagi. Buka tanganmu, dan luruskan jari-jarimu seperti yang Ayah lakukan, lalu tarik." Yang mengejutkan adalah si anak menjawab, "Tidak, Ayah. Saya tidak mungkin meluruskan jari-jari saya seperti itu. Jika saya melakukannya, saya akan menjatuhkan koin saya! Dan saya tidak mau hal itu terjadi." Seperti anak kecil tersebut, kebanyakan dari kita sering bertindak seperti itu. Kita begitu sibuk memegangi recehan yang tak berharga sehingga kita tidak dapat menerima kebebasan. Terkadang kehidupan dalam dosa dianggap sebagai sesuatu harta yang sebenarnya telah membutakan mata rohani kita. Padahal sebagai orang percaya yang telah hidup di dalam Kristus, kita telah dimerdekakan dari segala bentuk kutuk dosa. Namun yang menjadi kesulitannya adalah kita tidak rela melepaskan sesuatu yang kita anggap berharga dan lebih memilih hidup dalam kesesakan karena ikatan dosa yang memberikan kenikmatan sesaat. Semua kembali ke diri kita, pilihan di tangan kita, apakah mau melepaskannya atau tidak. Hal yang sama pernah dialami oleh perempuan Samaria yang mengalami perjumpaan dengan Yesus. Setelah berjumpa dengan Yesus ia melepaskan prinsip hidup dan semua genggaman masa lalunya dan melangkah dengan hidup baru yang Tuhan karuniakan. Yang lebih luar biasa ia menjadi pekabar Injil bagi orang-orang di sekitarnya. Begitulah kehidupan kita bisa menjadi lebih baik jika kita menyerahkan bejana hidup kita ke tangan Tuhan, dengan cara melepaskan genggaman yang kita anggap berharga namun tidak sesuai dengan pandangan Tuhan lalu menjalani kehidupan yang benar dalam ikatan kasih kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku melepaskan segala genggaman dosa dan prinsip hidup lama yang tak berkenan di mata-Mu sehingga mengalami kemerdekaan sejati. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 27 Januari 2026Bacaan: "la pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat." (2 TAWARIKH 22:3)Renungan: Seorang ibu adalah sosok yang sangat istimewa dalam hati anak-anaknya. Besarnya perhatian dan pengorbanan ibu kepada anak-anaknya tergambar dalam ungkapan "kasih ibu sepanjang jalan". Tidak ada ujungnya. Bagi banyak orang, makanan paling enak adalah masakan ibu. Tempat yang paling aman adalah pelukan ibu. Figur ibu dijadikan teladan. Nasihatnya didengarkan dan ditaati. Sayangnya, tidak semua ibu memberi pengaruh yang baik bagi anak-anaknya. Ahazia adalah salah satu raja Yehuda yang memerintah dalam waktu singkat, yakni hanya satu tahun. la adalah anak Yoram, raja Yehuda. Ibunya adalah Atalya. Pengaruh ibunya sangat kuat terhadap Ahazia. Sang ibu mendikte apa yang harus dilakukannya. Juga menjadi penasihatnya, termasuk dalam urusan perang. Sayangnya, nasihat-nasihat sang ibu justru menjerumuskan Ahazia ke dalam berbagai kejahatan, sebab Atalya bukanlah seorang yang takut akan Tuhan. Ia mewarisi kejahatan ayah dan ibunya, yakni Ahab dan Izebel, raja dan ratu Israel yang terkenal sebagai penyembah berhala. Ahazia pun dilenyapkan bersama keluarga Ahab lainnya, sebagaimana yang sudah Tuhan firmankan. Bagi para ibu-dan tentunya berlaku untuk para ayah juga-nasihat apa yang telah kita berikan kepada anak-anak kita? Apakah kita mendidik mereka di jalan Tuhan? Apakah kita mengajar mereka menaati Dia dan mengusahakan kebaikan bagi orang lain? Atau sebaliknya? Sadarilah bahwa pengaruh kita amat besar bagi mereka. Kiranya kita mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk ibu yang telah Kau izinkan hadir dalam hidupku. Penuhilah ia dengan kasih-Mu, agar melalui kehadirannya, aku sungguh merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Pembawa Renungan : F.X Warindrayana, S.T.B Y - Yogyakarta Mrk. 2:18-22.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 293 (Matius 23:34-39): Setelah menyatakan murka-Nya kepada ahli Taurat dan orang Farisi, Yesus melanjutkannya dengan pernyataan yang menakutkan, yaitu bahwa murka Tuhan akan dinyatakan kepada Israel karena pelanggaran para pemimpin mereka. Apakah hanya karena kesalahan pemimpin saja? Tidak. Tuhan murka kepada umat Israel secara keseluruhan.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Januari 2026Bacaan: "Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia." (Lukas 15:28) Renungan: Kisah anak yang hilang tentu sudah sering kita dengar. Kisah ini sering dipakai untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa kepada mereka yang mau bertobat, bahwa la bukan hanya mengampuni, tapi juga akan memberi segala yang baik. Selain itu, kisah anak yang hilang juga sering dipakai untuk menunjukkan bagaimana anak Tuhan juga bisa "hilang" walau sehari-hari tampak dekat dengan Tuhan. Tandanya adalah ketika ia tidak lagi bisa mengasihi orang yang berdosa, tapi justru iri ketika Tuhan menerima kembali mereka yang mau bertobat. Tanda lainnya adalah ketika ia merasa tak diberkati padahal ia sendiri tak pernah meminta kepada Bapa yang sangat baik. Kisah ini begitu luar biasa karena memberikan harapan bagi mereka yang belum percaya tapi juga mengingatkan orang percaya bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya harus punya hati seperti Tuhan tapi juga harus bersyukur karena telah dilayakkan menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Nah, ada satu hal yang mungkin luput kita perhatikan. Lihatlah bagaimana perhatian bapa kepada si sulung. Meski si sulung merasa dikesampingkan, sesungguhnya perhatian sang bapa kepadanya sangat istimewa. Sang bapa memang rindu kepada si bungsu, tapi ia tak pergi mencarinya. Setelah anak itu bertobat, baru ia menyongsong dan menerima si bungsu dengan sukacita. Lain dengan saat si sulung yang "terhilang". Saat ia marah karena ada pesta untuk adiknya, si sulung tak mau masuk ke rumah. Namun, apa yang dilakukan bapanya? Ayahnya melangkahkan kaki ke luar untuk bertemu dia. Jangan pernah mengira Tuhan itu seperti Bapa yang cuek. Apalagi kepada kita, yang telah bekerja keras melayani-Nya, sesungguhnya perhatian Tuhan sangat istimewa. la sendiri yang akan datang menghampiri dan menghibur kita. Pertanyaannya, apakah kita menyadarinya? Atau kita justru terus fokus pada masalah, atau bahkan merasa iri kepada orang lain yang tampak diberkati lebih dari kita? Ingat kita punya Bapa yang baik, penuh kasih dan peduli pada anak-anak-Nya. Tidak perlu urusi berkat orang lain, ingatlah bahwa hidup dekat pada Allah pun sudah jadi berkat tersendiri, karena asal dekat Allah, maka kita bisa tenang sebab Dialah sumber pertolongan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering merasa Engkau meninggalkan aku saat masalah mendera dalam hidupku. Kini aku tahu bahwa Engkau selalu peduli padaku dan senantiasa mencari aku saat hatiku mulai menjauh dari-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 15 Januari 2026Bacaan: "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24) Renungan: Apakah kita pernah mendengar seorang pengikut Kristus atau mungkin kita sendiri mengeluh seperti ini, "Semenjak saya jadi pengikut Yesus, mengapa justru masalah datang silih berganti? Dulu ketika saya belum bertobat, malah tidak mengalami berbagai macam masalah seperti sekarang ini." Sebenarnya itu keluhan yang berlebihan. Coba jujur kepada diri sendiri, benarkah saat kita belum mengikut Yesus kita tidak pernah mengalami masalah sama sekali? Tidak, bukan? Lalu mengapa ada pengikut Yesus yang mengeluh seperti itu? Sederhana, saat memutuskan mengikut Yesus yang muncul di benak pikirannya adalah kehidupan tanpa masalah dan diberkati secara berlimpah-limpah. Maka ketika ia sudah jadi pengikut Yesus dan tetap mengalami masalah, ia pun menjadi kecewa dan melebih-lebihkan masalah serta pergumulan hidupnya. Kenapa makin dekat dengan Tuhan, masalah kita seakan makin banyak? Dekat Tuhan memang ada masalah, tapi jauh dengan Yesus bukan berarti tanpa masalah. Lalu apa bedanya? Bedanya, kalau dekat Yesus kita bisa saja menghadapi masalah, bahkan mengalami jatuh dan gagal, tapi kita tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak, sebab Tuhan akan selalu menopang kita! Bagaimana jika kita menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan? Saat kita jatuh, selesai sudah! Seperti yang tertulis dalam Mazmur 73:19, ketika orang fasik jatuh maka mereka binasa dalam sekejap mata, habis oleh karena kedahsyatan. Jangan sampai kita memiliki pandangan yang keliru dalam hal mengikut Yesus, seolah-olah mengikut Yesus berarti tidak mengalami masalah. Kita bisa sakit. Kita bisa bangkrut. Kita bisa jatuh. Kita bisa gagal. Tapi bersama Tuhan, kita jatuh dan bangkit kembali. Kita gagal dan diberikan semangat untuk bangun lagi. Kita bangkrut, tapi Tuhan menolong dan memulihkan lagi. Kita sakit, tapi Tuhan menyembuhkan. Derigan iman seperti ini, kita tidak akan menjadi pengikut Yesus yang cengeng, yang sedikit-sedikit mengeluhkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Jadilah dewasa dalam Tuhan dan jangan pernah menjauhkan diri dari kasih karunia-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Ajarilah aku percaya bahwa bersama Engkau apapun masalah yang ku hadapi, selalu ada jalan keluarnya ketika aku hanya berharap pada-Mu. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Vincent Widi, MGL Manila - Filipina Luk 2:36-40.