Podcasts about tidak

  • 2,682PODCASTS
  • 13,652EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Aug 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about tidak

Show all podcasts related to tidak

Latest podcast episodes about tidak

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
She thought she wouldn't be selected: Meet 2026 Elizabeth O'Neill Journalism Award recipient - Menduga Tidak Akan Lolos Seleksi, Ini Penerima Elizabeth O'Neill Journalism Award 2026

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 13:35


Indonesian journalist Irene Sarwindaningrum is interested in how Australia and Indonesia can deepen their relationship amid evolving geopolitical and technological challenges. - Jurnalis Irene Sarwindaningrum ingin melihat bagaimana Australia dan Indonesia dapat memperdalam hubungannya, terutama di tengah tantangan geopolitik dan teknologi yang semakin berkembang.Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 12 Agustus 2026 - Melakukan yang terbaik dalam setiap pekerjaan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 11, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 12 Agustus 2026Bacaan: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:23-24)Renungan: Andre mendapat pekerjaan di sebuah toko bahan makanan. Suatu hari seorang pelanggan memasuki toko itu dan setelah membeli beberapa buah, lalu berbisik kepada Andre, "Berilah kepadaku beberapa buah lagi! Karyawan yang dahulu di sini, biasa melakukannya untuk mendapatkan uang persenan." "Tidak," kata Andre, "Saya tidak bisa melakukannya, atasanku tidak akan memperbolehkannya." "Tapi," kata orang itu, "Atasanmu tidak ada di sini." "Oh, dia ada," kata Andre, "Tuhan selalu ada di sini dan mengawasiku. Dialah atasanku." Bagaimanakah sikap kita dalam bekerja? Apakah kita hanya bekerja dengan baik bila atasan kita ada di kantor atau hanya bila kita sedang diawasi? Bila kita menyadari bahwa atasan kita adalah Tuhan, dan pimpinan ataupun perusahaan tempat kita bekerja hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk memberkati kita, maka sikap kita adalah:Pertama, melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, seolah untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bila kita menyadari bahwa Tuhan adalah pimpinan kita, akankah kita memberikan kepada Raja di atas segala raja itu hasil yang buruk? Tentu tidak bukan? Sebaliknya, kita akan mempersembahkan karya kita yang terbaik. Kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menyenangkan hati-Nya.Kedua, bekerja dengan kejujuran atau integritas. Meskipun atasan kita tidak ada di tempat, tidak mengawasi, kita akan tetap bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan bersemangat. Namun kebanyakan yang terjadi justru sebaliknya, ketika atasan kita keluar kantor, kita merasa merdeka karena sang mandor tidak lagi mengawasi kita. Mari mulai saat ini kita belajar untuk memiliki kebiasaan dan sikap yang baik dalam bekerja, mari menjadikan Tuhan sebagai atasan kita. Karena manusia, baik itu pimpinan ataupun atasan kita, bisa saja mengecewakan kita, namun Tuhan tidak pernah mengecewakan kita, Dia akan selalu memberikan upah yang terbaik bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk kesempatan sekolah dan bekerja yang Kau izinkan aku jalani. Bantulah aku agar aku dapat menjalankannya dengan baik, sehingga semuanya dapat berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2168. "AKU TIDAK MENCINTAI AYAHKU"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 44:40


Bismillah,2168. AKU TIDAK MENCINTAI AYAHKUTanya JawabRiyaadhush ShaalihiinUstadz Muhammad Nuzul Dzikri

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2170. "KEBAIKANMU TIDAK PERNAH SIA-SIA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 8:42


Bismillah,2170. KEBAIKANMU TIDAK PERNAH SIA-SIA Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2176. "BOLEHKAH TIDAK MEMAAFKAN KESALAHANNYA?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 25:29


Bismillah,2176. BOLEHKAH TIDAK MEMAAFKAN KESALAHANNYA?Riyaadhush ShaalihiinTanya Jawab

Radio Muhajir Project
Etika Tidak Tertulis Saat Pinjam Barang (The Unwritten Etiquette of Borrowing Things)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 1:00


Bismillah,Etika Tidak Tertulis Saat Pinjam Barang(The Unwritten Etiquette of Borrowing Things)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Animasi dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 1634“Bagaimana Rasulullah ﷺ Membalas Cinta Sahabatnya”

Radio Muhajir Project
251. SABAR ITU BERAT, TIDAK SABAR... | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 83:40


Bismillah,251. SABAR ITU BERAT, TIDAK SABAR...Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alimUstadz Muhammad Nuzul Dzikri

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Sungguh Manusia (8 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Sungguh ManusiaDiambil dari: Ibrani 2:14 “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat penting: Yesus sungguh manusia. Artinya, Yesus bukan cuma kelihatan seperti manusia. Yesus benar-benar datang ke dunia sebagai manusia sejati.Sebelum kita bicara tentang kematian Yesus, kita harus mengerti hal ini dulu. Karena kalau Yesus tidak sungguh menjadi manusia, maka Ia juga tidak sungguh merasakan hidup seperti kita. Tetapi Alkitab berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita dalam darah dan daging. Itu berarti Yesus benar-benar punya tubuh manusia.Yesus tahu rasanya lapar. Yesus tahu rasanya capek. Yesus tahu rasanya sedih. Yesus tahu rasanya disakiti orang. Yesus tahu bagaimana rasanya hidup di dunia yang penuh dosa dan penderitaan. Bahkan ketika Yesus menghadapi salib, Ia juga merasakan penderitaan yang sungguh berat sebagai manusia.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Kadang-kadang kita merasa, “Tidak ada yang mengerti aku.” Mungkin kamu sedih, kecewa, takut, atau terluka. Tetapi Yesus mengerti. Bukan hanya karena Dia Allah yang tahu segala sesuatu, tetapi juga karena Dia sungguh pernah hidup sebagai manusia di dunia ini.Tetapi jangan lupa: Yesus bukan hanya manusia. Yesus juga sungguh Allah. Jadi Yesus 100% Allah dan 100% manusia. Itu memang besar dan ajaib, tetapi itulah yang Alkitab ajarkan. Karena Yesus sungguh manusia, Ia bisa menggantikan kita. Dan karena Yesus sungguh Allah, Ia sanggup menyelamatkan kita dengan sempurna.Ibrani 2:14 berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita supaya melalui kematian-Nya, Ia memusnahkan kuasa Iblis atas maut. Jadi, Yesus menjadi manusia bukan tanpa tujuan. Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Ia masuk ke dalam dunia kita, merasakan hidup kita, lalu mati bagi dosa kita dan bangkit dengan kemenangan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu sedang sedih, takut, atau terluka, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengerti aku. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh menjadi manusia dan mengerti hidupku. Terima kasih karena Engkau tahu rasanya susah, sedih, dan sakit. Tolong aku supaya saat aku lemah atau terluka, aku datang kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau mengerti serta menolongku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh manusia, jadi Dia benar-benar mengerti hidupmu dan sanggup menolongmu. Tuhan Yesus memberkati

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 7 Agustus 2026 – Mat. 16:24-28 : Berani berkata “Tidak”

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026


Pembawa Renungan: RD. Alip Suwito Magelang Mat. 16:24-28.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 7 Agustus 2026 - Mendidik Sesuai Jalan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7 Agustus 2026Bacaan: "Mengapa engkau memandang rendah kurban sembelihan dan kurban sajian-Ku yang telah Kuperintahkan di kediaman-Ku? Mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih daripada-Ku, dan kamu sekalian menggemukkan diri dengan bagian terbaik dari setiap persembahan umat-Ku Israel?" (1 Samuel 2:29)Renungan: Seringkali terjadi bahwa orang tua yang terobsesi dengan kebahagiaan anaknya bisa jadi justru sedang menjadikan anak-anak mereka bertumbuh menjadi orang dewasa yang tidak bahagia. Tidak sedikit anak begitu dimanja dan dan tidak dibekali untuk menghadapi dunia nyata. Bahkan ketika anak-anak itu berbuat salah, orang tua lebih banyak menutup mata dan lalai dalam menegakkan disiplin dengan alasan perasaan sayang. Hari ini kita mendengar bagaimana Tuhan menegur dengan keras Imam Eli. la ditegur berkaitan dengan tindakan kedua anaknya yang jahat. Pembiaran yang dilakukan Imam Eli ini disamakan dengan tindakan yang tidak menghormati Tuhan. Dari buah perbuatan Hofni dan Pinehas, kita dapat menyimpulkan didikan seperti apa yang diberikan Imam Eli kepada mereka. Pelanggaran demi pelanggaran dibuat, tetapi Imam Eli tidak berkuasa menghentikannya. Orang tualah yang pada akhirnya harus bertanggung jawab atas kejahatan yang diperbuat anak-anaknya. Alkitab mengingatkan bahwa kita mempunyai tanggung jawab besar untuk mengajar anak-anak kita dalam kasih Tuhan. Kiranya apa yang terjadi dalam keluarga Imam Eli menjadi pembelajaran bagi para orang tua agar tidak abai apalagi "menutup mata" pada pelanggaran anak-anaknya. Jika kita mengasihi mereka, kita akan menegur mereka "tepat pada waktunya". Orang tua yang mengasihi Tuhan adalah orang tua yang mampu menerapkan disiplin kepada anak-anaknya agar menghormati Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kuasa penuh sebagai orang tua untuk mendidik anak-anakku sesuai dengan jalan-Mu. Jangan biarkan aku melalaikan tugasku membawa mereka dekat dengan-Mu agar kelak hidup mereka bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Jakarta City Blessing - Bellagio
OASIS - TIDAK AKAN TERSANDUNG

Jakarta City Blessing - Bellagio

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 15:15


Di tengah dunia yang penuh tantangan, Tuhan memberi kita janji yang meneguhkan: kita tidak akan tersandung. Bukan karena kekuatan kita sendiri, tetapi karena hubungan kita dengan-Nya yang menjaga setiap langkah kita.Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ibu Wendy Gunarso hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 5 Agustus 2026 - Jejak yang meninggalkan kebaikan dan menjadi berkat bagi kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 5 Agustus 2026Bacaan: "Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu." (Filipi 1:3)Renungan: Ηanya dengan mengingat nama seseorang kita dapat memberikan beragam respons. Ada nama yang mungkin meninggalkan sakit hati, kebencian, kepahitan, atau rasa kecewa bagi kita. Namun, ada juga nama yang menghangatkan hati atau membawa sukacita bagi kita. Kesan-kesan itu tentunya tidak muncul tanpa alasan, melainkan berasal dari jejak-jejak yang mereka tinggalkan sebelumnya. Ketika Rasul Paulus mengingat jemaat di kota Filipi, hatinya dipenuhi syukur. Tiap kali ia berdoa bagi mereka, ia bersukacita. Ia juga sangat merindukan mereka. Alasannya ialah karena mereka memiliki persekutuan yang erat dalam Kristus sejak mereka mendengar Injil dan terus bertumbuh di dalamnya. Mereka juga tak henti-hentinya menunjukkan kasih dengan mendukung pelayanan Paulus, termasuk ketika ia dipenjarakan karena Kristus. Dukungan itu juga ditunjukkan dengan mengirimkan uang untuk mendukung pelayanan Paulus, bahkan mereka secara khusus mengutus Epafroditus untuk melayani keperluan Paulus. Tidak heran jika sang rasul berkata, "Kamu ada di dalam hatiku". Kira-kira, kesan apakah yang kita tinggalkan dalam kehidupan orang-orang? Apakah nama kita membangkitkan syukur dan sukacita di hati mereka? Ataukah sebaliknya? Selagi Tuhan memberi kita anugerah kehidupan, kita masih dapat melakukan berbagai perbuatan kasih, yang kelak akan meninggalkan jejak-jejak yang mendatangkan sukacita dalam hidup banyak orang. Seperti itulah seharusnya kehidupan yang dijalani oleh setiap orang yang percaya kepada Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerima kasih karena Engkau telah memilih aku menjadi sahabat-Mu. Bantulah aku agar hidupku dapat menyerupai-Mu dalam berpikir, berkata-kata dan bertindak. Sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Melihat Lewat Mata Tuhan (5 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 4:34


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Melihat Lewat Mata TuhanDiambil dari: Kolose 1:22 “Sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.”Wonder Kids, kalau kamu bercermin, mungkin kamu bisa langsung melihat hal-hal yang menurutmu kurang bagus. Misalnya rambut berantakan, baju kusut, wajah lelah, atau mungkin bekas luka dan noda di kulit. Kita memang sering cepat melihat kekurangan pada diri kita.Kadang-kadang kita juga berpikir Tuhan melihat kita seperti itu. Kita merasa Tuhan pasti kecewa terus, marah terus, atau hanya melihat dosa dan kegagalan kita. Memang benar, Tuhan melihat semua dosa kita dengan jelas. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari-Nya. Tetapi bagi orang yang percaya kepada Yesus, ada kabar yang sangat indah: Tuhan melihat kita melalui karya Yesus.Kolose 1:22 berkata bahwa melalui kematian Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah, dan kita ditempatkan di hadapan-Nya sebagai orang yang kudus, tak bercela, dan tak bercacat. Wah, itu luar biasa sekali. Bukan karena kita sudah sempurna dalam diri kita sendiri, tetapi karena Yesus sudah menanggung dosa kita dan memberi kita pengampunan.Artinya, Wonder Kids, saat Tuhan melihat anak-Nya yang percaya kepada Yesus, Tuhan tidak lagi melihat kita sebagai orang yang masih harus dihukum. Tuhan melihat kita sebagai orang yang sudah diampuni, diterima, dan diperdamaikan dengan-Nya. Itu tidak berarti kita boleh hidup sembarangan. Justru karena kita sudah diampuni, kita rindu hidup makin benar di hadapan Tuhan.Kadang-kadang kita masih jatuh dalam dosa. Kita masih bisa bohong, marah, iri, atau tidak taat. Tetapi identitas kita di hadapan Tuhan tidak berdiri di atas keberhasilan kita sendiri. Identitas kita berdiri di atas karya Yesus. Karena itu, kita tidak perlu hidup dalam putus asa. Kita bisa bertobat, bangkit lagi, dan terus belajar hidup seperti yang Tuhan mau.Menjadi makin serupa Kristus berarti kita terus dibentuk sedikit demi sedikit. Kita belum sempurna sekarang, tetapi Tuhan sedang bekerja dalam hidup kita. Dan suatu hari nanti, Tuhan akan menyempurnakan pekerjaan-Nya itu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu bercermin hari ini, jangan hanya lihat kekuranganmu. Katakan dalam hati, “Tuhan Yesus, terima kasih karena di dalam Engkau aku diampuni dan diterima oleh Allah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui kematian-Mu aku diperdamaikan dengan Allah. Terima kasih karena di dalam Engkau aku diterima, diampuni, dan dikasihi. Tolong aku supaya tidak hidup dalam rasa malu terus, tetapi belajar bertobat, bangkit, dan hidup makin menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: di dalam Yesus, Tuhan tidak melihatmu hanya dari kegagalanmu, tetapi sebagai anak yang sudah diampuni dan sedang dibentuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Tuhan Yesus memberkati

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1640 - Nabi Yunus 'alaihissalam & Ujian Tidak Terduga - Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc., MA.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Aug 2, 2026 16:12


Khutbah Jum'at - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., MA. hafizhahullahu.Judul : Nabi Yunus 'alaihissalam & Ujian Tidak Terduga.Sumber : YouTube.

tidak lc yunus nabi ujian ustadz dr firanda andirja
Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Bahaya Tidak Ikhlas

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jul 31, 2026 24:10


Bahaya Tidak Ikhlas

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Adab dan Akhlak: Akibat Tidak Rendah Hati

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jul 31, 2026 51:46


Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Adab dan Akhlak: Akibat Tidak Rendah Hati

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Tidak Berubah (31 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang Tidak BerubahDiambil dari: Ibrani 13:8 “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa bukan hanya Allah Bapa yang tidak berubah, tetapi Tuhan Yesus juga tidak berubah. Firman Tuhan berkata bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Artinya, Yesus tidak berubah menjadi kurang baik, kurang berkuasa, atau kurang mengasihi. Dia tetap sama.Ini sangat menghibur. Mengapa? Karena kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat, kadang malas. Kadang kita taat, kadang jatuh dalam dosa lagi. Kadang kita percaya, kadang kita takut. Tetapi Yesus tidak seperti kita. Yesus tetap setia, tetap benar, tetap penuh kasih, dan tetap sanggup menolong.Kitab Ibrani mengingatkan orang-orang percaya untuk tetap bertahan dalam iman, walaupun mereka sedang mengalami kesulitan. Di tengah keadaan yang sulit, mereka perlu ingat bahwa Yesus tidak berubah. Juruselamat yang mereka percayai dulu tetap sama sampai sekarang. Jadi mereka tidak perlu takut bahwa Yesus akan meninggalkan mereka atau berubah pikiran terhadap janji-Nya.Ibrani juga menunjukkan bahwa Yesus adalah Imam Besar yang sempurna. Imam-imam lain harus terus-menerus mempersembahkan korban. Tetapi Yesus mempersembahkan diri-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Karena itu, karya keselamatan-Nya tidak perlu diulang lagi. Pengorbanan Yesus cukup. Keselamatan yang diberikan-Nya kokoh dan tidak berubah.Wonder Kids, ini penting sekali untuk kita. Kadang-kadang kita bisa merasa, “Apakah Tuhan masih mengasihiku? Apakah Tuhan masih mau menolongku? Apakah janji Tuhan masih berlaku?” Jawabannya: ya. Karena Yesus tidak berubah. Kasih-Nya tidak berubah. Kuasa-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah.Tetapi renungan ini juga mengingatkan kita untuk hidup setia kepada-Nya. Kalau Yesus begitu setia kepada kita, seharusnya kita juga belajar setia kepada-Nya. Memang kita masih lemah, tetapi kita bisa terus datang kepada Yesus yang tidak berubah dan minta Dia menolong kita bertahan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu merasa goyah, takut, atau sedih, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak berubah. Tolong aku tetap percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Terima kasih karena kasih-Mu, kuasa-Mu, dan janji-Mu tidak pernah berubah. Tolong aku supaya tetap percaya kepada-Mu dan bertahan di dalam iman. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat hatimu berubah-ubah, Yesus tetap sama—setia, penuh kasih, dan cukup untuk menolongmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Tidak Berubah (30 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 4:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang Tidak BerubahDiambil dari: Maleakhi 3:6 “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah; dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.”Wonder Kids, segala sesuatu di dunia ini bisa berubah. Cuaca berubah, tubuh kita bertumbuh, perasaan kita bisa berubah, dan keadaan hidup juga bisa berubah. Kadang hari ini kita senang, besok kita sedih. Hari ini semuanya terasa mudah, besok bisa terasa sulit. Tetapi ada satu Pribadi yang tidak pernah berubah, yaitu Tuhan.Firman Tuhan berkata, “Aku, TUHAN, tidak berubah.” Artinya, Tuhan tetap sama. Kasih-Nya tidak berubah. Kebenaran-Nya tidak berubah. Kekudusan-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah. Tuhan tidak tiba-tiba menjadi jahat, tidak tiba-tiba berhenti mengasihi, dan tidak pernah berubah menjadi kurang baik dari sebelumnya. Tuhan selalu sempurna.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Mengapa? Karena kita hidup di dunia yang terus berubah. Kadang-kadang orang bisa mengecewakan kita. Kadang keadaan bisa membuat kita takut. Tetapi Tuhan tidak pernah berubah. Jadi saat kita datang kepada-Nya, kita datang kepada Allah yang tetap setia.Dalam Alkitab, Tuhan juga menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang penuh kasih, pengampunan, belas kasihan, dan kebenaran. Kalau Tuhan bisa berubah, itu akan menakutkan. Tetapi karena Tuhan tidak berubah, kita tahu bahwa kita bisa benar-benar percaya kepada-Nya. Tuhan yang mengasihi anak-anak-Nya pada zaman dulu juga adalah Tuhan yang sama yang mengasihi kita hari ini.Tetapi renungan ini juga mengajar kita sesuatu. Kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat mengikut Tuhan, kadang malas. Kadang kita ingin hidup benar, kadang kita tergoda berbuat dosa. Karena itu, kita perlu terus datang kepada Tuhan yang tidak berubah, supaya Dia membentuk hidup kita makin serupa dengan kehendak-Nya.Wonder Kids, bukan berarti kita tidak boleh berubah sama sekali. Kita justru harus berubah menjadi lebih baik. Kita harus berubah dari pemarah menjadi lebih lembut, dari pembohong menjadi jujur, dari malas menjadi rajin, dari egois menjadi peduli. Tetapi perubahan kita harus menuju hidup yang makin menyerupai Tuhan yang sempurna.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal dalam hidupmu yang sering berubah-ubah, misalnya semangat berdoa, sikap taat, atau kebiasaan berkata jujur. Lalu mintalah Tuhan menolongmu menjadi lebih setia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah berubah. Terima kasih karena kasih-Mu, kebaikan-Mu, dan janji-Mu selalu tetap. Tolong aku supaya saat hidup berubah-ubah, aku tetap percaya kepada-Mu dan belajar menjadi anak yang makin setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat segala sesuatu berubah, Tuhan tetap sama—setia, baik, dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Keluarga Epiphaneia
Tuhan yang Tidak Meninggalkan Mereka yang Mengabdi kepada-Nya

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 33:29


Tuhan memberikan bagian-bagian yang tepat kepada setiap umat-Nya sesuai dengan panggilan dan tugas kepada mereka. Jika pada Perjanjian Lama Dia memakai suku Lewi, termasuk para imam, untuk menceritakan perbuatan-perbuatan dan mengajarkan hukum-hukum-Nya, maka dalam Perjanjian yang Baru pun, sebagai umat yang diangkat-Nya menjadi imamat yang rajani, tugas yang sama diberikan. Dan dalam setiap tugas yang kita kerjakan, penyertaan Tuhan dapat kita rasakan. Sudahkah kita melakukan tugas dari Tuhan sehingga dapat menikmati penyertaan kasih dan berkat-Nya?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 26 Juli 2026.Kirim pesan

Keluar Sekejap
EP207 | BN-PN Tidak Serasi?, Laporan RCI Tabung Haji, F1 Kembali Ke Sepang, Perjanjian MA63

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 75:37


Episod 207 Keluar Sekejap membawa perbincangan mendalam mengenai konsep federalisme di Malaysia, termasuk pembahagian kuasa antara Kerajaan Persekutuan dan kerajaan negeri yang menjadi asas kepada sistem pemerintahan negara.Bersama pensyarah Fakulti Undang-Undang Multimedia University (MMU), Muhammad Hafiz Hassan, episod ini mengupas sejarah pembentukan Malaysia melalui Perjanjian Malaysia 1963 (MA63), struktur Perlembagaan Persekutuan, serta bagaimana kuasa perundangan dan pentadbiran diagihkan antara Kerajaan Persekutuan, Sabah, Sarawak dan negeri-negeri lain.Turut dibincangkan ialah perkembangan politik semasa melibatkan hubungan antara Barisan Nasional (BN) dan Perikatan Nasional (PN) dalam Pilihan Raya Negeri (PRN) Negeri Sembilan yang sedang berlangsung. Benarkah kedua-dua gabungan ini semakin sukar mencari titik persefahaman, dan apakah implikasinya terhadap landskap politik negara?Episod ini juga mengulas dapatan Laporan Suruhanjaya Siasatan Diraja (RCI) mengenai Tabung Haji. Mengapakah laporan tersebut masih belum didedahkan kepada umum oleh kerajaan pimpinan Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim? Apakah isu-isu yang dibangkitkan, dan sejauh manakah ia memberi kesan terhadap keyakinan rakyat terhadap institusi tersebut?Selain itu, perbincangan turut menyentuh cadangan membawa semula perlumbaan Formula 1 (F1) ke Litar Antarabangsa Sepang hasil diplomasi diraja Kebawah Duli Yang Maha Mulia (KDYMM) Sultan Ibrahim dan Raja Bahrain. Adakah Malaysia bersedia menjadi tuan rumah F1 sekali lagi? Apakah peluang ekonomi, pelancongan dan pelaburan yang boleh diraih menerusi penganjuran ini, khususnya sempena Tahun Melawat Malaysia 2026?

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Stop Hope Marketing: Mengapa Banyak Bisnis Sibuk Marketing Tapi Tidak Bertumbuh?

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 6:43 Transcription Available


Send us Fan MailApakah Anda terus menambah aktivitas marketing, tetapi hasil bisnis tetap tidak banyak berubah?

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Kekal (29 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang KekalDiambil dari: Kolose 2:9 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa Yesus bukan hanya hidup selama sekitar tiga puluh tiga tahun di bumi. Yesus sudah ada sebelum dunia diciptakan. Yesus tidak mulai ada saat lahir di Betlehem. Yesus adalah Anak Allah yang kekal.Kadang-kadang orang bertanya, “Kalau Yesus disebut yang sulung atau yang pertama, apakah itu berarti Yesus diciptakan?” Tidak. Dalam Alkitab, kata seperti itu sering dipakai untuk menunjukkan kedudukan dan kehormatan, bukan berarti mulai ada seperti makhluk ciptaan. Yesus bukan ciptaan. Yesus adalah Tuhan yang sudah ada sebelum segala sesuatu.Alkitab menunjukkan hal ini dengan jelas. Yohanes 1 berkata bahwa pada mulanya Firman itu sudah ada. Kolose juga berkata bahwa dalam Yesus berdiam seluruh kepenuhan ke-Allahan. Artinya, Yesus sungguh adalah Allah. Ia bukan setengah Allah, bukan juga makhluk yang sangat hebat. Yesus adalah Tuhan yang sejati.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau Yesus hanya manusia biasa yang lahir lalu mati, Ia tidak bisa menjadi Juruselamat bagi seluruh dunia. Tetapi karena Yesus adalah Anak Allah yang kekal, maka Ia sanggup menyelamatkan kita. Yesus yang datang ke dunia adalah Tuhan yang sudah ada sejak semula.Lalu apa artinya untuk hidup kita? Artinya, kita bisa sungguh percaya kepada Yesus. Yesus tidak berubah-ubah. Dia bukan tokoh sementara yang muncul sebentar lalu hilang. Yesus adalah Tuhan yang kekal. Jadi saat kita datang kepada-Nya, kita datang kepada Pribadi yang selalu ada, selalu berkuasa, dan selalu setia.Wonder Kids, kadang-kadang semua hal di dunia ini berubah. Teman bisa berubah, keadaan bisa berubah, tubuh kita bertumbuh, dan waktu terus berjalan. Tetapi Yesus tetap sama. Itu sangat menghibur, karena berarti kasih-Nya juga tidak berubah. Tuhan yang sudah ada sejak semula itu juga mengasihimu hari ini.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang kekal. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya hidup di dunia ini untuk sementara, tetapi Engkau adalah Tuhan yang kekal. Terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya makin percaya dan mengasihi-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh sementara, tetapi Tuhan yang kekal, yang sudah ada sejak semula dan tetap mengasihimu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Berhak Namun Tidak Ambil

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 5:09


Bpk. Andrew S (TB) 1 Korintus 9 : 12Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus. 

TalkDisaster
Eps. 104 "Tsunami Pangandaran 2006 — Gempa yang Tidak Terasa, Gelombang yang Tidak Terlupakan"

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 20:42


20 Tahun Tsunami Pangandaran: Gempa yang Nggak Kerasa, Tapi Gelombangnya Setinggi 8 Meter

Parenting Podcast
Penyebab Luka Batin pada Anak - oleh Sylvia Kurniawan, S.Psi., M.Th. Konseling

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 3:13


Tidak semua luka pada anak terlihat. Ada luka yang tidak meninggalkan bekas di kulit, tetapi membekas dalam cara anak berpikir, merasa, dan membangun hubungan ketika dewasa. Anak belajar tentang kasih sayang, rasa aman, dan cara berelasi pertama kali dari rumah. Karena itu, hubungan yang penuh bentakan, hinaan, ancaman, atau kekerasan dapat meninggalkan luka batin yang bertahan lama.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-17 masa biasa, 28 Juli 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 6:58


Dibawakan oleh Christopher dan Matve Audre Sembiring dari Paroki Bunda Maria Banjar Baru di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yeremia 14: 17-22; Mazmur tg 79: 8.9.11.13; Matius 13: 36-43.DUNIA NYATA ADALAH MEDAN KITA BERJUANG Tema renungan kita pada hari ini ialah: Dunia Nyata adalah Medan KitaBerjuang. Ada seorang mahasiswa yang sedang kuliah di kota menelepon orangtuanya di kampung. Ia bercerita tentang banyaknya godaan yang mengganggunya,seperti pergaulan bebas laki-laki dan perempuan, perkelahian di antara teman,malas atau bosan belajar, dan banyak pengaruh jahat lainnya. Bapanya yangberbicara di telepon menanggapi, "Kami di kampung juga banyak gangguanseperti bertengkar dengan ibumu, adik-adikmu malas bekerja dan belajar dansinyal telepon yang hilang muncul sesukanya." Kehidupan kita sangat nyata penuh dengan gangguan. Dunia ini dan setiappribadi manusia yang mendiaminya menjadi pilihan Yesus Kristus yang diutus olehBapa ke dalam dunia. Ia rela mati demi kebaikan kita. Dosa, pengaruh jahat,gangguan dan kesulitan apa pun jenisnya selalu membuat hidup kita tidak damaidan tenang. Semua itu adalah lalang-lalang yang mengganggu hidup kita sebagaipengikut Kristus. Tidak ada seorang pun yang bebas dari gangguan apa pun didalam dunia ini.   Namun Yesus tidak pernah menyerah atau berhenti memperhatikan kita. Andaberusaha berbuat baik dan senantiasa teratur dalam setiap kondisimu, namun disekitarmu tetap saja ada orang yang tidak puas, tidak setuju, tidak menyukai,masa bodoh, dan iri dengan dirimu. Semua itu adalah lalang yang tidak pernahmembuatmu bebas. Namun Yesus Kristus tidak lepas kontrol atas dirimu, dan RohKudus setia mendampingimu. Itu adalah kenyataan di dunia ini.  Kenyataan di dunia ini tak bisa kita hindari. Kita hanya bisa mengambilsikap dan memiliki kemampuan yang dibekali dengan semua ajaran kebenaran dankebaikan dari Tuhan. Seperti nabi Yeremia yang meratapi kehidupan nyata iniyang rusak berantakan karena dosa dan sangat berharap belas kasih Allah, kitajuga berusaha untuk selalu optimis untuk kehidupan yang lebih baik. Sikap inimendukung rasa betah dan tetap berusaha aktif untuk membarui diri dan duniatempat kita berada. Orang mesti terlepas dari angan-angan, khayalan dan mimpiyang bisa membuatnya pesimis dan anti akan dunia nyata ini. Bermimpi untuk terlepas dari dunia nyata ini hanya karena tidak tahandengan situasinya saat ini, mungkin bisa disamakan dengan empat roda mobil yangberputar di atas bahu jalan berbatu dan aspal. Roda belakang terus sajabermimpi atau berkhayal: saya ingin berada di posisi depan biar tiba duluan,tapi kapan ya saya bisa... Banyak dari kita sering jatuh dalam angan-anganseperti ini, yang berarti bahwa mereka tidak betah, tidak optimis dan realististentang hidupnya di dunia ini. Semoga Anda dan saya tidak seperti ini, tetapitetap realistis dan optimis karena Tuhan ada bersama dengan kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah Bapa maha murah, semoga Roh Kudus senantiasamemampukan kami untuk membarui dunia dan hidup kami, dan kesetiaan kami kepadaYesus Kristus tidak pernah pudar dari iman yang telah kami akui. Kemuliaankepada Bapa... Dalam nama Bapa...

ROTI HIDUP
KETIKA AIR TIDAK MENENGGELAMKAN

ROTI HIDUP

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 9:18


Yesaya 43:2   1.Janji di Tengah Ketakutan 2.Providensia: Pemeliharaan yang Tidak Pernah Lengah 3. Air dan Api dalam Hidup Kita 4.Alasan di Balik Janji 5.Melangkah dengan Percaya

Pinter Politik
Utang yang Berbunyi Renminbi

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 24, 2026 12:14


KATA PEMRED #55PinterPolitik.comDi bawah seutas tali yang direntang tinggi, orang memasang jaring. Harganya terbayar selama tidak ada seorang pun jatuh ke atasnya.Sejak akhir Januari 2025, Bank Indonesia dan People's Bank of China menyimpan satu fasilitas pertukaran mata uang senilai 400 miliar yuan, setara sekitar US$55 miliar, berlaku lima tahun. Fasilitas itu tidak dirancang untuk membelanjai apa pun. Tidak membangun jalan, tidak membayar guru, tidak menambal defisit. Ia hanya tersimpan.

Pinter Politik
Waduh, 100 Lamaran Kerja, Zero Jawaban

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 23, 2026 9:41


Kamu kirim lamaran ke-127. Tutup laptop. Besok ulang lagi. Tidak ada balasan, bahkan penolakan otomatis pun tidak. Semua orang menawarkan penjelasan yang sama: kamu kurang skill, sertifikatmu kurang, CV-mu belum ATS friendly. Bacaan itu dipercaya hampir semua orang, dan kamu ikut mempercayainya sampai merasa ada yang salah pada dirimu. Nalar ini tidak bertanya siapa yang salah. Ia bertanya satu hal yang jarang ditanya. Bagaimana kalau keheningan itu bukan soal kamu, dan bukan cuma soal ada lowongan palsu, melainkan tanda pasar kerja digital yang perlahan kehilangan kemampuan untuk dipercaya?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Indonesian diaspora's journey to becoming an aged carer, starting from zero - Cerita Diaspora Indonesia Tidak Ragu Mulai Karier dari Nol sebagai Perawat Lansia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 11:27


Many in the Indonesian diaspora have had to rebuild their careers from zero in Australia, and Nirmala Nadia is one of them. She shares her experience pursuing certification in the aged care and disability support sector while still learning English. - Banyak diaspora Indonesia yang mulai karier dari nol di Australia, dan Nirmala Nadia adalah salah satunya. Ia berbagi pengalamannya menempuh sertifikasi di sektor perawatan lansia dan disabilitas meski harus berjuang dengan keterbatasan bahasa Inggris.

AWR Indonesian - Daily Devotional
Tidak semua berjalan baik- Kisah Hanah More

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 6:06


ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Military operations in Papua Highlands force Nduga residents into unlivable conditions as displaced people - Operasi Militer di Papua Pegunungan Membuat Warga Nduga Hidup Tidak Layak di Pengungsian

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 15:21


A prolonged military operation in Papua's highland region has displaced more than 120,000 residents of Nduga regency since 2018. Displaced families live without adequate food, shelter, healthcare, or legal identity, while central and local governments have failed to provide meaningful assistance. - Konflik bersenjata di Papua Pegunungan, daerah terpencil di ketinggian Papua, sudah berlangsung bertahun-tahun. Menurut data pemerintah, ada lebih dari 120 ribu warga di kawasan ini yang menjadi pengungsi.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 18 Juli 2026 - Datang padaNya dalam kelemahan, mohon kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 5:15


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Juli 2026Bacaan: “Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." (Markus 5:28)Renungan: Bethany Hamilton adalah seorang atlet selancar profesional. Pada usia 13 tahun, lengannya digigit hiu saat latihan di Hawaii. Dia hampir mati kehabisan darah. Dokter mengatakan karir selancarnya selesai. Banyak orang merasa kasihan dan berkata, "Sudahlah, berhenti saja." Tapi empat minggu kemudian dia sudah kembali ke papan selancarnya dengan 1 tangan. Waktu ditanya apa yang menguatkan dia, dia menjawab, "Saya tidak berdoa minta lengan saya kembali. Saya berdoa minta Tuhan pakai hidup saya. Asal saya bisa dekat dengan Dia, itu cukup." Pada akhirnya dia pun meraih juara dunia, punya keluarga, dan jadi kesaksian bahwa Tuhan sanggup memakai kekurangan menjadi kekuatan. Dia "menjamah jubah Yesus" di tengah luka, dan Tuhan beri dia kekuatan baru. Bacaan di atas mengisahkan tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan. Bayangkan: 12 tahun sakit, uang habis untuk biaya pengobatan, tetapi tidak sembuh, malah semakin parah. Secara agama dia najis. Tidak boleh memegang orang, hidupnya sendirian, malu dan putus asa. Tapi ketika dia mendengar tentang Yesus, muncullah iman di hatinya dengan berkata, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Ketika ia berhasil menjamah jubah Yesus, saat itu juga pendarahannya berhenti. Yesus berkata, "Imanmu telah menyelamatkan engkau." Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuhnya, tapi juga memulihkan identitasnya. Sebagai pengikut Yesus, saat kita punya masalah kita sering meminta pertolongan ke dukun, orang pintar, curhat di medsos, curhat ke semua orang, cari motivasi. Tapi lupa datang dan menjamah Yesus. Yesus hari ini masih berjalan di tengah keramaian hidup kita. Dia tidak sibuk. Dia berhenti untuk satu orang yang beriman. Pertanyaannya: Maukah kita punya iman seperti perempuan itu? "Tuhan, aku tidak tahu jalan keluarnya. Tapi asal aku bisa dekat dengan-Mu, aku percaya Engkau sanggup menolong aku." Jangan tunggu kuat dulu baru datang kepada Tuhan. Datanglah dalam kelemahan. Karena di sanalah kuasa-Nya menjadi sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku datang seperti perempuan itu hari ini. Dengan iman kecil, dengan hati lelah, asal aku jamah Engkau saja, aku percaya ada kesembuhan. Jamah lukaku. Jamah kekuatiranku. Jamah hidupku. Aku tidak mau lari ke tempat lain lagi. Aku mau dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
It's Never Too Late, Andira Pramanta Completes His First Gold Coast Full Marathon - Tidak Ada Kata Terlambat, Andira Pramanta Menuntaskan Gold Coast Full Maraton Pertama Kalinya

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 16, 2026 17:35


It's not about speed, but about the courage to set out on the journey, enjoy every step, and celebrate what you've worked so hard for from the very beginning. - Ini bukan mengenai kecepatan, tapi tentang keberanian untuk memulai perjalanan, menikmati setiap langkah, dan merayakan sesuatu yang sudah diperjuangkan sejak awal.

AWR Indonesian - Daily Devotional
Hidup untuk misi luar negeri bagian 02

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jul 15, 2026 6:37


Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 Juli 2026 - Menjadi Berkat bagi sesama yang membutuhkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Juli 2026Bacaan: "Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)Renungan: Suatu kali di sebuah komplek perumahan terjadi kebanjiran. Air masuk ke rumah warga. Semua panik. Ada ibu-ibu bawa anak kecil, ada kakek yang tidak bisa jalan. Di grup RT langsung ramai. Ada yang bilang: "Lapor kelurahan aja", "Tunggu bantuan datang", "Kita kan tidak punya perahu". Semuanya punya alasan kenapa "tidak bisa" bergerak sekarang. Tiba-tiba Pak RT ambil ember, galon kosong, dan teriak: "Yang bisa berenang, ikut saya! Kita evakuasi dulu yang anak kecil dan lansia. Soal makan nanti kita pikir bareng." Warga yang tadinya diam jadi ikut. Ada yang masak mie di pos ronda, ada yang buka dapur, ada yang kumpulin pakaian layak pakai. Sore itu semua warga selamat dan dapat makan. Bantuan dari kelurahan baru datang malam. Pak RT bilang, "Kalau kita menunggu bantuan dulu, orang bisa keburu lapar dan kedinginan. Kasih dulu apa yang kita punya." Peristiwa dalam Injil Matius 14:16 terjadi saat 5000 orang kelaparan di tempat yang sepi. Para murid melihat masalahnya besar dan mereka memberikan jalan keluar dengan berkata, "Suruh mereka pergi, supaya mereka dapat mencari makan sendiri." Pola pikir mereka adalah, "Masalah terlalu besar. Bukan kapasitas saya. Biar orang lain." Tetapi Yesus mengingatkan mereka dengan berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu yang harus memberi mereka makan." Yesus tidak minta mereka mencetak uang atau buka supermarket. Dia minta mereka menyerahkan apa yang ada pada mereka, dalam hal ini 5 roti 2 ikan. Hasilnya? Semua kenyang, bahkan sisa 12 bakul. Sebagai pengikut Yesus terkadang saat ada orang yang membutuhkan pertolongan kita berkata, "Tidak bisa. Tidak cukup. Bukan urusan saya. Sudah ada pemerintah biar mereka yang menangani." Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa hal kecil yang kita lakukan dengan ketulusan hati, maka akan menjadi berkat yang luar biasa. Mari kita belajar untuk percaya bahwa Tuhan kita Yesus Kristus lebih besar dari masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita percaya penuh pada-Nya maka akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada di sekitar kita atau yang kita alami. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku cepat berkata "tidak bisa" dan menyuruh orang lain pergi. Buka mataku untuk melihat kebutuhan di sekitarku dan ajarilah aku agar mau memberi dulu apa yang ada di tanganku: waktu, harta, tenaga, dan kasih. Pakailah aku untuk jadi jawaban doa bagi sesama. Amin. (Dod).

Apa Kata Tempo
Satuan Pencoleng Proyek Bergizi

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Jul 8, 2026 15:27


Program makan bergizi gratis layak disebut sebagai salah satu korupsi paling masif dan sistemik dalam sejarah rasuah Indonesia. Korupsi tampak lazim dalam proyek ini. Praktik lancung yang merugikan keuangan negara terjadi dalam pelbagai lini dan melibatkan banyak kalangan: pejabat, partai politik dan aparat. Tidak dibangun dengan konsep yang baik sejak awal, MBG bisa bersalin rupa menjadi mesin logistik untuk mengkonsolidasikan dukungan menuju Pemilihan Umum 2029.- - -Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 6 JUli 2026 - Sikap respek dan menerima orang lain apa adanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 5, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Juli 2026Bacaan: Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja." (2 Raja-raja 7:9)Renungan: Di zaman Israel kuno, salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kusta. Mengapa? Karena penyakit ini tak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, tapi juga menyerang mental penderitanya. Bagaimana tidak? Orang kusta akan dicap sebagai orang yang kena tulah dan dikutuk Allah. Orang kusta juga diasingkan dan begitu direndahkan. Bacaan kita hari ini sungguh menarik untuk kita renungkan. Orang kusta yang selama ini diremehkan justru menjadi pahlawan Israel. Sementara rakyat Israel mengalami kelaparan hebat, orang-orang kusta inilah yang memberi tahu mereka bahwa tentara Aram sudah meninggalkan perkemahannya dan meninggalkan banyak perbekalan. Padahal bisa saja orang-orang kusta itu "balas dendam" dan membiarkan rakyat Israel kelaparan sementara mereka bisa menikmati makanan secara berlimpah. Bisa kita bayangkan betapa malunya rakyat Israel saat mengetahui bahwa orang-orang kusta inilah yang menolong mereka dengan mengabarkan berita baik itu. Orang-orang yang selama ini mereka rendahkan justru menjadi pahlawan bagi mereka. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Janganlah kita suka meremehkan, merendahkan, melakukan hal yang jahat, atau memusuhi seseorang. Kita tidak pernah tahu bahwa orang yang kita jahati adalah orang yang kelak kita mintai pertolongan! Bayangkan betapa malunya kita jika hal itu sampai terjadi. Lebih malu lagi kalau orang itu bersedia menolong kita! Orang yang kita remehkan, bisa saja kelak menjadi orang terhormat. Orang yang kita anggap bawahan, bisa saja menjadi atasan kita. Orang yang kita sangka buruk, bisa saja ternyata adalah orang baik yang tidak pernah memamerkan kebaikannya. Orang yang kita jahati, bisa saja orang itu membalasnya dengan berbuat baik kepada kita. Karena itu marilah kita tidak jemu-jemu berbuat baik kepada setiap orang. Singkirkan prasangka-prasangka dan penilaian lahiriah yang nyatanya sering terbukti salah itu. Kita tidak pernah tahu bahwa kita sedang menabur kebaikan yang suatu kali kelak akan kita tuai pada waktu yang tepat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati seperti hati-Mu. Hati yang bisa menerima setiap orang apa adanya dan tidak menganggap rendah mereka. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edis Hari Jumat, 3 Juli 2026 - Dipakai Menjadi Alat Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 3 Juli 2026Bacaan: ".... yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau yang tidak khawatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah." (Yeremia 17:8)Renungan: Jika kita melihat sebatang pohon, biasanya terdiri dari akar, batang pohon, ranting, daun, bunga, bahkan buah. Buah memiliki musim tertentu. Jika belum musimnya, buah tidak akan terlihat. Demikian juga halnya dengan bunga atau daun yang bisa rontok, bahkan gundul. Ranting juga bisa jadi kering dan jatuh. Seolah ada musim-musim tertentu ketika ranting, daun, bunga, maupun buah "bekerja", tapi ada waktunya bagi mereka untuk "cuti kerja". Bagian pohon yang tidak pernah berhenti bekerja adalah akar! Akar memang tidak terlihat, tapi justru akar inilah yang menjaga kelangsungan sebatang pohon. Kita boleh memotong ranting, dahan, bahkan batang pohon, tapi selama masih ada akar maka pohon tersebut tetap hidup. Akar akan terus bekerja tanpa kenal musim. Akarlah yang menumbuhkan tunas-tunas baru pada waktunya. Tipe orang itu ada macam-macam. Ada yang NATO, No Action Talk Only. Tipe ini bicaranya lantang, tapi tidak ada tindakan sama sekali. Omong doang! Ada juga tipe daun, memang dia bekerja tapi gampang sekali rontok kalau ada goncangan. Ada tipe yang menonjol dalam bekerja tapi tidak konsisten. Ibarat pohon, maka orang tipe ini adalah bunga atau buah, berkontribusi tapi waktu-waktu tertentu saja. Yang paling bagus adalah tipe akar. Tidak banyak omong, tidak koar-koar, tapi bekerja terus tiada henti. Tidak banyak janji, tapi memberi bukti. Tidak terlihat tapi sangat berkontribusi, bahkan berpengaruh besar pada kelangsungan perusahaan, komunitas atau pelayanan. Terus terang, pekerja tipe akar ini hanya sedikit, bahkan langka. Di dalam sebuah instansi, perusahaan, komunitas, organisasi, bahkan pelayanan, semoga kita adalah orang-orang tipe akar. Tak banyak bicara tapi hasil terlihat jelas. Firman Tuhan dalam Yeremia 17:8 berkata, "la akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak khawatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah." Jadilah akar yang bisa menopang pohon untuk bisa melewati tahun kering, bahkan membuat daun tetap hijau dan tidak berhenti menghasilkan buah. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, pakailah aku menjadi alat-Mu, sehingga kehadiranku bisa memberkati keluargaku, tempat di mana aku bekerja dan melayani. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 1 Juli 2026 - Hidup dalam kasih Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 30, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Juli 2026Bacaan: "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis." (Roma 12:15)Renungan: Setiap orang pernah mengalami kebahagiaan. Namun kebahagiaan yang dirasakan setiap orang itu berbeda-beda. Seseorang mengartikan kebahagiaan sebagai "sensasi menyenangkan karena melihat penderitaan orang lain." Tentu saja itu pengertian yang sangat jahat tentang kebahagiaan. Meski tidak setuju dengan pengertian tersebut, pada kenyataannya bukankah kita sering mengalami hal itu? Ada banyak orang yang rasa bahagianya berkurang ketika melihat keberhasilan orang lain, sebaliknya rasa bahagianya akan bertambah ketika melihat penderitaan orang lain. Lebih parah lagi apabila kita punya prinsip "Jika saya tidak bisa memiliki sesuatu, maka orang lain juga tidak boleh mendapatkan sesuatu yang saya inginkan itu." Barangkali suasana hati seperti itulah yang dialami Kain saat persembahannya ditolak, sementara persembahan Habel diterima Tuhan. Sebenarnya faktor utama kemarahan Kain bukan karena persembahannya ditolak, tapi karena ia melihat persembahan Habel diterima. Tidak cuma iri, tapi hati Kain benar-benar panas ketika melihat Habel. Alhasil, Kain membunuh Habel yang sama sekali tidak melakukan kesalahan apapun pada dirinya! Satu-satunya "kesalahan" Habel di mata Kain adalah bahwa persembahan Habel diterima Tuhan dan persembahannya tidak! Penyakit seperti Kain, yaitu tidak rela jika melihat orang lain bahagia ini nyatanya juga menghinggapi banyak orang. Jika tidak hati-hati kita bisa terjebak juga di dalamnya. Jika tidak hati-hati kita bisa membenci orang yang lebih berhasil, orang yang lebih cantik atau tampan, orang yang lebih pintar, dan orang yang tampak lebih bahagia dari kita. Padahal, orang tersebut bisa jadi sama sekali tidak bersinggungan dengan kita. Kita sendirilah yang merasa panas hati melihat kebahagiaan mereka. Nah, bagaimana membebaskan diri dari virus berbahaya seperti itu? Kasih adalah jawabannya! Kasih memampukan kita untuk bersukacita dengan orang yang bersukacita, dan menangis dengan orang yang menangis! (Rm. 12:15). Kasih tidak cemburu. Kasih tidak bersukacita di atas penderitaan orang lain. Sebaliknya, kasih turut merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan demikian kunci utama hidup yang bahagia adalah hidup dalam kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kasih-Mu sehingga melalui kehadiranku banyak orang merasa bahagia. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 30 Juni 2026 - Dipakai menjadi Alat Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 29, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Juni 2026Bacaan: "Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah bukan dari diri kami." (2 Korintus 4:7)Renungan: Pernahkah kita menunggu seorang kurir untuk mengirimkan suatu barang yang kita pesan? Jika kita menunggu kiriman barang penting yang harus segera digunakan, apakah penampilan kurir tersebut menentukan kita akan menerima barang itu atau tidak? Akankah kita menolak sebuah paket jika kurirnya lusuh dan bau keringat? Nyatanya, beberapa jam setelah paket di tangan, kita sudah lupa wajah si kurir. Apa ini berarti pesan lebih penting dari pembawa pesan? Tidak juga. Tanpa ada yang membawakannya, pesan tak akan tersampaikan. Cara kita membawakan pesan juga tetap penting. Berita buruk terasa makin buruk jika dibawakan dengan cara buruk. Sebaliknya, berita buruk yang dibawakan dengan empati dan sopan minimal akan diterima lebih baik, meski tetap menyakitkan. Sadarkah kita bahwa kita semua adalah pembawa pesan? Pesan yang kita bawa adalah kabar baik, yaitu pesan Injil. Karena itu kabar baik, kita sudah punya modal bagus untuk menyampaikan pesan itu. Tapi, sering kali kita memilih untuk tidak menyampaikan pesan itu. Kita beralasan diri kita masih belum cukup baik. Kita merasa tidak pandai bicara. Atau kita merasa pesan Injil itu tidak mendesak untuk disampaikan. Untuk menyampaikan sebuah pesan dengan efektif, kemampuan bicara yang baik, penampilan yang meyakinkan, atau reputasi kita yang menonjol memang membantu. Namun ingat, apa yang harus kita sampaikan bukanlah pesan biasa. Kita menyampaikan pesan Injil yang berkuasa. Pesan itu lebih penting dari si pembawa pesan, karena yang harus ditonjolkan dalam pesan itu adalah pesan Injil Kristus, bukan diri kita. Tidak ada yang tahu nama gadis kecil budak Naaman, tapi semua tahu bagaimana kuasa Tuhan bekerja untuk menyembuhkan Naaman karena pesan yang disampaikan gadis kecil itu. Orang kerasukan setan di Gerasa atau perempuan dengan lima suami di Samaria bukanlah siapa-siapa. Namun, mereka dipakai Tuhan menjadi penginjil yang efektif (Mrk. 5:20, Yoh. 4:39). Kita juga adalah pembawa pesan, kewajiban kita adalah menyampaikan pesan itu melalui sikap, perbuatan dan perkataan kira. Jangan menunggu diri kita sempurna untuk bercerita tentang Tuhan kita yang sempurna. Dialah fokus utamanya, bukan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar aku dapat Kau pakai menjadi alat-Mu untuk memberitakan Injil-Mu melalui sikap, perkataan dan perbuatanku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Dia Tidak Akan Pernah Menyerah, Semua Ini demi Putranya yang Menderita Multi Disabilitas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 24, 2026 23:40


Reformasi legislatif NDIS besar-besaran telah ditunda setelah Senat setuju untuk memperpanjang penyelidikan terhadap RUU Amandemen NDIS pemerintah hingga 14 Agustus 2026. Mengapa perombakan ini? Pemerintah Australia berupaya untuk mengekang kenaikan biaya skema NDIS. Proyeksi menunjukkan bahwa hal itu akan dapat mengalihkan ratusan ribu orang dari skema tersebut. Namun, bagaimana dengan keluarga yang salah satu anggota keluarganya penyandang disabilitas dan membutuhkan bantuan?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Juni 2026 - Rendah hati dan menerima keterbatasan orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Juni 2026Bacaan: "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." (Lukas 6:31)Renungan: Seorang pria bercerita: "Waktu kecil, aku ingat suatu malam ketika Ibu menyiapkan makan malam setelah seharian kerja yang melelahkan. Saat itu, la menghidangkan telur dadar, sosis, dan beberapa biskuit gosong di hadapan ayahku. Aku menunggu reaksi kaget atau protes ayahku. Tapi, yang Ayah lakukan saat itu justru langsung mengambil biskuit itu, memakannya, sambil bertanya apa yang terjadi di sekolahku hari itu. Sesaat setelah itu, aku mendengar Ibu meminta maaf pada Ayah karena biskuitnya sedikit gosong. Dan Ayah menjawab: 'Tidak apa-apa Sayang, enak kok biskuitnya. Penasaran, aku pun bertanya pada Ayah mengenai apakah ia benar-benar menyukai biskuit gosong ketika kami hanya berdua di kamar. Ayah pun memelukku sambil menjawab: 'Ibumu sudah bekerja keras seharian dan ia sudah lelah. Lagipula, biskuit yang sedikit gosong juga tidak akan membuat perut Ayah atau perutmu sakit, kan?'" Dalam hidup keseharian, kita akan sering menemukan ketidaksempurnaan seperti itu. Biskuit gosong di atas adalah perlambang dari segala kelemahan/perbedaan orang-orang yang ada di sekitar kita. Orang tua kita mungkin bukanlah orang kaya yang bisa memberi kita berbagai macam fasilitas. Sahabat kita orangnya mungkin sedikit lemot. Teman sekolah kita mungkin punya hobi suka menggosip. Atau, rekan kantor kita mungkin ada yang maunya di zona aman terus, cenderung pasif, dan susah diajak maju. Tapi, coba lihat diri kita sendiri, bukankah kita juga punya kelemahan? Sebagai rekan kerja, misalnya, kita mungkin cenderung berani dan punya ambisi kuat, tapi di sisi lain kita mungkin adalah seorang pelupa. Atau sebagai sahabat, kita mungkin pinter, tapi di sisi lain kita orangnya kurang tepat waktu. Maka, lebih baik syukuri kelemahan dan perbedaan itu daripada mengeluhkan apalagi mengutukinya. Kita tidak mungkin berharap semua orang punya karakter yang baik dan sesuai keinginan kita. Menerima kelemahan orang-orang yang ada di sekitar kita dan perbedaan yang ada, adalah salah satu kunci penting buat menciptakan relasi atau hubungan yang sehat, selalu bertumbuh, dan bertahan lama. Yang penting bukan "biskuit gosongnya", tapi "relasi" kita dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati sehingga dapat menerima kekurangan orang-orang di sekitarku dan mampu memotivasi mereka untuk melangkah lebih maju. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yesus Sebagai Gambar Allah Yang Tidak Kelihatan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 5:23


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 23 Juni 2026 - Ubah Keterbatasan jadi kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 23 Juni 2026Bacaan: Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." (Keluaran 4:10) Renungan: Rowan Atkinson lahir dalam keluarga ekonomi menengah dan mengalami banyak kesulitan ketika kanak-kanak karena masalah gagapnya. Di sekolah, ia sering kali di bully dan dianggap seperti alien. Ketika ia fokus di bidang ilmu pengetahuan, gurunya pun berkata kalo ia sama sekali tidak menonjol. Tapi di kemudian hari, ia berhasil membuktikan diri. la diterima di Universitas Oxford dan meraih gelar master dalam bidang teknik elektro. Setelah itu, ia mulai mengejar kemampuannya dalam bidang akting. Lagi-lagi karena masalah gagapnya, ia banyak ditolak oleh stasiun televisi. Tapi ia tidak pernah menyerah terhadap kemampuannya. la terus mengembangkan gaya komedinya sendiri dan akhirnya terciptalah karakter Mr. Bean yang mendunia. Rowan secara tidak langsung sudah membuktikan bahwa tanpa tubuh kekar dan wajah Hollywood pun, ia bisa menjadi aktor yang disayangi dan dihormati di dunia perfilman. Kisah hidup Mr. Bean bener-bener menunjukkan kalau hal yang terpenting untuk meraih keberhasilan adalah kemampuan, kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Dalam Alkitab, ada juga seorang tokoh yang punya masalah dalam hal komunikasi. la adalah Musa. Waktu Tuhan memintanya memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, ia sendiri yang mengakui kelemahannya itu: "Ya, Tuhan, saya bukan orang yang pandai bicara, baik dahulu maupun sekarang, sesudah TUHAN bicara kepada saya. Saya berat lidah, bicara lambat dan tidak lancar." Tapi Tuhan sendiri kemudian yang meyakinkan dan memampukannya. Kelemahannya ini nggak jadi masalah sebab Musa sendiri akhirnya berhasil memimpin bangsa Israel selama puluhan tahun. Tidak ada orang yang lahir sempurna. Semua orang pasti punya kelemahannya masing-masing. Bahkan orang berhasil yang kita kenal sekarang pun pasti punya kelemahan. Yang kita lakukan seharusnya bukanlah fokus pada kelemahan, tapi pada kemampuan yang diimbangi dengan kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Asal kita punya semua itu, ditambah dengan penyertaan Tuhan tentunya, maka kita bisa jadi apa pun yang kita mau. Tiap orang punya kelemahan, tapi tiap orang juga bisa berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan keterbatasanku ke dalam tangan-Mu. Aku percaya melalui berkat-Mu maka keterbatasanku akan Kau ubah menjadi kekuatanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 22 Juni 2026 - Menghargai waktu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026 5:35


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 22 Juni 2026Bacaan: "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." (Efesus 5:15-16)Renungan: Manusia memiliki banyak cara menghitung waktu. Kita juga mengenal banyak alat untuk melakukan itu semua, mulai dari kalender, jam, hingga stopwatch. Bahkan sebagian orang mengeluarkan uang berjuta-juta hingga milyaran rupiah untuk sebuah arloji saja. Apakah orang yang memiliki arloji senilai milyaran rupiah pasti lebih menghargai waktu daripada mereka yang melihat waktu hanya dari jam di ponsel? Belum tentu. Orang bisa menghargai waktu ketika ia bisa melihat waktu dengan cara yang benar. Sayang, masih banyak yang melihat waktu dengan cara salah. Ada yang memakai seluruh waktunya hanya untuk melakukan satu hal (misal: bekerja terus menerus, atau berhura-hura tak ada habisnya). Ada juga yang terpaku pada masa lalu. Ada yang hanya fokus pada hal-hal jangka pendek sehingga tidak siap menghadapi masa depan. Ada yang menilai seluruh waktunya dengan apa yang terjadi di satu waktu saja. Jika gagal, ia merasa hidupnya akan selalu gagal. Jika berhasil, ia sombong karena merasa tak akan bisa gagal. Tidak sedikit juga yang gagal menikmati masa sekarang. Daripada menikmati hal-hal yang ada di hadapan mereka, mereka lebih terpaku pada masa lalu ataupun terus mengejar ini itu dengan beralasan semuanya demi masa depan. Satu yang harus kita pahami adalah bahwa setiap waktu adalah berharga. Itu sebabnya kita harus belajar menghitung hari (Mzm. 90:12). Ya, hari, bukan bulan atau tahun. Artinya, hargai setiap waktu, dari waktu terkecil. Setiap waktu adalah berharga, bukan karena waktu adalah uang seperti pepatah dunia. Waktu berharga karena apa yang kita lakukan di setiap waktu kita di dunia ini akan berdampak pada waktu kita di kekekalan nanti. Karena itu, hanya memakai waktu untuk urusan dunia, mengejar kesuksesan jasmani atau ambisi pribadi, tentu tidak bijak. Memakai waktu untuk bersekutu dengan Allah, mengasihi keluarga, melayani sesama, serta juga beristirahat dan menjaga kesehatan, itu yang juga harus dilakukan. Hiduplah dengan fokus untuk melakukan kehendak Allah dalam segala hal, baik itu di pekerjaan, pergaulan, hingga waktu pribadi. Itulah cara bijak menghargai waktu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku dapat menghargai waktuku. Sehingga apapun yang aku lakukan semua dapat bermanfaat bagi hidupku saat ini maupun untuk persiapan masa depanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Juni 2026 - Lakukan kebaikan dengan Tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Lapar yang Tidak Ikut Libur

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 19, 2026 12:03


KATA PEMRED #43PinterPolitik.comTiga hari lagi, pada 22 Juni 2026, dapur-dapur itu akan padam serentak. Bukan karena gagal, melainkan karena dijadwalkan. Selama 18 hari libur sekolah, 27.820 dapur Makan Bergizi Gratis berhenti memasak, dan negara mencatatnya sebagai penghematan: 3 triliun 4 miliar 560 juta rupiah dari insentif yang tidak jadi dibayar. Di atas kertas, ini efisiensi yang rapi. Di atas meja makan jutaan anak, ini nampan yang tidak akan datang selama hampir tiga minggu.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
World Cup Update: Jerman Melaju Mulus, sementara Jepang Berjuang Keras di Pertandingan Awal Piala Dunia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 4:18


Tidak kekurangan gol dan kejutan di hari ke-4 Piala Dunia FIFA 2026, dengan Jerman dan Swedia meraih kemenangan besar, sementara Jepang berjuang di menit-menit akhir demi mendapatkan hasil imbang 2-2 dengan Belanda.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Keluar Sekejap
EP200 | MB Terkejut, BN Johor Gerak Solo, Pelaburan Tertinggi, Maju Johor 2030, JS-SEZ, Istana Johor

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later May 25, 2026 119:26


Episod 200 KS akhirnya tiba.Untuk episod istimewa ini, kami bawakan YAB Dato' Onn Hafiz Ghazi, Menteri Besar Johor dalam sebuah perbincangan yang menyentuh soal kepimpinan, politik, ekonomi dan masa depan Johor.Daripada kisah bagaimana beliau akhirnya diangkat sebagai Menteri Besar Johor, sehinggalah kepada visi besar Agenda Maju Johor 2030 yang sedang mengubah landskap negeri. Perbincangan turut menyentuh bagaimana Johor berjaya muncul sebagai negeri penerima pelaburan tertinggi di Malaysia, projek strategik JS-SEZ, peningkatan hasil negeri, serta usaha membangunkan pendidikan dan bakat anak Johor.Tidak terkecuali, beliau juga menjawab kritikan bahawa dirinya terlalu “micro-manage” pentadbiran negeri, selain menjelaskan nilai Bangsa Johor yang terus diterapkan dalam pentadbiran hari ini.Episod ini turut menyentuh isu politik semasa termasuk keputusan BN Johor untuk bergerak solo dalam PRN Johor, serta hubungan antara UMNO dan institusi Istana Johor.Timestamp EP20000:00 Intro10:09 Tetamu MB Johor16:40 Kenapa MB Johor Tak Dipecat atau Digantung?20:10 Macam Mana Onn Hafiz Jadi MB?31:07 100 Hari Onn Hafiz33:15 Agenda Maju Johor 203037:10 Nilai Bangsa Johor40:35 Pelaburan Tertinggi Malaysia47:04 JS-SEZ54:15 Pendapatan Johor Meningkat1:02:29 Pendidikan Johor1:08:00 MB Micro Manage?1:22:30 Pembangunan Di Luar Selatan Johor1:25:40 BN Johor Gerak Solo PRN Johor1:32:30 MB Johor Budak-Budak?1:40:40 Pengundi Cina Johor1:43:55 BN Gerak Solo PRU 16? 1:48:50 Hubungan UMNO dan Istana1:52:58 Perancangan MB 1:54:58 Nak Jadi PM?