POPULARITY
Categories
Dari cerita Rizpa binti Aya di 2 Samuel 21:10-14 kita dapat belajar ketika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, kita masoh dapat bersikap:Pertama. Memiliki Kasih yang tetap tinggal di tempat yang terasa menyakitkan. Kedua. Memiliki Kasih yang tetap menjaga martabat sekalipun harapan terlihat sudah tiada. Ketiga. Memiliki Kasih yang setia menggerakkan hati raja—kesetiaan yang kita lakukan, pasti akan menggerakkan sesuatu. Keempat. Memiliki Kasih yang membuka pintu Surga—tetap konsisten dalam berdoa dan taat melakukan kebenaran firman Tuhan. When love stays faithful, heaven responds. Saat kasih dengan setia tetap bertahan dan dilakukan konsisten, maka Surga akan merespon.—Pdt. Lydia CSES, “Tetap Mengasihi Ketika Hidup Tidak Sesuai Harapan.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 8 Februari 2026.
Dunia pemasaran telah berubah drastis. Jika Anda masih terpaku pada metode konvensional, bisnis Anda berisiko kehilangan relevansi di mata konsumen modern. Di episode kali ini, kami akan membedah mengapa konsep klasik AIDA kini perlu diperbarui agar tetap efektif di era digital.Sesuai dengan filosofi SLC Marketing, Inc. bahwa kesuksesan sebuah perusahaan bergantung pada jaringan yang kuat antar stakeholder, kami akan berbagi insight strategis tentang bagaimana membangun koneksi yang kuat antara Company dan Customer melalui Online Branding yang tepat
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan perihal pernikahan beda agama terhadap undang-undang no.1 tahun 1974 tentang perkawinan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PENGUIN DAN MESIASDiambil dari: 2 Petrus 1:21 (TB)“Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.”Wonder Kids, Bayangkan kamu dan teman-teman diberi tugas kelompok untuk menulis laporan tentang penguin. Pasti kalian harus baca buku, mencari informasi, dan memastikan semua yang kalian tulis benar, bukan asal menebak. Alkitab itu seperti tugas kelompok—tetapi jauh lebih luar biasa. Banyak orang berbeda menulis bagian-bagiannya di waktu yang berbeda-beda, bahkan ratusan tahun berjauhan. Mereka menulis tentang rencana keselamatan Tuhan dan tentang Mesias, yaitu Yesus. Tapi ada hal yang menakjubkan:Semua tulisan para penulis Alkitab saling cocok! Sesuai satu dengan yang lain.Nubuat tentang Mesias ditulis oleh orang-orang yang hidup di zaman berbeda, namun semuanya mengarah pada Yesus—dan semuanya benar. Bagaimana bisa? Karena Alkitab tidak ditulis hanya oleh manusia. Roh Kudus membimbing para penulis Alkitab sehingga mereka menuliskan apa yang benar menurut Tuhan. Ketika Yesus datang dan menggenapi ratusan nubuat dalam Alkitab, itu membuktikan bahwa apa yang tertulis di dalam Alkitab adalah benar dan dapat dipercaya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil satu ayat Alkitab yang kamu suka, lalu tulis di kertas kecil. Tempel di meja belajar atau pintu kamar sebagai pengingat bahwa Alkitab benar karena Tuhan sendiri yang menginspirasikannya.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku mendengarkan suara-Mu melalui Alkitab, sama seperti para nabi yang Engkau pimpin dengan Roh Kudus. Ajar aku mempercayai firman-Mu dan mematuhinya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Alkitab bukan buku biasa—Tuhan sendiri yang membimbing setiap kata di dalamnya. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Evano dan Gisela dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Yohanes 2: 22-28; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Yohanes 1: 19-28.SUARA DAN KATA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suara dan Kata. Pada hari ini Gereja kita memperingati SantoBasilius Agung dan Gregorius Nasianze. Keduanya adalah para bapa Gereja,orang-orang cendekia Gereja yang sangat berjasa dalam memperkuat misi Gereja didaerah Asia Minor yang sekarang Turki dan sekitarnya. Mereka berdua adalahcontoh wajah dan tubuh Kristus di daerah Timur Tengah dan sebagian wilayahEropa Timur. Sepanjang tahun ini kita akan dihadapkan oleh sebuah tantangan, dalambentuk pertanyaan: “Siapakah engkau?”. Pertanyaan ini ialah yang ditanyakanoleh orang-orang kepada Yohanes Pembaptis soal identitasnya. Mereka sangatrepot kalau ada orang begitu terkenal dan dipandang nabi bisa menghebohkan,terutama pandangan mereka bahwa Mesias akan datang, atau nabi Elia yang suciitu akan bangkit lagi. Kesaksian Yohanes membuat rasa mereka bercampur adukheran, takut, penasaran, kesal, marah, dan tertantang. Kalau selanjutnya kita sering atau selalu dihadapkan pada pertanyaan itu,apa kiranya jawaban Anda dan saya yang terbaik? Marilah kita ke belakang untukmelihat kedua santo tadi, Basilius dan Gregorius yang menjadi wajah Kristus ditempat mereka berkarya. Pandangan kita bisa lebih jauh lagi ke belakang, yaitukepada Yohanes Pembaptis. Ia juga menampakkan wajah Kristus yang sesungguhnyakepada para pendengarnya. Ungkapan lain yang sama maknanya ialah menjadi suara bagi kata atau Sabda.Yesus Kristus adalah Sabda Tuhan yang kekal, sedangkan Yohanes, Basilius,Gregorius dan setiap orang Kristen pengikut-Nya harus menjadi suara yangmewartakan-Nya. Dalam berperan sebagai suara, kita sangat bergantung padaSabda, yaitu sumber kebenaran dan sebagai isi suara kita. Sebab kalau suara itutidak mempunyai kaitan dengan kata, suara itu mungkin mengungkapkan kata yanglain atau tidak berkata-kata apa pun. Sesuai dengan iman kita, Sabda itu pasti hanya Tuhan Yesus. Sebab jikabukan Tuhan Yesus, kita tidak akan pernah melakukan kegiatan pewartaan di dalamGereja dan dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk menjadi suara bagi TuhanYesus, dibutuhkan kemampuan instrumen pendukungnya. Yang paling pertama danutama ialah instrumen primer, yaitu pribadi kita masing-masing dengan kemampuanyang berbeda-beda. Ada orang yang berbakat dalam pengetahuan, ada yang berbakatdalam aksi, dan ada yang dengan teladan hidup. Instrumen sekundernya ialah sarana komunikasi yang membantu kitamenyampaikan Sabda itu menjadi lebih menjangkau banyak orang. Mikrofon,speaker, komputer dan media online sudah menjadi bagian dari suara bagi kata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Bapa maha murah, semoga saya mengenal dirisaya di dalam Yesus Kristus dengan sempurna. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
AMAZING GRACE PROGRAM - PS. TIMOTHY ROY, M.A., D.Min., Ph.D - GEREJS KRISTUS PENEBUS
Pemerintah resmi menetapkan formula kenaikan upah buruh tahun 2026. Kebijakan ini diklaim mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta produktivitas tenaga kerja. Namun, pertanyaan besar muncul: apakah formulasi tersebut benar-benar menjawab kebutuhan riil buruh?Di tengah kenaikan harga pangan, biaya perumahan, pendidikan, hingga transportasi, buruh berharap upah tidak sekadar naik secara angka, tetapi juga mampu menjaga daya beli dan kualitas hidup. Di sisi lain, dunia usaha menilai stabilitas iklim investasi juga perlu dijaga agar lapangan kerja tetap tersedia.Formula upah 2026 menjadi titik temu antara kepentingan buruh, pengusaha, dan negara. Tantangannya, bagaimana kebijakan ini tidak hanya adil di atas kertas, tetapi juga terasa dampaknya di kehidupan sehari-hari para pekerja.Apakah kenaikan upah 2026 sudah cukup layak, atau masih jauh dari harapan buruh? Kita bahas selengkapnya.TALK :: Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta, Nurjaman & Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang juga Ketua Mahkamah Partai Buruh, Riden Hatam Aziz
Podcast ini adalah NotebookLM generated AI, memberikan panduan komprehensif mengenai konsep Istiqomah dalam mendukung bakat anak dalam koridor syariah, menekankan bahwa setiap anak diciptakan unik dengan fitrah dan potensi bawaan yang berbeda. Teks ini mendefinisikan bakat sebagai pemberian tanpa balas (mauhibah) dari Allah, yang fungsinya adalah untuk menjalankan peran kekhalifahan di bumi dan menciptakan kerjasama antar manusia. Selanjutnya, sumber ini menguraikan dengan detail nasehat dari Ibnul Qayyim yang sangat mendukung pendekatan pendidikan berbasis kekuatan (strength-based education), mengingatkan agar orang tua tidak memaksa anak ke bidang yang bukan merupakan kesiapan alaminya. Terdapat juga panduan praktis sembilan langkah bagi orang tua untuk menggali bakat anak, mulai dari membangun pola pikir yang tepat, mengenali indikator bakat seperti kecepatan menguasai dan keuletan, hingga langkah observasi mendalam (pendekatan 3W) dan penggunaan indikator psikologi modern. Inti pesannya adalah menemukan bakat anak, mengarahkannya ke jalan yang halal dan bermanfaat, serta memastikan fondasi agama tetap menjadi prioritas utama.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau lansia dan penyandang disabilitas mulai tahun 2026. Dalam wawancara bersama News Anchor Ariek Kristo, Gus Ipul menegaskan pentingnya penggunaan bantuan sosial secara tepat guna dan produktif — untuk kebutuhan bergizi, pendidikan anak, dan kegiatan keluarga yang bermanfaat.Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak dipakai untuk judi online, cicilan utang, atau pembelian barang konsumtif. Simak perbincangannya.
Memandikan Jenazah Sesuai Sunnah ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Kitab Shahihu Fiqhis Sunnah wa Adillatuhu yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Musyaffa Ad-Dariny, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 28 Rabiuts Tsani 1447 H / 20 Oktober 2025 M. Kajian Tentang Memandikan Jenazah Sesuai Sunnah Kajian ini membahas bagaimana memandikan jenazah yang sesuai […] Tulisan Memandikan Jenazah Sesuai Sunnah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yakobus 2:20Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
Renungan D'Message || SESUAI S.O.P TUHAN || Ps. Steven Liem
Ada dua sosok yang layak bicara tentang tertangkapnya Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer, atau biasa dipanggol Noel, oleh KPK. Keduanya adalah Saut Situmorang dan Saor Siagian.Saut adalah mantan Wakil Ketua KPK yang sudah biasa menyaksikan pejabat tinggi ditangkap. Ia tentu saja mampu mendeskripsikan apa yang dialami setiap pejabat usai kena OTT. Termasuk tangisan Noel saat muncul di KPK, apakah cuma air mata buaya atau memang tulus karena penyesalan.Sedangkan Saor adalah rekan seperjuangan Noel. Penggiat antii korupsi ini sudah mengenal Noel sejak puluhan tahun lalu, dan mengikuti gerak catur Noel sampai akhirnya duduk sebagai wakil menteri.Lalu, apa jadinya kalau keduanya duduk bareng dan bercerita seputar kasus yang menjerat Immanuel Ebenezer?Sudah pasti keseruan yang ada. Keduanya saling melengkapi dan bercerita banyak hal, termasuk berbagai kisah yang mungkin selama ini tidak dipahami publik.Biar tidak penasaran, simak podcat SI PALING KONTROVERSI bersama Saut Situmorang dan Saor Siagian, hanya di channel youtube Metro TV, mulai Selasa 26 Agustus 2925, jam 20.00 WIB!
Remisi untuk para koruptor pada HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ramai pembicaraan di kalangan masyarakat, yang menilai remisi tersebut sangat meringankan hukuman terpidana korupsi.
Episode ini ngajak kamu mikir ulang tentang mimpi. Bahwa nggak apa-apa kalau ternyata hasilnya nggak sesuai bayangan - karena hidup selalu kasih ruang buat mimpi baru
Khutbah Jum'atMasjid As-sofia, Kota Bogor Tanggal 22 Agustus 2025 / 25 Safar 1147H Khotib: DR. H. Ending Bahrudin, MA.Tema: Siapkan Generasi Sesuai ZamannyaImam: Ust. Ahmad Fathoni, SE. ME.Muadzin: Ust. Ginanjar Natasasmita, ST.LIVE Streaming :-- Youtube LIVE Event https://youtube.com/live/rv5Nxq6JWwU?feature=share-- Youtube: https://youtube.com/@DiMediaTV -- Instagram: @DiMediaTV LIVE Delay : -- Instagram @MasjidAsSofia-- Podcast: Spotify, Apple Podcats: "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #khutbahjumat #khotbahjumat #khotbahjummuah #khutbah #kajianbogor #infokajianbogor #infokajian #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #ending #endingbahrudin Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menjadi inspektur upacara penurunan Bendera Merah Putih di halaman kantor gubernur Manado. Upacara berlangsung hikmat dan lancar, sekaligus menjadi momen kebanggaan atas empat personel Sulawesi Utara yang bertugas sebagai Paskibraka di Istana Negara. Gubernur juga menegaskan pertambangan di Sulawesi Utara akan ditertibkan sesuai undang-undang sehingga hasilnya dapat memberikan kontribusi PAD dan kesejahteraan merata bagi masyarakat.
Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 di KPK telah naik ke tahap penyidikan. Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) tengah membidik sosok pemberi perintah terkait kuota haji yang tidak sesuai aturan. Tak hanya itu, KPK juga akan menelusuri aliran dana terkait pembagian kuota haji yang tidak sesuai aturan. Meski demikian, KPK belum membeberkan lebih lanjut terkait sosok pemberi perintah dan pihak yang menerima aliran dana itu.Apa saja potensi pelanggaran hukum dari pembagian kuota haji yang tidak sesuai aturan ini?Talk : Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.
Kementerian Sosial melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam program penyaluran bantuan sosial (Bansos). Mensos Siafulah Yusuf menjelaskan peran PPATK adalah untuk menganalisis rekening penerima bansos agar tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo. Apa yang perlu diperhatikan dalam verifikasi data penerima manfaat bansos? Wawancara bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2007 s/d 2011 - M Jasin.
“Bahagia itu sederhana… asal hidupmu sesuai template algoritma.”Di episode terbaru *Kamar Mojok*, kita ngomongin kenapa standar bahagia zaman now makin absurd:Dikit-dikit FYP.Dikit-dikit "self-love".Tapi kenapa kita malah makin insecure?Mulai dari scroll pagi-pagi yang bikin overthinking, sampai template hidup ideal ala Pinterest—semuanya dikuliti dengan gaya satir dan tawa getir.Karena jujur aja: **kadang bahagia itu bukan glowing, tapi bisa kentut lega tanpa drama.**
Kirim pesan
Dalam episode ini, kita akan membahas apa saja pertimbangan penting yang harus dipikirkan sebelum memutuskan ke mana arah pendidikan S1 akan dibawa. Bersama tamu spesial di epsisode kali ini yaitu Ibu Rina (Wakil Rektor 4) dan Ibu Putri (Dosen Manajemen) dari Institut Asia Malang, kita akan membuka cara pandang baru tentang dunia pendidikan tinggi di era digital.Memilih jurusan kuliah dan kampus bukan sekadar mengikuti tren atau sekadar ikut-ikutan teman. Episode ini membahas bagaimana perubahan teknologi, khususnya AI yang berdampak besar pada masa depan profesi dan pentingnya memilih program studi yang adaptif. Apakah jurusan yang Anda pilih akan tetap relevan 10 tahun ke depan? Apa saja profesi yang akan tergantikan oleh teknologi? Pertanyaan-pertanyaan krusial ini dibahas dengan cara yang mudah dipahami.Tak hanya dari sisi teknologi, Anda juga akan diajak untuk memahami pentingnya karakter, passion, dan pola pikir dalam memilih jurusan. Di tengah inflasi gelar dan makin kaburnya batas antara belajar formal dan informal, pendidikan tetap memegang peran besar dalam membentuk struktur berpikir dan jaringan sosial yang kuat. Tanadi Santoso juga berbagi pengalaman pribadi dan kisah menarik dalam membimbing anak-anaknya memilih jurusan dan kampus, dari Surabaya hingga ke Harvard. Kisah ini menggambarkan betapa pentingnya peran orang tua dalam membimbing tanpa memaksakan, serta pentingnya komunikasi terbuka antara anak dan orang tua dalam menentukan masa depan.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
#DiskusiInteraktif Menekan Biaya haji semurah mungkin sesuai kehendak Presiden, Mampukah?[TALK] Pengamat Haji umrah Dan Ketua Umum MPP- Rabithah Haji Indonesia - Ade Marfuddin- Ketua Padang Consumers Crisis (LSM lembaga perlindungan konsumen) - Drs. Daniel Sutan Makmur
Hukum dan kasih karunia tidak bertentangan satu sama lain. Keduanya menjalankan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan kasih dan keadilan Allah. Kita menuruti hukum karena sudah diselamatkan, dan sudah dikasihi, sehingga rindu mengasihi Allah dan sesama.
Hukum dan kasih karunia tidak bertentangan satu sama lain. Keduanya menjalankan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan kasih dan keadilan Allah. Kita menuruti hukum karena sudah diselamatkan, dan sudah dikasihi, sehingga rindu mengasihi Allah dan sesama.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Hari ke-18! Tinggalkan komentar dan berikan pendapatmu: https://open.firstory.me/user/cllnqvpto01n101w7acsdamo6/comments Powered by Firstory Hosting
Di samping kekhawatiran soal resesi, ancaman lain yang kadang dikhawatirkan di AS adalah “stagflasi”. Sesuai namanya, stagflasi adalah multi krisis harga tinggi disertai perlambatan signifikan ekonomi, seperti yang terjadi tahun 1970-an. Tapi data terkini mengisyaratkan, stagflasi terhindari.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman kembali menemukan minyak goreng merek Minyakita yang tidak sesuai takaran. Mentan mengimbau kepada pengusaha untuk tidak culas dan curang menjual bahan pangan.
Pedagang di Pasar Rogowangsan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengeluhkan banyaknya produk Minyakita kemasan 1 liter yang isinya tidak sesuai takaran. Setelah ditimbang, minyak yang dijual ternyata memiliki berat jauh di bawah 1 liter, sehingga para pedagang terpaksa menjualnya dengan harga lebih murah untuk menghindari keluhan pembeli.
Satgas Usul Minyakita Tak Sesuai Volume Dijual Bentuk Curah 1 Liter | Kompolnas Dorong Sanksi Tegas Pelanggaran oleh Anggota Polisi | Menteri PPPA Hadiri Sidang Komite Status Perempuan PBB di New York*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 10 Maret 2025Bacaan: Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: "Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon." (2 Samuel 21:1) Renungan: Raja Daud datang meminta petunjuk Tuhan terhadap masalah kelaparan yang telah menimpa bangsa Israel selama tiga tahun. Tuhan pun memberikan petunjuk dengan memerintahkan agar ia membereskan semua kesalahan yang dilakukan oleh keluarga Saul, di mana mereka berikhtiar untuk memusnahkan orang Gibeon yang merupakan sisa orang Amori, padahal orang Israel telah mengangkat sumpah dengan membiarkan mereka hidup. Dosa keluarga Saul telah membuat berkat yang seharusnya turun atas bangsa Israel menjadi tertahan. Daud mengambil sebuah keputusan yang bijak dengan memutuskan untuk menghampiri Tuhan terlebih dahulu. Dan ia pun menyelesaikan masalah tersebut sesuai petunjuk yang diberikan oleh Tuhan. Kita harus tahu siapa yang pertama kita datangi saat menghadapi masalah. Mendatangi orang yang salah untuk meminta petunjuk dapat membuat kita terpuruk. Suatu hari, seorang ibu pernah datang dan menceritakan masalah rumah tangganya yang sangat rumit. la telah mendatangi beberapa sahabatnya dan meminta pendapat. Sesuai harapan, ia pun mendapatkan saran, namun saran tersebut justru membuat masalahnya semakin rumit. la kemudian memutuskan mendatangi seorang hamba Tuhan dan mengisahkan masalahnya. Dengan hikmat dari Tuhan, hamba Tuhan itu memberikan solusi kepada ibu tersebut dan secara perlahan ia pun dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Pada akhirnya ia mengatakan bahwa seharusnya sejak awal ia datang meminta petunjuk Tuhan lewat hamba-Nya, dengan demikian masalahnya tidak akan berlarut-larut. Sikap Daud yang tidak mengambil tindakan apa pun sebelum meminta petunjuk Tuhan adalah sebuah teladan yang patut diikuti oleh setiap orang percaya. Daud menghormati Tuhan sebagai yang tertinggi dan pemilik kerajaannya dengan mendatangi-Nya dan meminta petunjuk atas masalah di negerinya. Dia adalah Tuhan atas hidup umat-Nya. Ia mengetahui segala sesuatu tentang kita, dan di dalam Dia selalu ada solusi. Datanglah dan minta petunjuk kepada Tuhan. Bukankah la memiliki jalan keluar atas masalah kita? Lalu kenapa kita tidak langsung datang saja kepada-Nya untuk mendapatkan solusi tersebut? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu saat aku sedang dalam masalah, sehingga aku dapat datang ke orang yang tepat sesuai kehendak-Mu, agar aku mendapatkan jalan keluarnya. Amin. (Dod).
Sudah Diuji, Dirut Pertamina Pastikan BBM di Semua SPBU Sesuai Standar | Pemerintah Perbaiki Infrastruktur dan Tertibkan Tata Ruang Usai Banjir Jabodetabek | Raja Arab Bagikan 40 Ton Kurma di Indonesia Selama Ramadan*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Ku akan memuji Tuhan pada saat aku diangkat, ku akan bersama berdiri disamping Raja bila waktunya. // Kedermawanan akan mengubah dari orang-orang yang mencintai diri, tamak menjadi menjadi teman sekerja Kristus dalam menyelamatkan orang-orang berdosa.
Pernah nggak kamu merasa hidupmu cuma gitu-gitu aja, penuh rutinitas tanpa arah yang jelas? Kali ini, saya bahas gimana caranya menentukan jalan hidup yang benar-benar kamu mau, bukan hidup yang cuma mengikuti kata orang lain. Kadang, rasa takut gagal atau takut dianggap aneh bikin kita nggak berani mencoba sesuatu yang berbeda. Tapi, kamu tahu nggak? Kebanyakan orang menyesal bukan karena gagal, tapi karena nggak mencoba. Jadi, yuk belajar cara menikmati hidup dengan lebih bebas dan menjalani hidup sesuai apa yang benar-benar penting buat kamu. Kalau kamu butuh tips menjalani hidup yang lebih bermakna, simak sampai selesai ya! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 November 2024 Bacaan: "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu." (1 Korintus 13:11) Renungan: Kita yang pernah remaja tahu, masa remaja itu masa serba tanggung. Tak bisa dibilang anak kecil tapi juga belum cocok disebut dewasa. Namun, rata-rata remaja lebih suka dianggap dewasa ketimbang dianggap anak kecil. Itu sebabnya mereka suka bergaya seperti orang dewasa dan meniru yang orang dewasa lakukan. Remaja juga suka berkata, "Aku kan sudah besar.. aku bukan anak kecil lagi", dsb. Namun, kita yang dewasa, apalagi jika kita orang tua dari seorang remaja tentu masih bisa melihat sifat kekanak-kanakan di diri mereka. Itu sebabnya, kita tidak sepenuhnya memperlakukan mereka sebagaimana orang dewasa. Kedewasaan yang dimaksud di sini tentu saja adalah soal sikap, bukan sekadar usia atau perawakan fisik. Nah, dalam hal sikap dewasa, yang bisa menilai adalah orang lain, bukan diri sendiri. Usia sudah 40 tahun tapi amat egois, tak mau kalah, emosional, tak bisa mengakui kelebihan orang lain, kita pun menyebut dia tidak dewasa. Sebaliknya, usia 20 tahun tapi tetap tenang terkendali di situasi genting, mengutamakan kepentingan orang banyak, sabar, dan juga sportif, kita menyebut dia dewasa. Dalam hal kedewasaan rohani, firman Tuhan juga berpatokan pada karakter, bukan usia atau lama seseorang mengikuti Tuhan. Jemaat Ibrani ditegur karena meski dari usia mereka pantas mengajar, tapi mereka masih duniawi. Pasalnya, mereka masih berdebat soal ajaran dasar seperti baptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang mati, dll (lbr. 6:2). Jemaat Ibrani mungkin tak sadar itu. Mungkin bagi mereka, itu debat rohani untuk orang dengan kerohanian tinggi. Tapi, bagi Tuhan, hal itu menunjukkan sikap egois dan mau menang sendiri. Itu sikap kekanak-kanakan! Orang yang dewasa akan sadar sendiri jika bersikap kekanak-kanakan, sehingga ia akan malu dan berhenti melakukannya. Bagaimana dengan kita? Saat melakukan kesalahan, apakah kita justru masih berusaha membela diri, bahkan tersinggung karena ditegur? Apakah kita menunggu diingatkan dulu baru sadar? Mari jadi dewasa! Selalu koreksi sikap dan hidup kita, apakah itu sudah sesuai dengan firman-Nya? Itulah tanda kedewasaan! Sebelum kita dipakai-Nya lebih lagi, kita harus bertumbuh lebih dulu. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mengingatkan aku untuk menjadi pribadi dewasa, baik dewasa secara sikap maupun dewasa rohani. Bantulah aku agar aku bisa menjadi dewasa sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).
The COP Climate Summit has been branded "no longer fit for purpose" in an open letter to the United Nations. - KTT Iklim COP telah dicap "tidak lagi sesuai dengan tujuannya"
Australia is facing a skills shortage. So why are migrants struggling to find work in line with their education and experience? - Australia kekurangan tenaga terampil. Tapi, mengapa para migran kesulitan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan pendidikan dan pengalaman mereka?
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 27 Oktober 2024 Bacaan: "Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ, tetapi orang fasik akan dipunahkan dari tanah itu, dan pengkhianat akan dibuang dari situ." (Amsal 2:21-22) Renungan: Setiap orang pasti pernah berbohong. Kebohongan bisa merembet menjadi sebuah penipuan, seperti cerita yang terjadi di sebuah restoran. Seorang ibu bersama seorang gadis kecil masuk ke sebuah restoran. Setelah melihat daftar menu, ibu itu memesan berbagai macam makanan dan ia juga memesan makanan untuk dibawa pulang. Dengan lahapnya mereka berdua menghabiskan makanan itu. Setelah selesai ia bergegas berjalan menuju kasir. Di depan kasir, ia berkata, "Aduh dompetku ketinggalan di mobil. Nak, kamu tunggu di sini dulu ya. Pak, saya mau mengambil dompet, titip anak saya ya, sebentar juga saya sudah kembali. Tanpa menunggu jawaban dari sang kasir, si ibu segera berjalan ke luar sambil membawa makanan yang telah dibungkus. Sang kasir menunggu sampai lama tetapi si ibu tidak juga datang, bahkan sampai lebih dari satu jam. Ketika itu kecurigaan mulai timbul di hati sang kasir dan akhirnya ia menanyakan kepada anak itu, "Nak, tadi mamamu memarkir mobilnya di mana?" "Dia bukan mama saya dan saya tidak mengenalnya. Tadi sewaktu saya berdiri di parkiran, ibu itu mengajak saya untuk makan di restoran ini," kata anak itu menjelaskan. Akhirnya kasir itu mengerti bahwa wanita itu adalah seorang penipu. Sepertinya kebohongan telah menguasai hampir semua aspek kehidupan manusia, baik di rumah, di kantor, dalam pergaulan, bahkan di gereja pun kita menemukan orang- orang yang suka membuat-buat alasan untuk membela diri. Banyak orang yang membela dirinya dengan suatu cerita kebohongan, tetapi sesungguhnya ia tidak menyadari bahwa ia akan terus berada di bawah kuk kebohongan itu. Apakah dengan berbohong keadaan yang kita hadapi akan semakin baik? Tidak, kebohongan justru selalu akan memperburuk keadaan. Kebohongan yang tidak diselesaikan dengan pengakuan dan pertobatan akan menimbulkan masalah-masalah lainnya. Memang tidak mudah untuk menjadi pribadi yang jujur, tetapi firman Tuhan mengharuskan kita untuk hidup jujur dan kenyataannya dunia sangat membutuhkan orang-orang yang jujur. Ingatlah janji firman Tuhan yang mengatakan, "Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ." Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, betapa sering aku tergoda untuk bersikap tidak jujur sehingga membuat hatiku gelisah dan tidak tenang. Mampukan aku untuk bersikap jujur dalam segala hal agar damai sejahtera-Mu kembali menguasai hatiku. Amin. (Dod).
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Meluasnya perang Israel melawan Hamas dan Hizbullah telah mengakibatkan ribuan orang terpaksa mengungsi di Lebanon selatan. Sementara itu, Komnas Perempuan nyatakan pelaksanaan UU TPKS di Aceh tidak bertentangan dengan Syariat Islam.
Sukhī hontu kalyāṇamittā, Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Ashin Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Bhante Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Bagaimana Menciptakan Kehidupan Rumah Tangga yang Sehat Sesuai Ajaran Buddha". Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 https://linktr.ee/Dhammavihari
Special Talkshow bersama musisi indie asal Sumatera Barat, Bumiy yang baru saja merilis kiprah terbaru dengan judul Prasasti. Sesuai dengan judulnya, Prasasti menjemput kembali ingatan pada musik-musik tahun 80an, namun diberi sentuhan warna-warna sound lebih baru yang bergenre city pop. Kiprah Prasasti berkisah tentang pentingnya untuk membuat sebuah kenangan dalam kebersamaan sehingga menjadi abadi walaupun berpisah nantinya.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 April 2024 Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Ada seorang raja yang mempunyai penasihat yang cukup bijaksana. Penasihat itu selalu mengikuti ke mana pun raja pergi. Kata-kata nasihat yang hampir selalu keluar dari mulut penasihat adalah, “Semua yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan.” Suatu hari, raja pergi berburu dan mengalami kecelakaan kecil. Dia secara tidak sengaja menembakkan anak panah ke kakinya sendiri, melukai kakinya. Ia bertanya kepada penasihatnya apa pendapatnya mengenai kecelakaan itu dan penasihat itu menjawab, “Semua yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan.” Kali ini raja menjadi sangat marah atas jawaban yang sama yang selalu ia terima dari penasihatnya. Atas perintahnya, penasihat itu dimasukkan ke dalam penjara. "Sekarang apa lagi yang ingin kamu katakan?" tanya raja. “Apa yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan,” lagi-lagi sang penasihat memberikan jawaban yang sama. Penasihat itu pun tetap dimasukkan ke dalam penjara. Beberapa waktu kemudian raja pergi berburu lagi, tapi kali ini tanpa penasihat yang mendampinginya. Segerombolan kanibal menangkap sang raja kemudian membawanya ke kamp mereka untuk dijadikan makan malam para kanibal. Sebelum dimasukkan ke dalam periuk besar, para kanibal terlebih dahulu memeriksa tubuhnya. Mereka melihat bahwa di kaki raja ada luka, maka mereka pun memutuskan untuk mengembalikannya ke hutan. Sesuai tradisi kanibal, mereka tidak akan memakan apa pun yang ada cacatnya. Raja pun merasa senang. la kini menyadari kebenaran dari apa yang pernah dikatakan oleh penasihatnya bahwa apa yang terjadi pasti akan mendatangkan kebaikan. Alkitab berkata bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. "Dalam segala sesuatu" berarti dalam setiap keadaan, bukan hanya keadaan ataupun kejadian yang menyenangkan, tetapi juga dalam keadaan yang menyakitkan dan tidak pernah kita harapkan. Benar sekali bahwa Allah bisa memakai semua yang terjadi dalam hidup kita untuk satu tujuan tertentu. Kita bersyukur bahwa tujuan yang dirancangkan Allah bagi kita adalah untuk kebaikan kita semata-mata. Jika kita kembali merenungkan, banyak kejadian di masa lalu yang kemudian membentuk serta mempersiapkan kita menjadi seperti sekarang ini. Pengalaman masa lalu bisa menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Untuk itu kita perlu belajar melihat sisi positif dari setiap kejadian. Apa pun tantangan yang diperhadapkan kepada kita hari ini, ingatlah bahwa itu terjadi untuk membawa kita kepada tingkatan berikutnya. Asalkan kita bisa menyikapi semua yang terjadi dengan sikap positif dan keyakinan bahwa Allah selalu menyertai kita. Kita tidak akan mengerti sepenuhnya bagaimana kejadian buruk mendatangkan kebaikan bagi kita, namun percayakanlah semuanya kepada-Nya yang akan membuat segalanya menjadi lebih baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku percaya Engkau telah bekerja dalam segala kejadian untuk mendatangkan kebaikan bagiku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 2 April 2024 Bacaan: "Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN." (2 Samuel 21:1a) Renungan: Ketika rakyat dalam sebuah kerajaan ada masalah, biasanya mereka akan datang meminta petunjuk kepada raja mereka, karena mereka percaya bahwa raja adalah orang yang paling berhikmat di negeri tersebut. Mereka biasanya percaya dan menerima keputusan yang dikeluarkan oleh raja. Tetapi, bila raja memiliki masalah yang tidak bisa ia pecahkan, kepada siapa ia harus datang meminta petunjuk? Para penasihat? Orang berhikmat? Itu bisa saja. Namun, tidak demikian dengan Raja Daud. Sebagaimana rakyatnya bergantung kepadanya dalam pengambilan keputusan, ia pun juga sangat bergantung kepada Tuhan. Raja Daud datang meminta petunjuk kepada Tuhan atas bencana kelaparan yang melanda bangsa Israel selama tiga tahun. Tuhan memberikan petunjuk dengan memerintahkan agar Ia membersihkan segala kesalahan yang dilakukan oleh keluarga Saul, dimana mereka berusaha membinasakan bangsa Gibeon yang merupakan sisa-sisa bangsa Amori, padahal bangsa Israel sudah bersumpah untuk membiarkan mereka hidup. Dosa keluarga Saul membuat berkat yang seharusnya turun ke atas bangsa Israel menjadi tertahan. Daud mengambil keputusan bijak dengan memutuskan untuk menghampiri Tuhan terlebih dahulu. Dan dia memecahkan masalah tersebut sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Tuhan. Kita harus tahu siapa yang pertama kita datangi saat menghadapi masalah. Mendatangi orang yang salah untuk meminta petunjuk dapat membuat kita terpuruk. Suatu hari, seorang ibu pernah datang dan menceritakan masalah rumah tangganya yang sangat rumit. la telah mendatangi beberapa sahabatnya dan meminta pendapat. Sesuai harapan, ia pun mendapatkan saran, namun saran tersebut justru membuat masalahnya semakin rumit. la kemudian memutuskan mendatangi seorang hamba Tuhan dan mengisahkan masalahnya. Dengan hikmat dari Tuhan, hamba Tuhan itu memberikan solusi kepada ibu tersebut dan secara perlahan ia pun dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Pada akhirnya ia mengatakan bahwa seharusnya sejak awal ia datang meminta petunjuk Tuhan lewat hamba-Nya, dengan demikian masalahnya tidak akan berlarut-larut. Sikap Daud yang tidak mengambil tindakan apa pun sebelum meminta petunjuk kepada Tuhan adalah teladan yang patut ditiru oleh setiap orang beriman. Daud menghormati Tuhan sebagai yang tertinggi dan pemilik kerajaannya. Ia datang kepada-Nya dan meminta petunjuk atas permasalahan yang ada di negerinya. Dialah Tuhan atas kehidupan umat-Nya. Dia tahu segalanya tentang kita, dan di dalam Dia pasti ada solusinya. Datang dan mintalah bimbingan Tuhan. Bukankah dia punya jalan keluar dari masalah kita? Lalu kenapa kita tidak datang saja kepada-Nya untuk mendapatkan solusinya? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu, agar pada saat aku mengalami jalan buntu untuk permasalahan yang aku hadapi, aku dapat bertemu dengan orang yang tepat untuk memberikan jalan keluarnya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Maret 2024 Bacaan: "Tetapi mengenai kamu, bangkai-bangkaimu akan berhantaran di padang gurun ini, dan anak-anakmu akan mengembara sebagai penggembala di padang gurun empat puluh tahun lamanya dan akan menanggung akibat ketidaksetiaan, sampai bangkai-bangkaimu habis di padang gurun. (Bilangan 14:32-34) Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu: Renungan: Perjalanan dari tanah perbudakan menuju Tanah Perjanjian jika ditelusuri melalui peta tidaklah terlalu jauh. Jika bangsa Israel menempuh perjalanan ini dengan berjalan kaki, maka perjalanan tersebut tidak memakan waktu hingga empat puluh tahun seperti yang mereka alami. Alasan mereka harus mengembara dan mengembara selama empat puluh tahun di padang gurun adalah karena pemberontakan bangsa Israel sendiri. Mereka sering kali memberontak terhadap Tuhan, tidak beriman kepada-Nya meskipun telah melihat mujizat-mujizat-Nya, tidak menaati perintah Tuhan dan berbuat sesuai keinginan hatinya sendiri. Hal inilah yang membuat mereka tidak bisa segera masuk ke Tanah Perjanjian. Sebab, Tuhan ingin menghapuskan segala sifat buruk mereka yang masih terbawa dari Mesir, sehingga ketika mereka memasuki Tanah Perjanjian, mereka memasukinya dengan hati dan kehidupan yang diperbaharui. Sebagaimana umat Israel, kita juga terkadang memperlambat berkat yang sudah Tuhan janjikan bagi kita. Ketidaktaatan, pemberontakan, dan pelanggaran terhadap firman-Nya bisa membuat berkat Tuhan menjadi "tertunda". Sebagaimana yang terjadi pada bangsa Israel ketika memberontak terhadap perintah Tuhan, sehingga Tuhan tidak mendengar teriakan minta tolong saat mereka diserang musuh. Tuhan kemudian membiarkan mereka tinggal di Kadesh dalam waktu yang lama. Mereka tidak mendapat perintah untuk segera berangkat menuju Tanah Perjanjian. Tuhan terlebih dahulu akan menempa hidup kita untuk menghilangkan sikap memberontak kepada-Nya. Tempaan Tuhan sering kali terasa sangat berat oleh karena kita tidak rela menerimanya. Namun, yang pasti Tuhan tidak akan menempa kita melebihi kekuatan kita. Setelah kita dinyatakan siap oleh Tuhan, barulah berkat itu akan dicurahkan kepada kita. Berjalan dalam kehendak Tuhan itu sungguh indah, karena janji-janji-Nya yang sangat manis tersedia untuk kita. Namun, bila kita mengikuti kehendak sendiri, yang kita dapatkan hanyalah masalah dan petaka. Tidak ada janji manis Tuhan bagi mereka yang menuruti keinginan dan kehendak hatinya. Karena itu, marilah kita "bekerja sama" dengan Tuhan dengan menuruti firman-Nya, dan tetap percaya pada janji-Nya, sehingga berkat Tuhan yang datang kepada kita tidak tertunda. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, dengan tuntunan Roh-Mu, aku akan terus menaati perintah-perintah-Mu agar janji-janji-Mu dalam hidupku dapat terlaksana. Amin. (Dod).
Pada awal 2024, kondisi geopolitik dunia terlihat semakin panas. Selain dari masih berlangsungnya Perang Rusia-Ukraina dan Perang Israel-Palestina, kini Amerika Serikat sendiri juga terjun langsung ke konflik Timur Tengah, dengan menyerang kelompok Houthi di Yaman. Amerika pun tidak jadi satu-satunya negara berkekuatan nuklir yang ikut campur. Sesuai perkembangannya, belakangan Iran juga tampak semakin melibatkan diri dalam konflik Timur Tengah, dengan menyerang Irak, Suriah, dan Pakistan. Karena perkembangan tensi geopolitik yang demikian, semakin banyak pihak yang khawatir bahwa dunia akan semakin dekat dengan yang namanya... Perang Dunia Ketiga. Wah, banyak banget sih ya media yang mulai muncullin narasi-narasi serem kayak gini. Perang akan meletus! Perang tinggal sebentar lagi!” Tapi, pertanyaannya kan tentu adalah, apakah kekhawatiran ini bisa dibenarkan? Kalau ngeliat potensi perang, mungkin selalu ada dua sisi ya. Pertama, yang optimis kalau sistem internasional akan selalu bisa mencegah perang, dan kedua, orang yang selalu punya pikiran bahwa sejarah akan selalu dapat terulang lagi. Tapi, kalau kata saya, kita bisa mencari jawaban terdekat dengan berkaca pada kondisi Perang Dunia Pertama sih”. Lantas, apakah kita bisa memprediksi kemungkinan Perang Dunia Ketiga dengan melihat Perang Besar yang meletus pada tahun 1914?
Yakobus 4:4, “Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.” Sekarang pertanyaannya, apakah kesetiaan yang sejati itu? Sesuai dengan apa yang dikatakan dalam Yakobus 4:4, ternyata kesetiaan yang sejati kepada Kristus adalah hati yang mencintai... Continue reading →
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 Desember 2023 Bacaan: "Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja." (Amsal 30:24-28) Renungan: Kecil-kecil cabe rawit merupakan peribahasa Indonesia yang artinya meskipun kecil, tetapi memiliki kemampuan; meskipun kecil, tetapi cerdik. Peribahasa itu bisa menjadi penambah semangat bagi seseorang yang secara fisik kecil, tetapi pintar atau berbakat. Peribahasa itu juga bisa menjadi peringatan bagi seseorang yang suka meremehkan orang lain. Selain itu mengingatkan semua orang untuk tidak menilai orang lain dari fisiknya saja. Sesuai dengan peribahasa di atas, Alkitab mencatat tentang hewan yang kecil dan lemah, namun pandai sehingga hidupnya bisa dikatakan berhasil yaitu, “Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja." Kecerdikan semut terlihat dalam mengantisipasi masa depannya, yaitu dengan menyiapkan makanan di musim panas, karena di musim dingin mereka akan kesulitan mendapatkan makanan. Tidak ada seorang pun yang memimpin atau mengorganisir mereka, namun mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh. Kecerdikan pelanduk terlihat dalam upayanya mencari tempat tinggal yang aman, jauh dan tersembunyi dari binatang yang akan menyerangnya. Sebuah lubang di bukit berbatu adalah tempat yang sempurna bagi mereka. Kecerdikan belalang terlihat dari kerja sama dan kerapiannya saat membentuk barisan yang menjadi semacam tim yang siap melahap gandum atau padi. Bagi manusia khususnya petani gandum atau padi, belalang seperti ini merupakan ancaman yang besar. Kecerdikan cicak terlihat ketika mereka sabar menunggu mangsanya dan rela memanfaatkan kesempatan untuk berada di tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang atau hewan lain. Bukan suatu kebetulan kalau Tuhan menciptakan binatang-binatang dengan kecerdikan seperti itu. Maksud Tuhan ketika menciptakan binatang-binatang tersebut adalah supaya manusia bisa belajar dari mereka. Oleh sebab itu, marilah kita mempersiapkan diri untuk menyongsong masa depan kita dengan belajar dan bekerja dengan rajin serta hidup hemat. Marilah kita menjadi orang yang bisa bekerja sama dengan orang lain, sabar ketika harus menanti berkat Tuhan dan mau menggunakan kesempatan yang diberikan Tuhan secara maksimal. Dengan hidup seperti itu niscaya kita akan menjadi orang yang berhasil, tidak menggantungkan hidup kita kepada sesama sehingga tidak menjadi bahan hinaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, mampukan aku melakukan hal-hal yang membuatku sukses, sehingga aku bisa hidup mandiri, bahkan menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).
Apa tidak capek hidup dibayang-bayangi sama passion? Padahal katanya passion adalah salah satau 'alasan' buat kita tetep hidup. ea. muah. #PodcastBercanda
Episod 55 #KeluarSekejap di Kay's Steak & Lobster telah membincangkan isu-isu semasa seperti Rombakan Kabinet, Muktamar PAS 2023, DuitNow QR dan Aset Tabung Haji. Keluar Sekejap juga berkesempatan untuk membincangkan tentang Jerebu Rentas Sempadan yang telah melanda negara kita. Disertakan pautan laman web yang telah dinyatakan oleh Shahril pada tajuk Jerebu Rentas Sempadan : http://www.siiaonline.org/first-ever-red-alert-for-transboundary-haze-in-2023/ Kepada mana-mana syarikat, restaurant dan sebagainya yang berminat untuk menaja Episod Keluar Sekejap, boleh email kami di keluarsekejap@gmail.com. Dikesempatan ini juga, Keluar Sekejap ingin mengucapkan terima kasih kepada Kay's Steak & Lobster untuk penajaan bagi Episod 55. Kay's Steak & Lobster adalah restoran pertama di Malaysia yang menyajikan “Beef Wellington” yang dijamin HALAL oleh JAKIM. Selain itu, terdapat pilihan stik dan udang kara yang segar untuk dinikmati. Sesuai menjadi pilihan restoran untuk keramaian dan tempat santai bagi menikmati juadah yang lazat serta berkualiti. Untuk merasainya sendiri, anda boleh layari www.kaysteaklobster.com dan buat tempahan meja! https://www.facebook.com/kaysteaklobster https://instagram.com/kaysteaklobster https://www.tiktok.com/@kaysteaklobster https://x.com/kaysteaklobster