POPULARITY
Categories
Selamat ulang tahun ke-22, Informa!
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah dan Pengampunan DosaDiambil dari: Mazmur 130:3–4 “Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.”Wonder Kids, pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu merasa takut? Mungkin kamu berbohong, membantah, marah, atau berbuat nakal. Setelah itu, hati kita jadi tidak tenang. Kita tahu kita sudah berbuat salah.Renungan hari ini mengingatkan kita bahwa dosa itu serius. Dosa bukan hanya soal melanggar aturan orang tua atau guru. Dosa adalah melawan Tuhan yang sudah menciptakan kita dan mengasihi kita. Karena itu, kalau Tuhan menghitung semua dosa kita satu per satu, tidak ada satu pun dari kita yang bisa berkata, “Aku pasti aman.” Semua orang berdosa di hadapan Tuhan.Tetapi syukur kepada Tuhan, firman-Nya tidak berhenti sampai di situ. Mazmur 130 berkata, “Tetapi pada-Mu ada pengampunan.” Wah, indah sekali ya. Artinya, Tuhan bukan hanya Allah yang suci dan benar, tetapi juga Allah yang mau mengampuni orang berdosa yang datang kepada-Nya.Tentu, pengampunan itu bukan berarti dosa kita dianggap sepele. Dosa tetap jahat. Dosa tetap menyedihkan hati Tuhan. Tetapi Tuhan, dalam kasih-Nya, menyediakan jalan pengampunan bagi kita. Dan jalan itu ada di dalam Yesus. Karena Yesus mati menanggung dosa kita, kita bisa datang kepada Tuhan dan memohon ampun.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang saat kita berbuat salah, kita bisa ingin bersembunyi. Kita takut dimarahi. Kita malu. Tetapi Tuhan mau kita datang kepada-Nya dengan jujur. Mengaku dosa bukan berarti kita kalah. Mengaku dosa berarti kita percaya bahwa Tuhan itu benar dan Tuhan itu penuh belas kasihan.Kalau kamu hari ini merasa bersalah karena sesuatu, jangan simpan terus di hatimu. Bawalah itu kepada Tuhan. Katakan dengan jujur apa dosamu, lalu mintalah Tuhan mengampunimu. Tuhan senang pada hati yang mau bertobat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba pikirkan apakah ada dosa yang perlu kamu akui kepada Tuhan hari ini. Lalu berdoalah dengan jujur dan mintalah pengampunan-Nya. Kalau perlu, mintalah maaf juga kepada orang yang kamu sakiti.Mari kita berdoa: Tuhan, aku datang kepada-Mu dengan jujur. Aku tahu aku sering berdosa. Terima kasih karena pada-Mu ada pengampunan. Tolong aku untuk berani mengaku dosa, bertobat dengan sungguh-sungguh, dan hidup menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan itu suci, tetapi juga penuh pengampunan bagi anak yang datang kepada-Nya dengan hati yang bertobat. Tuhan Yesus memberkati.
Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan menerima enam dari delapan korban luka akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.Selain korban luka, rumah sakit juga menerima satu jenazah korban meninggal dunia.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pembohong, Gila, atau Tuhan? Diambil dari: Roma 10:9 “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.”Wonder Kids, ada seorang penulis Kristen bernama C.S. Lewis yang pernah menjelaskan sesuatu yang sangat penting tentang Yesus. Ia berkata kira-kira begini: kalau Yesus berkata bahwa Dia adalah Anak Allah, maka hanya ada beberapa kemungkinan. Bisa saja Yesus berbohong. Bisa saja Yesus gila. Atau, memang Yesus benar-benar adalah Tuhan.Mari kita pikirkan bersama. Apakah Yesus berbohong? Tidak. Orang yang berbohong biasanya ingin mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. Tetapi Yesus justru hidup dalam kasih, kebenaran, dan pengorbanan. Ia tidak memakai orang lain untuk kepentingan-Nya sendiri. Ia malah rela menderita dan mati di kayu salib. Itu bukan hidup seorang pembohong.Lalu, apakah Yesus gila? Juga tidak. Yesus berbicara dengan hikmat yang luar biasa. Ia tenang, penuh kasih, tahu apa yang Ia lakukan, dan mengerti hati manusia. Hidup-Nya tidak kacau. Justru hidup Yesus sangat benar, indah, dan penuh kuasa. Itu bukan tanda orang yang kehilangan akal.Kalau begitu, tinggal satu jawaban yang paling masuk akal: Yesus berkata benar. Yesus memang adalah Tuhan. Yesus bukan hanya guru yang baik. Yesus bukan cuma orang hebat. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia berdosa.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang orang ingin membuat Yesus terasa “aman,” misalnya hanya menyebut-Nya guru yang bijaksana atau orang baik. Tetapi Yesus tidak memberi kita pilihan itu. Kalau kita sungguh mendengar perkataan-Nya, kita harus mengambil keputusan: apakah kita menolak-Nya, atau percaya kepada-Nya sebagai Tuhan?Firman Tuhan dalam Roma 10:9 berkata bahwa kalau kita mengaku Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati, kita akan diselamatkan. Jadi, yang Tuhan mau bukan hanya kita kagum kepada Yesus, tetapi sungguh percaya kepada-Nya dengan hati dan mulut kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau bukan pembohong atau orang gila. Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkata benar tentang diri-Mu. Terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang datang menyelamatkanku. Tolong aku supaya sungguh percaya kepada-Mu dengan segenap hatiku dan berani mengaku bahwa Engkaulah Tuhanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan pembohong atau orang gila, tetapi Tuhan yang sejati dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ MacauMat 11:28-30.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Efek PlaseboDiambil dari: Matius 13:58 “Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.”Wonder Kids, pernahkah kamu mendengar tentang plasebo? Plasebo adalah sesuatu yang kelihatannya seperti obat, padahal sebenarnya bukan obat sungguhan. Kadang-kadang orang bisa merasa lebih baik karena mereka percaya itu akan menolong mereka. Jadi, ada perubahan yang terjadi karena pikiran atau perasaan mereka.Lalu ada orang yang bertanya, “Apakah mujizat Yesus cuma seperti itu? Apakah orang-orang sembuh hanya karena mereka percaya atau berharap akan sembuh?” Pertanyaan itu terdengar pintar, tetapi kalau kita melihat cerita-cerita Alkitab dengan teliti, jawabannya tidak cukup sesederhana itu.Mengapa? Karena Yesus bukan hanya menyembuhkan orang yang sakit biasa atau orang yang gampang dipengaruhi pikirannya. Yesus juga menyembuhkan orang lumpuh, orang buta, orang tuli, orang kerasukan, bahkan membangkitkan orang mati. Ada juga mujizat seperti meredakan badai dan berjalan di atas air. Itu semua tidak bisa dijelaskan hanya dengan sugesti atau perasaan seseorang.Selain itu, banyak penyembuhan yang dilakukan Yesus terjadi dengan cepat dan jelas. Orang lain bisa melihatnya. Jadi, mujizat Yesus bukan sekadar orang merasa sedikit lebih baik. Mujizat Yesus menunjukkan kuasa Allah yang nyata bekerja di dunia ini.Wonder Kids, ini penting karena kita jadi tahu bahwa Yesus sungguh Anak Allah. Yesus bukan cuma membuat orang merasa tenang atau berpikir positif. Yesus benar-benar punya kuasa atas sakit, alam, roh jahat, bahkan kematian. Karena itu, saat Yesus melakukan mujizat, Ia sedang menunjukkan siapa diri-Nya sebenarnya.Tetapi renungan ini juga mengingatkan kita bahwa iman bukan berarti kita mengatur Tuhan sesuka kita. Kita tidak percaya kepada Yesus hanya supaya semua masalah langsung hilang. Kita percaya kepada Yesus karena Dia adalah Tuhan yang sejati. Kadang Tuhan menyembuhkan, kadang Tuhan memberi kekuatan untuk bertahan. Tetapi apa pun yang Tuhan lakukan, Dia tetap baik dan berkuasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu sedang sakit, takut, atau punya masalah, datanglah kepada Tuhan dan berdoalah dengan jujur. Katakan, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau sanggup menolongku. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau punya kuasa yang nyata. Terima kasih karena mujizat-Mu menunjukkan bahwa Engkaulah Anak Allah. Tolong aku supaya tidak memandang Engkau kecil, tetapi sungguh percaya kepada-Mu dalam setiap keadaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mujizat Yesus bukan sekadar membuat orang merasa lebih baik, tetapi menunjukkan kuasa Allah yang nyata dan mulia. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Pengakuan YesusDiambil dari: Yohanes 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Yesus pasti tidak mungkin mengaku sebagai Allah, karena kalau begitu Ia pasti gila atau tidak waras. Memang, kalau manusia biasa tiba-tiba berkata, “Aku adalah Tuhan,” tentu itu sangat aneh. Tetapi saat kita melihat hidup Yesus, kita menemukan sesuatu yang berbeda.Yesus tidak hanya mengucapkan hal-hal besar tentang diri-Nya. Yesus juga hidup dengan cara yang menunjukkan bahwa perkataan-Nya itu benar. Yesus menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, mengajar dengan kuasa, mengenal isi hati manusia, membangkitkan orang mati, dan akhirnya bangkit dari kematian. Jadi pengakuan Yesus tentang diri-Nya tidak berdiri sendirian. Semua yang Ia lakukan mendukung siapa diri-Nya sebenarnya.Coba bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang mengaku sebagai presiden, tetapi tidak ada satu pun bukti yang mendukungnya, tentu kita akan tahu bahwa orang itu tidak benar. Tetapi kalau presiden sungguhan datang dengan kuasa, tugas, dan tanda-tanda yang cocok, kita tahu bahwa pengakuannya benar. Nah, begitu juga dengan Yesus. Pengakuan-Nya tentang diri-Nya didukung oleh hidup, kuasa, dan karya-Nya.Karena itu, kita tidak perlu berpikir bahwa Yesus gila. Justru sebaliknya, Yesus berkata benar. Yesus tahu siapa diri-Nya. Masalahnya adalah banyak orang tidak mau menerima kebenaran itu. Mereka lebih suka menolak daripada tunduk kepada-Nya.Renungan ini juga mengingatkan kita pada satu hal penting. Kalau Yesus benar-benar adalah Anak Allah, maka kita tidak bisa bersikap biasa saja kepada-Nya. Kita tidak bisa hanya berkata, “Oh, Yesus tokoh yang hebat.” Tidak. Kita harus mengambil keputusan: apakah kita mau percaya kepada-Nya, menerima-Nya, dan hidup sebagai milik-Nya?Yohanes 1:12 berkata bahwa semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah. Wah, indah sekali. Jadi saat kita percaya kepada Yesus, kita bukan hanya tahu siapa Dia, tetapi kita juga menjadi milik Allah dan hidup sebagai anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau sungguh Anak Allah. Tolong aku menerima-Mu dan hidup sebagai anak Tuhan.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkata benar tentang diri-Mu. Terima kasih karena hidup dan karya-Mu menunjukkan bahwa Engkau sungguh Anak Allah. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup sebagai anak Allah yang taat. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan orang gila yang berkata sembarangan, tetapi Anak Allah yang sejati, yang layak dipercaya dan diterima. Tuhan Yesus memberkati.
Istana menyatakan belum menerima usulan nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) definitif untuk menggantikan Febrie Adriansyah. Presiden Prabowo Subianto nantinya akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengangkatan Jampidsus setelah menerima surat usulan resmi dari Jaksa Agung.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengapa Murid-Murid Datang Kembali? Diambil dari: Matius 14:31 “Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: ‘Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?'”Wonder Kids, murid-murid Tuhan Yesus pernah mendengar begitu banyak hal luar biasa dari Yesus. Mereka melihat mujizat-mujizat-Nya, mendengar pengajaran-Nya, dan berjalan bersama-Nya. Tetapi saat Yesus ditangkap, semuanya berubah. Mereka takut. Mereka lari. Petrus bahkan menyangkal bahwa ia mengenal Yesus. Wah, itu menyedihkan sekali.Kalau begitu, mengapa mereka bisa datang kembali? Mengapa mereka tidak pergi selamanya? Jawabannya sangat penting: karena mereka bertemu lagi dengan Yesus yang bangkit. Sesudah Yesus mati, mereka memang ketakutan dan putus harapan. Tetapi setelah mereka melihat Yesus hidup kembali, semuanya berubah. Ketakutan mereka berubah menjadi keberanian. Keraguan mereka berubah menjadi keyakinan.Ini menunjukkan bahwa kebangkitan Yesus bukan cerita kosong. Kalau murid-murid hanya mengikuti Yesus karena kagum, mereka pasti sudah selesai saat Yesus mati. Tetapi mereka kembali karena mereka benar-benar bertemu dengan Tuhan yang bangkit. Mereka tahu bahwa Yesus sungguh hidup.Wonder Kids, ini juga menghibur kita. Kadang-kadang kita pun bisa seperti murid-murid. Kita bisa takut, ragu, sedih, atau menjauh dari Tuhan. Mungkin saat keadaan baik, kita semangat ikut Tuhan. Tetapi saat susah, kita mulai goyah. Renungan hari ini mengingatkan bahwa Yesus tidak meninggalkan murid-murid-Nya. Yesus datang kembali kepada mereka.Yesus juga sabar kepada Petrus. Waktu Petrus mulai tenggelam karena takut dan bimbang, Yesus segera mengulurkan tangan-Nya. Itu artinya, saat kita lemah, Yesus juga sanggup menolong kita. Tuhan tidak menolong hanya saat kita kuat. Tuhan juga menolong saat kita sedang goyah.Jadi, mengapa murid-murid datang kembali? Karena Yesus datang kembali kepada mereka. Dan itu juga berlaku bagi kita. Saat kita ragu, takut, atau jatuh, Yesus tetap adalah Tuhan yang hidup. Dia sanggup memegang kita dan menolong kita berdiri lagi.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu sedang takut, sedih, atau merasa jauh dari Tuhan, katakan dengan jujur dalam doamu, “Tuhan Yesus, pegang aku lagi dan tolong aku tetap percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang bangkit dan hidup. Terima kasih karena saat murid-murid-Mu takut dan goyah, Engkau datang menolong mereka. Tolong aku juga saat aku ragu, takut, atau lemah, supaya aku tetap datang kembali kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu goyah, Yesus yang hidup sanggup memegangmu dan menolongmu kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Raja Orang YahudiDiambil dari: Yohanes 19:21 “Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: ‘Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.'”Wonder Kids, salah satu hal penting tentang Tuhan Yesus adalah bahwa Ia disebut Raja orang Yahudi. Waktu Yesus disalibkan, di atas kepala-Nya dipasang tulisan tentang siapa Dia. Tulisan itu berbunyi bahwa Yesus adalah Raja orang Yahudi. Menariknya, tulisan seperti itu dicatat dalam keempat Injil. Jadi, hal ini dianggap sangat penting.Mengapa itu penting? Karena gelar itu menunjukkan hubungan Yesus dengan para pemimpin Yahudi dan juga dengan pemerintah Romawi. Romawi biasanya tidak akan menghukum mati seseorang hanya karena mengajar atau bercerita. Tetapi kalau seseorang dianggap mengaku sebagai raja, itu menjadi masalah besar. Sebab itu berarti ada hubungan dengan kuasa, pemerintahan, dan ancaman terhadap kekuasaan yang sedang ada.Para imam kepala tidak suka tulisan itu. Mereka ingin tulisan itu diubah menjadi, “Orang ini berkata bahwa Ia Raja orang Yahudi.” Mereka tidak mau mengakui bahwa Yesus sungguh adalah Raja. Tetapi justru di situlah kita melihat sesuatu yang besar. Walaupun banyak orang menolak-Nya, Yesus tetap adalah Raja yang sejati.Wonder Kids, Yesus bukan raja seperti raja dunia yang memerintah dengan dosa, kesombongan, atau kekerasan. Yesus adalah Raja yang datang dengan kebenaran, kasih, dan pengorbanan. Ia bahkan rela mati di kayu salib. Itu sebabnya kerajaan-Nya berbeda dari kerajaan dunia ini. Tetapi tetap saja, Dia adalah Raja.Kadang-kadang orang ingin Yesus hanya menjadi penolong saat susah, guru saat butuh nasihat, atau teman saat merasa sendirian. Memang Yesus menolong, mengajar, dan dekat dengan kita. Tetapi Yesus bukan hanya itu. Yesus juga adalah Raja. Artinya, kita tidak hanya datang kepada-Nya untuk ditolong, tetapi juga untuk taat kepada-Nya.Kalau Yesus adalah Raja, maka hidup kita juga harus tunduk kepada-Nya. Kita perlu bertanya: apakah aku mau mengikuti perintah Raja Yesus? Apakah aku mau hidup dengan cara yang menyenangkan Dia? Raja yang baik layak ditaati, dan Yesus adalah Raja yang paling baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, Engkau adalah Rajaku. Tolong aku bukan hanya meminta pertolongan-Mu, tetapi juga mau taat kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Raja yang sejati. Terima kasih karena Engkau memerintah dengan kasih dan kebenaran. Tolong aku supaya mau tunduk kepada-Mu, percaya kepada-Mu, dan hidup sebagai anak yang taat kepada Raja yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya Penolong dan Guru, tetapi juga Raja yang sejati dan layak ditaati. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tebusan bagi Banyak OrangDiambil dari: Markus 10:45 “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat penting tentang Tuhan Yesus. Yesus tahu betul siapa diri-Nya. Ia tahu bahwa Ia adalah Anak Allah, Mesias yang dijanjikan, dan Juruselamat dunia. Karena itu, Yesus juga tahu untuk apa Ia datang ke dunia.Yesus berkata bahwa Ia datang untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Kata “tebusan” berarti ada harga yang dibayar supaya seseorang bisa dibebaskan. Bayangkan ada orang yang terikat dan tidak bisa melepaskan dirinya sendiri. Ia butuh seseorang lain datang dan membayar harga untuk membebaskannya. Nah, itulah yang Yesus lakukan bagi kita.Mengapa kita perlu ditebus? Karena kita semua adalah orang berdosa. Dosa memisahkan kita dari Allah, dan kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Kita tidak bisa membayar hutang dosa kita dengan kebaikan kita. Kita butuh Juruselamat. Karena itu, Yesus datang. Ia rela mati di kayu salib untuk membayar harga yang tidak bisa kita bayar.Wonder Kids, ini menunjukkan betapa besar kasih Yesus. Yesus tidak datang untuk minta dilayani seperti raja-raja dunia. Yesus datang untuk melayani. Bahkan pelayanan-Nya yang paling besar adalah saat Ia menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. Wah, itu kasih yang luar biasa. Yesus rela mengambil tempat kita supaya kita bisa diampuni dan dibebaskan dari hukuman dosa.Ini juga menunjukkan bahwa hanya Yesus yang bisa menjadi Juruselamat kita. Tidak ada manusia lain yang cukup suci untuk membayar dosa dunia. Hanya Yesus, Anak Allah yang sempurna, yang bisa menjadi tebusan bagi banyak orang. Karena itu, keselamatan kita tidak bergantung pada usaha kita, tetapi pada karya Yesus yang sudah selesai di kayu salib.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menjadi tebusan bagiku. Tolong aku menghargai kasih-Mu dan hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan nyawa-Mu bagiku. Terima kasih karena Engkau menebusku dari dosa. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup untuk memuliakan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sangat mengasihimu sampai rela memberikan nyawa-Nya untuk menebusmu. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Suatu kali ada seorang teman guru dari sekolah lain bercerita bahwa di grup WA orang tua murid, ada 1 orang tua yang tiba-tiba menyerang kebijakan sekolah. Kata-katanya pedas, menuduh, bahkan menyeret nama guru. Tangannya gatal mau membalas. Mau sekalian "membongkar" juga keburukan dia. Tapi ia menahan diri. Ia menarik napas, lalu mulai menjawab: "Terima kasih sudah peduli. Boleh kita bicara 4 mata? Saya rindu mendengar masukannya langsung." Anehnya, dua hari kemudian dia chat pribadi dan minta maaf. Katanya dia malu sendiri karena direspon dengan baik. Baru sadar ternyata "melawan api dengan air" itu benar-benar bisa memadamkan. Roma 12:21 ini ditulis oleh Paulus kepada jemaat di Roma yang hidup di tengah tekanan, fitnah, dan perlakuan tidak adil. Dunia berkata: "Lawan dan sakiti orang yang menyakitimu. Tapi Tuhan bilang: "Jangan kalah terhadap kejahatan. Kalahkan kejahatan dengan kekebaikan." Kata "kalahkan" di sini bukan berarti kita jadi lemah. Justru butuh kekuatan besar untuk tidak membalas. Kebaikan adalah senjata yang mematahkan lingkaran kebencian. Kita hidup saat ini di era yang cepat tersulut: Di media sosial, satu komentar jahat dibalas 10 komentar lebih jahat. Di rumah, satu kata ketus dibalas dengan membentak. Di kantor/sekolah, satu gosip dibalas dengan menjatuhkan. Tuhan hari ini menguji kita: Mau jadi pemadam atau penambah api? Mungkin kita tidak bisa mengubah karakter orang yang buruk. Tapi kita bisa memilih untuk tidak jadi sama seperti dia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sering kali aku kalah terhadap amarah dan keinginan membalas. Hari ini ajarilah aku untuk meneladani-Mu yang membalas kejahatan dengan pengampunan. Berilah aku kekuatan untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan, mulai dari rumahku, sekolahku, dan lingkunganku. Pakailah hidupku menjadi alat damai-Mu. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Datang dengan Sebuah MisiDiambil dari: Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”Wonder Kids, dalam banyak cerita petualangan, biasanya ada seorang tokoh utama yang mendapat tugas penting. Ia harus menyelesaikan misinya. Kadang jalannya sulit, penuh bahaya, dan banyak rintangan. Tetapi tujuan akhirnya tetap jelas.Nah, Tuhan Yesus juga datang ke dunia dengan sebuah misi. Yesus tidak datang ke bumi tanpa tujuan. Yesus datang karena manusia berdosa sudah jauh dari Allah. Kita tersesat, dan kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Karena itu, Allah mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan kita.Misi Yesus bukan misi yang mudah. Yesus datang untuk menolong orang berdosa, mengajar tentang Kerajaan Allah, dan akhirnya mati di kayu salib menggantikan manusia. Itu sangat berat. Tetapi Yesus rela melakukannya karena kasih-Nya yang besar. Yesus datang bukan hanya untuk memberi contoh yang baik, tetapi untuk benar-benar menyelamatkan.Dalam Yohanes 5:24, Yesus berkata bahwa orang yang mendengar perkataan-Nya dan percaya kepada Dia yang mengutus-Nya mempunyai hidup yang kekal. Artinya, misi Yesus berhasil membawa keselamatan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Karena Yesus datang, mati, dan bangkit, kita bisa dipindahkan dari maut kepada hidup. Wah, itu kabar yang luar biasa.Wonder Kids, ini berarti hidup Yesus bukan cerita biasa. Yesus adalah Juruselamat yang datang dengan tugas dari Bapa. Dan Yesus menyelesaikan tugas itu dengan sempurna. Ia tidak menyerah. Ia tidak gagal. Ia setia sampai akhir supaya kita bisa memiliki hidup yang kekal.Kadang-kadang kita juga punya tugas kecil dalam hidup kita, seperti belajar, taat kepada orang tua, menolong orang lain, atau berkata jujur. Kita bisa belajar dari Yesus untuk setia melakukan apa yang Tuhan mau. Tetapi yang paling penting, kita harus ingat bahwa hanya Yesus yang bisa menyelesaikan misi penyelamatan bagi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku percaya kepada-Mu dan hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang dengan misi yang mulia untuk menyelamatkan manusia berdosa. Terima kasih karena Engkau rela mati dan bangkit supaya aku memiliki hidup yang kekal. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dan hidup taat kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus datang ke dunia bukan tanpa tujuan, tetapi dengan misi kasih untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Negara, Jakarta. Kunjungan tersebut diawali dengan upacara kenegaraan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penegasan eratnya hubungan strategis antara Indonesia dan India.
Perdana Menteri Republik Singapura, Lawrence Wong, bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan keduanya membahas kerja sama bilateral hingga isu regional dan global.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Gambaran Yesus dalam Injil YohanesDiambil dari: Yohanes 1:14 “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”Wonder Kids, Injil Yohanes menggambarkan Yesus dengan cara yang sangat indah dan mulia. Kalau Injil lain sering menceritakan banyak peristiwa dari hidup Yesus, Yohanes juga melakukannya, tetapi ia sangat menekankan siapa Yesus sebenarnya. Yohanes ingin kita melihat bahwa Yesus bukan hanya manusia biasa. Yesus adalah Firman yang bersama-sama dengan Allah sejak semula, dan Yesus sendiri adalah Allah.Di awal Injil Yohanes, kita membaca bahwa pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah. Lalu Yohanes berkata bahwa Firman itu menjadi manusia dan diam di antara kita. Artinya, Yesus yang mulia itu sungguh datang ke dunia. Ia bukan tokoh dongeng. Ia bukan roh yang hanya kelihatan seperti manusia. Yesus benar-benar datang dan hidup di tengah manusia.Mengapa ini penting, Wonder Kids? Karena kalau Yesus hanya manusia biasa, Ia tidak bisa menyelamatkan kita. Tetapi kalau Yesus sungguh Allah yang datang menjadi manusia, maka kita melihat kasih Tuhan yang sangat besar. Allah tidak tinggal jauh di surga saja. Ia datang mendekat kepada manusia berdosa untuk menyatakan kasih karunia dan kebenaran-Nya.Memang, ada orang yang berkata bahwa Injil Yohanes terlalu tinggi dalam menggambarkan Yesus. Tetapi justru Yohanes menulis seperti itu karena ia sungguh mengenal siapa Yesus. Yohanes tidak sedang membuat cerita lebih hebat. Yohanes sedang menunjukkan identitas Yesus yang sejati. Dan semakin kita mengenal Yesus seperti yang Yohanes gambarkan, semakin kita mengerti bahwa Yesus layak dipercaya, disembah, dan diikuti.Wonder Kids, kadang-kadang kita bisa berpikir tentang Yesus terlalu kecil. Kita hanya melihat Yesus sebagai Penolong saat kita susah, atau Guru yang memberi nasihat baik. Memang Yesus menolong kita dan mengajar kita. Tetapi Yesus jauh lebih besar. Yesus adalah Tuhan yang mulia, penuh kasih karunia dan kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Bacalah Yohanes 1:1 dan Yohanes 1:14, lalu katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang datang mendekat kepadaku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Firman yang menjadi manusia. Terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyatakan kasih karunia dan kebenaran. Tolong aku supaya makin mengenal siapa Engkau sebenarnya dan makin percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya manusia yang baik, tetapi Allah yang datang menjadi manusia untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.
KPK mengungkap dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh Bupati Langkat, Syah Afandin. Tidak hanya terkait suap proyek infrastruktur, penyidik juga menemukan dugaan penerimaan gratifikasi senilai sedikitnya Rp3,5 miliar yang berasal dari berbagai sektor.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Sebutan “Abba”Diambil dari: Lukas 2:49 “Jawab-Nya kepada mereka: ‘Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat indah tentang Tuhan Yesus. Waktu Yesus masih berumur dua belas tahun, Ia pergi ke Bait Allah di Yerusalem. Saat Maria dan Yusuf mencari-Nya, Yesus berkata, “Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Dari perkataan ini, kita melihat bahwa Yesus memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan Allah Bapa.Pada zaman itu, orang Yahudi memang mengenal Allah sebagai Bapa bagi umat-Nya. Tetapi Yesus berbicara dengan cara yang sangat dekat dan pribadi. Yesus tidak sedang berkata bahwa Allah adalah Bapa seperti semua orang bisa berkata begitu dengan cara yang sama. Yesus menunjukkan bahwa Ia mengenal Allah sebagai Bapa-Nya dengan cara yang sangat khusus.Lalu di bagian-bagian lain, Yesus juga sering berdoa kepada Bapa. Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk mengenal Allah sebagai Bapa, tetapi hubungan Yesus dengan Bapa tetap unik. Yesus adalah Anak Allah. Jadi saat Yesus menyebut Allah sebagai Bapa-Nya, Yesus sedang menunjukkan siapa diri-Nya sebenarnya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Yesus bukan sekadar orang baik yang dekat dengan Tuhan. Yesus adalah Anak Allah yang mengenal Bapa dengan sempurna. Karena itu, saat Yesus datang ke dunia, Yesus bukan hanya membawa pesan dari Allah. Yesus datang dari Bapa untuk menyatakan siapa Allah itu kepada kita.Dan ada kabar yang sangat indah juga untuk kita. Karena Yesus datang menyelamatkan kita, kita yang percaya kepada-Nya juga boleh datang kepada Allah sebagai Bapa. Bukan karena kita memang pantas, tetapi karena Yesus membuka jalan bagi kita. Jadi kalau kamu percaya kepada Yesus, kamu tidak perlu takut datang kepada Allah. Kamu boleh berdoa kepada-Nya dan tahu bahwa Dia mengasihimu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu berdoa hari ini, mulailah dengan berkata, “Bapa di surga, terima kasih karena melalui Yesus aku boleh datang kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang datang dari Bapa. Terima kasih karena melalui Engkau aku boleh mengenal Allah sebagai Bapaku di surga. Tolong aku supaya makin mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Anak Allah yang sejati, dan melalui Dia kita boleh datang kepada Allah sebagai Bapa yang mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.
Terima kasih sidah memberi hati untuk mendengarkan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Yohanes PembaptisDiambil dari: Matius 3:14 “Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: ‘Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?'”Wonder Kids, selain suara dari surga, Tuhan juga memberi kesaksian lain tentang siapa Yesus. Salah satunya datang dari Yohanes Pembaptis. Yohanes adalah nabi yang mempersiapkan jalan bagi Yesus. Banyak orang sangat menghormati Yohanes, tetapi Yohanes sendiri tahu bahwa ia bukan Mesias. Ia tahu bahwa Yesus jauh lebih besar daripadanya.Saat Yesus datang kepada Yohanes untuk dibaptis, Yohanes langsung merasa heran. Yohanes berkata, “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu.” Mengapa Yohanes berkata begitu? Karena Yohanes tahu bahwa Yesus tidak berdosa. Baptisan Yohanes adalah baptisan pertobatan bagi orang berdosa, tetapi Yesus tidak punya dosa yang harus diakui atau ditinggalkan. Yohanes tahu bahwa Yesus itu suci dan sempurna.Jadi, dari perkataan Yohanes, kita belajar sesuatu yang sangat penting: Yesus berbeda dari semua manusia lain. Semua manusia berdosa, tetapi Yesus tidak. Yohanes sendiri, walaupun nabi Tuhan, tahu bahwa ia masih orang berdosa dan membutuhkan Yesus. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi besar. Yesus adalah Pribadi yang kudus, yang layak dihormati dan dipercaya.Tetapi lalu mengapa Yesus tetap dibaptis? Karena Yesus datang untuk taat sepenuhnya kepada kehendak Bapa dan untuk menyatakan diri-Nya sebagai Pribadi yang datang berdiri bersama umat-Nya. Yesus tidak dibaptis karena Ia berdosa, tetapi karena Ia datang untuk menjalankan rencana keselamatan Allah dengan sempurna. Ia datang untuk mengambil tempat orang berdosa, walaupun Ia sendiri tidak berdosa.Wonder Kids, ini sangat menghibur kita. Juruselamat kita bukan orang berdosa yang butuh diselamatkan. Juruselamat kita adalah Yesus yang suci, murni, dan tanpa dosa. Karena itu, Yesus benar-benar layak menjadi Juruselamat kita. Dan Yohanes Pembaptis, yang begitu dihormati banyak orang, justru menunjukkan kepada semua orang bahwa Yesus jauh lebih besar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau suci dan tidak berdosa, tetapi Engkau mau datang untuk menyelamatkanku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau kudus, suci, dan tanpa dosa. Terima kasih karena Engkau tetap datang untuk menjalankan rencana keselamatan bagiku. Tolong aku supaya menghormati-Mu, percaya kepada-Mu, dan mengasihi-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak pernah berdosa, dan justru karena itulah Dia layak menjadi Juruselamat yang sempurna bagimu. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Suara dari SurgaDiambil dari: Matius 3:17 “Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.'”Wonder Kids, pernahkah kamu membayangkan bagaimana rasanya kalau tiba-tiba terdengar suara dari surga? Pasti semua orang akan diam dan mendengarkan. Nah, itu benar-benar pernah terjadi saat Tuhan Yesus dibaptis. Ketika Yesus keluar dari air, langit terbuka, Roh Allah turun seperti burung merpati, lalu terdengar suara dari surga. Suara itu berkata bahwa Yesus adalah Anak Allah yang dikasihi Bapa.Peristiwa ini sangat penting, karena Tuhan sendiri yang memberi kesaksian tentang siapa Yesus. Jadi, kita tidak perlu menebak-nebak siapa Yesus sebenarnya. Bapa di surga sudah menyatakannya dengan jelas: Yesus adalah Anak-Nya yang dikasihi. Ini berarti Yesus bukan hanya guru yang baik, bukan hanya nabi, dan bukan hanya orang hebat. Yesus adalah Anak Allah.Di bagian lain, suara dari surga juga terdengar lagi saat Yesus dimuliakan di atas gunung. Jadi, Tuhan Bapa benar-benar memberi kesaksian berulang kali tentang Yesus. Wah, luar biasa ya. Kalau Allah sendiri sudah memberi kesaksian, maka kita seharusnya sungguh-sungguh mendengarkan dan percaya kepada Yesus.Tetapi ada satu hal yang menyedihkan. Saat Yesus disalibkan, tidak ada suara dari surga yang terdengar untuk menghentikan semua penderitaan itu. Mengapa? Karena Yesus memang harus menanggung hukuman dosa kita. Di kayu salib, Yesus rela menderita supaya kita bisa diampuni. Jadi, Anak yang dikasihi Bapa itu rela menyerahkan diri-Nya demi keselamatan kita.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa iman kita kepada Yesus punya dasar yang kuat. Kita percaya kepada Yesus bukan karena ikut-ikutan orang lain, tetapi karena firman Tuhan dan kesaksian Allah sendiri menunjukkan siapa Yesus itu. Dan kalau Bapa berkata bahwa Yesus adalah Anak-Nya yang dikasihi, maka kita juga harus datang kepada Yesus dengan hormat, kasih, dan iman.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah. Tolong aku mendengarkan-Mu dan mengikut Engkau.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang dikasihi Bapa. Terima kasih karena Engkau rela datang dan mati bagiku. Tolong aku supaya sungguh percaya kepada-Mu dan mau mendengarkan firman-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau Bapa di surga sudah menyatakan bahwa Yesus adalah Anak-Nya, maka kita bisa percaya kepada Yesus dengan penuh keyakinan. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Identitas Yesus dalam TritunggalDiambil dari: Matius 28:19 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.”Wonder Kids, kita tahu bahwa orang Yahudi dan orang Kristen sama-sama percaya bahwa hanya ada satu Allah yang benar. Tetapi ketika Yesus datang, ada sesuatu yang makin jelas dinyatakan kepada kita, yaitu bahwa Allah yang esa itu menyatakan diri sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus.Di Perjanjian Lama, orang-orang sudah mengenal Allah sebagai Bapa. Roh Allah juga sudah disebut, misalnya saat Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air pada waktu penciptaan. Tetapi ketika Yesus datang ke dunia, kita melihat dengan lebih jelas lagi bahwa Yesus adalah Anak Allah. Jadi, Tuhan tidak sedang memperkenalkan allah yang baru, melainkan menyatakan dengan lebih penuh siapa diri-Nya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi yang hebat. Yesus adalah Anak Allah. Karena itu, saat Yesus berbicara tentang Bapa, Anak, dan Roh Kudus, Dia sedang menunjukkan identitas-Nya yang sangat mulia. Kalau Yesus bukan sungguh-sungguh Anak Allah, maka perkataan-Nya akan sangat salah. Tetapi karena Yesus benar, maka kita tahu bahwa Dia memang layak dipercaya.Kadang-kadang hal tentang Tritunggal memang sulit dimengerti sepenuhnya. Memang, kita tidak bisa memahami Allah yang besar hanya dengan pikiran kita yang kecil. Tetapi walaupun kita tidak bisa memahami semuanya dengan sempurna, kita bisa percaya kepada apa yang Tuhan nyatakan dalam firman-Nya. Tuhan menunjukkan kepada kita cukup banyak supaya kita mengenal Dia dengan benar.Dan ada satu hal yang indah sekali: Allah Tritunggal terlibat dalam keselamatan kita. Bapa mengutus Anak. Anak datang untuk menyelamatkan kita. Roh Kudus bekerja di dalam hati kita supaya kita percaya kepada Yesus. Jadi keselamatan kita bukan pekerjaan manusia, tetapi karya Allah yang mulia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan, terima kasih karena Engkau menyatakan diri-Mu kepadaku. Tolong aku percaya kepada-Mu walaupun ada hal-hal yang masih sulit kupahami.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang benar dan mulia. Terima kasih untuk Bapa, Anak, dan Roh Kudus yang bekerja dalam rencana keselamatan. Tolong aku supaya makin mengenal Engkau dan percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita mungkin tidak mengerti seluruh kebesaran Allah, tetapi kita bisa percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah yang sungguh menyatakan siapa Allah itu. Tuhan Yesus memberkati.
Terdakwa mantan Ketua Ombudsman, Hery Susanto menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/6/2026). Hery Susanto didakwa menerima suap berupa uang dan rumah senilai total Rp4,8 miliar dari sejumlah perusahaan tambang pada periode 2013–2025 agar menyatakan terdapat maladministrasi dalam perhitungan kewajiban pembayaran perusahaan nikel dan bauksit yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Pemerintah kembali menyalurkan paket stimulus ekonomi pada semester kedua tahun 2026 guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlangsungan usaha kecil.
Wakil Rektor III Universitas Bung Karno (UBK), Daniel Panda, mengungkap pengakuan seorang mahasiswa yang menerima uang tunai Rp20 juta dari seorang alumni menjelang aksi demonstrasi. Menurut pengakuan yang diterima pihak kampus, dana tersebut disebut berasal dari oknum kepolisian. UBK kini membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus tersebut dan memastikan seluruh fakta terungkap secara transparan. Simak laporan lengkap Radio Elshinta.
Publik kembali dikejutkan dengan adanya putusan majelis kehormatan hakim terhadap seorang hakim Pengadilan Negeri Cilacap yang terbukti menerima suap, namun yang menjadi sorotan meski diberhentikan dari jabatannya, hakim tersebut masih mendapatkan hak pensiun.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-26, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Maqra:ومن سورة ( المائدة ) عشر آياتEdisi Dar al-Minhaj, hal. 96 atau 129.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-439.Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:ويشهد له أيضاً ما رُوي عن أبي أمامة الباهليEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 245.Edisi Haramain, jilid 3, hal 265 (tengah).Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-14; Mazmur tg 97: 1-2.3-4.5-6.7; Matius 6: 7-15.DOA YANGBERDEVOSI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Doa yang Berdevosi. Seorang siswaSMP menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya. Sebagai ungkapan syukur,pertama-tama ia berdoa di kamarnya untuk berterima kasih kepada Tuhan. Kemudiania pergi ke bapa dan ibunya untuk menyampaikan suka cita dan terima kasihnya.Kepada orang tuanya ia berkata: "Terima kasih Bapa dan Ibu, aku berusahauntuk tetap menjadi anak yang baik dan setia kepada Bapa dan Ibu." Seorang anak yang setia, patuh dan menyayangi orang tuanya akan berbuatyang terbaik untuk membahagiakan mereka. Ia tidak pernah mempunyai niat untukmengecewakan atau menyakitkan mereka. Inilah yang dimaksudkan dengan seoranganak memiliki devosi kepada orang tuanya. Demikian juga kalau doa-doa kitapenuh devosi kepada Tuhan, itu berarti kita berdoa dalam posisi sebagaiputra-putri atau anak-anak yang patuh dan setia kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi, karena merupakan doa YesusKristus sebagai Putra Allah, yang menyatukan kita semua sebagaisaudara-saudari-Nya, untuk menempatkan diri kita di bawah kuasa perlindunganBapa di surga. Doa devosi ini berisi kata-kata sederhana berupa pujian,kemuliaan, syukur dan permintaan. Doa anak-anak selalu memiliki ciri-ciriseperti itu. Sedangkan doa orang besar, penguasa, cendekia dan cerdas-pandai cenderungmenjadi doa yang berlebihan. Mereka lebih suka membanjiri Tuhan dengankata-kata indah, puitis, megah dan bertele-tele. Mereka cenderung menyampaikankemampuan dan prestasi mereka di dunia seperti ingin menunjukkan bahwa merekabegitu penting di hadapan Tuhan. Sibuk dengan sebegitu rumitnya isi kata-kataitu, mereka lupa untuk bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi karena mengungkapkan ketulusandan komitmen, bahwa mengambil bagian dalam Yesus Kristus adalah panggilan. Iniberarti, berada jauh atau bahkan di luar Yesus, sapaan kepada Tuhan sebagai“Bapa” akan menjadi aneh dan tidak logis. Devosi sangat menuntut ketulusan dankomitmen. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena didoakan setiap saat,didoakan oleh publik, dan didoakan dalam semua jenis ibadat. Singkatnya doa inimodel bagi semua jenis doa orang-orang beriman. Doa ini diterjemahkan dalamberbagai bahasa dan dialek, maka dapat didoakan siapa saja dan di mana pun. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena memakai kata “kami” yaitusemua pribadi orang-orang percaya yang berdevosi kepada Bapa yang ada di surga.Kita tidak memakai kata “aku” yang berarti untuk diri sendiri, atau “kita” yangtidak tepat untuk komunikasi doa dua arah, antara Tuhan dan si pendoa. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, semoga semangat doa kami tetap kuat dan membantu kami menjadikudus. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-438Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:وبعد : فلو كان في جمع المال فضلEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 243.Edisi Haramain, jilid 3, hal 265 (atas).Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College: Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-24, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Maqra:القسم الثانيفي المقاصدEdisi Dar al-Minhaj, hal. 91 atau hal. 123.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College: Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Bukan Dongeng Diambil dari: 1 Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”Wonder Kids, kamu pasti tahu bahwa ada banyak cerita yang sebenarnya tidak sungguh terjadi. Misalnya tokoh-tokoh dongeng atau cerita yang dibuat untuk menghibur. Cerita-cerita itu bisa menarik, lucu, atau seru, tetapi tetap saja itu hanya cerita.Kadang-kadang ada orang yang berpikir bahwa Yesus juga seperti itu, seolah-olah hanya tokoh dalam cerita lama. Tetapi itu tidak benar. Yesus bukan dongeng. Yesus sungguh hidup di dunia ini. Yesus sungguh datang ke dalam sejarah manusia. Dan yang lebih penting lagi, Yesus sungguh mati di kayu salib dan bangkit untuk menyelamatkan manusia berdosa.Memang ada banyak tradisi dan cerita yang tersebar di dunia ini. Beberapa tradisi mungkin bermula dari sedikit kisah lalu berubah menjadi cerita yang dicampur dengan hal-hal lain. Tetapi berita tentang Yesus berbeda. Berita tentang Yesus bukan hanya diwariskan sebagai cerita, melainkan diteguhkan oleh firman Tuhan, oleh para saksi, dan oleh banyak bukti sejarah. Karena itu, kita tidak percaya kepada Yesus seperti percaya pada dongeng. Kita percaya kepada Yesus yang sungguh nyata.Firman Tuhan dalam 1 Petrus 2:24 mengingatkan bahwa Yesus benar-benar memikul dosa kita di tubuh-Nya di kayu salib. Itu bukan pura-pura. Itu bukan simbol saja. Itu sungguh terjadi. Yesus benar-benar menderita karena kasih-Nya kepada kita. Ia mati supaya kita yang berdosa bisa diampuni dan hidup bagi Tuhan.Wonder Kids, ini penting sekali. Kalau Yesus hanya dongeng, maka tidak ada keselamatan yang sejati. Tetapi karena Yesus sungguh hidup, sungguh mati, dan sungguh bangkit, maka kita punya pengharapan yang nyata. Kita punya Juruselamat yang benar-benar mengasihi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan dongeng, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan mengasihiku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh nyata. Terima kasih karena Engkau mati di kayu salib untuk menanggung dosaku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup bagi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh dongeng, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup, sungguh mati bagimu, dan sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? Diambil dari: Lukas 4:16 “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci.”Wonder Kids, ada orang yang pernah meragukan apakah Nazaret itu benar-benar sebuah kota pada zaman Tuhan Yesus. Mereka berpikir mungkin Nazaret terlalu kecil, terlalu tidak terkenal, atau bahkan mungkin belum ada. Karena itu mereka bertanya, “Benarkah Yesus dibesarkan di sana?”Tetapi para peneliti menemukan bahwa Nazaret memang adalah tempat yang nyata. Di daerah itu ditemukan sisa-sisa rumah, bangunan, dan tanda-tanda kehidupan dari zaman kuno. Semua itu menunjukkan bahwa Nazaret memang dihuni pada masa Tuhan Yesus. Jadi, sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab tidak menceritakan dongeng, tetapi peristiwa yang benar-benar terjadi di tempat yang nyata.Menariknya, Nazaret bukan kota besar dan terkenal. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi justru di tempat kecil itulah Yesus dibesarkan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal yang dianggap kecil oleh manusia. Orang mungkin memandang rendah tempat kecil, orang kecil, atau hal kecil. Tetapi Tuhan tidak demikian. Tuhan bisa memakai apa yang sederhana untuk menjalankan rencana-Nya yang besar.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kamu merasa dirimu biasa saja. Mungkin kamu bukan anak yang paling pintar, paling berani, atau paling menonjol. Mungkin kamu merasa hidupmu kecil dan tidak terlalu penting. Tetapi ingat, Yesus dibesarkan di Nazaret, kota kecil yang dipandang sederhana. Itu berarti Tuhan tidak perlu tempat besar atau hal yang hebat menurut manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan bisa memakai hidupmu juga.Yang paling penting bukan apakah kita berasal dari tempat besar atau kecil, tetapi apakah kita mau hidup bagi Tuhan. Tuhan melihat hati. Tuhan bisa memakai anak yang sederhana, yang mau taat, mau belajar firman Tuhan, dan mau hidup benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun aku kecil, pakailah hidupku untuk melakukan yang baik bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak memandang seperti manusia memandang. Terima kasih karena Engkau bisa memakai hal-hal yang kecil untuk pekerjaan-Mu yang besar. Tolong aku supaya tidak rendah diri, tetapi percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai anak yang sederhana dan tempat yang kecil untuk menjalankan rencana-Nya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.
Episod kali ini menampilkan Nurhisham Hussein, Penasihat Ekonomi Perdana Menteri serta Ketua Sekretariat Pasukan Petugas Pengurusan Krisis MTEN membincangkan kesan konflik di Timur Tengah terhadap rantaian bekalan global dan bagaimana ia memberi impak langsung kepada Malaysia. Perbincangan memberi fokus kepada tiga sektor utama iaitu bahan api, makanan dan ubat-ubatan, termasuk status semasa bekalan negara, tekanan subsidi kerajaan serta peranan Petronas dalam memastikan kestabilan bekalan domestik.Episod ini turut mengupas risiko “Gelombang 2” krisis global yang dijangka memberi kesan besar kepada sektor petrokimia, pembuatan dan pembinaan bermula Jun hingga Julai 2026. Antara isu yang dibincangkan termasuk kenaikan kos bahan mentah, gangguan rantaian bekalan, tekanan terhadap industri serta kemungkinan kesan kepada peluang pekerjaan dan kos sara hidup rakyat.Selain itu, perbincangan turut menyentuh tekanan terhadap Belanjawan 2026, langkah penjimatan kerajaan, serta implikasi geopolitik yang lebih luas terhadap perdagangan dunia dan kedudukan strategik Asia Tenggara dalam krisis yang sedang berlaku.Terima kasih kepada ENERtec Asia atas kerjasama bagi episod kali ini.Join us at ENERtec Asia 2026 – perhimpunan utama profesional tenaga, inovator dan pemain industri dari seluruh rantau Asia Pasifik.
Episod 199 Keluar Sekejap membincangkan reaksi para pemimpin Pakatan Harapan dalam Konvensyen Pakatan Harapan 2026 yang memperlihatkan ketegangan politik semakin memuncak antara Pakatan Harapan dan Barisan Nasional (BN), khususnya susulan pendirian BN Johor untuk bertanding secara solo di kesemua 56 kerusi Dewan Undangan Negeri (DUN).Turut dibincangkan ialah keputusan Datuk Seri Rafizi Ramli dan Nik Nazmi Nik Ahmad untuk keluar daripada PKR, mengosongkan kerusi Parlimen masing-masing, serta mengambil alih Parti Bersama Malaysia. Apakah implikasi perkembangan ini terhadap masa depan politik negara menjelang PRU16?Episod ini turut menampilkan bagi membincangkan masa depan tenaga baharu, tenaga boleh diperbaharui serta hala tuju industri tenaga Malaysia.Terima kasih kepada ENERtec Asia atas kerjasama bagi episod kali ini.Join us at ENERtec Asia 2026 – perhimpunan utama profesional tenaga, inovator dan pemain industri dari seluruh rantau Asia Pasifik.
Hey everyone, welcome back to FitTalk. Namaste, Terima kasih, Ham samnida, Maraming salamat po, Shukran Jazilan, Shukria, Merci, Arigato, muito obrigado, y gracias a toda mi familia que esta escuchando donde quiera que se enquentren. I'm Coach Luis, and today we're talking about something a lot of people are quietly struggling with… burnout.Not “I'm tired.” Not “work is busy.” I mean that deep, heavy exhaustion that makes everything feel harder than it should. If you've been feeling drained, unfocused, or like you're running on fumes… you're not broken. You're burned out. And today, I want to show you how simple movement, not workouts, not routines, just movement can help you feel human again.SECTION 1: WHAT BURNOUT REALLY IS Burnout isn't a personality flaw. It's not laziness. It's not a lack of discipline.Burnout is what happens when your body and mind have been in “go mode” for too long without a real chance to recover.Here's what burnout often looks like: You wake up tired, even after sleeping. You feel irritable or numb. Your brain feels foggy. You're doing the bare minimum just to get through the day and things you used to enjoy… don't hit the same anymore.Burnout is your body saying, “I can't keep running at this pace.”And the truth is most people don't realize burnout is a physiological state, not just an emotional one. Your nervous system gets stuck in fight‑or‑flight. Your stress hormones stay elevated. Your brain stops processing things clearly.This is why you can't “think” your way out of burnout.You have to move your way out of it.SECTION 2: WHY MOVEMENT HELPSNow, when I say movement helps burnout, I'm not talking about crushing a workout or pushing yourself harder.I'm talking about movement as a tool to regulate your nervous system.Here's what movement does:1. Movement completes the stress cycle. When you're stressed, your body prepares for action, heart rate up, muscles tense, breathing shallow.Movement gives your body a way to release that built‑up tension.2. Movement increases oxygen and blood flow to the brain. That's why even a short walk can clear your mind better than staring at your screen for another hour.3. Movement reconnects you with your body. Burnout makes you feel disconnected like you're living from the neck up.Movement brings you back into yourself.4. Movement creates micro‑wins. When work feels overwhelming, small physical wins rebuild confidence and momentum.And here's the key:Movement doesn't have to be intense to be effective.It just has to be intentional.SECTION 3: REFRAMING EXERCISE DURING BURNOUT When you're burned out, the goal is not to get stronger, faster, or leaner. The goal is relief.So let's reframe movement into three simple categories:Restorative movement:Walking, Stretching, Mobility, Slow yoga. This is movement that calms your system.Regulating movement:Light strength training, Cycling, Swimming. This is movement that helps you feel steady and grounded.Expressive movement:Dancing, Shadowboxing, Playing a sport. This is movement that lets emotion move through you.Pick the one your body needs today... not the one you think you “should” do.SECTION 4: 60‑SECOND RESET Let's do a quick reset together, wherever you are.Sit tall.Unclench your jaw.Drop your shoulders.Place your feet on the ground.Take a slow inhale for 4…And exhale for 6…Roll your shoulders back.Relax your hands.Take one more slow breath... in… and out…That's it. That's your nervous system shifting gears.SECTION 5: LISTENER CHALLENGE Here's your challenge for the week:Five minutes of movement a day. Not to burn calories. Not to “work out.” Just to reset your brain.Walk around the block. Stretch your back. Do 10 squats. Dance to one song. Step outside and breathe.Five minutes. Every day. That's it. Burnout doesn't mean you're weak.It means you've been strong for too long without support.Movement is one of the simplest, most powerful ways to help your body feel safe again.You don't have to fix everything today. Just move a little, your body will meet you halfway.Thank you for taking time out of your day to spend it with me and I really do hope you enjoyed today's Monday morning brew series. If today's message helped you, share it with someone who might need it. Stay present, stay consistent, and keep building the identity you want to live in. Remember that You're capable, you're resilient, and you're not alone in this journey.Be a kind human, let us continue to help, let us continue to lift each-other up whenever possible... and remember that when it seems really dark when things are really tough... look for the helpers and always strive to be the change you want to see in the world... As always, take care of yourself, take care of your body, take care of your mind... I'll see you in the next episode!Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/fittalk-with-coach-luis--3261827/support.TEAM LTP:My IG: @livetoprogressVoice-over credits
Episod 197 Keluar Sekejap mengupas secara mendalam krisis takhta dan ketidaktentuan politik di Negeri Sembilan dengan meneliti latar belakang, implikasi perlembagaan, serta senario yang mungkin berlaku. Perbincangan turut menyorot beberapa pengajaran penting yang boleh dijadikan iktibar dalam memahami dinamika kuasa dan kestabilan politik negeri.Selain itu, episod ini turut mengulas ucapan Dato' Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi sempena Konvensyen 80 Tahun UMNO. Antara fokus utama termasuk agenda Rumah Bangsa, gagasan Musyawarah Nasional, serta idea grand collaboration dalam landskap politik semasa. Kami juga membincangkan kemungkinan UMNO mengambil keputusan untuk bertanding secara solo dalam PRU16.Terima kasih kepada GINTELL kerana menaja episod pada kali ini. Dapatkan promosi eksklusif GINTELL sempena sambutan Hari Ibu BapaTawaran ini sah untuk 50 peminat Podcast Keluar Sekejap terawal sahaja‼️Untuk maklumat lanjut:WhatsApp Hisyam: 016-750 0998Klik pautan: https://wa.link/a23f7fLayari: www.gintell.comInilah masanya untuk memiliki kerusi urut GINTELL pada harga yang lebih mampu milik.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 April 2026Bacaan: "Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." (Yohanes 15:14) Renungan: Pada suatu siang, seorang Pasto berjalan melewati gerejanya. Dia berhenti sejenak untuk melihat siapa yang datang berdoa di gerejanya. Dia terkejut karena dari pintu samping gereja keluar seorang pria dengan kemeja lusuh, dengan rambut dan janggut panjang yang tidak terawat. Pria itu tersenyum kepadanya, lalu pergi. Hari-hari berikutnya, setiap Pastor ini lewat gerejanya, dia melihat orang yang sama, yang hanya berlutut sebentar lalu pergi. Mulailah timbul kecurigaan di hatinya. "Jangan-jangan dia sedang menyelidiki dan bermaksud merampok," katanya di dalam hati. Akhirnya Pastor memutuskan untuk menghentikan pria itu dan bertanya, "Apa yang kamu lakukan di sini?" Pria itu menjawab, "Saya bekerja di ujung sana. Waktu makan siang saya hanya setengah jam. Saya hanya berlutut sebentar untuk mendapatkan kekuatan dari Tuhan." "Dalam waktu sesingkat itu, apa yang Bapak doakan?" tanya Pastor. "Aku harus datang sekali lagi untuk mengatakan kepada-Mu Tuhan, aku sungguh bahagia sejak kita bertemu dan memutuskan untuk bersahabat. Engkau sudah menghapus dosa-dosaku. Aku tidak tahu bagaimana berdoa banyak, tetapi aku memikirkan Mu setiap hari. Jadi Yesus, ini 'check in-ku hari ini," jawabnya. Mendengar itu, sang Pastor merasa bodoh dan berkata, "Kamu bebas untuk datang dan berdoa kapan saja." Pria itu tersenyum dan berkata, "Terima kasih." Setelah pria itu pergi, Pastor masuk ke gereja dan berdoa, "Aku harus datang sekali lagi untuk mengatakan kepadaMu Tuhan, aku sungguh bahagia sejak kita bertemu dan memutuskan untuk bersahabat. Engkau sudah menghapus dosa-dosaku. Aku tidak tahu bagaimana berdoa banyak, tetapi aku memikirkan Mu setiap hari. Jadi Yesus, ini 'check in-ku' hari ini." Suatu hari, Pastor itu kembali lewat di gerejanya, tetapi dia tidak melihat pria lusuh yang biasa datang untuk berdoa. Demikian juga dengan hari-hari berikutnya. Dia mulai khawatir dan memutuskan untuk pergi ke pabrik di mana pria itu bekerja. Di sana dia mendapat kabar bahwa pria itu dirawat di rumah sakit. Tetapi, kabar lain yang menyenangkan adalah bahwa pria itu sudah membawa pengaruh besar di keluarga dan di kampungnya yang tempatnya jauh dari pabrik itu. Pastor itu pun senang dan bergegas pergi ke rumah sakit. Di rumah sakit, dia ditemui perawat yang berkata, "Sungguh memprihatinkan, tidak ada yang peduli kepadanya." Mendengar perkataan perawat itu, pria ini berkata, "Perawat ini keliru. la tidak tahu ada seorang sahabatku yang setia mendampingiku. Dia duduk di bawah, meraih tanganku dan berkata: Aku datang untuk mengatakan kepadamu, Aku sungguh bahagia, sejak kita bertemu dan memutuskan untuk bersahabat. Aku telah menghapus dosa-dosamu dan Aku memikirkanmu setiap hari. Jadi, ini 'check in-ku' hari ini." Seisi ruangan itu pun heran dan akhirnya banyak dari mereka yang mau mengenal dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat karena kesaksian bapak ini yang begitu nyata dan menyentuh. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin menikmati hubungan persahabatan dengan-Mu dan berbagi sukacita kepada mereka yang belum mendapatkan sukacita karena belum menjadi sahabat-Mu. Amin. (Dod).
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-23, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Faslun في تخصيص النسبي التعليم آية الكرسي و ( الفاتحة )Maqra:لعَلَّكَ تقولُEdisi Dar al-Minhaj, hal. 85 atau hal. 117.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-22, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Faslun (في سورة ( الإخلاصMaqra:وأما قولُهُ عليهِ السلامُEdisi Dar al-Minhaj, hal. 82 atau hal. 114.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-21, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Bab في آية الكرسيMaqra:فأقولُEdisi Dar al-Minhaj, hal. 78 atau hal. 110.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-20, karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an. Bab في أسرار ( الفاتحة )Maqra:وقولُهُ:[ إِيَّاكَ نَعْبُدُ ]Edisi Dar al-Minhaj, hal. 73 atau hal. 105.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Jawahirul Qur'an episode ke-19. Karya Imam al-Ghazali tentang "mutiara" dari samudera Qur'an.Maqra:وانظر إلى نسج العنكبوت لبيتهEdisi Dar al-Minhaj, hal. 71 atau hal. 103.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Khataman Ngaji Al-Iqtishad fi al-I'tiqad, karya Imam al-Ghazali dalam bidang akidah, episode ke-163.Maqra': ...فإن قيلEdisi Dar al-Minhaj, hal. 420 (pdf hal 309).Edisi DKI, hal. 137.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Al-Iqtishad fi al-I'tiqad, karya Imam al-Ghazali dalam bidang akidah, episode ke-162.Maqra': الرتبة السادسةEdisi Dar al-Minhaj, hal. 415 (pdf hal 305).Edisi DKI, hal. 135.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-437Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:وبلغنا أنَّ بعض أهل العلم قالEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 240.Edisi Haramain, jilid 3, hal 264.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-436Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:وبعد : فلو كان الحلال موجوداً لديكEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 237.Edisi Haramain, jilid 3, hal 262.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Volatilitas semakin tinggi. Instabilitas semakin menjadi. Ketidakpastian semakin pasti.Pertanyaannya, kita harus apa?Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Endgame untuk ketiga kalinya. Beliau memberikan pandangan, refleksi, dan pencerahan tentang bagaimana menyikapi dan menghadapi kesengitan percaturan geopolitik hari ini dan esok.Direkam 26 Januari 2026 di SBY Music Studio, Cikeas.Terima kasih kepada Nyla Permata Sari dan seluruh tim SBY Studio atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mewujudkan acara ini.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:05:41 - Kenapa harus ikuti isu geopolitik0:08:51 - Agenda dunia berjalan mundur?0:12:44 - Perubahan struktural dunia hari ini0:18:22 - Sejarah kebangkitan Tiongkok0:26:35 - Mesti ikuti ideologi Barat atau Timur?0:36:37 - Ultranasionalisme0:44:09 - Board of Peace0:48:21 - Moralitas vs Realisme0:53:12 - Perang Dunia Ketiga1:06:11 - Dilema Nuklir1:10:37 - Ini harusnya strategi geopolitik kita1:40:38 - Kembalikan diplomasi#Endgame #GitaWirjawan #SusiloBambangYudhoyono------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: • Trump's Strategic Ambiguity and Future of ... • ‘Bapak Satelit Indonesia': Kita Harus Bang... • How Math and Sanskrit Shape Amartya Sen's ... ------------------
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-435Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:ويحكEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 235.Edisi Haramain, jilid 3, hal 262.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.
Ngaji Ihya' Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali episode ke-434Bab بیان دم الغنى و مدح الفقرMaqra:وبلغنا أنَّ بعض أهل العلم قالEdisi Dar al-Minhaj, juz/jilid 6, hal. 232.Edisi Haramain, jilid 3, hal 261.Terima kasih atas donasi Anda untuk siaran Ghazalia College:Bank BNI: 88888-16906 a/n. Yayasan Ihya Bumi Nusantara.