POPULARITY
Categories
Menyambut bulan puasa yang bertepatan dengan tahun kuda api, kabarnya membuat rasa haus terasa seperti dicambuk dan didera sepanjang hari. Namun, rasa haus itu belum seberapa dibandingkan dengan rasa malu kepergok minum air galon otomatis di rumah sakit karena khilaf siang bolong.Pada episode awal Ramadan ini, kami mengundang seorang tamu "spesial", pengurus pusat salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia (tapi versi anaknya karena kami tidak sanggup membayar bapaknya), untuk membahas survival guide menghadapi bulan suci.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Wilhelmina OSA dari Komunitas Suster Santo Agustinus di Paroki Santo Yusuf Karang Pilang, Keuskupan Surabaya, Indonesia. Yesaya 55: 10-11; Mazmur tg 34: 4-5.6-7.16-17.18-19; Matthew 6: 7-15.BUAH BERLIMPAH DARIFIRMAN TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Buah BerlimpahDari Firman Tuhan. Karya Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa memuncakpada kehadiran Putra Allah menjadi manusia di dalam Yesus Kristus. Karya nyataIlahi ini menjadi tema besar untuk direnungkan terus-menerus di dalam hatisetiap orang beriman, dan khususnya semakin kuat di dalam masa Pra Paskah. Ini untuk memperkuat iman kita akan peristiwa YesusKristus yang kita rayakan pada hari Paskah. Kita yang merayakan Paskah, yangdipersiapkan melalui Pra Paskah, mengalami suatu keistimewaan denganberpartisipasi dalam peristiwa Kristus. Yesus senantiasa menegaskan prinsippengorbanan diri-Nya yaitu demi melakukan kehendak Bapa sampai tuntas di duniaini. Pengorbanan itu menandakan betapa setiap dari kita bukan sekedar umat ataupengikut-pengikut-Nya, tetapi sebagai saudara-saudari-Nya sendiri. Ia sendiri berkatabahwa cinta yang paling besar ialah pengorbanan diri seseorang demi kebaikandan keselamatan saudara-saudarinya. Kita sebagai anak-anak Allah melalui sakramen pembaptisandan juga menjadi putra-putri-Nya terkasih memiliki martabat istimewa yaitu satupersaudaraan dengan Yesus Kristus. Bersama dia, kita menyapa Allah di surgasebagai Bapa yang menjadi milik bersama. Semua pengikut Kristus mempertegaspersaudaraannya dengan Yesus, martabatnya sebagai putra-putri Allah, dan dalammemperlakukan Allah sebagai seorang Bapa. Ungkapan hubungan yang intim ini kitadoakan senantiasa di dalam doa “Bapa Kami”. Di dalam masa Pra Paskah, tentu kita berdoa “Bapa Kami”dengan kualitas iman yang terbaik, sebagai salah satu bentuk disiplin dalampraktik kesalehan kita. Doa ini menegaskan persaudaraan kita dengan Kristus,ketika bersama dengan Dia kita menyapa Allah sebagai “Bapa kami”. Sekian banyakdoa ini kita ucapkan dalam satu hari menandakan kalau Bapa yang satu di dalamsurga membuahkan karunia-Nya di dalam diri kita semua yang tetap dekat denganDia, karena persekutuan kita dengan Yesus Kristus. Kelimpahan buah di dalam diri kita tetap dijamin olehkarunia firman Allah yang hadir untuk menerangi, menguatkan, dan membaharuihidup setiap orang beriman. Yesus tidak hadir lagi dalam tubuh-Nya saat ini,tetapi di dalam firman-Nya. Melalui firman itu, kita masing-masing bertumbuhdan berbuah, khususnya dalam bentuk doa-doa yang menyatukan kita dengan Bapa disurga. Doa mengungkapkan apa yang kita lakukan dalam berpuasa, sepertimengampuni dan menahan diri tidak jatuh ke dalam pencobaan. Melalui doa pula kitaungkapkan niat untuk berbuat baik kepada sesama. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,utuslah Roh-Mu untuk membantu kami berdoa seperti Yesus Kristus. Kemuliaan...Dalam nama Bapa...
Satu nyawa melayang. Publik bertanya. Negara diuji.Kasus dugaan kekerasan oleh oknum Brimob yang menewaskan seorang pelajar di Tual, Maluku, bukan sekadar peristiwa hukum—ini alarm keras tentang relasi kekuasaan, pengawasan aparat, dan rasa keadilan masyarakat.Kapolri memerintahkan pengusutan tuntas. Tapi pertanyaannya: cukupkah?Di mana celah pengawasan? Apa yang harus dibenahi agar tragedi serupa tak berulang?Episode ini mengajak pendengar menyelami akar persoalan bersama Ketua Harian Kompolnas, Arief Wicaksono Sudiotomo—membuka lapis demi lapis masalah, dari budaya institusi hingga akuntabilitas hukum.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Februari 2026Bacaan: "Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; ....maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita ke sengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga." (2 Korintus 1:6)Renungan: Dua ekor penguin, yang sedang berpelukan manis di St. Kilda, pinggiran Melbourne, Australia, adalah momen berkesan yang ditangkap oleh fotografer Tobias Baumgaertner pada tahun 2019. Ternyata kedua penguin tersebut sama-sama telah kehilangan pasangan mereka sehingga mereka memutuskan untuk secara rutin bertemu dan saling menghibur dengan menonton gemerlap lampu kota berjam-jam. Foto yang menyentuh hati itu pun dinobatkan sebagai finalis Ocean Photography Awards. Saat hati kita sedang berduka, saat itu pula penghiburan dari Tuhan berlimpah-limpah, sebagaimana yang Paulus alami dalam pelayanan pemberitaan Injilnya yang tak luput dari penderitaan. Daripada tenggelam dalam kesedihan atau keputusasaan hebat, ia memilih untuk tetap dapat memperhatikan jemaat di Korintus, karena ia menyadari bahwa di balik sengsara yang dialaminya, kekuatannya untuk tetap bergiat bagi Tuhan tidak akan habis dengan penghiburan-Nya yang begitu besar. Sering kali kita tidak lagi mempunyai waktu untuk peduli terhadap orang lain karena merasa bahwa masalah kita sehari-hari sudah "menggunung". Sesungguhnya, kalau kita melibatkan Tuhan setiap waktu dalam hidup kita, dalam kesesakan sekalipun Dia dapat memakai kita untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan dan hidup kita pun akan semakin diberkati. Hari ini bukanlah saatnya untuk meratapi penderitaan yang sudah lama mendera kita, melainkan inilah saatnya untuk melupakan yang di belakang untuk melangkah maju bersama Tuhan yang selalu mengasihi kita sehingga "pintu-pintu" berkat-Nya akan terbuka dan kita dapat juga menjadi kesaksian hidup yang dipakai oleh-Nya untuk menuntun orang lain pada jalan-Nya yang penuh damai sejahtera. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk peduli pada penderitaan orang lain walaupun diriku masih mengalami permasalahan. Aku percaya, saat aku peduli pada orang lain, maka kasih karunia-Mu melimpah atasku, sehingga aku pun dapat mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang aku alami saat ini. Amin. (Dod).
Neil Strauss mungkin bangga sebagai pengarang The Game, Ross Jeffries merasa genius merumuskan Speed Seduction, dan Erik von Markovik dielu-elukan karena menulis The Mystery Method. Tetapi cowok-cowok harus tahu bagaimana seharusnya bersikap kepada wanita.Menyambung kekacauan sebelumnya, mari kita dengarkan langsung kompilasi tragikomedi asmara berikut ini: dari cowok comblangan keluarga yang mengajak makan tapi pindah lokasi karena harga menunya kemahalan, hingga analisis pundit dadakan tentang hilangnya dominasi Manchester United.(Mohon maaf atas kesalahan sebelumnya. Ternyata nama beliau bukan "Ipeh", melainkan "Syarifah". Dan kali ini kita masih bersama Mbak Syarifah).
Interview with Arozak Salam, Chairman of Indonesian Queer Collective (IQC) in Sydney, regarding the community's preparations for welcoming the 2026 Sydney Gay and Lesbian Mardi Gras celebration. - Wawancara dengan Arozak Salam, Ketua Indonesian Queer Collective (IQC) di Sydney, mengenai persiapan komunitas menyambut perayaan Sydney Gay and Lesbian Mardi Gras 2026.
Gerai sebelah jual benda sama… nak gaduh atau nak collab?
Episode ini adalah sesi pengakuan dosa dari saksi hidup yang membuktikan bahwa antara menjadi PNS, menyetir motor saat masih terpengaruh sisa obat bius, dan mencari piagam Satya Lencana Marga Satwa (eh, Karya Satya), batasnya ternyata sangat tipis.
Memasuki usia ke-26, Radio Elshinta tidak hanya bertahan, tetapi terus beradaptasi. Dari radio terestrial hingga platform digital dan media sosial, Elshinta membangun ekosistem informasi yang terintegrasi demi menjaga kepercayaan publik.Dalam episode ini, bersama Prof Lely Arrianie, dibahas tantangan, peluang, dan peran strategis radio di tengah disrupsi media dan perubahan perilaku audiens.
PODCAST SPESIAL HUT ke-26 ELSHINTA NEWS AND TALK BERSAMA SEKJEN FORUM PEMRED, IRFAN JUNAEDI
Dalam rangka HUT ke-26 Elshinta Radio, podcast Elshinta News and Talk menghadirkan dialog khusus bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji.Episode ini mengangkat tema “Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045”, membahas strategi nasional pencegahan stunting, peran keluarga, serta sinergi lintas sektor dalam membangun kualitas sumber daya manusia unggul.Dipandu oleh Haryo Ristamaji, simak perbincangan mendalam dan inspiratif tentang upaya bersama mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing untuk masa depan Indonesia.
Bersama Andry Setiawan dari Penerbit Haru
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Mendidik karakter memang bukan pekerjaan mudah. Butuh kerjasama banyak pihak untuk bisa membuat kerja ini lebih berdampak.Selain peran orangtua, guru, atau komunitas, kehadiran negara juga dibutuhkan untuk menguatkan upaya ini.Di episode perdana Musim ke-4 Siniar CMId, kami berbincang bersama Ibu Rusprita Putri Utami, S.E., M.A. sebagai Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tentang peran negara dalam penguatan karakter anak, serta refleksi beliau atas kerja-kerja yang telah dan sedang dijalankan.Simak selengkapnya Episode 1 Siniar CMId "Pendidikan Karakter: Sebuah Kerja Bersama" di YouTube dan Spotify.
Pemerintah resmi menerbitkan PP Nomor 45 Tahun 2025 yang mengatur sanksi administratif dan PNBP, termasuk penertiban kawasan hutan yang berdampak langsung pada industri kelapa sawit. Kebijakan ini memantik perdebatan, terutama soal besaran denda yang dinilai berpotensi menekan perusahaan, investasi, hingga tenaga kerja. Bersama ahli hukum kehutanan dan pengamat kebijakan agraria Universitas Al Azhar Jakarta, Dr. Sadino, SH, MH, kita kupas tuntas implikasi hukum, ekonomi, dan masa depan sektor sawit nasional.
Bismillah,258. INGATLAH ALLAH ﷻ KETIKA BERSAMA TEMAN-TEMANMUKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim), dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits qudsi: أنا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي، وأنا معهُ إذا ذَكَرَنِي، فإنْ ذَكَرَنِي في نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي، وإنْ ذَكَرَنِي في مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ في مَلَإٍ خَيْرٍ منهمْ، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ بشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ ذِراعًا، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِراعًا تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ باعًا، وإنْ أتانِي يَمْشِي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً"Aku menurut persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; jika ia mengingatku dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka, jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepada-nya sehasta; jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; jika ia mendatangiku sambil berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari-lari kecil."
Juliet Burnett: Body, Movement, and Silence in the Black and White Film, Samsara. - Juliet Burnett: Tubuh, Gerak, dan Sunyi dalam Film Hitam Putih Samsara.
Berjalan Bersama Tuhan Walau Dalam Kesesakan - Pdp. Dodi Wirayuda - 1 Februari 2026 - GBI Sariwangi
Haruskah punya anak setalah menikah?Atau sebenarnya masih ada cara lain untuk meraih kebahagiaan sebagai keluarga?Di era takut menikah seperti sekarang, penting rasanya untuk mengingat lagi makna keluarga yang akan dibangun, dan seperti apa perjalanannya nanti.Bersama bu Rani dari Innerwork Indonesia serta penulis trilogi "Untuk Apa Menikah?", "Untuk Apa Bertahan?" dan "Untuk Apa Keluarga?" Parents diajak memaknai ulang pilihan yang telah atau akan diambil. Timestamp:00:00 Opening03:45 Gimana boomers memandang pernikahan dan keluarga07:12 Orang tua harus sadar kalau gak selalu tau yang terbaik buat anak11:45 Gak ada yang benar-benar siap, tapi semua bisa dipersiapkan.19:10 Anak perempuan harus punya rencana hidup26:25 Conscious marriage dan conscious parenting38:50 Gen Z bukan takut menikah48:35 Alasan kenapa bisa terlalu sedih akan hal kecil53:32 Pernikahan harusnya memberi ruang aman untuk self-expansion
Bersama: 1. Pakar Hukum Tata Negara dari STIH IBLAM, Radian Syam2. Pengamat hukum dan politik dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam
MetroTV,
Narasumber Power Breakfast pagi ini adalah Assoc. Prof. Dr. Rahmat Salam, M.Si, akademisi dan Ketua Pusat Kajian Kebijakan Publik (PKKP) Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia dikenal aktif dalam kajian kebijakan publik, penggagas pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), serta pernah menjabat sebagai Gubernur Sementara Provinsi ALA dan Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan.Dalam perbincangan ini, dibahas aktivitas pagi hari, kebiasaan sarapan dan olahraga, peran PKKP UMJ, evaluasi kebijakan pemerintahan Prabowo–Gibran termasuk program MBG, progres pemekaran ALA, penanganan bencana di Sumatera, hingga solusi persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan.
Bismillah,256. TENANG BERSAMA-NYA ﷻKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim), dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits qudsi: أنا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي، وأنا معهُ إذا ذَكَرَنِي، فإنْ ذَكَرَنِي في نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي، وإنْ ذَكَرَنِي في مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ في مَلَإٍ خَيْرٍ منهمْ، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ بشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ ذِراعًا، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِراعًا تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ باعًا، وإنْ أتانِي يَمْشِي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً"Aku menurut persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; jika ia mengingatku dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka, jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepada-nya sehasta; jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; jika ia mendatangiku sambil berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari-lari kecil."
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 8: 23b - 9: 3; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; 1 Korintus 1: 10-13.17; Matius 4: 12-17.PERSEKUTUANDIBANGUN DARI KAPERNAUM Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-3 ini ialah:Persekutuan Dibangun Dari Kapernaum. Pada zaman pelayanan publiknya, YesusKristus menjadikan Kapernaum sebagai kota-Nya. Semua kegiatan pengajaran,mujisat-mujisat, pemilihan para murid dimulai dan berkembang di sana. Tempatini aman buat Yesus untuk bekerja maksimal. Ia menyingkir ke sini setelahYohanes Pembaptis ditangkap, dan itu berarti ia meninggalkan tempat sebelumnyayang penuh dengan tekanan dan ancaman. Biasanya itu datang dari para penguasa. Kapernaum adalah kota idaman. Menurut kitab Yesaya dalambacaan pertama dan Injil Matius pada hari ini, kota itu terletak di seberangSungai Yordan. Semua yang didapatkan dan dibuat di seberang Yordan adalahistimewa, dan hal ini sudah terjadi sejak zaman dahulu ketika bangsa Israelsudah melewati Yordan. Di seberang Yordan adalah tanda sebuah kehidupan baru.Di dalam kehidupan baru itu, Yesus Kristus melakukan tugas-Nya untuk membangunpersekutuan. Kekuasaan yang dipakai untuk mempersatukan orang-oranguntuk bersama Dia dan di dalam Kerajaan Allah ialah dari Bapa yangmengutus-Nya. Sabda dan tindakan Yesus bertujuan untuk membangun persekutuansejati orang-orang yang Ia panggil dan pilih sebagai bagian dari KerajaanAllah. Ia memulai menanamkan benih persekutuan itu dari panggilan para muridyang pertama. Pada waktunya mereka dijadikan kedua belas rasul yang menjadipilar-pilar Gereja. Bersama dengan Bunda Maria, saat Pentakosta, merekamewujudkan terbentuknya Gereja sebagai tanda persekutuan sejati di dalam dunia. Cinta kasih adalah ajaran utama Yesus Kristus dan menjadihukum Tuhan yang paling utama. Cinta mempersatukan dan bukan mencari perbedaanatau bahkan memecah belah. Meskipun perbedaan-perbedaan itu adalah kodrat dasarkehidupan di dalam dunia ini, tetapi cinta kasih selalu bekerja untukmenjadikan perbedaan-perbedaan yang ada mendapatkan jalan untuk membangunpersatuan. Dari Kapernaum Tuhan Yesus merintis persekutuan itu dengan potensiperbedaan di antara para rasul yang sangat mencolok. Tetapi mereka mendapatkanTuhan dan Guru mereka sebagai Cinta yang menyatukan. Di dalam bacaan kedua hari ini Santo Paulus merenungkantentang semangat persatuan yang diwariskan dari Yesus Kristus. Komunitas umatAllah yang dibangun oleh Paulus dan rekan-rekannya diharapkan tetap setiakepada Yesus Kristus yang menjadikan cinta di atas segala perbedaan. Kepadamereka Paulus menasihatkan supaya mereka hidup seia sekata, dan jangan adaperpecahan di antara mereka. Peringatan ini menjadi sangat kuat, mengingatpengalaman Paulus sendiri bersama Petrus dan para rasul lainnya. Kita semuamemang memiliki aneka perbedaan, namun di dalam satu Tuhan Yesus, kita bersatu. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogaibadat hari Minggu ini menguatkanpersekutuan di antara kami dan jadikanlah kami saksi-saksiMu dalam membangundan mempertahankan persekutuan di antara kami umat-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Bersama: 1. Dosen Tetap Hubungan Internasional UPN Veteran Jakarta yang juga Ketua Umum Perhimpunan Kajian Keamanan Dunia (PKKD) dari Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) | Adi Rio Arianto, S.IP., MA2. Pengamat Timur Tengah, Pendiri situs albalad.co Faisal Asegaf
Dulu, satu pekerjaan dianggap cukup. Hari ini, banyak anak muda justru menjalani lebih dari satu peran sekaligus. Fenomena ini dikenal sebagai polyworking. Bagi sebagian orang, ini peluang untuk bertahan dan berkembang. Namun bagi yang lain, justru menjadi sumber kelelahan baru.Di Vigenk – Visi Generasi Kini, kita akan membaca tren polyworking secara jernih:Apakah ini strategi yang perlu dikelola dengan sistem yang tepat, atau tanda perubahan besar dalam dunia kerja.Bersama kita telah hadir Tantri, System Management Expert dan Founder Xperteam Consultant.
Korupsi di Indonesia masih menjadi persoalan besar. Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang berintegritas, jujur, dan berani menolak praktik korupsi sejak dini.Lalu, bagaimana merealisasikan pesan tersebut? Apakah pendidikan tinggi cukup dengan kurikulum dan seminar antikorupsi, atau dibutuhkan keteladanan nyata dari para pendidik, birokrasi kampus, hingga penegakan hukum yang konsisten?Dalam episode ini, kami membahas tantangan dan peluang membangun integritas dari bangku kuliah, peran dosen dan institusi pendidikan, serta realitas sistem yang kerap menguji idealisme generasi muda. Diskusi kritis untuk melihat apakah kampus benar-benar bisa menjadi garda terdepan melawan korupsi di Indonesia.Bersama: 1. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) PGRI Dr. Dudung Abdul Qodir2. Sekretaris Ikatan Guru Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Imron Wijaya
Power Breakfast pagi ini menghadirkan Feri Amsari, pakar Hukum Tata Negara, aktivis hukum, dosen, sekaligus akademikus dari Fakultas Hukum Universitas Andalas. Dikenal kritis dan konsisten, Feri Amsari selama ini menaruh perhatian besar pada isu-isu ketatanegaraan serta dinamika hukum dan demokrasi yang tengah berkembang di Indonesia.Dalam edisi Power Breakfast kali ini, kami mengajak pendengar mengenal lebih dekat sisi personal dan pemikiran narasumber di pagi hari. Mulai dari rutinitas Senin pagi, kebiasaan sarapan dan olahraga di tengah kesibukan, hingga resolusi pribadi di tahun 2026. Tak hanya itu, Feri Amsari juga akan membagikan pandangannya terkait persoalan hukum tata negara yang saat ini paling menjadi perhatian dan relevan bagi publik.Simak perbincangan hangat dan bernas Power Breakfast bersama Feri Amsari, hanya di Radio Elshinta dan media sosial Elshinta.
Bismillah,253. BAGAIMANA HIDUP BERSAMA ALLAH ﷻKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim), dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits qudsi: أنا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي، وأنا معهُ إذا ذَكَرَنِي، فإنْ ذَكَرَنِي في نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي، وإنْ ذَكَرَنِي في مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ في مَلَإٍ خَيْرٍ منهمْ، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ بشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ ذِراعًا، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِراعًا تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ باعًا، وإنْ أتانِي يَمْشِي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً"Aku menurut persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; jika ia mengingatku dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka, jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepada-nya sehasta; jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; jika ia mendatangiku sambil berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari-lari kecil."
Where Faith meets Music, Guntur Simbolon, a Gospel Singer and Pastor that fulfilling God's Calling - Saat Iman Bertemu Musik, Guntur Simbolon seorang Penyanyi Gospel dan Pendeta yang memenuhi panggilan Tuhan.
Tahun 2026 bisa jadi akan dimulai dengan kegelisahan global akibat ketegangan yang terus memuncak di Selat Taiwan, eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan kekuatan regional, hingga kebuntuan perang di Eropa Timur yang kini menyeret aliansi-aliansi besar, dunia seolah sedang berjalan di atas lapisan es tipis. Banyak analis mulai mempertanyakan: apakah rangkaian krisis ini hanyalah rentetan konflik lokal, ataukah kita sedang menyaksikan babak awal dari Perang Dunia Ketiga? Hari ini, kita akan membedah peta geopolitik 2026—mulai dari perlombaan senjata siber dan nuklir hingga pergeseran blok kekuatan dunia. Bersama narasumber kita, mari kita menakar apakah diplomasi masih memiliki ruang, ataukah dunia memang sedang bersiap menghadapi konfrontasi global yang tak terelakkan.NARSUM :1. Peneliti Politik di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) , Wasisto Raharjo Jati, S.IP., M.Pol.Sci (Adv) +62 822-2149-67862. Pakar Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Agus Haryanto, S.IP, M.Si +62 81804219474
Kantor Staf Presiden (KSP) bersama TNI dan Polri langsung turun ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Pidie, Aceh. Tidak hanya memberikan bantuan, KSP juga mengoperasikan pompa apung untuk membersihkan lumpur sisa banjir di rumah warga dan fasilitas umum. Aktivitas ini memastikan warga bisa segera kembali beraktivitas setelah bencana. #KSP #BanjirAceh #TNI #Polri #BantuanBanjir #Aceh #PompaApung #PemulihanBencana
Halo, Arek Niskalarasi!
Bupati Bekasi non-aktif, Ade Kuswara Kunang, menjalani pemeriksaan intensif selama 9 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap proyek di Pemkab Bekasi. Bersama dengan dua tersangka lainnya, yaitu ayahnya HM Kunang dan seorang pihak swasta, Sarjan, Ade Kuswara diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap ijon proyek. Setelah pemeriksaan, Ade Kuswara tidak membantah dan menyatakan bahwa saat ini ia diperiksa sebagai saksi. KPK juga memperpanjang masa penahanan ketiga tersangka selama 40 hari ke depan.#Bekasi #KPK #SuapProyek #Korupsi #AdeKuswaraKunang #PDI #KPKUpdate #KorupsiIndonesia #PenegakanHukum
Kabar baik kembali datang dari Aceh Tamiang. Seperti daerah lain, Senin pagi, 5 Januari 2026, sejumlah sekolah di Aceh Tamiang juga siap melaksanakan pembelajaran semester genap. Salah satu capaian sangat berarti dari proses penanganan pascabencana.Mendikdasmen Abdul Mu'ti akan membuka awal semester genap dari SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.
Power Breakfast pagi ini adalah analis komunikasi politik sekaligus pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio.Seperti apa kesibukan beliau di pagi hari?Ikuti obrolannya dalam Power Breakfast, Senin, 5 Januari 2025, pukul 07.00 wib.
Doa bersama untuk korban bencana di Sumatra mengemuka dalam kegiatan refleksi akhir tahun bertema Indonesia Kuat Jaga Jakarta yang digelar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatan ini dirangkai dengan santunan anak yatim piatu serta doa dan zikir bersama, sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas nasional. Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan Jakarta, persatuan bangsa, serta kelancaran kepemimpinan nasional.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Tips Mengajak Keluarga Masuk Surga Bersama & Reuni Dengan Sahabat di Surga
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 9: 1-6; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.11-12.13; Titus 2: 11-14; Lukas 2: 1-14.LAHIRLAH RAJA DAMAI Renungan kita pada perayaan MalamNatal ini bertema: Lahirlah Raja Damai. Pada waktu itu suasana malam yang gelap. Aktivitas penduduk berhenti danorang-orang tenang di rumahnya. Dalam kesunyian hanya ada cahaya penerangan dirumah-rumah penduduk yang meramaikan malam itu. Hanya sedikit orang yangberaktivitas pada malam hari. Mereka itu di antaranya ialah para gembala ternakdi padang gurun. Mereka harus menjaga kawanan ternaknya. Namun ada satu aktivitas yangtidak biasa, yaitu perjalanan lumayan jauh, sekitar 250-an kilometer denganperjalanan menanjak dari wilayah Yudea ke Yerusalem. Perjalanan itu dilakukanoleh sepasang suami-istri, mereka adalah Yosef dan Maria. Wanita ini sedanghamil besar. Sesampai di Betlehem mereka tak menemui tempat bagi sang istri iniuntuk bersalin. Terpaksa mereka harus mencari tempat di luar kota, dan merekaharus berjalan sekitar 20an-kilometer lagi di malam hari. Lalu sampailah merekadi wilayah pinggiran yang merupakan padang rumput. Satu-satunya tempat yangtersedia untuk persalinan ialah kadang hewan yang mereka temukan. Lalu disitulah terjadi Natal yang pertama: Yesus Kristus Lahir. Di kampung Betlehem, masih dalamsuasana gelap itu, keberadaan para gembala adalah di sebuah bukit. SementaraYosef, Maria dan bayi Yesus ada di sebuah bukit yang lain. Jarak antara keduabukit itu kira-kira 5-6 kilometer. Teriakan orang dari bukit yang satu bisakedengaran di bukit yang lain. Seorang yang berdiri di bukit sana paling-palingkelihatan ukurannya seperti lidi. Apalagi malam yang pekat dan tak ada cahayapenerangan di kandang kelahiran itu, praktis tidak ada tanda-tanda yangditangkap para gembala. Tetapi kuasa surgawi membuka hati mereka melalui beritapara malaikat. Lalu mereka satu persatu bersama hewan-hewan mereka bergegas kekandang itu. Di situ terjadi penampakan Natal yang pertama: Yesus tampak kepadaorang-orang yang sangat sederhana dan dianggap pendosa, yaitu para gembala. Penampakan pertama Putra Allah,Yesus Kristus, ketika memasuki sejarah dunia ini ialah kepada kedua orangtua-Nya Yosef dan Maria. Mereka terpilih secara istimewa oleh Allah, meskitetap sederhana dan taat kepada Tuhan secara luar biasa. Penampakan kedua ialahpara gembala, yang juga terkenal miskin, sederhana dan pendosa. Bersama merekaialah domba-domba yang mewakili alam-lingkungan bumi ini. Setelah itu barumenyusul penampakan-Nya kepada semua orang yang lain. Jadi damai Natal ialah terangsurgawi tentang kehadiran Putra Allah yang memecah kepekatan malam, menampakkandiri kepada keluarga, menyatu dengan orang-orang sederhana, miskin, pendosa,dan akhirnya menyebarkan suka cita kepada seluruh dunia. Selamat hari Raya Natal bagimu semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, semoga di malam ini saya dan keluarga atau komunitasku mendapat damaisejati dari-Mu supaya menguasai hidup kami setiap hari. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...
Kebiasaan yang dilakukan orang tua akan ditiru oleh anaknya secara instan. Apa yang dikatakan, apa yang dimakan, semua terekam dalam otak si Kecil. Untuk bisa membuat anak terbiasa hidup sehat, kebiasaan ini harus dipelajari dan diterapkan sejak dini, salah satunya di masa MPASI.Bersama dr. Meta Hanindita, kita belajar memahami kalau MPASI gak cuma sekedar gizi.. tapi juga masa anak belajar mengenal sinyal lapar dan kenyang, serta gimana stunting bisa memicu obesitas pada si Kecil.Timestamp:00:00 Opening04:07 Makan sehat ga harus mahal11:00 Kenapa ibu yang lebih detail urusan gizi14:17 Orang tua gaperlu jadi tong sampah anak20:10 Mengenalkan sinyal lapar dan kenyang ke anak29:00 Kok anak aku lebih pendek ya? Padahal seumuran37:00 Hubungan fase oral dan kemampuan sensorik motorik anak43:02 Pentingnya peran pasangan untuk ibu dan keluarga
Getting older forces many seniors to grapple with significant dilemmas, such as choosing where to reside and managing increased social and economic pressure. - Bertambahnya usia memaksa banyak orang lanjut usia bergulat dengan dilema penting, seperti memilih tempat tinggal dan mengelola tekanan sosial dan ekonomi yang meningkat.
Bpk Andrew S (TB) Matius 11:28-31
Pembawa Renungan : RD. Ronnie Luni Sabah – Malaysia Luk. 21:5-11
Classy People, waktunya ngobrol santai tapi penuh makna!Radio Classy 103,4 FM akan hadir bersama Informa Padang dalam talkshow inspiratif seputar gaya hidup dan kenyamanan kantor Anda dalam obrolan "Kerja Nyaman, Produktif Maksimal: Saatnya Upgrade Kantor Sambut 2026 Bersama Informa"Keep in tune!
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 12 November 2025Bacaan: "Hati raja seperti batang air di dalam tangan Tuhan, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini," (Amsal 21:1)Renungan: Suatu ketika untuk mendorong anak laki-lakinya belajar piano lebih giat, seorang ibu membawa anaknya ke konser Paderewski. Setelah mereka duduk, si ibu melihat sahabatnya dan menghampirinya untuk memberi salam. Si anak laki kecil itu meninggalkan tempat duduknya dan berjalan sendirian serta naik ke atas panggung. Ketika lampu mulai redup dan konser akan segera mulai, si ibu kembali ke tempat duduknya tetapi tidak menemukan anaknya. Tiba-tiba tirai terbuka dan si ibu terkejut karena melihat anaknya duduk di depan piano dan tanpa merasa salah memainkan lagu "Twinkle, Twinkle Little Star." Pada saat itu Paderewski, sang pianis ternama naik ke panggung. Ia segera menghampiri anak kecil itu dan berkata, "Jangan berhenti, teruslah bermain.". Kemudian Paderewski menggunakan tangan kirinya dan mulai mengisi bagian bass. Segera tangan kanannya ke sisi dekat anak kecil itu dan ia melengkapi si anak kecil memainkan obbligato. Bersama dengan sang pianis besar, anak kecil yang baru belajar piano ini mengubah situasi gelisah menjadi pengalaman yang mengesankan. Para penontonpun terpesona. Cerita di atas juga sering kita alami dalam hidup kita. Apa yang dapat kita kerjakan, sulit mendapat penghargaan. Kita telah berusaha sekuat tenaga, tetapi hasilnya bukanlah musik yang indah. Hari ini kita diajak untuk mulai memercayakan setiap pekerjaan kita kepada campur tangan Tuhan. Jika itu kita lakukan, maka hasil kerja dalam hidup kita akan menjadi lebih indah. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kupercayakan setiap tugas yang saat ini kulakukan kepadamu. Beracaralah dalam setiap tugas harianku, jangan biarkan aku memakai pikiranku sendiri, tetapi bekerjalah bersama denganku. Aku percaya, semua hasil pekerjaanku akan menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RD. Willem Pau Semarang Luk. 11:27-28
Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Jakarta Luk. 6:39-42