Podcasts about Dulu

  • 1,367PODCASTS
  • 2,155EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • May 30, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Dulu

Show all podcasts related to dulu

Latest podcast episodes about Dulu

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Kolam Siloam (31 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 30, 2026 4:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam SiloamDiambil dari: Yohanes 9:7 “dan berkata kepadanya: ‘Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam.' Siloam artinya: Yang Diutus. Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.”Wonder Kids, dalam Injil Yohanes ada cerita tentang seorang yang buta sejak lahir. Tuhan Yesus bertemu dengan dia, lalu menyuruhnya pergi membasuh diri di kolam Siloam. Dulu ada orang yang mungkin mengira tempat ini hanya bagian dari cerita. Tetapi kemudian para peneliti menemukan bahwa kolam Siloam itu benar-benar ada. Jadi sekali lagi kita melihat bahwa Yohanes menulis dengan teliti dan Alkitab berbicara tentang tempat yang nyata.Kolam Siloam pada zaman itu memang penting. Tempat itu dipakai oleh banyak orang, dan airnya sangat berarti bagi kehidupan mereka. Yohanes tidak sedang menulis dongeng. Ia mencatat peristiwa yang sungguh terjadi di dunia nyata. Dan di tempat nyata itu, Yesus melakukan mujizat yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya bahwa kolam itu ada. Yang paling penting adalah siapa Yesus itu. Dalam cerita ini, Yesus menunjukkan kuasa-Nya atas kebutaan. Murid-murid sempat berpikir bahwa kebutaan orang itu pasti langsung berhubungan dengan dosa tertentu. Tetapi Yesus menunjukkan bahwa pekerjaan Allah bisa dinyatakan melalui hidup orang itu. Lalu Yesus menyembuhkan dia.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga mudah salah menilai. Kita melihat seseorang yang susah, sakit, atau berbeda, lalu cepat-cepat berpikir yang tidak benar. Tetapi Tuhan Yesus mengajar kita untuk melihat dengan hati yang benar. Yesus penuh kuasa, tetapi juga penuh belas kasihan. Dia bukan hanya tahu masalah orang itu, tetapi juga menolongnya.Dan ada satu hal lagi yang indah. Orang buta itu taat pada perkataan Yesus. Ia pergi ke kolam Siloam dan membasuh diri. Lalu ia sembuh. Ini mengingatkan kita bahwa saat Tuhan berbicara, kita perlu taat. Kadang-kadang kita belum mengerti semuanya, tetapi kita tetap bisa percaya dan melakukan apa yang Tuhan mau.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal yang Tuhan mau kamu taati hari ini, entah itu berkata jujur, meminta maaf, atau mendengar orang tua. Lalu lakukan itu dengan sungguh-sungguh.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan penuh kasih. Tolong aku supaya tidak cepat menilai orang lain, tetapi belajar taat kepada-Mu dan percaya pada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang bekerja di tempat nyata pada zaman dulu juga sanggup bekerja nyata dalam hidupmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Kolam Betesda (30 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 29, 2026 4:27


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam BetesdaDiambil dari: Yohanes 5:2 “Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya.”Wonder Kids, penulis Injil Yohanes juga menulis dengan teliti. Dalam Injilnya, Yohanes menceritakan bahwa di Yerusalem ada sebuah kolam bernama Betesda, dan kolam itu mempunyai lima serambi. Dulu ada orang yang meragukan cerita ini. Mereka berpikir mungkin Yohanes salah menulis, atau mungkin tempat itu sebenarnya tidak pernah ada.Tetapi kemudian, para peneliti menemukan bahwa memang ada tempat seperti yang Yohanes tulis. Mereka menemukan sisa-sisa kolam itu, dan ternyata gambarnya cocok dengan penjelasan Yohanes. Wah, ini menarik sekali. Sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab bukan cerita buatan, tetapi berbicara tentang tempat yang sungguh nyata dalam sejarah.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Tuhan memberi firman-Nya dengan benar dan dapat dipercaya. Kadang-kadang manusia cepat meragukan Alkitab hanya karena belum menemukan jawabannya. Tetapi sering kali, setelah diteliti lebih jauh, justru Alkitab terbukti benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada orang yang meragukan firman Tuhan. Tuhan tahu apa yang benar, dan kebenaran-Nya akan tetap berdiri.Di kolam Betesda itu juga Yohanes menceritakan bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lama sakit. Jadi tempat itu bukan hanya penting karena benar-benar ada, tetapi juga karena di sana Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang sungguh hadir dan bekerja di dunia nyata.Kadang-kadang iman kita juga seperti terkubur oleh keraguan atau pertanyaan. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa firman Tuhan tetap kokoh. Saat kita belum mengerti semuanya, kita tetap bisa percaya kepada Tuhan dan terus belajar mengenal-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya satu pertanyaan tentang Alkitab, jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Politarkhis (28 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 27, 2026 4:05


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: PolitarkhisDiambil dari: Kisah Para Rasul 17:6 “Tetapi ketika mereka tidak menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara kepada pembesar-pembesar kota sambil berteriak: ‘Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia telah datang juga ke mari.'”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Dalam Kisah Para Rasul, ia menulis banyak nama, tempat, dan jabatan orang dengan sangat hati-hati. Salah satu contohnya adalah kata yang dipakai Lukas untuk menyebut para pemimpin kota di Tesalonika. Lukas memakai istilah “pembesar-pembesar kota.”Dulu ada orang yang mengira Lukas salah. Mereka berpikir istilah itu tidak tepat. Tetapi kemudian para ahli menemukan tulisan-tulisan kuno yang menunjukkan bahwa istilah yang dipakai Lukas memang benar-benar digunakan di kota itu pada zaman itu. Jadi, sekali lagi Lukas terbukti menulis dengan tepat.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Alkitab dapat dipercaya bahkan dalam hal-hal yang kelihatannya kecil. Tuhan tidak asal memberi firman-Nya. Tuhan memakai penulis-penulis yang teliti. Hal-hal kecil seperti nama jabatan, nama tempat, dan urutan peristiwa ternyata penting. Semua itu menolong kita melihat bahwa Alkitab berdiri di dalam sejarah yang nyata.Kadang-kadang kita juga suka berpikir, “Ah, hal kecil tidak penting.” Misalnya, mengerjakan tugas dengan asal-asalan, tidak teliti saat merapikan barang, atau tidak sungguh-sungguh saat melakukan tanggung jawab. Tetapi Tuhan mau kita belajar setia juga dalam hal kecil. Kalau Lukas bisa menulis dengan teliti, kita juga bisa belajar hidup dengan teliti, jujur, dan bertanggung jawab.Dan yang paling penting, ketelitian Lukas bukan hanya supaya kita kagum pada sejarah. Ketelitian itu menolong kita semakin yakin bahwa berita tentang Yesus itu benar. Yesus sungguh hidup, sungguh bekerja, dan sungguh diberitakan oleh para rasul. Jadi kita bisa percaya kepada firman Tuhan dengan penuh keyakinan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kerjakan satu tugas hari ini dengan sangat teliti, misalnya menulis, merapikan barang, atau mengerjakan PR. Lalu katakan, “Tuhan, tolong aku setia juga dalam hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak meremehkan hal-hal kecil, tetapi belajar setia, teliti, dan bertanggung jawab di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang memberi firman dengan teliti juga mau anak-anak-Nya hidup dengan setia dalam hal-hal kecil. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Muhajir Project
Bayar Utang Dulu Atau Berqurban?

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 25, 2026 0:49


Bismillah,Bayar Utang Dulu Atau Berqurban?Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tematik“Jangan Cuma Jadi Penonton di Musim Haji”

Renungan Anak GKY Mabes
Menggali Kebenaran (25 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 24, 2026 4:18


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggali KebenaranDiambil dari: Yesaya 61:4 “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan membangkitkan kembali tempat-tempat yang sudah lama sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang telah menjadi reruntuhan, yang turun-temurun sunyi.”Wonder Kids, kadang-kadang orang bertanya, “Apakah cerita dalam Alkitab itu sungguh benar?” Pertanyaan seperti itu tidak selalu salah. Justru kadang pertanyaan bisa mendorong orang untuk mencari lebih dalam. Hari ini kita belajar tentang seorang ahli arkeologi bernama John McRay. Ia meneliti tempat-tempat kuno yang berhubungan dengan cerita Alkitab.Salah satu hal yang ia teliti adalah sebuah pelabuhan kuno di tepi laut Israel. Dulu ada orang yang meragukan catatan seorang penulis sejarah bernama Yosefus tentang pelabuhan itu. Mereka pikir Yosefus membesar-besarkan ceritanya. Tetapi setelah para peneliti menggali dan mempelajari tempat itu dengan lebih teliti, ternyata banyak bagian dari catatan Yosefus memang cocok dengan kenyataan.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, kadang-kadang manusia terlalu cepat meragukan sesuatu sebelum melihat lebih banyak bukti. Penelitian seperti ini menolong kita melihat bahwa catatan kuno tidak boleh langsung dianggap salah. Dan hal ini juga menolong kita semakin yakin bahwa banyak hal dalam Alkitab dan sejarah di sekitarnya berdiri di dunia yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya soal menemukan bukti-bukti lama. Yang paling penting adalah hati yang mau datang kepada firman Tuhan dengan sikap rendah hati. Saat kita punya pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Alkitab. Justru kita bisa datang kepada Tuhan, membaca firman-Nya, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa Tuhan tidak takut diperiksa. Kebenaran Tuhan tetap berdiri.Mungkin ada saatnya kamu juga bingung atau punya pertanyaan tentang Alkitab. Itu tidak apa-apa. Jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu. Belajarlah mencari jawaban dengan sungguh-sungguh. Tuhan bisa memakai pertanyaanmu untuk membuat imanmu semakin kuat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal tentang Alkitab yang pernah membuatmu bingung, coba tanyakan hari ini kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya saat aku punya pertanyaan, aku tidak menjauh dari-Mu, tetapi mau belajar mencari kebenaran-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: pertanyaan yang dibawa kepada Tuhan dan firman-Nya bisa menolong imanmu bertumbuh semakin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“MOVIEPEDIA” Eps 03 Season 8… Core Memories dalam Pixar Animation Studios

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later May 20, 2026 13:34


Halo sobat kreatif! Dulu kamu sering nonton film film animasi Pixar yang ditayangin di TV nggak? Rasanya kangen banget deh nonton film film animasi Pixar Studios yang nemenin kita grew up sampe dewasa!

#NoTapis
Episod 464 NoTapis - Kisah Hari Ibu: Bila anak yang pergi dulu...

#NoTapis

Play Episode Listen Later May 8, 2026 56:55


Gelaran ‘ibu’ dianggap sebagai anugerah, namun ia datang dengan ujian air mata, kesabaran dan cabaran penantian tersendiri. Dalam episod khas Hari Ibu ini, NoTapis membawakan dua kisah yang sangat berbeza… tetapi kedua-duanya dipenuhi kasih sayang, pengorbanan dan kehilangan. Cik Nur Wahida Azman telah menanti hampir 10 tahun untuk bergelar ibu. Selepas pelbagai tekanan, rawatan dan kegagalan IVF pertama, beliau akhirnya dikurniakan anak kembar. Cik Siti Nurshila Kassim pula melalui realiti yang tidak pernah dijangka apabila anak lelakinya menerima diagnosis tumor otak pada usia empat tahun. Beliau terpaksa memaksa diri untuk pasrah apabila anaknya meninggal dunia selepas 8 bulan. Daripada perjuangan untuk menimang cahaya mata hinggalah perjuangan untuk reda menerima kehilangan - episod ini adalah tentang kasih seorang ibu yang tidak kenal erti. ⚠️ Episod ini mengandungi kisah yang mungkin menyentuh emosi sesetengah penonton.See omnystudio.com/listener for privacy information.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“KAMISTERI” Eps 02 Season 8… Kenanga di Halaman Rumah

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later May 1, 2026 21:09


Halo sobat kreatif! Gimana kabarnya hari ini? Semoga kamu selalu dalam keadaan baik ya.Di episode KamisTeri kali ini, gue bakal cerita soal kejadian di rumah gue (Fikri).Tapi anehnya… bukan gue yang paling ngerasain.Semua berawal dari halaman rumah. Dulu penuh tanaman melati, kenanga, dan sempat ada pohon cengkeh di rumah tetangga. Kelihatannya biasa aja, adem, nggak ada yang aneh.Sampai keluarga gue mulai ngalamin hal-hal yang… susah dijelasin.Gangguannya pelan-pelan, tapi nyata.Dan dari semua cerita yang gue denger… gue paham satu hal....pohon kenanga.Cerita lengkapnya ada di KamisTeri.Karena di KamisTeri…lo nggak sendirian. Penyiar: Fikri & IbnuOperator: BillyEditor: IlhamMusic Director: FattaahJangan lupa follow kita ya!Instagram: @polimedia_radioTikTok: @radio penyiaran polimedia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
He learnt to act secretly. Now Verdi Sulaeman stands on both sides of camera - Dulu Diam-diam Belajar Akting, Kini Verdi Sulaeman Berdiri di Dua Sisi Kamera

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 19:02


For a Chinese-Indonesian Verdi Sulaeman, becoming an actor means defying stereotypes, carving his own path without his father's shadow and proving that the face of Indonesia has never been just one. - Bagi Verdi Sulaeman yang keturunan Tionghoa, menjadi aktor berarti melawan stereotip, membangun jalur sendiri tanpa bayang-bayang sang ayah, dan membuktikan bahwa wajah Indonesia tidak pernah hanya satu bentuk.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Dulu Kita Juga Gitu

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 25, 2026 75:51


Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Dulu Kita Juga Gitu

METANOIA
Ep 9: kalo banyak hal gak sesuai rencana, hidup gak berhenti sampe disini.

METANOIA

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 5:05


Kalau kamu gagal masuk jurusan yang kamu mau,
hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu gagal memenangkan kompetisi yang sudah kamu persiapkan,
hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu tidak diterima di pekerjaan yang kamu harapkan,
hidup tidak berhenti di sana.Bahkan ketika kamu harus mengakhiri hubungan yang sudah kamu bangun bertahun-tahun,
hidup tidak berhenti di sana.Sekarang mungkin rasanya gelap.
Sekarang mungkin semuanya terasa suram, buntu, dan hampa.
Seolah tidak ada masa depan yang bisa kamu lihat.Tapi percayalah, selalu ada hal yang lebih baik daripada menyerah di titik ini.
Masih ada banyak kesempatan.
Masih ada banyak kehidupan yang bisa dijalani.Masih ada banyak banyak hal baik yang bisa dilihat———————————sering kali, kita merasa buntu dan kehilangan harapan karena seluruh bayangan kita terkunci pada satu mimpi, satu jalan, satu versi masa depan.
Ketika itu tidak terjadi diluar dari apa yang diprediksikan, semuanya terasa runtuh.Padahal mungkin, ini bukan akhir.
Ini adalah kesempatan.
Kesempatan untuk mencoba hal lain,
menjelajahi kemungkinan lain, mempelaajari banyak hal dan mennemui versi diri mu yang lain. 
memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan hidup—di luar rencana yang pernah kita genggam erat.Kecewa wajar, sedih juga wajar, marah apalagi. Tapi seringnya hidup itu kita merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Sering kali, tuhan justru paaling tau dan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Semua terjadi karena sebuah alasan, sekarang mungkin belum keliatan maknanya, tapi suatu saat nanti bisa hari minggu tahun pasti daatang maknanya . Sering kali kita lupa bahwa, Tuhan lebih besar dari kekhawatiran,kesedihan dan ke kecewaaan kita saat ini. Dulu, aku sering merasa hidup seolah berhenti ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang aku impikan. Seakan-akan, kalau rencananya gagal, maka segalanya ikut berakhir. kalau rencanaya berhenti, semua agenda hidup dan jalan hidup juga berhenti. 
Tapi pelan-pelan aku sadar: justru keindahan hidup ada pada ketidakpastiannya. that the beauty of life is that its unpredictable. Banyak hal diluar rencana tapi banyak hal baik juga dateng dari yang tidak diduga. Di sepanjang jalan, kamu akan bertemu banyak orang.
Kamu akan belajar banyak hal.
Dan kamu tetap bisa mencapai banyak hal yang kamu inginkan—hanya saja, sering kali jalannya tidak sesempurna yang kamu bayangkan.Karena hidup tidak berhenti hanya karena satu rencana tidak berjalan.
Kadang, hidup justru baru mulai dari sana.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨

GELAP CAKAP
136. di balik sesi sesi gelap cakap tempo dulu

GELAP CAKAP

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 28:00


Mengupas tuntas apa yg sebenarnya terjadi di sesi sesi ikonik gelap cakap season 1,2 & 3

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Bani Israil, Dulu, Kini, Hingga Nanti

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 71:13


Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Bani Israil, Dulu, Kini, Hingga Nanti

dulu kini bani hingga nanti israil ustadz dr firanda andirja
Renungan Anak GKY Mabes
Berubah Sedikit, Tetap Sama (17 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 16, 2026 2:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBerubah Sedikit, Tetap SamaDiambil dari: Yohanes 14:26 (TB)“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus… Dialah yang akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”Wonder Kids, bayangkan kamu menyalin catatan dari papan tulis. Kadang kamu bisa salah tulis satu huruf. Atau mungkin kamu menaruh titik di tempat yang salah. Tapi apakah itu langsung mengubah seluruh isi pelajaran? Tidak.Misalnya guru menulis: “Tuhan itu baik.” Lalu ada yang menyalin dan lupa satu tanda titik. Artinya tetap sama.Dulu, sebelum ada mesin cetak, Alkitab disalin dengan tangan. Karena itu, kadang muncul perbedaan-perbedaan kecil dalam penyalinan. Misalnya ada ejaan yang sedikit berbeda, ada urutan kata yang berubah, atau ada kata-kata kecil yang ditambahkan maupun terlewatTapi kabar baiknya adalah ini: Para ahli punya ribuan salinan kuno untuk dibandingkan.Dan mereka menemukan bahwa perbedaan kecil itu tidak mengubah ajaran penting tentang Yesus. Siapa Yesus? Ia Anak Allah. Ia mati untuk dosa kita. Ia bangkit. Semua itu tetap sama.Dan Yesus sudah berjanji bahwa Roh Kudus akan menolong murid-murid mengingat apa yang Ia ajarkan. Artinya Tuhan menjaga firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan takut kalau mendengar orang berkata, “Alkitab sudah berubah.”Pelajari firman Tuhan sendiri. Kamu akan melihat bahwa kebenarannya tetap sama.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau menjaga firman-Mu. Tolong aku percaya dan mencintai Alkitab setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kesalahan kecil tidak mengubah kebenaran besar. Firman Tuhan tetap teguh. Tuhan Yesus memberkati.

METRO TV
Serangan Trump & Netanyahu di Luar Batas Kemanusiaan - SI PALING KONTROVERSI Edisi 038

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 27, 2026 41:13


Serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran semakin memanas. Di podcast ini, kita bakal membahas bersama mantan Duta Besar Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, untuk melihat lebih dalam bagaimana konflik ini bisa berkembang dan apa dampaknya bagi kawasan maupun dunia.Sebelum membahas konflik lebih jauh, penting juga melihat Iran sebagai sebuah negara dengan sejarah dan peradaban panjang. Dulu dikenal sebagai Persia, wilayah ini sudah menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu dan pernah melahirkan kerajaan besar di dunia kuno.Ekonomi yang banyak bertumpu pada sektor energi, dengan cadangan minyak dan gas yang sangat besar, menjadikannya salah satu kekuatan energi global.Namun, di tengah identitas sejarah dan kekuatan sumber daya itu, konflik geopolitik kembali menempatkan Iran di pusat perhatian dunia. Bagaimana perang ini bisa terjadi? Seperti apa kekuatan militer Iran sesungguhnya?Saksikan podcast Si Paling Kontroversi, Senin, 9 Maret 2026, pukul 20.00 WIB hanya di YouTube Metro TV.

Ini Koper
#957 Googling vs. Prompting

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 25, 2026 7:07


Dunia sedang bergeser dengan sangat kencang, dari era sekadar mencari informasi menjadi era memerintah mesin. Dulu, kita terbiasa dengan "Googling"—mengetik kata kunci di kotak putih untuk mencari jarum di tumpukan jerami internet, lalu kita sendiri yang harus lelah memilah mana yang relevan. Sekarang, kita masuk ke era "Prompting", di mana kita tidak lagi mencari benda yang sudah ada, melainkan berdialog dengan asisten pintar untuk menciptakan sesuatu yang baru, mulai dari analisis data hingga draf tulisan yang langsung jadi. Perbedaan mendasarnya ada pada proses dan hasil akhirnya. Kalau Google memberikan Anda ribuan tautan yang memaksa Anda membaca satu per satu, prompting memberikan Anda hasil matang hasil dari sintesa ribuan data tersebut. Google itu seperti perpustakaan raksasa tempat Anda harus mencari buku sendiri, sementara prompting adalah asisten ahli yang sudah membaca semua buku itu dan siap merangkumkannya sesuai pesanan spesifik Anda. Namun, kehebatan prompting sangat bergantung pada kualitas perintah Anda. Di sinilah seninya: Anda harus memberikan konteks, menentukan peran si mesin, dan berani berdialog secara berulang (iterasi) untuk mendapatkan hasil yang presisi. Ini bukan soal teknologi yang menggantikan otak kita, tapi soal bagaimana kita menggunakan instruksi yang cerdas untuk mempercepat kerja dan memperkuat daya pikir kita di tengah banjir informasi yang tak terbendung.

Ini Koper
#945 Membaca Ingatan Idulfitri dan Tazkiyatun Nafs

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 22, 2026 7:17


Dulu, Idulfitri adalah urusan jiwa; kini, ia seolah berpindah ke mal dan layar ponsel. Di Indonesia dan Malaysia, hari raya telah bergeser menjadi proyek logistik yang melelahkan dan ajang flexing atau pamer kesuksesan sosial. Kita lebih sibuk memikirkan keseragaman baju sarimbit demi estetika konten media sosial daripada menyiapkan keheningan batin untuk bersilaturahmi. Mudik yang seharusnya menjadi perjalanan pulang menuju akar, sering kali hanya menjadi ajang pamer pencapaian kota yang justru memperlebar jarak emosional antarmanusia. Di belahan dunia lain, seperti Dubai, Doha, dan Arab Saudi, Idulfitri kini menjelma menjadi "spektakel" kemewahan dan festival belanja global. Tradisi komunal yang hangat, seperti makan bersama di jalanan, mulai digantikan oleh staycation privat di hotel berbintang atau perayaan tertutup yang eksklusif. Idulfitri tidak lagi dirayakan sebagai kemenangan atas nafsu setelah sebulan berpuasa, melainkan sebagai komoditas pariwisata yang didominasi oleh ledakan kembang api dan diskon besar-besaran, yang perlahan mengubur makna spiritual di bawah tumpukan materialisme. Pada akhirnya, kehampaan Idulfitri berakar pada hilangnya kehadiran hati (mindfulness) dalam setiap ritualnya. Kita terjebak dalam "sekularisasi ritual" di mana salat Id hanya menjadi pembuka sesi foto, dan permohonan maaf hanya tersampaikan melalui stiker WhatsApp yang masal dan tanpa rasa. Idulfitri hanya akan kembali bermakna jika kita berani mendekonstruksi gaya hidup konsumtif ini dan kembali pada esensi Tazkiyatun Nafs—penyucian jiwa yang sunyi, sederhana, namun menghubungkan kembali manusia dengan Tuhannya dan sesamanya secara otentik.

METRO TV
Rismon: Dulu Palsu, Sekarang Asli - HOTROOM Metrotv Edisi 062

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 19, 2026 44:17


Langkah mengejutkan diambil oleh Rismon Sianipar yang kini memilih jalur damai melalui mekanisme restorative justice dan secara resmi meminta maaf kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait polemik keaslian ijazah. Keputusan ini memicu diskusi publik yang mendalam, mengingat prosedur hukum tersebut pada dasarnya mensyaratkan adanya pengakuan kesalahan dan penyesalan dari pihak pemohon.

Bingkai Suara
[Bingkai Ramadan] SALAT DULU VS MAKAN DULU ?! [RAMADAN 2026]

Bingkai Suara

Play Episode Listen Later Mar 13, 2026 7:09


Hello Listeners!Di episode ini bersama Dewi dan Lusi, kita bakal bahas dilema yang sering muncul saat waktu berbuka tiba: salat dulu atau makan dulu? Ketika adzan berkumandang dan makanan sudah tersaji di depan mata, kadang kita dihadapkan pada pilihan yang bikin bingung. Ada yang memilih makan dulu biar tenaga kembali, ada juga yang langsung salat agar lebih tenang. Kalau kalian sendiri biasanya tim yang mana nih?

TalkDisaster
Eps. 77 Sebelum Gas Mudik — Cek 3 Titik Safety Triangle Ini Dulu!

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Mar 11, 2026 13:44


Di episode spesial menjelang Idul Fitri 1447H ini, Talk Disaster membahas mudik aman 2026 dari dua sisi: kecelakaan lalu lintas dan ancaman bencana alam.Kemenhub memprediksi 143,9 juta pemudik bergerak pada Lebaran 2026, dengan puncak arus mudik dua gelombang (14-15 & 18-19 Maret). Korlantas mencatat kecelakaan turun 31,37% di 2025, tapi 223 nyawa melayang — tren membaik, belum cukup. BNPB menyiapkan Peta Jalur Mudik Aman Bencana berbasis InaRISK dan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem di koridor mudik.Kita bahas kerangka Safety Triangle (Manusia–Kendaraan–Rute), Tas Siaga Kendaraan, perlindungan penumpang rentan, cara membaca InaRISK, dan panduan konkret menghadapi banjir & longsor di jalan.

Bingkai Suara
RAMADHAN DULU VS SEKARANG !? [RAMADAN 2026]

Bingkai Suara

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 9:58


Hello Listeners!Di episode ini bersama Elvada, Dewi, dan Gitta, kita bakal bahas perbedaan suasana Ramadan dulu dan sekarang. Mulai dari kenangan sederhana di masa lalu, tradisi yang dulu sering dilakukan, sampai perubahan kebiasaan di era sekarang yang terasa berbeda. Kira-kira menurut kalian, Ramadan dulu lebih berkesan atau justru sekarang punya keseruannya sendiri?

Gaya Suria
Rahsia kenapa tukang masak buh garam dulu sebelum memasak?

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 1:46


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menyembuhkan di Kolam (1 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENYEMBUHKAN DI KOLAMDiambil dari: Yohanes 5:6 & 8 “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa sudah lama orang itu dalam keadaan demikian, berkatalah Ia kepadanya: ‘Maukah engkau sembuh?' … Kata Yesus kepadanya: ‘Bangunlah, angkat tilammu dan berjalanlah.'”Wonder Kids, ketika Yesus berada di Yerusalem untuk salah satu hari raya orang Yahudi, Ia datang ke sebuah kolam di dekat Pintu Gerbang Domba, di sebelah utara Bait Allah. Dulu, kolam itu dipakai oleh pelayanBait Allah untuk membersihkan domba-domba yang akan dipersembahkan sebagai korban.Lama-kelamaan, orang-orang percaya bahwa kolam itu bisa menyembuhkan penyakit. Suatu hari, Yesus melihat seorang laki-laki yang sudah sakit selama tiga puluh delapan tahun. Ia sudah lama menunggu di sana supaya bisa sembuh.Ketika Yesus bertanya apakah ia mau sembuh, orang itu mungkin bingung. Jelas Ia ingin sembuh karena itu ia berada di pinggir kolam. Ia tidak tahu siapa Yesus saat itu, sehingga orang lumpuh ini tidak berpikir Yesus bisa menyembuhkannya. Padahal, Yesus adalah Anak Domba Allah yang sejati, yang datang untuk menolong dan menyelamatkan manusia.Wonder Kids, saat kita membutuhkan pertolongan, kita perlu ingat dari mana pertolongan kita berasal. Kita boleh pergi ke dokter dan minum obat saat sakit, tetapi harapan terbesar kita tidak boleh hanya pada manusia atau benda. Harapan kita ada pada Yesus. Dokter, obat, makanan dan minuman adalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sakit atau menghadapi masalah, tetaplah berdoa dan percaya kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Yesuslah sumber pengharapan kita, bukan hanya obat atau pertolongan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah sumber pengharapan kami. Tolong aku supaya tidak hanya berharap pada hal-hal dunia ini, tetapi percaya penuh kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah pengharapan kita bukan pada kolam atau benda apa pun, tetapi pada Yesus Kristus yang hidup. Tuhan Yesus memberkati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - DIterima Dulu Dalam Kasih

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 4:28


Pdm. Handoyo Salim (TB) Filemon 1:17Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.

METRO TV
enriz Masih Seperti yang Dulu - Meet Nite Live MetroTv Edisi 080

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 25:01


Kenriz Masih Seperti yang Dulu | Meet Nite Live#Kenriz #Game #Musisi #MeetNiteLive #Viral #SocialMedia #Trending #Guru #Pendidikan #Siswa

Lagu Dari Langit Podcast ( KOTA MARUDU)
S20E4 Part 2: Asal Orang Sabah

Lagu Dari Langit Podcast ( KOTA MARUDU)

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 46:55


S20E4 Part 2: Asal Orang SabahPodcast dalam kereta kali ni kami contentkan semasa balik dari podcast di Kinabatangan Sabah... jaraknya 7 jam dari Kota Marudu.Dalam part 1 ini kami cerita : - Dulu apa yang exist di tanah Sabah ni?- Bagaimana peradaban bahasa? siapa cipta bahasa bercakap?- Asal usul orang Sabah- Datuk Kung Tao mengikut kisah Kenny- Stop cakap Indon! bahasakan "indon' itu adalah racist!kenali kami di seluruh social media kami dan dengarkan kami di seluruh podcast platfrom hari ini!#kinabalupodcast #podcastdalamkereta #viralpodcast

Gaya Suria
FASHA SANDHA: Berlakon DRAMA takmo FILEM fikirkan dulu

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 0:58


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Ini Koper
#831 Elon Musk dan Lilin Kecil di Davos

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 6:38


Elon Musk di Davos 2026 itu ibarat magnet yang kutubnya baru saja dibalik. Dulu dia yang paling keras mencerca World Economic Forum sebagai kumpulan elit yang tak punya mandat, kini dia justru duduk di pusat gravitasi panggung itu. Di depan Larry Fink dan para petinggi dunia, dia bukan lagi sekadar pengusaha, tapi sudah menjadi pemain geopolitik yang lincah. Dia melontarkan lelucon satir tentang "Board of Piece"—sebuah plesetan cerdas sekaligus getir tentang bagaimana wilayah dunia seperti Greenland atau Venezuela bisa saja dibagi-bagi seperti potongan kue. Di Davos, Musk sedang menunjukkan bahwa sekarang dialah sang dirigen, dan dunia hanya tinggal menunggu nada apa yang akan ia mainkan selanjutnya. Bagi Musk, masa depan bukan hanya soal angka di bursa saham, tapi soal menjaga sebuah "lilin kecil" di tengah kegelapan semesta yang luas: kesadaran manusia. Itulah metafora yang ia bawa untuk menjelaskan mengapa ia begitu terobsesi dengan AI yang super pintar dan robot humanoid Optimus. Baginya, jika manusia tidak segera melompat ke level teknologi yang lebih tinggi—termasuk membangun pusat data bertenaga surya di luar angkasa—maka lilin kesadaran itu bisa padam oleh keterbatasan energi atau birokrasi yang usang. Ia memuji efisiensi China dan menyentil proteksionisme Amerika, semuanya demi satu ambisi: memastikan cahaya lilin itu terus menyala, meski harus dibawa hingga ke Mars. Namun, di balik optimisme tentang "kelimpahan berkelanjutan," Davos 2026 menyisakan tanda tanya besar tentang nasib demokrasi. Saat seorang miliarder memiliki pengaruh yang lebih besar dari banyak kepala negara lewat departemen DOGE dan ribuan satelit, batas antara sektor publik dan privat kian hilang menjadi abu-abu. Publik pun bertanya: apakah kita sedang menuju cahaya yang lebih terang, atau justru sedang menyerahkan lilin kesadaran kita ke tangan segelintir orang yang tak pernah dipilih melalui kotak suara? Musk menutup sesinya dengan pesan untuk tetap menjadi seorang optimis, namun dalam urusan kekuasaan, sejarah seringkali mengajarkan bahwa terlalu optimis tanpa akuntabilitas bisa berakhir pada kegelapan yang tak terduga.

Radio Elshinta
Tren Polyworking: Saat Satu Pekeraan Tak Lagi Cukup

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 35:05


Dulu, satu pekerjaan dianggap cukup. Hari ini, banyak anak muda justru menjalani lebih dari satu peran sekaligus. Fenomena ini dikenal sebagai polyworking. Bagi sebagian orang, ini peluang untuk bertahan dan berkembang. Namun bagi yang lain, justru menjadi sumber kelelahan baru.Di Vigenk – Visi Generasi Kini, kita akan membaca tren polyworking secara jernih:Apakah ini strategi yang perlu dikelola dengan sistem yang tepat, atau tanda perubahan besar dalam dunia kerja.Bersama kita telah hadir Tantri, System Management Expert dan Founder Xperteam Consultant.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Ngaca Dulu Yuk

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 2:45


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Roma 2:1Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama 

Sugerio Podcast
45 Menit untuk Bertanya Kabar

Sugerio Podcast

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 6:27


Dulu, perjalanan saya dari rumah ke kantor di Padang hanya butuh waktu 5 menit. Sekarang di Jakarta, saya harus menghabiskan 1 jam di jalan. Awalnya terasa seperti waktu yang terbuang, namun ternyata, kemacetan adalah ruang terapi yang jujur.Di episode ini, saya berbagi tentang ritual "The Third Space"—bagaimana memanfaatkan waktu perjalanan untuk transisi peran: dari seorang profesional di kantor menjadi seorang kepala keluarga di rumah. Tentang seni membersihkan hati dengan murottal, hingga pentingnya bertanya kabar pada diri sendiri sebelum pintu rumah dibuka. Karena istri kita tidak butuh "karyawan" di meja makan, ia butuh seorang suami yang hadir utuh.

Ini Koper
#820 Memahami Sepak Terjang Presiden Trump

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 12:02


Anda sudah tahu: dunia tahun 2026 ini bukan lagi milik para pakar yang duduk di menara gading. Dulu, banyak yang menganggap Donald Trump hanyalah sebuah "kecelakaan" sejarah. Tapi sekarang, kita harus jujur melihat kenyataan: dia adalah realitas baru yang merombak total tatanan liberal dunia. Ekonomi tidak lagi diatur oleh teori-teori rumit dari University of Chicago, melainkan oleh satu kompas tunggal: kepentingan nasional yang sangat transaksional. Peter Oborne dalam bukunya How Trump Thinks sebenarnya sudah meramalkan hal ini sejak lama. Trump berhasil menghancurkan dominasi para ahli yang selama ini merasa paling tahu. Kata Oborne, Trump mempermalukan mereka, lalu menghancurkan wibawanya. Di tahun 2026 ini, politik benar-benar dikembalikan ke tangan pemilih. Suara massa di wilayah industri seperti Rust Belt kini jauh lebih berharga daripada analisis canggih dari Wall Street. Bagi Trump, perdagangan global itu bukan kerja sama, melainkan perang. Dan dalam pikirannya, Amerika sudah terlalu lama kalah. Anda mungkin ingat cuitannya bertahun-tahun lalu: "Bangunlah Amerika, China sedang memakan jatah makan siang kita." Maka, di tahun 2026 ini, tarif impor bukan lagi sekadar hambatan dagang. Tarif telah berubah menjadi pentungan besar untuk memaksa pabrik-pabrik asing pulang kampung ke tanah Amerika. Senjata paling ampuh Trump tetap ada pada jempolnya. Twitter—atau apa pun nama platformnya sekarang—adalah medan tempurnya. Oborne menjelaskan bahwa media sosial memungkinkan Trump bicara tanpa filter sama sekali. Kebijakan ekonomi penting seringkali diputuskan hanya lewat sebuah gertakan digital. Cukup satu cuitan, dan nilai tukar mata uang dunia bisa langsung meriang seketika. Lalu bagaimana dengan soal fakta? Di era ini, fakta seringkali menjadi masalah persepsi belaka. Ingat istilah "alternative facts" yang dulu dipopulerkan Kellyanne Conway? Di tahun 2026, angka inflasi pun jadi subjek debat selera. Kalau pendukungnya merasa sejahtera, maka angka statistik resmi yang menunjukkan hal sebaliknya akan langsung dicap sebagai fake news. Baginya, fakta adalah apa yang dirasakan rakyat, bukan apa yang ditulis oleh birokrat. Urusan energi pun Trump tidak mau main-main. Slogannya tetap sama: "Drill, Baby, Drill." Masalah perubahan iklim? Itu dianggap urusan nomor sekian. Trump pernah bilang bahwa isu pemanasan global hanyalah ciptaan China agar manufaktur Amerika tidak kompetitif. Di tahun 2026, pengerukan bahan bakar fosil secara besar-besaran menjadi jalan utama untuk menjaga kedaulatan ekonomi Amerika. Kitab sucinya masih tetap satu: The Art of the Deal. Trump sangat percaya pada kekuasaan daya tawar atau leverage. Jangan harap ada lagi bantuan gratis dari Washington. Setiap dolar yang keluar harus ada untungnya bagi Amerika. Hubungan luar negeri Amerika di tahun 2026 adalah cermin dari transaksi murni: ada uang, ada barang, dan harus ada keuntungan yang nyata. Kelompok yang dia sebut sebagai "The Forgotten Man" tetap menjadi jualan politik utamanya. Janjinya dulu sangat jelas: orang-orang yang terlupakan ini tidak akan dilupakan lagi. Di tahun 2026, janji itu diwujudkan lewat kebijakan membawa kembali industri ke dalam negeri secara paksa. Pabrik yang nekat beroperasi di luar negeri diancam pajak perbatasan yang setinggi langit. Efisiensi global dibuang, kedaulatan kerja lokal dijunjung tinggi. Pajak korporasi juga dipangkas habis-habisan. Tujuannya agar Amerika menjadi magnet bagi modal dunia. Trump tidak peduli meskipun defisit anggaran membengkak sangat besar. Teorinya sederhana: pertumbuhan ekonomi yang cepat nantinya akan menutup lubang defisit itu. Ini adalah ekonomi sisi penawaran atau supply-side dengan dosis tinggi, jauh lebih berani jika dibandingkan dengan zaman Presiden Reagan dulu. Namun, kritik terhadapnya tetap nyaring terdengar. Tony Schwartz, pria yang menuliskan buku The Art of the Dealuntuknya, pernah menyatakan penyesalan mendalam karena telah "mempercantik" sosok Trump. Di tahun 2026, ketidakstabilan sistemik akibat gaya kepemimpinannya yang impulsif makin terasa. Seluruh dunia seolah bergetar setiap kali Trump berubah pikiran secara mendadak. Institusi dunia seperti WTO kini hampir lumpuh total. Bagi Trump, lembaga semacam itu hanyalah beban yang menghambat langkahnya. Peter Oborne mencatat pandangan mendasar Trump: dunia itu tempat yang keras dan berbahaya. Maka, Amerika harus kuat sendirian. Aliansi-aliansi lama rontok satu per satu, digantikan oleh kesepakatan bilateral pendek yang bisa dibatalkan hanya dalam semalam. Bagaimana dampaknya bagi kita di Indonesia? Tentu saja sangat terasa. Tidak ada lagi zona nyaman dalam berdiplomasi. Kita dipaksa memilih: mau ikut aturan main Amerika yang sangat berat atau siap menghadapi tembok tarif yang tinggi. Diplomasi ekonomi kini tidak lagi diisi kata-kata manis. Semuanya telah berubah menjadi transaksi dagang yang sangat dingin dan hitung-hitungan. Di dalam negeri Amerika sendiri, polarisasi justru makin parah. Kota-kota besar yang melek teknologi terus berantem dengan masyarakat pedesaan yang mendukung industri fosil. Trump sengaja memelihara perbedaan ini. Dia butuh narasi "Kita lawan Mereka" untuk melanggengkan setiap kebijakan fiskalnya yang seringkali memicu kontroversi besar. Keamanan bahkan dijadikan alat untuk membenarkan kebijakan ekonomi. Pakar sejarah Sir Richard Evans pernah memperingatkan bahwa gaya bahasa Trump mirip dengan pemimpin otoritarian abad ke-20. Ancaman dari luar dijadikan alasan untuk menutup perbatasan. Di tahun 2026, urusan ekonomi dan keamanan nasional telah menjadi dua sisi dari mata uang yang sama. Teknologi pun kini dipagari oleh semangat nasionalisme yang kental. Trump lebih suka melihat robot-robot bekerja di pabrik Ohio daripada melihat buruh murah bekerja di Vietnam. Ini adalah nasionalisme teknologi tingkat tinggi. Kekayaan intelektual Amerika dijaga ketat bak benteng pertahanan. Automasi dianggap sebagai jalan ninja bagi Trump untuk tetap menguasai industri masa depan. Hubungan Trump dengan dunia perbankan juga terbilang unik. Dia sangat suka dengan deregulasi, tapi dia benci setengah mati kalau suku bunga naik. Bank sentral Federal Reserve seringkali menjadi sasaran serangannya. Trump ingin uang tetap murah agar ambisi pembangunannya bisa terus jalan. Dia tidak peduli dengan risiko moneter jangka panjang, yang penting ekonomi bisa "ngegas" sekarang juga. Dinasti keluarga pun makin nyata terlihat di tahun 2026 ini. Nama-nama seperti Ivanka dan Jared Kushner tetap berada di lingkaran inti kekuasaan. Oborne sudah menyebut mereka sebagai figur dominan sejak awal karir politik Trump. Birokrasi yang diisi para profesional kini kalah oleh sistem patronase. Kepercayaan pribadi jauh lebih berharga daripada deretan gelar akademik. Kekuatan utama Trumpisme sebenarnya bukan terletak pada data statistik, melainkan pada emosi massa. Ingat ajaran Norman Vincent Peale, pendeta masa kecil Trump tentang berpikir positif? Pikiran yang optimis dianggap bisa mengalahkan kenyataan pahit sekalipun. Di tahun 2026, optimisme buta dari para pendukungnya menjadi bahan bakar politik yang sangat luar biasa kekuatannya. Rakyat pada akhirnya memang tidak butuh angka statistik GDP yang rumit untuk dipahami. Mereka hanya butuh sosok pahlawan, seorang pendekar. Trump memposisikan dirinya sebagai satu-satunya orang yang berani mengeluarkan "Jurus Sapu Jagat"—sebuah gerakan politik yang menyapu bersih semua sistem lama yang dianggap korup. Tujuannya cuma satu: merebut kembali hak Amerika yang dia klaim telah "dicuri" oleh dunia selama ini. Kesimpulannya, fenomena Trump 2026 adalah campuran antara proteksionisme kuno dan manajemen merek modern yang sangat canggih. "Jurus Sapu Jagat" ini mungkin membuat para pemimpin dunia lainnya sakit kepala hebat, tapi bagi pendukung setianya, inilah sapuan bersih yang sudah lama dinanti. Anda boleh saja tidak setuju dengan caranya, tapi faktanya, jurus ini telah berhasil menyapu habis hampir semua tatanan lama yang pernah kita kenal.

Lentera Malam (Podcast Horor)
786 TINGGAL GRATIS DI RUMAH MEWAH??!! MENDING PIKIR PIKIR DULU DAH

Lentera Malam (Podcast Horor)

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 67:35


yosia menceritakan pengalamannya ketika ia menempati rumah mewah gratiss yang disediakan oleh teman-nya. sebelumnya teman-nya sering menceritakan tentang rumah tersebut tidak laku laku di jual, dan disewakan pun tidak ada yang betah lama.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 15 Januari 2026 - Selalu dekat dan bertumbuh dalam Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 15 Januari 2026Bacaan: "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24) Renungan: Apakah kita pernah mendengar seorang pengikut Kristus atau mungkin kita sendiri mengeluh seperti ini, "Semenjak saya jadi pengikut Yesus, mengapa justru masalah datang silih berganti? Dulu ketika saya belum bertobat, malah tidak mengalami berbagai macam masalah seperti sekarang ini." Sebenarnya itu keluhan yang berlebihan. Coba jujur kepada diri sendiri, benarkah saat kita belum mengikut Yesus kita tidak pernah mengalami masalah sama sekali? Tidak, bukan? Lalu mengapa ada pengikut Yesus yang mengeluh seperti itu? Sederhana, saat memutuskan mengikut Yesus yang muncul di benak pikirannya adalah kehidupan tanpa masalah dan diberkati secara berlimpah-limpah. Maka ketika ia sudah jadi pengikut Yesus dan tetap mengalami masalah, ia pun menjadi kecewa dan melebih-lebihkan masalah serta pergumulan hidupnya. Kenapa makin dekat dengan Tuhan, masalah kita seakan makin banyak? Dekat Tuhan memang ada masalah, tapi jauh dengan Yesus bukan berarti tanpa masalah. Lalu apa bedanya? Bedanya, kalau dekat Yesus kita bisa saja menghadapi masalah, bahkan mengalami jatuh dan gagal, tapi kita tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak, sebab Tuhan akan selalu menopang kita! Bagaimana jika kita menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan? Saat kita jatuh, selesai sudah! Seperti yang tertulis dalam Mazmur 73:19, ketika orang fasik jatuh maka mereka binasa dalam sekejap mata, habis oleh karena kedahsyatan. Jangan sampai kita memiliki pandangan yang keliru dalam hal mengikut Yesus, seolah-olah mengikut Yesus berarti tidak mengalami masalah. Kita bisa sakit. Kita bisa bangkrut. Kita bisa jatuh. Kita bisa gagal. Tapi bersama Tuhan, kita jatuh dan bangkit kembali. Kita gagal dan diberikan semangat untuk bangun lagi. Kita bangkrut, tapi Tuhan menolong dan memulihkan lagi. Kita sakit, tapi Tuhan menyembuhkan. Derigan iman seperti ini, kita tidak akan menjadi pengikut Yesus yang cengeng, yang sedikit-sedikit mengeluhkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Jadilah dewasa dalam Tuhan dan jangan pernah menjauhkan diri dari kasih karunia-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Ajarilah aku percaya bahwa bersama Engkau apapun masalah yang ku hadapi, selalu ada jalan keluarnya ketika aku hanya berharap pada-Mu. Amin. (Dod).

METRO TV
DIRIMU YANG DULU - Meet Nite Live MetroTv Edisi 077

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 41:56


MetroTV, AAAUUUUWWWWWW....

Ini Koper
#778 Menubuhkan Transformasi Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 6:03


Tahun 2025 hampir habis. Napas kita mungkin tersengal-sengal. Tapi, di dada kita ada rasa puas yang sulit dilukiskan. Saya melihat teman-teman di ROEMI dan INSPIRIT terus berlari. Begitu juga kawan-kawan di WLF, Rektorat Universitas Jambi, B2SDM di Kementerian Kehutanan, hingga Kedeputian LHSDA di OIKN. Ada satu kata yang terus menghantui meja rapat kita sepanjang tahun ini: Transformasi. Kata yang indah di telinga, tapi sering kali bikin meriang di badan. Kenapa kita harus bertransformasi? Karena model organisasi perubahan sosial yang lama sudah "kedaluwarsa". Dulu, organisasi itu seperti benteng. Kokoh, punya batas jelas, sangat protektif terhadap logonya sendiri, dan sering kali merasa paling benar. Sekarang, benteng itu harus dirubuhkan. Organisasi harus berubah menjadi ekosistem—sebuah platform tempat semua energi perubahan bisa saling bertemu dan membesar. Coba tengok hutan hujan tropis kita. Kenapa dia begitu tangguh menghadapi badai? Ternyata rahasianya bukan pada pohon yang paling tinggi. Rahasianya ada di bawah tanah. Namanya: Miselium. Jaringan jamur halus yang menyambungkan akar satu pohon dengan pohon lainnya. Miselium ini adalah simbol Koneksi. Luas, beragam, dan jumlahnya tak terhitung. Inilah fondasi pertama ekosistem kita. Di platform ini, kita melakukan Active Learning. Tidak lagi hanya berdiskusi di ruangan ber-AC, tapi belajar sambil bergerak dan praktik langsung di lapangan. Di sana pula terjadi Social Learning. Kita saling belajar satu sama lain. Bukan dari guru ke murid, tapi dari praktisi ke praktisi lainnya. Inilah yang melahirkan Collaborative Intelligences. Kecerdasan kolektif. Satu otak mungkin pintar, tapi ribuan otak yang tersambung miselium akan menjadi jenius. Miselium itu bekerja lewat Kolaborasi. Ini bukan sekadar kolaborasi basa-basi di atas meterai atau tanda tangan MoU yang kemudian berdebu. Ini adalah kolaborasi teknis yang strategis. Saya menyebutnya: Great Collaboration. Kerja nyata yang memastikan nutrisi mengalir dari yang berlebih kepada yang kekurangan. Puncaknya adalah Aksi Kolektif. Inilah yang kita saksikan di Pasar Kolaboraya 2025 kemarin. Namanya saja sudah "Raya". Artinya besar, megah, dan berdampak luas. Ingat buku Frederic Laloux, Reinventing Organizations? Dia bicara soal organisasi "Teal" yang digerakkan oleh kesadaran kolektif dan tujuan yang berevolusi. Lalu ada Adrienne Maree Brown dalam Emergent Strategy. Dia mengingatkan bahwa perubahan kecil yang terkoneksi secara luas akan menciptakan pola perubahan yang masif. Dan Ori Brafman dalam The Starfish and the Spider menegaskan: masa depan milik mereka yang berani mendesentralisasi kekuatan agar tetap hidup meski "dipotong". Transformasi itu enak sekali dikatakan, tapi sulit dijalankan karena ego. Kita masih senang jadi "pohon tunggal" yang ingin paling menonjol, namun akarnya ketakutan bertemu akar yang lain. Tahun 2026 sudah melambai. Inilah saatnya semua gagasan itu tidak lagi berhenti di atas kertas, tapi harus Embodied—meraga, menjadi urat nadi, dan hidup dalam setiap langkah nyata kita. Selamat bertransformasi!

Max Rockatansky
Eps 66: 30 KM on My Own Feet

Max Rockatansky

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 17:34


Dulu cuma becandaan, kenapa jadi serius? ☹️ lari dari rumah ke kantor udah bukan lagi dongeng cuy

Salam Rindu
Eps 85 - Life After Break up 9: Mie Ayam

Salam Rindu

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 6:01


Dulu apapun masalahnya katamu mie ayam tetap jadi juaranya Thanks to: suaranay / @dinarnursyifa for the beautiful voice

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 24 November 2025 - Kasih Yesus Mengalahkan Dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 4:29


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 24 November 2025Bacaan: "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yohanes 8:36)Renungan: Ada seorang pandai besi yang sangat terkenal karena hasil kerjanya sangat bermutu. Suatu ketika karena satu kesalahan ia ditangkap dan dipenjarakan di ruangan bawah tanah. Kedua kakinya dirantai dengan rantai yang sangat kuat. Ia mencoba untuk memutuskan mata rantai yang mengikat kakinya. Ia terus mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat memutuskan mata-mata rantai itu. Setelah bergumul cukup lama akhirnya harapannya pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang membelenggunya adalah buatan tangannya sendiri. Dulu ia sangat bangga karena telah menciptakan rantai yang kuat, tetapi kini ia sangat menyesal karena rantai yang kuat yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat. Dosa adalah rantai yag sangat kuat, yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging. Tangan kita sendirilah yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi untuk melepaskan diri dari belenggunya. Tidak ada yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Yesus Kristus yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga. Apakah kita akan hidup merdeka dari dosa atau tetap dibelenggu dosa sampai maut menjemput? Jika kita bijak, undanglah Yesus masuk dalam hati kita untuk memerdekakan kita saat ini juga. Kemudian hiduplah dalam kebenaran firman-Nya, karena hanya ketika kita berkomitmen hidup dalam kebenaran firman-Nya, kita akan mengalami kemerdekaan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mau mati untukku. Begitu besar dosa yang kubuat yang selalu mengecewakan hati-Mu. Tapi tangan-Mu senantiasa terbuka untuk menerimaku kembali. Terima kasih Yesus, karena kasih-Mu terlalu besar untukku. Amin. (Dod).

Daniel Tetangga Kamu
Ibnu Jamil, Melanie Putria & Alya Rohali Spill Serunya Jadi Pelari Marathon - Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Sep 13, 2025 83:14


Dulu cuma lari-lari santai Eh, sekarang udah keliling dunia dan menyelesaikan World Marathon Majors dan dapetin Six Star Medal!

Daniel Tetangga Kamu
Novia Bachmid: Dulu Dibully, Kini Jadi Inspirasi Banyak Orang - Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Aug 23, 2025 73:10


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 6 Agustus 2025 - Menjadi Saksi KasihNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 6 Agustus 2025Bacaan: "Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Markus 16:15)Renungan: Ada seorang gadis kecil berdiri di belakang kumpulan orang banyak, sementara ayahnya sedang bersaksi tentang perbuatan Tuhan di dalam hidupnya. Pria itu bercerita bahwa Tuhan telah menarik dan menyelamatkannya dari gaya hidup seorang pemabuk. Belum selesai ia bersaksi, satu dari sekian banyak orang yang sedang mendengar kesaksian itu menyela dan berkata, "Pak, kenapa anda tidak duduk diam saja? Anda hanyalah pemabuk yang sedang bermimpi" Si gadis kecil mendekati pemuda tersebut dan berkata, "Tuan, yang anda teriaki itu adalah ayah saya. Anda mengatakan ayah saya seorang pemabuk? Ayah saya dulu memang seorang pemabuk dan hampir setiap malam memukuli ibu. Ketika dipukul, ibu hanya bisa menangis sepanjang malam. Tuan, kami juga tidak memiliki pakaian yang bagus untuk dipakai karena ayah membelanjakan semua uangnya untuk membeli minuman keras. Dulu, saya tidak memiliki sepatu untuk dipakai ke sekolah, tapi sekarang lihatlah sepatu dan baju ini Ayah membelinya untuk saya karena sekarang ia memiliki pekerjaan yang baik dan tidak pernah mabuk lagi. Apakah anda melihat wanita yang sedang tersenyum di sana? Itu adalah ibu saya. Dia tidak menangis lagi sepanjang malam, bahkan sekarang dia bernyanyi sepanjang hari," kata gadis itu dengan bangga. "Tuan tahu siapa yang melakukan semua perubahan besar itu? Yesus yang telah mengubah ayah! Dia juga telah mengubah suasana rumah kami menjadi indah. Jadi Tuan, jika ayah saya sedang bermimpi, tolong jangan bangunkan dia!" lanjut gadis kecil itu dengan penuh percaya diri. Dibutuhkan waktu dan perubahan sikap yang nyata saat seseorang sudah menerima kasih Kristus agar dia mampu bersaksi tentang semua yang diterimanya dari Kristus. Sehingga melalui hidupnya dapat dibuktikan bahwa Kristus benar hidup di dalam dia dan dia di dalam Kristus. Paulus sendiri mengalaminya. Cukup lama para rasul baru bisa menerima dan mengakui perubahan Paulus yang dulunya pembunuh pengikut Kristus, namun kini menjadi pengajar jalan Kristus. Tapi ketika Paulus terus memberitakan Kristus dengan mengisahkan perjumpaannya yang spektakuler di jalan menuju Damsyik, banyak orang menjadi percaya dan memberi diri dibaptis. Apakah ada perubahan dalam diri kita saat kita mengenal Yesus Kristus? Kalau ada, bersaksilah tentang kasih-Nya yang besar itu. Ketika kita bersaksi, Roh Kudus akan bekerja di hati orang yang rindu untuk diubahkan, sehingga setelah kita, akan bertambah satu orang lagi menjadi murid Kristus. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena ketika aku mengenal Engkau secara pribadi ada sesuatu yang diubahkan dalam hidupku. Urapi mulutku agar aku mampu bersaksi tentang kasih-Mu, dan lepaskan lidah yang kelu dalam mulutku, agar kesaksianku dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 26 Juli 2025 - Peduli dan melayani keluarga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 25, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan -Sabtu, 26 Juli 2025Bacaan: "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang berdiri sebagai seorang hukuman karena kejahatan-kejahatan yang dilakukannya. Hakim yang akan mengadili pemuda tersebut sudah kenal betul dengannya sejak ia masih kecil. Apalagi ayahnya adalah seorang penegak hukum yang terkenal. Sebelum sidang dimulai sang hakim bertanya kepada pemuda tersebut, "Apakah engkau ingat pada ayahmu yang sudah engkau permalukan dengan kelakuanmu?" Pemuda itu menjawab, "Ya, saya sangat mengingat dia. Dulu ketika saya datang kepadanya untuk meminta nasihat karena saya butuh teman, ia mengangkat kepalanya sejenak dari buku hukum yang dibacanya dan ia berkata kepada saya, "Pergi sanal Papa sedang sibuk!" Papa kini selesai membaca buku tersebut dan ia menjadi ahli hukum yang terkenal tetapi saya berada di sini sebagai orang hukuman." Seringkali kita lebih sibuk dengan karier, pekerjaan dan keberhasilan yang kita kejar, namun kita melupakan hal yang sangat penting dan juga memerlukan perhatian kita yaitu keluarga. Kita mengabaikan suami, atau istri, dan anak-anak yang sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian kita. Salah satu faktor juga yang membuat keluarga dan anak-anak kita jauh dari Tuhan adalah kurangnya perhatian kita pada keluarga. Kita terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak ada waktu untuk berdoa bersama, ke gereja bersama, membaca Alkitab bersama.Betapa menyedihkan kalau kita berhasil mendidik dan mengajarkan jalan-jalan Tuhan kepada orang lain tetapi tidak kepada keluarga dan anak-anak kita. Betapa menyedihkan jika kita berhasil di dalam usaha kita tetapi rumah tangga yang berisı hanya sedikit orang malah hancur tak terurus. Berikanlah waktu dan perhatian untuk anak-anak kita dan kita akan bangga karena kita tidak hanya berhasil di dalam pelayanan dan karier, tetapi juga kita berhasil melayani keluarga kita sendiri. Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, aku mohon ampun karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sehingga tidak bisa memberikan waktu dan perhatian untuk suami, istri, anak-anak dan orang tuaku. Ingatkan aku bahwa keluargakupun butuh perhatianku. Yesus, kembalikan hatiku pada semua anggota keluargaku dan kembalikan hati mereka kepadaku. Amin. (Dod).

Kenny And Friends
Hiatus Dulu Gess

Kenny And Friends

Play Episode Listen Later Jul 4, 2025 14:20


Yes, I finally made it! Dari yang awalnya ragu, sekarang beneran jadi spinning trainer

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 6 Juni 2025 - Carilah Tuhan, dekatkan diri kepadaNya dan kasihi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 5, 2025 6:56


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 Juni 2025Bacaan: "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (Yakobus 4:17) Renungan: Setelah upacara pemakaman isteri sahabatnya, Jessen menemani sahabatnya pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, sahabatnya membuka laci tempat di mana isterinya biasa menyimpan underwear atau pakaian dalam. la meraih kotak yang tidak asing lagi baginya. Setelah membuka kotak tersebut, tampaklah sebuah celana dalam wanita berbahan sutra. "Ini dibeli oleh isteriku sekitar delapan tahun yang lalu ketika pertama kali kami ke pergi New York," katanya lirih, "tak pernah sekalipun ia mengeluarkan kotak ini apalagi memakainya. Katanya ia hanya akan menggunakannya pada kesempatan yang istimewa." Sahabatnya yang masih menyimpan kesedihan itu lalu meletakkan kotak berisi celana dalam sutra tersebut di atas tempat tidur. Ia berpaling kepada Jessen lalu berkata, "Jangan pernah menyimpan sesuatu untuk kesempatan istimewa, karena setiap hari dalam hidupmu adalah istimewa." Kata-katanya itu kini telah mengubah hidup Jessen. Dulu ia selalu sibuk dengan pekerjaannya. Ia seolah berpacu dengan waktu untuk melakukan aktivitas setiap hari. Tapi kini Jessen mulai menikmati kehidupannya, duduk di ruang tamu tanpa khawatir, ia memberikan banyak waktu untuk keluarganya, ia mengurangi waktu kerjanya. Ia tidak lagi menyimpan sesuatu berlama-lama. Tidak ada makanan yang sengaja disimpan berlama-lama untuk disuguhkan kepada tamu istimewa. Ia mengeluarkan gelas-gelas kristal kesayangannya yang selama ini disimpan di lemari kaca dan ia menggunakan gelas-gelas itu setiap hari. Ia tidak lagi menyimpan pakaian untuk waktu istimewa atau minyak wangi untuk dipakai hanya pada kesempatan istimewa. Ia memakai semua yang dapat dipakai. Ia sudah menghapus kata-kata "Aku akan memakainya nanti " atau "Aku akan menunggu saat istimewa...." Kita tidak tahu apakah kita masih bisa menjejakkan kaki di tanah keesokan hari, apakah kita masih akan melihat hari istimewa yang kita tunggu-tunggu itu. Karena tidak seorang pun tahu kapan Tuhan memanggil, maka jadikanlah setiap hari sebagai hari yang istimewa. Carilah Tuhan dan dekatkan diri kepada-Nya, kasihi sesama lebih lagi, berdamailah dengan musuh kita, selesaikan setiap perselisihan, jangan menahan apa yang dapat kita berikan, nikmatilah hari-hari kita dengan sukacita, karena mungkin saja ini adalah hari terakhir kita di dunia, atau hari terakhir orang yang kita kasihi. Intinya, "Jangan pernah menunda apa pun juga." Penyesalan selalu datang terlambat, antisipasi hal itu dengan cara mengisi hari-hari yang Tuhan anugerahkan dengan perbuatan terpuji yang mendatangkan kebahagiaan bagi kita dan bagi sesama kita. Di sisi lain, nikmatilah apa yang sudah Tuhan berikan, semakin banyak orang yang kita libatkan untuk menikmati berkat dan kebahagiaan, semakin berarti hidup kita. Maka ketika Tuhan memanggil kita kapan dan di mana pun juga, kita akan menyambut uluran tangan-Nya, tersenyum pada-Nya dan pergi untuk tinggal bersama-Nya di dalam kebahagiaan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku memandang hari-hariku sebagai hari yang istimewa serta mengisinya dengan perbuatan baik yang menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 31 Mei 2025 – Luk 1:39-56 : Benarkah Tuhan yang lebih dulu mau mendekatkan diri pada manusia?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later May 30, 2025


Pembawa Renungan : dr. Robert Reverger, SpKJ Denpasar Bali Luk 1:39-56

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 13 April 2025 - Andalkan. Tuhan Dalam Hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 12, 2025 7:30


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 13 April 2025Bacaan: "Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau." (Ayub 42:5) Renungan: Ada seorang anak yang selalu mengatakan kepada teman-temannya bahwa ayahnya adalah pria terkuat di dunia. Suatu hari ia memanjat pohon di depan rumahnya, dan tanpa disadarinya ternyata ia sudah berada di dahan yang cukup tinggi. Ketika melihat ke bawah, maka rasa takut menyelubungi hatinya, kemudian ia menjerit, "Ayah, tolong aku, aku takut dan tidak bisa turun dari pohon ini." Mendengar jeritan anaknya, maka sang ayah berlari ke luar rumah dan melihat anaknya memeluk dahan yang rapuh. Melihat anaknya berada dalam bahaya, maka sang ayah berkata, "Nak, jangan takut dan dengarkan perkataan Ayah. Sekarang lepaskan tanganmu pelan-pelan dan melompatlah ke bawah. Jangan takut karena Ayah akan menangkapmu, engkau tidak akan terluka karena Ayah pasti menangkapmu." Berkali-kali ayahnya berusaha meyakinkannya, tetapi ia tidak juga mau melompat karena ia berpikir, "Bagaimana kalau ayah tidak menangkapku? Aku akan jatuh ke tanah, lalu mati." Sambil menangis, ia berteriak, "Tidak, aku takut kalau ayah tidak akan menangkapku." Beberapa detik kemudian terdengar suara dahan patah dan anak itu pun jatuh. Tanpa disadarinya, ia sudah ada dalam pelukan ayahnya. Dengan tubuh yang gemetar ia memeluk ayahnya dan berkata. "Dulu aku hanya bisa berkata kepada teman-teman bahwa Ayah adalah pria terkuat di dunia, tetapi sekarang aku yakin bahwa Ayah memang pria terkuat di dunia." Bukankah kita sering berlaku seperti anak kecil itu? Kita begitu fasih berkata kepada orang lain bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang sanggup dan luar biasa. Tetapi ketika kita diperhadapkan dengan suatu permasalahan, maka kita seringkali ragu dengan kesanggupan dan kesediaan Allah untuk menolong kita. Kekristenan bukanlah sekedar tahu bahwa Allah kita adalah Allah yang sanggup dan luar biasa, tetapi kekristenan adalah pengalaman hidup bersama Allah yang sanggup dan luar biasa itu. Bagaimana sikap dan tindakan kita ketika berhadapan dengan masalah yang besar? Ke mana kita berlari mencari pertolongan? Kepada orang tua, saudara, pejabat atau "orang pintar"? Jika kita mengaku sebagai pengikut Yesus, tentu kita akan mengandalkan-Nya dalam hidup ini dan yakin bahwa Allah yang kita kenal di dalam Yesus Kristus bersedia menolong kita untuk menyelesaikan persoalan yang sedang kita hadapi. Jika kita mengenal Allah, maka kita yakin bahwa lewat suatu persoalan, kita akan melihat kasih dan kuasa-Nya bekerja dalam hidup kita. Jangan pernah meragukan kemampuan Allah, karena la adalah Allah yang gagah perkasa. Nikmati pengalaman indah bersama Allah lewat persoalan yang hadir dalam hidup kita, sehingga kita dapat berkata, "Dulu hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau". Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya sekadar tahu bahwa Engkau luar biasa, tetapi aku mau mengalami hal-hal yang luar biasa bersama-Mu. Amin. (Dod).

SiKutuBuku
Ingin Perusahaan Sukses? Mulai dari Bahagiakan Karyawan Dulu!

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Dec 11, 2024 6:46


Kamu tahu nggak kalau karyawan bahagia bisa jadi resep sukses perusahaan? Kali ini, saya bakal bahas gimana kebahagiaan karyawan nggak cuma bikin suasana kerja lebih asyik, tapi juga bisa ngangkat performa bisnis sampai tiga kali lipat! Rahasia sukses pengusaha nggak selalu soal strategi besar atau anggaran mewah, tapi soal hal-hal sederhana seperti kepercayaan, keadilan, dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Kalau perusahaan fokus bikin timnya bahagia, hasilnya nggak cuma karyawan lebih loyal, tapi juga efisiensi yang lebih tinggi. Yuk, kita kupas bareng tips sukses perusahaan yang dimulai dari membahagiakan tim kerja. Jangan lewatkan! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

NGOCEH by Yafi Fayruz
Episode 86 - Ketika Pulang Ke Indonesia Harus Ngapain Dulu Nih?

NGOCEH by Yafi Fayruz

Play Episode Listen Later Nov 7, 2024 15:01


Mohon arahannya di komen atau DM Instagram ane ya!!