Figure in the Hebrew Bible whose descendants are mentioned in the conquest of Canaan by the Israelites
POPULARITY
Categories
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
Lenny shares her struggle in pushing the Northern Territory (NT) education system that in turn sees her son graduating as the youngest doctor in the territory and how Indonesian cultural values play a vital role in her children's character education. - Lenny berbagi tentang perjuangannya mendorong sistem pendidikan di Northern Territory (NT) hingga kemudian anaknya dapat lulus menjadi dokter termuda di wilayah itu, serta bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia berperan penting dalam pendidikan karakter anak-anaknya.
Sermon: Anak Series: God's Perfect Servant Speaker: Ptr. Renz Raquion Scripture: Mark 12:35-44 Ilang araw bago Siya ipinako sa krus, ipinahayag ni Hesus na Siya ang Anak ng Diyos at ipinaliwanag kung ano ang kahulugan ng tunay na pananampalataya sa Kanya. Ngayong Linggo, ibinabahagi ni Pastor Renz Raquion na isinasabuhay ng mga tunay na tagapagsunod ng perpektong Guro ang kanilang pananampalataya sa pamamagitan ng taos-puso at mapagsakripisyong paglilingkod, sa halip na maghangad ng pansariling kapakinabangan. In the days before His crucifixion, Jesus revealed Himself as the Son of God and explained what true faith in Him entails. This Sunday, Ptr. Renz Raquion shares that those who follow the perfect Master live out their faith through genuine and sacrificial service, rather than selfish fulfillment. Sermon Notes: https://drive.google.com/file/d/1gj8uYs5sM0sg8voc9qnqWBmcOC2Q-v_C/view?usp=drive_link On our website: https://cbcp.org/blog/2026/02/22/anak/ Join a Life Group: https://cbcp.org/lifegroups Find an event: https://cbcp.org/events Learn how to give: https://cbcp.org/giving Website: https://cbcp.org Facebook: https://facebook.com/cbcponline YouTube: https://youtube.com/cbcponline Soundcloud: https://soundcloud.com/cbcponline Instagram: https://instagram.com/cbcponline
Arini Suryokusumo Alliod, an Indonesian living in Sydney with her French husband, shares what it is like to raise two children across three languages: Indonesian, French and English, and why the mother tongue remains a priority in the midst of life abroad. - Arini Suryokusumo Alliod, diaspora Indonesia yang tinggal di Sydney bersama suaminya yang berkebangsaan Prancis, berbagi cerita tentang bagaimana ia membesarkan dua anaknya dengan tiga bahasa sekaligus — Indonesia, Prancis, dan Inggris — dan mengapa bahasa ibu tetap menjadi prioritas di tengah kehidupan di perantauan.
'Now they departed and came back to Moses and Aaron and all the congregation of the children of Israel in the Wilderness of Paran, at Kadesh; they brought back word to them and to all the congregation, and showed them the fruit of the land. Then they told him, and said: “We went to the land where you sent us. It truly flows with milk and honey, and this is its fruit. Nevertheless the people who dwell in the land are strong; the cities are fortified and very large; moreover we saw the descendants of Anak there. The Amalekites dwell in the land of the South; the Hittites, the Jebusites, and the Amorites dwell in the mountains; and the Canaanites dwell by the sea and along the banks of the Jordan.” 'Then Caleb quieted the people before Moses, and said, “Let us go up at once and take possession, for we are well able to overcome it.” 'But the men who had gone up with him said, “We are not able to go up against the people, for they are stronger than we.”' (Numbers 13.26-31, NKJV) One thing had to happen before they could appropriate all the blessings of God, which had been so clearly promised and prophesied, this was their ‘Iron Curtain', the final barrier. One final step and all that they had longed and prayed for would be theirs. One step and the veil that covered their eyes would be lifted and they would see one of the most beautiful and dramatic things that man has ever seen (and few are allowed to actually see this), the REASON why God works great and powerful miracles! His purpose NOW revealed! After all Abraham only acted in faith, he never saw the fulfilment. But this one final step was not taken! – It was to demand a faith beyond their ability! How often are believers today within sight of everything that they are desiring, often with earnest prayer and with the clear knowledge that God HAS promised... yet that final step is not taken, they don't go in and possess the land. It occurs in the realms of healing, finance, evangelism and missions, possibly even revival, certainly in most areas of our lives and especially our service for God.
Kalimat viral “cukup saya WNI, anak jangan” memicu polemik besar.Bukan hanya soal kewarganegaraan, tapi etika, nasionalisme, dan tanggung jawab penerima beasiswa negara.Episode ini membahas apakah skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan perlu penguatan komitmen kebangsaan, serta pelajaran penting bagi pemerintah dan calon awardee.Diskusi bersama Billy Mambrasar.
EP255. Ibu Bapa Tak Faham Kenapa Anak Nak Bercerai.Anak-anak ingin bercerai kerana lama menderita, tapi ibu bapa tidak menyokong anak-anak ingin bercerai dan berharap anak mereka supaya bersabar, atau mereka anak menantu 'baik'. ==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK YANG HILANGDiambil dari: Lukas 15:24 (TB)“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan didapat kembali.”Wonder Kids, hari ini kita membaca perumpamaan yang sangat terkenal dan hanya dicatat oleh Lukas: kisah anak yang hilang. Yesus menceritakan tentang seorang anak bungsu, artinya anak terakhir, yang meminta bagiannya dari harta ayahnya. Setelah mendapatkan harta yang dia minta, ia pergi jauh, menghabiskan semuanya, dan akhirnya hidupnya hancur. Saat ia kehabisan segalanya, ia sadar bahwa hidup jauh dari ayahnya tidak membawa kebahagiaan.Kemudian karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, ia memilih untuk pulang. Ia tidak pulang dengan bangga. Ia pulang dengan hati menyesal. Tapi yang luar biasa adalah reaksi sang ayah. Ayah itu melihat anaknya dari jauh, berlari menyambutnya, memeluknya, dan mengadakan pesta. Bukan karena anak itu layak, tetapi karena ayah itu mengasihinya.Namun cerita ini belum selesai. Ada juga anak sulung, yang artinya anak pertama. Ia marah. Ia merasa tidak adil. Ia merasa lebih baik dari adiknya. Yesus memakai kisah ini untuk menunjukkan dua hal:Pertama, Allah mengasihi orang yang mau bertobat yang artinya meninggalkan dosa-dosa dan melakukan firman TuhanKedua, Allah juga menginginkan hati yang penuh kasih, bukan iri dan sombongBaik anak bungsu maupun anak sulung sama-sama perlu belajar tentang kasih Bapa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Tanyakan pada dirimu: Apakah aku pernah seperti anak bungsu yang menjauh dari Tuhan? Atau seperti anak sulung yang taat, tapi hatinya tidak penuh kasih?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Bapa yang penuh kasih. Saat aku salah dan kembali kepada-Mu, Engkau menerimaku. Tolong aku juga memiliki hati yang penuh kasih kepada orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah bersukacita ketika satu anak-Nya yang hilang mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Bismillah,2021. ANAK SAMBUNGKU SUKA MEMBANDING-BANDINGKANKU DENGAN IBUNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya Jawab
Penguatan Aqidah dan Menanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an pada Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 29 Sya’ban 1447 H / 17 Februari 2026 M. Kajian Tentang Penguatan Aqidah dan Menanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an pada […] Tulisan Penguatan Aqidah dan Menanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an pada Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Anak-anak di kota Gracetown Irlandia harus berusia minial 12 tahun sebelum diperbolehkan memiliki smartphone.
Mendidik Anak Mencintai Al-Qur’an ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 28 Sya’ban 1447 H / 16 Februari 2026 M. Kajian Tentang Mendidik Anak Mencintai Al-Qur’an Anak merupakan salah satu karunia terbesar sekaligus amanah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala […] Tulisan Mendidik Anak Mencintai Al-Qur’an ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK DI KOTA NAINDiambil dari: Lukas 7:14–15 (TB)“Maka Yesus menghampiri usungan itu dan menyentuhnya; sedang para pengusung berhenti. Lalu Ia berkata: ‘Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!' Maka bangkitlah orang mati itu lalu duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.”Wonder Kids, hari ini kita melihat satu kisah yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus datang ke sebuah kota bernama Nain. Di sana ada seorang ibu yang sedang sangat sedih. Ia adalah seorang janda, seorang janda artinya ia sudah tidak memiliki suami lagi dan sekarang anak laki-laki satu-satunya telah meninggal. Bagi ibu ini, kehilangan anak berarti kehilangan segalanya. Ia tidak punya suami, tidak punya penolong, dan tidak punya masa depan.Ketika Yesus melihat ibu itu, Alkitab berkata Yesus tergerak oleh belas kasihan. Yesus tidak menunggu diminta. Ia mendekat, menyentuh usungan jenazah, dan berkata, “Hai anak muda, bangkitlah!” Anak itu hidup kembali, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.Yesus bukan hanya menunjukkan kuasa-Nya, tetapi juga menunjukkan hati-Nya yang penuh kasih. Yesus peduli pada orang yang tidak punya siapa-siapa. Ia melihat air mata yang orang lain mungkin abaikan. Melalui kisah ini, Lukas ingin kita tahu: Yesus bukan hanya kuat, Yesus juga lembut dan penuh belas kasihan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang sedang sedih atau kesepian. Doakan mereka, dan jika bisa, tunjukkan perhatian kecil—senyum, sapaan, atau bantuan sederhana.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau peduli pada orang yang sedih dan terluka. Ajari aku memiliki hati yang penuh belas kasihan seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melihat air mata kita dan peduli pada hati kita. Tuhan Yesus memberkati.
Sa isang Aboriginal community sa Balgo at sa bayan ng Kununurra sa Kimberley Region, Western Australia unang nanirahan ang pamilya ni Maricel Morica pagdating nila sa Australia noong 2018. Inamin nila na naging hamon ang pagsasagawa ng Ramadan, sapagkat sila lamang ang nakasuot ng hijab at abaya at walang malapit na mosque o Muslim community.
APOSTOLOSOPHY PT11(Conquering Talmai The Last Son Of Anak) by Apostle Joseph Mintah in the series The Ministry System Of The Believer
Mga SAMU'T-SARING KWENTONG KABABALAGHAN at KATATAKUTAN na ipinadala sa sindakstories2008@gmail.com.True / Fiction Horror Stories of Podcast Listeners. Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 22 Sya’ban 1447 H / 10 Februari 2026 M. Kajian Tentang Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat Penanaman […] Tulisan Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
"Sudah berusaha memahami anak, tapi masih gagal dan kesulitan? Coba praktikkan tips di audio ini agar berhasil memahami anak. Pengen tahu, apa sih yang Moms & Dads upayakan kalo kesulitan memahami perasaan buah hati? Tulis di comment untuk menginspirasi orang tua lain."
Bismillah,Ketika Anak Kecil Bertanya tentang Kiamat(A child asks about the Day of Judgement)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 1950“Kapan Terjadi Hari Kiamat?”
Bismillah,Ketika Anak Muda Bertanya(When the youth ask)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 1998“Ya Allah -Ta'ala-, Aku Rindu Berpuasa Ramadhan”
Kasus bunuh diri anak di Indonesia kian menjadi sorotan. Dalam siaran Radio (15/02/2026), psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, dr. Ida Rohmawati, menjelaskan bahwa tindakan bunuh diri tidak terjadi secara mendadak. Ada tahapan psikologis yang dilalui, mulai dari ambivalensi, rigiditas berpikir, hingga impulsivitas yang dipicu oleh faktor tertentu.Bagaimana anak memahami konsep kematian? Apa saja faktor predisposisi dan pencetusnya? Seberapa besar peran keluarga, pola asuh, lingkungan sosial, hingga kondisi ekonomi dalam membentuk kerentanan mental anak?Simak pembahasan lengkap mengenai kesehatan mental anak, tanda-tanda perubahan perilaku yang perlu diwaspadai, serta pentingnya ruang diskusi dan literasi pola asuh di tengah tantangan zaman.
Theo Derick! Anak muda hebat yang sudah hadir di podcast saya! Theo adalah seorang entrepreneur serta content creator yang menyajikan konten-konten literasi finansial. Di podcast ini kita akan buka-bukaan mengenai perjuangan hidup seorang Theo Derick from zero to hero! Ia juga akan membagikan tip investasi yang sehat dan “realistis”. Pastinya daging semua!
"Mulailah dari pemilihan makanan!
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK-ANAK GURUHDiambil dari: Markus 3:16–19 (TB)“Inilah kedua belas orang yang dipilih-Nya: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus; Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudara Yakobus, yang diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti: anak-anak guruh…”Wonder Kids, hari ini kita belajar satu hal yang unik dari Injil Markus: Yesus memberi julukan kepada murid-murid-Nya! Dalam daftar dua belas murid, Markus mencatat sesuatu yang istimewa. Simon diberi nama Petrus, yang berarti “batu karang”. Yakobus dan Yohanes diberi nama Boanerges, yang artinya “anak-anak guruh.” Mengapa Yesus memberi julukan seperti itu?Alkitab tidak menjelaskan secara detail. Tetapi dari kisah-kisah mereka, kita tahu Yakobus dan Yohanes adalah orang yang berani, penuh semangat, dan cepat bereaksi. Mereka pernah ingin memanggil api dari langit untuk menghukum orang-orang yang menolak Yesus. Sikap mereka seperti guruh—keras dan menggelegar!Yang penting bukan julukannya, tetapi apa yang Yesus lakukan. Yesus melihat mereka bukan hanya seperti sekarang, tetapi seperti apa yang bisa Tuhan ubah dalam hidup mereka. Yesus tidak hanya memanggil orang, Ia juga memberi identitas baru.Ketika kita percaya kepada Yesus, kita juga menerima identitas baru. Kita disebut orang Kristen, artinya pengikut Kristus. Bukan karena kita hebat, tetapi karena Yesus mengubah siapa kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingatlah bahwa Yesus mengenalmu dan mengasihimu. Ia melihat siapa kamu sekarang, dan siapa kamu bisa menjadi di dalam Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengenalku dan mengasihiku. Terima kasih karena Engkau memberiku identitas baru di dalam-Mu. Tolong aku hidup sesuai dengan identitasku sebagai anak Tuhan. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memberimu identitas baru dan mengubah hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.
Simak pembahasannya bersama: 1. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Aris Adi Leksono2. Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Mendidik Anak Mencintai Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 14 Sya’ban 1447 H / 2 Februari 2026 M. Kajian Tentang Mendidik Anak Mencintai Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Mencintai para sahabat […] Tulisan Mendidik Anak Mencintai Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pusat Kesenjataan Kaveleri TNI Angkatan Darat menggelar kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Selain pendampingan psikologis, TNI AD juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk membangkitkan semangat belajar para siswa yang terdampak. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi psikologis dan memberikan harapan bagi masa depan mereka.
Bismillah,2001. SEDIHNYA IBU SAAT KEHILANGAN ANAKRiyaadhus Shaalihiin Tanya Jawab
Bismillah,2000. SAAT ANAK TAHU AYAHNYA SELINGKUHRiyaadhus Shaalihiin Tanya Jawab
Renungan D'Message || MENDIDIK ANAK REMAJA, KOK SULIT? IIPs. Steven Liem
Bismillah,1991. AYAH LALAI, AKHIRNYA ANAK JADI KORBANRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya JawabSESI TANYA JAWABSilakan kirim pertanyaan via Chat WhatsApp di wa.me/6281299588757 Mohon agar cantumkan nomor WA anda di awal pertanyaanDi antara adab dalam bertanya:1. Ucapkan salam.2. Doakan semoga Allah Ta'ala merahmati para Ulama, Imam Nawawi.( Mendoakan secara khusus untuk Imam Nawawi Rahimahullah dikarenakan konteks kita berada dalam kajian Riyaadhush Shaalihiin karya Imam Nawawi Rahimahullah )Kemudian silakan untuk mencantumkan pertanyaannya.Adapun Materi kajian yang sedang kita bahas adalah:“Rasa takut kepada Allah -Ta'ala-”Dan dimohon agar dijadikan satu dalam 1x pengiriman chat.——-Bersama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah di:YouTube / muhammadnuzuldzikri Audioradio.muhajirproject.com/
Bismillah,1993. SAAT ANAK GADIS TIDAK MAU DIATURRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya Jawab——-Bersama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah di:YouTube / muhammadnuzuldzikri Audioradio.muhajirproject.com/
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
Andre Marquez, a 16-year-old Filipino-Australian, was found dead in the Blue Mountains after going missing for 24 hours during a hiking and camping trip with a friend. Police investigations are ongoing as the family mourns his passing and expresses gratitude for the overwhelming community support. - Isang 16 anyos na Filipino-Australian na si Andre Marquez ang natagpuang patay sa Blue Mountains matapos mawala nang bente kwatro oras habang nagha-hiking at nagka-camping kasama ang isang kaibigan. Patuloy ang imbestigasyon ng pulisya habang nagdadalamhati ang pamilya at nagpapasalamat sa suporta ng komunidad.
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
[Exodus 3:17] I have promised to rescue you from your oppression in Egypt. I will lead you to a land flowing with milk and honey--the land where the Canaanites, Hittites, Amorites, Perizzites, Hivites, and Jebusites now live."'Some people see __________________, while others see __________________.[Numbers 13:30-33] But Caleb tried to quiet the people as they stood before Moses. "Let's go at once to take the land," he said. "We can certainly conquer it!" [31] But the other men who had explored the land with him disagreed. "We can't go up against them! They are stronger than we are!" [32] So they spread this bad report about the land among the Israelites: "The land we traveled through and explored will devour anyone who goes to live there. All the people we saw were huge. [33] We even saw giants there, the descendants of Anak. Next to them we felt like grasshoppers, and that's what they thought, too!"Faith doesn't deny obstacles it __________________ them through God.[Numbers 14:10] But the whole community began to talk about stoning Joshua and Caleb.It takes endurance to stand in the face of __________________.[Numbers 14:24] But my servant Caleb has a different attitude than the others have. He has remained loyal to me, so I will bring him into the land he explored. His descendants will possess their full share of that land.Waiting isn't __________________ as long as your faith stays __________________.[Joshua 14:10-12] "Now, as you can see, the LORD has kept me alive and well as he promised for all these forty-five years since Moses made this promise--even while Israel wandered in the wilderness. Today I am eighty-five years old. [11] I am as strong now as I was when Moses sent me on that journey, and I can still travel and fight as well as I could then. [12] So give me the hill country that the LORD promised me. You will remember that as scouts we found the descendants of Anak living there in great, walled towns. But if the LORD is with me, I will drive them out of the land, just as the LORD said."Mature faith doesn't ask for __________________ it asks for an __________________.[Judges 3:9-11] But when the people of Israel cried out to the LORD for help, the LORD raised up a rescuer to save them. His name was Othniel, the son of Caleb's younger brother, Kenaz. [10] The Spirit of the LORD came upon him, and he became Israel's judge. He went to war against King Cushan-rishathaim of Aram, and the LORD gave Othniel victory over him. [11] So there was peace in the land for forty years. Then Othniel son of Kenaz died.__________________ is formed through obedience.[James 1:3-4] For you know that when your faith is tested, your endurance has a chance to grow. [4] So let it grow, for when your endurance is fully developed, you will be perfect and complete, needing nothing.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 30 Januari 2026Bacaan: "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24) Renungan: Suatu kali ada seorang anak laki-laki yang kedapatan sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga yang sangat mahal. Anak ini memasukkan tangannya ke dalam vas itu, tetapi ia tak bisa menariknya keluar. Ayahnya berusaha keras menolongnya, tetapi semua usahanya sia-sia. Keduanya murung karena tidak rela memecahkan vas yang indah itu. Lalu sang ayah menarik nafas dan berkata, "Sekarang anakku, kita coba sekali lagi. Buka tanganmu, dan luruskan jari-jarimu seperti yang Ayah lakukan, lalu tarik." Yang mengejutkan adalah si anak menjawab, "Tidak, Ayah. Saya tidak mungkin meluruskan jari-jari saya seperti itu. Jika saya melakukannya, saya akan menjatuhkan koin saya! Dan saya tidak mau hal itu terjadi." Seperti anak kecil tersebut, kebanyakan dari kita sering bertindak seperti itu. Kita begitu sibuk memegangi recehan yang tak berharga sehingga kita tidak dapat menerima kebebasan. Terkadang kehidupan dalam dosa dianggap sebagai sesuatu harta yang sebenarnya telah membutakan mata rohani kita. Padahal sebagai orang percaya yang telah hidup di dalam Kristus, kita telah dimerdekakan dari segala bentuk kutuk dosa. Namun yang menjadi kesulitannya adalah kita tidak rela melepaskan sesuatu yang kita anggap berharga dan lebih memilih hidup dalam kesesakan karena ikatan dosa yang memberikan kenikmatan sesaat. Semua kembali ke diri kita, pilihan di tangan kita, apakah mau melepaskannya atau tidak. Hal yang sama pernah dialami oleh perempuan Samaria yang mengalami perjumpaan dengan Yesus. Setelah berjumpa dengan Yesus ia melepaskan prinsip hidup dan semua genggaman masa lalunya dan melangkah dengan hidup baru yang Tuhan karuniakan. Yang lebih luar biasa ia menjadi pekabar Injil bagi orang-orang di sekitarnya. Begitulah kehidupan kita bisa menjadi lebih baik jika kita menyerahkan bejana hidup kita ke tangan Tuhan, dengan cara melepaskan genggaman yang kita anggap berharga namun tidak sesuai dengan pandangan Tuhan lalu menjalani kehidupan yang benar dalam ikatan kasih kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku melepaskan segala genggaman dosa dan prinsip hidup lama yang tak berkenan di mata-Mu sehingga mengalami kemerdekaan sejati. Amin. (Dod).
Haruskah punya anak setalah menikah?Atau sebenarnya masih ada cara lain untuk meraih kebahagiaan sebagai keluarga?Di era takut menikah seperti sekarang, penting rasanya untuk mengingat lagi makna keluarga yang akan dibangun, dan seperti apa perjalanannya nanti.Bersama bu Rani dari Innerwork Indonesia serta penulis trilogi "Untuk Apa Menikah?", "Untuk Apa Bertahan?" dan "Untuk Apa Keluarga?" Parents diajak memaknai ulang pilihan yang telah atau akan diambil. Timestamp:00:00 Opening03:45 Gimana boomers memandang pernikahan dan keluarga07:12 Orang tua harus sadar kalau gak selalu tau yang terbaik buat anak11:45 Gak ada yang benar-benar siap, tapi semua bisa dipersiapkan.19:10 Anak perempuan harus punya rencana hidup26:25 Conscious marriage dan conscious parenting38:50 Gen Z bukan takut menikah48:35 Alasan kenapa bisa terlalu sedih akan hal kecil53:32 Pernikahan harusnya memberi ruang aman untuk self-expansion
Pdt. Rubin Ong (TB) Ibrani 5:8Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya.
Rindu random conversation TTYL? Kami pun rindu jugak! :( Late night ramblingsRembali bakal competitor Rembayung??Teori nama anak-anak T20, M40 dan B40Jangan masak waktu tengah marah!The art of cooking masakan MelayuRestoran Melayu high-endDilemma podcastersJangan lupa subscribe Youtube channel TTYL: Talk To You Later ! **Follow TTYL Socials**Instagram: @ttylpodcastYoutube: TTYL: Talk To You LaterTiktok: @ttyl.podcast
From January 5, 2026, eligible families are now guaranteed three days per week of childcare subsidies without having to prove hours worked. How does this policy affect the work decisions and activities of Indonesian mothers in Australia? - Mulai 5 Januari 2026, keluarga yang memenuhi syarat kini dijamin mendapat tiga hari per minggu subsidi penitipan anak tanpa harus membuktikan jam kerja. Bagaimana kebijakan ini mempengaruhi keputusan kerja dan aktivitas para ibu Indonesia di Australia?
Hai Tetangga kesayangan!Di Daniel Tetangga Kamu kali ini, Daniel ngobrol bareng Dr. Garth Graham tentang tantangan membesarkan anak di era digital. Mulai dari pentingnya bikin family plan bareng, menetapkan batasan yang sehat, sampai menemukan keseimbangan antara screen time dan kehidupan nyata.Lewat obrolan yang jujur dan reflektif, Dr. Garth Graham mengingatkan bahwa peran orang tua bukan cuma soal memberi aturan, tapi juga memberi contoh. Karena anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ucapkan, tapi dari apa yang mereka lihat setiap hari.Obrolan ini membuka perspektif baru tentang pola asuh, kebiasaan digital, dan nilai keluarga yang relevan dengan kehidupan orang tua masa kini.Seperti apa obrolannya? Yuk tonton di sini!Dapatkan Merchandise Daniel Tetangga Kamu di sini:https://tokopedia.link/dmnmerch
Parents sending children to childcare are now guaranteed a 90 percent subsidy for 3 days a week, without completing any eligibility test. - Orang tua yang menitipkan anak-anak mereka ke pusat penitipan anak dijamin mendapatkan subsidi sebesar 90 persen untuk 3 hari dalam seminggu, tanpa perlu mengikuti tes kelayakan.
You will never take ground with your ____________ if you haven't taken ground in your ____________.[Numbers 13:32-33] So they spread this bad report about the land among the Israelites: "The land we traveled through and explored will devour anyone who goes to live there. All the people we saw were huge. [33] We even saw giants there, the descendants of Anak. Next to them we felt like grasshoppers, and that's what they thought, too!"You can take people out of ______________ in a moment, but it takes a long time to get the ______________ out of people.God wants us to experience __________________![Psalm 34:3 ESV] Oh, magnify the LORD with me, and let us exalt his name together!What you __________________ in your mind will __________________ your life.[2 Corinthians 10:5 NIV] We demolish arguments and every pretension that sets itself up against the knowledge of God, and we take captive every thought to make it obedient to Christ.Your mind is the territory the enemy fights __________________ for.[Joshua 1:6-9] "Be strong and courageous, for you are the one who will lead these people to possess all the land I swore to their ancestors I would give them. [7] Be strong and very courageous. Be careful to obey all the instructions Moses gave you. Do not deviate from them, turning either to the right or to the left. Then you will be successful in everything you do. [8] Study this Book of Instruction continually. Meditate on it day and night so you will be sure to obey everything written in it. Only then will you prosper and succeed in all you do. [9] This is my command--be strong and courageous! Do not be afraid or discouraged. For the LORD your God is with you wherever you go."Meditation is filling your mind with _____________________ until it changes who you are.[Numbers 13:16] These are the names of the men Moses sent out to explore the land. (Moses called Hoshea son of Nun by the name Joshua.)Taking ground in your mind requires __________________ while still __________________.[Joshua 3:15a] It was the harvest season, and the Jordan was overflowing its banks.
Julia-Coco, "P eh ano ngayon?"Dapat magsalita na si Kathryn! Ano ba talaga?Ba't naman kasi sinabi yon ni ate Vi?
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 2 Januari 2026Bacaan: "Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian." (2 Korintus 5:16)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak kecil yang berjualan bolpoin di sebuah bus kota. Anak ini terlihat sangat sederhana dan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dengan gigih anak ini menjajakan bolpoinnya kepada setiap penumpang yang sangat padat di dalam bus kota itu. Seorang pengusaha membeli bolpoin anak kecil itu dengan membayar uang Rp. 10.000,-. Si anak kecil itu belum sempat memberikan bolpoinnya karena situasi yang sangat berdesak-desakan di dalam bus, tapi si pengusaha sudah melompat keluar bus kota. Si anak kecil segera berusaha melompat juga keluar bus dan segera menghampiri si pengusaha, "Maaf Pak, ini bolpoin Bapak, dan ini kembaliannya. Saya mohon maaf Pak, tadi padat sekali di dalam bus. Saya tidak bisa segera memberikan bolpoin kepada Bapak." Pengusaha itu menjawab, "Tidak apa-apa Nak, kamu adalah seorang pengusaha seperti juga aku, kadang kala hal-hal yang seperti ini juga terjadi padaku. Dan kamu adalah seorang pengusaha yang bertanggung jawab." Bertahun-tahun telah lewat. Pada suatu acara sosial malam itu, seorang pemuda mendatangi seorang pengusaha dan berkata, "Pak, saya ingin mengingatkan kembali peristiwa beberapa tahun yang lalu. Saya adalah anak kecil yang pernah menjual bolpoin di bus kepada Bapak. Sekarang ini saya telah menjadi seorang pengusaha yang sukses. Saya berterima kasih kepada Bapak karena kata-kata Bapak yang mengatakan bahwa saya adalah seorang pengusaha yang bertanggung jawab. Kata-kata itu telah membuat saya menjadi percaya diri dan itu adalah modal terbesar saya. Kata-kata Bapak itu telah mendorong saya untuk berlaku sebagai seorang pengusaha yang jujur dan bertanggung jawab, dan inilah yang membawa saya terus naik di dalam menjalankan bisnis saya." Setiap kita bisa salah menilai orang, dan penilaian kita yang salah atau yang negatif, bisa memberikan dampak yang buruk kepada orang lain. Jika orang tersebut belum dewasa pemikirannya, maka penilaian atas dirinya yang negatif, bisa saja membentuk karakternya menjadi orang yang negatif juga. Dia bisa menjadi orang yang minder, tertutup, patah semangat, atau menjadi orang yang membenci semua orang dan pendendam. Rasul Paulus pun tidak luput dari masalah ini, ia pernah salah di dalam menilai Yesus. la menilai Yesus menurut ukuran manusia, bukan melihat dengan kacamata Tuhan. "Sebab itu, kami tidak lagi menilai seorang pun juga menurut ukuran manusia. Jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian." Mari kita belajar menilai orang lain sebagaimana Tuhan menilai kita, yaitu sebagai ciptaan-Nya yang berharga, yang layak dikasihi, sehingga Yesus mau mati bagi kita. Biarlah perkataan-perkataan kita selalu positif dan membangun orang lain, menumbuhkan semangat untuk melakukan hal-hal yang baik dan berguna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, awasilah mulutku, berjagalah pada pintu bibirku. Biarlah perkataan-perkataanku senantiasa membangun dan menguatkan sesamaku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : dr. Robert Reverger, SpKJ Denpasar Bali Yoh 1:1-18
International student Jeica Dimatatac is spending Christmas in Australia while her child is in the Philippines making the season even harder now that she is a mother. - Ginunita ng international student na si Jeica Dimatatac ang Pasko sa Australia na malayo sa kanyang anak. Bagama't mahirap, nilalabanan niya ang pangungulila.
Tim fiksi atau non-fiksi? Sebenernya lebih berguna baca yang mana sih? Gua akan berusaha menjawab ini bareng Ernest Junius Wiyanto, penulis sekaligus cofounder personalised childern's book, Bookabook.id, dan pameran buku anak, Karya Raya. Ernest sendiri pembaca karya sastra, dan gua yakin lo akan dapet banyak banget insight soal menikmati literary books, termasuk dari top 3 buku fiksi buat pemula. Enjoy!