Podcasts about pertanyaan

  • 635PODCASTS
  • 1,368EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • May 18, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about pertanyaan

Show all podcasts related to pertanyaan

Latest podcast episodes about pertanyaan

Pinter Politik
Danantara dan Konstitusi Kedua: Ketika Negara Memilih Menjadi Satu Arsitektur

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 18, 2026 12:50


KATA PEMRED #28PinterPolitik.comPada 7 Mei 2026, di sebuah ruangan di Jakarta, sesuatu yang lebih besar daripada rilis resminya sedang dimulai. Sekitar 60 pimpinan holding BUMN berkumpul. Yang memimpin bukan Menteri, melainkan seorang Chief Technology Officer, Sigit Puji Santosa. Yang dibicarakan kelihatan teknis: sovereign AI, sovereign cloud, kesiapan keamanan siber pasca-kuantum, satu gugus tugas bersama bernama Danantara Digital Transformation Task Force.Pertanyaan yang lebih sulit datang belakangan. Apa, sebenarnya, yang dimulai pada hari itu?

Renungan Anak GKY Mabes
Mengenal Yesus dari Luar Alkitab (16 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 15, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengenal Yesus dari Luar AlkitabDiambil dari: 1 Petrus 3:15 “Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.”Wonder Kids, pernahkah kamu bertanya, “Kalau tidak ada Alkitab, apakah orang tetap bisa tahu bahwa Yesus sungguh hidup?” Pertanyaan itu menarik sekali. Ternyata, dari tulisan-tulisan sejarah kuno di luar Alkitab, orang masih bisa mengetahui banyak hal tentang Yesus.Ada ahli sejarah yang mengatakan bahwa dari catatan-catatan non-Kristen, kita tetap bisa melihat gambaran tentang hidup Yesus. Misalnya, Yesus dikenal sebagai guru orang Yahudi. Banyak orang percaya bahwa Ia melakukan mujizat. Ada yang mengakui bahwa Yesus adalah Mesias. Kita juga tahu bahwa Yesus ditolak oleh beberapa pemimpin Yahudi, lalu disalibkan pada zaman Pontius Pilatus. Setelah itu, berita tentang Yesus terus menyebar ke banyak tempat, bahkan sampai ke Roma. Banyak orang dari berbagai latar belakang juga mulai percaya dan menyembah Dia.Apa artinya ini, Wonder Kids? Artinya, iman kita bukan berdiri di atas cerita yang dibuat-buat. Tuhan memberi banyak kesaksian supaya kita tahu bahwa Yesus sungguh hidup dalam sejarah. Alkitab tetap adalah firman Tuhan yang paling penting, tetapi menarik sekali karena catatan-catatan lain juga ikut meneguhkan bahwa Yesus benar-benar nyata.Karena itu, saat ada orang yang bertanya tentang Yesus, kita tidak perlu takut atau bingung. Kita boleh belajar dan semakin yakin. Tetapi ingat, saat menjawab orang lain, kita harus melakukannya dengan lemah lembut dan hormat, seperti yang diajarkan dalam 1 Petrus 3:15. Jadi bukan dengan marah-marah atau sombong, tetapi dengan hati yang tenang dan percaya kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan dengan bahasamu sendiri kepada satu orang di rumah, “Yesus itu bukan tokoh dongeng. Yesus sungguh hidup, dan ada banyak kesaksian tentang Dia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk semakin yakin kepada-Mu dan berani menjawab orang lain dengan lemah lembut dan hormat. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan cerita buatan manusia, tetapi Tuhan yang sungguh hidup dan dikenal dalam sejarah. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Pertanyaan yang Membuat Tetangga Diam

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 9, 2026 11:16


KATA PEMRED #24PinterPolitik.comPagi di Cebu, kabut tipis tergantung di teluk seperti pikiran yang belum mau dirumuskan. Pump-boat nelayan menabraknya pelan, mesin kayu mereka berdetak seperti jantung tua. Di sebuah ruangan tertutup 7 kilometer dari pelabuhan, dokumen setebal 120 halaman menunggu untuk ditandatangani empat tangan. Salah satu dari empat orang itu, sebelum menandatangani, mengajukan satu pertanyaan. Ruangan itu hening — jenis hening yang membuat orang sadar bahwa udara di ruangan sudah berubah sebelum kata berikutnya diucapkan.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2081. "DUA PERTANYAAN TENTANG ILMU"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 3, 2026 15:40


Bismillah,2081. DUA PERTANYAAN TENTANG ILMURiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2069. "TIGA PERTANYAAN DALAM SEBUAH NIKMAT"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 2, 2026 26:45


Bismillah,2069. TIGA PERTANYAAN DALAM SEBUAH NIKMATRiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2070. "NIKMAT DATANG DENGAN PERTANYAAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 2, 2026 25:19


Bismillah,2070. NIKMAT DATANG DENGAN PERTANYAANRiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")

Radio Muhajir Project
Jangan Lupakan Sisi Ini

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 2, 2026 0:51


Bismillah,Saudaraku, kerangka berpikir orang beriman sejatinya meyakini bahwa ada hak Allah Ta'ala dibalik nikmat-nikmat yang Allah Ta'ala berikan. Dan diantara berlimpahnya nikmat-nikmat dunia, ada sisi-sisi lain yang perlu kita pelajari untuk bekal akhirat kita nanti.Mari kita simak cuplikan Kajian Rutin “Riyaadhus Shaalihiin” yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri dengan judul “2070. Nikmat Datang dengan Pertanyaan” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.

Center for International Forestry Research (CIFOR)
Generasi Hijau: Literasi dan Aksi Pendidikan Restorasi

Center for International Forestry Research (CIFOR)

Play Episode Listen Later May 2, 2026 24:59


Mengapa pendidikan penting bagi upaya pemeliharaan lingkungan? Pertanyaan mendasar ini gaungnya makin terasa saat ini. Penggiat lingkungan kini banyak bersinergi dengan pemerintah daerah dan para guru memasukkan pendidikan lingkungan ke dalam muatan lokal kurikulum. Nilai ini sejalan dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa pendidikan adalah proses memberi teladan, menumbuhkan semangat, sekaligus memberikan dorongan. “Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani” bukan sekadar semboyan, tetapi cerminan bagaimana pendidikan dapat menggerakkan perubahan. Dalam konteks restorasi edukasi, pendekatan ini menjadi fondasi untuk generasi yang peduli akan kelestarian alam. Kita semua setuju bahwa masih dibutuhkan penyempurnaan pendekatan pendidikan, salah satunya tentang restorasi edukasi, yang mampu mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi praktisi yang terampil dan adaptif untuk menghadapi beragam tantangan kerusakan lingkungan dan alam. Dalam episode spesial Bincang Hutan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini, kita akan berdiskusi tentang restorasi edukasi dari sudut pandang pendidikan perguruan tinggi bersama Nilo dan Alfa.

Renungan Anak GKY Mabes
Boleh Bertanya (20 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBoleh BertanyaDiambil dari: Yakobus 1:5 (TB)“Jika di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah…”Wonder Kids, Alkitab kita terdiri dari 66 kitab. 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru. Kadang orang bertanya:Kenapa kitab-kitab itu yang masuk ke dalam Alkitab?Apakah ada kitab lain yang sengaja dibuang?Apakah gereja memilih kitab-kitab itu sesuka hati?Pertanyaan seperti itu tidak salah. Justru bagus. Sejak awal, orang Kristen sudah sangat berhati-hati dalam mengenali kitab mana yang benar-benar berasal dari para rasul atau nabi, dan mana yang tidak. Kitab-kitab Perjanjian Baru tidak dipilih secara sembarangan. Mereka diuji dengan beberapa pertanyaan penting, seperti:Apakah ditulis oleh rasul atau orang yang sangat dekat dengan rasul?Apakah ajarannya sesuai dengan pengajaran Yesus?Apakah digunakan secara luas oleh gereja mula-mula?Kitab-kitab yang kita miliki hari ini sudah digunakan dan dipercaya sejak awal Kekristenan.Artinya, gereja tidak “menciptakan” Alkitab. Mereka hanya mengenali kitab-kitab yang memang sudah dipakai dan dipercaya sejak awal.Wonder Kids, iman yang kuat bukan iman yang takut bertanya. Tuhan tidak marah ketika kita mencari pengertian. Ia justru memberi hikmat kepada mereka yang meminta.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada pertanyaan tentang imanmu, jangan simpan sendiri. Tanyakan. Belajar. Cari jawaban yang benar.Mari kita berdoa:Tuhan, kalau aku punya pertanyaan, tolong aku mencari jawabannya kepada-Mu. Berikan aku hikmat untuk memahami firman-Mu dengan benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Bertanya bukan tanda ragu — bisa jadi itu awal dari iman yang makin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Zonkuliah
ZK+AI - TNE1 | 180612 | "Pagi Israk Mikraj & Ilmu Senaman Otak" - Ustaz Shamsuri Ahmad

Zonkuliah

Play Episode Listen Later Mar 30, 2026 90:20


Kuliah Tafsir Nurul Ehsan Jilid 1 yang berlangsung di Masjid At-taqwa, Taman Brown, Pulau Pinang pada 18 Jun 2012.~ Kisah pagi selepas berlakunya Isra' Mikraj Nabi~ Nabi tertekan dengan peristiwa pelik~ Nabi susah hati dan sedih~ Abu Jahal bangun awal, walaupun tak solat subuh~ Pertanyaan bertujuan untuk perli Nabi~ Nabi seorang yang berhati lurus~ Bola tanggung untuk orang tak percaya Nabi~ Datang berpusu-pusu orang untuk dengar cerita Nabi~ Ahli Kelab Abu Jahal~ Muhammad ni penipu rupanya~ Ceritakan rupa bentuk Masjid Aqsa~ Allah datangkan bantuan untuk pertahankan Nabi~ Musuh ada bermacam tipu daya, tapi perancangan Allah adalah yang terbaik-- TAFSIR NURUL EHSAN JILID 1 MUKA SURAT 205 --~ Ayat 172 ~ Nasrani kata Malaikat anak perempuan Allah~ Tuduhan Nabi Isa sebagai anak Allah~ Syurga tempat nikmat yang tak terbayang di mata~ Neraka ada ular dan kala jengking~ Komen kebaikan semasa kita mati adalah ilham dari Allah~ Apabila mayat dimasukkan ke dalam liang lahad~ Tiada pelindung selain dari Allah~ Nabi Muhammad adalah anugerah dari Allah kepada manusia~ Bulan yang paling banyak Nabi puasa sunat~ Orang yang mengaji Quran rasa bertambah iman~ Orang yang yakin sepenuh hati kepada Allah~ Orang yang akan diberikan rahmat Allah ke dalam hatinya~ Sayang sehingga sanggup mati demi Islam~ Perkampungan orang-orang syahid~ Tanda kebahagiaan tidak semua orang faham dan rasa~ Ilmu faraid harta pusaka (kena belajar)~ Ilmu senaman otak (bagi orang jadi cerdik)~ Ilmu yang pertama orang cabut dari manusia~ Kisah sahabat Nabi sakit ~ Nabi melawat budak Yahudi yang sakit~ Manusia dengan harta~ Undang-undang berkaitan harta zaman Jahiliah~ Kisah disebalik turunnya ayat tentang Faraid~ Tiga masalah yang kurang jelas - faraid, riba dan pemerintahan~ Formula pembahagian harta faraid~ Ayat dalam surah-surah yang menceritakan tentang faraid

Radio Muhajir Project
Pertanyaan-Pertanyaan Lebaran yang Bikin Down — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 29

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Mar 20, 2026 9:23


Bismillah,Pertanyaan-Pertanyaan Lebaran yang Bikin Down — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 29

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-4 masa biasa, 5 Februari 2026, Peringatan Santa Agata, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 8:21


Dibawakan oleh Suster Kristin MCFSM dan Suster MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. 1 Raja-Raja 2: 1-4.10-12; Mazmur tg: 1 Taw 29: 10.11ab.11d-12a.12bcd; Markus 6: 7-13.KEKUATAN SEBUAHKEPERCAYAAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan SebuahKepercayaan. Secara umum kita bisa kategorikan kepercayaan, mandat, tanggungjawab, atau komitmen menjadi dua. Yang pertama ialah kepercayaan untukmelakukan perbuatan-perbuatan jasmani seperti bekerja mencari nafkah, memimpinorganisasi, dan menjual atau membeli barang-barang. Yang kedua ialahkepercayaan terkait dengan melakukan kegiatan-kegiatan rohani seperti pelayananfirman Tuhan, beribadat, berdoa, dan berpuasa. Raja Daud memberikan kepercayaan kepemimpinan kerajaankepada putranya Salomo, dan ini kita bisa menganggapnya sebagai wakil darisuatu kepercayaan jasmani. Orang tua atau orang dewasa memberikan kepercayaankepada anak-anaknya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai denganharapan mereka. Banyak sekali kehidupan jasmani kita ditentukan olehkepercayaan yang diberikan kepada kita, baik di dalam keluarga maupun diluarnya. Sementara itu, Yesus Kristus memberikan kepercayaan danmengutus para murid-Nya, dapat kita anggap sebagai wakil dari suatu kepercayaanrohani yang kita miliki. Kehidupan kita kapan dan di mana pun yang berkaitandengan aspek rohani, semuanya ditentukan oleh kepercayaan atau nasihat danbimbingan rohani yang diberikan kepada kita. Seseorang menghadiri Misa padahari Minggu, dan dari sana ia membawa suatu kepercayaan  untuk menjalani perutusan yang disampaikanoleh imam pada akhir perayaan ekaristi. Pertanyaan yang penting adalah ini: apakah yang menjadikekuatannya sehingga kepercayaan baik jasmani maupun rohani itu memilikimartabat, kewibawaan, dan membuahkan kepercayaan yang lebih besar lagi dariorang lain di sekitar kita? Kedua bacaan kita hari ini memberikan satu jawabanpokok, ialah ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan yang memberikan kepercayaanitu. Nasihat, perintah, dan aturan-aturan yang ditetapkan senantiasa dijalani.Semua itu untuk menjamin kalau kepercayaan itu berasal dari sebuah kuasa yangjauh lebih besar dan menjamin legitimasi terlaksananya tugas-tugas kita. Ketaatan berarti Tuhan yang memberikan kepercayaan adalahbenar dan kehendaknya bersifat tetap. Jadi tidak ada pertimbangan apa pundari  kita untuk berdebat bahkanmemperbaikinya. Yang kita perbuat ialah mendengar, memahami, danmenjalankannya. Kesetiaan merupakan sisi mata uang untuk ketaatan. Kesetiaanbertahan sampai ujung kehidupan karena orang taat tanpa syarat. Banyak kalikita menjadi seperti Daud atau Petrus, yang mengakui iman untuk taat, namunterkadang kita tidak setia dalam berkomitmen. Yang penting  ada penyesalan, lalu membaharui diri untukkembali setia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, pakailah kami dengan apa adanya kami ini untuk menunaikan kepercayaanyang Engkau berikan kepada kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #294: Penganiayaan Besar

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 12:36


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 294 (Matius 24:1-14): Ketika para murid mengagumi megahnya Bait Suci, Yesus malah memberikan nubuat mengenai kehancurannya. Keruntuhan inilah yang ditanyakan di dalam ayat 3. Kapankah kehancuran Bait Suci akan terjadi? Pertanyaan ini disambung dengan pertanyaan tentang tanda-tanda menjelang kesudahan dunia. 

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat, hari biasa Natal, 2 Januari 2026, Peringatan Santo Basilius Agung dan Santo Gregorius dari Nazianze, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 1, 2026 9:05


Dibawakan oleh Evano dan Gisela dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Yohanes 2: 22-28; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Yohanes 1: 19-28.SUARA DAN KATA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suara dan Kata.  Pada hari ini Gereja kita memperingati SantoBasilius Agung dan Gregorius Nasianze. Keduanya adalah para bapa Gereja,orang-orang cendekia Gereja yang sangat berjasa dalam memperkuat misi Gereja didaerah Asia Minor yang sekarang Turki dan sekitarnya. Mereka berdua adalahcontoh wajah dan tubuh Kristus di daerah Timur Tengah dan sebagian wilayahEropa Timur. Sepanjang tahun ini kita akan dihadapkan oleh sebuah tantangan, dalambentuk pertanyaan: “Siapakah engkau?”. Pertanyaan ini ialah yang ditanyakanoleh orang-orang kepada Yohanes Pembaptis soal identitasnya. Mereka sangatrepot kalau ada orang begitu terkenal dan dipandang nabi bisa menghebohkan,terutama pandangan mereka bahwa Mesias akan datang, atau nabi Elia yang suciitu akan bangkit lagi. Kesaksian Yohanes membuat rasa mereka bercampur adukheran, takut, penasaran, kesal, marah, dan tertantang. Kalau selanjutnya kita sering atau selalu dihadapkan pada pertanyaan itu,apa kiranya jawaban Anda dan saya yang terbaik? Marilah kita ke belakang untukmelihat kedua santo tadi, Basilius dan Gregorius yang menjadi wajah Kristus ditempat mereka berkarya. Pandangan kita bisa lebih jauh lagi ke belakang, yaitukepada Yohanes Pembaptis. Ia juga menampakkan wajah Kristus yang sesungguhnyakepada para pendengarnya.  Ungkapan lain yang sama maknanya ialah menjadi suara bagi kata atau Sabda.Yesus Kristus adalah Sabda Tuhan yang kekal, sedangkan Yohanes, Basilius,Gregorius dan setiap orang Kristen pengikut-Nya harus menjadi suara yangmewartakan-Nya. Dalam berperan sebagai suara, kita sangat bergantung padaSabda, yaitu sumber kebenaran dan sebagai isi suara kita. Sebab kalau suara itutidak mempunyai kaitan dengan kata, suara itu mungkin mengungkapkan kata yanglain atau tidak berkata-kata apa pun.  Sesuai dengan iman kita, Sabda itu pasti hanya Tuhan Yesus. Sebab jikabukan Tuhan Yesus, kita tidak akan pernah melakukan kegiatan pewartaan di dalamGereja dan dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk menjadi suara bagi TuhanYesus, dibutuhkan kemampuan instrumen pendukungnya. Yang paling pertama danutama ialah instrumen primer, yaitu pribadi kita masing-masing dengan kemampuanyang berbeda-beda. Ada orang yang berbakat dalam pengetahuan, ada yang berbakatdalam aksi, dan ada yang dengan teladan hidup. Instrumen sekundernya ialah sarana komunikasi yang membantu kitamenyampaikan Sabda itu menjadi lebih menjangkau banyak orang. Mikrofon,speaker, komputer dan media online sudah menjadi bagian dari suara bagi kata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Bapa maha murah, semoga saya mengenal dirisaya di dalam Yesus Kristus dengan sempurna. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

Curhat Babu
Iqbal Hape: Ketakutan Terbesar Jadi Bapak

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 45:01


Di balik laki-laki yang gak cerita, ada segudang perjuangan yang dialami.Epsiode kali ini cocok ditonton berdua sama pasangan, buat saling validasi mana yang relate dan bisa dipraktekin bareng.Timestamp:00:00 Opening04:05 Tuntutan yang diterima laki-laki06:15 Nggak cerita itu coming from good intentions09:35 Cari timing untuk cerita, dan belajar ekspresiin diri11:55 Self awareness untuk atur ekspektasi18:00 Cantik itu gimana?20:00 Pengalaman konseling pernikahan25:38 Ketakutan paling besar seorang Bapak34:08 Pertanyaan paling bikin patah hati dari anak

Ini Koper
#763 Tehnik "5 Whys" untuk Menemukan Akar Penyebab Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 6:46


Dalam dunia manajemen dan penyelesaian masalah, metode "5 Whys" telah lama menjadi primadona karena kesederhanaannya. Kita diajarkan bahwa dengan bertanya "mengapa" sebanyak lima kali, kita akan secara otomatis sampai pada akar penyebab masalah. Namun, dalam realitas organisasi yang kompleks, metode linear ini sering kali gagal menangkap gambaran besar. Masalah di dunia nyata jarang sekali menyerupai rantai lurus; mereka lebih mirip jaring labirin yang saling bertautan, di mana satu kejadian dipicu oleh berbagai faktor yang saling memengaruhi secara simultan. Kelemahan utama dari pendekatan 5 Whys yang tradisional adalah kecenderungannya untuk mencari satu penyebab tunggal atau "peluru perak." Sering kali, tim berhenti pada jawaban yang nyaman seperti "kesalahan manusia" atau "kurangnya pelatihan." Padahal, dalam kacamata systems thinking, manusia hanyalah komponen dalam sebuah sistem. Jika kita hanya menyalahkan individu tanpa memperbaiki desain sistem di belakangnya, kita sebenarnya hanya sedang memadamkan api sementara, sementara puntung rokok yang menyebabkannya masih terus menyala di sudut yang tidak terlihat. James C. Paterson dalam konsep "Beyond the Five Whys" mengajak kita untuk beranjak dari pemikiran linear menuju pemikiran sistemik. Alih-alih hanya mengikuti satu jalur tanya-jawab, kita didorong untuk melihat masalah melalui "tiga kaki" penyebab: penyebab langsung, kegagalan deteksi, dan kelemahan sistemik atau budaya. Dengan cara ini, seorang fasilitator dapat membantu tim melihat bahwa sebuah kesalahan teknis bisa jadi berakar dari kebijakan anggaran yang kaku atau budaya kerja yang mengabaikan keselamatan demi kecepatan. Penerapan "Beyond 5 Whys" yang efektif menuntut ketegasan logika yang kita sebut sebagai "Uji Balik" atau Reverse Test. Sebuah rantai penyebab hanya dianggap valid jika kita bisa membacanya dari arah berlawanan menggunakan logika "Jika-Maka." Jika kita mengatakan "kabel putus menyebabkan mesin mati," maka secara logika "mesin mati harus bisa dijelaskan oleh kabel yang putus." Jika ada celah dalam logika ini, berarti ada faktor tersembunyi yang belum terungkap, dan di situlah kedalaman analisis dimulai. Salah satu tantangan terbesar bagi seorang fasilitator adalah menghindari "lompatan logika" yang prematur. Peserta sering kali ingin cepat-cepat menyimpulkan bahwa masalahnya adalah "budaya perusahaan yang buruk." Meskipun mungkin benar, jawaban tersebut terlalu abstrak untuk diperbaiki. Pendekatan yang mendalam memaksa kita untuk menelusuri tangga penyebab setapak demi setapak—dari suhu ruangan yang panas, menuju AC yang mati, hingga pemotongan anggaran perawatan—sehingga solusi yang dihasilkan bersifat konkret dan dapat dieksekusi. Selain itu, kita harus menyadari bahwa satu masalah bisa memiliki banyak akar penyebab yang bercabang. Dalam systems thinking, kita tidak hanya mencari satu jalur "Why," tetapi membangun sebuah pohon penyebab. Sebuah kegagalan operasional mungkin disebabkan oleh kombinasi antara desain alat yang buruk DAN kelelahan staf DAN prosedur yang ambigu. Dengan mengakui multi-kausalitas ini, organisasi tidak lagi terjebak pada solusi dangkal yang hanya mengobati satu gejala saja. Pergeseran dari 5 Whys biasa menuju analisis yang lebih dalam juga berdampak pada budaya organisasi. Ketika fokus beralih dari "siapa yang salah" menjadi "mengapa sistem ini membiarkan kesalahan terjadi," rasa takut akan digantikan oleh rasa ingin tahu. Karyawan akan lebih terbuka melaporkan anomali karena mereka tahu bahwa tujuan analisis ini adalah untuk membangun lingkungan kerja yang lebih tangguh, bukan untuk mencari kambing hitam di akhir sesi rapat. Seorang fasilitator profesional berperan sebagai "detektif sistem" yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan sakti untuk menggali lebih dalam. Pertanyaan seperti "Apa yang membuat tindakan ini terasa masuk akal bagi operator saat itu?" dapat membuka tabir tentang tekanan kerja atau instruksi yang membingungkan. Tugas fasilitator bukan memberikan jawaban, melainkan menjaga agar senter analisis tetap menyoroti sudut-sudut organisasi yang paling gelap dan paling jarang diperiksa. Pada akhirnya, efektivitas dari metode "Beyond 5 Whys" diukur dari ketahanan solusi yang dihasilkan. Jika masalah yang sama tidak lagi muncul dalam enam bulan ke depan, berarti kita telah berhasil menyentuh akar sistemiknya. Namun, jika masalah terus berulang dengan aktor yang berbeda, itu adalah sinyal bahwa kita masih bermain-main di permukaan. Kedalaman adalah kunci dari keberlanjutan, dan keberlanjutan adalah tujuan akhir dari setiap upaya perbaikan sistem. Sebagai penutup, memahami logika di balik pertanyaan "mengapa" adalah tentang melatih kerendahan hati untuk mengakui bahwa dunia ini tidak sesederhana yang terlihat. Dengan melampaui angka lima dan melangkah menuju pemahaman sistemik, kita tidak hanya memperbaiki proses, tetapi juga sedang meningkatkan kecerdasan kolektif organisasi kita. Mari kita berhenti hanya bertanya "mengapa" dan mulai bertanya "bagaimana sistem ini bekerja," agar setiap solusi yang kita lahirkan benar-benar menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #287: Membayar Pajak

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Dec 7, 2025 10:12


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 287 (Matius 22:15-22): Orang-orang Farisi mencoba menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan. Mereka membawa orang-orang Herodian yang sangat pro pemerintahan Romawi. Mereka ingin menempatkan Yesus pada posisi yang terjepit. Perlukah membayar pajak kepada kaisar? Pertanyaan yang sederhana ini memiliki dampak begitu besar. 

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-1 Adven, 4 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 7:14


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 26: 1-6; Mazmur tg 118: 1.8-9.19-21.25-27a; Matius 7: 21.24-27.FONDASI IMAN YANG KUAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Fondasi Iman YangKuat. Tema utama kita dalam masa Adven ialah penantian akan kedatangan Tuhan.Secara kodrati, kita tidak merasa nyaman dan menjadi gelisah dengan menunggu.Janji dan harapan selalu kita anggap sebagai berkat, namun menunggu untukrealisasinya sering membuat kita frustrasi. Maka nasihat dasarnya ialah agarkita memiliki fondasi iman yang kuat. Menunggu dengan iman yang kuat adalahkeharusan. Kita manusia selalu begitu: terbuai atau terlena denganjanji, apalagi yang muluk-muluk. Masalah apakah janji itu benar direalisasikan,hal itu ikut membentuk imajinasi kita. Tapi sikap terlena itu hendaknya bukansebuah petualangan liar di luar kesadaran. Jika kita membayangkan sebuahperwujudan harapan yang tidak disertai dengan iman atau keyakinan bahwa harapanitu akan menjadi kenyataan, kita menjadi orang-orang yang sangat menderita. Yang penting adalah sikap realistis. Adven menghadirkankita janji akan pertemuan dengan Tuhan, sekaligus kita selalu berhadapan dengankenyataan sehari-hari yang penuh dengan tantangan dan perjuangan. Pada hari inifirman Tuhan menghadirkan tantangan yang tidak ringan bagi kita. Paling kurangada dua, yaitu pertama memperkuat iman kita dengan dasar dan bangunan yang kuatseperti batu karang, seperti gunung batu yang diwartakan Yesaya dalam bacaanpertama, dan kedua siap untuk menghadapi godaan, ancaman, ujian dan kesulitanserta penderitaan.  Posisi kedua tantangan ini harus tetap. Yang pertamajangan menjadi kedua dan sebaliknya. Fondasi iman yang kuat harus yang pertama.Firman Tuhan, semua perintah-Nya dan keutamaan Kristen berguna untuk menguatkaniman. Aspek ini mesti diupayakan sedemikian rupa sampai memenuhi standarseperti biji sesawi yang menjadi berguna bagi semua yang menikmatinya, menjadiragi yang mengembangkan adonan, garam yang mengawetkan tanpa lelah, dan terangyang menghalau kegelapan. Dengan mencapai standar ini berarti kita siap danberani untuk menghadapi tantangan, dan menantikan perwujudan harapan. Masalah muncul kalau urutan itu dibalik: pertamamendapatkan tantangan, penderitaan, atau kesulitan, kemudian baru berupayamenguatkan iman. Bukankah banyak dari kita menemukan masalah atau kebutuhantertentu, baru sibuk mencari ayat-ayat kitab suci untuk dihafal atau didoakan?Pertanyaan ini mewakili semua sikap kita manusia yang sakit dulu baru mencariobat, kesulitan dulu baru berdoa, berdosa saja dulu nanti baru mengaku dosa,dan seterusnya. Ini semua adalah efek langsung dari gaya hidup yang terlalu terlenadengan janji-janji. Untuk mencegah ini, kita perlu selalu menguatkan iman kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang maha rahim,anugerahilah kami Roh kekuatan supaya kami semakin kuat dalam iman kami setiaphari. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Yang Kamu Harapkan? (3 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahAPA YANG KAMU HARAPKAN?Mari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 18: 30Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-NyaWonder Kids, pernahkah kamu mendengar cerita ini?Ada seorang pria yang merasa rumahnya terlalu sepi, jadi dia pergi ke toko hewan peliharaan untuk membeli burung parkit yang bisa bernyanyi. Pemilik toko memberinya burung yang sesuai, dan pria itu membelinya.Keesokan harinya, pria itu pulang ke rumah dan mendengar burungnya bernyanyi. Namun, saat memberi makan burung itu, dia baru sadar bahwa burungnya hanya punya satu kaki. Pria itu kecewa dan menelepon toko untuk protes.Pemilik toko bertanya, “Apa yang kamu inginkan? Burung yang bisa bernyanyi atau burung yang bisa menari?”Pertanyaan ini penting untuk kita pikirkan.Allah selalu menjawab doa kita, tetapi kadang jawaban-Nya tidak seperti yang kita harapkan. Ketika itu terjadi, kita perlu bertanya pada diri sendiri: “Apa sebenarnya yang kita inginkan?” Ingatlah bahwa Allah hanya ingin yang terbaik bagi kita. Jadi, jika jawaban Allah berbeda dari harapan kita, mungkin kita perlu mengubah harapan kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, kekecewaan bisa sepahit buah lemon. Minta sekelompok orang dewasa menolongmu membuat limun. Coba rasakan lemon yang baru selesai diperas. Bagaimana rasanya? Asam? Kemudian coba rasakan lemon yang telah ditambah dengan gula dan es batu. Bagaimana? Sekarang rasanya lebih enak bukan? Sama seperti ketika kita menambahkan kasih Allah pada kekecewaan kita, hal itu bisa berubah menjadi berkat!Mari kita berdoaBapa yang baik, terima kasih atas jalan-Mu yang sempurna. Ajar aku untuk selalu percaya kepada-Mu dan mengikuti Firman-Mu. Lindungilah aku dan kasih-Mu selalu menyertai langkahku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH SELALU MEMBERIKAN JALAN YANG SEMPURNA DAN MELINDUNGI KITA DALAM SETIAP LANGKAH. Tuhan Yesus memberkati

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 5 - Berlari Sampai Akhir | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Nov 27, 2025 48:53


Pertanyaan mendahului pengertian. Pertanyaan kalau disikapi dengan baik maka pertanyaan akan mengganggu, memicu dan menyadarkan nurani yang menghasilkan sebuah pengertian dan kesadaran. Pertanyaan, dalam konteks rohani saat ini, maka pertanyaan memberi kita garis yang jelas antara siapa Allah, siapa manusia, siapa Pemberi dan siapa penerima, siapa Kreator dan siapa ciptaan. Dan hal inilah yang dilakukan oleh Daud. Bagaimana membalas? Pertanyaan yang jikalau kita sikapi baik-baik, maka akan memberi kita makna dan pengertian jelas bahwa sampai saat ini, apa yang sudah kita beri dan lakukan kepada Allah? Seri ini menolong kita untuk merefleksi, melihat kembali sepanjang perjalanan kehidupan kita, apakah kita hanya mengejar dan melakukan apa yang kita mau dan ingini, atau ada di satu titik, kita merenung dan mau membalas segala yang Allah sudah lakukan dalam hidup kita. Temukan jawabannya bagaimana Daud membalas segala kebaikan yang sudah ia terima dari Allah. Dan untuk itu mari mendengar dalam Seri 5 - Berlari Sampai Akhir | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-34 masa biasa, 26 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 7:18


Dibawakan oleh Ratna dan Raymond dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 5: 1-6.13-14.16-17.23-28; Mazmur tg: T.Dan 3: 62.63.64.65.66.67; Lukas 21: 12-19.SELURUH PRIBADI MANUSIA DISELAMATKAN Renungan kita pada hari ini bertema: SeluruhPribadi Manusia Diselamatkan. Kitab Daniel pada hari ini menggambarkan rajaBelsasar dan para tamunya yang sedang berpesta tampak ketakutan luar biasa.Mereka melihat sabda Tuhan yang diungkapkan sebegitu provokatif, yaitupenglihatan sebuah tangan misterius sedang menulis firman Tuhan di dinding(Daniel 5,5dst). Lalu raja sangat ingin tahu makna kata-kata di dinding itu. Iameminta pemuda Daniel orang Yahudi itu untuk menjelaskannya.  Tuhan juga menulis aneka macamsabda-Nya di dunia ini melalui tulisan-tulisan para utusan-Nya. Mereka telahmenulis sabda Tuhan pada gulungan-gulungan berbahan kulit dan daun kayu, yangkemudian dibaharui menjadi kitab suci. Sabda Tuhan itu, dalam prosespenulisannya, ditulis dengan cara yang luar biasa bahkan agak provokatif.Selanjutnya firman itu hidup dengan begitu luar biasa dalam diri orang-orangyang percaya, ketika mereka mendengarkan Sabda dengan sangat baik dan setia,lalu mewartakannya. Berbeda suasananya dengan tulisanfirman Tuhan pada dinding yang dibaca raja Belsasar, kita memiliki kitab sucidi ruangan atau di atas meja-meja kita. Kitab suci- kitab suci itu telahmenghuni tempatnya di sana sekian waktu tertentu. Kita sering tidak menyadarikapan kita suci itu ditulis, penulisannya bagaimana, berapa lama menulisnya dansiapa saja yang menulis. Pertanyaan yang lebih serius dan mendalam adalahtentang isi dan makna kitab suci persisnya seperti apa. Karena banyak dari kitakurang membaca, maka kurang juga memahaminya. Kalau memang pernah atau suka membaca,seseorang dapat menemukan sejumlah pesan yang ada di dalamnya. Jika memang adabegitu banyak yang tidak dipahami, itu adalah pengalaman umum. Dari situ datangrasa ingin tahu. Karena jika orang tidak pernah atau tidak suka membacanya,tentu rasa ingin tahu tidak ada juga. Raja memberikan contoh, yaitu bahwa kitamemang perlu mempunyai rasa ingin tahu dan bertanya tentang firman Tuhan. Paramurid dan rasul Yesus juga selalu bertanya kepada Sang Guru, isi dan makna firmanTuhan.  Pada hari-hari ini, merekabertanya tentang akhir zaman dan mereka memperoleh jawaban yang tegas dan pastidari Yesus.  Hari ini jawaban Yesus lebih tegaslagi, yaitu harga akhir zaman bagi para pengikut amat mahal. Harga itu berupapengorbanan diri dengan rela untuk mengikuti teladan sang Guru agung YesusKristus. Sehelai rambut juga harganya sama dengan seluruh diri kitamasing-masing. Seluruh diri itu begitu mahal dan penting untuk diselamatkan.Melalui semua bentuk kesulitan, penderitaan dan penganiayaan, setiap bagian danseluruh diri kita ditakdirkan untuk selamat.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allahmaha mulia, semangatilah kami untuk selalu memiliki rasa ingin tahu akan setiapfirman dan kehendak-Mu. Kemuliaan kepada Bapa... Dalam nama Bapa...

FUSI Voice
Pertanyaan Akan Mengembalikan ke Jalan yang Benar

FUSI Voice

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 3:08


[PODCAST : Episode 42]✨ “Pertanyaan Akan Mengembalikan ke Jalan yang Benar” ✨Assalamualaikum sahabat FUSI Voice!

Ini Koper
#717 Ekosistem Perubahan Sosial : Langkah Baru OMS

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 22, 2025 70:53


Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Indonesia kini seolah sedang menahan napas di sebuah persimpangan jalan yang berkabut. Kita tidak bisa menutup mata bahwa model gerakan lama—yang sangat bergantung pada donor tunggal dan bekerja dalam sunyi—mulai terasa rapuh menghadapi tantangan zaman yang makin bising. Isu keberlanjutan bukan lagi sekadar soal "ada atau tidaknya dana", melainkan soal relevansi di tengah ruang sipil yang kian menyempit. Pertanyaan yang menggelayut di benak banyak pegiat sosial pun sama: "Sampai kapan kita bisa bertahan jika terus berjalan sendirian?" Namun, di tengah skeptisisme itu, muncul sebuah tawaran konsep yang disebut "Ekosistem Perubahan Sosial". Ini bukan sekadar istilah baru untuk kerja sama biasa, melainkan sebuah pergeseran radikal pola pikir. Konsep ini mengajak kita meruntuhkan tembok ego organisasi dan mulai membangun jembatan penghubung antara OMS, sektor privat, filantropi, hingga komunitas akar rumput. Idenya sederhana namun bertenaga: bahwa masalah sistemik di Indonesia tidak bisa diselesaikan dengan solusi parsial, melainkan membutuhkan orkestrasi gerak bersama yang saling menopang, bukan saling bersaing. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami lebih dalam hipotesis tersebut. Apakah Ekosistem Perubahan Sosial ini benar-benar bisa menjadi "jalan baru" yang menyelamatkan napas perjuangan sipil, ataukah hanya sekadar utopia belaka? Kita akan membedah tantangan riil di lapangan dan peluang apa yang terbuka jika kita berani mengubah cara main. Siapkan kopi Anda dan pasang telinga baik-baik, karena diskusi ini mungkin akan mengubah cara pandang Anda tentang bagaimana seharusnya perubahan sosial digerakkan di negeri ini.

Renungan Anak GKY Mabes
Masa Depan Ditangan Tuhan (21 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 2:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:MASA DEPAN DI TANGAN TUHANMari kita membaca Firman Tuhan dariYEREMIA 29:11“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa bingung dengan masa depanmu? Mungkin kamu bertanya, “Aku nanti jadi apa ya kalau besar? Apakah aku bisa berhasil? Apakah aku akan punya teman yang baik?” Pertanyaan-pertanyaan itu wajar muncul. Tapi Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa masa depan ada di tangan Tuhan, bukan di tangan kita.Yeremia menulis ayat ini kepada umat Israel yang sedang berada di pembuangan. Mereka mungkin merasa putus asa, tetapi Tuhan berkata: Aku punya rencana yang penuh damai sejahtera. Itu berarti, walaupun keadaan sekarang sulit, Tuhan tetap bekerja dan memimpin mereka menuju masa depan yang indah.Kita juga bisa percaya hal yang sama. Tuhan Yesus sudah menyelamatkan kita melalui salib, itu bukti terbesar bahwa Ia peduli. Jadi, kalau hari ini kita bingung atau takut tentang besok, ingatlah: Tuhan sudah lebih dulu menyiapkan jalan bagi kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, daripada cemas, belajarlah untuk berdoa. Katakan, “Tuhan, aku percaya rencana-Mu lebih baik daripada rencanaku.” Dengan begitu, kita belajar bersandar kepada Allah, bukan pada kekuatan sendiri.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena masa depanku ada di tangan-Mu. Tolong aku untuk percaya pada rencana-Mu yang penuh kasih. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, MASA DEPAN KITA AMAN, KARENA ADA DI TANGAN TUHAN YANG SETIA. Tuhan Yesus memberkati.

REFORMING LIFE
Calvin: Allah yang Tersembunyi

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 93:43


"Jika Allah ada, mengapa ada kejahatan?""Mengapa Allah membiarkan kejahatan ada?"Pertanyaan-pertanyaan tentang "problem of evil" dan penderitaan adalah sesuatu yang menjadi pergumulan orang Kristen sejak lama. Bagaimana Alkitab - melalui pemikiran John Calvin - menjawab pertanyaan ini?

Ini Koper
#704 What If : Cara Membuat Pertanyaan Absurd

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 5:23


Konsep "What If?" atau "Bagaimana Jika?" merupakan mesin pendorong di balik rasa ingin tahu manusia. Ia adalah pertanyaan hipotetis yang mengubah realitas sehari-hari menjadi laboratorium imajinasi tanpa batas. Dari pertanyaan polos anak kecil hingga hipotesis radikal para ilmuwan, premis dasarnya tetap sama: mengambil satu variabel—seringkali yang paling absurd—dan mengujinya melawan hukum-hukum fundamental fisika, kimia, dan logika. Proses ini membuktikan bahwa keingintahuan, yang dibalut humor, adalah jalur tercepat menuju pemahaman ilmiah yang paling mendalam dan ketat. Inspirasi utama pendekatan ini datang dari penulis terkemuka Randall Munroe melalui karyanya, What If? 2: Additional Serious Scientific Answers to Absurd Hypothetical Questions. Buku ini menunjukkan bagaimana pertanyaan-pertanyaan yang terkesan konyol—seperti menghitung berapa banyak kalori yang dibutuhkan T. Rex setiap hari atau apa yang terjadi jika Tata Surya diisi sup—memaksa kita untuk menerapkan ilmu pengetahuan tingkat tinggi dengan kedisiplinan yang luar biasa. Paradoksnya terletak pada hubungan terbalik antara absurditas pertanyaan dan keseriusan jawaban: semakin gila hipotesisnya, semakin mendesak kebutuhan kita akan kalkulasi ilmiah yang akurat, seperti mekanika orbit, gravitasi, atau termodinamika. Pada dasarnya, konsep "What If?" berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan fiksi spekulatif dengan penyelidikan ilmiah. Ia mengajak kita untuk tidak hanya menghafal apa yang sudah kita ketahui tentang alam semesta, tetapi juga untuk berani bertanya tentang hal-hal yang belum pernah dibayangkan. Dengan demikian, ia bukan sekadar latihan intelektual, melainkan perayaan terhadap kekuatan berpikir kritis yang mengubah batas-batas ketidakmungkinan menjadi peluang baru untuk penemuan, yang terbungkus dalam bentuk yang menyenangkan dan sangat mudah diakses.

AWR Indonesian - Daily Devotional
PERTANYAN, PERTANYAAN, PERTANYAAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Nov 7, 2025 6:52


Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

pertanyaan tuhan allah
AWR in Indonesian - Renungan Harian
PERTANYAN, PERTANYAAN, PERTANYAAN

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Nov 7, 2025 6:52


Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

pertanyaan tuhan allah
Ini Koper
#686 Apa itu Komunitas (dalam Ekosistem Perubahan Sosial)

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 6, 2025 8:11


Refleksi sering lahir dari 'gangguan'. Sebuah pemikiran yang mengusik di tengah rutinitas. Esai ini berangkat dari sebuah obrolan sore di kedai kopi, ketika sebuah coretan sederhana menghentikan diskusi kami tentang Pasar Kolaboraya. Coretan itu memantik dua pertanyaan fundamental yang, meski tampak sederhana, ternyata membongkar seluruh asumsi kami. Apa sebetulnya 'komunitas' itu? Dan, lebih jauh, 'ekosistem' ideal seperti apa yang kita cita-citakan bersama? Pertanyaan tersebut tidak bisa kami jawab dengan mudah. Ia memaksa kami berefleksi mendalam. Kesepakatan awal kami—bahwa komunitas adalah 'node-node' dalam sebuah ekosistem—ternyata membuka konsekuensi-konsekuensi lain yang jauh lebih rumit dan menantang.

TanadiSantosoBWI
Soar With Your Strengths

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Oct 31, 2025 6:03


Dalam episode ini, Tanadi Santoso mengajak kita merenung pada satu pertanyaan mendasar yang jarang kita pikirkan: "Sebenarnya, Anda dibayar untuk apa?" Pertanyaan sederhana dari seorang coach ini menjadi pintu masuk menuju perjalanan menemukan makna di balik pekerjaan dan talenta kita. Bukan sekadar soal jabatan, uang, atau status, tapi tentang menemukan esensi dari kontribusi yang benar-benar membuat hidup dan karier kita bernilai.Tanadi membagikan kisah personalnya, dari perenungan panjang hingga akhirnya menemukan bahwa dirinya "dibayar untuk menginspirasi orang lain." Sebuah kesadaran yang tidak muncul begitu saja, melainkan lahir dari pengalaman sebagai pemimpin, dosen, dan trainer yang terus bertumbuh. Ia kemudian menjelaskan tiga inti dari pekerjaan bermakna: menginspirasi orang lain, menunjukkan jalan, dan memberi tanda arah agar orang lain juga bisa berkembang.Dari sinilah muncul pesan kuat bahwa kekuatan sejati tidak selalu datang dari apa yang kita lakukan, tapi dari mengapa kita melakukannya. Melalui kisahnya tentang membuat ratusan review buku hingga meraih rekor MURI, Tanadi menunjukkan bahwa ketika kita hidup sesuai kekuatan kita, hasilnya bisa jauh melampaui sekadar materi.Episode ini juga mengajak pendengar melihat ulang cara mereka memaknai pekerjaan. Dari penjual sepeda motor hingga kurir pengiriman, setiap profesi punya makna lebih besar ketika dijalankan dengan kesadaran membantu orang lain. Ketika seseorang bekerja bukan sekadar untuk cuan, tapi untuk memberi nilai, maka pekerjaan itu menjadi panggilan. "Soar with Your Strengths" adalah undangan untuk berhenti mengejar kesempurnaan di semua hal, dan mulai terbang dengan kekuatan terbaik yang sudah kita miliki.

Ini Koper
#574 BREATH : Seni Bernafas Sederhana untuk Kesehatan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 29, 2025 7:50


Dalam kesibukan dunia modern yang fokus pada diet, olahraga, dan teknologi medis canggih, sering kali kita melupakan elemen paling vital bagi kehidupan: cara kita bernapas. James Nestor, dalam karyanya yang provokatif dan mencerahkan, "Breath: The New Science of a Lost Art," mengajak pembaca dalam sebuah petualangan ilmiah dan historis untuk menggali kembali pemahaman mendalam tentang pernapasan. Nestor mengajukan argumen kuat bahwa peradaban modern, ironisnya, telah kehilangan seni bernapas yang benar, sebuah kelalaian yang berkontribusi pada berbagai penyakit kronis fisik dan mental yang melanda masyarakat kita. Perjalanan Nestor dimulai dari ranah personal, didorong oleh perjuangannya sendiri melawan masalah pernapasan yang berulang dan sebuah pengalaman mengejutkan saat mengikuti kelas pernapasan kuno, Sudarshan Kriya. Keheranan atas dampak fisiologis mendalam dari praktik yang tampak sederhana ini menyulut api keingintahuan Nestor. Pertanyaan "mengapa" dan "bagaimana" membawanya berkeliling dunia, menyelami arsip-arsip terlupakan, laboratorium-laboratorium mutakhir, hingga situs-situs arkeologi kuno, demi mengungkap rahasia yang tersembunyi di setiap tarikan napas. "Breath" bukan sekadar kumpulan anekdot atau teori spekulatif. Nestor dengan cermat merangkai penemuan-penemuan ilmiah terbaru dalam bidang pulmonologi, neurologi, dan antropologi dengan kebijaksanaan pernapasan yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun oleh berbagai budaya. Melalui eksperimen pribadi yang berani—termasuk secara sengaja menyumbat hidungnya selama sepuluh hari—dan wawancara dengan para ahli "pulmonaut" (pionir pernapasan), Nestor mengungkap bagaimana perubahan sederhana dalam cara kita menghirup dan mengembuskan napas dapat secara radikal memengaruhi kesehatan, kinerja atletik, dan bahkan struktur wajah kita, menawarkan perspektif baru yang mendasar tentang kesejahteraan manusia.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-30 masa biasa, 29 Oktober 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 28, 2025 9:27


Dibawakan oleh Monica Viona dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Roma 8: 26-30; Mazmur tg 13: 4-5.6; Lukas 13: 22-30.MAKAN DI DALAM KERAJAAN ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Makan di DalamKerajaan Allah. Mengapa kerajaan Allah digambarkan dalam kitab suci sebagaiperjamuan makan yang disediakan Tuhan Allah? Pertanyaan itu diajukan olehseorang remaja kepada pastor setelah perayaan Ekaristi. Beberapa temannya jugadatang dan ingin mendengarkan apa yang hendak dijelaskan pastor.  Di dalam saku jubanya, pastor menaruh sejumlah batangcokelat. Ia mengambilnya dan dari genggaman tangannya yang penuh dengancokelat, dibagikannya kepada sejumlah remaja yang ada di situ. Pastormenyisakan satu untuk dirinya. Mereka semua makan bersama-sama danmengungkapkan kesan yang sama, bahwa cokelat itu sangat enak. Lalu pastormenjawab pertanyaan itu. Perjamuan atau santapan di dalam surga jelasmenunjukkan bahwa di surga ada kehidupan. Di sana tinggallah orang-orang hidup,dan bukan orang-orang mati. Demi kehidupan abadi itu, makanan adalah jaminanbagi keberlangsungan kehidupan. Tetapi bagi Tuhan dan semua jiwa yang berada disana, makanan dalam perjamuan itu bukan berbentuk jasmani seperti nasi, lauk,sayur, buah-buahan dan minuman. Makanannya adalah makanan rohani.  Sabda kekal yang terungkap dalam hubungan kasih dandalam segala kebaikan merupakan makanan rohani di dalam kerajaan surga. Semuapenghuni surga menikmatinya dalam kepenuhan suka cita dan dalam persekutuanyang abadi. Semua mengalami betapa enaknya dan indahnya kehidupan yang abadiitu. Dimensi persekutuan semua jiwa orang beriman dan pengalaman nikmatnyasantapan itu, merupakan ciri utama keberadaan di dalam surga.  Di dalam dunia ini, gambaran tentang perjamuan abadiditandai melalui perayaan ekaristi dan ibadat-ibadat yang kita rayakanbersama-sama. Melalui semua itu, kita semua selalu diberikan pengajaran danperingatan berulang-ulang, bahwa persiapan untuk menikmati perjamuan abadi didalam surga harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Tuhan Yesusmengungkapkan cara membuat persiapan itu melalui suatu disiplin penyangkalandiri.  Di dalam bacaan Injil hari ini, kita menemukan caranyayaitu dengan berusaha masuk melalui pintu yang kecil. Betapa sulitnya semuaorang dari segala penjuru bumi ingin mendapat kelancaran memasuki kerajaansurga, dan harus melewati pintu yang sempit. Mereka semua harus berusahamelalui semua bentuk penyangkalan diri dan menanggung beratnya salib yangdipikul. Semua orang beriman menyadari keterpilihan mereka, bahwa merekaditentukan, dipanggil, dan dibenarkan untuk mengambil bagian di dalam kehidupanabadi. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, terimakasih atas keterpilihan kami dan kuatkanlah selalu kesetiaan kami kepada-Mu.Bapa kami yang ada di Surga ... Dalam nama Bapa ...

Kerja Kelompok Podcast
Menjawab Pertanyaan Truppers

Kerja Kelompok Podcast

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 28:08


S9E9 Kita ngejawab in pertanyaan pertanyaan aneh dari Truppers yang Out of The Box

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 3 - Menjangkau Yang Terhilang | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Oct 23, 2025 51:10


Pertanyaan "untuk apa" sering muncul di hidup kita ketika suatu peristiwa terjadi. Ketika sesuatu ada di tangan kita, dan kita pun tidak mengerti makna dan fungsinya, kita bertanya "untuk apa?" Untuk apa saya alami hal ini, untuk apa saya menerima sesuatu yang saya belum mengerti maksud dan tujuannya, sampai kepada pertanyaan yang paling tinggi; "untuk apa saya masih hidup sampai saat ini?" Tidak hanya dalam konteks dunia sekuler, tetapi juga dalam kerohanian kita, untuk apa Allah beri saya talenta, untuk apa Allah mempercayakan saya pelayanan, untuk apa? Semua pertanyaan kita mengenai "untuk apa" terangkum dalam seri kali ini, bukan hanya tentang pertanyaan kita secara sekuler tetapi juga secara rohani. Untuk itu temukan setiap pertanyaan kita, dalam Seri 3 - Menjangkau Jiwa Yang Terhilang | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Hasrizal
Kenapa Pendidikan Karakter? Mengapa Tidak Amalkan Pendidikan Islam?

Hasrizal

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 6:59


Kenapa guna pendidikan karakter? Mana pergi pendidikan Islam? Begini…Pendidikan karakter bukan lawan pendidikan Islam. Pendidikan karakter adalah istilah bidang pendidikan. Ia bermaksud, untuk bentuk akhlak (yang Islam ambil berat), ada strategi tertentu disediakan untuk mencapainya.Jemput dengar. Pertanyaan dan maklum balas saya alu-alukan. Komen tidak berakhlak, saya padam dan ban demi kebaikan kita bersama.#pendidikankarakter #charactereducation #shapingexcellentcharacter #khalifahmethod #pendidikanislam

Ruang Publik
Tantangan Museum di Zaman Viral

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Oct 13, 2025 48:07


Mendengar kata museum, barangkali yang langsung terbersit adalah bangunan lawas, bernuansa kuno, berisi deretan benda bersejarah. Ada juga yang mungkin menganggap museum sebagai tempat yang membosankan.Berbagai tantangan itu mesti jadi refleksi di Hari Museum Nasional yang diperingati tiap 12 Oktober. Bagaimana membuat museum tetap relevan di era digital dan mampu menarik generasi muda yang sehari-hari berinteraksi dengan gawai.  Data terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat ada 442 museum yang tersebar di 33 provinsi dari Sabang sampai Merauke. Bagaimana mengoptimalkan museum sebagai sarana edukasi dan pelestarian pengetahuan antar-generasi? Seperti apa wajah ideal museum di era kekinian?Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dibahas di Ruang Publik KBR yang kali ini berkunjung ke Museum Nasional Indonesia bersama Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia Muhammad Rosyid Ridlo, S.Pd. M.A, Kreator Konten Bangunan Heritage dari Komunitas Jelajah Budaya Oktal Uska Putra, dan Sejarawan sekaligus Dewan Pakar Komite Memori Kolektif Bangsa (MKB) Asep Kambali.

Radio Elshinta
Mengevaluasi kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026, siapa yang harus bertanggung jawab?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 12, 2025 13:50


Mengevaluasi kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke putaran final kualifikasi Piala Dunia 2026… menjadi pekerjaan rumah besar bagi sepak bola nasional.Pertanyaan yang kini mengemuka: siapa yang harus bertanggung jawab? Apakah pelatih, pemain, federasi, atau sistem pembinaan jangka panjang yang belum sepenuhnya matang?Kegagalan ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Strategi di lapangan, kesiapan fisik dan mental, hingga manajemen tim menjadi satu rangkaian faktor yang saling berkaitan.Kini publik menunggu langkah konkret: evaluasi menyeluruh, bukan sekadar mencari kambing hitam. Sebab, masa depan sepak bola Indonesia tidak hanya ditentukan oleh satu pertandingan—tetapi oleh arah pembangunan sepak bola nasional itu sendiri.Talk :: Pengamat Bola dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rojil Nugroho Bayu Aji&Pemerhati Olahraga, Mantan Wartawan Olahraga Kompas, Jimmy S Harianto

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 4 Oktober 2025 - Menyenangkan Hati Tuhan dan memberkati sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 3, 2025 3:54


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 4 Oktober 2025Bacaan: "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan". (Amsal 4:23)Renungan: Seorang pemuka agama pernah berkata, "Adalah lebih mudah mengelola perusahaan daripada mengelola hati dan perasaan". Pertanyaan ini membuat kita terhenyak dan bertanya apakah benar bahwa mengelola hati dan perasaan itu memang sulit? Banyak kasus pembunuhan disebabkan karena kegagalan manusia mengelola hati dan perasaannya. Dendam yang berkepanjangan membuat orang menganiaya atau membunuh sahabat atau orang yang dikasihinya. Benarlah yang dikatakan Amsal 4:23, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Ayat ini menjelaskan bahwa semua yang keluar dalam bentuk perbuatan atau tindakan, berasal dari hati. Hati bagaikan mata air yang mengalirkan aliran-aliran air ke segala penjuru. Jika mata air itu kotor, maka kotor pula air yang dialirkannya. Untuk menjaga agar sikap dan tindakan kita selalu membangun dan mendatangkan kebaikan bagi sesama, maka kita perlu mengisi hati kita dengan hal-hal yang baik. Firman Tuhan adalah makanan yang paling sehat untuk hati dan jiwa kita. Sedangkan hubungan yang baik dengan Tuhan akan membuahkan hubungan yang baik dengan sesama. Marilah kita menjaga hati setiap hari, sehingga dari dalam hati kita akan memancar kehidupan yang menyenangkan hati Tuhan dan memberkati sesama. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, seringkali aku gagal menjaga hatiku. Mampukan aku agar hatiku senantiasa melekat kepada-Mu sehingga apa yang keluar dari hati, pikiran, perkataan dan perbuatanku sungguh mendatangkan kebaikan yang memberi berkat dan sukacita terhadap orang-orang di sekitarku dan dapat menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).

Curhat Babu
Dee Lestari: Selaras Berkarya dari Rasa Duka

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Oct 1, 2025 39:36


"Kamu lebih pilih meninggal duluan, atau ditinggalin?"Pertanyaan ini jarang sekali dibahas dan didiskusikan, padahal kedukaan adalah sebuah keniscayaan alias hal yang tak terhindarkan. Dee Lestari dalam episode ini bercerita bagaimana mengubah duka menjadi karya bersama mendiang.Timestamp:00:00 Opening05:15 Menjadikan karya sebagai obat rindu12:37 Duka di tahun pertama, kedua, dan ketiga..18:07 Penting untuk ngomongin kematian24:02 Memahami ada hal-hal yang tidak bisa diubah29:05 Definisi menjadi kuat dari Dee Lestari32:36 Agar duka bisa cepat pamitan

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 30 Agustus 2025 - Menanti kedatanganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 29, 2025 4:38


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 30 Agustus 2025Bacaan:"Karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam." (1 Tesalonika 5:2)Renungan: Ada seorang pria yang mengunjungi seorang pertapa tua yang terkenal saleh untuk mengajukan sebuah pertanyaan. Pertanyaan itu adalah, "Jika tuan hanya mempunyai satu hari lagi untuk hidup, apa yang tuan lakukan pada hari itu?" Pertapa tua itu mengelus jenggotnya yang putih dan panjang kemudian menjawab, "Baik, pertama-tama saya mendaraskan doa pagi, sesudah itu saya meneguk sedikit teh dan keluar untuk membersihkan kebun. Kemudian saya menyeberang jalan untuk mengunjungi sahabat saya Louis, lalu saya istirahat sejenak." Pria itu tersentak dan menyela, "Tunggu, itukan cara tuan menghabiskan waktu setiap hari!" Pertapa itu menjawab, "Tentu, Mengapa hari yang terakhir harus berbeda dengan hari-hari lainnya?" Kehidupan manusia pada suatu saat akan berakhir di dunia ini. Tetapi yang jadi masalah adalah kita tidak tahu kapan saat itu datang. Alkitab menuliskan bahwa hari Tuhan itu datang seperti pencuri. Oleh karena itu sejak saat ini kita sudah mulai untuk mempersiapkan diri kita menghadapi hari itu. Sehingga ketika saatnya tiba kita tidak perlu sibuk untuk berbuat ini itu untuk menyenangkan Tuhan, karena semuanya itu sudah harus kita lakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Kalau di rumah kita, kita selalu siaga untuk menjaga keamanan rumah dari pencuri, kini, apakah kita juga sudah siaga menjaga kehidupan diri kita dari kedatangan Tuhan yang seperti pencuri? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kedatangan-Mu tidak pernah bisa kuketahui. Kapan dan dimanapun, Engkau bisa datang sewaktu-waktu untuk menjemputku. Berilah kemampuan dan kemauan bagi diriku untuk mulai berjaga-jaga sejak saat ini, melalui sikap hidupku yang sesuai kehendak-Mu, agar pada saatnya tiba nanti, dengan tangan terbuka aku mampu menyerahkan rohku kepada-Mu. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Pertanyaan Dua Malaikat di Alam Kubur

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 8, 2025 49:59


Pertanyaan Dua Malaikat di Alam Kubur merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 3 Muharram 1447 H / 29 Juni 2025 M. Kajian Hadits Tentang Pertanyaan Dua Malaikat di Alam Kubur Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: […] Tulisan Pertanyaan Dua Malaikat di Alam Kubur ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 11 Mei 2025 - Semua Baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Mei 2025Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Tuhan merancangkan damai sejahtera dan bukan kecelakaan, mungkinkah la memberikan air mata, penyakit, kesusahan, dan lain sebagainya kepada orang-orang yang percaya pada-Nya? Pertanyaan dari banyak orang pengikut Yesus yang sering kali timbul ke permukaan. Agar mendapat jawabannya, pertama-tama kita harus sepakat meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, tak ada satu pun, atau bahkan sekecil apa pun yang luput dari kendali dan pengawasan Tuhan. Hidup yang kita jalani dengan segala situasi dan kondisi yang kita alami, bukanlah suatu kebetulan. Kitab Mazmur berkata dengan gamblang mengenai ini, "MataMu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya." (Mzm 139:16). Adalah benar. Tuhan merancangkan damai sejahtera dan bukannya kecelakaan kepada semua orang yang percaya kepadaNya. Namun, jika hari ini atau hari-hari sebelumnya kita menjalani kehidupan dengan mencucurkan air mata, kesusahan, dan kesengsaraan, itu semua boleh terjadi karena Tuhan mengizinkannya, sama seperti yang la izinkan terjadi pada Ayub. Ayub, seorang yang jujur, takut akan Tuhan, dan yang menjauhi kejahatan, tetap diizinkan Tuhan untuk mengalami penyakit dan kesengsaraan yang begitu panjang. Tetapi, lihatlah bagaimana Tuhan mengganti semua kesusahan dan kesengsaraan Ayub dengan sukacita dan berkat yang melimpah tepat pada waktunya. Pertolongan Tuhan yang indah pada waktunya juga dirasakan oleh Yusuf. Yusuf diperhadapkan dengan maut; dirinya yang diserahkan dari tangan ke tangan, layaknya barang dagangan; mendapat fitnah; bahkan harus masuk ke dalam jeruji besi tanpa didapati kesalahan apa pun pada dirinya. Pada akhirnya, ia dijadikan Tuhan sebagai salah satu penguasa di negeri Mesir. Apa yang telah Tuhan lakukan di dalam kehidupan Ayub dan Yusuf, itu juga yang akan la nyatakan di dalam kehidupan orang percaya. Ingatlah, bahwa Tuhan sekali-kali tidak pernah meninggalkan kita, bahkan sekejap mengedipkan mata-Nya pun tidak la lakukan. Jadi, janganlah takut, apalagi menjadi tawar hati. Jangan lagi bertanya mengapa terjadi begini dan begitu? Sebab telah jelas, bahwa Tuhan turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, apa pun yang terjadi di dalam hidupku, aku ingin selalu berkata, semua baik bagiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 17 April 2025 - Bersyukur atas rencanaNya yang Ajaib

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 16, 2025 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 17 April 2025Bacaan: "Maka Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kebaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke negeri ini. Aku akan membangun mereka, bukan meruntuhkannya; Aku akan menanam, bukan mencabutnya." (Yeremia 24:6) Renungan: Pernahkah kita mengucap syukur kepada Tuhan untuk "pintu-pintu" yang tertutup sebagaimana kita mengucap syukur untuk "pintu-pintu" yang terbuka? Sekarang ini mungkin kita sedang bertanya-tanya, "Mengapa Tuhan tidak mengabulkan doaku untuk bisa bekerja di perusahaan itu?" atau "Mengapa hubungan dengan kekasihku hanya berakhir sampai di sini?" atau "Mengapa usaha yang baru kurintis ini gagal lagi?" Pertanyaan-pertanyaan seperti ini seringkali muncul dalam pikiran kita ketika impian dan cita-cita kita tidak terjadi. Tetapi, apakah kita pernah memikirkan bahwa setiap kali Tuhan menutup sebuah pintu, sebenarnya la sedang mengarahkan kita kepada pintu lain di mana berkat yang lebih baik sedang menunggu kita? Satu-satunya alasan mengapa Tuhan menutup pintu bagi kita, yaitu karena di balik pintu itu tidak tersedia apa-apa bagi kita, atau mungkin juga ada sesuatu, tetapi hal itu tidak akan membawa kebaikan bagi kita. Percayalah bahwa Tuhan selalu merancangkan damai sejahtera dan kebaikan bagi kita. Ia akan "membangun" dan bukan "meruntuhkan", la akan "menanam" dan bukan "mencabut" kita. Inilah yang harus kita ingat ketika kita menemukan jalan buntu atau ketika diperhadapkan pada suatu masalah di mana seolah-olah tidak ada jalan keluarnya. Pernahkah kita bertanya, mengapa seorang tukang burung harus menyelimuti sangkar burungnya dengan sehelai kain di dalam mengajar burung itu untuk bernyanyi dan mengeluarkan suara-suara yang indah dan merdu? Konon dengan menutupi sangkar burung sehingga keadaan di dalamnya menjadi gelap, hal ini akan mempermudah burung tersebut berkonsentrasi sehingga ia bisa bernyanyi dengan kualitas suara yang lebih baik. Tuhan seringkali melakukan hal yang sama terhadap kita dengan maksud menjadikan kita lebih maju, lebih diberkati, lebih berkualitas dan lebih dewasa. Ketika Tuhan menutup "pintu", kita seakan-akan berada di dalam kegelapan dan jalan buntu. Ia harus melakukan itu karena dalam keadaan demikianlah kita akan belajar sesuatu yang lebih berarti, mungkin belajar tentang penundukan diri, kerendahan hati, kesabaran atau penyerahan total kepada Tuhan. Pintu-pintu yang tertutup bukan berarti Tuhan menghukum atau tidak mengasihi kita. Sebaliknya pintu-pintu yang tertutup itu akan membawa kita pada sesuatu yang lebih baik yang la sediakan dan pada pengenalan yang lebih dalam lagi akan Dia. Sekalipun kita seringkali diperhadapkan pada "pintu-pintu" yang tertutup, percayalah bahwa la akan selalu membuktikan diri-Nya setia dari waktu ke waktu, meskipun la harus menguji, menyaring dan memurnikan iman kita sedemikian rupa sampai-sampai kita merasa seperti ditekan, dibiarkan bahkan ditinggalkan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku mau bersyukur untuk setiap pintu-pintu tertutup yang aku temukan karena aku percaya bahwa Engkau sudah menyediakan pintu yang lain untukku. Berikan aku kepekaan pada kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 Maret 2025 - Siap dipakai Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 19, 2025 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 Maret 2025Bacaan: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku." (2 Korintus 12:9) Renungan: Di dalam Alkitab ada kisah tentang Tuhan Yesus dielu-elukan di Yerusalem. Jika membaca kisah ini, mungkin ada beberapa pembaca Alkitab yang bertanya-tanya, mengapa Tuhan Yesus lebih memilih keledai untuk ditunggangi, bukannya kuda atau unta yang lebih kuat? Pertanyaan ini pastinya muncul karena bagi sebagian besar orang, keledai dianggap sebagai hewan yang lemah dan biasa-biasa saja. Tidak sama seperti kuda yang nampak kuat, gagah dan perkasa. Akan tetapi, hal ini dilakukan-Nya bukan tanpa sebab. la ingin menyatakan bahwa diri-Nya menyukai kesederhanaan. Nampaknya kesederhanaan sedari semula memang sudah menjadi bagian dari diri-Nya. Ketika la lahir, la tidak memilih tempat yang mewah dan nyaman, tetapi tempat yang sangat sederhana. Ia pun tidak memilih orang tua yang kaya raya, sebaliknya hanya seorang tukang kayu. Ketika melayani dari kota ke kota, la tidak mengendarai apa pun, tetapi lebih memilih untuk berjalan kaki. Ketika memilih murid-murid-Nya pun, Ia tidak memilih orang-orang terpandang, kaya raya, ataupun orang-orang suci. Sebaliknya, la lebih memilih orang-orang berdosa, miskin, yang tidak dianggap oleh dunia. Perlu diketahui bahwa Tuhan lebih memilih orang biasa untuk dijadikan luar biasa, agar kemuliaan-Nya dapat lebih dinyatakan kepada semua orang. Ketika melawan bangsa Filistin, Tuhan tidak memakai seseorang yang ahli dalam peperangan, justru la memilih seorang anak yang masih sangat muda dan tidak berpengalaman, yaitu Daud. Ketika mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir, Ia tidak memakai seseorang yang pandai berbicara. Sebaliknya, Ia memakai seorang yang berat lidah seperti Musa. Ia pun memakai Paulus yang dahulu adalah seorang penghujat, penganiaya, dan seorang yang ganas, untuk menjadi pewarta firman. Jika saat ini kita ragu untuk melayani Tuhan karena keterbatasan fisik atau kita merasa tidak memiliki cukup banyak uang, tidak cukup pintar, tidak fasih dalam berkata-kata, memiliki masa lalu yang kelam, dll. Ingat, sebelum kita, sudah banyak 'orang biasa' yang telah Tuhan pakai di dalam pekerjaan tangan-Nya. Tuhan mampu mengubahkan kekurangan kita menjadi kemuliaan-Nya, yang terpenting adalah kita bersedia dipakai oleh Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena diriku berharga di mata-Mu. Dalam segala keterbatasanku, pakailah aku Tuhan seturut kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Pertanyaan Yesus Kepada Petrus

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Mar 1, 2025 5:00


Wigand Sugandi - Yohanes 21:17-19 (TB) Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Dhammapada 9-12

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 25, 2025 100:50


“Di dunia ini lebih banyak orang yang bodoh atau bijaksana?” Pertanyaan ini ditanyakan oleh Sañjaya kepada Upatissa dan Kolita saat dia menolak untuk pergi menemui Buddha kita. Lalu berkaitan dengan kejadian ini, Buddha menyampaikan syair Dhammapada yang ke 11 dan 12. Silakan menyimak dengan penuh perhatian penjelasan makna kata demi kata dari syair-syair Dhammapada ke 9-12 oleh Ashin Kheminda hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). Untuk mendapatkan informasi tentang cerita yang menjadi latar belakang syair Dhammapada 9-10 yaitu Mereka yang Tidak Pantas Mendapatkan Jubah, silakan klik tautan berikut: https://bit.ly/3iuBXHj dan untuk Kisah Upatissa dan Kolita silakan klik tautan berikut: https://bit.ly/3hNdpJ9 Selamat menikmati.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Radio will always have an important role in Australia - Radio akan selalu mempunyai peran penting di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 19, 2025 14:48


February 13 is celebrated as World Radio Day. The question that always arises is whether Radio can survive in the future? - Tanggal 13 Februari diperingati sebagai Hari Radio Sedunia. Pertanyaan yang selalu muncul adalah apakah radio akan dapat bertahan di masa depan?

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
[Mid] Cara membuat pertanyaan dalam percakapan sehari-hari | How to make questions in daily conversations

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later Nov 24, 2024 12:41


https://www.patreon.com/windah Transkrip: https://www.patreon.com/posts/mid-cara-membuat-116658096?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_link Terjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-cara-membuat-116658165?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_link Di episode ini, kita membahas cara membuat pertanyaan dalam percakapan sehari-hari bahasa Indonesia, mulai dari pertanyaan ya/tidak sampai pertanyaan terbuka. Selamat mendengarkan! Musik: Siestita - Quincas Moreira Terima kasih banyak atas dukungannya untuk: SAHABAT WINDAH AkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowTim SomervilleErnaAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemi Alastair JudsonNicky BrownKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekMimi Choo燕 丘Cameron Edinger-ReeveSam Bayley TEMAN WINDAH John McBride  Kristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezChloe ArianaCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchRussell OgdenSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherWill HendersonBjornrappangeTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerAsakoTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MSusan & Ben SetiawanJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerPham VyJustin WilsonNadiaJayElfin MoningkaZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersGuilhermeHong WantingAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaMaki UtsumiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeCallum TrainorHildaColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyTan Jing YiYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimEdmund TanRyosuke SudaFloBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMinh Vy Trần NgọcMatthewTakeshi YamafujiNateLauraPatrickMiquel PENDENGAR SETIAJoColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenChingyu yangAmina AljehaniJannedBill Dalton PAYPAL/OVO/dll.QinYaszalixGary Chan

Endgame with Gita Wirjawan
Dayu Dara Permata: Bisakah Sandwich Generation Punya Rumah?

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Oct 20, 2024 81:36


Dayu Dara Permata adalah CEO dan Founder dari property-tech platform, Pinhome. Selama 80 menit, Dara dan Gita Wirjawan mengupas tuntas isu krisis hunian di Indonesia, tantangan sandwich generation untuk membeli rumah, dan bagaimana Pinhome bisa menjadi salah satu solusinya. Pertanyaan besar episode ini: Bagaimana agar 81 juta milenial Indonesia yang tidak memiliki rumah, bisa kita selesaikan bersama? #Endgame #GitaWirjawan #Pinhome ----------------- Saksikan film “Home Sweet Loan” di sinema sekarang. ----------------- Jelajahi dan diskusikan lebih lanjut episode ini di https://endgame.id/

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Federal government reverses course on census sexuality question - Pemerintah Federal Mengubah Arah pada Pertanyaan Tentang Seksualitas pada Sensus

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 2, 2024 6:29


A single question about sexuality will be included in the 2026 census, after Prime Minister Anthony Albanese reversed the original decision on the matter. - Sebuah pertanyaan tentang seksualitas akan dimasukkan dalam sensus tahun 2026, setelah Perdana Menteri Anthony Albanese membatalkan keputusan awal tentang masalah tersebut.