POPULARITY
Categories
Harga minyak sempat melonjak akibat konflik global, sementara harga batu bara ikut bergerak fluktuatif.Apakah kondisi ini menjadi peluang bagi PTBA, atau justru menambah tekanan bagi bisnis perusahaan?Di Bareksa Insight kali ini, Aldy Pratama Iswardi, Head of Investor Relations PT Bukit Asam Tbk, membahas dampak konflik global terhadap bisnis PTBA, prospek harga batu bara, peluang ekspor, strategi efisiensi, hingga arah bisnis perusahaan ke depan.Dengan laba yang turun 42% pada 2025, apakah saham PTBA masih menarik untuk dicermati investor? Tonton pembahasan lengkapnya di Bareksa Insight.Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksaDisclaimerSetiap investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. PT Bareksa Portal Investasi berizin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK.
Silaturahmi ke 32MAJELIS PENGAJIAN BUKOPINTema: HATI-HATI DENGAN HATINarasumber: Ustadz H. Mukhlisin Aziz, M.A.Selasa, 21 Juli 2026 / 06 Safar 1448HPukul 09:30 - 14:00 WIBdi Masjid As-SofiaMari raih keberkahan, kebaikan dan pahala berlipat ganda dengan menghadiri majelis ilmu sambil bersilaturahmi. (Hanya untuk Anggota).Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, Sedekah JariyahBSI 7158 607 195 a.n. Masjid As-SofiaBSI 7329 455 135 a.n. Majelis Ilmu BY MEWakaf Peralatan Live StreamingBSI 7149 665 026 a.n. DiMediaTVLIVE Stream:~ Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/YVXjg8XInRE?feature=share~ Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/GtSDpDC4kdk?feature=share~ IG @DiMediaTV~ IG @MasjidAssofia~ FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1018902404343134/~ Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:Spotify "Dimedia Radio" Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin). #DiMedia #MasjidAsSofia #majelisbukopinassofia #dimediatv #dimediaradio #MajelisPengajianBukopin #live #livestream #livestreaming #obs #obsstudio #obslivestream #sonya7r3 #sonya7riii #kajianbogor #infokajianbogor #infokajian #nasehatislami #nasehat #nasehatislami #kajianislamJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,obs studio,obs, obs live stream, sony a7r3,sony a7riii,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,Bukopin,Bank Bukopin,Majelis Bukopin,Majelis Bukopin AsSofia,Majelis Pengajian Bukopin,SUDAHKAH KITA HIJRAH,BAGAIMANA MENJADI MUKMIN YANG IKHLAS,BAIK SANGKA,BACA PESAN CINTA NYA,TIPS SUKSES MENJALANI MADRASAH RUHANI RAMADHAN,HATI-HATI DENGAN HATI,
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Veronika Genua dari Paroki St. Martinus Roworeke di Keuskupan Agung Ende, Indonesia. Mikha 7: 14-15.18-20; Mazmur tg 85: 2-4.5-6.7-8; Matius 12: 49-50.TONGKAT KUASA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Tongkat Kuasa Tuhan. Tradisi dalambanyak budaya politik menjadikan tongkat sebagai simbol kekuasaan. Kitamengingat Musa memakai tongkat untuk menampilkan kuasa Allah yang bekerja dalamdirinya untuk memimpin bangsa dan umat Allah. Para raja dan presidennegara-negara juga memakai tongkat dengan makna simbolik kekuasaan yang merekamiliki. Di dalam Gereja, tongkat uskup juga memiliki makna serupa. Tongkat yang terbuat dari bahan entah kayu entah logam sangat melekatdengan kekuasaan atau otoritas orang yang memakainya. Bahkan rotan ataupotongan kayu lurus yang dipakai bapak atau ibu di rumah cukup memberikanpemahaman bahwa jika anak-anak melanggar aturan hukumannya ialah pukulan dengankayu itu. Dalam semua pemandangan dengan tongkat ini, kita dapat mengerti lebihlanjut mengapa Tuhan selalu mengungkapkan di dalam kitab suci kuasa-Nya yangdisimbolkan dengan tongkat. Ia berkata dalam nubuat Mikha dalam bacaan pertama hari ini bahwa Iamenggembalakan umat-Nya dengan tongkat-Nya. Yesus sang gembala yang baik jugamenjalankan tugas penggembalaan itu dengan memakai tongkat imam agung, yanghingga saat ini disimbolkan pada Paus dan para uskup. Dengan tongkat itu,tugas-tugas sebagai pemimpin dan gembala memiliki legitimasi dan kekuatan untukmendapatkan ketaatan atau kepatuhan dari orang-orang yang dipimpin. Tongkat kuasa Tuhan, memiliki fungsi untuk suatu pemurnian dan pembebasanmanusia dari kuasa kegelapan dan dosa. Setan dan penguasa kegelapan ketikaberhadapan dengan kuasa Allah yang dilambangkan dengan tongkat, ia menjadiketakutan. Itu terbukti dalam setiap tindakan Yesus yang selalu hadir melaluikata-kata dan hardikan, yang langsung membuat para setan menjadi takut danmemohon untuk tidak disiksa. Berkat tongkat kuasa Tuhan itu, segala dosa kitadapat dicampakkan ke dalam dasar laut, demikian kata nabi Mikha. Jadi kita mesti memandang tongkat saat ditunjukkan kepada kita apakah dalamposisi dipegang, dijadikan penopang pada saat berdiri, atau saat menunjukkandan menegaskan sesuatu dalam suatu proses pengajaran. Yesus menunjuk dengansegala kuasa yang ada pada-Nya, ketika Ia mengajarkan bahwa para murid danrasul sesungguhnya adalah ibu-Nya, dan saudara-saudara-Nya. Penegasan ituberisi suatu ajaran yang penuh kewibawaan dan prinsip. Ajaran itu ialah bahwamelaksanakan kehendak Allah merupakan tugas utama setiap pengikut Kristus.Tongkat kuasa Yesus itu sampai detik ini berada pada tangan Paus dan Uskup ditempat kita masing-masing. Kita harus mendengar dan mengikuti Bapa Suci danUskup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga kesetiaan dan ketaatan kami kepada Gerejasenantiasa kuat dan bertahan, khususnya melalui ketaatan kami kepada Bapa Sucidan Uskup kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Juli 2026Bacaan: “Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." (Markus 5:28)Renungan: Bethany Hamilton adalah seorang atlet selancar profesional. Pada usia 13 tahun, lengannya digigit hiu saat latihan di Hawaii. Dia hampir mati kehabisan darah. Dokter mengatakan karir selancarnya selesai. Banyak orang merasa kasihan dan berkata, "Sudahlah, berhenti saja." Tapi empat minggu kemudian dia sudah kembali ke papan selancarnya dengan 1 tangan. Waktu ditanya apa yang menguatkan dia, dia menjawab, "Saya tidak berdoa minta lengan saya kembali. Saya berdoa minta Tuhan pakai hidup saya. Asal saya bisa dekat dengan Dia, itu cukup." Pada akhirnya dia pun meraih juara dunia, punya keluarga, dan jadi kesaksian bahwa Tuhan sanggup memakai kekurangan menjadi kekuatan. Dia "menjamah jubah Yesus" di tengah luka, dan Tuhan beri dia kekuatan baru. Bacaan di atas mengisahkan tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan. Bayangkan: 12 tahun sakit, uang habis untuk biaya pengobatan, tetapi tidak sembuh, malah semakin parah. Secara agama dia najis. Tidak boleh memegang orang, hidupnya sendirian, malu dan putus asa. Tapi ketika dia mendengar tentang Yesus, muncullah iman di hatinya dengan berkata, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Ketika ia berhasil menjamah jubah Yesus, saat itu juga pendarahannya berhenti. Yesus berkata, "Imanmu telah menyelamatkan engkau." Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuhnya, tapi juga memulihkan identitasnya. Sebagai pengikut Yesus, saat kita punya masalah kita sering meminta pertolongan ke dukun, orang pintar, curhat di medsos, curhat ke semua orang, cari motivasi. Tapi lupa datang dan menjamah Yesus. Yesus hari ini masih berjalan di tengah keramaian hidup kita. Dia tidak sibuk. Dia berhenti untuk satu orang yang beriman. Pertanyaannya: Maukah kita punya iman seperti perempuan itu? "Tuhan, aku tidak tahu jalan keluarnya. Tapi asal aku bisa dekat dengan-Mu, aku percaya Engkau sanggup menolong aku." Jangan tunggu kuat dulu baru datang kepada Tuhan. Datanglah dalam kelemahan. Karena di sanalah kuasa-Nya menjadi sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku datang seperti perempuan itu hari ini. Dengan iman kecil, dengan hati lelah, asal aku jamah Engkau saja, aku percaya ada kesembuhan. Jamah lukaku. Jamah kekuatiranku. Jamah hidupku. Aku tidak mau lari ke tempat lain lagi. Aku mau dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat kemitraan dengan pecalang dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan sistem pengamanan swakarsa berbasis masyarakat.
Podcast Spesial : Kawula Muda Eps. 56Pemateri : Ustadz Muhammad PermanaJudul : Melewati Malam Dengan Berharta (Thalhah bin Ubaidillah -radhiallahu 'anhu-)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan agenda silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Jaksa Agung ST Burhanuddin di tengah berbagai tantangan penegakan hukum. Sejauh mana pertemuan ini memperkuat sinergi antarlembaga tanpa mengurangi independensi masing-masing institusi? Simak analisis Penasihat Ahli Kapolri sekaligus Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi, hanya di Radio Elshinta.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Komunitas Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 26: 7-9.12.16-19; Mazmur tg 102: 13-14ab.15.16-18.19-21; Matius 11: 28-30.MENGENALI TUHAN DENGAN NAMA-NYA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengenali Tuhan Dengan Nama-Nya.Ada seorang bocah berusia sepuluh tahun bernama Bastian, menulis surat kepadaTuhan. Ia sudah banyak kali berdoa dengan lisan untuk menanyakan apa sebenarnyanama Tuhan, seperti dirinya yang bernama Bastian. Karena tidak menemukanjawaban, maka ia menulis surat itu. Isi surat itu adalah seperti ini:"Tuhan Allah, seperti Putra-Mu yang bernama Yesus Kristus, sebenarnyaTuhan sendiri bernama apa?" Ia menaruh surat itu di kaki salib di dalamgereja. Pastor paroki menemukan surat itu pada suatu pagi. Diambilnya surat itu dania menulis di bawah tulisan Bastian, bunyinya ialah: "Nama Tuhan Allahialah 'AKU'. Ini memang bukan jawaban langsung dari Tuhan, tetapi pastor parokimemberikan jawaban yang sesungguhnya, seperti yang dikatakan di dalam kitabKejadian. Kemudian pada saat Bastian dan keluarganya datang ke gereja, si bocahmengambil suratnya dan menemukan jawaban yang sedang ia tunggu. Allah menyebut nama-Nya “AKU” berarti bahwa Ia sempurna, total dan abadi. Untuk nama “AKU” tersebut, hanya Tuhan yang bisa menegaskan demikian karenaIa maha esa dan maha kuasa. Dengan keunggulan-Nya seperti ini, nabi Musa didalam perjanjian lama dan kita semua pada saat ini diberkati dengan keunggulanyang istimewa ini. Tuhan tidak mementingkan diri-Nya sendiri, tetapi Iasenantiasa berbagi dengan kita, khususnya melibatkan diri-Nya dengan kita dankita dengan Dia, melalui Yesus Kristus. Kita diharapkan untuk membawa keunggulan Ilahi tersebut untuk menghadapimusuh-musuh yang jahat dan yang melawan kehendak Allah, bahkan sampaimengalahkan musuh-musuh itu. Jika kita hanya memakai kekuatan dan ego kitasendiri sebagai manusia, kita pasti sangat lemah ketika berhadapan dengankompleksitas pekerjaan, aneka tantangan atau ancaman musuh-musuh. Namun denganmemakai identitas "Aku" dari Tuhan Allah, kita akan selalu dimampukanoleh Dia dan kita dapat berhasil melewati semua ancaman dan kesulitan. Yesus Kristus menegaskan hal ini ketika Ia selalu berkata: Aku berkatakepadamu. Yesus menyatakan nama Allah sendiri dalam bersabda dan berbuat. Yesustak pernah menyebut dirinya sendiri, seperti: "Yesus berkatakepadamu". Penegasan “Aku” untuk diri-Nya ini, juga berarti hendak membawasemua orang yang mendengar dan percaya, datang kepada-Nya, tinggal bersama-Nyadan menghayati cara hidup-Nya. Pada hari ini Yesus mengajak kita untuk datangkepada-Nya untuk menimba kekayaan belas kasih-Nya. “Datanglah kepada-Ku, karenaAku lemah lembut dan rendah hati.” Marilah kita selalu percaya dan mengandalkannama Tuhan sebagai AKU. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah maha baik, terima kasih berlimpah karena telahmenunjukkan kepada kami diri-Mu sebagai pribadi, semoga kami selalumengandalkan ke-esa-an dan kekuasaan-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Seorang perempuan didakwa merobohkan rumah dinas bea cukai menggunakan eskavator yang disewanya dan negara mengalami kerugian hampir 500 juta.
Banyak orang tua mengira pendidikan seksual baru perlu diberikan saat anak memasuki masa pubertas. Padahal, pendidikan seksual dimulai jauh lebih awal. Mengajarkan nama organ tubuh yang benar, menjaga kebersihan area pribadi, memahami batas tubuh (body boundaries), serta membiasakan anak berkata "tidak" ketika merasa tidak nyaman merupakan bagian dari pendidikan seksual yang sesuai dengan usia anak. Dengan bekal ini, anak akan lebih memahami tubuhnya, menghargai dirinya sendiri, dan berani mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.Menurut Moms & Dads, kapan waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan pendidikan seksual kepada anak? Tulis pendapat Moms & Dads di kolom komentar.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." (Lukas 6:37)Renungan: Pada tahun 1947, Corrie ten Boom baru bebas dari kamp konsentrasi Nazi. Keluarganya dibunuh karena menyembunyikan orang Yahudi. Suatu hari setelah perang, ada seorang pria datang ke KKR yang dia pimpin. Pria itu dulu adalah penjaga kamp tempat adik Corrie meninggal. Dia ulurkan tangan dan berkata: "Bisakah anda mengampuni saya?" Sekujur tubuh Corrie kaku. Ingatan tentang adiknya, tentang kamar gas, semua kembali. Dalam hati dia berteriak: "Tuhan, aku tidak bisa!" Lalu dia berdoa singkat: "Yesus, tolong aku." Dan dengan kekuatan dari Tuhan, dia menjabat tangan pria itu. Air matanya jatuh. Beberapa tahun kemudian Corrie menulis: "Pengampunan adalah tindakan kehendak, bukan perasaan. Begitu kita mau mengampuni, Tuhan yang memberi rasa damainya." Ada tiga perintah yang saling terkait dalam bacaan Injil di atas. Pertama, "Janganlah kamu menghakimi" Berhentilah menjadi hakim atas hidup orang lain. Kita tidak tahu semua cerita di balik kesalahan orang tersebut. Kedua, "Janganlah kamu menghukum". Berhentilah membalas. Jangan memenjarakan orang dengan perkataan dan sikap dingin kita. Ketiga, "Ampunilah dan kamu akan diampuni". Inilah kuncinya. Ukuran pengampunan kita ke orang sama dengan ukuran pengampunan Tuhan ke kita. Yesus tidak berkata "lupakan kejahatan". Dia berkata "ampunilah". Orang yang terus menghakimi dan tidak mengampuni, dia yang paling tersiksa duluan. Corrie bisa menjabat tangan musuhnya bukan karena dia kuat. Tapi karena dia memilih taat dulu pada Tuhan, baru kemudian Tuhan memberinya kekuatan. Hari ini Yesus bertanya ke kita: "Ada nama siapa yang masih kau tahan di hatimu untuk diampuni?" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering cepat menghakimi dan lambat mengampuni. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku memilih mengampuni (sebutkan nama orang).... Isilah hatiku dengan kasih-Mu supaya aku bisa membebaskan orang lain, dan aku pun dibebaskan. Amin. (Dod).
The 2026 Census is on Tuesday 11 August and every person in Australia on this night must be counted. Census data is used to understand where we live, the languages we use at home (including Auslan), the support we need and how Australia is changing as a nation. Being counted helps ensure your community, culture and beliefs are represented. Here's what you need to know about completing the Census for your household. - Sensus 2026 akan diadakan pada hari Selasa, 11 Agustus, dan setiap orang yang berada di Australia pada hari itu wajib didata. Data sensus digunakan untuk memahami di mana kita tinggal, bahasa yang kita gunakan di rumah termasuk Auslan, dukungan yang kita butuhkan, serta bagaimana Australia berubah sebagai sebuah bangsa. Dengan ikut didata, dapat membantu memastikan bahwa komunitas, budaya, dan keyakinan Anda terwakili. Berikut ini hal-hal yang perlu diketahui tentang mengisi formulir sensus untuk rumah tangga anda.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 9 Juli 2026Bacaan: "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." (Amsal 18:21)Renungan: Suatu hari seorang istri mengeluh karena minggu ini ia terlalu lelah. Kerjaan menumpuk, anak rewel minta ditemenin belajar. Suaminya pulang kerja terus rebahan main HP. Tanpa sadar ia kesal dan berkata kepada suaminya: "Kamu sih tahunya cuma enak-enak rebahan. Gak pernah mikirin rumah ini!" Suaminya pun diam. Malam itu suasana rumah menjadi dingin. Dua hari kemudian giliran ia yang sakit. Anak-anak yang biasanya deket dengannya menjadi takut karena melihat papa mamanya tegang. Ia pun tersadar. Satu kalimat emosinya malam itu "mematikan" suasana rumah selama dua hari. Padahal kalau ia bilang: "Pa, aku capek. Boleh tolong temenin anak belajar 30 menit?" pasti jawabannya berbeda. Amsal 18:21 ini berisi peringatan keras dari Raja Salomo tentang kuasa dari kata-kata: "Hidup dan mati dikuasai lidah". Di rumah, lidah kita bisa jadi sumber kehidupan atau sumber kematian. Dengan kata-kata kita bisa menghidupkan semangat pasangan, menguatkan anak yang gagal, memberkati keluarga. Tapi dengan kata-kata juga kita bisa melukai hati pasangan, mematikan semangat anak, dan merusak keharmonisan rumah. Rumah tangga kita adalah cermin dari apa yang sering kita ucapkan. Suka mengeluh, maka rumah penuh keluhan. Suka mengucap syukur dan menguatkan, maka rumah penuh damai. Keluarga adalah tempat pertama kita latihan memakai lidah. Tiga hal yang bisa kita latih mulai saat ini: 1. Ganti kritik dengan permintaan. Dari perkataan, "Aku sibuk, jadi lupa" menjadi "Sayang, boleh tolong ingetin aku ya" 2. Perbanyak kata penguat untuk anak. Perkataan, "Mama bangga kamu sudah berusaha", lebih menghidupkan daripada "Nilainya kok segitu-segitu aja".3. Doa berkat sebelum tidur. Ucapkan satu kalimat berkat untuk tiap anggota keluarga. Itu seperti menyiram tanaman di rumah. Ingat, anak-anak kita tidak akan ingat seberapa rapi rumah kita. Tapi mereka akan ingat: "Di rumah ini, kata-kata apa yang paling sering ia dengar." Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini lidahku sering melukai orang-orang yang paling aku kasihi di rumah. Ajarilah aku menjadi pembawa damai di tengah keluargaku. Berikan hikmat supaya setiap kata yang keluar dari mulutku adalah kata yang membangun, menguatkan, dan memberkati. Amin. (Dod).
Podcast Spesial : Kawula Muda Eps. 53Pemateri : Ustadz Muhammad PermanaJudul : Menghabiskan Malam Dengan Al-Qur'an ('Utsman bin 'Affan -radhiallahu 'anhu-)
Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Tidore terancam dirumahkan dampak efisiensi, apa solusinya?Narasumber: Ketua Bidang Perundang-undangan dan Jaminan Sosial Serikat Pekerja Nasional, Joko Heriyono&Pakar Komunikasi Politik, Komunikolog Indonesia, sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Survey, Gogo Bangun Negeri (GBN), Dr. Emrus Sihombing
Pembawa Renungan: RD. Antonius Haryanto Roma - ItaliaMat 10:1-7.
Rusia kembali melancarkan serangan besar ke ibu kota Ukraina, Kyiv, menggunakan rudal balistik dan drone. Serangan yang terjadi beberapa jam setelah peringatan Presiden Volodymyr Zelenskyy itu menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai 60 lainnya. Warga berhamburan mencari perlindungan di stasiun kereta bawah tanah saat ledakan mengguncang sejumlah wilayah kota.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Datang dengan Sebuah MisiDiambil dari: Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”Wonder Kids, dalam banyak cerita petualangan, biasanya ada seorang tokoh utama yang mendapat tugas penting. Ia harus menyelesaikan misinya. Kadang jalannya sulit, penuh bahaya, dan banyak rintangan. Tetapi tujuan akhirnya tetap jelas.Nah, Tuhan Yesus juga datang ke dunia dengan sebuah misi. Yesus tidak datang ke bumi tanpa tujuan. Yesus datang karena manusia berdosa sudah jauh dari Allah. Kita tersesat, dan kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Karena itu, Allah mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan kita.Misi Yesus bukan misi yang mudah. Yesus datang untuk menolong orang berdosa, mengajar tentang Kerajaan Allah, dan akhirnya mati di kayu salib menggantikan manusia. Itu sangat berat. Tetapi Yesus rela melakukannya karena kasih-Nya yang besar. Yesus datang bukan hanya untuk memberi contoh yang baik, tetapi untuk benar-benar menyelamatkan.Dalam Yohanes 5:24, Yesus berkata bahwa orang yang mendengar perkataan-Nya dan percaya kepada Dia yang mengutus-Nya mempunyai hidup yang kekal. Artinya, misi Yesus berhasil membawa keselamatan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Karena Yesus datang, mati, dan bangkit, kita bisa dipindahkan dari maut kepada hidup. Wah, itu kabar yang luar biasa.Wonder Kids, ini berarti hidup Yesus bukan cerita biasa. Yesus adalah Juruselamat yang datang dengan tugas dari Bapa. Dan Yesus menyelesaikan tugas itu dengan sempurna. Ia tidak menyerah. Ia tidak gagal. Ia setia sampai akhir supaya kita bisa memiliki hidup yang kekal.Kadang-kadang kita juga punya tugas kecil dalam hidup kita, seperti belajar, taat kepada orang tua, menolong orang lain, atau berkata jujur. Kita bisa belajar dari Yesus untuk setia melakukan apa yang Tuhan mau. Tetapi yang paling penting, kita harus ingat bahwa hanya Yesus yang bisa menyelesaikan misi penyelamatan bagi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku percaya kepada-Mu dan hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang dengan misi yang mulia untuk menyelamatkan manusia berdosa. Terima kasih karena Engkau rela mati dan bangkit supaya aku memiliki hidup yang kekal. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dan hidup taat kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus datang ke dunia bukan tanpa tujuan, tetapi dengan misi kasih untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.
Khutbah Jum'at - Ustadz Dr. Firanda Andrija, Lc., MA. hafizhahullahu.Judul : Sabarlah dengan Sabar yang Indah.Sumber : YouTube.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 Juli 2026Bacaan: Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia, hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu." (1 Samuel 17:32)Renungan: Ketika kita mendengar kata "jenius", siapa sosok yang terlintas di benak kita? Albert Einstein mungkin salah satunya. Einstein memang diakui dunia akan kejeniusannya. Tapi, ada hal-hal tertentu di mana kita mungkin "lebih cerdas" dari Einstein. Jika tiap hari kita bisa pulang ke rumah tanpa tersesat, kita lebih pintar dari Einstein. Ya, walau punya otak jenius, Einstein dikenal pelupa untuk hal sehari-hari seperti mengingat tanggal, bahkan nomor teleponnya sendiri. la juga sering kesulitan menemukan rumahnya. Itu sebabnya, konon pintu rumahnya lalu dicat merah menyala, kontras dibanding rumah-rumah di sekitarnya. Dengan begitu, Einstein akan ingat yang manakah rumahnya. Orang jenius pun tidak selalu jenius di segala bidang. Demikian juga, meski kita tidak pernah meraih Nobel atau menemukan rumus dan teori tertentu, tapi kita pun kadang bisa juga menjadi jenius. Nah, kapan itu terjadi? Kita jenius saat berhasil menemukan solusi yang sebelumnya tidak disadari atau tidak terlihat dari sebuah masalah. Kita jenius ketika bisa mengatasi kebuntuan yang dialami orang-orang. Pernahkah kita menemukan jalan pintas atau cara mudah melakukan sesuatu yang belum dilakukan orang lain atau orang di sekitar kita? Apakah kita pernah menemukan cara untuk "menghidupkan lagi" sesuatu yang lama tidak dilakukan? Pernahkah kita menyelesaikan masalah yang selama ini memusingkan keluarga kita? Apakah kita pernah berhasil melakukan pendekatan pribadi kepada seseorang yang sebelumnya tak bisa didekati orang lain? Mungkin banyak di antara kita pernah melakukan hal-hal di atas. Memang, kejeniusan seperti itu sering kali tak dihargai masyarakat. Atau kadang kita enggan melakukan hal-hal itu demi menjaga ketenangan agar tidak dianggap cari muka, aneh, sok tahu, bahkan mengganggu. Di Alkitab pun, para pahlawan selalu adalah mereka yang berani bersuara dan berani bertindak meski sebagian orang bisa jadi menganggap mereka mengganggu. Jika Daud diam melihat Goliat, jika ia tak tergerak mendengar hujatan Goliat, atau ia menyerah saat diremehkan kakaknya dan Saul, tentu tak ada kisah heroik ini. Ya, jadilah Daud Daud di manapun kita berada, yang berani bersuara dan memberi solusi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas akal budi yang Kau berikan padaku. Bantulah aku agar akal budi yang Kau berikan dapat kugunakan untuk memberkati sesamaku. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Markus Soge Purab dan Maria Fidelia B. Niron dari Stasi Santo Petrus Waowala, Paroki Santo Bernardus Abas Tokojaeng, Keuskupan Larantuka, Indonesia. Hosea 2: 13.14b-15.18-19; Mazmur tg 145: 2-3.4-5.6-7.8-9; Matius 9: 18-26.PEREMPUAN YANG DICINTAI YESUS Tema renungan kita pada hari ini ialah: Perempuan Yang Dicintai Tuhan.Yesus Kristus dari Nazareth adalah Putra Allah yang menjadi manusia. Iamemiliki semua ciri seperti manusia pada umumnya. Salah satunya ialah memilikiwanita-wanita yang berada di dekat-Nya dan yang melayani Dia. Yesus tidakmungkin hanya bersahabat atau dekat dengan kaum laki-laki. Ada seorang pastor paroki mengatakan hal ini di dalam kotbahnya. SetelahMisa kudus, pastor itu ditanyai oleh beberapa orang muda yang bertemudengannya. "Siapakah perempuan yang menjadi orang yang sangat spesial atauyang sangat dicintai oleh Yesus?" Mereka berharap agar jawaban yangdidapatkan ialah seperti Maria Magdalena, Marta dan saudarinya Maria atau salahsatu nama wanita yang ditemukan namanya di dalam kitab suci. Sang Pastor berkata bahwa perempuan yang dicintai dan sangat spesial bagiYesus Kristus ialah mereka yang dipandang kecil, hina, sakit, pendosa, danjanda. Perempuan yang paling pertama ialah ibunda-Nya sendiri, yaitu BundaMaria, Bunda kita semua. Ada banyakwanita di dalam perjanjian baru, baik yang punya nama maupun yang tidakdisebutkan namanya, yang dapat kita sebutkan. Perempuan yang dicintai oleh Yesus memiliki ciri-ciri atau tanda-tanda yangmembuat perhatian Yesus jatuh kepada mereka. Tanda yang natural padanya ialahsebagai pribadi yang disayangi dan dijadikan pasangan yang sepadan, yang didalam istilah yang selalu kita pakai ialah istri. Simbol ini mengandung artibahwa siapa pun kita baik laki-laki maupun perempuan, jika kita menjadi tepatbagi Tuhan untuk bekerja di dalam diri kita, seperti tanah subur agar benihsabda-Nya tumbuh, maka Tuhan sungguh mencintai kita. Tanda lain pada perempuan sehingga cinta Tuhan Yesus mengalir kepadanyaialah kelemahan, kekurangan, dan sakit yang mereka alami. Pilihan Yesus selalujatuh ke orang-orang dalam kategori ini terlihat jelas di dalam kisah Injilpada hari ini, yaitu anak perempuan kepala rumah ibadat yang dipulihkan olehYesus dan seorang wanita 12 tahun menderita pendarahan yang disembuhkan olehYesus. Simbol ini mewakili kita semua yang berada dalam kesulitan, sakit, dankehilangan sesuatu atau seseorang, kita memang sangat memerlukan Tuhan Yesusuntuk menyembuhkan dan menghibur kita. Tanda yang lain dari perempuan ialah kesalehan, hati yang murni danpengorbanan diri yang ia berikan, baik kepada orang-orang yang dikasihinyamaupun kepada kehidupan pada umumnya. Santa Maria Goreti adalah gadis cilikyang mempertahankan kemurniannya, dan harus menjadi teladan bagi kita semua.Dengan mengikuti semua teladan ini, maka kita pantas mendapatkan kasih yangbesar dan sangat indah dari Tuhan Yesus Kristus. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, buatlah kami mampu mengasihi orang laindengan kasih-Mu sendiri sehingga mereka dapat mengalami perjumpaan dengan-Mudan memuliakan Dikau. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya pencegahan korupsi di Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berstandar nasional.Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, dan efektivitas dalam sistem pencegahan korupsi di berbagai sektor pemerintahan.Dengan penguatan SDM, KPK berharap dapat menciptakan ekosistem tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel, sekaligus menekan potensi praktik korupsi sejak dini.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dengan Jari AllahDiambil dari: Lukas 11:20 “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, waktu Tuhan Yesus melakukan mujizat, ada orang-orang yang tidak mau percaya kepada-Nya. Saat Yesus mengusir roh jahat, mereka malah menuduh bahwa Yesus bekerja dengan kuasa yang jahat. Wah, itu tuduhan yang serius sekali.Tetapi Yesus menjawab mereka dengan bijaksana. Yesus berkata bahwa kerajaan yang terpecah tidak akan bisa bertahan. Maksud Yesus begini: kalau setan melawan setan, kerajaannya akan hancur sendiri. Jadi tidak masuk akal kalau Yesus mengusir roh jahat dengan kuasa setan. Lalu Yesus menjelaskan yang sebenarnya: Ia mengusir setan dengan kuasa Allah. Itu berarti Kerajaan Allah sedang datang.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, mujizat Yesus bukan sekadar pertunjukan supaya orang kagum. Mujizat Yesus menunjukkan bahwa Allah sedang bekerja dengan kuasa-Nya. Yesus datang membawa kuasa Allah untuk mengalahkan kuasa dosa dan kejahatan. Jadi saat Yesus mengusir roh jahat, itu adalah tanda bahwa Yesus benar-benar datang dari Allah.Di Alkitab, kita juga melihat murid-murid Yesus melakukan mujizat. Tetapi ada perbedaan penting. Murid-murid melakukan semuanya dalam nama Yesus. Mereka tidak punya kuasa dari diri sendiri. Sedangkan Yesus menunjukkan kuasa Allah dengan otoritas-Nya sendiri. Jadi, Yesus bukan hanya utusan biasa. Yesus adalah Pribadi yang sangat istimewa.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa lupa bahwa kita tidak kuat dengan kekuatan sendiri. Saat takut, saat dicobai, saat marah, atau saat menghadapi hal yang sulit, kita sering ingin mengandalkan diri sendiri. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa kuasa yang sejati berasal dari Tuhan. Kita perlu bergantung kepada-Nya.Kalau Yesus sanggup mengalahkan kuasa jahat, berarti Yesus juga sanggup menolong kita. Mungkin kita tidak sedang berhadapan dengan roh jahat seperti dalam cerita ini, tetapi kita tetap berhadapan dengan dosa, ketakutan, dan kelemahan kita. Dan kabar baiknya, Yesus berkuasa menolong anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa lemah atau takut hari ini, ucapkan doa singkat, “Tuhan Yesus, tolong aku mengandalkan kuasa-Mu, bukan kekuatanku sendiri.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkuasa dan datang dengan kuasa Allah. Tolong aku supaya tidak mengandalkan diriku sendiri, tetapi belajar percaya dan bergantung kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus menunjukkan kuasa Allah yang sejati, dan Dia sanggup menolongmu saat kamu lemah. Tuhan Yesus memberkati.
Di tengah semakin banyaknya brand abaya bermunculan, Aafiya justru memilih jalan yang berbeda. Bukan mengejar produksi sebanyak-banyaknya, tetapi menjaga kualitas di setiap detail. Mulai dari bordir yang menjadi ciri khas, hingga keputusan untuk tetap menggunakan penjahit butik agar setiap potong abaya memiliki sentuhan yang istimewa.Kali ini kami mengulik perjalanan Aafiya sebagai brand keluarga yang berhasil membangun identitas kuat di industri modest fashion Indonesia. Apa tantangan mempertahankan kualitas di tengah tuntutan pasar yang serba cepat? Dan bagaimana sebuah bisnis keluarga bisa terus berkembang tanpa kehilangan value yang dipercaya sejak awal? Selengkapnya di episode ini.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan sistem pengawasan ekspor produk kelapa sawit Indonesia telah berjalan secara berlapis dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah. Karena itu, upaya mencegah kebocoran penerimaan negara dinilai lebih membutuhkan konsistensi penegakan hukum dibanding penambahan regulasi baru. Ketua Bidang Perpajakan dan Fiskal GAPKI, Yustinus Lambang Setyo Putro, menyampaikan hal tersebut dalam webinar Ruang Gagasan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) bertajuk “Under Invoicing dan Kebocoran Penerimaan Negara: Persepsi atau Realitas?”, beberapa waktu lalu.Menurut Yustinus, mekanisme pengawasan ekspor kelapa sawit saat ini telah mencakup seluruh tahapan, mulai dari perizinan ekspor melalui sistem Indonesia National Single Window (INSW), pemeriksaan dokumen menggunakan sistem CEISA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pemeriksaan fisik barang pada jalur tertentu, hingga pemantauan devisa hasil ekspor melalui Sistem Monitoring Devisa Terintegrasi Seketika (SIMODIS) Bank Indonesia.Selain itu, transaksi ekspor juga diawasi oleh otoritas perpajakan melalui pengujian terhadap kewajaran harga dan nilai transaksi yang dilaporkan eksportir. “Menurut saya sistem yang ada di Indonesia ini sudah sangat ketat. Yang perlu kita lakukan adalah law enforcement. Sistem pengawasannya sudah ada, mekanismenya juga sudah tersedia,” ujar Yustinus, dikutip dari webinar Ruang Gagasan IKPI. Ia menjelaskan, perusahaan eksportir sawit tidak hanya wajib memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga berbagai ketentuan lain sebelum memperoleh izin ekspor. Di antaranya pembayaran bea keluar kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pembayaran pungutan ekspor kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), serta pemenuhan ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) sebagai salah satu syarat memperoleh kuota ekspor.Dengan berbagai tahapan pengawasan tersebut, menurutnya ruang untuk melakukan pelanggaran menjadi semakin sempit. Yustinus juga mengungkapkan bahwa perusahaan sawit yang melakukan transaksi dengan pihak afiliasi diwajibkan menyusun dokumentasi transfer pricing secara lengkap, meliputi master file, local file, dan Country-by-Country Report (CbCR). Dokumen tersebut menjadi dasar bagi otoritas pajak untuk menguji kewajaran harga transaksi. Apabila ditemukan harga transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, otoritas pajak memiliki kewenangan menerbitkan surat ketetapan pajak beserta sanksi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.Meski demikian, Yustinus mengakui masih terdapat oknum pelaku usaha yang melakukan pelanggaran, seperti memanipulasi klasifikasi komoditas ekspor untuk memperoleh keuntungan tertentu. Namun, menurutnya, tindakan tersebut merupakan perilaku individual dan tidak dapat digeneralisasi sebagai praktik seluruh industri kelapa sawit nasional. “GAPKI selalu mendorong seluruh anggotanya untuk mematuhi setiap ketentuan perpajakan dan perdagangan yang berlaku. Kalau memang ada yang terbukti melakukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Yustinus berharap sistem pengawasan yang telah dibangun pemerintah terus diperkuat melalui penegakan hukum yang konsisten. Dengan demikian, iklim usaha tetap terjaga, kepatuhan pelaku usaha meningkat, serta industri kelapa sawit dapat terus memberikan kontribusi optimal terhadap penerimaan negara dan perekonomian nasional.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Priscilla Victory Lango Uran dan Hendrina Linong dari Paroki Santo Damian Bengkong, Batam, di Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Efesus 2: 19-22; Mazmur tg 117: 1.2; Yohanes 20: 24-29.YA TUHANKU DAN ALLAHKU Renungan kita pada hari ini bertema: Ya Tuhanku dan Allahku. Kalimat iniberasal dari Santo Tomas Rasul, yang pestanya kita rayakan pada hari ini. Iaadalah salah satu dari ke-12 rasul yang punya keunikan, selain namanya yangjuga disebut Didimus, ia sangat dikenal sebagai orang yang kurang percaya. Ia bersama para rasul lain dan banyak orang di zamannya mempunyai persepsitentang Yesus Mesias yang akan menjadi raja seperti Daud yang penuh kuasa danpembebas umat Israel dari segala bentuk penjajahan di dunia. Namun persepsi inisalah total. Yesus ternyata dihukum mati secara sangat memalukan dengandisalibkan dan wafat. Ini jelas sangat mengecewakan banyak orang yang sudahterlanjur percaya pada kekuatan seorang Mesias. Salah satu yang kecewa berat ialah Rasul Tomas. Akibatnya ia memilihmenjauh, sembunyi, menyendiri dan mungkin berpikir untuk memilih jalan hidupyang lain. Pokoknya ia sangat kecewa. Kesaksian para wanita yang menemui Yesusyang bangkit, berikut kisah rekan-rekan rasul lainnya yang melihat langsungYesus yang bangkit, tidak dipercayai Tomas. Ia memerlukan bukti lain yang lebihkuat dan bukan sekedar cerita-cerita. Bagi dia jika hanya narasi, itu samadengan omong kosong. Kecewa berat harus diatasi dengan semangat baru yang jauh lebih super.Semangat ini tak cukup diberikan oleh manusia, tapi harus diberikan dari atasyaitu Tuhan sendiri yang campur tangan. Maka Yesus sendiri yang datang untukmemberikan bukti dari diri-Nya sendiri yang bangkit. Ini baru namanya jauhlebih super. Dengan tindakan super ini, rasul Thomas dapat berubah secararadikal melalui pengakuan imannya yang amat kuat, “Tuhanku dan Allahku”. Setiap dari kita pernah mengalami kecewa, putus asa dan sakit hati.Kondisinya bervariasi dari yang ringan sampai yang berat. Apa pun kondisinya,penderitaan seperti ini memerlukan pemulihan. Bagi mereka yang mengalamikecewa, putus asa atau sakit hati yang berat, tentu sangat memerlukanpengobatan rohani yang hanya melalui campur tangan Tuhan. Sehingga hidup barudiperoleh kembali, semangatbertumbuh lagi, dan pengakuan iman kepadaTuhan dikuatkan. Maka nasihat yang bijak ialah, bila Anda mengalami penderitaan sepertikecewa berat, putus asa berat atau sakit hati berat, andalkan kekuatan dancampur tangan Tuhan. Hindari sikap menutup diri, menangisi diri bahkan yangpaling jelek ialah Tuhan dipersalahkan. Setiap kecewa, putus asa atau sakithati ada waktunya untuk berlalu pergi. Dan Tuhan menggantikan dengankehadiran-Nya yang menyelamatkan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Di dalam penyelenggaraan dan kuasa-Mu, ya Bapa, kuatkanlahkami untuk selalu berada di dalam kasih-Mu terutama pada saat kecewa, putus asadan sakit hati menimpa diri kami. Semoga Bunda Maria, para malaikat pelindungdan khususnya rasul Tomas menemani kami di dalam saat-saat sulit itu. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Amos 7: 10-17; Mazmur tg 19: 8.9.10.11; Matius 9: 1-8.KESEMBUHAN TOTAL Renungan kita pada hari ini bertema: Kesembuhan Total. Ada seorang lelakiterkenal sebagai pengacau ulung di lingkungannya. Orang-orang di situ takutkepadanya. Ia mabuk seenaknya, pengguna sekaligus pengedar narkoba sangat aktifdan bertindak brutal kepada siapa pun yang menghalangi segala urusannya.Singkatnya, mental, moral dan imannya sudah sangat buruk. Namun pihak polisi akhirnya berhasil melumpuhkan dia setelah terjaditindakan kekerasan di wilayah itu dan ia sebagai tokoh utama kejadian tersebut.Kedua kakinya terkena tembakan peluru dan ia nyaris lumpuh total. Pada akhirnyaia melewatkan hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun di penjara. Wilayahnyamenjadi aman dan damai tanpa dia. Untuk kesekian kalinya lelaki ini dikunjungi pemimpin agamanya supaya iamemperoleh pembinaan rohani. Banyak sekali pengalaman rohani dan bimbinganmoral yang ia peroleh selama di penjara. Semua itu membantunya untuk membuathidupnya menjadi baru. Perlahan-lahan perubahan itu terjadi. Setelah keluarpenjara, ia sungguh seorang pribadi yang baru. Fisiknya menjadi segar dansehat, tutur kata, sopan santun, sikap hidup menjadi sangat baik.Pengetahuannya tentang kehidupan luas dan terbuka. Imannya tumbuh kembali. Pengalaman lelaki ini merupakan contoh tentang kesembuhan total. Jeniskesembuhan ini yang diinginkan Yesus Kristus, yang meliputi fisik, mental,rohani, relasi sosial. Yesus mengetahui bahwa orang yang disembuhkan itu penuhdengan dosa. Maka yang dilakukan-Nya pertama ialah menghapus dosa-dosanyadengan mengampuninya. Sesudah itu baru menyembuhkan dia dari sakit fisiknya danmemulihkan pikiran serta jiwanya. Banyak di antara kita ingin sembuh sebagian saja, bukan total. Mungkinmereka hanya mencari kesembuhan fisik atau mental tertentu sementara kesembuhandiri secara total diabaikan. Seorang mungkin telah sembuh dari stress dan sakit hati, namun ia masihdendam dan marah kepada orang yang telah mengecewakannya. Orang mungkin merasanyaman setelah menerima sakramen tobat, tetapi ia tidak menyesaliperbuatan-perbuatannya maka ia jatuh kembali ke dosa-dosa yang sama. Semua inimenandakan kesembuhan yang hanya sebagian. Dengan demikian berarti mereka masihsakit. Kita perlu menandai bagian-bagian mana di dalam diri kita yang masih belumdisembuhkan karena selama ini tidak diupayakan untuk sembuh. Bagian itu sangatmungkin menjadi penghalang untuk terjadinya kesembuhan total di dalam diriKita. Berikan perhatian kepadanya agar dapat sembuh total. Marilah kita berdoa...Dalam nama Bapa... Ya Bapa, jika ternyata masih ada bagian-bagian di dalam dirikami yang belum sembuh semuanya, karena kami cenderung mengelakkan diri untukdisembuhkan, berikanlah kami kesembuhannya. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Juli 2026Bacaan: "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis." (Roma 12:15)Renungan: Setiap orang pernah mengalami kebahagiaan. Namun kebahagiaan yang dirasakan setiap orang itu berbeda-beda. Seseorang mengartikan kebahagiaan sebagai "sensasi menyenangkan karena melihat penderitaan orang lain." Tentu saja itu pengertian yang sangat jahat tentang kebahagiaan. Meski tidak setuju dengan pengertian tersebut, pada kenyataannya bukankah kita sering mengalami hal itu? Ada banyak orang yang rasa bahagianya berkurang ketika melihat keberhasilan orang lain, sebaliknya rasa bahagianya akan bertambah ketika melihat penderitaan orang lain. Lebih parah lagi apabila kita punya prinsip "Jika saya tidak bisa memiliki sesuatu, maka orang lain juga tidak boleh mendapatkan sesuatu yang saya inginkan itu." Barangkali suasana hati seperti itulah yang dialami Kain saat persembahannya ditolak, sementara persembahan Habel diterima Tuhan. Sebenarnya faktor utama kemarahan Kain bukan karena persembahannya ditolak, tapi karena ia melihat persembahan Habel diterima. Tidak cuma iri, tapi hati Kain benar-benar panas ketika melihat Habel. Alhasil, Kain membunuh Habel yang sama sekali tidak melakukan kesalahan apapun pada dirinya! Satu-satunya "kesalahan" Habel di mata Kain adalah bahwa persembahan Habel diterima Tuhan dan persembahannya tidak! Penyakit seperti Kain, yaitu tidak rela jika melihat orang lain bahagia ini nyatanya juga menghinggapi banyak orang. Jika tidak hati-hati kita bisa terjebak juga di dalamnya. Jika tidak hati-hati kita bisa membenci orang yang lebih berhasil, orang yang lebih cantik atau tampan, orang yang lebih pintar, dan orang yang tampak lebih bahagia dari kita. Padahal, orang tersebut bisa jadi sama sekali tidak bersinggungan dengan kita. Kita sendirilah yang merasa panas hati melihat kebahagiaan mereka. Nah, bagaimana membebaskan diri dari virus berbahaya seperti itu? Kasih adalah jawabannya! Kasih memampukan kita untuk bersukacita dengan orang yang bersukacita, dan menangis dengan orang yang menangis! (Rm. 12:15). Kasih tidak cemburu. Kasih tidak bersukacita di atas penderitaan orang lain. Sebaliknya, kasih turut merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan demikian kunci utama hidup yang bahagia adalah hidup dalam kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kasih-Mu sehingga melalui kehadiranku banyak orang merasa bahagia. Amin. (Dod).
Bagaimana jika kunci untuk menguasai masa depan yang penuh ketidakpastian tidak terletak pada kemampuan meramalnya, melainkan pada keberanian kita untuk merajutnya secara aktif hari ini? Di sinilah letak kehebatan revolusioner kerangka kerja Three Horizons, sebuah kompas dinamis yang tidak hanya mendemistifikasi kompleksitas zaman, tetapi juga membebaskan kita dari belenggu prediksi linier yang kaku. Melalui lensa "masa depan refleksif" (reflexive futures), alat ini menyadarkan kita bahwa setiap keputusan dan tindakan hari ini adalah benang merah yang secara sadar membentuk realitas esok hari. Kehebatan sejati dari metode ini terletak pada kemampuannya meredam friksi internal dengan mengubah benturan ego antara manajer operasional (H1), wirausahawan agresif (H2), dan pemikir visioner (H3) menjadi sebuah simfoni kolaborasi yang harmonis. Transisi radikal ini digambarkan secara indah bagaikan fase kepompong, di mana struktur ulat bulu yang lama harus melebur demi memberi ruang bagi tumbuhnya pola baru kupu-kupu yang tangguh dan adaptif. Dengan peta navigasi yang taktis, Three Horizons memastikan organisasi Anda dapat mengelola proses metamorfosis ini tanpa kehilangan arah atau stabilitas operasional. Jangan biarkan organisasi, bisnis, atau komunitas Anda terjebak menjadi ulat bulu yang sekadar bertambah gemuk tanpa pernah memiliki kemampuan untuk mengepakkan sayap ke udara bebas. Inilah saatnya mengambil tindakan nyata: terapkan metode Three Horizons sekarang juga, runtuhkan sekat-sekat pola pikir kolot yang menghambat inovasi, dan jadilah arsitek utama dalam memimpin transisi hebat demi membentuk masa depan dunia yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan!
Kita selalu bertanya, kapan konflik di timur tengah, terutama pemblokiran selat Hormuz ini selesai? Bagaimana dampaknya jika perdamaian tidak pernah terjadi? Apakah krisis energi sudah di depan mata? Bersama pak Pitan Daslani, kita kembali mengulik mengenai kondisi terkini dari konflik Iran-Amerika. Dan bagaimana hubungan Amerika dengan Israel, jika mereka berdamai? Simak selengkapnya!
Lagu “rollerblade” (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia?
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Siprianus Smakur Tukan, SSCC Paroki Santo Damian, Bengkong, BatamMat. 9:36-10:8.
Ketentuan Haji Qiran dan Perbedaannya dengan Haji Ifrad merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 21 Dzulhijjah 1447 H / 7 Juni 2026 M. Kajian Tentang Ketentuan Haji Qiran dan Perbedaannya dengan Haji Ifrad Haji qiran memiliki makna memasukkan […] Tulisan Ketentuan Haji Qiran dan Perbedaannya dengan Haji Ifrad ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
KATA PEMRED #38PinterPolitik.comDi panggung Grab Business Forum, Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026, Chatib Basri melakukan sesuatu yang langka di tengah kepanikan: ia menurunkan suhu. Dengan tenang ia menunjukkan satu regresi sederhana. Sekitar 23 persen pergerakan pelemahan rupiah, katanya, dapat dijelaskan oleh Credit Default Swap, premi asuransi atas risiko gagal bayar obligasi negara. Sebaliknya, rupiah hanya menjelaskan 2,3 persen pergerakan CDS. Kausalitasnya berjalan satu arah. Soal kita, simpulnya, adalah soal confidence di fiskal. Ruangan mengangguk.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 Juni 2026Bacaan: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." (2 Timotius 4:2)Renungan: Ada seorang tentara yang bercerita bahwa selama karir militernya, sudah berkali-kali ia ditugaskan ke daerah konflik. Setiap kali akan berangkat, kesedihan mendalam dirasakannya karena harus berpisah dengan keluarga. Hal yang membuatnya sedih bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kenyataan kalau ia bisa saja kelak pulang tinggal nama karena gugur dalam tugas. Namun, ia amat memahami tugas dan kewajibannya sebagai tentara sehingga ia tetap berangkat menunaikan tugas. Seperti tentara yang selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan padanya, demikian juga kita sebagai orang percaya harus selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan. Salah satu tugas tersebut adalah memberitakan firman. Sayangnya, banyak orang percaya yang masih beranggapan bahwa tugas tersebut merupakan tugas pastor, biarawan, biarawati, guru agama, dan para aktivis gereja. Pemikiran ini tentu saja keliru! Sebab, sesungguhnya Tuhan mempercayakan tugas memberitakan firman kepada semua orang yang telah menerima keselamatan kekal dari-Nya. Artinya, apapun profesi yang kita geluti, memberitakan firman dalam kehidupan sehari-hari adalah keharusan. Sekalipun kita adalah seorang ibu rumah tanggap sepenuh waktu, kita juga harus melakukannya. Memberitakan firman tidak identik dengan pengkhotbah mimbar, akan tetapi hal yang Tuhan inginkan adalah kita menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita, melalui tutur kata; sikap dan perbuatan; pola pikir; etos kerja; dan seluruh hidup kita. Singkat kata, memberitakan firman adalah menunjukkan kehidupan yang mencerminkan kasih dan karakter Kristus. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan panggilan Tuhan, yaitu memberitakan firman-Nya sampai keujung bumi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar melalui pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku aku dapat mewartakan kasih-Mu, sehingga banyak orang semakin mengenal Engkau sebagai Sang Sumber Kasih dan keselamatan. Amin. (Dod).
Hearings for the Royal Commission on Antisemitism and Social Cohesion have revealed many victims and perpetrators of antisemitism in Australia are children. How do we discuss the issue in an age-appropriate way? - Dengar pendapat Komisi Royal atas isu Antisemitisme dan Kohesi Sosial telah mengungkapkan bahwa banyak korban dan pelaku antisemitisme di Australia adalah anak-anak. Bagaimana kita dapat membahas masalah ini dengan cara yang sesuai dengan usia mereka?Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Learn English useful for describing plumbing problems at home. Practise everyday phrases for explaining issues, asking about cost, and arranging repairs. - Mari mempelajari bahasa Inggris yang berguna untuk menjelaskan masalah perpipaan di rumah. Latih frasa sehari-hari untuk menjelaskan masalah, menanyakan biaya, dan mengatur perbaikan.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
The Indonesian Night Market 2026 celebration in Sydney will again be held on the UNSW campus on 12 June 2026 by PPIA UNSW. - Perayaan Indonesian Night Market 2026 di Sydney akan kembali digelar di kampus UNSW pada 12 Juni 2026 oleh PPIA UNSW.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 31 Mei 2026Bacaan: Sungguh, alangkah baiknya dan Indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" (Mazmur 133:1)Renungan: Kita sering mendengar kesaksian bahwa keluarga yang hidupnya rukun, senantiasa dilimpahi berkat Tuhan. Berkebalikan dengan keluarga yang sering berantem, itu jauh dari berkat-Nya. Hal ini juga bisa terjadi dalam perusahaan. Perusahaan yang seluruh karyawannya bisa tinggal bersama dengan rukun dan satu sama lain bisa menjalin kerjasama dengan baik, akan punya peluang untuk bertumbuh sehat dan berhasil. Kebalikan dengan perusahaan yang karyawannya sering demo, bikin onar, satu sama lain saling menjegal, perusahaan sulit untuk bisa bertumbuh dan berkembang. Pemazmur memberikan kesaksian bahwa keluarga yang tinggal bersama dengan rukun senantiasa berkelimpahan berkat. "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" Pemazmur mengatakan hal ini karena di mana kita dapat tinggal bersama dengan rukun, Tuhan memerintahkan berkat dan kehidupan untuk selama-lamanya (ay. 3). Rukun disini digambarkan seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut dan ke leher jubah. Juga seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Artinya, ada pemerataan. Minyak yang baik tidak hanya ditampung di kepala saja, tetapi turun ke janggut dan leher jubah. Demikian juga embun yang adalah lambang kesuburan tidak ditampung oleh gunung Hermon yang besar saja, tetapi dibagi turun ke gunung-gunung yang kecil juga, yakni Sion. Apakah kita sebagai anggota masyarakat sudah diam bersama dengan rukun satu sama lain, atau sebaliknya? Meresponi firman Tuhan, marilah kita senantiasa mengusahakan hidup bersama dengan rukun, baik kita sebagai anggota keluarga, karyawan, maupun anggota masyarakat lainnya. Dengan demikian, janji Tuhan akan digenapi-Nya, "kesanalah berkat-berkat Tuhan dicurahkan." Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku hati yang penuh dengan damai sejahtera, sehingga aku dapat membina hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).
Di episode ini, gue dan Calvin Chandra (Praktisi Hipnoterapi) bakal ngomongin soal cara pulih dari trauma, apa aja penyebabnya, dan kasus apa aja yang bisa diselesaikan dengan menggunakan metode hipnoterapi, mulai dari bagian yang menurut lo menarik dari timestamp di bawah :00:00 Sinopsis02:00 5 Syarat Trauma15:10 Orang Takut Kaya & Orang Takut Miskin25:13 Kasus Yang Gak Bisa Ditanganin Hipnoterapi31:47 Penelitian Sains Soal Trauma39:11 Proses Pemulihan Pengalaman Traumatis49:37 Miskonsepsi Soal Memaafkan & Trauma Karena Orang Tua59:03 Fenomena Kidult
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 27 Mei 2026Bacaan: " ...sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula." (Ayub 5:17-18)Renungan: Berbahagialah kita yang memiliki orangtua cerewet dan bawel. Mereka dianggap sebagai anugerah karena perhatian dan ketegasan mereka dalam mendidik anak-anak. Meskipun terkadang sikap ini terasa mengganggu. Sebagian besar orang setuju bahwa orangtua yang cerewet dan bawel berniat baik untuk membimbing anak-anak mereka agar menuju kesuksesan. Mereka tidak bosan menegur anak-anaknya. Sekecil apapun kesalahan kita, orangtua kita tidak lelah menegur kita. Semua itu mereka lakukan untuk kebaikan kita. Demikian juga dengan Allah. Dia tidak berhenti mengawasi, menegur, dan mendidik kita untuk hidup benar di jalan-Nya. Alkitab mencatat kisah Ayub yang dapat kita teladani, yaitu, pertama, Ayub adalah orang saleh, taat, dan setia kepada Allah. Ayub sungguh-sungguh percaya bahwa Allah menyertainya sehingga ia bersedia dibentuk Allah melalui setiap hal yang terjadi. Kedua, Ayub tidak mengutuk Tuhan meski dalam kesesakan dan berbagai peristiwa yang menyakitkan hatinya. Hal memprihatinkan terjadi, saat semua anaknya, ternaknya, hartanya diizinkan Tuhan lenyap. Bahkan, teman-temannya meninggalkannya saat ia penuh borok. Istrinya menyuruhnya untuk mengutuk Allah. Ketiga, dengan cara pandang dan kerendahanhati, Ayub memandang setiap kejadian yang dialami sebagai cara Tuhan untuk mendidik agar semakin mendekat, melekat, dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Ayub menerima didikan Tuhan dengan rendah hati. la percaya pada kasih setia Tuhan. Tuhan tidak akan meninggalkan umat-Nya dalam kondisi apapun. Tuhan akan mengobati, menguatkan, dan memulihkan umat-Nya. Mari kita terima didikan Tuhan dengan rendah hati sebagai cara kita bisa memahami kasih setia Tuhan dalam hidup kita. Dengan demikian, kita bisa merasakan bahwa semua didikan itu mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati, agar aku dapat dibentuk oleh-Mu menjadi pribadi yang baik, sehingga melalui hidupku banyak orang diberkati. Amin. (Dod).
National Volunteer Week runs from May 18 to 24 where millions of volunteers across Australia celebrate tips sharing their joy in contributing back to the community. - Pekan Relawan Nasional berlangsung dari tanggal 18 hingga 24 Mei dimana jutaan sukarelawan di seluruh Australia merayakan kiat berbagi kegembiraan mereka dalam berkontribusi kembali kepada komunitas.
Kala Nritya Dance Group was one of the participants in the Mahasuara event held by PERWARA on May 2, 2026 in Melbourne. With that Jaipongan and Bokong Semok dance performance. - Grup Tari Kala Nritya adalah salah satu pengisi acara dalam pada acara Mahasuara yang diselenggarkan oleh PERWIRA pada tanggal 2 Mei 2026 di Melbourne. Dengan penampilan tari Jaipongan dan Bokong Semok itu.
Pembawa Renungan: RP. John Laba, SDB PontianakYoh 15:1-8