Podcasts about dengan

  • 3,255PODCASTS
  • 16,978EPISODES
  • 26mAVG DURATION
  • 3DAILY NEW EPISODES
  • Mar 11, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about dengan

Show all podcasts related to dengan

Latest podcast episodes about dengan

Radio Muhajir Project
Riyaadhus Shaalihiin 2052. "TENGGELAM DENGAN AIR KERINGAT SENDIRI"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Mar 11, 2026 34:12


Bismillah,2052. TENGGELAM DENGAN AIR KERINGAT SENDIRI | Riyaadhus Shaalihiin | Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Communitalk with Yeni Maiasnita - Jago Komunikasi dengan 3 Hal!

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Mar 10, 2026 49:26


Di Communitalk with Yeni Maiasnita, ada banyak real case yang stuck pada masalah komunikasi di kampus, di kerjaan, bahkan di hubungan personal. Bukan cuma curhat, tapi cari solusi yang bisa langsung dipakai. Bareng Coach Yeni Maiasnita, Trainer dari Classy Learning Center, pahami cara berkomunikasi yang tepat, berkelas, dan berdampak.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Australian-Indonesian musician Komang Rosie blends R&B with gamelan - Musisi Australia-Indonesia Komang Rosie Padukan R&B dengan Gamelan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 8:35


Komang Rosie Clyne combines alternative R&B and electronic music with traditional Indonesian elements, like gamelan. She is one of a growing number of diaspora musicians celebrating Indonesian culture through contemporary music. - Komang Rosie Clyne menggabungkan alternative R&B dan musik elektronik dengan unsur tradisional Indonesia seperti gamelan. Ia menjadi salah satu musisi diaspora yang merayakan budaya Indonesia melalui musik kontemporer.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 10 Maret 2026 - Buang iri hati hadirkan damai hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Maret 2026Bacaan: "Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat." (Yakobus 3:16)Renungan: Ada dua bersaudara dari keluarga yang berkecukupan. Setelah kematian kedua orang tuanya, mereka kini harus membagi harta warisan yang ditinggalkan. Namun setelah harta tersebut dibagikan, kedua bersaudara ini tidak pernah hidup rukun dan damai. Sang kakak menuding bahwa adiknya mewarisi lebih banyak dari yang dimilikinya. Sang adik juga menuding hal yang sama terhadap kakaknya. Mereka sudah melewati berbagai proses hukum, namun tetap saja persoalan mereka tak dapat diatasi secara memuaskan. Semua nasihat tak pernah berhasil. Setelah mencari dan mencari akhirnya mereka menemukan seorang guru yang bijak. Kedua bersaudara tersebut datang ke hadapannya dengan harapan bahwa duri yang selama ini menusuk daging dan menghancurkan hubungan persaudaraan mereka dapat dikeluarkan. Sang bijak bertanya kepada sang kakak, "Anda yakin bahwa harta yang dimiliki adikmu melebihi warisan yang engkau terima?" Sang kakak dengan penuh yakin menjawab, "Sungguh demikian!" Sang bijak lalu berpaling kepada sang adik dan mengulangi pertanyaan yang sama, "Anda yakin bahwa kakakmu mewarisi harta peninggalan orang tua lebih dari pada yang anda peroleh?" Dengan keyakinan yang sama sang adik menjawab, "Ya demikianlah!" Sang bijak lalu memberikan sebuah perintah kepada keduanya, "Kumpulkan semua harta yang telah diterima masing-masing dan serahkan itu kepada yang lain." Sang kakak menyerahkan semua harta warisan yang diperolehnya kepada adiknya, demikian pula sang adik menyerahkan harta warisan yang diperolehnya kepada sang kakak. Sejak itu tak ada lagi pertentangan akibat harta warisan di antara mereka berdua. Iri hati adalah sebuah perasaan tidak puas yang timbul akibat keuntungan atau kesuksesan orang lain. Iri hati membuat orang merasa tidak nyaman ketika ada orang lain yang lebih darinya. Kita cenderung memaklumi perasaan iri hati sebagai sesuatu yang wajar, tapi berhati-hatilah. Iri hati biasanya muncul sedikit demi sedikit, lalu terus membesar dengan tingkat kebencian dan tingkat kejahatan yang semakin besar pula apabila dibiarkan berdiam dalam diri kita. Iri hati mampu mengubah kasih menjadi kebencian, dan akibatnya melumpuhkan iman dalam kehidupan kita. Jadi, stop untuk iri hati, karena jika kita sedikit saja mengijinkannya masuk, maka seluruh kehidupan kita pun perlahan tapi pasti akan menjadi hancur. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena di hatiku masih ada sifat iri hati karena keberhasilan orang lain lebih dari aku. Hatiku begitu tidak nyaman dengan perasaan ini. Penuhilah aku dengan Roh-Mu agar sifat iri hati ini dapat keluar dari dalam diriku, sehingga damai sejahtera-Mu dapat tinggal di dalam hatiku. Amin. (Dod).

Ini Koper
#912 Menata Kembali Logika Ekonomi (Green Economy)

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 6:48


Ekonomi Hijau bukan sekadar upaya menambahkan label ramah lingkungan pada aktivitas bisnis, melainkan sebuah pergeseran paradigma yang menempatkan alam sebagai "Modal Alam" (Natural Capital) yang tak tergantikan. Dalam kerangka ini, pembangunan tidak lagi diukur secara sempit melalui pertumbuhan angka produksi, melainkan melalui kemampuannya meningkatkan kesejahteraan manusia tanpa melampaui batas daya dukung ekosistem. Ini adalah upaya menyatukan kembali ekonomi dan ekologi, memastikan bahwa mesin pertumbuhan tidak bekerja dengan cara menghancurkan fondasi biologis yang menopang kehidupan itu sendiri. Kegagalan sistem ekonomi konvensional berakar pada "kegagalan pasar" yang menganggap aset lingkungan sebagai barang gratisan atau berharga nol (Zero Pricing). Akibatnya, kerusakan alam sering kali diabaikan dan dianggap sebagai eksternalitas—beban biaya yang dilemparkan kepada masyarakat dan generasi mendatang demi keuntungan jangka pendek segelintir pihak. Tanpa adanya penilaian ekonomi yang jujur terhadap udara bersih, air, dan keragaman hayati, kita sebenarnya sedang membangun kemajuan di atas landasan yang rapuh, di mana setiap kenaikan PDB sering kali diikuti oleh penyusutan kekayaan alam yang justru lebih besar. Transformasi menuju masa depan yang berkelanjutan menuntut penerapan prinsip "Pencemar Membayar" dan penggunaan indikator "PDB Hijau" sebagai cermin kejujuran ekologis. Dengan menginternalisasi biaya kerusakan lingkungan ke dalam harga pasar, kita memaksa sistem untuk berinovasi dan menghargai efisiensi sumber daya. Pada akhirnya, ekonomi hijau adalah wujud nyata dari keadilan antar-generasi; sebuah komitmen moral untuk memastikan bahwa apa yang kita wariskan kepada anak cucu bukanlah tumpukan utang ekologis, melainkan bumi yang tetap subur, sehat, dan mampu menghidupi peradaban masa depan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 10 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 10:11


Dibawakan oleh Wilibroda Gunung Lajar dari Santo Arnoldus Jansen Waikomo, di Keuskupan Larantuka, Indonesia. T.Daniel 3: 25.34-43; Mazmur tg 25: 4b-5b.6.7c.8-9; Matthew 18: 21-35.SYARATPENGAMPUNAN  Tema renungan kita pada hari ini ialah: SyaratPengampunan. Meskipun Tuhan maha pengampun, dan karunia itu adalah cuma-cuma,tidak berarti kalau pengampunan dari-Nya langsung beres. Iman kita mengajarkanbahwa untuk mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa itu, Gereja menyediakansakramen tobat. Di dalamnya ada elemen materialnya ialah dosa-dosa nyata yangdiakukan oleh si pendosa, dan elemen formalnya ialah formula absolusi yangdisampaikan bapak pengakuan, yang menyatakan pembebasan seseorang dari dosa-dosanya. Khususnya untuk elemen materialnya, ada syarat-syaratuntuk mendukung pengungkapan dosa-dosa pada kesempatan pengakuan dosa itu.Syarat-syarat tersebut menunjuk pada sikap dan cara orang mempersiapkan dirinyauntuk melakukan sebuah pengakuan dosa. Syarat-syarat resmi Gereja biasanyaterkait dengan bimbingan atau pedoman untuk diikuti oleh umat yangmempersiapkan diri menerima sakramen ini. Di samping itu, ada syarat-syaratpribadi yang penting sekali menjadi tanggung jawab setiap pribadi sehinggadapat menggambarkan iman dan penghayatannya akan sakramen ini. Untuk sikap-sikap pribadi, kedua bacaan pada hari ini,masing-masingnya memberikan petunjuk bagaimana pentingnya persiapan pengakuandosa itu. Nubuat Daniel dalam bacaan pertama menekankan tentang peran sikapmenyesal si pendosa. Penyesalan merupakan syarat yang sangat penting untukmemberikan kualitas pengakuan dosa sebagai sikap negatif dan tegas terhadapdosa-dosa. Jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah menandakan kalau sipendosa sedih sekaligus marah atas kehinaan dirinya. Ia kasihan dengan dirinya yangbernasib jelek. Dengan demikian Tuhan yang maha rahim dapat berpaling perhatiandan kasih-Nya kepadanya. Orang yang tidak menampakkan penyesalan, biasanyamencari kambing hitam dari dosa-dosanya atau bangga dan senang karena denganberdosa ia dapat memenuhi niatnya. Injil Matius mengatakan bahwa jika kita tidak maumengampuni orang yang telah bersalah kepada kita, Bapa di surga tidakmengampuni kita. Doa “Bapa Kami” menekankan hal ini, karena ini adalah tindakanTuhan sendiri. Itu berarti bahwa sebelum mendapatkan tindakan formalpengampunan saat melakukan pengakuan dosa, kita mesti lebih dahulu mengampunimereka yang telah bersalah kepada kita. Oleh karena itu selain menyampaikanelemen-elemen material yaitu dosa-dosa nyata, si pendosa perlu jujurmenyampaikan juga bahwa ia telah mengampuni orang-orang yang ia sebutkan didalam pengakuannya. Suatu pengakuan dosa yang efektif dan berbuah terjadikarena adanya pengampunan terhadap si pendosa yang bersalah kepada kita,sebelum kita mendapatkan pengampunan dari Tuhan melalui Gereja.   Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarkanlah dansemangatilah kami untuk tidak malu dan takut untuk mengampuni. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ....

Ini Koper
#911 Membayangkan Lanskap Indonesia 2060

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 8, 2026 6:48


Pada tahun 2060, Indonesia diprediksi akan menempati posisi sentral dalam peta kekuatan dunia seiring bergesernya pusat gravitasi ekonomi ke Asia, sebuah fenomena yang oleh Stefan Hajkowicz disebut sebagai The Silk Highway. Transformasi ini tidak hanya terlihat dari angka pertumbuhan ekonomi yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu raksasa baru global, tetapi juga dari peralihan struktural menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan jasa digital yang masif. Melalui megatren Virtually Here, seluruh sendi kehidupan masyarakat telah terintegrasi dengan teknologi canggih, menciptakan ekosistem di mana inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk tetap relevan di tengah persaingan dunia yang semakin terkoneksi dan cepat berubah. Namun, kemakmuran ekonomi tersebut membawa tekanan besar terhadap daya dukung lingkungan dan ketersediaan sumber daya alam sesuai pola More from Less. Dengan populasi yang padat serta permintaan energi dan pangan yang melonjak, Indonesia di masa depan harus mengandalkan efisiensi radikal dan teknologi regeneratif untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsanya. Tantangan terbesar terletak pada megatren Going, going… gone?, di mana kelestarian biodiversitas Indonesia menjadi aset tak ternilai sekaligus berada di titik kritis. Keberhasilan dalam menjaga hutan hujan dan ekosistem laut akan menentukan apakah Indonesia mampu melakukan "pendaratan lembut" menuju keberlanjutan yang sejati atau justru terjebak dalam krisis ekologi yang sulit untuk dipulihkan. Di sisi lain, dinamika sosial Indonesia 2060 akan sangat dipengaruhi oleh transisi demografi Forever Young dan perubahan ekspektasi manusia dalam Great Expectations. Setelah melewati masa puncak bonus demografi, Indonesia akan menghadapi tantangan populasi lansia yang memerlukan transformasi sistem kesehatan ke arah pencegahan serta model kerja fleksibel agar tetap produktif sebagai mentor bangsa. Seiring meningkatnya kesejahteraan, masyarakatnya pun mengalami "dematerialisasi", di mana kebahagiaan tidak lagi diukur dari kepemilikan barang materi semata, melainkan dari kualitas pengalaman, pendidikan, dan dampak sosial yang diberikan. Pada akhirnya, masa depan Indonesia di tahun tersebut adalah hasil dari keputusan strategis hari ini dalam merespons sinyal-sinyal perubahan global demi mencapai kemajuan yang bermakna bagi kemanusiaan.

Radio Muhajir Project
Sempurnakan Ramadhan dengan Berzakat Fitri

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Mar 8, 2026 1:05


Bismillah,Saudaraku,Mari kita sempurnakan Ramadhan dengan menunaikan zakat fitri.Sampaikan zakat fitri langsung kepada saudara-saudara muslim yang berhak menerimanya (fakir miskin), dimulai dari lingkungan terdekat kita.Atau, Anda juga dapat menyalurkannya melalui LAZ Muhajir.Insyaa Allah, dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk paket beras (3 kg) kepada ribuan keluarga muslimin fakir miskin di beberapa kota dan kabupaten di Indonesia.Anda dan keluarga bisa menunaikan zakat fitri dengan biaya:Rp.55.000/jiwa untuk 3 kg beras premiumSilakan melalui link berikut:lazmuhajir.org/zakatfitriProgram akan ditutup pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 23.59 WIB atau sesegeranya kuota terpenuhi. Zakat fitri insya Allah akan didistribusikan 3 hari sebelum Idul Fitri 1447H.Semoga Allah mudahkan kita menunaikan kewajiban ini. Barakallahu fiikum.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 9 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 8, 2026 8:20


Dibawakan oleh Ursula Dai dari Paroki Santa Maria Ratu Damai Mingar di Keuskupan Larantuka, Indonesia. 2 Raja-Raja 5: 1-15a; Mazmur tg 42: 2.3; 43: 3.4; Lukas 4: 24-30.PENYEMBUHAN KUSTA RAGA DAN JIWA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Penyembuhan KustaRaga dan Jiwa. Santo Efraim dari Siria yang hidup pada abad ke-4 Masehi,menulis begini tentang sembuhnya Naaman, tentara Siria, karena karunia Allahmelalui nabi Elisa: “Karena itu Naaman diutus ke Sungai Yordan dengan tujuanpenyembuhannya karena air itu dapat memulihkan manusia. Sesungguhnya, dosamerupakan kusta pada jiwa, yang tidak dapat diinderai, tetapi inteligensi dapatmembuktikannya. Kodrat manusia harus dibebaskan dari penyakit ini oleh kuasaKristus yang tersembunyi di dalam pembaptisan. Penting sekali bagi Naaman,supaya sembuh dari dua penyakit, tubuh dan jiwanya. Ini tepat sekali untukmewakili suatu rahmat pemurnian dan pengudusan segala bangsa dalam pemandianyang terus berlangsung, yang permulaannya di Sungai Yordan, ibu dan pemulapembaptisan.” Naaman seorang dari luar lingkup Yahudi yang beriman dantentu dianggap kafir. Namun ia tanpa halangan yakin bahwa ada kuasa Tuhan yangdapat memberikan kesembuhan atas sakit kustanya. Itu ia peroleh informasinyadari hamba Israel yang bekerja kepadanya. Orang-orang dalam kategori ini cepatterbuka dan menanggapi pesan berharga soal keyakinan iman, karena mereka padaprinsipnya memerlukan Tuhan.  Naaman mewakili banyak orang saat ini yang jauh dari Tuhanyang belum mengenal-Nya. Mereka ingin masuk ke dalam iman kepada Tuhan melaluisuatu proses penyembuhan jiwa dan raga mereka. Raga mereka memiliki kekuranganbahkan sakit karena berada jauh dan terlepas dari kedekatan dan terjangkau olehsuatu hidup dalam persekutuan iman. Jiwa mereka terlebih-lebih belum memilikipokok untuk memberikan kebenaran mutlak tentang kehidupan dan menggantungkanharapan untuk keselamatan sesudah kematian. Proses ini tersedia di dalam jalanYesus Kristus melalui pembaptisan. Setelah Naaman, sudah begitu banyak orang diluar Yahudi yang menerima pembaptisan dan menjadi anggota Gereja sampai saatini. Tindakan Naaman tersebut berlawanan dengan orang-orang disekeliling Yesus bahkan dari tempat asalnya yang sezaman dengan Naaman. Merekasudah kuat dengan keyakinan sendiri, apalagi Yesus dianggapnya tidak lebihtidak kurang sebagai seorang yang sama dengan mereka. Mereka tahu betulkesederhanaan keluarga biologis Yesus, maka menjadi tidak mungkin bagi merekauntuk percaya kalau Ia memiliki kemampuan yang melebihi mereka. Tuhan Yesusingin supaya kita sebagai pengikut-Nya yang pertama dan penuh tanggung jawabmenerima Dia. Dengan menerima dan memiliki Dia, di mana dan kapan punkeberadaan kita, Ia hadir melalui kita dalam berbuat baik dan menciptakanpembaharuan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, kuatkanlah iman kami untukdapat menjadi saksi-saksi-Mu yang benar. Bapa kami... Dalam nama...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 8 Maret 2026 - Lanjutkan rencana dengan tindakan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Maret 2026Bacaan: "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (Yakobus 2:26)Renungan: Suatu hari, seorang ilmuwan bertanya kepada guru agamanya, "Pak, apakah inti yang terpenting dalam agama?" "Jangan melakukan segala dosa, sebaliknya jalankan semua amal dan kebaikan," jawab sang guru agama. Ilmuwan itu menganggap bahwa itu adalah jawaban standar yang terlalu luas dan kurang jelas. Karena itu dia berkata "Apa yang Bapak katakan itu terlalu sederhana. Anak berusia tiga tahun pun tahu dengan jawaban seperti itu," ujarnya. "Memang anak kecil juga akan mengerti, tetapi orang tua yang telah berusia delapan puluh tahun belum tentu bisa melakukannya," jawab sang guru. Banyak motivator, buku-buku laris, dan seminar yang memberi kita penjelasan bagaimana menempuh jalan sukses. Namun, hanya sebagian orang saja yang benar-benar mengecap kesuksesan. Setiap minggu, juga banyak hamba Tuhan di gereja, mulai dari Pastor ataupun Pendeta yang membagikan rahasia hidup dalam kedamaian, sukacita dan keberhasilan, namun, mengapa hanya sebagian kecil saja yang hidupnya berubah setelah mendengar kotbah dari mimbar? Di Alkitab, juga banyak rahasia untuk memperoleh keberhasilan dalam segala hal, namun mengapa orang yang rajin membaca Alkitab sekalipun, hidupnya bahkan tidak berubah? Jawabannya adalah, karena kita sering kali hanya sebatas membaca dan tahu, tetapi tidak berlanjut melakukannya dalam tindakan nyata. Seseorang berkata, "Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa tindakan." Berapa banyak kita mendengar tentang seseorang yang ingin kaya, ingin terkenal, ingin pintar, tetapi ia sendiri tidak melakukan apa-apa. No action, talk only. Segudang ilmu dan pengetahuan tidak akan berguna bila kita tidak menggunakannya. Tindakan nyata memang selalu lebih efektif dan membuat kita memiliki kemampuan dan keberhasilan yang lebih, dari pada orang yang hanya mempelajari teori saja. Jadi, mari jangan hanya mendengar kotbah dan membaca Alkitab saja, tapi mari melakukan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, supaya hidup kita selalu dipenuhi dengan keberhasilan dan kedamaian. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku pribadi yang dewasa, bukan hanya dalam usia tetapi dalam pikiran, perkataan, tindakan dan karakterku. Amin. (Dod).

Ini Koper
#909 Menulis adalah Sebuah Proses Belajar

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 7:15


Menulis sering kali disalahpahami hanya sebagai cara untuk menyampaikan apa yang sudah kita ketahui, padahal sebenarnya menulis adalah alat penemuan intelektual yang paling ampuh. Ketika seseorang mencoba menuangkan gagasan ke atas kertas, ia dipaksa untuk mengubah pemikiran yang abstrak dan tercerai-berai menjadi struktur yang logis dan linier. Dalam proses transisi dari pikiran ke tulisan inilah terjadi proses belajar yang sesungguhnya; kita tidak hanya mencatat informasi, tetapi juga mengorganisir ulang pemahaman kita sehingga menjadi lebih utuh dan terstruktur. Melalui menulis, kita juga dapat mengidentifikasi lubang-lubang dalam pengetahuan kita yang sebelumnya tidak terlihat. Sering kali kita merasa sudah memahami suatu subjek, namun saat mencoba menjelaskannya dalam kalimat yang jernih tanpa jargon, kita menyadari adanya bagian-bagian yang masih kabur. Menulis menuntut kejujuran intelektual; ia memaksa kita untuk menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi bahasa yang manusiawi. Dengan cara ini, menulis berfungsi sebagai tes pemahaman yang memastikan bahwa kita benar-benar menguasai materi tersebut, bukan sekadar menghafalnya. Pada akhirnya, menjadikan menulis sebagai kebiasaan belajar akan memperkuat daya ingat jangka panjang dan mempertajam kemampuan kritis. Informasi yang diproses secara aktif melalui tulisan akan melekat lebih kuat dalam struktur kognitif kita dibandingkan dengan informasi yang hanya dibaca atau didengar secara pasif. Oleh karena itu, menulis tidak boleh dilihat sebagai beban tambahan dalam belajar, melainkan sebagai mesin utama yang menggerakkan pemahaman kita menuju tingkat yang lebih dalam dan jernih di bidang apa pun.

DiMedia
BANGUN PERADABAN DENGAN ILMU | #18 Tarawih 1447H, Dr. H.Nirwan Syafrin M. MA., 07 Mar 2025 @Assofia

DiMedia

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 19:51


Kultum & Sholat Tarawih #18Masjid As-sofia, Kota Bogor Sabtu, 07 Maret 2026 / 18 Ramadhan 1447HNarasumber: Dr. H. Nirwan Syafrin Manurung, MA.Tema: BANGUN PERADABAN DENGAN ILMUImam: Ustadz Sani KelsabaLIVE Streaming :- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/NFu4VcgpEWQ?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/n8efpPRT6M8?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/908094752076737/- Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:- Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #tarawih #kultumtarawih #kultumramadhan #ramadhan #sholattarawih #ramadhan1447h #ramadhan2025 #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama takwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,tarawih, kultum tarawih, kultum ramadhan, sholat tarawih,ramadhan 1447h,ramadhan,ramadhan 2026,

Ini Koper
#905 Panduan Membangun Komunitas Perubahan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 19:54


Membangun komunitas perubahan dimulai dengan transformasi fundamental dalam memandang audiens, yaitu beralih dari konsep "konsumen" yang pasif menuju "warga negara" yang berdaya. Inti dari pergeseran ini adalah penemuan "Bintang Utara" atau tujuan sosial yang melampaui kepentingan komersial, yang berfungsi sebagai perekat emosional dan penunjuk arah bagi gerakan tersebut. Dengan meletakkan integritas dan kejujuran sebagai fondasi utama, sebuah organisasi tidak lagi sekadar menjual produk, melainkan memfasilitasi kerinduan manusia untuk berkontribusi pada sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri, menciptakan ikatan kepercayaan yang tidak mudah goyah oleh tren pasar. Proses pengembangan komunitas ini menuntut pendekatan yang sabar dan bertahap, mulai dari pendengaran aktif di tahap kesadaran hingga penumbuhan kepemimpinan di tingkat akar rumput. Keberhasilan sebuah gerakan sangat bergantung pada penciptaan "ruang aman" dan ritual kolektif yang menumbuhkan rasa memiliki, sehingga anggota merasa "pulang ke rumah" saat berpartisipasi. Dengan menurunkan hambatan melalui tugas-tugas mikro dan memberikan apresiasi yang tulus, komunitas berevolusi dari sekadar pengikut menjadi advokat yang berani menyuarakan narasi mereka sendiri. Desentralisasi kepemimpinan menjadi kunci kedewasaan komunitas, di mana kontrol dilepaskan agar inisiatif lokal dapat tumbuh secara mandiri dan organik. Pada akhirnya, keberlanjutan sebuah komunitas perubahan sangat bergantung pada praktik penciptaan bersama (co-creation) dan transparansi yang radikal dalam menghadapi tantangan. Tolok ukur kesuksesan tidak lagi dilihat dari metrik pertumbuhan angka semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat dan perubahan perilaku yang dihasilkan. Dengan mengedepankan prinsip bahwa pembangunan komunitas adalah sebuah maraton yang membutuhkan napas panjang, pemasaran sosial bertransformasi menjadi sebuah instrumen pemberdayaan yang abadi. Melalui semangat inklusivitas dan komitmen pada nilai-nilai awal, gerakan ini tidak hanya bertahan, tetapi terus berevolusi untuk menciptakan masa depan kolektif yang lebih baik.

Ini Koper
#907 Corporate Social Mind

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 6:49


Konsep Corporate Social Mind (Pikiran Sosial Korporat) merupakan paradigma baru dalam dunia bisnis yang menekankan bahwa dampak sosial bukan lagi sekadar tanggung jawab sampingan, melainkan inti dari strategi perusahaan yang sistemik. Alih-alih hanya berfokus pada filantropi reaktif atau donasi dana di permukaan, perusahaan dengan pikiran sosial korporat mengintegrasikan pertimbangan kesejahteraan masyarakat ke dalam setiap tingkat pengambilan keputusan, mulai dari desain produk hingga manajemen rantai pasok. Pendekatan ini menuntut pergeseran fundamental dari upaya untuk sekadar "terlihat baik" secara citra menjadi benar-benar "menjadi baik" secara operasional, di mana kesuksesan finansial dan kemajuan sosial dipandang sebagai dua elemen yang saling memperkuat dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Implementasi dari Pikiran Sosial Korporat ini dimanifestasikan melalui delapan ciri utama yang menuntut komitmen autentik dari seluruh lapisan organisasi. Perusahaan didorong untuk selalu memutuskan sesuatu dengan mempertimbangkan dampak bagi masyarakat, menghidupi nilai-nilai mereka secara konsisten, serta mengoptimalkan model FIITTTS—memanfaatkan modal finansial, intelektual, hingga sosial—untuk menciptakan perubahan nyata. Dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat sebelum bertindak, seperti yang dicontohkan oleh inisiatif pasar seluler Kroger, perusahaan dapat merancang inovasi yang tepat sasaran. Keberanian untuk menyuarakan isu-isu penting dan memimpin kolektif lintas sektor menjadi bukti bahwa perusahaan tidak lagi berjalan sendiri, melainkan menjadi penggerak dalam ekosistem perubahan sosial yang lebih luas. Pada akhirnya, mengadopsi Pikiran Sosial Korporat adalah strategi esensial untuk membangun kepercayaan dan relevansi jangka panjang di era transparansi digital. Konsistensi antara narasi pemasaran dan aksi nyata di lapangan menjadi faktor penentu loyalitas konsumen, terutama bagi generasi muda yang semakin kritis terhadap integritas sebuah merek. Dengan mengukur dampak secara jujur melalui metode yang transparan dan terus berinovasi demi kebaikan publik, perusahaan memposisikan diri mereka sebagai mitra simbiosis bagi masyarakat. Strategi ini bukan sekadar perlombaan jarak pendek untuk keuntungan sesaat, melainkan sebuah lari maraton menuju keberlanjutan bisnis yang berakar pada kemanusiaan dan keadilan sosial.

Ini Koper
#906 Gen Z Memiliki Sensor Kepalsuan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 6:32


Memahami Generasi Z menuntut kita untuk menanggalkan kacamata lama yang sering kali buram oleh prasangka. Mereka bukan sekadar sekumpulan anak muda dengan gawai di tangan, melainkan "Pivotals"—titik tumpu yang akan menentukan ke arah mana peradaban dan pasar akan bergeser. Di INSPIRIT, kami melihat bahwa untuk melihat mereka dengan bening, kita harus menyadari bahwa bagi mereka, digital bukanlah teknologi, melainkan oksigen; dan keberagaman bukanlah kampanye, melainkan realitas dasar yang tidak bisa dinegosiasikan. Untuk menjangkau mereka, kunci utamanya bukanlah pada seberapa canggih algoritma kita, melainkan pada seberapa jujur niat kita. Gen Z memiliki "filter kejujuran" yang sangat tajam, yang mampu membedakan antara konten yang benar-benar bermanfaat (utility) dengan janji pemasaran yang kosong hanya dalam hitungan detik. Ajakan saya adalah mulailah berinteraksi dengan mengedepankan otentisitas dan kerendahan hati untuk mendengarkan, karena mereka hanya akan memberikan loyalitas kepada merek yang berani menunjukkan jiwa, memihak pada nilai kemanusiaan, dan transparan dalam setiap prosesnya. Pada akhirnya, ini adalah undangan untuk bertumbuh bersama. Memahami Gen Z adalah perjalanan untuk menjadi lebih manusiawi dalam berkomunikasi dan lebih bertanggung jawab dalam berbisnis. Mari kita sambut kehadiran mereka bukan sebagai tantangan yang harus ditaklukkan, melainkan sebagai kawan bicara untuk mendesain masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan mendengarkan lebih tulus, kita tidak hanya memenangkan pasar, tetapi juga ikut serta dalam arus besar perubahan sosial yang mereka bawa.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 6 Maret 2026 - SIkap dan perilaku yang dapat menjadi teladan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 Maret 2026Bacaan: "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (Ibrani 12:1)Renungan: Suatu ketika di sebuah sekolah, diadakan pementasan drama. Setiap anak mendapat peran dan memakai kostum sesuai dengan tokoh yang mereka perankan. Semuanya tampak serius, sebab Pak Guru akan memberikan hadiah kepada anak yang tampil terbaik dalam pentas. Di depan panggung, semua orangtua murid ikut hadir dan menyaksikan acara itu. Pertunjukkan drama berjalan dengan sempurna. Semua anak tampil dengan maksimal. Ada yang berperan sebagai petani, ada juga yang menjadi nelayan. Di sudut sana, tampak pula seorang anak dengan raut muka ketus, sebab dia kebagian peran pak tua yang pemarah, sementara di sudut lain, terlihat anak dengan wajah sedih, layaknya pemurung yang selalu menangis. Tibalah kini akhir dari pementasan drama. Itu berarti, sudah saatnya Pak Guru mengumumkan siapa yang berhak mendapatkan hadiah. Pak Guru telah menaiki panggung, dan tak lama kemudian ia menyebutkan sebuah nama. Aha... ternyata anak yang menjadi pak tua pemarahlah yang menjadi juara. Dengan wajah berbinar, sang anak bersorak gembira. "Aku menang...." begitu ucapnya. la pun bergegas menuju ke panggung diiringi kedua orangtuanya yang tampak bangga. Tepuk tangan riuh terdengar. Sang orangtua menatap sekeliling, ke seluruh hadirin. Mereka sangat bangga. Sebelum menyerahkan hadiah, Pak Guru sedikit bertanya kepada sang juara, "Nak, kamu memang hebat. Kamu pantas mendapatkannya. Peranmu sebagai seorang yang pemarah terlihat bagus sekali. Apa rahasianya ya, sehingga kamu bisa tampil sebaik ini?" Sang anak menjawab, "Terima kasih atas hadiahnya Pak. Sebenarnya saya harus berterima kasih kepada Ayah saya. Karena dari Ayahlah saya belajar berteriak dan menjadi pemarah. Kepada Ayahlah saya meniru perilaku ini. Ayah sering berteriak kepada saya, maka bukan hal yang sulit untuk menjadi pemarah seperti ayah." Tampak sang Ayah mulai tercenung. Sang anak melanjutkan, "Ayah membesarkan saya dengan cara seperti ini, jadi peran ini adalah peran yang mudah bagi saya." Suasana menjadi senyap. Kedua orangtua sang anak di atas panggung, tampak tertunduk. Jika sebelumnya mereka merasa bangga, kini keadaannya berubah. Seakan mereka berdiri sebagai terdakwa di muka pengadilan. Mereka belajar sesuatu hari itu. Ada yang perlu diluruskan dengan perilaku mereka. Marilah berhati-hati dengan perilaku kita, karena ada banyak saksi yang mengelilingi kita, yang melihat apa yang kita katakan dan kita lakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, sehingga aku bisa mengendalikan setiap perkataan dan perbuatanku, agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Amin. (Dod).

Uncensored with Andini Effendi
Kita Semua Punya Masalah Kejiwaan ft. dr. Jiemi Ardian with Andini Effendi ep.104

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 53:49


Sadarkah bahwa kita semua punya trauma yang belum dibereskan? Bagaimana otak mencerna trauma dan dampak bagi organ tubuh lain? Psikiater dan Terapis Trauma, dr. Jiemi Ardian berbagi pengalaman pribadinya dan pendekatannya terhadap trauma. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #mentalhealth #psikologi #trauma #traumahealing #depresion #artimimpi #kejiwaan #memaafkan #mengikhlaskan #meditasi #toxic #spirituality #logika #emosi — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Jiemi Ardian ☆ https://www.instagram.com/jiemiardian/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ —Time Stamp 00.00 Intro 05.30 Perbedaan logika dan emosi 07.25 Otak mengingat trauma lebih kuat 11.35 Gula lebih berbahaya daripada nikotin 17.00 Trauma bisa diturunkan 25.00 Arti mimpi buruk 29.45 Tanda depresi 35.43 Toxic spirituality 40.16 Keinginan bunuh diri itu keturunan 48.34 Tidak semua orang cocok meditasi 50.05 Memaafkan tidak selalu menyembuhkan

Ini Koper
#897 Cara Berkomunikasi yang Berpengaruh

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 6:08


Mempengaruhi audiens bermula dari pergeseran pola pikir, di mana komunikator harus beralih dari pesan yang berpusat pada diri sendiri (self-centered) menjadi berpusat pada audiens (audience-centered). Berdasarkan konsep Communicator's Roadmap, pengaruh sejati tidak lahir dari otoritas jabatan atau sekadar tumpukan data (data dump), melainkan dari kemampuan membangun koneksi emosional yang kuat. Untuk mendapatkan "hak untuk didengar" di tengah ekonomi perhatian yang padat, seorang pembicara harus memahami profil pendengar, masalah yang mereka hadapi, dan merumuskan ide besar atau Point of View (POV) yang relevan bagi kepentingan audiens, bukan sekadar mempromosikan agenda pribadi. Kunci kedua dalam mempengaruhi audiens terletak pada keselarasan antara perilaku dan konten emosional. Mengacu pada prinsip The Three Vs, aspek visual dan vokal mendominasi kepercayaan audiens jauh lebih besar daripada sekadar kata-kata verbal. Komunikator yang berpengaruh menggunakan perilaku kepercayaan, seperti komunikasi mata yang konsisten dan kehangatan wajah, untuk meruntuhkan tembok pertahanan pendengar. Selain itu, penggunaan elemen SHARPs—terutama cerita (stories) dan analogi—sangat krusial untuk membuat audiens "peduli" secara emosional, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya masuk ke logika tetapi juga membekas dalam ingatan dan perasaan mereka. Terakhir, komunikasi yang berpengaruh harus selalu bermuara pada tindakan yang konkret dan terukur. Setelah berhasil membangun kepercayaan dan menyentuh emosi, komunikator harus memberikan instruksi yang jelas melalui langkah tindakan (Action Steps) yang fisik dan memiliki batas waktu. Tanpa langkah nyata, inspirasi hanya akan menjadi euforia sesaat tanpa hasil. Dengan menggabungkan visi yang menginspirasi dan manfaat (benefits) yang menyentuh level individu, seorang komunikator dapat mengubah respons audiens dari sekadar "saya harus melakukannya" menjadi "saya ingin melakukannya," sehingga tercipta perubahan nyata yang berkelanjutan.

Ini Koper
#898 Kepemimpinan Ekosistem ala Roblox

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 10:26


Kepemimpinan inovatif di era modern menuntut pergeseran paradigma dari kontrol instruksional menuju penciptaan ekosistem yang berorientasi pada dampak. Landasan utama dari transformasi ini adalah kemampuan pemimpin untuk memberikan inspirasi (Inspire) dengan menjawab pertanyaan mendasar mengenai alasan di balik setiap pekerjaan. Seorang pemimpin harus berperan sebagai narator ulung yang mampu mengubah visi perusahaan dari sekadar slogan menjadi sebuah misi yang hidup dan bermakna bagi setiap anggota tim. Dengan menanamkan makna yang lebih dalam pada tugas harian, pemimpin membangkitkan motivasi intrinsik yang mendorong tim untuk berani bereksperimen dan melampaui batas kemampuan standar mereka demi mencapai tujuan kolektif yang lebih besar. Setelah inspirasi terbangun, tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa seluruh energi kreatif tim tersalurkan ke arah yang tepat melalui penyelarasan strategi (Align). Keselarasan bukan berarti penghilangan perbedaan pendapat, melainkan terciptanya pemahaman bersama mengenai prioritas utama yang harus dicapai organisasi. Pemimpin yang efektif harus berani melakukan seleksi ketat terhadap inisiatif yang ada, atau yang dikenal dengan istilah "kejamnya prioritas," untuk memastikan sumber daya tidak terpecah pada proyek-proyek yang tidak berdampak signifikan. Melalui komunikasi yang transparan dan dua arah, hambatan di tingkat eksekusi dapat diidentifikasi lebih cepat, sehingga keselarasan antara visi strategis dan operasional lapangan tetap terjaga dengan solid. Tahap terakhir dalam siklus ini adalah memperkuat (Amplify) potensi tim agar mampu menghasilkan dampak yang luas dan berkelanjutan melalui pemberdayaan dan efisiensi. Pada tahap ini, pemimpin bertransformasi menjadi pelatih yang memupuk otonomi melalui pendekatan bimbingan yang konstruktif, sekaligus menciptakan budaya keamanan psikologis di mana kegagalan dipandang sebagai data berharga untuk belajar. Dengan mengandalkan unit-unit kecil yang gesit dan berfokus pada hasil nyata (outcome) daripada sekadar kuantitas produksi (output), organisasi dapat bergerak lebih cepat dalam merespons perubahan pasar. Sinergi antara inspirasi yang kuat, penyelarasan yang tajam, dan penguatan melalui pemberdayaan inilah yang pada akhirnya akan mencetak tim inovatif yang tangguh dan mampu memberikan dampak nyata bagi dunia.

Ini Koper
#899 Bersuara itu Ibadah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 11:13


Menjadi sebuah "suara" bukan sekadar soal kefasihan teknis dalam berbicara, melainkan sebuah misi spiritual yang menuntut keberanian untuk berdiri tegak demi nilai-nilai yang lebih besar dari diri sendiri. Setiap kata yang dilepaskan ke dunia diibaratkan sebagai benih energi yang memiliki kekuatan untuk membangun struktur kehidupan dan masa depan. Oleh karena itu, integritas menjadi fondasi utama; seorang pembicara sejati adalah mereka yang mampu menyelaraskan pesan di atas panggung dengan realitas kehidupan di balik layar, sehingga setiap ucapan yang keluar memiliki "ruh" dan kejujuran yang mampu menyentuh relung hati pendengar. Kekuatan untuk memberikan dampak yang luas sering kali terhambat oleh luka batin dan hambatan psikologis seperti sindrom penipu (imposter syndrome). Hayley Mulenda menekankan pentingnya berbicara dari bekas luka yang telah sembuh sebagai simbol kemenangan, bukan dari luka terbuka yang masih mencari simpati. Dengan mengubah cara pandang terhadap penolakan sebagai bentuk pengarahan ulang dari Tuhan, seseorang dapat melangkah melampaui rasa takut. Imajinasi dan iman menjadi buku sketsa yang memetakan arah masa depan, memungkinkan suara seseorang bertransformasi dari sekadar bunyi menjadi instrumen penyembuhan dan pembebasan bagi orang lain. Pada akhirnya, penggunaan suara adalah sebuah pengabdian yang melampaui popularitas dan kejayaan pribadi. Kepemimpinan sejati ditemukan dalam kerelaan untuk melayani dan membangun komunitas, di mana keberhasilan tidak diukur dari seberapa viral sebuah pesan, melainkan dari seberapa dalam ia memengaruhi hidup manusia. Dengan membangun strategi yang matang melalui visibilitas dan identitas yang otentik, seseorang tidak hanya sedang mengejar pencapaian saat ini, tetapi sedang membangun sebuah warisan (legacy) yang abadi. Suara yang digunakan dengan integritas dan kasih akan terus bergema sebagai cahaya bagi dunia, bahkan setelah sang pembicara tiada.

Ini Koper
#900 Kiat Menjadi Mentor yang Powerful

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 11:05


Mentoring yang benar-benar berdaya guna berakar pada kecerdasan emosional yang mendalam dan hubungan yang tulus, jauh melampaui sekadar transfer pengetahuan teknis atau instruksi kerja. Seorang mentor yang andal memahami bahwa dasar utama dari bimbingan adalah empati dan kemampuan untuk mendengarkan secara aktif melalui aturan 80/20, di mana mendengarkan menjadi prioritas utama untuk memahami perspektif protégé. Dengan menciptakan ruang aman yang didasari oleh kepercayaan dan keterbukaan, mentor memungkinkan rekan bimbingannya untuk mengeksplorasi potensi diri, mengidentifikasi motivasi intrinsik, dan membangun kesadaran diri yang diperlukan untuk pertumbuhan profesional yang berkelanjutan. Keandalan seorang mentor juga terpancar dari kemampuannya untuk menjadi model peran yang nyata melalui integritas dan kredibilitas profesional yang konsisten antara perkataan dan perbuatan. Praktik mentoring yang kuat melibatkan penetapan stretch goals—tujuan-tujuan menantang yang memaksa individu keluar dari zona nyaman untuk mencapai prestasi yang sebelumnya dianggap mustahil. Selain itu, mentor yang efektif harus memiliki ketajaman intuitif untuk menangkap momen-momen yang dapat diajar (teachable moments) di tengah dinamika pekerjaan sehari-hari, serta mampu membekali protégé dengan kemampuan berpikir strategis agar mereka tidak hanya menjadi pelaksana tugas, tetapi juga pemimpin pemikiran yang visioner. Pada akhirnya, esensi tertinggi dari menjadi mentor yang powerful adalah kemampuan untuk menanamkan semangat pembelajaran seumur hidup yang akan terus hidup bahkan setelah hubungan bimbingan formal berakhir. Mentoring bukan sekadar pencapaian target karier jangka pendek, melainkan sebuah proses transformasi yang membantu individu menemukan kendali atas nasib profesional mereka sendiri. Hubungan ini menciptakan dampak dua arah yang luar biasa; bagi protégé, ia mendapatkan kompas untuk navigasi karier, sementara bagi mentor, berbagi kebijaksanaan memberikan kepuasan batin dan memperkuat warisan kepemimpinan yang akan terus menginspirasi generasi mendatang.

Ini Koper
#901 SCRUM: Cara Kerja Organisasi yang Agile

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 7:41


Di era modern yang serba cepat dan dinamis ini, cara kerja tradisional yang kaku sering kali membuat kita tertinggal. Banyak proyek berskala besar berujung pada kegagalan atau kehilangan relevansi karena kebutuhan klien dan pasar telah berubah drastis saat proyek tersebut selesai. Oleh karena itu, memahami Scrum bukan lagi sekadar pilihan pengembangan karier, melainkan sebuah kebutuhan esensial bagi siapa saja yang ingin bertahan dan unggul. Scrum hadir sebagai kerangka kerja Agile yang menawarkan solusi brilian: ia memberikan fleksibilitas tinggi yang memungkinkan tim untuk bergerak lebih cepat, beradaptasi dengan perubahan tak terduga, dan memberikan nilai nyata kepada pengguna secara bertahap tanpa harus menunggu proses panjang yang melelahkan. Mempelajari Scrum berarti Anda sedang berinvestasi pada budaya kerja kolaboratif yang jauh lebih cerdas, efisien, dan transparan. Melalui pembagian proyek besar ke dalam siklus-siklus waktu pendek yang disebut Sprint, setiap anggota tim dibiasakan untuk terus berkomunikasi, memamerkan hasil kerja, dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Keindahan dari kerangka kerja ini adalah sifatnya yang universal; Scrum tidak lagi eksklusif milik para pengembang perangkat lunak atau industri IT. Baik Anda berada di tim pemasaran, pendidikan, manajemen acara, maupun pengembangan bisnis, prinsip-prinsip Scrum dapat diaplikasikan untuk memecah masalah yang paling rumit sekalipun menjadi langkah-langkah kecil yang terukur dan langsung bisa dieksekusi oleh tim. Mari kita tinggalkan pola pikir lama yang kerap terjebak pada perencanaan di atas kertas yang berlebihan, dan mulai beralih pada eksekusi nyata yang adaptif. Dengan meluangkan waktu untuk benar-benar memahami peran, artefak, dan acara di dalam Scrum, Anda dapat membangun budaya kerja tim yang tidak hanya sangat produktif, tetapi juga menyenangkan dan saling menghargai. Jangan biarkan potensi besar tim Anda tenggelam dalam kebingungan dan birokrasi yang lambat. Jadikan Scrum sebagai kompas pemandu Anda dalam menavigasi tantangan pekerjaan di masa depan, dan wujudkan kesuksesan proyek yang tidak hanya tepat waktu, tapi juga tepat sasaran!

Ini Koper
#903 Bisakah Saya Benar-Benar Menciptakan Perubahan?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 5:32


Perubahan sering kali dianggap sebagai domain eksklusif tokoh besar atau organisasi raksasa, namun kenyataannya setiap individu memiliki kapasitas untuk menjadi katalis perubahan sosial yang nyata. Di era digital saat ini, hambatan untuk menyuarakan aspirasi telah memudar, memungkinkan siapa saja untuk berkomunikasi dan memengaruhi orang lain tanpa memerlukan izin dari otoritas mana pun. Pemasaran dalam konteks ini dipahami sebagai alat komunikasi dan pengaruh yang murni; keberhasilannya tidak ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh ketulusan niat dan kekuatan pesan yang mampu mengubah cara pandang orang lain terhadap dunia. Untuk mewujudkan perubahan yang transformatif, kita perlu memecahkan "Paradoks Kekuatan" dengan mendefinisikan ulang makna kekuatan itu sendiri sebagai kemampuan untuk membangun komunitas dan menciptakan narasi baru. Hal ini menuntut pergeseran identitas diri, dari sekadar "konsumen" yang didefinisikan oleh apa yang dibeli, menjadi "warga negara" yang bertanggung jawab atas masa depan bersama. Dengan beralih dari pola pikir transaksional menuju kolaboratif, individu-individu yang sebelumnya merasa tidak berdaya dapat menyatukan kekuatan kolektif mereka untuk menantang status quo dan membangun sistem yang lebih adil dan berkelanjutan. Terakhir, penting untuk dipahami bahwa perubahan sosial adalah sebuah proses sistematis yang berlangsung melalui tahap kesadaran, normalisasi, mobilisasi, hingga institusionalisasi. Perubahan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui pesan yang konsisten yang mengubah ide radikal menjadi norma baru yang diterima masyarakat. Dengan memahami siklus ini, kita dapat memetakan posisi kita dan memilih strategi komunikasi yang paling tepat untuk menggerakkan orang lain. Pada akhirnya, setiap tindakan kecil yang kita ambil adalah bukti nyata bahwa setiap individu memang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan yang lebih baik.

Ini Koper
#902 Mengapa Anda Harus Peduli pada Psikologi Sosial?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 4:48


Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa seorang individu yang biasanya tenang bisa mendadak berubah menjadi agresif di tengah kerumunan, atau mengapa kita sering kali merasa terbebani untuk "ikut-ikutan" tren meskipun hati nurani berbisik sebaliknya? Psikologi Sosial hadir sebagai kacamata ajaib yang mampu menyingkap rahasia di balik perilaku keseharian yang sering kita anggap remeh. Ilmu ini bukan sekadar deretan teori kaku di ruang kelas, melainkan sebuah petualangan mendalam untuk memahami bagaimana kehadiran orang lain—baik secara nyata maupun sekadar bayangan dalam pikiran—memiliki kekuatan luar biasa untuk memahat pikiran, perasaan, dan setiap tindakan kita hingga ke inti yang paling personal. Di jantung ilmu ini, kita akan diajak menyaksikan sebuah tarian rumit antara keunikan karakter diri kita dengan situasi sosial yang mengepung kita setiap harinya. Kita akan belajar bagaimana otak kita bekerja dengan sangat cepat melalui "jalan pintas" mental untuk menilai orang lain, serta menyadari bahwa identitas kita sebenarnya adalah sebuah mosaik indah yang disusun oleh kelompok-kelompok tempat kita bernaung. Mempelajari Psikologi Sosial berarti kita mulai mengenali "arsitektur" tak kasat mata dari hubungan antarmanusia, mulai dari keajaiban empati yang mampu menyelamatkan nyawa hingga dinamika prasangka yang sering kali memisahkan kita, memberikan sebuah kejelasan di tengah dunia yang penuh dengan tekanan dan pengaruh sosial yang membingungkan. Pada akhirnya, mendengarkan gagasan-gagasan Psikologi Sosial bukan hanya tentang menambah tumpukan wawasan, melainkan tentang upaya merebut kembali kendali atas cara kita hidup dan berinteraksi dengan sesama. Dengan memahami pola-pola konformitas, kekuatan otoritas, hingga rahasia di balik daya tarik antarmanusia, kita bertransformasi dari sekadar "bidak" yang digerakkan oleh arus menjadi individu yang jauh lebih sadar, empati, dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Mari kita mulai menjelajahi narasi besar tentang kemanusiaan ini, karena dengan memahami mengapa kita bertindak sedemikian rupa, kita sebenarnya sedang membuka pintu untuk menciptakan hubungan yang lebih sehat, kepemimpinan yang lebih efektif, dan dunia yang jauh lebih harmonis bagi kita semua.

Radio Republik Indie
RRI (Radio Republik Indie) Prontaxan #13 : Update Kehidupan From Yayax Mayax

Radio Republik Indie

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 55:44


“Yayax Mayax: Dari Trotoar ke Galeri (Tanpa Peta, Tanpa Rem)”Radio Republik IndieDi kota yang lebih sering memberi janji daripada pekerjaan tetap, hiduplah seorang manusia bernama Yayax Mayax — bukan nama superhero, tapi hampir. Ia lahir dari aspal yang retak, dibesarkan oleh warung kopi 24 jam, dan dididik oleh deadline yang tak pernah benar-benar membayarnya lunas.Program Radio Republik Indie ini mengikuti perjalanan Yayax Mayax, seorang mantan pekerja lepas profesional, profesional dalam arti ia lepas dari gaji tetap, lepas dari jaminan sosial dan hampir lepas dari kewarasan. Dari kehidupan jalanan yang keras (dan kadang hanya keras kepala), Yayax belajar bahwa dunia tak selalu ramah, tapi selalu menyediakan bahan baku untuk ditertawakan.Dengan nada satir dan humor gelap yang cukup pekat untuk diseduh tanpa gula, kita diajak menyusuri bagaimana seni menjadi “jalan pulang” bagi seseorang yang bahkan tak punya alamat tetap. Ketika dunia memberinya trotoar, Yayax menjadikannya panggung. Ketika hidup memberinya tagihan, ia membalasnya dengan pameran.Di setiap segmen, Yayax membongkar lapisan hidupnya: tentang kerja serabutan yang lebih serabutan dari janji-janji pembangunan; tentang mimpi yang lebih besar dari kontrakan; tentang seni yang awalnya hanya pelarian, lalu berubah menjadi kendaraan, membawanya ke ruang-ruang yang dulu hanya bisa ia tatap dari luar kaca.Ini bukan kisah “from zero to hero” tapi “below zero to... ya, masih proses.” Tapi di situlah letak komedinya. Karena dalam dunia yang absurd, bertahan hidup adalah bentuk seni paling purba.Selamat datang di Radio Republik Indie, tempat ironi dirayakan, luka dirawat dengan tawa, dan masa lalu tidak dihapus, hanya dijadikan materi ritual frekuensi rendah.

METRO TV
Surya Paloh Buka Suara Tentang Pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto - Headline News Edisi News MetroTV 74749

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 2:46


Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, mengungkapkan isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto dan beberapa tokoh nasional di Istana Negara pada hari Selasa malam. Pertemuan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo ini menjadi sorotan, mengingat pentingnya pembicaraan terkait dinamika politik dan sosial yang tengah berkembang di Indonesia.

Ini Koper
#896 Panduan untuk Bukan Pemimpin

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 10:59


Kepemimpinan sejati di era modern tidak lagi bersandar pada otoritas formal atau jabatan, melainkan pada kemampuan untuk membangun pengaruh melalui kolaborasi dan kepercayaan. Inti dari perubahan paradigma ini adalah pergeseran dari sekadar memberikan instruksi menjadi upaya "menjual" ide secara halus namun berdampak. Fondasi utamanya terletak pada pengembangan kepercayaan berbasis kerentanan (vulnerability-based trust), di mana seorang pemimpin berani menunjukkan sisi manusiawi dan keterbukaan. Dengan memprioritaskan ketersediaan diri untuk mendengarkan, seorang pemimpin menciptakan keamanan psikologis yang memungkinkan hubungan profesional berkembang dari sekadar transaksi taktis menjadi kemitraan strategis yang bermakna. Efektivitas pengaruh tersebut kemudian diwujudkan melalui strategi komunikasi yang terstruktur dan berorientasi pada nilai. Seorang pemengaruh yang mahir bertindak seperti "pembangun istana" yang mampu menghubungkan tugas teknis sehari-hari dengan visi besar yang menginspirasi melalui penggunaan "bahasa nilai" yang relevan bagi pemangku kepentingan. Alih-alih terburu-buru menawarkan solusi, proses ini mengutamakan tahap penggalian (probing) melalui pertanyaan terbuka yang memicu kesadaran mandiri pada lawan bicara. Dengan menggunakan kerangka kerja seperti PCE (Point, Connect, Evidence), pesan yang disampaikan menjadi lebih beresonansi karena didasarkan pada kebutuhan nyata dan bukti yang kuat, bukan sekadar opini subjektif. Namun, tantangan terbesar dalam memimpin tanpa otoritas sering kali muncul dalam bentuk resistensi dan ketegangan interpersonal. Di sinilah pentingnya menjaga kehadiran yang tenang (nonanxious presence) dan kemampuan untuk mengelola konflik tanpa bersikap defensif. Melalui pemilihan pemangku kepentingan yang tepat menggunakan kriteria CAPO (Chemistry, Access, Potential, Outcomes), seorang pemimpin dapat fokus pada individu-individu penggerak (mobilizers) yang mampu mengakselerasi perubahan. Pada akhirnya, pengaruh bukan hanya sekadar keterampilan individu yang harus dikuasai, melainkan sebuah budaya yang harus dilembagakan melalui pembinaan berkelanjutan agar organisasi dapat bertransformasi menjadi ekosistem mitra yang visioner dan adaptif.

Ini Koper
#894 Siapa Anda? Takers, Givers, atau Matchers?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 8:58


Dalam dinamika profesional yang sering kali dianggap sebagai arena kompetisi tanpa ampun, Adam Grant melalui "Give and Take" menawarkan perspektif revolusioner mengenai gaya timbal balik manusia. Ia membedah tiga profil utama: Takers yang mementingkan diri sendiri, Matchers yang berpegang pada prinsip keadilan transaksional, dan Givers yang fokus pada kontribusi tanpa pamrih. Gagasan ini menjungkirbalikkan mitos lama bahwa kesuksesan hanya milik mereka yang paling agresif. Sebaliknya, Grant menunjukkan bahwa cara kita berinteraksi dan memberi nilai kepada orang lain merupakan variabel paling krusial yang menentukan apakah kita akan sekadar bertahan atau benar-benar berkembang di puncak piramida karier. Paradoks menarik yang diungkapkan dalam karya ini adalah bahwa para Givers menempati dua posisi ekstrem pada spektrum kesuksesan. Di satu sisi, mereka yang memberi tanpa batas atau tanpa strategi sering kali berakhir dengan kelelahan mental dan eksploitasi. Namun, di puncak tertinggi, para Givers strategis—atau yang disebut sebagai Otherish Givers—berhasil melampaui kelompok lainnya dengan membangun modal sosial yang tak tertandingi. Melalui kepercayaan, pemanfaatan hubungan lama yang tidak aktif (dormant ties), dan gaya komunikasi yang tulus, mereka menciptakan jaring pengaman dan sistem pendukung yang secara kolektif mendorong mereka menuju keberhasilan yang berkelanjutan dan bermakna. Pada akhirnya, esensi dari filosofi ini adalah pergeseran fokus dari pencapaian individu menjadi keberhasilan ekosistem secara menyeluruh. Dengan mengadopsi identitas sebagai pemberi yang cerdas, seseorang tidak hanya memperkaya kehidupan profesional orang lain, tetapi juga memperluas "kue" kesuksesan bagi semua pihak yang terlibat. Kesuksesan sejati di era modern bukan lagi hasil dari permainan menang-kalah yang sempit, melainkan buah dari kemampuan untuk memberikan dampak positif yang luas. Dengan membangun budaya organisasi yang mengapresiasi kontribusi dan memitigasi perilaku toksik, kita tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi, tetapi juga jalan yang lebih pasti menuju keunggulan kompetitif jangka panjang.

Ini Koper
#893 Kekuatan Pemimpin yang Melayani

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 13:03


Kekuatan kepemimpinan pelayan berakar pada pergeseran paradigma fundamental, di mana kepemimpinan bukanlah sebuah ambisi untuk berkuasa, melainkan konsekuensi alami dari niat tulus untuk melayani terlebih dahulu. Robert K. Greenleaf menekankan bahwa pemimpin sejati dapat dikenali melalui "Ujian Terbaik," yaitu dengan melihat apakah orang-orang yang dilayani tumbuh menjadi pribadi yang lebih sehat, bijaksana, bebas, dan mandiri. Dalam model ini, kekuatan pemimpin tidak diukur dari seberapa banyak pengikut yang patuh, melainkan dari seberapa banyak pengikut yang akhirnya terinspirasi untuk menjadi pelayan bagi sesamanya. Secara praktis, kekuatan ini dijalankan melalui karakteristik unik seperti mendengarkan secara mendalam, empati, dan persuasi, alih-alih menggunakan paksaan atau otoritas jabatan. Pemimpin pelayan memiliki kemampuan memprediksi (foresight) yang tajam untuk memahami dampak keputusan masa depan dan menggunakan konseptualisasi untuk menjaga visi besar organisasi tetap relevan. Dengan memposisikan diri sebagai pengelola atau wali (steward) yang bertanggung jawab atas institusi, pemimpin menciptakan lingkungan kerja yang menyembuhkan dan manusiawi, di mana potensi setiap individu dihargai dan dikembangkan secara optimal. Dampak jangka panjang dari kekuatan kepemimpinan ini adalah transformasi institusional dan sosial yang lebih etis dan berkelanjutan. Dengan menerapkan prinsip pelayanan dalam dunia bisnis, pendidikan, dan pemerintahan, pemimpin pelayan mampu membangun kembali rasa komunitas yang sering hilang dalam birokrasi modern. Melalui komitmen terhadap keadilan sosial dan pertumbuhan manusia, kepemimpinan pelayan tidak hanya mencapai tujuan organisasi, tetapi juga berfungsi sebagai kompas moral yang membimbing masyarakat menuju tatanan yang lebih adil, utuh, dan penuh integritas.

Ini Koper
#892 Bagaimana tetap berpengaruh tanpa otoritas

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 8:47


Memimpin tanpa otoritas adalah seni memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama tanpa adanya garis hierarki formal atau tongkat komando. Dalam konteks Kawasan Timur Indonesia (KTI), peran ini menjadi krusial bagi para orkestrator yang harus mengelola jejaring peneliti lintas disiplin dengan ego intelektual yang seringkali tinggi. Alih-alih menggunakan instruksi kaku, kepemimpinan jenis ini mengandalkan kemampuan seseorang untuk menjadi jembatan antara dunia akademis yang teoretis dan realitas akar rumput yang dinamis, memastikan bahwa setiap aktivitas riset tidak hanya menjadi artefak di perpustakaan tetapi benar-benar mampu menjawab persoalan nyata masyarakat setempat. Keberhasilan dalam memimpin tanpa otoritas bertumpu pada pergeseran pola pikir dari seorang komandan menjadi seorang pelayan dan fasilitator melalui pendekatan Servant Leadership. Dengan menawarkan solusi praktis dan membantu mengatasi hambatan teknis yang dihadapi para peneliti—seperti akses lapangan atau perizinan yang rumit—seorang orkestrator membangun rasa percaya dan resiprositas psikologis yang kuat. Hal ini menciptakan ruang aman (psychological safety) di mana kolaborasi dapat tumbuh secara organik. Di sini, pengaruh tidak lahir dari ancaman atau insentif finansial, melainkan dari komitmen tulus untuk saling mendukung demi keberhasilan misi kolektif yang memiliki daya tawar lebih besar bagi kemajuan daerah. Di tengah budaya KTI yang cenderung paternalistik, strategi ini mencapai efektivitas puncaknya ketika dipadukan dengan kearifan lokal melalui konsep otoritas pinjaman dan otoritas relasional. Dengan melibatkan tokoh adat atau akademisi senior sebagai pelindung, orkestrator dapat menyelaraskan ego para peneliti tanpa perlu berkonfrontasi langsung, sementara pendekatan kekeluargaan mengubah relasi profesional yang dingin menjadi semangat gotong royong. Filosofi seperti Pela Gandong di Maluku atau Sipakatau di Sulawesi menjadi jangkar yang mengubah jaringan riset menjadi sebuah persaudaraan intelektual. Hal ini membuktikan bahwa kepemimpinan sejati adalah tentang bagaimana kita menyentuh sisi kemanusiaan orang lain agar mereka bersedia bergerak bersama secara sukarela demi tanah kelahiran.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 4 Maret 2026 - Hidup rukun dengan semua orang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 6:42


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Maret 2026Bacaan: "Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang." (1 Tesalonika 5:15)Renungan: Seorang petani merasa terganggu oleh tetangganya yang adalah seorang pemburu. Pemburu itu memiliki beberapa anjing galak, yang sering melompati pagar dan memangsa domba-domba petani tersebut. Petani itu sudah sering meminta tetangganya untuk mengendalikan anjing-anjingnya, tapi tidak juga ada tindakan yang nyata dari pihak si pemburu. Tiap kali anjing-anjing itu melompati pagar yang memisahkan rumah si petani dan si pemburu, beberapa ekor domba pasti terluka parah. Karena kesabaran si petani sudah sampai di ambang batas, ia pergi ke kota untuk menemui seorang hakim dan menceritakan duduk perkaranya dengan si pemburu. "Pak, saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan agar anjingnya dirantai atau dikurung. Kalau saya melakukan itu, Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang ingin Anda miliki, tetangga yang menjadi teman atau musuh?" tanya si hakim dengan bijak. Karena si petani lebih memilih untuk menambah satu orang teman lagi dalam hidupnya, maka si hakim menawarkan sebuah solusi, "Baiklah, saya akan memberikan sebuah jalan keluar yang baik bagi Anda, sehingga domba-domba Anda aman, dan tetangga Anda itu dapat menjadi sahabat yang sejati." Setelah mendengar penjelasan, si petani pun pulang. Sesampai di rumah, si petani menjalankan saran dari hakim tersebut. Dia mengambil tiga ekor domba dan memberikannya kepada ketiga orang putra tetangganya yang masih kecil. Ketiga bocah itu sangat senang dan selalu bermain dengan domba-domba pemberian si petani. Melihat kegembiraan putra-putranya, si pemburu pun membangun sebuah kandang yang tinggi bagi anjing-anjingnya sehingga domba-domba milik putranya aman. Sejak saat itu anjing-anjing si pemburu tidak pernah lagi mengganggu domba si petani. Efek lain dari sikap baik si petani adalah jembatan persahabatan yang lebih dulu dibangun si petani membuat si pemburu suka berbagi hasil buruan kepadanya. Di lain kesempatan si petani menibalasnya dengan mengirimkan daging domba atau keju kepada keluarga si pemburu. Dalam waktu yang relatif singkat mereka menjadi tetangga yang bersahabat. Tidak masalah di mana ia ditabur, kasih dan penerimaan selalu membawa dampak yang positif. Kita seharusnya mengembangkan sikap yang luhur, saling menghormati, dan penuh kasih ketika menjalani hidup dengan sesama, supaya kita dapat menikmati indahnya sebuah kerukunan seperti yang dikatakan dalam Mazmur 133:1, "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Rukun itu sebuah berkat Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk bisa hidup rukun dengan semua orang, sehingga dengan demikian aku bisa menjadi garam dan terang dunia. Amin. (Dod).

TanadiSantosoBWI
Podcast #99 - Old Money Strategy is Dead

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 45:55


Di episode podcast kali ini, kita akan diajak untuk membahas sebuah pertanyaan besar dalam dunia yang berubah begitu cepat. Apakah strategi old money yang selama ini kita pegang masih relevan?Episode ini membahas berbagai mitos yang sering beredar seputar Bitcoin, mulai dari anggapan bahwa hanya orang IT yang bisa memahaminya, sampai stigma bahwa ini hanya hype sesaat. Kita akan menemukan sudut pandang yang berbeda bahwa sebelum memutuskan membeli atau menolak, yang paling penting adalah belajar dan memahami terlebih dahulu, bukan karena ikut-ikutan ataupun panik.Diskusi ini juga membawa kita pada refleksi yang lebih dalam tentang sejarah uang, inflasi, dan bagaimana nilai kerja keras bisa tergerus tanpa kita sadari. Dengan analogi sederhana seperti "emas digital", konsep Bitcoin dijelaskan secara mudah dipahami bahkan untuk kita yang merasa belum pernah bersentuhan dengan dunia kripto sebelumnya.Salah satu hal yang menarik dari pembahasan podcast ini adalah keseimbangannya. Tidak ada ajakan membeli. Tidak ada janji instan. Yang ada adalah dorongan untuk berpikir kritis, melakukan riset sendiri, dan melihat peluang dari sudut pandang yang lebih strategis terutama bagi para pebisnis yang sedang memikirkan bagaimana menjaga dan menumbuhkan aset di era digital.

Gaya Suria
HAFIZ SHUIB: Penjelasan Tentang Isu Rumahtangga dengan bekas isteri

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 1:49


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Radio Elshinta
Lagi, Kepala Daerah terjaring KPK. Ada apa dengan tata kelola anggaran? (OTT Bupati Pekalongan)

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 12:50


OTT Bupati Pekalongan menyoroti masalah serius tata kelola anggaran di daerah. Mengapa kasus korupsi kepala daerah masih terus terjadi, dan apa dampaknya bagi pelayanan publik? Simak pembahasannya di episode ini.Talk: - Manajer Riset Forum Indonesia untuk Transparansi Anggara (FITRA), Badiul Hadi - Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch, Iskandar Sitorus

Renungan Anak GKY Mabes
Thomas Yang Ragu (3 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 3:41


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah THOMAS YANG RAGUDiambil dari: Yohanes 20:27 “Kemudian Ia berkata kepada Tomas: ‘Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.'”Wonder Kids, setelah Yesus bangkit dari kematian, Ia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Tetapi waktu itu, Tomas tidak bersama mereka. Murid-murid yang lain berkata kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” Namun Tomas tidak percaya. Ia berkata bahwa ia baru mau percaya kalau ia bisa melihat dan menyentuh bekas luka Yesus.Satu minggu kemudian, Yesus datang lagi dan Tomas ada di sana. Yesus tahu keraguan Tomas. Dengan penuh kasih, Yesus berkata kepadanya supaya ia melihat tangan-Nya dan lambung-Nya. Yesus tidak marah kepada Tomas. Yesus justru menolong Tomas untuk percaya.Tomas memang ragu, tetapi ia tidak menjauh dari teman-temannya dan tidak meninggalkan Yesus. Ia tetap tinggal bersama murid-murid yang lain. Dan ketika Yesus datang lagi, keraguannya dijawab.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa ragu tentang Tuhan atau tentang firman-Nya. Itu tidak berarti kita harus menjauh dari Tuhan. Justru saat kita ragu, kita perlu datang kepada Yesus, membaca Alkitab, dan berdoa.Yesus ingin kita percaya kepada-Nya, bukan hanya karena melihat, tetapi karena firman Tuhan itu benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu punya pertanyaan atau keraguan tentang Tuhan, jangan dipendam sendiri. Ceritakan kepada orang tua, guru Sekolah Minggu, dan terutama kepada Tuhan dalam doa. Tetaplah dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sabar kepada kami. Saat aku ragu atau bingung, tolong aku untuk tetap datang kepada-Mu dan percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolong mereka untuk percaya. Tuhan Yesus memberkati.

Gaya Suria
Sambal Matah makan dengan Nasi panas waktu Sahur

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 1:38


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Ini Koper
#884 Mendalami Ekonomika Sehari-hari

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:20


Ekonomi sering kali dianggap sebagai disiplin ilmu yang kaku dan penuh dengan grafik rumit, padahal pada intinya, ia adalah studi tentang pilihan manusia di tengah keterbatasan sumber daya. Setiap keputusan kecil yang kita ambil, mulai dari memilih menu makan siang hingga mengalokasikan waktu untuk bekerja, selalu melibatkan konsep biaya peluang, di mana memilih satu jalur berarti kita harus merelakan kesempatan berharga lainnya. Anthony Clark menekankan bahwa dengan menyadari realitas kelangkaan ini, kita dapat mulai melihat dunia bukan sebagai rangkaian peristiwa acak, melainkan sebagai hasil dari pertimbangan nilai dan prioritas yang kita tetapkan setiap harinya. Dinamika pilihan individu ini kemudian membentuk sistem yang lebih besar melalui mekanisme insentif dan sinyal harga yang mengoordinasikan interaksi sosial kita. Dalam kehidupan sehari-hari, harga berfungsi sebagai sistem informasi global yang memberi tahu produsen apa yang perlu diciptakan dan memberi tahu konsumen apa yang layak didapatkan, menciptakan keteraturan yang sering disebut sebagai "tangan tak terlihat". Namun, ekonomi tidak hanya berbicara tentang angka rasional; melalui lensa ekonomi perilaku, kita juga belajar bahwa manusia sering kali dipengaruhi oleh bias emosional dan kognitif. Hal ini membuktikan bahwa pasar sebenarnya adalah cerminan dari psikologi manusia yang kompleks, di mana keinginan dan persepsi sering kali lebih berpengaruh daripada logika matematika murni. Pada akhirnya, memahami ekonomika sehari-hari memberikan kita "pisau analisis" yang tajam untuk memahami isu-isu yang lebih luas, mulai dari dampak globalisasi hingga peran kebijakan pemerintah dalam menstabilkan krisis. Dengan memahami bagaimana kegagalan pasar terjadi dan mengapa investasi pada modal manusia itu penting, kita menjadi lebih kritis dalam menilai kebijakan publik dan tantangan masa depan seperti otomatisasi dan perubahan iklim. Ekonomi, dalam bentuknya yang paling murni, adalah alat untuk berpikir lebih cerdas. Dengan menguasai prinsip-prinsip dasarnya, kita tidak hanya menjadi konsumen yang lebih bijak, tetapi juga warga dunia yang mampu memahami dinamika kehidupan dengan jauh lebih jernih dan objektif.

Ini Koper
#886 Chaos itu Keteraturan yang Tersembunyi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:18


Chaos adalah sebuah kondisi di mana sistem yang diatur oleh hukum-hukum deterministik menunjukkan perilaku yang tampak acak dan tidak terduga karena sensitivitas yang ekstrem terhadap kondisi awal. Fenomena ini, yang dipopulerkan oleh James Gleick melalui konsep "Efek Kupu-kupu", menjelaskan bahwa perbedaan sekecil apa pun pada awal sebuah proses dapat memicu hasil akhir yang sangat berbeda. Alih-alih merupakan kekacauan tanpa makna, chaos sebenarnya adalah bentuk keteraturan yang sangat kompleks yang beroperasi di dalam sistem non-linear, di mana umpan balik terus-menerus mengubah dinamika sistem tersebut secara berkelanjutan. Kemunculan teori chaos menjadi sangat penting karena ia memecahkan batasan sains klasik yang selama berabad-abad terpaku pada model linear yang sederhana dan dapat diprediksi secara kaku. Dunia nyata—mulai dari turbulensi atmosfer, fluktuasi pasar saham, hingga detak jantung manusia—ternyata tidak bekerja seperti mesin jam yang stabil, melainkan penuh dengan lonjakan dan ketidakteraturan yang bermakna. Memahami chaos memungkinkan kita menyadari mengapa prediksi jangka panjang sering kali gagal dan membantu ilmuwan melihat pola-pola universal, seperti fraktal, yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu yang sebelumnya dianggap tidak berkaitan. Menyiasati chaos bukan berarti mencoba mengontrol setiap variabel secara paksa, melainkan belajar untuk beradaptasi dan mengenali pola di tengah ketidakpastian. Kita dapat memanfaatkan konsep strange attractors atau penarik aneh untuk memahami batasan struktural sebuah sistem, serta menggunakan geometri fraktal untuk memodelkan kompleksitas alam secara lebih akurat. Dengan bergeser dari pola pikir kontrol total menuju pemahaman tentang pengorganisasian diri (self-organization), manusia dapat merancang sistem yang lebih tangguh dan fleksibel, serta lebih siap menghadapi perubahan mendadak yang merupakan sifat alami dari alam semesta yang dinamis ini.

Ini Koper
#888 Dinamika dan Kedalaman Budaya Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:04


Organisasi bukanlah sekadar struktur hierarki atau sekumpulan proses bisnis yang kaku, melainkan sebuah entitas hidup yang bernapas melalui interaksi manusia. Di dalamnya, terdapat kekuatan tak kasat mata yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah visi, yakni budaya organisasi. Budaya bertindak sebagai perekat sosial yang menyatukan individu dalam satu identitas kolektif yang unik. Budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai pola asumsi dasar yang ditemukan, ditemukan kembali, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat mereka belajar menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Jika pola tersebut terbukti efektif, ia akan diajarkan kepada anggota baru sebagai cara yang benar untuk mempersepsikan, memikirkan, dan merasakan masalah-masalah tersebut. Menurut Edgar Schein, budaya tidak bisa dipahami secara dangkal melalui survei belaka, melainkan harus dilihat melalui tiga tingkatan. Tingkat pertama adalah artifak, yaitu segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan secara fisik di lingkungan organisasi. Ini mencakup arsitektur kantor, cara berpakaian, hingga bahasa formal yang digunakan sehari-hari. Namun, artifak seringkali menyesatkan karena mudah diamati tetapi sulit untuk ditafsirkan maknanya. Di bawah artifak terdapat nilai-nilai yang dideklarasikan (espoused values), yang mencakup strategi, tujuan, dan filosofi yang secara sadar diungkapkan oleh pemimpin. Nilai-nilai ini adalah apa yang "seharusnya" dilakukan menurut norma kelompok. Tingkatan terdalam dan yang paling kuat adalah asumsi dasar (basic underlying assumptions). Asumsi ini bersifat tidak sadar dan dianggap sudah semestinya benar (taken for granted), sehingga anggota organisasi tidak lagi mempertanyakan keberadaannya. Inilah inti sebenarnya dari budaya yang menentukan bagaimana realitas dipahami oleh setiap individu di dalamnya. Asumsi dasar ini seringkali berakar pada sejarah panjang organisasi dalam mengatasi krisis atau merayakan kesuksesan. Ketika suatu tindakan secara konsisten membawa keberhasilan, tindakan tersebut berubah dari sekadar hipotesis menjadi keyakinan yang tidak tergoyahkan. Budaya, dalam hal ini, adalah hasil dari proses pembelajaran kolektif yang terakumulasi. Salah satu fungsi utama budaya adalah membantu organisasi dalam adaptasi eksternal. Budaya menentukan misi inti organisasi, strategi operasional, hingga kriteria keberhasilan yang mereka tetapkan sendiri. Tanpa kesepakatan budaya mengenai hal-hal fundamental ini, organisasi akan kehilangan arah di tengah persaingan pasar yang dinamis. Selain adaptasi ke luar, budaya juga berfungsi menjaga integrasi internal. Budaya memberikan bahasa bersama, menentukan batasan kelompok, menetapkan kriteria untuk kekuasaan dan status, serta menciptakan norma-norma tentang keintiman dan persahabatan. Hal ini menciptakan rasa aman dan stabilitas psikologis bagi setiap anggota. Pembentukan budaya sangat dipengaruhi oleh peran pendiri organisasi. Para pendiri membawa asumsi awal mereka tentang dunia dan cara terbaik untuk menjalankan bisnis. Melalui kepemimpinan mereka, nilai-nilai pribadi sang pendiri perlahan-lahan menyerap ke dalam struktur dan menjadi identitas permanen bagi organisasi tersebut. Seiring bertumbuhnya organisasi, budaya tidak lagi bersifat monolitik. Seringkali muncul subkultur yang berbeda berdasarkan fungsi departemen, lokasi geografis, atau tingkatan hierarki. Tantangan bagi seorang pemimpin adalah bagaimana menyelaraskan subkultur ini agar tidak terjadi konflik yang dapat melumpuhkan efektivitas kerja. Budaya juga berfungsi sebagai mekanisme pengurangan kecemasan (anxiety reduction). Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, budaya memberikan kerangka berpikir yang stabil sehingga individu tahu bagaimana harus bereaksi tanpa perlu menganalisis setiap situasi dari nol. Budaya memberikan prediktabilitas dalam interaksi sosial. Kepemimpinan dan budaya adalah dua sisi dari koin yang sama. Pemimpin menciptakan budaya melalui tindakan-tindakan mereka, namun di saat yang sama, budaya yang sudah mapan juga menentukan jenis pemimpin seperti apa yang akan diterima oleh organisasi. Pemimpin yang gagal memahami budaya organisasinya akan mengalami penolakan sistemik. Mendiagnosis budaya organisasi memerlukan pendekatan kualitatif yang mendalam daripada sekadar metode kuantitatif. Pemimpin harus mampu menjadi "detektif budaya" yang mengamati perilaku, mendengarkan cerita, dan menggali asumsi yang tersembunyi. Memahami budaya berarti memahami jiwa dari organisasi itu sendiri. Perubahan budaya adalah proses yang sangat menyakitkan karena melibatkan aspek "pembongkaran" identitas lama. Edgar Schein menekankan bahwa untuk mengubah budaya, seseorang harus melalui tahap unfreezing, di mana stabilitas lama digoyahkan untuk menciptakan motivasi bagi perubahan. Tanpa rasa urgensi, budaya lama akan selalu menang. Setelah tahap unfreezing, organisasi perlu melakukan restrukturisasi kognitif. Anggota organisasi harus belajar melihat realitas dengan cara baru dan mengadopsi asumsi-asumsi baru yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Proses ini membutuhkan pendampingan yang intens dan contoh nyata dari para pemimpin puncak. Salah satu penghambat terbesar perubahan budaya adalah learning anxiety atau kecemasan untuk belajar hal baru. Manusia cenderung takut akan kegagalan atau kehilangan status saat mencoba cara-cara baru. Oleh karena itu, menciptakan rasa aman psikologis (psychological safety) adalah prasyarat mutlak dalam transformasi budaya. Kepemimpinan yang transformasional harus mampu mengomunikasikan visi baru secara konsisten melalui segala saluran. Bukan hanya melalui pidato, tetapi juga melalui kebijakan rekrutmen, sistem penghargaan, dan alokasi sumber daya. Apa yang diprioritaskan oleh pemimpin adalah apa yang akan dianggap penting oleh budaya. Budaya organisasi juga sangat dipengaruhi oleh budaya nasional atau makro di mana organisasi tersebut berada. Nilai-nilai tentang otoritas, waktu, dan individualisme yang dipegang oleh masyarakat sekitar akan mewarnai bagaimana budaya perusahaan terbentuk. Globalisasi menuntut organisasi untuk lebih peka terhadap perbedaan budaya ini. Teknologi modern juga turut mengubah wajah budaya organisasi. Cara kita berkomunikasi secara digital telah merubah pola interaksi sosial dan struktur otoritas dalam perusahaan. Meskipun teknologinya baru, asumsi dasar manusia tentang kebutuhan akan pengakuan dan rasa memiliki tetap menjadi inti dari budaya. Dalam organisasi yang matang, budaya bisa menjadi beban jika ia menjadi kaku dan menolak inovasi. Inilah yang disebut sebagai "kekakuan budaya" yang bisa menyebabkan organisasi runtuh meskipun pernah sukses di masa lalu. Kemampuan untuk melakukan pembelajaran berkelanjutan adalah ciri budaya yang sehat. Budaya yang kuat bukan berarti budaya yang seragam tanpa perbedaan pendapat. Budaya yang kuat adalah budaya yang memiliki nilai-nilai inti yang kokoh, namun tetap memberikan ruang bagi keberagaman ide dan kritik konstruktif. Fleksibilitas di dalam kerangka nilai adalah kunci ketahanan jangka panjang. Evaluasi terhadap budaya tidak boleh dilakukan secara menghakimi sebagai "baik" atau "buruk" secara abstrak. Budaya harus dinilai berdasarkan efektivitasnya dalam mendukung tujuan organisasi dan kesejahteraan anggotanya. Budaya yang efektif adalah budaya yang selaras dengan realitas lingkungan eksternal. Akhirnya, manajemen budaya adalah tugas berkelanjutan bagi setiap pemimpin. Budaya bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu program pelatihan, melainkan sesuatu yang dipelihara setiap hari melalui setiap keputusan kecil yang diambil. Budaya adalah akumulasi dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang menjadi karakter. Kesadaran akan budaya memberikan kekuatan bagi organisasi untuk melampaui keterbatasan teknis. Dengan budaya yang sehat, sebuah organisasi mampu bertahan melewati krisis ekonomi, perubahan pasar, hingga pergantian kepemimpinan. Budaya adalah warisan abadi yang ditinggalkan oleh sebuah kelompok kepada generasi berikutnya. Sebagai penutup, memahami organisasi berarti memahami manusia di dalamnya dengan segala kompleksitas budaya yang mereka bangun. Organisasi yang hebat adalah organisasi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga membangun budaya yang memuliakan martabat manusia dan mendorong pertumbuhan bersama menuju tujuan yang lebih besar.

METRO TV
Pertemuan IKPI dengan Wakil Presiden Gibran - Headline News Edisi News MetroTV 7468

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 1:52


Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (I-KPI) melakukan pertemuan penting dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, membahas percepatan pengesahan Undang-Undang Pembatasan Transaksi Uang Kartal yang telah masuk dalam program legislasi nasional DPR RI. I-KPI menekankan pentingnya pendekatan sistemik dan penguatan regulasi untuk mencegah praktik korupsi dan penyimpangan keuangan, serta mendukung pengesahan Undang-Undang Redenominasi Rupiah dan Undang-Undang Konsultan Pajak sebagai langkah strategis memperkuat sistem keuangan Indonesia.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Raising gifted children with Indonesian culture in Australia - Membesarkan Anak Berbakat dengan Budaya Indonesia di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 25:19


Lenny shares her struggle in pushing the Northern Territory (NT) education system that in turn sees her son graduating as the youngest doctor in the territory and how Indonesian cultural values play a vital role in her children's character education. - Lenny berbagi tentang perjuangannya mendorong sistem pendidikan di Northern Territory (NT) hingga kemudian anaknya dapat lulus menjadi dokter termuda di wilayah itu, serta bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia berperan penting dalam pendidikan karakter anak-anaknya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Februari 2026 - Hati yang penuh kasih dan peduli dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 3:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Februari 2026Bacaan: "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20) Renungan: Pada tahun 1957, majalah Fortune menobatkan Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia. Namun demikian, Getty tidak suka dengan ketenarannya sebagai orang terkaya. Bukan karena ia seorang yang rendah hati, tetapi karena ia terlalu pelit untuk berurusan dengan orang-orang yang meminta bantuannya. la pindah ke Sutton Place hanya karena biaya hidup yang lebih murah daripada di London. la bahkan mencuci bajunya sendiri hanya karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk laundry. la menolak membayar uang tebusan ketika cucunya diculik, sampai akhirnya telinga cucunya dikirim lewat pos. Namun sebaliknya, salah satu anaknya, yang menerima harta warisan Getty, menyumbangkan kekayaannya dan berkata, "Saya sumbangkan uang ini bagi orang-orang yang jauh lebih membutuhkan daripada saya. " Demikianlah kemurahan hati adalah sebuah proses pengalihan diri dari diri sendiri kepada orang lain. Salomo dengan tegas berkata dalam Ams 3:27, "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya padahal engkau mampu melakukannya." Artinya kita selalu memiliki keterbukaan hati untuk selalu berbagi dengan orang lain. Kita belajar memunculkan potensi diri kita untuk selalu berbagi. Memberi menjadi prioritas dan sukacita kehidupan kita. Seseorang pernah berkata, "Lakukan semua kebaikan yang dapat kita lakukan bagi orang-orang di sekitar kita sebanyak mungkin, dengan berbagai cara dan jalan yang dapat kita lakukan. Dengan kata lain, temukan alasan untuk selalu berbagi karena kemegahan kehidupan ini tidaklah terletak pada apa yang dapat kita raih, melainkan pada apa yang dapat kita beri. Mari kita keluar dari jalan kehidupan orang kaya yang bodoh yang dikisahkan oleh Yesus, dan mulai belajar mengosongkan lumbung-lumbung yang ada, dan menemukan berbagai jalan untuk berbagi dengan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bermurah hati memang bukan hal yang mudah, namun aku rindu melakukannya. Berikanlah aku hati yang peduli kepada sesamaku yang membutuhkan, seperti hati-Mu sendiri yang penuh dengan belas kasihan. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
HUBUNGAN KARUNIA ROH DENGAN ALKITAB - 2

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 7:24


And Allah has appointed several people in the Church: first as apostles, second as prophets, third as teachers.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 23 Februari 2026 - Hitunglah berkat Allah dan caraNya memelihara kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Februari 2026Bacaan: "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. " (1 Raj 17:6)Renungan: Ada sebuah lagu rohani berjudul "Hitung Berkatmu." Di bait pertama lagu tersebut tertulis "Bila laut hidupmu jadi garang; Hati jadi takut dan iman goncang; Hitunglah berkatmu satu persatu; Ingat cara Tuhan memberkatimu". Menghitung berkat yang pernah kita terima akan melahirkan ucapan syukur atas pemberian-Nya. Dengan mengingat cara Tuhan memberkati kehidupan kita, dapat menguatkan iman dan pengharapan kita, terutama ketika kita mengalami masa-masa sukar terkait kondisi keuangan dalam kehidupan kita. Kita pun dapat meyakini, "Jika dahulu Tuhan memberkati dan menolong, ke depannya Dia juga akan melakukan hal yang sama." Mengingat hal seperti ini jauh lebih baik daripada khawatir, bukan? Bacaan hari ini mengingatkan kita akan cara Allah dalam memelihara Elia, melalui seekor burung gagak yang datang dua kali sehari membawa roti dan daging. Sukar untuk dipahami secara logika, tetapi itulah fakta bahwa Allah sanggup memelihara umat-Nya dengan berbagai macam cara. Bila perlu, Allah akan memakai cara yang tak biasa atau yang belum pernah dialami oleh siapa pun, sama seperti burung gagak dipakai-Nya untuk memberi makan Elia. Mengenai asal dari roti dan daging yang dibawa kepada Elia, biarlah menjadi bagian dari "misteri ilahi" yang tidak perlu kita pikirkan. Mari kita ingat lagi akan masa-masa di mana Allah memelihara kehidupan kita. Mungkin cara Allah tak selalu terlihat spektakuler seperti kisah Elia diberi makan oleh burung gagak. Namun yakinlah bahwa Allah yang mengasihi dan memelihara hidup kita pada masa lalu, akan terus melakukannya sampai seumur hidup kita. Mari hitunglah berkat Allah dan ingat cara Allah memberkati kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas setiap berkat tersebut. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
HUBUNGAN DENGAN KARUNIA ROH DENGAN ALKITAB - 1

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 6:50


Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 22 Februari 2026 - Tulus menerima jawaban doa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 22 Februari 2026Bacaan: "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." (1 Yohanes 5:14) Renungan: Seseorang pernah berkata demikian tentang jawaban dari sebuah doa, "Masalah terbesar dari doa adalah bagaimana membiarkan doa terus mengalir dan mengizinkan Allah menjawab sesuai dengan cara-Nya." Ada satu kisah yang menarik dari seorang anak, tentang sikap dan ketulusannya di dalam menerima jawaban doa. Hari itu Adi dititipkan oleh mamanya di rumah neneknya, tetapi neneknya pergi bersama teman-temannya sehingga Erny, yaitu tantenya yang harus menjaga Adi. Adi segera mengambil kelerengnya dan bermain bersama beberapa orang temannya, tetapi tiba-tiba ia berlari dan menghampiri Erny yang sedang memasak di dapur. Dengan lugu Adi berkata, "Tante kelereng Adi hilang satu. Tante boleh nggak Adi sekarang berlutut dan meminta Tuhan untuk membantu Adi menemukan kelerang Adi yang hilang itu?" Tanpa pikir panjang, Erny pun mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju. Kemudian Adi berlutut, ia melipat kedua belah tangannya dan berdoa, katanya, "Bapa yang baik, kelereng Adi hilang satu dan Adi mau supaya Engkau membantu Adi untuk menemukannya. Amin Setelah selesai berdoa, Adi segera bangkit dan bermain kembali. Ketika hari telah sore, Erny teringat pada perbuatan Adi tadi. Karena khawatir Adi akan kecewa terhadap Tuhan, maka Erny memanggil dan menanyakan kepada Adi, "Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu yang hilang?" "Belum Tante, tetapi Tuhan telah membuat Adi tidak menginginkan kelereng itu lagi," jawab Adi. Alangkah indahnya sikap dan iman Adi yang begitu tulus dalam menerima jawaban doanya. Banyak orang yang bersungut-sungut dan kecewa kepada Tuhan karena doa mereka tidak dijawab sesuai dengan keinginan hati mereka. Doa bukanlah masalah dijawab atau tidaknya setiap permohonan doa yang kita panjatkan, tetapi doa adalah sikap dan tindakan penyerahan segala masalah hidup kita ke dalam tangan Tuhan. Dijawab atau tidaknya doa-doa kita adalah keputusan mutlak Tuhan. Tidak menjadi soal apakah Tuhan menjawab "Tidak," "Ya," atau "Ya, tetapi tunggu dulu," terhadap permohonan doa yang kita panjatkan. Yang penting adalah kita tetap setia berdoa dan selebihnya adalah bagian Tuhan untuk memutuskan yang terbaik bagi kita, karena Tuhan tahu dengan pasti apa yang menjadi kebutuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang selalu khawatir dan memaksakan kehendak dalam doa-doa yang kupanjatkan kapada-Mu. Kini kuserahkan semua pengharapanku hanya pada-Mu, karena Engkau lebih mengetahui kebutuhanku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Lunar New Year dumpling making event with new twist in Melbourne - Acara Membuat Dumpling Tahun Baru Imlek dengan Sentuhan Baru di Melbourne

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 5:06


Dumplings are popular dish for families celebrating Lunar New Year. In Melbourne, one restaurant is challenging tradition, with a make-your-own approach and a range of exotic flavours. - Dumpling adalah hidangan populer bagi keluarga2 yang merayakan Tahun Baru Imlek. Di Melbourne, sebuah restoran menantang tradisi yang ada, dengan pendekatan "buat sendiri dumplingmu" dan berbagai cita rasa yang eksotis.

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Menghilangkan Asava dengan Kesabaran

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 29:31


Sukhī hontu kalyāṇamittā,Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Melenyapkan Āsava dengan Kesabaran".

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 15 Februari 2026 - Pribadi yang membuat orang lain nyaman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3)Renungan: Suatu ketika ada satu keluarga tengah berada dalam perjalanan menuju sebuah kota. Lalu mereka singgah di satu kedai kecil untuk beristirahat. "Bapak dan keluarga mau ke mana?" tanya si pemilik kedai. Bapak itu memberitahukan tujuannya. "Oh, kota itu. Saya tahu," jawabnya. "Kalau begitu dapatkah Anda menceritakan bagaimana orang-orang yang ada di sana?" tanya kepala keluarga tersebut. Bukannya menjawab, pemilik kedai malah bertanya balik, "Orang-orang seperti apakah yang kalian temukan di tempat asal kalian?" "Mereka adalah orang-orang yang payah," isteri bapak itu segera menjawab. "Benar. Mereka senang bergosip, cuek, egois. Kami senang bisa pindah dari sana," jawab anak-anaknya. "Saya rasa kalian juga akan menemukan orang-orang dengan sikap yang sama di kota tujuan kalian nanti." Keesokan paginya, rombongan keluarga lain singgah ke kedai itu dan ingin ke kota yang sama seperti keluarga kemarin. Mereka pun menanyakan kepada pemilik kedai tentang sifat orang-orang yang nanti akan ditemui. "Jenis tetangga macam apa yang dulu kalian miliki?" pemilik kedai itu bertanya. "Mereka baik, suka menolong, peduli. Sebenarnya kami sangat berat hati meninggalkan tempat yang dulu itu," jawab pemimpin rombongan. Pemilik kedai menjawab, "Tenang, nanti kalian juga akan mendapat tetangga yang serupa." Salah satu alasan yang dikemukakan oleh para pegawai mengapa mereka mau berhenti bekerja dan pindah ke tempat lain adalah karena orang-orang di kantor mereka yang tidak bersahabat. "Di sini orang-orangnya suka menusuk dari belakang. Mereka berkompetisi dengan curang. Pribadinya tidak menyenangkan," begitulah ungkapan mereka. Namun yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah orang-orang tapi kita sendiri. Selama kita tidak mau belajar mengerti, belajar rendah hati dan mengalah, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita bekerja, kita memang akan senantiasa bertemu dengan orang-orang sulit'. Selama kita selalu melihat 'selumbar' di mata pihak lain, selalu mencari kekurangan dan kejelekan mereka, maka itulah yang akan kita dapatkan. Dengan kasih Tuhan, ubahlah sikap kita, maka situasi pun akan berubah dengan sendirinya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sehingga setiap orang yang berada dekat denganku akan merasa nyaman. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 14 Februari 2026 - Tetaplah setia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 5:43


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).