POPULARITY
Categories
Episod terakhir KenaSoal bagi tahun 2025 menutup tirai dengan perbincangan menyeluruh mengenai dinamika politik dan dasar negara sepanjang tahun ini.Antara tumpuan utama episod ini ialah kupasan rombakan kabinet, perbincangan Figura Politik Tahun 2025 berdasarkan pandangan dan undian penonton, analisis momen politik terbesar 2025 termasuk Pemilihan PKR dan PRN Sabah, isu dasar utama seperti BUDI 95, serta perkembangan dalam Petronas dan implikasinya terhadap industri serta rantaian sokongan. Episod ini turut menampilkan refleksi terhadap keadaan politik dan ekonomi semasa, serta harapan menjelang 2026.Terima kasih kepada semua penonton dan pendengar yang setia bersama KenaSoal sepanjang 2025. Sokongan anda memastikan perbincangan yang kritikal, berfakta dan bermakna dapat diteruskan.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod KenaSoal 2026
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Roma 1: 1-7; Matthew 1: 18-24DEMI KEPENTINGANYANG LEBIH BESAR Tema renungan kita pada hariMinggu Adven keempat ini ialah: Demi Kepentingan Yang Lebih Besar. Ada sekelompok mahasiswa berdiskusi mengenaitempat untuk bakti sosial sebagai suatu bentuk aksi Natal dan Tahun Baru.Mereka juga pertimbangkan orang-orang yang menjadi sasaran pelayanan mereka.Semua pertimbangan kepentingan pribadi dihindari sehingga keputusan yang merekaambil benar-benar bagi kebutuhan orang banyak. Ada seorang anak kelas 5 SDmengeluarkan semua tabungannya selama satu tahun. Tabungan itu adalah hasilkumpulan uang jajan dan hadiah yang ia terima dan tidak ia pakai. Ia belanjakansemua uang tabungannya dalam bentuk kado-kado Natal dan Tahun Baru, lalu diberikankepada panti asuhan yang ada di dekat rumahnya, sebuah panti dengan payungagama yang berbeda dari agamanya Katolik. Ia menjadi puas dan bahagia karenatelah berbuat kasih bagi orang lain. Dua cerita nyata tersebutmerupakan contoh-contoh refleksi tentang pengosongan diri. Istilah yang lebihteologis sering kita sebut sebagai inkarnasi. Sebenarnya alasan sebuahpengosongan diri ialah demi kepentingan yang lebih besar. Logikanya ialah begini:kepentingan pribadi atau yang lebih kecil harus dikorbankan, karena adakepentingan lain yang lebih besar untuk dipenuhi. Di dalam pemenuhankepentingan yang lebih besar itu, sesungguhnya kepentingan pribadi jugamendapatkan keuntungannya. Pengosongan diri sesungguhnyaialah oleh Tuhan dengan meninggalkan tempat-Nya di surga dan menjadi manusia.Kalau Tuhan mementingkan diri-Nya sendiri, sebaiknya ia tinggal saja di surgadan tidak perlu datang ke dunia. Namun Ia sesungguhnya datang demi kepentinganyang lebih besar ialah keselamatan kita semua. Raja Ahas di dalam bacaanpertama sangat memahami kebenaran pengosongan diri ini. Oleh karena itu iamenolak meminta sesuatu yang spesial diberikan kepadanya oleh Tuhan. Iamembiarkan Tuhan saja yang menyatakan kehendak-Nya, yaitu demi kepentingan yanglebih besar. Kepentingan itu ialah Yesus yanglahir ke dalam dunia untuk keselamatan seluruh dunia dan segenap umat manusia.Ia memang disebut oleh kitab suci sebagai keturunan Daud, tetapi bukan miliknyaDaud dan segenap keluarga saja. Ia adalah Allah untuk semua orang dan segenap ciptaan. Yosef yang bertunangan denganMaria, juga mengorbankan kepentingan dirinya sendiri, yaitu rasa malu, gengsidan marah. Ingin menceraikan saja Maria. Tapi karena kepentingan yang lebihbesar, yaitu kehendak Tuhan, ia turuti dan ia bahagia dengan sikapnya itu. Sesungguhnya, dengan menurutikehendak Tuhan, kita berbuat untuk kepentingan yang lebih besar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogaperayaan hari Minggu ini melengkapi sukacita kami untuk hari raya Natal yang sebentar lain kami rayakan. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Episod 182 Audio Siar Keluar Sekejap mengupas kesan domino yang tercetus selepas kekalahan mendalam Kerajaan Madani di PRN Sabah. Perbincangan merangkumi tekanan politik yang semakin memuncak apabila DAP menetapkan tempoh enam bulan kepada Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim untuk melaksanakan reformasi, desakan dalaman daripada saudara Rafizi berhubung isu integriti, serta kegagalan komunikasi kerajaan dalam menyampaikan inisiatif dan menguasai naratif kepada rakyat.Episod ini juga meneliti spekulasi mengenai rombakan Kabinet yang dijangka dilakukan oleh Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim, dalam masa terdekat dan bagaimana langkah tersebut boleh mengubah hala tuju politik nasional.Turut dianalisis ialah krisis dalaman Barisan Nasional, susulan keputusan MIC meluluskan usul keluar BN serta pendirian MCA yang bersedia berbuat demikian sekiranya UMNO memilih bekerjasama dengan DAP. Ketidaktentuan dalam BN ini menimbulkan persoalan besar tentang masa depan gabungan itu dan peranan UMNO dalam landskap politik negara.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Bismillah,1951. INGIN MURTAD KARENA PACARRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya JawabSESI TANYA JAWABSilakan kirim pertanyaan via Chat WhatsApp di wa.me/6281299588757 Mohon agar cantumkan nomor WA anda di awal pertanyaanDi antara adab dalam bertanya:1. Ucapkan salam.2. Doakan semoga Allah Ta'ala merahmati para Ulama, Imam Nawawi, dan Ustadz beserta keluarga.( Mendoakan secara khusus untuk Imam Nawawi Rahimahullah dikarenakan konteks kita berada dalam kajian Riyaadhush Shaalihiin karya Imam Nawawi Rahimahullah )Kemudian silakan untuk mencantumkan pertanyaannya.Adapun Materi kajian yang sedang kita bahas adalah:“Rasa takut kepada Allah -Ta'ala-”Dan dimohon agar dijadikan satu dalam 1x pengiriman chat.——-Bersama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah di:YouTube / muhammadnuzuldzikri Audioradio.muhajirproject.com/
Pengaturan jaminan soal kesehatan dan ketenagakerjaan bagi pengemudi ojol masih belum ada titik terang hingga saat ini, bahkan terancam buntu.
Keluar Sekejap turun ke Kulim untuk episod khas sempena Karnival Literasi Tenaga yang dianjurkan oleh NUR Power bagi menyokong agenda Malaysia Energy Literacy Program (MELP) iaitu salah satu inisiatif nasional dari Kementerian Peralihan Tenaga dan Transformasi Air (PETRA) pada 29 November lalu!Dalam episod ini, Keluar Sekejap menemubual Dato' Haji Mohd Sahil bin Zabidi, Group CEO, Kulim Technology Park Corporation Sdn. Bhd. Beliau berkongsi pandangan eksklusif tentang masa depan KHTP, strategi menarik pelaburan, dan bagaimana Kedah boleh memimpin ekonomi hijau Malaysia.Keluar Sekejap juga mengupas masa depan tenaga Malaysia khususnya KHTP, pusat industri yang bergantung kepada NUR Power, satu-satunya utiliti bebas dengan rekod kebolehpercayaan bertaraf dunia.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Ingin menjemput Keluar Sekejap untuk Live Show?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Ingin brand Anda selalu diingat oleh konsumen? Dalam episode kali ini, kami akan membedah tiga konsep kunci yang wajib diterapkan agar merek Anda menjadi Unforgettable Brand (merek yang tak terlupakan).1. Brand Name / Brand Identity: Pentingnya merencanakan nama, logo, dan nuansa warna yang menciptakan identitas merek yang kuat.2. Brand Image: Cara perusahaan menentukan citra apa yang ingin tercipta di benak konsumen, seperti perusahaan yang ramah lingkungan (Go Green), mewah (Luxurious), atau berbiaya rendah (Low Cost).3. Brand Activation: Strategi untuk memulai dan memperkenalkan merek kepada pelanggan baru, termasuk cara melakukan Marketing Communication (Marcom) yang efektif, tepat sasaran, dan cepat menimbulkan Brand Awareness.Dengarkan sekarang dan pelajari bagaimana membuat brand Anda lebih eksis, lebih cepat dikenal, dan mampu bersaing di pasar!
Keluar Sekejap Episod 181 membedah keputusan penuh PRN-17 Sabah bersama hos jemputan, Ong Kian Ming yang kembali untuk mengupas angka-angka pilihan raya dan perubahan besar dalam landskap politik negeri Sabah. Episod dibuka analisis angka—siapa yang benar-benar menang, siapa yang tenggelam, dan bagaimana GRS berjaya menguasai medan.Episod ini turut menampilkan tetamu jemputan Philip Golingai, Senior News Editor Star Media Group, yang menawarkan perspektif orang Sabah tentang kejatuhan DAP, kemerosotan UMNO, ketahanan Warisan, gelombang undi Cina serta dinamik KDM. Perbincangan turut merangkumi prospek Kabinet Sabah, kemungkinan peralihan Ketua Menteri dan implikasi nasional terhadap PH, BN dan PRU yang akan datang.Saksikan analisis paling lengkap dan kritikal pasca PRN-17 Sabah hanya di Keluar Sekejap.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my00:00 Intro01:18 Topline Numbers - Keputusan Rasmi PRN-17 Sabah10:00 Winners & Losers Narrative14:11 Cabaran Utama Kekalahan DAP19:46 Swing Voters Berpihak Kepada Warisan28:14 Tetamu Jemputan : Philip Golingai, Penganalisis Politik dan Senior Editor Star Media Group45:28 Masa Depan UMNO & BN Di Sabah58:06 Percaturan Barisan Kabinet Negeri Sabah01:01:21 Peralihan Kuasa Ketua Menteri Sabah01:05:18 Rasional KJ Memilih Kawasan Kempen di Sabah01:16:36 Menjelang Rombakan Kabinet PMX01:18:17 Refleksi Ong Kian Ming
Ingin sekali begituan, sedjuk dalam dinamika seminggu, bikin resep, ketawa agak laen.
Kesihatan mental semakin terbuka dibualkan, tapi bagaimana pula dengan golongan ‘neurodivergent’? Apa yang membuat mereka lain dari orang lain? NoTapis kali ini tampilkan tiga individu yang berkongsi pengalaman hidup mereka sebagai individu yang ‘lain, tapi tak kurang’. Cik Nurazah Mazlan - Sindrom Hemiconvulsions-Hemiplegia-Epilepsi (HHE)Encik Muhammad Hakim Hamzah - kelewatan pembangunan global (GDD)Encik Sharie Mirza Mohamed Zahid - Gangguan Hiperaktif Kurang Tumpuan (ADHD)See omnystudio.com/listener for privacy information.
Episod 180 ini dibawakan khas oleh MyDigital ID, sebuah platform identiti digital nasional Malaysia yang kini berintegrasi dengan lebih 101 aplikasi kerajaan & swasta bagi memastikan akses perkhidmatan digital kerajaan yang lebih selamat, mudah dan dipercayai. Satu Kunci Untuk Semua , daftar diri anda hari ini!Muat turun MyDigital ID di sini :https://www.digital-id.my/en/downloadEpisod kali ini membuka tirai perbincangan dengan perkembangan terkini MyDigital ID. Status integrasi, FAQ's dan persoalan yang dibangkitkan ramai, peranan identiti digital nasional dalam mengukuhkan ekosistem keselamatan digital negara serta akses rakyat kepada perkhidmatan kerajaan. Episod ini kemudian beralih bersama tetamu jemputan Syed Gaddafi Syed Syed Saifuddin, CEO GNI Pharma Sdn Bhd bagi membincangkan cabaran usahawan digital tempatan. Topik meliputi tekanan persaingan di platform e-dagang, isu standard keselamatan produk, model harga tidak seimbang, dan strategi untuk memastikan SME terus berdaya saing dalam ekonomi digital.KS turut menyentuh perkembangan penting PRN-17 Sabah, di mana medan memilih membawa jumlah calon paling tinggi dalam sejarah, persaingan blok politik utama, manifesto parti-parti, isu serta faktor lapangan yang mencorakkan mood pengundi di Sabah.Akhir episod meneliti keputusan kerajaan untuk melarang pembukaan akaun media sosial bagi kanak-kanak bawah 16 tahun mulai tahun depan. Perbincangan merangkumi mekanisme eKYC, penggunaan MyDigital ID sebagai pengesahan umur, kebimbangan buli siber, risiko eksploitasi, isu privasi, serta persoalan besar — sejauh mana larangan ini praktikal untuk dilaksanakan?Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my00:00 Intro00:57 My Digital ID21:24 Cabaran Usahawan Digital bersama Syed Gaddafi Bin Syed Saifuddin59:41 PRN-17 Sabah01:13:56 Kawalan Akaun Media Sosial
Bismillah,Saudaraku, berzakat bukan hanya tentang memberi sebagian harta kita, tetapi tentang mencapai tujuan besar yang lebih mendalam. Melalui zakat, kita berikhtiar membersihkan jiwa, mempererat ikatan persaudaraan, dan menebar kebaikan.*Cuplikan kajian Riyaadush Shaalihin Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri “1585. Tujuan Besar Bersedekah”.Ingin tahu lebih dalam tentang zakat dan bagaimana zakat dapat membersihkan harta dan jiwa kita serta menebarkan kebaikan?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Ikhtiarkan kewajiban harta Anda dengan berzakat, untuk menyucikan tiap harta yang dititipkan dan membersihkan hati serta jiwa.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
Bismillah,1932. SAAT ITU, AKU TAK INGIN MEREKA MELIHATKURiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 179 menampilkan Dato' Seri Amirudin Shari, Menteri Besar Selangor, meneliti intipati Belanjawan Selangor 2026, termasuk keutamaan pendidikan negeri, strategi pembangunan ekonomi, serta komitmen terhadap kebajikan rakyat.Perbincangan turut menyentuh dinamika politik pasca Pemilihan PKR, termasuk isu perpecahan dalaman, persaingan kepimpinan, serta naratif “Hiruk dan Damai” yang terus membentuk perjalanan parti pada era semasa.Episod ini juga merungkai perkembangan terkini PRN Sabah, termasuk implikasinya terhadap politik nasional dan hubungan antara kerajaan negeri serta persekutuan.Selain itu, Dato' Seri Amirudin memberi respons terhadap dakwaan mengenai konsesi parkir yang dikaitkan dengan kerabat Selangor, serta isu melibatkan pegawai Menteri Besar yang didakwa hidup mewah.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my.TIMESTAMP00:00 Intro 1:20 Refleksi EP Toh Puan Naimah5:00 Refleksi EP Zafrul7:40 Belanjawan Selangor 202611:15 Pendidikan Selangor20:33 Fokus Ekonomi Semikonduktor30:36 Tenaga Nuklear35:45 Sektor Baru Ekonomi Selangor38:20 Reformasi PBT44:25 Pendapatan Kerajaan Selangor48:35 PRN Sabah1:07:33 Masalah Dalaman PKR1:28:46 Nurul Izzah Bakal MB Selangor?1:35:45 Isu Konsesi Parkir1:45:50 Isu Pegawai MB
Bismillah,1915. INGIN BAHAGIA? ANDA HARUS TAKUTRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Ali Imran: 28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)
Our social cohesion is under threat. But building stronger community ties can help grow connection, trust and shared belonging. - Kohesi sosial kita sedang terancam. Namun, membangun ikatan komunitas yang lebih kuat dapat membantu menumbuhkan koneksi, kepercayaan, dan rasa memiliki bersama.
Ingin bisnis Anda tetap relevan dan sustain di tengah percepatan teknologi? Di episode ini, kami akan membedah tuntas 3 Pilar Strategis untuk mencapai Pertumbuhan Bisnis Maksimal di Tahun 2026!Dengarkan bagaimana Anda dapat mengintegrasikan:Kekuatan AI & Otomatisasi: Untuk efisiensi kerja dan inovasi operasional.Digitalisasi Total: Strategi go-digital yang menyeluruh.Riset Pasar Cerdas: Memandu keputusan Anda dengan data akurat.Siapkan strategi bisnis Anda untuk menghadapi persaingan 2026 sekarang juga!"
Episod 175 KeluarSekejap membawakan pengumuman istimewa dua projek terbaharu Keluar Sekejap, wangian KSX dan aplikasi Kelas sekejap, sebuah platform pembelajaran bahasa Inggeris yang dikuasakan oleh AI.Sempena 11.11, nantikan pelancaran eksklusif KSx hasil inspirasi Khairy Jamaluddin dan Shahril Hamdan.Ikuti KSX untuk pelancaran eksklusif 11.11 hari ini!Instagram: @ksx.coTikTok: @ksxco.shopEpisod ini dibuka dengan dua topik utama minggu ini iaitu lawatan rasmi Presiden Donald Trump ke Malaysia sempena Sidang ASEAN ke-47, serta perjanjian perdagangan timbal balas (ART 2025) antara Malaysia dan Amerika Syarikat.KJ dan Shahril mengupas makna politik serta ekonomi di sebalik kedua-dua peristiwa besar ini daripada optik tarian sambutan PMX bersama Trump hinggalah kepada persoalan kedaulatan ekonomi negara di sebalik kandungan perjanjian ART yang kini menjadi perdebatan ramai.Perbincangan diteruskan dengan wawancara eksklusif bersama dua figura Perikatan Nasional, Wan Saiful Wan Jan dan Wan Ahmad Fayhsal Wan Ahmad Kamal. Episod ini membuka ruang kepada perbincangan terus terang mengenai dinamika dalaman BERSATU, percaturan kuasa antara blok Muhyiddin, Azmin dan Hamzah, serta hala tuju Perikatan Nasional menjelang PRU-16.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Ku ingin tau kasih Allah, lebih kasih kepada-Mu ~ Panggilan bersaksi dalam kesederhanaan termasuk dalam berpakaian dan penampilan yang mencerminkan tabiat Kristen, dan menyehatkan.
Ku ingin tau kasih Allah, lebih kasih kepada-Mu ~ Panggilan bersaksi dalam kesederhanaan termasuk dalam berpakaian dan penampilan yang mencerminkan tabiat Kristen, dan menyehatkan.
Bismillah,1903. INGIN MENIKAH TAPI TAK PUNYA DANARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya Jawab
Pemilu Myanmar resmi dimulai dua bulan menjelang pemungutan suara. Banyak pihak menilai ini sebagai upaya legitimasi kekuasaan militer setelah kudeta 2021 yang menggulingkan pemerintah terpilih dan memicu perang sipil.
Di balik sunyinya malam Sumatera, ada satu suara yang bercerita tentang keteguhan, luka, dan perjuangan seorang duda pekerja keras yang tak pernah menyerah meski dunia seolah menentangnya.
Presiden Prabowo Subianto pernah menjanjikan kenaikan gaji hakim hingga 280 persen dengan alasan memperkuat integritas dan mencegah korupsi di lembaga peradilan.Namun, pertanyaannya: apakah kenaikan gaji benar-benar bisa menjadi solusi tunggal dalam menekan praktik korupsi di tubuh penegak hukum?Atau justru persoalan integritas jauh lebih kompleks dari sekadar besaran angka di slip gaji?Talk: - Pakar Hukum Pidana - Dosen Fakultas Hukum (FH) UnTar Dr. Hery Firmansyah, S.H., M.Hum., MPA- Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Episod 174 KeluarSekejap bermula dengan refleksi mengenai perkembangan di Gaza dan dunia Arab sebelum beralih kepada isu dalam negara yang merisaukan, tragedi pembunuhan pelajar SMK Bandar Utama Damansara, Yap Shing Xuen (16), yang mencetuskan gesaan besar terhadap pembaharuan keselamatan sekolah dan intervensi awal di peringkat kaunseling serta disiplin pelajar.Perbincangan turut menyentuh penggunaan media sosial di kalangan remaja, termasuk cadangan mengehadkan akses kepada individu bawah umur 13 tahun dan pengenalan pengesahan identiti pengguna (eKYC) bagi mengekang penyebaran kandungan berbahaya. Satu langkah yang dibangkitkan oleh Menteri Komunikasi susulan kebimbangan terhadap pengaruh dalam talian.Perbincangan berkembang kepada isu hidangan alkohol, susulan majlis makan malam alumni di sebuah sekolah di Ipoh yang membenarkan arak dihidangkan dalam kawasan sekolah serta isu penyediaan alkohol dalam penerbangan Malaysia Airlines (MAS). Episod ini diakhiri dengan tumpuan kepada Sidang Kemuncak ASEAN ke-47, di mana Malaysia sebagai tuan rumah diharap dapat menonjolkan kepimpinan serantau, memacu perbincangan tentang keamanan, tenaga dan ekonomi digital, serta memastikan ASEAN kekal neutral dan berprinsip di tengah ketegangan kuasa besar.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Film pendek Leleng adalah film terbaik dari kategori animasi, dari lomba film pendek ReelOzInd 2025. Film tersebut beserta film-film terbaik lainnya ditayangkan pada tanggal 23 Oktober di ACMI, Melbourne.
Seorang penagih hutang atau Debt Collector yang sedang berdebat dengan beberapa anggota kepolisian salah satunya adalah Polwan karena berusaha menarik mobil yang diduga bermasalah.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 173 yang menampilkan Zainal Rashid Ahmad (ZRA) telah membincangkan pengalaman beliau ke Palestin pada 2005, 2008 dan baru-baru ini setelah menyertai Global Sumud Flotilla (GSF) — misi kemanusiaan antarabangsa membawa bantuan ke Gaza melalui laut. Keluar Sekejap turut membincangkan tentang perjanjian gencatan senjata dan pelan damai Trump, serta masa depan Palestin.Keluar Sekejap juga berkesempatan mengulas belanjawan 2026 yang telah dibentangkan oleh Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri merangkap Menteri Kewangan pada 10 Oktober, Jumaat lalu.Larian Keluarga Malaysia 2025 kembali diadakan pada 15 November 2025 (Sabtu) di Padang Merbok, Kuala Lumpur dengan tema ‘Berlari sambil menyumbang'. Terdapat tiga kategori yang anda boleh sertai iaitu 3KM, 5KM & 10KM dengan diskaun 20 peratus untuk pendengar setia KS (kod – KSLKM20). Tarikh tutup pendaftaran pada 30 Oktober 2025. Banyak juga hadiah cabutan bertuah disediakan seperti Sebuah Perodua Axia tajaan Hajoon Sdn Bhd, Sebuah motosikal Honda RS-X tajaan Perodua serta Sebuah skuter elektrik, Felo M One tajaan Good Buy E Vehicles Sdn Bhd! Berikut merupakan pautan https://budget2026.agmoai.com/ yang SH sebut mengenai podcast AI yang diperibadikan khas untuk anda untuk Belanjawan 2026 . Pilih persona anda — pelajar, pemilik perniagaan, pekerja, penjawat awam, pesara, pekerja gig, petani, suri rumah — atau cipta sendiri ringkasan audio Belanjawan 2026 yang sesuai dengan kehidupan anda.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.myTIMESTAMP EP17300:00 Intro5:30 HSN 10:00 Belanjawan 202642:56 Pengalaman ZRA ke Palestin 2005, 2008 & GSF52:34 Mood Masyarakat Barat 55:16 Permainan Elit Politik Barat atau Gerakan Kebangkitan Rakyat?1:02:59 Kritikan terhadap GSF1:14:13 Sambutan ke Trump di Malaysia1:17:11 Two-state solution 1:23:34 Bentuk Negara Palestin Yang Realistik & Pelan Damai Trump1:46:43 Palestin Merdeka
Episod 7 KenaSoal menampilkan Shahril Hamdan diganding bersama YB Amira Aisya, Pemangku Presiden MUDA dan Adun Puteri Wangsa dalam membincangkan cabaran politik semasa dari kepimpinan wanita hingga masa depan parti MUDA. Perbincangan menyentuh peranan wanita dalam politik, hala tuju dan potensi MUDA sebagai third force, serta keperluan strategi dan kekuatan organisasi untuk kekal relevan.Perbincangan turut menyentuh laporan MalaysiaKini mengenai dakwaan 263 akaun “cybertrooper” pro-kerajaan, kontroversi hidangan arak dalam majlis anjuran MOTAC, gaji wakil rakyat yang dikatakan tidak mencukupi, pelaksanaan subsidi RON95, serta misi kemanusiaan GSF ke Gaza.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Apakah overthinking dan ekspektasi ketinggian untuk karier menulis itu sama? Pertanyaan itu masuk di webinar saya bulan lalu dan saya bilang, ''Ekspektasi berlebih itu termasuk dalam overthinking, tapi dalam overthinking sendiri ada satu bagian lain yang perlu kita waspadai.'' Ingin membaca konten eksklusif saya soal behind the scene proses kreatif dan tautan project lainnya? Ikuti saja telegram channel gratis di s.id/telegram_channel
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 172 antara membincangkan subsidi petrol RON95 melalui inisiatif BUDI MADANI (BUDI95) yang bakal dilancarkan secara rasmi pada 30 September.Keluar Sekejap juga mengulas isu panas yang telah mengegarkan peminat bola sepak tanah air apabila FIFA telah mengenakan hukuman terhadap Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) dan tujuh pemain kerana melanggar Artikel 22 Kod Tatatertib FIFA (FDC) berkaitan pemalsuan dokumen.Beralih ke isu antarabangsa, episod kali ini menyentuh ucapan Donald Trump di pentas Perhimpunan Agung PBB yang mengkritik kelemahan institusi global, penolakkan dasar iklim dan kelestarian, serta intipati utama pembentangan 21-Point Gaza Peace Plan yang mencetuskan pelbagai reaksi. Turut dibincangkan, ucapan Benjamin Netanyahu serta pendekatan diplomatik Indonesia dalam menangani konflik yang sedang memuncak di Timur Tengah.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Bismillah,INGIN BERHENTI BEKERJA, TAPI…(I Want to Quit My Job, But..)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Wanita No. 205“Jangan Umbar Dosa yang Telah Allah -Ta'ala Tutupi”
Keluar Sekejap turun ke Desaru Coast untuk episod khas sempena Ombak Festival 2025 pada 13 September 2025 lalu! Dalam episod ini, Keluar Sekejap menemubual bintang antarabangsa George Clinton (Parliament-Funkadelic), “Queen of Hip Hop Asia” Masia One, Fuad Kyoto Protocol, serta komuniti di sebalik festival – termasuk Kiddocare dan Pasar Seloka.Keluar Sekejap juga sempat mengupas Desaru Coast sebagai destinasi pelancongan & zon ekonomi strategik Malaysia-Singapura serta tahun Melawat Malaysia 2026.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Ingin menjemput Keluar Sekejap untuk Live Show?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 170 bersama tetamu khas Ts Syed Saggaf Syed Ahmad, Presiden Malaysian Oil, Gas & Energy Services Council (MOGSC) membincangkan dengan terperinci mengenai peranan sektor O&G terhadap hasil negara, langkah right-sizing Petronas, ekosistem vendor OGSE, serta cabaran transisi tenaga bersih di bawah NETR dan teknologi baharu seperti CCUS menuju sasaran 2050.Episod ini turut membincangkan isu Projek Pembangunan Kampung Sungai Baru yang mencetuskan polemik pampasan, hak pemilik tanah, dan kuasa kerajaan dalam dasar urbanisasi.Di peringkat antarabangsa, episod ini mengulas signifikan China Victory Day Parade ke-80 sebagai simbol kebangkitan kuasa besar, ketegangan di Asia Barat termasuk serangan Israel ke atas Qatar, serta krisis politik di Nepal yang menguji ketahanan demokrasi negara tersebut.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 169 antaranya membincangkan mengenai gempa bumi di Segamat bersama tetamu khas, Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Noor Sheena Herayani binti Harith dari Fakulti Kejuruteraan, Universiti Malaysia Sabah (UMS). Perbincangan menyentuh faktor, tahap kesiapsiagaan negara, risiko bencana pada masa hadapan, serta langkah mitigasi yang wajar diambil.Episod ini juga mengulas kontroversi RUU URA yang hangat ditolak, yang akhirnya ditangguhkan ke Oktober dan bakal meminda beberapa fasal serta meneliti RUU Pekerja Gig yang baru diluluskan di Parlimen semalam sekaligus Malaysia mencipta sejarah menjadi antara negara terawal mempunyai perundangan yang melindungi dan membela hak pekerja gig.Episod ini turut berkesempatan mengulas isu yang dibangkitkan YB Datuk Dr. Ahmad Marzuk Shaary (PN–Pengkalan Chepa) tentang dakwaan berkaitan isu perbelanjaan RM20 juta untuk penjenamaan semula TH.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.myEP16900:00 Intro2:55 Gempa Bumi Segamat32:03 Isu Tabung Haji42:42 RUU Pekerja Gig01:08:01 RUU URA
TEMU LAWAK 2025 adalah acara tahunan PPIA (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia) Victoria, yang kali ini akan diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus nanti di National Theatre, Carlisle Street, St Kilda VIC 3182.
Selamat datang di Ngobrol Sore Semaunya Episode 195!Di episode kali ini, kita kedatangan dua sosok inspiratif: Pak Andi Wijaya, yang dikenal lewat kontribusinya dalam mendorong inovasi kesehatan di Indonesia, dan juga dr. Kevin Mak, dokter muda yang aktif mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat.Obrolan kali ini penuh insight dan keseruan seputar kesehatan, gaya hidup, hingga peran teknologi dalam membentuk masa depan dunia medis. Penasaran? Yuk, simak obrolan lengkapnya sekarang juga!Follow Us!Instagram: https://www.instagram.com/ngobrolsoresemaunyaTikTok: https://www.tiktok.com/@ngobrolsoresemaunyaNgobrol Sore Semaunya hadir setiap Kamis jam 18.00 WIB hanya di cxomedia.id & YouTube CXO Media#NgobrolSoreSemaunya #PutriTanjung #AndiWijaya #KevinMak
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 166 dibuka dengan promosi Ombak Festival 2025 di Desaru Coast pada 12–14 September. KJ dan Shahril bersama tetamu Karina Ridzuan (CEO Interim DRH) membincangkan pelancongan berasaskan pengalaman, potensi Desaru sebagai destinasi serantau, barisan artis antarabangsa dan ASEAN, aktiviti keluarga, tawaran gastronomi, serta usaha memastikan manfaat ekonomi turut dinikmati komuniti setempat.Segmen antarabangsa mengulas perkembangan di Gaza susulan pengumuman Perancis, UK dan Kanada untuk mengiktiraf Palestin. KS membincangkan perubahan pendirian blok Barat akibat tekanan awam dan liputan krisis kemanusiaan, namun mempersoalkan sama ada langkah ini mampu mengubah pendirian Israel. Analisis turut menyentuh risiko Israel mempercepat pengusiran rakyat Palestin dan kepentingan memanfaatkan momentum sokongan global.Segmen ekonomi memberi tumpuan kepada rundingan tarif Malaysia–AS di era Trump, termasuk penurunan tarif daripada 25% ke 19%, pembelian tambahan pesawat Boeing oleh Malaysia Aviation Group, komitmen besar Petronas membeli LNG dari AS, pelaburan RM70 bilion di AS, serta risiko tarif 100% terhadap semikonduktor. Episod ini menilai sama ada konsesi yang diberi setimpal dengan manfaat diterima dan potensi kesan terhadap eksport negara. Episod ditutup dengan perbincangan kontroversi Rakan KKM bersama Azrul Mohd Khalib, Ketua Pegawai Eksekutif Galen Centre for Health and Social Policy. Skim ini membolehkan pesakit membayar untuk mempercepat prosedur elektif di hospital awam, namun dikritik kerana berpotensi mewujudkan sistem dua lapis, menambah beban petugas, dan menjejaskan prinsip kesaksamaan kesihatan awam.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 164 membawakan analisis mendalam terhadap pengumuman besar Perdana Menteri Anwar Ibrahim “Pakej Penghargaan Luar Biasa” yang merangkumi bantuan tunai universal iaitu RM100 kepada semua rakyat yang berusia 18 tahun ke atas, cuti umum tambahan dan penangguhan kenaikan tol. Perbincangan beralih kepada Himpunan Turun Anwar yang dijadualkan berlangsung di ibu negara, dengan sokongan tokoh pembangkang.Seterusnya, episod ini meneliti kesan pelaksanaan levi 6% ke atas penyedia cloud tempatan dan asing melalui Dana USP, serta ketidaksepadanan dasar ini dengan strategi digital negara. Turut disentuh ialah pertikaian mengenai cukai digital dan persaingan serantau, terutamanya apabila Malaysia dilihat ketinggalan berbanding jiran seperti Vietnam dan Indonesia.Di samping itu, laporan mengejutkan tentang lokasi sebenar Jho Low di Shanghai dibincangkan secara kritikal, termasuk identiti palsu, dakwaan hidup mewah dan cabaran diplomatik yang dihadapi Malaysia dalam membawanya pulang ke muka pengadilan.Akhir sekali, episod ini menutup perbincangan dengan isu pertikaian antara Anwar Ibrahim dan Tun Mahathir susulan laporan RCI Pulau Batu Puteh. Anwar memilih untuk tidak mengambil tindakan undang-undang atas dasar umur Tun yang hampir mencecah 100 tahun, tetapi Mahathir membalas dengan tegas bahawa beliau tidak perlukan “imuniti” dan sedia dibicarakan, mencetuskan persoalan tentang kuasa, akauntabiliti dan prinsip keadilan.Ingin jenama anda tampil bersama suara perubahan?Taja Keluar Sekejap dan capai ribuan penonton berpengaruh seluruh negara!
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 163 menyajikan perbincangan padat dan kritikal mengenai pelbagai isu semasa. Episod kali ini dimulakan dengan sorotan terhadap landskap politik di UK dan Malaysia sebelum menyelami isu krisis institusi kehakiman termasuk kuasa Perdana Menteri dan dakwaan wujudnya tekanan politik dalam proses tersebut. Isu ‘addendum' melibatkan sabitan Datuk Seri Najib Razak yang mencetuskan perdebatan awam turut dianalisis dengan teliti.Perbincangan kemudian beralih kepada isu tarif yang dikenakan oleh Amerika Syarikat terhadap Malaysia, serta kesannya terhadap hubungan perdagangan dua hala. Antara topik yang turut dibincangkan adalah pencalonan kontroversi Nick Adams sebagai Duta Besar AS ke Malaysia dan reaksi keras terhadap pandangannya tentang Israel-Palestin yang jelas bertentangan dengan prinsip dan dasar negara Malaysia. Ingin jenama anda tampil bersama suara perubahan?Taja Keluar Sekejap dan capai ribuan penonton berpengaruh seluruh negara!
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 160 menampilkan satu wawancara eksklusif bersama Pritam Singh, Ketua Pembangkang Singapura dan tokoh utama Parti Pekerja (Workers' Party). Dalam episod ini KS menyelami perjalanan peribadi dan politik Pritam Singh daripada latar belakang pendidikan, karier awal, sehinggalah keputusan menyertai dunia politik yang dikawal rapi di bawah pemerintahan People's Action Party (PAP).Perbincangan dibuka dengan sorotan terhadap struktur dan dinamika politik Singapura termasuk cabaran-cabaran unik yang dihadapi oleh pembangkang di negara tersebut. Pritam berkongsi falsafah perjuangannya, visi untuk sebuah Singapura yang lebih adil dan saksama, serta bagaimana WP memainkan peranan semak dan imbang yang konstruktif dalam sistem politik dominan.Isu hubungan dua hala antara Malaysia dan Singapura turut disentuh. Pritam Singh menegaskan kepentingan "people-to-people ties", kerjasama ekonomi rentas sempadan serta potensi pertukaran budaya dan pendidikan sebagai jambatan pemahaman yang lebih erat antara dua jiran serumpun.Episod ini menyerlahkan bagaimana politik serantau boleh diteroka melalui pendekatan yang lebih segar dan terbuka. KS turut menyentuh refleksi peribadi Pritam Singh terhadap cabaran sebagai pembangkang, tekanan sistemik, dan harapan beliau terhadap masa depan Singapura yang lebih inklusif dan progresif. Ia membuka ruang untuk kita menilai semula peranan pembangkang dalam sistem demokrasi, serta keperluan kepada perbincangan rentas sempadan dalam memperkukuh kestabilan dan kemajuan rantau.Ingin jenama anda menonjol bersama suara perubahan?Taja episod Keluar Sekejap dan capai ribuan penonton berpengaruh di seluruh negara!Hubungi kami sekarang di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk mendapatkan pakej penajaan eksklusif tahun 2025.00:00 Intro03:50 Latar Belakang Peribadi Pritam Singh09:01 Pengorbanan Peribadi & Dilema Politik15:30 Ideologi dan Perjuangan WP20:08 Titik Gemilang Pembangkang Singapura Tawan Aljunied GRC29:22 Pengukuhan Kubu WP di Aljunied, Hougang & Sengkang31:25 WP dan Impian Singapura Lebih Adil35:52 Antara Realisme WP dan Radikalisme SDP38:16 Keputusan PRU dan Kritik Terhadap ‘Kurangnya Ambisi'47:26 Mengapa PAP Kekal Dominan?52:16 Gaya Politik Pritam Singh Berani Lawan atau Berhati-hati?57:19 Peranan Rasmi Ketua Pembangkang dan Harapan Masa Depan01:05:13 Risiko Politik : Antara Kerjaya, Keluarga dan Perjuangan01:10:46 Isu Raeesah Khan, Persepsi dan Keyakinan Diri01:14:05 Rahsia Rukun Kaum di Singapura01:26:39 Hubungan dua hala Malaysia–Singapura01:34:19 Konflik Gaza01:41:12 Arah Tuju Pritam01:45:06 Singapura Tanpa PAP
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 159 menyentuh sebuah tragedi menyayat hati yang mengorbankan 15 mahasiswa UPSI dalam kemalangan bas di lebuhraya Jeli-Gerik. KeluarSekejap membuka ruang kepada Abdul Wafi Kamarudin, salah seorang mangsa yang terselamat untuk berkongsi pengalaman ngeri yang dilaluinya, kesan trauma serta luahan hati terhadap kegagalan sistem keselamatan jalan raya negara.Episod ini turut membedah kegagalan struktur dan penguatkuasaan yang telah lama membelenggu isu keselamatan pengangkutan awam. Perbincangan bersama Datuk Suret Singh membawa perspektif dasar yang mendalam. Daripada sistem demerit KEJARA yang lemah, lesen PSV pemandu bermasalah yang tidak digantung sehinggalah cadangan penubuhan Kertas Putih Parlimen untuk merombak sistem keselamatan jalan raya secara menyeluruh.Episod diakhiri dengan menyentuh isu kelewatan peluasan SST yang menimbulkan persoalan kecekapan fiskal kerajaan.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap untuk tahun 2025!Hubungi kami di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk maklumat lanjut dan pakej penajaan eksklusif.
Bpk. Kin Liong (TB) Amsal 16: 8"Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan."
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 158 kali ini menyaksikan kembalinya Shahril Hamdan sebagai hos bersama KJ, dalam sebuah episod yang membedah pelbagai isu semasa dari sudut politik, dasar awam dan cabaran kerajaan Madani memasuki separuh penggal pemerintahan.Episod dibuka dengan perbincangan tentang fenomena “half-term blues” apabila kerajaan mula hilang momentum reformasi, komunikasi dasar menjadi lemah, dan kecekapan pentadbiran dipersoalkan. KJ dan Shahril membincangkan kesan kepada modal politik kerajaan Madani, serta risiko besar terhadap pelaksanaan dasar besar seperti penyasaran subsidi.Antara isu utama yang disentuh termasuk langkah penyasaran subsidi LPG dan pengenalan tong ungu untuk penggunaan komersial yang mencetuskan kekeliruan di peringkat awal sebelum kerajaan membuat ‘rollback' dasar. Isu ini dijadikan contoh bagaimana kelemahan komunikasi boleh menggugat kepercayaan rakyat terhadap kemampuan kerajaan mengurus ekonomi.Perbincangan diteruskan dengan inisiatif SKMM mengumpul data telefon bimbit yang menimbulkan kebimbangan terhadap hak privasi dan kemungkinan penyalahgunaan data. KJ dan Shahril meneliti rasional inisiatif ini, mempertikai ketelusan pelaksanaannya, serta menyeru penambahbaikan kepada Akta PDPA yang tidak melindungi data peribadi daripada agensi kerajaan.Isu sekatan perjalanan terhadap Fahmi Reza turut dibincangkan, termasuk pendedahan wujudnya “senarai pemantauan” (movement monitoring list) yang membolehkan sekatan tanpa justifikasi hitam putih. Ini menimbulkan persoalan terhadap amalan reformasi, ketelusan pihak berkuasa dan keseimbangan antara kuasa negara dan hak individu.Segmen reformasi diteruskan dengan perkembangan terbaharu dalam kes Teo Beng Hock, apabila keputusan NFA dikekalkan oleh Jabatan Peguam Negara, mencetuskan kekecewaan keluarga mendiang dan pertikaian terhadap pendirian terkini DAP parti yang dahulu menjadikan isu ini sebagai simbol perjuangan keadilan dan ketelusan.Dalam segmen ekonomi, KS mengulas keputusan Petronas untuk mengurangkan 10% tenaga kerja sebagai sebahagian daripada strategi pelarasan kos dan kelestarian jangka panjang. KJ menekankan perlunya empati dan koordinasi kerajaan dalam menyokong mereka yang terkesan, serta gesaan agar kerajaan menyediakan program reskilling secara menyeluruh.Episod diakhiri dengan isu kelewatan pelaksanaan peluasan SST yang kini ditunda ke Julai, memburukkan lagi persepsi terhadap kecekapan pentadbiran fiskal kerajaan dan ketidaktentuan dasar, khususnya dalam perancangan pelaksanaan cukai dan penyasaran subsidi pada masa akan datang.Episod ini dibawakan khas oleh Gintell, jenama tempatan bertaraf antarabangsa dalam teknologi kerusi urut. Saksikan juga promosi istimewa Hari Bapa yang ditawarkan kepada penonton dan pendengar setia Keluar Sekejap. Dapatkan promosi eksklusif
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 157 kali ini menampilkan hos jemputan, Zaidel Baharuddin, yang bergandingan bersama KJ dalam sebuah episod yang sarat dengan perbincangan isu semasa merangkumi politik, dasar kesihatan dan landskap ekonomi negara.Episod dibuka dengan analisis mengenai keputusan mengejut Tengku Zafrul meninggalkan UMNO dan menyertai PKR, termasuk implikasinya terhadap kestabilan Kerajaan Perpaduan, keberkesanan Akta Anti Lompat Parti serta ramalan masa depan politik beliau selepas tamat tempoh sebagai Senator hujung tahun ini.Perbincangan diteruskan dengan isu peletakan jawatan Rafizi Ramli dan Nik Nazmi daripada Kabinet, dan bagaimana tindakan mereka membuka ruang kepada gerakan semak imbang dalam PKR serta kemungkinan rombakan Kabinet oleh PMX dalam masa terdekat.Isu sivil melibatkan Yusoff Rawther dan Datuk Seri Anwar Ibrahim turut disentuh, termasuk permohonan PMX untuk merujuk isu imuniti ke Mahkamah Persekutuan yang ditolak. KJ dan Zaidel meneliti kesan politik terhadap kepimpinan Madani serta persepsi antarabangsa terhadap kebebasan institusi kehakiman di Malaysia.Dalam segmen kesihatan, Keluar Sekejap menjemput Dr. Chang Chee Song untuk menjelaskan kontroversi dasar price transparency dan penggunaan Akta 723 ke atas klinik swasta. Turut dibincangkan: isu yuran konsultasi yang tidak dikemas kini sejak 2006, ketidaktelusan dalam peranan TPA (third-party administrators), serta keperluan reformasi menyeluruh terhadap sistem penjagaan kesihatan termasuk semakan semula Akta 586 dan struktur harga ubat.Segmen akhir memfokuskan kepada cabaran ekonomi semasa dengan KWSP melaporkan penurunan 13% dalam pendapatan pelaburan suku pertama 2025, serta langkah Petronas mengurangkan 10% tenaga kerja berikutan prestasi kewangan yang merosot dan ketidaktentuan dalam rundingan bersama Petros di Sarawak.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap untuk tahun 2025!Hubungi kami di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk maklumat lanjut dan pakej penajaan eksklusif.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 156 menampilkan wartawan sukan dan pengulas bola sepak Keeshaanan Sundaresan (Keesh) sebagai tetamu jemputan bagi membincangkan krisis Liga Malaysia yang menyaksikan pasukan tempatan gagal mendapatkan lesen bersaing, kegagalan tadbir urus bola, serta cadangan seperti salary cap dan ASEAN Super League.Episod ini juga menyentuh realiti budaya bola sepak tempatan, kelesuan sistem pembangunan pemain, dan cadangan masa depan buat program NFDP serta pasukan kebangsaan dalam peranan pemain naturalisasi.Dalam segmen politik, KJ dan Shahril turut mengulas keputusan Pemilihan PKR 2025 yang menyaksikan Nurul Izzah menewaskan Rafizi Ramli bagi jawatan Timbalan Presiden, implikasi kepada Kabinet dan hala tuju parti menjelang PRU16.Episod diakhiri dengan refleksi terhadap Sidang Kemuncak ASEAN 2025, termasuk hubungan serantau, ASEAN Power Grid, dan cadangan konkrit seperti ASEAN IPO dan status entiti perniagaan bersama.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap untuk tahun 2025!Hubungi kami di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk maklumat lanjut dan pakej penajaan eksklusif.
Terima kasih MYDATASSM – Sumber Maklumat Korporat Malaysia yang Dipercayai kerana sudi menaja episod ini! Dengan akses pantas dan mesra pengguna kepada data rasmi Suruhanjaya Syarikat Malaysia(SSM), MYDATASSM membantu anda membuat keputusan yang lebih tepat dan yakin - sama ada untuk urusan bisnes, membuka akaun bank perniagaan, semakan latar belakang, atau keperluan rasmi.Mantra kami, "Segalanya Mudah dengan MYDATA", mencerminkan komitmen kami untuk memudahkan proses anda, dari semakan maklumat syarikat hingga ke penyata kewangan dalam bentuk digital yang diiktiraf.Usahawan, penjawat awam, pelabur, atau orang awam — semuanya boleh bermula di sini.Cari, semak, dan yakin – hanya di MYDATASSM.Website: https://www.mydata-ssm.com.my/Instagram: https://www.instagram.com/mydatassm/Facebook: https://www.facebook.com/MyDataSSMX: https://x.com/MYDATASSMTiktok: https://www.tiktok.com/@mydatassmLinkedin: https://www.linkedin.com/company/bigdataworks/Get your SSM documents in a jiffy at MYDATA Express: 019-2797563Audio Siar Keluar Sekejap Episod 155 antaranya membincangkan langkah beberapa negeri yang mengharamkan penjualan vape, mencetuskan perdebatan mengenai keberkesanan dasar kesihatan awam serta perbezaan pendekatan antara kerajaan negeri dan persekutuan.Episod ini juga mengulas kenyataan bersama antara Petronas dan Petros, yang dilihat sebagai satu perkembangan penting dalam hubungan ekonomi antara kerajaan persekutuan dan Sarawak, khususnya dalam pengurusan sumber asli negeri.Turut dibincangkan adalah cadangan untuk menaikkan umur persaraan wajib kepada 65 tahun, dengan sorotan terhadap pro dan kontra dasar ini dari sudut kemampanan fiskal, peluang pekerjaan anak muda, dan kesejahteraan warga emas.Episod ini turut menyentuh Sidang Kemuncak ASEAN yang sedang berlangsung, termasuk peranan Malaysia dalam menghadapi cabaran serantau serta pertembungan kuasa-kuasa besar yang semakin ketara di Asia Tenggara.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap untuk tahun 2025!Hubungi kami di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk maklumat lanjut dan pakej penajaan eksklusif.
History's first American pope has officially begun his papacy with a formal ceremony and inaugural mass. World leaders, royalty and pilgrims were among some 200,000 people who attended the inauguration. - Paus Amerika pertama dalam sejarah telah resmi memulai masa kepausannya dengan upacara resmi dan misa pelantikan. Para pemimpin dunia, bangsawan, dan peziarah termasuk diantara sekitar 200.000 orang yang menghadiri pelantikan tersebut.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/lagu-indonesia-129264777?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-lagu-selalu-129265169?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkSumber gambar: Missau @Bukankevinn di X (Twitter)Gitar: LuckyKala nanti badai 'kan datang Angin akan buat kau goyah Maafkan, hidup memang Ingin kau lebih kuat Andaikan saat itu datang Kami tak ada menemani Aku ingin kau mendengar Nyanyianku di sini Sedikit demi sedikit Engkau akan berteman pahit Luapkanlah saja bila harus menangis Anakku, ingatlah semua Lelah tak akan tersia Usah kau takut pada keras dunia Akhirnya takkan ada akhir Doaku agar kau selalu Arungi hidup berbalut senyuman di hati Doaku agar kau selalu Ingat bahagia meski kadang hidup tak baik saja Nyanyian ini bukan sekadar nada Aku ingin kau mendengarnya Dengan hatimu bukan telinga Ingatlah ini bukan sekadar kata Maksudnya kelak akan menjadi makna Ungkapan cintaku dari hatiTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinStefano LuzzattoBjornrappangeHossein KhoshtaghazaAldoSimon HollandParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixAlexTEMAN WINDAHJohn McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezChloe ArianaCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherWill HendersonTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerAsakoTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MSusan & Ben SetiawanJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerPham VyJustin WilsonJayElfin MoningkaZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersHong WantingAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeCallum TrainorColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyTan Jing YiYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimEdmund TanRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMinh Vy Trần NgọcMatthewTakeshi YamafujiNateLauraPatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Widianingtyas YuniatiSophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenChingyu yangAmina AljehaniJannedCamille
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 154 antaranya membincangkan kemalangan di Teluk Intan yang melibatkan anggota FRU serta perbincangan mengenai isu keselamatan jalan raya di Malaysia termasuk kelemahan dalam penguatkuasaan undang-undang terhadap kenderaan berat.Episod ini juga membincangkan PRN Sabah 2025 yang bakal diadakan tahun ini dengan spekulasi mengenai kerjasama antara PH, BN, dan GRS serta konflik politik yang mungkin timbul dalam pengagihan kerusi dan calon Ketua Menteri. Turut dikupas tentang pemilihan Timbalan Presiden PKR antara Datuk Seri Rafizi Ramli dan Nurul Izzah, termasuk cabaran politik dalam parti tersebut.Episod ini turut menyentuh Lawatan Perdana Menteri Malaysia (PMX) ke Rusia yang memperlihatkan usaha untuk memperkukuh hubungan diplomatik dan perdagangan antara Malaysia dan Rusia serta Lawatan Donald Trump di Timur Tengah.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap untuk tahun 2025! Hubungi kami di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk maklumat lanjut dan pakej penajaan eksklusif.TIMESTAMP00:00 Intro02:39 AI Tumpuan atau Ancaman17:28 Kemalangan FRU40:48 Gabungan PRN Sabah53:47 Damai vs Hiruk01:09:05 PMX ke Rusia01:24:42 Trump ke Saudi