POPULARITY
Indonesia menatap tahun 2045 sebagai momentum satu abad kemerdekaan sekaligus tonggak Indonesia Emas. Targetnya tidak main-main: menjadi negara maju, berpendapatan per kapita sekitar 33 ribu dolar AS, serta masuk lima besar ekonomi dunia.Namun, ambisi besar ini menuntut langkah nyata. Penguasaan inovasi sains dan teknologi, yang berpadu dengan penerapan Ekonomi Pancasila, dinilai menjadi kunci utama agar Indonesia mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. Pertanyaannya, langkah paling mendesak apa yang harus dilakukan agar pertumbuhan ekonomi nasional bisa konsisten di atas 7 persen per tahun?Dibahas mendalam dalam talk bersama Anggota DPR RI, Rokhmin Dahuri, mengulas strategi, tantangan, dan arah kebijakan yang perlu ditempuh Indonesia untuk benar-benar mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF). Indonesia bahkan dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Komandan (Deputy Commander) ISF, dengan kesiapan sekitar 8.000 personel yang akan bertugas sesuai pembagian wilayah operasi yang diproyeksikan.Langkah ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah pengiriman pasukan ini murni misi kemanusiaan, atau sekaligus menjadi upaya memperkuat reputasi, profesionalisme, dan rekam jejak militer Indonesia di panggung internasional?Dibahas secara mendalam bersama Khairul Fahmi, Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), mengulas dimensi geopolitik, kepentingan strategis nasional, serta posisi Indonesia dalam dinamika keamanan global.
Ratusan guru madrasah honorer menggelar aksi unjuk rasa dan beraudiensi dengan DPR untuk menuntut kejelasan status dan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), setelah mengabdi selama bertahun-tahun.Berdasarkan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN) per 1 Februari 2026, dari total 6,69 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), sebanyak 2,3 juta atau sekitar 34 persen merupakan ASN guru yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu. Sementara itu, jutaan lainnya masih berstatus guru honorer, bahkan sebagian hanya menerima gaji sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per bulan.Lalu, solusi apa yang bisa ditawarkan untuk menjamin kesejahteraan dan kepastian status para guru honorer? Kami akan membahasnya dalam perbincangan bersama Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri.
Wawancara Radio Elshinta Talk Higlight, Sabtu (07/02/2026), bersama Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir. Dalam perbincangan ini, Munir mengulas kondisi pers nasional yang dinilai sedang tidak baik-baik saja akibat disrupsi digital, hegemoni platform global, algoritma media sosial, hingga tantangan kecerdasan buatan (AI). Dibahas pula ancaman terhadap independensi pers, maraknya wartawan bodrek, pentingnya sertifikasi wartawan, serta perlunya peran negara dalam memperkuat ekosistem pers nasional yang sehat dan berdaulat.
Kasus virus Nipah kembali bermunculan di Asia dan memicu kekhawatiran publik. Padahal, virus ini pernah ditemukan di Indonesiaānamun hanya pada hewan inangnya, kelelawar buah. Apakah Indonesia benar-benar aman? Seberapa besar peluang penularannya ke manusia? Dibahas tuntas bersama Masdalina Pane dari BRIN.
Gejolak pasar modal nasional memasuki fase krusial. Tekanan tajam pada Indeks Harga Saham Gabungan hingga memicu trading halt disusul pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, serta sejumlah pejabat strategis Otoritas Jasa Keuangan, mengejutkan publik dan pelaku pasar.Bagaimana mencermati kondisi pasar saat ini? Apakah langkah mundurnya para petinggi cukup untuk meredam gejolak dan memulihkan kepercayaan investor, atau justru menjadi awal reformasi yang lebih mendasar di sektor keuangan?Dibahas bersama Praktisi Pasar Modal Himawan Sutanto dan Senior Ekonom INDEF Tauhid Ahmad dalam dialog mendalam dan berimbang.
Ambang batas parlemen kembali menjadi sorotan dalam pembahasan RUU Pemilu. Ketentuan ini dinilai berpengaruh langsung terhadap keterwakilan suara pemilih sekaligus konfigurasi kekuatan partai politik di DPR. Usulan penghapusan ambang batas memunculkan pro dan kontra di kalangan fraksi, karena di satu sisi dianggap lebih inklusif, namun di sisi lain dikhawatirkan berdampak pada efektivitas dan stabilitas sistem parlementer.Apa saja konsekuensi politik dan demokrasi dari usulan tersebut? Hal-hal apa yang perlu dicermati publik menjelang perubahan aturan pemilu?Dibahas bersama Mantan Ketua Panwaslu Jakarta sekaligus Pengamat Pemilu, Ramdansyah, dalam dialog yang mendalam dan berimbang.
RUU Perampasan Aset mulai dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat. Aturan ini dinilai penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi, terutama dalam merampas aset hasil kejahatan yang selama ini sulit dikembalikan ke negara.Namun, pembahasannya perlu dicermati. Jaminan hak asasi manusia, kepastian hukum, serta mekanisme pengawasan harus diatur jelas agar tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan.RUU ini diharapkan efektif memulihkan kerugian negara, sekaligus tetap menjunjung prinsip keadilan dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.Talk: - Manajer Riset Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Badiul Hadi-Praktisi Hukum dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Pakar Hukum Keimigrasian Dr. M. Alvi Syahrin mengulas kebijakan imigrasi keras (hard policy) Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memicu gejolak, termasuk insiden penembakan saat razia ICE di Minnesota. Dibahas dari sudut pandang hukum imigrasi internasional, HAM, kepentingan politik domestik AS, serta dampaknya bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Wawancara bersama Radio Elshinta.
Indonesia menargetkan swasembada BBM jenis solar pada 2026, yang berarti tanpa impor solar. Target ini dicanangkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral seiring kesiapan kilang nasional, termasuk RDMP Balikpapan, serta rencana peningkatan kualitas solar ke standar Euro 5.Apa dampaknya jika swasembada ini benar-benar tercapai?Apakah kebijakan stop impor solar ini langkah yang tepat?Dibahas bersama praktisi migas Ir. Hadi Ismoyo.
Mulai 2 Januari 2026, ketentuan KUHAP menegaskan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai penyidik utama yang berwenang melakukan penyidikan terhadap seluruh tindak pidana. Meski berlaku resmi, aturan ini memunculkan perdebatan dan kekhawatiran soal potensi penyalahgunaan kewenangan.Ke mana arah kebijakan ini dibaca?Benarkah ada celah abuse of power, dan mekanisme atau tools apa yang dapat mencegahnya?Dibahas bersama Pakar Hukum Pidana, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi,Dr. Ahmad Sofian.
Tanggal 27 November nanti #AgakLaen2 tayang di bioskop. Kali ini gua ngobrol langsung bareng sutradara dan produsernya, Muhadkly Acho dan Dipa Andika. Lo bakal tau kenapa film kedua ini ga copy-paste formula film #AgakLaen pertama, alasan milih setting panti jompo, dan behind-the-scenes pembuatan #film yang ga banyak orang tau.
Pegiat media sosial Maz Djo Pray mengulas risiko siaran langsung tanpa filter yang rentan melanggar etika dan hukum, merespons viralnya kasus streamer Resbob yang diduga menghina Suku Sunda dan komunitas Viking Persib. Dibahas soal standar komunitas platform, ekonomi atensi, dampak sosial ujaran SARA, hingga pentingnya kontrol diri di ruangĀ publikĀ digital.
MetroTV, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyebut potensi tunggakan iuran masyarakat yang mencapai lebih dari 10 triliun rupiah berpotensi untuk diputihkan.
Podcast ini mengulas dinamika program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah. Dibahas mulai dari tujuan mulia meningkatkan gizi anak bangsa, tantangan tata kelola di lapangan, hingga persoalan serius seperti kasus keracunan pelajar yang mencuat belakangan. Diharapkan pendengar mendapat gambaran utuh tentang manfaat, risiko, serta solusi agar program tetap berjalan sesuai harapan masyarakat.Talk: Pakar Otonomi Daerah/ Guru Besar IPDN, Prof Djohermansyah Johan
Hari ini digelar Indonesia Property Forum 2025 dengan tema āResilience & Emerging Togetherā ā sebuah forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan di industri properti, termasuk pengembang, regulator, investor, hingga akademisi.
Kenzie Ryvantya, Nandi Oktaviano, dan Shofwan Al Banna membahas pertemuan Donald Trump dengan Vladimir Putin, kemudian Volodymyr Zelenskyy. Dibahas juga soal peran NATO, posisi China, dan di mana Indonesia terlibat.Dukung channel kami melalui Trakteer:ā https://trakteer.id/kontekstualcomā Temui kami di:YouTube: ā Kontekstualā Instagram: ā Kontekstualcomā X: ā @Kontekstualcomā TikTok: ā Kontekstualcomā
āBismillahirrahmanirrahimā ā kalimat pembuka setiap amal yang penuh berkah. Tapi tahukah Anda, bahwa di balik Basmalah tersimpan rahasia besar yang dijelaskan para ulama dari berbagai sudut pandang tafsir? Dalam episode ini, kita akan membedah makna mendalam setiap kata, rahmat yang dikandungnya, dan mengapa Basmalah menjadi kunci pembuka keberkahan hidup.Jangan lewatkan pembahasan yang akan membuka cara pandang baru Anda terhadap kalimat yang sering terucap namun jarang direnungi ini.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Kitab Syarah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu adalah penjelasan ringkas tentang tiga landasan utama keimanan: mengenal Allah, agama Islam, dan Nabi Muhammad Shallallahu āAlaihi wa Sallam . Kitab ini penting sebagai dasar tauhid dan pembelajaran agama yang mudah dipahami, sering diajarkan untuk memperbaiki akidah umat.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA. hafizhahullahu.
Revisi UU Kejaksaan dan Polri diproyeksikan akan dibahas dalam waktu dekat sesuai agenda pemerintah.
PSHK Sesalkan Peradilan Militer Tak Dibahas dalam UU TNI | Jelang Lebaran 2025, Pemerintah Jabar Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme | Anggota Demokrat Beramai-ramai Tolak Rencana Trump Larang Masuk 43 Negara*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Anggota Baleg DPR Desak RUU Masyarakat Adat Segera Dibahas dan Disahkan | Didesak untuk Direvisi, Undang-Undang Kearsipan Ketinggalan Zaman | Nataru, Jumlah Penumpang dan Kendaraan dari Ketapang ke Gilimanuk Turun *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyataakan pemerintah masih akan membahas dan memfinalisasi kebijakan ppn 12% dalam pertemuan pekan depan. Sebelumnya DPR mengusulkan agar PPN 12% dikenakan hanya kepada barang mewah.
DBL, Lima, IBL, NBA, Harlem, Semua Dibahas
Kitab Amrodul Qulub Wa Syifauha (Penyakit Hati dan Obatnya) Karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu. Dibahas oleh Dr. Firanda Andirja, Lc., MA. hafizhahullahu. --- copas: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, "Janganlah engkau jadikan hatimu seperti busa yang menampung segala syubhat-syubhat, sehingga busa tersebut akan menyerapnya, lalu yang keluar dari busa tadi adalah syubhat-syubhat yang diserapnya tadi. Tetapi jadikanlah hatimu itu seperti kaca yang kokoh dan rapat (bahkan air pun tidak dapat merembes ke dalamnya), sehingga syubhat-syubhat tersebut hanya lewat di depannya dan tidak dapat menempel pada kaca tersebut. Kaca tadi memandang syubhat-syubhat tersebut dengan kejernihannya dan menolaknya dengan sebab kekokohan kaca tersebut. Karena kalau tidak demikian, apabila hatimu sampai menyerap setiap syubhat yang datang kepadanya, maka hatimu akan menjadi tempat tinggal bagi segala syubhat-syubhat tersebut." (Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Miftah Daaris Sa'aadah I/443)
Menhan Prabowo bertemu Presiden Ukraina bahas pentingnya jaga perdamaian dan keamanan internasional. Mengakhiri pertemuan bilateral pada hari Sabtu 1 Juni kemarin di Singapura, Menhan RI Prabowo subianto bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Mohon maaf, file sebelumnya keliru. Ini adalah koreksi dari judul yang sama. Untuk menghindari kebingungan, admin hapus judul sebelumnya. Lanjutan Pengantar. Kitab Ighatsatul Lahfan karya : Ibnul Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullahu. Dibahas oleh ustadz Luthfi Abdul Jabbar hafizhahulahu. ----- Kitab Ighatsatul Lahfan adalah salah satu karya terkenal dan berpengaruh dalam literatur Islam yang membahas bagaimana melindungi hati dan jiwa dari pengaruh negatif setan serta memperkuat iman dan spiritualitas. Karya ini ditulis oleh Ibn al-Qayyim rahimahullahu, seorang ulama Islam ternama yang hidup pada abad ke-13 Masehi dan merupakan murid dari Ibn Taymiyyah rahimahullahu, seorang ulama yang sangat dihormati dalam tradisi Islam. (Dikutip dari https://www.pustakahanif.com)
Kitab Ighatsatul Lahfan karya : Ibnul Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullahu. Dibahas oleh ustadz Luthfi Abdul Jabbar hafizhahulahu. ----- Kitab Ighatsatul Lahfan adalah salah satu karya terkenal dan berpengaruh dalam literatur Islam yang membahas bagaimana melindungi hati dan jiwa dari pengaruh negatif setan serta memperkuat iman dan spiritualitas. Karya ini ditulis oleh Ibn al-Qayyim rahimahullahu, seorang ulama Islam ternama yang hidup pada abad ke-13 Masehi dan merupakan murid dari Ibn Taymiyyah rahimahullahu, seorang ulama yang sangat dihormati dalam tradisi Islam. (Dikutip dari https://www.pustakahanif.com)
Part #9 = Talbis Iblis Terhadap Orang Yg Beramar Ma'ruf Nahi Munkar. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #13 = Talbis Iblis Terhadap Kaum Sufi (Bag-2). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #12 = Talbis Iblis Terhadap Kaum Sufi (Bag-1). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #11 = Talbis Iblis Terhadap Kaum Zuhud. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #10 = Talbis Iblis Terhadap Ahli Zuhud. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #5 = Talbis Iblis Terhadap Ahli Ilmu (Bag-1). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #8 = Talbis Iblis Kepada Ahli Ilmu (Bag-4). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #7 = Talbis Iblis kepada Ahli Ibadah (Bag-3). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #6 = Talbis Iblis Terhadap Ahli Ilmu (Bag-2). Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk seolah kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #3 = Talbis Iblis Terhadap Filsuf Yunani & Penyembah Berhala. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk (seolah) kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #2 = Penganut Aqidah & Agama Yang Menyimpang. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk (seolah) kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Part #1 = Berpegang Teguh Kepada Sunnah. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk (seolah) kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima. Part #1 = Berpegang Teguh Kepada Sunnah.
Part #4 = Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij. Talbis = menampakkan kebatilan dalam bentuk (seolah) kebenaran. Kitab Talbis Iblis adalah karya Ibnul Jauzi rahimahullahu yg berisi penjelasan tentang berbagai perangkap & tipu muslihat iblis dalam menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Pembahasan dalam kitab ini adalah seputar tipu daya iblis terhadap manusia & usaha mereka dgn cara menipu agar manusia tersesat. Adapun yg dimaksud dgn menipu adalah sejenis kebodohan yg menjadikan seseorang manusia kemudian meyakini perkara yg rusak sebagai perkara yg baik. Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi (508 H-597 H) atau sekitar tahun 1114-1200 Masehi, adalah ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, & syekh yg merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad & pedakwah mazhab Hambali yg terkemuka di masanya. Nasab keluarganya apabila ditelusuri akan mencapai kepada sahabat nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu. Dibahas oleh ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc.,MA, hafizhahullahu, seorang pendakwah asal Indonesia yg belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dari tingkat S1, S2 & hingga lulus S3 dgn predikat summa cumlaude di bulan September 2016. (Dihimpun dari beberapa sumber online). Semoga Allah membalas dgn banyak kebaikan di dunia akhirat kepada penulis buku, ustadz Dr. Firanda & team/individu2 yg membantunya. Semoga Allah menambahkan kita ilmu & amal shalih yg diterima.
Judul BukuĀ : Panduan Lengkap Dzikir Pagi dan Petang Akhir Zaman, karya Ustadz Djazuli Ruhan Basyir, Lc. hafizhahullahu. Dibahas oleh beliau sendiri. Sumber audio : Youtube. Silakan beli bukunya di Shopee atau toko buku lainnya.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Dewan HAM Dunia (Human Rights Council) menilai dari hari ke hari dunia kian tak aman, merujuk pada berbagai konflik dan ketegangan. Sementara itu, program susu dan makan siang gratis Prabowo-Gibran, paslon yang unggul sementara, dibahas di rapat kabinet untuk dialokasikan di APBN 2025.
Apa agenda dan pembentangan Rang Undang-undang selain pembentangan Belanjawan 2024 yang menjadi tumpuan pada Mesyuarat Ketiga Penggal Kedua Parlimen Ke-15 hingga 30 November ini?