POPULARITY
Categories
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Manhaj Dan Aqidah Bagian 7 Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat
Ustadz Abdullah Zaen M.A - 10 Tips Sukses Di Bulan Ramadhan (Bagian 1) - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A - LIVE] Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi Syarah Umdatul Fiqih Bab.Waris (Bagian - 7)
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Hukum Memakai Jimat (Bagian 3) - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Mengajak Kepada Tauhid Bagian 2
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A - Dosa Dalam Warisan (Bagian 2) - Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, Ma
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Indahnya Nikmat Surga Bagian 6
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Kitab Ke 8 Kitab Shalat Bagian 4 (6) Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Hukum Memakai Jimat Bagian 2 - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Penjelasan Kalimat Tauhid (Bagian 3) - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Kajian Kitab Lau Kaana Khairan Bagian 5 Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Jumlah Dan Nama Para Malaikat (Bagian 3) Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Penjelasan Kalimat Tauhid (Bagian. 02) - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Kajian Islam Menjadi Pembisik Yang Baik (Bagian 2) - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Kitab Ke 8 Kitab Shalat Bagian 5 (1) Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat
Tafsir Ayat-ayat Pilihan - Bagian Ke-5.Tafsir 'Iyya Kana' Buduwaiyya Kanas Ta'in'Kajian Tafsir Al Qur'an ahlus sunnah wal jama'ah bersama ustadz DR. Firanda AndirjaAbidin, Lc., M.A. hafizhahullahu.Sumber audio: Youtube.
Tafsir Ayat-ayat Pilihan - Bagian Ke-4.Tafsir 'Iyya Kana' Buduwaiyya Kanas Ta'in'Kajian Tafsir Al Qur'an ahlus sunnah wal jama'ah bersama ustadz DR. Firanda AndirjaAbidin, Lc., M.A. hafizhahullahu.Sumber audio: Youtube.
Tafsir Ayat-ayat Pilihan - Bagian Ke-3Tafsir "Rabbil 'Alamin".Kajian Tafsir Al Qur'an ahlus sunnah wal jama'ah bersama ustadz DR. Firanda AndirjaAbidin, Lc., M.A. hafizhahullahu.Sumber audio: Youtube.
Benarlah perkataan ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah."
Benarlah perkataan ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah."
Tafsir "Alhamdulillaah".Kajian Tafsir Al Qur'an ahlus sunnah wal jama'ah bersama ustadz DR. Firanda AndirjaAbidin, Lc., M.A. hafizhahullahu.Sumber audio: Youtube.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.
Kajian Tafsir Al Qur'an ahlus sunnah wal jama'ah bersama ustadz DR. Firanda AndirjaAbidin, Lc., M.A. hafizhahullahu.Sumber audio: Youtube.
Podcast Spesial : Kawula Muda Eps. 46Pemateri : Ustadz Muhammad PermanaJudul : Umar bin Khattab -radhiallahu 'anhu-, Bagian 5
Cahaya
Podcast Serial : Penyakit Hati Ke-6, Eps. 13Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Hasad (Bagian 2)
Podcast Spesial : Kawula Muda Eps. 44Pemateri : Ustadz Muhammad PermanaJudul : Umar bin Khattab -radhiallahu 'anhu-, Bagian 3
Podcast Spesial : Kawula Muda Eps. 45Pemateri : Ustadz Muhammad PermanaJudul : Umar bin Khattab -radhiallahu 'anhu-, Bagian 4
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.
Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Mei 2026Bacaan: "Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2 Tesalonika 3:10) Renungan: Pengkotbah mengatakan segala sesuatu ada waktunya, termasuk di dalamnya adalah waktu bekerja, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." Ini berarti selagi masih ada kesempatan untuk bekerja, manusia diwajibkan untuk melakukan pekerjaannya guna memenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Bahkan di dalam kitab Amsal manusia diminta belajar dari semut tentang bagaimana harus bekerja, yakni tidak boleh malas. Selagi masih ada kesempatan untuk mengumpulkan makanan, semut akan mengumpulkan makanannya pada waktunya (Ams. 6:6-8). Peristiwa tentang "Manna" di padang gurun Sin memberikan pengajaran kepada umat Israel agar mereka tidak bermalas-malasan bekerja, mengambil berkat yang sudah Tuhan sediakan menurut keperluan mereka. Setiap pagi Tuhan selalu menyediakan manna bagi umat Israel. Mereka boleh mengambil sesuai kebutuhan masing-masing sehingga mereka tidak akan kelaparan. Akan tetapi, ketersediaan manna tersebut ada batas waktunya. Manna disediakan pada waktu pagi hari. Kalau mereka terlambat bangun untuk menyambut berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka mereka akan kehilangan kesempatan karena manna akan menjadi cair ketika matahari panas. Pengajaran yang sama juga ditujukan untuk umat Tuhan masa kini. Di dalam kehidupan sehari-hari, sesungguhnya Tuhan juga sudah menyediakan berkat di sekitar kita. Untuk menyambut atau tidaknya, kembali kepada diri kita masing-masing. Hal yang jelas kita tidak boleh malas. Alkitab mengatakan, "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan," (2 Tes. 3:10). Jadi, jika kita ingin mendapatkan berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka kita harus mau bekerja pada waktunya. Tuhan sebagai penyedia berkat sudah memberikan berkat-Nya setiap hari. Bagian kita adalah bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk menyambut berkat Tuhan sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah kerajinan dalam diriku, sehingga aku semakin semangat bekerja untuk menerima setiap berkat-Mu. Amin. (Dod).
Tetapi di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, engkau harus mempersembahkan korban Paskah itu pada waktu senja, ketika matahari terbenam, bertepatan dengan saat engkau keluar dari Mesir.
Di kelas ini Sayadaw Kheminda menjelaskan tentang Brahmajālasutta dan Komentarnya.
Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."
"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap.
Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;
Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri."
Lalu mereka membawanya menghadap sidang Areopagus dan mengatakan: "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan ini?
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.