POPULARITY
Categories
Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc., M.Pd. - Syirik Kecil Harus Di Hindari
Ini adalah opini saya tentang bagaimana saya berkarya. Mencari sesuatu yang tidak mudah dilakukan oleh orang lain. Kalau hanya sekedar berfoto (selfie) dan berjoged-joged juga semua orang bisa. Terlalu mudah. Harus cari yang lebih susah.
Lumajang – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat SOP (Standar Operational Procedure) pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengetatan SOP ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebagaimana terjadi dalam insiden mobil pengantar makanan program MBG yang menabrak 20 siswa dan seorang guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Salah satu SOP yang ditetapkan adalah mobil pengantar MBG hanya di luar pagar, dan tidak perlu masuk pekarangan sekolah. “Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman,” kata Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang dalam pengarahannya di acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG, Serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG, di Ballroom Aston Inn, Lumajang, Sabtu, 13 Desember 2025.
Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.
Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.
Aceh dan Sumatra masih berjuang di tengah luka mendalam pasca banjir dan longsor. Ribuan warga menghadapi kehilangan, keterpisahan keluarga, serta ketidakpastian pemulihan. Di saat masyarakat berusaha bangkit, muncul kritik terhadap lambatnya penanganan pasca bencana dan desakan agar pemerintah menetapkan Status Bencana Nasional semakin menguat.Apa arti peningkatan status tersebut? Kapan syaratnya terpenuhi? Dan langkah apa yang seharusnya diambil pemerintah untuk mempercepat recovery di wilayah terdampak?Dalam Talk Highlight Jumat, 12 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, kami menghadirkan Letjen TNI (Purn) Bambang Dharmono, mantan Komandan Satgas Bantuan TNI untuk Penanganan Tsunami Aceh, untuk memberikan analisis mendalam tentang urgensi, konsekuensi, serta keputusan strategis yang perlu dipertimbangkan negara.
AMAZING GRACE PROGRAM - PS. TIMOTHY ROY, M.A., D.Min., Ph.D - GEREJA KRISTUS PENEBUS
Episode #AnimalWelfareIndonesia dari podcast #KesejahteraanHewan ini adalah bukan gaya-gayaan: membawaa kucing harus mengutamakan kesejahteraan, bukan estetika.adalah Drh. Mikeu Paujiah, S.KH, M.M. (Manager Edukasi JAAN Domestic membahas hal ini.Yuk dengarkan Podcast #KesejahteraanHewan ini!Btw, semua podcast dan materi edukasi bisa dikunjungi di website www.animalwelfare.id dan email kami di education@animalwelfare.id, instagram kami di @animalwelfare_id.Sumber : Animalwelfare.Id | Voice over opening & Closing : Eria Michelletti | Audio Editor : Tiwi
EP205: membahas 0 message/week, yang menurut gw besar porsi salah aplikasinya, ya kan PM JKT48 ga punya standar layanan konsumen yang ga jelas, ya berbenah lah!
#DiskusiInteraktif Instruksi Presiden jangan ada korupsi anggaran bencana di Sumatera, Apa yang harus diperhatikan?[TALK] Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Gurnadi Ridwan&Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch, Iskandar Sitorus
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
"Bagaimana biasanya Moms & Dads merespons ketika anak mendapatkan nilai rendah?
Semalam saya mendengarkan uraian dari mas Marsudi Kisworo tentang salah satu bukunya yang berjudul "Spiritual Followership 4.0". Asyik banget bahasannya. Topiknya bagus sekali karena jarang orang yang membahas aspek ini. Bahwa kalau ada "leaders" tentu saja ada "followers". Benar juga ya. Harus cari bukunya nih.
Sayadaw Kheminda melanjutkan pembahasan Kitab Buddhavamsa. Di kelas ini beliau menjelaskan makna setiap kata di Bab II Kitab Buddhavamsa Stanza 130-159 hanya berdasarkan Kitab Komentar.
Kota Semarang tercatat sebagai kota dengan paparan mikroplastik tertinggi keempat di Indonesia. Penelitian Ecoton Foundation bersama SIEJ menemukan 13–14 partikel mikroplastik di udara, bahkan air hujan di Jalan Mataram juga terdeteksi mengandung puluhan partikel mikroplastik per sampel. Temuan ini menunjukkan polusi mikroplastik sudah masuk ke berbagai sumber air dan berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat. Salah satu faktor pemicunya adalah kebiasaan membakar sampah dan penggunaan plastik sekali pakai.Apa yang perlu segera dilakukan untuk mengatasi ancaman mikroplastik ini?Narasumber: Pengamat Lingkungan Senior dari Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Ir Syafrudin CES MT IPU Asean.Eng
Saksikan #MeetNiteLive "KETIKA CINTA HARUS TERPISAH" RABU, 26 November 2025 pukul 22.30 WIB hanya di #MetroTV.#MeetNiteLiveMetroTV #MetroTV
Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata;
Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata;
Yuk Gabung bersama Komunitas Total Politik dan Dukung Channel kita lewat Saweria agar kita tetap bisa buat konten menarik untuk temani hari-harimu di rumah : ► Whats App Group: https://chat.whatsapp.com/B8JfUkLnXE2LP952KvnJcC► Telegram : https://bit.ly/3orLO3r► Saweria: http://saweria.co/totalpolitikJangan Lupa Follow Social Media Total Politik:► Instagram: https://www.instagram.com/TotalPolitikCom/► Facebook: https://fb.me/TotalPolitik► Twitter: https://twitter.com/TotalPolitikCom► Podcast: https://open.spotify.com/show/6K6xeuUeT2QUlxFlrE8UrF?si=8zRiGBTqQpeZ64PqGuB18g► Youtube: https://www.youtube.com/TotalPolitik► LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/total-politikHost Podcast Politik Arie Putra:► Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCgWEhkKav1nOEaJ_xMXo8mA/videos► Instagram: https://www.instagram.com/arieputrabn/► Twitter: https://twitter.com/arieputrabn
Bismillah,1923. APAKAH AKU HARUS DIRAJAM?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya Jawab
Pemerintah menegaskan komitmen untuk memberantas praktik mafia pangan yang dinilai merugikan petani, mengganggu pasokan, dan membebani konsumen.Praktik mafia pangan khususnya beras bukan hal baru dan jaringan ini kerap melibatkan berbagai aktor: dari pengusaha penggilingan, pemilik merek, distributor, hingga oknum aparat.Temuan adanya impor beras ilegal sebesar 250 ton di Sabang akan diusut tuntas pemerintah karena dianggap mengganggu Rencana Swasembada Pangan Upaya pemberantasan mafia pangan yang dilakukan pemerintah, apa yang harus diperhatikan agar berhasil?Narasumber: 1. Anggota Komisi IV DPR RI Riyono2. Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch Iskandar Sitorus
Oh Dear, here we go againn losing someone...btw, buat kamu yang mau mengabadikan momen atau perasaan dengan puisi, aku open comission untuk pembuatan puisi sesuai pesanan yaa, just email me or DM ig, thank youu ^^
Beberapa waktu lalu PT Merry Riana Edukasi Tbk baru saja menerima penghargaan dari ajang bergengsi Top Human Capital Awards 2025 yang diselenggarakan oleh majalah TopBusiness.Di balik ajang bergengsi ini, sosok pak M. Lutfi Handayani memiliki kisah hidup menarik dan menginspirasi untuk dibagikan dalam bidang Human Capital di Indonesia.Bagaimana Cerita Selengkapnya?Simak SelengkapnyaJangan Lupa Like, Comment and Subscribe❤️Simak selengkapnya ya#merryriana #Tophumancapital
Bismillah,1915. INGIN BAHAGIA? ANDA HARUS TAKUTRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Ali Imran: 28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)
Mewaspadai aksi jaringan teroris yang merekrut anak melalui ruang digital, apa yang harus dilakukan? Narasumber: 1. Wakil Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Lia Latifah 2. Sosiolog Universitas Katolik (Unika), Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
1. Koodinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto 2. Sosiolog Unika Sugijapranata, Hermawan Pancasiwi
Pembawa Renungan : F.X Warindrayana, S.T.B Yogyakarta Luk. 18:1-8
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Komunitas Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 18: 14-16; 19: 6-9; Mazmur tg 105: 2-3.36-37.42-43; Lukas 18: 1-8.TUHAN BERTINDAKCEPAT DAN TEPAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan BertindakCepat Dan Tepat. Seorang bocah perempuanberusia 6 tahun sering diajak ibunya belanja di pasar. Ia perhatikan bahwaibunya selalu menawarkan barang-barang yang akan dibeli. Tidaktanggung-tanggung, tawaran potongan harga itu bisa lebih dari setengah hargapas. Ketika penjual keberatan dengan potongan harga, ibu itu selalu berkata:"Maaf, kami orang kecil, kami miskin sekali." Pada suatu ketika bocah itu memakai uang tabungannya untukmembeli sesuatu di toko. Ia juga ingin menawarkan barang dengan meniru apa yangbiasa dibuat ibunya. Sebelum mengatakan barang yang hendak dibeli, ia lebihdahulu berkata kepada pemilik toko, "Maaf, kami orang kecil, kami miskinsekali." Lalu ia menunjukkan barang yang hendak dibelinya. Pemilik tokoitu mengambil barang tersebut dan memberikan gratis kepada gadis ciliktersebut. Di dalam hidup ini terjadi pertemuan biasa antara orangkecil dan besar, orang miskin dan kaya, tuan dan hamba. Teriakan dan tangisanorang kecil atau miskin selalu menarik perhatian. Mereka berteriak entahlangsung kepada orang-orang tertentu yang segera memberikan perhatian, entahsecara terbuka kepada publik dan terserah siapa saja yang akan memperhatikan.Teriakan mereka hanya dapat berhenti setelah permintaan mereka terpenuhi atauterjawab. Tuhan memiliki belas kasih terhadap orang-orang ini. Tuhanbertindak cepat dan menjadi pembebas mereka pada saat yang pas dan tepat.Mereka itu ialah orang-orang yang tidak punya pendukung, pembela dan penopang.Perumpamaan tentang janda dan perkaranya yang ditangani oleh si pengacara dalamperumpamaan hari ini merupakan contohnya. Di dalam kitab suci banyak sekalicontoh-contoh sejenis, ketika Tuhan menolong pada waktu yang cepat dan tepat. Banyak di antara kita yang mendapat pertolongan Tuhandalam waktu yang cepat. Ada orang mengakui doa-doanya belum terkabulkan. Makaitu, mereka berpandangan kalau Tuhan belum berpihak pada mereka. Ada yang cukupsabar menantikan datangnya jawaban pada saat yang tepat. Ada yang sudahmenyerah karena mereka menunggu lama, lalu menjadi pasif dan apatis. Bahkan adayang pakai emosi sampai menjadi marah-marah kepada Tuhan. Bisa jadi waktunya belum pas. Mengapa belum, karena Tuhansedang menggunakan sesama kita untuk membantu. Harus diakui, pertolongan yangpaling dekat mestinya datang dari situ, karena sebenarnya pertolongan itu dariTuhan sendiri, yang memakai orang-orang di sekitar untuk melakukannya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... ya Tuhan, kamimenaruh harapan untuk kelayakan hidup saudara dan saudari kami yang sangatberkekurangan dan tak berdaya lagi; semoga mereka mendapatkan pertolongandari-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menegaskan tidak ada normalisasi terhadap perilaku tak pantas dalam berdakwah. Ia mengingatkan para ustaz untuk menjaga etika dan kepantasan di ruang publik, menyusul viralnya video pendakwah yang mencium anak-anak di atas panggung. Simak pandangan lengkapnya dalam wawancara eksklusif bersama Radio Elshinta.
Komisioner Diskriminasi Ras Australia, Giridharan Sivaraman: "Australia membutuhkan penyelidikan nasional mengenai rasisme di tempat kerja."
Selama 21 tahun, tarif Transjakarta tetap di angka Rp3.500, sementara biaya operasional dan kebutuhan layanan terus meningkat. Di tengah tuntutan publik akan transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan luas jangkauannya, muncul pertanyaan besar: apakah sudah waktunya tarif Transjakarta naik, atau justru tetap dipertahankan demi aksesibilitas semua kalangan?Dalam episode ini, Haikal, Azzam, Tsaqif, dan Henock mengupas sejarah panjang tarif Transjakarta, faktor ekonomi dan kebijakan di baliknya, hingga perdebatan publik soal rencana kenaikan tarif tahun 2025. Take ur earphone and listen it!
Narasumber1. Analis Intelijen dari The Indonesian Intelligence Institute, Ridlwan Habib2. Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau lansia dan penyandang disabilitas mulai tahun 2026. Dalam wawancara bersama News Anchor Ariek Kristo, Gus Ipul menegaskan pentingnya penggunaan bantuan sosial secara tepat guna dan produktif — untuk kebutuhan bergizi, pendidikan anak, dan kegiatan keluarga yang bermanfaat.Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak dipakai untuk judi online, cicilan utang, atau pembelian barang konsumtif. Simak perbincangannya.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan investasi Sentul Rp62 triliun dari LOTTE Chemical Indonesia di Kota Cilegon, Kamis (6/11). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi modern. Investasi ini akan memperkuat hilirisasi industri petrokimia, menciptakan ribuan lapangan kerja, dan mendukung rantai pasok strategis nasional.Prabowo menyampaikan bahwa mitra global datang ke Indonesia karena melihat stabilitas, kepastian, dan arah pembangunan ekonomi yang jelas. Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti keteguhan bangsa Korea, yang kerap menghadapi tantangan besar namun tetap tangguh dan disiplin. “Korea adalah bangsa yang sangat sering diinvasi oleh bangsa lain, Pemimpin-pemimpinnya tangguh, kalau negosiasi dengan orang Korea tidak gampang. Saya kagum dengan bangsa Korea.”Pengalaman tersebut menjadi konteks bagi Prabowo menekankan arti kepercayaan investor global terhadap Indonesia. “Ini contoh. Mitra dari luar datang ke kita karena mereka percaya sama kita. Di sini mereka memberi manfaat pada kita, kita harus jaga.” Ia menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjamin rule of law, kepastian berusaha, dan lingkungan investasi yang aman serta adil. “Harus ada the rule of law. Ini menimbulkan trust.” tegasnya. Investasi LOTTE Chemical Indonesia akan memperkuat hilirisasi industri petrokimia, mengurangi ketergantungan impor bahan baku industri strategis, serta menciptakan ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Banten. Proyek ini juga diperkirakan meningkatkan nilai tambah manufaktur nasional dan mendukung rantai pasok berbagai sektor, mulai dari kesehatan hingga otomotif.Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menjaga iklim investasi melalui kepemimpinan yang bersih, tegas, dan berorientasi hasil. “Kita wajib mengamankan, kita wajib menjaga semuanya karena ini membawa manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.”Dengan investasi ini, Indonesia memperkuat jalur industrialisasi strategis, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka peluang kerja baru. Presiden menegaskan bahwa momentum ini menunjukkan kepercayaan global terhadap Indonesia, sekaligus menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Narasumber: 1. Pengamat Politik/Peneliti senior KIPP Kaka Suminta 2. Ketua Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi dan Aset Negara Republik Indonesia (LKPAN-RI) Bejo Suhendro
Akhir Oktober lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) mewajibkan keterwakilan perempuan di setiap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR. Harus ada perempuan di kursi keanggotaan hingga pimpinan di komisi maupun badan di parlemen minimal 30 persen.Saat ini, dari sekitar 20 AKD, jumlah perempuan yang menjadi pimpinan tak sampai 30 persen. Mirisnya di Komisi VIII yang membidangi perempuan dan anak, justru tidak ada perempuan yang masuk jajaran pimpinan.Menanggapi putusan MK, Ketua DPR Puan Maharani berjanji bakal berdiskusi lintas fraksi untuk menindaklanjutinya. Kapan janji ini bisa terealisasi? Apa saja tantangannya?Selengkapnya simak pembahasan di Ruang Publik KBR bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina, Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Mike Verawati Tangka, dan Peneliti Indonesian Parliamentary Center (IPC) Arif Adiputro.
Wawancara eksklusif Radio Elshinta bersama Saut Situmorang, pegiat anti korupsi sekaligus Wakil Ketua KPK periode 2015–2019, membahas langkah KPK dalam menyelidiki dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).Dalam perbincangan yang dipandu Suwiryo, Saut menegaskan bahwa KPK harus berani, transparan, dan berpegang pada sembilan nilai dasar integritas lembaga agar kepercayaan publik tidak luntur. Ia juga menyoroti pentingnya audit menyeluruh dan akuntabilitas dalam proyek strategis nasional bernilai triliunan rupiah ini.
Generasi muda Indonesia saat ini, memiliki banyak karakteristik yang beragam. Sama halnya dengan keberagaman pemuda pada 28 Oktober 1928 saat mendeklarasikan sumpah pemuda.Pada episode podcast kali ini, sosok pemuda milenial penggiat Whats Is Up, Indonesia? (WIUI), Abigail Lumuria bercerita tentang sumpah pemuda dari sudut pandang anak muda zaman now. Bukan sekadar sejarah, tapi bagaimana semangatnya bisa relate sama keresahan kita hari ini: soal identitas, keberagaman, dan suara anak muda yang kadang dianggap sebelah mata namunmemiliki semangat yang sama untuk mengubah Indonesia lebih baju dengan banyak kompetensi yang dimiliki.
Radit menceritakan tentang perjalanannya ke kampung temannya dibogor, ia berangkat malam hari dari jakarta ke bogor. Sebelum berangkat temannya mengingatkan sebelum masuk ke desanya itu radit harus membakar rokok sepanjang jalan untuk menghargai penunggu sana, saat sampe didesa itu radit sudah mendapatkan gangguan dengan disesatkan dan melihat satu sosok yang menjadi urban legend di kampung itu. Kira- kira sosok ada sosok apa?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Oktober 2025Bacaan: "Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki." (Amsal 28:27) Renungan: Suatu kali sehari sebelum lebaran saya bersama beberapa murid berbagi paket sembako untuk tukang sapu jalanan dan pemulung. Saat itu ada seorang kakek pemulung yang duduk dipinggir jalan di samping gerobaknya. Lalu seorang murid saya memberikan paket sembako itu. Wajah kakek itu kelihatan sukacita sekali. Saat murid saya mengucapkan, "Tuhan memberkati ya, kek, " kakek itu terlihat hampir menangis dengan air mata tergenang di pelupuk matanya sambil mengucapkan terima kasih. Mereka itu adalah obyek kasih yang membutuhkan sedikit uluran tangan kita. Dalam pelayanan-Nya di dunia, Yesus sering diperhadapkan pada obyek kasih yang harus ditolongnya. Ketika Yesus keluar dari kota Yeriko, ada orang buta duduk di pinggir jalan mendengar bahwa Yesus lewat, lalu ia berseru, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Saat Tuhan Yesus mendengar seruan orang buta itu, Ia segera menghampirinya. Dalam hati Tuhan Yesus timbul belas kasihan, lalu Ia menjamah mata orang tersebut dan seketika itu juga mata orang buta itu disembuhkan, sehingga bisa melihat lagi. Yesus memberikan pertolongan sesuai kebutuhan mereka. Di sekitar kita banyak obyek kasih yang membutuhkan uluran tangan kita. Mungkin mereka adalah tetangga kita yang membutuhkan beras untuk makan, mungkin itu adalah teman sekolah kita yang mengalami kesulitan untuk membayar uang sekolah, mungkin dia adalah anak kita yang membutuhkan sedikit perhatian karena orang tua yang terlalu sibuk bekerja sehingga jarang di rumah, mungkin itu orang tua kita yang tinggal di suatu tempat yang jarang kita sapa dan kunjungi. Mengapa kita menutup mata dan seolah-olah tidak melihat kebutuhan mereka? Memang sebagian obyek kasih adalah bukan keluarga, sahabat atau teman seiman kita, tetapi Yesus tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk pilih bulu di dalam berbagi kasih. Ingatlah, Tuhan menempatkan mereka di tengah-tengah kita untuk menguji kita, apakah ada kasih di dalam hati kita? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ada banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kasihku. Pakailah keberadaanku untuk menjadi berkat bagi banyak orang, sehingga kehadiranku bisa memberikan kelegaan bagi yang berbeban, kepuasan bagi yang haus dan lapar, sukacita bagi yang bersedih dan pengharapan bagi yang berputus asa. Yesus, jadikah kehadiranku menjadi kehadiran-Mu sendiri di tengah-tengah keluarga dan masyarakatku. Amin. (Dod).
Peringatan keras dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) kepada Indonesia terkait penolakan terhadap keikutsertaan atlet Israel menjadi alarm serius bagi dunia olahraga tanah air. Jika tidak disikapi dengan bijak, Indonesia berisiko mendapat sanksi hingga pembekuan dari ajang olahraga internasional.Agar hal ini tidak merugikan atlet dan prestasi Indonesia di pentas dunia, pemerintah bersama Komite Olimpiade Indonesia perlu segera membangun komunikasi diplomatik dengan IOC. Keputusan dan sikap politik harus dipisahkan dari semangat sportivitas olahraga.Selain itu, perlu ditegaskan bahwa dukungan terhadap isu kemanusiaan bisa tetap disuarakan tanpa mengorbankan hak atlet untuk bertanding. Dunia olahraga seharusnya menjadi ruang persatuan, bukan perpecahan.Pertanyaannya kini, mampukah Indonesia menyeimbangkan prinsip politik luar negeri dengan komitmen menjaga marwah olahraga di mata dunia?Talk : Peneliti Komunikasi Olahraga & Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Jakartaa, DR. Meistra Budiasa &Mantan Wartawan dan Redaktur Olahraga Kompas, Jimmy S Harianto
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa memproduksi mobil nasional dalam tiga tahun ke depan.Namun, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengingatkan pemerintah agar tidak tergesa-gesa dan memastikan kesiapan industri pendukungnya.Dalam wawancara bersama Farma Dinata di Elshinta Edisi Sore, Agus menyoroti pentingnya infrastruktur, jaringan komponen, dan arah kebijakan yang jelas sebelum melangkah lebih jauh.Ia juga menilai, membangun industri otomotif dari nol membutuhkan waktu panjang dan biaya besar — bukan sekadar ambisi politik jangka pendek.Dengarkan pandangannya soal bagaimana Indonesia bisa memperkuat industri otomotif secara realistis dan berkelanjutan.
Sudah setahun pemerintahan Prabowo–Gibran berjalan.Salah satu janji besar yang masih ditagih publik: penciptaan 19 juta lapangan kerja baru.Namun, di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan digitalisasi, pertanyaannya kini bukan hanya berapa banyak pekerjaan tercipta, tapi seperti apa kualitasnya?Apakah sektor industri, pertanian, dan UMKM siap menampung tenaga kerja baru?Dan apa langkah cepat pemerintah agar janji kampanye tak sekadar angka di atas kertas?Peta jalan pembangunan lapangan kerja masih panjang, tapi waktu terus berjalan.Setahun telah berlalu — publik menunggu bukti, bukan lagi janji.Talk: - Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar - Pengamat Ekonomi -Irwan Ibrahim
Di episode ini, ngobrolin tentang hal yang paling bikin nyaman justru yang paling bikin sakit, tentang perasaan yang datang tanpa izin, cemburu tanpa hak, dan rindu yang harus disimpan rapat-rapat. Karena jatuh cinta sama sahabat itu lucu, nyesek, tapi juga… indah untuk diingat.Penyiar : IndahSP & Damar Editor : DivaJangan lupa follow kita ya!!Instagram : @polimedia_radioTiktok : @radio penyiaran polimedia
Setahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, penegakan hukum di bidang korupsi menunjukkan beberapa capaian penting, seperti pengembalian kerugian negara dalam kasus besar dan peningkatan koordinasi antarpenegak hukum. Namun, sejumlah pekerjaan rumah masih harus segera diselesaikan.Tantangan utama antara lain memperkuat pencegahan korupsi di sektor strategis, memastikan transparansi pengelolaan anggaran publik, serta mempercepat proses hukum agar tidak mandek di tengah jalan. Selain itu, pengawasan terhadap pejabat publik dan penggunaan teknologi untuk deteksi dini praktik korupsi juga menjadi agenda penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.Pengamat menilai, keberlanjutan komitmen politik dan konsistensi penegakan hukum akan menjadi kunci dalam memperkuat fondasi pemerintahan bersih ke depan.Talk: - Ketua Komisi Kejaksaan RI periode 2011-2015, Halius Hosen
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Roma 4: 20-25; Mazmur tg 1: 69-70.71-72.73-75; Lukas 12: 13-21.KITADIPERHITUNGKAN TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kita DiperhitungkanTuhan. Seorang remaja laki-laki berdiskusi dengan ibunya. Ia pertanyakanmengapa dulu ia dibaptis bayi, padahal kalo menunggu saatnya ia besar, iasendiri yang akan memilih untuk dibaptis. Ia ingin melakukan sendiri pengakuanimannya. Tetapi sang Ibu menjelaskan, iman putranya itu diwakili oleh keduaorang tuanya. Cara seperti itu tepat sekali seperti yang diwartakan olehSanto Paulus bahwa melalui iman Abraham, kita semua ikut menjadi beriman.Artinya, setiap orang yang dibaptis dengan diwakili seperti remaja itu, ikutdiperhitungkan dalam karya keselamatan Kristus. Diperhitungkan berarti kitamasing-masing berada dalam daftarnya Tuhan. Diri kita diperhitungkan di daftaritu karena kita mengikuti dan berbagi dalam kehidupan Kristus. Prinsip inidijalankan oleh Abraham, dan kita semua setelah beliau juga mendapatkan bagiannya. Tuhan yang maha baik dan maha murah berkehendak supayasemua orang diperhitungkan, masuk dalam daftarnya. Namun menjadi terdaftarbukan tanpa aturan apa pun. Harus ada standar kelayakan dan kelulusan. Pintunyakecil dan setiap orang harus dapat melewatinya. Siapa yang kedapatan tidakberpakaian pesta perjamuan Tuhan, ia akan digagalkan menikmati Kerajaan Allah.Siapa yang tidak menyangkal diri dan memikul salibnya tidak layak bagi Dia. Iniadalah contoh-contoh standar yang kita temukan di dalam kitab suci. Dengan kata lain, perhitungan yang dikenakan kepada kitaadalah mengikuti standar Yesus Kristus. Injil pada hari ini menegaskan lagisyarat menurut standar itu supaya seseorang menjadi layak disertakan dalamdaftar rencana keselamatan. Standar utamanya ialah pertumbuhan rohani dankeselamatan jiwa kita. Sabda Allah dan semua perintah Allah merupakan sumbermakanan kehidupan rohani kita. Kehidupan ini adalah bentuk nyata kerajaan Allahitu. Meskipun kita memang sedang berada di dunia dan tidak bisaterlepas dari kenyataan jasmani serta kehidupan sosial kemasyarakatan, namunkehidupan rohani kita yang mesti menjiwai semuanya. Sebab jika tak ada kekuatanrohani yang mengarahkan hidup kita, dan kalau hanya ada orientasijasmani-material-sosial yang menjadi perhitungan di dunia ini, nasib manusiaitu akan seperti orang kaya dengan hasil tanahnya berlimpah namun tidak selamatseperti yang diumpamakan Injil tadi. Apa gunanya semua benda, materi, reputasi, gelar dancapaian ketenaran di dunia ini, jika semua itu tak masuk dalam perhitunganTuhan atas diri kita! Justru perhitungan itu adalah jiwa kita, kehidupan rohanikita, yang mengikuti standar Yesus Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang baik,besarkanlah hati kami untuk dapat mengikuti dengan sebenarnya apa yang menjadiarah hati-Mu, yaitu melaksanakan kehendak Bapa. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Pemerintah kembali menggelontorkan bantuan langsung tunai dengan nilai fantastis, Rp 30 triliun untuk 35 juta keluarga penerima. Tujuannya jelas: menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Namun di balik angka besar itu, ada satu tantangan besar yang tak boleh diabaikan—bagaimana memastikan bantuan ini tidak menumbuhkan mental ketergantungan.Bantuan sosial seharusnya jadi jaring pengaman, bukan sandaran permanen. Karena itu, penyaluran BLT perlu diiringi pengawasan ketat, pendampingan produktif, dan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Agar masyarakat bukan hanya menerima, tapi juga berdaya untuk mandiri.Pertanyaannya kini, bagaimana pemerintah mengelola program ini agar tidak menimbulkan “mental pengemis”—dan benar-benar menjadi investasi sosial bagi masa depan bangsa?Talk :: Pengamat Ekonomi/ Ketenagkerjaan, Timbul Siregar & Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Di episode kali ini, Ardika Dwitama, Head Pastry Chef dari August Jakarta akan berbagi cerita tentang kariernya dan pengalamannya bekerja di salah satu restoran terbaik di Asia. Ia juga membagikan pandangannya tentang tantangan dan peluang bekerja di dunia kuliner yang dinamis, serta bagaimana tim August beradaptasi dengan tren dan generasi baru di industri ini, khususnya Gen Z. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadio#536 "BELAJAR ITU PASTI, TAPI DI AUGUST LU HARUS PERFORM!" WITH ARDIKA DWITAMA | RAY JANSON RADIOEnjoy the show!Instagram:Ardika Dwitama https://www.instagram.com/ardikadwitama/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #ArdikaDwitama #AugustJakarta #50BestRestaurant
Kesiapan jadi ayah bukanlah sesuatu yang bisa direncanakan, karena perasaan itu lahir dari momen-momen yang dijalani bersama anak, sebagaimana cerita Mang Dedi di film Panggil Aku Ayah.Dalam prosesnya pun, Ringgo juga masih diliputi kekhawatiran apakah bisa jadi orang tua yang baik, atau masih penuh rasa egois?Sisi kesiapan perempuan saat menyambut peran sebagai ibu dan bagaimana proses mengikhlaskan kepergian sosok ayah juga secara lugas diceritakan oleh Teh Anggia Kharisma di episode ini.Timestamp:00:00 Opening02:34 Ketakutan Ringgo dalam membesarkan anak06:36 Titik kesadaran kenapa mau jadi orang tua yang lebih baik17:30 Masih merasa jadi orang tua yang buruk21:52 Harus siap menghadapi kesendirian dalam diri26:04 Memeluk nervous system, biar gak menyampah dalam diri38:10 Kenangan tentang Ayah dirayakan selama proses berkarya45:20 Musuh pertama anak adalah orang tua yang belum sembuh