POPULARITY
Categories
Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level Rp18.000 per dolar AS, memicu kekhawatiran di tengah volatilitas pasar keuangan. Bank Indonesia menilai tekanan berasal dari ketidakpastian global dan penguatan dolar AS, sementara pemerintah tetap optimistis fundamental ekonomi nasional masih solid. Benarkah kondisi ekonomi Indonesia masih sekuat yang diklaim? Apakah pelemahan rupiah dan gejolak pasar lebih dipengaruhi faktor eksternal atau mencerminkan sentimen terhadap kondisi domestik? Bersama Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli, kami membahas kekuatan fundamental ekonomi Indonesia, respons investor, serta langkah yang perlu ditempuh untuk menjaga kepercayaan pasar.
Setelah berbagai keluhan soal kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG mencuat di sejumlah daerah, Badan Gizi Nasional kini meluncurkan aplikasi "Reviu MBG". Aplikasi ini digadang-gadang menjadi alat pengawasan berbasis partisipasi publik untuk memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar layak, aman, dan sesuai standar.Namun, apakah aplikasi ini akan menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kualitas layanan MBG? Seberapa cepat temuan di lapangan bisa direspons, dan bagaimana menjamin setiap masukan benar-benar berujung pada perbaikan?NS : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya
Di episode kali ini, kita akan membahas soal sertifikasi yang lagi ramai dibicarakan belakangan ini. BNSP belum lama ini mengeluarkan sertifikasi profesi untuk profesi Executive Chef, yang dimana menuai kontroversi karena dinilai terlalu mudah untuk seseorang mendapatkan jabatan sebagai Executive Chef dengan cara tersebut. Seberapa penting sebenarnya sertifikasi untuk seorang Chef? Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Denny Boy https://www.instagram.com/dennyboygunawan/Inder Jaswal https://www.instagram.com/seasalt.magic/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #SertifikasiProfesi #BNSP
Nilai tukar rupiah kembali melemah dan sempat menembus level Rp17.600 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi. Pelemahan ini memicu kekhawatiran pasar karena berpotensi menekan stabilitas ekonomi, mendorong kenaikan harga barang impor, hingga memengaruhi kepercayaan investor di pasar keuangan domestik. Di tengah tekanan global dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia, pelaku pasar kini menanti langkah pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah agar tidak berdampak lebih luas terhadap dunia usaha dan masyarakat.Lalu apa sebenarnya faktor utama yang membuat rupiah terus tertekan? Seberapa kuat fundamental ekonomi Indonesia menghadapi gejolak ini? Dan bagaimana prospek pasar keuangan nasional ke depan?Talk bersama Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia atau PAEI, David Sutyanto.
Rupiah tembus Rp17.600 per Dolar AS, apa dampaknya dan bagaimana antisipasinya?TALK :: Pengamat ekonomi dan energi dari asosiasi ekonomi politik indonesia, Salamudin Daeng&Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar
Hari Buruh 2026 menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menjanjikan “kejutan” khusus bagi para pekerja yang akan disampaikan secara langsung. Apa isi kejutan tersebut, dan sejauh mana kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan buruh di tengah tantangan ekonomi dan ancaman PHK? Dalam episode ini, kami mengulas arah kebijakan ketenagakerjaan, komitmen terhadap kesejahteraan pekerja, hingga ekspektasi serikat buruh. Bersama Tim Pakar Bakom RI, Dr. Fithra Faisal Hastiadi, simak analisis tajam dan komprehensif khas Elshinta yang informatif, aktual, dan terpercaya.
Gejolak rupiah dan pelemahan IHSG dalam sepekan terakhir memicu kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi nasional. Dalam episode ini, Tim Pakar Bakom RI, Doktor Fithra Faisal Hastiadi, membedah apa yang sebenarnya terjadi di balik tekanan pasar—apakah ini sekadar dampak situasi global, atau ada sinyal yang perlu diwaspadai dari dalam negeri.Pembahasan ini mengulas kekuatan dan tantangan fundamental ekonomi Indonesia, peran arus modal, serta strategi yang perlu disiapkan pemerintah untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar di tengah ketidakpastian global.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan bahwa proses keberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Berdasarkan jadwal operasional, jemaah mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, disusul keberangkatan secara bertahap pada 22 April hingga 21 Mei 2026. Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25–26 Mei 2026 (Arafah), sementara fase pemulangan jemaah dijadwalkan mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026. Lantas bagaimana melihat kesiapan sebelum pemberangkatan haji tahun ini?NS: Ketua Komnas Haji dan Umroh // Mustolih Siradj
Sebanyak 960 pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten diterjunkan untuk mendatangi langsung wajib pajak yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Langkah persuasif ini menjadi strategi jemput bola guna mengoptimalkan pendapatan daerah sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat. Upaya ini dinilai sebagai langkah taktis untuk mengamankan target penerimaan daerah. Namun, efektivitas pendekatan langsung juga menjadi sorotan—mulai dari respons masyarakat hingga potensi dampaknya terhadap kesadaran pajak jangka panjang.Bagaimana mencermati kebijakan ini dari sisi edukasi, kepatuhan, dan keberlanjutan penerimaan daerah? Simak perbincangan bersama Direktur Indonesia Tax Care, Basuki Widodo
Polisi mengungkap laboratorium rahasia tembakau sintetis di Jakarta Pusat lengkap dengan barang bukti siap edar dan alat produksi. Sebelumnya, industri rumahan narkotika jenis Zenith juga dibongkar di Semarang. Di tengah maraknya kasus ini, bagaimana kesiapan aparat dalam memerangi jaringan narkoba? Simak perbincangan bersama Ketua Dewan Pembina GRANAT, Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar.
Season 01: Kitab Rut, Episode 01 (Rut 1:1-5): Apakah keputusan yang tampaknya masuk akal dan wajar selalu keputusan yang paling tepat? Seberapa sering keputusan logis yang kita ambil sesungguhnya hanya dalih untuk membungkus ketakutan kita atau ketidakpercayaan kita pada providensi Allah? PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk melengkapi kelimpahan renungan Firman Tuhan secara pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E01
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).
Implementasi B50 disebut siap didukung pasokan CPO dalam negeri. Namun di balik optimisme, ada kekhawatiran soal dampak ke ekspor dan tantangan teknis di lapangan.Seberapa siap Indonesia menjalankannya?
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Wisnu Trihatmojo, Economist CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #134 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level psikologis Rp17 ribu per dolar AS. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampak lanjutan terhadap harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga daya beli masyarakat.Pelemahan rupiah bukan sekadar angka di pasar keuangan, tetapi berpotensi dirasakan langsung oleh masyarakat. Kenaikan harga barang impor, tekanan pada sektor industri, hingga potensi inflasi menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama.Lalu, bagaimana strategi pemerintah dan pelaku usaha dalam meredam dampak ini? Seberapa kuat fundamental ekonomi Indonesia menghadapi tekanan global?TALK :: Fungsionaris Kadin Indonesia, yang juga Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) Jakarta Timur, Muhammad Sirod & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Sekitar 550.000 lebih Warga Israel Eksodus ke berbagai negara, menyusul serangan balasan misil Iran ke Tel Aviv. Berdasarkan laporan parlemen Israel (Knesset), mereka yang meninggalkan Israel sebagian besar adalah tenaga medis dan sektor teknologi yang memiliki mobilitas tinggi secara ekonomi. Mereka cenderung mencari stabilitas di Eropa, Amerika atau negara lainnya.Di Media Sosial, ramai warganet mendorong agar negara mereka, menolak masuk Wisatawan ataupun pengungsi berPaspor israel. Setidaknya sudah ada sekitar 13 negara yang menyatakan menolak masuk warga berpaspor Israel. Apakah Pengawasan dan Pencegahan Pemerintah (Imigrasi) sudah baik utk mencegah masuknya Warga Israel ke Indonesia? Dan apakah alasan penolakan Kita kuat.? Pakar Hukum Keimigrasian dari Politeknik Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Dr. M. Alvi Syahrin, S.H., M.H., C.L.A.
Ekonomi Indonesia diproyeksi tumbuh hingga 5,5% di Kuartal I-2026 berkat momentum Lebaran. Namun, ketergantungan pada konsumsi masyarakat memicu tanya: Seberapa kuat ekonomi kita tanpa sokongan investasi dan ekspor?Bersama Wijayanto Samirin (Ekonom Universitas Paramadina), kita bahas tuntas nasib ekonomi nasional pasca-musim mudik berakhir.
Kuliah Bahrul Mazi Jilid 14 yang berlangsung di Masjid Bandar Darul Aman, Jitra, Kedah pada 20 Januari 2015.~ Pesan Nabi apabila nak tidur~ Tidur atas rusuk kanan dan baca doa~ Serahkan kepada Allah apa nak jadi selepas pejam mata~ 1001 benda boleh jadi ketika tidur~ Harapkan keselamatan dan pertolongan Allah~ Ikrar depan Allah sebelum tidur~ Orang yang seolah-olah mati dalam fitrah~ Nabi dan Rasul itu sama, tapi Nabi suruh betulkan~ Pentingnya ikut apa yang Nabi ajar~ Seberapa daya, ikutlah apa yang Nabi ajar, jangan mengubah~ Masalah seorang sahabat angkat tangan berdoa semasa khutbah~ Demi Allah, aku tak pernah tengok Nabi angkat tangan semasa khutbah~ Tidak disunatkan angkat tangan semasa doa khutbah-- BAHRUL MAZI JILID 14 MUKA SURAT 37 --~ Islam suka orang yang tak cakap banyak~ Bihun sup Omar Bom~ Bila ramah terlebih, selalunya banyak silap~ Banyak cakap banyak salah~ Orang yang sempurna iman, tak banyak bercakap~ Ciri-ciri orang beriman vs orang munafik~ Orang yang diberikan anugerah pandai bercakap~ Pandai bercakap umpama sihir~ Ada sebahagian cikgu mengajar anak murid tak faham~ Kemahiran memberi penerangan adalah kurniaan Allah~ Zaman yang mengagung-agungkan sastera~ Ada dua orang lelaki yang datang bertemu Nabi~ Pandainya orang yang jual ubat di Pasar Malam~ Sihir direct selling~ Apa yang dimaksudkan dengan Tawadduk~ Erdogen hero rakyat Turkiye dan negara Islam~ Ganti gambar Kamal Attartuk dengan Sultan Muhammad Al Fateh~ Kisah Sultan Muhammad Al Fateh~ Sejak dari aqil baligh tidak pernah tinggal solat tahajjud~ Hadis tentang pembukaan Constantinople~ Semangat hebat Abu Ayyub Al Ansari~ Mission yang belum disempurnakan~ Tanda kita besar diri~ Tanda ada sifat tawadduk ~ Selagi mana rasa kita lebih baik dari orang, itu tanda sombong~ Tidak akan kurang harta kerana bersedekah~ Selalu memberi akan mendatangkan lazat dan berkat~ Dr Abdul Basit seorang yang sangat berilmu~ Three stupid stages of life~ Orang yang pemaaf Allah akan tambah kemuliaan~ Kisah Qisas di Arab Saudi~ Lagi rendah diri, lagi orang hormat kita
Malaysia memutuskan membatalkan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat setelah putusan Mahkamah Agung AS dinilai berdampak langsung pada kepentingan ekonominya. Langkah ini menimbulkan pertanyaan besar di kawasan: apakah Indonesia akan mengikuti jejak serupa, atau memilih jalur berbeda dalam menjaga hubungan dagang dengan salah satu mitra utamanya?Dalam episode ini, kami mengulas latar belakang keputusan Malaysia, isi putusan MA AS yang menjadi pemicu, serta potensi dampaknya terhadap stabilitas perdagangan regional. Tak hanya itu, kami juga membedah posisi Indonesia—mulai dari kepentingan ekspor-impor, hubungan diplomatik, hingga risiko dan peluang jika kebijakan serupa diambil.Seberapa besar efek domino dari keputusan ini? Dan apa implikasinya bagi pelaku usaha serta ekonomi nasional?Talk: - Ekonom dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamudin Daeng - Pengamat ekonomi Irwan Ibrahim
Presiden mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap pasokan dan harga energi global.Seberapa efektif imbauan penghematan BBM ini dapat dilakukan, dan sejauh mana dampaknya bagi ketahanan energi serta masyarakat di dalam negeri? Simak pembahasannya dalam perbincangan berikut. ⛽
Konflik geopolitik kembali memanas. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mendorong lonjakan harga minyak dunia hingga mendekati 120 dolar AS per barel. Situasi ini memicu kekhawatiran terhadap ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengingat dalam APBN 2026 pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 70 dolar AS per barel.Namun, riset terbaru dari Next Indonesia Center menilai ruang fiskal Indonesia masih relatif aman. Bahkan jika harga minyak meningkat dalam beberapa bulan ke depan, defisit APBN diperkirakan tetap berada di bawah batas maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto sesuai amanat Undang-Undang Keuangan Negara.Lalu bagaimana sebenarnya dampak lonjakan harga minyak terhadap APBN? Seberapa kuat ketahanan fiskal Indonesia menghadapi gejolak global?Simak wawancara bersama Ade Holis, Kepala Peneliti Next Indonesia Center, yang membahas analisis serta langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah agar APBN tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik dunia.
Presiden Prabowo Subianto direncanakan bertolak ke Teheran bersama PM Pakistan Shehbaz Sharif untuk menjalankan misi perdamaian di tengah konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Seberapa realistis upaya ini meredam ketegangan? Simak analisis dari Senior Lecturer, Peace and Conflict Resolution Program Universitas Pertahanan Republik Indonesia. - Dr Ichsan Malik (Pakar Psikologi konflik)
Perang antara Iran, Israel, dan AS semakin memanas. Bagaimana kesiapan pemerintah Indonesia menghadapi dampak konflik yang berkepanjangan, mulai dari ekonomi hingga keamanan warga negara? Simak pembahasannya di episode ini.Talk: - Fungsionaris Kadin Indonesia, Ketum HIPPI Jakarta Timur, Muhammad Sirod-Pengamat Ekonomi Internasional, Irwan Ibrahim
Serangan siber intensif menyasar Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Situs media, aplikasi populer, hingga infrastruktur strategis terdampak, disertai gangguan internet berkepanjangan dan pemadaman total pada 28 Februari. Iran bahkan dilaporkan berhasil melakukan jamming terhadap layanan internet satelit Starlink.Bagaimana Iran membangun ketahanan sibernya di bawah tekanan global? Seberapa besar kemampuan teknologi digital Iran, dan apakah berpotensi melumpuhkan sistem komunikasi negara lain? Dibahas bersama Ketua dan pendiri Indonesia Cyber Security Forum, Ardi Sutedja K.
Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah Iran, yang dibalas Teheran. Eskalasi ini memicu kekhawatiran global, terutama terhadap perdagangan energi dengan potensi penutupan Selat Hormuz. Seberapa besar dampaknya bagi perekonomian nasional dan langkah antisipasi yang perlu disiapkan? Kami berbincang dengan Kepala Center Makroekonomi dan Keuangan INDEF, Rizal Taufikurrahman. Simak analisis lengkapnya, hanya di Elshinta.
Badan Pusat Statistik (BPS) mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026, dengan fokus pada pengumpulan data terkini tentang kondisi dunia usaha di Indonesia. Menghadapi perubahan besar pasca pandemi COVID-19, kegiatan ini bertujuan untuk memperbarui indikator ekonomi yang lebih relevan dan akurat. Data dari usaha mikro hingga perusahaan besar akan menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat. Seberapa siap Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global.
Kasus bunuh diri anak di Indonesia kian menjadi sorotan. Dalam siaran Radio (15/02/2026), psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, dr. Ida Rohmawati, menjelaskan bahwa tindakan bunuh diri tidak terjadi secara mendadak. Ada tahapan psikologis yang dilalui, mulai dari ambivalensi, rigiditas berpikir, hingga impulsivitas yang dipicu oleh faktor tertentu.Bagaimana anak memahami konsep kematian? Apa saja faktor predisposisi dan pencetusnya? Seberapa besar peran keluarga, pola asuh, lingkungan sosial, hingga kondisi ekonomi dalam membentuk kerentanan mental anak?Simak pembahasan lengkap mengenai kesehatan mental anak, tanda-tanda perubahan perilaku yang perlu diwaspadai, serta pentingnya ruang diskusi dan literasi pola asuh di tengah tantangan zaman.
Kasus virus Nipah kembali bermunculan di Asia dan memicu kekhawatiran publik. Padahal, virus ini pernah ditemukan di Indonesia—namun hanya pada hewan inangnya, kelelawar buah. Apakah Indonesia benar-benar aman? Seberapa besar peluang penularannya ke manusia? Dibahas tuntas bersama Masdalina Pane dari BRIN.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan optimistis perdamaian di Gaza dapat didorong melalui keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pemerintah menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut tidak disertai kewajiban iuran, dengan kontribusi bersifat sukarela. Lantas, bagaimana posisi Indonesia dalam forum internasional ini dan apa implikasinya bagi upaya perdamaian Gaza? Kami membahasnya bersama Pengamat Timur Tengah sekaligus Dosen Hubungan Internasional Universitas Binus, Tia Mariatul Khibtiah.
Many preople believe that cyber security and data security are issues that will escalate in 2026. There are several factors that contribute to these problems. - Banyak ortang percaya bahwa keamanan siber dan keamanan data adalah isu yang akan meningkat pada tahun 2026 ini. Ada beberapa faktor yang berkontribusi pada masalah ini.
Indonesia resmi dinominasikan sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB periode 2026, dengan dukungan negara-negara kawasan Asia–Pasifik. Pencalonan ini mendapat respons positif dari DPR RI.Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, kepada Radio Elshinta menilai posisi tersebut membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi dan menjelaskan berbagai isu HAM yang selama ini kerap mendapat sorotan negatif di forum internasional.Seberapa siap Indonesia mengemban peran penting ini? Ikuti analisis dan pandangan Teuku Rezasyah, Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, menjelang pemilihan yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026.
Pernyataan Presiden Prabowo "Papua harus ditanami sawit demi BBM, tebu dan singkong untuk etanol" mengundang kecaman publik. Pasalnya, ungkapan itu dilontarkan saat Sumatra tengah menderita, terdampak bencana ekologi yang disebabkan masifnya degradasi lahan.Prabowo seolah menafikan data Kementerian Lingkungan Hidup yang menemukan indikasi kuat penyerobotan hutan dan lahan untuk sawit serta tambang. Praktik ini menghilangkan fungsi hutan sebagai pengendali tata air alami dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.Dalih Prabowo bahwa sawit Papua bisa menghemat Rp250 triliun per tahun untuk subsidi dan impor BBM tak sepadan dengan kerugian akibat bencana. DPR menaksir kerugian materiil dari bencana Sumatra lebih dari Rp200 triliun.Bagaimana suara warga lokal menyikapi keinginan Prabowo agar Papua ditanami sawit? Seperti apa kondisi terbaru hutan-hutan di Papua? Seberapa masif degradasi terjadi dan bagaimana dampaknya ke masyarakat dan lingkungan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Kepala Divisi Kampanye Eksekutif Nasional WALHI Uli Arta Siagian, Direktur Justice, Peace, and Integrity of Creation Ordo Fratrum Minorum (JPIC OFM) Papua Alexandro Rangga OFM, dan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri.
Bencana besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memutus akses ribuan warga. Puluhan daerah terdampak, ratusan jembatan rusak, dan mobilitas masyarakat lumpuh. Di tengah kondisi ini, transportasi perintis dinilai menjadi jalur penyelamat untuk membuka akses bantuan, menjaga pasokan logistik, serta mendukung layanan pendidikan dan kesehatan.Seberapa mendesak peran transportasi perintis sebagai nadi konektivitas wilayah terisolasi pascabencana? Kita bahas bersama Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat dan akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno.
Sebuah diskusi penting mengenai tragedi kemanusiaan di Sumatera. Hingga minggu malam, BNPB mencatat jumlah korban jiwa bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mencapai 442 orang, dengan lebih dari 400 orang hilang.Bencana ini dipicu oleh cuaca ekstrem, namun banyak pihak menilai adanya dugaan kerusakan lingkungan yang memperparah dampaknya.Kita akan berbincang dengan pakar yang sangat relevan: Dr. Ir. Firdaus Ali, M.Sc., Pendiri Indonesia Water Institute dan juga Peneliti/Pengajar Teknik Lingkungan UI.Apa penyebab utama yang sebenarnya terjadi di balik bencana masif ini?Seberapa besar peran kerusakan lingkungan dalam meningkatkan korban jiwa dan kerugian?Bagaimana penanggulangannya secara permanen agar bencana serupa tidak terulang kembali di masa depan?Dengarkan analisis mendalam dari sisi teknis dan lingkungan untuk memahami krisis ini dan solusi yang harus segera diimplementasikan oleh pemerintah dan masyarakat.#BencanaSumatera #BanjirBandang #FirdausAli #TeknikLingkungan #UI #IndonesiaWaterInstitute #442Korban #PodcastBencana
Kementerian Pertahanan berencana menambah tentara di tiga kota strategis yang disebut sebagai "center of gravity" yaitu Jakarta, Aceh, dan Papua. Dalihnya demi stabilitas nasional di tengah meningkatnya potensi ancaman terhadap aktivitas sosial, ekonomi, dan pembangunan.Jakarta dipilih karena pusat pemerintahan, Aceh sebagai wilayah terluar sisi barat RI, dan Papua karena butuh pengamanan khusus, terkait juga dengan kondisi geopolitik yang masih bergejolak di sana.Selain itu, pemerintah menargetkan pembangunan 150 batalion tiap tahun, dengan dalih mengamankan industri strategis yang dianggap berkaitan dengan kedaulatan negara, seperti kilang minyak Pertamina.Berbagai langkah ini ditengarai sarat kepentingan politik. Muncul pula kekhawatiran bakal memantik trauma masa lalu saat Orde Baru memberlakukan darurat militer dan daerah operasi militer (DOM).Seberapa urgen penambahan tentara di Jakarta, Aceh, dan Papua? Bagaimana dengan target seratusan batalion per tahun? Apa saja yang perlu diwaspadai dari berbagai kebijakan tersebut? Bagaimana respon wakil rakyat?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) 2011-2013 Soleman B. Ponto, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, dan Plt Kepala Divisi Hukum KontraS Muhammad Yahya Ihyaroza.
Timnas Jerman mendapatkan kemenangan meyakinkan di jeda internasional yang menentukan kelolosan ke World Cup 2026. Seberapa memuaskan performa asuhan Nagelsmann? Apakah ini gambaran timnas yang akan tampil di Piala Dunia nanti?
Talk Disaster Eps. 68: "Sesar Lembang di Tengah Belantara Hoax.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 Oktober 2025Bacaan: "Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." (Mazmur 37:24) Renungan: Terikat dengan kegagalan masa lalu dapat membelenggu kita sehingga tidak bisa mengupayakan sesuatu yang lebih baik lagi. Kegagalan apakah yang pernah kita alami dan sampai saat ini menyebabkan kita susah untuk bangkit dan mencoba lagi? Seberapa besar kegagalan itu dibandingkan dengan kegagalan Petrus, salah satu murid Yesus yang sudah menyangkal-Nya? Bagaimana pula dengan Thomas A. Edison yang telah mencoba dan gagal lebih dari 1000 kali di dalam upaya menemukan bohlam pijar? Namun demikian ia terus mencoba dan mencoba. Ia menganggap kegagalan-kegagalannya sebagai upaya untuk membetulkan cara-cara yang salah di dalam melakukan sesuatu. Berapa kali kita telah gagal? Mungkin baru satu, dua atau tiga kali. Kegagalan apapun yang sudah kita alami, itu bukan alasan untuk tidak mencoba lagi, apalagi terbelenggu dengan kegagalan itu. Kalau ada orang yang tidak pernah gagal, mungkin ia adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu. Kegagalan seharusnya membuat kita lebih bersemangat untuk belajar, membenahi diri dan mengupayakan sesuatu yang lebih baik. Ingatlah bahwa sekalipun kita jatuh, Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita tergeletak. Ia mau agar kita bangkit dan bangkit lagi tanpa pernah menyerah pada kegagalan masa lalu. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, lepaskan aku dari kekecewaan atas kegagalanku di masa lalu. Perbaharui kembali semangatku agar aku bisa bangkit lagi untuk menyongsong masa depanku kembali yang penuh harapan bersama dengan Engkau. Amin. (Dod).
Perselingkuhan masih menjadi isu yang hangat dibicarakan. Namun apa sih yang menyebabkan selingkuh itu terjadi? Mengapa orang melakukan selungkuh? Seberapa banyak kah perselingkuhan terjadi? Mari simak podcast Santai Shaaayyy
Pemerintah memastikan posisi utang Indonesia yang kini mencapai Rp9.138 triliun masih aman, dengan rasio terhadap PDB di bawah 39 persen. Namun, benarkah kondisi fiskal kita benar-benar terkendali?Dalam perbincangan bersama Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Badiul Hadi, Elshinta menelusuri lebih dalam:Apakah klaim “aman” itu mencerminkan kondisi riil ekonomi?Seberapa besar risiko fiskal yang tersembunyi di balik angka utang?Dan bagaimana efisiensi belanja negara bisa menahan laju pinjaman baru?
Keputusan pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dinilai melanggar Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pemotongan anggaran yang dinilai sepihak serta sewenang-wenang itu juga dianggap mengabaikan prinsip adil dan selaras dalam Undang-Undang Dasar 1945. Bagaimana Dewan Perwakilan Daerah menilai dampak kebijakan ini terhadap kesejahteraan daerah dan kemandirian daerah dalam pembangunan, dan langkah Kemendagri yang akan membantu pemerintah daerah yang kesulitan karena adanya pemangkasan? Talk bersama Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Kalteng, Teras Narang.
Seberapa sering sih kamu mengandalkan orang lain? Seberapa sering kamu mengandalkan dirimu sendiri kalau lagi ada masalah?
Podcast ini persembahan kolaborasi dari UPTD Puskesmas Sedayu 1, UKS SMAN 1 Sedayu, dan Perpustakaan Lokaghana. Acara ini dibawakan oleh Annisa Ul Mardhiyah S.P. S.Keb. selaku Pengelola UKS SMAN 1 Sedayu dengan narasumber dr. Seta Nurhayati Mulaarum, M.Sc. selaku Kepala Puskesmas Sedayu 1 dan drg. Reni Subartiwi selaku Programmer UKS Puskesmas Sedayu 1Acara ini merupakan sosialisasi kegiatan CKG (Cek Kesehatan Gratis) tanggal 13-17 Oktober 2025 di SMAN 1 Sedayu Yogyakarta#usahakesehatansekolah #uks #sekolahsehat #sekolahsehatgenerasihebat #literasi #kesehatan #podcast #talkshow #puskesmas #puskesmassedayu1 #ckg #cekkesehatangratis #cekkesehatan #sma #sman1sedayu #lokaghana #perpustakaan #perpustakaansekolah
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Oktober 2025Bacaan: "Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaku diberikan-Nya kepadamu." (Yohanes 15:16b) Renungan: Seseorang pernah berkata, "Anda tidak dapat mengontrol lamanya hidup anda Namun anda dapat mengontrol luas dan kedalamannya." Kalau kita renungkan memang ada kebenaran di balik ungkapan tersebut. Kita memang tidak dapat mengontrol lamanya kita hidup, tapi kita dapat menentukan seberapa dalam dan luas hidup kita ini dapat berbuah sekaligus berdampak bagi orang lain. Ketika kita lahir, kita memerlukan pertolongan orang lain, setelah beranjak remaja kita menolong diri sendiri. Kita dapat makan, minum, ataupun mandi sendiri, dan setelah dewasa selain menolong diri sendiri, kita seharusnya menolong orang lain. Biarkan orang lain merasakan buah yang kita hasilkan. Isilah hidup kita dengan hal-hal yang berguna. Pergunakan waktu yang ada dengan melakukan hal-hal yang membangun. Seberapa banyak orang yang merasa diberkati dengan kehadiran kita, kita sendirilah yang menentukan. Marilah kita isi hidup ini dengan menghasilkan buah kehidupan bagi orang lain. Selamat memberkati banyak orang dengan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk dapat menggunakan hidupku ini dengan bijak, sehingga hidupku menghasilkan buah kebaikan bagi banyak orang dan aku dapat membuat-Mu tersenyum karena aku dapat menjadi kepanjangan tangan, kaki dan mulut-Mu bagi sesamaku. Semoga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan dari hari ini sampai hidup yang kekal. Amin. (Dod).
How much do you know about the origins of the Victoria's Yarra River? - Seberapa banyak Anda tahu tentang asal usul sungai Yarra di Victoria?
With many household assistants returning home for Eid, how do families in Indonesia view the role of household assistants? - Dengan banyaknya Asisten Rumah Tangga yang mudik saat lebaran, bagaimana keluarga-keluarga di Indonesia melihat peran ART ini?
Mulailah dengan mengonsumsi makanan yang baik bagi otak dan menghindari obat-obatan.
Kencan Dengan Tuhan Sabtu, 25 Januari 2025 Bacaan: "Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu." (Mazmur 119:48) Renungan: Apakah kita ingat tokoh Alkitab yang bernama Zakaria dan Elisabet? Dalam Injil Lukas 1:5-6 tertulis, "adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat." Zakaria dan Elisabet sangat mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh. Meski saat itu mereka sudah berusia lanjut dan belum dikaruniai keturunan, mereka tetap setia memelihara hidup di jalan Tuhan dengan hidup benar dan menaati hukum Tuhan. Bukan hal yang mudah untuk selalu hidup beriman dengan benar, setia dan tidak bercela. Perlu usaha yang kuat, ketabahan, ketekunan, keteguhan hati, tekad yang bulat dan tulus untuk dapat mengasihi Tuhan. Tidak jarang orang mudah menyerah dan tidak tahan uji untuk bertahan dalam iman. Sedikit persoalan atau godaan, sudah membuat iman menjadi goyah dan gugur. Seberapa besarkah tekad kita untuk mengikatkan diri kepada Tuhan dan taat pada perintah-perintah-Nya? Maukah kita juga selalu berjuang menjadi orang-orang kesayangan Tuhan dengan berpegang erat kepada-Nya? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh Kudus-Mu agar aku dipenuhi hikmat-Nya untuk setia pada jalan-Mu. Amin. (Dod).
Pemerintah akan menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% per 1 Januari 2025. Masyarakat mempertanyakan keputusan ini karena dilakukan di saat daya beli turun dan melemahnya kelas menengah. Seberapa urgen kenaikan PPN ini? Siapa yang untung? Podcast Bebas Aktif bersama Teuku Riefky dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat UI. Support channel kami melalui: Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcom Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcom YouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom
Selamat datang di channel kami! Di video kali ini, kita akan membahas topik menarik: apakah kita harus menghindari zona nyaman untuk mencapai kesuksesan? Seberapa sering kita mendengar nasihat untuk keluar dari zona nyaman? Banyak yang mengatakan bahwa terjebak di zona nyaman bisa membatasi perkembangan diri, tapi apakah benar begitu? Bisakah kita sukses tanpa keluar dari zona nyaman? Dalam video ini, kita akan mengeksplorasi apakah zona nyaman benar-benar perlu dihindari atau malah bisa menjadi tempat untuk recharge dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru. Tonton sampai habis untuk menemukan cara terbaik mengelola zona nyaman dan strategi sukses yang efektif. Jangan lupa like, subscribe, dan aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan konten menarik lainnya! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting