POPULARITY
Categories
Video pernyataan Amien Rais menuai polemik. Amien Rais menyampaikan pandangan kritisnya terhadap kondisi bangsa, hingga menyinggung urusan pribadi salah satu pejabat. Komdigi langsung “take down” tayangan tersebut karena dianggap menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks.Ada yang beranggapan langkah ini dianggap sebagai pembungkaman. Benarkah demikian?
Adit memutuskan tinggal di rumah neneknya yang telah dihuni sendirian hampir 40 tahun. Sejak itu, berbagai kejadian aneh mulai terjadi, dari teror sosok tak kasat mata hingga kejanggalan pada neneknya yang seolah diikuti sesuatu dari rumah tersebut.Benarkah ada rahasia yang tersimpan di rumah tusuk sate itu?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2026, Lentera Malam
Banyak orang mengira kesuksesan sebagai tanda perkenanan Tuhan. Celakanya, definisi “kesuksesan” di sini dipahami secara duniawi. Jika semua yang terlihat baik – misalnya kesehatan, penghasilan, keamanan, dan kemakmuran – ada pada diri seseorang, orang itu sedang diberkati oleh Tuhan. Allah menyertai hidupnya.Dengan konsep semacam ini, orang yang merasa dirinya diperkenan oleh Tuhan cenderung meremehkan kesalahan-kesalahan mereka. Mereka berpikir bahwa Tuhan maklum dengan semuanya itu. Buktinya, Allah tetap memberikat berkat-berkat-Nya.Benarkah semua kesuksesan itu merupakan tanda perkenanan Tuhan? Benarkah perkenanan itu membuat Tuhan mengesampingkan kesalahan mereka? Khotbah hari ini akan menyediakan jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini.Teks kita hari ini, yaitu Amos 3:3-8, tidak boleh dipisahkan dari bagian sebelumnya (3:1-2). Seperti yang kita sudah pelajari bersama di khotbah sebelumnya, bangsa Israel menganggap sepi ucapan penghukuman yang diberitakan oleh Amos di 2:6-16. Mereka tidak percaya pada berita itu.Mengapa mereka tidak percaya? Alasan utama adalah keadaan mereka yang sedang baik-baik saja. Di bawah pemerintahan Raja Yerobeam II, bangsa Israel memiliki kekuatan militer yang kuat. Beberapa daerah yang sempat dikuasai oleh musuh berhasil direbut kembali. Secara ekonomi mereka juga berjaya. Banyak orang kaya di Israel. Secara relijius mereka juga masih mempersembahkan kurban dan merayakan ritual-ritual penting. Tuhan tampaknya sedang memberkati mereka. Teguran yang disampaikan oleh Amos di 2:6-16 terlalu dibesar-besarkan. Jika TUHAN tidak berkenan kepada mereka, mengapa mereka dalam keadaan yang nyaman, aman dan baik-baik saja?Alasan lain adalah posisi mereka sebagai umat Allah. Mereka adalah umat tebusan yang dilepaskan secara ajaib dari tanah Mesir. Mereka dijadikan umat perjanjian. Posisi mereka di antara segala bangsa sangat unik. Tidak ada bangsa lain seperti mereka.Rasa aman yang palsu seperti itulah yang mendorong mereka untuk mengabaikan dan menentang pemberitaan Amos. Sebagai respons terhadap mereka, Amos mengingatkan bahwa posisi sebagai umat TUHAN bukan jaminan dihindarkan dari hukuman (3:1-2). Dalam perjanjian itu sudah ada aturan: ketidaktaatan akan disikapi TUHAN dengan hukuman. Keadaan bangsa Israel yang terlihat baik-baik saja sebenarnya bukan tanda perkenanan dari Tuhan. Allah tidak berkenan pada pelbagai pelanggaran yang mereka lakukan. Hukuman Allah sudah disiapkan. Mereka perlu mendengarkan dengan kesungguhan. Dalam konteks seperti ini, Amos mengucapkan berita kenabian di 3:3-8.Melalui teks hari ini kita akan belajar beberapa konsep tentang hukuman Allah. Di dalam hukuman Allah kita menemukan keadilan sekaligus kemurahan-Nya. Keseriusan-Nya dalam menegakkan keadilan sama dengan keseriusan-Nya dalam menegakkan kita di atas kasih karunia-Nya.
Maret 2026, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan di rapat DPR bahwa 50 staf Wapres telah dikirim ke IKN untuk persiapan kepindahan. Istana Wapres seluas 14.642 m² telah rampung. Narasi resmi menyebut optimalisasi pemerintahan, tetapi pengamat kritis membaca skenario yang lebih dalam: menjauhkan Gibran dari pusat pengambilan keputusan di Jakarta. Benarkah demikian?
Pada part 2 bersama Dharma Pongrekun kita akan lanjut membahas mengenai Great Reset. Dimana menurut pemaparan beliau, Jakarta masuk daftar menjadi salah satu kota yang di-setting?! Benarkah adanya? Simak selengkapnya di Helmy Yahya Bicara!
Inovasi tarif hemat dinilai picu kelangkaan ojol dan dilema struktural bagi mitra. Benarkah skema ini memecah ojol?
Yuli merantau ke Subang dan tinggal di kos yang berdampingan dengan makam keluarga ibu kos. Kejanggalan demi kejanggalan muncul, dari sikap ibu kos hingga ziarah misterius. Terutama saat Yuli sadar dirinya hamil.Benarkah janin itu hampir dijadikan tumbal, dan rahasia apa di balik makam keluarga tersebut?Saksikan kisah lengkapnya.Copyright 2025, Lentera Malam
Isu keterlibatan dana asing kembali mencuat setelah muncul kabar bahwa investor Amerika, George Soros, disebut-sebut mendanai sejumlah aktivis dan organisasi masyarakat di Indonesia. Isu ini mengemuka setelah Presiden menyinggung adanya pihak-pihak yang diduga menjadi antek asing dalam dinamika politik dan sosial di dalam negeri. Benarkah ada aliran dana tersebut, dan bagaimana implikasinya terhadap kedaulatan serta ruang gerak masyarakat sipil di Indonesia? Pembahasan ini mengulas fakta, polemik, serta dampak yang mungkin timbul bagi kehidupan demokrasi dan stabilitas nasional.Talk: - Analis Netnography Politik dari pusat Literasi Komunikasi Politik Univ Nasional - Dr.Irfan Fauzi Arief MSI- Direktur Emrus Corner, pakar komunikasi politik UPH, Dr Emrus Sihombing
Prabowo resmi gabung Board of Peace dan berkomitmen akan kirimkan pasukan Indonesia ke Gaza. Benarkah ini wujud ketundukan atau justru awal mimpi buruk Tel Aviv?
Benarkah yang berdiri saat ini itu kamu? Atau diri ‘kamu' yang lain?
RI-AS baru saja teken kesepakatan dagang yang longgarkan transfer data ke luar negeri. Benarkah kedaulatan data kita sedang digadaikan?
Pemilu masih sekitar tiga tahun lagi. Namun, sejumlah partai sudah menyatakan dukungan agar Prabowo maju lagi. Meski demikian, Gibran tak diusulkan untuk mendampingi lagi. PAN malah menyodorkan Zulkifli Hasan sebagai pasangan.Benarkah koalisi partai pendukung Prabowo-Gibrantak solid lagi?
Jutaan dokumen rahasia milik terpidana kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, satu per satu mulai terbuka ke publik. Selain mengungkap kejahatan seksual berat yang melibatkan puluhan anak serta menyeret nama sejumlah elite dunia, dokumen tersebut juga memunculkan korespondensi sensitif terkait pembahasan awal kesiapan menghadapi wabah penyakit global.Media Rusia Izvestia, Rabu 4 Februari 2026, melaporkan adanya email tahun 2015 yang dikirim kepada Epstein, diduga kuat berasal dari Bill Gates. Berkas lain yang diunggah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) juga mengungkap komunikasi bertanggal 3 Maret 2017 antara Jeffrey Epstein dan kontak bernama Bill Gates, dengan subjek “Cakupan dan Hasil Kerja BGC3”, perusahaan investasi yang mengelola sebagian kekayaan Bill Gates, yang membahas simulasi pandemi.Temuan ini kembali memunculkan pertanyaan publik: benarkah dokumen-dokumen tersebut terkait dengan konspirasi di balik pandemi COVID-19? Di Indonesia, keraguan terhadap narasi resmi pandemi pernah disuarakan sejumlah tokoh dan pakar, namun kerap dianggap kontroversial dan tidak berdasar. Lalu, bukti apa yang sebenarnya dapat menguatkan dugaan bahwa pandemi COVID-19 merupakan bagian dari kepentingan bisnis dan alat politik global?Bersama Pakar Kebijakan Publik, Politik, dan Ekonomi, Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi.
Daya beli masyrakat disebut masih terjaga, salah satunya imbas kebijakan bantuan sosial. Data BPS pada Kuartal IV 2025, melaporkan konsumsi rumah tangga meningkat 4,98 persen dan memberikan kontribusi sebesar 53,63 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan IV 2025. Sementara upah riil, pada Agustus 2025 tumbuh sedikit, lebih rendah dibandingkan laju inflasi. Bagaimana sebenarnya kondisi daya beli masyarakat saat ini? Talk bersama Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji.
IHSG sempat anjlok 16,7% usai ‘disemprit' MSCI. Benarkah pasar kita bobrok, atau ini strategi Barat menekan ekonomi RI?
Tak ada penjelasan mengapa Indonesia perlu masuk menjadi anggota Dewan Perdamaian yang dibentuk Donald Trump. Prabowo tampil di panggung diplomasi seorang diri dan membuat keputusan-keputusan penting sendiri. Menteri Luar Negeri Sugiono kehilangan tampuk kendali diplomasi. Benarkah sikap itu sebagai bentuk insekuriti personal? - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 2 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." (Yunus 1:3a)Renungan: Ngeyel dalam bahasa Jawa berarti sulit diberi tahu, suka menentang, cenderung menuruti kemauan sendiri, mengambil jalan tidak pada arah yang seharusnya ditempuh, bahkan memilih langkah yang menjauhi atau bertentangan dengan tujuan yang harus dicapai, tanpa alasan memadai, atau tanpa alasan sama sekali. Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe untuk mengingatkan penduduk kota itu agar mereka bertobat, tetapi Yunus justru ke Yafo, lalu berlayar ke Tarsis untuk menjauhi tugas itu, bahkan untuk menjauh dari Tuhan. Alasan Yunus adalah Yunus tidak mau orang Niniwe bertobat, diampuni, dan selamat. Yunus ingin orang Niniwe dibinasakan. Alasan yang egois dan kejam. Ternyata, Yunus adalah orang yang ngeyel, bahkan tidak tanggung-tanggung Yunus ngeyel kepada Tuhan. Tahukah kita bahwa kita pun sesekali atau sering bersikap seperti Yunus: ngeyel kepada Tuhan? Mungkin ada yang bilang, "Ngeyel kepada Tuhan? Mana kami berani? Kalaupun ngeyel, kami ngeyel yang biasa-biasa saja." Benarkah? Coba lihat ini: Mestinya beribadah di gereja, tetapi menghabiskan hari Minggu di tempat wisata. Mestinya bertindak jujur, tetapi melakukan korupsi. Mestinya menggunakan waktu secara bertanggung jawab, tetapi menghabiskannya untuk hal-hal tak bermakna. Bukankah itu bentuk ngeyel kepada Tuhan? Sepertinya, tak habis-habisnya kita harus bertelut memohon ampun kepada Tuhan, karena makin dalam kita memandang hidup kita, makin banyaklah kita temukan ke-ngeyel-an kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena tanpa aku sadari begitu banyak ketidaktaatan yang kulakukan pada-Mu, sehingga seringkali aku berada di luar jalan-Mu. Amin. (Dod).
Cuitan SBY soal kiamat 5 miliar manusia gemparkan publik. Benarkah ini sinyal SBY bertransformasi jadi sosok ‘Uncle Iroh' di dunia nyata?
Konten ini menjelaskan apa maksudnya ketika Yesus disebut Tuhan dan Mesias alias Kristus.
EP250. Suami Dayus.Siapakah suami dayus? Benarkah tak ceraikan isteri dikira sebagai dayus? Jikalau isteri ada lelaki lain, bagaimana pula?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Fenomena hipdut Tenxi mengguncang media sosial dan panggung musik tanah air. Benarkah ini sekadar tren “norak” atau ada dimensi sosial-politik di baliknya?
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP akhirnya resmi diberlakukan.Meski sudah melalui perjalanan panjang, beleid ini masih menyisakan kecemasan, karena sejumlah pasal dalam UU ini dinilai mengancam demokrasi dan kebebasan berekspresi. Benarkah demikian?
Saat badai kehidupan datang menerpa, rasa takut dan tak berdaya sering kali tak terelakkan. Namun pertanyaannya bukan hanya bagaimana bertahan, melainkan bagaimana melaluinya tanpa kehilangan arah, iman, dan harapan—tanpa tenggelam di dalamnya.Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Bpk. Sugi Lasiman hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
Bismillah,BENARKAH BULAN RAJAB = BULAN HARAM?(Is It True That the Month of Rajab Is a Sacred Month?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 17“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”
Bismillah,BENARKAH DOSA DI BULAN RAJAB BERBEDA?(is it true that sins in the month of rajab are different?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 17“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”
Mulai 2 Januari 2026, ketentuan KUHAP menegaskan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai penyidik utama yang berwenang melakukan penyidikan terhadap seluruh tindak pidana. Meski berlaku resmi, aturan ini memunculkan perdebatan dan kekhawatiran soal potensi penyalahgunaan kewenangan.Ke mana arah kebijakan ini dibaca?Benarkah ada celah abuse of power, dan mekanisme atau tools apa yang dapat mencegahnya?Dibahas bersama Pakar Hukum Pidana, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi,Dr. Ahmad Sofian.
Romantisme Soekarno di Hari Ibu ternyata mirip jebakan Sanji One Piece. Benarkah perayaan ini hanya sangkar emas?
Benarkah Ada Sunnah Memberi Jarak 30 Menit Antara Makan dan Minum? - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK.
Di tengah penanganan banjir bandang dan longsor di Sumatera, sempat beredar kabar tiga kepala daerah “angkat tangan” menghadapi bencana. Mendagri Tito Karnavian meluruskan bahwa para bupati tersebut tetap bekerja semaksimal mungkin, meski menghadapi keterbatasan akses dan sumber daya.Lalu, bagaimana peran pemerintah pusat dalam mendampingi daerah yang kesulitan menangani situasi darurat? Guru Besar IPDN dan pakar otonomi daerah, Prof. Johermansyah Johan, memberikan analisis tentang tantangan koordinasi serta langkah strategis untuk memperkuat respons bencana.
Di kelas kali ini Ashin Kheminda akan menyampaikan teladan dari kitab suci tentang kualitas-kualitas baik yang seharusnya kita miliki, yaitu kepatuhan dan lain-lain.
Belum selesai isu ijazah Jokowi, kini ijazah Gibran Rakabuming dipermasalahkan.PSI menuding, ada pihak ingin jadi cawapres 2029, yang mengorkestrasi isu kasus ijazah.Tudingan ini muncul usai Partai Demokrat menyinggungnya.Benarkah isu ijazah terkait kontestasi Pilpres 2029?
Hai, Sobat Cuan..Benarkah market crash sudah dekat, dan tanda-tandanya mulai terlihat jelas. Tekanan dari perlambatan ekonomi AS, volatilitas yang meningkat, serta arus modal asing yang mulai keluar dari negara berkembang membuat pasar bergerak semakin rapuh. Dalam situasi seperti ini, pertanyaan terbesarnya bukan lagi kapan pasar jatuh, tetapi siapa yang paling siap ketika tekanan itu akhirnya pecah. Simak analisa lengkapnya bersama Maria Katarina dan Gelson Kurniawan selaku Equity Analyst CNBC Indonesia berikut ini.Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe youtube channel Cuap Cuap Cuan, kemudian di like, comment dan share ya. Salam cuan!
Ketika badai hidup datang menerjang, ketakutan sering kali membuat kita ingin menyerah. Bagaimana kita dapat melangkah melewati badai itu tanpa tenggelam, bahkan menemukan kekuatan baru di tengahnya?Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Bpk. Sugi Lasiman hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 4 November 2025Bacaan: "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." (Amsal 27:5) Renungan: Suatu kali Ny. Albert Caldwel bertanya kepada salah seorang awak kapal Titanic, "Benarkah kapal ini tidak bisa tenggelam?" Jawab awak kapal tersebut, "Benar, nyonya. Bahkan, Tuhan sendiri tak mungkin menenggelamkan kapal ini." Dua hari kemudian, kapal tersebut memasuki kawasan Grand Banks, sebuah kawasan berbahaya karena banyak gunung es bawah laut. Pada 14 April 1912, dua puluh menit sebelum pukul 24.00 malam, kapal pesiar mewah, Titanic, menyerempet gunung es dan akhirnya tenggelam tiga jam kemudian. Seringkali kita jumpai, kesombongan yang membuat sebagian orang sulit untuk menerima teguran. Mengapa teguran dan peringatan selalu disamakan dengan kelemahan atau aib? Padahal Amsal 27:5 berkata, "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." Bagaimana respon yang benar menghadapi sebuah teguran? Raja Daud dalam Mzm 119:14 menganggap peringatan Tuhan sama bahagianya dengan menerima harta benda. Seseorang hanya bisa bertumbuh lewat masukan, teguran bahkan peringatan dari orang lain. Apakah kita pernah mengalami teguran? Terkadang teguran itu menyakitkan, tetapi kalau kita mau lihat dari kacamata Tuhan, dibalik teguran itu ada kebaikan dan perubahan untuk hari yang kan datang. Jika hari ini kita mengalami teguran yang tidak disangka-sangka, tetaplah tenang dan berusahalah menemukan apa rencana Tuhan dibalik teguran itu. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah rahmat kerendahan hati dalam diriku, sehingga ketika aku mengalami teguran atau nasihat yang tidak pernah kubayangkan, yang membuat aku kecewa dan sakit hati, aku tetap bisa menerimanya dengan lapang dada. Sebab aku percaya saat itu Engkau mau mengubah cara pandang, sikap, cara hidup dan kepribadianku untuk menjadi lebih baik lagi melalui teguran tersebut. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 Oktober 2025Bacaan: "Nama baik lebih besar daripada kekayaan besar." (Amsal 22:1) Renungan: Nama baik merupakan harta milik seseorang yang paling berharga. Kalau kita menggosipkan seseorang, sama saja dengan menghancurkan miliknya yang paling berharga, yaitu nama baiknya. Gosip itu gampang dan mudah ditumbuhkan, namun sangat membahayakan dan menyakitkan rasanya. Penggosip tidak dapat menarik kembali gunjingan yang telah mereka katakan. Setelah berucap, gosip itu tersebar kemana-mana. Sama seperti bulu yang kita tebarkan dari atas atap rumah, begitu kita tebarkan, angin akan menerbangkannya kemana-mana dan kita tidak akan dapat mengumpulkannya kembali. Orang yang suka membicarakan orang lain, sebenarnya dia sedang menghancurkan hubungan yang telah dimilikinya, dan ia tidak akan lagi menemukan teman-teman yang menyenangkan pada masa yang akan datang. Oleh sebab itu sebelum kita berbicara atau mengulangi suatu cerita yang pernah kita dengar, tanyalah diri sendiri. Benarkah ini? Adilkan ini? Perlukah ini? Membangunkah ini? Jika tidak, diamlah! Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku kalau aku sering membicarakan kejelekan orang lain. Tanpa kusadari orang tersebut terluka hatinya karena pembicaraan mulutku yang menyakitkan. Balutlah hatinya, agar semua lukanya Kau pulihkan dengan darah-Mu sendiri. Kini urapilah pikiran, perasaan dan perkataanku, agar menjadi berkat dan bukan kutuk bagi orang lain. Amin. (Dod).
Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta bakal membuka posko pengaduan, untuk menampung keluhan masyarakat terkait tata kelola maupun terkait lokasi parkir yang meresahkan, mulai Senin besok. Sebelumnya Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta menyegel dua lokasi parkir ilegal, yang berada di apartemen karena tidak memiliki izin resmi. Apa dugaan pelanggaran atau maladministrasi terkait perpakiran yang ingin diselidiki Pansus Perparkiran DPRD DKI?Talk bersama Anggota Pansus Perparkiran DPRD DKI, Pandapotan Sinaga.
WAJIB TONTON! NGERI!! MANUSIA SERIGALA? HOMO HOMINI LUPUS UPH College Chapel (Rabu, 27 Agt 2025)Lippo KarawaciMANUSIA adalah SERIGALA bagi MANUSIA yang lain merupakan istilah yang sangat terkenal sampai hari ini. Apa arti istilah ini? Benarkah istilah ini? Apa kata Alkitab tentang HOMO HOMINI LUPUS? Mari temukan jawabannya dalam khotbah kali ini.
Tot Tot Wut Wut akhirnya direm! Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, hentikan sementara penggunaan sirene dan strobo di jalan raya. Langkah ini jadi respons atas keresahan publik yang merasa terganggu hingga melahirkan gerakan viral ‘Stop Tot Tot Wut Wut'. Benarkah aturan baru ini bakal bikin jalan raya lebih tertib, atau sekadar janji manis? Simak obrolan tajam bersama Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch, Edison Siahaan.
EP240. Tunaikan Tanggungjawab Dan Nafkah Sahaja Dah Cukup?Terdapat para suami yang beranggapan bahawa dengan meninaikan tanggungjawab dan nafkah sahaja sudah memadai dalam rumah tangga, selainnya seperti luangkan mas bersama keluarga tidak penting. Benarkah begitu dalam Islam?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counsellingFor sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Pemerintah resmi membuka program magang bagi fresh graduate dengan uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Apa alasan di balik kebijakan ini? Benarkah menjadi solusi bagi pengangguran lulusan perguruan tinggi, atau justru ada tantangan lain yang menanti?Simak pembahasan lengkap bersama Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, hanya di Spotify
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 274 (Matius 19:23-26): Sungguh sukar bagi orang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Benarkah? Ya. Mengapa? Karena Yesus yang mengatakannya. Orang kaya susah masuk ke dalam Kerajaan Allah selama hatinya masih ada pada hartanya.
Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di dua SPBU swasta masih mengalami kekosongan yang diduga karena adanya perubahan regulasi impor. Sebelumnya izin impor BBM berlaku 12 bulan sekali, namun sejak 2025 izin hanya berlaku 6 bulan.Selain itu kekosongan diduga ada kaitannya dengan kuota pasokan. Seruan dari kementerian ESDM agar SPBU swasta beralih membeli stok BBM dari Pertamina, mengundang tanda tanya dari masyarakat yang banyak bermigrasi ke SPBU swasta. Mereka menduga situasi ini diciptakan karena penjualan BBM di SPBU plat merah belum mencapai target dan persaingan usaha yang kurang sehat. Benarkah? Wawancara Praktisi Migas dari Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Ir. Hadi Ismoyo
EP238. Nak Berubah Perlu Ikhlas?Metos rumah tangga bahawa untuk mengubah sikap negatif yang dibenci pasangan perlukan keikhklasan diri, selagi mana tiada keikhlasan, pasangan perlu terima diri mereka seadanya. Benarkah begitu?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counsellingFor sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Demonstrasi yang berujung kerusuhan dan anarkisme di sejumlah daerah selama sepekan terakhir, diduga ada peran atau keterlibatan pihak asing. Sinyalemen tersebut diungkapan tokoh intelijen, termasuk pernah diungkapkan Presiden Prabowo sendiri. Benarkah kerusuhan Tgl 25 dan 29 Agustus, tidak hanya dipicu masalah ekonomi dan kekecewaan terhadap DPR, atau faktor internal dalam negeri semata? Talk bersama Chairman Arghajata, Rezki Sri Wibowo.
Senin, 25 Agustus, massa berunjuk rasa di sekitar gedung DPRmenyoroti penghasilan anggota dewan yang ditaksir 230 juta rupiah per bulan.Massa kecewa besarnya gaji DPR tak disertai dengan kinerjamaksimal.DPR pun dituding tidak peka dengan kondisi bangsa saat ini.Benarkah demikian?
READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Season 02, Eps #02 [George Bush]: Instrumen Penghakiman AllahPdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouYosua menumpas habis semua yang bernafas dari negeri orang Amori atas perintah Tuhan. Bukankah Tuhan Yesus berkata, "Siapa menggunakan pedang akan binasa oleh pedang"?Lalu, mengapa Allah memakai pedang Israel untuk menghakimi Amori? Benarkah orang Amori tidak mendapatkan belas kasihan Tuhan? Dan adakah Israel lebih layak sehingga Tuhan memakai mereka sebagai instrumen penghakiman-Nya?Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd2-02 Note:George Bush (1796–1859) adalah seorang profesor sastra Timur Tengah dan seorang pendeta dari tradisi Presbiterian. Ia mengambil studi teologi di Princeton Theological Seminary dan menerbitkan berbagai karya teologis pada pertengahan abad ke-19. Ia merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, putra dari John Bush dan Abigail Marvin.https://www.eapoe.org/people/bushgeor.htm
Pembawa Renungan : dr. Robert Reverger, SpKJ Denpasar Bali Luk 1:39-56
Bank Sentral AS atau Federal Reserve kembali menurunkan suku bunga, meski dua indikator utama laju inflasi, Indeks Harga Konsumen dan Indeks Harga Produsen, keduanya menguat. Benarkah laju inflasi di AS telah terkendali, sehingga pelonggaran bisa berlanjut memasuki 2025?
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Benarkah tergulingnya Presiden Suriah Bashar Al-Assad menandai hilangnya sekutu utama Rusia di Timur Tengah? Sementara di Indonesia, memperingati Hari HAM Sedunia, SETARA Institute kembali merilis Indeks HAM 2024 yang menunjukkan penurunan kinerja pemerintahan Jokowi di bidang HAM.
Klaim tiket eksklusif kamu untuk pengalaman berpodcast terbaik bersama Firstory disini. Klik link https://firstory.me/id/ sekarang juga, jangan sampai kelewat ya! —— Firstory DAI —— Apakah benar malas itu cuma mitos? Dalam video ini, kita akan membahas buku "Laziness Does Not Exist" karya Devon Price yang mengungkap rahasia produktif yang sesungguhnya. Buku ini mengajak kita untuk berpikir ulang tentang konsep malas dan produktivitas. Benarkah tidak ada pemalas dan tidak ada orang yang malas? Bagaimana kita bisa menjadi lebih produktif tanpa mengorbankan kebahagiaan kita? Temukan tips produktif dan rahasia produktif dari pengalaman pribadi penulis yang merupakan seorang overachiever. Video ini akan menjawab kenapa seseorang sering dianggap pemalas dan mengapa bahagia lebih penting daripada sekadar produktif. Tonton sekarang untuk mendapatkan wawasan baru yang akan mengubah cara pandangmu tentang produktivitas! #tidakadapemalas #tidakadaorangyangmalas #tipsproduktif #rahasiaproduktif #kenapaseseorangdianggappemalas #bahagialebihpentingdaripadaproduktif Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting