POPULARITY
Kreativitas seni atau batas norma masyarakat? Episode kali ini membahas perdebatan hangat terkait penggunaan simbol kontroversial dalam acara festival lokal. Ketua MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., memberikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga nilai keagamaan dan etika publik dalam ekspresi seni. Dengarkan pembahasan selengkapnya di episode ini.
Khutbah Jum'at - Ustadz Umar Lathif hafizhahullahu.Judul: Manusia Cenderung Melewati Batas.Sumber : Youtube.
La historia del Hospital Miguel Hidalgo en las últimas cuatro décadas está estrechamente ligada a la trayectoria del médico neurólogo Gerónimo Aguayo Leytte, quien fue testigo de la transformación del antiguo hospital universitario en un centro regional de especialidades y, posteriormente, encabezó el proyecto que dio origen al actual nosocomio.
A special Batas & Hustisya episode with Atty Conti and Atty Elamparo.
Di tengah era interdependensi global yang kian kompleks, tidak ada satu pun organisasi—sehebat apa pun korporasinya atau sekuat apa pun pemerintahannya—yang mampu menyelesaikan krisis sistemik secara sendirian. Tantangan abad ke-21, mulai dari krisis iklim, kelangkaan air bersih, hingga ketimpangan sosial, tidak pernah mengenali batas geografis maupun sekat-sekat sektoral. Mempertahankan ego sektoral dan pola kerja terisolasi (silo mentality) di masa kini adalah sebuah kekeliruan fatal, sebab masalah yang kita hadapi bersifat saling terhubung dan berdampak secara langsung pada seluruh jaring kehidupan. Oleh karena itu, pilar utama dalam meretas masa depan yang berkelanjutan adalah keberanian untuk Berkolaborasi Lintas Batas (Collaborating Across Boundaries). Kolaborasi sejati melampaui sekadar kerja sama transaksional atau seremoni diplomatis; ia menuntut kesediaan untuk meruntuhkan tembok kecurigaan masa lalu dan membangun aliansi yang tidak biasa (unconventional allies) antara sektor privat, pemerintah, serta organisasi masyarakat sipil. Ketika seluruh elemen sistem hadir dalam satu ruang dialog, mengesampingkan prasangka, dan belajar melihat realitas dari kacamata pihak lain, kecerdasan kolektif akan terbangun untuk merumuskan solusi mendasar yang tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja. Pada akhirnya, kolaborasi lintas batas bukanlah sekadar pilihan strategis yang manjur, melainkan sebuah kebutuhan eksistensial bagi peradaban manusia. Pergeseran dari mentalitas kompetisi zero-sum menuju tindakan menciptakan bersama (co-creating) mensyaratkan kepemimpinan yang berorientasi pada keterbukaan, kerendahan hati, dan nilai kemanusiaan. Hanya dengan merajut jaringan kerja sama yang berlandaskan rasa percaya dan tanggung jawab bersama terhadap bumi, kita mampu mengubah ancaman krisis global menjadi gelombang inovasi berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kesehatan planet Bumi saat ini berada pada kondisi yang sangat kritis akibat akumulasi aktivitas manusia yang melampaui daya dukung biofisik alam. Konsep kesehatan planet menegaskan bahwa kesejahteraan dan keberlangsungan peradaban manusia sangat bergantung pada stabilitas ekosistem global. Namun, indikator ilmiah terkini menunjukkan bahwa mayoritas batasan planet (planetary boundaries)—termasuk perubahan iklim, integritas biosfer, hingga asidifikasi samudra—telah terlampaui. Kondisi ini memperlihatkan bahwa Bumi bukan lagi sekadar mengalami gangguan lingkungan lokal, melainkan sedang menghadapi penurunan fungsi vital secara sistemik yang mengancam ruang hidup yang aman bagi seluruh makhluk hidup. Krisis kesehatan planet tidak bekerja secara terisolasi, melainkan saling terhubung dalam jaringan dinamika sistem yang kompleks. Kerusakan pada satu komponen ekologis, seperti deforestasi masif di kawasan hutan tropis, secara langsung merusak siklus air tawar, mempercepat pemanasan global, dan memperburuk penyerapan karbon oleh lautan. Pendekatan konvensional yang hanya berfokus pada reduksi dampak negatif atau efisiensi teknis inkremental terbukti tidak memadai untuk menghentikan laju degradasi ini. Tanpa pemahaman ontologis bahwa perekonomian manusia merupakan bagian kecil yang bergantung penuh pada ekonomi alam, upaya pemulihan akan terus terjebak dalam solusi superfisial. Untuk mengembalikan kesehatan planet Bumi, diperlukan transformasi mendasar menuju tatanan yang regeneratif dan berkeadilan. Pergeseran paradigma harus dilakukan dari pemanfaatan alam yang eksploitatif menuju kondisi flourishing, di mana aktivitas sosial dan ekonomi manusia beroperasi di dalam batas-batas aman planet (safe and just space). Hal ini menuntut komitmen bersama melalui penerapan ekonomi sirkular, perlindungan sumber daya komunal (the commons), serta adopsi teknologi ramah lingkungan yang memulihkan daya pulih alam. Menjaga kesehatan Bumi pada hakikatnya adalah investasi tertinggi untuk menjamin hak hidup dan masa depan generasi mendatang.
Ustadz Ammi Nur Baits - Jangan Sepelekan!! Batas Aurat Wanita di Depan Lelaki yang Bukan Mahramnya Ustadz Ammi Nur Baits
Sa Pilipinas, patuloy na hinaharap ng maraming bata ang panganib ng online sexual exploitation. Ngunit sa tulong ng ilang organisasyon, may mga programang naglalayong protektahan ang mga bata at tiyaking may pangmatagalang suporta para sa mga biktima at kanilang mga pamilya.
Kasih Yang Menembus Batas - Ev. Ginting - 21 Juni 2026 - GBI Sariwangi
Bilang bahagi ng pagdiriwang ng National Flag Days sa Pilipinas, hinihikayat ang mga tanggapan ng pamahalaan, paaralan, negosyo, at maging mga pribadong tahanan na magtaas ng watawat mula Mayo 28 hanggang Hunyo 12 pero alam mo ba na may batas na nagtatakda kung paano dapat gamitin at igalang ang watawat ng Pilipinas?
In Usap Tayo, we discussed essential road rules in Australia coinciding with National Road Safety Week. - Sa Usap Tayo, tinalakay namin ang mga pangunahing batas trapiko sa Australia kasabay ng National Road Safety Week.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Batas Ilmu PengetahuanDiambil dari: Ibrani 11:3 (TB) “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.”Wonder Kids, ilmu pengetahuan menolong manusia mempelajari banyak hal. Dengan ilmu pengetahuan, orang bisa melihat, meneliti, dan memahami bagaimana sesuatu bekerja. Misalnya, orang bisa belajar tentang tumbuhan, bintang, tubuh manusia, dan banyak hal lainnya. Tetapi ilmu pengetahuan juga punya batas. Tidak semua hal bisa dilihat langsung dengan mata atau dibuktikan dengan percobaan sederhana.Contohnya, ada banyak hal yang kita tahu itu nyata walaupun kita tidak melihatnya secara langsung setiap saat. Kita tidak melihat angin, tetapi kita bisa melihat pohon bergerak. Kita tidak melihat listrik, tetapi kita tahu listrik bekerja saat lampu menyala. Begitu juga, ada hal-hal yang manusia pelajari dari petunjuk-petunjuk yang ada.Firman Tuhan dalam Ibrani 11:3 mengajarkan sesuatu yang sangat penting. Alam semesta ini dijadikan oleh firman Allah. Artinya, dunia ini ada bukan karena kebetulan, tetapi karena Tuhan menciptakannya. Memang kita tidak melihat saat Tuhan menciptakan langit dan bumi, tetapi kita percaya kepada firman-Nya yang benar. Tuhan memberi kita iman untuk memahami bahwa Dia adalah Pencipta.Wonder Kids, ini bukan berarti kita menolak belajar. Justru kita boleh belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi kita juga harus ingat bahwa manusia tidak tahu segalanya. Ada batas dalam pengetahuan manusia, tetapi tidak ada batas dalam hikmat Tuhan. Saat ada hal yang belum kita mengerti, kita tidak perlu cepat-cepat berkata bahwa Tuhan tidak ada. Sebaliknya, kita belajar rendah hati dan percaya bahwa Tuhan jauh lebih besar dari pikiran kita.Karena itu, saat kamu melihat dunia ini, ingatlah bahwa semua ini tidak muncul sendiri. Langit, bumi, pohon, hujan, hewan, dan hidupmu sendiri adalah karya Tuhan. Dan semakin kita melihat ciptaan-Nya, semakin kita bisa bersyukur kepada Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal di sekitarmu yang membuatmu kagum, misalnya langit, bunga, tubuhmu, atau hujan. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta yang hebat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan alam semesta dengan firman-Mu. Tolong aku supaya mau belajar dengan baik, tetapi juga percaya kepada-Mu dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ilmu pengetahuan punya batas, tetapi Tuhan Sang Pencipta tidak terbatas dan firman-Nya selalu benar. Tuhan Yesus memberkati.
Di episode kali ini, Pagar Hijau Manahan duduk bersama Sambernyawa Rescue Team, garda terdepan dalam penanganan medis suporter khususnya PERSIS Solo, untuk bicara soal dapur kolektif mereka hingga batasan rivalitas demi kemanusiaan.Episode Podcast Pagar Hijau Manahan kali ini dipandu oleh Addin Hanifa & Aditomo Susilo.
[Matthew 5:17-19, Wednesday of the 3rd Week of Lent]
Here are the top headlines from the Philippines for the week. - Narito ang mga pangunahing balita sa Pilipinas ngayong buong linggo.
Serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran semakin memanas. Di podcast ini, kita bakal membahas bersama mantan Duta Besar Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, untuk melihat lebih dalam bagaimana konflik ini bisa berkembang dan apa dampaknya bagi kawasan maupun dunia.Sebelum membahas konflik lebih jauh, penting juga melihat Iran sebagai sebuah negara dengan sejarah dan peradaban panjang. Dulu dikenal sebagai Persia, wilayah ini sudah menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu dan pernah melahirkan kerajaan besar di dunia kuno.Ekonomi yang banyak bertumpu pada sektor energi, dengan cadangan minyak dan gas yang sangat besar, menjadikannya salah satu kekuatan energi global.Namun, di tengah identitas sejarah dan kekuatan sumber daya itu, konflik geopolitik kembali menempatkan Iran di pusat perhatian dunia. Bagaimana perang ini bisa terjadi? Seperti apa kekuatan militer Iran sesungguhnya?Saksikan podcast Si Paling Kontroversi, Senin, 9 Maret 2026, pukul 20.00 WIB hanya di YouTube Metro TV.
Hablamos con Milena Batas, ponente del cine con Alma de Mujer que tendrá lugar el próximo 26 de marzo en el Espacio Cultural Aguere a las 17:00 horas. Durante esta entrevista conoceremos mejor a esta reconocida productora de eventos. Inscripción gratuita en: https://forms.gle/Mp3iZ5uTccFfmLF19
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Yohanes Keluli Witak dari Stasi Santa Maria Perantara Rahmat Atawatung, Paroki Santo Bernardus Abbas Tokojaeng di Keuskupan Larantuka, NTT, Indonesia. Yeremia 7: 23-28; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Lukas 11: 14-23.TUHAN MENETAPKAN BATAS Renungan kita pada hari inibertema: Tuhan Menetapkan Batas. “Apakah Tuhan Allah memiliki batas?” tanyaseorang remaja kepada Pastor Parokinya. Jawab sang Pastor, “Ya, Tuhanmenetapkan batas-batas tertentu, ketika sejak manusia pertama, syaratsyaratditetapkan supaya manusia yang memiliki kebebasan itu harus bertanggung jawabatas kepercayaan yang Tuhan berikan. “Terus kenapa Tuhan dikatakan jugaselama-lamanya”? sangga remaja itu. Pastor lebih mendekatinya dan menjelaskan. “Jadi bagi Tuhan sendiri, Iatidak terbatas dalam kehendak, kemurahan, dan keberadaannya. Ia kekal dan tidakterikat oleh tempat dan waktu. Tetapi dalam memberikan ajaran dan perintahkepada manusia, Tuhan menetapkan batas-batas. Maka kita memiliki sejumlah batasberupa perintah-perintah-Nya seperti: jangan berbohong, jangan mencuri, janganberbuat cabul, jangan malas, dan seterusnya.” Setelah ia pahami penjelasanPastor dan kembali ke rumahnya, ia mulai menulis sejumlah perintah Tuhan yangharus diikutinya dalam bertingkah laku. Karena ia sering lupa akan tugas-tugasutamanya, ia menetapkan batas-batas keinginannya, yaitu bermain hp satu jam disore hari dan satu jam lagi di malam hari. Waktu yang lain ia pakai untukkerjakan apa yang diminta orang tuanya dan belajar mengulangi pelajaran sertamengerjakan tugas-tugas dari sekolah. Di dalam masa Pra Paskah ini,remaja tadi memiliki beberapa daftar berupa batas-batas yang mengontrolnya didalam bertingkah laku. Ia benar-benar mengikuti arahan dan nasihat dari PastorParoki dan orang tuanya. Secara umum kita sebagai pengikut Kristus dan anggotaGereja, Tuhan Allah menetapkan batas-batas umum untuk kita ikuti dan patuhi.Batas-batas umum tersebut berlaku bagi semua orang, setiap tempat dan segalazaman. Pada hari ini, melalui inspirasibacaan-bacaan liturgis, kita diingatkan tentang diri kita pribadi dan sebagaikomunitas umat yang beriman kepada Kristus, yang membentuk Gereja yang satu dankudus, sebagai orang-orang-Nya Yesus Kristus. Kita adalah bagian dari Yesus danbukan Setan. Identitas kita sebagai orang Kristen, yaitu orang-orang-NyaKristus merupakan batas umum yang kita jaga, banggakan dan pelihara. Dua seruan yang penting bagikita untuk hari ini ialah: kita menjaga batas ini dengan menjadi bangsa ataukomunitas orang-orang yang selalu mendengarkan Tuhan. Keras kepala, keras hati,dan memilih jalan sendiri, sangat bertentangan dengan identitas itu.Berikutnya, identitas ini kita pelihara dengan tetap selamanya bersama YesusKritstus, sebab Ia sendiri menegaskan bahwa tidak bersama Dia berarti menjadimusuh-nya Dia.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, terimakasih atas rahmat persekutuan yang menyatukan kami. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Apokalips bukan sekadar ledakan nuklir yang menghanguskan. Akar katanya justru berarti menyingkap tirai penutup realitas. Kita sedang dipaksa melihat borok sistem lama. Saatnya berhenti takut dan mulai menatap tajam. Sains dan teknologi kini melompat bak kesetanan. Batas antara manusia dan mesin semakin kabur. Ini adalah fase kontraksi kelahiran yang menyakitkan. Sistem yang busuk memang layak dibakar habis. Jangan jadi penonton pasif di tepi jurang. Kita adalah sutradara dari perubahan masif ini. Ketidakpastian adalah taman bermain bagi kreativitas murni. Apokalips adalah undangan resmi untuk segera bangun.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, akhirnya memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru yang dibeli dengan anggaran 8,5 miliar Rupiah setelah mendapat kritikan tajam dari publik. Pembelian mobil dinas yang terbilang sangat mahal ini memicu kontroversi, terutama karena publik menilai bahwa pengeluaran tersebut tidak tepat di tengah kesulitan ekonomi.
The Federal Opposition is set to introduce a strict bill that would make it a criminal offense to facilitate the return of Australians with ties to terrorist "hot spots" as the closure of Syria's Al-Roj camp looms. - Ipinapanukala ng Federal Opposition ang isang mahigpit na batas na magpaparusa sa sinumang tutulong sa pagbabalik ng mga Australian citizen na may ugnayan sa "terrorist hot spots," sa gitna ng nakaambang pagsasara ng Al-Roj camp sa Syria.
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menegaskan bahwa partainya akan konsisten mendorong ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 7 persen. Menurut Surya Paloh, ambang batas 7 persen akan lebih efektif dalam memastikan kualitas demokrasi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Surya Paloh di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, setelah melepas tim Safari Ramadan DPP Partai Nasdem. Selain itu, Surya Paloh juga mengkritisi banyaknya partai politik yang ada, dan mempertanyakan sejauh mana manfaat yang diberikan untuk demokrasi. Menurutnya, peran partai politik haruslah membangun kesadaran masyarakat bahwa kebebasan dalam berdemokrasi harus diimbangi dengan tanggung jawab.
Algunos de los vecinos de Grazalema que fueron desalojados por el temporal empiezan a regresar hoy a sus hogares. Comienza la huelga de médicos para exigir un estatuto propio y el fin de las guardias de 24 horas obligatorias. Y PP y Vox apoyarán en el Congreso prohibir el burka y el niqab en espacios públicos.
Before the passage of Hate Speech legislation following the tragic attack in Bondi, several rights groups called on the government to include stronger protections against LGBTIQ+ discrimination. - Bago ang pagpasa ng Hate Speech legislation kasunod ng malagim na pag-atake sa Bondi, ilang rights groups ang nanawagan sa gobyerno na magsama ng mas matitinding proteksyon laban sa diskriminasyon sa LGBTIQ+.
Ambang batas parlemen kembali menjadi sorotan dalam pembahasan RUU Pemilu. Ketentuan ini dinilai berpengaruh langsung terhadap keterwakilan suara pemilih sekaligus konfigurasi kekuatan partai politik di DPR. Usulan penghapusan ambang batas memunculkan pro dan kontra di kalangan fraksi, karena di satu sisi dianggap lebih inklusif, namun di sisi lain dikhawatirkan berdampak pada efektivitas dan stabilitas sistem parlementer.Apa saja konsekuensi politik dan demokrasi dari usulan tersebut? Hal-hal apa yang perlu dicermati publik menjelang perubahan aturan pemilu?Dibahas bersama Mantan Ketua Panwaslu Jakarta sekaligus Pengamat Pemilu, Ramdansyah, dalam dialog yang mendalam dan berimbang.
Wacana ambang batas parlemen nol persen kembali mengemuka dalam Revisi UU Pemilu. Kebijakan ini dinilai dapat memperluas keterwakilan suara rakyat karena tidak ada suara pemilih yang terbuang. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran parlemen menjadi terlalu terfragmentasi dan kurang efektif. Untuk mengantisipasi hal tersebut, opsi pembentukan fraksi gabungan ikut dibahas. Lalu, sejauh mana kebijakan ini membawa manfaat, dan apa risiko yang perlu diantisipasi bagi demokrasi ke depan?Talk: - Pengamat Politik/Mantan Pengurus Parpol, Inas Nasrullah Zubir - Pengamat Politik Sumatera Utara, Shohibul Anshor Siregar
We are back with another entry in The Searchers catalog. Get ready for an episode that isn't only oh so brand new, but covers a film that's oh so rare! (It is literally our most obscure review ever.) One of our frequent guests, Odie Arbuckle, joins us again with quite the pick — a Filipino action film from 1997. Full of melodrama as is usual for Filipino cinema and action that breathes the essence of Hong Kong nitrocellulose. Hear us gab a lil' about this film, a lil' about Filipino cinema in general, and a lil' about other films as we continue broadening our horizons! Join us! We don't want to leave you alone as we bask in the sands of this new frontier! Youtube link to the movie, HERE. Remember to send us your mailbags at thesearcherspodcast@gmail.com! Hope y'all enjoy this episode! Next episode is back to our bread and butter--full western mode. We are excited for this one so stay tuned. Please rate us a 5/5 on Apple, Spotify, or Podbean, and review us on Apple. Our episode catalogue: https://searchersfilmpodcast.podbean.com/
Aksi unjuk rasa lebih dari 100 pengungsi Rohingya di depan kantor IOM Pekanbaru yang menuntut peningkatan bantuan ekonomi, layanan kesehatan, dan pendidikan, seiring dinilai tidak lagi sesuai kebutuhan hidup. Diskusi juga menyoroti besaran bantuan bulanan yang diterima pengungsi serta pertanyaan tentang ada tidaknya batas waktu negara singgah menampung pengungsi dan potensi dampaknya terhadap stabilitas sosial dan keamanan wilayah penampung.Simak perbincangan bersama International Refugee Law - Dr. Kadarudin, S.H., M.H. (Sekretaris Departemen Hukum Internasional FH-UnHas)
The Indonesian government has launched and rolled out the Global Citizenship of Indonesia (GCI) visa intended for descendants or former WNI (XWNI). - Pemerintah Indonesia telah meluncurkan dan menggulirkan visa Global Citizenship of Indonesia (GCI) yang ditujukan bagi keturunan atau mantan WNI (XWNI).
Pdm. Handoyo Salim Yesaya 10:15Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya?seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu!
Bueno, en esta parte 2 de mi conversación sobre el Código, trato de llegar a la definición de cuál es nuestra obligación, cómo podemos integrar la ética en general y no solo el Código en nuestra práctica, y por qué el monitoreo del Código es tan elitista como el apoyo a la lactancia y la salud en general. Les mencioné la Cumbre de ASI en febrero y estos serán los temas a cubrirse y las conferencistas: El Caso Curioso del Monitoreo del Código (Lourdes Santaballa) Cuando el mercadeo es violencia: la promoción desmedida de fórmula infantil y el racismo estructural (Luisa Pérez) Likes, Shares y Violaciones: El Código Frente a las Redes Sociales (Paulette Vélez) Batas blancas bajo el asedio de la industria (panel facilitado por Krystal Torres y con Denise Lizardi, Glory Serrano, y Michelle Lozada) Ok, en serio, ¿pero por qué biberones? (Krystal Torres) Pueden seguir a Alimentación Segura Infantil para más detalles. Mientras tanto, pueden ver otra presentación sobre el Código aquí, si les interesa el tema. ¿Te encanta el Código tanto como me encanta a mí? Pues, es tuyo también. Vamos a reclamarlo y sacarlo de las manos de las OWLs.
Pembawa Renungan : RP. Pionius Hendi, OFMCap. Pontianak Luk. 14:1-6
Belén Lázaro y Jesús Úbeda comentan las locuras de la semana, como... El piso de 5m2 en Hong Kong, las batas a la moda y mucho más.
Laws have been introduced into federal parliament on October 9, to stop employers from scrapping leave entitlements when families face the tragedy of a stillbirth or death of their baby. - Inihain sa pederal na parlamento ang mga batas upang pigilan ang mga tagapag-empleyo sa pag-alis ng mga karapatan para sa bayad na bakasyon kapag naharap ang mga pamilya sa trahedya ng stillbirth o pagkamatay ng sanggol.
Yo, check!Balik tayo sa isa na namang episode ng BARA-BARA, collab ng The Linya-Linya Show at FlipTop Battle League. Kasama natin ngayon ang 2x Isabuhay champ, rap artist, respetadong hurado, at miyembro ng Illustrado at UPRISING—si BATAS!Ikalawang salang nya na sa podcast, pero unang beses sa Bara-Bara. Kwentuhan tayo tungkol sa lipat-buhay niya sa Canada, kung paano nakakaapekto sa kanya ang paggawa ng content tulad ng Basehan ng Bawat Hurado at Pagusapan Natin Pare, pati na ang mga nami-miss niya sa FlipTop stage. Is naman sa mga naging main topics ang mainit na usapin ngayon sa local hip hop scene: ang judging sa battle rap. Halos dalawa't kalahating oras, kasama ang Basehan ng Bawat Hurado. Pag-usapan natin, pare. Listen up, yo!If you're interested in collaborating with our podcast through brand partnerships, advertisements or other collabs, please send an email to our management: info@thepodnetwork.com
The federal government is moving to strengthen Australia's childcare system in the wake of serious abuse allegations out of Melbourne. A proposed bill would give authorities the power to cut off funding to childcare providers that fail to meet safety and quality standards but some say the changes don't go far enough. - Pinabilis ng pamahalaan ang plano nitong tugunan ang mga isyu sa kaligtasan at kalidad ng mga childcare centre sa bansa.Sa ilalim ng bagong panukala, magkakaroon ng kapangyarihan ang Commonwealth na alisin ang childcare subsidy payments sa mga centre na lalabag sa itinakdang pamantayan.
May mga panawagan para sa pederal na pamahalaan na gawing labag sa batas at isang krimen ang posesyon at paggamit ng mga Artificial Intelligence tool na idinisenyo upang lumikha ng mga materyal para sa pang-aabuso sa mga bata.
According to the United Nations, governments around the world are struggling to counter hate speech. - Ayon sa United Nations, nahihirapan ang mga pamahalaan sa buong mundo na labanan ang hate speech.
Batas Kesedihan dan Masa ‘Iddah Wanita dalam Islam adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 8 Dzulqa’dah 1446 H / 6 Mei 2025 M. Kajian sebelumnya: Bab Larangan Buang Air di Tempat Umum […] Tulisan Batas Kesedihan dan Masa ‘Iddah Wanita dalam Islam ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
With an election date set for May 3rd, campaigning has officially begun. But political advertisements have already been circulating for months. Can you trust what they say? - Sa halalan na Mayo 3, opisyal nang nagsimula ang pangangampanya. Ngunit ang mga patalastas na pampulitika o political advertising ay ilang buwan nang umiikot. Maari mo bang pagkatiwalaan ang kanilang sinasabi?
"Kematian" Siap gak siap, kalau udah terjadi kita gak bisa mengelak..Pilihannya berlarut-larut dalam kesedihan atau melanjutkan hidup. Kalau versi PakArio dan Bumin Nucha, jika salah satu meninggal duluan, pasangan yang ditinggalkan harus berani memulai hubungan lagi, dan melanjutkan hidup.Tapi, perlu gak sih sebenarnya membahas kematian bersama pasangan? Buat apa sih?Tonton obrolannya sampai tuntas ya!Timestamp:00:01 Opening02:00 Cerita near-death experience05:11 Batas tipis antara hidup dan mati13:27 Perbedaan ketakutan menghadapi kematian15:30 Jangan batasi kebahagiaan diri dan berani memulai lagi21:10 Persiapan menghadapi perpisahan dan rasa duka25:10 Mulailah membicarakan kematian, agar bisa menyiapkan mental
Australians working in the gig economy will now have greater protections, in a world dictated by trip ratings and reviews. - Dahil madali na ngayong magbigay ng trip ratings o review, madali na ding matanggal ang mga driver o rider na may pagkakataon na wala silang paraan na mag-apela.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Menhan AS Pete Hegseth mengatakan pengembalian perbatasan Ukraina ke batas-batas sebelum tahun 2014 tidak realistis. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan satu suara terkait komitmen dan dukungan bagi kemerdekaan Palestina saat Erdogan kunjungi Jakarta.
From welfare payments and price increases to new laws and regulations, find out about some of the biggest changes that will begin to take effect on January 1, 2025. - Mula sa mga welfare payment at mga pagtaas ng presyo hanggang sa mga bagong batas at regulasyon, alamin ang ilan sa mga pinakamalaking pagbabago na magsisimulang maging epektibo sa Enero 1, 2025.
A Filipino Australian group is helping Pinoy migrants navigate Australia's complex legal system and assert their rights. - Isang grupo ng mga abogadong Pinoy ang tumutulong sa mga migrante na maunawaan ang batas at ipaglaban ang kanilang mga karapatan sa Australia.
Pembawa Renungan : RD. Eligius Adi Wahyu Pawarta Dompu – NTB Mat 25:1-13.
Ang bagong batas na tinatawag na Getting the NDIS Back on Track ay may malaking pagbabago sa scheme. Ano kaya ang mga pag-aalala ng mga taong maaapektuhan nito?
Batas, pijamas, zuecos... Con nuestros médicos Alberto García-Salido, Esther Holgado y Alfonso Fernández hablamos de los uniformes de los médicos en hospitales y centros de salud, y de la "guerra de las batas". ¿Cómo se reponen? ¿Cada médico tiene su propia bata? ¿Por qué no se debe salir con el pijama a la calle? Por otro lado, comentamos el aumento de la frenectomía en bebés, una "moda" que elimina el frenillo de la lengua. El motivo es, sobre todo, darles de mamar sin dolor. Sobre esto, debatimos sobre el problema de banalizar este tipo de operaciones y el riesgo de que se generalice.