POPULARITY
Categories
Send us Fan MailBanyak bisnis percaya pelanggan membeli karena harga, fitur, atau kualitas produk.Namun kenyataannya, pelanggan membeli karena mereka memiliki masalah yang ingin diselesaikan.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas salah satu konsep terpenting dalam StoryBrand: Problem. Anda akan memahami mengapa masalah pelanggan menjadi fondasi dari marketing yang efektif.Dalam episode ini Anda akan belajar:✅ Kenapa pelanggan membeli✅ 3 jenis masalah dalam StoryBrand✅ Perbedaan masalah eksternal, internal, dan filosofis✅ Cara membuat pesan marketing yang lebih relevan✅ Mengapa memahami masalah pelanggan meningkatkan trust dan conversionJika Anda ingin memperjelas pesan marketing bisnis Anda dan memahami pelanggan dengan lebih baik, Anda bisa langsung book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di
Investasi Jepang di Indonesia menjadi sorotan setelah muncul kritik bahwa banyak nota kesepahaman atau MoU kerja sama yang tidak berujung pada realisasi proyek. Namun, sejumlah pengamat menilai narasi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi investasi yang sebenarnya. Data menunjukkan realisasi investasi Jepang justru terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan tetap menjadi salah satu sumber investasi asing terbesar di Indonesia. Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja, bagaimana kita melihat tren investasi Jepang saat ini? Apakah iklim investasi Indonesia masih cukup menarik bagi investor Jepang, dan apa yang perlu diperbaiki agar lebih banyak komitmen investasi yang benar-benar terealisasi?TALK: pengamat investasi dan hubungan internasional Zenzia Sianica Ihza
Kita merasa sudah berada di posisi yang aman dan tidak tergoncangkan. Namun kenyataannya, kita justru berada di tengah keadaan yang terombang-ambing. Lalu bagaimana kita harus menghadapinya?Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ps. Yung Susilo hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).
Dalam lanskap korporat yang serba cepat saat ini, data sering kali diagungkan sebagai alat utama dalam pengambilan keputusan bisnis. Namun, jika menyangkut pengelolaan lingkungan kerja, angka saja tidak pernah bisa menceritakan kisah yang utuh. Beberapa waktu yang lalu, dalam format book club, Periplus mengadakan sesi diskusi tentang berbagai macam “manusia di tempat kerja” bersama Kinsey Li yang juga menulis buku “People Analytics Explained”. Melalui sudut pandang Kinsey Li, seorang pakar yang berpengalaman dalam menjembatani teknologi dan manajemen manusia, pembaca diajak menyelami bagaimana metrik sederhana dapat bertransformasi menjadi kebijakan strategis yang kuat. Buku ini merupakan bacaan esensial bagi praktisi HR yang ingin naik kelas, pemilik bisnis yang sedang berekspansi, hingga manajer tim yang ingin memimpin berdasarkan bukti nyata. Dengan gaya tutur yang mengalir, Kinsey Li membuktikan bahwa data bukanlah musuh dari empati, melainkan alat untuk memahami manusia dengan lebih baik di tempat kerja.#PeriplusBookClub #KinseyLi #PeopleAnalyticsExplained
Ramai dibahas di Threads dan sosial media, penampilan "Inaya Wahid" yaitu anak dari Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur (K.H. Abdurrahman Wahid) yang dinilai "nyentrik". Sebagai anak presiden dan ketua organisasi Islam terbesar di Indonesia, pernah gak sih beliau merasa terbebani dengan ekspektasi sosial? Kita akan ngobrol langsung di episode kali ini! Kita juga akan kulik dan kupas mengenai pandangan beliau mengenai lanskap politik sekarang ini. Adakah ia ingin terjun ke dunia politik juga?Simak selengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!
Keberadaan tulang ekor mengarahkan beta untuk menelusuri keberadaan ekor pada manusia. Jika melihat dari segi taksonomi, manusia masuk dalam filum Chordata, dimana manusia memenuhi semua ciri, termasuk keberadaan ekor. Namun berdasarkan jejak evolusi, nenek moyang kita tidak memiliki ekor. Metode molekuler menjawab mengapa kita kehilangan ekor. Anda dapat membaca artikel ini di: https://atpinthesky.com/menelusuri-keberadaan-ekor-pada-manusia/ Chapter :00:00 - Intro00:30 - Ekor dan fungsinya01:19 - Secara taksonomi Manusia masuk dalam filum Chordata07:06 - Menelusuri jejak evolusi: nenek moyang yang tidak memiliki ekor12:43 - Mutasi genetik menyebabkan ekor menghilang16:06 - Kesimpulan
Kecelakaan laut menimpa kapal pengangkut sembako milik Bumdes Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kapal bernama Bahari Makmur itu terbalik saat berlayar di perairan Probolinggo, mengakibatkan sekitar 14 ton bahan pokok berupa beras dan minyak goreng tumpah ke laut.Kapal Bahari Makmur membawa sekitar 8 ton beras dan 6.000 liter minyak goreng, atau setara 6 ton. Seluruh muatan yang diangkut kapal dilaporkan hanyut dan tenggelam ke laut setelah kapal terbalik. Sebuah rekaman video amatir memperlihatkan kondisi kapal setelah mengalami kecelakaan, dengan muatan sembako mengapung dan berserakan di sekitar lokasi kejadian.Awalnya, empat kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo, dengan membawa bantuan sembako untuk warga. Namun, kapal terakhir mengalami kecelakaan saat berada sekitar dua mil laut dari dermaga.Dugaan sementara, kapal terbalik akibat kelebihan muatan. Kapal Bumdes itu berkapsitas sekitar 7 gross tonnage (GT), sedangkan muatan yang dibawa mencapai sekitar 14 ton. Pihak KSOP Tanjung Tembaga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri.
Ketika menuntut di sebuah institusi kerajaan di pinggir Kuala Lumpur, Bob sering mendengar cerita tentang sebatang pokok besar yang dikatakan mempunyai sejarah misteri. Namun segalanya berubah apabila dia mendengar kisah lama daripada seorang bilal masjid, sebelum tersedar bahawa lelaki yang ditemuinya itu sebenarnya telah lama meninggal dunia. Pada malam yang sama, Bob dan rakannya terlihat seorang gadis yang mereka kenali berjalan berhampiran pokok tersebut. Tetapi semakin lama mereka memerhati, semakin jelas bahawa gadis itu mungkin bukan Melati yang sebenar. Apakah rahsia yang tersembunyi di sebalik pokok besar itu, dan siapakah sebenarnya yang mereka temui pada malam tersebut?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Selepas pemergian ibunya, sebuah rumah tiga tingkat di Johor dibiarkan kosong selama berbulan-bulan. Namun apabila sekumpulan saudara datang menumpang untuk beberapa malam, mereka mula mengalami gangguan yang sukar dijelaskan. Dari penampakan lembaga misteri, suara aneh di dalam rumah, sehinggalah kejadian yang menyebabkan beberapa daripada mereka hilang ingatan. Adakah semua ini berpunca daripada adab yang terabai ketika memasuki rumah yang sudah lama tidak berpenghuni? Ikuti kisah penuh yang pasti membuatkan anda berfikir dua kali sebelum melangkah masuk ke mana-mana rumah kosong.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 Juni 2026Bacaan: "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (Yeremia 17:7)Renungan: Seorang penebang pohon dari desa terpencil membeli gergaji mesin karena orang-orang berkata gergaji itu akan membuat pekerjaannya lebih cepat dan rapi. Tapi, beberapa hari kemudian ia kembali ke toko yang menjual gergaji itu dengan marah. "Gergaji apa ini! Pekerjaan saya malah tidak selesai-selesai dan hasilnya buruk!" Pemilik toko mengamati gergaji itu. Apakah rusak? Pikirnya. la menarik tuasnya dan gergaji itu menyala lancar. Penebang pohon itu tersentak. "Suara apa itu?" Rupanya, selama ini ia memakai gergaji mesin itu seperti gergaji manual, tanpa dinyalakan mesinnya! Banyak di antara kita sama saja seperti penebang pohon di cerita tadi. Ini terjadi saat kita mencoba mengubah hidup kita dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Ini terjadi ketika kita menghadapi masalah dan berusaha mengatasinya dengan cara kita sendiri. Pada akhirnya kita hanya akan kelelahan dan hasilnya pun jauh dari apa yang kita harapkan. Padahal, ada cara yang jauh lebih baik yaitu dengan mengandalkan kekuatan Tuhan. Jika gergaji mesin dapat memotong kayu dengan jauh lebih cepat dan rapi karena memakai teknologi mesin, maka mengandalkan kekuatan Tuhan juga akan membuat hidup kita berubah dengan lebih sempurna. Ketika Daud terjepit dan tak ada yang bisa menolongnya lagi, ia menguatkan kepercayaannya kepada Allah (1 Sam. 30:6). Ketika Simson sudah kehilangan kekuatan dan penglihatannya, bahkan menjadi bahan olok-olokan orang Filistin, ia berdoa minta kekuatan dari Tuhan dan di momen itulah ia berhasil menewaskan lebih banyak orang Filistin dibanding saat ia masih kuat (Hak. 16:28-30). Paulus pun memiliki apa yang ia sebut sebagai "duri dalam daging". Namun, ia justru bisa bermegah dalam kelemahannya itu, karena ia tahu kuasa Kristus turun atasnya (2 Kor. 12:7-10). Contoh-contoh itu menunjukkan betapa bodohnya jika berpikir kita bisa mengandalkan kekuatan sendiri. Kita hanya akan kelelahan, depresi, putus asa, dan tak puas. Andalkan dan berharaplah pada Tuhan, sebab dari Dialah berkat itu datang. Turuti petunjuk-Nya karena Dia saja yang tahu masa depan kita dan berkuasa atas hidup kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk senantiasa mengandalkan Engkau dalam setiap permasalahan hidupku, sehingga aku tetap kuat dan punya pengharapan. Amin. (Dod).
Eps. 06: Dream, Dare, Achieve ✨Halo P'Lovers!
Deskripsi Podcast Profesional
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 Juni 2026Bacaan: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." (2 Timotius 4:2)Renungan: Ada seorang tentara yang bercerita bahwa selama karir militernya, sudah berkali-kali ia ditugaskan ke daerah konflik. Setiap kali akan berangkat, kesedihan mendalam dirasakannya karena harus berpisah dengan keluarga. Hal yang membuatnya sedih bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kenyataan kalau ia bisa saja kelak pulang tinggal nama karena gugur dalam tugas. Namun, ia amat memahami tugas dan kewajibannya sebagai tentara sehingga ia tetap berangkat menunaikan tugas. Seperti tentara yang selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan padanya, demikian juga kita sebagai orang percaya harus selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan. Salah satu tugas tersebut adalah memberitakan firman. Sayangnya, banyak orang percaya yang masih beranggapan bahwa tugas tersebut merupakan tugas pastor, biarawan, biarawati, guru agama, dan para aktivis gereja. Pemikiran ini tentu saja keliru! Sebab, sesungguhnya Tuhan mempercayakan tugas memberitakan firman kepada semua orang yang telah menerima keselamatan kekal dari-Nya. Artinya, apapun profesi yang kita geluti, memberitakan firman dalam kehidupan sehari-hari adalah keharusan. Sekalipun kita adalah seorang ibu rumah tanggap sepenuh waktu, kita juga harus melakukannya. Memberitakan firman tidak identik dengan pengkhotbah mimbar, akan tetapi hal yang Tuhan inginkan adalah kita menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita, melalui tutur kata; sikap dan perbuatan; pola pikir; etos kerja; dan seluruh hidup kita. Singkat kata, memberitakan firman adalah menunjukkan kehidupan yang mencerminkan kasih dan karakter Kristus. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan panggilan Tuhan, yaitu memberitakan firman-Nya sampai keujung bumi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar melalui pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku aku dapat mewartakan kasih-Mu, sehingga banyak orang semakin mengenal Engkau sebagai Sang Sumber Kasih dan keselamatan. Amin. (Dod).
Kota Miami di Amerika Serikat bersiap menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 dengan menggelar tujuh pertandingan di Hard Rock Stadium. Antusiasme masyarakat sangat tinggi seiring meningkatnya popularitas sepak bola sejak bergabungnya Lionel Messi ke Inter Miami.Namun, penyelenggara juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kemacetan lalu lintas hingga ancaman musim badai Atlantik yang bertepatan dengan jadwal turnamen. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, termasuk layanan bus gratis bagi pemegang tiket menuju stadion.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak lagi sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingatkan bahwa ancaman terhadap bumi semakin nyata. Perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga persoalan polusi kini menjadi tantangan global yang dampaknya juga dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia, mulai dari cuaca ekstrem, bencana hidrometeorologi, hingga menurunnya kualitas lingkungan hidup.Melalui tema #NowForClimate, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama melakukan aksi nyata dan berkelanjutan. Namun, di tengah berbagai komitmen tersebut, muncul pertanyaan besar: sejauh mana kebijakan dan langkah yang sudah dilakukan mampu menjawab krisis lingkungan yang kian mendesak? Lalu, apa saja peran yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi? Untuk membahasnyaKami telah bersama Pakar bioteknologi lingkungan, tata air, dan infrastruktur sumber daya air dari Universitas Indonesia, Dr. Firdaus Ali PhD
Selepas berbulan-bulan menjalani rawatan akibat gangguan sihir, Shima menyangka dirinya sudah mula pulih. Namun semuanya berubah selepas dia mendengar satu rakaman audio kerasukan yang ditemui di sebuah blog. Pada malam yang sama, dia mula mengalami kejadian-kejadian aneh. Kemuncaknya, ketika sesi rukyah dijalankan, Shima mula bercakap dalam bahasa yang tidak pernah diketahuinya. Adakah semuanya sekadar kebetulan, atau ada sesuatu yang mengikuti selepas dia mendengar audio tersebut? See omnystudio.com/listener for privacy information.
Stem cell sering disebut sebagai teknologi masa depan yang bisa membantu memperbaiki berbagai kondisi kesehatan, memperlambat penuaan, hingga katanya bisa sembuhkan kanker, stroke atau penyakit kronis lainnya. Namun di balik popularitasnya, masih banyak fakta yang belum dipahami masyarakat, bahkan tidak sedikit mitos dan klaim berlebihan yang beredar.Di episode Helmy Yahya Bicara kali ini, Helmy Yahya berbincang langsung dengan Song Hyungmin, dokter ahli bedah estetika dan stem cell dari Korea Selatan, yang hadir bersama Bung Korea sebagai interpreter. Dalam perbincangan ini, dibahas secara mendalam apa sebenarnya stem cell, bagaimana cara kerjanya di dalam tubuh, manfaat yang sudah terbukti secara medis, hingga berbagai kesalahpahaman yang sering dipercaya masyarakat.Temukan jawaban lengkapnya langsung dari ahlinya dalam diskusi yang informatif, ilmiah, dan mudah dipahami ini.
Ekonom Yanuar Rizky mempertanyakan efektivitas pembentukan mekanisme perdagangan satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) untuk mengatasi dugaan praktik under invoicing dan transfer pricing dalam ekspor komoditas Indonesia. Menurut Yanuar, pemerintah selama ini sebenarnya telah memiliki sistem pengawasan terintegrasi melalui National Single Window (NSW) dan Lembaga National Single Window (LNSW). Karena itu, persoalan yang perlu dijawab bukan sekadar membangun struktur baru, melainkan memastikan sistem yang ada berjalan efektif.“Kalau memang ada selisih data karena transfer pricing atau under-invoicing, ya tegakkan hukum saja. Ini sebenarnya persoalan tata kelola. Nggak usah ribut-ribut, buktikan dan tindak kalau memang ada pelanggaran,” kata Yanuar dalam wawancara di Radio Elshinta Selasa (2/6/2026). Ia menjelaskan, konsep satu pintu bukanlah hal baru. Pada era Presiden Joko Widodo, pemerintah telah membangun NSW sebagai sistem integrasi pelaporan dan pengawasan ekspor-impor. Karena itu, menurutnya, perlu dijelaskan apa perbedaan mendasar antara sistem yang sudah ada dengan model yang kini akan dijalankan melalui DSI.Yanuar menilai DSI bukan sekadar berfungsi sebagai pintu pelaporan, tetapi juga akan berperan sebagai perantara perdagangan yang berada di antara eksportir dan pembeli luar negeri. “Kalau yang sekarang mau dilakukan, trader-nya menjadi DSI. Jadi semua eksportir seolah diarahkan melalui satu perusahaan trader, yaitu DSI. Nanti DSI yang berhubungan dengan trader luar negeri atau pembeli langsung,” ujarnya.Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan pemerintah memilih memotong rantai perdagangan karena merasa kesulitan memperbaiki sistem pengawasan, pelacakan transaksi, dan kerja sama pertukaran data dengan negara tujuan ekspor. “Pemerintah seolah melihat dirinya tidak mampu memperbaiki sistem tracking, pelaporan, maupun kerja sama pengawasan dengan negara tujuan. Akhirnya arus perdagangan dipotong dan negara ditempatkan di tengah sebagai trader,” kritik Yanuar.Meski mengakui praktik mencari keuntungan sebesar-besarnya merupakan karakter alami dunia usaha, Yanuar mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh membangun kebijakan berdasarkan asumsi bahwa seluruh eksportir melakukan pelanggaran. Ia menegaskan bahwa akar persoalan under-invoicing bukan terletak pada kurangnya lembaga baru, melainkan pada lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang sudah teridentifikasi. “Kalau pemerintah mengatakan ada under-invoicing atau transfer pricing, ya lakukan pemeriksaan yang kredibel, penyidikan yang kredibel, dan tunjukkan alat bukti yang kredibel. Yang dibutuhkan dunia usaha adalah kepastian hukum, bukan kecurigaan yang terus-menerus,” tegasnya. Yanuar menilai komitmen memperbaiki tata kelola perdagangan memang penting. Namun, menurutnya, keberhasilan pemberantasan under-invoicing akan lebih ditentukan oleh kualitas pengawasan dan penegakan hukum dibandingkan pembentukan lembaga atau skema baru dalam perdagangan ekspor.=========================
Tawar hati sering terjadi ketika fakta terasa lebih kuat berbicara daripada kebenaran yang kita percayai.Namun sesungguhnya tidak demikian, justru kebenaranlah yang pada akhirnya mengalahkan setiap fakta yang terlihat.Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ps. Agus Rianto hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 Juni 2026Bacaan: "Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang." (Amsal 23:18)Renungan: Tabonya Siddiqui mengalami luka permanen Jakibat insiden yang dialaminya saat kecil di Dhaka, Bangladesh. Usianya masih 8 tahun saat lampu minyak yang ia nyalakan karena listrik padam, tiba-tiba meledak. Api melalap tubuhnya hingga memerlukan pemulihan yang lama dan melalui serangkaian operasi yang menyakitkan. Namun itu semua tidak menghalanginya meraih cita-cita menjadi model. Impiannya terwujud ketika dipercaya menjadi model Next, produk fesyen ternama. Tanpa memanipulasi cacat fisiknya, ia berhasil mewujudkan mimpi. Siapapun ingin memiliki masa depan yang baik, tetapi jika melihat masa lalu, latar belakang, tingkat pendidikan, dan lingkungan kita berada, tidak jarang diri sendiri merasa keinginan memiliki masa depan yang baik adalah sesuatu yang muluk. Padahal, tidak ada satu impian yang terlalu muluk bagi setiap orang yang bersungguh-sungguh berusaha mewujudkannya. Sebenarnya perasaan tersebut muncul karena kita telah membatasi kemampuan diri sendiri. Jika perasaan itu tidak disingkirkan dapat menjadi penghalang terbesar kita untuk mewujudkan impian. Alkitab mencatat banyak kisah orang yang tetap memegang mimpinya meski di tengah situasi sulit. Salah satunya adalah Yusuf yang tetap percaya bahwa kelak dirinya akan menjadi orang paling mulia di tengah keluarga dan saudara-saudaranya. Itu sebabnya, ia mampu bertahan saat menghadapi masa-masa sulit, baik ketika dijual oleh saudara-saudaranya, difitnah istri Potifar, hingga saat berada di penjara. Yusuf sadar, jika ia menyerah dengan keadaan maka masa depan yang indah itu pasti tidak akan pernah dimilikinya. Apapun situasi yang kita hadapi saat ini, mari katakan pada diri sendiri untuk selalu optimis. Percayalah bahwa ada masanya awan kelam kesukaran akan berlalu dari hidup kita untuk berganti dengan pelangi yang indah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan keterbatasanku ke dalam tangan-Mu. Sempurnakanlah apa yang menjadi kekuranganku, sehingga bagaimanapun keadaanku, asal Kau ada bersamaku, maka hidupku bisa berdampak bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Pemerintah mengungkap dugaan kebocoran kekayaan nasional melalui praktik under-invoicing dalam perdagangan internasional. Dalam pidatonya di DPR, Presiden menyebut praktik ini sebagai bentuk penipuan yang diduga telah berlangsung selama puluhan tahun dan berpotensi menyebabkan hilangnya nilai ekspor hingga sekitar US$908 miliar atau hampir Rp16.000 triliun.Namun pertanyaan mendasarnya adalah, apakah praktik under-invoicing benar-benar terjadi? Atau praktek ini sangat masif di Indonesia? ataukah terdapat perbedaan metode pencatatan dan perhitungan yang menyebabkan munculnya angka tersebut? Jika memang terjadi, siapa yang memperoleh keuntungan, mengapa pengawasan negara selama ini belum mampu mencegahnya, dan sejauh mana dampaknya terhadap penerimaan negara serta kesejahteraan masyarakat?Untuk membahas persoalan ini lebih dalam, kami telah terhubung dengan Ekonom dan Pengamat Kebijakan Ekonomi-Politik, Yanuar Rizky.
Setelah berbagai keluhan soal kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG mencuat di sejumlah daerah, Badan Gizi Nasional kini meluncurkan aplikasi "Reviu MBG". Aplikasi ini digadang-gadang menjadi alat pengawasan berbasis partisipasi publik untuk memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar layak, aman, dan sesuai standar.Namun, apakah aplikasi ini akan menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kualitas layanan MBG? Seberapa cepat temuan di lapangan bisa direspons, dan bagaimana menjamin setiap masukan benar-benar berujung pada perbaikan?NS : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya
Semuanya bermula dengan satu nombor telefon misteri yang dikatakan milik seorang wanita yang telah lama meninggal dunia. Kerana rasa ingin tahu, Indra nekad menghubungi nombor tersebut. Namun tidak lama kemudian, telefon rumahnya mula menerima panggilan-panggilan aneh pada waktu dinihari daripada seorang wanita yang bercakap dalam bahasa yang tidak difahami. Keadaan menjadi semakin menyeramkan apabila pemanggil itu seolah-olah mengetahui maklumat peribadi keluarganya. Bertahun-tahun kemudian, apabila nombor yang sama dicuba oleh rakannya, kejadian yang lebih pelik dan sukar dijelaskan kembali berlaku. Adakah ia sekadar kebetulan, gurauan seseorang, atau benar-benar sebuah nombor telefon berhantu yang tidak pernah berhenti mencari mangsanya?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 2 Juni 2026Bacaan: "Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab la akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu." (1 Korintus 3:13)Renungan: Lance Armstrong adalah pembalap sepeda yang berhasil memenangi 7 kali kejuaraan Lance Tour de France, sehingga ia dianggap salah satu legenda olahraga dunia. Sayangnya situasi berubah drastis setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat mendapati bahwa Armstrong positif menggunakan doping selama kejuaraan Tour de France periode 1999-2005. Itu berarti prestasi Armstrong telah didapat dengan cara tidak benar. Akibatnya, 7 gelarnya dicopot, posisinya sebagai direktur yayasan kanker ditanggalkan, dan kontrak dengan perusahaan alat olahraga Nike diputus. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Meski kita telah berhati-hati, kesalahan pasti akan terjadi. Hal ini alamiah, sebab pada dasarnya manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Ketika kita melakukan kesalahan yang tidak disengaja, hal itu tentu masih bisa dimaafkan. Namun, bagaimana jika kesalahan tersebut adalah sesuatu yang disengaja? Sebenarnya untuk kesalahan yang disengaja, hal tersebut dapat dimaafkan apabila orang yang melakukannya bersedia mengakuinya dengan jujur dan mau berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi. Kalau ini yang terjadi, maka firman Tuhan dalam Amsal 28:13 yaitu, "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayang," akan menjadi kenyataan dalam hidupnya. Sayangnya tidak semua orang yang sengaja melakukan kesalahan bersikap serupa, daripada mengaku, mereka malah berusaha menutup-nutupi kesalahannya dengan berbagai cara. Malahan, demi lebih meyakinkan orang, bersumpah demi nama Tuhanpun berani dilakukan. Menutupi kesalahan adalah perbuatan sia-sia. Sebab setiap kesalahan pasti akan terungkap seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, upaya menutupi kesalahan hanya akan memberikan beban psikologis yang akan membuat kita tidak merasa damai sejahtera. Jadi, jika kita melakukan kesalahan, pilihan terbaik adalah mau mengakuinya dengan jujur. Pertanyaannya, bersediakah kita dengan segala kerendahan hati melakukannya? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering melakukan kesalahan dan berusaha untuk kututupi. Bantulah aku agar aku dapat terbuka untuk mengakui setiap kesalahan yang aku perbuat agar damai sejahtera-Mu kembali menguasaiku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 Juni 2026Bacaan: "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." (2 Timotius 1:7)Renungan: Ibrahim Hamadtou terus mengasihani dirinya sendiri setelah kedua lengannya diamputasi waktu kecil. Semangatnya kembali bangkit saat ia tahu bahwa ada atlet dengan kekurangan fisik di pusat pemuda setempat. lapun memilih menekuni tenis meja meski pada awalnya sulit memakai lengannya yang tersisa. Setelah gagal berkali-kali, akhirnya ia memegang gagang bet dengan mulutnya. Melekukkan leher, pinggul dan bahunya sambil menggunakan kakinya yang lincah, sedangkan kaki satunya menjemput bola dan melemparkannya ke udara. Gaya uniknya membawanya ke Paralimpiade Rio 2016. Kita sadari atau tidak, ketakutan yang menguasai diri kita dapat membuat gerakan kita menjadi terbatas, hingga timbul perasaan frustrasi dan putus asa. Padahal, Tuhan senantiasa mempunyai rencana yang indah atas hidup kita. Namun, jika Roh Tuhan berdiam dalam kita maka kita akan dimampukan untuk dapat menemukan visi-Nya, yang menjadikan hari-hari kita bersinar dan menimbulkan keyakinan bahwa masa depan kita selalu terjamin. Itu sebabnya, Rasul Paulus menuliskan dalam suratnya kepada Timotius, anak rohaninya, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." Paulus mengingatkan agar Timotius tidak ragu untuk memberitakan Injil Kristus, karena Dia sendiri yang akan memampukannya, sehingga ia selalu dapat memancarkan terang kasih-Nya. Mungkin hari-hari ini kita mempunyai kelemahan yang membuat diri sendiri berpikir kalau kita tidak akan bisa sukses. Ingat pesan Rasul Paulus kepada Timotius pagi ini! Daripada merasa minder karena kelemahan yang kita miliki, marilah kita melekat kepada Tuhan karena Dia dapat mengubah ketakutan kita menjadi semangat yang berkobar, untuk terus maju menuntaskan panggilan Tuhan atas hidup kita. Yakinlah bersama Tuhan, kita mampu mengalahkan kelemahan diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah roh ketakutan dari dalam diriku dan gantikan dengan damai sejahtera-Mu, sehingga dengan damai-Mu aku dapat menjalani hari-hari hidupku dengan penuh pengharapan dan keyakinan bahwa bersama Engkau semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo, menyoroti turunnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah setelah pemerintah menerapkan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Menurutnya, kebijakan tersebut menimbulkan hambatan rantai pasok ekspor yang berdampak langsung pada harga TBS di tingkat petani.Hal tersebut disampaikan Firman Subagyo dalam wawancara bersama Radio Elshinta pada Sabtu (30/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama merosotnya harga TBS adalah terjadinya bottleneck atau antrean ekspor akibat seluruh ekspor crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) harus melalui PT DSI.“Terjadi bottleneck atau antrean ekspor. Dengan sistem satu pintu, seluruh ekspor CPO dan PKO harus melalui DSI terlebih dahulu. Sementara kapasitas gudang, kapal, perizinan, dan sumber daya manusia yang dimiliki masih sangat terbatas,” kata Firman kepada Radio Elshinta.Akibat keterbatasan tersebut, lanjutnya, stok CPO di sejumlah pabrik kelapa sawit menumpuk karena tidak dapat segera diekspor seperti sebelumnya. Kondisi itu membuat perusahaan mengurangi pembelian TBS dari petani maupun mitra plasma.“Ketika stok CPO menumpuk dan tangki penyimpanan penuh, pabrik terpaksa mengurangi serapan TBS dari petani. Jika pabrik tidak lagi menyerap hasil panen secara optimal, maka harga TBS langsung jatuh mengikuti mekanisme pasar,” ujarnya.Firman mengungkapkan, sebelum kebijakan ekspor satu pintu diterapkan, harga TBS di sejumlah daerah masih berada pada kisaran Rp3.500 hingga Rp3.700 per kilogram. Namun kini harga tersebut turun menjadi sekitar Rp2.500 hingga Rp2.700 per kilogram.Menurutnya, penurunan harga yang cukup tajam ini berpotensi mengurangi pendapatan jutaan petani sawit yang selama ini bergantung pada stabilitas harga TBS.Data pemerintah juga menunjukkan dampak kebijakan tersebut mulai dirasakan luas di lapangan. Tercatat sebanyak 139 pabrik kelapa sawit telah menurunkan harga pembelian TBS dari petani.Firman meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu agar tidak menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan terhadap sektor perkebunan sawit nasional.“Kita harus memastikan kebijakan yang dibuat tidak merugikan petani. Sawit merupakan salah satu tulang punggung ekonomi nasional dan sumber penghidupan jutaan masyarakat di daerah,” tegasnya.Ia berharap pemerintah dapat segera mencari solusi untuk memperlancar proses ekspor, meningkatkan kapasitas operasional DSI, serta menjaga stabilitas harga TBS agar kesejahteraan petani sawit tetap terjaga.
Send us Fan MailBanyak bisnis menggunakan webinar sebagai strategi marketing.Namun tidak semua webinar menghasilkan registrasi, attendance, atau penjualan yang maksimal.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas bagaimana membangun strategi webinar marketing yang efektif dan menghasilkan dan dalam episode ini Anda akan belajar:• Kesalahan umum dalam webinar marketing • Cara memilih topik webinar yang lebih kuat • Pentingnya promosi berbasis hasil • Bagaimana membangun webinar funnel yang efektif • Cara meningkatkan authority dan conversion melalui webinarWebinar yang efektif bukan sekadar presentasi.Webinar adalah strategi marketing yang membangun trust, authority, dan pelanggan.Jika Anda ingin mendiskusikan strategi webinar marketing yang lebih efektif untuk bisnis Anda, Anda bisa langsung book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di
Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) yang disebut bertujuan memperkuat pengawasan dan menutup kebocoran devisa negara. Namun di sisi lain, kebijakan ini juga memunculkan kekhawatiran dari kalangan petani sawit terkait potensi melemahnya persaingan pasar dan dampaknya terhadap harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.Lalu, apakah kebijakan ini akan memperkuat ekonomi nasional atau justru menekan kesejahteraan petani sawit? Simak pembahasannya dalam Talk High Light Radio Elshinta bersama Mansuetus Darto, Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI), Kamis 21 Mei 2026 pukul 08.05 WIB hanya di Radio Elshinta 90 FM Jakarta dan jaringan Radio Elshinta.#TalkHighLight #RadioElshinta #SawitIndonesia #MansuetusDarto #POPSI #EksporSDA #PetaniSawit #HargaTBS #EkonomiIndonesia #Sawit #Elshinta90FM
SJV: A relatively new band but with high aspirations When someone loves what they do, no matter how challenging it is, they will definitely do it. That's what happened in the life of Jessie Paath, a wife, mother of her children, working three jobs, and also the vocalist of the SJV band (Sedulur Jawa Victoria). - Ketika seseorang menyukai apa yang dikerjakan, seberapa berat pun tantangannya, pasti akan dilakukan. Itulah yang terjadi dalam hidup seorang Jessie Paath, seorang istri, ibu dari anaknya, mempunyai tiga pekerjaan yang juga sebagi vokalis dari band SJV (Sedulur Jawa Victoria).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 29 Mei 2026Bacaan: Kemudian berkatalah Elisa: "Apakah yang dapat kuperbuat baginya?" Jawab Gehazi: "Ah, ia tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua." (2 Raja-raja 4:14)Renungan: Suatu ketika ada seorang yang bercerita bahwa setiap kali ia memakai sepatu basket favorit, ia tidak bisa melupakan momen ketika kakaknya tiba-tiba mengajak ke mall, lalu menyuruhnya memilih sepatu basket yang ia inginkan. "Pilih mana yang kamu suka, nanti aku yang bayar," kata kakaknya. Segera ia memilih sepatu dan mencobanya, lalu menyerahkan pilihannya kepada pramuniaga setelah merasa cocok. Ingatan akan peristiwa itu juga membuatnya menyadari bahwa cara Tuhan memberkati hidupnya bisa melalui berbagai cara, termasuk cara yang sama sekali tak terduga! Elisa juga sempat memberi kejutan kepada pasangan yang telah menjamunya sekian waktu, karena pasangan itu menghormati Elisa sebagai seorang nabi Tuhan. Mereka bahkan menyiapkan sebuah kamar kecil, supaya Elisa dapat beristirahat dengan nyaman setiap kali melakukan pelayanan dan singgah ke rumah mereka. Namun, hari itu pasangan yang belum dikaruniai anak mendapat kejutan saat Allah memberi janji melalui Elisa bahwa mereka akan memiliki anak. Akhirnya terjadilah tepat sesuai dengan nubuat Elisa, yang bisa dianggap sebagai upah atas kemurahan hati dan kebaikan yang ditunjukkan oleh pasangan itu. Tanpa mereka sadari, Allah melihat kebaikan mereka kepada Elisa, hamba-Nya itu, lalu memberikan apa yang selama bertahun-tahun mereka nantikan sebagai pasangan suami istri. Allah tak pernah kehabisan cara untuk memberkati umat-Nya. Hanya, terkadang kitalah yang tidak memberikan cukup ruang untuk Allah bekerja dengan cara yang Dia kehendaki. Membaca kisah Elisa dan pasangan tadi membuat kita menyadari bahwa ketika hati kita terbuka untuk campur tangan Tuhan, maka kita dapat mengalami kebaikan-kebaikan Tuhan pada saat yang mungkin tak pernah kita duga. Pertanyaannya, maukah kita mengalaminya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat tak terduga yang sering aku terima. Bantulah aku agar aku tetap setia pada-Mu karena Engkau sungguh baik padaku. Amin. (Dod).
Aksi begal yang semakin meresahkan di sejumlah daerah memunculkan wacana pelibatan anggota TNI untuk membantu pengamanan dan pemberantasan kejahatan jalanan. Sebagian masyarakat mendukung langkah ini karena dianggap mampu memberi efek tegas dan rasa aman yang cepat. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran soal batas kewenangan aparat militer dalam penegakan hukum sipil.Lalu, sejauh mana pelibatan TNI diperlukan? Apakah langkah ini efektif menekan aksi kriminal, atau justru berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam penanganan keamanan dalam negeri?Dalam episode kali ini, kita akan membahas pro dan kontra pelibatan anggota TNI dalam memberantas begal, termasuk apa saja yang perlu diwaspadai agar upaya menjaga keamanan tetap berjalan tanpa mengabaikan aturan hukum dan hak masyarakat.TALK :: Sosiolog Kriminalitas, Dosen Purna UGM, Dr. Drs. Soeprapto, S.U. & Praktisi Hukum, Pengacara Publik, Ralian Jawalsen
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Christine Tenges dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 1 Petrus 4: 7-13; Mazmur tg 96: 10.11-12.13; Markus 11: 11-26.JADILAH PEMBAGI RAHMAT ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Jadilah PembagiRahmat Allah. Ada seorang imam lanjut usia meninggal dunia beberapa waktu lalupada usia yang ke-100 di pastoran paroki tempat ia berkarya selama 45 tahunterakhir. Ia adalah seorang imam yang istimewa sehingga dipercayakan bekerja diparoki itu dalam waktu yang lama hingga akhir hidupnya. Banyak sekali kisahmenarik yang diceritakan oleh umat paroki. Hidupnya terukir di dalam hatisetiap umat paroki. Ada seorang umat paroki membagikan ceritanya begini. Dikeluarganya, ada 5 tingkat keturunan yang diberkati pernikahannya oleh sangPastor. Sakramen lain seperti Pembaptisan anak, Komuni Pertama, SakramenPenguatan dan Pernikahan juga dilayani oleh sang Pastor. Cerita satu keluargaini juga sama dengan banyak keluarga lain di paroki tersebut. Dari tangannya,keluarga-keluarga mendapat curahan rahmat dari Tuhan. Dari mulutnya, merekamendengar dan menerima Firman Tuhan yang menerangi kehidupan. Dari hatinya,umat Paroki mendapat segala rasa dicintai dan dihargai sebagai orang-oranghidup dalam semangat damai sejahterah. Singkatnya, Pastor almarhum ini adalahseorang pembagi rahmat Tuhan seperti Yesus Kristus. Sang Pastor wafat dan pergi ke alam baka denganmeninggalkan kemasyurannya, khususnya namanya yang harum dan jasa-jasanya yang luar biasa baik. Surat Pertama SantoPetrus dalam bacaan pertama hari ini kasih yang sepatutnya dibagikan dengantulus dan bebas, sebab kasih sungguh menutupi banyak sekali dosa. Kasih tidakmenuntut apa-apa selain keharusan untuk berbagi rahmat Allah kepada sesama. Bacaan Injil hari ini mendorong kita untuk berbagi rahmatkepada sesama kita dan yang diminta ialah rahmat pengampunan dosa. Tak seorangpun luput dari kenyataan bahwa satu, dua atau lebih orang telah terlanjurbersalah kepada kita. Kesalahan besar dan kecil telah membawa akibat negatifkepada kita. Namun demikian, kita yang menjadi korban atau yang dirugikan tidakpernah kehabisan rahmat Allah. Tuhan senantiasa mengaruniakan rahmat-Nya kepadakita melalui aneka jenis aktivitas dan pengalaman rohani kita tiap hari. Jadi sangat tidak sulit bagi kita untuk berbagi rahmatpengampunan kepada mereka yang bersalah kepada kita. Kiranya kita tidakmenunda-nunda kesempatan untuk mengampuni sesama yang bersalah kepada kita.Tuhan Yesus menasihatkan kita, bahwa “Jika kalian berdiri untuk berdoa,ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang,supaya juga Bapa-mu yang di surga mangampuni kesalahan-kesalahanmu.” Janganpernah lupa untuk mengampuni sebagai akibat terlalu sering dan lama menunda untukmelakukannya. Jika tidak, dosa bisa membeku dan berkarat di dalam dirimu. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah maha murah, semoga kami sungguhmenjadi para pembagi rahmat-Mu secara benar melalui semangat untuk selalumengampuni sesama kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Beredar informasi di sosial media yang mengatakan bahwa APBN antara Singapura dan indonesia ada perbedaan yang signifikan, untuk Singapura 2000 triliun sedangkan Indonesia 4000 triliun. Namun kurang berdampak bagi kesejahteraan Indonesia.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 Mei 2026Bacaan: "Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia." (Matius 4:20)Renungan: Seorang pria menolak setiap kali ia diajak oleh sahabat-sahabatnya untuk pergi ke gereja. "Aku sibuk bekerja. Aku tidak punya waktu," katanya. Sehari-hari pria itu mengelola toko sembako. la tidak mau libur pada hari Minggu, karena pada hari inilah para pengunjung sangat ramai. Itu sebabnya, bagi pria tersebut pergi gereja pada hari Minggu seperti melewatkan keuntungan yang sangat besar. Berbeda dengan pria tersebut, saat Yesus berjalan menyusuri danau Galilea, Dia melihat dua bersaudara Simon Petrus dan Andreas. Keduanya nelayan, sedang menebar jala untuk menangkap ikan. Kata Yesus kepadanya, "Mari, ikutlah Aku." Segera mereka meninggalkan jalanya untuk mengikut Yesus. Kemudian dilihat-Nya juga dua bersaudara lain, Yakobus dan Yohanes sedang membereskan jala mereka. Yesus memanggil mereka, lalu segera mereka meninggalkan perahu. Persamaan mereka adalah kaki mereka tidak terjerat jala. Jala adalah alat untuk menangkap ikan. Dalam kehidupan sehari-hari jala digambarkan sebagai berkat Tuhan. Menakjubkan saat dipanggil oleh Yesus, mereka segera mengikut Yesus. Sementara saat ini banyak orang percaya kakinya 'terjerat jala. Setiap hari terlalu sibuk mengejar berkat sampai tidak punya waktu untuk beribadah, apalagi melayani Tuhan. Berkat seolah menahan kaki hingga tidak bisa melangkah memenuhi panggilan Tuhan atas hidup mereka. Setiap orang memiliki panggilannya masing-masing. Apapun panggilan Tuhan, ketahuilah ada hal-hal mulia yang Tuhan ingin kita lakukan dalam panggilan tersebut. Itu sebabnya, dalam mengikut Kristus jangan biarkan diri terlalu sibuk mengejar berkat. Namun, "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua akan ditambahkan..." (Mat. 6:33). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu mengucap syukur atas berkat-berkat itu dengan cara meluangkan waktuku yang terbaik untuk senantiasa berkencan dengan-Mu dan melayani-Mu. Amin. (Dod).
KATA PEMRED #31PinterPolitik.comDi atas tanah, segala sesuatu bisa dihitung. Petak sawah punya batas, gedung punya sertifikat, jalan punya nama. Udara di atasnya tidak. Angin melintas tanpa meminta izin. Awan tidak menandatangani siapa pemiliknya. Namun yang di udara itulah yang menentukan apakah yang tumbuh di tanah matang atau layu sebelum musimnya.Begitu pula sebuah negeri. Ia membangun di tanah: jalan, pelabuhan, jaringan listrik, dana abadi. Semua bisa diresmikan dan diaudit. Di atasnya ada lapisan yang lebih tua dan lebih sunyi, yaitu udara informasi. Di langit itu, hari ini, sebuah negara besar menemukan dirinya sebagai pendatang yang terlambat.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 26 Mei 2026Bacaan: "...aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah..." (Filipi 3:13-14)Renungan: Pernahkah memperhatikan katak setiap melompat? Dalam setiap gerakannya itu, ia selalu fokus menatap ke depan, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hewan, yang dapat hidup di darat dan air tawar, tidak pernah menoleh ke belakang dan terus saja menjelajah, menemukan tempat-tempat baru, seolah tidak memusingkan hal-hal di sekelilingnya. Tidak peduli cuaca apapun, pandangannya selalu lurus sehingga dapat dengan lincah ia melompat maju dan cepat pula berkelit dari serangan musuhnya ketika dirinya sedang terancam. Paulus juga tidak mengingat-ingat masa lalunya yang kelam sebagai penganiaya para jemaat Tuhan. Ia menyerahkan dirinya kepada panggilan-Nya untuk memberitakan Injil. Masa lalu yang kelam seringkali memang membuat kita kehilangan tujuan hidup. Rasanya tidak bersemangat untuk menatap hari. Namun, kalau kita mendekat kepada Tuhan, kegelapan tidak akan menaungi kita selamanya, tetapi Roh-Nya akan membangkitkan semangat kita yang telah patah. Seberat apapun masalah kita, Tuhan sungguh mengasihi kita sehingga harapan baru akan muncul kembali yang kemudian membuat kita semangat menjalani hidup ini. Sekarang bukan saatnya lagi bagi kita untuk terus menjalani hari dengan tatapan kosong akibat kegagalan masa lalu atau luka batin apapun yang membuat kita kecewa berat. Kita punya harapan dalam Tuhan yang mau berkarya dengan indahnya di sisa hidup kita. Bangunlah dari "tidur panjang" yang telah menggerogoti tahun-tahun kita sehingga kita tidak dapat meraih hal-hal manis dalam hidup yang telah Tuhan janjikan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, masa depanku indah bersama-Mu. Bantulah aku untuk tidak mengingat lagi masa laluku yang kelam, tapi arahkan hati dan pikiran ku ke masa depanku yang cerah bersama-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 Mei 2026Bacaan: "Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." (Ulangan 28:2)Renungan: Pascabayar dan prabayakit kedua istilah ini pasti tidak asing bagi kita, para pengguna telepon seluler atau jaringan internet tanpa kabel. Ya, ini adalah sistem pembayaran tagihan pulsa atau kuota kita. Mau bayar di muka atau bayar belakangan? Diri sendirilah yang menentukan pilihan. Namun, tahukah kita bahwa sistem pembayaran ini juga dipakai ketika kita menerima berkat dan melakukan dosa? Bacaan di atas menyatakan dengan jelas bahwa berkat itu datang dan menjadi bagian kita, kalau kita mendengarkan suara-Nya. Berkat itu ada syaratnya. Berkat itu ada harga yang harus dibayar di muka sebelum menerimanya. Jadi, tidak ada berkat yang dinikmati dahulu baru dibayar harganya. Tidak ada berkat yang gratis dan seenak kita dalam menggunakannya. Lain halnya dengan dosa bahwa setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena keinginan itu menyeret dan memikatnya (Yak. 1:14-15). Kalau keinginan itu memikat pasti keinginan itu menyenangkan, indah, dan memuaskan. Namun, jika keinginan yang memikat itu dibuahi dalam perbuatan, muncullah dosa. Lalu, dari dosa lahirlah maut. Dosa itu membayarnya selalu belakangan, karena dosa selalu menawarkan kenikmatan, kesenangan, kepuasan, dll. Itu sebabnya dosa selalu memikat manusia. Awalnya memang enak, tetapi akhirnya harus membayar mahal bahkan membayar dengan maut. Bagaimana dengan diri sendiri? Setelah membaca firman Tuhan dan renungan pagi ini, kiranya kita lebih menyukai berkat ketimbang dosa. Sekalipun untuk memperoleh berkat, kita harus membayar harganya dahulu, yaitu ketaatan serta kesetiaan kepada Tuhan dan firman-Nya. Pertanyaan sekali lagi untuk kita, pilih pascabayar atau prabayar? Pilih dosa atau berkat? Mari kita jalani kehidupan penuh berkat dengan membayarnya lebih dahulu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat, agar sebelum aku bertindak, aku senantiasa menyadari bahwa aku adalah anak-Mu, sehingga apa yang kulakukan seperti yang Kau inginkan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 Mei 2026Bacaan: Tetapi la berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." (Markus 6:38)Renungan: Louis Armstrong hidup sangat menderita dan serba kekurangan pada masa kecilnya. Sejak bayi, Louis sudah ditinggalkan oleh ayahnya. la baru bisa mengenyam pendidikan pada usia 12 tahun. Namun demikian, seorang guru musik Peter Davis menemukan potensi besar dalam diri Louis berupa kemampuan bermain terompet. Melihat potensi tersebut, Peter Davis mengasah bakatnya hingga Louis bisa sukses sebagai pemain terompet kelas dunia. Bacaan di atas mengisahkan kesuksesan para murid Yesus dalam menjamu ribuan orang, yang dimulai dari potensi kecil dan situasi krisis. Dikatakan demikian, situasi pada saat itu ada lima ribu orang lebih yang mendengarkan khotbah Yesus, dan Yesus menyuruh para murid untuk memberi mereka makan, sementara di tempat tersebut tidak ada orang yang berjualan. Menanggapi perintah itu, murid-murid bertanya kepada-Nya, "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" Kemudian Yesus berkata, "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Ternyata masih ada potensi lima roti dan dua ikan. Potensi yang ada itu dibawa kepada Yesus, lalu didoakan dan dipecah-pecahkan-Nya, kemudian diberikan kepada para murid untuk dibagikan kepada banyak orang itu (ay. 41). Akhirnya, semua orang bisa makan dan kenyang, bahkan masih ada sisa 12 bakul. Apakah saat ini kita sedang dalam kondisi krisis, atau sedang menghadapi masalah besar dan seolah kita tidak berdaya? Jangan putus asa! Cobalah kita periksa, cari dan temukan potensi yang ada dalam diri maupun di luar diri kita. Jika sudah menemukannya, bawalah kepada Tuhan Yesus dan kerjakan apa yang menjadi bagian kita. Tuhan Yesus pasti sanggup melipatgandakannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan segenap bakat dan kemampuan yang aku miliki. Bantulah aku agar melalui berkat-Mu maka bakat dan kemampuan yang aku miliki dapat berkembang dan berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).
Indo-Fijians reflect on the journey of their ancestors from India to the sugarcane plantations of Fiji. More than 60,000 of their descendants now call Australia home. But the echoes of that trauma filled era persist as many grapple with their identity. - Warga Indo-Fiji merenungkan perjalanan leluhur mereka dari India ke perkebunan tebu di Fiji. Lebih dari 60.000 keturunan mereka kini menyebut Australia sebagai rumah mereka. Namun, gema dari era yang penuh trauma itu masih terasa, karena banyak dari mereka bergulat dengan identitasnya.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 20 Mei 2026Bacaan: ".... Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." (Yakobus 4:14)Renungan: Adakah dari kita yang tidak pernah memikirkan masa depan kita? Perihal masa depan seringkali menggugah kecemasan diri sendiri karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Oleh sebab itu orang mulai menduga-duga, membuat prediksi, juga menyusun rencana untuk hidupnya di masa depan. Semua itu dilakukan karena manusia mengkhawatirkan kepastian dan keberlangsungan hidupnya. Ketidaktahuan manusia akan masa depan, menunjukkan ketidakberdayaan dan kelemahan manusia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menyadarinya. Semua prediksi, perkiraan, rencana yang disusun, seringkali menunjukkan ego manusia yang hanya mengandalkan dirinya sendiri. Padahal kita tidak tahu rencana tersebut akan tercapai atau tidak. Dalam bacaan pada hari ini, kita ditanya, "Apa arti hidupmu? Apakah arti hidup kita yang tak berdaya ini? Terlebih bila kita hanya mengandalkan diri sendiri." Tentu hidup kita tidak akan ada artinya karena kita begitu lemah seperti yang digambarkan, yakni seperti uap yang hanya terlihat sebentar saja. Namun demikian di dalam ketidakberdayaan tersebut, Yakobus mengajak kita untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengakui kelemahan diri sendiri. Dalam pengakuan itu, kita diajak untuk hanya mengandalkan Tuhan dan sepenuhnya berserah kepada-Nya. Sekalipun tentunya kita diperbolehkan untuk memiliki rencana atas hidup kita, tetapi di dalam melakukan perencanaan kita tetap harus menyertakan Tuhan. Ini merupakan wujud penyerahan diri kepada Tuhan, yang membuahkan hidup bagi kita. Itulah arti hidup sesungguhnya. Mari maknai hidup ini dengan mengandalkan Tuhan dalam semua segi kehidupan kita. Libatkan Tuhan dalam membuat rencana, mengambil keputusan bahkan ketika mewujudkan rencana tersebut. Orang yang mengandalkan Tuhan adalah pribadi yang rendah hati karena ia menyadari akan keterbatasan dirinya sendiri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengandalkan Engkau saja dalam hidup ini, sehingga damai sejahtera-Mu dapat tetap tinggal di hatiku, karena aku tahu bersama-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 19 Mei 2026Bacaan: "Karena jika aku memberitakan Injil,... Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil." (1 Korintus 9:16)Renungan: Rasul Paulus adalah salah satu rasul luar biasa, yang dipakai Allah. Kehidupannya semula adalah musuh Allah. Namun, pada akhirnya ia berbalik menjadi saksi Allah. Keberanian dan kegigihan Paulus memberitakan Injil sangat besar. Keberhasilan pelayanan Paulus tidak hanya pada dirinya sendiri, tetapi juga terhadap orang-orang hebat yang ia didik, seperti Timotius dan Titus. Ada beberapa teladan didikan Paulus yang dapat kita ambil, pertama, Paulus berani menyuarakan kebenaran Injil. Paulus tidak pernah takut mati dalam memberitakan Injil Kristus. la sangat berani bahkan ia menulis dalam Filipi 1:21 "karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan". Saat Paulus di penjara pun ia berani memberitakan Injil dan beberapa orang menjadi percaya kepada Kristus. Kedua, Paulus memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan. Oleh karena relasinya dekat dengan Tuhan, ia tidak pernah khawatir. la yakin segala perkara dapat ia tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadanya (Flp. 4:13). Ketiga, Paulus mampu memberi keteladanan yang baik. "Tetapi hendaklah terus menjadi teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu" (1 Tim. 4:12). Teladan hidup Paulus mengajarkan kita untuk tidak ragu dalam melayani Tuhan dan berbicara tentang kasih-Nya kepada orang lain. Karena itu, mari jangan ragu menyediakan diri untuk melayani Tuhan dengan berkaca dari teladan Paulus. Meskipun ia berlatar belakang yang jauh dari Allah, ia berbalik menjadi pemberita Injil yang luar biasa. Meskipun masa lalu kita penuh dosa dan kesalahan, seperti Paulus, kita dapat menjadi "alat" Tuhan untuk memberitakan Injil sebagai didikan yang harus dilakukan dan dikerjakan sepanjang hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh-Mu yang kudus, agar seluruh keberadaan diriku dapat mencerminkan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 17 Mei 2026Bacaan: Jawab Hizkia kepada Yesaya, "Sungguh baik firman TUHAN yang engkau ucapkan itu!" Namun, pikirnya, "Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!" (2 Raja-raja 20:19)Renungan: Hizkia mendapat takhta kerajaan Israel di usia yang terbilang muda, 25 tahun. la "berperilaku" baik dibanding dengan raja-raja yang pernah memerintah sebelumnya. la takut akan Tuhan dan berusaha membawa umat Israel kembali hidup di jalan Tuhan. la melakukan banyak pembaruan radikal dan menghidupkan kembali berbagai perayaan yang bertahun-tahun terlupakan. Sungguh sebuah catatan kehidupan yang menakjubkan, bukan?Hingga suatu ketika Hizkia sakit keras dan ia dinubuatkan akan mati. la pun berseru-seru kepada Tuhan memohon belas kasihan-Nya. Doanya dijawab. Tuhan menyembuhkannya, menambah masa hidupnya 15 tahun lagi. Pengalaman rohani yang mengagumkan, bukan? Selama 15 tahun itu pula Tuhan membuat kerajaannya begitu kuat dan disegani. Sayang, semua ini membuat Hizkia berubah tinggi hati. Tujuan hidupnya tidak lagi memuliakan Tuhan, sebaliknya mencari pujian bagi dirinya sendiri. la lupa diri bahwa semua pencapaiannya adalah berasal dari Tuhan semata. Hati manusia memang rentan berubah karena sebuah situasi. Ketika dalam situasi tertekan, ia tampak mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Hatinya dilimpahi sukacita besar karena semua pertolongan dan berkat Tuhan. Namun, betapa sulitnya menjaga hati tetap murni. Jika tidak waspada, hati lambat laun berubah. Jika tidak waspada, hati mudah terbuai oleh pujian orang-orang di sekitarnya. Jika sudah demikian, ia pun mulai lupa diri dan lupa kepada Tuhan. Semua pencapaian yang diperolehnya pun diakui sebagai usaha pribadi dan bukan lagi karena berkat dari Tuhan. Dari lupa diri ia menjadi keras hati. Setiap teguran firman Tuhan yang berusaha mengingatkannya pun tidak lagi dihormatinya. Jika sudah begini, ia tidak lama lagi pasti direndahkan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering mencuri kemuliaan-Mu. Ketika aku susah aku datang pada-Mu. Ketika aku dipulihkan aku merasa itu adalah hasil usahaku sendiri. Ampunilah aku Yesus, karena aku orang berdosa. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 Mei 2026Bacaan: "la ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikan kepada dia. " (Lukas 15:16)Renungan: Hidup manusia sering diibaratkan seperti putaran roda. Kadang di bawah, kadang di atas. Kadang susah, kadang senang. Sering kali, keadaan ini merupakan akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat. Kondisi yang dialami si anak bungsu dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini menunjukkan kebenaran ini. Tadinya ia tinggal di rumah bapanya yang menyenangkan serta mengalami berbagai kelimpahan. Kemudian dengan lancangnya ia meminta bagian warisannya, lalu menghamburkannya di negeri yang jauh sesuka hatinya. Saat hartanya habis, semua temannya pun menghilang. Tak ada yang peduli padanya, sekalipun sekadar memberinya ampas makanan babi untuk disantap. Kesusahannya ini adalah buah dari pilihan yang buruk, egois, tanpa pikir panjang, serta tak menghormati bapanya. Syukurnya, saat kondisinya begitu mengenaskan, ia mengingat kebaikan hati bapanya. la pun memilih untuk kembali kepada sang bapa, mengharapkan belas kasihannya. Menjadi pelayan pun ia rela. Namun, ternyata bukan ampas atau remah-remah yang ia terima dari bapanya. Melainkan yang terbaik. la diterima sepenuhnya. Hidupnya dipulihkan. Ini adalah gambaran Allah yang senantiasa menyambut ketika kita berbalik kepada-Nya. Tangan-Nya terbuka merangkul kita. Bahkan jika kita telah membuat berbagai keputusan atau pilihan yang buruk, lalu membuat hidup kita terpuruk, Dia tetap tidak mengutuk. Dia menerima kita dengan penuh kasih. Dia tidak menawari kita hal-hal yang serupa ampas, atau pemberian setengah hati. Melainkan pemberian terbaik. Segala yang Dia punyai. Bahkan hidup-Nya sendiri. Sepantasnyalah kita menghormati serta mengasihi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau menerima aku apa adanya. Ajarilah aku untuk selalu setia pada-Mu sebagaimana Engkau setia mendampingi hidupku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 14 Mei 2026Bacaan: Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus 2:5)Renungan: Seorang pria sedang marah kepada Tuhan. Pagi ini muncul dua anak ayam di depan rumahnya. Padahal malam sebelumnya ia berdoa meminta telur ayam. "Bisa-bisanya Tuhan salah memberi!" katanya geram. "Tuhan tidak salah, Pak," sahut istrinya, "Anak ayam yang Tuhan berikan ini justru supaya nanti kau dapat sering makan telur ayam." Empat orang menggotong seorang lumpuh menuju rumah tempat Yesus berada. Mereka berharap Yesus memberikannya kesembuhan. Karena banyak orang berkerumun di rumah itu mereka tidak dapat masuk untuk menemui Yesus. Maka mereka membuka atap rumah, menurunkan si lumpuh bersama tikarnya di depan Yesus. Kata Yesus kepada si lumpuh, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (ay. 5). Tampaknya seolah Yesus salah memberi. Ia memberi pengampunan dosa bukan kesembuhan. Namun, bila kita perhatikan situasinya lebih saksama, kita tahu kalau pemberian Yesus tidak salah. Selama ini si lumpuh hidup dalam pemikiran bahwa keadaannya yang merana disebabkan oleh besar dosanya. Ia perlu mendengar dirinya diampuni, tidak dihukum oleh Allah. Pengampunan membuka pintu bagi kesembuhan. Si lumpuh menyadari Allah berkenan kepadanya. Saat itulah Yesus memberikan kesembuhan. Kata Yesus, "Bangunlah, angkatlah tikarmu dan pulanglah ke rumahmu!" (ay. 11). Tuhan tidak pernah salah memberikan sesuatu kepada kita. Maka mulai hari ini jangan kita menjadi tawar hati bila pemberian Tuhan datang tidak seperti yang kita harapkan. Sadarilah bahwa pemberian Tuhan tersebut merupakan berkat awal sebelum berkat yang sebenarnya akan kita terima. Contoh sebelum datang kesuksesan, Tuhan memberi kita pengalaman kerendahan hati. Sebelum datang kelimpahan, Tuhan mengajar bagaimana supaya hati tidak terpaut kepada harta duniawi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kini aku mengerti bahwa terkadang apa yang aku harapkan tidak seperti yang Kau berikan, karena ternyata dibalik itu semua Engkau sudah mempersiapkan yang terbaik bagiku. Oleh karena itu ajarilah aku untuk tidak cepat kecewa bila yang kuterima tidak seperti harapanku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 Mei 2026Bacaan: "Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku." (Mazmur 19:15)Renungan: Setelah John. D. Rockefeller, pendiri Standard Oil, menemui tamu di kantornya, ia akan mengantar mereka hingga ke depan lift. Saat para tamu akan naik lift, seorang tak dikenal dengan penampilan lugu ikut masuk ke lift itu. la ikut turun dengan mereka dan menyeberang jalan bersama mereka. Setelah para tamu Rockefeller masuk mobil dan pergi, orang berpenampilan lugu itu kembali masuk ke gedung Rockefeller dan melaporkan dengan detail apa yang dikatakan para tamu selama di lift tadi. Ya, Rockefeller sudah punya "CCTV" dan "penyadap" sebelum teknologi tersebut dibuat. Rockefeller harus mengutus seseorang untuk memata-matai tamunya. Kita kini memakai teknologi untuk melakukannya. Namun, tanpa semua itu, Tuhan sudah mengetahui segala yang kita lakukan di tempat tersembunyi. la bahkan tahu apa yang kita pikirkan. Ada satu waktu ketika dua kakak Musa, Miryam dan Harun menggosipkan tentang Musa. Mulai soal istrinya yang bukan seorang Ibrani, merembet menjadi mempertanyakan tentang otoritas sang adik (benarkah Tuhan hanya berfirman melalui Musa saja, karena Tuhan juga pernah berfirman melalui Harun dan Miryam). Alkitab mencatat dengan jelas, "..kedengaranlah hal itu kepada TUHAN" (ay. 2). Miriam dan Harun mungkin berpikir hanya mereka berdua yang tahu pembicaraan itu, tapi kita bisa lihat bagaimana Tuhan tidak tinggal diam saat hamba-Nya difitnah dan digosipkan sembarangan. Ingatlah hal ini sebelum kita bergosip atau memikirkan hal-hal buruk tentang orang lain. Ingat bahwa Tuhan tahu apa yang kita katakan dan pikirkan. Kiranya ucapan, pikiran, dan perbuatan kita selalu berkenan di mata Tuhan (Mzm. 19:15). Biarlah semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji saja yang kita pikirkan (Flp. 4:8). Dua, kisah ini juga mengingatkan kita yang mungkin sering digosipkan bahkan menjadi korban fitnah, meski kita tak bersalah. Percayalah, Tuhan tidak akan membiarkan orang benar menderita. Tak perlu memikirkan cara membalas karena pada waktunya, Tuhan sendiri yang akan membela kita. Belajar dari kisah ini, biarlah kita bisa selalu menjaga sikap hati, pikiran, perbuatan, dan ucapan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah mulut dan perkataanku, sehingga dijauhkan dariku perkataan negatif dan gosip yang dapat melukai hati orang lain. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Mei 2026Bacaan: Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang ditawari rokok oleh temannya. "Kalau kamu tak merokok, berarti kamu banci," tantang temannya. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la merokok dan akhirnya ketagihan. Selanjutnya temannya menawari ganja. "Kalau kamu tak menghisap ganja, berarti kamu banci," tantang temannya lagi. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la menghisap ganja dan akhirnya kecanduan. Hanya karena tak mau dikatakan banci oleh temannya, pemuda itu "merusak" masa depan sendiri. Ditantang sering membuat kita panas hati. Namun bukan berarti kita meladeni semua tantangan yang dihadapkan kepada kita tanpa memikirkan risiko di belakangnya. Berbicara tentang tantangan, Yesus pernah menghadapinya. Si penantangnya tidak lain adalah Iblis. Pada pencobaan pertama dan kedua yang disodorkan Iblis, di situ diawali kata-kata: "Jika Engkau Anak Allah". Tampaknya, Iblis berusaha mengutak-atik ego Yesus supaya menunjukkan sisi kemahakuasaan-Nya. Lalu respons Yesus? Dia mengabaikannya sama sekali! Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis," yang artinya semua tindakan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan keinginan sendiri. Lagipula, Yesus mengetahui bahwa tanpa Dia melakukan tantangan itu, identitas diri-Nya sebagai Anak Allah tidak pernah berubah. Seperti pengalaman Yesus tersebut, tantangan-tantangan yang disodorkan seseorang kepada kita bertujuan mengutak-atik ego kita. Terhadap semua tantangan itu, abaikan saja! Jangan hanya gara-gara panas hati, seperti pemuda tadi, ujungnya kita "merusak" masa depan sendiri. Ingatlah hidup kita tidak tergantung pada kata-kata orang lain, tetapi perkataan Tuhan! Tidak perlu resah bila ada orang menyebut atau melabeli kita begini dan begitu. Ketahuilah tanpa meladeni tantangan-tantangan itu, identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang terkasih tidak akan berubah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang Engkau tidak suka dan yang dapat merusak masa depanku. Amin. (Dod).
Season 01: Kitab Rut, Episode 04: Rut 1:6-22Seperti Naomi, dalam kegetiran hidup, seringkali logika dan tindakan kita menjadi saksi betapa terfragmentasinya iman yang kita hidupi, dan sesungguhnya kita belum pernah mengenal Allah. Namun, _chesed_ Tuhan kepada umat kepunyaan-Nya tidak bergantung kepada iman kita yang rapuh. Saat malam paling kelam, Tuhan tidak berhenti mengenyangkan jiwa kita dengan kebaikan-Nya.===PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk memperlimpah renungan pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight Episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E04
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 10 Mei 2026Bacaan: "Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi oreng yang pandai, berdiam diri." (Amsal 11:12)Renungan: Pada tahun 2020, perusahaan sepeda asal Belanda, VanMoof memutuskan akan menjual 90% barangnya secara online. Tentu saja, dalam berjualan online sangat penting untuk memastikan barang yang dikirimkan bisa tiba ke tangan konsumen dalam kondisi tetap sempurna. Apalagi penjualan mereka adalah ke seluruh dunia. Mereka amati banyak konsumen kompetitor mereka kecewa karena sepeda mereka tiba dalam kondisi cacat. Muncullah ide yang cukup unik. Mereka mengirim sepeda dengan boks kardus yang sangat besar, kira-kira seukuran boks TV layar datar ukuran 50 inch. Nah, di bagian depan boks itu, dicetak gambar TV selain tentu juga sepeda. Sepintas boks itu lebih mirip boks TV daripada sepeda, dan memang itulah tujuannya. Faktanya, pihak ekspedisi akan lebih berhati-hati jika mengirimkan TV. Dengan mendesain boks mereka mirip boks TV, maka sepeda mereka diperlakukan dengan lebih hati-hati, selayaknya membawa TV. Ketika kita sadar apa yang berada di dalam sebuah boks, maka sikap kita terhadap boks itu juga akan menyesuaikan. Sikap saat membawa boks berisi kue ulang tahun akan berbeda dengan sikap saat membawa boks berisi kue kering. Sikap saat membawa boks bertuliskan "Barang Pecah Belah" atau "Jangan Ditumpuk" akan beda dengan sikap saat membawa boks berisi boneka. Apakah hal serupa juga kita lakukan saat menilai manusia? Jika kita tahu bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:27), akankah kita bersikap semena-mena pada sesama? Jika kita mengimani Kristus telah mati demi menebus umat manusia, sadarkah kita jika itu berarti tiap manusia amatlah berharga? Dunia menilai manusia hanya dari sisi luarnya saja. Namun, anak Tuhan mesti melihat dengan cara yang berbeda. Lihat sesama kita seperti cara Tuhan memandang mereka. Bukan hanya melihat dari tampilan luar, tapi melihat mereka sebagai jiwa-jiwa yang harus dikasihi dan dihargai sebagai sesama ciptaan Tuhan yang mulia dan berharga. Pandang juga diri kita dengan cara yang sama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku kemampuan untuk bisa melihat sesamaku seperti Engkau melihat mereka baik adanya, sehingga aku selalu melihat sesamaku dengan kacamata positif. Amin. (Dod).
The daily lives of many Australians revolve around toilet access. But while public toilets are a vital part of urban infrastructure, they're often unsafe, unusable or hard to find. - Kehidupan sehari-hari dari banyak warga Australia berputar di sekitar akses ke toilet. Namun, meskipun toilet umum merupakan bagian penting dari infrastruktur perkotaan, toilet tersebut seringkali tidak aman, tidak dapat digunakan, atau sulit ditemukan.
For Papuans, sago is not just a stomach filler. It is the foundation of fair culture that blends with the history and identity of man on his land. However, the shadow of lifestyle changes is now fuelling concern: will sago be excluded from Papuan people's lives? - Bagi masyarakat Papua, sagu bukan sekadar pengisi perut. Ia adalah fondasi budaya adiluhung yang menyatu dengan sejarah dan jati diri manusia di atas tanahnya. Namun, bayang-bayang perubahan gaya hidup kini memicu kekhawatiran: apakah sagu akan tersisih dari kehidupan masyarakat Papua?