POPULARITY
Categories
Ketika bekerja di sebuah kilang di Kedah, Farhana mula mengalami pelbagai kejadian pelik—daripada suara memanggil namanya, kelibat pekerja yang sebenarnya tiada, hinggalah pengalaman terperangkap sendirian dalam bilik spray. Namun yang paling mengganggu fikirannya ialah apabila makhluk yang ditemuinya muncul dalam rupa orang yang dia kenal. Sampai sekarang, Farhana masih tertanya-tanya… siapa sebenarnya yang dia tegur malam itu, dan apakah yang cuba disampaikan oleh “mereka” kepadanya?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Apa sebenarnya yang ada di rumah keluarga Cik Nur? Segalanya bermula apabila seorang tukang urut, Kak Mah, mendakwa ada sesuatu yang menghuni rumah mereka dan mengganggu beberapa ahli keluarga. Namun keadaan berubah apabila Kak Mah tiba-tiba tersentak setiap kali cuba memandang bapak Cik Nur. Lebih meremangkan, dia enggan melihat seorang kanak-kanak kerana mendakwa ada kaitan dengan bapak mereka. Benarkah bapak menyimpan sesuatu yang tidak diketahui keluarga?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kisah Aziera bermula apabila dia dan sepupu-sepupunya pergi ke kebun opah untuk mencari buah dan sayur. Namun, salah seorang daripada mereka yang dikatakan sensitif terhadap kehadiran makhluk halus mula berasa tidak sedap hati. Apabila dua sepupunya enggan mendengar amaran dan terus berada di kebun, mereka akhirnya berdepan dengan seorang nenek tua berambut putih yang muncul di bawah pokok durian. Apa yang berlaku selepas itu membuatkan mereka serik untuk menjejakkan kaki ke kebun opah lagi.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Social media companies have had to explain to the Royal Commission on Antisemitism and Social Cohesion how they moderate harmful content on their platforms. But experts say we still don't know the full picture. - Perusahaan media sosial telah diminta untuk menjelaskan kepada Komisi Kerajaan tentang Antisemitisme dan Kohesi Sosial mengenai bagaimana mereka melakukan moderasi terhadap konten berbahaya di platform mereka. Namun, para ahli mengatakan bahwa kita masih belum mengetahui gambaran secara keseluruhannya.
Di era Jokowi, deforestasi nasional diklaim turun drastis. Namun, ada pergeseran kerusakan alam di mana hutan Sulawesi dan Maluku terus tergerus demi nikel dan hilirisasi. Lantas, siapa sebenarnya “raja” yang berkuasa atas nikel Indonesia? Dan pantaskan menyebut berbagai persoalan lingkungan saat ini sebagai warisan dari sang “Raja Solo”?
Selama hampir empat tahun, duit keluarga Kak Eja sering hilang secara misteri. Malah wang yang disimpan dalam laci berkunci pun boleh lenyap tanpa sebarang tanda. Lebih menyeramkan, anaknya pernah ternampak kelibat seperti seorang budak kecil berwarna kehijauan di dalam rumah. Namun selepas Dzul cuba membantu, gangguan itu terhenti… tapi hanya buat sementara. Beberapa bulan kemudian, kejadian yang sama mula berlaku di rumah adik-beradik Kak Eja pula. Setiap keluarga turut mempunyai seorang anak yang dikatakan mampu melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat orang lain. Apabila Dzul mula mengaitkan kejadian itu dengan satu kisah lama dalam sejarah keluarga mereka, timbul satu persoalan. Adakah benda yang selama ini disyaki sebagai toyol sebenarnya berkait dengan sesuatu yang jauh lebih lama?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tulang-Tulang Terkilir Supaya Kita DisembuhkanDiambil dari: Mazmur 22:15 “Aku tercurah seperti air, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus digantung di kayu salib, tubuh-Nya menanggung penderitaan yang sangat berat. Tangan dan kaki-Nya dipaku, tubuh-Nya tergantung, dan seluruh berat badan-Nya menarik ke bawah. Karena itulah, tubuh Yesus meregang dengan sangat kuat. Mazmur 22 menggambarkan keadaan ini dengan kata-kata, “segala tulangku terlepas dari sendinya.”Artinya, penderitaan Yesus bukan hanya soal luka di kulit atau darah yang keluar. Seluruh tubuh-Nya benar-benar menanggung rasa sakit yang dalam sekali. Bahu, tangan, dan bagian-bagian tubuh lain merasakan tekanan yang luar biasa. Ditambah lagi, Yesus sudah dicambuk, dipukul, dihina, dan sangat lemah sebelum penyaliban itu dimulai.Wah, Wonder Kids, ini menolong kita melihat betapa mahalnya keselamatan kita. Yesus tidak menyelamatkan kita dengan cara yang mudah. Ia rela menanggung rasa sakit yang sangat besar di tubuh-Nya sendiri. Semua itu Ia alami karena kasih-Nya kepada kita.Mazmur 22 juga menunjukkan sesuatu yang indah: jauh sebelum Yesus disalibkan, firman Tuhan sudah lebih dulu menggambarkan penderitaan itu. Jadi, apa yang terjadi pada Yesus bukan kecelakaan. Semua ada dalam rencana Allah. Yesus tahu apa yang akan Ia hadapi, tetapi Ia tetap rela menjalaninya demi menyelamatkan manusia berdosa.Lalu apa hasilnya bagi kita? Karena Yesus rela menderita, kita bisa menerima pengampunan dan hidup yang baru. Alkitab berkata bahwa Yesus menanggung dosa kita di tubuh-Nya di kayu salib supaya kita hidup untuk kebenaran. Jadi, penderitaan Yesus tidak sia-sia. Dari salib itu, Tuhan membuka jalan supaya kita diperdamaikan dengan Allah.Kadang-kadang kita bisa lupa betapa seriusnya dosa kita. Kita menganggap dosa hanya kesalahan kecil. Tetapi salib menunjukkan bahwa dosa begitu berat sampai Yesus harus menderita sedemikian besar. Namun, salib juga menunjukkan bahwa kasih Yesus lebih besar dari dosa kita.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menderita di kayu salib untuk menanggung dosaku. Terima kasih karena tidak ada penderitaan-Mu yang sia-sia. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa hal yang kecil, tetapi sungguh menghargai kasih-Mu yang begitu besar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: setiap penderitaan Yesus di kayu salib menunjukkan bahwa kasih-Nya kepadamu sangat besar dan keselamatanmu dibayar sangat mahal. Tuhan Yesus memberkati.
Walking through an Australian suburb, you might spot everything from curry leaves and lemons to tomatoes and herbs growing in front gardens or on verges. But is it legal to pick it? This guide explains when it's legal to pick produce, why permission matters, and how community gardens offer another way to grow your own food. - Saat berjalan-jalan di kawasan perumahan Australia, Anda mungkin melihat berbagai tanaman — mulai dari daun kari dan lemon hingga tomat dan tanaman herbal — tumbuh di halaman depan rumah atau di area tepi jalan. Namun, apakah memetiknya diperbolehkan secara hukum? Panduan ini menjelaskan kapan Anda boleh memetik hasil tanaman tersebut, mengapa meminta izin itu penting, serta bagaimana kebun komunitas menawarkan alternatif untuk menanam bahan pangan sendiri.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Lewi tidak mengawali sejarah tentangnya dengan indah. Sebagai seorang anak yang ingin membela nama baik keluarganya, dia melakukan tindakan yg tidak disukai Tuhan dan mendatangkan kutuk atas keturunannya untuk tidak mendapat tempat seperti saudara-saudaranya yang lain. Namun kehidupannya tidak berhenti, yang dikerjakannya pada masa tuanya, meskipun tidak tersurat dalam Alkitab, memberikan dampak besar bagi keturunan-Nya. Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 9 Agustus 2026.Kirim pesan
Setelah tujuh tahun hidup di pengungsian, ratusan keluarga Kurdi akhirnya kembali ke kampung halaman di Ras Al-Ayn, Suriah. Namun, kebahagiaan kepulangan berubah menjadi kesedihan karena sebagian warga mendapati rumah mereka telah rusak parah.
Korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia terus bertambah. Data terakhir mencatat sedikitnya 213 orang meninggal dunia, sementara sekitar 2.700 orang lainnya masih dinyatakan hilang.Tim penyelamat bersama warga berpacu dengan waktu untuk mencari dan mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.Salah satu lokasi pencarian berada di Universitas Teknologi Choco yang mengalami kerusakan parah akibat gempa. Petugas menyisir puing-puing bangunan untuk menemukan korban yang masih terjebak.Sejumlah korban berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup. Namun, luasnya dampak gempa membuat proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak, termasuk Pereira, Cali, dan Manizales.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 12 Agustus 2026Bacaan: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:23-24)Renungan: Andre mendapat pekerjaan di sebuah toko bahan makanan. Suatu hari seorang pelanggan memasuki toko itu dan setelah membeli beberapa buah, lalu berbisik kepada Andre, "Berilah kepadaku beberapa buah lagi! Karyawan yang dahulu di sini, biasa melakukannya untuk mendapatkan uang persenan." "Tidak," kata Andre, "Saya tidak bisa melakukannya, atasanku tidak akan memperbolehkannya." "Tapi," kata orang itu, "Atasanmu tidak ada di sini." "Oh, dia ada," kata Andre, "Tuhan selalu ada di sini dan mengawasiku. Dialah atasanku." Bagaimanakah sikap kita dalam bekerja? Apakah kita hanya bekerja dengan baik bila atasan kita ada di kantor atau hanya bila kita sedang diawasi? Bila kita menyadari bahwa atasan kita adalah Tuhan, dan pimpinan ataupun perusahaan tempat kita bekerja hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk memberkati kita, maka sikap kita adalah:Pertama, melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, seolah untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bila kita menyadari bahwa Tuhan adalah pimpinan kita, akankah kita memberikan kepada Raja di atas segala raja itu hasil yang buruk? Tentu tidak bukan? Sebaliknya, kita akan mempersembahkan karya kita yang terbaik. Kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menyenangkan hati-Nya.Kedua, bekerja dengan kejujuran atau integritas. Meskipun atasan kita tidak ada di tempat, tidak mengawasi, kita akan tetap bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan bersemangat. Namun kebanyakan yang terjadi justru sebaliknya, ketika atasan kita keluar kantor, kita merasa merdeka karena sang mandor tidak lagi mengawasi kita. Mari mulai saat ini kita belajar untuk memiliki kebiasaan dan sikap yang baik dalam bekerja, mari menjadikan Tuhan sebagai atasan kita. Karena manusia, baik itu pimpinan ataupun atasan kita, bisa saja mengecewakan kita, namun Tuhan tidak pernah mengecewakan kita, Dia akan selalu memberikan upah yang terbaik bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk kesempatan sekolah dan bekerja yang Kau izinkan aku jalani. Bantulah aku agar aku dapat menjalankannya dengan baik, sehingga semuanya dapat berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agnes Ambaryuliani dan Nikolas Rangga Agamwicaksana dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yehezkiel 9: 1-7; 10: 18-22; Mazmur tg 113: 1-2.3-4.5-6; Matius 18: 15-20.BERKUMPUL DALAM NAMA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Berkumpul Dalam Nama Tuhan. Adasekelompok remaja sedang memasuki sebuah toko yang berjual barang-barangelektronik dan ponsel. Mereka ingin sekali memiliki ponsel terbaru, tetapikarena tidak ada uang untuk membeli, mereka nekat untuk mencuri. Merekamengatur sedemikian supaya aksinya lancar dan tidak membuat keributan. Tetapi sebelum melakukan aksi mencuri, ketua kelompok mengajak semua untukberkumpul. Ia ingin supaya mereka berdoa dahulu sebelum mencuri ponsel-ponselyang diinginkan mereka. Namun ketika mereka akan segera berdoa, salah seorangdari mereka berkata: "Ini tidak masuk di akal. Mana mungkin kita berdoauntuk mencuri, Tuhan pasti tidak mengizinkan kita." Akhirnya mereka semuatidak jadi mencuri dan masing-masing bubar. Berkumpulnya orang-orang untuk berdoa selalu dilandasi motivasi yang baikdan untuk mencapai tujuan yang baik pula. Apa yang dikatakan oleh Injil tadisungguh benar, bahwa Tuhan hadir di dalam pertemuan orang-orang atas kuasa dannama-Nya. Jika ada pertemuan yang motivasinya ialah kekacauan, keributan dankekerasan, maka pertemuan itu sangat jelas tidak berkenan kepada Tuhan. Berkumpul dalam nama Tuhan memiliki beberapa unsur dasar yang selalu kitalakukan. Unsur penyebutan nama Tuhan merupakan yang paling kentara dan gampang.Doa yang singkat, seruan nama-Nya yang kudus, sebuah nyanyian pujian adalahcontoh-contoh kita berkumpul dalam nama Tuhan. Tuhan hadir bersama kita dalamkesempatan seperti ini bukan untuk kejahatan dan dosa. Unsur berkumpul sebagai komunitas gerejani merupakan kegiatan yang lebihformal dan berwibawa. Di sini ada perayaan-perayaan liturgis, sakramental danberbagai doa devosional. Tuhan menyentuh kita melalui sakramen-sakramen dan Iamemberkati kita yang menerimanya. Unsur yang menjadi tanda formal dan berwibawakegiatan ini ialah imam yang menjadi representasi Kristus sendiri. Tugas imamialah menjembatani umat Allah denganTuhan. Unsur kasih merupakan suatu ungkapan nyata bagaimana Tuhan berbuat danterlibat dalam karya cinta kasih yang dilakukan orang-orang beriman. Rapatuntuk merencanakan sebuah program pemberdayaan keluarga-keluarga miskin, inimerupakan contoh bertemu dalam nama Tuhan. Pertemuan untuk membahas danmembaharui hubungan antar pribadi, termasuk dengan koreksi persaudaraan, itujuga bagian dari berkumpul dalam nama Tuhan. Intinya, Tuhan hadir di dalampertemuan orang-orang beriman dan Ia yang menjiwai mereka. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukanlah kami selalu di dalamkehidupan bersama kami tiap hari, khususnya ketika kami menjalankan kehendak-Musecara bersama-sama, di mana Engkau sendiri hadir dan terlibat dalam kegiatan-kegiatankami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Percutian lima hari ke Cambodia bersama sahabat bertukar menjadi pengalaman seram apabila Tya dan Huda menginap di sebuah resort di Kampot. Bermula dengan pertukaran bilik yang pelik, mereka mula terdengar tangisan dan bunyi mengilai dari luar tingkap, diikuti kelibat putih di veranda. Namun, perkara paling menyeramkan berlaku selepas mereka meninggalkan Kampot. Dalam gambar yang diambil malam sebelumnya, muncul satu lembaga putih yang semakin jelas apabila dizum. See omnystudio.com/listener for privacy information.
The high-velocity nature of information technology development often becomes the lure for starting businesses closely tied to the field, such as one producing applications or software. However, is the fast-moving development, especially the parts related to Artificial Intelligence, currently carrying the threat of extinction for certain professions in the world of such technology, such as the professions of coder or designer? - Pesatnya perkembangan bidang teknologi informasi seringkali menjadi daya tarik untuk membuka usaha yang berkaitan erat dengan bidang tersebut, seperti bisnis yang memproduksi aplikasi atau software. Namun, apakah kemajuan pesat tersebut, terutama yang berkaitan dengan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan, saat ini justru mengandung ancaman punahnya profesi tertentu di bidang teknologi, seperti profesi coder atau designer?Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 11 Agustus 2026Bacaan: "Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan." (Lukas 11:10)Renungan: Pernahkah kita menyaksikan sebuah film yang berjudul 'Door to Door'? Door to Door adalah sebuah film yang menceritakan tentang sebuah kisah nyata dari seseorang yang bernama Bill Porter, seorang tokoh besar yang memulai bisnisnya dari nol. Sejak lahir Bill Porter terkenal mempunyai penyakit cerebral palsy, yaitu sebuah penyakit yang mengakibatkan gangguan pada fungsi tangan kanan, jalan terpincang, sulit bicara dan kadang meneteskan air liur saat berbicara. Meskipun demikian, ia memiliki semangat hidup yang tinggi, yang terlihat saat ia melamar kerja di The Watkins sebagai seorang salesman. Melihat kondisi Porter yang jauh dari kondisi normal, tentu saja pimpinan Watkins menolaknya. Namun, Porter tidak menyerah begitu saja. la malah meminta ditempatkan di daerah yang tidak diinginkan salesman lainnya, dan berkata, "Apa ruginya bagi anda jika memberi saya daerah yang tidak berpotensi?" Berkat kegigihan Porter, akhirnya ia diterima di The Watkins, dan pada awalnya benar-benar ditempatkan di daerah yang tidak memiliki potensi sama sekali untuk menghasilkan penjualan. Bill Porter awalnya mengalami jalan buntu, beberapa kali ia ditolak oleh para calon pembeli, namun, ia terus berusaha dan terus berusaha. Akhirnya dengan bermodalkan semangat pantang menyerah, ketekunan Bill Porter tidak sia-sia, sedikit demi sedikit ia mulai menghasilkan penjualan dan tidak hanya itu, pada akhirnya ia bahkan menerima penghargaan Best Salesman of The Year dari The Watkins. Bagaimana mungkin, di industry yang membutuhkan keterampilan berbicara, seseorang yang jalannya pincang, dan seringkali meneteskan air liur saat berbicara, justru dapat menjadi pemenang dan mengalahkan berpuluh-puluh orang normal lainnya? Hal itu karena semangat pantang menyerah dan kegigihan untuk menghasilkan yang terbaik. Bagaimana dengan kita? Ketika doa kita tidak kunjung dijawab Tuhan, ketika saat ini kita belum mendapatkan pekerjaan, atau banyak penolakan yang kita terima, bagaimanakah sikap kita? Apakah kita terlalu cepat menyerah sebelum mendapatkan apa yang kita inginkan? Firman Tuhan mengingatkan kita untuk terus meminta, mencari, dan mengetok. Itu bukanlah pekerjaan yang dilakukan hanya sekali atau dua kali, tapi berkali-kali sampai mukjizat terjadi. Jadi jangan berhenti mengetuk sampai pintu dibukakan bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar ketika apa yang kudapat tidak seperti yang kuinginkan, aku tetap percaya bahwa semua itu pasti akan membawa kebaikan bagiku. Amin. (Dod).
Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran Indonesia pada Mei 2026 mencapai 7,22 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,65 persen. Angka ini turun dibandingkan Februari dan menjadi salah satu yang terendah dalam beberapa dekade terakhir. Namun, pengangguran hanya berkurang sekitar 24 ribu orang, sementara pekerja informal masih mendominasi dengan 87,88 juta orang. Pengangguran terdidik juga masih menjadi tantangan karena pertumbuhan ekonomi dan investasi belum sepenuhnya menciptakan lapangan kerja formal yang berkualitas.Apakah penurunan angka pengangguran ini sudah mencerminkan perbaikan pasar kerja? Dan bagaimana pemerintah mendorong lebih banyak pekerjaan formal yang layak?Simak Talk kita hari ini Bersama : Deputi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Riden Hatam Aziz
Meski cukup umum, munculnya kista di ovarium menimbulkan kekhawatiran pada banyak wanita. Dalam banyak kasus, kista juga bisa menghilang dalam waktu 1-3 bulan. Namun, pada kasus lainnya, kondisinya bisa semakin parah hingga membutuhkan tindakan operasi.Tindakan operasi pun dilakukan dengan cara minimal invasif, yaitu dengan metode laparoskopi kistektomi. Dengan begitu, Sahabat MIKA tidak perlu khawatir dengan prosedur pengangkatan kista ovarium ini.Pertanyaannya, pada situasi apa kista bisa sembuh dengan sendirinya, kapan membutuhkan pengobatan, dan kapan harus menjalani tindakan operasi pengangkatan kista atau kistektomi?Yuk, simak penjelasan dari Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Mitra Keluarga Grand Wisata, dr. Danang Prasetyo, Sp.OG,. MPH dalam menjawab sejumlah pertanyaan netizen di Ask MIKA!
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 9 Agustus 2026Bacaan: Jawab Hizkia kepada Yesaya, "Sungguh baik firman TUHAN yang engkau ucapkan itu!" Namun, pikirnya, "Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!" (2 Raja-raja 20:19)Renungan: Hizkia mendapat takhta kerajaan Israel di usia yang terbilang muda, 25 tahun. la "berperilaku" baik dibanding dengan raja-raja yang pernah memerintah sebelumnya. la takut akan Tuhan dan berusaha membawa umat Israel kembali hidup di jalan Tuhan. la melakukan banyak pembaruan radikal dan menghidupkan kembali berbagai perayaan yang bertahun-tahun terlupakan. Hingga suatu ketika Hizkia sakit keras dan ia dinubuatkan akan mati. la pun berseru-seru kepada Tuhan memohon belas kasihan-Nya. Doanya dijawab. Tuhan menyembuhkannya, menambah masa hidupnya 15 tahun lagi. Selama 15 tahun itu pula Tuhan membuat kerajaannya begitu kuat dan disegani. Sayang, semua ini membuat Hizkia berubah menjadi tinggi hati. Tujuan hidupnya tidak lagi memuliakan Tuhan, sebaliknya mencari pujian bagi dirinya sendiri. la lupa diri bahwa semua pencapaiannya adalah berasal dari Tuhan. Hati manusia memang rentan berubah karena sebuah situasi. Ketika dalam situasi tertekan, ia tampak mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Hatinya dilimpahi sukacita besar karena semua pertolongan dan berkat Tuhan. Namun, betapa sulitnya menjaga hati tetap murni. Jika tidak waspada, hati lambat laun berubah. Jika tidak waspada, hati mudah terbuai oleh pujian orang-orang di sekitarnya. Jika sudah demikian, ia pun mulai lupa diri dan lupa kepada Tuhan. Semua pencapaian yang diperolehnya pun diakui sebagai usaha pribadi dan bukan lagi karena berkat dari Tuhan. Dari lupa diri ia menjadi keras hati. Setiap teguran firman Tuhan yang berusaha mengingatkannya pun tidak lagi dihormatinya. Jika sudah begini, ia tak lama lagi pasti direndahkan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jagalah hatiku agar senantiasa terarah pada-Mu saja. Jangan biarkan godaan dunia membelokkan hatiku kepadanya agar damai-Mu senantiasa ada padaku. Amin. (Dod).
KU 2 BNKP JEMAAT HOSIANA GUNUNGSITOLI - PULAU NIAS"SUKACITA KEMBALINYA ANAK TERHILANG"Minggu, 14 Sep 2025 (Saat KKR REGIONAL STEMI)
Podcast kali ini menggarisbawahi urgensi reorientasi sistem ekonomi global dari model kapitalisme konvensional yang eksploitatif menuju "Kapitalisme Hijau" yang berkelanjutan. Model ekonomi saat ini dinilai gagal karena mengabaikan keterbatasan sumber daya alam dan mengeksternalisasi kerusakan lingkungan demi mengejar keuntungan jangka pendek,yang pada akhirnya memicu krisis iklim global. Sebagai solusinya, esai ini memperkenalkan konsep Natural Capitalism,sebuah kerangka kerja yang menuntut dunia usaha untuk memperhitungkan nilai modal alam dalam setiap keputusan presisi mereka, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak lagi harus mengorbankan integritas ekologis planet ini. Implementasi nyata dari ambisi rekonsiliasi antara keuntungan dan kepedulian lingkungan ini dieksplorasi melalui studi kasus dua pionir bisnis beretika, yaitu Anita Roddick dengan The Body Shop dan Tom Chappell dengan Tom's of Maine.Melalui pendekatan "Aktivisme sebagai Model Bisnis" dan "Kepemimpinan Berbasis Nilai," kedua tokoh ini berhasil membuktikan bahwa nilai-nilai ekologis dapat diintegrasikan secara sukses ke dalam strategi korporasi arus utama,sekaligus membawa kesadaran lingkungan ke masyarakat luas. Namun, sejarah mencatat bahwa kedua perusahaan ini pada akhirnya diakuisisi oleh raksasa korporasi konvensional, L'Oréal dan Colgate-Palmolive, yang memicu perdebatan mengenai keberlanjutan idealisme tersebut. Kegagalan jangka panjang dalam mempertahankan integrasi nilai sosial-ekologis ini menjadi salah satu temuan kunci James O'Toole dalam bukunya, yang menyoroti pola melunturnya praktik etis pasca-pendiri akibat tekanan pasar modal dan masalah suksesi kepemimpinan. Hal ini memberikan pelajaran berharga bahwa integritas misi lingkungan sering kali rentan terhadap tekanan komersial, terutama ketika perusahaan masuk ke pasar saham atau diakuisisi oleh konglomerat yang fokus utamanya adalah margin keuntungan. Oleh karena itu, O'Toole menyimpulkan bahwa selain idealisme,diperlukan struktur tata kelola, hukum, dan sistem kepemilikan yang kuat—seperti yang diterapkan oleh Lincoln Electric dan John Lewis Partnership—untuk melindungi dan memastikan keberlanjutan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial di masa depan.
Bismillah,Saudaraku,Ingin tahu bagaimana sebuah kebaikan menginspirasi kebaikan lainnya?Simak perjuangan pak Hasanusi, pemilik bengkel sepeda di pelosok Aceh Tamiang. Banjir besar selama sepuluh hari menenggelamkan rumah, bengkelnya dan semua perlengkapan yang ada di dalamnya.Namun alhamdulillah, zakat yang disampaikan ke beliau melalui LAZ Muhajir, kembali membuka jalan nafkah baginya dan keluarga.Sebagai wujud rasa syukur atas pemberian alat-alat dan beroperasinya kembali bengkelnya, beliau menurunkan harga jasa untuk membahagiakan para pelanggan.Semoga Allah Ta'ala menerimanya sebagai amal shalih yang membersihkan harta dan jiwa serta menebarkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Aamiin.Nantikan kisah semangat bangkit dari Aceh Tamiang, berikutnya, Insya Allah.Ingin tahu lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui nomor konsultasi dan konfirmasi zakat 082211211136 atau kunjungi lazmuhajir.org.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya “OKE” setelah hampir dua tahun memimpin. Namun, apakah capaian tersebut benar-benar tercermin dalam kondisi masyarakat?Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Ricky Tamba, menjelaskan dasar penilaian tersebut, mulai dari pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, daya beli, lapangan kerja, hingga tata kelola pemerintahan.Dalam wawancara Radio Elshinta Edisi Pagi, dibahas pula apakah rapor “OKE” tersebut dapat diuji dengan data BPS dan Bank Indonesia, bagaimana pemerintah merespons kritik publik, serta pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan.
Ramai belia yakin Singapura mempunyai masa depan yang cerah. Namun apabila bercakap tentang kerjaya, kos sara hidup, kecerdasan buatan (AI), pemilikan rumah dan peluang untuk berkembang, adakah mereka masih yakin dengan masa depan sendiri? Sempena Hari Kebangsaan, NoTapis menghimpunkan empat anak muda daripada latar belakang berbeza untuk berbincang secara terbuka tentang cabaran yang dihadapi generasi hari ini, mengapa ramai masih memilih untuk kekal di Singapura, dan apakah yang perlu dilakukan supaya belia bukan sekadar menjadi sebahagian daripada masa depan negara, tetapi mampu berkembang seiring dengannya.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Beasiswa negeri seharusnya adil. Namun, sekitar Rp14 triliun anggaran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun 2024 dan 2025, ternyata menyimpan indikasi penyimpangan tata kelola.Kajian Direktorat Monitoring KPK menemukan kerentanan serius: terdapat kerawanan proses verifikasi validasi data yang belum sempurna, kuota jalur usulan masyarakat (usmas) yang melampaui batas, potensi konflik kepentingan, hingga indikasi pungli. Bagaimana lemahnya sistem informasi bisa membuka peluang penyalahgunaan?Di Podkes episode #260 ini, kami merekam aksi bersama Bu Aida Ratna Zulaiha (Direktur Monitoring KPK), mengungkap temuan dan rekomendasi KPK untuk menutup celah, memperkuat pengawasan, serta memastikan setiap rupiah pemerintah tepat sasaran ke mahasiswa yang benar-benar berhak membutuhkan.Mari berpartisipasi awasi beasiswa KIP-K untuk bangun generasi yang mencerdaskan bangsa, ya #KawanAksi. Dengarkan sekarang di Spotify!!
The Australian Museum has repatriated the ancestral remains of 17 Rapa Nui islanders to their eastern Pacific place of origin. This homecoming has renewed calls for the return of giant statues, or Moai, from the British Museum. But a UK based archaeologist has warned against overturning historic arrangements made between consenting parties. - Australian Museum telah memulangkan sisa-sisa jenazah leluhur dari 17 penduduk Pulau Rapa Nui ke tempat asal mereka di Pasifik bagian timur. Repatriasi ini kembali memicu seruan agar patung-patung raksasa, atau Moai, dikembalikan dari British Museum. Namun, seorang arkeolog berbasis di Inggris memperingatkan agar tidak membatalkan kesepakatan historis yang telah dibuat oleh pihak-pihak yang menyetujuinya.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) SMA di Jawa Tengah dihadirkan untuk membuka akses pendidikan bagi anak usia 16–18 tahun yang putus sekolah. Namun hingga awal Agustus 2026, jumlah pendaftar masih jauh dari kuota. Simak pembahasan bersama Dinas Pendidikan Jateng mengenai penyebab rendahnya minat, tantangan di lapangan, serta berbagai upaya agar semakin banyak anak kembali mengenyam pendidikan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana penerbitan obligasi daerah Jakarta meningkat menjadi sekitar Rp5,2 triliun.Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan penerbitan obligasi senilai Rp3,5 triliun. Namun, kebutuhan pendanaan untuk sejumlah proyek strategis membuat nilai tersebut bertambah sekitar Rp1,7 triliun.Dana obligasi tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, termasuk perpanjangan jalur LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas serta pembangunan rumah sakit.Pramono menyebut kemampuan penerbitan obligasi Pemprov DKI Jakarta masih jauh lebih besar, dengan potensi mencapai sekitar Rp20 triliun.
Ketidakmampuan individu atau kelompok untuk melakukan pembelajaran mendalam (deep-dive learning) merupakan salah satu fenomena paling kompleks dalam psikologi kognitif, teori organisasi, dan pendidikan dewasa. Sering kali diasumsikan secara awam bahwa guncangan hidup yang berat, seperti hukuman penjara dalam waktu yang lama, atau keterlibatan dalam intervensi edukatif yang terstruktur, seperti lokakarya dan pelatihan profesional, secara otomatis akan memicu introspeksi, kerendahan hati, serta transformasi perspektif. Namun, bukti empiris dan teoritis menunjukkan bahwa paparan terhadap krisis eksistensial maupun informasi baru sering kali gagal mengubah kerangka berpikir mendasar seseorang. Inkapasitas untuk belajar secara mendalam ini bukanlah sekadar akibat dari keterbatasan inteligensi formal atau kurangnya akses terhadap informasi. Sebaliknya, fenomena ini berakar pada struktur pertahanan kognitif, skema makna yang mengakar kuat, serta ketakutan psikologis terhadap kerentanan (vulnerability). Manusia memiliki kecenderungan kognitif bawaan untuk mempertahankan integritas ego dan pandangan dunianya (worldview), bahkan ketika realitas eksternal memberikan bukti yang secara eksplisit membantah andaian-andaian tersebut. Guna memahami mengapa seorang individu yang menjalani hukuman penjara selama satu dekade dapat keluar tanpa pencerahan moral dan justru memperkuat narasi pembenaran diri, serta mengapa peserta pelatihan kerap terjebak pada batas permukaan (lingkar pertama), diperlukan pembedahan analitis yang mengintegrasikan teori aksi Chris Argyris, teori pembelajaran transformatif Jack Mezirow, taksonomi lingkar belajar (learning loops), serta fenomenologi kesadaran Otto Scharmer. Mari belajar bersama, mengapa kita sulit melakukan deep dive?
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Lusia Uki Marina Lusi dan Yohanes Pryojatmiko dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Nahum 1: 15; 2: 2; 3: 1-3.6-7; Mazmur tg: Ul 32: 35cd-36ab.39abcd.41; Matius 16: 24-28.JIKA HIDUP INI BISA DITUKAR Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Hidup Ini Bisa Ditukar.Pertukaran barang di zaman dahulu dengan sistem barter, terjadi misalnya pisangdibawa dari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dansistem pertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukarbarang, tetapi membeli barang. Kita memakai uang untuk membeli barang yangdijual di pasar, toko dan pusat-pusat perbelanjaan. Apakah hidup seseorang bisa ditukar atau dibeli mengikuti cara seperti ini?Misalnya, seseorang pergi ke seorang pemegang uang, lalu ia diambil oleh orangkaya tersebut dan sejumlah uang berpindah tangan ke keluarga orang yang dibelitersebut. Mungkin bisa saja terjadi, namun kejadian itu dapat digolongkansebagai sesuatu tindakan tidak normal bahkan kriminalitas. Pertukaran jenis ini terjadi dalam konteks pasar dan perdagangan. TuhanYesus mengajarkan satu jenis pertukaran hidup, tetapi tidak sebagai sebuahperdagangan. Ia menghadirkan sebuah gaya hidup baru demi meraih keselamatanjiwa dan raga bagi umat manusia. Kepada mereka yang memilih untukmengikuti-Nya, syarat utamanya ialah melakukan sebuah pertukaran hidup, yaituperubahan pribadi dan semangat hidupnya. Gaya dan semangat duniawi yang membuat kita mementingkan diri kita saja danhidup serba gampang serta ingin selalu dilayani, ditukar dengan gaya hidup barudari Yesus ialah penyangkalan diri. Tanda utamanya ialah memanggul salib. Inimelengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan, yaitu membeli kita dari duniaini dengan harga yang mahal sekali. Kita dijadikan milik-Nya dengan ditandaipembaptisan dan kita menjadi bagian dalam Gereja. Jadi kita mengalami suatupertukaran hidup yang mencakup kepemilikan Tuhan atas diri kita dan gaya hidupdunia ini ditukar dengan gayanya Yesus Kristus yaitu penyangkalan diri. Ini bukan berarti dunia, budaya dan hidup sosial tidak lagi sebagai bagiandari hidup kita, atau sebaliknya kita sendiri kehilangan status di dunia ini.Kita sebenarnya masih mengalami dan memiliki semua, tetapi diri kita telahbertukar kualitasnya menjadi lebih tinggi, yaitu sebagai para pengikut Kristus.Martabat ini sudah kita miliki dan kita merasakan betapa berartinya kita.Buktinya kita berjanji untuk setia kepada Tuhan dalam kata dan perbuatan kita. Namun hal ini tidak membuat kita selaluluput dari godaan dan dosa. Justru tantangan besar bagi putra dan putri Allahialah mempertahankan martabatnya itu. Nabi Nahum dalam pewartaannya mengatakanbahwa, Tuhan selalu ingin memulihkan hidup manusia yang telah rusak karenadosa. Sebagai putra dan putri Allah, kita menjadi istimewa karena selaludipulihkan oleh Tuhan yang maha baik.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... ya Bapa, kami ingin menguduskan diri kami melalui perkataandan perbuatan kami, dan semoga pada hari ini hidup kami berkenan kepada-Mu.Salam Maria... Dalam nama Bapa...
Kesehatan planet Bumi saat ini berada pada kondisi yang sangat kritis akibat akumulasi aktivitas manusia yang melampaui daya dukung biofisik alam. Konsep kesehatan planet menegaskan bahwa kesejahteraan dan keberlangsungan peradaban manusia sangat bergantung pada stabilitas ekosistem global. Namun, indikator ilmiah terkini menunjukkan bahwa mayoritas batasan planet (planetary boundaries)—termasuk perubahan iklim, integritas biosfer, hingga asidifikasi samudra—telah terlampaui. Kondisi ini memperlihatkan bahwa Bumi bukan lagi sekadar mengalami gangguan lingkungan lokal, melainkan sedang menghadapi penurunan fungsi vital secara sistemik yang mengancam ruang hidup yang aman bagi seluruh makhluk hidup. Krisis kesehatan planet tidak bekerja secara terisolasi, melainkan saling terhubung dalam jaringan dinamika sistem yang kompleks. Kerusakan pada satu komponen ekologis, seperti deforestasi masif di kawasan hutan tropis, secara langsung merusak siklus air tawar, mempercepat pemanasan global, dan memperburuk penyerapan karbon oleh lautan. Pendekatan konvensional yang hanya berfokus pada reduksi dampak negatif atau efisiensi teknis inkremental terbukti tidak memadai untuk menghentikan laju degradasi ini. Tanpa pemahaman ontologis bahwa perekonomian manusia merupakan bagian kecil yang bergantung penuh pada ekonomi alam, upaya pemulihan akan terus terjebak dalam solusi superfisial. Untuk mengembalikan kesehatan planet Bumi, diperlukan transformasi mendasar menuju tatanan yang regeneratif dan berkeadilan. Pergeseran paradigma harus dilakukan dari pemanfaatan alam yang eksploitatif menuju kondisi flourishing, di mana aktivitas sosial dan ekonomi manusia beroperasi di dalam batas-batas aman planet (safe and just space). Hal ini menuntut komitmen bersama melalui penerapan ekonomi sirkular, perlindungan sumber daya komunal (the commons), serta adopsi teknologi ramah lingkungan yang memulihkan daya pulih alam. Menjaga kesehatan Bumi pada hakikatnya adalah investasi tertinggi untuk menjamin hak hidup dan masa depan generasi mendatang.
Munculnya pagar-pagar tinggi yang mengelilingi sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak yang mengaitkannya dengan isu akan adanya aksi unjuk rasa besar maupun potensi kerusuhan pada bulan Agustus.Namun, benarkah pemasangan pagar tersebut berkaitan dengan isu tersebut? Ataukah hanya merupakan langkah antisipasi dan pengamanan yang dilakukan masing-masing pengelola?
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 6 Agustus 2026Bacaan: "... tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN akan mencari seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN menetapkannya sebagai pemimpin atas umat-Nya, karena engkau tidak menaati apa yang diperintahkan Tuhan kepadamu" (1 Samuel 13:14)Renungan: Betapa cepatnya hati manusia itu berubah. Ada orang yang tadinya menjalani hidup sederhana dan rendah hati, tapi di kemudian hari, hatinya berubah menjadi begitu sombong setelah ia mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Ada orang yang tadinya kurang percaya diri dan merasa lemah, tetapi siapa sangka ia bisa menjadi seorang diktator kejam ketika berkuasa. Seperti itulah hati manusia, gampang berubah. Bisa jadi perubahan hatinya itu menjadi petunjuk bahwa ia tidak rela kehilangan rasa nyaman maupun kekuasaan yang didapatnya selama ini. Saul begitu rendah hati ketika Tuhan menunjuknya menjadi raja Israel. Sebenarnya, ia adalah orang yang diurapi Tuhan dengan janji pengokohan kerajaan Israel. Awalnya, Saul memang seorang yang taat dan rendah hati. Namun, ia lupa bahwa hati itu gampang berubah. Itu terjadi ketika ia tidak sabar menanti kedatangan Samuel dan dengan lancang mempersembahkan korban bakaran yang bukan menjadi tugasnya. Saul begitu angkuh. Ia menjadikan kedudukannya menjadi alasan bahwa ia bisa berbuat apa saja termasuk mengambil tugas keimaman. Sikapnya yang tidak sabar, angkuh, dan tidak taat dinilai Tuhan sebagai penolakan kepada Tuhan. Saul pun harus menerima konsekuensi: ditolak sebagai raja dan kehilangan janji Tuhan. la kehilangan apa yang coba ia pertahankan dengan kuat. Sikap Saul mengingatkan kepada kita bahwa bukan persembahan atau ritual agamawi yang memperkenan hati Tuhan. Tuhan lebih menyukai kasih setia dan ketaatan kepada firman-Nya. Mari renungkan: Hati manusia itu rapuh, gampang berubah oleh situasi. Bahkan hidup dalam berkat pun, jika tidak diwaspadai, bisa berubah menjadi angkuh dan melupakan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati agar hatiku tetap terpaut pada-Mu dan tidak pernah berubah. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 5 Agustus 2026Bacaan: "Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu." (Filipi 1:3)Renungan: Ηanya dengan mengingat nama seseorang kita dapat memberikan beragam respons. Ada nama yang mungkin meninggalkan sakit hati, kebencian, kepahitan, atau rasa kecewa bagi kita. Namun, ada juga nama yang menghangatkan hati atau membawa sukacita bagi kita. Kesan-kesan itu tentunya tidak muncul tanpa alasan, melainkan berasal dari jejak-jejak yang mereka tinggalkan sebelumnya. Ketika Rasul Paulus mengingat jemaat di kota Filipi, hatinya dipenuhi syukur. Tiap kali ia berdoa bagi mereka, ia bersukacita. Ia juga sangat merindukan mereka. Alasannya ialah karena mereka memiliki persekutuan yang erat dalam Kristus sejak mereka mendengar Injil dan terus bertumbuh di dalamnya. Mereka juga tak henti-hentinya menunjukkan kasih dengan mendukung pelayanan Paulus, termasuk ketika ia dipenjarakan karena Kristus. Dukungan itu juga ditunjukkan dengan mengirimkan uang untuk mendukung pelayanan Paulus, bahkan mereka secara khusus mengutus Epafroditus untuk melayani keperluan Paulus. Tidak heran jika sang rasul berkata, "Kamu ada di dalam hatiku". Kira-kira, kesan apakah yang kita tinggalkan dalam kehidupan orang-orang? Apakah nama kita membangkitkan syukur dan sukacita di hati mereka? Ataukah sebaliknya? Selagi Tuhan memberi kita anugerah kehidupan, kita masih dapat melakukan berbagai perbuatan kasih, yang kelak akan meninggalkan jejak-jejak yang mendatangkan sukacita dalam hidup banyak orang. Seperti itulah seharusnya kehidupan yang dijalani oleh setiap orang yang percaya kepada Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerima kasih karena Engkau telah memilih aku menjadi sahabat-Mu. Bantulah aku agar hidupku dapat menyerupai-Mu dalam berpikir, berkata-kata dan bertindak. Sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 4 Agustus 2026Bacaan: "Dalam keadaan terdesak, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya." (2 Tawarikh 33:12)Renungan: Manasye lahir dalam masa perpanjangan umur Hizkia. Hanya saja, di kemudian hari, Manasye tidak mengikuti jejak ayahnya yang saleh. Manasye adalah raja Yehuda yang paling jahat. Penyembahan berhala dilakukan besar-besaran. Bait Allah dijadikannya rumah bagi berhala, dan jalanan di kota Yerusalem dipenuhi dengan darah orang yang tidak bersalah. Manasye berbuat sesuka hatinya ketika berkuasa. Namun, satu hari datanglah pasukan Asyur dari utara menghancurkan semua kejayaan Manasye. la dibelenggu dan dibawa bagaikan hewan ke Babel. Di dalam penderitaan itulah Manasye merendahkan dirinya amat sangat di hadapan TUHAN. "Merendahkan diri" dalam pengertian aslinya diartikan sebagai seruan yang disertai jerit tangis yang mendalam. Akibatnya? TUHAN mau mendengar doanya dan Manasye dibebaskan, bahkan dipulihkan ke dalam kedudukannya yang semula. Manasye pada akhirnya mengakui TUHAN Allah sajalah yang patut ia sembah. Seringkali Tuhan mengizinkan datangnya badai menimpa sebagai bentuk didikan untuk merendahkan diri kita. Ketika hati manusia disadarkan dari dosanya dan ia memutuskan untuk merendahkan diri, bertobat, dan mencari Tuhan maka Tuhan pun memulihkan keadaannya. Sehingga nyatalah pengakuan pemazmur: kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati yang tulus sehingga aku dapat mengerti kehendak-Mu di dalam hidupku ini. Amin. (Dod).
Dalam perjalanannya mencari Tuhan, pada akhirnya Marcell Siahaan memeluk agama Islam. Terakhir, Marcell seorang Budhism, yang dimana ia menjadi seorang vegetarian selama 4 tahun. Selama menjadi vegetarian, Marcell sempat takut memakan daging, karena merasa dirinya 'bersih' dari daging-dagingan. Namun, apa sebenarnya alasan Marcell Siahaan memeluk agama Islam?
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 3 Agustus 2026Bacaan: Aku tahu segala pekerjaanmu. Engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!" (Wahyu 3:1)Renungan: Semua orang tentunya ingin memiliki reputasi yang baik. Reputasi atau nama baik ini tidak datang begitu saja, melainkan sebagai hasil perbuatan atau tindakan kita. Namun, banyak orang ingin dikenal dengan reputasi yang baik sekalipun sebenarnya hidup mereka berbeda dengan yang dicitrakan di depan orang lain. Mereka lebih khawatir tentang anggapan orang dibandingkan fakta yang sebenarnya. Bahkan ada tokoh publik yang membayar konsultan untuk melekatkan citra tertentu pada diri mereka. Berbagai lembaga atau perusahaan melakukan banyak cara, bahkan membayar biaya iklan yang mahal demi mendapatkan reputasi yang baik, tentunya dengan tujuan memperoleh untung yang lebih besar. Kita dapat menjalani hidup bersandiwara di hadapan manusia dengan hanya menampilkan hal-hal yang baik sambil menyembunyikan sifat buruk kita. Namun, semua ini tak dapat kita tutupi dari Allah Yang Maha Tahu. Pendapat-Nya tentang kitalah yang terpenting dan paling menentukan. Orang-orang menilai jemaat di Sardis sebagai gereja yang hidup. Namun, Tuhan menilai mereka sebagai gereja yang mati. Sekalipun mereka melakukan berbagai macam pelayanan, tetapi ternyata tak satu pun pekerjaan itu beres menurut Tuhan. Karenanya, Dia meminta mereka untuk bangun, serta menguatkan apa yang masih tersisa yang masih dapat diperjuangkan. Tuhan memperingatkan agar mereka bertobat serta kembali kepada firman yang telah mereka terima sebelumnya. Sehebat apa pun anggapan orang tentang diri, keluarga, karir, atau pelayanan kita, semuanya tak berarti jika Tuhan menilai sebaliknya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dalam berkata-kata dan bertindak, agar aku tetap ada di jalan-Mu sehingga orang bisa menilai aku baik sesuai dengan penilaian-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 2 Agustus 2026Bacaan: "Selama empat puluh tahun Engkau memberikan mereka makan di padang gurun. Mereka tidak berkekurangan, pakaian mereka tidak rusak, dan kaki mereka tidak bengkak." (Nehemia 9:21)Renungan: Brian sejak kecil diajarkan untuk mengandalkan Tuhan dalam segala keadaan. Kondisi ekonomi orang tuanya yang terbatas membuat keluarga ini hanya bisa bergantung kepada Tuhan. Suatu ketika, saat tiba waktunya membayar uang sekolah, orang tua Brian belum memiliki cukup uang karena usaha penjualan kacamata sedang sepi. Namun, mereka yakin bahwa Tuhan akan menyediakan. Akhirnya, lewat pertemuan "tanpa sengaja" dengan seseorang, ada tiga kacamata yang laku. Uang hasil penjualan kacamata itu pun dipakai untuk membiayai uang sekolah yang Brian perlukan. Membaca kisah tersebut, mungkin ada orang tergoda menimpali, "Ah, itu kan hanya kebetulan." Memang kita tak bisa melarang orang berkomentar seperti itu, tetapi bagi kita yang percaya kepada Allah, sampai hari ini Allah masih bekerja secara ajaib dalam memelihara keperluan umat-Nya. Kisah-kisah yang tertulis di Alkitab tentang penyediaan dan pemeliharaan Allah, hingga janji berkat yang tertulis di sana, ditujukan agar setiap orang percaya senantiasa beriman akan pemeliharaan Allah. Tentu saja, meyakini pemeliharaan Allah tidak lantas meniadakan kewajiban kita untuk bekerja. Biasanya Allah memberkati umat-Nya lewat apa yang mereka kerjakan. Namun, bukan berarti kita hanya mengandalkan kekuatan, kemampuan, atau hasil dari pekerjaan kita. Allah, dengan cara-Nya yang ajaib, sanggup menyediakan dan memelihara kehidupan umat-Nya, seperti yang pernah Allah lakukan kepada bangsa Israel ketika mereka di padang gurun selama empat puluh tahun. Sudahkah kita percaya akan pemeliharaan-Nya? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas rahmat pemeliharaan yang Kau berikan padaku selama ini. Ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas pemeliharaan-Mu, sehingga dalam keadaan apapun aku tetap tenang karena aku tahu Engkau selalu ada bersamaku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 1 Agustus 2026Bacaan: "Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus 2:5)Renungan: Saat Yesus sedang mengajar di sebuah rumah di Kapernaum, datang kepada-Nya empat orang menggotong seorang yang lumpuh. Harapan dari orang-orang itu ialah kesembuhan bagi si lumpuh. Mereka pulang dengan harapan yang telah terpenuhkan. Yesus mengampuni dosa, lalu menyembuhkan kaki si lumpuh. Alkitab menuliskan ada satu hal terjadi sebelum kesembuhan dinyatakan. Satu hal yang Yesus lakukan sebelum Dia menyembuhkan si lumpuh. Yesus melihat iman mereka. Artinya, orang-orang itu memiliki iman yang dapat dilihat. Terlihatnya iman dikarenakan adanya perbuatan. Di rumah itu penuh berkerumun orang-orang, bahkan sampai depan pintu. Namun, kondisi itu tidak juga mengurungkan niat mereka untuk masuk. Saat tidak didapati juga jalan untuk masuk, mereka membuka atap rumah, lalu menurunkan si lumpuh. Sejauh itu mereka berbuat karena segenap hati percaya kepada Yesus. Pada kita ada juga harapan. Ada aspek-aspek kehidupan yang kita inginkan untuk Tuhan turun tangan, seperti keuangan, kesehatan atau hubungan rumah tangga. Pertanyaannya, apakah kita memiliki iman yang dapat dilihat? Dapatkah Tuhan menemukan perbuatan yang menunjukkan bahwa segenap hati kita percaya kepada-Nya? Tanpa perbuatan, hakikat iman adalah mati, atau dapat dikatakan, sama sekali tidak ada iman. Bagi kita yang rindu melihat harapan menjadi kenyataan, nyatakanlah iman kita! Berbuatlah sesuatu, jangan hanya berdiam! Cara paling sederhana kita memperlihatkan iman ialah tidak berhenti berdoa kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mempraktikkan imanku melalui perbuatan baikku. Sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Tasmania is actively seeking skilled migrants through nominated pathways. But for many of those building a new life there, it hasn't gone quite as expected. - Tasmania secara aktif mencari migran terampil melalui jalur nominasi. Namun, bagi banyak orang yang sedang membangun kehidupan baru di sana, kenyataannya tidak sepenuhnya sesuai harapan.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 30 Juli 2026Bacaan: "Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan kokoh kedudukannya, ia membunuh semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel dengan pedang." (2 Tawarikh 21:4)Renungan: Abraham Lincoln, mantan Presiden Amerika Serikat, pernah berkata, "Bila Anda ingin mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan." Pernyataan ini telah teruji kepada banyak orang dalam berbagai situasi. Bahwa banyak orang yang tadinya bersikap rendah hati, sederhana, dan tulus, tetapi berubah menjadi sombong, egois, dan serakah ketika mereka berkuasa. Kekuasaan menyingkapkan sifat asli mereka. Mereka menggunakannya sebagai alat untuk mengendalikan, bahkan menindas orang lain demi kepentingan sendiri. Sebagai anak sulung, Yoram mewarisi kerajaan Yehuda dari ayahnya. Sedangkan untuk adik-adiknya, sang ayah memberikan berbagai barang berharga, juga beberapa kota untuk mereka kuasai. Seiring waktu, ketika kedudukannya sebagai raja semakin kokoh, Yoram membunuh semua adik-adiknya, juga beberapa pembesar Israel. Ia memandang mereka sebagai ancaman yang harus ditumpas agar jabatannya tetap kokoh. Namun, ia hanya berkuasa delapan tahun dengan dua tahun penderitaan hebat karena sakit. Hukuman itu telah dinubuatkan Nabi Elia sebelumnya, tetapi Yoram mengabaikannya. la mati sebagai orang yang dibenci oleh rakyatnya sehingga ia bahkan tidak dikuburkan dalam pekuburan raja-raja. Sesungguhnya, kekuasaan itu ibarat sebuah pisau tajam. Sangat bermanfaat jika berada di tangan yang tepat, tetapi sangat berbahaya di tangan yang salah. Kekuasaan dapat digunakan untuk menyejahterakan atau menyengsarakan banyak orang. Dalam kapasitas yang beragam, kita semua memiliki kekuasaan. Kiranya kita mempergunakannya seturut kehendak Allah, demi kebaikan banyak orang. Karena sesungguhnya, Dialah pemilik kekuasaan sejati, termasuk atas hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati yang tulus agar saat Engkau memercayakan aku menjabat satu jabatan tertentu aku tetap rendah hati dan menjalankan tugas itu sesuai kehendak-Mu. Amin. (Dod).
Bpk. Andrew S (TB) 1 Korintus 9 : 12Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
Adakah kamu perlu 100% yakin sebelum memimpin? Pr Kenneth Chin berkongsi secara peribadi — bagaimana walaupun setelah 3.5 tahun mengejar Sandra, keraguan datang seminggu sebelum perkahwinan mereka. Namun melalui sebuah penglihatan dari Tuhan tentang Sandra pada usia 88 tahun, berkedut dan ompong, jawapannya tetap ya. Keyakinan yang sejati bukan ketiadaan rasa takut — ia adalah mempercayai Tuhan cukup untuk melangkah maju, dan membiarkan keyakinan itu berkembang sepanjang perjalanan.________________Do you have to be 100% confident before you lead? Pr Kenneth Chin gets personal — sharing how even after 3.5 years of pursuing Sandra, doubt crept in the week before their wedding. But through a vision from God of Sandra at 88, wrinkled and toothless, his answer was still yes. True confidence isn't the absence of fear — it's trusting God enough to take the first step, and letting confidence grow as you go.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Juli 2026Bacaan: “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lukas 6:31)Renungan: Fred Rogers adalah seorang pembawa acara TV anak-anak di Amerika selama 33 tahun. Acaranya sederhana: dia duduk, ganti sepatu, nyanyi, ngobrol dengan anak-anak. Suatu hari dia diundang ke Senat AS untuk meminta dana bagi TV publik anak-anak. Semua orang pikir dia akan kalah, karena waktu bicaranya cuma 6 menit. Tapi dia tidak bicara data. Dia cerita tentang anak yang merasa tidak dicintai, lalu berkata: “Saya ingin anak-anak tahu bahwa mereka dicintai apa adanya.” Anggota Senat yang awalnya mau potong dana, langsung menyetujui 20 juta dolar. Kenapa? Karena Rogers memperlakukan mereka seperti dia ingin diperlakukan, dengan hormat, tulus, dan tidak menghakimi. Lukas 6:31 ini merupakan "Aturan Emas" yang dikatakan Yesus di atas bukit. Kalimatnya pendek, tapi sungguh bermakna, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Yesus tidak berkata, "Perlakukan orang seperti mereka memperlakukan kamu". Dia berkata, "Perlakukan seperti kamu ingin diperlakukan". Ini kasih yang aktif. Namun aturan ini paling susah dipraktikkan di tiga tempat yaitu pertama, di Media Sosial. Kita mau dihargai pendapatnya, tapi kita gampang menghakimi dan nyinyir di kolom komentar. Kita mau dimengerti, tapi kita cepat menyimpulkan orang. Kedua, di Keluarga dan Kantor. Kita mau disupport saat capek, tapi kita pelit memuji orang lain. Kita mau dimaafkan saat salah, tapi kita susah mengampuni. Ketiga, ke orang yang menyakiti kita. Kita mau diberi kesempatan kedua, tapi kita menutup pintu untuk orang yang pernah melukai kita. Yesus menantang kita hari ini: Jangan jadi cermin yang hanya memantulkan perlakuan orang. Jadilah lampu yang menyalakan kebaikan duluan. Mungkin hari ini ada orang yang perlu kita perlakukan seperti kita ingin diperlakukan yaitu kita meminta maaf duluan, membelikan kopi rekan kerja, diam dan mendengarkan pasangan kita dan senyum ke tukang ojek dll. Karena saat kita menabur perlakuan yang kita mau terima, kita sedang mencerminkan kehadiran Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menuntut orang lain berubah dulu, baru aku berubah. Hari ini ajarilah aku hidup dengan Aturan Emas-Mu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana aku mau diperlakukan dengan baik oleh orang lain. Amin. (Dod).
The Indonesian government mandates that central and regional government agencies, as well as state-owned and regionally-owned enterprises, employ people with disabilities, requiring them to make up at least 2% of the total workforce. Meanwhile, for private companies, the established minimum quota is 1%. But what is the reality? - Pemerintah Indonesia mewajibkan instansi pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan BUMD untuk mempekerjakan paling sedikit 2% penyandang disabilitas dari total pegawai. Sedangkan untuk untuk perusahaan swasta, kuota minimal yang ditetapkan adalah 1%. Namun bagaimana kenyataannya?
Penggeledahan yang dilakukan polisi terhadap rumah milik Febri Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, memicu ketegangan antara Polri dan Kejaksaan. Pertikaian ini bisa mengungkap perkara korupsi di dua institusi itu. Namun penegakan hukum berlandaskan dendam dan alat gertak mudah diselesaikan secara politik. Presiden Prabowo memberikan solusi keliru.- - -Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Omertà bukan sekadar sumpah mafia untuk tutup mulut. Ia adalah teknologi kekuasaan yang menjaga jaringan tetap utuh melalui kesunyian dan loyalitas. Namun, sejarah menunjukkan, bangunan paling kuat sekalipun bisa mulai retak ketika satu sinyal muncul.
Dalam episod Message-To-Go Podcast kali ini, Pr Kenneth Chin menyampaikan satu pesanan yang sangat menyentuh hati dan penuh harapan bertajuk "Tuhan Memilih Orang Yang Terluka". Sering kali, apabila kita mengalami kehancuran, kegagalan, atau tragedi, kita merasa tidak lagi berguna bagi Tuhan. Namun, melalui pesanan ini, Pr Kenneth mendedahkan kebenaran yang sebaliknya: Tuhan justru sering memilih orang-orang yang hancur dan terluka untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Di tangan Tuhan, tragedi terbesar dalam hidup kamu boleh berubah menjadi satu kesaksian yang luar biasa! Untuk menggambarkan proses rohani ini, Pr Kenneth berkongsi satu ilustrasi yang sangat kuat tentang seekor kuda liar. Seekor kuda liar yang penuh tenaga dan potensi tidak akan dapat digunakan oleh pemiliknya sebelum ia "dijinakkan" atau dipecahkan semangat kesombongannya (broken). Begitu juga dengan hidup kita; proses "dihancurkan" bukanlah tanda bahawa Tuhan ingin membuang kita, sebaliknya ia adalah cara-Nya untuk membentuk ketaatan dan menyediakan kita supaya boleh dipakai untuk tujuan-tujuan besar dalam Kerajaan-Nya________In this episode of the Message-To-Go Podcast, Pr Kenneth Chin delivers a message that is deeply touching and full of hope, titled "God Chooses the Wounded." Often, when we experience devastation, failure, or tragedy, we feel no longer useful to God. However, through this message, Pr Kenneth reveals the opposite truth: God actually often chooses people who are broken and wounded to display His glory. In God's hands, the greatest tragedy in your life can be transformed into an extraordinary testimony! To illustrate this spiritual process, Pr Kenneth shares a powerful illustration about a wild horse. A wild horse full of energy and potential will not be able to be used by its owner before it is "tamed" or broken in spirit. The same is true with our lives; the process of being broken is not a sign that God wants to discard us, but rather it is His way of shaping obedience and preparing us so that we can be used for great purposes in God's Kingdom.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 Juli 2026Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Pada tahun 1967, seorang laki-laki bernama Joni Eareckson umur 17 tahun meloncat ke danau untuk menyelam. Namun karena salah perhitungan, dia cedera tulang belakang. Sejak hari itu dia lumpuh dari leher ke bawah. Dunia Joni runtuh. Orang tuanya sedih, teman-temannya menjauh. Dia marah sama Tuhan. "Kenapa aku? Kenapa Tuhan izinkan ini?" Di tempat tidur rumah sakit, dia merasa benar-benar ditinggalkan. Fisiknya lemah, masa depannya gelap, dan dia merasa tidak ada yang mengerti. Tapi di titik paling hancur itu, Joni mulai membuka Alkitab. Mazmur 27:10 jadi pegangannya: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." Tuhan tidak menyembuhkan tubuhnya. Tapi Tuhan menyambut dia. Dari kursi roda, Joni menjadi pelukis dengan kuas di mulut, penulis 40 buku, dan pendiri yayasan yang menolong ribuan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dia berkata, "Tuhan tidak selalu mengeluarkan kita dari air, tapi Dia selalu masuk ke dalam air bersama kita." Daud menulis mazmur di atas ini saat dia dikejar-kejar, difitnah, bahkan mungkin ditinggal orang terdekatnya. "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku", ini merupakan kalimat yang paling menyakitkan. Keluarga seharusnya jadi tempat paling aman. Tapi Daud berkata, bahkan tempat paling aman itu mengecewakan. Kalimat selanjutnya, "...namun TUHAN menyambut aku", itu merupakan kalimat yang meneguhkan dan menguatkan karena itu berarti Tuhan mengumpulkan, merangkul dan membawanya pulang. Mazmur ini mengajarkan kita bahwa pengharapan tidak boleh hanya ditaruh di tangan manusia tetapi di tangan Tuhan. Manusia bisa gagal, bisa pergi, bisa melukai. Tapi Tuhan tidak pernah. Dia selalu jadi rumah yang tidak pernah menolak kita pulang. Sebagai pengikut Yesus kita pasti pernah merasa "ditinggalkan", antara lain ditinggalkan orang. Teman yang unfollow karena kita beda pilihan. Keluarga yang tidak mendukung panggilan kita. Rekan kerja yang menikam dari belakang. Rasanya sakit. Tapi ingat, Tuhan menyambut kita. Dia tidak pernah meng-unfollow kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan harapan. Doa belum dijawab, pintu kerja tertutup dan rencana gagal. Rasanya Tuhan diam, tetapi ternyata dia tetap "menyambut" artinya Dia tetap dekat. Dia peluk kita di tengah penantian kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan diri sendiri. Kita kecewa pada diri sendiri sehingga kita berkata, "Aku gagal lagi". Tapi Tuhan berkata, "Aku tidak meninggalkan kamu. Aku mengumpulkan kepingan harapanmu satu persatu." Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil juga untuk menjadi "tangan Tuhan yang menyambut". Ketika melihat rekan kerja yang dikucilkan, murid yang diabaikan, keluarga yang kesepian, jadilah rumah bagi mereka, karena kita sudah lebih dahulu disambut Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Ampunilah aku kalau aku sering mencari penerimaan di tempat yang salah. Hari ini aku mau pulang dan berlindung dalam pelukan-Mu. Pakailah aku juga untuk menyambut orang-orang di sekitarku yang merasa ditinggalkan. Amin. (Dod).
For over 40 years, the Flying Bats Football Club has been a safe space for LGBTIQ+ women and non-binary people. But the recent spotlight on transgender athletes has triggered a spate of misinformation targeting their teams. - Selama lebih dari 40 tahun, Flying Bats Football Club telah menjadi ruang aman bagi para perempuan LGBTIQ+ dan individu non-biner. Namun, sorotan terkini terhadap atlet transgender telah memicu maraknya misinformasi yang menyasar tim mereka.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.