Podcasts about namun

  • 1,591PODCASTS
  • 9,255EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Aug 10, 2025LATEST

POPULARITY

20172018201920202021202220232024

Categories



Best podcasts about namun

Show all podcasts related to namun

Latest podcast episodes about namun

Elshinta Semarang
Aipda Robig Divonis 15 Tahun, Apakah Keadilan Sudah Terjawab?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Aug 10, 2025 22:44


Majelis Hakim Pengadilan Negeri Semarang menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Aipda Robig Zaenudin, anggota Polrestabes Semarang yang menembak siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktavandi hingga tewas dan melukai dua temannya. Putusan ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum, dan disambut lega oleh keluarga korban yang menangis haru di ruang sidang. Namun/ kuasa hukum keluarga Gamma, Zainal Petir, menilai meski vonis sudah sesuai tuntutan, perjuangan keluarga untuk mendapatkan keadilan belum sepenuhnya selesai.Apakah putusan 15 tahun penjara ini sudah mencerminkan rasa keadilan bagi keluarga almarhum Gamma?Narasumber : Kuasa hukum dari keluarga Gamma, Zainal Petir.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 9, 2025 14:17


Dibawakan oleh Olivia Ivania, Eland Parera, Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Wahyu 11: 19a; 12: 1-6a.10ab; Mazmur tg 45: 10c-12.16; 1 Korintus 15: 20-26; Lukas 1: 39-56.SPIRITUS FACIT NOBILEM  Tema renungan kita pada hari raya Bunda Maria Diangkat Ke Surga ini ialah:Spiritus Facit Nobilem. Ungkapan bahasa Latin ini berarti: Roh membuatnyamenjadi besar. Ada banyak sekali kejadian yang membuat kita merasa kagum, herandan sangat takjub. Misalnya seorang anak desa yang sangat miskin, memulai usahadari yang sangat sederhana, dan setelah 30 tahun berusaha, ia kemudian menjadiseorang yang terkaya di negerinya. Seorang anak pendiam, malu dan tidak pernah dipedulikan orang disekitarnya. Setelah sekitar 30 tahun berlalu, ia menjadi seorang Uskup, dansemua orang di sekitarnya dulu ketika ia masih kecil harus memberinya hormatdan mencium cincin sucinya. Banyak sekali kejadian seperti ini membuat kitadapat bertanya: faktor apakah yang paling utama mengubah semua ini? Sepertihari raya ini, kita juga bertanya yang sama: faktor apakah yang membuat BundaMaria yang sangat bersahaja, dapat diangkat ke surga? Jawaban yang paling utama ialah karena Roh Tuhan memungkinkan semua itudapat terjadi. Roh Kudus membuat mereka menjadi besar. Kita dapat memberikanalasan lain seperti suatu keberuntungan, suatu perjuangan yang tanpa lelah danpenuh dengan kesabaran, atau bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Namun jikakita memiliki keyakinan bahwa kuasa Tuhan melalui Roh-Nya yang bekerja, meskitanpa disadari karena sangat tersembunyi, kita sebenarnya memiliki sebuahkonsep iman yang sungguh-sungguh benar. Nyanyian suka cita oleh Bunda Maria saat mengunjungi saudarinya Elisabeth,antara lain memiliki tanda yang sangat nyata bahwa ia sendiri dibuat besar olehTuhan. Kehendak Tuhan terjadi sesuai yang diinginkan oleh-Nya, maka saatkehadirannya di dunia pun sudah dibuat spesial, yaitu dikandung tanpa nodadosa. Ia kemudian menjadi pintu bagi terjadinya inkarnasi, menjadi Bunda Allah,dan akhirnya melahirnya Putra Allah, Yesus dari Nazaret. Semua perbuatan sangatspesial dari Tuhan kepadanya, sungguh membuatnya menjadi besar dan sangatdihormati. Sampai detik ini, Bunda Maria tetap spesial bagi kita karena RohKudus membuatnya besar, dan rahmat ini tidak pernah hilang dari padanya Kalau Bunda Maria ingin memberikan kita satu atau dua nasihat, khususnyasaat kita merayakan pestanya pada  hariini, kita dapat memintanya untuk mengajarkan kita untuk menjadi besar dihadapan Allah, dan sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan. Maria tidak bisaterlepas dari Tuhan Yesus, Putra-Nya, sehingga ia pasti menasihatkan kita untuksenantiasa taat kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Ketaatan itu ialah mengikutijalan-Nya, yaitu jalan salib, kebenaran-Nya, yaitu kebenaran salib, danhidup-Nya, yaitu salib kehidupan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk selaludekat dan bersama Bunda-Mu Maria di dalam jalan salib-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

#NoTapis
Pengiktirafan Palestin: Harapan untuk masa depan lebih aman?

#NoTapis

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 24:26


[BHGN 3] Pengumuman bersama sekumpulan negara yang menyokong pengiktirafan terhadap negara Palestin merupakan satu langkah bersejarah. Namun, adakah ia akan membawa kepada tindakan yang benar-benar bermakna untuk rakyatnya?See omnystudio.com/listener for privacy information.

Ruang Publik
Perlukah Larang Roblox untuk Anak?

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 44:58


Wacana blokir gim Roblox terus bergulir. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyerukan larangan Roblox untuk anak karena gim ini dinilai sarat unsur kekerasan.Gayung bersambut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membuka peluang Roblox diblokir. Selain itu, ada kasus meresahkan Juli lalu di Kalimantan Timur. Predator anak menggunakan Roblox untuk menyasar remaja perempuan.Namun, di sisi lain, tak sedikit pula yang kontra karena menghambat hak warga mencari hiburan lewat gim. Termasuk potensi pembatasan kreativitas dan ruang interaksi anak. Bagaimana jalan tengahnya? Adakah cara ampuh untuk mencegah dampak buruk gim bagi anak? Bagaimana menciptakan ekosistem kanal bermain virtual yang aman dan nyaman bagi anak?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas bersama Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini dan Psikiater RS Atma Jaya sekaligus Dosen Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa dan Perilaku Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya dr. Eva Suryani, Sp.KJ.s

Jakarta City Blessing - Bellagio
OASIS - TIDAK MENGINGAT LAGI

Jakarta City Blessing - Bellagio

Play Episode Listen Later Aug 7, 2025 19:23


"Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita, dan pengampunan-Nya bersifat kekal sekali untuk selama-lamanya. Namun, apakah itu berarti kita bisa hidup sesuka hati, karena tahu bahwa Dia tak lagi mengingat dosa kita? Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Bpk. Sugi Lasiman hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).

Radio Elshinta
Permainan Roblox Tengah Menjadi Sorotan Setelah Diduga Memberikan Pengaruh Buruk Bagi Anak-Anak

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 7, 2025 35:29


Permainan Roblox tengah menjadi sorotan setelah diduga memberikan pengaruh buruk bagi anak2. Sebelumnya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti telah memberikan tanggapan terkait hal ini dan menilai konten dalam game Roblox mengandung banyak unsur kekerasan dan dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis, fisik, dan perilaku anak. Pernyataan ini juga didukung oleh sejumlah anggota DPR RI, dan meminta dilakukan pemblokiran. Namun disisi lain, sebagian masyarakat menilai pemblokiran akan sulit dilakukan mengingat masih ada permainan serupa yg kerap dimainkan anak2. Lalu bagaimana memastikan anak2 tidak terpengaruh dengan permainan yg mengandung kekerasan dan hal negatif lainnya?Wawancara bersama Wakil Ketua Komnas PA - Lia Latifah

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 7 Agustus 2025 - Peka mendengar suaraNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Agustus 2025Bacaan: "Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang." (Yesaya 50:5)Renungan: Suatu ketika, di sebuah negara kecil diadakan perlombaan ski antar-negara. Seluruh pemain ski profesional dari seluruh penjuru dunia datang ke tempat tersebut. Dari sekian ratus bahkan ribu peserta yang bermain akan dipilih satu pemenang yg akan mendapatkan medali emas. Pertandinganpun berlangsung dan selesai, panitia sudah menentukan satu orang sebagai pemenangnya yaitu seorang pria buta.Mengapa dia bisa menang? Ya, dia memiliki pelatih yang menyorakinya saat bertanding. Ketika pelatihnya berteriak ke kanan, ia pergi ke kanan. Ketika pelatihnya berteriak ke kiri, ia pergi ke kiri. Namun satu hal yang ia percaya bahwa pelatihnya akan membawa ia ke garis finish. Sosok pemain tersebut bagaikan sosok kita, dan sosok pelatih ialah Sang Juruselamat. Saat kita mengkuti arahan dari Sang Juruselamat percayalah dengan kekurangan kita sekalipun tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Apakah saat ini hati kita tidak lagi merasa damai? Ataukah kita merasa bahwa hidup kita hampa sekalipun kita diberkati dengan berkat jasmani yang berlimpah. Satu hal yang kita perlukan saat ini adalah, mendengar sapaan Yesus. Bagaimana kita bisa melakukannya? Luangkan waktu kita untuk bersaat teduh dan membaca firman-Nya. Firman Tuhan akan menuntun kita kembali untuk mendapatkan jalan Tuhan yang sesungguhnya dan mengembalikan damai sejahtera kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau menjadi pelatih utama dalam perjalanan hidupku, sehingga aku boleh bertahan dan tetap kuat untuk mencapai garis finish kehidupanku. Beri aku kekuatan dan kemampuan untuk mendengar suara sapaan-Mu, sehingga di saat-saat perjalanan hidupku mengalami hambatan, aku bisa mendengar suara-Mu untuk kembali pada jalan-Mu. Amin. (Dod)

Ini Koper
#544 Memahami Generasi Z: Jembatan Menuju Masa Depan Digital

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 8:00


Generasi Z adalah pribumi digital sejati yang tumbuh dengan ponsel pintar, internet, dan media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Mereka tidak pernah mengenal dunia tanpa konektivitas instan, membentuk cara mereka berinteraksi, belajar, dan bersosialisasi. Generasi ini sangat mahir mengkurasi persona daring mereka, sering kali mengukur nilai sosial melalui "likes" dan interaksi digital. Namun, ketergantungan pada teknologi ini juga membawa tantangan, seperti potensi rentang perhatian yang lebih pendek, tekanan sosial dari perbandingan daring, dan risiko masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan harga diri rendah akibat perundungan siber atau paparan konten yang tidak sehat. Memahami Generasi Z sangatlah penting karena mereka adalah kekuatan transformatif yang akan membentuk masa depan masyarakat, ekonomi, dan budaya. Sebagai kelompok demografi pertama yang sepenuhnya digital, cara mereka mengonsumsi informasi, berbelanja, dan bekerja akan memengaruhi tren global. Mereka cenderung pragmatis, sadar sosial, dan lebih skeptis terhadap otoritas tradisional dibandingkan generasi sebelumnya. Bagi bisnis, pendidik, dan pembuat kebijakan, mengakui karakteristik unik ini—termasuk preferensi mereka untuk komunikasi visual dan interaktif—adalah kunci untuk terhubung secara efektif dan memanfaatkan daya beli serta pengaruh sosial mereka yang signifikan. Untuk menjangkau dan belajar bersama Generasi Z, diperlukan pendekatan yang autentik, digital-sentris, dan berorientasi solusi. Ini berarti berkomunikasi di platform yang mereka gunakan dengan bahasa mereka sendiri, mempromosikan transparansi dan tujuan sosial yang jelas, serta menyediakan peluang untuk partisipasi dan kreasi. Dalam konteks pendidikan, terutama untuk isu-isu seperti pelestarian hutan dan perubahan iklim, strategi harus mencakup konten interaktif dan visual, gamifikasi, proyek berbasis aksi nyata, kolaborasi dengan influencer, dan penyajian data yang didukung bukti. Dengan memberdayakan mereka untuk menjadi advokat yang terinformasi dan mendukung kesejahteraan digital mereka, kita dapat berkolaborasi dengan Generasi Z untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Radio Elshinta
Bagaimana menerapkan aturan royalti namun tidak menimbulkan polemik di masyarakat?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 12:29


Komisioner LMKN Bidang Lisensi & Kolekting, Jhonny Maukar, SH, MMMusisi yang juga pengacara yang dikenal sebagai ”the singing lawyer", Kadri Mohammad

Ini Koper
#542 Selalu Ada Harapan pada Setiap Krisis

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 10:04


Dalam setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik, kita dihadapkan pada dua pilihan: menyerah pada keputusasaan atau berani mengorkestrasi perubahan. Kisah-kisah dari Aceh pasca-tsunami hingga perjuangan melawan krisis iklim global mengajarkan kita bahwa transformasi besar tidak terjadi dalam satu momen, melainkan melalui kerja sama yang tulus dan tujuan yang jelas. Ini adalah panggilan untuk melihat lebih dari sekadar masalah, dan fokus pada "bagaimana" kita dapat menyelesaikannya bersama-sama. Kita harus percaya bahwa setiap tindakan kecil, ketika disatukan, memiliki kekuatan untuk menciptakan gelombang momentum yang tak terhentikan. Sering kali, kita terjebak dalam narasi bahwa kemajuan ekonomi harus mengorbankan lingkungan. Namun, dunia kini bergerak menuju pemahaman baru: tindakan iklim yang cerdas adalah pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ini bukan lagi tentang pilihan antara "planet atau keuntungan," melainkan tentang membangun sistem ekonomi yang adil, bersih, dan tangguh untuk semua. Podcast ini akan membawa Anda memahami perubahan pola pikir ini, menggali bagaimana kebijakan, teknologi, dan kolaborasi dapat membuka peluang tak terduga untuk menciptakan kemakmuran tanpa merusak bumi. Mari kita bergabung dalam percakapan yang penuh harapan ini. Setiap episode akan mengeksplorasi bukti-bukti optimisme dari berbagai penjuru dunia—dari kota-kota yang merevolusi transportasi hingga komunitas yang memperjuangkan keadilan lingkungan. Kita akan belajar dari para pemimpin yang berani, para inovator yang gigih, dan orang-orang biasa yang melakukan hal-hal luar biasa. Ini bukan hanya tentang mengatasi krisis, tetapi juga tentang menemukan kekuatan kita untuk membangun dunia yang lebih baik. Dengarkan, terinspirasi, dan temukan peran Anda dalam mengorkestrasi perubahan untuk kebaikan bersama.

Ini Koper
#541 Pilih Strategi Orkestrasi atau Mainstreaming untuk Memicu Perubahan Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 10:26


Membangun ekosistem perubahan sosial yang dinamis adalah kunci untuk mengatasi tantangan kompleks di dunia saat ini, mulai dari ketimpangan hingga krisis lingkungan. Ekosistem ini merupakan jaringan hubungan yang terstruktur antara individu, kelompok, dan institusi yang menyelaraskan nilai-nilai dan peran untuk mencapai keadilan dan kesetaraan. Dalam konteks ini, empat strategi utama—akselerasi, kolaborasi, orkestrasi, dan mainstreaming—muncul sebagai pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi, masing-masing dengan tujuan dan fokus uniknya untuk mendorong perubahan yang signifikan dan berkelanjutan. Akselerasi berfokus pada percepatan laju perubahan dan dampak, seringkali melalui "scaling" yang melampaui sumber daya yang diinvestasikan, memungkinkan respons cepat terhadap krisis dan mendorong inovasi. Namun, kecepatan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan atau pengabaian aspek penting. Di sisi lain, kolaborasi adalah tentang kerja sama multi-pihak untuk mencapai tujuan bersama, memecahkan masalah kompleks, dan membangun kepercayaan. Pendekatan seperti Dampak Kolektif menekankan komunikasi berkelanjutan dan pengukuran bersama, meskipun prosesnya bisa memakan waktu dan rumit dalam mengelola berbagai kepentingan. Orkestrasi melangkah lebih jauh dengan manajemen strategis dan koordinasi pemangku kepentingan dalam ekosistem, seperti seorang konduktor yang memandu orkestra. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penciptaan nilai, mendorong inovasi berkelanjutan, dan mencapai pertumbuhan skala besar dengan menyelaraskan berbagai aktor. Sementara itu, mainstreaming adalah puncak dari upaya perubahan, mengintegrasikan inovasi sosial yang berhasil ke dalam kebijakan dan praktik kelembagaan untuk dampak sistemik dan berkelanjutan. Ini mengubah solusi baru menjadi norma yang diterima secara luas, meskipun ada risiko inovasi kehilangan esensi radikalnya saat diinstitusionalisasi. Analisis menunjukkan bahwa tidak ada satu strategi pun yang paling efektif secara universal. Sebaliknya, kekuatan sejati terletak pada penggunaan keempat strategi ini secara komplementer dan sinergis, dengan penekanan yang bergeser sesuai dengan konteks dan tahap perkembangan ekosistem. Misalnya, kolaborasi sangat penting di fase awal untuk membangun kepercayaan, sementara orkestrasi menjadi krusial di fase pertumbuhan untuk menyelaraskan upaya yang berkembang, dan mainstreaming adalah kunci di fase kematangan untuk keberlanjutan jangka panjang. Oleh karena itu, pembangunan ekosistem perubahan sosial yang paling efektif membutuhkan kepemimpinan adaptif yang mampu mengorkestrasi, memanfaatkan data untuk pembelajaran berkelanjutan, dan memberdayakan komunitas. Pendekatan terintegrasi ini memastikan bahwa upaya perubahan tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga inklusif, berkelanjutan, dan mampu mengatasi akar masalah sosial secara holistik, mengubah inisiatif terpisah menjadi kekuatan transformatif yang kohesif.

Acts Church
Sudahkah Kita Jelas?

Acts Church

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 13:02


Dalam mesej Sudahkah Kita Jelas, Pr Kenneth Chin menekankan betapa pentingnya kejelasan dalam kehidupan setiap orang percaya. Sebagai anak-anak Tuhan, kita telah diberikan kuasa, identiti, dan anugerah tertentu oleh Kristus untuk digunakan bagi kemuliaan-Nya. Namun, tanpa kejelasan tentang siapa kita di dalam Kristus dan peranan kita dalam Kerajaan Tuhan, kita mudah menjadi lemah, ragu-ragu dan tidak berfungsi dengan efektif.Pr Kenneth berkongsi bahawa apabila kita jelas dengan identiti, kuasa, dan panggilan yang Tuhan telah berikan, kita akan melangkah dengan penuh keyakinan — bahkan kuasa gelap pun akan tahu siapa kita dan tidak berani mendekati. Mesej ini adalah panggilan untuk setiap orang percaya agar bangkit dengan kejelasan, berjalan dalam kuasa yang sah dari Tuhan, dan menggunakan segala yang ada di tangan kita untuk tujuan ilahi.In the message, Pr Kenneth Chin emphasizes the importance of clarity in the life of every believer. As children of God, we have been given authority, identity, and specific gifts by Christ to be used for His glory. However, without clarity about who we are in Christ and our role in God's Kingdom, we can easily become weak, doubtful, and ineffective.Pr Kenneth shares that when we are clear about our identity, authority, and calling from God, we will walk with confidence — even the forces of darkness will know who we are and will not dare come near. This message is a call for every believer to rise up with clarity, to walk in the rightful power given by God, and to use whatever is in our hands for His divine purpose.

Elshinta Semarang
Penembakan Gama : Apakah Hukuman Berat Berikan Keadilan?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Aug 3, 2025 37:11


Terdakwa kasus penembakan siswa SMK di Semarang/ Aipda Robig Zainudin/ menyampaikan pembelaan terakhir atau duplik di sidang yang digelar Selasa lalu// Dalam dupliknya/ Robig bersikeras bahwa aksinya sudah sesuai prosedur dan meminta majelis hakim mempertimbangkan bukti rekaman CCTV yang tidak diputarkan dalam sidang// Namun/ pihak keluarga korban justru menilai pembelaan Robig hanya mengulang dalih yang sama dan tidak menunjukkan rasa bersalah// Kuasa hukum keluarga Gamma/ Zainal Abidin Petir/ berharap majelis hakim menjatuhkan vonis sesuai tuntutan jaksa penjara 15 tahun/ bahkan jika perlu lebih berat//Apakah hukuman berat bagi Aipda Robig bisa memberikan rasa keadilan bagi keluarga, terutama bagi orang tua almarhum Gama?//Narasumber : Kuasa hukum dari keluarga Gama/ Zainal Abdidin Petir

Ini Koper
#540 Optimisme dan Kolaborasi yang Gigih

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 3, 2025 10:47


  Podcast INIKOPER dimulai dengan menyoroti pesan inti buku The New Global Possible, yaitu tentang optimisme yang gigih dalam menghadapi krisis iklim. Dicontohkan melalui pengalaman Christiana Figueres, yang berhasil mengubah keputusasaan pasca-Kopenhagen menjadi momentum tak terhentikan yang berujung pada Perjanjian Paris. Ini menekankan bahwa perubahan besar tidak datang dari keputusasaan, melainkan dari pola pikir yang tepat dan kolaborasi yang kuat. Kita berada di persimpangan jalan sejarah, dan pilihan kita sekarang akan menentukan masa depan planet ini. Buku ini tidak hanya sekadar seruan untuk bertindak, tetapi juga panduan tentang cara mengorkestrasi perubahan sistemik melalui enam lensa utama: multilateralisme, teknologi, bisnis, keadilan, kota, dan ekonomi. Penekanan diberikan pada gagasan bahwa perubahan sistemik sangat personal; bahwa krisis planet adalah cerminan dari krisis pola pikir kita. Transformasi eksternal hanya dapat terjadi jika ada evolusi batin, di mana kita menyadari keterhubungan kita dengan alam dan satu sama lain, bergeser dari persaingan menuju kolaborasi dan dari ketakutan menuju harapan. Sebuah poin kunci adalah bahwa perubahan tidak dapat diimplementasikan tanpa keadilan. Lingkungan dan keadilan sosial saling terkait erat. Isu-isu seperti hak atas tanah bagi masyarakat adat dan perlindungan terhadap pembela lingkungan adalah fondasi untuk transisi yang adil. Transisi ke ekonomi rendah karbon harus inklusif dan tidak boleh meninggalkan komunitas yang paling rentan. Kerangka kerja seperti Perjanjian Escazú dan Gerakan Sabuk Hijau menunjukkan bagaimana solusi lokal dan inklusif dapat diperluas untuk mengatasi ketidakadilan sistemik. Ringkasan ini juga membahas peran krusial teknologi, tetapi bukan sebagai "peluru perak." Contoh Global Forest Watch menunjukkan bahwa teknologi menjadi transformatif ketika digunakan untuk menciptakan transparansi radikal, memungkinkan akuntabilitas, dan memberdayakan masyarakat lokal. Inovasi harus didorong oleh tujuan yang jelas dan kolaborasi yang luas, bukan hanya demi keuntungan komersial. Transformasi ini membutuhkan siklus inovasi yang lebih cepat, di mana teknologi digabungkan dengan realitas politik, sosial, dan kapasitas kelembagaan yang ada. Terakhir, ringkasan ini menyoroti pergeseran dramatis dalam pemikiran ekonomi. Dulu, tindakan iklim dianggap merugikan pertumbuhan ekonomi. Namun, berkat laporan seperti New Climate Economy, narasi ini telah berhasil diubah. Kini, tindakan iklim dipandang sebagai pendorong pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing. Podcast ini menyimpulkan bahwa transisi ekonomi membutuhkan alur pendanaan yang masif dan terstruktur, yang mengalirkan modal dari negara-negara kaya ke negara-negara berkembang untuk mendukung adaptasi, mitigasi, dan keadilan. Ini adalah cerita pertumbuhan baru abad ke-21.

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat

Keluarnya bangsa Israel dari Tanah Gosyen, sungguh menakjubkan, luar biasa. Tanda-tanda, keajaiban, karya penebusan Tuhan yang ajaib berada pada puncaknya. Namun, semua itu belum sebanding dengan apa yang telah Kristus lakukan bagi kita di kayu salib.

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson
“MELEWATI LAUT MERAH”

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson

Play Episode Listen Later Aug 2, 2025 5:01


Keluarnya bangsa Israel dari Tanah Gosyen, sungguh menakjubkan, luar biasa. Tanda-tanda, keajaiban, karya penebusan Tuhan yang ajaib berada pada puncaknya. Namun, semua itu belum sebanding dengan apa yang telah Kristus lakukan bagi kita di kayu salib.

METRO TV
Niat Jahat Tom Lembong Tidak Ditemukan. Kok Divonis 4,5 tahun? - Si Paling Kontroversi Edisi 031

METRO TV

Play Episode Listen Later Aug 1, 2025 50:55


Vonis 4,5 tahun terhadap mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong memantik perdebatan panjang. Ia divonis terbukti bersalah dalam kasus impor gula yang merugikan negara Rp 194 miliar. Namun, majelis hakim mengatakan, Tom Lembong tidak menikmati hasil korupsi dari impor gula itu. Fakta tidak ditemukan mens rea alias niat jahat dari Tom Lembong ini yang kemudian mengundang pro kontra.Seharusnya Tom Lembong divonis bebas karena tidak punya niat buruk ketika mengeluarkan kebijakan impor gula. Kalau kemudian ada pihak yang diuntungkan, itu di luar kendalinya.Nah, di podcast SI PALING KONTROVERSI kali ini, hadir dua pakar hukum yang berbeda pandangan dalam melihat vonis Tom Lembong. Keduanya adalah Gayus Lumbuun dan Chairul Huda.Apa kata mereka soal mens rea atau niat jahat dalam perkara yang menjerat Tom Lembong? Benarkah vonis ini bikin was-was pejabat dan pengusaha karena bisa saja akan menjerat mereka juga?

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-17 masa biasa, 1 Agusus 2025, Peringatan Santo Alfonsus Maria Liguori, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 10:35


Dibawakan oleh Olivia Ivania dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Imamat 23: 1.4-11.15-16.27.34b-37; Mazmur tg 81: 3-4.5-6ab.10-11ab; Matius 13: 54-58.PERAYAAN IMAN Renungan kita pada hari ini bertemakan: Perayaan Iman. Seseorang dikatakanberiman dengan baik kalau dalam dirinya terpenuhi tiga unsur ini: pengetahuan,perayaan dan pratek atau penghayatan iman. Pengetahuan berisi doktrin, ajaranatau dogma-dogma. Perayaan berwujud pada ibadat, sakramen, doa dandevosi-devosi. Penghayatan terungkap dalam kesaksian, dedikasi dan pengabdianiman itu dalam kehidupan nyata. Khususnya tentang perayaan iman, institusi atau penetapan waktu, tata cara,tempat dan partisipasi merupakan unsur-unsur dasarnya. Penetapan dimaksudkanuntuk dirayakan bersama dan dalam persekutuan umat.  Insitusi perayaan-perayaan iman dalam perjanjian lama dimulai oleh Musaseperti yang dikisahkan dalam bacaan pertama hari ini. Ada sejumlah institusiperayaan yang ditetapkan Musa dalam hukum taurat, misalnya perayaan Paskah ataukemenangan Tuhan jatuh pada hari ke-14 dalam bulan pertama. Hari ke-15 bulanyang sama adalah perayaan roti tak beragi, dan seterunya. Warisan Musa inikemudian diteruskan oleh Gereja di Perjanjian Baru dan terus berlangsung hinggasaat ini.  Hukum Tuhan menetapkan ini sebagai perintah ketiga, yaitu kuduskanlah hariTuhan. Gereja memberikan ketetapannya tidak hanya berupa hari Minggu wajib,tetapi juga sejumlah hari raya dan pesta. Karena sebagai perintah Tuhan, makasifatnya ialah kewajiban. Tanpa menjalankannya berarti bersalah melawan Tuhan.Selain itu ada praktek devosi yang ada dilaksanakan di dalam Gereja kita, meskibukan kewajiban, tetapi sangat berguna untuk menyemangati iman kita. Misalnyadoa rosario dan lagu-lagu rohani ya sangat menguatkan iman kita. Salah satu perayaan iman yang merupakan kewajiban kita pengikut Kristusialah perayaan Sabda Tuhan. Perayaan dibuat ketika Sabda Tuhan itu dibacakan,didengarkan, direnungkan dan dibagikan. Ibadat sabda di lingkungan, kapel ataugereja entah ada ekaristi atau tanpa ekaristi merupakan aneka kesempatan untukmerayakan Sabda itu. Sinagoga ialah tempat Sabda Tuhan dirayakan menurut tatacara Yahudi. Namun ketika Yesus hendak melakukan perayaan Sabda itu di tempatasalnya, orang-orang dari kalangan-Nya justru menolak dan tidak mau Sabda itudirayakan. Akibat menolak perayaan iman ini, tidak ada berkat Tuhan danperbuatan besar Allah turun ke atas mereka.  Perayaan iman itu bertujuan selain memuji dan memuliakan Tuhan, ialahmembuka diri kita untuk mendapatkan berkat-berkat dari Tuhan. Marilah kita bersemangat selalu merayakan imankita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur danberterima kasih kepada-Mu atas adanya kesempatan tiap hari bagi kami untukmerayakan Sabda-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...

Ini Koper
#527 Mengupas Kepemimpinan Universitas

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 9:02


Dunia bergerak begitu cepat, dan Universitas Jambi tak boleh ketinggalan. Para pemimpin di kampus ini harus sigap menghadapi tantangan digital, persaingan global, hingga dinamika riset. Ini bukan lagi soal pilihan, tapi sebuah keharusan untuk terus beradaptasi dan berinovasi demi masa depan pendidikan tinggi yang relevan. Esai ini mengupas tuntas bagaimana para pemimpin Unja harus meningkatkan kapasitasnya. Mulai dari penguasaan literasi digital, mendorong jiwa kewirausahaan, hingga kemampuan menyeimbangkan berbagai peran krusial—seperti mengelola konflik dan mengalokasikan sumber daya secara bijak. Kita juga membahas pentingnya membangun pemimpin masa depan dan menjalin kolaborasi strategis. Masa depan Universitas Jambi terbentang luas, penuh peluang tak terbatas. Namun, peluang itu hanya bisa dijemput dengan kepemimpinan yang berani dan visioner. Bersama-sama, dengan terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi, para pemimpin akan membawa Unja melesat, mewujudkan Jambi yang maju, dari kampus untuk Indonesia. Dengarkan selengkapnya di podcast INIKOPER!

Jakarta City Blessing - Bellagio
OASIS - SEPERTI APAKAH HIDUP DALAM KEBENARAN ITU?

Jakarta City Blessing - Bellagio

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 33:29


"Setiap dari kita tentu ingin menjalani hidup dengan benar. Namun, pertanyaannya adalah: bagaimana sebenarnya hidup dalam kebenaran itu? Apakah hidup dalam kebenaran berarti kita harus menaati semua hukum Tuhan terlebih dahulu? Ataukah ada makna yang lebih dalam dari sekadar ketaatan pada aturan? Simak obrolannya yang asik bersama Ibu. Dewi Kurniawan hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 1 - Mengenal Kristus | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 66:16


Kemenangan membawa kita naik. Kemenangan ialah buah atau hasil dan selebrasi. Kemenangan bisa berupa, kita melihat Allah yang besar terbukti memberkati kita, mengangkat dan mempromosikan kita dalam karir. Namun jikalau tanpa pengelanan akan Kristus maka akar kita akan sangat pendek. Tanpa pengenalan akan Kristus, maka kita tidak akan tertanam lebih dalam, dan jika kita terlalu tinggi dalam kemenangan tanpa pengenalan dan akar yang dalam didalam Kristus, maka suatu saat pasti kita akan tumbang. Untuk itulah harus ada keseimbangan antara kemenangan (perayaan) dibarengi pengenalan. Mari mengenal Kristus, dan temukan jawaban, mengapa mengenal Kristus setelah mendapatkan kemenangan? Simak jawabannya dalam Seri 1 - Mengenal Kristus | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Ruang Publik
Cerita Rojali, Rohana, dan Pelemahan Daya Beli

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 48:16


Fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya tanya (Rohana) di mal dan pusat perbelanjaan banyak dikaitkan dengan kemiskinan di perkotaan. Rojali dan Rohana dianggap mencerminkan pelemahan daya beli karena masyarakat mengerem belanja.Namun, analisis itu ditepis Kementerian Perdagangan dengan mengklaim bahwa saat ini daya beli masyarakat masih terjaga. Rujukannya adalah data Bank Indonesia pada Mei 2025 yang menunjukkan Indeks Penjualan Riil (IPR) masih tumbuh 1,9 persen yoy, dan IPR Juni juga diperkirakan kembali tumbuh 2 persen yoy.Setali tiga uang, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tren Rojali dan Rohana merupakan bentuk dinamika konsumsi masyarakat yang berubah di tengah tekanan ekonomi, bukan perkara kemiskinan.Jumlah penduduk miskin nasional per Maret 2025 tercatat 23,85 juta orang. Menurut BPS, ini capaian angka kemiskinan terendah selama 20 tahun terakhir.Namun, ketika diulik, persentase kemiskinan di kota justru naik menjadi 6,73 persen dan angka setengah pengangguran di perkotaan meningkat 460 ribu orang. Hal ini menunjukkan bahwa keterbatasan pendapatan juga dialami masyarakat urban.Apakah tren Rojali dan Rohana layak dijadikan indikator kemiskinan? Bagaimana pengusaha pusat perbelanjaan dan pembuat kebijakan merespons fenomena ini? Bagaimana intervensi pemerintah dalam mendongkrak daya beli masyarakat dan menekan angka kemiskinan di perkotaan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas bersama Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja, Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati Ph.D, dan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 31 Juli 2025 - Tantangan untuk bertumbuh

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 4:42


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 31 Juli 2025Bacaan: ...."Cukuplah kasih karuniaku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaku menjadi sempurna." (2 Korintus 12:9)Renungan: Suatu ketika seorang pemuda bernama Malcolm diserang oleh seekor induk beruang di dalam hutan. Induk beruang itu meremukkan tulang di tubuhnya dan menancapkan cakarnya pada wajah Malcolm dan mencakar lurus hingga ke kepala bagian belakang. Selama 8 tahun ia berulang-ulang menjalani operasi pemulihan, namun itu semua tidak memberi hasil yang baik. Ia memandang dirinya sebagai si buruk rupa.Suatu ketika karena kecewa, ia naik dengan kursi rodanya ke atap lantai 10 gedung pusat rehabilitasi dan siap untuk menterjunkan dirinya ke bawah. Tiba-tiba ia mendengar suara ayahnya yang berkata, "Malcolm, tunggu sebentar. Setiap manusia memiliki bekas luka di suatu tempat yang tersembunyi dalam dirinya. Rata-rata mereka menyembunyikannya dengan senyuman, kosmetik dan pakaian indah. Kebetulan kau harus memakai bekas luka itu pada bagian luar. Namun kita semua sama anakku. Kita sama-sama punya luka." Mendengar itu Malcolm menangis dan tidak jadi bunuh diri. Paul Jeffers seorang wiraniaga terkenal berkata, "Halangan diberikan kepada orang-orang biasa agar mereka menjadi luar biasa." Akhirnya Malcolm termotivasi, ia memutuskan untuk menjadikan kekurangannya sebagai modal utama. Setahun kemudian dia menjadi agen asuransi nomor 1 di Vancouver. Setiap orang memang memiliki keterbatasan, kelemahan dan pengalaman pahit yang bisa menghalanginya untuk maju. Rasul Paulus pun mempunyai duri di dalam dagingnya. Namun ia tidak menjadikan kelemahan itu sebagai penghalang baginya untuk menjadi alat Tuhan. Apakah yang menjadi penghalang hidup kita untuk maju? Jangan menyerah, jangan menyalahkan Tuhan atau orang lain. Sebab kasih karunia Tuhan cukup untuk memberi kemampuan bagi kita untuk menghadapi tantangan hidup itu. Tuhan dapat memakai setiap penghalang untuk menjadikan kita pribadi yang tangguh, sebab di dalam kelemahanlah kuasa-Nya akan nyata. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, biarlah semua penghalang yang ada dalam diriku dapat menjadikan aku kuat untuk bertahan dan bergantung sepenuhnya kepada-Mu. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Bahasa Indonesia
SUKA MENDENGAR NAMUN ENGGAN MENERAPKAN

AWR Indonesian - Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 29:00


Seluruh keluarga jangan hanya suka mendengar tentang kedatangan Yesus yang kedua kali, tapi harus tekun sambil memperkuat dan mempertajam iman kita kepada Kristus Yesus, bukan enggan untuk menerapkan iman dan ketekunan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-17 masa biasa, 31 Juli 2025, Peringatan Santo Ignasius Loyola, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 8:05


Dibawakan oleh Eland Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongragasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Keluaran 40: 16-21.34-48; Mazmur tg 84: 3.4.5-6a.8a.11; Matius 13: 47-53.TUHAN YANG MENENTUKAN DI AKHIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Yang Menentukan di Akhir.Kita sering mengambil sikap pasrah ketika suatu persoalan yang dihadapi takkunjung mendapatkan solusi. Pasrah berarti menyerah dan berhenti untukmelanjutkan entah itu pembicaraan atau perbuatan. Namun itu bukan putus asaditambah dengan kekecewaan dan kesedihan. Sikap pasrah masih menyisahkan ruangyang cukup buat berharap, bahwa yang dapat memberikan solusi bisa pihak lainseperti waktu, orang lain, keberuntungan, bahkan Tuhan. Yang paling umum ialah pasrah kita kepada Tuhan. Misalnya pertengkaranantara dua pihak yang tak kunjung selesai. Solusi kekeluargaan, keagamaan danhukum sipil sudah tak mampu menyelesaikannya. Pihak yang merasa tidak beruntungselalu mempersoalkan sehingga masalah semakin berlarut-larut. Karena yakin takada gunanya lagi berusaha, mereka pasrah saja. Harapan terakhir ialah padaTuhan yang memutuskan dan mengadili. Pengadilannya nanti setelah mati, dansetiap orang wajib bertanggung jawab atas hidupnya. Contoh ini menggambarkan bagaimana Tuhan yang menentukan di akhirperjalanan atau persisnya persoalan-persoalan yang kita hadapi. Yesusmemberikan kita perumpamaan yang pas untuk ini, yaitu bahwa pada akhirnyapengadilan di surga itu akan memutuskan siapa yang benar dan siapa yang salah.Tuhan tidak memberikan keputusan besar dan akhir ketika masih ada waktu buatmanusia berproses dan bertumbuh. Tuhan sangat sabar dan toleran untukmemberikan kesempatan yang cukup supaya manusia yang terlanjur jelek dan berdosadapat berubah menjadi baik, sebelum ia akhirnya mati.  Strategi ini tentu saja berlawanan dengan cara manusia yang ingin menangdan mengalahkan orang lain. Seakan-akan suka cita kemenangan yang dicapai sudahfinal atau kesedihan karena kalah sudah selesai. Padahal itu hanyalahsepotong-sepotong persoalan yang datang dan pergi, maka itu belum dikatakanfinal. Standar pengadilan kita hanya untuk hidup di dunia ini, sedangkanpengadilan yang jauh lebih tinggi dan final ialah standarnya Tuhan. Karena itupenentuan dari Tuhan adalah akhir dan menentukan keselamatan abadi atau hukumanabadi. Seperti Musa dan umat Israel yang dibimbing oleh kuasa Allah selamapengembaraannya di padang gurun, kita juga dibimbing dalam ziarah kita di duniaini sampai akhirnya kita mencapai pengadilan terakhir. Kita hanya punya pilihanuntuk percaya dan menerima pengadilan itu, sebab takut bahkan menolaknyaberarti kita menolak Tuhan sendiri. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, pengajaran-Mu melaluiperumpamaan tentang pukat sungguh mengingatkan kami untuk menyongsongpengadilan terakhir bagi kami masing-masing. Semoga kami senantiasa menantikansaat itu dengan penuh iman dan optimisme. Bapa kami yang ada di surga ...Dalamnama Bapa ...

AWR - Suara Pengharapan
SUKA MENDENGAR NAMUN ENGGAN MENERAPKAN

AWR - Suara Pengharapan

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 29:00


Seluruh keluarga jangan hanya suka mendengar tentang kedatangan Yesus yang kedua kali, tapi harus tekun sambil memperkuat dan mempertajam iman kita kepada Kristus Yesus, bukan enggan untuk menerapkan iman dan ketekunan.

Radio Elshinta
Rekening bank nganggur diblokir, ini penjelasan PPATK

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 19:53


Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan memblokir sementara rekening bank yang berstatus dormant.Trend rekening dormant dari tahun ke tahun semakin meningkat untuk kejahatan judi online hingga narkoba.Namun masyarakat yang rekening banknya dihentikan sementara karena status dormant, bisa mengajukan keberatan. Bagaimana kriteria rekening 'nganggur', apa yang harus dilakukan jika rekening dihentikan sementara? Simak penjelasannya bersama Koordinator Kelompok Humas (PPATK)  Natsir Kongah

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 30 Juli 2025 - Hidup yang berarti bagi banyak orang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 29, 2025 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 30 Juli 2025Bacaan: ...."Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." (Matius 13:33)Renungan: James William Sidis adalah seorang yang sangat cerdas. Sejarah mencatat bahwa ia termasuk orang yang jenius melebihi Einstein, Da Vinci dan John Stuart Mills. Ia memiliki IQ 250-300, menguasai 200 jenis bahasa, menjadi profesor sebelum berumur 20 tahun. Namun karena ia memutuskan untuk tidak memberikan kontribusi apa-apa, maka pengaruhnya pada duniapun tidak ada sehingga namanya terhapus dari catatan sejarah dunia. Einstein dan tokoh-tokoh besar lainnya bisa mencapai sukses melalui kecerdasan mereka, itu dikarenakan ada dampak yang diberikan dari kecerdasan mereka bagi dunia. Tidaklah penting berapa lama kita hidup di dunia. Hal yang benar-benar penting adalah apakah ada yang telah kita lakukan selama hidup kita yang bermanfaat bagi orang lain? Sebagai orang percaya, kita adalah orang-orang yang telah tercatat dalam buku sejarahnya Tuhan, yaitu buku kehidupan. Jika nama kita telah tercatat dalam buku kehidupan Tuhan, dampak apa yang akan kita berikan selama kita hidup di dunia? Yesus mengatakan bahwa hal kerajaan sorga itu bagaikan ragi yang mengkhamiri adonan, artinya hidup kita harus bisa membawa pengaruh yang baik kepada keluarga, sahabat, lingkungan dan dunia yang kita tempati. Seseorang yang memiliki hidup yang berarti bukan diukur dari seberapa banyak yang bisa ia miliki untuk dirinya, tetapi diukur dengan seberapa besar pengaruh positif yang sudah ia berikan kepada sesama dan lingkungan. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang memberi dampak bagi kemuliaan nama Tuhan sebagaimana Tuhan menginginkannya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, banyak orang di sekitarku yang menderita baik jasmani maupun rohani dan mereka membutuhkan uluran tangan banyak orang untuk sekadar memberikan senyum dan penghiburan serta doa bagi mereka. Mampukan aku agar aku dapat menjadi berkat bagi mereka, sehingga hidupku yang hanya sekali ini dapat berarti bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 29 Juli 2025 - Penolong yang sepadan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 28, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 29 Juli 2025Bacaan: ..."Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (Kejadian 2:18)Renungan: Penolong yang sepadan adalah istilah yang sangat akrab di telinga pengikut Yesus. Namun, tidak sedikit orang yang tidak mengerti dengan benar arti penolong yang sepadan, sehingga terkadang tindakannya salah baik perempuan maupun laki-laki. Ketika belum ada penolong yang sepadan bagi laki-laki, Tuhan berfirman bahwa tidak baik kalau laki-laki sendirian. Itu artinya ketika Tuhan memberikan penolong yang sepadan bagi laki-laki, maka keadaannya akan lebih menguntungkan. Jika perempuan tidak menyadari bahwa dirinya adalah penolong yang sepadan bagi suami, maka dia akan diam di rumah karena minder atau sebaliknya malah ia bertindak berlebihan sehingga istilah suami-suami takut istri menjadi nyata dalam hidup ini. Betapa banyak perempuan menggugat cerai suaminya, demikian pula tidak sedikit laki-laki yang meninggalkan dan menceraikan istrinya. Keduanya sama-sama tidak menyadari bahwa posisi perempuan adalah penolong yang sepadan yang tidak bisa dipisahkan dari laki-laki kecuali oleh kematian. Adam memakai istilah "tulang dari tulangku, daging dari dagingku". Sementara itu orang Jawa memakai istilah "garwo, sigaraning nyowo atau belahan jiwa." Jika kita tidak menerapkan prinsip tentang posisi istri sebagai penolong yang sepadan, kita akan kehilangan janji Tuhan untuk kehidupan yang lebih baik. Sudah pasti kehidupan keluarga akan berantakan. Oleh karena itu, "Hai istri, posisikan dirimu sebagai penolong yang sepadan bagi suamimu! Hai suami, akui dan terimalah istrimu sebagai penolong yang sepadan!" Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku mau berdoa untuk pasanganku dan juga kedua orang tuaku, agar mereka boleh menyadari bahwa istri dan juga mamaku Engkau berikan sebagi penolong yang sepadan buat suami dan buat papaku. Jangan biarkan keegoisan menguasai ku dan mereka, sehingga masing-masing ingin saling menguasai dan menghancurkan. Yesus, bertakhtalah dalam keluargaku, agar aku dapat menjadi berkat bagi semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-16 masa biasa, 26 Juli 2025, Peringatan Santo Yoakim dan Santa Ana, orang tua Santa Perawan Maria

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 25, 2025 7:49


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Meri Kaona dari Komunitas Kongragasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 44: 10-15; Mazmur tg 132: 11.13-14.17-18; Matius 13: 16-17.KERINDUAN MELIHAT ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kerinduan MelihatAllah. Kisah panjang dalam sejarah keselamatan berisi tentang kehidupan danpertumbuhan iman orang-orang yang terpanggil menjalankan kehendak Tuhan.Komunikasi dan relasi mereka dengan Tuhan diwujudkan dalam perjanjian bahwaTuhan akan menyatakan diri-Nya sebagai penyelamat umat Manusia. Tuhansenantiasa berbicara dan berjanji, misalnya kepada Abraham, Nuh, para raja dan nabi,namun tidak kunjung mewujudkan diri secara nyata sebagai manusia. Mereka tidakbertemu langsung dengan Tuhan. Suatu komunikasi dan relasi yang masih berwujud sebagaijanji selalu memberikan kita konsekwensi untuk menunggu realisasinya. Hal initerjadi selama perjanjian lama. Mereka semua menerima janji dan sangatmemahaminya. Mereka hanya bisa berharap dalam iman supaya datangnya Mesias,utusan Allah yang maha kuasa dapat terwujud. Mereka rindu untuk melihat Allah.Karena semangat, perbuatan, mujizat dan banyak tanda lain sudah sangat nyatamenguatkan iman mereka, kerinduan itu sungguh bukan sesuatu yang kosong ataumengada-ada. Itu sangat nyata. Namun sampai mereka semua meninggal dan beralih dari duniaini kenyataan itu belum berpihak pada mereka. Mungkin ini cocok dengan sepasangkakek-nenek yang amat merindukan salah seorang cucunya menjadi seorang imam dankalau bisa uskup. Tetapi kerinduan itu belum terwujud, ketika salah seorangcucunya yang masih belajar menjadi imam dan belum sampai ditahbiskan, pasanganlansia itu telah lebih dahulu meninggal dunia. Keadaan ini kurang lebih miripdengan kerinduan orang-orang di dalam perjanjian lama. Tentang orang-orang tersebut, ada beberapa pengecualian.Kitab suci hanya mencatat beberapa peran mereka yang tidak secara langsungmengalami kedatangan Mesias ke dalam dunia. Orang tua Yohanes Pembaptis,Zakaria dan Elisabeth mestinya masuk di dalam kategori pengalaman tidaklangsung ini. Demikian juga orang tuanya Bunda Maria, Santo Yoakim dan SantaAnna, yang pestanya kita peringati pada hari ini. Kita dapat memahami danmengimani bahwa kedua orang kudus ini sebagai kakek dan nenek yang tentu sangatbersuka cita dan bahagia karena Putra Allah yang lahir sebagai Yesus Kristusadalah dari kandungan Maria, putri mereka sendiri. Ketika Yesus sendiri berkata, “Banyak nabi dan orang benaringin melihat apa yang kamu lihat”, Ia menunjuk ke Santo Yoakim dan Anna, dansemua orang lain termasuk kita, yang melihat dan mengalami Tuhan yangberinkarnasi di dalam dunia ini. Dengan dapat mengalami diri Yesus secara nyatadan pribadi, sungguh membuat kita orang-orang yang sangat beruntung. Kita patutbersyukur dan berbahagia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Yesus, semogamelalui peringatan Santo Yoakim dan Santa Ana, kami menjadi tetap setiakepada-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Elshinta Semarang
Pemkot Semarang Gelontorkan Anggaran 25 Juta untuk Tiap RT, Apa Urgensinya?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Jul 24, 2025 27:42


Pemerintah Kota Semarang bersama DPRD mengalokasikan anggaran operasional Rp25 juta untuk setiap RT melalui Perubahan APBD 2025. Dana ini bertujuan memperkuat kelembagaan RT dan menangani persoalan lingkungan seperti jalan rusak dan banjir. Wali Kota Agustina menyebut anggaran bersumber dari efisiensi belanja, seperti makan-minum, perjalanan dinas, dan ATK.Namun, efektivitas dan akuntabilitas penggunaan dana menjadi sorotan publik. Ada kekhawatiran terkait kapasitas pengelolaan RT, potensi penyalahgunaan, serta minimnya pelibatan warga. Untuk mencegah penyaluran ke RT fiktif, Pemkot menerapkan verifikasi berlapis dan membuka desk pengawasan di kecamatan yang melibatkan kejaksaan dan kepolisian.Apakah kebijakan ini mampu meningkatkan efektifitas pelayanan publik di tingkat RT?Simak perbincangan Annisa Madina dengan Direktur Pattiro, Mukhlis Raya

Ruang Publik
Akhiri Praktik Perdagangan Anak!

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Jul 24, 2025 43:12


Kasus penjualan bayi ke Singapura membuat geger masyarakat. Ada puluhan bayi yang diperdagangkan lintas negara yang diduga kuat dioperasikan oleh sindikat internasional. Sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka.Namun, perkara ini dinilai masih jauh dari tuntas, sebab jejaring pelaku belum seluruhnya terungkap. Muncul pula desakan agar polisi menelusuri dugaan keterlibatan aparat pemerintah.Kasus ini menambah daftar panjang kasus-kasus perdagangan orang yang masif beberapa tahun terakhir. Bayi dan anak-anak turut jadi korban. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sebanyak 431 kasus perdagangan anak terjadi pada 2024.Mengapa kejahatan perdagangan anak dan bayi sulit diberantas? Apa saja kendalanya? Bagaimana nasib anak-anak yang diperdagangkan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas bersama Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Rahmayanti dan Child Protection & Child Rights Governance Technical Advisor Save the Children Indonesia Bagus Wicaksono.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-16 masa biasa, 25 Juli 2025, Pesta Santo Yakobus, Rasul

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 24, 2025 9:46


Dibawakan oleh Sania Tangur dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Korintus 4: 7-15; Mazmur tg 126: 1-2ab.2cd-3.4-5.6; Matius 20: 20-18.KEKUASAAN TERBALIK Tema renungan kita pada ini ialah: Kekuasaan Terbalik.  Yang dimaksudkan dengan istilah ini ialahYesus membalikkan pemahaman manusia pada umumnya tentang kekuasaan, otoritasdan jabatan yang memperlawankan hubungan tuan-hamba, bos-anak buah, pertama danterakhir.  Kalau hubungan ini diikuti secara benar, nampak ada keteraturan, kepatuhansetiap orang dan proses berjalan baik. Namun efek negatifnya meresahkan, yaitusifat ingat diri menjadi kuat, kompetisi tidak sehat, kekuasaansewenang-wenang, diskriminasi tak terhindarkan, penindasan terhadap bawahan dankejahatan korupsi dan kekerasan menjadi tak terbendung. Yesus kuatir jika ini bakal terjadi pada para rasul yang sedang menjalani training bersama Dia. Permintaan khususoleh Yohanes dan saudaranya Yakobus yang hari ini kita rayakan pestanya,merupakan contoh keinginan yang harus dilawankan dengan konsep kekuasaanterbalik. Yang ingin Yesus tekankan ialah lupakan nafsu dan keinginan untukmenjadi spesial, pertama dan mengejar kekuasaan. Akan sangat bermartabat jikakita memakai jalan kekuasaan terbalik. Di dalam kekuasaan terbalik elemen-elemen sangat penting ialah kekuasaan mengandungcinta kasih, jabatan atau posisi digerakkan oleh pengorbanan dan pelayanandijiwai oleh kerendahan hati. Ada banyak contohnya bagi kita. Salah satunyaialah Pa guru Antonius. Guru SD di salah satu pelosok Indonesia ini membutuhkansatu tahun penuh di awal pengabdiannya untuk mengenal setiap anak didiknyasecara pribadi, keluarga dan latar belakang mereka.  Tujuannya supaya ia dapat berikan perhatian ke masing-masing murid secaratepat dan adil. Guru muda ini berkomitmen menahan niatnya untuk menikah sebelumcita-citanya itu terwujud. Dengan demikian ia dapat luangkan semua tenaga,waktu, pikiran dan imannya untuk melayani para muridnya. Supaya ia menjadidekat dan menyatu dengan anak-anak dan keluarganya masing-masing, Antoniusberusaha untuk berbicara bahasa setempat, berada dan bermain bersama anak-anak,makan makanan yang disediakan oleh warga setempat. Sesungguhnya bagi guru yang bersahaja ini, pegangan yang ia tak bolehtinggalkan ialah Yesus Kristus yang rela menderita dalam segala bentuknya, demisebuah kebaikan dan keselamatan yang menjadi cita-cita bagi setiap manusia.Antonius menjadi contoh istimewa bagi kita pada pesta rasul Yakobus yang kitarayakan pada hari ini. Sebuah kekuasaan terbalik ialah kekuasaan dijalankandengan melayani. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan dan Allah kami, semoga berkat perantaraandoa rasul Yakobus, kami bertumbuh selalu dalam ketekunan untuk menjadipelayan-pelayan yang sungguh berkomitmen dan berkorban demi perwujudankerajaan-Mu di dunia ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

Radio Rodja 756 AM
Jangan Menodai Keikhlasan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 55:08


Jangan Menodai Keikhlasan merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Amalan-Amalan Hati. Kajian ini disampaikan pada Jumat, 22 Muharram 1447 H / 17 Juli 2025 M. Kajian Tentang Jangan Menodai Keikhlasan Allah  Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kita untuk beramal. Namun, dalam beramal terdapat hal-hal yang dapat merusak, menodai, atau mengurangi nilainya, bahkan […] Tulisan Jangan Menodai Keikhlasan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

AWR Indonesian - Daily Devotional
KEBENARAN TENTANG JIWA

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 6:00


Kebangkitan itu sendiri merupakan gagasan di luar nalar manusia. Tidak ada apapun, ya, tidak ada, yang berlanjut melampaui kubur. Namun dalam ingatan Tuhan tidak ada yang hilang: kita "tidur," aman di dalam Dia.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
KEBENARAN TENTANG JIWA

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 6:00


Kebangkitan itu sendiri merupakan gagasan di luar nalar manusia. Tidak ada apapun, ya, tidak ada, yang berlanjut melampaui kubur. Namun dalam ingatan Tuhan tidak ada yang hilang: kita "tidur," aman di dalam Dia.

Ini Koper
#501 The Fractal Organization: Mencipta Organisasi Masa Depan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 8:33


Buku "The Fractal Organization: Creating Enterprises of Tomorrow" karya Pravir Malik menawarkan perspektif unik tentang perubahan dan pola sistemik, yang dibangun di atas karyanya sebelumnya, "Connecting Inner Power with Global Change: The Fractal Ladder". Buku ini didasarkan pada fondasi teoretis yang kuat dari berbagai bidang seperti psikologi, ekonomi, antropologi, dan ilmu perilaku, serta membahas teori di balik tangga fraktal. Malik menyajikan pandangan baru tentang bagaimana fraktal, pola yang berulang dalam skala yang berbeda, ada di dalam dan di sekitar kita, dari fisika hingga bisnis, dan bagaimana memahami pola-pola ini dapat mengarah pada jenis pemimpin dan organisasi yang baru. Buku ini tidak dimaksudkan sebagai bacaan yang mudah, memerlukan waktu untuk memahami teori dan "arsitektur fraktal" dari orientasi fisik, vital, dan mental. Namun, bagi pembaca yang bersedia meluangkan waktu, buku ini menawarkan perspektif baru tentang sistem dan perubahan. Buku ini dibagi menjadi tiga bagian utama. Bagian pertama, "Teori", memperkenalkan teori di balik organisasi fraktal, menjelaskan bagaimana pola yang sama terwujud pada tingkat individu, bisnis, ekonomi, dan sistem yang lebih luas. Ini berhipotesis bahwa segala sesuatu dalam suatu organisasi, dari ide terkecil hingga pasar global, adalah fraktal, yang esensinya berulang pada skala yang lebih kecil dan lebih besar dari dirinya sendiri. Bagian kedua, "Latihan", menyediakan kegiatan dan latihan praktis bagi individu dan kelompok untuk menerapkan teori fraktal ke dalam kehidupan pribadi dan tempat kerja mereka, yang bertujuan untuk menggeser pola akar dari fraktal organisasi yang kompleks. Bagian ketiga, "Refleksi dan Analisis", menerapkan kerangka fraktal untuk menafsirkan ulang berbagai masalah organisasi dan sistemik, menawarkan cara-cara praktis untuk mengatasinya. Malik berargumen bahwa perubahan sejati dan berkelanjutan, baik pada tingkat pribadi maupun global, berakar pada pemahaman dan penerapan "fraktal fisik-vital-mental bertanda Matahari", sebuah pola yang dihipotesiskan tertanam dalam DNA kehidupan. Pola ini menunjukkan perkembangan melalui keadaan fisik (struktur, status quo), vital (energi, eksperimen), dan mental (pemikiran, gagasan, tujuan). Buku ini menyarankan bahwa masalah global yang kita hadapi, seperti perubahan iklim dan krisis keuangan, adalah manifestasi dari pola-pola yang terhenti atau berlawanan pada tingkat ini, dan bahwa dengan menggeser pola-pola dasar ini pada tingkat individu, kita dapat menciptakan perubahan yang progresif dan berkelanjutan di dunia. Buku ini bertujuan untuk memberdayakan para pemimpin dan individu dengan seperangkat alat untuk memahami bagaimana mereka dapat memengaruhi sistem tempat mereka beroperasi, mendorong mereka untuk menjadi perubahan yang ingin mereka lihat di dunia

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-16 masa biasa, 22 Juli 2025, Pesta Santa Maria Magdalena

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 10:18


Dibawakan oleh Eland Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kidung Agung 3: 1-4a; Mazmur tg 63: 2.3-4.5-6.8-9; Yohanes 20: 1.11-18.MENGAMBIL BAGIAN DALAM CINTA KASIH KRISTUS Renungan kita pada hari ini bertema: Mengambil Bagian Dalam Cinta KasihKristus. Mengapa kitab suci berkata bahwa cinta kasih itu menuntut? Istilahmenuntut memiliki target pencapaian yang berkaitan dengan kewajiban seseoranguntuk berbuat dalam tekat untuk sampai pada target itu. Ini berbeda darimemaksa, karena orang yang terpaksa tidak mengerti sebuah target dan tekatnyadalam berbuat tidak nampak. Yang ada hanyalah keterpaksaan.  Hari ini kita rayakan pesta Santa Maria Magdalena. Ia adalah wanita Yahudi yanghidup pada zaman Yesus dan yang punya kedekatan dengan Yesus. Maria Magdalenaadalah orang dan wanita pertama yang menyaksikan Yesus bangkit. Hubungan yangamat dekat ini dapat menjadi pembelajaran cinta bagi kita. Patokan kita ialahcinta kasih Yesus, yaitu persembahan diri bagi kebaikan dan keselamatansahabatnya.  Pada saat dan waktu yang tepat perbuatan cinta itu menuntut. Sebagianbesar, mungkin 90 persen keinginan dan keyakinan mencintai itu mendorongseseorang untuk mencintai, sementara sisanya 10 persen mungkin berisi keraguan,takut, malu, bingung, kurang paham benar atau prinsip “nanti baru lihat sepertiapa jadinya”. Maria Magdalena membalas semua cinta kasih Yesus dalam kondisiyang tidak sempurna. Puncaknya ialah ketika ia ketakutan dalam mencari jenasahYesus di makam, dan agak sulit mengenali Yesus yang bangkit sebelum Yesussendiri memanggil namanya. Dalam situasi seperti inilah, cinta itu cenderungmenuntut, yang dengan itu mempengaruhi supaya Maria segera mengakui bahwa ituadalah Tuhan yang bangkit. Maria Magdalena tentu sudah belajar banyak tentang cinta kasih Kristus.Dalam aneka perbuatannya setelah mengikuti Kristus, ia ungkapkan bagian cintakasih itu yang telah diambil dari Gurunya. Umumnya ia memiliki kesetiaan dalammengikuti Kristus hingga mendampingi-Nya saat Gurunya itu wafat di salib,bersedih mencarinya di makam dan akhirnya menemukan Dia. Namun yang palingmenonjol aspek cinta kasih yang diambil dari Yesus Kristus ialah memiliki sukacita, keberanian, semangat, kebenaran dan ketulusan untuk mewartakan kepadarekan-rekannya, bahwa “Aku telah melihat Tuhan”.  Dengan bertindak seperti ini, Maria Magdalena ingin menginspirasi pararasul dan kita semua, seolah-olah menantang kita: ayolah, aku sudah ambilbagianku dari cinta kasih Guru kita, Yesus Kristus, maka kini giliran kalianuntuk ambil bagian dari cinta kasih Yesus itu. Jangan biarkan tebaran cintakasih Yesus Kristus itu sia-sia saja, tanpa disukai dan diambil. Pertanyaanrefleksi bagi kita ialah: Sudahkah saya mengambil bagian dalam cinta kasihKristus itu dan bagian apakah itu yang sedang saya hayati sekarang di dalamhidup saya?  Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Terima kasih ya Tuhan Yesus Kristus atas ajarancinta kasih-Mu yang begitu besar dan membuka pintu bagi kami untuk mengambilbagian di dalamnya. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa...

Ini Koper
#487 Riset Aksi Partisipatif dan Perubahan Sistemik

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 20, 2025 8:05


Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) adalah pendekatan metodologis yang memberdayakan anggota komunitas untuk berpartisipasi sebagai peneliti bersama, sering kali berkolaborasi dengan akademisi, untuk mengatasi masalah sosial yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. Ini adalah pendekatan berbasis prinsip yang bertujuan untuk menyatukan ilmu pengetahuan (penelitian) dengan praktik (perubahan) guna memfasilitasi tindakan yang mengarah pada perbaikan suatu masalah. PAR berpusat pada tiga komponen inti: partisipasi, di mana kelompok masyarakat sipil memandu proses penelitian dan aksi; aksi, di mana penelitian secara nyata mendukung proses pembangunan komunitas; dan penelitian, yang melibatkan pengembangan pengetahuan oleh kelompok untuk mendukung aksi. Pendekatan ini sangat penting karena mengatasi ketidakseimbangan kekuasaan dalam produksi pengetahuan, mendorong keadilan sosial, memberdayakan individu yang terpinggirkan, dan menumbuhkan kesadaran kritis, menantang model penelitian tradisional yang didominasi oleh pihak luar.     Implementasi PAR dicirikan oleh sifat siklusnya yang iteratif, yang melibatkan perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi berkelanjutan, mirip dengan spiral Kurt Lewin. Ini memanfaatkan beragam metode, baik kuantitatif seperti survei, maupun kualitatif seperti wawancara, diskusi kelompok terfokus, penceritaan, pemetaan komunitas, dan PhotoVoice, memungkinkan adaptasi terhadap konteks komunitas tertentu. Keterlibatan pemangku kepentingan yang otentik adalah kunci, dengan penekanan pada pendekatan dari bawah ke atas, pengambilan keputusan bersama, pembangunan kepercayaan, dan proses pembelajaran bersama. Peneliti akademik sering bertindak sebagai fasilitator, memungkinkan anggota komunitas untuk tetap menjadi protagonis dalam proses tersebut. PAR telah diterapkan dalam berbagai konteks, mulai dari penelitian perkotaan yang diprakarsai komunitas dan kesehatan anak usia dini hingga pemberdayaan pemuda dan respons terhadap krisis, menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitasnya.     Hasil dan dampak PAR melampaui temuan penelitian, mencakup transformasi individu, kelompok, dan komunitas. Pada tingkat individu, ini mengarah pada pembangunan kapasitas, pengembangan keterampilan, peningkatan kesadaran kritis, dan pemberdayaan pribadi. Pada tingkat kelompok dan komunitas, ini mendorong aksi kolektif yang lebih besar, penguatan ikatan komunitas, peningkatan modal sosial, dan pengembangan organisasi. Selain itu, PAR memiliki potensi untuk memengaruhi perubahan kebijakan dan pergeseran sistemik, dengan temuan yang digunakan untuk advokasi dan memengaruhi keputusan di tingkat negara bagian dan lokal. Namun, implementasi PAR menghadapi tantangan signifikan, termasuk ketidakseimbangan kekuasaan yang terus-menerus antara peneliti dan anggota komunitas, kendala kelembagaan seperti tekanan akademik dan hambatan birokrasi, kesulitan metodologis dalam memastikan ketelitian dan mengelola perspektif yang beragam, serta masalah keberlanjutan terkait pendanaan dan komitmen jangka panjang. Meskipun demikian, PAR tetap menjadi katalisator yang kuat untuk pembangunan komunitas yang berkelanjutan, memberdayakan komunitas untuk menjadi agen perubahan mereka sendiri dan menantang ideologi yang merugikan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 9 Juli 2025 - Memperbaiki diri dan berbalik padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 8, 2025 4:42


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 9 Juli 2025Bacaan: "Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapanNya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepadaNya kita harus memberikan pertanggungan jawab."Renungan: Burung Kasuari termasuk jenis burung yang besar. Burung itu tidak kuat terbang namun mempunyai keistimewaan dapat berlari cepat. Dengan larinya yang sangat cepat itu kasuari dapat menghindarkan diri dari bahaya. Pada waktu dikejar oleh musuhnya itu ia dapat menyembunyikan dirinya di semak-semak. Namun sayang burung itu hanya dapat menyembunyikan kepalanya yang kecil itu dalam semak-semak duri, tetapi badannya yang besar itu tetap dapat dilihat oleh pengejarnya. Dengan menyembunyikan kepalanya burung itu seolah-olah merasa aman, namun sebenarnya hal itu memudahkan si pengejar untuk menangkap. Rasa aman yang dialami oleh kasuari itu sebenarnya adalah rasa aman yang palsu. Banyak orang merasa dapat menyembunyikan dosa dan kejahatannya dan berusaha untuk menutupinya dari orang-orang di sekitarnya. Mungkin saat ini kita merasa aman dan terhibur dengan apa yang kita lakukan. Tetapi sebenarnya itu adalah rasa aman yang palsu, karena kita tidak dapat membohongi hati nurani kita. Secara lahiriah kita dapat menyembunyikan dosa dan kejahatan kita, tetapi secara batiniah kita terus dikejar oleh rasa bersalah sehingga kita kehilangan damai sejahtera dari Tuhan. Satu hal yang kita lupa adalah bahwa Tuhan senantiasa melihat apa yang kita buat. Tidak ada sesuatu yang tersembunyi di hadapanNya. Marilah saat ini kita memperbaiki diri kita dari hal-hal yang mendukakan hati Tuhan dan sesama, kemudian berbalik pada-Nya, sehingga hati kita dapat menjadi tempat kediaman yang nyaman bagi Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, Engkau tahu saat aku duduk, berdiri dan berjalan. Bahkan Engkau tahu apa saja yang saat ini aku pikirkan dan aku lakukan. Berilah aku roh yang takut akan Engkau, agar saat godaan datang untuk menjerat aku, aku dapat mengatasinya. Bantulah aku juga agar aku mau mengakukan semua kesalahanku di masa lalu yang masih kusembunyikan dan basuhlah diriku dengan DarahMu sehingga hatiku dapat menjadi tempat kediaman-Mu yang pantas. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Kisah SBS50: 'Radio waktu itu merupakan komunikasi yang sangat penting…namun teknologinya sangat sederhana…'

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 1, 2025 19:08


Bela Kusumah adalah Eksekutif Produser SBS Radio Program Bahasa Indonesia dari tahun 1989 – 2008 di Melbourne.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 30 Juni 2025 - Ada harapan dalam penderitaan, karena Tuhan selalu menopang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 30, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Juni 2025Bacaan: "Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam 3 malam ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka." (Markus 6:48)Renungan: Di tepi Danau Michigan terhampar bukit pasir yang sangat tandus dan tidak pernah dibajak. Namun, ada lapisan tanah yang subur di bawah hamparan pasir itu dan petani terus menerus mengolah tanah itu. Petani itu mengetahui apa yang sedang dilakukannya, jadi dia terus menggali tanah itu. Makin dalam bajak itu menghujam tanah dan makin tajam garukannya, makin bagus panenan yang akan dihasilkan ketika waktu menuai tiba. Sering kita bertanya saat mengalami penderitaan, "Mengapa saya harus mengalami kekecewaan, kesedihan dan penderitaan? Apa yang telah saya lakukan sehingga Allah mengirimkan ujian bagi saya? Apakah Dia tidak senang dengan saya?" Allah selalu mempunyai alasan yang baik ketika Ia mengijinkan penderitaan hadir dalam hidup kita. Salah satunya adalah untuk mendisiplinkan rohani kita. Saat penderitaan itu datang, itulah saat Allah membajak hati kita yang tandus, karena Allah tahu di dalam hati kita yang terdalam ada hamparan tanah yang subur yang dapat menjadikan-Nya mampu membentuk pribadi kita menjadi tahan uji. Bajak dari Allah memang tajam dan menghujam, tetapi pada akhirnya kita akan melupakan sakitnya bajakan itu dan pada akhirnya akan bersukacita dalam berkat karena dibalik hujan penderitaan ada pelangi yang indah. Tetaplah berharap dalam penderitaan kita, karena Allah lebih dulu masuk dalam penderitaan itu, dan Ia akan menopang kita untuk melewatinya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, hanya mujizat-Mu yang mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam hidupku saat ini. Berilah aku kekuatan dan pengharapan, sebab aku percaya tak pernah sedetikpun Engkau meninggalkan aku, sebab Engkau Allah yang tidak pernah tidur. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 29 Juni 2025 - Percaya dan Hidup seturut kehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 4:24


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 29 Juni 2025Bacaan: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Lukas 1:38)Renungan: Pada suatu saat di masa mudanya, St. Agustinus berkemauan keras untuk pergi ke kota Roma. Ibunya yang saleh sungguh-sungguh berdoa mohon kepada Tuhan agar mencegah anaknya pergi ke kota Roma, sebab ia takut Agustinus terkena pengaruh buruk di sana. Namun doa ibunya dijawab lain oleh Tuhan. Agustinus tetap sampai ke Roma, namun di sana ia berjumpa dengan St. Ambrosius. Khotbah St. Ambrosius akhirnya membuat Agustinus bertobat dan menjadi pengikut Yesus yang sejati. Terkadang dalam hidup ini ketika kita berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan, ternyata Tuhan menjawab lain dari apa yang kita inginkan. Sering pada akhirnya kita kecewa dan marah pada Tuhan. Kekecewaan dan kemarahan itulah yang pada akhirnya menjauhkan kita dari kasih karunia Tuhan. Akan tetapi kalau kita menyadari bahwa Tuhan lebih tahu memberi yang terbaik untuk kita, maka walaupun jawaban doa itu tidak seperti yang kita inginkan, namun pada akhirnya akan membawa kebaikan pada kita. Apakah saat ini kita sedang kecewa dengan Tuhan karena jawaban doa kita tidak sesuai dengan keinginan kita? Lepaskan kekecewaan itu, berdamailah dengan Tuhan dan biarkan Dia bekerja untuk menjawab doa kita. Dia tahu yang terbaik untuk kita, dan kita akan melihat kebaikan yang luar biasa dibalik jawaban doa yang tidak sesuai dengan keinginan kita tersebut. Seperti Bunda Maria, kitapun dapat berkata, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku tahu kehendak-Mu selalu baik untukku. Namun sering karena keegoisanku, aku selalu menginginkan agar kehendakku yang terjadi dalam hidupku. Ajarilah aku untuk menyerahkan semua keinginanku pada-Mu dan biarkan Engkau yang bekerja untuk menjawab setiap keinginan dan doaku menurut cara dan kehendak-Mu sendiri. Aminn. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 28 Juni 2025 - Berikan Teguran yang membangun, bukan sekedar kritik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 27, 2025 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Juni 2025Bacaan: "Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi." (Amsal 15:32)Renungan: Suatu ketika ada seorang muda melukis pemandangan yang cantik dalam waktu 5 hari. Ia ingin sekali mendengar pendapat orang lain mengenai lukisannya. Anak muda itu kemudian meletakkan lukisannya di jalan yang ramai. Di bawah lukisan itu ia menulis, "Lukisan ini karya saya. Mungkin saya telah membuat beberapa kesalahan dalam goresan atau pewarnaan. Tolong berikan tanda X pada bagian yang salah." Sore harinya ia kembali untuk mengambil lukisan itu dan ia terkejut karena seluruh kanvas penuh dengan tanda X dan komentar pedas. Dengan sangat kecewa ia pergi ke tempat gurunya dan mengatakan bahwa ia tidak mau menjadi pelukis lagi. Sang guru hanya memintanya untuk membuat kembali lukisan yang sudah penuh coretan itu. Namun kali ini tulisan di bawah lukisan itu berbunyi, "Saudara-saudara, saya telah melukis sebuah lukisan. Kalau ada kesalahan dalam goresan atau pemilihan warna, mohon perbaiki kekurangannya." Di samping lukisan itu ia meletakkan sekotak kuas dan cat. Tiga hari kemudian ia kembali. Dan hasilnya? Lukisan itu tetap bersih tanpa coretan. Apa kesimpulan dari cerita ini? Kesimpulannya adalah mengkritik itu mudah, namun memperbaiki itu sulit. Nah, jangan biarkan diri kita hancur dan depresi karena kritikan orang. Kita ambil yang baik saja, sebab terkadang Tuhan mau membentuk karakter dan kepribadian kita melalui kritik atau teguran dari orang lain. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, kuasai hatiku, agar ketika seseorang mengkritik hasil karya, pekerjaan dan kepribadianku, aku tidak kecewa dan tidak putus asa. Ajarilah aku untuk tetap semangat bahkan lebih baik lagi dari sebelumnya. Sebab kini kupercaya, bahwa terkadang Engkau memakai seseorang untuk mengkritikku agar aku menjadi pribadi dan pekerja yang lebih baik lagi. Amin. (Dod).

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Live on Broadcast Special Talkshow Informa "Ngobrol di Ruang Nyaman: Rumah Kecil, Gaya Besar"

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Jun 26, 2025 48:02


Classy People, rumah memang menjadi salah satu tempat paling nyaman, tidak heran banyak yang berupaya untuk membuat suasana rumah senyaman mungkin agar betah menghabiskan waktu dengan baik. Namun, sering muncul kebingungan untuk membuat ruang yang nyaman dan lega di rumah kecil. Nah, Live Oudorbroadcast Special Talkshow Infoma Living, punya jawaban dari keresahan Anda! Dipandu Clasier Siska Deandra, kita akan mencermati Obrolan bersama Mba Rika Susanti dan Mas Franthio Deni dalamSpecial Talkshow Informa " Ngobrol di Ruang Nyaman: Rumah Kecil, Gaya Besar" only on Classy FM!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 26 Juni 2025 - Beriman dan Percaya pada kuasaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 26, 2025 3:50


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 26 Juni 2025Bacaan: "Sesungguhnya, Akulah Tuhan, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?" (Yeremia 32:27)Renungan: Abraham dan Sara sudah terlalu tua untuk dapat mempunyai anak. Namun pada akhirnya keduanya percaya bahwa Allah akan melakukan mujizat dan mereka tetap beriman sekalipun secara manusia kelihatannya tidak mungkin mereka mendapatkan anak. Tetapi mereka tekun menunggu selama 25 tahun. Iman adalah kemampuan untuk berpegang teguh pada anugerah yang cukup untuk semua hal, sehingga apa yang secara manusia mustahil, menjadi mungkin secara ilahi. Mungkin dalam kehidupan kita ada perkara-perkara yang sulit, yang mungkin secara manusia tidak dapat kita lakukan dan tidak dapat kita atasi, tetapi percaya dan yakinlah bahwa di dalam Allah segala sesuatu mungkin terjadi. Allah mampu memulihkan hubungan suami istri yang sudah hancur. Allah sanggup menyembuhkan anak kita yang sudah terjerumus ke dalam dunia narkoba. Allah bisa mengangkat kembali perusahaan kita yang sudah terpuruk. Allah sanggup memperluas pelayanan kita. Allah sanggup memulihkan kehidupan kita yang sudah rusak dan hitam sekalipun. Kuncinya adalah berimanlah seperti Abraham dan Sara. Jangan biarkan kejadian masa lalu menggerogoti iman kita. Jangan biarkan keadaan di sekeliling kita membuat iman kita terbang. Angkatlah wajah kita, pandanglah kebesaran kuasa Allah dan yakinlah bahwa kuasa Allah jauh lebih besar dari semua masalah kita yang terbesar sekalipun. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, berikan aku keyakinan akan janji-janji firman-Mu bahwa Engkau sanggup melakukan segala perkara. Jangan biarkan aku memakai perhitungan manusiawiku, tapi ganti pemikiranku itu dengan pemikiran-Mu sendiri, sehingga aku dapat memperoleh jalan keluar untuk setiap masalah dalam hidupku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Menelusuri jejak penjajahan yang meninggalkan luka mendalam, namun membuka ruang bagi aksi bersama

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 25, 2025 8:29


Ribuan orang telah tiba di Naarm minggu ini, bergabung dengan Komisioner Kehakiman Yoorrook di langkah terakhir Walk for Truth.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
This slur was used to abuse Concetta's father. For her, it's a proud identity - SBS Examines: Istilah Ini Digunakan untuk Menghina Ayahnya. Tapi bagi Concetta, Ini Identitas Membanggakan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 19, 2025 9:27


The term was used as an insult towards Greek and Italian migrants who arrived after the Second World War. But the generations that follow have reclaimed 'wog', redefining their cultural identity. - Istilah ini digunakan sebagai penghinaan terhadap para migran Yunani dan Italia yang datang setelah Perang Dunia II. Namun, generasi-generasi setelahnya telah menerima kembali 'wog', mendefinisikan ulang identitas budaya mereka.