POPULARITY
Categories
Dalam Episod 18 Sembang KS, kami membincangkan beberapa isu sensasi minggu ini dengan gaya santai, jenaka dan analisis politik serta isu semasa.
Menyoroti wacana yang berkembang di DPR: pilkada tanpa calon wakil kepala daerah untuk hindari kisruh antara kepala daerah dan wakilnya. Bersama Narasumber:1. Ketua Umum Netfid (Network for Indonesian Democratic Society) Indonesia, M. Afit Khomsani2. Pengamat politik dari FISIP Universitas Muhammadiyah SUMUT, Sohibul Ansor Siregar
Mengapa tubuh perempuan begitu sering menjadi objek aturan dan tradisi? Bersama Dr. Lies Mustafsirah Marcoes-Natsir, antropolog medis, peneliti gender, dan peneliti senior Rumah KitaB, kami membahas sunat perempuan, perkawinan anak, kesehatan reproduksi, hingga bagaimana budaya membentuk cara masyarakat memandang tubuh perempuan.#cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #perempuan #tubuhperempuan #woman #gender #sunat #sunat perempuan #hukum #indonesia #agama #pov #sejarah #antropologi #sosial #wanita #muslim #agama #hukumagama #funfact ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi☆Lies Marcoes ☆https://www.instagram.com/liesmarcoes☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official☆ Location at pita ☆https://www.instagram.com/collectionsbypita—Time stamp00:00 Intro01:36 Sunat perempuan di Indonesia09:45 Antara agama dan tekanan budaya15:10 Pandangan organisasi tentang sunat perempuan28:14 Bukan pernikahan dini, tapi pernikahanbocah33:20 Kontrol atas tubuh perempuan 38:25 Bolehkah vasektomi dipaksakan kepada laki-laki?41:25 Ketika tubuh perempuan dipandang sebagai komoditas47:20 “Laki-laki baru” yang menghargai perempuan50:45 Pendidikan seks dimulai dari rumah
Dalam Episod 17 Sembang KS, kami membincangkan beberapa isu terbesar minggu ini dengan gaya santai, jenaka dan analisis politik serta ekonomi semasa.
Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 8 Safar 1448 H / 23 Juli 2026 M. Kajian Islam Tentang Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat Sebagaimana petunjuk (al-huda) senantiasa digandengkan […] Tulisan Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Dalam Episod 16 Sembang KS, kita membincangkan beberapa isu paling hangat minggu ini dengan gaya santai, jenaka dan ulasan politik semasa.Antara topik yang dibincangkan:
Team Keluar Sekejap dengan kerjasama FMT berada di Negeri Sembilan untuk menelusuri sendiri landskap politik yang cukup unik menjelang Pilihan Raya Negeri (PRN) Negeri Sembilan.Berbeza dengan pilihan raya sebelum ini, PRN kali ini tercetus bukan kerana tamatnya penggal pentadbiran, tetapi berpunca daripada satu krisis yang melibatkan institusi adat, institusi diraja, Perlembagaan serta hubungan politik antara parti-parti yang suatu ketika dahulu mentadbir bersama.Dalam episod kali ini, kami menelusuri lima perkara utama yang membentuk landskap PRN Negeri Sembilan:Bagaimana krisis institusi adat akhirnya berkembang menjadi krisis politik sehingga membawa kepada pembubaran Dewan Undangan Negeri.Dinamika baharu politik Negeri Sembilan apabila Barisan Nasional dan Perikatan Nasional menjalinkan persefahaman di beberapa kerusi, sementara gabungan Kerajaan MADANI berdepan pertembungan sesama sendiri.Naratif kempen setiap parti, termasuk persoalan sama ada politik berasaskan kaum masih menjadi formula kemenangan atau pengundi kini lebih mengutamakan prestasi dan kepimpinan.Persoalan mengenai “wajah pilihan raya” apabila Pakatan Harapan mempertaruhkan rekod pentadbiran Datuk Seri Aminuddin Harun, manakala Barisan Nasional masih belum menampilkan calon Menteri Besar secara jelas.Suara rakyat Negeri Sembilan — apakah isu yang benar-benar menjadi keutamaan mereka, dan apakah harapan mereka terhadap kerajaan yang bakal dibentuk selepas pilihan raya?Jom ikuti bersama Iman Irfan, hanya di Keluar Sekejap.
ANTARA RIDHO & PASRAHUstadz Hisyam Mukhlas ArruyaniKAJIAN MT AL-KHANSATerbuka untuk umum MUSLIMAHKamis, 30 Juli 2026 / 16 Safar 1448HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, BogorSiapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Masjid As-Sofia,Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, Sedekah JariyahBSI 7158 607 195 a.n. Masjid As-SofiaBSI 7329 455 135 a.n. Majelis Ilmu BY MEWakaf Peralatan Live StreamingBSI 7149 665 026 a.n. DiMediaTVLIVE Streaming: - Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/S9rZndCnhYU?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/oX63Z_XXu00?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/3447974342047293/- Tiktok DiMediaTV-- Spotify: Dimedia Radio "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. #DiMediaTV #masjidassofia #dimediaradio #DiMedia #AlKhansa #sahabatalkhansa #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #infokajianbogor #infokajian #infokajiansunnah #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obslive #sonya7r3 #sonya7riii #hisyam #ustadzhisyamJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid assofia,masjid assofia bogor,Obs,Obs Live Stream,Obs Live,Obs Studio,Obs Studio Live,alkhansa,mt alkhansa bogor,sahabat alkhansa,Hisyam Mukhlas Arruyani,Ustadz Hisyam Mukhlas Arruyani,
Setelah hampir satu tahun vakum, Forest Chanting Foundation kembali dengan episode yang mengajak kamu mendengarkan Paritta dengan cara berbeda — bukan sebagai doa, tapi sebagai peta frekuensi kesadaran.Di episode ini, Justine Sun memperkenalkan metode Audio Sati: Sonic Anchor & Chanting Deconstruction — cara membongkar lantunan Paritta untuk melatih kesadaran pada ruang hening di antara suku kata, bukan pada makna kata itu sendiri.Ada eksperimen sederhana yang dipandu langsung: pejamkan mata, dengarkan satu bait Paritta, lalu alihkan fokus dari suara ke jeda di antaranya — sebuah latihan mendekati Sunyata lewat pendengaran.Cocok didengarkan saat butuh jeda dari kebisingan pikiran.
Post Malone Biography Flash a weekly Biography. Post Malone's past few days have been a turning point that feels genuinely biographical, a pivot back toward the sound that first made him a global star. Complex reports that he recently previewed a new studio track with a distinctly hip hop feel, sharing a clip from the studio that immediately sparked talk of a “return to rap” after his long country run on the album F‑1 Trillion. According to Terra in Brazil, that teaser, posted to his socials, leans closer to the melodic rap palette of Beerbongs & Bentleys and Hollywood's Bleeding than to the rock of Austin or the Nashville‑steeped country of his recent work, making it a potentially defining course correction in his catalog. That tease connects directly to the bigger project in motion. As covered by Complex and Holler, Post has already confirmed his upcoming double album The Eternal Buzz, a forty‑track, two‑sided epic he's been building for months. Holler reports he's been recording extensively in Nashville, cutting songs with country names like Thomas Rhett, Ernest and Jake Worthington, while also stockpiling trap‑leaning material, suggesting a half‑country, half‑rap structure. Industry speculation about that split remains unconfirmed, but the scale of the record itself is locked in: a forty‑song double album is the kind of ambitious move that will sit as a major chapter in any future biography. On the live front, the most visible development has been his headline role at the FIFA World Cup 2026 closing ceremony in New Jersey. Parade and Rolling Stone note that he used the global stage to debut a brand‑new track, Chrome Heartbreaker, before rolling into Wow and then Sunflower with Swae Lee. Indonesian outlet Antara and RTTNews both underscore that Chrome Heartbreaker is unreleased and was heavily teased in the days leading up to the match, turning the performance into a worldwide rollout for his new era. Melodic Mag reports that Chrome Heartbreaker leans harder into his hip hop roots, reinforcing the narrative of a stylistic homecoming that could define his late‑2020s image. Not all the headlines were flattering. The Independent reports that social media critics on X accused Post and fellow performer IShowSpeed of lip‑syncing during the World Cup set, a minor controversy but one that adds a bit of gossip‑column edge to this otherwise strategic rebrand moment. Commercially, Forbes notes that his country gamble is still paying off, with F‑1 Trillion spending 100 weeks on key Billboard charts, a reminder that he's returning to rap from a position of strength, not retreat. Taken together, you have a superstar closing a World Cup, teasing a massive double album, blending Nashville songwriting circles with trap sensibilities, and signaling on social media that the rapper version of Post Malone is very much back in play. Thank you for listening, and be sure to subscribe so you never miss an update on Post Malone. Search the term Biography Flash for more great biographies. Thanks for listening. This has been a Quiet Please production. Get the best deals https://amzn.to/3ODvOta
MEDIA RESMI EL-GADDA :YouTube:https://www.youtube.com/c/ELGADDAInstagram:https://www.instagram.com/elgaddatv/Spotify:https://shorturl.at/87pYjTelegram:https://t.me/elgadda
Dalam Episod 15 Sembang KS, kita membincangkan beberapa isu paling hangat minggu ini dengan gaya santai, jenaka dan ulasan politik semasa.Antara topik yang dibincangkan:
Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 1 Safar 1448 H / 16 Juli 2026 M. Kajian Islam Tentang Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah Pembahasan kali ini melanjutkan bab mengenai Al-Qur’an […] Tulisan Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Mabes Polri telah menetapkan eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola batu bara.Untuk mencegah perselisihan antara Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) pasca-penetapan tersangka ini, kedua lembaga perlu mengedepankan koordinasi kasus secara terbuka, gelar perkara bersama (sinergi), menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, serta menjaga fokus penegakan hukum dari muatan politis.Saat ini, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri secara resmi telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi dan TPPU ini kepada pihak Kejaksaan Agung untuk memperkuat sinergi institusi.Mabes Polri tetapkan mantan Jampidsus Febri Ardiansyah sbg tersangka kasus korupsi dan TPPU tata kelola batu bara, apa yang harus dilakukan agar tdk picu perselisihan antara polri dan kejagung? Narasumber1. Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK), Ronald Loblobly2. Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Dalam episod kali ini, Sembang KS kembali dengan pelbagai isu hangat selepas berehat selama seminggu!Antara topik yang dibincangkan:⚽ Kontroversi Piala Dunia 2026 – campur tangan politik, keputusan FIFA, kad merah, format baharu dan pelbagai drama yang mencetuskan perdebatan.
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP48 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Yang dikongsi antara syair & Quran - (hujung yg baik & alunan yg indah)
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP47 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Satu kalimah terletak di dalam dan di antara dua bait
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP46 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Penyerupaan bahasa puisi hampir sama antara syair& Quran yg boleh digabungkan
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP45 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Ringkasan perkara yang ada hubungan antara ayat Quran dan bait syair
Ustadz Raehanul Bahraen,, - Bahraen Eps. 2: antara Darah Haid dan Istihadah Bahraen, M.sc, Sp.pk
Ustadz Abdullah Zaen,, - Kontradiksi antara Hapalan Dan
Pembahasan pertama dari dua kajian tematik seputar ghibah. Materi ini merupakan bagian dari rangkaian kajian i'tikaf Ramadhan 1447 Hijriyah bersama Ustadz Riyadh bin Badr Bajrey hafizhahullah.
Dalam episod kali ini, kami mengupas pelbagai isu hangat dari politik tempatan, politik antarabangsa dan juga berita pelik tetapi benar!Antara topik yang dibincangkan:
Dalam episod kali ini, kami membincangkan pelbagai isu hangat yang sedang mencorakkan politik dan geopolitik semasa.Antara topik yang disentuh:
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Khutbah Idul Adha Perpaduan Antara Ketegasan Dan Kelembutan - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Bagaimana Membedakan Antara Sunnah Dengan Bid'ah - Ustadz Ali Hasan
Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 16 Dzulhijjah 1447 H / 2 Juni 2026 M. Kajian Tentang Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja Pembahasan kali ini memasuki […] Tulisan Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Ustadz Abdurrahman Zahier - Antara Takdir Dan Pilihan
Kedudukan Nabi Ibrahim di Antara Ulul Azmi adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 8 Dzulhijjah 1447 H / 25 Mei 2026 M. Kajian Tentang Kedudukan Nabi Ibrahim di Antara Ulul Azmi Pembahasan sirah para nabi […] Tulisan Kedudukan Nabi Ibrahim di Antara Ulul Azmi ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
KATA PEMRED #35PinterPolitik.comBayangkan sebuah perahu kecil di tengah laut menjelang subuh. Di kiri menjulang sebuah karang, di kanan karang lain yang sama besarnya. Arus menyeret, angin berganti arah, dan pendayung paham satu hal yang sederhana: menabrak karang mana pun berarti karam. Yang menyelamatkan bukanlah memilih salah satu karang, melainkan menguasai dayung.
Khutbah Idul Adha 1447 H #KhutbahIdulAdha1447H #EidMubarakan #EidAdha #Hajj #elgaddatv
Indonesia adalah produsen kelapa sawit terbesar di dunia, namun tantangan stabilitas harga minyak goreng di pasar domestik masih sering terjadi.Di tengah rencana penerapan mandatori Biodiesel B50, muncul pertanyaan besar: Akankah kebijakan energi ini akan berdampak pada masyarakat?Apa saja tantangan dan langkah yang harus diambil agar kebijakan ini tidak menjadi beban bagi masyarakat?Simak wawancaranya dalam Elshinta Podcast bersama Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) dan Peneliti Sawit Universitas Indonesia yang juga Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Dr. Eugenia Mardanugraha. S,Si., M.E.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Diana Ho dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 1: 1-7; Mazmur tg 91: 1-2.14-15ab.15c-16; Markus 12: 1-12.ANTARA BERBUAH BAIK ATAU BURUK Renungan kita pada hari ini bertema: Antara berbuah baikatau buruk. Injil dari Santo Markus yang baru saja kita dengar menggambarkansuatu perumpamaan tentang para pekerja (petani), yang menunjuk pada parapimpinan agama di zamannya Yesus. Maksudnya ialah untuk memperingatkan merekasupaya menerima Yesus sebagai Putra Allah dan jangan menyandera Dia dengananeka persepsi yang negatif. Yesus sendiri mengalami langsung bagaimana mereka melawancinta kasih yang Ia ajarkan dan lakukan. Mereka memusuhi, menganiaya, bahkanmembunuh semua utusan Allah, termasuk Yesus sendiri. Orang-orang itu merasatelah melakukan kebaikan dengan cara menegakkan hukum mereka, hukum Taurat. Itu terjadi pada zamannya Yesus Kristus dulu. Apa yangterjadi sekarang ini? Kita tidak mempunyai sikap sama seperti para pekerja yangbrutal terhadap Tuhan Yesus. Kita justru menerima dan mengakui Dia sebagaiTuhan yang baik. Kita tidak sampai hati mengkhianati Dia, karena kalau ituterjadi sia-sia saja kita bertekun tiap hari mendengar dan merenungkanfirman-Nya. Satu hal yang penting adalah ini, bahwa setelah kitadicurahkan oleh Roh Kudus pada hari Pentakosta, Yesus ingin ingatkan bahwa dibawah bimbingan dan pengajaran Roh Kudus kita mestinya dapat berbuah dandiharapkan buah-buah itu baik, bukan sebaliknya buruk. Kalau Roh Kudus yanghidup bersama kita buah-buah kita memang harus baik dan berguna baik bagi dirisendiri maupun bagi orang lain. Tujuh karunia Roh Kudus itu mesti menjadi target sepertiapa buah-buah dari kita. Kita kiranya berusaha untuk berbuah baik dalamkebijaksanaan, pengertian, nasihat, kekuatan, pengetahuan, kesalehan, dan takutakan Allah. Kalau salah satu atau dua karunia ini kita abaikan, bisa saja kitamenjadi brutal dan jahat seperti para pekerja kebun anggur itu. Misalnya, jika Anda tidak punya kebijaksanaan, pengertiandan pengetahuan yang baik, sangat mungkin Anda menggantikannya dengankemarahan, menang sendiri dan bertindak membabi-buta kepada orang lain. Jikaseseorang mungkin nampak saleh, tetapi tak ada takut akan Allah, bisa saja iaakan menjadi seorang pendendam yang diam-diam akan meledak dan sangatberbahaya. Jadi karunia Roh Kudus itu, paling kurang menjadi salahsatu indikasi kalau kita ingin berbuah baik, caranya ialah tunduk dan tekundalam bimbingan Roh Kudus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, terima kasih atas hariyang baru ini yang memberi kami kesempatan satu hari lagi untuk menekuni hidupini di dalam bimbingan Roh-Mu. Semoga pikiran dan hati kami selalu terbukaterhadap sapaan melalui firman yang disampaikan kepada kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Episod kali ini menampilkan Nurhisham Hussein, Penasihat Ekonomi Perdana Menteri serta Ketua Sekretariat Pasukan Petugas Pengurusan Krisis MTEN membincangkan kesan konflik di Timur Tengah terhadap rantaian bekalan global dan bagaimana ia memberi impak langsung kepada Malaysia. Perbincangan memberi fokus kepada tiga sektor utama iaitu bahan api, makanan dan ubat-ubatan, termasuk status semasa bekalan negara, tekanan subsidi kerajaan serta peranan Petronas dalam memastikan kestabilan bekalan domestik.Episod ini turut mengupas risiko “Gelombang 2” krisis global yang dijangka memberi kesan besar kepada sektor petrokimia, pembuatan dan pembinaan bermula Jun hingga Julai 2026. Antara isu yang dibincangkan termasuk kenaikan kos bahan mentah, gangguan rantaian bekalan, tekanan terhadap industri serta kemungkinan kesan kepada peluang pekerjaan dan kos sara hidup rakyat.Selain itu, perbincangan turut menyentuh tekanan terhadap Belanjawan 2026, langkah penjimatan kerajaan, serta implikasi geopolitik yang lebih luas terhadap perdagangan dunia dan kedudukan strategik Asia Tenggara dalam krisis yang sedang berlaku.Terima kasih kepada ENERtec Asia atas kerjasama bagi episod kali ini.Join us at ENERtec Asia 2026 – perhimpunan utama profesional tenaga, inovator dan pemain industri dari seluruh rantau Asia Pasifik.
Adab Jeda Antara Adzan dan Iqamah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Shahih Jami’ Ash-Shaghir. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Kamis, 20 Dzulqa’dah 1447 H / 7 Mei 2026 M. Kajian Islam Tentang Adab Jeda Antara Adzan dan Iqamah Pembahasan kali ini melanjutkan penjelasan mengenai beberapa hadits, diawali dengan […] Tulisan Adab Jeda Antara Adzan dan Iqamah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
KATA PEMRED #25PinterPolitik.comPada Oktober 2024, ketika Prabowo Subianto mengucapkan sumpah sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, sebuah peta yang lebih besar dari peta apa pun mulai ditulis ulang. Bukan peta di dinding, tetapi peta di kepala lingkar terdekatnya — peta tentang bagaimana negara ini akan bekerja, bukan sekadar tentang siapa yang akan memerintah. Di banyak rumah tangga Indonesia pada pertengahan 2026, peta yang sama dibaca dengan cara yang lebih sederhana: apakah harga beras turun dari minggu lalu, apakah anak di sekolah dasar mendapat sarapan, apakah jalan ke pasar masih utuh setelah hujan. Antara peta di kepala dan peta di dapur itulah politik Indonesia sedang ditulis ulang.
On October 6, 2025, my very beloved friend James passed away. This recording took place sometime in 2022. This recording is truly chaotic. It is full of inconsistent breaks, bad edits, and complete vibe changes. I came to dislike my own podcast because of my inability to keep things more cohesive, but this episode captures what my relationship with James truly was. This is just how we spoke, and this is why I love James.Support the show
In my final talk with Antara and James, we discussed one of my favorite, but most sensitive and controversial, topics: How do people with different theological beliefs come to similar moral conclusions?I think this topic can easily upset a lot of people the second they hear a differing theological opinion on an idea. Still, my hope with doing multiple seasons of this podcast is to demonstrate to people how it can be possible to sit down with others who have different “labels” and see how we can find common friendship and shared conclusions about being kind to one another. All while using the foundation of treating others as we wish to be treated.This conversation really culminates why I love these two so much and what I wanted this podcast to illustrate. Over the six-year span of this project, I wanted to show the diverse range of friendships I had developed and the diverse backgrounds they all came from. With that, I wanted to show how I used Bahá'í principles to find common ground with all of them, regardless of labels.Support the show
Episod 197 Keluar Sekejap mengupas secara mendalam krisis takhta dan ketidaktentuan politik di Negeri Sembilan dengan meneliti latar belakang, implikasi perlembagaan, serta senario yang mungkin berlaku. Perbincangan turut menyorot beberapa pengajaran penting yang boleh dijadikan iktibar dalam memahami dinamika kuasa dan kestabilan politik negeri.Selain itu, episod ini turut mengulas ucapan Dato' Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi sempena Konvensyen 80 Tahun UMNO. Antara fokus utama termasuk agenda Rumah Bangsa, gagasan Musyawarah Nasional, serta idea grand collaboration dalam landskap politik semasa. Kami juga membincangkan kemungkinan UMNO mengambil keputusan untuk bertanding secara solo dalam PRU16.Terima kasih kepada GINTELL kerana menaja episod pada kali ini. Dapatkan promosi eksklusif GINTELL sempena sambutan Hari Ibu BapaTawaran ini sah untuk 50 peminat Podcast Keluar Sekejap terawal sahaja‼️Untuk maklumat lanjut:WhatsApp Hisyam: 016-750 0998Klik pautan: https://wa.link/a23f7fLayari: www.gintell.comInilah masanya untuk memiliki kerusi urut GINTELL pada harga yang lebih mampu milik.
Krisis Negeri Sembilan, himpunan Tangkap Azam Baki, dan penyelewengan dana RM230 juta.---------------Sembang KS ialah sebuah talk show di mana Zaidel akan berkongsi ringkasan berita semasa sebelum menyelami sesuatu isu dengan lebih mendalam.Topik yang dibincangkan merangkumi pelbagai bidang seperti sosial, politik, teknologi dan hiburan, disampaikan dengan gaya yang tajam, santai serta diperkaya dengan analogi yang pantas dan bersahaja.Misi kami adalah untuk memberi pencerahan dan kefahaman tentang isu-isu penting, sesuai ditonton sepanjang perjalanan dalam kesesakan lalu lintas waktu puncak di Malaysia.
Pdt Okky Chandra
Di tengah pemanasan dini menuju 2029, Anies Baswedan diuji: aktor otonom atau produk patronase? Antara bayang-bayang Surya Paloh dan Jusuf Kalla, pertarungan sesungguhnya bukan sekadar dukungan elite, melainkan soal siapa menguasai mesin, ideologi, dan masa depan politik 2029.
Dari filantropi hingga kontroversi, Ferry Irwandi berdiri di persimpangan: tetap sebagai aktor wacana di ruang publik digital, atau melangkah ke politik representasi lewat partai seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Antara idealisme, kompromi, dan risiko kehilangan independensi, inilah ujian sesungguhnya seorang influencer politik.
Keluar Sekejap bersiaran secara langsung dari Coastal Combat, Desaru Coast, membincangkan bagaimana sukan kini menjadi antara pemacu utama pelancongan serta penjenamaan Johor di peringkat antarabangsa, khususnya di Desaru Coast.Segmen pertama menampilkan Dato' Muhammad Shahnaz Azmi, Presiden Muay Thai Malaysia, yang berkongsi perkembangan sukan Muay Thai di Malaysia, penyertaan atlet antarabangsa dalam Coastal Combat, serta peranan acara seumpama ini dalam menyokong agenda Visit Johor 2026 dan memposisikan Desaru Coast sebagai destinasi sukan bertaraf dunia.Segmen kedua bersama Murray Aitken, Pengurus Besar Hard Rock Hotel Desaru Coast, mengupas peranan jenama antarabangsa dalam menyokong penganjuran acara sukan bertaraf dunia seperti IRONMAN dan World Amateur Golfers Championship (WAGC). Perbincangan turut menyentuh kekuatan infrastruktur, fasiliti, serta kebolehcapaian Desaru Coast sebagai lokasi strategik bagi acara sukan dan MICE.Antara acara utama yang bakal berlangsung ialah IRONMAN 70.3 Desaru Coast, 5150 Desaru Coast, Sprint Triathlon, dan IRONKIDS Desaru Coast pada 10–12 Julai 2026, serta World Amateur Golfers Championship (WAGC) pada 23–31 Oktober 2026.Ikuti perkembangan terkini di:
Episod 186 Audio Siar Keluar Sekejap membincangkan Rancangan Pendidikan Malaysia 2026–2035 yang diumumkan oleh Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim, pada minggu lalu. Antara keputusan utama yang disentuh ialah cadangan kemasukan Darjah 1 pada usia enam tahun serta pelaksanaan Matriks Pembelajaran bagi murid Darjah 4 dan pelajar Tingkatan 3.Episod ini turut mengupas kes rasuah Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang mencatat sejarah apabila, buat pertama kalinya, bekas Panglima Angkatan Tentera Malaysia dan bekas Panglima Tentera Darat ditahan serta didakwa atas pertuduhan rasuah dan salah guna kuasa.Selain itu, perbincangan turut menyentuh Tahun Melawat Malaysia, yang menyaksikan Malaysia mengatasi Thailand dari segi jumlah pelawat. Namun, episod ini menekankan cabaran berterusan berkaitan perbelanjaan pelancong yang masih rendah di dalam negara.Bagi isu antarabangsa, Keluar Sekejap mengulas rancangan bekas Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, untuk mengadakan perbincangan segera berhubung usaha mengambil alih Greenland, serta cadangan penubuhan Board of Peace.Kami juga telah melancarkan Kelas Sekejap! Kelas Sekejap ialah Aplikasi Bahasa Inggeris Pertama di Malaysia Untuk Belajar Dengan Bertutur. Dikuasakan oleh AI - Pelajaran disesuaikan ikut minat, matlamat dan tahap anda. Muat turun di Apple Store dan Play Store sekarang!Ikuti Kelas Sekejap untuk pelancaran eksklusif hari ini!Instagram: https://www.instagram.com/kelas_sekejap TikTok: https://www.tiktok.com/@kelas_sekejap
Fenomena hipdut Tenxi mengguncang media sosial dan panggung musik tanah air. Benarkah ini sekadar tren “norak” atau ada dimensi sosial-politik di baliknya?
The UN has officially declared Jakarta the world's most populous city with 42 million people, surpassing Tokyo. A demographer discusses the implications and whether the Indonesian diaspora should think twice about returning home. - Jakarta kini resmi menjadi kota terpadat di dunia dengan 42 juta jiwa, menggeser Tokyo, menurut PBB. Ahli demografi menjelaskan dampaknya dan apakah diaspora Indonesia perlu berpikir ulang untuk pulang.
Episod terakhir KenaSoal bagi tahun 2025 menutup tirai dengan perbincangan menyeluruh mengenai dinamika politik dan dasar negara sepanjang tahun ini.Antara tumpuan utama episod ini ialah kupasan rombakan kabinet, perbincangan Figura Politik Tahun 2025 berdasarkan pandangan dan undian penonton, analisis momen politik terbesar 2025 termasuk Pemilihan PKR dan PRN Sabah, isu dasar utama seperti BUDI 95, serta perkembangan dalam Petronas dan implikasinya terhadap industri serta rantaian sokongan. Episod ini turut menampilkan refleksi terhadap keadaan politik dan ekonomi semasa, serta harapan menjelang 2026.Terima kasih kepada semua penonton dan pendengar yang setia bersama KenaSoal sepanjang 2025. Sokongan anda memastikan perbincangan yang kritikal, berfakta dan bermakna dapat diteruskan.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod KenaSoal 2026