POPULARITY
Categories
BARA DIGITAL MINISTRY
Di tengah pemanasan dini menuju 2029, Anies Baswedan diuji: aktor otonom atau produk patronase? Antara bayang-bayang Surya Paloh dan Jusuf Kalla, pertarungan sesungguhnya bukan sekadar dukungan elite, melainkan soal siapa menguasai mesin, ideologi, dan masa depan politik 2029.
Tahaannnn Es teh manis nya belum Maghrib
Dari filantropi hingga kontroversi, Ferry Irwandi berdiri di persimpangan: tetap sebagai aktor wacana di ruang publik digital, atau melangkah ke politik representasi lewat partai seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Antara idealisme, kompromi, dan risiko kehilangan independensi, inilah ujian sesungguhnya seorang influencer politik.
Bismillah,2009. ANTARA AMAL SHALIH & KERENDAHAN HATIRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahuu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)
Pemerintah resmi menerbitkan PP Nomor 45 Tahun 2025 yang mengatur sanksi administratif dan PNBP, termasuk penertiban kawasan hutan yang berdampak langsung pada industri kelapa sawit. Kebijakan ini memantik perdebatan, terutama soal besaran denda yang dinilai berpotensi menekan perusahaan, investasi, hingga tenaga kerja. Bersama ahli hukum kehutanan dan pengamat kebijakan agraria Universitas Al Azhar Jakarta, Dr. Sadino, SH, MH, kita kupas tuntas implikasi hukum, ekonomi, dan masa depan sektor sawit nasional.
Ada yang meninggal tanpa sakit adapula diberikan sakit
Bismillah,1999. DI ANTARA SIFAT WANITA PENGHUNI SURGARiyaadhus Shaalihiin Tanya Jawab
Bismillah,240. HUBUNGAN ANTARA SIFAT DERMAWAN & SABARTadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim(Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu)Karya Ibnul Jama'ahBab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 38, penerbit Pustaka Al-Ihsan)Ahlak Terpuji Diantaranya:Senantiasa bertaubat, ikhlas, yakin, taqwa, sabar, ridha, merasa cukup dengan karunia Allah zuhud, tawakkal, pasrah terhadap takdir Allah hati yang bersih, berprasangka baik, pemaaf, berahlak mulia, berfikir positif, berterima-kasih atas kebaikan, lemah lembut kepada makhluk, merasa malu kepada Allah dan manusia.
Keluar Sekejap bersiaran secara langsung dari Coastal Combat, Desaru Coast, membincangkan bagaimana sukan kini menjadi antara pemacu utama pelancongan serta penjenamaan Johor di peringkat antarabangsa, khususnya di Desaru Coast.Segmen pertama menampilkan Dato' Muhammad Shahnaz Azmi, Presiden Muay Thai Malaysia, yang berkongsi perkembangan sukan Muay Thai di Malaysia, penyertaan atlet antarabangsa dalam Coastal Combat, serta peranan acara seumpama ini dalam menyokong agenda Visit Johor 2026 dan memposisikan Desaru Coast sebagai destinasi sukan bertaraf dunia.Segmen kedua bersama Murray Aitken, Pengurus Besar Hard Rock Hotel Desaru Coast, mengupas peranan jenama antarabangsa dalam menyokong penganjuran acara sukan bertaraf dunia seperti IRONMAN dan World Amateur Golfers Championship (WAGC). Perbincangan turut menyentuh kekuatan infrastruktur, fasiliti, serta kebolehcapaian Desaru Coast sebagai lokasi strategik bagi acara sukan dan MICE.Antara acara utama yang bakal berlangsung ialah IRONMAN 70.3 Desaru Coast, 5150 Desaru Coast, Sprint Triathlon, dan IRONKIDS Desaru Coast pada 10–12 Julai 2026, serta World Amateur Golfers Championship (WAGC) pada 23–31 Oktober 2026.Ikuti perkembangan terkini di:
Episod 186 Audio Siar Keluar Sekejap membincangkan Rancangan Pendidikan Malaysia 2026–2035 yang diumumkan oleh Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim, pada minggu lalu. Antara keputusan utama yang disentuh ialah cadangan kemasukan Darjah 1 pada usia enam tahun serta pelaksanaan Matriks Pembelajaran bagi murid Darjah 4 dan pelajar Tingkatan 3.Episod ini turut mengupas kes rasuah Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang mencatat sejarah apabila, buat pertama kalinya, bekas Panglima Angkatan Tentera Malaysia dan bekas Panglima Tentera Darat ditahan serta didakwa atas pertuduhan rasuah dan salah guna kuasa.Selain itu, perbincangan turut menyentuh Tahun Melawat Malaysia, yang menyaksikan Malaysia mengatasi Thailand dari segi jumlah pelawat. Namun, episod ini menekankan cabaran berterusan berkaitan perbelanjaan pelancong yang masih rendah di dalam negara.Bagi isu antarabangsa, Keluar Sekejap mengulas rancangan bekas Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, untuk mengadakan perbincangan segera berhubung usaha mengambil alih Greenland, serta cadangan penubuhan Board of Peace.Kami juga telah melancarkan Kelas Sekejap! Kelas Sekejap ialah Aplikasi Bahasa Inggeris Pertama di Malaysia Untuk Belajar Dengan Bertutur. Dikuasakan oleh AI - Pelajaran disesuaikan ikut minat, matlamat dan tahap anda. Muat turun di Apple Store dan Play Store sekarang!Ikuti Kelas Sekejap untuk pelancaran eksklusif hari ini!Instagram: https://www.instagram.com/kelas_sekejap TikTok: https://www.tiktok.com/@kelas_sekejap
Narasumber Power Breakfast pagi ini adalah Assoc. Prof. Dr. Rahmat Salam, M.Si, akademisi dan Ketua Pusat Kajian Kebijakan Publik (PKKP) Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia dikenal aktif dalam kajian kebijakan publik, penggagas pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), serta pernah menjabat sebagai Gubernur Sementara Provinsi ALA dan Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan.Dalam perbincangan ini, dibahas aktivitas pagi hari, kebiasaan sarapan dan olahraga, peran PKKP UMJ, evaluasi kebijakan pemerintahan Prabowo–Gibran termasuk program MBG, progres pemekaran ALA, penanganan bencana di Sumatera, hingga solusi persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan.
Dalam diskursus politik ekonomi di Indonesia, ketegangan antara struktur dan agensi menjadi kunci untuk memahami dinamika pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput. Struktur, dalam hal ini, dipahami sebagai "aturan main" institusional yang mencakup adat istiadat, budaya patriarki, hingga prosedur birokrasi kaku yang sering kali membatasi ruang gerak perempuan. Namun, agensi tetap muncul melalui kapasitas individu atau kelompok perempuan untuk bertindak secara strategis. Meskipun struktur sering kali tampak seperti labirin yang mengunci arah kebijakan melalui ketergantungan jalur (path dependency) masa lalu, perempuan di desa-desa Indonesia tidak serta-merta menjadi bidak pasif, melainkan aktor yang secara sadar bernegosiasi dengan batasan-batasan tersebut. Perbedaan pendekatan dalam melihat interaksi ini terlihat jelas saat membandingkan aliran Pilihan Rasional dan Institusionalisme Historis. Dari kacamata Pilihan Rasional, perempuan penggerak di tingkat desa dipandang sebagai aktor kalkulatif yang mampu menghitung untung-rugi secara strategis, misalnya saat memperjuangkan anggaran inklusif dalam forum Musrenbangdes. Di sisi lain, Institusionalisme Historis mengingatkan bahwa agensi tersebut sering kali terbentur oleh biaya sosial yang besar akibat struktur birokrasi peninggalan masa lalu yang sulit didobrak. Pertarungan ini menunjukkan bahwa preferensi seorang aktor tidak hanya muncul secara mandiri, tetapi juga dipengaruhi oleh sejauh mana struktur memberikan insentif atau hambatan terhadap inovasi kebijakan yang berkeadilan gender. Sebagai sintesis, konsep "habitus" dari Pierre Bourdieu yang diangkat oleh Daniel Béland dalam buku André Lecours memberikan pemahaman yang lebih cair tentang bagaimana struktur dan agensi berpadu. Perempuan di tingkat akar rumput menginternalisasi norma-norma sosial di sekitarnya hingga menjadi bagian dari mentalitas mereka, yang kemudian membentuk "rasa akan permainan" saat mereka melakukan advokasi. Namun, stabilitas struktur ini bukanlah sesuatu yang permanen; ketika terjadi krisis legitimasi di mana aturan lama tidak lagi mampu menjawab kebutuhan masyarakat, agensi perempuan muncul sebagai motor penggerak perubahan. Dengan memanfaatkan sumber daya ideologis dan kolektivitas, mereka mampu mendobrak jalur sejarah yang kaku untuk menciptakan institusi baru yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan di Indonesia.
Fenomena hipdut Tenxi mengguncang media sosial dan panggung musik tanah air. Benarkah ini sekadar tren “norak” atau ada dimensi sosial-politik di baliknya?
Konflik mendasar antara kapitalisme dan krisis iklim terletak pada benturan antara logika pertumbuhan ekonomi tanpa batas dengan batasan ekologis planet bumi yang terbatas. Naomi Klein dalam pemikirannya menegaskan bahwa krisis iklim bukan sekadar masalah lingkungan yang bersifat teknis, melainkan kegagalan sistemik dari model ekonomi pasar bebas yang secara inheren mengutamakan akumulasi laba di atas keberlangsungan hidup. Sistem ekstraktivisme yang agresif telah membuat kebijakan perdagangan internasional sering kali mengesampingkan regulasi iklim, sehingga menciptakan situasi di mana pengejaran kekayaan korporasi menjadi penghalang utama bagi tindakan kolektif yang mendesak untuk menyelamatkan ekosistem dunia. Hambatan besar lainnya dalam menangani krisis ini muncul dari fenomena "pemikiran ajaib", yaitu keyakinan semu bahwa teknologi canggih atau kedermawanan miliarder hijau akan menjadi juru selamat tanpa perlu mengubah struktur dasar kapitalisme. Solusi seperti rekayasa geoteknologi atau mekanisme pasar sering kali dipandang sebagai cara untuk mempertahankan status quo industri bahan bakar fosil sambil menunda perubahan radikal yang sebenarnya dibutuhkan oleh sains. Klein menunjukkan bahwa selama motif keuntungan tetap menjadi penggerak utama dalam pengambilan keputusan global, transisi menuju ekonomi rendah karbon akan selalu terhambat oleh kepentingan finansial yang sangat kuat dan lobi industri yang mencoba menghindari regulasi ketat. Namun, di tengah ancaman keruntuhan ekologi yang nyata, muncul harapan melalui gerakan mobilisasi akar rumput global yang menuntut keadilan transisi. Melalui gerakan "Blockadia" dan kampanye divestasi, masyarakat mulai menekan institusi besar untuk menarik dukungan finansial dari industri perusak iklim dan beralih ke investasi hijau yang berkelanjutan. Perjuangan ini menuntut perubahan paradigma total melalui konsep seperti "Rencana Marshall untuk Bumi", yang tidak hanya bertujuan menurunkan emisi tetapi juga memperbaiki ketimpangan sosial-ekonomi. Pada akhirnya, mengatasi krisis iklim berarti memilih untuk meninggalkan sistem yang eksploitatif demi membangun tatanan hidup yang menghormati kesehatan regeneratif bumi dan menjamin masa depan bagi generasi mendatang.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Veronika Retno Wijayanti dan Roland Modestus Jemuru dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 1-8; Mazmur tg 116: 12-13.14.17.18-19; Markus 1: 14-20.PERTOBATAN DANMISI APOSTOLIK Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan DanMisi Apostolik. Seorang remaja bertemu Pastor Paroki di halaman gereja setelahmengikuti misa pagi. Setelah ia mendengar homili dalam misa itu tentangpertobatan, ia lalu bertanya kepada imam yang sangat ia kagumi. "Berapabanyak kali Tuhan Yesus berbicara tentang pertobatan?" Ia kemudianmendapatkan jawaban bahwa ajaran dan pembicaraan Tuhan Yesus tentang pertobatansangat banyak. Remaja itu kemudian menyimpulkan sendiri apa yangmenjadi keyakinannya, "Kalau demikian pertobatan itu harus dilakukandengan usaha yang sungguh-sungguh dan dengan segala kekuatan yang ada, tidakhanya dari diri sendiri tetapi juga diperlukan bantuan orang lain." Pastormemahami bahwa remaja itu memiliki keyakinan yang benar, maka ia berkata:"Pergi dan wujudkan itu dan kamu akan mendapatkan suatu kehidupanbaru." Memang sangat benar apa yang diyakini remaja tersebut.Pertobatan adalah bagian dari misi utama Yesus Kristus. Sebagai suatu tugasyang besar, seruan dan perintah untuk bertobat sudah disampaikan jauh sebelumYesus lahir ke dalam dunia, yaitu zaman perjanjian lama. Suara terakhir yangsangat lantang menyerukan pertobatan sebelum Yesus Kristus ialah YohanesPembaptis. Yesus sendiri adalah Sabda Hidup yang berbicara sekaligus mengampunidosa-dosa dan mengaruniakan pertobatan bagi orang agar ia dapat memasuki kehidupanbaru. Tuhan Yesus mewartakan firman-Nya kepada kita pada hariini bahwa misi pertobatan yang besar itu akan dituntaskan selama karyapublik-Nya di dunia. Bukti penuntasan misi itu ialah penderitaan dan wafat-Nyauntuk menyelamatkan dunia dan umat manusia. Tindakan radikal Tuhan Yesus inidijelaskan secara terbuka, pertama-tama kepada para rasul yang terpilih. Keduabelas rasul dan para murid adalah orang-orang pertama yang menerima ajaranbesar tentang pertobatan. Di pundak mereka ada misi apostolik dengan tugas besaruntuk pertobatan bagi setiap orang dan semua bangsa. Gereja kita dalam beberapa tahun terakhir, melalui paraPausnya, mendorong segenap umatnya untuk pertobatan ekologi. Rusaknya bumisebagai rumah bersama sudah sangat mendesak untuk dirawat dan dipelihara. Misiapostolik Gereja dengan pesan pertobatan seperti ini mencakup semua tempat danorang-orang di dunia saat ini. Gereja Katolik selalu hadir sebagai nabi yangberbicara dan menyerukan pertobatan, dan suara Gereja selalu menjangkau segenapumat manusia. Antara pertobatan dan misi apostolik terdapat suatukaitan yang tidak bisa dipisahkan. Pertobatan adalah cara kerja dan isi yangdibawa oleh Misi Gereja.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa ... Ya Tuhan, berkatilah kami supaya kami selalu tekun di dalammengusahakan pertobatan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
Kerjasama perdagangan bebas antara Indonesia dan Turki menjadi pokok pembicaraan saat Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu dengan Presiden Turki, Tayyip Erdogan di Istanbul. Laporan Reporter Radio Elshinta - M. Riskianto dari Istanbul, Turki
Bismillah,1955. ANTARA KONDISI DUNIA & KONDISI HARI KIAMATRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Al-Hajj: 1-2Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ1. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٌ2. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.(QS. Al-Hajj: 1-2)
Perbedaan Antara Penyakit Kejiwaan, ‘Ain dan Sihir
Pengamat Bola : Ignatius Indro dan Jimmy S Harianto
The UN has officially declared Jakarta the world's most populous city with 42 million people, surpassing Tokyo. A demographer discusses the implications and whether the Indonesian diaspora should think twice about returning home. - Jakarta kini resmi menjadi kota terpadat di dunia dengan 42 juta jiwa, menggeser Tokyo, menurut PBB. Ahli demografi menjelaskan dampaknya dan apakah diaspora Indonesia perlu berpikir ulang untuk pulang.
Antara Agama & Sains : Anak Diarahkan Jadi Ustadz atau Ilmuan?
Setiap kali bencana banjir melanda, satu komoditas kerap berada di garis depan tudingan: sawit. Dalam ruang publik, isu ini sering disederhanakan seolah satu sektor menjadi penyebab tunggal persoalan lingkungan yang kompleks. Padahal, di balik banjir dan kerusakan ekosistem, terdapat persoalan yang jauh lebih mendasar mulai dari tata kelola sumber daya alam, penegakan hukum, hingga perencanaan ruang yang lemah.Dalam episode Podcast Elshinta kali ini, Pemimpin Redaksi Elshinta, Haryo Ristamaji, mengajak Anda membaca ulang isu sawit secara lebih proporsional dan berbasis data bersama Guru Besar IPB sekaligus pakar agribisnis dan kebijakan pembangunan, Prof. Bayu Krisnamurthi. Diskusi ini mengulas hubungan antara sawit, lingkungan hidup, dan bencana alam, sekaligus menempatkan sawit dalam konteks kepentingan nasional sebagai sektor strategis yang menopang jutaan lapangan kerja, pembangunan daerah, dan ketahanan energi.Apakah kebijakan kita sudah menyasar akar masalah, atau justru salah alamat?Simak perbincangan mendalam ini untuk memahami sawit secara lebih jernih tanpa stigma, dengan perspektif yang utuh.
Ketimpangan besaran Upah Minimum Provinsi antara Jakarta dan daerah sekitarnya kembali menjadi sorotan.Jakarta, sebagai pusat ekonomi nasional, menetapkan UMP yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah penyangga seperti Jawa Barat dan Banten.Perbedaan ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi berdampak nyata pada kehidupan pekerja dan dunia usaha.Bagi para buruh, UMP Jakarta yang lebih tinggi mendorong arus migrasi tenaga kerja dari daerah sekitar ke ibu kota, demi penghasilan yang lebih layak. Namun, kondisi ini juga memicu kepadatan penduduk, kemacetan, hingga meningkatnya biaya hidup di Jakarta.Di sisi lain, daerah dengan UMP lebih rendah menghadapi tantangan tersendiri. Banyak tenaga kerja produktif memilih bekerja di Jakarta, sementara daerah asal kehilangan sumber daya manusia. Dunia usaha di daerah pun kerap kesulitan mempertahankan pekerja, meski biaya operasional relatif lebih rendah.Ketimpangan UMP ini juga memperlebar jarak kesejahteraan antarwilayah. Pekerja dengan jenis pekerjaan yang sama bisa menerima upah berbeda, hanya karena lokasi kerjanya berbeda. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah sistem pengupahan saat ini sudah mencerminkan keadilan sosial?Menyoroti kondisi ini, para pengamat menilai perlunya kebijakan pengupahan yang lebih terintegrasi antarwilayah. Bukan untuk menyeragamkan UMP, tetapi memastikan keseimbangan antara upah layak, biaya hidup, dan pemerataan ekonomi.Karena pada akhirnya, ketimpangan UMP bukan hanya soal upah,melainkan soal keadilan, kesejahteraan, dan masa depan tenaga kerja Indonesia.[TALK] Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi & Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, Timboel Siregar
Episod terakhir KenaSoal bagi tahun 2025 menutup tirai dengan perbincangan menyeluruh mengenai dinamika politik dan dasar negara sepanjang tahun ini.Antara tumpuan utama episod ini ialah kupasan rombakan kabinet, perbincangan Figura Politik Tahun 2025 berdasarkan pandangan dan undian penonton, analisis momen politik terbesar 2025 termasuk Pemilihan PKR dan PRN Sabah, isu dasar utama seperti BUDI 95, serta perkembangan dalam Petronas dan implikasinya terhadap industri serta rantaian sokongan. Episod ini turut menampilkan refleksi terhadap keadaan politik dan ekonomi semasa, serta harapan menjelang 2026.Terima kasih kepada semua penonton dan pendengar yang setia bersama KenaSoal sepanjang 2025. Sokongan anda memastikan perbincangan yang kritikal, berfakta dan bermakna dapat diteruskan.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod KenaSoal 2026
Pernahkah anak-anak Moms & Dads membandingkan diri dengan saudaranya? Bagaimana cara Moms & Dads membantu mereka memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing? Yuk, bagikan pengalaman Moms & Dads di kolom komentar! Apakah Moms & Dads lebih sering melihat perbandingan terjadi di bidang akademik, hobi, atau yang lain?
Dalam era transformasi digital, gerakan sosial di Indonesia telah bergeser dari model organisasi kaku menuju pemanfaatan platform untuk mobilisasi massa yang cepat. Platform perubahan sosial, seperti Kitabisa.com, berfungsi sebagai pusat interaksi yang menghubungkan pemilik sumber daya dengan inisiatif kemanusiaan melalui kekuatan efek jaringan. Efektivitas model ini terletak pada kemampuannya mengorkestrasi semangat gotong royong tradisional ke dalam format digital yang transparan, sehingga memungkinkan terjadinya ribuan transaksi kebaikan secara instan tanpa perlu memiliki aset fisik yang besar. Namun, untuk menyelesaikan akar permasalahan yang kompleks dan sistemik, diperlukan pendekatan ekosistem yang lebih luas daripada sekadar platform transaksional. Ekosistem perubahan sosial melibatkan kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah, swasta, LSM, dan komunitas lokal yang bekerja dengan visi bersama, sebagaimana terlihat dalam upaya penanganan stunting di Indonesia. Berbeda dengan platform yang mengutamakan kecepatan mobilisasi, ekosistem menekankan pada ketahanan sistem dan interdependensi antar-aktor untuk menciptakan solusi terintegrasi yang berkelanjutan bagi transformasi sosial yang mendalam. Keberhasilan kedua strategi ini di Indonesia sangat bergantung pada kualitas tata kelola dan kemampuan sang orkestrator dalam menjaga kepercayaan publik sebagai aset utama. Di tengah fenomena gerakan sosial yang sering kali bersifat musiman, penggerak perubahan harus mampu memitigasi kerapuhan jaringan dengan memperkuat efek pembelajaran dan kolaborasi lintas batas yang inklusif. Pada akhirnya, pilihan antara membangun platform untuk aksi cepat atau ekosistem untuk perubahan permanen akan menentukan sejauh mana sebuah gerakan mampu memberikan dampak nyata yang mengubah struktur masyarakat Indonesia secara positif.
Antara Ramadhan, Gadget & Keluarga
Pernahkah Anda merasa bahwa konflik datang seperti badai yang tak diundang, mengacaukan ketenangan dan menuntut penyelesaian secepat kilat? Di sini, kita akan berhenti sejenak dari kepanikan itu. Alih-alih buru-buru mencari tempat berteduh atau sekadar memadamkan api, kita justru akan belajar bagaimana berselancar di atas ombak masalah tersebut. Hari ini, kita tidak hanya berbicara tentang bagaimana mengakhiri pertikaian, tetapi bagaimana mengubah energi kemarahan menjadi daya cipta yang luar biasa untuk kehidupan kita. Dalam episode spesial ini, kita akan menyelami pemikiran mendalam tentang Transformasi Konflik—sebuah kacamata baru yang melihat perselisihan bukan sebagai gangguan semata, melainkan sebagai motor perubahan yang alami dan tak terelakkan. Kita akan membedah mengapa sekadar "resolusi" sering kali tidak cukup, dan bagaimana kita perlu menyelam lebih dalam dari sekadar permukaan "episode" konflik menuju "episentrum" masalah untuk memulihkan retaknya hubungan antarmanusia. Ini bukan lagi soal memotong buah jeruk agar adil, melainkan tentang memastikan pohon dan tanah tempatnya tumbuh tetap subur dan berkeadilan. Jadi, siapkan diri Anda untuk melihat dunia dengan lensa yang berbeda. Apakah Anda siap naik kelas dari sekadar pemadam kebakaran menjadi arsitek perubahan sosial yang visioner? Mari pasang telinga dan buka hati, simak bahasan eksploratif dan menggugah ini hanya di podcast INIKOPER. Temukan bagaimana kita bisa melampaui resolusi yang kaku dan bergerak menuju transformasi yang sejati, demi merajut kembali benang-benang kemanusiaan yang sempat terurai. Selamat mendengarkan!
Antara Aku & Ibu Suamiku
Academia pernah nggak sih ngejalanin hubungan LDR yang awalnya manis banget, tapi lama-lama vibes-nya berubah? dia mulai slowrespon, videocall makin jarang, dan tiba-tiba overthinking muncul entah dari mana..
Benarkah Ada Sunnah Memberi Jarak 30 Menit Antara Makan dan Minum? - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK.
Singles and para pencari jodoh! Do we need to be the person who we want to marry? Professional Coach & Certified Matchmaker & Owner Ranum, Coach Anez berbagi cara bagaimana kita siap untuk menerima cinta dan hubungan yang terbaik untuk kita. #cauldroncontent #andinieffendi #uncensoredwithandinieffendi #podcastindonesia #coachanez #relationship #datingapps #marriage #datingcoach —Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆ https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Coach Anez ☆ https://www.instagram.com/coachanez/ ☆ Love, Bonito ☆ https://www.instagram.com/lovebonito/ —Time stamp 00.00 Intro 01.00 Ranum, biro jodoh 02.40 Perjalanan karier Anez 06.21 Antara karier, pendidikan, atau berkeluarga 11.09 Observasi kehidupan orang dewasa 15.40 Ketemu suami lewat dating apps 23.57 Bagi Peran: logic vs feeling 27.33 Kenapa susah dapat jodoh? 28.28 Love ≠ Relationship 29.34 Emotional intelligence dalam relationship 31.15 Kenapa banyak perceraian?
Selamat datang di ICC Jakarta TV kunjungi website kami untuk berbagai info kegiatan : https://icc-jakarta.com dan Sosial media kami di Instagram : https://www.instagram.com/iccgram/?hl=id Youtube : ICC Jakarta TVUntuk Nazar, Infaq, dan Tabaruk:Donasi Umumhttps://app.midtrans.com/payment-link...Transfer via Rekening6270070106 BCA a.n.Islamic Cultural CenterCP. 085771236098Facebook : Bidar iccGroup Fb : ICC Jakarta / 23105. .Fanpage Fb : ICCJakartaOfficial / iccjakartaof. .Instagram : @iccjakartaofficialWhatsapp :https://chat.whatsapp.com/Ef8z3IspWrw...Telegram : https://t.me/iccjakartaJangan sungkan untuk klik LIKE, SHARE dan SUBSCRIBE
Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc. M.Pd . - Antara Diri Sendiri Dan Orang Lain #5
Podcast, Natur MagieInterview mit Antara Reimann und Peter EckelBeide erzählen von ihrem spirituellen Weg und ihrem Leben mit den Runen, den Karten, dem alten Wissen und der großen Göttin. Vielen lieben Dank euch Beiden, das war ein wundervoller, inspirierender Abend und ein ganz tolles Gespräch.Wir wünschen euch ganz viel Erfolg bei der Neueröffnung eures Seminarsraums am Samstag, den 15.11.2025www.eulenraunen.de
Ashin Kheminda melanjutkan pembahasan Kitab Buddhavamsa. Di kelas ini beliau menjelaskan makna setiap kata di Stanza 2 - 5 hanya berdasarkan Kitab Komentar.
Xeno Legendium Islamic Folklore Kisah Kaum Al-Araf Perjalanan Ruh Di Antara Cahaya Surga Firdaus Dan Kegelapan Neraka Jahannam Podcast Edition by Muhammad Hamzah Sakura Ryuki & Xeno Legendium.Di antara Surga Firdaus dan Neraka Jahannam, Allah SWT meletakkan sebuah batas yang tinggi bernama Al-A'raf. Ia bukan sekadar tembok pemisah, tetapi juga lambang dari ketetapan Ilahi atas mereka yang amal baik dan buruknya seimbang. Dalam Surah Al-A'raf ayat 46, Allah SWT menggambarkan bahwa kaum ini belum masuk Surga, meski hatinya rindu kepada rahmat-Nya. Mereka berdiri di ketinggian, menyaksikan keindahan Surga dan kedahsyatan Neraka. Dada mereka penuh harap, mata mereka meneteskan air, dan hati mereka menunggu keputusan Sang Hakim Yang Maha Adil Dan Maha PenyayangPara ulama seperti Ibnu Katsir dan Al-Qurtubi menjelaskan bahwa kaum ini adalah orang-orang yang amal kebaikan dan keburukannya sama berat. Mereka tidak cukup buruk untuk dilemparkan ke dalam Jahannam, tapi juga belum cukup baik untuk segera melangkah ke Surga. Di sinilah letak keadilan dan kasih sayang Allah SWT dipertontonkan secara nyata. Al-A'raf menjadi tempat penantian yang mulia, bukan kehinaan. Mereka adalah pelajaran hidup bagi umat manusia: bahwa setiap amal, sekecil apapun, tidak akan sia-sia.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Kejadian 2:18TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia
Today, on The Goggler Podcast, Bahir and Uma watch and review the movie that's currently dominating the Netflix charts in Southeast Asia, Norma: Antara Mertua dan Menantu.
Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah adalah tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Dr. Ali Abu Haniyyah Hafidzahullah pada Kamis, 13 Shafar 1447 H / 7 Agustus 2025 M. Tabligh Akbar Tentang Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah Pada kajian ini dibahas tema Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Dakwah Harakiyyah, yang termasuk dalam bab mengetahui […] Tulisan Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
In this episode, Tara Singh Vachani, Managing Trustee of Max India Foundation and Executive Chairperson of Antara Senior Living, reflects on her journey into philanthropy and the need to strengthen philanthropy infrastructure in India. As a Founders Circle member of GivingPi, India's first family-focused philanthropy network, she discusses how networks like it can build trust, enable collaboration, and unlock personal giving. From advisory support to peer learning, Tara shares why investing in the ecosystem is critical to making philanthropy more informed, intentional, and systemic.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 163 menyajikan perbincangan padat dan kritikal mengenai pelbagai isu semasa. Episod kali ini dimulakan dengan sorotan terhadap landskap politik di UK dan Malaysia sebelum menyelami isu krisis institusi kehakiman termasuk kuasa Perdana Menteri dan dakwaan wujudnya tekanan politik dalam proses tersebut. Isu ‘addendum' melibatkan sabitan Datuk Seri Najib Razak yang mencetuskan perdebatan awam turut dianalisis dengan teliti.Perbincangan kemudian beralih kepada isu tarif yang dikenakan oleh Amerika Syarikat terhadap Malaysia, serta kesannya terhadap hubungan perdagangan dua hala. Antara topik yang turut dibincangkan adalah pencalonan kontroversi Nick Adams sebagai Duta Besar AS ke Malaysia dan reaksi keras terhadap pandangannya tentang Israel-Palestin yang jelas bertentangan dengan prinsip dan dasar negara Malaysia. Ingin jenama anda tampil bersama suara perubahan?Taja Keluar Sekejap dan capai ribuan penonton berpengaruh seluruh negara!
Dalam Episod 4 Kena Soal, perbincangan hangat menyentuh beberapa isu-isu serantau dan tempatan yang menjadi tumpuan. Antara soalan-soalan yang dijawab termasuklah persoalan sama ada Parlimen perlu mengadakan pendengaran awam, ancaman perangkap pendapatan sederhana, kuasa penjawat awam, pengaruh Kelab Remaja PAS terhadap naratif politik belia, keperluan undang-undang AI, dan juga ketegangan Iran-Israel kebelakangan ini.00:00 INTRO00:50 REFORMASI PARLIMEN @wan.ali.imran: Should parliament hold hearings like US congress for cabinet confirmation or investigations?08:48 PERANGKAP PENDAPATAN SEDERHANA @ing_zheng: Why msia is still in the middle income trap? What will you do differently from other PM?23:18 KUASA PERKHIDMATAN AWAM@praveenmarkandu: Do the civil service have too much power? Why does it seem reforms are being blocked by the CS?33:33 PENUBUHAN KELAB REMAJA PAS MALAYSIA (KRPM)@nabil.ahnafff: Apa pandangan Saudara KJ & Shahril tentang Penubuhan Kelab Remaja PAS Malaysia (KRPM)43:54 KONFLIK IRAN-ISRAEL@epol_alberto: Pndgn KS berkenaan perang antara Iran dan Isra*l. Dan apakah kesannya terhadap Malaysia@nadnadkacangpendek: what are your thoughts on Iran giving Israel back what they deserve@aimannijem: Apa pandangan KS berkenaan Iran yang hilang penguasaan udaranya kepada Israel sekarang?@msyahmimohdkarim: Perang Israel - Iran dan genocide Gaza, apakah analisis KS masa depan geopolitik serantau58:41 MASA DEPAN AI@hadzrul_luqman: Perlukah Malaysia merangka akta tentang AI. Akta AI- Syed Hadzrul (Telegram): Dalam dunia yg semakin berkembang dengan AI, perlukah negara mewujudkan akta berkaitan AI bagi mengelakkan sebarang salah guna AI dan lain-lain isu? (Akta Kecerdasan Buatan 2025)1:08:52 GO-TO FRAGRANCE@al.shafiq22: Perhaps off topic sir, but what's your go-to fragrance?1:11:02 KL PODFEST 2025ia_am10016: Will KLPodfest be making a comeback?
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 158 kali ini menyaksikan kembalinya Shahril Hamdan sebagai hos bersama KJ, dalam sebuah episod yang membedah pelbagai isu semasa dari sudut politik, dasar awam dan cabaran kerajaan Madani memasuki separuh penggal pemerintahan.Episod dibuka dengan perbincangan tentang fenomena “half-term blues” apabila kerajaan mula hilang momentum reformasi, komunikasi dasar menjadi lemah, dan kecekapan pentadbiran dipersoalkan. KJ dan Shahril membincangkan kesan kepada modal politik kerajaan Madani, serta risiko besar terhadap pelaksanaan dasar besar seperti penyasaran subsidi.Antara isu utama yang disentuh termasuk langkah penyasaran subsidi LPG dan pengenalan tong ungu untuk penggunaan komersial yang mencetuskan kekeliruan di peringkat awal sebelum kerajaan membuat ‘rollback' dasar. Isu ini dijadikan contoh bagaimana kelemahan komunikasi boleh menggugat kepercayaan rakyat terhadap kemampuan kerajaan mengurus ekonomi.Perbincangan diteruskan dengan inisiatif SKMM mengumpul data telefon bimbit yang menimbulkan kebimbangan terhadap hak privasi dan kemungkinan penyalahgunaan data. KJ dan Shahril meneliti rasional inisiatif ini, mempertikai ketelusan pelaksanaannya, serta menyeru penambahbaikan kepada Akta PDPA yang tidak melindungi data peribadi daripada agensi kerajaan.Isu sekatan perjalanan terhadap Fahmi Reza turut dibincangkan, termasuk pendedahan wujudnya “senarai pemantauan” (movement monitoring list) yang membolehkan sekatan tanpa justifikasi hitam putih. Ini menimbulkan persoalan terhadap amalan reformasi, ketelusan pihak berkuasa dan keseimbangan antara kuasa negara dan hak individu.Segmen reformasi diteruskan dengan perkembangan terbaharu dalam kes Teo Beng Hock, apabila keputusan NFA dikekalkan oleh Jabatan Peguam Negara, mencetuskan kekecewaan keluarga mendiang dan pertikaian terhadap pendirian terkini DAP parti yang dahulu menjadikan isu ini sebagai simbol perjuangan keadilan dan ketelusan.Dalam segmen ekonomi, KS mengulas keputusan Petronas untuk mengurangkan 10% tenaga kerja sebagai sebahagian daripada strategi pelarasan kos dan kelestarian jangka panjang. KJ menekankan perlunya empati dan koordinasi kerajaan dalam menyokong mereka yang terkesan, serta gesaan agar kerajaan menyediakan program reskilling secara menyeluruh.Episod diakhiri dengan isu kelewatan pelaksanaan peluasan SST yang kini ditunda ke Julai, memburukkan lagi persepsi terhadap kecekapan pentadbiran fiskal kerajaan dan ketidaktentuan dasar, khususnya dalam perancangan pelaksanaan cukai dan penyasaran subsidi pada masa akan datang.Episod ini dibawakan khas oleh Gintell, jenama tempatan bertaraf antarabangsa dalam teknologi kerusi urut. Saksikan juga promosi istimewa Hari Bapa yang ditawarkan kepada penonton dan pendengar setia Keluar Sekejap. Dapatkan promosi eksklusif
Dalam Episod 3 Kena Soal, perbincangan hangat melibatkan beberapa isu besar serantau dan tempatan. Antara soalan-soalan yang dijawab termasuklah perkembangan terkini Pilihan Raya Singapura, kemungkinan pertembungan Timbalan Presiden PKR antara Rafizi dan Nurul Izzah, isu Gaji Bermaruah yang diutarakan oleh Bekas Gabenor Bank Negara serta ketegangan yang berterusan dalam krisis India-Pakistan.*00:00 INTRO**01:59 PILIHAN RAYA SINGAPURA*@aqmarjewelson: Mohon KS beri penerangan tentang keputusan Pilihan Raya di Singapura@isyrafnorizan: Parti pembangkang Singapore nampak dapat banyak sambutan pada pilihan raya, namun PAP tetap menang majoriti. Kenapa?@ajidabomb: Apa kesan dominasi PAP ke atas Singapore dan Malaysia?*19:08 ISU GAJI BERMARUAH*@mockymok: Apa comment KS mengenai comment bekas gabenor bank negara mengenaireal wages di MY?@hhaniza: Why is salary growth in Malaysia so slow, and what can be done to improve it?@emal_sabarudin : apa pendapat ks berkenaan harga barang lebih tinggi dari pendapatanbulanan (gaji)?*36:40 RAFIZI VS IZZAH*@talhahazlan: Banyak yang sudah nyatakan sokongan kepada Nurul Izzah untuk TimbalanPresiden PKR. Apa komen KS?@syabilsoberi: Adakah pemilihan PKR kali ini dilihat ingat menyingkirkan Rafizi dan teamnya.Nampak ramai dah sokong Izzah dan ada gerakan terancang. KS ada insider news ke?@zariframli_: Do you foresee cracks appearing in PKR if rafizi letak jawatan?*52:40 KRISIS INDIA - PAKISTAN*@mnajmiiqbal: Apa pandangan KS mengenai perang india-pakistan dan kesan terhadap malaysia?*01:08:20 PENGALAMAN DAN PANDANGAN PERIBADI K DAN S*@iman._i19: KS favourite memories while studying in UK?@mfaridgeo: Apa pendapat KS tentang popularity Pickleball. Sementara atau bertahan lama?@dennis_hii_: Can you share your experience on Uk Tour?@luq_manqeem: To KJ & SH, seeing the trend of rising locally-produced action movies in Malaysian cinemas (exp blood brothers), is Malaysian politics interesting or dramatic enough in your opinion to be made into movies / TV series in the political thriller category? And what should that movie/show should based on about if we can take one of the interesting aspect in Malaysian politics?
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 151 menampilkan YB Nik Nazmi Nik Ahmad, Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam, dalam satu perbincangan menyeluruh yang merangkumi pelbagai isu besar dari perubahan iklim hingga ke perubahan dalam parti.Antara yang dibincangkan termasuk perkembangan kementerian beliau seperti Rang Undang-Undang Perubahan Iklim Kebangsaan, pelaksanaan RUU CCUS, serta kontroversi seputar eksplorasi nadir bumi (REE) yang melibatkan pertembungan antara kerajaan pusat dan negeri. Episod ini juga menyentuh secara terus terang tentang reformasi yang sedang dan belum dilaksanakan dalam kerajaan Madani termasuk isu pelantikan politik, peruntukan Ahli Parlimen, dan sistem akauntabiliti Perdana Menteri di Parlimen.Turut diperbincangkan secara kritikal adalah perubahan dalam struktur pemilihan Parti Keadilan Rakyat (PKR) di mana pertembungan antara kem Anwar dan kem Rafizi serta budaya parti yang kini dilihat semakin mewah berbanding zaman "parti derita."Keluar Sekejap akan mengadakan siri jelajah ke United Kingdom pada bulan April ini. Sertai KJ dan Shahril Hamdan dalam sesi siaran langsung eksklusif yang membincangkan isu-isu semasa, dasar awam, serta hala tuju politik tanah air.
Dime qué piensas del episodio.Javier Sordo Madaleno Bringas IG: @sordo_madaleno es uno de los arquitectos y desarrolladores más influyentes de México y el mundo. Con más de 40 años de carrera, Javier ha transformado el paisaje urbano con proyectos icónicos como ARTZ Pedregal, Antara, Plaza Satélite y Angelópolis, fusionando diseño, funcionalidad y sustentabilidad. Desde 1985, lidera Sordo Madaleno y SOMA, dos firmas que han redefinido el desarrollo inmobiliario en México. En esta conversación, exploramos su evolución de arquitecto a desarrollador, cómo enfrentar momentos de crisis y de las lecciones de trabajar con su familia en un negocio multigeneracional.Por favor ayúdame y sigue Cracks Podcast en YouTube aquí."Uno nunca sabe para quien trabaja."- Arq. Javier Sordo Madaleno Comparte esta frase en TwitterEste episodio es presentado por Salesforce, el CRM de IA número uno en el mundo y su nueva solución, Agentforce y por Diri Movil la compañía de telefonía que ha revolucionado la forma en que miles de mexicanos nos mantenemos conectados.Qué puedes aprender hoyCómo sobrevivir una crisisCómo empoderar nuevas generaciones en empresa familiarLa visión del futuro de la Ciudad de México*Este episodio es presentado por Salesforce, el CRM de IA número uno en el mundo.Su nueva solución, Agentforce, no es simplemente un asistente digital. Es una suite de agentes autónomos diseñada para trabajar codo a codo con los equipos humanos, combinando datos unificados y capacidades avanzadas de IA para llevar a cabo tareas de forma autónoma o colaborar con los empleados en tiempo real. Salesforce integra todos tus datos en un solo ecosistema de IA. Los agentes de Agentforce pueden analizar y actuar sobre la información de cada cliente de manera segura y confiable, transformando cada rol y flujo de trabajo para alcanzar una escala operativa sin precedentes.Revoluciona tu negocio con Salesforce en cracks.la/agentforce*Este episodio es presentado por Diri Móvil, la compañía de telefonía que ha revolucionado la forma en que yo y miles de mexicanos nos mantenemos conectados.Puedes tener 40 gigas por solo $289 pesos al mes y gestionar todo lo que necesitas para tus dos líneas desde la app, sin costos ocultos ni plazos forzosos.La cobertura es excelente hasta en eventos masivos.Además, si migras tu número actual Diri te duplica los datos por un año. Por sólo $289 al mes, tendrás 80 gigas y redes sociales ilimitadas todo un año. Por escuchar Cracks, Diri te regala 7 días de servicio ilimitado para que pruebes su servicio. Sólo dirígete a diri.mx/cracks Ve el episodio en Youtube
Welcome to the first episode of our three-part series celebrating India Giving Day on March 14, 2025! In this series, we will explore significant efforts in child and maternal health, combating gender violence, and promoting education for girls across India. Today, I'm excited to speak with Shannon Paz, CEO of Antara International, who has been at the forefront of advancing global health for women and children in remote areas. Join me as Shannon shares her journey from global nonprofits to leading transformative healthcare initiatives in Madhya Pradesh.Donate to India Giving Day! Donate to Antara International! Support the show