Podcasts about INI

  • 2,648PODCASTS
  • 12,385EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Sep 30, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about INI

Show all podcasts related to ini

Latest podcast episodes about INI

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 1 Oktober 2026 - Tetap tenang dan rasakan kehadiranNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 30, 2026 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 1 Oktober 2026Bacaan: "Sikap yang tenang memanjangkan umur; iri hati memendekkannya." (Amsal 14:30)Renungan: Kesehatan tubuh kita memang sangat berkaitan dengan suasana hati kita. Ini bukan karena faktor makanan atau gaya hidup yang tidak sehat saja, melainkan lebih dari itu, yaitu tidak menjaga hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres dan kondisi emosional yang tidak seimbang dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik seseorang. Hal ini disebabkan oleh adanya hubungan yang kompleks antara pikiran, emosi, dan tubuh manusia. Ketika seseorang mengalami stres atau ketidakseimbangan emosional, sistem kekebalan tubuhnya dapat terpengaruh, meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit. Hati yang tenang merupakan kondisi ketika ia tenang, damai, dan tenteram. Amsal 4:23 menyatakan "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan". Hati yang tenang dapat diartikan sebagai hati yang kudus, bebas dari dosa seperti kepahitan, dendam, iri hati, kesombongan. Tuhan mengingatkan kita untuk menjaga hati karena hati yang bersih membawa ketenangan. Orang benar merasakan damai sejahtera, ketenangan, dan ketenteraman abadi karena "Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya (Yes. 32:17). Karena itu, menjaga hati agar tetap bersih dan penuh dengan kebenaran adalah kunci untuk mencapai ketenangan batin. Mari kita berusaha hidup benar sehingga hidup kita menjadi tenang dan tentram. Biarlah kita selalu menjaga hati kita agar tetap tenang dan serahkanlah segala kekhawatiran kita kepada Tuhan karena Tuhan yang lebih mengetahui segala isi hati kita. Sementara itu, kita juga berjalan di dalam kebenaran firman-Nya. Itulah yang akan menyegarkan tubuh, jiwa, dan hati kita. Hanya dekat Tuhan saja hati kita akan tenang karena hati yang tenang akan memperoleh kesegaran jiwa dan raga. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah ketenangan dalam hatiku, agar aku dapat merasakan kehadiran-Mu yang dapat memberiku kekuatan baru. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-26 masa biasa, 1 Oktober 2026, Pesta Santa Teresia dari Kanak-Kanak Yesus, Perawan dan Pelindung Misi

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 30, 2026 7:01


Dibawakan oleh Agustina Sitorus dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 66: 10-14b; Mazmur tg 131: 1.2.3; Matius 18: 1-5.TUHAN SENANG DENGAN YANG KECIL Tema renungan kita pada hari iniialah: Tuhan Senang Dengan Yang Kecil.  SantaTeresa ketika meninggal dunia sebagai biarawati Karmel kontemplatif berusia 24tahun, mengucapkan kata-katanya yang terakhir: “Ya Tuhanku, aku mengasihiEngkau!” Seruan doa ini selalu diulangi oleh para anggota bina iman anak danremaja di salah satu paroki pelosok Indonesia. Dalam suatu kesempatan bertemudengan Uskup yang berkunjung, seorang anak bertanya kepada Sang Gembala: “Doaapa yang paling bagus untuk didoakan oleh anak-anak?” Uskup menjawab: “Ikutilah contohSanta Teresa dari Kanak-Kanak Yesus yang berdoa, ‘Ya Tuhanku, aku mengasihiEngkau'. Uskup meminta supaya anak-anak selalu mengulangi doa itu setiap hari,selain mendoakan doa-doa yang sudah umum didoakan seperti “Bapa Kami” dan“Salam Maria”. Anak-anak merasa senang dan tertarik dengan doa yang singkat dansangat menyentuh ini. Ketika anak-anak ingin membalas kebaikan yang merekaterima entah dari orang tua, guru dan siapa pun, mereka ucapkan kata “terimakasih” dan tidak ada penjelasannya. Sekiranya diperlukan penjelasan, sangatlahtepat kalau meraka cukup saja mengatakan: “Aku mengasihi Engkau”. Pada hari ini Santa Teresamengajarkan kita untuk mengasihi Tuhan dengan cara-cara seperti anak-anakkecil, yaitu kesederhanaan dan nyata dengan kehidupan kita sehari-hari.Spiritualitas Kristen yang berciri gaya hidup anak-anak kecil mengutamakan polahidup ketergantungan kepada Tuhan dan hidup dalam semangat bersyukur. Kitabsuci menyebutkan bagaimana Tuhan memberikan tempat sangat penting untukpilihannya kepada yang kecil dan muda. Yesus menegaskan di dalam Injil hari inibahwa yang terkecil menurut anggapan manusia, akan menjadi yang terbesar,karena Tuhan akan menjadikannya demikian.  Tuhan mengajak kita untuk melawansikap sombong ketika orang mempunyai posisi, kekuasaan, kekayaan, danketenaran. Tuhan sangat berkenan kepada mereka yang kecil dan yang tidakdiperhitungkan untuk mempermalukan mereka yang selalu menganggap dirinya lebihbagus dan hebat. Salah satu cara untuk mengatasi kesombongan kita ialah denganmenganut prinsip yang dimiliki oleh Ayub, khususnya pada saat ia menghadapisemua peristiwa kemalangan di dalam hidupnya. Dalam situasi itu, ia tetappercaya dan bergantung pada Tuhan. Ini benar-benar sikap seorang anak kecil, iahanya tahu bahwa Tuhan adalah penyelenggara kehidupan. Ayub berkata begini:“Tuhanlah yang memberi, Tuhanlah yang mengambil, terpujilah nama Tuhan.” Ucapandoa ini sama dengan ucapan yang pertama tadi: “Ya Tuhanku, aku mengasihiEngkau.” Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga hidup kami hari inibenar-benar hanya bergantung pada penyelenggaraan-Mu dan penuhilah hati kamidengan rasa syukur. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-26 masa biasa, 28 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 27, 2026 7:22


Dibawakan oleh Oswaldus Coo dari Saint Peter's School di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Ayub 1: 6-22; Mazmur tg 17: 1-3.6-7; Lukas 9: 46-50.TUHAN TIDAK MENUTUP MATANYATENTANG KITA Renungan kita pada hari inibertema: Tuhan Tidak Menutup Mata-Nya Tentang Kita. Di dalam satu kesempatanpelajaran di kelas, seorang murid bertanya kepada gurunya: "Pa Guru,apakah di dalam surga, Tuhan dan mereka yang di sekelilingnya berbicara danberdiskusi tentang kita?" Bapak guru yang sedang mengajar itu tampak agakbingung untuk menjawab pertanyaan itu. Namun ada seorang murid yang dudukpaling belakang mengangkat tangan dan ingin memberikan jawaban. Ia berkata:"Di sana, Tuhan dan Iblis selalu bertengkar tentang keadaan kita dibumi." Apa yang dikatakan oleh murid itubukan sebagai candaan atau guyonan semata. Terlepas dari apakah ia memilikipengetahuan yang persis tentang itu atau tidak, namun yang terjadi antara Tuhandan Iblis memang ada komunikasi di antara mereka. Di dalam kitab suci,khususnya yang ditunjukkan oleh kitab nabi Ayub dalam bacaan pertama hari ini,ada sebuah diskusi antara Tuhan Allah dan Iblis seputar kehidupan manusia didunia. Ayub merepresentasi semua manusia yang beriman namun rapuh, lemah dantentu menjadi target strategi jahat Iblis dan para pembantunya. Namun semuamanusia itu ada dalam kontrol Tuhan. Tuhan mengetahui bahwa Iblissangat ingin menggodai manusia, dan Tuhan mengijinkannya karena Iblis jugamemiliki kuasa di atas bumi. Tetapi Tuhan membatasi Iblis untuk tidakmembinasakan manusia. Tuhan Yesus Kristus yang menjadi pribadi Allah yang hidupdi dalam dunia memiliki tugas untuk melindungi dan memelihara orang-orangkecil, sakit, tertindas dan termarginalkan oleh berbagai macam kekuasaan jahatdi dalam dunia. Di dalam tangan dan kuasa-Nya tidak boleh ada seorang pun yangdipercayakan Bapa kepada-Nya binasa dan hilang. Meskipun Iblis tentu senangdengan tugasnya untuk memperdayai manusia yang lemah, tetapi ia tidak mungkinberhasil mengambil mereka dari kuasa Tuhan Yesus Kristus. Orang-orang yang sakit, tertindasdan yang berdosa tentu menjadi sasaran empuk Iblis dan pembantunya. TetapiTuhan sendiri tidak tega menutup mata terhadap mereka. Demikian juga kita yangmemiliki komitmen iman kepada-Nya sering menjadi sasaran kejahatan Iblis danpembantunya. Tuhan juga tidak tega menutup mata dan membiarkan kita binasa olehperlakuan jahat Iblis. Tuhan ingin supaya semua orang yang dilindungi dandiselamatkan-Nya dapat memenuhi Kerajaan-Nya. Mereka akan dibuatnya menjaditerbesar di dalam Kerajaan-Nya. Ini menjadi peringatan kepada mereka angkuh,jahat, penindas di dunia yang telah dikuasai oleh Iblis. Pada hari ini, kita dapat melihatwajah Tuhan Yesus yang penuh belas kasih sebagai Gembala yang Baik, yangmembela dan melindungi kita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, lindungilah kami dari segala bentuktipu muslihat dan kejahatan Iblis. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-26 tanggal 27 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 26, 2026 13:01


Dibawakan oleh Irma Dhema dan Intan Fridanika dari Saint Peter's School di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yehezkiel 18: 25-28; Mazmur tg 25: 4bc-5.6-7.8-9; Filipi 2: 1-11; Matius 21: 28-32.KEASLIAN KITA Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-26ini ialah: Keaslian Kita. Ada seorang pastor paroki yang baru dua minggubertugas di parokinya. Wajahnya seperti kurang memberi kesan bersahabat. Iatidak banyak berbicara. Hanya tukang masak di pastoran yang sudah memilikicukup kesan dan pengetahuan tentang dia. Sedangkan para pegawai paroki lainnyadan hampir semua umat belum mengenalnya secara dekat. Mereka semua tampaknyatakut dan malu untuk bertemu dan berkenalan dengan dia karena penampakandirinya itu. Tetapi, Alice, si tukang masak selalu memberikanmereka keyakinan bahwa sifat sesungguhnya pastor paroki adalah terbuka, tenangdan memberikan rasa betah. Ia mengingatkan mereka supaya tidak menilai bukuhanya dari sampul atau kulitnya, yang artinya bahwa pastor paroki mereka jangandipandang dan dinilai hanya dari penampakannya itu. Alice bertindak sepertipewarta yang istimewa, yaitu menonjolkan keaslian pribadi pastor paroki.Akhirnya perlahan-lahan semua orang mengenal dan menjalin kerja sama yang baik denganpastornya. Bacaan-bacaan kita pada hariMinggu ini menggarisbawahi penetapan Tuhan terhadap diri kita dengan sebuahkeaslian panggilan kepada setiap orang. Tuhan memanggil kita masing-masinguntuk menjadi seperti yang Ia kehendaki, yang menurut Tuhan Yesus bahwa kitaharus menjadi sempurna seperti Bapa yang sempurna adanya. Setiap manusiadiciptakan dalam keadaan baik, demikian kata kitab Kejadian, tetapi kebebasankodrati mengarahkan dia untuk memilih jalan Tuhan atau jalan yang berlawanan.Dari sinilah keaslian pribadi setiap orang semakin dipertegas dan terusdibentuk dalam perjalanan hidup selanjutnya. Anak yang dikisahkan di dalamperumpamaan Yesus dengan penampilan jelek dan tidak taat, sebenarnya memilikikeaslian diri sebagai orang baik. Nabi Yehezkiel juga menyinggung tentangkeadaan orang beriman yang berdosa, namun menyesali dosanya dan berusaha untukmembarui dirinya. Ini berarti mereka memang ingin kembali ke asalnya, yaitusebagai ciptaan yang baik. Kita semua yang melewati proses pembaruan ini,meskipun pengalaman yang berbeda-beda dari masing-masing orang, sebenarnyaingin menjadikan diri kita bersama menyerupai Kristus sebagai kepala kita. Kitasebagai anggota Gereja, meskipun berpenampilan berbeda-beda, tapi keaslianGereja kita adalah suci.  Sedangkan anak yang berpenampilanbagus dan tampak sebagai penurut, sebenarnya adalah pribadi yang jelek.Demikian juga nabi Yehezkiel berkata bahwa orang yang memilih untuk hidup dalamkejahatan adalah mereka yang meninggalkan keasliannya. Penampilannya tidakmenggambarkan keasliannya. Kita dapat bertanya pada diri kita masing-masing:apakah kita sedang mendekati keaslian kita atau sebaliknya kita sedang menjauhikeaslian kita?Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah, berkatilah dan kuatkanlah kami supayakami selalu setia di dalam jalan-Mu. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam namaBapa ...

Ini Koper
#1036 Nalar, Rasa dan Inovasi Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Sep 26, 2026 19:01


Banyak proyek sosial gagah berani hancur bukan karena kekurangan uang, melainkan karena keangkuhan para perancangnya. Mereka datang ke desa membawa proposal tebal dan merasa menjadi pahlawan penolong masyarakat. Hasilnya bisa ditebak: fasilitas mahal mangkrak dan warga kembali ke pola hidup semula. Di sinilah kita perlu membongkar cara berpikir lama yang terlampau teknokratis. Perubahan nyata di tingkat tapak tidak lahir dari rumus matematis. Ia tumbuh dari persilangan antara keberanian berinovasi dan kedalaman empati kemanusiaan. Mengawinkan Design Thinking dan Kecerdasan Emosional bukanlah teori berbusa-busa di ruang seminar. Ini adalah perangkat kerja praktis untuk merajut kembali martabat warga yang lama terabaikan. Mari kita lihat bagaimana ketiga nalar ini bekerja nyata di lapangan.

UtaTen
INI 初週で82.3万枚突破9TH SINGLE『ANTH

UtaTen

Play Episode Listen Later Sep 24, 2026 0:27


INI 初週で82.3万枚突破9TH SINGLE『ANTHEM』より「1NA RIDE」Performance Video公開▲©LAPONE ENTERTAINMENTグローバルボーイズグループ“INI(アイエヌアイ)” が、9月23日(水・祝)に9TH SINGLE『ANTHEM』の収録曲「1NA RIDE」(読み:ワンナライド)のPerformance VideoをINI Official YouTubeにて公開しました

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-24 masa biasa, 19 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 18, 2026 9:55


Dibawakan oleh Yohanes Don Bosco Subekti dan Maria Ecclesia dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 15: 35-37.42-49; Mazmur tg 56: 10-14; Lukas 8: 4-15.KALA KITA MENJADI TANAH SUBUR Renungan kita pada hari ini bertema: Kala Kita Menjadi Tanah Subur. Adasebidang lahan di dekat rumah seorang petani yang diolah dengan rutin danpetani tersebut tentu sangat peduli dengan kesuburan tanahnya. Ini sangatberbeda dengan kebun nomaden di mana petani berpindah-pindah lahan setelahkesuburan tanah sudah berkurang. Untuk lahan yang tetap, tanahnya dikatakansubur hanya ketika sudah dibalikkan atas bawa, dipacul, digemburkan dandipupuki. Tanah yang padat dan kering tidak dipandang subur untuk tanaman. Berdasarkan firman Tuhan pada hari ini, kita sepantasnya mengakui diri kitasebagai tanah yang baik dan subur itu. Setiap hari kita bisa membuktikan dengankeyakinan dan kesetiaan bahwa firman Tuhan adalah kebutuhan dasar rohani kita.Tak ada kehidupan rohani yang berkembang sampai tingkat kesempurnaan jika tidakmenggunakan instrumen firman Tuhan. Tanah yang belum dibalikkan atau dipacul situasinya sama dengan manusiayang normal, mengalir saja atau nyaman dan aman saja. Tanah itu tidak tergangguatau tidak disentuh, maka tampaknya seperti itu apa adanya. Tak ada apa-apayang baru bahkan yang dapat dihasilkannya. Demikiannya juga pribadi orang-orangyang normal, tenang, mengalir bersama waktu dan tak ada persoalan yang dihadapiatau kreativitas dan inisiatif yang dibuat, tentu ini tidak menarik.  Kalau mengenai tanah yang sudah melalui proses bolak-balik sampai menjadigembur, ini menunjuk pada orang-orang yang mengalami persoalan atau kesulitandalam hidupnya. Keadaan mereka rapuh, patah hati, sakit hati, menderita,tersiksa, teraniaya, terlantar, terpinggirkan. Siapa pun yang mengalami hidupseperti ini jelas sekali sebagai tanah subur, tempat Tuhan berkenan menanamifirman dan karya-Nya. Sebagian dari kita menceritakan persoalan hidupnyasehingga dapat diketahui juga oleh sesamanya, sebagian lagi tidak sudibercerita sehingga ia hanya menderita dalam diam, lalu sebagian lain berusahamelupakannya saja. Tetapi Tuhan tahu untuk berbuat atas keadaan itu. Satu nasihat bagi kita pada hari ini ialah: sekiranya kita saat inimengalami persoalan hidup yang mengganggu, jangan menanggap itu sebagai kutukanatau akibat dari kesalahan atau salib yang harus dipikul. Marilah kitamelihatnya dengan pandangan yang lain, yaitu kita adalah tanah subur dan Tuhanberkenan menanami firman dan karunia-Nya di dalam diri kita. Tuhan inginmenanamkan sesuatu yang istimewa yang tidak kita duga, dan biarkan Diamelakukan itu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Yesus Tuhan kami, melalui kemurahan dan kerendahanhati-Mu, jadikanlah hati kami seperti hati-Mu. Semoga hidup kami hari demi haritidak menjadi sia-sia, namun karena kekurangan atau penderitaan yang kami alamidapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan keselamatan dari Bapa. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

PodcasThinker
SECRET EPISODE #2 (PODCASTHINKER)

PodcasThinker

Play Episode Listen Later Sep 17, 2026 55:19


Semoga kita ketemu lagi. Ini episod khas buat yang merindui.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
NASA's Roman Telescope – what it can do - Teleskop NASA Roman – Apa yang Dapat Dilakukannya

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 16, 2026 7:00


Are we alone in the universe? It's one of humanity's most pressing questions. - Apakah kita sendirian di alam semesta? Ini adalah salah satu pertanyaan paling mendesak bagi umat manusia.#sbsaudiopodcast - #sbsaudiopodcast

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 15 September 2026 - Mengisi waktu dengan hal yang benar dan bermanfaat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 14, 2026 7:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 15 September 2026Bacaan: "Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya." (2 Samuel 11:2) Renungan: Daud adalah seorang raja dari bangsa yang terbilang besar saat itu. Sebagai raja, Daud mempunyai kekuasaan atas apa saja di kerajaannya, termasuk kekuasaannya atas bawahannya, untuk menyuruh mereka maju berperang. Dikatakan bahwa pada waktu itu musim perang telah dimulai. Sementara pasukan bangsa Israel maju untuk berperang, Daud malah enak-enakan berada di istananya. Alkitab tidak menjelaskan apakah saat itu Daud sibuk untuk melakukan urusan di istananya, namun jelas dikatakan bahwa Daud sempat berjalan-jalan di atas sotoh istananya. Dari sotoh inilah dosa itu muncul. 2 Samuel 11:2 menjelaskan bahwa suatu kali pada waktu petang, yaitu ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, ia lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana. Dari sotoh itu Daud melihat seorang perempuan sedang mandi, yang dikatakan bahwa perempuan itu sangat elok rupanya. Sotoh sama artinya dengan atap atau pelataran atas rumah, di mana rumah, termasuk istana kerajaan orang Yahudi bentuknya datar, tidak lancip. Kalau sotoh di rumah, biasanya difungsikan untuk menjemur jerami, sehingga menjadi biasa seorang perempuan bekerja di sotoh. Juga, bisa digunakan untuk merenung atau bermeditasi. Namun, apa pun itu fungsinya, baik di rumah maupun di istana, orang bisa berjalan-jalan di atas sotoh. Dijelaskan bahwa saat itu Daud sedang memanjakan dirinya dengan berjalan-jalan di sotoh, yang ternyata dosa menghampiri dirinya di sana. Tanpa sengaja, Daud melihat Batsyeba yang sedang mandi. Naluri kelaki-lakiannya muncul! Andai saja Daud bisa menguasai diri, maka penglihatan yang tidak disengaja ini tentu tidak akan menimbulkan perbuatan dosa. Namun, kita tahu bahwa akhirnya Daud berbuat dosa. Di satu sisi, terlalu sibuk bekerja sehingga kita melupakan istirahat dan kebutuhan rohani, itu tidak baik. Di sisi lain, terlalu santai juga tidak baik, karena biasanya orang yang santai akan tergoda dengan pikiran-pikiran yang tidak benar, apalagi jika ditambah dengan penglihatan yang tidak benar juga. Oleh sebab itu, kita tidak boleh terlalu bermalas-malasan. Kalau pun kita akan santai untuk beristirahat, tetaplah berusaha untuk selalu memikirkan hal-hal yang benar. Kita juga harus senantiasa mengisi kehidupan dengan berbagai macam kegiatan yang berguna. Jangan sampai sementara orang lain sibuk, kita malah malas. Ini berguna untuk menghindari atau mengalahkan datangnya godaan untuk berbuat dosa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mengalahkan kemalasan dan untuk terus berpikir hal yang benar, sehingga aku tidak tergoda untuk berbuat dosa. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-23 masa biasa, 12 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 11, 2026 7:00


Dibawakan oleh Rica Yolanda dan Patrick Mario dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 10: 14-22a; Mazmur tg 116: 12-13.17-18; Lukas 6: 43-49.KEBAIKAN KELUAR DARI HATI YANG BAIK Renungan kita pada hari ini bertema: Kebaikan Keluar Dari Hati Yang Baik.Seorang bocah berusia enam tahun dapat menentukan pilihannya terhadap pemberianbapak dan ibunya. Pernah pada suatu kali, baik bapak maupun ibunya memberikandia oleh-oleh. Ia tersenyum pada ibunya dan dengan gembira menerima hadiahtersebut. Kemudian terjadi hal yang berbeda ketika ia datang kepada bapaknya.Ia hanya tersenyum sedikit, kemudian ia tidak mengambil hadiah dari bapaknyaitu. Ketika ia ditanya alasan ia tidak mengambil oleh-oleh dari bapaknya, bocahitu dengan polos mengatakan bahwa bapak sering marah-marah, sehingga baginyaoleh-oleh itu pasti tidak baik baginya. Anak ini tentu menganggap bahwa apayang diperbuat bapaknya adalah buah yang tidak baik seperti yang diajarkan olehYesus Kristus. Tanda buah yang baik ialah kalau seorang murid Kristusmengeluarkan yang baik dari hatinya yang baik. Yesus menggambarkan, dari semakduri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri orang tidak memetik buahanggur. Jadi kita dapat memahaminya, bahwa orang jahat mengeluarkan daridirinya kejahatan kata-kata dan tindakannya. Demikian sebaliknya, orang baikmengeluarkan dari dirinya kata-kata dan tindakan yang baik. Kita mengambil satu contoh kasus dalam hidup kita saat ini. Orang-orangmenggunakan media sosial untuk mengungkapkan isi hati dan pikirannya yangmenyebarkan kasih, menjalin persaudaraan, memperkuat persekutuan dan berbagipengetahuan. Sebagian orang memanfaatkannya untuk membatu pekerjaan danmenjalankan bisnis. Tapi sebagian orang yang lain justru menggunakan untukhal-hal destruktif, seperti fitnah, provokasi kekerasan, menyatakan marah danbenci, menyebarkan kebohongan, korupsi dan narkoba. Kita dapat membedakan secara umum dua kelompok orang melalui penggunaanmedia sosial ini, yaitu mereka yang menyimpan amarah, benci, iri dan dengkidalam hati sehingga yang terungkap dalam komunikasi media adalah semua hal yangjahat. Ini sungguh mengerikan dan meneror. Kelompok yang lain adalah merekayang cinta damai dan mau hidup dalam cinta kasih. Mereka menginspirasioptimisme agar hidup bersama kita menjadi lebih baik. Santo Paulus memberikan satu usulan untuk menghadapi persoalan ini, yaitusupaya mereka yang berbuah baik, tetap saja memberikan contoh-contoh yang baik.Mereka perlu menghindari kemalasan, kebosanan dan kegagalan dalam memberikanpengaruh yang baik, termasuk dalam penggunaan media sosial. Semakin banyakpengaruh yang baik, semakin baik pula hidup ini.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Bapa maha baik, penuhilah kami dengan rahmat dankarunia-Mu supaya kami senantiasa menghasilkan dalam diri kami buah-buah yangbaik melalui kata dan tindakan kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 10 September 2026 - Hati yang berlimpah rasa syukur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 9, 2026 4:36


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 10 September 2026Bacaan: "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya." (Matius 6:11) Renungan: Salah satu faktor yang menjadi penyebab ketidak-bahagiaan seseorang adalah perasaan tidak puas atau tidak cukup. Setiap orang tentu menginginkan agar segala kebutuhannya tercukupi. Namun apakah dengan tercukupinya segala kebutuhan secara otomatis akan membuat seseorang merasa puas lalu menemukan kebahagiaan? Pengkhotbah mengatakan, "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia." (Pkh 5:9). Ketika seseorang mendapatkan gaji 2 juta rupiah/bulan, ia berpikir bahwa hidupnya akan lebih dari cukup dan bahagia bila gajinya 5 juta rupiah/bulan. Namun ketika ia mendapatkan gaji 5 juta rupiah/bulan, ia merasakan bahwa masih banyak hal yang tidak bisa dipenuhi dengan gajinya tersebut. Sering kali kita menganggap bahwa ada hubungan yang erat antara kepuasan dengan jumlah uang atau kekayaan yang dimiliki. Kita mengira jika orang mempunyai uang dalam jumlah besar ia akan merasa puas dan bahagia. Tetapi pengkhotbah mengatakan, orang yang mencintai uang dan kekayaan sampai kapan pun tidak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Karenanya yang harus menjadi pertanyaan besar bagi kita adalah, benarkah kebutuhan yang saat ini sedang kita cukupi, ataukah keinginan kita? Ketidakpuasan adalah salah satu sifat manusia, dan Tuhan tahu persis hal ini. Karenanya Ia mengajarkan kepada kita untuk berdoa demikian, "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya." Ini tidak hanya mengingatkan kita pada kata cukup tetapi juga agar menggantungkan hidup sepenuhnya pada pemeliharaan Tuhan. Tuhan menginginkan agar kita hidup secukupnya, sewajarnya, tidak berlimpah-limpah menuruti ketamakan diri. Hal ini dimaksudkan bukan hanya agar kita mengucap syukur dengan apa yang ada, tetapi agar kita juga mengingat orang lain, berbagi berkat dengan sesama kita yang membutuhkan (2 Kor 8:15). Setiap harinya Tuhan pun ingin agar kita menggantungkan hidup hanya kepada-Nya. Dengan begitu kita tidak perlu menjadi khawatir atau berbangga diri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang kurang bersyukur ini. Terima kasih untuk firman-Mu. Bantulah aku agar hatiku selalu melimpah dengan syukur. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Penyebab Pertama (10 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 9, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Penyebab PertamaDiambil dari: Yesaya 46:10 “yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan.”Wonder Kids, Thomas Aquinas memberikan alasan lain untuk menolong kita melihat bahwa Allah sungguh ada. Alasannya disebut “Penyebab Pertama.”Coba pikirkan prinsip sebab dan akibat. Kalau jari kakimu terasa sakit, mungkin penyebabnya karena terbentur meja. Meja itu ada karena dibuat oleh seseorang. Kayunya berasal dari pohon yang ditebang. Pohon itu tumbuh dari benih. Jadi, setiap akibat mempunyai penyebab.Kalau kita terus bertanya, “Apa yang menyebabkan itu terjadi?” kita akan berjalan semakin jauh ke belakang. Namun, rangkaian sebab itu tidak mungkin berlangsung tanpa awal. Harus ada Penyebab Pertama yang tidak disebabkan oleh siapa pun. Thomas Aquinas berkata bahwa Penyebab Pertama itu adalah Allah.Allah tidak diciptakan dan tidak bergantung kepada siapa pun. Dialah yang menciptakan segala sesuatu. Alam semesta, bumi, tumbuhan, hewan, dan manusia ada karena Allah menghendakinya. Bahkan sampai hari ini, Allah tetap memelihara seluruh ciptaan-Nya.Yesaya 46:10 mengatakan bahwa keputusan Tuhan akan terlaksana dan segala kehendak-Nya akan dilakukan. Ini berarti tidak ada sesuatu pun yang bisa menggagalkan rencana-Nya. Kita memang bisa membuat rencana yang gagal karena sakit, lupa, atau mengalami masalah. Namun, Tuhan tidak pernah gagal menjalankan kehendak-Nya.Wonder Kids, hidupmu juga bukan terjadi secara kebetulan. Tuhanlah yang menciptakanmu dan memberikan tujuan bagi hidupmu. Karena itu, kita dapat percaya bahwa hidup kita berada dalam tangan-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Lihatlah satu benda di sekitarmu dan pikirkan dari mana benda itu berasal. Lalu bersyukurlah kepada Tuhan, Penyebab Pertama yang menciptakan dan memelihara segala sesuatu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta segala sesuatu. Tolong aku percaya bahwa hidupku berasal dari-Mu dan rencana-Mu tidak pernah gagal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: segala sesuatu mempunyai penyebab, tetapi Allah adalah Penyebab Pertama yang tidak diciptakan oleh siapa pun. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 8 September 2026 - Jalani Hidup dengan Penuh Syukur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 7, 2026 4:36


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 8 September 2026Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Suatu kali saya membaca pengalaman para pengemudi online ketika menghantar penumpang. Kisah pertama, "Pernah saya kesal banget sama seorang pelanggan yang minta berhenti di tukang martabak. Saat berhenti dia bilang cuma sebentar tetapi sampai lima belas menit menunggu, dia masih belum selesai. Ternyata dia beli martabaknya nggak satu, pantesan lama. Sepanjang jalan saya menggerutu. Hati saya panas karena rasa jengkel. Hati saya benar-benar sebal sama pelanggan ini. Pas sampai di rumahnya, dia menyodorkan sekotak martabak sambil berkata, 'Ini buat mas, maaf ya nunggu lama tadi. Saya sengaja beli lebih buat mas. Jleb, saya langsung merasa bersalah. Sudah terlanjur sebal dan kesal sama pelanggan, ternyata dia baik banget." Yang kedua adalah kisah ojol yang mengantar GoFood malam hari. "Pelanggan pesan seafood tiga bungkus. Dan itu hampir jam sembilan malam, sebenarnya saya malas, apalagi rumahnya jauh. Tetapi karena seharian belum dapat banyak pelanggan, akhirnya saya ambil juga. Pesan seafood nggak bisa sebentar. Agak lama masaknya. Beberapa kali yang pesan sudah telepon. Ketika sudah selesai dan saya antar ke rumahnya, pelanggan ke luar rumah. lalu dia ambil satu bungkus dari tiga bungkus yang dipesan serta memberikan dua bungkus buat saya, sambil berkata, 'Buat mas saja, anak-anak saya sudah tidur.' Ya ampun ini rezeki, tadi sore istri saya yang lagi hamil kirim WA katanya ngidam kepengen makan seafood." Pelajaran menarik apa yang kita dapatkan ketika membaca kisah di atas? Kita langsung teringat kepada nasihat Rasul Paulus kepada jemaat di kota Roma, "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia." Mari kita jalani hidup ini dengan penuh ucapan syukur. Jangan mudah menggerutu dan mengeluh ketika menghadapi sesuatu yang tidak mengenakkan. Mulai miliki kepercayaan bahwa Tuhan pegang kendali atas semuanya dan Dia bekerja bagi kebaikan anak-anak-Nya, walau terkadang kita tidak mengerti jalan-jalan-Nya. Tetaplah bersyukur! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan, aku mau menjalani hidupku dengan penuh ucapan syukur dan tetap dalam iman bahwa Engkau masih pegang kendali atas semuanya. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-23 masa biasa, 8 September 2026, Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 7, 2026 8:42


Dibawakan oleh Yohanes Don Bosco Subekti dan Maria Ecclesia dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Roma 8: 28-30; Mazmur tg 13: 6ab.6cd; Matius 1: 1-16.18-23.KELAHIRAN YANG SPESIAL Tema renungan kita pada hari iniialah: Kelahiran Yang Spesial. Seluruh Gereja Katolik merayakan pesta kelahiranBunda Maria pada hari ini. Perayaan ini punya tradisi panjang dalam memberikanpenghormatan kepada Maria. Kita ingin mengenangkan kelahirannya dan mengenalgaris keturunannya. Di awal Injil Matius, adalah sebuah kesimpulan bahwa Mariayang melahirkan Yesus dan Yosef sebagai Bapak angkat sah Yesus, adalah keturuanDaud.  Alasan paling pertama kitapestakan hari kelahiran Bunda Maria ialah karena ia dikaitkan dengan YesusKristus. Pikiran logis yang secara umum bisa kita terima ialah kalau memangYesus itu Tuhan yang mulia, Anak Allah, dan Penebus manusia, maka ibu yang melahirkanDia juga mesti seorang pribadi yang suci dan mulia. Jika kelahiran Putra Allah,Yesus Kristus, sangat dimeriahkan dan dikenang sepanjang zaman, maka kelahiranibunda-Nya juga mesti mendapat suatu kemeriahan dan kenangan yang sama.  Alasan lain ialah menyangkutstatus Bunda Maria sebagia manusia yang penuh rahmat. Kalau kepenuhkan rahmatitu sudah ditetapkan Allah sejak pembuahan pertama di dalam rahim ibunya, ataulebih tepatnya terkandungnya Maria yang tanpa dosa di dalam rahim bundanya,Anna, maka proses berikutnya seperti berada di dalam kandungan selama 9 bulandan kemudian kelahiran juga penuh dengan rahmat. Kita merayakan kelahiran yangmulia Bunda Maria pada hari ini adalah sebagai perayaan kelanjutan peristiwayang penting terjadi pada dirinya, yaitu ia dikandung tanpa nosa dosa asal. Kalahiran yang spesial inimengingatkan kita pada sejumlah kelahiran juga spesial seperti yang dikisahkandalam kitab suci. Kita menyebutkan cukup tiga, sebelum Bunda Maria. Isakdilahirkan dari Abraham dan Sarah yang sudah lanjut usianya. Allah membuat keturunanitu amat spesial. Di dalam kitab hakim-hakim bab 13, dikisahkan tentang Simsonyang dilahirkan secara spesial karena Allah sudah merencanakan untuk memberikanpertolongan kepada bangsa Israel melalui peran yang akan diambil oleh Simson.Kemudian nabi Yesaya menyatakan dirinya bahwa ia sudah dibentuk spesial olehAllah sejak di dalam kandungan ibunya (49,5). Ini semua menggambarkan bahwasuatu kelahiran spesial harus merupakan pekerjaan Tuhan, kehendak Tuhan yangmenentukan. Bagi kita, partisipasi dandi-adopsinya kita menjadi putra-putri Allah melalui Yesus Kristus, jelasmembuat pribadi kita spesial. Ini berarti kelahiran kita juga spesial. Tidakmungkin satu pribadi dibuat spesial, sementara kelahirannya ke dunia luput dariperhitungan. Kita sebenarnya dilahirkan spesial, karena Tuhan juga memberikankita masing-masing panggilan hidup yang spesial. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga dengan Pesta kelahiran yangistimewa ini kami semakin bertumbuh menjadi anak-anak Bunda Maria yang setiaseperti Yesus Kristus, Tuhan kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

Pdt. Timotius Subekti
dt. Ir. Timotius Subekti - MELAYANI SEBELUM PERNIKAHAN - IBADAH PA

Pdt. Timotius Subekti

Play Episode Listen Later Sep 5, 2026 56:49


Audio ini merupakan sesi pendalaman Alkitab yang membahas pentingnya melayani sebelum memasuki jenjang pernikahan. Pdt. Ir. Timotius Subekti menekankan bahwa pernikahan yang kudus dan bahagia membutuhkan persiapan rohani yang matang, bukan sekadar kesiapan fisik atau materi. Fokus utamanya adalah membangun kualitas hati yang beriman, tulus, dan dewasa melalui pelayanan kepada jemaat Tuhan.Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi:Pentingnya karakter: Sebelum menikah, seseorang perlu memiliki mata iman untuk melihat janji Tuhan dan hati yang takut akan Tuhan agar hubungan yang dibangun tetap kudus.Pertumbuhan rohani: Iman harus terus bertumbuh dan diwujudkan melalui perbuatan kasih, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, dan kesalehan. Kedewasaan ini sangat penting agar seseorang bisa menjadi pasangan yang baik.Keterlibatan dalam pelayanan: Melayani Tuhan adalah bentuk nyata dari kasih. Setiap orang yang ingin diangkat atau mengalami persekutuan kekal dengan Tuhan perlu melibatkan diri dalam penggembalaan jemaat dengan memanfaatkan karunia masing-masing, seperti mengajar, menasihati, atau menunjukkan kemurahan.Pemisahan dari keduniawian: Mempelai Kristus diibaratkan seperti kijang yang naik ke gunung pemisahan. Ini melambangkan keberanian untuk melepaskan keinginan duniawi demi fokus melakukan kehendak Tuhan dan melayani jiwa-jiwa dengan pengorbanan.Sesi ini mengajak pendengar untuk melakukan komitmen baru di awal tahun agar lebih bersungguh-sungguh melayani tubuh Kristus, karena pelayanan kepada sesama jemaat adalah bagian dari persiapan menuju kehidupan kekal yang dirancang oleh Tuhan.08.01.2021

Renungan Anak GKY Mabes
Dapatkah Para Saksi Dipercaya? (4 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 3, 2026 3:13


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dapatkah Para Saksi Dipercaya? Diambil dari: Matius 28:8 “Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.”Wonder Kids, keempat Injil sepakat bahwa para perempuanlah yang pertama kali menemukan kubur Yesus sudah kosong. Mereka juga menjadi orang-orang pertama yang menyampaikan kabar bahwa Yesus telah bangkit.Apakah kesaksian mereka dapat dipercaya? Tentu saja. Namun, ada satu hal menarik. Pada zaman itu, kesaksian perempuan sering tidak dianggap penting oleh masyarakat. Kalau para penulis Injil hanya ingin membuat cerita palsu yang mudah dipercaya orang, mereka mungkin akan memilih tokoh laki-laki terkenal sebagai saksi pertama.Tetapi mereka tidak melakukan itu. Mereka tetap menulis apa yang sungguh terjadi: Maria Magdalena dan perempuan-perempuan lain datang ke kubur, menemukan kubur itu kosong, lalu menyampaikan kabar kebangkitan kepada para murid.Hal ini justru membuat catatan Injil semakin dapat dipercaya. Para penulis tidak mengubah cerita supaya terlihat lebih hebat atau lebih mudah diterima. Mereka dengan jujur mencatat apa yang terjadi, meskipun masyarakat pada waktu itu mungkin memandang rendah para saksi perempuan.Ini juga menunjukkan bahwa Tuhan menghargai setiap orang. Dunia mungkin menganggap seseorang kurang penting, tetapi Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menyampaikan kabar besar. Para perempuan itu dipercaya Tuhan untuk menjadi pembawa berita pertama bahwa Yesus telah bangkit.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jangan meremehkan seseorang karena penampilan, jenis kelamin, usia, atau kedudukannya. Belajarlah menghargai setiap orang seperti Tuhan menghargai mereka.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para perempuan untuk menyampaikan kabar kebangkitan Yesus. Tolong aku untuk menghargai semua orang dan berani menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menyampaikan kabar besar bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-22 masa biasa, 4 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 3, 2026 8:51


Dibawakan oleh Theodorus Pehang dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 4: 1-5; Mazmur tg 37: 3-6.27-28.39-40; Lukas 5: 33-39.ESENSI BERPUASA Tema renungan kita pada hari iniialah: Esensi Berpuasa. Agustinus adalah seorang bapak keluarga bagi istri danketiga anak yang berusia remaja. Mereka sudah tahu jelas bahwa setiap harijumat bapak mereka berpuasa. Ia bukan saja tidak makan apa pun kecuali minumair, tetapi juga tidak dicari atau dikejar-kejar karena suatu urusan tertentu.Urusan-urusan terkait rumah dan relasi dengan siapa pun, sedapat mungkinditangani oleh istri dan anak-anak. Puasa jumat bari Agustinus ialah sebuahkehadiran tetapi sebenarnya ketidakhadiran. Ketika tetangga ingin bertemu,mereka yakin bahwa di rumah itu ada Agus, karena mereka sempat melihatnya adadi rumah. Tetapi saat ditanyakan kepada istri dan anak-anak, jawaban yangselalu didapatkan ialah bahwa Agustinus tidak ada. Singkatnya, Agustinussungguh ingin praktikkan bahwa puasa adalah saat seseorang membuat suatu“ketiadaan” sehingga orang-orang di sekitarnya menjadi tahu bahwa dirinyamemang sedang tidak ada. Dirinya sedang berpuasa. Pemahaman tentang ketiadaandengan berpuasa inilah yang hendak diajarkan Yesus kepada orang-orang yangtidak mengerti tentang esensi berpuasa. Yesus berkata bahwa ketika diri-Nyakelihatan dan berada bersama umat dan murid-murid, hendaknya mereka tidak perluberpuasa. Nanti ketika Ia sudah tidak ada lagi bersama mereka, barulah merekaberpuasa. Sementara ketika sedang ada sebuah kehadiran di mana orang-orangberinteraksi, bekerja sama, saling melengkapi, dan membangun kebersamaan,esensinya ialah sebuah pesta kehidupan. Dalam suasana ini, orang-orang tidakdalam posisi mengalami absensi atau ketiadaan. Pada kenyataannya, setiap kalikita berpuasa kita memang menciptakan ketidak-adaan dan rela menikmatinya.Misalnya orang tidak makan dan minum, berarti ia tidak mengalami kehadiranmakanan dan minuman pada saat-saat berpuasanya. Orang yang berpuasa dan berpantangrokok dan minuman beralkohol, berarti ia mengalami ketiadaan uang belanja rokokdan minuman. Orang berpuasa belanja barang-barang kesukaan untuk memanjakandirinya, berarti ia ciptakan sikap untuk tidak mengalokasikan dana belanjakesukaannya tersebut. Di dalam praktik hidup rohani,orang yang berpuasa diminta untuk meniadakan kebutuhan atau kepentinganduniawi, supaya jiwanya tidak terkontaminasi dengan pengaruh-pengaruhnya, laluhanya berkonsentrasi pada relasi yang mesrah dengan Tuhan. Ini adalah esensipuasa. Dengan demikian, benarlah apa yang dikatakan Santo Paulus dalam suratpertamanya kepada jemaat di Korintus, “Tuhan akan memperlihatkan apa yangdirencanakan di dalam hati”. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kasih, pandanglah kami denganbelas kasih-Mu supaya kami dapat membarui semangat iman kami dari kepura-puraanatau tidak acuh, menjadi ketulusan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-22 masa biasa, 3 September 2026, Peringatan Santo Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 2, 2026 7:11


Dibawakan oleh Madeline Meggie Kurniawan dan Rachel Dermawan Permadi dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 3: 18-23; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 5: 1-11.HAK MILIK Renungan kita pada hari inibertema: Hak Milik. Seorang mengakui dan menyatakan hak miliknya pertama-tamaialah dirinya sendiri. Kalau menggaruk kepala atau tubuhnya yang gatal, sangatwajar karena itu adalah miliknya. Kalau memandikan dan mempercantik diri, harusdemikian karena itu adalah miliknya. Memakai pakaian warna yang dipilih danukuran yang agak longgar, memang demikian karena itu adalah untuk dirinyasendiri. Singkatnya, kepemilikan pada diri sendiri adalah salah satu hak asasimanusia. Keluar dari diri pribadi itu,seorang masih terus mengakui lingkungan dan keadaan di sekitarnya juga sebagaimiliknya. Kursi tempat ia duduk, kamarnya, tempat tidur, pakaiannya danbarang-barang pribadi lainnya, semua itu adalah miliknya. Pasangan hidupnya,anak-anak, teman, rekan kerja, bawahan, keluarga, komunitas, kampung, kota, dannegara, sudah tentu adalah miliknya. Yang teringgi untuk diakui sebagaimiliknya sangat mungkin ialah Tuhan, sehingga seseorang dengan keyakinan dapatberdoa: Ya Tuhanku, atau Ya Yesusku. Mengapa kita perlu membuat suatupengakuan dan pernyataan begitu meyakinkan akan sebuah hak milik? Sudahdikatakan tadi bahwa itu adalah bagian dari hak asasi yang kodrati. Alasan lainyang mungkin kurang disadari banyak orang ialah karena manusia ingin menjadibagian dari pihak atau keadaan tertentu, yang karena menjadi bagian itu ia akanmerasa dikuatkan dan mengalami kepenuhan hidup. Bisa dibayangkan, jikaseseorang melepaskan semua hak milik itu dan memutuskan tidak lagi memilikiapa-apa, ia pasti menjadi seorang manusia yang sangat merana, tidak ada kekuatandalam hidup. Itu adalah cara pandang secaraumum dan sangat sesuai ukuran dunia ini. Tuhan berkehendak untuk melampauikepemilikan semacam ini, yaitu suatu kepemilikan yang tidak terikat sepenuhnyadengan dunia. Kepemilikan dari Tuhan ialah sebuah kepemilikkan surgawi. Intinyaialah, jika yang dimiliki manusia ialah hanya Tuhan, itu berarti ia memilikisemua yang dimiliki Tuhan. Maka bacaan pertama dari Surat Paulus yang pertamakepada jemaat di Korintus mengatakan bahwa semua yang kita miliki adalah milikKristus, dan Kristus itu adalah milik Allah. Jadi kita semua bersama Kristusadalah milik Allah. Yang menjadi sangat menarik ialahketika Yesus meminta kita untuk menjadi murid-murid-Nya, syaratnya ialah kitaharus meninggalkan segala sesuatu yang menjadi milik kita. Padahal segalasesuatu itu juga milik Tuhan. Ini sebenarnya berarti, kita meninggalkan segalasesuatu, yang kemudian kita miliki ialah Tuhan sendiri, dan Tuhan sesungguhnyamemiliki segala sesuatu yang telah kita tinggalkan. Jadi sebenarnya, setiap dansemua yang ada adalah milik Tuhan dan harus kita pakai sebagai milik Tuhan yangtidak boleh dirusak  atau dihilangkan.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, jadikanlah kami penjaga danpemelihara segala yang menjadi milik-Mu. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

Living Proof: the Isaac Newton Institute podcast
Can maths predict your energy use? with Dr Ellen Zapata-Webborn - Episode #78

Living Proof: the Isaac Newton Institute podcast

Play Episode Listen Later Sep 2, 2026 17:35


Send us Fan MailHuman behaviour is messy. People aren't always perfectly rational and don't always have the right information to make perfect decisions.But can mathematics help us model the way people will act in a given situation so that we can better prepare our energy grids and health systems?We spoke with Dr Ellen Zapata-Webborn, a Senior Research Fellow in Data Science and End Use Energy Demand at the UCL Energy Institute, where she works on the Smart Energy Research Lab (SERL) project. She was also an organiser for the INI's satellite programme on Mathematics for Human Behaviour, which took place from July 20th to August 14th at the University of Nottingham.In a wide-ranging discussion, we talk about career paths in behaviour modelling, how time in industry can give a fresh perspective, what useful patterns might be hiding in smart meter data, and the potential benefits of interdisciplinary working.---This episode was supported by the quantitative research firm G-Research, which has launched a new series of mathematical puzzles called G-Riddles. It's free to try and could win you a cash prize: https://www.gresearch.com/griddles/Living Proof is the podcast of the Isaac Newton Institute for Mathematical Sciences at the University of Cambridge. The Isaac Newton Institute is a national and international visitor research institute. It runs research programmes on selected themes in mathematics and the mathematical sciences with applications over a wide range of science and technology. It attracts leading mathematical scientists from the UK and overseas to interact in research over an extended period.Produced by Jon Farrow.Edited by Keerthi Raj.Music: 'Origami' by Scott Buckley - released under CC-BY 4.0. www.scottbuckley.com.au

Ray Janson Radio
MENJAGA RESTORAN LEGENDA TETAP HIDUP, TOKO OEN! WITH GLENN ERARI & JENNY

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Sep 1, 2026 57:58


Ini adalah episode spesial kolaborasi dengan Ismaya, membahas seputar kolaborasi spesial antara Semaja dan Toko Oen, salah satu restoran legendaris yang sudah berdiri selama 90 tahun. Bu Jenny, generasi ketiga yang meneruskan perjalanan Toko Oen akan menceritakan perjuangannya mempertahankan restoran yang sudah dibangun sejak tahun 1936. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Semaja https://www.instagram.com/semaja_id/Toko Oen https://www.instagram.com/tokooen/Glenn Erari https://www.instagram.com/glenn.erari/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #TokoOen

Padepokan Budi Rahardjo
Tentang Kopi-kopi

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 8:29


Ini adalah rekaman Tiktok Live saya mendiskusikan soal kopi

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? (30 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 29, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? Diambil dari: Matius 27:65–66 “Kata Pilatus kepada mereka: ‘Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi, jagalah kubur itu sebaik-baiknya.' Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.”Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus dikuburkan, para pemimpin agama masih belum tenang. Mereka ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit. Karena itu, mereka datang kepada Pilatus dan meminta supaya kubur itu dijaga dengan ketat. Mereka takut kalau murid-murid Yesus akan datang dan mengambil tubuh-Nya.Jadi kubur Yesus bukan hanya ditutup dengan batu besar. Kubur itu juga dijaga. Ini penting sekali, karena menunjukkan bahwa musuh-musuh Yesus sendiri berusaha keras supaya tidak ada yang bisa menyentuh kubur itu. Mereka ingin memastikan semuanya aman dan tertutup rapat.Lalu siapa penjaganya? Ada pembahasan apakah itu penjaga Bait Allah atau tentara Romawi. Tetapi yang paling penting bukan itu. Yang paling penting adalah: kubur Yesus benar-benar dijaga. Artinya, tidak mudah bagi siapa pun untuk datang diam-diam lalu mengambil tubuh Yesus begitu saja.Mengapa mereka sampai sebegitu takut? Karena mereka tahu bahwa kalau kubur itu kosong, orang-orang akan makin percaya kepada Yesus. Jadi tanpa sadar, tindakan mereka justru membuat bukti kebangkitan menjadi makin kuat. Sebab kalau kubur yang ditutup, dimeterai, dan dijaga ketat itu tetap kosong, maka jelas ada kuasa Tuhan yang bekerja.Wonder Kids, ini mengingatkan kita pada sesuatu yang indah. Kadang-kadang orang berusaha melawan rencana Tuhan. Mereka merasa bisa menutup, menghentikan, atau mengalahkan pekerjaan Tuhan. Tetapi tidak ada siapa pun yang bisa menggagalkan apa yang Tuhan sudah tetapkan. Kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus.Renungan ini juga berbicara tentang hati kita. Kadang-kadang kita juga seperti orang-orang itu. Kita bisa mencoba “menutup” bagian hidup kita dari Tuhan. Kita menyimpan dosa, menolak ditegur, atau tidak mau sungguh-sungguh percaya. Tetapi Tuhan melihat semuanya. Dan Tuhan tetap sanggup bekerja menembus kekerasan hati manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada batu, meterai, atau penjaga yang bisa menghentikan kuasa-Mu. Tolong aku supaya tidak keras hati atau menutup diri dari-Mu, tetapi percaya dan taat kepada-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga ketat pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada yang bisa menghentikan rencana dan kuasa Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Penjaga Kubur (29 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 28, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Penjaga KuburDiambil dari: Matius 28:13 “Dan mereka menyuruh mengatakan begini: Murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kami sedang tidur.”Wonder Kids, Injil Matius menceritakan bahwa kubur Yesus dijaga. Ada penjaga-penjaga yang ditempatkan di sana. Mengapa? Karena para pemimpin agama takut kalau nanti ada orang yang mengambil tubuh Yesus lalu berkata bahwa Yesus sudah bangkit. Jadi kubur itu bukan hanya ditutup dengan batu besar, tetapi juga dijaga.Ini penting sekali, Wonder Kids. Sebab kalau memang ada penjaga di sana, maka cerita bahwa murid-murid Yesus diam-diam datang lalu mencuri tubuh-Nya jadi sangat lemah. Murid-murid pada waktu itu sedang takut dan bingung. Mereka bukan kelompok pemberani yang siap melawan penjaga dan membuka kubur yang tertutup rapat.Lalu sesudah kubur itu kosong, para pemimpin agama menyebarkan cerita bahwa murid-murid datang mencuri tubuh Yesus waktu para penjaga tidur. Tetapi pikirkan baik-baik, Wonder Kids. Kalau penjaganya tidur, bagaimana mereka tahu siapa yang mencuri? Dan kalau benar para penjaga tidur saat bertugas, itu justru menunjukkan mereka gagal total. Jadi cerita itu tidak kuat.Justru keberadaan para penjaga membuat kesaksian tentang kebangkitan Yesus makin kuat. Kubur itu dijaga, ditutup, dan tetap kosong. Artinya, bukan manusia yang diam-diam berhasil mengambil tubuh Yesus. Yang terjadi adalah kuasa Tuhan bekerja. Yesus bangkit dengan kemenangan.Kadang-kadang orang memang mencoba membuat alasan supaya tidak perlu percaya kepada kebangkitan. Mereka mencari cerita lain yang terdengar masuk akal. Tetapi semakin diperiksa, alasan-alasan itu tidak kokoh. Kebenaran tetap berdiri: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit.Wonder Kids, ini mengingatkan kita bahwa tidak ada penjaga, batu, atau rencana manusia yang bisa menghentikan kuasa Tuhan. Kalau Tuhan sudah menetapkan kemenangan Yesus, tidak ada yang bisa menahannya. Dan itu berarti kita juga boleh percaya bahwa Tuhan sanggup menolong kita, walaupun ada banyak hal yang tampaknya menghalangi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada penjaga atau rencana manusia yang bisa menghentikan kebangkitan-Mu. Tolong aku supaya tidak mudah percaya pada alasan-alasan yang salah, tetapi berdiri teguh pada firman-Mu yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada kuasa apa pun yang bisa menghentikan kemenangan-Nya. Tuhan Yesus memberkati

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-21 masa biasa, 29 Agustus 2026, Peringatan Wafatnya Santo Yohanes Pembaptis

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 28, 2026 7:57


Dibawakan oleh Veronika Rahayu dan Marselina Indah dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yeremia 1: 17-19; Mazmur tg 71: 1-2.3-4a.5-6ab.15ab-17; Markus 6: 17-29.BERBICARA KEBENARAN DAN PERTAHANKAN KEMURNIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Berbicara Kebenaran dan PertahankanKemurnian. Bertepatan dengan peringatan wafatnya Santo Yohanes Pembaptis padahari ini, hati dan pikiran kita diarahkan kepada pribadi yang teguh dan lantangyang membawa suara kebenaran sampai menyentuh relung hati terdalam manusia. Iaberani dan pantang menyerah menantang penguasa tertinggi lantaran hidup tidakbermoral yang jauh dari ketulusan dan kemurnian.  Berbicara kebenaran dan memelihara kemurnian baik dalam ikatan perkawinansuami dan istri, maupun suatu mentalitas hidup tulus-murni sebagai hidup yangbermartabat, ini adalah potret kehidupan Yohanes Pembaptis. Jauh sebelum dia,ada nabi besar Yeremia yang sangat tertekan karena diancam mati oleh paramusuh, dan ia tak pernah menjauh dari Tuhan. Dirinya berdiri tegak padakebenaran Allah, dan hati serta pikirannya murni berbakti kepada Allah saja. Apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Yeremia ini merupakan bagiandari warta gembira Yesus Kristus. Pribadi Yesus adalah kemurnian itu. Pikirandan hati yang murni selalu bebas dari hal-hal negatif, kacau, abu-abu,berbelit-belit, rasionalisasi, mencari kambing hitam, menghakimi dan berbohong.Jadi dengan bertindak yang benar, nilai kemurnian itu ditegakkan dan diperkuat. Yesus mengecam dengan keras orang-orang Farisi dan para ahli Taurat karenakata dan perbuatan mereka tidak benar. Ini diperparah dengan intensi danmotivasi mereka tidak murni. Ketika kebohongan, tipu daya, kesombongan dannafsu ikut mengganggu kehidupan kita sebagai umat beriman dan masyarakat,dipastikan kebenaran terancam hilang dan kemurnian nurani manusia terancampudar. Biasanya para musuh kebenaran, ketulusan dan kemurnian menggunakankekerasan untuk membinasakan para pegiat dan pejuang kebenaran.  Yeremia, Yohanes dan Yesus mengalami demikian. Namun perjuangan dan upayamempertahankan kebenaran dan kemurnian itu tak pernah berhenti sampai saat inidan seterusnya. Mengapa para musuh tidak sampai berhasil menghilangkankebenaran dan hidup murni itu, meski mereka telah mengusahakan itu sejak zamanYeremia dahulu? Karena pikiran dan hati manusia diciptakan untuk kebenaran dankemurnian yang bersumber pada Tuhan. Kita percaya dan mengungkapkan iman bahwaTuhan memilih untuk tinggal di dalam diri dan hati kita. Kalau kita hilangkepercayaan ini, di situ akan mulai penyangkalan akan kebenaran dan kemurnian.Sebenarnya di dalam diri kita terdalam, kita ingin hidup benar dan murni.Semoga kita tetap ingin kembali ke situ.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Di dalam rahmat-Mu ya Bapa, kami menemukan segala belaskasih-Mu untuk membawa kami kembali kepada-Mu setalah kami gagal dan berulahdalam menaati kehendak-Mu. Kuatkanlah kami untuk semakin setia dan benar didalam hidup iman kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-21 masa biasa, 27 Agustus 2026, Peringatan Santa Monika, Ibunda Santo Agustinus

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 26, 2026 8:40


Dibawakan oleh Josephine dan Elisabeth Retno Adrianti dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Korintus 1: 1-9; Mazmur tg 145: 2-3.4-5.6-7; Matius 24: 42-51.HIDUP DALAM KELIMPAHAN RAHMAT  Renungan kita pada hari ini bertema: Hidup Dalam Kelimpahan Rahmat. Kitaberuntung memiliki Tuhan yang mengizinkan kita untuk bercita-cita tinggi,setinggi dan sesempurna Dia sendiri. Kita diberi kemungkinan untuk memikirkanadanya sebuah kelimpahan. Kita mendoakan itu dan pelajari juga. Kita katakanTuhan Allah itu sungguh berlimpah dan kita juga percaya kalau diberikan karuniayang berlimpah. Monika adalah seorang ibu yang hidup dengan menikmati kelimpahan rahmatTuhan, atas kesalehan dan kesetiaannya kepada Kristus. Dengan modal yang cukupitu, ia bekerja dan berusaha dengan segala kekuatannya supaya suaminya yangbelum Kristen dan anaknya Agustinus yang sangat duniawi dapat mengenal Kristusdan menjadi orang Kristen yang benar. Semua kerja keras dan pengorbanannyaberbuah indah pada waktunya.  Ini cukupuntuk mengatakan bahwa hidup dalam kelimpahan rahmat adalah bagian utama imankita. Jika Ia tidak menyediakan kelimpahan itu bagi kita, sangat mungkin itubukan Tuhan yang kita percaya. Tetapi Tuhan harus mengungkapkan diri-Nya. Iabukan Tuhan yang tertutup atau tersembunyi dan sangat jauh dari kita. Jemaat Kristen di kota Korintus bertumbuh dalam suatu atmosfir rohanidengan kelimpahan rahmat dan karunia Tuhan. Pertumbuhan ini menyenangkan danmembanggakan Santo Paulus yang punya tanggung jawab menjaga dan memeliharajemaat ini. Paulus mendoakan dan mohon berkat bagi mereka, semoga Tuhan kitaYesus Kristus menambah dan melimpahkan kasih untuk menguasai hidup merekasemua. Suatu pertumbuhan dan kesaksian hidup yang benar dan baik memang harusdidukung agar berkembang lebih baik lagi. Sebaliknya, sikap tidak mendukung dantidak peduli harus dapat dihindari. Di dalam kelimpahan rahmat itu kita sungguh menikmati kehadiran Tuhan yangmengaruniakan berbagai berkat kepada kita. Salah satu karunia yang pentingsekali ialah kesiap-sediaan atau kewaspadaan. Orang yang siap sedia dan waspadaialah yang penuh harap, suka cita dan bersemangat bahwa Tuhan menyatakankehendak-Nya dalam saat apa pun. Sikap yang berlawanan adalah malas, acuh takacuh atau tak peduli akan kehadiran dan perbuatan-perbuatan Tuhan. Ini tandanyakalau orang tidak bersyukur atas kelimpahan rahmat Tuhan, dan menjadikan itusebagai motivasi iman untuk bertumbuh lebih baik lagi.  Jadi warta gembira bagi kita ialah, Tuhan yang maha kuasa dalamkelimpahan-Nya hendak berbagi dengan kita dalam setiap waktu, tinggal gilirankita saja untuk menerima dan hidup di dalam kelimpahan rahmat-Nya itu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Berkat kelimpahan rahmatMu, ya Bapa, kami boleh memasukihari yang baru ini, selain untuk menikmati setiap bentuk kemuliaan-Mu, kamijuga mendapat kesempatan untuk berbuat sesuai dengan panggilan dan tugas-tugaskami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Plus podcast – Maths on the Move
Meet a Mathematical Family

Plus podcast – Maths on the Move

Play Episode Listen Later Aug 25, 2026 27:29


“He asked me this question because I'm his sister and he loves me.”  Mathematics can often be seen as a solitary endeavour, but as this quote from one of our latest podcast guests show, that is far from the truth. In this episode, we learn how a new proof has developed from one young mathematician talking to his sister – and then collaborating with their father and close family friend. We spoke to Roman Sauer and Uri Bader – and Uri's two children Saar and Shaked – after they had attended a residential research programme at the Isaac Newton Institute where they had worked together and proved a rigidity result around symmetries and group theory. We spoke to all four of them to understand the result, what it was like working together, and how they each got into maths.  Please note, this episode includes more technical mathematical descriptions than is standard for our podcasts so you may want a strong cup of coffee before you dive in! To find out more about the maths discussed in this episode, you might like:  An introduction to group theory A very short overview of symmetry and groups A podcast on group theory Maths on the Move, is the podcast from plus.maths.org. We speak to researchers from the frontiers of mathematical science so you can connect with the maths that shapes and explains our world. Hosted by Plus editors Rachel Thomas and Marianne Freiberger. This podcast forms part of our collaboration with the Isaac Newton Institute for Mathematical Sciences (INI) – you can find all the content from the collaboration here. The INI is an international research centre and our neighbour here on the University of Cambridge's maths campus. It attracts leading mathematical scientists from all over the world, and is open to all. Visit www.newton.ac.uk to find out more.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yusuf dari Arimatea? (26 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 25, 2026 3:35


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Yusuf dari Arimatea? Diambil dari: Lukas 23: 50-51. “Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar. Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan mereka. Yusuf berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah.”Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus mati di kayu salib, muncul seorang yang bernama Yusuf dari Arimatea. Yusuf bukan orang sembarangan. Ia adalah anggota Majelis Besar, yaitu kelompok pemimpin agama Yahudi yang punya kuasa besar. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa Yusuf adalah seorang yang baik dan benar, dan ia tidak setuju dengan keputusan jahat yang dibuat terhadap Yesus.Mengapa Yusuf penting? Karena Yusuf berani melakukan hal yang benar pada saat yang sulit. Saat banyak orang menjauh dari Yesus, Yusuf justru maju. Ia meminta tubuh Yesus kepada Pilatus dan memberi Yesus penguburan yang layak. Itu tindakan yang berani, karena ia bisa saja dipandang aneh atau tidak disukai oleh teman-temannya sendiri.Ini juga menunjukkan bahwa cerita tentang kematian dan penguburan Yesus bukan cerita yang dibuat-buat. Kalau orang Kristen mau mengarang cerita, mereka tidak akan mudah memasukkan nama seorang anggota Majelis Besar yang nyata dan dikenal orang banyak. Tetapi justru nama Yusuf disebut, karena memang ia sungguh terlibat dalam peristiwa itu. Jadi, kesaksian Alkitab makin kuat.Wonder Kids, dari Yusuf kita belajar bahwa kadang-kadang mengikuti Tuhan butuh keberanian. Mungkin kamu pernah takut melakukan yang benar karena teman-temanmu bisa tidak suka. Mungkin kamu takut terlihat berbeda. Tetapi Yusuf menunjukkan bahwa lebih baik berdiri di pihak yang benar daripada ikut arus yang salah.Yusuf juga menolong kita melihat bahwa Tuhan bisa memakai orang dari tempat yang tidak kita sangka. Siapa sangka seorang anggota Majelis Besar justru menjadi orang yang memberi penghormatan kepada tubuh Yesus? Tuhan bisa bekerja di hati siapa saja. Jadi kita tidak boleh cepat-cepat menilai bahwa seseorang pasti tidak akan berpihak kepada Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk teladan Yusuf dari Arimatea yang berani melakukan yang benar. Tolong aku supaya tidak takut berdiri di pihak yang benar, walaupun orang lain mungkin tidak setuju. Beri aku hati yang berani dan setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan senang memakai orang yang berani melakukan yang benar, bahkan saat itu tidak mudah. Tuhan Yesus memberkati

Samoan Devotional
O le feagaiga a le Atua mo le tamaoaiga (God's covenant of prosperity)

Samoan Devotional

Play Episode Listen Later Aug 19, 2026 4:19


OPEN HEAVENSMATALA LE LAGI MO LE ASO TOFI 20 AOKUSO 2026(tusia e Pastor EA Adeboye) Manatu Autu: O le feagaiga a le Atua mo le tamaoaiga (God's covenant of prosperity) Tauloto Tusi Paia: Teuteronome 8:18 “A ‘ia e manatu i le ALI‘I lou Atua, auā o ia na te avatua ‘iā te oe le malosi e maua mai ai ‘oloa, ‘ina ‘ia fa‘atumauina ai e ia lana feagaiga na ia tautō ai i ou tamā, pei ‘ona fai i le aso nei.”Faitauga - Tusi Paia: Iopu 36:11-12A e faia se feagaiga ma Lē e ona le lalolagi ma mea o tumu ai ( Salamo 24:1), o Lē e ona le auro ma le ario (Hakai 2:8), e na te fa‘atamao‘āiga oe e lē fa‘aopoopoina i ai se tigā (Fa‘ata‘oto‬ ‭10‬:‭22‬). E mailei atu e le tiapolo tagata e osi feagaiga ma ia ae folafola iai le tamaoaiga e tele. Peitai, o lea tamaoaiga e sau ai ma le tigā. Ou te manatua le tala i se tamaloa na alu i se taulaitu ma osia se feagaiga ma agaga leaga e mauoloa tele ai mo le fitu tausaga, a maea ona oti lea. Na ia foloina se vai na paluina e le taulaitu, peitai e lei mauoa, ae ua amata faitauina lona oti i le tausaga lona fitu. Ini nai aso maea le fitu tausaga, na tamoe mai le tamaloa i le lotu ma faamatala lana tala. Na matou fai iai e lafoai lona ola ia Iesu Keriso, ona ia puipui lea ia te ia. Na loto malie iai ona matou tatalo lea o se tatalo faigofie ma ia. I luma o tagata na iai, na puai mai i fafo le mea na ia foloina. Ua matou fiafia ma vivii i le Atua ma ia, ma na amata ona toaga mai i le lotu. Ina ua maea sina taimi, ua le toe sau i le lotu, ona matou toe asiasi lea iai. Fai mai na fai atu le taulaitu e sese le vai na ia inuina muamua o lea na ia toe faia ai se isi vai e inu. E lei leva ae mauoa loa. Ina ua lata ina atoa le fitu tausaga o le feagaiga, na ia manatu ia te ia lava, ‘o le feagaiga sa faia iine i Nigeria. O le a ou alu i Lonetona, ma e le mafai e temoni ona oo mai ai ia te a'u'. O le faanoanoaga, na maliu i luga o le vaalele na malaga ai i Lonetona. E na o le feagaiga a le Atua mo le tamaoaiga e faatamaoaigaina ai se tagata ma e na te lē faaopoopo iai se tigā. O le Malaki 3:10 o se vaega taua tele o le feagaiga a le Atua mo le faatamaoaigaina. A e totogiiina le sefuluai, e tatala e le Atua faitotoa o le lagi ma sasaa atu faamanuiaga e tele ia te oe, e silisili ona tele e lē lava nofoaga e teu ai. E faamalosi mai foi le Faataoto 3;9-10, ia e āva i le ALI‘I i lau ‘oa ma le fa‘apolopolo o au mea uma e tutupu. Le au pele e, a e fai feagaiga ma le Atua, e na te tausia oe ma faamautinoaina e leai se mea e te mativa ai. Ia atagia pea i lou olaga faamanuiaga a le Alii, i le suafa o Iesu. TataloTamā, faamolemole fesoasoani mai ia te a'u e āva ia te oe i le tamaoaiga ua e faamanuia ai ia te a'u, i le suafa o Iesu, Amene. 

Daniel Tetangga Kamu
Cerita Nostalgia Pernikahan Viola & Daniel Di Jerman - Journey To Love

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Aug 17, 2026 17:18


Guys! Ini pertama kalinya gue dan Viola mengajak kalian semua untuk melihat indahnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain menjelajahi kota ini, gue akan mendapatkan sebuah misi mencari guide untuk memberikan 'Marriage Wisdom'. Tentunya, agar pernikahan gue dan Viola terus kuat sampai selamanya. Dalam menjalani sebuah misi, gue dan Viola harus melewati berbagai macam tantangan untuk mendapatkan 'clue' tentang siapakah guide yang harus kita temui.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #323: Khotbah Petrus [3]

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Aug 16, 2026 13:32


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 323 (Kisah Rasul 2:29-40): Pada bagian terakhir Petrus memperkenalkan Daud sebagai nabi. Ini merupakan hal yang sangat dipahami oleh orang Yahudi. Mereka mengagumi Daud sebagai raja, mereka juga mengagumi Daud sebagai pemilik janji kerajaan dari Allah, dan mereka juga memperhatikan pengajaran Daud sebagai nabi. Nabi yang menubuatkan kedatangan Sang Mesias. Bukankah orang-orang Yahudi memiliki pengharapan besar tentang Sang Mesias? 

Pinter Politik
Washington–Tokyo duet, Jakarta sendirian

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 12:54


KATA PEMRED #63PinterPolitik.comPada akhir Juli, yen jatuh ke titik terlemah dalam empat dekade. Lalu, dalam satu malam, ia berbalik hampir enam angka. Yang membalikkannya bukan Bank of Japan sendirian.Pada 30 dan 31 Juli, Kementerian Keuangan Jepang dan Departemen Keuangan Amerika Serikat membeli yen bersama-sama. Federal Reserve Bank of New York, bertindak untuk Treasury, menjual euro untuk membeli yen. Jepang diperkirakan membelanjakan hingga 36,58 miliar dolar. Ini operasi gabungan pertama kedua negara membeli yen sejak 1998. Menteri Keuangan Amerika Serikat kemudian menyatakan pihaknya tidak akan ragu ikut serta dalam intervensi bersama berikutnya.

Apa Kata Tempo
Konflik Kepentingan Tiada Henti

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 16:13


Pengusutan dugaan korupsi mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus hanya secuil contoh praktik benturan kepentingan. Ini terlihat ketika Prabowo memerintahkan penyerahan perkara dari polisi kepada jaksa. Perilaku konflik kepentingan dalam mengelola negara, Prabowo tidak ada bedanya dengan Jokowi. Sulit berharap perkara Febrie bisa terbongkar sampai ke akar-akarnya.- - -Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Pinter Politik
KDM–Yusril: Rebut Kendali “Psikososial-politik”

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 7:56


Di tengah maraknya amuk massa, kesalahpahaman fatal, dan kerumunan digital yang mudah terprovokasi, perdebatan KDM–Yusril sesungguhnya bukan soal begal semata. Ini agaknya adalah diskursus untuk merebut kendali psikososial-politik publik, rule of law atau rule of crowd?

Habari za UN
28 JULAI 2026

Habari za UN

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 10:00


Hii leo jaridani tunakuletea mada kwa kina Kuna msemo wa kiswahili usemao tahadhari kabla ya hatari na hivyo ndivyo ilivyo kwa ugonjwa wa Homa ya Ini ambapo kama mtu ataenda kufanya uchunguzi mapema anaweza kupata chanjo au matibabu, lakini kama atachelewa basi anaweza kupata hata ugonjwa wa saratani. Ikiwa leo ni siku ya Kimataifa ya kuelimisha kuhusu ugonjwa huo Leah Mushi wa Idhaa hii amezungumza na Daktari Bingwa Mbobezi wa magonjwa ya Mfumo wa Chakula na ini kutoka Hospitali ya Taifa Muhimbili, nchini Tanzania Dkt. Swaleh Kitabu Pazi, mazungumzo yaliyofanikishwa na Evarist Mapesa Afisa Uhusiano kutoka Hospitali hiyo ya Muhimbili.Pia tunakuletea muhtasari wa habari.Leo katika kuadhimisha Siku ya Kimataifa ya Homa ya Ini, Shirika la Umoja wa Mataifa la Afya Duniani (WHO) limetoa wito wa kuongeza kwa kiwango kikubwa upimaji na matibabu ya ugonjwa huo unaosababishwa na virusi, likionya kuwa ugonjwa huo unaofahamika kwa lugha ya kiingereza na kitabibu kama Hepatitis unaweza kuua watu wengi zaidi kuliko malaria, kifua kikuu na Virusi Vya Ukimwi kwa pamoja kufikia mwaka 2040 ikiwa mwenendo wa sasa wa maambukizi utaendelea..Katibu Mkuu wa Umoja wa Mataifa António Guterres ametoa wito kwa nchi zote wanachama kuhuisha dhamira yao ya kutekeleza Mkataba wa Wakimbizi wa mwaka 1951, akisema haki ya watu wanaokimbia mateso kutafuta hifadhi inazidi kutiliwa shaka, kuwekewa vikwazo au kunyimwa.Na baada ya jana ripoti ya Shirika la Umoja wa Mataifa la kupambana na dawa za kulevya na uhalifu UNODC kuonesha jinsi biashara ya utapeli mtandaoni inavyozidi kukua duniani, leo Shirika la Umoja wa Mataifa la Uhamiaji, IOM, limefafanua zaidi kuwa nyuma ya biashara hiyo kuna maelfu ya waathirika wa biashara haramu ya binadamu wanaolazimishwa kufanya uhalifu kwa vitisho na ukatili.Mwenyeji wako ni Assumpta Massoi, karibu!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 28 Juli 2026 - Menjaga hati dan menjadi berkat untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 5:42


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 Juli 2026Bacaan: “Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan ia tinggal dengan tentram di dekatmu.” (Amsal 3:29)Renungan: Daud dikejar-kejar oleh Raja Saul selama bertahun-tahun. Saul iri hati dan mau membunuh Daud. Suatu hari Tuhan memberi Daud kesempatan emas. Saul masuk ke gua untuk buang hajat dan ternyata itu gua yang sama tempat Daud dan pasukannya bersembunyi. Pasukan Daud berbisik, “Ini saatnya untuk membunuh dia sekarang!” Daud bisa saja merencanakan kejahatan. Dia punya alasan, "Saul musuhku. Dia yang lebih dahulu menyakiti aku!" Tapi apa yang Daud lakukan? Dia hanya memotong punca jubah Saul secara diam-diam. Dan setelah itu hatinya berdebar karena merasa bersalah. Daud berkata: “Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, orang yang diurapi TUHAN.” Daud punya kesempatan untuk membalas. Tapi dia memilih tidak merencanakan kejahatan terhadap "sesamanya" yang tinggal dengan tentram, bahkan terhadap orang yang membencinya. Penulis Amsal menulis ini bukan sekadar teori. Tetapi ini adalah praktik hidup. Ada 3 hal penting yang disampaikan dalam Amsal 3:29. Pertama, “Janganlah merencanakan kejahatan”. Kejahatan dimulai dari hati. Niat menjatuhkan, menyimpan bukti untuk menyerang, menyusun kata-kata untuk menyakiti. Kedua, “Terhadap sesamamu”. Sesama adalah orang yang Tuhan tempatkan dekat dengan kita yaitu keluarga, teman sekerja, teman sepelayanan dan tetangga. Mereka itu adalah orang-orang yang harusnya kita jaga dan lindungi. Ketiga, “Sedangkan ia tinggal dengan tentram di dekatmu”. Orang itu percaya dan tidak curiga terhadap kita. Tuhan mau kita menjadi tempat yang aman bagi sesama, bukan tempat yang menusuk dari belakang. Saat ini kita tidak memegang tombak seperti Saul. Tapi kita memegang HP dan mulut. Ternyata HP dan mulut mampu menusuk sampai kedalaman hati yang membuat hubungan kita dengan sesama menjadi rusak. Contohnya di media sosial, ada orang yang menyakiti kita, maka kita screenshot chatnya dan kita sebarluaskan agar dia dipermalukan. Di pekerjaan, ada rekan kerja yang membuat kita tidak nyaman, lalu kita memfitnah dan merancangkan yang buruk terhadapnya supaya ia disingkirkan dari tempat kita bekerja. Menjadi pengikut Yesus artinya memilih memberkati, bahkan ketika kita punya 1001 alasan dan kesempatan untuk melukai. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, seperti Daud, ajarilah aku menjaga hatiku. Ampunilah aku kalau ada rencana jahat atau kepahitan terhadap sesamaku. Berikan aku hati yang mau mengampuni dan tangan yang memberkati, sehingga hidupku bisa memberkati sesamaku. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #320: Pentakosta

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jul 26, 2026 13:23


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 320 (Kisah Rasul 2:1-12):  Para murid memulai pekerjaan mereka di bawah pimpinan Roh Kudus pada hari Pentakosta. Ini adalah hari di mana mereka mempersembahkan korban sajian sebagai ucapan syukur dari hasil ladang mereka.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 Juli 2026 - Serahkan dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 26, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Juli 2026Bacaan: “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” (Mazmur 37:5)Renungan: Pada tahun 2022 Dita melamar kerja di tujuh belas perusahaan tapi tidak ada satupun panggilan. Tabungannya mulai menipis. Teman-temannya sudah pada naik jabatan, menikah dan punya rumah. Dia mengeluh katanya, “Aku udah capek mengirim CV. Capek berharap. Capek bertanya pada Tuhan, ‘Kapan giliranku Tuhan?'” Suatu malam dia membuka Alkitab dan membaca Mazmur 37:5. Dia menangis dan akhirnya memutuskan, “Tuhan, aku menyerah. Aku serahkan CV-ku, masa depanku, rasa maluku, semuanya kepada Engkau. Aku percaya Engkau yang akan mengaturnya. Amin.” Dua minggu kemudian, tanpa dia melamar, ada HR dari perusahaan lama yang menghubunginya, “Kami butuh kamu. Gajinya dua kali lipat dari yang kamu minta.” Dia pun pada akhirnya sadar. Selama ini dialah yang memegang kendali hidupnya terlalu erat. Waktu ia melepaskannya dan menyerahkan pada Tuhan, Tuhan baru bisa bertindak. Daud menulis mazmur 37:5 ini ketika dia melihat orang jahat kelihatan sukses, sementara orang benar tertekan. Ada 3 langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas setiap doa kita. Pertama, “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN” Kata "serahkan" Artinya kita menaruh setiap persoalan hidup kita di dalam tangan Tuhan. Kedua, “Dan percayalah kepada-Nya”. Setelah diserahkan, jangan diambil lagi dengan khawatir. Percaya sama dengan tenang menunggu Tuhan kerja. Ketiga, “Dan Ia akan bertindak” Ini adalah janji Tuhan. Bukan "mungkin". Tuhan pasti bertindak. Intinya adalah bagian kita menyerahkan dan bagian Tuhan bertindak. Mazmur 37:5 ini mengajak kita berhenti memegang setir yang bukan milik kita. Lepaskan, serahkan pada Tuhan dan percayalah bahwa Dia akan bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Mungkin jawabannya tidak datang besok. Tapi waktu kita menyerahkan, beban di hati kita diangkat lebih dulu. Dan di waktu Tuhan yang tepat, Dia akan bertindak dengan cara yang jauh lebih baik dari rencana kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hari ini aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Aku lelah memegang semuanya sendiri. Aku percaya Engkau tahu yang terbaik untukku. Bertindaklah ya Tuhan, sesuai waktu dan cara-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 25 Juli 2026 - Bersyukur dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 25 Juli 2026Bacaan: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Keluarga Pak Budi baru aja kena musibah. Usaha kecilnya bangkrut saat menjelang Natal. Tabungan habis untuk membayar utang. Malam itu di meja makan suasananya hening. Anak sulungnya berkata, “Pa, kita masih bisa makan nasi sama telur. Berarti Tuhan masih pelihara kita ya.” Istri Pak Budi menyambung, “Iya. Listrik masih menyala. Rumah masih ada. Kita masih lengkap 4 orang di sini.” Mereka tidak pura-pura bahagia. Tapi malam itu mereka memutuskan untuk berdoa dan mengucap syukur dahulu, sebelum memikirkan jalan keluarnya. Tiga bulan kemudian, pelan-pelan ada pintu berkat baru terbuka. Paulus menulis ayat ini kepada jemaat yang sedang tertekan. Dia tidak berkata, "Bersyukur kalau segala hal baik". Tetapi "bersyukur dalam segala hal". Ada 2 pesa penting dari bacaan tersebut. Pertama, “Mengucap syukurlah dalam segala hal”. Dalam segala hal itu artinya baik suka maupun duka, sehat maupun sakit, berkecukupan maupun berkekurangan. Bersyukur bukan karena situasinya baik-baik saja, tetapi karena Tuhan kita tetap baik. Kedua, “Sebab itulah yang dikehendaki Allah”. Ini bukan saran, tetapi ini adalah kehendak Tuhan. Waktu kita bersyukur, kita sedang taat. Dan ketaatan akan membuka pintu berkat baru dan damai Tuhan. Bersyukur itu bukan menyangkal masalah. Bersyukur itu memilih fokus kepada Tuhan yang memegang masalah itu. Kita gampang bersyukur kalau gaji naik, anak lulus, badan sehat. Tapi bagaimana kalau dalam kerjaan bos tidak menyenangkan, target tidak tercapai, di-PHK? Yang terjadi adalah kita akan gampang mengeluh dan menyalahkan. Bagaimana jika dalam keluarga anak susah diatur, pasangan cuek, orang tua sakit? Rasanya capai dan tidak dihargai. Bagaimana juga di dalam iman? Doa udah lama tidak dijawab. Melihat orang lain diberkati, kita pun bertanya, "Tuhan, Engkau di mana?". 1 Tesalonika 5:18 mengajak kita memasang "kacamata bersyukur" tiap hari. Bukan bersyukur karena masalahnya, tapi bersyukur bahwa di tengah masalah Tuhan masih ada, Tuhan masih mengasihi, Tuhan masih bekerja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sering mengeluh dan lupa bersyukur. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku mengucap syukur dalam segala hal, karena Engkau tetap baik. Ajarilah aku melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah kesulitan dan isi hatiku dengan ucapan syukur. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 22 Juli 2026 - Buang segala akar kepahitanm hadirkan damai

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 22 Juli 2026Bacaan: “Segala kepahitan, kegeraman dan kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.” (Efesus 4:31)Renungan: Desmond Tutu adalah Uskup Afrika Selatan. Waktu rezim Apartheid berakhir, Afrika Selatan penuh luka. Kulit hitam benci kulit putih. Kulit putih takut dengan kulit hitam. Kalau membalas dendam maka negara itu akan hancur. Kemudian dibentuklah "Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi". Tugasnya: mendengar kesaksian korban, dan memberi kesempatan pelaku untuk mengaku. Banyak orang bertanya ke Uskup Tutu, “Mengapa harus mengampuni? Mereka pantas dihukum!” Dia menjawab: “Kalau kita terus menyimpan kepahitan, yang dipenjara bukan mereka. Tapi hati kita sendiri.” Dia memiilih "membuang" kebencian, supaya bangsa itu bisa sembuh. Dan hal itu pada akhirnya menyelamatkan Afrika Selatan dari perang saudara. Paulus menulis bacaan di atas kepada jemaat di Efesus. Dia berkata kalau mau hidup baru di dalam Kristus, ada enam sampah yang harus dibuang dari dalam hati yaitu kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah dan segala kejahatan. Kata kuncinya, “hendaklah dibuang”. Ini adalah satu keputusan yang tidak bisa ditawar. Kenapa harus dibuang? Karena enam sampah ini dapat merusak hubungan kita dengan Tuhan dan dengan sesama. Roh Kudus tidak bisa tinggal di hati yang penuh sampah. Dia hanya dapat tinggal di dalam hati yang penuh damai dan mau mengampuni. Mengampuni bukan berarti "yang dia lakukan benar". Mengampuni artinya: "Menyerahkan semuanya ke tangan Tuhan, sehingga kita bisa menjadi pribadi yang bebas". Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku membawa semua kepahitan, kemarahan, dan fitnah dalam hatiku kepada-Mu. Hari ini aku mau membuang itu semua. Ampunilah aku karena sudah menyimpan luka itu terlalu lama. Kini isi hatiku dengan kasih-Mu. Berilah aku hati yang baru dan mudah mengampuni seperti Engkau selalu mengampuni aku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 21 Juli 2026 - Jangan Takut, Tuhan selalu menyertai

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 Juli 2026Bacaan: “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41:10) Renungan: Ada seorang pemuda bernama Riko berusia 27 tahun. Pagi-pagi dia scroll instagram melihat teman-teman seangkatannya. Ada yang sudah menjadi manager, menikah, punya anak dan punya rumah. Siang harinya dia mendapat email, lamaran kerjanya ditolak lagi. Ini adalah penolakan yang ke-8 selama satu bulan ini. Malam harinya orang tuanya bertanya: “Kapan kerja? Kapan nikah?” Kemudian dia masuk kamar dan duduk di tempat tidurnya. Kepalanya penuh dan dia menjerit pelan, “Aku gagal. Aku ketinggalan. Aku sendirian.” Diapun takut akan masa depannya dan mulai bimbang dengan keputusan yang akan diambilnya. Ia merasa capek namun pura-pura kuat di depan orangnya. Saat hendak tidur tiba-tiba hatinya tergerak untuk membaca Alkitab. Pada saat ia membuka Alkitab, tanpa disengaja ia membaca Yesaya 41:10. Setelah membacanya ia menjadi tenang dan malam itu ia bisa tidur dengan nyenyak. Pada saat bangsa Israel hidup dalam pembuangan, mereka merasa takut, bimbang dan merasa dibuang oleh Tuhan. Tetapi melalui bacaan di atas Tuhan memberikan kekuatan kepada mereka. Ada 4 janji yang Tuhan nyatakan yaitu, pertama, “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau”. Dalam hal ini Tuhan mau mengatakan bahwa apapun masalah yang dialami bangsa Israel saat itu, Allah tidak pernah meninggalkan mereka. Allah selalu menyertai mereka. Kedua, “Janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu”. Kalimat ini mau menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa Allah dekat pada bangsa Israel. Ketiga, “Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau”. Saat mereka lemah, Allah menguatkan. Saat mereka tidak punya harapan, Aku menolong mereka. Keempat, “Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku”. Tuhan mau mengingatkan bahwa tangan kanan-Nya penuh kuasa dan kemenangan. Tuhan tidak pernah berkata, "Hidupmu aman dan tidak ada masalah", tapi Dia berjanji, "Di tengah masalahmu, Aku menyertai, meneguhkan dan memegang engkau." Ketakutan kita dijawab dengan kehadiran Tuhan. Kebimbangan kita dijawab dengan janji Tuhan. Jadi ketika besok bangun pagi dan kecemasan muncul lagi, ingatlah bahwa kita tidak sedang berjuang sendirian. Ada tangan kanan Tuhan yang sedang memegang dan menuntun kita selangkah demi selangkah menuju kemenangan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hari ini aku mengakui bahwa aku takut dan bimbang akan masa depanku. Tapi hari ini juga firman-Mu berkata, "Jangan takut, sebab Aku menyertai engkau." Tolong pegang tanganku, Tuhan. Teguhkan hatiku yang lemah. Aku percaya Engkau Allahku dan Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 19 Juli 2026 - Berinisiatif... lakukan lebih dahulu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 18, 2026 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Juli 2026Bacaan: “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lukas 6:31)Renungan: Fred Rogers adalah seorang pembawa acara TV anak-anak di Amerika selama 33 tahun. Acaranya sederhana: dia duduk, ganti sepatu, nyanyi, ngobrol dengan anak-anak. Suatu hari dia diundang ke Senat AS untuk meminta dana bagi TV publik anak-anak. Semua orang pikir dia akan kalah, karena waktu bicaranya cuma 6 menit. Tapi dia tidak bicara data. Dia cerita tentang anak yang merasa tidak dicintai, lalu berkata: “Saya ingin anak-anak tahu bahwa mereka dicintai apa adanya.” Anggota Senat yang awalnya mau potong dana, langsung menyetujui 20 juta dolar. Kenapa? Karena Rogers memperlakukan mereka seperti dia ingin diperlakukan, dengan hormat, tulus, dan tidak menghakimi. Lukas 6:31 ini merupakan "Aturan Emas" yang dikatakan Yesus di atas bukit. Kalimatnya pendek, tapi sungguh bermakna, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Yesus tidak berkata, "Perlakukan orang seperti mereka memperlakukan kamu". Dia berkata, "Perlakukan seperti kamu ingin diperlakukan". Ini kasih yang aktif. Namun aturan ini paling susah dipraktikkan di tiga tempat yaitu pertama, di Media Sosial. Kita mau dihargai pendapatnya, tapi kita gampang menghakimi dan nyinyir di kolom komentar. Kita mau dimengerti, tapi kita cepat menyimpulkan orang. Kedua, di Keluarga dan Kantor. Kita mau disupport saat capek, tapi kita pelit memuji orang lain. Kita mau dimaafkan saat salah, tapi kita susah mengampuni. Ketiga, ke orang yang menyakiti kita. Kita mau diberi kesempatan kedua, tapi kita menutup pintu untuk orang yang pernah melukai kita. Yesus menantang kita hari ini: Jangan jadi cermin yang hanya memantulkan perlakuan orang. Jadilah lampu yang menyalakan kebaikan duluan. Mungkin hari ini ada orang yang perlu kita perlakukan seperti kita ingin diperlakukan yaitu kita meminta maaf duluan, membelikan kopi rekan kerja, diam dan mendengarkan pasangan kita dan senyum ke tukang ojek dll. Karena saat kita menabur perlakuan yang kita mau terima, kita sedang mencerminkan kehadiran Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menuntut orang lain berubah dulu, baru aku berubah. Hari ini ajarilah aku hidup dengan Aturan Emas-Mu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana aku mau diperlakukan dengan baik oleh orang lain. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
It's Never Too Late, Andira Pramanta Completes His First Gold Coast Full Marathon - Tidak Ada Kata Terlambat, Andira Pramanta Menuntaskan Gold Coast Full Maraton Pertama Kalinya

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 16, 2026 17:35


It's not about speed, but about the courage to set out on the journey, enjoy every step, and celebrate what you've worked so hard for from the very beginning. - Ini bukan mengenai kecepatan, tapi tentang keberanian untuk memulai perjalanan, menikmati setiap langkah, dan merayakan sesuatu yang sudah diperjuangkan sejak awal.

Hacker Public Radio
HPR4682: Behind the Keyboard: A Cybersecurity Operator's Real-World Workflow

Hacker Public Radio

Play Episode Listen Later Jul 14, 2026


This show has been flagged as Explicit by the host. SUMMARY The presenter outlines a practical cybersecurity workflow, covering ergonomic setups, browser isolation, virtual machine troubleshooting, AI-assisted scripting, and network tunneling methods utilized during active security assessments. ONE-SENTENCE TAKEAWAY Isolate browser environments, utilize automation scripts, and verify network paths before starting security tests to avoid workflow interruptions. TOOLS Talon Voice – Open-source voice recognition software enabling hands-free computer control and command execution. Obsidian – Local-first markdown note-taking application supporting secure, AI-friendly knowledge management. AutoHotkey – Windows scripting utility for creating custom macros and remapping keyboard inputs. Chrome Debug Commands – Browser developer tools allowing direct inspection of extensions, cookies, and storage. Whisper Diarization – Audio processing script that separates speaker tracks and converts recordings to searchable text. Hyper-V / WSL – Microsoft virtualization platforms enabling isolated guest environments and Linux subsystem integration. OpenConnect / OpenVPN – Command-line tunneling clients used for establishing secure, split-tunnel network connections. Jamboree Framework – Portable PowerShell environment that dynamically provisions development tools without altering system paths. MOBA Portable – Feature-rich terminal emulator supporting static/dynamic tunnels, auto-reconnect, and embedded X-server capabilities. Nmap – Network discovery and security auditing tool utilized for comprehensive port scanning and service detection. 00:00:00 Ergonomic Workspace Configuration Configures physical workstation elements to reduce strain during extended testing sessions. Proper alignment prevents repetitive stress injuries while maintaining focus on technical tasks. Monitor Positioning – Displays should align with eye level to maintain neutral neck posture; the speaker notes their curved 49-inch screen sits slightly high due to chair adjustments. Split Keyboard Layout – Utilizes a Freestyle 2 mechanical keyboard, allowing natural shoulder-width arm placement and reducing wrist deviation during prolonged typing. Postural Adaptation – Acknowledges that ergonomic equipment requires matching body alignment; elbow rests should sit between hip and shoulder height for optimal leverage. 01:45:00 Voice Control & Note Synchronization Utilizes auditory input methods and localized knowledge bases to streamline documentation workflows. Separating secure work notes from casual observations prevents data contamination. Talon Voice Integration – Runs continuously to handle navigation, text entry, and application switching without manual keyboard interaction. Obsidian Migration – Transitions from cloud-based keep apps to local markdown files, enabling direct querying by local AI models while maintaining offline accessibility. Note Categorization – Divides information into secure work records and insecure personal logs, ensuring clean data pipelines for future retrieval and analysis. 03:50:00 Browser Extension Management & Security Isolation Separates web browsing activities from primary work processes to minimize attack surfaces. Running dedicated user profiles prevents plugin conflicts and credential leakage. Jailed User Accounts – Creates restricted system profiles that only launch the browser, isolating extensions from core workstation operations. Shared Folder Synchronization – Establishes a single directory path bridging work and browsing users, allowing seamless file transfers without cross-contamination. Extension Audit Process – Leverages Chrome debug commands to enumerate installed plugins, verifying functionality before deployment on target networks. 06:15:00 Training Optimization & Audio Processing Accelerates mandatory compliance viewing through speed manipulation and automated transcription. Converting video content into searchable text enables rapid information retrieval. Global Speed Control – Increases playback rates up to sixteen times normal speed, drastically reducing time spent on repetitive corporate training modules. Whisper Diarization Pipeline – Downloads video tracks, separates speaker voices, and generates timestamped transcripts for quick reference during assessments. Download Management – Employs multi-threaded swarm downloaders and classic turbo managers to handle bulk media retrieval without interrupting active workflows. 10:40:00 Virtualization & Network Tunneling Protocols Establishes isolated testing environments using Windows virtual machines while managing connectivity constraints. Proper session handling prevents unexpected disconnections during remote engagements. Enhanced Session Mode – A Hyper-V feature providing higher resolution and shared clipboard functionality; disabling it is required before initiating certain VPN clients to avoid routing conflicts. Split Tunneling Mechanics – Routes specific traffic through the virtual network while keeping local resources accessible, preventing complete internet loss during connection tests. Certificate Verification – Identifies self-signed SSL mismatches early in the process, documenting them as preliminary findings before proceeding with authentication steps. 15:30:00 Macro Automation & Input Remapping Remaps frequently used keyboard shortcuts to reduce physical strain and accelerate command execution. Running scripts with elevated privileges ensures reliable input registration across virtual environments. Caps Lock Repurposing – Converts the caps lock key into a primary modifier, assigning copy/paste functions to adjacent letters for faster workflow navigation. Physical Typing Macros – Simulates keystrokes with deliberate delays, allowing seamless data entry into restricted VM consoles that block standard clipboard operations. Administrator Execution Requirement – Highlights that macro scripts must run with elevated privileges to successfully inject inputs across different desktop sessions. 20:15:00 Portable Development Environments & Python Management Deploys lightweight scripting frameworks that dynamically provision necessary tools without modifying host configurations. Verifying package contents prevents dependency conflicts during testing. Jamboree Framework – A PowerShell-driven utility that downloads and configures development stacks on demand, resetting environment variables to maintain system cleanliness. NuGet Package Filtering – Queries Microsoft's repository API to retrieve specific Python versions, ensuring compatibility with legacy tunneling scripts. Binary Verification Process – Checks extracted archives for bundled pip.exe or pip3.exe executables, eliminating manual module installation steps during rapid deployments. 28:40:00 AI-Assisted Scripting & Debugging Workflows Generates and refines PowerShell functions through iterative conversational prompts. Validating AI output against actual system behavior prevents silent configuration errors. Vibe Coding Approach – Relies on continuous feedback loops with language models to draft, minimize, and debug automation scripts in real-time. Parameter Standardization – Enforces strict formatting rules for PowerShell commands, avoiding hardcoded paths and ensuring cross-environment compatibility. Temporary Storage Management – Monitors extraction directories to prevent disk saturation, redirecting large package downloads away from constrained system partitions. 35:10:00 Terminal Emulation & Advanced Tunneling Strategies Facilitates complex network routing through dedicated terminal applications. Configuring dynamic and static tunnels enables reliable reverse connections for remote assessments. MOBA Portable Configuration – Utilizes an INI-based tunnel manager that automatically maintains connections across changing IP addresses or Wi-Fi networks. Reverse Shell Routing – Establishes outbound channels back to the tester, then proxies all subsequent traffic through those connections for consistent monitoring. Proxy Chain Integration – Forces non-proxy-aware applications to route through Burp Suite or custom interceptors using Windows utility wrappers like Priboxy. 42:30:00 Final Connectivity Testing & Engagement Wrap-Up Executes comprehensive port scans to verify target accessibility before documenting findings. Acknowledging workflow detours ensures realistic time management during active engagements. Nmap Verification – Runs full-port scans with verbose output to confirm host responsiveness and identify open services prior to credential testing. Connection Refusal Documentation – Captures screenshot evidence of failed routing attempts, providing clear proof of network restrictions for client reporting. Workflow Reflection – Recognizes that exploratory debugging adds value but requires time boundaries; balancing thoroughness with engagement scope maintains professional efficiency. Provide feedback on this episode.

The Prophecy Club - All Broadcasts
Spirit of Prophecy Church – Sunday School 07/12/2026 - Video

The Prophecy Club - All Broadcasts

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 36:28


Ini Attaiekpo – The Bible Is Your Guide For Life

The Prophecy Club - All Broadcasts
Spirit of Prophecy Church – Sunday School 07/12/2026 - Audio

The Prophecy Club - All Broadcasts

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 36:28


Ini Attaiekpo – The Bible Is Your Guide For Life

The Prophecy Club - All Broadcasts
Spirit of Prophecy Church – Sunday School 07/12/2026 - Video

The Prophecy Club - All Broadcasts

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 36:28


Ini Attaiekpo – The Bible Is Your Guide For Life

The Prophecy Club - All Broadcasts
Spirit of Prophecy Church – Sunday School 07/12/2026 - Audio

The Prophecy Club - All Broadcasts

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 36:28


Ini Attaiekpo – The Bible Is Your Guide For Life

Tota Scriptura Podcast
BIBLE DELIGHT - S01 [RUT] #012 [FINALE]: When God's Quiet Work Speaks the Loudest

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jul 4, 2026 37:28


Season 01: Kitab Rut, Episode 12 (Finale): Rut 4:1-22Ketika Kitab Rut ditutup, kita menyadari bahwa kisah ini ternyata tidak pernah hanya tentang Naomi, Rut, atau Boas. Ini adalah kisah tentang Allah yang setia kepada perjanjian-Nya. Dalam senyap, providensia-Nya terus merajut setiap peristiwa—bahkan yang tampak sangat biasa—untuk menggenapi rencana-Nya, mencari dan menebus umat-Nya yang hilang!Beranikah kita percaya bahwa Allah sedang menulis bab terbaik justru ketika kita merasa kisah kita telah berakhir?===PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk memperlimpah renungan pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight Episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E12

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
An earthquake in Australian politics - Gempa Bumi di Kancah Politik Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 14:32


In a Resolve Political Monitor survey found Pauline Hanson leading with 33% support, ahead of PM Anthony Albanese at 29% and Opposition Leader Angus Taylor at 16%. This marked the first time voters were presented with three options in this specific poll. What is behind the rise of One Nation party? - Dalam survei Resolve Political Monitor, Pauline Hanson memimpin dengan dukungan 33%, diunggulkan dari PM Anthony Albanese dengan 29% dan pemimpin pihak Oposisi Angus Taylor dengan dukungan 16%. Ini menandai untuk pertama kalinya pemilih disajikan dengan tiga pilihan dalam jajak pendapat khusus itu. Apa yang terjadi di balik kebangkitan partai One Nation?