Podcasts about INI

  • 2,633PODCASTS
  • 12,018EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Jan 1, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about INI

Show all podcasts related to ini

Latest podcast episodes about INI

Rumayshocom
Bulughul Maram - Kitab Shalat, Episode 205: Pengertian Safar

Rumayshocom

Play Episode Listen Later Jan 1, 2026 7:55


Episode kali ini adalah episode kompilasi bahasan tuntas dari Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, Kitab Shalat yang dipandu oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc.Ini adalah bahasan ringkas yang bersumber dari Syarh para ulama terutama dari Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram karya Syekh ‘Abdullah Al-Fauzan, Fath Dzi Al-Jalali wa Al-Ikram bi Syarh Bulugh Al-Maram karya Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, dan Subul As-Salam Al-Muwshilah ila Bulugh Al-Maram karya Muhammad bin Isma'il Al-Amir Ash-Shan'ani.Silakan catat faedah berharga dari pembahasan ini dan amalkan ilmu yang telah didapat. Semoga bermanfaat :)

ini semoga isma safar silakan maram pengertian ustadz muhammad abduh tuasikal kitab bulughul maram kitab shalat syarh bulugh al maram syekh muhammad
Daniel Ramos' Podcast
Episode 509: 02 de Enero del 2026 - Devoción matutina para Jóvenes - ¨Diferente¨

Daniel Ramos' Podcast

Play Episode Listen Later Jan 1, 2026 4:23


====================================================SUSCRIBETEhttps://www.youtube.com/channel/UCNpffyr-7_zP1x1lS89ByaQ?sub_confirmation=1==================================================== DEVOCIÓN MATUTINA PARA JÓVENES 2026“DIFERENTE”Narrado por: Daniel RamosDesde: Connecticut, USAUna cortesía de DR'Ministries y Canaan Seventh-Day Adventist Church===================|| www.drministries.org ||===================02 DE ENEROEL DESAFÍO DEL SEGUNDONo siempre la carrera es de los ligeros, ni de los fuertes lo guerra (Eclesiastés 9:11).Fin de las fiestas. Resaca. ¿Qué más puede depararnos el segundo día del año? Se acabó el feriado, los últimos fuegos artificiales estallaronayer, los regalos ya perdieron su encanto y los abrazos cariñosos se han vuelto menos frecuentes. Solo queda la deuda de la tarjeta de crédito y la comida recalentada. ¿Dónde quedaron las promesas, el brillo y la emoción? Tal vez se desvanecieron a la primera oportunidad. Ahora nos esperan muchos "segundos" por delante. Mientras que el primer día del año está lleno de emociones, el segundo está marcado por la razón.A muchas personas no les gusta la palabra "segundo" porque parece denotar algo inferior, de segunda categoría. Rara vez buscamos un segundo lugar, ganar la medalla de plata u ocupar el cargo de vice. ¿Recorrer una segunda milla? Se ha convertido en una penitencia. ¿El segundo día de la semana, el lunes? iNi hablar! Ese día se ha convertido en el Día Internacional del Desgano. ¿Y el 2 de enero? Nadie planea un cambio radical en su vida en esa fecha. De hecho, hoy la realidad se presenta ante nosotros tal y como es, sin filtro ni máscara.¡Pero espera un momento! Es necesario recordar que quien le da forma a tu día eres tú. Lo que define tu felicidad y tu destino son las decisiones que tomas en tu día a día. Por eso, debes vivir cada segundo con sabiduría. Mantente firme en los planes que estableciste para este año. iTú eres el responsable de tu futuro! Y no olvides que son tus elecciones, no las circunstancias, las que marcan tu destino.Hablemos con sinceridad. No siempre el "segundo" es tan malo como parece. A veces, las medallas de plata tienen sabor a victoria, la comida recalentada sabe aún mejor y el lunes puede ser el día más emocionante de la semana. Todo depende de cómo elijas ver las cosas.Tal vez estés frustrado por ser siempre un "actor secundario", un "segundo" en el podio de la vida. No eres el más inteligente de tu clase, ni el más interesante del barrio, y nunca formaste parte del equipo titular del colegio. 'Tranquilo! Recién estamos en el segundo día del año. Necesitas entender que no siempre los más veloces ganan la carrera ni los más fuertes ganan la batalla. Si pones a Dios en primer lugar, todo se va a resolver.Puedes tener la seguridad de que el segundo día de enero también es importante y que, si aprovechas cada segundo de 2026, tendrás un año inolvidable. 

Lady Gaga In Space ©™
I'm So Close I Can Almost Taste It (single)

Lady Gaga In Space ©™

Play Episode Listen Later Jan 1, 2026 3:54


Here is the first smash-hit single from Lady Gaga In Space 2026 Volume 1, heard in over 130 countries in just 1 hour. Lyrics:Concrete sweat on the back of my neckRed digits burning through the darkCardiac kick in the cage of my chestI lean inI lean inStatic breathIn the crush of the crowdYour eyes drag nails down my spineEvery stepEvery slipEvery staggerLines upOn the edge of the lineI'm so close I can almost taste itJaw locked tightI can almost taste itHeat on my tongueI can almost taste itDon't pull me backI can almost taste itTeeth on glassI'm grinding it downKnuckles bloom in a flicker of redClock hands twitch like they're losing controlI could snapI could snapYou say stopBut your fingers say “more”Outline shaking in the strobeEvery beat another door kicked openI step throughI step throughI'm so close I can almost taste itJaw locked tightI can almost taste itHeat on my tongueI can almost taste itDon't pull me backI can almost taste itCall it hungerCall it feverCall it anythingI just need it nearerBreath on metalTongue on flameFace to the limitSay my nameHitHitHold it right thereCloserCloserDon't you dare let it fade

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis, hari ke-8 Oktaf Natal, 1 Januari 2026, Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 8:49


Dibawakan oleh Rini Sudarno dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Bilangan 6: 22-27; Mazmur tg 67: 2-3.5.6.8; Galatia 4: 4-7; Lukas 2: 16-21.BUNDA YANGKEIBUAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Bunda YangKeibuan. Pada hari ini seluruh Gereja merayakan Hari Raya Maria Bunda Allah,sebuah perayaan besar untuk Bunda kita yang kita semua rayakan pada hari ke-8setelah kelahiran Yesus Kristus. Pada hari ke-8 kelahiran-Nya ini juga, Yesusuntuk pertama kali menumpahkan darah-Nya melalui ritual sunatan sesuai adatistiadat setempat. Bunda-Nya Maria, tentu sebagai orang yang paling bertanggungjawab untuk merawat luka pada Putra-Nya itu, yang bagi anak bayi sangatlahsakit. Ibunda pasti berulang kali melap darah yang keluar selama luka masihbelum sembuh. Darah merupakan simbol sangat kuat untuk menghubungkanseorang ibu dengan anaknya. Rahim ibu yang dihuni anak selama dalam kandunganmemperlihatkan suatu hubungan darah yang tak terpisahkan antara keduanya, danitu menjadi sangat jelas ketika bayi itu dilahirkan, ia bermandikan darahibunya sebelum menikmati dunia baru di luar tubuh ibunda. Maria dan para ibu senantiasamemperlihatkan betapa hubungan darah itu berlanjut sampai anak itu tumbuhmenjadi besar dan dewasa. Bunda Maria menikmati hidup penuh dengan darahbersama Putra-Nya, khususnya selama di kaki salib di Golgota dan saat memangkujenazah Yesus Kristus, la pieta.  Para ibu kita di dunia, tentu saja bersama suami atau bapakita, merasakan betapa sakit di tubuh mereka jika anak-anaknya menderita. Darahmereka bagai mengalir deras tanda tak tahan penderitaan itu. Betapa merekabersuka cita saat anak mereka bahagia, saat darah dalam tubuh merekabersirkulasi baik sehingga mereka tampak ceria dan senang. Betapa susah senanganak-anaknya di dunia membuat darah mereka tenang, rendah, dan naik. Darah ituyang menyatukan ibu dan anak, sehingga hubungan ini pada prinsipnya hanya dapatdiputuskan oleh kematian. Ini semua menggambarkan bahwa seorang bunda ituberhati keibuan. Wanita yang melahirkan kita itu keibuan karena kasih danperhatiannya kepada kita yang dapat disejajarkan dengan Tuhan Allah yangmencintai kita ciptaan-Nya. Di hari istimewa untuk merayakan Maria Bunda Allah ini,kiranya hati kita semua penuh dengan suka cita dan bersyukur. Natal yangmempertemukan kita dengan Yesus dan Keluarga Nazareth, membuat suka cita kitapenuh dan kita ingin membawanya sepanjang satu tahun ke depan. Kita mestimemulai tahun ini dengan suka cita dan optimisme, dan itu adalah isi Injil yangakan kita wartakan. Figur bunda yang keibuan, pada dasarnya pada diri wanita,sangat sentral dalam hidup kita. Maka kita mesti bersyukur sangat mendalamkarena Tuhan amat baik memberikan karunia bunda, ibu, dan wanita kepada kita.Hidup kita tak bisa menjadi hidup yang sesungguhnya kalau tak punya seorangbunda yang keibuan. Bunda Maria adalah ibu kandungrohani kita semua yang sudah mendapat martabat putra dan putri Allah atausaudara dan saudari Yesus Kristus. Bunda Maria menolong kita untuk melepaskanmanusia lama kita demi mengenakan manusia baru dalam diri kita, yaitu sebagaiorang-orang milik Yesus Kristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha baik,terima kasih berlimpah atas karunia Bunda Allah dan ibu kami masing-masing,jadikanlah kami anak-anak yang selalu setia pada ibu kami dan tetap mendoakanmereka. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

Ini Koper
#778 Menubuhkan Transformasi Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 6:03


Tahun 2025 hampir habis. Napas kita mungkin tersengal-sengal. Tapi, di dada kita ada rasa puas yang sulit dilukiskan. Saya melihat teman-teman di ROEMI dan INSPIRIT terus berlari. Begitu juga kawan-kawan di WLF, Rektorat Universitas Jambi, B2SDM di Kementerian Kehutanan, hingga Kedeputian LHSDA di OIKN. Ada satu kata yang terus menghantui meja rapat kita sepanjang tahun ini: Transformasi. Kata yang indah di telinga, tapi sering kali bikin meriang di badan. Kenapa kita harus bertransformasi? Karena model organisasi perubahan sosial yang lama sudah "kedaluwarsa". Dulu, organisasi itu seperti benteng. Kokoh, punya batas jelas, sangat protektif terhadap logonya sendiri, dan sering kali merasa paling benar. Sekarang, benteng itu harus dirubuhkan. Organisasi harus berubah menjadi ekosistem—sebuah platform tempat semua energi perubahan bisa saling bertemu dan membesar. Coba tengok hutan hujan tropis kita. Kenapa dia begitu tangguh menghadapi badai? Ternyata rahasianya bukan pada pohon yang paling tinggi. Rahasianya ada di bawah tanah. Namanya: Miselium. Jaringan jamur halus yang menyambungkan akar satu pohon dengan pohon lainnya. Miselium ini adalah simbol Koneksi. Luas, beragam, dan jumlahnya tak terhitung. Inilah fondasi pertama ekosistem kita. Di platform ini, kita melakukan Active Learning. Tidak lagi hanya berdiskusi di ruangan ber-AC, tapi belajar sambil bergerak dan praktik langsung di lapangan. Di sana pula terjadi Social Learning. Kita saling belajar satu sama lain. Bukan dari guru ke murid, tapi dari praktisi ke praktisi lainnya. Inilah yang melahirkan Collaborative Intelligences. Kecerdasan kolektif. Satu otak mungkin pintar, tapi ribuan otak yang tersambung miselium akan menjadi jenius. Miselium itu bekerja lewat Kolaborasi. Ini bukan sekadar kolaborasi basa-basi di atas meterai atau tanda tangan MoU yang kemudian berdebu. Ini adalah kolaborasi teknis yang strategis. Saya menyebutnya: Great Collaboration. Kerja nyata yang memastikan nutrisi mengalir dari yang berlebih kepada yang kekurangan. Puncaknya adalah Aksi Kolektif. Inilah yang kita saksikan di Pasar Kolaboraya 2025 kemarin. Namanya saja sudah "Raya". Artinya besar, megah, dan berdampak luas. Ingat buku Frederic Laloux, Reinventing Organizations? Dia bicara soal organisasi "Teal" yang digerakkan oleh kesadaran kolektif dan tujuan yang berevolusi. Lalu ada Adrienne Maree Brown dalam Emergent Strategy. Dia mengingatkan bahwa perubahan kecil yang terkoneksi secara luas akan menciptakan pola perubahan yang masif. Dan Ori Brafman dalam The Starfish and the Spider menegaskan: masa depan milik mereka yang berani mendesentralisasi kekuatan agar tetap hidup meski "dipotong". Transformasi itu enak sekali dikatakan, tapi sulit dijalankan karena ego. Kita masih senang jadi "pohon tunggal" yang ingin paling menonjol, namun akarnya ketakutan bertemu akar yang lain. Tahun 2026 sudah melambai. Inilah saatnya semua gagasan itu tidak lagi berhenti di atas kertas, tapi harus Embodied—meraga, menjadi urat nadi, dan hidup dalam setiap langkah nyata kita. Selamat bertransformasi!

Ray Janson Radio
#549 "TAHUN PALING SUSAH, SEPANJANG SEJARAH F&B!" WITH KADE & GLENDEN | RAY JANSON RADIO

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 133:54


Ini adalah episode terakhir Ray Janson Radio di tahun 2025. Kita akan mengulas kembali kejadian-kejadian yang terjadi selama tahun 2025, khususnya di dunia F&B bersama Kade Chandra dan Glenden Tikando. Mulai dari MBG, Demo Kerusuhan, & Recap Ray Janson Radio Industry Night 2025. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Kade Chandra https://www.instagram.com/kadeechuandra/Glenden Tikando https://www.instagram.com/odentikando/Maple Brasserie https://www.instagram.com/maple.brasserie/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #2025Recap

Podcast Retropus
Alegori S0E51: 2025

Podcast Retropus

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 90:25


Ini yang kami pelajari selama 2025

TanadiSantosoBWI

Di episode "Nudge" ini, bahasan utamanya adalah melihat satu hal yang sering kita anggap sepele. Pilihan ternyata bisa "diarahkan" tanpa terasa. Salah satu cerita yang mewakili ini adalah cerita dari Venetian Hotel di Las Vegas. Bagaimana suasana kasino dibuat begitu nyaman sampai orang lupa waktu, lupa jalan keluar, dan betah berlama-lama. Semua detail itu bukan kebetulan tetapi itu adalah desain yang mendorong perilaku. Di sini, akan dibahas konsep yang "mind-blowing" tapi relevan yaitu libertarian paternalism. Kita tetap merasa bebas memilih, namun pilihan yang ada pelan-pelan menggiring kita ke arah tertentu. Menariknya, konsep ini bukan cuma untuk psikologi tetapi juga powerful untuk government, korporasi, sales, hingga leadership sehari-hari. Episode ini juga membahas contoh-contoh yang dekat dengan hidup kita, seperti diskon yang "menggoda" sehingga kita membeli lebih banyak, dan fenomena choice overload. Sebuah fenomena dimana pilihan terlalu banyak, orang justru makin bingung dan akhirnya tidak jadi membeli. Ada juga ilustrasi sederhana soal restoran dimana ketika opsi dibuat lebih ringkas, keputusan terasa jauh lebih mudah. Bagian yang membuat kita berpikir dalam adalah eksperimen tentang donor organ. Hanya dengan membalik format pertanyaan (opt-in vs opt-out), persentase persetujuan bisa berubah drastis. Ini membuat kita sadar bahwa cara kita menulis dan menyajikan pilihan bisa berdampak besar pada keputusan orang, bahkan saat mereka merasa sedang "memilih sendiri". Episode ini juga membawa Nudge ke konteks yang lebih luas, dari "honor statement" saat ujian yang bisa menurunkan kecenderungan menyontek, sampai contoh hotel yang menghemat biaya lewat pesan "peduli bumi" mengenai masalah handuk. Satu poin penting dari ini semua adalah meski kita tahu itu nudge, kita tetap bisa terpengaruh.

Padepokan Budi Rahardjo
AI: bukan hanya prompting - DeepMind

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 30, 2025 8:04


Saya sedang melihat film dokumenter tentang DeepMind. Ini cerita Demis Hassabi ingin memecahkan masalah AGI. Mereka mencoba memecahkan protein folding problem.#AI https://www.youtube.com/watch?v=d95J8yzvjbQ

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam Oktaf Natal ke-5, 29 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 8:05


Dibawakan oleh Ningrum dari Paroki Santo Mikhael Pangkalan Yogyakarta dan Wismu dari Paroki Kristus Raya Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 2: 3-11; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.5b-6; Lukas 2: 22-35.SUKA CITA GRATIS Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suka Cita Gratis.Para pastor, biarawan dan biarawati mengadakan reuni di paroki asalnya. Suasanadan pesta begitu meriah dan penuh dengan kenangan. Salah satu kenangan ialahmereka berjumpa dengan Tante Maria, seorang janda tak beranak yang menjadikoster di gereja Paroki sudah sekian puluhan tahun. Banyak pastor danbiarawan-biarawati sudah mengenal Tante Maria sebagai koster sejak mereka masihanak-anak. Reuni itu sungguh menjadi peristiwa penuh rahmat bagi koster Maria. Bagi Tante Maria, bekerja dan melayani di Gereja dalamsisa hidupnya merupakan sebuah suka cita yang tidak berakhir. Suka cita inigratis, karena tidak perlu proses yang berbelit, tidak ada lamaran dan teskepegawaian. Ia hanya perlu kemauan, kegembiraan, suka rela, dan iman yangkuat. Ini juga menjadi pengalaman Simeon dan Hana, orang-orang usia tua yangmengabdikan hidupnya di dalam bait suci, dalam doa dan pengorbanan. Merekatemukan suka cita di situ. Mereka berharap suatu saat yang tepat, akan datang pembebasanbagi bangsanya.  Baik Tante Maria maupun Simeon dan Hana, merekamenginspirasikan kita tentang suka cita yang merupakan rahmat dari Tuhan.Menurut kitab suci, rahmat itu gratis dan sungguh tidak perlu diberi harga.Yang sangat diperlukan ialah kerelaan kita untuk menetap dan berbakti kepadaTuhan melalui Gereja-Nya, maka rahmat dan berkat itu akan dicurahkan kepadakita dengan melimpah. Tante Maria menemukan Tuhan Yesus, dan secara konkret iareuni dengan buah-buah panggilan Tuhan dari parokinya. Simeon dan Hana sendiriberjumpa dengan kanak Yesus dan ia menganggap bahwa hidupnya sudah penuh dancukup. Kita mesti dapat belajar dari inspirasi ini. Yesus Kristusdi dalam masa Natal ini, mesti dapat memberikan paling kurang satu jawaban ataspertanyaan, keraguan, pencarian atau harapan kita. Jawaban itu kita dapatkanselama tahun yang sedang berlalu pergi dan semakin terwujud pada tahun yangakan datang ini. Dengan demikian kita sungguh meyakini dan mengerti bahwa sukacita dari Tuhan memang cuma-cuma atau gratis. Kita masing-masing dapatmenyebutkannya, khususnya pada saat berdoa dan berbicara dengan Tuhan. Tante Maria, Simeon dan Hana meluapkan kegirangan dan sukacitanya. Mereka menemukan makna Injil yang sesungguhnya, yaitu Tuhan yangdatang menjumpai dan memberikan makna bagi hidup mereka. Semoga kita semua jugadapat menemukan suka cita yang demikian. Injil yang telah terbuka maknanya danmembentuk hidup kita merupakan Injil kehidupan, oleh karena itu kita sebutsebagai kabar  gembira. Kabar itu harusdapat kita wartakan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, berkatilah kami dalam semangat untuk menyukuri semua kebaikan danhasil yang kami capai dalam setiap pekerjaan dan pengorbanan kami. Berikan kamisemangat untuk selalu bekerja keras. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Padepokan Budi Rahardjo
Refleksi 9 tahun - Bandung Youngpreneur Recap 2025

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 15:42


Ini adalah materi presentasi saya di acara (Bandung Youngpreneur Recap) BYR 2025 kemarin di Science Techno Park ITB

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Australia Explained: Penjelasan tentang Boxing Day di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 9:34


Australian Boxing Day adalah perpaduan unik dari makna budaya dan komersial. Meskipun tidak memiliki konotasi agama yang solid di sini, ini adalah hari ketika orang Australia memperpanjang perayaan Natal mereka. Ini sering menjadi waktu untuk barbekyu keluarga, pertandingan kriket, dan menonton balapan kapal layar Sydney ke Hobart yang ikonik. Di sisi lain, banyak orang Australia menantikan hari ini untuk menyapu toko-toko saat obral.

TalkDisaster
Eps. 71 Siklon Senyar: Lonceng Peringatan Badai Tropis di Negeri Khatulistiwa

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 19:46


Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka membuktikan: Indonesia tak lagi 'aman' dari badai besar. Ratusan nyawa melayang, ribuan rumah hancur. Ini bukan lagi teori—ini realitas baru krisis iklim. Waktunya Indonesia punya kalender siklon &sistem tanggap darurat yang lebih kuat. #SiklonSenyar #BencanaHidrometeorologi #PerubahanIklim #TalkDisaster

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam Oktaf Natal ke-3, 27 Desember 2025, Pesta Santo Yohanes, Rasul dan Penulis Injil

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 7:44


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Yohanes 1: 1-4; Mazmur tg 97: 1-2.5-6.11-12; Yohanes 20: 2-8.CINTA YANG DALAMDAN TAK BERAKHIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta Yang DalamDan Tak Berakhir. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Yohanes, rasul danpengarang Injil. Injil bercerita bahwa Yohanes adalah adik rasul Yakobus yangdipanggil berdua oleh Yesus saat mereka bersama ayah Zebedeus sedang melaut diDanau Galilea. Yohanes selalu tampil bertiga Petrus dan Yakobus mendampingiYesus.  Masih dalam suasana Natal, selain kita diperkenalkanprofil salib sebagai cara untuk mengambil bagian di dalam Kristus dan nantinyamencapai kemuliaan, kita juga diperkenalkan untuk mencapai kemuliaan kerajaanAllah melalui cinta yang dalam dan tak berakhir. Kita dapat katakan bahwa cintasejati atau genuine love itu sangatdikaitkan dengan Santo Yohanes rasul. Alasan yang sangat mendasari ini ialahInjil yang ditulisnya berisi ajaran cinta kasih yang sangat mendalam. Misalnya,tentang roti hidup dan gembala yang baik, yang berisi ajaran cinta kasih yangamat dalam maknanya. Alasan lain yang ditunjukkan Injil hari ini ialah karenaia yang paling pertama dari kalangan rasul dan murid Yesus yang mengerti danpercaya akan kebangkitan Yesus. Cintanya kepada Yesus begitu mendalam, sehinggadalam keadaan yang sulit dan mencemaskan pun pemahaman dan imannya kepada Tuhantidak pernah berkurang. Kekhususan rasul Yohanes ini terungkap dalam InjilKeempat bahwa rasul ini adalah yang paling dikasihi Tuhan. Ini adalah suatu pandanganyang sangat kuat dan mengikat, karena ia sendiri yang menuliskan itu. Pendapat yang lebih dapat diterima bersama ialah bahwadengan satu pribadi yang sangat dikasihi oleh Tuhan namun tak dijelaskanidentitas persisnya, bermaksud untuk menunjukkan semua pengikut Kristus: entahrasul dan murid, entah pria dan wanita, entah orang muda dan dewasa, entah yangsekolah atau terdidik dan tidak, entah orang tua dan anak-anak, semua ituadalah pribadi-pribadi yang dikasihi Tuhan. Berarti, saya secara pribadidikasihi oleh Tuhan. Anda juga dikasih Tuhan secara pribadi. Dia mendapatkan jugakasih secara pribadi dari Tuhan. Setiap orang pada dasarnya berhak dikasihioleh Tuhan maha pengasih. Adalah sungguh indah mengalami kasih dari Tuhan yangdiberikan ke pribadi kita masing-masing, dicurahkan dengan sempurna, dijaminkualitasnya sampai selamanya, dan tak bersyarat apa pun. Yang penting kasih itudatang ke dalam hidup pribadi Anda dan saya. Ketika setiap orang dalam setiapkesadarannya mengakui dicintai seperti ini, ia sesungguhnya sedang mengalamikasih yang sejati. Di dalam masa Natal ini, kiranya kita berusaha untukmenerima kasih itu dari Tuhan lebih daripada biasanya, persis pada saat-saatbersama Yesus dan keluarga Nazareth yang hidup penuh dalam kasih. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus dankeluarga Nazareth, kami ingin hidup dalam terang dan suasana keluarga-Mu yangtenang dan damai, maka anugerahkanlah kami rahmat ini ke dalamkeluarga-keluarga kami di dunia ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam Oktaf Natal ke-2, 26 Desember 2025, Pesta Santo Stefanus, Martir pertama Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 8:45


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-10; 7: 54-59; Mazmur tg 31: 3cd-4.6.8ab.16bc.17; Matius 10: 17-22.JALAN SALIBSETELAH NATAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan SalibSetelah Natal. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Stefanus, seorang muridYesus yang istimewa dan martir pertama Gereja. Dia salah satu para diakon yangterpilih untuk melayani urusan-urusan jasmani komunitas Gereja Perdana,sementara para rasul fokus pada pelayanan sabda dan doa, seperti yangdikisahkan dalam Kisah Para Rasul. Dengan suatu kenangan peristiwa kemartiran pada hari keduasetelah Natal ini, inspirasi yang pas buat kita ialah semangat hidup di dalamRoh Kudus. Misteri inkarnasi dapat kita masuki, memahami dan mengimaninyakarena bantuan Roh Kudus. Yesus Kristus yang terbaring sebagai bayi dalampalungan tahu jelas nasib-Nya nanti di puncak Golgota. Kandang Bethlehemdihubungkan dengan bukit Golgota, di mana jalan itu akan mulai dilalui olehYesus, sang juru selamat. Jadi kaitan kedua simbol tempat ini sebenarnyamengungkapkan alasan utama mengapa Putra Allah, Sabda kekal itu, menjadimanusia untuk menebus umat manusia dari perbudakan dosa dan kematian. Hasilnyaialah kehidupan baru dianugerahkan bagi semua pengikut Yesus Kristus yangadalah putra-putri Bapa. Yesus sedari awal hidupnya sudah memberikan pelajaran,dan ia memastikan jalan hidup-Nya, bahwa jalan kepada Bapa ialah jalan salib.  Santo Stefanus sebagai yang pertama di dalam Gereja yangbaru saja berdiri di Yerusalem pada waktu itu, menikmati salib itu. Jika kitasemua memilih untuk berbagi di dalam kemuliaan Yesus Kristus, maka kita harusmemanggul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus melewati jalan yangtelah Ia lalui. Untuk memberikan semangat dan kekuatan kepada kita, Yesus terusterang saja berkata kepada para rasul, murid dan semua pengikut-Nya tentangrisiko dalam pilihan mengikuti Dia. Ini semua menjadi mungkin hanya di dalam terangdan bimbingan Roh Kudus. Pesan Natal sebenarnya berisi risiko sebagai para pengikutKristus itu. Yesus dari awal lahir-Nya memiliki risiko itu. Setiap orang yangdibaptis juga dibuat jelas tentang ini, bahwa risiko dan tujuan akhir darimengambil bagian dalam Kristus hanya akan dicapai melalui salib. Kemuliaan dankebahagiaan di dalam Kristus harus dibayar dahulu dengan suatu harga amatmahal, ialah pengorbanan diri dengan kematian, termasuk dalam cara mati demiKristus seperti yang dialami Santo Stefanus. Yesus berpesan bahwa Ia telah memberikan rahmat yangmemadai untuk setiap orang dalam memanggul salib dan membuat suatu pengorbanandalam hidup demi mendapatkan kemuliaan bersama Dia. Jadi tak akan ada salib,pengorbanan, dan penderitaan yang jelek atau hampa di dalam Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, kuatkanlah kami selalu dengan rahmat-Mu supaya kami memanggul salibkami dengan gembira dan dalam pengharapan. Kemuliaan kepada Bapa dan Purta danRoh Kudus... Dalam nama Bapa...

Thirty Days Of Lunch
OG 182 — Gagal Bikin Coffee Shop Murah, Sukses Bikin Cold Brew 700 Ribuan (ft. Naughty Goat)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 91:07


Bangkrut bikin #coffee shop pertama, merantau ke #Bali, dan…sukses bikin cold brew yang best-sellernya 700 ribu per botol?

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Hari Raya Natal, 25 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 8:58


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 52: 7-10; Mazmur tg 88: 1.2-3ab.3cd-4.5-6; Ibrani 1: 1-6; Yohanes 1: 1-18.INKARNASI, SABDAKEKAL MENJADI MANUSIA Renungan kita pada hari raya Natal ini bertema: Inkarnasi,Sabda Kekal Menjadi Manusia. Kata “inkarnasi” tepat untuk menggambarkan misteriPutra Allah, yang adalah Sabda kekal di surga, mengubah diri-Nya untukmempunyai tubuh, yaitu manusia. Maka Ia memakai cara manusiawi dengan lahirmelalui pribadi seorang wanita di dunia. Sementara itu kata “reinkarnasi” yangjuga dikenal dalam pembicaraan kita, tidak punya kaitan apa pun dengan“inkarnasi”. Bacaan Injil hari ini fokusnya pada Sabda Allah menjadimanusia itu. Lalu pertanyaan untuk membuka ke inti renungan kita ialah: Mengapaperlu adanya Sabda Allah menjadi manusia? Sama juga kalau seorang anak desaditanya: Mengapa berusaha begitu keras untuk sekolah jauh di kota? Atau kepadaseorang bapak ditanya: Mengapa perlu bekerja keras siang sampai malam denganbanyak sekali pengorbanan? Semua pertanyaan ini menemukan satu jawaban yangumum, yaitu karena ada keinginan atau kehendak yang dilakukan. Jadi Allah yang kekal berubah menjadi manusia karena adasuatu keinginan, kemauan atau kehendak Allah. Dibandingkan dengan keinginankita manusia yang jumlahnya banyak, atau mungkin tumpang tindih, bahkancenderung tidak fokus, kehendak Tuhan Allah hanya satu bagi manusia. Di dalamsurga dan dalam kehidupan Ilahi Tritunggal maha kudus, tak ada keinginan karenamereka sudah penuh dan abadi. Tuhan punya keinginan karena berurusan denganmanusia. Dan keinginan Tuhan yang satu itu ialah menyelamatkan manusia darikedosaannya yang berakibat pada rusaknya hubungan Tuhan dengan manusia. Sabda Allah kekal yang menjadi manusia itu adalah penebusyang dibutuhkan oleh manusia. Inkarnasi pertemukan itu menjadi sebuah perpaduanserasi dan itu semua karena kekuatan Roh Kudus. Ini sama dengan seorang lelakiingin menyatakan cinta kepada wanita pujaannya dan wanita itu juga membutuhkankasih laki-laki pilihannya. Inkarnasi mengawinkan langit dan bumi sebagaisimbol perkawinan antara Allah pencipta dan manusia ciptaan-Nya. Inkarnasimenjadi pintu untuk Tuhan Allah masuk ke dalam sejarah kita manusia danmengambil bagian utuh dalam kehidupan nyata manusia. Peristiwa ini meski tetaplah sebagai misteri karenakejadian Sabda Allah kekal menjadi manusia itu, tetapi merupakan kenyataan padalebih 2000 tahun yang lalu. Tadi malam kita rayakan ulang tahun kelahiran-Nyadalam rupa bayi Yesus terbaring di dalam palungan. Pada hari ini kita rayakankehadiran-Nya yang dikelilingi orang-orang pilihan Allah untuk mewujudkanterjadinya peristiwa inkarnasi ini. Mereka semua adalah saksi, sehingga misteribesar ini diceritakan, disebarkan, dan dirayakan sampai saat ini. Selainpercaya dan merayakan misteri iman ini, kita hendaknya menghidupi Sabda itu didalam hidup nyata. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, berkatilah kami supaya kami menghidupi selalu dengan semangat Sabda-Mudalam setiap saat hidup kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson
“BEBAS UNTUK MELAYANI”

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 6:02


Keputusan untuk melayani Tuhan adalah keputusan yang serius, dan haruslah keputusan diri sendiri, bukan keputusan yang dipaksakan oleh seorang pemimpin, atau siapapun juga. Ini dicapai melalui hubungan pribadi dengan Tuhan yang menyelamatkan.

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat
“BEBAS UNTUK MELAYANI”

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 6:02


Keputusan untuk melayani Tuhan adalah keputusan yang serius, dan haruslah keputusan diri sendiri, bukan keputusan yang dipaksakan oleh seorang pemimpin, atau siapapun juga. Ini dicapai melalui hubungan pribadi dengan Tuhan yang menyelamatkan.

Radio Elshinta
Bis terguling tewaskan 16 penumpang di tol Semarang diduga tidak laik jalan, bagaimana pengawasannya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 14:23


Sebuah kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang, ketika sebuah bus terguling dan menewaskan 16 penumpang. Peristiwa tragis ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan kendaraan umum.Bus yang mengalami kecelakaan tersebut diduga tidak laik jalan. Indikasi awal mengarah pada kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, mulai dari kelayakan teknis hingga administrasi operasional. Jika dugaan ini benar, maka kecelakaan ini bukan semata musibah, melainkan kelalaian sistemik.Dalam sistem transportasi nasional, pengawasan bus berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan bersama pemerintah daerah dan operator angkutan. Setiap kendaraan umum seharusnya menjalani uji KIR berkala, pemeriksaan rem, ban, sistem kemudi, hingga kelengkapan izin trayek.Namun faktanya, kecelakaan akibat kendaraan tidak laik jalan masih terus berulang. Ini menimbulkan pertanyaan besar:apakah pengawasan berjalan optimal, atau justru hanya formalitas di atas kertas?Tragedi di Tol Semarang ini menjadi peringatan keras bahwa keselamatan penumpang tidak boleh ditawar. Evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan, sanksi, dan tanggung jawab operator harus dilakukan, agar jalan tol tidak kembali menjadi saksi hilangnya nyawa akibat kelalaian yang seharusnya bisa dicegah.Karena keselamatan bukan sekadar prosedur —ia adalah hak setiap penumpang.[TALK] Ketua Presidium Indonesia Trafik Watch, Edison Siahaan & Pakar Transportasi, Dr Iskandar Abu Bakar M.Sc

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #289: Hukum yang Teragung

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 13:02


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 289 (Matius 22:34-40): Orang-orang Farisi berkumpul dan seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus. Ini ditulis Matius di tengah-tengah tanya jawab Yesus dengan orang-orang yang ingin menjebak Dia. Tetapi kemungkinan orang ini bukan ingin menjebak Yesus. Mengapa tidak? 

Padepokan Budi Rahardjo
Asyiknya Kopi-kopi Indonesia

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 19:25


Ini sedikit cerita tentang koleksi kopi-kopi Indonesia saya saat ini. Masih ada beberapa lagi yang belum tampil.Nanti kelamaan kalau dibahas semua.#kopi #coffee

Padepokan Budi Rahardjo
Set the bar HIGH: jangan yang semua orang bisa

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 6:44


Ini adalah opini saya tentang bagaimana saya berkarya. Mencari sesuatu yang tidak mudah dilakukan oleh orang lain. Kalau hanya sekedar berfoto (selfie) dan berjoged-joged juga semua orang bisa. Terlalu mudah. Harus cari yang lebih susah.

Padepokan Budi Rahardjo
Kopi V60 ala Budi Rahardjo - dengan filter kain BRSF

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 8:56


Beginilah cara saya membuat kopi dengan filter kain yang saya sebut BRSF (Budi Rahardjo Smart / Smooth Filter). Ini kopi ditubruk dan kemudian difilter. Rasanya enak sekali dong. Filter kainnya bisa digunakan ulang sehingga ramah terhadap lingkungan.#kopi #coffee #V60

Tirtalk
KKM #18 | Laptop Kritis Tugas Mendesis

Tirtalk

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 9:06


Academia, pernah ngerasa laptop baik-baik aja… sampai deadline tinggal hitungan jam?Baru buka tugas, kursor muter, layar nge-freeze, kepala ikutan panas

Narasi Malam
Paradox of Candy: Rahasia Rezeki di Balik Setiap Cobaan

Narasi Malam

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 13:12


Apa jadinya kalau setiap masalah yang kamu hadapi ternyata adalah sebuah hadiah?Di video ini, aku bedah 5 halaman dari buku Rahasia Magnet Rezeki yang benar-benar mengubah cara pandangku. Kita akan bahas tiga konsep utama: kenapa syukur itu pilihan, bagaimana setiap masalah adalah bungkus rezeki, dan rahasia mendapatkan rezeki paling besar di tumbukan pertama.Ini bukan cuma teori, tapi panduan praktis untukmu yang sedang berproses dalam pengembangan diri dan spiritualitas.Semoga video ini bisa jadi pengingat dan motivasi untukmu. Bagikan pendapatmu di kolom komentar ya!#RahasiaMagnetRezeki #JalurLangit #AyyaWiluna #Syukur #MotivasiDiri #Spiritualitas #Journaling #SelfImprovement #MagnetRezeki #Motivasi

Ini Koper
#758 The Listening Leader: Memberikan Ruang untuk Berbicara dengan Nyaman

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:07


Menjadi seorang Listening Leader bukan sekadar tentang diam saat orang lain berbicara, melainkan sebuah kompetensi strategis yang mengubah dinamika organisasi. Menurut Janie van Hool, Listening Leader adalah pemimpin yang secara aktif menciptakan kondisi di mana orang lain merasa aman secara psikologis untuk berkontribusi. Di tengah era digital yang penuh distraksi, kemampuan untuk benar-benar hadir (presence) menjadi langka namun krusial. Pemimpin jenis ini memahami bahwa mendengarkan adalah fondasi dari kepercayaan; tanpa kemampuan untuk mendengar apa yang tersirat di balik kata-kata—emosi, ketakutan, dan harapan tim—seorang pemimpin akan kehilangan koneksi dengan realitas yang ada di lapangan, yang pada akhirnya menghambat inovasi dan keterlibatan karyawan. Metodologi menjadi Listening Leader menuntut disiplin kognitif yang ketat, dimulai dari kemampuan mendengar diri sendiri (mindfulness) untuk mengelola bias internal yang sering menghakimi. Van Hool memperkenalkan teknik praktis seperti Speaker/Listener Technique untuk memastikan pemahaman yang akurat tanpa interpretasi dini, serta penggunaan "pertanyaan yang berminat" (interested questions) untuk menggali kedalaman percakapan. Lebih jauh lagi, pemimpin ini juga harus terampil dalam aspek penyampaian pesan; mereka menggunakan struktur komunikasi yang jelas (Logos, Ethos, Pathos) dan menguasai dinamika vokal (VAPER: Volume, Articulation, Pitch, Emphasis, Rate) agar diri mereka sendiri layak untuk didengar. Ini mematahkan mitos bahwa mendengarkan adalah aktivitas pasif, melainkan sebuah pertukaran energi yang dinamis dan terencana. Pada akhirnya, dampak dari kepemimpinan yang mendengarkan melampaui kepuasan karyawan semata; ini adalah tentang efisiensi bisnis dan kelincahan organisasi. Ketika pemimpin mendengarkan dengan empati kognitif—memahami perspektif tanpa larut dalam emosi—mereka dapat meredakan resistensi terhadap perubahan dan menavigasi konflik dengan lebih elegan. Listening Leadership berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan strategi perusahaan dengan eksekusi di lapangan. Dengan memvalidasi pengalaman manusia di dalam tim, seorang pemimpin tidak hanya mendapatkan loyalitas, tetapi juga membuka pintu bagi solusi-solusi kreatif yang mungkin terlewatkan dalam budaya kerja yang hanya berfokus pada hierarki dan instruksi satu arah.

Ini Koper
#761 IKN: Manifesto Kota Hutan Berkelas Dunia

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 7:19


Bayangkan sebuah kota di mana beton tidak lagi menjadi raja, melainkan tamu yang hormat di tengah kemegahan hutan hujan tropis. Ibu Kota Nusantara (IKN) hadir bukan sekadar sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi sebagai manifestasi berani dari konsep World Class Forest City. Ini adalah antitesis dari pembangunan urban konvensional; di sini, kita tidak membuka hutan untuk membangun kota, melainkan mengintegrasikan kehidupan modern ke dalam ritme alam. IKN adalah laboratorium hidup bagi dunia, sebuah bukti nyata bahwa kemajuan ekonomi dan pelestarian ekologi bukanlah dua kutub yang saling berlawanan, melainkan dua sayap yang menerbangkan Indonesia menuju masa depan yang lestari. Visi 2045 menjanjikan Nusantara sebagai "spons peradaban" yang cerdas dan inklusif. Kota ini dirancang untuk menyerap emisi karbon, menyimpan air, dan memulihkan keanekaragaman hayati yang sempat hilang. Bayangkan berjalan di koridor hijau yang sejuk tanpa polusi, di mana teknologi canggih bekerja dalam senyap untuk menjaga keseimbangan lingkungan, dan satwa endemik Kalimantan kembali menemukan rumahnya berdampingan dengan manusia. Ini adalah tawaran gaya hidup baru yang lebih sehat, di mana setiap jengkal pembangunan diukur dari dampaknya terhadap bumi, menjadikan IKN bukan hanya kota layak huni, tetapi juga kota yang layak dicintai. Namun, mewujudkan mimpi besar ini bukanlah tugas pemerintah semata; ini adalah panggilan bagi setiap anak bangsa. IKN membutuhkan partisipasi aktif kita semua—mulai dari ilmuwan, pelaku bisnis, hingga masyarakat umum—untuk menjaga nilai-nilai keberlanjutan ini. Mari kita ubah pola pikir dari sekadar penghuni menjadi penjaga alam, mendukung inovasi hijau, dan mengawal pertumbuhan kota ini agar tetap setia pada visi ekologisnya. Bergabunglah dalam gerakan sejarah ini, karena membangun IKN berarti menanam harapan baru bagi Indonesia dan memberikan hadiah paru-paru basah bagi dunia.

Samoan Devotional
Aua e te lē faatauaina le Atua (Dont take God for granted)

Samoan Devotional

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 4:50


OPEN HEAVENSMATALA LE LAGI MO LE ASO TOFI 18 TESEMA 2025(tusia e Pastor EA Adeboye) Manatu Autu: Aua e te lē faatauaina le Atua (Dont take God for granted)Tauloto Tusi Paia: Ioane 15:5 “O a‘u nei o le vine, o la ‘outou. O lē tumau ‘iā te a‘u, ma a‘u ‘iā te ia, o ia lava e fua tele mai; auā e lē mafaia e ‘outou ‘ona fai se mea e tasi pe a a‘u lē i ai.”Faitauga - Tusi Paia: Mataio 10:28-33Ina ua avea a'u ma taitai aoao o le Ekalesia RCCG, na fai sa'u faaiuga o tagata uma e auai i le fonotele faale tausaga a le Ekalesia, o le a fafagaina e le Atua i le taimi o nei fonotaga. Na fai la'u faaiuga i le faatuatua aua o a'u o se faifeau e leai sau galuega masani. Na ou folafolaina o le a faalua ona fafagaina tagata i aso uma o le fonotaga ma na ou faaalia iai le 1 Tupu 17:4-6, i le fafagaina ai e le Atua o Elia e faalua i le aso. O se tasi o alii talavou i le Ekalesia o se fai falaoa, na ia ofo mai e na te saunia falaoa mo le ti o le taeao ma sa ia faia i fonotaga i tausaga uma mo ni tausaga. E iai se tausaga na ia taofia ai le saunia o falaoa ona sa lē fiafia i se tasi o a'u lauga, peitai e na te lei logoina mai a'u. Ao fai  fonotaga o le taeao i lea tausaga, na matou pepese ma vivii i le Atua seia ta le 11 i le taeao ao matou faatali sei taunuu mai falaoa, peitai e lei taunuu mai ni falaoa. Ina ua ta le 12 i le aoauli, na ou suea le alii ma fesili iai, ‘o le a le mea ua tupu? Na leaga le taavale i le auala na momoli mai ai falaoa?' Na ia tali mai, ‘leai'. Ona ou fesili lea iai poo le a le faafitauli ae ia tali mai, ‘ou te lē toe faia ni falaoa mo le fonotaga'. Na ou saili i la'u ava ma fesili iai, ‘o le a le aofai o le tupe mo meaai o le afiafi?' Na ma aumaia le tupe lea ma faatau ai falaoa mo le ti. Na saunia lava e le Atua mea e foia ai le faafitauli i lea taimi. Ini tausaga mulimuli ane, na ou ala ane i se tasi o taeao ma ou vaaia le alii talavou fai falaoa i luma o lou fale. Na ou fesili atu iai, ‘o le a se mea ou te faia mo oe? Tai e usu po mai'. Na ia tali mai, ‘ua leva ona ou fia sau, peitai ua pa le pa'u o le taavale'. Na ou fesili atu poo fea le pa'u e sui ai ae fai mai e leai seisi pa'u e sui ai. O lenei alii talavou, e sili atu ma le 14 ana taavale na iai. Le au pele e, aua e te lē faatauaina le Atua aua o loo ia faia galuega tetele e ala ia te oe. ‘Aua e te manatu e lē mafai ona faia le finagalo o le Atua pe a e lē manao ai, o le eseesega, o oe le tagata e lē mafai ona e faia se mea e aunoa ma ia, e pei ona tatou iloa mai le tauloto mai le Tusi Paia o le asō. Na o tagata valea latou te lē faatauaina tagata o loo taitai ma iai le pule i lo latou atunuu. A e manatu la iai, e lē mafai ona e lē faatauaina Lē e pulea le lalolagi atoa (Kolose 1:16-17). E maualuga mamao atu le Atua ia te oe, o lona uiga afai e te lē o faatauaina o ia i soo se auala, pe e te lē o ava ma faaaloalo ia te Ia e pei e tatau ona iai, salamo i le asō. Aua lava e te lē faatauaina le Atua, e matua leai se mea e ia te oe e aunoa ma ia, i le suafa o Iesu, Amene. 

Pinter Politik
300 Ribu Jembatan Connectography Prabowo

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 10:52


Dalam salah satu kesempatan berpidato di hadapan para guru dalam peringatan Hari Guru Nasional, Presiden Prabowo menyebut akan membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia. Ini berangkat dari banyaknya laporan dan kiriman video yang ia terima soal anak-anak sekolah yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan bergelantungan di tali atau berenang untuk dapat berangkat ke sekolah.

UtaTen
INI・許豊凡 フジテレビ連ドラ初出演決定 新月9ドラマ『ヤ

UtaTen

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 0:35


INI・許豊凡 フジテレビ連ドラ初出演決定 新月9ドラマ『ヤンドク』で研修医役に抜擢(C)フジテレビグローバルボーイズグループINIのメンバー許豊凡(シュウフェンファン)が、橋本環奈主演のフジテレビ新月9ドラマ『ヤンドク』に出演することが決定しました『ヤンドク』は、ヤンキーとして荒くれていた田上湖音波(たがみ・ことは)が、親友の事故死をきっかけに猛勉強を経て脳神経外科医となり、医療現場に新しい風を吹き込んでいく痛快医療エンターテインメント作品です

Ini Koper
#753 Kekuatan Komunikasi Interpersonal dalam Pekerjaan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 5:40


Pernahkah Anda melihat program kerja yang brilian gagal dieksekusi hanya karena penyampaian yang kurang meyakinkan, atau konflik di lapangan memanas gara-gara kesalahpahaman kecil? Di dunia profesional yang penuh tekanan dan dinamika tinggi, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup menjadi modal kesuksesan. Komunikasi interpersonal adalah "jembatan tak terlihat" yang paling krusial; jembatan inilah yang menentukan apakah ide-ide hebat Anda akan didengar, diterima, dan didukung, atau justru menguap begitu saja di tengah birokrasi dan ego sektoral. Lebih dari sekadar "bakat ngobrol", komunikasi interpersonal adalah serangkaian keterampilan strategis yang bisa dipelajari dan dikuasai. Bayangkan jika Anda memiliki kemampuan untuk membaca bahasa tubuh yang tak terucap dari lawan bicara, menyulap data teknis yang membosankan menjadi presentasi yang bercerita, melakukan pitching ide yang membuat atasan langsung setuju, hingga memfasilitasi rapat panas menjadi kesepakatan yang produktif. Ini bukan sihir, melainkan aplikasi nyata dari komunikasi yang efektif yang mengubah Anda dari sekadar pelaksana tugas menjadi pemimpin yang berpengaruh. Jangan biarkan karir dan dampak kerja Anda terhambat hanya karena dinding komunikasi yang kaku. Melalui pembahasan ini, kita akan menyelami teknik-teknik praktis—mulai dari seni mendengar, persuasi, hingga navigasi konflik—yang jarang diajarkan di bangku kuliah namun menjadi penentu utama di lapangan kerja. Simaklah dengan pikiran terbuka, karena satu perubahan kecil dalam cara Anda berinteraksi hari ini, bisa menjadi kunci pembuka pintu peluang besar di masa depan.

Ini Koper
#754 Beyond Goals: Cara Bekerja Berorientasi Dampak

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 6:33


Pernahkah Anda merasa lelah berlari tanpa henti di atas treadmill pekerjaan, mati-matian mengejar angka KPI yang terus mendaki, namun diam-diam hati Anda bertanya: "Sebenarnya, apa dampak nyata dari semua kesibukan ini?" Di ruang-ruang rapat gedung tinggi Jakarta hingga kantor dinas di daerah, kita sering merayakan status "hijau" pada dasbor laporan sebagai sebuah kemenangan mutlak. Padahal, sering kali di balik grafik yang cantik itu, masalah di lapangan tetap tak tersentuh, tim mengalami kelelahan mental, dan kita hanya terjebak dalam ilusi produktivitas. Ini bukan sekadar lelah bekerja; ini adalah gejala dari wabah "Jebakan Target". Dalam episode kali ini, kita akan membongkar mitos manajemen yang paling sakral: bahwa target yang ketat adalah satu-satunya kunci kinerja tinggi. Mengambil wawasan provokatif dari buku Beyond Goals karya Susan David, kita akan menelusuri bagaimana obsesi buta terhadap angka justru menyuburkan budaya "Asal Bapak Senang" (ABS) di Indonesia, mematikan inovasi, dan menciptakan "pandangan terowongan" yang berbahaya. Kita akan melihat bagaimana sistem yang seharusnya memotivasi, justru sering kali memaksa orang baik untuk mengambil jalan pintas demi sekadar memenuhi administrasi. Namun, jangan khawatir, kita tidak hanya akan mendiagnosis masalah. Kita akan menawarkan jalan keluar untuk membebaskan diri dan organisasi Anda dari tirani metrik yang kaku. Temukan bagaimana beralih dari sekadar mengejar skor menjadi mengejar makna, dan bagaimana membangun tim yang bergerak bukan karena takut pada hukuman, melainkan karena didorong oleh nilai dan tujuan pembelajaran. 

Thirty Days Of Lunch
OG 181 — Realita Slow Living: Tidak Seindah Itu! (ft. Jajago Keliling)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 63:45


11 tahun di marketing asuransi, hampir gila tiap hari harus perform, “cacat” karena toxic productivity. Mutusin #travelling setahun…eh malah keterusan. Ini cerita John & Riana, pasutri yang sekarang fulltime hidup di campervan. Dari mereka gua belajar meredefinisi purpose, memaknai #momen, dan realita #slowliving. One profound hour to change how you see life. Enjoy!

Thirty Days Of Lunch
OG 172 — Bongkar Mitos Diet & Olahraga ft Coach Lulusan Sports Science (Arbiarso Wijatmoko)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 56:17


Mana yang bikin lebih cepet kurus, jalan atau lari? Perlu cutting carbo dan lemak total ga sih? Intermittent #fasting itu sebenernya efektif apa enggak? Ini pertanyaan-pertanyaan yang bakal dijawab coach lulusan #sportscience , Arbiarso Wijatmoko. Ga cuma dari bukti anekdotal, tapi liat hasil #riset terkini. Ga cuma baca abstrak yak, tapi sampe tuntas. Semoga bisa bantu kita semua #diet dengan lebih sehat, dan bangun badan lebih bugar & kuat. Enjoy! #selfimprovement #fatlosstips

Thirty Days Of Lunch
OG 166 — Ombe Kofie: Rahasia Bisnis Bertahan 10+ Tahun — Tim, Culture, Core Values

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 69:20


Ini bisa dibilang sequel dari episode podcast Ombe Kofie sebelumnya. Kalau yang lalu bahas cerita awal dan suksesnya bareng Om, sekarang kita lihat proses jatuh-bangun di balik dapur Ombe bareng Tante Wiwid dan employee terlama ke-2 mereka, Heru—dari cara mereka bangun bisnis yang sustainable, jagain dan siapin tim buat oper tongkat estafet, sampe menjaga kualitas selama 1 dekade. #podcastclips #bisnis #bisnisanakmuda

Ini Koper
#750 Biohacking Leadership : Meretas Kecerdasan Biologi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 7:11


Pernahkah Anda mendengar istilah "Biohacking"? Mungkin yang terlintas di benak Anda seketika adalah adegan film fiksi ilmiah, manusia setengah robot, atau chip canggih yang ditanam di dalam otak. Tahan dulu imajinasi itu. Dalam dunia kepemimpinan modern, biohacking bukanlah tentang mengubah diri menjadi mesin, melainkan seni menguasai mesin tercanggih yang sudah Anda miliki: tubuh biologis Anda sendiri. Ini adalah rahasia yang jarang dibicarakan, tentang bagaimana detak jantung, hormon, dan bahasa tubuh Anda ternyata memegang kendali penuh atas seberapa besar pengaruh Anda terhadap orang lain. Bayangkan jika Anda memiliki kemampuan untuk "meretas" sistem saraf Anda sendiri—mengubah ketegangan menjadi karisma, atau menyulap kecemasan menjadi ketenangan yang menular kepada seluruh tim. Kita sering lupa bahwa kepemimpinan bukan sekadar strategi di atas kertas, melainkan pertukaran sinyal biologis yang tak kasat mata. Di episode kali ini, kita akan menyelami bagaimana para pemimpin hebat bertindak layaknya spesies kunci di alam liar: membangun fondasi kokoh seperti berang-berang, menjaga keseimbangan tegas bak serigala, dan merawat keragaman ala bintang laut. Kita akan membongkar sains di balik bagaimana Anda bisa menekan tombol "jeda" di dalam diri untuk menciptakan ekosistem sosial yang tangguh. Jadi, apakah Anda siap berhenti memimpin dengan cara lama yang melelahkan dan mulai memimpin dengan kecerdasan biologis? Siapkan diri Anda untuk membuka wawasan baru yang mungkin belum pernah Anda pelajari di sekolah bisnis atau seminar manapun. Kita akan belajar bagaimana menjadi hacker bagi tubuh sendiri demi menciptakan dampak perubahan sosial yang nyata dan berkelanjutan. Pasang telinga Anda, tarik napas panjang, dan selamat datang di perjalanan menuju Biohacking Leadership.

Ini Koper
#749 PRESENCE : Bagaimana Kita Hadir Sepenuh Hati?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 6:47


Pernahkah Anda merasa seperti hantu di hidup Anda sendiri? Tubuh Anda ada di ruang rapat, di meja makan bersama keluarga, atau sedang bermain dengan anak, tapi pikiran Anda mengembara jauh ke masa lalu atau mencemaskan masa depan. Kita menjadi manusia yang "gaib": terlihat ada, tapi nyawanya tidak di tempat. Di tengah hiruk-pikuk notifikasi dan tuntutan zaman yang serba cepat ini, kita kehilangan satu hal yang paling fundamental: Presence, atau kemampuan untuk hadir secara utuh. Kita sibuk downloading solusi lama untuk masalah baru, tanpa sadar bahwa cara itu justru membuat kita usang dan tak relevan. Edisi podcast kali ini bukan sekadar obrolan santai, melainkan sebuah panduan bertahan hidup di era modern. Kita akan membedah mengapa "hadir utuh" bukan sekadar soal konsentrasi, melainkan sebuah seni untuk menahan penghakiman dan membuka pintu bagi intuisi terbaik kita. Kita akan mengupas bagaimana mematikan Voice of Judgment di kepala yang selama ini menghalangi ide-ide brilian, dan mengapa para pemimpin besar justru memimpin dengan keheningan, bukan teriakan. Ini adalah tentang mengasah kemampuan sensing—merasakan masa depan yang ingin lahir—sebelum orang lain menyadarinya. Jadi, saya undang Anda untuk berhenti sejenak. Taruh ponsel Anda, pasang earphone, dan izinkan diri Anda untuk benar-benar mendengarkan. Dalam beberapa menit ke depan, kita akan belajar bagaimana memutus siklus robotik keseharian dan menemukan kembali koneksi yang hilang antara pikiran, tubuh, dan jiwa. Karena di dunia yang bising ini, kemampuan untuk diam dan hadir sepenuhnya adalah superpower yang paling langka. Selamat mendengarkan, mari belajar menjadi manusia yang utuh kembali.

Realitea Times Two
Young, Famous and African- S3 E5 "Oh Baby!"/E6 "Shots Fired"/E7 "Something's Cooking"/E8 "Breakups and Makeups"

Realitea Times Two

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 39:12


E5: Kayleigh and Naked flare up when Ini starts asking some pointed questions about commitment. Fanta finally puts her concerns to bed with a pregnancy test.E6: Kefi helps Fanta corner Diamond in his own lies. Zari and Annie finally make amends, but when a surprise guest arrives, the conversation takes a turn.E7: Over a coking lesson, Kayleigh and Zari discuss how Naked's commitment fears have led Kayleigh to take her first steps in finding her own place.E8: Swanky hosts an lavish event and the inner circle pulls out all the stops. Despite the lavish wardrobe, words- and drinks- are thrown at the table.Please rate and subscribe to our podcast. You can rate us at either Apple Podcasts, https://podcasts.apple.com/us/podcast/realitea-times-two/id1689517536 or spotify, https://open.spotify.com/show/7rInYf1BD8YiFeCeOOx8gI. I will also start reading your 4 or 5-star ratings on the air!Patreon is here!!! Go join the Patreon at https://patreon.com/RealiteaTimesTwo?If you like us, please share with your friends.Please visit and follow us on:Facebook: https://facebook.com/realiteatimestwoIG: https://instagram.com/realiteatimestwoThreads: https://www.threads.net/@realiteatimestwoTwitter/X: https://twitter.com/RealiteaxTwoPod Tik Tok: https://www.tiktok.com/@realiteaxtwopod?lang=en Bluesky: https://bsky.app/profile/realiteatimestwo.bsky.social You can also e-mail us at realiteaxtwo@hotmail.com. If you want to be a guest on the podcast, please e-mail at us at the above e-mail and please put in the subject line "Guesting on Your Podcast". Please also mention which show you would prefer to guest on.You can find us on Youtube at https://www.youtube.com/@realiteatimestwoFind us on Discord at realiteaxtwoFollow us on Reddit at https://www.reddit.com/r/realiteatimestwopod/ I got a new website!!!! Visit https://realiteatimestwo.podcastpage.io/?v=zzea where you can listen to the episodes, review the podcast and so much more!! Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.

Pinter Politik
Sumatera: Pembuktian Air Power RI

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 3:00


Di tengah bencana Sumatera, ada satu momen yang terasa seperti babak baru pertahanan Indonesia: deru C-130J Super Hercules yang melintas di langit. ✈

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/193-lagu-alamak-144713893?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-193-lagu-144713886?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkUlah siapa yang bisa buatku begini Gila, ini bahagia apa menderita Langit lagi bagus-bagusnya Tapi bagiku biasa saja Dia buatku terkesima Menyapamu tak berani, menciummu apalagi Mata, pundak, lutut, kaki Gemetar kuberdiri Kalau sampai kumiliki Tak mau ku tidur lagi Alamat malah nanti kau pergi Kalau ada sembilan nyawa Mau samamu saja semuanya Ini dada isinya kamu semua Alamak, ini kah jatuh cintaSumber gambar: Shawn Rain di UnsplashGitar: LuckyTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoRich GambleMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride  Kristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud

The BAMS Podcast
BUTH 101

The BAMS Podcast

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 72:40


A special edition of the BAMS podcast!

Ray Janson Radio
ANGELINE: BIDADARI BILIAR INDONESIA

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 57:15


Episode terbaru 247 SESSION bersama Master Biliar Cantik Indonesia nan harum namanya; Angline Ticoalu. Ini orang presetasinya gak main-main di scene Biliard internasional. Rispek! https://www.instagram.com/angelineticoaluDON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE!247 Session is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01 Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizq Google Podcast: https://bit.ly/2laege8i Anchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioLet's talk some more:https://www.instagram.com/247session/ https://www.instagram.com/ardirahadi/#247SESSION #Sports #ArdiRahadi #Angeline #MasterBilliard

Plus podcast – Maths on the Move
Living Proof: Building digital hearts

Plus podcast – Maths on the Move

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 29:12


I Imagine if your doctor had a digital model of your heart, personalised to you and updated with your latest medical information. This isn't science fiction – this revolutionary healthcare is being tested now. In this podcast we speak to Steven Niederer, who leads the CVDNet project developing and testing these ideas, and his colleague Richard Wilkinson, from the University of Nottingham. Richard is one of the organisers of the long research programme, Representing, calibrating & leveraging prediction uncertainty from statistics to machine learning (RCL), held earlier this year at the Isaac Newton Institute for the Mathematical Sciences (INI). We first spoke to Steven back in 2019 when he helped organise the Fickle Heart programme at the INI. In this podcast, Richard and Steven tell us about digital twins, digital hearts, and how the RCL programme and CVDNet build on the work started back in 2019 with the Fickle Heart programme. You can find out more about some of the ideas discussed in this podcast in these short introductions: Maths in a Minute: Mathematical models Maths in a Minute: Differential equations Maths in Minute: Machine learning This content was produced as part of our collaborations with the Isaac Newton Institute for Mathematical Sciences (INI) and the Newton Gateway to Mathematics. The INI is an international research centre and our neighbour here on the University of Cambridge's maths campus. The Newton Gateway is the impact initiative of the INI, which engages with users of mathematics. You can find all the content from the collaboration here.

Endgame with Gita Wirjawan
Mungkinkah Meritokrasi di Tengah Mediokrasi? - Rocky Gerung dan Tom Lembong

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 58:53


Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia', sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus------------Ini adalah kali pertama Rocky Gerung, Tom Lembong, dan Gita Wirjawan berada dalam satu panggung. Membahas konsep dan praktik meritokrasi, refleksinya dari paradoks meritokrasi di Tiongkok (sebagai sebuah negara autokrasi), serta pengejawantahannya di awal sejarah Indonesia sebagai sebuah negara-bangsa.Topik selengkapnya:00:00 - Intro01:09 - Meritokrasi di negara otokrasi07:54 - Bisakah meritokrasi dikendalikan medioker?15:59 - Mengapa muncul gejala federalisme?25:42 - Mitos rakyat Indonesia tidak pintar32:52 - Debat Gita-Rocky42:11 - Autokrasi tanda negara sekarat47:15 - Suburkan dialektika dalam kurikulum publik52:40 - Tuhan berjenakaDirekam 20 September 2025; bagian dari Endgame Town Hall 2025.#RockyGerung #TomLembong #GitaWirjawan-----------------Tonton juga episode Rocky Gerung sebelumnya di Endgame:https://youtu.be/3Zsw5RTbQi0?si=8RtOeDgdMyZYBEZthttps://youtu.be/LsmfczRIXT8?si=tsJyA757pSVClPsqhttps://youtu.be/BSwlImumegY?si=bUfMpiailYrrxlSF------------------Special thanks to our ‘Future Narrators' channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, QunÔºáan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Wahyu Jaka, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, auliaali05, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, Muhammad Naufal, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super „Buupy Pub” Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ayu Arman, Ilham R, Haju Ara Podcast, Meilisva AA Taniel, Flores Exotic Tours, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Maya, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, Muhammad Rizal Akbar, KP, Kawal Jakarta, vava vivi, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa

Down to Earth: The Planet to Plate Podcast
Bringing bison back to indigenous lands

Down to Earth: The Planet to Plate Podcast

Play Episode Listen Later Nov 12, 2025 43:33


Montana filmmaker Daniel Glick decided to make a film about bison just because he loved the animals and wanted to be around them. He teamed up with Blackfeet filmmakers Ivan and Ivy MacDonald to co-direct the documentary, Bring them Home, narrated by Lily Gladstone. The film explores the history of bison on the North American continent and the Blackfeet nation in particular; the parallel genocides of native people and the animal that provided them with sustenance, both practical and spiritual; and the movement to bring surviving herds of bison back to their ancestral lands. In this podcast Ivan and Daniel talk about the process of making the film, the significance of bison, and the challenges—and moments of grace—in the decades-long grassroots efforts to return them. TIMELINE 2'28 WHY bring home buffalo 4'54 bringing back a wild herd that was once with Blackfeet people to their ancestral land 5'42 do the buffalo know they're coming home? 6'35 how the film came to be, Daniel wanted to spend time with buffalo 7'54 the creation stories and the relationship between Blackfeet and buffalo 9'35 vision of buffalo returning to the land, but it wasn't easy to implement 11'27 Blackfeet people were forced into ranching and farming and individual land ownership and this conflicted with the return of the buffalo 13'31 the system imposed on Blackfeet people antithetical to wildlife and healthy ecosystems 14'59 the different kinds of colonialism 16'02 Buffalo keystone species and how that affects other species 17'23 bison make grasslands a carbon sink 19'29 New York Wildlife Conservation Society got involved 20'40 the importance of patience in this process and building relationships, trust, community-building 22'58 potential for the buffalo to heal generational trauma, physical and spiritual genocide 24'23 Ini days celebration and ceremony 26'23 the spiritual aspect of Bison and all animals, relatives 26'35 everyone benefits from finding their reconnection to the natural world 27'20 the moment where the buffalo were set free, what was that like 28'13 a lot of risk and uncertainty in finally releasing them 29'55 cattle ranchers fell in love with buffalo 31'06 domesticated vs wild animals and how wildness affects us 32'47 how they are being monitored 33'51 Blackfeet acquired a 28,000 acre grassland ranch for the buffalo 34'45 conversations with other tribes 36'32 PBS screening starting November 24 38'05 beautifully made and crafted film, narrated by Lily Gladstone 40'56 a narrative of hope in a time of tragedy and pain

Plus podcast – Maths on the Move
Living Proof: Céline Broeckaert and Frank Verstraete

Plus podcast – Maths on the Move

Play Episode Listen Later Nov 12, 2025 26:32


"I have learnt that even if you are not a master in mathematics and science you are still able to grasp the essence." This is Céline Broeckaert talking, believe it or not, about the famously difficult theory of quantum mechanics. Céline knows what she's talking about. She's not a physicist, in fact she's a Romance languages scholar, author and playwright. Yet she's written a book about quantum mechanics together with her physicist husband Frank Verstraete, Leigh Trapnell Professor of Quantum Physics at the University of Cambridge. The book is called Why Nobody Understands Quantum Physics - and everyone needs to know something about it. And it's good timing: quantum mechanics celebrates its 100th birthday this year. In this episode of Living Proof we talk to Céline and Frank about the book, what it was like writing it, and what their different backgrounds brought to the project. We met Céline and Frank at the Isaac Newton Institute for Mathematical Sciences in Cambridge, where Frank is co-organising the research programme Quantum field theory with boundaries, impurities, and defects. For a brief introduction to quantum mechanics see A ridiculously short introduction to some very basic quantum mechanics. To find out more about the overlap of maths and art, see here. This content forms part of our collaboration with the Isaac Newton Institute for Mathematical Sciences (INI) – you can find all the content from the collaboration here. The INI is an international research centre and our neighbour here on the University of Cambridge's maths campus. It attracts leading mathematical scientists from all over the world, and is open to all. Visit www.newton.ac.uk to find out more.    

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
'Not just cultural promotion but youth development': Behind Muhibah Angklung's performance around the world - 'Bukan Hanya Promosi Budaya tapi Youth Development': Di Balik Misi Muhibah Angklung Tampil Keliling Dunia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 12, 2025 10:04


The Bandung's group Muhibah Angklung is on their mission of performing around the world. This is their story. - Kelompok seni asal Bandung, Muhibah Angklung, melakukan misinya untuk tampil keliling dunia. Ini cerita mereka.

Samoan Devotional
Su'ega o agaga 1 (Discerning of spirits 1)

Samoan Devotional

Play Episode Listen Later Nov 12, 2025 4:49


OPEN HEAVENSMATALA LE LAGI MO LE ASO LULU 13 NOVEMA 2025(tusia e Pastor EA Adeboye) Manatu Autu: Su'ega o agaga 1 (Discerning of spirits 1)Tauloto Tusi Paia –  2 Korinito 11:14  “E lē se mea fo‘i lea e ofo ai, auā o Satani lava, ‘ua liua o ia e ia ma agelu o le malamalama.”‭‭Faitauga - Tusi Paia: 1 Ioane 4:1-3E toatele fanau a le Atua ua pauū atu i mailei a le tiapolo ona latou te lē maua le mealofa o le su'ega o agaga. E masani lava ona auina mai e le tiapolo i tagata faatuatua i latou e faafoliga mai o ni agelu i le malamalama (2 Korinito 11:14). E masani ona foliga mai e lē afaina pe ono lamatia ma e lelei ma fiafia mai, e oo ai ina faatuatuaina i latou e kerisiano. E oo ane i le taimi ua iloa e kerisiano o ‘autau a le tiapolo o latou feagai, ua matuā telē le afaina ma ua leiloa avanoa taua e faatatau i o latou lumanai manuia. Peitai, afai e maua e nei tagata faatuatua le meaalofa o le su'ega o agaga, e latou te maua se molimau i totonu oi latou e lapatai atu autau a le tiapolo. O nisi tamaitai kerisiano ua faaipoipo atu i tagata mai faapotopotoga a satani o loo faafoliga mai o ni kerisiano faaolaina aua foi latou te lē o maua le meaalofa o le su'ega o agaga. E faapena foi nisi o kerisiano o fai pisinisi ma tagata sese ona latou te lē o maua le meaalofa o le su'ega o agaga. O fale faigaluega kerisiano, e lē tatau ona latou tilotilo tau o faailoga o tagata e fuafua e faafaigaluegaina, e tatau foi ona tilotilo ma su'e le ituaiga agaga o loo ō mai ma latou ina ia aua nei aafia leaga ai le fale faigaluega. I le 1980, na ou auai atu i le faaipoipoga a se tasi o a'u uo mamae e toatolu i le taimi lea. Ina ua ou oo atu i le nofoaga o le faaipoipoga, na faafeiloai mai a'u e se tasi o a'u uo e toalua, ma sa ia faia mea uma ina ia ou fiafia e pei o le aumaia o meaai, vaiinu ma meaalofa. Na faafuasei ona faapea mai le Atua ia te a'u, ‘o ia o lou fili'. Ua matua faateia a'u ona ou te latalata tele ia te ia ma sa ou manatu ua ou iloa lelei o ia. Na amata mai i le aso lea ona ou mataala ma faaeteete i mea ou te iai ma ia. I se taimi mulimuli ane, na ou talanoa ia te ia e tusa ma le tulaga na faaali mai e le Atua ia te a'u, peitai na ia teena o ia o sou fili. Ini nai masina mulimuli ane, na ma feiloai e talanoa nisi o vaega o le Ekalesia ina ua maliu lo'u tamā faaleagaga. I le taimi lea, ua ia faaali mai ia te au lona tagata moni ma ua ia faapea mai, ‘o le aso na amata e sau ai i le lotu lenei, na matuā ou inoino ai ia te oe'. Le au pele e, afai e te le maua le meaalofa o le su'ega o agaga, e te ono faia se mea sesē e pei o le faauo i se tagata e ita ia te oe pe avea foi ma au uo le fili. O le mafuaaga lea e tatau ai ona e ole atu i le Atua mo le meaalofa o le su'ega o agaga ina ia mafai ona e iloa agaga o loo pule i tagata i lou siomaga. Ou te tatalo o soo se tiapolo o loo faafoliga o se agelu o le malamalama i lou siomaga, ia faaalia mai, i le suafa o Iesu. TataloTamā, faamolemole foai mai ia te a'u le meaalofa o le su'ega o agaga, i le suafa o Iesu, Amene.