Podcasts about INI

  • 2,645PODCASTS
  • 12,264EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Jun 22, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about INI

Show all podcasts related to ini

Latest podcast episodes about INI

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
An earthquake in Australian politics - Gempa Bumi di Kancah Politik Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 14:32


In a Resolve Political Monitor survey found Pauline Hanson leading with 33% support, ahead of PM Anthony Albanese at 29% and Opposition Leader Angus Taylor at 16%. This marked the first time voters were presented with three options in this specific poll. What is behind the rise of One Nation party? - Dalam survei Resolve Political Monitor, Pauline Hanson memimpin dengan dukungan 33%, diunggulkan dari PM Anthony Albanese dengan 29% dan pemimpin pihak Oposisi Angus Taylor dengan dukungan 16%. Ini menandai untuk pertama kalinya pemilih disajikan dengan tiga pilihan dalam jajak pendapat khusus itu. Apa yang terjadi di balik kebangkitan partai One Nation?

METRO TV
Listrik PLTN Zaporizhzhia Pulih Setelah Sempat Padam Akibat Konflik - Headline News Edisi News MetroTV 7562

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 1:40


Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi bahwa pasokan listrik eksternal ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina telah pulih. Sebelumnya, fasilitas nuklir terbesar di Eropa tersebut sempat mengalami pemadaman selama empat setengah jam akibat dampak konflik Rusia-Ukraina. Selama gangguan berlangsung, sistem keselamatan nuklir sempat bergantung pada generator diesel darurat. Ini menjadi insiden ke-20 kalinya pemadaman listrik terjadi di pembangkit tersebut sejak konflik dimulai.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Kedua Belas Murid (22 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026 4:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Kedua Belas MuridDiambil dari: Matius 10:1  “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”Wonder Kids, kita tahu bahwa Tuhan Yesus sangat peduli supaya orang-orang mengerti siapa Dia sebenarnya. Yesus tidak pernah asal berkata, “Aku Mesias,” lalu memaksa orang untuk percaya. Sebaliknya, hidup Yesus menunjukkan dengan jelas siapa diri-Nya.Salah satu hal yang menarik adalah Yesus memilih dua belas murid. Mengapa dua belas? Apakah itu hanya kebetulan? Tidak. Angka dua belas sangat penting bagi bangsa Israel, karena Israel memiliki dua belas suku. Jadi saat Yesus memilih dua belas murid, Yesus sedang menunjukkan sesuatu yang besar. Yesus sedang membentuk umat Allah yang baru, dan menunjukkan bahwa di dalam diri-Nya, janji Allah sedang digenapi.Ini berarti Yesus bukan hanya guru biasa. Guru biasa tidak memilih dua belas murid untuk menunjukkan penggenapan rencana Allah. Tetapi Yesus melakukannya dengan sengaja. Melalui tindakan-Nya, Yesus sedang menunjukkan bahwa Dia datang sebagai Mesias yang dijanjikan.Yang menarik lagi, Yesus punya banyak pengikut, tetapi Ia memilih hanya dua belas sebagai kelompok khusus. Ini bukan tanpa alasan. Yesus sedang membentuk dasar bagi pekerjaan besar yang akan diteruskan setelah kematian dan kebangkitan-Nya. Murid-murid itu akan menjadi saksi tentang Yesus dan memberitakan Injil ke banyak tempat.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan. Tidak ada yang asal-asalan. Bahkan hal yang kelihatannya sederhana, seperti memilih jumlah murid, ternyata penuh arti. Tuhan Yesus sungguh tahu apa yang sedang Ia kerjakan.Dan untuk kita hari ini, ada satu pelajaran yang indah: Yesus bukan hanya memanggil murid-murid zaman dulu. Yesus juga memanggil kita untuk mengikut Dia. Mungkin kita bukan bagian dari dua belas murid itu, tetapi kita tetap dipanggil untuk menjadi pengikut Yesus yang setia, belajar dari-Nya, dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil orang untuk mengikut-Mu. Tolong aku menjadi murid-Mu yang setia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mau mengikut Engkau sebagai murid-Mu yang setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan, dan Dia juga memanggilmu untuk menjadi murid-Nya yang setia. Tuhan Yesus memberkati.

Misteri Jam 12
MJ12 vidcast e11 - Misteri Alam Ghaib

Misteri Jam 12

Play Episode Listen Later Jun 19, 2026 27:41


Naqiah kembali berkongsi pengalaman menakutkan di rumah nenek beliau di Muar semasa perayaan Eid. Mata merah yang aneh memandang darinya dari lubang pengudaraan semasa mandi. Tetapi misteri menjadi lebih dalam apabila kawan beliau tidak dapat melihat beliau di bilik air langsung, mengatakan bilik air itu gelap gelita. Ini adalah kali kedua saksi mendakwa mereka tidak dapat mencari Naqiah. Adakah beliau wujud antara dimensi?See omnystudio.com/listener for privacy information.

Slaget efter tolv - dagens debatt
Har små enheter någon framtid inom äldreomsorgen?

Slaget efter tolv - dagens debatt

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 42:00


Egentliga Finlands välfärdsområde, Varha, vill stänga servicehemmen Aftonro i Iniö och Fridhem i Houtskär. På de berörda orterna är förståelsen liten och förskräckelsen stor. Men hur och var ska välfärdsområdena spara då resurserna tryter? Slaget frågar om små enheter har någon framtid inom vården eller är det endast stora centraliserade enheter som fungerar? I debatten deltar välfärdspolitikerna Sandra Bergvist, SFP och Otto Bruun, Vänsterförbundet samt Houtskärsbon Tina Axén. Ordet leds av Jesper Alm. E-post: slaget@yle.fi (Bilden är på serviceboendet Fridhem i Houtskär som nu hotas av stängning.)

Ray Janson Radio
#563 SPILL DETAIL KARAKTER WINE BARENG EXPERT! WITH TOGU SAHAT | RAY JANSON RADIO

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Jun 16, 2026 57:35


Ini adalah episode lanjutan dari podcast bersama Togu Sahat, seorang President of Indonesia Sommelier Asocciation. Masih dengan blind tasting, dan juga pembahasan soal perkembangan dunia di Asia. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Togu Sahat Nainggolan https://www.instagram.com/tsnainggolan/Indonesia Sommelier Association https://www.instagram.com/indonesiasommelierassociation/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #Wine #BlindTasting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 JUni 2026 - Lepaskan Kekhawatiran hadirkan damai

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 4:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 Juni 2026Bacaan: Sikap yang tenang memanjangkan umur; iri hati memendekkannya." (Amsal 14:30)Renungan: Kesehatan tubuh kita memang sangat berkaitan dengan suasana hati kita. Ini bukan karena faktor makanan atau gaya hidup yang tidak sehat saja, melainkan lebih dari itu, yaitu tidak menjaga hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres dan kondisi emosional yang tidak seimbang dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik seseorang. Hal ini disebabkan oleh adanya hubungan yang kompleks antara pikiran, emosi, dan tubuh manusia. Ketika seseorang mengalami stres atau ketidakseimbangan emosional, sistem kekebalan tubuhnya dapat terpengaruh, meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit. Hati yang tenang merupakan kondisi ketika ia tenang, damai, dan tenteram. Amsal 4:23 menyatakan "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan". Hati yang tenang dapat diartikan sebagai hati yang kudus, bebas dari dosa seperti kepahitan, dendam, iri hati, kesombongan. Tuhan mengingatkan kita untuk menjaga hati karena hati yang bersih membawa ketenangan. Orang benar merasakan damai sejahtera, ketenangan, dan ketenteraman abadi karena "Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya (Yes. 32:17). Karena itu, menjaga hati agar tetap bersih dan penuh dengan kebenaran adalah kunci untuk mencapai ketenangan batin. Mari kita berusaha hidup benar sehingga hidup kita menjadi tenang dan tentram. Biarlah kita selalu menjaga hati kita agar tetap tenang dan serahkanlah segala kekhawatiran kita kepada Tuhan karena Tuhan yang lebih mengetahui segala isi hati kita. Sementara itu, kita juga berjalan di dalam kebenaran firman-Nya. Itulah yang akan menyegarkan tubuh, jiwa, dan hati kita. Hanya dekat Tuhan saja hati kita akan tenang karena hati yang tenang akan memperoleh kesegaran jiwa dan raga. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah kepahitan dari dalam hatiku, agar damai sejahtera-Mu menguasai hatiku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Agama-Agama Misteri (12 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16  “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
Haji Khusus Tuntas, Umrah Siap Dilepas?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 39:15


Musim haji 2026 telah berlangsung dan belum usai, kuota haji khusus nyaris habis. Dari 17.680 kursi Haji Khusus yang tersedia, tersisa hanya 69 kursi. Ini rekor penyerapan tercepat sepanjang sejarah.Apa yang bikin antusiasme jamaah melonjak setinggi ini? Dari faktor layanan, tren pergeseran minat masyarakat, sampai tantangan yang dihadapi Kemenhaj untuk menjaga kualitas di tengah kuota sold out.Di balik angka "laris manis" itu ada cerita besar: peluang, kesiapan penyelenggara, dan pesan penting bagi calon jamaah yang belum kebagian kursi.Nah, menariknya, setelah musim haji selesai, banyak jamaah langsung mengalihkan fokus ke Umrah. Rencana persiapannya pun sudah disusun: mulai dari cek jadwal & kuota Umrah pasca haji, urus dokumen paspor + vaksin meningitis, pilih paket travel berizin Kemenag, sampai siapkan fisik dan manasik. Momentum kosong setelah haji jadi waktu ideal buat berangkat Umrah tanpa antre panjang.Hari ini kita bedah tuntas: kenapa Haji Khusus 2026 jadi fenomena, bagaimana Kemenhaj mengawal layanannya, dan apa strategi jamaah cerdas buat lanjut Umrah setelahnya.Nantikan wawancara kami dalam Program Talk Highlight bersama Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah RI, Akhmad Fauzin

Helmy Yahya Bicara
Kerja dari Indonesia, Digaji Dollar oleh Klien Luar Negeri?!

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 47:30


Join FREE Webinar Virtual Assistant SGB VA: https://link.sgbva.com/free-webinar-hyb-2Kerja remote digaji dolar? Sekarang bukan hanya mimpi.Banyak orang masih berpikir bahwa penghasilan tinggi hanya bisa didapat dengan bekerja di kantor atau pindah ke luar negeri. Padahal, di era digital saat ini, profesi virtual assistant, virtual social media specialist, dan berbagai pekerjaan kerja remote lainnya membuka peluang untuk bekerja dari mana saja sambil melayani klien internasional dengan bayaran dalam mata uang asing.Di episode Helmy Yahya Bicara kali ini, saya berbincang dengan Tania Gromenko, Founder SGB VA, serta Afifah, salah satu alumni yang berhasil berkarier sebagai Virtual Social Media Specialist dan mendapatkan penghasilan dari klien luar negeri. Mereka membahas bagaimana memulai karier sebagai virtual assistant, membangun skill yang dibutuhkan pasar global, hingga peluang kerja gaji dolar tanpa harus meninggalkan Indonesia.Ini ilmu bagi kalian yang tertarik menjadi digital nomad, bekerja fleksibel dari mana saja, atau ingin mendapatkan kesempatan kerja bareng klien internasional, episode ini wajib ditonton sampai habis! Simak selengkapnya!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 8 Juni 2026 - Selalu Andalkan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 Juni 2026Bacaan: "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (Yeremia 17:7)Renungan: Seorang penebang pohon dari desa terpencil membeli gergaji mesin karena orang-orang berkata gergaji itu akan membuat pekerjaannya lebih cepat dan rapi. Tapi, beberapa hari kemudian ia kembali ke toko yang menjual gergaji itu dengan marah. "Gergaji apa ini! Pekerjaan saya malah tidak selesai-selesai dan hasilnya buruk!" Pemilik toko mengamati gergaji itu. Apakah rusak? Pikirnya. la menarik tuasnya dan gergaji itu menyala lancar. Penebang pohon itu tersentak. "Suara apa itu?" Rupanya, selama ini ia memakai gergaji mesin itu seperti gergaji manual, tanpa dinyalakan mesinnya! Banyak di antara kita sama saja seperti penebang pohon di cerita tadi. Ini terjadi saat kita mencoba mengubah hidup kita dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Ini terjadi ketika kita menghadapi masalah dan berusaha mengatasinya dengan cara kita sendiri. Pada akhirnya kita hanya akan kelelahan dan hasilnya pun jauh dari apa yang kita harapkan. Padahal, ada cara yang jauh lebih baik yaitu dengan mengandalkan kekuatan Tuhan. Jika gergaji mesin dapat memotong kayu dengan jauh lebih cepat dan rapi karena memakai teknologi mesin, maka mengandalkan kekuatan Tuhan juga akan membuat hidup kita berubah dengan lebih sempurna. Ketika Daud terjepit dan tak ada yang bisa menolongnya lagi, ia menguatkan kepercayaannya kepada Allah (1 Sam. 30:6). Ketika Simson sudah kehilangan kekuatan dan penglihatannya, bahkan menjadi bahan olok-olokan orang Filistin, ia berdoa minta kekuatan dari Tuhan dan di momen itulah ia berhasil menewaskan lebih banyak orang Filistin dibanding saat ia masih kuat (Hak. 16:28-30). Paulus pun memiliki apa yang ia sebut sebagai "duri dalam daging". Namun, ia justru bisa bermegah dalam kelemahannya itu, karena ia tahu kuasa Kristus turun atasnya (2 Kor. 12:7-10). Contoh-contoh itu menunjukkan betapa bodohnya jika berpikir kita bisa mengandalkan kekuatan sendiri. Kita hanya akan kelelahan, depresi, putus asa, dan tak puas. Andalkan dan berharaplah pada Tuhan, sebab dari Dialah berkat itu datang. Turuti petunjuk-Nya karena Dia saja yang tahu masa depan kita dan berkuasa atas hidup kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk senantiasa mengandalkan Engkau dalam setiap permasalahan hidupku, sehingga aku tetap kuat dan punya pengharapan. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Hari Minggu, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, 7 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 13:38


Dibawakan oleh Elan Parera, Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komuntias Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 8: 2-3.14b-16a; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; 1 Korintus 10: 16-17; Yohanes 6: 51-58.KITA HIDUP OLEH TUBUH DAN DARAHKRISTUS Tema renungan kita pada hariMinggu ini ialah: Kita Hidup Oleh Tubuh Dan Darah Kristus. Hari Raya Tubuh danDarah Kristus yang Mahakudus mengundang kita untuk merenungkan kebenaran yangmendalam: Kristus tidak hanya mengajar kita dari kejauhan. Dia memberikandiri-Nya sepenuhnya kepada kita. Dalam Ekaristi, Yesus menjadi makanan danminuman kita sehingga kita dapat memiliki hidup di dalam Dia dan melanjutkanperjalanan kita dengan kekuatan, harapan, dan kasih. Dalam Injil, Yesus berkata terusterang bahwa tubuh-Nya sebagai daging Anak Manusia dan darah-Nya adalah makananyang sepatutnya kita santap. Ini mengungkapkan lebih dari sekadar kuasa-Nyauntuk menyediakan makanan materi, tetapi suatu karunia yang lebih dalam. Sama seperti orang-orang dipelihara secarafisik, Kristus memelihara kita secara rohani melalui Tubuh dan Darah-Nya.Manusia lapar akan banyak hal seperti: penerimaan, kedamaian, makna,pengampunan, dan cinta. Tidak ada suatu pemberian dari dunia ini yang dapatsepenuhnya memuaskan rasa lapar Kita. Hanya Kristus yang dapat memenuhikerinduan terdalam hati manusia. Ekaristi mengingatkan kita bahwa Tuhan memahamikelemahan kita. Kita sering menjadi lelah, putus asa, dan terbebani olehpergumulan hidup. Kadang-kadang kita mungkin merasa tidak memadai dalampanggilan, tanggung jawab keluarga, pelayanan, studi, atau pekerjaan kita.Namun Yesus tidak membiarkan kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri.Setiap kali kita menerima Ekaristi dengan iman, Dia berbagi hidup-Nya sendiridengan kita. Kesabaran-Nya memperkuat ketidaksabaran kita. Kasih-Nya menyembuhkanhati kita yang terluka. Keberaniannya menopang kita ketika kita merasa takut. Ekaristi juga merupakan panggilan untuk menjadi apayang kita terima. Kita menerima Tubuh Kristus supaya kita dapat menjadi TubuhKristus bagi orang lain. Roti yang dipecahkan untuk kita menantang kita untukberbagi diri kita dengan murah hati. Cawan keselamatan mengundang kita untukmencurahkan hidup kita dalam pelayanan, belas kasihan, dan pengampunan.Dipelihara oleh Kristus, kita diutus untuk memelihara orang lain melaluikata-kata, kehadiran, dan tindakan kebaikan kita. Ada seorang bapa berbagi cerita tentang Ekaristiharian dan mingguan yang menopang dirinya dan keluarga. Beban hidup dantanggung jawab memelihara keluarga merupakan tugas setiap hari yang tidak bolehdiabaikan. Maka setiap kali menghadiri Ekaristi menjadi kesempatan untukmenerima Tuhan Yesus dan membawa Dia ke dalam setiap situasi dan kegiatanhidupnya. Seperti bapa itu, kita sering menemukan bahwa kekuatan kita tidakmencukupi. Ekaristi mengingatkan kita bahwa kita tidak ditopang oleh upaya kitasaja. Kita hidup oleh Kristus sendiri. Dia memberi kita makan sehingga kitadapat melanjutkan perjalanan kita dengan setia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Tuhan Yesus, Engkau berikan kepada kami Tubuhdan Darah-Mu sebagai makanan hidup yang kekal. Ketika kami lemah, kuatkan kami.Ketika kami putus asa, perbarui harapan kami. Ketika kami tergoda untuk hanyamengandalkan diri kami sendiri, ingatkan kami bahwa Engkau selalu bersama kami.Semoga setiap Ekaristi memperdalam persatuan kami dengan-Mu dan mengubah kamimenjadi instrumen kasih-Mu kepada orang lain. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa …

SLC Marketing Inc.
Cara Jitu Menaikkan Omzet Tanpa Harus Turunin Harga Produk

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 2:59


Dalam dunia bisnis, produk yang bagus atau harga yang murah saj tidak cukup untuk memenangkan hati pelanggan. Jadi, apa yang membedakan bisnis Anda dengan kompetitor? Jawabannya adalah: Service (Pelayanan).Di episode Ini kami akan mengupas tuntas konsep "Service Flower" atau Kembang Jasa yang dicetuskan oleh Christopher Lovelock.Hanya dalam waktu 3 menit, Anda akan belajar bagaimana mengintegrasikan 8 elemen penting—mulai dari penyampaian informasi, konsultasi, kemudahan order, keramahan (hospitality), penanganan aset (care taking), pelayanan khusus (exceptions), hingga sistem billing dan pembayaran—demi menciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan.Jangan biarkan bisnis Anda kalah saing hanya karena mengabaikan strategi ini. Dengerin sampai habis dan langsung terapkan ke bisnis Anda!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-9 masa biasa, 5 Juni 2026, Peringatan Santo Bonifasius, Uskup dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 6:57


Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya.  Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

Radio Elshinta
Kritik skema DSI: bukan kurang lembaga, tapi penegakan hukum under-invoicing

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 3:20


Ekonom Yanuar Rizky mempertanyakan efektivitas pembentukan mekanisme perdagangan satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) untuk mengatasi dugaan praktik under invoicing dan transfer pricing dalam ekspor komoditas Indonesia. Menurut Yanuar, pemerintah selama ini sebenarnya telah memiliki sistem pengawasan terintegrasi melalui National Single Window (NSW) dan Lembaga National Single Window (LNSW). Karena itu, persoalan yang perlu dijawab bukan sekadar membangun struktur baru, melainkan memastikan sistem yang ada berjalan efektif.“Kalau memang ada selisih data karena transfer pricing atau under-invoicing, ya tegakkan hukum saja. Ini sebenarnya persoalan tata kelola. Nggak usah ribut-ribut, buktikan dan tindak kalau memang ada pelanggaran,” kata Yanuar dalam wawancara di Radio Elshinta Selasa (2/6/2026). Ia menjelaskan, konsep satu pintu bukanlah hal baru. Pada era Presiden Joko Widodo, pemerintah telah membangun NSW sebagai sistem integrasi pelaporan dan pengawasan ekspor-impor. Karena itu, menurutnya, perlu dijelaskan apa perbedaan mendasar antara sistem yang sudah ada dengan model yang kini akan dijalankan melalui DSI.Yanuar menilai DSI bukan sekadar berfungsi sebagai pintu pelaporan, tetapi juga akan berperan sebagai perantara perdagangan yang berada di antara eksportir dan pembeli luar negeri. “Kalau yang sekarang mau dilakukan, trader-nya menjadi DSI. Jadi semua eksportir seolah diarahkan melalui satu perusahaan trader, yaitu DSI. Nanti DSI yang berhubungan dengan trader luar negeri atau pembeli langsung,” ujarnya.Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan pemerintah memilih memotong rantai perdagangan karena merasa kesulitan memperbaiki sistem pengawasan, pelacakan transaksi, dan kerja sama pertukaran data dengan negara tujuan ekspor. “Pemerintah seolah melihat dirinya tidak mampu memperbaiki sistem tracking, pelaporan, maupun kerja sama pengawasan dengan negara tujuan. Akhirnya arus perdagangan dipotong dan negara ditempatkan di tengah sebagai trader,” kritik Yanuar.Meski mengakui praktik mencari keuntungan sebesar-besarnya merupakan karakter alami dunia usaha, Yanuar mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh membangun kebijakan berdasarkan asumsi bahwa seluruh eksportir melakukan pelanggaran. Ia menegaskan bahwa akar persoalan under-invoicing bukan terletak pada kurangnya lembaga baru, melainkan pada lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang sudah teridentifikasi. “Kalau pemerintah mengatakan ada under-invoicing atau transfer pricing, ya lakukan pemeriksaan yang kredibel, penyidikan yang kredibel, dan tunjukkan alat bukti yang kredibel. Yang dibutuhkan dunia usaha adalah kepastian hukum, bukan kecurigaan yang terus-menerus,” tegasnya. Yanuar menilai komitmen memperbaiki tata kelola perdagangan memang penting. Namun, menurutnya, keberhasilan pemberantasan under-invoicing akan lebih ditentukan oleh kualitas pengawasan dan penegakan hukum dibandingkan pembentukan lembaga atau skema baru dalam perdagangan ekspor.=========================

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? (4 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 3:45


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? Diambil dari: Lukas 4:16  “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci.”Wonder Kids, ada orang yang pernah meragukan apakah Nazaret itu benar-benar sebuah kota pada zaman Tuhan Yesus. Mereka berpikir mungkin Nazaret terlalu kecil, terlalu tidak terkenal, atau bahkan mungkin belum ada. Karena itu mereka bertanya, “Benarkah Yesus dibesarkan di sana?”Tetapi para peneliti menemukan bahwa Nazaret memang adalah tempat yang nyata. Di daerah itu ditemukan sisa-sisa rumah, bangunan, dan tanda-tanda kehidupan dari zaman kuno. Semua itu menunjukkan bahwa Nazaret memang dihuni pada masa Tuhan Yesus. Jadi, sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab tidak menceritakan dongeng, tetapi peristiwa yang benar-benar terjadi di tempat yang nyata.Menariknya, Nazaret bukan kota besar dan terkenal. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi justru di tempat kecil itulah Yesus dibesarkan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal yang dianggap kecil oleh manusia. Orang mungkin memandang rendah tempat kecil, orang kecil, atau hal kecil. Tetapi Tuhan tidak demikian. Tuhan bisa memakai apa yang sederhana untuk menjalankan rencana-Nya yang besar.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kamu merasa dirimu biasa saja. Mungkin kamu bukan anak yang paling pintar, paling berani, atau paling menonjol. Mungkin kamu merasa hidupmu kecil dan tidak terlalu penting. Tetapi ingat, Yesus dibesarkan di Nazaret, kota kecil yang dipandang sederhana. Itu berarti Tuhan tidak perlu tempat besar atau hal yang hebat menurut manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan bisa memakai hidupmu juga.Yang paling penting bukan apakah kita berasal dari tempat besar atau kecil, tetapi apakah kita mau hidup bagi Tuhan. Tuhan melihat hati. Tuhan bisa memakai anak yang sederhana, yang mau taat, mau belajar firman Tuhan, dan mau hidup benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun aku kecil, pakailah hidupku untuk melakukan yang baik bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak memandang seperti manusia memandang. Terima kasih karena Engkau bisa memakai hal-hal yang kecil untuk pekerjaan-Mu yang besar. Tolong aku supaya tidak rendah diri, tetapi percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai anak yang sederhana dan tempat yang kecil untuk menjalankan rencana-Nya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 3 Juni 2026 - Berani menjawab tantangan Kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi: Sensus (3 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi: SensusDiambil dari: Lukas 2:1  “Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.”Wonder Kids, saat kita membaca kisah Natal, kita menemukan cerita tentang sensus, yaitu pendataan orang-orang oleh pemerintah. Karena sensus itulah Yusuf dan Maria pergi ke Betlehem. Tetapi ada orang yang bertanya, “Apakah sensus seperti itu benar-benar pernah terjadi? Mengapa orang harus pergi mendaftar?”Ternyata, dari catatan-catatan kuno, kita tahu bahwa pada zaman itu pemerintah memang sering melakukan sensus. Sensus dipakai untuk mengetahui jumlah penduduk, mengatur pajak, dan mengurus pemerintahan. Bahkan ada bukti bahwa dalam beberapa keadaan, orang memang diminta kembali ke tempat asal keluarganya untuk didaftarkan. Jadi, kisah yang ditulis Lukas bukan cerita aneh atau asal dibuat. Lukas menulis tentang hal yang cocok dengan dunia nyata pada zamannya.Ini penting, Wonder Kids, karena sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab berdiri di dalam sejarah yang sungguh terjadi. Tuhan tidak bekerja di dunia dongeng. Tuhan bekerja di tengah kerajaan, kota, pemerintah, dan perjalanan manusia yang nyata. Bahkan sensus yang kelihatannya hanyalah urusan pemerintah dipakai Tuhan untuk membawa Yusuf dan Maria ke Betlehem, tepat seperti yang sudah Tuhan janjikan sebelumnya.Wah, ini indah sekali. Kadang-kadang ada hal dalam hidup kita yang kelihatannya biasa saja, bahkan merepotkan. Misalnya harus pergi ke suatu tempat, menunggu, ikut aturan, atau mengalami perubahan rencana. Tetapi Tuhan bisa memakai hal-hal biasa itu untuk menggenapi rencana-Nya. Sensus pada zaman itu bukan kebetulan. Tuhan memakainya supaya Yesus lahir di Betlehem, sesuai dengan firman-Nya.Jadi, saat kita membaca Alkitab, kita boleh percaya bahwa Tuhan sungguh memegang sejarah. Pemerintah, perjalanan, dan keputusan manusia tetap ada di dalam tangan Tuhan. Tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat ada rencana hari ini yang berubah atau terasa merepotkan, jangan langsung mengeluh. Cobalah berdoa, “Tuhan, tolong aku percaya bahwa Engkau tetap bekerja dalam hal-hal biasa.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memegang sejarah dan hidupku juga. Tolong aku untuk percaya bahwa Engkau tetap bekerja bahkan melalui hal-hal yang kelihatannya biasa atau tidak menyenangkan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup memakai hal-hal biasa dalam hidup untuk menjalankan rencana-Nya yang besar dan baik. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Markus: Perjalanan ke Dekapolis (2 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Markus: Perjalanan ke DekapolisDiambil dari: Markus 7:31  “Kemudian Yesus meninggalkan lagi daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, ke daerah Dekapolis.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang mencoba meragukan Alkitab. Mereka berkata bahwa penulis Alkitab mungkin tidak tahu tempat-tempat yang mereka ceritakan. Salah satu contohnya adalah saat Markus menulis perjalanan Yesus dari Tirus, melalui Sidon, lalu ke Danau Galilea dan ke daerah Dekapolis. Ada orang yang berkata, “Ah, rute itu aneh. Markus pasti salah.”Tetapi setelah dipelajari dengan lebih teliti, ternyata perjalanan itu tetap masuk akal. Pada zaman itu, orang tidak selalu berjalan seperti kita naik kendaraan hari ini yang mencari jalan tercepat. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih jalan tertentu. Bisa jadi karena kondisi jalan, daerah yang dilewati, tujuan pelayanan, atau kota-kota yang ingin dikunjungi. Jadi, Markus bukan asal menulis. Ia mencatat perjalanan Yesus dengan masuk akal dan sesuai dengan keadaan zaman itu.Ini mengajarkan kita sesuatu yang penting, Wonder Kids. Kadang-kadang manusia cepat sekali berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum mengerti semuanya. Tetapi semakin diteliti, kita sering melihat bahwa firman Tuhan tetap dapat dipercaya. Jadi saat ada hal yang belum kita pahami, kita tidak perlu buru-buru ragu. Kita bisa tetap percaya dan terus belajar.Yang lebih indah lagi, perjalanan Yesus ini menunjukkan bahwa Yesus tidak diam di satu tempat saja. Ia berjalan dari satu daerah ke daerah lain untuk melayani orang. Yesus datang mendekat kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan-Nya. Itu berarti Yesus adalah Tuhan yang aktif mencari dan melayani manusia.Wonder Kids, mungkin hari ini kamu merasa jauh, bingung, atau lelah. Ingatlah bahwa Yesus bukan Tuhan yang diam dan jauh. Ia adalah Tuhan yang datang mendekat. Ia tahu jalan hidupmu, dan Ia sanggup memimpinmu ke mana kamu harus berjalan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu berjalan ke sekolah, ke gereja, atau ke tempat lain hari ini, ucapkan dalam hati, “Tuhan Yesus, pimpin langkahku hari ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang datang mendekat kepada manusia. Tolong aku supaya percaya kepada firman-Mu dan menyerahkan setiap langkah hidupku kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu jalan yang benar, dan Dia sanggup memimpin setiap langkah hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Kolam Siloam (31 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 30, 2026 4:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam SiloamDiambil dari: Yohanes 9:7 “dan berkata kepadanya: ‘Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam.' Siloam artinya: Yang Diutus. Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.”Wonder Kids, dalam Injil Yohanes ada cerita tentang seorang yang buta sejak lahir. Tuhan Yesus bertemu dengan dia, lalu menyuruhnya pergi membasuh diri di kolam Siloam. Dulu ada orang yang mungkin mengira tempat ini hanya bagian dari cerita. Tetapi kemudian para peneliti menemukan bahwa kolam Siloam itu benar-benar ada. Jadi sekali lagi kita melihat bahwa Yohanes menulis dengan teliti dan Alkitab berbicara tentang tempat yang nyata.Kolam Siloam pada zaman itu memang penting. Tempat itu dipakai oleh banyak orang, dan airnya sangat berarti bagi kehidupan mereka. Yohanes tidak sedang menulis dongeng. Ia mencatat peristiwa yang sungguh terjadi di dunia nyata. Dan di tempat nyata itu, Yesus melakukan mujizat yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya bahwa kolam itu ada. Yang paling penting adalah siapa Yesus itu. Dalam cerita ini, Yesus menunjukkan kuasa-Nya atas kebutaan. Murid-murid sempat berpikir bahwa kebutaan orang itu pasti langsung berhubungan dengan dosa tertentu. Tetapi Yesus menunjukkan bahwa pekerjaan Allah bisa dinyatakan melalui hidup orang itu. Lalu Yesus menyembuhkan dia.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga mudah salah menilai. Kita melihat seseorang yang susah, sakit, atau berbeda, lalu cepat-cepat berpikir yang tidak benar. Tetapi Tuhan Yesus mengajar kita untuk melihat dengan hati yang benar. Yesus penuh kuasa, tetapi juga penuh belas kasihan. Dia bukan hanya tahu masalah orang itu, tetapi juga menolongnya.Dan ada satu hal lagi yang indah. Orang buta itu taat pada perkataan Yesus. Ia pergi ke kolam Siloam dan membasuh diri. Lalu ia sembuh. Ini mengingatkan kita bahwa saat Tuhan berbicara, kita perlu taat. Kadang-kadang kita belum mengerti semuanya, tetapi kita tetap bisa percaya dan melakukan apa yang Tuhan mau.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal yang Tuhan mau kamu taati hari ini, entah itu berkata jujur, meminta maaf, atau mendengar orang tua. Lalu lakukan itu dengan sungguh-sungguh.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan penuh kasih. Tolong aku supaya tidak cepat menilai orang lain, tetapi belajar taat kepada-Mu dan percaya pada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang bekerja di tempat nyata pada zaman dulu juga sanggup bekerja nyata dalam hidupmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Gelar, Negara, dan Banyak Lagi (29 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 28, 2026 4:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKetelitian Lukas: Gelar, Negara, dan Banyak LagiDiambil dari: Kisah Para Rasul 1:3  “Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Dalam kitab Kisah Para Rasul, ia menulis banyak nama jabatan, nama tempat, nama kota, bahkan urutan perjalanan dengan sangat hati-hati. Dan yang menarik, berkali-kali para peneliti menemukan bahwa Lukas menulis dengan tepat. Ia benar saat menyebut gelar seseorang, benar saat menuliskan nama daerah, dan benar saat menggambarkan berbagai tempat.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau seseorang teliti dan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil, kita punya alasan untuk percaya saat ia juga menulis hal-hal yang lebih besar. Lukas tidak asal bercerita. Ia menulis dengan hati-hati supaya pembacanya tahu bahwa berita tentang Yesus berdiri di dunia yang nyata, bukan di dunia dongeng.Tetapi tentu yang paling penting bukan hanya soal nama kota atau jabatan orang. Yang paling penting adalah berita yang Lukas sampaikan tentang Yesus. Lukas menulis bahwa Yesus yang sudah mati itu hidup kembali. Dan bukan hanya hidup kembali diam-diam, tetapi Ia menunjukkan diri-Nya kepada murid-murid-Nya dengan banyak tanda. Yesus benar-benar bangkit!Jadi, ketelitian Lukas dalam hal-hal sejarah menolong kita semakin yakin bahwa berita besarnya juga layak dipercaya. Kalau Lukas begitu cermat menulis hal-hal kecil, kita tidak perlu cepat-cepat meragukan saat ia menulis tentang kebangkitan Yesus. Tuhan memakai Lukas untuk memberi kita catatan yang dapat dipercaya.Wonder Kids, ini juga mengajarkan kita untuk hidup jujur dan teliti. Tuhan senang saat kita sungguh-sungguh dalam tugas kita, tidak asal-asalan, dan mau setia dalam hal kecil. Kesetiaan dalam hal kecil bisa menjadi bagian dari hidup yang menyenangkan Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca Alkitab hari ini, perhatikan satu detail kecil yang biasanya kamu lewatkan. Lalu katakan, “Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar sampai pada hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi firman-Mu dengan benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan juga belajar setia dalam hal-hal kecil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: firman Tuhan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil maupun hal-hal besar, termasuk berita yang mulia bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
POPSI Kritik Rencana Tata Kelola Ekspor SDA, Khawatirkan Nasib 17 Juta Orang di Industri Sawit

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 28, 2026 4:06


JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) yang juga Dewan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, mengkritik rencana pemerintah memperketat tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA), khususnya sektor sawit. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu ketidakpastian pasar, mengganggu rantai usaha sawit nasional, hingga menekan ekonomi masyarakat di daerah.Dalam wawancara di program Elshinta News and Talk, Kamis (21/5/2026), Darto mengatakan pemerintah terlalu fokus menghitung potensi tambahan penerimaan negara dari pencegahan praktik under invoicing dan transfer pricing, namun belum serius menghitung dampak ekonomi di tingkat akar rumput.“Pertanyaan baliknya adalah apakah pemerintah sudah menghitung dampak ekonomi di akar rumput? Karena ketika kita bicara sawit, ini bukan hanya soal ekspor dan devisa, tetapi menyangkut ekosistem ekonomi jutaan orang,” kata Darto.Menurutnya, industri sawit Indonesia berbeda dengan Malaysia yang kerap dijadikan pembanding pemerintah. Ia menilai struktur industri sawit Indonesia jauh lebih kompleks karena melibatkan petani plasma, petani mandiri, buruh sawit, hingga pelaku usaha kecil di daerah.“Di Indonesia ini sawit sudah menjadi ekosistem ekonomi sejak era transmigrasi tahun 1970-an. Ada sekitar 17 juta orang yang hidup dari sektor ini, mulai dari buruh sawit, petani plasma, sampai petani mandiri,” ujarnya.Darto mengungkapkan kekhawatiran bahwa rencana sentralisasi tata kelola ekspor justru telah memicu ketidakpastian di pasar. Ia menyebut harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani mulai turun sejak wacana kebijakan tersebut disampaikan pemerintah.“Hari ini harga TBS sudah turun sekitar Rp200 per kilogram. Bahkan harga CPO yang sebelumnya sekitar Rp15.800 per kilogram turun Rp800 setelah pengumuman Presiden. Ini dampak dari ketidakpastian pasar,” katanya.Menurut Darto, pelaku usaha kini mulai berhati-hati dalam membeli pasokan sawit dari pihak ketiga karena khawatir terhadap mekanisme baru ekspor yang belum jelas. Situasi itu dikhawatirkan akan memukul pabrik sawit skala kecil yang selama ini menjadi penampung hasil petani mandiri.Ia menjelaskan, jika perusahaan besar hanya menyerap pasokan dari kebun milik sendiri, maka pabrik-pabrik kecil akan kehilangan pasar. Dampaknya, petani kesulitan menjual hasil panen dan ekonomi daerah ikut terpukul.“Kalau serapan pasar berhenti, tanki penyimpanan penuh, pabrik berhenti produksi, akhirnya petani tidak bisa menjual TBS. Ini yang harus dipikirkan pemerintah karena risikonya sangat besar terhadap ekonomi pedesaan,” tegasnya.Darto juga mempertanyakan dasar perhitungan pemerintah terkait potensi kebocoran negara akibat praktik manipulasi ekspor sawit yang disebut mencapai miliaran dolar AS setiap tahun.“Pemerintah boleh menghitung keuntungan negara, tetapi angka kerugian akibat transfer pricing dan under invoicing itu juga harus dibuka metodologinya. Tidak semua pelaku usaha melakukan praktik seperti itu dan tidak bisa digeneralisasi,” ujarnya.Selain itu, ia menilai pemerintah belum melibatkan para pemangku kepentingan sawit secara memadai sebelum menggulirkan kebijakan tersebut.“Sampai sekarang belum ada diskusi serius dengan pelaku sawit dan para pemangku kepentingan. Padahal dampaknya akan sangat besar terhadap sektor sawit nasional,” kata Darto.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Lukas Sang Sejarawan (26 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 25, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Lukas Sang SejarawanDiambil dari: Kisah Para Rasul 1:1–2 “Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa Lukas menulis dua kitab dalam Perjanjian Baru? Ia menulis Injil Lukas dan juga Kisah Para Rasul. Lukas menulis dengan sangat teliti. Ia ingin supaya orang-orang yang membaca tulisannya tahu bahwa apa yang ia ceritakan sungguh dapat dipercaya.Lukas bukan asal menulis. Ia mencari tahu dengan sungguh-sungguh, mengumpulkan keterangan, dan menuliskan peristiwa-peristiwa dengan rapi. Dalam Kisah Para Rasul, Lukas juga menulis banyak hal dengan sangat jelas, seperti perjalanan, tempat-tempat, dan orang-orang yang ikut serta. Karena itu, banyak orang melihat bahwa Lukas adalah penulis yang hati-hati dan teliti.Bayangkan kalau kamu menulis jurnal perjalanan saat pergi ke luar kota. Kamu mungkin akan menulis siapa yang ikut, ke mana kamu pergi, apa yang terjadi di jalan, dan apa yang kamu lihat. Nah, Lukas juga menulis seperti itu. Ia memberikan banyak rincian yang menunjukkan bahwa ia sungguh memperhatikan apa yang terjadi. Ini menolong kita semakin yakin bahwa berita tentang Yesus dan gereja mula-mula bukan dongeng, tetapi benar-benar terjadi dalam sejarah.Tetapi yang paling penting, Wonder Kids, Lukas tidak hanya ingin kita tahu fakta. Lukas ingin kita mengenal Yesus. Ia mencatat apa yang Yesus kerjakan dan ajarkan supaya kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Jadi saat kita membaca Injil Lukas atau Kisah Para Rasul, kita bukan hanya belajar sejarah, tetapi juga belajar mengenal Tuhan yang hidup.Tuhan juga mau kita menjadi orang yang setia dalam hal-hal kecil. Lukas teliti dalam menulis. Kita pun bisa belajar teliti, jujur, dan sungguh-sungguh dalam tugas kita. Saat kita melakukan hal kecil dengan baik, kita sedang belajar hidup setia di hadapan Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca satu bagian Alkitab hari ini, perhatikan satu hal kecil yang biasanya kamu lewatkan. Lalu ceritakan kepada orang di rumahmu apa yang kamu pelajari dari bagian itu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang dapat dipercaya. Tolong aku supaya saat membaca Alkitab, aku tidak asal lewat, tetapi sungguh memperhatikan dan mengenal Engkau lebih dalam. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan memberi firman-Nya dengan benar dan teliti, supaya kita sungguh percaya dan mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-8 masa biasa, 26 Mei 2026, Peringatan Santo Filipus Neri, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 25, 2026 6:06


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 1 Petrus 1: 10-16; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3c-4; Markus 10: 28-31.PERTOBATAN YANG TIDAK SIA-SIA Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan yang TidakSia-Sia. Santo Petrus sebagai pemimpin Gereja perdana memiliki tanggung jawabsangat besar untuk memelihara dan mempertahankan iman umatnya. Para anggotaGereja yang kian hari kian bertambah merupakan para baptisan baru. Sebelumnya,mereka adalah penganut kepercayaan, falsafah atau ideologi lain, yangkebanyakan dianggap sebagai kafir oleh kaum Yahudi.  Pilihan mereka untuk meninggalkan kepercayaan atau alirankeyakinan yang lama dan menganut Kristen yang dikepalai oleh Kristus dipandangsecara umum sebagai suatu pertobatan. Petrus mengajarkan dan membimbing merekauntuk bertobat yang sungguh-sungguh atau bertobat yang tidak sia-sia. Petrusbukan berbicara tanpa dasar tentang pertobatan yang tidak sia-sia. Dasarnyaialah pengalamannya sendiri bersama rekan-rekan rasul dan para murid Yesus yangpertama. Pada awalnya di sekitar Galilea di daerah Yudea, Petrusdan rekan-rekannya itu adalah penganut Yahudi. Mereka sama dengan semua umatYahudi yang lain. Mereka memiliki kitab-kitab hukum Musa dan semua tradisikeberagamaannya. Tetapi Yesus Kristus datang dan membawa perubahan dalam hidupmereka. Kehidupan yang baru yang dibawa oleh Yesus menyempurnakan apa yangsudah diwariskan oleh agama Yahudi dan tradisinya. Itu yang kemudian haridinamakan Kristen. Petrus dan rekan-rekannya mengalami sendiri pertobatan, danpertobatan itu bukan suatu kesia-siaan. Apa yang dimaksud dengan pertobatan tidak sia-sia itu?Penginjil Markus pada hari ini memberikan satu definisinya. Pertobatan itubukan sekedar meninggalkan suatu hidup lama dan mengakui hidup baru. Itu samadengan orang yang meninggalkan satu tempat dan tiba di tempat tujuan yang baru.Cukup saja di situ. Di tempat yang baru ia tidak tahu mau berbuat apa ataubersikap seperti apa. Ini bukan sebuah pertobatan yang diminta oleh Tuhan. Itusama saja dengan pertobatan yang sia-sia. Sebaliknya, Petrus dan rekan-rekannya membuat pertobatandengan isinya ialah penyangkalan diri dan semua saja yang melekat pada dirisendiri bahkan seperti anggota-anggota keluarga, lalu yang lebih menantang lagiialah rela menjalani hidup dalam penderitaan dan penganiayaan. Ini adalah suatupertobatan yang sangat bermakna. Jadi seseorang yang bertobat sungguh-sungguhialah dia yang tetap sebagai pribadi manusia di dunia tetapi dengan pakaian,tubuh, dan sikap-perilaku Yesus Kristus. Seorang pribadi yang melekat denganbudaya dan tradisinya, tetapi isi hati, pikiran, kehendak, pola hidup, dansemangat hidup adalah Yesus Kristus. Itu adalah pertobatan yang tidak sia-siaatau suatu hidup baru yang radikal. Pertobatan ini yang menghidupkan Gerejasepanjang zaman.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, berkatilah kami supaya imanyang kami akui kepada Kristus bertahan hari ini dan sampai selama-lamanya. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Kebenaran di Bawah, Kekudusan di Atas (24 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 23, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kebenaran di Bawah, Kekudusan di AtasDiambil dari: Mazmur 85:12 “Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.”Wonder Kids, bukti tentang Tuhan tidak hanya bisa kita lihat saat memandang langit, bintang, atau gunung. Kadang-kadang bukti itu juga ditemukan di bawah tanah, lewat benda-benda lama yang digali oleh para arkeolog. Arkeolog adalah orang yang mempelajari benda-benda kuno, seperti bangunan lama, kota-kota kuno, tulisan, atau barang-barang dari zaman dulu.Banyak penemuan arkeologi menolong kita melihat bahwa tempat-tempat, kota-kota, dan orang-orang yang disebut dalam Alkitab memang benar-benar ada dalam sejarah. Ini menunjukkan bahwa Alkitab bukan dongeng. Alkitab berbicara tentang dunia yang nyata. Apa yang ditulis di dalamnya terjadi di tempat dan waktu yang sungguh ada.Tetapi kita juga harus mengerti sesuatu yang penting, Wonder Kids. Penemuan arkeologi memang bisa menolong kita melihat bahwa cerita Alkitab berdiri di dalam sejarah yang nyata. Namun, penemuan itu tidak bisa membuktikan segala sesuatu tentang Tuhan. Misalnya, arkeologi bisa menunjukkan bahwa sebuah kota itu benar-benar ada, tetapi hanya firman Tuhan yang bisa membuat kita mengerti siapa Tuhan sebenarnya dan bagaimana hati kita harus datang kepada-Nya.Jadi, saat kita belajar tentang penemuan-penemuan kuno, kita boleh bersyukur karena itu menolong kita semakin yakin bahwa Alkitab dapat dipercaya. Tetapi yang paling penting tetap firman Tuhan itu sendiri. Firman Tuhan bukan hanya memberi kita informasi, tetapi membawa kita mengenal Tuhan yang kudus, benar, dan penuh kasih.Kadang-kadang orang mencari bukti tentang Tuhan hanya dengan pikiran mereka. Itu tidak salah. Tetapi Tuhan mau lebih dari itu. Tuhan mau kita bukan hanya tahu bahwa Alkitab benar, tetapi juga hidup dalam kebenaran itu. Tuhan mau hati kita mengenal Dia, menghormati Dia, dan taat kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca satu ayat Alkitab hari ini, katakan, “Tuhan, tolong aku bukan hanya tahu firman-Mu benar, tetapi juga mau hidup menurut firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi banyak bukti bahwa firman-Mu benar. Tolong aku supaya bukan hanya percaya di kepala, tetapi juga mengasihi Engkau dan hidup dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: bukti-bukti bisa menolong kita percaya, tetapi firman Tuhanlah yang membawa kita sungguh mengenal Dia. Tuhan Yesus memberkati.

Padepokan Budi Rahardjo
Angka-angka magic: 2500, 65536

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later May 23, 2026 9:27


Ini adalah angka-angka "aneh" (magic) yang saya gunakan kalau menguji (testing) sebuah sistem; 2500 dan 64 ribu (atau lebih tepatnya 65536). Alasannya ada di video ini.#testing

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
The Aboriginal flag: History, meaning and recognition - Australia Explained: Bendera Aborigin: Sejarah, makna, dan pengakuan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 20, 2026 8:34


At school, work, council offices or sporting events, you might see a red, black and yellow flag flying beside the Australian national flag. This is the Aboriginal flag, representing the Aboriginal people of Australia and their connection to land, community and stories. - Di sekolah, tempat kerja, kantor pemerintahan, atau acara olahraga, Anda mungkin melihat bendera merah, hitam, dan kuning berkibar di samping bendera nasional Australia. Ini adalah bendera Aborigin, yang mewakili masyarakat Aborigin Australia dan hubungan mereka dengan tanah, komunitas, dan cerita.

Cadena SER Navarra
Una mirada compartida, con Lourdes Goicoechea, economista

Cadena SER Navarra

Play Episode Listen Later May 20, 2026 3:01


Sobre la presentación del informe del INI por parte del consejero Arasti en el Parlamento de Navarra.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-7 Paskah, 21 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 20, 2026 9:36


Dibawakan oleh Agustina Maria Nawang Mulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 22: 30; 23: 6-11; Mazmur tg 16: 1-2a.5.7-8.9-10.11; Yohanes 17: 20-26.SEMOGA KITA BERSATU Renungan kita pada hari ini bertema: Semoga Kita Bersatu.  Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahunsedang berdoa di dalam kamarnya. Kedua orang tuanya mendengar dari luar kamarsepertinya anak itu sedang berbicara dengan seseorang. Mereka mengintip dilubang pintu, dan melihat anaknya memandang ke atas dengan kedua tangannyaterbuka. Ia berseru di dalam doanya: "Tuhan Yesus, aku sering berdoakepada-Mu, tapi aku belum pernah mendengar Engkau berdoa untuk aku. Sekarangaku ingin dengar doamu untuk aku." Bocah itu sebenarnya ingin mengetahui apakah Tuhan Yesus mendoakan kitamanusia. Ini juga sering menjadi pertanyaan dari banyak orang di antara kita.Pada hari ini bacaan Injil kita menguraikan tentang sebuah doa Yesus yangsangat spesial, yaitu ia berdoa supaya terciptalah persatuan di antara Allahdan manusia dan di antara manusia dengan sesamanya. Jadi Yesus berdoa bagisetiap pribadi kita dan semua orang yang ada di sekitar kita, semoga kitabersatu. Mengapa doa-Nya adalah semoga kita bersatu dan bukan kita harusbersatu?    Alasan paling kentara ialah bahwa Tuhan memberikan kebebasan kepada setiapmanusia untuk memilih persatuan atau memilih perpecahan. Ini sama dengankebebasan memilih untuk menaati Dia atau melawan Dia. Hidup kita adalah arenabermain dan berjuang untuk menentukan siapa yang memilih Tuhan dan siapa yangtidak. Jadi kebebasan manusia ialah karunia kodrati yang ikut menentukankondisi iman dan pertumbuhan rohani kita. Alasan lain yang mungkin kurang kita sadari ialah bahwa persiapan sebagaiunsur yang sangat penting dalam hidup kita. Doa Yesus semoga kita bersatu hendaknyamendorong kita untuk menyiapkan suatu persekutuan yang sejati di antara kitaputra dan putri Allah. Persiapan ini berguna untuk meningkatkan selera kitamerindukan suatu persatuan abadi di surga. Maka kita tidak boleh menganggapremeh atau bermain-main dengan setiap jenis persatuan yang kita bangunbersama-sama di dunia ini. Tuhan kecewa kalau kita meremehkannya. Alasan yang paling tinggi nilainya ialah bahwa Tuhan Allah itu esa dantempat Ia berdiam ialah satu saja selamanya, di surga. Untuk sampai ke sanakita harus melewati perjalanan dan proses panjang. Tidak ada permainan sulapatau transportasi kilat untuk bisa sampai di sana. Kalau seandainya tak adaproses maka cukup satu saja mujisat untuk membawa semua orang bersatu di surga.Tetapi ada prosesnya, maka kita memakai “semoga kita bersatu”.  Kita diberi karunia untuk memiliki pengharapan. Tuhan tidak menghilangkanpengharapan kita dan menggantinya dengan harus. Oleh karena itu doa-doa selaluberupa “semoga”, “kiranya” dan “akan”, sebagai tanda pengharapan kita.  Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Roh Kudus yang diutus kepada kamimempersatukan kami di dunia ini dan mempersiapkan kami untuk persatuan yangabadi bersama-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 20 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 19, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 20 Mei 2026Bacaan: ".... Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." (Yakobus 4:14)Renungan: Adakah dari kita yang tidak pernah memikirkan masa depan kita? Perihal masa depan seringkali menggugah kecemasan diri sendiri karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Oleh sebab itu orang mulai menduga-duga, membuat prediksi, juga menyusun rencana untuk hidupnya di masa depan. Semua itu dilakukan karena manusia mengkhawatirkan kepastian dan keberlangsungan hidupnya. Ketidaktahuan manusia akan masa depan, menunjukkan ketidakberdayaan dan kelemahan manusia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menyadarinya. Semua prediksi, perkiraan, rencana yang disusun, seringkali menunjukkan ego manusia yang hanya mengandalkan dirinya sendiri. Padahal kita tidak tahu rencana tersebut akan tercapai atau tidak. Dalam bacaan pada hari ini, kita ditanya, "Apa arti hidupmu? Apakah arti hidup kita yang tak berdaya ini? Terlebih bila kita hanya mengandalkan diri sendiri." Tentu hidup kita tidak akan ada artinya karena kita begitu lemah seperti yang digambarkan, yakni seperti uap yang hanya terlihat sebentar saja. Namun demikian di dalam ketidakberdayaan tersebut, Yakobus mengajak kita untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengakui kelemahan diri sendiri. Dalam pengakuan itu, kita diajak untuk hanya mengandalkan Tuhan dan sepenuhnya berserah kepada-Nya. Sekalipun tentunya kita diperbolehkan untuk memiliki rencana atas hidup kita, tetapi di dalam melakukan perencanaan kita tetap harus menyertakan Tuhan. Ini merupakan wujud penyerahan diri kepada Tuhan, yang membuahkan hidup bagi kita. Itulah arti hidup sesungguhnya. Mari maknai hidup ini dengan mengandalkan Tuhan dalam semua segi kehidupan kita. Libatkan Tuhan dalam membuat rencana, mengambil keputusan bahkan ketika mewujudkan rencana tersebut. Orang yang mengandalkan Tuhan adalah pribadi yang rendah hati karena ia menyadari akan keterbatasan dirinya sendiri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengandalkan Engkau saja dalam hidup ini, sehingga damai sejahtera-Mu dapat tetap tinggal di hatiku, karena aku tahu bersama-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2094. "KALA BUMI BERCERITA TENTANG KITA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 19, 2026 25:01


Bismillah,2094. KALA BUMI BERCERITA TENTANG KITARiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-413Hadits Abu Hurairah -Radhiyallahu anhuDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,قرأَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : { يوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبارَهَا } ثم قال : « أَتَدْرُونَ مَا أَخَبَارُهَا ؟ » قالوا : اللَّهُ ورَسُولُهُ أَعْلَمُ . قال : «فَإِنَّ أَخْبَارَها أَنْ تَشْهَدَ عَلَى كُلِّ عَبْدٍ أَوْ أَمةٍ بِمَا عَمِلَ عَلَى ظَهْرِهَا ، تَقُولُ : عَمِلْتَ كَذَا وكذَا في يَوْمِ كَذَا وَكَذَا ، فهَذِهِ أَخْبَارُهَا » رواه التِّرْمِذِي وقال : حديثٌ حسنٌ"Rasulullah ﷺ membaca, 'Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.' (Az-Zalzalah: 4). Kemudian beliau bertanya, 'Tahukah kalian apa berita yang dikabarkan oleh bumi?' Mereka menjawab, 'Allah dan RasulNya lebih mengetahui.' Beliau bersabda, 'Sesungguhnya kabar berita bumi adalah bahwa ia bersaksi atas setiap hamba laki-laki maupun perempuan dengan semua yang dia perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, 'Kamu melakukan begini dan begitu pada hari ini dan ini.' Ini-lah berita-berita bumi'." Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, beliau berkata, "Haditshasan shahih.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Mei 2026 - Mendidik dengan kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 17, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 16 Mei 2026 - Dia selalu menanti yang datang dan setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 15, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 Mei 2026Bacaan: "la ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikan kepada dia. " (Lukas 15:16)Renungan: Hidup manusia sering diibaratkan seperti putaran roda. Kadang di bawah, kadang di atas. Kadang susah, kadang senang. Sering kali, keadaan ini merupakan akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat. Kondisi yang dialami si anak bungsu dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini menunjukkan kebenaran ini. Tadinya ia tinggal di rumah bapanya yang menyenangkan serta mengalami berbagai kelimpahan. Kemudian dengan lancangnya ia meminta bagian warisannya, lalu menghamburkannya di negeri yang jauh sesuka hatinya. Saat hartanya habis, semua temannya pun menghilang. Tak ada yang peduli padanya, sekalipun sekadar memberinya ampas makanan babi untuk disantap. Kesusahannya ini adalah buah dari pilihan yang buruk, egois, tanpa pikir panjang, serta tak menghormati bapanya. Syukurnya, saat kondisinya begitu mengenaskan, ia mengingat kebaikan hati bapanya. la pun memilih untuk kembali kepada sang bapa, mengharapkan belas kasihannya. Menjadi pelayan pun ia rela. Namun, ternyata bukan ampas atau remah-remah yang ia terima dari bapanya. Melainkan yang terbaik. la diterima sepenuhnya. Hidupnya dipulihkan. Ini adalah gambaran Allah yang senantiasa menyambut ketika kita berbalik kepada-Nya. Tangan-Nya terbuka merangkul kita. Bahkan jika kita telah membuat berbagai keputusan atau pilihan yang buruk, lalu membuat hidup kita terpuruk, Dia tetap tidak mengutuk. Dia menerima kita dengan penuh kasih. Dia tidak menawari kita hal-hal yang serupa ampas, atau pemberian setengah hati. Melainkan pemberian terbaik. Segala yang Dia punyai. Bahkan hidup-Nya sendiri. Sepantasnyalah kita menghormati serta mengasihi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau menerima aku apa adanya. Ajarilah aku untuk selalu setia pada-Mu sebagaimana Engkau setia mendampingi hidupku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
MAHASUARA: A Fusion of Dangdut Koplo and Bollywood - MAHASUARA: Perpaduan Dangdut Koplo dan Bollywood

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 4, 2026 12:54


This isn't the first time PERWIRA (Indonesian Association of Victoria) has hosted a multicultural event like Mahasuara, which took place on May 2, 2026, at Prahran Square in Melbourne. This time, PERWIRA featured the much-loved Indonesian Dangdut music and the popular Indian Bollywood music. - Ini bukan pertama kalinya PERWIRA (Perhimpunan Indonesia Victoria) menyelenggarakan acara multikultural seperti Mahasuara, yang diadakan pada 2 Mei 2026 di Prahran Square Melbourne. Kali ini PERWIRA menampilkan musik Dangndut Indonesia yang sangat digemari dan musik Bollywood India yang terkenal.

Pinter Politik
Gagasan Ketum Dipagar, Agak Laen Golkar?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 4, 2026 9:12


Partai Golkar seolah menerima diskursus pembatasan masa jabatan ketua umum, dan hampir semua orang mungkin salah membacanya. Ini bukan soal tekanan regulasi. Ini adalah satu-satunya partai yang berani menginterupsi hukum besi oligarki dari dalam. Sebuah anomali yang seharusnya menjadi standar?

ini sebuah agak golkar laen
IDOL RADIO
5/2 (토) 스페셜 DJ 베리베리 동헌 w. INI

IDOL RADIO

Play Episode Listen Later May 2, 2026


5/2 (토) 스페셜 DJ 베리베리 동헌 w. INI EP.219 INI와 함께라면 돌랑이 심박수 급상승

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 2 Mei 2026 - Bekerja dengan rajin untuk menyambut berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 1, 2026 4:56


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Mei 2026Bacaan: "Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2 Tesalonika 3:10) Renungan: Pengkotbah mengatakan segala sesuatu ada waktunya, termasuk di dalamnya adalah waktu bekerja, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." Ini berarti selagi masih ada kesempatan untuk bekerja, manusia diwajibkan untuk melakukan pekerjaannya guna memenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Bahkan di dalam kitab Amsal manusia diminta belajar dari semut tentang bagaimana harus bekerja, yakni tidak boleh malas. Selagi masih ada kesempatan untuk mengumpulkan makanan, semut akan mengumpulkan makanannya pada waktunya (Ams. 6:6-8). Peristiwa tentang "Manna" di padang gurun Sin memberikan pengajaran kepada umat Israel agar mereka tidak bermalas-malasan bekerja, mengambil berkat yang sudah Tuhan sediakan menurut keperluan mereka. Setiap pagi Tuhan selalu menyediakan manna bagi umat Israel. Mereka boleh mengambil sesuai kebutuhan masing-masing sehingga mereka tidak akan kelaparan. Akan tetapi, ketersediaan manna tersebut ada batas waktunya. Manna disediakan pada waktu pagi hari. Kalau mereka terlambat bangun untuk menyambut berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka mereka akan kehilangan kesempatan karena manna akan menjadi cair ketika matahari panas. Pengajaran yang sama juga ditujukan untuk umat Tuhan masa kini. Di dalam kehidupan sehari-hari, sesungguhnya Tuhan juga sudah menyediakan berkat di sekitar kita. Untuk menyambut atau tidaknya, kembali kepada diri kita masing-masing. Hal yang jelas kita tidak boleh malas. Alkitab mengatakan, "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan," (2 Tes. 3:10). Jadi, jika kita ingin mendapatkan berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka kita harus mau bekerja pada waktunya. Tuhan sebagai penyedia berkat sudah memberikan berkat-Nya setiap hari. Bagian kita adalah bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk menyambut berkat Tuhan sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah kerajinan dalam diriku, sehingga aku semakin semangat bekerja untuk menerima setiap berkat-Mu. Amin. (Dod).

Habari za UN
29 APRILI 2026

Habari za UN

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 9:58


Hii leo jaridani tunaangazia mkutano wa Kikanda wa Afya Barani Afrika wa mwaka 2026 unaokunja jamvi leeo, Mapambano ya kimataifa dhidi ya homa ya ini ya virusi aina ya B na C, na maombelezo ya kumbukumbu ya mauaji ya Kimbari ya Rwanda.Mkutano wa Kikanda wa Afya Barani Afrika wa mwaka 2026 “World Health Summit 2026” umehitimishwa leo mjini Nairobi nchini Kenya, ukiwaleta pamoja zaidi ya wajumbe elfu moja kutoka takribani nchi 50 kujadili namna ya kuimarisha mifumo ya afya barani Afrika na duniani.Mapambano ya kimataifa dhidi ya homa ya ini ya virusi aina ya B na C yanaanza kuonesha mafanikio, imesema ripoti mpya ya Shirika la Umoja wa Mataifa la Afya duniani, WHO, iliyotolewa Aprili 28, 2026. Ripoti hiyo, imezinduliwa wakati wa Mkutano wa Kimataifa wa Homa ya Ini mjini Bangkok, Thailand, mkutano ulioingia leo siku ya pili na unakunya jamvi kesho.Siku 100 za maombelezo ya kumbukumbu ya mauaji ya Kimbari ya Rwanda dhidi ya Watutsi yaliyofanyika yapata miaka 32 iliyopita zikiendelea . Leo tunakupeleka mjini Kigali nchini Rwanda kwenye Ofisi ya Mratibu Mkazi wa Umoja wa Mataifa nchini humo kwake Eugene Uwimana afisa habari wa ofisi hiyo ili kupata simulizi ya kijana anayemuenzi baba yake aliyekuwa mfanyakazi wa Umoja wa Mataifa ambaye aliuawa katika mauaji hayo ya kimbari. Jina la baba huyo ni Emmanuel Turatsinze.”Mwenyeji wako ni Flora Nducha, karibu!

Habari za UN
Rwanda ni miongoni mwa mataifa yaliyopiga hatua kukabiliana na homa ya ini

Habari za UN

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 2:49


Mapambano ya kimataifa dhidi ya homa ya ini ya virusi aina ya B na C yanaanza kuonesha mafanikio, imesema ripoti mpya ya Shirika la Umoja wa Mataifa la Afya duniani, WHO, iliyotolewa Aprili 28, 2026. Ripoti hiyo, imezinduliwa wakati wa Mkutano wa Kimataifa wa Homa ya Ini mjini Bangkok, Thailand, mkutano ulioingia leo siku ya pili na unakunya jamvi kesho. Assumpta Massoi na maelezo zaidi.

thailand rwanda bangkok ini homa umoja afya hatua mataifa aprili shirika kimataifa mkutano ripoti miongoni
Permission to Stan Podcast: KPOP Multistans
I-DLE Cancels NA Tour|BIG BANG & AESPA Announces Tour|TWICE Last USA Stop: Austin Frustrations|BLACKPINK LISA Las Vegas Ticket Pricing|BTS V & RM Visit PokePark Kanto|CORTIS REDRED Breakdown|K-EXPO: LNGSHOT, JAY PARK, P1HARMONY|STRAY KIDS Colonosc

Permission to Stan Podcast: KPOP Multistans

Play Episode Listen Later Apr 23, 2026 110:09


@PermissionToStanPodcast on Instagram (DM us & Join Our Broadcast Channel!), TikTok & YouTube!NEW Podcast Episodes every THURSDAY! Please support us by Favoriting, Following, Subscribing, & Sharing for more KPOP talk!BTS Las Vegas Tickets VIP Soundcheck Section B3 x2 AvailableComebacks: UNCHILD, INI, I-DLE, OLIVIA MARSH, LE SSERAFIM, NEXZ, QWER, TWS, ILLITMusic Videos: MODYSSEY, UNCHILD, I-DLE, NCT WISH, &TEAM, CORTISI-DLE cancels North American leg of world tourKCON LA adds H//PE PRINCESS, MODYSSEY, NEXZ, PRODUCE 101, EVAN (formerly HEESSEUNG of ENHYPEN)AESPA 2026-2027 world tour announcedK-EXPO concert: LNGSHOT, JAY PARK, P1HARMONYBIG BANG announces world tour at Coachella Weekend 2TWICE Austin last leg of North America world tour recap & experienceLISA Las Vegas ticket pricingLNGSHOT official fandom name LNGSHOT attempts to intake 40,000 caloriesD4VD insane news updatesCORTIS "REDRED" breakdownBTS V & RM visit the PokePark theme parkBTS JHOPE family lossBTS announces Run BTS 2.0STRAY KIDS check ups & colonoscopiesAdvertising Inquiries: https://redcircle.com/brandsPrivacy & Opt-Out: https://redcircle.com/privacy

Pinter Politik
Akhirnya Prabowo Habibienomics?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 9:53


Prabowo mendorong Indonesia tak sekadar mengekspor nikel mentah, tapi mengolahnya jadi baterai dan mobil listrik nasional. Lewat 21 proyek hilirisasi senilai USD 40 miliar dan Danantara sebagai motor investasi, ia ingin Indonesia melompat dari eksportir komoditas menjadi produsen kendaraan listrik. Ini bukan sekadar kebijakan industri — ini taruhan besar bahwa Indonesia bisa ikut bermain di revolusi energi global. Akankah berhasil?

Presa internaţională
„I Love Velo", un proiect care ar putea decongestiona parțial traficul din București

Presa internaţională

Play Episode Listen Later Apr 17, 2026 0:54


Primăriile Sectoarelor 2, 3 și 4 au lansat împreună, pe final de 2025, proiectul „I Love Velo". Va fi prima rețea metropolitană integrată de piste de biciclete și trasee pietonale din București, care va lega și comuna Cernica.  Cu o valoare estimată de peste 200 de milioane de lei și un termen de doi ani, proiectul promite să conecteze zone rezidențiale, școli și spații verzi printr-o infrastructură coerentă.Inițiatorii estimează un transfer modal de peste 10.000 de deplasări pe zi de la mașini spre mersul pe jos și bicicletă. Dacă e implementat bine, proiectul poate schimba vizibil comportamentul cetățenilor în oraș și decongestiona o parte din trafic. 

Permission to Stan Podcast: KPOP Multistans
TXT Renews|BOYNEXTDOOR JAEHYUNs First Love: JUNGKOOK|COUCH-ella: KATSEYE, TAEMIN, BIG BANG|BTS Tour Idol Attendees & BTS x Hot Ones Interview|STRAY KIDS BANGCHAN "Got Hit a Lot" Trainee Days|NMIXX Concert Recap|NEWJEANS HAERIN, HYEIN, HANNI Sp

Permission to Stan Podcast: KPOP Multistans

Play Episode Listen Later Apr 16, 2026 101:35


@PermissionToStanPodcast on Instagram (DM us & Join Our Broadcast Channel!), TikTok & YouTube!NEW Podcast Episodes every THURSDAY! Please support us by Favoriting, Following, Subscribing, & Sharing for more KPOP talk!Comebacks: XDINARY HEROES, CORTIS, NCT WISH, &TEAM, INI, LE SSERAFIMMusic Videos: RESCENE, NCT WISH, PLAVE, KATSEYE, TXTTXT contract renewal!NEWJEANS HAERIN, HYEIN, HANNI spotted in CopenhagenCORTIS drops tracklist for EP "GREENGREEN"TWICE MOMO gets tooth extracted LE SSERAFIM pop-up shop NMIXX concert recapCOUCH-ella Coachella weekend 1 recap: KATSEYE, TAEMIN, BIG BANGBOYNEXTDOOR JAEHYUNs first love: JUNGKOOKList of Kpop Idols attending BTS ARIRANG concertsBTS x Hot Ones interviewSTRAY KIDS BANGCHAN "got hit a lot" during trainee daysAdvertising Inquiries: https://redcircle.com/brandsPrivacy & Opt-Out: https://redcircle.com/privacy

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 17 April 2026 - Meliaht dan merasakan keajaiban Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 16, 2026 5:52


Kencan Dengan Tuhan -Jumat, 17 April 2026Bacaan: "Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa." (2 Raja-raja 6:17)Renungan: Mata jasmani terbentur pada sebuah tembok tetapi mata iman melompati tembok. Mata jasmani terbatas pada sebuah sudut jalan tetapi mata iman melihat apa yang ada di balik sudut jalan. Mata jasmani melihat kegelapan tetapi mata iman menjangkau secercah sinar di balik kegelapan. Mata jasmani menimbulkan keputusasaan tetapi mata iman menimbulkan kekuatan dan pengharapan. Mata iman menjadikan tenang di kala badai menerpa, terhibur ketika kesedihan mendera, tersenyum di balik duka, berbahagia di tengah kepedihan, dan menemukan jalan ketika tiada jalan. Dalam 2 Raj 6:15-17 kita melihat tentara Raja Aram datang mengepung kota Dotan di mana Elisa berada. Dan ketika pelayan abdi Tuhan, Gehazi, melihat tentara Aram yang besar itu, maka ia ketakutan dan memberitahukan kepada Elisa, namun Elisa hanya berkata, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." Gehazi dengan mata jasmaninya, melihat tentara Aram yang besar sehingga membuat ia gemetar ketakutan. Sedangkan nabi Elisa dengan mata iman, melihat tentara Tuhan yang jauh lebih besar. Gehazi hanya mampu melihat situasi yang dia hadapi dengan mata jasmani. Oleh sebab itulah Nabi Elisa berdoa, "Ya Tuhan, bukalah kiranya matanya supaya ia melihat." Maka Gehazi mulai memiliki mata yang melihat. Nabi Elisa menjalani jenis kehidupan "hidup bukan karena melihat tetapi karena percaya" (2 Kor 5:7). Sedangkan pelayan abdi Tuhan itu menjalani kehidupan yang "memiliki mata namun tidak melihat" (Mrk 8:18). Banyak kali kita juga menjalani kehidupan kekristenan Gehazi, kehidupan yang tidak seimbang. Dengan kata lain, mata jasmani bertindak dan berpengaruh jauh lebih besar dari mata iman. Akhirnya, kehidupan kekristenan yang kita jalani adalah kehidupan yang uring-uringan karena sebuah masalah; penuh dengan kecemasan, ketakutan, dan kekalahan; tidak memiliki sikap iman di dalam Tuhan; kering akan campur tangan Tuhan. Ini bukanlah kehidupan yang Tuhan inginkan! Kita harus mempunyai keyakinan bahwa Tuhan mengontrol seluruh kehidupan kita. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang besar, yang bukan sekadar mampu menciptakan langit dan bumi, tetapi juga mampu mengubah situasi dan kesusahan yang kita hadapi. Untuk itulah kita harus dapat melihat segala keadaan dengan mata iman, agar di setiap sudut jalan kehidupan, kita menemukan campur tangan Tuhan. Jika kita hanya hidup dengan mata jasmani, maka kecillah kekuatan kita, tetapi ketika kita hidup dengan mata iman, maka kita lebih dari seorang pemenang. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu senantiasa menikmati campur tangan-Mu dalam hidupku. Bukalah mata imanku untuk melihat dan merasakan keajaiban-Mu. Amin. (Dod).

Seachtain
Agóidí agus achrann: Seachtain chorraitheach sa pholaitíocht

Seachtain

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 22:14


Ba é seachtain thar a bheith neamhghnách í i gcúrsaí polaitíochta, gan dabht. ­ Le praghsanna breosla ag ardú go géar, shocraítear léirsithe ar fud na tíre an tseachtain seo caite. ­ Chuaigh na mílte i mbun agoide agus dúnadh bóithre, cuireadh bacainn ar scaglanna ola na tíre agus is ar éigean a bhí an tír ar tí stoptha ar fad. ­ Faoi dheireadh, aontaíodh pacáiste ar luach breis agus €700 milliún le dul i ngleic le hardú na bhpraghasanna breosla. ­ Mar sin féin, cáineadh an rialtas go géar faoin chaoi gur láimhséil siad an ghéarchéim agus cuireadh rún muiníne sa Rialtais faoi bhráid na Dála dá bharr. ­ Baineadh siar as daoine freisin nuair a d'éirigh Michael Healy-Rae as a phost mar Aire Stáit go tobann, mar léiriú ar a mhíshástacht leis an Rialtas. ­ Ach tá go leor ceisteanna fós le freagairt. ­ An bhfuil sé d'acmhainn ag an tír €700 milliún a chur ar fáil don earnáil seo? ­ Agus leis an Rialtas ag feidhmiú ar thromlach an-chaol, cén tionchar a bheas ag imeacht na Healy Rae's ón chomhrialtas? ­ Ar Seachtain, labhraíonn an comhfhreagraí polaitíochta, John Downing le Tessa Fleming. ­ FOCLÓIR: ­ Breosla: Fuel ­ Rún: Motion ­ Aighneas: Disagreement ­ Agóideoirí: Protestors ­ Mustar: Pomp ­ Tromchúiseach: Consequential ­ Meath: Decline ­ Clis eacnamúil: Economic crash or breakdown ­ Faoiseamh cánach: Tax relief ­ Fuinneamh: Energy ­ Ag géilleadh: Conceding to ­ Ag teacht salach ar a chéile: At odds with each other ­ Bruscar: Litter/rubbish ­ Iniúchadh: Inspection or examination ­ Ag fulaingt: Suffering ­ Claonta: Biased ­ Féinfhostaithe: Self-employed ­ Cáineadh: Criticism ­ ­ ­ ­See omnystudio.com/listener for privacy information.

Pinter Politik
3 Konflik, 1 Pola?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 11:32


Tiga kali dalam tiga dekade, dunia mengalami guncangan energi yang serius. Tiga kali pula, Indonesia bertahan dari guncangan tersebut. Ini adalah posisi yang tidak bisa disebut hanya sebagai keberuntungan

RTÉ - Iris Aniar
Anna Ní Chartúir.

RTÉ - Iris Aniar

Play Episode Listen Later Mar 31, 2026 16:25


Labhair Anna faoin méid a pléadh ar an gclár "Iniúchadh- Bánú na Tuaith" ar TG4

Free Thinking Through the Fourth Turning with Sasha Stone
NYT's Big Lie: A "Woman" Did Not Commit Mass Murder in Canada

Free Thinking Through the Fourth Turning with Sasha Stone

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 31:57


In 1984, George Orwell wrote, “Freedom is the freedom to say that two plus two make four. If that is granted, all else follows.”The New York Times is no longer free to say what is true. They are compelled to lie either by their newfound fundamentalism, fear of their readers and subscribers, or pressure from the strident activists who police thought and speech in our New Woke Order. We can't let them get away with it. Not this time. The SuspectIt looks like a real headline - a search for the truth. So far, so good. But a few paragraphs in, and it's clear that the New York Times has crossed the Rubicon:On Tuesday afternoon, Jesse Van Rootselaar, 18, grabbed two firearms from her home and, the authorities in British Columbia said, killed her mother and 11-year-old brother. Then she traveled a mile to the Tumbler Ridge Secondary School and killed five students and one educator before turning her weapon on herself.The mass shooting, which also left two children injured with gunshot wounds, has sent shock waves across Canada, where such violence is rare, and has devastated the small rural community of 2,400 people.Her home? She traveled? Before turning her weapon on herself? Was the shooter a woman? If so, wouldn't that be the lead? After all, it's rare for any woman to be pulled into violence online, let alone go on a shooting spree. Sure, there was Audrey Hale out in Tennessee, but according to the Times, she wasn't even a SHE. Back in 2023, they awkwardly opted out of using any pronoun to describe Hale, adding this to their story:But by 2025, when Hale was no longer the only one, they made the decision to use preferred pronouns, yes, even in the wake of a horrific shooting like the one in Minneapolis that, as with Audrey Hale, massacred children.Using that logic, we'd have no choice but to conclude that two women had committed these acts of violence in Minneapolis and now, in Canada, while one male went on a shooting spree in Tennessee. Make it make sense, New York Times. What we're really talking about here is three transgender shooters who targeted children. Robin Westman himself was obsessed with them:If the latest school shooter in Tumblr Ridge targeted and killed children and was also transgender, you'd think that there might be something, anything that the Times could offer its readers instead of lying that the shooter was female. No, the shooter was male. And it matters. The truth matters. Biological reality matters especially when we're talking about criminal profiling.It wasn't just the New York Times, either, though they set the standard. It was CNN, too. The suspect in Canada's Tumbler Ridge mass shooting posted about guns and hunting on her YouTube channel and appeared to have written about her struggles with mental health online, according to social media posts.And the AP:“Cis White Men” No MoreThese white male shooters are given an extra layer of protection just by declaring themselves trans. The formerly hated “cis white males” are magically transformed into women and become the center of attention, treated with sympathy, and are, above all, forgiven almost everything.Look no further than the New York Times to see how they've decided that the only demographic to fear is white men.If any shooter who hailed from the Right went on a rampage and killed kids, it would be the biggest story in the world for weeks, if not months. Everyone would have a convenient receptacle for their rage. Ah, but here, with their most protected, elevated, marginalized group responsible, they must divert that empathy and call a mass murderer a “she.”Then bend over backwards to ensure no one demonizes this specific group, even if an obvious pattern is emerging, as the Times writes:In the aftermath of the shooting, there has also been a focus on Ms. Van Rootselaar's gender identity, at a time when transgender issues have become a socially polarizing force.In a handful of high-profile shootings in the United States in recent years, the perpetrator has been wrongly identified as transgender on message boards and social media, including in the assassination last year of Charlie Kirk.Fewer than 1 in 1,000 mass shooters over the past decade have been identified as transgender, according to the Gun Violence Archive, a nonprofit research group that tracks gun violence in the United States using police reports. The group defines a mass shooting as one in which four or more victims were shot or killed.Tyler Robinson might not have been transgender himself, but he fits the pattern regardless. He was, by all accounts, avenging the pain and suffering of his “trans-furry lover” and wanted to silence Charlie Kirk, who, he said, “spread too much hate,” and it could “not be negotiated down.” Even if this odd new type of killer does not represent real transgender people overall, it represents a new kind of influencer—a hybrid of social justice extremism, self-pity, and fringe losers who want Columbine-level fame. And online, they're getting it.It's not the job of the New York Times to police the Right. It's not their job to do the bidding of Left-wing activists either. It's their job to tell the truth, and in this story, they did not tell the truth about any of these three prominent cases of transgender shooters slaughtering children, choosing instead to use their preferred pronouns. Telling the truth is a dirty job, and it takes someone bold to get that job done. It takes someone like Bridget Phetasy, who does not hold back (full video here): Girl, Boy, Son, DaughterImagine your child has just been shot by a psychotic madman, and in the wake of that murder, as you hold the limp body of your precious son or daughter, you have to then grapple with whether or not to misgender the shooter. That is the absurd reality of the times we're now living through at the hands of the Left.When bodies are identified, we identify them by their biological sex and don't ask anyone how they prefer to be addressed. So why would the New York Times and other outlets play this ugly game? Why? Using preferred pronouns out of politeness in certain situations is one thing. But using them to refer to extreme acts of violence? No. Say what is true. A man raped a woman. A man assaulted a woman. A man massacred children. Do not lie to us about something so important. If a woman did it, as with Audrey Hale, tell us that. We don't care how she identifies. We care that her victims were children and that it was extremely rare for a woman to commit these crimes, unless, of course, you understand she was pretending to be a man, which itself is a story.Only a movement rooted deeply in narcissistic tendencies would divert empathy away from the murdered children to protect the sensitive feelings of transgender people. It is perhaps the height of irony that the Left has abandoned its protection of children entirely while chasing this fast-moving contagion. What has been done to children on their watch is horrific. They've had their breasts amputated. They've been castrated. They've been rendered broken and infertile, dealing with health complications for life. And all for what? Utopia? Does utopia also include covering up the crimes of vicious psychopaths on shooting sprees? Softening them with preferred pronouns to garner sympathy? Oh, New York Times, how the mighty have fallen.Your Lying EyesAlmost nothing we read or see online can be trusted. This image, for instance, has made the rounds but is not the Tumbler Ridge Shooter. And yet, when you head to Snopes to read up on it, this is the correction:On Feb. 10 2026, an 18-year-old Canadian woman shot and killed her mother and stepbrother at their home before heading to Tumbler Ridge Secondary School and killing at least six more as of Feb. 12, 2026, and injuring dozens of others. Of course, it's wrong that this false image was splashed all over the internet and that this person, according to Snopes, is now afraid to go outside. But now we need a Snopes to correct Snopes and tell us the truth about the shooter's gender.And besides, any child knows that's not a woman in the photo, and any reasonable person knows the man who shot those kids in Canada is also not a woman, including the victims who survived and the parents. How long are we going to play this game?Is there any middle ground here? Is there any way to accept that there are transgender people and they should be treated with respect, while also understanding that there is no such thing as transgender people, not really, and that everyone is just kind of pretending? What divides America now, the war we seem to be fighting, is for reality itself. One side is devoted to the oppressor/oppressed mindset, which tells them that ICE is the Gestapo, Trump is Hitler, no humans are illegal on stolen land, and trans women are women. The other side believes in mass deportations, voter ID, and that there are only two sexes. Should we be that surprised that the Republicans took all three branches in 2024?There is such a thing as the truth. And the truth is most definitely not that a woman “traveled a mile to the Tumbler Ridge Secondary School and killed five students and one educator before turning her weapon on herself.” That is the side that is lying. Meet the new influencer: the violent warrior for social justice. To understand this phenomenon of the rise of the trans mass shooter who seeks to do maximum damage by killing children, we have to first travel back to 1999, after Columbine. It wasn't just the shooting itself, but how it was covered. The 24-hour news cycle became popular after the OJ Simpson case, just before the rise of the internet and, with it, instant notoriety that could travel across the world in minutes.Mass shooters feel victimized by society and want to do maximum damage as a form of revenge. The worst of the worst was Adam Lanza, whom many of the subsequent shooters see as a star because he inflicted maximum damage by killing the most children. That is the thrill they're seeking.But we must also look at the effects of the internet —especially social media —on the teenage brain—specifically, the male brain — as whole generations come of age online. It can't be a coincidence that so many of the mass shooters and assassins, from Mathew David Crooks and Tyler Robinson to Robin Westman and Jesse Van Rootselaar, were radicalized right around 2020, during lockdowns. Van Rootselaar began to believe he was trans around that time. It wasn't long after that that his head was filled with violent fantasies, as it is with almost all of these shooters.The rise of transgender ideology can also be tracked alongside social media, not coming into prominence until right around 2012, as Critical Race Theory began to hit schools and universities, and the oppressor/oppressed mindset took hold, and internet users began living double lives - their real lives and their avatar lives. Many white girls sought refuge in becoming trans as a way out, but also as a way to have a protective status for their online avatars.For young men who already felt disconnected and abandoned amid the Great Feminization and Great Awokening, with increasing isolation and lots of attention directed at anyone who chooses to transition, we begin to see a new hybrid - a violent shooter with transgender leanings, merged with anime, furries, and other online fetishized genres. Violence is on the rise on the Left. We can see it everywhere. But this particular brand of violence, killing kids for notoriety, is specific to this odd new hybrid emerging online. Like this video posted five years ago, "Trans Girls Need Guns," an extreme reaction to what they believe is the transphobic Right and MAGA, that there is a “trans genocide” in progress, and they need to arm themselves and seek revenge. Little Pig, Little Pig let me inI'm gonna make a rug out of your skinI'm hunting you down like you've done our worldI'm hunting you down like you've done our girlsThis ain't another witch hunt, ain't another lieWe're gonna burn down every last pig styYou heard it right here and you heard it here firstEvery dead queer leaves behind a curseTrans Girls Need Guns!Bigger than the ones we were assigned toTrans Girls Need Guns!Keep a knife to the thigh in case you gotta slice throughTrans Girls Need Guns!Burn the cis at the stake if they try and stab a stake through youTake them to the gallows, unveil the guillotineIt's the only accountability they've ever seenThey kill us in the streets, desecrated by their lawsNow we have the numbers and we have the clawsLittle pig, Little Pig so full of sinMy boot's gonna kick your face right inYou weren't so sweet & you didn't play niceWe are the cats and now you're the miceTrans Girls Need Guns!Burn the cis at the stake if they try and stab a stake through youGet an extra piece for an enby & a trans boy too!Understanding, let alone stopping, mass shooters has plagued our society since Columbine. It isn't getting any better. It seems that almost every day, someone is opening fire somewhere. What makes these cases unique is not so much that they're transgender but that, because they are transgender, the legacy media will offer a layer of protection to prioritize their fragile feelings over the deaths of even children.We must speak the truth about who they are, what they are, and where they are. Otherwise, there will be more of them. More psychopaths looking for infamy and more dead children. By now, we can't deny what is happening anymore. We need responsible journalists to dig into it and help the public better understand what's going on.Unfortunately, that's not the AP, Reuters, the BBC, CNN, and certainly not the New York Times.// This is a public episode. If you'd like to discuss this with other subscribers or get access to bonus episodes, visit www.sashastone.com/subscribe

The God Minute
2/6 - Concert Friday

The God Minute

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 10:10


I NEED THEE by SELAHWhen I think I'm going underPart the waters, LordWhen I feel the waves around meCalm the seaWhen I cry for help, oh, hear me LordAnd hold out Your handTouch my lifeStill the raging storm in meI need Thee every hour, most gracious LordNo tender voice like Thine can peace affordI need Thee, oh I need TheeEvery hour I need TheeO bless me now, my SaviorI come to TheeI need Thee every hour, in joy or painCome quickly and abide, or life is vainI need Thee, oh I need TheeEvery hour I need TheeO bless me now, my SaviorI come to Thee, yeahO bless me now, my SaviorI come to TheeWhen I think I'm going underHOLINESS by WE THE KINGDOM and CHRIS TOMLINThe train of Your robe flows from Your throneYou wear the crown of majestyI fall on my kneesWhat could I bring to lay before the King of kings?High and exalted, You are set apartThere's no one like You, You alone are GodIt's Your holinessIt's Your holinessLeads me to reverenceI stand in awe and wonderFatherHere in Your presence isHolinessYou're perfect and goodOnly You could make a way for one like meOh, sacred fire, my heart's desireOh, come and fan the flame in meCome and fan the flame in meIt's Your holinessIt's Your holinessLeads me to reverenceI stand in awe and wonderFatherHere in Your presence isHolinessLord, You areHigh and exalted, You are set apartLord, You areThere's no one like You, You alone are GodLord, You areHigh and exalted, You are set apartLord, You areThere's no one like You, GodLord, it's Your holinessIt's Your holinessLeads me to reverence, I stand inI stand in awe and wonderFatherHere in Your presence isFatherHere in Your presence isHolinessFatherHere in Your presence isHolinessPure holiness

concerts ini thine god it meit lordand we the kingdom me oh