Podcasts about Hari

  • 3,423PODCASTS
  • 14,799EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 4DAILY NEW EPISODES
  • Feb 23, 2026LATEST
Hari

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Hari

Show all podcasts related to hari

Latest podcast episodes about Hari

VERY DELTA with Delta Work
"Very Delta" Episode #177 (w/ Hari Nef)

VERY DELTA with Delta Work

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 58:11


Today's guest is a doll. A literal Barbie doll. Hari Nef is in the building! She joins Delta to talk about raving in New York City, landing a role in the 2023 smash hit Barbie, and why a donut shop is only as good as its glazed donut. She also makes a bold proclamation about needing her salad tossed - and yes, we do discuss preferred dressing.Hari even gifts Delta something she's been searching for for years and could never track down. The reaction? Completely gagged.Plus, Delta GOES OFF on venues that refuse to promote their entertainers. Is it really that difficult to print a two-dollar poster and support the girls? Be serious.Listen to Very Delta Ad-Free AND One Day Early on MOM Plus⁠ ⁠Send us an e-mail at readmedelta@gmail.com⁠ FOLLOW DELTA⁠@deltawork⁠ ⁠VERY DELTA IS A FOREVER DOG AND MOGULS OF MEDIA (M.O.M.) PODCASTSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.

new york city delta hari hari nef podcastsee privacy policy
Learnings from Leaders: the P&G Alumni Podcast
 Hari Nair, P&G's VP of R&D Global Fabric Care (APAC & China)

Learnings from Leaders: the P&G Alumni Podcast

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 58:06


The Anfield Index Podcast
Rival Recon: Forest Away 25/26

The Anfield Index Podcast

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 41:12


Hari is back with another Rival Recon as the Reds travel to the City Ground to take on Forest. Joining Hari to discuss the match and Forest's season is Bal Bansal. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

OncLive® On Air
S16 Ep7: Answering Common Questions About Chondrosarcoma Diagnosis and Management: With Hari Desphande, MD, and Philippos Costa, MD

OncLive® On Air

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 27:25


Welcome to OncLive On Air®! I'm your host today, Courtney Flaherty.OncLive On Air is a podcast from OncLive®, which provides oncology professionals with the resources and information they need to provide the best patient care. In both digital and print formats, OncLive covers every angle of oncology practice, from new technology to treatment advances to important regulatory decisions.In today's episode, Philippos Costa, MD, and Hari Deshpande, MD sat down to discuss and answer frequently asked questions about chondrosarcoma in honor of International Chondrosarcoma Awareness Day. This included common pitfalls in the diagnostic process for this rare, heterogenous bone malignancy; the central role of surgery as the primary treatment for localized chondrosarcoma; and the potential application of IDH1-targeted therapy, DR5 agonists, and other emerging targeted therapies in this sarcoma subtype.Dr Deshpande is an associate professor of medicine, clinical research team leader in sarcoma, and the director of Medical Oncology Inpatient Consult Service in the Section of Medical Oncology at Yale School of Medicine. Dr Costa is an oncologist and assistant professor of medicine (Medical Oncology and Hematology) at Yale School of Medicine._____That's all we have for today! Thank you for listening to this episode of OncLive On Air. Check back throughout the week for exclusive interviews with leading experts in the oncology field.For more updates in oncology, be sure to visit www.OncLive.com and sign up for our e-newsletters.OncLive is also on social media. On X and BlueSky, follow us at @OncLive. On Facebook, like us at OncLive, and follow our OncLive page on LinkedIn.If you liked today's episode of OncLive On Air, please consider subscribing to our podcast on Apple Podcasts, Spotify, and many of your other favorite podcast platforms,* so you get a notification every time a new episode is posted. While you are there, please take a moment to rate us!Thanks again for listening to OncLive On Air.*OncLive On Air is available on: Apple Podcasts, Spotify, CastBox, Podcast Addict, Podchaser, RadioPublic, and TuneIn.This content is a production of OncLive. The current episode was filmed in advance of Chondrosarcoma Day, observed on February 6, 2026

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 17 Februari 2026 - Mengendalikan Diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 7:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Februari 2026Bacaan: "Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!" (Amsal 23:1-2) Renungan: Katak Amazon bertanduk adalah seekor katak yang memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan dengan katak-katak lain. Amfibi gemuk ini dapat tumbuh sepanjang 20 cm, dan banyak ditemukan di Kolombia sampai ke Brazil, khususnya di rawa-rawa daerah sungai Amazon. Namanya didapat dari dua tanduk runcing yang mencuat dari kepalanya. Katak yang betina ukurannya lebih besar dari yang jantan, namun warna kulitnya tidak secerah yang jantan. Namun, yang jauh lebih menarik untuk dibahas dari hewan ini adalah nafsu makannya yang luar biasa besar! Katak ini sangat gemuk dan merupakan katak paling rakus di antara katak-katak jenis lainnya. Sangat sering katak ini ditemukan dalam keadaan mati sewaktu berusaha mencoba menelan mangsa mereka yang terlalu besar, sehingga mulut mereka masih berisi mangsa yang tersangkut dan tidak dapat tertelan ketika ditemukan. Nafsu makan berlebihan sungguh sangat berbahaya! Ternyata, bukan cuma katak yang bisa mengalami hal ini. Alkitab menyampaikan sebuah kisah tragis dari bangsa Israel yang mati konyol karena tidak dapat mengendalikan nafsu rakus mereka yang liar. Kisah tragis ini terjadi di daerah yang diberi nama Kibrot-Taawa. Dikatakan bahwa waktu itu ada orang-orang bajingan yang kemasukan nafsu rakus, hingga mereka berteriak meminta makan daging. Hal ini terjadi karena mereka bosan dengan manna yang tiap hari mereka makan. Akhirnya, Musa datang kepada Tuhan dengan membawa segala keluhan bangsa itu, dan singkat cerita Tuhan mengirimkan burung-burung puyuh dari arah sebelah laut dalam jumlah yang luar biasa besar ke sekeliling perkemahan mereka. Burung-burung itu dihamburkan Tuhan begitu saja, sehingga dapat dengan mudah dikumpulkan orang Israel. Namun, hal mengerikan terjadi ketika orang-orang rakus yang mengeluh itu dengan bernafsunya langsung memakan burung itu. Dan sewaktu daging burung itu sudah di mulut mereka dan belum sempat dikunyah, Tuhan yang sangat murka memukul orang-orang rakus tersebut dengan tulah yang besar sehingga mereka mati dalam kekonyolan mereka sendiri. Kondisi ini seperti katak Amazon bertanduk yang mati karena makanan. Terkadang kita menganggap sepele nafsu makan yang berlebihan. Namun, sadarkah kita bahwa ternyata kerakusan adalah suatu kesalahan di mata Tuhan? Kitab Amsal memberikan nasihat kepada kita untuk mencegah nafsu makan yang berlebihan. Dikatakan, jika nafsu makan kita besar, taruhlah sebuah pisau pada leher kita! Sebagai bukti bahwa rakus adalah hal yang jelek, kita bisa lihat ada berbagai macam penyakit yang dapat timbul karena kerakusan akan makanan. Dan rakus akan makanan biasanya mengarah kepada obesitas yang membawa berbagai penyakit di dalamnya, seperti penyakit jantung ataupun diabetes. Kegemukan juga akan membuat gerakan kita terbatas dan kita akan menjadi malas. Jadi, mari kendalikan nafsu makan kita, sebelum kita dibuat mati karenanya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk dapat mengontrol nafsu makanku yang mungkin terlalu berlebihan, sehingga aku berusaha makan sesuai batas yang normal dan sehat. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Pasar Senja: A twilight celebration of Indonesian culture in Melbourne - Pasar Senja Melbourne Rayakan Budaya Indonesia di Hari Kasih Sayang

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:07


Nongkrong Festival brought Pasar Senja to Fed Square, drawing together Melbourne's Indonesian diaspora and the wider community for an evening of music, food, and connection on Valentine's Day. - Nongkrong Festival menghadirkan Pasar Senja di Fed Square Melbourne, menyatukan diaspora Indonesia dan warga Melbourne untuk menikmati musik, makanan, dan kehangatan komunitas di sore Valentine's Day.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 16 Februari 2026 - Melepaskan Kekecewaan, Menghadirkan Kebahagiaan Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (Mazmur 34:19)Renungan: Mina terlahir dari keluarga broken home. Bertahun-tahun ia berusaha mengatasi kekecewaannya dengan kebencian, dendam, kemunafikan, dan ia merasa hidupnya tidak berharga. Hatinya penuh kebencian dan dendam terhadap ayahnya ketika teringat figurnya di masa lalu yang selalu memukuli ibunya dan tidak menyayangi dirinya. Sikap ayahnya itu menyulut perceraian. Walau ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu, namun Mina yang telah tumbuh dewasa, tetap saja menyimpan kepahitan. Apalagi di usia kanak-kanak, pascaperceraian kedua orang tuanya, sang ibu menitipkannya di sebuah panti asuhan. la pun harus berjuang keras sendirian untuk belajar dan menjadi yang terbaik di sekolahnya. Kini ia menjadi wanita karier yang sukses di sebuah perusahaan karena kecerdasannya. Tetapi sayang, ia masih menyimpan kebencian dan dendam. Senyum di wajahnya hanyalah senyum palsu karena tuntutan profesionalitas, namun tetap saja ia merasa tidak bahagia. Topeng kemunafikanlah yang dipertontonkan ke khalayak ramai. Parahnya, ternyata ia seorang penyuka sesama jenis, sebab ia menganggap semua pria sama seperti ayahnya. Faktor psikologis ini yang membuat ia berperilaku menyimpang. Ia menutupi perilaku menyimpangnya dengan pakaian yang indah dan feminin. Di sekeliling kita ada begitu banyak orang yang mengalami kekecewaan seperti halnya Mina. Atau mungkin kita yang sedang mengalami kekecewaan dan sedang berusaha mengatasinya dengan cara kita. Memang, ada banyak jenis kebahagiaan yang ditawarkan oleh dunia untuk mengatasi kekecewaan. Di antaranya melalui musik, pekerjaan, pernikahan, kekayaan, dan ketenaran. Dan kita tergiur olehnya. Ada juga yang mengatasinya dengan kepuasan negatif, seperti selingkuh, mabuk-mabukan, berbuat jahat kepada orang lain, ataupun menggunakan narkoba. Namun, apa pun jenis tawaran dunia ini yang diharapkan bisa mengatasi kekecewaan seseorang, tetap saja tidak mampu mengatasinya. Kekecewaan itu hanya bisa disembuhkan dengan kehadiran Pribadi yang bisa memberi kebahagiaan sejati. Karena itu, biarkanlah Kristus mengisi dan menguasai hati kita. Jangan izinkan kebencian, dendam, dan kepahitan mengisi hati kita. Mari kita buka pintu hati kita dan menerima Dia sebagai Pembebas kita dari belenggu kekecewaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini aku mengatasi kekecewaan dengan hal-hal yang tidak berkenan bagi-Mu. Penuhilah aku dengan kasih-Mu, sehingga saat kekecewaan datang, hatiku hanya tertuju pada-Mu sebagai sumber kelepasan dalam hidupku. Amin. (Dod)

Radio Muhajir Project
Ramadhan Tinggal Menghitung Hari, Segera Bersiap!

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 1:10


Bismillah,Ramadhan Tinggal Menghitung Hari, Segera Bersiap!Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Khutbah Jumat

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 masa biasa, 17 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Yuliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 12-18; Mazmur tg 94: 12-13a.14-15.18-19; Markus 8: 14-21.KUAT MENGHADAPIUJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kuat MenghadapiUjian. Di dalam kitab suci perjanjian baru, Yesus Kristus mengajarkan kitauntuk kuat dalam menghadapi ujian. Pengalaman ujian sering disamakan dengancobaan, yang maksudnya ialah untuk mencobai seseorang apakah mampu melewaticobaan atau tidak. Misalnya di dalam Injil Matius 26: 41 yang sama denganMarkus 14: 38, dan Lukas 22: 40, Yesus mengingatkan supaya kita selalu kuatdalam doa dan berwaspada supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Daging atau tubuhkita lemah sehingga gampang menjadi jalan masuk bagi musuh yang mencobai. Tuhan sendiri juga mengingatkan umat-Nya di dalamperjanjian lama supaya mereka kuat terhadap godaan, cobaan dan ujian hidup.Ketika Musa berhadapan dengan Firaun di Mesir, ia benar-benar di dalam ujianberat. Tetapi ia juga patuh pada tuntunan dan perintah Tuhan. Dengan berpegangpada prinsip ini bahwa Tuhan mengajarkan dan menguatkan kita, jelas sebagaisebuah permainan atau lelucon kalau Tuhan juga yang mencobai kita. Ada anggapandan keyakinan di antara kita bahwa Tuhan mencobai dan menggodai kita sehinggaitu semua dianggap saja sebagai ujian dalam hidup. Ini jelas tidak mungkin.Bagaimana Ia menguatkan kita, Ia juga mencobai apa yang Ia sendiri tetapkan,kuatkan dan lindungi? Oleh karena itu Santo Yakobus dalam bacaan pertamamenegaskan bahwa tidak mungkin Tuhan mencobai kita anak-anak kekasihnya. Tuhantidak punya sistem bermain seperti siapa pun makhluk manusia dan makhluk rohlainnya yang punya keinginan untuk mencoba-cobai, menggoda-godai, ataumemperdaya-dayai pihak lain. Pemimpin penggoda dan penyoba ialah setan.Pengaruh setan ini memprioritaskan kerjanya pada tingkah laku manusia yangbertentangan dengan jalan Tuhan. Karena manusia punya kebebasan, ia bisa jugamemilih untuk condong pada pengaruh setan. Jadi manusia dicobai dan digodaioleh keinginannya sendiri yang sudah dikuasai oleh si jahat. Bilamana kita tahu bahwa kita berada di dalam cobaan?Peristiwa yang dikisahkan di dalam Injil hari ini menggambarkan suatu situasiumum orang-orang berada di dalam cobaan. Situasi itu ialah ketika pikiran danhati kita mulai mengerti dan menganggap bahwa Tuhan jauh atau tidak beradabersama kita. Kekawatiran atau keprihatinan bahwa nasib kita bakal di dalamkesulitan karena di sekeliling kita ada begitu banyak tantangan, kesulitan, danancaman. Bahkan kita sangat dihantui oleh ketidakmampuan kita untuk menghadapisemua itu. Rasa tak percaya pada diri, anggapan bahwa di sekeliling ada banyakancaman, dan pandangan bahwa Tuhan jauh, merupakan keadaan pencobaan yang kitahadapi di dalam hidup ini. Maka nasihatnya ialah: kita mesti kuat! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,penuhilah diri kami dengan semangat iman yang berani dan kuat untuk menghadapisegala cobaan dan ujian hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

Lentera Malam (Podcast Horor)
DITEROR POCONG 40 HARI.! WARGA DILARANG KELUAR RUMAH MALAM HARI

Lentera Malam (Podcast Horor)

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 66:52


Fey menceritakan saat ia masih tinggal di komplek perumahannya, pernah ada kejadian yang membuat warga sekitar gempar setelah adanya salah satu tetangga yang meninggal. Selama 40 hari tidak boleh keluar diatas jam 9 malam, kira kira apa yang terjadi jika fey melanggar hal tersebut?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam

Radio Elshinta
Power Breakfast Spesial Imlek: Olga Lidya, Pagi Hari, Tradisi, dan Harapan Negeri

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 51:29


Edisi spesial Power Breakfast 16 Februari 2026 menghadirkan Olga Lidya. Aktris, model, presenter, sekaligus produser ini berbagi cerita soal rutinitas pagi, olahraga, dan menu sarapan favoritnya di awal pekan. Menyambut Hari Raya Imlek dan Tahun Kuda Api, Olga juga mengulas tradisi keluarga, persiapan pribadi, serta makna Imlek bagi dirinya.Tak hanya itu, obrolan mengalir ke pandangan kritis Olga soal maraknya hoaks, kondisi sosial politik, harapan untuk bangsa ke depan, hingga kemungkinan keterlibatan selebriti di dunia politik. Simak perbincangan hangat, reflektif, dan penuh makna di Power Breakfast kali ini.

Sound Bhakti
Ohe Vaishnava Thakura | HG Vaisesika Dasa | POTH, Puri | 15 Feb 2026

Sound Bhakti

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 5:58


(1) ohe! vaiṣṇaba ṭhākura, doyāra sāgara, e dāse koruṇā kori' diyā pada-chāyā, śodho he āmāya, tomāra caraṇa dhori (2) chaya bega domi', chaya doṣa śodhi', chaya guṇa deho' dāse chaya sat-sańga, deho' he āmāre, bosechi sańgera āśe (3) ekākī āmāra, nāhi pāya bala, hari-nāma-sańkīrtane tumi kṛpā kori', śraddhā-bindu diyā, deho' kṛṣṇa-nāma-dhane (4) kṛṣṇa se tomāra, kṛṣṇa dīte pāro, tomāra śakati āche āmi to' kāńgāla, 'kṛṣṇa' 'kṛṣṇa' boli', dhāi tava pāche pāche TRANSLATION 1) O venerable Vaisnava, devotee of Krsna! O ocean of mercy, be merciful unto your servant. Give me the shade of your lotus feet and purify me. I hold on to your lotus feet. 2) Teach me to control my six passions; rectify my six faults, bestow upon me the six qualities, and offer unto me the six kinds of holy association.* 3) I do not find the strength to carry on alone the sankirtana of the holy name of Hari. Please bless me by giving me just one drop of faith with which to obtain the great treasure of the holy name of Krsna. 4) Krsna is yours. You have the power to give Him to me. I am simply your servant running behind you shouting, "Krsna! Krsna!" ------------------------------------------------------------ To connect with His Grace Vaiśeṣika Dāsa, please visit https://www.fanthespark.com/next-steps/ask-vaisesika-dasa/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Add to your wisdom literature collection: https://iskconsv.com/book-store/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://www.bbtacademic.com/books/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://thefourquestionsbook.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Join us live on Facebook: https://www.facebook.com/FanTheSpark/ Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast/sound-bhakti/id1132423868 For the latest videos, subscribe https://www.youtube.com/@FanTheSpark For the latest in SoundCloud: https://soundcloud.com/fan-the-spark ------------------------------------------------------------ #spiritualawakening #soul #spiritualexperience #spiritualpurposeoflife #spiritualgrowthlessons #secretsofspirituality #vaisesikaprabhu #vaisesikadasa #vaisesikaprabhulectures #spirituality #bhaktiyoga #krishna #spiritualpurposeoflife #krishnaspirituality #spiritualusachannel #whybhaktiisimportant #whyspiritualityisimportant #vaisesika #spiritualconnection #thepowerofspiritualstudy #selfrealization #spirituallectures #spiritualstudy #spiritualquestions #spiritualquestionsanswered #trendingspiritualtopics #fanthespark #spiritualpowerofmeditation #spiritualteachersonyoutube #spiritualhabits #spiritualclarity #bhagavadgita #srimadbhagavatam #spiritualbeings #kttvg #keepthetranscendentalvibrationgoing #spiritualpurpose

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-6 masa biasa, 16 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 8:25


Dibawakan oleh Sr Skolastika MCFSM dan Sr Emiliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Palanga Sampit Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 1-11; Mazmur tg 119: 67.68.71.72.75.76; Markus 8: 11-13.MENIKMATI UJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Menikmati Ujian.Di dalam semua aspek kehidupan kita, ujian terjadi dalam suatu proses untukmembuktikan sesuatu hasil baik untuk jumlah maupun kualitas. Apa pun bentuk dankarakternya ujian itu, aspek dasarnya ialah orang yang mengalaminya berada didalam situasi dicoba atau diuji kemampuannya.  Sikap yang umum ialah keadaan jiwa dan raga orang yangmenghadapi ujian berada dalam suatu keadaan negatif atau positif. Orang bisagugup, berdebar, takut, kurang yakin, dan mengeluh. Orang bisa juga berani,konsentrasi, fokus, percaya diri, dan yakin untuk menghadapi lalu akhirnyamelewati ujian. Situasi bisa terlihat di wajah mereka, namun justru lebih seruialah di dalam jiwanya. Kedua situasi ini menggambarkan bagaimana seseorangmenikmati ujian itu. Orang bersikap negatif ketika menghadapi ujian disebabkanoleh aneka alasan. Yang paling umum ialah karena yang bersangkutan kurang atautidak siap. Ketidaksiapan mental dan semangat biasanya langsung membuat tubuhmenjadi gugup, gemetar, keringatan, dan lemah. Dalam keadaan seperti ini, sikapmenyerah bukan mustahil di mana yang bersangkutan bisa menolak untuk menghadapiatau menghadapi saja tetapi dengan risiko pada hasil di bawah harapan. Ini berbanding terbalik dengan sikap positif dan optimisdalam menghadapi ujian, yaitu orang yang siap jiwa dan raga. Bahkan kesiapanini diungkapkan dengan suatu kegirangan dan kerinduan untuk mengantisipasiujian. Sikap seperti ini bisa membuktikan bahwa yang bersangkutan yakin akanhasil yang bakal dicapai memuaskan dan memenuhi harapan. Atau sikap ini jugamerepresentasi sebuah sikap mental pada orang yang percaya bahwa hasil baikatau buruk bukanlah hal yang prioritas, tetapi  ini menjadi kesempatan untuk menempah danmelatih diri. Dua sikap positif ini ditunjukkan oleh kedua bacaan kitahari ini. Santo Yakobus dalam bacaan pertama memberikan nasihat bahwa ujiandalam hidup memang mesti dilalui karena hasilnya adalah sebuah ketekunan yangmerupakan jalan menuju kesempurnaan. Yesus diuji terus menerus oleh kaum Farisidan para cendekia ahli Taurat. Tetapi biasanya Yesus membungkam mereka. Diaadalah Tuhan maka tak perlu ujian. Tetapi yang Ia anggap sebagai kemunduranialah mereka yang mengujinya tak mendapatkan keuntungan apa-apa. Itu berartibahwa Yesus yang siap, sedangkan mereka tidak siap dalam medan ujian. Jadihukumnya pasti: sebelum ujian utama, harus awali dulu dengan banyak ujianpemanasan alias persiapan-persiapan dan antisipasi dalam segala bentuknya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami selalu dengan meletakkan kata-kata dan tindakan yangbenar dan tepat dalam setiap kesempatan kami hadapi ujian hidup ini. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
World Radio Day: The Transformation of Radio's Role from the Struggle Era to the Disruption of AI - Hari Radio Sedunia: Transformasi Peran Radio dari Era Perjuangan hingga Disrupsi Kecerdasam Buatan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 16:39


Every February 13, the world celebrates World Radio Day in honor of the proven most resilient medium in the history of mass communication. However, this year we stand on the verge of a great transformation: the meeting point between analog frequencies and artificial intelligence (AI). - Setiap tanggal 13 Februari, dunia merayakan Hari Radio Sedunia untuk menghormati medium yang terbukti paling tangguh dalam sejarah komunikasi massa. Namun, tahun ini kita berdiri di ambang transformasi besar: titik temu antara frekuensi analog dan kecerdasan buatan (AI).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 14 Februari 2026 - Tetaplah setia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 5:43


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 masa biasa, 14 Februari 2026, Peringatan Santo Sirilus, Rahib dan Metodius, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 7:27


Dibawakan oleh Sr Sisilia MCFSM dan Sr Rini MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 12: 26-32; 13: 33-34; Mazmur tg 106: 6-7a.19-20.21-22; Markus 8: 1-10.SANTAPAN ROHANIYANG MEMPERSATUKAN Tema renungan kita pada hari ialah: Santapan Rohani YangMempersatukan. Persekutuan di dalam satu keluarga tampak amat jelas ketikasemua anggota keluarga kompak menghadiri Misa Kudus, lalu melanjutkannya denganmakan siang bersama. Ini adalah sebuah kegiatan rutin. Persekutuan seperti inisangat bertentangan dengan nasib umat Allah di bawah raja-raja setelah matinyaSalomo. Yang paling tragis ialah raja Yerobeam memperbesar dosanya denganmelawan Roh Allah karena ia percaya kepada dewa-dewa.  Santapan rohani yang tersedia bagi orang-orang beriman,pengikut Kristus, ialah persembahan diri Yesus sebagai bagian utamapekerjaan-Nya menjalani kehendak Bapa. Dalam seluruh karya pelayanan, Iamenampakkan tindakan pemberian diri-Nya dengan disaksikan oleh para rasul danbanyak orang di sekeliling-Nya. Mereka semua dibuat kagum, bangga, senang danpercaya akan tindakan-tindakan itu. Tetapi di atas semua itu ialah tindakanpuncak, yaitu mati untuk menebus semua umat manusia. Ia tandai peristiwa puncak ini dengan tindakan kenangan didalam Gereja untuk mengalami langsung kehadiran diri-Nya yang menjadi santapanbagi seluruh umat-Nya, demi memperkuat dan memelihara persekutuan yang sudah Iabangun. Kita mengenalnya sampai detik ini dengan nama Ekaristi. Yesus pertamakali membawa para pengikut-Nya dan semua orang yang mendengar-Nya, dengan penuhiman ke sebuah pengalaman menyantap diri-Nya sendiri, ialah pada waktu iamemperbanyak roti bagi ribuan orang yang lapar dan haus di padang rumput yangluas.   Pemberian makan kepada ribuan orang ini kemudiandipertegas lagi maknanya pada saat menjelang wafat-Nya, ketika Ia makanperjamuan malam bersama para rasul, dan di sana Ia membagi-bagikan roti dananggur. Sabda-Nya ialah supaya mereka terus melanjutkan peristiwa merayakansantapan rohani ini sebagai kenangan akan Dia, sekaligus menjadi penguatanrohani bagi semua yang mengambil bagian di dalamnya. Di dalam perjamuan makanitu, satu tindakan Yesus dengan pemecahan dirinya dan dibagi-bagikan menandakansakramen Ekaristi dan Imamat.  Jadi persekutuan yang kita perkuat terus-menerus baikmelalui doa dan tindakan nyata bergantung sekali pada dua unsur dasar ini: Ekaristidan Imamat. Sakramen ekaristi sebagai santapan rohani, sedangkan imamat sebagaihak istimewa untuk menjalankan dan memimpin peristiwa kenangan itu supayamemiliki legitimasinya dari Tuhan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus,semoga persekutuan kami di dalam dan bersama Dikau menjadi kekuatan yang sangatnyata di dunia ini untuk menghadirkan kerajaan Allah yang dapat membaharuiseluruh muka bumi ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

Basics of Sikhi Podcast
Rare Q&A on Naam, Mukti & Much More - Sant Baljinder Singh Ji & Sant Hari Singh Ji

Basics of Sikhi Podcast

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 63:23


In this special podcast, Sant Baba Baljinder Singh Ji and Sant Hari Singh Ji come together for a rare and enlightening Q&A session. From the mystery of Guru Gobind Singh Ji's return to the practical steps of Naam Simran and Amrit Vela, this episode is packed with timeless wisdom, inspiring stories, and deep spiritual insights. This release is in tribute and remembrance of Sant Baba Baljinder Singh Ji, Mukh Sevadar Rara Sahib - (1962-2025).——————————————————

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 Februari 2026 - Bijak sebelum menilai dan menyimpulkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Februari 2026Bacaan: "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (Matius 7:1)Renungan: Suatu hari, di kereta api ada seorang anak gadis duduk di samping ibunya. Di dalam kereta, gadis itu memandang keluar jendela, dan tak henti-hentinya menyebut hal-hal yang ia lihat di sepanjang perjalanan dengan antusias. "Ma lihat, pohon-pohon itu. Wah, sawahnya benar-benar bagus ! Sungainya indah!" Di depan mereka duduk sepasang anak muda. Keduanya melihatnya dengan tatapan heran. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan anak gadis itu tampak begitu kekanak-kanakan dan berlebihan. Karena gadis tersebut terus saja menyebut hal-hal yang ia lihat, akhirnya salah satu dari anak muda itu mulai tidak tahan dan mengeluh kepada sang ibu. "Kenapa sih anak ibu lebay, sekali ? Masak, sungai, pohon, saja dibilang bagus? Norak! Kayak ga pernah lihat aja sebelumnya!" Si anak terdiam. Ibunya langsung menjawab, "Ya, anak saya ini memang sudah lama sekali tidak melihat hal-hal seperti ini. Beberapa tahun ini, matanya mengalami kebutaan, dan baru hari ini, setelah dioperasi seminggu yang lalu, penglihatannya kembali normal." Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar juga bersikap demikian? Ketika melihat ada teman yang begitu bersemangat karena doanya dijawab, mungkin ada yang menilai bahwa ia berlebihan. Padahal, orang tidak tahu, berapa lama ia sudah menanti untuk jawaban doa itu. Saat pemilik Facebook, Mark Zuckerberg menikah dengan wanita yang parasnya biasa saja, banyak orang menilai bahwa pilihannya kurang tepat. Padahal, mereka tidak tahu dengan keadaan yang sebenarnya. Ya, orang hanya bisa menilai dari luar, cuma memerhatikan yang di permukaan saja. Mari kita belajar untuk tidak cepat menghakimi. Apa yang kita nilai benar, baik, salah, keliru atau tidak baik kadang-kadang faktanya tidak seperti yang kita pikirkan. Oleh sebab itu, berhati-hatilah sebelum bicara. Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai. Jika kita melakukannya, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar tidak mudah menghakimi orang lain, karena apa yang kupikirkan belum tentu sama dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-5 masa biasa, 12 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 9:09


Dibawakan oleh Suster Yulia Bela MCFSM dan Suster Tania MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 11: 4-13; Mazmur tg 106: 3-4.35-36.37.40; Markus 7: 24-30.PERSEKUTUANADALAH PANGGILAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persekutuan AdalahPanggilan. Seorang bapak berusia 75 tahun meminta Pastor Paroki untuk dibaptismenjadi seorang Katolik. Hidupnya selama ini sebagai orang yang tidak beragama.Pastor memberikan persiapan khusus kepadanya sebelum dibaptis. Tidak lamasetelah mengikuti katekumen, istrinya yang berusia 72 tahun juga meminta untukdibaptis. Maka Pastor Paroki memberikan persiapan kepada mereka bersama-sama.Mereka berkata: tidak ada terlambat dalam beriman kepada Tuhan. Langkah yang diambil oleh pasutri lansia itu merupakansebuah perwujudan persekutuan sebagai panggilan. Tuhan tidak membutuhkanpersekutuan, tapi kita yang membutuhkan supaya kita dapat bersatu dengan-Nya.Panggilan kita manusia di dunia ini sampai ke titik persekutuan itu. Namun halini tidak mudah. Kegagalan raja Salomo dalam mempertahankan persekutuan denganTuhan adalah salah satu contohnya. Ia tidak mengikuti teladan ayahnya, rajaDaud. Dosa Salomo terbesar yang membuat ia dikutuk oleh Allahialah mengikuti kehendak para istrinya yang berlatarbelakang tidak berimankepada Tuhan. Para istri menyembah dewa-dewa. Murka Tuhan menggoyahkankerajaannya. Pada saat kerajaan itu dilanjutkan oleh putra Salomo, kerajaan itumengalami perpecahan besar. Hukuman atas dosa melawan Roh Kudus ialahkehancuran dan tidak dapat diampuni, begitu kata Yesus dalam kitab suci. Salomo sangat jelas memperlihatkan suatu perpecahan ataspersekutuan yang sudah diwariskan dengan mantap, dengan paling kentara ialahpemisahan antara yang kafir dan yang percaya. Ada suatu pemahaman bahwa kafiritu paling jahat dan tak bisa berpaling kepada Allah. Orang beragama kalaumasuk ruang hidup, bersentuhan, dan berinteraksi atau berkomunikasi dengan yangkafir sudah langsung menajiskan diri mereka. Tidak ada kemungkinan untukterjadi relasi satu titik pun dengan mereka yang berlainan kepercayaan dengannya. Justru di sini yang menciptakan perpecahan ialahorang-orang beragama. Orang kafir hanya berusaha untuk hidup baik sebagaimanusia dan mengusahakan kelayakan hidup di dunia ini. Dalam sanubarinyatersimpan benih-benih iman yang tinggal menunggu saatnya untuk terbuka, lalumereka memandang dan percaya kepada Allah. Yesus merintis jalan terbuka bagimereka. Ia membuka hati orang kafir, melebarkan jalan baginya untuk percayakepada Tuhan. Yesus jauh lebih bijaksana daripada Salomo, karena ia menyatukanorang beragama dengan mereka yang dipandang kafir. Tugas yang sama yang mestikita lanjutkan pada saat ini. Saat ini tidak cocok untuk memandang orang lainkafir!Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, berikanlah kami hati yang bijaksana sehingga kami dapat menciptakandan mempertahankan persekutuan hidup di antara kami, dan bukan merusaknyadengan perpecahan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

The Anfield Index Podcast
Rival Recon: Sunderland Away 25/26

The Anfield Index Podcast

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 42:12


Hari is back with another Rival Recon as the Reds travel to Sunderland on Wednesday night  Joining Hari to discuss the match and Sunderland is Dave Lawrence from WTF Sunderland Podcast. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 11 Februari 2026 - Menerima diri dan orang lain apa adanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 4:24


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 11 Februari 2026Bacaan: "Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang." (1 Korintus 1:26)Renungan: Ada seorang pemuda yang telah berumur masih terus mencari pasangan hidup yang ideal. Suatu hari, ia menemukannya. Si gadis cantik dan pintar namun ia tidak jadi menikahinya sebab gadis itu tidak bisa memasak! Lalu ia mencari lagi dan akhirnya menemukan gadis yang bahkan lebih cantik dari sebelumnya. Bahkan si gadis pandai memasak. Ya, masakannya luar biasa lezat karena ia punya usaha restoran sendiri. Hebat bukan? Namun pemuda ini tak bisa menikahinya karena sang wanita tak pandai merawat diri. la tidak bisa make up sendiri, memakai pakaian pun tak pernah mengikuti mode dan tren yang ada. Jadi pemuda itu pun pergi meninggalkannya. la mencari lagi selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sampai akhirnya menemukan seorang gadis yang menurutnya sangat sempurna. la begitu cantik, masakannya melebihi restoran bintang lima, dan yang terpenting ia begitu cerdas. la sempurna! Tapi, pemuda ini tak bisa menikahinya. Mengapa? Sebab gadis ini sedang mencari pria yang sempurna ! Ada orang yang juga demikian, ia mencari perusahaan yang sempurna. la ingin punya pendapatan seperti yang diharapkan. la mau memiliki atasan dan teman kerja yang ideal, yang semuanya sesuai dengan kriterianya. Apa itu mungkin? Sepertinya tidak. Mengapa? Karena dunia penuh dengan kekurangan di sana-sini. Ketidaksesuaian yang ada sudah semestinya tidak membuat kita stress, namun menyikapinya dengan bijak. Misalnya, teman kerja yang tak bersahabat, yang tak sempurna dapat memacu kita untuk belajar memahami orang, belajar bersabar, dan seterusnya. Renungkanlah, Allah pun saat menerima kita, la tidak melihat dan tidak mencari kesempurnaan dalam diri kita, lalu mengapa kita malah menuntut agar orang di sekitar kita sempurna? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau menerima aku apa adanya. Ajarilah aku agar akupun dapat menerima keberadaan orang-orang di sekitarku apa adanya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 10 Februari 2026 - Hati yang berbelas kasih dan peduli sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Februari 2026Bacaan: "Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah." (1 Petrus 4:2)Renungan: Suatu ketika seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia bertemu seorang prajurit yang tak akan pernah dilupakannya, bernama Harry. Harry yang dikirim untuk menjemput profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian ia juga menolong orang yang tersesat dan menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya. "Darimana kamu belajar hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Oh," jawab Harry. "Selama perang, saya kira." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat tugasnya membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya. "Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah," katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan saat mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan anugerah dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Jika kita bisa bangun pagi hari ini tanpa kekurangan suatu apa pun yang baik, itu semua merupakan sebuah anugerah dan kesempatan berharga yang Tuhan berikan. Oleh karena itu sudah seharusnya kita memanfaatkan hari ini, dengan menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang positif, yang Allah kehendaki. Berhentilah beranggapan bahwa keberadaan kita hanya sebuah hal yang biasa. Tidak. Jika Tuhan memberi nafas hidup yang baru, berarti ada hal baru pula yang ingin Dia beri, harapan, iman yang baru, terobosan yang baru dan masih banyak lagi hal-hal besar yang mau Dia nyatakan bagi karir dan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belaskasih-Mu, sehingga hatiku pun mudah tergerak untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 9 Februari 2026 - Tetaplah membalas dengan sikap baik dan sopan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 4:57


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Februari 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Suatu hari, ada dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Bahkan sepanjang melayani, wajahnya terlihat cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Namun orang kedua tetap santai, tidak mempermasalahkan itu sama sekali. Bahkan ketika membayar dan hendak pergi dari sana, ia bersikap sopan kepada penjual itu. Di sebuah kafe, orang pertama berkata kepada sahabatnya, "Saya tidak habis pikir, mengapa kamu masih bisa bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan tadi itu." Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain." "Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama yang masih merasa jengkel. "Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh itu tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri." Seringkali orang memang terpengaruh oleh sesamanya. Jika mereka baik, kita akan berbuat sebaliknya. Kalau orang-orang menghargai kita, kita akan dengan senang hati menghargai mereka juga. Namun jika orang berlaku buruk, kurang ramah, ketus dalam bicara, tidak sopan, kita pun cenderung melakukan hal yang sama. Tanpa sadar orang jadi ikut-ikutan kesal, tidak terima, dan seterusnya. Bila ini terjadi, berarti kita sudah membiarkan diri dikontrol orang. Mari kita belajar bertanggung jawab atas diri sendiri. Kita bersikap sopan, bukan karena orang layak menerimanya, bukan karena mereka sudah melakukan kebaikan pada kita, akan tetapi kita melakukannya karena kita adalah orang-orang yang baik, santun dan terhormat, yang tetap sopan sekalipun diperlakukan arogan. Pastikan perilaku buruk orang sekitar tidak memengaruhi kualitas kerja dan keberadaan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, sehingga walau pun banyak orang mengecewakanku, hatiku tetap tenang karena Engkau telah menguasaiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 7 Februari 2026 - Miliki Tekad Yang Kuat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 7 Februari 2026Bacaan: "Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab Tuhan menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi Tuhan yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau. " Lalu berjalanlah keduanya." (2 Raja-raja 2:6)Renungan: Seorang ayah berpesan kepada kedua orang anaknya yang akan mengikuti ujian sekolah. Katanya, "Asalkan nilai-nilai kalian tidak ada di bawah angka enam, ayah sudah sangat senang dan tidak akan marah!" Akan tetapi anak bungsunya melakukan lebih dari permintaan ayahnya. la mendapatkan nilai yang sangat memuaskan sehingga ia menjadi juara satu di kelas. Hebatnya, meski berulang-ulang ayahnya memberikan pesan yang sama keberhasilan si bungsu bukan karena pesan tersebut melainkan si bungsu memang sudah bertekad kuat untuk selalu mendapatkan juara satu. Kemudian sang ayah memberikannya hadiah istimewa. Meskipun rombongan nabi di Betel dan Yerikho mengetahui bahwa Nabi Elia akan terangkat ke surga pada hari itu juga, tetapi hanya Elisa yang mengikuti Nabi Elia. Meski Nabi Elia berkata supaya Elisa tinggal, tetapi Elisa untuk ketiga kalinya juga dengan tekad yang kuat tetap mengikuti Elia. Elisa menjawab bahwa dirinya tidak akan meninggalkan Elia. Alhasil, tekad kuat Elisa tersebut membawa dirinya memperoleh kesempatan untuk meminta dua bagian roh Elia supaya dipenuhi kuasa Tuhan. Setelah Elisa melihat Nabi Elia terangkat ke surga, Elisa pun memperoleh yang dimintanya. Sementara itu rombongan nabi hanya mengetahui tetapi tidak melihat dan tak mendapatkan sesuatu. Banyak orang mengharapkan sesuatu yang istimewa tetapi tidak semua mendapatkan apa yang diharapkannya, karena masing-masing orang mempunyai tekad yang berbeda-beda. Orang yang bertekad kuat tidak akan tinggal diam dan berhenti begitu saja pada tantangan yang menghadang. Orang yang memiliki tekad yang kuat akan mengusahakan berbagai cara agar sesuatu yang diharapkannya terjadi. la akan bertindak berbeda melebihi orang-orang di sekitarnya hingga dirinya memperoleh hasil melebihi hasil rata-rata. Jadi milikilah tekad yang kuat kalau ingin berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, banyak impian dalam pikiranku demi kehidupan yang lebih indah. Oleh karena itu berilah aku semangat dan tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Aku percaya, dengan pertolongan-Mu dan tekad ku, apapun yang menjadi keinginanku sesuai juga dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Sound Bhakti
Global Youth Retreat Kirtans-2 | HG Vaisesika Dasa | South India | Dec 2025, Jan 2026

Sound Bhakti

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 132:39


Śrīla Jīva Gosvāmī has also cited the Cāturmāsya-māhātmya of the Skanda Purāṇa concerning the necessity of chanting Hare Kṛṣṇa in this age: tathā caivottamaṁ loke tapaḥ śrī-hari-kīrtanam kalau yuge viśeṣeṇa viṣṇu-prītyai samācaret “In this way the most perfect penance to be executed in this world is the chanting of the name of Lord Śrī Hari. Especially in the Age of Kali, one can satisfy the Supreme Lord Viṣṇu by performing saṅkīrtana.” (Purport, SB 12.3.52) To connect with His Grace Vaiśeṣika Dāsa, please visit https://www.fanthespark.com/next-steps/ask-vaisesika-dasa/ ------------------------------------------------------------ Add to your wisdom literature collection: https://iskconsv.com/book-store/ https://www.bbtacademic.com/books/ https://thefourquestionsbook.com/ ------------------------------------------------------------ Join us live on Facebook: https://www.facebook.com/FanTheSpark/ Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast/sound-bhakti/id1132423868 For the latest videos, subscribe https://www.youtube.com/@FanTheSpark For the latest in SoundCloud: https://soundcloud.com/fan-the-spark ------------------------------------------------------------ #kirtan #spiritualmusic #spiritualsongs #spiritualawakening #soul #spiritualexperience #spiritualpurposeoflife #spiritualgrowthlessons #secretsofspirituality #vaisesikaprabhu #vaisesikadasa #vaisesikaprabhulectures #spirituality #bhaktiyoga #krishna #spiritualpurposeoflife #krishnaspirituality #spiritualusachannel #whybhaktiisimportant #whyspiritualityisimportant #vaisesika #spiritualconnection #thepowerofspiritualstudy #selfrealization #spirituallectures #spiritualstudy #spiritualquestions #spiritualquestionsanswered #trendingspiritualtopics #fanthespark #spiritualpowerofmeditation #spiritualteachersonyoutube #spiritualhabits #spiritualclarity #bhagavadgita #srimadbhagavatam #spiritualbeings #kttvg #keepthetranscendentalvibrationgoing #spiritualpurpose------------------------------------------------------------ To connect with His Grace Vaiśeṣika Dāsa, please visit https://www.fanthespark.com/next-steps/ask-vaisesika-dasa/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 5 Februari 2026 - Pribadi yang rajin mengembangkan potensi diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 3:41


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Februari 2026Bacaan: "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25)Renungan: Kita tentu tidak mau hidup bersama seorang pembunuh, bukan? Akan tetapi, sadarkah bahwa kita sering kali hidup nyaman bersama pembunuh yang kejam? Pembunuh itu bernama kemalasan. Apa yang dibunuhnya? Semua kemungkinan kita untuk mencapai keberhasilan. Meskipun kita memiliki pelbagai faktor yang dibutuhkan untuk berhasil tetapi bila kita malas maka keberhasilan tidak akan menghampiri diri kita. Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah hidup dalam kemalasan? Amsal memberikan empat karakteristik orang yang malas. Pertama, si pemalas selalu menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk membenarkan kemalasannya. Kedua, si pemalas suka menunda suatu pekerjaan. Ketiga, si pemalas terbiasa tidak menyelesaikan tugas yang sudah dimulainya. Terakhir, si pemalas sering merasa diri paling benar dibandingkan orang lain. Berdasarkan panduan dari Amsal ini, marilah kita memeriksa diri dengan teliti dan jujur. Apakah kita sudah bersahabat dan bahkan dikuasai oleh kemalasan? Bertobatlah dari kemalasan sebelum kita menyesal karena sudah membuang banyak kesempatan berharga untuk berhasil tanpa bisa memperolehnya kembali. Jangan lupa, kemalasan juga adalah dosa yang dibenci oleh Tuhan karena kita tidak mengembangkan potensi yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerajinan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga apapun yang aku lakukan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 4 Februari 2026 - Dia memperbaiki goresan kesalahan manusia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Februari 2026Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"... Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17) Renungan: Seorang pelukis duduk menghadap selembar kertas kosong. Satu demi satu cat warna ia bubuhkan. Tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya dan oh... lukisan itu tergores! Tampaknya sebuah karya telah berakhir. Semua orang berpikir sang pelukis akan melemparkan lukisan "cacat"-nya ke tempat sampah. Ternyata tidak. Dengan cekatan sang pelukis membaurkan noda goresan dengan cat warna lainnya. Luar biasa di tangan seorang pelukis handal, lukisan yang tergores dapat tetap menjadi sebuah mahakarya! Tuhan ialah Sang Pelukis Handal. la duduk melukis tiap lembar kehidupan kita. Ada saat kita "menyenggol" tangan Tuhan. Kita melakukan dosa yang membuat karya Tuhan tergores. Apakah Tuhan "membuang" kita? Tidak! Kita dapat melihat buktinya dari pengalaman Petrus. Betapa indah Tuhan melukis kehidupan Petrus! Penjala ikan dijadikan-Nya penjala manusia. Namun tiga kali Petrus menyangkal Yesus Tergores sudah lukisan kehidupan Petrus! Tetapi Tuhan tetap mau memakai hidupnya. Tiga kali Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku". Tiga kali Petrus menggores karya Tuhan, tiga kali pula Tuhan membubuhkan warna kasih yang membaurkan noda goresan pelanggarannya. Saat ini lukisan kehidupan kita mungkin tergores. Kesalahan kita lakukan, dosa kita perbuat. Daripada berkubang dalam kesedihan, mari datang kepada Tuhan untuk menyerahkan lukisan itu kepada-Nya! Tidak peduli betapa buruk pelanggaran dan dosa merusaknya, Tuhan mampu memperbaiki. Warna kasih Tuhan membaurkan noda goresan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat sebuah mahakarya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku sebab aku orang berdosa. Basuhlah diriku dengan kuasa Darah-Mu, sehingga Kau kuduskan kembali diriku untuk melayani-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 3 Februari 2026 - Belajar menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 2 Februari 2026 - Taat kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 2 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." (Yunus 1:3a)Renungan: Ngeyel dalam bahasa Jawa berarti sulit diberi tahu, suka menentang, cenderung menuruti kemauan sendiri, mengambil jalan tidak pada arah yang seharusnya ditempuh, bahkan memilih langkah yang menjauhi atau bertentangan dengan tujuan yang harus dicapai, tanpa alasan memadai, atau tanpa alasan sama sekali. Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe untuk mengingatkan penduduk kota itu agar mereka bertobat, tetapi Yunus justru ke Yafo, lalu berlayar ke Tarsis untuk menjauhi tugas itu, bahkan untuk menjauh dari Tuhan. Alasan Yunus adalah Yunus tidak mau orang Niniwe bertobat, diampuni, dan selamat. Yunus ingin orang Niniwe dibinasakan. Alasan yang egois dan kejam. Ternyata, Yunus adalah orang yang ngeyel, bahkan tidak tanggung-tanggung Yunus ngeyel kepada Tuhan. Tahukah kita bahwa kita pun sesekali atau sering bersikap seperti Yunus: ngeyel kepada Tuhan? Mungkin ada yang bilang, "Ngeyel kepada Tuhan? Mana kami berani? Kalaupun ngeyel, kami ngeyel yang biasa-biasa saja." Benarkah? Coba lihat ini: Mestinya beribadah di gereja, tetapi menghabiskan hari Minggu di tempat wisata. Mestinya bertindak jujur, tetapi melakukan korupsi. Mestinya menggunakan waktu secara bertanggung jawab, tetapi menghabiskannya untuk hal-hal tak bermakna. Bukankah itu bentuk ngeyel kepada Tuhan? Sepertinya, tak habis-habisnya kita harus bertelut memohon ampun kepada Tuhan, karena makin dalam kita memandang hidup kita, makin banyaklah kita temukan ke-ngeyel-an kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena tanpa aku sadari begitu banyak ketidaktaatan yang kulakukan pada-Mu, sehingga seringkali aku berada di luar jalan-Mu. Amin. (Dod).

The Anfield Index Podcast
Rival Recon: Newcastle Home 25/26

The Anfield Index Podcast

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 43:31


Hari is back with another Rival Recon as the Reds welcome Newcastle to Anfield on Saturday night. Joining Hari to discuss the match and Newcastle's season is Chris Waugh. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 31 Januari 2026 - Selalu Mengingat Kebaikan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 31 Januari 2026Bacaan: "Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2) Renungan: Ada seorang pelayan Tuhan yang bercerita bahwa seseorang yang telah banyak ia tolong selama ini, telah menjelek-jelekkan dirinya di hadapan banyak orang Hal ini disebabkan karena kekecewaan orang tersebut kepadanya yang tidak bersedia lagi membantunya di dalam mengatasi kesusahan yang ia alami. Alasannya, menurut pelayan Tuhan tersebut, orang itu tidak perlu dibantu lagi karena dia tidak pernah mau berusaha keras di dalam hidupnya, dia hanya mengharapkan bantuan orang lain. Lagi pula ia mempunyai sifat yang kurang baik. Harapan pelayan Tuhan itu adalah bisa mendidik dia untuk belajar bertanggung jawab. Karena itulah orang itu menjadi kecewa dan menjelek-jelekkan pelayan Tuhan itu di hadapan orang lain. Dia sudah tidak ingat lagi segala kebaikan yang dia terima darinya. Banyak orang seperti itu, begitu cepat melupakan kebaikan orang lain. Itu adalah suatu sifat yang tidak baik. Namun, yang lebih parah lagi adalah orang Kristen yang begitu cepat melupakan kebaikan Tuhan. Setiap kita pasti pernah mengalami kebaikan Tuhan, walaupun kadangkala kita tidak menyadarinya. Ada kebaikan Tuhan secara khusus yang kita alami, seperti berkat materi di kala kita kekurangan, kesembuhan di kala kita sakit. Ada juga berkat Tuhan secara umum yang kita alami, seperti napas hidup dan kekuatan yang Dia beri setiap hari. Itu semua adalah kebaikan Tuhan yang tidak bisa kita lupakan. Demikian juga dengan Daud, setelah mengalami banyak kebaikan Tuhan, dia tidak melupakannya, "Pujilah TUHAN. hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikanNya!" Daud dengan gamblang menjelaskan kebaikan Tuhan yang telah dia rasakan. Daud mengakui bahwa Tuhan sudah mengampuni kesalahannya. Dia merasakan bagaimana Tuhan menyembuhkan penyakitnya. Dia merasakan anugerah penebusan, kasih dan rahmat-Nya. Bahkan, dia merasakan bahwa Tuhan telah memampukannya untuk berbuat baik. Itulah sebabnya dia terus merasakan kekuatan yang luar biasa, baik waktu muda, maupun ketika sudah berumur senja. Daud menggambarkan dirinya seperti burung rajawali yang mengalami pembaruan. Ini berbeda dengan bangsa Israel yang keluar dari Mesir, khususnya yang usianya 20 tahun ke atas. Kisah pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir dan segala berkat Tuhan selanjutnya, tidak membuat mereka berpaut sepenuhnya kepada Tuhan. Ketika ada masalah, dengan segera mereka melupakan semua berkat Tuhan itu. Tentu banyak kebaikan Tuhan yang juga sudah kita rasakan. Untuk itu, sudah seharusnya kita selalu mengingat kebaikan Tuhan dengan selalu bersyukur dan memuji nama-Nya, ketika dalam keadaan senang maupun ketika dalam keadaan susah. Jika kebaikan orang lain saja tidak boleh kita lupakan, masakan kebaikan Tuhan akan kita lupakan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, dalam keadaan susah maupun senang, ajarilah aku untuk selalu mengingat segala kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin. (Dod).

Supermanagers
AI Replaces Manager Guesswork With Company-Wide Employee Insight | Shweta Kamble & Hari Iyer

Supermanagers

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 49:16


AI is pushing knowledge work toward a world where “leaders manage agents”—and eventually, where some management functions themselves are handled by AI. Shweta Kamble and Hari Iyer (founders of HaloVision) unpack that future and demo what it looks like today: an AI “third-party” that runs confidential 1:1-style conversations with employees, synthesizes themes into quantified “case files,” and creates a bidirectional channel between executives and the org.00:00 - Intro01:02 — “Undercover Boss” analogy: AI can surface ground-truth operational fixes at scale.02:01 — “No ICs anymore”: the shift to managing armies of agents.03:06 — AI can outperform average managers at listening, context, and coaching—at scale.04:47 — Introducing Halo Vision: management + AI as a core intersection.05:19 — What Halo does: confidential 1:1 conversations, analyzed into exec-ready insights.06:00 — Key difference: not a suggestion box—Halo quantifies impact and outcomes.06:36 — 1:1 controversy (e.g., “don't do 1:1s”) and why time cost matters.08:11 — Third-party confidentiality: why employees share more with Halo than internal tools.09:30 — SurveyMonkey comparison: blending “survey + 1:1 + executive alignment.”10:50 — Feedback loop requirement: employees must believe feedback leads to change.12:06 — Founders' backgrounds (Zoom AI/data products; CS/product design; Cisco ventures).16:28 — Building Halo = “several companies in one”: auditing, privacy, PM estimation, infra.18:03 — “Telephone game” across agents: why infra/evals matter for compound accuracy.19:47 — Defining evals: correctness, reasoning tests, summarization/synthesis checks.23:32 — Concrete eval example: summaries must trace back to transcript evidence.27:03 — Added complexity: longitudinal context and time relevance (“6 months ago may not matter”).30:39 — Prompt → context engineering: getting the right info to the model at the right time.32:16 — Why off-the-shelf tools weren't enough: auditability and tracing across abstraction layers.37:18 — Live demo setup: Halo's internal “case file” view with quantified issues.38:01 — Example case files: exec jumping into low-level decisions; burn rate + delay cost estimates.41:16 — Live call begins: confidentiality disclaimer + agenda choices.41:50 — Halo's questioning style: reflective, probing, tailored follow-ups.46:17 — Positioning: Halo doesn't replace 1:1s—it makes them more effective and focused.47:00 — What they're excited about next year: science/research advances + shifting human work.Tools & technologies mentionedHalo Vision — AI “third-party” that conducts confidential employee conversations, synthesizes insights into quantified exec recommendations, and helps align understanding across the org.Evaluation frameworks (Evals) — Methods to test AI outputs (reasoning, summary accuracy, grounding) to prevent misleading conclusions and compounding errors in agent workflows.LLM-as-a-judge — Using an LLM to grade another model's output for correctness, grounding, or quality; often paired with other checks.Tracing / auditability / evidence links — Attaching each summary claim to specific transcript excerpts so you can prove where conclusions came from and debug errors.Speech-to-text / transcription — Converting conversations into text artifacts that can be analyzed, summarized, and traced.Fellow.ai — AI meeting assistant that joins meetings, summarizes, tracks actions/decisions, integrates with common work tools, and supports sensitive meetings with privacy/security controls. Gemini (Google) — Mentioned as performing strongly for some use cases relative to other models at the time of recording.GPT-4 / GPT-5 (and “5.2”) — Used as examples of model shifts affecting product behaviour (reasoning chains, tone/EQ, evaluation requirements).Subscribe at⁠ thisnewway.com⁠ to get the step-by-step playbooks, tools, and workflows.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 29 Januari 2026 - Immanuel: Allah Menyertai Kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 29 Januari 2026Bacaan: "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." (Matius 1:21)Renungan: Bagaimanakah reaksi kita seandainya Allah hendak memberikan seorang bayi yang spesial dalam hidup kita, dengan pesan bahwa kelak anak tersebut akan menjadi gubernur atau presiden di Indonesia? Tentulah pesan tersebut sangat menggembirakan, meski sebenarnya juga dapat mendatangkan pertanyaan besar: Bagaimana dapat membesarkan anak ini dan memastikan dia agar kelak menjadi gubernur atau presiden? Bagaimana jika nanti yang terjadi tidak seperti itu? Yusuf mungkin menghadapi dilema serupa saat mendengar bahwa anak yang sedang dikandung oleh Maria, yang harus diberinya nama "Yesus" kelak akan menjadi penyelamat umat Allah dari dosa mereka. Namun, syukurlah Allah tidak membiarkan Yusuf berada dalam kebingungan, dengan menyatakan bahwa kelak anak yang akan segera hadir itu akan disebut juga "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. Inilah yang kelak akan menjadi penentu kehidupan Yesus di dunia ini, sampai la menggenapi rencana Bapa di surga dengan berkorban di kayu salib, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Bagi kita para orang tua, kita meyakini bahwa Allah punya rencana bagi anak yang Allah berikan kepada kita. Tentu kita harus melakukan bagian tugas kita sebagai orang tua dengan sebaik mungkin. Namun, jangan pernah lupakan faktor kunci yang membuat rencana dan kehendak Allah digenapi dalam hidupnya, yaitu penyertaan Allah. Perkara yang sama dapat terjadi dalam bidang kehidupan lainnya, karena jika Allah menyertai, maka kehendak-Nya pasti digenapi atas kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sertailah keluargaku selalu, agar kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).

Achtsam - Deutschlandfunk Nova
Ressourcen stärken - Resilienz entwickeln

Achtsam - Deutschlandfunk Nova

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 37:35


Ressourcen, das sind nicht nur Wasser, Luft oder Rohstoffe, sondern auch in der Psychologie spricht man von ihnen. Zum Beispiel in Bezug auf Fähigkeiten, positive Erinnerungen oder Talente, die uns dabei helfen, schwierige Aufgaben im Leben zu meistern. (Wiederholung vom 14. Mai 2025)**********Quellen aus der Folge:Nummenmaa, L., Glerean, E., Hari, R., & Hietanen, J. K. (2014). Bodily maps of emotions. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(2), 646-651.**********Dianes und Main Huongs Empfehlungen:Gruber, T. (2020). Therapie-Tools. Ressourcenaktivierung. Beltz Verlag. **********Mehr zum Thema bei Deutschlandfunk Nova:Resilienz: Wie wir uns selber krisenfest machenResilienz: Wie hilft uns Schlaf in KrisenzeitenPositive Psychiatrie: Warum ein Sinn im Leben uns motiviert**********Ihr könnt uns auch auf diesen Kanälen folgen: TikTok und Instagram .**********Ihr habt Anregungen, Ideen, Themenwünsche? Dann schreibt uns gern unter achtsam@deutschlandfunknova.de

Hot Farm
The Food Babe dishes on MAHA's next moves

Hot Farm

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 53:46


Helena and Theodore are joined by Vani Hari, “the Food Babe,” a New York Times Best Selling Author, wellness entrepreneur, and social media influencer. This is a wide-ranging conversation, on Roundup, the new dietary guidelines, and why Hari wishes she'd been nicer to the head of the Environmental Protection Agency. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 28 Januari 2026 - Kesempatan kedua untuk hidup lebih baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 28 Januari 2026Bacaan: Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11)Renungan: Ted Williams adalah seorang penyiar radio dan pengisi suara ternama yang dijuluki "The Golden Voice". Tetapi sayang, ia suka mabuk-mabukan dan kecanduan obat terlarang. Hasilnya, Ted kehilangan pekerjaan impian. Tiga bulan setelah menghisap kokain, kekayaan yang dikumpulkannya selama lima tahun ketenaran hilang lenyap. Ted jatuh miskin, menjadi tunawisma, terlibat kriminalitas, bahkan sampai di penjara. Ted kemudian bertemu Dr. Phil yang menawarkannya untuk rehabilitasi, tetapi ia tidak bersungguh-sungguh dan keluar setelah 12 hari tinggal di tempat itu. Berbulan-bulan kemudian Ted tetap mengonsumsi alkohol sampai akhirnya ia merasa jera. Kemudian, sekali lagi Ted kembali kepada Dr. Phil memohon kesempatan kedua. Kesempatan kedua itu membuahkan hasil. Untuk pertama kalinya sejak kehilangan kesempatan di radio tahun-tahun sebelumnya, Ted merasa bersih. Wanita yang kedapatan berzina itu mendapat keberuntungan yang sama. Sementara para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawanya dengan keinginan untuk melemparinya dengan batu, Yesus justru memberinya tiket pengampunan. Tiket pengampunan tersebut tidak lain merupakan wujud dari kesempatan kedua. Terhadap kita orang-orang berdosa, Yesus juga memberikan anugerah berupa kesempatan kedua. Tetapi ingat, kesempatan tersebut diberikan bukan untuk disia-siakan, melainkan dipergunakan sebaik-baiknya! Perhatikan bahwa sewaktu Yesus melepas perempuan itu pergi, Dia berpesan, "... mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." Sebagai penerima kesempatan kedua, mulai hari ini, mari berusaha menjalani kehidupan dengan terus mengupayakan perubahan positif yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan hidup yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk menggunakan kesempatan ini untuk hidup lebih baik lagi, agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Shadow Warrior by Rajeev Srinivasan
Ep. 184: The India-EU FTA: triumph of hope over experience?

Shadow Warrior by Rajeev Srinivasan

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 1:36


This is a free preview of a paid episode. To hear more, visit rajeevsrinivasan.substack.comI'm sorry to be so cynical so early, on the very day it was signed, but let me be honest: the much-ballyhooed (“mother of all trade deals”, quoth Ursula von der Leyen, boss of the EU) signing of the Free Trade Agreement between India and the European Union leaves me cold. Or maybe just underwhelmed. Because the words that come to mind are “desperation”, “buyer power”, and maybe “shotgun wedding”, or perhaps, as Hari, a friend, said, “rebound chicks”.Ok, so I am bad, but somehow, “revenge porn” also seems oddly appropriate. Are the Europeans now going to spill the beans about all their ahem… rendezvous with their erstwhile boyfriends?Bottom line, since I am a pessimist, I think this isn't going to end well. If I were an optimist, perhaps I'd have said the inflated expectations will come to nought.The first clue is that India and the EU have been negotiating this trade deal for twenty, yes twenty, years. And now it's a done deal in weeks. Did someone say, “shotgun wedding”?The second is that the EU has huge agricultural surpluses from coddling their farmers, referred to memorably by my favorite Whitehall simps, The Economist magazine, as the “butter mountain” and “wine lakes”. I really don't think Euro-farmers are going to grin and bear it when India refuses their stuff, and worse, Indian agri-products start showing up there.The third is that it seems like it was only yesterday that the Europeans were, in their usual supercilious manner, scolding India for not following their edicts about cutting off all trade with, and in effect un-personing (or whatever the equivalent is for a country) Russia.The fourth is that their media, especially Deutsche Welle, has kept up a steady stream of invective against India, allegedly the epicenter of colossal Hindutva crimes against sundry cuddly minorities such as Kashmiri separatists, Khalistani splittists, Rohingya illegal aliens, und so weiter. (Of course the BBC, The Economist, The Guardian et al are in a different, exalted league altogether, but I guess after Brexit, I can't blame the EU for their sins).I can sure I can think of several other reasons, which you, gentle reader, may or may not resonate with, but you get the drift.The good reasons, of course, are there:* Trump has basically abandoned the EU and hinted at winding down NATO. No more free lunch on defense. No more preferential treatment as good white countries.* The Chinese market has essentially slammed shut for Europeans. The perigee of this is the fact that Volkswagen is now planning to sell what in effect are white-labelled Chinese-designed and -built cars in China. To me that spells total surrender especially because Chinese EVs produced cheaply, at scale, are now eating them for breakfast everywhere. So now they need a new market. Why, India has 1.4 billion people! Bring on the BMWs! Because otherwise the crown jewels of German engineering, both the entire automotive industry and the famed mittelstand, are going to bite the dust. Hint to India's 180 IQ mandarins: bone up on “buyer power”.* Europe needs a supply chain that is independent of both the US and China to the extent possible. India may well provide a good part of it. For instance, in computing, it needs to stop being so cruelly dependent on US Big Tech, as argued by a Lund University professor in Europe wants to end its dangerous reliance on US internet technology (https://theconversation.com/europe-wants-to-end-its-dangerous-reliance-on-us-internet-technology-274042). Amen, brother. Ditto India, and maybe a few EU GCCs in India will do the trick. Or maybe they could just phone Sridhar Vembu.* Europe is falling off a demographic cliff at warp speed. They simply will not have the manpower, especially as any growth there will be primarily from immigrants. India will not reach zero population growth for some time, and therefore skilled Indian migrants on short term work visas will be positiveAll of these are good for the EU, but what's in it for India? As my friend Bapa asked, “So what is India getting? Are Europeans going to buy Indian shrimp?”

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Who are the recipients of this year's Australia Day awards - Siapa sajakah penerima penghargaan Hari Australia Tahun ini dan mengapa

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 9:14


Nearly one-thousand people have been recognised for a lifetime of dedication and service in their fields. - Hampir seribu orang telah diakui atas dedikasi dan pengabdian seumur hidup mereka di bidangnya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 27 Januari 2026 - Memberi nasihat dan pengaruh yang baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 27 Januari 2026Bacaan: "la pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat." (2 TAWARIKH 22:3)Renungan: Seorang ibu adalah sosok yang sangat istimewa dalam hati anak-anaknya. Besarnya perhatian dan pengorbanan ibu kepada anak-anaknya tergambar dalam ungkapan "kasih ibu sepanjang jalan". Tidak ada ujungnya. Bagi banyak orang, makanan paling enak adalah masakan ibu. Tempat yang paling aman adalah pelukan ibu. Figur ibu dijadikan teladan. Nasihatnya didengarkan dan ditaati. Sayangnya, tidak semua ibu memberi pengaruh yang baik bagi anak-anaknya. Ahazia adalah salah satu raja Yehuda yang memerintah dalam waktu singkat, yakni hanya satu tahun. la adalah anak Yoram, raja Yehuda. Ibunya adalah Atalya. Pengaruh ibunya sangat kuat terhadap Ahazia. Sang ibu mendikte apa yang harus dilakukannya. Juga menjadi penasihatnya, termasuk dalam urusan perang. Sayangnya, nasihat-nasihat sang ibu justru menjerumuskan Ahazia ke dalam berbagai kejahatan, sebab Atalya bukanlah seorang yang takut akan Tuhan. Ia mewarisi kejahatan ayah dan ibunya, yakni Ahab dan Izebel, raja dan ratu Israel yang terkenal sebagai penyembah berhala. Ahazia pun dilenyapkan bersama keluarga Ahab lainnya, sebagaimana yang sudah Tuhan firmankan. Bagi para ibu-dan tentunya berlaku untuk para ayah juga-nasihat apa yang telah kita berikan kepada anak-anak kita? Apakah kita mendidik mereka di jalan Tuhan? Apakah kita mengajar mereka menaati Dia dan mengusahakan kebaikan bagi orang lain? Atau sebaliknya? Sadarilah bahwa pengaruh kita amat besar bagi mereka. Kiranya kita mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk ibu yang telah Kau izinkan hadir dalam hidupku. Penuhilah ia dengan kasih-Mu, agar melalui kehadirannya, aku sungguh merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 26 Januari 2026 - Tetap setia bersandar padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 26 Januari 2026Bacaan: "Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu." (Amsal 27:19)Renungan: Banyak orang berusaha mengetahui karakter seseorang bahkan karakternya sendiri. Mulai dari yang agak ilmiah seperti tes psikologi hingga ke yang berbau mitos (bentuk wajah ini karakternya sabar, tanggal lahir ini punya sifat pendendam, dll). Padahal, sebenarnya melihat karakter asli seseorang itu bukan hal yang sulit. Caranya cukup dengan melihat bagaimana respons sikapnya saat berada dalam tekanan masalah. Sebagai pemimpin, Saul dan Daud pernah menghadapi situasi sulit. Tapi, respons mereka sangat berbeda. Ketika Goliat menantang pasukan Saul, Saul justru membuat sayembara dan bukan memohon pertolongan kepada Tuhan. Tampak bahwa Saul lebih mengandalkan manusia. Kenekadan Saul membakar korban akibat tak sabar menunggu Samuel juga karena ia takut rakyatnya meninggalkannya. Sekali lagi, ia lebih bersandar pada manusia. Berbeda dengan Daud. Saat menghadapi tekanan karena keluarganya dan keluarga pasukannya ditawan musuh, Daud memilih mencari Allah. Dalam masa-masa pelarian dan menghadapi berbagai masalah, kita juga bisa melihat mazmur-mazmurnya yang bukan hanya memohon pertolongan Allah tapi percaya pada-Nya. Bagaimana karakter kita ketika masalah datang? Apakah kita tetap beriman pada-Nya? Apakah kita tetap setia berjalan dalam kebenaran? Ataukah masalah justru membuat kita kecewa dan kemudian memilih menempuh cara-cara dunia? Filsuf Romawi, Marcus Aurellius berkata, "Hal-hal buruk hanya bisa menghancurkanmu ketika hal-hal tersebut sudah menghancurkan karaktermu." Biarlah iman kita selalu lebih besar dari masalah kita, karena kita sendiri punya Tuhan yang jauh lebih hebat dari segala masalah yang kita hadapi. Andalkan Dia saat masalah datang. Berjalanlah dengan kekuatan dari-Nya dan bukan dengan kekuatan sendiri. Ikuti kehendak-Nya dan bukan keinginan sendiri. Biarlah masalah justru membuat kita tekun, tahan uji, dan berpengharapan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah diriku agar dari hari ke hari karakterku semakin serupa dengan-Mu, sehingga walau masalah mendera hidupku aku tetap bersikap penuh kerendahan hati. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Hari Ini - Allah Menghendaki Pertobatan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 3:55


Pdm. Handoyo Salim (TB) Lukas 15:7aAku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat

The Anfield Index Podcast
Rival Recon: Bournemouth Away 25/26

The Anfield Index Podcast

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 37:03


Hari is back with another Rival Recon as the Reds travel to the south coast to take on Bournemouth. Joining Hari to discuss the match and the Cherries' season is Neil Dawson. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

Krishna's Mercy
Love Without Sight

Krishna's Mercy

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 9:30


“O king, the beauty of Rukmini was indeed unparalleled on this earth. The highly effulgent Vasudeva desired her simply by hearing about her. Indeed, through hearing Janardana was also desired by her. She thought, ‘As He is heroic, resplendent, and strong, He should become my husband.'” (Hari-vamsha, 87.14-15)

Searching For Heroes With Benjamin Hall

 "You can't just take away someone's right, because you think it's something they can't do." - Hari Budha Magar World Record breaking mountaineer and Pride of Britain winner Hari Budha Magar shares his commitment to defy all odds and continue seeking adventure despite losing his legs in 2010 to an IED in Afghanistan whilst serving with the British Army's Ghurkha regiment. Hari retells his journey to become the first double above-knee amputee to summit the highest mountain on every continent. Despite facing immense physical and mental challenges, Hari shares his mission to inspire others to tackle the "Mount Everests" in their lives. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

Sushant Pradhan Podcast
Ep: 524 | The Truth About Swasthani Brata | Hindu Scriptures Explained | Hari Prasad Sodari

Sushant Pradhan Podcast

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 62:41


The Truth About Swasthani Brata. In this insightful podcast episode, Hari Prasad Sodari, a renowned Nepali Religious History author, explains the deep spiritual, cultural, and philosophical meaning of Swasthani Katha and Swasthani Brata. The discussion explores the importance of Swasthani, why Swasthani is celebrated every year, and whether this sacred Hindu tradition is followed only by Nepalis or has broader roots in Hindu mythology. Hari Prasad Sodari also challenges modern ideas by discussing how Hindu mythology vs evolution theory presents alternative perspectives through ancient scriptures. The podcast breaks down the steps of celebrating Swasthani Brata, the significance of Salinadhi, and clarifies common questions such as whether reading the first page of the Swasthani book is compulsory. Listeners will gain a clear summary of the Swasthani book, understand the purpose of studying Swasthani every year, and learn why Swasthani puja is more than just rituals—it is a spiritual discipline rooted in Nepali Hindu traditions and ancient Hindu scriptures. This episode is essential for anyone interested in Nepali religious history, Hindu spiritual practices, and the true meaning behind Swasthani Katha. GET CONNECTED WITH Hari Prasad Sodari: Facebook - https://www.facebook.com/hariprasad.sodari/  

Sri Sathya Sai Podcast (Official)
Bhajan Tutor - 21 | Subah Aur Shyam Bol Hari Naam

Sri Sathya Sai Podcast (Official)

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 43:23


This is an evergreen series which facilitates anyone to learnand sing Sai Bhajans the way it is sung everyday during the prayer sessions in the Sai Kulwant Hall,  Prasanthi Nilayam. The notes, lyrics, raga, rhythm, the meaning and stories concerning the bhajan are explained in detail. If you are a Sai bhajan enthusiast, you may enjoy this! This is an offering from the Sri Sathya Sai Media Centre, Prasanthi Nilayam.

The Anfield Index Podcast
Rival Recon: Burnley Home 25/26

The Anfield Index Podcast

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 33:14


Hari is back with another Rival Recon as the Reds welcome strugglers Burnley to Anfield. Joining Hari to discuss the Claret's season is Tom Whittaker. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices

Sound Bhakti
Ohe Vaishnava Thakur | HG Vaisesika Dasa | Kovvur | 28 Dec 2025

Sound Bhakti

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 3:59


(1) ohe! vaiṣṇaba ṭhākura, doyāra sāgara, e dāse koruṇā kori' diyā pada-chāyā, śodho he āmāya, tomāra caraṇa dhori (2) chaya bega domi', chaya doṣa śodhi', chaya guṇa deho' dāse chaya sat-sańga, deho' he āmāre, bosechi sańgera āśe (3) ekākī āmāra, nāhi pāya bala, hari-nāma-sańkīrtane tumi kṛpā kori', śraddhā-bindu diyā, deho' kṛṣṇa-nāma-dhane (4) kṛṣṇa se tomāra, kṛṣṇa dīte pāro, tomāra śakati āche āmi to' kāńgāla, 'kṛṣṇa' 'kṛṣṇa' boli', dhāi tava pāche pāche TRANSLATION 1) O venerable Vaisnava, devotee of Krsna! O ocean of mercy, be merciful unto your servant. Give me the shade of your lotus feet and purify me. I hold on to your lotus feet. 2) Teach me to control my six passions; rectify my six faults, bestow upon me the six qualities, and offer unto me the six kinds of holy association.* 3) I do not find the strength to carry on alone the sankirtana of the holy name of Hari. Please bless me by giving me just one drop of faith with which to obtain the great treasure of the holy name of Krsna. 4) Krsna is yours. You have the power to give Him to me. I am simply your servant running behind you shouting, "Krsna! Krsna!" ------------------------------------------------------------ To connect with His Grace Vaiśeṣika Dāsa, please visit https://www.fanthespark.com/next-steps/ask-vaisesika-dasa/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Add to your wisdom literature collection: https://iskconsv.com/book-store/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://www.bbtacademic.com/books/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://thefourquestionsbook.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Join us live on Facebook: https://www.facebook.com/FanTheSpark/ Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast/sound-bhakti/id1132423868 For the latest videos, subscribe https://www.youtube.com/@FanTheSpark For the latest in SoundCloud: https://soundcloud.com/fan-the-spark ------------------------------------------------------------ #spiritualawakening #soul #spiritualexperience #spiritualpurposeoflife #spiritualgrowthlessons #secretsofspirituality #vaisesikaprabhu #vaisesikadasa #vaisesikaprabhulectures #spirituality #bhaktiyoga #krishna #spiritualpurposeoflife #krishnaspirituality #spiritualusachannel #whybhaktiisimportant #whyspiritualityisimportant #vaisesika #spiritualconnection #thepowerofspiritualstudy #selfrealization #spirituallectures #spiritualstudy #spiritualquestions #spiritualquestionsanswered #trendingspiritualtopics #fanthespark #spiritualpowerofmeditation #spiritualteachersonyoutube #spiritualhabits #spiritualclarity #bhagavadgita #srimadbhagavatam #spiritualbeings #kttvg #keepthetranscendentalvibrationgoing #spiritualpurpose

Sound Bhakti
Ohe Vaishnava Thakura | HG Vaisesika Dasa | ISV | 10 Jan 2026

Sound Bhakti

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 4:49


(1) ohe! vaiṣṇaba ṭhākura, doyāra sāgara, e dāse koruṇā kori' diyā pada-chāyā, śodho he āmāya, tomāra caraṇa dhori (2) chaya bega domi', chaya doṣa śodhi', chaya guṇa deho' dāse chaya sat-sańga, deho' he āmāre, bosechi sańgera āśe (3) ekākī āmāra, nāhi pāya bala, hari-nāma-sańkīrtane tumi kṛpā kori', śraddhā-bindu diyā, deho' kṛṣṇa-nāma-dhane (4) kṛṣṇa se tomāra, kṛṣṇa dīte pāro, tomāra śakati āche āmi to' kāńgāla, 'kṛṣṇa' 'kṛṣṇa' boli', dhāi tava pāche pāche TRANSLATION 1) O venerable Vaisnava, devotee of Krsna! O ocean of mercy, be merciful unto your servant. Give me the shade of your lotus feet and purify me. I hold on to your lotus feet. 2) Teach me to control my six passions; rectify my six faults, bestow upon me the six qualities, and offer unto me the six kinds of holy association.* 3) I do not find the strength to carry on alone the sankirtana of the holy name of Hari. Please bless me by giving me just one drop of faith with which to obtain the great treasure of the holy name of Krsna. 4) Krsna is yours. You have the power to give Him to me. I am simply your servant running behind you shouting, "Krsna! Krsna!" To connect with His Grace Vaiśeṣika Dāsa, please visit https://www.fanthespark.com/next-steps/ask-vaisesika-dasa/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Add to your wisdom literature collection: https://iskconsv.com/book-store/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://www.bbtacademic.com/books/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 https://thefourquestionsbook.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=launch2025 ------------------------------------------------------------ Join us live on Facebook: https://www.facebook.com/FanTheSpark/ Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast/sound-bhakti/id1132423868 For the latest videos, subscribe https://www.youtube.com/@FanTheSpark For the latest in SoundCloud: https://soundcloud.com/fan-the-spark ------------------------------------------------------------ #spiritualawakening #soul #spiritualexperience #spiritualpurposeoflife #spiritualgrowthlessons #secretsofspirituality #vaisesikaprabhu #vaisesikadasa #vaisesikaprabhulectures #spirituality #bhaktiyoga #krishna #spiritualpurposeoflife #krishnaspirituality #spiritualusachannel #whybhaktiisimportant #whyspiritualityisimportant #vaisesika #spiritualconnection #thepowerofspiritualstudy #selfrealization #spirituallectures #spiritualstudy #spiritualquestions #spiritualquestionsanswered #trendingspiritualtopics #fanthespark #spiritualpowerofmeditation #spiritualteachersonyoutube #spiritualhabits #spiritualclarity #bhagavadgita #srimadbhagavatam #spiritualbeings #kttvg #keepthetranscendentalvibrationgoing #spiritualpurpose

The Pakistan Experience
Why was there no land reform in SIndh? Was Sindh promised to all Muhajirs - Shehzad Ghias #TPE

The Pakistan Experience

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 48:37


Chapters:0:00 Campaigns against me and Sindhis4:10 Partition Violence5:55 Responding to Ghatiya Bigots7:58 Colonial Babu Class13:18 Responding to Tahsubi Keeray15:49 WTF is Matruka Sindh24:17 Understanding the Hari movement and Waderay in Sindh29:00 Why was there no land reform in Sindh?33:28 Evacuee property, migration and Corruption37:04 India did not seize Muslim population38:00 Creating an elite after PakistanThe Pakistan Experience is an independently produced podcast looking to tell stories about Pakistan through conversations. Please consider supporting us on Patreon:https://www.patreon.com/thepakistanexperienceTo support the channel:Jazzcash/Easypaisa - 0325 -2982912Patreon.com/thepakistanexperienceAnd Please stay in touch:https://twitter.com/ThePakistanExp1https://www.facebook.com/thepakistanexperiencehttps://instagram.com/thepakistanexpeperienceThe podcast is hosted by comedian and writer, Shehzad Ghias Shaikh. Shehzad is a Fulbright scholar with a Masters in Theatre from Brooklyn College. He is also one of the foremost Stand-up comedians in Pakistan and frequently writes for numerous publications. Instagram.com/shehzadghiasshaikhFacebook.com/Shehzadghias/Twitter.com/shehzad89Join this channel to get access to perks:https://www.youtube.com/channel/UC44l9XMwecN5nSgIF2Dvivg/join