POPULARITY
Categories
"Indonesia Tak Jadi Kolaps: Optimisme atau Fakta?" Narasumber: Pkl 23.00 ::: Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan Pkl 24.00 ::: Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Kenapa semakin ramai peguam muda di Singapura pilih untuk tinggalkan bidang guaman? Adakah disebabkan ‘burnout’, waktu kerja yang terlalu lama, atau sistem itu sendiri yang perlu diubah? Dalam episod NoTapis kali ini, kami berbincang bersama Pengarah Urusan, Crescent Law Chambers LLC; Peguam Kanan, Titanium Law Chamber LLC dan Lulusan bidang undang-undang, Universiti Nasional Singapura (NUS) tentang realiti sebenar menjadi seorang peguam di Singapura. Daripada tekanan memenuhi tuntutan klien hinggalah kesan teknologi yang menjadikan kerja semakin pantas, kami mengupas persoalan yang ramai ingin tahu: adakah profesion ini masih mampu menarik dan mengekalkan bakat-bakat muda? Adakah masalahnya generasi muda... atau sistem yang perlu berubah?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pembohong, Gila, atau Tuhan? Diambil dari: Roma 10:9 “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.”Wonder Kids, ada seorang penulis Kristen bernama C.S. Lewis yang pernah menjelaskan sesuatu yang sangat penting tentang Yesus. Ia berkata kira-kira begini: kalau Yesus berkata bahwa Dia adalah Anak Allah, maka hanya ada beberapa kemungkinan. Bisa saja Yesus berbohong. Bisa saja Yesus gila. Atau, memang Yesus benar-benar adalah Tuhan.Mari kita pikirkan bersama. Apakah Yesus berbohong? Tidak. Orang yang berbohong biasanya ingin mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. Tetapi Yesus justru hidup dalam kasih, kebenaran, dan pengorbanan. Ia tidak memakai orang lain untuk kepentingan-Nya sendiri. Ia malah rela menderita dan mati di kayu salib. Itu bukan hidup seorang pembohong.Lalu, apakah Yesus gila? Juga tidak. Yesus berbicara dengan hikmat yang luar biasa. Ia tenang, penuh kasih, tahu apa yang Ia lakukan, dan mengerti hati manusia. Hidup-Nya tidak kacau. Justru hidup Yesus sangat benar, indah, dan penuh kuasa. Itu bukan tanda orang yang kehilangan akal.Kalau begitu, tinggal satu jawaban yang paling masuk akal: Yesus berkata benar. Yesus memang adalah Tuhan. Yesus bukan hanya guru yang baik. Yesus bukan cuma orang hebat. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia berdosa.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang orang ingin membuat Yesus terasa “aman,” misalnya hanya menyebut-Nya guru yang bijaksana atau orang baik. Tetapi Yesus tidak memberi kita pilihan itu. Kalau kita sungguh mendengar perkataan-Nya, kita harus mengambil keputusan: apakah kita menolak-Nya, atau percaya kepada-Nya sebagai Tuhan?Firman Tuhan dalam Roma 10:9 berkata bahwa kalau kita mengaku Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati, kita akan diselamatkan. Jadi, yang Tuhan mau bukan hanya kita kagum kepada Yesus, tetapi sungguh percaya kepada-Nya dengan hati dan mulut kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau bukan pembohong atau orang gila. Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkata benar tentang diri-Mu. Terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang datang menyelamatkanku. Tolong aku supaya sungguh percaya kepada-Mu dengan segenap hatiku dan berani mengaku bahwa Engkaulah Tuhanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan pembohong atau orang gila, tetapi Tuhan yang sejati dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
KATA PEMRED #53PinterPolitik.comMalam turun di Jalan Radio I, Kramat Pela. Portal di ujung jalan ditutup. Di depan sebuah pagar tinggi berwarna putih, sedikitnya 20 prajurit berdiri. Beberapa memanggul senjata laras panjang. Beberapa duduk di taman kecil yang membelah jalan itu menjadi dua lajur. Sesekali satu atau dua orang berjalan mengitari kawasan. Mobil berpelat dinas tentara diparkir tidak jauh dari sana. Rabu, 8 Juli 2026.
Punya garis keturunan, kedaulatan dan hak tidak menjamin seseorang dapat bertakhta, sebab perlu yang namanya perjuangan. Tidak semua orang dapat mencapai sebuah takhta dengan gampangnya tanpa adanya sebuah perjuangan. Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan berhak atas hidup kita semua, sebab semua kita diciptakan oleh Dia, karena semua kita milik-Nya. Dia berhak mengambil alih takhta hati kita, namun di saat yang sama semua kita diciptakan dan diberi 'kehendak bebas' untuk memilih siapa yang dapat menempati dan bertakhta atas hati kita. Apakah memilih menempatkan Allah sebagai raja di hati kita? Atau kita menginjinkan rival yang lain untuk menduduki takhta hati kita? Perjuangan yang tidak mudah untuk menaruh Allah bertakhta dalam hati kita, sebab tidak berarti tidak mungkin untuk dilakukan, sebab segala sesuatu mungkin jikalau kita mau mendisiplin diri kita untuk tetap menjadikan Dia sebagai raja di hati kita. Lalu pertanyaannya, siapa yang bertakhta atas hati kita saat ini? Seri kali ini menolong kita belajar, sebab semua kita pasti punya raja-raja yang lain, yang menjadi rival atas Allah, yang seharusnya menjadi satu-satunya raja di hati kita. Mari renungi bersama dalam Seri 1 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Untuk mendukung orang tua dalam mendampingi anak awal tahun ajaran, pemerintah menghimbau instansi memberikan fleksibilitas kerja bagi ASN termasuk skema WFA (Work From Anywere).
Simak pembahasannya bersama Dr. Ning Rahayu, M.Si., Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Fiskal (Pajak) Universitas Indonesia sekaligus Pakar Kebijakan Fiskal UI, dalam perbincangan yang dipandu oleh Haryo Ristamaji, Pemimpin Redaksi Radio Elshinta hanya di Youtube Radio Elshinta.
Presiden Prabowo Subianto kembali menarik perhatian publik setelah mengungkapkan memiliki garis keturunan India dan mengaku tubuhnya spontan bergerak saat mendengar musik India, ketika menghadiri acara bersama diaspora India yang juga dihadiri Perdana Menteri Narendra Modi.Pernyataan tersebut menambah deretan gaya komunikasi Prabowo dalam forum internasional. Sebelumnya, saat bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, Prabowo mengusulkan bahasa Portugis diajarkan di sekolah Indonesia. Setelah bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron, ia juga mendorong bahasa Prancis masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional.Apakah pernyataan-pernyataan seperti ini sekadar humor dan pencair suasana, atau justru bagian dari strategi komunikasi politik dan diplomasi seorang pemimpin? Dalam ilmu komunikasi politik, gaya kepemimpinan seperti apa yang tercermin dari cara Presiden Prabowo berkomunikasi di panggung internasional? Simak pembahasannya di episode ini bersama Guru Besar di bidang Komunikasi politik, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si
Known as an illness that frequently appears during the winter, influenza can actually strike us all year round. What do we need to know about it? - Dikenal sebagai penyakit yang banyak muncul saat musim dingin, influenza sebenarnya dapat menyerang kita sepanjang tahun. Apa yang perlu kita ketahui tentang penyakit ini?Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ikut terseret dalam kasus OTT KPK terhadap Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Meski Menhut mengatakan amplop sudah dikembalikan jauh sebelum OTT, tapi muncul pertanyaan: Apa isi amplop dan apakah ini bentuk suap atau gratifikasi?
Halo Kawan Muda!Podcast UMMFM balik lagi nemenin harimu dengan obrolan yang pasti relate buat kamu yang pernah berurusan sama urusan hati.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 Juli 2026Bacaan: Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia, hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu." (1 Samuel 17:32)Renungan: Ketika kita mendengar kata "jenius", siapa sosok yang terlintas di benak kita? Albert Einstein mungkin salah satunya. Einstein memang diakui dunia akan kejeniusannya. Tapi, ada hal-hal tertentu di mana kita mungkin "lebih cerdas" dari Einstein. Jika tiap hari kita bisa pulang ke rumah tanpa tersesat, kita lebih pintar dari Einstein. Ya, walau punya otak jenius, Einstein dikenal pelupa untuk hal sehari-hari seperti mengingat tanggal, bahkan nomor teleponnya sendiri. la juga sering kesulitan menemukan rumahnya. Itu sebabnya, konon pintu rumahnya lalu dicat merah menyala, kontras dibanding rumah-rumah di sekitarnya. Dengan begitu, Einstein akan ingat yang manakah rumahnya. Orang jenius pun tidak selalu jenius di segala bidang. Demikian juga, meski kita tidak pernah meraih Nobel atau menemukan rumus dan teori tertentu, tapi kita pun kadang bisa juga menjadi jenius. Nah, kapan itu terjadi? Kita jenius saat berhasil menemukan solusi yang sebelumnya tidak disadari atau tidak terlihat dari sebuah masalah. Kita jenius ketika bisa mengatasi kebuntuan yang dialami orang-orang. Pernahkah kita menemukan jalan pintas atau cara mudah melakukan sesuatu yang belum dilakukan orang lain atau orang di sekitar kita? Apakah kita pernah menemukan cara untuk "menghidupkan lagi" sesuatu yang lama tidak dilakukan? Pernahkah kita menyelesaikan masalah yang selama ini memusingkan keluarga kita? Apakah kita pernah berhasil melakukan pendekatan pribadi kepada seseorang yang sebelumnya tak bisa didekati orang lain? Mungkin banyak di antara kita pernah melakukan hal-hal di atas. Memang, kejeniusan seperti itu sering kali tak dihargai masyarakat. Atau kadang kita enggan melakukan hal-hal itu demi menjaga ketenangan agar tidak dianggap cari muka, aneh, sok tahu, bahkan mengganggu. Di Alkitab pun, para pahlawan selalu adalah mereka yang berani bersuara dan berani bertindak meski sebagian orang bisa jadi menganggap mereka mengganggu. Jika Daud diam melihat Goliat, jika ia tak tergerak mendengar hujatan Goliat, atau ia menyerah saat diremehkan kakaknya dan Saul, tentu tak ada kisah heroik ini. Ya, jadilah Daud Daud di manapun kita berada, yang berani bersuara dan memberi solusi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas akal budi yang Kau berikan padaku. Bantulah aku agar akal budi yang Kau berikan dapat kugunakan untuk memberkati sesamaku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Juni 2026Bacaan: "Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah bukan dari diri kami." (2 Korintus 4:7)Renungan: Pernahkah kita menunggu seorang kurir untuk mengirimkan suatu barang yang kita pesan? Jika kita menunggu kiriman barang penting yang harus segera digunakan, apakah penampilan kurir tersebut menentukan kita akan menerima barang itu atau tidak? Akankah kita menolak sebuah paket jika kurirnya lusuh dan bau keringat? Nyatanya, beberapa jam setelah paket di tangan, kita sudah lupa wajah si kurir. Apa ini berarti pesan lebih penting dari pembawa pesan? Tidak juga. Tanpa ada yang membawakannya, pesan tak akan tersampaikan. Cara kita membawakan pesan juga tetap penting. Berita buruk terasa makin buruk jika dibawakan dengan cara buruk. Sebaliknya, berita buruk yang dibawakan dengan empati dan sopan minimal akan diterima lebih baik, meski tetap menyakitkan. Sadarkah kita bahwa kita semua adalah pembawa pesan? Pesan yang kita bawa adalah kabar baik, yaitu pesan Injil. Karena itu kabar baik, kita sudah punya modal bagus untuk menyampaikan pesan itu. Tapi, sering kali kita memilih untuk tidak menyampaikan pesan itu. Kita beralasan diri kita masih belum cukup baik. Kita merasa tidak pandai bicara. Atau kita merasa pesan Injil itu tidak mendesak untuk disampaikan. Untuk menyampaikan sebuah pesan dengan efektif, kemampuan bicara yang baik, penampilan yang meyakinkan, atau reputasi kita yang menonjol memang membantu. Namun ingat, apa yang harus kita sampaikan bukanlah pesan biasa. Kita menyampaikan pesan Injil yang berkuasa. Pesan itu lebih penting dari si pembawa pesan, karena yang harus ditonjolkan dalam pesan itu adalah pesan Injil Kristus, bukan diri kita. Tidak ada yang tahu nama gadis kecil budak Naaman, tapi semua tahu bagaimana kuasa Tuhan bekerja untuk menyembuhkan Naaman karena pesan yang disampaikan gadis kecil itu. Orang kerasukan setan di Gerasa atau perempuan dengan lima suami di Samaria bukanlah siapa-siapa. Namun, mereka dipakai Tuhan menjadi penginjil yang efektif (Mrk. 5:20, Yoh. 4:39). Kita juga adalah pembawa pesan, kewajiban kita adalah menyampaikan pesan itu melalui sikap, perbuatan dan perkataan kira. Jangan menunggu diri kita sempurna untuk bercerita tentang Tuhan kita yang sempurna. Dialah fokus utamanya, bukan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar aku dapat Kau pakai menjadi alat-Mu untuk memberitakan Injil-Mu melalui sikap, perkataan dan perbuatanku. Amin. (Dod).
Bpk. Erick Bangun (TB) Amsal 30: 7-9Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.
Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK sebagai upaya mengantisipasi dan menekan gelombang pemutusan hubungan kerja yang masih terjadi di berbagai daerah sepanjang 2026. Satgas yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ini bertugas memetakan potensi PHK, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan agar pemutusan hubungan kerja dapat dicegah. Di sisi lain, berbagai kalangan menilai efektivitas Satgas akan sangat bergantung pada keterlibatan serikat pekerja, dunia usaha, dan pemerintah daerah.Lantas, sejauh mana pembentukan Satgas Mitigasi PHK dapat menjadi solusi nyata untuk mencegah gelombang PHK?
Madinah, tepatnya di kawasan Jabal Uhud yang menjadi salah satu destinasi ziarah sejarah Islam, kini hadir sebuah restoran yang menyajikan aneka hidangan khas Nusantara.Tak hanya menjadi tempat melepas rindu bagi jemaah Indonesia, restoran ini juga membawa misi yang lebih besar, yakni memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada masyarakat dunia.(BEH/MCH2026)
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sector banks saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Sharon Natasha, Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia dan Owen Sebastian Tjandra, Research Associate Sector - Banks CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #138 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Selamat Mendengarkan, dan jangan bosen2 ya.Happy Listening and Enjoy.
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP34 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Mendahulukan atau mentakhirkan dan hubungkait kalimah
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Juni 2026Bacaan: "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." (Lukas 6:31)Renungan: Seorang pria bercerita: "Waktu kecil, aku ingat suatu malam ketika Ibu menyiapkan makan malam setelah seharian kerja yang melelahkan. Saat itu, la menghidangkan telur dadar, sosis, dan beberapa biskuit gosong di hadapan ayahku. Aku menunggu reaksi kaget atau protes ayahku. Tapi, yang Ayah lakukan saat itu justru langsung mengambil biskuit itu, memakannya, sambil bertanya apa yang terjadi di sekolahku hari itu. Sesaat setelah itu, aku mendengar Ibu meminta maaf pada Ayah karena biskuitnya sedikit gosong. Dan Ayah menjawab: 'Tidak apa-apa Sayang, enak kok biskuitnya. Penasaran, aku pun bertanya pada Ayah mengenai apakah ia benar-benar menyukai biskuit gosong ketika kami hanya berdua di kamar. Ayah pun memelukku sambil menjawab: 'Ibumu sudah bekerja keras seharian dan ia sudah lelah. Lagipula, biskuit yang sedikit gosong juga tidak akan membuat perut Ayah atau perutmu sakit, kan?'" Dalam hidup keseharian, kita akan sering menemukan ketidaksempurnaan seperti itu. Biskuit gosong di atas adalah perlambang dari segala kelemahan/perbedaan orang-orang yang ada di sekitar kita. Orang tua kita mungkin bukanlah orang kaya yang bisa memberi kita berbagai macam fasilitas. Sahabat kita orangnya mungkin sedikit lemot. Teman sekolah kita mungkin punya hobi suka menggosip. Atau, rekan kantor kita mungkin ada yang maunya di zona aman terus, cenderung pasif, dan susah diajak maju. Tapi, coba lihat diri kita sendiri, bukankah kita juga punya kelemahan? Sebagai rekan kerja, misalnya, kita mungkin cenderung berani dan punya ambisi kuat, tapi di sisi lain kita mungkin adalah seorang pelupa. Atau sebagai sahabat, kita mungkin pinter, tapi di sisi lain kita orangnya kurang tepat waktu. Maka, lebih baik syukuri kelemahan dan perbedaan itu daripada mengeluhkan apalagi mengutukinya. Kita tidak mungkin berharap semua orang punya karakter yang baik dan sesuai keinginan kita. Menerima kelemahan orang-orang yang ada di sekitar kita dan perbedaan yang ada, adalah salah satu kunci penting buat menciptakan relasi atau hubungan yang sehat, selalu bertumbuh, dan bertahan lama. Yang penting bukan "biskuit gosongnya", tapi "relasi" kita dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati sehingga dapat menerima kekurangan orang-orang di sekitarku dan mampu memotivasi mereka untuk melangkah lebih maju. Amin. (Dod).
Podcast UMMFM balik lagi nemenin harimu dengan obrolan yang dekat banget sama kehidupan mahasiswa!
Petugas Pembimbing Ibadah atau Bimbad di Daerah Kerja Madinah terus melakukan visitasi ke kloter-kloter jemaah haji Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana koordinasi sekaligus pemetaan kebutuhan jemaah agar pelayanan selama berada di Madinah dapat berjalan optimal. (BEH/MCH 2026)
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP33 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Mendahulukan atau mentakhirkan dan hubungkait kalimah
Literasi untuk kawan yang akan memasuki jenjang menengah atas maupun refleksi untuk kawan siswa Sebayota." Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja" - Buya Hamka -Bersekolah bukan sekadar rutinitas menggugurkan kewajiban. Ada makna (ilmu skill) yang harus dicari, nilai karakter (Akhlak, disiplin) yang harus dipegang, dan tujuan yang harus dikejar. jadikan setiap langkah lebih bernilai dan berarti#sma #smk #spmb #ppdb #literasi #studi #sman1sedayu #smajogja #yogyakarta
Bagaimana menentukan fitur dari sebuah produk atau servis?
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Raja-Raja 11: 1-4.9-18.20; Mazmur tg 132: 11-12.13-14.17-18; Matius 6: 19-23.ARAH HATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Arah Hati. Mujizatyang terjadi pada manusia tidak terlepas dari doa-doa yang kita panjatkan. Kitamemperoleh keuntungan jasmani dan rohani berkat doa-doa kita. Melalui doa danjalinan relasi dengan Tuhan, terjadilah suatu arah hati manusia kepada Tuhan.Doa yang tidak disertai dengan arahan hati, pikiran, dan jalinan cinta denganTuhan akan menjadi doa yang sesat. Di luar waktu, tempat dan suasana doa, arah hati kita bisake mana saja mengikuti keinginan hati. Biasanya yang sangat umum menjadi tujuanperhatian keinginan hati manusia ialah kekayaan dunia. Seorang pemuda sedangberjudi bola pada saat terjadi perhelatan sepak bola piala dunia tahun ini. Ketika ia sedang menghadiri Misapada hari Minggu, seluruh perhatian dan kecondongan hatinya ialah kemenangantim favoritnya. Misa Kudus itu sebenarnya tidak bernilai bagi dia pada saatitu. Ini adalah sebuah contoh arahan hati yang sebenarnya kepada Tuhan, tetapi bisa dengangampang berubah arahnya kepada peristiwa dan kenikmatan duniawi. Pada hari iniSabda Tuhan memberi peringatan bahwa kekayaan duniawi dan harta milik banyakkali menjadi ancaman untuk ketenangan dan kedamaian hati kita. Kita akan mudahsekali terbawa dan termakan oleh keinginan untuk terus mencari, mendapatkan danmemilikinya. Banyak dari kita berpikir bahwa setelah kita memiliki semua itukita akan menjadi aman dan tenang. Yesus mengatakan bahwa cara hidup seperti inimemperhambakan dan membodohkan. Harta milik, uang, dan kepentingan duniawimemang kita perlukan, tetapi bukan untuk menggantikan arahan hati kita kepadaTuhan. Semua itu tidak mungkin kita bawa setelah kematian di dunia ini. Hartadan tujuan surgawilah yang harus menjadi fokus perhatian dan keseriusan kita. Dengan firman pada hariini Tuhan berkenan membuka hati, budi dan kehendak kita untuk menimbun danmemperbanyak harta surgawi kita. Harta surgawi kita tidak mungkin tersimpan di bank sepertiuang dan harta dunia. Suatu saat bank itu dibobol atau terkena kecelakaan maka harta dunia akan hilang. Tetapi harta surgawi sepertihidup rohani, hubungan dengan Tuhan, ajaran Tuhan, semangat pelayanan dan kasihyang tersimpan di dalam kerajaan Allah, tidak mungkin hilang. Harta itu yangmenemani kita setelah kematian nanti. Kalau Anda ditanya: di manakah hartamu?Atau ke mana arah hatimu? Sebagai pengikut Kristus, jawabannya harus menjadi:harta surgawi. Peristiwa pemusnahan kekuasaan Baal yang dikisahkan dalam bacaanpertama hari ini memperkuat keyakinan kita bahwa Kerajaan Allah yang berdiritegak di dunia harus dapat mempertahankan harta surgawi kita di dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga hati kami selalutertuju kepada-Mu dan akhirnya beristirahat di dalam Dikau selama-lamanya.Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Maulid Nabi Ibadah Atau Bid Ah Jawaban Tuntas! - Ustadz Ammi Nur Baits
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
GALATIA 6:7 I.Sama tapi Tak Serupa: Menemukan Perbedaan Mendasar II.Misteri di Balik Jeda Waktu: Mengapa Tidak Instan? III.Cara Pandang Baru dalam Melangkah IV.Aplikasi Praktis untuk Dilakukan
Ustadz Abdullah Zaen - Two Secrets Surga Atau Hell
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A - Siapa Yang Menyimpang Wahabi Atau ASY'ARI, Ustadz Dr. Firanda Andrija Hafizahullah #firandaandirja
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Anak Karunia Titipan Atau Beban
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Kenalilah Masalahmu Musibah Ujian Atau Nikmat
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Orangtuamu Surgamu Atau
Hai, Bibliobesties!
Hai, Bibliobesties!
Investasi Jepang di Indonesia menjadi sorotan setelah muncul kritik bahwa banyak nota kesepahaman atau MoU kerja sama yang tidak berujung pada realisasi proyek. Namun, sejumlah pengamat menilai narasi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi investasi yang sebenarnya. Data menunjukkan realisasi investasi Jepang justru terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan tetap menjadi salah satu sumber investasi asing terbesar di Indonesia. Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja, bagaimana kita melihat tren investasi Jepang saat ini? Apakah iklim investasi Indonesia masih cukup menarik bagi investor Jepang, dan apa yang perlu diperbaiki agar lebih banyak komitmen investasi yang benar-benar terealisasi?TALK: pengamat investasi dan hubungan internasional Zenzia Sianica Ihza
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Episode kali ini kita ngobrol bareng Wellson dari ReArchivu soal satu pertanyaan yang sering jadi debat: review game itu seharusnya objektif atau subjektif? Dari Fatal Frame sampai Need for Speed, dari Final Fantasy sampai Pokémon, kita bahas semuanya!⏱️ Timestamps:00:00 — Pembukaan & Intro Wellson (ReArchivu)03:27 — Perkenalan ReArchivu & Media Game07:59 — Workflow Nulis Review Game13:27 — Horor & Studi Kasus Fatal Frame22:59 — Nostalgia & Re-evaluasi Game Klasik27:59 — Kredibilitas Reviewer & Media35:45 — Objektif vs Subjektif — Inti Bahasan45:00 — Faktor Teknis & Visual dalam Review52:00 — Final Fantasy, Pokémon & Budaya Fans58:00 — Pokémon vs Digimon & Industri Game1:08:00 — Fandom & Kultur Gaming1:16:00 — Game Journalism & Opini Publik1:28:00 — Closing & Rekomendasi ReArchivuhttps://rearchivu.media/ | https://www.facebook.com/ReArchivu | https://www.instagram.com/rearchivu/ | https://x.com/Rearchivu | https://www.youtube.com/@ReArchivu |
Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
Bpk. Felix Witanto (TB) Amsal 9:10Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
For Papuans, sago is not just a stomach filler. It is the foundation of fair culture that blends with the history and identity of man on his land. However, the shadow of lifestyle changes is now fuelling concern: will sago be excluded from Papuan people's lives? - Bagi masyarakat Papua, sagu bukan sekadar pengisi perut. Ia adalah fondasi budaya adiluhung yang menyatu dengan sejarah dan jati diri manusia di atas tanahnya. Namun, bayang-bayang perubahan gaya hidup kini memicu kekhawatiran: apakah sagu akan tersisih dari kehidupan masyarakat Papua?
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 April 2026Bacaan: "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8)Renungan: Suatu ketika seorang pria kebetulan sedang berlibur di kampung halaman ketika mendengar berita ini. Seorang wanita, ibu dari dua anak balita, ditemukan mati gantung diri. Kabarnya, ia memang jarang keluar rumah sejak suaminya pergi meninggalkannya tanpa kabar apa pun. Hari itu orang-orang sekampung murung. Pria itu ingat seorang sosiolog pernah mengatakan, jika ada seseorang yang melakukan bunuh diri, bukan hanya orang itu yang melakukan pembunuhan terhadap dirinya, melainkan seluruh kaum keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahkan kita semua turut berkontribusi. Apakah yang terjadi dalam masyarakat kita, sehingga ada orang yang merasa masalahnya begitu memalukan, sehingga dia harus diam-diam menanggungnya seorang diri? Mengapa ia merasa lebih baik mati daripada meminta pertolongan atau perlindungan? Mengapa dia dapat merasa begitu tidak layak untuk hidup? Mari kita memeriksa diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita? Apakah kita sudah memberikan pertolongan yang dibutuhkan? Atau kita justru menghakimi orang-orang yang melakukan kesalahan? Apakah kita menunjukkan jalan keluar atau kita menghukum orang yang berdosa? Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi aku, menutupi dosa-dosa ku, menebus dan menganugerahkan pengampunan, sehingga akupun dapat melakukannya kepada sesamaku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan: Sandy Kusuma TangerangYoh. 10:22-30.
Season 01: Kitab Rut, Episode 01 (Rut 1:1-5): Apakah keputusan yang tampaknya masuk akal dan wajar selalu keputusan yang paling tepat? Seberapa sering keputusan logis yang kita ambil sesungguhnya hanya dalih untuk membungkus ketakutan kita atau ketidakpercayaan kita pada providensi Allah? PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk melengkapi kelimpahan renungan Firman Tuhan secara pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E01
Buat yang lagi suka koleksi kartu kumpul sini, karena di episode ini gue ngobrol sama suhunya kolektor #NBA Sports Card (Ko Edward / @nimitzcards) dan kolektor TCG #Pokemon yang pernah jadi judge di Pokemon World Championship (Pond / @mpondw). Bakal banyak cerita soal #hobi koleksi kartu yang lebih mahal dibandingkan value uangnya. Enjoy the episode!!Timestamp00:00 Opening01:45 Cerita di Balik Kartu Kobe Bryant Rare!11:39 Super Collector16:50 Realita Hobi TCG & Sports Card27:38 Judge Pokemon World Sejak 201034:45 Kerja di Pokemon Jepang44:44 Hard Truth: Koleksi Bukan Buat Cuan57:00 Hobi Bukan Investasi1:09:48 Punya Koleksi Gila-gila, Sebenernya Kerjanya Apa Sih?
Jangan lupa Dukung Terus AlessGronn Podcast Follow Spotify nya dan Kasih Ratingnya || Jangan Lupa Follow Instagram @abdulatiefmunif_10
#Pernikahan itu ternyata adalah sebuah "kata kerja" yang harus terus dirawat biar nggak turun kualitasnya. Di Part 2 bareng Kaleb ini, kita bakal masuk lebih dalam buat ngebahas lebih dalam tentang pernikahan dan cara menghadapi masalah-masalah dalam pernikahan. Ajak pasangan lu buat nonton bareng obrolan daging ini biar bisa jadi bahan refleksi bareng, dan pastiin lu juga udah nonton Part 1 sebelumnya.Timestamp00:00 Opening01:37 Mengerjakan Pernikahan & Memperbaiki Trust Yang Rusak12:08 Money Problem dalam Hubungan23:36 Bukan Uangku atau Uangmu, Tapi Uang Bersama31:39 Kenapa Orang Zaman Sekarang Lebih Mudah Untuk Bercerai?39:13 Kok Pasangan Saya Lebih Sayang Anak Orang Lain Daripada Anak Sendiri?43:16 Sudah Cape Cari Orang Baru dan Keterbukaan Dengan Pasangan