POPULARITY
Categories
Hello Listeners!Dalam video review FnB kita kali ini, Rega dan Gitta akan mencoba dan membahas salah satu kuliner favorit banyak orang yaitu “Martabak Pecenongan”. Mereka akan mengulas mulai dari rasa, tekstur, hingga keunikan dari martabak ini apakah benar selegendaris yang dibicarakan banyak orang?Untuk lebih lengkapnya yuk dengarkan langsung di Channel Podcast Bingkai Suara Season 8 di Spotify dan Apple Podcast, juga Channel Youtube Bingkai Karya. Untuk update berita di Bingkai Karya kamu bisa kunjungi website kita di (http://www.bingkaikarya.com)Disclaimer:Konten review ini bukan hasil endorsement atau kerja sama berbayar dengan pihak manapun. Semua opini yang disampaikan sepenuhnya berdasarkan pengalaman pribadi dan penilaian objektif dari Tim Bingkai Karya.Kami selalu berusaha memberikan ulasan yang jujur dan transparan untuk membantu audiens mendapatkan informasi yang akurat. Jika ada perbedaan pengalaman, itu bisa terjadi karena preferensi dan kondisi masing-masing individu.Terima kasih sudah menonton dan mendukung!#HonestReview
APBN mencatat defisit 0,21% terhadap PDB atau Rp54,6 triliun per Januari 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka ini masih terkendali dan sesuai desain APBN 2026.Namun, apa yang perlu dicermati dari kondisi fiskal awal tahun ini?Diskusi bersama Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Surabaya, Wibisono Hardjopranoto (Prof Wibi), membedah makna defisit, risikonya, dan implikasinya bagi ekonomi nasional.
Bismillah,Niat tarawih karena Allah -Ta'ala- atau nyari jodoh?Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF). Indonesia bahkan dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Komandan (Deputy Commander) ISF, dengan kesiapan sekitar 8.000 personel yang akan bertugas sesuai pembagian wilayah operasi yang diproyeksikan.Langkah ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah pengiriman pasukan ini murni misi kemanusiaan, atau sekaligus menjadi upaya memperkuat reputasi, profesionalisme, dan rekam jejak militer Indonesia di panggung internasional?Dibahas secara mendalam bersama Khairul Fahmi, Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), mengulas dimensi geopolitik, kepentingan strategis nasional, serta posisi Indonesia dalam dinamika keamanan global.
Hello Listeners!Dalam video review FnB kita kali ini, Amir dan Mauren akan mencoba dan membahas salah satu kuliner menarik yaitu “Taconesia”. Mereka akan mengulas rasa, tekstur, hingga overall experience dari makanan ini—apakah worth it untuk dicoba atau tidak?Untuk lebih lengkapnya yuk dengarkan langsung di Channel Podcast Bingkai Suara Season 8 di Spotify dan Apple Podcast, juga Channel Youtube Bingkai Karya. Untuk update berita di Bingkai Karya kamu bisa kunjungi website kita di (http://www.bingkaikarya.com)Disclaimer:Konten review ini bukan hasil endorsement atau kerja sama berbayar dengan pihak manapun. Semua opini yang disampaikan sepenuhnya berdasarkan pengalaman pribadi dan penilaian objektif dari Tim Bingkai Karya.Kami selalu berusaha memberikan ulasan yang jujur dan transparan untuk membantu audiens mendapatkan informasi yang akurat. Jika ada perbedaan pengalaman, itu bisa terjadi karena preferensi dan kondisi masing-masing individu.Terima kasih sudah menonton dan mendukung!#HonestReview
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK YANG HILANGDiambil dari: Lukas 15:24 (TB)“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan didapat kembali.”Wonder Kids, hari ini kita membaca perumpamaan yang sangat terkenal dan hanya dicatat oleh Lukas: kisah anak yang hilang. Yesus menceritakan tentang seorang anak bungsu, artinya anak terakhir, yang meminta bagiannya dari harta ayahnya. Setelah mendapatkan harta yang dia minta, ia pergi jauh, menghabiskan semuanya, dan akhirnya hidupnya hancur. Saat ia kehabisan segalanya, ia sadar bahwa hidup jauh dari ayahnya tidak membawa kebahagiaan.Kemudian karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, ia memilih untuk pulang. Ia tidak pulang dengan bangga. Ia pulang dengan hati menyesal. Tapi yang luar biasa adalah reaksi sang ayah. Ayah itu melihat anaknya dari jauh, berlari menyambutnya, memeluknya, dan mengadakan pesta. Bukan karena anak itu layak, tetapi karena ayah itu mengasihinya.Namun cerita ini belum selesai. Ada juga anak sulung, yang artinya anak pertama. Ia marah. Ia merasa tidak adil. Ia merasa lebih baik dari adiknya. Yesus memakai kisah ini untuk menunjukkan dua hal:Pertama, Allah mengasihi orang yang mau bertobat yang artinya meninggalkan dosa-dosa dan melakukan firman TuhanKedua, Allah juga menginginkan hati yang penuh kasih, bukan iri dan sombongBaik anak bungsu maupun anak sulung sama-sama perlu belajar tentang kasih Bapa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Tanyakan pada dirimu: Apakah aku pernah seperti anak bungsu yang menjauh dari Tuhan? Atau seperti anak sulung yang taat, tapi hatinya tidak penuh kasih?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Bapa yang penuh kasih. Saat aku salah dan kembali kepada-Mu, Engkau menerimaku. Tolong aku juga memiliki hati yang penuh kasih kepada orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah bersukacita ketika satu anak-Nya yang hilang mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Salam Ramadan! Ramadan Kareem buat semua pendengar TTYL!Trio kegemaran korang kembali lagi seperti sabut yang timbul timbul tenggelam.Jadi untuk menemani korang dalam bulan Ramadan yang penuh barokah ini, kami kembali dengan topik yang mencabar iman korang seperti :Coach orang bercerai?Perihal sembang kacipThread banyak gossipGeng ‘baik beli'Baju raya local brand mahal nak mam???Korang MC atau NPC?Announcement — live podcast @ SACC Mall & Iftar TTYL 2026!*IFTAR TTYL 2026*For more info, WhatsApp 0133287275or simply click linkhttps://wa.link/1xgb7j
Publik patut curiga dengan keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Tidak ada penjelasan gamblang dari pemerintah soal langkah ini. Padahal, ada dana APBN yang bakal digunakan untuk membayar iuran sebagai anggota Dewan Perdamaian sebesar 1 juta dollar AS atau setara 17 triliun rupiah. Pemerintah meredam protes dengan memberi narasi bahwa iuran bersifat sukarela dan bisa dicicil.Peluang publik mengkritisi kian tertutup setelah Prabowo menggelar rangkaian pertemuan dengan sejumlah pimpinan ormas keagamaan, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, anggota DPR, hingga akademisi. Banyak yang berbalik mendukung, memaklumi, atau melunak soal keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian.Apa sebenarnya Dewan Perdamaian bentukan Trump ini? Tepatkah langkah yang diambil Presiden Prabowo? Apakah selaras dengan sikap politik luar negeri Indonesia? Apa saja konsekuensinya bagi Indonesia?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Prof. Hikmahanto Juwana.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr Kresen MCFSM dan Sr Krista MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Ulangan 30: 15-20; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 9: 22-25.MEMILIH BERKAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Berkat.Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama yang menyusulnya mengajak kita untukmerenungkan tentang berkat Allah. Masa Pra Paskah sangat spesial mengenaidisiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat kalaudibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Maka berkat Tuhan sangat kitaperlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan ini hanya karena Tuhan berkenandengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan dirinya. Dengan memilih berkat, lalu apakah yang tidak kita pilih?Atau jika Tuhan memberikan kita berkat-Nya, hal apakah yang tidak Tuhanberikan? Kitab Ulangan dalam bacaan pertama menegaskan kalau kutuk danpenyiksaan dosa bukan pilihan kita. Dalam kenyataan, ada orang memilih kutukatau sengsara karena dituntun oleh kebebasan kodratinya. Tuhan menyelenggarakanhidup ini pada awal adalah baik. Namun karena kejatuhan kodrati manusia, makakehadiran kebaikan itu harus berhadapan dengan kutukan dosa. Jadi orang bisamemilih untuk berdosa. Orang beriman dinasihatkan untuk memilih berkat. Memilih berkat berarti memilih Tuhan. Sedangkan memilihkutuk berarti memilih musuh Tuhan, yaitu setan. Yang ada pada Tuhan ialahkehidupan, cinta, dan pengharapan akan suatu keberlangsungan yang abadi.Sedangkan yang ada pada kutuk ialah kematian, kebencian, dan kesengsaraanabadi. Yesus Kristus diutus oleh Bapa ke dunia untuk mendirikan sebuah kerajaankehidupan supaya memerintah dan membawa semua orang kepada berkat. Ajaran danteladan hidup-Nya menjadi pelita dan sumber air yang menjamin keberlangsunganberkat ini dalam bentuk rahmat karunia yang dicurahkan kepada setiap orang yangmemerlukan. Hari ini Yesus Kristus memaparkan isi pilihan kita untukmengikuti Dia supaya daripada-Nya mengalir semua berkat yang kita perlukan. Didalam masa Pra Paskah berkat-berkat kita dapatkan melalui berdoa, berpuasa, danberamal kasih. Ketiga perbuatan ini mesti dapat dijalankan dalam semangat salibyang kita pikul dan ketekunan dalam penyangkalan diri. Salib selalu bermaknapengorbanan dan menghadirkan beban yang harus ditanggung. Kita berdoa, berpuasaatau bermati raga, dan beramal kasih dengan sebuah volume jumlah dan kualitassedemikian yang membuat kita menanggung beratnya seperti yang Yesus lakukan.Ketiga perbuatan saleh itu mesti juga membawa kita untuk fokus kepada penyatuanhati kita dengan Tuhan, dan bukan kepada diri sendiri dan semua kepentingan duniawi.Dari sana berkat-berkat akan mengalir kepada kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, firman-Mu menguatkan niat kami untuk memanggul salib dan menyangkaldiri kami untuk dengan tekun mengikuti-Mu. Berkatilah kami supaya sepanjangjalan mengikuti-Mu kami menemukan diri kami yang sebenarnya. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (Mazmur 34:19)Renungan: Mina terlahir dari keluarga broken home. Bertahun-tahun ia berusaha mengatasi kekecewaannya dengan kebencian, dendam, kemunafikan, dan ia merasa hidupnya tidak berharga. Hatinya penuh kebencian dan dendam terhadap ayahnya ketika teringat figurnya di masa lalu yang selalu memukuli ibunya dan tidak menyayangi dirinya. Sikap ayahnya itu menyulut perceraian. Walau ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu, namun Mina yang telah tumbuh dewasa, tetap saja menyimpan kepahitan. Apalagi di usia kanak-kanak, pascaperceraian kedua orang tuanya, sang ibu menitipkannya di sebuah panti asuhan. la pun harus berjuang keras sendirian untuk belajar dan menjadi yang terbaik di sekolahnya. Kini ia menjadi wanita karier yang sukses di sebuah perusahaan karena kecerdasannya. Tetapi sayang, ia masih menyimpan kebencian dan dendam. Senyum di wajahnya hanyalah senyum palsu karena tuntutan profesionalitas, namun tetap saja ia merasa tidak bahagia. Topeng kemunafikanlah yang dipertontonkan ke khalayak ramai. Parahnya, ternyata ia seorang penyuka sesama jenis, sebab ia menganggap semua pria sama seperti ayahnya. Faktor psikologis ini yang membuat ia berperilaku menyimpang. Ia menutupi perilaku menyimpangnya dengan pakaian yang indah dan feminin. Di sekeliling kita ada begitu banyak orang yang mengalami kekecewaan seperti halnya Mina. Atau mungkin kita yang sedang mengalami kekecewaan dan sedang berusaha mengatasinya dengan cara kita. Memang, ada banyak jenis kebahagiaan yang ditawarkan oleh dunia untuk mengatasi kekecewaan. Di antaranya melalui musik, pekerjaan, pernikahan, kekayaan, dan ketenaran. Dan kita tergiur olehnya. Ada juga yang mengatasinya dengan kepuasan negatif, seperti selingkuh, mabuk-mabukan, berbuat jahat kepada orang lain, ataupun menggunakan narkoba. Namun, apa pun jenis tawaran dunia ini yang diharapkan bisa mengatasi kekecewaan seseorang, tetap saja tidak mampu mengatasinya. Kekecewaan itu hanya bisa disembuhkan dengan kehadiran Pribadi yang bisa memberi kebahagiaan sejati. Karena itu, biarkanlah Kristus mengisi dan menguasai hati kita. Jangan izinkan kebencian, dendam, dan kepahitan mengisi hati kita. Mari kita buka pintu hati kita dan menerima Dia sebagai Pembebas kita dari belenggu kekecewaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini aku mengatasi kekecewaan dengan hal-hal yang tidak berkenan bagi-Mu. Penuhilah aku dengan kasih-Mu, sehingga saat kekecewaan datang, hatiku hanya tertuju pada-Mu sebagai sumber kelepasan dalam hidupku. Amin. (Dod)
Bismillah,2010. JANGAN CEPAT-CEPAT KAGUM ATAU PUTUS ASA MELIHATNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)Explore the podcast
Simak pembahasannya bersama :1. Peneliti Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, M. Nurul Fajri, SH MH2. Pegiat Antikorupsi Lembaga koordinasi pemberantasan korupsi (LKPK ) - Bejo Suhendro
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr Skolastika MCFSM dan Sr Emiliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Palanga Sampit Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 1-11; Mazmur tg 119: 67.68.71.72.75.76; Markus 8: 11-13.MENIKMATI UJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Menikmati Ujian.Di dalam semua aspek kehidupan kita, ujian terjadi dalam suatu proses untukmembuktikan sesuatu hasil baik untuk jumlah maupun kualitas. Apa pun bentuk dankarakternya ujian itu, aspek dasarnya ialah orang yang mengalaminya berada didalam situasi dicoba atau diuji kemampuannya. Sikap yang umum ialah keadaan jiwa dan raga orang yangmenghadapi ujian berada dalam suatu keadaan negatif atau positif. Orang bisagugup, berdebar, takut, kurang yakin, dan mengeluh. Orang bisa juga berani,konsentrasi, fokus, percaya diri, dan yakin untuk menghadapi lalu akhirnyamelewati ujian. Situasi bisa terlihat di wajah mereka, namun justru lebih seruialah di dalam jiwanya. Kedua situasi ini menggambarkan bagaimana seseorangmenikmati ujian itu. Orang bersikap negatif ketika menghadapi ujian disebabkanoleh aneka alasan. Yang paling umum ialah karena yang bersangkutan kurang atautidak siap. Ketidaksiapan mental dan semangat biasanya langsung membuat tubuhmenjadi gugup, gemetar, keringatan, dan lemah. Dalam keadaan seperti ini, sikapmenyerah bukan mustahil di mana yang bersangkutan bisa menolak untuk menghadapiatau menghadapi saja tetapi dengan risiko pada hasil di bawah harapan. Ini berbanding terbalik dengan sikap positif dan optimisdalam menghadapi ujian, yaitu orang yang siap jiwa dan raga. Bahkan kesiapanini diungkapkan dengan suatu kegirangan dan kerinduan untuk mengantisipasiujian. Sikap seperti ini bisa membuktikan bahwa yang bersangkutan yakin akanhasil yang bakal dicapai memuaskan dan memenuhi harapan. Atau sikap ini jugamerepresentasi sebuah sikap mental pada orang yang percaya bahwa hasil baikatau buruk bukanlah hal yang prioritas, tetapi ini menjadi kesempatan untuk menempah danmelatih diri. Dua sikap positif ini ditunjukkan oleh kedua bacaan kitahari ini. Santo Yakobus dalam bacaan pertama memberikan nasihat bahwa ujiandalam hidup memang mesti dilalui karena hasilnya adalah sebuah ketekunan yangmerupakan jalan menuju kesempurnaan. Yesus diuji terus menerus oleh kaum Farisidan para cendekia ahli Taurat. Tetapi biasanya Yesus membungkam mereka. Diaadalah Tuhan maka tak perlu ujian. Tetapi yang Ia anggap sebagai kemunduranialah mereka yang mengujinya tak mendapatkan keuntungan apa-apa. Itu berartibahwa Yesus yang siap, sedangkan mereka tidak siap dalam medan ujian. Jadihukumnya pasti: sebelum ujian utama, harus awali dulu dengan banyak ujianpemanasan alias persiapan-persiapan dan antisipasi dalam segala bentuknya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami selalu dengan meletakkan kata-kata dan tindakan yangbenar dan tepat dalam setiap kesempatan kami hadapi ujian hidup ini. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor CPO & Gas saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Sharon Natasha, Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia dan Rut Yesika Simak, Research Associate Sector - Cement, Chemicals, Infrastructure, Telco-Tower, Oil & Gas CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #130 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 188 menampilkan tetamu pertama bagi tahun 2026, iaitu YB Datuk Dr Akmal Saleh, Ketua Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia. Beliau berkongsi perjalanan dalam dunia politik, cabaran sebagai pemimpin muda, serta imej lantangnya yang sering mencetuskan perdebatan.Akmal turut menjawab persoalan mengenai kelantangannya terhadap DAP, termasuk dakwaan sama ada pendiriannya bersifat perkauman atau berlandaskan prinsip perjuangan.Perbincangan ini juga merangkumi fokus beliau terhadap isu-isu Melayu, pandangannya terhadap dasar-dasar Kerajaan Madani, serta perbezaan antara sentimen dan fakta dalam landskap politik semasa.Selain itu, beliau berkongsi pandangan mengenai masa depan UMNO sebagai “rumah bangsa” bagi penyatuan Melayu, cadangan kerjasama dengan PAS, penolakan terhadap kerjasama dengan PH, serta strategi menjelang PRN Melaka.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
EP212: Membahas single baru JKT48, yang menurut gw naroh standar yang bagus untuk Era Fight kedepannya.
Kita sering mendengar bahwa orang beriman adalah mereka yang hidupnya dipimpin Tuhan. Mungkin kita sendiri juga sering mengatakannya. Namun, benarkah dalam setiap langkah, kita mengingat dan menaati pimpinan Tuhan? Bagaimana ketika kita merasa cukup dengan apa yang kita miliki, puas dengan keadaan yang kita alami, apakah kita tetap sadar dan berjaga-jaga apakah kita berpegang pada firman Tuhan? Atau bilamana kita dalam kesusahan dan di padang gurun dunia, adakah firman Tuhan yang pertama kita cari?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 8 Februari 2026.Kirim pesan
Keutamaan Sahur dan Adabnya merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 13 Sya’ban 1447 H / 1 Februari 2026 M. Kajian Hadits Tentang Keutamaan Sahur dan Adabnya Pembahasan ini merujuk pada bab mengenai orang yang berpuasa lalu makan atau […] Tulisan Hukum Makan atau Minum karena Lupa saat Berpuasa ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Indonesia memutuskan untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP). Mungkinkah ini kesempatan untuk menjadi jembatan atau malah masuk ke jebakan?
IHSG dibuka koreksi tipis atau alami penurunan tipis di level 8.144. Investor, apakah ini saatnya santai atau tetap waspada?
Bayern udah mulai beberapa kali kepeleset di Bundesliga, setelah berlaga di UCL. Sementara Dortmund yang gitu-gitu aja diem-diem udah selisih 6 poin di belakang Bayern. Apakah ini title race atau hanya harapan semu? Selain itu kami juga membahas kedatangan Albert Riera, pemecatan Horst Steffen dan drawing UCL
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Kristin MCFSM dan Suster Puspitasari MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Aloysius Gonzaga Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. 2 Samuel 18: 9-10.14b.24-25a.30 - 19: 3; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Markus 5: 21-43.JALANTERUS DAN TETAP SEMANGAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan Terus dan TetapSemangat. Ungkapan dalam bahasa Inggris yang mirip dengan tema ini ialah: the game must go on. Orang Italiamenyebutnya “sempre avanti”. Kitamenyadari bahwa setan-setan tidak berhenti atau tidak lelah menggodai kita.Demikian juga kita paham bahwa kesulitan dan penderitaan akan selalu kitaalami. Kita mengingat tentang godaan terhadap Yesus sebanyak tigakali ketika Ia berpuasa selama 40 hari di pada gurun. Diceritakan bahwa ketikaYesus mengusir si penggoda itu dengan seruan: Enyalah engkau, Setan!, Penjahatitu memang pergi, namun ia tetap menunggu kesempatan lain yang tepat agar iadapat menjalankan tugasnya menggodai dan memperdayai Yesus. Hari ini bacaan-bacaan kita sepertinya memberikan kesan bahwasetan-setan sedang istirahat sejenak. Dengan begitu Yesus mempunyai kesempatanyang leluasa untuk menyembuhkan orang-orang sakit. Mungkin setan sedang kasihanjuga kepada orang-orang sakit, sehingga ia tidak ingin menambah penderitaanatas mereka. Atau mungkin mereka menghormati Yesus yang sedang bekerja. Daud yang sedang dilawan oleh orang-orang dekatnya jugaterbebas dari ancaman itu. Anaknya Absalom yang mengancamnya telah meninggaldunia. Di istananya itu Daud sedih dan menangisi anaknya. Ia harus melanjutkantugasnya memimpin kerajaan karena itu adalah mandat dari Tuhan. Kesedihanmemang wajar dan tetap terjadi, tetapi kesedihan tidak bisa menjadi selamanya. Kita harus berjalan terus dan tetap bersemangat. Tugas utama, mandat, perutusan, dan tanggungjawab harus tetap menjadi urusan kita setiap saat. Meski godaan, tantangan,gangguan, kesulitan, bahkan ancaman apa pun bentuknya menghadang, kita jalanterus saja, semangat saja. Tuhan tahu kita sedang berjuang dan diancam sekalipun, tapi Ia mengizinkan kita jalan terus dan Ia akan turun tangan membantupada saat kita sudah tidak mampu lagi. Hal ini paling kurang mencegah duakebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Pertama, ketika sudah berhasil melewati sebuah ujian ataukesulitan kita menjadi santai, kurang waspada, dan menjadi kendor semangatnya.Ini justru menjadi kesempatan baik bagi setan untuk mendekat dan melakukantugasnya. Kedua, ketika sudah melewati semua rintangan atau kesulitantidak lama berselang datang lagi kesulitan yang lain. Akibatnya orang menjadiputus asa, lelah, dan menyerah. Ini juga menjadi kesempatan bagi setan untukmendekat dan bersemangat bekerja. Jadi untuk mengatasi sikap santai dan putusasa, kita perlu memiliki satu kekuatan, yaitu berjalan terus dan tetapbersemangat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ...Ya Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah iman kami supaya kami dapat mengalahkansikap santai dan putus asa di dalam diri kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Di episode kali ini, kita akan ngobrol santai dengan Stephanie Chandra mengenai lika-liku membangun bisnis roti di usia 30-an serta keberaniannya menjaga prinsip di tengah tantangan. Selain itu, ada pula Shayla Philipa yang berbagi cerita membanggakan saat membawa nama Indonesia ke kompetisi barista dunia lewat teknik meracik kopi yang sangat detail. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioOTP #58 "BARISTA ATAU BARTENDER?" WITH SHAYLA PHILIPA | ONTHEPASEnjoy the show!Instagram:Shayla Philipa https://www.instagram.com/shaylaphilipa/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !On The Pas is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioInstagram: https://www.instagram.com/onthepasbali/TikTok: https://www.tiktok.com/@onthepasLet's talk some more:https://www.instagram.com/renaldykhttps://www.instagram.com/backdraft_projecthttps://www.instagram.com/mariojreynaldi#OnThePasPodcast #BaliPodcast #RayJansonRadio #FnBPodcast #PodcastAfterService #Bartender
Ambang batas parlemen kembali menjadi sorotan dalam pembahasan RUU Pemilu. Ketentuan ini dinilai berpengaruh langsung terhadap keterwakilan suara pemilih sekaligus konfigurasi kekuatan partai politik di DPR. Usulan penghapusan ambang batas memunculkan pro dan kontra di kalangan fraksi, karena di satu sisi dianggap lebih inklusif, namun di sisi lain dikhawatirkan berdampak pada efektivitas dan stabilitas sistem parlementer.Apa saja konsekuensi politik dan demokrasi dari usulan tersebut? Hal-hal apa yang perlu dicermati publik menjelang perubahan aturan pemilu?Dibahas bersama Mantan Ketua Panwaslu Jakarta sekaligus Pengamat Pemilu, Ramdansyah, dalam dialog yang mendalam dan berimbang.
Gejolak pasar modal nasional memasuki fase krusial. Tekanan tajam pada Indeks Harga Saham Gabungan hingga memicu trading halt disusul pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, serta sejumlah pejabat strategis Otoritas Jasa Keuangan, mengejutkan publik dan pelaku pasar.Bagaimana mencermati kondisi pasar saat ini? Apakah langkah mundurnya para petinggi cukup untuk meredam gejolak dan memulihkan kepercayaan investor, atau justru menjadi awal reformasi yang lebih mendasar di sektor keuangan?Dibahas bersama Praktisi Pasar Modal Himawan Sutanto dan Senior Ekonom INDEF Tauhid Ahmad dalam dialog mendalam dan berimbang.
BMKG memperkirakan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga awal Februari 2026. Saat ini, banjir di wilayah hilir dan longsor di kawasan hulu seolah menjadi peristiwa rutin tahunan yang jadwalnya sudah dapat diperkirakan, namun kerap gagal diantisipasi. Meski sebagian besar bencana di Indonesia bersifat hidrometeorologi, garis pembatas antara faktor alam dan ulah manusia kini semakin kabur.#Banjir #BencanaAlam #BMKG #Cuaca #Warga #Longsor
Haruskah punya anak setalah menikah?Atau sebenarnya masih ada cara lain untuk meraih kebahagiaan sebagai keluarga?Di era takut menikah seperti sekarang, penting rasanya untuk mengingat lagi makna keluarga yang akan dibangun, dan seperti apa perjalanannya nanti.Bersama bu Rani dari Innerwork Indonesia serta penulis trilogi "Untuk Apa Menikah?", "Untuk Apa Bertahan?" dan "Untuk Apa Keluarga?" Parents diajak memaknai ulang pilihan yang telah atau akan diambil. Timestamp:00:00 Opening03:45 Gimana boomers memandang pernikahan dan keluarga07:12 Orang tua harus sadar kalau gak selalu tau yang terbaik buat anak11:45 Gak ada yang benar-benar siap, tapi semua bisa dipersiapkan.19:10 Anak perempuan harus punya rencana hidup26:25 Conscious marriage dan conscious parenting38:50 Gen Z bukan takut menikah48:35 Alasan kenapa bisa terlalu sedih akan hal kecil53:32 Pernikahan harusnya memberi ruang aman untuk self-expansion
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka melemah tajam lebih dari 6% ke level terendah 8.596,17 pada perdagangan hari ini, dipicu sentimen global terhadap kebijakan terbaru Morgan Stanley Capital International atau MSCI, terkait metodologi penghitungan free float. Meski demikian, para analis menilai koreksi ini tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih solid. Di tengah volatilitas pasar dan kekhawatiran investor, muncul pandangan bahwa tekanan IHSG justru bisa menjadi peluang sekaligus momentum penguatan struktural pasar modal Indonesia. Untuk mencermati arah pasar dan strategi yang dapat diambil investor, kita jumpai.. TALK: Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI), David Sutyanto
Membahas seputar Biseksual dan hal-hal disekitarnya
Pernah mikir kenapa gaji naik tapi dompet tetap nangis?
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 27 Januari 2026Bacaan: "la pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat." (2 TAWARIKH 22:3)Renungan: Seorang ibu adalah sosok yang sangat istimewa dalam hati anak-anaknya. Besarnya perhatian dan pengorbanan ibu kepada anak-anaknya tergambar dalam ungkapan "kasih ibu sepanjang jalan". Tidak ada ujungnya. Bagi banyak orang, makanan paling enak adalah masakan ibu. Tempat yang paling aman adalah pelukan ibu. Figur ibu dijadikan teladan. Nasihatnya didengarkan dan ditaati. Sayangnya, tidak semua ibu memberi pengaruh yang baik bagi anak-anaknya. Ahazia adalah salah satu raja Yehuda yang memerintah dalam waktu singkat, yakni hanya satu tahun. la adalah anak Yoram, raja Yehuda. Ibunya adalah Atalya. Pengaruh ibunya sangat kuat terhadap Ahazia. Sang ibu mendikte apa yang harus dilakukannya. Juga menjadi penasihatnya, termasuk dalam urusan perang. Sayangnya, nasihat-nasihat sang ibu justru menjerumuskan Ahazia ke dalam berbagai kejahatan, sebab Atalya bukanlah seorang yang takut akan Tuhan. Ia mewarisi kejahatan ayah dan ibunya, yakni Ahab dan Izebel, raja dan ratu Israel yang terkenal sebagai penyembah berhala. Ahazia pun dilenyapkan bersama keluarga Ahab lainnya, sebagaimana yang sudah Tuhan firmankan. Bagi para ibu-dan tentunya berlaku untuk para ayah juga-nasihat apa yang telah kita berikan kepada anak-anak kita? Apakah kita mendidik mereka di jalan Tuhan? Apakah kita mengajar mereka menaati Dia dan mengusahakan kebaikan bagi orang lain? Atau sebaliknya? Sadarilah bahwa pengaruh kita amat besar bagi mereka. Kiranya kita mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Terima kasih untuk ibu yang telah Kau izinkan hadir dalam hidupku. Penuhilah ia dengan kasih-Mu, agar melalui kehadirannya, aku sungguh merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Lebih dari seribu WNI mendatangi KBRI Phnom Penh, Kamboja, meminta difasilitasi untuk kembali ke Indonesia. Dalam periode 16–23 Januari 2026, tercatat 2.117 aduan diterima KBRI terkait permohonan kepulangan tersebut. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan adanya dugaan kuat bahwa sebagian dari mereka bukan korban TPPO, melainkan terlibat dalam kejahatan penipuan digital atau scammer, sehingga opsi ekstradisi dinilai perlu dipertimbangkan.Di sisi lain, muncul kesaksian sejumlah WNI yang mengaku dijebak dan dipaksa bekerja di perusahaan scamming, bahkan mengalami penyiksaan jika menolak atau tidak memenuhi target. Lalu, bagaimana membedakan korban TPPO dengan pelaku kejahatan siber? Apa langkah hukum dan perlindungan negara yang paling tepat?Simak pembahasan mendalam bersama Guru Besar STIK–Lemdiklat Polri sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Myanmar, Prof. Dr. Iza Fadri, S.I.K., S.H., M.H., hanya di Radio Elshinta.
Ribuan WNI di Kamboja mengajukan pemulangan ke Indonesia. Di balik permintaan tersebut, muncul pertanyaan krusial: apakah mereka seluruhnya korban Tindak Pidana Perdagangan Orang, atau ada yang justru terlibat dalam jaringan penipuan daring internasional. Pemerintah dihadapkan pada tantangan besar untuk bersikap tegas namun tetap humanis, membedakan korban dan pelaku, sekaligus memastikan perlindungan, kepastian hukum, dan pencegahan agar kasus serupa tidak terus berulang.Talk: - Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan- Kordinator Advokasi Peduli Buruh Migran, Remon J Kusnadi
Perhutanan Sosial telah menjadi mercusuar kebijakan agraria Indonesia, menjanjikan akses legal bagi masyarakat lokal terhadap sumber daya hutan yang selama puluhan tahun dikuasai secara eksklusif oleh negara dan korporasi. Memasuki fase krusial 2026-2029, wacana "akselerasi" mendominasi agenda pemerintah guna memenuhi target luas areal yang ambisius sebagai bagian dari komitmen iklim global dan pemerataan ekonomi. Namun, di balik kemegahan angka-angka statistik tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah percepatan ini benar-benar memperkuat kedaulatan rakyat di tingkat tapak, atau justru sekadar formalitas administratif yang rapuh dan rentan terhadap kegagalan institusional? Di sinilah letak kontradiksi strategis antara ambisi untuk berlari kencang dan kebutuhan akan "perlambatan" yang bertujuan. Akselerasi yang dipacu oleh target hektar seringkali terjebak dalam logika birokrasi yang mengabaikan kompleksitas sosial dan kesiapan komunitas, sehingga melahirkan "dokumen tidur" yang tidak mengubah realitas ekonomi. Sebaliknya, gagasan mengenai perlambatan muncul bukan sebagai bentuk stagnasi, melainkan sebagai jeda reflektif untuk memastikan bahwa fondasi keadilan tenurial, penguatan kelembagaan kelompok, dan manajemen konflik telah benar-benar kokoh. Tanpa jeda tersebut, akselerasi berisiko menjadi bumerang yang justru memperlebar jurang ketimpangan melalui skema-skema pasar yang teknokratis dan asing bagi masyarakat hutan. Esai ini akan membedah dialektika antara kecepatan dan esensi dalam pengelolaan hutan di Indonesia ke depan. Dengan menimbang tantangan global seperti krisis iklim, pasar karbon, dan ancaman degradasi lingkungan, kita diajak untuk melihat melampaui sekadar izin dan SK. Apakah Perhutanan Sosial masih merupakan instrumen yang relevan untuk menjawab tantangan masa depan, ataukah kita membutuhkan pergeseran paradigma yang lebih radikal menuju kedaulatan hutan rakyat? Pada akhirnya, pilihan antara akselerasi dan perlambatan akan menentukan apakah Perhutanan Sosial akan berakhir sebagai proyek administratif belaka atau benar-benar menjadi ruh bagi pemulihan sosio-ekologis yang berkeadilan.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 25 Januari 2026Bacaan: "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. " (Yohanes 15:12)Renungan: Apakah kita pernah melihat anak kecil menangis tapi tangisannya segera berhenti saat ia didekap ibunya? Apakah kita pernah merasakan betapa leganya ketika kita melakukan kesalahan di tempat kerja tapi ternyata reaksi bos kita hanya berkata "Sudah, tidak apa-apa. Lain kali lebih hati-hati"? Apakah kita pernah merasakan saat seorang mau mendengarkan keluh kesah kita dengan penuh empati? Atau lihatlah betapa merdekanya hati seorang yang diampuni kesalahannya. Kesedihan istri diobati oleh ucapan lembut penuh kasih dari sang suami. Rasa lelah dan stres suami mendadak hilang karena sambutan hangat istri begitu ia tiba di rumah, dsb. Banyak pengikut Yesus bingung bagaimana cara mengalirkan kuasa Allah. Sebagian lagi berpikir bahwa orang yang dapat mengalirkan kuasa Allah itu hanyalah orang yang punya karunia tertentu, memenuhi standar rohani tertentu, telah mengikuti pelatihan tertentu, terlibat pelayanan tertentu atau memiliki jabatan rohani tertentu. Padahal sesungguhnya mengalirkan kuasa Allah bisa dimulai dengan satu langkah sederhana, yaitu MENGASIHI. Dan mengasihi juga tidak selalu tentang hal-hal yang begitu besar atau dramatis, tapi bisa dimulai dengan melakukan hal-hal seperti di atas. Kebutuhan utama manusia adalah dikasihi. Dikasihi berarti diterima dan dihargai apa adanya, sebagai sesama manusia yang butuh disayangi, didengarkan, diperlakukan baik, dan dihargai. Bukankah itu juga yang kita inginkan? Kadang kita terlalu rumit memikirkan bagaimana mengalirkan kasih dan kuasa Allah. Tuhan tak akan memerintahkan sesuatu yang tak bisa kita lakukan. Ketika kita mau dengan tulus mengasihi, bisa dimulai dari melakukan tindakan-tindakan sederhana yang didasari kasih dan menunjukkan penerimaan, penghargaan serta kepedulian/empati terhadap orang lain. Ketika kita mampu melakukan hal tersebut, sesungguhnya kita sedang mengalirkan kasih sorgawi yang memulihkan hidup mereka. Jadi, mari kita mulai mengasihi, mulailah dari mengasihi orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa kasih-Mu, sehingga aku mampu menjadi tanda kehadiran-Mu bagi mereka yang sedang mengalami pergumulan dalam hidupnya. Amin. (Dod).
Satu pekerjaan sering terasa tidak cukup. Fenomena polyworking kian marak di kalangan anak muda.Dalam episode VIGENK (Visi Generasi Kini) Radio Elshinta edisi 23 Januari 2026, Tantri, System Management Expert dan Founder Xperteam Consultant, membahas perbedaan polyworking dan kerja sampingan, risikonya terhadap burnout, serta cara menjalaninya secara sehat dan terkelola.
2025 udah kita lewatin dengan semua pembelajarannya yang dar der dor dan sekarang udah tahun yang baru. In this economy apakah pengalaman kemarin bisa jadi modal awal melangkah lebih pede di 2026? Atau mesti cari gaya baru?
Sebagai orang tua, kita tentu ingin anak-anak kita, termasuk yang Autistik, bisa bersosialisasi dan berteman dengan baik. Namun, sebelum itu terjadi, kita harus membangun ketertarikan mereka untuk berteman, yang seringkali memerlukan waktu. Yuk, coba bagikan pengalaman Moms & Dads! Apakah Moms & Dads pernah merasakan tantangan yang sama dalam membantu anak-anak bersosialisasi? Atau mungkin ada tips yang ingin Moms & Dads bagi dengan orang tua lainnya?
Resolusi tahun baru cuma bertahan 1 bulan?!Atau, malah udah gak berani punya resolusi dan mimpi buat diri sendiri karena udah jadi orang tua?Episode kali ini, Dea Rizkita bercerita banyak soal perjalanannya kembali jatuh cinta dengan berkarya sampai akhirnya bisa living her dream.Timestamp:00:00 Opening03:43 Bikin vision board mulai darimana?05:11 Merasa jadi korban ketika gagal mencapai mimpi10:51 Refleksi winning and lowest moment13:00 Pingin jadi seperti Nucha Bachri19:20 Contoh breakdown vision board 34:00 Habis punya anak, gak mikirin diri sendiri lagi
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Januari 2026Bacaan: "Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia." (Lukas 15:28) Renungan: Kisah anak yang hilang tentu sudah sering kita dengar. Kisah ini sering dipakai untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa kepada mereka yang mau bertobat, bahwa la bukan hanya mengampuni, tapi juga akan memberi segala yang baik. Selain itu, kisah anak yang hilang juga sering dipakai untuk menunjukkan bagaimana anak Tuhan juga bisa "hilang" walau sehari-hari tampak dekat dengan Tuhan. Tandanya adalah ketika ia tidak lagi bisa mengasihi orang yang berdosa, tapi justru iri ketika Tuhan menerima kembali mereka yang mau bertobat. Tanda lainnya adalah ketika ia merasa tak diberkati padahal ia sendiri tak pernah meminta kepada Bapa yang sangat baik. Kisah ini begitu luar biasa karena memberikan harapan bagi mereka yang belum percaya tapi juga mengingatkan orang percaya bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya harus punya hati seperti Tuhan tapi juga harus bersyukur karena telah dilayakkan menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Nah, ada satu hal yang mungkin luput kita perhatikan. Lihatlah bagaimana perhatian bapa kepada si sulung. Meski si sulung merasa dikesampingkan, sesungguhnya perhatian sang bapa kepadanya sangat istimewa. Sang bapa memang rindu kepada si bungsu, tapi ia tak pergi mencarinya. Setelah anak itu bertobat, baru ia menyongsong dan menerima si bungsu dengan sukacita. Lain dengan saat si sulung yang "terhilang". Saat ia marah karena ada pesta untuk adiknya, si sulung tak mau masuk ke rumah. Namun, apa yang dilakukan bapanya? Ayahnya melangkahkan kaki ke luar untuk bertemu dia. Jangan pernah mengira Tuhan itu seperti Bapa yang cuek. Apalagi kepada kita, yang telah bekerja keras melayani-Nya, sesungguhnya perhatian Tuhan sangat istimewa. la sendiri yang akan datang menghampiri dan menghibur kita. Pertanyaannya, apakah kita menyadarinya? Atau kita justru terus fokus pada masalah, atau bahkan merasa iri kepada orang lain yang tampak diberkati lebih dari kita? Ingat kita punya Bapa yang baik, penuh kasih dan peduli pada anak-anak-Nya. Tidak perlu urusi berkat orang lain, ingatlah bahwa hidup dekat pada Allah pun sudah jadi berkat tersendiri, karena asal dekat Allah, maka kita bisa tenang sebab Dialah sumber pertolongan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering merasa Engkau meninggalkan aku saat masalah mendera dalam hidupku. Kini aku tahu bahwa Engkau selalu peduli padaku dan senantiasa mencari aku saat hatiku mulai menjauh dari-Mu. Amin. (Dod).
Jawa Tengah tak lagi sekadar lumbung suara. Gagasan PSI sebagai “kandang gajah” seolah menantang hegemoni lama PDIP, menguji apakah Jateng adalah kunci masa depan politik—atau hanya panggung perebutan narasi di era pasca-Jokowi.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 9 Januari 2026Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN." (Yesaya 55:8) Renungan: Maria, Marta, dan Lazarus adalah tiga bersaudara yang cukup dekat dengan Yesus. Ketika Lazarus sakit, kedua saudarinya mengirim pesan kepada Yesus. Saat itu, Yesus terkesan sengaja berlama-lama untuk datang bahkan hingga akhirnya Lazarus meninggal dunia pun, Yesus tidak kunjung datang. Tetapi sebelumnya Yesus sudah meyakinkan mereka bahwa penyakit yang diderita Lazarus tidak akan membawanya kepada kematian, namun oleh karena penyakit itulah nama Tuhan akan dipermuliakan. Ketika Lazarus sudah dikubur empat hari lamanya, barulah Yesus datang. Saat mengetahui kedatangan Yesus, Marta dan Maria berkata kepada-Nya, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. "(Yoh 11:21). Namun, hal ini dilakukan-Nya bukan tanpa alasan, Yesus menginginkan banyak orang menjadi percaya. Jika Yesus datang pada saat Lazarus sakit, maka hanya akan ada sedikit orang yang menjadi percaya, tetapi Dia membuat segala sesuatu tepat pada waktunya dan akhirnya banyak orang menjadi percaya. Alkitab mencatat, "Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya." (Yoh 11:45) Terkadang kita bersikap seperti Marta dan Maria. Ketika permasalahan menghimpit, kita meminta Tuhan untuk menolong kita dengan segera. Bahkan seiring berjalannya waktu, kita merasa bahwa Tuhan terlalu lama merespon atau tidak merespon doa-doa kita. Bukankah Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, cara yang tidak akan pernah terselami oleh pemikiran manusia? Dan, bukankah waktu Tuhan itu tepat dan indah? Mungkin saat ini kita mengalami masalah yang sangat menguras air mata kita, menguras habis tenaga, waktu, bahkan pikiran kita. Mungkin saat ini kita merasa Tuhan terlalu lama merespon doa-doa kita, bahkan merasa Tuhan tidak meresponnya. Atau, mungkin saat ini kita merasa hanya ada sedikit harapan yang tersisa untuk percaya bahwa mujizat akan terjadi. Ingatlah, waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Tuhan meminta kita untuk sedikit lebih lama menunggu, agar kemuliaan-Nya dapat dinyatakan dalam hidup kita, bahkan dalam kehidupan orang banyak. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan tidak pernah ada kata terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kesetiaan di dalam menanti pertolongan-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa dinyatakan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Januari 2026Bacaan: "Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus." (2 Petrus 1:10-11)Renungan: "Quo vadis Domine" adalah kalimat berbahasa Latin yang sangat terkenal. Kisahnya berawal dari pinggiran Kota Roma kuno, tahun 60-an Masehi. Pada masa itu yang memerintah Kerajaan Romawi adalah Kaisar Nero. Kaisar Nero adalah kaisar yang terkenal paling kejam dalam sejarah kekristenan. Dia melakukan penganiayaan dan pembunuhan orang-orang Kristen dengan cara-cara yang teramat kejam dan tidak manusiawi. Seperti dengan memberikan orang-orang Kristen kepada binatang-binatang buas, dan ini dipertontonkan. Atau dijadikan gladiator untuk saling membunuh di suatu arena yang juga dipertontonkan. Selain itu banyak orang Kristen yang diikat di tiang-tiang dan dibakar hidup-hidup sebagai hiasan dan sebagai obor penerang taman rekreasi Kaisar Nero di malam hari, dll. Pada masa itu Rasul Petrus melayani di Roma. Oleh para pengikutnya Petrus diminta pergi menyelamatkan dirinya, keluar dari kota Roma. Petrus mengikuti permintaan itu. Namun ketika dia sudah berada di pinggiran kota Roma, melewati Via Appia Antica dia melihat penampakan Yesus. Petrus terkejut, berlutut dan bertanya, "Quo vadis Domine?" Yang arti harafiahnya, "Hendak ke manakah Engkau pergi Tuhan?"Yesus menjawab, "Eo Romam crucifigi iterum." Yang artinya, "Aku pergi ke Roma untuk disalibkan kedua kalinya." Seketika itu juga Petrus sadar bahwa dia telah lari dari tanggung jawabnya. Petrus mengerti bahwa dia harus berkorban dan mati bagi Yesus. Dia menangis, menyesal, meminta ampun, bangkit, dan berputar kembali ke kota Roma. Akhir kisahnya kita tahu, Petrus ditangkap dan disalibkan dengan posisi kepala di bawah. Hari ini, ingatlah akan panggilanNya atas hidup kita. Kita semua dipanggil untuk menjadi anak-anak-Nya yang setia melayani Dia. Bagi kita yang telah jauh meninggalkan panggilan dari Tuhan, mari berbalik. Jangan teruskan perjalanan kita yang semakin menjauh dari-Nya, tetapi berputarlah dan kembali kepada-Nya. Walaupun ada banyak tantangan dan rintangan, teguhlah terhadap panggilan kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin tetap teguh dalam menjalani panggilan-Mu atas hidupku. Walaupun banyak tantangan dan rintangan aku tetap akan maju. Berkatilah niatku ini Yesus. Amin. (Dod).
Having not lived in their homeland for decades, Indonesian diaspora shares the reasons behind their decision to change—or keep—their citizenship status. - Telah puluhan tahun tidak lagi tinggal di tanah air, diaspora Indonesia menceritakan alasan di balik keputusan mereka dalam memilih status kewarganegaraannya.
Indonesian parents living in Australia share their thoughts on making the most of the summer holidays––whether that means visiting Indonesia or buying gifts for their children. - Para orang tua Indonesia di Australia berbagi pendapat tentang cara merayakan liburan musim panas akhir tahun yang bermanfaat untuk anak––apakah mengunjungi Indonesia atau memberikan hadiah.
News about violent events or natural disasters can elicit a variety of emotional responses in children. What can we do to help them? - Berita mengenai peristiwa kekerasan atau bencana alam dapat memunculkan berbagai respons emosional pada anak. Apa yang dapat dilakukan untuk membantu mereka?
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 Desember 2025Bacaan: "Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang." (Matius 12:20) Renungan: Apa yang kita lakukan jika kita menyalakan sebuah lilin dan nyala api yang dihasilkan terlalu besar dan asapnya hitam mengepul? Tentu kita akan memotong sumbunya yang terlalu panjang, sehingga bisa menghasilkan nyala api yang tepat dan tidak ada asap hitam. Atau apa yang kita lakukan jika kita sedang membersihkan dengan kemoceng bulu dan menemukan ada beberapa bulu yang terkulai? Pastinya kita akan mematahkan bulu-bulu tersebut agar kemoceng kita terlihat lebih bagus. Kita cenderung untuk menyingkirkan barang yang mulai rusak dan segera membeli yang baru. Dalam dunia kerja dengan persaingan yang ketat, orang-orang yang dinilai tidak produktif sedikit saja, akan segera disingkirkan dan diganti dengan yang baru. Bayangkan, jika Tuhan bekerja dengan cara demikian, maka kita sebagai orang-orang berdosa adalah orang-orang yang paling celaka, karena akan segera disingkirkan oleh-Nya. Tuhan tidak bekerja dengan cara demikian. Yesus, yang mengutip perkataan Nabi Yesaya mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mematahkan buluh yang terkulai dan memadamkan sumbu yang pudar. Hal ini dikutip oleh Yesus untuk menyatakan identitas diri-Nya sebagai penggenapan akhir dan final dari nubuatan Nabi Yesaya. Ia tidak hanya menyelamatkan bangsa Israel, melainkan la akan menjadi Juruselamat bagi seluruh umat manusia. Sama dengan keadaan bangsa Israel ketika dalam pembuangan, kita pun yang mengalami kegagalan hidup tidak akan ditinggalkan oleh Tuhan. la akan tetap menyertai kita bahkan menolong kita. Di dalam penderitaan dan kesesakan, ada kalanya kita mengalami kegagalan, putus asa dan tidak ada harapan. Namun, melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan jika Tuhan tidak akan mematahkan buluh yang terkulai dan memadamkan sumbu yang pudar nyalanya. Ia akan menyertai kita bahkan menyelamatkan kita. Yang kita perlu lakukan adalah terus memandang Tuhan dan berserah kepada-Nya, sehingga kita menjadi kuat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau setia menyertai aku ketika aku mengalami penderitaan dan kesesakan. Ajarilah aku untuk tetap setia kepada-Mu walaupun musim hidupku silih berganti. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 17 Desember 2025Renungan: "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!" (1 Korintus 6:15) Renungan: Pernahkah kita tinggal di dalam satu rumah selama bertahun-tahun lamanya, di mana di dalam rumah itu terjadi banyak kenangan manis bersama keluarga? Di mana di dalam rumah itu pernah hidup salah satu anggota keluarga kita yang begitu kita cintai, namun kini telah tiada? Bagaimanakah perasaan kita ketika kita harus meninggalkan rumah itu dan pindah ke daerah lain? Apa yang akan kita rasakan ketika harus melupakan untuk selamanya semua memori akan rumah tersebut? Namun itu semua akan menjadi semakin berat ketika kita harus meninggalkannya karena suatu paksaan. Misalnya ketika batas waktu kontrak sudah habis dan kita tidak mampu untuk memperpanjang. Atau ketika kita kehilangan rumah akibat banjir besar, kebakaran, dan bencana lainnya. Kita tidak menginginkan hal itu terjadi, kita tetap sangat ingin tinggal di dalam rumah tersebut, namun kita terpaksa merelakan kehilangan semua yang manis itu. Dan lagi jika rumah yang dulu kita tempati kini dipakai menjadi sarang kejahatan, seperti diubah menjadi tempat perjudian oleh pemilik yang baru, atau menjadi tempat yang diisi oleh hal-hal yang tidak baik lainnya. Bukankah akan terasa sangat menyakitkan? Hal yang sama juga bisa dirasakan oleh Roh Kudus. Dikatakan di dalam 1 Kor 6:19, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" Firman Tuhan berkata bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus sendiri, yang artinya tubuh kita merupakan tempat kediaman Roh Kudus. Dalam bahasa lainnya, tubuh kita adalah rumah-Nya Roh Kudus. Bayangkan betapa kita mendukakan hati Roh Kudus ketika kita "mengusirNya" dari rumahNya sendiri. Dengan cara apa? Dengan mengisinya melalui segala tindakan jahat dan keji di hadapan Tuhan! Percabulan menjadi contoh dari hal ini. Ketika kita mengotori diri kita dengan percabulan. secara otomatis kita telah mengusir Roh Kudus dari dalam tubuh kita. Paulus mengatakan bahwa kita telah dibeli oleh darah Kristus, dan karenanya kita telah lunas dibayar! Jadi perintah Tuhan selanjutnya adalah agar kita bisa memuliakan-Nya dengan tubuh kita, membuat-Nya tetap nyaman tinggal di dalam kita, dan bukan mengusir Nya keluar dengan hal-hal yang tidak berkenan di hadapan-Nya! Jadilah pekerja Tuhan yang melayani Tuhan dan memuliakan Dia lewat pekerjaan tubuh kita, sehingga Roh Kudus tidak perlu didukakan hati-Nya oleh tindakan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Ya Allah Roh Kudus, berdiamlah selalu di dalam hatiku, teruslah bernaung dan menjadi Juru Mudi dalam hidupku. Amin. (Dod).
Getting older forces many seniors to grapple with significant dilemmas, such as choosing where to reside and managing increased social and economic pressure. - Bertambahnya usia memaksa banyak orang lanjut usia bergulat dengan dilema penting, seperti memilih tempat tinggal dan mengelola tekanan sosial dan ekonomi yang meningkat.
Learn how to talk about amounts and quantities in everyday English. - Mari belajar bagaimana bicara tentang kuantitas atau jumlah dalam situasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris.