POPULARITY
Categories
(0:00) Intro(0:02) Khutba & Ramadan 2026 bayan(0:49) Ikhtitam Surah Nisa, ibtida Surah Maaida(1:02) Zalim se intiqam: Islami ehkam(2:11) Hazrat Musa as ka waqia (aaj ke daur ka tanazur)(3:11) Muaf karne ki sooratein(4:18) Musa as aur Qibti ka waqia(4:34) Masjid Al-Falahia waqia(5:48) Ghussa aur zaujain ka nizaam(6:38) Biwi par haath uthanay ki hadd(8:18) Mufti sb ke paas case(9:04) Sarbrah ka sakht hona(9:53) Motorway overspeed waqia(10:28) Naik biwiyan(11:00) Ghar ki riyasat aur sarbrah(12:00) Hakumati qawaneen ki haqeeqat(13:10) Sarbrah ki power(13:52) Retired case (2 thapparr)(15:56) Ghar jorrnay vs torrnay walay(16:32) Europe mein divorce ki wajah(17:37) Bahir mulkon ki khoobiyan(18:21) Pakistan vs abroad living standard(18:51) Mazloom ki tehqeeq(19:10) Celebrity news viral honay ka reason(19:46) Gaari ke samnay khatoon ka waqia(21:00) Bike vs bari gaari case(21:22) Karachi blackmailing business(22:02) Karachi 4K Chorangi(22:34) Yahudiyon ke mutalibay aur Allah ki tasalli(23:39) Qanooni usool: muddai par daleel(24:28) Ahl-e-Hadith ko jawab(24:58) Khawateen aur Hajj: ummat ka amal(25:50) 20 rakaat Taraweeh (4 Imam muttafiq)(26:53) Taraweeh par upcoming bayan(28:03) Yahudi mutalibat aur Nabi ﷺ ka mission(29:11) Azab ka waqia(29:33) Bani Israel ki nalaiqi(30:11) Sahaba ra ki shaan(30:26) Abdullah bin Ubay (munafiq)(30:36) Hazrat Maryam as par tohmat(31:22) Ziddi mizaj ka ilaaj(31:34) Esa as ko qatal karne ka daawa(31:57) Yahudi confusion(33:36) Hazrat Esa as aasman par(34:52) Light humour(35:19) Esa as ko zinda uthanay ki hikmat(35:48) Afzal anbiya(36:12) Hazrat Esa as ki shaan(36:28) Qurb-e-Qayamat peshgoi(37:34) Gaza conflict(37:56) Esaiyon ke liye khush-khabri(38:09) Esa as ka nuzool aur intiqam(38:56) Nuzool-e-Esa as(39:12) Deen ki takmeel(39:33) Teacher wish(39:45) Mirza Ghulam Ahmad Qadiyani(40:15) Esa as zinda hain(40:26) Aayat ki 2 tafaseer(40:41) Esaiyon ka maut se pehle iman(40:58) Esa as se pehle tamam Esai Musalman(42:00) Esai ke Islam qabool karne ka waqia(42:49) Mufti sb ke aankhon dekhe waqiaat(43:57) Yahudiyon ki burai: sood(44:23) Sood ki hurmat(44:48) Yahudi aitraz ka jawab(46:16) Ramadan mein larai se parhez(47:20) Sawal-o-jawab(47:45) Ramadan aur roohaniyat(48:16) Insanon se Allah ka khitab(49:29) Ahl-e-Kitab se khitab(49:56) Rasulullah ﷺ ka lafz(50:40) Hazrat Esa as ka maqaam(51:38) “Khuda teen nahi”(52:10) Allah aik hai(53:21) Padri se manazra(54:08) Nemat vs zehmat(55:03) Hazrat Esa as ki taleemat(55:49) Halal-haram khanay ke ehkam(56:03) Har murdar haram(56:16) Samandari makhlooq ka masla(56:30) Kekra, jheenga(58:10) Murdar se faida(58:34) Janwaron ko murdar khilana(59:50) Murghiyon ko keerray(1:00:40) Haram khoon(1:00:59) Pig haram(1:01:40) Allah ka naam liye baghair zabeeha(1:01:56) Goli / pathar se shikar(1:03:30) Gir kar marna / seengh(1:04:40) Mazar ke naam ka zabeeha(1:04:50) Darindon ka shikar(1:05:23) Kutte ka shikar haram(1:07:18) Baaz / shaheen ka shikar halal(1:08:06) Arab shikar(1:08:32) Ahl-e-Kitab auraton se nikah Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Di bulan suci Ramadan, harga sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengalami kenaikan.
Gaji baru dinaikkan ratusan persen, pimpinan pengadilan negeri Depok malah terkena OTT KPK.
Harga daging sapi di sejumlah pasar musiman di Kabupaten Bireuen, Aceh, terus mengalami kenaikan. Per hari ini, pedagang menjual daging sapi segar dengan harga yang mencapai 180 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat dampaknya terhadap daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan besar atau momen spesial lainnya.
Kisah Rasul 1
Harga kebutuhan pokok dan hewan ternak, khususnya sapi, mengalami lonjakan signifikan menjelang Ramadan di Pasar Geulumpang Payong Bireuen.
Nasib anak rantau, harga-harga barang melonjak tapi uang jajan masih tetep sama, gimana cara ngaturnya yaa?Di podcast kali ini broadcaster Anin dan Dihya de caprio cerita tentang gimana kondisi anak rantau ketika harga-harga bahan pokok naik tapi uang saku yang di dapat masih sama dan gimana cara survive nya.
OTT Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok dalam kasus dugaan suap pengurusan eksekusi lahan kembali mengguncang wajah peradilan.Kasus ini terasa kian ironis karena terjadi di tengah kebijakan negara yang menaikkan tunjangan hakim hingga 280 persen sebagai upaya memperkuat kesejahteraan dan integritas. Lantas, ketika gaji dan tunjangan sudah melonjak tajam, mengapa praktik jual beli perkara masih saja terjadi?
MetroTV, Harga emas batangan logam mulia produksi PT. Aneka Tambang Terbuka naik pada perdagangan pagi ini, 10 Februari 2026.
Episode PutCast kali ini kita kedatangan kiai M. Faizi, seorang pendakwah dari Madura yang menggandrungi puisi dan punya hobi naik bis. Seperti apakah awal mula perjalanan kiai nyentrik satu ini? Simak selengkapnya dengan mendengarkan episode kali ini.
Episod 9 Kena Soal menampilkan gandingan host Zaidel, Luqman Hariz, dan Ibrahim Sani yang membincangkan pelbagai isu semasa, termasuk pilihan raya DBKL, isu pemansuhan AUKU, prestasi ringgit yang semakin mengukuh, serta pendedahan berkaitan fail Epstein.PILIHAN RAYA DBKL•syahazzly — Kenapa Datuk Bandar KL tidak dipilih secara undi seperti New York, London dan lain-lain? •qiuril — Mengapa Dr Akmal menolak cadangan pilihan raya Datuk Bandar KL?AUKU•sylthegreat._ — Bahas isu AUKU. •arif_radzwan — Pandangan KS mengenai AUKU: mansuh atau hanya perlu dipinda? •scopethelegend — AUKU: mansuh sepenuhnya atau reform sahaja?RINGGIT NAIK •jx_kek — Kesan ringgit semakin kuat. Bagaimana rakyat biasa boleh dapat manfaat? •docaptr — Nilai MYR vs USD makin baik — boleh jadi petunjuk kejayaan PMX? •backpacker_travelog — Adakah ringgit kuat mengurangkan eksport negara? •rjnobody — Patutkah kita bimbang data center investment melihat kadar USD yang makin buruk? •nazhan87 — Keluaran RM naik cepat terutama dengan USD — baik atau buruk untuk negara?FAIL EPSTEIN •rahmanjunaidi — Epstein file, please ulas. •aiymi.njzm — Kes fail Epstein yang didedahkan kepada umum — pandangan KS? •maarufi23 — Epstein file: beberapa nama PMX disebut — apa pandangan KS? •redzuanm — Epstein Files: impak pada US, DOJ & kredibiliti. Patutkah ada pendakwaan? •hafizhuffaz_ — Epstein filesssss. •mhhbht — Cuba bincangkan tentang Epstein Files.
Menjelang bulan Ramadan harga daging sapi di pasar tradisional terus mengalami kenaikan. Di Pasar Kopro Jakarta Barat harga daging sapi kini tembus hingga 150 ribu rupiah per kilogram, sementara bagian tertentu dijual lebih mahal. Kenaikan ini berdampak pada turunnya daya beli masyarakat bahkan membuat pedagang sempat mogok berjualan dan berharap ada perhatian dari pemerintah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa arah kebijakan ekonomi pemerintah berperan penting dalam mempengaruhi pergerakan pasar saham. Investor diimbau untuk mengikuti perkembangan kebijakan dan sektor unggulan.#IHSG #SahamIndonesia #Investasi #Menkeu #PurbayaYudhiSadewa #PertumbuhanEkonomi #BursaEfekIndonesia #MarketUpdate #KebijakanEkonomi #PasarSaham
Los titulares de la industria del deporte, con Patricia López, de 2Playbook. Dazn evoluciona de OTT a plataforma deportiva integral, ofreciendo streaming, apuestas, merchandising, ticketing y comunidades digitales. En 2025 alcanzó la rentabilidad en la mayoría de sus mercados, impulsada por eventos como el Mundial de Clubes y la adquisición de Foxtel en Australia, y proyecta un crecimiento mayor en 2026, ampliando su oferta más allá del fútbol.Netflix superó los 325 millones de suscriptores y elevó su beneficio un 26% en 2025. La compañía seguirá apostando por eventos en vivo, derechos deportivos y lanzará podcasts, reforzando su negocio publicitario, que ya factura 1.500 millones de dólares.En patrocinio, Emirates ficha a Aryna Sabalenka como primera embajadora de tenis, mientras que Naik nombra a César García nuevo vicepresidente y director general para Europa, Oriente Medio y África del Norte.
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor telco saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Rut Yesika Simak, Research Associate Sector - Cemet, Chemicals, Infrastructure, Telco-Tower, Oil & Gas Analyst CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #128 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Tahun 2026 tunjangan bagi hakim naik drastis dan ini memicu polemik di warganet.
Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026, ribuan warga memanfaatkan kereta cepat Whoosh untuk berlibur ke Bandung, Jawa Barat. Pada Jumat siang, jumlah penumpang tercatat meningkat hingga 20% dibandingkan hari normal. Meski liburan semakin mendekati akhir, antusiasme untuk berlibur bersama keluarga tetap tinggi. Di Stasiun KCIC Halim, tiket yang terjual mencapai 11.000, dan angka ini terus bertambah. Manajer Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menyebutkan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir malam ini.#KeretaCepatWhoosh #LiburPanjang2026 #Bandung #TahunBaru2026 #Liburan #StasiunKCIC #JalanLiburan #Bandung2026 #TransportasiIndonesia
Indonesia menargetkan swasembada BBM jenis solar pada 2026, yang berarti tanpa impor solar. Target ini dicanangkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral seiring kesiapan kilang nasional, termasuk RDMP Balikpapan, serta rencana peningkatan kualitas solar ke standar Euro 5.Apa dampaknya jika swasembada ini benar-benar tercapai?Apakah kebijakan stop impor solar ini langkah yang tepat?Dibahas bersama praktisi migas Ir. Hadi Ismoyo.
Yayak Surayak tak pernah mengira, jika usaha beternak itik dan membuat telur asin yang dilakukannya ternyata bisa mensejahterakan keluarga dan warga sekitar. Sebab, selama ini ia hanya bisa menjual 100-200 butir telur asin dalam seminggu dan sekarang setelah menjadi pemasok dapur MBG ia bisa menjual 3000-5000 butir tiap minggu atau naik 2900-4900 persen."Alhamdulillah, sejak adanya MBG di sini, peternak itik seperti kami menjadi sangat terbantu. Kalau selama ini kami hanya bisa menjual 100 sampai 200 butir telur per minggu, sekarang sekali kirim bisa 3.000 sampai 5.000 butir telur asin dan langsung dibayarkan," kata Yayak saat ditemui di rumahnya di Dusun Penjalinan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (20/12).Usaha tersebut membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Jika semula cukup membuat telur asin sendirian, ia kini tak mampu lagi mengerjakannya dengan tenaga sendiri. Ia mulai mempekerjakan ibu-ibu tetangga di sekitar rumahnya. "Sekarang ada 4 sampai 5 orang yang membantu, sementara satu orang lagi untuk packing," ujarnya. Telur asin untuk menu MBG yang diminta SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi) biasanya tidak terlalu asin. Karena itu prosesnya menjadi lebih cepat. Jika telur asin yang dijual di pasar umum biasanya memerlukan waktu 12 sampai 15 hari untuk pengasinan, telur asin untuk MBG hanya memerlukan waktu 7 sampai 8 hari. "Waktu pengasinannya lebih cepat, supaya tidak terlalu asin," kata Yayak.Dengan bertambahnya permintaan telur asin dari beberapa dapur MBG di Kecamatan Sumber Sari, Yayak mulai berpikir untuk menyiapkan stok telur yang lebih banyak. Dia kini mulai memperbesar kandang dan menambah jumlah itik yang dipeliharanya. "Kita tambah bebeknya, kita kembangkan usaha peternakannya dulu," ujarnya.Karena peningkatan omset yang dia rasakan, Yayak sangat berharap agar program MBG terus berlanjut. "Sebab, perajin kecil seperti saya ini sangat terbantu, karena omsetnya naik sampai 3000 persen, perputarannya cepat, dan sampai ke kami-kami ini. Selain itu, banyak warga yang bisa bekerja," ucapnya.
Kunal Naik nommé Chairman de la NADC : une nomination saluée par les ONG et associations by TOPFM MAURITIUS
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menghapus subsidi bahan bakar yang telah berlaku selama dua dekade. Untuk menjaga daya beli masyarakat, Paz mengeluarkan sejumlah kebijakan, salah satunya adalah memberikan kenaikan gaji sebesar 20 persen bagi lansia dan pelajar. Dalam pidato yang disiarkan secara nasional pada Rabu malam, Paz mengumumkan bahwa harga bahan bakar melonjak hampir 100 persen setelah penghapusan subsidi. Harga bensin naik dari 3,7 Bolivianos per liter menjadi 6,96 Bolivianos, sementara harga solar melonjak dari 3,72 Bolivianos menjadi 9,80 Bolivianos per liter. Kebijakan ini akan berlaku selama enam bulan, dengan impor bahan bakar sepenuhnya diliberalasi. Sebagai kompensasi, Paz mengumumkan kenaikan gaji dan bonus yang lebih tinggi untuk lansia, pelajar, serta pekerja sektor informal.
#DiskusiInteraktif Kasus kayu gelondongan banjir Sumut naik penyidikan, Akankah terungkap secara transparan?[TALK] Pengamat kepolisian institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto&Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Kelas online tiap minggu, pemahaman makin menurun… tapi tugas makin naik daun
Ruang aman bagi perempuan kian menyempit di era digitalisasi. Lihat saja laporan kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) ke Komnas Perempuan pada 2024 yang mencapai 1.791 kasus. Naik 40,8 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini menjadikan 2024 sebagai tahun dengan jumlah kasus KBGO terbanyak.Selain itu, SAFEnet menerima 665 aduan selama Kuartal II 2025, mayoritas berupa ancaman penyebaran konten dengan total 312 kasus.Realita ini menunjukkan sejumlah regulasi seperti UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual hingga UU ITE gagal mencegah kasus-kasus KBGO.Karenanya dalam Kampanye 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) yang dimulai 25 November hingga 10 Desember 2025, urgensi perlindungan perempuan, termasuk di ranah digital, kencang disuarakan.Mengapa kasus-kasus KBGO marak terjadi? Seperti apa dampak berantainya pada korban? Bagaimana komitmen negara dalam melindungi hak-hak perempuan? Bagaimana mengembalikan ruang digital yang aman dan ramah perempuan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Pekerja dan Tindak Pidana Perdagangan Orang KemenPPPA Prijadi Santoso, Direktur Eksekutif SAFEnet Nenden Sekar Arum, dan Sekretaris Paguyuban Korban Undang-Undang ITE (Paku ITE) Anindya Shabrina.
Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja se-Jakarta menggeruduk Balai Kota DKI. Mereka mendesak Gubernur Pramono Anung menaikkan UMP DKI dari 5,3 juta rupiah di 2025 menjadi 6 juta rupiah pada 2026 mendatang.
Ribuan mahasiswa turun ke jalan-jalan Milan dalam aksi nasional “Hari Tanpa Meloni” untuk memprotes kebijakan pendanaan Italia terhadap industri pertahanan. SOURCE: VIORY #HariTanpaMeloni #MahasiswaItalia #MilanProtest #ItalyProtests #StudentStrike #PendanaanPendidikan #EuropeNews #AksiMahasiswa #BreakingNews #GlobalUpdate
Selama 21 tahun, tarif Transjakarta tetap di angka Rp3.500, sementara biaya operasional dan kebutuhan layanan terus meningkat. Di tengah tuntutan publik akan transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan luas jangkauannya, muncul pertanyaan besar: apakah sudah waktunya tarif Transjakarta naik, atau justru tetap dipertahankan demi aksesibilitas semua kalangan?Dalam episode ini, Haikal, Azzam, Tsaqif, dan Henock mengupas sejarah panjang tarif Transjakarta, faktor ekonomi dan kebijakan di baliknya, hingga perdebatan publik soal rencana kenaikan tarif tahun 2025. Take ur earphone and listen it!
Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menegaskan pentingnya akurasi data nasional sebagai dasar penyusunan kebijakan publik. Dalam wawancara bersama News Anchor Asrofi di Elshinta Pagi, ia mempertanyakan konsistensi data antar-lembaga dan menyoroti belum optimalnya implementasi Satu Data Indonesia yang seharusnya terpusat di Bappenas.
Deket-deket akhir tahun, investor kadang overthinking sama portfolionya. Apalagi pas liat hasil investasi kok merah membara, bukan ijo royo-royo. Kalau kamu cari jawaban yang bisa menenangkan hati, simak obrolan bareng investor saham, Leo Sumadi. Di episode ini akan membahas:1. Kapan saat yang tepat review investasi?2. Apakah value investing masih relevan?3. Apa saja sektor yang Berpotensi naik di akhir tahun?Kalau kamu suka konten ini, kasih bintang 5 ya!
Setelah 20 tahun tidak pernah berubah, tarif transjakarta diwacanakan akan naik.
Episode SummaryIn this deeply human and heartfelt conversation, Chris Schembra sits down with his longtime friend Kirti Naik, a powerhouse brand leader turned soulful storyteller, for an episode that moves beyond titles and accolades into the raw, unfiltered truth of a life well-lived. On this crisp New York City fall day, amid Yom Kippur reflections and the festive spirit of Diwali, Chris and Kirti explore the intertwined forces of fate, love, resilience, and identity.Kirti opens up about her unexpected journey into motherhood and how her daughter, Kiran, became her North Star, pushing her to finish business school while pregnant, guiding her to build a better life, and teaching her lessons in forgiveness and courage. Together, Chris and Kirti unpack the subtle art of pausing in a world obsessed with speed: pausing before responding to an email, pausing to think, pausing to realign with who we are and who we want to become.They delve into the heavy weight and quiet liberation of reputation, how cultural expectations and personal setbacks (like divorce) shape us, and how we can reclaim our own narrative even after painful turning points. Kirti shares how love and partnership with Greg have reshaped her family and her understanding of commitment — beyond paperwork and traditions — into something deeply chosen and resilient.The conversation moves fluidly from practical life strategies (like managing anxiety, editing before you send, embracing imperfection) to profound reflections on destiny (or “amor fati”), legacy, and the humility that comes with decades of personal and professional growth. We hear about parenting in New York City, the courage to let go of perfectionism, and how success is measured not just by business milestones but by the depth of relationships we nurture along the way.This is not a business episode, it's a blueprint for living with greater presence, courage, and gratitude. Whether you're navigating big career decisions, untangling old expectations, or learning to pause before reacting, Kirti's story is an invitation to slow down, reflect, and embrace the beautiful messiness of life.10 Great Quotes“Kids, don't worry about people knowing you. Make yourself worth knowing.” — Chris (quoting Fiorello LaGuardia) “She was my North Star — the reason I wanted to be a better person, to work harder, and to finish what I started.” — Kirti “Progress comes from movement, not perfection.” — Chris “I've shifted from people pleasing to teaching and communicating what I authentically think.” — Kirti “Precision requires pause. Sometimes waiting 15 minutes changes everything.” — Chris “Reputation is hard to rewrite — but it's not impossible when you lead with honesty and vulnerability.” — Kirti “Material things don't really matter. We don't actually need anything but each other and some Netflix.” — Kirti “We have to rise above business success and find success in our personal lives — the world needs that.” — Chris “Love doesn't have to be defined by societal milestones. Commitment can be something deeply chosen.” — Kirti “It's humbling to realize we're still learning — not about tools or tactics, but about ourselves.” — Kirti 10 Key TakeawaysPause Before You React — Writing a draft and waiting before sending helps you edit, clarify, and prevent future missteps. Redefine Reputation — Your past doesn't have to define you; vulnerability and new actions can reshape how others see you. Parenthood as Catalyst — Unexpected life events, like surprise motherhood, can bring purpose and resilience you didn't know you had. Move from People Pleasing to Authenticity — Stop avoiding conflict; respectfully communicate your needs and boundaries. Love Beyond Paperwork — Lasting commitment isn't about traditional milestones but about shared choice and partnership. Cultural Expectations Can Be Rewritten — Even deeply ingrained norms can shift when you choose your own happiness and truth. Imperfection Is Human — Let go of needing to be flawless; aim for 80–90% and move forward. True Success Is Relational — The depth of mentorship, family bonds, and love defines life more than job titles. Anxiety Can Be Managed with Pause — Small intentional habits — like stepping back before acting — can reduce fear and increase control. Fate vs. Coincidence — Sometimes the unexpected (from your child's name to life detours) is guiding you toward who you're meant to become.
Is Air EMS Overutilized for Kids? Tune in to the latest PEC Podcast! Editors Maia Dorsett and Joelle Denofrio-Odmann sit down with authors Dr. Vishal Naik and Dr. Sriram Ramgopal to unpack their compelling research, "Rapid Discharge Following Air Transport in Children". This multicenter study, published in Prehospital Emergency Care, reveals that more than two-thirds (66.0%) of children transported to the Emergency Department (ED) by air EMS are either discharged directly from the ED (20.0%) or within 48 hours of admission. While air transport is crucial for critically ill children, these findings emphasize the need for additional research into the decision-making processes surrounding pediatric air EMS to support optimal resource utilization and patient care. Dr. Naik and Dr. Ramgopal discuss key factors associated with rapid discharge, including lower triage acuity and certain diagnoses like musculoskeletal and connective tissue diseases. Discover what this high rate of rapid discharge implies for potential over-triage in pediatric air medical transport systems. Read the full article here: https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/10903127.2025.2531074?src=#abstract. Featured Article Naik, V., Bhardwaj, P., & Ramgopal, S. (2025). Rapid Discharge Following Air Transport in Children. Prehospital Emergency Care, 1–8. https://doi.org/10.1080/10903127.2025.2531074
Kruti Naik: Shaping the Future of Eyecare by Radio Islam
AI is enabling developers and non-developers (product managers, solutions engineers) to write more lines of code than even before. Businesses are under pressure to ship these AI built products to stay competitive while still meeting regulatory requirements. Can AI solve this problem? In this talk, we will explore the opportunities and pitfalls to use AI agents for DevSecOps. About the speaker: Sanket Naik is the founder and CEO at Palosade, building a purpose-built AI platform enabling enterprises to automate their security program and unleash their business potential. He enjoys giving back to startups through investing and advisory roles. Before Palosade, he was the SVP of engineering for Coupa. In this role, he built the cloud and cybersecurity organization, over 12 years, from the ground up through an initial public offering followed by significant global growth. He has also held engineering roles at HP and Qualys.Sanket holds a BS in electronics engineering from the University of Mumbai and an MS in CS from Purdue University with research at the multi-disciplinary CERIAS cybersecurity center.
In this episode, Manish Naik, President of Dental and Vision at Cigna Healthcare, discusses workforce challenges, affordability barriers, and how innovations like teledentistry, AI, and integrated care models are improving access, equity, and whole person health.
In this episode, Manish Naik, President of Dental and Vision at Cigna Healthcare, discusses workforce challenges, affordability barriers, and how innovations like teledentistry, AI, and integrated care models are improving access, equity, and whole person health.
Welcome to Nerd Alert, a series of special episodes bridging the gap between marketing academia and practitioners. We're breaking down highly involved, complex research into plain language and takeaways any marketer can use.In this episode, Elena and Rob explore how advertising creates both immediate sales and long-term brand value through an integrated approach that connects thinking, feeling, and doing.Topics covered: [01:00] "Discovering How Advertising Grows Sales and Builds Brands"[02:00] Do marketers design campaigns for both short- and long-term goals?[04:00] The integrated hierarchy framework: think, feel, do[05:00] Five years of soft drink brand data across 30,000 interviews[07:00] Why this brand's path was experience, then think, then feel[08:00] Advertising's direct impact on feelings and immediate sales To learn more, visit marketingarchitects.com/podcast or subscribe to our newsletter at marketingarchitects.com/newsletter. Resources: Bruce, N. I., Peters, K., & Naik, P. A. (2012). Discovering how advertising grows sales and builds brands. Journal of Marketing Research. https://doi.org/10.1509/jmr.11.0060 Get more research-backed marketing strategies by subscribing to The Marketing Architects on Apple Podcasts, Spotify, or wherever you listen to podcasts.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmen dalam mendorong UMKM naik kelas di Indonesia. Melalui platform digital LinkUMKM, BRI menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang menyeluruh, mulai dari pemetaan kapasitas usaha hingga pendampingan dan pelatihan berbasis kebutuhan.LinkUMKM dirancang sebagai jawaban atas tantangan utama pengusaha UMKM, yakni keterbatasan akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan pengembangan yang sesuai dengan tahapan usaha mereka. Sejak diluncurkan, platform ini tumbuh menjadi pusat pemberdayaan digital bagi UMKM, yang kini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12,9 juta UMKM di seluruh Indonesia.Salah satu fitur unggulan dalam platform ini adalah Self-Assessment Naik Kelas, alat bantu skoring digital yang membantu UMKM mengetahui kelas usahanya secara lebih objektif. Dengan mengetahui hasil skoring, UMKM dapat mengikuti pelatihan yang tepat sasaran sesuai modul yang direkomendasikan. Melalui LinkUMKM, pengusaha UMKM juga berkesempatan mendapatkan berbagai akses pembinaan, informasi, serta dukungan untuk mendorong bisnisnya naik kelas.Hingga akhir Juni 2025, tercatat lebih dari 9,9 juta UMKM telah melakukan menggunakan fitur skoring digital melalui LinkUMKM untuk mengenali posisi usahanya mulai dari kategori UMKM tradisional, berkembang, hingga modern. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa LinkUMKM merupakan wujud konkret komitmen BRI dalam memberdayakan UMKM secara sistematis dan berkelanjutan.“LinkUMKM kami kembangkan sebagai solusi digital yang menyeluruh. Tidak hanya memetakan posisi UMKM, tetapi juga mengarahkan langkah pengembangan melalui pelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM,” ujar Akhmad.“Transformasi UMKM bukan proses instan. Tapi dengan pendekatan berbasis data dan dukungan teknologi, kami memastikan setiap UMKM memiliki peluang yang sama untuk naik kelas,” tambahnya.Tidak hanya menyediakan fitur Self-Assessment Naik Kelas untuk memetakan tingkat kesiapan usaha, LinkUMKM juga menghadirkan beragam fitur pendukung yang saling terhubung. Salah satunya adalah UMKM Smart, yang memberikan rekomendasi pengembangan spesifik berdasarkan hasil skoring mandiri pengusaha. Selain itu, tersedia fitur Coaching Clinic sebagai ruang konsultasi bisnis yang mempertemukan UMKM dengan para mentor dan coach professional.Selain itu juga terdapat fitur Etalase, yaitu etalase digital yang memperluas akses pemasaran produk UMKM ke segmen pasar yang lebih luas. Platform ini juga terhubung langsung dengan jaringan Rumah BUMN untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas UMKM. LinkUMKM juga menyediakan fitur Komunitas sebagai ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman antar UMKM. Tak kalah penting, melalui kanal Media, LinkUMKM menyajikan berbagai informasi inspiratif, berita terkini, dan infografis edukatif yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha mikro.Pengusaha UMKM juga dapat mengikuti pelatihan daring maupun luring di LinkUMKM dengan materi pelatihan yang disusun berbasis kebutuhan nyata, lebih dari 690 modul pembelajaran tersedia untuk mendukung penguatan soft dan hard competency. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pengusaha mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kelas dan kondisi usahanya. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih tepat sasaran, aplikatif, dan berdampak langsung pada kemajuan bisnis.“Melalui LinkUMKM, BRI tidak hanya mendampingi pengusaha mengenali kapasitas dirinya, tetapi juga menyediakan jalur pertumbuhan yang nyata dari tradisional, menjadi berkembang, dan menuju modern. Dengan fondasi ini, UMKM Indonesia dapat semakin tangguh menghadapi tantangan zaman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Akhmad.
Dalam Episod 5 KenaSoal, perbincangan tertumpu kepada konflik di sempadan Thailand–Kemboja, wacana mengenai politik kiri di Malaysia, analisa kemerosotan ekonomi negara pasca-era “Asian Tigers”, serta persoalan hangat : Sekiranya Anwar Ibrahim turun, siapakah yang paling layak menggantikannya? Episod ini turut menyentuh isu Gaza dan kegagalan dunia Islam serta masyarakat antarabangsa dalam menangani krisis kemanusiaan yang berlarutan.00:00 INTRO02:38 KONFLIK THAILAND - KEMBOJA@safwankhai_ – What should Malaysia do to address the conflict between Thailand and Cambodia? @tarmizibakhri – Peranan kita besar tak dalam mencapai ceasefire antara Thai & Cambodia?@nashriqjumati – Sebab apa Thai dan Kemboja berperang?@ahmadfaizmohamad – Kalau Kemboja senang-senang serang Thailand, tak mustahil Malaysia pun bakal kena kan?@dizfaris – Impact of regional fighting (Cambodia) to Malaysia?@georgiabrownsugar – As ASEAN chair, what role should we play on the Thai/Cambodia conflict?17:54 PARTI HALUAN KIRI - MALAYSIA@j1mmy._11 – Adakah parti bercorak sosialis/kiri akan berjaya di Malaysia?38:58 TITIK PERALIHAN EKONOMI MALAYSIA@afiqxafiq – Where was the turning point for Malaysia from “Asian tiger” to now?@mrfirdausamin – Whats our economic direction for our country to have more job opportunities? Brain drain@naufalmhisham – How can Malaysia attract high-value investments without relying too much on cheap labour50:47 SIAPA PENGGANTI ANWAR? @maeok_ – Kalau bukan PMX, siapakah yang paling layak jadi perdana menteri Malaysia?@riefhan.adam – Pendapat KS tentang rakyat tidak tahu siapa pengganti PMX yang paling sesuai?@saudagarjepun – Siapakah calon yang layak untuk ganti tempat PMX?@memorykad – PN Leader who can be next PM?@arieflutfi – Apa pendapat KS tentang next PM?58:54 KS SINGAPORE TOUR@j1mmy._11 – KS Singapore tour here we go soon?01:05:24 GAZA DAN KEGAGALAN KOMUNITI ANTARABANGSA
Ninad Naik is Co-founder and COO at Mira Network, where he leads research, tech, and operations. Prior to Mira, he spent over a decade as an executive and technology leader at Uber and Amazon across AI, marketplace, and hardware. Prior to technology, Ninad spent several years in investment banking and strategy consulting.In this conversation, we discuss:- Mira's unique approach to on-chain access control and identity management- The shift from static wallet-based gating to dynamic access and reputation layers- Why Hallucinations occur - The economic and social implications of truly autonomous AI are staggering- Why today's AI can't be trusted for high-stakes decisions without constant human supervision - How Mira's decentralized verification layer slashes AI error rates from ~30% to under 5% - Leveraging crypto incentives to power reliable, autonomous AI systems - Evolving from batch-based review to real-time AI output validation - Focusing first on education and healthcare, where accuracy is mission-critical - Building Web3 infrastructure that addresses real-world Web2 failures Mira NetworkWebsite: mira.networkX: @Mira_Network Discord: discord.gg/mira-networkNinad NaikLinkedIn: Ninad N.--------------------------------------------------------------------------------- This episode is brought to you by PrimeXBT. PrimeXBT offers a robust trading system for both beginners and professional traders that demand highly reliable market data and performance. Traders of all experience levels can easily design and customize layouts and widgets to best fit their trading style. PrimeXBT is always offering innovative products and professional trading conditions to all customers. PrimeXBT is running an exclusive promotion for listeners of the podcast. After making your first deposit, 50% of that first deposit will be credited to your account as a bonus that can be used as additional collateral to open positions. Code: CRYPTONEWS50This promotion is available for a month after activation. Click the link below:PrimeXBT x CRYPTONEWS50
Para No 4, Surah Al e Imran Rukoo #15 Ayat 144-148(0:00) Intro(0:12) Tauba ki qabooliyat ke ehkam(4:11) Haququllah ki tauba ka tariqa(4:37) Haququl ibad ki tauba ka tariqa(5:19) Gunah par musir na hone ka ajar(6:15) Masla: Tauba bar bar toot jaye to?(8:49) Sahaba r.a ko Allah ki tasalli(11:49) Aazmaishain insan ki mazbooti ka zariya(13:36) Soodi aamdani haram / Kafiron ka thikana Jahannum(15:15) Shukar guzari karne ka tariqa(17:23) Sadqa o khairat karne ka ajar(18:59) Tauba karne wale ehl-e-Jannat hain(19:13) Gham… insan ki pehchan ka zariya(20:14) Ruku 15 Lafzi Tarjuma, Surah Aal e Imran(26:44) Jab Ohad mein Nabi ﷺ ka dant mubarak aur shahadat ki afwah phaili?(30:24) Naik insan par aazmaish aana?(31:54) Gunah… fatah mein rukawat ka zariya(33:23) Hazrat Abu Bakar r.a ki yaadgar tasalli(35:17) Kam himmat insan; na pasandeeda(35:35) Khair ke kamon mein barkat ki duain(36:53) Dua Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Ever wonder what it's like to have your film nominated for an Academy Award? Krushan Naik walks us through his experience as a producer/editor of the Oscar-nominated short film Anuja.Support the showFor more information on Lovinder Gill's best-selling book "Scriptcake Secrets" or his public speaking schedule, please check out www.lovinder.com.
Para no 4, Surah Al e Imran Rukoo #13 Ayat #121-129(0:00) Intro(0:09) Ruku 13 Lafzi Tarjuma, Surah Aal e Imran(8:12) Shan e Nazool, Aayat Ghazwa e Uhud(9:41) Ghazwa e Uhud ka pas-e-manzar(11:21) Dauran-e-jang negativity phailana(12:58) Uhud main shikast ki wajah ye ijtehadi ghalti thi(16:55) Munafiqin ka propaganda(18:01) Jab Nabi ﷺ morcha bandi kar rahe the(19:31) Allah ki madad sabirin ke saath(21:25) Jab Nabi ﷺ ne Fajr ke baad Qunoot e Nazila parhi?(23:43) Ulama ki raaye Qunoot e Nazila par(24:12) Allah Malikul Mulk(24:58) Jihad ki fazilat(25:49) Naik shakhs ke saath Allah ki madad(27:43) Demotivation spreaders in hard times(30:09) Culture against chalne wale ke dil par farishton ki tasalli(32:05) Baddua karna kaisa?(34:08) Dua Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
In law school, Naresh was a Document Review Trainee,For about five years, he has worked in privacy.Naresh was a Specialist at Alliance Pro,We will talk about his past and where his career will go!
In this deeply insightful episode, we welcome Ashka Naik, PhD candidate and Director of Research and Policy at Corporate Accountability, a global human rights and social justice NGO. Ashka joins Vera and Molly to explore how food systems have been colonized by powerful industry players, and why the words we use to describe what we eat matter more than ever. We unpack the political, historical, and spiritual dimensions of what Ashka calls “violent processing”—a system that has robbed us of biodiversity, cultural wisdom, ancestral practices, and even language itself. Drawing connections between ultra-processed food products, neocolonial economic models, and public health crises, Ashka makes the case for reclaiming food as power and justice. This is more than a conversation about nutrition. It's a call to collective memory, systemic change, and grassroots action.
Are you a professor, researcher or writer? Do you battle with distraction and writer's block? If so, a writing retreat might be just what you need to finish your project. Retreats provide academics with distraction-free environments to focus solely on their writing projects, helping them make significant progress in a short time.While teaching a class at Queen Margaret University in Scotland, I stumbled upon a writing retreat just down the hall from my classroom. I asked Dr. Vani Naik, Researcher Developer at Edinburgh Napier University, for a quick interview on my iPhone. I'm fascinated with the creative process and thought it could make for an interesting podcast episode. Let me know what you think. "When you're writing, you're writing, and when you're not writing, you're not writing" - Vani NaikKey Takeaways• Writing retreats separate participants from daily demands and distractions• Structured 90-minute writing sessions create focused blocks of productive time• Creative elements like guided walks, yoga, and puzzles enhance productivity• Building community and acknowledging participants personally creates a supportive environment• Sustainable practices academics can incorporate into their regular routines• Separating writing time from non-writing activities is crucial for productivity• Creative approaches to academic writing challenge traditional views of academic seriousness• Participants consistently are surprised at how much they accomplish in short periods• Setting clear boundaries around writing time (out-of-office replies, phones away) enhances focusBio: Dr Vani Naik is Researcher Developer at Edinburgh Napier University, where she supports researchers with their professional development. She's particularly interested in supporting career development, as she recognises how much enjoying your work impacts on wellbeing. She's carved out an enjoyable working life so that the “Sunday Scaries” don't apply, and works to foster this in others. Apart from curating creative writing retreats, she is also keen to support professional development for researcher developers. She is part of an international committee creating one-to-one mentoring pairs, and a UK scheme for peer mentoring circles.What Vani loves about her work is that she can create practical impact from her theoretical PhD thesis work on academic career pathways to the professoriate for women engineers. She has also started her own business with a view to sharing creative practices, providing consulting services to individuals and higher education institutions. Her main interest throughout all her roles is transforming academic barriers into bridges, ensuring that researchers thrive in any chosen career pathway. Hi Friend - If you're enjoying Stories of Change and Creativity, make sure to follow, rate, and leave a 5-star review—it helps more people discover the show.
MALAM SERAM THE HORROR TALK SHOW | THE HORROR TALK SHOWSuka bacaan kisah-kisah seram, sila subscribe ke saluran Malam Seram! Malam Seram LIVE show Isnin hingga Khamis 11 malam dan Jumaat 11.59 malam MALAM SERAM adalah segmen LIVE perkongsian pengalaman seram dan misteri. Anggap ia hanya sekadar perkongsian sahaja. Jangan mudah percaya dan terlalu taksub dengan apa yang anda dengar! MALAM SERAM The Horror Talk Show Bukan Sekadar Cerita Seram.Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/malam-seram--3347472/support.
In this episode of Executive Conversations Natalie Naik shares her experience launching a B2B marketing function from scratch inside a traditionally D2C-focused company. Natalie tells us how she navigated educating leadership unfamiliar with B2B marketing, especially around handling long sales cycles and fundamentally different KPIs.Natalie also touches on selecting the right channels for niche B2B markets, advocating for organic growth, ABM, and partnerships over paid channels. Throughout the episode, Natalie provides practical insights into influencing stakeholders, simplifying executive communication, and driving effective collaboration with sales teams in a rapidly evolving marketing landscape.
Next Level Soul with Alex Ferrari: A Spirituality & Personal Growth Podcast
Niraj Naik, a former DJ and pharmacist, transformed his life through breathwork, leading to the creation of his method, "Soma Breath." He shared his journey from dealing drugs to healing people, emphasizing the power of breath to induce mystical experiences and reprogram the subconscious mind. Naik discussed the science behind breathwork, including its effects on neurotransmitters and consciousness, and its potential to treat conditions like depression and PTSD. He highlighted the importance of breath control for overall well-being and introduced advanced techniques like Kevlar breathwork and sex magic rituals. Naik's mission is to help people achieve natural highs, happiness, and health through breathwork. Niraj Naik discusses his passion for life, emphasizing joy, family, and love as key elements. He finds inspiration in music and integrates it with his work through Soma Breath. Alex Ferrari relates, noting his own passion for filmmaking. Both agree on the subjective nature of life's purpose, advocating for finding personal fulfillment and contributing to society. Naik promotes his Soma Breath app and courses, aiming to train professionals in breathwork to address mental health and global issues. He encourages shifting perceptions to see the world as abundant in opportunity and love, which he believes can transform lives.Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/next-level-soul-podcast-with-alex-ferrari--4858435/support.
TestTalks | Automation Awesomeness | Helping YOU Succeed with Test Automation
I want to share with you one of our most popular Test Guild webinars “From Manual QA to Automation Engineer Using AI” that took place a few months ago from Tal and Subnesh of BlingIO. BlinqIO is also our Platinum sponsor for our 2025 online Automation Guild taking place Feb 10-15th. Don't miss AutomationGuild25 register now: https://testguild.me/future25 Got big automation testing goals for 2025? But you're not sure how to achieve them without creating hard to maintain automation? Learn What works from the brightest minds in Software Testing by attending Automation Guild 2025 which is only a week away (Feb 10-15) . That where you'll learn how to apply AI to your work, the latest in functional and non-functional test automation, and strategies you can put to work right away. Secure your future by getting your tickets at testguild.com. I hope to see you there. Listen in to discover: How the role of QA is changing in the context of software development and what this means for career advancement. Key skills needed to transition from manual QA to automation, including an understanding of AI tools. Practical strategies for leveraging AI to improve test creation, management, and execution.