1990 compilation album by Anggun
POPULARITY
Categories
Bismillah,2111. KUNCI RASA AMAN = RASA TAKUTRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (Kepada Allah)Kesimpulan Bab
Bismillah,Mungkinkah Takut Allah ﷻ , tapi Masih Maksiat?(Is it possible to fear Allah ﷻ yet still commit sins?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 1917“Support System Keimanan”
Ustadz Sofyan Chalid Ruray, Lc. - Bab 4 Takut Terhadap Syirik~
Bismillah,2107. SATU KUNCI TOTALITAS DALAM IBADAHRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (kepada Allah)Penutup
Halo Kawan Muda!Podcast UMMFM balik lagi nemenin harimu dengan obrolan yang relate banget sama isi kepala banyak orang akhir-akhir ini
Bismillah,2106. TAKUT TAPI TENANGRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (kepada Allah)Penutup
Bismillah,2098. SANTAI & RASA TAKUTRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Hadits ke-415Hadits Abu Hurairah -radhiyallahu anhuDari Abu Hurairah -radhiyallahu anhu, Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam bersabda,مَنْ خَافَ أَدْلَجَ، وَمَنْ أَدْلَجَ ، بَلَغَ المَنْزلَ ألا إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ غَاليةٌ ، أَلا إِنَّ سِلْعةَ اللَّهِ الجَنَّةُ"Siapa yang takut, maka dia berangkat di awal malam, dan siapa yang berangkat di awal malam, maka dia sampai rumah. Ingatlah sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal, ingatlah barang dagangan Allah itu adalah surga." Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, beliau berkata, "Hadits hasan."أَدْلَجَ adalah berangkat di awal malam, maksudnya adalah bersemangat dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah. Wallahu a 'lam
Bismillah,2101. KAIDAH BERANGKAT DI AWAL MALAMRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (kepada Allah)Hadits ke-415 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuDari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda.مَنْ خَافَ أَدْلَجَ، وَمَنْ أَدْلَجَ بَلَغَ المَنْزِلَ. أَلا إنَّ سِلْعَةَ الله غَالِيَةٌ، أَلا إنَّ سِلْعَةَ اللهِ الجَنَّةُ"Siapa yang takut, maka dia berangkat di awal malam, dan siapa yang berangkat di awal malam, maka dia sampai rumah. Ingatlah sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal, ingatlah barang dagangan Allah itu adalah surga." (HR. at-Tirmidzi, beliau berkata, Hadits hasan)
Bpk. Felix Witanto (TB) Amsal 9:10Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 April 2026Bacaan: "TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" (Mazmur 27:1)Renungan: Takut adalah "penyakit" yang menjangkiti manusia di abad ini. Padahal takut terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi adalah suatu kebodohan. Banyak orang takut terhadap usia yang mulai menua. Takut terhadap sakit-penyakit. Takut ditinggal pasangan hidup karena kematian. Takut terhadap kesepian meski ia tidak tinggal sendirian. Takut kehilangan mata pencaharian mewarnai orang yang mendekati usia pensiun. Dan banyak lagi berbagai ketakutan yang menghinggapi banyak orang. Pemazmur pernah mengalami ketakutan. la takut kepada lawan atau musuh-musuhnya karena mereka nyata ada di depan mata. Tetapi ia percaya bahwa Allah adalah sumber keselamatannya. Allah adalah terang jalannya. Oleh sebab itu ia tidak takut dan gemetar lagi. Allah menjadi jaminan pertolongannya. Bagaimana kondisi kita saat ini? Apakah kita mengalami ketakutan tertentu? Janganlah takut pada kematian. Jangan pula takut terhadap kesepian atau sakit-penyakit sebab Allah mampu dan senantiasa siap menolong kita. Dialah benteng kita. Hanya dengan beriman kepada-Nya sajalah rasa takut tidak dapat menguasai hidup kita. Buanglah ketakutan. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih, untuk pemeliharaan-Mu sehingga aku tidak takut dan khawatir lagi. Aku percaya, bersama dengan-Mu ada jaminan keselamatan. Amin. (Dod).
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. -: Syirik Takut Sial
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Syirik: Takut Sial (Bag. 01)
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Tanda-Tanda Takut Kepada Allah
Ustadz Maududi Abdullah Lc. -
Ustadz Abdurrahman Zahier - [Fitya Room Eps. 8] Aku Takut Menikah
Bismillah,Kalau Nggak Minjemin, Takut Kehilangan Temen — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 26
EP258. Takut Tak Dapat Cerai Di MahkamahRamai isteri bimbang kes cerai mereka di mahkamah, tidak berakhir dengan perceraian. Terdapat juga isteri yang sanggup lepaskan hak rumah serta anak-anak kepada suami semata-mata untuk pastikan suami setuju ceraikan mereka. Perlukah para isteri berbuat demikian?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Di episode KKM (Keluh Kesah Mahasiswa) kali ini, kita bakal ngobrol soal dilema yang sering dirasain mahasiswa, misalnya pengen punya circle, tapi juga butuh waktu sendiri.
Bpk. Kin Liong (TB) Matius 10: 29-31Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
I asked my family and relatives one simple question:How do you grow older without living in regret?Katanya, di usia 20–30 tahun, ketakutan terbesar kita bukan tentang gagal — tapi tentang melewatkan sesuatu.Takut ketinggalan momen penting.Takut waktu habis begitu saja.Takut belum benar-benar menikmati hidup.Dan di ujungnya… takut menyesal.So I asked my older relatives again and again —what's the secret to aging without regret?Jawaban mereka sederhana, tapi dalam.Dan dari situlah lahir sebuah mantra tentang bertumbuh, menerima, dan menjalani hidup dengan lebih sadar.This episode is about that mantra.Tentang menjadi tua tanpa membawa penyesalan.Happy listening
Gimana ya kalau si avoidant attachment dan anxious attachment yang sifatnya bertolak belakang ini ketemu? DUHHHHH PASTIIII Menarik banget! Di episode "Talk A Talk" kali ini, Tiara dan Fay bakal bahas sisi menarik dari tipe kedekatan dalam sebuah hubungan. Kira-kira kamu termasuk tipe kedekatan yang mana? Penyiar: Tiara & FayOperator: Alif Editor: Nadine Music director: Faiz
Bismillah,Takut Menikah Lagi Setelah Bercerai(Fear of Remarrying After Divorce)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Wanita No. 247“Apapun Masalahmu Berserah Dirilah Kepada Allah -Ta'ala-“
Bismillah,1994. TAKUT ITU CAHAYA DALAM HATIRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)
Kita sering mendengar tentang Bangsa Israel yang tegar tengkuk dan tidak taat kepada TUHAN selama dalam perjalanan. Memang semua mereka yang terhitung berumur 20 tahun ke atas ketika keluar dari perbudakan Mesir tidak ada yang masuk ke Tanah Perjanjian karena ketidaktaatan mereka, kecuali Yosua dan Kaleb. Namun jarang sekali kita melihat bagian Alkitab yang menuliskan ketaatan mereka, yang kemudian menerima janji Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan. Tuntunan TUHAN mereka ikuti, perintah-Nya mereka jalankan meskipun tak selalu mudah perjalanan, dan mereka pun tidak tahu arah di depan. Bagaimana kita belajar untuk taat seperti keturunan Abraham yang menerima janji TUHAN ini?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 1 Februari 2026. Kirim pesan
Pembawa Renungan : RD. Ronnie Lunie Sabah Malaysia Mrk. 4:35-41;
Bismillah,1977. APA RASA TAKUT KITA SUDAH BENAR?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. At-Tur: 25-28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْبَرُّ ٱلرَّحِيمُ28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.(QS. At-Tur: 25-28)
Bismillah,1970. HADIAH SAAT KITA TAKUTRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. At-Tur: 25-28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْبَرُّ ٱلرَّحِيمُ28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.(QS. At-Tur: 25-28)
Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Bpk. Soetjipto Koesno - Takut akan Tuhan.
Hari ini aku ingin ngobrol tentang satu ketakutan yang sering kita pendam diam-diam: takut jadi beban bagi orang lain.
Bismillah,1963. TAKUT YANG MEMBAWA KITA KE SURGARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Ar-Rahman: 46Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ جَنَّتَانِDan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.(QS. Ar-Rahman: 46)
Bismillah,1954. TAKUT DUNIA ATAU AKHIRAT?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Al-Hajj: 1-2Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ1. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٌ2. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.(QS. Al-Hajj: 1-2)
Bahas tentang sesuatu yang sering dipendam, tapi jarang diakui: takut terlalu dekat dengan orang.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 1 : 38-39Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu ." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda
Pembawa Renungan : Dommi Denita Naibaho – Pekanbaru Pengantar Renungan : Bernadetha Aditya - Yogyakarta Sound Editing : Dommi Denita Naibaho - Pekanbaru Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat. 1:18-24
Takut dan Berharap dalam Ibadah Hati adalah kajian Fiqih Do’a dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 18 Jumadil Akhir 1447 H / 9 Desember 2025 M. Kajian Tentang Takut dan Berharap dalam Ibadah Hati Kajian ini […] Tulisan Takut dan Berharap dalam Ibadah Hati ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pembawa Renungan : RD. Ronnie Luni Sabah – Malaysia Luk. 21:5-11
Ada fenomena menarik yang sudah dibahas di berbagai platform, mulai media sosial hingga jurnal penelitiaan, soal ketakutan di kalangan anak muda Indonesia untuk menikah.
Bpk. Kin Liong (TB) Mazmur 56:4-5Kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? Sepanjang hari mereka mengacaukan perkaraku; mereka senantiasa bermaksud jahat terhadap aku.
Pembawa Renungan : Sandy Kusuma Tangerang Mat. 24:42-51
Classy people, kita sering banget pusing dan panik sendiri kalau sudah mau interview atau pitching. Takut salah jawab, takut ga bisa kasih jawaban maksimal dan masih banyak kepusingan lainnya. Nah, Episode kali ini, siap untuk menjawab itu semua bersama Coach Yeni Maiasnita, trainer Classy Learning Center yang sudah bersertifikasi dan berpengalaman di dunia public speaking.Keep in tune!
Jessica Wahyu (TB) Mazmur 23 : 2-3"Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya."
Many in Australia's Jewish community say political polarisation is fuelling a new wave of antisemitism. How are Jews responding in the face of high-profile incidents of hate? - Banyak orang dari komunitas Yahudi di Australia mengatakan polarisasi politik memicu gelombang baru dari antisemitisme. Bagaimana tanggapan orang Yahudi dalam menghadapi insiden kebencian yang menjadi sorotan publik?
Dari penyiar Prambors, Genuschka kini sukses besar dengan Bansan Jakarta, Supper, dan Paling Restoran. Ia akan berbagi perjalanan kariernya, strategi membangun bisnis kuliner, dan pandangannya bahwa sukses tidak selalu harus diawali dengan kegagalan. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadio#523 "JANGAN PERNAH TAKUT NYOBA HAL BARU!" WITH PAQUITA GENUSCHKA | RAY JANSON RADIOEnjoy the show!Instagram:https://www.instagram.com/pgenuschka/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia
KISAH NYATA!! LARI BUKAN KARENA TAKUT TAPI..Kebaktian Umum 2 GRII PUSAT (Minggu, 1 Sep 2024) KISAH TENTANG NABI YUNUS
“Makin Pintar atau Makin Bodoh? Perspektif Alkitab tentang Hikmat dan Kebodohan” Amsal 1:7 – “Roma 1:21-22 – “Pengkhotbah 2:13 – ” Pembukaan: Paradoks Zaman Digital Poin 1: Ilusi Kepintaran Digital. Poin 2: Kebodohan yang Terdidik Poin 3: Takut akan Tuhan sebagai Fondasi Hikmat. Poin 4: Menerima Keselamatan Allah Poin 5: Aplikasi Praktis untuk Zaman Digital ... Read more
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Juni 2025Bacaan: "Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat." (Amsal 8:13) Renungan: Seorang yang sombong dapat juga dikatakan arogan, angkuh, congkak dan tinggi hati. Kesombongan adalah awal dari kehancuran. Tak ada orang yang sombong bisa berdiri dengan kuat dan tetap bertahan. Manusia yang sombong akan direndahkan dan orang yang angkuh akan ditundukkan. Ada orang saat merasa kaya harta, bangga dengan apa yang mereka miliki dan akhirnya menjadi sombong. Ada yang saat mereka kaya ilmu pengetahuan sulit berbagi dengan yang lain karena takut akan tersaingi dan akhirnya mereka sombong karena merasa paling pintar. Ciri-ciri orang yang sombong adalah mereka haus pengakuan serta pujian dari orang lain, merasa paling kaya dan merasa paling pintar. Banyak contoh di Alkitab tentang orang-orang yang mengalami kejatuhan karena sombong. Salah satunya adalah Raja Uzia yang menjabat sebagai raja atas Yehuda ketika masih berusia 16 tahun. Dia menjadi raja menggantikan ayahnya yang bernama Raja Amazia. la melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tepat seperti apa yang dilakukan ayahnya. Karena kesetiaan kepada Tuhan, maka kemenangan demi kemenangan pun ia peroleh sampai menjadi kuat. Karena memiliki hati yang takut Tuhan, maka Tuhan pun membuatnya berhasil melakukan apa yang ia inginkan. la benar-benar berada di puncak kesuksesan. Namun sayang, ia berubah menjadi sombong. Alkitab mencatat, "Setelah ia menjadi kuat. ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. la berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan." Yang Uzia lakukan adalah tugas yang hanya boleh dilakukan oleh para imam. Akibat tindakannya, timbullah kusta pada dahinya dan ia dikucilkan di rumah pengasingan sampai mati. Apakah kita pantas berlaku sombong? Bukankah di dalam diri kita ada banyak kelemahan dan kekurangan, dan kita juga tidak luput dari kesalahan? Jika di satu sisi kita memiliki kelebihan, di sisi lain kita pasti memiliki kelemahan dan kekurangan yang harus diperbaiki. Jadi kenapa kita sombong dengan apa yang kita miliki sekarang ini? Bukankah apa yang kita miliki tersebut adalah pemberian Tuhan saja dan hanya bersifat sementara? Tidak ada hal yang pantas kita sombongkan di dunia ini. Jika kita takut akan Tuhan, maka kita akan membenci kejahatan, salah satunya adalah kesombongan, karena Tuhan sangat membenci kesombongan. Jangan tunggu hancur, tetapi jadilah rendah hati sebelum kehancuran itu menimpa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin membuang segala bentuk kesombonganku, karena aku tahu Engkau membenci kesombongan. Bantulah aku ya Yesus. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ Melbourne - Australia Luk. 24:35-48
Orang tua bisa mewariskan rasa takut pada anak tanpa disengaja, dan jika kadarnya tidak pas, malah jadi bahaya. Bantu anak kontrol rasa takut yang berlebihan, akui perasaannya dengan empati, ajarkan cara mengungkapkan rasa takut, ciptakan lingkungan yang nyaman, bangun kepercayaan diri anak, dan hindari menggunakan rasa takut sebagai ancaman. Salah satunya saat ke dokter gigi, bangun pemahaman dan pengalaman yang positif. Ajak ke dokter gigi spesialis anak sejak dini, dengan rasa aman dan nyaman. Audy Dental, bisa jadi pilihan. Dokter gigi spesialis anak yang ramah dan fasilitas yang lengkap dengan playground. Yuk, belajar mengenalkan anak pada porsi takut yang sesuai, biar anak bisa bebas tersenyum tanpa ragu!TIMESTAMP00:01 Opening04.30 Pengalaman buruk yang bikin senyum hilang06.15 Pengalaman ke dokter gigi13.24 Rasa takut bawaan lahir24.49 Orang tua jadi safe space anak
Pembawa Renungan : Sherly Veronica Tangerang Mrk. 8:1-10