POPULARITY
Categories
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan “Secret Mark”Diambil dari: Yohanes 14:1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Mungkin ada kitab rahasia tentang Yesus yang menunjukkan bahwa Yesus sebenarnya tidak seperti yang diajarkan Alkitab.” Salah satu hal yang pernah dibicarakan orang adalah tulisan yang disebut “Secret Mark.” Ada yang menganggap tulisan ini sangat penting, bahkan lebih benar daripada Injil Markus yang ada di Alkitab.Tetapi setelah diteliti, ternyata tidak ada bukti kuat bahwa tulisan itu sungguh asli dan bisa dipercaya. Bahkan banyak ahli justru meragukannya. Jadi, kita tidak punya alasan yang kuat untuk percaya bahwa ada “rahasia besar” tentang Yesus yang tersembunyi lalu baru ditemukan belakangan.Nah, ini penting, Wonder Kids. Kadang-kadang sesuatu yang terdengar misterius atau rahasia memang bisa membuat orang penasaran. Tetapi tidak semua yang terdengar heboh itu benar. Tuhan tidak membangun iman kita di atas gosip, cerita aneh, atau dokumen yang tidak jelas. Tuhan memberi kita firman-Nya yang kokoh dan dapat dipercaya.Yang kita tahu dengan jelas adalah ini: ada banyak bukti yang kuat bahwa Injil-injil dalam Alkitab dapat dipercaya. Di sanalah kita belajar bahwa Yesus sungguh hidup, sungguh mati di kayu salib untuk dosa kita, dan sungguh bangkit. Jadi kita tidak perlu gelisah saat ada orang membawa cerita-cerita aneh tentang Yesus. Kita bisa tetap tenang dan berpegang pada firman Tuhan.Firman Tuhan dalam Yohanes 14:1 berkata, “Janganlah gelisah hatimu.” Mengapa? Karena Yesus sendiri meminta kita percaya kepada-Nya. Saat dunia penuh suara yang membingungkan, kita tidak perlu panik. Kita tetap bisa berkata, “Aku mau percaya kepada Yesus yang dinyatakan dalam firman Tuhan.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mendengar hal yang membuatmu bingung tentang Tuhan atau Alkitab, jangan langsung takut. Katakan kepada orang dewasa yang bisa membimbingmu, lalu berdoalah, “Tuhan, tolong aku tetap berpegang pada firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak mudah bingung oleh hal-hal yang aneh atau menakutkan, tetapi tetap percaya kepada-Mu dengan hati yang tenang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak perlu takut pada cerita yang membingungkan, karena firman Tuhan tetap kokoh dan Yesus tetap dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Halo sobat kreatif! Siapa diantara kamu yang cinta mati sama karya-karya bang Joko Anwar?
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apa Itu Naturalisme? Diambil dari: Lukas 18:27 “Kata Yesus: ‘Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu cara berpikir yang disebut naturalisme. Naturalisme adalah cara berpikir yang mengatakan bahwa semua hal harus dijelaskan hanya dengan apa yang biasa terjadi di dunia ini. Jadi, kalau ada sesuatu yang ajaib atau mujizat, orang yang berpikir seperti ini akan langsung berkata, “Itu tidak mungkin,” karena mereka tidak mau percaya bahwa Tuhan bisa bertindak di luar hal-hal biasa.Coba bayangkan begini. Kalau sebuah pohon tumbang saat ada angin besar, itu hal yang biasa terjadi. Tetapi kalau Tuhan melakukan sesuatu yang ajaib, seperti menyembuhkan orang sakit dengan kuasa-Nya, orang yang berpikir secara naturalisme akan langsung menolak kemungkinan itu. Bukan karena mereka sudah memeriksa semuanya dengan jujur, tetapi karena sejak awal mereka sudah memutuskan bahwa mujizat tidak mungkin ada.Nah, di situlah masalahnya, Wonder Kids. Kalau seseorang dari awal sudah menutup pintu bagi kuasa Tuhan, maka ia tidak akan mau menerima apa pun yang menunjukkan bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib. Padahal Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan adalah Pencipta langit dan bumi. Kalau Tuhan bisa menciptakan semuanya, tentu Tuhan juga sanggup melakukan hal yang mustahil bagi manusia.Firman Tuhan dalam Lukas 18:27 berkata, “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” Itu berarti kita tidak boleh membatasi Tuhan hanya pada apa yang biasa kita lihat setiap hari. Tuhan memang sering bekerja melalui hal-hal biasa, tetapi Tuhan juga sanggup melakukan hal-hal luar biasa menurut kehendak-Nya.Wonder Kids, ini tidak berarti kita harus percaya sembarang cerita aneh. Kita tetap perlu belajar dengan bijak dan hati-hati. Tetapi kita juga tidak boleh sombong seolah-olah Tuhan tidak mungkin melakukan mujizat. Anak Tuhan percaya bahwa Allah itu besar, berkuasa, dan tidak terbatas oleh pikiran manusia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu menghadapi sesuatu yang terasa sulit atau mustahil, katakan dalam doamu, “Tuhan, bagi manusia ini sulit, tetapi bagi-Mu tidak ada yang mustahil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang mahakuasa. Tolong aku supaya tidak membatasi Engkau dengan pikiranku yang kecil, tetapi percaya bahwa Engkau sanggup melakukan apa yang mustahil bagi manusia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: manusia punya batas, tetapi Tuhan tidak. Apa yang mustahil bagi manusia tetap mungkin bagi Allah. Tuhan Yesus memberkati.
Sobat Cihuy pernah gak sih dengerin podcast Raditya Dika yang bahas kopi sebelum olahraga? Di episode OBOR kali ini, Pateh dan Nae bakal bedah fenomena minum kopi sebelum vs sesudah olahraga, lengkap dengan curhatan lambung tremor kita masing-masing!
Lagi rebahan sambil scroll TikTok malah bikin kena mental? Tenang, kamu nggak sendirian. Sini ngumpul bareng kita di Rasan-Rasan Sore! ☕✨Di episode kali ini, kita bakal blak-blakan ngebahas keresahan cowok-cowok umur 30-an yang sering dibanding-bandingin sama pencapaian orang lain. Mulai dari fenomena anak muda financial freedom yang bikin pusing, misteri gaji yang selalu numpang lewat di tanggal 2, nostalgia mainan masa kecil, sampai dilema milih ikutan reuni sekolah yang ujung-ujungnya malah jadi ajang pamer investasi dan saham.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Gulungan Laut Mati Diambil dari: Matius 11:4–5 “Jawab Yesus kepada mereka: ‘Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.'”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa bingung lalu bertanya, “Benarkah Yesus itu Mesias?” Yohanes Pembaptis juga pernah berada dalam keadaan yang sulit. Saat ia dipenjara, ia mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Engkaukah yang akan datang itu, atau haruskah kami menantikan orang lain?” Itu pertanyaan yang jujur.Lalu bagaimana Yesus menjawab? Yesus tidak marah. Yesus menjawab dengan menunjukkan apa yang sedang Ia kerjakan. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang sakit disembuhkan, orang mati dibangkitkan, dan kabar baik diberitakan kepada orang miskin. Jawaban Yesus menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang sudah dijanjikan Allah.Menariknya, para peneliti juga menemukan gulungan-gulungan kuno yang menolong kita melihat bahwa orang-orang Yahudi pada zaman itu memang sedang menantikan karya besar dari Mesias. Jadi saat Yesus menjawab seperti itu, jawaban-Nya bukan asal-asalan. Yesus sedang menunjukkan bahwa janji Allah sedang digenapi di dalam diri-Nya.Wonder Kids, ini mengajarkan kita sesuatu yang penting. Saat kita punya keraguan atau pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Tuhan. Yohanes membawa pertanyaannya kepada Yesus. Dan Yesus menjawab dengan menunjukkan kebenaran. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur. Tuhan mau kita datang kepada-Nya dan melihat siapa Dia sebenarnya.Kadang-kadang kita juga bisa ragu. Mungkin kita bertanya, “Apakah Yesus sungguh mendengar doaku?” atau “Apakah Tuhan sungguh bekerja?” Saat itu terjadi, lihatlah kembali kepada Yesus. Lihat firman-Nya. Lihat apa yang sudah Ia lakukan. Yesus adalah Juruselamat yang dijanjikan, dan Dia tidak pernah berubah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu pertanyaan atau keraguan di hatimu, katakan itu dengan jujur kepada Tuhan dalam doa. Lalu bacalah satu kisah tentang Yesus dalam Injil dan perhatikan apa yang Yesus lakukan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya saat aku ragu atau bingung, aku datang kepada-Mu dan belajar percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu punya pertanyaan, datanglah kepada Yesus, karena Dialah Mesias yang sejati dan jawaban yang kamu butuhkan. Tuhan Yesus memberkati.
Ekonom Yanuar Rizky mempertanyakan efektivitas pembentukan mekanisme perdagangan satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) untuk mengatasi dugaan praktik under invoicing dan transfer pricing dalam ekspor komoditas Indonesia. Menurut Yanuar, pemerintah selama ini sebenarnya telah memiliki sistem pengawasan terintegrasi melalui National Single Window (NSW) dan Lembaga National Single Window (LNSW). Karena itu, persoalan yang perlu dijawab bukan sekadar membangun struktur baru, melainkan memastikan sistem yang ada berjalan efektif.“Kalau memang ada selisih data karena transfer pricing atau under-invoicing, ya tegakkan hukum saja. Ini sebenarnya persoalan tata kelola. Nggak usah ribut-ribut, buktikan dan tindak kalau memang ada pelanggaran,” kata Yanuar dalam wawancara di Radio Elshinta Selasa (2/6/2026). Ia menjelaskan, konsep satu pintu bukanlah hal baru. Pada era Presiden Joko Widodo, pemerintah telah membangun NSW sebagai sistem integrasi pelaporan dan pengawasan ekspor-impor. Karena itu, menurutnya, perlu dijelaskan apa perbedaan mendasar antara sistem yang sudah ada dengan model yang kini akan dijalankan melalui DSI.Yanuar menilai DSI bukan sekadar berfungsi sebagai pintu pelaporan, tetapi juga akan berperan sebagai perantara perdagangan yang berada di antara eksportir dan pembeli luar negeri. “Kalau yang sekarang mau dilakukan, trader-nya menjadi DSI. Jadi semua eksportir seolah diarahkan melalui satu perusahaan trader, yaitu DSI. Nanti DSI yang berhubungan dengan trader luar negeri atau pembeli langsung,” ujarnya.Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan pemerintah memilih memotong rantai perdagangan karena merasa kesulitan memperbaiki sistem pengawasan, pelacakan transaksi, dan kerja sama pertukaran data dengan negara tujuan ekspor. “Pemerintah seolah melihat dirinya tidak mampu memperbaiki sistem tracking, pelaporan, maupun kerja sama pengawasan dengan negara tujuan. Akhirnya arus perdagangan dipotong dan negara ditempatkan di tengah sebagai trader,” kritik Yanuar.Meski mengakui praktik mencari keuntungan sebesar-besarnya merupakan karakter alami dunia usaha, Yanuar mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh membangun kebijakan berdasarkan asumsi bahwa seluruh eksportir melakukan pelanggaran. Ia menegaskan bahwa akar persoalan under-invoicing bukan terletak pada kurangnya lembaga baru, melainkan pada lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang sudah teridentifikasi. “Kalau pemerintah mengatakan ada under-invoicing atau transfer pricing, ya lakukan pemeriksaan yang kredibel, penyidikan yang kredibel, dan tunjukkan alat bukti yang kredibel. Yang dibutuhkan dunia usaha adalah kepastian hukum, bukan kecurigaan yang terus-menerus,” tegasnya. Yanuar menilai komitmen memperbaiki tata kelola perdagangan memang penting. Namun, menurutnya, keberhasilan pemberantasan under-invoicing akan lebih ditentukan oleh kualitas pengawasan dan penegakan hukum dibandingkan pembentukan lembaga atau skema baru dalam perdagangan ekspor.=========================
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 2 Juni 2026Bacaan: "Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab la akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu." (1 Korintus 3:13)Renungan: Lance Armstrong adalah pembalap sepeda yang berhasil memenangi 7 kali kejuaraan Lance Tour de France, sehingga ia dianggap salah satu legenda olahraga dunia. Sayangnya situasi berubah drastis setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat mendapati bahwa Armstrong positif menggunakan doping selama kejuaraan Tour de France periode 1999-2005. Itu berarti prestasi Armstrong telah didapat dengan cara tidak benar. Akibatnya, 7 gelarnya dicopot, posisinya sebagai direktur yayasan kanker ditanggalkan, dan kontrak dengan perusahaan alat olahraga Nike diputus. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Meski kita telah berhati-hati, kesalahan pasti akan terjadi. Hal ini alamiah, sebab pada dasarnya manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Ketika kita melakukan kesalahan yang tidak disengaja, hal itu tentu masih bisa dimaafkan. Namun, bagaimana jika kesalahan tersebut adalah sesuatu yang disengaja? Sebenarnya untuk kesalahan yang disengaja, hal tersebut dapat dimaafkan apabila orang yang melakukannya bersedia mengakuinya dengan jujur dan mau berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi. Kalau ini yang terjadi, maka firman Tuhan dalam Amsal 28:13 yaitu, "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayang," akan menjadi kenyataan dalam hidupnya. Sayangnya tidak semua orang yang sengaja melakukan kesalahan bersikap serupa, daripada mengaku, mereka malah berusaha menutup-nutupi kesalahannya dengan berbagai cara. Malahan, demi lebih meyakinkan orang, bersumpah demi nama Tuhanpun berani dilakukan. Menutupi kesalahan adalah perbuatan sia-sia. Sebab setiap kesalahan pasti akan terungkap seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, upaya menutupi kesalahan hanya akan memberikan beban psikologis yang akan membuat kita tidak merasa damai sejahtera. Jadi, jika kita melakukan kesalahan, pilihan terbaik adalah mau mengakuinya dengan jujur. Pertanyaannya, bersediakah kita dengan segala kerendahan hati melakukannya? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering melakukan kesalahan dan berusaha untuk kututupi. Bantulah aku agar aku dapat terbuka untuk mengakui setiap kesalahan yang aku perbuat agar damai sejahtera-Mu kembali menguasaiku. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Diana Ho dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 1: 1-7; Mazmur tg 91: 1-2.14-15ab.15c-16; Markus 12: 1-12.ANTARA BERBUAH BAIK ATAU BURUK Renungan kita pada hari ini bertema: Antara berbuah baikatau buruk. Injil dari Santo Markus yang baru saja kita dengar menggambarkansuatu perumpamaan tentang para pekerja (petani), yang menunjuk pada parapimpinan agama di zamannya Yesus. Maksudnya ialah untuk memperingatkan merekasupaya menerima Yesus sebagai Putra Allah dan jangan menyandera Dia dengananeka persepsi yang negatif. Yesus sendiri mengalami langsung bagaimana mereka melawancinta kasih yang Ia ajarkan dan lakukan. Mereka memusuhi, menganiaya, bahkanmembunuh semua utusan Allah, termasuk Yesus sendiri. Orang-orang itu merasatelah melakukan kebaikan dengan cara menegakkan hukum mereka, hukum Taurat. Itu terjadi pada zamannya Yesus Kristus dulu. Apa yangterjadi sekarang ini? Kita tidak mempunyai sikap sama seperti para pekerja yangbrutal terhadap Tuhan Yesus. Kita justru menerima dan mengakui Dia sebagaiTuhan yang baik. Kita tidak sampai hati mengkhianati Dia, karena kalau ituterjadi sia-sia saja kita bertekun tiap hari mendengar dan merenungkanfirman-Nya. Satu hal yang penting adalah ini, bahwa setelah kitadicurahkan oleh Roh Kudus pada hari Pentakosta, Yesus ingin ingatkan bahwa dibawah bimbingan dan pengajaran Roh Kudus kita mestinya dapat berbuah dandiharapkan buah-buah itu baik, bukan sebaliknya buruk. Kalau Roh Kudus yanghidup bersama kita buah-buah kita memang harus baik dan berguna baik bagi dirisendiri maupun bagi orang lain. Tujuh karunia Roh Kudus itu mesti menjadi target sepertiapa buah-buah dari kita. Kita kiranya berusaha untuk berbuah baik dalamkebijaksanaan, pengertian, nasihat, kekuatan, pengetahuan, kesalehan, dan takutakan Allah. Kalau salah satu atau dua karunia ini kita abaikan, bisa saja kitamenjadi brutal dan jahat seperti para pekerja kebun anggur itu. Misalnya, jika Anda tidak punya kebijaksanaan, pengertiandan pengetahuan yang baik, sangat mungkin Anda menggantikannya dengankemarahan, menang sendiri dan bertindak membabi-buta kepada orang lain. Jikaseseorang mungkin nampak saleh, tetapi tak ada takut akan Allah, bisa saja iaakan menjadi seorang pendendam yang diam-diam akan meledak dan sangatberbahaya. Jadi karunia Roh Kudus itu, paling kurang menjadi salahsatu indikasi kalau kita ingin berbuah baik, caranya ialah tunduk dan tekundalam bimbingan Roh Kudus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, terima kasih atas hariyang baru ini yang memberi kami kesempatan satu hari lagi untuk menekuni hidupini di dalam bimbingan Roh-Mu. Semoga pikiran dan hati kami selalu terbukaterhadap sapaan melalui firman yang disampaikan kepada kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Dalam episod NoTapis kali ini, kita membongkar realiti sebenar kes buli di sekolah serta perbahasan di sebalik rangka kerja disiplin baharu Kementerian Pendidikan (MOE) yang bakal dilaksanakan pada 2027. Kita menjemput Encik Muhammad Aizzuddin Maulud, seorang bapa yang berkongsi detik luluh hatinya apabila mendapati anaknya yang sebelum ini ceria, tiba-tiba berubah menjadi murung dan enggan makan akibat dibuli di sekolah. Turut bersama ialah Kaunselor Kanan daripada Kelab Heal, Encik Abdul Hakim Adzhari. Beliau mengupas psikologi di sebalik tindakan seorang pembuli, mengapa mangsa sering memendam rasa, dan kenapa hukuman tradisional seperti rotan atau ditahan di sekolah mungkin tidak lagi berkesan, malah berisiko membuatkan pembuli menjadi lebih ganas. Adakah sistem sedia ada mampu melindungi anak-anak kita, atau kita sebenarnya terlepas pandang punca utama trauma mereka?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam BetesdaDiambil dari: Yohanes 5:2 “Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya.”Wonder Kids, penulis Injil Yohanes juga menulis dengan teliti. Dalam Injilnya, Yohanes menceritakan bahwa di Yerusalem ada sebuah kolam bernama Betesda, dan kolam itu mempunyai lima serambi. Dulu ada orang yang meragukan cerita ini. Mereka berpikir mungkin Yohanes salah menulis, atau mungkin tempat itu sebenarnya tidak pernah ada.Tetapi kemudian, para peneliti menemukan bahwa memang ada tempat seperti yang Yohanes tulis. Mereka menemukan sisa-sisa kolam itu, dan ternyata gambarnya cocok dengan penjelasan Yohanes. Wah, ini menarik sekali. Sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab bukan cerita buatan, tetapi berbicara tentang tempat yang sungguh nyata dalam sejarah.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Tuhan memberi firman-Nya dengan benar dan dapat dipercaya. Kadang-kadang manusia cepat meragukan Alkitab hanya karena belum menemukan jawabannya. Tetapi sering kali, setelah diteliti lebih jauh, justru Alkitab terbukti benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada orang yang meragukan firman Tuhan. Tuhan tahu apa yang benar, dan kebenaran-Nya akan tetap berdiri.Di kolam Betesda itu juga Yohanes menceritakan bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lama sakit. Jadi tempat itu bukan hanya penting karena benar-benar ada, tetapi juga karena di sana Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang sungguh hadir dan bekerja di dunia nyata.Kadang-kadang iman kita juga seperti terkubur oleh keraguan atau pertanyaan. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa firman Tuhan tetap kokoh. Saat kita belum mengerti semuanya, kita tetap bisa percaya kepada Tuhan dan terus belajar mengenal-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya satu pertanyaan tentang Alkitab, jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKetelitian Lukas: Gelar, Negara, dan Banyak LagiDiambil dari: Kisah Para Rasul 1:3 “Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Dalam kitab Kisah Para Rasul, ia menulis banyak nama jabatan, nama tempat, nama kota, bahkan urutan perjalanan dengan sangat hati-hati. Dan yang menarik, berkali-kali para peneliti menemukan bahwa Lukas menulis dengan tepat. Ia benar saat menyebut gelar seseorang, benar saat menuliskan nama daerah, dan benar saat menggambarkan berbagai tempat.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau seseorang teliti dan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil, kita punya alasan untuk percaya saat ia juga menulis hal-hal yang lebih besar. Lukas tidak asal bercerita. Ia menulis dengan hati-hati supaya pembacanya tahu bahwa berita tentang Yesus berdiri di dunia yang nyata, bukan di dunia dongeng.Tetapi tentu yang paling penting bukan hanya soal nama kota atau jabatan orang. Yang paling penting adalah berita yang Lukas sampaikan tentang Yesus. Lukas menulis bahwa Yesus yang sudah mati itu hidup kembali. Dan bukan hanya hidup kembali diam-diam, tetapi Ia menunjukkan diri-Nya kepada murid-murid-Nya dengan banyak tanda. Yesus benar-benar bangkit!Jadi, ketelitian Lukas dalam hal-hal sejarah menolong kita semakin yakin bahwa berita besarnya juga layak dipercaya. Kalau Lukas begitu cermat menulis hal-hal kecil, kita tidak perlu cepat-cepat meragukan saat ia menulis tentang kebangkitan Yesus. Tuhan memakai Lukas untuk memberi kita catatan yang dapat dipercaya.Wonder Kids, ini juga mengajarkan kita untuk hidup jujur dan teliti. Tuhan senang saat kita sungguh-sungguh dalam tugas kita, tidak asal-asalan, dan mau setia dalam hal kecil. Kesetiaan dalam hal kecil bisa menjadi bagian dari hidup yang menyenangkan Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca Alkitab hari ini, perhatikan satu detail kecil yang biasanya kamu lewatkan. Lalu katakan, “Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar sampai pada hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi firman-Mu dengan benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan juga belajar setia dalam hal-hal kecil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: firman Tuhan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil maupun hal-hal besar, termasuk berita yang mulia bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.
JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) yang juga Dewan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, mengkritik rencana pemerintah memperketat tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA), khususnya sektor sawit. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu ketidakpastian pasar, mengganggu rantai usaha sawit nasional, hingga menekan ekonomi masyarakat di daerah.Dalam wawancara di program Elshinta News and Talk, Kamis (21/5/2026), Darto mengatakan pemerintah terlalu fokus menghitung potensi tambahan penerimaan negara dari pencegahan praktik under invoicing dan transfer pricing, namun belum serius menghitung dampak ekonomi di tingkat akar rumput.“Pertanyaan baliknya adalah apakah pemerintah sudah menghitung dampak ekonomi di akar rumput? Karena ketika kita bicara sawit, ini bukan hanya soal ekspor dan devisa, tetapi menyangkut ekosistem ekonomi jutaan orang,” kata Darto.Menurutnya, industri sawit Indonesia berbeda dengan Malaysia yang kerap dijadikan pembanding pemerintah. Ia menilai struktur industri sawit Indonesia jauh lebih kompleks karena melibatkan petani plasma, petani mandiri, buruh sawit, hingga pelaku usaha kecil di daerah.“Di Indonesia ini sawit sudah menjadi ekosistem ekonomi sejak era transmigrasi tahun 1970-an. Ada sekitar 17 juta orang yang hidup dari sektor ini, mulai dari buruh sawit, petani plasma, sampai petani mandiri,” ujarnya.Darto mengungkapkan kekhawatiran bahwa rencana sentralisasi tata kelola ekspor justru telah memicu ketidakpastian di pasar. Ia menyebut harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani mulai turun sejak wacana kebijakan tersebut disampaikan pemerintah.“Hari ini harga TBS sudah turun sekitar Rp200 per kilogram. Bahkan harga CPO yang sebelumnya sekitar Rp15.800 per kilogram turun Rp800 setelah pengumuman Presiden. Ini dampak dari ketidakpastian pasar,” katanya.Menurut Darto, pelaku usaha kini mulai berhati-hati dalam membeli pasokan sawit dari pihak ketiga karena khawatir terhadap mekanisme baru ekspor yang belum jelas. Situasi itu dikhawatirkan akan memukul pabrik sawit skala kecil yang selama ini menjadi penampung hasil petani mandiri.Ia menjelaskan, jika perusahaan besar hanya menyerap pasokan dari kebun milik sendiri, maka pabrik-pabrik kecil akan kehilangan pasar. Dampaknya, petani kesulitan menjual hasil panen dan ekonomi daerah ikut terpukul.“Kalau serapan pasar berhenti, tanki penyimpanan penuh, pabrik berhenti produksi, akhirnya petani tidak bisa menjual TBS. Ini yang harus dipikirkan pemerintah karena risikonya sangat besar terhadap ekonomi pedesaan,” tegasnya.Darto juga mempertanyakan dasar perhitungan pemerintah terkait potensi kebocoran negara akibat praktik manipulasi ekspor sawit yang disebut mencapai miliaran dolar AS setiap tahun.“Pemerintah boleh menghitung keuntungan negara, tetapi angka kerugian akibat transfer pricing dan under invoicing itu juga harus dibuka metodologinya. Tidak semua pelaku usaha melakukan praktik seperti itu dan tidak bisa digeneralisasi,” ujarnya.Selain itu, ia menilai pemerintah belum melibatkan para pemangku kepentingan sawit secara memadai sebelum menggulirkan kebijakan tersebut.“Sampai sekarang belum ada diskusi serius dengan pelaku sawit dan para pemangku kepentingan. Padahal dampaknya akan sangat besar terhadap sektor sawit nasional,” kata Darto.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1 “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Halo sobat kreatif!Siapa nih yang kalau denger nama Joko Anwar langsung kepikiran film-film yang bikin tegang, mikir, sekaligus nggak bisa tidur?
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 Mei 2026Bacaan: "Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." (Ulangan 28:2)Renungan: Pascabayar dan prabayakit kedua istilah ini pasti tidak asing bagi kita, para pengguna telepon seluler atau jaringan internet tanpa kabel. Ya, ini adalah sistem pembayaran tagihan pulsa atau kuota kita. Mau bayar di muka atau bayar belakangan? Diri sendirilah yang menentukan pilihan. Namun, tahukah kita bahwa sistem pembayaran ini juga dipakai ketika kita menerima berkat dan melakukan dosa? Bacaan di atas menyatakan dengan jelas bahwa berkat itu datang dan menjadi bagian kita, kalau kita mendengarkan suara-Nya. Berkat itu ada syaratnya. Berkat itu ada harga yang harus dibayar di muka sebelum menerimanya. Jadi, tidak ada berkat yang dinikmati dahulu baru dibayar harganya. Tidak ada berkat yang gratis dan seenak kita dalam menggunakannya. Lain halnya dengan dosa bahwa setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena keinginan itu menyeret dan memikatnya (Yak. 1:14-15). Kalau keinginan itu memikat pasti keinginan itu menyenangkan, indah, dan memuaskan. Namun, jika keinginan yang memikat itu dibuahi dalam perbuatan, muncullah dosa. Lalu, dari dosa lahirlah maut. Dosa itu membayarnya selalu belakangan, karena dosa selalu menawarkan kenikmatan, kesenangan, kepuasan, dll. Itu sebabnya dosa selalu memikat manusia. Awalnya memang enak, tetapi akhirnya harus membayar mahal bahkan membayar dengan maut. Bagaimana dengan diri sendiri? Setelah membaca firman Tuhan dan renungan pagi ini, kiranya kita lebih menyukai berkat ketimbang dosa. Sekalipun untuk memperoleh berkat, kita harus membayar harganya dahulu, yaitu ketaatan serta kesetiaan kepada Tuhan dan firman-Nya. Pertanyaan sekali lagi untuk kita, pilih pascabayar atau prabayar? Pilih dosa atau berkat? Mari kita jalani kehidupan penuh berkat dengan membayarnya lebih dahulu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat, agar sebelum aku bertindak, aku senantiasa menyadari bahwa aku adalah anak-Mu, sehingga apa yang kulakukan seperti yang Kau inginkan. Amin. (Dod).
Pernah gak sih kalian gengsi dan minder terhadap gelar dan status kalian sendiri? Nah disini penyiar mengulik lebih dalam tentang pengalaman pribadi mereka saat terjebak di situasi "gengsi" ini. Nggak cuma sekadar cerita, mereka juga bakal bagi-bagi insight dan advice praktis buat kalian mahasiswa yang sering merasa minder sendiri gara-gara gengsi yang ketinggian.Gelar itu kebanggaan, bukan beban. Kalau penasaran gimana cara menghadapinya, yuk langsung dengerin aja!Penyiar : Ale & BillyOp : BillyEditor : DaffaJangan lupa follow social media kita ya!Instagram: @polimedia_radioTikTok:@polimediaradio
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggali KebenaranDiambil dari: Yesaya 61:4 “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan membangkitkan kembali tempat-tempat yang sudah lama sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang telah menjadi reruntuhan, yang turun-temurun sunyi.”Wonder Kids, kadang-kadang orang bertanya, “Apakah cerita dalam Alkitab itu sungguh benar?” Pertanyaan seperti itu tidak selalu salah. Justru kadang pertanyaan bisa mendorong orang untuk mencari lebih dalam. Hari ini kita belajar tentang seorang ahli arkeologi bernama John McRay. Ia meneliti tempat-tempat kuno yang berhubungan dengan cerita Alkitab.Salah satu hal yang ia teliti adalah sebuah pelabuhan kuno di tepi laut Israel. Dulu ada orang yang meragukan catatan seorang penulis sejarah bernama Yosefus tentang pelabuhan itu. Mereka pikir Yosefus membesar-besarkan ceritanya. Tetapi setelah para peneliti menggali dan mempelajari tempat itu dengan lebih teliti, ternyata banyak bagian dari catatan Yosefus memang cocok dengan kenyataan.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, kadang-kadang manusia terlalu cepat meragukan sesuatu sebelum melihat lebih banyak bukti. Penelitian seperti ini menolong kita melihat bahwa catatan kuno tidak boleh langsung dianggap salah. Dan hal ini juga menolong kita semakin yakin bahwa banyak hal dalam Alkitab dan sejarah di sekitarnya berdiri di dunia yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya soal menemukan bukti-bukti lama. Yang paling penting adalah hati yang mau datang kepada firman Tuhan dengan sikap rendah hati. Saat kita punya pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Alkitab. Justru kita bisa datang kepada Tuhan, membaca firman-Nya, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa Tuhan tidak takut diperiksa. Kebenaran Tuhan tetap berdiri.Mungkin ada saatnya kamu juga bingung atau punya pertanyaan tentang Alkitab. Itu tidak apa-apa. Jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu. Belajarlah mencari jawaban dengan sungguh-sungguh. Tuhan bisa memakai pertanyaanmu untuk membuat imanmu semakin kuat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal tentang Alkitab yang pernah membuatmu bingung, coba tanyakan hari ini kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya saat aku punya pertanyaan, aku tidak menjauh dari-Mu, tetapi mau belajar mencari kebenaran-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: pertanyaan yang dibawa kepada Tuhan dan firman-Nya bisa menolong imanmu bertumbuh semakin kuat. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Kejadian 3: 9-15.20; Mazmur tg 87: 1-2.3.5.6-7; Yohanes 19: 25-34.KARUNIA SEORANG IBU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Karunia Seorang Ibu. Pada suatuhari Minggu yang jatuh pada "Hari Para Bapak" sedunia, imam yangmemimpin Misa mengundang para bapak untuk maju ke dekat altar sebelum berkatpenutup Misa. Mereka didoakan dan diberkati khusus oleh imam. Pada waktu ituada tiga bapak menangis haru dan terlihat oleh imam yang sedang mendoakanmereka. Imam itu bertemu mereka di luar gereja setelah misa selesai. Satu persatudari mereka ditanyakan alasan mereka menangis waktu berada di depannya. Merekasemua menjawab bahwa istrinya memaksa mereka maju ke depan dengan ancaman yangberbeda-beda. Kalau mereka tidak mau maju, sanksi akan diberikan tanpa ampun.Yang satu diancam tidak boleh masuk rumah setelah kembali dari misa. Yang laindiancam tidak ditemani kalau diajak untuk pergi berdua. Yang lain lagi diancamtidak disiapkan makanan favoritnya. Ancaman-ancaman ini sungguh serius. Seorang istri dan ibu adalah kunci bagirumah, makanan dan relasi. Jika ketiga unsur ditiadakan, bagaimana jadinyadengan seorang suami dan bapak, bahkan kehidupan kita yang sesungguhnya! Ketigabapak yang menangis seharusnya bukan karena istri mereka galak, tetapisesungguhnya mereka sangat sedih dan sakit untuk kehilangan bagian kehidupanyang dibawa dan dihidupi oleh para istrinya. Jadi para istri atau wanita iniadalah representasi dari kebaikan Allah untuk melawan semua bentuk kejahatanyang ingin merusak dan membinasakan kehidupan. Kita berbahagia di hari peringatan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja ini,yang merupakan perayaan untuk menghormati dan memuliakan peran ke-Ibuan untukseluruh Gereja. Pada prinsipnya Gereja disebut ibu dengan alasan palingkentara, ialah karena Bunda Maria dipercayakan oleh Putra-nya sendiri, YesusKristus yang adalah kepala Gereja, sebagai bunda Gereja. Yesus nyatakan itusecara langsung dan pribadi ketika Ia bergantung di atas salib dan sesaat lagiakan wafat. Ia berkata kepada seorang murid yang dikasihi-Nya: “Inilah ibu-mu”! Gereja sebagai ibu memiliki tanggung jawab maha penting untuk melindungidan mengarahkan setiap anggotanya ke jalan keselamatan. Maria tentu bekerjasama dengan Yesus Kristus, sang Kepala Gereja, untuk membuat Gereja dan seluruhanggotanya hidup dalam iman, kasih dan pengharapan yang kuat. Sebagai ibu,Maria menjiwai seluruh Gereja sepanjang jalan tersebut. Meskipun ancaman setandan musuh-musuh tak pernah berhenti untuk mencelakakan dan menghancurkanGereja, ibu Gereja memiliki kekuatan untuk bertahan dan melawannya. Perlawananitu tidak pernah berhenti selama dunia ini masih berputar, seperti yangdiwartakan oleh bacaan pertama hari ini. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Bunda Maria selalu bersama dengan kami didalam segala kesulitan kami, khususnya dalam saat-saat kesulitan dan ancamanmusuh yang mematikan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 24 Mei 2026Bacaan: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya." (Yohanes 4:34)Renungan: Suatu malam ada seorang pemuda pulang dari latihan drama kemalaman. Semua warung tenda kebanyakan sudah tutup, padahal dia lapar. Akhirnya, ia pun terpaksa makan mie goreng di salah satu warung tenda yang bukan langganannya. Ternyata, ketika subuh perutnya diare. Akibatnya, dia berkali-kali buang air besar, sehingga menjadi kurang tidur dan badannya sangat lemas. Ia pun memutuskan berobat ke dokter dan minta surat izin untuk tidak bekerja. Ia pun kemudian istirahat seharian dan berpantang makan beberapa jenis makanan. Fisik kita yang semula sehat dapat jatuh sakit atau kondisi drop karena mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak sehat, demikian halnya tubuh rohani kita. Untuk itu, demi menjaga tubuh jasmani dan rohani senantiasa sehat, kita harus mengonsumsi makanan yang sehat, bersih, dan bergizi. Rahasia Yesus bisa sehat rohani dan jasmani meski kegiatan sangat padat dan menghadapi berbagai pergumulan adalah Dia melakukan kehendak Bapa yang mengutus diri-Nya dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Artinya, Yesus melakukan kebenaran firman Tuhan. Hal ini juga berlaku bagi kita sebagai orang percaya. Kalau kita ingin rohani yang sehat, maka kita harus senantiasa melakukan kebenaran firman-Nya dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Kita menolak memasukkan segala sesuatu yang bisa bikin rohani sakit seperti iri hati, amarah, perselisihan, atau percabulan. Makanan rohani sama pentingnya dengan makanan jasmani. Jangan sampai rohani sakit, bahkan mati karena kita enggan mempraktikkan firman Tuhan. Karena itu pastikan diri sendiri merenungkan firman-Nya dan berdoa. Jangan sampai kita 'rajin' membaca berita yang disuguhkan oleh media sosial, tetapi kita jarang membaca firman Tuhan. Ketika asupan rohani kita cukup, kita akan mampu menghadapi tantangan hidup. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu kehidupan rohaniku bertumbuh. Mampukan aku untuk dapat memberikan makan bagi rohaniku sehingga aku dapat menjalani hidup ini penuh dengan ketenangan, karena aku tahu bersama dengan Engkau semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 23 Mei 2026Bacaan: "Maka datanglah orang-orang membawa anak-anaknya yang kecil kepada Yesus, supaya ia menjamah mereka. Melihat itu, murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu" (Lukas 18:15)Renungan: Di dalam suatu acara, semua yang hadir dikejutkan dengan penampilan Anna, anak Sekolah Bina Iman, yang dapat menyanyikan lagu pujian dengan sangat baik. "Hebat sekali anak ini, padahal orang dewasa saja kesulitan menghafalkan lagu ini meskipun sudah berlatih selama beberapa minggu!" kata Jeany, pelatih paduan suara. Rasa takjub berikutnya muncul setelah orang tuanya bercerita bahwa Ana tak berlatih secara khusus, tetapi hanya mendengarkan para orang dewasa berlatih sambil sesekali terlihat asyik bermain. Anak kecil kerap dianggap remeh atau disepelekan dalam banyak urusan, karena dianggap hanya akan merepotkan. Anggapan semacam itu juga tampak pada zaman Yesus ketika ada anak-anak ingin dibawa kepada Yesus, tetapi murid-murid Yesus malah marah. Untunglah Yesus segera bertindak dan mempersilakan anak-anak itu datang, bahkan menjadikan mereka contoh bagaimana harus menyambut Kerajaan Allah (ay. 16-17). Fakta kehidupan menunjukkan bahwa keberadaan anak-anak terkadang dianggap hanya sebagai pengganggu, bukan sebagai berkat yang Allah berikan. Dalam dunia kerja, para pegawai baru atau pemimpin yang berusia muda terkadang juga dianggap bak anak kecil, yang hanya bisa mengganggu, tidak mampu bekerja maksimal, dan kurang bisa diajak kerja sama dalam memajukan perusahaan. Padahal, fakta juga menunjukkan bahwa melalui orang-orang yang dianggap sepele karena usia muda mereka, Allah dapat memakai mereka untuk perkara yang luar biasa, yang tak pernah terpikirkan oleh mereka yang berusia dewasa atau para senior. Kalau kondisi ini yang terjadi, bukankah nantinya hanya akan terjadi penyesalan ketika orang yang diremehkan malah memperkuat dan memajukan usaha dari pesaing kita, hanya karena mereka pernah kita remehkan? Berhati-hatilah, dan marilah kita bekerja tanpa memandang senioritas! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk memandang setiap pribadi, khususnya anak-anak sebagaimana Engkau memandang mereka. Sehingga aku dapat melihat hal baik yang ada pada mereka, yang dapat memberkati kehidupanku. Amin. (Dod).
Halo sobat kreatif… masih lanjut cerita dari rumah gue.Kalau kemarin dari halaman, sekarang pindah ke ruang tengah.Di sana ada lukisan Mona Lisa yang awalnya gue anggap biasa aja.Tapi lama-lama, tiap lewat rasanya kayak lagi diliatin.Awalnya gue pikir cuma perasaan.Sampai akhirnya rasa itu kebawa terus… bahkan sampai mimpi.Dan dari situ gue mulai mikir,ini cuma sugesti atau emang ada sesuatu?Cerita lengkapnya ada di KamisTeri.Karena di KamisTeri…lo nggak sendirian.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Betapa Ajaibnya Tubuh KitaDiambil dari: Ibrani 3:4 “Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.”Wonder Kids, saat kita berjalan di taman atau di jalan, kita bisa melihat banyak hal yang indah. Ada pohon, batu, sinar matahari, dan angin yang terasa di kulit kita. Tetapi pernahkah kamu berhenti dan memikirkan tubuhmu sendiri? Tubuhmu juga sangat luar biasa. Jantungmu berdetak, paru-parumu bernapas, matamu melihat, telingamu mendengar, dan semua itu bekerja dengan teratur.Kalau kamu melihat sebuah jam, kamu tahu bahwa jam itu tidak muncul begitu saja. Ada orang yang membuatnya. Jam punya bagian-bagian yang rumit, tetapi semuanya bekerja bersama. Nah, tubuh manusia jauh lebih rumit daripada jam. Tubuh kita memiliki banyak bagian yang bekerja bersama dengan sangat teratur. Itu menunjukkan bahwa tubuh kita bukan hasil kebetulan. Tuhanlah yang merancangnya dengan ajaib.Firman Tuhan dalam Ibrani 3:4 berkata bahwa setiap rumah ada pembangunnya, tetapi Allah adalah pembangun segala sesuatu. Artinya, kalau kita melihat sesuatu yang teratur dan luar biasa, kita tahu ada Pribadi yang merancangnya. Begitu juga saat kita melihat tubuh manusia dan seluruh ciptaan, kita diingatkan bahwa Tuhan adalah Pencipta yang bijaksana dan penuh kuasa.Wonder Kids, kadang-kadang kita terlalu biasa dengan tubuh yang Tuhan beri. Kita bisa lupa bersyukur untuk tangan yang bisa menolong, kaki yang bisa berjalan, mulut yang bisa berbicara, dan otak yang bisa berpikir. Padahal semua itu adalah hadiah dari Tuhan. Tubuh kita bukan milik kita untuk dipakai sembarangan, tetapi pemberian Tuhan yang harus kita syukuri dan gunakan dengan benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih tiga bagian tubuhmu yang paling ingin kamu syukuri hari ini. Lalu ucapkan kepada Tuhan, “Terima kasih, Tuhan, untuk tubuh yang Engkau ciptakan dengan ajaib.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakanku dengan indah dan ajaib. Tolong aku untuk bersyukur atas tubuh yang Engkau berikan dan memakainya untuk melakukan hal-hal yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tubuhmu yang ajaib mengingatkan bahwa kamu diciptakan oleh Tuhan yang hebat dan penuh hikmat. Tuhan Yesus memberkati.
Halo sobat kreatif! Dulu kamu sering nonton film film animasi Pixar yang ditayangin di TV nggak? Rasanya kangen banget deh nonton film film animasi Pixar Studios yang nemenin kita grew up sampe dewasa!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agustina Maria Nawang Mulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 22: 30; 23: 6-11; Mazmur tg 16: 1-2a.5.7-8.9-10.11; Yohanes 17: 20-26.SEMOGA KITA BERSATU Renungan kita pada hari ini bertema: Semoga Kita Bersatu. Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahunsedang berdoa di dalam kamarnya. Kedua orang tuanya mendengar dari luar kamarsepertinya anak itu sedang berbicara dengan seseorang. Mereka mengintip dilubang pintu, dan melihat anaknya memandang ke atas dengan kedua tangannyaterbuka. Ia berseru di dalam doanya: "Tuhan Yesus, aku sering berdoakepada-Mu, tapi aku belum pernah mendengar Engkau berdoa untuk aku. Sekarangaku ingin dengar doamu untuk aku." Bocah itu sebenarnya ingin mengetahui apakah Tuhan Yesus mendoakan kitamanusia. Ini juga sering menjadi pertanyaan dari banyak orang di antara kita.Pada hari ini bacaan Injil kita menguraikan tentang sebuah doa Yesus yangsangat spesial, yaitu ia berdoa supaya terciptalah persatuan di antara Allahdan manusia dan di antara manusia dengan sesamanya. Jadi Yesus berdoa bagisetiap pribadi kita dan semua orang yang ada di sekitar kita, semoga kitabersatu. Mengapa doa-Nya adalah semoga kita bersatu dan bukan kita harusbersatu? Alasan paling kentara ialah bahwa Tuhan memberikan kebebasan kepada setiapmanusia untuk memilih persatuan atau memilih perpecahan. Ini sama dengankebebasan memilih untuk menaati Dia atau melawan Dia. Hidup kita adalah arenabermain dan berjuang untuk menentukan siapa yang memilih Tuhan dan siapa yangtidak. Jadi kebebasan manusia ialah karunia kodrati yang ikut menentukankondisi iman dan pertumbuhan rohani kita. Alasan lain yang mungkin kurang kita sadari ialah bahwa persiapan sebagaiunsur yang sangat penting dalam hidup kita. Doa Yesus semoga kita bersatu hendaknyamendorong kita untuk menyiapkan suatu persekutuan yang sejati di antara kitaputra dan putri Allah. Persiapan ini berguna untuk meningkatkan selera kitamerindukan suatu persatuan abadi di surga. Maka kita tidak boleh menganggapremeh atau bermain-main dengan setiap jenis persatuan yang kita bangunbersama-sama di dunia ini. Tuhan kecewa kalau kita meremehkannya. Alasan yang paling tinggi nilainya ialah bahwa Tuhan Allah itu esa dantempat Ia berdiam ialah satu saja selamanya, di surga. Untuk sampai ke sanakita harus melewati perjalanan dan proses panjang. Tidak ada permainan sulapatau transportasi kilat untuk bisa sampai di sana. Kalau seandainya tak adaproses maka cukup satu saja mujisat untuk membawa semua orang bersatu di surga.Tetapi ada prosesnya, maka kita memakai “semoga kita bersatu”. Kita diberi karunia untuk memiliki pengharapan. Tuhan tidak menghilangkanpengharapan kita dan menggantinya dengan harus. Oleh karena itu doa-doa selaluberupa “semoga”, “kiranya” dan “akan”, sebagai tanda pengharapan kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Roh Kudus yang diutus kepada kamimempersatukan kami di dunia ini dan mempersiapkan kami untuk persatuan yangabadi bersama-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
Kok bisa sih saling nyaman dan selalu ada buat dengerin, tapi ujung-ujungnya malah jadi canggung banget? AAAARGH kesel banget kan! Kalau udah terjebak di situasi serba salah begini, harus gimana coba?Di episode “Talk A Talk” kali ini, Tiara dan Fay bakal ngebahas “Friendzone", ditemani sama bintang tamu spesial yang bakal cerita langsung tentang dilema terjebak di zona pertemanan yang serba salah ini.Jadi... kalau kamu di posisi itu, kamu bakal memberanikan diri buat jujur duluan, atau milih buat diem aja dan biarin hubungannya tetep canggung kayak gini nih?Penyiar: Tiara & FayOp Md: Alif & FaizEditor : EchaFollow Our Social Media:Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio
Bismillah,Kalau Aku Nggak Cantik, Emang Ada Yang Mau? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 35
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Arthur J. Homeric dari Paroki Santo Yoseph Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 20: 17-27; Mazmur tg 68: 10-11.20-21; Yohanes 17: 1-11a.MEMELUKKEMULIAAN TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memeluk Kemuliaan Tuhan. Adaseorang pemuda bercerita bahwa ia menjaga relasi dengan pacarnya melalui LDR(long distance relationship). Pacarnya tinggal di rumahnya yang dekat dengangereja, sehinnga ia sering berbagi foto-foto kegiatan doa rosario, pelayanan digereja dan perayaan Misa. Ini berbeda dari si pemuda yang tinggal di pelosokyang jauh sekali dari gereja. Kunjungan Pastor Paroki di kampung itu nyaristidak terjadi. Kehidupan rohani umat di situ amat kering. Setiap kali mendapat foto-foto kegiatan rohani dari pacarnya, ia mengangkatsalib Tuhan Yesus dan merapatkan ke tubuhnya atau memeluknya. Ia sering jugamenggenggam erat rosario dan mengecupnya. Ia menjadikan salib Tuhan Yesussebagai tanda relasi dan perasaan dekat sekali dengan Tuhan. Bagi dia iniadalah ungkapan memeluk kemuliaan Tuhan. Jika kita memeluk salib, kita memeluk kemuliaan Tuhan. Santo Paulusmengalami betapa penderitaan salib menjadi makanannya tiap hari. Roh Kudusmenolong dia dan kita semua untuk dapat memeluk dan menanggung salib di dalamhidup kita. Ada orang yang siap untuk itu seperti Santo Paulus, namun adabanyak yang tidak siap. Maka Tuhan Yesus mendoakan mereka yang tidak siapdengan salibnya, agar mereka tidak usah kuatir atau takut. Ia selalu menolongmereka untuk memanggul salibnya. Doa Yesus direalisasikan melalui Roh Kudus yang menolong kita memikul salibkita masing-masing. Roh Kudus membantu kita untuk menyukai salib, memeluknya,dan memikulnya. Kita harus memeluk dahulu sebelum memikulnya. Itu berarti kitamau dan menyanggupinya. Kalau memeluk sesuatu atau seseorang, berarti kitamenyayanginya, dan kita berhati-hati supaya ia tidak jatuh. Kita sayang akansalib yang kita pikul dan tetap menjaganya supaya tidak jatuh atau berpindah keorang lain. Salib merupakan kemenangan dan kemuliaan kita. Melalui salib terjadipenaklukan terhadap dosa dan tercapai keselamatan sebagai kebenaran bagi kita.Memeluk kemuliaan Tuhan berarti apa? Pertama, karena Yesus sendiri menyatakankemuliaan itu kepada kita, khususnya saat Ia mendoakan kita. Kedua, Yesusmempersembahkan kelimpahan hidup tanpa batas dan ini menggambarkan sebuahkemuliaan Tuhan. Kemuliaan Tuhan bermakna berlimpah-limpah kemurahan dankebaikan-Nya. Ketiga, dengan demikian kita mengenal Tuhan secara pribadi. Seseorang dapatdikenal secara pribadi dan mendalam melalui penderitaan hidupnya. Kita mengenalTuhan Yesus secara pribadi dan mendalam melalui penderitaan dan salib-Nya.Keempat, kita juga mengalami kemuliaan Tuhan melalui pelayanan kepadaorang-orang yang menderita. Salib menandakan Yesus Kristus bersatu denganmanusia yang berdosa dan menderita. Jadi kita memeluk kemuliaan Tuhan padadasarnya ialah kita mengalami Tuhan dengan sangat nyata di dalam hidup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, bantulah kami untuk selalumengutamakan kemuliaan-Mu di dalam semua usaha dan tugas kami. Salam Maria,penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
Di era digital seperti sekarang, jualan bukan lagi soal punya toko fisik tapi soal skill.Banyak orang masih mengira sukses di dunia online itu butuh modal besar, padahal yang paling menentukan justru adalah kemampuan menjual secara digital. Di episode kali ini, Helmy Yahya Bicara sudah kedatangan Fahmi Auditya, CEO & Founder Mahir Digital. Kita akan membahas bagaimana skill jualan digital yang tepat bisa menghasilkan omset ratusan juta rupiah.Kalau kamu ingin mulai atau meningkatkan bisnis di dunia digital, episode ini wajib kamu tonton sampai habis!Mau upgrade skill berjualan di dunia digital lebih dalam lagi, langsung daftar di link berikut:https://mahirdigital.net/mdxhelmyyahya/
Di episode ini, kita bahas keputusan kontroversial Jackie Chan yang dikabarkan tidak memberikan warisan kepada anak-anaknya. Putrinya memilih jalan hidup yang berbeda dan sempat jadi sorotan karena identitas LGBT, sementara putranya terjerat kasus narkoba.Bukan cuma soal harta, tapi tentang tanggung jawab, prinsip, dan sikap tegas seorang orang tua dalam mendidik anak. Sampai akhirnya, Jackie Chan memilih mengamalkan sebagian besar hartanya daripada diwariskan begitu saja.Kalau anak sudah dewasa tapi memilih jalan yang merusak diri sendiri, apa orang tua masih wajib mewariskan semua hartanya? Atau justru sikap tegas seperti Jackie Chan adalah bentuk tanggung jawab terakhir sebagai orang tua?
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Paulus yang MenguatkanDiambil dari: Filipi 2:1–2 “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”Wonder Kids, Paulus tidak pernah bertemu Yesus sebelum Yesus mati di kayu salib. Tetapi setelah Yesus bangkit, Paulus bertemu dengan Tuhan Yesus dan hidupnya berubah total. Dari orang yang dulu memusuhi orang Kristen, Paulus menjadi orang yang justru memberitakan Yesus ke mana-mana.Yang menarik, surat-surat Paulus ditulis sangat awal, bahkan lebih dekat ke masa hidup Yesus daripada banyak catatan lain. Dalam surat-surat itu, Paulus menulis tentang kematian dan kebangkitan Yesus. Ia juga menuliskan siapa Yesus itu. Paulus menyebut Yesus sebagai Tuhan, Anak Allah, dan gambar Allah yang sempurna. Jadi, dari tulisan Paulus, kita melihat bahwa sejak awal orang Kristen memang percaya bahwa Yesus sungguh hidup, mati, bangkit, dan adalah Tuhan.Tetapi bukan hanya itu. Hidup Paulus sendiri juga menjadi bukti yang kuat. Paulus berubah karena bertemu dengan Yesus. Tuhan mengubah hatinya, tujuannya, dan seluruh hidupnya. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang benar-benar hidup dan sanggup mengubah manusia.Wonder Kids, mungkin kamu juga pernah merasa sulit berubah. Mungkin kamu gampang marah, suka membantah, atau susah taat. Tetapi ingat, Tuhan Yesus sanggup mengubah hidup seseorang, sama seperti Ia mengubah Paulus. Kalau kita sungguh datang kepada Yesus, Tuhan juga bisa bekerja di dalam hati kita sedikit demi sedikit.Dan saat Tuhan mengubah hidup kita, itu bisa menjadi kesaksian bagi orang lain. Orang bisa melihat bahwa Yesus sungguh hidup karena mereka melihat perubahan dalam hidup anak-anak Tuhan. Karena itu, jangan hanya berkata bahwa kamu percaya kepada Yesus. Biarlah hidupmu juga menunjukkan bahwa Yesus benar-benar bekerja di dalam dirimu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal dalam hidupmu yang perlu diubah oleh Tuhan. Lalu berdoalah dengan sungguh-sungguh, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mengalami perubahan karena Engkau hidup di dalamku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang diubah oleh Tuhan Yesus adalah kesaksian yang kuat bahwa Yesus sungguh hidup dan bekerja. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengenal Yesus dari Luar AlkitabDiambil dari: 1 Petrus 3:15 “Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.”Wonder Kids, pernahkah kamu bertanya, “Kalau tidak ada Alkitab, apakah orang tetap bisa tahu bahwa Yesus sungguh hidup?” Pertanyaan itu menarik sekali. Ternyata, dari tulisan-tulisan sejarah kuno di luar Alkitab, orang masih bisa mengetahui banyak hal tentang Yesus.Ada ahli sejarah yang mengatakan bahwa dari catatan-catatan non-Kristen, kita tetap bisa melihat gambaran tentang hidup Yesus. Misalnya, Yesus dikenal sebagai guru orang Yahudi. Banyak orang percaya bahwa Ia melakukan mujizat. Ada yang mengakui bahwa Yesus adalah Mesias. Kita juga tahu bahwa Yesus ditolak oleh beberapa pemimpin Yahudi, lalu disalibkan pada zaman Pontius Pilatus. Setelah itu, berita tentang Yesus terus menyebar ke banyak tempat, bahkan sampai ke Roma. Banyak orang dari berbagai latar belakang juga mulai percaya dan menyembah Dia.Apa artinya ini, Wonder Kids? Artinya, iman kita bukan berdiri di atas cerita yang dibuat-buat. Tuhan memberi banyak kesaksian supaya kita tahu bahwa Yesus sungguh hidup dalam sejarah. Alkitab tetap adalah firman Tuhan yang paling penting, tetapi menarik sekali karena catatan-catatan lain juga ikut meneguhkan bahwa Yesus benar-benar nyata.Karena itu, saat ada orang yang bertanya tentang Yesus, kita tidak perlu takut atau bingung. Kita boleh belajar dan semakin yakin. Tetapi ingat, saat menjawab orang lain, kita harus melakukannya dengan lemah lembut dan hormat, seperti yang diajarkan dalam 1 Petrus 3:15. Jadi bukan dengan marah-marah atau sombong, tetapi dengan hati yang tenang dan percaya kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan dengan bahasamu sendiri kepada satu orang di rumah, “Yesus itu bukan tokoh dongeng. Yesus sungguh hidup, dan ada banyak kesaksian tentang Dia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk semakin yakin kepada-Mu dan berani menjawab orang lain dengan lemah lembut dan hormat. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan cerita buatan manusia, tetapi Tuhan yang sungguh hidup dan dikenal dalam sejarah. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dalam TalmudDiambil dari: Matius 10:32 “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang tulisan orang Yahudi yang disebut Talmud. Talmud bukan Alkitab, tetapi kumpulan ajaran dan pembahasan dari guru-guru Yahudi. Di dalam beberapa bagian Talmud, ada pembicaraan tentang Yesus. Menariknya, mereka tidak menulis hal-hal yang baik tentang Yesus. Ada yang menolak Dia dan ada yang tidak mau mengakui siapa Dia sebenarnya.Tetapi justru di situ kita melihat sesuatu yang penting. Walaupun mereka menolak Yesus, mereka tetap menunjukkan bahwa Yesus benar-benar pernah hidup. Mereka tidak berkata bahwa Yesus hanyalah tokoh dongeng. Mereka justru berbicara tentang Dia sebagai seorang yang nyata dalam sejarah. Jadi, walaupun mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai Mesias, tulisan mereka tetap menolong kita melihat bahwa Yesus sungguh ada.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada seseorang yang tidak menyukaimu, tetapi tetap mengakui bahwa kamu benar-benar ada dan melakukan sesuatu, itu tetap menjadi kesaksian bahwa kamu nyata. Begitu juga dengan Yesus. Bahkan dari orang-orang yang tidak menerima-Nya, tetap ada kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup.Tetapi kita tidak berhenti hanya pada mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada. Yang paling penting adalah: apakah kita mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Banyak orang pada zaman dulu melihat atau mendengar tentang Yesus, tetapi tidak semua mau percaya kepada-Nya. Tuhan mau kita bukan hanya tahu tentang Yesus, tetapi sungguh-sungguh percaya dan berani mengakui Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan berani di dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku.” Kalau kamu bisa, katakan juga kepada satu orang di rumah bahwa kamu mau mengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan berani mengakui bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: bukan hanya penting mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada, tetapi lebih penting lagi percaya dan mengakui Dia sebagai Tuhanmu. Tuhan Yesus memberkati.
Halo sobat kreatif!Siapa nih yang habis nonton Sinners terus pikirannya masih nyangkut sampe sekarang?
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Mei 2026Bacaan: Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang ditawari rokok oleh temannya. "Kalau kamu tak merokok, berarti kamu banci," tantang temannya. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la merokok dan akhirnya ketagihan. Selanjutnya temannya menawari ganja. "Kalau kamu tak menghisap ganja, berarti kamu banci," tantang temannya lagi. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la menghisap ganja dan akhirnya kecanduan. Hanya karena tak mau dikatakan banci oleh temannya, pemuda itu "merusak" masa depan sendiri. Ditantang sering membuat kita panas hati. Namun bukan berarti kita meladeni semua tantangan yang dihadapkan kepada kita tanpa memikirkan risiko di belakangnya. Berbicara tentang tantangan, Yesus pernah menghadapinya. Si penantangnya tidak lain adalah Iblis. Pada pencobaan pertama dan kedua yang disodorkan Iblis, di situ diawali kata-kata: "Jika Engkau Anak Allah". Tampaknya, Iblis berusaha mengutak-atik ego Yesus supaya menunjukkan sisi kemahakuasaan-Nya. Lalu respons Yesus? Dia mengabaikannya sama sekali! Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis," yang artinya semua tindakan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan keinginan sendiri. Lagipula, Yesus mengetahui bahwa tanpa Dia melakukan tantangan itu, identitas diri-Nya sebagai Anak Allah tidak pernah berubah. Seperti pengalaman Yesus tersebut, tantangan-tantangan yang disodorkan seseorang kepada kita bertujuan mengutak-atik ego kita. Terhadap semua tantangan itu, abaikan saja! Jangan hanya gara-gara panas hati, seperti pemuda tadi, ujungnya kita "merusak" masa depan sendiri. Ingatlah hidup kita tidak tergantung pada kata-kata orang lain, tetapi perkataan Tuhan! Tidak perlu resah bila ada orang menyebut atau melabeli kita begini dan begitu. Ketahuilah tanpa meladeni tantangan-tantangan itu, identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang terkasih tidak akan berubah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang Engkau tidak suka dan yang dapat merusak masa depanku. Amin. (Dod).
[Sabar, Semua Ada Waktunya]Sabar. Semua ada waktunya.Kalimat ini sering aku ucapkan pelan pada diri sendiri, saat harapan belum sampai di tempat yang aku inginkan.Sabar. Semua ada waktunya.Aku ulangi kalimat yang sama, ketika tanpa sadar mulai membandingkan hidupku dengan hidup orang lain.Sabar. Semua ada waktunya.Aku pegang kalimat ini erat-erat, saat sesuatu yang sudah aku usahakan dengan sungguh-sungguh ternyata belum juga berhasil tercapai.Sebagai manusia, kita sering terjebak pada kebiasaan yang melelahkan: membandingkan diri dengan orang lain, merasa hampa ketika gagal, dan menganggap usaha yang sudah dilakukan sebagai sesuatu yang sia-sia.Kita ingin banyak hal tercapai dalam satu waktu. Kita ingin semuanya berjalan cepat, seolah hidup punya garis waktu yang sama untuk setiap orang. Padahal, ga ada satu pun usaha yang benar-benar sia-sia. Semua yang kita jalani—bahkan yang terasa gagal— adalah bagian dari jalan menuju tujuan kita. Jadi lebih baik, jadi lebih bijaksana, jadi lebih pintar.Kalau cita-citanya besar, wajar aja perjalanannya tidak selalu lurus. Naik dan turun bukan jadi tanda salah jalan, tapi tanda bagus kalau kita sedang berjalan.Kalau cita-cita nya besar,wajar aja rasanya sedih, karena ini tandanya kalau kita masi peduli dan masih ingin tumbuh.Kadang kalau ada kegagalan, seringnya kita fokus sama hal buruknya. Kalau gak berhasil, kalo ada yang salah, kalo gagal. Tapi kita suka lupa apa yang bikin kita cinta sama tujuannya, apa yang bikin kita masih berjalan, apa yang udah kita buat, semua ide yang udah keluar dari kepala kita. Selalu inget semua hal baik yang udha berhasil tercapai, semua progress yang udah dibuat. Kamu tidak gagal, ini cuman jadi salah satu cerita dalam perjalanan. Hidup masih panjang, masih banyak hal yang bisa di coba. tenang… jangan lupa buat nikmatin hidup.. jangan lupa jangan jadi terlalu keras buat diri sendiri..tenang.. ada waktunyaayang terpenting: jangan menyerah, jangan takut, dan teruslah mengusahakan yang terbaik, jangan berhenti percaya sama diri sendiri Nikmati apa yang ada hari ini. Nikmati prosesnya. Karena perjalanan yang panjang tidak hanya tentang tujuan, tetapi juga tentang siapa kita yang tumbuh di sepanjang jalan.Hadir sepenuhnya di hari ini, di masa sekarang. Kadang kita terlalu ingin sampai cepat sampai kadang lupa hidup di masaa sekarang. Padahal, saat tujuan itu akhirnya tercapai, justru momen-momen kecil di perjalannya yang buat warna. Selalu ada harapan. Untuk setiap orang.Karena setiap kita diciptakan dengan tujuan yang berbeda, melalui jalan yang berbeda,Punya ritme nya sendiri, punya waktunya senndiri. Tenang. Semua ada waktunya.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨
Halo sobat kreatif… masih inget cerita rumah gue yang kemarin?Di episode lanjutan KamisTeri ini, gue masih bahas rumah gue.Cuma kali ini bukan di halaman… tapi di ruang tamu tepatnya di lorongnya.Di situ ada satu lukisan Mona Lisa. Awalnya biasa aja, cuma pajangan.Gue juga nggak pernah mikir aneh-aneh.Tapi entah kenapa, tiap gue lewat… rasanya kayak lagi diliatin.Awalnya gue cuekin. Pikir gue cuma perasaan doang.Tapi makin ke sini, makin kerasa.Kayak… tatapannya tuh “ikut”.Aneh, tapi kejadian terus.itu nggak berhenti pas gue ninggalin ruang tengah.Sampe kebawa mimpi.Serius.Dan bukan sekali dua kali.Jadi sekarang gue mulai mikir…ini cuma sugesti gue aja, atau emang ada sesuatu?Kalau lo ngalamin hal yang sama, lo bakal cuek… atau penasaran?Dengerin lanjutannya di KamisTeri.Karena di KamisTeri…lo nggak sendirian.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Tacitus? Diambil dari: Daniel 4:32 “... Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: Apa yang Kaubuat?”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang penulis sejarah Romawi bernama Tacitus. Ia dikenal sebagai salah satu penulis sejarah yang penting pada zaman Romawi. Tacitus menulis banyak hal tentang kekaisaran Romawi, para pemimpinnya, dan peristiwa-peristiwa besar yang terjadi pada masa itu.Yang menarik, Tacitus bukanlah orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kekristenan. Tetapi justru karena itu, tulisannya menjadi penting. Dalam salah satu catatannya, Tacitus menulis tentang Kristus dan orang-orang Kristen. Ia menjelaskan bahwa Kristus pernah dihukum mati pada zaman Pontius Pilatus. Ini menjadi salah satu bukti sejarah yang menolong kita melihat bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, bukan tokoh dongeng.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau hanya teman dekatmu yang bercerita tentang kamu, mungkin orang lain bisa berkata, “Ah, itu karena dia temanmu.” Tetapi kalau orang yang bukan teman dekatmu juga mengatakan hal yang sama, kesaksiannya jadi makin kuat. Begitu juga dengan Yesus. Bukan hanya pengikut-Nya yang menulis tentang Dia, tetapi juga orang luar seperti Tacitus ikut mencatat bahwa Yesus sungguh ada.Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sanggup memakai siapa saja untuk menunjukkan kebenaran-Nya. Bahkan orang yang tidak mengasihi Tuhan pun bisa dipakai untuk meneguhkan bahwa berita tentang Yesus itu benar. Tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi rencana Tuhan. Tuhan tetap bekerja dan kebenaran-Nya tetap bersinar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada satu orang di rumahmu bahwa ada penulis sejarah Romawi yang juga mencatat tentang Yesus. Lalu katakan, “Jadi, Yesus itu sungguh nyata dalam sejarah.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Terima kasih karena Engkau memberi banyak kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk makin percaya kepada-Mu dan tidak ragu pada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tidak ada yang dapat menghentikan kebenaran Tuhan, dan Yesus sungguh nyata dalam sejarah maupun dalam hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.
Haji khusus memiliki masa antrian lebih singkat selama 5 hingga 6 tahun dengan estimasi biaya sekitar 300 juta rupiah. Hal itu dikatakan Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Kementerian Haji dan Umroh RI, Dhani Pramudia. Dengan durasi ibadah selama 22 hari, jamaah mendapatkan fasilitas yang lebih terkondisikan, termasuk kemudahan bagi jamaah reguler yang ingin berpindah ke kuota khusus melalui penyesuaian biaya tambahan.Dari perbedaannya haji khusus dan reguler itu, yang pertama dari waktu antriannya mereka 5 tahun, ada juga yang 6 tahun, kemudian lamanya di ibadah mereka 22 hari, dan juga biayanya mungkin sekitaran 300 jutaan. Kalau di haji khusus itu dia travel ya, PIHK namanya, terus dia tetap melaporkan keberangkatan ke Kementerian Haji. Program ini mengutamakan kenyamanan melalui lokasi maktab di Mina yang lebih dekat dengan area jamarat, hingga sangat mendukung jamaah lansia dan disabilitas.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan YakobusDiambil dari: Yakobus 1:12 “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”Wonder Kids, pernahkah kamu mendengar nama Yakobus? Yakobus adalah adik Tuhan Yesus. Pada awalnya, Yakobus tidak langsung percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Tetapi setelah Yesus bangkit, hidup Yakobus berubah. Ia menjadi salah satu pemimpin penting dalam jemaat mula-mula di Yerusalem.Menariknya, tentang Yakobus ini bukan hanya Alkitab yang menulis. Seorang penulis sejarah Yahudi bernama Yosefus juga menuliskan tentang kematian Yakobus. Yosefus menceritakan bahwa Yakobus dibawa ke depan Mahkamah Agama lalu dihukum mati. Ini penting, karena catatan ini menolong kita melihat bahwa Yakobus benar-benar melayani, dan mati karena imannya kepada Tuhan.Coba pikirkan, Wonder Kids. Kalau seseorang dulu tidak percaya, lalu akhirnya rela hidup bagi Yesus, bahkan sampai mati karena percaya kepada-Nya, itu menunjukkan sesuatu yang besar. Yakobus berubah bukan karena dipaksa, tetapi karena ia sungguh yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias. Perubahan hidup Yakobus menjadi salah satu kesaksian yang kuat bahwa kebangkitan Yesus itu bukan cerita kosong.Tuhan juga bisa mengubah hati seseorang. Mungkin hari ini ada orang yang masih ragu, masih belum sungguh-sungguh percaya, atau masih setengah hati mengikut Yesus. Tetapi seperti Yakobus, Tuhan sanggup mengubahkan hati itu menjadi hati yang percaya dan setia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang masih sulit sungguh-sungguh taat kepada Yesus. Lalu berdoalah secara khusus dan minta Tuhan menolongmu percaya dan setia kepada-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hati manusia. Tolong aku supaya aku tidak ragu kepada-Mu, tetapi percaya dan setia mengikuti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup mengubah orang yang ragu menjadi orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Kalau bisa rumit kenapa harus sederhana? Seaestetik apa nama-nama anak sekarang?
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Mei 2026Bacaan: "Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2 Tesalonika 3:10) Renungan: Pengkotbah mengatakan segala sesuatu ada waktunya, termasuk di dalamnya adalah waktu bekerja, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." Ini berarti selagi masih ada kesempatan untuk bekerja, manusia diwajibkan untuk melakukan pekerjaannya guna memenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Bahkan di dalam kitab Amsal manusia diminta belajar dari semut tentang bagaimana harus bekerja, yakni tidak boleh malas. Selagi masih ada kesempatan untuk mengumpulkan makanan, semut akan mengumpulkan makanannya pada waktunya (Ams. 6:6-8). Peristiwa tentang "Manna" di padang gurun Sin memberikan pengajaran kepada umat Israel agar mereka tidak bermalas-malasan bekerja, mengambil berkat yang sudah Tuhan sediakan menurut keperluan mereka. Setiap pagi Tuhan selalu menyediakan manna bagi umat Israel. Mereka boleh mengambil sesuai kebutuhan masing-masing sehingga mereka tidak akan kelaparan. Akan tetapi, ketersediaan manna tersebut ada batas waktunya. Manna disediakan pada waktu pagi hari. Kalau mereka terlambat bangun untuk menyambut berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka mereka akan kehilangan kesempatan karena manna akan menjadi cair ketika matahari panas. Pengajaran yang sama juga ditujukan untuk umat Tuhan masa kini. Di dalam kehidupan sehari-hari, sesungguhnya Tuhan juga sudah menyediakan berkat di sekitar kita. Untuk menyambut atau tidaknya, kembali kepada diri kita masing-masing. Hal yang jelas kita tidak boleh malas. Alkitab mengatakan, "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan," (2 Tes. 3:10). Jadi, jika kita ingin mendapatkan berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka kita harus mau bekerja pada waktunya. Tuhan sebagai penyedia berkat sudah memberikan berkat-Nya setiap hari. Bagian kita adalah bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk menyambut berkat Tuhan sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah kerajinan dalam diriku, sehingga aku semakin semangat bekerja untuk menerima setiap berkat-Mu. Amin. (Dod).
Kita semua hidup di kelilingi oleh data. Data menjadi ketergantungan sebab kadang tidak adanya data dan informasi bagi kita, itu bisa menjadi ancaman sebab kurangnya data atau informasi yang ingin kita ketahui. Sebab kurangnya data dan informasi membuat kita tidak bisa memberi analisa, memberi penilaian dan kesimpulan. Kalau ada data tetapi tidak cukup lengkap, maka kita masih bisa dapat memberi sedikit analisa dan jawaban, tetapi bagaimana kalau tidak ada data atau informasi sama sekali yang kita terima? Dan itulah yang terjadi dalam istana Babel. Ketika raja bermimpi, dan ia memanggil semua orang pintar dan para ahli berpengetahuan bijaksana, ketika ia meminta untuk menceritakan tentang mimpinya dan apa makna dari mimpi tersebut. Dan yang menarik bahwa ia tidak mau memberi tahu tentang mimpi tersebut kepada para ahli, dan hanya mau menerima makna dan arti mimpi langsung dari mereka. Tidak ada yang mampu menjawab raja sebab itu hal yang mustahil untuk dilakukan. Tetapi tidak dengan Daniel dan ketiga sahabatnya. Ancaman yang diberi kepada mereka yang tidak mampu memberi tahu makna dan arti dari mimpi raja maka akan di bunuh. Tetapi tidak dengan Daniel dan ketiga sahabatnya. Lalu hal apa yang menarik dan terjadi kepada Daniel dan ketiga sahabatnya? Temukan jawabannya dalam Seri 2 - Teguh Hati | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 April 2026Bacaan: "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja." (Amsal 14:23) Renungan: Dahulu kala di sebuah desa, hiduplah dua orang pengikut Yesus, yang satu miskin dan yang satunya lagi lebih berada. Suatu hari, orang yang miskin itu berkata kepada temannya yang lebih berada, bahwa ia akan pergi ke sebuah negeri untuk belajar memperdalam ilmu. Setengah mengejek, temannya berkata, "Kamu tidak usah berangan-angan. Pergi ke negeri seberang itu tidaklah mudah karena butuh uang yang banyak. Lagi pula kamu belum pernah keluar dari desa kecil kita ini." Orang yang miskin pun menjawab, "Aku akan membawa sebuah cangkir untuk menampung air dan sebuah piring untuk menampung nasi dan itu sudah cukup bagiku." "Itu semua omong kosong, kamu mimpi," jawab temannya yang lebih berada itu. Dua tahun kemudian, si miskin kembali setelah berhasil mewujudkan semua impiannya. Mendengar si miskin telah berhasil, temannya menjadi sangat malu karena sampai saat itu hidupnya masih seperti dulu, tidak ada perubahan dan kemajuan sedikitpun. Napoleon Hill berkata, "Ketika Anda mengambil satu keputusan, berusahalah secepatnya untuk mewujudkannya. Sekecil apapun langkah yang Anda ambil, itu akan cukup menjadi pemacu semangat Anda." Angan-angan dan perencanaan besar akan tetap menjadi angan-angan jika kita tidak segera mewujudkannya. Keputusan dan rencana apapun yang telah diambil, harus kita mulai dengan langkah-langkah nyata. Jangan menunggu sampai keadaan menjadi baik atau kondisi terlihat menguntungkan baru kita mulai bertindak, karena hanya dengan tindakan sebuah impian akan menjadi kenyataan. Abraham tidak akan pernah merasakan perbuatan-perbuatan Allah yang dahsyat dan ajaib kalau ia tidak mengambil keputusan untuk meninggalkan negerinya. Mengapa sampai saat ini kita belum melihat suatu perubahan di dalam pekerjaan maupun pelayanan kita? Mungkin saja ini disebabkan karena kita belum juga bertindak. Program-program pelayanan maupun ide-ide yang bagus untuk pekerjaan kita tidak ada gunanya kalau kita hanya mencanangkan dan membicarakannya saja. Demikian juga dengan impian-impian besar mengenai suatu usaha atau bisnis, tidak akan pernah terwujud kalau kita tidak bertindak. Mulailah dari apa yang dapat kita kerjakan, kerjakan itu dengan kesungguhan dan ketekunan dan di dalam semuanya itu, izinkan Tuhan yang menuntun. Andalkan Dia dan bukan kemampuan kita. Jangan lupa bahwa langkah pertama itu sangatlah penting. Kalau kita tidak pernah mengambil langkah pertama, maka langkah-langkah selanjutnya tidak akan pernah ada. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku keberanian untuk bertindak dan mewujudkan impian-impianku. Aku percaya, bersama-Mu selalu ada jalan keluar menuju kesuksesan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 29 Maret 2026Bacaan: Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia." (Lukas 24:16) Renungan: Ada sebuah kisah menarik dalam Injil Lukas 24:13-35, ketika Tuhan Yesus menampakkan diri di jalan ke Emaus. Suatu hari dua murid Yesus sedang berjalan menuju sebuah kampung. Mereka sibuk membahas apa yang sedang terjadi setelah wafatnya Yesus di kayu salib. Dalam perjalanan tersebut tiba-tiba Tuhan Yesus datang mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka, namun mereka tidak mengenal Dia. Kalau dipikir dengan logika sederhana, bagaimana mungkin kedua murid itu tidak mengenal Tuhan Yesus? Bukankah baru tiga hari Yesus meninggalkan mereka? Bukan waktu yang lama sampai bisa membuat mereka lupa akan wajah-Nya, tetapi itulah yang terjadi. Dalam kisah selanjutnya di ayat 16 dikatakan, "Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia." Ada sesuatu yang menghalangi mata mereka sehingga mereka tidak mengenal Tuhan Yesus! Sebagai murid yang ditinggal oleh Gurunya, wajar bila mereka merasa ketakutan, sedih, kecewa, dan bahkan mungkin kehilangan harapan. Rasa bingung dan putus asa telah menutupi pandangan mereka. Mata mereka seolah tertutup, tidak mengenali Tuhan Yesus meski Dia berada tepat bersama mereka. Masalah bisa menghalangi kita memandang Tuhan. Tuhan menjadi seolah hilang, tidak kelihatan. Jarak juga bisa mengubah persepsi kita tentang Tuhan. Kalau kita jauh dari Tuhan, la seolah terlihat kecil. Oleh sebab itu, selalulah berusaha untuk mendekat kepada Tuhan dan la pun mendekat kepada kita. Ketika kita terus mengarahkan pandangan kepada Tuhan, kita akan bertambah kuat. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah menjauh, kitalah yang berubah menjadi tidak setia. Tuhan selalu mengarahkan pandangan-Nya kepada kita anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jika beban berat datang melanda hidupku, buka mataku Tuhan untuk selalu bisa memandang-Mu. Aku percaya tak ada masalah yang bisa memisahkan aku dari kasih-Mu. Amin. (Dod).
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/203-seri-kata-18-150819346?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-203-seri-18-150819368?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkMalu = Perasaan setelah berbuat tidak baikMalu = Perasaan ketika orang lain melihat kekurangan kitaMalu = Perasaan waktu jatuh cinta atau tidak percaya diriPutri malu = Tanaman yang menutup waktu disentuhKemaluan = alat kelamin, bagian reproduksiUrat malu putus = Tidak tahu malu, sudah tidak punya rasa maluMalu bertanya, sesat di jalan = Kalau kita malu bertanya/minta bantuan, kita tidak akan menemukan jalan keluar.Sumber gambar: Shawn Rain di Unsplash Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathK TaguchiRolandJoey ProwCarmen ChuiLynden AinslieAngelia OngCatherine Collier Antje蕾 戴Ping PribadiAntjeChanatip TatiyakaroonwongTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyJordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей Тутаев
Hampir tiap hari ada yang komplain soal drama kerja sama #creator yang ujungnya ga perform. Sebaliknya ada aja creator yang complaint, kerja sama #brand, ga bisa sinergi dengan baik. Padahal ada WPP Media & klien-kliennya yang berhasil menang YouTube Works Awards karena jago banget bikin #campaign dengan kreator yang WIN-WIN.Di podcast ini, kita ngulik otak Mr. Sachidananda Panda, the President, Client at WPP Media ! Ada framework ART yang dibedah sampe lengkap. Kalau mau skip ke bagian yang lo tertarik, klik aja timestamp di bawah:00:00 Opening02:08 Sachi: From India to Indonesia04:50 Am I Still Relevant After 2-3 Years07:56 Top 3 Skills to Learn in 202614:49 Politics in The Company19:27 Culture Difference: Expat vs. Local20:40 Study Case Creator Economy23:40 YouTube Works Awards 2025 Winner29:41 ART Framework: Choosing The Right Creators for Your Brand35:49 Study Case ART Framework44:51 Creator Have Power to InfluenceGrowth sebesar apa pun ga akan bikin lo kaya kalau ga punya mindset uang yang benar. Cek pola pikir lewat buku Money Actually di The Compound Club ➡️ https://fellexandroruby.com/tcc/Be part of the learning community:✅ TIKTOK: https://www.tiktok.com/@fellexandro✅ INSTAGRAM: https://www.instagram.com/fellexandroSalam #belajarberkaryaberbagi