Podcasts about kalau

  • 1,831PODCASTS
  • 7,850EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Mar 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about kalau

Show all podcasts related to kalau

Latest podcast episodes about kalau

Renungan Anak GKY Mabes
Surat Paulus Kepada Jemaat Korintus (13 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT KORINTUSDiambil dari: 1 Korintus 10:23–24 “Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. Jangan seorang pun mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.”Wonder Kids, Paulus tinggal cukup lama di kota Korintus dan mendirikan gereja di sana. Kota Korintus terkenal sebagai kota yang ramai dan penuh kesenangan. Banyak orang hidup hanya untuk diri mereka sendiri dan tidak peduli kepada orang lain.Sayangnya, cara hidup seperti itu mempengaruhi sebagian jemaat di Korintus. Mereka sudah percaya kepada Yesus, tetapi masih sering mementingkan diri sendiri. Mereka berpikir, “Kalau aku mau melakukan sesuatu dan itu tidak salah, ya aku lakukan saja.” Mereka lupa bahwa sebagai anak Tuhan, mereka harus memikirkan juga orang lain.Paulus mengingatkan mereka bahwa tidak semua hal yang boleh dilakukan itu baik untuk dilakukan. Ada hal-hal yang bisa melukai hati orang lain atau membuat orang lain jatuh dalam dosa.Yesus mengajarkan kita untuk tidak hidup hanya untuk diri sendiri. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari. Artinya, kita belajar berkata “tidak” pada keinginan diri sendiri supaya bisa mengasihi orang lain.Wonder Kids, hidup sebagai orang Kristen berarti belajar memikirkan orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Kita diajar untuk peduli kepada teman, membantu orang yang membutuhkan, dan tidak egois.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Coba pikirkan satu hal hari ini yang bisa kamu lakukan untuk menolong orang lain, meskipun itu berarti kamu harus mengalah atau berbagi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajar kami untuk tidak hidup egois. Tolong aku supaya mau memikirkan orang lain dan belajar mengasihi seperti Engkau mengasihi aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Mengasihi Yesus berarti belajar mengasihi orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati.

Zonkuliah
ZK+AI - BM21 (19) | 141015 | "Doa Melampau & Sujud Atas Stereng" - Ustaz Shamsuri Ahmad

Zonkuliah

Play Episode Listen Later Mar 11, 2026 90:00


Kuliah Bahrul Mazi Jilid 21 yang berlangsung di Masjid Abdullah Fahim, Bertam, Kepala Batas, Pulau Pinang pada 14 Oktober 2015.~ Hadis dari anak sahabat besar Nabi bernama Saad Bin Abi Waqqas~ Doa minta syurga dan nikmat yang ada dalam syurga~ Contoh doa yang terlalu terperinci~ Doa minta jauh daripada neraka dan segala azab di dalamnya~ Akan datang satu kaum diakhir zaman, mereka melampau dalam berdoa~ Doa walaupun satu ibadat yang mudah, tapi ada kawalan dari Quran dan Hadis~ Sengaja tanya bagi rumit sesuatu benda~ Berdoa dengan cara yang salah~ Kalau boleh cuba sedaya upaya nak beramal dengan apa yang Nabi tunjuk~ Pesan Nabi diengrave masuk dalam ingatan~ Jangan lepaskan peluang berdoa antara azan dan iqamah~ Saat yang sangat mustajab doa~ Bila dengar azan, ucapkan dan ikut apa yang dikatakan oleh bilal~ Jangan lupa berselawat keatas Nabi~ Selepas habis azan, jangan lupa doa untuk Nabi~ Satu tempat special dalam syurga - Al Wasilah (Satu rumah istimewa dalam syurga)~ Maksud doa selepas azan~ Buktikan kita sayang pada Nabi - doa supaya Nabi dapat tempat paling istimewa~ Kalau nak dapat syafaat Nabi di hari kiamat~ Bacaan doa selepas Iqamah~ Doa dari seorang sahabat yang datang solat lewat~ Pahala macam mati syahid~ Islam agama yang harmoni - hidup dengan merujuk Quran dan Hadis~ Jangan mereka-reka dalam hal agama-- BAHRUL MAZI JILID 21 MUKA SURAT 56 --~ Hadis orang mati roh, tak balik dah atas dunia~ Soalan malaikat dalam alam kubur kepada roh yang baru mati~ "Boleh dak saya balik rumah, nak bagitau cerita kubur ni benar..?"~ "Zonkuliah ni pun satu penyakit.."~ Maksud turun Malaikat dan Roh dalam malam Lailaturqadar ~ Kita tak boleh paksa orang ikut kefahaman kita~ Jangan buang karan bincang pasal benda remeh~ Pelbagai maksud doa berdasarkan konteks ayat~ Puasa sunat 9 dan 10 Muharram - jangan lepas peluang~ Allah tunggu kita buktikan kita hamba Allah~ Allah ada banyak kekayaan disisi Allah yang Allah nak bagi kepada kita~ Kalau syukur dan berterima kasih kepada Allah, Allah tambah pemberianNya~ Maksud "kata qil" - siapa yang kata?~ "Saya google dalam internet kata roh orang baik-baik, balik rumah malam Jumaat"~ Balasan untuk orang yang sombong dengan Allah~ "Aku solat pun tadak guna, dok miskin juga.."~ Sembahyang ni semua kerja karut.. aku tak sembahyang tak kena bala pun..~ Balasan untuk orang yang tak solat dan takabbur~ Dilempar ke Neraka dalam keadaan hina dina~ Dua situasi bila nak kena saman dengan polis~ "Sujud syukur atas stereng.."~ Jangan tunjuk sombong dengan Allah~ Doa ada adab - sebab Islam agama yang beradab~ Nada mendidik vs nada menghukum~ Kalau nak bagi cantik doa kita, cari waktu-waktu mustajab doa~ Nama-nama lain bagi Jamratul Ula~ Maki anak raja yang melontar jamrah dari sunroof kereta~ Masalah angkat tangan berdoa semasa doa khutbah kedua~ Kaedah melontar di Jamrah yang dibuat oleh Ibnu Umar~ Connection dengan Tuhan yang paling penting~ Satu dunia orang maki kita, tapi kalau Allah kita betul, Alhamdulillah~ "Ya Allah Ya Tuhanku, Mana JanjiMu kata Islam boleh Menang?"~ Pentingnya kawan, bila down kawan kena tolong~ Aku menguatkan kamu dengan 1000 Malaikat ~ Doa kalau boleh guna suara yang perlahan~ Masalah Larangan Penggunaan Pembesar Suara di Masjid dan Surau Pulau Pinang

Reffi_D
S3 Ep. 48: Apakah Kamu Harus Menjadi Orang Kreatif?

Reffi_D

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 8:41


Kalau kamu bukan penulis, nggak jago gambar, dan milih jadi pekerja kantoran, apakah kamu tetap butuh jadi orang kreatif?

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
SENTER Eps… Sebenernya malu banget, sih..

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 12:59


Halo Sobat Kreatif! Di episode kali ini, Agis dan Uthe kembali menyapa Sobat Kreatif bersama Marsya dan Raja. Gak cuma menyapa, tapi... mereka berempat juga ngomongin cerita yang sebenarnya mau banget mereka umpetin.Kalau kalian kepo dengan cerita mereka, langsung aja dengerin podcast SENTER episode Sebenernya Malu Banget, Sih.. di Podcast Radio Penyiaran Polimedia!Penyiar: Sandrika Agistara, Putri Bathiah, Marsya Azzuhra, Mangaraja PavelOperator & Music Director: Rizky Ayu & Nayla AziraEditor: Donita Aisyah SoeryotomoFollow Our Social Media: Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
MOVIEPEDIA Eps… Ini Film Underrated atau Overrated?!

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 16:03


Halo sobat kreatif! Buat kamu yang gampang bosen, sini kita bisikin film-film menarik yang rame di tongkrongan orang-orang, tapi kok overrated…? (WADUH!)

Renungan Anak GKY Mabes
Kabar Sejarah yang Dapat Dipercaya (8 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 3:35


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKABAR SEJARAH YANG DAPAT DIPERCAYADiambil dari: Yesaya 40:8 “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”Wonder Kids, kalau seseorang menulis cerita tentang hidupmu puluhan tahun setelah kamu lahir, ceritanya bisa saja salah atau bercampur dengan cerita yang tidak benar. Tetapi Alkitab tidak ditulis seperti itu.Banyak penulis Injil menulis tentang Yesus tidak lama setelah peristiwa itu terjadi. Lukas menulis Injil dan Kisah Para Rasul sebagai dua bagian dari satu cerita besar. Ia meneliti dengan teliti dan menuliskan apa yang benar-benar terjadi. Markus juga menulis Injil tidak lama setelah Yesus naik ke surga. Para ahli Alkitab mengatakan bahwa Injil Markus ditulis sekitar tahun 60 Masehi, tidak terlalu jauh dari waktu Yesus hidup di dunia.Bandingkan dengan kisah tokoh besar dunia seperti Aleksander Agung. Kisah tentang dia baru ditulis ratusan tahun setelah ia meninggal, tetapi banyak orang tetap mempercayainya. Kalau begitu, mengapa kita meragukan Injil yang ditulis jauh lebih dekat dengan waktu kejadian?Para sejarawan sudah mempelajari tulisan-tulisan tentang Yesus dan menyimpulkan bahwa berita tentang Yesus itu dapat dipercaya. Alkitab bukan cerita dongeng, tetapi kesaksian nyata tentang apa yang Allah lakukan di dunia.Wonder Kids, Tuhan tidak mau kita percaya kepada cerita bohong. Tuhan memberi kita firman-Nya yang dapat dipercaya supaya kita tahu siapa Yesus dan bagaimana kita diselamatkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, bersyukurlah kepada Tuhan karena kita punya Alkitab yang dapat dipercaya. Bacalah Alkitab dengan rajin dan percaya bahwa firman Tuhan itu benar.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya suka membaca firman-Mu dan percaya kepada setiap perkataan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Alkitab bukan cerita buatan manusia, tetapi firman Allah yang benar dan dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 7 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 8:52


Dibawakan oleh Markus Soge Purab dan Klaudia Roo Won Malin Asan dari Stasi Keluarga Kudus Lewo Glaran, Paroki Santo Mikhael Kalike di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Mikha 7: 14-15.18-20; Mazmur tg 103: 1-2.3-4.9-10.11-12; Lukas 15: 1-3.11-32.KERAHIMAN ALLAHBUKAN KETIDAKADILAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kerahiman Allah BukanKetidakadilan. Kekaguman bahkan sampai ketidakmampuan kita untuk memahami TuhanAllah salah satunya ialah tentang kerahiman-Nya. Ungkapan kerahiman Allah yangpaling kuat bagi kita ialah kuasa-Nya mengampuni dosa manusia. Istilah “Allahmaha kuasa” memiliki makna bahwa Ia berkuasa di atas segala sesuatu dan setiaporang, termasuk pengampunan dosa. Untuk orang-orang yang percaya, kekaguman danketidakmampuan di hadirat Tuhan ini merupakan bagian dari iman. Sedangkan bagiorang-orang yang tidak beriman, kemahakuasaan Allah dan khususnya pengampunandosa tak punya makna apa-apa. Nabi Micah, dalam bacaan pertama, mengungkapkan imannyadengan rasa kagum yang mendalam bahwa tidak ada Allah lain yang dapatmengampuni dosa-dosa umat ciptaan-Nya. Ia berkuasa menghapuskankesalahan-kesalahan manusia. Bahkan Ia melemparkan segala dosa itu ke dalamtubir-tubir laut, ke bagian paling dalam dari semesta ini. Micah punya ceritatentang pengalaman Israel masa lampau tentang pembebasan dari perbudakan Mesirdan penyelamatan selama pengembaraan di padang gurun. Sejalan dengan ini, Yesusmembuatnya lebih konkret melalui perumpamaan tentang anak yang hilang dan bapayang penuh belas kasih kerahimannya. Hukum positif dan keyakinan akan keadilan menetapkansolusi atas suatu perbuatan dosa, dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatandosanya. Orang-orang yang tidak percaya dan umumnya yang memakai cara berpikirini berpandangan bahwa orang Israel yang sudah sangat berdosa berulang-ulangpantas dihukum berulang-ulang. Anak yang hilang itu mesti mendapat hukuman yangsama besar dengan dosa yang sudah ia lakukan. Orang-orang Farisi dan para ahliTaurat menganggap bahwa orang yang berdosa sudah sangat kotor, jadi merekatidak boleh berinteraksi dengan para pendosa itu. Ini semua berbanding terbalikdengan perbuatan Tuhan. Ia maha rahim. Ia justru bergaul dan menyatu denganmereka. Ia mengampuni mereka. Inilah yang dipandang oleh cara berpikir tadisebagai ketidakadilan. Tetapi sebenarnya tindakan kerahiman ini bukan sebagaiperbuatan tidak adil. Suatu perbuatan belas kasih dan kerahiman pada dasarnyamembawa orang berdosa dekat kepada kita dan membantunya untuk bertobat, melaluipengampunan dan bimbingan untuk kembali ke jalan yang benar. Kehendak Tuhansebenarnya bagi mereka ialah supaya tidak ada satu pun dari orang-orang yangberiman hilang dari perhatian-Nya. Bisa jadi salah satunya ialah dari antarakita, teman atau anggota keluarga Anda. Kalau demikian, di dalam masa ini, Andadapat bekerja bersama Tuhan mengembalikan dia dari keadaannya saat ini yangsedang mengilang baik secara fisik maupun secara rohani. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan maha kuasa, buatlah kami sadar dan rindu,bahwa kembali kepada-Mu adalah yang terbaik, dan hidup dalam Dikau adalahtujuan utama hidup kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Podkes Kanal KPK
#248 - Ruang Tamu: Setan Dibelenggu, Kalau Nafsumu?

Podkes Kanal KPK

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 30:38


Bulan Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, namun juga harus bisa menahan nafsu dari berbagai godaan dunia. Pada Ruang Tamu Episode #248 spesial Bulan Ramadan, dijelaskan secara edukatif oleh Pimpinan KPK, Ibnu Basuki Widodo bersama Ustaz Wijayanto yang secara khusus membahas cara menahan diri dari godaan perbuatan buruk terutama korupsi.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 5 Maret 2026 - Sang Idola

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Maret 2026Bacaan: "Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!" (Yeremia 20:11) Renungan: Setiap orang biasanya memiliki tokoh idola, panutan atau pahlawan dalam hidupnya namun kita tahu bahwa sesungguhnya setiap orang, termasuk kita dapat juga menjadi tokoh idola, panutan atau pahlawan bagi orang lain. Yang paling dibutuhkan adalah hati yang tulus dan bersedia memberikan hal-hal positif bagi sesama. Jika saat ini kita ditanya, "Siapa nama lima wanita peraih penghargaan Putri Indonesia selama lima tahun terakhir ini?" atau, "Siapa nama lima Miss Universe yang kita tahu?", atau "Siapa nama lima sutradara yang meraih Piala Oscar?" atau "Siapa nama lima tokoh dunia peraih Nobel Perdamaian dalam lima tahun terakhir Ini?" Barangkali kita tidak akan bisa menjawab semuanya dengan benar, sekalipun mereka semua yang ditanyakan itu, adalah orang-orang yang hebat, terkenal dan berprestasi. Namun, jika pertanyaannya diganti menjadi, "Siapa nama lima orang yang paling berpengaruh positif dalam hidup kita?" hampir dapat dipastikan kita akan menyebutkan nama mereka dengan lancar. Mungkin kita akan membayangkan wajah mereka sambil tersenyum dan mengingat kebaikan mereka. Sebagian dari mereka barangkali telah berpulang atau sudah lama sekali tidak berjumpa dengan kita. Mereka membantu kita meraih banyak hal dalam hidup ini, baik secara langsung atau pun tidak langsung. Tanpa mereka, bisa jadi kita tidak akan seperti hari ini. Mereka bisa saja orang tua, saudara, pasangan hidup atau sahabat kita. Bisa jadi, pahlawan itu barangkali guru kita atau mentor kita. Kita mungkin teringat kepada beberapa sahabat dan guru yang selalu mendukung kita, ketika begitu banyak pihak yang meragukan kemampuan kita untuk bisa mencapai banyak hal yang kita capai sekarang ini. "Jangan takut! Maju terus! Kami senantiasa mendoakanmu," begitu kalimat-kalimat positif mereka yang selalu terekam indah dalam hati sanubari kita. Yang menarik, seringkali kehadiran para pahlawan ini bukanlah sesuatu yang istimewa bagi kita. Kita mungkin menganggapnya biasa-biasa saja sampai suatu ketika kita menyadari bahwa mereka adalah "mukjizat" yang dikirim oleh Tuhan untuk mampir dalam kehidupan kita. Kalau boleh jujur, sudahkah kita mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada mereka? Saat terbaik untuk menunjukkannya adalah saat ini. Jangan menunda sampai besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan atau pada hari ulang tahun mereka, karena bisa jadi waktu itu tidak akan pernah ada. Dan orang yang tahu berterimakasih adalah orang yang rendah hati dan disenangi Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk orang-orang baik yang Kau kirimkan untuk memberkati aku selama ini. Kuserahkan mereka pada kasih dan perlindungan-Mu, sehingga perbuatan baik mereka akan Kau berkati dengan kuasa-Mu agar dapat juga memberkati kehidupan mereka. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Peneliti BRIN: Sawit Bukan Tambang, Harus Dibedakan Secara Akademis dan Konstitusional

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 2:27


Di tengah perdebatan publik mengenai tata kelola sumber daya alam, kelapa sawit kerap diidentikkan dengan sektor ekstraktif dan disamakan dengan pertambangan. Penyamaan ini muncul dalam berbagai diskursus kebijakan, termasuk dalam pembahasan regulasi dan tafsir Pasal 33 UUD 1945. Padahal, secara karakter produksi dan pendekatan ilmiah, sektor perkebunan memiliki perbedaan mendasar dengan sektor tambang.Menanggapi fenomena tersebut, Peneliti Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Ris. Ir. Chairil Anwar Siregar, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa kelapa sawit tidak tepat jika disamakan dengan pertambangan dalam perspektif akademis maupun konstitusional. Hal itu disampaikannya dalam wawancara podcast bersama Elshinta, Selasa (3/3/2026).Menurut Prof. Chairil, terdapat perbedaan mendasar antara komoditas tambang dan komoditas perkebunan seperti sawit maupun karet.“Kalau tambang itu sesuatu yang digali, ketika didapat ya memang sudah seperti itu. Istilah saya itu given by God. Tetapi kalau sawit atau karet, itu mengikuti proses pemanenan energi surya. Petani menanam, merawat, memelihara, baru bisa panen,” ujar Prof. Chairil.Ia menjelaskan, sektor perkebunan merupakan sistem produksi biologis yang memerlukan proses panjang, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Hal ini berbeda dengan tambang yang sifatnya ekstraktif dan tidak melalui proses budidaya. Karena itu, secara rasional dan akademis, menurutnya kedua sektor tersebut tidak bisa diperlakukan sama dalam kebijakan maupun regulasi.“Sehingga ya harus kita bedakan lah, harus dibedakan itu,” tegasnya.Terkait Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, Prof. Chairil menilai seluruh sektor pada prinsipnya memang untuk kepentingan bangsa dan negara. Namun, pendekatan pengaturannya tetap harus mempertimbangkan karakter masing-masing sektor.“Semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk keperluan rakyat. Tapi kalau mau didetailkan, perlakuan tambang dengan kebun karet atau kebun sawit itu harus berbeda,” jelasnya.Ia menambahkan, perkebunan sawit dan karet misalnya merupakan bagian dari sistem biologis yang mengikuti siklus energi surya, berbeda dengan komoditas tambang seperti timah dan besi yang tidak melalui proses biologis tersebut.“Kalau timah, besi, dan lain sebagainya itu kan tidak ada urusan dengan energi surya. Kita dapatkan seperti Tuhan memberikannya, istilah saya itu given by God,” katanya.Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pembedaan paradigma antara sektor ekstraktif dan sektor budidaya dalam perumusan kebijakan publik, khususnya yang menyangkut tata kelola dan regulasi terhadap komoditas strategis nasional seperti kelapa sawit.

Friends Life
Tentang teman, yang sebenernya tanpa disadari itu berarti

Friends Life

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 9:39


Teman datang dan pergi.Ada yang hanya singgah sebentar, ada yang bertahan bertahun-tahun. Ada yang dulu sangat dekat, sekarang hanya tinggal kenangan dan nama di daftar kontak.Episode ini adalah ruang untuk mengingat kembali arti seorang teman. Tentang tawa yang pernah dibagi, cerita yang pernah dipercayakan, dan jarak yang kadang tercipta tanpa pertengkaran. Tentang bagaimana kita tumbuh, berubah, dan tanpa sadar tidak lagi berada di fase yang sama.Bukan untuk menyalahkan siapa pun.Bukan untuk menyesali yang sudah pergi.Tapi untuk menghargai yang masih tinggal.Kalau ada satu nama yang terlintas di pikiranmu saat membaca ini, mungkin dia memang bagian penting dari perjalananmu.Dengarkan pelan-pelan.Dan setelah selesai, mungkin kirim satu pesan sederhana:“Gimana kabar lo?”

Friends Life
bingung?coba dengerin ini

Friends Life

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 9:12


hidup sering terasa seperti perlombaan yang tidak pernah kita daftari. Satu per satu teman terlihat melangkah lebih jauh—karier stabil, pencapaian bertambah, hidup tampak lebih jelas arahnya. Sementara itu, kita masih berdiri di tempat yang sama, membawa tanya yang belum terjawab.Episode ini adalah ruang aman untuk kamu yang merasa tertinggal. Untuk kamu yang lelah membandingkan diri. Untuk kamu yang diam-diam meragukan kemampuan sendiri setiap malam sebelum tidur.Kita akan membicarakan tentang rasa tidak cukup, tentang overthinking yang datang tanpa diundang, dan tentang tekanan sosial yang sering membuat kita lupa bahwa setiap orang memiliki garis waktunya masing-masing. Tidak ada motivasi kosong. Tidak ada janji instan. Hanya refleksi yang jujur dan pengingat bahwa prosesmu tetap berharga, meskipun belum terlihat besar.Kalau hari ini kamu merasa langkahmu lebih lambat dari orang lain, mungkin kamu tidak tertinggal—kamu hanya sedang tumbuh dengan caramu sendiri.Dengarkan perlahan.Resapi tanpa terburu-buru.Dan izinkan dirimu untuk percaya lagi.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 4 Maret 2026 - Hidup rukun dengan semua orang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 6:42


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Maret 2026Bacaan: "Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang." (1 Tesalonika 5:15)Renungan: Seorang petani merasa terganggu oleh tetangganya yang adalah seorang pemburu. Pemburu itu memiliki beberapa anjing galak, yang sering melompati pagar dan memangsa domba-domba petani tersebut. Petani itu sudah sering meminta tetangganya untuk mengendalikan anjing-anjingnya, tapi tidak juga ada tindakan yang nyata dari pihak si pemburu. Tiap kali anjing-anjing itu melompati pagar yang memisahkan rumah si petani dan si pemburu, beberapa ekor domba pasti terluka parah. Karena kesabaran si petani sudah sampai di ambang batas, ia pergi ke kota untuk menemui seorang hakim dan menceritakan duduk perkaranya dengan si pemburu. "Pak, saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan agar anjingnya dirantai atau dikurung. Kalau saya melakukan itu, Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang ingin Anda miliki, tetangga yang menjadi teman atau musuh?" tanya si hakim dengan bijak. Karena si petani lebih memilih untuk menambah satu orang teman lagi dalam hidupnya, maka si hakim menawarkan sebuah solusi, "Baiklah, saya akan memberikan sebuah jalan keluar yang baik bagi Anda, sehingga domba-domba Anda aman, dan tetangga Anda itu dapat menjadi sahabat yang sejati." Setelah mendengar penjelasan, si petani pun pulang. Sesampai di rumah, si petani menjalankan saran dari hakim tersebut. Dia mengambil tiga ekor domba dan memberikannya kepada ketiga orang putra tetangganya yang masih kecil. Ketiga bocah itu sangat senang dan selalu bermain dengan domba-domba pemberian si petani. Melihat kegembiraan putra-putranya, si pemburu pun membangun sebuah kandang yang tinggi bagi anjing-anjingnya sehingga domba-domba milik putranya aman. Sejak saat itu anjing-anjing si pemburu tidak pernah lagi mengganggu domba si petani. Efek lain dari sikap baik si petani adalah jembatan persahabatan yang lebih dulu dibangun si petani membuat si pemburu suka berbagi hasil buruan kepadanya. Di lain kesempatan si petani menibalasnya dengan mengirimkan daging domba atau keju kepada keluarga si pemburu. Dalam waktu yang relatif singkat mereka menjadi tetangga yang bersahabat. Tidak masalah di mana ia ditabur, kasih dan penerimaan selalu membawa dampak yang positif. Kita seharusnya mengembangkan sikap yang luhur, saling menghormati, dan penuh kasih ketika menjalani hidup dengan sesama, supaya kita dapat menikmati indahnya sebuah kerukunan seperti yang dikatakan dalam Mazmur 133:1, "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Rukun itu sebuah berkat Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk bisa hidup rukun dengan semua orang, sehingga dengan demikian aku bisa menjadi garam dan terang dunia. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 3 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 10:18


Dibawakan oleh Theresia Keneka Muli dan Mateus Nong Mus dari Paroki Harapan Indah, Gereja Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 1: 10.16-20; Mazmur tg 50: 8-9.16bc-17.21.23; Matius 23: 1-12.JADILAH KREDIBEL Renungan kita pada hari ini bertema: Jadilah Kredibel.Secara umum kita memahami kalau kredibel itu berarti dapat dipercayai. Inikaitannya dengan manusia atau yang impersonal seperti lembaga, kebijaksanaan,keputusan, pilihan, dan keyakinan. Aspek kredibilitas selalu berkaitan dengankebajikan yang diperlukan jika kita mempertanggungjawabkan dan meyakinkan oranglain tentang apa yang kita katakan dan perbuat. Hasil yang diinginkan ialahsupaya kita atau sesuatu itu dapat dipercayai.  Ciri orang yang kredibel itu seperti apa? Pada hari iniTuhan Yesus mengajarkan kita satu ciri mendasar kebajikan kredibilitas. Iamengambil contoh pribadi orang-orang Farisi dan para ahli Taurat. Mereka pintarberbicara dan tampak begitu meyakinkan dengan pikiran dan argumentasi. Tetapisalahnya ialah mereka tidak melakukan yang mereka katakan. Kredibilitas sangatmenuntut supaya ada kesesuaian yang dikatakan atau dibicarakan dengan yangdiperbuat. Kata dan perbuatan sejalan. Teori diungkapkan di dalam praktik. Kredibilitas dapat berdiri tegak dan berguna yangsesungguhnya kalau kedua kakinya berfungsi, yaitu perkataan dan tindakan.Mereka yang dikritik Yesus itu hanya berdiri dengan satu kaki, yaitu perkataan.Perbuatan mereka nol. Jadi mereka orang-orang pincang. Maka nasihat Yesusialah, dengarkan dan ikuti saja yang mereka katakan, karena berisi nasihat dankebajikan. Tetapi jangan pernah mengikuti perbuatan mereka. Kata dan pikiranatau konsep lebih mudah dibuat karena tidak terlalu memerlukan pengorbanan. Khususnyaketika tujuannya ialah untuk menarik hati, mempengaruhi, dan menampilkan diri,kata-kata bisa dibuat sedemikian teratur, indah didengar, dan seolah-olahbertenaga untuk menggerakkan. Namun ini tetap saja masih belum lengkap. Iamasih pincang. Perbuatan atau tindakan yang mempunyai pengaruh moral,berisi iman, dan bernilai kemanusiaan memiliki mutu kredibilitas yang lebihtinggi dibandingkan dengan perbuatan biasa sepeti berjalan dan makan atauminum. Nabi Yesaya menegaskan tentang perbuatan berwujud keadilan dan berbelarasa. Jika orang hanya berbicara, berteori, berjanji, dan berdiskusi tentangmenciptakan keadilan dan pentingnya berbela rasa, lalu tanpa berbuat adil danmelayani secara nyata, kredibilitas iman dan moralnya layak dipertanyakan.Mereka mungkin merasa sangat yakin untuk berbicara dan menjelaskan itu, tetapimereka sedang merendahkan kualitasnya sebagai manusia karena tidak kredibel.  Kalau ajakan renungan ini untuk menjadi kredibel, itumaksudnya supaya orang-orang yang memiliki tanggung jawab atas orang lain yangdiajari, dibina, dan didampingi, menjadikan kredibilitas sebuah kesakralan yangharus dihidupi. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,ajarkanlah kami untuk menjadi orang yang benar dalam kata dan perbuatan.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Mengaku Sebagai Allah (2 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 2:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGAKU SEBAGAI ALLAHDiambil dari: Yohanes 8:58 “Yesus berkata kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.'”Wonder Kids, banyak orang Yahudi menantikan Mesias yang akan mengalahkan bangsa Romawi dan mendirikan kerajaan di bumi. Karena itu, ketika Yesus datang, mereka kecewa. Yesus tidak memimpin pasukan atau menjadi raja dunia. Ia mengajar, menolong orang sakit, dan berbicara tentang Kerajaan Allah.Banyak orang bingung: Siapakah Yesus sebenarnya? Dalam Yohanes 8, orang-orang bertanya kepada Yesus tentang siapa diri-Nya. Lalu Yesus berkata sesuatu yang sangat mengejutkan: “Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”Kalimat ini sangat penting. Yesus sedang mengingatkan mereka pada kisah Musa di padang gurun. Ketika Musa bertanya kepada Allah tentang nama-Nya, Allah menjawab, “AKU ADALAH AKU.” (Keluaran 3:14). Dengan mengatakan “Aku telah ada”, Yesus sedang menyatakan bahwa Ia adalah Allah sendiri.Artinya, Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi. Yesus adalah Allah yang datang ke dunia menjadi manusia. Ia selalu ada sejak kekal dan tidak pernah berubah.Wonder Kids, mungkin kita tidak selalu mengerti semua perkataan Yesus, tetapi kebenarannya tetap sama. Kita boleh bertanya dan belajar, tetapi kita perlu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Kalau kamu bingung tentang Yesus, jangan menjauh. Datanglah kepada Tuhan lewat doa dan firman-Nya. Percayalah bahwa Yesus adalah Allah yang mengasihimu dan selalu ada untukmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang hidup. Tolong aku supaya sungguh-sungguh percaya bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Tolong aku untuk terus belajar mengenal-Mu lebih dalam. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus bukan hanya guru yang baik, tetapi Allah yang datang untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 2 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 9:19


Dibawakan oleh Apolonia Lema dan Maria Tania Musa dari Paroki Santo Simon Petrus Tarus di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Daniel 9: 4b-10; Mazmur tg 79: 8.9.11.13; Lukas 6: 36-38.JANGANLAHPERHITUNGKAN DOSA KAMI Tema renungan kita pada hari ini ialah: JanganlahPerhitungkan Dosa Kami. Kalimat tema ini diambil dari doa “Damai” yang selalukita serukan sebelum Komuni Kudus dalam perayaan ekaristi. Ada kaitan eratpenghapusan atau pengampunan dosa dengan damai. Orang yang terhindar dariperbuatan-perbuatan dosa, bisa dipastikan ia mengalami hidup yang damai,tenang, dan nyaman. Di dalam kenyataan tidak mudah untuk selalu menghindaridosa, terutama kalau dosa-dosa itu disebabkan dari dalam diri sendiri, sepertidari pikiran, hati, dan mulut kita. Kita sering mengulang-ulang kesalahan yang sama. Kalau halini didukung dengan tidak atau jarang sekali ada penyesalan dan penerimaansakramen tobat, seseorang bisa saja merasa nyaman hidup di dalam dosa-dosa.Akibatnya dosa-dosa semakin menumpuk dan yang bersangkutan tidak menyadari lagisebagai pendosa meski ia secara nyata berbuat dosa. Oleh karena itu doa“Janganlah perhitungkan dosa kami” adalah ungkapan permohonan kita yang tiadahentinya selama kita di dunia ini. Jika Tuhan memang memperhitungkan dosa-dosakita, bisa jadi kita sangat rendah seperti debu tanah yang diinjak-injak saja.  Sebaliknya kita memohon Tuhan supaya memperhatikan imansetiap orang dan kawanan umat-Nya. Kita orang-orang berdosa memiliki iman,bahkan mungkin iman yang sangat kuat. Hal ini diperlihatkan dalam tindakanpengakuan sebagai orang-orang yang berbuat dosa dan salah, seperti yangdiwartakan kitab Daniel dalam bacaan pertama. Yesus Kristus hanya satu kalisaja memperhitungkan dosa-dosa kita dengan pengorbanan diri-Nya. Yang lebihkita usahakan sekarang ialah pengakuan diri dan menjadi baru di hadapan Tuhan dansesama kita. Iman kita tidak langsung atau otomatis menghapus dosa-dosakita. Selain pengakuan dosa yang mencirikan iman, kita diajarkan Yesus untukmemperkuat iman kita dengan kebajikan-kebajikan agar membentengi kita dari dosadan kejahatan. Pada hari  ini kitadiajarkan kemurahan hati seperti Bapa di surga yang murah hati. Salah satu ciriutama pribadi yang murah hati ialah menjadi yang pertama berbuat baik entahmelalui perkataan entah perbuatan. Maka itu berbalas kebaikan sebenarnya bukankemurahan hati tetapi berkeadilan. Dengan kualitas kemurahan hati ini, kita memang tidakmenghakimi, menghukum, atau memfitnah lebih dahulu. Kemurahan hati menuntunkita untuk lebih dahulu mengampuni, pertama yang memberi, mengambil langkahpertama untuk berlaku benar dan baik. Ini semua bukan untuk mencari muka ataupencitraan, tetapi karena cinta kasih sangat menuntut demikian. Ini dapatmencegah kita untuk menambah dosa-dosa kita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa di surgajanganlah memperhitungkan dosa-dosa kami, tetapi perhatikanlah iman kami danbesarkanlah cinta kasih di dalam kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Tirtalk
Inspiratalk #15 | Identitas Sementara

Tirtalk

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 7:03


SariMusdar
Kalau saat ini sedang terpuruk, dengarkan ini

SariMusdar

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 23:28


luangkan waktu, dengarkan. mungkin ini yg kamu butuhkan

Zonkuliah
ZK+AI - CERAMAH KHAS | 010525 | "Berlumba Buat Baik & Sukarelawan Kubur" - Ustaz Shamsuri Ahmad

Zonkuliah

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 100:00


Ceramah Khas yang berlangsung di Surau Al Husna, Taman Bertam Perdana, Kepala Batas, Pulau Pinang pada 1 Mei 2025.~ Sekumpulan orang-orang miskin jumpa Nabi mengadu orang kaya tapau pahala~ Orang kaya setiap tahun pergi buat ibadah haji~ Orang miskin jenuh tunggu giliran nak boleh buat haji~ Satu amalan mudah yang berpahala besar~ Kaya adalah kelebihan yang Allah bagi kepada orang yang Allah pilih~ Sahabat bersaing untuk buat kebaikan~ Tidak semua orang kaya akan gunakan duit untuk kebaikan~ Kita cuba sehabis baik untuk jadi orang kaya~ Jadi kaya tidak mustahil bagi sesiapa pun~ Tak ada jalan nak kaya dunia, pulun untuk kaya akhirat~ Amalan-amalan Saidina Abu Bakar~ Punya meriah orang mati ~ Nampak macam malaikat Maut dok ronda kot sini~ Kalau ditakdirkan kita mati hari ni, adakah dah bersedia nak jawab soalan malaikat~ Masa lapang banyak diisikan dengan benda dosa~ Banyaknya pintu-pintu kebaikan~ Tak perlu ada jawatan untuk dapat pahala~ Nanti akan masuk dari pintu, seorang ahli syurga~ Apa istimewanya dia ni?~ Tidak pernah sekali mulut bercakap buruk tentang orang lain~ Sedaya upaya tidak akan tipu sesiapa, tiada hasad dengki ~ Susahnya nak jaga hati untuk sangka baik kepada orang~ Cuba buat untuk tidak menulis dan menjawab apa orang kata kat kita~ Nabi wafat pada hari Isnin (detik sakaratul maut Nabi)~ Ustaz paling tua di Masjid Abdullah Fahim~ Syok duduk rumah~ Cara Nabi bersugi sebelum Nabi wafat~ Video kajian kebaikan kayu sugi~ Pada kayu sufi itu sudah ada florida~ Tidak ada satu pun sunnah Nabi yang tidak baik~ Kita punya penyakit, lebih kagum kepada WHO berbanding hadis Nabi~ Kotoran ketika mandi mayat~ What you give, you get back~ Sebab Ustaz datang ke Surau Al Husna~ Team Tok Adi Surau Al Husna~ Buat kerja sukarela untuk gali kubur dan uruskan jenazah~ Masak dengan kasih sayang~ Bayangkan berapa banyak pahala yang dituai~ Pahala sebesar Bukit Uhud~ Bukit yang sayang kita~ Kita tak kisah dan tak ambil peduli dengan apa yang jadi disekeliling kita~ Kalau kita tak boleh buat baik, jangan buat jahat~ Kebanyakkan sahabat Nabi mati diluar Madinah untuk sampaikan dakwah~ Sunnah Nabi jika dengar orang nak buat ibadah Haji~ Doa mustajab dari seorang kawan~ Kisah sahabat yang ditangkap minum arak~ Jangan terlebih dalam menghukum orang - kita bukan tuhan~ Ramalan cuaca Pak Haji Fattah ~ Syukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepada kita

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 3 - Benih | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026 39:09


Kalau iblis menyerang orang kristen, maka apa yang akan dia serang? Sebab iblis pasti akan menyerang & menganggu kita, bahkan dalam kehidupan kita selalu ada cobaan, gangguan, serangan yang kalau kita peka itulah salah satu cara iblis untuk menyerang kita. Lalu yang menjadi pertanyaannya, apa titik utama iblis menyerang kita orang kristen? Jawabannya ialah iman. Mengapa iman, sebab itu adalah pusat paling utama orang kristen yang selalu diuji setiap harinya, yang kalau tidak kita jaga baik-baik itu dapat mengganggu perjalanan kita dalam kekristenan dan dalam mengikut Allah. Seri kali ini kita akan belajar dalam sub tema: "Benih yang terpenting & terutama," menolong kita bahwa iman menjadi kunci utama kita dalam berjalan bersama Allah, sebab tanpa iman: seseorang akan cenderung berhenti dalam perjalanan kekristenannya. Lalu bagaimana agar menjaga iman kita tetap kuat & bertumbuh di musim seperti ini? Jawabannya ada dalam Seri 3 - Benih, Ps. Charles Bessie - Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 26 Februari 2026 - Bijak dalam berkata-kata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 26 Februari 2026Bacaan: "Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan." (Amsal 12:18) Renungan: Ada seorang mahasiswa yang menderita kepahitan yang dalam selama bertahun-tahun terhadap salah seorang dosen, karena satu pernyataan yang diucapkan dosen tersebut. Suatu hari ketika ia sedang berbicara dengan pacarnya, mereka ditegur dengan sangat kasar oleh seorang dosen yang kebetulan lewat. Begitu melihat mereka berdua, dosen tersebut langsung mendatangi mereka dan berkata, "Saya muak melihat kalian berdua. Saya tidak bisa makan kalau melihat kalian berdua, mau muntah rasanya." Mahasiswa tersebut dan pacarnya begitu sakit hati sampai-sampai setiap kali dosen tersebut mengajar di kelas, mereka tidak mau mendengarkan. Semangat dan kemauan mereka untuk mengerjakan tugas-tugas dari mata kuliah yang sedang diajar dosen tersebut itupun juga hilang. Akhirnya mereka mendapat nilai yang begitu rendah dari mata kuliah tersebut, bukan karena mereka bodoh tetapi semata2 karena kepahitan dalam hati mereka kepada dosen yang mengajarnya. Amsal 12:18 mengajar kita untuk tidak sembarangan berkata, sekalipun dalam persoalan yang kecil atau remeh, bahkan dalam bergurau. Pada saat kita meremehkan soal yang kita hadapi atau meremehkan pembicaraan kita, maka pada waktu itu akan ada banyak kata-kata yang mengalir keluar tanpa ditimbang dan dipikirkan, sehingga akhirnya tahu-tahu kita sudah membuat banyak kesalahan, kepahitan dan melukai orang lain dengan kata-kata itu. Banyak penderitaan batin dan kepahitan hidup itu berasal dari kata-kata yang keluar seenaknya tanpa dipertimbangkan. Kata-kata yang tidak dipertimbangkan terlebih dahulu, tanpa disengaja dapat melemahkan atau bahkan mematikan semangat, gairah bahkan kerohanian orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum mengucapkan suatu kalimat, teguran, nasihat atau canda gurau apapun juga, terlebih dahulu tanyakanlah kepada hati kita, adakah damai sejahtera untuk berkata-kata begitu? Adakah hati kita gelisah dan merasa tidak enak? Apakah akan ada orang yang terluka hatinya karena perkataan kita ini? Kalau hati kita tidak sejahtera, tidak ada ketenangan untuk berkata-kata sedemikian, tahan dulu, jangan terus bicara, pertimbangkan lagi, dan berdoa kepada Tuhan meminta hikmat dari Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dan kepekaan untuk selalu dapat membedakan kata-kata yang berguna dan kata-kata yang tidak beguna. Ampunilah semua perkataanku yang telah menyakiti hati orang lain, dan aku mohon balutlah hati orang2 yang telah kusakiti dengan kasih dan pengampunan dari-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Janda yang Tidak Menyerah (24 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

SerSerGairah
S06E11 - Gimana, Kawan-Kawan, Sudah Percaya Kalau Tidur di Masjid Adalah Cara Terbaik Biar Nggak Ketinggalan Waktu Imsak? (Bersama Aphip Al Hamawi)

SerSerGairah

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 25:41


Menyambut bulan puasa yang bertepatan dengan tahun kuda api, kabarnya membuat rasa haus terasa seperti dicambuk dan didera sepanjang hari. Namun, rasa haus itu belum seberapa dibandingkan dengan rasa malu kepergok minum air galon otomatis di rumah sakit karena khilaf siang bolong.Pada episode awal Ramadan ini, kami mengundang seorang tamu "spesial", pengurus pusat salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia (tapi versi anaknya karena kami tidak sanggup membayar bapaknya), untuk membahas survival guide menghadapi bulan suci.

MDC Surabaya
Soetjipto Koesno - Siapakah Aku ini Tuhan ? (Graha Pemulihan)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 42:49


Kalau kita menyadari identitas jati diri kita sebagai anak-anak Allah, maka cara kita berbicara, membangun relasi, memberi dan melayani, berbisnis.. semuanya akan menjadi berbeda. Kita pasti akan melakukan hal yang berbeda dari cara dunia, karena ini adalah identitas diri kita sebagai anak-anakNya. Marilah kita memiliki cara dan jalan hidup sesuai dengan anak-anak Allah, serta tetap melakukan hal yang benar karena kita mau menjaga nama baik Bapa kita. Amin. —Bp. Soetjipto Koesno, “Siapakah Aku ini Tuhan?” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 15 Februari 2026.

Smouthies Podcast
222 : Jangan Meludah di Sumur Sendiri

Smouthies Podcast

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 26:03


Kerja di situ, tapi tiap hari yang dibahas jeleknya terus. Katanya paling gak betah, tapi masih absen tiap pagi tuh. Kalau memang seburuk itu, kok masih disitu aja? Jangan-jangan bukan kantornya yg toxic, tapi kamu..

Manap & Mawi
Episode 555 - Ramadhan 2026 - Part 2

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 45:34


Manap & Mawi
Episode 554 - Puasa 2026 - Part 1

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 32:12


Transpod
Langkah Menuju Zero ODOL Nasional

Transpod

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 44:00


Di tahun 2027 nanti, truk ODOL katanya bakal benar-benar hilang dari jalanan Indonesia. Targetnya jelas, regulasinya lagi disiapkan, bahkan sistem pengawasannya mulai didigitalisasi. Tapi pertanyaannya: ini beneran bakal kejadian, atau cuma janji kebijakan yang nanti menguap lagi seperti sebelumnya? Di episode Transpod Podcast kali ini, Transcaster Azzam, Henock dan Tsaqif ngebahas hasil diskusi terbaru dari FGD bareng Instran dan berbagai kementerian tentang arah regulasi ODOL ke depan — mulai dari rencana aksi nasional, perubahan sistem logistik, sampai tantangan nyata yang masih jadi pekerjaan rumah besar.Episode ini bakal kasih perspektif baru yang lebih dalam tapi tetap santai buat didengerin. Kalau kamu kerja di sektor transportasi, logistik, atau sekadar penasaran masa depan distribusi barang di Indonesia, langsung aja dengerin episode lengkapnya di Transpod Podcast!

Helmy Yahya Bicara
Ikuti Teladan Rasul Ini Kalau Mau Hidup Sehat! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 62:59


Halo Viewers! Kembali lagi di podcast Helmy Yahya Bicara! Siapa yang sudah menerapkan hidup sehat? Yuk ngobrol bareng dengan dr. Zaidul Akbar.. Episode ini kita banyak sekali informasi mengenai kesehatan menurut IslamDari zaman dahulu, kedokteran dan kesehatan sudah ada… sehingga orang yang hidup zaman dahulu lebih sehat! Apa lagi, kita disarankan untuk menjaga tubuh agar tidak terlalu berat atau obesitas. Apa saja sih teladan para Rasul itu? Yuk simak video selengkapnya! Karena bukan untuk seorang muslim, tapi untuk semua orang yang ingin menjaga kesehatan!

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/203-seri-kata-18-150819346?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-203-seri-18-150819368?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkMalu = Perasaan setelah berbuat tidak baikMalu = Perasaan ketika orang lain melihat kekurangan kitaMalu = Perasaan waktu jatuh cinta atau tidak percaya diriPutri malu = Tanaman yang menutup waktu disentuhKemaluan = alat kelamin, bagian reproduksiUrat malu putus = Tidak tahu malu, sudah tidak punya rasa maluMalu bertanya, sesat di jalan = Kalau kita malu bertanya/minta bantuan, kita tidak akan menemukan jalan keluar.Sumber gambar: Shawn Rain di Unsplash Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathK TaguchiRolandJoey ProwCarmen ChuiLynden AinslieAngelia OngCatherine Collier Antje蕾 戴Ping PribadiAntjeChanatip TatiyakaroonwongTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyJordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей Тутаев

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 15 Februari 2026 - Pribadi yang membuat orang lain nyaman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3)Renungan: Suatu ketika ada satu keluarga tengah berada dalam perjalanan menuju sebuah kota. Lalu mereka singgah di satu kedai kecil untuk beristirahat. "Bapak dan keluarga mau ke mana?" tanya si pemilik kedai. Bapak itu memberitahukan tujuannya. "Oh, kota itu. Saya tahu," jawabnya. "Kalau begitu dapatkah Anda menceritakan bagaimana orang-orang yang ada di sana?" tanya kepala keluarga tersebut. Bukannya menjawab, pemilik kedai malah bertanya balik, "Orang-orang seperti apakah yang kalian temukan di tempat asal kalian?" "Mereka adalah orang-orang yang payah," isteri bapak itu segera menjawab. "Benar. Mereka senang bergosip, cuek, egois. Kami senang bisa pindah dari sana," jawab anak-anaknya. "Saya rasa kalian juga akan menemukan orang-orang dengan sikap yang sama di kota tujuan kalian nanti." Keesokan paginya, rombongan keluarga lain singgah ke kedai itu dan ingin ke kota yang sama seperti keluarga kemarin. Mereka pun menanyakan kepada pemilik kedai tentang sifat orang-orang yang nanti akan ditemui. "Jenis tetangga macam apa yang dulu kalian miliki?" pemilik kedai itu bertanya. "Mereka baik, suka menolong, peduli. Sebenarnya kami sangat berat hati meninggalkan tempat yang dulu itu," jawab pemimpin rombongan. Pemilik kedai menjawab, "Tenang, nanti kalian juga akan mendapat tetangga yang serupa." Salah satu alasan yang dikemukakan oleh para pegawai mengapa mereka mau berhenti bekerja dan pindah ke tempat lain adalah karena orang-orang di kantor mereka yang tidak bersahabat. "Di sini orang-orangnya suka menusuk dari belakang. Mereka berkompetisi dengan curang. Pribadinya tidak menyenangkan," begitulah ungkapan mereka. Namun yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah orang-orang tapi kita sendiri. Selama kita tidak mau belajar mengerti, belajar rendah hati dan mengalah, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita bekerja, kita memang akan senantiasa bertemu dengan orang-orang sulit'. Selama kita selalu melihat 'selumbar' di mata pihak lain, selalu mencari kekurangan dan kejelekan mereka, maka itulah yang akan kita dapatkan. Dengan kasih Tuhan, ubahlah sikap kita, maka situasi pun akan berubah dengan sendirinya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sehingga setiap orang yang berada dekat denganku akan merasa nyaman. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 14 Februari 2026 - Tetaplah setia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 5:43


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).

Thirty Days Of Lunch
OG 185 — The 2026 Playbook for Marketing: Creator, AI, and the Trust Economy (Sachi, WPP Media)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 48:44


Hampir tiap hari ada yang komplain soal drama kerja sama #creator yang ujungnya ga perform. Sebaliknya ada aja creator yang complaint, kerja sama #brand, ga bisa sinergi dengan baik. Padahal ada WPP Media & klien-kliennya yang berhasil menang YouTube Works Awards karena jago banget bikin #campaign dengan kreator yang WIN-WIN.Di podcast ini, kita ngulik otak Mr. Sachidananda Panda, the President, Client at WPP Media ! Ada framework ART yang dibedah sampe lengkap. Kalau mau skip ke bagian yang lo tertarik, klik aja timestamp di bawah:00:00 Opening02:08 Sachi: From India to Indonesia04:50 Am I Still Relevant After 2-3 Years07:56 Top 3 Skills to Learn in 202614:49 Politics in The Company19:27 Culture Difference: Expat vs. Local20:40 Study Case Creator Economy23:40 YouTube Works Awards 2025 Winner29:41 ART Framework: Choosing The Right Creators for Your Brand35:49 Study Case ART Framework44:51 Creator Have Power to InfluenceGrowth sebesar apa pun ga akan bikin lo kaya kalau ga punya mindset uang yang benar. Cek pola pikir lewat buku Money Actually di The Compound Club ➡️ https://fellexandroruby.com/tcc/Be part of the learning community:✅ TIKTOK: https://www.tiktok.com/@fellexandro✅ INSTAGRAM: https://www.instagram.com/fellexandroSalam #belajarberkaryaberbagi

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-5 masa biasa, 13 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 7:44


Dibawakan oleh para Suster MCFSM dari Komunitas Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 11: 29-32; 12: 19; Mazmur tg 81: 10-11ab.12-13.14-15; Markus 7: 31-37.SEMAKIN KUATUNTUK PERSEKUTUAN Renungan kita pada hari ini bertema: Semakin Kuat UntukPersekutuan. Menurut keyakinan iman kita, persekutuan merupakan awal mulasegala sesuatu. Ayat-ayat pertama kitab suci, khususnya kitab Kejadian danInjil Yohanes menjelaskan bahwa persatuan atau persekutuan adalah hakikat TuhanAllah. Persatuan lebih dahulu ada sebelum kejatuhan manusia pertama ke dalamdosa yang menyebabkan perpecahan dan pemisahan antara yang kebaikan dankejahatan, rahmat dan dosa. Di dunia ini, di mana pun terjadi semakin kuat pemisahandan ketegangan yang mengancam persekutuan hidup, Tuhan juga tampak semakin kuatdalam kuasa-Nya membangun kembali persekutuan. Ia perbuat itu dalam diri dankarya Yesus Kristus. Yang diperbuat oleh Yesus Kristus supaya persekutuan itusemakin kuat ialah dengan membaharui tatanan atau pola hidup iman yang sudahterlanjur lemah. Ia membuka segala kemungkinan bagi mereka yang belum mengenalTuhan supaya menjadi percaya. Penyembuhan kepada seorang yang sekaligus tuli dan gagapmerupakan satu tindakan yang memperlihatkan kalau iman itu sangat bergantungpada kemampuan kita untuk mendengar dan berbicara. Yesus pernah berkhotbah dikotanya di Kapernaum bahwa iman itu terjadi pada saat orang mendengarkan firmanyang diwartakan. Mendengar ialah pintu masuk untuk iman, karena melaluinyaorang membukakan diri untuk memperhatikan dan menaruh ketaatannya. Darimendengar ini, kemampuan selanjutnya yang dituntut ialah berbicara sebagaiwujud bersyukur, merayakan iman itu, dan mewartakannya. Jika iman kita dipandang atau kita sendiri menganggapnyalemah, antara lain dapat diuji kemampuan kita dalam mendengar dan menjadi kabargembira bagi sesama. Kalau tanda-tandanya ialah kita malas bahkan tidak pernahmendengar dengan baik, ditambah dengan tidak berbicara dalam kebenaran firmanAllah itu, berarti iman kita sedang dalam krisis yang serius. Yang lebih parahialah bersikap benci dan menolak untuk mendengar dan berbicara tentang Tuhan.Jadi Yesus juga melakukan tindakan serius dengan harus berbuat sesuatu,memisahkan sedikit kita dari orang banyak lalu mencungkil halangan yangmenghambat kita mendengar dan berbicara tentang iman kita. Tuhan tetap membuka jalan dan segala kemungkinan bagimereka yang ingin mengetahui dan mengimani-Nya. Pekerjaan ini dilakukan melaluiGereja, khususnya melalui kita yang sudah beriman. Caranya ialah memakai duakemampuan yang ada, mendengar dan berbicara. Kiranya kita mengusahakan supayaorang-orang dapat mendengar Tuhan yang berbicara secara pribadi kepada mereka,dan dapat berbicara tentang Tuhan di dalam hidupnya yang nyata. Ini adalahcara-cara untuk memperkuat persekutuan di antara kita orang-orang beriman.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,semoga kami selalu menjadi saluran yang benar dan berguna bagi saudara-saudarikami yang ingin mengenal Dikau dengan lebih dekat dan jelas. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-5 masa biasa, 11 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 9:22


Dibawakan oleh Suster Maria Goreti MCFSM dan Suster Ursula MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 10: 1-10; Mazmur tg 37: 5-6.30-31.39-40; Markus 7: 14-23.HATI BARU Renungan kita pada hari ini bertema: Hati Baru. Sepasangsuami dan istri dalam satu tahun terakhir hidup dalam konflik dan sepertinyatidak ada tanda berhenti. Lalu mereka berdua sepakat untuk bercerai melaluibeberapa proses. Salah satu hal dari proses itu ialah mereka berdua bertemuPastor Paroki untuk meminta pendapatnya. Masing-masing menyampaikan pendiriandan alasannya untuk bercerai. Menurutnya keputusan itu sudah bulat. Kepentingandiri masing-masing sangat kuat, dan bagi Pastor ini adalah contoh dua hati yanglama. Maka sang Pastor memiliki tugas amat penting untukmengubah hati yang lama itu menjadi hati yang baru. Setelah memberikan pendapatdan nasihatnya, Pastor mempersilakan masing-masingnya untuk adorasi di depanSakramen maha kudus. Di dalam gereja, mereka duduk berjauhan untuk berdoa.Sekitar satu jam berlalu, mereka kembali bertemu Pastor di kantornya.Masing-masing menyampaikan bahwa ia sadar akan kesalahan dan kesombongannya. Iaberniat mengampuni pasangannya. Ia memutuskan untuk tidak bercerai. Pasangan tersebut akhirnya mendapatkan sebuah hati yangbaru. Masing-masingnya menjadi orang yang baru. Pengalaman ini menunjukkanbahwa terciptanya sebuah hati yang baru tidak bisa hanya dengan urusan seorangdiri. Kalau tanpa campur tangan Tuhan dan sesama ia tidak bisa apa-apa, tidak bisa menjadi baru.Sakramen-sakramen dan bimbingan rohani adalah dua dari banyak cara yangmembantu seseorang untuk mengalami dirinya menjadi baru.  Salah satu isi firman Tuhan yang menggerakkan kita untukmenciptakan hati yang baru ialah seperti yang diwartakan oleh bacaan-bacaanhari ini. Firman Tuhan pada prinsipnya berisi kebijaksanaan Tuhan tentangbagaimana hidup semestinya dalam mengikuti Kristus. Pilihan kita mesti ke sana,seperti yang dilakukan oleh Salomo yang membuat hikmat hidupnya bisa menarikperhatian Ratu dari Syeba dan seluruh dunia. Kalau kita memilih dan menggunakanselalu kebijaksanaan, Tuhan menyediakan itu dan menyempurnakannya di dalamkita. Hati yang baru ialah hati yang bersih. Kotoran, kenajisan,fitnah, benci, dengki, dan marah mestinya dikeluarkan dari sana. Yesus memintakita supaya semua itu tidak disimpan di hati seperti kita menyimpan hartakekayaan dengan begitu aman. Semua itu menajiskan atau mengotori kita, jadiharus dikeluarkan melalui pemeriksaan batin lalu melepaskannya dengan bantuanorang lain dan Gereja. Ini sama sekali tak ada hubungan dengan makanan yanghalal dan tidak halal. Makanan atau minuman itu tidak pernah punya kaitandengan menciptakan hati yang baru. Hati yang baru adalah urusan rohani,sementara makanan dan minuman urusan perut dan jasmani. Sangatlah beda! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, semoga Roh-Mu memimpin kami selalu di dalam kebijaksanaan untukmenyatu dalam Yesus Kristus melalui hidup kami, dalam kata dan perbuatan kami.Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 9 Februari 2026 - Tetaplah membalas dengan sikap baik dan sopan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 4:57


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Februari 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Suatu hari, ada dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Bahkan sepanjang melayani, wajahnya terlihat cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Namun orang kedua tetap santai, tidak mempermasalahkan itu sama sekali. Bahkan ketika membayar dan hendak pergi dari sana, ia bersikap sopan kepada penjual itu. Di sebuah kafe, orang pertama berkata kepada sahabatnya, "Saya tidak habis pikir, mengapa kamu masih bisa bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan tadi itu." Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain." "Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama yang masih merasa jengkel. "Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh itu tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri." Seringkali orang memang terpengaruh oleh sesamanya. Jika mereka baik, kita akan berbuat sebaliknya. Kalau orang-orang menghargai kita, kita akan dengan senang hati menghargai mereka juga. Namun jika orang berlaku buruk, kurang ramah, ketus dalam bicara, tidak sopan, kita pun cenderung melakukan hal yang sama. Tanpa sadar orang jadi ikut-ikutan kesal, tidak terima, dan seterusnya. Bila ini terjadi, berarti kita sudah membiarkan diri dikontrol orang. Mari kita belajar bertanggung jawab atas diri sendiri. Kita bersikap sopan, bukan karena orang layak menerimanya, bukan karena mereka sudah melakukan kebaikan pada kita, akan tetapi kita melakukannya karena kita adalah orang-orang yang baik, santun dan terhormat, yang tetap sopan sekalipun diperlakukan arogan. Pastikan perilaku buruk orang sekitar tidak memengaruhi kualitas kerja dan keberadaan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, sehingga walau pun banyak orang mengecewakanku, hatiku tetap tenang karena Engkau telah menguasaiku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Harta Tersembunyi (8 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah HARTA TERSEMBUNYIDiambil dari: Matius 13:44 (TB)“Kerajaan sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.”Wonder Kids, Pada zaman Yesus, belum ada bank seperti sekarang. Kalau seseorang ingin menyimpan uang atau harta dengan aman, mereka sering menguburnya di tanah. Yesus pernah menceritakan perumpamaan tentang seseorang yang menemukan harta terpendam di ladang. Harta itu begitu berharga, sampai orang itu rela menjual semua yang ia miliki demi mendapatkan ladang tersebut.Yesus memakai cerita ini untuk menjelaskan Kerajaan Surga. Yesus tidak berkata bahwa kita harus membuang semua barang kita supaya diselamatkan. Yesus sedang mengajarkan bahwa Kerajaan Allah lebih berharga daripada apa pun di dunia ini.Ketika seseorang sungguh mengenal Yesus, hidupnya akan berubah. Hal-hal yang dulu terasa paling penting, sekarang menjadi nomor dua. Yesus menjadi yang paling utama.Orang dalam perumpamaan itu rela melepas segalanya karena ia tahu: harta yang ia temukan jauh lebih berharga daripada apa pun yang ia miliki sebelumnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu hal yang sering membuatmu lupa berdoa atau lupa bersyukur. Mintalah Tuhan menolongmu menempatkan Yesus sebagai yang paling penting.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah harta yang paling berharga dalam hidupku. Tolong aku agar selalu menempatkan Engkau di atas segalanya. Ajari aku mengasihi Kerajaan-Mu lebih dari apa pun. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah harta terindah yang tidak bisa digantikan oleh apa pun. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Memberi Kelegaan (7 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 2:58


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MEMBERI KELEGAANDiambil dari: Matius 11:28 (TB)“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”Wonder Kids, Pernahkah kamu merasa lelah karena terlalu banyak aturan? Aturan di sekolah, aturan di rumah, aturan di mana-mana. Kalau salah sedikit, langsung ditegur.Pada zaman Yesus, orang Farisi membuat banyak sekali aturan. Bukan hanya aturan dari Tuhan, tetapi juga aturan buatan manusia. Mereka bangga karena bisa menaati aturan-aturan itu, dan merasa lebih baik dari orang lain.Yesus tahu betapa beratnya hidup seperti itu. Karena itu Yesus tidak berkata, “Datanglah kepada-Ku, lalu lakukan semua aturan dengan sempurna.” Yesus berkata, “Datanglah kepada-Ku… Aku akan memberi kelegaan.”Yesus mengajarkan bahwa yang paling penting bukan daftar aturan, tetapi mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Kalau kita sungguh mengasihi Tuhan dan orang lain, kita sedang hidup sesuai dengan kehendak Allah. Yesus bukan Tuhan yang menambah beban. Yesus adalah Tuhan yang mengangkat beban.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba perhatikan satu orang di sekitarmu yang sedang lelah atau sedih. Tunjukkan kasih Yesus kepadanya dengan sikap yang baik atau kata yang menguatkan.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengerti ketika aku lelah. Terima kasih karena Engkau tidak menambah bebanku, tetapi memberi kelegaan. Tolong aku mengasihi Tuhan dan mengasihi orang lain seperti yang Engkau ajarkan. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Datang kepada Yesus bukan membuat hidup lebih berat—tetapi lebih lega. Tuhan Yesus memberkati.

TanadiSantosoBWI
The Comfort Book

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 10:58


Di episode podcast kali ini, Tanadi Santoso akan mengajak kita "mampir" sejenak ke suasana Vienna, sebuah momen perjalanan yang tenang, lalu dibawa masuk ke pengalaman membaca buku dengan tulisan-tulisan pendek yang sederhana tapi menenangkan.Sepanjang episode, kita akan mendengar potongan-potongan kalimat yang seperti "menepuk pundak" dengan lembut. Tentang rumah yang mungkin bukan tempat, tapi keadaan. Tentang mencintai diri tanpa harus terus-menerus membuktikan diri. Tentang kita yang sejak awal sudah layak dicintai. Sampai ide sederhana tentang harapan kecil yang tidak menyerah.Ada juga bagian yang sangat relate ketika episode ini membahas hari-hari buruk, seperti emosi itu bergerak seperti awan dan seringkali titik paling berat justru pertanda bahwa keadaan bisa segera membaik. Kalau kita sedang lelah karena ekspektasi orang lain, ekspektasi sosial, atau ekspektasi diri sendiri maka episode ini punya banyak insight yang bisa kita dapatkan. Ada refleksi tentang kebahagiaan yang muncul saat kita berhenti menjadi versi yang diharapkan, dan mulai menerima diri dengan utuh. Ada juga pengingat singkat yang tajam bahwa hidup itu pendek, jadi berbaik hatilah. Bahkan analogi tentang mengalir yang membuat rasa sakit terasa lebih bisa diterima sebagai bagian dari perjalanan, bukan musuh yang harus selalu dilawan. Selain itu, episode ini juga membahas tentang kesepian yang tidak selalu soal kurang teman, melainkan soal merasa "hilang" dan obatnya adalah memahami diri lebih dalam. Dari sana, episode ini mengantar kita ke satu kalimat yang menenangkan: "Anda ada di sini, dan itu sudah cukup".

Manap & Mawi
Episode 551 - My Husband Is A Mummy's Boy - Part 2

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 32:30


Bila husband kahwin dengan you… tapi masih report duty dekat mummy dulu

Curhat Babu
Rissa Riandini: Ketika Suami Meninggal Duluan

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 51:28


"Kalau aku meninggal duluan, kamu nanti nikah lagi gak?"Obrolan soal kematian memang cukup menakutkan untuk dibahas..Tapi hal ini perlu diagendakan karena duka adalah sebuah keniscayaan.Episode kali ini, Parents akan mendengarkan cerita Bucha (Rissa Riandini) tentang perjuangannya bersahabat dengan duka dan menjalani hari-hari setelah kepergian suami.Timestamp:00:00 Opening04:30 Sosok almarhum Bimo sejak pacaran hingga kepergiannya09:15 Tidak akan pernah ada manusia yang siap ditinggalkan16:32 Rasa takut saat menyaksikan yang berhubungan dengan momen kepergian suami17:15 Masa down dan ngerop sampai harus didampingi profesional25:50 Harus kuat demi anak, apakah benar menguatkan?30:10 Pentingnya kehadiran ayah untuk menguatkan mental si Kecil38:00 Apa saja bantuan yang dibutuhkan seseorang yang berduka?43:17 Bimo selalu bilang "I love you" apapun kondisinya

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 18 Januari 2026 - Tetap tekun berdoa dan berbuat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Januari 2026Bacaan: "Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! " (Daniel 6:6)Renungan: Setiap orang pasti memiliki masalah. Kalau seseorang ditanya apa masalahmu saat ini, beragam jawaban diberikan. Kalau kita bertanya pada seorang siswa, biasanya ia menjawab masalahnya seputar pelajaran di sekolah dan teman-temannya. Kalau kita bertanya pada seorang karyawan, biasanya ia menjawab masalahnya seputar keuangan dan pekerjaannya. Kalau kita bertanya pada orang tua, mereka menjawab masalahnya seputar keluarga dan anak. Kalau kita bertanya pada seorang jomblo, masalahnya pasti seputar cinta dan pasangan hidup. Namun, pernahkah kita bertemu orang yang mengalami masalah karena giat berdoa? Mungkin belum pernah, namun ada satu orang yang mengalaminya. Daniel namanya. Daniel mengalami masalah bukan karena berdosa tapi karena berdoa. Aneh, bukan? Bagaimana mungkin melakukan hal yang baik justru kena masalah? Namun itulah proses kehidupan yang harus dialami oleh Daniel. Jika kita mendapat ganjaran atas kesalahan yang kita buat, itu hal yang wajar. Namun jika kita mendapat masalah atas kebaikan yang kita lakukan, tidak semua kita bisa menerima kenyataan itu. Gua singa yang dihadapi Daniel sekaligus menjadi ujian imannya. Hasilnya, kualitas Daniel teruji! Melalui peristiwa itu, raja Darius dan seluruh rakyat Babel membuktikan betapa dahsyat dan luar biasa Allah Daniel! Jika kita sudah melakukan hal baik namun kita justru mendapatkan yang buruk, jangan putus asa. Jangan berburuk sangka. Apalagi kita berpendapat bahwa Tuhan tidak adil. Jangan berpikir bahwa kebaikan yang kita lakukan sia-sia belaka dan tidak menghasilkan apa-apa. Hari ini kita belum tahu, namun suatu saat nanti kita akan melihat rencana Tuhan yang sempurna atas hidup kita. Karena itu, jangan jemu-jemu berbuat baik. Ada waktunya kita menuai dari apa yang kita tabur saat ini. Bahkan, kebaikan yang kita tabur akan dilipatgandakan oleh Tuhan pada saatnya nanti. Bukankah Daniel diangkat menjadi orang penting di kerajaan Babel pada akhirnya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belas kasih-Mu, sehingga aku mampu menjalankan perintah-Mu untuk membagikan kasih-Mu pada sesamaku. Ajarilah aku melakukannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan dari siapapun. Amin. (Dod).

Podcast Sebelum Tidur
hidup akan gitu-gitu aja, kalau lo gitu-gitu aja

Podcast Sebelum Tidur

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 6:31


Ray Janson Radio
#550 "DAPUR KERAS! KALAU GAK SIAP, GAK USAH!" WITH GABRIELLE ISMARDIANTI | RAY JANSON RADIO

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 80:53


Di episode kali ini, Chef Dian akan berbagi cerita soal kerasnya dunia dapur, dari momen nangis di dapur sampai tantangan jadi chef perempuan yang sering dipandang sebelah mata. Kita juga akan mengulik teknik masak eksperimental yang membuat Ironplate berbeda dari tempat lainnya. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Gabrielle Ismardianti https://www.instagram.com/gabismard?igsh=MXczcmxvMzg1dm9yaw==Ironplate Jakarta https://www.instagram.com/ironplatejakarta?igsh=OGwxZnlnOXI5aTRxDON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 7 Januari 2026 - Taat dan Setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 5:41


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 Desember 2025 - Hadirkan Damai Natal & Berkat Bagi Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 5:57


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Desember 2025Bacaan: Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu." (Matius 2:16) Renungan: Suatu ketika pada tanggal 25 Desember yang berkabut, sebuah kapal besar menabrak kapal yang lebih kecil. Kapal kecil mengalami kerusakan berat dan terpaksa diseret kembali ke Inggris. Pemilik kapal kecil lalu mengadukan perkara tabrakan tersebut ke pengadilan. Para saksi mata melihat bahwa kapal besar itu memang menabrak kapal kecil. Tetapi kapten kapal besar mengatakan bahwa beberapa saat sebelum terjadi tabrakan, kapalnya telah mengirimkan sinyal kepada kapal kecil. Hakim bertanya, "Siapa yang bertugas mengirim sinyal?" Seorang kelasi muda maju dan berkata, "Saya, Pak Hakim." Hakim bertanya kepada kelasi muda tersebut, "Coba beritahu saya, apa isi sinyal yang Anda kirimkan." Kelasi muda itu menjawab dengan muka merah, "MERRY CHRISTMAS & HAPPY NEW YEAR!" Mungkin kita tersenyum mendengar kisah ini, dan berpikir alangkah cerobohnya kelasi muda itu. Suatu tindakan yang sulit kita terima dengan akal sehat. Natal yang pertama pun tidak mendatangkan berkat bahkan merugikan bagi banyak orang! Mulanya Herodes mau memanfaatkan orang Majus, tetapi ketaatan orang Majus pada suara Tuhan menggagalkan rencana jahat Herodes. Kemudian ia membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia di bawah 2 tahun karena ia tidak tahu kapan persisnya bayi Yesus itu dilahirkan. Apa yang diberikan Herodes kepada Tuhan Yesus pada Natal pertama? Kematian bayi-bayi yang tidak berdosa! Apa yang dilakukan oleh Herodes ini mirip dengan yang dilakukan oleh Firaun dalam Keluaran 1:15-22. Herodes mengulang kesalahan dan dosa yang dilakukan oleh Firaun, yang mengakibatkan banyak orang kehilangan anak-anak mereka. Baik Herodes maupun Firaun adalah orang-orang yang melawan dan berusaha menggagalkan rencana Allah, tetapi merekalah yang akhirnya gagal, karena rencana Allah tidak mungkin gagal. Terkadang kita memberikan hadiah kepada Yesus, sama seperti sang kelasi muda dan Herodes, yaitu kematian iman dan bencana bagi orang lain. Kalau kita mau jujur dan menengok kembali kehidupan kita, sadar atau tidak sadar seringkali hal seperti itu juga yang kita lakukan saat kita merayakan Natal. Maksud kita merayakan dan mengucapkan "Selamat Natal" tetapi ternyata ada orang-orang yang kecewa dan dirugikan, misalnya oleh panitia Natal, oleh sikap kita yang glamour di dalam merayakannya atau sikap acuh tak acuh kita pada saudara yang berkekurangan. Dengan demikian Natal sudah kehilangan makna yang sesungguhnya, yaitu untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera di bumi. Marilah pada hari Natal ini kita minta agar Tuhan memperbaharui seluruh keberadaan kita sehingga melalui kehadiran kita banyak orang diberkati dan nama Tuhan semakin dimuliakan. Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu untuk selalu mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu. Perbaharuilah seluruh keberadaanku agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Thirty Days Of Lunch
OG 170 — Rumah Flat: Solusi Kreatif Masalah Hunian (feat. Elisa Sutanudjaja)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 58:44


Solusi hunian alternatif dengan harga masuk akal di tengah kota. Luasannya juga manusiawi, dari 40-90 m2 (gak kayak rumah subsidi #eh). Di episode Podcast Underdog kali ini gua ngobrol bareng Mbak Elisa, founder & direktur Rujak Center for Urban Studies, tentang kisah keberhasilan Rumah Flat-nya. Kalau tau ini sih, gua ikutan ngebangun bareng-bareng, haha. Tonton sampe habis, siapa tau bisa jadi solusi rumah yang selama ini lo cari. #rumahminimalis #rumahflat #properti #podcast #podcastindonesia

Thirty Days Of Lunch
OG 166 — Ombe Kofie: Rahasia Bisnis Bertahan 10+ Tahun — Tim, Culture, Core Values

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 69:20


Ini bisa dibilang sequel dari episode podcast Ombe Kofie sebelumnya. Kalau yang lalu bahas cerita awal dan suksesnya bareng Om, sekarang kita lihat proses jatuh-bangun di balik dapur Ombe bareng Tante Wiwid dan employee terlama ke-2 mereka, Heru—dari cara mereka bangun bisnis yang sustainable, jagain dan siapin tim buat oper tongkat estafet, sampe menjaga kualitas selama 1 dekade. #podcastclips #bisnis #bisnisanakmuda

Thirty Days Of Lunch
OG 168 — 6 Realita Adulting & Solusinya (‪@dr.ndreamon‬, Psikiater)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 51:36


Kalau di buku pertama tone yang dipake dr. Andreas Kurniawan ngedorong dan ngajak kita melewati duka dengan nada yang lebih lembut, buku kedua ini lebih gua rasa lebih tough love. Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya ditulis buat lo yang kadang bodoh-bodohin diri, yang hobi kontemplasi di kursi besi minimarket, sambil digebrak buat mikir: di deathbed nanti, apakah lo uda berhasil bangun hidup yang bisa dibanggain? #podcastindonesia #podcast #selfdevelopment #selfawareness #kesehatanmental #panduankarir

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/193-lagu-alamak-144713893?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-193-lagu-144713886?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkUlah siapa yang bisa buatku begini Gila, ini bahagia apa menderita Langit lagi bagus-bagusnya Tapi bagiku biasa saja Dia buatku terkesima Menyapamu tak berani, menciummu apalagi Mata, pundak, lutut, kaki Gemetar kuberdiri Kalau sampai kumiliki Tak mau ku tidur lagi Alamat malah nanti kau pergi Kalau ada sembilan nyawa Mau samamu saja semuanya Ini dada isinya kamu semua Alamak, ini kah jatuh cintaSumber gambar: Shawn Rain di UnsplashGitar: LuckyTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoRich GambleMarkRickAnnibaleLucaTEMAN WINDAHJohn McBride  Kristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyJessica BruntonDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie Goud