Podcasts about justru

  • 182PODCASTS
  • 339EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Feb 23, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about justru

Latest podcast episodes about justru

Renungan Anak GKY Mabes
Janda yang Tidak Menyerah (24 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Podcast Berani Berinvestasi
#130 - "CPO 2026: Momentum Terlewat atau Justru Baru Dimulai?"

Podcast Berani Berinvestasi

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 14:10


Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor CPO & Gas saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Sharon Natasha, Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia dan Rut Yesika Simak, Research Associate Sector - Cement, Chemicals, Infrastructure, Telco-Tower, Oil & Gas CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #130 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-5 masa biasa, 12 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 9:09


Dibawakan oleh Suster Yulia Bela MCFSM dan Suster Tania MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 11: 4-13; Mazmur tg 106: 3-4.35-36.37.40; Markus 7: 24-30.PERSEKUTUANADALAH PANGGILAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persekutuan AdalahPanggilan. Seorang bapak berusia 75 tahun meminta Pastor Paroki untuk dibaptismenjadi seorang Katolik. Hidupnya selama ini sebagai orang yang tidak beragama.Pastor memberikan persiapan khusus kepadanya sebelum dibaptis. Tidak lamasetelah mengikuti katekumen, istrinya yang berusia 72 tahun juga meminta untukdibaptis. Maka Pastor Paroki memberikan persiapan kepada mereka bersama-sama.Mereka berkata: tidak ada terlambat dalam beriman kepada Tuhan. Langkah yang diambil oleh pasutri lansia itu merupakansebuah perwujudan persekutuan sebagai panggilan. Tuhan tidak membutuhkanpersekutuan, tapi kita yang membutuhkan supaya kita dapat bersatu dengan-Nya.Panggilan kita manusia di dunia ini sampai ke titik persekutuan itu. Namun halini tidak mudah. Kegagalan raja Salomo dalam mempertahankan persekutuan denganTuhan adalah salah satu contohnya. Ia tidak mengikuti teladan ayahnya, rajaDaud. Dosa Salomo terbesar yang membuat ia dikutuk oleh Allahialah mengikuti kehendak para istrinya yang berlatarbelakang tidak berimankepada Tuhan. Para istri menyembah dewa-dewa. Murka Tuhan menggoyahkankerajaannya. Pada saat kerajaan itu dilanjutkan oleh putra Salomo, kerajaan itumengalami perpecahan besar. Hukuman atas dosa melawan Roh Kudus ialahkehancuran dan tidak dapat diampuni, begitu kata Yesus dalam kitab suci. Salomo sangat jelas memperlihatkan suatu perpecahan ataspersekutuan yang sudah diwariskan dengan mantap, dengan paling kentara ialahpemisahan antara yang kafir dan yang percaya. Ada suatu pemahaman bahwa kafiritu paling jahat dan tak bisa berpaling kepada Allah. Orang beragama kalaumasuk ruang hidup, bersentuhan, dan berinteraksi atau berkomunikasi dengan yangkafir sudah langsung menajiskan diri mereka. Tidak ada kemungkinan untukterjadi relasi satu titik pun dengan mereka yang berlainan kepercayaan dengannya. Justru di sini yang menciptakan perpecahan ialahorang-orang beragama. Orang kafir hanya berusaha untuk hidup baik sebagaimanusia dan mengusahakan kelayakan hidup di dunia ini. Dalam sanubarinyatersimpan benih-benih iman yang tinggal menunggu saatnya untuk terbuka, lalumereka memandang dan percaya kepada Allah. Yesus merintis jalan terbuka bagimereka. Ia membuka hati orang kafir, melebarkan jalan baginya untuk percayakepada Tuhan. Yesus jauh lebih bijaksana daripada Salomo, karena ia menyatukanorang beragama dengan mereka yang dipandang kafir. Tugas yang sama yang mestikita lanjutkan pada saat ini. Saat ini tidak cocok untuk memandang orang lainkafir!Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, berikanlah kami hati yang bijaksana sehingga kami dapat menciptakandan mempertahankan persekutuan hidup di antara kami, dan bukan merusaknyadengan perpecahan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Why do we find ourselves drawn back to exploring our own culture when we live in a foreign country? - Mengapa kita justru tergugah kembali menggali budaya sendiri saat menetap di negara orang?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 7:54


Although we enjoy our own arts and culture, we often neglect to give serious attention to what we love. - Walau kita merasa senang akan seni budaya kita sendiri, namun sering kita tidak memberikan perhatian yang serius terhadap apa yang kita gemari itu.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil (2 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Perbedaan Dalam InjilDiambil dari: Lukas 1:1–2 (TB)“Banyak orang telah menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah digenapi di antara kita, sesuai dengan yang telah disampaikan kepada kita oleh mereka yang sejak semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata bahwa Alkitab tidak benar karena ada perbedaan cerita di dalam Injil. Misalnya, Injil Lukas dan Injil Markus menceritakan kisah yang mirip, tetapi dengan kata-kata yang tidak sama persis.Apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak.Coba bayangkan ada satu peristiwa besar di keluargamu. Kakakmu menceritakannya dengan satu cara, dan orang tuamu menceritakannya dengan cara yang sedikit berbeda. Ceritanya tidak sama persis, tetapi peristiwanya tetap sama dan benar.Begitu juga dengan Injil. Para penulis Injil adalah saksi mata atau mendengar langsung dari saksi mata. Mereka menulis dari sudut pandang yang berbeda, tetapi pesan utamanya selalu sama: Yesus melakukan mujizat, mengampuni dosa, mengajarkan kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Seorang ahli Alkitab bernama Daniel B. Wallace pernah ditantang untuk menjawab semua perbedaan dalam Injil. Jawabannya sederhana: Justru perbedaan kecil itu menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak bersekongkol atau bekerjasama. Mereka menulis dengan jujur apa yang mereka lihat dan dengar.Dan yang luar biasa, pesan utama Injil tidak pernah berubah. Yesus adalah Juruselamat dunia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu mendengar orang meragukan Alkitab karena ada perbedaan cerita, ingatlah bahwa kebenaran utama Injil tetap sama. Percayalah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menyampaikan satu kebenaran yang besar.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Tolong aku untuk tidak bingung atau ragu hanya karena perbedaan kecil, tetapi percaya bahwa firman-Mu adalah benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: perbedaan kecil dalam Injil tidak mengubah kebenaran besar—Yesus mengasihimu dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-3 masa biasa, 30 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 8:44


Dibawakan oleh Yustina Armastiti dan Ignasius Sunaryo dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 11: 1-4a.5-10a.13-17; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.6bc-7.10-11; Markus 4: 26-34.BENIH-BENIH UNGGUL BAGI TUHAN Tema renungan kita pada hari iniialah: Benih-Benih Unggul Bagi Tuhan. Dalam Injil Markus, Yesus mengumpakanKerajaan Allah seperti biji sesawi. Benih itu paling kecil, tetapi kemudianmenjadi besar dan berguna bagi sekitarnya. Gambaran ini meneguhkan kita bahwaTuhan tidak selalu memulai karya-Nya dari hal-hal yang besar, mencolok, ataudianggap hebat oleh manusia. Justru dari kesetiaan kecil—doa yang sederhana,pelayanan yang mungkin tidak terlihat, keputusan untuk tetap jujur, atau hatiyang mau mengampuni—Tuhan menumbuhkan sesuatu yang kelak menjadi tempatberteduh bagi banyak orang. Benih kecil di tangan Tuhan tidak pernah sia-sia. Yesus juga menyampaikanperumpamaan tentang benih yang ditaburkan petani: benih itu bertunas, tumbuh,lalu menghasilkan buah, tetapi petani itu “tidak tahu bagaimana terjadinya.” Disini kita diajak menyadari misteri rahmat: manusia boleh menabur, boleh merawat,boleh bertekun, tetapi yang memberi pertumbuhan sejati adalah Tuhan. Ada bagianhidup rohani yang tidak dapat dipaksa oleh kekuatan manusia. Sebab itu imantidak hanya menuntut kerja keras, melainkan juga penyerahan diri—percaya bahwaTuhan bekerja diam-diam, bahkan saat kita merasa tidak ada perubahan apa pun. Namun perjalanan iman tidakselalu mulus. Ada godaan, kelelahan, dan luka batin yang membuat manusia jatuhdalam dosa. Ini seperti benih yang sudah mulai tumbuh tetapi diserang wabah,hama, atau penyakit yang mengancamnya hingga rusak. Dosa bukan hanya sekadar“kesalahan kecil”, melainkan daya penghancur yang dapat merampas kedamaian,meretakkan relasi, melemahkan panggilan, bahkan mematikan semangat untukbertumbuh. Jika tidak dijaga, benih unggul pun bisa berhenti berkembang sebelumsempat menghasilkan buahnya. Kitab Suci menunjukkan bahwagodaan tidak mengenal status: Raja Daud yang dipilih Tuhan pun pernah jatuhdalam dosa perzinahan. Kejatuhan Daud mengingatkan kita bahwa hati manusiadapat lemah ketika lengah, merasa aman, atau membiarkan diri dikuasai keinginan.Tetapi kisah Daud juga menyatakan sesuatu yang sangat penting: Tuhan tidakberhenti mengundang pertobatan. Ketika manusia tersungkur, jalan pulang tetapdibukakan. Rahmat Tuhan sanggup memulihkan, tetapi tanggung jawab manusiaadalah berjaga-jaga, jujur pada diri sendiri, dan segera kembali sebelum lukadosa menjadi semakin dalam. Maka, menjaga benih panggilanadalah tugas rohani yang serius. Kita dipanggil untuk menjaga diri, menjagamata dan hati, menjaga relasi, menjaga disiplin doa, serta menjaga kepekaannurani. Sebab panggilan hidup adalah sesuatu yang mulia dan harus dipelihara.Kita membutuhkan rahmat perlindungan Tuhan setiap hari agar tidak mudah terbawaarus dunia, tidak dikuasai bisikan musuh yang mematikan, dan tidak menganggapremeh pintu-pintu kecil yang dapat membawa kita jatuh. Marilah kita berdoa. Ya Tuhan mahabijaksana, jadikanlah kamibenih-benih yang selalu siap ditumbuhkan dan dibuahkan demi kebaikan hidup kamidan pemenuhan janji untuk mendapat kesempurnaan di dalam Dikau. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 20 Januari 2026 - Berseru dan berharaplah padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Januari 2026Bacaan: ".... Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (2 Tawarikh 20:12)Renungan: Pada saat seorang pasien berobat ke rumah sakit harus siap dengan vonis apapun. Walau demikian, ada satu jenis vonis yang membuat siapapun tidak siap untuk menerimanya, yaitu jika pasien divonis penyakit terminal. Penyakit terminal adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh yang diakibatkan kegagalan organ atau multiorgan sehingga sangat dekat proses kematian. Penyakit terminal bermacam-macam mulai kanker, alzheimer, komplikasi, dsb. Inti dari penyakit terminal adalah dokter sudah angkat tangan dan pasien hanya tinggal tunggu waktu kapan kematian datang menjemput. Sudah tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan atau diupayakan lagi. Masalah dan tantangan hidup bisa terjadi kepada siapa saja. Namun selama kita masih bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi masalah tersebut, kita tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana jika semua jalan sudah buntu, sudah mentok, dan kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan lagi? Seperti penyakit terminal, ini keadaan yang sangat gawat. Raja Yosafat pernah menghadapi "masalah terminal" seperti itu. Kerajaan Yehuda diserang oleh bani Moab, bani Amon, dan sepasukan orang Meunim. Menghadapi satu musuh saja berat, sekarang harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus dengan laskar yang sangat besar. Yosafat takut. Yosafat bahkan berada pada satu titik di mana ia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Walau demikian masih ada satu hal yang bisa dilakukan Yosafat yaitu berseru kepada Tuhan! Justru ini adalah solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya. Terbukti, Tuhan ganti berperang bagi Yosafat dan memberi kemenangan besar kepada bangsa Yehuda. Jika saat ini kita dihadapkan dengan masalah yang rumit, yang mana kita bahkan tidak tahu lagi harus melakukan apa- apa, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan. Berserulah dan berharaplah kepada-Nya, maka pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya apapun masalah yang aku hadapi saat ini, kalau aku mau setia datang pada-Mu, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Waka BGN tegaskan SPPG tak memaksa anak yang liburan harus ambil MBG di sekolah

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 2, 2026 1:56


Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) pada masa liburan sekolah terutama ditujukan kepada kelompok penerima manfaat dari kalangan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Dalam klasifikasi kelompok penerima MBG, mereka biasa disebut sebagai kelompok 3B. “Yang tidak libur, atau tetap diberikan MBG, dalah untuk 3B. Siapa yang mengantar? Ya seperti biasa, para petugas yang selama ini sudah berjalan,” kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang di Yogyakarta, Selasa (23/12/2025)BGN menyadari bahwa perbaikan gizi siswa perlu konsistensi. Namun, BGN pun memahami bahwa anak-anak sekolah sedang memasuki masa liburan. Maka, SPPG menawarkan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat, jika mau menerima MBG, mereka dipersilakan mengajukannya. Hidangan MBG akan diantarkan SPPG sesui dengan permintaan sekolah, dalam bentuk makanan kering. “Jadi anak-anak tidak dipaksa harus datang ke sekolah. Silakan saja kalau makanan MBG diambil ibunya, ayahnya, atau saudaranya. Kalau misalnya sekolah tidak mau menerima, wali murid juga tidak mau, maka juga tidak apa-apa, dan tidak dipaksa,” katanya.“Jadi tidak ada yang memaksa anak-anak libur ke sekolah untuk mengambil MBG. Mohon jangan dipelintir,” tambah Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga untuk pengelolaan program MBG itu. Nanik juga meluruskan tudingan beberapa kalangan yang mengatakan bahwa pemberian MBG di saat liburan adalah untuk menghabiskan anggaran. “Justru sebaliknya, kami menghemat anggaran luar biasa di tahun 2025. Bayangkan, anggaran MBG tahun 2025 itu 71 T, targetnya untuk 6 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah dan 3B. Namun ternyata kami bisa memberi manfaat kepada 50 juta anak Indonesia dan kelompok 3B,” paparnya.Penghematan bisa dilakukan karena semula ada banyak dapur yang harus dibangun BGN, tapi ternyata banyak yayasan/mitra yang mau membangun dapur MBG yang disebut sebagai Dapur Mandiri. “Akhirnya cost yang dikeluarkan BGN hanya untuk program MBG 15 ribu/MBG; gaji karyawan BGN, termasuk SPPI, Ahli Gizi, dan Akuntan di tiap-tiap SPPG, yang saat ini hampir 100 ribu dan tersebar dari Sabang sampai Merauke; dan juga untuk operasional. Data yang saya sampaikan ini bisa dicek ke Kementerian Keuangan,” jelasnya.Nanik pun menegaskan bahwa Pemerintah terus bekerja keras meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. “Pesan Pak Prabowo, tidak boleh satu anak Indonesia pun, baik (anak usia sekolah) yang berada di jalanan bila belum Sekolah Rakyat, anak-anak di pondok-pondok pesantren baik yang terdaftar di Kementerian Agama, maupun yang tidak terdaftar, semua harus dapat makan bergizi gratis,” ujar mantan wartawan senior itu Sementara itu, mengenai pemberian BGN untuk orang-orang lanjut usia dan para difable, menurut Nanik, yaitu yang akan memberikan makan gratis adalah Kementerian Sosial. “Program itu masih wacana Kemensos, jadi bukan progam BGN ya,” kata Nanik menutup penjelasannya. (Ter)

Pinter Politik
Misi Mengagungkan Kejaksaan Agung

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 7:49


Putusan MK telah mencabut imunitas jaksa menjadi ujian sejarah Kejaksaan Agung. Di tengah OTT KPK dan kasus jaksa nakal, institusi ini memilih tidak defensif. Justru bertaring, proaktif membersihkan diri, dan mengukir legitimasi baru

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 Desember 2025 - Seorang Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 13, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 Desember 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Semua orang bisa memiliki teman, tetapi tidak semua orang bisa memiliki sahabat sejati. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga, terutama hubungan suami-istri. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa dari Tuhan bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu lalu, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi guna memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Take and give terjadi secara natural di dalamnya. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan; yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, kita semua membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan pertama Adven, 1 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 8:05


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 2: 1-5; Mazmur tg 122: 1-2.3-4a; Matius 8: 5-11.PANGGILAN TUHAN DIDENGAR DARI SEGALA PENJURU  Tema renungan kita pada hari ini ialah: Panggilan TuhanDidengar dari Segala Penjuru.Kotbah Romo paroki dalam Misa hari Minggu pertama Adven berpusat pada temapersiapan diri. Pada kesimpulannya, Romo mengatakan bahwa akhirnya ada duakelompok orang yang memberikan tanggapannya atas panggilan Tuhan untukpersiapan diri. Mereka yang mempersiapkan dirinya adalah mereka yang sungguhdan sepenuh hati menyambut Tuhan. Sedangkan mereka yang tidak mempersiapkandiri adalah yang tidak dengan sepenuh hati. Setelah Misa terjadi diskusi di sebuah rumah keluarga. Ibumenyampaikan sebuah kabar baik bagi seluruh keluarga. Suami dan anak-anaknyahampir percaya kalau rencana Ibu adalah persiapan perayaan Natal di rumah,tamu-tamu yang akan diundang, dan sampai ke perayaan Tahun Baru bagi segenapkeluarga besar. Tetapi ternyata kabar baik dari ibu justru di luar dugaanmereka semua. Kabar itu tidak akan mengurangi perayaan suka cita keluargamereka. Kabar baru itu ialah bahwa tetangga mereka yang terdiridari suami-istri dan tiga anak memutuskan untuk masuk menjadi anggota GerejaKatolik. Ibu yang juga sebagai pengurus lingkungan akan membantu keluarga ituuntuk pendaftaran katekumen dan selanjutnya persiapan seperlunya. Betapa kabarbaik itu datang pada permulaan masa Adven! Secara khusus, pada hari inibacaan-bacaan kita mewartakan tentang segala penjuru dunia mendengarkan suarapanggilan Tuhan, dan mereka mengikutinya. Dalam pandangan yang sempit, mereka yang biasanyadiharapkan mendengarkan Tuhan dan menunjukkan kepatuhannya ialah mereka yangsudah percaya dan tercatat sebagai anggota di dalam jemaat atau Gereja. Hal itusama dengan anak-anak yang dituntut sikap yang menuruti dan menyayangi keduaorang tua mereka. Mengharapkan sikap seperti itu dari anak-anak di luarkeluarga sendiri bahkan orang-orang asing jelas tidak mungkin. Kitab nabiYesaya terang-terangan menggambarkan bahwa sekelompok orang terpilih dan bertahanadalah kaum penerus yang mempertahankan kemuliaan rumah Tuhan. Di dalam rumah Tuhan itu berjayalah Kristus sebagai rajayang mulia, raja semua orang. Tuhan Yesus menyempurnakan panggilan itu kepadasemua orang di bumi. Ia diutus Bapa untuk semua orang, dan bukan hanya bagisegelintir orang. Maka orang asing dan tidak beriman Yahudi seperti perwira diKapernaum juga mendapat tempat di hati Tuhan. Justru ia mewakili umat manusiadari seluruh penjuru bumi yang mendengar dan datang berjumpa dengan Tuhan.Perwira ini mengingatkan kita semua agar di masa Adven ini kita tekunmendengarkan dan datang kepada Tuhan untuk mendapatkan berkat-berkat dari-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogadengan merayakan hari Minggu pertama Adven ini, kami tetap giat membuatpersiapan-persiapan untuk menyambut hari raya Natal. Kemuliaan kepada Bapa …Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, 23 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 22, 2025 12:14


Dibawakan oleh Rini, Tirto, Hendry dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Samuel 5: 1-3; Mazmur tg 122: 1-2.4-5; Kolose 1: 12-20; Lukas 23: 35-43.TIGA HADIAH BAGIRAJA KRISTUS Tema renungan kita pada hari Minggu, Hari Raya Tuhan KitaYesus Kristus Raja Semesta Allah ini ialah: Tiga Hadiah Bagi Raja Kristus. Kitamengakhiri tahun liturgi C dengan satu perayaan besar, yaitu hari raya Kristussebagai raja kita dan segenap semesta. Seorang raja yang dimuliakan dandihormati pada pestanya yang amat spesial, ia berada di istana dan duduk ditakhtanya. Setiap orang datang dari seluruh kerajaan untuk menyembah danmemberikan tanda syukur. Pengunjung tak lupa membawa hadiah atau oleh-oleh bagisang raja. Ini adalah suatu kebiasaan umum dalam kehidupan kerajaandi dunia. Bagi Tuhan Yesus Kristus sebagai raja, orang bisa saja bertanya: kemana kita pergi untuk mengunjungi dan memberinya oleh-oleh atau hadiah kita?Yang jelas, di dunia ini Yesus tidak punya istana dan takhta. Ia tidak punyapara serdadu dan staf yang mengelilinginya di istana. Injil kita pada hari inimenggambarkan bahwa istana dan takhta Yesus ialah bukit Golgota dan kayu salibyang berdiri tempat Ia bergantung, di tengah hujatan dan siksaan paramusuh-Nya. Kita yang menjadi anggota Kerajaan Yesus Kristus pastimemiliki sikap iman yang benar, sehingga dapat datang mengunjungi Raja kitadengan tanpa rasa malu, sakit hati, dan marah. Justru sebaliknya, kita harusdatang dengan sebuah sikap penuh suka cita dan syukur. Mengapa? Karena RajaKristus sangat berbeda dari raja-raja dunia ini, yang sama dengan raja Daud,yang akan lenyap bersama segala kekuasaannya. Raja Kristus berkuasa di duniadan di akhirat. Di dalam surga terletak istana dan takhta-Nya. Kerajaan-Nyaadalah kerajaan Terang.  Dengan memandang Raja Kristus yang tersalib, hadiah-hadiahyang seharusnya kita berikan kepada-Nya ialah iman, kasih dan harapan kita.Para pemimpin seharusnya adalah guru iman, tetapi mereka justru menghina danmengutuk Yesus tersalib. Kita mesti mempersembahkan iman yang benar kepada Rajakita, karena di dalam dan melalui Dia iman kita kepada Tuhan tumbuh danberbuah. Kita percaya, Ia menderita sengsara dalam pemerintahan PontiusPilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Kita percaya takhtanya di dunia ialahSalib. Para prajurit dengan sombongnya menghina diri-Nya sebagairaja, bagaikan orang-orang yang tidak punya kasih. Padahal hidup merekasepenuhnya adalah hamba dan pelayan, tetapi mereka benar-benar tidak memilikikasih dalam memperlakukan Yesus Kristus. Kita harus memperlakukan Yesus Kristusdengan kasih yang benar, yaitu melalui penyangkalan diri dalam mengikuti jalansalib-Nya. Seorang kriminal yang dihukum bersama Yesus ikut menghina Yesus, danini merefleksikan betapa para pendosa dan marginal mengharapkan keselamatanmelalui tindakan Yesus Kristus. Kita juga memiliki pengharapan itu, yaitu kitamati bersama Kristus dan bangkit tetap bersama Dia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, sangRaja kami, kuatkanlah kami dalam jalan menuju ke puncak keselamatan denganmengikut teladan-Mu dalam menyangkal diri dan memanggul salib kehidupan kami.Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Padepokan Budi Rahardjo
Benci AI karena Tidak OTENTIK

Padepokan Budi Rahardjo

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 9:13


Saya sedang benci video / tulisan yang dibuat dengan menggunakan AI. Masalahnya dia terkesan kaku. Dingin. Terlalu beresih. Terlalu sempurna. Atau lebih tepatnya TIDAK OTENTIK. Manusia dan karyanya itu seringkali tidak sempurna. Justru itulah yang menariknya. Setidaknya, bagi saya.#AI #otentik

Elshinta Semarang
Umrah Mandiri Disambut Pro-Kontra, Apakah Kebijakan Ini Justru Melemahkan Peran Biro Travel Resmi?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 23:29


Munculnya istilah umrah mandiri dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) menimbulkan beragam respons dari masyarakat dan pelaku usaha. Sebagian jemaah menilai kebijakan ini memberi keleluasaan beribadah dan kebebasan mengatur perjalanan sendiri. Namun di sisi lain, pelaku usaha haji dan umrah menilai legalisasi umrah mandiri berisiko menimbulkan persoalan baru, mulai dari perlindungan jemaah, pengawasan, hingga potensi melemahnya peran biro perjalanan resmi.Bagaimana mencermati hal ini?Narasumber : Ketua DPP BERSATU (Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah), Mohammad Farid Aljawi, S.E., M.H.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-29 masa biasa, 20 Oktober 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 19, 2025 8:18


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Roma 4: 20-25; Mazmur tg 1: 69-70.71-72.73-75; Lukas 12: 13-21.KITADIPERHITUNGKAN TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kita DiperhitungkanTuhan. Seorang remaja laki-laki berdiskusi dengan ibunya. Ia pertanyakanmengapa dulu ia dibaptis bayi, padahal kalo menunggu saatnya ia besar, iasendiri yang akan memilih untuk dibaptis. Ia ingin melakukan sendiri pengakuanimannya. Tetapi sang Ibu menjelaskan, iman putranya itu diwakili oleh keduaorang tuanya.  Cara seperti itu tepat sekali seperti yang diwartakan olehSanto Paulus bahwa melalui iman Abraham, kita semua ikut menjadi beriman.Artinya, setiap orang yang dibaptis dengan diwakili seperti remaja itu, ikutdiperhitungkan dalam karya keselamatan Kristus. Diperhitungkan berarti kitamasing-masing berada dalam daftarnya Tuhan. Diri kita diperhitungkan di daftaritu karena kita mengikuti dan berbagi dalam kehidupan Kristus. Prinsip inidijalankan oleh Abraham, dan kita semua setelah beliau juga mendapatkan bagiannya. Tuhan yang maha baik dan maha murah berkehendak supayasemua orang diperhitungkan, masuk dalam daftarnya. Namun menjadi terdaftarbukan tanpa aturan apa pun. Harus ada standar kelayakan dan kelulusan. Pintunyakecil dan setiap orang harus dapat melewatinya. Siapa yang kedapatan tidakberpakaian pesta perjamuan Tuhan, ia akan digagalkan menikmati Kerajaan Allah.Siapa yang tidak menyangkal diri dan memikul salibnya tidak layak bagi Dia. Iniadalah contoh-contoh standar yang kita temukan di dalam kitab suci. Dengan kata lain, perhitungan yang dikenakan kepada kitaadalah mengikuti standar Yesus Kristus. Injil pada hari ini menegaskan lagisyarat menurut standar itu supaya seseorang menjadi layak disertakan dalamdaftar rencana keselamatan. Standar utamanya ialah pertumbuhan rohani dankeselamatan jiwa kita. Sabda Allah dan semua perintah Allah merupakan sumbermakanan kehidupan rohani kita. Kehidupan ini adalah bentuk nyata kerajaan Allahitu.  Meskipun kita memang sedang berada di dunia dan tidak bisaterlepas dari kenyataan jasmani serta kehidupan sosial kemasyarakatan, namunkehidupan rohani kita yang mesti menjiwai semuanya. Sebab jika tak ada kekuatanrohani yang mengarahkan hidup kita, dan kalau hanya ada orientasijasmani-material-sosial yang menjadi perhitungan di dunia ini, nasib manusiaitu akan seperti orang kaya dengan hasil tanahnya berlimpah namun tidak selamatseperti yang diumpamakan Injil tadi.  Apa gunanya semua benda, materi, reputasi, gelar dancapaian ketenaran di dunia ini, jika semua itu tak masuk dalam perhitunganTuhan atas diri kita! Justru perhitungan itu adalah jiwa kita, kehidupan rohanikita, yang mengikuti standar Yesus Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang baik,besarkanlah hati kami untuk dapat mengikuti dengan sebenarnya apa yang menjadiarah hati-Mu, yaitu melaksanakan kehendak Bapa. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-28 masa biasa, 18 Oktober 2025, Pesta Santo Lukas, Pengarang Injil

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 7:16


Dibawakan oleh Erlin dari Paroki Santo Yoseph Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 4: 10-17a; Mazmur tg 145: 10-11.12-13ab.17-18; Lukas 10: 1-9.BERSIAP UNTUK YANG TERBURUK Renungan kita pada hari ini bertema: BERSIAP UNTUK YANGTERBURUK. Dalam surat keduanya kepada Timotius, Santo Paulus menuliskankata-kata yang menggugah hati: “Hanya Lukas yang tinggal dengan aku”(2Tim 4:11). Kalimat ini sederhana, tetapi sarat makna. Paulus sedang beradadalam kesepian, ditinggalkan oleh banyak rekan yang dulu bekerja bersamanya.  Beberapa pergi ke tempat tugas masing-masing, sementarayang lain memilih jalan yang menjauh dari Tuhan. Di tengah kerapuhan manusiawiitu, Lukas tetap tinggal — menjadi sahabat setia yang meneguhkan. Dari situ,kita belajar bahwa dalam masa-masa tersulit, kesetiaan satu orang yang tetaphadir bisa menjadi tanda kehadiran Allah sendiri. Bahkan ketika satu orang itukeadaan sakit atau dalam kesulitan. Paulus tidak menyembunyikan kenyataan pahit hidupnya.Ia tidak romantis terhadap penderitaan, tetapi menghadapinya dengan iman yangrealistis. Ia tahu bahwa perjuangan mewartakan Injil tidak selalu ramai dengandukungan, tidak selalu disertai fasilitas, dan kadang harus dijalani dalamkesendirian. Namun, di sanalah iman diuji: apakah kita tetap percaya ketikajumlah kita sedikit, ketika sumber daya terbatas, ketika semangat mulai pudar?Dalam situasi itulah, Lukas menjadi simbol bahwa Tuhan tidak menelantarkanorang yang setia. Allah selalu menghadirkan seseorang — atau cara — untukmeneguhkan kita agar tetap teguh. Yesus pernah berkata, “Tuaian memang banyak, tetapipekerja sedikit.” (Luk 10:2). Kalimat ini bukan sekadar keluhan, melainkanpanggilan untuk siap menghadapi realitas keras misi. Gereja selalu berada disituasi yang sama seperti Paulus dan Lukas: banyak ladang pelayanan, tetapihanya sedikit yang siap turun tangan. Maka, bersiap untuk yang terburuk bukanberarti menyerah pada pesimisme, tetapi mempersiapkan hati agar tetap setiameski menghadapi kesepian, tantangan, dan kekurangan. Ketika kita dihadapkan pada situasi di mana rekan pergisatu per satu, atau ketika kita harus memikul tanggung jawab yang beratsendirian, kita diingatkan bahwa karya Tuhan tidak berhenti karena jumlah kitasedikit. Justru dalam kekurangan, Allah menunjukkan kelimpahan kasih-Nya. Iamenumbuhkan kekuatan dalam kelemahan, dan menyalakan terang di tengah gelap.Seperti Lukas bagi Paulus, Tuhan mengutus orang-orang tertentu — kadang hanyasatu — untuk menjadi penopang, pengingat, dan bukti bahwa kasih Tuhan nyata. Hari ini, Gereja terus melahirkan “pekerja di kebunanggur Tuhan”: mereka yang diam-diam berdoa, melayani, mengajar, menyembuhkan,dan menabur kasih di tengah dunia yang acapkali dingin. Kita dipanggil untukmenjadi bagian dari mereka — siap menghadapi yang terburuk, tetapi tetapberpegang pada yang terbaik: kasih setia Tuhan. Karena pada akhirnya, bukanbanyaknya orang yang menentukan hasil tuaian, melainkan kesetiaan mereka yangbertahan di ladang Tuhan sampai akhir. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa Surgawi, di dalam Dikau kami mendapatkan segala berkat dankasih-Mu, semoga pada hari ini kami tidak lupa memuliakan Dikau melalui katadan tindakan kami. Salam Maria … Dalam nama Bapa…

Renungan Anak GKY Mabes
Mengharapkan Tuhan Yesus (10 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 9, 2025 3:22


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahMENGHARAPKAN TUHAN YESUSMari kita membaca Firman Tuhan dari2 PETRUS 3: 10-11Tetapi hari TUHAN akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidupWonder Kids, Kalau kamu ditanya: “Kamu mau jadi apa saat besar nanti?”Kamu mungkin akan menjawab: youtuber, gamer, selebgram dokter, guru, pemain bola, atau hamba Tuhan. Itu semua bagus! Tapi tahukah kamu, ada hal yang lebih penting dari cita-cita, yaitu bagaimana kamu hidup hari ini sambil menantikan kedatangan Tuhan Yesus.Alkitab bilang bahwa suatu hari nanti, dunia ini akan berakhir, dan Tuhan Yesus akan datang kembali. Tapi bukan berarti kita jadi takut atau berhenti melakukan hal-hal baik. Justru kita harus hidup benar, suci, dan penuh harapan. Hidup seperti anak-anak Tuhan yang siap bertemu Yesus kapan saja!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, coba pikirkan, kamu sering menunggu banyak hal, seperti mengantri atau menunggu liburan. Tapi, apakah kamu juga menantikan Tuhan Yesus? Saat menunggu liburan, kamu mempersiapkan banyak hal, seperti mengepak baju dan membuat rencana. Begitu juga dengan menanti Tuhan Yesus—kamu bisa bersiap dengan berdoa, belajar Firman Tuhan, dan menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang lain.Mari kita berdoaBapa, ajar aku untuk selalu hidup dengan bijaksana dan melakukan hal-hal yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin."Wonder Kids, DUNIA INI AKAN BERLALU, JADI HIDUPLAH DENGAN BENAR DAN SIAP MENGHADAPI HARI TUHAN. Tuhan Yesus memberkati

Radio Elshinta
Perubahan Status Kementerian BUMN Menjadi Badan. Akankah Memperkuat Pengawasan, Atau Justru Menimbulkan Tantangan Baru Dalam Tata Kelola Negara?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 25, 2025 28:24


Wacana perubahan status Kementerian BUMN menjadi sebuah badan, menuai perhatian publik. Rencana muncul dalam pembahasan UU BUMN No.1 Tahun 2025 atas Perubahan Ketiga atas UU No.19 Tahun 2003 tentang BUMN. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membuka kemungkinan bahwa Kementerian BUMN bisa berubah menjadi badan, seiring masukan dari berbagai fraksi di DPR. Salah satu isu utama dalam revisi ini adalah soal rangkap jabatan, pengawasan, dan transparansi pengelolaan BUMN. Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menargetkan revisi UU BUMN ini bisa selesai sebelum masa reses pada 3 Oktober 2025.Apa sebenarnya dampak dari perubahan status Kementerian BUMN menjadi badan? Apakah ini akan memperkuat pengawasan, atau justru menimbulkan tantangan baru dalam tata kelola negara?Wawancara bersama Pakar Hukum Tata Negara dari STIH IBLAM, Bapak Radian Syam.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-23 masa biasa, 10 September 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 9, 2025 9:28


Dibawakan oleh Evhy dari Paroki Santo Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kolose 3: 1-11; Mazmur tg 145: 2-3.10-11.12-13ab; Lukas 6: 20-26.TUHAN BAGI YANG MISKIN DAN YANG KAYA Renungan kita pada hari ini bertema: Tuhan Bagi Yang Miskin dan Yang Kaya.Di dalam kita suci sering kita dapatkan gambaran tentang kekayaan dunia iniyang umumnya dianggap sebagai pengaruh yang membahayakan keselamatan manusia.Orang-orang yang memilikinya sering dianggap kaya, sedangkan yang kurang atautidak memilikinya dipandang miskin. Secara khusus, mereka yang kenyang dianggapkaya, mereka yang lapar dipandang miskin. Sebenarnya bukan barang-barang atau harta duniawi yang jahat atau jelek.Semua itu adalah ciptaan Tuhan yang layak bagi kehidupan kita. Justru yangjahat dan jelek ialah sikap dan gaya hidup manusia yang menjadikan harta ataubarang-barang dunia ini sebagai tuan atas hidup mereka. Bahkan yang keterlaluanialah menjadikan Tuhan di nomor dua atau nomor tiga. Karena perbuatan iniadalah selalu dilakukan oleh orang-orang yang berpunya, maka mereka menjadisasaran kecaman dan tekanan Yesus. Kalau sikap dan gaya hidup manusia tidak mengutamakan barang dan hartaduniawi, hidup mereka akan layak bagi Tuhan. Baik yang miskin maupun yang kaya,hidupnya harus menempatkan Tuhan di atas segalanya, termasuk harta kekayaan.Tuhan Yesus menyebutnya sebagai kebahagiaan. Setiap orang dijamin kebahagiaan,asal ia mengikuti Yesus secara benar. Yang salah ialah gaya hidup lama danduniawi dengan berdasar pada materi. Akibatnya adalah dosa-dosa sepertipercabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat, keserakahan, marah, geram,kejahatan, fitnah, kata-kata kotor harus keluar dari diri kita.  Ada orang beralasan, meninggalkan gaya hidup yang lama itu susah karenatidak bisa terlepas dari lingkungan tempat mereka bergantung. Itu benar, tapisekaligus salah. Mereka hanya melihat kesalahan itu ada di luar dirinya.Padahal lingkungan dan kebiasaan di luar sana mesti dapat dikontrol olehkemauan, pilihan dan mentalnya sebagai manusia. Misalnya, saya tahu benar bahwakecanduan alkohol dan merokok bakal mendatangkan sakit yang berat. Semua ituada di luar sana. Namun jika saya punya kemauan, keputusan dan kehendak bebasuntuk tidak keluarkan uang untuk membeli dan mengkonsumsi, itu berarti saya menguasaidiri dan sekitarnya. Karunia dan kesempatan untuk memasukan gaya yang baru ke dalam diri kitaitu akan sangat muda, karena sudah tersedia sejak awal mula oleh Tuhan, jikagaya lama ini sudah bisa dikeluarkan dari diri kita. Jangan terlalu berharaporang lain yang mengeluarkan karena pasti kurang maksimal hasilnya. Jauh lebihbaik, keluarkan sendiri gaya Anda yang lama itu. Maka Anda punya keluasan untukmemasukan gaya baru dari Tuhan Yesus Krisus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha kuasa, semoga kami senantiasahidup dengan gaya baru yang diajarkan oleh Yesus Putera-Mu. Bapa kami yang adadi surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-22 masa biasa, 3 September 2025, Peringatan Santo Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 2, 2025 9:19


Dibawakan oleh Riza Mashun dari Paroki Santo Agustinus di Keuskupan Agung Pontianak, Indonesia. Kolose 1: 1-8; Mazmur tg 52: 10.11; Lukas 4: 38-44.PEWARTAAN SABDA TUHAN TIDAK TERHENTIKAN Renungan kita pada hari ini bertema: Pewartaan SabdaTuhan Tidak Terhentikan. Ada sekelompok orang muda menggunakan media sosialuntuk mewartakan sabda Tuhan dan kehadiran kemuliaan Allah. Di tengah aruskonten hiburan yang sering menjauhkan orang dari iman, mereka dengan beranimembuat video singkat, refleksi Kitab Suci, atau doa sederhana yang dibagikansetiap hari.  Meskipun ada komentar sinis atau cibiran, mereka tidakberhenti. Justru dengan ketekunan dan kreativitas, pewartaan Injil menjangkauribuan orang yang mungkin tidak pernah hadir di gereja. Hambatan berupa cibirandiubah menjadi kesempatan untuk semakin menguatkan kesaksian. Contoh kegiatan pewartaan Injil ini menunjukkan bahwahambatan selalu ada, baik dalam bentuk keterbatasan sarana, penolakan, maupungodaan untuk berhenti. Namun dengan iman, kreativitas, dan disiplin rohani,Injil tetap menemukan jalannya. Tidak ada yang dapat menghentikan firman Tuhanketika ada hati yang terbakar untuk mewartakannya. Yesus sendiri menunjukkan kepada kita bahwa pewartaanInjil adalah panggilan yang tidak boleh dibatasi oleh tempat, waktu, ataukenyamanan pribadi. Ketika orang banyak hendak menahan Dia agar tinggal lebihlama, Ia menolak dengan lembut dan menegaskan bahwa Ia harus juga pergi ketempat-tempat lain. Sebab pewartaan bukanlah hanya untuk segelintir orang,tetapi bagi semua manusia. Sabda Allah adalah kabar keselamatan yang harusterus bergerak, tidak boleh dibatasi oleh keinginan atau hambatan manusiawi. Dalam hidup kita, sering kali ada banyak rintangan yangberusaha menghentikan pewartaan Injil: rasa takut, ketidakberanian,keterbatasan sarana, atau bahkan penolakan dari orang lain. Namun, semangatYesus menegaskan bahwa Injil tidak boleh terkurung oleh halangan-halangan itu.Justru di balik setiap tantangan, Allah memberi kita jalan baru untuk terusbersaksi. Hambatan bukanlah alasan untuk berhenti, melainkan kesempatan untukmenemukan cara kreatif dan penuh iman dalam menyampaikan kebenaran-Nya. Cara untuk mengatasi hambatan pewartaan antara laindengan membangun iman yang kuat melalui doa, sehingga hati kita tidak mudahgentar menghadapi penolakan. Selain itu, pewarta harus menghidupi sabda Tuhanterlebih dahulu dalam keseharian, sehingga kesaksian hidup menjadi Injil yangterbuka bagi banyak orang. Teknologi juga dapat menjadi sarana efektif, di manapewartaan dapat menjangkau jiwa-jiwa yang jauh sekalipun. Dengan demikian,Injil dapat terus tersebar tanpa batas. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Tuhan Yesus, kuatkanlah iman dan semangat hidup kami sebagai parapengikut-Mu, agar kami senantiasa tekun dan mewartakan kehadiran Kerajaan Allahdi dalam dunia ini. Salam Maria penuh rahmat … Dalam nama Bapa …

Investor Cerdas
089. Bisakah Kombinasi Strategi Investasi dan Trading? Begini Penjelasannya!

Investor Cerdas

Play Episode Listen Later Aug 2, 2025 22:51


Siapa saja, baik pemodal kecil atau pengelola profesional, tidak bakal bisa memperoleh hasil investasi memuaskan kalau mengandalkan strategi kombinasi. Mau menggapai strategi long term, tapi di sisi lain metode short term diaplikasikan juga, maka operasionalnya tidak jelas. Ruwet. Ragu. Alhasil, hasilnya begitu-begitu saja.Halah, yang penting untung. Tidak usah pakai prinsip ideal. Itu tidak penting. Situasi pasar bisa berubah. Zaman bisa berubah. Sentimen politik bisa berubah. Nanti kena crash belagu.Justru itu, Ferguso. Kalau nggak punya prinsip, maka nanti bengong sendiri saat ada crash. Kalau pakai prinsip, diam aja biarpun minus 42%. Kalau punya dasar, seseorang bisa tenang biarpun secara angka sudah minus miliaran atau ratusan juta.Sekian jam setelah video terbit. Kami membaca artikel dari Peter Lynch berjudul "Fear of Crashing", eh ternyata Pak Peter pengelola reksadana tersukses sedunia ini juga membahasnya. Begitulah adanya.Kami juga share kinerja beberapa portofolio di bulan Juli 2025.***Kinerja Bolasalju: https://www.bolasalju.com/kinerja/Riset Bolasalju: https://www.bolasalju.com/riset/

PERIPODCAST
Episode 187. Peluk Erat Rekomendasyik Novel Heart-warming Terbaru.

PERIPODCAST

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 6:55


Dear BiblioBesties,Hidup memang penuh hal-hal tak terduga. Meski dalam beberapa hal bisa diramalkan, entah dengan tarot atau horoskop, tetap saja tidak persis membuat setiap insan terjaga. Tak jarang, kita terlena dan jatuh dalam masalah-masalah kecil. Lantas, melahirkan luka-luka yang butuh waktu 'tuk disembuhkan. Tak hanya luka yang lahir, tapi juga kecemasan … over thinking tiada henti, halu juga.Hati-hati, tensi tinggi!Ini ada obat untuk menurunkan tensi tinggi, pilihan narasi Penghangat hati. Justru setiap kisah lahir dari hal-hal sederhana, yang sering kita lalui, namun jarang kita nikmati detilnya. Entah itu soal resep roti, kentalnya kopi, sampai percakapan sehari-hari yang menyimpan beragam suara bawah sadar.Perimin rekomendasikan 9 pilihan fiksi yang dijamin … Menyejukkan sekaligus menghangatkan!Source: https://www.instagram.com/p/DMJ18fnxe8-/?hl=en&img_index=1

Tota Scriptura Podcast
RBWD #08 [Patrick D. Miller]: Ikatan yang Membebaskan

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jun 25, 2025 49:28


READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Eps #08 [Patrick D. Miller]: Ikatan yang MembebaskanPdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouKetika Tuhan membebaskan umat-Nya dari perbudakan, mengapa Dia mengikat Perjanjian dengan mereka melalui Taurat dan menuntut umat untuk menaatinya? Bukankah ini berarti hidup umat Tuhan kembali menjadi tidak bebas? Justru sebaliknya! Tetapi bagaimana kita mampu melihat Sepuluh Hukum bukan lagi sebagai beban yang mengikat, melainkan sebagai ekspresi kasih Tuhan bagi umat-Nya, dan sekaligus menjadi jalan yang membebaskan bagi umat untuk mengekspresikan kasihnya kepada Tuhan (dan sesamanya)?Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd-8

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-11 masa biasa, 21 Juni 2025, Peringatan Santo Aloysius Gonzaga, Biarawan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 20, 2025 8:02


Dibawakan oleh Kristine dari Paroki Santo Gabriel di Keuskupan Bandung, Indonesia. 2 Korintus 12: 1-10; Mazmur tg 34: 8-9.10-11.12-13; Matius 6: 24-34.KEKUATIRAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatiran. Setiap orang pernahmerasa kuatir dan akan merasakannya besok atau lusa. Seorang yang suci sepertiSanta Teresa dari Kalkuta mengungkapkan bahwa selama hidupnya, ia banyak kalimerasa kuatir, apakah semua yang ia lakukan berkenan kepada Tuhan atausebaliknya. Banyak orang kudus seperti itu, dan tentu saja kita orang-orangbiasa, mengalami kekuatiran sebagai bagian dari hidup kita di dunia ini. Seorang yang sedang kuatir biasanya merasa tidak nyaman dan takut terhadapkejadian yang akan menimpa dirinya. Rasa kuatir itu berkaitan dengan masa depanatau yang akan datang,  dan bukan hariini atau kemarin. Besok atau masa depan membuka pintu bagi kita untukmemikirkan dan menaruh harapan untuk menjadi apa yang kita inginkan. Tetapikarena pada prinsipnya besok dan masa depan itu belum jelas dan pasti, kitakemudian dihantui kekuatiran.  Sepasang tunangan sedang menyiapkan diri mereka untuk perayaan SakramenPernikahan yang tinggal satu minggu lagi. Waktu semakin berkurang dari harike-6 menuju hari H, semakin juga membuat mereka kuatir. Banyak hal yangdikuatirkan, seperti kalau cuaca kurang baik atau tidak banyak orang yangmenghadiri, salah satu atau keduanya berhalangan karena sakit, kekacauan yangdisebabkan oleh pihak-pihak luar dan lain sebagainya. Ada banyak sekali contoh lain yang menggambarkan betapa kita sering kuatirtentang kejadian dan pengalaman buruk yang akan menimpa kita. Yang menjadipertanyaan ialah: apakah strateginya untuk menghadapi kekuatiran-kekuatiranitu? Ada satu jawabannya. Sikap realistis harus menjadi hal mendasar untuk kitamiliki. Hidup ini ada senang dan sedih, ada jatuh dan bangun. Jika kita pahamiini seperti roda yang berputar dan kita jalani saja sebagai orang-orangberiman, kekuatiran tidak akan menjadi masalah yang memberatkan danmenghalangi. Hal yang lebih spesifik dari menerima realitas hidup tersebut, ialahbersikap secara positif terhadap kelemahan atau kekurangan yang ada. Istilahyang dipakai oleh Santo Paulus di dalam surat keduanya kepada umat di Korintusialah “bermegah atas kelemahanku”. Di dalam diri kita ada kelemahan yang pastiberbanding lurus dengan kekurangan atau kesulitan di luar diri kita. Misalnyaudara yang begitu panas, disambut dengan kondisi kulitmu yang gampangmengelupas, dan ini menghasilkan di dalam dirimu tantangan untuk dihadapi. Justru di dalam keadaan seperti ini kita memandang diri kita kurangberdaya, menanggung beban, atau dalam bahasa rohaninya ialah memanggul salib.Di dalam kerendahan hati kita terima dengan tenang dan sabar, lalu biarkanTuhan dengan kasih dan kuasanya mengangkat kita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, mampukanlah kami tetap bertahan danpercaya kepada-Mu, meskipun kami selalu kuatir di dalam hidup kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-11 masa biasa, 16 Juni 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 15, 2025 6:11


Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Komunitas Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Korintus 6: 1-10; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Matius 5: 38-43.PELAYANANTERMAHAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: PelayananTermahal. Ada seorang remaja perempuan berusia 13 tahun bernama Laura. Iadikaruniai Tuhan semangat hidup Kristen dengan kebajikan-kebajikan yang sangatmulia. Ia baru kelas 1 SMP tetapi semangat hidupnya itu menjadikan dirinyamenjadi teladan bagi seluruh sekolah.  Beberapa contoh kebajikan itu ialah bahwa ia tidakpernah terlambat masuk sekolah. Ia menuruti semua perintah para gurunya. Iatidak pernah mengeluh akan kesulitan atau ketidak-nyamanan yang terjadisekolah. Ia menolong siapa saja entah diminta entah tidak diminta bantuannya.Ia selalu mendoakan teman-teman atau para guru yang membutuhkan dukungan doa. Dalam acara penutupan tahun ajaran sekolah, Lauradidaulat menjadi siswa teladan sekolah. Selain mendapatkan hadiah penghargaandari sekolah, Laura juga mendapatkan penghargaan dari kantor dinas pendidikandi kotanya. Laura sendiri hanya mengucapkan terima kasih kepada setiap pujianyang diberikan kepadanya. Senyumnya juga senantiasa menjadi balasan atas salamdan sapaan orang-orang di sekelilingnya. Justru yang memberikan kesaksian tentang Lauraialah para guru dan teman-temannya. Guru kelasnya memberi kesaksian bahwa Lauradianugerahi semua kebajikan Kristen dan karakter pribadinya yang baik. Tetapiyang sangat penting dan membuatnya unik ialah Laura tidak pernah marah, kecewa,tersinggung dan mengeluh terhadap orang yang bersikap kasar atau jelekterhadapnya. Ia tetap tenang, tersenyum dan ramah dengan mereka yangmemusuhinya. Seorang teman kelasnya memberikan kesaksianbegini: “Laura membalas mereka yang menjahatinya dengan kasih. Ia tidak pernahberpikir dan bersikap negatif terhadap siapa pun yang menyakiti atau tanpasengaja bersalah kepadanya. Itu yang membuat kami semua kagum terhadapnya.”Kedua kesaksian itu sesungguhnya merefleksikan cinta kasih yang Tuhan Yesusajarkan kepada kita pada hari ini. Firman Tuhan pada hari ini inginmengingatkan kepada kita tentang pelayanan termahal yang tidak hanya oleh Yesustetapi juga oleh setiap pengikut-Nya. Laura memberikan contoh bahwa melayani yang sangatmahal tidak diukur dengan materi yang dipakai atau konteks kita berada.Pelayanan termahal menunjuk pada orang yang memperlakukan para musuh danlawannya. Mereka tidak harus dilawan, didiamkan, dan dihindari. Kita perlumelayani mereka dengan perbuatan kasih. Setiap perbuatan kasih, seperti sabardan tetap memenuhi kebutuhan orang yang marah kepada kita, selain memberikankita kekuatan, tetapi juga memenangkan hati orang-orang yang berhati sekerasbatu.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, ajarkanlah kami selalu untuk berhatilembut terhadap para musuh kami. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Revolusi Bisnis Digital: Sinergi AI dan Otak Manusia

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jun 10, 2025 6:46 Transcription Available


Send us a textTakut AI gantikan peran manusia? Justru kolaborasi keduanya adalah kunci sukses masa depan!Di episode ini, saya bahas:✔️ Studi kasus nyata pemanfaatan AI dan kreativitas manusia✔️ Keefektifan AI dan empati manusia menjadi kampanye bisnis lebih kuat✔️ Tools & strategi agar bisnis semakin optimalKenalan juga dengan TeamPal, platform untuk maksimalkan potensi AI di bisnis kamu.

Ardi Kamal Karima
Aku Membangun Apa?

Ardi Kamal Karima

Play Episode Listen Later Jun 1, 2025 1:30


Sebuah Puisi: AKU MEMBANGUN APA?Ditulis oleh Ardi Kamal KarimaDisuarakan: Ardi Kamal KarimaPuisi ini mengangkat Konflik dan Penolakan Terhadap Kehancuran Eksternal Penyair menggambarkan suara lantang (pekik) yang telah lama tertanam dan bergema dalam dirinya, disertai kegaduhan. Namun, ia menolak keras untuk menjadi sumber kehancuran yang terlihat seperti "api" atau "marabahaya". Ia menyadari bahwa kerusakan dalam dirinyalah ("rusak di inti saya") yang memicu kegilaan ini, tetapi ia tak ingin mewujudkannya dalam bentuk kekacauan yang nyata.Kesepian dan Ketahanan dalam Kepedihan Penyair bertahan bertahun-tahun bersama bayangan dan impian yang redup. Ia merasakan keterasingan yang lebih dalam dari kesepian biasa. Sekali lagi, ia menegaskan penolakan untuk menjadi kekuatan destruktif yang tiba-tiba dan menakutkan ("petir" atau "teriakan"). Justru, kepedihan yang mematahkan hatinyalah ("Patah dihati ini") yang menjadi sumber ketahanannya untuk terus bertahan dalam kesunyian ini.Kehancuran sebagai Fondasi dan Penolakan Balas DendamKeyakinan telah hancur berantakan tanpa menyisakan keindahan. Penyair mempertanyakan cinta dan cara manusia beroperasi, yang seolah membuatnya terpuruk selamanya ("lebih hitam"). Meskipun dihantui kehancuran ini, ia dengan tegas menolak menjadi pendendam atau sosok menyeramkan. Puisi diakhiri dengan kesadaran paradoks: justru kehancuran itulah ("Kehancuranlah") yang menjadi benang dan fondasi ("menyulam") yang membentuk segala sesuatu yang dialami dan dirasakannya sekarang. Judul "Aku Membangun Apa?" menemukan jawabannya: ia (terpaksa) membangun identitas dan keberadaannya di atas puing-puing kehancuran batin yang dialaminya.#ardikamal #literasi #penulis #monologue #jurnal #luka #perspektive #monolog #menjadimanusia #filsafat #sastra #ardikamal #puisi #poem #poet #penyair #penyair #kutipan #poetry #sajak #mentalhealth #syair

Podcast Jurnal Lembu

Walau emas lagi naik tapi kita sebagai konten kreator gak perlu jelekin investasi lain. Justru mesti diversifikasi.

Curhat Babu
Anak Gak Boleh (Dipaksa) Belajar

Curhat Babu

Play Episode Listen Later May 14, 2025 52:59


Menunda anak untuk belajar, ternyata diperlukan. Justru, anak kecil harus banyak bermain dan tidak boleh (dipaksa) belajar.Tapi, sampai umur berapa kah anak boleh dibebaskan untuk bermain? Apakah sekolah buat bayi-bayi itu penting?Yuk, nonton penjelasan selengkapnya dari mba Galih, Co-Founder dan CEO Smarticks Indonesia bareng Ario Nucha.TIMESTAMP:00:01 Opening03:55 Anak dituntut pinter sejak kecil, padahal…11:34 Belajar calistung untuk toodler17:21 Cara menjaga stimulasi anak23:32 Peran sekolah dan peran orang tua29:20 Mendengarkan adalah cara pertama belajar literasi40:05 Learning loss yang terjadi pada saat covid

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Mei 2025 - Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Mei 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu silam, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan, yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, semua manusia membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Allah Pegang Kendali (6 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 5, 2025 4:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah ALLAH PEGANG KENDALI Mari kita membaca Firman Tuhan dari1 YOHANES 4: 4Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telahmengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Wonder Kids, pernah lihat dunia yang kadang sedih? Ada yang bertengkar, ada benca alam. Terkadang rasanya seperti si jahat menang. Tapi dengarkan ini Meskipun ada hal yang buruk, TUHAN tetap pegang kendali! Waktu Tuhan Yesus disalib, si jahat pikir dia menang, tapi…Tuhan Yesus bangkit! Sekarang kita semua bisa dapat hadiah spesial, yaitu:keselamatan! Dulu murid-murid Tuhan Yesus ada yang harus pindah rumah, ada yang dihukum karena percaya Tuhan Yesus. Tapi tahukah kamu? Justru makin banyak orang yang kenal Tuhan Yesus.  Wonder Kids, tahukah kamu? Kadang ada hal sedih terjadi pada semua orang, tapi bagi teman-teman Tuhan Yesus, TUHAN punya janji spesial! Janji TUHAN ada di Roma 8: 28 – “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah, yaitu Allah akan buat semua ceritamu akhirnya jadi indah untuk kebaikanmu! Contohnya: Hujan membuat rencana main di luar menjadi batal? Tapi ketika hujan, kamu bisa membuat istana dari selimut.    Wonder Kids, kalau ada hari sedih atau susah, ingatlah bahwaTUHAN selalu pegang tanganmu! Waktu kamu lihat hal jahat seolah menang, ingatlah bahwa TUHAN sedang “membuat cerita yang baik” seperti mama yang mengubah bahan biasa menjadi kue yang enak.  Seandainya tiba-tiba hujan sehingga kamu tidak bisa mainbola, kamu bisa mewarnai gambar istana. Jika teman nakalin kamu? TUHAN mengajarkanmu untuk menjadi pemaaf seperti Tuhan Yesus! Wonder Kids, TUHAN berjanji: “Aku Allah yang baik. Aku bisaubah semua susahmu menjadi cerita yang indah” MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, ikut Tuhan Yesus itu seru tapi kadang adatantangannya loh! Terkadang, ada teman yang bertanya,”Ha…kok kamu beda?” Kamu harus berani bilang “tidak” saat diajak berbuat nakal. Tapi Wonder Kids, kamu perlu ingat bahwa Tuhan Yesus juga pernah mengalami hal seperti ini! Setiap kali kamu memilih yang benar, TUHAN bangga padamu. Hadiah spesial dari TUHAN adalah semakin hari kamu akansemakin mirip Tuhan Yesus, dan TUHAN sedang membentukmu menjadi anak-Nya yang hebat! Mari kita berdoa TUHAN, aku mengucap syukur karena Engkau lebih besar dari yang ada di dunia ini. Tolong aku untuk percaya dan mengandalkan Engkau senantiasa. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ALLAH YANG MENYERTAIMU LEBIH BESAR DARIPADA APA YANG ADA DI DUNIA INI. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 29 Maret 2025 - Bangkit dari kegagalan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 29 Maret 2025Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16) Renungan: Ada seorang koki sedang membuat kue. Namun setelah menyelesaikan pekerjaannya, baru ia sadar bahwa ia telah melakukan satu kesalahan. Ia lupa memasukkan baking powder ke dalam adonan kue coklatnya. Hasilnya, setelah dipanggang kue coklat tersebut tidak mengembang alias bantat. Tekstur kue coklat yang seharusnya tebal, lembut, dan berpori-pori, menjadi agak padat dan basah. Namun, siapa yang menyangka pada akhirnya hasil dari adonan yang gagal ini justru banyak disukai orang sampai saat ini. Kue itulah yang sekarang kita sebut sebagai brownies. Begitulah sebuah kesalahan, tidak selalu akan berakhir dengan kesia-siaan. Memang, ada pepatah yang berbunyi, "Nasi sudah menjadi bubur." Kita tidak akan bisa mengembalikan bubur itu kembali menjadi nasi. Tetapi, kita bisa mengolah agar bubur itu menjadi enak dan menarik. Demikian juga dengan kehidupan kita. Mungkin kita pernah melakukan kesalahan yang membuat hidup kita menjadi tidak sesuai dengan apa yang kita dan Tuhan harapkan. Kita merasa bahwa kita telah hancur, terpuruk, dan tidak berdaya. Semua harapan seakan-akan sirna begitu saja dan masa depan seolah-olah menjadi suram. Hal seperti inilah yang pernah dialami oleh Raja Daud. Pada awalnya keadaan Daud sangat baik. la begitu dikasihi oleh banyak orang karena keberaniannya. Ia juga begitu dikasihi oleh Tuhan karena sikapnya yang sangat mengandalkan Tuhan. Ia diberi gelar "orang yang berkenan di hati-Nya" (1 Sam 13:14). Namun, karena satu kesalahan yang ia buat, yaitu perzinaan, semua kegemilangan yang ia peroleh seolah-olah hilang terhapus oleh kesalahannya itu. Tetapi, karena hatinya lembut, ia mau bertobat ketika pesan Tuhan datang kepadanya melalui Nabi Natan. Hidupnya pun kembali dipulihkan walau ia harus tetap menerima akibat dari kesalahannya itu. Daud bangkit! Dan dalam pandangan Tuhan, Daud tetap dianggap sebagai orang benar. Itulah sebabnya, setiap raja setelah dia yang hidup dalam jalan Tuhan diberi tanda positif "seperti Daud leluhurnya". Di dalam perjalanan hidup ini, tidak seorang pun yang luput dari kesalahan. Setiap kita, entah waktu kecil atau sudah dewasa, entah siang ataupun malam, pasti pernah berbuat salah. Tetapi sadarilah, kesalahan-kesalahan yang kita buat bisa menjadi pengalaman penting untuk kehidupan ke depan. Justru ketika kita seakan-akan kehilangan kekuatan sebagai akibat dari kesalahan yang kita buat, kita didorong untuk mengandalkan Tuhan. Kita yang hidup di dalam kasih karunia Tuhan harus memandang bahwa kesalahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Walau kelihatannya semua berantakan, kalau kita kembali dan berserah pada Tuhan, bukan tidak mungkin kita bisa menghasilkan yang baik dari kesalahan kita. Ketika kita memilih untuk bangkit, berubah, dan berserah kepada-Nya, maka la akan membawa kita pada jalan-jalan-Nya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk belajar dan kemampuan untuk bangkit dari setiap kesalahan yang aku lakukan, sehingga aku tidak terpuruk tetapi tetap semangat karena Engkau ada besertaku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu ke-3 PraPaskah, 23 Maret 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 22, 2025 12:28


Dibawakan oleh Hendry dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Keluaran 3: 1-8a.13-15; Mazmur tg 103: 1-2.3-4.6-7.8.11; 1 Korintus 10: 1-6.10-12; Lukas 13: 1-9SAAT UNTUK BERBALIK KEPADA TUHAN Tema renungan kita pada hari Minggu ke-3 PraPaskah iniialah: Saat Untuk Berbalik Kepada Tuhan. Waktu merupakan salah satu tanda yangmemperingatkan kita tentang kesempatan bertemu dengan Tuhan. Hari Minggu,misalnya, adalah waktu spesial bagi umat beriman untuk berkumpul dan beribadah.Masa PraPaskah merupakan kesempatan setiap tahun bagi seluruh umat Allah agarsecara intensif dan penuh menjalin relasi dengan Tuhan melaluitindakan-tindakan penitensi. Waktu kita untuk bertemu dengan Tuhan dapat terjadi setiapsaat dan sangat personal. Tuhan berdiam di dalam diri kita masing-masing dansetiap orang cukup mengaktifkan saja kesadaran, ketenangan batin, fokus pikirandan rasa yang intim untuk dapat mengalami saat-saat bersama dengan Dia. Kitatidak perlu mengarahkan atau  menuntunTuhan untuk datang dan bertemu dengan kita di suatu tempat dan pada saattertentu. Justru kita-lah yang menyediakan waktu dan membuka ruang untukbertemu Dia dan mengalami saat istimewa dengan-Nya. Apakah saat bertemu dengan Tuhan itu merupakan kesempatanberbalik kepada Dia? Apakah kesempatan tersebut merupakan saat seseorangbertobat dari dosa dan kejahatan? Kita semua pada waktu bertemu dengan Tuhanentah dalam kesempatan bersama umat beriman yang lain entah secara personal,adalah orang-orang berdosa. Namun tidak semua orang menjadikan kesempatan itusebagai saat berbalik kepada Tuhan. Masih banyak di antara kita yang belumbertobat dan sungguh mengalami hidup baru ketika mereka bertemu dengan Tuhandalam doa dan ibadat. Misalnya, seseorang sedang mengikuti ibadat hari Minggu digereja. Ia tidak konsentrasi dengan setiap bagian ibadat dari pembukaan sampaipenutupan. Pikirannya kacau atau sedang berlari ke mana-mana. Ia memangberjumpa dengan Tuhan saat berada di dalam gereja itu, namun ia sungguh tidakmengalami jamahan Tuhan melalui Sabda yang masuk ke dalam relung hati dankesadarannya. Ia sangat terbebani oleh masalah-masalah yang terjadi dalampribadi dan keluarganya. Ia tidak menyambut Komuni di dalam perayaan Ekaristihari Minggu itu. Siapa saja dari antara kita bisa saja belum bertobat danberbalik ke jalan yang benar pada saat berjumpa dengan Tuhan. Ia seperti pohonara yang tidak berbuah, yang diperintahkan untuk ditebang. Ia seperti bangsaIsrael yang diperingatkan oleh Musa supaya ingat akan Tuhan dan kembali kepada-Nya.Ia seperti umat Kristen yang diperingatkan oleh Santo Paulus untuk tidak jatuhke dalam dosa seperti umat Israel pada zaman dulu ketika mereka suka melawankehendak Allah. Jadi, saat kita untuk berbalik kepada Tuhan ialah padawaktu peringatan atau perintah Tuhan kepada kita untuk bertobat. Jika pada saatini peringatan itu diberikan dan sampai di telinga dan hati kita, saat itulahkesempatan untuk bertobat. Menunda atau menolaknya, maka saat atau peluanguntuk berubah akan hilang. Marialah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah Mahakuasa,kuatkanlah selalu iman kami akan setiap peringatan dan panggilan untuk berbalikkepada jalan, kebenaran, dan hidup, yaitu Putra-Mu Yesus Kristus dan Tuhankami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus... Dalam nama Bapa...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 Februari 2025 - Cukupkan diri dengan apa yang ada

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 18, 2025 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 Februari 2025Bacaan: Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa ya yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau " (Ibrani 13:5)Renungan: Pak Joko menurut anak-anaknya senang untuk memberi. Sebagai pegawai negeri di masa itu, Pak Joko mendapat jatah beras. Setiap awal bulan, ia dan istrinya mulai membagi beras tersebut ke dalam beberapa kantong untuk diberikan kepada tetangga. Ada kalanya, kalau Pak Joko melihat banyak yang membutuhkan, ia akan mengambil jatah keluarga, dan mengatakan pada anak-anaknya, "Kita lebih hemat ya, sebab banyak orang yang membutuhkan." Pernah, anaknya berkata, "Pak, kalau begini, kapan kita jadi kaya?" "Kaya itu bukan karena kita memiliki banyak, Nak, tetapi ketika kita merasa berkecukupan dengan apa yang ada." Ada anggapan bahwa hidup sukses itu bila memiliki banyak harta, jadi kita tinggal menikmati hidup saja, tidak perlu memikirkan kebutuhan materi lagi. Ya, kita setuju bahwa bisa menikmati hidup di usia lanjut itu baik, tapi tidak harus berlimpah harta, bukan? Firman Tuhan mengingatkan bahwa menikmati hidup itu adalah bila kita tahu mencukupkan diri dengan apa yang ada. Lihatlah! Semua yang kita butuhkan, Tuhan sediakan. Pemeliharaan-Nya tak pernah habis. Jadi, tidak perlu berlimpah harta untuk bisa menikmati anugerah Tuhan. Justru, kenikmatan hidup terasa ketika kita dapat berbagi dengan sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu dalam hidupku. Mampukanlah aku untuk menikmati hidup ini dengan menjadi saluran berkat-Mu bagi sesamaku. Amin. (Dod).

Apa Kata Tempo
S2E170 Jangan Rampas Suara Rakyat dengan Pilkada ala Orba

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Dec 25, 2024 24:37


Prabowo Subianto ingin menghapus pemilihan kepala daerah secara langsung dan mengembalikannya kepada DPRD. Alih-alih maju, wacana ini justru membuat demokrasi mundur seperti era orde baru. Lagi pula menghapus pilkada langsung belum tentu jadi solusi dari bengaknya biaya politik. Justru membuat proses pemilihan menjadi lebih transaksional. - - - Kunjungi⁠ s.id/dukungtempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cm2k3v5860000mbvp8f18bx61/comments Powered by Firstory Hosting

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Retired but active in taxi driving - Sudah Pensiun Tapi Justru Aktif Mengemudi Taksi

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 28, 2024 7:19


Driving a taxi after retirement provides its own meaning for Mr. Jawir. - Mengemudi taksi setelah pensiun memberikan makna sendiri bagi Pak Jawir.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 14 November 2024 - Belajar untuk selalu rendah hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 13, 2024 5:30


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 14 November 2024 Bacaan: Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak." (Markus 7:27-28) Renungan: Perjumpaan perempuan Siro-Fenisia dengan Yesus merupakan suatu peristiwa yang menarik! Sebab, baru kali ini Yesus nampak tega merendahkan martabat orang yang sedang membutuhkan pertolongan-Nya. Yesus tidak hanya terkesan menolak untuk memberikan pertolongan kepada perempuan ini, namun la pun terkesan merendahkan status perempuan ini sebagai orang Sidon yang tidak percaya kepada Tuhannya orang Yahudi. Dalam percakapan dengan perempuan ini, Yesus menyamakannya dengan anjing peliharaan. Merendahkan status perempuan Siro-Fenisia ini sengaja diangkat oleh Yesus dalam percakapan mereka untuk menyadarkannya bahwa ia sungguh-sungguh tidak layak memperoleh berkat dari Tuhannya orang Yahudi. Dan lihatlah bagaimana perempuan Siro-Fenisia ini bereaksi! Luar biasa! la sama sekali tidak marah, atau membalikkan badan meninggalkan Yesus. Justru ia menerima perkataan tersebut dengan lapang dada, karena ia merasa bahwa memang seperti itulah keadaannya sebagai seorang yang berasal dari bangsa kafir yang tidak layak untuk menerima belas kasihan Tuhan. Bagi orang yang tidak mengerti, Yesus terkesan rasial, sama seperti orang-orang Yahudi lainnya. Namun bagi perempuan ini, setiap perkataan Yesus itu merupakan ujian baginya dan ia justru melihat ada kesempatan baginya untuk memperoleh pertolongan dari-Nya. Kerendahan hati perempuan inilah yang kemudian membuat Yesus kagum kepadanya. Hanya orang yang rendah hati, yang tidak merasa lebih tinggi atau lebih mulia dari orang lain. Hanya orang yang rendah hati, yang rela mengalami penghinaan dan tidak menjadi marah. Hanya orang yang rendah hati, yang bisa bersabar dan tetap tekun memohon. Memang tidak mudah untuk menjadi pribadi yang rendah hati, tetapi inilah yang Tuhan kehendaki dari setiap kita! Kemuliaan dan kuasa-Nya hanya bisa dinyatakan jika kita mau merendahkan hati. Selama kita merasa mampu dan bisa melakukan sesuatu dengan kekuatan kita sendiri serta tidak memerlukan Tuhan, maka la tidak akan turun tangan membantu kita. Sesungguhnya saat kita datang kepada-Nya dan memohon jamahan-Nya, la sangat ingin menolong kita dengan segera. Oleh karena itu, mari kita teladani perempuan Siro-Fenisia ini, datanglah kepada Tuhan dengan segala kerendahan hati! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku jika selama ini aku merasa bisa melakukan semua hal tanpa Engkau. Aku mau belajar untuk lebih rendah hati lagi. Amin. (Dod).

SiKutuBuku
Multi Tasking Justru Bikin Kerjaan Makin Lambat

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Oct 25, 2024 7:09


Firstory hadir menjawab pertanyaanmu tentang gimana caranya ngepodcast yang seru dan cuan! Masih gapercaya? Coba sekarang! Gratis! Klik dan daftar langsung disini https://fstry.pse.is/6khswj —— Firstory DAI —— Kali ini, saya akan bahas kenapa multi tasking justru bikin kerjaan makin lambat. Mungkin kamu berpikir mengerjakan banyak hal sekaligus bisa bikin kamu lebih produktif, tapi kenyataannya malah sebaliknya. Ketika kita membagi perhatian, performa kita justru menurun. Apalagi, gangguan seperti notifikasi handphone bikin kita makin sulit fokus. Jadi, gimana dong supaya lebih produktif? Kuncinya adalah fokus pada satu tugas dulu, baru pindah ke yang lain. Yuk, simak informasi ini untuk tahu lebih lanjut tentang mitos produktif, tips meningkatkan produktivitas, dan cara lepas dari kebiasaan multi tasking yang ternyata tidak efektif! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 20 Agustus 2024 - Setia, Percaya dan Saling Mengasihi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 19, 2024 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Agustus 2024 Bacaan: "Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya." (Efesus 5:33) Renungan: Kiwi adalah burung kecil endemik Selandia Baru. Burung kiwi memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Burung yang sangat menggemaskan ini juga memiliki bulu yang tebal serta daya ingat yang sangat baik. Uniknya, burung yang tidak memiliki sayap dan tidak bisa terbang ini hanya berpasangan satu kali seumur hidup. Selama musim kawin, pejantan dan betina akan secara aktif memanggil satu sama lain di malam hari, dan bertemu di sarang yang dibuat bersama setiap tiga hari sekali. Pasangan burung kiwi dapat menjalin hubungan selama 20 tahun, hingga salah satunya mati. Sebuah hubungan yang sangat setia! Tidak semua pasangan suami-istri dapat menjalani pernikahan yang setia sampai kematian. Rata-rata pasangan ketika ditanya alasan perceraiannya akan menjawab bahwa sudah tidak ada lagi kecocokan di antara mereka. Namun hal ini seharusnya tidak dijadikan sebuah alasan. Justru kita harus semakin mempelajari dan memahami pasangan kita. Usia pernikahan akan selalu berjalan, dan hubungan yang dijalani pasti akan selalu bertambah. Artinya, pasangan suami istri harusnya sudah semakin terbiasa dan memaklumi perbedaan satu sama lain. Kemudian, pasangan-pasangan yang bercerai biasanya tidak memiliki perasaan kasih yang kuat seperti dahulu. Kasıh mereka semakin terkikis hilang, dikarenakan pertengkaran yang mungkin sering terjadi. Kasih tersebut hilang oleh karena perkataan kasar yang saling menyakiti. Suami seharusnya menyayangi dan selalu memahami perasaan istrinya yang jauh lebih sensitif. Istri harus menghormati suaminya, dan mendukung mereka dalam segala upaya, ambisi, dan pekerjaan mereka. Saling membantu, dan saling mendoakan. Bangun kepercayaan satu sama lain, dan jangan pernah selingkuh dari pasangan. Bangunlah pernikahan kita berdasarkan firman Tuhan, kepercayaan, rasa hormat dan cinta. Dan jangan pernah ragu untuk meminta maaf ketika kita melakukan kesalahan, dan berterima kasih ketika pasangan kita melakukan sesuatu yang baik. Biasakan untuk saling memuji dan menguatkan. Jangan sampai kita dikalahkan oleh hangatnya hubungan pasangan Kiwi! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku jika selama ini aku berlaku kasar dan menyakiti pasanganku. Ingatkanlah aku akan janji perkawinanku di hadapan-Mu untuk setia dengan pasanganku dalam keadaan apapun. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 Juli 2024 - Tuhan Gembalaku

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 25, 2024 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Juli 2024 Bacaan: "Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." (Mazmur 23:1) Renungan: Domba adalah binatang lemah. Tidak hanya lemah, domba juga digolongkan binatang bodoh. Tanpa gembala, domba akan tercerai berai. Bisa tersesat, bisa tergelincir ke jurang, bisa dimakan binatang buas, bisa celaka dan bisa mengalami hal-hal buruk lainnya. Walau demikian, kelemahan domba itu justru bisa jadi kelebihan. Mengapa? Karena domba memiliki ketergantungan mutlak kepada gembalanya. Justru karena menyadari sebagai binatang yang lemah, domba akan selalu berada di dekat gembala. Daud rupanya mengamati dan merenungkan hal itu sedemikian rupa, sehingga ia menulis Mazmur 23 yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan umat-Nya. Bukan Tuhan yang sedemikian jauh untuk dijangkau, melainkan Tuhan yang sangat dekat. Sedekat gembala dengan domba-dombanya. Jika kita menjadikan Tuhan sebagai Gembala, maka kita tidak akan pernah kekurangan hal yang baik dari-Nya. Dengan yakin Daud berkata, "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." Banyak orang takut kalau mengalami kekurangan. Orang yang punya banyak saja galau ketika melihat apa yang dimilikinya berkurang, terlebih lagi yang punya sedikit, tentu saja takut jika mengalami kekurangan. Walau demikian ada janji Tuhan yang indah, di dalam Tuhan kita tidak akan pernah kekurangan! Tuhan akan memelihara kita. Tidak hanya kita, tapi juga anak cucu kita. Firman Tuhan dalam Mazmur 37:25 berkata, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti." Selama domba itu bersama gembala, dia tidak akan pernah mati kelaparan. Bahkan ketika padang rumput hijau hampir habis atau bahkan sudah habis, sang gembala akan mencarikan padang rumput yang baru dan membaringkannya di padang rumput hijau. Jika gembala manusia saja sedemikian memerhatikan kebutuhan domba-dombanya, terlebih lagi Gembala Agung kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Ia memerhatikan segala kebutuhan kita. Kita memang butuh ini itu, tapi kita tidak akan pernah kekurangan sebab Dia yang memelihara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering meragukan kuasa-Mu saat masalah datang dalam hidupku. Kini yakinkanlah aku bahwa Engkau selalu ada dekat denganku. Kalau Engkau ada dekat denganku, maka aku percaya seluruh kehidupanku akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 6 Juni 2024 - Melangkah dengan Iman, MukjizatNya bekerja

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 5, 2024 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 6 Juni 2024 Bacaan: Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh." (Matius 14:19-20) Renungan: Tuhan Yesus ketika memberi makan lima ribu orang laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak- anak, Ia tidak menyuruh murid-murid untuk pergi membeli bahan makanan sejumlah orang yang membutuhkan. la hanya bertanya apa yang ada pada mereka, "Apa yang ada padamu?" Jangan berkecil hati bila ternyata yang ada pada kita saat ini tidak lebih dari sebuah hati yang percaya, lutut yang selalu bertelut untuk berdoa, serta semangat kerja yang tinggi. Fakta bahwa kita hanyalah orang sederhana, tidak mengurangi kehebatan kuasa Tuhan. Justru dalam kondisi demikian, kita akan melihat kuasa Tuhan dinyatakan dengan ajaib. Perubahan kualitas hidup baru terjadi saat kita berani melangkah. Seseorang berkata, "Mujizat adalah situasi di mana terdapat sebuah kebutuhan, ada orang yang menyadari bagian yang harus dikerjakannya, dan Tuhan kemudian melakukan keajaiban-Nya. Tanpa Tuhan kita tidak mampu, tanpa kita Tuhan tidak mau." Mujizat Yesus memberi makan lima ribu orang terjadi karena ada sebuah kebutuhan, di mana orang banyak belum makan sejak siang hingga menjelang malam hari. Saat itu Tuhan Yesus sebenarnya bisa saja langsung mengadakan mujizat tanpa harus bertanya kepada murid-murid. Namun Yesus ingin melihat seberapa besar iman murid-murid-Nya. Mujizat belum terjadi saat Tuhan Yesus membagi roti dan ikan kepada para murid. Mujizat baru terjadi ketika roti dan ikan yang jumlahnya terbatas itu dibagi-bagikan kepada orang banyak, namun tidak kunjung habis, bahkan ada sisa 12 bakul penuh. Jika para murid tidak percaya dan takut melangkah, maka mujizat tidak akan terjadi. Jangan tunggu sampai kita memiliki karunia yang hebat, tapi mulailah melangkah dengan apa yang ada pada kita. Tuhan pasti akan bekerja menyatakan kuasa-Nya, percayalah! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua berkat yang telah Kau berikan padaku. Aku percaya ketika hidupku benar di hadapan-Mu, maka kasih karunia-Mu yang melimpah senantiasa menyertaiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 8 April 2024 - Pikiran yang terarah padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2024 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 April 2024 Bacaan: "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (Filipi 4:8-9) Renungan: William Addis adalah penemu sikat gigi modern. Karena terlibat dalam sebuah kerusuhan, pada tahun 1770, William dimasukkan ke dalam penjara. Walau harus terkurung di dalam jeruji besi, William Addis tidak membiarkan pikirannya ikut terkurung bersama raganya. Justru di sanalah ia memperoleh ide untuk membuat sikat gigi. Tulang-tulang yang adalah sisa dari makanannya ketika di penjara, dijadikan sebagai gagang sikat gigi. Tulang-tulang tersebut dilubanginya kecil-kecil, yang nantinya akan dimasukkan bulu- bulu binatang yang ia peroleh dari penjaga penjara. Sampai di sini, bahan yang digunakan William sebenarnya bukanlah bahan baru, karena sebelumnya bahan tersebut telah digunakan oleh beberapa orang di belahan dunia yang lain dalam membuat sikat gigi. Namun yang membedakannya adalah bahan terakhir yang digunakan oleh William. Jika orang terdahulu menggunakan tali atau sejenisnya sebagai bahan terakhir dalam pembuatan sikat gigi, William menggunakan lem sebagai bahan terakhirnya. Lem dapat membuat bulu-bulu binatang merekat di tulang yang telah dilubangi. Dengan demikian, bulu-bulu tersebut tidak mudah lepas, sehingga pemakaian sikat gigi dapat bertahan cukup lama. Kabarnya, selepas dari penjara, William memproduksi lebih banyak temuannya itu. Sehingga pada tahun 1780 William Addis tercatat sebagai orang pertama yang menciptakan sikat gigi dalam jumlah yang banyak. la berhasil menjadi seorang miliarder. Contoh lain adalah Rasul Paulus. Hampir sama dengan kisah William di atas, meski raga terkurung di dalam penjara, tidak lantas membuat hati dan pikiran Rasul Paulus ikut terkurung pula. Terbukti selama berada di dalam penjara, Rasul Paulus masih tetap dapat menyapa jemaat Tuhan melalui tulisan-tulisannya. Tidak hanya itu, Rasul Paulus pun masih bisa menjadi mediator pengabaran Injil bagi Onesimus, seorang muda yang telah melakukan kejahatan di rumah majikannya, Filemon, yang ia temui di dalam penjara. Paulus melayani Onesimus sampai ia benar-benar mengenal Kristus dan memiliki hidup baru. Raga kita mungkin tidak terkurung, tetapi bagaimana dengan pikiran kita? Keadaan yang tidak baik sering kali membuat kita mengeluarkan kata-kata pesimis, seperti tidak bisa, tidak mungkin, seandainya. Yang pada akhirnya tidak hanya mengurung pikiran, tetapi juga membelenggu, bahkan melumpuhkan pikiran kita, sehingga kita tidak dapat melangkah maju. Apa pun keadaan kita saat ini, jangan biarkan keadaan tersebut menentukan pikiran kita. Sebaliknya, biarkan pikiran kita yang menentukan keadaan, akan menjadi seperti apa dan bagaimana. Dengan demikian, kita akan dapat tetap berkarya bagi Tuhan serta sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, arahkanlah selalu hati dan pikiranku kepada-Mu, agar dalam situasi dan kondisi apa pun aku berada, aku tetap dapat berkarya bagi-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 25 Maret 2024 - Tuhan Mengajar kita untuk menaruh Percaya pada Nya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 25, 2024 6:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 Maret 2024 Bacaan: Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati." (Yohanes 11:32) Renungan: Sesudah perang dunia kedua, di salah satu gudang bawah tanah di Jerman ditemukan kata-kata berikut di sebuah tembok, "Aku percaya akan matahari meskipun di saat ia tidak memancarkan sinarnya; Aku percaya akan cinta meskipun aku tidak merasakannya; Aku percaya kepada Tuhan meskipun la diam." Tulisan di atas menggambarkan suatu keyakinan yang teguh kepada Tuhan meskipun dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk seseorang tetap percaya dan yakin kepada-Nya. Seringkali para pengikut Yesus merasa seolah-olah ditinggalkan Tuhan. Seolah-olah Tuhan diam dan tidak mau bertindak. Keadaan-keadaan seperti ini bisa saja membuat kita ragu akan kuasa-Nya dan kita bertanya-tanya apakah Tuhan masih mengasihi saya? Namun itulah yang dialami Maria dan adiknya Marta. Mereka kehilangan adik laki- laki mereka, yaitu Lazarus, yang mungkin saja menjadi tulang punggung bagi keluarga tersebut. Sebelumnya Maria dan Marta sudah mengirim pesan kepada Yesus bahwa Lazarus sakit keras, tetapi Yesus sengaja menunda datang ke Betania. Apakah Maria dan Marta kecewa atas penundaan Yesus untuk datang ke Betania, padahal mereka mempunyai hubungan yang cukup dekat dengan Yesus? Apakah Maria dan Marta jadi tawar hati dan tidak percaya lagi akan kuasa Yesus hanya karena Yesus seolah tidak mempedulikan mereka? Sama sekali tidak! Setelah empat hari Lazarus dikubur, Yesus datang ke Betania. Kedatangan-Nya disambut Maria dengan kata-kata, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, sau- daraku pasti tidak mati." Kata-kata yang menyiratkan penyesalan atas ketidakhadiran Yesus, namun sekaligus merupakan pengakuan imannya. Maria dan juga saudaranya Marta sangat yakin akan kuasa Yesus yang bisa mengerjakan perkara-perkara ajaib di luar jangkauan akal manusia, termasuk menyembuhkan Lazarus saudara mereka. Perhatikanlah apa yang Alkitab tuliskan tentang ketiga bersaudara yaitu Maria, Marta dan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang dikasihi Yesus. Kita belajar bahwa kasih Tuhan tidak selamanya harus dinyatakan dengan cara menuruti semua kehendak kita. Ada kalanya Tuhan seolah-olah membiarkan kita. la sepertinya diam dan tidak mau tahu. Mengenai ketidakhadiran-Nya saat Lazarus menghadapi kematian, Yesus berkomentar, "Tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya..." Janganlah tawar hati dan tidak lagi percaya ketika diperhadapkan pada situasi dan keadaan di mana seolah-olah Tuhan sedang diam dan membiarkan kita. Justru di saat seperti itulah Tuhan sedang mengajar kita untuk tetap menaruh percaya kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku jika aku seringkali merasa ditinggalkan dan dilupakan oleh-Mu. Aku bersyukur untuk firman-Mu yang mengingatkan aku bahwa Engkau punya maksud-maksud tertentu ketika Engkau "diam". Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 22 Maret 2024 - Menjadi sahabat yang baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 21, 2024 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 Maret 2024 Bacaan: "Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang." (Amsal 13:20) Renungan: Semua orang bisa memiliki teman, tetapi tidak semua orang bisa memiliki sahabat sejati. Sahabat adalah kado istimewa bagi kita. Selain keluarga, sahabat adalah yang Tuhan tempatkan di sisi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Suatu ketika ada sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka, yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan; yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah memberikan aku sahabat yang baik. Bantulah aku agar aku pun dapat menjadi sahabat terbaik untuknya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 25 Februari 2024 - Selalu dekat denganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 24, 2024 5:15


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 25 Februari 2024 Bacaan: "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku." (Mazmur 62:2) Renungan: Suatu ketika, seorang Ibu sedang mengunjungi sebuah pegunungan di daerah Switzerland. Hari itu, ia mendekati sebuah tempat penggembalaan domba di suatu perbukitan. Di sana tampak berdiri seorang gembala dengan kawanan dombanya. Tidak jauh dari situ, berbaringlah seekor domba yang kelihatannya sedang sakit. Ternyata salah satu kakinya patah. Ibu itu lalu bertanya, "Mengapa domba yang satu ini kakinya bisa sampai patah?" Sang gembala menjawab, "Ibu, kaki domba ini patah bukan karena hewan buas yang menyerangnya, namun justru sayalah yang dengan sengaja mematahkan kakinya agar domba ini dapat terlindungi." Mendengar jawaban aneh itu sang Ibu tampak begitu terkejut, dan kembali bertanya, "Apa? Mengapa engkau justru mematahkan kakinya? Apakah engkau memang sudah tidak menginginkan domba ini lagi?" Dengan tenang, sang gembala itu melanjutkan penjelasannya," Begini Bu, dari semua domba dalam kawanan ini, yang satu ini paling tidak setia. Ia tidak pernah mentaati perintahku. la selalu berkeliaran sendiri dan mengantar kawanan lainnya tersesat. Justru karena aku begitu mengasihinya, aku tidak ingin domba nakal ini tersesat, tidak mengetahui arah jalan pulang dan akhirnya dimangsa binatang buas. Jadi jalan satu-satunya aku harus mematahkan kakinya agar tidak berkeliaran lagi. Saya telah mengalami hal-hal ini sebelumnya, makanya saya tahu bagaimana mencegahnya. Pada hari pertama saya mengantar makanan kepadanya, ia mencoba menggigit saya. Saya meninggalkannya sendirian selama beberapa hari dan ia kelaparan. Hari berikutnya, saya kembali mengantar makanan kepadanya. Sekarang ia tidak hanya mengambil makanan itu tetapi juga menjilati tanganku. Jika domba ini sehat kembali ia akan menjadi domba terbaik di antara semua kawanan itu. Karena, tidak ada seekor domba pun yang mampu mendengar suaraku lebih cepat daripada yang satu ini. Tidak ada seekor dombapun yang mendekati saya sedemikian akrabnya seperti yang satu ini". Tuhan Yesus adalah Gembala yang Agung dan kita semua adalah domba- dombaNya. Biarlah kita tidak menjadi domba yang liar yang tidak dapat dikendalikan dan yang tidak dapat diatur, karena hal itu justru akan mencelakakan diri kita sendiri. Sijahat dapat memangsa kita setiap saat, dan mencelakakan kita, bila kita mulai menjauh dari Tuhan dan berjalan sendiri menuruti keinginan daging kita. Jangan pernah melarikan diri dari Tuhan dan menempuh jalan kita sendiri, karena hanya dekat sang Gembala Agung yaitu Yesus Tuhan, kita beroleh ketenangan, sukacita, berkat yang melimpah dan damai sejahtera. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, jadikanlah aku seperti domba yang taat pada perintah sang gembala agar hidupku dilimpahi ketenangan dan sukacita-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 3 Februari 2024 - Percaya penuh kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 3, 2024 4:44


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Februari 2024 Bacaan: "Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air." (Matius 14:24-25) Renungan: Suatu ketika ada seorang pemuda bercerita bahwa ketika ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ia diajari berenang oleh ayahnya. Salah satu ketakutannya waktu itu adalah ketika ayah memintanya berenang dari bagian kolam yang tidak terlalu dalam menuju ke bagian yang amat dalam, yaitu yang kedalamannya sekitar 2,5 meter. Sebagai anak kecil, bagian kolam yang dalam tentunya amatlah menakutkan. Namun, ketika berenang perlahan-lahan menuju ke bagian kolam yang dalam, ia merasa aman, karena ia melihat ayahnya ikut berjalan mengikutinya ketika ia menyusuri tepi kolam sambil terus menatapnya dan siap terjun ke kolam jikalau ia membutuhkan pertolongannya. Bukankah Tuhan Yesus jauh lebih mampu dan berkuasa daripada seorang ayah? Kisah Tuhan Yesus berjalan di atas air adalah kisah yang terkenal dan umum di kalangan pengikut Yesus. Dari kisah ini biasanya kita belajar tentang kehebatan Tuhan Yesus dan kekurangpercayaan Petrus. Namun, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini. Salah satunya adalah ketiadaan jaminan kemudahan hidup dalam mengikut Tuhan Yesus, namun adanya jaminan penyertaan-Nya dalam sepanjang hidup kita. Percaya dan mengikuti perintah Tuhan Yesus bukan berarti jaminan hidup akan mudah dan lancar. Justru jalan mengikuti Tuhan Yesus akan penuh rintangan dan tantangan. Namun, Tuhan Yesus tidak akan pernah meninggalkan kita sendirian. Ia berjanji untuk menyertai kita menghadapi segala rintangan dan tantangan. Yoh 14:18a berkata, "Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu." Artinya, bahwa tidak perlu ada yang dirisaukan sekalipun mungkin suatu kali kita berada dalam posisi yang lemah. Yang diperlukan hanya percaya sepenuhnya kalau Tuhan Yesus berkuasa dan beserta kita. Dengan demikian kita akan menjalani hidup ini dengan penuh keberanian dan kekuatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku dalam setiap musim hidupku. Jangan biarkan ketakutan dan kekhawatiran melemahkan imanku. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 28 Januari 2024 - Persembahan untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 27, 2024 4:11


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Januari 2024 Bacaan: “Apapun yang kamu lakukan, lakukanlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23) Renungan: Kita semua pasti memiliki kerinduan untuk menyenangkan hati Tuhan. Banyak hal atau cara yang bisa kita lakukan, salah satu yang paling sederhana adalah melakukan setiap hal yang menjadi tanggung jawab bahkan hobi kita untuk Tuhan. Seperti yang dilakukan Karissa Schlosser seorang pemain ice skating berusia 16 tahun. Dia ingin menyenangkan hati Tuhan lewat tariannya di atas es. Dalam sebuah pertunjukkan yang dia tampilkan, dia sengaja memilih lagu-lagu rohani Kristen yang dipakai untuk mengiringinya menari di arena es tersebut, antara lain Who Am I dan You Raise Me Up. Suasana ruangan mendadak berubah. Semua penonton merasa sangat diberkati dengan penampilannya. Inilah pernyataan Karissa yang dikutip oleh sebuah sumber media elektronik, "Aku ingin semua orang tahu bahwa tarianku memberi pesan tentang Tuhan Yesus." Tuhan tidak menuntut banyak dan juga tidak meminta kepada kita sesuatu yang tidak bisa kita lakukan. Justru masing-masing kita diberi talenta yang bisa dipakai untuk memuliakan-Nya. Apapun yang bisa kita lakukan, manfaatkanlah hal itu untukmemuliakan nama-Nya di hadapan orangbanyak. Pergunakanlah setiap detik dalam hidup ini untuk membawa harum nama-Nya. Lakukanlah semuanya untuk Tuhan, bukan untuk manusia, walau sesederhana apapun itu. Jika kita melakukan untuk-Nya, akan banyak orang yang diberkati dengan apa yang kita lakukan. Bukan hanya orang lain, tetapi kita juga akan merasakan berkat-Nya, karena Tuhan telah melihat kesungguhan hati kita untuk melakukan sesuatu untuk-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu. Penuhi aku dengan kuasa-Mu, agar setiap talenta yang kumiliki bisa menjadi berkat bagi banyak orang sehingga aku bisa menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 26 Desember 2023 - Sukses sebagai Pengikut Yesus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 25, 2023 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 26 Desember 2023 Bacaan: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Lukas 9:23) Renungan: Menurut kebanyakan orang, sukses itu jika seseorang berhasil mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Sukses terlihat dari tingginya jabatan yang diperoleh, dan sukses juga diukur dari banyaknya gelar pendidikan yang diraih. Makanya tak jarang, orang berbuat segala cara untuk mengejar kesuksesan. Bahkan ada banyak orang yang harus curang dan melewati jalan pintas agar sukses. Terkadang seperti itulah cara seseorang memandang soal ikut Tuhan. Ikut Tuhan tandanya adalah seseorang itu sukses, apakah benar seperti itu? Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bahwa mengikut Tuhan tidaklah selalu ditandai dengan kesuksesan menurut dunia. Justru kita akan menderita: menyangkal diri, memikul salib setiap hari dan setia mengikut Tuhan. Jadi sukses menurut Tuhan itu lebih fokus kepada karakter kita, bukan pencapaian yang kita peroleh. Ditekankan juga, "Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?" Jelas, bahwa apa pun yang kita peroleh dalam hidup ini akan sia-sia jika kita belum bisa menahan ego, belajar sabar, setia ikut Tuhan susah maupun senang. Pola pikir dunia dengan Alkitab soal kesuksesan sangat jauh berbeda, bukan? Sebagai murid-Nya, kita difokuskan untuk mengejar sesuatu yang kekal, bukan yang fana. Mengikut Tuhan memang sulit, upahnya juga kadang tidak terlihat kasatmata. Tapi percayalah, saat kita ikut Tuhan ukuran kesuksesan kita bukanlah materi, tapi kebahagiaan yang tidak dapat digantikan oleh harta duniawi. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ubahlah diriku agar karakterku semakin menyerupai karakter-Mu sendiri sehingga kesuksesan yang aku peroleh sempurna adanya di dalam Engkau. Amin. (Dod).

Thirty Days Of Lunch
Lunch #134 - How to Manage Orang, Kepercayaan, dan Angka ft. Andrew Mawikere Carsome

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Oct 2, 2023 47:13


Ga ada pengalaman yang sia-sia, baik itu lo sebagai pengusaha, karyawan, atau apa pun pengalaman kerja lo. Justru dari pengalaman itu bikin lo siap-siap dalam menjalani tiap season dalam hidup lo. Bagi yang sedang dalam persimpangan atau masih proses menyesali masa lalu, lo harus denger pengalaman @amawikere yang dengan great humility, terjun lagi ke dunia profesional walau sempat jadi pengusaha. Trust adalah kunci CEO Carsome ini bisa menemukan jalan ninja dalam leadership journey-nya. Gimana cara earn that trust? kalau kejawab di caption semua ya ga jadi nonton! Siapin notes dan serap sebanyak-banyak ilmu sayur dari Lunch 134! TIMESTAMP 00:00 Intro 02:51 From Enterpreneur to Professional 05:00 Ada yang Gampang, Kok Cari yang Susah? 08:45 Beda Startup dengan Corporate? 11:55 Siap Untuk Ga Sia-Sia 15:24 Leadership: Andrew Way 20:57 Top 3 Learning Andrew 23:28 How to Win a Trust 26:42 Kriteria Mobil Ber-value tinggi 28:00 Perhatikan Ini Kalau Mau Jual Beli Mobil Bekas 34:21 Beli Baru Atau Beli Bekas? 37:05 Yang Ngaruh Di Harga Jual Mobil 41:04 Sebelum Beli Mobil Baru atau Bekas --- Kita percaya bahwa momen 'lunch' bisa menjadi momen kita upgrade diri, dengan makan siang bersama orang-orang yang lebih kaya, bukan hanya kaya secara materi, tapi lebih penting lagi, kaya pengalaman, ilmu, insight, wisdom. Podcast ini adalah hadiah untuk Gen-Z dan Millenials yang sedang berproses menjalani hidup & karir-nya. Holla at Ruby & Ario to this email address : hello@thirtydaysoflunch.com