Podcasts about justru

  • 187PODCASTS
  • 370EPISODES
  • 17mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 17, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about justru

Latest podcast episodes about justru

Radio Elshinta
Menjaga Kemabruran Haji Sepulang dari Tanah Suci

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 2:33


Menjadi haji mabrur tidak berhenti saat jemaah haji meninggalkan Tanah Suci. Justru, hal tersebut dimulai ketika jemaah kembali ke Tanah Air. Karena itu, sangat penting bagi jemaah untuk menjaga kedisiplinan serta mengamalkan nilai-nilai sosial yang telah diperoleh selama menjalankan ibadah haji. (BEH/MCH 2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Agama-Agama Misteri (12 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16  “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 3: Bayi-Bayi di Betlehem (5 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi #3: Bayi-Bayi di BetlehemDiambil dari: Matius 2:16  “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.”Wonder Kids, kisah tentang Herodes yang memerintahkan pembunuhan bayi-bayi di Betlehem adalah kisah yang sangat sedih dan mengerikan. Karena itu, ada orang yang bertanya, “Apakah ini sungguh pernah terjadi?” Mereka merasa kisah ini terlalu berat untuk dipercaya.Tetapi kalau kita melihat seperti apa Herodes itu, kisah ini justru tidak aneh. Herodes dikenal sebagai raja yang sangat kejam. Ia sangat takut kehilangan kuasa. Karena itu, ia bisa melakukan hal-hal yang jahat untuk melindungi tahtanya. Jadi saat Herodes mendengar tentang seorang anak yang disebut raja orang Yahudi, sangat masuk akal kalau ia menjadi marah dan bertindak kejam.Betlehem sendiri adalah kota kecil. Jadi jumlah anak yang dibunuh mungkin tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Karena itulah, peristiwa ini mungkin tidak dicatat oleh banyak penulis sejarah lain. Tetapi itu tidak berarti peristiwa ini tidak terjadi. Justru kisah ini cocok dengan sifat Herodes yang memang kejam dan tanpa belas kasihan.Wonder Kids, dari kisah ini kita belajar bahwa dunia ini sungguh rusak oleh dosa. Ada kejahatan yang nyata, ada orang yang tega menyakiti orang lain, bahkan anak-anak kecil. Tetapi di tengah dunia yang gelap itu, Tuhan tetap bekerja. Herodes yang jahat tidak bisa menghentikan rencana Allah. Yesus tetap hidup, dan Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat.Kadang-kadang kita juga melihat hal-hal yang jahat dan tidak adil, lalu bertanya, “Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?” Kisah ini mengingatkan kita bahwa kejahatan manusia itu nyata, tetapi Tuhan tidak pernah kehilangan kendali. Rencana keselamatan-Nya tetap berjalan. Dan Yesus datang justru ke dunia yang penuh dosa ini untuk menyelamatkan manusia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Berdoalah bagi anak-anak yang sedang mengalami kesedihan, ketakutan, atau perlakuan yang tidak baik. Mintalah Tuhan melindungi mereka dan menolong kita punya hati yang mengasihi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, dunia ini penuh dosa dan kejahatan, tetapi terima kasih karena Engkau datang untuk menyelamatkan. Tolong aku supaya tidak menjadi anak yang keras hati atau jahat, tetapi anak yang mengasihi, lembut, dan peduli kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kejahatan manusia tidak pernah bisa menggagalkan rencana Tuhan, karena Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-9 masa biasa, 3 Juni 2026, Peringatan Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawan, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 6:45


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 1: 1-3.6-12; Mazmur tg 123: 1-2a.2bcd; Markus 12: 18-27.JIKA TERJADI SALAH PAHAM Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Terjadi SalahPaham. Seorang pemuda menaksir seorang gadis yang sudah ia kenal beberapa bulanlamanya. Gadis itu lebih muda sepuluh tahun darinya. Sang pemuda selalumenyempatkan diri untuk bertemu dengan gadis pilihannya itu. Pada suatu ketikaia menyatakan secara langsung cintanya kepada gadis cantik itu.  Pemuda itu berkata: "Saya jatuh cinta padamu. Apakahkamu dapat menerima saya, mengingat perbedaan usia kita 10 tahun. Selama inisaya kuatir untuk berbicara karena faktor perbedaan usia ini." Gadis itumenjawab: "Tidak apa-apa. Saya terima kok. Yang penting harus terpenuhisatu syaratnya." "Syarat apa?" tanya si pemuda. "Syaratnyaialah, kamu menunggu saja sampai usia saya sama dengan usiamu." Selama kita sebagai manusia di dunia ini kita akanmengalami banyak salah paham. Cerita di atas adalah salah satu contohnya. Salahpaham umumnya terjadi karena di antara kita tidak ada satu pemahaman ataupemikiran yang sama. Jika kita tidak berusaha mengatasinya, ini akan berpotensimenjadi konflik dan pemicu perpecahan di antara kita. Kita hendaknyamenghindari contoh-contoh salah paham yang kita temukan di dalam kitab suci.  Kisah tentang Tobit yang ditunjukkan dalam Perjanjian Lamamenggambarkan salah paham orang tentang penderitaan sebagai orang beriman.Penderitaan karena Yesus jangan dianggap sebagai kutukan dan nasib yang sangatmemalukan. Justru penderitaan adalah kesempatan mendapatkan rahmat dan berkatTuhan. Salah paham yang kedua ialah pandangan bahwa kebaikan dan panggilankudus didapatkan adalah semata-semata karena perbuatan manusia. Tuhan dipandangtidak berperan apa-apa. Seharusnya, ini adalah karena maksud dan kasih TuhanAllah sendiri yang memilih dan memberikan kita martabat yang tinggi.   Orang-orang Saduki salah paham bahwa nanti di dalam hidupabadi suami-istri biologis akan melanjutkan lagi perkawinan mereka di sana.Mereka berpikir bahwa manusia hanya akan pindah alamat tempat tinggal ketikananti memasuki kehidupan di alam baka. Yesus menegaskan bahwa mereka sungguhsalah paham dan itu membuat arah hidup mereka menjadi salah.  Jika terjadi salah paham, apa yang mesti kita lakukan?Hendaklah kita sadar bahwa Tuhan adalah tempat kita mendapatkan terang, nasihatdan jalan untuk berbalik ke paham yang benar. Hendaklah kita juga salingmengingatkan supaya salah paham itu jangan diteruskan dan berpeluang untukmenjadi besar. Konflik sudah siap menyerang jika salah paham ini tidakdihentikan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarkan dan kuatkanlahkami selalu untuk berada dalam jalan dan paham yang benar sesuai dengankebijaksanaan-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Menggali Kebenaran (25 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 24, 2026 4:18


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggali KebenaranDiambil dari: Yesaya 61:4 “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan membangkitkan kembali tempat-tempat yang sudah lama sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang telah menjadi reruntuhan, yang turun-temurun sunyi.”Wonder Kids, kadang-kadang orang bertanya, “Apakah cerita dalam Alkitab itu sungguh benar?” Pertanyaan seperti itu tidak selalu salah. Justru kadang pertanyaan bisa mendorong orang untuk mencari lebih dalam. Hari ini kita belajar tentang seorang ahli arkeologi bernama John McRay. Ia meneliti tempat-tempat kuno yang berhubungan dengan cerita Alkitab.Salah satu hal yang ia teliti adalah sebuah pelabuhan kuno di tepi laut Israel. Dulu ada orang yang meragukan catatan seorang penulis sejarah bernama Yosefus tentang pelabuhan itu. Mereka pikir Yosefus membesar-besarkan ceritanya. Tetapi setelah para peneliti menggali dan mempelajari tempat itu dengan lebih teliti, ternyata banyak bagian dari catatan Yosefus memang cocok dengan kenyataan.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, kadang-kadang manusia terlalu cepat meragukan sesuatu sebelum melihat lebih banyak bukti. Penelitian seperti ini menolong kita melihat bahwa catatan kuno tidak boleh langsung dianggap salah. Dan hal ini juga menolong kita semakin yakin bahwa banyak hal dalam Alkitab dan sejarah di sekitarnya berdiri di dunia yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya soal menemukan bukti-bukti lama. Yang paling penting adalah hati yang mau datang kepada firman Tuhan dengan sikap rendah hati. Saat kita punya pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Alkitab. Justru kita bisa datang kepada Tuhan, membaca firman-Nya, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa Tuhan tidak takut diperiksa. Kebenaran Tuhan tetap berdiri.Mungkin ada saatnya kamu juga bingung atau punya pertanyaan tentang Alkitab. Itu tidak apa-apa. Jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu. Belajarlah mencari jawaban dengan sungguh-sungguh. Tuhan bisa memakai pertanyaanmu untuk membuat imanmu semakin kuat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal tentang Alkitab yang pernah membuatmu bingung, coba tanyakan hari ini kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya saat aku punya pertanyaan, aku tidak menjauh dari-Mu, tetapi mau belajar mencari kebenaran-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: pertanyaan yang dibawa kepada Tuhan dan firman-Nya bisa menolong imanmu bertumbuh semakin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Alam Semesta yang Membesar dan Langit Baru (23 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 22, 2026 3:59


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Alam Semesta yang Membesar dan Langit BaruDiambil dari: Mazmur 147:4–5 “Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.”Wonder Kids, kalau kita melihat langit malam yang cerah, kita bisa melihat banyak bintang. Kelihatannya tenang dan diam. Tetapi para ilmuwan belajar bahwa alam semesta ini sangat besar, dan bahkan terus membesar. Jarak antara benda-benda langit makin jauh. Itu membuat banyak orang berpikir tentang betapa luar biasanya dunia yang Tuhan ciptakan.Bagi anak Tuhan, hal ini tidak perlu membuat kita takut. Justru ini mengingatkan kita bahwa Tuhan jauh lebih besar daripada seluruh alam semesta. Tuhan bukan bagian kecil dari dunia ini. Tuhan adalah Pencipta langit, bumi, bintang-bintang, dan semuanya. Firman Tuhan berkata bahwa Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. Wah, luar biasa sekali, ya. Bintang yang begitu banyak saja Tuhan kenal satu per satu.Alkitab juga mengajarkan bahwa dunia ini punya awal. Tuhanlah yang menciptakannya. Dan bukan hanya itu, Tuhan juga berjanji bahwa suatu hari nanti Ia akan membawa langit dan bumi kepada pembaruan yang sempurna. Jadi sejarah dunia ini tidak berjalan tanpa arah. Tuhan yang memulai, dan Tuhan juga yang akan menyelesaikan semuanya menurut rencana-Nya yang baik.Itu berarti hidup kita juga tidak berjalan tanpa tujuan. Kadang-kadang kita bisa merasa kecil sekali di dunia yang begitu luas. Tetapi Tuhan yang menciptakan bintang-bintang juga mengenal namamu. Tuhan tahu hidupmu, doamu, ketakutanmu, dan masa depanmu. Jadi kita tidak perlu hidup dengan takut. Kita boleh hidup dengan percaya, taat, dan penuh pengharapan kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Malam ini, kalau kamu sempat melihat langit, ucapkan, “Tuhan, Engkau besar sekali, tetapi Engkau juga mengenal aku. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta alam semesta yang begitu besar. Terima kasih juga karena Engkau mengenal aku dan memeliharaku. Tolong aku hidup dengan percaya dan penuh pengharapan kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang menciptakan bintang-bintang yang sangat besar juga mengenalmu dan memegang masa depanmu. Tuhan Yesus Memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Batas Ilmu Pengetahuan (20 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 19, 2026 4:27


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Batas Ilmu PengetahuanDiambil dari: Ibrani 11:3 (TB) “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.”Wonder Kids, ilmu pengetahuan menolong manusia mempelajari banyak hal. Dengan ilmu pengetahuan, orang bisa melihat, meneliti, dan memahami bagaimana sesuatu bekerja. Misalnya, orang bisa belajar tentang tumbuhan, bintang, tubuh manusia, dan banyak hal lainnya. Tetapi ilmu pengetahuan juga punya batas. Tidak semua hal bisa dilihat langsung dengan mata atau dibuktikan dengan percobaan sederhana.Contohnya, ada banyak hal yang kita tahu itu nyata walaupun kita tidak melihatnya secara langsung setiap saat. Kita tidak melihat angin, tetapi kita bisa melihat pohon bergerak. Kita tidak melihat listrik, tetapi kita tahu listrik bekerja saat lampu menyala. Begitu juga, ada hal-hal yang manusia pelajari dari petunjuk-petunjuk yang ada.Firman Tuhan dalam Ibrani 11:3 mengajarkan sesuatu yang sangat penting. Alam semesta ini dijadikan oleh firman Allah. Artinya, dunia ini ada bukan karena kebetulan, tetapi karena Tuhan menciptakannya. Memang kita tidak melihat saat Tuhan menciptakan langit dan bumi, tetapi kita percaya kepada firman-Nya yang benar. Tuhan memberi kita iman untuk memahami bahwa Dia adalah Pencipta.Wonder Kids, ini bukan berarti kita menolak belajar. Justru kita boleh belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi kita juga harus ingat bahwa manusia tidak tahu segalanya. Ada batas dalam pengetahuan manusia, tetapi tidak ada batas dalam hikmat Tuhan. Saat ada hal yang belum kita mengerti, kita tidak perlu cepat-cepat berkata bahwa Tuhan tidak ada. Sebaliknya, kita belajar rendah hati dan percaya bahwa Tuhan jauh lebih besar dari pikiran kita.Karena itu, saat kamu melihat dunia ini, ingatlah bahwa semua ini tidak muncul sendiri. Langit, bumi, pohon, hujan, hewan, dan hidupmu sendiri adalah karya Tuhan. Dan semakin kita melihat ciptaan-Nya, semakin kita bisa bersyukur kepada Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal di sekitarmu yang membuatmu kagum, misalnya langit, bunga, tubuhmu, atau hujan. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta yang hebat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan alam semesta dengan firman-Mu. Tolong aku supaya mau belajar dengan baik, tetapi juga percaya kepada-Mu dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ilmu pengetahuan punya batas, tetapi Tuhan Sang Pencipta tidak terbatas dan firman-Nya selalu benar. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 13 Mei 2026 - Menjadi orang yang murah hati dan kaya hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 12, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 13 Mei 2026Bacaan: Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut..." (Lukas 16:23)Renungan: Sebuah kisah kuno menceritakan tentang seorang pengemis yang tanpa sengaja menyenggol wanita kaya. Wanita tersebut marah besar. Sambil berteriak dia berkata, "Pengemis bodoh! Apakah kamu tidak tahu saya?" Pengemis tersebut dengan ketakutan berkata, "Maaf Nyonya. Saya benar-benar tidak tahu siapa Anda." Wanita tersebut berkata dengan sombongnya, "Saya adalah orang terkaya di kota ini!" Dengan polosnya, pengemis tadi menjawab, "Maaf Nyonya, setahu saya orang yang paling kaya di kota ini adalah tukang kayu yang tinggal di ujung jalan. la sering sekali mengundang pengemis seperti saya ini untuk makan bersama di rumahnya." Wanita kaya tersebut menjadi malu. Untuk menentukan kaya tidaknya seseorang, kita selalu mengukurnya dengan sebanyak apa materi yang dimilikinya. Entahkah itu perusahaan, aset, barang-barang mewah, uang, dan kekayaan lainnya. Padahal ukuran kekayaan yang sebenarnya tidak ditentukan dari apa yang dimilikinya, melainkan apa yang telah dibagikannya. Apa gunanya kita punya banyak hal tapi menyimpan semuanya itu untuk diri kita sendiri? Apa gunanya kaya benda tapi miskin hati? Kekayaan sejatinya tidak diukur dari seberapa banyak yang kita simpan, tapi seberapa banyak yang kita bagikan. Ingatlah perumpamaan Yesus tentang orang kaya dan Lazarus yang miskin. Sungguh tragis apa yang dialami oleh orang kaya itu. Setelah ia mati, ia berada dalam neraka yang penuh dengan penderitaan. Kekayaan yang selama ini ia banggakan ternyata tidak bisa menyelamatkannya. Berulang kali Tuhan mengajarkan kepada kita untuk menjadi orang murah hati, bukan bersikap pelit atau kikir. Toh, kalau kita nanti mati, semua harta benda yang selama ini kita simpan dan genggam erat, tidak ada yang bisa kita bawa. Lalu apa gunanya itu? Justru saat kita punya kesempatan untuk berbagi. lakukanlah hal tersebut dengan sukacita. Ada yang lebih penting dari sekadar mengejar sukses, yaitu memiliki hidup yang bermakna untuk sesama. Ada yang lebih penting daripada sekadar kaya materi, yaitu kaya hati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kemurahan hati-Mu, sehingga aku selalu tergerak untuk menolong orang yang menderita. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? (13 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 12, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? Diambil dari: Markus 15:8–9 “Lalu datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang juga Pilatus berbuat sama seperti yang selalu dilakukannya bagi mereka. Pilatus menjawab mereka dan bertanya: ‘Apakah kamu menghendaki supaya kubebaskan raja orang Yahudi ini bagimu?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Pontius Pilatus, orang yang memutuskan bahwa Yesus harus disalibkan. Ada orang yang berkata bahwa cerita di Alkitab tentang Pilatus terasa aneh. Mengapa? Karena dalam Injil, Pilatus terlihat seperti orang yang ragu-ragu dan seolah-olah terdesak oleh orang banyak. Padahal, biasanya seorang penguasa Romawi dikenal tegas dan keras.Lalu, apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak. Justru ini menunjukkan bahwa keadaan saat itu memang sangat khusus. Pilatus memang seorang penguasa, tetapi pada waktu itu posisinya tidak sekuat yang terlihat. Ia sedang berada dalam situasi sulit. Karena itu, tidak aneh kalau ia menjadi takut, bingung, dan akhirnya memilih jalan yang salah.Tetapi yang lebih penting, Wonder Kids, Alkitab menunjukkan bahwa di tengah keputusan manusia yang jahat, Tuhan tetap bekerja. Walaupun Pilatus, imam-imam kepala, dan orang banyak membuat keputusan yang berdosa, semua itu tidak berada di luar kendali Tuhan. Tuhan sedang menggenapi rencana keselamatan-Nya melalui kematian Yesus di kayu salib.Kadang-kadang dalam hidup kita juga ada situasi yang terasa kacau. Ada hal yang tidak adil, membingungkan, atau membuat kita merasa tidak tenang. Kita bisa bertanya, “Tuhan, apakah Engkau masih pegang kendali?” Kisah Pilatus mengingatkan kita bahwa jawabannya adalah ya. Tuhan tetap memerintah, bahkan saat manusia membuat keputusan yang salah. Tidak ada yang bisa menggagalkan rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa bingung atau takut karena sesuatu tidak berjalan seperti yang kamu mau, ucapkan doa singkat ini: “Tuhan, aku percaya Engkau tetap pegang kendali.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah kehilangan kendali. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu, bahkan saat hidup terasa membingungkan atau tidak adil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: sekalipun manusia bisa membuat keputusan yang salah, Tuhan tetap memegang kendali atas semuanya. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 9 Mei 2026 - Tuhan, Tambahkanlah Iman Kami

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 8, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 9 Mei 2026Bacaan: "Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: " Tuhan, tolonglah aku! " (Matius 14:30)Renungan: Seorang atlet terkadang bisa bermain dengan sangat bagus. Sebut saja pemain badminton. Ketika bermain sedang bagus, permainannya terlihat sedemikian sempurna. Musuh pun kesulitan dibuatnya. Dia pun menjadi pemenang. Namun, kadang pemain badminton yang sama juga bisa bermain sangat buruk. Tidak memainkan pola permainan yang tepat. Permainan yang mudah ditebak oleh lawan. Bahkan, kerap melakukan kesalahan sendiri yang akhirnya menambah poin untuk lawan. Atlet terbaik sekelas dunia pun bisa mengalami hal-hal seperti ini. Jika demikian, apakah mereka harus gantung raket dan gantung sepatu? Tentu tidak! Bukannya menyerah, tapi mereka harus berlatih lebih keras sambil memperbaiki apa yang kurang dari permainan mereka yang sebelumnya. Perjalanan iman kita pun bisa mengalami seperti itu. Iman kita bisa naik turun. Ada waktunya kita punya iman yang sedemikian besar, tapi terkadang kita bahkan tidak punya iman sama sekali. Ada saat di mana kita bisa melangkah dengan sedemikian pasti, tapi ada saat kita dipenuhi dengan keraguan dan kebimbangan. Petrus dalam bacaan kita hari ini juga seperti itu. Ada waktu Petrus bisa punya iman yang sedemikian besar dan itu bisa membuatnya berjalan di atas air! Tapi saat ia merasakan hembusan angin, imannya tiba-tiba drop dan ia dipenuhi dengan kebimbangan sehingga akhirnya mulai tenggelam dalam air. Dalam situasi tenggelam itu, Yesus pun hadir. Ada hal penting yang bisa kita pelajari dari kisah ini. Jangan pernah menyombongkan diri seolah-olah kita tidak akan bisa lemah iman. Tentu bukan maksud untuk mengatakan bahwa iman yang lemah itu baik. Justru kita harus menyadari bahwa kita butuh kasih karunia Tuhan, bahkan dalam hal iman! Itu sebabnya murid-murid pun pernah meminta kepada Yesus, "Tambahkanlah iman kami" (Luk 17:5). Kabar baiknya, di saat kita lemah iman sesungguhnya Tuhan tidak pernah membiarkan kita tenggelam. Dia akan menyatakan menguatkan, meneguhkan, dan menyatakan pertolongan tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, sehingga dalam situasi apapun aku tetap setia mengiringi Engkau. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yosefus dan Kesaksian tentang Yesus (5 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 4, 2026 4:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan Kesaksian tentang YesusDiambil dari: Galatia 2:20  “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Yosefus, seorang penulis sejarah Yahudi. Yosefus pernah menulis tentang Yesus dalam bukunya. Tetapi ada bagian terkenal dalam tulisannya yang oleh banyak ahli dianggap pernah ditambah-tambahi oleh orang lain di kemudian hari. Jadi, kemungkinan ada beberapa kalimat yang bukan benar-benar ditulis Yosefus.Apakah itu berarti semua catatan tentang Yesus jadi tidak bisa dipercaya? Tidak. Justru para ahli yang mempelajari hal ini sedang berusaha jujur dan teliti. Mereka membandingkan kalimat-kalimat itu dan melihat bagian mana yang cocok dengan gaya tulisan Yosefus, dan bagian mana yang tampaknya kemudian ditambahkan. Dari situ, mereka melihat bahwa tetap ada bagian-bagian penting yang sangat mungkin asli, misalnya bahwa Yesus benar-benar hidup, dikenal sebagai orang bijaksana, melakukan hal-hal yang luar biasa, mengajar banyak orang, dan disalibkan.Bayangkan seperti ini: misalnya kamu punya cerita asli di buku catatanmu, lalu ada orang lain menambahkan beberapa kalimat di pinggirnya. Walaupun tambahan itu tidak seharusnya ada, cerita aslinya tetap bisa dipelajari. Begitu juga dalam sejarah. Walaupun ada bagian yang diperdebatkan, tetap ada banyak kesaksian yang menolong kita melihat bahwa Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus sungguh hidup dalam sejarah.Yang paling penting, Wonder Kids, iman kita tidak berdiri di atas satu kalimat dari satu penulis saja. Tuhan memberi kita Alkitab, para saksi mata, dan juga catatan-catatan sejarah lain yang menolong kita melihat bahwa kabar tentang Yesus itu benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada hal yang sulit dipelajari. Justru kita bisa belajar bahwa kebenaran tidak takut diperiksa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Cobalah ceritakan kepada satu orang di rumahmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa Yesus sungguh nyata dan bukan cerita buatan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup menunjukkan bahwa Engkau ada di dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan nyata. Tuhan Yesus memberkati.

MODESTALK
Ep. 98 Cerita Taza Membawa Fashion Syar'i Mendunia

MODESTALK

Play Episode Listen Later Apr 30, 2026 37:45


Di episode ini, kita ngobrol tentang satu hal yang sering terasa “jauh” — Fashion Syar'i (Abaya). Lewat TAZA, kita diajak melihat bahwa syar'i bukan sesuatu yang eksklusif atau membatasi. Justru sebaliknya, syar'i bisa jadi lebih dekat, lebih relatable, dan bisa jadi bagian dari keseharian siapa saja. Dengarkan selengkapnya di episode ini!

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“OMG” Eps 02 Season 8… Lika-Liku Masuk PTN Yang Banyak Disembunyikan Di Balik Kata 'Gapapa'

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later Apr 30, 2026 14:22


Kali ini, kita ngobrol santai bareng guest star spesial dari Broadcasting yang bakal sharing pengalaman real mereka menghadapi jalur SNBP dan SNBT sampai Beasiswa. Mulai dari harapan, tekanan, sampai momen jatuh bangun saat hasil nggak sesuai ekspektasi semua dibahas jujur dan relate banget!Nggak cuma cerita, episode ini juga penuh motivasi buat kamu yang lagi berjuang masuk PTN. Karena gagal di satu jalan bukan berarti akhir segalanya. Justru bisa jadi itu adalah tanda untuk menemukan jalan lain yang lebih tepat dan siapa tahu, di situlah letak kesuksesanmu.Penyiar: WawaGuest star: Risa YurisaniOpmd: BilyFollow Our Social Media:Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Orang Kristen Pikirannya Sempit? (30 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahApakah Orang Kristen Pikirannya Sempit?Diambil dari: Keluaran 20:3 (TB)“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”Wonder Kids, kadang ada orang yang berkata, “Orang Kristen terlalu sempit pikirannya karena mereka percaya bahwa hanya ada satu Allah dan hanya satu jalan keselamatan.” Memang Alkitab dengan jelas berkata bahwa Allah adalah satu-satunya Allah yang benar. Dan Yesus berkata bahwa Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Itu bukan sikap sombong. Itu adalah keyakinan berdasarkan apa yang Allah sendiri nyatakan.Tetapi ada hal penting yang juga harus kita ingat. Walaupun kita percaya Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan, kita tetap harus hidup dengan kasih, hormat, dan kerendahan hati. Percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat tidak berarti kita merendahkan orang lain. Justru kita dipanggil untuk menunjukkan kasih Kristus melalui perkataan dan perbuatan kita. Kita tidak memaksakan iman dengan kemarahan. Kita bersaksi dengan kasih dan kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pegang teguh imanmu kepada Yesus. Tetapi tunjukkan kasih kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang berbeda denganmu.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku tetap teguh percaya kepada-Mu, tetapi juga hidup dengan kasih dan hormat kepada semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kebenaran tanpa kasih menjadi keras.Kasih tanpa kebenaran menjadi lemah.Di dalam Yesus, keduanya berjalan bersama.

Renungan Anak GKY Mabes
Boleh Bertanya (20 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBoleh BertanyaDiambil dari: Yakobus 1:5 (TB)“Jika di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah…”Wonder Kids, Alkitab kita terdiri dari 66 kitab. 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru. Kadang orang bertanya:Kenapa kitab-kitab itu yang masuk ke dalam Alkitab?Apakah ada kitab lain yang sengaja dibuang?Apakah gereja memilih kitab-kitab itu sesuka hati?Pertanyaan seperti itu tidak salah. Justru bagus. Sejak awal, orang Kristen sudah sangat berhati-hati dalam mengenali kitab mana yang benar-benar berasal dari para rasul atau nabi, dan mana yang tidak. Kitab-kitab Perjanjian Baru tidak dipilih secara sembarangan. Mereka diuji dengan beberapa pertanyaan penting, seperti:Apakah ditulis oleh rasul atau orang yang sangat dekat dengan rasul?Apakah ajarannya sesuai dengan pengajaran Yesus?Apakah digunakan secara luas oleh gereja mula-mula?Kitab-kitab yang kita miliki hari ini sudah digunakan dan dipercaya sejak awal Kekristenan.Artinya, gereja tidak “menciptakan” Alkitab. Mereka hanya mengenali kitab-kitab yang memang sudah dipakai dan dipercaya sejak awal.Wonder Kids, iman yang kuat bukan iman yang takut bertanya. Tuhan tidak marah ketika kita mencari pengertian. Ia justru memberi hikmat kepada mereka yang meminta.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada pertanyaan tentang imanmu, jangan simpan sendiri. Tanyakan. Belajar. Cari jawaban yang benar.Mari kita berdoa:Tuhan, kalau aku punya pertanyaan, tolong aku mencari jawabannya kepada-Mu. Berikan aku hikmat untuk memahami firman-Mu dengan benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Bertanya bukan tanda ragu — bisa jadi itu awal dari iman yang makin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“OBOR” Eps 01 Season 8… Cerita unik di bilik olahraga

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 21:46


MODESTALK
Ep. 94 Damakara Lahir Justru Setelah Banyaknya Kerugian

MODESTALK

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 43:31


Awalnya mengira ini musibah paling berat, karena ribuan produk yang harusnya menguntungkan justru malah jadi menghabiskan pundi-pundi kas perusahaan. Tapi Damakara memilih tidak menyerah, kejadian ini justru jadi pembuka jalan baru dari lahirnya Damakara. Kini, bukan hanya di Indonesia, tapi Damakara sudah bersinar hingga ke mancanegara. Selengkapnya di episode ini!

TanadiSantosoBWI
Tidak Semua Orang Jujur 100%

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Apr 3, 2026 3:50


Dalam episode ini, kita akan melihat sebuah realita yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari bahwa kejujuran manusia sering kali tidak hadir dalam bentuk yang benar-benar utuh. Tanadi Santoso, dengan penyampaian yang ringan namun dalam, episode ini membahas bagaimana sejak kecil kita belajar menyesuaikan ucapan, membaca situasi, dan menyampaikan sesuatu dengan cara yang paling aman bagi diri kita.Lewat ilustrasi yang sangat relate, episode ini mengingatkan kita bahwa banyak orang sebenarnya tidak langsung mengatakan apa yang mereka inginkan. Ada motif, ada kepentingan, ada kehati-hatian, dan kadang ada "asap dan cermin" yang dipakai untuk menyamarkan tujuan sebenarnya. Justru di situlah letak menariknya pembahasan ini bukan untuk membuat kita sinis, tetapi agar kita lebih peka membaca manusia.Seringkali di dunia nyata, memahami orang bukan hanya mendengar kata-katanya, tetapi juga menangkap maksud, kebutuhan, dan arah yang sebenarnya ingin mereka tuju. Ini adalah insight yang sederhana, tetapi sangat penting untuk komunikasi, negosiasi, dan kepemimpinan.

Renungan Anak GKY Mabes
Momen Memalukan: Murid-Murid yang Lambat Mengerti (4 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 3, 2026 3:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMomen Memalukan: Murid-Murid yang Lambat MengertiDiambil dari: Lukas 18:34 (TB)“Tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.”Wonder Kids, Yesus adalah Guru yang luar biasa. Ia mengajar dengan penuh kuasa, memakai perumpamaan, dan menjelaskan tentang Kerajaan Allah. Tetapi tahukah kamu sesuatu yang mengejutkan? Murid-murid sering tidak mengerti.Bahkan setelah Yesus mengajar berkali-kali, mereka masih bingung. Alkitab mencatat banyak contoh: Matius 16:9, Markus 8:21, Markus 9:32, Lukas 9:45, Lukas 18:34, dan Yohanes 12:16. Berkali-kali dikatakan bahwa mereka tidak mengerti.Sekarang coba pikirkan: Kalau para murid ingin terlihat pintar dan rohani, apakah mereka akan menuliskan bahwa mereka sering tidak paham? Tentu tidak. Tetapi mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka tidak sedang membangun nama mereka sendiri. Mereka sedang bersaksi tentang apa yang benar-benar terjadi.Mereka tidak peduli terlihat lambat, bingung, atau salah paham. Yang penting adalah orang-orang mengenal Yesus. Ini menunjukkan bahwa Injil bukan cerita yang dihias supaya para murid tampak hebat. Justru mereka terlihat biasa saja, bahkan sering gagal memahami. Dan ada satu hal penting lagi: Walaupun mereka lambat mengerti, Yesus tetap sabar mengajar mereka. Roh Kudus kemudian menolong mereka mengerti dan mengingat semua yang Yesus ajarkan.Wonder Kids, ini kabar baik untuk kita juga. Kadang-kadang kita membaca Alkitab dan merasa tidak mengerti. Jangan takut. Murid-murid pun pernah begitu. Tuhan sabar mengajar kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada bagian Alkitab yang sulit, jangan menyerah. Mintalah Roh Kudus menolongmu memahami firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau sabar mengajar murid-murid-Mu. Tolong aku supaya tidak cepat menyerah ketika tidak mengerti firman-Mu, tetapi mau terus belajar dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Tuhan sabar mengajar murid-murid yang mau belajar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Momen Memalukan: Kisah Petrus dalam Injil Markus (3 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 2, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah:  Momen Memalukan: Kisah Petrus dalam Injil Markus.Diambil dari: Markus 8:33 (TB)“Tetapi Yesus berpaling dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: ‘Enyahlah Iblis. Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.'”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Injil Markus banyak berhubungan dengan Petrus. Banyak ahli percaya bahwa Markus menuliskan kisah-kisah yang ia dengar langsung dari Petrus. Sekarang pikirkan ini: Kalau Petrus ingin terlihat hebat, apakah ia akan menceritakan bagian-bagian yang memalukan tentang dirinya?Di dalam Injil Markus, kita melihat beberapa kejadian yang memperlihatkan kelemahan Petrus dan murid-murid. Misalnya, dalam Markus 4:35–41, Petrus dan murid-murid ketakutan saat badai di Danau Galilea. Lalu dalam Markus 8 ayat 14 sampai 21, mereka tidak mengerti ajaran Yesus. Masih di Markus 8 ayat 14-21, setelah Petrus mengaku Yesus adalah Mesias, Yesus justru menegurnya dan berkata, “Enyahlah Iblis.” Dan dalam Markus 14, Petrus menyangkal Yesus tiga kali.Kalau Petrus ingin memperindah ceritanya, ia bisa saja menghapus bagian-bagian ini. Tetapi ia tidak melakukannya. Markus mencatat semuanya apa adanya. Ini menunjukkan bahwa Injil bukan cerita yang dibuat-buat untuk membuat para murid terlihat hebat. Justru mereka terlihat lemah, takut, dan sering salah. Mengapa? Karena mereka ingin menyampaikan kebenaran, bukan membela diri.Dan ada satu hal yang indah: Walaupun Petrus gagal, Yesus tetap memakainya. Yesus memulihkan Petrus dan memakainya menjadi pemimpin gereja mula-mula.Wonder Kids, ini kabar baik untuk kita juga. Kalau kita pernah gagal, pernah malu, atau pernah salah — Tuhan tetap bisa memakai kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan takut mengakui kesalahanmu. Tuhan lebih senang hati yang jujur daripada orang yang pura-pura sempurna.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak membuang Petrus walaupun ia gagal. Tolong aku supaya berani jujur tentang kesalahanku dan percaya bahwa Engkau masih mau memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Tuhan bisa memakai orang yang pernah gagal, asalkan ia mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Momen Memalukan: Yesus Tidak Tahu? (2 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 1, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMomen Memalukan: Yesus Tidak Tahu?Diambil dari: Markus 13:32 (TB)“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”Wonder Kids, di dalam Injil Matius dan Markus, Yesus berbicara tentang akhir zaman. Ia berkata bahwa suatu hari Ia akan datang kembali. Tetapi ada satu bagian yang mengejutkan. Yesus berkata bahwa tidak seorang pun tahu kapan hari itu akan tiba — bahkan Anak Allah pun tidak — hanya Bapa saja yang tahu. Sekarang pertanyaannya: Kalau Yesus adalah Tuhan, bagaimana mungkin Ia tidak tahu?Sebagian orang menganggap ini memalukan atau aneh. Kalau murid-murid mau membuat Yesus terlihat hebat, mereka pasti akan menghapus bagian ini. Tetapi mereka tidak menghapusnya. Mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka menulis dengan jujur apa yang Yesus benar-benar katakan.Alkitab juga menjelaskan bahwa ketika Yesus datang ke dunia, Ia merendahkan diri-Nya. Dalam Filipi 2:6–8 dijelaskan bahwa Yesus yang adalah Allah mengambil rupa seorang hamba dan menjadi manusia. Ia sungguh-sungguh Allah, tetapi juga sungguh-sungguh manusia. Sebagai manusia, Yesus mengalami keterbatasan. Ia lapar, Ia lelah, Ia bisa sedih. Dan dalam peran-Nya sebagai Anak yang taat kepada Bapa, Ia tidak menyatakan waktu kedatangan-Nya kembali. Ini bukan berarti Yesus bukan Tuhan. Justru ini menunjukkan bahwa Ia benar-benar menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.Wonder Kids, ini juga menunjukkan satu hal penting: Para penulis Injil tidak menutup-nutupi bagian yang sulit dimengerti. Mereka tidak menyaring cerita supaya Yesus selalu terlihat “lebih hebat.” Mereka menulis apa adanya. Karena itu kita bisa percaya bahwa Injil adalah kesaksian yang jujur.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang sungguh-sungguh menjadi manusia demi menyelamatkanmu. Dan belajarlah rendah hati seperti Yesus yang rela merendahkan diri.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela datang menjadi manusia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan belajar hidup dengan rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia — dan Injil ditulis dengan jujur.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Karakter Para Penulis (25 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 24, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KARAKTER PARA PENULISDiambil dari: Amsal 11:3 “Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusakkan oleh kecurangannya.”Wonder Kids, pernah dengar cerita tentang anak yang berteriak, “Serigala! Serigala!” padahal tidak ada serigala? Lama-lama, orang tidak percaya lagi kepadanya. Tetapi ketika serigala benar-benar datang, tidak ada yang percaya.Cerita itu mengajarkan kita bahwa orang yang suka berbohong tidak bisa dipercaya.Sekarang kita pikirkan para penulis Injil. Mereka menulis tentang Yesus, tetapi hidup mereka sendiri menunjukkan bahwa mereka orang-orang yang jujur dan berani mengatakan kebenaran, walaupun itu membuat mereka menderita.Mereka tidak mendapatkan uang atau kekuasaan karena menulis tentang Yesus. Justru sebaliknya, banyak dari mereka dipenjara, dianiaya, bahkan dibunuh karena memberitakan Injil. Kalau mereka berbohong, tentu mereka tidak mau menderita seperti itu.Artinya, para penulis Injil tidak sedang mengarang cerita. Mereka menulis apa yang benar-benar mereka lihat dan dengar, karena mereka mengasihi kebenaran lebih daripada kenyamanan hidup.Wonder Kids, Tuhan mau kita juga menjadi anak-anak yang jujur. Mengikuti Yesus berarti belajar berkata benar, meskipun itu sulit.Lebih baik berkata jujur dan dimarahi, daripada berbohong dan kelihatan baik di luar tetapi salah di dalam.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau hari ini kamu melakukan kesalahan, cobalah berkata jujur kepada orang tua atau gurumu. Mintalah ampun kepada Tuhan dan belajarlah hidup benar.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarkan kami untuk hidup jujur. Tolong aku supaya berani berkata benar, tidak suka berbohong, dan hidup menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, pengikut Yesus dikenal bukan karena pintar beralasan, tetapi karena hidup jujur dan benar. Tuhan Yesus memberkati.

TanadiSantosoBWI
Menjual Berbasis Kelebihan Kita

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Mar 20, 2026 5:26


Episode "Menjual Berbasis Kelebihan Kita" mengajak kita melihat dunia sales dari sudut yang jauh lebih manusiawi bahwa menjual tidak selalu harus dimulai dari kemampuan bicara yang paling meyakinkan, penampilan yang paling mencolok, atau gaya persuasi yang paling agresif. Justru, kekuatan terbesar seorang penjual sering kali lahir dari kelebihan personal yang unik—cara berpikir, cara membangun relasi, cara menganalisis situasi, atau cara memahami kebutuhan orang lain. Itulah benang merah yang membuat episode ini terasa relevan, membumi, dan sangat layak didengarkan.Lewat kisah Sarah, kita akan diajak masuk ke sebuah cerita yang sederhana tetapi sangat kuat. Sarah bukan sosok sales yang "stereotip sukses", ia tidak nyaman menjual dengan cara keras, tidak menikmati presentasi yang penuh pamer keunggulan produk, dan bahkan sempat merasa ingin menyerah. Namun justru dari titik itu, muncul pelajaran penting bahwa performa penjualan bisa melonjak ketika seseorang menjual dengan kekuatan alaminya sendiri. Dalam kasus Sarah yaitu belajar cepat, berpikir analitis, dan menyusun solusi yang tepat bagi klien.Episode ini juga membahas refleksi lainnya yang lebih luas tentang para sales terbaik, yang ternyata unggul bukan karena satu formula tunggal, melainkan karena mereka mengenali kekuatan masing-masing. Ada yang hebat karena mampu menjelaskan dengan jernih, ada yang unggul karena jaringan sosialnya luas, ada yang menang karena piawai membangun kedekatan personal, dan ada juga yang kuat karena mampu menjaga relasi dengan detail yang tidak dilupakan pelanggan. Episode ini memperlihatkan bahwa tidak ada satu gaya jualan yang cocok untuk semua orang.

Podcast Jurnal Lembu

Pukul 05 Pagi. Untuk sahabatku, Inay, Selamat menempuh langkah yang baru. Selamat pagi. Saat kamu membaca ini, aku bersyukur karena kamu adalah salah satu teman baik yang selalu nyaman diajak bertukar pikiran. Ada satu hal yang selalu membuatku merasa dekat denganmu—kepribadianmu yang mengingatkanku pada mendiang ibuku.Ia, seorang Taurus, adalah sosok wanita dengan tekad yang begitu kuat. Mungkin memang begitulah cirinya. Ketika mengambil keputusan, ia selalu melakukannya dengan penuh keteguhan hati.Tekad, bagiku, adalah kekuatan untuk tetap berjalan meski jalan terasa berat. Ia bukan sekadar keinginan. Keinginan bisa berubah, tetapi tekad membuat kita bertahan. Seperti yang ditulis Napoleon Hill dalam Think and Grow Rich:“Strength and growth come only through continuous effort and struggle.”Tekad yang sama juga hadir saat kita mengambil keputusan besar bernama resign. Keputusan ini sering kali tidak mudah, karena kita harus keluar dari zona nyaman demi kebahagiaan di masa depan—baik secara fisik maupun batin.Resign adalah hal yang lumrah dalam dunia kerja. Ada yang datang, dan ada yang pergi. Generasi terus berganti. Kita tidak selalu berharap untuk dikenang, tetapi jika ada yang masih mengingat kita, itu berarti kehadiran kita pernah berarti.Hidup harus terus berjalan.Bukan berarti kita melupakan orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. Justru, yang membuat kata “resign” terasa berat adalah kenangan—baik manis maupun pahit—serta nilai-nilai yang kita peroleh sepanjang perjalanan itu.Value adalah prinsip hidup yang kita pegang. Ia membentuk cara kita berpikir, memilih, dan bertindak. Seperti yang dikatakan Stephen R. Covey dalam The 7 Habits of Highly Effective People:“Values are like fingerprints. Nobody's are the same, but you leave them all over everything you do.”Yang terpenting, saat kita memutuskan untuk melangkah pergi, pastikan kita membawa value yang positif—untuk diri kita, untuk portofolio kehidupan kita, dan untuk masa depan yang lebih baik.Aku percaya, value membentuk identitas. Ia mungkin tidak terlihat, tetapi selalu hadir dalam setiap langkah kita.Mengapa Monkey D. Luffy dalam One Piece terus berjuang mengejar mimpinya?Mengapa Helen Keller mampu menembus keterbatasannya?Mengapa Mother Teresa tetap melayani meski dalam lelah dan air mata?Mengapa Children of Heaven begitu menyentuh?Karena mereka semua memiliki value yang menuntun tujuan hidup mereka.Lalu bagaimana dengan kita?Value akan menjaga arah kita, dan tekad akan mendorong kita untuk terus melangkah.Seperti yang dikatakan Viktor E. Frankl:“When we are no longer able to change a situation, we are challenged to change ourselves.”Salam cintaku seluas angkasa,Segelas kopi dari Labuan Bajo.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-4 masa Prapaskah, 18 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 17, 2026 9:04


Dibawakan oleh Petrus Kanisius Kebaowolo dan Elisabeth Welan dari Paroki Santo Agustinus Karawaci di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 49: 8-15; Mazmur tg 145: 8-9.13cd-14.17-18; Yohanes 5: 17-30.TUHAN SENANTIASA MENGINGAT KITA Tema renungan kita pada hari iniialah: Tuhan Senantiasa Mengingat Kita. Kitab Yesaya menggambarkan Allahsebagai Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Tuhan menyatakan bahwa Ia akanmemulihkan umat-Nya, membangun kembali bumi, dan membawa harapan bagi merekayang merasa tertinggal atau terlupakan. Allah tidak hanya menciptakan dunia,tetapi juga terus merawat dan memperbaruinya. Ia mengikat perjanjian denganmanusia yang percaya kepada-Nya, sebuah janji bahwa kehidupan akan dipulihkandan masa depan akan dipenuhi harapan. Perjanjian Allah dengan manusia mencapai puncaknyadalam kedatangan Yesus Kristus ke dunia. Yesus datang bukan hanya sebagai guruatau nabi, tetapi sebagai tanda nyata kasih Allah bagi manusia. Melalui hidupdan karya-Nya, Yesus mengajarkan kebenaran Allah di hadapan banyak orang. Iamewartakan kasih, pengampunan, dan keselamatan bagi semua orang. Namun,kebenaran yang Ia bawa tidak selalu diterima dengan baik oleh semua orang. Dalam Injil hari ini diceritakan bahwa orang-orangFarisi sering menentang Yesus. Mereka menuduh-Nya melanggar aturan Sabat danbahkan menuduh-Nya menghujat karena mengatakan bahwa diri-Nya satu denganAllah. Bagi mereka, ajaran Yesus dianggap mengganggu tatanan yang telah merekapegang. Penolakan ini akhirnya membawa Yesus pada penderitaan yang besar. Iadihukum mati dan wafat di salib.Namun salib bukanlah tanda bahwa Allah meninggalkanmanusia. Justru di sanalah kasih Allah dinyatakan dengan paling jelas. MeskipunYesus mengalami penderitaan dan kematian, Allah tidak pernah melupakanumat-Nya. Kebangkitan Yesus menjadi tanda bahwa kasih Allah lebih kuat daripadakematian. Janji Yesus tetap berlaku: Ia akan menyertai kita sampai akhir zaman. Sering kali kita juga merasa seperti bangsa Israel yangberkata, “Tuhan telah meninggalkan dan melupakan aku.” Tetapi Tuhan menjawabdengan sangat lembut: seorang ibu mungkin bisa melupakan anaknya, tetapi Tuhantidak akan pernah melupakan kita. Kasih Allah jauh lebih setia daripada segalasesuatu di dunia ini. Ada seorang anak kecil pernah tersesat di pasar yangramai. Ia menangis karena merasa sendirian dan takut ditinggalkan. Tetapisebenarnya ibunya terus mencarinya di antara kerumunan orang. Ketika akhirnyasang ibu menemukan anak itu dan memeluknya, si anak baru menyadari bahwa iatidak pernah benar-benar ditinggalkan. Demikian pula dalam hidup kita. Kadangkita merasa Tuhan jauh atau tidak peduli, tetapi sesungguhnya Tuhan selalumencari, menjaga, dan mengingat kita. Dalam setiap keadaan, Tuhan tetap setia kepadajanji-Nya untuk menyertai kita. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah yang mahakuasa, jauhkanlah kami dari segala tipu daya si jahatyang mengancam dan membawa kami jauh dari Tuhan Yesus Kristus, Juruselamatkami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

Tirtalk
Asmara Kacau #26 | Kenapa Orang yang Paling Kita Sayang Justru Paling Nyakitin?

Tirtalk

Play Episode Listen Later Mar 15, 2026 5:37


Academia, pernah nggak sih kalian ngerasa kalau orang yang paling kalian sayang justru jadi orang yang paling jago bikin hati hancur?

Cuap Cuap Cuan
FIQIH Eps 2: Smart Spending Di Bulan Ramadan ft Ayyi Hidayah

Cuap Cuap Cuan

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 22:40


Hai, Sobat Cuan...Ramadan harusnya jadi momen penuh berkah, bukan malah jadi bulan di mana pengeluaran makin nggak terkontrol. Justru di bulan ini kita perlu belajar smart spending. Bagiamana mengelola uang dengan lebih bijak supaya ibadah tetap tenang, keuangan juga aman sampai Lebaran. Nah, di episode FIQIH (Financial Clinic Syariah) kali ini, kita bahas bagaimana cara mengatur prioritas pengeluaran, menjaga cashflow tetap sehat, dan tetap berbagi tanpa bikin kondisi finansial jadi kewalahan. Dengerin obrolan serunya di podcast Cuap Cuap Cuan bersama Maria Katarina dan Ayyi Ahmad Hidayah berikut ini!Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe YouTube channel Cuap Cuap Cuan, lalu di-like, comment, dan share. Salam cuan! 

Renungan Anak GKY Mabes
Thomas Yang Ragu (3 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 3:41


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah THOMAS YANG RAGUDiambil dari: Yohanes 20:27 “Kemudian Ia berkata kepada Tomas: ‘Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.'”Wonder Kids, setelah Yesus bangkit dari kematian, Ia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Tetapi waktu itu, Tomas tidak bersama mereka. Murid-murid yang lain berkata kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” Namun Tomas tidak percaya. Ia berkata bahwa ia baru mau percaya kalau ia bisa melihat dan menyentuh bekas luka Yesus.Satu minggu kemudian, Yesus datang lagi dan Tomas ada di sana. Yesus tahu keraguan Tomas. Dengan penuh kasih, Yesus berkata kepadanya supaya ia melihat tangan-Nya dan lambung-Nya. Yesus tidak marah kepada Tomas. Yesus justru menolong Tomas untuk percaya.Tomas memang ragu, tetapi ia tidak menjauh dari teman-temannya dan tidak meninggalkan Yesus. Ia tetap tinggal bersama murid-murid yang lain. Dan ketika Yesus datang lagi, keraguannya dijawab.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa ragu tentang Tuhan atau tentang firman-Nya. Itu tidak berarti kita harus menjauh dari Tuhan. Justru saat kita ragu, kita perlu datang kepada Yesus, membaca Alkitab, dan berdoa.Yesus ingin kita percaya kepada-Nya, bukan hanya karena melihat, tetapi karena firman Tuhan itu benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu punya pertanyaan atau keraguan tentang Tuhan, jangan dipendam sendiri. Ceritakan kepada orang tua, guru Sekolah Minggu, dan terutama kepada Tuhan dalam doa. Tetaplah dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sabar kepada kami. Saat aku ragu atau bingung, tolong aku untuk tetap datang kepada-Mu dan percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolong mereka untuk percaya. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Muhajir Project
Kenapa yang Kita Cintai Justru Diambil? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 08

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 12:47


Bismillah,Kenapa yang Kita Cintai Justru Diambil? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 08

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-1 Prapaskah, 27 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026 9:26


Dibawakan oleh Petrus Kanisius Kebaowolo dan Elisabeth Welan dari Paroki Santo Agustinus Karawaci di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yehezkiel 18: 21-28; Mazmur tg 130: 1-2.3-4ab.4c-6.7-8; Matthew 5: 20-26.HUKUM LAMADIGANTI Renungan pada hari ini bertema: Hukum Lama Diganti. Didalam hidup kita, perubahan seseorang dari sikap yang baik menjadi jahat sudahbanyak terjadi. Demikian juga seseorang dari sikap yang jahat menjadi baik jugabanyak terjadi. Hal ini bukan karena otomatis atau bonus bagi dirinya.Perubahan itu terjadi umumnya karena disengaja atau dimungkinkan. Kebebasanyang ada pada kita menjadi semacam lisensi untuk terjadinya perubahan tersebut.Kitab nabi Yeheskiel dalam bacaan pertama membandingkan dua alam yang dihidupioleh manusia, alam gelap dan terang. Setiap orang bebas dan sengaja memilihnya. Mereka yang hidup dalam dunia gelap yang penuh kejahatansebenarnya pernah menjadi orang-orang baik. Pemimpin setan sebelum memelukkejahatan, ia adalah malaikat. Begitulah, banyak orang jahat justru sebelumnyaadalah orang-orang baik dan benar. Nabi mengatakan bahwa perubahan seperti ini,jalannya yang pasti ialah menuju kepada kebinasaan. Hasil terakhir yangdidapatkan dari pilihan untuk hidup jahat dan menjalaninya ialah kematian. Takada lagi pertolongan apa pun baginya. Orang yang sudah di dalam neraka tidakbisa tertolong lagi. Mereka yang hidup dalam rahmat Tuhan adalah mereka yanghidup penuh dengan terang Tuhan, yang terwujud dalam kata dan perbuatannya.Justru yang sangat dipuji oleh Tuhan dan diberikan harapan untuk hidup ialahmereka yang melepaskan kehidupan yang gelap dan menjalani hidup dalam terang.Masa Pra Paskah adalah kesempatan untuk memiliki pengalaman seperti ini.Melalui usaha-usaha yang berbentuk disiplin, seperti berpuasa, pemeriksaanbatin dan pengakuan dosa, kita membaharui diri untuk menjadi pribadi-pribadi yangbaru.  Pembaharuan ini dibuat secara sempurna oleh Yesus, yaitumenciptakan suatu cara baru dalam mematuhi perintah-perintah Tuhan dan untukmenghindari perbuatan-perbuatan jahat. Hukum lama menetapkan sejumlah syaratuntuk tidak menajiskan dan menjerumuskan diri ke dalam dosa sesuai dengan carapandang pada waktu itu. Hukum lama tersebut diganti oleh Yesus dengan lebihmenekankan aspek kemanusiaan dan bukan pada aturan adat, kebiasaan, danpandangan orang-orang besar atau pemuka agama. Hukum baru oleh Yesus Kristus ialah cinta kasih. Menurutprinsip hukum cinta kasih, tindakan apa pun yang dimulai dari niat, pikiran,dan rencana yang jahat sudah dianggap sebagai dosa. Ini menggantikan hukum lamayang hanya melihat dosa kalau sudah terjadi pembunuhan, pengrusakan,pemfitnahan, pengutukan, dan perampasan. Padahal ketika sudah ada niat ataupikiran jahat, seseorang sudah membentuk amarah dan benci, untuk nantidilakukan secara konkret. Dengan demikian, dosa dan kejahatan memang dimulai daripemahaman, konsep, niat, dan pikiran-pikiran yang jahat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang mulia,sempurnakanlah di dalam hati kami hukum cinta kasih-Mu dan mampukanlah kamimenggunakannya untuk mengasihi sesama kami seperti yang Engkau kehendaki. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Janda yang Tidak Menyerah (24 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Podcast Berani Berinvestasi
#130 - "CPO 2026: Momentum Terlewat atau Justru Baru Dimulai?"

Podcast Berani Berinvestasi

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 14:10


Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor CPO & Gas saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Sharon Natasha, Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia dan Rut Yesika Simak, Research Associate Sector - Cement, Chemicals, Infrastructure, Telco-Tower, Oil & Gas CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #130 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-5 masa biasa, 12 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 9:09


Dibawakan oleh Suster Yulia Bela MCFSM dan Suster Tania MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 11: 4-13; Mazmur tg 106: 3-4.35-36.37.40; Markus 7: 24-30.PERSEKUTUANADALAH PANGGILAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persekutuan AdalahPanggilan. Seorang bapak berusia 75 tahun meminta Pastor Paroki untuk dibaptismenjadi seorang Katolik. Hidupnya selama ini sebagai orang yang tidak beragama.Pastor memberikan persiapan khusus kepadanya sebelum dibaptis. Tidak lamasetelah mengikuti katekumen, istrinya yang berusia 72 tahun juga meminta untukdibaptis. Maka Pastor Paroki memberikan persiapan kepada mereka bersama-sama.Mereka berkata: tidak ada terlambat dalam beriman kepada Tuhan. Langkah yang diambil oleh pasutri lansia itu merupakansebuah perwujudan persekutuan sebagai panggilan. Tuhan tidak membutuhkanpersekutuan, tapi kita yang membutuhkan supaya kita dapat bersatu dengan-Nya.Panggilan kita manusia di dunia ini sampai ke titik persekutuan itu. Namun halini tidak mudah. Kegagalan raja Salomo dalam mempertahankan persekutuan denganTuhan adalah salah satu contohnya. Ia tidak mengikuti teladan ayahnya, rajaDaud. Dosa Salomo terbesar yang membuat ia dikutuk oleh Allahialah mengikuti kehendak para istrinya yang berlatarbelakang tidak berimankepada Tuhan. Para istri menyembah dewa-dewa. Murka Tuhan menggoyahkankerajaannya. Pada saat kerajaan itu dilanjutkan oleh putra Salomo, kerajaan itumengalami perpecahan besar. Hukuman atas dosa melawan Roh Kudus ialahkehancuran dan tidak dapat diampuni, begitu kata Yesus dalam kitab suci. Salomo sangat jelas memperlihatkan suatu perpecahan ataspersekutuan yang sudah diwariskan dengan mantap, dengan paling kentara ialahpemisahan antara yang kafir dan yang percaya. Ada suatu pemahaman bahwa kafiritu paling jahat dan tak bisa berpaling kepada Allah. Orang beragama kalaumasuk ruang hidup, bersentuhan, dan berinteraksi atau berkomunikasi dengan yangkafir sudah langsung menajiskan diri mereka. Tidak ada kemungkinan untukterjadi relasi satu titik pun dengan mereka yang berlainan kepercayaan dengannya. Justru di sini yang menciptakan perpecahan ialahorang-orang beragama. Orang kafir hanya berusaha untuk hidup baik sebagaimanusia dan mengusahakan kelayakan hidup di dunia ini. Dalam sanubarinyatersimpan benih-benih iman yang tinggal menunggu saatnya untuk terbuka, lalumereka memandang dan percaya kepada Allah. Yesus merintis jalan terbuka bagimereka. Ia membuka hati orang kafir, melebarkan jalan baginya untuk percayakepada Tuhan. Yesus jauh lebih bijaksana daripada Salomo, karena ia menyatukanorang beragama dengan mereka yang dipandang kafir. Tugas yang sama yang mestikita lanjutkan pada saat ini. Saat ini tidak cocok untuk memandang orang lainkafir!Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, berikanlah kami hati yang bijaksana sehingga kami dapat menciptakandan mempertahankan persekutuan hidup di antara kami, dan bukan merusaknyadengan perpecahan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Why do we find ourselves drawn back to exploring our own culture when we live in a foreign country? - Mengapa kita justru tergugah kembali menggali budaya sendiri saat menetap di negara orang?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 7:54


Although we enjoy our own arts and culture, we often neglect to give serious attention to what we love. - Walau kita merasa senang akan seni budaya kita sendiri, namun sering kita tidak memberikan perhatian yang serius terhadap apa yang kita gemari itu.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil (2 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Perbedaan Dalam InjilDiambil dari: Lukas 1:1–2 (TB)“Banyak orang telah menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah digenapi di antara kita, sesuai dengan yang telah disampaikan kepada kita oleh mereka yang sejak semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata bahwa Alkitab tidak benar karena ada perbedaan cerita di dalam Injil. Misalnya, Injil Lukas dan Injil Markus menceritakan kisah yang mirip, tetapi dengan kata-kata yang tidak sama persis.Apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak.Coba bayangkan ada satu peristiwa besar di keluargamu. Kakakmu menceritakannya dengan satu cara, dan orang tuamu menceritakannya dengan cara yang sedikit berbeda. Ceritanya tidak sama persis, tetapi peristiwanya tetap sama dan benar.Begitu juga dengan Injil. Para penulis Injil adalah saksi mata atau mendengar langsung dari saksi mata. Mereka menulis dari sudut pandang yang berbeda, tetapi pesan utamanya selalu sama: Yesus melakukan mujizat, mengampuni dosa, mengajarkan kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Seorang ahli Alkitab bernama Daniel B. Wallace pernah ditantang untuk menjawab semua perbedaan dalam Injil. Jawabannya sederhana: Justru perbedaan kecil itu menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak bersekongkol atau bekerjasama. Mereka menulis dengan jujur apa yang mereka lihat dan dengar.Dan yang luar biasa, pesan utama Injil tidak pernah berubah. Yesus adalah Juruselamat dunia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu mendengar orang meragukan Alkitab karena ada perbedaan cerita, ingatlah bahwa kebenaran utama Injil tetap sama. Percayalah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menyampaikan satu kebenaran yang besar.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Tolong aku untuk tidak bingung atau ragu hanya karena perbedaan kecil, tetapi percaya bahwa firman-Mu adalah benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: perbedaan kecil dalam Injil tidak mengubah kebenaran besar—Yesus mengasihimu dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-3 masa biasa, 30 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 8:44


Dibawakan oleh Yustina Armastiti dan Ignasius Sunaryo dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 11: 1-4a.5-10a.13-17; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.6bc-7.10-11; Markus 4: 26-34.BENIH-BENIH UNGGUL BAGI TUHAN Tema renungan kita pada hari iniialah: Benih-Benih Unggul Bagi Tuhan. Dalam Injil Markus, Yesus mengumpakanKerajaan Allah seperti biji sesawi. Benih itu paling kecil, tetapi kemudianmenjadi besar dan berguna bagi sekitarnya. Gambaran ini meneguhkan kita bahwaTuhan tidak selalu memulai karya-Nya dari hal-hal yang besar, mencolok, ataudianggap hebat oleh manusia. Justru dari kesetiaan kecil—doa yang sederhana,pelayanan yang mungkin tidak terlihat, keputusan untuk tetap jujur, atau hatiyang mau mengampuni—Tuhan menumbuhkan sesuatu yang kelak menjadi tempatberteduh bagi banyak orang. Benih kecil di tangan Tuhan tidak pernah sia-sia. Yesus juga menyampaikanperumpamaan tentang benih yang ditaburkan petani: benih itu bertunas, tumbuh,lalu menghasilkan buah, tetapi petani itu “tidak tahu bagaimana terjadinya.” Disini kita diajak menyadari misteri rahmat: manusia boleh menabur, boleh merawat,boleh bertekun, tetapi yang memberi pertumbuhan sejati adalah Tuhan. Ada bagianhidup rohani yang tidak dapat dipaksa oleh kekuatan manusia. Sebab itu imantidak hanya menuntut kerja keras, melainkan juga penyerahan diri—percaya bahwaTuhan bekerja diam-diam, bahkan saat kita merasa tidak ada perubahan apa pun. Namun perjalanan iman tidakselalu mulus. Ada godaan, kelelahan, dan luka batin yang membuat manusia jatuhdalam dosa. Ini seperti benih yang sudah mulai tumbuh tetapi diserang wabah,hama, atau penyakit yang mengancamnya hingga rusak. Dosa bukan hanya sekadar“kesalahan kecil”, melainkan daya penghancur yang dapat merampas kedamaian,meretakkan relasi, melemahkan panggilan, bahkan mematikan semangat untukbertumbuh. Jika tidak dijaga, benih unggul pun bisa berhenti berkembang sebelumsempat menghasilkan buahnya. Kitab Suci menunjukkan bahwagodaan tidak mengenal status: Raja Daud yang dipilih Tuhan pun pernah jatuhdalam dosa perzinahan. Kejatuhan Daud mengingatkan kita bahwa hati manusiadapat lemah ketika lengah, merasa aman, atau membiarkan diri dikuasai keinginan.Tetapi kisah Daud juga menyatakan sesuatu yang sangat penting: Tuhan tidakberhenti mengundang pertobatan. Ketika manusia tersungkur, jalan pulang tetapdibukakan. Rahmat Tuhan sanggup memulihkan, tetapi tanggung jawab manusiaadalah berjaga-jaga, jujur pada diri sendiri, dan segera kembali sebelum lukadosa menjadi semakin dalam. Maka, menjaga benih panggilanadalah tugas rohani yang serius. Kita dipanggil untuk menjaga diri, menjagamata dan hati, menjaga relasi, menjaga disiplin doa, serta menjaga kepekaannurani. Sebab panggilan hidup adalah sesuatu yang mulia dan harus dipelihara.Kita membutuhkan rahmat perlindungan Tuhan setiap hari agar tidak mudah terbawaarus dunia, tidak dikuasai bisikan musuh yang mematikan, dan tidak menganggapremeh pintu-pintu kecil yang dapat membawa kita jatuh. Marilah kita berdoa. Ya Tuhan mahabijaksana, jadikanlah kamibenih-benih yang selalu siap ditumbuhkan dan dibuahkan demi kebaikan hidup kamidan pemenuhan janji untuk mendapat kesempurnaan di dalam Dikau. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 20 Januari 2026 - Berseru dan berharaplah padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Januari 2026Bacaan: ".... Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (2 Tawarikh 20:12)Renungan: Pada saat seorang pasien berobat ke rumah sakit harus siap dengan vonis apapun. Walau demikian, ada satu jenis vonis yang membuat siapapun tidak siap untuk menerimanya, yaitu jika pasien divonis penyakit terminal. Penyakit terminal adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh yang diakibatkan kegagalan organ atau multiorgan sehingga sangat dekat proses kematian. Penyakit terminal bermacam-macam mulai kanker, alzheimer, komplikasi, dsb. Inti dari penyakit terminal adalah dokter sudah angkat tangan dan pasien hanya tinggal tunggu waktu kapan kematian datang menjemput. Sudah tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan atau diupayakan lagi. Masalah dan tantangan hidup bisa terjadi kepada siapa saja. Namun selama kita masih bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi masalah tersebut, kita tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana jika semua jalan sudah buntu, sudah mentok, dan kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan lagi? Seperti penyakit terminal, ini keadaan yang sangat gawat. Raja Yosafat pernah menghadapi "masalah terminal" seperti itu. Kerajaan Yehuda diserang oleh bani Moab, bani Amon, dan sepasukan orang Meunim. Menghadapi satu musuh saja berat, sekarang harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus dengan laskar yang sangat besar. Yosafat takut. Yosafat bahkan berada pada satu titik di mana ia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Walau demikian masih ada satu hal yang bisa dilakukan Yosafat yaitu berseru kepada Tuhan! Justru ini adalah solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya. Terbukti, Tuhan ganti berperang bagi Yosafat dan memberi kemenangan besar kepada bangsa Yehuda. Jika saat ini kita dihadapkan dengan masalah yang rumit, yang mana kita bahkan tidak tahu lagi harus melakukan apa- apa, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan. Berserulah dan berharaplah kepada-Nya, maka pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya apapun masalah yang aku hadapi saat ini, kalau aku mau setia datang pada-Mu, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Waka BGN tegaskan SPPG tak memaksa anak yang liburan harus ambil MBG di sekolah

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 2, 2026 1:56


Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) pada masa liburan sekolah terutama ditujukan kepada kelompok penerima manfaat dari kalangan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Dalam klasifikasi kelompok penerima MBG, mereka biasa disebut sebagai kelompok 3B. “Yang tidak libur, atau tetap diberikan MBG, dalah untuk 3B. Siapa yang mengantar? Ya seperti biasa, para petugas yang selama ini sudah berjalan,” kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang di Yogyakarta, Selasa (23/12/2025)BGN menyadari bahwa perbaikan gizi siswa perlu konsistensi. Namun, BGN pun memahami bahwa anak-anak sekolah sedang memasuki masa liburan. Maka, SPPG menawarkan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat, jika mau menerima MBG, mereka dipersilakan mengajukannya. Hidangan MBG akan diantarkan SPPG sesui dengan permintaan sekolah, dalam bentuk makanan kering. “Jadi anak-anak tidak dipaksa harus datang ke sekolah. Silakan saja kalau makanan MBG diambil ibunya, ayahnya, atau saudaranya. Kalau misalnya sekolah tidak mau menerima, wali murid juga tidak mau, maka juga tidak apa-apa, dan tidak dipaksa,” katanya.“Jadi tidak ada yang memaksa anak-anak libur ke sekolah untuk mengambil MBG. Mohon jangan dipelintir,” tambah Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga untuk pengelolaan program MBG itu. Nanik juga meluruskan tudingan beberapa kalangan yang mengatakan bahwa pemberian MBG di saat liburan adalah untuk menghabiskan anggaran. “Justru sebaliknya, kami menghemat anggaran luar biasa di tahun 2025. Bayangkan, anggaran MBG tahun 2025 itu 71 T, targetnya untuk 6 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah dan 3B. Namun ternyata kami bisa memberi manfaat kepada 50 juta anak Indonesia dan kelompok 3B,” paparnya.Penghematan bisa dilakukan karena semula ada banyak dapur yang harus dibangun BGN, tapi ternyata banyak yayasan/mitra yang mau membangun dapur MBG yang disebut sebagai Dapur Mandiri. “Akhirnya cost yang dikeluarkan BGN hanya untuk program MBG 15 ribu/MBG; gaji karyawan BGN, termasuk SPPI, Ahli Gizi, dan Akuntan di tiap-tiap SPPG, yang saat ini hampir 100 ribu dan tersebar dari Sabang sampai Merauke; dan juga untuk operasional. Data yang saya sampaikan ini bisa dicek ke Kementerian Keuangan,” jelasnya.Nanik pun menegaskan bahwa Pemerintah terus bekerja keras meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. “Pesan Pak Prabowo, tidak boleh satu anak Indonesia pun, baik (anak usia sekolah) yang berada di jalanan bila belum Sekolah Rakyat, anak-anak di pondok-pondok pesantren baik yang terdaftar di Kementerian Agama, maupun yang tidak terdaftar, semua harus dapat makan bergizi gratis,” ujar mantan wartawan senior itu Sementara itu, mengenai pemberian BGN untuk orang-orang lanjut usia dan para difable, menurut Nanik, yaitu yang akan memberikan makan gratis adalah Kementerian Sosial. “Program itu masih wacana Kemensos, jadi bukan progam BGN ya,” kata Nanik menutup penjelasannya. (Ter)

Pinter Politik
Misi Mengagungkan Kejaksaan Agung

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 7:49


Putusan MK telah mencabut imunitas jaksa menjadi ujian sejarah Kejaksaan Agung. Di tengah OTT KPK dan kasus jaksa nakal, institusi ini memilih tidak defensif. Justru bertaring, proaktif membersihkan diri, dan mengukir legitimasi baru

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 Desember 2025 - Seorang Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 13, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 Desember 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Semua orang bisa memiliki teman, tetapi tidak semua orang bisa memiliki sahabat sejati. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga, terutama hubungan suami-istri. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa dari Tuhan bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu lalu, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi guna memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Take and give terjadi secara natural di dalamnya. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan; yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, kita semua membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan pertama Adven, 1 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 8:05


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 2: 1-5; Mazmur tg 122: 1-2.3-4a; Matius 8: 5-11.PANGGILAN TUHAN DIDENGAR DARI SEGALA PENJURU  Tema renungan kita pada hari ini ialah: Panggilan TuhanDidengar dari Segala Penjuru.Kotbah Romo paroki dalam Misa hari Minggu pertama Adven berpusat pada temapersiapan diri. Pada kesimpulannya, Romo mengatakan bahwa akhirnya ada duakelompok orang yang memberikan tanggapannya atas panggilan Tuhan untukpersiapan diri. Mereka yang mempersiapkan dirinya adalah mereka yang sungguhdan sepenuh hati menyambut Tuhan. Sedangkan mereka yang tidak mempersiapkandiri adalah yang tidak dengan sepenuh hati. Setelah Misa terjadi diskusi di sebuah rumah keluarga. Ibumenyampaikan sebuah kabar baik bagi seluruh keluarga. Suami dan anak-anaknyahampir percaya kalau rencana Ibu adalah persiapan perayaan Natal di rumah,tamu-tamu yang akan diundang, dan sampai ke perayaan Tahun Baru bagi segenapkeluarga besar. Tetapi ternyata kabar baik dari ibu justru di luar dugaanmereka semua. Kabar itu tidak akan mengurangi perayaan suka cita keluargamereka. Kabar baru itu ialah bahwa tetangga mereka yang terdiridari suami-istri dan tiga anak memutuskan untuk masuk menjadi anggota GerejaKatolik. Ibu yang juga sebagai pengurus lingkungan akan membantu keluarga ituuntuk pendaftaran katekumen dan selanjutnya persiapan seperlunya. Betapa kabarbaik itu datang pada permulaan masa Adven! Secara khusus, pada hari inibacaan-bacaan kita mewartakan tentang segala penjuru dunia mendengarkan suarapanggilan Tuhan, dan mereka mengikutinya. Dalam pandangan yang sempit, mereka yang biasanyadiharapkan mendengarkan Tuhan dan menunjukkan kepatuhannya ialah mereka yangsudah percaya dan tercatat sebagai anggota di dalam jemaat atau Gereja. Hal itusama dengan anak-anak yang dituntut sikap yang menuruti dan menyayangi keduaorang tua mereka. Mengharapkan sikap seperti itu dari anak-anak di luarkeluarga sendiri bahkan orang-orang asing jelas tidak mungkin. Kitab nabiYesaya terang-terangan menggambarkan bahwa sekelompok orang terpilih dan bertahanadalah kaum penerus yang mempertahankan kemuliaan rumah Tuhan. Di dalam rumah Tuhan itu berjayalah Kristus sebagai rajayang mulia, raja semua orang. Tuhan Yesus menyempurnakan panggilan itu kepadasemua orang di bumi. Ia diutus Bapa untuk semua orang, dan bukan hanya bagisegelintir orang. Maka orang asing dan tidak beriman Yahudi seperti perwira diKapernaum juga mendapat tempat di hati Tuhan. Justru ia mewakili umat manusiadari seluruh penjuru bumi yang mendengar dan datang berjumpa dengan Tuhan.Perwira ini mengingatkan kita semua agar di masa Adven ini kita tekunmendengarkan dan datang kepada Tuhan untuk mendapatkan berkat-berkat dari-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogadengan merayakan hari Minggu pertama Adven ini, kami tetap giat membuatpersiapan-persiapan untuk menyambut hari raya Natal. Kemuliaan kepada Bapa …Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, 23 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 22, 2025 12:14


Dibawakan oleh Rini, Tirto, Hendry dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Samuel 5: 1-3; Mazmur tg 122: 1-2.4-5; Kolose 1: 12-20; Lukas 23: 35-43.TIGA HADIAH BAGIRAJA KRISTUS Tema renungan kita pada hari Minggu, Hari Raya Tuhan KitaYesus Kristus Raja Semesta Allah ini ialah: Tiga Hadiah Bagi Raja Kristus. Kitamengakhiri tahun liturgi C dengan satu perayaan besar, yaitu hari raya Kristussebagai raja kita dan segenap semesta. Seorang raja yang dimuliakan dandihormati pada pestanya yang amat spesial, ia berada di istana dan duduk ditakhtanya. Setiap orang datang dari seluruh kerajaan untuk menyembah danmemberikan tanda syukur. Pengunjung tak lupa membawa hadiah atau oleh-oleh bagisang raja. Ini adalah suatu kebiasaan umum dalam kehidupan kerajaandi dunia. Bagi Tuhan Yesus Kristus sebagai raja, orang bisa saja bertanya: kemana kita pergi untuk mengunjungi dan memberinya oleh-oleh atau hadiah kita?Yang jelas, di dunia ini Yesus tidak punya istana dan takhta. Ia tidak punyapara serdadu dan staf yang mengelilinginya di istana. Injil kita pada hari inimenggambarkan bahwa istana dan takhta Yesus ialah bukit Golgota dan kayu salibyang berdiri tempat Ia bergantung, di tengah hujatan dan siksaan paramusuh-Nya. Kita yang menjadi anggota Kerajaan Yesus Kristus pastimemiliki sikap iman yang benar, sehingga dapat datang mengunjungi Raja kitadengan tanpa rasa malu, sakit hati, dan marah. Justru sebaliknya, kita harusdatang dengan sebuah sikap penuh suka cita dan syukur. Mengapa? Karena RajaKristus sangat berbeda dari raja-raja dunia ini, yang sama dengan raja Daud,yang akan lenyap bersama segala kekuasaannya. Raja Kristus berkuasa di duniadan di akhirat. Di dalam surga terletak istana dan takhta-Nya. Kerajaan-Nyaadalah kerajaan Terang.  Dengan memandang Raja Kristus yang tersalib, hadiah-hadiahyang seharusnya kita berikan kepada-Nya ialah iman, kasih dan harapan kita.Para pemimpin seharusnya adalah guru iman, tetapi mereka justru menghina danmengutuk Yesus tersalib. Kita mesti mempersembahkan iman yang benar kepada Rajakita, karena di dalam dan melalui Dia iman kita kepada Tuhan tumbuh danberbuah. Kita percaya, Ia menderita sengsara dalam pemerintahan PontiusPilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Kita percaya takhtanya di dunia ialahSalib. Para prajurit dengan sombongnya menghina diri-Nya sebagairaja, bagaikan orang-orang yang tidak punya kasih. Padahal hidup merekasepenuhnya adalah hamba dan pelayan, tetapi mereka benar-benar tidak memilikikasih dalam memperlakukan Yesus Kristus. Kita harus memperlakukan Yesus Kristusdengan kasih yang benar, yaitu melalui penyangkalan diri dalam mengikuti jalansalib-Nya. Seorang kriminal yang dihukum bersama Yesus ikut menghina Yesus, danini merefleksikan betapa para pendosa dan marginal mengharapkan keselamatanmelalui tindakan Yesus Kristus. Kita juga memiliki pengharapan itu, yaitu kitamati bersama Kristus dan bangkit tetap bersama Dia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, sangRaja kami, kuatkanlah kami dalam jalan menuju ke puncak keselamatan denganmengikut teladan-Mu dalam menyangkal diri dan memanggul salib kehidupan kami.Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Investor Cerdas
089. Bisakah Kombinasi Strategi Investasi dan Trading? Begini Penjelasannya!

Investor Cerdas

Play Episode Listen Later Aug 2, 2025 22:51


Siapa saja, baik pemodal kecil atau pengelola profesional, tidak bakal bisa memperoleh hasil investasi memuaskan kalau mengandalkan strategi kombinasi. Mau menggapai strategi long term, tapi di sisi lain metode short term diaplikasikan juga, maka operasionalnya tidak jelas. Ruwet. Ragu. Alhasil, hasilnya begitu-begitu saja.Halah, yang penting untung. Tidak usah pakai prinsip ideal. Itu tidak penting. Situasi pasar bisa berubah. Zaman bisa berubah. Sentimen politik bisa berubah. Nanti kena crash belagu.Justru itu, Ferguso. Kalau nggak punya prinsip, maka nanti bengong sendiri saat ada crash. Kalau pakai prinsip, diam aja biarpun minus 42%. Kalau punya dasar, seseorang bisa tenang biarpun secara angka sudah minus miliaran atau ratusan juta.Sekian jam setelah video terbit. Kami membaca artikel dari Peter Lynch berjudul "Fear of Crashing", eh ternyata Pak Peter pengelola reksadana tersukses sedunia ini juga membahasnya. Begitulah adanya.Kami juga share kinerja beberapa portofolio di bulan Juli 2025.***Kinerja Bolasalju: https://www.bolasalju.com/kinerja/Riset Bolasalju: https://www.bolasalju.com/riset/

Tota Scriptura Podcast
RBWD #08 [Patrick D. Miller]: Ikatan yang Membebaskan

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jun 25, 2025 49:28


READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Eps #08 [Patrick D. Miller]: Ikatan yang MembebaskanPdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouKetika Tuhan membebaskan umat-Nya dari perbudakan, mengapa Dia mengikat Perjanjian dengan mereka melalui Taurat dan menuntut umat untuk menaatinya? Bukankah ini berarti hidup umat Tuhan kembali menjadi tidak bebas? Justru sebaliknya! Tetapi bagaimana kita mampu melihat Sepuluh Hukum bukan lagi sebagai beban yang mengikat, melainkan sebagai ekspresi kasih Tuhan bagi umat-Nya, dan sekaligus menjadi jalan yang membebaskan bagi umat untuk mengekspresikan kasihnya kepada Tuhan (dan sesamanya)?Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd-8

Curhat Babu
Anak Gak Boleh (Dipaksa) Belajar

Curhat Babu

Play Episode Listen Later May 14, 2025 52:59


Menunda anak untuk belajar, ternyata diperlukan. Justru, anak kecil harus banyak bermain dan tidak boleh (dipaksa) belajar.Tapi, sampai umur berapa kah anak boleh dibebaskan untuk bermain? Apakah sekolah buat bayi-bayi itu penting?Yuk, nonton penjelasan selengkapnya dari mba Galih, Co-Founder dan CEO Smarticks Indonesia bareng Ario Nucha.TIMESTAMP:00:01 Opening03:55 Anak dituntut pinter sejak kecil, padahal…11:34 Belajar calistung untuk toodler17:21 Cara menjaga stimulasi anak23:32 Peran sekolah dan peran orang tua29:20 Mendengarkan adalah cara pertama belajar literasi40:05 Learning loss yang terjadi pada saat covid

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Mei 2025 - Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Mei 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu silam, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan, yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, semua manusia membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 29 Maret 2025 - Bangkit dari kegagalan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 29 Maret 2025Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16) Renungan: Ada seorang koki sedang membuat kue. Namun setelah menyelesaikan pekerjaannya, baru ia sadar bahwa ia telah melakukan satu kesalahan. Ia lupa memasukkan baking powder ke dalam adonan kue coklatnya. Hasilnya, setelah dipanggang kue coklat tersebut tidak mengembang alias bantat. Tekstur kue coklat yang seharusnya tebal, lembut, dan berpori-pori, menjadi agak padat dan basah. Namun, siapa yang menyangka pada akhirnya hasil dari adonan yang gagal ini justru banyak disukai orang sampai saat ini. Kue itulah yang sekarang kita sebut sebagai brownies. Begitulah sebuah kesalahan, tidak selalu akan berakhir dengan kesia-siaan. Memang, ada pepatah yang berbunyi, "Nasi sudah menjadi bubur." Kita tidak akan bisa mengembalikan bubur itu kembali menjadi nasi. Tetapi, kita bisa mengolah agar bubur itu menjadi enak dan menarik. Demikian juga dengan kehidupan kita. Mungkin kita pernah melakukan kesalahan yang membuat hidup kita menjadi tidak sesuai dengan apa yang kita dan Tuhan harapkan. Kita merasa bahwa kita telah hancur, terpuruk, dan tidak berdaya. Semua harapan seakan-akan sirna begitu saja dan masa depan seolah-olah menjadi suram. Hal seperti inilah yang pernah dialami oleh Raja Daud. Pada awalnya keadaan Daud sangat baik. la begitu dikasihi oleh banyak orang karena keberaniannya. Ia juga begitu dikasihi oleh Tuhan karena sikapnya yang sangat mengandalkan Tuhan. Ia diberi gelar "orang yang berkenan di hati-Nya" (1 Sam 13:14). Namun, karena satu kesalahan yang ia buat, yaitu perzinaan, semua kegemilangan yang ia peroleh seolah-olah hilang terhapus oleh kesalahannya itu. Tetapi, karena hatinya lembut, ia mau bertobat ketika pesan Tuhan datang kepadanya melalui Nabi Natan. Hidupnya pun kembali dipulihkan walau ia harus tetap menerima akibat dari kesalahannya itu. Daud bangkit! Dan dalam pandangan Tuhan, Daud tetap dianggap sebagai orang benar. Itulah sebabnya, setiap raja setelah dia yang hidup dalam jalan Tuhan diberi tanda positif "seperti Daud leluhurnya". Di dalam perjalanan hidup ini, tidak seorang pun yang luput dari kesalahan. Setiap kita, entah waktu kecil atau sudah dewasa, entah siang ataupun malam, pasti pernah berbuat salah. Tetapi sadarilah, kesalahan-kesalahan yang kita buat bisa menjadi pengalaman penting untuk kehidupan ke depan. Justru ketika kita seakan-akan kehilangan kekuatan sebagai akibat dari kesalahan yang kita buat, kita didorong untuk mengandalkan Tuhan. Kita yang hidup di dalam kasih karunia Tuhan harus memandang bahwa kesalahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Walau kelihatannya semua berantakan, kalau kita kembali dan berserah pada Tuhan, bukan tidak mungkin kita bisa menghasilkan yang baik dari kesalahan kita. Ketika kita memilih untuk bangkit, berubah, dan berserah kepada-Nya, maka la akan membawa kita pada jalan-jalan-Nya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk belajar dan kemampuan untuk bangkit dari setiap kesalahan yang aku lakukan, sehingga aku tidak terpuruk tetapi tetap semangat karena Engkau ada besertaku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Retired but active in taxi driving - Sudah Pensiun Tapi Justru Aktif Mengemudi Taksi

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 28, 2024 7:19


Driving a taxi after retirement provides its own meaning for Mr. Jawir. - Mengemudi taksi setelah pensiun memberikan makna sendiri bagi Pak Jawir.

SiKutuBuku
Multi Tasking Justru Bikin Kerjaan Makin Lambat

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Oct 25, 2024 7:09


Firstory hadir menjawab pertanyaanmu tentang gimana caranya ngepodcast yang seru dan cuan! Masih gapercaya? Coba sekarang! Gratis! Klik dan daftar langsung disini https://fstry.pse.is/6khswj —— Firstory DAI —— Kali ini, saya akan bahas kenapa multi tasking justru bikin kerjaan makin lambat. Mungkin kamu berpikir mengerjakan banyak hal sekaligus bisa bikin kamu lebih produktif, tapi kenyataannya malah sebaliknya. Ketika kita membagi perhatian, performa kita justru menurun. Apalagi, gangguan seperti notifikasi handphone bikin kita makin sulit fokus. Jadi, gimana dong supaya lebih produktif? Kuncinya adalah fokus pada satu tugas dulu, baru pindah ke yang lain. Yuk, simak informasi ini untuk tahu lebih lanjut tentang mitos produktif, tips meningkatkan produktivitas, dan cara lepas dari kebiasaan multi tasking yang ternyata tidak efektif! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting