Podcasts about matius

  • 188PODCASTS
  • 4,443EPISODES
  • 13mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 7, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about matius

Show all podcasts related to matius

Latest podcast episodes about matius

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #313: Tiga Kelompok Orang

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 13:25


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 313 (Matius 27:38-44): Di atas kayu salib Yesus tetap menerima hinaan demi hinaan dari orang-orang yang ada di sekitar Dia. Pertama-tama adalah dua orang penyamun yang ada di sebelah kanan dan di sebelah kiri-Nya. Kedua penyamun ini menghina Dia dan menyindir Dia, tetapi satu orang bertobat dan menegur temannya. 

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Gulungan Laut Mati (6 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Gulungan Laut Mati Diambil dari: Matius 11:4–5  “Jawab Yesus kepada mereka: ‘Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.'”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa bingung lalu bertanya, “Benarkah Yesus itu Mesias?” Yohanes Pembaptis juga pernah berada dalam keadaan yang sulit. Saat ia dipenjara, ia mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Engkaukah yang akan datang itu, atau haruskah kami menantikan orang lain?” Itu pertanyaan yang jujur.Lalu bagaimana Yesus menjawab? Yesus tidak marah. Yesus menjawab dengan menunjukkan apa yang sedang Ia kerjakan. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang sakit disembuhkan, orang mati dibangkitkan, dan kabar baik diberitakan kepada orang miskin. Jawaban Yesus menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang sudah dijanjikan Allah.Menariknya, para peneliti juga menemukan gulungan-gulungan kuno yang menolong kita melihat bahwa orang-orang Yahudi pada zaman itu memang sedang menantikan karya besar dari Mesias. Jadi saat Yesus menjawab seperti itu, jawaban-Nya bukan asal-asalan. Yesus sedang menunjukkan bahwa janji Allah sedang digenapi di dalam diri-Nya.Wonder Kids, ini mengajarkan kita sesuatu yang penting. Saat kita punya keraguan atau pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Tuhan. Yohanes membawa pertanyaannya kepada Yesus. Dan Yesus menjawab dengan menunjukkan kebenaran. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur. Tuhan mau kita datang kepada-Nya dan melihat siapa Dia sebenarnya.Kadang-kadang kita juga bisa ragu. Mungkin kita bertanya, “Apakah Yesus sungguh mendengar doaku?” atau “Apakah Tuhan sungguh bekerja?” Saat itu terjadi, lihatlah kembali kepada Yesus. Lihat firman-Nya. Lihat apa yang sudah Ia lakukan. Yesus adalah Juruselamat yang dijanjikan, dan Dia tidak pernah berubah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu pertanyaan atau keraguan di hatimu, katakan itu dengan jujur kepada Tuhan dalam doa. Lalu bacalah satu kisah tentang Yesus dalam Injil dan perhatikan apa yang Yesus lakukan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya saat aku ragu atau bingung, aku datang kepada-Mu dan belajar percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu punya pertanyaan, datanglah kepada Yesus, karena Dialah Mesias yang sejati dan jawaban yang kamu butuhkan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 3: Bayi-Bayi di Betlehem (5 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi #3: Bayi-Bayi di BetlehemDiambil dari: Matius 2:16  “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.”Wonder Kids, kisah tentang Herodes yang memerintahkan pembunuhan bayi-bayi di Betlehem adalah kisah yang sangat sedih dan mengerikan. Karena itu, ada orang yang bertanya, “Apakah ini sungguh pernah terjadi?” Mereka merasa kisah ini terlalu berat untuk dipercaya.Tetapi kalau kita melihat seperti apa Herodes itu, kisah ini justru tidak aneh. Herodes dikenal sebagai raja yang sangat kejam. Ia sangat takut kehilangan kuasa. Karena itu, ia bisa melakukan hal-hal yang jahat untuk melindungi tahtanya. Jadi saat Herodes mendengar tentang seorang anak yang disebut raja orang Yahudi, sangat masuk akal kalau ia menjadi marah dan bertindak kejam.Betlehem sendiri adalah kota kecil. Jadi jumlah anak yang dibunuh mungkin tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Karena itulah, peristiwa ini mungkin tidak dicatat oleh banyak penulis sejarah lain. Tetapi itu tidak berarti peristiwa ini tidak terjadi. Justru kisah ini cocok dengan sifat Herodes yang memang kejam dan tanpa belas kasihan.Wonder Kids, dari kisah ini kita belajar bahwa dunia ini sungguh rusak oleh dosa. Ada kejahatan yang nyata, ada orang yang tega menyakiti orang lain, bahkan anak-anak kecil. Tetapi di tengah dunia yang gelap itu, Tuhan tetap bekerja. Herodes yang jahat tidak bisa menghentikan rencana Allah. Yesus tetap hidup, dan Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat.Kadang-kadang kita juga melihat hal-hal yang jahat dan tidak adil, lalu bertanya, “Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?” Kisah ini mengingatkan kita bahwa kejahatan manusia itu nyata, tetapi Tuhan tidak pernah kehilangan kendali. Rencana keselamatan-Nya tetap berjalan. Dan Yesus datang justru ke dunia yang penuh dosa ini untuk menyelamatkan manusia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Berdoalah bagi anak-anak yang sedang mengalami kesedihan, ketakutan, atau perlakuan yang tidak baik. Mintalah Tuhan melindungi mereka dan menolong kita punya hati yang mengasihi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, dunia ini penuh dosa dan kejahatan, tetapi terima kasih karena Engkau datang untuk menyelamatkan. Tolong aku supaya tidak menjadi anak yang keras hati atau jahat, tetapi anak yang mengasihi, lembut, dan peduli kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kejahatan manusia tidak pernah bisa menggagalkan rencana Tuhan, karena Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #312: Yesus Disalib

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 31, 2026 12:46


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 312 (Matius 27:27-37): Setelah diputuskan bersalah, Yesus disesah oleh Pilatus, dan setelah itu Pilatus menyerahkan Yesus kepada para tentara untuk disalibkan. Maka dimulailah penderitaan Yesus Kristus di dalam jalan menuju bukit Golgota. Setelah dicambuk dengan sangat keji, Yesus harus menanggung olok-olok dari para serdadu Romawi. Mereka semua berkumpul untuk memulai proses penobatan Yesus menjadi raja. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 28 Mei 2026 - Luangkan Waktu untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 27, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 Mei 2026Bacaan: "Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia." (Matius 4:20)Renungan: Seorang pria menolak setiap kali ia diajak oleh sahabat-sahabatnya untuk pergi ke gereja. "Aku sibuk bekerja. Aku tidak punya waktu," katanya. Sehari-hari pria itu mengelola toko sembako. la tidak mau libur pada hari Minggu, karena pada hari inilah para pengunjung sangat ramai. Itu sebabnya, bagi pria tersebut pergi gereja pada hari Minggu seperti melewatkan keuntungan yang sangat besar. Berbeda dengan pria tersebut, saat Yesus berjalan menyusuri danau Galilea, Dia melihat dua bersaudara Simon Petrus dan Andreas. Keduanya nelayan, sedang menebar jala untuk menangkap ikan. Kata Yesus kepadanya, "Mari, ikutlah Aku." Segera mereka meninggalkan jalanya untuk mengikut Yesus. Kemudian dilihat-Nya juga dua bersaudara lain, Yakobus dan Yohanes sedang membereskan jala mereka. Yesus memanggil mereka, lalu segera mereka meninggalkan perahu. Persamaan mereka adalah kaki mereka tidak terjerat jala. Jala adalah alat untuk menangkap ikan. Dalam kehidupan sehari-hari jala digambarkan sebagai berkat Tuhan. Menakjubkan saat dipanggil oleh Yesus, mereka segera mengikut Yesus. Sementara saat ini banyak orang percaya kakinya 'terjerat jala. Setiap hari terlalu sibuk mengejar berkat sampai tidak punya waktu untuk beribadah, apalagi melayani Tuhan. Berkat seolah menahan kaki hingga tidak bisa melangkah memenuhi panggilan Tuhan atas hidup mereka. Setiap orang memiliki panggilannya masing-masing. Apapun panggilan Tuhan, ketahuilah ada hal-hal mulia yang Tuhan ingin kita lakukan dalam panggilan tersebut. Itu sebabnya, dalam mengikut Kristus jangan biarkan diri terlalu sibuk mengejar berkat. Namun, "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua akan ditambahkan..." (Mat. 6:33). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu mengucap syukur atas berkat-berkat itu dengan cara meluangkan waktuku yang terbaik untuk senantiasa berkencan dengan-Mu dan melayani-Mu. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #311: Yesus, Pilatus dan Barabas

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 24, 2026 14:08


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 311 (Matius 27:11-26): Karena para imam kepala dan tua-tua Israel tidak memiliki kuasa politik, maka setiap keputusan hukuman mati harus datang dari otoritas Romawi. Itulah sebabnya mereka menyerahkan Yesus kepada Pilatus untuk dihukum mati. Bagaimana cara mereka mendesak Pilatus untuk menghukum mati Yesus?

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #310: Kematian Yudas

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 17, 2026 12:55


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 310 (Matius 27:1-10): Sebelum Yesus Kristus mati di kayu salib, Yudas sang pengkhianat lebih dulu mati. Dialah murid pertama yang mengalami kematian, tetapi, berbeda dengan kematian murid-murid yang lain, kematian Yudas adalah kematian dari keserakahan dan keberdosaan yang sangat besar. Dia menjual Orang Benar agar dihukum dan dimatikan dengan tidak adil. Apakah setelah seseorang berdosa dia bisa melarikan diri dari dosanya dengan selamat?

REFORMING LIFE
What does Jesus Want

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later May 17, 2026 39:28


Matius 10:34-42 : Dedikasi hidup orang parcaya bagi Kristus

RWFOnline
Sanctification and Rest (Pdt. Joshua Lie)

RWFOnline

Play Episode Listen Later May 16, 2026 27:39


Living Better SeriesSanctification and Rest (1 Tesalonika 4:1-7, Matius 11:28-30)Pdt. Joshua Lie

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis, Hari Raya Keniakan Tuhan, 14 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 13, 2026 9:06


Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 1: 1-11; Mazmur tg 47: 2-3.6-7.8-9; Efesus 1: 17-23; Matius 28: 16-20.SEMPURNA PADAANGKA 40 Renungan kita pada hari ini bertema: Sempurna Pada Angka 40. Seorang lelakimerayakan ulang tahunnya yang ke-40 dan putri sulungnya yang berusia 10 tahunmenulis catatan kecil kepadanya. Tulisan itu ditempelkan pada bingkisan kadoyang disiapkan ibunya. Bunyi tulisan itu seperti ini: "Bapak sempurna padaangka 40!" Bapaknya bertanya tentang maksud tulisannya, dan bocah ituberharap, agar ayahnya menjadi seorang bapak dan suami yang paling baik.  Dalam kitab suci kita, angka 40 penting sekali. Maknanya ialah sudahlengkap dan sangat indah untuk dinikmati. Musa pergi ke gunung dan menikmatipertemuannya dengan Allah selama 40 hari dan 40 malam. Setelah itu ia mendapatdari Allah 10 perintah ilahi. Orang-orang Israel mengembara selama 40 tahunpersiapan untuk masuk ke tanah terjanji. Elia berjalan 40 hari di tengah padangbelantara menuju ke gunung Tuhan. Selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya, Yesusmenampakkan diri kepada para rasul-Nya sebelum mengutus mereka ke tengah dunia.Pada hari ke-40 Ia naik ke surga. Kata kunci di sini ialah sudah lengkap dan membuat kita merasagembira.  Ini berarti kita di-bookinglengkap oleh Tuhan dengan tiket-tiket untuk berziarah di bumi ini sebagaipengikut-pengikut Kristus. Dengan begitu kita melangkah dalam optimismekristiani menuju ke surga. Yesus naik ke surga sebenarnya untuk memastikantiket-tiket itu bagi kita. Di dalam tiket itu tertulis beberapa menu santapanrohani yang membuat kita senang menikmati ziarah hidup kita. Menu pertama tertulis: “Tuhan yang bangkit selalu menyertai kita saat inidan sampai sepanjang masa”. Ia naik ke surga namun ia akan selalu hadir bersamakita setiap saat dalam bentuk yang berbeda. Ia menyertai kita dengan RohKudus-Nya. Menu kedua tertulis: “Tuhan yang bangkit memperkuat kita untukmelanjutkan karya-karya-Nya”. Kita menjalankan tugas-tugas, pelayanan danpanggilan kita dengan energi Yesus Kristus, gaya Yesus Kristus, hati-pikiranYesus Kristus dan berwajah Yesus Kristus.  Menu ketiga tertulis: “Kalian adalah saksi-saksi-Ku ke seluruh pelosokdunia”. Melalui karya pewartaan yang dibantu dengan kemajuan teknologiinformasi saat ini, semua orang di dunia dapat memperoleh dengan mudahpesan-pesan dari Injil. Dan menu keempat tertulis: “Setiap dari kita adalahpara utusan resmi Yesus Kristus”. Kita harus konsisten dengan status kita“resmi” ini demi membedakan itu dari pihak-pihak yang terlanjur memakai Kristusuntuk kepalsuan atau kepentingan yang bukan Kristiani dan gerejani. Kiranya dengan tiket-tiket yang sudah jadi ini kita semakin menyanggupidiri kita untuk menyambut pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta dan siapuntuk dibimbing-Nya dalam setiap saat hidup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus, anugerahkan kami rahmat untuk selalu memandang kesurga sebagai tujuan kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dalam Talmud (14 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 13, 2026 3:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dalam TalmudDiambil dari: Matius 10:32 “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang tulisan orang Yahudi yang disebut Talmud. Talmud bukan Alkitab, tetapi kumpulan ajaran dan pembahasan dari guru-guru Yahudi. Di dalam beberapa bagian Talmud, ada pembicaraan tentang Yesus. Menariknya, mereka tidak menulis hal-hal yang baik tentang Yesus. Ada yang menolak Dia dan ada yang tidak mau mengakui siapa Dia sebenarnya.Tetapi justru di situ kita melihat sesuatu yang penting. Walaupun mereka menolak Yesus, mereka tetap menunjukkan bahwa Yesus benar-benar pernah hidup. Mereka tidak berkata bahwa Yesus hanyalah tokoh dongeng. Mereka justru berbicara tentang Dia sebagai seorang yang nyata dalam sejarah. Jadi, walaupun mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai Mesias, tulisan mereka tetap menolong kita melihat bahwa Yesus sungguh ada.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada seseorang yang tidak menyukaimu, tetapi tetap mengakui bahwa kamu benar-benar ada dan melakukan sesuatu, itu tetap menjadi kesaksian bahwa kamu nyata. Begitu juga dengan Yesus. Bahkan dari orang-orang yang tidak menerima-Nya, tetap ada kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup.Tetapi kita tidak berhenti hanya pada mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada. Yang paling penting adalah: apakah kita mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Banyak orang pada zaman dulu melihat atau mendengar tentang Yesus, tetapi tidak semua mau percaya kepada-Nya. Tuhan mau kita bukan hanya tahu tentang Yesus, tetapi sungguh-sungguh percaya dan berani mengakui Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan berani di dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku.” Kalau kamu bisa, katakan juga kepada satu orang di rumah bahwa kamu mau mengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan berani mengakui bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: bukan hanya penting mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada, tetapi lebih penting lagi percaya dan mengakui Dia sebagai Tuhanmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Hari Ketika Bumi Menjadi Gelap (12 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 11, 2026 3:04


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Hari Ketika Bumi Menjadi GelapDiambil dari: Matius 27:45 “Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus disalibkan, Alkitab mencatat bahwa ada kegelapan yang menutupi daerah itu selama beberapa jam. Itu adalah peristiwa yang sangat luar biasa. Bukan sesuatu yang biasa terjadi setiap hari. Karena itu, ada orang yang bertanya, “Apakah ini sungguh terjadi?”Beberapa penulis zaman dulu juga menulis tentang kegelapan besar yang terjadi pada masa itu. Mereka mencoba menjelaskan apa yang mereka lihat atau dengar. Ada yang mencatat tentang gelap yang tidak biasa, ada juga yang mencoba menerangkannya dengan cara mereka sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa saat Yesus disalibkan benar-benar menarik perhatian banyak orang.Tetapi yang paling penting, Wonder Kids, Alkitab memberitahu kita arti dari peristiwa itu. Kegelapan itu bukan sekadar hal aneh di langit. Kegelapan itu menunjukkan bahwa sesuatu yang sangat besar sedang terjadi. Tuhan Yesus sedang menanggung hukuman dosa. Yesus yang tidak berdosa rela mati menggantikan orang berdosa. Saat itu, Yesus sedang menjalankan rencana keselamatan Allah.Kadang-kadang kita juga bisa merasa heran terhadap hal-hal yang tertulis dalam Alkitab. Ada bagian yang besar, ajaib, dan sulit dibayangkan. Tetapi ingat, firman Tuhan adalah benar. Kalau Tuhan sanggup menciptakan langit dan bumi, Tuhan juga sanggup melakukan hal-hal yang luar biasa untuk menyatakan kuasa dan rencana-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca kisah penyaliban Yesus, berhentilah sejenak dan ucapkan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menanggung dosa untukku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela mati di kayu salib untuk menanggung dosaku. Tolong aku untuk percaya bahwa firman-Mu itu benar dan mengingat kasih-Mu yang besar bagiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kegelapan saat Yesus disalibkan mengingatkan kita bahwa Yesus sedang melakukan karya keselamatan yang besar bagimu dan bagiku. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #309: Ketakutan Petrus

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 10, 2026 11:40


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 309 (Matius 26:69-75): Petrus, yang semula berjanji setia sampai mati demi Yesus (Mat. 26:35), ternyata gagal memenuhi janjinya itu. Belum satu hari berlalu dari saat dia berjanji rela mati bagi Tuhan, ternyata dia telah menyangkal Tuhan. Petrus begitu takut karena keadaan yang terjadi. Sang Mesias yang diharap-harapkan ternyata begitu lemah dan rapuh. Dia dengan mudah ditangkap, tanpa perlawanan, tanpa bantuan apa pun dari surga.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 11 Mei 2026 - Hidup yang bergantung pada perkataan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2026 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Mei 2026Bacaan: Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang ditawari rokok oleh temannya. "Kalau kamu tak merokok, berarti kamu banci," tantang temannya. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la merokok dan akhirnya ketagihan. Selanjutnya temannya menawari ganja. "Kalau kamu tak menghisap ganja, berarti kamu banci," tantang temannya lagi. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la menghisap ganja dan akhirnya kecanduan. Hanya karena tak mau dikatakan banci oleh temannya, pemuda itu "merusak" masa depan sendiri. Ditantang sering membuat kita panas hati. Namun bukan berarti kita meladeni semua tantangan yang dihadapkan kepada kita tanpa memikirkan risiko di belakangnya. Berbicara tentang tantangan, Yesus pernah menghadapinya. Si penantangnya tidak lain adalah Iblis. Pada pencobaan pertama dan kedua yang disodorkan Iblis, di situ diawali kata-kata: "Jika Engkau Anak Allah". Tampaknya, Iblis berusaha mengutak-atik ego Yesus supaya menunjukkan sisi kemahakuasaan-Nya. Lalu respons Yesus? Dia mengabaikannya sama sekali! Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis," yang artinya semua tindakan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan keinginan sendiri. Lagipula, Yesus mengetahui bahwa tanpa Dia melakukan tantangan itu, identitas diri-Nya sebagai Anak Allah tidak pernah berubah. Seperti pengalaman Yesus tersebut, tantangan-tantangan yang disodorkan seseorang kepada kita bertujuan mengutak-atik ego kita. Terhadap semua tantangan itu, abaikan saja! Jangan hanya gara-gara panas hati, seperti pemuda tadi, ujungnya kita "merusak" masa depan sendiri. Ingatlah hidup kita tidak tergantung pada kata-kata orang lain, tetapi perkataan Tuhan! Tidak perlu resah bila ada orang menyebut atau melabeli kita begini dan begitu. Ketahuilah tanpa meladeni tantangan-tantangan itu, identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang terkasih tidak akan berubah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang Engkau tidak suka dan yang dapat merusak masa depanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 9 Mei 2026 - Tuhan, Tambahkanlah Iman Kami

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 8, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 9 Mei 2026Bacaan: "Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: " Tuhan, tolonglah aku! " (Matius 14:30)Renungan: Seorang atlet terkadang bisa bermain dengan sangat bagus. Sebut saja pemain badminton. Ketika bermain sedang bagus, permainannya terlihat sedemikian sempurna. Musuh pun kesulitan dibuatnya. Dia pun menjadi pemenang. Namun, kadang pemain badminton yang sama juga bisa bermain sangat buruk. Tidak memainkan pola permainan yang tepat. Permainan yang mudah ditebak oleh lawan. Bahkan, kerap melakukan kesalahan sendiri yang akhirnya menambah poin untuk lawan. Atlet terbaik sekelas dunia pun bisa mengalami hal-hal seperti ini. Jika demikian, apakah mereka harus gantung raket dan gantung sepatu? Tentu tidak! Bukannya menyerah, tapi mereka harus berlatih lebih keras sambil memperbaiki apa yang kurang dari permainan mereka yang sebelumnya. Perjalanan iman kita pun bisa mengalami seperti itu. Iman kita bisa naik turun. Ada waktunya kita punya iman yang sedemikian besar, tapi terkadang kita bahkan tidak punya iman sama sekali. Ada saat di mana kita bisa melangkah dengan sedemikian pasti, tapi ada saat kita dipenuhi dengan keraguan dan kebimbangan. Petrus dalam bacaan kita hari ini juga seperti itu. Ada waktu Petrus bisa punya iman yang sedemikian besar dan itu bisa membuatnya berjalan di atas air! Tapi saat ia merasakan hembusan angin, imannya tiba-tiba drop dan ia dipenuhi dengan kebimbangan sehingga akhirnya mulai tenggelam dalam air. Dalam situasi tenggelam itu, Yesus pun hadir. Ada hal penting yang bisa kita pelajari dari kisah ini. Jangan pernah menyombongkan diri seolah-olah kita tidak akan bisa lemah iman. Tentu bukan maksud untuk mengatakan bahwa iman yang lemah itu baik. Justru kita harus menyadari bahwa kita butuh kasih karunia Tuhan, bahkan dalam hal iman! Itu sebabnya murid-murid pun pernah meminta kepada Yesus, "Tambahkanlah iman kami" (Luk 17:5). Kabar baiknya, di saat kita lemah iman sesungguhnya Tuhan tidak pernah membiarkan kita tenggelam. Dia akan menyatakan menguatkan, meneguhkan, dan menyatakan pertolongan tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, sehingga dalam situasi apapun aku tetap setia mengiringi Engkau. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Tacitus dan Kesaksian yang Kuat (8 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 7, 2026 4:03


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tacitus dan Kesaksian yang KuatDiambil dari: Matius 5:44  “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Tacitus. Tacitus adalah seorang penulis sejarah Romawi. Ia bukan orang Kristen, bahkan ia memandang orang Kristen dengan buruk. Ia menyebut kekristenan sebagai kepercayaan yang aneh dan tidak disukai banyak orang. Tetapi justru karena itu, tulisannya menjadi sangat menarik.Tacitus menulis bahwa setelah Yesus mati, orang-orang Kristen tetap terus bertambah. Padahal mengikuti Yesus pada waktu itu tidak mudah. Banyak orang Kristen dimusuhi, dihina, bahkan dianiaya. Coba pikirkan, Wonder Kids, kalau sebuah cerita itu bohong, apakah orang-orang akan tetap mau mempertahankannya sampai menderita? Tentu itu aneh. Tetapi orang-orang Kristen mula-mula tetap setia. Mereka rela menderita karena mereka sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup.Inilah yang membuat kesaksian tentang Yesus semakin kuat. Bukan hanya karena ada tulisan-tulisan sejarah, tetapi juga karena ada orang-orang yang sungguh berubah dan tetap setia kepada Yesus walaupun harus membayar harga. Mereka tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Mereka belajar mengasihi, bahkan mendoakan orang yang menyakiti mereka. Itu sebabnya firman Tuhan dalam Matius 5:44 sangat penting. Mengasihi musuh bukan hal yang mudah, tetapi itulah jalan yang diajarkan Yesus.Wonder Kids, mungkin kamu tidak mengalami penganiayaan besar seperti orang Kristen zaman dulu. Tetapi mungkin ada teman yang mengejekmu, tidak mau berteman, atau berkata jahat kepadamu. Saat itu terjadi, ingatlah bahwa Yesus mengajar kita untuk tetap mengasihi dan berdoa. Saat kita hidup seperti itu, orang lain bisa melihat bahwa Yesus benar-benar bekerja di dalam hidup kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu orang yang pernah menyakitimu atau membuatmu kesal. Hari ini, doakan orang itu dengan sungguh-sungguh di hadapan Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah lebih dulu mengasihiku. Tolong aku untuk tetap setia kepada-Mu dan belajar mengasihi orang yang tidak baik kepadaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang diubahkan oleh Yesus adalah kesaksian yang kuat bahwa Dia sungguh hidup dan bekerja. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #308: Yesus Diadili

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 3, 2026 12:38


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 308 (Matius 26:57-68): Yesus dibawa kepada Imam Besar, yaitu Kayafas. Kayafas memimpin pengadilan yang sangat penuh paradoks. Dia menjadi hakim untuk mengadili Hakim seluruh bumi! Yesus harus diadili karena Dia harus dijatuhi hukuman mati. Mengapa? 

Renungan Anak GKY Mabes
Berharga di Mata Tuhan (29 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 28, 2026 3:22


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBerharga di Mata TuhanDiambil dari: Amsal 31:30 (TB)“Pesona adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.”Wonder Kids, di salah satu bagian Injil Thomas, ada perkataan yang terdengar seperti mengatakan bahwa perempuan harus “menjadi laki-laki” supaya bisa diselamatkan. Itu bukan ajaran yang kita temukan dalam Alkitab. Dalam Injil yang asli — Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes — Yesus justru menghormati perempuan.Yesus berbicara dengan perempuan Samaria ketika orang lain menghindarinya. Yesus menyembuhkan dan menguatkan banyak perempuan. Perempuan-perempuan adalah saksi pertama kebangkitan Yesus. Paulus juga menyebut banyak perempuan sebagai rekan pelayanan (misalnya dalam Filipi 4:3).Alkitab mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama diciptakan menurut gambar Allah (Kejadian 1:27). Nilai seseorang tidak ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi oleh kenyataan bahwa ia diciptakan dan dikasihi Tuhan. Itulah sebabnya ajaran yang merendahkan perempuan tidak sejalan dengan firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hormati semua orang. Ingat bahwa setiap orang berharga di mata Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan setiap orang dengan nilai yang sama di hadapan-Mu. Tolong aku menghormati dan mengasihi semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Di dalam Kristus, setiap orang berharga. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #307: Penangkapan Yesus

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 13:28


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 307 (Matius 26:47-56): Sekarang rombongan penangkap Yesus telah tiba. Lihatlah, rombongan ini diarahkan oleh Yudas Iskariot, yaitu murid yang telah memakan roti yang diberikan oleh Yesus Kristus (Mzm. 41:10).  

Alex Nanlohy's Podcast
SETIALAH DALAM PERKARA KECIL - MATIUS 25:14-30

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 38:27


Matius 25:14-30

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon
Ps Nala Widya - Matius 19

ReLive! - ECC Church Weekly Sermon

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 45:26


Podcast Ps Nala Widya - Matius 19

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Otoritas Rasul (23 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #306: Doa Yesus di Getsemani

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 13:15


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 306 (Matius 26:36-46): Sebelum Yesus ditangkap, Matius mencatat peristiwa di Getsemani. Pada waktu itu Yesus membawa Petrus, Yohanes, dan Yakobus. Dia begitu gentar karena Dia tahu saatnya untuk menyerahkan diri-Nya menjadi korban bagi penebusan dosa telah tiba. Yesus begitu takut dan gentar, tetapi para murid benar-benar tidak mengerti.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 April 2026 - Bangkit dari kegagalan, berani memulai sesuatu yang baru

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 April 2026Bacaan: "Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya." (Matius 9:17)Renungan: Seorang seniman Italia bernama Michelangelo Buonarrotti mendapat perintah membuat lukisan untuk gereja. Ia telah mencoba merombak lukisannya berulang kali, namun ia belum dapat menciptakan lukisan yang baik menurutnya. Suatu hari ketika sedang berada di warung minuman, ia mendengar seorang laki-laki berkata kepada pelayannya, "Anggur ini sudah asam, segeralah membuangnya." Maka pelayan itu pun memecahkan guci berisi anggur yang sudah asam tersebut sehingga air anggur mengalir keluar dan terbuang. Segera pelayan itu membawa sebuah guci berisi anggur baru. Melihat itu, Michelangelo segera pulang ke rumah dan membuang lukisan-lukisannya yang lama dan malam itu ia berhasil menciptakan sebuah lukisan baru yang sangat bagus. Terus memelihara sesuatu yang tidak baik di dalam hati dan pikiran, akan merampas semua sukacita, peluang untuk maju dan hidup berkemenangan. Memang masing-masing kita pasti mempunyai pengalaman yang berbeda satu dengan yang lain. Kita semua tidak terlepas dari dua sisi kehidupan, yaitu sisi suka dan sisi duka. Suka dan duka di dalam kehidupan berumah tangga, di dalam bisnis serta pekerjaan, di dalam penderitaan karena sakit penyakit, di dalam menjalin hubungan dengan seseorang, bahkan di dalam pelayanan. Tentu saja sisi suka akan senantiasa menjadi kenangan manis yang dapat membuat wajah kita berseri-seri bahkan tersenyum mengingatnya. Tetapi yang biasanya jadi masalah adalah sisi duka yang tidak jarang membuat kita sedih, atau bahkan menyebabkan kita menyimpan dendam serta kepahitan yang tidak pernah hilang. Ada sebuah doa singkat yang cukup bagus, "Tuhan, ajarilah aku bersyukur bukan hanya untuk banyak perkara-perkara besar yang sudah Engkau kerjakan, tetapi juga untuk jutaan perkara-perkara kecil yang Engkau kerjakan di dalam hidupku selama ini." Kejadian-kejadian yang menurut kita sangat menyakitkan, tentunya tidak pernah terlepas dari kemahatahuan Tuhan. Roma 8:28 berbunyi, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Seseorang pernah berkata, "Waktu yang lalu tidak akan pernah sama dengan waktu yang akan datang." Apakah kita mengalami banyak kegagalan, kekalahan dan pengalaman menyakitkan selama beberapa waktu ini? Bangkit dan bangunlah iman kita kembali. Taruh harapan sepenuhnya kepada Tuhan dan lihat, bagaimana Diaa akan berkarya di dalam hidup kita. Buanglah anggur asam beserta kirbat lama itu dan milikilah anggur baru beserta kirbat baru yang telah tersedia bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar berani untuk meninggalkan semua kegagalan dan kepahitanku dan memulai sesuatu yang baru mulai hari ini. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #305: Rela Mati demi TUHAN?

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Apr 12, 2026 11:55


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 305 (Matius 26:30-35):  Setelah mengucapkan berkat dan memanjatkan puji-pujian yang umum dilakukan di dalam perjamuan Paskah, Yesus melanjutkan perjalanan-Nya bersama dengan murid-murid menuju bukit Zaitun. Pada waktu itu Yesus kembali mengingatkan murid-murid-Nya akan apa yang harus segera terjadi. Sang Gembala akan dipukul oleh Allah. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 9 April 2026 - Selaras dengan KehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 8, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 9 April 2026Bacaan: "Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." (Matius 6:10) Renungan: Di dalam doa Bapa Kami terdapat kata-kata yang cukup terkenal, yaitu "jadilah kehendakMu". Dua kata ini merupakan salah satu prinsip doa yang diajarkan oleh Yesus kepada para pengikut-Nya. Di Taman Getsemani Yesus memohon kepada Bapa agar melalukan cawan penderitaan yang akan la hadapi, tetapi Yesus mengakhiri permohonan Nya dengan berkata, "Tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki." Kata-kata ini diucapkan oleh Yesus pastilah dengan kesadaran yang penuh bahwa kehendak Bapa adalah yang terbaik untuk-Nya. Salah satu kunci yang membuat doa kita dikabulkan oleh Tuhan, yaitu jika permohonan itu sesuai dengan kehendak-Nya. Kita boleh beriman bahwa Tuhan pasti mengabulkan doa kita, tetapi bagaimana pun besarnya iman yang kita miliki, jika apa yang kita minta tidak sesuai dengan kehendak-Nya, maka la tidak akan mengabulkannya. Seseorang berkata, "Tuhan tidak selalu melakukan apa yang sanggup la lakukan, melainkan apa yang la kehendaki untuk la lakukan." Secara umum kita tahu bahwa kehendak Tuhan adalah sesuatu yang akan mendatangkan kemuliaan bagi nama-Nya dan kebaikan bagi manusia. Terkadang kita tidak tahu apakah yang kita doakan itu benar-benar akan mendatangkan kemuliaan bagi nama-Nya dan kebaikan bagi kita. Tetapi karena kita mempercayai Tuhan sebagai Bapa yang baik yang lebih mengetahui apa yang baik bagi anak-anak-Nya, maka kita perlu berserah pada kehendak-Nya. Karena keterbatasan kita untuk mengerti secara persis apa yang menjadi kehendak Tuhan dan bagaimana harus berdoa, kita perlu membuka hati pada tuntunan Roh Kudus. Ketika beban terasa demikian berat sehingga kita tidak bisa lagi berpikir dan berkata-kata, saat itulah Roh Kudus akan berdoa untuk kita dan juga membantu kita berdoa dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Roh Kudus juga mengajar kita untuk memiliki penyerahan diri kepada kehendak Bapa Semakin kita membuka diri pada tuntunan Roh Kudus, semakin kita mengerti apa yang menjadi kehendak-Nya dan semakin kita tahu bagaimana harus berdoa. Roh Kudus menyempurnakan doa-doa yang kita panjatkan sehingga Bapa dengan kasih dan hikmat-Nya akan menanggapinya. Roma 8:27 berbunyi, "Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa la, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus." Biarkan Roh Kudus menuntun kita, karena jika kita terlatih mendengar bisikan-Nya, maka kita tidak akan menyerukan doa sia-sia yang berasal dari dorongan kedagingan kita. Ketika doa kita sesuai kehendak Tuhan, maka la akan mengabulkan permohonan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku menyerahkan segala kerinduan, harapan dan rencanaku ke dalam tangan-Mu. Jadilah sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 8 April 2026 - Menjadi sahabat yang baik dan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 April 2026Bacaan: Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri." (Matius 27:5)Renungan: Ana dan Ani adalah dua sahabat yang saling mengasihi. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka. Mereka juga saling terbuka satu sama lain, bahkan dalam hal-hal yang merupakan privasi masing-masing, seperti hubungan dengan pacar. Orang tua Ana bahkan sudah menganggap Ani sebagai anak kandungnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua Ani sudah menganggap Ana seperti anak kandungnya sendiri. Ana berasal dari keluarga yang cukup berada, sedangkan Ani dari keluarga yang sederhana. Namun demikian, hal itu tidak memengaruhi persahabatan mereka.Suatu kali, Ani sedang membutuhkan sejumlah uang. Karena itu ia mencoba meminjam uang kepada Ana. Sebagai seorang teman, Ana pun bersedia memberikannya. Ani membayarnya tepat waktu. Suatu waktu, Ani punya kebutuhan yang cukup besar. Jadi, Ani meminta tolong lagi kepada Ana agar mau meminjamkan uang yang lebih besar kepadanya. Sebenarnya, Ana agak ragu untuk memberikannya, sebab ia tahu betul kemampuan Ani untuk membayarnya. Tetapi karena Ani sedang membutuhkannya dan berjanji akan membayarnya tepat waktu, maka Ana pun memberikannya. Namun, ketika tiba waktu untuk membayar uang tersebut, Ani tidak membayarnya. Bahkan, ia tidak mengatakan apa pun kepada Ana, padahal mereka masih sering ketemu. Setelah lewat beberapa hari dari waktu yang disepakati, Ani tidak juga ada inisiatif untuk membayarnya. Ana mencoba mendiamkannya untuk beberapa saat, karena ia tidak ingin temannya itu tersinggung. Sebulan setelah lewat dari janji Ani untuk mengembalikan uang Ana, akhirnya Ana tidak sabar lagi. Ia pun memberanikan diri berbicara kepada Ani. Ani hanya berkata bahwa ia belum ada uang, ia pasti membayarnya nanti kalau sudah punya uang. Mendengar itu Ana pun kecewa kepada Ani, karena Ani dianggapnya tidak bertanggung jawab dalam membayar utangnya. Ana mulai mengurangi pertemuannya dengan Ani. Lama-kelamaan mereka berdua semakin jarang bertemu, bahkan tidak pernah ada kontak lagi. Sejak itu pertemanan Ana dan Ani pun berakhir. Uang dapat membuat hubungan persahabatan menjadi rusak. Yesus adalah sahabat Yudas Iskariot (Mat 9:15), namun ia nekat "menjual" Sahabatnya itu kepada para pemimpin Yahudi. Yudas rela menjual Yesus hanya demi uang 30 keping perak, yang pada waktu itu bukanlah nilai yang besar. Pada akhirnya hal itu telah membuatnya sangat menyesal dan akhirnya gantung diri. Hati-hatilah dalam persahabatan kita. Jangan sampai uang membuat hubungan dengan sahabat kita menjadi rusak. Jadikanlah uang sebagai perekat persahabatan, bukan sebagai penghancur persahabatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku menghargai persahabatanku melebihi uang. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #304: Perjamuan Terakhir

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Apr 5, 2026 13:23


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 304 (Matius 26:14-29): Catatan Matius mengenai perjamuan terakhir diawali dengan rencana Yudas untuk menyerahkan Yesus. Yudas bertemu dengan imam-imam kepala yang memang telah berencana untuk membunuh Dia. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 6 April 2026 - Firman Tuhan yang bertumbuh dalam hidupku

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 5, 2026 5:42


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 April 2026Bacaan: "Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." (Matius 13:8)Renungan: Pernahkah kita berpikir mengapa kehidupan para pengikut Yesus berbeda satu sama lainnya? Sebagian menghasilkan buah pertobatan dengan karakter yang baik, sebagian lagi tidak menunjukkan buah pertobatan. Sebagian selalu menjaga kekudusan hidup, sebagian lagi masih suka berbuat dosa. Sebagian sungguh-sungguh mengikut Tuhan, sebagian lagi hanya ikut-ikutan. Sebagian aktif melayani Tuhan, sebagian lagi hanya pasif di gereja. Sebagian bersemangat untuk menjangkau jiwa bagi Tuhan Yesus, sebagian lagi tidak memedulikannya. Apakah yang menyebabkan perbedaan itu? Ternyata hanya satu: respons mereka terhadap Kabar Baik. Hal ini menjadi jelas jika kita melihat perumpamaan Tuhan Yesus tentang seorang penabur. Tuhan Yesus menceritakan tentang seorang petani yang menaburkan benih di ladangnya. Sebagian dari benih itu jatuh di pinggir jalan sehingga burung memakannya sampai habis. Sebagian lagi jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan karena tanahnya tipis, ia segera tumbuh, tetapi ketika matahari terbit maka ia menjadi layu. Sebagian lagi benih itu jatuh di tengah semak duri, dan ketika semak duri itu semakin besar maka ia menghimpitnya. Tetapi sebagian lagi jatuh di tempat yang subur, lalu tumbuh dan berbuah, ada yang 100 kali lipat, 60 kali lipat dan 30 kali lipat. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa benih yang jatuh di pinggir jalan itu adalah orang yang menerima Kabar Baik atau firman Tuhan tetapi dia tidak mengerti firman Tuhan tersebut. Maka datanglah Iblis merampasnya dari orang itu. Benih yang jatuh di tempat berbatu-batu menggambarkan orang yang menerima firman dengan gembira, tetapi firman itu tidak berakar di hatinya. Ketika cobaan dan penganiayaan datang dalam hidupnya, ia menjadi murtad. Benih yang tumbuh di semak duri menggambarkan orang yang menerima firman Tuhan tetapi kekhawatiran dunia dan tipu daya kekayaan menghimpitnya sehingga tidak berbuah. Sedangkan benih yang tumbuh di tanah yang subur dan menghasilkan buah 100 kali lipat, 60 kali lipat dan 30 kali lipat menggambarkan firman yang ditanam dalam hati orang yang menerimanya dan dapat dimengertinya. Perumpamaan ini menggambarkan bagaimana firman Tuhan diberitakan kepada semua orang, tetapi sikap dan respons mereka berbeda-beda sehingga hasilnya pun berbeda. Bagaimana firman tumbuh dalam hidup kita tergantung pada sikap kita terhadapnya. Apakah kita membiarkan Iblis mengambilnya dari kita, membiarkan pencobaan menekan firman tersebut, membiarkan kekhawatiran dan kekayaan dunia ini menghimpitnya, ataukah kita bertekun di dalamnya sehingga menghasilkan buah dalam kehidupan kita. Semuanya tergantung pada pilihan kita. Untuk itu, jadikanlah hati kita sebagai tanah yang subur untuk firman Tuhan sehingga menghasilkan buah yang menjadi berkat bagi orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku hati seperti tanah yang subur, sehingga firman-Mu dapat tumbuh dan berbuah dalam hidupku. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #303: Perempuan dan Persiapan Penguburan

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 12:05


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 303 (Matius 26:6-13): Jika di dalam bagian-bagian sebelumnya Yesus menegur dengan keras ketidakpekaan orang-orang Yahudi tentang penggenapan janji di dalam Dia, maka pada bagian ini Yesus memuji kepekaan seorang perempuan di dalam mempersiapkan pemakaman-Nya. Seorang perempuan yang dengan segenap hatinya memberikan urapan minyak wangi kepada Yesus sebagai tanda bahwa Yesus akan segera dimakamkan. Mengapa dia bisa mengetahui saatnya?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 26, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Maret 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3) Renungan: Ketika kita hendak bepergian ke mana pun, hal yang paling wajar kita lakukan adalah mencari sebuah cermin. Mengapa kita membutuhkan cermin? Karena kita ingin berpenampilan menarik dan memperbaiki suatu hal yang jelek yang terdapat di wajah atau tubuh kita. Kita tidak mungkin bepergian dengan penampilan acak-acakan dan kotor. Kita perlu merapikan rambut dan pakaian kita. Cermin adalah alat yang paling "jujur" untuk menampakkan kepada kita diri kita yang sesungguhnya. Tanpa cermin, kita tidak akan tahu jika ada sesuatu yang membuat wajah kita kotor, dan kita tidak bisa membersihkannya dengan baik, kecuali jika orang lain membantu kita. Jadi, cermin sangatlah membantu kita untuk memperbaiki penampilan kita agar menjadi lebih baik, rapi, bersih, dan menarik. Tidak hanya becermin secara fisik, namun kita juga harus sering becermin terhadap kepribadian kita. Bagaimanakah kita bersikap kepada orang lain? Apakah kelakuan kita sudah mencerminkan pribadi Yesus sendiri atau mencerminkan kedagingan saja? Jangan sampai kita bisa menilai dan menghakimi orang lain, padahal diri kita sendiri masih banyak sekali kekurangan. Yesus memberikan perumpamaan yang serupa dengan hal ini, yaitu mengenai orang yang melihat selumbar di mata saudaranya, tetapi balok di matanya sendiri tidak kelihatan. Artinya, orang tersebut pandai mencari kesalahan atau kejelekan orang lain, namun kelakuan jeleknya sendiri tidak pernah ia ketahui dan ia perbaiki. Di sini Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak menjadi orang yang munafik. Setiap manusia pasti memiliki sifat yang baik dan sifat yang buruk pula. Sifat dan kebiasaan yang buruk itu harus kita perbaiki dan kita hilangkan. Namun, terkadang kita masih melakukan kesalahan. Karena itu, nasihat dari orang lain sangatlah kita butuhkan. Gunakanlah semua itu sebagai sarana untuk memperbaiki diri sendiri. Anggaplah teguran, nasihat, dan saran dari orang lain sebagai cermin, sehingga kita bisa mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, dirapikan, dan dibersihkan dari diri kita. "Karena siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat" (Ams 10:17). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku memiliki hidup yang dapat mencerminkan kepribadian-Mu sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #302: Dosa Besar Para Imam

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 22, 2026 11:07


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 302 (Matius 26:1-5): Matius mencatat kebusukan yang paling besar di dalam sejarah. Kebusukan para pemimpin agama Yahudi yang berencana untuk membunuh Yesus. Mereka berniat untuk mematikan Dia karena mereka tidak lagi bisa membiarkan Dia terus di dalam pengajaran yang bagi mereka sangat sesat dan menghina tradisi Yahudi. 

ROTI HIDUP
FONDASI YANG KUAT DALAM KRISTUS

ROTI HIDUP

Play Episode Listen Later Mar 21, 2026 7:44


  Matius 7:25; I Kor.3:11 I.Menghadapi Badai Hidup II.Dua Jenis Fondasi III.Apa Artinya Membangun di Atas Batu? IV.Tetap Berdiri di Tengah Badai

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 20 Maret 2026 - Berbagi dan berarti untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 19, 2026 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Maret 2026Bacaan: "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26) Renungan: John D. Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia. Pada usia 25 tahun, John mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat. Usia 31 tahun, dia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia. Pada usia 38 tahun, ia menguasai 90% penyulingan minyak di Amerika. Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Namun pada usia 53 tahun dia jatuh sakit. Seluruh tubuhnya tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya. Meskipun dia seorang miliarder yang dapat membeli jenis makanan apa pun yang diinginkannya, tetapi dia hanya bisa mencerna sup dan biskuit. Seorang rekannya menulis, "Dia tidak bisa tidur, tidak tersenyum dan tidak ada apa pun dalam hidup yang berarti baginya." Dokter pribadinya memperkirakan dia akan mati dalam waktu satu tahun. Tahun itu berlalu dengan sangat lambat. Saat dia mendekati kematian, dia terbangun pada suatu pagi dengan kesadaran samar-samar bahwa dia tidak dapat membawa kekayaannya ke dunia di balik kubur. John tiba-tiba menyadari bahwa dia tidak mengendalikan hidupnya sendiri. Kemudian, dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya dan mengumumkan bahwa dia ingin menyalurkan asetnya ke rumah sakit, penelitian, dan pekerjaan amal. John D. Rockefeller mendirikan yayasannya. Arah baru ini akhirnya mengarah pada penemuan penisilin, obat malaria, obat TBC, dan obat difteri. Tapi mungkin bagian yang paling menakjubkan adalah saat dia mulai berubah, kimia tubuhnya berubah secara signifikan sehingga dia menjadi lebih baik. Walaupun diperkirakan akan meninggal pada usia 53 tahun, tetapi dia hidup sampai usia 98 tahun. John belajar bersyukur dan mengembalikan sebagian besar kekayaannya untuk amal. Melakukan hal itu membuatnya berguna untuk orang banyak Kebenaran penting yang dapat kita simak dari kehidupan John adalah kekayaan bukanlah segalanya. Tuhan Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" Bersyukur John segera menyadari hal tersebut dan mengambil tindakan yang benar. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit terlebih dahulu sebelum akhirnya berubah dalam cara pandang terhadap harta benda. Milikilah kesadaran itu sekarang, mumpung kesempatan itu masih ada dan terbuka bagi kita. Kita teringat kepada Zakheus yang mengubah cara pandang terhadap harta benda dan dia memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin. Kita juga teringat kepada Yohana isteri Khuza yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Mari kita berbagi, baik untuk sesama maupun memberi untuk pekerjaan Tuhan. Tuhan disenangkan jika kita melakukannya dengan tulus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin memiliki hati yang siap berbagi dengan sesamaku. Aku mau melakukannya dengan tulus dan benar. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi hari Senin, 16 Maret 2026 - Belajar menjadi orang yang bijaksana

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 16, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Maret 2026Bacaan: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:13)Renungan: Suatu hari seseorang bertanya kepada seorang pemimpin agama, apakah yang akan ia lakukan jika ia mengetahui bahwa Tuhan akan datang menjemputnya esok hari. Dia menjawab, "Saya akan pergi tidur dan bangun esok paginya dan melanjutkan pekerjaan karena saya ingin la menemukan saya sedang melakukan tugas yang la perintahkan." Demikian kita pun akan memberikan jawaban ketika kita diberitahukan tentang "dead line' atau akhir dari kehidupan kita. Namun sayangnya kebanyakan kita tidak akan pernah tahu kapan 'dead line' kehidupan kita. Seperti perumpamaan tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh yang tidak mengetahui kapan waktu kedatangan sang mempelai pria. Selanjutnya dikatakan bahwa pelita mereka hampir padam. Lima gadis bijaksana memiliki cadangan minyak dan segera membereskan pelita mereka. Sementara, lima gadis bodoh yang lain pergi membeli minyak, namun pada saat itulah mempelai datang. Lima gadis yang bijaksana masuk dalam perjamuan kawin, dan lima gadis bodoh lainnya tertinggal. Yesus mengakhiri perumpamaan ini dengan memberikan sebuah pernyataan, "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Demikianlah, Yesus menyatakan bahwa hanya ada dua pilihan situasi ketika kita menghadapi 'dead line' kehidupan ini, yaitu: siap atau tidak! Lima gadis yang bijaksana mengambil sebuah tindakan yang tepat dan penuh hikmat untuk mengantisipasi waktu kedatangan mempelai yang tidak dapat diprediksi, yaitu dengan membawa cadangan minyak agar pelita mereka tetap bisa menyala selama masa penantian. Sementara lima gadis yang lainnya dikatakan bodoh karena sekalipun mereka melihat bagaimana lima rekan mereka membawa cadangan minyak, mereka tidak meneladani apa yang mereka lihat. Demikianlah kita pun akan mengalami akhir hidup yang sama dengan lima gadis yang bodoh ini ketika kita masa bodoh saat melihat begitu banyak orang percaya lainnya yang menjalani kehidupan yang takut akan Tuhan dan mengalami pertumbuhan rohani yang signifikan. Setiap minggu mereka yang bijaksana tekun beribadah, sementara kita tetap tinggal di rumah saja. Mereka tekun membaca Alkitab, kita tekun membaca WA dan medsos. Mereka rajin berdoa dan memuji Tuhan, kita rajin nonton drama Korea. Mereka belajar menyisihkan waktu untuk melayani, kita masih sibuk hidup hura-hura. Mereka melatih diri untuk hidup dalam kekudusan, kita masih berkutat dalam dosa. Mereka menggunakan kesempatan hidup dengan menjadi berkat, sementara kita menyia-nyiakan waktu yang ada. Demikianlah, Yesus menyampaikan perumpamaan ini agar kita menjadi bijak dengan berkaca pada tindakan yang tepat dan berhikmat yang dapat kita teladani dari kesalehan dan kedewasaan rohani orang-orang yang ada di sekitar kita. Ingatlah bahwa hidup ini adalah sebuah kesempatan agar kita bisa belajar menjadi lebih baik, lebih bijak, dan lebih berjaga-jaga! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjadi orang yang bijak dan berhikmat, dengan meneladani perbuatan baik dari orang-orang lain. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #301: Melakukan untuk Orang Paling Remeh

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 15, 2026 13:47


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 301 (Matius 25:31-46): Setelah memberikan perumpamaan tentang hamba-hamba yang menantikan kedatangan tuan mereka, pada kali ini Yesus memberikan pengajaran tentang peristiwa kedatangan Sang Tuan. Yesus akan datang kedua kalinya. Meskipun tidak ada yang tahu kapan waktunya, dan meskipun sepertinya waktu penantian yang lama membuat orang meragukan akankah Dia datang kembali, tetapi inilah suatu kepastian yang harus kita ingat terus: Kristus pasti akan datang kembali! 

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #300: Tanggung Jawab Para Hamba

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 8, 2026 13:11


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 300 (Matius 25:14-30): Perumpamaan berikut yang Tuhan Yesus berikan mengenai berjaga-jaga hingga akhir adalah tentang hamba-hamba yang dipercayakan harta tuan mereka yang akan pergi ke negeri yang jauh. Sama seperti bagian sebelumnya, yaitu perumpamaan mengenai gadis-gadis penyambut kedatangan pengantin, demikian juga bagian ini menekankan relasi antara tuan dan hamba. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 7 Maret 2026 - Memohon kekuatan untuk mengampuni

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 7 Maret 2026Bacaan: "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga." (Matius 6:14)Renungan: Pengampunan sering kali merupakan sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Kita lebih suka melakukan balas dendam kepada orang-orang yang menyakiti kita. Karena hal itu akan lebih memuaskan kedagingan kita yang selalu cenderung untuk menuntut balas. Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Namun Tuhan Yesus mengajarkan hal yang lain kepada kita semua, Dia justru mengajar kita agar tidak membalas dendam, tetapi mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita, seperti Dia juga telah mengampuni kita. Corrie Ten Boom, juga mempunyai pengalaman dalam soal mengampuni. Ia dengan mata kepala sendiri menyaksikan kedua orang tuanya disiksa dan dibunuh oleh seorang tentara Nazi. la sendiri juga mengalami siksaan yang luar biasa sehingga hatinya dipenuhi kebencian terhadap orang itu. Setelah menjalani masa-masa penyiksaan yang berat di kamp konsentrasi, Corrie akhirnya dibebaskan. la pun mulai bersaksi dan memberitakan Injil. Suatu kali ketika memimpin Kebangunan Rohani, ia melihat pembunuh orang tuanya itu, sekaligus orang yang pernah menyiksanya ikut berdiri dan mengambil keputusan menerima Yesus sebagai Juruselamat. Saat itu hatinya penuh dengan pergumulan luar biasa antara kebencian dan keinginan mengampuni. Dalam ketidakberdayaan, ia berseru meminta pertolongan Tuhan. Tuhan menjamah dan mengalirkan kasih-Nya kepada Corrie, sehingga Corrie mampu memandang orang itu dengan cara pandang yang baru. la mendekati orang itu dan memperkenalkan dirinya. la berkata bahwa ia sudah mengampuni orang itu karena Tuhan telah mengampuninya. Orang itu terkejut dan dengan air mata bercucuran ia meminta ampun atas dosa-dosanya. Corrie mengalami pemulihan yang luar biasa. Ia merasakan beban kebencian yang menindihnya selama ini terlepas. Orang itu pun merasakan sukacita yang besar karena dosa-dosanya diampuni Allah dan Corrie. Jika kita merasa tidak mampu mengampuni, Tuhan selalu siap untuk menolong asalkan kita mau berseru kepada-Nya. Jadi, mari memohon pertolongan Tuhan. Mintalah Dia untuk mengalirkan kasih-Nya kepada kita, karena dengan kemampuan sendiri, kita tidak akan dapat mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Hanya dengan pertolongan Tuhan, kita pasti akan dimampukan untuk memberikan pengampunan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mau mengampuni seseorang yang pernah menyakiti hatiku. Jangan biarkan rasa dendam menguasaiku sehingga aku kehilangan Damai sejahtera-Mu. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #299: Umat Yang Bodoh

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 12:27


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 299 (Matius 25:1-13): Dalam bagian ini Tuhan Yesus memberikan perumpamaan dari kebiasaan di Israel menjelang pesta pernikahan. Di dalam adat Israel, pengantin pria akan datang ke pesta bersama dengan sang pengantin wanita untuk masuk ke dalam tempat perayaan pernikahan mereka. Ini merupakan bagian akhir dari prosesi yang harus dijalankan oleh mereka. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Februari 2026 - Hati yang penuh kasih dan peduli dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 3:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Februari 2026Bacaan: "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20) Renungan: Pada tahun 1957, majalah Fortune menobatkan Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia. Namun demikian, Getty tidak suka dengan ketenarannya sebagai orang terkaya. Bukan karena ia seorang yang rendah hati, tetapi karena ia terlalu pelit untuk berurusan dengan orang-orang yang meminta bantuannya. la pindah ke Sutton Place hanya karena biaya hidup yang lebih murah daripada di London. la bahkan mencuci bajunya sendiri hanya karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk laundry. la menolak membayar uang tebusan ketika cucunya diculik, sampai akhirnya telinga cucunya dikirim lewat pos. Namun sebaliknya, salah satu anaknya, yang menerima harta warisan Getty, menyumbangkan kekayaannya dan berkata, "Saya sumbangkan uang ini bagi orang-orang yang jauh lebih membutuhkan daripada saya. " Demikianlah kemurahan hati adalah sebuah proses pengalihan diri dari diri sendiri kepada orang lain. Salomo dengan tegas berkata dalam Ams 3:27, "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya padahal engkau mampu melakukannya." Artinya kita selalu memiliki keterbukaan hati untuk selalu berbagi dengan orang lain. Kita belajar memunculkan potensi diri kita untuk selalu berbagi. Memberi menjadi prioritas dan sukacita kehidupan kita. Seseorang pernah berkata, "Lakukan semua kebaikan yang dapat kita lakukan bagi orang-orang di sekitar kita sebanyak mungkin, dengan berbagai cara dan jalan yang dapat kita lakukan. Dengan kata lain, temukan alasan untuk selalu berbagi karena kemegahan kehidupan ini tidaklah terletak pada apa yang dapat kita raih, melainkan pada apa yang dapat kita beri. Mari kita keluar dari jalan kehidupan orang kaya yang bodoh yang dikisahkan oleh Yesus, dan mulai belajar mengosongkan lumbung-lumbung yang ada, dan menemukan berbagai jalan untuk berbagi dengan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bermurah hati memang bukan hal yang mudah, namun aku rindu melakukannya. Berikanlah aku hati yang peduli kepada sesamaku yang membutuhkan, seperti hati-Mu sendiri yang penuh dengan belas kasihan. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #298: Hamba yang Jahat

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 11:16


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 298 (Matius 24:45-51): Yesus melanjutkan perumpamaan mengenai kesetiaan di dalam menantikan Dia. Ada hamba yang baik, yang setia dan bijaksana, dia akan melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya kepada dia. Tetapi hamba yang tidak sadar bahwa tuannya akan kembali, dia akan menjadi penguasa yang sembarangan. Dia akan mengambil alih kekuasaan tuannya dan menganggap dirinya setara dengan tuannya itu. 

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 22 Februari 2026 – Matius 4:1-11 : Segitiga Kok Bikin Kesandung?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026


Pembawa Renungan: Ria Angelia Wibisono - Jakarta Pengantar Renungan: Bobby Arianto - Semarang Sound Editing: Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Matius 4:1-11

bikin matius fresh juice
ROTI HIDUP
PUASA YANG SEJATI

ROTI HIDUP

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 8:25


“PUASA YANG SEJATI: LEBIH DARI SEKADAR RITUAL” Matius 6:16-17 EKSPOSISI: APA YANG YESUS MAKSUDKAN? APLIKASI: DI TENGAH DUNIA YANG BISING Berpuasa dari media sosial —. Berpuasa dari berita hoaks —Berpuasa dari kata-kata destruktif — PENUTUP: TANTANGAN UNTUK KITA Penyangkalan diri — sebagai respons kasih kepada Kristus yang telah menyangkal diri-Nya sendiri di atas kayu salib.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Februari 2026 – Matius 9: 14-15 : Puasa = Checklist Tahunan?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026


Pembawa Renungan : Primona Valentina Tarihoran – Jakarta Pengantar Renungan : Gabrielle Vini Tanoehardjo - Jombang Sound Editing :  Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat. 9:14-15.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #297: Awasilah Hidupmu

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 11:32


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 297 (Matius 24:36-44): Yesus memberikan peringatan tentang kehancuran Yerusalem yang akan terjadi, dan bagaimana orang-orang yang percaya kepada Dia harus segera pergi meninggalkan Yerusalem jika bencana itu telah dekat. Tetapi Tuhan Yesus memberitakan hal yang lebih penting lagi, yaitu menjaga diri dari penghakiman Allah. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 15 Februari 2026 - Pribadi yang membuat orang lain nyaman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3)Renungan: Suatu ketika ada satu keluarga tengah berada dalam perjalanan menuju sebuah kota. Lalu mereka singgah di satu kedai kecil untuk beristirahat. "Bapak dan keluarga mau ke mana?" tanya si pemilik kedai. Bapak itu memberitahukan tujuannya. "Oh, kota itu. Saya tahu," jawabnya. "Kalau begitu dapatkah Anda menceritakan bagaimana orang-orang yang ada di sana?" tanya kepala keluarga tersebut. Bukannya menjawab, pemilik kedai malah bertanya balik, "Orang-orang seperti apakah yang kalian temukan di tempat asal kalian?" "Mereka adalah orang-orang yang payah," isteri bapak itu segera menjawab. "Benar. Mereka senang bergosip, cuek, egois. Kami senang bisa pindah dari sana," jawab anak-anaknya. "Saya rasa kalian juga akan menemukan orang-orang dengan sikap yang sama di kota tujuan kalian nanti." Keesokan paginya, rombongan keluarga lain singgah ke kedai itu dan ingin ke kota yang sama seperti keluarga kemarin. Mereka pun menanyakan kepada pemilik kedai tentang sifat orang-orang yang nanti akan ditemui. "Jenis tetangga macam apa yang dulu kalian miliki?" pemilik kedai itu bertanya. "Mereka baik, suka menolong, peduli. Sebenarnya kami sangat berat hati meninggalkan tempat yang dulu itu," jawab pemimpin rombongan. Pemilik kedai menjawab, "Tenang, nanti kalian juga akan mendapat tetangga yang serupa." Salah satu alasan yang dikemukakan oleh para pegawai mengapa mereka mau berhenti bekerja dan pindah ke tempat lain adalah karena orang-orang di kantor mereka yang tidak bersahabat. "Di sini orang-orangnya suka menusuk dari belakang. Mereka berkompetisi dengan curang. Pribadinya tidak menyenangkan," begitulah ungkapan mereka. Namun yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah orang-orang tapi kita sendiri. Selama kita tidak mau belajar mengerti, belajar rendah hati dan mengalah, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita bekerja, kita memang akan senantiasa bertemu dengan orang-orang sulit'. Selama kita selalu melihat 'selumbar' di mata pihak lain, selalu mencari kekurangan dan kejelekan mereka, maka itulah yang akan kita dapatkan. Dengan kasih Tuhan, ubahlah sikap kita, maka situasi pun akan berubah dengan sendirinya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sehingga setiap orang yang berada dekat denganku akan merasa nyaman. Amin. (Dod)

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #296: Tanda Anak Manusia

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 12:25


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 296 (Matius 24:29-35): Yesus mengatakan bahwa kehancuran Yerusalem menjadi tanda bahwa Anak Manusia bertakhta di atas segala bangsa. Ini merupakan nubuat yang telah dinyatakan di dalam Perjanjian Lama. 

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #295: Kehancuran Yerusalem

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 12:35


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 295 (Matius 24:15-28): Yesus menyatakan apa yang akhirnya akan terjadi pada Yerusalem. Ini merupakan berita yang sebenarnya telah dinubuatkan oleh Allah sejak zaman Daniel, dan sekarang, ketika kesudahan Yerusalem sudah semakin dekat, Yesus Kristus memperingatkan mereka untuk terakhir kalinya.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #294: Penganiayaan Besar

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 12:36


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 294 (Matius 24:1-14): Ketika para murid mengagumi megahnya Bait Suci, Yesus malah memberikan nubuat mengenai kehancurannya. Keruntuhan inilah yang ditanyakan di dalam ayat 3. Kapankah kehancuran Bait Suci akan terjadi? Pertanyaan ini disambung dengan pertanyaan tentang tanda-tanda menjelang kesudahan dunia. 

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #293: Yerusalem... Yerusalem...

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 12:28


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 293 (Matius 23:34-39): Setelah menyatakan murka-Nya kepada ahli Taurat dan orang Farisi, Yesus melanjutkannya dengan pernyataan yang menakutkan, yaitu bahwa murka Tuhan akan dinyatakan kepada Israel karena pelanggaran para pemimpin mereka. Apakah hanya karena kesalahan pemimpin saja? Tidak. Tuhan murka kepada umat Israel secara keseluruhan.