POPULARITY
Categories
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dicambuk dan DihinaDiambil dari: Yohanes 19:1–3 “Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia. Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka memakaikan jubah ungu kepada-Nya dan sambil maju ke depan mereka berkata: ‘Salam, hai raja orang Yahudi!' Lalu mereka menampar muka-Nya.”Wonder Kids, sebelum Tuhan Yesus disalibkan, Ia mengalami penderitaan yang sangat berat. Ia dicambuk dengan kejam oleh tentara. Tubuh-Nya disakiti, dan setelah itu Ia juga dihina. Mereka membuat mahkota dari duri lalu menaruhnya di kepala Yesus. Mereka memakaikan jubah kepada-Nya, bukan untuk menghormati-Nya, tetapi untuk mengejek-Nya seolah-olah Yesus hanyalah raja palsu. Bahkan mereka juga menampar-Nya.Wah, ini sangat menyedihkan. Yesus tidak hanya merasakan sakit di tubuh-Nya, tetapi juga malu, hinaan, dan perlakuan yang sangat jahat. Orang-orang itu mempermainkan Yesus dan tidak menghormati-Nya sama sekali. Padahal Yesus adalah Raja yang sejati. Mahkota duri itu bukan mahkota kemuliaan, tetapi mahkota ejekan.Mengapa Yesus rela mengalami semua itu? Karena Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Ia rela menanggung penderitaan dan kehinaan yang seharusnya menjadi bagian kita sebagai orang berdosa. Yesus tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ia tetap diam, tetap taat kepada Bapa, dan tetap berjalan menuju salib karena kasih-Nya kepada kita.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa mengalami diejek, dipermalukan, atau diperlakukan tidak baik. Memang mungkin tidak seperti yang dialami Yesus, tetapi tetap terasa sakit. Saat itu terjadi, kita bisa ingat bahwa Yesus mengerti rasa sakit itu. Yesus tahu rasanya dihina. Yesus tahu rasanya diperlakukan tidak adil. Karena itu, kita bisa datang kepada-Nya dan minta pertolongan-Nya.Renungan hari ini juga mengingatkan kita supaya kita tidak ikut-ikutan mengejek atau merendahkan orang lain. Tentara-tentara itu menghina Yesus dengan sangat jahat. Tuhan tidak mau kita punya hati seperti itu. Tuhan mau kita menghormati orang lain, menjaga perkataan kita, dan tidak memakai mulut atau tangan kita untuk menyakiti.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan apakah kamu pernah mengejek, merendahkan, atau mempermalukan orang lain. Kalau iya, akuilah itu kepada Tuhan dan minta Dia menolongmu berubah. Kalau ada kesempatan, mintalah maaf juga kepada orang itu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menanggung hinaan dan penderitaan untuk menyelamatkanku. Ampuni aku kalau aku pernah menyakiti orang lain dengan kata-kata atau perbuatanku. Tolong aku supaya belajar menghormati orang lain dan tetap datang kepada-Mu saat aku sendiri terluka. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus rela dihina dan disakiti karena kasih-Nya kepadamu, jadi hiduplah dengan hati yang lembut dan penuh hormat kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 10 Agustus 2026Bacaan: Kata perempuan Samaria Itu kepada-Nya, "Bagaimana mungkin Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang perempuan Samaria?" Adapun orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria." (Yohanes 4:9)Renungan: Suatu ketika seorang bernama jo menceritakan masa lalunya dan bagaimana Kristus mengubah hidupnya. Ia adalah seorang pria yang suka berkelahi, berbicara kasar, mabuk-mabukan dan suka menyeleweng. Akibatnya, semua orang malas berhubungan dengannya. Istrinya hampir minta cerai karena tak tahan dengan kelakuannya. Jo lalu bertemu satu orang saat makan di warung dan mereka berbicara cukup lama. Orang ini bersaksi tentang Yesus dan imannya. Jo terbuka dengan Injil, belajar Alkitab, dan dibaptis. Seiring dengan pertumbuhan imannya, Jo mulai berbicara dengan sopan, mampu mengendalikan emosi, dan mengasihi istrinya. Sering kali orang yang kita sangka tertutup dan menolak pewartaan Injil, ternyata sangat terbuka untuk menerima pewartaan Injil tersebut. Pada zaman Yesus, laki-laki tidak berbicara kepada perempuan di depan umum, terutama seorang Rabi. Orang Samaria dibenci orang Yahudi karena beberapa alasan. Perempuan Samaria yang diajak bicara oleh Yesus adalah orang bermasalah, hatinya telah mengalami banyak penderitaan. Orang-orang melihat perempuan ini sebagai sosok yang harus dihindari. Yesus melihatnya sebagai sosok yang harus diperhatikan dan dikasihi. Hasilnya, bukan hanya perempuan ini percaya kepada Yesus, tapi banyak orang Sikhar menerima pewartaan Injil yang disampaikan wanita tersebut. Yesus adalah Sang Pembuka Mata. Marilah kita menjadi seperti Yesus. Kita tahu ada orang yang hidupnya berantakan, buruk kelakuannya dan dijauhi banyak orang. pandanglah mereka seperti Yesus memandang kita. Mari sediakan waktu untuk menemui dan berbicara dengan mereka, lakukan tindakan kasih sesuai kebutuhan mereka, dan mohonlah kepada Tuhan untuk menjamah hati mereka sehingga hidup mereka bisa berubah dan berbuah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bukalah hatiku agar hatiku selalu terpaut pada-Mu, sehingga apa yang kupikirkan, kurasakan, ku katakan dan kuperbuat sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi, Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Santa Maria Assumpta, Paroki Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. 1 Raja-Raja 19: 9a.11-13a; Mazmur tg 85: 9ab-10.11-12.13-14; Roma 9: 1-5; Matius 14: 22-33.TUHAN INGIN KITA JUGA MENERJANG BADAI KEJAHATAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Ingin Kita Juga MenerjangBadai Kejahatan. Ada dua bocah, kakak dan adik, sedang bermain di tepi lautpada saat ombak sedang besar dan memecah di pasir dengan bunyi yang keras. Sangibu duduk di bawah pohon sedang mengawasi mereka. Ibu berpesan bahwa merekaagar tidak boleh masuk ke dalam laut untuk bermain dengan ombak, karena akanmembahayakan mereka. Mereka bermain saja di tepi dengan ombak yang memecah dipasir. Mereka harus saling menjaga satu sama lain. Menurut tradisi dan kepercayaan Yahudi, khususnya pada waktu Yesus masihhidup, gelombang laut, ombak, dan angin di permukaan laut adalah tanda setandan roh jahat sedang mengancam untuk menyerang siapa pun yang ada di situ.Ancaman ini dialami oleh rasul Petrus ketika ia ingin menemui Yesus denganberjalan di atas air yang sedang dikuasai penguasa jahat tersebut. Yesussendiri menginjak dan menerjang air itu dan berjalan di atasnya. Ia sedangmenuju kepada para rasul-Nya yang sedang ketakutan dengan ancaman tersebut. Kalau pengalaman Petrus dan para rasul lainnya di laut, pengalaman Eliajustru di daratan, di gunung dan khususnya di dalam gua batu. Di sana juga adapenguasa jahat yang mengancam dia. Ada tiga simbol berkuasanya Setan dan rohjahat, yaitu angin ribut, gempa bumi dan api. Semuanya mencobai dan hendakmenguasai Elia, tetapi nabi yang sangat kuat imannya ini tidak memberikanperhatian apa pun kepada godaan si jahat. Akhirnya ia dapat berjumpa denganTuhan yang berada di dalam angin sepoi basa, dan ia diberikan perutusannya. Baik Petrus maupun Elia akhirnya melewati cobaan yang serius untuk dapatbertemu dengan Tuhan. Justru ketika cobaan dan ancaman memang amat besar danmengerikan, Tuhan Yesus memberikan kita kekuatan supaya kita dapat menerjangdan mengalahkannya. Jika kita kehilangan iman, keberanian, dan kuasa yang sudahdiberikan kepada kita, kita akan jatuh dan binasa. Badai kejahatan mengancamkita dalam waktu yang tidak tentu, karena penguasa jahat mempunyai kehendaknyasendiri yang tidak pernah kita duga. Oleh karena itu kita harus tetap waspadadan bertumbuh sehat di dalam iman. Menurut bacaan-bacaan kita hari ini, setan atau penguasa jahat mengancamkita baik pada saat manusia seorang diri saja seperti Elia maupun sedangbersama saudara atau teman seperti para rasul Yesus. Ancaman itu dapatmenyerang kita pada saat sedang berdoa seperti Elia atau juga pada saat kitasedang bekerja seperti para rasul yang berada di dalam perahu mereka. Di dalamsituasi dan waktu apa pun ancaman itu datang, perintah Tuhan harus kita jalani,yaitu menginjak dan menerjangnya, sehingga kita dapat berjalan bebas dantenang. Menurut Santo Paulus, kita melakukan itu hanya demi kemuliaan Tuhan.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga perayaan hari Minggu ini memperkuat imankami dan semakin taat kepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam namaBapa ...
Rum tarafının artık kanıksanmış devlet politikası haline gelen Türk düşmanlığı ve "Düşmanımın düşmanı benim dostumdur" anlayışı, "kutsal olmayan" ve oldukça tehlikeli bir Rum-Yahudi ittifakı yaratmıştır. Yazan: Prof. Dr. Hüseyin IşıksalSeslendiren: Halil İbrahim Ciğer
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh JM Runtiti Rahayu dan Paulus Kardiman dari Gereja Kristus Raja, Paroki Baciro Yogyakarta, di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yeremia 31: 1-7; Mazmur tg 31: 10.11-12ab.13; Matius 15: 21-28.TUHAN MENDENGAR TERIAKAN KITA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Mendengar Teriakan Kita. Adaseorang teman bercerita tentang mimpinya beberapa waktu lalu. Setan berusahamencobai dia dan membawanya pergi ke berbagai tempat. Setan menunjukkankepadanya tempat-tempat yang amat bagus dan menyenangkan. Setan berkatakepadanya bahwa ia mesti segera memutuskan untuk tinggal bersamanya, dan semuakeindahan yang telah dilihatnya itu akan menjadi jaminan bagi seluruh hidupnya.Ia pasti hidup bahagia yang tiada batasnya. Tetapi orang itu menolak. Ia memberikan alasan kepada Setan bahwa Tuhansudah lebih dahulu memilikinya, anggota-anggota keluarganya dan teman-temannya.Lebih baik Setan pergi menggodai orang lain, bukan dirinya. Setan marah sekalidan mengancam akan menghancurkan dia. Setan membawa dia persis di tepi jurangdan ia sendiri dapat melihat jauh ke bawah yang tidak ada ujungnya. Ia akandijatuhkan di situ sebagai hukuman dari Setan. Saat ia mulai jatuh, ia berteriak sekeras-keras dengan menyebut nama TuhanYesus. Segera ada Malaikat Tuhan dengan sayapnya yang sangat kokoh, melebihsayapnya Setan, memegang dia lalu membawanya ke sebuah pendaratan, yaitu dirumahnya sendiri. Ia selamat dari kuasa Setan dan ia terbangun dari mimpinyaitu. Ia telah berhasil mengalahkan Setan. Tuhan selalu menjadi tujuan pengaduan dan teriakan kita, baik itu berupaungkapan dari dalam hati maupun dengan suara normal atau lantang. Ada begitubanyak teriakan minta tolong dari dunia ini dan Tuhan mendengar semuanya lalumemberikan jawaban-Nya. Kita selalu mengadu, memanggil dan meneriak memanggilnama-Nya, atau menangis dan memohon dengan sangat kepada-Nya, yang berartibahwa kita sangat bergantung kepada-Nya. Hari ini juga kita diberitahu dalam Injil, bahwa melalui teriakan mintatolong, perempuan yang bukan beriman Yahudi itu mendapatkan pertolongan YesusKristus. Imannya kepada Yesus membantu menyembuhkan anaknya dari cengkeramanroh jahat. Sungguh, berteriak minta tolong kepada Tuhan itu penting danmendesak. Sama urgennya dengan mengadu dan meminta tolong kepada sesama atassuatu kebutuhan yang mendesak. Musibah bencana alam, kebakaran, kecelakaan,sakit, kelaparan merupakan contoh kebutuhan urgen di sekitar kita, di sampingbanyak masalah lain sejenis. Sebagai anak-anak Tuhan, hendaknya kita tidakmenahan diri dan pasif baik untuk meminta pertolongan, maupun membuka diriuntuk memberikan pertolongan. Hendaklah kita tidak menyimpan rapat-rapatteriakan kita minta tolong dan membiarkan saja teriakan sesama kita hanyaseperti angin lalu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Allah yang maha murah, penuhilah hati dan pikiran kamidengan rahmat kemurahan hati sehingga kami dapat memberikan perhatian yangsesuai dengan kebutuhan saudara dan saudara kami yang mengalami kesulitan.Kemuliaan kepada Bapa ... Dalam nama Bapa ...
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan PerbudakanDiambil dari: Galatia 3:28 “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu hal, yaitu perbudakan. Pada zaman dulu, perbudakan ada di banyak tempat. Ada orang yang diperlakukan seperti milik orang lain. Tentu itu sangat menyedihkan dan tidak sesuai dengan hati Tuhan.Lalu ada orang yang bertanya, “Kalau Yesus sungguh sempurna, mengapa Ia tidak langsung menghapus perbudakan saat itu juga?” Pertanyaan itu tidak ringan. Tetapi kita perlu melihat dengan teliti apa yang Yesus lakukan.Yesus datang bukan untuk sekadar memperbaiki sedikit bagian luar hidup manusia. Yesus datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Dan dosa itulah akar dari banyak kejahatan, termasuk perbudakan, kekerasan, kesombongan, dan ketidakadilan. Jadi Yesus bekerja dari bagian yang paling dalam: hati manusia.Ketika seseorang sungguh diubah oleh Yesus, cara dia memandang orang lain juga berubah. Ia tidak lagi melihat orang lain sebagai barang, alat, atau orang yang lebih rendah. Ia belajar melihat sesamanya sebagai manusia yang diciptakan oleh Tuhan dan berharga di hadapan-Nya. Itulah sebabnya firman Tuhan berkata bahwa di dalam Kristus tidak ada hamba atau orang merdeka, karena semua sama-sama satu di dalam Kristus.Ini bukan berarti Yesus setuju dengan perbudakan. Justru ajaran Yesus menghancurkan akar dosa yang membuat perbudakan bisa hidup. Yesus mengajar manusia untuk mengasihi sesama, memperlakukan orang lain dengan hormat, dan hidup dalam kebenaran. Kalau hati manusia sungguh tunduk kepada Kristus, maka ia tidak akan mau menindas, merendahkan, atau memperbudak orang lain.Wonder Kids, mungkin hari ini kita tidak hidup dalam zaman perbudakan seperti dulu. Tetapi kita tetap bisa berdosa dengan merendahkan orang lain. Misalnya, mengejek teman, merasa diri lebih hebat, mempermainkan orang yang lemah, atau bersikap kasar kepada orang yang berbeda dari kita. Tuhan tidak mau kita hidup seperti itu. Tuhan mau kita mengasihi sesama seperti diri kita sendiri.Jadi, renungan hari ini mengingatkan bahwa Yesus datang untuk mengubah hati kita. Dan saat hati diubah, hidup kita juga berubah. Kita belajar melihat orang lain dengan kasih, hormat, dan kebaikan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu orang yang sering kamu abaikan, remehkan, atau mungkin kurang kamu sukai. Hari ini, cobalah perlakukan dia dengan lebih baik, lebih sopan, dan lebih penuh kasih.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Tolong aku supaya tidak merendahkan atau menyakiti orang lain, tetapi belajar mengasihi sesama seperti Engkau mengasihiku. Ubah hatiku supaya hidupku menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus datang bukan hanya untuk mengubah aturan di luar, tetapi untuk mengubah hati kita supaya kita belajar mengasihi sesama dengan benar. Tuhan Yesus memberkati
Ibu Christine W (TB) Kolose 3:11dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua t dan di dalam segala sesuatu.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Rossy Paulina Sitohang dan Daisy Manuela Widitomo dari Paroki Santo Yohanes Pemandi di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yeremia 26: 1-9; Mazmur tg 69: 5.8-10.14; Matius 13: 54-58.PERAYAAN IMAN Renungan kita pada hari ini bertema: Perayaan Iman. Seseorang dikatakanberiman dengan baik kalau dalam dirinya terpenuhi tiga unsur ini: pengetahuan,perayaan dan praktik atau penghayatan iman. Pengetahuan berisi doktrin, ajaranatau dogma-dogma. Perayaan berwujud pada ibadat, sakramen, doa dandevosi-devosi. Penghayatan terungkap dalam kesaksian, dedikasi dan pengabdianiman itu dalam kehidupan nyata. Khususnya tentang perayaan iman, institusi atau penetapan waktu, tata cara,tempat dan partisipasi merupakan unsur-unsur dasarnya. Penetapan dimaksudkanuntuk dirayakan bersama dan dalam persekutuan umat. Institusi perayaan-perayaan iman dalam perjanjian lama dimulai oleh Musadan diteruskan dalam masa para nabi dan para imam. Di dalam bacaan kita hariini oleh nabi Yeremia, digambarkan bagaimana Yeremia berdiri di pelataran rumahTuhan dan menyampaikan Sabda Tuhan kepada semua pemuka agama dan umat Allah.Umat berkumpul untuk bersyukur, bersujud dan menyembah Tuhan Allah. Nabimemiliki tugas untuk memberikan pewartaan Sabda Tuhan. Kebenaran dan kebaikandari Sabda Tuhan itu akan menentukan apakah para pendengar itu adalah umatAllah yang baik atau sebaliknya pendosa yang melawan Tuhan. Hukum Tuhan menetapkan ini sebagai perintah ketiga, yaitu kuduskanlah hariTuhan. Gereja memberikan ketetapannya tidak hanya berupa hari Minggu wajib,tetapi juga sejumlah hari raya dan pesta. Karena sebagai perintah Tuhan, makasifatnya ialah kewajiban. Tanpa menjalankannya berarti bersalah melawan Tuhan.Selain itu ada praktik devosi oleh anggota-anggota Gereja, meski bukankewajiban, tetapi sangat berguna untuk menyemangati iman kita. Misalnya doarosario dan lagu-lagu rohani ternyata sangat membantu menguatkan iman kita. Salah satu perayaan iman yang merupakan kewajiban kita ialah perayaan SabdaTuhan. Perayaan dibuat ketika Sabda Tuhan itu dibacakan, diperdengarkan,direnungkan dan dibagikan. Ibadat sabda di lingkungan, kapel atau gereja entahada ekaristi atau tanpa ekaristi merupakan kesempatan perayaan Sabda itu.Sinagoga ialah tempat Sabda Tuhan dirayakan menurut tata cara Yahudi. Namunketika Yesus hendak melakukan perayaan Sabda itu di tempat asalnya, orang-orangdari kalangan-Nya justru menolak dan tidak mau Sabda itu dirayakan. Akibatnya,tidak ada berkat Tuhan dan perbuatan Allah turun ke atas mereka. Perayaan iman itu bertujuan selain memuji dan memuliakan Tuhan, ialahmembuka diri kita untuk mendapatkan berkat-berkat dari Tuhan. Marilah kitabersemangat selalu merayakan iman kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga semangat kami selalu murniuntuk membuat Sabda-Mu mengakar dan bertumbuh di dalam hidup kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Karakteristik Kaum Yahudi Menurut Al-Qur’an adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 5 Safar 1448 H / 20 Juli 2026 M. Kajian Tentang Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam Penulis rahimahullahu Ta’ala menjelaskan salah satu sifat mendasar kaum […] Tulisan Karakteristik Kaum Yahudi Menurut Al-Qur’an ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Bebby Antonia dan Bianca Maria Talita dari Paroki Bunda Maria Banjar Baru di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yeremia 13: 1-11; Mazmur tg: Ul 32: 18-19.20-21; Matius 13: 31-35.KITA SEPERTI BIJI SESAWI DAN RAGI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kita Seperti Biji Sesawi dan Ragi.Ada satu persahabatan yang bukan terjadi di antara sesama manusia, tetapi diantara biji sesawi dan ragi. Mereka berdua dijual di toko, tetapi letaknyatidak kentara. Pada suatu pagi si biji sesawi berkata kepada temannya:"Semoga hari ini saya bernasib baik." Temannya menanggapi,"Maksudmu nasib baik apa?". Biji sesawi menjawab: "Semoga adapembeli yang membeli aku." Mereka berdua sepakat bahwa mereka memang harusberguna ketika dipakai manusia. Kedua benda ini tidak bergerak, dibungkus rapat, berukuran kecil, dantersembunyi dari semua benda lain di sekitarnya. Kalau Anda adalah seseorangyang sempat berada di toko namun tidak ingin membeli sesuatu, yang tampakpadamu ialah barang-barang yang besar dan mencolok. Anda tidak pernahmeluangkan waktu sedikit pun untuk berpikir dan melihat benda-benda kecilseperti biji sesawi atau ragi. Hanya orang yang memiliki maksud tertentu atasbenda-benda kecil itu, akan berusaha menemukan dan membelinya. Selanjutnyamereka akan digunakan sesuai dengan maksud orang tersebut. Yesus menjadikan kerajaan Allah sebagai inti pengajaran-Nya kepadaorang-orang yang kian hari kian bertambah mengikuti dan mendengar-Nya.Pengajaran seperti itu tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya sejak zamanAbraham dan para nabi. Seperti apa kerajaan Allah itu tak pernah merekabayangkan. Padahal Yesus adalah personifikasi kerajaan itu sendiri yang sedangberbicara dan berada bersama mereka. Jika suatu pengajaran baru hendakdimasukkan ke dalam hati dan pribadi manusia yang masih polos, pengajaran ituharus mulai dari yang paling kecil dan sederhana. Bagi mereka yang sudah penuhdengan pengetahuan dan keyakinan lama seperti orang-orang Yahudi, hal tentangkerajaan Allah mesti diajarkan dengan sangat rumit dan penuh kesabaran. Banyak perumpamaan dipakai Yesus dengan benda-benda yang sudah biasa dansederhana supaya kerumitan itu dapat diuraikan. Jika setiap hari Anda membacadan dengarkan firman Tuhan, gambaran biji sesawi dan ragi ini cukup untukmenjelaskan bahwa firman yang Anda terima tersembunyi di dalam pikiran danhatimu, tetapi punya potensi untuk hidup yang membaharui dirimu. Jika Andamenerima Komuni Kudus secara rutin, atau dengan teratur melakukan pengakuandosa, profil biji sesawi dan ragi cukup memberimu kesadaran bahwa potensipertumbuhan iman sungguh nyata dan buah-buahnya tinggal dipanen pada masa yangtepat. Tuhan menaruh aspek-aspek kerajaan-Nya di dalam diri kita dalam anekaperistiwa dan bentuk. Semua itu meski tersembunyi di dalam diri kita, merekasedang bertumbuh dan dipelihara Tuhan meski sering di luar kesadaran kita. Didalam saat-saat sulit, pencobaan, perjuangan, dan pengungkapan diri kita, semuaitu akan tampil untuk membantu kita berbicara, berbuat dan bersikap.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, semoga diri kami menjadi tempat yang layakbagi tumbuhnya Kerajaan Allah. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
İsrail, yerleşimci toplulukların bir araya gelmesiyle ortaya çıkmış bir koloni yapıdır. Daha önce birkaç defa ifade ettiğim gibi İsrail, kurulma dönemi özellikleri itibarıyla ABD, Avustralya ve Yeni Zelanda'nın neredeyse birebir kopyasıdır.
Başta Columbia olmak üzere ABD üniversitelerinin birçoğu Filistin yanlısı ve İsrail karşıtı protestolarla çalkalanıyor. İsrail'in Gazze Şeridi üzerindeki savaş politikaları derinleştikçe, ABD'deki öğrenciler kendi üniversitelerinin tutumunu ve ABD'nin politikalarını eleştirmek ve değiştirmek için harekete geçiyorlar. Öte yandan protestoları polis şiddeti, gözaltı ve Anti-Semitizm ithamları ile karşılaşıyor.Peki ABD üniversitelerinde neler oluyor? Üniversitelerin ve siyasilerin tepkisi nedir? İsrail'i eleştirmek gerçekten de anti-semitizm mi? İsrail-Filistin meselesi neden bu kadar büyük bir siyasi yarılmayı temsil ediyor? Mehmet Yaşar Altundağ anlatıyor.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Belino Lasar dari Paroki St. Laurensius Hadakewa di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Kidung Agung 3: 1-4a; Mazmur tg 63: 2.3-4.5-6.8-9; Yohanes 20: 1.11-18.MENGAMBIL BAGIAN DALAM CINTA KASIH KRISTUS Renungan kita pada hari ini bertema: Mengambil Bagian Dalam Cinta KasihKristus. "Mengapa kitab suci berkata bahwa cinta kasih itu menuntut?"Pertanyaan ini dari seorang pemudi terhadap pacarnya yang selalu mengantar danmenjemputnya setiap kali pergi dan pulang dari kerja. Pemuda itu menjawabsingkat, "Kalau seseorang didorong oleh cinta, maka ia bahagia untukmelalukan apa yang bertujuan untuk kebaikan. Ia tidak terpaksa untuk melakukanitu." Benar sekali, hubungan mereka tumbuh dengan baik dan indah. Hari ini kita memperingati Santa Maria Magdalena. Ia adalah seorangperempuan Yahudi pada zaman Yesus dikenal sangat dekat dengan Yesus. Ia adalahorang pertama yang menyaksikan Yesus bangkit. Hubungan yang amat dekat inidapat menjadi pembelajaran cinta bagi kita. Patokan kita ialah cinta kasihYesus, yaitu persembahan diri bagi kebaikan dan keselamatansahabat-sahabat-Nya. Pada saat dan waktu yang tepat perbuatan cinta itu menuntut. Sebagianbesar, mungkin 90 persen, cinta itu mendorong seseorang untuk mencintai,sementara sisanya 10 persen mungkin berisi keraguan, takut, malu, bingung, dankurang paham. Maria Magdalena membalas semua cinta kasih Yesus dalam kondisiyang tidak sempurna. Puncaknya ialah ketika ia ketakutan dalam mencari jenazahYesus di makam, dan agak sulit mengenali Yesus yang bangkit sebelum Yesussendiri memanggil namanya. Dalam situasi seperti inilah, cinta itu cenderungmenuntut, yang dengan itu memengaruhi supaya Maria segera mengakui bahwa ituadalah Tuhan yang bangkit. Maria Magdalena tentu sudah belajar banyak tentang cinta kasih Kristus.Dalam aneka perbuatannya setelah mengikuti Kristus, ia ungkapkan cinta kasihitu yang telah diambil dari Gurunya. Umumnya, ia memiliki kesetiaan dalammengikuti Kristus hingga mendampingi-Nya saat Gurunya itu wafat di salib, laluia bersedih mencari-Nya di makam dan akhirnya menemukan Dia. Namun yang palingmenonjol aspek cinta kasih yang diambil dari Yesus Kristus ialah ia sungguhmemiliki suka cita, keberanian, semangat, kebenaran dan ketulusan untukmewartakan kepada rekan-rekannya, bahwa “Aku telah melihat Tuhan”. Dengan bertindak seperti ini, Maria Magdalena ingin menginspirasi pararasul dan kita semua yang mendengarkan firman ini, seolah-olah menantang kita:ayolah, aku sudah ambil bagianku dari cinta kasih Guru kita, Yesus Kristus,maka kini giliran kalian untuk mengambil bagian dari cinta kasih Yesus itu.Jangan biarkan keharuman cinta kasih Yesus Kristus itu sia-sia saja, tanpadisukai dan diambil. Pertanyaan sebagai tantangan dan refleksi bagi kita ialah:Anda cocok untuk aspek cinta kasih apa yang dapat Anda ambil dari YesusKristus? Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Terima kasih ya Tuhan Yesus Kristus atas diri-Mu danajaran-Mu tentang cinta kasih. Kuatkanlah dan penuhilah kami dengan cintakasih-Mu itu. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Dünya Kupası birçok açıdan siyasetin gölgesine girerken, finalde Filistin'e desteğini sürekli yineleyen İspanya'nın zaferi, Arjantin'le yakın ilişkisi olan İsrail'in mağlubiyeti olarak da görüldü. Dünya savaşla ve futbolla meşgulken İsrail'in yeni toprak gaspı teşebbüsleri de hızlandı. Anadolu Ajansı Orta Doğu Haberleri Müdür Yardımcısı Enes Canlı ile konuştuk.
ABD Başkan Yardımcısı JD Vance'in, İsrail'in Washington'daki etkisini eleştirmesi, Epstein skandalındaki rolünden söz etmesi nelerin habercisi? Anadolu Ajansı Amerika Haberleri Müdürü Can Hasasu ile konuştuk.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." (Lukas 6:37)Renungan: Pada tahun 1947, Corrie ten Boom baru bebas dari kamp konsentrasi Nazi. Keluarganya dibunuh karena menyembunyikan orang Yahudi. Suatu hari setelah perang, ada seorang pria datang ke KKR yang dia pimpin. Pria itu dulu adalah penjaga kamp tempat adik Corrie meninggal. Dia ulurkan tangan dan berkata: "Bisakah anda mengampuni saya?" Sekujur tubuh Corrie kaku. Ingatan tentang adiknya, tentang kamar gas, semua kembali. Dalam hati dia berteriak: "Tuhan, aku tidak bisa!" Lalu dia berdoa singkat: "Yesus, tolong aku." Dan dengan kekuatan dari Tuhan, dia menjabat tangan pria itu. Air matanya jatuh. Beberapa tahun kemudian Corrie menulis: "Pengampunan adalah tindakan kehendak, bukan perasaan. Begitu kita mau mengampuni, Tuhan yang memberi rasa damainya." Ada tiga perintah yang saling terkait dalam bacaan Injil di atas. Pertama, "Janganlah kamu menghakimi" Berhentilah menjadi hakim atas hidup orang lain. Kita tidak tahu semua cerita di balik kesalahan orang tersebut. Kedua, "Janganlah kamu menghukum". Berhentilah membalas. Jangan memenjarakan orang dengan perkataan dan sikap dingin kita. Ketiga, "Ampunilah dan kamu akan diampuni". Inilah kuncinya. Ukuran pengampunan kita ke orang sama dengan ukuran pengampunan Tuhan ke kita. Yesus tidak berkata "lupakan kejahatan". Dia berkata "ampunilah". Orang yang terus menghakimi dan tidak mengampuni, dia yang paling tersiksa duluan. Corrie bisa menjabat tangan musuhnya bukan karena dia kuat. Tapi karena dia memilih taat dulu pada Tuhan, baru kemudian Tuhan memberinya kekuatan. Hari ini Yesus bertanya ke kita: "Ada nama siapa yang masih kau tahan di hatimu untuk diampuni?" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering cepat menghakimi dan lambat mengampuni. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku memilih mengampuni (sebutkan nama orang).... Isilah hatiku dengan kasih-Mu supaya aku bisa membebaskan orang lain, dan aku pun dibebaskan. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Gereja Mula-MulaDiambil dari: 1 Korintus 1:22 “Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat.”Wonder Kids, selain apa yang tertulis di dalam Injil, kita juga bisa melihat satu hal penting: sejak awal, gereja mula-mula sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Jadi, orang Kristen pertama bukan baru belakangan membuat Yesus terlihat hebat. Sejak sangat awal, mereka memang sudah mengerti bahwa Yesus itu sangat istimewa.Ada banyak tulisan dan doa dari gereja mula-mula yang menunjukkan hal itu. Mereka menyebut Yesus sebagai Tuhan. Mereka menyembah-Nya. Mereka percaya bahwa Yesus sungguh mati, sungguh bangkit, dan sungguh layak dihormati. Jadi, iman bahwa Yesus adalah Tuhan bukan ide yang muncul jauh belakangan. Itu sudah ada sejak awal.Mengapa ini penting, Wonder Kids? Karena ada orang yang berkata bahwa mungkin orang-orang Kristen baru kemudian membesar-besarkan Yesus. Tetapi kalau sejak gereja mula-mula orang-orang percaya sudah menyembah Yesus, berarti memang dari awal mereka melihat bahwa Yesus lebih dari sekadar guru atau nabi. Mereka percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup.Bahkan ada orang-orang yang rela menderita karena iman itu. Mereka tidak akan melakukan itu kalau mereka tahu semuanya hanya cerita buatan. Mereka tetap setia karena mereka sungguh percaya bahwa Yesus benar-benar hidup, mati bagi dosa, dan bangkit kembali. Itu sebabnya kesaksian gereja mula-mula sangat penting.Wonder Kids, renungan hari ini juga mengingatkan kita bahwa iman kita bukan iman yang baru dibuat-buat. Kita berdiri di dalam kabar yang sudah dipercayai oleh umat Tuhan sejak awal. Tuhan menjaga gereja-Nya dan membuat kabar tentang Yesus terus diberitakan dari generasi ke generasi.Dan sekarang, kita juga menjadi bagian dari orang-orang yang percaya kepada Yesus. Wah, indah sekali ya. Dari gereja mula-mula sampai hari ini, Tuhan terus memanggil orang untuk percaya kepada Anak-Nya. Jadi saat kita percaya kepada Yesus, kita sedang berdiri di dalam kebenaran yang sudah dipegang oleh banyak orang percaya sebelum kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena sejak dulu sampai sekarang Engkau tetap dikenal dan dipercaya oleh umat-Mu. Tolong aku juga percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah dikenal, disembah, dan dipercayai oleh gereja sejak awal. Tolong aku supaya tidak ragu, tetapi makin yakin bahwa Engkaulah Tuhan yang hidup dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: gereja mula-mula sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dan sampai hari ini Dia tetap Tuhan yang hidup dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Hakikat Pertolongan Allah dalam Menghadapi Yahudi adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 21 Muharram 1448 H / 6 Juli 2026 M. Kajian Tentang Hakikat Pertolongan Allah dalam Menghadapi Yahudi Pembahasan kali ini merupakan kelanjutan materi […] Tulisan Hakikat Pertolongan Allah dalam Menghadapi Yahudi ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Raja Orang YahudiDiambil dari: Yohanes 19:21 “Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: ‘Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.'”Wonder Kids, salah satu hal penting tentang Tuhan Yesus adalah bahwa Ia disebut Raja orang Yahudi. Waktu Yesus disalibkan, di atas kepala-Nya dipasang tulisan tentang siapa Dia. Tulisan itu berbunyi bahwa Yesus adalah Raja orang Yahudi. Menariknya, tulisan seperti itu dicatat dalam keempat Injil. Jadi, hal ini dianggap sangat penting.Mengapa itu penting? Karena gelar itu menunjukkan hubungan Yesus dengan para pemimpin Yahudi dan juga dengan pemerintah Romawi. Romawi biasanya tidak akan menghukum mati seseorang hanya karena mengajar atau bercerita. Tetapi kalau seseorang dianggap mengaku sebagai raja, itu menjadi masalah besar. Sebab itu berarti ada hubungan dengan kuasa, pemerintahan, dan ancaman terhadap kekuasaan yang sedang ada.Para imam kepala tidak suka tulisan itu. Mereka ingin tulisan itu diubah menjadi, “Orang ini berkata bahwa Ia Raja orang Yahudi.” Mereka tidak mau mengakui bahwa Yesus sungguh adalah Raja. Tetapi justru di situlah kita melihat sesuatu yang besar. Walaupun banyak orang menolak-Nya, Yesus tetap adalah Raja yang sejati.Wonder Kids, Yesus bukan raja seperti raja dunia yang memerintah dengan dosa, kesombongan, atau kekerasan. Yesus adalah Raja yang datang dengan kebenaran, kasih, dan pengorbanan. Ia bahkan rela mati di kayu salib. Itu sebabnya kerajaan-Nya berbeda dari kerajaan dunia ini. Tetapi tetap saja, Dia adalah Raja.Kadang-kadang orang ingin Yesus hanya menjadi penolong saat susah, guru saat butuh nasihat, atau teman saat merasa sendirian. Memang Yesus menolong, mengajar, dan dekat dengan kita. Tetapi Yesus bukan hanya itu. Yesus juga adalah Raja. Artinya, kita tidak hanya datang kepada-Nya untuk ditolong, tetapi juga untuk taat kepada-Nya.Kalau Yesus adalah Raja, maka hidup kita juga harus tunduk kepada-Nya. Kita perlu bertanya: apakah aku mau mengikuti perintah Raja Yesus? Apakah aku mau hidup dengan cara yang menyenangkan Dia? Raja yang baik layak ditaati, dan Yesus adalah Raja yang paling baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, Engkau adalah Rajaku. Tolong aku bukan hanya meminta pertolongan-Mu, tetapi juga mau taat kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Raja yang sejati. Terima kasih karena Engkau memerintah dengan kasih dan kebenaran. Tolong aku supaya mau tunduk kepada-Mu, percaya kepada-Mu, dan hidup sebagai anak yang taat kepada Raja yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya Penolong dan Guru, tetapi juga Raja yang sejati dan layak ditaati. Tuhan Yesus memberkati.
Apa arti toleransi di tengah keberagaman Indonesia? Bersama H. Gugun Gumilar, MA., PhD, Staf Khusus Menteri Agama RI membahas identitas, hubungan antaragama, hingga mengapa menghormati keyakinan orang lain tidak berarti kehilangan identitas diri.#cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #agama #menteri #indonesia #muslim #islam #toleransi #bible #alquran #kemanterianagama #gereja #musala #pendidikan #ekonmi #UUD1945 #kemerdekaan #hak #mayoritas #minoritas ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Gugun Gumilar ☆https://www.instagram.com/gugungumilar89☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/☆ Location at pita ☆https://www.instagram.com/collectionsbypita—Time stamp00:00 Intro02:23 Fondasi sukses06:15 Mindset kaya dan miskin 12:35 Indonesia jadi contoh kerukunan beragama16:48 Agama dan negara tidak bisa dipisahkan19:22 Fakta dibalik izin rumah ibadah26:18 Alasan pendidikan harus jadi prioritas32:24 Bahasa agama lebih didengar daripada politik36:29 Salat di gereja43:10 Yahudi itu bukan agama51:58 Palestina harus gandeng Israel untuk merdeka?
Kisah Pembunuh Para Nabi adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 7 Muharram 1448 H / 22 Juni 2026 M. Kajian Tentang Kisah Pembunuh Para Nabi Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati orang Yahudi di dalam Al-Qur’an […] Tulisan Kisah Pembunuh Para Nabi ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Ustadz Amirul Mukminin - Kisah! Cerdasnya Sayyidina Ali Jawab Pertanyaan Pendeta Yahudi
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Sebutan “Abba”Diambil dari: Lukas 2:49 “Jawab-Nya kepada mereka: ‘Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat indah tentang Tuhan Yesus. Waktu Yesus masih berumur dua belas tahun, Ia pergi ke Bait Allah di Yerusalem. Saat Maria dan Yusuf mencari-Nya, Yesus berkata, “Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Dari perkataan ini, kita melihat bahwa Yesus memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan Allah Bapa.Pada zaman itu, orang Yahudi memang mengenal Allah sebagai Bapa bagi umat-Nya. Tetapi Yesus berbicara dengan cara yang sangat dekat dan pribadi. Yesus tidak sedang berkata bahwa Allah adalah Bapa seperti semua orang bisa berkata begitu dengan cara yang sama. Yesus menunjukkan bahwa Ia mengenal Allah sebagai Bapa-Nya dengan cara yang sangat khusus.Lalu di bagian-bagian lain, Yesus juga sering berdoa kepada Bapa. Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk mengenal Allah sebagai Bapa, tetapi hubungan Yesus dengan Bapa tetap unik. Yesus adalah Anak Allah. Jadi saat Yesus menyebut Allah sebagai Bapa-Nya, Yesus sedang menunjukkan siapa diri-Nya sebenarnya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Yesus bukan sekadar orang baik yang dekat dengan Tuhan. Yesus adalah Anak Allah yang mengenal Bapa dengan sempurna. Karena itu, saat Yesus datang ke dunia, Yesus bukan hanya membawa pesan dari Allah. Yesus datang dari Bapa untuk menyatakan siapa Allah itu kepada kita.Dan ada kabar yang sangat indah juga untuk kita. Karena Yesus datang menyelamatkan kita, kita yang percaya kepada-Nya juga boleh datang kepada Allah sebagai Bapa. Bukan karena kita memang pantas, tetapi karena Yesus membuka jalan bagi kita. Jadi kalau kamu percaya kepada Yesus, kamu tidak perlu takut datang kepada Allah. Kamu boleh berdoa kepada-Nya dan tahu bahwa Dia mengasihimu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu berdoa hari ini, mulailah dengan berkata, “Bapa di surga, terima kasih karena melalui Yesus aku boleh datang kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang datang dari Bapa. Terima kasih karena melalui Engkau aku boleh mengenal Allah sebagai Bapaku di surga. Tolong aku supaya makin mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Anak Allah yang sejati, dan melalui Dia kita boleh datang kepada Allah sebagai Bapa yang mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Amos 9: 11-15; Mazmur tg 85: 9.11-12.13-14; Matius 9: 14-17.GAYA PESTA DAN GAYA PUASA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Gaya Pesta dan Gaya Puasa. Seorangremaja perempuan merayakan ulang tahunnya ke-17 dengan meriah. Kebanyakan yanghadir ialah teman-teman sekolahnya, dan masing-masing membawa hadiah baginya.Keluarga juga menyiapkan hadiah spesial bagi gadis yang sebagai anak sulungdari tiga bersaudara itu. Perayaan pesta itu dirayakan di pinggir pantai dengansuasana yang sangat alami dan pada saat cuaca yang sangat cerah. Gadis itusangat bersyukur pada hari ulang tahunnya itu. Sangat sulit memahami apalagi melaksanakan sebuah pesta atau perayaan tanpaadanya kehadiran orang-orang terkait. Sebuah pesta berisi perjumpaan,pembicaraan, cerita, makan-minum, hal-hal seremonial, bernyanyi, berjoget,bersuka-ria, santai dan menikmati kegembiraan satu sama lain. Dalam pemahamanseperti ini, jelas sekali gayanya sebuah pesta sangat berbeda dengan sebuahpuasa. Gaya pesta adalah sebuah dunia lain dari pada gaya puasa. Di dalam berpuasa, aspek terpenting di sini ialah mengalami sebuahketiadaan dan ketidakhadiran. Aspek-aspek yang menjadi bagian dari ketiadaandan ketidakhadiran ialah seperti tidak makan minum, tak ada suasana suka riaseperti musik, menyanyi, joget, pekerjaan dan pertemuan. Ada suatu pemahamanbahwa Yang maha tinggi yang menjadi tujuan kegiatan berpuasa, tidak dekat dantidak hadir saat kita berpuasa. Jadi melalui puasa itu kita dapat memilikikesempatan untuk lebih fokus mencari dan menjadi dekat dengan-Nya. Perbedaan dua gaya inilah yang ditampilkan dalam bacaan Injil hari ini.Murid-murid Yohanes dan orang-orang Yahudi pada umumnya tidak menyadari bahwaYesus sebagai Tuhan sedang berada bersama mereka. Mereka menganggap Tuhansangat jauh, Ia harus dicari dan diminta kedatangan-Nya. Caranya ialah denganberpuasa. Sementara para rasul serta murid-murid Yesus sedang mengalami sukacita dan pesta karena Tuhan Yesus ada bersama mereka. Nanti ketika Yesus tidakbersama lagi dengan mereka, barulah mereka berpuasa. Bagi kita saat ini, puasa tetap penting, demikian juga pesta. Gereja telahmemberikan kesempatan yang teratur bagi kita sebagai umatnya untuk menjalankanitu sesuai dengan waktunya. Puasa personal sering menjadi pilihan ketika orangingin melakukan suatu latihan rohani tertentu. Pesta juga dilaksanakan baiksecara bersama maupun personal sebagai kesempatan merayakan kehadiran bersama,Tuhan dan manusia. Pokoknya, masing-masing dijalankan dengan baik, teratur dantak boleh dicampur-adukkan. Kita perlu saling menghormati saat ada kegiatanpesta dan puasa. Kita perlu menghindari perbuatan mengganggu dan intervensimereka yang berpuasa dan berpesta. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, kami ingin mengikuti dengan patuhajaran-Mu tentang berpuasa dan bermati raga, maka kami mohon semoga kamidibimbing selalu di dalam Roh-Mu untuk dapat menjalankannya dengan benar danbaik. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Identitas Yesus dalam TritunggalDiambil dari: Matius 28:19 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.”Wonder Kids, kita tahu bahwa orang Yahudi dan orang Kristen sama-sama percaya bahwa hanya ada satu Allah yang benar. Tetapi ketika Yesus datang, ada sesuatu yang makin jelas dinyatakan kepada kita, yaitu bahwa Allah yang esa itu menyatakan diri sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus.Di Perjanjian Lama, orang-orang sudah mengenal Allah sebagai Bapa. Roh Allah juga sudah disebut, misalnya saat Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air pada waktu penciptaan. Tetapi ketika Yesus datang ke dunia, kita melihat dengan lebih jelas lagi bahwa Yesus adalah Anak Allah. Jadi, Tuhan tidak sedang memperkenalkan allah yang baru, melainkan menyatakan dengan lebih penuh siapa diri-Nya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi yang hebat. Yesus adalah Anak Allah. Karena itu, saat Yesus berbicara tentang Bapa, Anak, dan Roh Kudus, Dia sedang menunjukkan identitas-Nya yang sangat mulia. Kalau Yesus bukan sungguh-sungguh Anak Allah, maka perkataan-Nya akan sangat salah. Tetapi karena Yesus benar, maka kita tahu bahwa Dia memang layak dipercaya.Kadang-kadang hal tentang Tritunggal memang sulit dimengerti sepenuhnya. Memang, kita tidak bisa memahami Allah yang besar hanya dengan pikiran kita yang kecil. Tetapi walaupun kita tidak bisa memahami semuanya dengan sempurna, kita bisa percaya kepada apa yang Tuhan nyatakan dalam firman-Nya. Tuhan menunjukkan kepada kita cukup banyak supaya kita mengenal Dia dengan benar.Dan ada satu hal yang indah sekali: Allah Tritunggal terlibat dalam keselamatan kita. Bapa mengutus Anak. Anak datang untuk menyelamatkan kita. Roh Kudus bekerja di dalam hati kita supaya kita percaya kepada Yesus. Jadi keselamatan kita bukan pekerjaan manusia, tetapi karya Allah yang mulia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan, terima kasih karena Engkau menyatakan diri-Mu kepadaku. Tolong aku percaya kepada-Mu walaupun ada hal-hal yang masih sulit kupahami.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang benar dan mulia. Terima kasih untuk Bapa, Anak, dan Roh Kudus yang bekerja dalam rencana keselamatan. Tolong aku supaya makin mengenal Engkau dan percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita mungkin tidak mengerti seluruh kebesaran Allah, tetapi kita bisa percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah yang sungguh menyatakan siapa Allah itu. Tuhan Yesus memberkati.
(0:00) Int)(1:06) Insan ki Auqaat(2:28) Aakhirat ka Saboot(3:48) Hakoomat ki Ghulami – Sirf Intizami Cheezon Mein(5:31) Hakoomat ki Ghulami ki Shart(6:16) Insan Par Allah ki Milkiyat ka Haq(8:16) Mufti Sahab ki Mulaqat US Doctor Death se!(8:45) Young Age Mein Cancer se Death ka Waqia(9:10) Kidney Fail Hone se Death ka Waqia(9:44) Pakistan Mein Doctor Death Nahin(10:02) Hospital ke Patients se Sehatmand Logon ke Liye Ibrat(11:19) Mufti Sahab ke Paas Aik Nakam Aashiq Rota Hua Aaya To?(12:22) Mohabbat ki Bhook(12:56) Co-Education ka Rangeen Mahol(13:33) Nabaligh Yateem ka Maal Khana: Dozakh ke Angaray Khane ke Barabar(16:40) Masla: Bewah ki Pregnancy Mein Bachay ki Virasat?(17:46) Aakhirat Par Iman ki Ahmiyat(19:58) Jealousy in Partnership Business(20:34) Showbiz Stars ka Aik Doosray se Hasad(21:30) Aakhirat Par Iman Rakhne Wala Apne Sath Walay se Jealous Nahin Hoga!(23:20) Qaroon ke Khazanay ki Chabiyan(23:51) Mufti Sahab ki Chabiyon ka Guchha(24:29) Benefits of Thumb Lock Technology(26:05) Doosray ki Taraqqi se Hasad ka Aasan Hal(28:00) Qaroon ka Protocol(28:14) Ulama ke Security Protocol se Mutasir Hone Walon ko Jawab!(30:33) Qaroon ke Jaah o Jalal se Mutasir Dunyadar Logon ke Alfaaz!!(32:04) Mufti Sahab Jaisa Banne ke Khwahishmand(33:32) Qaroon ki Soch: Har Kamyabi ko Apni Mehnat ka Natija Samajhna(34:32) Reply to Atheist Javed Akhtar(35:28) Bemari se Shifa ka Falsafa(36:07) Natural Disasters ko Fitrat ka Zulm Kehna?(38:11) Qaroon ki Motivational Speech ka Logon Par Asar(39:30) Gadha Farokht Mulhid(40:40) Asbab vs Natija(41:10) Reply to Atheists(42:27) Bemari se Shifa Allah Deta Hai? Atheists Question(43:32) Sonay ka Kaam(44:52) Kainat Pehli Baar Kaisay Wajood Mein Aayi?(47:32) Allah ke Kalma-e-Kun ki Taqat(48:18) Insha'Allah Kehne ki Zarurat(48:42) Insha'Allah Kehne ke Bawajood Zero Par Rehne Walay Musalman(50:53) Waqia: Gosht ka VIP Business Kyun Nahin Chala?(52:15) Goron ki Safe Game(52:52) Biwi ke Naam Property Karne ke Waqiaat(55:08) Muslims Downfall(55:38) Media ki Taqat(57:15) Mashwaray ki Ahmiyat(58:02) Mehnat se Kamyabi Milne ka Asool(58:32) Custom Mein Job(59:02) 4 Shadiyan(59:21) Achhay Aamaal ki Ahmiyat(1:00:29) Insan ki Kamyabi Achhay Aamaal Par Hai!(1:01:31) Muqabla-e-Husn Mein Jeetne Wali Aurton ka Burhapa(1:02:08) Mufti Sahab About Himself(1:02:27) Dunya ki Haisiyat: Muhammad Shah ka Qabristan(1:02:48) Shaitan ke Hasad ka Anjam(1:03:18) Mulhidon ki Aqal(1:04:15) NASA Experiments on Monkeys(1:05:28) Janwaron Par Tajurbat Karna?(1:06:38) Chaand Par Jane se Pehle Bandar Par Tajurba(1:07:37) Insan ki Fazilat ki Wajah: Achha Amal(1:08:50) Khwahishat ke Ghulam: Janwaron se Badtar(1:11:03) Allah ki Nazar Mein Izzat Wala Kon?(1:12:24) Aurat aur Mard ki Barabri ka Qanoon: Dunya vs Aakhirat Mein(1:12:50) Hadees: Allah ki Nazar Mein Achha Kon?(1:13:30) JF-17 Rickshaw(1:14:12) Allah ki Nazar Mein Mushrik ki Haisiyat!(1:15:42) Hadees: Hazrat Ayesha (RA) ka Nabi ﷺ se Sawal(1:17:48) Kafir ke Naik Aamaal ki Haisiyat(1:18:05) Allah ki Nazar Mein Achha Banne ki Dua(1:18:18) Girlfriend ke Liye Ibrat(1:20:23) Qur'an, Hadees, Ijma, Qiyas aur Ghamdi ka Inkar(1:22:54) Mufti Sahab ke Is Bayan Par Comments ka Jawab(1:23:22) Yahood o Nasara vs Muslims(1:24:13) Ijma-e-Ummat ki Ahmiyat aur Hujjat Number 1 Par(1:27:00) Aakhri Ummat Gumrahi Par Jama Nahin Ho Sakti – Dalail(1:28:40) Ghamdi Gumrah Kyun? Aik Khatoon ko Jawab(1:32:56) Punjabi Pathan ki Larrai ki Misal(1:34:32) Biryani ki Botiyan Khane ki Misal(1:36:38) Mufti Sahab ka Reply to Ghamdi(1:38:16) Hadees Sahih Muslim(1:38:50) Haqq Parast Ghalib Firqa(1:39:39) Ahl-e-Sunnat wal Jamaat(1:40:08) Qadiyaniyon ka Jurm(1:40:54) Reply to Engineer(1:41:17) Hindu, Yahudi, Esai vs Qadiyani(1:44:00) Qadiyaniyon ka Badtar Jurm(1:47:26) Jhootay Nabi ko Allah Panapne Nahin Deta(1:48:32) Jhootay Scholar ko Allah Panapne Nahin Deta(1:53:40) Aik Naya Phenkoo Scholar!(1:58:30) Meher ke Paisay Larrki Istemal Kar Sakti Hai?(1:58:40) Khala ki Beti se Nikah ka Masla Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Yahudilik, din ve kimlik ilişkisi nasıl şekillendi? Sağduyu programında Tarık Çelenk, Prof. Dr. Salime Leyla Gürkan ile Yahudiliğin tarihsel, teolojik ve sosyolojik yapısını; etnisite, şeriat, hafıza, diaspora ve Siyonizm bağlamında derinlemesine ele alıyor. Programda, Yahudi kimliğinin 2000 yıllık sürekliliği, modern İsrail siyaseti, Rabbanî gelenek, Kabala, mesihçilik ve asimilasyon tartışmaları akademik bir çerçevede değerlendiriliyor. Din ve kimlik ilişkisini anlamak isteyenler için kapsamlı bir analiz. Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Elia? Diambil dari: 1 Raja-raja 17:23 “Elia mengambil anak itu, lalu membawanya turun dari kamar atas ke dalam rumah dan menyerahkannya kepada ibunya. Kata Elia: ‘Lihat, anakmu hidup!'”Wonder Kids, saat Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” salah satu jawaban yang muncul adalah Elia. Mengapa orang bisa berpikir begitu?Elia adalah salah satu nabi besar dalam Perjanjian Lama. Ia dipakai Tuhan dengan sangat luar biasa. Elia berani menegur raja yang jahat, berani berdiri melawan nabi-nabi Baal, dan Tuhan juga melakukan banyak mujizat melalui hidupnya. Karena itu, nama Elia sangat terkenal di antara orang Yahudi. Mereka tahu bahwa Elia adalah nabi yang besar dan dipakai Tuhan dengan kuat.Selain itu, orang Yahudi juga menantikan kedatangan Elia sebelum datangnya hari Tuhan. Karena itu, saat mereka melihat Yesus melakukan mujizat, mengajar dengan kuasa, dan memanggil orang kembali kepada Tuhan, beberapa orang berpikir mungkin Yesus adalah Elia yang datang kembali.Memang ada beberapa hal yang mirip. Elia pernah dipakai Tuhan untuk membangkitkan seorang anak yang sudah mati. Yesus juga membangkitkan orang mati. Elia adalah nabi yang berani. Yesus juga berbicara dengan kuasa dan keberanian. Tetapi tetap saja, Yesus bukan Elia. Yesus jauh lebih besar daripada Elia.Elia hanyalah nabi, tetapi Yesus adalah Anak Allah. Elia dipakai Tuhan, tetapi Yesus sendiri adalah Tuhan yang datang ke dunia. Elia menunjuk kepada karya Allah, tetapi Yesus adalah penggenapan rencana Allah itu sendiri. Jadi, walaupun ada kemiripan, orang yang berkata Yesus adalah Elia tetap belum mengenal Yesus dengan benar.Wonder Kids, ini mengingatkan kita bahwa Yesus tidak bisa disamakan dengan tokoh besar mana pun. Sebesar apa pun seorang nabi atau pelayan Tuhan, mereka tetap berbeda dengan Yesus. Yesus itu unik. Yesus adalah Juruselamat yang sejati.Dan ada satu hal lagi yang indah. Elia dipakai Tuhan untuk membawa hidup kembali kepada seorang anak. Itu mengingatkan kita bahwa Tuhan berkuasa atas kematian. Tetapi di dalam Yesus, kita melihat kuasa itu dengan jauh lebih besar. Yesus bukan hanya memberi hidup kepada orang lain. Yesus sendiri adalah kebangkitan dan hidup.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau lebih besar dari semua nabi. Tolong aku sungguh mengenal Engkau dan percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya nabi besar, tetapi Anak Allah dan Juruselamatku. Tolong aku supaya tidak salah mengenal Engkau, tetapi sungguh percaya dengan segenap hatiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan Elia atau nabi besar lainnya, karena hanya Yesus adalah Anak Allah dan sumber hidup yang sejati. Tuhan Yesus memberkati.
Yahudiler, dünyayı esir aldılar. Son yüzyıl, insanlığın hayatı, Yahudilerin esareti altında geçiyor ama insanlık köleleştirildiğinin, hayatının her alanının Yahudi gücü, küresel paganik düzeni ve hâkimiyeti tarafından çepeçevre kuşatıldığının farkında bile değil.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti Tentang Siapa YesusDiambil dari: Yohanes 18:4–5 “Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: ‘Siapakah yang kamu cari?' Jawab mereka: ‘Yesus dari Nazaret.' Kata-Nya kepada mereka, ‘Akulah Dia.' Yudas yang menghianati Dia berdiri juga di situ bersama mereka.”Wonder Kids, pada zaman Tuhan Yesus, orang-orang Yahudi sudah lama menantikan Mesias, yaitu Raja dan Juruselamat yang dijanjikan Allah. Mereka membaca Kitab Suci dan menunggu kapan janji itu digenapi. Tetapi saat Yesus datang, tidak semua orang mau percaya kepada-Nya. Ada yang mengira Yesus hanya guru yang baik. Ada yang menganggap Yesus hanya nabi. Ada juga yang menolak-Nya sama sekali.Mengapa begitu? Karena banyak orang ingin menentukan sendiri siapa Yesus menurut pikiran mereka. Mereka tidak mau sungguh-sungguh melihat semua bukti tentang Yesus. Padahal, kalau kita memperhatikan hidup Yesus, perkataan-Nya, mujizat-Nya, cara-Nya mengasihi orang, dan bagaimana Ia menggenapi janji-janji Allah, kita bisa melihat bahwa Yesus bukan orang biasa. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia.Yesus tidak datang sambil berkata sembarangan, “Percaya saja pada-Ku.” Sebaliknya, hidup Yesus penuh dengan bukti. Ia mengajar dengan kuasa, melakukan mujizat, mengampuni dosa, menggenapi nubuat, lalu akhirnya rela mati dan bangkit. Semua itu menunjukkan identitas-Nya. Jadi, untuk mengenal siapa Yesus sebenarnya, kita tidak cukup hanya mendengar pendapat orang. Kita harus melihat kepada Yesus sendiri seperti yang dinyatakan dalam firman Tuhan.Dalam Yohanes 18, saat orang-orang datang menangkap Yesus, Yesus justru maju ke depan. Ia tahu apa yang akan terjadi pada-Nya. Ia tidak lari. Ia tidak bersembunyi. Itu menunjukkan bahwa Yesus sungguh tahu siapa diri-Nya dan sungguh datang untuk menjalankan rencana Bapa. Yesus bukan korban yang bingung. Yesus adalah Juruselamat yang dengan rela menyerahkan diri-Nya bagi kita.Wonder Kids, kadang-kadang orang di sekitarmu bisa punya banyak pendapat tentang Yesus. Tetapi pertanyaan yang paling penting bukan “Kata orang siapa Yesus itu?” melainkan “Menurutmu, siapakah Yesus?” Apakah kamu hanya tahu tentang Yesus? Ataukah kamu sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamatmu?Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambil waktu sebentar dan katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, tolong aku mengenal Engkau bukan hanya dari kata orang, tetapi dari firman-Mu. Aku mau sungguh percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menunjukkan dengan jelas siapa diri-Mu. Tolong aku supaya tidak bingung oleh pendapat orang, tetapi sungguh mengenal Engkau melalui firman-Mu dan percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak perlu dibuat cocok dengan pendapat manusia, karena Dia sudah menunjukkan dengan jelas bahwa Dia adalah Anak Allah dan Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.
Türkiye'de azınlık olmanın tarihsel yükü ve bugünün siyasal atmosferi... Agos Gazetesi Genel Yayın Yönetmeni Yetvart Danzikyan ile Türkiye'deki Ermeni toplumunun yaşadığı sorunları, azınlık haklarını ve uzun yıllardır süren Hrant Dink cinayeti davasını konuştuk. Geçtiğimiz yüzyılda çok kültürlü yapısı büyük ölçüde tasfiye edilen Türkiye'de, bugün Ermeni, Rum ve Yahudi toplumu hangi gerçeklerle yüzleşiyor? Danzikyan, “Bütün Türkiye'deki Ermeniler bir stadyumu ancak doldurur” diyerek, rakamların ötesindeki toplumsal hafızayı ve sistemik engelleri anlatıyor.
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A - Aqidah Dan Watak Yahudi Menurut AL-QUR'AN - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A - Aqidah Dan Watak Yahudi - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Juni 2026Bacaan: "Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. " (Kisah Para Rasul 9:23)Renungan: Bukan hal mudah orang dapat menerima perubahan sesamanya dari tidak baik menjadi baik. Ibarat orang pernah punya "borok" (luka), sekalipun sudah sembuh, kebanyakan orang selalu melihat bekas lukanya daripada sembuhnya. Demikian juga, orang yang pernah berbuat salah dan sudah bertobat, kesalahan masa lalunya selalu dilihat dan diingat. Menjadi orang yang diragukan dan selalu dilihat kesalahan-kesalahan pada masa lalunya memang sangat tidak enak. Karena keadaan ini bisa mengganggu semangat yang bersangkutan dalam berkarya. Jangankan kita, pertobatan Saulus juga pernah diragukan. Pada masa lalu, Saulus memang penganiaya jemaat Tuhan, banyak merusak rumah ibadah dan membunuh orang-orang yang percaya kepada Kristus. Akan tetapi setelah Saulus bertemu Tuhan Yesus dalam perjalanan ke Damsyik untuk menangkap para pengikut Kristus, Saulus bertobat. Kemudian, ia memberitakan bahwa Yesus adalah anak Allah. Akibatnya, orang-orang yang pernah melihat dan mengenal latar belakang Saulus heran, setengah tidak percaya alias ragu akan perbuatannya. Bahkan orang-orang Yahudi juga merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. Akan tetapi, sekalipun Saulus diragukan pertobatannya dan hendak dibunuh, ia tetap bekerja memberitakan Injil. Hasilnya, jemaat bertumbuh. Jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria berada dalam keadaan damai. Oleh pertolongan Roh Kudus jumlahnya terus bertambah. Apakah pertobatan kita diragukan dan mereka selalu melihat kekurangan-kekurangan atau kesalahan-kesalahan yang kita perbuat pada masa lalu? Kalaupun demikian, janganlah situasi tersebut membuat diri sendiri kehilangan semangat untuk terus bekerja. Tunjukkan perubahan kita dengan tetap bekerja sepenuh hati dalam situasi apapun, dan percayalah Roh Kudus akan menolong kita untuk meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah pikiranku, sehingga aku tetap melihat dan berpikir hal yang baik dari setiap pribadi yang sudah bertobat. Jadikanlah mataku seperti mata-Mu, mata yang selalu melihat hal yang baik dalam diri setiap orang. Amin. (Dod).
(0:00) Intro(0:02) Khutba, Qurani aayat aur dua(1:07) Quran ka mazmoon aur hamari samajh(2:39) Urdu ko sahi Urdu mein bolna(4:54) Rasm-ul-Khat aur pronunciation ke qawaid(6:18) English accent aur language command(7:23) Canada aur Australia mein Urdu bayanaat ka protocol(9:15) Dr. Zakir Naik ke bayan English mein kyun?(9:38) Madaris ke tulaba ke liye naseehat(10:17) “Zuad” — Arabic ka mushkil tareen lafz(10:47) Writing aur speaking ke qawaid(12:24) Culture par Mufti sahab ka tajziya(13:53) New generation ke liye deen samajhna mushkil kyun?(14:44) Nai nasal ka masla: Mr aur Mulla barrier(15:39) Angrez ne izzat ka mayar kaise badla?(18:53) Royal families ki khawateen ka parda(20:54) Aazad aurat vs bandi ka parda(24:22) Parde ka modern concept(25:19) Australia mein pardadar award-holder khatoon(25:38) Deen phelane ka ghalat tareeqa(26:52) Shariat ke khilaf kaam karke deen phelana(29:57) Taif ke wafd ne Nabi ﷺ se sharab ki ijazat kyun maangi?(30:57) Facebook par deen ki dawat dene walay larkay(31:51) Zaban ki ahmiyat aur new generation ke masail(33:31) Kya biwi par ghar ke kaam karna lazim hai?(34:22) Joint family system par khawateen ka reaction(36:24) Public ki marzi ke bayanat karne ka nateeja(38:07) Khudkushi karne walon ki soch(39:20) Suicide legal hone ka masla(40:36) Sharab peene walon ki aqal(41:28) Powerful ki hukumat aur Hitler ke mazalim(42:52) Kya biwi par bartan dhona wajib hai?(45:14) Middle-class families mein kaamon ki division(46:42) Shohar aur biwi ki zimmedariyan Quran o Sunnat ki roshni mein(47:10) Apne ghar ke kaam khushi se karne chahiye(49:48) Tanseekh-e-nikah ki surat(50:15) Shohar bunyadi huqooq poore na kare to biwi ki ita'at ka hukm(52:52) Ulama aur awam ke darmiyan barrier(53:37) Pasand ki shadi na ho to?(55:22) Youngsters ulama se door kyun hain?(55:40) Deen ke daai ki personality kaisi honi chahiye?(56:50) Imam Muhammad ibn Hasan (RA) ki personality(59:38) Yahudi aalim ki tond par Nabi ﷺ ka farman(1:01:35) Nabi ﷺ ke safeeron ki khoobiyan(1:02:38) Daai ki personality(1:03:16) Tulaba ki rangeen topiyon par tanbeeh(1:03:51) Hazrat Umar (RA) ki personality(1:05:00) Universities aur madaris mein personality par tawajju(1:05:48) Language barrier(1:07:34) Karachi mein Rangers officers ki ulama se meeting(1:10:26) Baat ko lamba khainchne walay khateeb(1:11:34) Shukar ka mauqa(1:11:52) Khulasa bayan aur dua(1:12:26) Ludo khelna? Dua karne ka tareeqa?(1:13:04) Fajar ka waqt dakhil ho jaye to tahajjud parhna?(1:13:41) Mufti sahab ki shakhsiyat aur bayanat par aitraaz kyun?(1:14:43) Mufti sahab ki Arabic, grammar, hadith, fiqh aur tafseer mein maharat(1:15:00) Mufti sahab ki 26 saal ki ilmi aur tehqeeqi khidmaat(1:15:47) Mufti sahab sirf shadiyon aur latifon par baat nahi karte(1:16:15) Masail mein Mufti sahab ki tehqeeq(1:17:00) Muftiyan-e-Kiram se masail poochhna(1:17:52) Mufti sahab ko fatwa ki ijazat kab mili?(1:19:06) 2026 mein Mufti sahab ke Dar-ul-Ifta ka qayam(1:19:49) 8 saal studies + 26 saal practice(1:19:53) Aaj ke so-called scholars(1:20:28) Nabaligh aur baligh bachon ki mushtarka zameen ka masla(1:36:54) Beetroot juice recipe(1:43:53) Khawateen par halia zulm ke masail ka hal(1:46:45) Karachi ka culture kyun badla?(1:54:59) Muslim League assembly member ke bayan ka jawab(1:57:23) Bangladesh ki currency up hone ki wajah(1:57:38) Mufti sahab ke bayanat duniya bhar mein sunay jane ki wajah(1:58:44) Duniya bhar mein Indians aur Pakistanis ki demand(1:59:12) Italy aur Bangladesh ki future prediction(2:00:38) Mufti sahab ke 19 bachon par aitraaz ka jawab(2:03:05) Awam ki taqat(2:04:12) Mufti sahab ki presentation(2:04:55) Resources vs population(2:06:26) Zyada bachon ka faida(2:07:39) Karachi ka mahol bura hone ki wajah Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 Juni 2026Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16)Renungan: Kita mungkin sering mendengar kisah Thomas Alva Edison yang konon mengalami 1000 kegagalan sebelum akhirnya berhasil menciptakan bola lampu. Kita juga mendengar tentang JK Rowling yang naskah Harry Potter karangannya ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan satu penerbit kecil dan sukses menjadikannya penulis terkaya dalam sejarah. Kita juga mendengar kisah Soichiro Honda yang berkali-kali gagal, terkena bencana alam, perang, dsb, sebelum akhirnya bisa mendirikan perusahaan otomotif Honda. Jika bertanya kepada para tokoh sukses, hampir selalu mereka mengalami lebih banyak kegagalan daripada keberhasilan. Di sinilah uniknya. Mereka bisa mengalami banyak kegagalan (dan berusaha lagi), tapi hanya dibutuhkan satu keberhasilan untuk mereka dapat sukses membuat perubahan besar. Kegagalan juga sering kali menjadi pengalaman penting yang menjadi titik balik orang meraih keberhasilannya. Sayang, lebih banyak orang yang begitu takut dan berusaha menghindari kegagalan. Banyak orang takut melakukan sesuatu yang berpotensi membuat mereka dikritik. Banyak orang tidak berani mencoba hal yang belum pernah dilakukan orang lain, sehingga ada kemungkinan untuk gagal. Dan salah satu cara yang sering dilakukan orang untuk menghindari hal-hal tersebut adalah dengan tak mau mencoba, tak mau berusaha, dan memilih diam. Banyak orang merasa mengalami satu kegagalan akan membuat mereka gagal selamanya. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Kegagalan bukanlah kata akhir. Amsal berkata, orang benar pun bisa jatuh atau gagal. Tak hanya sekali, tapi tujuh kali. Dalam budaya Yahudi, tujuh kali menunjukkan jumlah tak terhingga. Artinya, sekalipun kita sudah hidup benar, meski kita sudah melakukan yang terbaik, kegagalan masih bisa terjadi. Tapi, poin pentingnya adalah kita masih bisa bangkit kembali. Berapa kali Yusuf diperlakukan tak adil? Berapa banyak Daud hampir mati terbunuh? Jumlah masalah mereka jauh lebih banyak dari jumlah kemenangan mereka! Tapi, karena mereka tetap bangkit, maka kita kini mengenang mereka sebagai pribadi yang berkemenangan. Kita pun bisa mengalaminya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk bangkit lagi saat aku jatuh terpuruk karena suatu masalah. Jangan biarkan masalah membuat aku meragukan kuasa-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16 “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.
İPM-Sabancı Üniversitesi-Stiftung Mercator Girişimi ve Medyascope işbirliğiyle hazırlanan “Nasıl bir Dünya? Nasıl bir Türkiye?” programının bu bölümünde gazeteci Burcu Karakaş, sosyolog Feyza Akınerdem ile Türkiye'de dizilerde azınlık temsillerini konuştu. Türkiye'de televizyon yayıncılığının TRT döneminden özel kanallara geçişine, 2000'li yıllardaki açılım sürecinden günümüz dijital platformlarına kadar uzanan dönüşüm; Kürt, Rum, Yahudi, Ermeni ve Alevi karakterler üzerinden değerlendirildi. Bu videoda; Hatırla Sevgili, Çemberimde Gül Oya, Kulüp, Uzak Şehir ve Taşacak Bu Deniz gibi yapımlar üzerinden dizilerde kültürel temsil, toplumsal hafıza, demokrasi ve medya ilişkisi ele alınıyor. Azınlık temsillerinin neden çoğunlukla çatışma üzerinden kurulduğu, Ermeni ve Alevi karakterlerin neden ekranlarda daha az görünür olduğu ve televizyon dizilerinin Türkiye'nin siyasi atmosferinden nasıl etkilendiği dikkat çekici örneklerle anlatılıyor. Türkiye'de medya, kültür politikaları, toplumsal barış ve televizyon dizileri üzerine derinlikli bir analiz izlemek isteyenler için önemli bir söyleşi. Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 April 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Di antara barang-barang peninggalan seorang Yahudi yang meninggal di kamp konsentrasi, ditemukan secarik kertas yang bertuliskan doa sebagai berikut, "Tuhan, ketika Engkau datang dalam kemuliaan-Mu, janganlah hanya mengingat orang yang baik, tetapi juga orang-orang jahat. Dan pada hari kiamat, janganlah mengingat hanya tindakan kekejaman, kebiadaban, dan kekerasan yang mereka lakukan, tetapi ingatlah juga buah yang mereka hasilkan di dalam diri kami - hasil dari apa yang mereka lakukan terhadap kami. Ingatlah akan kesabaran, keberanian, kasih persaudaraan, kerendahan hati, kemurahan hati dan roh kesetiaan yang terbangun di dalam jiwa-jiwa kami oleh para algojo itu. Dan kemudian, Tuhan, semoga buah itu digunakan untuk menyelamatkan jiwa orang-orang jahat itu." Tentu tidak sulit untuk memetik pelajaran dari orang-orang baik dan berhati mulia. Namun, apakah yang dapat kita pelajari dari orang-orang jahat? Apakah yang kita hayati dari kesesakan dan penderitaan kita oleh karena perbuatan mereka? Mudah saja kita menjawab, "Tidak ada!" dengan geram. Namun, doa di atas mengingatkan kita: bahkan dari yang jahat sekalipun, kita dapat memperoleh kebaikan bila kita memiliki kasih. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kemurnian hati untuk melihat segala kebaikan, bahkan di dalam diri orang-orang yang telah melukai hatiku dan di dalam setiap masalah yang aku alami di dalam kehidupan ini. Amin. (Dod).
İnsan Hakları Komisyonu'nun yeni raporu, 7 Ekim 2023 saldırılarından bu yana Avustralya'daki Yahudi, Müslüman, Filistinli, Arap ve İsrailli toplumları hedef alan ayrımcılığın yıkıcı etkilerini ortaya koydu.
Ankara için "memur şehri" derler, "gri şehir" derler. Oysa o gri katmanların altında, Kızılay ve Ulus'un kuytu pasajlarında, iğne deliğinden süzülüp gelen koskoca bir dünya saklı. Bu bölümde, Anadolu'nun çorak topraklarından kopup gelen yoksul köy çocuklarının, Cumhuriyet'in başkentinde nasıl birer "kumaş mimarına" dönüştüğüne tanıklık ediyoruz. Neler Dinleyeceksiniz? Bayram, Yusuf ve Cumhur Usta: 11 yaşında elinde valiziyle yola düşenlerin, terzi çıraklığına sığınarak kurdukları hayatlar. Kayıp Ustaların İzinde: Mişon Usta'dan Pierre Usta'ya; bu zanaatı ilmik ilmik işleyen Ermeni, Rum ve Yahudi ustaların mirası. Sümerbank Vakarı: Makasla buluştuğunda "tok" bir ses çıkaran o evladiyelik kumaşların, bir giysiden öte bir "karakter" inşa ettiği yıllar. Tersyüz Edilen Hayatlar: Sadece kumaşların değil, zamanın hırpaladığı umutların da sökülüp yeniden dikildiği o pasaj dükkanları. Bugün o dikiş makinelerinin sesi yavaş yavaş susuyor. Hazır giyimin naylon istilasına karşı direnen son makasların, son iliklerin ve Ankara'nın sökülen kent belleğinin izini sürmeye hazır mısınız? Hazırlayan ve Sunan: Tezcan Karakuş Candan
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 8 April 2026Bacaan: Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri." (Matius 27:5)Renungan: Ana dan Ani adalah dua sahabat yang saling mengasihi. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka. Mereka juga saling terbuka satu sama lain, bahkan dalam hal-hal yang merupakan privasi masing-masing, seperti hubungan dengan pacar. Orang tua Ana bahkan sudah menganggap Ani sebagai anak kandungnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua Ani sudah menganggap Ana seperti anak kandungnya sendiri. Ana berasal dari keluarga yang cukup berada, sedangkan Ani dari keluarga yang sederhana. Namun demikian, hal itu tidak memengaruhi persahabatan mereka.Suatu kali, Ani sedang membutuhkan sejumlah uang. Karena itu ia mencoba meminjam uang kepada Ana. Sebagai seorang teman, Ana pun bersedia memberikannya. Ani membayarnya tepat waktu. Suatu waktu, Ani punya kebutuhan yang cukup besar. Jadi, Ani meminta tolong lagi kepada Ana agar mau meminjamkan uang yang lebih besar kepadanya. Sebenarnya, Ana agak ragu untuk memberikannya, sebab ia tahu betul kemampuan Ani untuk membayarnya. Tetapi karena Ani sedang membutuhkannya dan berjanji akan membayarnya tepat waktu, maka Ana pun memberikannya. Namun, ketika tiba waktu untuk membayar uang tersebut, Ani tidak membayarnya. Bahkan, ia tidak mengatakan apa pun kepada Ana, padahal mereka masih sering ketemu. Setelah lewat beberapa hari dari waktu yang disepakati, Ani tidak juga ada inisiatif untuk membayarnya. Ana mencoba mendiamkannya untuk beberapa saat, karena ia tidak ingin temannya itu tersinggung. Sebulan setelah lewat dari janji Ani untuk mengembalikan uang Ana, akhirnya Ana tidak sabar lagi. Ia pun memberanikan diri berbicara kepada Ani. Ani hanya berkata bahwa ia belum ada uang, ia pasti membayarnya nanti kalau sudah punya uang. Mendengar itu Ana pun kecewa kepada Ani, karena Ani dianggapnya tidak bertanggung jawab dalam membayar utangnya. Ana mulai mengurangi pertemuannya dengan Ani. Lama-kelamaan mereka berdua semakin jarang bertemu, bahkan tidak pernah ada kontak lagi. Sejak itu pertemanan Ana dan Ani pun berakhir. Uang dapat membuat hubungan persahabatan menjadi rusak. Yesus adalah sahabat Yudas Iskariot (Mat 9:15), namun ia nekat "menjual" Sahabatnya itu kepada para pemimpin Yahudi. Yudas rela menjual Yesus hanya demi uang 30 keping perak, yang pada waktu itu bukanlah nilai yang besar. Pada akhirnya hal itu telah membuatnya sangat menyesal dan akhirnya gantung diri. Hati-hatilah dalam persahabatan kita. Jangan sampai uang membuat hubungan dengan sahabat kita menjadi rusak. Jadikanlah uang sebagai perekat persahabatan, bukan sebagai penghancur persahabatan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku menghargai persahabatanku melebihi uang. Amin. (Dod).
İsrail'in ölüm cezası yasasında yaptığı son değişiklikler sert bir şekilde kınandı. İsrail parlamentosu, Filistinlilerin İsraillileri öldürmekten suçlu bulunmaları halinde idam cezasını, asarak infaz etme şeklinde bir yasa çıkardı. Yahudi vatandaşlar ancak "İsrail'in varlığını sona erdirmek" amacıyla cinayet işledikleri takdirde ölüm cezasına çarptırılacaklar. Uluslararası toplum ve insan hakları grupları, bu adımı ayrımcı ve insanlık dışı olarak kınadı.
(0:00) Intro(1:13) Insan ko apni auqat yad rakhni chahiye(2:13) 02 number log(2:27) Insan ki haqeer pedaish(3:29) Insani azaa ki barabri(5:38) Balanced personality(6:46) Murjhaye huay listeners(7:03) Fit rehny ka tareeqa(7:50) Tabaeen ki lambi umar(8:15) Insulin resistance concept(9:20) Khana kis waqt khana(10:02) Bhooka rehna aur sehat(11:02) Jaldi sona(11:16) Haftay mein ghusal(11:41) Safai ka ehmiyat(12:07) European culture book reference(14:15) Eat less but quality(14:49) Lazy aadmi(15:07) Active aadmi(15:21) Mazhab ka ghalat istemal(16:05) Pakistani susti(16:47) Business aur jadu(17:07) US Iran jadu claim(17:27) Khanqahon ka haal(17:58) Active log(18:20) Japanese ke liye wish(18:32) Aakhri Nabi ﷺ ki fazilat(20:15) Dinner invitation(21:17) Roza sunnat(22:00) Hazrat Dawood as(23:26) Dawood as ki ibadat(25:24) Fit Pakistani(26:42) Rozy ka control(28:41) Posti mureed(29:37) Khuddari(30:00) Kaam chor motakif(30:46) Bani Ismail ki khoobi(31:22) Bani Israel ki nalaiqi(31:50) Mazhabi rehnuma ka role(32:18) Deen bechna(33:13) Bazurg vs waliullah(35:42) Tabai khauf(36:30) Jihad aur khauf(37:37) Phoonkon wali sarkar(37:57) Waliullah definition(38:40) Sachy khadim vs fake peer(39:40) Mufti sb crore pati ban skty(40:37) Fake aamilon ke khilaf(41:00) Ruqya aur dam(41:33) Bila muawza aqeedat(44:18) Yahudiyon ki kharabi(45:37) Unique ban'ny ka shauq(46:50) Yahud o Nasara(47:07) Murtad waqia(48:00) Rehbaniyat(48:27) Buri aadat(48:56) Deen mein shiddat(49:37) Fatwa par jawab(51:58) 03 qisam ke ehkam(53:00) Gunjaish ki misaal(54:24) Agha Khan hospital waqia(55:24) Munafiqat(55:54) Yahudi vs Hashmi(56:53) Sahaba ki ghairat(57:16) Khalid bin Waleed ra(58:05) Ta'azeer(59:55) Qadiyani(1:00:20) Khalid bin Waleed ghairat(1:01:33) Munafiq ka taqwa(1:03:02) Job vs nazar(1:05:17) Sahaba ki shan(1:06:27) Abu Sufiyan ra sachai(1:08:00) Jhoot par fakhar(1:09:04) Khulasa(1:09:22) Sahaba se sabaq(1:11:25) Topi wala waqia(1:12:00) 02 number musalman(1:13:22) Susti ke nuqsan(1:14:05) Jadu walon ko challenge(1:15:40) DuaMasail Session(1:15:49) Vitr ka sunnat tareeqa(1:19:00) Menses mein Qur'an(1:19:27) Masnooi daant(1:19:47) Gardan ka masah(1:19:56) Saff torna(1:20:09) Rukhsati delay(1:21:38) Mazloom ka jhoot(1:24:16) Musafir khawateen namaz(1:25:27) Wazu doubt(1:26:29) Hand practice(1:33:00) Juma ke 02 farz(1:33:13) Cricketers par aitraz(1:36:02) Bewah shadi masla(1:40:19) 02 namazon ko milana(1:47:44) Job aur deen(1:48:18) Islamic banking objection(1:50:21) Walid ka agreement(1:52:52) RO plant earning(1:54:02) Jamaat ke baghair namaz(1:54:51) Tahajjud vs Taraweeh(1:55:43) Research(1:58:15) Virasat taqseem(1:59:17) Taraweeh vitr(1:59:40) Vitr/Juma qaza(2:00:01) Medical store earning(2:00:52) Islamic banking Pakistan(2:06:35) India Muslims collaboration Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 303 (Matius 26:6-13): Jika di dalam bagian-bagian sebelumnya Yesus menegur dengan keras ketidakpekaan orang-orang Yahudi tentang penggenapan janji di dalam Dia, maka pada bagian ini Yesus memuji kepekaan seorang perempuan di dalam mempersiapkan pemakaman-Nya. Seorang perempuan yang dengan segenap hatinya memberikan urapan minyak wangi kepada Yesus sebagai tanda bahwa Yesus akan segera dimakamkan. Mengapa dia bisa mengetahui saatnya?
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 302 (Matius 26:1-5): Matius mencatat kebusukan yang paling besar di dalam sejarah. Kebusukan para pemimpin agama Yahudi yang berencana untuk membunuh Yesus. Mereka berniat untuk mematikan Dia karena mereka tidak lagi bisa membiarkan Dia terus di dalam pengajaran yang bagi mereka sangat sesat dan menghina tradisi Yahudi.
Bp. Andrew S (TB) Yohanes 4:9Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria? " (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
Şu anda resmi bir ziyaret için Avustralya'da bulunan İsrail cumhurbaşkanına karşı gerçekleşen protestolarda onlarca kişi gözaltına alında ve onu da polise mukavemet suçlaması ile tutuklandı. Dokuz kişiye karşı resmi suçlamalarda bulunuldu. Sydney'deki Yahudi cemaati ile bir araya gelen İsrail cumhurbaşkanı bugün Canberra'da ve Avustralya siyasetinin tam ortasında. Ayrıca 2021'de yılın Avustralyalısı seçilen Grace Tame ise protestolar sırasında yaptığı konuşmada, “İntifadayı küreselleştirelim” sloganı yüzünden eleştiri oklarının hedefinde.