POPULARITY
Categories
(0:00) Intro(0:02) Khutba & Ramadan 2026 bayan(0:49) Ikhtitam Surah Nisa, ibtida Surah Maaida(1:02) Zalim se intiqam: Islami ehkam(2:11) Hazrat Musa as ka waqia (aaj ke daur ka tanazur)(3:11) Muaf karne ki sooratein(4:18) Musa as aur Qibti ka waqia(4:34) Masjid Al-Falahia waqia(5:48) Ghussa aur zaujain ka nizaam(6:38) Biwi par haath uthanay ki hadd(8:18) Mufti sb ke paas case(9:04) Sarbrah ka sakht hona(9:53) Motorway overspeed waqia(10:28) Naik biwiyan(11:00) Ghar ki riyasat aur sarbrah(12:00) Hakumati qawaneen ki haqeeqat(13:10) Sarbrah ki power(13:52) Retired case (2 thapparr)(15:56) Ghar jorrnay vs torrnay walay(16:32) Europe mein divorce ki wajah(17:37) Bahir mulkon ki khoobiyan(18:21) Pakistan vs abroad living standard(18:51) Mazloom ki tehqeeq(19:10) Celebrity news viral honay ka reason(19:46) Gaari ke samnay khatoon ka waqia(21:00) Bike vs bari gaari case(21:22) Karachi blackmailing business(22:02) Karachi 4K Chorangi(22:34) Yahudiyon ke mutalibay aur Allah ki tasalli(23:39) Qanooni usool: muddai par daleel(24:28) Ahl-e-Hadith ko jawab(24:58) Khawateen aur Hajj: ummat ka amal(25:50) 20 rakaat Taraweeh (4 Imam muttafiq)(26:53) Taraweeh par upcoming bayan(28:03) Yahudi mutalibat aur Nabi ﷺ ka mission(29:11) Azab ka waqia(29:33) Bani Israel ki nalaiqi(30:11) Sahaba ra ki shaan(30:26) Abdullah bin Ubay (munafiq)(30:36) Hazrat Maryam as par tohmat(31:22) Ziddi mizaj ka ilaaj(31:34) Esa as ko qatal karne ka daawa(31:57) Yahudi confusion(33:36) Hazrat Esa as aasman par(34:52) Light humour(35:19) Esa as ko zinda uthanay ki hikmat(35:48) Afzal anbiya(36:12) Hazrat Esa as ki shaan(36:28) Qurb-e-Qayamat peshgoi(37:34) Gaza conflict(37:56) Esaiyon ke liye khush-khabri(38:09) Esa as ka nuzool aur intiqam(38:56) Nuzool-e-Esa as(39:12) Deen ki takmeel(39:33) Teacher wish(39:45) Mirza Ghulam Ahmad Qadiyani(40:15) Esa as zinda hain(40:26) Aayat ki 2 tafaseer(40:41) Esaiyon ka maut se pehle iman(40:58) Esa as se pehle tamam Esai Musalman(42:00) Esai ke Islam qabool karne ka waqia(42:49) Mufti sb ke aankhon dekhe waqiaat(43:57) Yahudiyon ki burai: sood(44:23) Sood ki hurmat(44:48) Yahudi aitraz ka jawab(46:16) Ramadan mein larai se parhez(47:20) Sawal-o-jawab(47:45) Ramadan aur roohaniyat(48:16) Insanon se Allah ka khitab(49:29) Ahl-e-Kitab se khitab(49:56) Rasulullah ﷺ ka lafz(50:40) Hazrat Esa as ka maqaam(51:38) “Khuda teen nahi”(52:10) Allah aik hai(53:21) Padri se manazra(54:08) Nemat vs zehmat(55:03) Hazrat Esa as ki taleemat(55:49) Halal-haram khanay ke ehkam(56:03) Har murdar haram(56:16) Samandari makhlooq ka masla(56:30) Kekra, jheenga(58:10) Murdar se faida(58:34) Janwaron ko murdar khilana(59:50) Murghiyon ko keerray(1:00:40) Haram khoon(1:00:59) Pig haram(1:01:40) Allah ka naam liye baghair zabeeha(1:01:56) Goli / pathar se shikar(1:03:30) Gir kar marna / seengh(1:04:40) Mazar ke naam ka zabeeha(1:04:50) Darindon ka shikar(1:05:23) Kutte ka shikar haram(1:07:18) Baaz / shaheen ka shikar halal(1:08:06) Arab shikar(1:08:32) Ahl-e-Kitab auraton se nikah Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Jeffrey Epstein vakası, münferit bir kriminal sapkınlık hadisesi değildir. Bu dosya, modern liberal hegemonyanın yapısal çelişkilerini açığa çıkaran bir travmadır. Olayın kendisinden ziyade, o olayın hangi güç ağları içinde, hangi koruma mekanizmaları sayesinde ve hangi suskunluk duvarları arkasında yıllarca sürdürülebildiği önemlidir.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG SAMARIA YANG BAIK HATIDiambil dari: Lukas 10:33–37 (TB)“Tetapi seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, datang ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan… Lalu kata Yesus: ‘Pergilah, dan perbuatlah demikian!'”Wonder Kids, hari ini kita membaca sebuah perumpamaan yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus menceritakan kisah tentang seorang pria yang dirampok dan ditinggalkan hampir mati di pinggir jalan. Beberapa orang lewat—imam dan orang Lewi—tetapi mereka tidak menolong. Mereka melihat… lalu pergi.Kemudian datanglah seorang Samaria. Orang Samaria biasanya tidak disukai oleh orang Yahudi. Tetapi justru orang inilah yang berhenti. Ia menolong orang yang terluka, membalut lukanya, menaikkan ke keledainya, dan merawatnya.Yesus memakai cerita ini untuk menjawab pertanyaan: “Siapakah sesamaku manusia?” Jawaban Yesus jelas: Sesama kita bukan hanya orang yang kita suka, bukan hanya orang yang mirip dengan kita, tetapi siapa pun yang membutuhkan kasih. Mengasihi bukan cuma soal kata-kata. Mengasihi berarti bertindak, meskipun itu tidak nyaman.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang yang biasanya kamu abaikan atau tidak terlalu kamu sukai. Tanya Tuhan bagaimana kamu bisa menunjukkan kasih Yesus kepadanya hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi semua orang, bukan hanya yang aku sukai. Tolong aku memiliki hati yang mau menolong seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi sesama berarti melakukan kasih, bukan hanya mengatakan kasih. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr Yolastri MCFSM dan Sr Francesca MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Yoel 2: 12-18; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; 2 Korintus 5: 20 - 6: 2; Matius 6: 1-6.16-18.KEHIDUPAN ROHANI STANDAR Renungan kita pada hari Rabu Abu ini bertema: KehidupanRohani Standar. Ada banyak sekali perubahan gaya hidup dalam keluarga-keluargakita sebagai bagian darikemajuan teknologi dan komunikasi. Keluarga Stevanus dan Melania bersama tiga anak mereka yang sudah bekerja di tempat-tempat yangberbeda, memaksimalkan komunikasi di antara mereka melalui media wa groupkeluarga. Didalam sebuah pesan wa yang dibagikan ke teman-temannya, Stevanus berkata bahwakehidupan rohani keluarganya mempunyai standar Kristiani yang sesungguhnya, khususnya saat-saat rutin untuk berdoabersama dalam keluarga, informasidiberitahukan melalui wa group keluarga itu. Tradisi dan agama Yahudi mewariskan suatu kehidupan rohanistandar yang kemudian Yesus juga mengajarkan itu kepada kita. Kerohanianstandar itu mencakup tiga perbuatan dasar yang diwajibkan, yaitu berpuasa,berdoa, dan beramal kasih. Orang Yahudi mewajibkan ini kepada setiap umatnya.Jika ketiganya dilakukan dengan teratur dan baik, seseorang dipandang beragamadengan baik dan diberkati Allah. Yesus juga membuat tiga unsur ini menjadi kekhasan para pengikut-Nya. Merekawajib berdoa, berpuasa dan berbuat kasih. Namun ada perbedaan mencolok antara kerohanian standaryang diajarkan oleh Yesus dan yang dijalankan oleh orang-orang Yahudi, terutamamenurut para pemuka agama dan kaum Farisi. Perbedaannya ialah terkait denganmotivasi atau maksud. Bagi Yesus dan yang selalu Ia tegaskan kepada kita,motivasi berdoa, berpuasa atau bermati raga, dan beramal kasih ialah untukmenjalin relasi dengan Allah. Ini benar-benar sebuah urusan rohani, urusanhati, dan kegiatan iman kepada Tuhan. Kitab nabi Yoel dalam bacaan pertama menekankansebuah pembaharuan hati, dan bukan urusan luar seperti pakaian yang dikoyakkandan aneka atribut luar lainnya yang melekat pada tubuh dan lingkungan hidupkita. Hal ini menegaskan kalau hidup rohani Yahudi sangatbertentangan dengan yang diajarkan oleh Yesus. Kerohanian mereka bukan untukTuhan tetapi untuk mendapatkan pujian orang-orang lain bahwa mereka orang sucidan baik. Upahnya sudah mereka dapatkan dengan penampilan itu, sementara Tuhantidak memberikan berkat-Nya kepada mereka. Yesus menegaskan supaya kita tidakmengikuti standar luar seperti itu. Standar kita ialah di dalam hati yanglangsung mempunyai relasi dengan Tuhan. Setiap kali melakukan ketiga kesalehanini dengan benar, itu adalah saat seseorang mengalami tanda keselamatan dariTuhan, demikian kata Santo Paulus dalam bacaan kedua hari ini. Ini adalah semangat Rabu Abu yang kita semua rayakan padahari ini untuk mengawali masa Pra Paskah kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Allah,semoga dengan hari Rabu Abu ini kami dipenuhi semangat baru untuk memulaiproses pembaharuan diri di dalam masa Pra Paskah ini. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
Kerusuhan meletus di Kota Bnei Brak, Israel, ketika ribuan pengunjuk rasa dari komunitas Yahudi Ultra Ortodoks bentrok dengan aparat keamanan. Mereka menentang undang-undang wajib militer yang diterapkan oleh pemerintah Israel, meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Şu anda resmi bir ziyaret için Avustralya'da bulunan İsrail cumhurbaşkanına karşı gerçekleşen protestolarda onlarca kişi gözaltına alında ve onu da polise mukavemet suçlaması ile tutuklandı. Dokuz kişiye karşı resmi suçlamalarda bulunuldu. Sydney'deki Yahudi cemaati ile bir araya gelen İsrail cumhurbaşkanı bugün Canberra'da ve Avustralya siyasetinin tam ortasında. Ayrıca 2021'de yılın Avustralyalısı seçilen Grace Tame ise protestolar sırasında yaptığı konuşmada, “İntifadayı küreselleştirelim” sloganı yüzünden eleştiri oklarının hedefinde.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MARKUS?Diambil dari: Kisah Para Rasul 12:11–12 (TB)“Setelah sadar akan hal itu, pergilah ia ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut juga Markus, di mana banyak orang berkumpul dan berdoa.”Wonder Kids, hari ini kita berkenalan dengan seseorang bernama Markus. Markus adalah penulis Injil Markus, Injil kedua dalam Alkitab. Menariknya, Markus bukan salah satu dari dua belas murid Yesus.Nama Markus sering muncul dalam Perjanjian Baru. Ia adalah anak dari Maria, seorang wanita yang rumahnya sering dipakai sebagai tempat berkumpul dan berdoa orang-orang Kristen. Ketika Petrus dilepaskan dari penjara secara ajaib, ia langsung pergi ke rumah Maria, ibu Markus.Markus juga ikut melayani bersama Barnabas dan Paulus. Namun, dalam perjalanan misi pertama, Markus sempat meninggalkan Paulus. Hal itu membuat Paulus kecewa dan tidak mau mengajak Markus lagi. Tetapi cerita Markus tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, Markus melayani bersama Petrus. Bahkan, Markus menulis Injilnya berdasarkan kesaksian Petrus tentang Yesus.Injil Markus kemungkinan ditulis untuk orang-orang Roma yang bukan orang Yahudi. Itulah sebabnya Injil Markus ditulis dengan singkat, cepat, dan penuh tindakan. Hal yang paling luar biasa dari Markus bukan hanya apa yang ia tulis, tetapi apa yang Tuhan lakukan melalui hidupnya. Markus pernah gagal, tetapi Tuhan tetap memakainya dengan luar biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah melakukan kesalahan, ingatlah Markus.Tuhan tidak menyerah padamu, dan Dia masih bisa memakai hidupmu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berhenti mengasihi aku ketika aku gagal. Tolong aku mau belajar dan dipakai oleh-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai siapa pun yang mau kembali dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Waldetrudis MCFSM dan Suster Sisilia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 8: 22-23.27-30; Mazmur tg 84: 3.4.5.10.11; Markus 7: 1-13.LAIN DI TINDAKANLAIN DI BIBIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lain Di TindakanLain Di Bibir. Seorang remaja perempuan sudah berpacaran tiga tahun denganpemuda yang sedang kuliah hukum. Akhir-akhir ini gadis itu menjadi kecewadengan sikap pemuda cakap dan pintar tersebut. Pemuda itu bicara sangat memikatdan membuat banyak janji, tetapi perwujudannya nol. Ia hanya akan menjadisangat terpukul jika cintanya hanya di bibir, dan akhirnya tidak bisa berwujudnyata. Ia selalu mengingatkan pacarnya: cinta bukan sekedar "lain di tindakanlain di bibir". Kritik remaja perempuan ini hanya suatu porsi kecil darikritik besar Yesus kepada orang-orang Farisi dan para ahli Taurat di dalamkitab suci. Mereka turun dari Yerusalem ke tempat Yesus berada sekitar ratusankilometer dengan maksud membuktikan kalau Yesus dan pengikut-Nya melanggaraturan adat dan agama Yahudi. Aturan yang mereka tekankan ialah interpretasimanusia atas perintah Allah dari Musa. Contohnya mereka temukan para rasulYesus tidak mencuci tangan dahulu sebelum makan. Kemunafikan adalah kata yang pas bagi kaum farisi dan paraahli Taurat. Yesus langsung menyebutkan pelanggaran mereka yang terberat ialahmengkhianati firman Tuhan yang sebenarnya. Misalnya, perintah dari Musa untukmenghormati dan mengasihi orang tua, terlebih-lebih yang menderita dan sakit didalam keluarga sendiri. Biaya yang sebenarnya untuk mengobati anggota keluargaini, dialihkan untuk berbagai jenis pajak di rumah ibadat alias persembahan.Umat diharuskan untuk penuhi ini dan ternyata uangnya untuk kerakusan mereka.Jenis korupsi ini sudah menjadi mental hidup mereka bahkan mendarah-dagingsampai saat ini. Motivasi mereka ialah uang. Hidup agama mereka bukan untukmengudus manusia melalui kepatuhan pada firman Tuhan dan melakukankehendak-Nya, tetapi mendapatkan uang melalui praktik beragama. Untukmemperkuat strategi utama ini mereka harus mengarang-mengarang semua aturanpenampilan yang jumlahnya begitu banyak, termasuk yang disebutkan tadi ialahmencuci semua perkakas makan-minum dan tangan. Tampilan diri mereka harus suci,bibir dan mulut mereka harus berkata-kata bagus, dan gerak-gerik mereka harus sempurna.Orang-orang mesti percaya akan mereka dan terdorong untuk selalu taat pajakrumah ibadat. Ini yang sangat dilawan dan dikecam Yesus. Raja Salomo mengulangi kehendak Allah yang utama ialahtinggal selama-lamanya di bumi ini bersama umat manusia, tetapi bukan di dalamdiri manusia yang munafik seperti kaum farisi dan para ahli Taurat. Hanyakebenaranlah yang membuat kerajaan Allah besar di dunia bukan kemunafikan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus,perkuatkanlah kami untuk mampu melawan semua kepalsuan yang kami hadapi.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Kericuhan pecah di pusat Yerusalem saat kelompok Yahudi ultra-ortodoks atau Haredim memprotes rencana pemerintah Israel yang mempertimbangkan pendaftaran mereka ke dalam dinas militer. Bentrokan dengan polisi terjadi saat massa memblokir jalan dan terlibat aksi dorong-mendorong dengan aparat. Komunitas Haredim menentang wajib militer karena dianggap akan merusak cara hidup dan keyakinan religius mereka. Saat ini, sekitar 1,3 juta Yahudi ultra-ortodoks menentang kewajiban ini.
Cendekiawan Islah Bahrawi berapi - api bahas cara pikir Muslim yang tidak toleran. Simak bagaimana putra Madura yang besar di pesantren, mengadu nasib di Amerika Serikat dan selalu berpikir kritis mengenai beragama. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #islahbahrawi #islam #politik #sejarahislam #pesantren #hakasasimanusia #tafsir #poligami — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆ https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Islah Bahrawi ☆ https://www.instagram.com/islah_bahrawi/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ — Time stamp00.00 Intro 02.23 Sejarah membunuh bangsa Yahudi 06.25 Alasan tafsir bisa jadi berbahaya 10.35 Penganut agama atau penganut tafsir agama? 12.30 Kenapa takut Kristenisasi? 16.05 Ketika politik selalu menunggangi agama? 21.30 Ketika agama dijadikan alasan menolak Pancasila 33.32 Kebenaran tentang poligami 40.01 Masuk surga tak harus Islam 59.56 Membakar buku = membunuh pikiran 1.04.47 Kegelisahan tentang masa depan Indonesia
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agustinus Windu dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 9-20; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Markus 1: 21b-28.KEWIBAWAAN DARITUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kewibawaan DariTuhan. Dengan muda kita dapat mengerti bahwa firman dari imam Eli di bait suciyang diterima Hana adalah sabda yang berisi kuasa, sehingga ketika Hana bersamasuaminya pulang dari ibadah mereka, Hana mengandung dan melahirkan Samuel. Iniadalah kisah dalam bacaan pertama dalam liturgi hari ini. Jauh lebih hebat lagi, firman yang keluar dari mulut Yesussaat ia berkata atau mengajar, adalah sabda yang berisi kuasa sehingga setandan roh-roh jahat takluk tak berdaya. Mereka mengalah dan mengakui kekuatanTuhan Allah. Pada zaman Yesus, kekuasaan ini merupakan satu-satunya yangdiandalkan. Sebagai pembanding, para rabi Yahudi yang punya pengaruh sangatkuat di masyarakat tak bisa berbuat apa-apa. Mereka dipandang guru yang pandai mengajar danmengarahkan. Para rabi ini tampaknya punya banyak kuasa berkata-kata, tetapimereka hanya mengutipnya dari sumber-sumber lain. Mereka sama dengan banyakpengajar saat ini yang suka mengutip sumber lain. Mereka adalah para guru yangberguru pada pihak lain. Hal ini tidak terjadi pada Yesus. Ia adalah sumberkekuasaan itu. Ia adalah guru yang tidak berguru pada siapa pun, karena sabdayang keluar dari-Nya dan perbuatan yang dilakukan-Nya adalah dari Tuhan Allah sendiri. Hal yang sangat penting di sini ialah Yesus Kristus hendakmemberikan kekuasaan-Nya itu supaya dilakukan juga oleh orang lain. Ini adalahsumber kewibawaan orang-orang yang beriman. Kewibawaan seorang pengikut Kristuspada dasarnya ialah kepercayaan dan kuasa Tuhan yang menetap dan bekerja didalam dirinya sebagai orang beriman. Jadi ada suatu relasi resiprokal yangsaling mengisi, yaitu orang beriman yang percaya dan Yesus memberikankuasa-Nya. Saling memberikan seperti ini tidak terjadi pada pararabi. Orang-orang farisi, ahli Taurat, para penguasa, orang-orangsombong-cerdik-pandai yang tidak percaya kepada Yesus, tak mungkin melakukanini. Yesus tentu tidak memberikan sabda-Nya yang penuh kuasa kepada mereka. Iatentu berikan itu kepada orang-orang kepercayaan-Nya, mulai dengan Maria danYosef, lalu Yohanes Pembaptis, menyusul para rasul, dan seterusnya sampai padatiap-tiap orang yang percaya kepada Yesus dan hidup di dalam imannya itu. Agar suatu kewibawaan Kristen digunakan secara efektif dandapat memberikan hasil yang diinginkan seperti mujizat, buah yang berlimpah,penaklukkan kuasa jahat, dan perbuatan besar lainnya, kita perlu iman kepadaYesus yang kuat dan benar. Sering kita tidak dapat memberikan hasil sepertiyang diinginkan, bisa jadi karena dari pihak kita sendiri, yaitu iman kita yangbelum benar dan kuat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami untuk selalu berkata dan berbuat yang benar sepertiEngkau sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 292 (Matius 23:13-33): Kini kita tiba ke dalam bagian yang sangat keras. Tuhan Yesus mengucapkan kalimat-kalimat yang sangat menakutkan bagi para pembesar agama pada waktu itu. Tuhan Yesus mengatakan kalimat-kalimat celaka bagi pemimpin-pemimpin yang paling dihormati pada saat itu! Betapa mengerikannya kalimat-kalimat ini, apalagi karena ditujukan ke orang-orang yang dianggap sebagai otoritas rohani bagi orang-orang Yahudi.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 42: 1-4.6-7; Mazmur tg 29: 1a.2.3ac-4.3b.9b-10; Kisah Para Rasul 10: 34-38; Matius 3: 13-17.NATAL BERLALU DAN MULAI HIDUP YANG DIBAHARUI Tema renungan kita hari Minggu pesta Pembaptisan Tuhanini ialah: Natal Berlalu dan Mulai Hidup yang Dibaharui. "SelamatNatal" sepantasnya kita ucapkan sekali lagi terhadap satu sama lain denganpenuh semangat. Kita ingin memberikan tanda yang spesial untuk hari terakhirmasa Natal ini. Tanda yang paling pertama kita temukan ialah Pesta PembaptisanTuhan yang kita peringati setiap tahun untuk menutup masa Natal yang penuhceria dan suka cita. Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis seperti yangdiwartakan oleh Injil Matius, menandakan sebuah tahap berikutnya dalam hidupYesus di dunia, yaitu memasuki kehidupan publik. Ia sendiri mengatakan kepadaYohanes bahwa diri-Nya harus dibaptis agar menggenapi apa yang dikehendaki olehAllah. Yesus Kristus segera meleburkan dan menyatukan diri-Nya dengan dunia dankehidupan semua orang, sehingga Ia menggarami dan menyelamatkan semua. Pembaptisan yang dialami oleh Yesus merupakan titikawal pembaptisan kita semua pengikut-Nya. Perbedaan mendasar antara pembaptisanYohanes Pembaptis atas orang-orang Yahudi dan atas Yesus Kristus sangat jelas.Orang-orang Yahudi, sebagai pendosa dan belum menerima Mesias, harus ditobatkanmelalui pembaptisan Yohanes, sehingga mereka dapat menerima Tuhan YesusKristus. Sedangkan pada Yesus Kristus adalah pembaptisan Roh Kudus. Pada saatpembaptisan tersebut, turunlah Roh Kudus kepada Yesus Kristus. Kita mengambil bagian dalam pembaptisan Yesus Kristus,yaitu pembaptisan Roh Kudus. Setiap pengikut Kristus menerima Roh Kudus yangmenguduskan dan memenuhi dirinya pada saat ia menerima pembaptisan. Dari saatpembaptisan itu ia memulai hidupnya yang baru. Ia terlahir kedua kalinya, yaitukelahiran dalam iman dan di dalam Roh Kudus. Sedangkan pembaptisan untukpertobatan oleh Yohanes Pembaptis tetap berlaku bagi kita, yaitu melaluipelayanan rekonsiliasi dan pertobatan di dalam Gereja yang rutin kita lakukan. Sama seperti setiap pembaptisan Kristen untuk menjadipengikut Kristus, kita yang mengakhiri masa Natal dan merayakan PembaptisanTuhan, akan memulai hidup kita yang sudah dibaharui di dalam masa biasa.Menurut nabi Yesaya di dalam bacaan pertama, di dalam masa biasa kita perlumenegaskan kembali komitmen kita sebagai tanda perjanjian Tuhan bagikeselamatan dunia. Kita harus menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus dankeselamatan bagi orang lain. Kita perlu lebih memantapkan diri kita sebagaisaksi-saksi Kristus dengan berkeliling sambil berbuat baik di mana pun dankapan pun kita berada. Ini adalah perbuatan Tuhan Yesus Kristus sendiri yangwajib kita lanjutkan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogadengan perayaan hari Pembaptisan-Mu ini kami dibaharui dalam jiwa dan raga kamiuntuk semakin meyerupai Engkau. Salam Maria... Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 9 Januari 2026Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN." (Yesaya 55:8) Renungan: Maria, Marta, dan Lazarus adalah tiga bersaudara yang cukup dekat dengan Yesus. Ketika Lazarus sakit, kedua saudarinya mengirim pesan kepada Yesus. Saat itu, Yesus terkesan sengaja berlama-lama untuk datang bahkan hingga akhirnya Lazarus meninggal dunia pun, Yesus tidak kunjung datang. Tetapi sebelumnya Yesus sudah meyakinkan mereka bahwa penyakit yang diderita Lazarus tidak akan membawanya kepada kematian, namun oleh karena penyakit itulah nama Tuhan akan dipermuliakan. Ketika Lazarus sudah dikubur empat hari lamanya, barulah Yesus datang. Saat mengetahui kedatangan Yesus, Marta dan Maria berkata kepada-Nya, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. "(Yoh 11:21). Namun, hal ini dilakukan-Nya bukan tanpa alasan, Yesus menginginkan banyak orang menjadi percaya. Jika Yesus datang pada saat Lazarus sakit, maka hanya akan ada sedikit orang yang menjadi percaya, tetapi Dia membuat segala sesuatu tepat pada waktunya dan akhirnya banyak orang menjadi percaya. Alkitab mencatat, "Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya." (Yoh 11:45) Terkadang kita bersikap seperti Marta dan Maria. Ketika permasalahan menghimpit, kita meminta Tuhan untuk menolong kita dengan segera. Bahkan seiring berjalannya waktu, kita merasa bahwa Tuhan terlalu lama merespon atau tidak merespon doa-doa kita. Bukankah Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, cara yang tidak akan pernah terselami oleh pemikiran manusia? Dan, bukankah waktu Tuhan itu tepat dan indah? Mungkin saat ini kita mengalami masalah yang sangat menguras air mata kita, menguras habis tenaga, waktu, bahkan pikiran kita. Mungkin saat ini kita merasa Tuhan terlalu lama merespon doa-doa kita, bahkan merasa Tuhan tidak meresponnya. Atau, mungkin saat ini kita merasa hanya ada sedikit harapan yang tersisa untuk percaya bahwa mujizat akan terjadi. Ingatlah, waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Tuhan meminta kita untuk sedikit lebih lama menunggu, agar kemuliaan-Nya dapat dinyatakan dalam hidup kita, bahkan dalam kehidupan orang banyak. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan tidak pernah ada kata terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kesetiaan di dalam menanti pertolongan-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa dinyatakan. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari iniBANYAK AGAMA DI DUNIADiambil dari:Yesaya 44:6 (TB)“Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu hal yang sering membingungkan banyak orang: kenapa ada begitu banyak agama?Di dunia ini ada banyak sekali kepercayaan — seperti Yahudi, Islam, Buddha, Hindu, dan masih banyak lagi. Ada juga orang yang tidak percaya agama apa pun.Lalu muncul pertanyaan:Dengan begitu banyak kepercayaan, apa yang membuat kekristenan itu benar?Sejak zaman Perjanjian Lama, Tuhan tahu bahwa umat-Nya akan tergoda mengikuti cara-cara bangsa lain dan mencampur ibadah kepada Tuhan dengan kepercayaan lain.Dan itu benar terjadi — berkali-kali bangsa Israel meninggalkan Tuhan dan beralih ke ilah-ilah lain. Namun Tuhan selalu memanggil mereka kembali kepada-Nya, bukan karena takut “saingan,” tetapi karena Ia tahu hanya Dialah Allah yang hidup.Tuhan yang disembah bangsa Israel adalah Tuhan yang sama yang kita sembah hari ini.Ia bukan hanya Tuhan untuk satu bangsa, tetapi bagi seluruh dunia.Kabar baiknya: sekarang Tuhan membuka tangan-Nya bagi siapa saja yang mau percaya kepada-Nya. Jadi apa yang membuat kekristenan berbeda?Sederhana:Allah kita hidup. Ia berbicara, bekerja, mengasihi, dan menunjukkan diri kepada orang yang mau mencari-Nya. Ia datang ke dalam dunia, mati di atas kayu salib untuk menyelamatkan kita dari dosa. Dia adalah yang pertama dan yang terakhir.Dialah satu-satunya Tuhan dan Juruselamat yang benar, yaitu Tuhan YesusWonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil waktu sebentar dan katakan kepada Tuhan:“Tuhan Yesus, tolong aku mengerti bahwa Engkaulah satu-satunya Allah yang benar. Tunjukkan diri-Mu ketika aku mencari Engkau.”Mari kita berdoa:Tuhan, bukalah mataku untuk melihat bahwa Engkaulah Allah yang satu-satunya dan yang hidup. Tolong aku memahami kebenaran-Mu dan tidak bingung oleh banyaknya ajaran di dunia ini. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan kita hidup, berkuasa, dan tidak ada yang seperti Dia. Tuhan Yesus memberkati.
Suudi Arabistan'ın, Birleşik Arap Emirlikleri'ne (BAE) ait silah ve zırhlı araçları ve yine BAE'ye bağlı Güney Geçiş Konseyi güçlerini Yemen'de vurması, “Güçlerini 24 saat içinde Yemen'den çek” ültimatomu, bütün bölgeyi hareketlendirdi. BAE boyun eğdi ve çekileceğini açıkladı. S. Arabistan'la birlikte olduğu koalisyondan da çekildi. Bu beklenmedik sert tavır Riyad yönetiminin geleneksel politikası göz önüne alındığında şaşırtıcıydı. BAE'nin de “güç oyunu bozar” söylemine göre derhal boyun eğmesi de şaşırtıcıydı. O zaman gerçekten çok tehlikeli hareketler başlamış demektir.
Önce köşe yazısında üzerinde durduğumuz “kusursuz tahrik” yöntemi sadece Filistin'de ve Filistin'e komşu ülkelerde uygulanmadı. En genel bir tasnif ile bu metodun aynı anda İslam coğrafyasına ve Batı dünyasına bakan iki ayrı yüzü vardı. Yöntemi hayata geçirenler Filistin'de ve Filistin'e komşu ülkelerde yaşayan Arapları, Müslümanları ve diğer unsurları zayıf oldukları bir anda savaşa zorlamıştır. Siyonistler, karşı tarafı mağlup edecek mutlak bir üstünlüğe sahip oldukları inancı ile hareket etmişlerdi. Bunun yanında Siyonistler İngiltere, ABD ve Almanya'nın Doğu Akdeniz'de kurdukları bir yapı içinde hareket ettikleri için Batı kamuoyları nezdinde İsrail'in düşman bir çevre içinde varlığını korumaya çalıştığı inancını canlı tutmak istemişlerdir. Filistinlilere ve komşu devletlere karşı ezici bir güce sahip oldukları inancı ile hareket ederken Batı kamuoylarında “gadre uğrayan” Yahudi imajını canlı tutmuşlardır. Dolayısıyla “kusursuz tahrik” yöntemi ile her iki yüze hitap etmeyi başarmışlardır. Her iki yüzde İsrail'in ürünlerini satın almaya hazır bir kitle zaten medya aracılığı ile meydana getirilmişti. İngiltere, ABD ve Almanya'nın nüfuz alanlarında hareket ettikleri müddetçe Siyonistlere daima zemin hazırlanmıştır.
Geçtiğimiz hafta Washington'da yaşananlar tam bir curcunaydı. Beyaz Saray'da Yahudiler için düzenlenen “Hanuka Resepsiyonu”nda “Fox News” sunucusu Mark Levin, Trump için “ardışık olmayan iki dönemde ABD Başkanı seçilen ilk Yahudi başkan” dedi. Kaşarlanmış bir Siyonist olan Levin'in ellerini Trump'ın omzuna koyarak konuşmasıysa tuhaf bir görüntüydü Etrafındaki kalabalığın alkışlarıyla kendinden geçen Trump, ilk başkanlık döneminde İsrail işgali altındaki Golan Tepeleri'nin İsrail'e devrini sağladığını söylüyordu. Trump bu kararı vermeden önce ABD'nin İsrail Büyükelçisi David Friedman'dan Golan Tepeleri'nin İsrail için neden önemli olduğunu beş dakikada anlatmasını istediğini de söylüyordu. Trump, Friedman'ın sözde beş dakikalık bilgilendirmesinin ardından kararnameye imzayı çakmış.
Bazen şöyle bir söylemle karşılaşabiliyoruz: “İslam'da din adamı yoktur. Herkes din adamıdır; zira her Müslüman dininin adamı olmak zorundadır.” Bu tarz beylik lafların pratikte hiçbir karşılığı yoktur. Benzer durum başka dinlerde de mevcuttur. Mesela teorik olarak her Yahudi hahamdır. (Bk. F. Kaufmann-J. Eisenberg, “Yahudi Kaynaklarına Göre Yahudilik”, Din Fenomeni, çev. ve der: Mehmet Aydın, s. 94). Ancak pratikte böyle değildir. Zira dinin de bir bilgi boyutu vardır.
The world's Jewish community mourns the mass shooting at Bondi Beach on the Jewish holiday. - Komunitas Yahudi Dunia berduka atas peristiwa penembakan masal di Pantai Bondi pada hari raya Yahhudi.
İki silahlı saldırganın Pazar günü Bondi Plajı'nda Hanuka kutlaması için toplanan yüzlerce kişiye ateş açmasının ardından polis meydana gelen olayı terör saldırısı olarak ilan etti. Avustralya'da 1996 Port Arthur katliamından bu yana yaşanan en ölümcül kitlesel silahlı saldırıda aralarında bir çocuğun da bulunduğu en az 16 kişi hayatını kaybetti. Olay dünya çapında kınandı, Yahudi mekanlarında güvenlik arttırıldı. Cemaatler arasında korku yarattı ve liderlerden nefretle yüzleşme ve Yahudi toplumuyla dayanışma çağrıları yenilendi.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Bilangan 24: 2-7.15-17a; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.6-7bc.8-9; Matius 21: 23-27.JANGAN RAGU Renungan kita pada hari ini bertema: Jangan Ragu. Ada duaorang muda yang sedang berpacaran menghadapi satu persoalan yang harusdiselesaikan bersama-sama. Persoalan itu ialah keraguan. Si pemuda dikenalsebagai pekerja keras, bertanggung jawab dan mau berkorban. Tetapi kelemahanutamanya ialah rasa ragunya yang berlebihan. Pacarnya menjadi prihatin. Banyak sekali keputusannya dibuat karena sangat didesak sebabkalau tidak demikian hanya ada kebingungan dan ketidakpastian. Tetapi cintamereka berdua tetap terjalin. Si pemudi berusaha untuk mengimbangi, palingkurang ikut mendorong dan mengingatkan supaya keraguan si pemuda sedikit demisedikit hilang, dan tumbuh rasa percaya diri yang didasarkan pada keyakinan. Mereka berdua tidak sampai berpikir bahwa pacaran dancinta yang semakin terjalin kuat itu akan gagal hanya karena faktor keraguanada di satu pihak. Keraguan memang lebih condong kepada ketidakpastian di dalammembuat keputusan dan melakukan suatu tindakan, namun kelemahan itu dapatdiatasi, karena mereka berdua menyadarinya dan bekerja sama untuk mengatasi. Yang sangat ditakuti akan terjadi ialah kalau seseorangperagu berubah menjadi seorang yang tidak percaya. Suatu ketidakpercayaanadalah suatu sikap yang sudah melewati batas rasa bingung atau tidak pasti, danmenjadi sebuah sikap yang tetap secara negatif atau bertentangan denganpercaya. Orang yang tidak percaya sudah mencapai tingkat sempurna dari sifatperagu, bingung, curiga dan prasangka. Tidak percaya berarti tidak setuju,menolak dan melawan. Kejadian dengan Bileam, seorang nabi Baal orang-orangKanaan yang diminta oleh para penguasa suku-suku setempat untuk bernubuatmelawan kaum Israel yang sedang memasuki Kanaan, merupakan suatu contoh melawankeraguan. Roh Tuhan datang menghilangkan keraguan itu, dan Bileam justruberpihak kepada orang-orang Israel, pilihan Allah. Kepercayaan Bileam justrusangat berlawanan dengan orang-orang Kanaan dan para penguasa mereka. Para pemuka Yahudi menumpukkan keraguan yang besar, denganmempertanyakan kuasa yang dipakai oleh Yesus Kristus. Kita semua tahu bahwakeraguan itu ternyata menjadi sempurna dalam sikap tidak percaya mereka. Merekajuga ragu terhadap Yohanes Pembaptis dan akhirnya tidak percaya juga kepadanya.Puncaknya ialah baik Yohanes Pembaptis maupun Yesus dibunuh. Mereka sama sekalitidak percaya dengan kebenaran dari Tuhan. Di dalam masa Adven ini, hendaknya tidak ada keraguan apapun di dalam diri kita tentang kedatangan Tuhan kepada diri kita sendiri dankeluarga kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga kamiteguh dalam iman dan pengharapan akan kedatangan-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elan Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-4.9-11; Mazmur tg 80: 2ac.3b.15-16.18-19; Matius 17: 10-13.BERUBAH SEBELUMTERLAMBAT Renungan kita pada hari ini bertema: Berubah SebelumTerlambat. Pada hari ini Gereja memperingati perawan dan martir Santa Lusia. Iaadalah pelindung orang-orang yang menderita sakit mata dan problem penglihatan,serta penyakit pendarahan. Nama Lusia berarti terang, atau pembawa terang.Lusia pembawa terang dan yang mempertahankan terang itu hingga wafatnya, merupakantanda yang sangat kuat untuk masa Adven. Semua fokus perhatian kita di masa ini adalah penantianyang diisi dengan persiapan-persiapan menyambut kedatangan Tuhan. Sangat sulitbagi kita untuk memikirkan keadaannya, jika semua persiapan itu terjadi didalam kegelapan. Ketiadaan penerangan atau cahaya hanya membuat hidup menjadisusah dan penuh dengan ketakutan. Sumber cahaya berupa listrik dan lampu adalahsangat vital bagi hidup kita, terutama pada waktu malam yang gelap. Apa yang ditunjukkan oleh Santa Lusia juga telah dilakukanoleh nabi Elia pada zaman dahulu sebelum Yesus. Elia memiliki semangatrevolusioner yang tidak dimiliki orang-orang pada zamannya. Menurut kitab PutraSirakh dalam bacaan pertama hari ini, Elia sungguh tampil bagaikan api yangmembakar dan menghilangkan yang tidak sejalan dengan Tuhan. Tuhan lebihberkuasa untuk menaklukkan kegelapan. Orang-orang Yahudi, termasuk para murid Yesus, menganggapElia yang revolusioner itu telah menjelma di dalam diri Yohanes Pembaptis, yangjuga punya karakter revolusioner. Padahal ada bersama mereka adalah YesusKristus, sang Pembaharu yang ulung, yang menjadi Guru dan Tuhan bagi Elia,Yohanes Pembaptis dan Santa Lusia. Semua yang mereka lakukan, sebenarnyamengusung satu tema yang sama, yaitu: berubah sebelum terlambat. Pengalaman-pengalaman kita di dunia ini menunjukkan bahwaperubahan sebelum terlambat merupakan sebuah nasihat dan harapan yang tidakpernah ketinggalan zaman. Setiap saat dan setiap hari nasihat ini berlaku bagisetiap orang. Misalnya seorang perokok berat, di mana pun ia berada, entah didalam rumah atau di luar rumah, selalu ada peringatan kepadanya untukmeninggalkan kebiasaan itu. Sebab jika suatu saat ia divonis sakit kankerparu-paru atau terserang stroke, ia sudah dianggap terlambat untuk berubah. Dalam kaitannya dengan masa Adven ini, peringatan untukbersiap sedia mempunyai makna juga tentang sikap tidak terlambat dalampembaharuan diri sebelum Tuhan datang untuk disambut dan Ia hendakmenyelamatkan kita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,segarkanlah dan kuatkanlah kami yang mengalami kesulitan atau terhambat dalampembaharuan diri, agar kami segera menemukan jalan untuk berubah. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Matius 2:2 "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Bütün yönler Allâh (c.c.)'un mülküdür. Kıble demek, bir mekânın Allâh (c.c.)'a tahsis edilmesi, Allâh (c.c.)'un yalnız orada bulunması demek değildir. Hüküm, tasarruf ve emir hep Hâkk Teâlâ Hazretlerinindir. Bizi her nereye yöneltirse biz oraya yöneliriz. Tâat, Hâkk Teâlâ Hazretlerinin buyruğunu tutmaktır. Eğer her gün bir tarafa yönelmeyi buyursa biz o yana yöneliriz. Allâhu Teâlâ dilediği kimseyi sırât-ı müstakime yöneltir. Önce Beytu'l-Mukaddes'e ve sonra Kâ'be'ye döndürmek hikmet icâbı; barış, dirlik ve düzenin iktizâsı üzere bir fiildir ki, ümmetine çok büyük bir inayettir. Zira kendisinin halîli olan İbrahim (a.s.)'ın kıblesine hidayet eyledi, demektir.Âişe (r.anhâ) buyurmuştur ki: “Hiç şüphesiz Yahudi tâifesi bize üç nesnenin müyesser olduğuna hased ettikleri gibi hiçbir şeye hased etmezler. Bu üç şey şudur:1. Hâkk Teâlâ Hazretleri bize cuma gününü ihsan buyurdu. Onlara nasîb olmayıp bize müyesser olduğu için gayet huzursuzdurlar.2. Kâbe-i Muazzama bize kıble olduğu için de hased ederler.3. İmâmın arkasında “âmin” dediğimiz için de bize hased ederler. Kıble Kâ'be'ye döndükten sonra bâzı Müslümanlar: “Şimdiye dek bizim Beytü'l-Mukaddes'e doğru kıldığımız namazlar nice olur? Ayrıca Beytü'l-Mukaddes'e namaz kılıp da Kâ'beye kılmadan ölüp giden kardeşlerimizin halleri ne olacaktır?” dediler. Yâni onların tamamlanmaya muhtaç bâzı noksanları var mıdır? diye tereddüt ettiler. Bunun üzerine Hâkk Teâlâ Hazretleri: “Allâh sizin îmânınızı zâyi etmez” (Bakara s. 143) ayet-i kerîmesini göndererek kalblerinde şüphe kalmaması için müslümanları teselli etti.(İmâm Kastalâni, Mevahib-ü Ledünniye, s.119-120)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 2: 1-5; Mazmur tg 122: 1-2.3-4a; Matius 8: 5-11.PANGGILAN TUHAN DIDENGAR DARI SEGALA PENJURU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Panggilan TuhanDidengar dari Segala Penjuru.Kotbah Romo paroki dalam Misa hari Minggu pertama Adven berpusat pada temapersiapan diri. Pada kesimpulannya, Romo mengatakan bahwa akhirnya ada duakelompok orang yang memberikan tanggapannya atas panggilan Tuhan untukpersiapan diri. Mereka yang mempersiapkan dirinya adalah mereka yang sungguhdan sepenuh hati menyambut Tuhan. Sedangkan mereka yang tidak mempersiapkandiri adalah yang tidak dengan sepenuh hati. Setelah Misa terjadi diskusi di sebuah rumah keluarga. Ibumenyampaikan sebuah kabar baik bagi seluruh keluarga. Suami dan anak-anaknyahampir percaya kalau rencana Ibu adalah persiapan perayaan Natal di rumah,tamu-tamu yang akan diundang, dan sampai ke perayaan Tahun Baru bagi segenapkeluarga besar. Tetapi ternyata kabar baik dari ibu justru di luar dugaanmereka semua. Kabar itu tidak akan mengurangi perayaan suka cita keluargamereka. Kabar baru itu ialah bahwa tetangga mereka yang terdiridari suami-istri dan tiga anak memutuskan untuk masuk menjadi anggota GerejaKatolik. Ibu yang juga sebagai pengurus lingkungan akan membantu keluarga ituuntuk pendaftaran katekumen dan selanjutnya persiapan seperlunya. Betapa kabarbaik itu datang pada permulaan masa Adven! Secara khusus, pada hari inibacaan-bacaan kita mewartakan tentang segala penjuru dunia mendengarkan suarapanggilan Tuhan, dan mereka mengikutinya. Dalam pandangan yang sempit, mereka yang biasanyadiharapkan mendengarkan Tuhan dan menunjukkan kepatuhannya ialah mereka yangsudah percaya dan tercatat sebagai anggota di dalam jemaat atau Gereja. Hal itusama dengan anak-anak yang dituntut sikap yang menuruti dan menyayangi keduaorang tua mereka. Mengharapkan sikap seperti itu dari anak-anak di luarkeluarga sendiri bahkan orang-orang asing jelas tidak mungkin. Kitab nabiYesaya terang-terangan menggambarkan bahwa sekelompok orang terpilih dan bertahanadalah kaum penerus yang mempertahankan kemuliaan rumah Tuhan. Di dalam rumah Tuhan itu berjayalah Kristus sebagai rajayang mulia, raja semua orang. Tuhan Yesus menyempurnakan panggilan itu kepadasemua orang di bumi. Ia diutus Bapa untuk semua orang, dan bukan hanya bagisegelintir orang. Maka orang asing dan tidak beriman Yahudi seperti perwira diKapernaum juga mendapat tempat di hati Tuhan. Justru ia mewakili umat manusiadari seluruh penjuru bumi yang mendengar dan datang berjumpa dengan Tuhan.Perwira ini mengingatkan kita semua agar di masa Adven ini kita tekunmendengarkan dan datang kepada Tuhan untuk mendapatkan berkat-berkat dari-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogadengan merayakan hari Minggu pertama Adven ini, kami tetap giat membuatpersiapan-persiapan untuk menyambut hari raya Natal. Kemuliaan kepada Bapa …Dalam nama Bapa …
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ratna dan Raymond dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 5: 1-6.13-14.16-17.23-28; Mazmur tg: T.Dan 3: 62.63.64.65.66.67; Lukas 21: 12-19.SELURUH PRIBADI MANUSIA DISELAMATKAN Renungan kita pada hari ini bertema: SeluruhPribadi Manusia Diselamatkan. Kitab Daniel pada hari ini menggambarkan rajaBelsasar dan para tamunya yang sedang berpesta tampak ketakutan luar biasa.Mereka melihat sabda Tuhan yang diungkapkan sebegitu provokatif, yaitupenglihatan sebuah tangan misterius sedang menulis firman Tuhan di dinding(Daniel 5,5dst). Lalu raja sangat ingin tahu makna kata-kata di dinding itu. Iameminta pemuda Daniel orang Yahudi itu untuk menjelaskannya. Tuhan juga menulis aneka macamsabda-Nya di dunia ini melalui tulisan-tulisan para utusan-Nya. Mereka telahmenulis sabda Tuhan pada gulungan-gulungan berbahan kulit dan daun kayu, yangkemudian dibaharui menjadi kitab suci. Sabda Tuhan itu, dalam prosespenulisannya, ditulis dengan cara yang luar biasa bahkan agak provokatif.Selanjutnya firman itu hidup dengan begitu luar biasa dalam diri orang-orangyang percaya, ketika mereka mendengarkan Sabda dengan sangat baik dan setia,lalu mewartakannya. Berbeda suasananya dengan tulisanfirman Tuhan pada dinding yang dibaca raja Belsasar, kita memiliki kitab sucidi ruangan atau di atas meja-meja kita. Kitab suci- kitab suci itu telahmenghuni tempatnya di sana sekian waktu tertentu. Kita sering tidak menyadarikapan kita suci itu ditulis, penulisannya bagaimana, berapa lama menulisnya dansiapa saja yang menulis. Pertanyaan yang lebih serius dan mendalam adalahtentang isi dan makna kitab suci persisnya seperti apa. Karena banyak dari kitakurang membaca, maka kurang juga memahaminya. Kalau memang pernah atau suka membaca,seseorang dapat menemukan sejumlah pesan yang ada di dalamnya. Jika memang adabegitu banyak yang tidak dipahami, itu adalah pengalaman umum. Dari situ datangrasa ingin tahu. Karena jika orang tidak pernah atau tidak suka membacanya,tentu rasa ingin tahu tidak ada juga. Raja memberikan contoh, yaitu bahwa kitamemang perlu mempunyai rasa ingin tahu dan bertanya tentang firman Tuhan. Paramurid dan rasul Yesus juga selalu bertanya kepada Sang Guru, isi dan makna firmanTuhan. Pada hari-hari ini, merekabertanya tentang akhir zaman dan mereka memperoleh jawaban yang tegas dan pastidari Yesus. Hari ini jawaban Yesus lebih tegaslagi, yaitu harga akhir zaman bagi para pengikut amat mahal. Harga itu berupapengorbanan diri dengan rela untuk mengikuti teladan sang Guru agung YesusKristus. Sehelai rambut juga harganya sama dengan seluruh diri kitamasing-masing. Seluruh diri itu begitu mahal dan penting untuk diselamatkan.Melalui semua bentuk kesulitan, penderitaan dan penganiayaan, setiap bagian danseluruh diri kita ditakdirkan untuk selamat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allahmaha mulia, semangatilah kami untuk selalu memiliki rasa ingin tahu akan setiapfirman dan kehendak-Mu. Kemuliaan kepada Bapa... Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Laurens dan Yudith Embulaba dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 2: 31-45; Mazmur tg: T.Dan 3: 57.58.59.60.61; Lukas 21: 5-11.DETERMINASIDUNIA TAK BISA DITAHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Determinasi Dunia TakBisa Ditahan. Secara alamiah, tubuh kita dan segala barang duniawi akan tundukkepada hukum alam. Kulit kita tak bisa bertahan pada suhu yang amat dingin atauamat panas. Kita akan lelah dan bernafas putus-putus setelah berlari di jalanmenanjak beberapa kilometer jauhnya. Dedaunan akan gugur lalu hancur menjaditanah. Rumah dan kota-kota yang dulu sudah hancur dan tinggal puing-puing saja.Tubuh kita setelah mati akan menyatu dengan tanah. Ini namanya hukum determinasi, yaitu diri dan hidup kitaditentukan atau ditakdirkan untuk taat dan mengikuti yang dimaui alam. Yangjuga ikut menentukan ialah tindakan-tindakan manusia yang keras seperti perang,diskriminasi, intoleransi dan kejahatan lainnya, sudah merupakan bagian duniaini. Karena dosa asal, kita mau tak mau menerima kenyataan bahwa kita mestiberjuang, mempertahankan diri bahkan rela menerima bahwa pada saatnya kita akanmati dan meninggalkan dunia ini. Daniel, pemuda bijaksana yang bersama ketiga saudaranyadari Yahudi bekerja melayani raja Persia Nebukadnesar, memberikan pemahamantentang determinasi alam dan hidup dunia ini kepada raja yang tidak percayakepada Tuhan Allah. Kerajaan yang perkasa dan penuh kekuasaan di seluruh bumiakan hancur dan hanya tinggal namanya saja. Yesus juga menyatakan bahwa baitsuci yang indah akan hancur hingga rata sampai tanah. Menyusul, akan adabencana alam luar biasa dan penyakit menular ke seluruh muka bumi. Semua ramalan bakal terbukti satu persatu denganberjalannya waktu. Ini berarti kita semua dan seluruh hasil karya kita di duniaini tunduk pada hukum alam yang menyatu dengan waktu yang terus berganti. Takada satu pun dari kita yang dapat mengintervensi, merekayasa dan menghentikanbahkan dengan kemampuan teknologi sehebat apa pun. Teknologi dan kekuasaanpolitik tak sebanding dengan kebijaksanaan dan kehendak Allah. Lalu Tuhanmengizinkan dan memampukan manusia untuk berteknologi dan berkekuasaan politikuntuk maju dan menjadi besar. Tetapi Tuhan membuat supaya alam dan hukumnyatetap berdaulat dan berdeterminasi. Bahkan Tuhan sendiri tidak bisa mencegah kalau kemauanalam itu terjadi dan saatnya tubuh dan materi dunia ini memang harus sampaipada akhiratnya. Kehendak Tuhan adalah pasti, yaitu yang sementara di dunia inipada saatnya hancur dan mati, karena akan ada suatu kekuasaan yang hidup abadi,yaitu kerajaan Allah sendiri. Kita sangat percaya akan hal ini. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus yangmulia, berkatilah kami pribadi-pribadi dan keluarga serta komunitas, supayakami senantiasa memandang Dikau dalam pengharapan untuk kehidupan abadi bagikami semua. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Goreti dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 4: 36-37.52-59; Mazmur tg 1 Taw 29: 10.11abc.11d-12a.12bcd; Lukas 19: 45-48.PERSEMBAHAN YANG LAYAK KEPADA TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah:Persembahan Layak Kepada Tuhan. Pada hari iniseluruh Gereja memperingati Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah.Peristiwa ini tidak kita temukan di dalam kitab suci, tetapi merupakan salahsatu bagian dari warisan tradisi dan sejarah suci Gereja. Maria kecil yangdipersembahkan di rumah Allah yang suci, merupakan kelanjutan karunia khususkepadanya yaitu ia dikandung tanpa noda dosa sebab ia sudah terpilih oleh Allahsejak awal hidupnya. Umat Gereja sejak awal mempunyaikeyakinan kalau rahim ibunda yang mengandung Maria adalah suci. Terlahir suci,Maria mesti memasuki rahim persekutuan umat Allah yang sudah ditetapkan olehAllah sejak awal mula dalam persekutuan abadi pribadi-pribadi Tritunggal suci .Maria lalu menjalani sebuah kehidupan penuh dengan rahmat Allah, sampaimenerima kabar suka cita, dan mengambil peran amat penting dalam hidup YesusKristus. Maria yang terpilih semata-matamerupakan inisiatif ilahi. Sebagai tanggapan terhadap itu, ia sebagai pribadidan semua orang yang mengambil bagian dalam perutusannya dengan penuh syukurmempersembahkan segenap hidup mereka kepada Tuhan. Demikianlah peristiwa Mariadipersembahkan kepada Allah harus menjadi model utama bagi semua persembahandiri manusia kepada Tuhan dan tanda perembahan itu tampak pada waktu seseorangdikuduskan di dalam rumah Tuhan melalui suatu ritual yang resmi. Banyak sekali sarana, ritual dan tempat yangdikuduskan supaya dapat membantu kita menyucikan diri kita di hadapan Tuhan. Salahsatunya ialah ibadat suci yang yang dirayakan untuk memberikan persembahansyukur dan pujian kepada Tuhan. Di dalam bacaan pertama dikisahkan bagaimanaYudas Makabeus bersama orang-orang Yahudi yang taat kepada Allah menahbiskanmezbah dan dengan suka cita mempersembahkan kurban kepada Allah. Rumah ibadatyang dijadikan pasar dan dinodai dengan aktivitas duniawi yang memalukan, dibersihkanoleh Yesus. Penodaan ini pasti tidakdapat lagi menjadi sarana dan ritual pengudusan kita. Sarana dan instrumen yang suci itu bukan sebagaitujuan kita beriman. Mereka sangat penting dan berperan membantu kita supayamencapai tujuan, yaitu berjumpa dengan Tuhan dan tinggal bersama Dia. Tugaskita yang penting ialah membersihkannya dari penodaan, menggunakan sesuaifungsinya, mengajarkannya kepada mereka yang belum mengetahui, menambahkan biladiperlukan, memperbaiki yang rusak, dan memeliharanya dengan tekun. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Yesus yang baik, kuduskanlah kami selalusetiap kali kami berdoa dan bersujud kepada Tuhan. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Nancy Phanasta dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 2: 15-29; Mazmur tg 50: 1-2.5-6.14-15; Lukas 19: 41-44.RUMAH TUHAN YANGRUSAK Renungan pada hari ini bertema: Rumah Tuhan Yang Rusak. Adasuatu bencana banjir baru-baru ini yang menimpa sebuah desa yang didiami olehumat Katolik. Di situ berdiri sebuah gereja Paroki yang dibangun dengan swadayaumat, sekitar sepuluh tahun lalu. Setengah bagian bangunan gereja itu hancurditerjang banjir, bersama dengan banyak kerusakan dalam desa tersebut. Yangberdiri kokoh dan tidak terdampak apa-apa ialah menara lonceng yang dipuncaknyaada salib. Setiap umat Paroki dan pengunjung yang melihat kondisibangunan gereja yang rusak parah itu menunjukkan rasa sedih dan ikut berbagidalam duka bersama. Mereka mengenang saat-saat ketika mereka bergotong-royongmembangunnya. Mereka mengingat saat-saat indah ketika mereka beribadah bersamadalam rasa syukur dan kehangatn iman di antara imam dan para umatnya. Merekamencatat sudah begitu banyak perayaan sakramen-sakramen yang dilakukan di dalamgereja itu. Kita semua paham bahwa gereja merupakan tempat Tuhanberdiam. Di dalam pelayanan publik-Nya, Yesus Kristus menguduskan setiap tempatyang Ia masuki dan kunjungi. Bait suci tidak lagi hanya berpusat di satu tempatsaja, tetapi berada di dalam Yesus Kristus yang bergerak, berjalan danmenjangkau setiap rumah dan diri orang-orang yang menyambut-Nya. Yesus membawabait suci diri-Nya sendiri untuk menguduskan semua yang didatangi ataudijumpai. Pemujaan dan pemurnian rumah Allah dengan jelasditunjukkan oleh Matatias dan anak-anaknya yang beriman Yahudi, dalam bacaanpertama hari ini. Raja Antiochus Epifanes memaksakan orang Yahudi untukmeninggalkan penyembahannya kepada Tuhan Allah, dan mengikuti penyembahanberhala orang kafir. Matatias bersama kelompoknya melawan dengan keras pemaksaankehendak itu, bahwa mengikuti keinginan raja berarti hancur, sedangkanmengikuti Tuhan Allah berarti selamat. Yesus sendiri jatuh kasihan dan menjadi sedih sekalidengan tempat suci, rumah Tuhan di Yerusalem yang penuh dengan noda dosa karenaulah para pemuka agama dan umat yang tidak beriman dengan benar dan tulus.Akibat penodaan itu, rumah itu akan hancur rata dengan tanah. Sebenarnya Tuhansedang meramalkan bahwa kerajaan dunia ini yang diwakili oleh Yerusalem yangamat megah, pada saatnya akan hancur. Hal ini terjadi sekitar pada tahun 71Masehi, Yerusalem sungguh hancur oleh bangsa penjajah, yaitu bangsa Romawi. Selanjutnya dalam perjalanan waktu dan sampai detik ini,Yerusalem yang duniawi itu tidak pernah hidup di dalam damai suka cita.Gambaran ini amat cocok disamakan dengan diri setiap orang beriman yang ditimpadosa dan kedurhakaan. Kehancuran dan kebinasaan akan segera datang. Tuhanmenangisi keadaan kita yang penuh dengan dosa. Seharusnya kita sadari itu dankita harus segera berbalik kepada Tuhan dan menjadi anak-anak-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, terimalahpengakuan diri kami yang kurang setia kepada-Mu dan ampunilah dosa-dosa kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Adrianus A. Guntur dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Makabe 7: 1.20-31; Mazmur tg 17: 1.5-6.8b.15; Lukas 19: 11-28.SATU CARA UNTUKKALAHKAN TERORISME Tema renungan kita pada hari ini ialah: Satu Cara UntukKalahkan Terorisme. Di dalam satu grup Whatsapp orang-orang muda, ada satudiskusi menarik tentang kejahatan-kejahatan terhadap anggota-anggota Gereja.Ada Uskup, imam dan biarawan yang dibunuh. Ada orang awam, keluarga, orang mudaatau anak-anak yang dianiaya, hanya karena mereka beriman kepada Kristus dansebagai orang Katolik. Secara umum diskusi itu mengungkapkan perasaan takut,waspada dan geram terhadap kejahatan-kejahatan tersebut. Namun akhirnya paraorang muda tersebut memiliki kesepakatan bahwa kejahatan tersebut pada dasarnyaterjadi pada Yesus Kristus dengan penderitaan salib-Nya yang sangat memalukan.Yesus sendiri janjikan kepada para pengikut-Nya, kita semua anggota Gereja,bahwa kejahatan dan penderitaan yang sama akan kita hadapi. Singkatnya, Gerejayang mengalami nasib sebagai martir adalah bagian dari perjalanan iman kita. Dalam banyak peristiwa, perlakuan keji terhadap paramartir dan anggota Gereja di mana pun sampai saat ini dapat digolongkan sebagaiterorisme. Bacaan pertama hari ini dari kitab kedua Makabe menggambarkankebrutalan terorisme itu. Raja Antiokus dan orang-orangnya membantai tujuhbersaudara Yahudi: menguliti kepala, memenggal tubuh, menggoreng mereka satudemi satu, sambil anak lelaki lain dan ibu mereka dipaksa menyaksikannya. Sangibu dipaksa supaya membujuk anak-anak yang masih hidup untuk meninggalkan imankepada Tuhan, atau menghilangkan tradisi suci nenek moyang yang religius. Tetapi aksi melawan balik dengan terorisme rohani dariiman yang kuat kepada Tuhan dan tradisi suci ternyata lebih kuat. Anak-anakyang dibujuk itu menang demi Tuhan meski mereka harus dibunuh juga sebagaimartir. Akhirnya sang bunda juga ikut dibunuh dan menjadi martir. Iman keluargaitu begitu kuat sehingga dapat mengalahkan teroris. Sampai dengan saat ini,satu-satunya cara yang Gereja pakai untuk melawan teroris ialah bertahan dalamiman meski diancam mati sekalipun. Pengalaman kemartiran di atas cukup buat kita untukmengindahkan iman dan kehidupan rohani kita. Kita bangga dan gembira sebagaianggota Gereja yang sudah dibesarkan dan dikuatkan oleh para martir. Kitamungkin tidak mengalami perlakukan keji seperti mereka. Tetapi tantangan besarkita yaitu mempertahankan iman ini. Caranya ialah mempertanggungjawabkan itusecara benar dan berdampak indah. Para hamba yang memperbanyak talentaberlipat-lipat, seperti yang digambarkan perumpamaan Yesus dalam Injil hariini, dapat menjadi contoh bagi kitauntuk beriman yang bertanggung jawab. Dengan mempertanggungjawabkan iman dibumi, kita akan dengan mudah mempertanggungjawabkan iman di akhirat nanti. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang murah hati,perkuatkanlah kami untuk dapat menolak rasa takut, mudah putus asa dan cepatmenyerah, tetapi menyanggupi kuasa Roh Kudus untuk menjadikan kami anak-anak-Muyang bertanggung jawab. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 284 (Matius 21:28-32): Untuk menyindir para pemimpin agama Yahudi, Tuhan Yesus memberikan perumpamaan ini. Sang anak sulung mempunyai hati yang jahat dan tidak mau tunduk kepada apa yang diperintahkan oleh bapanya. Tetapi pemberontakannya dan hatinya yang keras tidak ditunjukkannya di luar.
İsrail'in soykırım suçunun Yahudiler arasında ne türden bir ayrışmaya yol açtığını az çok takip edebiliyoruz. Yahudi dünyasının kahir ekseriyeti İsrail'e ve soykırım ideolojisi olan Siyonizm'e inançlarını sürdürüyor. Buna karşın Yahudi dünyasına dâhil oldukları hâlde İsrail'e ve Siyonizm'e inanmayı bir kenara bırakın, oldukça sert eleştirileriyle öne çıkanlar vardır.
Geçtiğimiz hafta sonu NSW Parlamentosu önünde neo-Nazilerin düzenlediği protesto Sydney'in Yahudi ve çok kültürlü toplumlarında şok etkisi yarattı. Eyalet hükümeti, etkinliğin eyalet polisinin onayıyla yapıldığının ortaya çıkmasının ardından eleştirilere maruz kaldı.
18. İstanbul Bienali paralel etkinliklerinden “Yambol'un İzinde”yi mimar ve küratör Hayim Beraha ile konuşuyor; Balat'taki Yanbol Sinagogu'nun hikâyesinden yola çıkarak, çok kültürlü Yahudi mirasının katmanlarını ve belleğin mekânla kurduğu bağı ele alıyoruz.
18. İstanbul Bienali paralel etkinliklerinden “Yambol'un İzinde”yi mimar ve küratör Hayim Beraha ile konuşuyor; Balat'taki Yanbol Sinagogu'nun hikâyesinden yola çıkarak, çok kültürlü Yahudi mirasının katmanlarını ve belleğin mekânla kurduğu bağı ele alıyoruz.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 283 (Matius 21:23-27): Di antara para imam dan pemimpin agama terjadi pertentangan tentang otoritas Yesus. Mereka mempertanyakan tentang siapakah yang mengangkat Yesus menjadi otoritas di dalam agama Yahudi. Yesus tidak punya otoritas di dalam agama Yahudi. Dia tidak diangkat secara resmi. Tidak ada pemimpin agama Yahudi yang mengangkat Dia. Tidak ada golongan Yahudi yang menjadikan Dia pemimpin. Tidak ada jalur resmi yang mengorbitkan Yesus. Yesus tidak mempunyai jalur manusia yang memberikan Dia otoritas.
Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa.
Topic: Rooh, Jism, Tehzeeb, Gunah, & Modern Fitnay(0:00) Intro(0:02) Khutba, Qur'ani Aayaat, Dua(1:15) Har Zamanay ke Alag-Alag But(1:35) Hazrat Nooh (AS) ke Daur ke 5 But(3:41) Gutter mein Khushbu Kaisi?(4:55) Insan: Rooh aur Jism ka Murakkab(5:21) Rooh aur Jism ka Ilaj Karne Walay(6:03) Murdar ke Aashiq & Viral Video(7:52) Murda Laashon ka Gosht Khane Walay(8:35) Gunah ki Ghlazat Mehsoos Kyun Nahi Hoti?(10:21) Chinese Zalimana Khorak: Zinda Bandar ka Maghaz(11:32) Doctors aur Scientists ki Bari Ghalti(12:05) Qadeem Insan: Jungli ya Muhazzib?(13:57) Yahudi, Esai aur Musalmanon ka Shandar Maazi(15:19) Nikah ka Riwaj Qadeem Zamane se(18:47) Doctors vs Anbiya (22:51) Europe mein Pig Kyun Khatay Hain?(23:19) Esai Zabeeha ka Masla(24:55) Taraqqi vs Tehzeeb(27:08) Gunahon ki Badbu: Gunahgar ko Mehsoos Kyun Nahi Hoti?(30:10) Tarbiyat Yafta ki Khushbu(31:02) Perfumes vs Attars(31:35) Mufti Sahab ke Favourite Fragrances(32:26) Insan par Mahol ka Asar(32:49) Mufti Rasheed Ahmed (RA) ki Nafees Tabiat(34:43) Mufti Sahab ki Safai Pasandi(36:50) Barkat Wale Janwar Paalnay ka Faida(40:59) Rishta aur Shadi: Mufti Sahab ke Tajurbaat(42:27) Internet par Milne Wali 3 Cheezein(43:34) Natural Life ka Bachon ke Liye Faaida(46:30) Jadeed Taleem aur Tehzeeb(49:15) Burai par Achhai ka Label(52:29) Talaq ka Aaj Zyada Hona – Wajuhat(54:48) Aaj ka Taleem Yafta Bad-Tehzeeb(55:59) Purane Tehzeeb Yafta Log – Dadi Sahiba ka Sabr(56:46) DC Karachi par Mufti Sahab ka Jawab (Polio Report)(59:57) HPV Vaccine Reality(1:02:45) Tehzeeb Yafta Purane Log(1:04:36) Tehzeeb Yafta Sabir ki Alamat(1:05:00) Wafaat par Sabar vs Be-Sabri(1:06:19) Waziristan ka Waqia vs Aaj ke BachayShort Masail Session(1:07:48) Ghamdi ki New Research par Jawab (Waalidain ki Ita'at)(1:10:01) Bivi ko Waalidain ke Kehne par Talaq?(1:13:53) Waalidain ko Old House mein Rakhne Walay Muhazzib?(1:15:11) Bap aur Bhai: Aurat ke Muhafiz(1:16:31) Wazu Tootne ke Weham ka Ilaaj(1:17:10) Bike par “Muawiya” Naam Likhnay ka Masla(1:18:28) Nickers Pehnna?(1:19:18) Ehraam mein Khushbu Lagana?(1:19:44) Nalay ke Pani se Ugne Wali Sabzi?(1:20:51) Real Estate Walay ka Masla(1:21:29) Virasat ki Taqseem(1:22:38) YouTube par Joowa ke Ads(1:23:37) Karachi Water Problem – Govt. Kaam(1:26:20) Easy Paisa Loan(1:28:09) Kya Pakistan ne Israel ko Tasleem Karliya?(1:29:10) Fazool Baaton par Talaq ki Qasam? Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Yahudilerin Filistin'e dön(dürül)mesi ve orada bir Yahudi devleti kur(dur)ulması fikri Protestan Siyonistler arasında yüzyıllar önce ortaya çıkmış ve uluslararası siyasette Winston Churchill gibi çok önemli aktörler tarafından benimsenmiştir. Yazan: Prof. Dr. Şener Aktürk Seslendiren: Halil İbrahim Ciğer
Bu podcast bölümünde, dünya ekonomisinin perde arkasındaki gizli bağlantıları mercek altına alıyoruz. Siyonizm ile günümüzdeki itibarî para (fiat para) sistemi arasındaki şaşırtıcı ilişkiyi derinlemesine inceliyoruz.Amerika Birleşik Devletleri Federal Rezervi ("Fed") ve küresel borca dayalı para sisteminin nasıl Siyonist bir araç olarak görüldüğünü keşfedin. Fed'in SWIFT ödeme ağını tek taraflı yönetimi ve diğer merkez bankalarının işlemlerini iptal etme yetkisi gibi konulara değiniyoruz. Rothschild bankacılık ailesinin Fed'in kuruluşu ve İsrail'in oluşumundaki kilit rolü vurgulanıyor. İngiliz hükümetinin Filistin'de bir "Yahudi ulusal yurdu"nu destekleyen Balfour Deklarasyonu'nun, Rothschild ailesinin önemli bir üyesine gönderilmesi bu ilişkinin bir kanıtı olarak sunuluyor.Ayrıca, itibarî paranın uzun süreli ve yıkıcı savaşların devamında nasıl bir rol oynadığını analiz ediyoruz. Altın standardı dönemindeki savaşların daha kısa ve insancıl olduğu karşılaştırması yapılıyor. Küresel merkez bankacılığı sisteminin Siyonist hareketin finansmanında temel bir rol oynadığını öğrenin. Filistinlilerin İsrail Şekeli'ni kullanmaya zorlanmasının ve bu paranın işgali finanse etmek için değer kaybetmesinin, Filistinlilere yönelik bir hırsızlık olarak nasıl yorumlandığını ele alıyoruz.Peki, bu sisteme karşı bir çözüm var mı? Bitcoin'in, Siyonist bankacılık sistemini ve itibarî paraları zayıflatma potansiyeli üzerine konuşuyoruz. Bitcoin, Filistinliler için ekonomik kısıtlamalardan kaçış ve merkezi banka kontrolünden bağımsız bir para sistemi umudu sunuyor.Kaynak
Bu, Bitcoin ve İslam serimizdeki dört bölümlük tarih serisinin ikinci bölümüdür.Bu bölümde, tefeciliğin sinsi tarihine ve zamanla kabul edilebilir bir finansal uygulama haline nasıl geldiğine odaklanıyoruz. Antik Mezopotamya (MÖ 2000'ler) ve Roma'da (MÖ 450) faiz oranları yasalarla sınırlandırılırken, Yunanistan'da düzenleme eksikliği yüksek ve yıkıcı faiz oranlarına yol açtı. Aristoteles, paranın para üretmemesi gerektiğini savunarak bu uygulamayı eleştirdi.İbrahimi dinlerin tefeciliğe bakış açısı farklıydı. Yahudilik, Yahudiler arası borçta faizi yasaklarken, Yahudi olmayanlara faizi serbest bıraktı ve teşvik etti. Bu durum, Orta Çağ'da birçok Yahudi'nin para ödünç vermeyi ana meslek edinmesine yol açtı. Hristiyanlık ise başlangıçta tefeciliği şiddetle kınadı, Kilise Babaları bunu günah ve ahlaksızlık olarak gördüler, tefecileri sert ifadelerle tasvir ettiler.Orta Çağ'da ticari büyüme ile birlikte, Skolastikler tefecilik yasağını felsefi açıdan gerekçelendirmeye çalıştı. Thomas Aquinas, faizi "hiçbir şey için bir şey kazanmak" olarak görerek değiş tokuş adaletini ihlal ettiğini savundu. Duns Scotus mülkiyetin devri, William of Auxerre ise zamanın fiyatlandırılması üzerine eleştiriler getirdi. Bu tartışmalar, "harici unvanlar" ve "üçlü sözleşme" (contractum trinius) gibi boşlukların doğmasına neden oldu. Bu boşluklar, ayrı ayrı yasal olan ancak birleştiğinde faizli kredi oluşturan işlemlerle faiz uygulamasını gizledi.Reformasyon, tefecilik görüşünde köklü bir değişim yarattı. Martin Luther, belirli durumlarda makul faize izin verdi. John Calvin ise, faizin adil ve sömürücü olmadığı sürece meşru bir kar kaynağı olabileceğini savunarak geleneksel görüşten koptu. Calvin'in bu yorumu, faizin günah olmadığı fikrini yaygınlaştırdı ve faiz ile aşırı faiz (usury) arasında bir ayrım yapılmasının önünü açtı. Bu teolojik değişimler, 16. ve 17. yüzyıllarda Avrupa'da faiz oranlarının yasal olarak düzenlenmesine ve nihayetinde tam kabulüne yol açtı.Özetle, bir zamanlar büyük bir günah sayılan tefecilik, zamanla ekonomik yaşamın ayrılmaz bir parçası haline geldi. Bu dönüşüm, küresel bankacılık sisteminin gelişimi için temel bir ön koşuldu. Bir sonraki bölümde, bankacılığın kısa tarihini inceleyeceğiz.Kaynak
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 15 Agustus 2025Bacaan: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." (Matius 2:2)Renungan: Komet adalah benda angkasa yang beredar mengelilingi matahari. Ia bercahaya seperti bintang, bagian tengahnya bercahaya terang dan berekor panjang menyerupai kabut. Bila sedang mendekati bumi, komet akan kelihatan berekor dan akan kelihatan bergerak ke arah yang berlawanan dengan ekornya sehingga terlihat menunjuk arah tertentu. Komet bila terlihat di bumi bisa berlangsung selama lebih dari seminggu. Dengan keberadaan seperti itu, banyak ahli memerkirakan kometlah yang dilihat para majus. Segala usaha para ahli untuk mengungkap misteri bintang natal ini patut dihargai dan bisa terus menerus dilakukan, paling tidak sedikit memuaskan rasa haus akan ilmu pengetahuan. Tetapi, ada hal yang tidak boleh dilupakan tentang keberadaan bintang yang masih misterius tersebut, yaitu bahwa bintang tersebut dipakai Tuhan untuk menuntun orang-orang majus menemukan Yesus. Keberadaan orang majus yang adalah orang-orang non Yahudi atau orang-orang yang dianggap kafir menunjukkan bahwa segala bangsa akan datang mencari Yesus. Kalau bintang saja bisa Allah pakai untuk membuat orang mencari dan bertemu dengan Yesus, maka hal yang sama pun bisa Allah kerjakan dalam diri kita. Melalui kehadiran kita, Allah mau supaya semakin banyak orang bertemu dan mengenal Yesus Putera-Nya. Sudahkah kehadiran kita membuat orang terpikat dan haus untuk mencari dan mengenal Yesus? Atau justru sebaliknya kehadiran kita justru menjadi batu sandungan bagi orang lain untuk mengenal Yesus, sehingga nama Yesus dicela? Mari, jangan kalah dengan bintang Timur di Betlehem. Tuhan rindu memakai kita untuk menjadi alat-Nya. Tuhan Yesus memberkatiDoa: Tuhan Yesus, terima kasih atas bintang terang di Betlehem. Melalui bintang itu banyak orang dari berbagai bangsa datang menyembah-Mu. Akupun rindu untuk Kau pakai seperti bintang di Betlehem agar semakin banyak orang mengenal Engkau. Urapilah seluruh keberadaan diriku, agar kehadiranku dapat menjadi tanda kehadiran-Mu sendiri, sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan dan semakin banyak orang mencari, mengenal dan mengakui Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Amin. (Dod).
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 270 (Matius 19:1-6): Orang Farisi kembali menguji Yesus dengan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak. Di dalam tradisi Yahudi, ada golongan pengikut Rabi Hillel dan Rabi Shammai. Pengikut Hillel dan pengikut Shammai terus berdebat tentang banyak hal penting di dalam hukum orang Yahudi. Salah satu pokok perdebatan mereka adalah alasan perceraian.
Many in Australia's Jewish community say political polarisation is fuelling a new wave of antisemitism. How are Jews responding in the face of high-profile incidents of hate? - Banyak orang dari komunitas Yahudi di Australia mengatakan polarisasi politik memicu gelombang baru dari antisemitisme. Bagaimana tanggapan orang Yahudi dalam menghadapi insiden kebencian yang menjadi sorotan publik?
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 22 Juli 2025Bacaan: "Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memerhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu." (Lukas 21:1a)Renungan: Status janda membuat seorang wanita Yahudi kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Namun Yesus memberi acungan jempol terhadap janda miskin yang memberi persembahan lebih kecil dari semua orang yang datang ke Bait Allah. Di sepanjang zaman janda ini telah menjadi contoh pemberi persembahan yang berkenan kepada Tuhan, yang memberi dari hati yang tulus. Ia belajar mendisiplin dirinya untuk memberi kepada Tuhan. Saat ia mempersembahkan semua harta yang dimilikinya, ia mengerti bahwa Tuhan berkuasa memeliharanya. Walaupun nama janda dalam kisah tersebut tidak disebutkan dalam Alkitab, tetapi yang lebih penting adalah teladan memberi yang bisa ditularkannya di sepanjang masa. Tidak ada orang yang memberitahu Yesus bahwa wanita itu adalah seorang janda, tetapi secara detil Yesus menyebutnya sebagai janda miskin yang memberikan semua nafkah yang dimilikinya. Hal ini mau mengajarkan kepada kita bahwa semua orang mendapat perhatian dari Tuhan. Kalau Yesus saja tahu secara pribadi mengenai janda itu, maka Yesus yang sama itupun pasti tahu dan mengenal anda dan saya. Pernahkan kita berpikir bahwa ada miliaran orang di dunia ini, tetapi Tuhan memerhatikan kita seolah-olah hanya kita sendiri saja yang menghuni dunia ini? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, kini aku tahu bahwa Engkau senantiasa memerhatikanku setiap kali aku memberi persembahan kepadamu. Sebagaimana janda yang tidak dipandang oleh masyarakatnya saat itu, tetapi ia sudah menarik perhatian-Mu karena pemberiannya yang tulus, kini ajarilah aku agar akupun mampu meneladan janda itu untuk mau memberi dengan tulus hati apa yang kupunya bahkan persembahan diriku untuk memuliakan namaMu. Amin. (Dod).
Burak Bilgehan Özpek ve Korgün Koral; büyük dostu ve hamisi Stefan Zweig'ın tanımlamasıyla "Karamazov Kardeşler'den çıkmış bir Rus, evsiz bir Yahudi ve sadık bir Avusturyalı monarşist" olan Joseph Roth'u, şaheseri Radetzky Marşı romanını tartışarak konuşmaya başlıyor. Bizi Patreon'dan Destekleyin
Bab Diadzabnya Orang Yahudi Di Kubur merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 10 Muharram 1447 H / 6 Juli 2025 M. Kajian Hadits Tentang Bab Diadzabnya Orang Yahudi Di Kubur عن أبي أيوبَ رضيَ اللهُ عنه قالَ: خَرَجَ […] Tulisan Bab Diadzabnya Orang Yahudi Di Kubur ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 6 Juli 2025Bacaan: "Tetapi padaMu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang." (Mzm 130:4)Renungan: Menurut legenda Yahudi, ketika Allah hendak menciptakan manusia, Dia meminta nasihat para malaikat yang berdiri di sekitar takhta-Nya. Kemudian para malaikat berkata:Malaikat Keadilan: "Jangan ciptakan dia, karena dia akan melakukan segala jenis kejahatan melawan Engkau dan sesama, dia akan kasar, kejam, tidak jujur dan tidak benar." Malaikat Kebenaran: "Jangan ciptakan dia, karena dia akan berbuat salah dan menipu sesamanya dan bahkan menipu Engkau." Malaikat Kekudusan: "Jangan ciptakan dia, dia akan mengikuti segala sesuatu yang najis menurut pemandangan-Mu dan mempermalukan wajah-Mu." Kemudian datanglah Malaikat Pengampun berkata: "Ciptakan dia Bapa Surgawi. Karena jika dia berdosa dan menyimpang dari jalan-Mu yang benar, kudus dan lurus, aku akan menuntunnya dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut, serta membawanya kembali kepada-Mu." Apakah saat ini kita merasa bersalah dan mempunyai dosa berat? Atau kita merasa tidak layak lagi di hadapan Tuhan, karena kita selalu jatuh dalam dosa yang sama? Atau hidup kita begitu banyak mengecewakan orang lain dan kita merasa tidak berguna? Hari ini datanglah pada Tuhan. Malaikat pengampun akan membimbing kita untuk dapat kembali pada-Nya. Jangan keraskan hati kita, saat ini Yesus menunggu kita dengan tangan terbuka. Kembalilah dan bertobatlah, maka kita akan menerima kembali damai sejahtera yang telah hilang dari kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena hidupku tidak lagi menyenangkan hatimu. Begitu banyak perbuatanku yang sudah mengecewakan banyak orang dan mengecewakan Engkau sendiri. Berilah aku kesempatan untuk memperbaiki hidupku dan terimalah aku kembali menjadi anak-Mu. Amin. (Dod).
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 264 (Matius 17:24-27): Ketika bangsa Israel diperintah oleh dinasti Makabe pada abad 164-63 SM, semua laki-laki Yahudi dewasa diwajibkan membayar dua dirham. Ini setara dengan rata-rata penghasilan pekerja harian selama dua hari pada waktu itu. Pada zaman Tuhan Yesus, kebiasaan ini masih terus diberlakukan, tetapi dengan banyak pertentangan.