Podcasts about benar

  • 647PODCASTS
  • 1,660EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Jun 10, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about benar

Latest podcast episodes about benar

Radio Muhajir Project
Mengucapkan Selamat Idul Adha (Blessed Eid Al Adha)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 1:28


Bismillah,Mengucapkan Selamat Idul Adha(Blessed Eid Al Adha)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari 101 DZULHIJJAH:“Ucapan Selamat Idul Adha yang Benar”

Misteri Jam 12
MJ12 Vidcast e6 - Bolehkah Dia Benar-Benar Bebas?

Misteri Jam 12

Play Episode Listen Later May 15, 2026 33:08


Seorang perempuan pergi ke pantai yang sunyi ketika senja tiba, tidak sedar apa yang lapar dalam gelap yang berkumpul. Kerapuhan spiritualnya menjadi undangan. Apa yang bermula sebagai saat kesunyian berubah menjadi mimpi ngeri penguasaan. Uncle Rahman menceritakan semula pertempuran yang mengerikan untuk menyelamatkan semula jiwa yang telah dikuasai oleh sesuatu yang lain. Tetapi bolehkah dia benar-benar bebas?See omnystudio.com/listener for privacy information.

Podcast Radio Penyiaran Polimedia
“REKOR” Eps 02 Season 8… Benar gak sih, standar trainee sekarang beda sama era gen lawas?

Podcast Radio Penyiaran Polimedia

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 15:53


Gen 1-3 vs Gen 4-5, kok sistem trainee-nya bisa beda jauh ya? Pergeseran era digital ternyata ngaruh banget ke cara trainee berjuang buat debut‼️Tapi, kepo nggak sih sebenarnya apa yang bikin beda?

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Belajar Bersyukur yang Benar

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 75:40


Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Belajar Bersyukur yang Benar

belajar benar bersyukur ustadz dr firanda andirja
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Maududi Abdullah Lc. Puasaramadhan - Meraih Ampunan Ramadan dengan Iman yang Benar

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 46:20


Ustadz Maududi Abdullah Lc. Puasaramadhan - Meraih Ampunan Ramadan dengan Iman yang Benar

TalkDisaster
Eps. 87 Jubir Bencana: Bicara Benar Saat Semua Orang Panik

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 19:46


Bagaimana seorang juru bicara bencana seharusnya berbicara di depan kamera — saat data belum lengkap, tekanan publik tinggi, dan setiap kata bisa jadi headline dalam hitungan detik?Di episode khusus TalkDisaster ini membedah secara langsung skenario nyata media handling pasca bencana — mulai dari pertanyaan soal data korban, gempa susulan, lambatnya penetapan status darurat, koordinasi antar lembaga, hingga pertanyaan konfrontatif tentang kesiapan pemerintah.Setiap skenario hadir dalam dua versi: respons yang justru memperburuk situasi, dan respons yang membangun kepercayaan publik.Kami juga membahas 5 Alarm Merah Jubir Bencana — pola komunikasi yang paling sering terjadi dan paling berbahaya dampaknya — serta 3 prinsip komunikasi krisis yang bisa langsung kamu terapkan: Facts First, Feeling Second. Acknowledge, Don't Speculate. Redirect, Not Deflect.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Sudahkah Kita Bersabar Dan Bersyukur Dengan BENAR?

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 12, 2026 33:16


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Sudahkah Kita Bersabar Dan Bersyukur Dengan BENAR?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 12 April 2026 - Melakukan dan mendatangkan kebaikan dalam kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 11, 2026 5:57


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 12 April 2026Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Ada seorang raja yang mempunyai penasihat yang cukup bijak. Penasihat itu selalu ikut ke mana pun raja pergi. Kata-kata nasihat yang hampir selalu keluar dari mulut sang penasihat itu adalah, "Semua yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan." Suatu hari, raja pergi berburu dan mengalami sedikit kecelakaan. la tidak sengaja menembakkan anak panah ke kakinya sendiri, sehingga kakinya terluka. Ia bertanya kepada penasihatnya apa pendapatnya mengenai kecelakaan itu dan sang penasihat menjawab, "Semua yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan." Kali ini raja menjadi sangat marah atas jawaban yang selalu sama yang ia terima dari penasihatnya. Atas perintahnya, penasihat itu dimasukkan ke dalam penjara. "Sekarang apa lagi yang hendak engkau katakan?" tanya raja. "Apa yang terjadi pasti mendatangkan kebaikan," lagi-lagi penasihat itu memberikan jawaban yang sama. Penasihat itu pun tetap dimasukkan ke dalam penjara. Beberapa waktu kemudian raja pergi berburu lagi, tapi kali ini tanpa penasihat yang mendampinginya. Segerombolan kanibal menangkap sang raja kemudian membawanya ke kamp mereka untuk dijadikan makan malam para kanibal. Sebelum dimasukkan ke dalam periuk besar, para kanibal terlebih dahulu memeriksa tubuhnya. Mereka melihat bahwa di kaki raja ada luka, maka mereka pun memutuskan untuk mengembalikannya ke hutan. Sesuai tradisi kanibal, mereka tidak akan memakan apa pun yang ada cacatnya. Raja pun merasa senang. la kini menyadari kebenaran dari apa yang pernah dikatakan oleh penasihatnya bahwa apa yang terjadi pasti akan mendatangkan kebaikan. Alkitab berkata bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. "Dalam segala sesuatu" berarti dalam setiap keadaan, bukan hanya keadaan ataupun kejadian yang menyenangkan, tetapi juga dalam keadaan yang menyakitkan dan tidak pernah kita harapkan. Benar sekali bahwa Allah bisa memakai semua yang terjadi dalam hidup kita untuk satu tujuan tertentu. Kita bersyukur bahwa tujuan yang dirancangkan Allah bagi kita adalah untuk kebaikan kita semata-mata. Jika kita kembali merenungkan, banyak kejadian di masa lalu yang kemudian membentuk serta mempersiapkan kita menjadi seperti sekarang ini. Pengalaman masa lalu bisa menjadikan kita satu pribadi yang lebih baik. Untuk itu kita perlu belajar melihat sisi positif dari setiap kejadian. Apa pun tantangan yang diperhadapkan kepada kita hari ini, ingatlah bahwa itu terjadi untuk membawa kita kepada tingkatan berikutnya. Asalkan kita bisa menyikapi semua yang terjadi dengan sikap positif dan keyakinan bahwa Allah selalu menyertai kita. Kita tidak akan mengerti sepenuhnya bagaimana kejadian buruk mendatangkan kebaikan bagi kita, namun percayakanlah semuanya kepada-Nya yang akan membuat segalanya menjadi lebih baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya Engkau sanggup bekerja dalam segala kejadian untuk mendatangkan kebaikan bagiku. Amin. (Dod).

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Merasa paling benar padahal mereka yang paling tersesat

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 2, 2026 35:01


Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Merasa paling benar padahal mereka yang paling tersesat

Renungan Anak GKY Mabes
Silsilah Yesus yang Mana yang Benar? (30 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 3:31


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah SILSILAH YESUS YANG MANA YANG BENAR?Diambil dari: Matius 1:1 “Kitab silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.”Wonder Kids, di Alkitab ada dua silsilah (daftar keturunan) Yesus yang ditulis dalam Injil Matius dan Injil Lukas. Kalau dibaca, nama-namanya tidak persis sama. Ada orang yang bertanya, “Yang benar yang mana?” Apakah ini berarti Alkitab salah? Tidak.Silsilah dalam Injil Matius ditulis untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah keturunan Raja Daud secara hukum. Karena itu, Matius mencatat silsilah lewat Yusuf, ayah angkat Yesus. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa Yesus sah menjadi Raja sesuai janji Allah.Sedangkan silsilah dalam Injil Lukas ditulis untuk menunjukkan garis keturunan Yesus sebagai manusia. Karena itu, Lukas mencatat silsilah melalui Maria, ibu Yesus. Ini menunjukkan bahwa Yesus sungguh-sungguh manusia yang lahir dalam keluarga Daud. Jadi, kedua silsilah itu tidak bertentangan, tetapi saling melengkapi: Matius menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja yang sah, Lukas menunjukkan bahwa Yesus adalah manusia sejati. Yang penting bukan daftar nama-namanya, tetapi berita besar di baliknya: Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah sejak zaman Abraham dan Daud.Wonder Kids, Tuhan menepati janji-Nya melalui sejarah yang panjang dan banyak orang. Nama-nama dalam silsilah mengingatkan kita bahwa Allah bekerja melalui keluarga dan kehidupan manusia biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, coba tanyakan kepada orang tuamu atau kakek-nenekmu tentang silsilah keluargamu. Bersyukurlah karena Tuhan menempatkan kamu dalam keluargamu dengan rencana-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau setia menepati janji-Mu. Terima kasih karena Engkau mengutus Yesus sesuai rencana-Mu sejak dahulu. Tolong aku supaya percaya bahwa hidupku juga ada dalam rencana-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, silsilah Yesus mengingatkan kita bahwa Allah setia bekerja dari generasi ke generasi. Tuhan Yesus memberkati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Orang Benar Hidup Oleh Percayanya

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 3:41


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Habakuk 2:4Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya 

MDC Surabaya
Budi Setiawan - Ketika Yesus Benar Benar Menjadi Tuhan (CW)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 43:31


Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Budi Setiawan - Ketika Yesus Benar Benar Menjadi Tuhan.

Podcast Al Quran
#470 Juz 27 Surah 57 Al Hadid verses 11-19+ Terjemahan

Podcast Al Quran

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 8:00


Terjemahan Bahasa IndonesiaBerikut lanjutan terjemahan Surah Al-Hadid ayat 11–19:(11) Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (balasan) baginya dan dia akan memperoleh pahala yang mulia.(12) (Ingatlah) pada hari ketika kamu melihat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka (dikatakan kepada mereka), “Pada hari ini ada kabar gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang agung.”(13) Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah kami, agar kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka), “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding yang memiliki pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada azab.(14) Mereka (orang-orang munafik) memanggil mereka (orang-orang mukmin), “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, menunggu (kehancuran kami), ragu-ragu, dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang sangat penipu.”(15) Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu adalah neraka. Dialah pelindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.(16) Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk secara khusyuk mengingat Allah dan (mematuhi) kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang telah diberi Kitab sebelumnya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka adalah orang-orang fasik.(17) Ketahuilah bahwa Allah menghidupkan bumi setelah matinya. Sungguh, Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) agar kamu mengerti.(18) Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (balasannya) kepada mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.(19) Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu adalah orang-orang yang benar (shiddiqin) dan para saksi (syuhada') di sisi Tuhan mereka. Mereka memperoleh pahala dan cahaya mereka. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.

Renungan Anak GKY Mabes
Surat Paulus Kepada Jemaat Korintus (13 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT KORINTUSDiambil dari: 1 Korintus 10:23–24 “Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. Jangan seorang pun mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.”Wonder Kids, Paulus tinggal cukup lama di kota Korintus dan mendirikan gereja di sana. Kota Korintus terkenal sebagai kota yang ramai dan penuh kesenangan. Banyak orang hidup hanya untuk diri mereka sendiri dan tidak peduli kepada orang lain.Sayangnya, cara hidup seperti itu mempengaruhi sebagian jemaat di Korintus. Mereka sudah percaya kepada Yesus, tetapi masih sering mementingkan diri sendiri. Mereka berpikir, “Kalau aku mau melakukan sesuatu dan itu tidak salah, ya aku lakukan saja.” Mereka lupa bahwa sebagai anak Tuhan, mereka harus memikirkan juga orang lain.Paulus mengingatkan mereka bahwa tidak semua hal yang boleh dilakukan itu baik untuk dilakukan. Ada hal-hal yang bisa melukai hati orang lain atau membuat orang lain jatuh dalam dosa.Yesus mengajarkan kita untuk tidak hidup hanya untuk diri sendiri. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari. Artinya, kita belajar berkata “tidak” pada keinginan diri sendiri supaya bisa mengasihi orang lain.Wonder Kids, hidup sebagai orang Kristen berarti belajar memikirkan orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Kita diajar untuk peduli kepada teman, membantu orang yang membutuhkan, dan tidak egois.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Coba pikirkan satu hal hari ini yang bisa kamu lakukan untuk menolong orang lain, meskipun itu berarti kamu harus mengalah atau berbagi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajar kami untuk tidak hidup egois. Tolong aku supaya mau memikirkan orang lain dan belajar mengasihi seperti Engkau mengasihi aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Mengasihi Yesus berarti belajar mengasihi orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#903 Bisakah Saya Benar-Benar Menciptakan Perubahan?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 5:32


Perubahan sering kali dianggap sebagai domain eksklusif tokoh besar atau organisasi raksasa, namun kenyataannya setiap individu memiliki kapasitas untuk menjadi katalis perubahan sosial yang nyata. Di era digital saat ini, hambatan untuk menyuarakan aspirasi telah memudar, memungkinkan siapa saja untuk berkomunikasi dan memengaruhi orang lain tanpa memerlukan izin dari otoritas mana pun. Pemasaran dalam konteks ini dipahami sebagai alat komunikasi dan pengaruh yang murni; keberhasilannya tidak ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh ketulusan niat dan kekuatan pesan yang mampu mengubah cara pandang orang lain terhadap dunia. Untuk mewujudkan perubahan yang transformatif, kita perlu memecahkan "Paradoks Kekuatan" dengan mendefinisikan ulang makna kekuatan itu sendiri sebagai kemampuan untuk membangun komunitas dan menciptakan narasi baru. Hal ini menuntut pergeseran identitas diri, dari sekadar "konsumen" yang didefinisikan oleh apa yang dibeli, menjadi "warga negara" yang bertanggung jawab atas masa depan bersama. Dengan beralih dari pola pikir transaksional menuju kolaboratif, individu-individu yang sebelumnya merasa tidak berdaya dapat menyatukan kekuatan kolektif mereka untuk menantang status quo dan membangun sistem yang lebih adil dan berkelanjutan. Terakhir, penting untuk dipahami bahwa perubahan sosial adalah sebuah proses sistematis yang berlangsung melalui tahap kesadaran, normalisasi, mobilisasi, hingga institusionalisasi. Perubahan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui pesan yang konsisten yang mengubah ide radikal menjadi norma baru yang diterima masyarakat. Dengan memahami siklus ini, kita dapat memetakan posisi kita dan memilih strategi komunikasi yang paling tepat untuk menggerakkan orang lain. Pada akhirnya, setiap tindakan kecil yang kita ambil adalah bukti nyata bahwa setiap individu memang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan yang lebih baik.

Helmy Yahya Bicara
Ustadz Felix - 70 Ribu Pasukan yang dikerahkan Isr43l ke Iran, Apakah Benar Pasukan D4jjal?!

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 31:35


Keadaan geopolitik global kian memanas. Banyak spekulasi yang beredar bahwa perang antara AS-Isra3l yang menyerang Iran adalah awal dari peristiwa kiamat. Pasukan yang dikerahkan Isr4el sejumlah 70 ribu, disebut seperti pasukkan Dajjal dari yahudi bani isfahan. Apakah benar? Kita akan tanya dan diskusi langsung dengan Ustadz Felix Siauw! Simak selengkapnya!

SerSerGairah
S06E12 - Gimana, Niat Bukber Kalian Itu Benar-Benar Mau Reuni atau Sekadar Cari Makan Gratisan yang Dibayarin Teman Tajir? (Masih Bareng Aphip Al Hamawi)

SerSerGairah

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 24:43


Berpuasa itu tujuannya mulia, namun apa jadinya jika pahala yang sudah dikumpulkan seharian mendadak minus gara-gara adu mulut dengan teman sok sukses saat acara bukber? Itulah mengapa matematika dosa dan pahala ("min kali min jadi plus") perlu dikaji ulang di sini.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 19 Februari 2026 - Ketekunan dan kejujuran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 4:36


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Februari 2026Bacaan: "Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: 'Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku..." (Yosua 7:20)Renungan: Salah satu penghambat kesuksesan bagi sebagian orang adalah keinginan mereka menggunakan jalan pintas. Memang mungkin jalan pintas bisa saja berhasil untuk sementara waktu, tetapi tidak dalam jangka panjang. Hal ini seperti terjadi dalam lomba marathon yang diselenggarakan di Boston. Jaqueline Gareau, seorang peserta wanita sedang dalam Marathon garis finish, tiba-tiba melihat seorang pelari wanita lain mendahuluinya. Dia adalah Ruiz. Rupanya Ruiz menyelinap dan memotong lintasan sehingga dia dapat menyelesaikan finish dengan stamina yang masih segar. Kemenangan Ruiz ini mengantarnya menuju lomba Marathon di New York. Ruiz pun kembali melakukan kecurangan dengan menyelinap dan memotong jalur. Kali ini Ruiz tidak dapat mengelak. Panitia mendiskualifikasi Ruiz dan menyerahkan medalinya pada Gaseau. Dalam Alkitab kita juga mengenal tokoh yang bernama Akhan yang ingin kaya dalam waktu singkat dengan menyimpan barang jarahan yang dikhususkan di tendanya. Akhan ingin mengambil keuntungan, tetapi dia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu mendatangkan malapetaka bagi yang lain. Setelah perbuatannya diketahui, Yosua menghukum Akhan dengan merajamnya hingga mati. Sebenarnya, Tuhan telah berjanji untuk memberkati bangsa Israel dengan kemakmuran dan kelimpahan. Namun ketidaksabaran Akhan membuatnya gagal bahkan harus merasakan hukuman mati. Kesuksesan memerlukan proses dan proses itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Sesuatu yang instan tidaklah baik. Seperti yang dikatakan dalam Amsal 20:21 "Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati. "Tuhan juga tidak akan memberikan keberhasilan dalam sekejap. Tuhan memberkati kita setahap demi setahap. Kita harus melangkah bersama Tuhan dengan sabar dan penuh keyakinan. Kta harus menjalani setiap proses yang ada, menyelesaikan masalah-masalah, melalui berbagai rintangan, dan gigih berjuang di saat-saat yang sulit. Kita harus terus belajar mengembangkan diri dan memperbesar kemampuan kita. Asalkan kita tekun, maka keberhasilan tinggal masalah waktu saja. Semakin banyak kita menabur semakin besar tuaian kita. Semakin cepat kita bertindak maka semakin cepat pula kita akan memperoleh hasilnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kejujuran dalam melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan padaku. Jangan biarkan aku berbuat curang sehingga menjadi baru sandungan bagi berkat-Mu untuk tercurah atas diriku. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Cara Berfikir Yang Benar

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 1:34


Bismillah,Saudaraku, Bagaimana cara berfikir yang benar tentang perjuangan meraih cita-cita dunia, khususnya dalam mengelola harta? Mari kita simak cuplikan dari Kajian Rutin Tadzkiratus saami' yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri dengan judul “238. SUKA KEBABLASAN” berikut ini.Ingin tau lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.

bagaimana ingin benar zakat bismillah nikmati insyaallah saudaraku ustadz muhammad nuzul dzikri
Daily Fresh Juice
Fresh Juice 15 Februari 2026 – Mat. 5:17-37 : Menjadi Orang yang Baik, Benar dan Suci

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026


Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Macau Mat. 5:17-37

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 15 Februari 2026 - Pribadi yang membuat orang lain nyaman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3)Renungan: Suatu ketika ada satu keluarga tengah berada dalam perjalanan menuju sebuah kota. Lalu mereka singgah di satu kedai kecil untuk beristirahat. "Bapak dan keluarga mau ke mana?" tanya si pemilik kedai. Bapak itu memberitahukan tujuannya. "Oh, kota itu. Saya tahu," jawabnya. "Kalau begitu dapatkah Anda menceritakan bagaimana orang-orang yang ada di sana?" tanya kepala keluarga tersebut. Bukannya menjawab, pemilik kedai malah bertanya balik, "Orang-orang seperti apakah yang kalian temukan di tempat asal kalian?" "Mereka adalah orang-orang yang payah," isteri bapak itu segera menjawab. "Benar. Mereka senang bergosip, cuek, egois. Kami senang bisa pindah dari sana," jawab anak-anaknya. "Saya rasa kalian juga akan menemukan orang-orang dengan sikap yang sama di kota tujuan kalian nanti." Keesokan paginya, rombongan keluarga lain singgah ke kedai itu dan ingin ke kota yang sama seperti keluarga kemarin. Mereka pun menanyakan kepada pemilik kedai tentang sifat orang-orang yang nanti akan ditemui. "Jenis tetangga macam apa yang dulu kalian miliki?" pemilik kedai itu bertanya. "Mereka baik, suka menolong, peduli. Sebenarnya kami sangat berat hati meninggalkan tempat yang dulu itu," jawab pemimpin rombongan. Pemilik kedai menjawab, "Tenang, nanti kalian juga akan mendapat tetangga yang serupa." Salah satu alasan yang dikemukakan oleh para pegawai mengapa mereka mau berhenti bekerja dan pindah ke tempat lain adalah karena orang-orang di kantor mereka yang tidak bersahabat. "Di sini orang-orangnya suka menusuk dari belakang. Mereka berkompetisi dengan curang. Pribadinya tidak menyenangkan," begitulah ungkapan mereka. Namun yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah orang-orang tapi kita sendiri. Selama kita tidak mau belajar mengerti, belajar rendah hati dan mengalah, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita bekerja, kita memang akan senantiasa bertemu dengan orang-orang sulit'. Selama kita selalu melihat 'selumbar' di mata pihak lain, selalu mencari kekurangan dan kejelekan mereka, maka itulah yang akan kita dapatkan. Dengan kasih Tuhan, ubahlah sikap kita, maka situasi pun akan berubah dengan sendirinya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sehingga setiap orang yang berada dekat denganku akan merasa nyaman. Amin. (Dod)

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Sikap Hati Yang Benar

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 3:45


Bpk. Kin Liong (TB) Mazmur 51:19Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

OM BOB Indonesia
Perusahaan Korea Selatan di Pati Dihentikan Sementara. Menurut Anda Apa Putusan Ini Benar? Ep. 2655

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 8:44


Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu atau DPMP TSP Kabupaten Pati menghentikan seluruh aktivitas sebuah perusahaan dari Korea secara sementara karena perizinannya belum lengkap.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Penyertaan Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 5:58


Pdt. Ellya Makarawung (TB) Daniel 3:23-25etapi ketiga orang itu, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego, jatuh ke dalam perapian yang menyala-nyala itu dengan terikat.  Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: "Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?" Jawab mereka kepada raja: "Benar, ya raja!" Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"

TanadiSantosoBWI
Podcast #98 - Hidup yang Bertumbuh Tak Pernah Benar-Benar Gagal

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 37:16


Bagi kita yang sering merasa takut melangkah karena khawatir gagal, episode podcast ini akan mengajak kita untuk melihat kegagalan bukan sebagai vonis tetapi sebagai proses belajar yang justru memperkaya cara pandang dan membuat kita lebih tangguh. Tamu spesial kali ini adalah Pak Rasman. Beliau bercerita tentang prinsip dimana dalam kehidupan ini kita berjalan dalam kebenaran, menciptakan dampak, dan terus bertumbuh. Yang menarik, Geliau memandang kemenangan dan kegagalan dengan kacamata yang sama. Dua-duanya bisa jadi guru, selama kita mau mengambil ilmunya dan bangkit lagi.Episode ini juga membawa kita "jalan-jalan" ke Simeulue, sebuah daerah kepulauan yang menyimpan kisah luar biasa tentang kearifan lokal semong (mitigasi tsunami) dan mimpi membangun daerah dari pinggir agar punya daya tarik kelas dunia. Pembahasa ini tidak hanya tentang wisata, tetapi juga tentang keberanian punya visi, konsisten menggerakkan langkah kecil, dan mengubah keterbatasan jadi strategi. Selain itu, ada juga pembahasan yang relevan untuk zaman sekarang yaitu bagaimana teknologi bisa jadi penghambat ketika disalahgunakan dan betapa pentingnya peran mentor, coaching, serta kepemimpinan yang membuat orang lain juga berkembang.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1977. "APA RASA TAKUT KITA SUDAH BENAR?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jan 22, 2026 20:21


Bismillah,1977. APA RASA TAKUT KITA SUDAH BENAR?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. At-Tur: 25-28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْبَرُّ ٱلرَّحِيمُ28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.(QS. At-Tur: 25-28)

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1596 - Bersabar dengan Benar - Ust. Abdullah Zaen, Lc., MA.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 17:55


Khutbah Jum'at. - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA hafizhahullahu.Judul : Bersabar dengan Benar.Sumber : YouTube.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Berani Hidup Benar Ditengah Tantangan "Gua Singa" Zaman Ini

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 14:28


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Renungan Anak GKY Mabes
Percaya Pada yang Benar (13 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 3:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   PERCAYA PADA YANG BENARDiambil dari: Mazmur 25:5 (TB)“Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.”Wonder Kids, Percaya pada sesuatu tidak otomatis membuatnya benar.Misalnya, seseorang bisa saja percaya bahwa susu tidak perlu disimpan di lemari pendingin.Tapi kalau keesokan harinya susu itu menggumpal dan berjamur, ia akan tahu bahwa keyakinannya salah. Banyak orang punya pendapat tentang Yesus. Ada yang berpikir Yesus hanya guru biasa, ada yang menganggap Dia tokoh sejarah yang baik. Tetapi apa yang kita percaya tentang Yesus tidak mengubah siapa Dia sebenarnya.Yesus tetap Anak Allah yang unik dan satu-satunya. Kalau kita memutuskan percaya hanya berdasarkan perasaan atau asumsi, kita bisa salah—seperti orang yang minum susu basi.Tetapi kalau kita membangun keyakinan berdasarkan kebenaran Alkitab, kita akan mengenal siapa Yesus yang sebenarnya. Walaupun Alkitab sudah cukup untuk menunjukkan kebenaran tentang Tuhan, Allah juga meninggalkan banyak “bukti” lain:melalui ciptaan, sejarah, dan kesaksian orang-orang yang mengalami kuasa-Nya.Semua itu membantu kita melihat bahwa firman-Nya dapat dipercaya.Dan untuk setiap anak yang masih punya pertanyaan atau keraguan, ingatlah:Tuhan tidak menjauh.Dia siap menunjukkan diri-Nya kepada siapa pun yang mencari Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu hal tentang Tuhan yang kamu percayai bukan karena orang lain bilang, tetapi karena kamu melihatnya dari Firman Tuhan.Ucapkan syukur kepada Tuhan untuk kebenaran itu.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku membangun kepercayaanku di atas kebenaran firman-Mu, bukan hanya perasaanku atau dugaanku sendiri. Ajar aku mengenal Engkau seperti siapa Engkau sebenarnya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingat: percaya itu penting, tetapi yang lebih penting adalah percaya pada apa yang benar. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 1 Januari 2026 - Serahkan hidupmu kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 3:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 1 Januari 2026Bacaan: "Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak." (Mazmur 37:5)Renungan: Istilah "Que sera-sera" menjadi cukup populer setelah Doris Day mempopulerkan lagu itu di tahun 1956. Que sera sera adalah bahasa Spanyol yang berarti "Apapun yang akan terjadi, terjadilah". Benar bahwa kita tidak bisa mengetahui secara persis apa yang ada di masa depan. Satu-satunya yang mengetahui masa depan kita hanyalah Tuhan saja. Kita bisa memegang janji Tuhan bahwa ada masa depan untuk kita, dan rancangan-Nya untuk masa depan kita adalah kebaikan semata-mata. Kita tidak perlu bersusah-susah datang ke paranormal untuk mencari tahu masa depan kita, siapa jodoh kita, apa yang akan terjadi nanti, karena hanya Tuhanlah yang tahu secara persis masa depan kita. Jika saat ini kita sedang khawatir mengenai apa yang akan terjadi pada hari esok khususnya di tahun 2026 ini, ingatlah janji Tuhan dan pegang itu. Tuhan ingin agar anak-anak-Nya menjadi dewasa dalam segala hal. Bijaksana dalam menyikapi kondisi apapun, tidak cengeng dan mengasihani diri sendiri, atau meragukan kuasa-Nya. Jadi selama kita setia, percaya kepada Tuhan dan melakukan yang terbaik, kita boleh berkata, "Que sera-sera, yang akan terjadi terjadilah." Tidak ada yang bisa membatasi kuasa Tuhan. Dia sanggup mengubah keadaan buruk menjadi baik. Selamat Tahun Baru 2026. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, tambahkan iman percayaku pada-Mu, agar dalam situasi yang tidak menentu dan buruk sekalipun, aku tetap mengandalkan janji dan kuasa-Mu. Aku tahu, janji Mu selalu pasti buatku. Amin. (Dod).

Renungan Malam
Melihat dengan benar

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 8:53


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 22 Desember 2025 - Mendidik, dan Memberi Nasihat yang baik dan benar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 22 Desember 2025Bacaan: "Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya." (Amsal 10:1) Renungan: Fery tumbuh menjadi anak yang baik dan penurut. Namun, sejak ia beranjak menjadi seorang remaja, ia berubah menjadi anak pemberontak. Walau demikian, cinta sang ibu tidak pernah luntur. Ibunya sangat mengasihi dia dan dalam setiap doa, nama Fery tidak pernah dilupakan. Tidak peduli anaknya menutup telinga saat ia berbicara kepadanya, sang ibu akan tetap menasihatinya. Dengan linangan air mata, ia memohon kepada Tuhan untuk melindungi anaknya dari pergaulan yang buruk. Saat Fery sedang tertidur, ia berlutut di samping tempat tidurnya dan berdoa untuknya. Fery mengetahui semua yang dilakukan ibunya bagi dia. Jauh di dalam hatinya, ia sangat mengasihi ibunya. Namun, ia merasa bahwa sekarang ia telah menjadi seorang pemuda. Ia tidak mau mendengar nasihat-nasihat ibunya lagi. "Aku bosan mendengar ceramah ibu setiap hari, telingaku sakit mendengarnya, Bu. Aku sudah besar dan aku tahu apa yang aku perbuat." Suatu ketika, saat pulang sekolah, ia diajak oleh teman-temannya ke tempat pelacuran. "Tidak ada salahnya aku mencoba," pikirnya. Fery pergi bersama mereka. Tinggal beberapa meter lagi mereka akan masuk ke dalam rumah itu. Tiba-tiba ia teringat kepada ibunya. Nasihat-nasihat sang ibu terngiang dengan sangat jelas di telinga Fery. Bayangan ibunya yang sedang berlutut, dan berdoa sambil menangis terlintas dalam benaknya. "Bagaimana perasaan Ibu bila mengetahui aku datang ke tempat seperti ini? la pasti akan sangat sedih." Langkah-langkah kaki Fery semakin terasa berat. Ia memandang rumah itu. Rasa jijik menyelimuti dirinya. "Tidak, aku harus pulang!" Ia berbalik dan segera berlari meninggalkan tempat itu dan tidak pernah kembali lagi. Ketika membaca kisah di atas, sepertinya nasihat sang ibu sama sekali tidak kena pada sasaran. Namun pada akhirnya, ketika si anak diperhadapkan dengan godaan dunia, ia kembali teringat akan nasihat ibunya. Di sini Roh Kudus berperan dalam mengingatkan semua nasihat-nasihat yang diberikan kepada anak. Mendidik anak sangat penting tetapi kita jangan lupa ada bagian yang sangat penting, yaitu selalu mendoakan mereka. Amsal berkata supaya para orang tua menasihati anak-anak mereka untuk takut akan Tuhan. Mendidik anak ke jalan yang benar itu sangat penting. Ams 22:6 berkata, "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu." Anak-anak adalah anugerah yang Tuhan berikan untuk dijaga. Didikan berupa nasihat yang baik akan menuntun dan mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Marilah kita menanamkan ajaran-ajaran yang baik dan benar kepada anak-anak kita, supaya mereka hidup menurut kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah kedua orang tuaku. Berilah aku hikmat-Mu sehingga apapun yang aku pikirkan, katakan dan perbuat pada akhirnya mampu membanggakan kedua orang tuaku. Amin. (Dod).

VOTalent
mungkin memang benar

VOTalent

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 0:18


Mungkin memang benarBenar memang mungkinYang gak mungkinYang gak benarDaripada mikir macam macamLebih baik dengar musik di Spotify

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Pengenalan yang Benar akan Tuhan Menentukan Kehidupan

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 10:01


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || MAKNA METANOIA YANG BENAR || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 13:36


Renungan D'Message || MAKNA METANOIA YANG BENAR || Ps. Steven Liem

Alex Nanlohy's Podcast
THE PATH - MEMILIH JALAN YANG BENAR BUKAN JALAN YANG MUDAH

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 31:43


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 4 November 2025 - Pikiran yang terbuka dengan teguran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 3, 2025 4:04


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 4 November 2025Bacaan: "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." (Amsal 27:5) Renungan: Suatu kali Ny. Albert Caldwel bertanya kepada salah seorang awak kapal Titanic, "Benarkah kapal ini tidak bisa tenggelam?" Jawab awak kapal tersebut, "Benar, nyonya. Bahkan, Tuhan sendiri tak mungkin menenggelamkan kapal ini." Dua hari kemudian, kapal tersebut memasuki kawasan Grand Banks, sebuah kawasan berbahaya karena banyak gunung es bawah laut. Pada 14 April 1912, dua puluh menit sebelum pukul 24.00 malam, kapal pesiar mewah, Titanic, menyerempet gunung es dan akhirnya tenggelam tiga jam kemudian. Seringkali kita jumpai, kesombongan yang membuat sebagian orang sulit untuk menerima teguran. Mengapa teguran dan peringatan selalu disamakan dengan kelemahan atau aib? Padahal Amsal 27:5 berkata, "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." Bagaimana respon yang benar menghadapi sebuah teguran? Raja Daud dalam Mzm 119:14 menganggap peringatan Tuhan sama bahagianya dengan menerima harta benda. Seseorang hanya bisa bertumbuh lewat masukan, teguran bahkan peringatan dari orang lain. Apakah kita pernah mengalami teguran? Terkadang teguran itu menyakitkan, tetapi kalau kita mau lihat dari kacamata Tuhan, dibalik teguran itu ada kebaikan dan perubahan untuk hari yang kan datang. Jika hari ini kita mengalami teguran yang tidak disangka-sangka, tetaplah tenang dan berusahalah menemukan apa rencana Tuhan dibalik teguran itu. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah rahmat kerendahan hati dalam diriku, sehingga ketika aku mengalami teguran atau nasihat yang tidak pernah kubayangkan, yang membuat aku kecewa dan sakit hati, aku tetap bisa menerimanya dengan lapang dada. Sebab aku percaya saat itu Engkau mau mengubah cara pandang, sikap, cara hidup dan kepribadianku untuk menjadi lebih baik lagi melalui teguran tersebut. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
MENGGUNAKNKITAB ALAM DENGAN BENAR

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Oct 14, 2025 7:05


Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.

AWR Indonesian - Daily Devotional
BERPIKIR DENGAN BENAR

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Oct 13, 2025 7:02


Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

César Sar - El Turista
1161. Benarés (Vanarasi) vida, muerte y eternidad. India

César Sar - El Turista

Play Episode Listen Later Oct 4, 2025 29:44


Querida comunidad hoy nos sumergimos en las aguas sagradas del Ganges para explorar Varanasi, la ciudad eterna de India. Gracias por estar aquí —¡ya superamos los 1,200 episodios y el millón de escuchas! Es pura magia gracias a ti, y me encanta compartirla.✈️ Recuerda, en mi web www.cesarsar.com propongo algunos viajes conmigo a diferentes lugares del mundo. Vámonos!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 12 September 2025 - Mengatakan dan melakukan yang benar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 12, 2025 6:42


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 September 2025Bacaan: Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Ku larang engkau makan itu? Manusia itu menjawab: Perempuan yang Kau tempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." (Kejadian 3:11-13)Renungan: Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan. Mereka adalah pasangan yang saling mencintai dan anak itu adalah buah hati mereka. Saat anak itu berumur 2 tahun, suatu pagi si ayah melihat sebotol obat yang terbuka. Dia terlambat untuk ke kantor, maka dia meminta istrinya untuk menutupnya dan menyimpannya di lemari. Istrinya karena kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut. Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya. Karena tertarik dengan warna obat tersebut lalu si anak memakannya semua. Obat tersebut adalah obat keras yang bahkan untuk orang dewasa pun hanya dalam dosis kecil saja. Sang istri segera membawa si anak ke rumah sakit. Tapi si anak tidak tertolong. Sang istri ngeri membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya. Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya telah meninggal, dia melihat kepada istrinya dan mengucapkan 3 kata, "SAYA BERSAMAMU SAYANG." Reaksi sang suami yang tidak disangka-sangka adalah sikap proaktif. Si anak sudah meninggal dan tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. Lagipula seandainya dia menyempatkan waktu untuk menutup dan menyimpan botol tersebut, maka hal itu tidak akan terjadi. Tidak ada yang perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yang si istri perlu saat itu adalah penghiburan dari sang suami, dan itulah yang diberikan suaminya saat itu. Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini, maka akan terdapat lebih sedikit permasalahan di dunia ini. Salah satu sifat dosa adalah saling menyalahkan satu dengan yang lain. Adam menyalahkan Hawa, Hawa menyalahkan ular. Masing-masing tidak mau dipersalahkan, karena hal ini menyangkut tanggung jawab. Banyak orang lari dari tanggung jawab dan melemparkannya kepada orang lain. Tanpa kita sadari banyak orang menderita karena kita mau cari selamat sendiri. Hari ini kita diajak untuk mengatakan kebenaran tanpa harus mengorbankan atau mempersalahkan orang lain, "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat." (Mat 5:37). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku supaya menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas apapun yang telah kulakukan dan tidak lari dari tanggung jawab atau mencari-cari kesalahan orang lain yang mengakibatkan hubungan kekeluargaan dan persahabatan menjadi renggang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 16 Agustus 2025 - Ada Kebaikan di setiap peristiwa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 15, 2025 4:08


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 Agustus 2025Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Alkitab berkata bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Dalam segala sesuatu berarti dalam setiap keadaan, bukan hanya keadaan ataupun kejadian yang menyenangkan, tetapi juga dalam keadaan yang menyakitkan dan tidak pernah kita harapkan. Benar sekali bahwa Allah bisa memakai semua yang terjadi dalam hidup kita untuk satu tujuan tertentu. Kita bersyukur bahwa tujuan yang dirancangkan Allah bagi kita adalah untuk kebaikan kita semata-mata. Jika kita kembali merenungkan, banyak kejadian di masa lalu yang kemudian membentuk serta mempersiapkan kita menjadi seperti sekarang ini. Pengalaman masa lalu bisa menjadikan kita satu pribadi yang lebih baik. Untuk itu kita perlu belajar melihat sisi positif dari setiap kejadian. Apapun tantangan yang diperhadapkan kepada kita hari ini, ingatlah bahwa itu terjadi untuk membawa kita kepada tingkatan berikutnya. Asalkan kita bisa menyikapi semua yang terjadi dengan sikap positif dan keyakinan bahwa Allah selalu menyertai kita. Kita tidak akan mengerti sepenuhnya bagaimana kejadian buruk mendatangkan kebaikan bagi kita, namun percayakanlah semuanya kepada Allah yang akan membuat segalanya menjadi lebih baik. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, aku percaya bahwa di setiap peristiwa dalam hidupku Engkau senantiasa bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagiku. Oleh karena itu bukalah hatiku agar apapun yang terjadi dalam hidupku aku dapat melihat sesuatu yang baik di balik semuanya. Amin. (Dod).

GKY Green Ville Podcast
KU - Pelayanan Injil Yang Benar

GKY Green Ville Podcast

Play Episode Listen Later Jul 13, 2025 47:41


Pdt Dany Christopher

Lifehouse Jakarta
Menerima Injil Yang Benar

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 3, 2025 4:37


Bpk. Kin Liong (TB) Galatia 1 : 6-81:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain 1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. 1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

Gente Viajera
Benarés, la capital espiritual de la India

Gente Viajera

Play Episode Listen Later Jun 15, 2025 11:12


Benarés no se sabe cuándo fue fundada, pero sí que fue en tiempos muy remotos. Mark Twain dijo que Benarés era más antigua que la historia, más antigua que las tradiciones, más vieja incluso que las leyendas. Su nombre en español, Benarés, deriva de la adaptación fonética al inglés de su nombre oficial: Varanasi. Palabra que une el nombre de los dos ríos que atraviesan la ciudad de oeste a este, el Varuna y el Assi, que desembocan en el río principal que la bordea de norte a sur: el Ganges. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 5 Juni 2025 - Lakukan Pekerjaan yang dipercayakan dengan Benar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 5, 2025 6:42


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Juni 2025Bacaan: "Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya." (Amsal 2:7) Renungan: Harry bekerja sebagai pembuat sepatu di toko milik Mackay, seorang pria yang takut akan Tuhan. Tugas Harry adalah dengan keras memukul-mukul lembaran kulit sapi yang sudah dipotong sesuai kebutuhan dan merendamnya dalam air. la terus memukul kulit itu di atas lempengan besi sampai kulit itu keras dan mengering. Di samping toko tempat Harry bekerja ada juga toko pembuat sepatu milik pria yang tidak percaya pada Tuhan, la suka bercerita tentang hal-hal tidak bagus kepada anak-anak di sekitar tempat itu. Harry sering mengintip pria itu ketika sedang bekerja. Harry heran karena pria itu membuat sepatu dengan cara yang lebih instan, di mana ia tidak memukul-mukul kulit sapi, tetapi langsung memakukan kulit pada sol. Suatu kali Harry memberanikan diri bertanya mengapa pria itu berbuat demikian. "Saya perhatikan Anda memasang kulit yang masih basah pada sol sepatu, apakah sama bagusnya dengan kulit yang sudah dipukul-pukul?" Dengan mata yang licik dia menjawab, "Nak, yang pasti sepatu-sepatu itu akan lebih cepat kembali ke tempat ini." Akhirnya Harry menceritakan apa yang pernah didengarnya kepada Mackay. la menjelaskan bahwa prosedur kerjanya selama ini hanyalah upaya membuang-buang waktu saja. la minta izin untuk memakai cara kerja tetangganya. Mendengar itu Mackay berhenti bekerja dan membuka Alkitab kesayangannya. Ia membacakan Kolose 3:17, "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita." Kemudian ia memandang Harry dan berkata, "Harry, aku tidak membuat sepatu hanya karena uang, aku melakukan ini untuk kemuliaan Tuhan. Aku berharap kelak akan melihat setiap sepatu yang kubuat atau kuperbaiki dalam satu tumpukan besar pada waktu Yesus duduk di kursi penghakiman. Pada waktu itu aku tidak mau mendengar Dia berkata, "Dan ini suatu pekerjaan yang buruk! Aku mau mendengar, Baik sekali hambaku yang baik dansetia!" Teladan Mackay telah terpancang di hati Harry sampai ia berhasil meraih sukses. Jika Tuhan telah mempercayakan pekerjaan, keluarga atau pelayanan yang baik kepada kita, peliharalah kepercayaan itu dengan baik. Sebab hanya orang yang bisa menjaganya yang akan terus semakin dipercayakan perkara-perkara yang lebih besar. Jangan rusak kepercayaan yang sudah kita raih dengan berlaku curang seperti yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebaliknya, perbesar kepercayaan itu dengan berlaku jujur dan bekerja keras. Hidup dan bekerjalah dengan cara yang benar karena kebenaran merupakan pagar yang kokoh. Pemazmur berkata bahwa orang yang hidup benar sama dengan pohon yang ditanam di tepi aliran air. Tuhan akan membuat apa yang dikerjakannya berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang bijak agar mampu memperbesar kapasitas kepercayaan-Mu di hidupku. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Kembali Kepada Hubungan Yang Benar

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later May 2, 2025 3:44


Pdm. Handoyo Salim (TB) Ayub 4:17 "Mungkinkah seorang manusia benar di hadapan Allah, mungkinkah seseorang tahir di hadapan Penciptanya?"

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 20 April 2025 - Dimerdekakan oleh Yesus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu 20 April 2025Bacaan: "Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan." (Galatia 5:1) Renungan: Di suatu siang, seseorang bertanya, "Musa, mengapa kami disuruh mengoleskan darah kambing domba di ambang pintu dan kedua tiangnya? Mengapa kami tidak boleh keluar rumah di malam ini?" Musa menjawab, "Каmu turuti sajalah dan perhatikan kejadian dahsyat malam nanti." Benar, malam itu terdengar tangisan di negeri itu karena semua anak sulung mati, kecuali anak sulung Musa dan teman-temannya. Paginya Musa berkata, "Mari, kita pergi." "Ke mana?" tanya seseorang. "Ke tempat yang dijanjikan Tuhan," jawab Musa. Mereka pun pergi dalam sebuah perjalanan panjang. Tiba di suatu tempat, tiba-tiba seseorang berteriak, "Musa, pemimpin negeri yang kita tinggalkan sedang mengejar kita. Dia membawa banyak tentara, sedang di depan kita ada laut!" "Tenang saja, Tuhan akan membelah laut ini dan kita bisa berjalan melewatinya," jawab Musa. Terjadilah seperti yang dikatakan Musa. Musa dan teman-temannya berjalan melalui tempat kering, sementara pengejarnya ditenggelamkan oleh air laut yang tiba-tiba saja mengalir kembali menutupi tempat tersebut. Musa dan teman-temannya pun bersukacita Mereka melanjutkan perjalanan panjangnya dan setelah melewati berbagai tantangan, mereka sampai ke tempat yang dijanjikan Tuhan. Mereka hidup dan beranak-cucu di tempat itu. Bertahun-tahun kemudian, terjadi peristiwa yang sangat memilukan. Seorang yang dituduh dengan tuduhan palsu dihukum mati dengan cara disalib. "Sebenarnya Dia itu siapa. kok disalib? Dan katanya Dia sudah bangkit dari kematian?" tanya seseorang. Seseorang berjubah putih menjawab, "Dia orang sesat. Dia menyamakan diri dengan Allah. Bahkan selalu memojokkan hamba-hamba Allah. Dia layak disalib. Saya tidak percaya kalau Dia bangkit." Tetapi ada yang menyanggah, "Tidak! Dia adalah orang yang dijanjikan Allah Dialah Yesus, Sang Mesias. Semua kejadian yang berhubungan dengan Dia sama dengan yang ditulis di Kitab Suci kita. Dia mati karena mau membebaskan kita dari belenggu dosa Dan benar bahwa Dia sudah bangkit, untuk membuktikan dan menjamin kemenangan-Nya atas dosa. Setelah bertahun-tahun, kelompok ini bertambah banyak dan tersebar ke seluruh penjuru bumi. Di suatu tempat, seseorang dari kelompok ini berkata, "Apa yang kita harapkan lagi. bukankah kita sudah bebas dari belenggu dosa?" Yang lain menjawab, "Benar, kita sudah bebas dari belenggu dosa. Tetapi, kita harus memberitahukan kepada mereka yang masih terbelenggu dalam dosa bahwa Yesus sanggup membebaskan mereka juga. Yesus yang telah mati dan bangkit itu berkuasa menyucikan mereka dari dosa. Beritahukan kepada mereka bahwa Yesus yang sudah bangkit dari kematian adalah Tuhan yang berkuasa mengampuni dosa dan membebaskan mereka dari segala keterikatan." Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku memaknai Paskah dengan benar, sehingga aku bisa terus berharap akan kemenangan dari berbagai belenggu yang mengikatku. Amin. (Dod).

Espacio en blanco
Espacio en blanco - La orilla de los vivos - 08/09/24

Espacio en blanco

Play Episode Listen Later Sep 8, 2024 53:37


Junto al periodista Rodrigo de Pablo Ortiz, realizamos un apasionante viaje por la India sagrada y misteriosa. Hablamos de las castas, la mujer y la ciudad de la muerte: Benarés.Escuchar audio