Podcasts about yesus

Central figure of Christianity

  • 405PODCASTS
  • 14,396EPISODES
  • 15mAVG DURATION
  • 3DAILY NEW EPISODES
  • Feb 24, 2026LATEST
yesus

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about yesus

Show all podcasts related to yesus

Latest podcast episodes about yesus

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 24 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 7:04


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 24 Februari 2026Pembaca Renungan : Benny PosposMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yohanes? (25 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH YOHANES?Diambil dari: Yohanes 21:24 (TB)“Dialah murid yang bersaksi tentang semuanya ini dan yang menuliskannya, dan kita tahu bahwa kesaksiannya itu benar.”Wonder Kdis, Hari ini kita belajar tentang Yohanes, penulis Injil Yohanes. Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Yesus dan termasuk murid yang sangat dekat dengan-Nya. Alkitab bahkan menyebut Yohanes sebagai murid yang dikasihi Yesus. Sebelum mengikut Yesus, Yohanes adalah seorang nelayan. Yesus memanggil Yohanes dan saudaranya Yakobus untuk mengikut Dia. Yesus memberi mereka julukan “anak-anak guruh”, karena mereka punya sifat yang berapi-api.Yohanes mengikuti Yesus hampir sepanjang pelayanan-Nya. Ia melihat mukjizat-mukjizat Yesus. Ia mendengar ajaran-ajaran Yesus. Ia bahkan berdiri dekat salib ketika Yesus disalibkan. Karena itulah Injil Yohanes ditulis sebagai kesaksian langsung dari seseorang yang benar-benar mengenal Yesus. Yohanes tidak menulis cerita yang ia dengar dari orang lain—ia menulis apa yang ia lihat, dengar, dan alami sendiri. Yohanes ingin setiap orang yang membaca Injilnya tahu satu hal: Yesus adalah Anak Allah, dan percaya kepada-Nya membawa hidup yang kekal.Wonder Kids, Tuhan bisa memakai siapa saja—nelayan biasa seperti Yohanes—untuk melakukan hal besar ketika hidupnya mau dipakai oleh Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu cara sederhana kamu bisa menunjukkan bahwa kamu pengikut Yesus—lewat perkataan, sikap, atau tindakanmu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil Yohanes dan memakainya untuk bersaksi tentang Engkau. Tolong aku juga hidup sebagai saksi-Mu lewat hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai hidupmu untuk menunjukkan siapa Yesus kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Februari 2026 - Hati yang penuh kasih dan peduli dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 3:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Februari 2026Bacaan: "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20) Renungan: Pada tahun 1957, majalah Fortune menobatkan Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia. Namun demikian, Getty tidak suka dengan ketenarannya sebagai orang terkaya. Bukan karena ia seorang yang rendah hati, tetapi karena ia terlalu pelit untuk berurusan dengan orang-orang yang meminta bantuannya. la pindah ke Sutton Place hanya karena biaya hidup yang lebih murah daripada di London. la bahkan mencuci bajunya sendiri hanya karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk laundry. la menolak membayar uang tebusan ketika cucunya diculik, sampai akhirnya telinga cucunya dikirim lewat pos. Namun sebaliknya, salah satu anaknya, yang menerima harta warisan Getty, menyumbangkan kekayaannya dan berkata, "Saya sumbangkan uang ini bagi orang-orang yang jauh lebih membutuhkan daripada saya. " Demikianlah kemurahan hati adalah sebuah proses pengalihan diri dari diri sendiri kepada orang lain. Salomo dengan tegas berkata dalam Ams 3:27, "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya padahal engkau mampu melakukannya." Artinya kita selalu memiliki keterbukaan hati untuk selalu berbagi dengan orang lain. Kita belajar memunculkan potensi diri kita untuk selalu berbagi. Memberi menjadi prioritas dan sukacita kehidupan kita. Seseorang pernah berkata, "Lakukan semua kebaikan yang dapat kita lakukan bagi orang-orang di sekitar kita sebanyak mungkin, dengan berbagai cara dan jalan yang dapat kita lakukan. Dengan kata lain, temukan alasan untuk selalu berbagi karena kemegahan kehidupan ini tidaklah terletak pada apa yang dapat kita raih, melainkan pada apa yang dapat kita beri. Mari kita keluar dari jalan kehidupan orang kaya yang bodoh yang dikisahkan oleh Yesus, dan mulai belajar mengosongkan lumbung-lumbung yang ada, dan menemukan berbagai jalan untuk berbagi dengan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bermurah hati memang bukan hal yang mudah, namun aku rindu melakukannya. Berikanlah aku hati yang peduli kepada sesamaku yang membutuhkan, seperti hati-Mu sendiri yang penuh dengan belas kasihan. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Janda yang Tidak Menyerah (24 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Mengapa Yesus Berpuasa 40 Hari Sebelum Mulai Melayani

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 5:52


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 24 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 8:12


Dibawakan oleh Suster Wilhelmina OSA dari Komunitas Suster Santo Agustinus di Paroki Santo Yusuf Karang Pilang, Keuskupan Surabaya, Indonesia. Yesaya 55: 10-11; Mazmur tg 34: 4-5.6-7.16-17.18-19; Matthew 6: 7-15.BUAH BERLIMPAH DARIFIRMAN TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Buah BerlimpahDari Firman Tuhan. Karya Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa memuncakpada kehadiran Putra Allah menjadi manusia di dalam Yesus Kristus. Karya nyataIlahi ini menjadi tema besar untuk direnungkan terus-menerus di dalam hatisetiap orang beriman, dan khususnya semakin kuat di dalam masa Pra Paskah.  Ini untuk memperkuat iman kita akan peristiwa YesusKristus yang kita rayakan pada hari Paskah. Kita yang merayakan Paskah, yangdipersiapkan melalui Pra Paskah, mengalami suatu keistimewaan denganberpartisipasi dalam peristiwa Kristus. Yesus senantiasa menegaskan prinsippengorbanan diri-Nya yaitu demi melakukan kehendak Bapa sampai tuntas di duniaini. Pengorbanan itu menandakan betapa setiap dari kita bukan sekedar umat ataupengikut-pengikut-Nya, tetapi sebagai saudara-saudari-Nya sendiri. Ia sendiri berkatabahwa cinta yang paling besar ialah pengorbanan diri seseorang demi kebaikandan keselamatan saudara-saudarinya.  Kita sebagai anak-anak Allah melalui sakramen pembaptisandan juga menjadi putra-putri-Nya terkasih memiliki martabat istimewa yaitu satupersaudaraan dengan Yesus Kristus. Bersama dia, kita menyapa Allah di surgasebagai Bapa yang menjadi milik bersama. Semua pengikut Kristus mempertegaspersaudaraannya dengan Yesus, martabatnya sebagai putra-putri Allah, dan dalammemperlakukan Allah sebagai seorang Bapa. Ungkapan hubungan yang intim ini kitadoakan senantiasa di dalam doa “Bapa Kami”. Di dalam masa Pra Paskah, tentu kita berdoa “Bapa Kami”dengan kualitas iman yang terbaik, sebagai salah satu bentuk disiplin dalampraktik kesalehan kita. Doa ini menegaskan persaudaraan kita dengan Kristus,ketika bersama dengan Dia kita menyapa Allah sebagai “Bapa kami”. Sekian banyakdoa ini kita ucapkan dalam satu hari menandakan kalau Bapa yang satu di dalamsurga membuahkan karunia-Nya di dalam diri kita semua yang tetap dekat denganDia, karena persekutuan kita dengan Yesus Kristus. Kelimpahan buah di dalam diri kita tetap dijamin olehkarunia firman Allah yang hadir untuk menerangi, menguatkan, dan membaharuihidup setiap orang beriman. Yesus tidak hadir lagi dalam tubuh-Nya saat ini,tetapi di dalam firman-Nya. Melalui firman itu, kita masing-masing bertumbuhdan berbuah, khususnya dalam bentuk doa-doa yang menyatukan kita dengan Bapa disurga. Doa mengungkapkan apa yang kita lakukan dalam berpuasa, sepertimengampuni dan menahan diri tidak jatuh ke dalam pencobaan. Melalui doa pula kitaungkapkan niat untuk berbuat baik kepada sesama. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,utuslah Roh-Mu untuk membantu kami berdoa seperti Yesus Kristus. Kemuliaan...Dalam nama Bapa...

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #298: Hamba yang Jahat

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 11:16


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 298 (Matius 24:45-51): Yesus melanjutkan perumpamaan mengenai kesetiaan di dalam menantikan Dia. Ada hamba yang baik, yang setia dan bijaksana, dia akan melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya kepada dia. Tetapi hamba yang tidak sadar bahwa tuannya akan kembali, dia akan menjadi penguasa yang sembarangan. Dia akan mengambil alih kekuasaan tuannya dan menganggap dirinya setara dengan tuannya itu. 

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menyembuhkan 10 Orang Kusta (23 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 3:32


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENYEMBUHKAN 10 ORANG KUSTADiambil dari: Lukas 17:12–14 (TB)“Ketika Ia masuk ke suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak: ‘Yesus, Guru, kasihanilah kami!' Lalu Ia memandang mereka dan berkata: ‘Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.' Dan sementara mereka di tengah jalan, mereka menjadi tahir.”Wonder Kids, hari ini kita baca kisah tentang sepuluh orang kusta. Pada zaman itu, orang yang punya penyakit kulit seperti kusta tidak boleh tinggal dekat orang lain, karena orang-orang takut penyakitnya menular. Makanya mereka berdiri jauh-jauh dan berteriak minta tolong kepada Yesus.Lalu Yesus melakukan sesuatu yang unik. Yesus tidak langsung bilang, “Sembuh sekarang!” Yesus berkata, “Pergi, perlihatkan dirimu kepada imam-imam.” Artinya, mereka harus taat dulu—melangkah dulu—percaya dulu pada perkataan Yesus. Dan Alkitab berkata sesuatu yang keren banget: “Sementara mereka di tengah jalan, mereka menjadi tahir.” Mereka sembuh sambil berjalan.Dari sini kita belajar 2 hal: Pertama, ketaatan itu penting. Mereka bisa saja berkata, “Ah, percuma… belum sembuh kok suruh pergi?” Tapi mereka memilih percaya dan taat—dan di tengah jalan Tuhan bekerja. Kedua, jangan lupa bersyukur. Di cerita ini, yang kembali untuk mengucap syukur cuma satu orang—dan orang itu bahkan bukan orang yang biasanya dianggap “paling benar” oleh orang banyak. Tapi dia justru datang kembali, sujud di kaki Yesus, dan berterima kasih.Wonder Kids, kadang kita juga begitu: kita minta tolong waktu susah, tapi setelah ditolong… kita lupa bilang, “Tuhan Yesus, terima kasih.” Yesus bukan cuma mau menyembuhkan tubuh kita—Yesus juga mau membersihkan hati kita dari dosa dan mengajar kita hidup untuk Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Sebutkan 1 hal yang kamu minta kepada Tuhan belakangan ini.Lalu sebutkan 1 hal yang Tuhan sudah tolong dalam hidupmu.Ucapkan dengan mulutmu: “Tuhan Yesus, terima kasih.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau peduli dan berkuasa menolong kami. Ajari aku untuk taat kepada firman-Mu, dan jangan lupa bersyukur saat Engkau menolongku. Bersihkan juga hatiku dari dosa dan tolong aku hidup menyenangkan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan suka anak yang taat—dan Tuhan juga suka anak yang tidak lupa bilang “terima kasih.” Tuhan Yesus memberkati.

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 23 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 7:02


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 23 Februari 2026Pembaca Renungan : Endang HidayantiMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Renungan Anak GKY Mabes
Anak yang Hilang (22 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK YANG HILANGDiambil dari: Lukas 15:24 (TB)“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan didapat kembali.”Wonder Kids, hari ini kita membaca perumpamaan yang sangat terkenal dan hanya dicatat oleh Lukas: kisah anak yang hilang. Yesus menceritakan tentang seorang anak bungsu, artinya anak terakhir, yang meminta bagiannya dari harta ayahnya. Setelah mendapatkan harta yang dia minta, ia pergi jauh, menghabiskan semuanya, dan akhirnya hidupnya hancur. Saat ia kehabisan segalanya, ia sadar bahwa hidup jauh dari ayahnya tidak membawa kebahagiaan.Kemudian karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, ia memilih untuk pulang. Ia tidak pulang dengan bangga. Ia pulang dengan hati menyesal. Tapi yang luar biasa adalah reaksi sang ayah. Ayah itu melihat anaknya dari jauh, berlari menyambutnya, memeluknya, dan mengadakan pesta. Bukan karena anak itu layak, tetapi karena ayah itu mengasihinya.Namun cerita ini belum selesai. Ada juga anak sulung, yang artinya anak pertama. Ia marah. Ia merasa tidak adil. Ia merasa lebih baik dari adiknya. Yesus memakai kisah ini untuk menunjukkan dua hal:​Pertama, Allah mengasihi orang yang mau bertobat yang artinya meninggalkan dosa-dosa dan melakukan firman Tuhan​Kedua, Allah juga menginginkan hati yang penuh kasih, bukan iri dan sombongBaik anak bungsu maupun anak sulung sama-sama perlu belajar tentang kasih Bapa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Tanyakan pada dirimu: Apakah aku pernah seperti anak bungsu yang menjauh dari Tuhan? Atau seperti anak sulung yang taat, tapi hatinya tidak penuh kasih?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Bapa yang penuh kasih. Saat aku salah dan kembali kepada-Mu, Engkau menerimaku. Tolong aku juga memiliki hati yang penuh kasih kepada orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah bersukacita ketika satu anak-Nya yang hilang mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 22 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 12:03


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 22 Februari 2026Pembaca Renungan : Deasy SiahaanMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 21 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 7:20


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 21 Februari 2026Pembaca Renungan : Deasy SiahaanMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu sesudah Rabu Abu, 21 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 8:02


Dibawakan oleh Sr Tania MCFSM dan Sr Dominika MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 9b-14; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Lukas 5: 27-32.PUASA BERBUAHPEMBAHARUAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Puasa BerbuahPembaharuan. Kemarin kita diterangi dalam renungan bahwa puasa kita di dalammasa Pra Paskah ini dilakukan melalui beramal dan berdoa. Ini merupakancara-cara kita berpuasa. Lalu hal berikut yang amat penting ialah buah atauhasil melakukan puasa. Apakah yang didapatkan setelah melakukan puasa? Hari inikita merenungkan bahwa dengan berpuasa orang mendapatkan pembaharuan hidup. Nabi Yesaya mengatakan bahwa orang yang berhentimenyusahkan dan menyakiti sesamanya, lalu berbalik untuk berbuat baik danberamal kasih kepada sesamanya itu, pembaharuan yang ia peroleh adalah TuhanAllah berkenan kepadanya. Tuhan akan menuntunnya senantiasa. Tuhan akanmemuaskan semua kepentingannya untuk menjadi bahagia dan selamat di dalamkehidupannya. Pembaharuan ini berkaitan dengan kehidupan rohaninya yangberkembang, di mana hubungannya dengan Tuhan ialah dalam satu keterikatan yangmenyatu. Dasarnya ialah karena ia melakukan semua perbuatan Tuhan sendiri. Yang digambarkan oleh Yesaya ini terungkap dengan sangatjelas dalam pengalaman orang-orang yang mengalami sendiri hidup dan bekerjabersama Yesus Kristus. Kita semua yang berada di dalam Gereja saat ini jugadalam situasi yang berbeda-beda memiliki pengalaman ini, terlebih-lebih selamamasa Pra Paskah, kita ingin memantapkan dan memperkuat hubungan kita denganTuhan untuk semakin menyatu dengan-Nya. Syaratnya ialah bertahan dalam iman dankesetiaan menjadi murid-murid Tuhan yang baik seperti para rasul. Pembaharuan hidup yang dampaknya kuat bagi diri seseorangatau dalam suatu kebersamaan dengan orang lain ialah pertobatan. Tandanya ialahorang meninggalkan hidup yang lama dalam kegelapan dosa dan memilih hidup barudi dalam Tuhan. Melalui berpuasa, yaitu pengalaman berjumpa dan hidup bersamadengan Tuhan, kekuatan pengaruh-Nya dapat mengubah jalan hidup seseorang.Pengalaman ini ditunjukkan oleh Lewi, si pemungut cukai yang bertemu denganYesus dan selanjutnya mengundang Yesus untuk makan di rumahnya. Si pemungutcukai ini kemudian menjadi salah satu dari ke-12 rasul Yesus. Jika puasa dalam masa Pra Paskah ini belum menunjukkantanda-tanda akan ada pertobatan di dalam diri Anda dan keluarga atau kelompokAnda, memasuki minggu pertama Pra Paskah kiranya dapat dibuatkan suatuperencanaan dalam menata kehidupan baik pribadi maupun bersama. Perencanaan itumesti dapat dikonkretkan untuk suatu pertobatan yang kemudian diwujudkan.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim,terangi perjalanan hidup kami pribadi dan bersama di dalam masa Pra Paskah ini,sehingga kami berjalan di dalam terang untuk pertobatan kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Orang Samaria yang Baik Hati (21 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 2:34


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG SAMARIA YANG BAIK HATIDiambil dari: Lukas 10:33–37 (TB)“Tetapi seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, datang ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan… Lalu kata Yesus: ‘Pergilah, dan perbuatlah demikian!'”Wonder Kids, hari ini kita membaca sebuah perumpamaan yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus menceritakan kisah tentang seorang pria yang dirampok dan ditinggalkan hampir mati di pinggir jalan. Beberapa orang lewat—imam dan orang Lewi—tetapi mereka tidak menolong. Mereka melihat… lalu pergi.Kemudian datanglah seorang Samaria. Orang Samaria biasanya tidak disukai oleh orang Yahudi. Tetapi justru orang inilah yang berhenti. Ia menolong orang yang terluka, membalut lukanya, menaikkan ke keledainya, dan merawatnya.Yesus memakai cerita ini untuk menjawab pertanyaan: “Siapakah sesamaku manusia?” Jawaban Yesus jelas: Sesama kita bukan hanya orang yang kita suka, bukan hanya orang yang mirip dengan kita, tetapi siapa pun yang membutuhkan kasih. Mengasihi bukan cuma soal kata-kata. Mengasihi berarti bertindak, meskipun itu tidak nyaman.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang yang biasanya kamu abaikan atau tidak terlalu kamu sukai. Tanya Tuhan bagaimana kamu bisa menunjukkan kasih Yesus kepadanya hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi semua orang, bukan hanya yang aku sukai. Tolong aku memiliki hati yang mau menolong seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi sesama berarti melakukan kasih, bukan hanya mengatakan kasih. Tuhan Yesus memberkati.

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 20 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 4:28


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 20 Februari 2026Pembaca Renungan : Benny PosposMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Renungan Anak GKY Mabes
Anak di Kota Nain (20 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 2:59


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK DI KOTA NAINDiambil dari: Lukas 7:14–15 (TB)“Maka Yesus menghampiri usungan itu dan menyentuhnya; sedang para pengusung berhenti. Lalu Ia berkata: ‘Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!' Maka bangkitlah orang mati itu lalu duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.”Wonder Kids, hari ini kita melihat satu kisah yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus datang ke sebuah kota bernama Nain. Di sana ada seorang ibu yang sedang sangat sedih. Ia adalah seorang janda, seorang janda artinya ia sudah tidak memiliki suami lagi dan sekarang anak laki-laki satu-satunya telah meninggal. Bagi ibu ini, kehilangan anak berarti kehilangan segalanya. Ia tidak punya suami, tidak punya penolong, dan tidak punya masa depan.Ketika Yesus melihat ibu itu, Alkitab berkata Yesus tergerak oleh belas kasihan. Yesus tidak menunggu diminta. Ia mendekat, menyentuh usungan jenazah, dan berkata, “Hai anak muda, bangkitlah!” Anak itu hidup kembali, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.Yesus bukan hanya menunjukkan kuasa-Nya, tetapi juga menunjukkan hati-Nya yang penuh kasih. Yesus peduli pada orang yang tidak punya siapa-siapa. Ia melihat air mata yang orang lain mungkin abaikan. Melalui kisah ini, Lukas ingin kita tahu: Yesus bukan hanya kuat, Yesus juga lembut dan penuh belas kasihan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang sedang sedih atau kesepian. Doakan mereka, dan jika bisa, tunjukkan perhatian kecil—senyum, sapaan, atau bantuan sederhana.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau peduli pada orang yang sedih dan terluka. Ajari aku memiliki hati yang penuh belas kasihan seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melihat air mata kita dan peduli pada hati kita. Tuhan Yesus memberkati.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Yesus Berumur 12 Tahun dalam Bait Allah

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 9:40


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat sesudah Rabu Abu, 20 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 8:08


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Kristin MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 1-9a; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.18-19; Matius 9: 14-15.BERPUASA DALAMBERAMAL DAN BERDOA Renungan kita pada hari ini bertema: Berpuasa DalamBeramal dan Berdoa. Tiga kesalehan standar yang telah kita sebutkan kemarin,masing-masingnya tidak berdiri sendiri. Berdoa bukanlah suatu tindakan yangtidak punya kaitan dengan berpuasa dan beramal. Demikian juga berpuasa danberamal. Satu perbuatan saleh membutuhkan dua lainnya supaya menjadikanseseorang saleh dan benar di hadapan Tuhan Allah dan menjadi suri teladan bagisesamanya. Renungan ini ingin membawa perhatian kita kepada berpuasayang kita lakukan melalui tindakan amal dan berdoa. Di dalam setiap perbuatankasih itu seseorang menjalankan puasanya. Demikian juga di dalam kesempatanberdoa, seseorang mengisi dan memperkuatkan puasanya. Kedua bacaan kita padahari ini menerangi iman kita tentang berpuasa dalam beramal dan berdoa. Kitab nabi Yesaya menegaskan bahwa perbuatan puasa yangsangat mengena dalam hidup bersama dan sesuai dengan kehendak Allah ialahmembuka belenggu-belenggu kelaliman. Semua bentuk kehidupan yang tertindas danterbelenggu harus dihilangkan. Perbuatan atau perilaku yang memperdayai danmenyusahkan sesama harus dihentikan. Orang-orang lapar dan haus diberikankepuasan raga mereka. Yang tidak mempunyai rumah diberikan tumpangan. Yangtidak mempunyai pakaian dipakaikan pakaian yang perlu.  Semua yang dikatakan nabi dibuat begitu konkret oleh Yesusyang menjalankan misi Bapa Allah dengan ditemani oleh para rasul. Selain pararasul, ada begitu banyak murid yang mengikuti dan menyertai-Nya ke mana saja Iapergi dan dalam setiap kesempatan keberadaan-Nya. Hidup bersama dengan TuhanYesus ialah memandang Dia, berbicara dengan Dia, mendengar Dia, bersentuhandengan Dia, mengakui Dia, percaya kepada-Nya, dan berikhtiar untuk tetapbersama Dia sampai mati. Ini semua adalah kenyataan setiap saat hidup bersamadan dalam Tuhan yang memenuhi semua kriteria doa. Oleh karena itu Yesus memberikan pencerahan kepada kitabahwa, berpuasa yang benar dan sesungguhnya ialah melakukan tindakan-tindakanbersama dan di dalam Tuhan. Kehadiran-Nya menjiwai seluruh hidup kita. JikaTuhan sudah merelakan diri-Nya berada bersama kita, lalu mengapa manusiamengarang-ngarang caranya untuk berpuasa? Semua tindakan berpuasa itusebenarnya untuk siapa, padahal Tuhan yang disembah dan dimuliakan itu beradadi tengah-tengah umat-Nya? Jadi dengan berada dan bersama Tuhan, kita menjalankantindakan kasih yang dilakukan atas nama Dia, sambil berbicara dan berinteraksidengan Dia yang menguatkan kita melalui sabda dan berkat-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah maha benar,perkuatkanlah ketetapan hati kami untuk menekuni disiplin iman kami di dalammasa penuh rahmat ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Lukas? (19 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 2:30


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI LUKAS?Diambil dari: Lukas 14:13–14 (TB)“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang miskin, orang cacat, orang lumpuh dan orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak dapat membalasmu…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Lukas. Lukas menulis Injilnya dengan satu tujuan besar: supaya orang-orang tahu siapa Yesus sebenarnya dan siapa yang dikasihi Yesus. Sebagai seorang dokter dan sejarawan, Lukas sangat teliti. Ia menyelidiki semua cerita tentang Yesus sejak awal dan menuliskannya dengan rapi. Namun Lukas tidak hanya peduli pada fakta, ia juga peduli pada orang-orang kecil.Di dalam Injil Lukas, kita sering melihat Yesus memperhatikan: orang miskin, orang sakit, orang buta, dan juga orang yang tertindas. Lukas menulis bagaimana Yesus datang untuk membawa kabar baik bagi orang miskin, membebaskan orang yang tertawan, dan menolong mereka yang terlupakan.Yesus pernah membaca kitab Yesaya dan berkata bahwa nubuat itu digenapi pada hari itu juga. Artinya, Yesus benar-benar datang untuk menolong mereka yang membutuhkan. Melalui Injil Lukas, kita belajar bahwa mengasihi Tuhan juga berarti mengasihi orang lain, terutama mereka yang sering tidak diperhatikan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang mungkin sedang sedih, kesepian, atau membutuhkan bantuan. Tanyakan pada dirimu, “Apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk menunjukkan kasih Yesus?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi orang miskin dan orang yang menderita seperti Engkau mengasihi mereka. Pakai hidupku untuk membawa kebaikan bagi orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi Yesus berarti peduli pada orang-orang yang sering dilupakan. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 9:05


Dibawakan oleh Sr Kresen MCFSM dan Sr Krista MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Ulangan 30: 15-20; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 9: 22-25.MEMILIH BERKAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Berkat.Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama yang menyusulnya mengajak kita untukmerenungkan tentang berkat Allah. Masa Pra Paskah sangat spesial mengenaidisiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat kalaudibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Maka berkat Tuhan sangat kitaperlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan ini hanya karena Tuhan berkenandengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan dirinya. Dengan memilih berkat, lalu apakah yang tidak kita pilih?Atau jika Tuhan memberikan kita berkat-Nya, hal apakah yang tidak Tuhanberikan? Kitab Ulangan dalam bacaan pertama menegaskan kalau kutuk danpenyiksaan dosa bukan pilihan kita. Dalam kenyataan, ada orang memilih kutukatau sengsara karena dituntun oleh kebebasan kodratinya. Tuhan menyelenggarakanhidup ini pada awal adalah baik. Namun karena kejatuhan kodrati manusia, makakehadiran kebaikan itu harus berhadapan dengan kutukan dosa. Jadi orang bisamemilih untuk berdosa. Orang beriman dinasihatkan untuk memilih berkat. Memilih berkat berarti memilih Tuhan. Sedangkan memilihkutuk berarti memilih musuh Tuhan, yaitu setan. Yang ada pada Tuhan ialahkehidupan, cinta, dan pengharapan akan suatu keberlangsungan yang abadi.Sedangkan yang ada pada kutuk ialah kematian, kebencian, dan kesengsaraanabadi. Yesus Kristus diutus oleh Bapa ke dunia untuk mendirikan sebuah kerajaankehidupan supaya memerintah dan membawa semua orang kepada berkat. Ajaran danteladan hidup-Nya menjadi pelita dan sumber air yang menjamin keberlangsunganberkat ini dalam bentuk rahmat karunia yang dicurahkan kepada setiap orang yangmemerlukan. Hari ini Yesus Kristus memaparkan isi pilihan kita untukmengikuti Dia supaya daripada-Nya mengalir semua berkat yang kita perlukan. Didalam masa Pra Paskah berkat-berkat kita dapatkan melalui berdoa, berpuasa, danberamal kasih. Ketiga perbuatan ini mesti dapat dijalankan dalam semangat salibyang kita pikul dan ketekunan dalam penyangkalan diri. Salib selalu bermaknapengorbanan dan menghadirkan beban yang harus ditanggung. Kita berdoa, berpuasaatau bermati raga, dan beramal kasih dengan sebuah volume jumlah dan kualitassedemikian yang membuat kita menanggung beratnya seperti yang Yesus lakukan.Ketiga perbuatan saleh itu mesti juga membawa kita untuk fokus kepada penyatuanhati kita dengan Tuhan, dan bukan kepada diri sendiri dan semua kepentingan duniawi.Dari sana berkat-berkat akan mengalir kepada kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, firman-Mu menguatkan niat kami untuk memanggul salib dan menyangkaldiri kami untuk dengan tekun mengikuti-Mu. Berkatilah kami supaya sepanjangjalan mengikuti-Mu kami menemukan diri kami yang sebenarnya. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 19 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 7:51


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 19 Februari 2026Pembaca Renungan : Endang HidayantiMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 18 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 8:20


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 18 Februari 2026Pembaca Renungan : Endang HidayantiMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu Abu, 18 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Yolastri MCFSM dan Sr Francesca MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Yoel 2: 12-18; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; 2 Korintus 5: 20 - 6: 2; Matius 6: 1-6.16-18.KEHIDUPAN ROHANI STANDAR  Renungan kita pada hari Rabu Abu ini bertema: KehidupanRohani Standar. Ada banyak sekali perubahan gaya hidup dalam keluarga-keluargakita sebagai bagian darikemajuan teknologi dan komunikasi. Keluarga Stevanus dan Melania bersama tiga anak mereka yang sudah bekerja di tempat-tempat yangberbeda, memaksimalkan komunikasi di antara mereka melalui media wa groupkeluarga. Didalam sebuah pesan wa yang dibagikan ke teman-temannya, Stevanus berkata bahwakehidupan rohani keluarganya mempunyai standar Kristiani yang sesungguhnya, khususnya saat-saat rutin untuk berdoabersama dalam keluarga, informasidiberitahukan melalui wa group keluarga itu.  Tradisi dan agama Yahudi mewariskan suatu kehidupan rohanistandar yang kemudian Yesus juga mengajarkan itu kepada kita. Kerohanianstandar itu mencakup tiga perbuatan dasar yang diwajibkan, yaitu berpuasa,berdoa, dan beramal kasih. Orang Yahudi mewajibkan ini kepada setiap umatnya.Jika ketiganya dilakukan dengan teratur dan baik, seseorang dipandang beragamadengan baik dan diberkati Allah. Yesus juga membuat tiga unsur ini  menjadi kekhasan para pengikut-Nya. Merekawajib berdoa, berpuasa dan berbuat kasih. Namun ada perbedaan mencolok antara kerohanian standaryang diajarkan oleh Yesus dan yang dijalankan oleh orang-orang Yahudi, terutamamenurut para pemuka agama dan kaum Farisi. Perbedaannya ialah terkait denganmotivasi atau maksud. Bagi Yesus dan yang selalu Ia tegaskan kepada kita,motivasi berdoa, berpuasa atau bermati raga, dan beramal kasih ialah untukmenjalin relasi dengan Allah. Ini benar-benar sebuah urusan rohani, urusanhati, dan kegiatan iman kepada Tuhan. Kitab nabi Yoel dalam bacaan pertama menekankansebuah pembaharuan hati, dan bukan urusan luar seperti pakaian yang dikoyakkandan aneka atribut luar lainnya yang melekat pada tubuh dan lingkungan hidupkita. Hal ini menegaskan kalau hidup rohani Yahudi sangatbertentangan dengan yang diajarkan oleh Yesus. Kerohanian mereka bukan untukTuhan tetapi untuk mendapatkan pujian orang-orang lain bahwa mereka orang sucidan baik. Upahnya sudah mereka dapatkan dengan penampilan itu, sementara Tuhantidak memberikan berkat-Nya kepada mereka. Yesus menegaskan supaya kita tidakmengikuti standar luar seperti itu. Standar kita ialah di dalam hati yanglangsung mempunyai relasi dengan Tuhan. Setiap kali melakukan ketiga kesalehanini dengan benar, itu adalah saat seseorang mengalami tanda keselamatan dariTuhan, demikian kata Santo Paulus dalam bacaan kedua hari ini. Ini adalah semangat Rabu Abu yang kita semua rayakan padahari ini untuk mengawali masa Pra Paskah kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Allah,semoga dengan hari Rabu Abu ini kami dipenuhi semangat baru untuk memulaiproses pembaharuan diri di dalam masa Pra Paskah ini. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Lukas? (18 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 2:12


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH LUKAS?Diambil dari: Kolose 4:14 (TB)“Salam kepadamu dari Lukas, tabib yang kekasih…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Lukas, penulis Injil Lukas. Lukas bukan salah satu dari dua belas murid Yesus. Ia juga bukan saksi mata langsung dari semua peristiwa dalam hidup Yesus. Lukas adalah seorang dokter dan sahabat dekat Rasul Paulus. Lukas menulis Injilnya dengan sangat teliti. Ia mengumpulkan cerita dari banyak saksi mata, mendengarkan kesaksian mereka, dan menuliskannya dengan rapi dan jelas.Alkitab mencatat bahwa Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul ditulis untuk seseorang bernama Teofilus. Karena penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul sama, kita tahu bahwa Lukaslah penulis keduanya.Paulus menyebut Lukas sebagai “tabib yang kekasih.” Artinya, Lukas adalah orang yang setia,dapat dipercaya, dan sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Melalui Injil Lukas, kita melihat bahwa Yesus datang untuk semua orang: orang berdosa, orang miskin, orang sakit, bahkan orang-orang yang sering diabaikan. Lukas ingin semua orang tahu bahwa kasih Yesus tidak terbatas.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan sikap atau perbuatan apa yang bisa membuat orang lain tahu bahwa kamu adalah pengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, tolong hidupku menjadi kesaksian yang jelas bahwa aku mengikut Engkau. Pakailah aku untuk menunjukkan kasih-Mu kepada semua orang. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Hidup kita bisa menjadi petunjuk yang menunjukkan bahwa kita milik Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Alex Nanlohy's Podcast
UNTUK APA DIA NAIK ? (KENAIKAN YESUS KE SURGA)

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 37:14


SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 17 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 6:17


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 17 Februari 2026Pembaca Renungan : Gracia DaniellaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 masa biasa, 17 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Yuliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 12-18; Mazmur tg 94: 12-13a.14-15.18-19; Markus 8: 14-21.KUAT MENGHADAPIUJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kuat MenghadapiUjian. Di dalam kitab suci perjanjian baru, Yesus Kristus mengajarkan kitauntuk kuat dalam menghadapi ujian. Pengalaman ujian sering disamakan dengancobaan, yang maksudnya ialah untuk mencobai seseorang apakah mampu melewaticobaan atau tidak. Misalnya di dalam Injil Matius 26: 41 yang sama denganMarkus 14: 38, dan Lukas 22: 40, Yesus mengingatkan supaya kita selalu kuatdalam doa dan berwaspada supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Daging atau tubuhkita lemah sehingga gampang menjadi jalan masuk bagi musuh yang mencobai. Tuhan sendiri juga mengingatkan umat-Nya di dalamperjanjian lama supaya mereka kuat terhadap godaan, cobaan dan ujian hidup.Ketika Musa berhadapan dengan Firaun di Mesir, ia benar-benar di dalam ujianberat. Tetapi ia juga patuh pada tuntunan dan perintah Tuhan. Dengan berpegangpada prinsip ini bahwa Tuhan mengajarkan dan menguatkan kita, jelas sebagaisebuah permainan atau lelucon kalau Tuhan juga yang mencobai kita. Ada anggapandan keyakinan di antara kita bahwa Tuhan mencobai dan menggodai kita sehinggaitu semua dianggap saja sebagai ujian dalam hidup. Ini jelas tidak mungkin.Bagaimana Ia menguatkan kita, Ia juga mencobai apa yang Ia sendiri tetapkan,kuatkan dan lindungi? Oleh karena itu Santo Yakobus dalam bacaan pertamamenegaskan bahwa tidak mungkin Tuhan mencobai kita anak-anak kekasihnya. Tuhantidak punya sistem bermain seperti siapa pun makhluk manusia dan makhluk rohlainnya yang punya keinginan untuk mencoba-cobai, menggoda-godai, ataumemperdaya-dayai pihak lain. Pemimpin penggoda dan penyoba ialah setan.Pengaruh setan ini memprioritaskan kerjanya pada tingkah laku manusia yangbertentangan dengan jalan Tuhan. Karena manusia punya kebebasan, ia bisa jugamemilih untuk condong pada pengaruh setan. Jadi manusia dicobai dan digodaioleh keinginannya sendiri yang sudah dikuasai oleh si jahat. Bilamana kita tahu bahwa kita berada di dalam cobaan?Peristiwa yang dikisahkan di dalam Injil hari ini menggambarkan suatu situasiumum orang-orang berada di dalam cobaan. Situasi itu ialah ketika pikiran danhati kita mulai mengerti dan menganggap bahwa Tuhan jauh atau tidak beradabersama kita. Kekawatiran atau keprihatinan bahwa nasib kita bakal di dalamkesulitan karena di sekeliling kita ada begitu banyak tantangan, kesulitan, danancaman. Bahkan kita sangat dihantui oleh ketidakmampuan kita untuk menghadapisemua itu. Rasa tak percaya pada diri, anggapan bahwa di sekeliling ada banyakancaman, dan pandangan bahwa Tuhan jauh, merupakan keadaan pencobaan yang kitahadapi di dalam hidup ini. Maka nasihatnya ialah: kita mesti kuat! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,penuhilah diri kami dengan semangat iman yang berani dan kuat untuk menghadapisegala cobaan dan ujian hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Pria Telanjang di Getsemani (17 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 2:41


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PRIA TELANJANG DI GETSEMANIDiambil dari: Markus 14:51–52 (TB)“Ada seorang muda yang mengikuti Yesus, hanya memakai sehelai kain lenan pada tubuhnya. Mereka menangkap dia, tetapi ia melepaskan kain itu dan lari dengan telanjang.”Wonder Kids, hari ini kita membaca detail kecil tapi penting yang hanya dicatat oleh Injil Markus. Setelah Yesus selesai berdoa di Taman Getsemani, Yudas datang bersama para serdadu untuk menangkap Yesus. Para murid ketakutan. Mereka semua melarikan diri.Markus mencatat bahwa ada seorang pemuda yang juga mengikuti Yesus. Ketika para serdadu mencoba menangkapnya, ia begitu takut sampai meninggalkan pakaiannya dan lari telanjang. Pemuda ini sangat takut. Ia memilih rasa malu daripada tertangkap. Ia memilih lari daripada berdiri bersama Yesus.Yesus sebenarnya sudah memperingatkan murid-murid-Nya. Yesus berkata bahwa semua orang akan meninggalkan-Nya, tetapi orang yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan. Sayangnya, pada malam itu, tidak ada satu pun murid yang benar-benar berdiri teguh. Semua melarikan diri.Tetapi kabar baiknya adalah: kita memiliki sesuatu yang tidak dimiliki para murid saat itu.Kita memiliki Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Dengan pertolongan Tuhan, kita bisa berdiri teguh, bahkan ketika kita takut.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa takut untuk melakukan yang benar, ingat bahwa Tuhan menyertai kamu. Mintalah pertolongan-Nya untuk tetap setia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ketika aku takut, tolong aku untuk tetap berdiri teguh dan setia kepada-Mu. Aku percaya Engkau menolongku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan menolong kita berdiri teguh, bahkan saat kita takut. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #297: Awasilah Hidupmu

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 11:32


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 297 (Matius 24:36-44): Yesus memberikan peringatan tentang kehancuran Yerusalem yang akan terjadi, dan bagaimana orang-orang yang percaya kepada Dia harus segera pergi meninggalkan Yerusalem jika bencana itu telah dekat. Tetapi Tuhan Yesus memberitakan hal yang lebih penting lagi, yaitu menjaga diri dari penghakiman Allah. 

Renungan Anak GKY Mabes
Penyembuhan Dua Tahap (16 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 2:41


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PENYEMBUHAN DUA TAHAPDiambil dari: Markus 8:23–25 (TB)“Sesudah Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, Ia bertanya kepadanya: ‘Sudahkah kaulihat sesuatu?' Orang itu memandang ke depan, katanya: ‘Aku melihat orang-orang, sebab melihat mereka seperti pohon-pohon yang berjalan.' Kemudian Yesus meletakkan lagi tangan-Nya atas mata orang itu, dan orang itu sungguh-sungguh melihat.”Wonder Kids, hari ini kita membaca kisah penyembuhan yang unik. Biasanya, ketika Yesus menyembuhkan orang, kesembuhan terjadi langsung. Orang sakit langsung sembuh. Orang lumpuh langsung berjalan. Orang buta langsung melihat. Tetapi kisah orang buta dari Betsaida ini berbeda. Yesus menyembuhkannya dalam dua tahap.Pertama, orang itu mulai melihat, tetapi belum jelas. Ia berkata bahwa orang-orang terlihat seperti pohon yang berjalan. Lalu Yesus menyentuhnya sekali lagi. Baru setelah itu, penglihatannya pulih sepenuhnya, dan ia bisa melihat dengan jelas.Dari kisah ini kita belajar sesuatu yang penting: ketika kita berdoa kepada Tuhan, jawaban Tuhan tidak selalu datang langsung. Kadang Tuhan bekerja perlahan. Kadang kita perlu datang lagi kepada Yesus, berdoa lagi, percaya lagi, dan tetap berharap. Tuhan tidak sedang menolak kita. Ia sedang membentuk iman kita. Untuk kebutuhan jasmani, dan terutama untuk kebutuhan rohani, kita perlu terus datang kepada Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu sedang menunggu jawaban Tuhan, jangan menyerah. Terus datang kepada Yesus dan percaya pada waktu-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajar aku untuk tetap percaya kepada-Mu, meskipun jawabannya tidak langsung aku terima. Aku mau terus datang kepada-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan selalu bekerja, meskipun prosesnya bertahap. Tuhan Yesus memberkati.

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 16 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 5:50


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 16 Februari 2026Pembaca Renungan : Gracia DaniellaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-6 masa biasa, 16 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 8:25


Dibawakan oleh Sr Skolastika MCFSM dan Sr Emiliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Palanga Sampit Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 1-11; Mazmur tg 119: 67.68.71.72.75.76; Markus 8: 11-13.MENIKMATI UJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Menikmati Ujian.Di dalam semua aspek kehidupan kita, ujian terjadi dalam suatu proses untukmembuktikan sesuatu hasil baik untuk jumlah maupun kualitas. Apa pun bentuk dankarakternya ujian itu, aspek dasarnya ialah orang yang mengalaminya berada didalam situasi dicoba atau diuji kemampuannya.  Sikap yang umum ialah keadaan jiwa dan raga orang yangmenghadapi ujian berada dalam suatu keadaan negatif atau positif. Orang bisagugup, berdebar, takut, kurang yakin, dan mengeluh. Orang bisa juga berani,konsentrasi, fokus, percaya diri, dan yakin untuk menghadapi lalu akhirnyamelewati ujian. Situasi bisa terlihat di wajah mereka, namun justru lebih seruialah di dalam jiwanya. Kedua situasi ini menggambarkan bagaimana seseorangmenikmati ujian itu. Orang bersikap negatif ketika menghadapi ujian disebabkanoleh aneka alasan. Yang paling umum ialah karena yang bersangkutan kurang atautidak siap. Ketidaksiapan mental dan semangat biasanya langsung membuat tubuhmenjadi gugup, gemetar, keringatan, dan lemah. Dalam keadaan seperti ini, sikapmenyerah bukan mustahil di mana yang bersangkutan bisa menolak untuk menghadapiatau menghadapi saja tetapi dengan risiko pada hasil di bawah harapan. Ini berbanding terbalik dengan sikap positif dan optimisdalam menghadapi ujian, yaitu orang yang siap jiwa dan raga. Bahkan kesiapanini diungkapkan dengan suatu kegirangan dan kerinduan untuk mengantisipasiujian. Sikap seperti ini bisa membuktikan bahwa yang bersangkutan yakin akanhasil yang bakal dicapai memuaskan dan memenuhi harapan. Atau sikap ini jugamerepresentasi sebuah sikap mental pada orang yang percaya bahwa hasil baikatau buruk bukanlah hal yang prioritas, tetapi  ini menjadi kesempatan untuk menempah danmelatih diri. Dua sikap positif ini ditunjukkan oleh kedua bacaan kitahari ini. Santo Yakobus dalam bacaan pertama memberikan nasihat bahwa ujiandalam hidup memang mesti dilalui karena hasilnya adalah sebuah ketekunan yangmerupakan jalan menuju kesempurnaan. Yesus diuji terus menerus oleh kaum Farisidan para cendekia ahli Taurat. Tetapi biasanya Yesus membungkam mereka. Diaadalah Tuhan maka tak perlu ujian. Tetapi yang Ia anggap sebagai kemunduranialah mereka yang mengujinya tak mendapatkan keuntungan apa-apa. Itu berartibahwa Yesus yang siap, sedangkan mereka tidak siap dalam medan ujian. Jadihukumnya pasti: sebelum ujian utama, harus awali dulu dengan banyak ujianpemanasan alias persiapan-persiapan dan antisipasi dalam segala bentuknya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami selalu dengan meletakkan kata-kata dan tindakan yangbenar dan tepat dalam setiap kesempatan kami hadapi ujian hidup ini. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 15 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 4:20


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 15 Februari 2026Pembaca Renungan : Benny PosposMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-6, 15 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 13:16


Dibawakan oleh Sr Ludgardis MCFSM, Sr Vinsensia MCFSM dan Sr Aurelia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Sirakh 15: 15-20; Mazmur tg 119: 1-2.4-5.17-18.33-34; 1 Korintus 2: 6-10; Matius 5: 17-37.MENERIMA YANGMUNGKIN DARI MISTERI ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Menerima Yang Mungkindari Misteri Allah. Sepasang orang muda baru sebulan ini berpacaran. Memangbanyak kesamaan di antara mereka yang membuat hubungan ini penuh dengan sukacita. Namun banyak juga perbedaan yang sering memicu perdebatan, prasangka,pikiran negatif dan saling marah. Mereka harus belajar untuk menerima semua inisebagai dinamika di dalam menjalin cinta sebagai pribadi-pribadi yang unik satusama lain. Mereka berdua sempat menghadiri acara pernikahan seorangteman mereka. Di dalam Misa pernikahan, Pastor yang berkotbah mengatakan, imanyang ditaburkan dan ditanam oleh Yesus ke dalam diri para pengikut-Nya ialahsesuatu yang mengalahkan semua bentuk logika yang ada. Iman bukan seperti ilmupengetahuan dan teknologi, yang selalu berusaha memberikan bukti untuk dilihat,dijumpai, dipakai dan diubah. Semua itu ada batasnya dan ada waktunya. Tetapi iman sesungguhnya mengajarkan kita tentang tidakmungkin. Semua kebaikan dan kebenaran dari Tuhan adalah mungkin bagi Dia.Tetapi bagi manusia adalah tidak mungkin. Kedua pasangan yang sedang dalamsuasana nikah, demikian juga pasangan yang sedang berpacaran, harus menyadaribahwa masing-masing pribadi unik, berbeda latar belakang dan keadaan, merupakansesuatu yang tidak mungkin. Cinta sejati adalah cinta tidak mungkin. Banyak nasihat, petunjuk dan perintah Tuhan, yang baginalar, logika dan perasaan kita sebagai manusia, sangat jelas tidak mungkin.Misalnya kita diminta untuk mengampuni tanpa batas, memasuki pintu yang sempituntuk bisa selamat, menggarami seluruh dunia, memberikan pipi kiri ditamparsetelah kanannya, mengasihi dan mendoakan musuh, meninggalkan segala-galanya didunia ini untuk mengikuti Kristus. Semua menjadi bagian dari iman kita. Alasan utama Tuhan menetapkan karakter iman kita sebagaisesuatu yang tidak mungkin, ialah supaya harapan kita tidak berhenti dan kitaselalu tertantang untuk mencapainya. Semangat iman kita ialah mencapai danmenjadi seperti Kristus. Yesus meminta kita untuk berbuat lebih jauh daristandar dunia ini, supaya kita mencapai standar-Nya. Intinya, Ia meminta supayaiman dan hidup agama kita harus melebihi para ahli Taurat dan kaum Farisi, yangmerupakan pemegang kunci hidup beragama dan pengajaran iman. Jadi, yang tidak mungkin itu adalah hikmat Allah, yangmeskipun tersembunyi dan selalu tidak kita pahami, kita tetap menerima danmenaatinya. Itu adalah cara kita menjawab panggilan-Nya dan jalan yang kitapilih untuk mencapai kesempurnaan. Kita selalu dinasihatkan oleh kitab suciuntuk memilih jalan ini, dan bukan jalan atau cara hidup yang lain. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa, semogadengan perayaan hari Minggu ini, kami tetapi setia dalam jalan panggilan kamidan menjadi saksi Kristus yang sesungguhnya di tengah dunia ini. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Orang Tuli dan Bisu (15 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG TULI DAN BISUDiambil dari: Markus 7:33–35 (TB)“Lalu Ia menengadah ke langit dan menarik napas, serta berkata kepadanya: ‘Efata!' artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinganya, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Yesus yang menyembuhkan orang tuli dan bisu. Yesus menyembuhkan banyak orang selama pelayanan-Nya. Tetapi hanya Injil Markus yang mencatat kisah khusus tentang seorang yang tuli dan tidak dapat berbicara di daerah Dekapolis.Yesus melakukan sesuatu yang terlihat aneh. Ia menyentuh telinga orang itu, menyentuh lidahnya, menengadah ke langit, lalu berkata, “Efata!” yang artinya, “Terbukalah!” Dan saat itu juga, telinganya terbuka, lidahnya terlepas, dan orang itu bisa berbicara dengan jelas.Mukjizat ini bukan hanya menunjukkan kuasa Yesus, tetapi juga menggenapi nubuat dalam kitab Yesaya: “Pada waktu itu telinga orang tuli akan dibuka… dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.” (Yesaya 35:5–6). Artinya, Yesus bukan sekadar menyembuhkan. Ia sedang menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan Allah.Sekarang Yesus memang tidak lagi menyentuh orang seperti dulu, tetapi kuasa-Nya tetap sama. Ia masih mendengar doa, masih sanggup menolong, dan masih bekerja dengan cara-Nya sendiri. Kadang cara Tuhan terasa aneh atau tidak kita mengerti, tetapi kita bisa percaya sepenuhnya kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu sedang berdoa dan belum melihat jawaban, ingatlah bahwa Tuhan tetap bekerja, meskipun caranya berbeda dari yang kamu bayangkan.Mari kita berdoa: Tuhan, ketika aku membutuhkan pertolongan, ajar aku untuk percaya kepada-Mu, meskipun cara-Mu terlihat aneh bagiku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tetap berkuasa dan layak dipercaya, apa pun cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 masa biasa, 14 Februari 2026, Peringatan Santo Sirilus, Rahib dan Metodius, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 7:27


Dibawakan oleh Sr Sisilia MCFSM dan Sr Rini MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 12: 26-32; 13: 33-34; Mazmur tg 106: 6-7a.19-20.21-22; Markus 8: 1-10.SANTAPAN ROHANIYANG MEMPERSATUKAN Tema renungan kita pada hari ialah: Santapan Rohani YangMempersatukan. Persekutuan di dalam satu keluarga tampak amat jelas ketikasemua anggota keluarga kompak menghadiri Misa Kudus, lalu melanjutkannya denganmakan siang bersama. Ini adalah sebuah kegiatan rutin. Persekutuan seperti inisangat bertentangan dengan nasib umat Allah di bawah raja-raja setelah matinyaSalomo. Yang paling tragis ialah raja Yerobeam memperbesar dosanya denganmelawan Roh Allah karena ia percaya kepada dewa-dewa.  Santapan rohani yang tersedia bagi orang-orang beriman,pengikut Kristus, ialah persembahan diri Yesus sebagai bagian utamapekerjaan-Nya menjalani kehendak Bapa. Dalam seluruh karya pelayanan, Iamenampakkan tindakan pemberian diri-Nya dengan disaksikan oleh para rasul danbanyak orang di sekeliling-Nya. Mereka semua dibuat kagum, bangga, senang danpercaya akan tindakan-tindakan itu. Tetapi di atas semua itu ialah tindakanpuncak, yaitu mati untuk menebus semua umat manusia. Ia tandai peristiwa puncak ini dengan tindakan kenangan didalam Gereja untuk mengalami langsung kehadiran diri-Nya yang menjadi santapanbagi seluruh umat-Nya, demi memperkuat dan memelihara persekutuan yang sudah Iabangun. Kita mengenalnya sampai detik ini dengan nama Ekaristi. Yesus pertamakali membawa para pengikut-Nya dan semua orang yang mendengar-Nya, dengan penuhiman ke sebuah pengalaman menyantap diri-Nya sendiri, ialah pada waktu iamemperbanyak roti bagi ribuan orang yang lapar dan haus di padang rumput yangluas.   Pemberian makan kepada ribuan orang ini kemudiandipertegas lagi maknanya pada saat menjelang wafat-Nya, ketika Ia makanperjamuan malam bersama para rasul, dan di sana Ia membagi-bagikan roti dananggur. Sabda-Nya ialah supaya mereka terus melanjutkan peristiwa merayakansantapan rohani ini sebagai kenangan akan Dia, sekaligus menjadi penguatanrohani bagi semua yang mengambil bagian di dalamnya. Di dalam perjamuan makanitu, satu tindakan Yesus dengan pemecahan dirinya dan dibagi-bagikan menandakansakramen Ekaristi dan Imamat.  Jadi persekutuan yang kita perkuat terus-menerus baikmelalui doa dan tindakan nyata bergantung sekali pada dua unsur dasar ini: Ekaristidan Imamat. Sakramen ekaristi sebagai santapan rohani, sedangkan imamat sebagaihak istimewa untuk menjalankan dan memimpin peristiwa kenangan itu supayamemiliki legitimasinya dari Tuhan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus,semoga persekutuan kami di dalam dan bersama Dikau menjadi kekuatan yang sangatnyata di dunia ini untuk menghadirkan kerajaan Allah yang dapat membaharuiseluruh muka bumi ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 14 FEBRUARI 2026

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 5:37


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Februari 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 14 Februari 2026Pembaca Renungan : Felliex Yulio MurlyantaraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Renungan Anak GKY Mabes
Benih yang Bertumbuh (14 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 2:43


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BENIH YANG BERTUMBUHDiambil dari: Markus 4:28 (TB)“Dengan sendirinya tanah itu mengeluarkan hasil: mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.”Wonder Kids, hari ini Yesus menceritakan perumpamaan tentang benih yang bertumbuh. Seorang petani menanam benih di tanah. Setiap hari, petani itu tidur dan bangun. Benih itu bertumbuh sedikit demi sedikit. Yang menarik, petani itu tidak tahu bagaimana benih itu bisa tumbuh. Benih itu tumbuh dengan sendirinya. Pertama muncul tangkai, lalu bulir, dan akhirnya bulir yang penuh berisi.Petani bisa menanam benih, tetapi ia tidak bisa memaksa benih itu tumbuh lebih cepat. Yesus mengajarkan bahwa kerajaan Allah bekerja seperti itu. Kita bisa menanam—belajar firman Tuhan, berdoa, berbuat baik— tetapi Tuhanlah yang membuat kita bertumbuh.Alkitab juga berkata: “Bukan yang menanam atau yang menyiram yang penting, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” (1 Korintus 3:7)Kadang kita ingin semuanya terjadi cepat. Kita ingin segera berubah, ingin segera bisa, ingin segera melihat hasil. Tetapi Tuhan bekerja sesuai waktu-Nya, bukan waktu kita. Bagian kita adalah percaya dan sabar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika ada hal yang terasa lama atau sulit, ingatlah bahwa Tuhan sedang bekerja, meskipun kita belum melihat hasilnya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau membuat aku bertumbuh. Tolong aku belajar sabar dan percaya pada waktu-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan membuat kita bertumbuh sedikit demi sedikit, tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #296: Tanda Anak Manusia

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 12:25


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 296 (Matius 24:29-35): Yesus mengatakan bahwa kehancuran Yerusalem menjadi tanda bahwa Anak Manusia bertakhta di atas segala bangsa. Ini merupakan nubuat yang telah dinyatakan di dalam Perjanjian Lama. 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 8 Februari 2026 - Belajar menerima dan menghargai kebaikan dari orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Februari 2026Bacaan: "Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu." (Yohanes 12:3) Renungan: Kisah Tuhan Yesus diurapi oleh Maria merupakan kisah yang memiliki makna yang sangat kaya dan sangat dalam. Namun kita akan melihat kisah ini dari permukaan yang nampak sangat jelas. Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal. Tiga ratus dinar yang setara dengan upah pekerja hampir selama 1 tahun pada saat itu. Tuhan Yesus menerima perbuatan baik Maria, bahkan memujinya sebagai peringatan akan kematian-Nya. Namun Yudas menilai perbuatan tersebut sebagai pemborosan besar dengan kedok membantu orang-orang miskin. Dari fakta-fakta ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Tuhan Yesus menerima sepenuhnya kebaikan Maria, walaupun la sendiri adalah sumber kebaikan dan belas kasihan. Namun, salah satu murid Nya menentang hal tersebut karena menggunakan sudut pandang untung rugi. Mungkin saja penilaian Yudas tidak salah, mengingat secara ekonomis nilai minyak narwastu tersebut sangat tinggi. Namun Tuhan Yesus menggunakan sudut pandang yang melampaui perhitungan untung rugi secara ekonomi, yaitu sudut pandang kasih dan ucapan syukur Maria. Tindakan Maria ini merupakan ucapan syukur kepada Tuhan karena kasih, anugerah dan kebaikan yang telah ia terima. Ada kalanya kita merasa enggan untuk menerima kebaikan orang lain, terlebih lagi ketika kita melihat status ekonomi orang tersebut berada di bawah kita. Mungkin kita merasa bahwa kitalah yang seharusnya menolong dia, bukan sebaliknya. Namun terkadang dengan menolak kebaikan orang lain, itu merupakan salah satu bentuk kesombongan rohani yang tersembunyi. Kita menempatkan diri sendiri dalam posisi yang lebih tinggi, dan dia dalam posisi yang tidak berdaya. Dengan kata lain, kita menghalangi orang tersebut untuk mempraktikkan kasih atau ucapan syukur atas kebaikan yang pernah ia terima. Belajar dari Tuhan Yesus yang menggunakan sudut pandang melampaui perhitungan untung rugi, kita pun harus belajar untuk menerima kebaikan orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolong aku untuk bisa menghargai kebaikan orang lain, sehingga orang tersebut akan bersukacita bisa melakukan kebaikan. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 4 Februari 2026 – Mrk. 6:1-6 : Pengalaman kecewa dan menolak Yesus

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026


Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Pontianak Mrk. 6:1-6

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 4 Februari 2026 - Dia memperbaiki goresan kesalahan manusia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Februari 2026Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"... Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17) Renungan: Seorang pelukis duduk menghadap selembar kertas kosong. Satu demi satu cat warna ia bubuhkan. Tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya dan oh... lukisan itu tergores! Tampaknya sebuah karya telah berakhir. Semua orang berpikir sang pelukis akan melemparkan lukisan "cacat"-nya ke tempat sampah. Ternyata tidak. Dengan cekatan sang pelukis membaurkan noda goresan dengan cat warna lainnya. Luar biasa di tangan seorang pelukis handal, lukisan yang tergores dapat tetap menjadi sebuah mahakarya! Tuhan ialah Sang Pelukis Handal. la duduk melukis tiap lembar kehidupan kita. Ada saat kita "menyenggol" tangan Tuhan. Kita melakukan dosa yang membuat karya Tuhan tergores. Apakah Tuhan "membuang" kita? Tidak! Kita dapat melihat buktinya dari pengalaman Petrus. Betapa indah Tuhan melukis kehidupan Petrus! Penjala ikan dijadikan-Nya penjala manusia. Namun tiga kali Petrus menyangkal Yesus Tergores sudah lukisan kehidupan Petrus! Tetapi Tuhan tetap mau memakai hidupnya. Tiga kali Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku". Tiga kali Petrus menggores karya Tuhan, tiga kali pula Tuhan membubuhkan warna kasih yang membaurkan noda goresan pelanggarannya. Saat ini lukisan kehidupan kita mungkin tergores. Kesalahan kita lakukan, dosa kita perbuat. Daripada berkubang dalam kesedihan, mari datang kepada Tuhan untuk menyerahkan lukisan itu kepada-Nya! Tidak peduli betapa buruk pelanggaran dan dosa merusaknya, Tuhan mampu memperbaiki. Warna kasih Tuhan membaurkan noda goresan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat sebuah mahakarya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku sebab aku orang berdosa. Basuhlah diriku dengan kuasa Darah-Mu, sehingga Kau kuduskan kembali diriku untuk melayani-Mu. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #295: Kehancuran Yerusalem

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 12:35


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 295 (Matius 24:15-28): Yesus menyatakan apa yang akhirnya akan terjadi pada Yerusalem. Ini merupakan berita yang sebenarnya telah dinubuatkan oleh Allah sejak zaman Daniel, dan sekarang, ketika kesudahan Yerusalem sudah semakin dekat, Yesus Kristus memperingatkan mereka untuk terakhir kalinya.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 31 Januari 2026 – Mrk. 4:35-41 : Jangan takut, Yesus ada di perahu kita

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026


Pembawa Renungan : RD. Ronnie Lunie Sabah Malaysia Mrk. 4:35-41;

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 30 Januari 2026 - Lepaskan diri dari belenggu dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 30 Januari 2026Bacaan: "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24) Renungan: Suatu kali ada seorang anak laki-laki yang kedapatan sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga yang sangat mahal. Anak ini memasukkan tangannya ke dalam vas itu, tetapi ia tak bisa menariknya keluar. Ayahnya berusaha keras menolongnya, tetapi semua usahanya sia-sia. Keduanya murung karena tidak rela memecahkan vas yang indah itu. Lalu sang ayah menarik nafas dan berkata, "Sekarang anakku, kita coba sekali lagi. Buka tanganmu, dan luruskan jari-jarimu seperti yang Ayah lakukan, lalu tarik." Yang mengejutkan adalah si anak menjawab, "Tidak, Ayah. Saya tidak mungkin meluruskan jari-jari saya seperti itu. Jika saya melakukannya, saya akan menjatuhkan koin saya! Dan saya tidak mau hal itu terjadi." Seperti anak kecil tersebut, kebanyakan dari kita sering bertindak seperti itu. Kita begitu sibuk memegangi recehan yang tak berharga sehingga kita tidak dapat menerima kebebasan. Terkadang kehidupan dalam dosa dianggap sebagai sesuatu harta yang sebenarnya telah membutakan mata rohani kita. Padahal sebagai orang percaya yang telah hidup di dalam Kristus, kita telah dimerdekakan dari segala bentuk kutuk dosa. Namun yang menjadi kesulitannya adalah kita tidak rela melepaskan sesuatu yang kita anggap berharga dan lebih memilih hidup dalam kesesakan karena ikatan dosa yang memberikan kenikmatan sesaat. Semua kembali ke diri kita, pilihan di tangan kita, apakah mau melepaskannya atau tidak. Hal yang sama pernah dialami oleh perempuan Samaria yang mengalami perjumpaan dengan Yesus. Setelah berjumpa dengan Yesus ia melepaskan prinsip hidup dan semua genggaman masa lalunya dan melangkah dengan hidup baru yang Tuhan karuniakan. Yang lebih luar biasa ia menjadi pekabar Injil bagi orang-orang di sekitarnya. Begitulah kehidupan kita bisa menjadi lebih baik jika kita menyerahkan bejana hidup kita ke tangan Tuhan, dengan cara melepaskan genggaman yang kita anggap berharga namun tidak sesuai dengan pandangan Tuhan lalu menjalani kehidupan yang benar dalam ikatan kasih kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku melepaskan segala genggaman dosa dan prinsip hidup lama yang tak berkenan di mata-Mu sehingga mengalami kemerdekaan sejati. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Jangan Mudah Menilai Orang Lain

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 3:20


Bpk. Kin Liong (TB) Lukas 13:1Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 29 Januari 2026 - Immanuel: Allah Menyertai Kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 29 Januari 2026Bacaan: "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." (Matius 1:21)Renungan: Bagaimanakah reaksi kita seandainya Allah hendak memberikan seorang bayi yang spesial dalam hidup kita, dengan pesan bahwa kelak anak tersebut akan menjadi gubernur atau presiden di Indonesia? Tentulah pesan tersebut sangat menggembirakan, meski sebenarnya juga dapat mendatangkan pertanyaan besar: Bagaimana dapat membesarkan anak ini dan memastikan dia agar kelak menjadi gubernur atau presiden? Bagaimana jika nanti yang terjadi tidak seperti itu? Yusuf mungkin menghadapi dilema serupa saat mendengar bahwa anak yang sedang dikandung oleh Maria, yang harus diberinya nama "Yesus" kelak akan menjadi penyelamat umat Allah dari dosa mereka. Namun, syukurlah Allah tidak membiarkan Yusuf berada dalam kebingungan, dengan menyatakan bahwa kelak anak yang akan segera hadir itu akan disebut juga "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. Inilah yang kelak akan menjadi penentu kehidupan Yesus di dunia ini, sampai la menggenapi rencana Bapa di surga dengan berkorban di kayu salib, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Bagi kita para orang tua, kita meyakini bahwa Allah punya rencana bagi anak yang Allah berikan kepada kita. Tentu kita harus melakukan bagian tugas kita sebagai orang tua dengan sebaik mungkin. Namun, jangan pernah lupakan faktor kunci yang membuat rencana dan kehendak Allah digenapi dalam hidupnya, yaitu penyertaan Allah. Perkara yang sama dapat terjadi dalam bidang kehidupan lainnya, karena jika Allah menyertai, maka kehendak-Nya pasti digenapi atas kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sertailah keluargaku selalu, agar kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #294: Penganiayaan Besar

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 12:36


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 294 (Matius 24:1-14): Ketika para murid mengagumi megahnya Bait Suci, Yesus malah memberikan nubuat mengenai kehancurannya. Keruntuhan inilah yang ditanyakan di dalam ayat 3. Kapankah kehancuran Bait Suci akan terjadi? Pertanyaan ini disambung dengan pertanyaan tentang tanda-tanda menjelang kesudahan dunia. 

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 25 Januari 2026 – Mat. 4:12-23 : Mau Viral?? Undang Yesus!

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026


Pembawa Renungan : RD. Stevanus Micky Kojongian Manado Mat. 4:12-23