POPULARITY
Categories
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Renungan Diri Ketika Do A Belum
Kisah Para Rasul 3:6
Bpk. Kin Liong (TB) Matius 22:39an hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 12 Juni 2026Pembaca Renungan : Musik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Renungan D'Message || ARTI"HAMBA KRISTUS" II Ps. Steven Liem
Renungan SeRoJa, HR. Hati Yesus Yang Mahakudus, 12 Juni 2026
Pdt. Rubin Ong (TB) 2 Samuel 5:19-20bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?" TUHAN menjawab Daud: "Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: "TUHAN telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos." Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim.
Renungan D'Message || KRISTEN TANPA KEINGINAN II Ps. Steven Liem
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 11 Juni 2026Pembaca Renungan : Inri RahanraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Renungan SeRoJa, 11 Juni 2026
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Ibrani 13: 1-2Peliharalah kasih persaudaraan Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.
Renungan D'Message || CURIGAI DIRIMU SENDIRI II Ps. Steven Liem
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 10 Juni 2026Pembaca Renungan : Ria PakpahanMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Renungan SeRoJa, 10 Juni 2026
Ustadz Zainal Abidin, Lc., M.M. - Renungan Menjemput Kematian
Ibu Christine W (TB) Ibrani 4:13Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Renungan SeRoJa, 09 Juni 2026
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 9 Juni 2026Pembaca Renungan : Inri RahanraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Renungan D'Message || JANGAN MENGHUKUM DIRIMU SENDIRI II Ps. Steven Liem
Pdm. Handoyo Salim (TB) Galatia 5:25-26Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 8 Juni 2026Pembaca Renungan : Jelita RumondangMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Renungan SeRoJa, 08 Juni 2026
Renungan D'Message || KETIKA HARAPANKU TIDAK JADI KENYATAAN II Ps. Steven Liem
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 17:20Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elan Parera, Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komuntias Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 8: 2-3.14b-16a; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; 1 Korintus 10: 16-17; Yohanes 6: 51-58.KITA HIDUP OLEH TUBUH DAN DARAHKRISTUS Tema renungan kita pada hariMinggu ini ialah: Kita Hidup Oleh Tubuh Dan Darah Kristus. Hari Raya Tubuh danDarah Kristus yang Mahakudus mengundang kita untuk merenungkan kebenaran yangmendalam: Kristus tidak hanya mengajar kita dari kejauhan. Dia memberikandiri-Nya sepenuhnya kepada kita. Dalam Ekaristi, Yesus menjadi makanan danminuman kita sehingga kita dapat memiliki hidup di dalam Dia dan melanjutkanperjalanan kita dengan kekuatan, harapan, dan kasih. Dalam Injil, Yesus berkata terusterang bahwa tubuh-Nya sebagai daging Anak Manusia dan darah-Nya adalah makananyang sepatutnya kita santap. Ini mengungkapkan lebih dari sekadar kuasa-Nyauntuk menyediakan makanan materi, tetapi suatu karunia yang lebih dalam. Sama seperti orang-orang dipelihara secarafisik, Kristus memelihara kita secara rohani melalui Tubuh dan Darah-Nya.Manusia lapar akan banyak hal seperti: penerimaan, kedamaian, makna,pengampunan, dan cinta. Tidak ada suatu pemberian dari dunia ini yang dapatsepenuhnya memuaskan rasa lapar Kita. Hanya Kristus yang dapat memenuhikerinduan terdalam hati manusia. Ekaristi mengingatkan kita bahwa Tuhan memahamikelemahan kita. Kita sering menjadi lelah, putus asa, dan terbebani olehpergumulan hidup. Kadang-kadang kita mungkin merasa tidak memadai dalampanggilan, tanggung jawab keluarga, pelayanan, studi, atau pekerjaan kita.Namun Yesus tidak membiarkan kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri.Setiap kali kita menerima Ekaristi dengan iman, Dia berbagi hidup-Nya sendiridengan kita. Kesabaran-Nya memperkuat ketidaksabaran kita. Kasih-Nya menyembuhkanhati kita yang terluka. Keberaniannya menopang kita ketika kita merasa takut. Ekaristi juga merupakan panggilan untuk menjadi apayang kita terima. Kita menerima Tubuh Kristus supaya kita dapat menjadi TubuhKristus bagi orang lain. Roti yang dipecahkan untuk kita menantang kita untukberbagi diri kita dengan murah hati. Cawan keselamatan mengundang kita untukmencurahkan hidup kita dalam pelayanan, belas kasihan, dan pengampunan.Dipelihara oleh Kristus, kita diutus untuk memelihara orang lain melaluikata-kata, kehadiran, dan tindakan kebaikan kita. Ada seorang bapa berbagi cerita tentang Ekaristiharian dan mingguan yang menopang dirinya dan keluarga. Beban hidup dantanggung jawab memelihara keluarga merupakan tugas setiap hari yang tidak bolehdiabaikan. Maka setiap kali menghadiri Ekaristi menjadi kesempatan untukmenerima Tuhan Yesus dan membawa Dia ke dalam setiap situasi dan kegiatanhidupnya. Seperti bapa itu, kita sering menemukan bahwa kekuatan kita tidakmencukupi. Ekaristi mengingatkan kita bahwa kita tidak ditopang oleh upaya kitasaja. Kita hidup oleh Kristus sendiri. Dia memberi kita makan sehingga kitadapat melanjutkan perjalanan kita dengan setia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Tuhan Yesus, Engkau berikan kepada kami Tubuhdan Darah-Mu sebagai makanan hidup yang kekal. Ketika kami lemah, kuatkan kami.Ketika kami putus asa, perbarui harapan kami. Ketika kami tergoda untuk hanyamengandalkan diri kami sendiri, ingatkan kami bahwa Engkau selalu bersama kami.Semoga setiap Ekaristi memperdalam persatuan kami dengan-Mu dan mengubah kamimenjadi instrumen kasih-Mu kepada orang lain. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa …
Renungan SeRoJa, HR. Tubuh dan Darah Kristus, 07 Juni 2026
Renungan D'Message || HANYA DEKTMU, AKU TENANG II Ps. Steven Liem
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Juni 2026, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 7 Juni 2026Pembaca Renungan : Inri RahanraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Pd, Handoyo Salim (TB) 2 Samuel 11:1Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem
Renungan SeRoJa, 06 Juni 2026
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Patricia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 4: 1-8; Mazmur tg 71: 8-9.14-15ab.16-17.22; Markus 12: 38-44.AGAMA AMBISI, PROMOSI DAN POSISI Tema renungan kita pada ini ialah: Agama Ambisi, Promosidan Posisi. Karena memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu ataukelompok, sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri dan inginakan posisi atau jabatan sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup berimanyang demikian. Yesus sendiri tidak memiliki tipe itu. Ia justru menghadirkansatu jenis hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi dan posisi.Para pemuka agama, cendekia, ahli kitab suci dan kaum Farisi terkenal denganjenis agama ini. Lalu Yesus ingatkan kita semua, supaya tidak tergodamengikuti atau tidak memelihara kecenderungan untuk: 1) keinginan amat tinggiatau berambisi menjadi penting dan diutamakan; 2) selalu mau promosi atautampil cari perhatian untuk dikenal dan diakui yang intinya ialah penghormatandan penghargaan dari orang lain; 3) selalu berusaha menggunakan posisi ataukedudukan, bahkan yang sifatnya rohani, untuk keuntungan pribadi. Para pengikut Kristus sebaliknya harus melakukan pelayanandalam kerendahan hati untuk kebaikan sesama, daripada berambisi menjadi yangutama. Menampilkan atau promosi kebaikan orang lain dan kehidupan bersamamelalui pekerjaan, pelayanan dan solidaritas daripada promosi diri sendiri.Kesempatan memakai posisi entah sipil atau keagamaan untuk pelayanan danpembaktian diri secara tulus dan tanggung jawab, daripada mencari keuntungandiri sendiri. Ketiga kecenderungan daging yang diuraikan tadi berakarpada kesombongan, yang merupakan salah satu dari 7 dosa pokok manusia. Kalauyang pokok ini dihilangkan maka dosa-dosa turunannya juga tak akan berkembang.Ada dua cara yang kita belajar hari ini untuk menghilangkan kesombonganmanusiawi. Pertama, kita setiap saat senantiasa memuji dan bersyukurkepada Tuhan. Rasul Paulus menasihatkan muridnya Timotius untuk menyatakanpujian dan syukur itu melalui suatu sikap iman yang benar, yaitu bersabar dalampenderitaan dan melakukan tugas pelayanan dan pewartaan dalam suka cita. Kedua, kerendahan hati menjadi pilihan sikap hidup yangkita kembangkan dan pelihara. Yesus memberi contoh melalui penampilan jandamiskin yang memberi derma. Kerendahan hati itu bukan berbentuk pasif dan tenangsaja, tetapi berbuat dan mempersembahkan sesuatu materi atau rohani yangmeskipun sederhana namun berguna bagi sesama dan kepentingan bersama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Kuatkan dan berkatilah kami, ya Tuhan YesusKristus, supaya melalui pekerjaan dan pelayanan kami yang rutin dan biasa, kamiingin melakukan itu dalam semangat menghadirkan kebaikan bagi sesama dan hidupkami bersama. Semoga Roh-Mu selalu mendampingi kami untuk mewujudkan semangatini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Bpk. Kin Liong (TB) Roma 8:28Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Pdt. Ellya Makarawung (TB) Galatia 5:17Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 14:30Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Bpk. Eric Bangun (TB) 2 Korintus 5:9Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.
Pdm.Handoyo Salim (TB) Mazmur 7: 2,6
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 12:26Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 7:26-27Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.
Bpk. Kin Liong (TB) Kisah Para Rasul 8:1Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh.
Pdt. Dieter Nicolas (TB) Zakharia 8:13Dan kalau dahulu kamu telah menjadi kutuk di antara bangsa-bangsa, hai kaum Yehuda dan kaum Israel, maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu menjadi berkat. Janganlah takut, kuatkanlah hatimu!"
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Mazmur 49:7mereka yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri dengan banyaknya kekayaan mereka?
Bpk. Andrew S (TB) Kolose 2:10dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 1:1-2aSetelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada