Podcasts about renungan

  • 235PODCASTS
  • 12,045EPISODES
  • 8mAVG DURATION
  • 4DAILY NEW EPISODES
  • Dec 26, 2025LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about renungan

Show all podcasts related to renungan

Latest podcast episodes about renungan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam Oktaf Natal ke-2, 26 Desember 2025, Pesta Santo Stefanus, Martir pertama Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 8:45


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-10; 7: 54-59; Mazmur tg 31: 3cd-4.6.8ab.16bc.17; Matius 10: 17-22.JALAN SALIBSETELAH NATAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan SalibSetelah Natal. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Stefanus, seorang muridYesus yang istimewa dan martir pertama Gereja. Dia salah satu para diakon yangterpilih untuk melayani urusan-urusan jasmani komunitas Gereja Perdana,sementara para rasul fokus pada pelayanan sabda dan doa, seperti yangdikisahkan dalam Kisah Para Rasul. Dengan suatu kenangan peristiwa kemartiran pada hari keduasetelah Natal ini, inspirasi yang pas buat kita ialah semangat hidup di dalamRoh Kudus. Misteri inkarnasi dapat kita masuki, memahami dan mengimaninyakarena bantuan Roh Kudus. Yesus Kristus yang terbaring sebagai bayi dalampalungan tahu jelas nasib-Nya nanti di puncak Golgota. Kandang Bethlehemdihubungkan dengan bukit Golgota, di mana jalan itu akan mulai dilalui olehYesus, sang juru selamat. Jadi kaitan kedua simbol tempat ini sebenarnyamengungkapkan alasan utama mengapa Putra Allah, Sabda kekal itu, menjadimanusia untuk menebus umat manusia dari perbudakan dosa dan kematian. Hasilnyaialah kehidupan baru dianugerahkan bagi semua pengikut Yesus Kristus yangadalah putra-putri Bapa. Yesus sedari awal hidupnya sudah memberikan pelajaran,dan ia memastikan jalan hidup-Nya, bahwa jalan kepada Bapa ialah jalan salib.  Santo Stefanus sebagai yang pertama di dalam Gereja yangbaru saja berdiri di Yerusalem pada waktu itu, menikmati salib itu. Jika kitasemua memilih untuk berbagi di dalam kemuliaan Yesus Kristus, maka kita harusmemanggul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus melewati jalan yangtelah Ia lalui. Untuk memberikan semangat dan kekuatan kepada kita, Yesus terusterang saja berkata kepada para rasul, murid dan semua pengikut-Nya tentangrisiko dalam pilihan mengikuti Dia. Ini semua menjadi mungkin hanya di dalam terangdan bimbingan Roh Kudus. Pesan Natal sebenarnya berisi risiko sebagai para pengikutKristus itu. Yesus dari awal lahir-Nya memiliki risiko itu. Setiap orang yangdibaptis juga dibuat jelas tentang ini, bahwa risiko dan tujuan akhir darimengambil bagian dalam Kristus hanya akan dicapai melalui salib. Kemuliaan dankebahagiaan di dalam Kristus harus dibayar dahulu dengan suatu harga amatmahal, ialah pengorbanan diri dengan kematian, termasuk dalam cara mati demiKristus seperti yang dialami Santo Stefanus. Yesus berpesan bahwa Ia telah memberikan rahmat yangmemadai untuk setiap orang dalam memanggul salib dan membuat suatu pengorbanandalam hidup demi mendapatkan kemuliaan bersama Dia. Jadi tak akan ada salib,pengorbanan, dan penderitaan yang jelek atau hampa di dalam Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, kuatkanlah kami selalu dengan rahmat-Mu supaya kami memanggul salibkami dengan gembira dan dalam pengharapan. Kemuliaan kepada Bapa dan Purta danRoh Kudus... Dalam nama Bapa...

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Hidup Yang Penuh

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 5:22


Pdt. Rubin Ong (TB) Galatia 3:1Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan  itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 26 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 8:03


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 26 Desember 2025Pembaca Renungan : Melva HutapeaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, 26 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 6:03


Renungan SeRoJa, 26 Desember 2025

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || KETIKA AKU MEMILIKI ORANGTUA YANG SULIT || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 13:55


Renungan D'Message || KETIKA AKU MEMILIKI ORANGTUA YANG SULIT || Ps. Steven Liem

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Allah Menyapa Manusia

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 4:07


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 2:7Dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Hari Raya Natal, 25 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 8:58


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 52: 7-10; Mazmur tg 88: 1.2-3ab.3cd-4.5-6; Ibrani 1: 1-6; Yohanes 1: 1-18.INKARNASI, SABDAKEKAL MENJADI MANUSIA Renungan kita pada hari raya Natal ini bertema: Inkarnasi,Sabda Kekal Menjadi Manusia. Kata “inkarnasi” tepat untuk menggambarkan misteriPutra Allah, yang adalah Sabda kekal di surga, mengubah diri-Nya untukmempunyai tubuh, yaitu manusia. Maka Ia memakai cara manusiawi dengan lahirmelalui pribadi seorang wanita di dunia. Sementara itu kata “reinkarnasi” yangjuga dikenal dalam pembicaraan kita, tidak punya kaitan apa pun dengan“inkarnasi”. Bacaan Injil hari ini fokusnya pada Sabda Allah menjadimanusia itu. Lalu pertanyaan untuk membuka ke inti renungan kita ialah: Mengapaperlu adanya Sabda Allah menjadi manusia? Sama juga kalau seorang anak desaditanya: Mengapa berusaha begitu keras untuk sekolah jauh di kota? Atau kepadaseorang bapak ditanya: Mengapa perlu bekerja keras siang sampai malam denganbanyak sekali pengorbanan? Semua pertanyaan ini menemukan satu jawaban yangumum, yaitu karena ada keinginan atau kehendak yang dilakukan. Jadi Allah yang kekal berubah menjadi manusia karena adasuatu keinginan, kemauan atau kehendak Allah. Dibandingkan dengan keinginankita manusia yang jumlahnya banyak, atau mungkin tumpang tindih, bahkancenderung tidak fokus, kehendak Tuhan Allah hanya satu bagi manusia. Di dalamsurga dan dalam kehidupan Ilahi Tritunggal maha kudus, tak ada keinginan karenamereka sudah penuh dan abadi. Tuhan punya keinginan karena berurusan denganmanusia. Dan keinginan Tuhan yang satu itu ialah menyelamatkan manusia darikedosaannya yang berakibat pada rusaknya hubungan Tuhan dengan manusia. Sabda Allah kekal yang menjadi manusia itu adalah penebusyang dibutuhkan oleh manusia. Inkarnasi pertemukan itu menjadi sebuah perpaduanserasi dan itu semua karena kekuatan Roh Kudus. Ini sama dengan seorang lelakiingin menyatakan cinta kepada wanita pujaannya dan wanita itu juga membutuhkankasih laki-laki pilihannya. Inkarnasi mengawinkan langit dan bumi sebagaisimbol perkawinan antara Allah pencipta dan manusia ciptaan-Nya. Inkarnasimenjadi pintu untuk Tuhan Allah masuk ke dalam sejarah kita manusia danmengambil bagian utuh dalam kehidupan nyata manusia. Peristiwa ini meski tetaplah sebagai misteri karenakejadian Sabda Allah kekal menjadi manusia itu, tetapi merupakan kenyataan padalebih 2000 tahun yang lalu. Tadi malam kita rayakan ulang tahun kelahiran-Nyadalam rupa bayi Yesus terbaring di dalam palungan. Pada hari ini kita rayakankehadiran-Nya yang dikelilingi orang-orang pilihan Allah untuk mewujudkanterjadinya peristiwa inkarnasi ini. Mereka semua adalah saksi, sehingga misteribesar ini diceritakan, disebarkan, dan dirayakan sampai saat ini. Selainpercaya dan merayakan misteri iman ini, kita hendaknya menghidupi Sabda itu didalam hidup nyata. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, berkatilah kami supaya kami menghidupi selalu dengan semangat Sabda-Mudalam setiap saat hidup kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Malam Natal, 24 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 8:08


Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 9: 1-6; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.11-12.13; Titus 2: 11-14; Lukas 2: 1-14.LAHIRLAH RAJA DAMAI  Renungan kita pada perayaan MalamNatal ini bertema: Lahirlah Raja Damai. Pada waktu itu suasana malam yang gelap. Aktivitas penduduk berhenti danorang-orang tenang di rumahnya. Dalam kesunyian hanya ada cahaya penerangan dirumah-rumah penduduk yang meramaikan malam itu. Hanya sedikit orang yangberaktivitas pada malam hari. Mereka itu di antaranya ialah para gembala ternakdi padang gurun. Mereka harus menjaga kawanan ternaknya. Namun ada satu aktivitas yangtidak biasa, yaitu perjalanan lumayan jauh, sekitar 250-an kilometer denganperjalanan menanjak dari wilayah Yudea ke Yerusalem. Perjalanan itu dilakukanoleh sepasang suami-istri, mereka adalah Yosef dan Maria. Wanita ini sedanghamil besar. Sesampai di Betlehem mereka tak menemui tempat bagi sang istri iniuntuk bersalin. Terpaksa mereka harus mencari tempat di luar kota, dan merekaharus berjalan sekitar 20an-kilometer lagi di malam hari. Lalu sampailah merekadi wilayah pinggiran yang merupakan padang rumput. Satu-satunya tempat yangtersedia untuk persalinan ialah kadang hewan yang mereka temukan. Lalu disitulah terjadi Natal yang pertama: Yesus Kristus Lahir. Di kampung Betlehem, masih dalamsuasana gelap itu, keberadaan para gembala adalah di sebuah bukit. SementaraYosef, Maria dan bayi Yesus ada di sebuah bukit yang lain. Jarak antara keduabukit itu kira-kira 5-6 kilometer. Teriakan orang dari bukit yang satu bisakedengaran di bukit yang lain. Seorang yang berdiri di bukit sana paling-palingkelihatan ukurannya seperti lidi. Apalagi malam yang pekat dan tak ada cahayapenerangan di kandang kelahiran itu, praktis tidak ada tanda-tanda yangditangkap para gembala. Tetapi kuasa surgawi membuka hati mereka melalui beritapara malaikat. Lalu mereka satu persatu bersama hewan-hewan mereka bergegas kekandang itu. Di situ terjadi penampakan Natal yang pertama: Yesus tampak kepadaorang-orang yang sangat sederhana dan dianggap pendosa, yaitu para gembala.  Penampakan pertama Putra Allah,Yesus Kristus, ketika memasuki sejarah dunia ini ialah kepada kedua orangtua-Nya Yosef dan Maria. Mereka terpilih secara istimewa oleh Allah, meskitetap sederhana dan taat kepada Tuhan secara luar biasa. Penampakan kedua ialahpara gembala, yang juga terkenal miskin, sederhana dan pendosa. Bersama merekaialah domba-domba yang mewakili alam-lingkungan bumi ini. Setelah itu barumenyusul penampakan-Nya kepada semua orang yang lain. Jadi damai Natal ialah terangsurgawi tentang kehadiran Putra Allah yang memecah kepekatan malam, menampakkandiri kepada keluarga, menyatu dengan orang-orang sederhana, miskin, pendosa,dan akhirnya menyebarkan suka cita kepada seluruh dunia.  Selamat hari Raya Natal bagimu semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, semoga di malam ini saya dan keluarga atau komunitasku mendapat damaisejati dari-Mu supaya menguasai hidup kami setiap hari. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...

Alex Nanlohy's Podcast
FOLLOWING THE STAR - MATIUS 2:9 (RENUNGAN NATAL)

Alex Nanlohy's Podcast

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 32:17


GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || NATAL ADALAH AWAL PERJUANGAN || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 9:47


Renungan D'Message || NATAL ADALAH AWAL PERJUANGAN || Ps. Steven Liem

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 25 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 24, 2025 6:50


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 25 Desember 2025Pembaca Renungan : Felliex Yulio MurlyantaraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Lifehouse Jakarta
Renungan Hari Ini - Mencari Orang Yang Takut Akan Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 4:59


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 1 : 38-39Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu ." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 24 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:48


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 24 Desember 2025Pembaca Renungan : Felliex Yulio MurlyantaraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 23 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 7:44


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 23 Desember 2025Pembaca Renungan : Like AssaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu (pagi), hari biasa khusus Adven, 24 Desember 202524

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 7:51


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Samuel 7: 1-5.8b-12.16; Mazmur tg 89: 2-3.4-5.27.29; Lukas 1: 67-79.KUNJUNGAN LAKSANA FAJAR CEMERLANG Renungan kita pada tanggal 24 Desember pagi ini bertema:Kunjungan Laksana Fajar Cemerlang. Pada suatu ketika seorang bapak dan anakbertengkar keras pada malam sebelum tidur. Mereka hanya tidak sepaham denganurusan bisnis keluarga yang mereka jalankan bersama-sama. Bahkan mereka tidaksaling berdamai sampai masing-masing pergi tidur. Bagi sang anak, cara berpikirorang tua terlalu kuno, jadi itu dibiarkan saja seperti angin lalu.  Tetapi bagi si Bapak, kata-kata kasar dan keras di antaramereka berdua sangat menusuk hati. Ia tidak bisa tidur. Posisi terlentang,miring dan telungkup tidak bisa membuatnya tenang dan tertidur. Ia bangun danduduk. Ia juga berdiri dan berjalan sebentar di dalam kamar. Ia tetap tidakbisa tidur. Ia hanya ingin malam itu cepat berlalu, kalau pagi datang membawacahaya fajar yang cemerlang, ia ingin memandang wajah putranya itu: tersenyum,menyapanya, mengucapkan maaf, dan memeluk hangat anaknya.  Ia ingin tinggalkan rasa benci, marah, dan jahat kepadaanaknya. Doanya ialah: supaya malam yang gelap itu lekas berlalu pergi, danpagi segera datang supaya berdamai dengan putranya. Pengalaman bapak-anak iniadalah pengalaman kita semua. Khususnya pada saat menyongsong hari raya Natalini, banyak di antara kita ingin sekali dikunjungi dan ditemui fajar cemerlangsumber kehidupan, yaitu Tuhan sendiri. Zakaria menyampaikan nyayian pujiannya,dengan seruan bahwa Allah datang mengunjungi umat-Nya. Allah akan melepaskanmereka dari ikatan musuh-musuh dan lawan yang membenci mereka. Allah menghalaukegelapan dan menghadirkan terang bagi mereka yang sangat mengharapkanpembebasan dan keselamatan. Di pagi hari 24 Desember ini, surya pagi memberikan kitapesan bahwa cahayanya tidak redup, supaya membuat kita masing-masing dankeluarga-keluarga kita tetap bersuka cita sepanjang hari. Meskipun pada sorenyamatahari akan terbenam dan malam pun menyusul, namun cahaya Yesus Kristus tidakikut termakan oleh malam. Kita semua tetap mengalami bahwa Ia tetaplah fajarcemerlang, dan kita segera merayakan ulang tahun kelahirannya pada malam hari.  Menurut nyanyian Zakaria, fajar itu ada di tempat yangtinggi, sehingga ia menyinari mereka yang mungkin masih berdiam dalam kegelapandan naungan maut. Mau tidak mau harus diakui, ada sebagian sesama anggotaGereja yang sudah lama sekali belum mau didatangi cahaya itu, dan kali ini barumau didatangi. Semua anggota Gereja, baik yang sudah mantap dalam persiapannyamaupun yang sedang mematangkan persiapannya, marilah kita bersuka riamenyongsong Fajar Cemerlang yang datang mengunjungi kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah, semoga kami mantap dalam menyiapkan diri untuk perayaan Natal nanti Malam. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || NATAL DAN PENGAMPUNAN || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 15:30


Renungan D'Message || NATAL DAN PENGAMPUNAN || Ps. Steven Liem

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 24 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:58


Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 24 Desember 2025

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Firman Sang Raja

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 2:32


Bpk Felix Witanto (TB) Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman ;Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 23 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 6:40


Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 23 Desember 2025

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || KETIKA NAMA BAIKMU DIRUSAK || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 13:56


Renungan D'Message || KETIKA NAMA BAIKMU DIRUSAK || Ps. Steven Liem

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa, hari biasa khusus dalam Adven, 23 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 8:48


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Maleakhi 3: 1-4; 4: 5-6; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.8-9.10.14; Lukas 1: 57-66.MAKNA KELAHIRAN YOHANES PEMBAPTIS  Renungan kita pada hari inibertema: Makna Kelahiran Yohanes Pembaptis. Kisah kelahiran Yohanes Pembaptisdalam Injil Lukas membawa kita pada sebuah peristiwa yang menakjubkan dan saratmakna iman. Orang-orang di sekitar Elisabet beranggapan bahwa anak ituseharusnya dinamai menurut nama ayahnya atau kerabatnya. Kebudayaan menjadistandar yang dipakai untuk pemberian nama. Itu adalah kebiasaan yang wajar,tanda kesinambungan keluarga dan tradisi. Namun Elisabet berdiri teguh danberkata, “Namanya Yohanes.” Elisabet berpendirian yang melampaui budaya dantradisi. Iman kepada Allah lebih mengusasi dirinya dan keluarganya. KetikaZakaria pun menuliskan hal yang sama pada batu tulis, terungkaplah bahwa yangsedang terjadi bukan sekadar pilihan nama, melainkan ketaatan pada kehendakAllah. Zakaria kemudian pulih dari kebisuannya. Yohanes berasal dari bahasa Ibrani Yohanan,yang berarti “Tuhan berbelaskasih” atau “Tuhan berkenan.” Dengan nama ini,Allah menyatakan sejak awal bahwa hidup Yohanes bukan miliknya sendiri, bukanpula sekadar kelanjutan garis keturunan manusia, melainkan tanda kasih danrahmat Allah bagi umat-Nya. Yohanes lahir sebagai wujud campur tangan Allahyang penuh belas kasih, terutama bagi Elisabet dan Zakaria yang telah lamamenantikan seorang anak. Sikap Elisabet dan Zakariamengajak kita untuk merenung: beranikah kita melepaskan kebiasaan, harapan,atau rencana pribadi demi menaati kehendak Tuhan? Dalam kisah ini, iman bukanhanya diungkapkan lewat doa, tetapi lewat ketaatan yang konkret. Menamai anakitu Yohanes berarti mengakui bahwa Allah lebih tahu, lebih berdaulat, dan lebihberbelaskasih daripada logika manusia. Kelahiran Yohanes sendiri adalahsebuah keajaiban. Namun Injil dengan jelas menunjukkan bahwa keajaiban inibukanlah tujuan akhir. Yohanes lahir untuk mempersiapkan jalan, membuka hati,dan membangunkan kesadaran umat agar siap menyambut karya Allah yang lebihbesar. Hidup Yohanes sejak awal sudah diarahkan keluar dari dirinya sendiri,menuju Dia yang akan datang sesudahnya. Di sinilah makna iman bagi kitasebagai pengikut Kristus semakin diperdalam. Kita diajak untuk menyadari bahwahidup kita pun memiliki tujuan yang melampaui diri sendiri. Seperti Yohanes,kita dipanggil untuk menjadi penunjuk jalan, saksi kasih Allah, dan pembukahati bagi kehadiran Tuhan dalam dunia. Hidup beriman berarti rela menjadisarana, bukan pusat. Pada akhirnya, keajaibankelahiran Yohanes mempersiapkan kita untuk menyambut keajaiban yang jauh lebihbesar: kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat. Yohanes mengingatkan kitabahwa Allah yang berbelaskasih setia menepati janji-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan yangmahabaik, jadikanlah kami abdi-abdi-Mu untuk mewartakan kedatangan YesusKristus untuk memperkuat dan membebaskan manusia dari semua halangan yangmenyesatkan mereka di jalan menuju kepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Jangan Mau Disesatkan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 4:01


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 24:42Karena itu berjaga-jagalah , sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin, hari khusus dalam masa Adven, 22 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 7:46


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Samuel 1: 24-28; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Lukas 1: 46-56.PERSIAPAN KELAHIRAN Renungan kita pada hari ini bertema: PersiapanKelahiran. Sudah di depan mata kita hari kelahiran Yesus Kristus. Persiapankita yang paling pas ialah persiapan kelahiran. Renungan kita kemarin-kemarinmengatar kita ke pintu kelahiran ini, di mana hari ini kita berjumpa dengankelahiran Yohanes Pembaptis, yang membuka jalan untuk kelahiran berikutnya yangjauh lebih besar dari padanya. Mungkin kedua bayi yang sudah berjumpa dalamkandungan ibu mereka masing-masing waktu perawan Maria berjumpa Elisabeth,sempat memberikan isyarat: Yohanes lahir lebih dahulu untuk memberikanpengumuman kepada seluruh dunia bahwa kelahiran sang Mesias akan segeramenyusul. Kitab suci jelas mengisahkan bahwa kelahiran keduanya itu satumenyusul yang lain. Kelahiran Yohanes pembaptis bermakna pertama-tamauntuk menggenapi penubuatan kitab suci atau rencana Allah bahwa nantinya iamenjadi suara yang berseru di padang gurun untuk menyiapkan jalan bagidatangnya sang Sabda. Selanjutnya kelahiran itu menjadi persiapan jalanpertobatan dan pembebasan orang-orang dari kegelapan, kebutaan, ketidak-tahuandan kedosaan. Persiapan ini mulai dengan bapaknya sendiri, Zakaria yang terbukamulutnya setelah membisu sebelum anaknya lahir. Kelahiran Yohanes menginspirasikan kita untuklahir sebelum hari Natal nanti. Secara rohani kita perlu lahir kembali.Pembaptisan kita adalah kelahiran baru kita di dalam Kristus. Kita jugamendapatkan pencurahan Roh Kudus melalui sakramen Krisma untuk dilahirkan dalamRoh Kudus. Setiap kali kita menghadiri perayaan Ekaristi, kelahiran barudiperoleh dengan masuknya firman Allah menjadi daging yang kita santap.Pengakuan iman melalui doa Aku Percaya dan doa-doa serta devosi-devosimemperkuat kelahiran kita kembali. Semua ini selalu kia jalani secara baik danrutin. Tinggal beberapa hari perayaan Natal, hendaknyakita luangkan waktu untuk merenungkan semua peristiwa iman tentang kelahirankita kembali. Kita mengingat kembali kelahiran kita sepanjang tahun ini  untuk menjadi pakaian pesta yang menutup dirikita, yang menjadi isi pikiran dan hati kita, yang menjadi tanda syukur, danyang menjadi tanda persiapan kelahiran kita terbaru.  Memang tepat dan bagus bagi kita untuk mengalamisuatu perjumpaan yang indah, yaitu perjumpaan kehidupan. Kita yang terlahirkembali melalui Gereja yang kudus, Sabda kekal yang menjelma menjadi manusiadalam suatu kelahiran melalui seorang perawan terberkati, masuk ke dalam Gerejayang sama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim, baharuilah diri kami dalamRoh–Mu supaya kami terlahir kembali menjadi baru, demi menyambut kelahiranYesus Kristus, juru selamat dunia. Salam Maria... Dalam nama Bapa...

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 22 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 5:53


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 22 Desember 2025Pembaca Renungan : Rolan MariatyMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 22 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 4:56


Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 22 Desember 2025

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || DARI HATI YANG DISERAHKAN, JIWA-JIWA DIPULIHKAN || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 12:43


Renungan D'Message || DARI HATI YANG DISERAHKAN, JIWA-JIWA DIPULIHKAN || Ps. Steven Liem

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 21 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 5:31


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 21 Desember 2025Pembaca Renungan : Felliex Yulio MurlyantaraMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mempersiapkan Kedatangan Raja

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 3:40


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Markus 1:2-4Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || BETTLE OF THE MIND || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 13:45


Renungan D'Message || BETTLE OF THE MIND || Ps. Steven Liem

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu ke-4 Adven, 21 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 11:58


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Roma 1: 1-7; Matthew 1: 18-24DEMI KEPENTINGANYANG LEBIH BESAR Tema renungan kita pada hariMinggu Adven keempat ini ialah: Demi Kepentingan Yang Lebih Besar.  Ada sekelompok mahasiswa berdiskusi mengenaitempat untuk bakti sosial sebagai suatu bentuk aksi Natal dan Tahun Baru.Mereka juga pertimbangkan orang-orang yang menjadi sasaran pelayanan mereka.Semua pertimbangan kepentingan pribadi dihindari sehingga keputusan yang merekaambil benar-benar bagi kebutuhan orang banyak. Ada seorang anak kelas 5 SDmengeluarkan semua tabungannya selama satu tahun. Tabungan itu adalah hasilkumpulan uang jajan dan hadiah yang ia terima dan tidak ia pakai. Ia belanjakansemua uang tabungannya dalam bentuk kado-kado Natal dan Tahun Baru, lalu diberikankepada panti asuhan yang ada di dekat rumahnya, sebuah panti dengan payungagama yang berbeda dari agamanya Katolik. Ia menjadi puas dan bahagia karenatelah berbuat kasih bagi orang lain. Dua cerita nyata tersebutmerupakan contoh-contoh refleksi tentang pengosongan diri. Istilah yang lebihteologis sering kita sebut sebagai inkarnasi. Sebenarnya alasan sebuahpengosongan diri ialah demi kepentingan yang lebih besar. Logikanya ialah begini:kepentingan pribadi atau yang lebih kecil harus dikorbankan, karena adakepentingan lain yang lebih besar untuk dipenuhi. Di dalam pemenuhankepentingan yang lebih besar itu, sesungguhnya kepentingan pribadi jugamendapatkan keuntungannya. Pengosongan diri sesungguhnyaialah oleh Tuhan dengan meninggalkan tempat-Nya di surga dan menjadi manusia.Kalau Tuhan mementingkan diri-Nya sendiri, sebaiknya ia tinggal saja di surgadan tidak perlu datang ke dunia. Namun Ia sesungguhnya datang demi kepentinganyang lebih besar ialah keselamatan kita semua. Raja Ahas di dalam bacaanpertama sangat memahami kebenaran pengosongan diri ini. Oleh karena itu iamenolak meminta sesuatu yang spesial diberikan kepadanya oleh Tuhan. Iamembiarkan Tuhan saja yang menyatakan kehendak-Nya, yaitu demi kepentingan yanglebih besar.  Kepentingan itu ialah Yesus yanglahir ke dalam dunia untuk keselamatan seluruh dunia dan segenap umat manusia.Ia memang disebut oleh kitab suci sebagai keturunan Daud, tetapi bukan miliknyaDaud dan segenap keluarga saja. Ia adalah Allah untuk semua orang dan  segenap ciptaan. Yosef yang bertunangan denganMaria, juga mengorbankan kepentingan dirinya sendiri, yaitu rasa malu, gengsidan marah. Ingin menceraikan saja Maria. Tapi karena kepentingan yang lebihbesar, yaitu kehendak Tuhan, ia turuti dan ia bahagia dengan sikapnya itu. Sesungguhnya, dengan menurutikehendak Tuhan, kita berbuat untuk kepentingan yang lebih besar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogaperayaan hari Minggu ini  melengkapi sukacita kami untuk hari raya Natal yang sebentar lain kami rayakan. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, H.M. Adven IV, 21 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 8:09


Renungan SeRoJa, H.M. Adven IV, 21 Desember 2025

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yerusalem Yang Baru.

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 4:12


Pdm. Handoyo Salim (TB) Yesaya 26: 3-4 Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 20 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 5:56


Renungan SeRoJa, Masa Khusus Adven, 20 Desember 2025

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || THE BLESSED LIFE || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 12:30


Renungan D'Message || THE BLESSED LIFE || Ps. Steven Liem

SHEMA - Podcast Anak GKIKB
SHEMA RENUNGAN AUDIO - 20 DESEMBER 2025

SHEMA - Podcast Anak GKIKB

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 6:00


Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Desember 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 20 Desember 2025Pembaca Renungan : Melva HutapeaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu, hari khusus dalam Adven, 20 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 9:47


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 1: 26-38.SAAT INKARNASI Renungan kita pada hari ini bertema: Saat Inkarnasi. Kitaselalu merenungkan tema besar Adven ini yaitu persiapan. Selama hari-hari yanglalu renungan kita menampilkan tokoh-tokoh istimewa yang dapat disebut kategorilingkaran dekat, yaitu mereka yang berperan utama untuk membantu persiapan itu. Hari ini bacaan-bacaan liturgis mengantar kita kepadasuatu sisi persiapan inti, yang menampilkan tokoh-tokoh inti yang secaralangsung menjadi instrumen bagi kelahiran Yesus Kristus. Mereka ini bukan lagisebagai lingkaran dekat, tetapi sebagai pelaku utama untuk mewujudkan rencanaBapa yang amat dahsyat dalam sejarah keselamatan, yaitu inkarnasi. Katainkarnasi ini ialah Sabda Allah yang abadi menjadi manusia. Putra Allah sebagaipribadi Tritunggal yang kedua, datang ke dunia yang kita kenal sebagai YesusKristus. Peristiwa inkarnasi itu masuk ke dalam dunia melalui pintuutama, yaitu salam dari surga yang besar dan ajaib. Kebesaran dan keajaibanTuhan mengenai kedatangan Mesias yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya olehpara nabi, melalui pewartaan bacaan-bacaan hari ini mulai terbuka untukditampilkan. Penampilan ini menghadirkan tokoh-tokoh utama, yaitu malaikatagung Gabriel yang membawa kabar suka cita surgawi dari Allah, perawan Mariadari Nazareth di daerah Galilea, dan Yosef, calon suami perawan itu. Merekaadalah pelaku-pelaku utama yang berperan langsung untuk kehadiran Yesus Kristusdi dunia. Kita sedang menuju ke puncak inkarnasi. Hari ini kitaberada di pintu masuk, yaitu mengalami salam suka cita yang disampaikan kepadaMaria, salam itu amat ajaib, dan jawaban Maria yang menjadi ungkapan iman yangbegitu besar. Semua yang terjadi pada pintu inkarnasi ini mengkonfirmasi apayang sudah disampaikan dahulu oleh nabi Yesaya ketika menyampaikan kabar sukacita ini kepada keluarga Daud, bahwa seorang perempuan akan melahirkan Emanuel.Jadi pintu salam yang besar dan ajaib ini memang sudah dirancang dandipersiapkan untuk dibuka sudah sejak lama. Kita hendaknya tidak berada di luar lingkaran sekedarmenyaksikan dan mengagumi saja. Sebaiknya kita masuk dan berada di dalam pintuitu supaya ikut mengalami salam yang besar dan ajaib itu. Lebih bagus lagi,salam yang berbunyi “Tuhan menyertaimu” juga masuk ke dalam diri kitamasing-masing dan keluarga kita. Sungguh luar biasa terjadi inkarnasi, di manaSabda yang kekal itu masuk dan berdiam di dalam kita. Persiapan kita sebenarnyaialah berada pada pintu inkarnasi itu, dan bukan jauh dari situ atau sekedarmenonton.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha besar,semoga kami semakin bersuka cita ketika berada dalam persiapan yang sudah amatdekat ini untuk merayakan pesta kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Renungan Harian GMAHK 2021
Renungan Harian, 19 Desember 2025

Renungan Harian GMAHK 2021

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 6:14


Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Setia Sampai Akhir

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 3:48


Bpk. Kin Liong (TB) Ruth 1:9B-10" Lalu diciumnyalah mereka, tetapi mereka menangis dengan suara keras dan berkata kepadanya: "Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu."

Renungan Harian GMAHK 2021
Renungan Harian, 17 Desember 2025

Renungan Harian GMAHK 2021

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:54


Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa Masa Khusus Adven, 19 Desember 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 7:52


Renungan SeRoJa Masa Khusus Adven, 19 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat, hari khusus dalam Adven, 19 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 9:23


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Hakim-Hakim 13: 2-7.24-25a; Mazmur tg 71: 3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1: 5-25.PERSIAPAN AJAIB Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persiapan Ajaib.Persiapan adalah tema utama masa Adven. Kita telah renungkan tentang persiapanbesar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentukpersiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama raja Daud, yang hasilnyaberwujud pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef. Lalu hari ini kitadiperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh utama ialah istriManoah atau ibu Samson, dan orang tua Yohanes Pembaptis, Zakariah dan Elisabeth. Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanyabesar, karena dekat dengan peristiwa besar dan jauh lebih ajaib yaitu kelahiranjuru selamat yang sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria danYosef, serta berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasioleh suatu persiapan ajaib juga. Dan persiapan ajaib ini ialah kelahiran Samsondari ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dariElisabeth yang juga diklaim mandul. Zakariah, suami Elisabeth juga  masuk dalam lingkaran keajaiban ini.  Kalau berani bertanya pada diri masing-masing, keajaibanapa yang mesti pas dipersiapkan untuk menyambut pesta kelahiran Yesus Kristustahun ini? Sesuatu yang ajaib selalu membuat heran, kagum atau lebih tepatnyasesuatu yang baru. Mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa denganTuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru tidak mesti jugayang sangat luar biasa. Yesus Kristus yang lahir dalam kesahajaan cukupmemberikan kita gambaran bahwa ajaib itu adalah pengalaman menemukan terang danjawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan. Seseorang menuliskan pada dinding media sosialnya tentangpersiapan ajaib keluarganya untuk Natal kali ini. “Anakku bungsu yang sudahpemuda, selama tahun-tahun belakangan tak bisa cocok dan sepikiran dengan kamiorang tuannya. Baru sehari terakhir ini ia terbuka dan berbicara dengan kami.Kami sesungguhnya berhenti di tempat yang persis anak kami berada, supayakomunikasi kami bisa bersambung lagi, pembicaraan menjadi cair, dan akhirnyatercapai solusi atas permasalahan kami. Semoga Natal ini menjadi satupengalaman sangat indah dalam keluarga kami”. Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yangtentu saja akan diselaraskan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus.Kita sebagai pribadi, keluarga, dan komunitas perlu bersiap secara ajaib atausecara baru, supaya menemukan keselarasan itu. Jika tak ada sesuatu yang ajaibatau baru, bukankah nanti perayaan Natal menjadi biasa-biasa saja, tanpasesuatu yang indah? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah,jadikanlah kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga yang dapat membuat hidupkami baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Waspada Iri Hati

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 5:53


Pdt. Ferry Felani (TB) Ayub 5:2Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mencuri Perhatian Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 4:12


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 1:46-49Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,  sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Gunakan Waktu Dengan Bijak

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 4:32


Jessica Wahyu (TB) Efesus 5:15-16Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yesus Kristus Adalah Allah.

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 14, 2025 3:51


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 9:5-6Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Prioritas Seorang Murid

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 13, 2025 3:44


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Murid Lukas 10:40sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Dua Macam Dasar

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 12, 2025 4:22


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Meprioritaskan Kerajaan Allah

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 3:48


Bpk. Kin Liong (TB) Matius 6:33Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Kebahagiaan Yang Sejati

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 4:29


Pdt. Robson Samosir (TB) Pengkhotbah 8:12-13 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya. Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya , karena ini adalah kewajiban setiap orang.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Tidak Menunda

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 3:55


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Matius 2:2 "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."