POPULARITY
Categories
Landerholmaffären, Sverigedemokraternas vitbok, dramatiska avhopp från Vänsterpartiet och Centens partiledarstafett. Det hände mycket under 2025. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. 2025 var ett år med antisemitismskandaler till vänster och säkerhetsrådgivarkriser till höger. Året bjöd också på ovanligt många partiledarbyten, mycket på grund av Centerpartiet. Det kommande riksdagsvalet märktes också allt mer under året, och landets toppolitiker har på många sätt redan smugit igång valkampanjerna. Det politiska spelet märks inom både Tidögänget och oppositionen. Programledare Parisa Höglund och Sveriges Radios kommentatorer Helena Gissén och Fredrik Furtenbach får sällskap av SVT:s kommentatorer Elisabeth Marmorstein och Mats Knutson, tillsammans sätter de tänderna i några av årets mer uppseendeväckande politiska händelser. Medverkande: Helena Gissén och Fredrik Furtenbach, politiska kommentatorer. Elisabeth Marmorstein och Mats Knutson, inrikespolitisk kommentatorer på SVT.Programledare: Parisa HöglundProducent: Mattias Dellert
Den skimrande fågeln biätaren är på väg att etablera sig i Sverige. Och den är inte ensam. Nya fåglar dyker upp hos oss när klimatet förändras. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. När vi påverkar naturen, ändras också förutsättningarna för fåglarna. De senaste 15 åren har vissa arter gått tillbaka i antal, medan andra ökat. Nu finns boken Fåglarna i Sverige - antal och förekomst i ny tappning, som beskriver vinnarna och förlorarna bland våra fåglar, i takt med att markerna används och temperaturen stiger.I Klotet hörs: Mats Ottosson, Naturmorgon, Gabriella Håkansson, fågelinventerare och författare, och Anders Wirdheim och Ulf Ottosson, författare till boken Fåglarna i Sverige.Programmet är en repris från 15 oktober 2025.Programledare och producent: Peter Normark
HaiHai sedih mendapat prank hadiah tahun baru dari Sukri. Kak Anthony dan Kak Ivonne mencoba menghibur HaiHai sekaligus menegur Sukri. Kak Anthony menjelaskan Tuhan tidak pernah ngeprank umat-Nya, tetapi memberikan kejutan-kejutan manis di sepanjang hidup ini. Oleh sebab itu, terimalah kejutan dari Tuhan dengan iman karena Dia tahu yang terbaik untuk kita.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah MENJADI ANAK YANG BERHATI-HATIDiambil dari:1 Tesalonika 5:21 (TB)“Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.”Wonder Kids! Hari ini kita belajar tentang pentingnya mencari kebenaran.Di dunia ini, banyak informasi terdengar benar padahal tidak. Kadang ada orang yang bercerita sesuatu dengan meyakinkan, tapi apakah semuanya benar? Misalnya, ada seseorang bilang kalau kamu mengucapkan kata tertentu saat pesan makanan, kamu akan dapat bonus gratis. Kedengarannya menarik, tapi apakah itu benar? Kita tidak tahu sebelum mengeceknya. Itulah sebabnya kita tidak boleh mudah percaya sesuatu tanpa memeriksanya terlebih dahulu.Beberapa orang mengira bahwa percaya kepada Tuhan berarti percaya tanpa berpikir. Tetapi itu tidak benar. Tuhan tidak marah ketika kita bertanya, mencari, dan ingin memahami kebenaran. Justru Tuhan memberi kita banyak alasan untuk percaya kepada-Nya.Alkitab berkata dalam Amsal 8:17:“Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan aku.”Kalau kita sungguh-sungguh mencari kebenaran, kita akan menemukan Tuhan.Dan menemukan Tuhan jauh lebih berharga dari hal apa pun yang ditawarkan dunia. Cobalah ingat: adakah sesuatu yang pernah kamu dengar, tapi ternyata baru kamu percaya setelah kamu cek? Atau adakah hal tentang Tuhan yang membuatmu semakin yakin bahwa Dia nyata dan mengasihimu?Wonder Kids, hari ini kalau kamu mendengar suatu berita, gosip, atau informasi, jangan langsung percaya. Katakan dalam hatimu:“Tuhan, tolong aku membedakan yang benar dan yang tidak benar.”Mari kita berdoa, Tuhan, tolong aku menjadi anak yang mau mencari kebenaran. Ajari aku untuk menguji semua yang kudengar dan memegang apa yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonderkids, Tuhan sangat senang ketika kita mencari kebenaran, dan Dia berjanji menuntun kita menemukannya. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Rini Sudarno dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Bilangan 6: 22-27; Mazmur tg 67: 2-3.5.6.8; Galatia 4: 4-7; Lukas 2: 16-21.BUNDA YANGKEIBUAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Bunda YangKeibuan. Pada hari ini seluruh Gereja merayakan Hari Raya Maria Bunda Allah,sebuah perayaan besar untuk Bunda kita yang kita semua rayakan pada hari ke-8setelah kelahiran Yesus Kristus. Pada hari ke-8 kelahiran-Nya ini juga, Yesusuntuk pertama kali menumpahkan darah-Nya melalui ritual sunatan sesuai adatistiadat setempat. Bunda-Nya Maria, tentu sebagai orang yang paling bertanggungjawab untuk merawat luka pada Putra-Nya itu, yang bagi anak bayi sangatlahsakit. Ibunda pasti berulang kali melap darah yang keluar selama luka masihbelum sembuh. Darah merupakan simbol sangat kuat untuk menghubungkanseorang ibu dengan anaknya. Rahim ibu yang dihuni anak selama dalam kandunganmemperlihatkan suatu hubungan darah yang tak terpisahkan antara keduanya, danitu menjadi sangat jelas ketika bayi itu dilahirkan, ia bermandikan darahibunya sebelum menikmati dunia baru di luar tubuh ibunda. Maria dan para ibu senantiasamemperlihatkan betapa hubungan darah itu berlanjut sampai anak itu tumbuhmenjadi besar dan dewasa. Bunda Maria menikmati hidup penuh dengan darahbersama Putra-Nya, khususnya selama di kaki salib di Golgota dan saat memangkujenazah Yesus Kristus, la pieta. Para ibu kita di dunia, tentu saja bersama suami atau bapakita, merasakan betapa sakit di tubuh mereka jika anak-anaknya menderita. Darahmereka bagai mengalir deras tanda tak tahan penderitaan itu. Betapa merekabersuka cita saat anak mereka bahagia, saat darah dalam tubuh merekabersirkulasi baik sehingga mereka tampak ceria dan senang. Betapa susah senanganak-anaknya di dunia membuat darah mereka tenang, rendah, dan naik. Darah ituyang menyatukan ibu dan anak, sehingga hubungan ini pada prinsipnya hanya dapatdiputuskan oleh kematian. Ini semua menggambarkan bahwa seorang bunda ituberhati keibuan. Wanita yang melahirkan kita itu keibuan karena kasih danperhatiannya kepada kita yang dapat disejajarkan dengan Tuhan Allah yangmencintai kita ciptaan-Nya. Di hari istimewa untuk merayakan Maria Bunda Allah ini,kiranya hati kita semua penuh dengan suka cita dan bersyukur. Natal yangmempertemukan kita dengan Yesus dan Keluarga Nazareth, membuat suka cita kitapenuh dan kita ingin membawanya sepanjang satu tahun ke depan. Kita mestimemulai tahun ini dengan suka cita dan optimisme, dan itu adalah isi Injil yangakan kita wartakan. Figur bunda yang keibuan, pada dasarnya pada diri wanita,sangat sentral dalam hidup kita. Maka kita mesti bersyukur sangat mendalamkarena Tuhan amat baik memberikan karunia bunda, ibu, dan wanita kepada kita.Hidup kita tak bisa menjadi hidup yang sesungguhnya kalau tak punya seorangbunda yang keibuan. Bunda Maria adalah ibu kandungrohani kita semua yang sudah mendapat martabat putra dan putri Allah atausaudara dan saudari Yesus Kristus. Bunda Maria menolong kita untuk melepaskanmanusia lama kita demi mengenakan manusia baru dalam diri kita, yaitu sebagaiorang-orang milik Yesus Kristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha baik,terima kasih berlimpah atas karunia Bunda Allah dan ibu kami masing-masing,jadikanlah kami anak-anak yang selalu setia pada ibu kami dan tetap mendoakanmereka. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahHARAPANMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 14: 27Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.Wonder Kids, Tuhan Yesus punya pesan khusus untukmu!Pesan-Nya ada di setiap kata di Alkitab.Seandainya kamu tahu…Bahwa Tuhan Yesus datang untuk menolongmu, bukan untuk menghukummu.Bahwa besok akan lebih baik dari hari ini.Bahwa Dia membawa anugerah keselamatan untukmu.Bahwa Dia ingin membawamu pulang ke surga bersama-Nya.Allah itu baik!Dia ingin kita mendengar suara-Nya dan percaya kepada-Nya.Wonder Kids, percayalah bahwa Allah menyertai kita dan ingin yang terbaik untuk kita.Maukah kamu belajar percaya kepada Allah?MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, segala sesuatu di dunia ini tidak bertahan selamanya.Liburan akan berakhir, tahun akan berganti, bahkan kehidupan pun sementara.Tetapi Allah tidak pernah berubah!Kasih-Nya, kesetiaan-Nya, janji-Nya, pengampunan-Nya—semuanya kekal!Percayalah kepada Allah dan Firman-Nya.Mari jadikan percaya sepenuhnya kepada Allah sebagai tujuan kita di tahun baru ini!Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih untuk damai yang Engkau berikan. Tolong aku untuk selalu merasakan damai-Mu dalam setiap langkahku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, YESUS MEMBERIKAN DAMAI SEJAHTERA YANG BERBEDA DARI DUNIA INI, DAN KITA TIDAK PERLU TAKUT KARENA DIA SELALU BERSAMA KITA. Tuhan Yesus memberkati
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
Partiklar som far rakt igenom en barriär. Och kan en katt vara död och levande samtidigt? Forskarna är ännu inte ense om hur kvantfysiken ska förstås. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Programmet sändes första gången 20251103.I år är det precis 100 år sedan kvantfysiken revolutionerade fysikvetenskapen. Nya tankar från bland andra Max Planck, Niels Bohr, Werner Heisenberg och Erwin Schrödinger gav en helt ny syn på verkligheten – som inte var lätt att få ihop med den klassiska fysikens beskrivning.Det är fortfarande inte enkelt för vare sig fysiker eller andra att ta till sig sådant som att partiklar kan vara på två ställen samtidigt. Och än idag debatterar fysiker med varandra om en katt kan vara död och levande samtidigt – utifrån Erwin Schrödingers berömda tankeexperiment. Men kvantfysiken har blivit en del av vår vardag, samtidigt som tolkningarna av den går isär.I två program berättar Vetenskapsradion om kvantfysikens historia och vad den används till idag – och vad forskarna tror ligger om hörnet i en andra kvantrevolution.I det här avsnittet möter vi forskarna bakom teorin, och hör hur de krånglade sig fram till den märkliga beskrivning vi har idag av den riktigt lilla världen – som ju den värld vi lever i byggs upp av.Programledare: Tomas LindbladProducent: Camilla Widebeckcamilla.widebeck@sverigesradio.se
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahPEKERJAAN KITAMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 17: 10dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.Wonder Kids, Allah ingin membuat wajahmu bersinar!Bukan warna mata atau bentuk hidungmu, tetapi kemuliaan-Nya yang membuatmu terlihat penuh sukacita.Seperti Musa, yang wajahnya bercahaya setelah berbicara dengan TUHAN (Keluaran 34:29), Allah juga ingin memberimu sukacita yang nyata!Bagaimana caranya? Bukan dengan senyuman palsu, tetapi dengan hati yang siap menerima kasih Allah. Saat kamu berdoa, memuji, dan menyembah TUHAN, Dia akan menghapus kesedihanmu dan membuat wajahmu bersinar penuh damai!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, mari siapkan hati kita untuk TUHAN!Tugas kita adalah datang kepada Allah dengan hati yang siap dan mau diubahkan oleh-Nya.Bagaimana caranya? Dengan membaca Firman Tuhan!Ayo baca Alkitab setiap hari—kamu bisa mulai dengan kitab Amsal atau Mazmur.Yuk, kita mulai dari tanggal 1 Januari yang akan datang!Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih karena Engkau membuat aku menjadi milik-Mu. Kiranya melalui hidupku, nama-Mu dimuliakan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, SEMUA YANG KITA MILIKI DAN YANG KITA LAKUKAN ADALAH UNTUK KEMULIAAN TUHAN, DAN KITA HARUS SALING MENDUKUNG SEBAGAI SATU TUBUH DALAM KRISTUS. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ari Hartanti dari Gereja Santo Mikhael, Paroki Pangkalan TNI-AU Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 2: 12-17; Mazmur tg 96: 7-8a.8b-9.10; Lukas 2: 36-40.KASIH KEPADA ALLAH MENGALAHKAN KASIH KEPADA DUNIA Renungan kita pada hari ini bertema: Kasih Kepada AllahMengalahkan Kasih kepada Dunia. Surat Yohanes yang pertama dalam bacaan pertamahari ini mengajak umat beriman untuk memeriksa kembali arah kasih danketerikatan hidupnya. Penulis surat itu mengingatkan bahwa Yesus Kristus telahmengampuni dosa-dosa manusia melalui ketaatan-Nya yang penuh kasih, bahkansampai pada penderitaan dan kematian. Pengorbanan itu bukanlah sesuatu yang biasa, melainkantindakan penebusan yang mengubah relasi manusia dengan Allah. Kristusmenanggung hukuman yang seharusnya jatuh atas manusia, agar merekadiperdamaikan dengan Bapa dan memperoleh hidup yang baru. Karena itu, hiduporang beriman tidak lagi berdiri di atas dasar keinginan duniawi, melainkanatas kasih kepada Allah, Sang Penyelamat. Sebagai tanggapan atas kasih penebusan tersebut,Yohanes mengundang umat untuk memperkuat kasihnya kepada Tuhan, bukan kepadadunia dan segala yang ada di dalamnya. Dunia dalam pengertian surat inibukanlah ciptaan Allah yang baik, melainkan sistem keinginan manusia yang egoisdan menjauhkan hati dari Allah. Segala sesuatu yang berasal daridunia—keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup—tidak berasal dariBapa. Ketika manusia membiarkan dirinya dikuasai oleh dorongan itu, ia akankehilangan kasihnya kepada Tuhan. Keinginan daging menunjuk pada dorongan yang memanjakanhawa nafsu dan kesenangan diri tanpa kendali. Keinginan mata adalah sikap batinyang mudah tertarik pada hal-hal lahiriah, kedudukan, dan kepemilikan,seolah-olah kebahagiaan diukur dari apa yang tampak. Sementara keangkuhan hidupmencerminkan kesombongan yang berakar pada rasa cukup atas diri sendiri, tanpamembutuhkan Allah. Padahal semuanya ini bersifat sementara dan akan berlalu,sebab dunia dengan segala keinginannya sedang menuju kebinasaan. Sebaliknya,mereka yang tinggal dalam kasih Allah akan hidup untuk selama-lamanya. Kasih kepada Allah bukan sekadar perasaan religius,melainkan pilihan hidup yang nyata. Ia terwujud dalam ketaatan, kesetiaan, dankesediaan menata kembali prioritas hidup sesuai kehendak Tuhan. Kasih itumemberi arah baru bagi cara manusia memandang penderitaan, pengorbanan, danpelayanan. Salah satu teladan iman yang indah ditampilkan olehnabi perempuan Hana dalam Injil Lukas. Setelah mengalami pengalaman hidup yangtidak mudah, ia memilih untuk menetap di Bait Allah, berdoa dan berpuasa siangmalam. Hana tidak mencari penghiburan di dalam hal-hal duniawi, melainkanmempersembahkan hidupnya bagi Tuhan dalam kesetiaan dan pengharapan. KetikaYesus kecil dihadirkan di Bait Allah, Hana mampu mengenali karya keselamatanAllah dan memuji-Nya. Sikapnya menunjukkan bahwa hati yang terarah kepada Tuhanakan peka terhadap kehadiran-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah mahamurah, murnikanlah pikiran dan hati kami dari semuakeinginan dunia ini yang menjauhkan perhatian kami dari-Mu dan selamatkanlahkami dari segala pencobaan dunia ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus … Dalam nama Bapa …
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Desember 2025Bacaan: "Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya, maka tinggallah Ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." (Kejadian 39:2)Renungan: Edwin Cole berkata, "Anda tidak tenggelam karena jatuh ke dalam air, kecuali anda tetap tinggal di dalam air. Umumnya ketika seseorang sudah merasa nyaman, Ia tidak suka akan perubahan. Mereka yang berada dalam zona nyaman, akan menganggap perubahan seperti langit yang akan runtuh. Artinya perubahan tersebut begitu mengagetkan sekaligus mendatangkan ketakutan yang hebat. Sebagai contoh seorang karyawan yang di PHK, orang yang tadinya kaya sekarang jatuh miskin, anak pandai tapi nilainya hancur. Perubahan seperti ini dapat membuat orang menjadi putus asa. sehingga tidak bisa melihat peluang yang lebih baik di depannya. Kisah Yusuf mengingatkan kita untuk tidak takut terhadap perubahan apapun selama kita berpaut pada Tuhan. Terkadang untuk menyatakan kuasa dan mujizatNya, Tuhan menghendaki kita untuk berani melangkah dan meninggalkan kenyamanan kita. Tuhan lebih besar dari segalanya. Ia sanggup melakukan yang lebih baik dan lebih besar ketika kita berserah kepada-Nya. Dibalik tantangan, perubahan atau kesulitan terdapat kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Perubahan tidak selamanya berarti kemunduran, tetapi bisa berarti kemajuan. Jika saat ini Tuhan mengizinkan kita mengalami perubahan dalam bidang tertentu, melangkahlah dengan berani. Jangan tinggal dalam bayang-bayang masa lalu, karena itu akan menghambat langkah kita untuk meraih keberhasilan berikutnya. Percayalah, bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:24). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk dapat menerima setiap perubahan yang terjadi dalam hidupku. Aku percaya, jika Engkau melepaskan aku dari kenyamananku, pekerjaanku. kesalahanku hari ini, Engkau sudah mempersiapkan sesuatu yang baru, yang lebih indah untuk masa depanku. Penuhilah aku dengan Roh Kekuatan Mu, agar apapun yang akan terjadi hari ini, adalah perbaikan yang harus kujalani untuk menggapai masa depan yang penuh harapan bersama-Mu. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahALLAH SETIAMari kita membaca Firman Tuhan dariKISAH PARA RASUL 1: 14Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.Wonder Kids, sahabat itu istimewa!Mereka mendukung kita dan mau mendengarkan saat kita sedih. Tapi kadang sahabat juga bisa menyakiti hati kita—mungkin mereka berkata sesuatu yang menyakitkan, atau pergi jauh dari kita.Saat persahabatan terasa sulit, kita bisa merasa sedih dan kesepian. Tapi Tuhan Yesus mengerti perasaan itu! Sahabat-sahabat-Nya juga pernah mengkhianati dan meninggalkan-Nya.Meski sahabat bisa berubah, Allah selalu setia! Jika kamu merasa sedih karena sahabatmu, mintalah kepada Allah untuk menghiburmu. Biarkan Dia memenuhi hatimu dengan damai-Nya.Dan jangan lupa, doakan sahabatmu! Allah bisa menyentuh hati mereka juga.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, tidak semua orang mudah diajak berteman.Kadang ada teman yang sulit diajak bermain atau berbicara dengan baik.Meskipun kamu tidak bisa mengubah sikap mereka, kamu bisa memastikan bahwa kamu tetap berbuat baik. Jangan sampai kamu ikut membuat masalah. Tetaplah bersikap ramah dan penuh kasih seperti yang TUHAN ajarkan!Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti TUHAN telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian - Kolose 3: 12-13Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih untuk semua teman yang Engkau berikan. Ajar kami untuk selalu berdoa bersama dan saling mendukung. Jadikan hati kami penuh kasih dan persatuan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KISAH PARA RASUL 1:14 MENGAJARKAN KITA UNTUK SELALU BERDOA BERSAMA DAN SALING MENDUKUNG SEPERTI YANG DILAKUKAN OLEH PARA MURID YESUS. Tuhan Yesus memberkati
Panelsamtal med Andreas Gustavsson, chefredaktör ETC, Magnus Alselind, nyhetschef Kvartal och Cilla Benkö, vd Sveriges Radio. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Vi pratar om uppstickarna i mediebranschen och om skillnaderna i synen på journalistik mellan de nya aktörerna och de gamla institutionerna. Och så försöker vi förstå: Vilket är respektive mediehus största misstag i år?Samtalet leds av Freddi Ramel.
På platsen där Vasa bärgades visar sig vrakdelar finnas kvar, som nu hittats med avancerad teknik och envisa dykare som Jim Hansson. Och nya analyser av de kvarlevor som hittats på skeppet ger bättre förståelse för vilka de var. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Avsnittet sändes första gången 25/5 2025.Dykande marinarkeologen Jim Hansson är rejält upprymd över det han sett på botten utanför Beckholmen i Stockholm, alldeles i närheten av Vasamuseet. Han berättar varför fynden är så spännande och hur pusslet läggs med dem som nya bitar, i kombination med kunskap om andra vrak från stormaktstiden.Fred Hocker har varit med och lett arbetet med den nya utställningen om människorna på Vasa, och berättar om varför den man där som kallades Gustav nu är en kvinna och heter Gertrud, och hur forskarna kan veta hur Helge, som dog vid sin kanon, verkligen såg ut.Vi hör också om varför detta, tidernas kanske främsta svenska skrytfartyg, egentligen sjönk, om hur det står till med regalskeppet idag, och om vilka drömfynd som återstår för forskarna att göra.Dessutom om schimpanser som hittar läkemedel i naturen för sina skador.Gäster i podden: Jim Hansson, marinarkeolog museet Vrak; Fred Hocker, forskningsledare Vasamuseet.Poddledare: Lena Nordlundlena.nordlund@sr.seProducent: Björn Gunérbjorn.guner@sr.se
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKEPINGAN SALJUMari kita membaca Firman Tuhan dari1 PETRUS 5: 10Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.Wonder Kids, tahukah kalian bahwa Allah sangat baik?Allah itu sempurna dan suci, tetapi Dia tetap mau mengampuni setiap kesalahan kita. Kadang kita bisa berbohong, iri hati, atau marah. Tapi jangan sampai kita hanya memikirkan kesalahan kita dan lupa betapa baiknya Allah!Dari semua ciptaan Allah, ada sesuatu yang sangat bersih dan indah—kepingan salju. Tidak ada yang lebih putih dan murni daripada salju yang turun langsung dari langit!Allah berjanji dalam Mazmur 51:7:Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!Betul sekali! Allah berjanji untuk membersihkan semua dosamu dan membuatmu menjadi suci seperti kepingan salju. Pengampunan adalah hadiah dari Allah! Kamu hanya perlu menerimanya.Semakin banyak kita menerima pengampunan dari Allah, semakin mudah kita mengampuni orang lain.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, apakah kakimu pernah terjebak di dalam kubangan lumpur? Saat kamu menarik kakimu keluar, lumpur masih melekat di sana. Kamu butuh bantuan orang lain untuk membersihkannya, bukan?Dosa juga seperti lumpur. Meskipun kita berhenti melakukan hal yang salah, dosa lama masih ada. Tapi ada kabar baik! Allah bisa membersihkan kita.Jika kita meminta pengampunan kepada Allah, Dia akan membersihkan hati kita dan membuat kita suci kembali. Allah selalu siap mengampuni!Mari kita berdoaBapa yang baik, terima kasih atas kasih-Mu yang selalu menguatkanku. Dalam setiap kesulitan, ajar aku untuk tetap bersandar pada-Mu. Pulihkan dan teguhkanlah hidupku, agar aku dapat mengalami kemuliaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH AKAN MEMULIHKAN DAN MENGUATKAN KITA SETELAH KITA MENGHADAPI KESULITAN DAN PENDERITAAN. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Rini Sudarno dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Sirakh 3: 2-6.12-14; Mazmur tg 128: 1-2.3.4-5; Kolose 3: 12-21; Matius 2: 13-15.19-23.KITA BERSAMA-SAMAMERAWAT KELUARGA Tema renungan kita pada hari Minggu, Pesta Keluarga Kudusini ialah: Kita Bersama-sama Merawat Keluarga. Sejak penciptaan, Tuhan menetapkan manusia untuk hidup berkeluarga, yangdimulai dengan saling mencintai antara pria dan wanita. Dari situ terbentuklahperkawinan dan keturunan-keturunan yang dihasilkannya. Perintah Tuhan pertama dan utama bagi keluarga ialah pria mengambil wanita sebagaiistri dan mereka hidup dalam persekutuan satu daging. Satu pria dan satu wanitadipersatukan oleh Tuhan atas dasar cinta dan dalam nama Tuhan. Perintah lainyang sama pentingnya ialah perkawinan menghasilkan keturunan. Untuk suatu kelangsungan hidup perkawinan yang tetap utuh,kemudian anak-anak hasil perkawinan tumbuh sesuai dengan harapan, maka sangatdiperlukan sebuah disiplin hidup. Menurut bacaan-bacaan pada hari ini, disiplinhidup itu dapat kita sebut sebagai upaya kita bersama-sama untuk merawatkeluarga. Tuhan membentuk keluarga tidak dengan satu orang saja,tetapi satu pria dan satu wanita ditambah dengan anak-anak yang masing-masingnyaunik. Mereka harus bekerja sama dalam membangun keluarga. Mereka bekerja samabukan hanya ketika keluarga di dalam keadaan gembira atau kemajuan di dalampertumbuhannya. Mereka diminta lebih kuat dalam persekutuan dan bekerja samanyaketika datang kesulitan dan ancaman yang membahayakan kehidupan keluarga. Keluarga yang gembira, damai dan bertumbuh dengan sehatperlu dirawat melalui hubungan orang tua dan anak-anak yang benar-benardikehendaki oleh Tuhan. Menurut kitab putra Sirakh, seorang manusia berimanyang takut akan Allah dan setia dengan perintah-perintah-Nya, ia harus wujudkanitu dengan taat kepada orang tuanya. Kita selalu percaya bahwa orang tua adalahwakil Tuhan di dunia. Cara kita merawat keluarga secara bersama-sama juga sesuaidengan nasihat Santo Paulus dalam bacaan kedua hari ini, yaitu mengisi danmenjalani kehidupan keluarga dengan cinta kasih. Keluarga itu diawali dengancinta suami dan istri, maka keluarga juga harus dibangun di dalam kasih, danakhirnya mewujudkan kasih yang sempurna, yaitu persekutuan dengan Tuhan. Kisah tentang Keluarga Nazareth yang menyingkir ke Mesirmerupakan contoh bagaimana kita merawat keluarga secara bersama-sama ketikakeluarga di dalam kesulitan, ancaman, dan dalam ambang bahaya. Kerja sama inibukan hanya di antara sesama anggota keluarga atau tetangga, tetapi juga dengankuasa Tuhan. Ketika Tuhan ikut terlibat, pekerjaan merawat keluarga akanmenjadi sangat bermutu dan ideal. Tuhan menolong ketika keluarga sedangmenderita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogaperayaan hari Minggu dan Pesta Keluarga Kudus ini dapat membantu membuatkeluarga-keluarga kami semakin beriman dan setia kepada-Mu. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Melalui perjumpaan malaikat pada Maria, Yusuf, para gembala, dan juga kehadiran mereka di kandang Betlehem kita dapat belajar,Ketaatan tidak selalu terasa nyaman, penggenapan janji Allah sering kali datang melalui jalan yang tidak mau kita pilih, dan kemuliaan Allah tidak selalu tampil dalam bentuk yang kita bayangkan sebelumnya.Kita bisa memegang teguh setiap janji-Nya yang pasti akan digenapi, walau kapan waktu-Nya kita tidak mengetahuinya. Saat kita dapat mempercayai kesetiaan-Nya di hidup ini, di sanalah iman berhenti menjadi teori, dan bertumbuh menjadi relasi yang yang menenangkan, percaya, dan juga taat.—dr. Paulus Rahardjo, “Seandainya Saya Menjadi Malaikat Natal.” Dibagikan di Ibadah Minggu MDC Graha Pemulihan, Tgl. 21 Desember 2025.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-10; 7: 54-59; Mazmur tg 31: 3cd-4.6.8ab.16bc.17; Matius 10: 17-22.JALAN SALIBSETELAH NATAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan SalibSetelah Natal. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Stefanus, seorang muridYesus yang istimewa dan martir pertama Gereja. Dia salah satu para diakon yangterpilih untuk melayani urusan-urusan jasmani komunitas Gereja Perdana,sementara para rasul fokus pada pelayanan sabda dan doa, seperti yangdikisahkan dalam Kisah Para Rasul. Dengan suatu kenangan peristiwa kemartiran pada hari keduasetelah Natal ini, inspirasi yang pas buat kita ialah semangat hidup di dalamRoh Kudus. Misteri inkarnasi dapat kita masuki, memahami dan mengimaninyakarena bantuan Roh Kudus. Yesus Kristus yang terbaring sebagai bayi dalampalungan tahu jelas nasib-Nya nanti di puncak Golgota. Kandang Bethlehemdihubungkan dengan bukit Golgota, di mana jalan itu akan mulai dilalui olehYesus, sang juru selamat. Jadi kaitan kedua simbol tempat ini sebenarnyamengungkapkan alasan utama mengapa Putra Allah, Sabda kekal itu, menjadimanusia untuk menebus umat manusia dari perbudakan dosa dan kematian. Hasilnyaialah kehidupan baru dianugerahkan bagi semua pengikut Yesus Kristus yangadalah putra-putri Bapa. Yesus sedari awal hidupnya sudah memberikan pelajaran,dan ia memastikan jalan hidup-Nya, bahwa jalan kepada Bapa ialah jalan salib. Santo Stefanus sebagai yang pertama di dalam Gereja yangbaru saja berdiri di Yerusalem pada waktu itu, menikmati salib itu. Jika kitasemua memilih untuk berbagi di dalam kemuliaan Yesus Kristus, maka kita harusmemanggul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus melewati jalan yangtelah Ia lalui. Untuk memberikan semangat dan kekuatan kepada kita, Yesus terusterang saja berkata kepada para rasul, murid dan semua pengikut-Nya tentangrisiko dalam pilihan mengikuti Dia. Ini semua menjadi mungkin hanya di dalam terangdan bimbingan Roh Kudus. Pesan Natal sebenarnya berisi risiko sebagai para pengikutKristus itu. Yesus dari awal lahir-Nya memiliki risiko itu. Setiap orang yangdibaptis juga dibuat jelas tentang ini, bahwa risiko dan tujuan akhir darimengambil bagian dalam Kristus hanya akan dicapai melalui salib. Kemuliaan dankebahagiaan di dalam Kristus harus dibayar dahulu dengan suatu harga amatmahal, ialah pengorbanan diri dengan kematian, termasuk dalam cara mati demiKristus seperti yang dialami Santo Stefanus. Yesus berpesan bahwa Ia telah memberikan rahmat yangmemadai untuk setiap orang dalam memanggul salib dan membuat suatu pengorbanandalam hidup demi mendapatkan kemuliaan bersama Dia. Jadi tak akan ada salib,pengorbanan, dan penderitaan yang jelek atau hampa di dalam Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, kuatkanlah kami selalu dengan rahmat-Mu supaya kami memanggul salibkami dengan gembira dan dalam pengharapan. Kemuliaan kepada Bapa dan Purta danRoh Kudus... Dalam nama Bapa...
De nämns inte i vare sig Gamla eller Nya testamentet. De var okända i fornkyrkan, och de har i flera sekler bemötts med skepsis av protestanter av alla de slag: de katolska helgonen. Sankta Katarina och Sankta Barbara, Sankt Georg och Sankt Mauritius, och många, många fler. Under tidig medeltid uppkom en blomstrande helgontro som svar på folkets andliga behov, vilken kom att bli av svårligen överskattad betydelse för europeisk kultur.De tidigmedeltida helgonen uppfattades som folkliga hjälpare och medlare mellan Gud och människa, men det var deras enda gemensamma drag. I övrigt skilde de sig åt fullständigt. Här fanns fromma läkarhelgon som omvandlades till stridbara krigarhelgon – som i fallet med Georg, som efter några seklers förändringsprocess slutade som drakdödaren Sankt Göran. Här fanns drottningar och kungar som upphöjdes till helgon av strategiskt sinnade familjer och kyrkor efter sin död, som i fallet med Sankta Balthild och Sankt Sigismund. Medan vissa helgon är så dimhöljda gestalter att vi med fog kan fråga oss om de ens existerat är andra helgon så påtagliga att de till och med har efterlämnat egen litterär produktion – som i fallet med Sankt Patrick, Irlands skyddshelgon, som skrev en bevarad självbiografi. I detta avsnitt av podden Harrisons dramatiska historia samtalar Dick Harrison, professor i historia vid Lunds universitet, och fackboksförfattaren Katarina Harrison Lindbergh om den tidiga medeltidens helgonkult, med flera detaljexempel på hur människans dröm om hjälpande himmelska händer tog sig uttryck.Bild: Tortyr av Sankta Barbara av Wilhelm Kalteysen, Wikipedia, Public Domain.Lyssna också på Så blev Heliga Birgitta Sveriges mest kända personKlippare. Aron SchuurmanProducent: Urban Lindstedt Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
“…dinyatakan oleh Roh Kudus …ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Ia menyambut Yesus, Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: "Sekarang, Tuhan, sesuai firman-Mu…mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu”
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKEKUATAN KASIH ALLAHMari kita membaca Firman Tuhan dariROMA 5: 8Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.Wonder Kids, tahu tidak? Tuhan Yesus sangat mengasihi kamu!Dia datang ke dunia ini untuk menunjukkan kasih-Nya. Dia berbicara seperti kita, makan seperti kita, tidur seperti kita, bahkan pernah bersin dan batuk! Saat kecil, Dia juga belajar berjalan, bermain dengan teman-teman-Nya, dan pergi ke sekolah.Tuhan Yesus begitu mengasihi kamu, sampai-sampai Dia rela meninggalkan surga dan hidup seperti manusia. Dia merasakan sakit, dihina oleh orang-orang, bahkan disalibkan! Tapi Dia tetap mengasihi kamu. Kasih-Nya tidak pernah berhenti!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, menurutmu apa benda terkuat di dunia? Besi? Beton? Superman? Dinamit? Semuanya tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kekuatan Allah. TUHAN jauh lebih kuat dari semua hal di dunia ini! Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita - Roma 8: 38-39.Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang besar. Engkau mati untukku meskipun aku masih berdosa. Ajar aku untuk mengasihi dan mengampuni orang lain seperti Engkau mengasihiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, MESKIPUN KITA SERING BERBUAT SALAH, ALLAH TETAP MENGASIHI KITA DAN MENGIRIMKAN YESUS UNTUK MENYELAMATKAN KITA. TUHAN Yesus memberkati
“…dinyatakan oleh Roh Kudus …ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Ia menyambut Yesus, Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: "Sekarang, Tuhan, sesuai firman-Mu…mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu”
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Tjenare gott folk!Jag hoppas att ni alla har det fint och är omringade av familj, vänner och en massa kärlek oavsett om och vad ni firar. Podden kommer att ta en paus på två veckor och är tillbaka igen den 8 januari med väldigt intressanta gäster och ämnen som MDMA- och psykedelika-assisterad terapi, att vara ung kvinna inom svensk hiphop, övergrepp på SiS-boenden och mycket mer.Eftersom det har tillkommit en hel del nya lyssnare senaste tiden, vilket jag är oerhört tacksam för, så tänkte jag säga några ord om vad Yoshi's Podcast är för något och om mina tre grundprinciper som genomsyrar både den här podden och allting annat jag gör: Fred, Yttrandefrihet och Respekt. Eftersom jag är usel på att sitta själv och prata in i kameran så kommer jag att läsa innantill, jag hoppas att ni har överseende med det.Jag startade podden för att jag ville ha fler samtal i mitt liv. Min ambition är inte att bli känd eller att tjäna pengar på podden. Skulle det råka hända att jag i framtiden kan tjäna en slant på den så toppen, men jag gör i dagsläget ingenting aktivt för att uppnå det. Det enda jag är ute efter är att ha samtal med intressanta människor. Alla gäster som jag bjuder in bjuder jag in för att jag tycker att de verkar intressanta och för att jag tror att jag skulle ha ett givande samtal med dem. Jag blir glad om folk lyssnar och uppskattar samtalen, men ärligt talat är inte det min primära drivkraft. Om jag skulle välja gäster baserat på vad jag tror andra kommer att gilla så hade den här podden blivit något annat än det jag vill att den ska vara. Även om ingen lyssnade skulle jag fortsätta, för det är just samtalen i sig som driver mig - folks uppskattning är en välkommen bonus.Jag gör allt som har att göra med podden själv. Bokar, spelar in, redigerar, publicerar, klipper videor till sociala medier och så vidare. Jag gillar att ha det så, men det innebär en hel del jobb när man publicerar ett avsnitt i veckan som jag nu har gjort i snart tre år. Av den anledningen behöver jag också ha några avsnitt på lager för att kunna upprätthålla det schemat. Därför går det i regel några veckor mellan att ett avsnitt spelas in och att det publiceras. Det är en balansgång då man varken vill att det spannet ska bli för långt eller för kort så att det blir stressigt att fixa allt, men det har väl mestadels gått bra hittills.Som nämnt är det just samtal jag är ute efter, inte intervjuer. Jag förbereder inte specifika frågor eller mallar, utan låter samtalet föra oss framåt och anser att ingenting är tabu att prata om. Ibland har jag gäster med kontroversiella åsikter, idéer eller bakgrunder. Det finns skilda tankar om hur sådant bör hanteras. Vissa tycker att det är mitt ansvar att tillrättavisa eller ta avstånd från någon som uttrycker en osmaklig åsikt i min podcast. Min inställning är en annan. Jag vill förstå hur personen landat i sina åsikter, oavsett hur hemska de må vara i andras, eller mina egna, ögon. Jag tror att respektfulla samtal blir ännu viktigare ju större våra meningsskiljaktigheter är, för alternativet när vi inte pratar med dem vars åsikter vi ogillar är att vi istället löser konflikter på andra, mer destruktiva, sätt. Min inställning är inte för alla och det respekterar jag till fullo. Som tur är finns det många olika poddar att lyssna på.Tack för att du väljer att lyssna på just min!Nu några ord om mina tre grundprinciper.FredIngenting är viktigare än fred. Fred är grundförutsättningen som krävs för att konst, vetenskap, kärlek, filosofi, naturvård och allt annat vi håller kärt ska kunna frodas. Krig är det lägsta tillstånd ett samhälle kan sjunka till. Det tar oss tillbaka till en tid då ordet civilisation inte ens gick att yttra, en tid före ordet i sig. Som ett primitivt djur agerar människan i krig på sina instinkter för att överleva, för att hålla sina barn vid liv. Kriget får oss att bli något mindre än människor, något mycket farligare. Än mer skrämmande är att det bland oss finns de som suktar efter detta tillstånd, ser det som en frigörelse där de får leva ut sina fantasier på sina bröders och systrars bekostnad. Ingenting är viktigare än fred. De mörka avgrunderna i vår natur som kriget exponerar - motvilligt i vissa, med iver i andra - är något vi med allt vi förmår måste hålla borta från att se dagens ljus.Krigets kostnader mäts inte enbart i döda kroppar, förflyttade gränser och förstörd infrastruktur. Det för även med sig misstro och generationer av förgiftade relationer, varaktig ekonomisk avveckling i de drabbade länderna och påfrestande migration till icke drabbade länder, samt osynliga psykologiska och relationella följder som drabbar även de lyckligt lottade som överlever och tar sig till säkerhet. Min familj undvek det värsta när vi flydde från Jugoslaviens kollaps under 90-talet och anlände till Sverige som flyktingar. Mamma, pappa, min bror och jag. Jag är evigt tacksam för att vi som familj fick en ny chans i ett fantastiskt nytt land samtidigt som våra närmaste släktingar överlevde. Vårt släktträd bestod, men kriget slet loss dess grenar och planterade dem som sticklingar på andra sidan kontinenten eller till och med andra sidan Atlanten. Vi har aldrig kunnat samlas för att fira varken jul eller någon annan högtid tillsammans och kommer aldrig att göra det, utan vi är glada om vi lyckas träffa några släktingar i taget en gång om året. Vår berättelse är inte unik och, återigen, en förhållandevis lycklig sådan. Jag kan inte föreställa mig hur det är att vara ett av de stackars barn vars hela släkt utrotas av fallande bomber, som sedan ska navigera resten av livet utan någon anhörig som kan hjälpa, vägleda och älska dem. Vem kan klandra barnet om det växer upp till att hata de skyldiga och slänga nya bomber som fortsätter krigets onda spiral?Ingenting är viktigare än fred. Glöm inte bort det när representanter för en vinstdrivande krigsindustri, ambitiösa politiker och blodtörstiga kommentatorer i media försöker få dig att tro något annat. För det sista vi vill är att få lära oss den hårda vägen hur sant det är.YttrandefrihetJag har tidigare beskrivit yttrandefriheten som något vi människor har hittat på, men jag har sedan dess kommit att ändra min uppfattning. Vi föds med en total yttrandefrihet som vi har fått av gud, universum, naturen eller vad du än väljer att tro på. Det finns inga naturlagar som stoppar oss från att yttra vilka ord vi än vill. Det är endast vi människor som sätter begränsningar för vad vi tillåter oss själva och varandra att yttra.En del begränsningar är kloka, så som förbud mot hot och förtal, men inga begränsningar på vår naturliga yttrandefrihet bör införas utan ordentlig eftertanke eller tas lättsamt. Det fria ordet, och garantin om att inte straffas för att man yttrar det, är bland det vackraste och viktigaste vi har. Från denna frihet mynnar alla andra. Stryp yttrandefriheten och se de övriga raseras. Yttrandefriheten är vår trygghetslina, vårt sätt att hålla tyranni borta. Vi är bortskämda efter decennier av makalös frihet i vår del av världen och har glömt bort att tyranni står för en överväldigande del av vår historia. Vi tror att vi kan tumma på yttrandefriheten utan att falla tillbaka. Vi har fel.Västvärldens respekt för det fria ordet och fri journalistik är idag i ett sorgligt skick. Nya inskränkningar av press- och yttrandefriheten införs med i princip totalt stöd från både regering och riksdag, oavsett färg på slipsen, från utlandsspionerilagen till förbud mot förolämpning av tjänsteman. Inskränkningar som säljs in med ståtliga ord om rikets säkerhet eller skydd av minoriteter, men som riktas mot avsiktligt vagt definierade “förbrytare” och som inom kort börjar användas av de med makt mot alla som utmanar dem. Om vi ger våra ledare makten att tysta oss, så ger vi dem makten att begå vilka brott de vill, som många exempel från vår historia vittnar om.Men vi har något idag som vår historia saknar. Modern teknologi har gjort det fria ordet svårare att kontrollera än någonsin tidigare. Det är anledningen till att så många av dessa lagändringar sker nu. Det är ett fallerande etablissemangs spasmiska försök att kontrollera det vi säger, skriver och tänker. Försök som kommer att misslyckas, men som kommer att orsaka lidande längs vägen och som kräver att vi motverkar dem. Om du som jag värnar om att vi ska få yttra våra tankar, även när de går emot konsensus eller är obekväma, låt dig inte svepas med i hysterin om desinformation och censur - för ingen individ eller grupp kan ha makten att avgöra vad som får och inte får sägas utan att missbruka den. Du föddes med total yttrandefrihet. Tänk väldigt noga innan du tillåter någon annan att begränsa den.RespektIngen kan kräva att du älskar alla dina medmänniskor lika mycket. Ingen kan förvänta sig att du ärligt tycker exakt lika mycket om varje etnicitet, sexuell läggning, religion, ideologi eller annan kategori som vi så flitigt lyckas dela in oss själva i. Det är svårt, om inte omöjligt, för de flesta av oss att göra det. Men att behandla alla människor vi möter med värdighet och respekt är inte svårt. Det är inte svårt att titta en person i ögonen och se individen i stället för kategorin. Tyck vad du vill tycka om de yttre skiljelinjer som separerar oss, men behandla dina medmänniskor med den respekt som våra inre samhörigheter förtjänar, vår delade strävan efter liv, hopp och kärlek. Det är inte för mycket begärt. En vacker dag kan du själv tillhöra fel kategori i din betraktares ögon. När den dagen kommer hoppas jag att ni båda redan har lång erfarenhet av att inte låta det styra hur ni agerar mot varandra.Tack för att du har lyssnat. Jag tar inte för givet en enda sekund av din tid som du väljer att lägga på mig och min podcast.God jul, gott nytt år, glad vad du än firar och vi ses igen 2026! This is a public episode. If you would like to discuss this with other subscribers or get access to bonus episodes, visit aljosja.substack.com
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 9: 1-6; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.11-12.13; Titus 2: 11-14; Lukas 2: 1-14.LAHIRLAH RAJA DAMAI Renungan kita pada perayaan MalamNatal ini bertema: Lahirlah Raja Damai. Pada waktu itu suasana malam yang gelap. Aktivitas penduduk berhenti danorang-orang tenang di rumahnya. Dalam kesunyian hanya ada cahaya penerangan dirumah-rumah penduduk yang meramaikan malam itu. Hanya sedikit orang yangberaktivitas pada malam hari. Mereka itu di antaranya ialah para gembala ternakdi padang gurun. Mereka harus menjaga kawanan ternaknya. Namun ada satu aktivitas yangtidak biasa, yaitu perjalanan lumayan jauh, sekitar 250-an kilometer denganperjalanan menanjak dari wilayah Yudea ke Yerusalem. Perjalanan itu dilakukanoleh sepasang suami-istri, mereka adalah Yosef dan Maria. Wanita ini sedanghamil besar. Sesampai di Betlehem mereka tak menemui tempat bagi sang istri iniuntuk bersalin. Terpaksa mereka harus mencari tempat di luar kota, dan merekaharus berjalan sekitar 20an-kilometer lagi di malam hari. Lalu sampailah merekadi wilayah pinggiran yang merupakan padang rumput. Satu-satunya tempat yangtersedia untuk persalinan ialah kadang hewan yang mereka temukan. Lalu disitulah terjadi Natal yang pertama: Yesus Kristus Lahir. Di kampung Betlehem, masih dalamsuasana gelap itu, keberadaan para gembala adalah di sebuah bukit. SementaraYosef, Maria dan bayi Yesus ada di sebuah bukit yang lain. Jarak antara keduabukit itu kira-kira 5-6 kilometer. Teriakan orang dari bukit yang satu bisakedengaran di bukit yang lain. Seorang yang berdiri di bukit sana paling-palingkelihatan ukurannya seperti lidi. Apalagi malam yang pekat dan tak ada cahayapenerangan di kandang kelahiran itu, praktis tidak ada tanda-tanda yangditangkap para gembala. Tetapi kuasa surgawi membuka hati mereka melalui beritapara malaikat. Lalu mereka satu persatu bersama hewan-hewan mereka bergegas kekandang itu. Di situ terjadi penampakan Natal yang pertama: Yesus tampak kepadaorang-orang yang sangat sederhana dan dianggap pendosa, yaitu para gembala. Penampakan pertama Putra Allah,Yesus Kristus, ketika memasuki sejarah dunia ini ialah kepada kedua orangtua-Nya Yosef dan Maria. Mereka terpilih secara istimewa oleh Allah, meskitetap sederhana dan taat kepada Tuhan secara luar biasa. Penampakan kedua ialahpara gembala, yang juga terkenal miskin, sederhana dan pendosa. Bersama merekaialah domba-domba yang mewakili alam-lingkungan bumi ini. Setelah itu barumenyusul penampakan-Nya kepada semua orang yang lain. Jadi damai Natal ialah terangsurgawi tentang kehadiran Putra Allah yang memecah kepekatan malam, menampakkandiri kepada keluarga, menyatu dengan orang-orang sederhana, miskin, pendosa,dan akhirnya menyebarkan suka cita kepada seluruh dunia. Selamat hari Raya Natal bagimu semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, semoga di malam ini saya dan keluarga atau komunitasku mendapat damaisejati dari-Mu supaya menguasai hidup kami setiap hari. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahALLAH MENJADI MANUSIAMari kita membaca Firman Tuhan dariFILIPI 2: 7melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.Wonder Kids, lebih dari dua ribu tahun yang lalu, di malam yang penuh bintang, Tuhan Yesus lahir. Itu adalah momen yang sangat luar biasa!Allah yang Kudus, yang tinggal di surga, menjadi manusia. Ia lahir sebagai bayi kecil di tengah keluarga yang sederhana.Allah yang besar dan menciptakan alam semesta, menjadi bayi mungil. Ia yang berkuasa atas segalanya, memilih bergantung pada Maria, seorang perempuan muda, untuk menjaga-Nya sebagai bayi.Allah datang dari surga ke dunia untuk mendekat kepada kita dan menunjukkan jalan pulang ke surga.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Ayo, baca kisah tentang kelahiran Tuhan Yesus di Lukas 1:26-38 dan Lukas 2:1-20. Kemudian, baca Yohanes 3:1-21 untuk tahu kenapa Tuhan Yesus datang ke dunia. Inilah arti Natal yang sesungguhnya.Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau merendahkan diri dan menjadi manusia. Ajar aku untuk memiliki hati yang rendah hati dan melayani orang lain seperti yang Engkau lakukan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KITA HARUS MENELADANI SIKAP RENDAH HATI DAN PELAYANAN YESUS, YANG DATANG BUKAN UNTUK DILAYANI, TETAPI UNTUK MELAYANI. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 52: 7-10; Mazmur tg 88: 1.2-3ab.3cd-4.5-6; Ibrani 1: 1-6; Yohanes 1: 1-18.INKARNASI, SABDAKEKAL MENJADI MANUSIA Renungan kita pada hari raya Natal ini bertema: Inkarnasi,Sabda Kekal Menjadi Manusia. Kata “inkarnasi” tepat untuk menggambarkan misteriPutra Allah, yang adalah Sabda kekal di surga, mengubah diri-Nya untukmempunyai tubuh, yaitu manusia. Maka Ia memakai cara manusiawi dengan lahirmelalui pribadi seorang wanita di dunia. Sementara itu kata “reinkarnasi” yangjuga dikenal dalam pembicaraan kita, tidak punya kaitan apa pun dengan“inkarnasi”. Bacaan Injil hari ini fokusnya pada Sabda Allah menjadimanusia itu. Lalu pertanyaan untuk membuka ke inti renungan kita ialah: Mengapaperlu adanya Sabda Allah menjadi manusia? Sama juga kalau seorang anak desaditanya: Mengapa berusaha begitu keras untuk sekolah jauh di kota? Atau kepadaseorang bapak ditanya: Mengapa perlu bekerja keras siang sampai malam denganbanyak sekali pengorbanan? Semua pertanyaan ini menemukan satu jawaban yangumum, yaitu karena ada keinginan atau kehendak yang dilakukan. Jadi Allah yang kekal berubah menjadi manusia karena adasuatu keinginan, kemauan atau kehendak Allah. Dibandingkan dengan keinginankita manusia yang jumlahnya banyak, atau mungkin tumpang tindih, bahkancenderung tidak fokus, kehendak Tuhan Allah hanya satu bagi manusia. Di dalamsurga dan dalam kehidupan Ilahi Tritunggal maha kudus, tak ada keinginan karenamereka sudah penuh dan abadi. Tuhan punya keinginan karena berurusan denganmanusia. Dan keinginan Tuhan yang satu itu ialah menyelamatkan manusia darikedosaannya yang berakibat pada rusaknya hubungan Tuhan dengan manusia. Sabda Allah kekal yang menjadi manusia itu adalah penebusyang dibutuhkan oleh manusia. Inkarnasi pertemukan itu menjadi sebuah perpaduanserasi dan itu semua karena kekuatan Roh Kudus. Ini sama dengan seorang lelakiingin menyatakan cinta kepada wanita pujaannya dan wanita itu juga membutuhkankasih laki-laki pilihannya. Inkarnasi mengawinkan langit dan bumi sebagaisimbol perkawinan antara Allah pencipta dan manusia ciptaan-Nya. Inkarnasimenjadi pintu untuk Tuhan Allah masuk ke dalam sejarah kita manusia danmengambil bagian utuh dalam kehidupan nyata manusia. Peristiwa ini meski tetaplah sebagai misteri karenakejadian Sabda Allah kekal menjadi manusia itu, tetapi merupakan kenyataan padalebih 2000 tahun yang lalu. Tadi malam kita rayakan ulang tahun kelahiran-Nyadalam rupa bayi Yesus terbaring di dalam palungan. Pada hari ini kita rayakankehadiran-Nya yang dikelilingi orang-orang pilihan Allah untuk mewujudkanterjadinya peristiwa inkarnasi ini. Mereka semua adalah saksi, sehingga misteribesar ini diceritakan, disebarkan, dan dirayakan sampai saat ini. Selainpercaya dan merayakan misteri iman ini, kita hendaknya menghidupi Sabda itu didalam hidup nyata. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, berkatilah kami supaya kami menghidupi selalu dengan semangat Sabda-Mudalam setiap saat hidup kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 23 Desember 2025Bacaan: "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." (Kejadian 39:2)Renungan: Ada seorang pria miskin yang bekerja di sebuah istana sebagai pegawai rendahan. Ketika bekerja, ia sering melihat kapal-kapal yang lalu lalang sambil berkata dalam hati, "Suatu hari, aku juga pasti bisa berlayar seperti mereka." Kala itu, memang nama-nama seperti Columbus dan Vasco da Gama tengah berkibar karena pelayarannya. Raja sempat mendengar mimpinya itu, dan langsung mencibir, "Mana bisa? Memangnya dia siapa?" Akan tetapi kesempatan langka itu datang juga. la berkesempatan menjadi seorang awak kapal. Pelan tapi pasti ia lalu menjadi nahkoda kapal. Bahkan di kemudian hari menjadi orang yang mampu mengelilingi dunia. Dia adalah Ferdinand Magellan. Kamus Besar Bahasa Indonesia menulis bahwa kata 'tetapi' adalah kata penghubung antar kalimat untuk menyatakan hal yang bertolak belakang atau bertentangan. Walau di awal kalimat terdengar satu fase yang buruk, keadaan yang tidak baik, atau terdengar kondisi yang tidak menguntungkan asal ada kata 'tetapi', maka artinya bisa berbeda, bisa terbalik. Ferdinand Magellan punya mimpi yang besar, ia dijegal, ia kurang didukung tetapi kesempatan dalam hidup berkata lain. Yusuf dijual ke Mesir, tetapi Tuhan tetap menyertainya. Yusuf difitnah oleh isteri Potifar, kehidupannya berusaha dihentikan, karirnya ingin dijegal orang, kebahagiaannya dicegat, ia dijebloskan dalam penjara, ia berupaya dijatuhkan, tetapi dalam situasi sedemikian buruk, Alkitab berkata bahwa Tuhan tetap menyertai Yusuf. (Kejadian 39:21). Hasilnya ? Yusuf keluar sebagai pemenang. Tidak peduli seberapa buruk kondisi karir kita hari ini. Tidak peduli seberapa tidak menyenangkannya kehidupan pribadi kita saat ini, tetapi pastikan kita tetap disertai Tuhan. Pastikan perkenanan-Nya ada dalam hidup kita. Pastikan hadirat-Nya selalu ada di sepanjang hari-hari kita. Karena yang menentukan akhir hidup, bukan keadaan yang sekarang tetapi ditentukan oleh kebaikan, kuasa, kemurahan, dan berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu berpikir positif atas setiap kejadian yang aku alami setiap hari. Jangan biarkan masalah membuat pikiranku berubah negatif. Aku percaya dibalik pikiran positif ku ada berkat baru yang Kau siapkan bagiku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Desember 2025Bacaan: "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora." (Kejadian 13:10)Renungan: Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan nama Walt Disney dulunya adalah seorang pengangguran. Karena punya bakat menggambar, ia mencoba mengirim hasil gambarnya kepada beberapa penerbit namun ditolak. Keadaan itu membuatnya frustrasi. Bahkan saking tak punya uang, la mesti tinggal di sembarang tempat, di sebuah gudang tua yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus. Siapa sangka berkat justru datang dari tempat yang kotor tersebut. Ya, saat melihat tikus-tikus berkeliaran itu, muncul ide di pikiran Disney untuk membuat tokoh kartun dari sosok tikus. Itulah awal bagaimana Mickey Mouse tercipta. Ide ini begitu unik sehingga menarik industry film untuk membuat film animasinya. Selanjutnya, kita tahu bagaimana cerita akhirnya. Saat Lot melihat tanah Sodom yang sangat subur, ia melihat tempat itu penuh berkat. Apa yang kelihatan menjanjikan, nyatanya di kemudian hari malah menjerumuskan. Sebaliknya, Abraham mulanya mungkin hanya melihat tanah Kanaan yang gersang, yang jauh dari kata subur, namun ujungnya tanah itu limpah dengan susu dan madu. Apa yang kita lihat hari-hari ini dalam pekerjaan kita ? Mungkin kita melihat hal yang masih kecil, sesuatu yang belum menjanjikan apa-apa, atau hal yang jauh dari berkat. Namun apa yang kita lihat hari ini seolah nampak hanya 'batu', suatu saat dapat berubah menjadi 'berlian' jika saja kita mau tetap setia ada di situ. Ketahuilah, Allah mampu memunculkan berkat dan kebaikan dari hal-hal, dari tempat yang tak pernah kita duga sama sekali. Maka, jangan mengecilkan pekerjaan dan usaha kita hari ini. Jangan meremehkan tempat kerja yang kecil, perusahaan yang belum maju. Ingatlah bahwa yang memberi berkat itu adalah Kristus sendiri. Pekerjaan, atasan, usaha hanyalah saluran-Nya. Jika hubungan kita dengan Allah benar, tidak mungkin berkat-Nya tidak mengalir dalam hidup kita. Maka dari itu, mari jalin relasi yang intim, yang rukun, yang tak ada permusuhan dengan Tuhan. Niscaya, la akan memerintahkan berkat-berkat tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dan bersyukur atas pekerjaan yang saat ini aku kerjakan. Lepaskanlah sungut-sungut dan gerutuanku, agar tidak menjadi penghalang bagi berkat-Mu masuk dalam diriku dan tempat kerjaku. Amin. (Dod).
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Markus 1:2-4Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."
Jessika Gedin, Calle Norlén och Göran Everdahl spanar, programeldare Kristian Luuk Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Veckans panel 19 december 2025Göran Everdahl: Förolämpningar är det nya svartaJessika Gedin: Dummerjönsens framryckande Calle Norlén: ”Prins” är inte vad det har varitProgrammet görs av:Programledare: Kristian LuukProducent: Märta Myrstener och Agneta KarlssonTekniker: Fabian BegnertMusikredaktör: Berit NygrenSpanarna i P1 är ett underhållningsprogram för dig som är nyfiken på samtiden och framtiden. Här spekuleras med glimten i ögat.
Nyheter och fördjupning från Sverige och världen. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app.
Nouvelle Vague - Den Nya Vågen av Richard Linklater handlar om inspelningen av klassikern Till sista andetaget 1959. P1 Kulturs Roger Wilson ringde upp Guillaume Marbeck som spelar den banbrytande regissören Jean-Luc Godard. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app.
Nobelpristagaren Fred Ramsdell visar hur regulatoriska T-celler kan bli nyckeln till framtidens behandlingar av autoimmuna sjukdomar och svåra tumörer. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Regulatoriska T-celler står i centrum för Nobelpriset i fysiologi eller medicin 2025. Fred Ramsdell, som är med och delar på priset, berättar om hur en slumpmässig mutation i en särskild sorts labbmöss blev startpunkten för forskning som nu förändrar synen på immunförsvaret.Genom att förstå hur dessa celler fungerar öppnas möjligheter att bromsa autoimmuna sjukdomar som ledgångsreumatism, Crohns sjukdom och MS – och samtidigt utveckla strategier mot cancer. Grundforskning på möss, grodor och zebrafiskar har lett till terapier som kan återställa balansen i immunsystemet.Ramsdell beskriver också utmaningen med tumörer som utnyttjar samma mekanismer för att undgå kroppens försvar, och varför forskare nu letar efter sätt att målinriktat och selektivt påverka dessa celler. Han reflekterar över hur bristande tillit till vetenskap hotar framtida framsteg och varför kommunikationen mellan forskare och allmänhet är avgörande.Reporter: Annika Östmanannika.ostman@sr.seProducent: Lars Broströmlars.brostrom@sr.seTekniker: Victor Bortas Rydbergvictor.bortas_rydberg@sr.se
"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
Nyheter och fördjupning från Sverige och världen. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 Desember 2025Bacaan: "Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang." (Matius 12:20) Renungan: Apa yang kita lakukan jika kita menyalakan sebuah lilin dan nyala api yang dihasilkan terlalu besar dan asapnya hitam mengepul? Tentu kita akan memotong sumbunya yang terlalu panjang, sehingga bisa menghasilkan nyala api yang tepat dan tidak ada asap hitam. Atau apa yang kita lakukan jika kita sedang membersihkan dengan kemoceng bulu dan menemukan ada beberapa bulu yang terkulai? Pastinya kita akan mematahkan bulu-bulu tersebut agar kemoceng kita terlihat lebih bagus. Kita cenderung untuk menyingkirkan barang yang mulai rusak dan segera membeli yang baru. Dalam dunia kerja dengan persaingan yang ketat, orang-orang yang dinilai tidak produktif sedikit saja, akan segera disingkirkan dan diganti dengan yang baru. Bayangkan, jika Tuhan bekerja dengan cara demikian, maka kita sebagai orang-orang berdosa adalah orang-orang yang paling celaka, karena akan segera disingkirkan oleh-Nya. Tuhan tidak bekerja dengan cara demikian. Yesus, yang mengutip perkataan Nabi Yesaya mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mematahkan buluh yang terkulai dan memadamkan sumbu yang pudar. Hal ini dikutip oleh Yesus untuk menyatakan identitas diri-Nya sebagai penggenapan akhir dan final dari nubuatan Nabi Yesaya. Ia tidak hanya menyelamatkan bangsa Israel, melainkan la akan menjadi Juruselamat bagi seluruh umat manusia. Sama dengan keadaan bangsa Israel ketika dalam pembuangan, kita pun yang mengalami kegagalan hidup tidak akan ditinggalkan oleh Tuhan. la akan tetap menyertai kita bahkan menolong kita. Di dalam penderitaan dan kesesakan, ada kalanya kita mengalami kegagalan, putus asa dan tidak ada harapan. Namun, melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan jika Tuhan tidak akan mematahkan buluh yang terkulai dan memadamkan sumbu yang pudar nyalanya. Ia akan menyertai kita bahkan menyelamatkan kita. Yang kita perlu lakukan adalah terus memandang Tuhan dan berserah kepada-Nya, sehingga kita menjadi kuat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau setia menyertai aku ketika aku mengalami penderitaan dan kesesakan. Ajarilah aku untuk tetap setia kepada-Mu walaupun musim hidupku silih berganti. Amin. (Dod).
Krigsdiplomatin går på högvarv och europeiska ledare visar enighet i Berlin. Men hur långt räcker säkerhetsgarantier för Ukraina när frågan om territorier är olöst? Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Europa har flyttat fram positionerna i fredssamtalen och under måndagen enades Ukraina, flera europeiska länder och USA om nya bud för en fred. Det handlar om säkerhetsgarantier och en multinationell fredsbevarande styrka till Ukraina. Men vad betyder de nya löftena i praktiken när Putin fortsatt kräver att Ukraina avsäger sig territorium till Ryssland? Zelenskyj har den senaste tiden öppnat för vissa kompromisser och att frysa frontlinjen, men att ge upp hela Donbass fortsätter vara en röd linje.Årets sista EU-toppmöte – ett ödesmöte för KievSamtidigt drar det ihop sig inför årets sista EU-toppmöte i Bryssel. På bordet ligger frågan om de frysta ryska tillgångarna och att använda dessa som säkerhet för att stötta Ukraina finansiellt. Eftersom motståndet mot att använda tillgångarna ökat inom unionen är det bäddat för tuffa förhandlingar. Behoven i Ukraina är enorma och frågan är hur pengar kan lösas om EU-länderna fortsätter köra fast om tillgångarna.Medverkande: Andreas Liljeheden, Brysselkorrespondent. Lubna El-Shanti, Ukrainakorrespondent. Cecilia Blomberg, korrespondent i Paris. Programledare: Parisa Höglund Producent: Therese Rosenvinge
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 17 Desember 2025Renungan: "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!" (1 Korintus 6:15) Renungan: Pernahkah kita tinggal di dalam satu rumah selama bertahun-tahun lamanya, di mana di dalam rumah itu terjadi banyak kenangan manis bersama keluarga? Di mana di dalam rumah itu pernah hidup salah satu anggota keluarga kita yang begitu kita cintai, namun kini telah tiada? Bagaimanakah perasaan kita ketika kita harus meninggalkan rumah itu dan pindah ke daerah lain? Apa yang akan kita rasakan ketika harus melupakan untuk selamanya semua memori akan rumah tersebut? Namun itu semua akan menjadi semakin berat ketika kita harus meninggalkannya karena suatu paksaan. Misalnya ketika batas waktu kontrak sudah habis dan kita tidak mampu untuk memperpanjang. Atau ketika kita kehilangan rumah akibat banjir besar, kebakaran, dan bencana lainnya. Kita tidak menginginkan hal itu terjadi, kita tetap sangat ingin tinggal di dalam rumah tersebut, namun kita terpaksa merelakan kehilangan semua yang manis itu. Dan lagi jika rumah yang dulu kita tempati kini dipakai menjadi sarang kejahatan, seperti diubah menjadi tempat perjudian oleh pemilik yang baru, atau menjadi tempat yang diisi oleh hal-hal yang tidak baik lainnya. Bukankah akan terasa sangat menyakitkan? Hal yang sama juga bisa dirasakan oleh Roh Kudus. Dikatakan di dalam 1 Kor 6:19, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" Firman Tuhan berkata bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus sendiri, yang artinya tubuh kita merupakan tempat kediaman Roh Kudus. Dalam bahasa lainnya, tubuh kita adalah rumah-Nya Roh Kudus. Bayangkan betapa kita mendukakan hati Roh Kudus ketika kita "mengusirNya" dari rumahNya sendiri. Dengan cara apa? Dengan mengisinya melalui segala tindakan jahat dan keji di hadapan Tuhan! Percabulan menjadi contoh dari hal ini. Ketika kita mengotori diri kita dengan percabulan. secara otomatis kita telah mengusir Roh Kudus dari dalam tubuh kita. Paulus mengatakan bahwa kita telah dibeli oleh darah Kristus, dan karenanya kita telah lunas dibayar! Jadi perintah Tuhan selanjutnya adalah agar kita bisa memuliakan-Nya dengan tubuh kita, membuat-Nya tetap nyaman tinggal di dalam kita, dan bukan mengusir Nya keluar dengan hal-hal yang tidak berkenan di hadapan-Nya! Jadilah pekerja Tuhan yang melayani Tuhan dan memuliakan Dia lewat pekerjaan tubuh kita, sehingga Roh Kudus tidak perlu didukakan hati-Nya oleh tindakan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Ya Allah Roh Kudus, berdiamlah selalu di dalam hatiku, teruslah bernaung dan menjadi Juru Mudi dalam hidupku. Amin. (Dod).
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 1:46-49Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Desember 2025Bacaan: Katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" (Ayub 1:21 )Renungan: Suatu ketika ada seseorang yang kehilangan orang yang sangat dikasihinya, yaitu ayah angkatnya. Bagian yang paling membuat kejadian ini begitu menyakitkan adalah ketika ayah angkatnya meninggal ia sedang berada di Israel. Ketika ia kembali dari Israel, ayah angkatnya sudah dimakamkan, dan yang bisa ia lihat hanyalah tanah pemakamannya. Waktu itu ia berpikir bahwa Tuhan kejam sekali. Ia berdoa di beberapa gereja yang dikunjunginya di Israel untuk kesembuhan beliau dari sakit kanker hidungnya, namun Tuhan malah mengambil nyawanya. Awalnya ia marah, kecewa, sedih, dan sakit hati, namun ia mendengarkan beberapa nasihat keluarga dan sahabat. Mereka semua berkata bahwa Tuhan mengambilnya di saat yang paling tepat, yaitu ketika ia tidak ada. Mungkin Tuhan tidak ingin ia terlalu bersedih melihat kematiannya. Di sisi lain, Tuhan juga sudah mengakhiri penderitaan yang beliau alami karena kankernya. Ketika peristiwa ini terjadi, beberapa sahabat mengingatkannya akan kisah Ayub. Memang tidak akan pernah ada bencana terbesar yang terjadi di dalam sebuah keluarga dari pada bencana yang Ayub alami. Kehilangan harta kekayaan, mengalami penyakit kulit yang menjijikkan, dan kematian dari kesepuluh anak-anaknya dalam sekejap saja. Namun apa yang menjadi reaksi Ayub ketika hal ini terjadi sungguh mengejutkan. Ayub mengoyakkan jubahnya, mencukur rambut kepalanya, bersujud sambil menyembah dan dengan lantang berseru, "TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Bukankah ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa? Dalam keadaan hati yang sangat sesak dan duka yang mendalam, Ayub masih menyadari bahwa segala sesuatunya adalah milik Tuhan. Termasuk dirinya sendiri, kekayaan, maupun anak-anaknya. Dari pelajaran akan kisah Ayub ini ia akhirnya mulai mencoba mengerti bahwa memang Tuhan tahu yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Setiap nyawa manusia ada di tangan-Nya, dan Dialah yang empunya segalanya. Karena itu, ia belajar untuk mengucap syukur dan percaya bahwa saat ini ayah angkatnya sudah mengalami kebahagiaan bersama dengan Tuhan. Rasa kehilangan dan kesepian memang ia alami, tetapi pengalaman intim bersama Tuhan dapat memulihkan kondisi hatinya seperti semula. Penuh sukacita dalam kuasa Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hiburkanlah setiap hati yang saat ini sedang mengalami kedukaan. Berikan kekuatan bagi mereka untuk tetap melanjutkan kehidupan ini tanpa kesedihan yang berlarut-larut. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 15 Desember 2025Bacaan: "Hai istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan. Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25)Renungan: Ada sebuah kisah nyata yang terjadi di India. Seorang pria terjangkit penyakit polio saat kecil, sehingga ia tidak bisa berjalan. Sepanjang masa hidupnya, ia hanya duduk di atas kursi roda. Namun ia tidak pernah merasa berbeda dari orang-orang yang lain. la selalu mempertahankan sikap hidup yang positif karena arahan dari ibunya. Dia bahkan mendapat pekerjaan di sebuah bank dengan posisi yang bagus. Suatu ketika saudara laki-lakinya mendaftarkannya di kolom mencari jodoh untuk penyandang disabilitas: Seorang pria berusia 37 tahun dengan pekerjaan di sebuah bank mencari pasangan hidup. Kasta tidak menjadi masalah. Merespons iklannya, datanglah seorang wanita bersama keluarganya. Pada pertemuan pertama mereka, wanita itu menyatakan bahwa dia ingin menikah dengan pria itu. Tangan wanita itu cacat dan dia selalu menutupinya dengan selendang atau 'dupatta'. Dia tidak pernah membiarkan tangannya terlihat di foto mana pun. Mereka pindah ke rumah mereka sendiri setelah mereka memiliki seorang anak. Pria itu berkata, "Jika kami harus berlari di belakang putri kami atau saya perlu meraih sesuatu di rak, dia adalah penyelamat saya dan jika dia membutuhkan bantuan dengan surat-suratnya, tugas bank atau memotong sayuran, saya yang akan ambil alih. Perlahan-lahan, kami bersama-sama membangun hidup kami yang sederhana dan indah." Suatu ketika mereka melakukan perjalanan ke luar negeri yang pertama kali, yaitu ke Swiss. "Istriku sangat ketakutan saat pesawat lepas landas dan mendarat sehingga dia mencengkeram lenganku erat-erat sepanjang waktu. Saya menikmati saat-saat ini setiap menitnya! Jadi kunci dasar dari sebuah pernikahan yang berbahagia adalah: kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. Dan kami sudah menjalaninya selama 29 tahun dengan menjadi bagian yang saling melengkapi satu terhadap yang lain. Jadi kalian harus mempercayai kata-kata saya ini!" Kunci rumah tangga yang berbahagia menurut pasangan ini adalah: kepercayaan, cinta dan rasa hormat! Percaya kepada pasangan kita, bahwa dia mengasihi kita dengan tulus dan tidak hanya berlaku manis di depan kita saja. Sang istri percaya bahwa suaminya adalah tempat perlindungan yang aman. Sang suami siap berkorban demi istri dan anak-anaknya. Kasihilah pasangan kita bagaikan kita mengasihi diri kita sendiri dan hormatilah pasangan kita dengan tidak merendahkan kekurangannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah keluargaku. Hadirlah di tengah-tengah keluargaku sehingga kami saling mengasihi satu dengan yang lain. Amin. (Dod).
För ett år sen tvingades den avskydde diktatorn Bashar al Assad till landsflykt i Ryssland. Hur mycket hopp ska sättas till den nya syriska ledningen? Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Frilansjournalisten Lina Malers besökte Damaskus i samband med firandet på årsdagen av Assadsfall och talade bland annat med Khalida och hennes son Muhammed som förlorat viktiga ungdomsår i fängelse under Assadregimen. Hon träffade också en ung svensksyrier som vi kallar Abdallah som återvänt till sitt gamla hemland för att hjälpa den nya syriska regeringen.Andra medverkande: Orwa Ajjoub, doktorand vid institutionen för Globala Politiska Studier vid Malmö universitet, Migrationsminister Johan Forsell och bistånds- och handelsminister Benjamin Dousa, Muayyad Al -Bunni, ekonom och exilsyrier verksam i Ungern och May Alekthyar, svensksyrier och ingenjör som varit med i Konflikt flera gånger tidigare och kommenterat utvecklingen i sitt gamla hemland.Programledare: Kajsa Boglindkajsa.boglind@sr.seReporter: Lina MalersProducent: Ulrika Bergqvist ulrika.bergqvist@sr.se
Möt ekonomipristagaren Philippe Aghion om forskningen bakom ekonomipriset och hur nya idéer ersätter gamla och hur samhällen kan främja innovation. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Ekonomisk tillväxt är mer än siffror i BNP – den handlar om idéer som ersätter gamla strukturer och skapar nya möjligheter. Teorin om kreativ förstörelse beskriver hur innovation driver utveckling, men också varför konkurrenspolitik och starka institutioner är avgörande för att processen ska fungera.Forskningen bakom årets ekonomipris har förändrat synen på tillväxt och varför en helt avreglerad marknad riskerar att bromsa innovation. Här diskuteras också hotet från korruption, behovet av ett gemensamt europeiskt ekosystem för riskkapital och hur AI kan accelerera förändring – samtidigt som arbetsmarknaden ställs inför stora utmaningar.Frågan om grön tillväxt och tillväxt med kvalitet lyfts som en central framtidsfråga.Reporter: Knut Kainz Rognerudknut.rognerud@sr.seProducent: Lars Broströmlars.brostrom@sr.seTekniker: Nils Lundinnils.lundin@sr.se
Kvinna och barn hittades döda i Hörby / Skola delar ut egna Nobelpriser till eleverna / Nya riktlinjer för ministrar som äger aktier / Studenter ser fram emot att ge julgranar till kungafamiljen Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Av Jenny Pejler och Ingrid Forsberg.
Nya säkerhetsstrategin pekar ut Europa som svagt och hotat inifrån. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. USA har fått en ny säkerhetsstrategi, där alla ska få utforma sin politik i fred – så länge de inte är ett land i Europa. Ska Trump börja påverka europeiska val nu, varför får USA så lite mothugg från europeiska ledare, hur mycket jublar Putin och vad menas med en Trumpversion av Monroedoktrinen? Det pratar vi om i det här avsnittet.Hör också en rapport från Minneapolis, där Ginna Lindberg träffat människor ur den stora somaliska diasporan. Hur påverkar det ett samhälle när dess invånare liknas vid sopor av landets president på bästa sändningstid? Medverkande: Ginna Lindberg, Sveriges Radios USA-korrespondent, Roger Wilson, programledare P1 Kultur och Anna Wieslander, Nordeuropachef på Atlantic Council. Programledare: Sara Stenholm.Producent: Anna Roxvall.
När Christofer Columbus steg i land i den Nya världen år i oktober 1492 var det en slumpartad inledning på en global omvälvning. Denna händelse utmanade själva Bibeln och gav ny förståelsen av världen. För européerna öppnades en ny värld av möjligheter, men för Amerikas ursprungsbefolkningar blev det slutet på deras värld.Columbus resa var möjlig med hjälp av kunskaper om seglingsvindar, effektivare seglingsfartyg och kanoner och blev startpunkt på en västerländska expansion. Världens olika delar kom att bindas samman genom handel, migration och våld.I detta första av två avsnitt av podden Historia Nu om vändpunkten 1492 samtalar programledaren Urban Lindstedt med Leos Müller, professor i historia vid Stockholms universitet, om 1492 års betydelse. Han är aktuell med boken Europas vändpunkter: 1492, 1914 och 1989.År 1488 trodde man världen bestod av tre kontinenter: Europa, Asien och Afrika. Man visste inte om Indiska oceanen var ett slutet eller öppet hav. Efter en rad sjöfärder var världen 1566 sammanlänkad av seglingsruter runt jorden. Världen hade blivit global.Columbus resa innebar inte bara innebar upptäckten av en ny kontinent, utan även en djupgående omdaning av Europas världsbild. Den tidigare eurocentriska uppfattningen fick sig en törn när det stod klart att jorden till största delen bestod av vatten – och att okända kontinenter existerade. Upptäcktsresorna inledde en kunskapsrevolution som så småningom kulminerade i upplysningstidens idéer och vetenskapliga framsteg.Denna epok av nyfikenhet och upptäckarlust hade också en brutal baksida. Mötet mellan Europa och Amerika resulterade i folkmord på ursprungsbefolkningar och spridning av dödliga sjukdomar. Uppskattningsvis dog upp till 90 procent av Amerikas ursprungsbefolkning under de första decennierna efter européernas ankomst. Den nya världen omvandlades snabbt till ett fält för exploatering, råvaruutvinning och slavhandel – samtliga avgörande inslag i den gryende kapitalismen.Bildtext: Upptäcktsresande Amerigo Vespucci väcker den sovande Amerika – en sen 1500-talsillustration som symboliserar den europeiska upptäckten av den Nya världen. Bilden är ett konstnärligt uttryck där Amerigo Vespucci, med navigationsinstrument i hand, gestaltar den vetenskapliga upptäcktsresanden som "väcker" en passivt avbildad kvinnlig allegori av Amerika. Illustrationen är ursprungligen skapad av Johannes Stradanus (Jan van der Straet) och återgiven av Theodor Galle.Musik: Ljudklipp av en vihuela framför ett stycke från 1600-talet: "Jamaica" ur Playford's Dancing Master (4:e upplagan, 1670). Musikern Chris Green (blastfromthepast.org.uk) framför stycket och har gett tillstånd att dela inspelningen.Källa: Chris Green, blastfromthepast.org.uk. Licens: Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0Källa: Stradanus - This file was derived from: New Inventions of Modern Times -Nova Reperta-, The Discovery of America, plate 1 MET DP841124.jpg.Upphovsrätt: Public DomainKlippare: Emanuel Lehtonen Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
Photo by Hush Naidoo Jade Photography on Unsplash The second hour begins with a focus on two community leaders’ perspectives on the local impact of the federal policy changes: Allen Hinkley, the Supervisor for the town of Roxbury that includes the hamlets of Roxbury and Grand Gorge, as well as the Denver-Vega Valley, Hardscrabble, West Settlement; and Glen Faulkner, the Town Supervisor for Middletown that includes Margaretville, Arkville, Fleischmanns, New Kingston and Halcottsville. Assemblyman Brian Maher (R, NYA-101) then discusses how the state is responding to these changes. The special ends with a discussion of the impact of the federal policy changes on social services that are so crucial to health, such as access to healthy food, affordable housing, and more, with the Delaware County Commissioner of Social Services Keith Weaver, Executive Director of Delaware Opportunities Shelly Bartow, and Founder and manager of Margaretville’s The Hubb Robin Williams. To listen to the first hour, please go to this link. The post The Impact of Federal Policy Changes Part 2 appeared first on HealthCetera.