Podcasts about Bukan

  • 2,203PODCASTS
  • 6,083EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Mar 12, 2026LATEST
Bukan

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Bukan

Show all podcasts related to bukan

Latest podcast episodes about Bukan

Ngobrol Sore Semaunya
Aku Manusia, Bukan Brand | Tasya Farasya – NSS EP. 199

Ngobrol Sore Semaunya

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 49:06


Selamat datang di Ngobrol Sore Semaunya Episode 199!Kita balik lagi dengan episode spesial. Kali ini ngobrol bareng Tasya Farasya, seorang mom, entrepreneur, dan beauty influencer yang rasanya semua orang pasti sudah tahu.Obrolannya santai, jujur, dan apa adanya. Mulai dari fase hidup, jatuh bangun, perjalanan spiritual, dunia bisnis, sampai girls talk. Tanpa pura-pura kuat, just real conversation about life.Penasaran? Yuk ikuti keseruan obrolannya!Ngobrol Sore Semaunya tayang setiap hari Kamis pukul 18.00 WIB, hanya di cxomedia.id dan YouTube CXO Media.Follow Us!Instagram: https://www.instagram.com/ngobrolsoresemaunyaTikTok: https://www.tiktok.com/@ngobrolsoresemaunya

SLC Marketing Inc.
Bukan Produknya yang Dibeli, Tapi "Ini" Rahasianya!

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 3:19


Pernah merasa produk Anda sudah yang terbaik, tapi kompetitor tetap lebih unggul? Jawabannya bukan pada produknya, tapi pada Benefit yang dirasakan pelanggan.Dalam episode ini, kami membongkar rahasia di balik rumus: Benefit = Value - Cost. Kita tidak hanya bicara soal harga (uang), tapi juga soal investasi waktu, energi, hingga kenyamanan psikologis pelanggan Anda.Dengarkan bagaimana cara menaikkan nilai produk di mata pelanggan tanpa harus selalu perang harga. Karena pada akhirnya, pelanggan mencari solusi, bukan sekadar barang.

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Communitalk with Yeni Maiasnita - Jago Komunikasi dengan 3 Hal!

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Mar 10, 2026 49:26


Di Communitalk with Yeni Maiasnita, ada banyak real case yang stuck pada masalah komunikasi di kampus, di kerjaan, bahkan di hubungan personal. Bukan cuma curhat, tapi cari solusi yang bisa langsung dipakai. Bareng Coach Yeni Maiasnita, Trainer dari Classy Learning Center, pahami cara berkomunikasi yang tepat, berkelas, dan berdampak.

METRO TV
RIEKE BUKAN ASAL BERISIK - QNA Edisi 045

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 45:32


Tamu #QNAMETROTV yang satu ini dikenal publik sebagai wakil rakyat dan kerap berisik dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, profesi sebelumnya yang merupakan aktris juga masih sangat melekat di ingatan masyarakat. Kami akan mengulas perjalanan hidup dan kariernya, dari seni peran hingga kiprahnya kini sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI.

METRO TV
Inkopass Dorong Kemendag Revitalisasi Pasar - Headline News Edisi News MetroTV 74760

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 2:05


Sepinya pasar tradisional di berbagai daerah serta jumlah pengunjung dan pedagang resmi terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Bukan karena menjamurnya marketplace, melainkan banyaknya masalah internal yang perlu dibenahi.

Radio Muhajir Project
Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Soal Cinta (It's not just about resisting hunger, it's about love)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 1:26


Bismillah,Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Soal Cinta(It's not just about resisting hunger, it's about love)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video pendek diambil dari Kajian Serial Ramadhan :“Buktikan Cintamu”

Ini Koper
#896 Panduan untuk Bukan Pemimpin

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 10:59


Kepemimpinan sejati di era modern tidak lagi bersandar pada otoritas formal atau jabatan, melainkan pada kemampuan untuk membangun pengaruh melalui kolaborasi dan kepercayaan. Inti dari perubahan paradigma ini adalah pergeseran dari sekadar memberikan instruksi menjadi upaya "menjual" ide secara halus namun berdampak. Fondasi utamanya terletak pada pengembangan kepercayaan berbasis kerentanan (vulnerability-based trust), di mana seorang pemimpin berani menunjukkan sisi manusiawi dan keterbukaan. Dengan memprioritaskan ketersediaan diri untuk mendengarkan, seorang pemimpin menciptakan keamanan psikologis yang memungkinkan hubungan profesional berkembang dari sekadar transaksi taktis menjadi kemitraan strategis yang bermakna. Efektivitas pengaruh tersebut kemudian diwujudkan melalui strategi komunikasi yang terstruktur dan berorientasi pada nilai. Seorang pemengaruh yang mahir bertindak seperti "pembangun istana" yang mampu menghubungkan tugas teknis sehari-hari dengan visi besar yang menginspirasi melalui penggunaan "bahasa nilai" yang relevan bagi pemangku kepentingan. Alih-alih terburu-buru menawarkan solusi, proses ini mengutamakan tahap penggalian (probing) melalui pertanyaan terbuka yang memicu kesadaran mandiri pada lawan bicara. Dengan menggunakan kerangka kerja seperti PCE (Point, Connect, Evidence), pesan yang disampaikan menjadi lebih beresonansi karena didasarkan pada kebutuhan nyata dan bukti yang kuat, bukan sekadar opini subjektif. Namun, tantangan terbesar dalam memimpin tanpa otoritas sering kali muncul dalam bentuk resistensi dan ketegangan interpersonal. Di sinilah pentingnya menjaga kehadiran yang tenang (nonanxious presence) dan kemampuan untuk mengelola konflik tanpa bersikap defensif. Melalui pemilihan pemangku kepentingan yang tepat menggunakan kriteria CAPO (Chemistry, Access, Potential, Outcomes), seorang pemimpin dapat fokus pada individu-individu penggerak (mobilizers) yang mampu mengakselerasi perubahan. Pada akhirnya, pengaruh bukan hanya sekadar keterampilan individu yang harus dikuasai, melainkan sebuah budaya yang harus dilembagakan melalui pembinaan berkelanjutan agar organisasi dapat bertransformasi menjadi ekosistem mitra yang visioner dan adaptif.

Radio Elshinta
Peneliti BRIN: Sawit Bukan Tambang, Harus Dibedakan Secara Akademis dan Konstitusional

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 2:27


Di tengah perdebatan publik mengenai tata kelola sumber daya alam, kelapa sawit kerap diidentikkan dengan sektor ekstraktif dan disamakan dengan pertambangan. Penyamaan ini muncul dalam berbagai diskursus kebijakan, termasuk dalam pembahasan regulasi dan tafsir Pasal 33 UUD 1945. Padahal, secara karakter produksi dan pendekatan ilmiah, sektor perkebunan memiliki perbedaan mendasar dengan sektor tambang.Menanggapi fenomena tersebut, Peneliti Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Ris. Ir. Chairil Anwar Siregar, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa kelapa sawit tidak tepat jika disamakan dengan pertambangan dalam perspektif akademis maupun konstitusional. Hal itu disampaikannya dalam wawancara podcast bersama Elshinta, Selasa (3/3/2026).Menurut Prof. Chairil, terdapat perbedaan mendasar antara komoditas tambang dan komoditas perkebunan seperti sawit maupun karet.“Kalau tambang itu sesuatu yang digali, ketika didapat ya memang sudah seperti itu. Istilah saya itu given by God. Tetapi kalau sawit atau karet, itu mengikuti proses pemanenan energi surya. Petani menanam, merawat, memelihara, baru bisa panen,” ujar Prof. Chairil.Ia menjelaskan, sektor perkebunan merupakan sistem produksi biologis yang memerlukan proses panjang, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Hal ini berbeda dengan tambang yang sifatnya ekstraktif dan tidak melalui proses budidaya. Karena itu, secara rasional dan akademis, menurutnya kedua sektor tersebut tidak bisa diperlakukan sama dalam kebijakan maupun regulasi.“Sehingga ya harus kita bedakan lah, harus dibedakan itu,” tegasnya.Terkait Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, Prof. Chairil menilai seluruh sektor pada prinsipnya memang untuk kepentingan bangsa dan negara. Namun, pendekatan pengaturannya tetap harus mempertimbangkan karakter masing-masing sektor.“Semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk keperluan rakyat. Tapi kalau mau didetailkan, perlakuan tambang dengan kebun karet atau kebun sawit itu harus berbeda,” jelasnya.Ia menambahkan, perkebunan sawit dan karet misalnya merupakan bagian dari sistem biologis yang mengikuti siklus energi surya, berbeda dengan komoditas tambang seperti timah dan besi yang tidak melalui proses biologis tersebut.“Kalau timah, besi, dan lain sebagainya itu kan tidak ada urusan dengan energi surya. Kita dapatkan seperti Tuhan memberikannya, istilah saya itu given by God,” katanya.Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pembedaan paradigma antara sektor ekstraktif dan sektor budidaya dalam perumusan kebijakan publik, khususnya yang menyangkut tata kelola dan regulasi terhadap komoditas strategis nasional seperti kelapa sawit.

Friends Life
Tentang teman, yang sebenernya tanpa disadari itu berarti

Friends Life

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 9:39


Teman datang dan pergi.Ada yang hanya singgah sebentar, ada yang bertahan bertahun-tahun. Ada yang dulu sangat dekat, sekarang hanya tinggal kenangan dan nama di daftar kontak.Episode ini adalah ruang untuk mengingat kembali arti seorang teman. Tentang tawa yang pernah dibagi, cerita yang pernah dipercayakan, dan jarak yang kadang tercipta tanpa pertengkaran. Tentang bagaimana kita tumbuh, berubah, dan tanpa sadar tidak lagi berada di fase yang sama.Bukan untuk menyalahkan siapa pun.Bukan untuk menyesali yang sudah pergi.Tapi untuk menghargai yang masih tinggal.Kalau ada satu nama yang terlintas di pikiranmu saat membaca ini, mungkin dia memang bagian penting dari perjalananmu.Dengarkan pelan-pelan.Dan setelah selesai, mungkin kirim satu pesan sederhana:“Gimana kabar lo?”

Gaya Suria
Belanja ikut Keperluan Bukan Kemahuan

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 2:01


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Daniel Tetangga Kamu
Dennis Lim Akhirnya Jadi Ayah Anak Kembar, Begini Perjalanan di Baliknya! – Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 58:25


Merry Riana
Friends of Merry Riana REAKSI ALIYA RAJASA DI BALIK LUKISAN VIRAL PAK SBY 6,5 MILIAR

Merry Riana

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 64:36


Dari Cerita ttg lukisan karya Pak SBY yang Laku di lelang Rp 6,5 Miliar hingga sosok Aliya Rajasa yg dulunya ternyata seorang Penari.Bukan cuma itu, Aliya juga cerita tentang sosok sang suami, Edhie Baskoro Yudhoyono yang di matanya seorang suami yang sabar, penuh pengertian. Bagaimana Cerita Selengkapnya Simak selengkapnya ya#merryriana #AliyaRajasa

MORAT MARIT FM
EPS.352 - Puasa Bukan Ajang Kompetisi Menyiksa Tubuh

MORAT MARIT FM

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 22:35


Apa pendapat anda tentang episode ini? https://open.firstory.me/user/cllnqvpto01n101w7acsdamo6/comments Powered by Firstory Hosting

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Bukan Sembarang Pekerja

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 4:15


Pdm. Handoyo Salim (TB) 2 Timotius 2:5Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.

Ini Koper
#888 Dinamika dan Kedalaman Budaya Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 6:04


Organisasi bukanlah sekadar struktur hierarki atau sekumpulan proses bisnis yang kaku, melainkan sebuah entitas hidup yang bernapas melalui interaksi manusia. Di dalamnya, terdapat kekuatan tak kasat mata yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah visi, yakni budaya organisasi. Budaya bertindak sebagai perekat sosial yang menyatukan individu dalam satu identitas kolektif yang unik. Budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai pola asumsi dasar yang ditemukan, ditemukan kembali, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat mereka belajar menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Jika pola tersebut terbukti efektif, ia akan diajarkan kepada anggota baru sebagai cara yang benar untuk mempersepsikan, memikirkan, dan merasakan masalah-masalah tersebut. Menurut Edgar Schein, budaya tidak bisa dipahami secara dangkal melalui survei belaka, melainkan harus dilihat melalui tiga tingkatan. Tingkat pertama adalah artifak, yaitu segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan secara fisik di lingkungan organisasi. Ini mencakup arsitektur kantor, cara berpakaian, hingga bahasa formal yang digunakan sehari-hari. Namun, artifak seringkali menyesatkan karena mudah diamati tetapi sulit untuk ditafsirkan maknanya. Di bawah artifak terdapat nilai-nilai yang dideklarasikan (espoused values), yang mencakup strategi, tujuan, dan filosofi yang secara sadar diungkapkan oleh pemimpin. Nilai-nilai ini adalah apa yang "seharusnya" dilakukan menurut norma kelompok. Tingkatan terdalam dan yang paling kuat adalah asumsi dasar (basic underlying assumptions). Asumsi ini bersifat tidak sadar dan dianggap sudah semestinya benar (taken for granted), sehingga anggota organisasi tidak lagi mempertanyakan keberadaannya. Inilah inti sebenarnya dari budaya yang menentukan bagaimana realitas dipahami oleh setiap individu di dalamnya. Asumsi dasar ini seringkali berakar pada sejarah panjang organisasi dalam mengatasi krisis atau merayakan kesuksesan. Ketika suatu tindakan secara konsisten membawa keberhasilan, tindakan tersebut berubah dari sekadar hipotesis menjadi keyakinan yang tidak tergoyahkan. Budaya, dalam hal ini, adalah hasil dari proses pembelajaran kolektif yang terakumulasi. Salah satu fungsi utama budaya adalah membantu organisasi dalam adaptasi eksternal. Budaya menentukan misi inti organisasi, strategi operasional, hingga kriteria keberhasilan yang mereka tetapkan sendiri. Tanpa kesepakatan budaya mengenai hal-hal fundamental ini, organisasi akan kehilangan arah di tengah persaingan pasar yang dinamis. Selain adaptasi ke luar, budaya juga berfungsi menjaga integrasi internal. Budaya memberikan bahasa bersama, menentukan batasan kelompok, menetapkan kriteria untuk kekuasaan dan status, serta menciptakan norma-norma tentang keintiman dan persahabatan. Hal ini menciptakan rasa aman dan stabilitas psikologis bagi setiap anggota. Pembentukan budaya sangat dipengaruhi oleh peran pendiri organisasi. Para pendiri membawa asumsi awal mereka tentang dunia dan cara terbaik untuk menjalankan bisnis. Melalui kepemimpinan mereka, nilai-nilai pribadi sang pendiri perlahan-lahan menyerap ke dalam struktur dan menjadi identitas permanen bagi organisasi tersebut. Seiring bertumbuhnya organisasi, budaya tidak lagi bersifat monolitik. Seringkali muncul subkultur yang berbeda berdasarkan fungsi departemen, lokasi geografis, atau tingkatan hierarki. Tantangan bagi seorang pemimpin adalah bagaimana menyelaraskan subkultur ini agar tidak terjadi konflik yang dapat melumpuhkan efektivitas kerja. Budaya juga berfungsi sebagai mekanisme pengurangan kecemasan (anxiety reduction). Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, budaya memberikan kerangka berpikir yang stabil sehingga individu tahu bagaimana harus bereaksi tanpa perlu menganalisis setiap situasi dari nol. Budaya memberikan prediktabilitas dalam interaksi sosial. Kepemimpinan dan budaya adalah dua sisi dari koin yang sama. Pemimpin menciptakan budaya melalui tindakan-tindakan mereka, namun di saat yang sama, budaya yang sudah mapan juga menentukan jenis pemimpin seperti apa yang akan diterima oleh organisasi. Pemimpin yang gagal memahami budaya organisasinya akan mengalami penolakan sistemik. Mendiagnosis budaya organisasi memerlukan pendekatan kualitatif yang mendalam daripada sekadar metode kuantitatif. Pemimpin harus mampu menjadi "detektif budaya" yang mengamati perilaku, mendengarkan cerita, dan menggali asumsi yang tersembunyi. Memahami budaya berarti memahami jiwa dari organisasi itu sendiri. Perubahan budaya adalah proses yang sangat menyakitkan karena melibatkan aspek "pembongkaran" identitas lama. Edgar Schein menekankan bahwa untuk mengubah budaya, seseorang harus melalui tahap unfreezing, di mana stabilitas lama digoyahkan untuk menciptakan motivasi bagi perubahan. Tanpa rasa urgensi, budaya lama akan selalu menang. Setelah tahap unfreezing, organisasi perlu melakukan restrukturisasi kognitif. Anggota organisasi harus belajar melihat realitas dengan cara baru dan mengadopsi asumsi-asumsi baru yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Proses ini membutuhkan pendampingan yang intens dan contoh nyata dari para pemimpin puncak. Salah satu penghambat terbesar perubahan budaya adalah learning anxiety atau kecemasan untuk belajar hal baru. Manusia cenderung takut akan kegagalan atau kehilangan status saat mencoba cara-cara baru. Oleh karena itu, menciptakan rasa aman psikologis (psychological safety) adalah prasyarat mutlak dalam transformasi budaya. Kepemimpinan yang transformasional harus mampu mengomunikasikan visi baru secara konsisten melalui segala saluran. Bukan hanya melalui pidato, tetapi juga melalui kebijakan rekrutmen, sistem penghargaan, dan alokasi sumber daya. Apa yang diprioritaskan oleh pemimpin adalah apa yang akan dianggap penting oleh budaya. Budaya organisasi juga sangat dipengaruhi oleh budaya nasional atau makro di mana organisasi tersebut berada. Nilai-nilai tentang otoritas, waktu, dan individualisme yang dipegang oleh masyarakat sekitar akan mewarnai bagaimana budaya perusahaan terbentuk. Globalisasi menuntut organisasi untuk lebih peka terhadap perbedaan budaya ini. Teknologi modern juga turut mengubah wajah budaya organisasi. Cara kita berkomunikasi secara digital telah merubah pola interaksi sosial dan struktur otoritas dalam perusahaan. Meskipun teknologinya baru, asumsi dasar manusia tentang kebutuhan akan pengakuan dan rasa memiliki tetap menjadi inti dari budaya. Dalam organisasi yang matang, budaya bisa menjadi beban jika ia menjadi kaku dan menolak inovasi. Inilah yang disebut sebagai "kekakuan budaya" yang bisa menyebabkan organisasi runtuh meskipun pernah sukses di masa lalu. Kemampuan untuk melakukan pembelajaran berkelanjutan adalah ciri budaya yang sehat. Budaya yang kuat bukan berarti budaya yang seragam tanpa perbedaan pendapat. Budaya yang kuat adalah budaya yang memiliki nilai-nilai inti yang kokoh, namun tetap memberikan ruang bagi keberagaman ide dan kritik konstruktif. Fleksibilitas di dalam kerangka nilai adalah kunci ketahanan jangka panjang. Evaluasi terhadap budaya tidak boleh dilakukan secara menghakimi sebagai "baik" atau "buruk" secara abstrak. Budaya harus dinilai berdasarkan efektivitasnya dalam mendukung tujuan organisasi dan kesejahteraan anggotanya. Budaya yang efektif adalah budaya yang selaras dengan realitas lingkungan eksternal. Akhirnya, manajemen budaya adalah tugas berkelanjutan bagi setiap pemimpin. Budaya bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu program pelatihan, melainkan sesuatu yang dipelihara setiap hari melalui setiap keputusan kecil yang diambil. Budaya adalah akumulasi dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang menjadi karakter. Kesadaran akan budaya memberikan kekuatan bagi organisasi untuk melampaui keterbatasan teknis. Dengan budaya yang sehat, sebuah organisasi mampu bertahan melewati krisis ekonomi, perubahan pasar, hingga pergantian kepemimpinan. Budaya adalah warisan abadi yang ditinggalkan oleh sebuah kelompok kepada generasi berikutnya. Sebagai penutup, memahami organisasi berarti memahami manusia di dalamnya dengan segala kompleksitas budaya yang mereka bangun. Organisasi yang hebat adalah organisasi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga membangun budaya yang memuliakan martabat manusia dan mendorong pertumbuhan bersama menuju tujuan yang lebih besar.

Radio Muhajir Project
Dunia Bukan Destinasi Akhir, Jangan Tertipu (The world is not the final destination, do not Be deceived)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 1:17


Bismillah,Dunia Bukan Destinasi Akhir, Jangan Tertipu(The world is not the final destination, do not Be deceived)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Serial Ramadhan:“Kebahagiaan itu Berjauhan dari Fitnah”

Ini Koper
#880 Inovasi Bukan Urusan Dukun

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 8:50


Inovasi itu bukan urusan dukun atau menunggu wangsit jatuh dari langit. Sheena Iyengar dari Columbia Business School membuktikan bahwa kreativitas sebenarnya adalah proses berpikir yang sangat sistematis dan bisa dipelajari siapa saja. Kuncinya bukan pada kebebasan tanpa batas yang sering bikin bingung, melainkan pada struktur yang ketat untuk merakit ide-ide lama menjadi solusi baru yang transformatif. Intinya, kalau mau punya ide besar, Anda harus mau disiplin mengikuti prosesnya dari awal sampai akhir. Senjatanya ada tiga alat bantu yang sangat praktis. Pertama, gunakan The Desires Triangle untuk membedah apa yang sebenarnya dibutuhkan pengguna, bukan cuma apa yang mereka katakan. Lalu, bangunlah Choice Map sebagai peta untuk "mencuri" taktik sukses dari industri lain secara cerdas agar Anda punya bank data solusi yang kuat. Terakhir, pakailah The Third Eye untuk mensimulasikan ide tersebut di dalam kepala secara mendalam sebelum Anda membuang-buang uang untuk membuat prototipe yang belum tentu laku di pasar. Dunia sekarang makin ruwet dan kita tidak bisa lagi cuma mengandalkan nasib atau keberuntungan semata. Metodologi ini mendemokrasikan kreativitas sehingga siapa pun—mulai dari karyawan biasa sampai direktur—punya kesempatan yang sama untuk merubah peradaban melalui ilmu yang benar. Jangan hanya menunggu ilham yang tidak pasti datangnya, mulailah merakit masa depan Anda dengan sistem pemetaan pilihan yang terukur. Mari kita berpikir lebih besar demi kemajuan peradaban manusia yang jauh lebih baik dan efisien.

Warna-Warni Kehidupan
EP256. Jaga Suami Macam Jaga Anak.

Warna-Warni Kehidupan

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 17:25


EP256. Jaga Suami Macam Jaga Anak.Bila segala urusan rumah tangga dan anak-anak perlu diurus oleh isteri. Bukan itu sahaja, urusan suami juga segalanya perlu diingatkan dan dijaga isteri. ==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting.  Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com

Domba The Explorer
#175 Jeffrey Eipstein Bukan Nichol

Domba The Explorer

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 43:11


apa sih yang heboh2 kemaren ini?

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Nazaret (27 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS DAN NAZARETDiambil dari: Yohanes 1:45–46 (TB)“Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: ‘Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.' Kata Natanael kepadanya: ‘Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Nazaret, kota tempat Yesus dibesarkan. Pada zaman Yesus, Nazaret bukan kota yang terkenal. Bukan kota besar. Bukan kota penting. Bahkan tidak disebut dalam Perjanjian Lama. Karena itu, ketika Natanael mendengar bahwa Mesias datang dari Nazaret, ia meragukannya dan berkata, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”Bagi banyak orang, Nazaret dianggap biasa saja— bahkan diremehkan. Tetapi Allah sering melakukan hal yang berbeda dari yang manusia harapkan. Allah memilih tempat yang sederhana untuk menunjukkan bahwa kuasa-Nya tidak bergantung pada nama besar atau tempat yang terkenal. Yesus tidak datang untuk menjadi terkenal menurut ukuran dunia. Ia datang untuk taat kepada kehendak Bapa dan menyelamatkan manusia dari dosa.Wonder Kids, Tuhan juga bisa memakai orang yang dianggap kecil, biasa, atau tidak terkenal, untuk melakukan hal yang besar bagi-Nya. Yang penting bukan dari mana kita berasal, tetapi siapa yang kita ikuti.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah merasa tidak penting atau diremehkan, ingatlah bahwa Tuhan Yesus pernah diremehkan juga— dan tetap taat kepada Allah.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau datang dari tempat yang sederhana. Tolong aku untuk tetap taat dan setia kepada-Mu, meskipun aku merasa kecil atau tidak diperhatikan. Pakailah hidupku sesuai kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa melakukan hal besar melalui hidup yang sederhana. Tuhan Yesus memberkati.

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Communitalk with Yeni Maiasnita - Membangun Self Trust dalam Komunikasi

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 61:44


Di Communitalk with Yeni Maiasnita, ada banyak real case yang stuck pada masalah komunikasi di kampus, di kerjaan, bahkan di hubungan personal. Bukan cuma curhat, tapi cari solusi yang bisa langsung dipakai. Bareng Coach Yeni Maiasnita, Trainer dari Classy Learning Center, pahami cara berkomunikasi yang tepat, berkelas, dan berdampak.

Daniel Tetangga Kamu
Setelah Riset Semua Agama, Ini Alasan Dondy Tan Jadi Mualaf!! – Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 94:30


Manap & Mawi
Episode 557 - Isteri Aku Send Gambar Bogel - Part 2

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 26:06


Bila trust pecah… semuanya berubah.Dalam episode ni, kita bincang tentang seorang suami yang terjumpa mesej yang tak sepatutnya ada. Bukan drama kosong, tapi real emotions, real consequences.Curang di zaman digital… salah siapa? Dan lepas tahu, apa langkah seterusnya?Sembang jujur. Tanpa tapis.Oi geng!

Manap & Mawi
Episode 556 - Isteri Aku Send Gambar Bogel - Part 1

Manap & Mawi

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 23:27


Bila trust pecah… semuanya berubah.Dalam episode ni, kita bincang tentang seorang suami yang terjumpa mesej yang tak sepatutnya ada. Bukan drama kosong, tapi real emotions, real consequences.Curang di zaman digital… salah siapa? Dan lepas tahu, apa langkah seterusnya?Sembang jujur. Tanpa tapis.Oi geng!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Februari 2026 - Hati yang penuh kasih dan peduli dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 3:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Februari 2026Bacaan: "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20) Renungan: Pada tahun 1957, majalah Fortune menobatkan Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia. Namun demikian, Getty tidak suka dengan ketenarannya sebagai orang terkaya. Bukan karena ia seorang yang rendah hati, tetapi karena ia terlalu pelit untuk berurusan dengan orang-orang yang meminta bantuannya. la pindah ke Sutton Place hanya karena biaya hidup yang lebih murah daripada di London. la bahkan mencuci bajunya sendiri hanya karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk laundry. la menolak membayar uang tebusan ketika cucunya diculik, sampai akhirnya telinga cucunya dikirim lewat pos. Namun sebaliknya, salah satu anaknya, yang menerima harta warisan Getty, menyumbangkan kekayaannya dan berkata, "Saya sumbangkan uang ini bagi orang-orang yang jauh lebih membutuhkan daripada saya. " Demikianlah kemurahan hati adalah sebuah proses pengalihan diri dari diri sendiri kepada orang lain. Salomo dengan tegas berkata dalam Ams 3:27, "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya padahal engkau mampu melakukannya." Artinya kita selalu memiliki keterbukaan hati untuk selalu berbagi dengan orang lain. Kita belajar memunculkan potensi diri kita untuk selalu berbagi. Memberi menjadi prioritas dan sukacita kehidupan kita. Seseorang pernah berkata, "Lakukan semua kebaikan yang dapat kita lakukan bagi orang-orang di sekitar kita sebanyak mungkin, dengan berbagai cara dan jalan yang dapat kita lakukan. Dengan kata lain, temukan alasan untuk selalu berbagi karena kemegahan kehidupan ini tidaklah terletak pada apa yang dapat kita raih, melainkan pada apa yang dapat kita beri. Mari kita keluar dari jalan kehidupan orang kaya yang bodoh yang dikisahkan oleh Yesus, dan mulai belajar mengosongkan lumbung-lumbung yang ada, dan menemukan berbagai jalan untuk berbagi dengan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bermurah hati memang bukan hal yang mudah, namun aku rindu melakukannya. Berikanlah aku hati yang peduli kepada sesamaku yang membutuhkan, seperti hati-Mu sendiri yang penuh dengan belas kasihan. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Bukan Penonton: Indonesia Ambil Peran Penting di Misi Perdamaian Gaza

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 16:23


Indonesia kini resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina. Penunjukan ini menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi berada di pinggiran percaturan geopolitik global, melainkan menjadi pemain aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Untuk membahas makna strategis mandat ini, prinsip politik bebas aktif Indonesia, dan bagaimana peran kemanusiaan Indonesia di Gaza menjadi pengakuan atas kapasitas, kredibilitas, dan rekam jejak negeri ini dalam misi perdamaian internasional?Talk bersama Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro.

Radio Elshinta

Kalimat viral “cukup saya WNI, anak jangan” memicu polemik besar.Bukan hanya soal kewarganegaraan, tapi etika, nasionalisme, dan tanggung jawab penerima beasiswa negara.Episode ini membahas apakah skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan perlu penguatan komitmen kebangsaan, serta pelajaran penting bagi pemerintah dan calon awardee.Diskusi bersama Billy Mambrasar.

Renungan Anak GKY Mabes
Anak yang Hilang (22 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK YANG HILANGDiambil dari: Lukas 15:24 (TB)“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan didapat kembali.”Wonder Kids, hari ini kita membaca perumpamaan yang sangat terkenal dan hanya dicatat oleh Lukas: kisah anak yang hilang. Yesus menceritakan tentang seorang anak bungsu, artinya anak terakhir, yang meminta bagiannya dari harta ayahnya. Setelah mendapatkan harta yang dia minta, ia pergi jauh, menghabiskan semuanya, dan akhirnya hidupnya hancur. Saat ia kehabisan segalanya, ia sadar bahwa hidup jauh dari ayahnya tidak membawa kebahagiaan.Kemudian karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, ia memilih untuk pulang. Ia tidak pulang dengan bangga. Ia pulang dengan hati menyesal. Tapi yang luar biasa adalah reaksi sang ayah. Ayah itu melihat anaknya dari jauh, berlari menyambutnya, memeluknya, dan mengadakan pesta. Bukan karena anak itu layak, tetapi karena ayah itu mengasihinya.Namun cerita ini belum selesai. Ada juga anak sulung, yang artinya anak pertama. Ia marah. Ia merasa tidak adil. Ia merasa lebih baik dari adiknya. Yesus memakai kisah ini untuk menunjukkan dua hal:​Pertama, Allah mengasihi orang yang mau bertobat yang artinya meninggalkan dosa-dosa dan melakukan firman Tuhan​Kedua, Allah juga menginginkan hati yang penuh kasih, bukan iri dan sombongBaik anak bungsu maupun anak sulung sama-sama perlu belajar tentang kasih Bapa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Tanyakan pada dirimu: Apakah aku pernah seperti anak bungsu yang menjauh dari Tuhan? Atau seperti anak sulung yang taat, tapi hatinya tidak penuh kasih?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Bapa yang penuh kasih. Saat aku salah dan kembali kepada-Mu, Engkau menerimaku. Tolong aku juga memiliki hati yang penuh kasih kepada orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah bersukacita ketika satu anak-Nya yang hilang mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
For Candra Darusman, what in his mind isn't just “busking' - Bagi seorang Candra Darusman, bukan saja soal ‘ngamen' yang ada di benaknya

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 30:07


The 2026 Nongkrong Festival will feature a Sunset Fair at Federation Square in Melbourne on February 14th. Among the performers will be Indonesian musician Candra Nazarudin Darusman, who will perform several songs with a Melbourne band Lemes. - Nongkrong Festival 2026 akan dimeriahkan dengan Pasar Senja yang berlangsung di Federation Square, Melbourne pada tanggal 14 Februari. Salah satu pengisi acaranya adalah musikus Indonesia, Candra Nazarudin Darusman yang akan tampil dengan band Lemes dari Melbourne untuk m,emyanyikan beberapa lagu.

Daniel Tetangga Kamu
Di Balik Buku “Perjalanan Menuju Aku”, Bang Dame Bongkar Proses Mencari Diri - Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 80:19


Radio Elshinta
Psikiater: Bunuh Diri Anak Bukan Tiba-Tiba, Ada Tahapan Psikologis

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 30:55


Kasus bunuh diri anak di Indonesia kian menjadi sorotan. Dalam siaran Radio (15/02/2026), psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, dr. Ida Rohmawati, menjelaskan bahwa tindakan bunuh diri tidak terjadi secara mendadak. Ada tahapan psikologis yang dilalui, mulai dari ambivalensi, rigiditas berpikir, hingga impulsivitas yang dipicu oleh faktor tertentu.Bagaimana anak memahami konsep kematian? Apa saja faktor predisposisi dan pencetusnya? Seberapa besar peran keluarga, pola asuh, lingkungan sosial, hingga kondisi ekonomi dalam membentuk kerentanan mental anak?Simak pembahasan lengkap mengenai kesehatan mental anak, tanda-tanda perubahan perilaku yang perlu diwaspadai, serta pentingnya ruang diskusi dan literasi pola asuh di tengah tantangan zaman.

Podkes Kanal KPK
#244 - Rekam Aksi : Kulik Capaian SPI 2025

Podkes Kanal KPK

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 19:30


Bukan sekadar angka, Survei Penilaian Integritas (SPI) menjadi cermin indikator yang dapat mengukur kualitas instansi publik daerah dan risiko korupsi dalam tata kelolanya.Capaian SPI Tahun 2025 meningkat dari tahun sebelumnya yang merupakan keberhasilan berbagai pihak bersama KPK. Episode #244 ini akan mengulik kinerja dibalik Capaian SPI 2025.

Renungan Anak GKY Mabes
Benih yang Bertumbuh (14 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 2:43


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BENIH YANG BERTUMBUHDiambil dari: Markus 4:28 (TB)“Dengan sendirinya tanah itu mengeluarkan hasil: mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.”Wonder Kids, hari ini Yesus menceritakan perumpamaan tentang benih yang bertumbuh. Seorang petani menanam benih di tanah. Setiap hari, petani itu tidur dan bangun. Benih itu bertumbuh sedikit demi sedikit. Yang menarik, petani itu tidak tahu bagaimana benih itu bisa tumbuh. Benih itu tumbuh dengan sendirinya. Pertama muncul tangkai, lalu bulir, dan akhirnya bulir yang penuh berisi.Petani bisa menanam benih, tetapi ia tidak bisa memaksa benih itu tumbuh lebih cepat. Yesus mengajarkan bahwa kerajaan Allah bekerja seperti itu. Kita bisa menanam—belajar firman Tuhan, berdoa, berbuat baik— tetapi Tuhanlah yang membuat kita bertumbuh.Alkitab juga berkata: “Bukan yang menanam atau yang menyiram yang penting, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” (1 Korintus 3:7)Kadang kita ingin semuanya terjadi cepat. Kita ingin segera berubah, ingin segera bisa, ingin segera melihat hasil. Tetapi Tuhan bekerja sesuai waktu-Nya, bukan waktu kita. Bagian kita adalah percaya dan sabar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika ada hal yang terasa lama atau sulit, ingatlah bahwa Tuhan sedang bekerja, meskipun kita belum melihat hasilnya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau membuat aku bertumbuh. Tolong aku belajar sabar dan percaya pada waktu-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan membuat kita bertumbuh sedikit demi sedikit, tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Saga
Toleransi Bukan Cuma Wacana di Gang Jatibening

Saga

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 24:53


Stigma sesat dan label "berbeda" kerap membuat jemaah Ahmadiyah dijauhi, hidup dalam bayang-bayang intimidasi, hingga jadi korban kekerasan. Namun, tidak di Jatibening, Bekasi. Saya menemui sejumlah warga yang tinggal berdekatan dengan masjid Al Misbah Ahmadiyah. Masjid ini merupakan pusat aktivitas dan ibadah jemaah Ahmadiyah di wilayah Jatibening dan sekitarnya.  Meski mengakui adanya perbedaan, warga tak merasa itu jadi ancaman atas keyakinan mereka. Dari Bekasi kita belajar bagaimana seharusnya perbedaan disikapi dalam kehidupan bermasyarakat. Kamu mendengarkan SAGA KBREditorial: Wahyu Setiawan, Ninik, MalikaSound Designer: Bintang Elian

Renungan Anak GKY Mabes
Anak-Anak Guruh (13 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK-ANAK GURUHDiambil dari: Markus 3:16–19 (TB)“Inilah kedua belas orang yang dipilih-Nya: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus; Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudara Yakobus, yang diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti: anak-anak guruh…”Wonder Kids, hari ini kita belajar satu hal yang unik dari Injil Markus: Yesus memberi julukan kepada murid-murid-Nya! Dalam daftar dua belas murid, Markus mencatat sesuatu yang istimewa. Simon diberi nama Petrus, yang berarti “batu karang”. Yakobus dan Yohanes diberi nama Boanerges, yang artinya “anak-anak guruh.” Mengapa Yesus memberi julukan seperti itu?Alkitab tidak menjelaskan secara detail. Tetapi dari kisah-kisah mereka, kita tahu Yakobus dan Yohanes adalah orang yang berani, penuh semangat, dan cepat bereaksi. Mereka pernah ingin memanggil api dari langit untuk menghukum orang-orang yang menolak Yesus. Sikap mereka seperti guruh—keras dan menggelegar!Yang penting bukan julukannya, tetapi apa yang Yesus lakukan. Yesus melihat mereka bukan hanya seperti sekarang, tetapi seperti apa yang bisa Tuhan ubah dalam hidup mereka. Yesus tidak hanya memanggil orang, Ia juga memberi identitas baru.Ketika kita percaya kepada Yesus, kita juga menerima identitas baru. Kita disebut orang Kristen, artinya pengikut Kristus. Bukan karena kita hebat, tetapi karena Yesus mengubah siapa kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingatlah bahwa Yesus mengenalmu dan mengasihimu. Ia melihat siapa kamu sekarang, dan siapa kamu bisa menjadi di dalam Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengenalku dan mengasihiku. Terima kasih karena Engkau memberiku identitas baru di dalam-Mu. Tolong aku hidup sesuai dengan identitasku sebagai anak Tuhan. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memberimu identitas baru dan mengubah hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Berkarir di Kapal Pesiar: Bukan hanya memerlukan kemahiran namun juga ketangguhan mental

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 14:34


Seorang juru masak (chef) berpengalaman asal Jakarta yang saat ini berkarir di kapal pesiar Cunard, menjelaskan suka duka bekerja di laut lepas.

Ps. Nita Setiawan
Hatinya Bukan Hartanya

Ps. Nita Setiawan

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 61:05


www.mygka.org

Kompas Ngidol
Andai 'Ku Bukan Idola atau Andai 'Ku Jadi Idola?

Kompas Ngidol

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 49:51


EP212: Membahas single baru JKT48, yang menurut gw naroh standar yang bagus untuk Era Fight kedepannya.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Punya Banyak Cabang, Tapi Banyak Yang Sepi? Kesalahan Fatal Bisnis Multi-Branch di Google

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 9:07 Transcription Available


Send a textAnda sudah membangun bisnis dari 1 cabang menjadi 5, 10, bahkan puluhan cabang. Tapi kenapa masih ada cabang yang sepi—bahkan kalah dari kompetitor di sebelah?Faktanya, banyak bisnis franchise justru gagal di level cabang. Bukan karena produk atau pelayanannya buruk, tetapi karena cabangnya tidak muncul di Google Maps, profil bisnisnya tidak lengkap, dan review pelanggan dibiarkan tanpa pengelolaan yang serius.Di episode ini, Ryan Kristo Muljono membahas tentang bisnis multi-branch kehilangan pelanggan sejak tahap pencarian, kesalahan umum saat cabang dikelola tanpa sistem terpusat, serta peran besar Google Business Profile, rating, dan review dalam keputusan pelanggan.

Daniel Tetangga Kamu
Perjalanan Hidup Ariel! Dari Kegagalan, Tekanan hingga Cara Melihat Hidup – Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 86:19


Daniel Tetangga Kamu
Sule Buka Sisi Terdalam Hidupnya: Luka, Keluarga, dan Penyesalan - Daniel Tetangga Kamu

Daniel Tetangga Kamu

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 77:05


SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Communitalk with Yeni Maiasnita - Cara Mengubah Suara Cempreng Jadi Enak Didengar

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 46:04


Di Communitalk with Yeni Maiasnita, ada banyak real case yang stuck pada masalah komunikasi di kampus, di kerjaan, bahkan di hubungan personal. Bukan cuma curhat, tapi cari solusi yang bisa langsung dipakai. Bareng Coach Yeni Maiasnita, Trainer dari Classy Learning Center, pahami cara berkomunikasi yang tepat, berkelas, dan berdampak.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Berpindah Tuan, Bukan Berubah Status

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 5:14


Bpk. Andrew S (TB) Lukas 17:7"Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!

Apa Kata Tempo
Cetak Sawit di Tanah Papua

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 17:55


Setelah proyek cetak sawah di Papua meleset, pemerintah malah memperluas pembukaan lahan yang menggerus hutan. Bukan hanya untuk cetak sawah dan perkebunan tebu, proyek ini hendak membuka perkebunan sawit seluas 426 ribu hektare. Ada pengusaha besar di balik proyek ini. Tanpa kajian lingkungan, ambisi swasembada menjadi lagu lama yang bisa menimbulkan bencana bagi Papua. - - - Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Communitalk with Yeni Maiasnita - New You, New Voice!

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Jan 22, 2026 42:13


Di Communitalk with Yeni Maiasnita, ada banyak real case yang stuck pada masalah komunikasi di kampus, di kerjaan, bahkan di hubungan personal. Bukan cuma curhat, tapi cari solusi yang bisa langsung dipakai. Bareng Coach Yeni Maiasnita, Trainer dari Classy Learning Center, pahami cara berkomunikasi yang tepat, berkelas, dan berdampak.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 19 Januari 2026 - Memiliki hati yang penuh kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 19 Januari 2026Bacaan: "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan "Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)Renungan: Ketika merayakan ulang tahun, selalu ada momen tiup lilin. Di momen tiup lilin inilah biasanya ada sedikit masalah: bingung cari korek api. Hal ini sering terjadi ketika yang hadir tidak ada yang merokok. Beda cerita kalau perayaan tersebut dihadiri oleh perokok, tentu saja sangat mudah mendapatkan korek api. Kita tidak mungkin bisa memberikan apa yang tidak kita punya. Jika Anda minta korek api kepada saya, jelas saya sulit untuk memberikannya. Bukan karena saya pelit, tapi karena saya memang tidak merokok. Sebaliknya, jika Anda memintanya kepada perokok, dengan mudah Anda mendapatkannya. Mengapa? Karena setiap saat mereka membawanya! Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang menarik pajak lebih dari jumlah yang seharusnya. Suka memeras dan bertindak semena-mena terhadap rakyat. Sulit bagi Zakheus untuk berbuat baik kepada orang lain. Tapi begitu berjumpa dengan Yesus dan mengalami kasih-Nya, tiba-tiba saja Zakheus jadi murah hati. la membagi-bagikan uangnya kepada orang miskin. la mengembalikan uang berkali-kali lipat kepada orang yang telah ia peras. Bagaimana mungkin tiba-tiba Zakheus jadi murah hati? Sebenarnya ini bukan terjadi secara tiba-tiba, sebab sebelumnya Zakheus lebih dulu menerima kemurahan hati Tuhan. la menerima kasih, sebab itu ia bisa memberikan kasih itu kepada orang lain. Kisah tersebut di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan, "Mengapa saya sulit mengasihi? Mengapa saya tidak bisa mengampuni?" Bukan karena kita memiliki watak keras. Bukan karena kita pendendam. Bukan juga karena kesalahan orang tersebut sangatlah besar. Tapi jawabannya adalah karena kita tidak mengalami kasih Allah. Kita tidak mungkin memberi dari sesuatu yang tidak kita punya. Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain selama kita sendiri belum mengalami kasih Tuhan. Kita sulit mengampuni karena kita belum membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Begitu kita mengalami kasih Tuhan, mengasihi dan mengampuni bukan lagi menjadi sebuah kemustahilan, bahkan tidak lagi menjadi hal yang sulit bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang mau mengampuni, mengasihi dan menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 17 Januari 2026 - Pertemanan yang baik dan saling membentuk

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 17 Januari 2026Bacaan: "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." (Amsal 27:17)Renungan: Amsal 27:17 berkata, "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Jika tidak ada besi yang lain, besi kita tidak akan pernah tajam. Jika tidak ada orang lain, karakter kita tidak akan terbentuk. Tanpa kita sadari, karakter kita selalu diasah, dibentuk, dan dipertajam oleh orang-orang di sekitar kita. Bukan saja oleh orang-orang baik dan menyenangkan, tapi juga dibentuk oleh "orang-orang sulit dan menjengkelkan." Terkadang kita protes dengan Tuhan, mengapa Dia menempatkan orang-orang yang sedemikian menyebalkan di sekeliling kita. Sekarang kita tahu bahwa tanpa "orang-orang sulit" karakter kita juga "sulit" terbentuk! Teman yang keras mengajarkan kita untuk jadi orang yang berani dan bersikap tegas. Teman yang lembut mengajarkan kita akan cinta dan keluwesan. Kalaupun kita dikelilingi orang-orang yang berperangai buruk, kita tetap bisa belajar dari mereka, tentu saja dalam arti kita jangan sampai seperti mereka. Teman yang cuek justru mengajarkan kepedulian dengan sesama. Teman yang sombong itu membuat kita tidak nyaman, itu sebabnya kita mau belajar rendah hati. Kita mungkin pernah dikecewakan oleh teman kita yang mengumbar janji, tapi biarlah hal itu mengajarkan kepada kita untuk hati-hati dalam perkataan. Kita mungkin pernah dikhianati, itu menyakitkan, karena itu kita ingin menjadi orang yang setia. Bukankah benar bahwa karakter kita bisa terbentuk karena orang-orang dengan berbagai karakter yang ada di sekeliling kita? Yang terpenting adalah kita bisa belajar dari pengalaman hidup yang terjadi bersama mereka. Ambil hal yang baik dan positif, jauhi hal-hal yang buruk. Sekarang kita tidak perlu protes kepada Tuhan, "Mengapa Engkau menempatkan orang-orang menjengkelkan ini di sekelilingku?" Ada dua alasan. Pertama, jelas semua orang itu akan membentuk karakter kita. Kedua. jangan-jangan di mata orang lain kita justru termasuk orang yang menjengkelkan juga. Pertemanan itu indah. Jadilah berkat bagi teman-teman kita, pada saat yang sama kita juga terberkati dalam pertemanan itu karena karakter kita juga terbentuk dari pertemanan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk orang-orang baik dan orang-orang yang menjengkelkan yang senantiasa Kau hadirkan dalam hidupku. Melalui kehadiran mereka karakterku sebagai anak-Mu yang baik dapat terbentuk. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Januari 2026 - Tekun dalam Doa dan Percaya PadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Januari 2026Bacaan: "Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." (Lukas 19:5) Renungan: Zakheus, seorang pemungut cukai, sangat penasaran ketika mendengar bahwa Tuhan Yesus datang ke kotanya. Mungkin saja Zakheus sudah sering mendengar cerita orang-orang tentang Tuhan Yesus, namun ia belum pernah melihat seperti apakah Tuhan Yesus itu. Karena badannya yang pendek dan banyak orang yang mengerubungi Tuhan Yesus, la harus berlari dan memanjat pohon ara untuk dapat melihat Tuhan Yesus. Sepertinya Zakheus tidak berharap lebih selain hanya untuk melihat Tuhan Yesus. Rasa penasarannya mungkin sudah terjawab, namun Tuhan Yesus tidak berhenti sampai di situ saja. Tuhan Yesus melihat Zakheus di atas pohon ara, lalu berbicara kepadanya, dan menginginkan perjumpaan yang lebih pribadi dengannya di rumah Zakheus. Zakheus merespons permintaan Tuhan Yesus dengan segera turun dari pohon dan menerima Tuhan Yesus di rumahnya dengan sukacita. Menerima Tuhan Yesus di rumahnya mengundang cibiran dari banyak orang yang tidak menyukai dirinya. Namun sepertinya Zakheus tidak terlalu mempedulikannya, karena ia sudah lama menantikan untuk bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus. Bahkan melalui perjumpaan ini, Zakheus mengalami pertobatan dan perubahan hidup yang dengan rela membagikan hartanya kepada orang miskin dan mengembalikan harta jika ada orang yang ia peras melalui pekerjaannya. Suatu "hadiah tidak terduga" diterima Zakheus. Bukan hanya melihat, namun ia berjumpa dan mengalami pertobatan di dalam Tuhan Yesus. Dalam berdoa, kita terbiasa untuk menyampaikan permintaan dan harapan kita kepada Tuhan. Kita berharap agar Tuhan menjawab sesuai permintaan kita. Namun terkadang Tuhan menjawabnya melebihi dari yang kita doakan. Melalui anugerah-Nya, Tuhan akan menjawab doa-doa kita dan membawa kita semakin dekat dan memuliakan-Nya. Seperti Zakheus yang dengan gigih hanya ingin melihat Tuhan Yesus, namun ia mendapatkan "hadiah" terindah, yaitu keselamatan bagi dirinya dan seisi rumahnya. Yang penting adalah kita tekun di dalam doa-doa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk berkat-berkat-Mu yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya. Aku menjadi semakin yakin untuk memercayai-Mu. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Culture: Not Snow But Sand - A peek into the Christmas celebration in Australia. - Budaya: Bukan Salju tapi Pasir - Mengintip Kemeriahan Natal di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:17


For most of the world's inhabitants, Christmas is synonymous with white snow, bonfires and warm clothes. But it's different in Australia. - Bagi sebagian besar penduduk dunia, Natal identik dengan salju putih, api unggun, dan pakaian hangat. Namun berbeda dengan situasi di Australia.

Thirty Days Of Lunch
OG 168 — Salah Kaprah! Duka Bukan Cuma Soal Kematian (‪@dr.ndreamon‬)

Thirty Days Of Lunch

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 65:19


Bahasan episode kali ini nggak terbatas ke duka kehilangan seseorang. Saat di-PHK, atau harus melepas project yang berharga, atau sesimple di-ghosting pun, kita juga sedang berduka. Karena duka adalah cinta yang kehilangan objeknya. Gua ngobrol sama dr. Andreas Kurniawan (‪@dr.ndreamon‬) soal analogi grief lewat bukunya, Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, memaknai 5 stages of grief dengan benar, dan bahayanya terapi sama ChatGPT. #berduka #terapi #psikolog #selfimprovement #podcast #podcastindonesia