Podcasts about Bukan

  • 2,209PODCASTS
  • 6,295EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Aug 12, 2026LATEST
Bukan

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Bukan

Show all podcasts related to bukan

Latest podcast episodes about Bukan

Renungan Anak GKY Mabes
Tangan dan Kaki yang Dipaku (13 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 5:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tangan dan Kaki yang DipakuDiambil dari: Zakharia 12:10 “... mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapinya seperti orang meratapi anak tunggal...”Wonder Kids, ketika Tuhan Yesus sampai di tempat penyaliban, Ia dibaringkan di atas kayu salib. Lalu paku-paku besar ditancapkan pada tangan dan kaki-Nya. Itu adalah penderitaan yang sangat mengerikan. Bukan hanya sakit biasa, tetapi sakit yang amat dalam dan sangat menyiksa.Orang-orang zaman sekarang kadang membayangkan paku itu ditancapkan di telapak tangan seperti di banyak gambar. Tetapi para ahli menjelaskan bahwa kemungkinan besar paku itu dipasang di bagian pergelangan tangan, karena bagian itu lebih kuat untuk menahan berat tubuh di kayu salib. Kaki Yesus juga dipaku. Jadi seluruh tubuh-Nya tergantung dengan rasa sakit yang luar biasa.Bayangkan, Wonder Kids, setiap kali Yesus harus menahan tubuh-Nya, bergerak sedikit, atau mengambil napas, rasa sakit itu pasti makin terasa. Tangan dan kaki yang terluka itu terus menanggung beban tubuh-Nya. Ini bukan cerita yang ringan. Ini adalah penderitaan yang sungguh nyata.Mengapa Yesus rela mengalami semua itu? Karena kasih-Nya kepada kita. Tangan yang dipaku itu adalah tangan yang dulu menyentuh orang sakit dan menyembuhkan mereka. Kaki yang dipaku itu adalah kaki yang berjalan ke banyak tempat untuk menolong orang. Tetapi sekarang tangan dan kaki itu rela disakiti supaya kita bisa diselamatkan.Renungan hari ini menolong kita melihat bahwa keselamatan kita dibayar sangat mahal. Yesus tidak menyelamatkan kita dengan kata-kata saja. Ia menyelamatkan kita dengan tubuh-Nya sendiri yang diserahkan di kayu salib. Setiap luka-Nya berbicara tentang kasih yang besar.Kadang-kadang kita bisa terlalu biasa mendengar cerita salib. Kita tahu Yesus disalib, lalu kita cepat lewat begitu saja. Tetapi hari ini, berhentilah sejenak dan pikirkan: Tuhan Yesus sungguh rela dipaku untukku. Wah, itu kasih yang tidak kecil sama sekali.Dan ada satu pelajaran lagi, Wonder Kids. Tangan dan kaki kita sekarang tidak dipaku, tetapi bisa dipakai untuk dua arah: untuk dosa atau untuk Tuhan. Tangan kita bisa dipakai menolong atau menyakiti. Kaki kita bisa dipakai berjalan ke tempat yang baik atau ke tempat yang salah. Karena Yesus sudah menyerahkan tangan dan kaki-Nya bagiku, aku juga mau memakai hidupku bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Lihatlah tanganmu hari ini dan katakan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena tangan-Mu rela dipaku bagiku. Tolong aku memakai tanganku untuk melakukan yang baik.” Lalu pikirkan juga ke mana kakimu akan melangkah hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela dipaku di kayu salib untuk menyelamatkanku. Terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar. Tolong aku supaya tidak menganggap salib-Mu hal yang biasa, tetapi hidupku sungguh dipakai untuk melakukan yang baik bagi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tangan dan kaki Yesus rela dipaku karena kasih-Nya kepadamu, jadi pakailah hidupmu untuk berjalan dan bekerja bagi Dia. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Wamenhan, Norman Joesoef Approved?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Aug 11, 2026 10:26


Bursa Wamenhan memunculkan nama tak biasa, yakni Norman Joesoef. Bukan jenderal, bukan birokrat, melainkan figur industri pertahanan. Apakah ini sinyal lahirnya era baru defense technocrat dan penguatan kemandirian alutsista Indonesia?

Radio Muhajir Project
Menikah Berdasarkan Bukti, Bukan Harapan Masa Depan (Marrying Based on Evidence, Not Future Hopes)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 7:29


Bismillah,Menikah Berdasarkan Bukti, Bukan Harapan Masa Depan(Marrying Based on Evidence, Not Future Hopes)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Tanya Jawab dari Kajian“Apakah Aku Menikahinya?”

Renungan Anak GKY Mabes
Seperti Apa Wajah Yesus? (9 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 8, 2026 4:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Seperti Apa Wajah Yesus? Diambil dari: Yesaya 53:2 “Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.”Wonder Kids, sekarang kita hidup di dunia yang sangat mementingkan penampilan. Banyak orang berpikir bahwa supaya disukai, seseorang harus terlihat keren, cantik, gagah, atau menarik. Dunia sering menilai orang dari wajah, pakaian, dan penampilan luar.Tetapi waktu Alkitab berbicara tentang Yesus, kita diberi tahu sesuatu yang berbeda. Yesaya 53 berkata bahwa Yesus tidak datang dengan penampilan yang membuat orang langsung kagum. Yesus tidak datang seperti tokoh yang kelihatan luar biasa dari luar. Penampilan-Nya bukanlah hal yang membuat orang tertarik kepada-Nya.Lalu mengapa orang mengikuti Yesus? Karena yang membuat Yesus indah bukan penampilan luar-Nya, tetapi siapa Dia sebenarnya. Yesus penuh kasih, penuh kebenaran, penuh kuasa, dan penuh kemurnian. Orang-orang yang sungguh melihat Yesus bukan hanya melihat tubuh-Nya, tetapi melihat hati, perkataan, dan perbuatan-Nya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang kita juga bisa terlalu sibuk memikirkan penampilan. Kita bisa takut tidak keren, takut tidak cantik, takut tidak ganteng, atau takut tidak diterima orang lain. Tetapi Tuhan mengingatkan bahwa yang paling penting bukanlah luar kita, melainkan hati kita di hadapan-Nya.Bukan berarti penampilan sama sekali tidak penting. Kita tetap perlu menjaga tubuh, kebersihan, dan kerapian. Tetapi kita tidak boleh menjadikan penampilan sebagai hal yang paling utama. Yesus tidak membangun hubungan dengan orang lewat penampilan luar, tetapi lewat kasih, kebenaran, dan kehidupan-Nya yang kudus.Jadi, Wonder Kids, Tuhan mau kita belajar melihat dengan cara yang benar. Jangan terlalu cepat kagum pada penampilan luar. Dan jangan juga terlalu stres dengan penampilanmu sendiri. Yang Tuhan lihat terutama adalah hati. Tuhan ingin hatimu bersih, lembut, jujur, dan mengasihi Dia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak datang untuk menarik orang dengan penampilan luar, tetapi dengan kasih, kebenaran, dan kekudusan-Mu. Tolong aku supaya tidak terlalu sibuk dengan penampilan, tetapi belajar memiliki hati yang indah di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: yang paling penting bukan penampilan luar, tetapi hati yang dikasihi dan dibentuk oleh Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Suara Buddharatana
Dhamma ini bukan hanya bagi yang sakit, tetapi juga yang sehat

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 11:05


Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana MEdan

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Sungguh Manusia (8 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Sungguh ManusiaDiambil dari: Ibrani 2:14 “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat penting: Yesus sungguh manusia. Artinya, Yesus bukan cuma kelihatan seperti manusia. Yesus benar-benar datang ke dunia sebagai manusia sejati.Sebelum kita bicara tentang kematian Yesus, kita harus mengerti hal ini dulu. Karena kalau Yesus tidak sungguh menjadi manusia, maka Ia juga tidak sungguh merasakan hidup seperti kita. Tetapi Alkitab berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita dalam darah dan daging. Itu berarti Yesus benar-benar punya tubuh manusia.Yesus tahu rasanya lapar. Yesus tahu rasanya capek. Yesus tahu rasanya sedih. Yesus tahu rasanya disakiti orang. Yesus tahu bagaimana rasanya hidup di dunia yang penuh dosa dan penderitaan. Bahkan ketika Yesus menghadapi salib, Ia juga merasakan penderitaan yang sungguh berat sebagai manusia.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Kadang-kadang kita merasa, “Tidak ada yang mengerti aku.” Mungkin kamu sedih, kecewa, takut, atau terluka. Tetapi Yesus mengerti. Bukan hanya karena Dia Allah yang tahu segala sesuatu, tetapi juga karena Dia sungguh pernah hidup sebagai manusia di dunia ini.Tetapi jangan lupa: Yesus bukan hanya manusia. Yesus juga sungguh Allah. Jadi Yesus 100% Allah dan 100% manusia. Itu memang besar dan ajaib, tetapi itulah yang Alkitab ajarkan. Karena Yesus sungguh manusia, Ia bisa menggantikan kita. Dan karena Yesus sungguh Allah, Ia sanggup menyelamatkan kita dengan sempurna.Ibrani 2:14 berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita supaya melalui kematian-Nya, Ia memusnahkan kuasa Iblis atas maut. Jadi, Yesus menjadi manusia bukan tanpa tujuan. Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Ia masuk ke dalam dunia kita, merasakan hidup kita, lalu mati bagi dosa kita dan bangkit dengan kemenangan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu sedang sedih, takut, atau terluka, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengerti aku. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh menjadi manusia dan mengerti hidupku. Terima kasih karena Engkau tahu rasanya susah, sedih, dan sakit. Tolong aku supaya saat aku lemah atau terluka, aku datang kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau mengerti serta menolongku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh manusia, jadi Dia benar-benar mengerti hidupmu dan sanggup menolongmu. Tuhan Yesus memberkati

Uncensored with Andini Effendi
Kontrol Atas Tubuh Perempuan ft. Lies Marcoes with Andini Effendi ep.116

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 61:15 Transcription Available


Mengapa tubuh perempuan begitu sering menjadi objek aturan dan tradisi? Bersama Dr. Lies Mustafsirah Marcoes-Natsir, antropolog medis, peneliti gender, dan peneliti senior Rumah KitaB, kami membahas sunat perempuan, perkawinan anak, kesehatan reproduksi, hingga bagaimana budaya membentuk cara masyarakat memandang tubuh perempuan.#cauldroncontent  #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #perempuan #tubuhperempuan #woman #gender #sunat #sunat perempuan #hukum #indonesia #agama #pov #sejarah #antropologi #sosial #wanita #muslim #agama #hukumagama #funfact ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi☆Lies Marcoes ☆https://www.instagram.com/liesmarcoes☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official☆ Location at pita ☆https://www.instagram.com/collectionsbypita—Time stamp00:00 Intro01:36 Sunat perempuan di Indonesia09:45 Antara agama dan tekanan budaya15:10 Pandangan organisasi tentang sunat perempuan28:14 Bukan pernikahan dini, tapi pernikahanbocah33:20 Kontrol atas tubuh perempuan 38:25 Bolehkah vasektomi dipaksakan kepada laki-laki?41:25 Ketika tubuh perempuan dipandang sebagai komoditas47:20 “Laki-laki baru” yang menghargai perempuan50:45 Pendidikan seks dimulai dari rumah

Jakarta City Blessing - Bellagio
OASIS - TIDAK AKAN TERSANDUNG

Jakarta City Blessing - Bellagio

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 15:15


Di tengah dunia yang penuh tantangan, Tuhan memberi kita janji yang meneguhkan: kita tidak akan tersandung. Bukan karena kekuatan kita sendiri, tetapi karena hubungan kita dengan-Nya yang menjaga setiap langkah kita.Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ibu Wendy Gunarso hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).

Keluarga Epiphaneia
Tempat Perlindungan yang dari Tuhan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 37:10


Sebelum memasuki tempat yang dijanjikan Tuhan kepada kakek moyang yang mengikuti panggilan Tuhan, bangsa Israel sudah menerima perintah untuk mempersembahkan tempat bagi suku Lewi. Bukan hanya supaya suku Lewi dapat menerima persembahan seluruh bangsa, namun supaya seluruh bangsa beroleh pendidikan, bahkan keadilan dan pertolongan mental dan hukum bagi mereka yang tanpa sengaja menghilangkan sesamanya. Siapa yang dapat menerima perlindungan ini, dan bagaimana perintah Tuhan juga menyatakan keadilan-Nya?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 2 Agustus 2026.Kirim pesan

Parenting Podcast
Cerdas Bukan Berarti Selalu Baik-Baik Saja - oleh Linawati, S,Psi, M.A., M.Pd, FPCM, MMI Dipl.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 1:43


Memiliki anak gifted bukan berarti perjalanan menjadi orang tua akan lebih mudah. Di balik kemampuan berpikir yang cepat, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kreativitas yang luar biasa, anak gifted juga sering menghadapi tantangan sosial dan emosional yang tidak sederhana.Mereka bisa merasa berbeda dari teman sebayanya, mudah frustrasi, perfeksionis, atau kesulitan menemukan lingkungan yang benar-benar memahami mereka. Karena itu, anak gifted membutuhkan bukan hanya stimulasi akademik, tetapi juga dukungan emosional dan penerimaan dari orang-orang terdekat. Memahami karakteristik anak gifted akan membantu orang tua mendampingi mereka berkembang secara utuh, bukan hanya mengejar prestasi. Menurut Moms & Dads, apakah anak gifted lebih membutuhkan tantangan belajar atau justru dukungan emosional? Yuk, bagikan pendapat Moms & Dads di kolom komentar.#tanambenih #tanambenihfoundation#tbf #AnakGifted #GiftedChild #Parenting #PsikologiAnak #ParentingIndonesia #KecerdasanAnak #PendidikanAnak #TumbuhKembangAnak #OrangTuaHebat #BahasPsikologi #GiftedEducation #anakberbakat

Renungan Anak GKY Mabes
Melihat Lewat Mata Tuhan (5 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 4:34


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Melihat Lewat Mata TuhanDiambil dari: Kolose 1:22 “Sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.”Wonder Kids, kalau kamu bercermin, mungkin kamu bisa langsung melihat hal-hal yang menurutmu kurang bagus. Misalnya rambut berantakan, baju kusut, wajah lelah, atau mungkin bekas luka dan noda di kulit. Kita memang sering cepat melihat kekurangan pada diri kita.Kadang-kadang kita juga berpikir Tuhan melihat kita seperti itu. Kita merasa Tuhan pasti kecewa terus, marah terus, atau hanya melihat dosa dan kegagalan kita. Memang benar, Tuhan melihat semua dosa kita dengan jelas. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari-Nya. Tetapi bagi orang yang percaya kepada Yesus, ada kabar yang sangat indah: Tuhan melihat kita melalui karya Yesus.Kolose 1:22 berkata bahwa melalui kematian Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah, dan kita ditempatkan di hadapan-Nya sebagai orang yang kudus, tak bercela, dan tak bercacat. Wah, itu luar biasa sekali. Bukan karena kita sudah sempurna dalam diri kita sendiri, tetapi karena Yesus sudah menanggung dosa kita dan memberi kita pengampunan.Artinya, Wonder Kids, saat Tuhan melihat anak-Nya yang percaya kepada Yesus, Tuhan tidak lagi melihat kita sebagai orang yang masih harus dihukum. Tuhan melihat kita sebagai orang yang sudah diampuni, diterima, dan diperdamaikan dengan-Nya. Itu tidak berarti kita boleh hidup sembarangan. Justru karena kita sudah diampuni, kita rindu hidup makin benar di hadapan Tuhan.Kadang-kadang kita masih jatuh dalam dosa. Kita masih bisa bohong, marah, iri, atau tidak taat. Tetapi identitas kita di hadapan Tuhan tidak berdiri di atas keberhasilan kita sendiri. Identitas kita berdiri di atas karya Yesus. Karena itu, kita tidak perlu hidup dalam putus asa. Kita bisa bertobat, bangkit lagi, dan terus belajar hidup seperti yang Tuhan mau.Menjadi makin serupa Kristus berarti kita terus dibentuk sedikit demi sedikit. Kita belum sempurna sekarang, tetapi Tuhan sedang bekerja dalam hidup kita. Dan suatu hari nanti, Tuhan akan menyempurnakan pekerjaan-Nya itu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu bercermin hari ini, jangan hanya lihat kekuranganmu. Katakan dalam hati, “Tuhan Yesus, terima kasih karena di dalam Engkau aku diampuni dan diterima oleh Allah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui kematian-Mu aku diperdamaikan dengan Allah. Terima kasih karena di dalam Engkau aku diterima, diampuni, dan dikasihi. Tolong aku supaya tidak hidup dalam rasa malu terus, tetapi belajar bertobat, bangkit, dan hidup makin menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: di dalam Yesus, Tuhan tidak melihatmu hanya dari kegagalanmu, tetapi sebagai anak yang sudah diampuni dan sedang dibentuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Tuhan Yesus memberkati

Acts Church
Kandungan yang masuk ke dalam hati | Pr Dr Kenneth Chin

Acts Church

Play Episode Listen Later Aug 3, 2026 17:08 Transcription Available


Apakah yang sebenarnya sampai ke hati anak-anak muda — aktiviti yang menarik, atau mesej di sebaliknya?Dalam bengkel bersama pemimpin belia ini, Rev Dr Kenneth Chin mencabar kita untuk menilai semula cara kita melayani golongan muda. Bukan aktiviti yang utama — tetapi kandungannya. Permainan, acara, dan pembungkusan yang kreatif mungkin menarik ramai orang, tetapi hanya "isi" mesej yang mengubah hidup. Jadi, jangan tertekan dengan pembungkusan; fokuslah kepada apa yang benar-benar masuk ke dalam hati.Rev Dr Kenneth turut berkongsi beberapa perkara penting yang boleh diusahakan oleh setiap pemimpin belia untuk menjangkau generasi ini dengan lebih berkesan.Dengarkan, ambil nota, dan teruslah dikuatkan — isi lebih penting daripada gaya, mesej lebih penting daripada kaedah.________________________________What actually reaches the hearts of young people — the exciting programs we run, or the message behind them?In this workshop with youth leaders, Rev Dr Kenneth Chin challenges us to rethink how we do youth ministry. It's not about the activity — it's about the content. The games, events, and creative packaging may draw a crowd, but only the "meat" of the message transforms lives. So don't stress over the wrapping; focus on what actually enters the heart.Rev Dr Kenneth also shares practical key points every youth leader can work on to reach this generation more effectively.Listen in, take notes, and be encouraged — substance over style, message over method.

Renungan Anak GKY Mabes
Pertanyaan tentang Neraka dan Dosa (2 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 1, 2026 4:58


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pertanyaan tentang Neraka dan DosaDiambil dari Matius 5:30 “Dan jika tangan kananmu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang hal yang cukup serius, yaitu dosa dan hukuman dosa. Mungkin ada orang bertanya begini: “Kalau Tuhan itu kasih, mengapa ada neraka? Mengapa dosa harus dihukum?” Pertanyaan itu memang berat, tetapi firman Tuhan menolong kita memikirkannya dengan benar.Pada mulanya, Tuhan menciptakan manusia untuk hidup dekat dengan-Nya. Manusia diciptakan segambar dengan Allah, supaya mengenal Dia, mengasihi Dia, dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Jadi, sejak awal, manusia dibuat untuk menikmati hubungan yang indah dengan Tuhan. Itulah keadaan yang benar dan baik.Tetapi dosa merusak semuanya. Dosa bukan hal kecil. Dosa bukan cuma salah sedikit lalu selesai. Dosa adalah pemberontakan terhadap Tuhan. Dosa membuat manusia menjauh dari Allah, melawan kehendak-Nya, dan hidup menurut cara sendiri. Karena itu, dosa membawa hukuman. Bukan karena Tuhan kejam, tetapi karena Tuhan itu suci dan adil.Coba pikirkan begini, Wonder Kids. Kalau seseorang benar-benar baik dan adil, ia tidak akan berkata bahwa kejahatan itu tidak apa-apa. Justru karena Tuhan baik, Dia tidak bisa berpura-pura bahwa dosa bukan masalah. Kalau Tuhan menganggap dosa sepele, itu berarti Tuhan tidak sungguh kudus dan tidak sungguh adil. Tetapi Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan sempurna dalam kasih dan juga sempurna dalam keadilan.Itulah sebabnya Yesus berbicara dengan sangat serius tentang dosa. Dalam Matius 5:30, Yesus memakai kata-kata yang keras untuk menunjukkan bahwa dosa itu berbahaya sekali. Yesus tidak sedang mengajarkan kita benar-benar melukai tubuh kita, tetapi Yesus mau kita mengerti bahwa dosa harus diperangi dengan sungguh-sungguh. Lebih baik kehilangan sesuatu yang kita suka daripada terus hidup dalam dosa dan menjauh dari Tuhan.Tetapi syukur kepada Tuhan, kabar Alkitab tidak berhenti pada hukuman. Tuhan yang adil juga adalah Tuhan yang penuh kasih. Karena itu, Tuhan mengutus Yesus untuk menanggung hukuman dosa bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Jadi, saat kita memikirkan neraka dan dosa, kita juga harus melihat salib. Di salib kita melihat betapa seriusnya dosa, tetapi juga betapa besar kasih Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan apakah ada dosa yang sedang kamu pelihara atau anggap enteng. Bawalah itu kepada Tuhan dan katakan dengan jujur, “Tuhan, tolong aku membenci dosa dan sungguh-sungguh bertobat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang kudus, adil, dan penuh kasih. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa sebagai hal kecil, tetapi sungguh bertobat dan datang kepada Yesus yang sudah menanggung hukuman dosaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: dosa itu serius, tetapi kasih Tuhan di dalam Yesus lebih besar bagi orang yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 31 Juli 2026 - Serahkan Kuatirmu, Dia beri penghiburan dan kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 31 Juli 2026Bacaan: “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.” (Mazmur 94:19)Renungan: Setelah Elia mengalahkan 450 nabi Baal di gunung Karmel, dia seharusnya bersukacita. Tapi sehari kemudian, dia lari ketakutan karena ancaman Izebel. Elia duduk di bawah pohon arar dan berkata, “Cukuplah! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku.” Kekhawatiran, ketakutan, dan rasa gagal bertumpuk di hatinya. Di gua Horeb, Tuhan tidak langsung menegurnya. Tuhan memberi dia makan dan kesempatan beristirahat, lalu berbisik pelan: “Apakah yang kaulakukan di sini, hai Elia?” Di tengah kekhawatiran yang bertambah banyak, penghiburan Tuhan itulah yang menguatkan dan membangkitkan Elia lagi. Tuhan mengingatkan dia, “Aku masih punya pekerjaan untukmu.” Pemazmur Daud berkata jujur pada Tuhan, “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku." Kekhawatiran itu nyata. Soal uang, pekerjaan, keluarga, masa depan, kesehatan. Kadang datangnya bukan satu-satu, tapi bertumpuk. Namun Tuhan tetap menjanjikan penghiburan. Kata "penghiburan" di sini artinya "penguatan, dorongan, penenang". Bukan sekadar kata "sabar ya". Tapi hadirat Tuhan sendiri yang masuk dan menenangkan badai di dalam hati kita. Daud tidak berkata, "kekhawatiranku hilang". Tapi dia berkata, "Jiwaku disenangkan". Artinya, di tengah masalah yang sama, hati kita bisa tenang karena ada Tuhan. Sebagai pengikut Yesus, kita juga sering cemas, antara lain cemas masalah finansial, cemas masa depan, cemas keluarga. Tuhan tidak berjanji menghapus semua masalah. Tapi Dia berjanji menemani dan memberi kita kelegaan dalam Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Bagaimana caranya dapat penghiburan dan kelegaan dari Tuhan? Pertama jujur di dalam doa dengan menceritakan semua kekhawatiran kita seperti Daud pada Tuhan. Kedua membaca Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah surat cinta-Nya yang menghibur kita. Ketiga, diam dan rasakan hadirat-Nya. Seperti Elia, kadang Tuhan berbicara melalui bisikan yang lembut. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat ini kekhawatiranku bertambah banyak. Aku serahkan semuanya ke dalam tangan-Mu. Aku membutuhkan penghiburan-Mu. Tenangkanlah jiwaku. Ingatkan aku bahwa aku tidak sendiri. Engkau Allah yang melihat dan memelihara. Penuhilah hatiku dengan damai-Mu yang melampaui segala akal. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 30 Juli 2026 – Mat 13:47-53 : Bukan Polisi Rohani, tapi Murid yang Mengasihi

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026


Pembawa Renungan: RP. Yohanes Kukuh Cahyawicaksana, CM Roma – Italia Mat 13:47-53.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 29 Juli 2026 - Perkataan yang tepat dan jadi berkat bagi yang menerima

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 6:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 Juli 2026Bacaan: “Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.” (Amsal 25:11)Renungan: Ada seorang bapak bernama Pak Adi. Ia mempunyai anak yang duduk di kelas 2 SMP. Saat pulang sekolah wajahnya kusut karena mendapat nilai jelek. Reaksi Pak Adi pertama hampir keluar kata-kata, “Dasar pemalas! Bodoh kamu!" Tetapi dia ingat Amsal 25:11. Dia menarik napas, memeluk anaknya dulu, lalu berkata pelan: “Nak, Papa kecewa sama nilainya. Tapi Papa bangga kamu masih mau cerita ke Papa. Yuk, kita cari jalan keluarnya untuk memperbaiki nilaimu." Malam itu anaknya menangis bukan karena dimarahi, tapi karena merasa diterima. Tiga bulan kemudian anaknya mendapat ranking 5 saat kenaikan kelas. Dia berkata, “Aku belajar karena kata-kata Papa waktu itu. Nggak bikin aku down, tapi bikin aku semangat.” Satu kalimat di waktu yang tepat, bisa mengubah arah hidup seseorang. Salomo dalam bacaan di atas memakai dua gambaran yang mahal yaitu apel emas dan pinggan perak. Dalam bacaan itu dijelaskan bahwa "perkataan yang diucapkan” ini adalah soal isinya yaitu benar, membangun, jujur, penuh kasih. Bukan gosip, bukan sindiran, bukan kebohongan. Sedangkan "tepat pada waktunya" adalah saat yang paling baik untuk dikatakan. Emas paling berharga kalau diberikan saat seseorang membutuhkan. Demikian juga ketika kita menghibur seseorang saat ia sedih, menegur seseorang saat ia bersikap sombong dan memuji seseorang saat ia putus asa. Perkataan "seperti buah apel emas di pinggan perak" merupakan isi dari perkataan dan cara penyampaian yang sama-sama baik dan tidak menyakitkan. Intinya adalah Tuhan mau kita jadi orang yang bukan hanya “benar” dalam berkata-kata tetapi juga “tepat” pada waktunya ketika seseorang membutuhkan perkataan itu. Sebagai pengikut Yesus, lidah kita adalah alat. Bisa jadi pedang atau bisa jadi obat, tergantung saat kita mengatakannya. Kalau kita mengatakannya saat marah, maka bisa saja menjadi pedang yang menusuk sampai lubuk hati terdalam. Tapi kalau kita mengatakannya dengan penuh kasih dan kesabaran, bisa menjadi obat ketika hati seseorang sedang galau dan sakit. Efesus 4:29 berkata, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun.” itu artinya kita harus bertanya dulu dalam hati kita sebelum bicara, “Apakah ini benar? Apakah ini perlu? Apakah ini tepat waktunya?” Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jagalah mulutku hari ini. Ajarilah aku untuk berpikir sebelum berbicara. Berikan aku hikmat untuk tahu kata apa yang harus diucapkan, dan kapan harus diam. Pakai perkataanku menjadi "apel emas" yang menguatkan orang di sekitarku, seperti Engkau yang selalu tahu kata yang tepat untuk dikatakan pada orang yang datang pada-Mu. Amin. (Dod).

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Berakar, Bukan Sekadar Bertahan

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 7:06


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

MODESTALK
Ep. 110 Benang Jarum Bongkar Target Bulanan Di Sini

MODESTALK

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 35:00


Di episode terbaru The Power of Modestalk, Benang Jarum mengupas perjalanan di balik layar—mulai dari awal mula membangun brand, tantangan yang dihadapi, hingga strategi yang membuat Benang Jarum terus berkembang dan tetap relevan di tengah industri yang kompetitif.Bukan cuma itu, mereka juga membagikan insight tentang target bisnis setiap bulan, cara membaca kebutuhan pasar, menjaga pertumbuhan, hingga membangun brand yang dicintai pelanggan dalam jangka panjang.Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk episode terbaru The Power of Modestalk setiap minggunya.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 28 Juli 2026 – Mat 13:36-43 : Kita Ini Gandum, Bukan Ilalang

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026


Pembawa Renungan: Sandy Kusuma TangerangMat 13:36-43.

kita bukan fresh juice
Pinter Politik
Jedar-Jedor Trio Kancil Politik

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 9:38


Presiden Prabowo menyebut mereka “kancil”. Bukan penguasa bertaring, melainkan elite adaptif penjaga keseimbangan. Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad, dan Bahlil Lahadalia mungkin secara tak langsung menunjukkan bahwa politik modern dimenangkan oleh negosiasi, koneksi, dan eksekusi.

politik trio bukan muhaimin iskandar
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 Juli 2026 - Serahkan dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 26, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Juli 2026Bacaan: “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” (Mazmur 37:5)Renungan: Pada tahun 2022 Dita melamar kerja di tujuh belas perusahaan tapi tidak ada satupun panggilan. Tabungannya mulai menipis. Teman-temannya sudah pada naik jabatan, menikah dan punya rumah. Dia mengeluh katanya, “Aku udah capek mengirim CV. Capek berharap. Capek bertanya pada Tuhan, ‘Kapan giliranku Tuhan?'” Suatu malam dia membuka Alkitab dan membaca Mazmur 37:5. Dia menangis dan akhirnya memutuskan, “Tuhan, aku menyerah. Aku serahkan CV-ku, masa depanku, rasa maluku, semuanya kepada Engkau. Aku percaya Engkau yang akan mengaturnya. Amin.” Dua minggu kemudian, tanpa dia melamar, ada HR dari perusahaan lama yang menghubunginya, “Kami butuh kamu. Gajinya dua kali lipat dari yang kamu minta.” Dia pun pada akhirnya sadar. Selama ini dialah yang memegang kendali hidupnya terlalu erat. Waktu ia melepaskannya dan menyerahkan pada Tuhan, Tuhan baru bisa bertindak. Daud menulis mazmur 37:5 ini ketika dia melihat orang jahat kelihatan sukses, sementara orang benar tertekan. Ada 3 langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas setiap doa kita. Pertama, “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN” Kata "serahkan" Artinya kita menaruh setiap persoalan hidup kita di dalam tangan Tuhan. Kedua, “Dan percayalah kepada-Nya”. Setelah diserahkan, jangan diambil lagi dengan khawatir. Percaya sama dengan tenang menunggu Tuhan kerja. Ketiga, “Dan Ia akan bertindak” Ini adalah janji Tuhan. Bukan "mungkin". Tuhan pasti bertindak. Intinya adalah bagian kita menyerahkan dan bagian Tuhan bertindak. Mazmur 37:5 ini mengajak kita berhenti memegang setir yang bukan milik kita. Lepaskan, serahkan pada Tuhan dan percayalah bahwa Dia akan bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Mungkin jawabannya tidak datang besok. Tapi waktu kita menyerahkan, beban di hati kita diangkat lebih dulu. Dan di waktu Tuhan yang tepat, Dia akan bertindak dengan cara yang jauh lebih baik dari rencana kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hari ini aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Aku lelah memegang semuanya sendiri. Aku percaya Engkau tahu yang terbaik untukku. Bertindaklah ya Tuhan, sesuai waktu dan cara-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 25 Juli 2026 - Bersyukur dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 25 Juli 2026Bacaan: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Keluarga Pak Budi baru aja kena musibah. Usaha kecilnya bangkrut saat menjelang Natal. Tabungan habis untuk membayar utang. Malam itu di meja makan suasananya hening. Anak sulungnya berkata, “Pa, kita masih bisa makan nasi sama telur. Berarti Tuhan masih pelihara kita ya.” Istri Pak Budi menyambung, “Iya. Listrik masih menyala. Rumah masih ada. Kita masih lengkap 4 orang di sini.” Mereka tidak pura-pura bahagia. Tapi malam itu mereka memutuskan untuk berdoa dan mengucap syukur dahulu, sebelum memikirkan jalan keluarnya. Tiga bulan kemudian, pelan-pelan ada pintu berkat baru terbuka. Paulus menulis ayat ini kepada jemaat yang sedang tertekan. Dia tidak berkata, "Bersyukur kalau segala hal baik". Tetapi "bersyukur dalam segala hal". Ada 2 pesa penting dari bacaan tersebut. Pertama, “Mengucap syukurlah dalam segala hal”. Dalam segala hal itu artinya baik suka maupun duka, sehat maupun sakit, berkecukupan maupun berkekurangan. Bersyukur bukan karena situasinya baik-baik saja, tetapi karena Tuhan kita tetap baik. Kedua, “Sebab itulah yang dikehendaki Allah”. Ini bukan saran, tetapi ini adalah kehendak Tuhan. Waktu kita bersyukur, kita sedang taat. Dan ketaatan akan membuka pintu berkat baru dan damai Tuhan. Bersyukur itu bukan menyangkal masalah. Bersyukur itu memilih fokus kepada Tuhan yang memegang masalah itu. Kita gampang bersyukur kalau gaji naik, anak lulus, badan sehat. Tapi bagaimana kalau dalam kerjaan bos tidak menyenangkan, target tidak tercapai, di-PHK? Yang terjadi adalah kita akan gampang mengeluh dan menyalahkan. Bagaimana jika dalam keluarga anak susah diatur, pasangan cuek, orang tua sakit? Rasanya capai dan tidak dihargai. Bagaimana juga di dalam iman? Doa udah lama tidak dijawab. Melihat orang lain diberkati, kita pun bertanya, "Tuhan, Engkau di mana?". 1 Tesalonika 5:18 mengajak kita memasang "kacamata bersyukur" tiap hari. Bukan bersyukur karena masalahnya, tapi bersyukur bahwa di tengah masalah Tuhan masih ada, Tuhan masih mengasihi, Tuhan masih bekerja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sering mengeluh dan lupa bersyukur. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku mengucap syukur dalam segala hal, karena Engkau tetap baik. Ajarilah aku melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah kesulitan dan isi hatiku dengan ucapan syukur. Amin. (Dod).

Jakarta City Blessing - Bellagio
OASIS - MIMPI TUHAN LEBIH BESAR

Jakarta City Blessing - Bellagio

Play Episode Listen Later Jul 24, 2026 14:32


Kita sibuk mengejar mimpi, padahal Tuhan punya rencana lebih besar. Bukan tentang apa yang kita kejar, tapi siapa yang kita kenal. Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ps. Tjandra Kusumo hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).

Keluarga Epiphaneia
Tanggungjawab atas Berkat Tuhan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 35:44


Tuhan tidak pernah meminta apapun dari yang tidak Dia berikan. Kepada Suku Lewi yang melayani-Nya, diberikan Tuhan bagian di tengah-tengah Bangsa Israel. Namun berkat itu pun datang dengan tanggungjawab. Tanggungjawab bagi anak-anak Lewi untuk melayani Tuhan sesuai dengan firman-Nya, untuk merenungkan dan mengajar hukum-hukum Tuhan kepada seluruh bangsa, dan untuk mereka sendiri hidup takut akan Dia. Tidak selamanya tanggungjawab itu dapat mereka kerjakan, sebab anak-anak Lewi yang berikutnya telah melupakan firman Tuhan dan kekudusan-Nya.Bagaimana dengan kita? Dengan setiap berkat yang Tuhan telah berikan, bagaimana kita mempersembahkannya kembali kepada Tuhan? Bukan hanya tentang materi, namun apakah firman Tuhan ada dalam hati dan perbuatan kita sehingga dapat kita ajarkan kepada generasi yang berikutnya?Ibu Ev. Sri Umiyati dalam Ibadah Epiphaneia, 19 Juli 2026.Kirim pesan

Gaya Suria
Bukan DEMAND tapi biarlah SETARA Pengalaman - IEDA MOIN

Gaya Suria

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 1:24


Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.

Digital Ministry GKP Bandung
Sapaan Lansia GKP Bandung, Ep. 30, Kamis 23 Juli 2026 - "Menapak Usia Lanjut, pengharapan bukan penyesalan"

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 8:29


Sapaan Lansia GKP Jemaat BandungKamis, 23 Juli 2026Tema : "Menapak Usia Lanjut, pengharapan bukan penyesalan"Bahan Alkitab : Yesaya 46:4 ; Mazmur 92:15Pelayan Firman : Bpk. Antonius GurningEpisode 30 - Season 6@GKP Bandung Juli 2026

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Hadir di Mana-Mana (22 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 4:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang Hadir di Mana-ManaDiambil dari: Mazmur 139:8–10 “Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa ada makhluk hidup yang sangat besar di dunia? Bukan hanya paus besar, tetapi ada juga kumpulan pohon yang saling terhubung lewat akar di bawah tanah. Dari atas mungkin kelihatan seperti banyak pohon, tetapi sebenarnya mereka terhubung satu sama lain. Wah, luar biasa ya.Tetapi ada yang jauh lebih luar biasa daripada itu: Tuhan tidak hanya besar, tetapi juga hadir di mana-mana. Tuhan tidak seperti manusia yang hanya bisa ada di satu tempat pada satu waktu. Tuhan ada di surga, di bumi, di laut, di gunung, di kota, di rumahmu, bahkan saat kamu sendirian. Tidak ada tempat yang terlalu jauh bagi Tuhan.Mazmur 139 berkata bahwa kalau Daud naik ke langit, Tuhan ada di sana. Kalau Daud pergi ke tempat yang paling jauh pun, Tuhan tetap ada. Artinya, ke mana pun kita pergi, kita tidak pernah keluar dari hadapan Tuhan. Tuhan selalu tahu di mana kita berada, dan Tuhan tetap sanggup menuntun kita.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Kadang-kadang kita bisa merasa sendirian. Mungkin saat di sekolah kamu takut, saat di rumah kamu sedih, atau saat malam kamu merasa sepi. Tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa anak Tuhan tidak pernah benar-benar sendirian. Tuhan ada di situ. Tuhan melihat, Tuhan tahu, dan Tuhan peduli.Tetapi ini juga menjadi peringatan. Kalau Tuhan ada di mana-mana, berarti Tuhan juga melihat saat kita berbuat dosa. Kita tidak bisa menyembunyikan apa pun dari Tuhan. Karena itu, kita perlu hidup jujur dan takut akan Tuhan, bukan hanya saat ada orang melihat, tetapi juga saat tidak ada siapa-siapa.Jadi, Allah yang hadir di mana-mana itu adalah kabar baik bagi anak Tuhan. Mengapa? Karena itu berarti Tuhan bisa menolong kita kapan saja dan di mana saja. Tuhan bukan hanya dekat saat kita di gereja atau saat sedang berdoa. Tuhan juga dekat saat kamu belajar, bermain, takut, menangis, atau bingung.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu merasa takut atau sendirian, ucapkan pelan-pelan, “Tuhan, Engkau ada di sini. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau hadir di mana-mana. Terima kasih karena aku tidak pernah sendirian. Tolong aku supaya percaya bahwa tangan-Mu selalu menuntun aku dan menolong aku dalam setiap keadaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ke mana pun kamu pergi, Tuhan sudah ada di sana, menuntun dan memegangmu. Tuhan Yesus memberkati.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Juli 2026 – Mat 12 : 46 – 50 : Bukan Karena Warisan

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026


Pembawa Renungan : Ali Antonius – Yogyakarta Pengantar Renungan : Maria Elsina - Ende, NTT. Sound Editing :  Yohanes Edwin Kristianto – Surakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat 12 : 46 - 50

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Marathon, Bukan Sprint.

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 5:44


Jessica Wahyu (TB) Ibrani 12: 1-2Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita .  Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus,  yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib l  ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 

Radio Elshinta
Dunia Bukan Sebesar Timeline Medsos Kita

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 1:43


Dunia Bukan Sebesar Timeline Medsos Kita

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 Juli 2026 - Saling mengasihi dan menghargai dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 19, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Bukan Rahasia

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 19, 2026 3:35


Pdm. Handoyo Salim (TB) Yohanes 11:40Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?

SUARA PALMERAH
TANGANI KASUS EKS JAMPIDSUS, KENAPA KEJAGUNG BUKAN KPK?

SUARA PALMERAH

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 50:09


Pengalihan penyidikan kasus yang menyeret mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, dinilai sejumlah kalangan menyalahi ketentuan hukum acara pidana.Lalu, sejauh mana independensi dan keterbukaan Kejaksaan Agung dalam menangani kasus ini?Simak pembahasannya dalam Satu Meja The Forum: "Tangani Kasus Eks Jampidsus, Kenapa Kejagung Bukan KPK?"

Pinter Politik
Wajah yang Tak Bisa Diganti

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 14, 2026 12:23


KATA PEMRED #52PinterPolitik.comBayangkan sebuah kios pulsa di pinggir jalan mana pun di republik ini. Etalase kaca yang buram oleh debu. Deretan kartu perdana digantung dengan penjepit jemuran. Seorang perempuan muda berhenti, menyebut nominal, mengeluarkan uang lusuh dari saku. Selama 2 dekade, transaksi itu selesai dalam 1 menit. Mulai awal Juli, ada 1 langkah baru di antara uang dan kartu: perempuan itu harus menghadapkan wajahnya ke kamera. Bukan untuk kenangan. Untuk dicocokkan dengan basis data kependudukan negara.

GKY Green Ville Podcast
KU -Bukan Kursi Penonton

GKY Green Ville Podcast

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 35:33


Pdt Kong Sung Il

Pinter Politik
Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 10:24


Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 10 Juli 2026 - Menjadi Berkat bagi sesama yang membutuhkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Juli 2026Bacaan: "Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)Renungan: Suatu kali di sebuah komplek perumahan terjadi kebanjiran. Air masuk ke rumah warga. Semua panik. Ada ibu-ibu bawa anak kecil, ada kakek yang tidak bisa jalan. Di grup RT langsung ramai. Ada yang bilang: "Lapor kelurahan aja", "Tunggu bantuan datang", "Kita kan tidak punya perahu". Semuanya punya alasan kenapa "tidak bisa" bergerak sekarang. Tiba-tiba Pak RT ambil ember, galon kosong, dan teriak: "Yang bisa berenang, ikut saya! Kita evakuasi dulu yang anak kecil dan lansia. Soal makan nanti kita pikir bareng." Warga yang tadinya diam jadi ikut. Ada yang masak mie di pos ronda, ada yang buka dapur, ada yang kumpulin pakaian layak pakai. Sore itu semua warga selamat dan dapat makan. Bantuan dari kelurahan baru datang malam. Pak RT bilang, "Kalau kita menunggu bantuan dulu, orang bisa keburu lapar dan kedinginan. Kasih dulu apa yang kita punya." Peristiwa dalam Injil Matius 14:16 terjadi saat 5000 orang kelaparan di tempat yang sepi. Para murid melihat masalahnya besar dan mereka memberikan jalan keluar dengan berkata, "Suruh mereka pergi, supaya mereka dapat mencari makan sendiri." Pola pikir mereka adalah, "Masalah terlalu besar. Bukan kapasitas saya. Biar orang lain." Tetapi Yesus mengingatkan mereka dengan berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu yang harus memberi mereka makan." Yesus tidak minta mereka mencetak uang atau buka supermarket. Dia minta mereka menyerahkan apa yang ada pada mereka, dalam hal ini 5 roti 2 ikan. Hasilnya? Semua kenyang, bahkan sisa 12 bakul. Sebagai pengikut Yesus terkadang saat ada orang yang membutuhkan pertolongan kita berkata, "Tidak bisa. Tidak cukup. Bukan urusan saya. Sudah ada pemerintah biar mereka yang menangani." Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa hal kecil yang kita lakukan dengan ketulusan hati, maka akan menjadi berkat yang luar biasa. Mari kita belajar untuk percaya bahwa Tuhan kita Yesus Kristus lebih besar dari masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita percaya penuh pada-Nya maka akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada di sekitar kita atau yang kita alami. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku cepat berkata "tidak bisa" dan menyuruh orang lain pergi. Buka mataku untuk melihat kebutuhan di sekitarku dan ajarilah aku agar mau memberi dulu apa yang ada di tanganku: waktu, harta, tenaga, dan kasih. Pakailah aku untuk jadi jawaban doa bagi sesama. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Bukan Tentang Kita

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 6, 2026 5:58


Bpk. Andrew S (TB) 2 Korintus 9:6Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
How to get into inclusive football in Australia - Australia Explained: Bagaimana Cara Terlibat dalam Sepak Bola Inklusif di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 1, 2026 8:43


It's no exaggeration when we hear that the FIFA World Cup is bringing the world together. After all, football is known as the world's most popular sport. But football really begins on the suburban ovals and in the local clubs, with everyday players of all ages and abilities. Here's how you can become one of them. - Bukan berlebihan ketika kita mendengar bahwa Piala Dunia FIFA menyatukan dunia. Bagaimanapun juga, sepak bola memang dikenal sebagai olahraga paling populer di dunia. Namun sepak bola sesungguhnya bermula di lapangan-lapangan pinggiran kota dan di klub-klub lokal, dengan pemain sehari-hari dari berbagai usia dan kemampuan. Berikut cara Anda bisa menjadi salah satu dari mereka.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 Juni 2026 - Nyatakan Kasih dan Kebaikan kepada sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 24, 2026 5:20


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Juni 2026Bacaan: "Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian." (Lukas 6:33)Renungan: Senyum adalah salah satu gestur universal manusia. Bahasa manusia boleh berbeda-beda, budaya juga bisa beragam macamnya, tapi di hampir semua tempat, senyuman dimengerti sebagai tanda kegembiraan, keramahan, dan penerimaan. Ketika kita melakukan kebaikan kepada seseorang, maka senyuman dan ucapan terima kasih darinya bukanlah hal yang mengejutkan. Namun ketika kita melakukan kesalahan, ketika kita menumpahkan minuman ke baju seseorang, kita datang terlambat ke satu pertemuan penting, kita berbelok di tikungan yang salah saat mengantarkan seseorang yang sedang buru-buru, tapi orang itu tetap memberikan senyuman, maka perasaan kita akan sangat berbeda dengan situasi pertama tadi. Kita jelas lebih lega. Senyuman itu menjadi lebih berkesan karena kita akan mengingat orang tersebut sebagai orang yang baik, sabar, rendah hati, dst. Ketika kebaikan tampak sulit didapatkan tapi kita justru menerimanya, saat itu akan menjadi momen yang tak terlupakan. Inilah yang diajarkan Yesus kepada kita. Bukan hanya berbuat baik kepada mereka yang baik kepada kita, tapi juga kepada mereka yang telah melukai atau berbuat jahat pada kita. Bukan memberi sesuai apa yang diperintahkan, tapi memberi lebih dari itu. Bukan memberkati dan mendoakan orang yang kita sayangi saja, tapi memberkati dan mendoakan mereka yang mengutuki dan memusuhi kita. Jika itu semua yang kita lakukan, percayalah tindakan itu akan jauh lebih diingat orang. Itulah sesungguhnya yang disebut hidup yang menjadi berkat. Jika kita ingin hidup kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, itu tidak cukup dengan banyak memberi atau berbuat baik saja. Tapi, berilah, nyatakan kasih, dan buatlah kebaikan juga kepada mereka yang seolah tidak pantas untuk menerimanya, yaitu mereka yang membenci, memusuhi, dan menyakiti kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan cinta-Mu, agar aku dapat membagikan cinta-Mu itu kepada orang lain tanpa memandang apakah dia baik bagiku atau mengecewakanku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 22 Juni 2026 – Matius 7:1-5 : Memahami Bukan Menghakimi

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026


Pembawa Renungan: Ria Angelia Wibisono - Jakarta Pengantar Renungan: Kalvin Laia - Gunungsitoli Sound Editing: Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat 7:1-5.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Juni 2026 - Lakukan kebaikan dengan Tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Lapar yang Tidak Ikut Libur

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 19, 2026 12:03


KATA PEMRED #43PinterPolitik.comTiga hari lagi, pada 22 Juni 2026, dapur-dapur itu akan padam serentak. Bukan karena gagal, melainkan karena dijadwalkan. Selama 18 hari libur sekolah, 27.820 dapur Makan Bergizi Gratis berhenti memasak, dan negara mencatatnya sebagai penghematan: 3 triliun 4 miliar 560 juta rupiah dari insentif yang tidak jadi dibayar. Di atas kertas, ini efisiensi yang rapi. Di atas meja makan jutaan anak, ini nampan yang tidak akan datang selama hampir tiga minggu.

GKY Green Ville Podcast
KD -Proses, Bukan Instan

GKY Green Ville Podcast

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 26:50


GI Ernest Emmanuel

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 18 Juni 2026 - Kita bersyukur maka kita Bahagia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 Juni 2026Bacaan: Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." (Yesaya 26:3)Renungan: Hidup adalah sekumpulan pilihan. Banyak alasan untuk membuat kita tertawa, tapi banyak orang memilih untuk kecewa. Banyak hal yang seharusnya membuat kita tersenyum, tapi banyak orang justru memilih untuk bersedih. Banyak hal yang seharusnya kita abaikan, tapi banyak orang justru mempersoalkan. Banyak hal yang seharusnya mudah dan sederhana untuk dijalani, tapi banyak orang memilih untuk ribet dan mempersulitnya. Banyak hal yang seharusnya kita syukuri, tapi banyak orang memilih untuk mengeluhkan hal-hal yang tidak ia miliki. Jika kita mau merenungkan lebih dalam, sesungguhnya hidup kita penuh dengan kebahagiaan, sayangnya kita tidak menyadarinya. Sebagai gantinya, kita justru memandang bahwa hidup kita seolah-olah hanya berisi penderitaan dan masalah saja. Lupa bahwa di dalam penderitaan sekalipun, kita bisa menemukan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan. Pilihlah yang baik, bukan yang buruk. Pilihlah yang mendatangkan sukacita, bukan yang mengundang kecemasan. Pilihlah untuk berbahagia, bukan takut dan khawatir. Semuanya itu mungkin terjadi kalau kita bisa menguasai hati. Menguasai hati untuk terus bersyukur, dan bukan iri karena membandingkan diri dengan orang lain. Bukankah berkat tidak selalu urusan materi? Di saat jiwa kita tenang dan hati kita damai, bukankah itu kebahagiaan yang jauh lebih berharga daripada sekadar kekayaan dan materi saja? Itulah sebabnya untuk bahagia tidak selalu berarti harus memiliki segalanya, melainkan bersyukur untuk semuanya. Seperti halnya sebuah kalimat bijak berkata, "Bukan karena bahagia yang membuat kita bersyukur, tetapi karena kita bersyukur maka kita jadi bahagia." Jika kita mengerti rahasia kehidupan ini, tidak ada alasan untuk kita melupakan segala kebaikan dan kasih karunia Tuhan yang telah kita terima. Bahkan, di saat kita mengalami masa-masa yang paling sulit sekalipun, kita akan tetap merasakan ketenangan di dalam Tuhan. Di tengah badai kita merasakan damai! Apakah kita ketenangan jiwa seperti ini terjadi dalam hidup kita? Marilah kita ubah cara pandang kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan, bahkan di masa-masa sulit pun aku rindu Engkau hadir untuk memberi ketenangan padaku. Amin. (Dod).

Ada Apa Dengan Gaming
[AADG x A11yID] Pengaturan aksesibilitias bukan cuma untuk orang difabel loh! - AADG Eps. 424

Ada Apa Dengan Gaming

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 69:49


Kamu mungkin pernah penasaran soal gimana caranya dan pengaturan aksesibilitas bekerja di sebuah game dan gimana caranya beberapa game-game bisa menang penghargaan di kategori Innovation in Accessibility di The Game Awards?Episode ini kita dan temen-temen A11yID bakal ngobrol bareng bahas semuanya tentang aksesibilitas dalam video game dan bagaimana pengaturan berikut bisa membuat banyak orang bisa menikmati bermain game?Timestamps:00:00 - Pembukaan & Intro Tamu dari A11yID/Suarise 03:00 - Apa Itu Accessibility Gaming? Kenalan Dulu 06:00 - FC26 & Accessibility Features di Game Sport 09:00 - Nostalgia: Just Dance, DDR, & Gaming Bareng Teman 12:00 - Subtitle: Fitur Accessibility yang Semua Orang Pakai 15:00 - Text-to-Speech, Vibration, & Audio Cues di Fortnite 18:00 - Motion Sickness & High Contrast Mode di FC26 21:00 - PSVR & Motion Sickness: Cerita Pribadi 24:00 - Warna di Game: Kenapa Perubahan Itu Penting 27:00 - Kompleksitas Fitur Accessibility di Game 30:00 - Audio Cues di Racing Game: Belokan Kiri vs Kanan 33:00 - Visual Cues: Indikator Rem & Lampu Lalu Lintas 36:00 - Difficulty Options: Story Mode & Player Choice 39:00 - Nilai Game Bukan Cuma dari Cerita 42:00 - Game Accessibility Guidelines dari ISA 45:00 - Steam Accessibility Tags: Cara Cari Game 48:00 - AADG: Event Fokus di Game yang Inclusive 51:00 - Having Fun Bareng: Mabar Tanpa Pretensi 54:00 - Developer & Modding Community untuk Accessibility 57:00 - Event: FGD + Talk Show 13 Juni & Puncak 20 Juni 60:00 - KAI Esport Center: Lokasi & Grand Opening 63:00 - Challenge Activities & Awareness untuk Developer Lokal 66:00 - Penutup & Reminder Event 20 JuniWebsite dan Sosial Media A11yID dan Suarisehttps://suarise.com/ | https://suarise.com/a11yid/ | https://x.com/suariseid | https://www.instagram.com/suariseid

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 11 Juni 2026 - Bersyukur atas segala hal baik kecil maupun besar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juni 2026Bacaan: "..... janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana....." (Roma 12:16)Renungan: Ketika kita bercita-cita menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama, kita harus banyak menulis. Kedua, kita harus banyak membaca. Ya, penulis harus banyak membaca, seperti juga musisi harus banyak mendengarkan musik, sineas harus banyak menonton film, barista harus suka minum kopi, dst. Pertanyaannya, buku apa yang harus dibaca agar kita bisa menjadi penulis yang baik? Seorang penulis memberi nasihat cukup unik, la menyarankan membaca dua jenis buku: buku yang benar-benar bagus dan buku yang benar-benar jelek. Membaca buku yang sangat bagus tentu agar kita terinspirasi dan bisa membuat tulisan yang makin berkualitas. Bagaimana dengan membaca buku yang sangat jelek? Menurut penulis itu, buku yang sangat jelek juga bisa membuat kita termotivasi. "Jika tulisan sejelek itu saja ada yang mau menerbitkan, tulisan kita pasti bisa diterbitkan juga." Ada benarnya juga. Nyatanya, kita sering kali takut, bahkan putus asa karena yang kita lihat saat baru memulai sesuatu hanyalah orang-orang yang sudah ada di level sangat tinggi. Kita berhenti menulis karena tidak bisa menulis sebaik peraih Nobel Sastra. Kita berhenti menjadi musisi karena minder melihat keahlian para musisi kelas nasional bahkan internasional. Kita putus asa karena usaha yang kita rintis tidak kunjung sebesar perusahaan top. Maka, ada kalanya kita perlu juga melihat kepada hal-hal yang lebih "membumi". Bukan berarti menurunkan standar atau tak punya cita-cita tinggi. Kadang kita memang harus melihat ke atas, tapi penting juga untuk bisa melihat ke samping atau ke bawah. Keseimbangan seperti ini perlu supaya kita tidak jatuh menjadi hidup sekadar mengejar ambisi yang tak pernah habis-habisnya. Melihat ke hal-hal yang di bawah atau di sekitar, juga membuat kita bisa lebih bersyukur daripada hanya mengeluh karena kondisi kita tidak seperti orang lain. Kepada jemaat di Roma, Paulus dua kali mengingatkan mereka untuk tidak hanya memikirkan hal-hal yang tinggi (Rm. 12:3, 16), tapi mengarahkan pikiran ke hal sederhana agar tetap rendah hati. Tak ada yang salah dengan memiliki cita-cita besar, tapi jangan sampai kita lalu menjadi tak menghargai hal-hal kecil dan sederhana, karena itupun adalah berkat Tuhan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas hal-hal besar dan kecil dalam hidupku karena semua itu adalah berkat-Mu yang Kau berikan untukku. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Politik Lucky Number Prabowo

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 10:13


Prabowo Subianto punya kebiasaan yang tak bisa diabaikan: ia kerap menyebut angka-angka spesifik dalam pidatonya. Terbaru, ia meresmikan 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Nganjuk dan menyinggung angka 8 (dari 1+0+6+1) — simbol kesinambungan (continuity). “Delapan itu garisnya tidak pernah putus,” ujarnya. Bukan kebetulan: Prabowo adalah Presiden RI ke-8, dan angka 8 sudah menjadi jangkarnya sejak bergabung di Sandi 81. Lalu, apa makna di balik kepemimpinan yang percaya angka keberuntungan?

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 12 Mei 2026 –  Yoh 16:5-11 : Pergi-Nya Yesus, bukan kehilangan

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later May 11, 2026


Pembawa Renungan: RD. Dwi Joko SurabayaYoh 16:5-11

bukan yesus fresh juice
Daily Fresh Juice
Fresh Juice 28 April 2026 – Yoh. 10:22-30 : Domba Yesus atau Bukan

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Apr 27, 2026


Pembawa Renungan: Sandy Kusuma TangerangYoh. 10:22-30.