Commune in Mureș, Romania
POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi, Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Keluaran 17: 3-7; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Roma 5: 1-2.5-8; Yohanes 5-42.KASIH YANG TIDAKBERTEPI DAN TOTAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kasih Yang TidakBertepi Dan Total. Seorang pemuda benar-benar berjuang supaya gadis pilihannyaitu menerima dirinya, dan akhirnya mereka dapat menikah. Keluarga si gadisbelum semuanya yakin dengan perjuangan pemuda itu. Di mata mereka, ia memangbersikap baik, dan jujur. Tetapi semua itu masih sebagai anggapan dan asumsi.Belum ada bukti nyata kesungguhan cintanya. Sikap keluarga menjadi tantanganbagi pemuda itu. Lalu saat pernikahan itu datang. Tidak ada halangan dalamsemua proses dan acara pernikahan itu sendiri. Semua pihak yang terlibatmerasakan suka cita dan kepuasannya. Di dalam sebuah pertemuan, keluarga keduabelah pihak berkesempatan memberikan pesan-pesan kepada pasangan yang baru sajamenikah. Dari semua masukan yang diterima, pemuda itu kemudian menyatakan isihatinya. Ia berkata begini: "Imanku kepada Tuhan Yesus menuntut aku untukmencintai dengan benar. Cintaku yang benar kepada istriku ini, akan akubuktikan dalam hidup bersama dengannya mulai dari saat pernikahan kami." Pembuktian cinta kasih hanya dengan satu cara, yaituperbuatan. Lelaki itu ingin buktikan dengan hidup bersama istrinya dalam segalasituasi hidup keluarga. Di dalam pekerjaan, pelayanan dan pengorbanan ia ingintunjukkan bahwa istrinya merasa dicintai. Yesus adalah teladan utamanya. Kitasemua pengikut Kristus juga seperti dirinya, yang menjadikan Yesus teladanutama kita. Tuhan Yesus Kristus, seperti yang disampaikan bacaan kedua padahari ini, sudah membuktikan kasih-Nya bagi kita dengan pengorbanan diri-Nyasampai mati. Cinta kasih Yesus Kristus itu dinyatakan kepada semuaorang sampai menghilangkan batas-batas ras, suku, budaya, dan bangsa. Cintakasih-Nya itu tidak mengenal siapa yang beriman dan yang tidak. Mereka yangsudah lama dibaptis dan mereka yang baru kemarin dibaptis berhak mendapatkankasih Tuhan tersebut. Kasih-Nya itu pada dasarnya tidak bertepi. Kelompokmanusia dan budaya yang tidak beriman seperti orang Samaria dan khususnyawanita yang berjumpa dengan Yesus adalah contohnya. Kasih kepada semua atau kasih yang tidak bertepi adalahkasih yang total. Tuhan menyembuhkan yang sakit dan luka. Tuhan melengkapi danmemenuhi yang kurang. Tuhan mengembalikan yang hilang dan tersesat. Tuhanmerangkul mereka yang belum tercakup dan tercerai-berai. Tuhan menjadi solusiatas semua bentuk persoalan hidup, sekalipun itu amat tidak mungkin teratasimenurut perhitungan dan kemampuan manusia. Tuhan mengisi air kehidupan ke dalamjiwa wanita Samaria dan jiwa semua orang lain di mana pun yang sedang kosongdan putus asa. Kita beruntung menerima kasih Tuhan yang total. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, penuhilah diri kami dengan kasih danberkat karunia-Mu sehingga kami dapat menyiapkan diri dengan segenap hati untukperayaan Paskah tahun ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...
On this week's delicious deep dive, Tarik and Ann start at Agency's theatrical Filipino pop-up Sinta, which has become a permanent part of the James Beard-nominated bar's offerings at 817 N. Marshall St. Chefs Zach and Katrina Panoski are serving up a creative collection of small plates and snacks ranging from "celestial" eggplant dip to crab lumpia topped with Pop Rocks.Then, Ann shares her guide to finding exceptional seafood in the city, plus a scoop on the upcoming Freshwater Food and Wine Festival. She also gives us a peek at her recent interviews with two of Milwaukee's top chefs: Dan Jacobs, who discussed the high-stakes "randomizer" wheel on Food Network's Tournament of Champions; and Adam Pawlak, who shared his philosophy on culinary consistency and his new 15-pound wiener dog, Alfredo.
Mientras la industria invierte miles de millones en tecnología, el humilde cinturón de seguridad sigue siendo el campeón indiscutible en salvar vidas. Pero esta cinta de tela, esconde más ciencia de la que imaginas, escúchalo aquí...¡Gracias por escucharme y compartir!@ptorresmx#ptorresmx #brandmktg #storytelling #belt #Tech
En este nuevo episodio de Tras las Líneas, GAFE423 y Plasty abordan un tema que ha generado gran preocupación y debate dentro y fuera de las fuerzas armadas: las carencias que enfrentan muchos elementos del Ejército y de la Guardia Nacional en el cumplimiento de su deber.Todo parte de un video que circula en redes sociales, donde se observa a un elemento de la Guardia Nacional herido siendo atendido por sus propios compañeros con métodos improvisados, evidenciando la falta de equipo médico, capacitación táctica en primeros auxilios y recursos básicos para enfrentar este tipo de situaciones en operaciones reales.A partir de este caso, se abre una conversación más profunda sobre las deficiencias estructurales dentro de las instituciones, desde la falta de equipamiento adecuado y armamento moderno, hasta los bajos sueldos y las condiciones en las que muchos soldados arriesgan la vida todos los días.¿Es realmente falta de presupuesto o existe un problema mayor relacionado con la corrupción y la mala administración de recursos?¿Qué tan preparadas están las fuerzas en el terreno para enfrentar situaciones críticas?#TrasLasLíneas #GAFE423 #EjércitoMexicano #GuardiaNacional #FuerzasArmadas #México #Seguridad #OperacionesMilitares #AnálisisMilitar #ZonaDeGuerra #Defensa #RealidadMilitar #Militares #FuerzasEspeciales #NoticiasMéxico #Narco #Conflicto #Análisis #jalisco
Bismillah,Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Soal Cinta(It's not just about resisting hunger, it's about love)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video pendek diambil dari Kajian Serial Ramadhan :“Buktikan Cintamu”
Bismillah,265. RASA CINTA YANG MELAHIRKAN CINTA | KAJIAN WANITA | Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
Esta semana venimos cargados de crisis. Arrancamos con la crisis de la dictadura militar de Brasil, donde un padre de familia trata de reunirse con su hijo a pesar de que descubre que su cabeza puede tener un precio. Hablamos de el Agente secreto que nos lleva a hablar de 4 nominaciones a los Oscar Donde también está nominada la pequeña Amelie, en este caso en la categoría de animación, una cinta pequeña, de una niña de solo tres años con una crisis existencial que nos narra el mundo desde su punto de vista. La tenemos en los cines De esa crisis nos vamos a una matrimonial en “Sin conexión” donde Bradley Coooper nos muestra la ruptura de una pareja con dos niños y un perro que deben aprender a vivir en un mundo donde su amor ha terminado pero no saben como canalizarlo en una nueva relación. También los cines Terminamos en Movistar+ donde un pequeño ratón cree que todo su mundo es un decorado. Cinta de animación de Alberto Vázquez que busca repetir premio Goya tras Unicorn Wars Todo ello, como siempre, sin spoilers. Únete a nuestro grupo de Telegram: https://t.me/PodcastEnSerio Y estamos en Twitter: https://twitter.com/PodcastEnSerio ⌨️Correo: ivodelgadorivero@gmail.com Instagram: https://www.instagram.com/criticoenserio/?hl=en-gb
Peliescuchando: con El Pibe (Creyente de el poder de la patada de Norris)
DALE PLAY Y DINOS QUE OPINAS.
Siska Saras kembali hadir di Meet Nite Live! Kali ini, Siska membahas single terbarunya yang berjudul Katanya Cinta. Jangan lewatkan momen spesial ini, hanya di Meet Nite Live!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …
Pembawa Renungan : Feice Novi JakartaHARI RABU ABU Mat. 6:1-6,16-18
‘Arco', la película francesa de animación que combina ciencia ficción y conciencia ecológica, se ha convertido en una de las grandes sorpresas de 2026 tras conquistar al público en el Festival de Cannes y perfilarse como favorita en la carrera al Óscar. Su director, Ugo Bienvenu, explicó cómo fue el proceso de construcción de la historia y el trabajo cromático que define la identidad visual del filme.
Cinta Romantis, Cinta Realistis (Robert & Alice Fryling)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr Ludgardis MCFSM, Sr Vinsensia MCFSM dan Sr Aurelia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Sirakh 15: 15-20; Mazmur tg 119: 1-2.4-5.17-18.33-34; 1 Korintus 2: 6-10; Matius 5: 17-37.MENERIMA YANGMUNGKIN DARI MISTERI ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Menerima Yang Mungkindari Misteri Allah. Sepasang orang muda baru sebulan ini berpacaran. Memangbanyak kesamaan di antara mereka yang membuat hubungan ini penuh dengan sukacita. Namun banyak juga perbedaan yang sering memicu perdebatan, prasangka,pikiran negatif dan saling marah. Mereka harus belajar untuk menerima semua inisebagai dinamika di dalam menjalin cinta sebagai pribadi-pribadi yang unik satusama lain. Mereka berdua sempat menghadiri acara pernikahan seorangteman mereka. Di dalam Misa pernikahan, Pastor yang berkotbah mengatakan, imanyang ditaburkan dan ditanam oleh Yesus ke dalam diri para pengikut-Nya ialahsesuatu yang mengalahkan semua bentuk logika yang ada. Iman bukan seperti ilmupengetahuan dan teknologi, yang selalu berusaha memberikan bukti untuk dilihat,dijumpai, dipakai dan diubah. Semua itu ada batasnya dan ada waktunya. Tetapi iman sesungguhnya mengajarkan kita tentang tidakmungkin. Semua kebaikan dan kebenaran dari Tuhan adalah mungkin bagi Dia.Tetapi bagi manusia adalah tidak mungkin. Kedua pasangan yang sedang dalamsuasana nikah, demikian juga pasangan yang sedang berpacaran, harus menyadaribahwa masing-masing pribadi unik, berbeda latar belakang dan keadaan, merupakansesuatu yang tidak mungkin. Cinta sejati adalah cinta tidak mungkin. Banyak nasihat, petunjuk dan perintah Tuhan, yang baginalar, logika dan perasaan kita sebagai manusia, sangat jelas tidak mungkin.Misalnya kita diminta untuk mengampuni tanpa batas, memasuki pintu yang sempituntuk bisa selamat, menggarami seluruh dunia, memberikan pipi kiri ditamparsetelah kanannya, mengasihi dan mendoakan musuh, meninggalkan segala-galanya didunia ini untuk mengikuti Kristus. Semua menjadi bagian dari iman kita. Alasan utama Tuhan menetapkan karakter iman kita sebagaisesuatu yang tidak mungkin, ialah supaya harapan kita tidak berhenti dan kitaselalu tertantang untuk mencapainya. Semangat iman kita ialah mencapai danmenjadi seperti Kristus. Yesus meminta kita untuk berbuat lebih jauh daristandar dunia ini, supaya kita mencapai standar-Nya. Intinya, Ia meminta supayaiman dan hidup agama kita harus melebihi para ahli Taurat dan kaum Farisi, yangmerupakan pemegang kunci hidup beragama dan pengajaran iman. Jadi, yang tidak mungkin itu adalah hikmat Allah, yangmeskipun tersembunyi dan selalu tidak kita pahami, kita tetap menerima danmenaatinya. Itu adalah cara kita menjawab panggilan-Nya dan jalan yang kitapilih untuk mencapai kesempurnaan. Kita selalu dinasihatkan oleh kitab suciuntuk memilih jalan ini, dan bukan jalan atau cara hidup yang lain. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa, semogadengan perayaan hari Minggu ini, kami tetapi setia dalam jalan panggilan kamidan menjadi saksi Kristus yang sesungguhnya di tengah dunia ini. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 8: 23b - 9: 3; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; 1 Korintus 1: 10-13.17; Matius 4: 12-17.PERSEKUTUANDIBANGUN DARI KAPERNAUM Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-3 ini ialah:Persekutuan Dibangun Dari Kapernaum. Pada zaman pelayanan publiknya, YesusKristus menjadikan Kapernaum sebagai kota-Nya. Semua kegiatan pengajaran,mujisat-mujisat, pemilihan para murid dimulai dan berkembang di sana. Tempatini aman buat Yesus untuk bekerja maksimal. Ia menyingkir ke sini setelahYohanes Pembaptis ditangkap, dan itu berarti ia meninggalkan tempat sebelumnyayang penuh dengan tekanan dan ancaman. Biasanya itu datang dari para penguasa. Kapernaum adalah kota idaman. Menurut kitab Yesaya dalambacaan pertama dan Injil Matius pada hari ini, kota itu terletak di seberangSungai Yordan. Semua yang didapatkan dan dibuat di seberang Yordan adalahistimewa, dan hal ini sudah terjadi sejak zaman dahulu ketika bangsa Israelsudah melewati Yordan. Di seberang Yordan adalah tanda sebuah kehidupan baru.Di dalam kehidupan baru itu, Yesus Kristus melakukan tugas-Nya untuk membangunpersekutuan. Kekuasaan yang dipakai untuk mempersatukan orang-oranguntuk bersama Dia dan di dalam Kerajaan Allah ialah dari Bapa yangmengutus-Nya. Sabda dan tindakan Yesus bertujuan untuk membangun persekutuansejati orang-orang yang Ia panggil dan pilih sebagai bagian dari KerajaanAllah. Ia memulai menanamkan benih persekutuan itu dari panggilan para muridyang pertama. Pada waktunya mereka dijadikan kedua belas rasul yang menjadipilar-pilar Gereja. Bersama dengan Bunda Maria, saat Pentakosta, merekamewujudkan terbentuknya Gereja sebagai tanda persekutuan sejati di dalam dunia. Cinta kasih adalah ajaran utama Yesus Kristus dan menjadihukum Tuhan yang paling utama. Cinta mempersatukan dan bukan mencari perbedaanatau bahkan memecah belah. Meskipun perbedaan-perbedaan itu adalah kodrat dasarkehidupan di dalam dunia ini, tetapi cinta kasih selalu bekerja untukmenjadikan perbedaan-perbedaan yang ada mendapatkan jalan untuk membangunpersatuan. Dari Kapernaum Tuhan Yesus merintis persekutuan itu dengan potensiperbedaan di antara para rasul yang sangat mencolok. Tetapi mereka mendapatkanTuhan dan Guru mereka sebagai Cinta yang menyatukan. Di dalam bacaan kedua hari ini Santo Paulus merenungkantentang semangat persatuan yang diwariskan dari Yesus Kristus. Komunitas umatAllah yang dibangun oleh Paulus dan rekan-rekannya diharapkan tetap setiakepada Yesus Kristus yang menjadikan cinta di atas segala perbedaan. Kepadamereka Paulus menasihatkan supaya mereka hidup seia sekata, dan jangan adaperpecahan di antara mereka. Peringatan ini menjadi sangat kuat, mengingatpengalaman Paulus sendiri bersama Petrus dan para rasul lainnya. Kita semuamemang memiliki aneka perbedaan, namun di dalam satu Tuhan Yesus, kita bersatu. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogaibadat hari Minggu ini menguatkanpersekutuan di antara kami dan jadikanlah kami saksi-saksiMu dalam membangundan mempertahankan persekutuan di antara kami umat-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
MetroTV, Saksikan #MeetNiteLive "HATI HATI LOVE SCAMMING" Selasa, 20 Januari 2026 pukul 22.30 WIB hanya di #MetroTV.
momen di mana cinta justru terlihat saat kita berani melepaskan.
Bismillah,1952. JAGA TAUHID ORANG TUA = BENTUK CINTA KITARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Al-Hajj: 1-2Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ1. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٌ2. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.(QS. Al-Hajj: 1-2)
Jim yang awalnya berniat untuk liburan di kampung halaman temannya, ternyata malah menjadi saksi adik temannya yang terkena pelet cinta. Tapi anehnya, Jim justru ikut diteror oleh sosok kiriman pelet cinta tersebut.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
In dieser Folge sprechen Franzi und Cinta über ein Thema, das die Hundewelt spaltet: Kekse im Training. Warum reagieren manche Menschen so extrem auf Leckerli – und was steckt wirklich hinter Sätzen wie „Das ist Bestechung“ oder „Der macht das nur für Futter“?Du erfährst, warum viele Hunde draußen in hoher Erregung kein Futter annehmen (und warum das oft kein „Sturheit“-Problem ist), wie man Fressen unter Stress sauber aufbaut, warum Spiel dabei ein echter Gamechanger sein kann und wie du Kekse später nicht einfach streichst, sondern den Auszahlungszeitpunkt clever veränderst.Außerdem: Social-Media-Kommentarkultur, Keks-Polizei, Gewichtsthema – und warum du dich nicht von „LaliLu93“ verunsichern lassen solltest.Takeaway: Kekse sind nicht dein Feind – sie sind ein Werkzeug. Und du entscheidest, wie du es nutzt.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 Desember 2025Bacaan: "Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari. " (Pengkhotbah 9:9)Renungan: Tragedi gempa bumi yang terjadi pada tanggal 12 Mei 2008, yang mengguncang Wenchuan, Tiongkok menyisakan satu kisah mengharukan. Wu Jiafang, seorang pegawai restoran menemukan jenazah istrinya, Shi Huaqing di belakang reruntuhan restoran di mana dia bekerja. Tentu saja ini membuat air matanya tak terbendung lagi. Namun, dia tetap sabar menunggu bantuan datang untuk membawa pulang jenazah istrinya. Ternyata, setelah lama menunggu, bantuan tidak kunjung tiba. Wu Jiafang pun menggunakan tali kain merah untuk mengikatkan istrinya ke punggungnya. Lalu, dia naik sepeda motor dan dengan perlahan membawa mayat istrinya ke rumah yang berjarak empat kilometer. "Saat itu saya tidak berani menangis lagi karena takut mata kabur nanti terjadi kecelakaan, sehingga dia akan menderita lagi," katanya. Adegan ini mengharukan banyak orang dan dia disebut sebagai "suami yang paling berperasaan dalam gempa". Sesampainya di rumah, Wu Jiafang langsung menguburkan istrinya di samping rumahnya. Dia kemudian membuat tenda menemani istrinya yang sudah meninggal. Selama 100 hari masa berkabung itu dia hanya makan satu kali sehari. "Shi Huaqing tidak pernah meninggalkan saya ketika saya sedang menderita. Saya merasa berhutang budi kepadanya," katanya. Ternyata apa yang dilakukan Wu Jiafang ini menjadi buah bibir masyarakat dan sudah pasti sampai ke telinga banyak orang. Bukan hanya itu, cerita itu menyentuh hati perempuan-perempuan. Tidak berapa lama kemudian, 16 perempuan menulis surat kepadanya dan menyatakan diri ingin menjadi pendamping hidupnya. Tanggal 16 Oktober 2008, seorang wanita di Shenzhen yang bernama Liu Rurong juga meneleponnya. Dalam dua minggu mereka berkomunikasi jarak jauh setiap hari. Tanggal 9 November 2008, mereka bertemu dan merasa cocok. Sekalipun bukan perkara mudah bagi Wu Jiafang, tetapi kemudian dia memutuskan untuk menerima Liu Rurong untuk menjadi pendamping hidupnya. Dia berkata, "Dia jatuh cinta sama saya karena tersentuh akan kasih sayang saya terhadap istri saya terdahulu, dan juga karena dia menaruh belas kasih ke saya sebagai korban gempa. Saya tidak memiliki apa-apa, namun dia mau menikah dengan saya tanpa syarat. Karena itulah saya mencintainya." Hal senada dikatakan oleh Liu Rurong, "Dia adalah seorang petani biasa, pria yang ramah, kesederhanaannya menyentuh saya." Ketulusan cinta seseorang kepada pasangannya tidak diukur dari seberapa banyak harta yang bisa dia berikan, tetapi dari seberapa keras usaha untuk melindungi, merawat, mendampingi, dan memerhatikan pasangannya. Akan sangat mudah untuk memerhatikan pasangan ketika sehat dan banyak harta, tetapi tidak mudah ketika pasangan dalam keadaan menderita. Mari kita tanamkan dalam diri kita cinta yang tulus sehingga apa pun keadaan pasangan kita, kita tetap menunjukkan cinta itu dalam tindakan nyata. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang sanggup mengasihi pasanganku dengan tulus dan terwujud di dalam tindakan nyata. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 15 Desember 2025Bacaan: "Hai istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan. Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." (Efesus 5:22, 25)Renungan: Ada sebuah kisah nyata yang terjadi di India. Seorang pria terjangkit penyakit polio saat kecil, sehingga ia tidak bisa berjalan. Sepanjang masa hidupnya, ia hanya duduk di atas kursi roda. Namun ia tidak pernah merasa berbeda dari orang-orang yang lain. la selalu mempertahankan sikap hidup yang positif karena arahan dari ibunya. Dia bahkan mendapat pekerjaan di sebuah bank dengan posisi yang bagus. Suatu ketika saudara laki-lakinya mendaftarkannya di kolom mencari jodoh untuk penyandang disabilitas: Seorang pria berusia 37 tahun dengan pekerjaan di sebuah bank mencari pasangan hidup. Kasta tidak menjadi masalah. Merespons iklannya, datanglah seorang wanita bersama keluarganya. Pada pertemuan pertama mereka, wanita itu menyatakan bahwa dia ingin menikah dengan pria itu. Tangan wanita itu cacat dan dia selalu menutupinya dengan selendang atau 'dupatta'. Dia tidak pernah membiarkan tangannya terlihat di foto mana pun. Mereka pindah ke rumah mereka sendiri setelah mereka memiliki seorang anak. Pria itu berkata, "Jika kami harus berlari di belakang putri kami atau saya perlu meraih sesuatu di rak, dia adalah penyelamat saya dan jika dia membutuhkan bantuan dengan surat-suratnya, tugas bank atau memotong sayuran, saya yang akan ambil alih. Perlahan-lahan, kami bersama-sama membangun hidup kami yang sederhana dan indah." Suatu ketika mereka melakukan perjalanan ke luar negeri yang pertama kali, yaitu ke Swiss. "Istriku sangat ketakutan saat pesawat lepas landas dan mendarat sehingga dia mencengkeram lenganku erat-erat sepanjang waktu. Saya menikmati saat-saat ini setiap menitnya! Jadi kunci dasar dari sebuah pernikahan yang berbahagia adalah: kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. Dan kami sudah menjalaninya selama 29 tahun dengan menjadi bagian yang saling melengkapi satu terhadap yang lain. Jadi kalian harus mempercayai kata-kata saya ini!" Kunci rumah tangga yang berbahagia menurut pasangan ini adalah: kepercayaan, cinta dan rasa hormat! Percaya kepada pasangan kita, bahwa dia mengasihi kita dengan tulus dan tidak hanya berlaku manis di depan kita saja. Sang istri percaya bahwa suaminya adalah tempat perlindungan yang aman. Sang suami siap berkorban demi istri dan anak-anaknya. Kasihilah pasangan kita bagaikan kita mengasihi diri kita sendiri dan hormatilah pasangan kita dengan tidak merendahkan kekurangannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah keluargaku. Hadirlah di tengah-tengah keluargaku sehingga kami saling mengasihi satu dengan yang lain. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Desember 2025Bacaan: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2) Renungan: Satu kali, Ibu Teresa pernah menulis begini, "Kalau kamu belum bisa memberi makan 100 orang, berilah makan satu orang saja dulu." la juga menulis, "Tidak semua kita bisa melakukan hal-hal besar. Tapi semua kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar." Dari pikirannya yang belajar membatasi hidup dengan cara yang sangat sederhana, ia telah menemukan banyak hikmat untuk disampaikan tentang bagaimana kita melayani sesama. la membantu kemanusiaan untuk melihat apa yang tidak bisa dilihat orang lain, bahwa kebesaran itu adalah jalan yang menurun, bukan naik. la juga mengajari kita orang modern bahwa milik kita saat ini belum tentu mewakili perkenanan Tuhan, tapi kita mendapatkan kewajiban memikul kesusahan sesama. Setiap kali bencana terjadi, terutama bencana alam, kita menarik napas panjang dan menghembuskan dengan cepat sebagai tanda, "Kenapa yang seperti itu terjadi lagi?" Kita tidak suka mendengar kabar buruk tentang kesusahan orang lain. Tahu apa sebabnya? Karena kesusahan yang kita dengar, langsung mewajibkan kita untuk menanggung sedikit atau banyak dari kesusahan itu. Tanpa kita sadari, semua kejadian itu memanggil kita untuk bertindak. Jika kita mengabaikan panggilan itu maka secara alamiah hati kita menimbun sejumlah rasa bersalah. Suatu kali nanti rasa bersalah itulah yang akan turut menentukan seberapa kuat kita bisa berdiri di hadapan Tuhan. Bencana alam adalah cara Tuhan menyadarkan kita bahwa kita adalah sesama manusia, kita sepenanggungan, kita harus mengatasinya bersama. Hari ini kita membantu, mungkin besok kitalah yang dibantu. Firman-Nya tegas berbicara, "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." Mari kita memenuhi hukum Kristus dengan saling tolong menolong. Jangan pandang bulu dalam menolong. Tolonglah dengan tulus hati. Jangan ada pamrih dalam menolong. Semua bagi kemuliaan nama Tuhan saja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, taruhlah roh belas kasih-Mu dalam hatiku, sehingga aku selalu tergerak untuk menolong orang lain yang sedang mengalami kesusahan. Amin. (Dod).
Hai Tetangga Kesayangan! Di episode kali ini, Maya Septha hadir dengan cerita yang hangat dan jujur tentang dua aspek penting dalam hidupnya yaitu perjalanan membangun pernikahan, dan perjalanan spiritual yang menuntunnya sampai merasa benar-benar menjadi anak Tuhan.Dalam obrolan ini, Maya berbagi bagaimana proses memahami pasangan, belajar komunikasi, dan merawat hubungan yang sehat itu nggak selalu mudah tapi selalu bermakna.Di sisi lain, ia juga bercerita tentang momen-momen kecil dalam hidupnya yang justru membawa dia semakin dekat dengan Tuhan dan membentuk keyakinan yang ia pegang sampai sekarang.Sebuah percakapan penuh refleksi tentang cinta, keluarga, dan imanyang mungkin kamu butuhkan hari ini.Jangan lewatkan kisah inspiratif yang dijamin akan menyentuh hati dan membuka mata kita tentang arti mengabdi tanpa pamrih.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 28 November 2025Bacaan: "Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." (Matius 25:40)Renungan Ada banyak di antara kita yang mungkin berpikir bahwa Columbus memiliki segalanya, tetapi sebenarnya ia tidak memiliki apa-apa. Ia bahkan harus meminta roti untuk anaknya yang lapar dan ia mati dalam kekurangan. Namun ia memberikan kepada dunia sesuatu yang lebih berharga daripada emas yaitu sebuah benua baru yang ditemukannya, Amerika! Banyak orang tidak memiliki apa-apa dan mereka bukanlah orang-orang penting atau orang yang terkenal karena penghasilan dan kekayaan mereka. Namun mereka belajar melakukan dan memberikan sesuatu yang berguna, yang hasilnya bisa dinikmati banyak orang. Ketidakmampuan dan keadaan ekonomi yang lemah janganlah menjadi alasan untuk tidak berbuat apa-apa dan tidak memberi. Yesus sendiri datang ke dunia tidak mempunyai barang berharga. Ia bahkan lahir di kandang binatang. Namun Ia telah memberikan diri-Nya untuk menyelamatkan dunia ini dari dosa. Apakah saat ini keadaan ekonomi kita seperti Columbus atau jauh lebih baik darinya? Apapun keadaan ekonomi kita, kita harus belajar untuk bisa memberi dan mengerjakan sesuatu yang berarti bagi orang lain. Ingat, memberi bukan hanya kewajiban orang kaya atau mereka yang mempunyai karunia memberi, tetapi semua orang percaya harus belajar memberi. Memberi waktu untuk orang-orang yang kita kasihi, memberi senyuman untuk orang-orang yang kita temui, memberi pengampunan untuk orang-orang yang menyakiti kita, memberi makanan untuk mereka yang kelaparan dan memberi hati kita untuk Tuhan. Tidak ada alasan untuk tidak bisa memberi, karena Tuhan sudah mengaruniakan tubuh kita dengan kemampuannya untuk memberkati sesama kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk segala sesuatu yang telah Kau berikan dalam hidupku. Hidupku selama ini semata-mata ada karena belas kasih dan cinta-Mu saja, maka ajarilah aku untuk mau berbagi cinta dan kepedulian terhadap orang lain yang berkekurangan. Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang penuh belas kasih terhadap mereka yang menderita. Amin. (Dod).
Di episode kali ini, Erik Lautrup-Nielsen seorang Chef dari Denmark akan berbagi cerita soal ketertarikannya yang besar soal Tempe. Beliau menjadi produsen tempe di Denmark sejak 2020, dan masih terus belajar dan melakukan campaign untuk memperkenalkan tempe lebih luas lagi di Eropa, khususnya di Denmark. Beliau juga baru saja melakukan R&D Trip ke Indonesia untuk belajar dan mengulik tempe lebih dalam lagi. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Erik Lautrup-Nielsen https://www.instagram.com/eriklautrupnielsen/Taempeh https://www.instagram.com/taempeh/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #ErikLautrupNielsen #Tempe #IndonesianFood
Pembawa Renungan : RP Siprianus Smakur Tukan, SSCC Paroki Santo Stefanus Dirung Lingkin Tanah Siang Selatan – Palangka Raya Yoh. 2:13-22
Pembawa Renungan : Linda WahjudiDenpasar Bali Luk. 15:1-10.
Through Kara's story, children are invited to discover the magic and meaning of batik in a fun,safe and inspiring way. - Melalui karakter Kara, anak-anak diajak mengenal keindahan batik dengan cara yang aman dan menyenangkan.
The Purrgil Pod: Calibrate Your Enthusiasm (and Your Cough Medicine)Welcome back to The Purrgil Pod, where hosts Jessica and Hunter are battling colds and exhaustion to recap a very tension-filled episode!It was a festive evening indeed, where the ISB looked fantastic in their dress whites (don't get us started on Krennic and his little sash—oh, hot!). We debate why Mon Mothma's amazing, ribbon-covered outfits and great collar pieces aren't already available on Etsy!The tension is building as the Coruscant party and the Gorman heist go down simultaneously. While Cassian worries about protecting Gorman, Luthan is looking at the bigger picture, stating that if the effort "goes up in flames, it will burn very brightly". You definitely won't be laughing when we cover the heartbreaking tragedy involving Vel and Cinta, or when Bix decides she's had enough and delivers fiery closure to Gorst.Also, learn why you must "Calibrate your enthusiasm" when dealing with the ISB! And please, somebody tell us: Do we really need more Porgs in the next Mandalorian movie?This episode has everything—even Hunter forgetting the name of Coruscant. And not even one joke about this being our 69th episode. We are so grown up! Tune in!
Pdt. Ellya Makarawung
Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia', sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus-----------------------------Dwiki Dharmawan bercerita tentang 40 tahun perjalanannya di industri musik Indonesia. Selain itu, beliau juga membahas nilai-nilai filosofis yang bisa kita petik dari jazz serta peran musik dalam diplomasi.#Endgame #GitaWirjawan #DwikiDharmawan ---------------Episode lainnya yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/MvwN7lWib-Ihttps://youtu.be/TPwUGxkuY_shttps://youtu.be/utiTCJVuEnE---------------Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kamihttps://endgame.id/---------------Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini:https://sgpp.me/contactus---------------
Hai Tetangga Kesayangan! Di episode kali ini, kita ngobrol bareng sutradara legendaris Riri Riza, yang membagikan cerita seru di balik film Rangga & Cinta.Dari proses kreatif, cerita Rangga & Cinta, sampai momen-momen tak terlupakan di balik layar semua diungkap di sini!Selain itu, Riri Riza akan sharing perjalanan hidupnya menjadi Sutradara.Buat yang sedang belajar menjadi Sutradara, yuk tonton podcast bareng Riri Riza.Kalau kamu pecinta film, atau tumbuh bareng kisah Rangga & Cinta, wajib banget nonton episode ini sampai habis!
Extinguido en Huelva el incendio del Paseo Marítimo que sobre las 5:30 de la madrugada despertaba a los vecinos de la capital onubense por un intenso olor a humo. El fuego, del que se desconocen las causas, ha afectado a vegetación y marisma de la zonaLa finalización de la Presa de Alcolea será hoy uno de los temas centrales del Pleno del Ayuntamiento de Huelva. El Equipo de Gobierno reclamará que se retomen las obras para finalizar la Presa de Alcolea o en su defecto permita a la Junta de Andalucía a terminarlaTras 19 días en el centro de Huelva, la Virgen de la Cinta vuelve a su santuario este viernes con una procesión extraordinaria por el Conquero. En nuestro tiempo con la cultural, conocemos Still un espectáculo de danza contemporánea que llega esta tarde al Gran Teatro de Huelva de la mano de la onubense Raquel Madrid Escuchar audio
Podcast Mayhem 26 - Com Vegsvin Cinta Larga - A Religião Asatru no Brasil https://projetomayhem.com.br/ O vídeo desta conversa está disponível em: https://youtu.be/BDqecklT7XI Bate Papo Mayhem é um projeto extra desbloqueado nas Metas do Projeto Mayhem. Todas as 3as, 5as e Sabados as 21h os coordenadores do Projeto Mayhem batem papo com algum convidado sobre Temas escolhidos pelos membros, que participam ao vivo da conversa, podendo fazer perguntas e colocações. Os vídeos ficam disponíveis para os membros e são liberados para o público em geral duas vezes por semana, às segundas e quintas feiras e os áudios são editados na forma de podcast e liberados uma vez por semana. Faça parte do projeto Mayhem: https://www.catarse.me/tdc
This week Superhero Ethics dives deep into the "bury your gays" trope—where LGBTQ+ characters disproportionately meet tragic ends—examining its history, evolution, and modern implications, and whether it can be applied to the death of Cinta in Andor.The conversation begins with the trope's roots in 19th century British law and the Hays Code, which allowed "bad behavior" to be depicted on screen only if characters faced consequences. Tracing this trope from there all the way to the modern day, the episode explores how social media amplified fan outrage and created lasting change in how writers approach queer storylines.The hosts wrestle with whether Cinta's death in Andor constitutes “burying your gays,” given that many characters die in the show's realistic portrayal of rebellion. They examine how the lack of queer representation in the broader Star Wars franchise adds weight to this single relationship, and whether it's fair to hold individual creators responsible for franchise-wide representation gaps. The discussion reveals how intersectionality compounds the problem—Cinta was both the queer character and the character of color in an interracial relationship.The episode highlights positive examples like Schitt's Creek, which promised viewers that queer tragedy would never be part of the story, and The Last of Us, which handled queer character deaths in ways that felt organic to the world rather than punitive. The hosts argue that diverse writers' rooms could help creators navigate these sensitive storytelling choices while still allowing for dramatic character deaths when they serve the narrative.Other Topics Covered:The "fridging" trope and its overlap with "bury your gays"How the AIDS crisis shaped media representation in the 1980s-90sThe role of queer coding and queer baiting in modern mediaWhy horror films have evolved to include more surviving queer charactersThe difference between tragic queer stories and queer tragedy as plot deviceImpact of fan shipping on reactions to character deathsDeath scenes following romantic moments: examining harmful patternsPositive portrayals in Station 19, The Dragon Prince, and Harley Quinn**************************************************************************This episode is a production of Superhero Ethics, a The Ethical Panda Podcast and part of the TruStory FM Entertainment Podcast Network. Check our our website to find out more about this and our sister podcast Star Wars Generations.We want to hear from you! You can keep up with our latest news, and send us feedback, questions, or comments via social media or email.Email: Matthew@TheEthicalPanda.comFacebook: TheEthicalPandaInstagram: TheEthicalPandaPodcastsTwitter: EthicalPanda77Or you can join jump into the Star Wars Generations and Superhero Ethics channels on the TruStory FM Discord.Want to get access to even more content while supporting the podcast? Become a member! For $5 a month, or $55 a year you get access to bonus episodes and bonus content at the end of most episodes. Sign up on the podcast's main page. You can even give membership as a gift!You can also support our podcasts through our sponsors:Purchase a lightsaber from Level Up Sabers run by friend of the podcast Neighborhood Master AlanUse Audible for audiobooks. Sign up for a one year membership or gift one through this link.Purchase any media discussed this week through our sponsored links.
Digital Freekz Albums of the Week Evidence – Unlearning Vol. 2Ghostface Killah – Supreme Clientele 2Fashawn & Marc Spano – Capital Background Music Brous One – Cinta de Ritmos One 2 Three Hip-Hop Digest Album Review Señor Kaos & Illastrate … Continue reading →
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 September 2025Bacaan: "Apapun juga yang kamu perbuat perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23)Renungan Apakah kita pernah terluka karena orang yang mengaku sangat mencintai kita, tetapi diam diam ternyata mencintai orang lain? Cinta dan kebaikan kita kepadanya diabaikan begitu saja dan kita dicampakkannya. Apakah kita pernah terluka karena orang-orang kepercayaan kita, yang diperjuangkan mati-matian agar mendapatkan posisi yang lebih baik dan taraf hidup yang meningkat, ternyata mengkhianati dan menjelek-jelekkan kita di belakang? Apakah kita pernah terluka karena sahabat-sahabat kita yang kelihatannya sangat mendukung dan berpihak kepada kita, namun mereka menusuk dari belakang dan menjatuhkan kita? Apakah kita pernah terluka, karena anak yang kita besarkan dengan kasih sayang dan pengorbanan, setelah dewasa tidak mempedulikan kita sebagai orang tuanya?Apakah kita pernah terluka pada orang-orang yang kita percaya untuk mencurahkan isi hati kita, namun mereka membeberkan rahasia tersebut kepada orang lain? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang selalu menerima pertolongan dan pemberian dari kita, ternyata sering menggosipkan serta menjelekkan kita? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang di depan berlaku manis, taat, hormat dan berpihak pada kita, ternyata mencemoohkan kita di belakang? Mungkin pernah terbersit penyesalan di dalam hati, untuk apa lagi berbuat baik kepada mereka yang munafik, yang ternyata tidak tulus mengasihi dan bersahabat dengan kita. Hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap terus melakukan kebaikan kepada semua orang. Itulah ciri pengikut Yesus, senantiasa menebar kasih walau di tanah berbatu-batu yang tidak ada harapan untuk bertumbuh. Yesus sudah menerima kita apa adanya, kini terimalah orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, perbaharuilah kasihku agar aku dapat bersikap tulus terhadap orang lain sekalipun mereka mengecewakan dan menyakitiku. Jangan biarkan kasihku pudar karena perilaku mereka yang tidak sesuai dengan harapanku. Engkau sudah mau menerima aku apa adanya dengan segala kekuranganku, maka ajarilah aku menerima orang lain apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka. Tugasku hanya menebar kasih dengan tulus, dan Engkau yang akan menumbuhkannya. Amin. (Dod).
This week, I'm closing out the season with a conversation that looks a little different. Most of our past guests have been service-based entrepreneurs, but today we're diving into the product and retail side of things. My guest is Gelaine Santiago, an award-winning entrepreneur who lives and works at the intersection of entrepreneurship, social justice, and cultural identity.Gelaine is the co-founder and CEO of Cambio & Co., a Filipino jewelry brand, and Sinta & Co., which focuses on Filipino weddings. Both companies are rooted in sustainable livelihoods for artisans in the Philippines. In this conversation, we talk about the realities of running a women-owned, impact-driven business—navigating tariffs, centering cultural identity, and building ecosystems that grow collective wealth and joy. IN THIS EPISODE:How Gelaine winding path—from HR to social entrepreneurship—shaped her perspectiveThe challenges of leaving corporate life and the misalignment of HR with worker advocacyReal stories of navigating racism, bias, and microaggressions in the workplaceWhy she and her partner started Cambio & Co., and the pivot from a global marketplace to focusing on Filipino artisansWhat it really takes to build a retail brand rooted in social justice and cultural prideTimestamps: [00:05:00] – Growing up Filipino and Chinese, middle child of five, immigrating to Canada at age three, and later reconnecting with Filipino heritage in her twenties[00:09:00] – Working in HR and talent acquisition, discovering misalignment with corporate values, and realizing she loved people and branding more than serving executives/shareholders.[00:24:00] – Early struggles with slow sales, hustling through pop-ups and farmers' markets, and facing depression while juggling side jobs.[00:27:00] – Discussion of the challenges and myths of e-commerce versus the realities of building a brand.[00:29:00] – Building supply chain infrastructure, running logistics in-house, and creating meaningful livelihoods for their team.[00:31:00] – Sourcing products that reflect cultural heritage, using significant materials like gold and pearls, tied to Filipino history[00:37:00] – Building a values-driven business model, and how it differs from exploitative capitalism.[00:41:00] – Launch of sister brand Cinta Weddings, born from the couple's own challenges in incorporating Filipino traditions in their wedding.[00:44:00] – Challenges of balancing both brands, with Cinta sometimes getting less attention, leading to intentional prioritization.[00:50:00] – Challenges of running an intentional e-commerce business with small-scale artisans in the Philippines, and the strain of infrastructure gaps.[00:59:00] – The importance of community support, and how leaning into values attracted aligned collaborators and customers.[01:08:00] – Closing reflections on building ecosystems, not empires, and what it means to create interdependent businesses rooted in collective thriving.Too often, entrepreneurship conversations center on service-based models, leaving out the unique challenges that come with building product-based businesses—especially ones led by women of color. Gelaine's story is about more than just business growth; it's about reconnecting with heritage, challenging stereotypes, and creating wealth that's collective rather than extractive.
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko) Palembang Luk. 13:22-30
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Macau Mat. 19:13-15
Pembawa Renungan : RD. Adiputra Adrianus Lumban Tobing Sibolga Mat. 13:44-46.
SOLII TALKS HIKAYAT CINTA TIGA LELAKI
n este episodio tenemos a un invitado muy interesante. Un artista Marcial de toda la vida, que empezó su camino por las artes marciales desde niño con lo que tenia a su alcance. Después ingreso al ejercito saliendo como teniente de infantería. Hoy en día es cinturón negro en Judo 3er Dan, Cinta negra en BJJ 2do grado.Este episodio es traído a ustedes gracias aBODEGA BJJ. La tienda de mayor confianza y repertorio de todo México. Ya sea que necesites un gi, equipo nogi, para entrenar en casa y mucho mas, mándales mensaje a Bodega BJJ en redes sociales. Menciona el podcast y te mandan un parche de PG Gratis!PRESION & DIAMANTES. Apparel de jiujitsu lifestyle con el slogan Perseverar bajo presión» Entra a su pagina web y encuentra también equipo nogi y mucho mas con gran estilo, alta calidad a precios razonables. Usa el codigo PASANDOGUARDIAKINGZ MEXICO. Una de las marcas de mayor prestigio en el mundo del jiujitsu llega a México. Ordena tu producto usando el código PASANDOGUARDIA para un descuento y un regalo.JIUJITEIRO MEXICO. Ya esta al fin aquí esta marca reconocida por sus diseños elegantes y durabilidad. Usa el Código PASANDOGUARDIAYEKE. Un multivitamínico ancestral. Hígado de res de libre pastoreo que contienen vitaminas: Vitamina A, B2, B3, B6, B12 y K2, Cobre, Biotina y Hierro. Dándote mayor energía, mejora tu estado de animo, salud reproductiva y neuronal. Ya puedes ordenar tu frasco en @Bodega BJJ o en este LINK
En este episodio platicamos sobre Fórmula 1, Nuestros tiempos y La muerte de un unicornio.Colaboradores: Carlos Andrés Mendiola y Daniel Villamil. Host: Fausto Ponce.Conviértete en un seguidor de este podcast: https://www.spreaker.com/podcast/permanencia-involuntaria--2789464/support.
It was the best of times, it was the bloodiest of times. And for some, it was a very festive evening. In our recap of “What A Festive Evening” (S2, E6), we dive into relationships in the Rebellion. Should our Rebels be giving them up for the cause, or clinging to what makes them feel human? We dive deep into engineering ethics and why Dr. Gorst definitely should have suffered more. And we parse whether a show with such a high death toll can still be faulted for Burying Its Gays.New to Growing Up Skywalker? Come join us for non-toxic Star Wars recaps from a veteran and a new fan. New episodes every Tuesday.Want more Growing Up Skywalker? This is a great time to sign up for our Patreon for bonus audio content! (We had 45+ minutes of bonus audio content to record for this episode!)Timestamps:00:00:00 Who Are We?00:04:00 Plot Summary00:12:52 Relationships in the Rebellion00:27:19 Dr. Gorst and Engineering Ethics00:38:58 Cinta and the BYG Trope00:59:09 Bae Watch01:07:24 Closing Thoughts
PERRIN FERTHA and VEL SARTHA, two characters with tragic relationships. One built on the cultural tradition of an arranged marriage, the other built on rebellion and love. Perrin and Mon. Vel and Cinta. Two relationships broken, by the Rebellion in completely different ways.Perrin is a hedonist, whose characterization in Season 1 made him seem antagonistic and loveless towards Mon. During Season 2 that perception has shifted to something more nuanced, and thanks to revelations of a deleted scene, our impression of Perrin might be more complicated.Vel is a warrior, like Cinta. Both are committed to the cause and torn apart by it. A relationship strongly implied in Season 1 was finally sealed with a kiss in Season 2 with Lucasfilm finally deciding to "say gay". As soon as we had this lovers return, Cinta was taken from us by a stray blaster bolt from a foolish boy.Today we take a deep dive into these two characters and their arcs during Andor S2. Join us as we try to hear the music beneath the songs of Perrin and Vel and their tragic loves.• • •Triad of the Force is a channel which was featured on the Podcast Stage at Star Wars Celebration 2022 and 2023, featuring Nani and Gus, lifelong Puerto Rican friends who after years of discussing the media they love, came together and created their show. Triad of the Force focuses their discussions on Star Wars, but their love for media spans everything from sci-fi, fantasy, CBMs, and beyond. From films to TV, from books to comic books, Triad of the Force looks at all media critically, from a Latine/x perspective. Joins us!Follow Triad Of The Force at:BlueSky: https://bsky.app/profile/triadoftheforce.bsky.socialInstagram: https://www.instagram.com/triadoftheforce/YouTube: https://www.youtube.com/c/TriadoftheForce/If you like us, get some merch and help the channel:TeePublic: https://www.teepublic.com/user/triad-of-the-force• • •Acknowledgement: The Intro and Outro music is the Triad of the Force Theme, composed and performed by Grushkov with full permission for use by Grushkov (https://linktr.ee/Grushkov).• • •This channel is not affiliated in any way with Lucasfilm Ltd. LLC, The Walt Disney Company, or any of their affiliates or subsidiaries.
There's a storm brewing on Ghorman, and Mal and Jo are back to break it all down! They recap the fourth, fifth, and sixth episodes of ‘Andor' Season 2, including the various happenings on Coruscant, the Ghorman heist, ISB espionage, Saw Gerrera's return, and so much more. (00:00) Intro (03:20) Opening Snapshot (13:22) Dreaming of Dr. Gorst (26:49) A Home-cooked Meal and a Debate About Protection (38:11) Luthen Inserts His Wedge (01:02:54) Goodbye, Gorst (01:05:53) Syril Settles in Among the Spiders (01:21:00) The Ghorman Front Recruits Syril (01:34:40) Varian Skye Heads to Ghorman (01:45:55) Both Sides Ready for the Transport Theft (01:54:00) Sending in Vel and Cinta (02:10:21) Another Lively Day of ISB Meetings and Senate Vote Whipping (02:21:14) The Bug Heist (02:37:40) Wilmon Brings Saw Gerrera a Gift (02:48:44) The Rhydonium Extraction Hosts: Mallory Rubin and Joanna Robinson Producers: John Richter and Kai Grady Editor: Cameron Dinwiddie Social: Jomi Adeniran Additional Production Support: Arjuna Ramgopal Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices
Charlotte and Caitlin are back to discuss Andor Season 2, Episodes 4, 5, and 6! We're now halfway through the season and there is so much to unpack! In this week's discussion we cover: The relationship between Cassian and Bix. The return of Saw Gerrera and his influence on those around him. A showdown between Mon Mothma and Orson Krennic! What does the reunion between Vel and Cinta mean for their involvement in the Rebellion? …all this and more! Join our Patreon community and unlock bonus episodes + more! Our website! Follow us on Twitter/X @skytalkerspod Follow us on TikTok @skytalkers Follow us on Facebook Follow us on Instagram @skytalkerspodcast Follow Charlotte on Twitter/X @crerrity Follow Caitlin on Twitter/X @caitlinplesher Email us! hello@skytalkers.com Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices