POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Eduardus Bala, Yuliana dan Wiliam Aleksander Nopan dari Paroki Santo Arnoldus Jansen Tanjung Isui di Keuskupan Agung Samarinda, Indonesia. Kebijaksanaan 12: 13.16-19; Mazmur tg 86: 5-6.9-10.15-16a; Roma 8: 26-27; Matius 13: 24-30.MUSUH MEMBERIKAN KITA KESEMPATAN Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-16 ini ialah: Musuh MemberikanKita Kesempatan. Seorang siswa SMA mendapatkan pujian dan hadiah dari orangtuanya karena mendapatkan nilai-nilai rapor yang bagus. Padahal semua di dalamkeluarga masih mengingat, bahwa nilai prestasinya di waktu permulaan sekolahjauh dari harapan. Ia bahkan memiliki sejumlah nilai merah. Mengapa ia berubah begitu cepat dengan prestasinya itu setelah naik kelasdua dan kelas tiga? Apakah ia bermain curang pada waktu ujian demi mendapatkannilai-nilai yang memuaskan? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan umum yang selaluditujukan kepadanya. Kepada semua yang bertanya, siswa tersebut menjawab dengansangat bijaksana, katanya: "Setiap temanku mendapat nilai lebih baik daripada aku, aku selalu tertantang untuk menjadi seperti dia, bahkan harusmelebihi dia." Ia tetap mengikuti prinsip itu selama belajar di SMA. Pengalaman si remaja itu merupakan sebuah contoh kompetisi yang sehat. Adajuga kompetisi atau perlawanan yang tidak sehat, yang melalui cara yang tidakbaik dan dengan tujuan yang tidak baik pula. Di dalam setiap kompetisi,masing-masing pihak yang bersaing menganggap lawannya sebagai musuh. Ada musuhyang menjadi teman persaingan atau perjuangan, sehingga kita dapat dibantuuntuk meraih kemajuan dan kesuksesan. Musuh dalam kualitas seperti ini adalahmusuh yang baik, yang memberikan kita kesempatan untuk menjadi lebih baik. Tetapi ada musuh yang menjadi lawan mematikan, yang karena didasari olehkebencian, marah dan iri hati, sehingga kita tidak mendapatkan bantuan untukmaju, tetapi sebaliknya kerugian dan bahkan kebinasaan. Secara kodrati danmengikuti akal sehat, kita ingin memiliki musuh yang baik. Tuhan sendiritermasuk dalam kategori musuh kita yang baik. Kita adalah orang-orang yangberdosa. Setiap menyadari diri sebagai orang berdosa, kita harus dapat melihatTuhan sebagai musuh kita yang baik, yang sabar terhadap kita dan menyediakansegala kesempatan supaya kita dapat bertobat dan kembali kepada-Nya. Perumpamaan tentang hidup berdampingan antara penabur benih dan musuhnyayaitu penabur lalang, kemudian antara benih yang tumbuh bersama dengan musuhnyalalang, sangat jelas mengajarkan kita tentang peran musuh yang membantu kita didalam hidup ini. Anggota keluarga sendiri, teman atau orang yang tidak kitakenal dapat menjadi musuh-musuh kita yang baik. Bahkan jika kita memang tidakdapat menghindari adanya musuh yang tidak baik atau yang mematikan, inimerupakan juga pengalaman Tuhan Yesus sendiri dan para martir yang sudahmendahului kita. Musuh yang demikian membuka kesempatan bagi kita untuk meminumpiala penderitaan seperti Yesus Kristus. Dalam hal ini, kita sepantasnyabersyukur dan mendoakan musuh-musuh kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, berkatilah kami sehingga kami dapat hidup dalamkebenaran dan kebijaksanaan-Mu. Semoga kami menjadi sesama yang baik bagiorang-orang di sekitar kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
Kejaksaan Agung mengusulkan rotasi sejumlah jabatan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto. Usulan tersebut mencakup posisi Wakil Jaksa Agung, JAMPIDUM, hingga JAMPIDSUS yang sebelumnya ditempati Febrie Adriansyah.
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP44 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Pembahagian surah-surah kepada ayat-ayat dan gaya bahasanya yang istimewa
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 316 (Matius 28:9-20): Setelah para malaikat memberitakan berita kebangkitan Yesus kepada beberapa perempuan yang mau mengunjungi kubur Yesus, sekarang Yesus sendiri berjumpa dengan para perempuan itu. Yesus memberikan pesan kepada mereka, sama seperti yang pernah dikatakan-Nya sebelum Dia mati, yaitu bahwa Dia akan mendahului para murid ke Galilea.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Juni 2026Bacaan: "Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian." (Lukas 6:33)Renungan: Senyum adalah salah satu gestur universal manusia. Bahasa manusia boleh berbeda-beda, budaya juga bisa beragam macamnya, tapi di hampir semua tempat, senyuman dimengerti sebagai tanda kegembiraan, keramahan, dan penerimaan. Ketika kita melakukan kebaikan kepada seseorang, maka senyuman dan ucapan terima kasih darinya bukanlah hal yang mengejutkan. Namun ketika kita melakukan kesalahan, ketika kita menumpahkan minuman ke baju seseorang, kita datang terlambat ke satu pertemuan penting, kita berbelok di tikungan yang salah saat mengantarkan seseorang yang sedang buru-buru, tapi orang itu tetap memberikan senyuman, maka perasaan kita akan sangat berbeda dengan situasi pertama tadi. Kita jelas lebih lega. Senyuman itu menjadi lebih berkesan karena kita akan mengingat orang tersebut sebagai orang yang baik, sabar, rendah hati, dst. Ketika kebaikan tampak sulit didapatkan tapi kita justru menerimanya, saat itu akan menjadi momen yang tak terlupakan. Inilah yang diajarkan Yesus kepada kita. Bukan hanya berbuat baik kepada mereka yang baik kepada kita, tapi juga kepada mereka yang telah melukai atau berbuat jahat pada kita. Bukan memberi sesuai apa yang diperintahkan, tapi memberi lebih dari itu. Bukan memberkati dan mendoakan orang yang kita sayangi saja, tapi memberkati dan mendoakan mereka yang mengutuki dan memusuhi kita. Jika itu semua yang kita lakukan, percayalah tindakan itu akan jauh lebih diingat orang. Itulah sesungguhnya yang disebut hidup yang menjadi berkat. Jika kita ingin hidup kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, itu tidak cukup dengan banyak memberi atau berbuat baik saja. Tapi, berilah, nyatakan kasih, dan buatlah kebaikan juga kepada mereka yang seolah tidak pantas untuk menerimanya, yaitu mereka yang membenci, memusuhi, dan menyakiti kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan cinta-Mu, agar aku dapat membagikan cinta-Mu itu kepada orang lain tanpa memandang apakah dia baik bagiku atau mengecewakanku. Amin. (Dod).
Podcast Serial : Cara Beragama Eps.17Pemateri : Ustadz Abu MuhammadJudul : Kelompok Yang Keliru Soal Cinta Kepada Allah
APRESIASI DISAMPAIKAN OLEH WAKIL MENTERI HAJI DAN UMRAH RI DAHNIL ANZAR SIMANJUNTAK KEPADA SELURUH PETUGAS HAJI INDONESIA YANG TELAH MENUNTASKAN PELAYANAN KEPADA PARA JEMAAH HAJI INDONESIA DI TANAH SUCI(BEH/MCH 2026)
Amidst the turmoil of the world and the harshness of life, where can we find peace? To whom should we turn? - Di tengah kemelutnya dunia dan kerasnya kehidupan, di manakah kita akan mendapatkan kedamaian hidup? Kepada siapakah kita seharusnya mengadu?
Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan oleh petugas Haji Sektor 5 Madinah kepada Jemaah yang telah bekerja sama dengan petugas. Sementara itu kehadiran petugas sejak proses kedatangan, pengantaran ke kamar, distribusi konsumsi hingga pendampingan ibadah mendapat respons positif dari para Jemaah.
Khutbah Jum'at - Ustadz Muhammad Abu Rivai, SH, MH. hafizhahullahu.Judul : Memperbaharui Tawakal kepada AllahSumber : YouTube.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Tawarikh 24: 17-25; Mazmur tg 89: 4-5.29-30.31-32.33-34; Matius 6: 24-34.ESOK TETAP ADA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Esok Tetap Ada Tuhan.Seorang anak usia sekolah dasar sedang berusaha sekuat tenaga untuk memindahkankardus besar supaya ruang buat permainannya menjadi lebih luas. Ia mendorongsekuat tenaga tetapi kardus itu tidak bergerak sedikit pun. Ia memakai kayuuntuk mendongkel di bawahnya lalu mendorongnya, tetap tidak berhasil apa-apa.Lalu ia menangis dan marah. Ia bertambah kesal karena bapaknya yang melihatdirinya cuma tertawa. “Kenapa bapak hanya tertawa?” Ia bertanya dengan kesalnya.Jawab bapaknya: “Karena kamu tidak minta bantuan Bapak untuk memindahkan kardusitu. “ Anak itu tersenyum dan kembali gembira untuk bermain-bermain setelahbapaknya memindahkan kardus tersebut. Setelah bermain, kardus itu dikembalikanke tempatnya semula. Lalu anak itu berkata kepada bapaknya, “Besok akan susahmainnya karena ada kardus di tempat itu lagi.” Bapaknya menjawab: “Besok adabapak, tidak usah kuatir, anakku.” Tuhan menjamin supaya kita tidak kawatir akan hari esok.Ia tetap ada dan mengontrol hidup kita. Kepada orang-orang yang selalu gelisahdan kawatir akan hidupnya esok atau lusa, berhentilah merasa seperti itu. Iniadalah pegangan iman, pijakan kaki pada jalan Yesus Kristus, dan ketergantungankita pada harta surgawi. Kekawatiran orang akan esok dan lusa selalu beralasan.Yesus menunjukkan bahwa kekawatiran itu disebabkan oleh ketergantungan manusialebih besar kepada mamon. Uang, harta, posisi, jabatan, status sosial,popularitas adalah mamon dunia ini yang selalu dicari manusia. Mereka tidakpernah membuat manusia hidup tenang dan damai. Karena itu kekawatiran itu lebihdisebabkan oleh bayangan atau perasaan kalau kekayaan-kekayaan tersebut tidakmencukupi lagi atau bahkan hilang. Tetapi Tuhan Yesus ingin supaya kita menghapus kekawatirandan kegelisahan kita. Kebutuhan jasmani kita ada dalam kontrol Dia, sama dengantanaman dan burung-burung yang dihidupi-Nya. Dengan kata lain, hari esok danlusa tetap ada Tuhan. Ia sudah menciptakan, memelihara, dan membawa kita sampaipada detik ini, maka Ia juga yang menyelenggarakan hari esok dan lusa kita.Tuhan tidak tega membuat kita terlantar dan terbuang. Tuhan tentu tidak inginkalau kita tidak selamat. Jika kita tidak usah kawatir dan gelisah akan kelangsunganhidup esok dan lusa, yang harus kita curahkan perhatian dan perjuangkan ialahmemperbanyak harta surgawi. Keselamatan jiwa kita saat ini dan nanti setelahkematian harus menjadi lebih utama. Kita mesti kawatir dan gelisah apakah nantijiwa kita selamat atau tidak.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, berkatilah kami supaya kamitetap bergantung pada penyelenggaraan-Mu bagi hidup kami. Bapa kami yang ada disurga... Dalam nama Bapa...
Bismillah,2117. PEMIMPIN ORANG-ORANG YANG TAKUT KEPADA ALLAH ﷻRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (Kepada Allah)Kesimpulan Bab
Bismillah,2116. KEAJAIBAN & KEISTIMEWAAN RASA TAKUT KEPADA ALLAHﷻRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (Kepada Allah)Kesimpulan Bab
Pembinaan ibadah bagi Jemaah haji Indonesia terus dilakukan, Dimana salah satu hal yang penting Adalah para Jemaah diminta terus berdoa kepada AllaH SWT memohon agar seluruh ibadah yang dijalani di tanah suci diterima. (BEH/MCH 2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-14; Mazmur tg 97: 1-2.3-4.5-6.7; Matius 6: 7-15.DOA YANGBERDEVOSI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Doa yang Berdevosi. Seorang siswaSMP menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya. Sebagai ungkapan syukur,pertama-tama ia berdoa di kamarnya untuk berterima kasih kepada Tuhan. Kemudiania pergi ke bapa dan ibunya untuk menyampaikan suka cita dan terima kasihnya.Kepada orang tuanya ia berkata: "Terima kasih Bapa dan Ibu, aku berusahauntuk tetap menjadi anak yang baik dan setia kepada Bapa dan Ibu." Seorang anak yang setia, patuh dan menyayangi orang tuanya akan berbuatyang terbaik untuk membahagiakan mereka. Ia tidak pernah mempunyai niat untukmengecewakan atau menyakitkan mereka. Inilah yang dimaksudkan dengan seoranganak memiliki devosi kepada orang tuanya. Demikian juga kalau doa-doa kitapenuh devosi kepada Tuhan, itu berarti kita berdoa dalam posisi sebagaiputra-putri atau anak-anak yang patuh dan setia kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi, karena merupakan doa YesusKristus sebagai Putra Allah, yang menyatukan kita semua sebagaisaudara-saudari-Nya, untuk menempatkan diri kita di bawah kuasa perlindunganBapa di surga. Doa devosi ini berisi kata-kata sederhana berupa pujian,kemuliaan, syukur dan permintaan. Doa anak-anak selalu memiliki ciri-ciriseperti itu. Sedangkan doa orang besar, penguasa, cendekia dan cerdas-pandai cenderungmenjadi doa yang berlebihan. Mereka lebih suka membanjiri Tuhan dengankata-kata indah, puitis, megah dan bertele-tele. Mereka cenderung menyampaikankemampuan dan prestasi mereka di dunia seperti ingin menunjukkan bahwa merekabegitu penting di hadapan Tuhan. Sibuk dengan sebegitu rumitnya isi kata-kataitu, mereka lupa untuk bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi karena mengungkapkan ketulusandan komitmen, bahwa mengambil bagian dalam Yesus Kristus adalah panggilan. Iniberarti, berada jauh atau bahkan di luar Yesus, sapaan kepada Tuhan sebagai“Bapa” akan menjadi aneh dan tidak logis. Devosi sangat menuntut ketulusan dankomitmen. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena didoakan setiap saat,didoakan oleh publik, dan didoakan dalam semua jenis ibadat. Singkatnya doa inimodel bagi semua jenis doa orang-orang beriman. Doa ini diterjemahkan dalamberbagai bahasa dan dialek, maka dapat didoakan siapa saja dan di mana pun. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena memakai kata “kami” yaitusemua pribadi orang-orang percaya yang berdevosi kepada Bapa yang ada di surga.Kita tidak memakai kata “aku” yang berarti untuk diri sendiri, atau “kita” yangtidak tepat untuk komunikasi doa dua arah, antara Tuhan dan si pendoa. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, semoga semangat doa kami tetap kuat dan membantu kami menjadikudus. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Juni 2026Bacaan: Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" (Markus 4:38)Renungan: Ada satu pertanyaan, "Kapan seseorang dikatakan tidak peduli?" Jawabnya adalah, "Ketika ia tidak mau tahu dengan apa yang terjadi, la menolak memahami, ia acuh, dan menganggap orang lain tidak penting." Orang yang tak peduli juga egois dan memikirkan dirinya sendiri. Sikap seperti itu tentu sangat jauh dari karakter Yesus. Namun, Alkitab mencatat bahwa setidaknya dua kali Yesus dituduh sebagai pribadi yang tidak peduli. Mereka yang mengatakan demikian adalah orang-orang terdekat-Nya. Yang pertama adalah para murid-Nya sendiri. Ketika badai menerjang perahu mereka dan Yesus tidur di buritan, para murid membangunkan-Nya dan menyebut-Nya tidak peduli (Mrk. 4:38). Yang kedua adalah Marta. Meski tidak termasuk ke dalam 12 murid, Marta adalah salah satu sahabat terdekat Yesus. Saat itu, Marta kerepotan menjamu para murid dan ia merasa kesal karena melihat Maria, saudarinya, hanya duduk mendengarkan Yesus mengajar. la menyebut Yesus tidak peduli melihat dirinya repot sementara Maria tidak membantunya (Luk. 10:40). Mengapa mereka bisa berpikir Yesus tak peduli? Di mata para murid, mereka merasa Yesus hanya peduli diri-Nya sendiri karena tetap tidur saat semuanya sibuk menguras perahu yang kemasukan air. Di mata Marta, Yesus tidak menganggap penting susah payah Marta dalam menjamu para tamunya itu. Respons Yesus terhadap tuduhan itu memberi alasan sebenarnya. Kekhawatiran (Luk. 10:41) dan ketakutan (Mrk. 4:40) membuat mereka merasa Yesus seolah tidak peduli. Demikian juga ketika kita merasa Tuhan diam saja, ketika kita merasa Tuhan bahkan tidak peduli pada kita. Daripada menuduh Dia, periksalah diri kita. Bukankah kekhawatiran dan ketakutan kita yang bicara demikian? Kekhawatiran sering kali muncul karena kita tidak mengenal Tuhan dengan benar. Karena itulah, Yesus berkata, daripada khawatir, carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya (Mat. 6:33). Orang yang tidak mengenal Allah akan sibuk dengan kekhawatirannya (Mat. 6:31-32). Namun, ketika kita benar-benar mengenal Allah, kita tahu bahwa la tidak akan membiarkan kita. Kita juga akan bisa melihat apa yang ada di hadapan kita dengan cara yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari rasa ketakutan dan kekhawatiran yang menyebabkan aku meragukan kuasa-Mu. Tambahkan imanku sehingga aku percaya bahwa Engkau lebih besar dari ketakutan dan kekhawatiranku. Amin. (Dod).
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A - Takut Kepada Dosa Syiriq Kajain Muslimah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Ibrani 13: 15-16Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Buktikan Cintamu Kepada Rasulullah - Ustadz Najmi Umar Bakkar
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Mengajak Kepada Tauhid Bagian 2
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Kewajiban Muslimah Kepada Rasulullah - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Firanda Andirja - Berserah Diri Dengan Penuh Keyakinan Kepada Takdir Allah
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Minta Tolong Dan Minta Perlindungan Kepada Allah
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Dosa Orangtua Kepada Anaknya
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 50 Dosa Istri Kepada Suami, Pemateri Ustadz Najmi Umar Bakkar
Renungan D'Message || BERSTANDAR "BERKENAN KEPADA ALLAH" II Ps. Steven Liem
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juni 2026Bacaan: "..... janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana....." (Roma 12:16)Renungan: Ketika kita bercita-cita menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama, kita harus banyak menulis. Kedua, kita harus banyak membaca. Ya, penulis harus banyak membaca, seperti juga musisi harus banyak mendengarkan musik, sineas harus banyak menonton film, barista harus suka minum kopi, dst. Pertanyaannya, buku apa yang harus dibaca agar kita bisa menjadi penulis yang baik? Seorang penulis memberi nasihat cukup unik, la menyarankan membaca dua jenis buku: buku yang benar-benar bagus dan buku yang benar-benar jelek. Membaca buku yang sangat bagus tentu agar kita terinspirasi dan bisa membuat tulisan yang makin berkualitas. Bagaimana dengan membaca buku yang sangat jelek? Menurut penulis itu, buku yang sangat jelek juga bisa membuat kita termotivasi. "Jika tulisan sejelek itu saja ada yang mau menerbitkan, tulisan kita pasti bisa diterbitkan juga." Ada benarnya juga. Nyatanya, kita sering kali takut, bahkan putus asa karena yang kita lihat saat baru memulai sesuatu hanyalah orang-orang yang sudah ada di level sangat tinggi. Kita berhenti menulis karena tidak bisa menulis sebaik peraih Nobel Sastra. Kita berhenti menjadi musisi karena minder melihat keahlian para musisi kelas nasional bahkan internasional. Kita putus asa karena usaha yang kita rintis tidak kunjung sebesar perusahaan top. Maka, ada kalanya kita perlu juga melihat kepada hal-hal yang lebih "membumi". Bukan berarti menurunkan standar atau tak punya cita-cita tinggi. Kadang kita memang harus melihat ke atas, tapi penting juga untuk bisa melihat ke samping atau ke bawah. Keseimbangan seperti ini perlu supaya kita tidak jatuh menjadi hidup sekadar mengejar ambisi yang tak pernah habis-habisnya. Melihat ke hal-hal yang di bawah atau di sekitar, juga membuat kita bisa lebih bersyukur daripada hanya mengeluh karena kondisi kita tidak seperti orang lain. Kepada jemaat di Roma, Paulus dua kali mengingatkan mereka untuk tidak hanya memikirkan hal-hal yang tinggi (Rm. 12:3, 16), tapi mengarahkan pikiran ke hal sederhana agar tetap rendah hati. Tak ada yang salah dengan memiliki cita-cita besar, tapi jangan sampai kita lalu menjadi tak menghargai hal-hal kecil dan sederhana, karena itupun adalah berkat Tuhan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas hal-hal besar dan kecil dalam hidupku karena semua itu adalah berkat-Mu yang Kau berikan untukku. Amin. (Dod).
Ustadz Maududi Abdullah - Serahkan Kepada Allah
Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. - Ahlus Sunnah wal Jama'ah Beriman Kepada Tanda-Tanda Kiamat
Ustadz Sofyan Chalid Ruray, Lc. - Kajian Kitab Tauhid Bab Pengobatan Kepada Orang Yang Terkena Sihir
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. - Beriman Kepada Takdir
Ustadz Ali Hasan Bawazier - 5 Keutamaan Yang Diberikan Kepada Nabi - Ustadz Ali Hasan
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Syarah Aqidah Salaf-Iman Kepada Allah (Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat)
Surat terbuka dari Kadin Tiongkok di Indonesia kepada Presiden tentang adanya ketimpangan investasi di Indonesia menjadi sorotan publik.
Episod kali ini menampilkan Nurhisham Hussein, Penasihat Ekonomi Perdana Menteri serta Ketua Sekretariat Pasukan Petugas Pengurusan Krisis MTEN membincangkan kesan konflik di Timur Tengah terhadap rantaian bekalan global dan bagaimana ia memberi impak langsung kepada Malaysia. Perbincangan memberi fokus kepada tiga sektor utama iaitu bahan api, makanan dan ubat-ubatan, termasuk status semasa bekalan negara, tekanan subsidi kerajaan serta peranan Petronas dalam memastikan kestabilan bekalan domestik.Episod ini turut mengupas risiko “Gelombang 2” krisis global yang dijangka memberi kesan besar kepada sektor petrokimia, pembuatan dan pembinaan bermula Jun hingga Julai 2026. Antara isu yang dibincangkan termasuk kenaikan kos bahan mentah, gangguan rantaian bekalan, tekanan terhadap industri serta kemungkinan kesan kepada peluang pekerjaan dan kos sara hidup rakyat.Selain itu, perbincangan turut menyentuh tekanan terhadap Belanjawan 2026, langkah penjimatan kerajaan, serta implikasi geopolitik yang lebih luas terhadap perdagangan dunia dan kedudukan strategik Asia Tenggara dalam krisis yang sedang berlaku.Terima kasih kepada ENERtec Asia atas kerjasama bagi episod kali ini.Join us at ENERtec Asia 2026 – perhimpunan utama profesional tenaga, inovator dan pemain industri dari seluruh rantau Asia Pasifik.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKetelitian Lukas: Gelar, Negara, dan Banyak LagiDiambil dari: Kisah Para Rasul 1:3 “Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Dalam kitab Kisah Para Rasul, ia menulis banyak nama jabatan, nama tempat, nama kota, bahkan urutan perjalanan dengan sangat hati-hati. Dan yang menarik, berkali-kali para peneliti menemukan bahwa Lukas menulis dengan tepat. Ia benar saat menyebut gelar seseorang, benar saat menuliskan nama daerah, dan benar saat menggambarkan berbagai tempat.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau seseorang teliti dan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil, kita punya alasan untuk percaya saat ia juga menulis hal-hal yang lebih besar. Lukas tidak asal bercerita. Ia menulis dengan hati-hati supaya pembacanya tahu bahwa berita tentang Yesus berdiri di dunia yang nyata, bukan di dunia dongeng.Tetapi tentu yang paling penting bukan hanya soal nama kota atau jabatan orang. Yang paling penting adalah berita yang Lukas sampaikan tentang Yesus. Lukas menulis bahwa Yesus yang sudah mati itu hidup kembali. Dan bukan hanya hidup kembali diam-diam, tetapi Ia menunjukkan diri-Nya kepada murid-murid-Nya dengan banyak tanda. Yesus benar-benar bangkit!Jadi, ketelitian Lukas dalam hal-hal sejarah menolong kita semakin yakin bahwa berita besarnya juga layak dipercaya. Kalau Lukas begitu cermat menulis hal-hal kecil, kita tidak perlu cepat-cepat meragukan saat ia menulis tentang kebangkitan Yesus. Tuhan memakai Lukas untuk memberi kita catatan yang dapat dipercaya.Wonder Kids, ini juga mengajarkan kita untuk hidup jujur dan teliti. Tuhan senang saat kita sungguh-sungguh dalam tugas kita, tidak asal-asalan, dan mau setia dalam hal kecil. Kesetiaan dalam hal kecil bisa menjadi bagian dari hidup yang menyenangkan Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca Alkitab hari ini, perhatikan satu detail kecil yang biasanya kamu lewatkan. Lalu katakan, “Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar sampai pada hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi firman-Mu dengan benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan juga belajar setia dalam hal-hal kecil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: firman Tuhan dapat dipercaya dalam hal-hal kecil maupun hal-hal besar, termasuk berita yang mulia bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.
Saudaraku, mari simak kisah Pak Endang, pejuang nafkah yang sejak 2007 menghidupi keluarga dengan mengemudikan becak bermotor atau bentor. Saat banjir Tamiang melanda, beliau tidak mengeluh. Ia justru memandang teguran berupa bencana itu sebagai kasih sayang Allah. Masya Allah, betapa Allah berikan beliau prasangka baik atau husnudzon atas segala ketetapan-Nya. Ia berharap musibah ini membuat kita yang banyak dosa lebih sadar, menghindari maksiat, memperbanyak ibadah, dan bersabar serta bersyukur.Alhamdulillah, kini Pak Endang bisa kembali bekerja. Bantuan zakat yang diamanahkan melalui LAZ Muhajir menjadi jalan rezeki baru baginya untuk kembali mencari nafkah sebagai pengendara bentor. Bukan kesedihan yang ia rasakan, melainkan kebahagiaan atas nikmat besar dari Allah Ta'ala dan berterima kasih kepada para Muzakki. Beliau berdoa agar Allah Ta'ala melimpahkan rezeki baru untuk semua pihak terkait. Aamiin.Nantikan kisah kebangkitan semangat dari Aceh Tamiang, berikutnya, Insya Allah.Ingin tahu lebih banyak soal zakat?InsyaAllah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 082211211136 atau kunjungi lazmuhajir.org
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 April 2026Bacaan: Kata Pilatus kepada imam-imam kepala dan seluruh orang banyak itu: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." (Lukas 23:4)Renungan: Gediminas Kirkilas, salah seorang Perdana Menteri Lithuania harus membayar denda sebesar 290 euro. la tertangkap tangan merokok di tempat umum, di sebuah bar di Klaipedia. Kirkilaslah yang mengusulkan larangan dikenakan denda bagi orang yang merokok di tempat umum. Ia tidak memungkiri pelanggaran yang dilakukannya dan ia segera membayar denda tersebut. Orang yang bersalah tentu harus menanggung sanksi yang berlaku. Kita kembali diingatkan akan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Mengapa Ia mau mati di kayu salib? Apakah la melakukan kesalahan? Sama sekali tidak benar! la mati justru karena menanggung dosa dunia ini. Ketika la diadili oleh Pontius Pilatus, di hadapan para imam kepala dan orang banyak, Pilatus berkata: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." Namun orang banyak tetap menghukum Yesus dan menyalibkan Dia. Ya, betapa pun Tuhan Yesus tak bersalah, la menerima kematian di kayu salib sebagai hukuman. Hanya karena cinta-Nya demi keselamatan umat manusia, la menerimanya. Adakah cinta kasih kita kepada-Nya sebesar cinta kasih Tuhan Yesus kepada kita? Mari kita wujudkan cinta kasih itu kepada sesama kita. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih atas cinta-Mu yang begitu besar padaku sehingga Engkau mau mati untukku. Ubahlah aku untuk hidup lebih baik lagi sehingga aku dapat menghargai pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin. (Dod).
Forgotten ANZACs from the Pacific Island of Niue. Descendants recall the tragedy filled journey of 150 volunteers, from an isolated tropical atoll, who were thrust into the cauldron of World War I. - Para ANZAC yang terlupakan dari Pulau Niue di Pasifik. Keturunan mereka mengenang perjalanan tragis 150 sukarelawan dari sebuah atol tropis terpencil yang kemudian terjerumus dalam Perang Dunia I.
Dalam Keluar Sekejap Episod 193, perbincangan tertumpu kepada konflik yang semakin memuncak antara AS–Israel dan Iran, serta implikasi geopolitik dan ekonomi yang mungkin dirasai oleh Malaysia.Turut disentuh ialah kontroversi melibatkan ahli perniagaan Victor Chin, yang mendakwa kewujudan rangkaian “mafia korporat” berkait urusan NexG Bhd, termasuk dakwaan tentang seorang perantara dikenali sebagai “Mr R” yang dikaitkan dengan pembayaran RM9.5 juta.Selain itu, episod ini membincangkan laporan mengenai BYD yang didakwa menilai semula rancangan membuka kilang pemasangan CKD di Tanjong Malim, susulan syarat yang dikatakan dikenakan oleh MITI, walaupun kementerian tersebut telah menafikan dakwaan berkenaan.Episod ini juga menyentuh insiden kemalangan maut akibat pemandu mabuk di Klang, yang meragut nyawa Amirul Hafiz Omar (33), seorang bapa kepada tiga orang anak, dan kembali mencetuskan perbahasan tentang penguatkuasaan serta keselamatan jalan raya.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
The Indonesian Street Food Festival 2026, organised by ICAV at Queen Victoria Market in Melbourne, showcased a wide range of Indonesian cuisine alongside performances of traditional folk songs. - Indonesian Street Food Festival 2026 yang diselenggarakan ICAV di Queen Victoria Market menghadirkan beragam kuliner Nusantara dan penampilan musik lagu-lagu daerah Indonesia.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 22 Maret 2026Bacaan: "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" (Mikha 6:8) Renungan: Seorang pria Jordania yang benama Bakr Melhem merasa kesepian karena hidup terpisah dengan istrinya yang berada di luar kota. Karena kesepian, pria ini lalu iseng-iseng mencoba untuk berselingkuh dengan wanita lain dalam dunia maya melalui chatroom (ruang ngobrol) di internet. Setelah tiga bulan saling chatting, mereka benar-benar merasa cocok dan saling jatuh cinta. Bahkan sepasang kekasih di dunia maya ini berniat menikah. Mereka lantas membuat janji untuk bertemu sebuah tempat. Namun saat mereka berdua bertemu, mereka terkejut dan terkesima. Bukannya apa-apa, tapi ternyata wanita selingkuhan di internet ini adalah istrinya sendiri. Kontan saja mereka berdua saling menuduh bahwa ia pasangan yang tidak setia. Rencana perkawinanpun batal dan sebaliknya mereka berdua sepakat untuk cerai karena satu sama lain tidak setia! Kesetiaan memang menjadi barang langka bagi peradaban dunia modern ini. Begitu mudahnya seorang suami berselingkuh dengan wanita lain, sementara itu si istri juga tidak mau kalah dan segera mencari pria idaman lain. Ujung-ujungnya pun sudah bisa ditebak, mereka memutuskan untuk cerai. Semua ketidaksetiaan ini biasanya dipicu oleh pendapat umum yang berkata bahwa rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau dibandingkan dengan rumput di halaman kita sendiri. Terjebak dengan pandangan yang seperti ini membuat satu sama lain mengorbankan kesetiaan demi mendapatkan sesuatu yang lebih hijau dan bening, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Kesetiaan juga tidak hanya dibutuhkan oleh pasangan hidup yang sudah menikah, namun yang sedang berpacaran juga membutuhkan kesetiaan satu sama lainnya. Kesetiaan dibutuhkan juga dalam hubungan kita dengan dunia kerja, dengan mitra bisnis kita. Kesetiaan juga dibutuhkan dalam hubungan antara orang tua dengan anaknya, antara saudara yang satu dengan saudara yang lainnya. Kesetiaan juga dibutuhkan dalam pelayanan kita, pekerjaan Tuhan membutuhkan kesetiaan kita. Dan yang paling utama adalah dibutuhkan kesetiaan dalam hubungan pribadi kita dengan Tuhan Yesus. Sudahkah kita menjadi pribadi yang setia kepada Tuhan Yesus, ataukah kita terkadang melakukan "selingkuh rohani" dengan berpaling kepada ilah-ilah lain seperti dukun atau paranormal. Apakah kita lebih setia kepada tayangan di medsos dibandingkan dengan berdoa kepada Tuhan? Apakah kita lebih setia menjelajah di internet setiap hari dibandingkan dengan kesetiaan kita dalam membaca Firman Tuhan? Mari belajar untuk menjadi pribadi yang setia, karena Tuhan Yesus selalu setia kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan terhadap pasangan, keluarga, pekerjaan dan terlebih pada-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Stefanus Ardi Watuseke MSC ManadoLuk. 4:24-30.
Pdt. Wigand Sugandi
Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 22 Sya’ban 1447 H / 10 Februari 2026 M. Kajian Tentang Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat Penanaman […] Tulisan Metode Penanaman Aqidah pada Anak: Keimanan kepada Malaikat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Episod 182 Audio Siar Keluar Sekejap mengupas kesan domino yang tercetus selepas kekalahan mendalam Kerajaan Madani di PRN Sabah. Perbincangan merangkumi tekanan politik yang semakin memuncak apabila DAP menetapkan tempoh enam bulan kepada Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim untuk melaksanakan reformasi, desakan dalaman daripada saudara Rafizi berhubung isu integriti, serta kegagalan komunikasi kerajaan dalam menyampaikan inisiatif dan menguasai naratif kepada rakyat.Episod ini juga meneliti spekulasi mengenai rombakan Kabinet yang dijangka dilakukan oleh Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim, dalam masa terdekat dan bagaimana langkah tersebut boleh mengubah hala tuju politik nasional.Turut dianalisis ialah krisis dalaman Barisan Nasional, susulan keputusan MIC meluluskan usul keluar BN serta pendirian MCA yang bersedia berbuat demikian sekiranya UMNO memilih bekerjasama dengan DAP. Ketidaktentuan dalam BN ini menimbulkan persoalan besar tentang masa depan gabungan itu dan peranan UMNO dalam landskap politik negara.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my