POPULARITY
Categories
Mazmur 23: 1, 2. "Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang."
Roma 14: 7, 8."Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri....Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan."
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Agustus 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 10 AGUSTUS 2025Pembaca Renungan : Jelita RumondangMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah KUASA ALLAH YANG BESAR Mari kita membaca Firman Tuhan dari YESAYA 40: 29Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Wonder Kids, apakah kamu pernah merasa sangat lelah? Atau punya masalah yang membuatmu takut dan inginmenyerah? Firman Tuhan berkata bahwa Tuhan tahu saat kamu merasa lemah. Dia tidak meninggalkan anak-anak-Nya. Justru Dia memberi kekuatan kepada yang lemah, dan semangat kepada yang tidak berdaya. Di dalam Efesus 3:20, dikatakan bahwa Tuhan mampu melakukan jauh lebih banyak daripada apa yang kita minta atau pikirkan, bukan karena kita hebat, tetapi karena kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita. Ini artinya, Tuhan bekerja dalam hidup anak-anak-Nya, bahkan ketika kita tidak bisa melihat jalan keluarnya. Dia mungkin tidak langsung menyelesaikan masalahmu seperti yang kamu inginkan, tapi Dia akan memberimukekuatan untuk berjalan bersama-Nya melalui masalah itu.Tuhan tidak butuh izin dari kita untuk bekerja. Tapi ketika kita percaya dan berserah, kita akan melihat betapa besar kasih dan kuasa-Nya. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, jika kamu sedang menghadapi hal yang sulit — jangan lari dari Tuhan. Datanglah kepada-Nya dalam doa. Bukan karena doamu harus panjang atau sempurna, tapi karena Tuhan setia mendengar anak-anak-Nya. Mari kita berdoa:Bapa, Engkau lebih besar dan lebih kuat dari yang bisa akubayangkan. Aku percaya Engkau bisa menyelesaikan masalah ini. Terima kasih atas jawaban doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Tuhan adalah sumber kekuatanmu, bukan hanya untuk menyelesaikan masalah, tetapi untuk hidup taat dan setia kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati
Roma 14: 7, 8."Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri....Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan."
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 10 Agustus 2025Bacaan: "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan." (Filipi 2:14)Renungan: Tidak banyak orang yang menganggap pekerjaan bukan sebagai beban tetapi seperti sebuah permainan yang mengasyikkan. Hal ini memang tidaklah mudah, tetapi jika kita dapat mengubah sikap mental kita terhadap apa yang kita sebut pekerjaan, maka kita akan menikmati hidup ini. Seseorang berkata, "Menganggap sesuatu itu sebagai pekerjaan atau permainan, tergantung dari pikiran kita tentang hal itu." Jika kita seorang yang suka bersungut-sungut, mengeluh, marah dan mengomel, kelihatannya kita perlu mengubah sikap mental kita terhadap pekerjaan yang selama ini seolah menjadi beban. Jika semua orang mengerjakan pekerjaannya dengan penuh sukacita sebagaimana ketika ia menikmati sebuah permainan yang sangat disenanginya, maka firman Tuhan dalam Filipi 2:14 di atas tidak akan pernah ada. Firman Tuhan ini ada karena kenyataannya banyak orang yang bekerja sambil bersungut-sungut, berbantah-bantahan dan tidak mengucap syukur. Dengan demikian pekerjaan menjadi terasa sangat berat dan membosankan. Belajar menikmati sebuah pekerjaan sebagai sesuatu yang menyenangkan, akan mempermudah kita melakukannya dan yang paling penting kita tidak akan berdosa kepada Tuhan karena keluhan-keluhan dan perbantahan yang keluar dari mulut kita. Jika kita adalah seorang karyawan, suami, istri atau anak yang harus mengerjakan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita, kerjakanlah dengan sukacita dan tanpa sungut-sungut. Ingat, sikap mental kita terhadap suatu pekerjaan akan menentukan apakah kita akan mendapatkan kepuasan dan menikmati pekerjaan itu atau tidak. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk bersyukur dan menyenangi pekerjaan yang Kau berikan padaku. Jangan biarkan sungut-sungut dan keluh kesahku menghalangi sukacita dan berkat-Mu masuk dalam hidupku. Amin. (Dod).
Hai, Tetangga kesayangan!Di episode Daniel Tetangga Kamu kali ini, kita kedatangan the one and only Afgansyah Reza yang akan sharing pengalamannya saat menjalankan Ibadah Haji. Afgan gak cuma cerita soal momen haru di Tanah Suci, tapi juga bagaimana perjalanan ini membuatnya lebih dekat dengan dirinya sendiri dan makin berserah pada Tuhan.
Tuhan telah memberikan kepada kita hati-Nya sejak lama. Tuhan memberikan hidup-Nya bagi kita sebagai bukti yang lebih besar atas kasih-Nya. Kasih Tuhan sangat luas. Komitmen Tuhan sangat dalam. Kesetiaan Tuhan itu kekal.
Tuhan ingin agar setiap kita terus bertumbuh dan berbuah. Pertumbuhan sejati itu lahir dari sebuah kesadaran bahwa bila Tuhan yang memulai, maka Dia yang akan terus meneruskan dan menyesaikan karya-Nya sampai akhir. Dia juga dapat memakai segala sesuatu, dan juga di setiap keadaan, untuk dapat menyatakan kemuliaan-Nya. Tuhan juga menghendaki agar setiap kita terus menghasilkan buah, apa pun musim kehidupan yang sedang kita lalui.Supaya akhirnya kita dapat menyanyikan lagu “Bukti Kebesaran-Mu,” oleh NDC Worship ini,“Hidupku menggenapi firman-Mu. Tanda mukjizat sertai tiap langkahku. Kau bersamaku, di dalamku. Jadi bukti kebesaran-Mu..”—Pdt. Elsypurnama A. Radjatadoe, Pentingnya Keyakinan.Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World.
Tuhan memimpin dan memelihara mereka; Tuhan ingin menolong mereka bertumbuh, tetapi mereka harus belajar disiplin, pengendalian diri, pengorbanan, tidak mementingkan diri sendiri, percaya kepada Tuhan, dan terutama penurutan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah MENDOAKAN ORANGTUA Mari kita membaca Firman Tuhan dariYESAYA 54: 13Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlahkesejahteraan mereka; Wonder Kids, tahukah kamu? Tuhan itu penuh kasih dan setia — bukan hanya kepada anak-anak, tapi juga kepada orangtua kalian. Orang tua yang percaya kepada Tuhan tentu sering berdoa bagi anak-anak mereka. Mereka meminta Tuhan menuntun, menjaga, dan menguatkan kamu. Tapi tahukah kamu? Kamu juga bisa mendoakan orang tuamu!Orang tua juga manusia yang terbatas. Mereka bisa lelah, bingung, bahkan sedih. Mereka juga anak-anak Allah, dan Tuhan senang ketika kita mendoakan mereka dengan kasih.Doa bukanlah alat untuk memaksa Tuhan melakukan kehendak kita, tapi sebagai cara kita menyerahkan diri dan orang lain ke dalam rencana-Nya yang baik dan sempurna. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, coba tanyakan ke orang tuamu malam ini: "Bolehkah kita berdoa bersama?" Dengarkan ketika mereka berdoa untukmu, dan setelah itu doakan mereka juga.Misalnya:"Tuhan, tolong papa dan mama agar kuat dan bijaksana. Terima kasih Engkau memakai mereka untuk mengasihiku." Mari kita berdoaBapa,terima kasih karena Engkau mengasihiku dan mengajarkanku dengan cara-Mu. Aku bersyukur karena Engkau selalu bersamaku di setiap langkah hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, mari terus belajar dari Firman Tuhan, dan jadilah berkat bagi orang tua dan semua orang. Tuhan Yesus memberkati!
Tuhan memimpin dan memelihara mereka; Tuhan ingin menolong mereka bertumbuh, tetapi mereka harus belajar disiplin, pengendalian diri, pengorbanan, tidak mementingkan diri sendiri, percaya kepada Tuhan, dan terutama penurutan.
Renungan Pagi || Perjuangan Ke Kutub Tuhan || Ps. Steven Liem
Daily Devotion || Tuhan Satu-satunya || Ps. Steven Liem
Apa pun keadaan kita, carilah waktu untuk selalu membaca firman Tuhan di dalam Alkitab. Carilah tahu apa maksud Tuhan, renungkan firman tersebut, dan terimalah di dalam hati. Dan saat diucapkan dengan iman, maka ayat firman Tuhan tersebut dapat menghancurkan segala pekerjaan musuh di dalam hidup kita.Shout a Great of Shout of Joy! atas firman Tuhan yang telah kita baca di dalam Alkitab. Teruslah mempercayai bahwa, Tuhan yang akan membawa hidup kita pada Jalan Kemenangan-Nya..“Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."” (Roma 1:17).—Cindy Wijaya, Shouts of Joy!Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World.
Tuhan telah memberikan kepada kita hati-Nya sejak lama. Tuhan memberikan hidup-Nya bagi kita sebagai bukti yang lebih besar atas kasih-Nya. Kasih Tuhan sangat luas. Komitmen Tuhan sangat dalam. Kesetiaan Tuhan itu kekal.
Hidup yang kita jalani di setiap saat adalah peperangan rohani yang tidak kelihatan, dan bidikan sniper Iblis itu selalu mengarah untuk menunggu kapan kita lengah, dan dia akan menembak jatuh iman Kekristenan kita.Tetapi biarlah Tuhan dan kekuatan kuasa-Nya, kita memakai lengkap perlengkapan senjata Allah, ditambah lagi Roh Kudus yang memampukan kita dengan kuasa-Nya.. membuat kita menjadi seorang pemenang, dan mengalahkan segala tipu daya muslihat iblis.Karena itu datanglah selalu pada Tuhan Yesus, hanya Dia yang sanggup memberikan kepada kita kekuatan dan kemenangan, dan mengalahkan Iblis dan juga kuasanya. Amin!—Pdt. Benny Solihin, Saat Hidup Kita Menjadi Target.Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World.
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Agustus 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 9 AGUSTUS 2025Pembaca Renungan : Jelita RumondangMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Kalau kita tahu bahwa kita ini memiliki “harta yang luar biasa” yakni Tuhan Yesus yang selalu menyertai hidup kita, dan kita sendiri adalah umat dan harta kesayangan-Nya.. maka, marilah menjalani kehidupan ini dengan melakukan apa yang berkenan dan memuliakan nama Tuhan.Jangan biarkan anugerah Tuhan berlalu sia-sia, jadikan diri kita menjadi hamba yang setia, tidak mendukakan hati Tuhan, dan tetap setia mengiring Tuhan sampai kita tiba di garis akhir kehidupan serta mendengar Dia berkata,“Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba-Ku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan Tuanmu.” (Matius 25:23).—Pdt. Buby Ticoalu, Harta yang Paling Berharga.Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Olivia Ivania, Eland Parera, Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Wahyu 11: 19a; 12: 1-6a.10ab; Mazmur tg 45: 10c-12.16; 1 Korintus 15: 20-26; Lukas 1: 39-56.SPIRITUS FACIT NOBILEM Tema renungan kita pada hari raya Bunda Maria Diangkat Ke Surga ini ialah:Spiritus Facit Nobilem. Ungkapan bahasa Latin ini berarti: Roh membuatnyamenjadi besar. Ada banyak sekali kejadian yang membuat kita merasa kagum, herandan sangat takjub. Misalnya seorang anak desa yang sangat miskin, memulai usahadari yang sangat sederhana, dan setelah 30 tahun berusaha, ia kemudian menjadiseorang yang terkaya di negerinya. Seorang anak pendiam, malu dan tidak pernah dipedulikan orang disekitarnya. Setelah sekitar 30 tahun berlalu, ia menjadi seorang Uskup, dansemua orang di sekitarnya dulu ketika ia masih kecil harus memberinya hormatdan mencium cincin sucinya. Banyak sekali kejadian seperti ini membuat kitadapat bertanya: faktor apakah yang paling utama mengubah semua ini? Sepertihari raya ini, kita juga bertanya yang sama: faktor apakah yang membuat BundaMaria yang sangat bersahaja, dapat diangkat ke surga? Jawaban yang paling utama ialah karena Roh Tuhan memungkinkan semua itudapat terjadi. Roh Kudus membuat mereka menjadi besar. Kita dapat memberikanalasan lain seperti suatu keberuntungan, suatu perjuangan yang tanpa lelah danpenuh dengan kesabaran, atau bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Namun jikakita memiliki keyakinan bahwa kuasa Tuhan melalui Roh-Nya yang bekerja, meskitanpa disadari karena sangat tersembunyi, kita sebenarnya memiliki sebuahkonsep iman yang sungguh-sungguh benar. Nyanyian suka cita oleh Bunda Maria saat mengunjungi saudarinya Elisabeth,antara lain memiliki tanda yang sangat nyata bahwa ia sendiri dibuat besar olehTuhan. Kehendak Tuhan terjadi sesuai yang diinginkan oleh-Nya, maka saatkehadirannya di dunia pun sudah dibuat spesial, yaitu dikandung tanpa nodadosa. Ia kemudian menjadi pintu bagi terjadinya inkarnasi, menjadi Bunda Allah,dan akhirnya melahirnya Putra Allah, Yesus dari Nazaret. Semua perbuatan sangatspesial dari Tuhan kepadanya, sungguh membuatnya menjadi besar dan sangatdihormati. Sampai detik ini, Bunda Maria tetap spesial bagi kita karena RohKudus membuatnya besar, dan rahmat ini tidak pernah hilang dari padanya Kalau Bunda Maria ingin memberikan kita satu atau dua nasihat, khususnyasaat kita merayakan pestanya pada hariini, kita dapat memintanya untuk mengajarkan kita untuk menjadi besar dihadapan Allah, dan sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan. Maria tidak bisaterlepas dari Tuhan Yesus, Putra-Nya, sehingga ia pasti menasihatkan kita untuksenantiasa taat kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Ketaatan itu ialah mengikutijalan-Nya, yaitu jalan salib, kebenaran-Nya, yaitu kebenaran salib, danhidup-Nya, yaitu salib kehidupan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk selaludekat dan bersama Bunda-Mu Maria di dalam jalan salib-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Pembawa Renungan : RD. Willem Pau Semarang Mat. 17:14-20
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 9 Agustus 2025Bacaan: "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan, Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya." (Yakobus 5:16-18)Renungan: Suatu malam seorang hamba Tuhan bersama keluarganya harus tidur di dalam kemah di sebuah bukit. Karena mereka membawa uang dan barang-barang berharga lainnya dalam jumlah yang cukup banyak, maka mereka mulai merasa takut dan tidak tenang. Akhirnya mereka tertidur setelah berdoa menyerahkan kekhawatiran mereka pada Tuhan. Beberapa bulan setelah itu, ada seorang laki-laki dalam keadaan terluka parah dibawa ke rumah sakit misi di daerah itu. Setelah melihat hamba Tuhan itu, laki-laki yang terluka itu berkata, "Beberapa bulan yang lalu, ketika bapak sekeluarga tidur di kemah sebuah bukit, kami bermaksud merampok bapak, tetapi kami melihat ada 26 orang prajurit berjaga-jaga di sekeliling kemah tersebut sehingga kamipun tidak berani mendekat." Kisah laki-laki yang terluka tersebut terus menjadi pertanyaan di benak sang hamba Tuhan, sampai pada suatu hari ketika ia kembali ke tempat asalnya dan berkhotbah di gereja asalnya ia menceritakan kisah tersebut di depan jemaat. Lalu pemimpin jemaat gereja tersebut menanggapi dengan berkata, "Di malam kejadian itu, saya digerakkan oleh suara hatiku untuk berdoa bagi bapak dan keluarga, maka saya kumpulkan jemaat yang bersedia di dalam gereja ini dan kami berdoa untuk keselamatan bapak sekeluarga. Saat itu jumlah kami yang hadir di tempat ini untuk mendoakan bapak sekeluarga ada 26 orang." Kini mengertilah sang hamba Tuhan itu bahwa Tuhan sendiri yang mengutus 26 malaikat untuk menjaganya setelah 26 jemaatnya berdoa khusus untuknya. Kuasa doa tidak pernah dibatasi oleh jarak dan tempat. Di manapun kita berada dan bagaimanapun keadaannya, doa akan membawa dampak bagi orang yang kita doakan. Kita tak akan pernah tahu bagaimana cara Tuhan bekerja menjawab doa-doa kita, tetapi yang jelas sesuatu pasti terjadi. Doa membuat kita terheran-heran bahwa ternyata Tuhan dapat melakukan apa yang kita harapkan. Tidak ada alasan untuk tidak berdoa, karena perubahan pasti terjadi dan tanganTuhan bekerja ketika kita berdoa dengan kesungguhan hati. Jangan pernah meremehkan kuasa doa, karena doa akan membawa kita melihat serta mengalami mujizat demi mujizat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi kami kuasa untuk berdoa. Melalui kuasa doa itu, Engkau senantiasa campur tangan dalam setiap pergumulan dan permasalahan hidupku. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 6: 4-13; Mazmur tg 18: 2-3a.3bc-4.47.51ab; Matius 17: 14-20.IMAN SEBESAR BIJI SESAWI Renungan kita pada hari ini bertema: Iman Sebesar BijiSesawi. Ada kenyataan bahwa setelah sekian waktu mengikuti Sang Guru, YesusKristus, terbukti para rasul tidak dapat menyelesaikan suatu masalah yangmereka hadapi. Orang sakit dan kerasukan roh jahat tidak dapat mereka sembuhkandan bebaskan dari roh jahat. Mereka jelas menyadari ada yang tidak beres denganiman mereka, namun mereka tidak tahu persis apa sebenarnya yang tidak beresitu. Yesus Kristus menemukan bahwa yang kurang pada merekaialah kekuatan, kualitas dan inti iman itu meski mereka tiap saat hidupbersama-Nya. Iman diumpamakan sebesar biji sesawi, yaitu meski kecil tetapiberisi, berkualitas, berkekuatan dan penuh dengan kuasa Tuhan. Potensi yangsedemikian besar itu akan mampu melakukan apa yang tidak mungkin. Ia dapatmemerintahkan gunung untuk pindah tempatnya. Konkretnya, iman sebesar biji sesawi itu seperti apa?Aspek paling inti ialah di dalam diri seorang beriman, Tuhan adalah penentu danpenggeraknya. Ini mengikuti apa yang dikatakan oleh Santo Paulus, bahwahidupnya adalah bukan dirinya sendiri, tetapi Yesus Kristus yang hidup di dalamdirinya. Misalnya Anda diminta oleh teman untuk membantu meringankan sakittertentu, Anda berkeyakinan bahwa Tuhan yang akan berbuat semuanya. Doa, iman,tenaga, pikiran, inisiatif, pekerjaan, materi yang mungkin dipakai untukmembantu, tapi Tuhan tetap nomor satu yang diberikan ruang dan kesempatankepada-Nya untuk berbuat atas orang sakit itu. Sering terjadi, kemampuan kita manusia saja yangdiandalkan sehingga cepat juga terlihat akibatnya yaitu seperti kita capai,bosan, marah dan menyerah. Ini sangat mungkin Tuhan tidak diberikan ruang dankesempatan untuk berbuat. Akhirnya kita akan mengeluh seperti para rasul, yaitumengapa kita tidak bisa menyembuhkan atau menyelesaikan persoalan sendiri? Daritempat-Nya yang tersembunyi, Tuhan mungkin berbisik: imanmu tidak kuat. Kamutidak melibatkan Aku. Aspek berikutnya yang menandakan iman sebesar biji sesawiialah kesadaran dan kecintaan untuk mempertahankan iman yang sudah tumbuh didalam diri kita. Meski kecilnya seperti biji sesawi, godaan untuk meremehkan,melupakan dan lalai merawatnya harus sekuat mungkin dikalahkan. Dari jauh-jauhwaktu sebelumnya Musa sudah ingatkan akan sebuah kesetiaan, ketaatan danketahanan untuk mempertahankan iman ini. Jangan pernah dilupakan dan dibuanggara-gara ada sesuatu baru yang datang ke permukaan hidup ini. Kita mempunyaiajaran dasar, kitab suci, tradisi suci, spiritualitas yang semua ini wajibdirawat, dipertahankan dan dihidupi selalu. Hanya dengan itu iman kita dapatbertahan sampai akhir. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, Bunda-Mu dan juga Bunda kami, Santa Perawan Maria menjadi contoh bagikami dalam beriman secara mantap, bagai biji sesawi yang sangat berguna.Tuntunlah kami untuk selalu meneladani iman Bunda Maria. Salam Maria penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah IA MENYELAMATKAN KITA Mari kita membaca Firman Tuhan dari MATIUS 8: 25-26Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Wonder Kids, tahukah kamu apa yang terjadi setelah TuhanYesus menenangkan badai? Firman Tuhan di dalam Matius 14: 33 berkata bahwa setelah Tuhan Yesus menengangkan badai - orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." Biasanya, murid-murid Tuhan Yesus tidak berkumpul untukmenyembah-Nya. Bahkan saat Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit atau berkhotbah, mereka belum melakukannya. Tapi kali ini berbeda, karena mereka tahu bahwa mereka sendiri telah diselamatkan! MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Kasih Allah itu sangat istimewa, diberikan secara pribadiuntuk kamu. Tahu nggak? Yesaya 43:1 berkata bahwa Tuhan telah memanggil kita dengan nama kita karena kita milik-Nya. Allah memanggil namamu, jadi jangan tunggu lagi, jawablah panggilan-Nya. Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada di bersamaku, bahkan saat aku merasa takut. Ketika badai kehidupan datang, tolong aku untukselalu percaya kepada-Mu seperti murid-murid-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, KETIKA KAMU MERASA TAKUT, INGATLAH BERDOA KEPADA TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Dalam memimpin bangsa Israel melalui jalan yang menuju ke Laut Merah, Tuhan telah menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang berbelas kasihan serta adil."
Dalam memimpin bangsa Israel melalui jalan yang menuju ke Laut Merah, Tuhan telah menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang berbelas kasihan serta adil."
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 8 Agustus 2025Bacaan: "Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab daripadaNyalah harapanku." (Mazmur 62:6)Renungan: Banyak orang yang mau membayar mahal untuk mendapatkan ketenangan. Mereka meneguk minuman keras, merokok, pergi ke night club, mengkonsumsi narkoba atau obat-obat penenang. Tetapi sesaat setelah semuanya habis, kegelisahan kembali menyelimuti mereka. Sesungguhnya tidak ada ketenangan yang melebihi ketenangan seorang yang memercayakan hidupnya ke dalam tangan Tuhan. Seseorang berkata mengenai ketenangan yang kita peroleh karena percaya kepada Tuhan, "Iman yang kecil akan membawa jiwamu ke surga, iman yang besar membawa surga masuk ke dalam jiwamu." Apakah saat ini kita sedang membutuhkan ketenangan seperti ketenangan di surga? Datanglah kepada Tuhan Yesus, tambatkan iman kita di hati Yesus, maka iman itu akan memberi mujizat berupa ketenangan yang sangat kita dambakan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur bahwa di tengah pergumulan hidup yang menggelisahkan hatiku, aku tetap dapat memperoleh ketenangan ketika aku masuk dalam hadirat-Mu. Tambahkan imanku pada-Mu dan ajarilah aku untuk senantiasa percaya bahwa bersama dengan-Mu, semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah LAYAK DIPERCAYA Mari kita membaca Firman Tuhan dari ROMA 6: 9-10 Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Wonder Kids, tahu nggak ayat di atas itu luar biasa? “Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian adalah tanda bahwa Ia telah mengalahkan maut.” Apa artinya? Kebangkitan Tuhan Yesus seperti sinar terang yang menyinarilangit, memberitahu kita bahwa keadilan dan hidup kekal itu nyata. Surga adalah rumah kita, dan dunia ini hanyalah berandanya. Kita bisa percaya bahwa suatu hari nanti, kita nggak akan lagi merasa ragu, sakit, atau khawatir. Kita akanselalu bersukacita dan memuji TUHAN tanpa henti! Karena kita percaya pada kebangkitan Tuhan Yesus, kita jugabisa percaya pada cerita-cerita lain tentang Allah. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, coba baca kembali salah satu cerita favoritmu di Alkitab, seperti Daniel dan singa, Paulus di Damaskus, atau Tuhan Yesus menenangkan badai. Ingat ya, cerita-cerita ini bukan dongeng seperti Cinderella atau Aladdin, tapi benar-benar terjadi kepada orang-orang yang percaya kepadaAllah. Mari kita berdoaBapa, tolong aku untuk mengikuti-Mu setiap hari dan mengingat bahwa Engkau akan menguatkanku untuk melakukan apa yang baik dan benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, KARENA TUHAN YESUS TELAH BANGKIT DARI KEMATIAN, MAKA KITA MEMPEROLEH HIDUP YANG BARU DAN BISA HIDUP SESUAI RENCANA TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Nyanyian Musa adalah tentang Tuhan, tentang siapa Tuhan dan apa yang Dia lakukan. Tuhan ditinggikan, dipuji, dan dikagumi karena karya-Nya yang luar biasa bagi umat-Nya.
"Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita, dan pengampunan-Nya bersifat kekal sekali untuk selama-lamanya. Namun, apakah itu berarti kita bisa hidup sesuka hati, karena tahu bahwa Dia tak lagi mengingat dosa kita? Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Bpk. Sugi Lasiman hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 4: 32-40; Mazmur tg 77: 12-13.14-15.16.21; Matius 16: 24-28.PENYANGKALAN DIRI Renungan kita pada hari ini ini bertema: Penyangkalan Diri. Pertukaranbarang di zaman dahulu dengan sistem barter, terjadi misalnya pisang dibawahdari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dan sistempertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukar barang,tetapi membeli barang. Kita memakai uang untuk “menukar”nya dengan barang yangada di toko. Apakah hidup seseorang bisa ditukar atau dibeli mengikuti cara seperti ini?Seseorang bawa dirinya ke seorang pemegang uang, lalu ia diambil oleh orangkaya tersebut dan sejumlah uang berpindah tangan ke keluarga orang tersebut.Mungkin bisa terjadi saat ini, namun kejadian itu dapat digolongkan sebagaisuatu tindakan tidak normal bahkan mungkin kriminalitas. Pertukaran jenis ini terjadi dalam konteks pasar dan perdagangan. TuhanYesus mengajarkan satu jenis pertukaran hidup, tetapi tidak sebagai sebuahperdagangan. Ia menghadirkan sebuah gaya hidup baru demi meraih keselamatanjiwa dan raga bagi umat manusia. Kepada mereka yang memilih untukmengikuti-Nya, syarat utamanya ialah melakukan sebuah pertukaran hidup: pribadidan semangat hidupnya. Gaya dan semangat duniawi yang membuat kita mementingkan diri kita saja danhidup dalam kegampangan serta bermental dilayani, ditukar dengan gaya hidupbaru dari Yesus ialah penyangkalan diri dengan tanda utama ialah memanggulsalib. Ini melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan, yaitu membeli kitadari dunia ini dengan harga mahal sekali. Kita dijadikan milik-Nya ditandaidengan pembaptisan dan masuknya kita ke dalam Gereja. Jadi kita mengalami suatupertukaran hidup yang mencakup kepemilikan Tuhan atas diri kita dan gaya hidupdunia ini ditukar dengan gayanya Yesus Kristus berupa penyangkalan diri danmemanggul salib. Ini bukan berarti dunia, budaya dan hidup sosial tidak lagi meng-klaim kitasebagai miliknya, atau sebaliknya kita sendiri kehilangan status di dunia ini.Kita nyatanya masih mengalami dan memiliki itu semua, tetapi diri kita initelah bertukar kualitasnya dengan lebih tinggi, yaitu sebagai para pengikutKritsus. Status ini sudah kita miliki dan tiap saat kita mengalami betapaberartinya kita. Buktinya kita berjanji untuk setia kepada Tuhan dalam kata dan perbuatan kita. Ini yang Musaingatkan supaya kita tidak oleh melupakan status yang amat penting ini. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalam kuasa dan rahmat-Mu, ya Bapa, kamiingin menguduskan diri kami melalui perkataan dan perbuatan kami dengan tetapberada di bawah bimbingan Roh-Mu. Semoga semangat penyangkalan diri yangdiajarkan Putea-Mu Yesus Kristus senantiasa selalu bertumbuh kuat di dalam dirikami. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Nyanyian Musa adalah tentang Tuhan, tentang siapa Tuhan dan apa yang Dia lakukan. Tuhan ditinggikan, dipuji, dan dikagumi karena karya-Nya yang luar biasa bagi umat-Nya.
Daily Devotion || Ikut Tuhan Malah Menderita || Ps. Steven Liem
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
AMAZING GRACE PROGRAM - PS. TIMOTHY ROY M.A., D.Min., Ph.D - GEREJA KRISTUS PENEBUS
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Agustus 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 8 AGUSTUS 2025Pembaca Renungan : Melva HutapeaMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Season 02, Eps #04 [Carl Friedrich Keil and Franz Delitzsch]: Menanti Sang Raja di Tengah KekelamanPdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouDi tengah siklus dosa yang mengalir tanpa henti bagaikan arus yang makin lama makin kelam, tangisan umat tak pernah Tuhan abaikan. Kitab Hakim-hakim bukan hanya tentang kegagalan manusia, tapi terlebih tentang kasih setia Allah yang melampaui kedegilan hati manusia - dan kerinduan akan Sang Raja sejati, yang bukan hanya memberikan kelepasan sementara, tetapi juga akan memulihkan segalanya.Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd2-04
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Agustus 2025Bacaan: "Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang." (Yesaya 50:5)Renungan: Suatu ketika, di sebuah negara kecil diadakan perlombaan ski antar-negara. Seluruh pemain ski profesional dari seluruh penjuru dunia datang ke tempat tersebut. Dari sekian ratus bahkan ribu peserta yang bermain akan dipilih satu pemenang yg akan mendapatkan medali emas. Pertandinganpun berlangsung dan selesai, panitia sudah menentukan satu orang sebagai pemenangnya yaitu seorang pria buta.Mengapa dia bisa menang? Ya, dia memiliki pelatih yang menyorakinya saat bertanding. Ketika pelatihnya berteriak ke kanan, ia pergi ke kanan. Ketika pelatihnya berteriak ke kiri, ia pergi ke kiri. Namun satu hal yang ia percaya bahwa pelatihnya akan membawa ia ke garis finish. Sosok pemain tersebut bagaikan sosok kita, dan sosok pelatih ialah Sang Juruselamat. Saat kita mengkuti arahan dari Sang Juruselamat percayalah dengan kekurangan kita sekalipun tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Apakah saat ini hati kita tidak lagi merasa damai? Ataukah kita merasa bahwa hidup kita hampa sekalipun kita diberkati dengan berkat jasmani yang berlimpah. Satu hal yang kita perlukan saat ini adalah, mendengar sapaan Yesus. Bagaimana kita bisa melakukannya? Luangkan waktu kita untuk bersaat teduh dan membaca firman-Nya. Firman Tuhan akan menuntun kita kembali untuk mendapatkan jalan Tuhan yang sesungguhnya dan mengembalikan damai sejahtera kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau menjadi pelatih utama dalam perjalanan hidupku, sehingga aku boleh bertahan dan tetap kuat untuk mencapai garis finish kehidupanku. Beri aku kekuatan dan kemampuan untuk mendengar suara sapaan-Mu, sehingga di saat-saat perjalanan hidupku mengalami hambatan, aku bisa mendengar suara-Mu untuk kembali pada jalan-Mu. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 6 Agustus 2025Bacaan: "Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Markus 16:15)Renungan: Ada seorang gadis kecil berdiri di belakang kumpulan orang banyak, sementara ayahnya sedang bersaksi tentang perbuatan Tuhan di dalam hidupnya. Pria itu bercerita bahwa Tuhan telah menarik dan menyelamatkannya dari gaya hidup seorang pemabuk. Belum selesai ia bersaksi, satu dari sekian banyak orang yang sedang mendengar kesaksian itu menyela dan berkata, "Pak, kenapa anda tidak duduk diam saja? Anda hanyalah pemabuk yang sedang bermimpi" Si gadis kecil mendekati pemuda tersebut dan berkata, "Tuan, yang anda teriaki itu adalah ayah saya. Anda mengatakan ayah saya seorang pemabuk? Ayah saya dulu memang seorang pemabuk dan hampir setiap malam memukuli ibu. Ketika dipukul, ibu hanya bisa menangis sepanjang malam. Tuan, kami juga tidak memiliki pakaian yang bagus untuk dipakai karena ayah membelanjakan semua uangnya untuk membeli minuman keras. Dulu, saya tidak memiliki sepatu untuk dipakai ke sekolah, tapi sekarang lihatlah sepatu dan baju ini Ayah membelinya untuk saya karena sekarang ia memiliki pekerjaan yang baik dan tidak pernah mabuk lagi. Apakah anda melihat wanita yang sedang tersenyum di sana? Itu adalah ibu saya. Dia tidak menangis lagi sepanjang malam, bahkan sekarang dia bernyanyi sepanjang hari," kata gadis itu dengan bangga. "Tuan tahu siapa yang melakukan semua perubahan besar itu? Yesus yang telah mengubah ayah! Dia juga telah mengubah suasana rumah kami menjadi indah. Jadi Tuan, jika ayah saya sedang bermimpi, tolong jangan bangunkan dia!" lanjut gadis kecil itu dengan penuh percaya diri. Dibutuhkan waktu dan perubahan sikap yang nyata saat seseorang sudah menerima kasih Kristus agar dia mampu bersaksi tentang semua yang diterimanya dari Kristus. Sehingga melalui hidupnya dapat dibuktikan bahwa Kristus benar hidup di dalam dia dan dia di dalam Kristus. Paulus sendiri mengalaminya. Cukup lama para rasul baru bisa menerima dan mengakui perubahan Paulus yang dulunya pembunuh pengikut Kristus, namun kini menjadi pengajar jalan Kristus. Tapi ketika Paulus terus memberitakan Kristus dengan mengisahkan perjumpaannya yang spektakuler di jalan menuju Damsyik, banyak orang menjadi percaya dan memberi diri dibaptis. Apakah ada perubahan dalam diri kita saat kita mengenal Yesus Kristus? Kalau ada, bersaksilah tentang kasih-Nya yang besar itu. Ketika kita bersaksi, Roh Kudus akan bekerja di hati orang yang rindu untuk diubahkan, sehingga setelah kita, akan bertambah satu orang lagi menjadi murid Kristus. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena ketika aku mengenal Engkau secara pribadi ada sesuatu yang diubahkan dalam hidupku. Urapi mulutku agar aku mampu bersaksi tentang kasih-Mu, dan lepaskan lidah yang kelu dalam mulutku, agar kesaksianku dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Agustus 2025Bacaan: "Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihi Nya, seperti ayah kepada anak yang disayangi." (Amsal 3:12)Renungan: Orang tua di dunia ini tidak satupun yang menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang gagal atau menderita di kemudian hari. Semuanya berharap anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Itulah sebabnya orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, bahkan mereka pun rela mengorbankan apa saja demi anak. Kasih, perhatian, perlindungan dan terkadang juga teguran diberikan orang tua kepada anak. Dalam kehidupan rohani, Tuhan pun bertindak demikian. Di satu sisi Tuhan senantiasa melimpahkan kasih, kemurahan, pemeliharaan, penyertaan dan pertolongan kepada kita; di sisi lain Dia juga akan memberikan teguran atau hajaran kepada kita bila kita melakukan pelanggaran atau dosa di hadapan-Nya. Tujuan teguran itu adalah agar kita menjadi jera dan tidak lagi mengulangi kesalahan sehingga kita dapat bertumbuh ke arah yang benar sesuai dengan kehendak-Nya. Teguran Tuhan kepada kita terkadang dapat berupa masalah atau persoalan: sakit penyakit, krisis keuangan, masalah keluarga dan sebagainya. Tuhan mengizinkan hal itu terjadi agar kita segera menyadari kesalahan dan berbalik ke jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, "...janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya." (Amsal 3:11). Daud pernah melakukan pelanggaran besar di hadapan Tuhan. Ia berzinah dengan Batsyeba. Kemudian Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Akhirnya Daud pun menyesal dan bertobat. Natanpun berkata kepada Daud: "Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menistai Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati." (2 Samuel 12:13-14). Kunci utama ketika kita menerima teguran dari Tuhan adalah bertobat. Pengakuan diri bahwa kita telah melakukan dosa di hadapan Tuhan itu sangat penting, dan itu adalah kunci untuk mengalami pemulihan dan berkat dari Tuhan. Jadi bila kita mendapat teguran dari Tuhan, jangan menjadi kecewa atau marah. Ini artinya Tuhan sangat mengasihi kita, "Jika kamu harus menanggung ganjaran: Allah memperlakukan kamu sebagai anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?" (Ibrani 12:7). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku sebagai anak-Mu. Kini aku menyadari bahwa sebagai seorang anak, aku harus senantiasa taat dan setia pada-Mu. Engkau tidak menghendaki aku jauh dan lari dari jalan-Mu. Maka terkadang ada hal-hal yang mungkin tidak kusukai terjadi dalam hidupku, yang kupercaya itu adalah teguran-Mu untukku agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).
Dalam mesej Sudahkah Kita Jelas, Pr Kenneth Chin menekankan betapa pentingnya kejelasan dalam kehidupan setiap orang percaya. Sebagai anak-anak Tuhan, kita telah diberikan kuasa, identiti, dan anugerah tertentu oleh Kristus untuk digunakan bagi kemuliaan-Nya. Namun, tanpa kejelasan tentang siapa kita di dalam Kristus dan peranan kita dalam Kerajaan Tuhan, kita mudah menjadi lemah, ragu-ragu dan tidak berfungsi dengan efektif.Pr Kenneth berkongsi bahawa apabila kita jelas dengan identiti, kuasa, dan panggilan yang Tuhan telah berikan, kita akan melangkah dengan penuh keyakinan — bahkan kuasa gelap pun akan tahu siapa kita dan tidak berani mendekati. Mesej ini adalah panggilan untuk setiap orang percaya agar bangkit dengan kejelasan, berjalan dalam kuasa yang sah dari Tuhan, dan menggunakan segala yang ada di tangan kita untuk tujuan ilahi.In the message, Pr Kenneth Chin emphasizes the importance of clarity in the life of every believer. As children of God, we have been given authority, identity, and specific gifts by Christ to be used for His glory. However, without clarity about who we are in Christ and our role in God's Kingdom, we can easily become weak, doubtful, and ineffective.Pr Kenneth shares that when we are clear about our identity, authority, and calling from God, we will walk with confidence — even the forces of darkness will know who we are and will not dare come near. This message is a call for every believer to rise up with clarity, to walk in the rightful power given by God, and to use whatever is in our hands for His divine purpose.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Agustus 2025Bacaan: "Pencobaan pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13)Renungan: Dahulu kala Tuhan mempunyai banyak berkat yang Ia mau bagikan kepada umat manusia. Karena terlalu banyak maka Ia minta pertolongan pada hewan-hewan besar untuk membagikannya. Tetapi hewan-hewan tersebut menolak dengan berbagai alasan. Akhirnya burung-burung datang pada Tuhan dan siap membantu membagi berkat tersebut asalkan dibungkus dalam bungkusan kecil sesuai dengan porsi tubuh mereka. Burung-burung itupun dengan sukacita membawa berkat-berkat itu tanpa mengeluh. Mereka berjalan sambil bernyanyi tanpa ada rasa lelah walau beban mereka berat. Tetapi lama kelamaan karena mereka bersukacita, maka beban itu tidak lagi terasa berat melainkan ringan sampai akhirnya beban-beban itu mengangkat mereka sehingga mereka tidak lagi berjalan melainkan terbang. Sungguh tidak masuk akal. Akhirnya burung-burung tersebut sampai di tujuan. Ketika menurunkan beban yang mereka pikul, mereka menemukan bahwa ada sayap-sayap yang tumbuh di punggung mereka tepat di tempat di mana beban diletakkan. Sayap-sayap itulah yang telah memampukan mereka terbang melintasi darat, laut dan puncak-puncak gunung yang tinggi meski membawa beban berat di punggung. Walaupun cerita di atas hanya legenda, namun ada pesan penting yang bisa kita petik. Kesediaan menanggung beban, baik itu beban diri sendiri atau beban orang lain, akan menumbuhkan sayap-sayap iman yang memampukan kita terbang tinggi mengatasi beban yang kita pikul. Tuhan sudah berjanji bahwa pencobaan yang kita alami tidak melampaui kekuatan kita. Tuhan yang akan memberi jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya. Jika saat ini kita sedang menanggung beban yang berat, relakan punggung kita untuk memikulnya. Jangan lupa, pencobaan menjadikan kita lebih dewasa dan memiliki kualitas kerohanian yang semakin matang. Jika kita merasa bahwa Tuhan sedang memakai kita untuk memikul beban bagi orang lain, lakukanlah dengan sukacita. Tuhan yang akan memberi kekuatan bahkan "sayap-sayap" rohani yang memampukan kita untuk terbang. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas setiap pencobaan yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Jangan biarkan keputusasaan menguasai ku, tapi biarlah kekuatan-Mu senantiasa melingkupi aku. Amin. (Dod).
Filipi 4: 5. "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat."
Pembawa Renungan : RP. Agustinus Hutrin, SVD Surabaya Luk. 12:13-21.
“Keterasingan dan Harapan” Mazmur 139:7–10 Keterasingan Itu Nyata Dosa sebagai Pemisahan Harapan yang Menyapa di Tengah Keterasingan Diterima dalam Keterasingan Roh Kudus: Hadir di Tengah Kekosongan Langkah-langkah Respon dalam Iman *** Saudara tidak sendirian. Bahkan di ujung laut pun, tangan Tuhan masih menggenggam Saudara. Teruslah berharap. Karena dalam Kristus, keterasingan bukanlah akhir—melainkan awal dari perjumpaan ... Read more
Hai, Tetangga kesayangan!Di episode Daniel Tetangga Kamu kali ini, kita kedatangan Rachel Amanda aktris yang inspiratif.Amanda akan berbagi kisah tentang kegagalannya melanjutkan kuliah di luar negeri, serta bagaimana akhirnya ia belajar berserah kepada Tuhan. Tak hanya itu, ia juga berbagi cerita soal penyakit tiroid yang pernah ia alami.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Agustus 2025Bacaan: "Bersukacitalah dalam pengharapan sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa." (Roma 12:12)Renungan: Ada seorang anak laki-laki asal Scotlandia terpisah dari keluarganya. Anak laki-laki itu kemudian diasuh di sebuah yayasan. Setelah dewasa ia bekerja di sebuah perusahaan pelayaran di Chicago. Di dalam hatinya terpendam kerinduan besar untuk bertemu ibu dan kedua saudara perempuannya. Untuk itu ia mengirimkan surat ke beberapa tempat di Scotlandia. Tapi hasilnya nihil. Suatu hari ia membaca firman Tuhan yang membangkitkan imannya akan pertolongan Tuhan. "Sebab Tuhan Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan: Ia tidak menahan kebaikan dari orang hidup tidak bercela." (Mzm 84:12). Ketika berdoa, di hatinya terbersit ide untuk menulis surat ke Yayasan yang ada di Massachusetts. Ternyata di sana ada sepucuk surat yang dikirim oleh saudara perempuannya dari Scotlandia. Dengan cucuran air mata ia membaca surat yang mengabarkan bahwa ibunya masih hidup dan mencarinya. Tanpa membuang waktu lagi, ia segera menemui keluarga yang dirindukannya sejak kecil. Setelah melepas rindu, saudara perempuannya menceritakan bahwa ibunya tidak pernah berhenti berdoa untuknya sejak mereka berpisah 19 tahun lalu. Air mata yang tertumpah selama 19 tahun di Scotlandia telah dijawab Allah di Amerika yang jauh. Terbukti sudah bahwa, " Doa orang benar, bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya." (Yak 5:16b). Kuasa doa yang dipanjatkan di dalam nama Tuhan Yesus tidak pernah bisa dibatasi oleh jarak dan waktu. Karena itu jika ada doa-doa kita yang belum terjawab, mungkin saja jawabannya sedang dalam "perjalanan". Satu prinsip yang harus kita tanamkan di dalam hati kita bahwa Tuhan tidak pernah berdusta atau mengingkari janji-Nya. Dia selalu memegang teguh janji-janji-Nya! Jika Dia sudah berjanji, maka Dia akan menjawab doa yang dipanjatkan dengan iman. Pada waktu yang sangat indah, jawaban-Nya akan menjadi nyata. Jangan lelah menanti jawaban Tuhan. Tetaplah tekun dalam doa, dan Tuhan akan melakukan apa yang harus Dia lakukan yaitu menjawab doa-doa kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa mendengar dan menjawab doa-doaku. Sendengkanlah selalu telinga-Mu untuk mendengarkan doa-doa atas berbagai masalah yang menjadi pergumulan hatiku. Kuduskan dan sucikanlah hatiku, agar tidak menjadi batu sandungan bagi kuasa-Mu untuk bekerja dalam diriku. Aku percaya walaupun doaku belum terjawab, namun akau sudah mendapatkannya. Amin. (Dod).