Podcasts about madinah

  • 349PODCASTS
  • 3,176EPISODES
  • 39mAVG DURATION
  • 1DAILY NEW EPISODE
  • Sep 30, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about madinah

Show all podcasts related to madinah

Latest podcast episodes about madinah

Radio Rodja 756 AM
Penyebab Mandi Wajib

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 30, 2026 72:08


Penyebab Mandi Wajib merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. dalam pembahasan Matan Al-Ghayah Wat Taqrib. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 11 Rabiul Akhir 1448 H / 22 September 2026 M. Kajian Tentang Penyebab Mandi Wajib Mandi wajib merupakan salah satu bahasan penting dalam fikih. Terdapat enam perkara yang mewajibkan […] Tulisan Penyebab Mandi Wajib ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Mendidik Anak Berbakti dan Beretika kepada Orang Tua

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 30, 2026 44:51


Mendidik Anak Berbakti dan Beretika kepada Orang Tua ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 17 Rabiul Akhir 1448 H / 28 September 2026 M. Kajian Tentang Mendidik Anak Berbakti dan Beretika kepada Orang Tua Salah satu tugas […] Tulisan Mendidik Anak Berbakti dan Beretika kepada Orang Tua ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Pelaksanaan Haji Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 29, 2026 39:32


Pelaksanaan Haji Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 16 Rabiul Akhir 1448 H / 27 September 2026 M. Kajian Tentang Pelaksanaan Haji Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam […] Tulisan Pelaksanaan Haji Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Masuk Ka'bah, Shalat, dan Berdoa di Dalamnya

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 29, 2026 41:07


Masuk Ka’bah, Shalat, dan Berdoa di Dalamnya merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 9 Rabiul Akhir 1448 H / 20 September 2026 M. Kajian Tentang Masuk Ka’bah, Shalat, dan Berdoa di Dalamnya […] Tulisan Masuk Ka’bah, Shalat, dan Berdoa di Dalamnya ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Metode Pembelajaran Adab Bergaul dengan Lawan Jenis

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 28, 2026 48:04


Metode Pembelajaran Adab Bergaul dengan Lawan Jenis merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 11 Rabiul Akhir 1448 H / 22 September 2026 M. Kajian Tentang Metode Pembelajaran Adab Bergaul dengan Lawan Jenis Dalam […] Tulisan Metode Pembelajaran Adab Bergaul dengan Lawan Jenis ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Menunggu Kelahiran Jiwa

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 28, 2026 72:30


Menunggu Kelahiran Jiwa merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Thariq al-Hijratain wa Bab as-Sa’adain (Jalan Kebahagiaan). Kajian ini disampaikan pada Jumat, 21 Safar 1448 H / 7 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Menunggu Kelahiran Jiwa Pada dasarnya, manusia tidak memiliki apa pun. Sebelum diciptakan ke permukaan bumi, […] Tulisan Menunggu Kelahiran Jiwa ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Hakikat Kefakiran kepada Allah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 28, 2026 54:13


Hakikat Kefakiran kepada Allah merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Thariq al-Hijratain wa Bab as-Sa’adain (Jalan Kebahagiaan). Kajian ini disampaikan pada Jumat, 14 Rabiul Akhir 1448 H / 25 September 2026 M. Kajian Tentang Hakikat Kefakiran kepada Allah Pembahasan tentang jalan menuju kebahagiaan ini dirangkum dari karya […] Tulisan Hakikat Kefakiran kepada Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Khutbah Jumat Singkat: Hakikat Pujian dan Celaan Manusia

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 9:39


Khutbah Jumat Singkat: Hakikat Pujian dan Celaan Manusia ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 7 Rabiul Akhir 1448 H / 18 September 2026 M. Khutbah Jumat Pertama: Hakikat Pujian dan Celaan Manusia Setiap manusia menyukai pujian dan sanjungan […] Tulisan Khutbah Jumat Singkat: Hakikat Pujian dan Celaan Manusia ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Zakat Sapi dan Kambing

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 62:19


Zakat Sapi dan Kambing ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Kitab Shahihu Fiqhis Sunnah wa Adillatuhu yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Musyaffa Ad-Dariny, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 10 Rabiul Akhir 1448 H / 21 September 2026 M. Kajian Tentang Zakat Sapi dan Kambing Pada kajian sebelumnya, telah dibahas zakat unta. Di […] Tulisan Zakat Sapi dan Kambing ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Tiga Perkara yang Membinasakan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 81:05


Tiga Perkara yang Membinasakan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minnah ‘Alim Ar-Raqib. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 11 Rabiul Akhir 1448 H / 22 September 2026 M. Kajian Hadtis Tentang Tiga Perkara yang Membinasakan Pembahasan berlanjut pada hadits Anas bin Malik Radhiyallahu […] Tulisan Tiga Perkara yang Membinasakan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

The Future Hospitality Summit Podcast
Episode 162: Madinah's New Investment Story: Building a Destination for the World

The Future Hospitality Summit Podcast

Play Episode Listen Later Sep 24, 2026 22:40


In this episode, Dr. Moath Alyahya, Chief Executive Officer of Knowledge Economic City, explores how Madinah is evolving into a broader investment, hospitality and mixed-use destination. The conversation looks at KEC's expansion strategy, major developments including Knowledge Gardens and the Islamic World District, changing demand beyond religious tourism, and how new partnerships and investment structures are helping shape the city's next chapter under Vision 2030.

Yusuf Circle Sheffield
S106 FINAL - Zubayr ibn Al Awaam (ra) - To conclude with the battle of the camel: Talha and Zubayr رضي الله عنهم were martyred in the first phase of the battle

Yusuf Circle Sheffield

Play Episode Listen Later Sep 18, 2026 30:23


Zubayr Ibn al-Awaam رضي الله عنه (S106) Final session: To conclude with the battle of the camel: Talha and Zubayr رضي الله عنهم were martyred in the first phase of the battle. Eventually, the battle was won by the side of Ameer-ul-Mumineen Ali رضي الله عنه. Ali رضي الله عنه himself took Aisha رضي الله عنها a few miles back to al-Madinah. He then sent his sons Hasan and Hussain رضي الله عنهم to take Aisha رضي الله عنها another days distance. Hasan Ibn Thaabit رضي الله عنه beautifully praised Zubayr رضي الله عنه in some poetry. He رضي الله عنه was a famous knight, his fame will never fade, how a great a deed it is to praise Zubayr رضي الله عنه.

Radio Rodja 756 AM
Perjalanan dari Hudaibiyah Menuju Khaibar

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 15, 2026 43:00


Perjalanan dari Hudaibiyah Menuju Khaibar adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 3 Rabiul Akhir 1448 H / 14 September 2026 M. Kajian Tentang Perjalanan dari Hudaibiyah Menuju Khaibar Setelah dari Hudaibiyah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa […] Tulisan Perjalanan dari Hudaibiyah Menuju Khaibar ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Hari Keputusan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 15, 2026 69:27


Hari Keputusan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah tematik oleh Ustadz Dr. Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A. Hafidzahullah pada Ahad, 2 Rabiul Akhir 1448 H / 13 September 2026 M. Kajian Tentang Hari Keputusan Salah satu rukun iman adalah beriman kepada hari akhirat. Setiap orang harus meyakini bahwa setelah meninggal dunia, manusia akan dibangkitkan kembali […] Tulisan Hari Keputusan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Jalan Petunjuk dan Jalan Kesesatan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 14, 2026 61:49


Jalan Petunjuk dan Jalan Kesesatan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 28 Rabiul Awal 1448 H / 10 September 2026 M. Kajian Islam Tentang Jalan Petunjuk dan Jalan Kesesatan Pembahasan kali ini menjelaskan jalan petunjuk dan jalan […] Tulisan Jalan Petunjuk dan Jalan Kesesatan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Peringatan untuk Tidak Menaati dalam Kemaksiatan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 14, 2026 57:08


Peringatan untuk Tidak Menaati dalam Kemaksiatan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Syarhus Sunnah karya Imam Al-Barbahari Rahimahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, M.A Hafidzahullah pada Rabu, 27 Rabiul Awal 1448 H / 9 September 2026 M. Kajian Islam Tentang Peringatan untuk Tidak Menaati dalam Kemaksiatan […] Tulisan Peringatan untuk Tidak Menaati dalam Kemaksiatan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 11, 2026 47:00


Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallah adalah kajian Fiqih Do’a dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 26 Rabiul Awal 1448 H / 8 September 2026 M. Kajian Tentang Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallah Pembahasan memasuki bab ke-33 tentang […] Tulisan Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Kewajiban Berpegang Teguh Pada Sunnah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 52:22


Kewajiban Berpegang Teguh Pada Sunnah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minnah ‘Alim Ar-Raqib. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 26 Rabiul Awal 1448 H / 8 September 2026 M. Kajian Hadtis Tentang Kewajiban Berpegang Teguh Pada Sunnah Di zaman yang dipenuhi ujian dan […] Tulisan Kewajiban Berpegang Teguh Pada Sunnah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Larangan Bagi Wanita Keluar Rumah dengan Memakai Parfum

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 56:57


Larangan Bagi Wanita Keluar Rumah dengan Memakai Parfum merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 26 Rabiul Awal 1448 H / 8 September 2026 M. Kajian Tentang Larangan Bagi Wanita Keluar Rumah dengan Memakai […] Tulisan Larangan Bagi Wanita Keluar Rumah dengan Memakai Parfum ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Yusuf Circle Sheffield
S94 - Zubayr ibn Al Awaam (ra) - Aisha رضي الله عنها wrote letters to the leaders

Yusuf Circle Sheffield

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 33:21


Zubayr Ibn al-Awaam رضي الله عنه (S94) Aisha رضي الله عنها wrote letters to the leaders of the cities in Shaam, Koofa, Yamamah and Madinah explaining what happened in Basra. The only survivor from the Khawaarij was Harkoos Ibn Zuhayr. When Ali رضي الله عنه was leaving Madinah for Koofa, Abdullah Ibn Salaam رضي الله عنه said do not go to Iraq, they will kill you. Ali رضي الله عنه replied: by Allah سُبْحَانَهُ وتَعَالَى, the Messenger ﷺ already told me of this. Ali رضي الله عنه praised the Companions رضي الله عنهم as follows: He said he is being tested with Aisha, the most obedient of people. With Zubayr, the toughest. With Talha, the most genius and with Ya'la رضي الله عنهم, the most cooperative.

Yusuf Circle Sheffield
S90 - Zubayr ibn Al Awaam (ra) - Our mother Aisha رضي الله عنها also took the same stance as Talha and Zubayr رضي الله عنه

Yusuf Circle Sheffield

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 29:55


Zubayr Ibn al-Awaam رضي الله عنه (S90) Our mother Aisha رضي الله عنها also took the same stance as Talha and Zubayr رضي الله عنهم - that Uthmaan رضي الله عنه had to be avenged immediately. Aisha رضي الله عنها was in Makkah performing Hajj whilst Uthmaan's رضي الله عنه house was being besieged. She رضي الله عنها left Madinah hoping it would cause the fitnah to reduce and also to get her brother Muhammad Ibn Abu Bakr (r.h) out of the fitnah. Talha and Zubayr رضي الله عنهم waited ~4 months after Uthmaan's رضي الله عنه martyrdom, giving Ali رضي الله عنه enough time however no decision was made, so they sought permission from Ali رضي الله عنه to leave Madinah and he granted them it. Abdullah Ibn Zubayr رضي الله عنهم also went with them to Makkah

Radio Rodja 756 AM
Disyariatkannya Duduk di Antara Dua Sujud

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 9, 2026 40:18


Disyariatkannya Duduk di Antara Dua Sujud ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 25 Rabiul Awal 1448 H / 7 September 2026 M. Kajian Tentang Disyariatkannya Duduk di Antara Dua Sujud Alhamdulillah, kita kembali mengkaji tema fikih doa […] Tulisan Disyariatkannya Duduk di Antara Dua Sujud ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Tujuan-Tujuan Jihad

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 9, 2026 46:02


Tujuan-Tujuan Jihad adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 25 Rabiul Awal 1448 H / 7 September 2026 M. Kajian Tentang Tujuan-Tujuan Jihad Penulis rahimahullahu Ta’ala menjelaskan bahwa jihad fisabilillah memiliki tujuan dan sasaran yang mulia. […] Tulisan Tujuan-Tujuan Jihad ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Dunia Melalaikan dari Akhirat

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Sep 8, 2026 99:33


Dunia Melalaikan dari Akhirat adalah kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. pada Rabu, 24 Rabiul Awal 1448 H / 6 September 2026 M. Kajian Tentang Dunia Melalaikan dari Akhirat Setiap hari usia bertambah, dan setiap hari pula kita semakin dekat dengan akhirat. Setiap pekan usia bertambah, berarti usia kita berkurang. Berganti […] Tulisan Dunia Melalaikan dari Akhirat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Islamic Talks
The Importance of Small yet Consistent good deeds

Islamic Talks

Play Episode Listen Later Sep 8, 2026 19:14


Be Quranic
Who is a Kafir?

Be Quranic

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 31:34


1. Quick Recap: Where We AreWe are working through Surah Al-Baqarah, and by now the introduction should be second nature.* Meaning of the surah: The Female Cow* Number of ayat: 286* Place of revelation: Madinah — this is an early Madani surah, one of the earliest revealed after the HijrahSurahs are classified by when they were revealed, not simply where:* Makki — revealed before the Hijrah* Madani — revealed after the Hijrah. A surah can even be revealed physically in Makkah, but if it came after the Hijrah, it is still Madani.Virtue of the surah: On the Day of Judgement, Surah Al-Baqarah and its “twin,” Surah Aali ‘Imran, will come like clouds to protect those who used to recite them.2. The Nine Divisions of the SurahSurah Al-Baqarah can be organised into nine broad sections:* Types of people* First command* First human* First nation* Prophet Ibrahim* New nation (and all its laws — prayer, fasting, hajj, family, and so on)* Politics* Finance* Conclusion3. Recap of Category One: The People of Taqwā* Taqwā = mindfulness of Allah. This definition comes from the well-known exchange involving Ubayy ibn Ka'b and the imagery of walking carefully along a thorny path.* The traits of the people of taqwā are described in Ayat 2–5.* The final word of Ayah 5 is al-Muflihūn — “the successful ones.”Grounded is a reader-supported publication. To receive new posts and support my work, consider becoming a free or paid subscriber.4. Understanding “Success”: Fā'iz vs MuflihArabic has more than one word for success, and the distinction matters.* Fā'iz — the one who wins a competition. There is a single winner; everyone else, however well they did, is not the fā'iz.* Muflih — comes from the root falāḥ, which we hear every day in the adhan and iqamah: “Ḥayya ‘ala al-falāḥ” (”Come to success”).The imagery of falāḥ is agricultural — it is the success of a farmer at the point of harvest. This carries two lessons:* It is not a competition with others. If one farmer harvests 100 kilos and another 200 kilos, both have still had a genuine, good harvest. Everyone can be a muflih by their own effort and criteria. It is a competition with yourself, not with your neighbour.* It requires delayed gratification. You plant today but do not harvest tomorrow. You nurture the plant and wait, putting in the work in the interim.5. Delayed Gratification in This World and the NextSuccess in the akhirah comes much later — you plant now and harvest then. But the same discipline that earns success in the akhirah also brings success in this world.* The marshmallow test: children who could wait for a larger reward tended to be more successful later in life; many who could not delay gratification struggled.* Delayed gratification is what lets a student study now and play later, or read Qur'an now and read for leisure afterwards. Sometimes you have to grind and do the less-fun things in order to succeed.Taqwā trains this exact characteristic in us.6. Category Two: Al-Kāfirūn (Ayat 6–7)Having covered the people of taqwā, we now turn to the second category of people: the kuffār (disbelievers), described in Ayat 6 and 7.Two Layers of MeaningWords carry at least two kinds of meaning: a literal meaning and a technical meaning.Literal meaning: The root kafara means to cover, to bury. Literally, a kāfir can describe a farmer — the one who takes a seed, digs a hole, places it in, and covers it over with soil.* When the farmer is planting (covering the seed), the action relates to kufr(covering).* When the farmer is harvesting, that is falāḥ.This gives us the picture behind the word: a kāfir is someone who receives something good (a seed) and chooses to bury it, cover it, and ignore it — “if I don't see it, it's not there.”Technical MeaningThe technical meaning splits into two:* Qur'anic meaning — someone who receives something good (guidance, Islam) and deliberately buries and rejects it.* Fiqhī (legal) meaning — simply a non-Muslim.7. The Qur'anic Kāfir: Al-Ghazālī's ConditionsWhen the Qur'an describes the kāfir being punished in the Fire eternally (khālidīna fīhā), it is not speaking about every single non-Muslim. It refers to a very specific person: one who was properly shown Islam and knowingly rejected it.Imam al-Ghazālī, in Al-Iqtiṣād fī al-I'tiqād, outlines the conditions for someone to be a kāfir in this Qur'anic, punishment sense:* He receives the da'wah in a reasonable manner — presented properly and appropriately, not through yelling, insults, or a careless “become Muslim or burn” thrown at someone.* His doubts and questions are answered.* He is given time to think and consider.* After all of this, he still rejects it.A key point on condition one: in a world where the media so often portrays Islam in a bad light, many people have never genuinely encountered it in a reasonable manner. Simply living near a masjid does not count.This is why our conduct matters so much as a minority. We are ambassadors of Islam.When a person behaves badly — parking carelessly at the masjid and blocking a neighbour, for example — people don't blame the individual; they blame “the Muslims” and assume it reflects Islam itself.8. Fiqhī Definition vs Qur'anic DefinitionThese two definitions do different jobs:* The fiqhī definition is black and white. You are either a Muslim or a non-Muslim. A Muslim is someone who affirms the shahādah — belief in Allah and in the finality of Prophet Muhammad ﷺ. It determines legal rights and responsibilities in this world.* The Qur'anic definition concerns the akhirah and rests on reasonableness — which is subjective and known only to Allah.A note on the sinful Muslim: a Muslim who does not pray is still a Muslim — a sinful, bad Muslim, but a Muslim — so long as he does not deny that prayer is wājib. Denial of what is clearly obligatory is a different matter from laziness or weakness.Why the distinction matters in practiceBecause reasonableness is subjective, we deal with people according to the fiqhī definition, and we leave the akhirah to Allah according to the Qur'anic definition.* When a Muslim dies, there are four obligations upon the community: wash, shroud, pray over, and bury.* For a non-Muslim, this checklist does not apply.9. What We Cannot SayWe cannot point to any specific individual and declare he is going to the Fire — because we do not know whether al-Ghazālī's conditions were met, whether his doubts were answered, or whether he accepted Islam at the very end. These are matters of the unseen, left to Allah.* We may speak in general terms: as a group, those who do not believe in Allah and His Messenger ﷺ will not enter Jannah.* We may not specify a named individual, because that person may not have met the conditions.On making du'ā: we may make du'ā for a non-Muslim while they are alive, but once they have passed away as a non-Muslim, we draw the line and do not make du'ā for them. This does not mean we insult or condemn — we remain neutral and respectful.Two real examples make the point. Telling a grieving friend that his deceased father is “going to Jahannam” is wrong both in manners and in belief. Likewise, when a convert grieving his non-Muslim mother was told at the masjid that “she died a kāfir, she is in the Fire,” that statement was wrong on both counts: disrespectful, and theologically presumptuous, because no one knows her final state.10. The Only ExceptionsWe only declare a specific person to be in the Fire when the Qur'an itself tells us so. The clearest example is Abu Lahab, named in a whole surah as bound for the Fire. Others, such as Fir'aun, are also identified in the Qur'an.The reverse holds too: we do not guarantee Jannah for any specific person unless the Qur'an states it. In both directions, the final judgement belongs to Allah.Our real concern should be our own standing before Allah — not passing verdicts on where others will end up.In shā' Allah, we continue with Ayat 6–7 next week.Thanks for reading Grounded! This post is public so feel free to share it. This is a public episode. If you'd like to discuss this with other subscribers or get access to bonus episodes, visit www.grounded.day/subscribe

Be Quranic
Matn Abī Shujāʿ — Part 3

Be Quranic

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 32:57


Recap and continuation: the categories of water, skins of dead animals, bones and hair, gold and silver vessels, and the Siwāk.1. About the Text and Its AuthorMatn Abī Shujāʿ is a short treatise (not a poem) detailing the rulings of fiqh according to the Shāfiʿī school. The English poem used in class is a translated rendering; the original is prose.* Author: Aḥmad ibn al-Ḥusayn al-Iṣfahānī, known as Qāḍī Abū Shujāʿ.* Origin: Isfahan, in Persia (modern Iran).* Death and burial: He passed away in Madinah and is buried in al-Baqīʿ, the graveyard beside Masjid al-Nabawī.The first book of the treatise is the Book of Purification (Kitāb al-Ṭahārah). It opens with the seven waters — waters that are fit to purify.2. The Four Categories of WaterWater is divided into four categories, each with its own ruling.Category 1 — Muṭlaq (Pure and Purifying)Muṭlaq water is both pure and purifying. A useful comparison: soap is clean and cleansing — “clean” means it is not dirty, “cleansing” means it can clean something else. In the same way:* Pure means the water itself is not filth (najis).* Purifying means it can be used to purify something else.Muṭlaq water is naturally occurring — it comes either from the sky or from the ground. From it come the seven waters:* Rain falling from the clouds* Sea water* River water* Well water* Spring water* Snow (from mountain summits)* HailNote on tap and bottled water: These are not listed by name, but they are still pure and purifying because they originate from these seven sources — rain collected in a dam, sea water processed through desalination, river water, spring water, or a bore drawn from a well. The summary principle: water that comes from the sky above or from the ground below is naturally occurring, pure, and purifying.Category 2 — Mushammas (Sun-Heated Water)Mushammas is water left in a metal container and exposed to intense sun. The metal requirement is essential — water heated in plastic, clay, or other non-metal containers does not become mushammas. It also requires genuine heat: a mild warm day does not qualify, but extreme heat (for example, 40°C+) does.* Ruling: Still pure and still purifying, but its use is makrūh (disliked).* Once the water cools, the dislike (karāhah) ends and it returns to muṭlaq.Category 3 — Mustaʿmal (Used Water)There are two types of mustaʿmal:* Water that has already been used for wuḍūʾ or ghusl — it cannot be reused for purification.* Water mixed with something pure that changes its properties — for example, coffee. It can still be drunk, but it cannot be used for wuḍūʾ.Ruling: Pure, and may be drunk, but no longer purifying.Category 4 — Mutanajjis (Impure Water)Water that has become contaminated — for example, a bird droppings falling into a container of water.* Ruling: No longer pure and no longer purifying. It may not be drunk, cooked with, or used.The exception — Two Qullahs: If the water is a large volume — two qullahs, roughly 200 litres — then a small amount of impurity does not affect it. However, if the water's colour, smell, or taste changes, it becomes mutanajjis regardless of volume.Illustration: Sea water is far more than two qullahs. But in places where large numbers of animals are killed and the sea water visibly turns red, the change in colour means that water has become mutanajjis — because a defining property has changed.3. Skins of Dead Animals (Maitah)Maitah is an animal that dies without being properly slaughtered.* Base ruling: Maitah is najis — the entire animal, including the meat and the skin.* The exception (dibāgh / tanning): When the skin is tanned and turned into leather, it becomes pure. This is why leather goods (a belt, a bag, a boot) do not need to be checked for whether the animal was slaughtered — turning skin into leather is itself the tanning that purifies it.How tanning works: The fat and any parts that would decompose are removed using a sharp tool and treated with acid, chemicals, or certain plants. Once tanned, the skin is no longer najis.Exception to the exception: Two animals whose skins remain najis even after tanning — the dog and the pig.Definition of “dog” in fiqh: a canine that barks. This is a precise definition:* Wolves are canines but do not bark — so they are not classed as dogs here.* Foxes are canines but do not bark.* Hyenas do not bark.* Cats are not canines at all (they are feline).4. Why This Order? Process and System ThinkingThe sequence of chapters is deliberate. Once you have found water, you need a way to carry and store it — and the most common container historically was the leather pouch. So the chapter on water is followed directly by the ruling on skins.The traditional scholars are training a way of thinking: disciplined, ordered, systematic. We do not think haphazardly; we arrange ideas into a process that is beneficial and useful. This applies well beyond fiqh — it is a life skill.Example — brainstorming. An undisciplined brainstorm drifts from the actual goal into unrelated tangents. Edward de Bono's Six Thinking Hats method disciplines the process: you deliberately wear one “hat” at a time (for example, a green hat for all possibilities, then a red hat for risks), each for a set time. Structured thinking is more productive. Reading traditional texts (turāth, meaning “traditional”) trains this same disciplined, step-by-step approach.5. Bones and HairSince the discussion is already about dead animals, the text settles their bones and hair as well — because when you come across a dead animal, you find not only skin but bones and hair too.* The bones and hair of a maitah are najis. Tanning (dibāgh) cannot be applied to hair, so they remain impure.* If the animal was properly slaughtered, there is no problem.* Exception: the remains of a human being. Because God has honoured the children of Adam, that honour extends to human bone and skin — they are not najis.6. Gold and Silver VesselsContinuing the theme of containers: some wealthy people would use vessels of gold and silver.* Ruling: It is not permitted to use vessels made of gold or silver.* Reason: Gold and silver are a medium of exchange — currency that holds value. Using them as everyday vessels is a sheer display of excess, which Islam discourages.* Vessels of any other material are permitted.Bone china: Some of the most expensive plates are made of “bone china” — bone of certain animals crushed and mixed into a fine porcelain. Recall the ruling on bones: if the animal was not slaughtered, it is maitah, and therefore najis.7. The SiwākThe Siwāk is anything coarse enough to clean the teeth and mouth — it can be a toothbrush, a cloth, or even a finger. The Prophet ﷺ used a stick from the arāk tree.Its importance and reward:* The Prophet ﷺ said that were it not for the fear of making it difficult for his ummah, he would have made the siwāk obligatory — at every wuḍūʾ (in one narration) or at every prayer (in another).* Oral hygiene is emphasised in Islam. Eating foul-smelling food and then going to the masjid is makrūh; one should clean the mouth first.* Praying with a siwāk is reported to carry many times the reward of praying without one.When to use it — general: The siwāk is praiseworthy at every time and everywhere. The Prophet ﷺ would use it before entering his house, so that his family would be comfortable in his company.Exception — the fasting person: For someone fasting, using the siwāk after midday (around Ẓuhr) is no longer sunnah.Three times it is especially recommended:* When the mouth's odour changes — for example, after being silent for a long time or not having eaten or drunk for a while.* Upon waking from sleep.* When rising to pray.That concludes this lesson. Until next week, in shāʾ Allāh. This is a public episode. If you'd like to discuss this with other subscribers or get access to bonus episodes, visit www.grounded.day/subscribe

Small Brained Pod
Ranking Every City in the World I've Been To

Small Brained Pod

Play Episode Listen Later Aug 24, 2026 51:53


Download SAILY in your app store and use our code sbp at checkout to get an exclusive 15% off your first purchase! For further details go to https://saily.com/sbpChapters:0:00 Intro0:31 Arusha, Tanzania3:05 Atlanta, US4:13 Austin, US5:50 Baghdad, Iraq6:33 Bali, Indonesia8:37 Bangkok, Thailand11:40 Budapest, Hungary12:04 Buenos Aires, Argentina13:19 Cairo, Egypt14:31 Chengdu, China15:10 Chicago, US15:21 Chongqing, China16:54 Delhi, India17:43 Florence, Italy19:39 Fukuoka, Japan21:26 Hanoi, Vietnam22:14 Hiroshima, Japan24:17 Hargeisa, Somaliland25:55 Ho Chi Minh, Vietnam26:20 Hong Kong27:13 Houston, US28:04 Istanbul, Turkey28:51 Kashgar, China29:24 Kyiv, Ukraine29:50 Los Angeles, US31:00 Lahore, Pakistan31:36 London, England32:20 Lviv, Ukraine33:05 Madinah, Saudi Arabia33:44 Medellín, Colombia34:19 Nairobi, Kenya34:53 Nashville, US35:44 New York, US37:10 Osaka, Japan38:32 Paris, France39:25 Portland, US39:48 Rome, Italy40:10 Salt Lake City, US40:41 San Antonio, US40:51 Sapporo, Japan42:57 Seattle, US43:31 Seoul, South Korea44:06 Seville, Spain44:33 Taipei, Taiwan45:08 Tijuana, Mexico45:38 Tokyo, Japan47:16 Tulum, Mexico47:34 Venice, Italy47:49 Washington DC, US49:14 Doha, Qatar50:01 Ranking the S-tier citiesSupport the show on Patreon to get access to unfiltered travel content. Early access to every video, extended cuts, and uncensored content. https://www.patreon.com/smallbrainedamericanFollow the show ⬇️ Facebook https://www.facebook.com/realsmallbrainedamericanInstagram https://www.instagram.com/smallbrainedamerican/X https://x.com/SmallBrainedUSA

Highlands Bunker
E410 - Political Hygiene (w/ Madinah Wilson)

Highlands Bunker

Play Episode Listen Later Aug 21, 2026 51:24


State Representative Madinah Wilson joins Rob in the bunker to talk about her latest piece for the Delaware Call and how legislators can keep from selling out.Show Notes:Madinah's pieceKarl's original piece and episode

Radio Rodja 756 AM
Syarat Utama Allah Mengubah Keadaan Suatu Kaum

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 44:31


Syarat Utama Allah Mengubah Keadaan Suatu Kaum adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 19 Safar 1448 H / 3 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Syarat Utama Allah Mengubah Keadaan Suatu Kaum Pembahasan dilanjutkan pada as-Sunnatuts […] Tulisan Syarat Utama Allah Mengubah Keadaan Suatu Kaum ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Bahaya Perbuatan Sum'ah dalam Beramal

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 73:46


Bahaya Perbuatan Sum’ah dalam Beramal adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minnah ‘Alim Ar-Raqib. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 19 Safar 1448 H / 04 Agustus 2026 M. Kajian Hadtis Tentang Bahaya Perbuatan Sum’ah dalam Beramal Pembahasan mengenai keikhlasan serta dampaknya terhadap penerimaan […] Tulisan Bahaya Perbuatan Sum’ah dalam Beramal ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Khutbah Jumat Singkat: Jeratan Hawa Nafsu

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 11, 2026 12:50


Khutbah Jumat Singkat: Jeratan Hawa Nafsu ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 16 Safar 1448 H / 31 Juli 2026 M. Khutbah Jumat Pertama: Jeratan Hawa Nafsu Di dalam diri manusia terdapat penghalang utama untuk taat kepada Allah […] Tulisan Khutbah Jumat Singkat: Jeratan Hawa Nafsu ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

DUBAI WORKS Business Podcast
Netanyahu, Gaza Plan, Sydney Near-Crash & Madinah Retail Boom

DUBAI WORKS Business Podcast

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 14:23


HEADLINES:• Netanyahu Rejects Trump's Gaza Plan as Israel Faces Pressure to Withdraw • A Jetstar and Qatar Airways plane nearly collided on the ground at Sydney Airport • Dubai-based Apparel Group Bets Big on Madinah With 24-Brand Retail and Dining Push Newsletter: https://aug.us/4jqModrWhatsApp: https://aug.us/40FdYLUInstagram: https://aug.us/4ihltzQTiktok: https://aug.us/4lnV0D8Smashi Business Show (Mon-Friday): https://aug.us/3BTU2MY

Radio Rodja 756 AM
Konsep Koneksi Sebelum Koreksi dalam Pendidikan Anak

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 43:20


Konsep Koneksi Sebelum Koreksi dalam Pendidikan Anak ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 19 Safar 1448 H / 3 Agustus 2026 M. Kajian Tentang Pentingnya Membiasakan Anak Perempuan Berhijab Koneksi bermakna sebagai hubungan emosional yang terhubung dengan […] Tulisan Konsep Koneksi Sebelum Koreksi dalam Pendidikan Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Keutamaan Kalimat Tauhid Laa ilaaha illallah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 49:11


Keutamaan Kalimat Tauhid Laa ilaaha illallahadalah kajian Fiqih Do’a dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 13 Safar 1448 H / 28 Juli 2026 M. Kajian Tentang Keutamaan Kalimat Tauhid Laa ilaaha illallah Pembahasan bab ke-31 […] Tulisan Keutamaan Kalimat Tauhid Laa ilaaha illallah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Langkah Meminimalisir Dampak Buruk Media Sosial dan Gawai pada Anak

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 53:58


Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 13 Safar 1448 H / 28 Juli 2026 M. Kajian Tentang Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak Pembahasan mengenai […] Tulisan Langkah Meminimalisir Dampak Buruk Media Sosial dan Gawai pada Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Enam Pembatal Wudhu Menurut Madzhab Syafi'i

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 73:22


Enam Pembatal Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. dalam pembahasan Matan Al-Ghayah Wat Taqrib. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 13 Safar 1448 H / 28 Juli 2026 M. Kajian Tentang Enam Pembatal Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i Al-Imam Abu Syuja’ Al-Asbahani rahimahullahu ta’ala menjelaskan di dalam […] Tulisan Enam Pembatal Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Menjaga Ketenangan Hati dan Keikhlasan Niat

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 72:27


Menjaga Ketenangan Hati dan Keikhlasan Niat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minnah ‘Alim Ar-Raqib. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 13 Safar 1448 H / 28 Juli 2026 M. Kajian Hadtis Tentang Menjaga Ketenangan Hati dan Keikhlasan Niat Pembahasan hadits-hadits pilihan dari kitab […] Tulisan Menjaga Ketenangan Hati dan Keikhlasan Niat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Mengucapkan Salam Saat Meninggalkan Majelis

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 57:44


Mengucapkan Salam Saat Meninggalkan Majelis adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Al-Adabul Mufrad. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. pada Senin, 12 Safar 1448 H / 27 Juli 2026 M. Kajian Islam Tentang Mengucapkan Salam Saat Meninggalkan Majelis Pembahasan Kitab Al-Adabul Mufrad memasuki bab 464, di mana Imam […] Tulisan Mengucapkan Salam Saat Meninggalkan Majelis ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Where There's A Will, There's A Wake
Here Lies Tez Ilyas - Edinburgh Fringe Special

Where There's A Will, There's A Wake

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 37:06


Madinah, live in mums and clambering for a perfume collection. It's stand up comedian and Man Like Mobeen star, Tez Ilyas Upgrade your everyday wardrobe (while you still can

Radio Rodja 756 AM
Sunnatullah (Ketetapan-Ketetapan Allah) dalam Pertolongan Kaum Mukminin

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 44:14


Sunnatullah (Ketetapan-Ketetapan Allah) dalam Pertolongan Kaum Mukminin adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 12 Safar 1448 H / 27 Juli 2026 M. Kajian Tentang Sunnatullah (Ketetapan-Ketetapan Allah) dalam Pertolongan Kaum Mukminin Kisah Nabi Ibrahim ‘Alaihis […] Tulisan Sunnatullah (Ketetapan-Ketetapan Allah) dalam Pertolongan Kaum Mukminin ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 31, 2026 51:53


Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 8 Safar 1448 H / 23 Juli 2026 M. Kajian Islam Tentang Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat Sebagaimana petunjuk (al-huda) senantiasa digandengkan […] Tulisan Keterkaitan Antara Petunjuk, Karunia, Nikmat, dan Rahmat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 48:55


Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 6 Safar 1448 H / 21 Juli 2026 M. Kajian Tentang Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak Pembahasan buku […] Tulisan Menyikapi Gadget Secara Bijak dalam Pendidikan Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Allah Mencatat Kebaikan dan Keburukan

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 78:07


Allah Mencatat Kebaikan dan Keburukan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minnah ‘Alim Ar-Raqib. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 6 Safar 1448 H / 21 Juli 2026 M. Kajian Hadtis Tentang Allah Mencatat Kebaikan dan Keburukan Imam Al-Mundziri Rahimahullah meriwayatkan dari sahabat Abdullah […] Tulisan Allah Mencatat Kebaikan dan Keburukan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Karakteristik Kaum Yahudi Menurut Al-Qur'an

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 46:24


Karakteristik Kaum Yahudi Menurut Al-Qur’an adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 5 Safar 1448 H / 20 Juli 2026 M. Kajian Tentang Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam Penulis rahimahullahu Ta’ala menjelaskan salah satu sifat mendasar kaum […] Tulisan Karakteristik Kaum Yahudi Menurut Al-Qur’an ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Bacaan Sujud Allahumma Laka Sajadtu

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 43:06


Bacaan Sujud Allahumma Laka Sajadtu ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 5 Safar 1448 H / 20 Juli 2026 M. Kajian Tentang Bacaan Sujud Allahumma Laka Sajadtu Kajian fiqih do’a dan dzikir pada serial kali ini memasuki […] Tulisan Bacaan Sujud Allahumma Laka Sajadtu ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Bab Mengikutkan Haji pada Umrah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 23, 2026 44:46


Bab Mengikutkan Haji pada Umrah merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 4 Safar 1448 H / 19 Juli 2026 M. Kajian Tentang Bab Mengikutkan Haji pada Umrah Pembahasan kali ini memasuki bab mengenai mengikutkan haji pada umrah yang […] Tulisan Bab Mengikutkan Haji pada Umrah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Adab Membaca Kitab di Depan Guru

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 64:07


Adab Membaca Kitab di Depan Guru adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Muta’allim. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Sabtu, 3 Safar 1448 H / 18 Juli 2026 M. Kajian sebelumnya: Adab Membawa Kitab dan Tradisi Belajar […] Tulisan Adab Membaca Kitab di Depan Guru ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Radio Rodja 756 AM
Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 44:16


Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Fawaidul Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 1 Safar 1448 H / 16 Juli 2026 M. Kajian Islam Tentang Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah Pembahasan kali ini melanjutkan bab mengenai Al-Qur’an […] Tulisan Hubungan Antara Hidayah dan Rahmat Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.