Podcasts about Oleh

  • 1,136PODCASTS
  • 7,243EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Feb 23, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Oleh

Show all podcasts related to oleh

Latest podcast episodes about Oleh

Parenting Podcast
Menjadi Orang tua yang Autentik, Apa Artinya? - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:11


"Be yourself sampai kapanpun! Tak terkecuali, ketika sudah jadi orang tua. Moms & Dads tetap harus menjadi orang tua otentik. Lantas, apa sih maknanya? Klik untuk denger audionya. Eits, Moms & Dads yang merasa orang tua autentik kasih comment dong.."

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Februari 2026 – Lukas 5:27–32 : Bangkit dari Zona Nyaman

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026


Pembawa Renungan : Yohanes Edwin Kristianto – Surakarta Pengantar Renungan : Shelly Aprilia Suwito - Bekasi Sound Editing : Yohanes Edwin Kristianto – Surakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Luk. 5:27-32

METRO TV
Kawasan Elite Perumahan Boulevard Hijau Bekasi Tak Lekang Oleh Banjir - Headline News Edisi News MetroTV 7404

METRO TV

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 1:33


Ratusan rumah warga di Perumahan Boulevard Hijau, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir dengan ketinggian mencapai lima puluh centimeter. Selain itu, kondisi jalan yang tergenang air membuat aktivitas warga terganggu.Drainase buruk di sekitar permukiman warga menyebabkan air belum juga surut hingga Jumat siang. Selain itu, Perumahan Boulevard Hijau yang berada di dataran rendah membuat air dengan cepat menggenangi rumah-rumah warga.Warga mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi turun sejak Kamis malam. Hingga kini, ketinggian air masih mencapai tiga puluh hingga lima puluh centimeter.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Februari 2026 – Matius 9: 14-15 : Puasa = Checklist Tahunan?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026


Pembawa Renungan : Primona Valentina Tarihoran – Jakarta Pengantar Renungan : Gabrielle Vini Tanoehardjo - Jombang Sound Editing :  Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat. 9:14-15.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 20 Februari 2026 - Percaya dan berharap hanya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 7:27


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Februari 2026Bacaan: Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka." (Keluaran 3:7) Renungan: Seorang warga Perancis yang bernama Charney telah membuat kecewa Napoleon. Oleh karena itu dia dimasukkan ke dalam penjara. Dia merasa telah ditinggalkan oleh teman-temannya dan dilupakan oleh setiap orang di luar penjara. Dalam kesendirian dan keputusasaannya. Charney mengambil sebuah batu dan menggoreskannya pada dinding selnya dengan tulisan, "Tak seorang pun peduli". Suatu hari sebuah tunas hijau tumbuh menembus lantai penjara di tempat bekas sebuah batu yang telah diambilnya tersebut. Tunas itu menjulur ke arah terang yang masuk melalui jendela kecil di selnya. Setiap hari saat ada kesempatan keluar sel, Charney membawa air untuk menyirami tunas itu. Tunas itu terus bertumbuh dan akhirnya menjadi sebuah tanaman. Beberapa hari kemudian tanaman itu mengeluarkan sebuah kuncup bunga indah berwarna biru. Hari berganti hari, kuncup bunga itu akhirnya mekar dengan sangat indahnya. Di tengah-tengah kesendiriannya, Charney menghayati pertumbuhan tunas itu menjadi sebuah tanaman yang berbunga indah dan kemudian di atas goresan yang pertama, ia menggores dinding itu lagi dengan batu yang sama dengan sebuah tulisan, "Allah peduli". Tulisan itu bukan sekadar tulisan tanpa makna, tetapi Allah benar-benar mempunyai berkat bagi "tahanan itu". Di sel yang lain, seorang tahanan mempunyai anak perempuan yang diizinkan mengunjungi para tahanan. Dia juga menengok ke arah sel di mana Charney ditempatkan. Perempuan ini juga mendengar kasih Charney kepada sebuah tanaman yang tumbuh di selnya. Berita tersebut kemudian disampaikan kepada Ratu Josephine yang terkenal ramah. Ratu berkata, "Seorang yang mengasihi dengan sungguh dan memelihara sebuah bunga tidak akan menjadi seorang yang jahat." Sang Ratu kemudian membujuk Napoleon untuk membebaskan Charney dan Charney pun dibebaskan. Charney membawa bunganya ke rumah dan dengan hati-hati memelihara bunga tersebut. Hal itulah yang mengajarnya untuk percaya kepada Allah dan kepedulianNya terhadap orang lemah. Mungkin saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat. Kira sedang mengalami kejatuhan dan kita merasa tidak ada orang yang peduli terhadap kita. Ingatlah bahwa Allah peduli kepada kita. Allah peduli akan pergumulan yang kita alami. Allah yang tidak berubah itu, yang telah mempedulikan umat Israel dalam penderitaan mereka di Mesir, Ia juga akan mempedulikan kita. Belajarlah akan kepedulian Allah terhadap alam semesta. Burung pipit dan bunga bakung pun dipedulikan Allah, masakan Allah tidak mempedulikan kita? Jangan berharap pada manusia, tetapi percayalah kepada Allah dan kepedulian-Nya kepada kita, serta nantikan pertolongan dan berkat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku jika aku kurang percaya kepada-Mu. Sekarang aku bertambah yakin bahwa Engkau peduli terhadap umat-Mu yang mengalami pergumulan berat, termasuk kepadaku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat sesudah Rabu Abu, 20 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 8:08


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Kristin MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 1-9a; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.18-19; Matius 9: 14-15.BERPUASA DALAMBERAMAL DAN BERDOA Renungan kita pada hari ini bertema: Berpuasa DalamBeramal dan Berdoa. Tiga kesalehan standar yang telah kita sebutkan kemarin,masing-masingnya tidak berdiri sendiri. Berdoa bukanlah suatu tindakan yangtidak punya kaitan dengan berpuasa dan beramal. Demikian juga berpuasa danberamal. Satu perbuatan saleh membutuhkan dua lainnya supaya menjadikanseseorang saleh dan benar di hadapan Tuhan Allah dan menjadi suri teladan bagisesamanya. Renungan ini ingin membawa perhatian kita kepada berpuasayang kita lakukan melalui tindakan amal dan berdoa. Di dalam setiap perbuatankasih itu seseorang menjalankan puasanya. Demikian juga di dalam kesempatanberdoa, seseorang mengisi dan memperkuatkan puasanya. Kedua bacaan kita padahari ini menerangi iman kita tentang berpuasa dalam beramal dan berdoa. Kitab nabi Yesaya menegaskan bahwa perbuatan puasa yangsangat mengena dalam hidup bersama dan sesuai dengan kehendak Allah ialahmembuka belenggu-belenggu kelaliman. Semua bentuk kehidupan yang tertindas danterbelenggu harus dihilangkan. Perbuatan atau perilaku yang memperdayai danmenyusahkan sesama harus dihentikan. Orang-orang lapar dan haus diberikankepuasan raga mereka. Yang tidak mempunyai rumah diberikan tumpangan. Yangtidak mempunyai pakaian dipakaikan pakaian yang perlu.  Semua yang dikatakan nabi dibuat begitu konkret oleh Yesusyang menjalankan misi Bapa Allah dengan ditemani oleh para rasul. Selain pararasul, ada begitu banyak murid yang mengikuti dan menyertai-Nya ke mana saja Iapergi dan dalam setiap kesempatan keberadaan-Nya. Hidup bersama dengan TuhanYesus ialah memandang Dia, berbicara dengan Dia, mendengar Dia, bersentuhandengan Dia, mengakui Dia, percaya kepada-Nya, dan berikhtiar untuk tetapbersama Dia sampai mati. Ini semua adalah kenyataan setiap saat hidup bersamadan dalam Tuhan yang memenuhi semua kriteria doa. Oleh karena itu Yesus memberikan pencerahan kepada kitabahwa, berpuasa yang benar dan sesungguhnya ialah melakukan tindakan-tindakanbersama dan di dalam Tuhan. Kehadiran-Nya menjiwai seluruh hidup kita. JikaTuhan sudah merelakan diri-Nya berada bersama kita, lalu mengapa manusiamengarang-ngarang caranya untuk berpuasa? Semua tindakan berpuasa itusebenarnya untuk siapa, padahal Tuhan yang disembah dan dimuliakan itu beradadi tengah-tengah umat-Nya? Jadi dengan berada dan bersama Tuhan, kita menjalankantindakan kasih yang dilakukan atas nama Dia, sambil berbicara dan berinteraksidengan Dia yang menguatkan kita melalui sabda dan berkat-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah maha benar,perkuatkanlah ketetapan hati kami untuk menekuni disiplin iman kami di dalammasa penuh rahmat ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Parenting Podcast
Cara Menghindari Pola Asuh Orang tua Helikopter - oleh Rena Masri, S.Psi, M.Si, Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 3:00


"Sebagai orang tua, kita semua ingin yang terbaik untuk buah hati, tetapi bagaimana cara memastikan kita tidak jatuh pada pola asuh orang tua helikopter? Tipsnya akan kami share di audio ini, ya. Yuk, simak bersama! Kalo ada satu tips khusus Moms & Dads praktikkan dalam pola asuh agar tidak jadi orang tua helikopter parenting, jangan ragu berbagi di kolom komentar yaa, mungkin bisa menjadi inspirasi untuk yang lain! "#tanambenih #parenting#belajarparenting#orangtua#anak#remaja#parentingtips#parentinglife#komunitasparenting#pengasuhan#ayahbunda #orangtuahelikopter

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 masa biasa, 17 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Yuliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 12-18; Mazmur tg 94: 12-13a.14-15.18-19; Markus 8: 14-21.KUAT MENGHADAPIUJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kuat MenghadapiUjian. Di dalam kitab suci perjanjian baru, Yesus Kristus mengajarkan kitauntuk kuat dalam menghadapi ujian. Pengalaman ujian sering disamakan dengancobaan, yang maksudnya ialah untuk mencobai seseorang apakah mampu melewaticobaan atau tidak. Misalnya di dalam Injil Matius 26: 41 yang sama denganMarkus 14: 38, dan Lukas 22: 40, Yesus mengingatkan supaya kita selalu kuatdalam doa dan berwaspada supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Daging atau tubuhkita lemah sehingga gampang menjadi jalan masuk bagi musuh yang mencobai. Tuhan sendiri juga mengingatkan umat-Nya di dalamperjanjian lama supaya mereka kuat terhadap godaan, cobaan dan ujian hidup.Ketika Musa berhadapan dengan Firaun di Mesir, ia benar-benar di dalam ujianberat. Tetapi ia juga patuh pada tuntunan dan perintah Tuhan. Dengan berpegangpada prinsip ini bahwa Tuhan mengajarkan dan menguatkan kita, jelas sebagaisebuah permainan atau lelucon kalau Tuhan juga yang mencobai kita. Ada anggapandan keyakinan di antara kita bahwa Tuhan mencobai dan menggodai kita sehinggaitu semua dianggap saja sebagai ujian dalam hidup. Ini jelas tidak mungkin.Bagaimana Ia menguatkan kita, Ia juga mencobai apa yang Ia sendiri tetapkan,kuatkan dan lindungi? Oleh karena itu Santo Yakobus dalam bacaan pertamamenegaskan bahwa tidak mungkin Tuhan mencobai kita anak-anak kekasihnya. Tuhantidak punya sistem bermain seperti siapa pun makhluk manusia dan makhluk rohlainnya yang punya keinginan untuk mencoba-cobai, menggoda-godai, ataumemperdaya-dayai pihak lain. Pemimpin penggoda dan penyoba ialah setan.Pengaruh setan ini memprioritaskan kerjanya pada tingkah laku manusia yangbertentangan dengan jalan Tuhan. Karena manusia punya kebebasan, ia bisa jugamemilih untuk condong pada pengaruh setan. Jadi manusia dicobai dan digodaioleh keinginannya sendiri yang sudah dikuasai oleh si jahat. Bilamana kita tahu bahwa kita berada di dalam cobaan?Peristiwa yang dikisahkan di dalam Injil hari ini menggambarkan suatu situasiumum orang-orang berada di dalam cobaan. Situasi itu ialah ketika pikiran danhati kita mulai mengerti dan menganggap bahwa Tuhan jauh atau tidak beradabersama kita. Kekawatiran atau keprihatinan bahwa nasib kita bakal di dalamkesulitan karena di sekeliling kita ada begitu banyak tantangan, kesulitan, danancaman. Bahkan kita sangat dihantui oleh ketidakmampuan kita untuk menghadapisemua itu. Rasa tak percaya pada diri, anggapan bahwa di sekeliling ada banyakancaman, dan pandangan bahwa Tuhan jauh, merupakan keadaan pencobaan yang kitahadapi di dalam hidup ini. Maka nasihatnya ialah: kita mesti kuat! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,penuhilah diri kami dengan semangat iman yang berani dan kuat untuk menghadapisegala cobaan dan ujian hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

Parenting Podcast
Orang tua Merasa Sulit Memahami Anak, Kenapa ya? - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 3:23


"Sudah berusaha memahami anak, tapi masih gagal dan kesulitan? Coba praktikkan tips di audio ini agar berhasil memahami anak. Pengen tahu, apa sih yang Moms & Dads upayakan kalo kesulitan memahami perasaan buah hati? Tulis di comment untuk menginspirasi orang tua lain."

Ini Koper
#848 Menulis Laporan ala Diplomat

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 6:20


Penulisan laporan bagi donor atau klien bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban moral atas "utang janji" yang telah disepakati dalam kontrak. Filosofi utamanya adalah akuntabilitas, di mana setiap rupiah yang dikelola dianggap memiliki tanggung jawab yang besar. Dalam konteks ini, kejujuran menjadi fondasi yang tidak boleh ditawar; sekali sebuah lembaga memanipulasi data atau menyembunyikan fakta, reputasi dan kepercayaan yang telah dibangun bertahun-tahun dapat hancur seketika. Oleh karena itu, laporan harus disusun dengan integritas tinggi sebagai upaya mencicil kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak penyandang dana. Secara teknis, laporan donor berfungsi sebagai alat diplomasi strategis yang menuntut penggunaan bahasa yang formal, elegan, dan profesional. Penulis laporan harus memiliki kepekaan untuk mematuhi format dan kerangka kerja logis (logframe) yang telah ditentukan tanpa mencoba menjadi terlalu "kreatif" yang justru mempersulit proses verifikasi. Hal ini penting karena staf donor juga memiliki tanggung jawab untuk melaporkan keberhasilan proyek kepada atasan mereka. Dengan menyajikan laporan yang runtut, menggunakan istilah yang konsisten, dan menyertakan lampiran yang kuat, lembaga secara tidak langsung membantu donor untuk terlihat sukses dan kompeten di depan para pemangku kepentingan mereka sendiri. Esensi dari laporan yang bermutu tinggi terletak pada kemampuannya untuk menunjukkan dampak (outcome), bukan sekadar daftar kegiatan (output). Donor pada dasarnya sedang "membeli" perubahan positif di masyarakat, sehingga laporan harus mampu menceritakan bagaimana bantuan tersebut mengubah hidup penerima manfaat melalui data statistik dan bukti nyata di lapangan. Apabila terjadi kendala atau kegagalan, laporan yang baik tidak hanya memberikan alasan, melainkan membungkusnya dengan strategi mitigasi yang solutif. Melalui pendekatan yang jujur namun tetap berorientasi pada solusi, tantangan di lapangan justru menjadi bukti kematangan lembaga dalam mengelola proyek dan menjaga keberlanjutan dampak di masa depan.

Ini Koper
#849 Cara Menulis Laporan untuk Publik

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 6:52


Menulis laporan publik bukanlah sekadar menunaikan kewajiban administratif atau menyajikan tumpukan angka bagi auditor, melainkan sebuah seni membangun citra positif dan legitimasi di mata masyarakat. Paradigma utama yang harus diubah oleh setiap penulis laporan adalah berhenti menceritakan betapa lelahnya proses internal yang dilakukan dan mulai menonjolkan manfaat nyata bagi orang banyak. Laporan publik sejatinya adalah sebuah etalase; tempat di mana sebuah institusi atau proyek memajang keberhasilan terbaiknya untuk meyakinkan publik bahwa keberadaan mereka memiliki kegunaan yang valid bagi kehidupan sehari-hari. Inti dari laporan publik yang memikat terletak pada kemampuan mengubah data yang dingin menjadi cerita yang hangat melalui teknik storytelling. Alih-alih terjebak dalam jargon teknis yang membosankan seperti "optimalisasi infrastruktur," penulis harus mampu menggunakan bahasa populer yang menyentuh hati, seperti menceritakan kebahagiaan seorang anak yang kini bisa berangkat sekolah karena jembatan telah berdiri kokoh. Kekuatan narasi ini harus didukung oleh aspek visual yang bicara, di mana satu foto emosional yang menangkap ekspresi syukur penerima manfaat jauh lebih bertenaga dibandingkan puluhan halaman tabel angka yang sulit dipahami orang awam. Di era digital dan media sosial, laporan publik dituntut untuk lebih fleksibel dan mudah dibagikan agar dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Tujuan akhirnya bukan hanya sekadar memberi informasi, tetapi menciptakan rasa bangga dan kepercayaan yang mendalam sehingga pembaca tergerak untuk menyebarkannya. Keberhasilan sebuah laporan publik diukur dari kemampuannya membuat pembaca tersenyum bangga atau bahkan terharu melihat dampak nyata yang dihasilkan. Oleh karena itu, ketepatan dalam memilih gaya bahasa sangatlah krusial; karena jika laporan publik disusun dengan gaya laporan teknis, maka pesan yang ingin disampaikan dipastikan akan berakhir sia-sia atau ambyar.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 14 Februari 2026 - Tetaplah setia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 5:43


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
"Jaga Kesehatan Gigi Anak dengan Pilihan Diet yang Tepat" - oleh drg. Mia Gracia, CCH®

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 1:04


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 Februari 2026 - Bijak sebelum menilai dan menyimpulkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Februari 2026Bacaan: "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (Matius 7:1)Renungan: Suatu hari, di kereta api ada seorang anak gadis duduk di samping ibunya. Di dalam kereta, gadis itu memandang keluar jendela, dan tak henti-hentinya menyebut hal-hal yang ia lihat di sepanjang perjalanan dengan antusias. "Ma lihat, pohon-pohon itu. Wah, sawahnya benar-benar bagus ! Sungainya indah!" Di depan mereka duduk sepasang anak muda. Keduanya melihatnya dengan tatapan heran. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan anak gadis itu tampak begitu kekanak-kanakan dan berlebihan. Karena gadis tersebut terus saja menyebut hal-hal yang ia lihat, akhirnya salah satu dari anak muda itu mulai tidak tahan dan mengeluh kepada sang ibu. "Kenapa sih anak ibu lebay, sekali ? Masak, sungai, pohon, saja dibilang bagus? Norak! Kayak ga pernah lihat aja sebelumnya!" Si anak terdiam. Ibunya langsung menjawab, "Ya, anak saya ini memang sudah lama sekali tidak melihat hal-hal seperti ini. Beberapa tahun ini, matanya mengalami kebutaan, dan baru hari ini, setelah dioperasi seminggu yang lalu, penglihatannya kembali normal." Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar juga bersikap demikian? Ketika melihat ada teman yang begitu bersemangat karena doanya dijawab, mungkin ada yang menilai bahwa ia berlebihan. Padahal, orang tidak tahu, berapa lama ia sudah menanti untuk jawaban doa itu. Saat pemilik Facebook, Mark Zuckerberg menikah dengan wanita yang parasnya biasa saja, banyak orang menilai bahwa pilihannya kurang tepat. Padahal, mereka tidak tahu dengan keadaan yang sebenarnya. Ya, orang hanya bisa menilai dari luar, cuma memerhatikan yang di permukaan saja. Mari kita belajar untuk tidak cepat menghakimi. Apa yang kita nilai benar, baik, salah, keliru atau tidak baik kadang-kadang faktanya tidak seperti yang kita pikirkan. Oleh sebab itu, berhati-hatilah sebelum bicara. Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai. Jika kita melakukannya, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar tidak mudah menghakimi orang lain, karena apa yang kupikirkan belum tentu sama dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Amin. (Dod).

Green Socialist Notes
Green Socialist Notes, Episode 298 with Special Guest Oleh Savytskyi

Green Socialist Notes

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 70:44


This week Howie is joined by Oleh Savytskyi, a Ukrainian climate and energy policy expert with Razom We Stand in Kyiv, for a discussion of Ukraine's current energy crisis and the corruption, security, and reconstruction implications of fossil fuels and nukes vs. green energy systems.Links Shared in the Stream: Razom We Stand, https://razomwestand.com/Oleh Savytskyi, "$100M stolen from Ukraine's nuclear proves the choice: Soviet monopolies Moscow corrupts, or green systems it can't,” Euromaidan Press, November 15, 2025, https://euromaidanpress.com/2026/01/18/russia-is-freezing-ukraine-to-death-the-west-must-respond-with-energy-aid-and-a-crackdown-on-putins-oil/Kateryna Kontsur and Oleh Savytskyi, "The West condemned Russia's attacks. Ukrainians are still freezing,” Europmaidan Press, January 18, 2026, https://euromaidanpress.com/2026/01/18/russia-is-freezing-ukraine-to-death-the-west-must-respond-with-energy-aid-and-a-crackdown-on-putins-oil/Streamed on 2/7/26Watch the video at: https://youtube.com/live/6jZLcmrJUQUGreen Socialist Notes is a weekly livestream/podcast hosted by 2020 Green Party/Socialist Party presidential nominee, Howie Hawkins.  Started as a weekly campaign livestream in the spring of 2020, the streams have continued post elections and are now under the umbrella of the Green Socialist Organizing Project, which grew out of the 2020 presidential campaign.  Green Socialist Notes seeks to provide both an independent Green Socialist perspective, as well as link listeners up with opportunities to get involved in building a real people-powered movement in their communities.Green Socialist Notes PodcastEvery Saturday at 3:00 PM EDT on Facebook, YouTube, and Twitch.Every Monday at 7:00 AM EDT on most major podcast outlets.Music by Gumbo le FunqueIntro: She Taught UsOutro: #PowerLoveFreedom

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 10 Februari 2026 - Hati yang berbelas kasih dan peduli sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Februari 2026Bacaan: "Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah." (1 Petrus 4:2)Renungan: Suatu ketika seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia bertemu seorang prajurit yang tak akan pernah dilupakannya, bernama Harry. Harry yang dikirim untuk menjemput profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian ia juga menolong orang yang tersesat dan menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya. "Darimana kamu belajar hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Oh," jawab Harry. "Selama perang, saya kira." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat tugasnya membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya. "Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah," katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan saat mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan anugerah dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Jika kita bisa bangun pagi hari ini tanpa kekurangan suatu apa pun yang baik, itu semua merupakan sebuah anugerah dan kesempatan berharga yang Tuhan berikan. Oleh karena itu sudah seharusnya kita memanfaatkan hari ini, dengan menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang positif, yang Allah kehendaki. Berhentilah beranggapan bahwa keberadaan kita hanya sebuah hal yang biasa. Tidak. Jika Tuhan memberi nafas hidup yang baru, berarti ada hal baru pula yang ingin Dia beri, harapan, iman yang baru, terobosan yang baru dan masih banyak lagi hal-hal besar yang mau Dia nyatakan bagi karir dan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belaskasih-Mu, sehingga hatiku pun mudah tergerak untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Harta Tersembunyi (8 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah HARTA TERSEMBUNYIDiambil dari: Matius 13:44 (TB)“Kerajaan sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.”Wonder Kids, Pada zaman Yesus, belum ada bank seperti sekarang. Kalau seseorang ingin menyimpan uang atau harta dengan aman, mereka sering menguburnya di tanah. Yesus pernah menceritakan perumpamaan tentang seseorang yang menemukan harta terpendam di ladang. Harta itu begitu berharga, sampai orang itu rela menjual semua yang ia miliki demi mendapatkan ladang tersebut.Yesus memakai cerita ini untuk menjelaskan Kerajaan Surga. Yesus tidak berkata bahwa kita harus membuang semua barang kita supaya diselamatkan. Yesus sedang mengajarkan bahwa Kerajaan Allah lebih berharga daripada apa pun di dunia ini.Ketika seseorang sungguh mengenal Yesus, hidupnya akan berubah. Hal-hal yang dulu terasa paling penting, sekarang menjadi nomor dua. Yesus menjadi yang paling utama.Orang dalam perumpamaan itu rela melepas segalanya karena ia tahu: harta yang ia temukan jauh lebih berharga daripada apa pun yang ia miliki sebelumnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu hal yang sering membuatmu lupa berdoa atau lupa bersyukur. Mintalah Tuhan menolongmu menempatkan Yesus sebagai yang paling penting.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah harta yang paling berharga dalam hidupku. Tolong aku agar selalu menempatkan Engkau di atas segalanya. Ajari aku mengasihi Kerajaan-Mu lebih dari apa pun. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah harta terindah yang tidak bisa digantikan oleh apa pun. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 7 Februari 2026 - Miliki Tekad Yang Kuat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 7 Februari 2026Bacaan: "Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab Tuhan menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi Tuhan yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau. " Lalu berjalanlah keduanya." (2 Raja-raja 2:6)Renungan: Seorang ayah berpesan kepada kedua orang anaknya yang akan mengikuti ujian sekolah. Katanya, "Asalkan nilai-nilai kalian tidak ada di bawah angka enam, ayah sudah sangat senang dan tidak akan marah!" Akan tetapi anak bungsunya melakukan lebih dari permintaan ayahnya. la mendapatkan nilai yang sangat memuaskan sehingga ia menjadi juara satu di kelas. Hebatnya, meski berulang-ulang ayahnya memberikan pesan yang sama keberhasilan si bungsu bukan karena pesan tersebut melainkan si bungsu memang sudah bertekad kuat untuk selalu mendapatkan juara satu. Kemudian sang ayah memberikannya hadiah istimewa. Meskipun rombongan nabi di Betel dan Yerikho mengetahui bahwa Nabi Elia akan terangkat ke surga pada hari itu juga, tetapi hanya Elisa yang mengikuti Nabi Elia. Meski Nabi Elia berkata supaya Elisa tinggal, tetapi Elisa untuk ketiga kalinya juga dengan tekad yang kuat tetap mengikuti Elia. Elisa menjawab bahwa dirinya tidak akan meninggalkan Elia. Alhasil, tekad kuat Elisa tersebut membawa dirinya memperoleh kesempatan untuk meminta dua bagian roh Elia supaya dipenuhi kuasa Tuhan. Setelah Elisa melihat Nabi Elia terangkat ke surga, Elisa pun memperoleh yang dimintanya. Sementara itu rombongan nabi hanya mengetahui tetapi tidak melihat dan tak mendapatkan sesuatu. Banyak orang mengharapkan sesuatu yang istimewa tetapi tidak semua mendapatkan apa yang diharapkannya, karena masing-masing orang mempunyai tekad yang berbeda-beda. Orang yang bertekad kuat tidak akan tinggal diam dan berhenti begitu saja pada tantangan yang menghadang. Orang yang memiliki tekad yang kuat akan mengusahakan berbagai cara agar sesuatu yang diharapkannya terjadi. la akan bertindak berbeda melebihi orang-orang di sekitarnya hingga dirinya memperoleh hasil melebihi hasil rata-rata. Jadi milikilah tekad yang kuat kalau ingin berhasil. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, banyak impian dalam pikiranku demi kehidupan yang lebih indah. Oleh karena itu berilah aku semangat dan tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Aku percaya, dengan pertolongan-Mu dan tekad ku, apapun yang menjadi keinginanku sesuai juga dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
Orangtua Helikopter, Apa Sebab dan Pemicunya? - oleh Rena Masri, S.Psi, M.Si, Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 1:39


"Pernahkah terbersit pertanyaan, kenapa ya ada orang tua yang jadi 'orang tua helikopter? Apakah ada alasan di balik pola asuh ini? Mari kita bahas bersama di audio pakar berikut! Moms & Dads, kami ingin tau pernahkan Moms & Dads mengenal orang tua helikopter atau bahkan mengalaminya sendiri? Waktu dan tempat dipersilakan komen di bawah yaa.. Yuk, kita diskusi dan merespons komentar parents lainnya agar saling belajar dari pengalaman masing-masing"

Radio Elshinta
Prof. Yanto: Tidak tepat langsung menyalahkan perkebunan sawit atas bencana

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 3:40


Komoditas kelapa sawit kerap dijadikan kambing hitam setiap kali terjadi bencana alam, khususnya banjir, meski persoalannya dinilai jauh lebih kompleks dan tidak bisa disederhanakan. Narasi yang menyudutkan perkebunan sawit dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekologis dan tata kelola wilayah di lapangan.Pandangan tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, DEA, dalam wawancara di program Elshinta News & Talk bersama Asrofi, Kamis (29/1/2026), menanggapi maraknya tudingan terhadap perkebunan sawit dalam berbagai peristiwa bencana di Indonesia.“Jadi tidak tepat jika langsung menyalahkan perkebunan sawit,” tegas Prof. Yanto. Menurutnya, secara ekologis sawit tetap memiliki fungsi lingkungan sebagaimana jenis tanaman lainnya. Oleh karena itu, penyederhanaan dengan menjadikan sawit sebagai satu-satunya penyebab bencana dinilai tidak adil dan tidak berbasis sains.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 1 Februari 2026 - Menerima hanya hal baik dalam pikiran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 31, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
"Disiplin vs Aturan: Apa Bedanya dan Bagaimana Menerapkannya di Rumah?" - oleh Denrich Suryadi, M.Psi., Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 2:14


"Bagaimana cara Moms & Dads membuat aturan dan disiplin berfungsi dengan baik di rumah? Share pengalaman Moms & Dads dan beri tips kepada orang tua lainnya di sini!

METRO TV
Aliansi TKBM: Perlindungan Hak Pekerja Pelabuhan Jadi Prioritas - Headline News Edisi News MetroTV 7221

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 2:06


Aliansi Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menegaskan akan mengawal implementasi kebijakan Kementerian Perhubungan terkait jasa angkutan di perairan dan perlindungan hak pekerja pelabuhan. Jika dalam pelaksanaannya terdapat penyimpangan, serikat TKBM mengancam akan melakukan aksi nasional hingga mogok kerja di seluruh pelabuhan Indonesia. Sebelumnya, Aliansi Serikat Pekerja dan Koperasi TKBM se-Indonesia mengapresiasi respons positif Kementerian Perhubungan, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Ketenagakerjaan terhadap tuntutan yang disampaikan pada Desember 2025. Ketua Aliansi Serikat Pekerja TKBM, Jusuf Rizal, menyebutkan adanya diskriminasi dalam penyerapan tenaga kerja pelabuhan, meskipun pekerja telah menjalani sertifikasi dan peningkatan kompetensi. Aliansi TKBM juga menilai implementasi kebijakan seringkali tidak konsisten di lapangan, terutama oleh kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan. Oleh karena itu, mereka akan melakukan konsolidasi nasional untuk menjaga hak dan ruang kerja pekerja pelabuhan.

Parenting Podcast
Pengaruh Media Sosial dalam Pengembangan Identitas Diri Remaja - oleh Henny Wirawan

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 4:15


"Dunia digital menjadi alat praktis bagi remaja yang mencari dan membentuk identitas diri. Bagaimana media sosial memainkan peran dalam perjalanan ini? Kita bahas bersama dalam audio ini, yaa!

Dasapta Erwin Irawan
S8-EP4- TENTANG EVALUASI DOSEN OLEH MAHASISWA (EDOM)

Dasapta Erwin Irawan "Akademia terbalik"

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 31:46


S8-EP4- TENTANG EVALUASI DOSEN OLEH MAHASISWA (EDOM)

Ini Koper
#832 Ambisi Rp 4.3 Triliun Perhutanan Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 7:42


Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial periode 2025-2029 menandai babak baru dalam tata kelola kehutanan Indonesia yang kini secara eksplisit diselaraskan dengan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dokumen ini merefleksikan pergeseran paradigma dari kebijakan afirmatif yang semula sekadar berorientasi pada distribusi akses legal lahan, menjadi strategi transformatif yang mengintegrasikan kedaulatan pangan, energi, dan keadilan sosial. Dengan memosisikan perhutanan sosial sebagai instrumen utama dalam Proyek Strategis Nasional ketahanan pangan, pemerintah berupaya mengubah wajah kawasan hutan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi inklusif yang tetap berpijak pada pilar kelestarian ekologis dan perlindungan kearifan lokal. Inti dari strategi percepatan dalam rencana ini terletak pada penerapan model Integrated Area Development (IAD) dan mandat hilirisasi sepuluh komoditas unggulan berbasis masyarakat melalui pola agroforestri regeneratif. Pendekatan IAD memungkinkan sinkronisasi lintas sektor dalam satu lanskap, sehingga kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) diharapkan mampu naik kelas dari skala subsisten menuju entitas bisnis yang berdaya saing global. Selain itu, integrasi penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan komitmen terhadap akurasi sasaran pengentasan kemiskinan, memastikan bahwa pemanfaatan sumber daya hutan benar-benar menyentuh lapisan masyarakat yang paling rentan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat atas wilayah kelolanya. Namun, di balik optimisme anggaran sebesar Rp 4,3 triliun dan target ambisius pembukaan akses baru seluas 1,2 juta hektar, dokumen ini tetap menyisakan tantangan besar pada aspek penyelesaian konflik tenurial dan pemenuhan tenaga pendamping. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa ketimpangan antara jumlah pengaduan konflik dengan kapasitas penanganan masih menjadi ganjalan utama yang memerlukan terobosan hukum melampaui sekat birokrasi. Oleh karena itu, keberhasilan Renstra ini tidak hanya diukur dari luasan angka distribusi di atas kertas, melainkan pada kemampuannya menjaga konsistensi antara produktivitas ekonomi rakyat dengan fungsi hutan sebagai paru-paru dunia dalam menghadapi krisis iklim global.

Parenting Podcast
"Tips Membangun Ketertarikan Anak Autistik untuk Bersosialisasi" - oleh Dr. Febri Sidjaja

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jan 22, 2026 3:35


Sebagai orang tua, kita tentu ingin anak-anak kita, termasuk yang Autistik, bisa bersosialisasi dan berteman dengan baik. Namun, sebelum itu terjadi, kita harus membangun ketertarikan mereka untuk berteman, yang seringkali memerlukan waktu. Yuk, coba bagikan pengalaman Moms & Dads! Apakah Moms & Dads pernah merasakan tantangan yang sama dalam membantu anak-anak bersosialisasi? Atau mungkin ada tips yang ingin Moms & Dads bagi dengan orang tua lainnya?

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Januari 2026 – Markus 3 : 7-12 : Iman Yang Pelan-Pelan Ditukar.

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026


Pembawa Renungan : Ali Antonius – Banyuwangi. Pengantar Renungan : Ayuni - Pontianak Sound Editing : Yohanes Edwin Kristianto - Surakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta. Mrk. 3:7-12

iman oleh mrk fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 22 Januari 2026 - Tetap jujur dan berintegritas

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 22 Januari 2026Bacaan: "Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya." (Amsal 11:3)Renungan: Lear Jet pertama kali diluncurkan pada tahun 1963. Tahun 1964 seorang klien memesan Lear Jet, dan sejak sat itu Bill Lear menerima banyak pembelian pesawat Lear Jet. Namun beberapa waktu kemudian, dua pesawatnya jatuh tanpa diketahui penyebabnya. Padahal, sudah ada lima puluh lima buah pesawat yang terjual untuk keperluan pribadi. Bill Lear pun segera mengambil langkah menghubungi para pembelinya untuk tidak menggunakan Lear Jet hingga ia menemukan penyebab kecelakaan dua pesawat tersebut. Hal itu tentu membuat Lear mengalami kerugian, karena untuk sementara penjualan terhenti, tetapi ia lebih memilih rugi daripada orang lain kehilangan nyawa. Setelah diselidiki, Bill Lear menemukan penyebabnya, namun harus dibuktikan dengan menerbangkan pesawatnya terlebih dahulu. la sendiri yang harus melakukannya. Dengan demikian Bill Lear mempertaruhkan nyawanya untuk penyelidikan tersebut. Uji coba pun dilakukan, dan pesawatnya juga hampir mengalami nasib yang sama dengan kedua pesawat yang jatuh. Dari sini Bill Lear berhasil menemukan penyebabnya, dan ia pun membuatkan sebuah suku cadang yang baru dan dipasang pada setiap pesawat yang diproduksinya, bahkan pada pesawat yang telah dibeli oleh orang. Tanpa disadari ternyata ia telah menghabiskan waktu sekitar dua tahun untuk penyelidikan tersebut. Tentu saja Bill Lear kehilangan kepercayaan dari para konsumennya, tetapi ia tidak pernah menyesali keputusan itu. Bahkan, ia pun tidak pernah menyesali kerugian yang dialaminya. Tetapi pada akhirnya, ia kembali mendapatkan kepercayaan dari konsumennya. Menjaga kualitas diri bukanlah hal yang mudah, apalagi jika hal itu berkaitan dengan integritas. Ketika kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit untuk memilih antara kepercayaan orang lain atau karier sendiri, manakah yang akan kita pilih? Hanya dengan hikmat Tuhan sajalah kita dapat membuat keputusan yang bijaksana. Percayalah bahwa kerugian apa pun yang kita alami demi menjaga integritas, akan membawa kita pada keuntungan yang jauh lebih besar. Dan mereka yang menggadaikan integritas demi kariernya mungkin dapat menuai keuntungan untuk sesaat, tetapi selanjutnya akan kehilangan segalanya. Oleh sebab itu, tetaplah berpegang teguh pada prinsip menjaga integritas diri kita, sehingga kita dapat dipercaya oleh orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk menjaga kepercayaan diriku dengan baik sehingga tidak merugikan orang lain. Amin. (Dod).

The Current
Ukrainians who fled war, living in limbo

The Current

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 20:07


We'll hear from Oleh Zadoretskyy who came to Canada in 2023 after the war broke out in Ukraine. We'll also hear from Halifax immigration lawyer Elizabeth Wozniak about what options peel like Oleh have, and Senator Stan Kutcher who has been advocating for a permanent pathway to PR for the Ukrainians who came to Canada seeking safety, and now can't return home.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Januari 2026 – Mrk. 3:1-6 : Hati yang Berani

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026


Pembawa Renungan : Anastasia Sonia – Jakarta Pengantar Renungan : Meri Yuliana - Makassar Sound Editing : Yohanes Edwin Kristianto - Surakarta Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mrk. 3:1-6;

hati oleh berani fresh juice
Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Januari 2026 – Markus 2:23-28 : Taat dengan kasih, mengasihi dengan nyata

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026


Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Kalvin Laia - Riau Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mrk. 2:23-28.

Parenting Podcast
"Kunci Membangun Growth Mindset dalam Jangka Panjang" - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 2:40


"Sebagai orang tua, kita sering menghadapi tantangan yang menguras energi. Bagaimana cara Moms & Dads tetap memupuk growth mindset dalam diri Moms & Dads dan anak-anak?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What do the Iranian really want? - Apa sejatinya yang dikehendaki oleh rakyat Iran?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 8:02


Anti-government protests in Iran have now entered a third week. Human rights groups say more than 490 protesters and 48 security personnel have already been killed since the demonstrations began. - Aksi protes anti-pemerintah di Iran kini memasuki minggu ketiga. Kelompok hak asasi manusia mengatakan lebih dari 490 demonstran dan 48 personel keamanan telah tewas sejak demonstrasi dimulai.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 10 Januari 2026 – Yoh 3:22-30 : Aku dibaptis oleh….

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 9, 2026


Pembawa Renungan : RD. Willem Pau - Semarang Yoh 3:22-30

oleh fresh juice
Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Harta Terpendam.

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 4:31


Bpk. Kin Liong (TB) Matius 13:44"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 7 Januari 2026 - Taat dan Setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 5:41


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 5 Januari 2026 - Menjadi bijaksana dengan melakukan firmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 5 Januari 2026Bacaan: "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. " (Matius 7:24-25)Renungan: Ada seorang dosen yang sangat pandai dan hebat dalam mengajar. Karena itu, berbagai universitas sering mengundangnya untuk mengajar. Suatu kali ia diundang mengajar di satu universitas yang ia belum pernah mengajar sebelumnya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, ia diantar sopirnya pergi ke universitas itu. Di tengah perjalanan ia iseng berkata kepada sopirnya, "Sebenarnya hari ini saya lelah sekali. Saya tidak ingin mengajar." Sopirnya berkata, "Bapak tidak usah mengajar sore ini, biar saya saja yang menggantikan Bapak." "Lho, kamu bisa gantiin saya?" tanya dosen tersebut. "Iya Pak. Saya kan sudah mengantar Bapak puluhan kali dan Bapak mengajar yang itu-itu juga, jadi saya sudah hafal Pak. Saya pasti bisa. Lagipula universitas itu belum tahu bagaimana wajah Bapak, jadi tidak perlu khawatir, Pak!" jawab sopir itu dengan yakinnya. Akhirnya dosen itu pun setuju. Lalu mereka bertukar tempat, dosen menyetir mobil dan sopir duduk di belakang layaknya seorang dosen. Tiba di universitas tersebut, sopir yang berlagak seperti dosen itu masuk kelas dan langsung mengajar. Sedangkan dosen yang asli mendengar dan melihat dari luar apa yang diajarkan oleh sopir itu. Dan ternyata, dengan mendengar puluhan kali saja, sopir itu betul-betul bisa mengajar persis dari A sampai Z. Namun di akhir perkuliahan timbul masalah, yaitu ketika sampai di sesi tanya jawab. Seorang mahasiswa bertanya, "Pak, bagaimana menerapkan apa yang Bapak ajarkan itu ke dalam kehidupan sehari-hari?" Sopir itu bingung karena ia tidak bisa menjawab. Tetapi ia tidak habis akal. "Wah, ini pertanyaan yang sangat mudah. Saking mudahnya sopir saya saja bisa menjawabnya!" Lalu ia memanggil "sopirnya". Akhirnya "sopirnya" itu dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut dan pertanyaan-pertanyaan yang lainnya. Seperti sopir itu, orang bisa memiliki banyak pengetahuan tanpa tahu mempraktikkannya. Sebagai anak-anak Tuhan kita bisa juga seperti sopir ini yang tahu banyak kebenaran firman Tuhan, tetapi berhenti hanya sampai di pengetahuan saja, tanpa mempraktikkannya. Yesus berfirman, "Setiap orang yang mendengar perkataanku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu." Perkataan ini diberikan oleh Yesus sebagai penutup dari khotbah di bukit. Oleh karena itu, mari kita menjadi orang yang bijaksana, yakni orang yang setelah mendengarkan firman Tuhan kemudian menjadi pelaku dari firman tersebut. Jauhkan diri dari menjadi orang bodoh, yang hanya mendengar tanpa mau melakukan. Keputusan ada di tangan kita masing-masing, mau menjadi orang bijak atau orang bodoh. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin menjadi orang yang bijaksana, dengan menjadi pelaku dari setiap firman Tuhan yang aku dengar setiap hari. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 3 Januari 2026 - Kita dipanggil untuk setia melayaniNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 2, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Januari 2026Bacaan: "Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus." (2 Petrus 1:10-11)Renungan: "Quo vadis Domine" adalah kalimat berbahasa Latin yang sangat terkenal. Kisahnya berawal dari pinggiran Kota Roma kuno, tahun 60-an Masehi. Pada masa itu yang memerintah Kerajaan Romawi adalah Kaisar Nero. Kaisar Nero adalah kaisar yang terkenal paling kejam dalam sejarah kekristenan. Dia melakukan penganiayaan dan pembunuhan orang-orang Kristen dengan cara-cara yang teramat kejam dan tidak manusiawi. Seperti dengan memberikan orang-orang Kristen kepada binatang-binatang buas, dan ini dipertontonkan. Atau dijadikan gladiator untuk saling membunuh di suatu arena yang juga dipertontonkan. Selain itu banyak orang Kristen yang diikat di tiang-tiang dan dibakar hidup-hidup sebagai hiasan dan sebagai obor penerang taman rekreasi Kaisar Nero di malam hari, dll. Pada masa itu Rasul Petrus melayani di Roma. Oleh para pengikutnya Petrus diminta pergi menyelamatkan dirinya, keluar dari kota Roma. Petrus mengikuti permintaan itu. Namun ketika dia sudah berada di pinggiran kota Roma, melewati Via Appia Antica dia melihat penampakan Yesus. Petrus terkejut, berlutut dan bertanya, "Quo vadis Domine?" Yang arti harafiahnya, "Hendak ke manakah Engkau pergi Tuhan?"Yesus menjawab, "Eo Romam crucifigi iterum." Yang artinya, "Aku pergi ke Roma untuk disalibkan kedua kalinya." Seketika itu juga Petrus sadar bahwa dia telah lari dari tanggung jawabnya. Petrus mengerti bahwa dia harus berkorban dan mati bagi Yesus. Dia menangis, menyesal, meminta ampun, bangkit, dan berputar kembali ke kota Roma. Akhir kisahnya kita tahu, Petrus ditangkap dan disalibkan dengan posisi kepala di bawah. Hari ini, ingatlah akan panggilanNya atas hidup kita. Kita semua dipanggil untuk menjadi anak-anak-Nya yang setia melayani Dia. Bagi kita yang telah jauh meninggalkan panggilan dari Tuhan, mari berbalik. Jangan teruskan perjalanan kita yang semakin menjauh dari-Nya, tetapi berputarlah dan kembali kepada-Nya. Walaupun ada banyak tantangan dan rintangan, teguhlah terhadap panggilan kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin tetap teguh dalam menjalani panggilan-Mu atas hidupku. Walaupun banyak tantangan dan rintangan aku tetap akan maju. Berkatilah niatku ini Yesus. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Desember 2025 – Lukas 1:46-56 : Magnificat – Song From The Heart

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025


Pembawa Renungan: Merry Kristianingrum - Batam Pengantar Renungan: Maria Adrini - Tanjung Pinang Sound Editing: Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Lukas 1:46-56

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Desember 2025 – Mat 1:18-24 : Jangan Takut, Percaya Saja

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025


Pembawa Renungan : Dommi Denita Naibaho – Pekanbaru Pengantar Renungan : Bernadetha Aditya - Yogyakarta Sound Editing :  Dommi Denita Naibaho - Pekanbaru Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat. 1:18-24

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Desember 2025 – Lukas 1:26-38 : Allah Bertindak Manusia Bekerjasama

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025


Pembawa Renungan: Albertus Gregory Tan - Jakarta Pengantar Renungan: Mustika Sitohang - MedanSound Editing: Indah Larasati Sirait - CibinongCover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta  Luk 1:26-38

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Culture: How learning Indonesian language can be made 'as close as possible' to Australian students - Budaya: Bagaimana Bahasa Indonesia Dapat Dipelajari dengan 'Sedekat Mungkin' oleh Murid Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 12:38


One of Victoria's Indonesian language teachers, Helena Anggraeni, shares how Indonesian language teaching is conducted in her classroom and how it impacts the students. - Salah seorang guru Bahasa Indonesia di Victoria, Helena Anggraeni, berbagi tentang bagaimana pengajaran Bahasa Indonesia dilakukan di kelasnya dan bagaimana dampaknya bagi para siswa.

Israel News Talk Radio
Sitting is the New Smoking - Returning Home

Israel News Talk Radio

Play Episode Listen Later Dec 14, 2025 35:29


Natalie interviews Mordechai Sopher, Oleh from Los Angeles, Personal Fitness Trainer and Author of "Frum Fitness." Mordechai made aliyah from L.A. in 2011 where he grew up a Conservative Jew involved in sports. Mordechai's life was athletics and he was a football player and runner....but, he was searching for more. When his first choice of college was delaying their acceptance Mordechai decided it was a sign...and he decided to go to Israel. Hear the interview for more..... Returning Home 14DEC2025 - PODCAST

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 5 Desember 2025 - Taat dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 5 Desember 2025Bacaan: "Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." (Matius 17:27)Renungan: Nelayan yang sangat berpengalaman seperti Simon Petrus sekalipun, tidak akan pernah dengan tepat mengetahui ke mana seekor ikan atau gerombolan ikan akan berenang sehingga ia dapat menangkapnya. Tetapi mukjizat yang dilakukan Yesus membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan semesta alam, yaitu ketika Ia memerintahkan Petrus untuk menangkap ikan dan mengambil uang senilai 4 dirham dari dalam mulut ikan yang pertama kali didapatnya. Sebagai seorang nelayan yang berpengalaman, Petrus taat pada perintah Yesus. Oleh karena itu dengan tenang ia duduk dan memancing di tepi danau Galilea demi mendapat uang 4 dirham dalam mulut ikan untuk membayar pajak seperti yang diperintahkan Yesus padanya. Petrus sangat terheran-heran ketika apa yang dikatakan Yesus sungguh terjadi. Sebagai Tuhan, Yesus memerintahkan seekor ikan yang sedang mengulum uang senilai 4 dirham bergerak untuk memakan umpan Petrus, dan semua itu dilakukan-Nya untuk memenuhi kewajiban yang tidak seharusnya dikenakan kepada Dia dan pengikut-Nya. Sungguh ajaib bukan? Sebagai Tuhan, Yesus tahu segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini dan Dia berkuasa memerintahkan apa saja untuk menjawab kebutuhan umat-Nya. Yesus yang disembah dan dipercaya oleh Petrus adalah Yesus yang sama yang saat ini kita sembah dan kita percaya, tetapi mengapa kita sering khawatir tentang hidup ini? Tentang makan, minum, pakaian, tempat tinggal, studi, pasangan hidup dan masa depan kita? Bukankah Dia telah lebih dulu mengetahui semua kebutuhan kita dan berkuasa mengatur yang terbaik bagi hidup kita? Bagian kita hanyalah taat dan melangkah manakala Yesus memerintahkan sesuatu kepada kita. Marilah kita berubah untuk lebih percaya lagi, dan menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya. Percayalah, bahwa Yesus tidak membiarkan kita sendirian menanggung beban hidup kita yang datang silih berganti. Kalau Yesus bisa memerintahkan seekor. Ikan untuk memberkati Petrus, maka Ia juga bisa memerintahkan banyak hal untuk menyelesaikan pergumulan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu pada ku sampai dengan saat ini. Ajarilah aku untuk senantiasa taat pada perintah-Mu, sebab Engkau lebih tahu apa yang terbaik bagiku dalam hidup ini. Tambahkanlah imanku agar aku percaya bahwa Engkau sanggup menyelesaikan setiap permasalahanku dengan cara-Mu yang ajaib. Amin. (Dod).

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - DHAMMA YANG DIPRAKTIKKAN OLEH PARA PENAKLUK KUNO: Buddhavamsa II Stanza 155-175

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 99:13


Sayadaw Kheminda melanjutkan pembahasan Kitab Buddhavamsa. Di kelas ini beliau menjelaskan makna setiap kata di Bab II Kitab Buddhavamsa Stanza 155 - 175 hanya berdasarkan Kitab Komentar.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 November 2025 – Lukas 20: 27-40 : Lebih dari Sekedar Romansa

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025


Pembawa Renungan : Anastasia Sonia – Jakarta Pengantar Renungan : Kalvin Laia - Riau Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Lukas 20: 27-40

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 November 2025 – Lukas 19 : 45-48 : Spiritual Marketplace

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025


Pembawa Renungan : Ali Antonius – YogyakartaPengantar Renungan : Theresia Adelina - Bekasi.Sound Editing : Indah Larasati  Sirait  - Cibinong, Bogor.Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta. Lukas 19 : 45-48

oleh bogor spiritual marketplace fresh juice
Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 November 2025 – Lukas 19:41-44 : Dikenal dan Dikasihi Lebih Dahulu

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025


Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Felixitas Sylvana Mutiarani- Bekasi Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya |Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Luk. 19:41-44

lebih oleh dahulu dikenal fresh juice
The Promised Podcast
The “So Maybe He Did Know What He Was Doing?” Edition

The Promised Podcast

Play Episode Listen Later Oct 30, 2025 96:48


Miriam Herschlag and Noah Efron talk about (1) the on-again-off-again fragility of the ceasefire, visiting death on both sides, and (2) whether or not Prime Minister Netanyahu's admirers have a point when they say that he steered us through the war just how he said he would, and managed to achieve things that matter. For our most unreasonably generous Patreon supporters, in our extra-special, special extra discussion: This week we celebrated Yom ha-Oleh, the National Day of the Immigrant. Miriam and Noah talk about the ups and downs of making a life here, after growing up there. Plus, the life (and death) of the last living Nokem, or avenger, a tiny group that set out after the war to kill ex-Nazis in great numbers. And Miriam's mother-in-laws pow-wow with the President on her 90th birthday. And some remarkable new music.