Podcasts about Oleh

  • 1,124PODCASTS
  • 7,029EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Aug 10, 2025LATEST

POPULARITY

20172018201920202021202220232024

Categories



Best podcasts about Oleh

Show all podcasts related to oleh

Latest podcast episodes about Oleh

Radio Elshinta
Pemeriksaan terhadap 2 mantan pembantu presiden era pemerintahan Joko Widodo oleh KPK menuai sorotan, simak bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2007 - 2011, M. Jasin

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 10, 2025 44:19


Pemeriksaan terhadap 2 mantan pembantu presiden era pemerintahan Joko Widodo oleh KPK menuai sorotan. Pasalnya sejumlah mantan menteri yang terjerat kasus korupsi juga terjadi pada pemerintahan2 sebelumnya. Apa yang harus dievaluasi dalam tata kelola anggaran pemerintahan, bagaimana pengawasan yang harus dilakukan agar pemerintahan berikutnya bisa bersih dari praktek2 korupsi? talk Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2007 - 2011, M Jasin

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1825. "PANTASKAH AKU DICINTAI OLEH ALLAH ﷻ?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 40:40


Bismillah,1825. PANTASKAH AKU DICINTAI OLEH ALLAH ﷻ?SESI TANYA JAWABRiyaadhush Shaalihiin Bab 49 | Menilai manusia sesuai apa yang nampak dan menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada AllahHadits ke-399 | Hadits Jundub bin Abdullah Radhiallahu ‘anhuDari Jundub bin Abdullah Radhiallahu ‘anhu,أَنَّ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بعثَ بعْثاً مِنَالمُسْلِمِينَ إِلى قَوْمٍ مِنَ المُشْرِكِينَ ، وَأَنَّهُمْ الْتَقَوْا ، فَكَانَ رَجُلٌ مِنَ المُشْرِكِينَ إِذا شَاءَ أَنْ يَقْصِدَ إِلى رَجُلٍ مِنَ المُسْلِمِينَ قَصَدَ لَهُ فَقَتَلَهُ ، وَأَنَّ رَجُلاً مِنَ المُسْلِمِينَ قَصَدَ غَفْلَتَهُ ، وَكُنَّا نَتَحَدَّثُ أَنَّهُ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ فَلمَّا رَفَعَ عليه السَّيْفَ ، قال : لا إِله إِلاَّ اللَّهُ ، فقَتَلَهُ ، فَجَاءَ الْبَشِيرُ إِلى رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَسَأَلَهُ ، وأَخْبَرَهُ ، حَتَّى أَخْبَرَهُ خَبَر الرَّجُلِ كَيْفَ صنَعَ ، فَدَعَاهُ فَسَأَلَهُ ، فقال : « لِمَ قَتَلْتَهُ ؟ » فَقَالَ: يا رسولَ اللَّهِ أَوْجَعَ في المُسْلِمِينَ ، وقَتلَ فُلاناً وفُلاناً وسَمَّى له نَفراً وإِنِّي حَمَلتْ عَلَيْهِ ، فَلَمَّا رَأَى السَّيْفَ قال : لا إِله إِلاَّ اللَّهُ . قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « أَقَتَلْتَهُ ؟ » قال : نَعمْ ، قال : « فَكيْفَ تَصْنَعُ بلا إِله إِلاَّ اللَّهُ ، إِذا جاءَت يوْمَ القيامَةِ ؟ » قَال يا رسولَ اللَّه اسْتَغْفِرْ لي . قال : « وكيفْ تَصْنَعُ بِلا إِله إِلاَّ اللَّهُ، إِذا جاءَت يَوْمَ القِيامَةِ ؟ » فَجَعَلَ لا يَزيدُ عَلى أَنْ يَقُولَ : « كيفَ تَصْنَعُ بِلا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ إذا جاءَتْ يَوْمَ القِيامَةِ » رواه مسلم ."Bahwa Rasulullah ﷺ mengirim sebuah pasukan dari kaum Muslimin menuju satu kaum dari orang-orang musyrik. Dan mereka pun saling berhadapan (berperang). Seorang laki-laki dari kaum musyrikin, tatkala dia mau mengincar seorang laki-laki dari kaum Muslimin, dia menghampirinya lalu membunuhnya, dan seorang laki-laki dari kaum Muslimin juga mengincar lalu membunuhnya. Kami berbincang-bincang bahwa dia adalah Usamah bin Zaid, di mana tatkala Usamah mengangkat pedang di atas kepalanya, dia tiba-tiba mengucapkan 'La Ilaha Illallah', namun dia tetap membunuhnya. Pembawa berita gembira datang kepada Rasulullah ﷺ beliau bertanya kepadanya, dan dia menjawabnya hingga dia menceritakan berita laki-laki tersebut bagaimana dia bertindak. Maka beliau memanggil Usamah dan bertanya, 'Mengapa kamu membunuhnya?' Dia menjawab, 'Wahai Rasulullah, dia telah merugikan kaum Muslimin. Dia membunuh fulan, fulan...' dia menyebut nama beberapa orang dan saya menghunuskan pedang di atas kepalanya, lalu ketika dia melihat pedang, dia berucap 'La Ilaha Illallah.' Rasulullah ﷺ bertanya, 'Apakah kamu membunuhnya?' Dia menjawab, ‘Ya.' Beliau bersabda, ‘Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha illallah' apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat?' Dia berkata, 'Wahai Rasulullah, mohonkanlah ampunan untukku.' Beliau bersabda, ‘‘Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha illallah' apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat? Maka beliau tidak lebih dari mengucapkan, 'Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha Illallah apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat?'" (HR. Muslim)

Radio Elshinta
Apa Yang Bisa Diklarifikasi Dari Penangkapan 5 Pemain Judol Yang Ditangkap Oleh Polda DIY?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 14:53


Penangkapan 5 pemain judol oleh Polda DIY, menjadi sorotan publik. Pasalnya, muncul persepsi penangkapan dengan alasan merugikan bandar, sementara bandar judi yang dimaksud belum tertangkap. Apa yang bisa diklarifikasi dari penangkapan 5 pemain judol tsb? Talk bersama Penasihat Ahli Kapolri/Mantan Kadiv Hukum Polri, Irjen Pol Purn Aryanto Sutadi.

Radio Elshinta
Seorang Anggota TNI Meninggal Dunia Diduga Akibat Penganiayaan Oleh Rekanya Sendiri. Mengapa Tindak Kekerasan Masih Terjadi Di Lingkungan TNI? Dan Apa Yang Perlu Dievaluasi?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 10:35


Seorang anggota TNI, Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia, setelah mendapat perawatan di rumah sakit selama 4 hari. Prada Lucky meninggal dunia, diduga akibat penganiayaan oleh empat orang rekanya sendiri. Saat masih sadar, ia sempat mengaku kepada seorang dokter bahwa dirinya dipukuli senior di barak, sementara di tubuhnya ditemukan sejumlah luka. Mengapa tindak kekerasan masih terjadi di lingkungan TNI? dan apa yang perlu dievaluasi? Talk bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono.

Parenting Podcast
"Bagaimana Mengatasi Kekurangan Anak Tanpa Membuat Mereka Stres?" - oleh Rena Masri, S.Psi, M.Si, Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 3:55


"Jangan biarkan fokus kita pada kekurangan anak membuat mereka merasa tertekan! Apakah Moms & Dads sudah menemukan cara yang tepat untuk mendukung anak Moms & Dads di bidang yang mereka sukai?

Renungan Anak GKY Mabes
Kebenaran Di Dalam Kasih (7 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 3:22


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah KEBENARAN DI DALAM KASIH Mari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 89:14Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu, kasih dankesetiaan berjalan di depan-Mu. Wonder Kids, tahukah kamu bahwa Tuhan itu penuh kasih, tapi juga benar dan adil? Allah tidak pernah bertindak jahat atau salah, dan setiap keputusan-Nya selalu benar dan baik. Kita sebagai anak-anak Tuhan dipanggil untuk hidup seperti itu juga: mengasihi dengan hati yang murni, dan berpegang teguh pada kebenaran Firman Tuhan. Tapi, kita tidak bisa melakukan itu dengan kekuatan sendiri. Kebenaran tanpa kasih bisa jadi menyakitkan. Tapi kasih tanpa kebenaran bisa menyesatkan.Oleh sebab itu, hanya dengan pertolongan Roh Kudus, kita bisa berkata dan bertindak dengan kasih yang didasarkan pada kebenaran Allah. Bagaimana Melakukannya?Mungkin kamu pernah melihat teman melakukan hal yang salah. Apa kamu diam saja karena tidak mau menyakiti perasaannya? Atau kamu langsung menegurnyatanpa peduli apakah dia akan sedih? Firman Tuhan mengajar kita untuk menyampaikan kebenaran dalam kasih(Efesus 4:15). Bukan supaya kita terlihat lebih pintar, tapi supaya mereka mengenal Tuhan yang benar dan penuh kasih. Kalau kamu bingung atau ragu, mintalah pertolongan dari orang yang mengasihi Tuhan — orang tuamu, guru sekolah minggu, atau kakak rohani — untuk menolongmu memahami Firman Tuhan. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, sebelum kamu memberi tahu orang lain bahwa yang mereka lakukan atau percayai itu salah, tanyakandulu dalam hatimu: Apakah aku melakukannya karena aku peduli dan mengasihi mereka? Atau karena aku ingin terlihat lebih benar? Ingat, Yesus selalu mengajarkan kebenaran, tetapi penuh kasih dan kelembutan. Mari kita meneladani-Nya. Mari kita berdoaBapa yang penuh kasih dan kebenaran, terima kasih Engkautelah menunjukkan jalan yang benar dalam Firman-Mu. Tolong aku untuk hidup dalam kebenaran dan mengasihi orang lain dengan hati yang tulus. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin. Wonder Kids, mari kita terus belajar hidup benar menurutFirman Tuhan dan mengasihi sesama bukan dengan keinginan kita sendiri, tapi dengan kekuatan dari Tuhan!Tuhan Yesus memberkati

Radio Elshinta
Sebuah Varietas Padi tinggi protein pertama di dunia yang dinamakan Cahokia Rice, berhasil dikembangkan oleh seorang Diaspora Indonesia, Prof. Ir. Herry S. Utomo, MS, PhD,

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 34:16


Ditengah pemberitaan kisruh soal beras Oplosan. Ada sebuah berita baik dan menarik, dimana sebuah varietas padi tinggi protein pertama di dunia yang dinamakan Cahokia Rice, berhasil dikembangkan oleh seorang Diaspora Indonesia, Prof. Ir. Herry S. Utomo, MS, PhD, seorang anak bangsa lulusan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB). Cahokia Rice yang dikembangkan melalui proses Mutasi Alami (non-GMO), menjadi beras dengan indeks glikemik rendah dan kadar protein 50 persen lebih tinggi dibandingkan varietas biasa. Varietas ini diharapkan menjadi model bagi pengembangan varietas fungsional lainnya di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Varietas ini telah dipatenkan dan saat ini sudah dipasarkan secara komersial di Amerika Serikat.Untuk mengetahui lebih dalam tentang Varietas Cahokia Rice, padi dengan protein tinggi, kami berbincang langsung bersama Pengembang Cahokia rice, yang juga merupakan Presiden Indonesian Diaspora Network United (IDN-U), Prof. Ir. Herry S. Utomo, MS, PhD

Parenting Podcast
Bangun Karakter Kerajinan pada Anak melalui Teladan Orang tua - oleh Rizal Badudu, M.Min.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 4:21


Kalau kita ingin anak rajin, kita harus mencontohkan lebih dulu. Apa kebiasaan rajin yang ingin Moms & Dads tanamkan di rumah? Share di komentar!

Ini Koper
#541 Pilih Strategi Orkestrasi atau Mainstreaming untuk Memicu Perubahan Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 10:26


Membangun ekosistem perubahan sosial yang dinamis adalah kunci untuk mengatasi tantangan kompleks di dunia saat ini, mulai dari ketimpangan hingga krisis lingkungan. Ekosistem ini merupakan jaringan hubungan yang terstruktur antara individu, kelompok, dan institusi yang menyelaraskan nilai-nilai dan peran untuk mencapai keadilan dan kesetaraan. Dalam konteks ini, empat strategi utama—akselerasi, kolaborasi, orkestrasi, dan mainstreaming—muncul sebagai pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi, masing-masing dengan tujuan dan fokus uniknya untuk mendorong perubahan yang signifikan dan berkelanjutan. Akselerasi berfokus pada percepatan laju perubahan dan dampak, seringkali melalui "scaling" yang melampaui sumber daya yang diinvestasikan, memungkinkan respons cepat terhadap krisis dan mendorong inovasi. Namun, kecepatan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan atau pengabaian aspek penting. Di sisi lain, kolaborasi adalah tentang kerja sama multi-pihak untuk mencapai tujuan bersama, memecahkan masalah kompleks, dan membangun kepercayaan. Pendekatan seperti Dampak Kolektif menekankan komunikasi berkelanjutan dan pengukuran bersama, meskipun prosesnya bisa memakan waktu dan rumit dalam mengelola berbagai kepentingan. Orkestrasi melangkah lebih jauh dengan manajemen strategis dan koordinasi pemangku kepentingan dalam ekosistem, seperti seorang konduktor yang memandu orkestra. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penciptaan nilai, mendorong inovasi berkelanjutan, dan mencapai pertumbuhan skala besar dengan menyelaraskan berbagai aktor. Sementara itu, mainstreaming adalah puncak dari upaya perubahan, mengintegrasikan inovasi sosial yang berhasil ke dalam kebijakan dan praktik kelembagaan untuk dampak sistemik dan berkelanjutan. Ini mengubah solusi baru menjadi norma yang diterima secara luas, meskipun ada risiko inovasi kehilangan esensi radikalnya saat diinstitusionalisasi. Analisis menunjukkan bahwa tidak ada satu strategi pun yang paling efektif secara universal. Sebaliknya, kekuatan sejati terletak pada penggunaan keempat strategi ini secara komplementer dan sinergis, dengan penekanan yang bergeser sesuai dengan konteks dan tahap perkembangan ekosistem. Misalnya, kolaborasi sangat penting di fase awal untuk membangun kepercayaan, sementara orkestrasi menjadi krusial di fase pertumbuhan untuk menyelaraskan upaya yang berkembang, dan mainstreaming adalah kunci di fase kematangan untuk keberlanjutan jangka panjang. Oleh karena itu, pembangunan ekosistem perubahan sosial yang paling efektif membutuhkan kepemimpinan adaptif yang mampu mengorkestrasi, memanfaatkan data untuk pembelajaran berkelanjutan, dan memberdayakan komunitas. Pendekatan terintegrasi ini memastikan bahwa upaya perubahan tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga inklusif, berkelanjutan, dan mampu mengatasi akar masalah sosial secara holistik, mengubah inisiatif terpisah menjadi kekuatan transformatif yang kohesif.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 5 Agustus 2025 - Teguran yang menyadarkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Agustus 2025Bacaan: "Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihi Nya, seperti ayah kepada anak yang disayangi." (Amsal 3:12)Renungan: Orang tua di dunia ini tidak satupun yang menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang gagal atau menderita di kemudian hari. Semuanya berharap anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Itulah sebabnya orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, bahkan mereka pun rela mengorbankan apa saja demi anak. Kasih, perhatian, perlindungan dan terkadang juga teguran diberikan orang tua kepada anak. Dalam kehidupan rohani, Tuhan pun bertindak demikian. Di satu sisi Tuhan senantiasa melimpahkan kasih, kemurahan, pemeliharaan, penyertaan dan pertolongan kepada kita; di sisi lain Dia juga akan memberikan teguran atau hajaran kepada kita bila kita melakukan pelanggaran atau dosa di hadapan-Nya. Tujuan teguran itu adalah agar kita menjadi jera dan tidak lagi mengulangi kesalahan sehingga kita dapat bertumbuh ke arah yang benar sesuai dengan kehendak-Nya. Teguran Tuhan kepada kita terkadang dapat berupa masalah atau persoalan: sakit penyakit, krisis keuangan, masalah keluarga dan sebagainya. Tuhan mengizinkan hal itu terjadi agar kita segera menyadari kesalahan dan berbalik ke jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, "...janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya." (Amsal 3:11). Daud pernah melakukan pelanggaran besar di hadapan Tuhan. Ia berzinah dengan Batsyeba. Kemudian Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Akhirnya Daud pun menyesal dan bertobat. Natanpun berkata kepada Daud: "Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menistai Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati." (2 Samuel 12:13-14). Kunci utama ketika kita menerima teguran dari Tuhan adalah bertobat. Pengakuan diri bahwa kita telah melakukan dosa di hadapan Tuhan itu sangat penting, dan itu adalah kunci untuk mengalami pemulihan dan berkat dari Tuhan. Jadi bila kita mendapat teguran dari Tuhan, jangan menjadi kecewa atau marah. Ini artinya Tuhan sangat mengasihi kita, "Jika kamu harus menanggung ganjaran: Allah memperlakukan kamu sebagai anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?" (Ibrani 12:7). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku sebagai anak-Mu. Kini aku menyadari bahwa sebagai seorang anak, aku harus senantiasa taat dan setia pada-Mu. Engkau tidak menghendaki aku jauh dan lari dari jalan-Mu. Maka terkadang ada hal-hal yang mungkin tidak kusukai terjadi dalam hidupku, yang kupercaya itu adalah teguran-Mu untukku agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
"Pentingnya Orang Tua Merawat Kesehatan Gigi Sendiri" - oleh drg. Mia Gracia, CCH®

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 2:39


"Anak-anak mengamati dan mencontoh perilaku orang tua. Jika kita merawat gigi dengan baik, mereka pun akan mengikuti!

Missiodei
Eps.220 Hukum Kelayakan | Siap Menderita

Missiodei

Play Episode Listen Later Aug 3, 2025 104:01


Khotbah Ibadah Raya | Minggu, 3 Agustus 2025 *HUKUM KELAYAKAN / HUKUM AKSIOMA* (Matius 10:37-38) Setiap orang memiliki nilai rasa layak. Sesuatu yang layak itu sesuatu yang pantas atau sepadan. Yesus menampilkan hal yang layak atau berkenan di hati-Nya bagi setiap orang yang mengasihi dan mau mengikuti Dia. Matius pasal ke 10 ini berkaitan dengan pemilihan murid-murid saat itu, ada hal-hal yang disebut hukum kelayakan ketika mengikuti Yesus. Yesus menerangkan bahwa ketika seseorang mau mengikut Dia, dia harus sungguh-sungguh (100%) mengasihi Yesus lebih dari apa pun, tidak melebihi kasih kepada orang tua, anak, pasangan. Dalam hal ini kita pahami bahwa ketika orang-orang terkasih dalam hidup kita sedang dalam kondisi yang lemah kita pasti akan berjuang dengan keras untuk menolongnya sebagai bukti kasih. Demikianlah ukuran yang Yesus pakai untuk menerapkan kasih yang layak pada Yesus. Ketika kita mengasihi keluarga kita dengan baik dan sempurna, maka kita pun harus mengasihi Yesus dengan cara yang seperti itu bahkan lebih sebab Dia adalah Allah. Engkau mengasihi Yesus karena engkau mendapatkan warisan keselamatan yang dari Allah dalam Yesus! Tiada hal apapun di dunia ini yang mampu memisahkan kita dari kasih Kristus itu disebut kasih rasional. Kasih rasional itu ketika kita tidak mungkin menyangkali pribadi yang kita kasihi. Misal, ada orang tua yang miskin tidak mungkin anak itu akan menyangkal orang tuanya, jika ia menyangkal maka ia tidak layak disebut sebagai anak. Sama halnya dengan ketika seseorang mengikuti Yesus, tiba-tiba ia dicobai oleh Iblis, menjadi miskin dan kemudian meninggalkan imannya kepada Yesus, berarti ia pun tidak layak bagi Yesus. Jadi, percaya kepada Yesus bukan karena ikut-ikutan, bukan karena ada kekayaan apa di dalamnya, atau supaya bisa masuk surga saja, tetapi yang IA kehendaki ialah kita mengasihi Dia dengan sungguh dan memiliki hubungan saling menjalin kasih dengan Kristus. Inilah standar kasih yang layak kepada Yesus. 1. Dalam proses atau perjalanan hidup kita mengikut Yesus, memikul salib (menderita oleh karena iman dan percaya kepada Yesus), sudah menjadi kelayakan bagi kita untuk menanggungnya karena dengan cara demikianlah kita dapat membuktikan kasih kita yang tulus dan murni kepada-Nya. Walau terjadi penindasan, penyiksaan, intimidasi, pengucilan, dll., tidak akan memudarkan atau mengurangi kasih kita kepada-Nya. “Pikullah” (Yn. Lamanei) ini adalah kalimat penting dan ditegaskan. Ini adalah perintah yang Ia berikan untuk kita dapat layak di hadapan-Nya. Oleh sebab itu, jangan lari atau menghindar dengan sengaja dari kelayakan ini! Saudara beriman kepada Kristus, saudara harus siap pegang dan pikul penderitaan oleh karena diri-Nya. Siaplah pikul salib = selalu siap untuk menderita! Sebab dengan begitulah kita disebut layak bagi-Nya karena kita pun turut ikut dalam penderitaan-Nya. Sekalipun zaman sudah modern sekalipun, tak ada yang bisa menggantikan standar hukum kelayakan kepada Kristus 1. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatan dan dengan segenap akal budimu dan kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri. Pertama-tama kasihilah Tuhan Allah lebih dahulu baru kemudian sesama kita manusia sama seperti diri kita sendiri. 2. Pikullah salibmu maka engkau akan disebut layak bagi Yesus. Barangsiapa rela kehilangan nyawanya oleh karena Kristus, ia akan mendapatkannya. Silahkan koreksi diri saudara sendiri, apakah saudara sungguh sudah layak bagi Yesus? Yesus telah menjalani penderitaan-Nya lebih dulu, Yesus yang miliki pribadi yang agung saja sudah dicaci maki, dihujat, diludahi, disiksa, dihukum dan dibunuh, masakkan kita tidak mau turut menderita bersama-Nya? Jika engkau sungguh mengasihi Yesus maka engkau pun juga mau turut menderita! Tuhan Yesus memberkati

Parenting Podcast
"Ketika Tangki Cinta Anak Kosong: Kenali Tanda-tandanya" - oleh Laura Saskia Pelenkahu, M.Psi., Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Aug 1, 2025 1:28


"Apakah anak Moms & Dads akhir-akhir ini tampak lebih cranky dan tidak bersemangat?

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1513 - Dipekerjakan oleh Allah dalam Ketaatan - Ust. Dr. Andy Octavian Latief, S.Si, M.Sc.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 20:18


Khutbah Jum'at - Ustadz Dr. Andy Octavian Latief, S.Si, M.Sc. hafizhahullahu.Judul : Dipekerjakan oleh Allah dalam Ketaatan.Sumber : Youtube.

Parenting Podcast
Bagaimana Orang tua Bisa Membantu Pembentukan Identitas Diri Remaja? - oleh Henny Wirawan

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 3:37


Identitas diri remaja itu dibentuk, bukan muncul begitu saja.Dan peran orang tua di dalam proses ini besar sekali.Lewat dukungan, validasi, dan komunikasi yang hangat, orang tua bisa membantu remaja mengenal siapa dirinya.Yuk, kenali cara-cara sederhana tapi bermakna yang bisa Moms & Dads lakukan setiap hari.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 30 Juli 2025 - Hidup yang berarti bagi banyak orang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 29, 2025 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 30 Juli 2025Bacaan: ...."Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." (Matius 13:33)Renungan: James William Sidis adalah seorang yang sangat cerdas. Sejarah mencatat bahwa ia termasuk orang yang jenius melebihi Einstein, Da Vinci dan John Stuart Mills. Ia memiliki IQ 250-300, menguasai 200 jenis bahasa, menjadi profesor sebelum berumur 20 tahun. Namun karena ia memutuskan untuk tidak memberikan kontribusi apa-apa, maka pengaruhnya pada duniapun tidak ada sehingga namanya terhapus dari catatan sejarah dunia. Einstein dan tokoh-tokoh besar lainnya bisa mencapai sukses melalui kecerdasan mereka, itu dikarenakan ada dampak yang diberikan dari kecerdasan mereka bagi dunia. Tidaklah penting berapa lama kita hidup di dunia. Hal yang benar-benar penting adalah apakah ada yang telah kita lakukan selama hidup kita yang bermanfaat bagi orang lain? Sebagai orang percaya, kita adalah orang-orang yang telah tercatat dalam buku sejarahnya Tuhan, yaitu buku kehidupan. Jika nama kita telah tercatat dalam buku kehidupan Tuhan, dampak apa yang akan kita berikan selama kita hidup di dunia? Yesus mengatakan bahwa hal kerajaan sorga itu bagaikan ragi yang mengkhamiri adonan, artinya hidup kita harus bisa membawa pengaruh yang baik kepada keluarga, sahabat, lingkungan dan dunia yang kita tempati. Seseorang yang memiliki hidup yang berarti bukan diukur dari seberapa banyak yang bisa ia miliki untuk dirinya, tetapi diukur dengan seberapa besar pengaruh positif yang sudah ia berikan kepada sesama dan lingkungan. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang memberi dampak bagi kemuliaan nama Tuhan sebagaimana Tuhan menginginkannya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, banyak orang di sekitarku yang menderita baik jasmani maupun rohani dan mereka membutuhkan uluran tangan banyak orang untuk sekadar memberikan senyum dan penghiburan serta doa bagi mereka. Mampukan aku agar aku dapat menjadi berkat bagi mereka, sehingga hidupku yang hanya sekali ini dapat berarti bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 29 Juli 2025 - Penolong yang sepadan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 28, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 29 Juli 2025Bacaan: ..."Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (Kejadian 2:18)Renungan: Penolong yang sepadan adalah istilah yang sangat akrab di telinga pengikut Yesus. Namun, tidak sedikit orang yang tidak mengerti dengan benar arti penolong yang sepadan, sehingga terkadang tindakannya salah baik perempuan maupun laki-laki. Ketika belum ada penolong yang sepadan bagi laki-laki, Tuhan berfirman bahwa tidak baik kalau laki-laki sendirian. Itu artinya ketika Tuhan memberikan penolong yang sepadan bagi laki-laki, maka keadaannya akan lebih menguntungkan. Jika perempuan tidak menyadari bahwa dirinya adalah penolong yang sepadan bagi suami, maka dia akan diam di rumah karena minder atau sebaliknya malah ia bertindak berlebihan sehingga istilah suami-suami takut istri menjadi nyata dalam hidup ini. Betapa banyak perempuan menggugat cerai suaminya, demikian pula tidak sedikit laki-laki yang meninggalkan dan menceraikan istrinya. Keduanya sama-sama tidak menyadari bahwa posisi perempuan adalah penolong yang sepadan yang tidak bisa dipisahkan dari laki-laki kecuali oleh kematian. Adam memakai istilah "tulang dari tulangku, daging dari dagingku". Sementara itu orang Jawa memakai istilah "garwo, sigaraning nyowo atau belahan jiwa." Jika kita tidak menerapkan prinsip tentang posisi istri sebagai penolong yang sepadan, kita akan kehilangan janji Tuhan untuk kehidupan yang lebih baik. Sudah pasti kehidupan keluarga akan berantakan. Oleh karena itu, "Hai istri, posisikan dirimu sebagai penolong yang sepadan bagi suamimu! Hai suami, akui dan terimalah istrimu sebagai penolong yang sepadan!" Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku mau berdoa untuk pasanganku dan juga kedua orang tuaku, agar mereka boleh menyadari bahwa istri dan juga mamaku Engkau berikan sebagi penolong yang sepadan buat suami dan buat papaku. Jangan biarkan keegoisan menguasai ku dan mereka, sehingga masing-masing ingin saling menguasai dan menghancurkan. Yesus, bertakhtalah dalam keluargaku, agar aku dapat menjadi berkat bagi semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
Cara Mendorong Anak Mengeksplorasi Kegiatan Baru - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 28, 2025 2:53


"Ingin si kecil lebih aktif dan kreatif? Yuk, klik play untuk mengetahui cara mendorong anak mencoba kegiatan baru yang seru dan edukatif di audio ini!

Missiodei
Eps.219 Pengetahuan Iman (Alasan Org Kristen Tidak Berduka Ketika Ada yg Meninggal)

Missiodei

Play Episode Listen Later Jul 27, 2025 83:27


Khotbah Ibadah Raya | Minggu, 27 Juli 2025 *PENGETAHUAN IMAN* (1 Tesalonika 4:13-18; ) Pengetahuan iman tidak bisa diteropong oleh teknologi atau kepandaian manusia. Pengetahuan ini tidaklah sama dengan pengetahuan di dunia / alamiah yang bisa disentuh atau raba. Salah satunya yaitu pengetahuan iman yang tersembunyi di balik kejadian orang mati. Kematian adalah hal yang paling ditakuti oleh seluruh manusia namun hal bertolak belakang dengan iman Kristen yang sejati. Hal kematian dibukakan maknanya / diberitakan pengetahuannya oleh Rasul Paulus melalui suratnya kepada jemaat di Tesalonika yang saat itu berdukacita karena ada di antara mereka yang meninggal. Kematian orang-orang percaya di dalam Yesus akan mengalami : • Kebangkitan oleh karena Kristus telah bangkit dan barang siapa mati di dalam Yesus Kristus ia akan dibangkitkan pada Hari Tuhan; • Pengangkatan hidup-hidup bagi barang siapa yang masih hidup dan bertahan dalam iman dan pengharapannya di dalam Yesus Kristus pada Hari Tuhan; 2 Poin penting pengetahuan iman ini hanya bisa dipahami oleh mereka yang sudah dewasa rohaninya! Mereka yang sudah tidak lagi diusik dengan lingkungan dosa sepele seperti iri hati, sombong, benci, dll., namun memiliki suatu sikap hidup rendah hati dan berani memikul salib (SIAP MENDERITA DEMI YESUS KRISTUS), tidak takut pada segala kondisi zaman dan krisis dunia, tidak mengandalkan pemerintah, kepintaran manusia ataupun kekuasaan yang ada di dunia untuk mem-backup perjuangan iman kita di hadapan Tuhan. Peristiwa kematian Yesus Kristus menjadi dasar pengetahuan kepada kita dan IA telah membuka tabir yang selama ini tertutup dan ditakuti oleh seluruh manusia melalui kebangkitan-Nya. Melalui diri-Nya kita beroleh pengharapan bahwa ada kehidupan / kebangkitan dari maut untuk masuk dalam acara pesta kawin Anak Domba! (Ay.14b) “...maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” Bila umat Tuhan tidak mengetahui pengetahuan iman ini, maka jemaat Tuhan akan berdukacita dalam waktu yang berlarut-larut. Bila saudara hanya hidup mementingkan diri sendiri, foya-foya, jauh dari pengetahuan tentang kekekalan, tidak mau menderita oleh karena Kristus, maka saudara akan terbawa arus dunia ini dan lenyap! Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi seluruh umat Tuhan untuk mengerti pengetahuan iman ini sehingga tidak diombang-ambingkan dengan rupa-rupa hikmat dari dunia. Bagaimana dengan pengetahuan iman tentang mereka yang diangkat hidup-hidup? Sama halnya dengan pengetahuan iman seseorang yang mampu memberi dari kekurangannya, peristiwa tersebut khusus dan hanya bisa terjadi atas hidup orang-orang yang memiliki iman yang berkualitas!

GSKI City Blessing Semarang
Renungan Pagi || Potret Hidup Anak Abraham Oleh Iman || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Jul 25, 2025 13:38


Renungan Pagi || Potret Hidup Anak Abraham Oleh Iman || Ps. Steven Liem

Parenting Podcast
Bagaimana Orang Tua Mendampingi Anak Menghadapi Kegagalan? - oleh Angelia Iyenk

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 25, 2025 6:00


Apakah Moms & Dads pernah merasa panik saat anak gagal atau kecewa?

Renungan Anak GKY Mabes
Pujilah Dia (24 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anakGKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah PUJILAH DIA Mari kita membaca Firman Tuhan dari 1 TIMOTIUS 1: 17Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagiRaja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin. Apa artinya memuji, menghormati, dan memuliakanTUHAN? Itu adalah cara kita menunjukkan betapa kita mengagumi TUHAN, mengucapsyukur atas semua karya-Nya, dan betapa kita mencintai-Nya. Kita diciptakan untuk memuji TUHAN. Ada banyakcara untuk melakukannya! Kamu bisa memuji TUHAN dengan nyanyian. Kamu bisamenghormati TUHAN dengan memberikan waktu, pelayanan, atau bahkan persembahan.Kamu bisa memuliakan TUHAN dengan menolong orang lain. Selain itu, kamu bisaberdoa, membaca Firman Tuhan, atau melihat karya TUHAN di alam semesta.Yang paling penting adalah memuji TUHAN setiaphari dan setiap saat!  MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, ketika kamu sendirian, cobalahcara berdoa yang berbeda yang diajarkan di dalam Firman Tuhan.   Angkat tangan yang suci seperti yang diajarkandi 1 Timotius 2: 8 -  “Oleh karena ituaku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tanganyang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan”. Bersujud seperti yang dilakukan oleh Musa dantercatat di dalam Ulangan 9: 25 - Maka aku sujud di hadapan TUHAN--empatpuluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud, karena TUHAN telah berfirmanakan memunahkan kamu. Berlutut seperti yang dilakukan oleh Daniel didalam Daniel 6: 10 - Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telahdibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yangterbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memujiAllahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Wonder Kids, berdoa bisa dilakukan denganbanyak cara, namun yang paling penting adalah Berdoalah. Mari kita berdoaTUHAN, akubersyukur kepada-Mu karena Engkau adalah Raja yang kekal dan bijaksana. Ajariaku untuk selalu mengandalkan kasih dan kebijaksanaan-Mu setiap hari. Dalamnama TUHAN Yesus aku berdoa, Amin.  Wonder Kids,SELALU PUJI TUHAN DAN INGATLAH BAHWA KASIH-NYA KEPADAMU TIDAK PERNAH BERAKHIR.Tuhan Yesus memberkati

METRO TV
Adhi Makayasa Disematkan Langsung Oleh Presiden Prabowo- Headline News Edisi News MetroTV 5883

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 1:12


Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 2.000 perwira dari empat akademi TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka, Jakarta. Delapan di antaranya menerima penghargaan Adhi Makayasa.

Parenting Podcast
Self-Care dan Me-Time, Sama atau Tidak? - oleh Ratih Zulhaqqi, M.Psi

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 2:10


"Sama-sama merawat diri, apakah self-care dan me-time memiliki arti yang sama dalam rutinitas harian sebagai orang tua? Temukan perbedaannya dan bagaimana keduanya dapat saling melengkapi untuk menciptakan keseimbangan dalam hidup. Pastinya, wajib dengarkan di dalam audio berikut ya! Pengen tau dong, kapan terakhir kali Moms & Dads melakukan me-time yang berkualitas? Bagikan momen favorit Moms & Dads atau rencana me-time selanjutnya di bawah ini!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-16 masa biasa, 23 Juli 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 22, 2025 8:33


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Keluaran 16: 1-5.9-15; Mazmur tg 78: 18-19.23-24.26.27-28; Matius 13: 1-9.LAPAR AKAN SABDA TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lapar Akan Sabda Tuhan. Seoranganak SD kelas 5 menghampiri pastor setelah Misa baru saja dirayakan. Di dalamhomilinya, Pastor menggambarkan hati dan pikiran manusia seperti tanah suburyang lapar untuk ditanami tanaman-tanaman. Anak lelaki itu berkata kepadaPastor: “Tadi sebelum Misa aku rasa lapar, tapi setelah mendengar Pastor kotbahdan sampai selesai Misa aku tidak merasa lagi lapar”.  Pastor itu kemudian berkata kepada sejumlah orang yang berada di situ,bahwa jika semua umat yang menghadiri ibadat dan perayaan sakramen-sakramen, mempunyaisikap seperti bocah SD itu, Gereja kita akan menjadi sebuah Gereja ideal yangdiinginkan oleh Tuhan Yesus. Karena Tuhan selalu berkata, seperti yangdiberitakan di dalam kitab suci, barang siapa lapar akan Dia dan datang untukmendapatkan makanan daripada-Nya, ia tidak akan lapar lagi.  Ketika Tuhan Yesus berkata bahwa “Benih yang jatuh di tanah yang baikmenghasilkan buah seratus ganda”, Ia hendak mengajarkan kita tentang rasa laparakan Sabda Tuhan. Tanah yang baik adalah sebuah simbolisasi diri kita sebagaipribadi dan kelompok entah sebagai keluarga entah di dalam komunitas. Anak SDtadi adalah representasi diri kita semua, yang menjadikan Sabda Tuhan sebagaikarunia Tuhan istimewa yang tercurah dan jatuh ke dalam diri kita, dandiharapkan untuk tumbuh di situ. Setiap kondisi diri dan hidup kita hendaknyaselalu lapar akan sabda Tuhan. Bagaimana firman Tuhan dapat tumbuh dan akhirnya memberikan hasil berlipatganda, seperti kita semua tahu, Tuhan menginginkan ada hasilnya. Suatupertumbuhan yang tidak memberikan hasil, sama seperti pohon ara tidak berbuahyang dikutuk oleh Tuhan. Oleh karena itu diperlukan faktor pendukung supayamemberi pertumbuhan dan membawa hasil yang diharapkan. Di dalam renungan inikita dapat menyebutkan beberapa faktor tersebut. Yang pertama, di dalam berbagai aktivitas rohani yang menyajikan FirmanTuhan, sikap kita yang paling mendasar perlu diwujudkan dalam rasa lapar akan siramanFirman Tuhan. Kita berangkat dari kondisi dan pengalaman hidup yang menunjukkanbahwa kita sedang lapar dan sangat ingin diberikan santapan rohani. Tanpa rasalapar, seseorang dapat dianggap sebagai tanah yang kurang subur. Selanjutnya,supaya kepuasan didapatkan dan memberikan energi sehingga kita dapat terustumbuh, sangat diperlukan dua kemampuan dari kita, yaitu memahami danmelaksanakan Sabda Tuhan. Kemampuan memhami firman Tuhan meminta kita untuk mendengarkan dengan baikdan bersungguh-sungguh. Kemampuan untuk melaksanakan Sabda Tuhan meminta kitauntuk memahami secara benar, utuh dan relevan dengan hidup kita yang nyata.Jadilah dirimu selalu lapar akan Firman Tuhan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga firman Yesus Kristus Putra-Mutumbuh dan berbuah selalu di dalam diri kami. Salam Maria penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Juli 2025 – Yoh 20: 1. 11-18 : Mencari, Menemukan dan Bersaksi

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025


Pembawa Renungan : Primona Valentina Tarihoran – Jakarta Pengantar Renungan : Richard Hardi Sakti - Makassar Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – JakartaPesta St. Maria Magdalena Yoh 20: 1. 11-18

oleh mencari fresh juice
Parenting Podcast
"Membangun Prestasi Anak Tanpa Stres: Bagaimana Orang Tua Bisa Menemukan Keseimbangan?" - oleh Rena Masri, S.Psi, M.Si, Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 4:23


"Apakah Moms & Dads tahu cara mendukung prestasi anak tanpa membuat mereka merasa tertekan?

Ini Koper
#499 Membangun Organisasi sebagai Ekosistem Hidup

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 7:59


Membangun organisasi sebagai ekosistem hidup adalah sebuah pendekatan holistik yang memandang entitas bisnis bukan sebagai mesin statis, melainkan sebagai sistem dinamis yang saling terhubung, adaptif, dan berkelanjutan, layaknya ekosistem alam. Konsep ini menekankan interdependensi antar bagian, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, pencarian keseimbangan kepentingan, fokus pada keberlanjutan jangka panjang, dan resiliensi untuk pulih dari gangguan.Pendekatan ini krusial di tengah lanskap bisnis yang kompleks dan tidak pasti, memungkinkan organisasi untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang secara organik, memastikan relevansi dan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.     Implementasi ekosistem organisasi merupakan perjalanan transformasi yang terstruktur dalam empat fase utama: Asesmen dan Persiapan, Desain Struktur Ekosistem, Implementasi dan Integrasi, serta Monitoring dan Optimalisasi.Proses ini dirancang untuk membangun fondasi yang kokoh dalam waktu sekitar 9 hingga 12 bulan, namun merupakan evolusi berkelanjutan. Untuk mendukung implementasi yang holistik, organisasi perlu mengintegrasikan tiga kerangka kerja utama: Orang & Budaya, Proses & Sistem, serta Kemitraan & Jaringan, yang masing-masing berfokus pada aspek manusia, operasional, dan hubungan eksternal.     Keberhasilan dalam membangun ekosistem ini sangat bergantung pada beberapa faktor kunci, termasuk komitmen kuat dari kepemimpinan, manajemen perubahan yang efektif, dukungan teknologi yang memadai, dan penyelarasan budaya organisasi dengan prinsip-prinsip ekosistem. Meskipun menjanjikan manfaat besar, perjalanan ini juga menghadapi potensi risiko seperti penolakan terhadap perubahan, kompleksitas implementasi, keterbatasan sumber daya, dan ketidakselarasan budaya. Oleh karena itu, organisasi harus proaktif dalam merencanakan strategi mitigasi dan terus belajar serta beradaptasi sepanjang perjalanan transformasi ini untuk memastikan ekosistem yang resilien dan berkelanjutan.  

Ini Koper
#502 Urgensi Dekolonisasi Masyarakat Hukum Adat

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 5:52


Dekolonisasi adat di Indonesia adalah proses pembebasan yang melampaui kemerdekaan politik, bertujuan untuk melepaskan diri dari dominasi pemikiran dan metode Barat, serta mengembalikan kedaulatan pengetahuan dan praktik lokal. Ini adalah upaya "penyahbaratan" yang menantang hegemoni epistemologi Barat, yang seringkali mengklaim objektivitas dan rasionalitas sebagai satu-satunya kebenaran, sambil merendahkan cara mengetahui masyarakat tradisional. Dekolonisasi menegaskan kesetaraan pengetahuan, mendorong kajian lintas budaya, dan mengembalikan nilai etika dalam produksi ilmu pengetahuan, mengakui bahwa setiap budaya memiliki kontribusi uniknya. Urgensi dekolonisasi bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Indonesia sangat mendesak karena sejarah panjang marginalisasi dan penolakan hak-hak mereka. Sejak era kolonial hingga kebijakan pembangunan pasca-kemerdekaan, MHA telah mengalami perampasan tanah ulayat, penolakan kepercayaan tradisional, dan dehumanisasi melalui kategorisasi yang merendahkan. Paradigma pembangunan berorientasi Barat telah memperparah kondisi ini, menciptakan ketergantungan dan mengabaikan kearifan lokal. Oleh karena itu, dekolonisasi menjadi krusial untuk membongkar struktur kekuasaan kolonial yang masih berlanjut dan merebut kembali narasi serta hak-hak MHA. Dalam praktiknya, dekolonisasi diterapkan melalui berbagai pendekatan. Secara epistemologis, ini berarti mengintegrasikan pengetahuan tradisional dan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya, dengan menghargai MHA sebagai "pakar lokal." Dalam metodologi penelitian, dekolonisasi menuntut pendekatan partisipatif yang memusatkan perspektif adat dan mengajukan pertanyaan kritis tentang siapa yang diuntungkan dari penelitian. Di ranah kebijakan dan advokasi, dekolonisasi mendorong pengakuan konstitusional dan legalitas hukum adat, serta redefinisi "pembangunan" yang berpusat pada rakyat (ethnodevelopment), memastikan keadilan substantif dan perlindungan hak-hak inheren MHA.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Juli 2025 – Matius 12:38-42 : Tanda yang Dibuat Sendiri

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 20, 2025


Pembawa Renungan: Ria Angelia Wibisono - Jakarta Pengantar Renungan: Shelly Aprilia Suwito - Bekasi Sound Editing: Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat. 12:38-42

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Juli 2025 – Luk 10:38-42 : Bagian Terbaik

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 19, 2025


Pembawa Renungan : Ima Kristanti - Kota Batu Pengantar Renungan : Romi Markus - Sekadau Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Kab. Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia - Jakarta Luk. 10:38-42

Parenting Podcast
Tips Mendidik Anak Rajin Lewat Quotes - oleh Rizal Badudu, M.Min.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 18, 2025 5:57


Sebuah quote bisa mengubah mindset anak tentang kerja keras dan usaha. Apa kalimat inspiratif yang pernah mengubah pola pikir Moms & Dads atau anak? Ceritakan di sini!

Parenting Podcast
"Bakteri Rongga Mulut dan Kesehatan Anak" - oleh drg. Mia Gracia, CCH®

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 16, 2025 2:01


Parenting Podcast
"Ketika Anak Merasa Dihakimi, Ini Cara Orang Tua Memperbaikinya" oleh Melly Amaya Kiong

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jul 16, 2025 1:33


"Pernahkah Moms & Dads merasa terlambat untuk memperbaiki kesalahan dalam pola asuh?

Pata jumissa
Jakso nro 99.99 - Itsetyydytys ei ole häpeä! + Pamela Anderson sekoitti pään.

Pata jumissa

Play Episode Listen Later Jul 15, 2025 84:41


Piti aluksi hehkuttaa, että olen paremmin säilynyt kuin Tommy Lee Jones, mutta Pamsun muistelu vei lätinän ihan muille raiteille. Pahoittelut siitä. Mukana myös mediakatsaus sekavana sekä Suomen yleisurheilun tilannekatsaus vielä sekavampana. Lopussa Suomen huonoin Q& A osio, no ainahan ne on paskoja.Ps. saatoin sanoa jakson numeroksi 90.99. No olen lomalla. (00:28) Alkuhöpinät(25:24) Mediakatsaus(54:56) Itsetyydytys + Suomen yleisurheilu(01:15:07) Kaikki muu paskaa paitsi kusi

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 8 Juli 2025 – Mat. 9:32-38 : Digerakkan oleh Belas Kasih

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jul 7, 2025


Pembawa Renungan : RD. Dwi Joko Surabaya  Mat. 9:32-38

oleh kasih belas fresh juice
Sequences Magazine
Sequences Podcast no 272

Sequences Magazine

Play Episode Listen Later Jun 30, 2025 179:58


This vibrant and energetic edition brings together a diverse range of sounds- from modular and chill-out to Berlin School melodies and innovative collaborations. Karl Schoenberg makes his debut on Sequences with his album “Spectre,” which beautifully moves beyond traditional forms to create sonic textures that flow like living paintings—an inspiring exploration of life and death from Telepath. Ümit Han teams up with legendary Krautrock and Berlin School pioneer Harald Grosskopf on “Magnetfeld,” blending hypnotic techno beats with ambient influences for a truly mesmerising experience. Meanwhile, Martin Stehl, known as Glint, skillfully mixes electronic elements with 80s vibes, contemporary beats, chillout melodies, and ambient sounds to craft a deeply engaging listening experience. Download Bios: https://we.tl/t-Inu5LuJzQ9 Playlist no 272 02.08 Divine Matrix ‘Realm Of Gods' (album Rise Of The Sand Gods) https://admusicshop.bandcamp.com 04.12 Divine Matrix ‘Eye Of Horus' 09.00 Glynn Heppenstall ‘Flowers & files' (album We Live Within A Dream,Tributes To David Lynch) https://auralfilms1.bandcamp.com/album/we-live-within-a-dream-tributes-to-david-lynch 16.11 Harald Grosskopf & Ümit Han ‘Zeitgeber' (Magnetfeld) https://uemithan.bandcamp.com/album/magnetfeld 23.07 Karl Schoenberg 'Sound Sculpture 7' (album Spectre) https://cyclicaldreams.bandcamp.com/album/spectre-cyd-0133 26.25 Karl Schoenberg 'Sound Sculpture 8' 29.33 Lisa Bella Donna 'Final Frontier' (album Counterpoints-2) https://lisabelladonna.bandcamp.com/album/counterpoints-2 32.20 Lisa Bella Donna ‘Myriads Of Ivy' 37.09 Ian Boddy ‘Hildegard' (album Modulations VI) https://dinrecords.bandcamp.com/album/modulations-iv-dinddl34 49.37 Ian Boddy ‘Stars End' 59.00 Fusion Of Elements ‘Theory Of Concept' (album 3MIT-TIME) https://fusionofelements.bandcamp.com/album/bigger-than-us-24-bit 01.07.07 Ian Boddy & Erik Wollo ‘Abeona' (album Transmissions) https://dinrecords.bandcamp.com/album/transmissions-din92 01.17.54 Ole Højer Hansen ‘Carmin Red' (album Turner Blue) https://olehojerhansen.bandcamp.com/album/turner-blue 01.24.16 Glint ‘The Beginning' (album The Beginning) http://www.sine-music.com
01.28.18 Glint ‘Last Train Left' 01.31,20 t e l e p a t h テレパシー能力者 ‘The wings of a white phoenix embrace me as I jump from the edge of fate' (album 夜明けが訪れる: https://geometriclullaby.bandcamp.com/album/--56 01.43.00 Seifert & SteinbÅchel ‘Motion Artefact' (album Softlock ) www.mellowjet.de 01.50.58 Daniel Durwael ‘Dark Future' ( single) *** https://synthasy.bandcamp.com/album/dark-future 02.00.22 Perge ‘Heartbeat From a Crystalline Star' (album A Fleeting Abstraction Of An Evocation In Cryosleep) *** https://perge.bandcamp.com 02.09.41 Thaneco & Romerium ‘Genesis From The Galactic Forge' (album Interstellar Tunnel) https://thaneco.bandcamp.com/album/interstellar-tunnel 02.16.03 Thaneco & Romerium ‘Echoes Of Kinich Ahau' 02.24.11 Anantakara ‘Blossoming Tree Of Life' (album Glimpse Of Change) https://cyclicaldreams.bandcamp.com/album/glimpse-of-changes-cyd-0132 02.31.24 Anantakara ‘The Sacred Pulse Of Gaia Awakening' 02.37.43 Ivan Black ‘The Glass Bead Game' (album Book List ) https://ivanblack.bandcamp.com/album/book-list 02.48.02 m00n ‘Revolution In Space And Time' (album Part2: Dominiation) *** https://m00m.bandcamp.com/album/part-2-domination 02.53.03 fluXus ‘Red Lips and Green Lawns' (album We Live Within A Dream, Tributes To David Lynch) https://auralfilms1.bandcamp.com/album/we-live-within-a-dream-tributes-to-david-lynch Edit***

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 23 Juni 2025 - Menjaga pikiran, perasaan, kehendak, dan tindakan yang selalu terarah pada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 23, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Juni 2025Bacaan: "Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya." (Ulangan 22:8) Renungan: "Sotoh" adalah atap rumah yang rata, dibuat dari tembok batu. Di bawah ini ada beberapa peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab berhubungan dengan sotoh, yang mengingatkan kita kepada peristiwa penyelamatan, pemulihan. bahkan awal sebuah dosa yang mengerikan.Kisah penyelamatan adalah ketika dua pengintai yang dikirim Yosua untuk mengintai kota Yerikho disembunyikan oleh Rahab di sotoh rumahnya. Dan akhirnya kedua pengintai tersebut selamat dari pengejaran orang-orang Yerikho. Kisah pemulihan yang berhubungan dengan sotoh adalah peristiwa bagaimana Simson yang pada waktu itu sudah menjadi tawanan, dibawa ke dalam sebuah gedung yang penuh dengan orang serta para raja kota orang Filistin. Dan di atas sotoh gedung itu ada kira-kira tiga ribu orang. Simson yang pada waktu itu sedang diolok-olok berseru kepada Tuhan. Kemudian Tuhan berkenan memulihkan kekuatan Simson sehingga dia mampu merobohkan gedung tersebut. Alkitab mencatat yang mati dibunuh dalam peristiwa ini lebih banyak dari pada yang dibunuh Simson pada waktu hidupnya.Peristiwa sotoh yang berhubungan dengan awal dosa yang mengerikan adalah peristiwa Daud dan Batsyeba, yang bermula dari berjalan-jalan di atas sotoh istana. Samuel mencatat bahwa pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud justru menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya, sementara dia beristirahat dan tinggal di istananya yang nyaman di Yerusalem. Suatu kali Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana, dan dia melihat seorang perempuan cantik sedang mandi. Awal kejatuhan Daud dimulai ketika dia berada di tempat yang seharusnya dia tidak berada pada waktu itu, yakni di atas sotoh. Sebagai seorang raja, Daud menggunakan kekuasaannya untuk menjalankan niat jahatnya. Siapakah yang berani menolak perintah raja? Demikianlah yang terjadi dengan Batsyeba. Dia tidak berani menolak ketika suruhan Daud datang dan mengambil dia untuk dibawa ke istana Daud. Setelah Daud mengetahui bahwa Batsyeba mengandung, dia pun menggunakan kekuasaannya untuk memperdaya Uria, suami dari Batsyeba. Tindakan Daud ini berujung kepada kematian Uria. Semua rentetan kejahatan yang mengerikan ini bermula ketika Daud berada di sotoh. Belajar dari kisah Daud tersebut di atas, maka kita akan mengambil arti rohani dari ayat perenungan kita hari ini, "... maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu...... Semua kita, baik rohaniwan ataupun kaum awam rentan jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, kita harus memagari sotoh kerohanian kita dengan hidup dekat Tuhan, memiliki hati yang takut Tuhan, serta kesadaran bahwa kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hadapan Tuhan nanti. Mari pasang pagar yang kuat di sekitar sotoh kerohanian kita, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa yang dapat berakibat kebinasaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kesadaran bahwa aku harus mengawasi pikiran, perasaan, kehendak, serta tindakanku agar tidak melanggar firman-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Juni 2025 – Luk 9: 11b-17 : Berbagi Gak Rugi

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jun 21, 2025


Pembawa Renungan: Cynthia Carolina - Jakarta Pengantar Renungan: Mustika Sitohang - Medan Sound Editing: Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat. 7:1-5

oleh berbagi rugi fresh juice
Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 21 Juni 2025 – Mat. 6:24-34 : Stop Overthinking, Start Believing!

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jun 20, 2025


Pembawa Renungan: Fransiskus Erwin - Bungo, Jambi Pengantar Renungan: Mirsa Aryanti - Malang Sound Editing: Aris Kurniyawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat. 6:24-34

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Juni 2025 – Mat 6 : 19-23 : Hati Kita Tertuju Ke Mana?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jun 19, 2025


Pembawa Renungan : Anastasia Sonia – Jakarta Pengantar Renungan : Gabrielle Vini Tanoeharjo - Jombang Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Mat 6 : 19-23

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 19 Juni 2025 - TanganNya selalu mengenggammu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 18, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Juni 2025Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Kisah Tuhan memerintahkan Nabi Yeremia untuk pergi kepada tukang periuk adalah kisah yang kita kenal dengan baik. Kisah ini bermula ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun saya percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk penyertaan-Mu yang telah menopangku senantiasa, sehingga aku kuat untuk menjalani proses imanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 17 Juni 2025 - Memohon HikmatNya untuk membuat keputusan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 16, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Juni 2025Bacaan: "Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus." (Mazmur 3:4-5)Renungan: Daud adalah orang yang sering masuk dalam situasi-situasi yang membahayakan jiwanya. Situasi dengan risiko besar, yakni nyawanya dipertaruhkan. Oleh karena itu, Daud sadar perlunya tangan Tuhan sebagai pegangan ketika berada dalam lembah yang kelam. Jadi tidak heran jika banyak mazmur atau nyanyian yang dia gubah sebagai ungkapan hatinya ketika berada dalam bahaya maut. Tercatat ada 73 mazmur yang ditulis oleh Raja Daud dan 13 di antaranya adalah mazmur yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa di dalam sejarah kehidupan Daud. Misalnya, ketika Daud harus melarikan diri dari Absalom, maka dia menggubah Mazmur 3. Ketika Daud pura-pura tidak waras di hadapan Abimelekh, sehingga dia diusir dan lari, dia menggubah Mazmur 34. Ketika orang Filistin menangkap Daud di Gat, maka Daud menggubah Mazmur 56. Ketika terjadi peristiwa di mana Saul menyuruh orang mengawasi rumah Daud untuk membunuhnya, maka dia menggubah Mazmur 59. Mungkin keadaan kita saat ini tidak seekstrem seperti situasi yang dijelaskan di atas, tetapi bukankah setiap hari kita menghadapi risiko atau konsekuensi? Setiap keputusan atau tindakan yang kita ambil selalu ada konsekuensi atau risiko yang mengikutinya. Untuk itu perlunya kita memohon kepada Tuhan untuk menjaga dan memberi hikmat sehingga semua yang kita putuskan adalah yang terbaik dan tidak bertentangan dengan kehendak-Nya. Situasi yang berhahaya tidak perlu ditakuti, tetapi perlu dihadapi dengan hikmat dan iman yang kuat kepada Tuhan. Tangan-Nya yang kuat akan menopang kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ketika aku berada di dalam lembah kekelaman, tolong aku untuk tetap menegakkan kepalaku karena aku percaya kepada kuasa-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 16 Juni 2025 - Melihat dengan Mata Iman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 15, 2025 7:27


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Juni 2025Bacaan: "Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa." (2 Raja-raja 6:15-17) Renungan: Mata jasmani terbentur pada sebuah tembok tetapi mata iman melompati tembok. Mata jasmani melihat kegelapan tetapi mata iman menjangkau secercah sinar di balik kegelapan. Mata jasmani menimbulkan keputusasaan tetapi mata iman menimbulkan kekuatan dan pengharapan. Mata iman menjadikan tenang di kala badai menerpa, terhibur ketika kesedihan mendera, tersenyum di balik duka, berbahagia di tengah kepedihan, dan menemukan jalan ketika tiada jalan. Dalam 2 Raj 6:15-17 kita melihat tentara Raja Aram datang mengepung kota Dotan di mana Elisa berada. Dan ketika pelayan abdi Tuhan, Gehazi, melihat tentara Aram yang besar itu, maka ia ketakutan dan memberitahukan kepada Elisa, namun Elisa hanya berkata, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." Gehazi dengan mata jasmaninya, melihat tentara Aram yang besar sehingga membuat ia gemetar ketakutan. Sedangkan nabi Elisa dengan mata iman, melihat tentara Tuhan yang jauh lebih besar. Gehazi hanya mampu melihat situasi yang dia hadapi dengan mata jasmani. Oleh sebab itulah Nabi Elisa berdoa, "Ya Tuhan, bukalah kiranya matanya supaya ia melihat." Maka Gehazi mulai memiliki mata yang melihat. Nabi Elisa menjalani jenis kehidupan "hidup bukan karena melihat tetapi karena percaya" (2 Kor 5:7). Sedangkan pelayan abdi Tuhan itu menjalani kehidupan yang "memiliki mata namun tidak melihat" (Mrk 8:18). Seringkali kita juga menjalani kehidupan kekristenan Gehazi, kehidupan yang tidak seimbang. Dengan kata lain, mata jasmani bertindak dan berpengaruh jauh lebih besar dari mata iman. Akhirnya, kehidupan kekristenan yang kita jalani adalah kehidupan yang uring-uringan karena sebuah masalah, penuh dengan kecemasan, ketakutan, dan kekalahan; tidak memiliki sikap iman di dalam Tuhan; kering akan campur tangan Tuhan. Ini bukanlah kehidupan yang Tuhan inginkan! Kita harus mempunyai keyakinan bahwa Tuhan mengontrol seluruh kehidupan kita. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang besar, yang bukan sekadar mampu menciptakan langit dan bumi, tetapi juga mampu mengubah situasi dan kesusahan yang kita hadapi. Untuk itulah kita harus dapat melihat segala keadaan dengan mata iman, agar di setiap sudut jalan kehidupan, kita menemukan campur tangan Tuhan. Jika kita hanya hidup dengan mata jasmani, maka kecillah kekuatan kita, tetapi ketika kita hidup dengan mata iman, maka kita lebih dari seorang pemenang. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu senantiasa menikmati campur tangan-Mu dalam hidupku. Bukalah mata imanku untuk melihat dan merasakan keajaiban-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 Juni 2025 - Bersyukur atas segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2025 7:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Juni 2025Bacaan: "Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya." (Ibrani 12:8, 11)Renungan: Suatu kali ada sebuah tulisan singkat di internet yang isinya sungguh bagus. Isinya seperti ini, "Jika seseorang mendapat rumah besar, itu adalah berkat. Tetapi, harus merawatnya, itu adalah beban. Jika seseorang mempunyai bayi, itu adalah berkat. Tetapi, harus bangun tengah malam, itu adalah beban. Jika seseorang mencapai gelar sarjana, itu adalah berkat. Tetapi, harus belajar dengan tekun, itu adalah beban. Jika kita mendapat kesembuhan, itu adalah berkat. Tetapi, harus tetap serius menjaga kesehatan, itu adalah beban. Berkat dan beban adalah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Kita tidak dapat hanya meminta berkat tanpa mendapat beban. Jika kita memusatkan perhatian kita kepada beban, maka kita tidak pernah merasakan berkatnya. Tetapi, apabila kita memusatkan perhatian kita kepada berkat, maka kita akan merasa ringan untuk menanggung bebannya." Dari sini secara jelas kita dapat memahami bahwa hidup tidak semudah yang dibayangkan. Hidup ini pada dasarnya adalah berkat tetapi juga beban. Bagi seseorang yang ingin berkatnya saja dan tidak ingin menerima bebannya, biasanya akan kesulitan untuk bersyukur, karena dia akan selalu merasa kekurangan. Entah hidup ini terlihat baik atau buruk, bukan berarti kita tidak memiliki apa pun untuk disyukuri. Baik buruknya sesuatu, semua tergantung pada bagaimana cara kita memandang dan ke mana fokus kita. Sebab, tak ada kebahagiaan tanpa pengorbanan, tak ada kedamaian tanpa pengekangan diri, dan tak ada kesuksesan tanpa kelelahan. Ketika kita melihat kehidupan para artis Hollywood, yang terlihat adalah kemewahan dan rasanya kita pun ingin berada di posisi mereka. Mereka terkenal, dikagumi banyak orang, memiliki banyak uang, tetapi siapa yang tahu bahwa di balik kehidupan mereka yang serba glamor itu justru ada banyak tekanan. Mereka bersaing ketat bahkan saling menjatuhkan, hidup mereka diatur, bahkan mereka tak dapat menikmati makanan dan minuman kesukaan mereka setiap waktu, demi menjaga kebugaran tubuh. Beban dan berkat itu selalu berjalan beriringan, kita tak dapat melepaskan salah satunya. Tidak ada hidup yang hanya dipenuhi dengan masalah, pasti ada sukacita juga. Begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, mari kita fokuskan diri kepada berkat dan bukannya kepada beban. Yang patut dilakukan saat ini adalah bersyukur senantiasa kepada Tuhan, karena bersyukur jauh lebih baik daripada mengeluh. Bagi orang yang mengeluh, sukacita akan dikalahkan oleh dukacita. Sebaliknya, bagi orang yang bersyukur, dukacita akan dikalahkan oleh sukacita. Oleh sebab itu, bersyukurlah karena itu membuat kita bahagia dan Tuhan menyukai orang yang bersyukur. Ingat, keluhan hanya membuat hari-hari kita suram dan akan membuat kita melewatkan berkat-berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku, tetapi di baliknya ada beban yang harus kutanggung. Ajarilah aku untuk tetap bersyukur. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
50 years of SBS: The milestone moments as told by the journalists and presenters - 50 Tahun SBS: Momen-momen Penting Ini Diceritakan oleh Jurnalis dan Presenter

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 9, 2025 5:41


It's the year 1975 and two radio stations, then known as 2EA in Sydney and 3EA in Melbourne, went to air for the first time. - Saat itu tahun 1975 dan dua stasiun radio, yang saat itu dikenal sebagai 2EA di Sydney dan 3EA di Melbourne, mengudara untuk pertama kalinya.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Kisah SBS50: Awalnya tidak menerima gaji, namun siaran tetap jalan dengan penuh semangat ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 9, 2025 16:20


Dalam bulan Juni 2025 ini SBS merayakan ulang tahunnya yang ke 50. Oleh karena itu kami mengundang staf lama yang pernah bertugas di SBS Audio untuk menceritakan kembali pengalamannya pada waktu itu. Atau mengingat hal-hal yang mereka anggap penting, signifikan atau peristiwa yang tidak akan terlupakan.

Background Briefing with Ian Masters
June 4, 2025 - Robert Hockett | Oleh Kotsyuba | Mohsen Milani

Background Briefing with Ian Masters

Play Episode Listen Later Jun 4, 2025 60:45


Trump Digs the Deficit Hole $2.4 Trillion Deeper to Punish the Poor and Reward the Richest | Trump Sells Out Ukraine Again in His Call Today With Putin | Trump Pressure Iran to Sign or Get Bombed, Making a War That Will Not Be a Cakewalk More Likely Trump Digs the Deficit Hole $2.4 Trillion Deeper to Punish the Poor and Reward the Richest | Trump Sells Out Ukraine Again in His Call Today With Putin | Trump Pressure Iran to Sign or Get Bombed, Making a War That Will Not Be a Cakewalk More Likely backgroundbriefing.org/donate twitter.com/ianmastersmedia bsky.app/profile/ianmastersmedia.bsky.social facebook.com/ianmastersmedia

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Mei 2025 – Yoh 15 : 9-11 : Tinggal Dalam Kasih-Nya

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later May 21, 2025


Pembawa Renungan : Primona Valentina Tarihoran – Jakarta Pengantar Renungan : Sufi - Tangerang Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Yoh. 15:9-11

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 21 Mei 2025 oleh OMK – Yoh 15:1-8 : Doa yang Berbuah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later May 20, 2025


Pembawa Renungan : Anastasia Sonia – Jakarta Pengantar Renungan : Sofia Beo - Nagakeo Sound Editing :  Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Yoh. 15:1-8

oleh fresh juice