City in Western Crete, Greece
POPULARITY
Categories
Ustadz Abdullah Zaen - Hidup Hanya
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? Diambil dari: Lukas 11:20 “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, pada zaman dahulu memang ada orang-orang yang dianggap bisa melakukan hal-hal aneh atau luar biasa. Karena itu, ada orang yang mencoba berkata bahwa Yesus mungkin hanya seperti salah satu dari mereka. Tetapi kalau kita melihat lebih teliti, Yesus sama sekali tidak sama.Mengapa? Karena mujizat-mujizat Yesus berbeda. Yesus bukan hanya melakukan hal yang mengagumkan. Yesus menyembuhkan orang buta, orang lumpuh, orang sakit kusta, orang tuli, bahkan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir setan dengan kuasa Allah. Dan semua itu tidak dilakukan seperti tukang sulap atau orang yang mau pamer. Yesus melakukan semuanya dengan kuasa, otoritas, dan tujuan yang jelas.Yang paling penting, Yesus tidak pernah berkata bahwa kuasa itu berasal dari diri-Nya sebagai manusia biasa yang hebat. Yesus menunjukkan bahwa Ia datang dari Allah dan bahwa Kerajaan Allah sedang hadir melalui diri-Nya. Jadi mujizat Yesus bukan pertunjukan. Mujizat Yesus adalah tanda yang menunjukkan siapa Dia sebenarnya.Bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang yang bisa melakukan hal luar biasa, tetapi semua yang ia katakan tentang dirinya juga terbukti benar, itu berarti kita harus sungguh-sungguh memperhatikan dia. Nah, Yesus bukan hanya membuat orang kagum. Ia menyatakan bahwa Dia diutus oleh Bapa, bahwa kuasa Allah bekerja melalui-Nya, dan bahwa manusia harus percaya kepada-Nya.Jadi, Yesus bukan sekadar “pembuat keajaiban.” Yesus adalah Anak Allah yang berkuasa. Mujizat-mujizat-Nya menunjukkan bahwa Dia benar-benar Tuhan yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan kuasa jahat.Wonder Kids, kadang-kadang orang bisa tertarik kepada Yesus hanya karena hal-hal luar biasa yang Dia lakukan. Tetapi Tuhan mau kita lebih dari itu. Tuhan mau kita percaya kepada siapa Yesus sebenarnya. Bukan hanya kagum pada kuasa-Nya, tetapi juga tunduk kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya kagum kepada-Mu. Aku mau sungguh percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan Engkau datang dari Allah. Tolong aku supaya tidak hanya kagum pada mujizat-Mu, tetapi sungguh percaya dan taat kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan sekadar pembuat keajaiban, tetapi Anak Allah yang penuh kuasa dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Renungan D'Message || HANYA DEKTMU, AKU TENANG II Ps. Steven Liem
Dalam dunia bisnis, produk yang bagus atau harga yang murah saj tidak cukup untuk memenangkan hati pelanggan. Jadi, apa yang membedakan bisnis Anda dengan kompetitor? Jawabannya adalah: Service (Pelayanan).Di episode Ini kami akan mengupas tuntas konsep "Service Flower" atau Kembang Jasa yang dicetuskan oleh Christopher Lovelock.Hanya dalam waktu 3 menit, Anda akan belajar bagaimana mengintegrasikan 8 elemen penting—mulai dari penyampaian informasi, konsultasi, kemudahan order, keramahan (hospitality), penanganan aset (care taking), pelayanan khusus (exceptions), hingga sistem billing dan pembayaran—demi menciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan.Jangan biarkan bisnis Anda kalah saing hanya karena mengabaikan strategi ini. Dengerin sampai habis dan langsung terapkan ke bisnis Anda!
Kementerian Pendidikan dasar dan Menengah mengumumkan hasil tes kemampuan akademik atau TKA matematika SD dan SMP rata-rata hanya 40 saja.
KATA PEMRED #34PinterPolitik.comDi sebuah ruang kerja di Singapura, sebuah laptop menyala lewat tengah malam. Tidak ada serdadu di pintu, tidak ada bendera di dinding. Hanya layar berpendar biru, kopi yang mendingin, dan jari seorang insinyur yang bergerak pelan di atas papan ketik. Di luar jendela, kapal masih masuk pelabuhan, pesawat masih turun ke landasan, uang masih berbelok dari satu rekening ke rekening lain. Dunia tampak masih percaya bahwa segala sesuatu bisa berpindah.Tetapi tidak semua yang bergerak masih diizinkan pergi.
Kuliah Tafsir Nurul Ehsan Jilid 4 yang berlangsung di Surau Taman Kerian, Parit Buntar, Perak pada 9 Mac 2015.~ Apabila ditiupkan sangkakala - bermulalah hari yang sangat sukar~ Imam pengsan selepas baca ayat 8-9 Surah Al-Mudassir~ Cerita tentang bermulanya kiamat dan tiupnya sangkakala ialah cerita yang sangat menggerunkan orang-orang beriman~ Sangkakala ni apa benda?~ Maksud nama Iskandar Zulkarnain~ Hadis daif ni hadis atau tidak? (kenapa sesuatu hadis bergelar hadis daif)~ Ustaz kena bagitau status hadis bila mengajar (adab guru yang mengajar)~ Nabi bercerita tentang peniup sangkakala (Malaikat yang ditugaskan meniup sangkakala)~ "Bagaimana aku nak berseronok, sedangkan peniup sangkakala ini sudah meletakkan sangkakala dimulutnya"~ Urusan yang sangat besar - melibatkan kehancuran alam~ Hanya dengan satu tiupan, segala-galanya akan lenyap~ Selang masa antara tiupan sangkakala pertama dengan yang kedua~ Hujan yang "menumbuhkan" semula manusia~ Betapa penyayangnya Allah kepada manusia~ Satu-satunya bahagian dalam manusia yang tidak akan hancur~ Tulang yang Allah tak izinkan "bumi makan"~ Setiap manusia "akan dimakan tanah"~ Solat jenazah ghaib untuk orang yang meninggal ditempat jauh~ Sampai bila boleh buat solat sunat jenazah ghaib~ Dalam banyak-banyak hari, hari yang paling istimewa ialah hari Jumaat~ Kejadian-kejadian yang ditakdirkan berlaku pada hari Jumaat~ Selawat yang akan dipersembahkan kepada Nabi~ Banyakan berselawat pada hari Jumaat - betapa gembiranya Nabi bila ramai umatnya berselawat~ Penjelasan disebalik Kubah Masjid Nabawi jadi merah~ "Ni tanda Dajjal nak keluar dah.."~ Petanda besar Imam Mahdi dah nak turun~ Allah mengharamkan bumi dari "makan" jasad para Nabi--- TAFSIR NURUL IHSAN JILID 4 MUKA SURAT 217 ---~ Tafsir Surah Al-Haqqah~ Perhitungan dan pembalasan pada tiupan kedua~ Bumi dan dihancur lumatkan - maka terjadilah hari kiamat~ Berapa ribu tahun tunggu di alam barzakh~ Beza antara langit dan awan~ Malaikat tunggu disetiap penjuru langit dalam keadaan bersedia~ Selfie sampai habis bateri tengok balai rong seri istana negara~ Kagum dan takjub dengan istana dan singgah sana raja~ Hebatnya Arasy Allah - dipikul oleh 8 Malaikat~ Kalaulah Allah buka hijab dan zahirkan kehebatan Arasy Allah untuk manusia tengok atas dunia~ Penghuni syurga akan masuk syurga setimpal dengan "class" masing-masing~ Syurga tak kira gred apa, yang paling rendah sekalipun, benda yang ada dalam syurga, mata tak pernah tengok, telinga tak pernah dengar, tak pernah terlintas difikiran~ Kemuncak nikmat syurga yang menyebabkan semua penghuni syurga terkejut~ Destinasi akhir kita, samada syurga atau neraka~ Siapa yang Allah rezekikan dapat tiket ekspress masuk syurga~ Siapa pula yang akan masuk neraka dan tidak keluar selama-lamanya~ Hari terbongkar segala rahsia kita didepan Allah~ Kata-kata Saidina Umar - Hisab diri sendiri sebelum dihisab Allah~ Sambil koyak roti canai kuah banjir - kita dibanjiri dosa~ Fitnah dan kata kat orang ni satu "nikmat" ~ Tak boleh praktis untuk tangkap rekod amalan dengan tangan kanan~ Kegembiraan orang yang terima rekod amalan dengan tangan kanan~ Tak ada "kesalahan teknikal" di akhirat~ Peluang berbisik dengan Allah dihari akhirat~ Orang yang dapat "perlindungan" dari Allah - Allah cover dosa-dosa dia~ Soalan yang Allah tanya berulang-ulang kali~ Ciri-ciri manusia berdosa yang akan dapat pengampunan dosa daripada Allah~ Cuba sedaya upaya jangan buat dosa - tapi jika terlanjur buat dosa, jangan bangga dengan dosa~ Bila masuk syurga, hidup selama-lama tidak mati~ "Habis malaikat tak dak kerja la masa tu?"~ Cuba nak fikir hal akhirat dengan fikiran dunia~ Alam akhirat semua berbeza dengan alam dunia~ Dalam syurga, tak ada "air liur basi" dan benda-benda leceh~ Balik kerja - muka asam kelubi - bukan muka ahli syurga~ Syurga ada berapa tingkat?~ Kisah orang terakhir yang keluar dari Neraka
Terima kasih sudah mendengarkan!Dapatkan bundling total success, Disc 50%: https://self-dev.myr.id/bundling/total-success/ (masukkan kupon 2026), terbatas hanya untuk 10 orang!
“Mountain of God” berbicara tentang gunung Tuhan, yang kudus dan di atas segalanya. Dan gunung Tuhan ini berbicara tentang hadirat-Nya yang tidak hanya kita dapatkan di hari Minggu saja, tetapi juga harus dipertahankan untuk kita hidupi di dalamnya, di setiap harinya.Apa pun musim kehidupan yang sedang dilalui, baik dalam keadaan suka maupun duka, jangan pernah meninggalkan / keluar dari hadirat Tuhan karena di sanalah ada damai sejahtera dan Dia bertakhta atas kehidupan kita.Life is not a dine and shop experience, it's mountain climbing—it is only the courageous can make it to the top.Hanya mereka yang memiliki tekad yang kuat dan mau untuk terus naik, yang tetap memiliki iman yang teguh pada Tuhan.. merekalah yang akan mengalami pertolongan dari Tuhan.—Sdri. Cindy Widjaja, “Mountain of God.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 24 Mei 2026.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 29 Mei 2026Bacaan: Kemudian berkatalah Elisa: "Apakah yang dapat kuperbuat baginya?" Jawab Gehazi: "Ah, ia tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua." (2 Raja-raja 4:14)Renungan: Suatu ketika ada seorang yang bercerita bahwa setiap kali ia memakai sepatu basket favorit, ia tidak bisa melupakan momen ketika kakaknya tiba-tiba mengajak ke mall, lalu menyuruhnya memilih sepatu basket yang ia inginkan. "Pilih mana yang kamu suka, nanti aku yang bayar," kata kakaknya. Segera ia memilih sepatu dan mencobanya, lalu menyerahkan pilihannya kepada pramuniaga setelah merasa cocok. Ingatan akan peristiwa itu juga membuatnya menyadari bahwa cara Tuhan memberkati hidupnya bisa melalui berbagai cara, termasuk cara yang sama sekali tak terduga! Elisa juga sempat memberi kejutan kepada pasangan yang telah menjamunya sekian waktu, karena pasangan itu menghormati Elisa sebagai seorang nabi Tuhan. Mereka bahkan menyiapkan sebuah kamar kecil, supaya Elisa dapat beristirahat dengan nyaman setiap kali melakukan pelayanan dan singgah ke rumah mereka. Namun, hari itu pasangan yang belum dikaruniai anak mendapat kejutan saat Allah memberi janji melalui Elisa bahwa mereka akan memiliki anak. Akhirnya terjadilah tepat sesuai dengan nubuat Elisa, yang bisa dianggap sebagai upah atas kemurahan hati dan kebaikan yang ditunjukkan oleh pasangan itu. Tanpa mereka sadari, Allah melihat kebaikan mereka kepada Elisa, hamba-Nya itu, lalu memberikan apa yang selama bertahun-tahun mereka nantikan sebagai pasangan suami istri. Allah tak pernah kehabisan cara untuk memberkati umat-Nya. Hanya, terkadang kitalah yang tidak memberikan cukup ruang untuk Allah bekerja dengan cara yang Dia kehendaki. Membaca kisah Elisa dan pasangan tadi membuat kita menyadari bahwa ketika hati kita terbuka untuk campur tangan Tuhan, maka kita dapat mengalami kebaikan-kebaikan Tuhan pada saat yang mungkin tak pernah kita duga. Pertanyaannya, maukah kita mengalaminya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat tak terduga yang sering aku terima. Bantulah aku agar aku tetap setia pada-Mu karena Engkau sungguh baik padaku. Amin. (Dod).
Season 01: Kitab Rut, Episode 06: Rut 2:1-23Rut beriman kepada Allah Israel yang memelihara Naomi dan dirinya, dan ia bekerja keras memungut jelai. Boas mendoakan berkat Tuhan atas Rut dan Naomi, dan Boas membuka tangannya dengan penuh kemurahan.Hanya ketika kita siap dan taat membayar harga menggenapi bagian kita dalam menyatakan chesed Tuhan, kita akan menikmati providensia Allah dalam segala kelimpahan-Nya.===PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk memperlimpah renungan pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight Episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E06
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elisabeth Yunyun Sinsur dari Paroki Santo Albertus de Trapani di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 25: 13-21; Mazmur tg 103: 1-2.11-12.19-20ab; Yohanes 21: 15-19.PEMBENARAN KITADARI TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Pembenaran Kita Dari Tuhan. Adaseorang remaja SMP bernama Thomas yang dikenal sangat nakal baik di rumahmaupun di sekolahnya. Ia sudah menerima berbagai jenis hukuman. Hampir semuaorang menganggapnya jelek. Hanya kedua orang tuanya yang masih memiliki harapanbahwa Thomas dapat berubah pada suatu waktu kelak. Ibunya berpesan, bahwa saatpergi dan pulang dari sekolah ia harus sempatkan diri masuk ke gereja danberdoa, mengingat ia selalu melewati jalan di depan gereja. Pada suatu hari terjadi keributan di kelas dan sekali lagi Thomas yangdituduh sebagai pelaku utamanya, padahal sebetulnya tidak seperti itu. Iamerasa sangat disudutkan. Semua menyalahkan dia. Ketika selesai sekolah iamasuk gereja dan berdoa. Ia berseru kepada Tuhan: "Ya Yesus, saya nakaldan saya sangat sedih dengan semua perbuatan saya. Tetapi tidak semua kesalahanberasal dari saya. Hanya saya gampang sekali dituduh melakukan semua kesalahandan kekacauan. Saya ingin menyerahkan semua ini kepada Tuhan sebagai pengadilkuyang benar, karena di dunia ini tidak semua pengadilan itu benar". Pengalaman Thomas ini adalah juga pengalaman Yesus Kristus dan Santo Paulusdahulu. Mereka tidak mendapat pembenaran dari dunia ini, maka mereka datangkepada Allah pemegang kebenaran mutlak untuk mengadukan perkara pembuktiankebenaran. Pembenaran dunia ini sungguh berlawanan dengan pembenaran Tuhan,karena perhitungan dan keputusan pengadilan di dunia ini sering dipengaruhioleh nafsu duniawi dan kepentingan sesaat manusia. Singkatnya, jika kitamempertahankan pembenaran dari Tuhan risikonya ialah kita pasti bertahan untukmenanggung penderitaan di dunia ini. Ada juga jenis pengadilan lain yang dialami oleh Santo Petrus, rasul Yesusyang pertama. Yesus mengadili dia secara khusus. Kalau Yesus sendiri yangmengadili, maka akan langsung diketahui orang itu benar atau salah. Petrusdiinterogasi soal ketulusan, iman dan komitmennya untuk mengikuti Kristus. Ia harushadapi pengadilan itu supaya komitmennya dibuktikan dan tugas penting yang iaambil. Setiap pengadilan harus taat pada syarat fundamentalnya yaitu objektivitas.Nurani banyak orang dan publik yang membentuk objektivitas itu. Sedangkan suarasatu atau dua orang saja akan sangat subjektif dan itu tidak bisa menjadikebenaran. Iman kita mengajarkan bahwa kehendak Tuhan didapatkan melaluipendapat bersama dalam Gereja yang difasilitasi oleh para pemimpinnya. Disinilah kita mendapatkan pembenaran atas penghayatan iman kita. Misalnya, Andamendapatkan absolusi dalam pengakuan dosa yang diberikan oleh Gereja melaluiseorang bapak pengakuan, itu merupakan pembenaran bagi diri Anda. Tuhanmembenarkan kita di dunia ini melalui sarana dan tindakan Gereja. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik, tambahkanlah keberanian dan kekuatan agarkami dapat menghadapi aneka macam kesulitan dan pengaruh jahat di dalam duniaini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalamnama Bapa ...
Anggota DPRD Jember mendapatkan sorotan dari publik karena aksinya saat rapat kedapatan sedang menggunakan hp untuk bermain game.
Ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab. Dan justru dari keheningan itulah seluruh cerita sebenarnya bermula. Kemana perginnya Dua Dirjen Ara? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Kata “Transformasi” sering dipakai untuk menggambarkan perubahan, namun perubahan sejati hanya ada di dalam Yesus Kristus. Bagaimana kita mengalaminya?
Masa tinggal delapan hari jemaah haji di Madinah Al-Munawwarah tidak sekadar untuk melaksanakan salat Arbain. Musyrif Dini Kementerian Haji dan Umrah RI Prof. K.H Asrorun Niam Sholeh mengarahkan agar momen ini menjadi ruang edukasi karakter guna mewujudkan visi Sukses Peradaban. (BEH/MCH 2026)Laporan Bhery Hamzah
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Mei 2026Bacaan: Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4)Renungan: Ada seorang pemuda yang ditawari rokok oleh temannya. "Kalau kamu tak merokok, berarti kamu banci," tantang temannya. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la merokok dan akhirnya ketagihan. Selanjutnya temannya menawari ganja. "Kalau kamu tak menghisap ganja, berarti kamu banci," tantang temannya lagi. Pemuda itu tak mau dikatakan banci. la menghisap ganja dan akhirnya kecanduan. Hanya karena tak mau dikatakan banci oleh temannya, pemuda itu "merusak" masa depan sendiri. Ditantang sering membuat kita panas hati. Namun bukan berarti kita meladeni semua tantangan yang dihadapkan kepada kita tanpa memikirkan risiko di belakangnya. Berbicara tentang tantangan, Yesus pernah menghadapinya. Si penantangnya tidak lain adalah Iblis. Pada pencobaan pertama dan kedua yang disodorkan Iblis, di situ diawali kata-kata: "Jika Engkau Anak Allah". Tampaknya, Iblis berusaha mengutak-atik ego Yesus supaya menunjukkan sisi kemahakuasaan-Nya. Lalu respons Yesus? Dia mengabaikannya sama sekali! Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis," yang artinya semua tindakan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan keinginan sendiri. Lagipula, Yesus mengetahui bahwa tanpa Dia melakukan tantangan itu, identitas diri-Nya sebagai Anak Allah tidak pernah berubah. Seperti pengalaman Yesus tersebut, tantangan-tantangan yang disodorkan seseorang kepada kita bertujuan mengutak-atik ego kita. Terhadap semua tantangan itu, abaikan saja! Jangan hanya gara-gara panas hati, seperti pemuda tadi, ujungnya kita "merusak" masa depan sendiri. Ingatlah hidup kita tidak tergantung pada kata-kata orang lain, tetapi perkataan Tuhan! Tidak perlu resah bila ada orang menyebut atau melabeli kita begini dan begitu. Ketahuilah tanpa meladeni tantangan-tantangan itu, identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang terkasih tidak akan berubah! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang Engkau tidak suka dan yang dapat merusak masa depanku. Amin. (Dod).
Kualitas pelayanan petugas haji Indonesia tahun ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh jemaah Tanah Air, tetapi juga sukses mencuri perhatian dunia internasional. LAPORAN BHERY HAMZAH(MCH2026)
Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) hari ini, menimbulkan satu pertanyaan besar : Masihkah kita bisa percaya pada informasi yang kita terima? Dan bagaimana instansi maupun korporasi menjaga kepercayaan publik di era algoritma ini?Dalam episode ke-69 ini, Host Asmono Wikan berbincang mendalam bersama empat pakar komunikasi lintas industri:Jayanty Oktavia Maulina (Manager Corporate Communications PT Elnusa Tbk)Fadlan Muzakki (Manager Komunikasi PT IWIP)Ellenor Piri (Senior Department Head Corporate Communication PT ASDP Indonesia Ferry (Persero))Rendy Primartantyo (Head of Corporate Secretary Division MRT Jakarta)Simak diskusi mendalam mengenai tantangan menjaga reputasi dan integritas di tengah gempuran AI. Hanya di MAW Talk!
Ibadah haji bukan hanya tentang menjalankan rukun dan wajib haji tetapi juga tetntang bagaimana membangun keadaban dan kasih sayang antar sesama.
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Takutlah Hanya Kepada Allah
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Takutlah Hanya Kepada Allah
Kesilapan zaman sekolah rendah bertukar menjadi malam yang menakutkan. Ami Fox dan abangnya menangkap ratusan anak babi dekat Gua Boyan—satu dugaan yang nampaknya tidak berbahaya pada masa itu. Tetapi apabila mereka melepaskannya, sesuatu telah dilepaskan. Tengah malam tiba. Ketukan itu bermula. Kuat. Tiada henti. Kayu-ke-pintu. Sepanjang malam. Hingga subuh. Bibinya—seorang ahli mistik sendiri—berasa ketakutan. Tiada penjelasan. Tiada logik. Hanya... ketukan itu. Apa yang mereka ganggu pada malam itu? Dan mengapa ia tidak berhenti? Terima kasih kerana menonton.Jangan lupa LIKE, SUBSCRIBE, dan KONGSI untuk lebih banyak perkongsian dan perbincangan menarik. See omnystudio.com/listener for privacy information.
Gus Ipul mengungkap bahwa kondisi menarik di sejumlah perpustakaan dalam program sekolah rakyat bahwa ternyata minat baca siswa ini yang paling diminati adalah buku bertema superhero.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 April 2026Bacaan: "TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" (Mazmur 27:1)Renungan: Takut adalah "penyakit" yang menjangkiti manusia di abad ini. Padahal takut terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi adalah suatu kebodohan. Banyak orang takut terhadap usia yang mulai menua. Takut terhadap sakit-penyakit. Takut ditinggal pasangan hidup karena kematian. Takut terhadap kesepian meski ia tidak tinggal sendirian. Takut kehilangan mata pencaharian mewarnai orang yang mendekati usia pensiun. Dan banyak lagi berbagai ketakutan yang menghinggapi banyak orang. Pemazmur pernah mengalami ketakutan. la takut kepada lawan atau musuh-musuhnya karena mereka nyata ada di depan mata. Tetapi ia percaya bahwa Allah adalah sumber keselamatannya. Allah adalah terang jalannya. Oleh sebab itu ia tidak takut dan gemetar lagi. Allah menjadi jaminan pertolongannya. Bagaimana kondisi kita saat ini? Apakah kita mengalami ketakutan tertentu? Janganlah takut pada kematian. Jangan pula takut terhadap kesepian atau sakit-penyakit sebab Allah mampu dan senantiasa siap menolong kita. Dialah benteng kita. Hanya dengan beriman kepada-Nya sajalah rasa takut tidak dapat menguasai hidup kita. Buanglah ketakutan. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih, untuk pemeliharaan-Mu sehingga aku tidak takut dan khawatir lagi. Aku percaya, bersama dengan-Mu ada jaminan keselamatan. Amin. (Dod).
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Takutlah Hanya Kepada Allah [Versi Lebih Lengkap]
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 April 2026Bacaan: Kata Pilatus kepada imam-imam kepala dan seluruh orang banyak itu: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." (Lukas 23:4)Renungan: Gediminas Kirkilas, salah seorang Perdana Menteri Lithuania harus membayar denda sebesar 290 euro. la tertangkap tangan merokok di tempat umum, di sebuah bar di Klaipedia. Kirkilaslah yang mengusulkan larangan dikenakan denda bagi orang yang merokok di tempat umum. Ia tidak memungkiri pelanggaran yang dilakukannya dan ia segera membayar denda tersebut. Orang yang bersalah tentu harus menanggung sanksi yang berlaku. Kita kembali diingatkan akan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Mengapa Ia mau mati di kayu salib? Apakah la melakukan kesalahan? Sama sekali tidak benar! la mati justru karena menanggung dosa dunia ini. Ketika la diadili oleh Pontius Pilatus, di hadapan para imam kepala dan orang banyak, Pilatus berkata: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." Namun orang banyak tetap menghukum Yesus dan menyalibkan Dia. Ya, betapa pun Tuhan Yesus tak bersalah, la menerima kematian di kayu salib sebagai hukuman. Hanya karena cinta-Nya demi keselamatan umat manusia, la menerimanya. Adakah cinta kasih kita kepada-Nya sebesar cinta kasih Tuhan Yesus kepada kita? Mari kita wujudkan cinta kasih itu kepada sesama kita. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih atas cinta-Mu yang begitu besar padaku sehingga Engkau mau mati untukku. Ubahlah aku untuk hidup lebih baik lagi sehingga aku dapat menghargai pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin. (Dod).
Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd. - Dunia Hanya Numpang Lewat
Ustadz Nizar - DM#9: Hidup & Matiku Hanya Milik Allah (SESI 2)
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Hidup Hanya Sementara
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 April 2026Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15) Renungan: Penolakan, kekalahan, kegagalan yang pernah kita alami, dapat menciptakan perasaan negatif yang bisa menghancurkan kita. Berhati-hatilah dalam hal ini. Kejadian-kejadian itu bisa menimbulkan luka-luka yang memang tidak nampak dari luar, luka-luka tersebut tersembunyi jauh di dalam hati. Orang lain tidak tahu bahwa ada luka-luka yang terus dibiarkan menganga di dalam diri kita. Luka-luka tersebut setiap saat bisa membahayakan diri sendiri. Luka-luka itu akan menimbulkan kemerosotan rohani, mencuri sukacita dan damai sejahtera yang kita miliki, sehingga iman menjadi lemah. Luka-luka itu akan menghentikan keinginan kita untuk maju, sekalipun sebenarnya kita bisa mencapai kesuksesan. Jadi, jangan biarkan luka-luka itu melukai hati kita! Lihat bagaimana kehidupan Ayub. Orang yang saleh dan takut akan Allah, ia menjauhi kejahatan. la memiliki isteri, tujuh orang anak laki-laki dan tiga anak perempuan yang cantik-cantik. Ia memiliki banyak hal, kaya dan sukses. Sungguh lengkap kebahagiaannya. Namun dalam sekejap mata ia kehilangan semua yang ia miliki. Kekayaannya, keluarganya bahkan kesehatannya. Isterinya melukai hatinya, teman-temannya juga melukainya. Ayub kehilangan "kuasa" atau pengaruhnya, namun dalam kondisi di mana berbagai masalah menghimpit hidupnya, ia masih bisa berkata, "... Aku hendak melupakan keluh kesahku, mengubah air mukaku, dan bergembira." (Ayb 9:27). la tidak membiarkan hatinya terluka dan kecewa. Bagaimana Ayub bisa melakukan itu dan mengalami pemulihan dari Allah? Dengan iman yang tertuju kepada Allah! Hanya iman kepadaNya yang bisa menyembuhkan luka hati kita. Sakit rasanya ketika hati ini terluka, namun keyakinan yang kuat kepada Allah adalah obatnya. Isteri Ayub dan teman-temannya tidak dapat menyembuhkan luka hati Ayub, hanya Allah yang sanggup melakukannya. Pada akhirnya Allah memulihkan keberadaan Ayub, ia diberkati dan masih hidup 140 tahun lagi sesudah mengalami "luka" yang hebat melalui pencobaan yang dialaminya. Kita pun tidak perlu menyimpan luka di dalam hati, serahkan kepada Allah agar la yang menyembuhkan dengan sempurna. Arahkan iman kepada-Nya dan nantikanlah Dia. Jangan andalkan atau mencari pembelaan dari manusia, jangan pula berharap mereka akan melakukan sesuatu yang bisa menyembuhkan luka hati kita. Hanya Allah yang sanggup memulihkan dan membuat kita melupakan luka serta kecewa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, pulihkanlah hatiku dari luka-luka yang pernah aku alami karena berbagai kejadian yang tidak kuharapkan, agar damai sejahtera-Mu kembali menguasai hatiku. Amin. (Dod).
Hanya fokus untuk "selamat" dari krisis adalah cara tercepat untuk kehilangan arah. Faktanya, banyak bisnis tenggelam bukan karena kurang kuat, tapi karena terlalu lama diam di tempat.Di episode ini, kita bedah cara menjadi Navigator Bisnis:Filter Sinyal vs Noise: Cara tahu mana tren yang peluang dan mana yang cuma gangguan.The Death of Old Customer Profiles: Mengapa data pelanggan lama kamu mungkin sudah basi.Brand as a Compass: Membangun posisi brand yang membuatmu tetap dicari, bahkan saat badai ekonomi.Berhenti sekadar bertahan hidup. Mulailah beradaptasi dan pastikan brand kamu tetap jadi pilihan utama.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahRaja di Balik Fragmen KecilDiambil dari: Yohanes 18:37 (TB)“Maka kata Pilatus kepada-Nya: ‘Jadi Engkau adalah raja?' Jawab Yesus: ‘Engkau sendiri mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.'”Wonder Kids, tahukah kamu apa bagian Perjanjian Baru paling awal yang pernah ditemukan? Itu hanyalah sebuah potongan kecil kertas kuno. Sangat kecil. Hanya beberapa inci saja. Tapi potongan kecil ini sangat penting. Fragmen ini berisi bagian dari Yohanes 18:31–33 dan 37–38. Itu adalah percakapan Yesus dengan Pilatus tentang kebenaran dan tentang siapa Dia sebenarnya.Fragmen kecil ini disebut Papirus Rylands. Ditemukan di Mesir dan diperkirakan berasal sekitar tahun 100–150 Masehi. Mengapa ini penting? Karena Rasul Yohanes kemungkinan meninggal sekitar tahun 90–100 Masehi. Artinya, fragmen ini mungkin hanya berjarak beberapa puluh tahun saja dari waktu Injil itu pertama kali ditulis. Itu sangat dekat!Artinya Injil Yohanes sudah beredar sangat awal. Bukan ratusan tahun kemudian. Bukan cerita yang muncul lama sesudahnya. Dan yang luar biasa, fragmen kecil itu berisi bagian ketika Yesus berkata bahwa Dia adalah Raja dan datang untuk menyatakan kebenaran. Bayangkan… Potongan kecil itu mungkin tampak tidak penting. Tapi isinya berbicara tentang Raja segala raja.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan remehkan hal kecil. Satu ayat firman Tuhan yang kamu dengar dan taati bisa mengubah hidupmu. Dengarkan suara Yesus dan ikuti Dia.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, Engkau adalah Raja yang datang untuk menyatakan kebenaran. Tolong aku supaya mau mendengarkan suara-Mu dan hidup dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Fragmen kecil bisa membawa kebenaran besar — karena Yesus adalah Raja yang sejati. Tuhan Yesus memberkati.
Kata Pemred #16PinterPolitik.com“Saudara-saudara, untuk mengamankan minyak, saya harus pergi ke mana-mana.” Kalimat itu diucapkan di podium Istana, 8 April, tanpa naskah. Bukan pidato. Bukan janji kampanye. Hanya seorang presiden yang bicara seperti seseorang yang sudah menghitung seluruh risikonya — dan memilih bergerak. Empat hari kemudian, menjelang tengah malam tanggal 12 April, pesawat Garuda Indonesia membawanya lepas landas dari Halim Perdanakusuma menuju Moskow.
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Bergantunglah Hanya Kepada Allah [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Bergantunglah Hanya Kepada Allah [Versi Lebih Lengkap]
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Priscilia Nini Wijaya dari Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga - Mamajang di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 32-37; Mazmur tg 93: 1ab.1c-2.5; Yohanes 3: 7-15.SEHATI SEJIWA Renungan kita pada hari ini bertema: Sehati Sejiwa.Istilah tema ini dalam bahasa Inggris ialah “one heart, one soul”. Kata-kataini lebih dari sekedar ungkapan yang romantis di antara orang-orang yang salingmencintai. Kisah Para Rasul di dalam bacaan pertama hari ini menuturkan tentangperkumpulan Kristiani pertama berisi orang-orang beriman kepada Kristus yangmengutamakan hidup dalam sehati dan sejiwa. Satu bentuk contoh gaya hidup mereka ialah dari pihak diluar lingkaran para rasul menaruh barang-barang kepunyaannya masing-masingdalam satu pengelolahan bersama supaya ada keadilan dan pemerataan bagi seluruhanggota. Sementara itu, para rasul sendiri memberikan kesaksian dalampengajaran, pewartaan, dan penguatan rohani tentang Kristus yang bangkit.Hasilnya ialah setiap orang dan keluarga di dalam persekutuan itu tidakmengalami kekurangan. Berkat ajaran dan semangat hidup bersama itu, pengalamaniman dalam merasakan sehati dan sejiwa sungguh sebagai suatu kenyataan. Dengan kata lain, ungkapan “sehati dan sejiwa” merupakansuatu gaya hidup dalam keseimbangan. Hati menggambarkan satu bagian fisik ataubiologis tubuh manusia. Sehingga kalau dikatakan kita ini sehati, berarti Andaatau kalian dan saya memiliki satu persekutuan pribadi-pribadi yang konkretyaitu yang besar, tua, gemuk, kurus, hitam, putih, pendek dan ciri fisiklainnya. Latar budaya, ras, bahasa, bangsa dan lain sebagainya menandakanperbedaan-perbedaan yang diarahkan oleh Yesus Kristus untuk bersatu dalam satukumpulan persekutuan Kristiani. Jiwa menandakan kehidupan dan kesadaran yang berdiam didalam hati. Jiwa merupakan pusat semua perasaan dan emosi manusia. Energi dansemangat hidup keluar dari jiwa manusia. Tanpa aspek ini hati dan tubuh manusiadianggap loyo, tak ada semangat, dan mati. Sehingga kalau dikatakan kita inisejiwa, berarti Anda atau kalian dan saya memiliki persekutuan bersama denganperasaan, emosi, semangat, dan energi rohani yang sama. Bagaimana orang-orangdari satu kampung atau budaya merasakan nasibnya yang sama, suami-istrimengalami emosi atau marah yang sama jika si istri diperlakukan tidak adil olehorang lain, dan masih banyak contoh lagi. Jadi sehati sejiwa sungguh menggambarkan bahwa hidupberiman itu perlu keseimbangan aspek jasmani dan rohani. Kepada Nikodemus,Yesus meyakinkan dia bahwa Anak yang diutus dari Atas, yaitu dari Bapa, adalahkepenuhan aspek rohani itu. Hanya dengan menerima, mengakui, dan percaya akanDia, realitas jasmani di dunia akan dilengkapinya, demi mewujudkan kehendakAllah untuk menyempurnakan dunia ini. Sehati sejiwa adalah tanda iman yangsangat nyata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, berkatilah kami supayaciri sehati sejiwa menjadi kenyataan dalam hidup kami setiap saat. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Hanya Allah Solusinya
The Indonesian Street Food Festival 2026, organised by ICAV at Queen Victoria Market in Melbourne, showcased a wide range of Indonesian cuisine alongside performances of traditional folk songs. - Indonesian Street Food Festival 2026 yang diselenggarakan ICAV di Queen Victoria Market menghadirkan beragam kuliner Nusantara dan penampilan musik lagu-lagu daerah Indonesia.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Maret 2026Bacaan: "Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram. " (Mazmur 16:9) Renungan: Darcie seorang bayi yang berusia delapan bulan menderita tujuh tumor yang berisiko kanker dalam tubuhnya. Namun, bayi yang tidak mengerti akan apa yang terjadi pada dirinya, selalu tersenyum. Bahkan orang tuanya mengatakan senyum Darcie itu yang selalu memberi mereka kekuatan. Senyum Darcie tidak pernah lepas dari bibir mungilnya. la juga jarang menangis. Pada akhirnya dengan mujizat Tuhan, Darcie telah mengalami kesembuhan total dari tumor-tumor itu. Kita sering menjumpai tulisan-tulisan "senyum itu sehat", "senyum itu indah", "senyum membawa kebahagiaan", dan sebagainya. Tulisan ini ingin memberitahu kita betapa pentingnya senyum yang lahir dari hati, bagi hidup kita. Namun, sepertinya kita kurang memahami bagaimana cara mengekspresikan diri melalui senyum bahagia jika kondisi hati kita sedang galau. Kita adalah orang-orang yang sudah dewasa, berbeda dengan Darcie. Terkadang kita perlu bersikap seperti anak kecil yang seolah-olah tidak mengetahui masalah apa yang terjadi dan hanya tetap tersenyum. Seperti Darcie, karena ia adalah anak kecil, yang biasanya menangis di saat ia menderita sakit, namun yang terjadi adalah ia selalu menghiasi wajahnya dengan senyuman. la sepertinya telah mengabaikan rasa sakitnya dan memberikan semangat kepada orang tuanya melalui senyum manisnya, walau ia sendiri belum mengerti apa itu tersenyum. Kita harus berusaha bagaimana cara menjaga kondisi hati agar tetap bahagia. Seseorang yang menderita cacat kaki pernah ditanyai oleh seorang teman, "Bagaimana kamu bisa berani menghadapi dunia yang kejam ini dan memiliki begitu banyak teman?" "Penyakit ini hanya menyentuh kakiku dan tidak akan pernah menyentuh hatiku," jawabnya. Keadaan yang paling sulit untuk membuat kita tersenyum adalah saat sakit, entah itu sakit secara fisik maupun sakit hati dan perasaan. Lalu mengapa kita harus tetap tersenyum di kala sedang sakit? Karena dengan senyum yang berasal dari hati akan membuat kita menjadi jauh lebih baik. Kita juga dapat menaklukkan sakit yang kita hadapi. Hanya dengan usaha untuk tetap menjaga hati agar tenang, maka kita bisa berbahagia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Engkau adalah sumber sukacitaku. Aku mohon berikan kedamaian di hatiku agar mampu tersenyum bahagia sekalipun keadaan menyakitkan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Maret 2026Bacaan: "Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya." (Markus 10:22)Renungan: Suatu ketika datanglah seorang kaya kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan, "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Lalu, Yesus mengutip berbagai larangan berbuat jahat yang harus dihindari. Orang kaya ini berkata, "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku." Artinya, orang kaya ini telah mengisi sebagian besar waktunya dengan kehidupan yang disertai akhlak dan moral yang baik. Yesus memandang penuh kasih dan berkata, "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin... Datanglah kemari dan ikutlah Aku." Ia yang datang dengan antusias yang tinggi, bahkan dikatakan ia berlari-lari dan bertelut di hadapan Yesus, namun kini, orang kaya ini berlalu dengan langkah yang berat karena hartanya banyak. la datang dengan sebuah pertanyaan yang bagus namun tidak siap untuk mendengarkan jawaban Yesus. Berapa banyak di antara kita yang memiliki sikap seperti orang kaya ini. Kita datang ke hadapan Tuhan dengan berbagai kerinduan hati yang bagus, namun kita tidak siap menerima jawaban dari Tuhan. Persis seperti yang terjadi dengan orang kaya ini! la rindu diselamatkan namun tidak rela menukarkan harta duniawinya dengan harta sorgawi. Padahal Yesus telah mengatakan, "Berikanlah itu kepada orang-orang miskin maka engkau akan beroleh harta di sorga. "Demikian pula dengan permasalahan orang percaya saat ini. Rindu untuk diberkati secara jasmani namun sulit untuk memberi. Padahal firman Tuhan berkata, "Berilah dan kamu akan diberi. "Kita rindu untuk dipakai oleh Tuhan namun hitung-hitungan dalam memberikan waktu dan tenaga yang terbaik untuk Tuhan. Sementara firman Tuhan memerintahkan, "Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." (Rm 12:11). Kita rindu untuk mengalami pertumbuhan rohani yang terus diperbaharui, namun kita malas membaca firman Tuhan. Sedangkan Mat 4:4 menegaskan, "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman Tuhan yang keluar dari mulut Allah." Apa yang menjadi kerinduan hati kita saat ini di hadapan Tuhan? Mari belajar menyiapkan hati kita untuk mau menerima dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan. Hindarilah sikap hati seperti orang kaya ini yang berharap mendapatkan jawaban bagi kerinduan hatinya sesuai dengan konsep pikirannya sendiri. Akhirnya, kerinduan orang kaya ini tinggal hanya kerinduan karena ia tidak mau menyelaraskan hidupnya kepada perkataan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sering kali aku hanya memiliki kerinduan untuk diberkati oleh Mu namun hati ku jauh untuk mau taat kepada-Mu. Ampunilah aku ya Tuhan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 7 Maret 2026Bacaan: "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga." (Matius 6:14)Renungan: Pengampunan sering kali merupakan sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Kita lebih suka melakukan balas dendam kepada orang-orang yang menyakiti kita. Karena hal itu akan lebih memuaskan kedagingan kita yang selalu cenderung untuk menuntut balas. Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Namun Tuhan Yesus mengajarkan hal yang lain kepada kita semua, Dia justru mengajar kita agar tidak membalas dendam, tetapi mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita, seperti Dia juga telah mengampuni kita. Corrie Ten Boom, juga mempunyai pengalaman dalam soal mengampuni. Ia dengan mata kepala sendiri menyaksikan kedua orang tuanya disiksa dan dibunuh oleh seorang tentara Nazi. la sendiri juga mengalami siksaan yang luar biasa sehingga hatinya dipenuhi kebencian terhadap orang itu. Setelah menjalani masa-masa penyiksaan yang berat di kamp konsentrasi, Corrie akhirnya dibebaskan. la pun mulai bersaksi dan memberitakan Injil. Suatu kali ketika memimpin Kebangunan Rohani, ia melihat pembunuh orang tuanya itu, sekaligus orang yang pernah menyiksanya ikut berdiri dan mengambil keputusan menerima Yesus sebagai Juruselamat. Saat itu hatinya penuh dengan pergumulan luar biasa antara kebencian dan keinginan mengampuni. Dalam ketidakberdayaan, ia berseru meminta pertolongan Tuhan. Tuhan menjamah dan mengalirkan kasih-Nya kepada Corrie, sehingga Corrie mampu memandang orang itu dengan cara pandang yang baru. la mendekati orang itu dan memperkenalkan dirinya. la berkata bahwa ia sudah mengampuni orang itu karena Tuhan telah mengampuninya. Orang itu terkejut dan dengan air mata bercucuran ia meminta ampun atas dosa-dosanya. Corrie mengalami pemulihan yang luar biasa. Ia merasakan beban kebencian yang menindihnya selama ini terlepas. Orang itu pun merasakan sukacita yang besar karena dosa-dosanya diampuni Allah dan Corrie. Jika kita merasa tidak mampu mengampuni, Tuhan selalu siap untuk menolong asalkan kita mau berseru kepada-Nya. Jadi, mari memohon pertolongan Tuhan. Mintalah Dia untuk mengalirkan kasih-Nya kepada kita, karena dengan kemampuan sendiri, kita tidak akan dapat mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Hanya dengan pertolongan Tuhan, kita pasti akan dimampukan untuk memberikan pengampunan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mau mengampuni seseorang yang pernah menyakiti hatiku. Jangan biarkan rasa dendam menguasaiku sehingga aku kehilangan Damai sejahtera-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 25 Februari 2026Bacaan: "Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku." (Mazmur 31:8) Renungan: Apabila permasalahan datang, kita seperti hendak tenggelam dan hanyut terbawa arus yang deras, bahkan kita seperti ada di dalam bara api yang panas, sehingga kita berusaha keras dengan cara dan kemampuan kita sendiri untuk keluar dari permasalahan itu. Tetapi apa yang kita dapatkan? Kita pusing tujuh keliling, gelisah, tidak dapat tidur, uring-uringan, sulit berkonsentrasi dan akhirnya justru membuat permasalahan menjadi lebih besar. Padahal sesungguhnya, Tuhan siap memberikan pertolongan bila kita segera berlutut dan berdoa memohon hikmat-Nya agar kita dapat menyelesaikan permasalahan kita dengan baik. la berjanji, "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan dan nyala api tidak akan membakar engkau." (Yesaya 43:2). Alangkah indahnya hidup di dalam Tuhan, Tuhan telah berjanji dan hanya Tuhan yang tidak pernah mengingkari janji-Nya. Ia menyediakan segala sesuatu bagi kita anak-anak-Nya yang sangat diperhatikan dan dikasihi-Nya. Hanya saja kita yang sering tidak menyadari dan bahkan tidak mau menyerahkan permasalahan kita kepada-Nya atau pun menagih janji-Nya di dalam doa, karena kita cenderung menggunakan akal kita, pengalaman dan jalan kita sendiri. Kita sibuk ke sana ke mari mencari pertolongan dan jalan keluar. Kita berusaha keras untuk keluar dari masalah, tetapi justru satu hal yang terpenting tidak kita lakukan, yaitu berlutut di dalam doa dan memohon pertolongan-Nya yang ajaib. Apa pun permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini, janganlah buru-buru mencari pertolongan dari manusia dulu, mendekatlah kepada Tuhan di dalam doa dan utarakan segala beban, kerinduan serta permohonan kita kepada-Nya. Sebenarnya Tuhan bukan tidak mempedulikan keberadaan kita, tetapi seringkali kitalah yang melupakan Dia. Kita lebih percaya pada kekuatan dan jalan keluar melalui usaha kita sendiri, padahal kita memiliki Tuhan yang berkuasa, peduli serta mempunyai banyak jalan keluar bagi anak-anak-Nya. Masalahnya sekarang, pernahkah kita berdoa dan memohon dengan sungguh kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk terus berjalan bersamaMu, juga pada saat aku menghadapi permasalahan. Aku tahu Engkau adalah tempat perlindungan dan di dalam Engkau ada jalan keluar. Amin. (Dod).
PSI gelar kirab budaya di Tegal, Jokowi hadir dampingi Kaesang. Hanya pesta rakyat, atau irisan pertama untuk merebut benteng Jawa Tengah?
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Februari 2026Bacaan: Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka." (Keluaran 3:7) Renungan: Seorang warga Perancis yang bernama Charney telah membuat kecewa Napoleon. Oleh karena itu dia dimasukkan ke dalam penjara. Dia merasa telah ditinggalkan oleh teman-temannya dan dilupakan oleh setiap orang di luar penjara. Dalam kesendirian dan keputusasaannya. Charney mengambil sebuah batu dan menggoreskannya pada dinding selnya dengan tulisan, "Tak seorang pun peduli". Suatu hari sebuah tunas hijau tumbuh menembus lantai penjara di tempat bekas sebuah batu yang telah diambilnya tersebut. Tunas itu menjulur ke arah terang yang masuk melalui jendela kecil di selnya. Setiap hari saat ada kesempatan keluar sel, Charney membawa air untuk menyirami tunas itu. Tunas itu terus bertumbuh dan akhirnya menjadi sebuah tanaman. Beberapa hari kemudian tanaman itu mengeluarkan sebuah kuncup bunga indah berwarna biru. Hari berganti hari, kuncup bunga itu akhirnya mekar dengan sangat indahnya. Di tengah-tengah kesendiriannya, Charney menghayati pertumbuhan tunas itu menjadi sebuah tanaman yang berbunga indah dan kemudian di atas goresan yang pertama, ia menggores dinding itu lagi dengan batu yang sama dengan sebuah tulisan, "Allah peduli". Tulisan itu bukan sekadar tulisan tanpa makna, tetapi Allah benar-benar mempunyai berkat bagi "tahanan itu". Di sel yang lain, seorang tahanan mempunyai anak perempuan yang diizinkan mengunjungi para tahanan. Dia juga menengok ke arah sel di mana Charney ditempatkan. Perempuan ini juga mendengar kasih Charney kepada sebuah tanaman yang tumbuh di selnya. Berita tersebut kemudian disampaikan kepada Ratu Josephine yang terkenal ramah. Ratu berkata, "Seorang yang mengasihi dengan sungguh dan memelihara sebuah bunga tidak akan menjadi seorang yang jahat." Sang Ratu kemudian membujuk Napoleon untuk membebaskan Charney dan Charney pun dibebaskan. Charney membawa bunganya ke rumah dan dengan hati-hati memelihara bunga tersebut. Hal itulah yang mengajarnya untuk percaya kepada Allah dan kepedulianNya terhadap orang lemah. Mungkin saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat. Kira sedang mengalami kejatuhan dan kita merasa tidak ada orang yang peduli terhadap kita. Ingatlah bahwa Allah peduli kepada kita. Allah peduli akan pergumulan yang kita alami. Allah yang tidak berubah itu, yang telah mempedulikan umat Israel dalam penderitaan mereka di Mesir, Ia juga akan mempedulikan kita. Belajarlah akan kepedulian Allah terhadap alam semesta. Burung pipit dan bunga bakung pun dipedulikan Allah, masakan Allah tidak mempedulikan kita? Jangan berharap pada manusia, tetapi percayalah kepada Allah dan kepedulian-Nya kepada kita, serta nantikan pertolongan dan berkat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku jika aku kurang percaya kepada-Mu. Sekarang aku bertambah yakin bahwa Engkau peduli terhadap umat-Mu yang mengalami pergumulan berat, termasuk kepadaku. Amin. (Dod).
Seorang juru masak (chef) berpengalaman asal Jakarta yang saat ini berkarir di kapal pesiar Cunard, menjelaskan suka duka bekerja di laut lepas.
The Indonesian Diaspora Network Victoria hosted the Diaspora Fair 2026, showcasing Indonesian culture and providing a platform for diverse diaspora communities to celebrate their traditions. - Indonesian Diaspora Network Victoria menggelar Diaspora Fair 2026 yang tidak hanya menampilkan budaya Indonesia, tetapi juga memberi ruang bagi berbagai komunitas diaspora untuk berbagi tradisi mereka.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).
A raw and intimate perspective on the terror, anger, and hope of living through war.As bombs hit ever closer to her home in central Gaza, Hanya Aljamal spots her elderly neighbour tending to his garden. “He's been raking the earth,” she says, “prepping the soil for new seeds. Given everything that's already happening, it's quite interesting seeing him do that right now. I mean, if grandpa thinks it's a good time to put seeds in, then I don't know, maybe there's hope.”In audio diaries sent from her balcony over four months, Hanya sees impromptu volleyball matches, flying shrapnel, and a hastily constructed tent village as Israel expands its military action. But after she questions whether she will live to see the end of the conflict, a fragile peace is finally agreed and Hanya's personal situation changes dramatically.This episode of The Documentary comes to you from Assignment, investigations and journeys into the heart of global events.