Podcasts about dampak

  • 346PODCASTS
  • 806EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Dec 11, 2025LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about dampak

Show all podcasts related to dampak

Latest podcast episodes about dampak

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK
Dampak Psikologis & Spiritual dari Hidup dalam Sistem Riba #kesehatanmental

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 61:43


Dampak Psikologis & Spiritual dari Hidup dalam Sistem Riba - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK.

Radio Elshinta
Menghitung dampak ekonomi bencana Sumatera dan dukungan anggaran Rp 4 milyar untuk kabupaten/kota dan Rp 20 milyar untuk provinsi, cukupkah?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 8, 2025 12:27


Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga memukul sendi-sendi perekonomian masyarakat. Aktivitas pertanian terhenti, UMKM kehilangan modal dan pasar, jalur distribusi terganggu, hingga pendapatan rumah tangga anjlok dalam waktu singkat. Dalam kondisi seperti ini, upaya pemulihan ekonomi menjadi sama pentingnya dengan penanganan darurat.Pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk masing-masing kabupaten/kota terdampak dan Rp20 miliar untuk tingkat provinsi. Anggaran ini diharapkan menjadi bantalan awal bagi daerah untuk memperbaiki fasilitas dasar, membantu warga terdampak, dan menggerakkan kembali roda ekonomi lokal. Namun, jika dibandingkan dengan skala kerusakan dan potensi kerugian ekonomi yang mencapai ratusan miliar rupiah, muncul pertanyaan besar: cukupkah dana tersebut?Perhitungan dampak ekonomi pascabencana seharusnya tidak hanya berfokus pada biaya perbaikan infrastruktur, tetapi juga pada hilangnya mata pencaharian, turunnya daya beli, serta waktu yang dibutuhkan masyarakat untuk kembali produktif. Tanpa intervensi yang memadai, risiko kemiskinan baru dan perlambatan ekonomi daerah bisa semakin besar.Di sinilah tantangan muncul. Anggaran yang tersedia perlu dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan berorientasi pada pemulihan jangka menengah hingga panjang. Dukungan modal bagi UMKM, pemulihan sektor pertanian dan perikanan, serta perbaikan akses distribusi menjadi kunci agar bantuan tidak hanya habis untuk fase darurat.Pertanyaannya kini bukan semata soal ada atau tidaknya anggaran, melainkan apakah strategi pemulihan ekonomi sudah cukup komprehensif. Dengan kebutuhan yang begitu besar, dukungan Rp4 miliar di tingkat kabupaten/kota dan Rp20 miliar di tingkat provinsi kemungkinan hanya menjadi langkah awal. Tanpa tambahan sumber pendanaan dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, swasta, dan masyarakat, upaya bangkit dari dampak ekonomi bencana di Sumatera berisiko berjalan lambat dan tidak berkelanjutan.Talk :: Pengamat Ekonomi Kerakyatan UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Hendra Kholid & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Indonesian News: Severe Impact of Hydrometeorological Disaster in North Sumatra - Kabar Nusantara: Dampak Parah Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Utara

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 10:30


Extreme hydrometeorological disasters, in the form of flash floods and landslides triggered by extrwm weather at the end of November 2025, have caused a major impact in the Aceh region, as well as extending to North Sumatra and West Sumatra. - Bencana hidrometeorologi ekstrem, berupa banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu oleh cuaca ekstrwm pada akhir November 2025, telah menimbulkan dampak besar di wilayah Aceh, serta meluas ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Ini Koper
#727 Land Trap: Tanah, Tuan dan Perangkapnya

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 5:00


Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan, ekonomi global sesungguhnya masih terbelenggu oleh aset yang paling primitif dan tidak bergerak: tanah. Fenomena yang disebut sebagai "Jebakan Tanah" (The Land Trap) ini bukanlah sisa-sisa sistem feodal masa lalu, melainkan sebuah bom waktu finansial yang aktif. Seperti yang diungkapkan oleh jurnalis Mike Bird, obsesi dunia modern terhadap kepemilikan tanah telah menciptakan ilusi kekayaan semu. Alih-alih mendorong inovasi produktif, sistem ekonomi kita justru bergantung pada inflasi harga aset yang suplainya tetap dan tak tergantikan ini, menciptakan kerentanan struktural yang berbahaya. Inti dari jebakan ini terletak pada transformasi fungsi tanah dari sekadar tempat tinggal atau lahan produksi menjadi instrumen spekulasi finansial utama. Perubahan drastis terjadi ketika bank-bank mulai memprioritaskan pemberian kredit perumahan dibandingkan pinjaman untuk usaha produktif—sebuah fenomena yang dikenal sebagai "The Great Mortgaging". Karena tanah dianggap sebagai agunan yang sempurna (tidak bisa dicuri dan nilainya cenderung naik), bank membanjiri pasar dengan kredit, yang kemudian mengerek harga tanah semakin tinggi. Siklus ini menciptakan gelembung aset yang menguntungkan pemilik properti namun mematikan daya saing ekonomi, memperlebar jurang ketimpangan, dan menyedot modal yang seharusnya digunakan untuk inovasi teknologi dan bisnis. Dampak dari ketergantungan ini terlihat jelas dalam siklus ledakan dan kehancuran ekonomi global, mulai dari "Dekade yang Hilang" di Jepang, Krisis Finansial 2008 di Amerika Serikat, hingga krisis properti di Cina saat ini. Kenaikan harga tanah yang tak terkendali menciptakan "ekonomi zombie" di mana produktivitas stagnan karena investasi lebih mengejar rente tanah daripada penciptaan nilai baru. Namun, studi kasus Singapura menawarkan secercah harapan bahwa jebakan ini bisa dihindari. Dengan memisahkan kepemilikan tanah dari hak penggunaannya dan mengontrol spekulasi secara ketat, negara dapat menjadikan tanah kembali sebagai sumber daya publik yang strategis untuk kesejahteraan bersama, bukan sekadar komoditas spekulatif yang menyandera masa depan ekonomi.

Ruang Publik
Mendesak Percepatan Mitigasi Dampak Bencana Sumatera

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 43:17


Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sudah lewat sepekan, tetapi distribusi bantuan untuk para korban belum merata. Bahkan, masih ada daerah terisolir, seperti di Tapanuli Tengah dan Aceh Tengah, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara korban terus bertambah, per Selasa, 2 Desember, tercatat 708 orang meninggal dunia, sedangkan 499 orang masih dicari. Jumlah pengungsi mencapai puluhan ribu jiwa yang tersebar di berbagai titik.Pemerintah menjanjikan penanganan bencana Sumatera bakal cepat dan tepat sasaran. Kementerian Sosial mengklaim sudah menyalurkan bantuan logistik ke warga terdampak senilai Rp19 miliar.Namun, di lapangan, banyak warga mengeluhkan pasokan makanan menipis, komunikasi dan akses terputus, BBM langka, harga pangan melonjak, bahkan tak sedikit yang belum mendapat bantuan sama sekali.Bagaimana perkembangan terkini di lapangan? Kenapa penanganan dan distribusi bantuan untuk korban bencana Sumatera begitu lambat? Apa solusinya agar korban segera mendapat pertolongan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Ketua DPC GMNI Padangsidimpuan Pahmi Yahya Damanik, Relawan Tapanuli Tengah Boy Trimandez, dan Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Utara Rianda Purba.

METRO TV
Ketua DPD RI Soroti Banjir Sumatera dan Dampak Lingkungan - Headline News Edisi News MetroTV 6839

METRO TV

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 3:05


Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin menegaskan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh bukan sekadar masalah hidrometeorologi, tetapi juga ada campur tangan manusia. Sultan menekankan pemerintah perlu meramu kebijakan secara ekologis, menjaga ekosistem sungai, flora, dan fauna. Hingga kini BNPB mencatat 631 orang meninggal dunia, 472 hilang, dan 2.600 terluka. Lebih dari 3,2 juta warga terdampak dan sekitar 1 juta mengungsi.#BanjirSumatera #SultanBachtiarNajamuddin #DPDRI #BNPB #GreenDemocracy #MetroTV #Lingkungan #BencanaAlam

Ruang Publik
Bencana Sumatera, Saatnya Jadi Bencana Nasional?

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 44:44


Desakan agar bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat menjadi bencana nasional terus bermunculan. Suara datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sipil, anggota dewan, hingga tokoh agama.Dampak bencana di Sumatera ini dinilai sudah memenuhi indikator-indikator penetapan status bencana nasional. Di antaranya, bencana menelan ratusan korban jiwa, merusak infrastruktur, adanya kerugian harta benda, hingga lumpuhnya ekonomi. Ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.Terlebih, di Aceh, beberapa kabupaten/kota, seperti Aceh Timur, Aceh Selatan, dan Aceh Tengah, telah menyatakan tak sanggup menangani bencana ini.Kemarin, Presiden Prabowo meninjau sejumlah titik pengungsian korban banjir dan longsor Sumatera, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda bencana nasional bakal ditetapkan. Sementara, korban jiwa kian bertambah. Per 1 November, jumlah korban jiwa mencapai 533 orang, sedangkan 504 orang hilang, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Kenapa banjir dan longsor Sumatera perlu ditetapkan jadi bencana nasional? Bagaimana mekanismenya? Apa dampaknya jika status ditingkatkan menjadi bencana nasional? Adakah hal-hal yang mesti diwaspadai jika bencana Sumatera ditetapkan sebagai bencana nasional?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana Alfian, Profesor Klimatologi dan Perubahan Iklim, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin, dan Associate Research Fellow (ARF) LSJ FH UGM Stephanie.

Psikologid
Perfeksionisme : Ada luka di balik keinginan sempurna.

Psikologid

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 9:20


Check Up Kesehatan Mental dan Join sesi konseling disini : ⁠⁠⁠https://linktr.ee/psikologid⁠⁠⁠Perfeksionisme: Ada Luka di Balik Keinginan SempurnaBanyak orang mengira perfeksionisme adalah tanda kedisiplinan dan standar tinggi. Padahal secara psikologis, perfeksionisme sering lahir dari luka lama, rasa tidak aman, atau kebutuhan untuk terus membuktikan diri agar merasa berharga.Di episode ini, kita membahas lebih dalam:- Kenapa perfeksionisme bukan sekadar “ingin yang terbaik”, tetapi mekanisme bertahan hidup.- Bagaimana pola pengasuhan, kritik masa kecil, dan pengalaman kegagalan membentuk keyakinan “saya harus sempurna agar diterima”.- Dampak perfeksionisme pada stres, relasi, produktivitas, dan kelelahan emosional.Jika kamu sering merasa takut gagal, sulit puas dengan hasil kerja, atau terus membandingkan diri, mungkin podcast ini bisa membuka perspektif baru.Mari belajar melihat diri dengan lebih berbelas kasih, bukan lebih keras. Share ke teman atau orang terdekat kamu yang membutuhkan episode ini ya!

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1922. "DAMPAK BURUK DARI MEMUKULI ANAK KECIL"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 26:59


Bismillah,1922. DAMPAK BURUK DARI MEMUKULI ANAK KECILRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Tanya Jawab

METRO TV
Trump Akhiri Penutupan Pemerintah Terpanjang dalam Sejarah AS - Headline News Edisi News MetroTV 6726

METRO TV

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 1:18


Penutupan pemerintah Amerika Serikat selama 43 hari akhirnya berakhir setelah Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan pemerintah. Dampak shutdown ini terasa secara nasional, mulai dari pegawai federal tanpa gaji hingga kekacauan layanan publik. Berikut laporan lengkapnya.

Renungan Malam
Dampak pertobatan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 14:18


Hakim-hakim 16

Radio Elshinta
Bagaimana Indonesia mengoptimalkan dampak ekonomi dalam KTT ASEAN yang berlangsung di Malaysia akhir pekan ini?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 13:20


KTT ASEAN akhir pekan ini digelar di Malaysia, menghadirkan berbagai isu strategis mulai dari investasi, perdagangan, hingga ketahanan ekonomi kawasan.Bagi Indonesia, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi sebagai motor ekonomi Asia Tenggara.Namun, sejauh mana Indonesia bisa mengoptimalkan peluang bisnis, kerja sama industri, dan investasi lintas negara dari pertemuan ini?Talk: - Pengamat Ekonomi Nasional & Internasional sekaligus Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Murpin Joshua Sembiring- Pengamat Ekonomi Irwan Ibrahim

Radio Elshinta
Dana Pemda mengendap, apa kendala dan bagaimana solusinya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 22, 2025 11:48


Isu mengenai dana pemerintah daerah yang mengendap kembali mencuat setelah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan keprihatinannya terhadap besarnya anggaran daerah yang belum terserap secara optimal. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apa yang sebenarnya menjadi kendala utama dalam penyerapan anggaran, dan bagaimana solusi agar dana publik tidak terus mengendap di kas daerah?Dampak terhadap pembangunan, serta langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah daerah agar anggaran bisa lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Talk:- Pakar Politik, Kebijakan dan Otonomi Daerah, UGM Prof Purwo Santoso- Pengamat Keuangan, Irwan Ibrahim

Ini Koper
#642 Lean Impact: Inovasi Jalannya, Dampak Tujuannya

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 12, 2025 7:37


Sektor sosial sering kali terbuai dalam ilusi kebaikan. Kita mengukur kesuksesan dengan metrik kesombongan—jutaan dolar yang terkumpul, ribuan orang yang "dijangkau"—sambil menutup mata pada pertanyaan paling brutal: Apakah ini benar-benar berhasil? Kenyataannya, banyak program nirlaba yang didanai dengan baik tidak lebih dari sekadar pertaruhan mahal yang menggunakan asumsi sebagai modal dan kehidupan kaum rentan sebagai taruhannya. Kita meluncurkan inisiatif berskala besar yang dirancang di ruang rapat yang nyaman, tanpa bukti nyata bahwa solusi tersebut diinginkan atau efektif. Lean Impact datang bukan sebagai saran yang ramah, melainkan sebagai sebuah tamparan keras yang memaksa kita untuk mengakui bahwa niat baik saja tidak cukup; itu adalah pemborosan sumber daya yang tragis jika tidak menghasilkan dampak yang terukur. Maka, obatnya datang dari tempat yang tidak terduga: logika tanpa ampun dari Silicon Valley. Lean Impact pada dasarnya adalah tentang memperlakukan masalah sosial bukan dengan simpati yang melumpuhkan, tetapi dengan disiplin kejam seorang pendiri startup. Lupakan program tambal sulam; berpikirlah 10 kali lebih besar. Hentikan peluncuran program raksasa yang belum teruji; mulailah dengan eksperimen kecil dan murah untuk "gagal dengan cepat" jika perlu. Dan yang paling penting, "cintai masalahnya, bukan solusi kesayangan Anda." Ini berarti memiliki keberanian untuk mematikan sebuah program yang Anda bangun dengan susah payah jika data membuktikan bahwa program itu tidak efektif. Ini bukanlah pendekatan yang tidak berperasaan; sebaliknya, ini adalah bentuk tertinggi dari akuntabilitas—menolak untuk membuang waktu dan uang pada sesuatu yang tidak mengubah kehidupan secara radikal. Kebenaran yang paling tidak nyaman dari Lean Impact adalah ini: jika diterapkan dengan sungguh-sungguh, banyak organisasi dan program yang kita kagumi saat ini akan terbukti gagal dan harus ditutup. Pendekatan ini menuntut pergeseran dari budaya yang takut akan kegagalan menjadi budaya yang merayakannya sebagai data berharga dalam perjalanan menuju solusi yang benar-benar berhasil. Terus menjalankan program yang biasa-biasa saja atas nama "membantu" adalah kegagalan yang sebenarnya. Sektor sosial harus memilih: terus merasa nyaman dengan aktivitas yang sibuk tetapi tidak berdampak, atau menerima ketidaknyamanan radikal untuk menemukan apa yang benar-benar berfungsi. Lean Impact tidak memberi kita pilihan lain.

Ini Koper
#627 Isolated Impact vs. Collective Impact

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 7, 2025 8:22


Model tradisional dalam sektor nirlaba sering kali beroperasi dalam kerangka kerja yang disebut Dampak Terisolasi (Isolated Impact). Sistem ini didorong oleh kriteria pendanaan yang berorientasi pada efisiensi program, di mana para pemberi dana berupaya menginvestasikan sumber daya yang paling sedikit untuk menghasilkan dampak yang paling besar. Meskipun bertujuan baik, model ini sering kali menghasilkan program yang memiliki sedikit atau tidak ada efek terukur yang bertahan lama pada komunitas.   Dampak sistemik membedakan diri secara fundamental dari Dampak Programatik (Programmatic Impact). Dampak programatik biasanya berfokus pada perubahan proses (perubahan yang tidak mendasar) yang terjadi hanya pada aspek pelaksanaan sistem, bertujuan untuk memperbaiki sistem yang sudah ada. Sebaliknya, Dampak Sistemik berfokus pada perubahan struktural, yaitu perubahan mendasar dalam aspek kehidupan manusia yang menghasilkan reorganisasi. Tujuan akhirnya adalah mencapai perubahan di tingkat populasi dan sistem secara keseluruhan.      

Suara Buddharatana
Apa Dampak Seorang Pemimpin Yang Rela Berkorban

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 10:40


Dhammasākacchā oleh Bhante Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan

Radio Elshinta
Menghitung dampak gebrakan Purbayanomics, setelah tunda penerapan cukai rokok, kini bertekad berantas impor ilegal dan pelakunya.

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 3, 2025 11:52


SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
"Almost double the rate of hostility and violence": How ableism impacts people with disability - SBS Examines: “Hampir Dua Kali Lipat”: Bagaimana Dampak Ableism bagi Penyandang Disabilitas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Oct 2, 2025 7:02


More than one in five Australians have a disability. But this large, diverse group faces disproportionate levels of discrimination and prejudice. - Lebih dari satu dari lima warga Australia menyandang disabilitas. Namun, kelompok yang besar dan beragam ini menghadapi tingkat diskriminasi dan prasangka yang tidak proporsional.

Radio Elshinta
MK tolak gugatan syarat bagi Capres/Caleg/Calon Kepala Daerah minimal S-1, apa dampaknya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 15:13


Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terkait syarat pendidikan minimal S-1 bagi calon presiden (Capres), calon legislatif (Caleg), dan calon kepala daerah.Putusan ini menegaskan bahwa ketentuan mengenai syarat pendidikan bagi calon pejabat publik merupakan ranah kebijakan pembentuk undang-undang, bukan kewenangan MK untuk menetapkannya. Artinya, persyaratan pendidikan tetap mengacu pada Undang-Undang yang berlaku saat ini, yaitu minimal lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.Dampak dari putusan MK ini cukup signifikan. Pertama, pintu politik tetap terbuka lebih lebar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan untuk ikut serta dalam kontestasi demokrasi. Hal ini dapat memperkuat prinsip keterwakilan rakyat, terutama bagi kalangan akar rumput yang mungkin tidak memiliki akses ke pendidikan tinggi.Kedua, dari sisi kualitas kepemimpinan, putusan ini juga memunculkan pro dan kontra. Sebagian pihak menilai pengalaman, integritas, dan kemampuan manajerial tidak semata-mata ditentukan oleh gelar akademik. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa tanpa syarat pendidikan tinggi, kualitas perumusan kebijakan bisa terpengaruh, mengingat tantangan tata kelola pemerintahan semakin kompleks.Ketiga, bagi partai politik, putusan ini memberi ruang lebih fleksibel dalam merekrut dan mencalonkan kader. Partai bisa mengusung tokoh masyarakat dengan basis dukungan kuat meski latar belakang pendidikannya tidak tinggi, asalkan dianggap mampu meraih suara rakyat.Dengan demikian, keputusan MK ini menegaskan semangat inklusivitas dalam demokrasi Indonesia, meskipun sekaligus membuka ruang perdebatan soal keseimbangan antara akses yang merata dengan tuntutan kualitas pemimpin di masa depan.TALK : Mantan Ketua Panwaslu Jakarta, Pengawas Pemilu, Ramdansyah.&Pengamat Politik/Mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo.

METRO TV
Dampak Badai Ragasa di Taiwan: Sungai Meluap, Pemukiman Terendam - Headline News Edisi News MetroTV 6354

METRO TV

Play Episode Listen Later Sep 25, 2025 0:54


Badai besar Ragasa menghantam Taiwan, menyebabkan sungai meluap dan merendam pemukiman warga. Kendaraan terbawa arus dan rumah-rumah terendam. Sedikitnya 14 orang tewas dalam bencana di Hualien ini.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1860. "DAMPAK BURUK MAKSIAT DI DUNIA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Sep 23, 2025 39:43


Bismillah,1860. DAMPAK BURUK MAKSIAT DI DUNIARiyaadhush Shaalihiin Bab 49 | Menilai manusia sesuai apa yang nampak dan menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada AllahHadits ke-400 | Hadits Abdullah bin Utbah bin Mas'ud Radhiallahu ‘anhuTanya Jawab

Radio Elshinta
Menimbang dampak yang terjadi usai Menkeu Purbaya tegas tolak Amnesti Pajak Jilid 3

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 20, 2025 10:58


Pernyataan tegas Menteri Keuangan Purbaya yang menolak wacana Amnesti Pajak Jilid 3 menandai sikap pemerintah dalam menjaga kredibilitas sistem perpajakan nasional. Penolakan ini bukan sekadar keputusan teknis, melainkan pesan moral bahwa negara tidak bisa terus-menerus memberikan karpet merah kepada wajib pajak yang abai menjalankan kewajibannya.Di satu sisi, langkah tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik, khususnya para wajib pajak patuh, bahwa kepatuhan mereka tidak dikhianati oleh kebijakan yang memberi pengampunan berkali-kali kepada pelanggar. Tetapi, di mata pemerintah, jalur tersebut lebih tepat ditempuh melalui reformasi pajak, digitalisasi administrasi, dan penguatan penegakan hukum, bukan dengan pengampunan berulang.Apabila pemerintah berhasil meningkatkan penerimaan tanpa mengandalkan amnesti, maka penolakan tersebut akan terbukti sebagai langkah tepat untuk membangun sistem perpajakan yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Sebaliknya, bila target pajak kerap meleset, wacana Amnesti Pajak Jilid 3 bisa kembali mencuat, menimbulkan dilema yang sama.[TALK] Direktur NEXT Indonesia Center - Herry Gunawan&Sekretaris Pendiri Audit Watch - Iskandar Sitorus

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 17 September 2025 - Sapa dan Senyum untuk orang di sekitar kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 16, 2025 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 17 September 2025Bacaan: "Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri." (Roma 14:7)Renungan: Ada seorang ibu yang seringkali pergi ke kantor pos untuk mengirim surat, paket atau wesel pos. Suatu hari ketika tiba di kantor pos, ia melihat antrean yang begitu panjang. Begitu banyak orang yang menunggu giliran untuk dilayani. Sebenarnya ia hanya membutuhkan beberapa perangko. Seseorang yang memperhatikan sang ibu kemudian berkata. "Kenapa ibu tidak memakai mesin perangko saja? Ibu bisa mendapatkan perangko yang ibu inginkan tanpa harus ikut mengantre." Ibu tersebut menjawab, "Ya, aku tahu. Tapi mesin itu tidak bisa menyapaku dan menanyakan penyakit rematikku." Dampak kemajuan di bidang teknologi ini semakin mendorong orang untuk bersikap individualistis. Orang bisa melakukan transaksi bisnis dengan cepat melalui internet. Melalui mesin kita dapat memesan makanan, mengukur tekanan darah, mengambil uang tanpa berhubungan langsung dengan seseorang. Hal inipun telah merambat dalam hal rohani, sehingga orang menganggap tidak perlu lagi ke gereja, karena mereka bisa mendengarkan khotbah melalui, radio atau televisi. Namun di luar itu semua, kita juga perlu tahu bahwa banyak orang yang membutuhkan perhatian dan sentuhan kasih kita. Ada orang yang ingin mendengar kita menanyakan bagaimana keadaan mereka, pergumulan apa yang sedang mereka hadapi, bantuan apa yang dapat kita berikan atau bisa saja mereka merasa diberkati hanya dengan melihat senyuman kita. Oleh karena, sudahkah hari ini kita menyapa suami, istri, orang tua, anak-anak, atau sahabat? Atau sudahkan kita memberikan senyum kita yang terbaik untuk orang-orang yang kita temui hari ini? Kalau belum, lakukanlah, karena Yesus membutuhkan sapaan dan senyuman kita hari ini untuk menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku rindu untuk mendengar sapaan, senyuman, nasihat, cerita dari pasanganku, orang tuaku, anak-anakku. Aku tahu, di luar sana banyak orang yang mengalami kerinduan sepertiku. Maka bantu aku agar aku mampu menyapa dan sekadar memberi senyuman terbaikku bagi mereka. Kirimkanlah hari ini seseorang yang dapat kuberkati dengan sapaan dan senyumanku. Amin. (Dod).

METRO TV
Dampak Proyek Galian, Jalan TB Simatupang Macet - Headline News Edisi News MetroTV 6267

METRO TV

Play Episode Listen Later Sep 16, 2025 1:09


MetroTV, [HEADLINE NEWS 16/09/2025, 11.00 WIB] Proyek galian bawah tanah di Jakarta yang melibatkan rekonstruksi Pemprov DKI dan Proyek Strategis Nasional menimbulkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pengerjaan di Jalan TB Simatupang rampung akhir Oktober 2025, sekaligus menginstruksikan kontraktor memperkecil ukuran penutup proyek agar tidak terlalu memakan badan jalan.#ProyekJakarta #GalianBawahTanah #Kemacetan #PramonoAnung #MetroTV

Elshinta Semarang
Minimnya penerapan NKV pada produk peternakan di Semarang, bisa beri dampak

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Sep 14, 2025 20:01


Minimnya penerapan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) pada produk peternakan di Semarang menjadi perhatian serius Lembaga Pembinaan dan Pelindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah. Padahal, NKV berfungsi sebagai jaminan keamanan pangan hewani sekaligus perlindungan bagi konsumen. Namun, banyak peternak menganggap penerapannya mahal dan tidak efisien, sementara konsumen pun belum terbiasa memilih produk berlabel NKV. Bagaimana upaya mendorong kesadaran peternak untuk bersama-sama memastikan produk peternakan lebih aman dan layak?Simak perbincangan Annisa Madina bersama Ketua Lembaga Pembinaan dan Pelindungan Konsumen (LP2K), Abdun Mufid

Radio Elshinta
Bagaimana KemenHAM Melihat Dampak Aksi Demonstrasi di Akhir Agustus 2025 Lalu?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 5, 2025 29:34


Pemerintah Indonesia menyatakan telah lebih dulu mengambil langkah konkret terkait dugaan pelanggaran HAM dalam aksi demonstrasi yang menelan korban jiwa.Hal itu menyusul adanya desakan dari Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia PBB, yang mendesak pemerintah Indonesia melakukan penyelidikan cepat, menyeluruh, dan transparan.Aap yang sebenanya terjadi dalam aksi demonstrasi lalu?Apakah kekerasan terjadi pada satu pihak saja yakni aparat ke massa pendemo, atau dilakukan oleh keduanya? Bagaimana kemenHAM melihat dampak dari aksi demonstrasi kemarin?Wawancara Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia, Mugiyanto

Ruang Publik
Sekolah Rakyat, Sudahkah Merakyat?

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Sep 5, 2025 50:14


Sekolah Rakyat baru berjalan sebulan, tetapi sudah diterpa ragam masalah. Di awal peluncuran, ada 143 guru Sekolah Rakyat mundur karena mengeluhkan lokasi sekolah yang jauh. Seratusan siswa juga batal bergabung dengan berbagai alasan, seperti ketidaksiapan tinggal di asrama dan memilih bersekolah di sekolah reguler.Selain itu, kekhawatiran akan potensi munculnya stigma sekolah "kelas dua" terus membayangi. Dampak lanjutannya bisa mengarah pada diskriminasi dan tekanan psikologi pada anak, karena harus tinggal di asrama, jauh dari keluarga. Kualitas dan keberlanjutan program pun juga menjadi pertanyaan.Namun, di tengah segala permasalahan itu, ada asa yang dititipkan oleh para orangtua dan anak-anak yang mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.Apakah yang bisa dimaknai dari perjalanan awal Sekolah Rakyat ini? Bagaimana mestinya pemerintah bersikap? Apa dampaknya bagi keberlanjutan Sekolah Rakyat?Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dibahas di Ruang Publik KBR yang kali ini berkunjung ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi Jawa Barat, bersama Kepala Sekolah SRMA 13 Bekasi Lastri Fajarwati, Kasubag Perencanaan, Dinas Sosial Kota Bekasi Rino Budiarti, dan Koordinator Program dan Advokasi Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ari Hardianto.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
'It's a fraught experience just going out in public': The everyday toll of transphobia - SBS Examines: ‘Berada di Tempat Umum Saja Sudah Mencemaskan': Dampak Sehari-hari dari Transfobia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 4, 2025 6:56


Transgender people represent a small minority in our population, and while their visibility has increased, they've been the focus of charged legislative debates and online hate. - Orang transgender mewakili kelompok minoritas kecil dalam populasi kita, dan meskipun visibilitas mereka meningkat, mereka telah menjadi fokus perdebatan legislatif yang sengit dan kebencian daring.

Ini Koper
#589 Komunikasi Persuasif : Zen, TED dan Steve Jobs

Ini Koper

Play Episode Listen Later Sep 4, 2025 6:27


Keunggulan dalam komunikasi persuasif bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk mencapai tujuan lain yang lebih besar. Menjadi komunikator yang andal adalah kunci untuk menyelesaikan pekerjaan dan mencapai tujuan organisasi.Panduan ini dirancang untuk membimbing pembaca melalui tujuh pilar komunikasi persuasif—Audiens, Pesan, Cerita, Media, Slide, Penyampaian, dan Dampak. Pilar-pilar ini membentuk sebuah siklus yang berulang, di mana setiap tahap dipengaruhi dan diperkuat oleh yang lain. Prinsip di balik panduan ini adalah bahwa presentasi yang panjang sering kali dipenuhi dengan pemikiran mentah yang belum disaring, di mana pembicara hanya memuntahkan semua data yang dimiliki. Sebaliknya, presentasi yang ringkas dan padat menuntut pemahaman mendalam atas subjek dan audiens, yang hanya bisa dicapai melalui proses persiapan yang ketat dan iteratif. Ini adalah penolakan langsung terhadap mentalitas "draf pertama" yang menghargai kecepatan di atas presisi. Nilai sejati dari komunikasi persuasif terletak pada kejelasan dan dampak, yang muncul dari penyaringan dan penyusunan pesan yang disengaja.

Ini Koper
#590 Ekosistem Pendidikan Anti Korupsi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Sep 4, 2025 6:56


Korupsi di Indonesia telah lama melampaui batas masalah hukum semata; ia telah bermetamorfosis menjadi sebuah krisis multidimensi yang menggerogoti berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun berbagai upaya pemberantasan telah dilakukan, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2024 masih berada di peringkat 99 dari 180 negara dengan skor 37, sebuah peningkatan yang belum dapat dikategorikan membanggakan. Hal ini mengindikasikan bahwa korupsi telah menjadi "dinamika sosial-politik yang mengakar" dan "penyakit sosial yang berbahaya" yang sulit diberantas hanya melalui penindakan hukum.   Dampak korupsi sangat luas dan merugikan, tidak hanya sebatas kerugian finansial yang dapat diukur. KPK mencatat bahwa dalam rentang waktu 2001-2012, kerugian eksplisit akibat korupsi dari 1.842 koruptor mencapai Rp 168 triliun, sementara denda dan hukuman yang dijatuhkan hanya mampu mengembalikan Rp 15 triliun. Selisih Rp 153 triliun yang signifikan ini pada akhirnya harus ditanggung oleh rakyat melalui pajak, menunjukkan bahwa korupsi membebankan rakyat secara langsun Oleh karena itu, diperlukan pergeseran paradigma dari sekadar menjalankan "program" yang sporadis menjadi pembangunan sebuah "ekosistem" yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sebuah ekosistem secara intrinsik lebih kuat karena setiap komponennya saling mendukung. Kebijakan yang baik (infrastruktur) tidak akan efektif tanpa tata kelola yang bersih (struktur) dan tanpa penanaman nilai-nilai yang mendalam di masyarakat (kultur). Pendekatan ini memastikan bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi mata pelajaran, tetapi sebuah budaya dan habituasi yang meresap ke dalam seluruh lingkungan pendidikan.  

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1854. "DAMPAK DIDIKAN KERAS ORANG TUA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 28, 2025 53:11


Bismillah,1854. DAMPAK DIDIKAN KERAS ORANG TUARiyaadhush Shaalihiin Bab 49 | Menilai manusia sesuai apa yang nampak dan menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada AllahTanya JawabHadits ke-400 | Hadits Abdullah bin Utbah bin Mas'ud Radhiallahu ‘anhuDari Abdullah bin Utbah bin Mas'ud Radhiallahu ‘anhu, beliau berkata, Saya mendengar Umar bin Al-Khaththab Radhiallahu ‘anhu anha berkata,إِنَّ نَاساً كَانُوا يُؤْخَذُونَ بالوَحْي في عَهْدِ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وإِنَّ الوَحْيَ قَدِ انْقَطَعَ، وإِنَّمَا نَأْخُذُكُمُ الآنَ بِما ظَهَرَ لَنَا مِنْ أَعْمَالِكُمْ ، فَمَنْ أَظْهَرَ لَنا خَيْراً ، أَمَّنَّاهُ ، وقرَّبناه وَلَيْس لنَا مِنْ سَريرَتِهِ شيءٌ ، اللَّهُ يُحاسِبُهُ في سرِيرَتِهِ ، ومَنْ أَظْهَرَ لَنَا سُوءاً ، لَمْ نأْمنْهُ ، وَلَمْ نُصَدِّقْهُ وإِنْ قال إِنَّ سَرِيرَتَه حَسنَةٌ."Sesungguhnya beberapa orang telah dihukum berdasarkan wahyu pada masa Rasulullah ﷺ dan kini wahyu telah terputus, sesungguhnya kami menghukum kalian sekarang ini berdasarkan apa yang nampak pada kami dari amal perbuatan kalian, barangsiapa menampakkan kebaikan kepada kami, maka kami melindunginya dan mendekatkannya, dan kami tidak memiliki wewenang sama sekali terhadap rahasianya, Allah-lah ﷻ yang akan menghisab rahasianya. Dan barangsiapa menampakkan keburukan kepada kami, maka kami tidak menjamin keamanan-nya dan tidak mempercayainya, meskipun dia berkata, 'Sesungguhnya hatiku baik'. " (HR. Bukhari)

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Dampak Penggunaan Sosial Media pada Otak Anda

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 25, 2025 3:52


Sebuah penemuan baru mengatakan bahwa penggunaan Sosial Media dapat menyebabkan penurunan aktivitas otak yang penting dalam hitungan menit.

Radio Elshinta
Apa Saja Dampak Yang Bisa Timbul, Baik Dalam Jangka Pendek Maupun Jangka Panjang, Jika Anak-Anak Usia Sekolah Terbiasa Tidak Sarapan Sebelum Memulai Aktivitas Belajar?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 20, 2025 25:14


Fenomena anak sekolah yang berangkat tanpa sarapan masih menjadi masalah serius di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mengungkap, sebanyak 41 persen anak usia sekolah tidak sarapan sebelum ke sekolah. Padahal, sarapan merupakan sumber energi penting untuk menunjang konsentrasi dan proses belajar. Ironisnya, hanya 10 persen anak Indonesia yang mendapat sarapan seimbang, sementara sebagian besar lainnya mengandalkan makanan tidak lengkap atau sekadar karbohidrat, yang berdampak langsung pada daya serap pelajaran dan kesehatan anak. Apa saja dampak yang bisa timbul, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, jika anak-anak usia sekolah terbiasa tidak sarapan sebelum memulai aktivitas belajar? Talk bersama Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, Dr. dr Tan Shot Yen, M.hum

METRO TV
Dampak Abu Vulkanik Letusan Gunung Lewotobi Laki Laki - Headline News Edisi News MetroTV 6058

METRO TV

Play Episode Listen Later Aug 19, 2025 1:34


Abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menutup pemukiman dan jalan negara di Kabupaten Sikka. Warga mengaku kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari akibat dampak abu vulkanik.

Radio Elshinta
Apa Dampak Penghapusan Tantiem Bagi Kemajuan BUMN?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 32:14


Istana Kepresidenan mengatakan penghapusan tantiem dan insentif bagi Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usaha sebagai upaya membenahi BUMN. Apa dampak penghapusan tantiem bagi kemajuan BUMN? Talk bersama Pakar Ekonomi Nasional & Internasional sekaligus Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Murpin Joshua Sembiring (Prof Murphin).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Hepatitis: Peringatan bagi Komunitas migran dampak dari pembunuh diam-diam ini

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 4:48


Sebuah laporan baru mengungkapkan jumlah yang besar anggota komunitas migran yang terdampak hepatitis.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Fear, vigilance and polarisation: How antisemitism is impacting Jewish Australians - SBS Examines: Takut, Waspada, Polarisasi: Dampak Antisemitisme terhadap Warga Yahudi Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 24, 2025 7:11


Many in Australia's Jewish community say political polarisation is fuelling a new wave of antisemitism. How are Jews responding in the face of high-profile incidents of hate? - Banyak orang dari komunitas Yahudi di Australia mengatakan polarisasi politik memicu gelombang baru dari antisemitisme. Bagaimana tanggapan orang Yahudi dalam menghadapi insiden kebencian yang menjadi sorotan publik?

METRO TV
Dampak Bentrok Sektarian Suriah, Ratusan Keluarga Suku Baduwi Dievakuasi - Headline News Edisi News MetroTV 5864

METRO TV

Play Episode Listen Later Jul 22, 2025 1:07


Pemerintah Suriah mulai mengevakuasi ratusan keluarga suku Baduwi dari wilayah Sweida, setelah bentrokan mematikan dengan milisi Druze yang berlangsung selama lebih dari sepekan.

Ini Koper
#490 Panduan Jelajah Kolaboraya

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 20, 2025 8:36


Panduan Jelajah Kolaboraya adalah kerangka kerja tiga hari bagi Fasilitator Ekosistem untuk memperkuat Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) melalui Pendekatan Berbasis Aset. Alih-alih fokus pada kelemahan, panduan ini mendorong identifikasi dan pemanfaatan kekuatan, kapasitas, serta sumber daya yang sudah ada dalam ekosistem. Kekuatan ekosistem OMS didefinisikan melalui tiga pilar utama: Koneksi (luas, beragam, saling ketergantungan, dan berkualitas), Kolaborasi (berbagi SDM, dana, teknologi, informasi, dan pengetahuan), serta Perubahan & Dampak (relevansi dan signifikansi hasil kolektif). Dengan pendekatan ini, "kelemahan" dianggap sebagai peluang untuk mengundang aktor atau peran baru yang dapat membawa aset pelengkap, sehingga ekosistem menjadi lebih tangguh, adaptif, dan efektif dalam mendorong perubahan sosial. Hari pertama Jelajah Kolaboraya didedikasikan untuk mengidentifikasi kekuatan dan aset dalam tiga ekosistem OMS yang berbeda secara paralel. Setiap ekosistem akan memetakan aktor-aktor utamanya dan aset unik yang mereka miliki terkait koneksi, kolaborasi, dan dampak. Pada hari kedua, ketiga ekosistem tersebut akan berkumpul dalam sesi pleno untuk berbagi kekuatan dan aset yang telah mereka temukan. Diskusi akan diperluas untuk menganalisis enam elemen krusial ekosistem (Ruang Sipil, Persepsi Publik, Model Pendanaan, Manajemen Talenta, Konteks & Momentum Aksi, serta Inkubasi & Akselerasi), diikuti dengan merumuskan aksi penguatan untuk setiap elemen. Di akhir hari kedua, ketiga ekosistem ini akan berpadu menjadi satu "ekosistem raya" yang lebih besar, dengan visi bersama dan rencana awal berbagi daya. Hari ketiga berfokus pada perumusan rencana penguatan ekosistem raya dan aksi kolektif transformatif untuk empat bulan ke depan, dengan memanfaatkan aset yang telah diidentifikasi. Uniknya, rencana aksi kolektif ini akan dikemas dalam format podcast. Setiap kelompok akan menyiapkan dan merekam podcast singkat yang merangkum visi ekosistem raya, aset utamanya, serta rencana aksi kunci mereka. Podcast ini bertujuan untuk dibagikan di Pasar Kolaboraya Nasional, tidak hanya sebagai bentuk akuntabilitas tetapi juga sebagai alat advokasi dan undangan bagi kolaborasi lebih lanjut, menunjukkan kekuatan kolektif yang telah dibangun.

Radio Elshinta
Apa dampak kesepakatan tarif AS-Indonesia?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 18, 2025 14:07


#DiskusiInteraktif Menakar untung rugi kesepakatan tarf AS-Indonesia, Apa dampaknya?[TALK] Kadin Indonesia, Ketum HIPPI JAKTIM - Muhammad Sirod&Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia - Timbul Siregar

Ruang Publik
Berhitung Dampak Tarif Trump 19%, Peluang atau Ancaman?

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Jul 18, 2025 44:36


Indonesia akhirnya dikenai tarif Trump 19%, turun dari angka sebelumnya, 32%. Tarif ini menjadi yang terendah se-ASEAN. Namun, sebagai timbal balik, produk Amerika Serikat yang masuk ke Indonesia bebas tarif.Tercatat ada 10 produk ekspor AS bertarif 0%: gandum, jagung, kedelai, kapas, LNG, LPG, pesawat Boeing, besi dan baja, alat kesehatan dan medis, serta laptop dan elektronik.Presiden Prabowo mengeklaim hasil lobi dengan Trump berjalan sesuai harapan dan sudah cukup menguntungkan Indonesia. Apakah benar demikian? Bagaimana tanggapan pelaku usaha? Apa dampak jangka panjangnya bagi ekonomi dalam negeri?Di Ruang Publik KBR, kita akan bahas topik ini bersama Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad, dan Peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Rani Septyarini.

Ini Koper
#465 SCALERS : Cara Memperluas Dampak Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 17, 2025 8:50


Selamat datang di episode terbaru INIKOPER! Kali ini, kita menyelami dunia kewirausahaan sosial dan membahas pertanyaan krusial: bagaimana inisiatif sosial dapat ditingkatkan skalanya untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan mendalam? Kita akan mengupas berbagai strategi, tantangan, serta faktor-faktor kunci yang mendorong atau justru menghambat penskalaan dampak sosial. Episode ini akan membuka wawasan tentang pentingnya inovasi dalam mengatasi masalah sosial yang kompleks, didukung oleh pemikiran-pemikiran terbaru dari para ahli di bidang ini. Pembahasan kita akan mencakup berbagai pendekatan penskalaan, mulai dari pemanfaatan teknologi, peran penting perantara dan jaringan, hingga pembangunan aliansi strategis. Kita juga akan menyoroti model-model seperti SCALERS yang mengidentifikasi kapabilitas organisasi yang vital untuk penskalaan dampak, serta mode koordinasi seperti branching, affiliation, dan dissemination yang diterapkan oleh organisasi sukses seperti Aravind Eye Care System. Namun, kita tidak akan ragu untuk membahas sisi lain dari penskalaan, seperti tantangan yang dihadapi industri mikrofinansial dan gerakan sekolah piagam, di mana pertumbuhan ukuran tidak selalu sejalan dengan peningkatan dampak sosial yang diharapkan. Bergabunglah bersama kami untuk memahami bagaimana para wirausahawan sosial menavigasi lanskap yang rumit ini. Kita akan melihat studi kasus nyata, menganalisis strategi komunikasi dan branding yang efektif untuk tujuan sosial, serta peran krusial pasar modal dalam mendukung pertumbuhan inisiatif ini. Jangan lewatkan diskusi tentang tantangan metodologis dalam mengevaluasi dampak sosial secara akurat, dan mengapa hal ini sangat penting untuk masa depan kewirausahaan sosial. Dengarkan INIKOPER sekarang untuk inspirasi dan wawasan baru!.

Ini Koper
#469 Mengenal "Scrum Master Way"

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 17, 2025 9:09


Seringkali disalahpahami sebagai sekadar "sekretaris tim" atau biaya tambahan, peran Scrum Master sebenarnya adalah katalisator transformatif dalam kerangka kerja Agile. Mereka bukan hanya fasilitator rapat, melainkan ahli pola pikir Agile yang berdedikasi untuk membangun tim yang mandiri dan berkinerja tinggi. Tujuan utama seorang Scrum Master adalah mendorong swa-organisasi, menumbuhkan kepemilikan dan akuntabilitas, serta secara aktif menghilangkan hambatan dengan memberdayakan tim untuk menemukan solusi mereka sendiri, bukan hanya menyelesaikannya secara langsung.                                                                                                                           Dampak seorang Scrum Master melampaui batas tim individu. Melalui konsep #ScrumMasterWay, mereka menggeser fokus dari tim pengembangan ke hubungan yang lebih luas dan akhirnya ke seluruh sistem organisasi. Ini berarti mereka memandu adopsi prinsip-prinsip Agile di seluruh perusahaan, bertindak sebagai agen perubahan yang menyebarkan budaya, filosofi, dan pola pikir empiris Scrum. Mereka adalah pemimpin yang membangun pemimpin lain, mendorong desentralisasi, dan memastikan organisasi tetap tangkas dan adaptif.   Untuk mencapai semua ini, seorang Scrum Master yang hebat dilengkapi dengan berbagai metaskill dan kompetensi esensial, mulai dari mengajar, mendengarkan, dan membina, hingga pemahaman mendalam tentang manajemen perubahan dan analisis akar masalah. Peran Scrum Master adalah investasi strategis dalam modal manusia dan budaya organisasi, yang secara kausal berkontribusi pada inovasi berkelanjutan dan ketahanan yang dinamis

Ini Koper
#446 Strategi "Bigbet" : Taruhan Besar Dampak Besar

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 12, 2025 9:37


Di tengah lautan masalah sosial yang kompleks, seringkali kita hanya mampu melakukan perbaikan kecil dan tambal sulam. Namun, bagaimana jika ada cara berpikir yang berbeda, sebuah pendekatan yang tidak hanya ingin memperbaiki, tetapi menyelesaikan masalah hingga ke akarnya? Episode INIKOPER kali ini akan menyelami sebuah konsep radikal yang disebut “Big Bet” atau “Taruhan Besar”, yang digagas oleh Rajiv Shah, Presiden The Rockefeller Foundation. Ini adalah tentang keberanian untuk beralih dari pertanyaan “apa yang bisa kita lakukan?” menjadi “apa yang harus kita lakukan?” untuk menciptakan perubahan yang langgeng. “Big Bet” bukanlah sekadar proyek filantropi biasa; ia adalah sebuah strategi yang menuntut inovasi terobosan, aliansi yang tak terduga antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil, serta disiplin ketat berbasis data untuk mengukur dampak. Kami akan mengupas tuntas bagaimana pendekatan ini telah berhasil dalam berbagai krisis global, mulai dari merevolusi akses vaksin bagi jutaan anak hingga memobilisasi sumber daya dalam menghadapi wabah Ebola. Ini adalah tentang mengubah seluruh sistem, bukan hanya sekadar menjalankan program. Lalu, apa relevansinya bagi dunia koperasi dan gerakan sosial di Indonesia? Apakah prinsip-prinsip “Taruhan Besar” ini bisa diadopsi untuk memperkuat dampak kolektif kita? Mari kita bedah bersama bagaimana semangat inovasi dan kolaborasi skala besar ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk bertaruh lebih berani demi masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan. Dengarkan episode terbaru podcast INIKOPER untuk menemukan jawabannya.

Radio Elshinta
Dampak Apa Yang Mesti Diantisipasi Dari Tarif Trump 32%?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jul 8, 2025 38:02


Indonesia tetap dikenai tarif Trump sebesar 32 persen, meski pemerintah sudah melakuan negosisasi dan menawarkan 547 T untuk pemberian komoditas dari AS. Namun Trump masih membuka peluang tarif impor 32 persen untuk Indonesia, bisa diturunkan atau bahkan dihapus, jika pemerintah atau perusahaan Indonesia berinvestasi langsung di AS dengan membangun pabrik. Selain investasi langsung, Trump juga meminta Indonesia membuka pasar lebih luas untuk produk asal AS. Dampak apa yang mesti diantisipasi dari tarif Trump 32%? Talk bersama Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
The impact of Trump's tariff policy on global geopolitics - Dampak kebijakan tarif Trump terhadap geopolitik global terutamanya Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 3, 2025 13:30


Shortly after Donald Trump was inaugurated as president of the United States, he issued a series of policies. Especially policies related to foreign relations and tariffs, are considered by a number of critics and political observers to be able to cause global instability. - Tidak lama setelah Donald Trump dilantik sebagai presiden Amerika Serikat, yang bersangkutan mengeluarkan serangkaian kebijakan. Terutamanya kebijakan yang berkaitan dengan hubungan luar negeri dan tarif, yang oleh sejumlah kritikus dan pengamat politik dianggap dapat menimbulkan ketidakstabilan dunia.

VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
VOA This Morning "Apple Tinggalkan Tiongkok; Apa Dampak Tarif Balasan AS terhadap Indonesia?" - Maret 03, 2025

VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 2, 2025 16:04


Apple akan habiskan AS$500 miliar untuk 4 tahun ke depan di AS dan ciptakan 20.000 lapangan kerja; isyarat bahwa Apple akan tinggalkan Tiongkok. Sementara itu, apa dampak rencana penerapan tarif balasan AS terhadap negara-negara yang dinilai tidak bersahabat dengan AS terhadap Indonesia?

Opsiana Podcast
Studi Kasus - Banyak Kasus! Dampak Kasus Fraud Startup Kepada Ekosistem Satrtup di Indonesia S4E64

Opsiana Podcast

Play Episode Listen Later Jan 30, 2025 9:24


Membahas dampak dari kasus kasus startup belakangan kepada ekosistem startup indonesia. This is a public episode. If you would like to discuss this with other subscribers or get access to bonus episodes, visit opsianaid.substack.com

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Social Media Giants Will Follow in the Footsteps of Tackling Online's Adverse Impact - Raksasa Media Sosial akan Mengikuti Jejak Langkah Mengatasi Dampak Buruk Online

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 21, 2024 8:36


The government plans to impose a Digital Obligation on social media platforms. - Pemerintah berencana untuk memberlakukan Kewajiban Digital pada platform media sosial.

NGOCEH by Yafi Fayruz
Episode 85 - Donald Trump Jadi Presiden Terus Gimana?New Recording (draft)

NGOCEH by Yafi Fayruz

Play Episode Listen Later Nov 9, 2024 15:00


Apa dampak terhadap imigran gelap dan calon imigran yang ingin pindah ke AS?Dampak terhadap perang di Ukraina & Palestina gimana?